P. 1
Tanggung jawab kepemimpinan

Tanggung jawab kepemimpinan

|Views: 290|Likes:
Published by Masrokan Okan

More info:

Published by: Masrokan Okan on Oct 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/15/2011

pdf

text

original

Tanggung jawab kepemimpinan bukanlah sesuatu hal yang dapat dijalankan dengan mudah.

Tetapi, semakin besar tanggung jawab kepemimpinan itu, semakin besar pula penghargaan yang diberikan jika dapat memenuhi peranan tersebut. Jika suatu bangsa dapat memilih para pemimpinnya dengan baik, maka bangsa tersebut akan berkembang dan menjadi negara yang besar. Tetapi, jika salah memilih pemimpin, bangsa tersebut akan menuju kehancuran. Keberhasilan dan jatuhnya suatu negara berada di tangan para pemimpinnya. Ini sama halnya seperti dalam dunia bisnis. Tidak peduli betapa hebatnya kemampuan para pekerja di suatu perusahaan, jika kepemimpinannya kurang, maka perusahaan tersebut akan segera mengalami kebangkrutan. Tetapi, jika sang pemilik atau para direksi menyediakan suatu kepemimpinan yang handal, maka perusahaan tersebut akan berkembang dan berhasil. Orang biasa cenderung untuk meniru para pemimpinnya. Mereka mulai meniru para pemimpinnya bukan hanya dalam hal penggunaan kata-kata dan kelakuan, tetapi mereka juga meniru cara berpikir para pemimpin mereka. Coba kita lihat komunitas milist (mailing list). Jika pemimpin milist ini handal, maka seluruh komunitas milist ini akan meningkat hari demi hari. Sebaliknya, jika komunitas milist ini kurang dalam hal kepemimpian maka komunitas milist ini akan mengalami banyak penurunan. Ada empat kualitas yang dapat membantu kita untuk mengembangkan kepemimpinan kita :Yang pertama, untuk menjadi seorang pemimpin yang handal, kita harus dengan cepat memahami kebutuhan orang-orang dan memenuhinya. Sebagai contoh, seorang pedagang harus dengan cepat memahami kebutuhan para produsen, konsumen dan situasi terkini dalam pendistribusian order agar dapat meraih sukses dalam bisnisnya. Ketika kita melakukan suatu bisnis di pasar dunia, perluasan kapasitas produksi tidak akan menjamin kesuksesan dalam bisnis kita. Ketika melakukan produksi, kita harus memahami dan menganalisa status produksi dari barang-barang di seluruh dunia dan berdasarkan itu kita harus mencocokkannya dengan pabrik kita. Hanya analisa yang teliti dan pemahaman yang sepenuhnya yang dapat membawa kesuksesan. Sama seperti hal di atas, mereka yang kurang memiliki kemampuan dalam memahami dan menganalisa kebutuhan orang lain tidak dapat menjadi seorang pemimpin. Seorang pemimpin harus terus menerus tanggap dan harus bisa menganalisa. Apa yang dibutuhkan pasar? Apa yang sedang mereka pikirkan? Dalam hal apa mereka membutuhkan pembaharuan? Pertanyaan-pertanyaan ini harus selalu ada di dalam pikiran para pemimpin. Yang kedua, untuk menjadi seorang pemimpin yang handal, kita harus memiliki kemampuan untuk membuat orang lain sukses. Di antara berbagai macam tipe pemimpin, ada tipe pemimpin otoriter. Para pemimpin otoriter tidak mempedulikan ide-ide atau pendapat dari orang yang berada di bawahnya. Para pemimpin tipe ini menyuruh orangorang agar mematuhi perintah-perintahnya. Mereka ini akan memanfaatkan bawahan mereka, lalu mengabaikannya. Tipe lainnya yaitu tipe pemimpin mekanis. Mereka ini sangat terikat dengan aturan-

kemudian mengarahkan mereka kepada tanggung jawab yang sesuai dengan kemampuan mereka. Memastikan bahwa orang yang tepat telah ditempatkan di tempat yang tepat merupakan tanggung jawab seorang pemimpin. dan kita harus menjadi pemimpin yang selalu bekerja keras.Oleh karena itu. Tipe pemimpin seperti ini telah kehilangan rasa kemanusiaannya dan menjadi mesin virtual. maka ia telah kehilangan tujuannya sebagai seorang pemimpin. Kebanyakan orang hanya diam di tempat. mereka hanya berusaha agar keadaan tetap seperti itu. Ini dikarenakan mereka lebih memilih untuk amannya saja daripada hidup dalam ketidakpastian. Sedangkan terhadap orang-orang yang kurang mempunyai kemampuan. Ide-ide baru harus dipikirkan dan diterapkan meskipun ide-ide tersebut mungkin mengakibatkan ketidakpastian dan membawa bahaya. Yang ketiga. seorang pemimpin harus mempunyai minat dan fokus yang tetap terhadap orang-orang yang mereka pimpin. mereka dapat bekerja dengan senang dan mendapatkan kesempatan untuk dipromosikan. Menolong orang lain bukan berarti mengambil orang-orang dari jalanan dan mentoleransi kemampuan mereka yang kurang. untuk menjadi seorang pemimpin yang handal. Seorang pemimpin harus terus mengembangkan dan memperluas dirinya agar dapat menjadi pemimpin yang lain daripada yang lain. Untuk melakukan hal ini. Untuk menjadi seorang pemimpin yang handal. Apabila sang pemimpin menemukan bahwa seseorang sedang berusaha dan sedang berjuang dengan pekerjaan yang sebenarnya tidak cocok untuknya. seorang pemimpin harus mampu mendorong mereka untuk mengembangkan talentanya. Mereka kadang-kadang mengatakan hal-hal yang sulit dimengerti dengan sudut pandang biasa. . orang-orang yang benar-benar berpegang pada realita akan mengalami kesulitan untuk memahami mereka. Apabila seorang pemimpin hanya mencari rasa aman saja sewaktu ia memimpin suatu kelompok. maka pemimpin tersebut harus mencarikannya pekerjaan baru. Seorang pemimpin yang handal harus mempunyai sifat petualang dan agresif. Ada beberapa pemimpin yang dengan senang hati membantu orang lain agar menjadi sukses. Oleh karena itu. pikiran kita harus lebih maju daripada orang lain. Dengan melihat talenta yang berbeda-beda di dalam diri tiap-tiap orang. kita harus selalu memiliki semangat untuk mempelopori dan harus selalu bergerak maju. Mereka semakin menjauh dari realita dan menemukan hal-hal yang baru untuk dikerjakan. Saya telah mendapatkan banyak kesempatan untuk bertemu dengan para pemimpin yang terkenal di dunia dan berbicara dengan mereka. Seorang pemimpin yang mampu membantu orang lain agar menjadi sukses mula-mula harus mampu mengevaluasi orang lain. Saya telah menemukan bahwa mereka semua mempunyai satu persamaan yaitu: mereka semua terlihat sedikit fanatik di dalam beberapa hal tertentu. sang pemimpin harus mendorong dan mengajari mereka sehingga mereka menjadi mampu untuk melakukan pekerjaannya.aturan yang mereka ikuti. Pemimpin seperti ini tidak dapat membantu orang lain agar menjadi sukses. Dengan demikian. Pertumbungan dan perkembangan selalu diikuti oleh sejumlah bahaya. Kita semua harus mempraktekkan kepemimpinan yang seperti ini.

Selain itu. Saya menghabiskan banyak energi untuk melakukan pengembangan dan peningkatan diri. maka kita pasti akan menjadi pemimpin-pemimpin yang handal dan kita akan mampu memimpin orang-orang yang berada di bawah kita secara efektif dan bijaksana agar mereka dapat mencapai kesuksesan. Kita harus membayangkan seberapa banyak kita telah mengembangkan dan meningkatkan diri sejak tahun lalu sambil bertanya. untuk menjadi seorang pemimpin yang handal. Lihatlah para CEO atau para eksekutif perusahaan. maka kita akan menemukan bahwa kita tidak akan mampu memimpin. kita harus melakukan yang terbaik untuk pengembangan diri kita.kita harus memiliki gol yang jauh ke depan dan berusaha keras untuk meraihnya dengan segala usaha. Apabila kita mengikuti panduan ini. Tetapi jika kita melihat mereka lebih dekat. kita harus menginvestasikan semua usaha kita untuk pengembangan diri. “Apa yang bisa saya lakukan untuk menjadi seorang pemimpin yang lebih baik lagi? Bagaimana caranya agar saya dapat menjalankan tugas saya sebagai pemimpin dengan lebih efektif?”. Saya selalu berpikir tentang bagaimana meningkatkan diri saya sendiri dalam kehidupan sehari-hari. kita akan terkejut karena kita akan menemukan bahwa mereka banyak menghabiskan waktu mereka untuk mengembangkan dan meningkatkan diri. Tentu saja mereka sangat sibuk dengan pekerjaan mereka. Yang keempat. Ketika kita tidak bisa merefleksikan pada diri kita sendiri untuk menemukan kelemahan-kelemahan yang perlu dikuatkan. Maka kita dapat menjadi pemimpin-pemimpin yang handal. • No Related Post .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->