A. Latar Belakang Di antara keistimewaan agama Islam adalah namanya.

Berbeda dengan agama lain, nama agama ini bukan berasal dari nama pendirinya atau nama tempat penyebarannya. Tapi, nama Islam menunjukkan sikap dan sifat pemeluknya terhadap Allah.Yang memberi nama Islam juga bukan seseorang, bukan pula suatu masyarakat, tapi Allah Ta¶ala, Pencipta alam semesta dan segala isinya. Jadi, Islam sudah dikenal sejak sebelum kedatangan Nabi Muhammad saw. dengan nama yang diberikan Allah.Islam berasal dari kata salima yuslimu istislaam ±artinya tunduk atau patuh± selain yaslamu salaam ±yang berarti selamat, sejahtera, atau damai. Menurut bahasa Arab, pecahan kata Islam mengandung pengertian: islamul wajh (ikhlas menyerahkan diri kepada Allah), istislama (tunduk secara total kepada Allah), salaamah atau saliim (suci dan bersih), salaam (selamat sejahtera), dan silm (tenang dan damai). Sementara sebagai istilah, Islam memiliki arti: tunduk dan menerima segala perintah dan larangan Allah yang terdapat dalam wahyu yang diturunkan Allah kepada para Nabi dan Rasul yang terhimpun di dalam Alquran dan Sunnah. Manusia yang menerima ajaran Islam disebut muslim. Seorang muslim mengikuti ajaran Islam secara total dan perbuatannya membawa perdamaian dan keselamatan bagi manusia. Dia terikat untuk mengimani, menghayati, dan mengamalkan Alquran dan Sunnah. Kalimatul Islam (kata Al-Islam) mengandung pengertian dan prinsip-prinsip yang dapat didefinisikan secara terpisah dan bila dipahami secara menyeluruh merupakan pengertian yang utuh. 1. Islam adalah Ketundukan Allah menciptakan alam semesta, kemudian menetapkan manusia sebagai hambaNya yang paling besar perannya di muka bumi. Manusia berinteraksi dengan sesamanya, dengan alam semesta di sekitarnya, kemudian berusaha mencari jalan untuk kembali kepada Penciptanya. Tatkala salah berinteraksi dengan Allah, kebanyakan manusia beranggapan alam sebagai Tuhannya sehingga mereka menyembah sesuatu dari alam. Ada yang menduga-duga sehingga banyak di

1

hukum. Dengan demikian. sosial. menghapus syariat yang tidak sesuai dan menggantinya dengan syariat yang baru. Maka. dan bahagia dengan sesamanya dalam naungan ridha Tuhannya (Al-Baqarah: 38). (Al-Baqarah: 132) Nabi-nabi lain pun mendakwahkan ajaran Islam kepada manusia. Allah menurunkan Ad-Dien (aturan hidup) kepada manusia. datang menyempurnakan ajaran para Rasul.antara mereka yang tersesat. (Ibrahim berkata): ³Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah Telah memilih agama ini bagimu. budaya. Aturan itu meliputi seluruh bidang kehidupan: politik. Islam adalah Wahyu Allah Dengan kasih sayangnya. dan sebagainya. demikian pula Ya¶qub. manusia akan tenteram dan damai. 3. Mereka mengajarkan agama sebagaimana yang dibawa Nabi Muhammad saw. Nabi Muhammad saw. Tujuannya agar manusia hidup teratur dan menemukan jalan yang benar menuju Tuhannya. maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam´. Ajaran yang benar adalah ikhlas berserah diri kepada Pencipta alam yang kepada-Nya alam tunduk patuh berserah diri (An-Nisa: 125). Perhatikan kesaksian Alquran berikut ini bahwa Nabi Ibrahim adalah muslim. bukan Islam adalah Yahudi Agama atau Para Nabi pun dan Rasul Nasrani. dari segi syariat (hukum dan aturan) belum selengkap yang diajarkan Nabi Muhammad saw. Dan Ibrahim Telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya. 2. Hanya saja. Tetapi. 2 . Islam identik dengan ketundukan kepada sunnatullah yang terdapat di alam semesta (tidak tertulis) maupun Kitabullah yang tertulis (Alquran). hidup rukun. ajaran prinsip-prinsip keimanan dan akhlaknya sama.

Ya¶qub. Kitab Suci Taurat mereka campur aduk dengan pemikiran pemikiran para pendeta dan ajarannya ditinggalkan. Islam adalah Hukum-hukum Allah di dalam Alquran dan Sunah Orang yang ingin mengetahui apa itu Islam hendaknya melihat Kitabullah Alquran dan Sunnah Rasulullah. Diberi nama dengan nama salah satu Suku Bani Israil. Nabi Muhammad saw. Nama agama ini sesuai nama suku yang mengembangkannya. Ishaq. dan para sahabat beliau.s. Agama Yahudi pun telah menyimpang dari ajaran Islam yang dibawa Nabi Musa a. agama Nasrani yang ada sekarang ini adalah penyimpangan dari ajaran Islam yang dibawa Nabi Isa a. Baginya. ma¶shum (terpelihara dari kesalahan) dalam 5. bersifat mengamalkan Islam. dan apa yang diberikan kepada Musa.. 3 . Isa dan para nabi dari Tuhan mereka.s. 4. menjadi sumber nilai dan sumber hukum ajaran Islam. tidak ada agama lain yang benar selain Islam. Islam tidak dapat dilihat pada perilaku penganut penganutnya. Keduanya.s..´ (Ali Imran: 84) Menurut pandangan Alquran.Katakanlah: ³Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim. Isinya jauh dari Kitab Injil yang diajarkan Isa a. kecuali pada pribadi Rasulullah saw. Ismail. Karena ini merupakan jalan Allah yang lurus yang diberikan kepada orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah. Islam adalah Jalan Allah Yang Lurus Islam merupakan satu-satunya pedoman hidup bagi seorang muslim. dan anak-anaknya. kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan Hanya kepada-Nyalah kami menyerahkan diri. Yahuda.

Nabi Muhammad saw. Maka ikutilah Dia. Allah sendiri memberi jaminan. Islam tidak terkalahkan oleh agama lain. yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa´. bersabda.´ Sebagai ajaran. setiap muslim wajib meyakini kelebihan Islam dari agama lain atau ajaran hidup yang lain. Islam Pembawa Keselamatan Dunia dan Akhirat Sebagaimana sifatnya yang bermakna selamat sejahtera. ³Allah menyeru (manusia) ke darussalam (surga). ³Pada hari Ini Telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu. Sedangkan keselamatan akhirat adalah masuk surga yang disebut Daarus Salaam. Maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orangorang yang tidak Mengetahu´. dan Telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku. dan Telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu´. Karena jalanjalan itu mencerai beraikan kamu dari jalannya. Islam menyelamatkan hidup manusia di dunia dan di akhirat. (Al-Jaatsiyah: 18) 6. kita dapat memahami kemuliaan dan keagungan ajaran agama Allah ini. Maka. Keselamatan dunia adalah kebersihan hati dari noda syirik dan kerusakan jiwa. (Al-Maa-idah: 3) 4 .³Dan bahwa (yang kami perintahkan ini) adalah jalanKu yang lurus. dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam)´. dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain). ³Islam itu tinggi dan tidak ada kerendahan di dalamnya. (Yunus: 25) Dengan enam prinsip di atas. (Al-An¶am: 153) ³Kemudian kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama itu).

Misalnya. Islam sebagai rahmat bagi alam semesta adalah tujuan bukan proses. dimensi rahmat. damai dan toleransi kepada pelanggar hukum dengan alasan Islam adalah agama rahmat. misalnya memboleh-bolehkan ucapan natal dari seorang Muslim terhadap umat Nasrani atau bersifat permisive terhadap ajaran sesat yang tetap mengaku Islam. untuk menjadikan sebuah kota menjadi aman diperlukan kerjakeras polisi dan aparat hukum untuk memberi pelajaran bagi pelanggar hukum. Mereka ini mengartikan rahmat Islam harus tercermin dalam suasana sosial yang sejuk. Rahmat Allah yang bernama Islam meliputi seluruh dimensi kehidupan 5 . Mencari Rahmat Islam Ada banyak dimensi dari universalitas ajaran Islam. sering memaknai ayat tersebut diatas secara menyimpang. Sebaliknya. Walau tidak selalu harus melalui langkah sulit apalagi perang. jangan dikatakan bahwa umat Islam harus bersifat sejuk.Makna Islam sebagai Rakhmat Bagi Seluruh Alam Memahami Rahmat Islam Sebagian orang secara sengaja (karena ada maksud buruk) ataupun tidak sengaja (karena pemahaman Islamnya yang tidak dalam). kedamaian dan toleransi yang baik maka hukum Islam harus diupayakan dapat dijalankan secara kaffah. kesulitan atau peperangan seperti di zaman Rasulullah. Sementara dibaliknya sebenarnya ada tujuan lain atau kebodohan lain yang justru bertentangan dengan Islam itu sendiri. Di antaranya adalah. Jadi logikanya. Artinya untuk menjadi rahmat bagi alam semesta bisa jadi umat Islam harus melalui beberapa ujian. damai dan toleransi dimana saja Islam berada. aplagi sebagai mayoritas. namun sejarah manapun selalu mengatakan kedamaian dan kesejukan selalu didapatkan dengan perjuangan. agar tercipta kesejukan.

³Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami. yang semuanya itu tidak boleh bertentangan dengan ushul atau pokok-pokok ajaran yang permanen. ia mempunyai banyak bentuk. Kedua. Kitab suci terakhir ini memberikan kesempatan bagi manusia untuk beristimbath (mengambil kesimpulan) terhadap hukum-hukum yang bersifat furu¶iyah. kecuali mereka yang bersungguh-sungguh mencari keridhaan-Nya. Bentuk-bentuk Rahmat Islam Ketika seseorang telah mendapat petunjuk Allah. Thahaa: 2-3). tetapi sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah).´ (QS. Al-Qur`an telah meletakkan dasar-dasar atau pokok-pokok ajaran yang abadi dan permanen bagi kehidupan manusia yang selalu dinamis. Dan tidak akan mendapatkan petunjukNya.´ (QS al-µAnkabuut: 69). Dan sesungguhnya Allah benarbenar beserta orang-orang yang berbuat baik. manhaj (ajaran). Dari sini bisa kita pahami bahwa al-Qur`an itu benar-benar sempurna dalam ajarannya. Hal tersebut merupakan konsekuensi logis dari tuntutan dinamika kehidupannya.manusia. Pertama. Dalam tataran praktis. jauh dari kesusahan dan menuntunnya ke puncak kesempurnaan yang hakiki. benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Allah SWT berfirman.´ (QS Al-Maidah: 3). ³Kami tidak menurunkan al-Qur`an ini kepadamu agar kamu menjadi susah. ³«Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu«. Begitu juga kesempatan untuk menemukan inovasi dalam hal sarana pelaksanaannya sesuai dengan tuntutan zaman dan kondisi kehidupan. Allah telah mengutus Rasul-Nya sebagai rahmat bagi seluruh manusia agar mereka mengambil petunjuk Allah. Di ayat lain. maka ia benar-benar mendapat rahmat dengan arti yang seluas-luasnya. Dia berfirman. al-Qur`an. 6 . Di antara rahmat Allah yang luas adalah manhaj atau ajaran yang dibawa oleh Rasulullah saw berupa manhaj yang menjawab kebahagiaan seluruh umat manusia.

bukan membatasi potensi manusia. Rahmat dalam Islam juga bisa berupa ajarannya yang berisi jalan / cara mencapai kehidupan yang lebih baik. ³Dan Kami turunkan kepadamu al-Kitab (al-Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. kewajiban memakai jilbab bagi wanita dewasa.´ (QS al-Baqarah: 216). kewajiban tersebut hanyalah untuk kebaikan 7 . Allah mengetahui. padahal ia amat buruk bagimu.´ (QS al-An¶aam: 38). ³Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.´ (QS alBaqarah: 286). sedang kamu tidak mengetahui. Dalam ayat lain berbunyi. jalan untuk kebaikan. kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan. kewajiban amar ma¶ruf nahi munkar. Islam tidak pernah mematikan potensi manusia. penyempurna kehidupan manusia Di antara rahmat Islam adalah keberadaannya sebagai penyempurna kebutuhan manusia dalam tugasnya sebagai khalifah di muka bumi ini. Ketiga. Hanya kebanyakan manusia memandang jalan Islam tersebut memiliki beban yang berat. padahal ia amat baik bagimu. dan sebagainya. ³Katakanlah: µSiapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hambahambaNya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik?´ (QS alA`raf: 32). Allah berfirman. dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu. dunia dan akhirat.´ (QS an-Nahl: 89). Islam juga tidak pernah mengharamkan manusia untuk menikmati hasil karyanya dalam bentuk kebaikan-kebaikan dunia. Islam memberi petunjuk mana yang baik dan mana yang buruk. Padahal Allah SWT telah berfirman. Pada dasarnya. Rahmat Islam adalah meningkatkan dan melengkapi kebutuhan manusia agar menjadi lebih sempurna. sedang manusia sering tidak mengetahuinya. ³Boleh jadi kamu membenci sesuatu. Keempat.Tidak ada satu pun masalah dalam kehidupan ini kecuali al-Qur`an telah memberikan petunjuk dan solusi. seperti kewajiban sholat dan zakat. ³Tiadalah Kami alpakan sesuatu pun di dalam Al-Kitab.

bukan rahmat yang dipahami oleh sebagian orang menurut seleranya sendiri. dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu. kemudian dikaitkan dengan kata µIslam¶. ³Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri. baik berupa perintah atau larangan. Sementara ada tujuan lain yang justru bertentangan dengan Islam itu sendiri. Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa ajaran Islam itu adalah rahmat dalam artian yang luas.´ (QS al-Baqarah: 216). Memerangi kemaksiatan itu adalah rahmat. Allah berfirman. toleransi. sekalipun sebagian orang tidak setuju dengan tindakan tersebut. Jihad melawan orang kafir yang zalim adalah rahmat. ³Diwajibkan atas kamu berperang. rahmat. meskipun sekelompok manusia tidak suka jihad dan menganggapnya sebagai tindakan kekerasan atau terorisme. sedang kamu tidak mengetahui.manusia itu sendiri. Rahmat dalam Islam adalah rahmat yang sesuai dengan kehendak Allah dan ajaran-Nya. 8 . damai. padahal ia amat baik bagimu. Allah mengetahui. dan sebagainya. padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Hendaknya kita jujur dalam mengungkapkan sebuah istilah. Boleh jadi kamu membenci sesuatu. Jangan sampai kita menggunakan ungkapan seperti sejuk.´ (QS al-Isra¶: 7). padahal ia amat buruk bagimu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful