Makna PUASA

Oleh Sumber Tanggal : Prof. DR. M. Quraish Shihab, MA : www.metrotv.com : 31 Agustus 2010

Puasa merupakan salah satu rukun Islam. Di dalam Al-Quran ada 2 kata, yaitu SHIYAM dan SHAUM. Kedua-duanya berasal dari kata yang sama, yang artinya menahan. Orang yang menahan diri disebut Shaim. SHAUM di dalam Al-Quran berarti menahan diri untuk tidak bicara, sedangkan SHIYAM di dalam Al-Quran berarti menahan diri dari hal-hal yang buruk menurut Allah Seringkali kata dalam Al-Quran tapi pemaknaannya dipersempit oleh hokum (fiqh). Seperti shalat, sebenarnya bermakna doa. Tapi dalam hukum (fiqh) itu adalah gerakan tertentu yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam. Menurut fiqh, walaupun tidak khusyu tapi kalau sudah melakukan gerakan2 tertentu yg diawali takbir dan diakhiri salam, maka sudah bisa dikatakan itu shalat. Namun sebetulnya menurut Al-Quran, dia belum shalat yang sesungguhnya. Hukum hanya mengatur yang nampak saja, tapi tidak mengatur yang esensi. Begitu juga dengan makna SHIYAM. Shiyam menurut hukum adalah tidak makan, minum dan seks sejak terbit matahari sampai terbenam matahari. Tapi sebenarnya makna dalam Al-Quran adalah bukan hanya sampai di situ, tapi juga menahan diri dari segala yang buruk. Untuk apa SHIYAM ? Kata Allah dalam Al-Quran, adalah agar kita menjadi “Tattaqun”.Surat Al-Baqarah ayat 183. Apa arti Tattaqun ? Tattaqun adalah “kamu menjadi orang-orang yang terhindar dari segala bencana, musibah baik di dunia maupun di akhirat kelak”. Manusia dalam hidupnya selalu menginginkan kesempurnaan. Orang yang kayapun ingin lebih kaya lagi. Orang menginginkan dirinya dan orang lain menjadi orang-orang yang terbaik dan lebih sempurna dari waktu ke waktu. Bahkan lingkungan tempat tinggalnya pun ingin lebih sempurna dan sempurna lagi. Karya-karya-nya pun disempurnakan terus menerus. Sesuatu dinilai sempurna jika memenuhi tiga hal, yaitu indah, baik dan benar. Untuk kesempurnaan ini, manusia menemukan bahwa Allah itulah yang Maha Sempurna, karena itu manusia ingin meneladaniNya. (Mempunyai sifat yang Maha Sempurna, karya-karya Allah sangat sempurna dan penuh ketelitian. Allah itu Maha Baik, Maha Indah dan juga Dialah Kebenaran itu sendiri (Al-Haq). PerbuatanNya tidak ada kesalahan atau error disana sini, walaupun jutaan bahkan triliyunan karyaNya. Tidak ada kita mendengar God Error, tapi manusia selalu melakukan Human Error. Manusia ingin memperkecil kesalahan yang diperbuatnya, mengecilkan nilai Human Error. Berapa banyak musibah yang diakibatkan oleh Human Error. Manusia ingin sempurna seperti sempurnaNya sang Maha Sempurna. Manusia ingin meneladaniNya. –RED).

KOMENTAR : Saya menyadari bahwa rukun puasa ialah menahan segala sesuatu mulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari agar kita bisa menjadi lebih bertaqwa kepada Allah SWT. Sedangkan Puasa adalah untuk meneladani Allah. Apa gunanya parfum jika belum mandi ? Dan umumnya masyarakat melakukan mandi dan pakai parfum namun masih main kotor pula. sebaiknya kita sadar mulai sekarang bahwa puasa mempunyai banyak manfaat yang terdapat di dalamnya. Itulah yang dimaksud “Puasa untukKu. seharusnya manusia itu sadar bahwa kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Zakat.Puasa adalah upaya untuk meneladaniNya. Untuk masalah kesempurnaan. tapi menjadi nafsu yang muthmainnah dan nafsu yang selalu menyuruh kepada kebaikan. Manusia hanya bisa berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik. Mana yang lebih dulu : menahan marah atau membaca Quran di bulan Ramadhan ? Jawabannya adalah menahan marah. Dalam menuju kesempurnaan lingkungan. bukan menjadi yang paling sempurna. Shalat. terutama hawa nafsu yang mengarah pada keburukan. Haji juga untuk Allah. namun semuanya bukan untuk meneladani Allah. Makna puasa juga dapat menahan hawa nafsu kita. Apa hal yang buruk dalam diri manusia ? Yang tidak baik dari diri manusia adalah nafsu amarah kepada keburukan. Begitu juga dengan sifat yang buruk dan dari hal-hal yang buruk itu lebih diutamakan untuk dibersihkan. Puasa adalah untuk mengatur nafsu sehingga tidak selalu menjadi amarah kepada keburukan. dan Akulah yang akan membalas-Nya” dalam sebuah hadits. Di dalam Al-Quran telah disebutkan bahwa orang yang kuat ialah orang yang dapat menahan hawa nafsunya. metode menghilangkan kotoran adalah yang lebih diutamakan daripada menghiasinya. Jadi. agar menjadi sempurna. Ini adalah bahasa kiasan. .

Sementara halal adalah sesuatu yang diperbolehkan dan tidak mengundang dosa. demikian kata para pakar hukum. yang berku dihangantkan.kompas. . Pemutusan hubungan (suami-istri. dan yang mengikat dilepaskan. tidak haram menurut pandangan hukum. atau timbul keretakan hubungandari kesalahpahaman akibat ucapan dan lirikan mata yang tidak disengaja. yang kusut diluruskan. dan “mencairkan yang beku”. Hemat saya paling tidak ada dua makna yang dapat dikemukakan menyangkut pengertian istilah tersebut. bertitik tolak dari pandangan hukum Islam dan kedua berpijak pada arti kebahasaan. “meluruskan benang kusut”. dan kusut tidak ditimbulkan oleh sifat yang haram. Jika demikian. sesuai dengan bentuk dan rangkaian kata berikutnya. Jika demikian halal bihalal adalah menjadikan sikap kita terhadap pihak lain yang tadinya haram dan berakibat dosa. mempunyai arti yang beraneka ragam. ber-halal bihalal merupakan suatu bentuk aktifitas yang mengantarkan para pelakunya untuk meluruskan benang kusut. misalnya) merupakan sesuatu yang halal tapi paling dibenci Tuhan. Haram adalah sesuatu yang terlarang sehingga pelanggarannya berakibat dosa dan mengundang siksa. walaupun semua pihak menyadari tujuannya adalah menciptakan keharmonisan antara sesama. Boleh jadi hubungan yang dingin. menjadi halal dengan jalan mohon maaf. atau ada sikap adil yang Anda ambil namun menyakitkan orang lain. serta menyelesaikan kesulitan dan problem yang menghalang terjalinnya keharmonisan hubungan. keruh. adalah satu dari istilah-istilah “keagamaan” yang hanya dikenal oleh masyarakat Indonesia. Menurut pandangan kedua – dari segi bahasa – akar kata halal yang kemudian membentuk berbagai bentukan kata. ada baiknya makna halal bihalal tidak dikaitkan dengan pengertian hukum. antara lain.com : 1 September 2010 Halal bihalal. dua kata berangkai yang sering diucapkan dalam suasana Idul Fitri. pertama. melepaskan ikata yang membelenggi. “melepaskan ikatan”. bahkan kebenaranya dalam segi bahasa. Menurut pandangan pertama – dari segi hukum – kata halal biasanya dihadapkan dengan kata haram. Makna-makna yang diciptakan oleh bentukan-bentukan tersebut.MAKNA HALAL BI HALAL Sumber Tanggal : www. Ia menjadi begitu karena Anda lama tidak berkunjung kepada seseorang. Istilah tersebut seringkali menimbulkan tanda tanya tentang maknanya. Pengertian seperti yang dikemukakan di atas pada hakikatnya belum menunjang tujuan keharmonisan hubungan. Yaitu. yang ditinjau dari dua pandangan. karena dalam bagian halal terdapat sesuatu yang makruh atau yang tidak disenangi dan sebaiknya tidak dikerjakan. berarti “menyelesaikan problem”. Atas dasar itu. namun perlu diselesaikan secara baik. menghangatkan hubungan yang tadinya membeku sehingga cair kembali. Kesemuanya ini.

. Bentuknya memang khas Indonesia. mobil baru. celana baru. dan semakin parah luka hati yang Anda obati dengan memaafkan. Mereka malah berlomba-lomba untuk menjadi yang “terbaru”. atau jika istilah tersebut enggan Anda gunakan. dll. maka semakin dalam pula penghayatan dan pengamalan Anda terhadap hakikat halal bihalal. namun kita harus saling memaafkan sesame dengan hati ikhlas agar hubungan persaudaraan antar umat menjadi lebih baik. katakanlah bahwa itu merupakan hakikat Idul Fitri. KOMENTAR: Menurut saya . Makna Idul Fitri untuk kembali suci jadi tersampingkan. Seharusnya Idul Fitri tidak dijadikan ‘mode fashion’.Itulah makna serta substansi halal bihalal. namun hakikatnya adalah hakikat ajaran Islam. Inti dari halal bi halal pada Idul Fitri telah dijelaskan di atas. sehungga semakin banyak dan seringnya Anda mengulurkan tangan dan melapangkan dada. halal bi halal pada Idul Fitri sekarang ini banyak yang disalahgunakan oleh umat Islam di Indonesia. Mulai dari baju baru.

2. Salah satu dari rukun islam adalah berpuasa di bulan Ramadhan. pada tahap ini anak seakan-akan memahami konsep ketuhanan sebagai sesuatu yang kurang masuk akal. Sebagai umat Islam. memunyai kesan khusus dan mendalam pada Bulan Ramadhan. orangtua tidak hanya memerlukan pengalaman. guru di sekolah.Pendidikan Agama bagi Anak Oleh Sumber Tanggal : Prof. Bahkan secara pedagogis. Quraish Shihab. melainkan juga tugas utama orangtua untuk anak mereka.com : 2 September 2010 Pendidikan agama berfungsi menanamkan keimanan pada diri anak sebagai bekal kehidupannya di masa depan. The Realistic Stage (Tingkat Kenyataan). Kehidupan pada masa ini lebih banyak dipengaruhi oleh kehidupan fantasi yang diliputi oleh dongeng-dongeng yang kurang masuk akal. Dimulai sejak anak berusia 7-15 tahun. melainkan juga pengetahuan mengenai tahapan perkembangan agama pada anak. Tidak sedikit orangtua. tahap perkembangan agama pada anak terbagi dalam 3 tingkatan yaitu: 1. dan bagi kehidupan manusia pada umumnya.metrotv. pendidikan agama sudah harus diajarkan sejak anak masih kecil. M. MA : www. Berbagai strategi khusus pun perlu dilakukan agar anak. yang juga disebut Howard Gardner sebagai salah satu dari ragam kecerdasan majemuk (multiple intelligence). Dimulai pada anak berusia 3-6 tahun. Untuk itu. tentu tidak mudah memberikan pemahaman keagamaan kepada anakanak. Banyak orang berlomba-lomba berbuat kebaikan untuk meraih pahala di bulan ini. Kecerdasan spiritual tidak boleh dianggap remeh dalam kehidupan. Orangtua yang menyadari pentingnya agama bagi perkembangan jiwa anak. Konsep anak mengenai Tuhan pada tahap ini lebih banyak dipengaruhi oleh emosi. Menurut Ernest Harms dalam The Development of Religious on Children. Keimanan adalah modal utama untuk mengembangkan apa yang disebut Dahner Zhohar sebagai Kecerdasan Spiritual (Spiritual Quotient). Ia berfungsi sebagai semacam life-skill (kecakapan hidup) untuk membangun kehidupan berkualitas. DR. dll). agar anak benar-benar dapat memahami makna Bulan Ramadhan dan menambah ilmu agama. yang telah mendaftarkan anak-anak mereka mengikuti serangkaian kegiatan seperti pesantren kilat yang banyak diadakan. Sehingga segala bentuk tindakan amal keagamaan akan diikuti dan anak juga tertarik untuk . terutama bagi mereka yang baru belajar berpuasa. akan berusaha menanamkan pendidikan agama sejak kecil sesuai dengan agama yang dianutnya. Sesuai dengan tahap perkembangan kognisinya. Pada tahap ini konsep ketuhanan anak sudah mencerminkan pada kenyataan. pendidikan agama bukan hanya tugas para pendidik (ulama. terutama ibu-ibu. Tujuannya. Namun. baik di sekolah atau pun di tempat-tempat tertentu. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang dinanti-nanti oleh umat Islam. tentunya kita percaya pada rukun iman dan juga rukun islam. Akan tetapi. The Fairy Tale Stage (Tingkat dongeng). Konsep ini timbul melalui lembaga-lembaga keagamaan pada anak dan pengajaran agama dari orang dewasa lainnya.

ajarkan dia untuk berpuasa setengah hari. Selain itu. Selain itu. Tapi jangan lupa untuk melibatkan anak dalam penyusunan rencana itu. kakaknya dan lainnya. 2. menghiasi atau mendekor rumah dengan aneka hiasan dinding atau gantung di kamar anak. Clark Ed. gurunya. Masa pengalaman-pengalaman baru. Masa Peniruan dan penemuan. Masa pengalaman-pengalaman baru. seperti sajadah. 3. ada sejumlah trik yang dapat diterapkan: • dalam melatih anak-anak berpuasa maka kita (orangtua) dapat mengingatkan anak-anak bahwa Bulan Ramadhan segera tiba. .2. Masa tahun-tahun dasar. bayi dan kanak-kanak (0-2th).D setiap masa aspek-aspek kerohanian ditandai dengan periode: 1. yang disesuaikan dengan periodenya seperti yang disebut di atas: 1. pra sekolah (2-3 th). orangtua bersama dengan anak-anak mencoba membuat suasana rumah yang menyenangkan ketika Bulan Ramadhan tiba. Masa Peniruan dan penemuan. Pada tahap ini. seperti bentuk mesjid. Dalam Islam hal ini dibolehkan. bagaimana cara kita melatih anak usia dini untuk berpuasa? Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan oleh orangtua dalam melatih anak usia dini berpuasa. menyukai sikap tadarruj (bertahap). dan bintang. mereka meniru apa yang dilihatnya dan belajar menentukan pola hidupnya untuk yang baik atau yang buruk. • Atau sesekali ajaklah anak mengantarkan makanan ke tetangga atau ke masjid sebelum berbuka puasa. Dan 4. • Jika anak belum mampu berpuasa sebulan penuh. • Selain itu. INGAT! Semua perilaku kita bisa ditiru oleh anak-anak. Anak-anak belajar berpuasa berdasarkan contoh dari orangtua dan keluarganya. Mereka akan meniru orangtuanya. Kegiatan yang menyenangkan akan membuat anak-anak semakin menyenangi Ramadhan. • Saat sahur. Berkaitan dengan tujuan kita. sang anak tentu juga akan terdorong untuk ikut berpuasa. pertengahan masa anak (68 th). bayi dan kanak-kanak (0-2th).. Jangan suka berkata-kata kasar dan berbuat hal-hal yang membatalkan puasa. awal masa kanak-kanak (4-5 th). bulan sabit. Kalau sudah mampu. buatlah makanan yang disukai anak.mempelajarinya. Misalnya. Jika kedua orangtua dan seluruh anggota keluarganya berpuasa. Masa dunia yang bertambah luas. Tanyailah anak-anak sebelum Anda membuat keputusan. Omar Brubaker M. sarung. Walaupun mereka tidak mengerti arti perbuatan tersebut.3. Anak-anak kecil memperoleh tingkah lakunya hampir seluruhnya melalui pola peniruan. Al-quran. Lalu. sehingga mereka akan menjadi bersemangat. Allah SWT. anak sudah memiliki kepekaan emosi yang paling tinggi sejak perkembangan usia mereka. Begitu juga dengan belajar menyenangi puasa. 3. Anak balita senang pengalaman ini. Masa tahun-tahun dasar. Oleh karena ingatan anak-anak belum dapat diandalkan dan perbendaharaan katanya terbatas maka konsep harus diajarkan secara berulang-ulang dengan berbagai cara. Seorang anak dapat belajar mencintai Tuhannya sebagaimana ia belajar mencintai orang-orang dalam rumahnya.A & Robert E. Percuma saja kan si anak sudah beribadah puasa dan semuanya hancur gara-gara perilaku orangtua?. Ajak anak untuk mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan untuk beribadah. orangtua diharapkan mampu menjaga baik sikap maupun tingkah laku mereka di depan anak-anak mereka. pra sekolah (2-3 th). kita bisa membuatkan agenda kegiatan untuk anak saat bulan Ramadhan. tasbih dll. awal masa kanak-kanak (4-5 th). • Perlu diingat. Semua ini tidak harus baru. menurut J. Disebut sebagai masa ketergantungan terhadap orangtua. mukena.. pasti anak akan berpuasa satu hari penuh. yang penting bersih dan suci. The Individual Stage (Tingkat Individu).

4.• Bisa juga orangtua mengajak anak untuk mengumpulkan baju-baju dan mainan yang sudah tidak dipakai lagi untuk disumbangkan ke anak-anak yatim piatu. Misalnya. • Pada periode ini. . • Terakhir. banyak penyebabnya. pada minggu-minggu menjelang lebaran. ajak anak mengevaluasi ibadah puasanya. pada hari pertama bulan Ramadhan anak tahu kalau shalat berjamaah di masjid akan banyak mendapat pahala. Insya Allah anak tesebut tidak terjerumus ke hal-hal yang tidak diinginkan karena Allah SWT akan senantiasa melindungi anak tersebut dari hal-hal yang buruk. ilmu anak akan terus bertambah. Hal kecil seperti ini akan melekat di benak anak. salah pergaulan dll. Semua kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik jika dibarengi dengan niat yang tulus ikhlas dari orangtua. Karena itu. KOMENTAR: Saya setuju dengan topic yang diangkat pada artikel di atas. Mulai dari mendidik anak sejak dini. Peran orangtua sangat dibutuhkan dalam hal ini. begitu juga di hari-hari selanjutnya. maka dikhawatirkan anak tersebut akan terpengaruh oleh pergaulan jelek dari temannya. mulai dari masalah di rumah. Pada hari terakhir puasa. karena pada saat ini banyak generasi penerus bangsa yang tidak mempunyai moral dan ajaran Islamiah. sampai pengawasan terhadap pergaulan anak. anak mendapat ilmu baru lainnya. karena apabila salah memilih teman. Anak memperoleh manfaat jika ia beribadah sesuai dengan tingkat pengertiannya sendiri. pertengahan masa anak (6-8 th) Kemampuan anak untuk mengenal Tuhannya bertambah ketika dunia lingkungannya bertambah luas dan pengalamannya juga bertambah banyak. marilah kita sama-sama belajar agar apa yang menjadi tujuan kita dapat tercapai dengan baik. Pada hari kedua. orangtua bisa mengajari anak mencapai target pada setiap ilmu yang mereka dapat dan mendiskusikan hasil belajar mereka dengan Ibu. Masa dunia yang bertambah luas. Jad. apakah shalat tarawihnya lengkap? Lalu bagaimana dengan membaca Alqurannya? • Berikan motivasi kepada anak agar bulan Ramadhan tahun depan bisa lebih baik lagi. Berapa kali batal puasa. Mungkin dengan mengajarakan islamiyah pada anak. Tentunya segala sesuatu memerlukan proses dan tidak bisa instan atau sekali jadi. ajak anak membuat kue dan mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan lainnya. masalah dengan teman. Peran teman dari sang anak juga penting.

Yunani. seperti Hindu dan Budha. DR. ketika berduka cita. Quraish Shihab. Inilah motivasi dasar dari segala bentuk ritual Ramadan. al-Hujurat:13). Dalam konteks syariat Islam. Perbedaannya terletak pada motivasi pelaksanannya (niatnya). Siapa pun dapat mencapai derajat ini tanpa memandang status sosial. karena mereka telah banyak melakukan pelanggaran. Dalam sejarah. atau sedang mengalami musibah. MA : www.Jalan Kemuliaan Puasa Oleh Sumber Tanggal : Prof. Sampai saat ini masih banyak orang yang melaksakan puasa karena motivasi seperti ini.kompas. derajat tertinggi manusia adalah yang bertakwa. Takwa inilah yang menjadi tujuan utama disyariatkannya puasa Ramadan. baik yang samawi seperti Yahudi dan Nasrani maupun yang thabi'i (kultur). Orang berpuasa untuk menandai masa-masa berkabung. artinya semua agama mengajarkan nya. orang berpuasa pada saat menghadapi berbagai kesulitan hidup.com : 3 September 2010 Salah satu jenis ibadah yang: umum. Allah menegaskan dalam firmannya: "sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu adalah yang paling bertakwa" (QS. khususnya di kawasan Asia). maka banyak orang Islam yang ketika bulan Ramadan tiba sangat antusias menjalankan puasa walaupun dalam kesehariannya mereka tidak menjalankan salat. orang berpuasa karena didorong oleh keinginan untuk menghilangkan kemarahan tuhan. Karena puasa ini merupakan ibadah yang universal. dan Romawi. Dalam pandangan Islam. meskipun cara pelaksanaanya berbeda-beda. Di kalangan penyembah berhala. Pemaknaan puasa seperti di atas boleh-boleh saja. Kaum muslimin hendaknya mempunyai tujuan yang sama . yang sesat dan menyesatkan. Pemahaman semacam itu masih besar dalam diri umat Islam Indonesia (serta mungkin umat Islam negara lainnya. untuk bersama-sama menjalankan ibadah (puasa) agar mencapai puncak rohaniah . sangat tua. motivasi puasa atau shiyâm tidak lain kecuali untuk meninggikan derajat manusia ke puncak kehidupan ruhaniyah yang tinggi dan mulia dalam pandangan Allah. asal tidak sampai tercampur dengan motivasi-motivasi lain. Jenis ibadah ini lebih universal. Melalui puasa mereka mengaharapkan kerelaan tuhan untuk kemudian memeberikan pertolongan. Puasa merupakan ajaran semua agama. puasa sudah dilaksanakan oleh bangsa Mesir kuno. yang sumbernya berasal dari ajaran agama lain (atau mistisisme). penyebabnya. serta cara pelaksanaanya. dan semua agama memerintahkannya adalah puasa. Umumnya. Tugas para dai adalah meluruskan dan memurnikan ajaran Islam dari segala pengaruh agama lain (kepercayaan lain). Bagi mereka puasa itu mempunyai arti yang lebih dari sekadar ibadah puasa. M.

Artinya kemenangan yang mereka raih bukan sekedar untuk dirinya sendiri dengan merugikan pihak lain. ali-Imran: 76). Jika kita lebih teliti lagi membaca Al Qur'an. kemudian memberi tempat yang terpuji dan mulia. Orang yang bertakwa jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang jahat. Allah akan menjadi pembimbing bagi orangorang yang bertakwa (QS. Sekedar ditemani orang yang kita cintai saja sudah merasa tentram. al-Jatsiyah: 19). sehingga mereka akan mampu memecahkan setiap permasalahan. Allah pasti akan menuntun kita agar kaki kita tidak terperosok ke dalam lubang krisis yang sulit dilepaskan. Sekedar dikawal tentara yang bersenjata saja kita sudah merasa aman. tentu Dia tidak rela hamba-Nya terus menerus berada dalam kesulitan. apalagi ditemani Allah yang berfirman sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa (QS. Kenapa demikian? Orang yang bertakwa akan selalu dibimbing Allah. bahkan menjadi program. menang sama menang. Allah pasti akan mengangkatnya dari "lumpur yang kotor" itu. diberi petunjuk ke jalan yang benar. biarlah dikembalikan kepada yang bertanggung jawab. kemenangan untuk semua. Ini janji yang luar biasa. . Bukankah Allah mencintai hambanya yang bertakwa? Allah berfirman : "Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertakwa" (QS. pendidikan akhlak dan moral. Jika benar-benar lahir generasi takwa di dunia ini. Ramadan kali ini adalah kesempatan bagi kita untuk berlomba-lomba mencapai tingkatan takwa. kotor. dan tak bermoral. Jika Allah sudah menjadi pembimbing kita. al-Baqarah: 194). Jika Allah membiarkan kita berjalan sendiri. bisa jadi kita lepas dari mulut singa tapi masuk ke mulut buaya. Dengan janji-janji di atas. Sebab mereka pastilah generasi yang menang . Harapan kita. Seandainya negara seperti Indonesia ini dipenuhi orang-orang yang bertakwa. niscaya secara alami seluruh persoalan dunia dapat diatasi. bukan yang menang-menangan. Jika Allah sudah mencintai hamba-Nya. mereka berprinsip win-win. Dalam menyelesaikan masalah. Kita sedang kekurangan orang-orang yang dibimbing jalannya oleh Allah swt. Untuk apa menjadi presiden jika hanya mengantarkan kita lebih cepat meluncur ke neraka? Untuk apa menjadi pejabat jika mempermudah kita berlumur dosa? Untuk apa menjadi konglomerat jika hanya akan menyengsarakan kehidupan kita di dunia dan akhirat?. Sama saja. yaitu lembaga agama. tapi kemenangan yang sejati. Kita mengalami defisit takwa. apalagi jika kita dikawal Allah. tentu dia menunjuki kita ke jalan yang terang benderang. termasuk ketakwaan kepada Allah swt.yang tertinggi dan termulia di sisi Allah swt. ternyata Allah swt tidak hanya sekedar cinta. bukan kalah sama kalah. Sebenarnya sudah lama kita mengidam-idamkan generasi muttaqin (yang bertakwa). krisis yang melanda tentu akan mudah teratasi. Stok insan yang bertakwa saat ini tengah berkurang. Allah berjanji. tapi betul bahwa takwa sudah lama menjadi idaman. pantas jika kemudian Allah mengangkat orang yang bertakwa ke derajat yang paling mulia. tapi selalu bersama-sama orang yang bertakwa.

Makna puasa juga dapat menahan hawa nafsu kita. Sekarang tinggal kita. terutama hawa nafsu yang mengarah pada keburukan. Untuk masalah kesempurnaan. al-A'raf 96). sekali lagi Allah menjanjikan "kesudahan yang baik (kemenangan) adalah untuk orang-orang yang bertakwa" (QS. Allah berfirman: "Jika sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa. Jadi. seharusnya manusia itu sadar bahwa kesempurnaan hanya milik Allah SWT. maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya" ( QS. pasti ditepati. jika segenap penduduknya bertakwa. meraih ketakwaan dengan seluruh nafasnya. . Manusia hanya bisa berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik. Di sana lah menunggu janji-jani Allah kepada kemuliaan dunia beserta isinya. Dunia ini akan menjadi jaya. khususnya berpuasa di bulan suci Ramadan. rugilah bila kita tidak berpuasa. sebaiknya kita sadar mulai sekarang bahwa puasa mempunyai banyak manfaat yang terdapat di dalamnya. Jalan suci itu adalah berpuasa. Tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu. pastilah Kami limpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi. Ini suatu aksioma yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. al-A'raf: 128). Maka. KOMENTAR : Ada satu jalan suci yang dapat diraih oleh seluruh umat manusia untuk meraih segala kemuliaan itu. Di dalam Al-Quran telah disebutkan bahwa orang yang kuat ialah orang yang dapat menahan hawa nafsunya. bukan menjadi yang paling sempurna.Kepada mereka yang bertakwa. percaya atau tidak terhadap janji Allah.

S. "Dan Allah pasti akan menolong orang-orang yang menolong(agama)Nya. perbuatan dan keyakinannya. saat penaklukan kota Makkah. Mereka adalah orangorang yang telah menegakkan ibadah kepada Allah dengan sempurna. Jika seorang hamba beribadah secara ikhlas kepada Allah dengan perkataan. menunaikan zakat. bahwa Dia akan menjadikan mereka berkuasa di bumi. An-Nur : 55). yaitu karena mereka berpegang teguh pada agama mereka. sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa. perang al-Ahzab. Ini menjadikan kekhusyu'an semakin sulit didapatkan. dan kepada Allah lah kembali segala urusan" (Q. sesungguhnya Allah Maha Kuat dan Maha Perkasa. Al-Haj : 4041). Inilah yang bisa kita sebut sebagai "institusi sosial yang mapan yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan akhlaqul karimah". Maka tepatlah kalau kekhusyu'an dalam mendirakan salat menjadi salah satu sebab pertolongan Allah. Mereka yang mendirikan salat dengan khusyu' dan benar. Rum : 47). Yaitu orang-orang yang jika Kami teguhkan mereka di muka bumi. Allah telah berfirman :"Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal sholeh. niscaya mereka mendirikan sembahyang. Hiruk pikuk kehidupan serta bisingnya informasi dan komunikasi. Allah memberikan pertolongan dan kemenangan karena kaum muslimin tidak begitu saja. Orang telah diteguhkan kedudukannya oleh Allah di muka bumi. Allah swt telah memberikan kemenangan kepada kaum muslimin dalam berbagai kesempatan. namun tentu dengan alasan yang kuat. dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridlai-Nya untuk mereka dan Dia benar-benar akan mengganti kondisi mereka setelah dalam ketakutan menjadi rasa aman sentosa. Kekhusu'an dalam shalat pada zaman sekarang ini menjadi semakin berharga. niscaya Allah akan meneguhkannya di muka bumi ini. Semua kemenangan tersebut tidak lain adalah janji-janji Allah yang diberikan kepada mereka yang beriman.com : 4 September 2010 Marilah kita perhatikan beberapa kemenangan yang diperoleh kaum muslimin dalam rentang sejarang Islam.kompas. karena pada kekhusyu'an ini tercipta komunikasi langsung . perang Hunain dan berbagai kesempatan lainnya. menyuruh berbuat ma 'ruf dan mencegah kemungkaran. "Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman" (QS. Salat tanpa kekhusyu'an layaknya jasad tanpa roh. yaitu perang badar. mereka tetap menyembah-Ku dengan tidak mempersekutukan apapun dengan-Ku" (QS. tidak karena harta atau tujuan-tujuan duniawi lainnya. Dengan demikian seseorang sebenarnya tidak akan memperoleh kedudukan di muka bumi ini di depan Allah sebelum ia menegakkan agama dan ibadah mereka. 2.Kemenangan Yang Hakiki Sumber Tanggal : www. menjadikan hati manusia sering bercabang-cabang. Mari kita mencoba mengkaji sifat-sifat tersebut secara lebih rinci: 1. Dengan demikian itulah sifat-sifat yang menjadikan orang mukmin berhak mendapatkan pertolongan Allah adalah.

Itulah tugas seorang mukmin terhadap saudaranya yang seiman. Inilah yang dimaksud dengan penegakan supremasi hukum. 4. Mereka mencegah kemungkaran demi manjaga agama Allah dan melindungi penganutnya dari kerusakan dan kesesatan. Hukum bisa berfungsi sebagai pembela hak kaum tertindas dan mencegah kejahatan dan kemungkaran merajalela. Dengan berzakat. Sifat-sifat ini tidak lain juga sifat yang harus ditegakkan oleh kaum muslimin dalam setiap kehidupan dalam berbagai kondisinya. Tentunya ini memerlukan sitem yang bersih dan adil. 3. Jelas lah bahwa ayat-ayat tersebut mengisyarakatkan kepada kita bahwa pertolongan Allah akan diberikan kepada mereka yang menolong penegakkan agamaNya. ketimpangan sosial antara kaum punya dan kaum miskin papa bisa diminimalisir. Dan pada gilirannya penerapan institusi zakat akan mengantarkan kepada perekonomian yang seimbang. seperti membunuh dan berzina.antara hamba dan Tuhannya. kesejahteraan alam semesta. stabil dan kokoh. ataupun dosa kecil seperti melihat dan mendengar kemaksiatan. namun lebih mengarah kepada upaya mewujudkan konsep "Rahmatan Lil Alamin". namun bersih dari praktek-praktek aniaya dan riba. Yang bisa kita ambil dari sifat ini adalah terciptanya tujuan dan orientasi kehidupan kepada hal yang ma'ruf. Ibadah yang tidak saja bernilai ritual namun juga mempunyai nilai yang lebih luas dan mendalam. 5. yaitu kebajikan yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Dalam sebuah hadis diterangkan. Mencegah kemungkaran. saling mengkoreksi dan mengingatkan dengan saudaranya demi menegakkan syariat Allah. Sifat ini menggambarkan kepada "institusi ibadah" yang optimal dalam kehidupan. Dan mereka yang berhak mendapatkan pertolongan Allah adalah mereka yang mampu mewujudkan kondisikondisi yang tercermin dari sifat-sifat yang dijelaskan ayat tersebut. Bulan Ramadan mengajak kita mengenang perang Badr yang terjadi pada tanggal 17 . Mungkar bisa merupakan dosa besar. baik dari segi substansi hukumnya maupun aparat penegaknya. Tentu yang dimaksudkan Allah dari sifat ini adalah terciptanya sistem perekonomian yang mapan dan bersih. Hukum bisa menegakkan keadilan dan tidak diperkosa untuk mewujudkan kepentingan penguasa. 'Perumpamaan seorang mukmin terhadap saudaranya mukmin lainnya adalah seperti bangunan yang saling topang menopang". Orientasi dan tujuan pengembangan kehidupan tidak dieksploitir hanya karena segelintir kepentingan kelompok atau pribadi. Karena hanya dengan menerapkannya insya Allah pertolongan dan kemenangan akan senantiasa diperoleh. sesuai dengan spirit yang terkandung dalam ibadah zakat. Mengajak kepada ma'ruf. Menunaikan zakat untuk membersihkan harta dan diri mereka dengan sekaligus menolong saudara mereka yang kesusahan dan fakir miskin. kebaikan dan kemaslahatan bersama. Mungkar adalah pekerjaan yang dilarang oleh Allah dan rasulNya.

Kekuatan umat Islam yang sangat kecil dibandingkan dengan kekuatan kaum musyrik. kemiskinan. masyarakat kita dan pemerintahan kita kepada jalan yang alur yang benar. Kemunduran.Ramadan tahun kedua hijriyah. ternyata tidak menghalangi kemenangan mereka. KOMENTAR : Tentunya semua uraian di atas. Amin. kita umat islam telah kalah lagi tidak bisa memberikan jawaban yang berarti atas tuduhan musuh-musuh kita bahwa umat Islam terkait erat dengan tindakan terorisme dunia. sedikit bisa memberi jawaban akan kebingungan kita dalam melihat fenomena kaum muslimin dewasa ini. Ini semua menjadi bukti kebenaran firman Allah bahwa kemenangan tersebut tidak lain adalah dari Allah dan berkat pertolongan Allah. Spirit bulan Ramadan sebagai "Syahrul Fath" (bulan kemenangan). janji kemenangan hakiki dari Allah swt pasti kan tiba. dimana kekalahan demi kekalahan diderita oleh kaum muslimin. kebodohan serta keterbelakangan peradabannya senantiasa kita lihat menghiasi hampir setiap sudut dunia Islam. selayaknya kita gairahkan kembali. Apalagi saat ini. . Dan Allah memberikan kemenangan karena mereka begitu patuh kepada ajaran-ajaran-Nya dan petunjuk rasul-Nya. Dengan meluruskan kembali diri kita.