Makna PUASA

Oleh Sumber Tanggal : Prof. DR. M. Quraish Shihab, MA : www.metrotv.com : 31 Agustus 2010

Puasa merupakan salah satu rukun Islam. Di dalam Al-Quran ada 2 kata, yaitu SHIYAM dan SHAUM. Kedua-duanya berasal dari kata yang sama, yang artinya menahan. Orang yang menahan diri disebut Shaim. SHAUM di dalam Al-Quran berarti menahan diri untuk tidak bicara, sedangkan SHIYAM di dalam Al-Quran berarti menahan diri dari hal-hal yang buruk menurut Allah Seringkali kata dalam Al-Quran tapi pemaknaannya dipersempit oleh hokum (fiqh). Seperti shalat, sebenarnya bermakna doa. Tapi dalam hukum (fiqh) itu adalah gerakan tertentu yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam. Menurut fiqh, walaupun tidak khusyu tapi kalau sudah melakukan gerakan2 tertentu yg diawali takbir dan diakhiri salam, maka sudah bisa dikatakan itu shalat. Namun sebetulnya menurut Al-Quran, dia belum shalat yang sesungguhnya. Hukum hanya mengatur yang nampak saja, tapi tidak mengatur yang esensi. Begitu juga dengan makna SHIYAM. Shiyam menurut hukum adalah tidak makan, minum dan seks sejak terbit matahari sampai terbenam matahari. Tapi sebenarnya makna dalam Al-Quran adalah bukan hanya sampai di situ, tapi juga menahan diri dari segala yang buruk. Untuk apa SHIYAM ? Kata Allah dalam Al-Quran, adalah agar kita menjadi “Tattaqun”.Surat Al-Baqarah ayat 183. Apa arti Tattaqun ? Tattaqun adalah “kamu menjadi orang-orang yang terhindar dari segala bencana, musibah baik di dunia maupun di akhirat kelak”. Manusia dalam hidupnya selalu menginginkan kesempurnaan. Orang yang kayapun ingin lebih kaya lagi. Orang menginginkan dirinya dan orang lain menjadi orang-orang yang terbaik dan lebih sempurna dari waktu ke waktu. Bahkan lingkungan tempat tinggalnya pun ingin lebih sempurna dan sempurna lagi. Karya-karya-nya pun disempurnakan terus menerus. Sesuatu dinilai sempurna jika memenuhi tiga hal, yaitu indah, baik dan benar. Untuk kesempurnaan ini, manusia menemukan bahwa Allah itulah yang Maha Sempurna, karena itu manusia ingin meneladaniNya. (Mempunyai sifat yang Maha Sempurna, karya-karya Allah sangat sempurna dan penuh ketelitian. Allah itu Maha Baik, Maha Indah dan juga Dialah Kebenaran itu sendiri (Al-Haq). PerbuatanNya tidak ada kesalahan atau error disana sini, walaupun jutaan bahkan triliyunan karyaNya. Tidak ada kita mendengar God Error, tapi manusia selalu melakukan Human Error. Manusia ingin memperkecil kesalahan yang diperbuatnya, mengecilkan nilai Human Error. Berapa banyak musibah yang diakibatkan oleh Human Error. Manusia ingin sempurna seperti sempurnaNya sang Maha Sempurna. Manusia ingin meneladaniNya. –RED).

namun semuanya bukan untuk meneladani Allah. terutama hawa nafsu yang mengarah pada keburukan. Zakat. agar menjadi sempurna. Manusia hanya bisa berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik. Apa gunanya parfum jika belum mandi ? Dan umumnya masyarakat melakukan mandi dan pakai parfum namun masih main kotor pula. KOMENTAR : Saya menyadari bahwa rukun puasa ialah menahan segala sesuatu mulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari agar kita bisa menjadi lebih bertaqwa kepada Allah SWT. Ini adalah bahasa kiasan. Begitu juga dengan sifat yang buruk dan dari hal-hal yang buruk itu lebih diutamakan untuk dibersihkan. dan Akulah yang akan membalas-Nya” dalam sebuah hadits. Makna puasa juga dapat menahan hawa nafsu kita. Untuk masalah kesempurnaan. Shalat.Puasa adalah upaya untuk meneladaniNya. Sedangkan Puasa adalah untuk meneladani Allah. Haji juga untuk Allah. Di dalam Al-Quran telah disebutkan bahwa orang yang kuat ialah orang yang dapat menahan hawa nafsunya. Mana yang lebih dulu : menahan marah atau membaca Quran di bulan Ramadhan ? Jawabannya adalah menahan marah. seharusnya manusia itu sadar bahwa kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Itulah yang dimaksud “Puasa untukKu. bukan menjadi yang paling sempurna. sebaiknya kita sadar mulai sekarang bahwa puasa mempunyai banyak manfaat yang terdapat di dalamnya. . Apa hal yang buruk dalam diri manusia ? Yang tidak baik dari diri manusia adalah nafsu amarah kepada keburukan. Jadi. metode menghilangkan kotoran adalah yang lebih diutamakan daripada menghiasinya. tapi menjadi nafsu yang muthmainnah dan nafsu yang selalu menyuruh kepada kebaikan. Dalam menuju kesempurnaan lingkungan. Puasa adalah untuk mengatur nafsu sehingga tidak selalu menjadi amarah kepada keburukan.

yang berku dihangantkan. serta menyelesaikan kesulitan dan problem yang menghalang terjalinnya keharmonisan hubungan. Menurut pandangan pertama – dari segi hukum – kata halal biasanya dihadapkan dengan kata haram. “meluruskan benang kusut”. Menurut pandangan kedua – dari segi bahasa – akar kata halal yang kemudian membentuk berbagai bentukan kata. Jika demikian halal bihalal adalah menjadikan sikap kita terhadap pihak lain yang tadinya haram dan berakibat dosa. berarti “menyelesaikan problem”. demikian kata para pakar hukum.kompas. bahkan kebenaranya dalam segi bahasa. dan kusut tidak ditimbulkan oleh sifat yang haram. Kesemuanya ini. dan yang mengikat dilepaskan. sesuai dengan bentuk dan rangkaian kata berikutnya. ada baiknya makna halal bihalal tidak dikaitkan dengan pengertian hukum. Sementara halal adalah sesuatu yang diperbolehkan dan tidak mengundang dosa. keruh. dan “mencairkan yang beku”. antara lain. menjadi halal dengan jalan mohon maaf. Jika demikian. namun perlu diselesaikan secara baik. Atas dasar itu. atau ada sikap adil yang Anda ambil namun menyakitkan orang lain. mempunyai arti yang beraneka ragam.MAKNA HALAL BI HALAL Sumber Tanggal : www. Yaitu. menghangatkan hubungan yang tadinya membeku sehingga cair kembali. dua kata berangkai yang sering diucapkan dalam suasana Idul Fitri. Boleh jadi hubungan yang dingin. Istilah tersebut seringkali menimbulkan tanda tanya tentang maknanya. bertitik tolak dari pandangan hukum Islam dan kedua berpijak pada arti kebahasaan. yang ditinjau dari dua pandangan. pertama. karena dalam bagian halal terdapat sesuatu yang makruh atau yang tidak disenangi dan sebaiknya tidak dikerjakan. Hemat saya paling tidak ada dua makna yang dapat dikemukakan menyangkut pengertian istilah tersebut. melepaskan ikata yang membelenggi. walaupun semua pihak menyadari tujuannya adalah menciptakan keharmonisan antara sesama. yang kusut diluruskan. . Makna-makna yang diciptakan oleh bentukan-bentukan tersebut.com : 1 September 2010 Halal bihalal. atau timbul keretakan hubungandari kesalahpahaman akibat ucapan dan lirikan mata yang tidak disengaja. Pemutusan hubungan (suami-istri. Haram adalah sesuatu yang terlarang sehingga pelanggarannya berakibat dosa dan mengundang siksa. tidak haram menurut pandangan hukum. adalah satu dari istilah-istilah “keagamaan” yang hanya dikenal oleh masyarakat Indonesia. Pengertian seperti yang dikemukakan di atas pada hakikatnya belum menunjang tujuan keharmonisan hubungan. “melepaskan ikatan”. misalnya) merupakan sesuatu yang halal tapi paling dibenci Tuhan. ber-halal bihalal merupakan suatu bentuk aktifitas yang mengantarkan para pelakunya untuk meluruskan benang kusut. Ia menjadi begitu karena Anda lama tidak berkunjung kepada seseorang.

dll. Inti dari halal bi halal pada Idul Fitri telah dijelaskan di atas. KOMENTAR: Menurut saya . Mereka malah berlomba-lomba untuk menjadi yang “terbaru”. katakanlah bahwa itu merupakan hakikat Idul Fitri. namun hakikatnya adalah hakikat ajaran Islam. Bentuknya memang khas Indonesia.Itulah makna serta substansi halal bihalal. atau jika istilah tersebut enggan Anda gunakan. sehungga semakin banyak dan seringnya Anda mengulurkan tangan dan melapangkan dada. dan semakin parah luka hati yang Anda obati dengan memaafkan. halal bi halal pada Idul Fitri sekarang ini banyak yang disalahgunakan oleh umat Islam di Indonesia. mobil baru. celana baru. Makna Idul Fitri untuk kembali suci jadi tersampingkan. namun kita harus saling memaafkan sesame dengan hati ikhlas agar hubungan persaudaraan antar umat menjadi lebih baik. Mulai dari baju baru. . maka semakin dalam pula penghayatan dan pengamalan Anda terhadap hakikat halal bihalal. Seharusnya Idul Fitri tidak dijadikan ‘mode fashion’.

orangtua tidak hanya memerlukan pengalaman. Tidak sedikit orangtua. tentunya kita percaya pada rukun iman dan juga rukun islam. MA : www. Ia berfungsi sebagai semacam life-skill (kecakapan hidup) untuk membangun kehidupan berkualitas. agar anak benar-benar dapat memahami makna Bulan Ramadhan dan menambah ilmu agama. terutama ibu-ibu. Sebagai umat Islam.metrotv.Pendidikan Agama bagi Anak Oleh Sumber Tanggal : Prof.com : 2 September 2010 Pendidikan agama berfungsi menanamkan keimanan pada diri anak sebagai bekal kehidupannya di masa depan. Kehidupan pada masa ini lebih banyak dipengaruhi oleh kehidupan fantasi yang diliputi oleh dongeng-dongeng yang kurang masuk akal. akan berusaha menanamkan pendidikan agama sejak kecil sesuai dengan agama yang dianutnya. Akan tetapi. 2. M. Konsep anak mengenai Tuhan pada tahap ini lebih banyak dipengaruhi oleh emosi. pada tahap ini anak seakan-akan memahami konsep ketuhanan sebagai sesuatu yang kurang masuk akal. Sehingga segala bentuk tindakan amal keagamaan akan diikuti dan anak juga tertarik untuk . Dimulai sejak anak berusia 7-15 tahun. tahap perkembangan agama pada anak terbagi dalam 3 tingkatan yaitu: 1. The Realistic Stage (Tingkat Kenyataan). pendidikan agama sudah harus diajarkan sejak anak masih kecil. DR. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang dinanti-nanti oleh umat Islam. Berbagai strategi khusus pun perlu dilakukan agar anak. Salah satu dari rukun islam adalah berpuasa di bulan Ramadhan. Menurut Ernest Harms dalam The Development of Religious on Children. Konsep ini timbul melalui lembaga-lembaga keagamaan pada anak dan pengajaran agama dari orang dewasa lainnya. tentu tidak mudah memberikan pemahaman keagamaan kepada anakanak. yang telah mendaftarkan anak-anak mereka mengikuti serangkaian kegiatan seperti pesantren kilat yang banyak diadakan. Bahkan secara pedagogis. The Fairy Tale Stage (Tingkat dongeng). Namun. dll). Orangtua yang menyadari pentingnya agama bagi perkembangan jiwa anak. Dimulai pada anak berusia 3-6 tahun. pendidikan agama bukan hanya tugas para pendidik (ulama. melainkan juga pengetahuan mengenai tahapan perkembangan agama pada anak. melainkan juga tugas utama orangtua untuk anak mereka. Banyak orang berlomba-lomba berbuat kebaikan untuk meraih pahala di bulan ini. guru di sekolah. dan bagi kehidupan manusia pada umumnya. Tujuannya. terutama bagi mereka yang baru belajar berpuasa. Keimanan adalah modal utama untuk mengembangkan apa yang disebut Dahner Zhohar sebagai Kecerdasan Spiritual (Spiritual Quotient). yang juga disebut Howard Gardner sebagai salah satu dari ragam kecerdasan majemuk (multiple intelligence). Quraish Shihab. Kecerdasan spiritual tidak boleh dianggap remeh dalam kehidupan. Pada tahap ini konsep ketuhanan anak sudah mencerminkan pada kenyataan. Sesuai dengan tahap perkembangan kognisinya. baik di sekolah atau pun di tempat-tempat tertentu. memunyai kesan khusus dan mendalam pada Bulan Ramadhan. Untuk itu.

Masa pengalaman-pengalaman baru. Masa Peniruan dan penemuan. Anak balita senang pengalaman ini. buatlah makanan yang disukai anak. INGAT! Semua perilaku kita bisa ditiru oleh anak-anak. . Omar Brubaker M. Percuma saja kan si anak sudah beribadah puasa dan semuanya hancur gara-gara perilaku orangtua?. menurut J. Allah SWT. tasbih dll. ada sejumlah trik yang dapat diterapkan: • dalam melatih anak-anak berpuasa maka kita (orangtua) dapat mengingatkan anak-anak bahwa Bulan Ramadhan segera tiba. mukena. bagaimana cara kita melatih anak usia dini untuk berpuasa? Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan oleh orangtua dalam melatih anak usia dini berpuasa. orangtua diharapkan mampu menjaga baik sikap maupun tingkah laku mereka di depan anak-anak mereka. Dalam Islam hal ini dibolehkan. pasti anak akan berpuasa satu hari penuh. Mereka akan meniru orangtuanya. • Atau sesekali ajaklah anak mengantarkan makanan ke tetangga atau ke masjid sebelum berbuka puasa. The Individual Stage (Tingkat Individu). Masa pengalaman-pengalaman baru. Tapi jangan lupa untuk melibatkan anak dalam penyusunan rencana itu. Selain itu. gurunya. Berkaitan dengan tujuan kita. bayi dan kanak-kanak (0-2th). bayi dan kanak-kanak (0-2th). Dan 4. • Jika anak belum mampu berpuasa sebulan penuh. awal masa kanak-kanak (4-5 th).2.. Selain itu. Masa dunia yang bertambah luas.A & Robert E. sehingga mereka akan menjadi bersemangat. dan bintang.mempelajarinya. Masa tahun-tahun dasar. Walaupun mereka tidak mengerti arti perbuatan tersebut. Semua ini tidak harus baru. Masa Peniruan dan penemuan. sarung. Jangan suka berkata-kata kasar dan berbuat hal-hal yang membatalkan puasa. • Perlu diingat. • Saat sahur. yang penting bersih dan suci. Ajak anak untuk mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan untuk beribadah. Anak-anak kecil memperoleh tingkah lakunya hampir seluruhnya melalui pola peniruan. Al-quran.3. Kegiatan yang menyenangkan akan membuat anak-anak semakin menyenangi Ramadhan. pra sekolah (2-3 th). kakaknya dan lainnya. Begitu juga dengan belajar menyenangi puasa. anak sudah memiliki kepekaan emosi yang paling tinggi sejak perkembangan usia mereka. Anak-anak belajar berpuasa berdasarkan contoh dari orangtua dan keluarganya. sang anak tentu juga akan terdorong untuk ikut berpuasa. Disebut sebagai masa ketergantungan terhadap orangtua. awal masa kanak-kanak (4-5 th). Masa tahun-tahun dasar. Lalu.D setiap masa aspek-aspek kerohanian ditandai dengan periode: 1.. Seorang anak dapat belajar mencintai Tuhannya sebagaimana ia belajar mencintai orang-orang dalam rumahnya. mereka meniru apa yang dilihatnya dan belajar menentukan pola hidupnya untuk yang baik atau yang buruk. bulan sabit. Misalnya. yang disesuaikan dengan periodenya seperti yang disebut di atas: 1. kita bisa membuatkan agenda kegiatan untuk anak saat bulan Ramadhan. pra sekolah (2-3 th). seperti sajadah. Pada tahap ini. 3. 3. Oleh karena ingatan anak-anak belum dapat diandalkan dan perbendaharaan katanya terbatas maka konsep harus diajarkan secara berulang-ulang dengan berbagai cara. menyukai sikap tadarruj (bertahap). 2. Jika kedua orangtua dan seluruh anggota keluarganya berpuasa. seperti bentuk mesjid. ajarkan dia untuk berpuasa setengah hari. Tanyailah anak-anak sebelum Anda membuat keputusan. menghiasi atau mendekor rumah dengan aneka hiasan dinding atau gantung di kamar anak. pertengahan masa anak (68 th). Kalau sudah mampu. orangtua bersama dengan anak-anak mencoba membuat suasana rumah yang menyenangkan ketika Bulan Ramadhan tiba. • Selain itu. Clark Ed.

. Mulai dari mendidik anak sejak dini. ajak anak mengevaluasi ibadah puasanya. ajak anak membuat kue dan mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan lainnya. KOMENTAR: Saya setuju dengan topic yang diangkat pada artikel di atas. Anak memperoleh manfaat jika ia beribadah sesuai dengan tingkat pengertiannya sendiri. masalah dengan teman. maka dikhawatirkan anak tersebut akan terpengaruh oleh pergaulan jelek dari temannya. Peran orangtua sangat dibutuhkan dalam hal ini. Tentunya segala sesuatu memerlukan proses dan tidak bisa instan atau sekali jadi. karena pada saat ini banyak generasi penerus bangsa yang tidak mempunyai moral dan ajaran Islamiah. banyak penyebabnya. Karena itu. Pada hari terakhir puasa. marilah kita sama-sama belajar agar apa yang menjadi tujuan kita dapat tercapai dengan baik. Mungkin dengan mengajarakan islamiyah pada anak. salah pergaulan dll. • Pada periode ini. karena apabila salah memilih teman. pertengahan masa anak (6-8 th) Kemampuan anak untuk mengenal Tuhannya bertambah ketika dunia lingkungannya bertambah luas dan pengalamannya juga bertambah banyak. anak mendapat ilmu baru lainnya. Pada hari kedua. Peran teman dari sang anak juga penting. Masa dunia yang bertambah luas. Semua kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik jika dibarengi dengan niat yang tulus ikhlas dari orangtua. pada minggu-minggu menjelang lebaran. sampai pengawasan terhadap pergaulan anak. apakah shalat tarawihnya lengkap? Lalu bagaimana dengan membaca Alqurannya? • Berikan motivasi kepada anak agar bulan Ramadhan tahun depan bisa lebih baik lagi. Berapa kali batal puasa. mulai dari masalah di rumah. • Terakhir. orangtua bisa mengajari anak mencapai target pada setiap ilmu yang mereka dapat dan mendiskusikan hasil belajar mereka dengan Ibu. ilmu anak akan terus bertambah.• Bisa juga orangtua mengajak anak untuk mengumpulkan baju-baju dan mainan yang sudah tidak dipakai lagi untuk disumbangkan ke anak-anak yatim piatu. Misalnya. 4. Jad. pada hari pertama bulan Ramadhan anak tahu kalau shalat berjamaah di masjid akan banyak mendapat pahala. begitu juga di hari-hari selanjutnya. Insya Allah anak tesebut tidak terjerumus ke hal-hal yang tidak diinginkan karena Allah SWT akan senantiasa melindungi anak tersebut dari hal-hal yang buruk. Hal kecil seperti ini akan melekat di benak anak.

baik yang samawi seperti Yahudi dan Nasrani maupun yang thabi'i (kultur). karena mereka telah banyak melakukan pelanggaran. DR. Karena puasa ini merupakan ibadah yang universal. dan semua agama memerintahkannya adalah puasa. Inilah motivasi dasar dari segala bentuk ritual Ramadan. Bagi mereka puasa itu mempunyai arti yang lebih dari sekadar ibadah puasa. Umumnya. Siapa pun dapat mencapai derajat ini tanpa memandang status sosial. Melalui puasa mereka mengaharapkan kerelaan tuhan untuk kemudian memeberikan pertolongan. seperti Hindu dan Budha. ketika berduka cita. MA : www. Dalam pandangan Islam. Dalam konteks syariat Islam.com : 3 September 2010 Salah satu jenis ibadah yang: umum. Quraish Shihab. Jenis ibadah ini lebih universal. Puasa merupakan ajaran semua agama. Kaum muslimin hendaknya mempunyai tujuan yang sama . atau sedang mengalami musibah. asal tidak sampai tercampur dengan motivasi-motivasi lain. Di kalangan penyembah berhala. orang berpuasa karena didorong oleh keinginan untuk menghilangkan kemarahan tuhan. dan Romawi. M. Pemahaman semacam itu masih besar dalam diri umat Islam Indonesia (serta mungkin umat Islam negara lainnya. Allah menegaskan dalam firmannya: "sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu adalah yang paling bertakwa" (QS. Pemaknaan puasa seperti di atas boleh-boleh saja.Jalan Kemuliaan Puasa Oleh Sumber Tanggal : Prof. derajat tertinggi manusia adalah yang bertakwa. al-Hujurat:13). Perbedaannya terletak pada motivasi pelaksanannya (niatnya). Orang berpuasa untuk menandai masa-masa berkabung. Tugas para dai adalah meluruskan dan memurnikan ajaran Islam dari segala pengaruh agama lain (kepercayaan lain). motivasi puasa atau shiyâm tidak lain kecuali untuk meninggikan derajat manusia ke puncak kehidupan ruhaniyah yang tinggi dan mulia dalam pandangan Allah.kompas. Takwa inilah yang menjadi tujuan utama disyariatkannya puasa Ramadan. untuk bersama-sama menjalankan ibadah (puasa) agar mencapai puncak rohaniah . meskipun cara pelaksanaanya berbeda-beda. sangat tua. yang sumbernya berasal dari ajaran agama lain (atau mistisisme). serta cara pelaksanaanya. yang sesat dan menyesatkan. orang berpuasa pada saat menghadapi berbagai kesulitan hidup. khususnya di kawasan Asia). Yunani. maka banyak orang Islam yang ketika bulan Ramadan tiba sangat antusias menjalankan puasa walaupun dalam kesehariannya mereka tidak menjalankan salat. Dalam sejarah. artinya semua agama mengajarkan nya. Sampai saat ini masih banyak orang yang melaksakan puasa karena motivasi seperti ini. penyebabnya. puasa sudah dilaksanakan oleh bangsa Mesir kuno.

bahkan menjadi program. tentu Dia tidak rela hamba-Nya terus menerus berada dalam kesulitan. bukan yang menang-menangan. tapi betul bahwa takwa sudah lama menjadi idaman. Kenapa demikian? Orang yang bertakwa akan selalu dibimbing Allah. Ramadan kali ini adalah kesempatan bagi kita untuk berlomba-lomba mencapai tingkatan takwa. Sebenarnya sudah lama kita mengidam-idamkan generasi muttaqin (yang bertakwa). apalagi jika kita dikawal Allah. Harapan kita. sehingga mereka akan mampu memecahkan setiap permasalahan. Allah akan menjadi pembimbing bagi orangorang yang bertakwa (QS. bisa jadi kita lepas dari mulut singa tapi masuk ke mulut buaya. termasuk ketakwaan kepada Allah swt. diberi petunjuk ke jalan yang benar. Jika benar-benar lahir generasi takwa di dunia ini. pendidikan akhlak dan moral. kotor. kemenangan untuk semua. tapi kemenangan yang sejati. Sama saja. Orang yang bertakwa jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang jahat. Sekedar dikawal tentara yang bersenjata saja kita sudah merasa aman. Sekedar ditemani orang yang kita cintai saja sudah merasa tentram. al-Jatsiyah: 19). Jika Allah sudah menjadi pembimbing kita. ternyata Allah swt tidak hanya sekedar cinta. biarlah dikembalikan kepada yang bertanggung jawab. al-Baqarah: 194). tapi selalu bersama-sama orang yang bertakwa. Allah pasti akan menuntun kita agar kaki kita tidak terperosok ke dalam lubang krisis yang sulit dilepaskan. Kita mengalami defisit takwa. yaitu lembaga agama. bukan kalah sama kalah. Jika Allah membiarkan kita berjalan sendiri. Stok insan yang bertakwa saat ini tengah berkurang. apalagi ditemani Allah yang berfirman sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa (QS. menang sama menang. Allah berjanji. Ini janji yang luar biasa. . krisis yang melanda tentu akan mudah teratasi. Jika Allah sudah mencintai hamba-Nya. Kita sedang kekurangan orang-orang yang dibimbing jalannya oleh Allah swt. tentu dia menunjuki kita ke jalan yang terang benderang. ali-Imran: 76). Untuk apa menjadi presiden jika hanya mengantarkan kita lebih cepat meluncur ke neraka? Untuk apa menjadi pejabat jika mempermudah kita berlumur dosa? Untuk apa menjadi konglomerat jika hanya akan menyengsarakan kehidupan kita di dunia dan akhirat?. Allah pasti akan mengangkatnya dari "lumpur yang kotor" itu. dan tak bermoral. Dalam menyelesaikan masalah. Seandainya negara seperti Indonesia ini dipenuhi orang-orang yang bertakwa. pantas jika kemudian Allah mengangkat orang yang bertakwa ke derajat yang paling mulia. kemudian memberi tempat yang terpuji dan mulia. niscaya secara alami seluruh persoalan dunia dapat diatasi. mereka berprinsip win-win. Dengan janji-janji di atas. Jika kita lebih teliti lagi membaca Al Qur'an. Artinya kemenangan yang mereka raih bukan sekedar untuk dirinya sendiri dengan merugikan pihak lain. Sebab mereka pastilah generasi yang menang .yang tertinggi dan termulia di sisi Allah swt. Bukankah Allah mencintai hambanya yang bertakwa? Allah berfirman : "Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertakwa" (QS.

KOMENTAR : Ada satu jalan suci yang dapat diraih oleh seluruh umat manusia untuk meraih segala kemuliaan itu. al-A'raf: 128). Jalan suci itu adalah berpuasa. Sekarang tinggal kita. percaya atau tidak terhadap janji Allah. sebaiknya kita sadar mulai sekarang bahwa puasa mempunyai banyak manfaat yang terdapat di dalamnya. al-A'raf 96). pasti ditepati. pastilah Kami limpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi. seharusnya manusia itu sadar bahwa kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Manusia hanya bisa berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik. Untuk masalah kesempurnaan.Kepada mereka yang bertakwa. sekali lagi Allah menjanjikan "kesudahan yang baik (kemenangan) adalah untuk orang-orang yang bertakwa" (QS. Ini suatu aksioma yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Jadi. khususnya berpuasa di bulan suci Ramadan. bukan menjadi yang paling sempurna. Tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu. Dunia ini akan menjadi jaya. jika segenap penduduknya bertakwa. Makna puasa juga dapat menahan hawa nafsu kita. terutama hawa nafsu yang mengarah pada keburukan. Di sana lah menunggu janji-jani Allah kepada kemuliaan dunia beserta isinya. Maka. . Di dalam Al-Quran telah disebutkan bahwa orang yang kuat ialah orang yang dapat menahan hawa nafsunya. rugilah bila kita tidak berpuasa. Allah berfirman: "Jika sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa. meraih ketakwaan dengan seluruh nafasnya. maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya" ( QS.

sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa.kompas. tidak karena harta atau tujuan-tujuan duniawi lainnya. dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridlai-Nya untuk mereka dan Dia benar-benar akan mengganti kondisi mereka setelah dalam ketakutan menjadi rasa aman sentosa. An-Nur : 55). Yaitu orang-orang yang jika Kami teguhkan mereka di muka bumi. perang al-Ahzab. namun tentu dengan alasan yang kuat. yaitu karena mereka berpegang teguh pada agama mereka. menyuruh berbuat ma 'ruf dan mencegah kemungkaran. Maka tepatlah kalau kekhusyu'an dalam mendirakan salat menjadi salah satu sebab pertolongan Allah. yaitu perang badar. 2. bahwa Dia akan menjadikan mereka berkuasa di bumi. Rum : 47). Allah memberikan pertolongan dan kemenangan karena kaum muslimin tidak begitu saja. menunaikan zakat. Allah swt telah memberikan kemenangan kepada kaum muslimin dalam berbagai kesempatan. "Dan Allah pasti akan menolong orang-orang yang menolong(agama)Nya. Ini menjadikan kekhusyu'an semakin sulit didapatkan. Al-Haj : 4041). saat penaklukan kota Makkah. Salat tanpa kekhusyu'an layaknya jasad tanpa roh. Semua kemenangan tersebut tidak lain adalah janji-janji Allah yang diberikan kepada mereka yang beriman. Inilah yang bisa kita sebut sebagai "institusi sosial yang mapan yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan akhlaqul karimah". mereka tetap menyembah-Ku dengan tidak mempersekutukan apapun dengan-Ku" (QS.com : 4 September 2010 Marilah kita perhatikan beberapa kemenangan yang diperoleh kaum muslimin dalam rentang sejarang Islam. Orang telah diteguhkan kedudukannya oleh Allah di muka bumi. Dengan demikian seseorang sebenarnya tidak akan memperoleh kedudukan di muka bumi ini di depan Allah sebelum ia menegakkan agama dan ibadah mereka.Kemenangan Yang Hakiki Sumber Tanggal : www. karena pada kekhusyu'an ini tercipta komunikasi langsung . Jika seorang hamba beribadah secara ikhlas kepada Allah dengan perkataan. Hiruk pikuk kehidupan serta bisingnya informasi dan komunikasi. Dengan demikian itulah sifat-sifat yang menjadikan orang mukmin berhak mendapatkan pertolongan Allah adalah. niscaya mereka mendirikan sembahyang. niscaya Allah akan meneguhkannya di muka bumi ini. "Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman" (QS. menjadikan hati manusia sering bercabang-cabang. Kekhusu'an dalam shalat pada zaman sekarang ini menjadi semakin berharga. Allah telah berfirman :"Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal sholeh. Mereka yang mendirikan salat dengan khusyu' dan benar. perbuatan dan keyakinannya. Mereka adalah orangorang yang telah menegakkan ibadah kepada Allah dengan sempurna.S. Mari kita mencoba mengkaji sifat-sifat tersebut secara lebih rinci: 1. dan kepada Allah lah kembali segala urusan" (Q. sesungguhnya Allah Maha Kuat dan Maha Perkasa. perang Hunain dan berbagai kesempatan lainnya.

Menunaikan zakat untuk membersihkan harta dan diri mereka dengan sekaligus menolong saudara mereka yang kesusahan dan fakir miskin. Mencegah kemungkaran. sesuai dengan spirit yang terkandung dalam ibadah zakat. Inilah yang dimaksud dengan penegakan supremasi hukum. Sifat ini menggambarkan kepada "institusi ibadah" yang optimal dalam kehidupan. Karena hanya dengan menerapkannya insya Allah pertolongan dan kemenangan akan senantiasa diperoleh. Bulan Ramadan mengajak kita mengenang perang Badr yang terjadi pada tanggal 17 . kebaikan dan kemaslahatan bersama. 5. Mengajak kepada ma'ruf. 3. 4. Hukum bisa menegakkan keadilan dan tidak diperkosa untuk mewujudkan kepentingan penguasa. Dan pada gilirannya penerapan institusi zakat akan mengantarkan kepada perekonomian yang seimbang. Sifat-sifat ini tidak lain juga sifat yang harus ditegakkan oleh kaum muslimin dalam setiap kehidupan dalam berbagai kondisinya. baik dari segi substansi hukumnya maupun aparat penegaknya. namun bersih dari praktek-praktek aniaya dan riba. Yang bisa kita ambil dari sifat ini adalah terciptanya tujuan dan orientasi kehidupan kepada hal yang ma'ruf. Hukum bisa berfungsi sebagai pembela hak kaum tertindas dan mencegah kejahatan dan kemungkaran merajalela. stabil dan kokoh. seperti membunuh dan berzina. Dalam sebuah hadis diterangkan. namun lebih mengarah kepada upaya mewujudkan konsep "Rahmatan Lil Alamin". Tentunya ini memerlukan sitem yang bersih dan adil. ataupun dosa kecil seperti melihat dan mendengar kemaksiatan. Tentu yang dimaksudkan Allah dari sifat ini adalah terciptanya sistem perekonomian yang mapan dan bersih. Mungkar adalah pekerjaan yang dilarang oleh Allah dan rasulNya. Orientasi dan tujuan pengembangan kehidupan tidak dieksploitir hanya karena segelintir kepentingan kelompok atau pribadi. Dengan berzakat. Jelas lah bahwa ayat-ayat tersebut mengisyarakatkan kepada kita bahwa pertolongan Allah akan diberikan kepada mereka yang menolong penegakkan agamaNya. Dan mereka yang berhak mendapatkan pertolongan Allah adalah mereka yang mampu mewujudkan kondisikondisi yang tercermin dari sifat-sifat yang dijelaskan ayat tersebut.antara hamba dan Tuhannya. saling mengkoreksi dan mengingatkan dengan saudaranya demi menegakkan syariat Allah. ketimpangan sosial antara kaum punya dan kaum miskin papa bisa diminimalisir. 'Perumpamaan seorang mukmin terhadap saudaranya mukmin lainnya adalah seperti bangunan yang saling topang menopang". yaitu kebajikan yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya. kesejahteraan alam semesta. Mereka mencegah kemungkaran demi manjaga agama Allah dan melindungi penganutnya dari kerusakan dan kesesatan. Itulah tugas seorang mukmin terhadap saudaranya yang seiman. Ibadah yang tidak saja bernilai ritual namun juga mempunyai nilai yang lebih luas dan mendalam. Mungkar bisa merupakan dosa besar.

Ramadan tahun kedua hijriyah. selayaknya kita gairahkan kembali. dimana kekalahan demi kekalahan diderita oleh kaum muslimin. Kemunduran. masyarakat kita dan pemerintahan kita kepada jalan yang alur yang benar. Dengan meluruskan kembali diri kita. KOMENTAR : Tentunya semua uraian di atas. kemiskinan. Dan Allah memberikan kemenangan karena mereka begitu patuh kepada ajaran-ajaran-Nya dan petunjuk rasul-Nya. ternyata tidak menghalangi kemenangan mereka. sedikit bisa memberi jawaban akan kebingungan kita dalam melihat fenomena kaum muslimin dewasa ini. Spirit bulan Ramadan sebagai "Syahrul Fath" (bulan kemenangan). kita umat islam telah kalah lagi tidak bisa memberikan jawaban yang berarti atas tuduhan musuh-musuh kita bahwa umat Islam terkait erat dengan tindakan terorisme dunia. Kekuatan umat Islam yang sangat kecil dibandingkan dengan kekuatan kaum musyrik. janji kemenangan hakiki dari Allah swt pasti kan tiba. kebodohan serta keterbelakangan peradabannya senantiasa kita lihat menghiasi hampir setiap sudut dunia Islam. Amin. . Apalagi saat ini. Ini semua menjadi bukti kebenaran firman Allah bahwa kemenangan tersebut tidak lain adalah dari Allah dan berkat pertolongan Allah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful