P. 1
Modal Sosial, Masyarakat Madani Dan Pembangunan

Modal Sosial, Masyarakat Madani Dan Pembangunan

|Views: 808|Likes:
Published by prolog95

More info:

Published by: prolog95 on Oct 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/17/2012

pdf

text

original

MODAL SOSIAL, MASYARAKAT MADANI DAN PEMBANGUNAN

FRANCIS FUKUYAMA

ABSTRAK Modal sosial adalah suatu norma informal instan yang mendorong kerjasama antar individu. Dalam lingkungan ekonomi, modal sosial dapat mereduksi biaya transaksi dan dalam lingkungan politik dapat mendorong jenis kehiduoan asosiatif yang diperlukan untuk keberhasilan pemerintah dan demokrasi modern. Meskipun seirng muncul dari game Prisoner's Dilemma, tetpi juga merupakan produk samping dari agama, tardisi, pengalaman historis bersama dan tipe-tipe norma-norma kultural lainnya. Jadi, meskipun pemahaman modal sosial adalah kritikal dalam memahami pembangunan, tetapi sulit untuk menterjemahkannya melalui kebijakan publik. Modal sosial adalah penting untuk berjalannya ekonomi modern, dan merupakan sine qua non dari demokrasi liberal yang stabil. Modal sosial mengandung komponen kultural dari masyarakat modern, yang sudah diorganisasikan sejak lahirnya dasar institusi formal, aturan hukum dan rasionalitas. Bangunan modal sosial tipikalnya dipandang sebagai suatu tugas bagi reformasi ekonomi 'generasi kedua’;tetapi tidak seperti kebijakan ekonomi atau institusi ekonomi, modal sosial tidak dapat dengan mudah diciptakan atau dibentuk oleh kebijakan publik. Apakah modal sosial itu ? Meksipun modal sosial telah memiliki beragam definisi, beberapa diantaranya menunjukkan manifestasi modal sosial dibandingkan modal sosial itu sendiri. Kami mendefinisikan modal sosial sebagai norma informal instan yang mendorong kerjasama antar dua individu atau lebih. Norma-norma yang menyusun modal sosial dapat berkisar dari norma timbal balik (norm of reciprocity) antara dua teman sampai ke yang lebih kompeks dan menggunakan doktrin seperti Kristiani atau konfusiusisme. Ini harus instan dalam hubungan aktual manusia: norma timbal balik berpotensi terdapat di semua orang. Dengan definisi ini, trust, jejaring

baik positif dan negatif. tetapi juga memproduksi eksternalitas negatif berlimpah bagi masyarakat lebih besar. Bukan hanya set norma-norma instan yang menyusun modal sosial. Terkadang diargumentasikan bahwa modal sosial berbeda dengan bentuk modal lainnya karena memberikan hasil buruk seperti grup yang benci atau birokrasi rumit. Potensi untuk kerjasama menyebar keluar grup orang dengan norma-norma Puritan bersama. norma-norma tersebut harus mendorong kerjasama dalam grup dan oleh karenanya berhubungan dengan nilai-nilai tradisional seperti kejujuran. yang berhubungan dengan modal sosial. muncul sebagai hasil dari modal sosial tetapi tidak menyusun modal sosial itu sendiri. dan oleh karenanya memiliki modal sosial. dan sejenisnya. semuanya adalah epiphenominal. masyarakat madani. yang menggabungkan individu menjadi anggota trust dari keluarga inti tetapi mengambil keuntungan dari orang lain. balik.(network). keluarga tersebut. Ini tidak mendiskualifikasikannya sebangai jelas bukanlah dasar modal sosial diluar . Contoh eksternalitas positif dalam injuksi Puritanisme yang digambarkan oleh Max Weber adalah memperlakukan semua orang dengan moral. yang bertanggung jawab membawa istilah modal sosial ke dalam penggunaannya yang lebih luas mengargumentasikan bahwa modal sosial adalah barang publik dan oleh karenanya kurang dapat diproduksi oleh agen privat yang berinteraksi di pasar. kinerja kewajiban yang handal. dan sebagainya. menjaga komitmen. Beberapa grup mencapai kohesi internal dengan mengorbankan pihak luar. Dalam frase Partha Dasgupta. dan bukan hanya anggota kerabat atau keluarga. Ini jelas salah karena kerjasama diperlukan bagi semua individu sebagai cara dalam mencapai tujuan akhirnya. sehingga dapat menghasilkan barang privat. James Coleman. timbal Suatua norma seperti yang digambarkan oleh Edward Banfield yang mencirikan italia selatan. Eksternalitas negatif juga sama. modal sosial adalah suatu barang yang menyebar luas melalui eksternalitas. Ku Klux Klan dan Mafia mencapai tujuan kooperatif berdasarkan norma-norma bersama.

Ini karena solidaritas grup dalam komunitas manusia seringkali dibeli dengan harga kekerasan terhadap anggota grup lainnya. Jika modal sosial suatu grup menghasilkan eksternalitas positif. Gambar 1. Karena masyarakat memiliki hukum untuk mencegah produksi “buruk” sosial. Juga ada kemungkinan radius trust lebih ekcil dibandingkan keanggotaan group. Suatu masyarakat modern dapat dipandang sebagai suatu seri rasius trust konsentrik dan saling tumpang tinfih (Gambar 1). Bisa jadi alasan bahwa modal sosial nampak kurang jelas sebagai baik secara sosial dibandingkan modal fisik atau manusia adalah karena cenderung memproduksi eksternalitas negatif lebih banyak dibandingka dua bentuk modal lainnya. yaitu lingkaran orang dimana norma-norma kooperatif beroperasi. Semua grup yang menyusun modal sosial memilki radius trust tertentu.bentuk modal. klan.dan sebagainya — . asosiasi desa. sekte keagamaan. sedangkan manusia modal dapat digunakan untuk menemukan cara dalam menipu orang. Jadi dalam mengukur modal sosial adalah penting mempertimbangkan net utility yang sebenarnya dari eksternalitasnya. Cara lain dalam mendekati pertanyaan ini adalah melalui konsep the 'radius of trust'. Secara virtual semua bentuk budaya tradisional — grup sosial seperti suku. Jejaring trust. Inilah yang membuat adanya sebutan teman dan musuh. modal fisik dapat menghasilkan bentuk hambar. kita dapat memandang bahwa sebagian besar penggunaan legal modal sosial tidak lebih baik dibandingkan bentuk-bentuk lain modal karena membantu orang mencapai tujuannya. radius trust dapat lebih ebsar dibandingkan group itu sendiri.

Grup sosial tradisional juga bermasalah dengan adanya apa yang oleh Mark Granovetter sebut sebagai :ikatan lemah” yaitu. Solidaritas dalam grup mereduksi kemampuan Mislanya. Mengapa harus demikian. modal sosial sebagian besra terdapat dalam keluarga dan dalam lingkaran sempir teman pribadinya.adalah didasarkan pada norma-norma bersama dan menggunakan norma-norma ini untuk mencapai tujuan kooperatif. Masyarakat tradisional seringkali tersegmentasi. sebaliknya. jika modal sosial merupakan suatu bentuk modal? Alasannya terkait dengan fakta bahwa grup tersebut memiliki radius trust sempit. Ini benar untuk beberapa ahli teori. tersusun atas banyak grup sosial yang saling overlaping yang menghasilkan multiple keanggoataan dan identitas. . yaitu terdiri dari beberapa unit sosial identik seperti suku dan desa. dan seringkali memberlakukan eksternalitas negatif pada pihak luar. individu heterodok (kaku) pada periphery jejaring sosial masyarakat yang dpat bergerak antar grup dan pada gilirannya menjaid pemilik ide dan informasi baru. dimulai dengan Marx sendiri yang memandang hubungan sosial tradisional dari suatu desa sebagai penghambat pembangunan. Masyarakat modern. menemukan modal sosial dalam bentuk ini sebagai suatu aset. Masyarakat tradisional memiliki peluang lebih kecil untuk ikatan yang lemah antar segmen yang menyusunnya sehingga trasnfer informasi. Beberapa pengamat pembangunan pasca perang. masyarakat China di Asia Timur dan sebagian Amerika Latin. dan dnegan demikian dihambat oleh kekuatan tradisionalisme. W Arthur Lewis dan David C McClelldan. Adalah sulit bagi orang untuk mempercayai orang di luar lingkarannya. pada anggota grup untuk bekerjasama dengan pihak luar. seperti Everett E Hagen. Modernisasi ekonomi dipandang sebagai antithetik terhadap budaya tradisional dan organisasi sosial. innovasi dan sumberdaya manusia kurang mudah.

dan menjadi semakin penting jika aktivitas ekonomi menjadis emakin kompleks dan maju secara teknologis. Tentunya adalah memungkinkan untuk mencapai tindakan terkoordinasi diantara suatu group orang yang tidak memiliki modal sosial. . Max Weber berargumen bahwa birokrasi rasional mengandung inti dari modernitas. Terdapat suatu periode ketika ahli sosial mengasumsikan bahwa modernissi membutuhkan penggantian mekanisme koordinasi informal dengan yang formal. negosiasi. Kontrak yang berusaha menspesifikasikan semua ketidakpastian — seperti kontrol tenaga kerja — akan berakhir dengan ketidakfleksibelan dan biaya dalam menjalankannya. karena pertukaran formal memiliki biaya transaksi dan memperlambat pertukarannya. hirarki. dan dimana modal sosial adalah sat-satunya jalan dalam mencapai tindakan terkoordinasi. Terdapat periode dalam sejarah manusia dengan hukum dan organisasi formal yang langka. Tidak satupun kontrak yang dapat mensesifikasikan setiap ketidakpastian yang muncul antar pihak. Beberapa studi empiris menunjukkan bahwa R&D teknologi tinggi seringkali tergantung pada pertukaran informal mengenai hak-hak kekayaan intelektual. Seorang pengembang software sering lebih banyak tahu mengenai produktivitasnya dibandingkan supervisornya. litigasi. dan sebagainya. dan pelaksanaan kesepakatan formal. tetapi ini akan memiliki tambahan biaya transaksi dalam monitoring. Beberapa layanan yang kompleks adlaah membutuhkan biaya untuk memonitor dan kontrol lebih baik melalui internalisasi standar professional dibandingkan melalui mekanisme monitoring formal.Apa fungsi modal sosial dalam demokrasi liberal pasar bebas? Fungsi ekonomi modal sosial adalah mereduksi biaya transaksi yang berhubungan dengan mekanisme koordinasi formal seprti kontrak. aturan birokratik. Fakta permasalahannya adalah koordinasi berdasarkan norma informal tetap menjaid bagian penting dari ekonomi modern.

Denagn tidak adanya masyarakat madani. yang mengorganisasikan tempat kerja secara sangat tersentralisasi dan birokratif. Di beberapa fasilitas manufaktur. tidka ada demokrasi). yang merupakan kondisi yang diperlukan untuk demokrasi liberal modern (dalam frase Ernest Gellner. yang menggunakan frase 'art of association' untuk menunjukkan propensitas banga Amerika untuk asosiasi sipil. yaitu praokupasi dengan kehidupan privat seseorang dan keluarga dan ketidakmauan terlibat dalam urusan publik. Taylorisme klasik. masyarakat madani. demokrasi modern cenderung menghapuskan sebagian besar bentuk kelas sosial atau status yang diwarisinya yang mengikat orang bersama-sama dalam masyarakat ningrat. Keutamaan demokrasi modern adalah mendorong individualisme berlebih. Jika sistem politik tidak terdegenerasi menjaid anarki.Malahan dalam lingkungan non-hi-tech. Orang memiliki kebebasan yang sama. Menurut Tocqueville. menciptakan ketidakefisienan karena keputusan akan tertunda dan informasiny akan terdistoris ketika bergerak ke atas dan ke bawah dalam hirarki rantai komando. negara harus mengorganisasikan individu yang tidka mampu mengroganisasikan Masyarakat madani bertidnak sebagai penyeimbang kekuasaan negara dan melindungi individu dari . modal sosial seringkali memberikan efisiensi lebih besar dibandingkan teknik koordinasi formal. kekuasaan negara. masyarakat yang hidup di dalamnya harus dapat mengorganisasikan dirinya sendiri. maka akan melindungi kebebasan individual dimana negara dikendalai untuk melakukan campur tangan. Stok berlimpah modal sosial dapat menghasilkan masyarakat madani yang rapat. “tidak ada Jika demokrasinya liberla. tetapi lemah dalam keadilan karena mereka dilahirkan tanpa warisan konvensional. Taylorisme telah digantikan dengan struktur manajemen lebih datar yang emndorong tanggung jawab ke bagian bawah. Fungsi politik modal sosial dalam demokrasi modern degan baik telah dikaji oleh Alexis de Tocqueville dalam Democracy in America.

tetapi tirani. tetpai tidak sangat baik dalam menjalankan pengaruh politik atau manufaktur semikonduktor. dengan perilaku yang baik terjaga dalam keluarga dan teman personal. Bagaimana kita mengukur modal sosial? Salahs atu kelemahan terbesar dari konsep modal sosial adalah tidak adanya konsensus untuk mengukurnya. Menurut analisis Tocqueville untuk Perancis. Di beberapa masyarakat amerika latin. yang dapat diubah hanya melalui gelombang anti-systemik seperti evenements tahun 1968. adalah baik dalam mensosialisasikan anak-anaknya dan menjalankan restoran keluarga. melakukan sebsus grup dan keanggotaan group dalam suatu masyarakat. dan kedua. Level modal sosial yang rendah menyebabkan sejumlah disfungsi politik. Rendhanya level modal sosial dikaitkan dengan pemerintah lokal yang tidak efisien di Italia Selatan. klub politik. Robert Putnam berusaha mengukur modal sosial dengan menghitung grup dalam masyarakat madani. dan standar lebih rendah pada lingkungan publik. misalnya. Ini menjadi dasar bagi budaya korupsi. keterbatasan data menghambat . dan sebagainya yang bervariasi terhadap waktu dan antar wilayah geografis. Jadi hasil dari individualisme berlebihan adalah bukanlah kebebasan. menggunakan data survey mengenai level trust dan asosiasi masyarakat. sayangnya. Nilai ukuran grup yang kecil akan membatasi jenis tujuan yang dapat dicapai grup tersebut. menyebar luasnya korupsi. masyarakat umum.dirinya sendiri. beberapa pengamat mencatat bahwa sentralisasi administratif telah menyebabkan sistem politik yang sangat kaku dan tidak responsif. Faktanya terdapat banyak sekali grup dalam suatu masyarakat. Ukuran rata-rata grup dan jumlah grup adalah ukuran penting masyarakat madani. keluarga. Jumlah grup itu sendiri merupakan ukuran masyarakat madani. Setidaknya terdapat dua pendekatan : pertama. radius trust yang sempit memproduksi dua lapisan sistem moral. liga bowling. mernggunakan beragam sensus dan surveys untuk merunut ukuran keanggotaan dalam klub sport.

atau berapa banyak data yang hilang atau tidak tercatat. Kohesivitas juga bervariais antar grup dan merupakan ukuran kualitatif kritikal dari modal sosial.kemampuan kita berapa jumlahnya dalam suatu masyarakat. grup layanan sipil. Beberapa usaha telah dilakukan untuk menghasilkan sensus grup dan asosiasi yang lengkap di AS. Lester Salamon mengestimasikan bahwa pada tahun 1989 terdapat 1. grup wanita. ruang chatting. Adalah jelas bahwa setiap group dicirikan oleh level kohesi internal yang berbeda dan oleh karenanya tindakan kolektifnya juga berbeda. disiplin dan terorganisir dengan baik yang memiliki nilai umum bersama dapat melakukan tindakan kolektif sangat terkoordinasi. Masyarakat dengan ikatan kekeluargaan sangat kuat . dan mempunyai liabilitas sosial. serikat kerja. kohesinya dalam lingkungan penuh tekanan. setiap ukuran efektivitas ditetapkan secara subyektif oleh pengamat luar yang mencatat tipe-tipe aktivitas group yang dapat dilakukan dan kesulitannya. klub luncheon dan grup professional pada semua level masyarakat AS. dan faktor-faktor lainnya. Sayangnya. Faktor terakhir yang mempengaruhi suplai modal sosial dalam masyarakat adalah bagaimana masyarakat berhubungan dengan pihak luar.14 juta organisasi nonprofit di AS mengindikasikan tingkat pertumbuhan yang jauh lebih tinggi dibandingkan populasi secara keseluruhan. belum ada metode yang diterima untuk mengukur kohesivitas internal grup. yang mengestimasikan bahwa terdapat 201 000 organisasi perdagangan dan bisnis nonprofit. Salah satunya dilakukan oleh Departmen Perdagangan pada tahun 1949. Ikatan moral yang kuat dalam suatu group dapat menurunkan Suatu grup yang sangat derajad anggota group tersebut dalam mempercayai pihak luar dan bekerjasama secara efektif dengan mereka. Loga Bowling tidak akan mampu melakukan lobi konggres sehingga koefien kualitatif harus ditambahkan untuk memberikan ukuran kohesi group. Perubahan teknologi mengubah bentuk asosiasi : bagaimana kita menghitung penyebarluasana grup diskusi on-line. dan percakapan email dengan menyebarluasnya komputer pribadi pada tahun 1990-an.

bagian dari premi yang ditawarkan mencerminkan penghematan biaya yang diharapkan pemilik baru melalui realisasi skala dan cakupan ekonomi. Idealnya kita seharusnya memaksimasikan kohesivitas dan meminimalkan radius of distrust: Cara ketiga dalam mengukur modal sosial dalam organisasi tertentu adalah mengamati perubahan nilai pasar perusahaan sebelum dan sesudah pengambilalihan. dan yang terburuk. dan sebagainya. yang diantaranya berupa nama merek. sehigga ukuran modal sosial grup tersebut arus dikualifikasi dengan kebencian eksternal yang dihasilkannya. Dalam beberapa hal. ekpektais kondisi pasar di masa datang. Dalam derajad tertentu. Semakin besar radius of distrust. Dalam situasi ini. Yang terbaik. akan melahirkan distrust. niat baik. Perusahaan yang diambil alih oleh perusahaan lain biasanya dibeli pada harga sebelum pengambilalihan. kita dpaat mengurangkan premi ini . atau bahkan kekerasan pada pihak luar. Kapitalisasi pasar dari suatu perusahaan mencerminkan aset berujud dan tidak berujud (salah satunya modal sosial yang melekat pada pekerja dan manajemen perusahaan). kita dapat emnduga adanya korelasi positif antara kohesivitas dan radius of distrust. afiliasi grup dapat menghasilkan eksternalitas negatif yang dapat kita pandang sebagai radius of distrust. Yaitu kohesivitas internal seringkali didasarkan pada kuatnya norma-norma bersama dan nilai Tetapi ikatan internal yang snagat kuat ini dapat menciptakan teluk antara anggota group dan pihak luar. ini akan menghambat group tersebut mendapatkan manfaat dari luar. kita dapat mengasumsikan bahwa premi yang ditawarkan adalah suatu ukuran derajad dimana pemilik baru meyakini bahwa mereka dapat mengelola perusahaan lebih baik dibandingkan pemilik lama. Oleh karenanya. Belum ada metodologi dalam memisahkan komponen modal sosial dari aset tidak berujuf. semakin besar liabilitas group tersebut pada masyarakat sekitar. dalam suatu group. dengan semua faktor lain dianggap tidak berubah.seperti China dan Italia Tengah-Selatan dicirikan oleh tidak adanya trust pada pihak di luar keluarga. tidak adanya toleransi.

Agama terkemuka di dunia seperti Budha. Darimanakah modal sosial berasal? Jika kita mendefinisikan modal sosial sebagai instan. Robert Ellickson dan Elinor Ostrom telah mengkatalokkan beberapa kasus empiris dari norma-norma kooperatif yang lahir sebagai hasil dari interaksi komunitas berulang. jika individu berinteraksi satu sama lain secara berulang dengan waktu. industrialisasi dan kehati-hatian. ekonom memiliki penjelasan dari mana modal sosial berasal : modal sosial lahir secara spontan sebagai produk game Prisoner's Dilemma (PD) berulang. kristen atau Islam. akan membangun reputasi untuk kejujuran dan reliabilitas. seperti sosial yang diamati Adam Smith. Premi managemen ini bukanlah ukuran murni modal sosial.dengan premi aktual utuk mendapatkan ukuran net value dari manajemen baru. strategi sederhanan seperti tahu sama tahu menyebabkan kedua pemain mencapai outcome kooperatif. Masalahnya adalah bahwa modal sosial lebih sering tidak diproduksi melalui sumber hirarkis otoritas. norma informal yang memproduksi kerjasama. Interaksi pasar dalam masyarakat komersiil. Pendekatan ekonom untuk memahami bagaimana modal sosial dihasilkan adalah snagat terbatas. jika game tersebut diulangulang. Game PD satu putaran tidak akan menghasilkan outcome kooperatif karena meninggalkan keseimbangan Nash untu kedua pemainnya. Modal sosial secara spontan dihasilkan sepanjang waktu melalui permainan game PD berulang. Database teraakhirnya berhasil menjawab masalah sumberdaya bersama dimana kelas masalah ini memiliki game PD n sisi yang secara teoritis sulit diselesaikan melalu pengulangan game dengan dua pemain. atau sistem kultural besar seperti Konfusius. tetapi ditransmiisikan dari satu generasi ke . yang meletakkan norma-norma dan kepatuhannya dengan alasan yang tidak rasional. menghasilkan pembangunan borjuis seperti kejujuran. adalah contohnya. tetapi mengandung modal manusia dibandingkan modal sosial. Hindu. Norma-norma ini bukan hanya melalui penawaran terdesentralisasi (decentralised bargaining). Untuk kondisi non-game.

tradisi. Kebijakan publik dapat mengetahui bentuk-bentuk modal sosial yang sudah ada — misalnya. Baik jerman dan Jepang mengalami masa kekacauan tenaga kerja dan konflik antara pekerja . pengalaman historis bersama. Proses ini menghasilkan pengaruh sosial pada msyarakat miskin dimana konversi ke protestan dapat menemukan pendapatan. manager dan negara pada tahun 1920-an dan 1930-an. Jalur ketergantungan — berarti bahwa norma-norma yang suboptimal secara sosial dapat terdapat dalam periode waktu sangat lama. Agama juga terus menjadi faktor penting dalam pembangunan ekonomi. Modal sosial adalah produk sampingan dari agama. pengalamn historis bersama juga dapat membentuk norma informal dan menghasilkan modal sosial. jejaring sosial yang digunakan dalam membangun informasi pinjaman mikro — tetapi tidak dapat menduplikasi pengaruh agama sebagai sumber nilai-nilai bersama. level pendidikan. Revolusi kultural yang paling penting dan tidka dapat dipandang rendah adalah konversi katolik ke Protestan. negara tidak memiliki kewajiban yang jelas dalam menciptakan beragam bentuk modal sosial. kesehatan dan meluasnya jejaring sosial. diantaranya adalah : Pertama. Bagaimana meningkatkan stok modal sosial? Negara dapat melakukan hal-hal positif untuk menciptakan modal sosial. khusunya jika berhubungan dengan grup . Pembuat kebijakan juga perlu menyadari bahwa modal sosial. Disamping agama. dan faktor-faktor lain yang terletak di luar kontrol pemerintah.genarasi berikutnya melalui proses sosialisasi yang lebih banyak melibatkan kebiasaan dibandingkan pertimbangan. Setelah mereka kalah dalam PD II. Penguasan militer Nazi dan Jepang menekan kebebasan serikat kerja dan menggantikannya dengan yang “kuning”. regim pengganti demokratis menggunakan pendekatan konsensual untuk hubungan managemen – tenaga kerja yang menghasilkan Sozialmarktwirtschaft di Jerman dan sistem pekerjaan seumur hidup di Jepang.

area dimana pemerintah mungkin memiliki kemampuan langsung dalam memproduksi modal sosial adalah pendidikan. tidak banyak bukti Dokter bukan hanya belajar . Bukti anekdotal menunjukkan bahwa adalah sulit bagi pihak luaruntuk mendorong masyarakat madani di negara yang tidak memiliki akar-akar lokal. teori ilmu sosial umum mengenai kelemahan sekulerisasi nampaknya hanya khusus bagi negara Eropa Barat. Kemampuan untuk bekerjasama adalah didasarkan pada kebiasaan dan praktek. Pertama adalah aga. orang menjadi tergantung pada negara dan kehilangan kemampuan spontannya untuk bekerja satu sama lain. negara secara tidak langsung mendorong penciptaan modal sosial melalui secara efisien menyediakan barang publik yang diperlukan. obat-obatan tetapi juga sumpah Hippocratic. khususnya hak-hak kepemilikan dan keamanan publik. Di luar peran negara.a. dapat menghasilkan eksternalitas negatif dan bersifat merusak bagi masyarakat lebih luas. yang memahami artipenting modal sosial dan masyarakat madani. Namun terdapat dua sumber potensial lainnya dari modal sosial yang efektif dalam mendorong masyarakat madani. negara daat memiliki dampak negatif terhadap modal sosial jika mulai melakukan aktivitas yang lebih baik ditinggalkan untuk sektor privat atau masyarakat madani. Diego Gambetta menunjukkan bahwa Mafia Sisilia dapat dipandang sebagai pelindung privat hak-hak properti di sebagian Italia dimana negara secara historis gagal menjalankannya. Keempat. tedapat sumber potensial modal sosial lainnya. jika negara masuk dalam urusan mengorganisasikan segala hal.. Ini bukan hanya benar untuk pendidikan dasar dan sekunder. Kedua. tetapi juga pendidikan lebih tinggi dan professional.yang memiliki radius of trust terbatas. berusaha mendorong sejumlah negara berkembang pada tahun 1990-an. Beberapa LSm dan yayasan barat. Ketiga. Institusi Pendidikan bukan hanya mentransmisikan modal manusia.. tetapi juga membawa modal sosial dalam bentuk aturan dan norma-norma sosial.

Sumber modal sosial kedua di negara berkembang adalah globalisasi. . semua aktivis mulai dari lingkungan sampai organisasi buruj sekarang dapat beroperasi lintas negara.yang menunjukkan agama kehilangan grip-nya. dunia islam dan Amerika Latin keduanya telah mengalami bentuk-bentuk baru keagamaan dalam dekade terakhir. dan nampaknya akan tetap demikain. Tetapi juga membawa ide. Bukan hanya bankir investasi yang memanfaatkan komunikasi global dan revoluasi informasi. Setiap orang mengakui bahwa globalisasi dapat merusak budaya lokal dan mengancam tradisi yang sudah lama ada. sektarianisme dapat melahirkan sifat tidak toleransi dan kekerasan. Tentunyatidak semua bentuk agama adalah positif dari sudut pandang modal sosial. Tetapi agama secara historis juga menjaid sumber penting budaya. Perubahan kultural yang diinspirasi agama tetap menjadi opsi hidup di beberapa wilayah dunia. Globalisasi bukan hanya membawa modal tapi juga ide dan budaya. kebiasaan dan praktek-praktek baru. . mulai dari standar akuntansi sampai praktek managemen ke aktivitas LSM. termasuk di AS.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->