P. 1
Proses Masuk Dan Berkembangnya Agama Serta Kebudayaan Hindu

Proses Masuk Dan Berkembangnya Agama Serta Kebudayaan Hindu

|Views: 325|Likes:

More info:

Published by: Muhammad Khalid Zoefri on Oct 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/01/2011

pdf

text

original

PROSES MASUK DAN BERKEMBANGNYA AGAMA SERTA KEBUDAYAAN HINDUBUDHA DI INDONESIA Setelah mempelajari modul ini Anda diharapkan

dapat: 1. menjelaskan proses masuknya agama Hindu-Budha ke Indonesia; dan 2. menguraikan wujud akulturasi kebudayaan Hindu - Budha dengan kebudayaan Indonesia. Adapun pokok-pokok materi yang dapat Anda pelajari pada bagian modul ini meliputi: 1. Proses masuknya agama Hindu-Budha ke Indonesia. 2. Wujud akulturasi kebudayaan Hindu-Budha dengan kebudayaan Indonesia. Bagaimana dengan persiapan Anda untuk mempelajari modul ini? Mudah-mudahan Anda benar-benar siap, agar kesuksesan dapat Anda raih. Seperti yang telah Anda ketahui melalui pendahuluan, bahwa agama Hindu- Budha berasal dari India, kemudian menyebar ke Asia Timur. Asia Tenggara termasuk Indonesia. Timbul suatu pertanyaan bagaimana proses masuknya agama Hindu-Budha ke Indonesia? Dan bagaimana pengaruhnya terhadap kebudayaan Indonesia? Untuk mengetahui jawaban tersebut, silakan Anda pelajari uraian materi berikut ini! Proses Masuknya Agama Hindu dan Budha ke Indonesia Indonesia sebagai negara kepulauan letaknya sangat strategis, yaitu terletak diantara dua benua (Asia dan Australia) dan dua samudra (Indonesia dan Pasifik) yang merupakan daerah persimpangan lalu lintas perdagangan dunia. Untuk lebih jelasnya, silahkan Anda amati gambar peta jaringan perdagangan laut Asia Tenggara berikut ini: Gambar 1. Peta jalur perdagangan laut Asia Tenggara

Awal abad Masehi, jalur perdagangan tidak lagi melewati jalur darat (jalur sutera) tetapi beralih kejalur laut, sehingga secara tidak langsung perdagangan antara Cina dan India melewati selat Malaka. Untuk itu Indonesia ikut berperan aktif dalam perdagangan tersebut. Akibat hubungan dagang tersebut, maka terjadilah kontak/hubungan antara Indonesia dengan India, dan Indonesia dengan Cina. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab masuknya budaya India ataupun budaya Cina ke Indonesia. Mengenai siapa yang membawa atau menyebarkan agama Hindu - Budha ke Indonesia, tidak dapat diketahui secara pasti, walaupun demikian para ahli memberikan pendapat tentang proses masuknya agama Hindu - Budha atau kebudayaan India ke Indonesia. Untuk penyiaran Agama Hindu ke Indonesia, terdapat beberapa pendapat/hipotesa yaitu antara lain: 1. Hipotesis Ksatria, diutarakan oleh Prof.Dr.Ir.J.L.Moens berpendapat bahwa yang membawa agama Hindu ke Indonesia adalah kaum ksatria atau golongan prajurit, karena adanya kekacauan politik/peperangan di India abad 4 - 5 M, maka prajurit yang kalah perang terdesak dan menyingkir ke Indonesia, bahkan diduga mendirikan

Vanleur berpendapat bahwa agama Hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh kaum Brahmana karena hanyalah kaum Brahmana yang berhak mempelajari dan mengerti isi kitab suci Weda. K.J. Di perantauan mereka mendirikan organisasi yang disebut Sanggha. berusaha belajar agama Budha di India.N. * Kedua. Dan golongan Brahmana walaupun menguasai bahasa Sansekerta tetapi menurut kepercayaan Hindu kolot tidak boleh menyebrangi laut. Hipotesis ini menekankan peranan bangsa Indonesia dalam proses penyebaran kebudayaan Hindu dan Budha di Indonesia. Selain pendapat di atas. bahkan diduga ada yang menetap karena menikah dengan orang Indonesia. kemampuan menulis serta kesan-kesan mengenai kebudayaan India. 2. 3. berpendapat bahwa agama Hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh kaum pedagang yang datang untuk berdagang ke Indonesia. Hipotesis Arus Balik dikemukakan oleh FD. 4. bahasa sansekerta. Hipotesis Sudra Von van Faber mengungkapkan bahwa peperangan yang tejadi di India telah menyebabkan golongan sudra menjadi orang buangan. untuk lebih jelasnya simak uraian berikut ini. Menurut aliran ini seseorang yang dicalonkan untuk menduduki golongan Brahmana harus mempelajari kitab agama Hindu bertahun-tahun sampai dapat ditasbihkan menjadi Brahmana. Para brahmana mendapat undangan dari penguasa Indonesia untuk menobatkan raja dan memimpin upacara-upacara keagamaan. Mereka kemudian meninggalkan India dengan mengikuti kaum waisya. Sedangkan bahasa Sansekerta adalah bahasa sastra tertinggi yang dipakai dalam kitab suci Weda. Bosh. Disamping pendapat / hipotesa tersebut di atas. sehingga di Indonesia terbentuk masyarakat Sangha. Pendukung hipotesis ini adalah Van Leur. Hipotesis ini mengungkapkan bahwa kaum brahmana amat berperan dalam upaya penyebaran budaya Hindu di Indonesia. Pendapat semacam ini disebut Teori Arus Balik. proses penyebaran kedua dilakukan oleh golongan Brahmana terutama aliran Saiva-siddharta. mereka kembali untuk menyebarkannya. dan selanjutnya orangorang Indonesia yang sudah menjadi biksu. diutarakan oleh Dr. Dengan jumlah yang besar. diutarakan oleh J. terdapat pendapat yang lebih menekankan pada peranan Bangsa Indonesia sendiri. tidak hanya orang India tetapi juga orang-orang Indonesia yaitu para biksu Indonesia tersebut. Setelah memperoleh ilmu yang banyak. Pada dasarnya keempat teori tersebut memiliki kelemahan yaitu karena golongan ksatria dan waisya tidak mengusai bahasa Sansekerta. diduga golongan sudralah yang memberi andil dalam penyebaran budaya Hindu ke Nusantara. Menurutnya penyebaran budaya India di Indonesia dilakukan oleh para cendikiawan atau golongan terdidik. Golongan ini dalam penyebaran budayanya melakukan proses penyebaran yang terjadi dalam dua tahap yaitu sebagai berikut: * Pertama.Krom. Hal ini dibuktikan melalui karya seni Indonesia yang sudah mendapat pengaruh India masih menunjukan ciri-ciri Indonesia.kerajaan di Indonesia.C. Kedatangan Kaum Brahmana tersebut diduga karena undangan Penguasa/Kepala Suku di Indonesia atau sengaja datang untuk menyebarkan agama Hindu ke Indonesia. para ahli menduga banyak pemuda di wilayah Indonesia yang belajar agama Hindu dan Buddha ke India.Hipotesis Waisya. yang menyebarkan agama Budha ke Asia termasuk Indonesia melalui jalur dagang. ia dianggap telah disucikan oleh Siva dan dapat melakukan upacara Vratyastome / penyucian diri untuk menghindukan seseorang . Setelah ditasbihkan. Dengan demikian peran aktif penyebaran budaya India.Hipotesis Brahmana. proses penyebaran di lakukan oleh golongan pendeta Budha atau para biksu. Sekembalinya dari India mereka membawa kitab suci.

terdiri dari para petani. Sutrantapittaka : Berisi wejangan-wejangan atau ajaran dari sang Buddha. Dewa Wisnu. Menurut agama Hindu masyarakat dibedakan menjadi 4 tingkatan atau kasta yang disebut Caturwarna yaitu: 1. Kasta Waisya. Dewa Brahmana. 2. Kasta Ksatria. 4. sehingga bisa mencapai puncak nirwana. Dewa Siwa. Beberapa hipotesis di atas menunjukan bahwa masuknya pengaruh Hindu . berisi syair puji-pujian kepada para dewa. Benares sebagai tempat bersemayamnya Dewa Siwa serta Sungai Gangga yang airnya dapat mensucikan dosa umat Hindu. berisi nyanyian-nyanyian suci. Kitab Brahmana. 2.Budha ke Indonesia. yaitu orang di luar kasta yang telah melanggar aturan-aturan kasta. terdiri dari raja. Adapun yang dimaksud dengan Tiga Keranjang adalah: 1. 2. umat Hindu juga memiliki kitab suci lainnya yaitu: 1. Sama Weda. 3. buruh kecil. Kitab suci agama Buddha yaitu Tripittaka artinya “Tiga Keranjang” yang ditulis dengan bahasa Poli. Reg Weda. Pemeluk Buddha wajib melaksanakan Tri Dharma atau “Tiga Kebaktian” yaitu: 1. ada pula dewa yang banyak dipuja yaitu Dewa Indra pembawa hujan yang sangat penting untuk pertanian. diantaranya Trimurti atau “Kesatuan Tiga Dewa Tertinggi” yaitu: 1. Winayapittaka : Berisi peraturan-peraturan dan hukum yang harus dijalankan oleh umat Buddha. keluarga raja. Agama Hindu menganut polytheisme (menyembah banyak dewa). AGAMA HINDU Agama Hindu berkembang di India pada ± tahun 1500 SM. 3. terdiri dari para pedagang. Sumber ajaran Hindu terdapat dalam kitab sucinya yaitu Weda. Ayahnya seorang raja bernama Sudhodana dan ibunya Dewi Maya. 4. 3. berisi ajaran ketuhanan dan makna hidup. Buddha yaitu berbakti kepada Buddha. Buddha artinya orang yang telah sadar dan ingin melepaskan diri dari samsara. AGAMA BUDDHA Agama Buddha diajarkan oleh Sidharta Gautama di India pada tahun ± 531 SM. Abhidarmapittaka : Berisi penjelasan tentang soal-soal keagamaan. dan buruh menengah. Orang-orang Hindu memilih tempat yang dianggap suci misalnya. dan bangsawan. Kasta Brahmana. sebagai dewa perusak. 2. Kasta Sudra. sebagai dewa pemelihara dan pelindung. Kitab Upanishad. .Budha merupakan satu proses tersendiri yang terpisah namun tetap di dukung oleh proses perdagangan. Di samping kitab Weda. sebagai dewa pencipta. 2. Selain Dewa Trimurti. serta Dewa Agni (api) yang berguna untuk memasak dan upacara-upacara keagamaan.Jadi hubungan dagang telah menyebabkan terjadinya proses masuknya penganut Hindu . dan budak. Atharwa Weda. berisi ajaran tentang hal-hal sesaji. terdiri dari para pendeta. berisi doa-doa untuk penyembuhan penyakit. berisi mantera-mantera untuk upacara keselamatan. 3. Selain 4 kasta tersebut terdapat pula golongan pharia atau candala. Yajur Weda. Kitab Weda terdiri atas 4 Samhita atau “himpunan” yaitu: 1.

Disamping itu agar orang dapat mencapai nirwana harus mengikuti 8 (delapan) jalan kebenaran atau Astavidha yaitu: 1. yaitu tempat lahirnya Sang Buddha. Jember (Jatim). 6. Akulturasi adalah fenomena yang timbul sebagai hasil jika kelompok-kelompok manusia yang mempunyai kebudayaan yang berbeda-beda bertemu dan mengadakan kontak secara langsung dan terus-menerus. dengan adanya kontak dagang antara Indonesia dengan India. 7. 8. Buddha Hinayana. akhirnya menumbuhkan dua aliran dalam agama Buddha yaitu: 1. Niat yang benar. Harus Anda pahami masuknya pengaruh . Karena munculnya berbagai penafsiran dari ajaran Buddha. 2. Kapilawastu. Sarnath/ Benares. Perhatian yang benar.2. 3. 3. Dilihat ciri-cirinya. apakah Anda sekarang sudah memahami istilah akulturasi? Jika Anda sudah paham. 2. dan diperkirakan abad 2 Masehi agama Budha masuk ke Indonesia. Bodh Gaya. Wujud Akulturasi Kebudayaan Hindu-Budha dengan Kebudayaan Indonesia Apakah Anda sebelumnya pernah mendengar atau mengetahui pengertian Akulturasi? Banyak para ahli yang memberikan definisi tentang akulturasi. Pandangan yang benar. Seperti telah dijelaskan pada materi sebelumnya. 4. 2. Dengan adanya penjelasan tentang pengertian akulturasi. Untuk agama Budha diduga adanya misi penyiar agama Budha yang disebut dengan Dharmaduta. 3. Usaha yang benar. Buddha Mahayana. silakan Anda simak uraian materinya. Kutai (Kaltim). Penghidupan yang benar. yang kemudian menimbulkan perubahan dalam pola kebudayaan yang original dari salah satu kelompok atau kedua-duanya Dari definisi di atas. Perbuatan yang benar. Perkataan yang benar. arca tersebut berasal dari langgam Amarawati (India Selatan) dari abad 2 . yaitu tempat Sang Buddha mengajarkan ajarannya pertama kali. Dan di samping itu juga ditemukan arca perunggu berlanggam Gandhara (India Utara) di Kota Bangun. Hal ini dibuktikan dengan adanya penemuan arca Budha yang terbuat dari perunggu diberbagai daerah di Indonesia antara lain Sempaga (Sulsel). Sangga yaitu berbakti kepada pemeluk-pemeluk Buddha. Dharma yaitu berbakti kepada ajaran-ajaran Buddha. 5.5 Masehi. Bukit Siguntang (Sumsel). maka dapat disimpulkan bahwa akulturasi sama dengan kontak budaya yaitu bertemunya dua kebudayaan yang berbeda melebur menjadi satu menghasilkan kebudayaan baru tetapi tidak menghilangkan kepribadian/sifat kebudayaan aslinya. Pemeluk Buddha juga memiliki tempat-tempat yang dianggap suci dan keramat yaitu : 1. yaitu tempat wafatnya Sang Buddha. Kusinagara. yaitu setiap orang dapat mencapai nirwana atas usahanya sendiri. 4. yaitu orang dapat mencapai nirwana dengan usaha bersama dan saling membantu. Bersemedi yang benar. yaitu tempat Sang Buddha bersemedi dan memperoleh Bodhi. antara lain menurut pendapat Harsoyo. maka mengakibatkan adanya kontak budaya atau akulturasi yang menghasilkan bentuk-bentuk kebudayaan baru tetapi tidak melenyapkan kepribadian kebudayaan sendiri.

baca kembali modul ke-2 Anda! Dengan masuknya agama Hindu . Untuk aksara. Demikianlah uraian tentang contoh wujud akulturasi dalam bidang bahasa.Budha.13 M. sehingga budaya tersebut berpadu dengan kebudayaan asli Indonesia menjadi bentuk akulturasi kebudayaan Indonesia Hindu . dapat dilihat dari adanya penggunaan bahasa Sansekerta yang dapat Anda temukan sampai sekarang dimana bahasa Sansekerta memperkaya perbendaharaan bahasa Indonesia.7 M. sehingga rakyat sangat memuja Raja tersebut. selanjutnya Anda simak uraian materi selanjutnya. Contohnya. Penggunaan bahasa Sansekerta pada awalnya banyak ditemukan pada prasasti (batu bertulis) peninggalan kerajaan Hindu . Perbedaaan-perbedaan tersebut dapat Anda lihat dalam upacara ritual yang diadakan oleh umat Hindu atau Budha yang ada di Indonesia. Wujud akulturasi tersebut dapat Anda simak pada uraian materi unsur-unsur budaya berikut ini: 1. Hal ini dapat dibuktikan melalui Prasasti Dinoyo (Malang) yang menggunakan huruf Jawa Kuno. upacara tersebut tidak dilaksanakan oleh umat Hindu di India. ditelaah dan disesuaikan dengan budaya yang dimiliki penduduk Indonesia. Religi/Kepercayaan Sistem kepercayaan yang berkembang di Indonesia sebelum agama Hindu-Budha masuk ke Indonesia adalah kepercayaan yang berdasarkan pada Animisme dan Dinamisme. Raja di Indonesia ada yang dipuja sebagai dewa atau dianggap keturunan dewa yang keramat. Untuk mengukur tingkat pemahaman Anda.Budha pada abad 5 . upacara Nyepi yang dilaksanakan oleh umat Hindu Bali. tetapi diolah.Hindu dan Budha merupakan satu proses tersendiri yang terpisah namun tetap didukung oleh proses perdagangan. Tentu Anda bertanya apa yang dimaksud dengan Sinkritisme? Sinkritisme adalah bagian dari proses akulturasi. prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara.Budha yang masuk ke Indonesia tidak diterima seperti apa adanya. contohnya prasasti Yupa dari Kutai. berbeda dengan agama Hindu Budha yang dianut oleh masyarakat India. Untuk itu agama Hindu dan Budha yang berkembang di Indonesia. Hal ini berarti kebudayaan Hindu . masyarakat Indonesia mulai menganut/mempercayai agama-agama tersebut. Tetapi untuk perkembangan selanjutnya bahasa Sansekerta di gantikan oleh bahasa Melayu Kuno seperti yang ditemukan pada prasasti peninggalan kerajaan Sriwijaya 7 . kemudian berkembang menjadi huruf Jawa Kuno (kawi) dan huruf (aksara) Bali dan Bugis. untuk selanjutnya simak uraian materi berikutnya. 2. Selanjutnya simak uraian materi berikutnya. 3. atau dengan kata lain mengalami Sinkritisme. Anda masih ingat pengertian Animisme dan Dinamisme? Bila Anda lupa. yang berarti perpaduan dua kepercayaan yang berbeda menjadi satu. maka sistem pemerintahan yang berkembang di Indonesia adalah bentuk kerajaan yang diperintah oleh seorang raja secara turun temurun. Agama Hindu dan Budha yang berkembang di Indonesia sudah mengalami perpaduan dengan kepercayaan animisme dan dinamisme. hal ini dapat dibuktikan dengan adanya raja-raja yang memerintah di Singosari seperti Kertanegara diwujudkan sebagai Bairawa dan R Wijaya Raja Majapahit diwujudkan sebagai Harhari (dewa Syiwa dan Wisnu jadi satu). Organisasi Sosial Kemasyarakatan Wujud akulturasi dalam bidang organisasi sosial kemasyarakatan dapat Anda lihat dalam organisasi politik yaitu sistem pemerintahan yang berkembang di Indonesia setelah masuknya pengaruh India. Bahasa Wujud akulturasi dalam bidang bahasa. Demikianlah penjelasan tentang contoh wujud akulturasi dalam bidang religi/kepercayaan. silakan tulis 5 kata bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa Sansekerta. Pemerintahan Raja di Indonesia ada yang bersifat mutlak dan turun-temurun seperti di . Dengan adanya pengaruh kebudayaan India tersebut. dapat dibuktikan adanya penggunaan huruf Pallawa.Budha ke Indonesia.

maka tahun masehinya 654 + 78 = 732 M Dari penjelasan di atas. Prinsip musyawarah diterapkan terutama apabila raja tidak mempunyai putra mahkota yaitu seperti yang terjadi di kerajaan Majapahit. Anda dapat melanjutkan pada uraian materi wujud akulturasi berikutnya. Di samping adanya pengetahuan tentang kalender Saka. maka kalimat tersebut diartikan dan belakang sama dengan tahun 1400 saka atau sama dengan 1478 M yang merupakan tahun runtuhnya Majapahit . juga ditemukan perhitungan tahun Saka dengan menggunakan Candrasangkala. yaitu pembagian lapisan masyarakat berdasarkan sistem kasta.2 No. Menurut perhitungan satu tahun Saka sama dengan 365 hari dan perbedaan tahun saka dengan tahun masehi adalah 78 tahun sebagai contoh misalnya tahun saka 654. kasta Ksatria (golongan Prajurit. pada waktu pengangkatan Wikramawardana. nanti akan Anda temukan pada uraian materi kegiatan belajar 2 dalam modul ini. tahun dalam kepercayaan Hindu. apakah Anda sudah paham? Kalau sudah paham simak kembali wujud akulturasi berikutnya! 5. Demikianlah contoh wujud akulturasi dalam bidang organisasi sosial kemasyarakatan untuk selanjutnya kalau Anda sudah memahaminya. sedangkan di Indonesia tidak demikian. karena candi di Indonesia hanya mengambil unsur teknologi perbuatannya melalui dasar-dasar teoritis yang tercantum dalam kitab Silpasastra yaitu sebuah kitab pegangan yang memuat berbagai petunjuk untuk melaksanakan pembuatan arca dan bangunan. karena di Indonesia kasta hanya diterapkan untuk upacara keagamaan. Apakah Anda sebelumnya pernah mendengar istilah Candrasangkala? Candrasangkala adalah susunan kalimat atau gambar yang dapat dibaca sebagai angka. Sistem kasta menurut kepercayaan Hindu terdiri dari kasta Brahmana (golongan Pendeta). salah satunya yaitu perhitungan waktu berdasarkan kalender tahun saka. apakah Anda sudah memahami? kalau Anda sudah paham. 4. ilang = 0. Nama Prasasti Kedukan Bukit Ligor Tahun Masehi 683 M 775 M Tahun Saka Untuk mengetahui kebenaran perhitungan Anda.Wujud akulturasi di samping terlihat dalam sistem pemerintahan juga terlihat dalam sistem kemasyarakatan. Kasta-kasta tersebut juga berlaku atau dipercayai oleh umat Hindu Indonesia tetapi tidak sama persis dengan kasta-kasta yang ada di India karena kasta India benar-benar diterapkan dalam seluruh aspek kehidupan. Candrasangkala banyak ditemukan dalam prasasti yang ditemukan di pulau Jawa. silahkan Anda isi tabel 1. Sistem Pengetahuan Wujud akulturasi dalam bidang pengetahuan. dan menggunakan kalimat bahasa Jawa salah satu contohnya yaitu kalimat Sirna ilang kertaning bhumi apabila diartikan sirna = 0. kasta Waisya (golongan pedagang) dan kasta Sudra (golongan rakyat jelata).India dan ada juga yang menerapkan prinsip musyawarah. . Seni bangunan Candi tersebut memang mengandung unsur budaya India tetapi keberadaan candi-candi di Indonesia tidak sama dengan candi-candi yang ada di India. Bangsawan). Peralatan Hidup dan Teknologi Salah satu wujud akulturasi dari peralatan hidup dan teknologi terlihat dalam seni bangunan Candi. Dari uraian di atas.2 dengan tahun saka prasasti peninggalan Sriwijaya berikut ini Tabel 1. kertaning = 4 dan bhumi = 1.

Untuk itu dilihat dari bentuk dasar maupun fungsi candi tersebut terdapat perbedaan. Di samping itu. Gambar 2. Dengan demikian fungsi candi Hindu di Indonesia adalah untuk pemujaan terhadap roh nenek moyang atau dihubungkan dengan raja yang sudah meninggal. dalam bahasa kawi candi berasal dari kata Cinandi artinya yang dikuburkan. sehingga candi merupakan bangunan untuk memuliakan orang yang telah wafat khususnya raja-raja dan orangorang terkemuka.undak dan pada bagian bawah terdapat kaki candi yang di dalamnya terdapat sumuran candi. Malang. Perkataan candi berasal dari kata Candika yang merupakan salah satu nama dewi Durga atau dewi maut. simaklah urutan materi berikutnya. adalah gambar candi juga salah satu peninggalan kerajaan Singosari yang merupakan tempat dimuliakannya raja Wisnuwardhana yang memerintah tahun 1248 1268. silahkan Anda simak gambar 2 candi Hindu berikut ini. Jawa Timur Gambar 2. Dari penjelasan tersebut di atas. candi Budha berikut ini . Untuk candi yang bercorak Budha fungsinya sama dengan di India yaitu untuk memuja Dyani Bodhisattwa yang dianggap sebagai perwujudan dewa. contohnya seperti candi-candi yang terdapat di kota Benares merupakan tempat pemujaan terhadap dewa Syiwa.3. Sedangkan fungsi bangunan candi itu sendiri di Indonesia sesuai dengan asal kata candi tersebut. Bentuk dasar bangunan candi di Indonesia adalah punden berundak-undak. di mana di dalam sumuran candi tersebut tempat menyimpan pripih (lambang jasmaniah raja Wisnuwardhana). apakah Anda sudah memahami? Kalau Anda sudah paham. Candi Jago. Dilihat dari gambar candi tersebut. . Hal ini terlihat dari adanya lambang jasmaniah raja sedangkan fungsi candi di India adalah untuk tempat pemujaan terhadap dewa. bentuk dasarnya adalah punden berundak. Untuk itu yang dikuburkan didalam candi bukanlah mayat atau abu jenazah melainkan berbagai macam benda yang menyangkut lambang jasmaniah raja yang disimpan dalam Pripih. Untuk memperjelas pemahaman Anda. yang merupakan salah satu peninggalan kebudayaan Megalithikum yang berfungsi sebagai tempat pemujaan. maka untuk memperjelas pemahaman Anda simak gambar 1.

Relief Candi Borobudur Gambar di atas adalah relief dari candi Borobudur yang menggambarkan Budha sedang digoda oleh Mara yang menari-nari diiringi gendang. Relief ini mengisahkan riwayat hidup Sang Budha seperti yang terdapat dalam kitab Lalitawistara. seni sastra dan seni pertunjukan . Candi Borobudur. Demikianlah uraian materi tentang wujud akulturasi dalam peralatan hidup dan teknologi yang terlihat pada bangunan candi. candi Borobudur adalah candi Budha yang terbesar sehingga merupakan salah satu dari 7 keajaiban dunia dan merupakan salah satu peninggalan kerajaan Mataram dilihat dari 3 tingkatan. juga terdapat atap candi yang berbentuk stupa. Gambar 4. Dengan demikian seni bangunan candi di Indonesia memiliki kekhasan tersendiri karena Indonesia hanya mengambil intinya saja dari unsur budaya India sebagai dasar ciptaannya dan hasilnya tetap sesuatu yang bercorak Indonesia. Jawa Tengah Gambar 3. gambar timbul pada candi tersebut banyak menggambarkan suatu kisah/cerita yang berhubungan dengan ajaran agama Hindu ataupun Budha.Patung-patung Dyani Budha inilah yang menjadi tempat pemujaan umat Budha. Demikian pula halnya dengan candi-candi Hindu. kalau Anda sudah paham simak uraian akulturasi berikutnya. Kesenian Wujud akulturasi dalam bidang kesenian terlihat dari seni rupa. Contoh dapat Anda amati gambar 4. . Dalam seni rupa contoh wujud akulturasinya dapat dilihat dari relief dinding candi (gambar timbul). pada tingkatan yang paling atas terdapat patung Dyani Budha. Untuk candi Budha di India hanya berbentuk stupa. Di samping itu juga pada bagian atas. 6.Gambar 3. sedangkan di Indonesia stupa merupakan ciri khas atap candi-candi yang bersifat agama Budha. Relief-reliefnya yang juga mengambil kisah yang terdapat dalam kepercayaan Hindu seperti kisah Ramayana yang digambarkan melalui relief candi Prambanan ataupun candi Panataran.

Demikian penjelasan tentang wujud akulturasi dalam bidang kesenian. Dengan demikian terbukti bahwa Indonesia tidak menerima begitu saja budaya India. Wujud akulturasi dalam pertunjukan wayang tersebut terlihat dari pengambilan lakon ceritera dari kisah Ramayana maupun Mahabarata yang berasal dari budaya India. ternyata Indonesia juga mengambil kisah asli cerita tersebut.Dari relief-relief tersebut apabila diamati lebih lanjut. Untuk memudahkan Anda dalam memahami uraian materi wujud akulturasi Kebudayaan Indonesia dengan Kebudayaan India. . Tetapi setelah berkembang di Indonesia tidak sama proses seperti aslinya dari India karena sudah disadur kembali oleh pujangga-pujangga Indonesia. Kedua kitab tersebut merupakan kitab kepercayaan umat Hindu. Untuk wujud akulturasi dalam seni sastra dapat dibuktikan dengan adanya suatu ceritera/ kisah yang berkembang di Indonesia yang bersumber dari kitab Ramayana yang ditulis oleh Walmiki dan kitab Mahabarata yang ditulis oleh Wiyasa. ke dalam bahasa Jawa kuno. Tabel 1. melainkan menceritakan kemenangan Jayabaya dari Kediri melawan Jenggala. Perubahan tersebut antara lain terletak dari karakter atau perilaku tokohtokoh ceritera misalnya dalam kisah Mahabarata keberadaan tokoh Durna. Bagong. Seni pertunjukan wayang merupakan salah satu kebudayaan asli Indonesia sejak zaman prasejarah dan pertunjukan wayang tersebut sangat digemari terutama oleh masyarakat Jawa. Petruk dan Gareng. kisah Ramayana maupun Mahabarata diambil sebagai suatu ceritera dalam seni pertunjukan di Indonesia yaitu salah satunya pertunjukan Wayang.3. dalam cerita aslinya Dorna adalah seorang maha guru bagi Pendawa dan Kurawa dan berperilaku baik. Dan. Indonesia selalu bertindak selektif. tetapi selalu berusaha menyesuaikan dengan keadaan dan suasana di Indonesia. Bahkan dalam kisah Bharatayuda yang disadur dari kitab Mahabarata tidak menceritakan perang antar Pendawa dan Kurawa.3 berikut ini. tokoh-tokoh cerita dalam kisah tersebut ditambah dengan hadirnya tokoh punokawan seperti Semar. Dan yang perlu Anda pahami dari seluruh uraian tentang wujud akulturasi tersebut bahwa unsur budaya India tidak pernah menjadi unsur budaya yang dominan dalam kerangka budaya Indonesia. tetapi dalam lakon di Indonesia Dorna adalah tokoh yang berperangai buruk suka menghasut. karena dalam proses akulturasi tersebut. Di samping itu juga. tetapi suasana kehidupan yang digambarkan oleh relief tersebut adalah suasana kehidupan asli keadaan alam ataupun masyarakat Indonesia. tetapi tidak sama persis dengan aslinya karena sudah mengalami perubahan. maka simaklah ikhtisar dari wujud akulturisasi tersebut seperti pada tabel 1. Ikhtisar wujud kulturasi kebudayaan Indonesia dengan India.

terletak di dekat Prambanan. terletak di dekat Candi Kalasan. • Candi Banyunibo. dan lain-lain • Candi Selogriyo. Dibangun oleh Raja Panangkaran. terletak didekat Prambanan . bernuansa arsitektur budha dan ajaran budha : • Candi Borobudur. • Candi Sajiwan. dan Candi Wisnu. terletak di kabupaten sleman. terletak di lereng Gunung Sumbing • Candi Ijo.  Candi yang bersifat Budha. terletak di Kabupaten Wonosobo. Puntadewa.Di kelompok ini ada 3 candi induk. misalnya : Bima. Candi yang bersifat Hindu • Candi Gunung Wukir. Candi ini untuk menghormat Awalokiteswara. Dikelompok candi ini trdapat beberapa candi yang oleh penduduk setempat diberi nama tokoh wayang. terletak di perbatasan Yogyakarta-Klaten. Gatotkaca. • Candi Sari. terletak di dekat Yogyakarta • Candi Sambisari. Candi Brahma. terletak di dekat Prambanan • Candi Gebang. Dibangun pada masa Raja Pikatan • Candi Sewu. bercorak budha. terletak didekat Prambanan • Candi Bubrah. terletak di kaki Gunung Sumbing • Candi Pringapus. terletak di timur Gunung Sundoro • Kelompok Candi Gedong Songo. terletak didekat Prambanan. terletak di dekat prambanan. • Candi Plaosan. terletak di Kabupaten Magelang • Candi Kalasan. terletak di lereng Gunung Sumbing • Candi Argopuro. Candi Syiwa. terletak di dekat Yogyakarta • Kelompok Candi Lorojonggrang ( Prambanan ). Semar. Arjuna. bermitologi budha. terletak di lereng Gunung Ungaran • Candi Perot. terletak di sebelah selatan Muntilan • Kelompok Candi Dieng.

Candi Gunung Gangsir. • Di kelompok ini ada 1 candi yang bentuknya khas.terletak di Brebek. Candi ini dibuat oleh raja yang beragama Hindu. terletak di Bangkinang. terletak di kabupaten Magelang. terletak di Malang 5) Candi Peninggalan kerajaan Majapahit Candi Simping Candi Rimbi. terletak di Mojokerto Candi Panataran. Tampar. terletak di Kediri Candi Tigawangi. Riau Kelompok CAndi Gunung Tua. terletak di Blitar Candi Belahan. terletak didekat Prambanan Candi Asu. terletak di Tampaksiring b. Candi ini menunjukan unsure Jawa asli • Candi Samentar. terletak di Mojokerto Candi Panggih Candi Surawana. terletak di Blitar Candi Jabung. yaitu Candi Biaro Bahal • • 4) Candi Peninggalan Kerajaan Singasari • • • • Candi Kidal. dan diperuntukan untuk umat yang beragama Budha • Candi Mendut. Tapanuli. dibangun oleh Raja Airlingga Pertapaan Pucangan. terletak di Porong Candi Tikus. Probolinggo Candi Pari. terletak di dekat Muntilan. terletak di Mojokerto Candi Brahu. terletak di Pare Candi Kalicilik. terletak di Gunung Penanggungan 3) Candi Peninggalan Kerajaan Sriwijaya Kelompok Candi Muara Takus. terletak di padang sidempuan. Candi Songgoroti. terletak di di Bangil. Di dalamnya terdapat PAtung Padmapani dan Wajrapani • Candi Pawon (Bajranalan). terletak di Blitar • • • • • • • • • • • • 6) Candi Peninggalan Kerajaan Kanjuruhan • Candi Badut. terletak di Malang Candi Jawi. terletak di dekat Pringen Candi Singasari.Candi Lumbung. Berupa Prasasti Yupa (batu bertulis) Peniggalan Kerajaan Kutai . terletak di Karanganyar. • • • 2) Candi Peninggalan Kerajaan Medang (Dinasti Isyana) • • • • • • Candi Lor (Anjuk Ladang). Sumatra Utara. Di bangun oleh Pramodhawardhani. terletak di Kraksaan. terletak di Batu Malang Candi Sumber Nanas. terletak didekat Candi Sewu Candi Ngawen. terletak di kabupaten Magelang. terletak di Blitar Candi Sukuh. Nganjuk. terletak di Malang 7) Candi Peninggalan Kerajaan Bali • Kompleks Candi Gunung Kawi. terletak di Malang Candi Jago.

usaha sudana mencara ilmu yang tinggi sampai ia bersumpah mengikuti bodhisatva. padakaki candi. Relief Candi Lorojonggrang a. Benteng Istana kerajaan umumnya dibangun di balik benteng yang kuat Benteng ada 2 macam. 1 di Cilincing. terletak di lereng barat Gunung Pananggungan. terletak di Gianyar. Mojokerto • Petirtaan Gua Gajah. 5 ditemukan di Bogor. • d. Prasasti Kebon Kopi. Dibangun pada masa pemerintahan Raja Airlangga • Pertirtaan Belahan. Merupakan Sumber Sejarah yang mengungkapkan Keberadaan Kerajaan Mataram Kuno. dan Prasasti Lebak. karmawibbhangga. Pertirtaan Pertirtaan merupakan pemandian suci untuk raja dan para bangsawan. dan Candi Bajang Ratu • 2. sebab akibat perbuatan baik / buruk manusia b.Prasasti Anjuk Ladang beramngka tahun 937 M sumber Sejarah yang mengungkapkn kebetradaan Mpu Sindok (rajapertama Medang dan pendiri Dinasti Isyana ) Prasasti-prasasti sebagai sumber sejarah Kerajaan Sriwijaya di Sumatra . Candi Plumbangan. P. . Relief Candi Borobudur a. Dibangun pada masa pemerintahan Raja Airlangga • Pertirtaan di Candi Tikus. P. yaitu Prasasti Ciaterun. P. dinding 2-4. Cerita ramayana. Telayu Batu Kecil . Contoh Kori Agung. Gapura Ada 2 macam bentuk gapura : Kori Agung. • e. dibangun dengan sengaja berwujud tembok. Tujuh Prasasti Peninggalan Kerajan Taruma Negara. dinding lorong 1. Contoh benteng alam adalah benteng yang terdapat di Bukit Ratu Boko yang dikenal dengan nama Candi Ratu Boko. Prasasti Kalasa (778 M). Antara lain P. yamg berwujud sungai atau pegunungan. Prasasti Argapura (963 M). Prasasti Karang Tengah (824 M). P. SENI RUPA Berupa Relief. terletak di Trowulan. gandawyudha-badhracari. Tampaksiring. Bali. yaitu berupa bangunan seperti candi yang di tengahnya terdapat pintu untuk keluar masuk. . parit yang dalam dan ebar • Benteng alam. Kota . c.2 perbuatan sang budha. Talang Tuwo .Karang Berahi . Kedudukan Bulat . antara lain : Candi Jedong. Terletak di desa Manukaya. Berangka pada tahun 684-775 M . jatakamala-awadana. yaitu : Benteng Buatan. Relief adalah hasil seni pahat sebagai pengisi bidang pada dinding candi 1. terletak di lereng timur Gunung Pananggungan. samantharbhadra 2. pada dinding serambi atas candi sywa dan candi brahmana. Prasasti Cianten.- Prasasti Canggal (732 M). Bali • Petirtaan Tirta Empul. Contoh petirtaan yang penting adalah : Petirtaan Jalatunda. bodhisatva c. dan 1 di Lebak Banten. Candi ini dibangun oleh Balaputradewa.

Arca Aksobhya.majapahit d. memuat cerita arjuna wiwaha. Patung Dwarapala. Peninggalan Bercorak Hindu. adegan sritanjung yang dibunuh olehsidapaksa. kitab kakawin baratayudha : mpu sedah. Arca Ratnasambhawa. kitab smaradhana : mpu dharmaja d. 5. Patung Dewa-Dewi : trimurti (dalam wujud maha guru. Relief candi jajaghu. kitab lubdaka. Masa Kerajaan Majapahit a. Patung Kertanegara. Patung Airlangga. Patung Kendedes. partayajna. sikap waramudra/memberi anugerah. sikap dayana mudra / bersemedi. a. kitab sutasoma : mpu tantular c.b. kitab usana jawa : penakhlukan bali oleh gajahmada dan arya dama 4. sikap bumi sparcamudra / tangan sentuh bumi sebagai saksi. d. e. barat. wujud dewa sywa f. 3. dalam wujud dewa wisnu menunggang garuda c. sikap darmacakara mudra / tangan memutar roda darma. kitab sorandoka : pemberontakan sora g. wujud dewi prajnaparamita d. hadap timur 2.wratasancaya : mpu tanakung e. Masa Kerajaan Kediri a. mahabirawa). kitab pararaton : riwayat raja-raja singhasari.utara. wujud raksasa menggenggam gada 2. mahakala.panuluh b. Relief candi surowono. Peninggalan Patung Budha 1. pada pagar candi wisnu. 4. SENI PATUNG 1. Carita kresnayana. kresnayana. Patung Kertajasa. Arca Amogasidhi.di dalam stup SENI SASTRA 1. kitab kakawin hariwangsa. kitab ranggalawe. wujud joko dolok dan amonghapasa e. Relief candi panataran. . durga b. kitab negara kertagama : mpu prapanca b.gatotkacasraya : mpu panuluh c. 3. kunjarakarna. memuat cerita ramayana. 1 kali kita jumpai punokawan.pemberontakan ranggalawa f. kitab sundayana : peristiwa bubat e. kitab kresnayana : mpu triguna 2. sikap abaya mudra / tangan menentramkan. c. selatan. mamuat cerita kresnayana. Arca Wairicana. Arca Amitaba.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->