I.

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Setiap makhluk hidup memerlukan makanan. Tanpa makanan, semua makhluk hidup pasti akan sulit mengerjakan aktivitas sehari -harinya. Makanan dapat membantu kita dalam mendapatkan energi. Setiap makanan mempunyai kandungan gizi yang berbeda. Makanan pasti dimakan oleh seluruh manusia dibumi ini. Kebutuhan makanan setiap orang berbeda -beda. Orang yang tinggal di daerah Kutub, memerlukan banyak makanan untuk membantu menghangatkan dirinya agar suhu tubuhnya tetap normal. Sedangkan orang yang tinggal di daerah tropis justru membutuhkan banyak minuman dibandingkan makanan. Kebutuhan akan makanan dan minuman merupakan kebutuhan primer yang tidak mungkin dapat digantikan oleh kebutuhan lain dalam kehidupan ini. Makanan diperlukan manusi a, seperti juga oleh semua makhluk hidup, untuk perolehan energi, demikian pula untuk pembentukan dan penggantian komponen penyusun tubuh. Oleh karena itu makanan merupakan bahan dasar untuk semua kegiatan pertukaran sel. Manusia memerlukan bahan makanan u ntuk menunjang kelangsungan hidupnya. Dengan menggunakan bahan makanan, manusia membangun sel -sel tubuhnya dan menjaganya agar tetap sehat dan berfungsi sebagaimana mestinya. Makanan adalah bahan bakar yang menyebabkan dapat bekerjanya mesin tubuh manusia . Seperti mesin, tubuh manusiapun membutuhkan energi untuk berfungsi. Energi dibutuhkan untuk bernapas, berjalan, berdiri, menggerakkan dan bahkan untuk berpikir. Manusia mendapatkan energi dari makanan yang disantapnya, tubuh membakar makanan seperti mobi l membakar bensin atau mesi uap membakar batu bara. Energi yang dapat diperoleh dari makanan menentukan banyaknya makanan yang diminta oleh tubuh.

Di alam ini terdapat berbagai jenis bahan makanan baik yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang disebut panga n nabati maupun yang berasal dari hewan yang dikenal sebagai pangan hewani . Sumber bahan makanan nabati adalah makanan yang terdiri dari sayur -sayuran, biji -bijian, padi padian, kacang -kacangan, dan buah -buahan. Jenis buah -buahan yang paling populer adalah pisang, papaya, jeruk, dan jenis buah lain yang hanya muncul pada musimnya. Sayur yang paling populer adalah dari jenis kangkung, bayam, dan daun singkong. Makanan nabati juga bisa diperoleh dari bumbu. Adapun bumbu yang sering dipakai adalah jahe, lengku as, kunyit, daun sereh, dan daun salam. Bumbu -bumbu ini bermanfaat sebagai antioksidan. Makanan nabati sama sekali tidak mengandung unsur -unsur yang berasal dari makhluk hidup, baik berupa daging, lemak atau minyak, dan lain-lain. Sumber bahan makanan hewani adalah makanan sumber protein yang rendah serat, jadi jika dikonsumsi dalam jumah yang sedikit akan kurang mengenyangkan. Hewani umumnya berupa daging, susu, telur, dan ikan yang sangat kaya dengan protein. Protein ini juga mengandung asam amino esensial yang sangat sesuai dengan kebutuhan manusia. Hasil turunan yang berasal dari produk hewani seperti gelatin, mineral, gliserol, lemak, emulsifier, dan lain sebagainya. Makanan tidak lagi dipandang hanya sebagai sumber kalori, protein, vitamin, dan mineral , tetapi lebih dari itu. Pangan menjadi penting artinya bagi kepekaan daya pikir dan kecerdasan serta kepekaan terhadap seni, budaya, dan keindahan. Pangan penting artinya bagi kelayakan hidup dan keagungan manusia ( human dignity ) itu sendiri. Manusia yang sehat adalah manusia yang bugar, segar, dan berjaya. Zat -zat yang diperlukan oleh tubuh tersebut dapat diperoleh dari bahan makanan yang disebut gizi. Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air, baik yang diolah maupun tidak diol ah, yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan pangan, bahan baku pangan, dan bahan lain yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan, dan atau pembuatan makanan atau minuman. Pangan menyediakan unsur-unsur kimia tubuh yang dikenal

sebagai zat gizi. Pada gilirannya, zat gizi tersebut menyediakan tenaga bagi tubuh, mengatur proses dalam tubuh dan membuat lancarnya pertumbuhan serta memperbaiki ja ringan tubuh. Pangan menjadi salah satu kebutuhan dasar bagi manusia, karena itu pemenuhan atas pangan menjadi hak asasi setiap rakyat Indonesia dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk melaksanakan pembangunan nasional. Masalah konsumsi pangan sangat bervariasi da ri satu wilayah ke wilayah lainnya baik pada tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten. Selera makanan orang di setiap negara pasti berbeda -beda sehingga setiap negara mempunyai makanan khas sendiri. Di Amerika Serikat misalnya, rata-rata penduduknya mema kan makanan berbahan dasar yang terbuat gandum dan tepung. Hal ini sangat bertolak belakang dengan Indonesia yang mayoritas penduduknya mengkonsumsi nasi sebagai makanan pokok mereka. Jadi, dapat dipastikan bahwa setiap negara memiliki makanan khasnya masing-masing. Bangsa Indonesia, seperti halnya bangsa yang telah tinggi kebudayaanya, hanya memiliki konsep tersendiri mengenai seni kuliner. Seni kuliner harus mendapatkan tempat yang layak dan penting artinya sebagai elemen dalam pembentukan karakter suatu bangsa. Pangan tradisional merupakan produk bercitarasa budaya tinggi yang berupa perpaduan antara kreasi mengolah hasil sumber daya lokal dengan selera berbumbu adat istiadat dan telah diwariskan secara turun temurun. Indonesia memiliki jenis pangan lokal atau tradisional yang sangat

beragam, dimana hamp ir setiap daerah di Indonesia memiliki pangan tradisional yang menjadi ciri khas dari daerah tersebut. Namun, seiring perkembangan zaman pangan tradisional ini mulai kalah bersaing dengan pangan-pangan yang berasal dari negara lain. Bagi masyarakat Indonesia umumnya amat diyakini khasiat aneka pangan tradisional, seperti tempe, bawang putih, madu, kunyit, jahe, kencur, temu lawak, asam jawa, sambiloto, daun beluntas, daun salam, cincau, dan aneka herbal lain nya. Jamu sebagai racikan aneka herbal berkhasiat juga sangat popul er di Indonesia, khususnya di pulau Jawa. Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan pangan

protein. bahkan saat ini berbagai makanan tradisional yang dimiliki oleh berbagai wilayah di tanah air sudah dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat bahkan kebutuhan masyarakat daerah lain.mengakibatkan meningkatnya perhatian terhadap masalah ini. teknologi pengolahan. . dan kurangnya kesadaran pekerja maupun produsen yang menangani pangan tradisional. Namun. kimia. yang ternyata sangat disukai oleh berbagai kalangan bahkan telah dieksport. Meningkatnya peran media massa baik media cetak ataupun elektronik . dan fisik. belum diterapkan nya praktek sanitasi dan higinitas yang memadai. Zat -zat gizi tersebut berupa karbohidrat. Peluang bagi pengembangan jenis makanan tradisional unggulan sesuai dengan potensi dan preferensi makin terbuka dengan adan ya otonomi daerah. Makanan bersumber dari tumbuh -tumbuhan dan hewan. seseorang akan sulit me lakukan segala aktivitasnya karena didalam makanan terdapat zat -zat gizi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. terdapat pula kendala-kendala pada makanan tradisional antara lain : ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Cita rasa kurang memenuhi selera generasi muda Penampilan kurang menarik karena dimasak terlalu lama Standar mutu dan gizi kurang Beberapa makanan harus disajikan panas Promosi dan penyebaran informasi serta upaya pengembangannya masih terbatas ‡ Kurangnya investor yang tertarik untuk mengembangkan produk makanan tradisional ‡ Kurangnya pengetahuan masyarakat akan arti gizi dan kesehatan Adanya berbagai kendala diatas. tidak membuat masyarakat untuk tidak lagi mengkonsumsi pangan tradisional. Adanya bahaya atau cemaran tersebut seringkali ditemukan karena rendahnya mutu bahan baku. Permasalahan mendasar keamanan pangan tradisional pada umumnya terletak pada kelemahan dalam hal jaminan keamanannya terhadap bahaya biologi atau mikrobiologi. Dapat disimpulkan bahwa makanan merupakan sumber energi yang penting bagi tubuh. Tanpa makanan. Beberapa terobosan yang telah dilakukan oleh beberapa industri pangan ternyata mam pu mengangkat citra dan cita rasa makanan tradisional.

vitamin. air. 1.2. untuk itulah Indonesia memiliki jenis pangan lokal atau tradisional yang sangat beragam . di negara-negara Eropa dan Amerika orang sudah terbiasa dengan makan makanan yang terbuat dari tepung dan gandum. yaitu tempat tinggal. otak -otak dari makassar. kebiasaan makan. sedangkan di negara negara asia khususnya di Indonesia orang sudah tidak bisa lepas dari makanan yang namanya nasi. makanan tradisional yang dimiliki oleh berbagai wilayah di tanah air sudah dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat bahkan ke butuhan masyarakat daerah lain. Orang yang tinggal di daerah gunung akan berbeda selera makanannya dengan orang yang tinggal di daerah dekat pantai. Setiap daerah di Indonesia memiliki pangan tradisional yang menjadi ciri khas dari daerah tersebut. sate lilit dari bali.lemak. Menilai kandungan gizi bahan pangan . dan lain -lain. dan mineral.2 Tujuan dan Kegunaan 1. dan masih banyak lagi. usia. misalnya saja kerak telor dan sayur asem yang menjadi makanan khas dari daerah betawi .1 Tujuan Adapun tujuan dari praktikum pangan dan gizi pertanian ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam hal: 1. Namun seiring perkembangan zaman. Selera makan setiap orang berbeda -beda. hal ini dipengaruhi beb erapa faktor. Indonesia m erupakan negara yang memiliki banyak pulau dan daerah. barongko dari mandar. bajigur dari jawa barat. Menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan dengan tepat 3. Setiap negara pasti memiliki makanan khas negara masing-masing. Menimbang bahan pangan dengan te pat 2. jenis kelamin. Banyak remaja dan anak -anak yang tidak mengetahui pangan tradisional indonesia dan mereka senang mengkonsumsi makanan dari negara-negara lain yang masuk ke indonesia.

2 Kegunaan Kegunaan dari praktikum ini yaitu agar mahasiswa mengetahui kandungan gizi bahan pangan dan kecukupan gizi tiap individu dan kelompok sesuai dengan berat dan tinggi badannya.4. Menilai kecukupan (RDA) gizi individu dan kelompok 5. 1.2. . Menghitung tingkat konsumsi energi dan zat gizi.

jumlah produksi dan ketersediaan pangan. Tanpa mengkonsumsi pangan dalam jumlah dan mutu yang tepat. serat. baik secara fisik maupun mental. lemak. Kecukupan akan karbohidrat.1. yang dikonsumsi seseorang atau sekelompok orang yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan fisiologis. Kualitas pangan mencerminkan ad anya .1 Konsumsi Pangan.1 Konsumsi Pangan Pangan merupakan kebutuhan utama yang tidak dapat digantikan oleh apapun.II. Tubuh seharusnya menerima semua zat gizi yang diperlukan melalui makanan. memperbaiki jaringan tubuh serta untuk pertumbuhan (S uryono. sedangkan tujuan sosiologis adalah untuk memelihara h ubungan manusia dalam keluarga dan masyarakat. Konsumsi pangan merupakan banyaknya atau jumlah pangan. Konsumsi pangan dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain jenis. lebih banyak ditentukan oleh kualitas dan kuantitas pangan yang dikonsumsi. Tujuan psikologis adalah untuk memenuhi kepuasan emosional atau selera. Untuk tingkat konsumsi. dan Zat Gizi 2. dan mineral pada dasarnya dapat dipenuhi dari kons umsi sehari-hari (Mahendradatta. TINJAUAN PUSTAKA 2. 2008). secara tunggal maupun beragam. psikologis dan sosiologis. Energi. 2007). protein. Makan dan minum yang sehat dan cukup gizi berarti mengkonsumsi makanan dan minuman yang jumlahnya sesuai dengan kebutuhan dan bervariasi macamnya. Konsumsi pangan merupakan faktor utama untuk memenuhi kebutuhan gizi yang selanjutnya bertindak menyediakan energi bagi tubuh. vitamin. mengatur proses metabolisme. Tu juan fisiologis adalah upaya untuk memenuhi keinginan makan (rasa lapar) atau untuk memperoleh zat-zat gizi yang diperlukan tubuh. tubuh tidak akan mampu melaksanakan kegiatan sehari -hari.

Seperti halnya pada kompor. kekurangan zat gizi khususnya energi pada awalnya akan menimbulkan rasa lapar dan menyebabkan kurang gizi (Santoso. 2006).2 Konsumsi Energi Tubuh menggunakan sebagian besar energi untuk beraktifitas. Oleh karena itu. sedangkan kuantitas pangan mencerminkan jumlah setiap gizi dalam suatu bahan pangan. Makan dan minum sehat dan sarat gizi berarti mengkonsumsi makanan dan minuman yang jumlahnya sesuai dengan kebutuhan dan bervariasi macamnya. akan tetapi energi juga diperlukan untuk mengangkut zat -zat gizi yang diperoleh ke bagian tubuh untuk digunakan dan memelihara proses tubuh. karena makanan tersebut lezat bagi kita. Tubuh seharusnya menerima semua zat gizi yang diperlukan melalui makanan. mempunyai citarasa lezat dan membangkitkan selera makan (Mahendradatta. makanan yang sehat terutama yang diolah dan disiapkan dengan benar. 2003). melainkan juga untuk suatu kepuasan. fisiologis lainnya. Untuk hidup sehat manusia memerlukan sejumlah zat -zat gizi. 2008). denyut jantung. 2. 2007) . maka unsur kualitas dan kuantitas harus dapat terpenuhi (Suryono. dan proses -proses. Energi diperlukan manusia untuk bergerak atau melakukan pekerjaan fisik dan juga menggerakkan proses -proses dalam tubuh seperti misalnya sirkulasi darah. kita makan tidak hanya mencukupi kebutuhan akan zat gizi.1. untuk memperoleh energi panas harus setiap kali diisi dengan bakan bakar. demikian pula tubuh manusia harus selalu disuplai dengan makanan sebagai sumber energi untuk memanaskan tubuh dan untuk bekerja (Kusharto. Kenyataannya. pencernaan. Jika balita aktif maka diperlukan makin banyak energy dari pada jika melakukan aktifitas yang kurang aktif. Untuk mencapai keadaan gizi yang baik. .zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh yang terdapat dalam bahan pangan. pernafasan.

vitamin dan mineral. 2009). Dalam mewujudkan keadaan gizi yang baik. namun bisa dimungkinkan zat gizi tersebut tidak terdapat pada bahan pangan yang lain (Dahlan. Zat gizi yang terkandung dalam makanan tersebut berbeda-beda antara makanan yang satu dengan yang lainnya. hidrat arang.Pembagian asupan energi sehari -hari dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 1. Manusia membutuhkan 45 macam zat gizi untuk hidupnya.1. 2009) . Masing-masing bahan makanan yang dikonsumsi memiliki kandungan gizi yang berbeda. Satu jenis zat gizi tertentu kemungkinan terkadung terdapat pada jenis bahan pangan. Perbedaan tersebut dapat berupa jenis zat gizi yang terkandung dalam makanan.3 Konsumsi Zat Gizi Zat gizi merupakan unsur yang terkandung dalam makanan yang memberikan manfaat bagi kesehatan manusia. lemak. Pembagian asupan energi sehari -hari Waktu makan Sarapan Selingan pagi Makan siang Selingan sore Makan malam Persentase dari energi total 20-25 % 10 % 25-30 % 10 % 25-30 % Sumber : Data Primer. . tubuh manusia membutuhkan macam dan jumlah zat gizi dalam ukuran yang sebanding d engan yang dibutuhkan tubuh (Dahlan. Konsumsi zat gizi merupakan cara orang makan makanan yang beraneka ragam menggunakan semua macam bahan makanan dari semua golongan. 2010 2. maupun jumlah dari masing -masing zat gizi. serta bahan makanan dalam jumlah dan kualitas yang benar dan tepat. Zat -zat gizi ini dikelompokkan dalam kelompok besar yaitu protein.

Pola makan sehari -hari merupakan pola makan seseorang yang berhubungan dengan kebiasaan makan setiap harinya (Peskesmas Oke. sangat rendah kalorinya (Winarno. yaitu sebagai bahan pembangun dan bahan pembakar. air dan serat yang terdapat di dalam makanan. 1. 1993). 1993). . Kelompok karbohidrat dalam protein mempunyai nilai energi 4 kkal/g. lemak. mencegah atau membantu kesembuhan penyakit. (5). Demikian pula letak geografis mempengaruhi mak anan yang diinginkannya. Budaya cukup menentukan jenis makanan yang sering dikonsumsi. (4) vitamin. (2) protein. mineral dan (6) air. 2. maka akan dihasilkan suatu zat panas. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pola makan antara lain. status nutrisi. tinggi sekali kalorinya.2 Pola dan Kebiasaan Makan Pola makan sehat merupakan suatu cara atau usaha dalam pengaturan jumlah dan jenis makanan dengan maksud tertentu seperti mempertahankan kesehatan. Status sosial ekonomi. Setiap jenis makanan tidak sama nilai energinya (Winarno. 2. Karena alasan tersebut. tidak mempunyai nilai energi sama sekali. (3). kalorinya nol. sedangkan lemak dan minyak. makanan yang tinggi kandungan lemaknya. 3. seperti halnya daun selada dan beberapa sayuran segar lainnya. Sama halnya dengan bahan bakar lain.Berbagai zat gizi yang diperlukan tubuh dapat digolongkan ke dalam enam macam yaitu (1) karbohidrat. 2009). Karbohidrat sebagai bagian penting dari makanan yang kita konsumsi memiliki dua fungsi utama. bila bahan pangan tersebut dioksidasi dalam hal ini dibakar. Agama atau Kepercayaan juga mempengaruhi jenis makanan yang dikonsumsi. Pilihan seseorang terhadap jenis dan kualitas makanan turut dipengaruhi oleh status sosial dan ekonomi. Sedangkan makanan yang tinggi kandungan air dan serat atau selulosanya. nilainya lebih dari dua kali lipat yaitu 9 kkal/g.

3 Tingkat Konsumsi atau Kecukupan Energi dan Zat Gizi Tingkat konsumsi seseorang dipengaruhi oleh banyak hal yang berkaitan. Adanya kebiasaan pangan yang berbeda-beda tersebut bisa diakibatkan dari unsur -unsur budaya yang ada pada masyarakat itu sendiri. Tidak jarang orang yang kesulitan menelan. nafsu makan. sosial dan budaya. Sariawan atau gigi yang sakit seringkali membuat individu memilih makanan yang lembut. Kebiasaan makan pada masyarakat akan mempunyai peran yang penting dalam pembentukan kebiasaan makan keluarga dan individu. Kesehatan. Sedangkan rasa kenyang merupakan perasaan puas karena telah memenuhi keinginannya untuk makan. 20 06). tetapi pada masyarakat yang lain bisa saja pangan tersebut tidak dikonsumsi. Rasa lapar. 6. . Kesehatan seseorang berpengaruh besar terhadap kebiasaan makan. memilih menahan lapar dari pada makan. Hal -hal yang disukai dan tidak disukai sangat berpengaruh terhadap kebiasaan makan seseorang. 2006). 5. nafsu makan merupakan sensasi yang menyenangkan berupa keinginan seseorang untuk makan.4. Kebiasaan makan adalah cara individu atau kelompok individu dalam memilih makan dan mengkonsumsinya sebagai reaksi terhadap pengaruh fisiologik. 2. Orang seringkali memulai kebiasaan makannya sejak dari masa kanak -kanak hingga dewasa. Kebiasaan makan yang ada pada masyarakat antara satu dengan daerah lain dapat berbeda. dan rasa kenyang. Pembentukan kebiasaan makan pada masyarakat mempunyai peran penting dalam kebiasaan makan pada keluarga dan individu (Fatimah. mungkin pangan tertentu dikonsumsi oleh suatu masyarakat. (Puskesmas Oke. Personal preference. Rasa lapar umumnya merupakan sensasi yang kurang menyenangkan karena berhubungan dengan kekurangan makanan. Sebaliknya. 2009). Kecukupan energi merupakan pemenuhan semua zat -zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh u ntuk menjaga kelangsungan hidup dan menjalankan kegiatan hidupnya (Santoso.

Sehingga diharapkan mereka akan mengetahui dan merubah perilaku mereka di bidang gi zi. Kebutuhan manusia akan energi dan zat gizi lainnya sangat bervariasi meskipun faktor-faktor seperti ukuran badan. 3) Pengetahuan gizi. macam kegiatan dan faktor lainnya sudah diperhitungkan. Pertambahan usia akan disertai dengan penurunan fungsi dan metabolisme organ tubuh serta komposis i tubuh. dan tinggi rendahnya tingkat aktivitas seseorang. Jumlah zat gizi yang dibutuhkan dapat tergantung pada kualitas makanan karena efisiensi penyerapan dan pendayagunaan zat gizi oleh tubuh dipengaruhi oleh komposisi dan keadaan makanan secara keselu ruhan (Kusharto. Hasil analisis kandungan gizi berbagai jenis makanan menunjukkan tidak satupun jenis makanan yang mengandung zat gizi yang lengkap yang dibutuhkan oleh manusia. 2007). Ber bagai upaya perbaikan gizi dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pengetahuan gizinya. . 2) Jenis kelamin. 2003). Yaitu dengan perbaikan gizi keluarga tingkat pengetahuan mereka akan mempengaruhi mereka dalam sikap dan perilakunya dalam memilih makan selanjutnya akan mempengaruhi asupan makanan sehari-hari (Santoso. kecuali.Tubuh manusia memerlukan makanan dengan gizi seimbang yaitu makanan yang mengandung semua zat gizi setiap bahan pangan memiliki keunggulan tertentu sehingga dengan mengkonsumsi pangan yang beragam maka kekurangan zat gizi pada salah satu jenis bahan pangan akan tertutupi oleh bahan pangan lainnya. Bertambahnya usia seseorang juga akan mempengaruhi asupan makanannya. jenis kelami n. Gejala menurunnya fungsi organ tubuh sering baru tampak setelah seseorang mencapai usia lanjut. berat badan. ASI (Mahendradatta. Perubahan tersebut menyebabkan kebutuhan gizi dan jumlah asupan makanan berkurang. Secara prinsip kebutuhan gizi setiap individu berbed abeda hal ini tergantung pada kondisi kesehatan. Di samping itu angka kecukupan gizi untuk pria dan wanita berbeda karena adanya perbedaan dalam ukuran komposisi tubuh. 2006). Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat konsumsi: 1) Usia.

Karbohidrat merupakan bahan makanan penting dan sumber tenaga yang terdapat dalam tumbuhan dan daging hewan. b) Protein Protein adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain d engan ikatan peptida . Karbohidrat menyediakan kebutuhan dasar yang diperlukan tubuh. Pada dasarnya protein menunjang keberadaan setiap sel tubuh. Kekurangan protein bisa berakibat fatal yaitu kerontokan rambut dan yang paling buruk ialah penyakit kekurangan protein. hidrogen. karbohidrat juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa di dalam tubuh. Bi asanya pada anak-anak kecil yang menderitanya. seperti selulosa. Secara alamiah zat besi diperoleh dari makanan. dan oksigen. kacang -kacangan. dapat dilihat dari yang namanya busung lapar.Fe terdapat dalam bahan makanan hewani. yang disebabkan oleh filtrasi air di dalam pembuluh darah sehingga menimbulkan odem. Pemenuhan Fe oleh tubuh memang sering dialami sebab rendahnya . karbohidrat juga menjadi komponen struktur penting pada makhluk hidup dalam bentuk serat (fiber). Kekurangan yang terus menerus menyebabkan marasmus dan berkibat kematian . dan sayuran berwarna hijau tua. proses kekebalan tubuh. Selain itu. berperan penting dalam proses metabolisme dalam tubuh. c) Zat besi Zat besi (Fe) merupakan Salah satu unsur penting dalam proses pembentukan sel darah merah. serta lignin. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus. Kekurangan zat besi dalam menu makanan sehari -hari dapat menimbulkan penyakit anemia gizi atau yang dikenal masyarakat sebagai penyakit kurang darah. dan pembentuk struktur sel dengan mengikat protein dan lemak . Selain sebagai sumber energi.Kecukupan energi yang di butuhkan oleh manusia yaitu : a) Karbohidrat Karbohidrat atau sakarida adalah segolongan besar senyawa organik yang tersusun hanya dari atom karbon. pektin.

2003). dan memelihara suhu tubuh (Bambang. usaha telah dilakukan dengan perhitungan perhitungan secara faktorial pengeluaran energi tiap -tiap hari dari tipe individu tertentu dengan menambah sejumlah pengeluaran energi untuk tidur. Penyerapan Fe asal bahan makanan hewani dapat mencapai 10 -20%. Umur d. Suatu kecukupan zat gizi yang dianjurkan diharapkan dapat menjamin tercapainya status gizi yang baik. kebutuhan energi pada dasarnya tergantung dari empat faktor yang saling berkaitan. yang bisa disimpan di dalam sel-sel lemak sebagai cadangan energi. Kegiatan fisik b. Fungsi lemak adalah sebagai sumber energi. sumber asam lemak esensial. bekerja. Ukuran dan komposisi tubuh c. yaitu: a. menghemat protein. Untuk menetapkan kecukupan energi. meskipun mekanisme yang terperinci untuk mengontrol intik energi belum sepenuhnya dimengerti namun faktor yang sangat penting adalah taraf pengeluaran energi . Iklim dan faktor ekologi lainnya. pelindung organ tubuh. pembentukan sel -sel. Fe bahan makanan hewani lebih mudah diserap daripada Fe nabati (non heme). Dasar-dasar anjuran kecukupan untuk energi berbeda dengan zat-zat gizi lainnya. sebagai pelumas. . terutama dari sumber Fe nabati yang hanya diserap 1 -2%. Manfaat lain mengkonsumsi makanan sumber zat besi adalah terpenuhinya kecukupan vitamin A. 2009). memberi rasa kenyang dan kelezatan. Lemak yang beredar di dalam tubuh diperoleh dari dua sumber yaitu dari makanan dan hasil produksi organ hati. Makanan sumber zat besi umumnya merupakan sumber vitamin A. Menurut Kusharto (2003). d) Lemak Lemak merupakan suatu zat yang kaya akan energi. alat angkut vitamin larut lemak. berfungsi sebagai sumber energi yang utama untuk proses metabolisme tubuh.tingkat penyerapan F e di dalam tubuh. dan rekreasi (Kusharto .

2. Fakultas Pertanian. Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian.2.2 Bahan Bahan-bahan yang digunakan pada praktikum penilaian tingkat konsumsi pangan yaitu.00 -15. 3. saringan. wajan. garpu. METODE PRAKTIKUM 3.2 Alat dan Bahan 3. 3.1. coklat batang.1.III. korek api. mentega. pukul 13. tanggal 24 September 2010. kompor.2 Tempat Praktikum penilaian tingkat konsumsi pangan dilaksanakan di Laboratorium Pangan dan Gizi. pisang raja. sendok. gula pasir. dan telur . . kacang tanah.1 Waktu Praktikum penilaian tingkat konsumsi pangan dilaksanakan pada hari Jum¶at. dan parutan keju.1 Waktu dan Tempat 3. piring. spatula. Makassar.1 Alat Alat-alat yang digunakan pada praktikum penilaian tingkat konsumsi pangan yaitu timbangan. Universitas Hasanuddin. Program Studi Agribisnis. pisau.00 WITA. 3.

Goreng kacang tanah dengan menggunakan sedikit minyak. Untuk isinya. 2. 3.2 Cara Kerja Adapun cara kerja dalam pembuatan ³Sanggara Balanda´ adalah sebagai berikut: 1. 4. serta kecukupan (RDA) energi dan zat gizi per hari.3.3. dan gula) k e belahan pisang tersebut. 3. kemudian digoreng. 8. 7. . Pisang yang telah digoreng tersebut dibelah tengahnya tetapi jangan sampai terbelah dua. campurkan kacang yang telah dicincang tersebut dengan mentega dan gula pasir. 9. Prinsip metode ini ialah menimbang secara langsung berat setiap jenis pangan yang dikonsumsi kemudian mencatatnya dalam tabel pengamatan. Taruh pisang yang telah diisi tersebut ke dalam piring saji. Pisang raja yang telah dikupas di celupkan kedalam ceplokan telur. Hitung nilai kandungan energi dan zat gizi bahan makanan. Semua bahan ditimbang terlebih dahulu.3.3 Metode Kerja 3. Parut coklat batang diatas pisang tersebut lalu hias dengan susu kental manis. 6.1 Metode yang di Gunakan Metode yang digunakan pada praktikum penilaian tingkat konsumsi pangan yaitu metode penimbangan. mentega. Ulangi perlakuan tersebut sampai adonan habis. lalu taruh isi (campuran kacang. lalu cincang halus. nilai kandungan energi dan zat gizi makanan yang dikonsumsi. 5.

Pada gilirannya. dan bahan lain yang digunakan dalam proses penyiapan.1. mengatur proses dalam tubuh dan membuat lancarnya pertumbuhan serta memperbaiki jarring tubuh. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Sanggara Balanda Gambar 1. Selain Itu Juga mengisi kekurangan kalor i akibat banyaknya aktivitas. dan atau pembuatan makanan ata u minuman. dan malam. zat gizi tersebut menyediakan tenaga bagi tubuh. Makanan selingan (bisa juga disebut camilan. kudapan.1 Pangan atau Makanan Selingan Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air. Camilan yang sehat bisa melengkapi zat -zat gizi yang mungkin kurang pada makanan pagi. bahan baku pangan. baik yang diolah maupun tidak diolah. Makanan Selingan ³sanggara Balanda´ Sanggara balanda merupakan jenis makanan selingan yang dapat ditemui di berbagai daerah di Indonesia. pengolahan. khususnya di Sulawesi. 4. Sanggara Balanda adalah salah sat u penganan wajib . atau snack) tak kalah penting dengan makanan utama bagi anak -anak. Pangan menyediakan unsur -unsur kimia tubuh yang dikenal sebagai zat gizi.IV. termasuk bahan tambahan pangan. siang. yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia.

Pisang meja dikonsumsi dalam bentuk segar setelah buah matang. Karbohidrat pisang merupakan cadangan energi yang sangat baik digunakan dan dapat secara cepat tersedia bagi tubuh. direbus. kandungan protein dan lemak pisang ternyata . B6. yaitu pisang meja (dessert banana ) dan pisang olah an (plantain. Pisang juga mengandung vitamin. atau dik olak. 4. Pisang mempunyai kandungan gizi sangat baik. seribu. dan mentega. Di lihat dari bahan utamanya yang memakai pisang raja. dan sunripe. dan serotonin yang aktif sebagai neurotransmitter dalam kelancaran fungsi otak. dan kalsium. Pisang Pisang dikelompokkan dalam dua golongan. B kompleks.muncul di acara-acara adat bugis -makasar. Seperti kue -kue khas bugis lainnya yg manis luar biasa. seperti pisang ambon. sanggara belanda juga sarat dengan gula dan telur. yaitu C. dibakar. Pisang olahan dikons umsi setelah digoreng. Makanan ini merupakan makanan bangsawan bugis pada jaman dahulu dan tidak sembarang orang boleh memakanan makanan ini. Namun. cooking banana). Pisang adalah alternatif terbaik untuk menyediakan energi di saat-saat istirahat atau jeda.1.2 Jenis Bahan 1. Karbohidrat pisang merupakan karbohidrat kompleks tingkat sedang dan tersedia secara bertahap. raja. fosfor. susu. sehi ngga dapat menyediakan energi dalam waktu tidak terlalu cepat. Pisang kaya mineral seperti kalium. pada waktu otak sangat membutuhkan energi yang cepat tersedia untuk aktivitas biologis. jaman dulu tidak mungkin rakyat biasa bisa mendapatkan mentega yang konon katanya hanya orang -orang kompeni Belanda yang memiliki mentega tersebut. magnesium. besi. antara lain menyediakan energi cukup tinggi dibandingkan dengan buah-buahan lain.

yang bisa menjadi antioksidan dan bisa membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. atau tanpa penambahan garam (NaCl) atau bahan lain yang . Gula pasir Gula pasir merupakan sembilan bahan pokok kebutuhan rumah tangga yang tak pernah lepas dari sorotan masyarakat.kurang bagus dan sangat rendah. Meski demikian.13 persen. Gula merupakan sumber karbohidrat bagi tu buh dan diolah menjadi glukosa yang akan menjadi makanan bagi sel -sel tubuh manusia. Kelebihan lain yang terkandung dalam kacang adalah kandungan serat (fibre) yang berfungsi membantu melancarkan buang air besar. seperti sebagai sumbeer energi dan karbohidrat yang utama dan paling mudah untuk diolah didalam tubuh .3 persen dan 0. tidak perlu takut kegemukan walau mengonsumsi pisang dalam jumlah banyak. kandungan lem ak dan protein pisang masih lebih tinggi dari apel. Gula memiliki banyak manfaat bagi tubuh . Kacang mengandung banyak protein selain itu kacang juga diperkaya dengan omega 9 yang bisa mengontrol kolesterol dalam darah dan vitamin E. Mentega Mentega adalah produk makanan berbentuk padat lunak yang dibuat dari lemak atau krim susu atau campurannya. yang hanya 0. kedua terpenting setelah kedelai di Indonesia. Kacang tanah merupakan sejenis tanaman tropika. yaitu hanya 2. dan obesitas karena sisa metabolisme yang berlebihan disimpan dalam tubuh dalam bentuk l emak.3 persen. Karena itu. jika konsumsinya berlebihan. 2. 4. Tapi. Ia tumbuh secara perdu setinggi 30 hingga 50 cm (1 hingga 1½ kaki) dan mengeluarkan daun -daun kecil. dia akan berbalik jadi sumber penyakit seperti penyakit diabetes yang disebabkan oleh penumpukan gula darah di dalam sel -sel darah. 3. Kacang Kacang merupakan tanaman polong-polongan atau legum dari famili fabaceae.

. Telur sebagai sumber protein mempunyai banyak keunggulan antara lain. Sumber gizi telur sebenarnya lebih banyak pada kuning telurnya dibandingkan bagian yang berwarna putih.diizinkan. lemak. Secara komersial mentega biasanya mengandung 80 -85% lemak susu. Telur mempunyai citarasa yang enak sehingga digemari oleh banyak orang. dan 12-16% air. lemak. vitamin A. kalsium. dan tyrosin. Sebaliknya. kandungan asam amino paling lengkap dibandingkan bahan makanan lain seperti ikan. kandungan vitamin A dan D. Selain itu. Protein coklat kaya akan asam amino triptofan. protein. protein. Gizi yang terdapat pada co klat yaitu energi. biskuit. minuman dan lain-lain. cokelat juga banyak diaplikasikan dalam beragam makanan mulai dari cake. Coklat Coklat merupakan makanan yang digemari segala usia mulai dari anak -anak sampai orang tu a. fenilalanin. tahu. dan vitamin. Telur juga berfungsi dalam aneka ragam pengolahan bahan makanan. t empe. serta minimal m engandung 80 persen lemak susu. Selain rasanya yang enak. fosfor. cok lat juga sering diasosiasikan dengan produk bernilai tinggi atau mahal sehingga sering dijadikan sebagai hadiah. vitamin A. permen. 6. daging. ayam. telur termasuk bahan makanan sumber protein yang relatif murah dan mudah ditemukan. zat besi dan vitamin A justru hampir seluruhnya terkonsentrasi pada kuning telur. Telur Telur merupakan bahan makanan yang sangat akrab dengan kehidupan kita sehari -hari. ice cream. Tidak hanya dalam bentuk coklat batangan. dan lain-lain. Nilai gizi mentega terletak pada lemak yang mudah dicerna. 5. Meski coklat mengandung lemak tinggi namun relatif tidak mudah tengik karena coklat juga mengandung polifenol (6%) yang berfungsi sebagai antioksidan pencegah ketengikan. Za t gizi pada telur yaitu kalori.

coklat sebanyak 250 kg. daging.Sanggara balanda ialah jenis pangan selingan yang sangat praktis dalam pembuatannya. mentega sebanyak 200 kg. Setiap makanan mempunyai kandungan gizi yang berbeda meliputi karbohidrat. Makanan berfungsi sebagai sumber energi yang diperlukan tubuh untuk melakukan pekerjaan yang penting dan . padahal makanan tersebut memiliki kandungan protein yang stuktur dan rangkaian ikatan asam amino yang paling mudah dicerna oleh tubuh manusia . protein. Berdasarkan bahan yang telah di bahas sebelumnya. gula pasir sebanyak 350 kg. serta telur sebanyak 100 gram. kacang sebanyak 330 kg. Energi juga diperlukan untuk . Beberapa orang menolak untuk memakan makanan dari hewan seperti.membantu pertumbuhan badan dan otak. dapat dilihat perinciannya pada tabel berikut: Tabel 2. Jenis dan Jumlah (berat) Bahan No Jenis Bahan 1 Pisang 2 Kacang 3 Gula pasir 4 Mentega 5 Coklat 6 Telur Sumber: Data Primer setelah diolah . Hal ini dikarenakan dalam membuat makanan selingan sanggara balanda. dan lain-lain. 4. 2010 Berat Bahan (gr) 2500 330 350 200 250 100 Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa dalam pembuatan makanan selingan ³sanggara balanda´ dapat menggunakan bahan bahan berupa pisang sebanyak 2500 kg.3 Kandungan Energi dan Zat Gizi Bahan Makanan Makanan berasal dari hewan atau tumbuhan yang dimakan oleh makhluk hidup untuk memberikan tenaga dan nutrisi. telur dan lain -lain. lemak.1. tidak membutuhkan banyak jenis bahan pangan dan semua bahan pangan yang dipakai dalam pembuatan sanggara balanda ini sangat mudah didapat kan.

Berdasarkan tabel diatas maka di ketahui bahwa pisang dengan berat 2500 gram memiliki kandungan energi sebanyak 2100 kal. protein.02 18110 32. Makanan berperan sebagai energi dalam tubuh yang berfungsi mengatur proses metabolism e.C Vit. Untuk itu perlu diketahui jenis dan jumlah pangan yang di konsumsi oleh seseorang dalam satu hari. berdiri.99 0 0 0. Hal ini disebabkan oleh tingkat kesadaran masyarakat akan ko nsumsi makanan yang baik dan menyehatkan masih rendah.27 0. aktifitas. menghasilkan susu untuk bayi dan semua pekerjaan lain yang dilakukan tubuh. berat badan.52 Vit.75 0. bekerja dan bermain. jenis kelamin.B 1 2 3 4 5 6 Jumlah 3730 7882 127. mengandung protein sebanyak 21 gram. 2010 Kebutuhan gizi setiap orang berbeda -beda sesuai dengan tinggi badan. Kandungan Energi dan Zat Gizi Bahan Makanan No Jenis Bahan Pisang Kacang Gula Mentega Coklat Telur Berat (g) 2500 330 350 200 250 100 Energi (kal) 2100 1844.E) 16625 0 0 600 75 810 Zat Besi (mg) 14 6. Adapun kandungan energi dan zat gizi makanan sanggara balanda dapat dilihat pada tabel berikut .2 7 2. vitamin A sebanyak 16625 mg.membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.7 1274 1450 1067.8 Protein (g) 21 88. vitamin. dan lain -lain. vitamin C dan vi tamin B yang . Terkadang seseorang dalam mengkonsumsi makanan tidak mementingkan kandungan gizi yang terdapat di dalam bahan makanannya . mineral dan air. zat besi sebanyak 14 mg. tanpa makanan semua organ-organ tubuh tidak akan berjalan dengan baik.914 Sumber: Data Primer setelah diolah . Pekerjaan otot yang juga memerlukan energi diperlukan oleh seseorang misalnya untuk duduk.075 0. lemak.25 175 2. Kandungan energi pada maka nan bersumber dari karbohidrat.77 0 1 5 11. Tabel 3.5 145.09 Vit.A (R. Makanan merupakan sumber energi bagi tubuh.43 175 0 0 0 0 0 1. usia.35 2.

namun tidak memiliki kandungan vitamin C. vitamin C.075.2 mg.2 Kandungan Energi Konsumsi/Orang/Hari dan Zat Gizi Makanan yang Di Makanan menghasilkan energi yang diperlukan oleh tubuh manusia dalam menjalankan aktifitasnya sehari -hari. zat besi sebanyak 6. zat besi sebanyak 2. vitamin B sebanyak 0.77 gram. Gula dengan berat sebanyak 350 gram. zat besi sebanyak 2.09 mg. serta vitamin B. Kacang dengan berat 330 gram mengandung energi sebanyak 1844. dan tidak mengandung protein. mengandung energi sebanyak 1274 kal dan zat besi 0.72 mg. vitamin A sebanyak 600 mg.43 mg. protein sebanyak 5 gram. Hal ini sesuai dengan penyataan Meta Mahendratta (2007) yang menyatakan bahwa tubu h manusia memerlukan makanan dan gizi seimbang yang mengandung semua zat gizi setiap bahan pangan memiliki keunggulan tertentu sehingga dengan mengkonsumsi pangan yang beragam maka kekurangan zat gizi pada salah satu bahan akan tertutupi oleh bahan pangan lainnya. Hasil tersebut diperoleh dengan menggunakan rumus Kandungan Energi/Zat Gizi Bahan Makanan (KGbm).8 kal.52 gram. protein sebanyak 88. Coklat dengan berat 250 gram memiliki kandungan energi sebanyak 1067. dan vitamin B sebanyak 0. zat besi sebanyak 7 mg. vitamin B sebanyak 0. Telur dengan berat 100 gram memiliki kandungan energi sebanyak 145. Untuk mengetahui energi dan zat g izi makanan yang . namun tidak memiliki kandungan vitamin C dan vitamin B. namun tidak memiliki kandungan vitamin A dan vitamin C. vitamin A. namun tidak terdapat kandungan vitamin C didalam coklat.35 mg.99 mg. Mentega dengan berat 200 gram memiliki kandungan energi sebanyak 1450 kal.5 kal. vitamin A sebanyak 810 mg. vitamin A sebanyak 75 mg. 4. Makanan yang dikonsumsi oleh setiap orang haruslah sesuai dengan kebutuhan energi dan zat gizi yang diperlukan.75 mg. protein sebanyak 1 gram.7 kal.masing-masing sebanyak 175 dan 1. protein sebanyak 11.

dikonsumsi seseorang per hari maka dilakukan perhitungan pada tabel berikut. .

Oseng tempe dengan berat 2310 gram.9 Protein (g) 15. zat besi sebanyak 6.77 mg.53 708 Vit. namun tidak memiliki kandungan vitamin A.Tabel 4. Bandeng dengan berat 4425 gram. zat besi sebanyak 70.078 2.8 mg. vitamin A sebanyak 5310 mg.96 mg.2 12873.87 6.62 mg.95 11. zat besi sebanyak 231 mg.2 0 5310 Zat Besi (mg) 3.464 67914 11793. vitamin A sebanyak 2173. vitamin C sebanyak 21 mg. memiliki kandungan energi sebanyak 3441. protein sebanyak 15. memiliki kan dungan energi sebanyak 4566.87 mg.84 2333. memiliki kandungan energi sebanyak 2333.232 344. vitamin B sebanyak 1. C.77 Vit.54 Sumber: Data Primer setelah diolah .58 4566. Kangkung tumis dengan berat 1540 gram.8 1236.95 mg.53 gram.14 4291.875 291. Kandungan Energi dan Zat Gizi Makanan yang Dianalisis oleh Kelompok Mahasiswa (3 Orang) No Jenis Bahan Makanan Nasi Bandeng Goreng Oseng Tempe Kangkung Tumis Jeruk Berat (g) 447. 2010 Berdasarkan tabel diatas maka dapat dilihat bahwa makanan selingan dengan berat 447.34 22.34 gram.808 1540 3900 312.05 874. dan tidak memiliki kandungan vitamin C. memiliki kandungan energi sebanyak 954. zat besi sebanyak 26. vitamin A sebanyak 67914 mg. protein sebanyak 708 gram.2 mg.8 29448.3 1155 231 0 4.6 350. protein sebanyak 32.15 10.62 kal.B 1 2 3 4 5 6 69. zat besi sebanyak 3. dan tidak memiliki kandungan vitamin C.3 gram.4 116.48 Jumlah Rata-rata/orang 14922.A (R. vitamin C sebanyak 344.8 21 0 0 0.6 4974.55 70. dan B.55 mg.C Vit.6 3441.62 88345.35 mg. vitamin A sebanyak 1155 mg.9 kal. vitamin B sebanyak 4.6 26.24 27.44 412.58 kal.6 kal.24 gram. Nasi dengan berat 2300 gram.6 gram. dan vitamin B .96 870.62 1263.35 0 1. dan v itamin B sebanyak 0.6 2300 4425 2310 Energi (kal) 954.84 kal.62 3.62 1.E) 2173. memiliki kandungan energi sebanyak 312.6 32. protein sebanyak 69. protein sebanyak 27.

Setiap orang memerlukan zat gizi yang cukup untuk keberlangsungan hidupnya. dan vitamin B sebanyak 2. serta keadaan hamil dan menyusukan. 4. hal yang paling pertama dirasakan ialah rasa lapar dan jika hal ini tidak ditanggapi dengan baik maka dalam waktu tertentu tubuh akan mengalami penurunan berat badan. asam. aktivitas. Kecukupan gizi yang dianjurkan ( Recommended dietary allowances disingkat RDA) adalah banyaknya masing -masing zat gizi yang harus dipenuhi dari makanan untuk mencakup hampir semua orang sehat.464 gram. vitamin A sebanyak 11793. antioksidan. protein sebanyak 22. dan lemak serta turunannya dari ketiganya. konsumsi energi dan protein yang mencukupi. enzim. Kecukupan zat gizi dipengaruhi oleh umur. efek termik.senyawa pengemulsi.6 mg. zat besi sebanyak 11.232 mg. protein. Kecukupan energi dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu umur. Jeruk dengan berat 3900 gram. kegiatan. jenis kelamin.sebanyak 1. Sebagai tambahan terdapat komponen anorganik dan mineral dan suatu kelompok dari senyawaan organik dalam jumlah kecil termasuk didalam vitamin.808 mg. berat dan tinggi badan. Hal ini sesuai dengan pernyataan Potter dan Hotchkiss (1998) dalam Meta Mahendra (2007) bahwa ada tiga kelompok utama penyusun pangan yaitu karbohidrat. iklim dan adaptasi. Untuk itu diperlukan perhitungan kecukupan energi dan zat gizi sesuai dengan kebutuhannya. jenis kelamin. vitamin C sebanyak 870. pi gmen dan aroma.6 kal. genetika. apabila tubuh kekurangan zat gizi. ukuran tubuh. dapat memperbaiki status gizi kurang dan gizi buruk.3 Kecukupan Energi dan Zat Gizi (RDA) Kecukupan energi merupakan pemenuhan semua zat -zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh u ntuk menjaga kelangsungan hidup dan menjalankan kegiatan hidupnya. status fisiologis. memiliki kandungan energi sebanyak 1263.078 mg. RDA disebut juga sebagai angka kecukupan gizi atau AKG angka kebutuhan maupun angka kecukupan gizi berguna untuk beberapa hal berikut: . Dengan Konsumsi energi yang baik maka tubuh tidak mudah terserang penyakit infeksi yang dapat menyebabkan kematian.48 mg.

vitamin A sebanyak 480 RE.8 60 0. vitamin C sebanyak 63.84 mg. c.276 272.589 149. fisiologi.82 3.42 21.64 996.88.A (R. zat besi sebanyak 21. Pendidikan gizi yang dikaitkan dengan kebutuhan gizi berbagai kelompok umur.E) Zat Besi (mg) Vit. 2010 Berdasarkan tabel diatas maka diketahui bahwa mahasiswa yang bernama Iis Tristiana Iswan dengan umur 18 tahun.B Iis 1 Tristiana Iswan (P) 2 Hadriyanti Umar (P) Ruslin 3 Chaerul Cora (L) 19 93 4234821 99. protein sebanyak 40 gram.84 63 0. dan vitamin B sebanyak 0.924.88 18 42 1848000 42 504 21. Patokan label gizi pada mak anan kemasan sesuai dengan UU Pangan No. biasanya dalam persentase zat gizi makanan tersebut terhadap kecukupannya. vitamin A sebanyak 504 RE. Kecukupan (RDA) Energi dan Zat Gizi Mahasiswa per Hari Kebutuhan No Nama (L/P) Umur (th) BB (kg) TB (cm) Energi (kal) Protein (g) Vit. dan vitamin B sebanyak 0. dan berat 42 kg memerlukan kebutuhan energi sebanyak 1848000 kal. Adapun kecukupan (RDA) energi dan zat gizi mahasiswa per hari dapat dilihat pada tab el berikut. b.C Vit.64 60.a.99 18 40 1760000 40 480 20. 7 tahun 1996 bahwa setiap in dustri makanan wajib mencatumkan kandungan gizi.46 90. Tabel 5.264 Sumber: Data Primer setelah diolah .829 21. Menilai tingkat konsumsi pangan seseorang atau penduduk berdasarkan data survei konsumsi pangan.14 63.46 1. Untuk Hadriyanti Umar yang memiliki berat badan 40 kg dan umur 18 tahun memerlukan kebutuhan energi sebanyak 1760000 kal.794 1.55 1980. vitamin C sebanyak 60. Untuk mahasiswa yang bernama Ruslin Chaerul Cora yang . dan kegiatan untuk mewujudkan keluarga sadar gizi melalui gerakan sadar pangan dan gizi.8 mg. zat besi sebanyak 20.924 Jumlah Rata-rata/orang 7842821 2614273.67 181. protein sebanyak 42 gram.42 660.

4 Tingkat Konsumsi Energi dan Zat Gizi/Orang/Hari Untuk mengetahui tingkat konsumsi energi. Tabel 6.80 gram.6 21. dan tingkat keaktifan individu tersebut. memerlukan kebutuhan energi sebanyak 4234821 kal.64 gram.175 Zat Besi (mg) 29448. Hal ini sesuai dengan penyataan F. zat besi sebanyak 21.190 kal.4 2 RE. dilakukan perbandingan energi dan zat gizi yang terkandung pada makanan dengan RDA. 4.E.C (gr) 116. Hal ini dilakukan untuk mengetahui tingkat konsumsi dan zat gizi yang seharusnya dikonsumsi oleh tiap orang.B (gr) 412.264 32606. dan vitamin B sebanyak 1.60 Vit. vitamin A mencapai 44.E) 291. Untuk mengetahui tingkat konsumsi dan zat gizi dapat dijelaskan pada tabel dibawah ini.296 Vit. vitamin C sebanyak 149.15 1. vitamin A sebanyak 996. .79 gram.67 0. protein mencapai 7086.175 R.2 2614273.589 mg. Tingkat Konsumsi Energi dan Zat Gizi Mahasiswa per Hari No 1 2 3 Uraian Konsumsi RDA Tingkat Konsumsi Energi (kal) 4974. tingkat konsumsi energi dan zat gizi mahasiswa per hari ialah energi mencapai 0. ukuran badan.99.A (R.46.G. umur.05 60. Winarno (1993) yang menyatakan bahwa jumlah kalori yang dianjurkan untuk konsumsi per orang perhari sangat bergantung pada jenis kelamin.62 660. 2010 Berdasarkan tabel diatas.55 708r6.60 gram.296 mg. protein sebanyak 99.8 90. zat besi mencapai 138412.82 128.276 138412.79 Vit.190 Protein (g) 4291.14 44. Dengan demikian dapat disimpulkan. dan vitamin B mencapai 32606. bahwa Ruslin Chaerul Cora memiliki kecukupan energi dan zat gizi yang besar dibandingkan dengan Iis Tristiana dan Hadriyanti hal i ni disebabkan karena berat badan Ruslin yang membutuhkan banyak energi. vitamin C mencapai 128.8 0 Sumber: Data Primer Setelah Diolah .memiliki berat badan 93 kg dan umur 19 tahun.

5. dan vitamin B mencapai 32606.2 Saran Diharapkan kedepannya dalam pembuatan makanan selingan (sanggara¶ balanda) dapat dikombinasikan dengan bahan pangan lain yang memiliki kandungan gizi yang lebih seimbang agar dapat memenuhi kebutuhan zat gizi pada tiap orang yang mengomsumsinya. protein sebanyak 60. dan vitamin B sebanyak 1.02 gram.14 R.296 mg. .1 Kesimpulan Adapun kesimpulan yang dapat kami ambil dari praktikum ini ialah: y Kandungan gizi pada pangan ³sanggara balanda´ ialah energi mencapai 7882 kal.190 kal.55 mg.67 kal.264. zat besi mencapai 32.25 mg. zat besi sebanyak 21.79 gram. vitamin A mencapai 44. vitamin C sebanyak 90.E.80 gram. vitamin C mencapai 128.276 mg.914.175 R. y Rata-rata tingkat kecukupan (RDA) energi dan gizi kelompok 2 yakni energi sebanyak 2614273. protein mencapai 127. vitami n A sebanyak 660. vitamin C mencapai 175.E.60 gram. KESIMPULAN DAN SARAN 5.E.82. protein mencapai 7086. zat besi mencapai 138412. vitamin A mencapai 18110 R. dan untuk vitamin B mencapai 2.V. y Tingkat konsumsi yang dimiliki oleh kelompok 2 ialah energi mencapai 0.

Indonesia. Indonesia. Teknologi.blogspot.io. Indonesia.. 2009. G. Diakses Pada Tanggal 6 Oktober 2010.blogspot. Muharam. www. www.unnes. Ardiansyah. Kanisius. gizigizi.wordpress. Indonesia.id .com. Gramedia Pustaka Utama. Meta. Pangan: Gizi. 2009. Jakarta. Hubungan Antara Kebiasaan Makan Masyarakat Betawi Dan Kondisi Sosial Ekonomi Dengan Energi Di Kelurahan Kelapa Dua Kecamatan Kebun Jeruk Jakarta-Barat . www. Pola Makan . Eka.ppijepang. . Diakses Pada Tanggal 6 Oktober 2010.com. Prinsip-prinsip Ilmu Gizi . Keamanan Pangan Tradisional dan Kesehatan Masyarakat. www. dan Konsumen . Diakses Pada Tanggal 6 Oktober 2010. 2007. Diakses Pada Tanggal 7 Oktober 2010. 2009. 2008. Indonesia. Fatima. Mahendradatta.com. Kusharto. www. Pengertian Gizi .DAFTAR PUSTAKA Dahlan. Zat-Zat Gizi Yang Dibutuhkan Oleh Tubu h. Indonesia. Diakses Pada Tanggal 6 Oktober 2010. Puskesmas Oke. www.dahlanforum.org. www.damandiri. Winarno. Indonesia. 2008. Santoso.ekaapoenyacerita.digilib.or.id . Diakses Pada Tanggal 2 Oktober 2010. 2006. Diakses Pada Tanggal 7 Oktober 2010. Lembaga Penerbitan UNHAS (LEPHAS).com . Clara M. Sanggara¶ Balanda (Pisang Goreng Belanda) . Suryono. Suhardjo.ac. Hubungan Konsumsi Energi Dan Protein Dengan Status Gizi Anak . Beni Gondana.pdfdatabase. Yogyakarta. Makassar.com. 2010. BAB II Tinjauan Pustaka: Konsumsi Pangan dan Kecukupan Gizi . Michwan. www. Joko Budi. Diakses Pada Tanggal 6 Oktober 2010.puskesmas-oke. Siti.blogspot. Pangan Aman dan Sehat . 2003. 1993. F. 2006. Indonesia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful