BIMBINGAN DAN KONSELING SMA SEMBARANGAN

LEMBAR JAWABAN ALAT UNGKAP MASALAH SMA
Nama Jenis Kelamin No. Induk Kelas Tanggal Pengisian : …………….………..………………………………… : …………….………..………………………………… : …………….………..………………………………… : …………….………..………………………………… : …………….………..…………………………………

Langkah Pertama : Bacalah dengan seksama pernyataan-pernyataan permasalahan yang terdapat dalam Buku Daftar Masalah dan tandailah masalah yang menjadi keluhan dan mengganggu Anda pada saat sekarang, dengan cara meyilangi (X) nomor masalah yang sesuai, pada lembar jawaban ini:
JDK 001 002 003 004 005 016 017 018 019 020 031 032 033 034 035 046 047 048 049 050 061 062 063 064 065 DPI 076 077 078 079 080 091 092 093 094 095 106 107 108 109 110 121 122 123 124 125 HS 136 137 138 139 140 O 151 152 153 154 155 166 167 168 169 170 EDK 181 182 183 184 185 196 197 198 199 200 211 212 213 214 215 HM M KDP 006 007 008 009 010 021 022 023 024 025 036 037 038 039 040 051 052 053 054 055 066 067 068 069 070 081 082 083 084 085 096 097 098 099 100 ANM 111 112 113 114 115 126 127 128 129 130 141 142 143 144 145 PDP 011 012 013 014 015 026 027 028 029 030 041 042 043 044 045 056 057 058 059 060 071 072 073 074 075 086 087 088 089 090 101 102 103 104 105 116 117 118 119 120 131 132 133 134 135 146 147 148 149 150 KH 161 162 163 164 165 K 176 177 178 179 180 191 192 193 194 195 206 207 208 209 210 221 222 223 224 225

156 157 158 159 160 171 172 173 174 175 186 187 188 189 190

WSG 201 202 203 204 205 216 217 218 219 220

Langkah Kedua : Perhatikan dan baca kembali jawaban yang telah Anda isi. b. kepada siapa Anda ingin berkonsultasi? a. Masalah lain yang Anda hadapi? ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- 3. Apakah Anda ingin konsultasi? Ya Tidak Jika “ Ya”. Guru Bimbingan dan Konseling Orang tua Teman …………………………. c.. kemudian pilih masalah-masalah yang menurut Anda dirasakan paling mengganggu dengan cara memasukkan nomor masalah pada kolom berikut ini : Nomor – nomor masalah yang dirasakan paling menggangu Langkah Ketiga : 1. . d. Apakah sudah menggambarkan seluruh masalah Anda? Ya Tidak 2.

BUKU DAFTAR MASALAH BIMBINGAN DAN KONSELING SMA NEGERI SEMBARANGAN KABUPATEN SEMBARANGAN Anda tidak diperkenankan untuk memberikan coretan atau menulis apa pun dalam buku daftar masalah ini ! .

030. Berat badan terus berkurang. Terpaksa mengikuti mata pelajaran yang tidak disukai. Ingin memperoleh bantuan dalam mendapatkan pekerjaan sambilan untuk melatih diri bekerja sambil sekolah. 011. Terpaksa atau ragu-ragu memasuki sekolah ini. Ragu akan kemampuan saya untuk sukses dalam bekerja. Sukar menyesuaikan diri dengan keadaan sekolah. Warna kulit kurang memuaskan 03. Takut akan bayangan masa depan. memberikan penghasilan yang tidak mencukupi. Kurang memiliki pengetahuan yang luas tentang lapangan pekerjaan dan seluk beluk jenis-jenis pekerjaan. Kurang meminati pelajaran atau jurusan atau program yang diikuti. 024. 025. 013. 019. 012. 021. Belum mengetahui bakat diri sendiri untuk jabatan/pekerjaan apa. 07. 026. Mengalami gangguan tertentui karena cacat jasmani. 08.DAFTAR MASALAH 01. dapat menamatkan sekolah pada waktu yang jangan-jangan 016. 015. Gangguan pada gigi. atau terlalu gemuk. atau terlalu gemuk 02. Mengalami kesulitan dalam membuat catatan pelajaran. Secara jasmaniah kurang menarik. 022. 020. . Kondisi kesehatan kulit sering terganggu. 014. 05. Khawatir diperlakukan secara tidak wajar atau tidak adil dalam mencari dan/atau melamar pekerjaaan. Badan terlalu pendek. Sukar memahami penjelasan guru sewaktu pelajaran berlangsung. 029. 09. Fungsi dan/atau kondisi kesehatan hidung kurang baik. Meragukan kemanfaatan memasuki sekolah ini. Belum mampu memikirkan dan memilih pekerjaan yang akan dijabat nantinya. 06. Fungsi dan/atau kondisi kesehatan mata kurang baik. 010. 027. atau bertambah. 04. 023. Badan terlalu kurus. 018. Khawatir tidak direncanakan. 017. Tugas-tugas pelajaran tidak selesai pada waktunya. Mengalami masalah karena membanding-bandingkan pekerjaan yang layak atau tidak layak untuk dijabat. Khawatir akan pekerjaan yang dijabatnya nanti. Belum mampu merencanakan masa depan. Sering tidak masuk sekolah. 028.

cenderung mengganggu teman. . 036. Gangguan pada pencernaan makanan. 051. 057. 046. Mengalami kesulitan dalam ejaan. Kurang berminat pelajaran. bahasa dan/atau 056. Mengalami masalah dalam belajar kelompok. Takut dan/atau kurang mampu berbicara di dalam kelas dan/atau di luar kelas. Mengalami masalah dalam menjawab pertanyaan ujian.misalnya serak. 049. 052. Mengalami gangguan setiap datang bulan. Ragu tentang kesempatan memperoleh pekerjaan sesuai dengan pendidikan yang diikuti sekarang ini. 058. Sukar mendapatkan buku pelajaran yang diperlukan. 037. 040. Cemas kalau menjadi penganggur setamat pendidikan ini. Kurang yakin terhadap kamampuan pendidikan sekarang ini dalam menyiapkan jabatan tertentu nantinya. Kurang konsentrasi dalam mengikuti pelajaran. Mengalami masalah kerena kemajuan atau hasil belajar hanya diberitahukan pada akhir catur wulan. Kurang mampu berolahraga karena kondisi jasmani yang kurang baik. 033. 038. misalnya membuat coret-coretan dalam buku. dan/atau kurang mampu mempelajari buku 054. 044. Sering pusing dan/atau mudah sakit. 032. Selera makan sering terganggu. 055. Hasil belajar atau nilai-nilai kurang memuaskan. 043. 050. 059. Fungsi dan/atau kondisi kesehatan telinga kurang baik. Mengalami masalah dalam menyusun makalah. laporan atau karya tulis lainnya. Secara umum merasa tidak sehat. 041. Gagap dalam berbicara. 060. 042. 039. 048. Gelisah dan/atau melakukan kegiatan tidak menentu sewaktu pelajaran berlangsung. Khawatir mengidap penyakit turunan. Ragu apakah setamat pendidikan ini dapat bekerja secara mandiri. Ingin mengikuti kegiatan pelajaran dan/atau latihan khusus tertentu yang benar-benar menunjang proses mencari dan melamar pekerjaan setamat pendidikan ini. 047. Kekurangan waktu untuk belajar. 034. 045. 053.031. Fungsi dan/atau kondisi kerongkongan kurang baik atau sering terganggu. Tidak mengetahui dan/atau tidak mampu menerapkan cara-cara belajar yang baik. tata perbendaharaan kata dalam Bahasa Indonesia. Sering malas belajar. 035. Khawatir tugas-tugas pelajaran hasilnya kurang memuaskan atau rendah.

078. 072. 086. Seringkali tidak siap menghadapi ujian. 089. Khawatir memperoleh nilai rendah dalam ulangan/ujian ataupun tugas-tugas. Guru kurang memberikan tanggung jawab kepada siswa. Khawatir tertular penyakit yang diderita orang lain. Guru kurang bersahabat dan/atau membimbing siswa. Sering mimpi buruk. Dirugikan karena dalam menilai kemajuan atau keberhasilan siswa guru kurang objektif. 082. 071. Cara guru menyajikan pelajaran terlalu kaku dan/atau membosankan.061. Mengidap penyakit kambuhan. 090. 062. Cemas atau khawatir tentang sesuatu yang belum pasti. Sering melamun atau berkhayal. Sarana belajar dirumah kurang memadai. 073. . Dalam memberikan pelajaran dan/atau berhubungan dengan siswa sikap dan/atau tindakan guru sering berubah-ubah sehingga membingungkan siswa. Guru kurang adil atau pilih kasih. 074. 084. cepat dan/atau memahami isi buku 068. 064. Ingin dekat dengan guru. Mengalami kesulitan dalam pemahaman dan penggunaan istilah dan/atau Bahasa Inggris dan/atau bahasa asing lainnya. 077. Ceroboh atau kurang hati-hati. Mengalami gangguan akibat merokok atau minuman atau obatobatan. 065. Anggota keluarga kurang peduli dan/atau kurang membantu kegiatan belajar di sekolah dan/atau dirumah. 069. Kurang atau susah tidur. 066. 070. 079. Orang tua kurang peduli dan/atau kurang membantu kegiatan belajar di sekolah dan/atau dirumah. 063. 081. Mendapat perhatian khusus dari guru tertentu. 085. Takut menghadapi ulangan/ujian. 083. 087. 076. 088. Sarana belajar di sekolah kurang memadai. Alergi terhadap makanan atau keadaan tertentu. 067. Mudah lupa. Guru kurang memperhatikan kebutuhan dan/atau keadaan siswa. Kesulitan dalam membaca pelajaran. 075. 080. Kesulitan dalam mengingat materi pelajaran. Mengalami masalah karena disiplin yang diterapkan oleh guru.

Mudah marah atau tidak mampu mengendalikan diri. 093. Tidak memiliki kecakapan dan/atau ibadah agama. Mengalami masalah karena membandingkan agama yang satu dengan yang lainnya. 097. 116. 110. Takut mencoba sesuatu yang baru. Tidak dapat mengambil keputusan tentang apakah akan mencari pekerjaan atau melanjutkan pelajaran setamat sekolah ini. Khawatir akan dipaksa melanjutkan pelajaran setamat sekolah ini. Mempunyai pandangan dan/atau kebiasaan yang tidak sesuai dengan kaidah-kaidah agama. . Kekurangan informasi tentang dimasuki setamat sekolah ini. 099. 115. 092. Kurang serius menghadapi sesuatu yang penting. Tidak mampu melaksanakan tuntutan keagamaan dan/atau khawatir tidak mampu menghindari larangan yang ditentukan oleh agama. Kurang menyukai pembicaraan tentang agama. 101.091. 112. Mengalami kesulitan dalam mendalami agama. dalam menghadapi dan/atau 107. pemalu. Ragu dan ingin memperoleh penjelasan lebih banyak tentang kaidahkaidah agama. Sering gagal dan/atau mudah patah semangat. 109. Terdapat pertentangan pendapat dengan orang tua dan/atau anggota keluarga lain tentang rencana melanjutkan pelajaran setamat sekolah ini. Penakut. 114. Khawatir tidak mampu melanjutkan pelajaran setamat dari sekolah ini dan/atau terlalu memikirkan pendidikan lanjutan setamat sekolah ini. 113. sarana untuk melaksanakan 118. 117. Keras kepala atau sukar mengubah pendapat sendiri meskipun kata orang lain pendapat itu salah. Sering murung dan/atau merasa tidak bahagia. 095. dan/atau mudah menjadi bingung. 111. 094. Mengalami masalah untuk pergi ke tempat peribadatan. 100. Ragu apakah sekolah sekarang ini mampu memberikan modal yang kuat bagi para siswanya untuk menempuh pendidikan yang lebih lanjut. 103. Ragu tentang kemanfaatan pendidikan lanjutan setamat sekolah ini. Mudah gentar atau khawatir mengemukakan sesuatu. pendidikan lanjutan yang dapat 098. 105. Merasa hidup ini kurang berarti. 096. 104. 106. 102. Khawatir tidak mampu bersaing dalam upaya memasuki pendidikan lanjutan setamat sekolah ini. Mengalami kerugian atau kesulitan karena terlampau hati-hati. Khawatir tidak tersedia biaya untuk melanjutkan pekerjaan setamat sekolah ini. 108. Khawatir tuntutan dan proses pendidikan lanjutan setamat sekolah ini sangat berat.

147. 124. 143. Berkata dusta dan/atau berbuat tidak jujur untuk tujuan-tujuan tertentu.119. Takut dipersalahkan karena melanggar adat. Sering bertingkah laku. kurang khusyuk dalam menjalankan ibadah sikap 134. 146. 136. 139. 130. 121. Mengalami masalah karena memiliki pandangan dan/atau keagamaan yang cenderung fanatik atau berprasangka. 135. Sering ditegur karena dianggap melakukan kesalahan. pembicaraan yang dilontarkan di tempat 133. 131. 120. 144. Merasa diperhatikan. 125. Meragukan manfaat ibadah dan/atau upacara keagamaan.benar atau salah. Terlanjur berbicara. 128. Tidak menyukai atau tidak disukai seseorang. Kurang mengetahui hal-hal yang menurut orang lain dianggap baik atau buruk. 126.benar atau salah. seperti membohongi teman. Tidak dapat mengambil keputusan tentang sesuatu karena kurang memahami baik-buruknya atau benar-salahnya sesuatu itu. Kurang terbuka terhadap orang lain. atau bersikap kekanak-kanakan. Tidak melakukan sesuatu yang sesungguhnya perlu dilakukan. 141. Merasa kesepian dan/atau takut ditinggal sendiri. dibicarakan atau diperolokkan orang lain. Rendah diri atau kurang percaya diri. Mengalami masalah karena berbohong atau berkata tidak layak meskipun sebenarnya dengan maksud sekedar berolok-olok atau menimbulkan suasana gembira. pelanggaran atau sesuatu yang tidak layak. 145. 138. 122. 132. Tidak mempunyai kawan akrab. bertindak. Kurang menyukai peribadatan. . Belum menjalankan ibadah agama sebagaimana diharapkan. bertindak atau bersikap yang tidak layak kepada orang tua dan/atau orang lain. Sering membesar-besarkan sesuatu yang sebenarnya tidak perlu. 140. hubungan sosial terbatas atau terisolir. Mengalami masalah karena ingin lebih terkenal atau lebih menarik atau lebih menyenangkan bagi orang lain. Khawatir atau merasa ketakutan akan akibat perbuatan melanggar kaidah-kaidah agama. Mengalami masalah karena memiliki kebiasaan yang berbeda dari orang lain. Merasa terganggu oleh kesalahan atau keburukan orang lain. Merasa terganggu karena melakukan sesuatu yang menjadikan orang lain tidak senang. Mempunyai kawan yang kurang disukai orang lain. 127. Tidak mengetahui cara-cara yang tepat untuk mengatakan kepada orang lain tentang sesuatu yang baik atau buruk. 137. 129. Bermasalah karena anggota keluarga tidak seagama. 123. 142. Kurang taat dan/atau agama.berlaku curang dalam ujian.

Mengalami masalah dengan orang lain karena kurang perduli terhadap diri sendiri. Merasa tudak dianggap penting. Bermasalah karena ibu atau bapak akan kawin lagi. Tidak lincah dan kurang mengetahui tentang tata krama pergaulan. Mengalami masalah berpacaran. 159. 162. tentang karena seks. 154. Terlanjur melakukan sesuatu perbuatan yang salah. Mengalami persoalan karena berbeda pendapat tentang suatu aturan dalam adat. 166. dilarang percintaan. Bermasalah karena kedua orang tua hidup berpisah atau bercerai. Rapuh dalam berteman. Sukar mengendalikan dorongan seksual. 172. 157. . Mengalami masalah dalam memilih teman akrab dari jenis kelamin lain atau pacar. 164. 171. Sering membantah atau tidak menyukai sesuatu dikatakan/dirasakan orang lain atau dikatakan sombong. yang 169. 170. pacaran dan/atau perkawinan. 167. Merasa bersalah karena terpaksa mengingkari janji. Mengkhawatirkan kondisi kesehatan anggota keluarga. Mengalami masalah meninggal. pacar dan/atau jodoh. Terlalu memikirkan perkawinan. 155. 156. Mengalami masalah karena malu dan kurang membicarakan soal seks. Kurang perduli terhadap orang lain. Lambat menjalin persahabatan. atau terbuka dalam 158. Mengalami masalah karena keadaan dan perlengkapan tempat tinggal dan/atau rumah orang tua kurang memadai. 165. karena ayah dan/atau ibu kandung telah 163. 173. 150. 174.148. Mudah tersinggung atau sakit hati dalam berhubungan dengan orang lain. Keluarga mengeluh tentang keadaan keuangan. pacaran tidak atau patut merasa 161. 177. 153. 175. Mengalami masalah karena ingin mempunyai pacar. Canggung dan/atau tidak lancar berkomunikasi dengan orang lain. Kurang mendapat perhatian dari jenis kelamin lain atau pacar. Membutuhkan keterangan tentang persoalan seks. 160. 178. 149. diremehkan atau dikecam oleh orang lain. Canggung dalam menghadapi jenis kelamin lain atau pacar. Mengkhawatirkan kondisi orang tua yang bekerja terlalu berat. 151. 168. 176. Kurang pandai memimpin dan/atau mudah dipengaruhi orang lain. Mengkhawatirkan keadaan orang tua yang bertempat tinggal jauh. Khawatir tidak mendapatkan pacar atau jodoh yang baik/cocok. atau melanggar nilai-nilai moral atau adat. 152.

waktu luang d sekolah ataupun dirumah. seprti waktu istirahat. 191. Kekurangan dalam keuangan menyebabkan dalam pengembangan diri terhambat. Kurang mendapat perhatian dan pengertian dari orang tua dan/atau anggota keluarga. Besarnya uang yang diperoleh dan sumber-sumbernya tidak menentu. 180. Mengalami masalah karena takut atau sudah terlalu jauh berhubungan dengan jenis kelamin lain atau pacar. 194. cemburu atau cinta segitiga. 187. Khawatir tidak mampu memenuhi tuntutan atau harapan orang tua atau anggota keluarga lain. Khawatir tidak mampu menamatkan sekolah ini atau putus sekolah dan harus segera bekerja. Hubungan dengan orang tua dan anggota keluarga kurang hangat. 192. Mengalami masalah karena sering dan mudah jatuh cinta dan/atau rindu kepada pacar. masalah karena terlalu berhemat dan/atau ingin 184. 198. 201.179. kurang harmonis dan/atau kurang menggembirakan. Khawatir akan kondisi keuangan orang tua atau orang yang menjadi sumber keuangan. 190. Mengalami masalah karena ingin berpenghasilan sendiri. 182. Tidak mempunyai kawan akrab untuk bersama-sama mengisi waktu senggang. 195. Mengalami masalah untuk mengikutikegiatan acara-acara gembira dan santai bersama kawan-kawan. 188. 203. baik untuk keperluan sehari-hari maupun keperluan pekerjaan. Mengalami masalah karena keuangan dikendalikan oleh orang lain. Tidak diperkenankan atau kurang bebas dalam menggunakan waktu senggang yang tersedia untuk kegiatan yang disukai/diingini. Khawatir akan terjadinya pertentangan atau percekcokan dalam keluarga. 199. jangan-jangan harus menjual atau menggadaikan harta keluarga. Bertepuk sebelah tangan dengan kawan akrab atau pacar. 196. Diperlakukan tidak adil oleh orang tua atau oleh anggota keluarga lainnya. Mengalami masalah karena kurang mampu berhemat atau kemampuan keuangan sangat tidak mencukupi. 183. 186. . 200. Takut ditinggalkan pacar atau patah hati. Berhutang yang cukup memberatkan. waktu libur untuk bersikap santai dan/atau melakukan kegiatan yang menyenangkan atau rekreasi. 202. 204. Khawatir akan dipaksa kawin. Kekurangan waktu senggang. 181. Untuk memenuhi keuangan terpaksa sekolah sambil bekerja. 185. Membayangkan dan berpikir-pikir seandainya menjadi anak dari keluarga lain. 193. Mengalami menabung. 189. 197. Mengalami kesulitan dengan bapak atau ibu tiri.

Mengalami masalah karena memikirkan atau membayangkan kesempatan waktu berlibur ditempat yang jauh. Mengalami masalah karena menjadi anak tunggal. atau dana 214. Kekurangan sarana. Mempertanyakan kemungkinan memperoleh beasiswa bantuan belajar lainnya. buku-buku bacaan. Dicurigai oleh orang tua atau anggota keluarga lain. anak sulung. 215. dan lain-lain untuk memanfaatkan waktu senggang. kendaraan.205. 209. Kesulitan dalam mendapatkan penghasilan sendiri sambil sekolah. 218. satu-satunya anak laki-laki atau satu-satunya anak perempuan. anak bungsu. 223. Mengalami masalah dalam menggunakan waktu senggang karena tidak memiliki keterampilan tertentu. Tidak mengetahui cara menggunakan waktu senggang yang ada. 207. seperti biaya. 224. 219. Mengalami masalah karena rindu dan ingin bertemu dengan orang tua dan/atau anggota keluarga lainnya. Bermasalah karena dirumah orang tua tinggal orang atau anggota keluarga lain. 210. tenang dan menyenangkan. Kurang berminat atau tidak ada hal yang memanfaatkan waktu senggang yang tersedia. keluarga atau tetangga menarik yang dalam kurang 222. seperti bermain musik. . 221. 220. 206. 225. 216. Orang tua atau keluarga anggota lainnya terlalu berkuasa atau kurang memberi kebebasan. menari dan sebagainya. 213. Orang tua kurang senang kawan-kawan datang ke rumah. Hubungan kurang harmonis dengan kakak atau adik atau dengan anggota keluarga lainnya. olah raga. Orang lain menganggap pelit dan/atau tidak mau membantu kawan yang sedang mengalami kesulitan keuangan. 211. 208. Tidak sependapat dengan orang tua atau anggota keluarga tentang sesuatu yang direncanakan. kondisi 212. Mengalami masalah karena cara melaksanakan kegiatan atau acara yang kurang tepat dalam menggunakan waktu senggang. Tidak betah dan ingin meninggalkan rumah karena keadaannya sangat tidak menyenangkan. Tinggal di lingkungan menyenangkan. televisi. indah. 217. Mengalami masalah karena membanding-bandingkan keuangan sendiri dengan kondisi keuangan orang lain. Terpaksa berbagi pengeluaran keuangan dengan kakak atau adik atau anggota keluarga lain yang sama-sama membutuhkan biaya.