,atensi,intelegesi

Konsep Belajar Salah satu konsep belajar cepat yang bagus dan tentunya juga menyenangkan adalah konsep

MASTER yang terdapat dalam buku Accelerated Learning for the 21st Century. Istilah MASTER di sini adalah singkatan dari Motivating your mind, Acquiring the information, Searching out the meaning, Triggering the memory, Exhibiting what you know, dan Reflecting what you've learned. Mau tau secara detailnya, simak penjelasannya berikut ini: 1. Motivating your mind (memotivasi pikiran) Langkah pertama dalam belajar cepat adalah motivasi. Ini penting sekali. Berapa banyak orang yang berusaha untuk belajar tanpa motivasi? Mereka menganggap belajar sebagai suatu bentuk "penderitaan". Dengan sikap seperti ini bisa dibilang secara bawah sadar otak akan menolak informasi yang masuk karena dianggap negatif! Jelas saja kita jadi sangat sulit belajar. Bandingkan dengan orang yang termotivasi, yang menganggap belajar itu seru dan mengasyikkan. Secara bawah sadar otak akan dengan senang hati mempersilakan informasi untuk masuk. 2. Acquiring the information (memperoleh informasi) Ada tiga gaya belajar utama, yaitu visual (melalui penglihatan), auditori (melalui pendengaran), dan kinestetik (melalui tindakan). Kita akan lebih cepat menangkap informasi kalau kita belajar sesuai dengan gaya belajar kita. Oleh karenanya kita perlu mengenali gaya belajar yang cocok untuk kita lalu mempraktekkannya. Hasilnya kita akan lebih cepat menangkap informasi. 3. Searching out the meaning (menyelidiki makna) Sekedar membiarkan informasi masuk sama sekali tidak cukup. Kita harus berusaha untuk mendapatkan makna dari informasi itu. Ini sama seperti mencerna informasi yang masuk sampai memahami hakikatnya luar dalam. Jadi bukan hanya menghafalkan fakta, tapi terus maju sampai memahami konteksnya dan penerapannya untuk hal-hal lain. Berapa banyak orang yang hanya berusaha menghafal fakta tanpa memahami maknanya ? 4. Triggering the memory (memicu memori)

Memahami makna merupakan hal yang sangat penting, tapi kita juga harus mampu mengingat fakta. Banyak orang yang punya daya ingat luar biasa. Contohnya ada orang Jepang yang menghafalkan angka pi sampai ribuan angka di belakang koma ! Ck…ck… (biasanya kita hanya hafal dua angka yaitu "14″ dari "3.14″). Ada banyak teknik yang bisa memudahkan kita mengingat fakta. Singkatan seperti "MASTER" merupakan salah satunya. Akan jauh lebih mudah untuk mengingat enam langkah Accelerated Learning kalau kita memakai singkatan "MASTER". 5. Exhibiting what you know (memamerkan apa yang anda ketahui) Memamerkan di sini bukan berarti sok tahu. Yang dimaksud adalah kita harus berusaha membagikan ilmu kita ke orang lain. Saat membagikan ilmu ke orang lain kita justru akan mendapatkan lebih banyak lagi! Misalnya seorang guru kadang lebih cepat paham dan menguasai materi pelajarannya tentang materi pelajarannya setelah dia mengajarkannya pada murid-muridnya. 6. Reflecting what you've learned (merefleksikan bagaimana Anda belajar) Nah, inilah langkah terakhir dalam konsep MASTER. Kita mesti mengevaluasi cara belajar kita. Mengapa? Sebab setiap orang punya cara belajar yang unik yang berbeda dengan orang lain. Kita mesti mengembangkan gaya belajar pribadi yang paling cocok dengan kita. Dan ini tentu tidak bisa dicapai dalam waktu semalam. Kita harus mencoba, mengevaluasi, memperbaiki apa yang kurang, lalu mencoba lagi, dan seterusnya. Dengan terus mengevaluasi perlahan-lahan gaya belajar kita akan semakin tajam dan cocok dengan kita. Begitulah enam langkah konsep MASTER. Sebenarnya belajar itu memang menyenangkan, hanya cara pandang dan cara belajar kita saja yang selama ini perlu kita pernaiki. Selamat mencoba! Dan temukan kesenangan belajarmu! Sumber : http://www.mailarchive.com/referensi_maya@yahoogroups.com/msg01309.html

Atensi Atensi atau perhatian adalah pemrosesan secara sadar sejumlah kecil informasi dari sejumlah besar informasi yang tersedia. Informasi didapatkan dari penginderaan, ingatan maupun proses kognitif lainnya. Proses atensi membantu efisiensi penggunaan sumberdaya mental yang terbatas yang kemudian akan membantu kecepatan reaksi terhadap rangsang tertentu[1]. Sifat atensi Sumberdaya mental manusia yang terbatas untuk memroses suatu rangsang membutuhkan bantuan untuk mempercepat waktu reaksi. Mengarahkan pada suatu informasi tertentu akan mempercepat proses mental mengolah suatu rangsang. Misalnya dalam mengemudi, atensi yang mengarahkan pengemudi pada situasi jalan raya akan mempercepat reaksinya menginjak pedal rem jika menghadapi situasi membahayakan. Atensi juga terpengaruh oleh perbedaan usia, terutama pada masa anak[2] Proses atensi Atensi dapat merupakan proses sadar maupun tidak sadar.

Proses otomatis tidak melibatkan kesadaran, misalkan mengarahkan pandangan pada rangsang yang menarik secara kognisi. Memperhatikan

namun juga tugas-tugas lainnya seperti motorik. namun juga membentuk habituasi yang justru menyebabkan atensi menjadi berkurang pada hal-hal berkaitan yang tidak menjadi fokus dari pembiasaan. Biasanya proses terkendali membutuhkan waktu lebih lama untuk dilakukan. namun kadang-kadang luput membaca informasi yang berbeda dari biasanya. Neurologi atensi Atensi erat kaitannya dengan fungsi otak. karena dilakukan secara bertahap. bahkan membutuhkan kesadaran untuk dapat mengarahkan atensi secara terkendali. Penginput data di komputer lebih memperhatikan poin informasi yang biasa diinputnya. Proses pembiasaan terhadap suatu hal selain membentuk proses otomatisasi. mengingat dan lain-lain. Proses terkendali biasanya dikendalikan oleh kesadaran. Proses pembiasaan tidak hanya menjalankan tugas atensi. Atensi terbagi Menempatkan sumberdaya atensi secara bijaksana untuk mengkoordinasi pelaksanaan beberapa tugas sekaligus.• secara otomatis dilakukan tanpa bermaksud untuk memperhatikan suatu hal. Bagian otak yang memproses atensi terletak pada anterior didalam frontal lobe yang aktif pada proses atensi terkendali . Perhatian terhadap suatu hal atau tindakan dapat dibentuk sehingga menjadi otomatis (otomatisasi) melalui latihan dan frekuensi melakukan tindakan tersebut. Atensi selektif Memilih suatu rangsang tertentu dan mengabaikan rangsang lainnya. Jenis fungsi atensi Terdapat tiga fungsi dalam melakukan atensi terkendali Deteksi sinyal Bertugas untuk mendeteksi kemunculan dari rangsang khusus.

Atensi juga melibatkan aktivitas saraf pada korteks penginderaan.F (2000) Children's thinking: Developmental function and individual differences. yaitu : 1. terutama visual dan motorik.wikipedia. D. Pada dewasa kerusakan pada posterior parietal lobe dapat menyebabkan pengabaian yang parah pada integrasi kontralateral visual dan penginderaan lainnya. atau lebih tepatnya disebut pengertian logis di bentuk melalui tiga .Bellmont.dan pada posterior didalam parietal lobe. 3rd ed. ^ Sternberg. Gangguan pada atensi Beberapa gangguan pada atensi menyebabkan terjadinya gangguan perilaku seperti pada autisme Attention-deficit hyperactivity disorder atau ADHD Catatan kaki 1. R. (2006) Cognitive Psychology Bellmont.org/wiki/Atensi" Kategori: Psikologi | Kognisi Kategori tersembunyi: Rintisan bertopik psikologi Proses Berpikir Proses atau jalannya berpikir itu pada pokoknya ada tiga langkah. Atensi visual Semakin kecil bayi semakin sulit untuk mengalihkan perhatian pada hal lain.J. Pembentukan Pengertian Pengertian. CA:Wadsworth Diperoleh dari "http://id. karena gerak motorik dan mata masih terbatas. 2.CA:Thomson Wadsworth ^ Bjorklund.

cirinya : * Mahluk hidup * Berbudi * Berkulit sawo mateng * Berambut hitam * Dan sebagainya Manusia Eropa.tingkatan. sebagai berikut: a. Misalnya maupun membentuk pengertian manusia.cirinya: * Mahluk hidup * Berbudi * Berkulit htam * Berambut hitam kriting * Bermata hitam melotot * Dan sebagainya . Obyek tersebut kita perhatikan unsur . ciri . Menganalisis ciri-ciri dari sejumalah obyek yang sejenis. ciri .cirinya : * Mahluk hidup * Berbudi * Berkulit Putih * Berambut pirang atau putih * Bermata biru terbuka * Dan sebagainya Manusia Negro.unsurnya satu demi satu. ciri . Kita ambil manusia dari berbagai bangsa lalu kita analisa ciriciri misalnya : Manusia Indonesia.

Yaitu Pendapat yang menerangkan kebarangkalian. Pendapat Modalitas atau kebarangkalian. ciri .bandingkan ciri tersebut untuk diketemukan ciri . kemungkinan .ciri mana yang sama. menangkap cirri-ciri yang hakiki. c. ciri-ciri yang tidak hakiki. b. membuang. mana yang selalu ada dan mana yang tidak selalu ada mana yang hakiki dan mana yang tidak hakiki. Pembentukan Pendapat Membentuk pendapat adalah meletakkan hubungan antara dua buah pengertian atau lebih. Mengabstraksikan. Si Ani Rajin dan sebagainya.kemungkinan sesuatu sifat pada . yang secara tegas menerangkan tentang tidak adanya seuatu sifat pada sesuatu hal : Misalnya Sitotok itu Bodoh Si Ani Malas dan sebagainya. yaitu pendapat yang menyatakan keadaan sesuatu.Manusia Cina.b.lainnya lagi. 2. mana yang tidak sama. yaitu menyisihkan. Pendapat yang dinyatakan dalam bahasa disebut kalimat.cirinya: * Mahluk Hidup * Berbudi * Berkulit kuning * Berambut hitam lurus * Bermata hitam sipit * Dan sebagainya Dan manusia yang lain . Pendapat Negatif. Selanjutnya pendapat dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu :a.ciri yang hakiki itu ialah: Makhluk hidup yang berbudi. Yaitu Pendapat yang menidakkan. Pada contoh di atas ciri . Membanding .c. yang terdiri dari pokok kalimat atau subyek dan sebutan atau predikat. Pendapat Afirmatif atau positif. Misalnya Sitotok itu pandai.

Misalnya : Totok anak pandai. naik kelas (Khusus). tembaga adalah logam. Jadi berlawanan dengan keputusan induktif. Keputusan Deduktif Keputusan deduktif ditarik dari hal yang umum ke hal yang khusus . 3. Misalnya : Semua logam kalau dipanaskan memuai (umum). c.pendapat khusus menuju ke satu pendapat umum. Bahwa semua logam kalau dipanaskan akan memuai (Umum) b. . Si Ali Mungkin tidak Datang. Misalnya : Tembaga di panaskan akan memuai Perak di panaskan akan memuai Besi di panaskan akan memuai Kuningan di panaskan akan memuai Jadi (kesimpulan). tentu naik kelas. misalnya hari ini mungkin hujan. Penarikan Kesimpulan atau Pembentukan Keputusan Keputusan adalah hasil perbuatan akal untuk membentuk pendapat baru berdasarkan pendapat-pendapat yang telah ada.sesuatu hal . Jadi (kesimpulan) : tembaga kalau dipanaskan memuai Contoh lain : Semua manusia terkena nasib mati. Si Karto adalah manusia Jadi pada suatu hari si Karto akan mati. Ada 3 macam keputusan. Dan sebagainya. Yaitu a. Jadi (kesimpulan) Si Nunung anak yang pandai itu. Keputusan induktif yaitu keputusan yang diambil dari pendapat . Keputusan Analogis Keputusan Analogis adalah Keputusan yang diperoleh dengan jalan membandingkan atau menyesuaikan dengan pendapat-pendapat khusus yang telah ada.

Kecerdasan atau intelegensi adalah kemampuan adaptasi dan menggunakan . orang yang lebih cerdas. 2006:63) memandang kecerdasan sebagai pemandu dan penyatu dalam mencapai sasaran secara efektif dan efisien. bahkan lebih sukses dari rekanrekannya yang lebih cerdas. dan sebaliknya. Dengan kata lain.Inteligensi Inteligensi/kecerdasan secara umum dipahami pada dua tingkat yakni: kecerdasan sebagai suatu kemampuan untuk memahami informasi yang membentuk pengetahuan dan kesadaran. (Djaali. Artinya orang yang cerdas mestinya lebih sukses dari orang yang kurang cerdas. Yang sering membingungkan ialah kenyataan adanya orang yang kelihatan tidak cerdas (sedikitnya di sekolah) kemudian tampil sukses. akan mampu memilih strategi pencapaian sasaran yang lebih baik dari orang yang kurang cerdas. Kecerdasan sebagai kemampuan untuk memproses informasi sehingga masalah-masalah yang kita hadapi dapat dipecahkan (problem solved) dan dengan demikian pengetahuan pun bertambah.

Ketiga jenis kemampuan ini diperiksa melalui esai dan soal verbal. serta gambar dan soal . Beberapa teori menyatakan bahwa kecerdasan merupakan kemampuan dasar yang dimiliki oleh individu dalam menentukan tujuan hidupnya. Berdasarkan fakta tersebut sebaiknya tes kecerdasan juga di berikan kepada orangorang yang tidak menempuh bangku pendidikan untuk memperoleh informasi yang lebih jauh tentang factor utama yang mempengaruhi tingkat kecerdasan seseorang selain factor pendidikan formal.namun kenyataan di lapangan tidak semua orang yang tidak berpendidikan tidak cerdas. Melihat uraian diatas mengenai intelegensi analitis. Semakin cerdas seseorang maka semakin besar peluang untuk lebih sukses di bandingkan orang yang tidak cerdas.pengetahuan yang di miliki dalam menghadapi berbagai masalah dalam hidup seseorang. kreatif dan praktis yang mempunyai perhatian yang berbeda selama ini dalam wilayah pendidikan. maka perlu ada perubahan sistem pembelajaran sekolah yang dapat menyeimbangkan berbagai macam intelegensi peserta didik yang dimiliki.hal ini di buktikan dengan banyaknya orang yang sukses tanpa melalui jenjang pendidikan yang tinggi contoh para pedagang yang sukses. 2009:157) “STAT untuk menilai intelegensi analitis. Misalnya memberikan pembelajaran tes analitis dari STAT (Stern Triarchic Abilities Test).untuk mengetahui tingkat kecerdasan seseorang perlu diadakan tes kecerdasan. dengan mengawali pemberian tes. kreatif dan praktis. karena Kecerdasan merupakan kemampuan untuk memproses informasi sehingga masalah-masalah yang kita hadapi dapat dipecahkan (problem solved) dan dengan demikian pengetahuan pun bertambah. Sehingga tidak dapat merubah cepat keberhasilan pembelajaran suatu sekolah khususnya dan umumnya bangsa dan Negara. soal kuantitatif. Seperti yang dikatakan (Sternberg dalam Santrock. Selama ini tes kecerdasan umumnya hanya di berikan kepada orang-orang yang menempuh bangku pendidikan sehingga tampak bahwa tingkat kecerdasan orang yang berpendidikan di anggap lebih baik di bandingkan dengan orang yang tidak berpendidikan .

marching band. melengkapai rangkaian angka dan melengkapi matriks. Tujuannya adalah untuk mendapat penilaian intelegensi yang lebih lengkap dibandingkan dengan yang mungkin didapat dengan tes konvensional”. kesenian. Tes kecerdasan kedepannya tidak hanya diberikan kepada orang yang menempuh bangku pendidikan. walaupun kenyataannya banyak orang yang tidak mengenyam pendidikan tapi dalam kehidupan lebih berhasil. Dengan batas-batas yang ditentukan oleh dewan sekolah. Bagian praktis dan kreatif berbeda dengan tes konvensional. Selain itu memberikan kebebasan dalam pemilihan ekstrakurikuler bagi peserta didik. tapi juga diberikan pada orang-orang yang sempat mengenyam bangku pendidikan agar informasi yang diperoleh tentang intelegensi lebih akurat. Artinya bahwa seorang individu dapat menyelesaikan masalah dengan kemampuan . pramuka. kesehatan. Sebagai contoh. dimana individuindividu diminta untuk memberikan arti dari kata-kata. Inteligensi/Kecerdasan Ada banyak teori mengenai Intelligensi atau kecerdasan dari beberapa ahli diantaranya : Santrock (2009:151) “Kecerdasan atau keterampilan menyelesaikan masalah dan kemampuan untuk beradaptasi dan belajar dari pengalaman kehidupan sehari-hari”. paskibra. Sehingga kesepakatan tentang pengertian tentang intelegensi secara utuh bisa tercapai Merubah paradigma kedepannya mengenai konsep semakin cerdas seseorang semakin besar peluang untuk sukses. dalam bagian kreatif. pecinta alam. dll.pilihan ganda. seperti merencanakan rute dan membeli tiket sebuah acara. Bagian analitis dari STAT sangat mirip dengan konvensional. agar mendapatkan arahan yang jelas terhadap intelegensi yang dimiliki setiap individu. individu menulis sebuah esai tentang rancangan sekolah yang ideal. baik ektrakurikuler olahraga. PMR. Bagian praktis meminta seseorang untuk menyelesaikan masalah sehari-hari yang mudah.

Slavin (2006:163). yang tentu menjadi harapan keluarga. Selama ini tes kecerdasan umumnya hanya di berikan kepada orang-orang yang menempuh bangku pendidikan sehingga tampak bahwa tingkat kecerdasan orang yang berpendidikan di anggap lebih baik di bandingkan dengan orang yang tidak berpendidikan. Fakta hasil pendidikan di Indonesia saat ini sudah banyak melahirkan generasigenerasi penerus yang berbeda-beda ditingkatan kemampuannya di seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Seperti yang dikatakan. yang menekankan peserta didik harus mampu setinggi-tingginya dalam penguasaan analitis. namun kenyataan di lapangan tidak semua orang yang tidak berpendidikan tidak cerdas. hal ini di buktikan dengan banyaknya orang yang sukses tanpa melalui jenjang pendidikan yang tinggi contoh para pedagang yang sukses. Satu hal bahwa terdapat orang-orang ‘pandai’ yang dapat diharapkan tampil dengan baik dalam berbagai jenis situasi pembelajaran. Perbedaan kemampuan tersebut menjadi budaya pendidikan yang baku. dimana ada peserta didik yang kemampuan IQ nya tinggi ditempatkan pada posisi atas atau menjadi peringkat pertama sedangkan peserta didik yang IQ nya rendah di tempatkan pada posisi bawah. Budaya penghargaan besar hanya untuk siswa yang mempunyai . Berdasarkan fakta tersebut sebaiknya tes kecerdasan juga di berikan kepada orangorang yang tidak menempuh bangku pendidikan untuk memperoleh informasi yang lebih jauh tentang factor utama yang mempengaruhi tingkat kecerdasan seseorang selain factor pendidikan formal.yang dimilikinya dan berusaha menyesuaikan diri dalam lingkungannya baik yang datang dari lingkungan internal maupun eksternalnya. Perhatian pendidikan memprioritaskan kepada kemampuan IQ peserta didik. Seorang individu yang mempunyai intelligensi tinggi cenderung akan muncul kecerdasannya dalam berbagai lingkungan dimanapun individu itu berada. masyarakat bangsa dan Negara untuk menjadi generasi penerus yang tampil lebih baik dalam lingkungan pembelajaran.

Itu kenapa tejadi. dimana dalam hasil ujian selalu mendapatkan skor yang bagus dalam tes IQ serta nantinya berhak masuk ke perguruan tinggi yang kompetitif. dan praktis. yang membuat mereka mendapat teguran “. Mereka memberikan jawaban yang unik. jarang dihargai di lingkungan sekolah.kecerdasan analitis. cenderung disukai di sekolah-sekolah konvensional. Guru cenderung tidak menyukai dan tidak memberikan penghargaan untuk peserta didik yang mempunyai intelegensi kreatif tinggi yang tidak memberikan tugas . sangat diharapkan oleh guru. Makanya jumlah peserta didik yang mempunyai intelegensi analitis lebih sedikit dibanding dengan peserta didik yang mempunyai intelegensi kreatif dan praktis yang jumlahnya jauh lebih besar. Contoh misalkan di setiap sekolah ditingkatan apapun itu. Intelegensi analitis yang menjadi icon yang rata-rata lebih besar memberatkan peserta didik karena peserta didik yang mempunyai inteligensi analitis sangat sedikit sekali. mungkin tidak memenuhi harapan para guru tentang bagaimana tugas-tugas harusnya dikerjakan. Sehingga peserta didik yang mempunyai tingkat intelegensi kreatif dan praktis setinggi apapun. yang mendapat juara pertama terlebih juara umum pasti 1 atau paling banyak 2 orang.d 3 lebih diperhatikan dan mendapat penghargaan lebih dari guru. hanya melihat kemampuan peserta didik dari intelegensi analitis saja. Mereka cenderung mendapatkan nilai baik di kelas-kelas dimana guru mengajar dan memberikan ujian yang obyektif ” Dari kutipan tersebut jelaslah bahwa peserta didik yang mempunyai kemampuan analitis tinggi tidak dipungkiri. Santrock (2009:156) mengatakan bahwa “ para siswa yang mempunyai kemampuan analitis yang tinggi. peserta yang mendapat peringkat atau rangking 1 s. sementara kemampuan peserta didik itu berbeda-beda ada yang cenderung pada kemampuan kreatifitas. karena pendidikan yang dalam hal ini sekolah yang menjadi konteksnya. Santrock (2009:156) mengatakan bahwa “ para siswa yang berintelegensi kreatif yang tinggi sering tidak berada di tingkat atas di kelas mereka. Para siswa yang berinteligensi kreatif.

berakhlak mulia. FUNGSI DAN TUJUAN pasal 3 yaitu “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. seperti yang tercantum pada Undang-undang RI No 20 tahun 2003 BAB II tentang DASAR. meskipun prestasi sekolah tidak istimewa. Dominan di sekolah ada banyak berbagai macam pilihan ekstrakurikuler. Selain intelegensi analitis tinggi dan intelegensi kreatif tinggi. Tujuan pendidikan tersebut tidak akan mungkin tercapai jika konsep dan sistem yang dilaksanakan dalam proses pendidikan hanya mengedepankan inteligensi analitis dan pengembangan inteligensi analitis saja. kenapa seperti itu pandangan guru? . Santrock (2009:156) mengatakan bahwa “ siswa yang berinteligensi praktis sering tidak berhubungan baik dengan tuntutan sekolah. kreatif. Namun tidak sedikit guru yang tidak menyukai peserta didik yang ikut aktif di ekstrakurikuler tersebut. Keterampilan sosial dan pengetahuan umum mereka memungkinkan mereka untuk menjadi manajer atau wirausaha yang berhasil. mandiri. dengan alasan mengganggu pembelajaran di kelas. maka hasil pembelajaran bagaimanapun akan tidak mengalami perubahan selama hanya konsep intelegensi analitis yang diprioritaskan. paling sedikit 1 atau 2 pilihan ekstrakurikuler di sekolah. peserta didik juga ada yang lebih cenderung pada intelegensi praktis seperti peserta didik yang berinteligensi praktis. tetapi harus ada pengembangkan dan perhatian juga dari sekolah untuk peserta didik yang berintelegensi kreatif yang tinggi agar tujuan nasionalpun tercapai yaitu agar dengan pendidikan peserta didik menjadi manusia yang kreatif.sekolah dengan sesuai yang diperintahkan. sehat berilmu. bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Namun siswa-siswa ini sering berprestasi baik di luar sekolah. Pendidikan di sekolah mempunyai tujuan tertentu yang mengacu pada tujuan nasional. cakap.

Begitu pula tidak akan mungkin sukses seorang manager/ pemimpin perusahaan bila yang mengendalikan semua proses tersebut oleh orang yang inteligensi analitisnya tinggi. Kesemua itu tidak bisa hanya menggunakan inteligensi analitis saja tetapi membutuhkan inteligensi kreatif dan praktis dalam sebuah lingkungan. 3 BAB II pasal 3. adalah dengan adanya sebuah wadah yang mengembangkan inteligensi praktis. dan yang dibutuhkan untuk kesuksessan dalam bidang tersebut adalah orang-orang yang mempunyai inteligensi kreatif. suara. Karena inteligensi yang dimiliki setiap peserta didik berbeda-beda yang pada akhirnya setelah selesai jenjang sekolah dituntut untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dengan mandiri. tari. seniman. Oleh karena itu kondisi di berbagai sekolah bahkan di perguruan tinggi tidak akan berubah sampai kapanpun menuju ke yang lebih baik. ada yang dituntut bisa menjadi ilmuwan. seni rupa.Karena selama ini memandang bahwa pendidikan ekstrakurikuler adalah pendidikan tambahan yang tidak terlalu penting untuk peserta didik. Dengan siswa ikut dalam salah satu ekstrakurikuler tersebut memberikan wadah pengembangan untuk mengukur peserta didik dalam inteligensi yang dimilki. tetapi diperlukan juga sebagai penyeimbang. menciptakan suatu produk yang . pemimpin perusahaan. mandiri dan bertanggung jawab sesuai dengan UU RI No. Dalam artian inteligensi analitis yang tinggi bukan tidak diperlukan. Santrock (2009:156). Tidak bisa sukses seseorang dalam bidang seni lukis. dsb bagi orang yang inteligensi analitisnya tinggi. dll. Adapun dalam proses pemenuhuan kebutuhan dirinya sendiri berbeda-beda pula aktifitasnya. tetapi yang dibutuhkan adalah orang-orang yang mempunyai inteligensi praktis tinggi yang mampu untuk menjadikan keberhasilan sebuah usaha. guru. Padahal salah satu untuk mewujudkan peserta didik yang cakap. jika inteligensi analitis saja yang diharapkan bangsa sebagai generasi muda. Hakikat Intelegensi Kemampuan untuk menyelesaikan masalah.

Faktor-faktor itu diantaranya adalah lingkungan dan proses belajar yang di tempuh oleh seseorang. Ormrod (2007:105) mengemukakan bahwa kecerdasan (inteligensi) di pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu: a. maka pembuatan karya-karya baru diharapkan untuk mempermudah dalam proses aktifitas kehidupan sehari-hari. (Huxley dalam Santrock 2009:151) mengemukakakan bahwa anak-anak mempunyai rasa ingin tahu dan kecerdasan yang luar biasa di bandingan. Kecerdasan adalah kemampuan adaptasi dan belajar dari pengalaman kehidupan sehari-hari. Santrock (2009:151). Kecerdasan merupakan salah satu faktor penting dalam pencapaian suatu tujuan hidup atau kesuksesan bagi seorang individu.berharga dalam satu atau beberapa lingkungan budaya masyarakat. Huxley juga mengatakan bahwa inteligensi merupakan milik manusia yang paling berharga yang tidak dapat di ukur secara langsung. Faktor kemampuan dalam menggunakan pengetahuan yang di miliki untuk menganlisis dan menemukan cara baru yang efektif untuk menyelesaikan masalah .namun demikian kecerdasan bukan satu-satunya faktor utama. sekunder dan tersier. (Gardner dalam Sujiono. Faktor adaptasi: kemampuan dalam menentukan tujuan.dan beradaptasi terhadap brbagai metode untuk mencapai kesuksesan b. karena inteligensi ini di pengaruhi oleh banyak faktor seiring dengan perkembangannnya. 2009:176). tes inteligensi hanya di gunakan untuk memprediksi tingkat kecerdasan seseorang. Melihat perkembangan jaman sudah masuk pada budaya masyarakat informasi serba tekhnologi. melainkan dapat mengevaluasi kecerdasan melalui tindakan cerdas seseorang. Artinya bahwa hakikat intelligensi adalah kecerdasan yang sudah dimiliki seorang individu sejak lahir dan merupakan hal yang paling berharga sebagai bekal dalam menjalani kehidupan sehari-hari untuk menciptakan hal-hal yang baru baik karya berbentuk fisik maupun non fisik yang diperlukan oleh manusia sebagai kebutuhan primer.

Woolfolk (2007:111) “Kemampuan untuk belajar dalam jumlah pengetahuan yang sudah diperoleh dan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan baik dalam setiap situasi yang baru dari yang pribadi sampai ke lingkungan yang umum”. Beberapa faktor tersebut merupakan unsur-unsur penyusun dari intelegensi atau kecerdasan itu sendiri selain faktor-faktor lainnya. maka intelligensi yang dimilki tersebut akan hilang pelan-pelan dan tidak akan memberikan makna apapun dari intelligensi yang sudah dimiliknya. lama-kelamaan akan hilang. c. Dan ayat ini juga mengungkapkan bahwa akan arti pentingnya intelligensi yang dimiliki untuk dapat dipergunakan pada tempat dan jalan yang tepat.secara cepat. Faktor interaksi: banyak melibatkan diri dalam interaksi sosial dan mampu melakukan koordinasi dalam kelompok yang memiliki peribadi yang berbedabeda. jika intelligensi yang sudah dimiliki tidak diaplikasikan maka intelligensi tersebut. sungguh jika dia tidak berhenti berbuat kerusakan. (Al-Alaq:15-16) “Ketahuilah. Hakikat Intelegensi adalah bagaimana individu itu mampu untuk melakukan sesuatu yang baik dalam menyelesaikan masalah. Mengapa Al Quran menyatakan bahwa kepala bagian depan (ubun-ubun) adalah . Dalam Al-Ouran surat 2 (Al-Baqarah ayat 269) yang artinya “Hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil hikmah”. Misalnya: seorang guru bila memberikan ilmu yang salah kepada peserta didiknya. Artinya seorang individu yang mempunyai sejumlah kecerdasan pasti memiliki kemampuan untuk beradaptasi dalam berbagai lingkungan khususnya lingkungan pribadi dan umumnya lingkungan secara umum. niscaya kami tarik ubun-ubunnya. Yaitu ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka”. Ayat tersebut mengungkapkan bahwa seorang individu yang memiliki intelligensilah yang mampu memaknai apapun yang terjadi dan yang dialami oleh individu tersebut.

Selanjutnya buku ini menyebutkan bahwa “ Sehubungan dengan keterlibatannya dalam memotivasi. Santrock (2009:151). otak bagian depan (prefrontal area) juga berfungsi sebagai pusat tindakan agresif” Jadi. memotivasi dan memulai tindakan baik . Karena inteligensi adalah sebuah konsep yang abstrak dan luas. bohong dan dosa? Bila kita lihat gambar tengkorak manusia bagian depan. bohong dan dosa”. maka kepala (otak) depanlah yang paling berperan. Jadi sangatlah tepat untuk menyatakan bahwa :”bagian otak depan adalah pusat tindakan baik. Atau dengan kata lain Al Quran menyatakan bahwa apabila manusia ingin berbuat kebohongan ataupun dosa. C. Beberapa ahli mendeskripsikan intelligensi sebagai keterampilan penyelesaian masalah.adalah bagian yang penuh dengan kebohongan dan dosa?. Persis seperti yang dinyatakan oleh Al Quran 15 abad yang silam. intelligensi harus mencakup kemampuan untuk menggunakan unsur-unsur budaya dengan bantuan dari individu-individu yang lebih terampil. kita akan temukan bagian depan otak manusia (lihat gambar 1). bohong dan dosa dan juga bertanggung jawab dalam menyampaikan kebenaran dan kebohongan. bagian inilah yang bertanggung jawab dalam merencanakan. Lalu apa hubungannya antara kepala (otak) depan . tidaklah mengejutkan bahwa ada begitu banyak cara untuk mendefinisikannya dan mengukurnya. daerah inilah yang disebut dengan “prefrontal area”. Macam-macam Intelligensi Sternberg dalam Santrock (2009:156). Secara umum macammacam intelligensi dibedakan menjadi 3 diantaranya: . Buku yang berjudul “Essential of Anatomy & Physiology” menyatakan bahwa : Motivasi dan tinjauan masa depan untuk merencankan dan memulai pergerakan terjadi di sel otak bagian depan. Seperti teori Vygotsky. Apa yang dapat dijelaskan oleh ilmu faal tentang fungsi bagian ini?. mengatakan bahwa siswa yang memiliki pola triarchic. yang berlainan terlihat berbeda di sekolah.

contohnya dalam pembelajaran praktikum di laboratorium. (Kompas dalam jurnal pendidikan Penabur 2005). kecerdasan emosional (EQ). kecerdasan spiritual (SQ). mampukah dan bersediakah setiap insan yang berkecimpung dalam dunia pendidikan mencoba untuk mengubah pola pengajaran tradisional yang hanya menekankan kemmapuan logika (matematika) dan bahasa? Bersediakah segenap tenaga kependidikn bekerjasama dengan orang tua bersinergi untuk mengembangkan berbagai jenis kecerdasan pada peserta didik di dalam proses belajar yang dilaksanakan di lingkungan lembaga pendidikan? Teori multiplle Intellegences bertujuan untuk mentransformasikan sekolah agar kelak sekolah dapat mengakomodasi setiap siswa dengan berbagai macam pola pikirnya yang unik. menerapkan. tetapi jawaban seorang individu yang kreatif dengan menggambarkan sebuah pohon. selalu mendapatkan nilai yang bagus dalam setiap hasil ujian. Paradigma Multiplle Inteligensi dalam Pendidikan Multiplle Intelligences yang mencakup delapan kecerdasan itu pada dasarnya merupakan pengembangan dari kecerdasan otak (IQ).1. Inteligensi Praktis. merancang hal-hal yang baru. Yang menjadi pertanyaan terbesar. . semua jenis kecerdasan perlu dirangsang pada diri anak sejak usia dini. yaitu : kecerdasan yang lebih cenderung pada sifat-sifat yang unik. tetapi dengan cepat memahami masalah dalam kehidupan nyata. Misalnya: seorang individu dalam ujian disetiap pelajarannya selalu mendapatkan nilai di atas rata-rata. yaitu : kecerdasan yang lebih cenderung dalam proses penilaian objektif dalam suatu pembelajaran dalam setiap pelajaran. mulai dari saat lahir hingga awal memasuki sekolah. yaitu : kecerdasan yang berfokus pada kemampuan untuk menggunakan. Misalnya: seorang individu mendapatkan skor rendah dalam tes IQ tradisional. Inteligensi Analitis. akan cepat memahami karena dibantu dengan berbagai peralatan dan media. mengimplementasikan. D. Misalnya: seorang peserta didik diinstrusikan untuk menuliskan kata “P O H O N” oleh gurunya. 2. 3. Inteligensi Kreatif. dan mempraktikan.

2009:156). Mereka menuntut penjelasan logis dari setiap pertanyaan. Selain itu mereka juga suka mengklasifikasikan benda dan senang berhitung. Contohnya seorang anak harus menyusun serangkaian balok warna/i agar sama dengan rancangan yang ditunjukan penguji. Mereka sering bertanya tentang berbagai fenomena yang dilihatnya. insinyur. (Slavin. yaitu : 1. jurnalis. dan kemampuan untuk memvisualisasi dinilai secara terpisah. (Stefanakis dalam Sujiono. Koordinasi visual-motorik. 2. Inteligensi kemampuan musical: kepekaan terhadap pola tangga nada. Intelegensi keterampilan verbal: kemampuan untuk berpikir dengan kata-kata dan menggunakan bahasa untuk mengungkapkan makna. Intelegensi kemampuan ruang: kemampuan untuk berpikir secara tiga dimensi. 2007:113). akuntan) 3.Ada beberapa macam kecerdasan yang diungkapkan oleh (Gardner dalam Santrock. . pembicara). (Woolfolk. Intelegensi keterampilan matematis: kemampuan untuk menjalankan operasi matematis. Contohnya: seorang anak harus berpikir secara logis dan abstrak untuk menjawab sejumlah pertanyaan tentang bagaimana beberapa hal bisa menjadi mirip. Contoh: “gunakanlah balok-balok tersebut menjadi tersusun rapi seperti contoh gambar di sebelah kiri” Cenderung menjadi profesi : (arsitek. 2006:165). Contoh pertanyaannya “Apa persamaan Singan dan Harimau”?. 2009: 184). Cenderung berpikir secara visual. seniman. pelaut) 1. lagu. organisasi persepsi. Cenderung arah profesinya menjadi: (penulis. Mereka kaya dengan khayalan internal (Internal imagery) sehingga cenderung imaginaif dan kreatif. Cenderung profesinya menjadi: (ilmuwan. Peserta didik dengan kecerdasan logical mathematical yang tinggi memperlihatkan minat yang besar terhadap kegiatan eksplorasi.

Mereka pandai menggunakan kosakata musical. musisi. serta mampu bekerja sama dengan orang lain. Mereka mengeksplorasi dunia dengan otot-ototnya. Cenderung berprofesi menjadi: (ahli bedah. termasuk pada binatang. Senang bergerak dan menyentuh. Inteligensi Keterampilan intrapersonal: kemampuan untuk memahami diri sendiri dengan efektif mengarahkan hidup seseorang. peumbuhan . Inteligensi Keterampilan kinestetik tubuh: kemampuan untuk memanipulasi objek dan mahir sebagai tenaga fisik. Mereka pintar melantunkan beat lagu dengan baik dan benar. serta mampu mengetahui dan menggunakan beragam cara saat berinteraksi. Ia juga mengetahui apa yang dapat dilakukan dan apa yang tidak dapat dilakukan dalam lingkungan social. Menonjol ketertarikan yang sangat besar terhadap alam sekitar. 4. pikiran. Misalnya dalam pelajaran kerajinan tangan dan kesenian (kertakes). ketangkasan.ritme. misalnya terjadinya awan. Mereka mengetahui kepada siapa harus meminta bantuan saat memerlukan. Inteligensi keterampilan naturalis: kemampuan untuk mengamati pola di alam serta memahami system buatan manusia dan alam. 2. Cenderung berprofesi menjadi : (teolog. 5. seniman yang ahli. Ia juga dapat mentransformasikan kata-kata menjadi lagu. dan menciptakan berbagai permainan music. ketukan. tingkah laku dan harapan orang lain. ahli kesehatan mental). Pintar menjalin hubungan social. dan keanggunan dalam bergerak. dan peka terhadap ritme. penari. atlet) 3. diusia yang sangta dini. psikolog). melodi atau warna suara dalam sebuah komposisi music. memahami diri sendiri. seorang individu akan cepat memahami pelajaran dan berani menyanyikan/memainkan peralatan musik. asal-usul binatang. dan mengingat nada-nada. keseimbangan. Mereka juga mampu merasakan perasaan. Mereka memiliki control pada gerakan. Inteligensi keterampilan interpersonal: kemampuan untuk memahami dan secara efektif berinteraksi dengan orang lain. Mereka menikmati benda-benda dan cerita yang berkaitan dengan fenomena alam. Memiliki kepekaan perasaan dalam situasi yang tengah berlangsung. dan ahli terapi musik). dan hujan. Cenderung berprofesi menjadi: (composer. dan mampu mengendalikan diri dalam konflik. Cenderung berprofesi menjadi : (guru yang berhasil.

logika dan rasio. Contoh : Komitmen. 6. Intelligensi ruang. ahli bentang darat). ahli botani. Cenderung berprofesi menjadi: (petani. IQ : Kemampuan intelektual. intrapersonal. slide:13) E. . gerakan. gerakan. matematis dan analitis merupakan kelompok Intelligences Question.350 cc dan terdiri atas 100 juta sel saraf atau neuron. Otak dan Intelligensi Berbicara intelligensi tentu saja berbicara otak.tanaman. ahli ekologi. Otak manusia adalah struktur pusat pengaturan yang memiliki volume 1. (Agustian. dan Intelligensi interpersonal. analisa. praktis dan emosional merupakan kelompok Emosional Question. naturalis dan kreatif merupakan kelompok Spiritual Question. Contohnya : Spiritualisasi pekerjaan. dan kepekaan SQ : Kemampuan member makna puncak seperti ritual (Ultimate meaning). Otak dan sel saraf di dalamnya dipercayai dapat mempengaruhi kognisi manusia. musical. Oleh karena itu terdapat kaitan erat antara otak dan pemikiran/ intelligensi. Inteligensi emosional : kemampuan untuk merasakan dan mengungkapkan emosi secara akurat dan adaftif (seperti memahami persfektif orang lain). Intelligensi dapat diklasifikasikan menurut : Intelligensi verbal. dan tata surya. respon semuanya bermuara di otak. power point ESQ. Pengetahuan mengenai otak mempengaruhi perkembangan psikologi kognisi. Otak manusia bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh badan dan pemikiran manusia. loyalitas. karena semua informasi. Contoh: 3 x 3 = 9 EQ : Kemampuan mendengar suara hati sebagai sumber informasi.

otak tengah. Yang nantinya akan masuk dalam short term memori (STM). keyakinan.Otak manusia terdiri dari beberapa bagian diantaranya : otak besar. Seperti pada gambar di bawah ini yang menggambarkan belahan otak kanan dan otak kiri yang sangat berhubungan erat dan saling mempengaruhi. Sedang otak kanan berkecenderungan untuk pemahaman kreatifitas. sequences (urutan). membaca. otak belakang dan otak kecil. dan perlu data (valid dan terandal). Belahan otak kanan dan otak kiri mempunyai Anatomi otak yang berbeda fungsinya. Kesemuanya itu saling mempengaruhi dan memperkuat dalam kinerja perdetiknya. Otak besar yang terletak di depan yang mempunyai 2 belahan yaitu. Jika dilakukan pembelajaran diulang-ulang atau refitisi maka peserta didik akan mengalami pemahaman yang masuknya nanti pada long term memori (LTM). otak merupakan alat untuk memproses data tentang lingkungan internal dan eksternal tubuh yang diterima reseptor pada alat indera. music. rasa. maka peserta didik akan mengalami proses berpikir dan memahami apa yang meski dilakukan atau bersikap. sistematis. jika peserta didik sudah memahami pelajaran yang disampaikan gurunya. analitis. STM dan LTM semuanya bermuara di otak. tidak ilmiah dan bermimpi. warna. inovasi. obyektif. Belahan kanan mengatur dan melayani tubuh bagian kiri dan sebaliknya belahan otak kiri mengatur dan melayani otak kiri. irama. bahasa. konseptual. melodi. perlu uji. subyektif. logika. gambar. acak. gagasan. otak kanan dan otak kiri. Otak kiri dan otak kanan tersebut akan dihubungkan oleh dendrit yaitu lapisan dalam yang berwarna putih yang banyak mengandung serabut saraf. dimana bila seorang peserta didik melihat the first impression dari gurunya yang menarik maka panca indera peserta didik yang mendapat ketertarikan peran gurunya tersebut akan di respon oleh panca inderanya tersebut dan masuk pada STM. Jika otak belahan kiri mengalami gangguan maka tubuh bagian kanan mengalami gangguan bahkan mungkin kelumpuhan. tidak logis. System . Otak kiri berkecenderungan untuk pemahaman matematika. menulis. Data tersebut dikirimkan oleh urat saraf yang dikenal dengan system saraf keseluruhan.

Posisi bagian-bagian otak tersebut tidak sesuai dengan namanya. Aksi tersebut dikontrol oleh bagian otak yang lebih baru. Disinilah data diproses dan direspon dengan rangsangan yang cocok. dan mencerna terjadi karena fungsi otomatis otak. Otak dapat dibagi ke dalam 3 bagian umum yaitu otak depan. . Otak dan urat saraf tulang belakang dilindungi oleh tulang (tengkorak dan tulang belakang secara brurutan) dan dikelilingi oleh cairan otak yang berfungsi sebagai alat penahan goncangan. menelan. dengan cepat kita mengibaskan tangan saat menyentuh pirig panas).saraf ini memungkinkan seluruh urat saraf mengubah rangsangan dalam bentuk impuls listrik. Fenomena semacam ini adalah fungsi yang rumit yang terjadi di otak. yang berfungsi untuk mengirimimpuls saraf ke otot sehingga otot berkontraksi atau rileks. Dan kita tidak menyadari bahwa proses tubuh tersebut membutuhkan control yang lembut dan tekhnik mengatur yang baik. Meskipun otak otak tidak terlibat langsung dalam proses yang berhubungan dengan aksi spontan. Otak Nampak seperti sebuah kembang kol yang beratnya rata-rata 1. Kemudian impuls listrik dikirim ke pusat system saraf yang berada di otak dan urat saraf tulang belakang.2 kg pada lakilaki dan 1 kg pada perempuan. Contohnya kita tidak serta-merta menumphkan sepiring penuh makanan tanpa alasan kecuali piring itu memang panas sehingga kita reflex menumpahkannya. tetap saja kita akan mencerna data/rangsangan yang dipersepsi alat indera. dan otak belakang. otak tengah. Bernafas. Bayak rangsangan sederhana berhubungan dengan tindakan reflex/aksi spontan (misalnya. seperti otak depan tidak berada di bagian depan. Otak purba mengontrolnya secara relatif. Otak tidak tidak terlibat langsung dalam proses ‘identifikasi’ mengenai tindakan reflex. keseimbangan. Atau bisa juga hal itu disebabkan oleh stress yang kita alami. Biasanya dalam tahap ini timbul saraf efektor. Tapi tindakan reflex tersebut diproses di saraf tulang belakang. Misalnya kita akan menoleh jika seseorang memanggil nama kita di jalan. Di dalam jaringan system saraf pusat terdapat hirarki control.

Beberapa ahli berpendapat bahwa kedua belahan otak dihubungkan oleh sebuah bundle serat tebal yang disebut corpus callsum yang membantu menyatukan aktifitas otak (memberitahu otak kiri tentang apa yang dilakukan otak kanan. terdiri dari empat bagian fungsional. bentuk reticular dan cerebellum. juga sebaliknya). lobus temporal berhubungan dengan bahasa dan ingatan. Lobus frontal berhubungan dengan konsentrasi. yaitu amygdale dan septum yang berfungsi mengontrol kemarahan. Korteks (korteks cerebal) adalah helaian saraf yang tebalnya kurang dari 5 mm. Ketiga bagian tersebut masing-masing berkembang pada . pons. Anatomo system limbic ini memungkinkan kita mengontrol insting/naluri kita. System limbic terdiri dari tiga bagian utama. occipital. Jadi proses kesadaran pikiran bergantung pada interaksi kompleks di bagianbagian otak. Saraf dalam korteks memproses data. lobus parietal berhubungan dengan sensor data. menyatakan bahwa otak dibagi dalam 3 bagian dasar. (Porter&Hernacki dalam Wikimedia common: otak). Misalnya. dan lobus occipital berhubungan dengan penglihatan dan persepsi. korteks menyusun 70 % bagian otak. Lipatan korteks yang erat kaitannya dengan tengkorak manusia membuat otak tampak berkerut. frontal. Kemudian posisi bagian-bagian otak tersebut berubah selama perkembangan janin dalam kandungan. agresi. yaitu medulla oblongata. yaitu batang atau otak reptile. Korteks mempunyai sejumlah struktur dan bagian-bagian fungsional yaitu bagian kiri dan kanannya. serta hippocampus yang penting dalam merekam memori baru. kita tidak serta merta memukul seseorang yang tidak sengaja menginjak kaki kita. Seperti pada gambar berikut: (http//Wikimedia common:otak) Diantara pusat otak dan korteks terletak system limbic (berasal dari bahasa latin yang berarti batas). Dalam korteks ada empat lobus atau cuping.Karena nama bagian-bagian tersebut didasarkan pada posisi saat manusia masih berbentuk embrio. dan parietal. yaitu temporal. Otak belakang terletak di dasar kepala. tapi luas bagiannya mencapai 155 cm. sisitem limbic atau otak mamalia dan neokorteks. dan ketakutan.

meskipun di bagian tubuh lain masih ada gerakan. dengan menempelkan sepasang electrode di kulit kepala.waktu yang berbeda dan mempunyai struktur syaraf tertentu serta mengatur tugasnya masing-masing. kecerdasan majemuk (multiple intelligensi) berada pada bagian ini. memori dan kemampuan belajar dikendalikan oleh sisitem limbic ini. Menurut Gardner dalam Santrock (2009: 156). maka dapat diketahui perbedaan tegangan arus listrik padanya. maka kita tidak dapat berfikir pada tingkat yang sangat tinggi. Alat ini disebut Electroencephalograph atau disingkat EEG. kendali motorik sadar dan penciptaan gagasan berasal dari pengaturan neokorteks. Sistim limbic ini terletak di tengah otak yang fungsinya bersifat emosional dan kognitif. Bagian-bagian otak tersebut mempunyai fungsi yang berbeda-beda dalam kinerjanya. perilaku yang baik. Bahkan pada bagian ini pula terdapat intuisi yaitu kemampuan untuk menerima atau menyadari informasi yang tidak diterima oleh pancaindera. Perasaan. Apabila otak reptile ini dominan. Frekwensi gelombang EEG dihitung dengan jumlah . Ia bertanggung jawab terhadap fungsi-fungsi sensor motorik sebagai insting mempertahankan hidup dan pengetahuan tentang realitas fisik yang berasal dari pancaindera. Apabila di layar monitor electroencephalograph tidal lagi terlihat adanya gelombang. pengalaman yang menyenangkan. Batang atau otak reptile adalah komponen kecerdasan terendah dari manusia. lebih jelas bisa dilihat pada gambar beikut: Jaringan otak orang hidup menghasilkan gelombang-gelombang listrik yang berfluktuasi pada tahun 1929. bahasa. Neokorteks adalah bagian otak yang menyimpan kecerdasan yang lebih tinggi. Di sekeliling otak reptile terdapat system limbic yang sangat kompleks dan luas. pembuatan keputusan. Penalaran berfikir secara intelektual. Sistim ini juga merupakan panel control yang menggunakan informasi dari pancaindera untuk selanjutnya didistribusikan ke bagian neokorteks. maka orang tersebut secara medis telah mati.

pada hakekatnya hanya berlangsung dalam hitungan detik. pengetahuan bahasa. maka terdapat jenis-jenis informasi Memori otak manusia kerjanya mirip dengan memori komputer. tanpa dibebani pikiran macam-macam.5 cps. Memori jangka panjang dibagi menjadi dua yaitu memori deklaratif (eksplisit) dan memori non deklaratif .d 13 cps. Pada komputer. Para penemu. Memori jangka pendek adalah memori yang cepat diingat. Glombang theta dengan putaran 3. Gelombang delta adalah kondisi orang sedang tidur yang frekwensinya antara 0.cycles per second atau cps (Hertz-Hz). cepat lupa dan kapasitasnya terbatas. semua informasi yang telah kita pelajari. Mimpi ditandai dengan gerakan bola mata yang cepat.5 s.d 3. hanya sekejap saja menurut ukuran akhirat. fungsinya lebih luas lagi mencakup perbendaharaan kata. Gelombang Alpha antara 7 s. Pada manusia. Terjadi pada kondisi normal orang dewasa bekerja. terjadi saat orang bermimpi. Hal ini karena ukuran waktu yang dipakai orang yang bermimpi ialah waktu ukuran ruh. otaknya menghasilkan gelombang delta. Klasifikasi Memori. Berdasarkan informasi yang diserap oleh gelombang-gelombang di atas. pengalaman hidup pribadi. tanpa target yang berat. adalah upaya untuk memulihkan kondisi sel-sel tubuhnya termasuk sel otak yang telah bekerja berat seharian. memelihara dan memanfaatkan informasi baru. Perasaan bermimpi yang terasa lama sekali. pencipta musisi bekerja dalam kondisi gelombang theta. Para ahli membagi memori otak manusia menjadi dua yaitu memori jangka pendek (short term memory) dan memori jangka panjang (long term memory). Oleh karena itu orang sakit perlu banyak tidur beristirahat. sedangkan memori jangka panjang adalah memori yang lambat dilupakan dan kapasitasnya tidak terbatas. memorinya disebut RAM (Random Access Memory) berfungsi merekam. berbicara hingga prestasi musik dan olahraga. Orang tidur tanpa mimpi.d 7 cps. segala kemahiran yang telah dipelajari dari mulai berjalan. Tidur rutin untuk manusia.5 s. sedangkan orang koma gelombang otaknya hanya 0. Bukankah waktu ribuan tahun di dunia.5 cps.

Kebiasaan beraktivitas. Berikut ini beberapa tips yang dapat membuat seorang individu lebih cepat membangun dan menemukan jalan setapak baru yang lebih singkat: * Baca majalah/surat kabar/buku dengan topik yang belum pernah dikenali sebelumnya. pemahaman matematika dan segala fakta yang diketahui. Memori non deklaratif/implisit/prosedural berisikan antara lain kemahiran. hubungan dasar dan keterbiasaan (classical conditioning). Rutinitas pekerjaan dan tenggat waktu yang ketat seringkali membuat orang melupakan kesempatan me-recharge baterai alami sekaligus prosesor komputer tercanggih yang dimiliki: Otak. Namun. adalah bahan bakar dari proses . Memori deklaratif/eksplisit disimpan di dalam korteks serebral tepatnya di hipokampus. Kebiasaan lama ibarat jalan tol sepanjang 100 km menuju lokasi tujuan yang dilalui oleh ribuan kendaraan. aktivitas baru dapat dianalogikan dengan jalan setapak yang sangat mungkin berjarak 50 km ke lokasi yang tuju. Memori semantik berisikan jumlah total pengetahuan yang dimiliki seperti perbendaharaan kata. (http//Wikimedia common:otak). yaitu memori episodik dan memori semantik. Memori episodik adalah memori tentang pengalaman-pengalaman diri sendiri yang biasanya berhubungan dengan riwayat hidup. kategori.(implisit/prosedural). Memori deklaratif/eksplisit adalah memori yang dimaksud seperti kebanyakan orang dengan memori. Informasi yang sama sekali baru. pola makan dan teman-teman bergaul. Jadi mendengar musik yang itu-itu saja dan membaca surat kabar yang sama setiap hari membuat orang merasa jalan tol ini adalah rute paling dekat menuju tujuannya. priming. Keadaan memori di atas boleh jadi merupakan tanda-tanda otak seorang individu membutuhkan “makanan baru”. perlu diperiksa lagi agar kecanggihan mesin ajaib di tubuh dalam keadaan terawat. Memori deklaratif/eksplisit dibagi lagi menjadi dua.

berpikir dengan gambar. kursus menggambar atau kursus menari India. Membangun hubungan dengan orang baru menambah persepsi baru tentang hidup dan kehidupan. kursus mematung. Coretan berupa simbol dapat membantu seorang individu berpikir secara simbolis dan visual.kreatif. Dengarkan lagu-lagu dari jenis musik yang berbeda dari yang biasa didengar. Aktivitas repetitif semacam ini memudahkan kegiatan berpikir di bawah sadar ‘meloncat’ keluar. tulisan. gambar. Bila individu terbiasa berpikir dengan kata-kata. * Lakukan Olahraga ritmis dan bersifat aerobik secara teratur. sketsa dan lukisan. * Ikuti kelas-kelas keterampilan baru. jogging dan jalan cepat bermanfaat jika sedang tersendat saat berpikir suatu masalah. Jika ingin sekalian menikmatinya. * Bertemu dan bersosialisasi dengan orang baru. Aktivitas motorik yang sama sekali baru dapat memberi perspektif baru dalam kegiatan sehari-hari yang jalani. Perasaan produktif juga dapat memacu individu untuk menghasilkan hal lain lagi. akan memudahkan lahirnya ide baru. Berenang. Makanan berprotein tinggi adalah amunisi andalan bagi otak. Ingin melakukan aktivitas mental yang lebih rumit? Kalau perlu belajar untuk memainkan instrumen musik baru. * Lalui rute baru di perjalanan. * Hasilkan sesuatu: artikel. Pelajari cara orang lain memandang masalah dan menyelesaikannya. keterampilan menulis kreatif. Ini serius! Mengolah makanan yang mentah menjadi sajian yang matang dan menggoda dengan seluruh proses prosedur memasak melibatkan seluruh otak seorang individu. Secara aktif mencari jalur alternatif baru selain . * Nikmati musik. Seorang Individu dapat juga membuat coretan berupa simbol-simbol dari alur pekerjaanseorang individu. * Memasak. seperti: kursus fotografi. jangan lupakan kerang dan ikan laut.

Bila peserta didik telah merasa belajar dengan keras. atau kemungkinan besar peserta didik tidak memiliki metode Belajar sama sekali! Jika demikian halnya. karena kecerdasan hanya dapat di ukur secara tidak langsung melalui tindakan cerdas yang di lakukan seseorang dan melalui tes intelegensi secara tertulis. Ini berarti. Tes culture-fair yaitu tes yang menghindari tes budaya. Yang pertama mencakup pertanyaan yang di kenal orang-orang dari semua latar belakang sosial ekonomi dan etnis. tes tersebut telah di kembangkan dalam dua jenis yang bebas bias budaya. dinamakan tes 1905 karena tes ini ditemukan pada tahun 1905 oleh Alfred Binet. Santrock (2009:152) mengemukakan bahwa tes kecerdasan yang dapat di lakukan dalam bentuk tertulis adalah tes culture-fair. Pengukuran Inteligensi Intelegensi tidak dapat di ukur seperti tinggi badan atau berat badan. hal tersebut berarti ada yang salah dengan METODE BELAJAR nya. setiap orang memiliki POTENSI yang sama untuk sukses. tekun namun belum juga mendapatkan hasil yang diinginkan. F. Tes Inteligensi Individual Tes 1905 scale. Rawat dan kembangkan kemampuan agar benda ajaib ini dapat berproduksi optimal. Misalnya pertanyaan untuk orang-orang yang memiliki pendidikan yang tinggi akan berbeda dengan orang yang belum berpendidikan tinggi. 1. Setiap Manusia Normal dilahirkan dengan kapasitas otak yang hampir sama. yang berkisar dari kemampuan untuk telinga seseorang sampai kemampuan untuk menggambarkan rancangan dari .menambah peluang menghindari kemacetan juga dapat melatih kemampuan keruangan dan daya ingat. Peta Sukses Belajar Cerdas bisa menjadi salah satu alternative Metode Belajar yang cerdas dan efektif-efisien. termasuk dalam hal belajar. Tes ini terdiri dari 30 pertanyaan. yakni 1. dan 200 gram lebih sedikit pada wanita.2 kg pada pria. Jadi jangan biarkan sel-sel otak diam sehingga lama-kelamaan menyusut.

2. Tes intelegensi kelompok lebih mudah dan lebih ekonomis daripada tes individual. Pada tahun 1912 William Stern menciptakan konsep intelligence question (IQ). dsb. Selain IQ secara keseluruhan. maka IQ nya adalah 100. soal yang lainnya membutuhkan respon non verbal. beberapa soal membutuhkan respon verbal.d 16 tahun. menentukan tingkat kegelisahan siswa. tetapi tes intelegensi kelompok mempunyai kekurangan. Wechsler Intelegence scale for children – IV Integrated (WISC-IV Integrated) untuk anak-anak dan para remaja berusia 6 s. yang dikembangkan oleh david Wechsler. . yang merujuk pada usia mental seseorang dibagi usia kronologis. (Drummond dalam Santrock. Khulman Anderson Intellegence tes.ingatan dan mendefinisikan konsep-konsep abstrak. skala Wechsler juga menghasilkan IQ verbal dan IQ kinerja (berdasarkan soal-soal yang tidak membutuhkan respons verbal). Ketika sebuah tes diberikan dalam satu kelompok besar. penguji tidak bisa membangun koneksi.5 tahun. Apabila usia mental di atas usia kronologis. Soal IQ verbal didasarkan pada 6 subskala verbal. Tes tersebut mencakup Wechsler Presscool dan Primary scale of intelegence III (WPPSI III) untuk mengetes anak-anak berusia 4-6. dikali 100 yaitu IQ = MA/CA x 100. Tes Binet mengembangkan konsep Usia mental. Apabila usia mental sama dengan usia kronologis. Tes Intelegensi kelompok Tes intelegensi kelompok mencakup Lorge-Throndike Intellegence test. Tes skala Wechsler. 2009:154). IQ nya lebih dari 100. (Woolger dalam Santrock. 2009:153). Tes ini mencakup berbagai soal. dan Otis –Lennon School Mentak Abilities Test. tingkat perkembangan mental seseorang bila dibandingkan dengan orang lain. Skala tersebut memungkinkan penguji dapat dengan cepat pola kekuatan dan kelemahan dalam area intelegensi siswa yang berbeda-beda. Tes StanfordBinet saat ini dilakukan secara individual untuk orang yang berusia 2 tahun sampai dewasa. IQ kerja pada lima subskala kinerja. dan Wechsler Adult Intellegence Scale (WAIS III).

Oleh karena keterbatasan tersebut. dan memahami orang lain. tes intelegensi kelompok perlu dilengkapai dengan informasi kemampuan siswa tersebut. Untuk hal itu. meskipun biasanya bersikap bijaksana untuk tidak mempercayai begitu saja akurasi skor inteligensi nilai kelompok. lingkungan kita . saat membuat keputusan penting mengenai siswa. Dengan memahami intelegensi ini . Banyak siswa mengerjakan tes dalam kelompokkelompok besar di sekolah. . Pentingnya memahami Intelegensi ini pun akan di Implementasikan dalam Dunia Pendidikan . tetapi keputusan untuk menempatkan seorang siswa dlam satu kelas bagi siswa-siswa yang mempunyai keterbelakangan mental. strategi yang sama berlaku untuk tes intelegensi individual. atau kelas untuk sisiwa-siswa yang berbakat seharusnya tidak hanya didasarkan pada tes kelompok. dimana Intelegensi seseorang akan mempengaruhi pola pikir dan cara pandang seseorang dalam menentukan tindakan. kelas pendidikan khusus . maka tentunya kita dapat menerapkan Intelegensi dalam memahami diri kita sendiri . para siswa bisa jadi tidak memahami perintah atau mungkin terganggu oleh siswa lain.Dalam situasi tes kelompok besar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful