P. 1
Contoh Isi Buku: TEKNIK PEMBUATAN KEPUTUSAN DALAM TIM

Contoh Isi Buku: TEKNIK PEMBUATAN KEPUTUSAN DALAM TIM

|Views: 147|Likes:
Published by bisnis2030
Jika Anda pernah bekerja dalam sebuah kelompok atau tim, baik tim kerja di kantor ataupun di kepanitiaan tertentu, Anda tahu betapa sulitnya menjalani proses pembuatan keputusan. Dan, tentunya juga, kita akan sangat terbantu apabila memiliki alat yang bisa mempermudah pelaksanaan proses tersebut dan mengevaluasi hasil yang lebih baik.
Jika Anda pernah bekerja dalam sebuah kelompok atau tim, baik tim kerja di kantor ataupun di kepanitiaan tertentu, Anda tahu betapa sulitnya menjalani proses pembuatan keputusan. Dan, tentunya juga, kita akan sangat terbantu apabila memiliki alat yang bisa mempermudah pelaksanaan proses tersebut dan mengevaluasi hasil yang lebih baik.

More info:

Published by: bisnis2030 on Oct 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

03/10/2013

Seri Panduan Praktis No.

9

TEKNIK PEMBUATAN KEPUTUSAN DALAM TIM
P. Keith Kelly

Penerbit PPM 2010

www.bisnis2030.com

Judul Buku Judul asli Ditulis oleh

: : :

Teknik Pembuatan Keputusan Dalam Tim Team Decision-Making Techniques P. Keith Kelly

Copyright®1994 Richard Chang Associates, Inc. ---------------------------------------------------------------------Penerjemah : Ramelan Desain Sampul : Widi Suryatama ISBN : 979-442-312-2 Seri Panduan Praktis No. 9 Nomor Kode: PBP 40.032 Cetakan I, Agustus 1999 Dicetak oleh PT Gramedia Diterbitkan ulang atas kerja sama Penerbit PPM dan Bisnis2030, Oktober , 2010 www.Bisnis2030.com Hak Cipta dilindungi oleh Undang-undang. Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari Penerbit.
UU RI No.19/2002 tentang Hak Cipta Lingkup Hak Cipta Pasal 2: 1.

Hak Cipta merupakan hak eksklusif bagi Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaanya, yang timbul secara otomatis setelah suatu ciptaan dilahirkan tanpa mengurangi pembatasan menurut peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Sanksi Pelanggaran Pasal 72 : 1. Barangsiapa dengan sengaja melanggar dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Ayat (1) atau pasal 49 Ayat (1) dan Ayat (2) dipidana dengan pidana penjara masing-masing paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp.1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah). Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran hak cipta atau hak terkait sebagai dimaksud pada Ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

2.

ii

Seri Panduan Praktis No.9

TEKNIK PEMBUATAN KEPUTUSAN DALAM TIM
P. Keith Kelly

iii

Diterbitkan atas kerja sama Lembaga Manajemen PPM dan PT Pustaka Binaman Pressindo, Anggota IKAPI, Jalan Menteng Raya 9, Jakarta 10340. E-mail: pustaka@bit.net.id ____________________________________________________ Hak cipta dalam bahasa Indonesia pada Lembaga Manajemen PPM dan PT Pustaka Binaman Pressindo. Dilarang memproduksi dalam bentuk apa pun, kecuali atas izin tertulis dari penerbit.

iv

Ucapan Terima Kasih
Mengenai Penulis
P. Keith Kelly, Konsultan Senior pada Richard Chang Associates, Inc., adalah seorang pendidik, konsultan, dan profesional manajemen yang berpengalaman. Keahlian khususnya mencakup perencanaan dan analisis strategis, manajemen keuangan, perbaikan proses, dan penelitian pasar. Penulis ingin mengucapkan terima kasih terhadap dukungan dari seluruh tim profesional Richard Chang Associates, Inc. atas kontribusinya untuk proses pengembangan buku panduan ini. Selain itu, ucapan terima kasih secara khusus disampaikan pula kepada banyak organisasi klien yang telah membantu kami menentukan gagasan praktis dan metode yang telah terbukti yang disajikan dalam buku panduan ini. Ucapan Terima Kasih Lainnya Pengkaji: Carole Markin, Jim Greeley, dan Dottie Snyder Tata Letak Grafis: Suzanne Jamieson Desain Sampul: John Odam Design Associates

v

vi

Kata Pengantar
Tahun 1990-an telah memberi berbagai tantangan sulit bagi para individu dan organisasi yang harus dihadapi dan ditangani. Tetapi siapa yang akan mendapat manfaatnya selagi kita bergerak menuju tahun 2000 ke depan? Manfaat akan dipetik oleh mereka yang memiliki komitmen untuk terus belajar. Bagi individu maupun organisasi, salah satu kunci untuk membangun lingkungan yang terus belajar adalah buku The Practical Guidebook Collection (Seri Panduan Praktis) yang disajikan untuk Anda oleh Divisi Publikasi Richard Chang Associates, Inc. dan Divisi Penerbitan Lembaga PPM. Setelah mempelajari "kebutuhan pembelajaran" di masa depan yang di-ungkapkan oleh klien dan klien potensial, kami dengan senang hati menerbitkan Seri Panduan Praktis. Buku panduan ini dirancang untuk memberi Anda tip, alat, dan teknik yang "terbukti di dunia nyata"dalam rentang subjek yang sangat luas yang bisa Anda terapkan di tempat kerja dan/atau untuk pribadi Anda sendiri, segera! Apabila Anda telah berkesempatan mendapat manfaat dari Seri Panduan Praktis ini, silakan beri kami umpan balik. Umpan balik Anda begitu penting bagi kami sehingga kami memasukkan Formulir Evaluasi Dan Umpan Balik pada akhir buku ini. Anda bisa mengirimkannya melalui faks ke PT Pustaka Binaman Pressindo (021) 2302047. Dengan umpan balik dari Anda, kami bisa melakukan perbaikan terus-menerus karya-karya kami. Selamat Membaca

Richard Y.Chang Presiden dan CEO Richard Chang Associates, Inc.

vii

viii

Daftar Isi
I. Pendahuluan Mengapa Perlu Membaca Buku Pedoman Ini? Siapa Yang Perlu Membaca Buku Ini? Kapan Dan Bagaimana Menggunakan Buku Ini II. Keputusan Tim Apa Yang Dimaksud Dengan Pembuatan Keputusan Tim? Tip Untuk Mendapatkan Konsensus Mengapa Keputusan Dibuat Berbasiskan Tim? Keputusan Seperti Apa Yang Seharusnya Dibuat Berbasiskan Tim III. Sumbang Saran/Penyaringan Apa Yang Dimaksud Dengan Sumbang Saran/ Penyaringan? Kapan Sumbang Saran/Penyaringan Sebaiknya Digunakan? Enam Langkah Sumbang Saran/Penyaringan IV. Teknik Kelompok Nominal Apa Yang Dimaksud Dengan Teknik Kelompok Nominal? Kapan Sebaiknya TKN Digunakan? Tujuh Langkah TKN V. Teknik Delphi Apa Yang Dimaksud Dengan Teknik Delphi? Kapan Sebaiknya Teknik Delphi Digunakan? Delapan Langkah Teknik Delphi ix 1

5

13

27

41

VI. Metode Kartu Konsensus Apa Yang Dimaksud Dengan Metode Kartu Konsensus? Kapan Metode Kartu Konsensus Digunakan? Empat Langkah Menggunakan Metode Kartu Konsensus VII. Matriks Pilihan-Berpasangan Apa Yang Dimaksud Dengan Matriks PilihanBerpasangan? Kapan Sebaiknya Matriks Pilihan-Berpasangan Digunakan? Enam Langkah Teknik Matriks PilihanBerpasangan VIII. Teknik Penilaian Kriteria Apa Yang Dimaksud Dengan Teknik Penilaian Kriteria? Kapan Sebaiknya Teknik Penilaian Kriteria Digunakan? Tujuh Langkah Teknik Penilaian Kriteria Ikhtisar Apendiks:Formulir Yang Bisa Diperbanyak

57

71

83

97 101

x

Keputusan Non Tim: Keputusan diambil oleh para jenderal. Perintahnya kepada Light Brigade: “Serbu!” Hasilnya: 600 orang meninggal,

Keputusan Tim: Tim hoki es pria Olimpiade A.S di lake Placid: “Mari berusaha sebaik-baiknya!” Hasilnya: Medali emas dan “Keajaiban di atas es.”

xi

xii

I. Pendahuluan
Jika tidak ada masalah, maka tidak dibutuhkan keputusan. Tentu saja, masalah selalu muncul, dan kita membutuhkan keputusan untuk memecahkannya. Kita selalu berada dalam situasi yang menuntut kita untuk membuat pilihan dan merumuskan rencana. Bila suatu keputusan bisa dibuat seorang diri, mungkin prosesnya relatif lebih sederhana. Tetapi, bila keputusan harus dibuat dengan orang lain, masalahnya menjadi jauh berbeda.

Mengapa Perlu Membaca Buku Pedoman Ini?
Jika Anda pernah bekerja dalam sebuah kelompok atau tim, baik tim kerja di kantor ataupun di kepanitiaan tertentu, Anda tahu betapa sulitnya menjalani proses pembuatan keputusan. Dan, tentunya juga, kita akan sangat terbantu apabila memiliki alat yang bisa mempermudah pelaksanaan proses tersebut dan mengevaluasi hasil yang lebih baik. Buku Teknik Pembuatan Keputusan Dalam Tim ini dirancang khusus untuk tujuan tersebut. Teknik Pembuatan Keputusan Dalam Tim membantu Anda dan tim Anda membuat keputusan sekaligus meminimalkan konflik. Buku ini memperkenalkan enam cara untuk membuat keputusan.

1

Enam Cara Untuk Membuat Keputusan

Dengan menggunakan salah satu atau beberapa dari teknik ini, Anda dan anggota tim akan mampu membuat keputusan dengan lebih baik dan lebih cepat. Dengan membuat keputusan yang baik dalam waktu yang singkat akan meningkatkan efektivitas tim Anda.

Siapa Yang Perlu Membaca Buku Ini?
Diharapkan buku ini bisa membantu pemimpin tim, anggota tim yang terlibat dalam pengambilan keputusan kelompok, dan siapa saja yang menjadi fasilitator pertemuan tim. Buku ini akan membantu Anda menjadi partisipan yang lebih berarti dalam kelompok pengambilan keputusan. Jika Anda bermaksud bergabung dengan suatu tim, buku ini memberikan gambaran mengenai berlangsungnya interaksi dalam tim. Akhirnya, buku ini juga bermanfaat bagi mereka yang ikut serta dalam organisasi nirlaba atau organisasi kemasyarakatan. Teknik-teknik yang disajikan di sini

2

membuat pertemuan dan proses pengambilan keputusan berlangsung mulus.

Kapan Dan Bagaimana Menggunakan Buku Ini
Baik ketika tim Anda sedang memecahkan suatu masalah ataupun sedang membuat keputusan, buku mi akan membantu Anda untuk mendapatkan hasil yang lebih memuaskan. Meskipun memecahkan masalah dan membuat keputusan memiliki elemen yang berbeda (misalnya dalam hal urgensinya), kedua proses tersebut memiliki banyak kesamaan seperti akan Anda ketahui pada bab-bab berikutnya. Tim Anda bisa merujuk ke buku ini ketika menghadapi masalah dan ingin mendapatkan cara pemecahan yang paling efektif dan efisien. Buka pula buku ini sebelum dan selama pertemuan untuk membuat keputusan dalam halhal seperti operasi atau perencanaan jangka panjang.

Buku pedoman ini juga bertindak sebagai penyegar untuk mengasah keterampilan membuat keputusan. Jika Anda menemui jalan buntu selama proses pembuatan keputusan (dan ternyata masalahnya jauh lebih rumit dari yang Anda duga), Anda bisa memanfaatkan buku pedoman ini untuk memfokuskan kembali kelompok Anda dan menjernihkan keputusan yang harus dibuat. Anda juga bisa memanfaatkannya saat muncul masalah yang di luar 3

kebiasaan dan tim Anda harus mencari cara lain untuk menanganinya. Setiap bab dalam buku ini memfokuskan pada satu teknik pembuatan keputusan. Di sini disajikan instruksi langkah demi langkah dan contoh praktek untuk masingmasing metode. Coba lakukan latihan yang ada dalam buku ini, buat catatan yang perlu, dan bekerja samalah dengan rekan Anda. Manfaatkan sebaik-baiknya buku ini, jangan hanya dijajarkan di rak.

4

II. Keputusan Tim
Apa Yang Dimaksud Dengan Pembuatan Keputusan Tim?
Di masa lampau, yang disebut manajer yang efektif adalah manajer yang mengetahui segala hal, tegas, membuat keputusan sendiri untuk dilaksanakan anak buahnya. Saat ini dan masa mendatang, manajer adalah anggota tim yang menyatukan berbagai keahlian dan pengetahuan untuk menemukan solusi beragam masalah. Karena struktur unit kerja selalu berubah, maka proses pembuatan keputusan juga berubah. Meskipun membutuhkan waktu lebih lama, keputusan kelompok lebih bisa menggabungkan sejumlah besar data dan pengalaman (yang baik maupun yang buruk), plus beragam pendapat. Kajian yang ada selama ini menunjukkan bahwa orang yang berpartisipasi dalam pembuatan keputusan kelompok akan lebih besar kemungkinannya untuk mengimplementasikannya. Untuk membuat keputusan tim, baik manajer maupun karyawan harus mempelajari beberapa gagasan baru dan mengembangkan teknik-teknik baru. Istilah baru pertama yang harus dipahami anggota tim adalah "konsensus." Dalam tim, yang dimaksud konsensus adalah, "Kita bisa menerima X sebagai solusi suatu permasalahan dan kita semua setuju untuk melakukan apa saja sesuai yang disyaratkan X."

5

Tip Untuk Mendapatkan Konsensus
Ketika mencari konsensus dalam kelompok, usahakan: • Jujur dan terus terang ketika mengungkapkan ide serta gagasan. Jangan terjebak dengan menyesuaikan gagasan Anda terhadap arus gagasan yang terbentuk dalam diskusi.

Hindari menghakimi gagasan terlalu dini. Biarkan anggota tim menyatakan permasalahannya dan mengajukan pertanyaan. Jika Anda “menghukum” orang karena konsep yang diajukan tidak lumrah atau belum teruji, berarti Anda menutup peluang orang tersebut untuk berpartisipasi. Kelompok, sebagai keseluruhan, akan kehilangan peluang tersebut juga. Lagi pula, banyak penemuan di dunia ini yang semua harapannya sangat tipis untuk berhasil. Bersedialah untuk kompromi dan fleksibel. Hindari konflik, permainan kekuasaan, dan politik pura-pura. Perilaku demikian akan merusak kepercayaan. Ujilah keputusan dan masalah secara sistematis. Pastikan semua anggota tim memahami proses yang Anda gunakan. Sejak awal sepakati lebih dahulu masalah yang akan Anda tangani dan tujuan yang akan Anda capai.

6

Pastikan semua anggota tim mendapatkan informasi yang sama. Tidak ada sesuatu yang menyedihkan kecuali ada anggota lain dalam tim yang menerima informasi yang berbeda atau lebih dari anggota lainnya. Beri waktu secukupnya untuk mencapai konsensus, tetapi jangan terlalu lama. Orang mungkin kelelahan dan kehilangan minat terhadap masalah yang dibahas serta hasil yang diharapkan.

• • • • • •

Konsensus telah tercapai apabila: Anggota tim telah didengar. Anggota tim berterus terang dan jujur. Pandangan telah didengar. Informasi telah disebarkan. Anggota “mendapatkan” keputusan. Anggota bisa”mendukung” keputusan yang diambil.

7

Mengapa Keputusan Dibuat Berbasiskan Tim?
Dua kepala lebih baik daripada satu kepala. Lebih banyak kepala akan lebih baik lagi. Jika proses pembuatan keputusan dalam tim efektif, proses ini akan mendorong bersama keterampilan, pengetahuan, pengalaman, dan pendapat kelompok Anda serta menghasilkan solusi yang lebih besar ketimbang kalau bagian-bagian tersebut dijumlahkan. Keputusan yang baik memiliki dua komponen dasar: kualitas dan komitmen. Keputusan yang berkualitas mempertimbangkan semua fakta dan memanfaatkan dengan baik informasi yang ada. Keputusan yang baik merupakan pilihan yang logis dengan dukungan alasan yang kuat. Elemen kedua dari keputusan yang baik adalah komitmen orang untuk melaksanakan keputusan tersebut. Keputusan yang baik mungkin efektif dan inovatif, tetapi jika orang tidak memiliki komitmen untuk melaksanakannya—apa pun alasannya—keputusan tersebut menjadi keputusan yang tidak berguna. Di lain pihak, keputusan yang buruk meskipun setiap orang dengan senang hati mengimplementasikannya, hanya akan buang-buang waktu dan kontra produktif. Sebagai contoh, suatu kelompok mungkin memutuskan untuk mengadakan lomba maraton untuk meningkatkan semangat tim. Tetapi jika tidak ada seorang pun yang bersedia datang atau berlatih untuk perlombaan tersebut, maka perlombaan itu menjadi sebuah bencana, gagal, sebuah keputusan yang buruk. Berikut ini merupakan sedikit contoh manfaat yang diperoleh dari pembuatan keputusan berbasiskan tim. 8

Manfaat pengambilan keputusan tim.

Gagasan segar dan aneh Setiap orang yang berkontribusi pada proses pembuatan keputusan memiliki gagasan. Beberapa gagasan yang disampaikan mungkin merupakan gagasan yang segar, aneh, dan berbeda dari apa yang biasa Anda lakukan sendiri. Gagasan tersebut bisa memancing gagasan orang lain yang, mungkin, lebih baik. Kesempatan untuk meminimalkan kesalahpahaman dan bias Masing-masing anggota tim membawa bias dan preferensi tertentu ke dalam pertemuan. Bias semacam itu bisa dirembug, digabungkan menjadi suatu hasil. Berbagai kesalahpahaman potensial bisa diluruskan sebelum solusinya harus diimplementasikan.

Pembelajaran dan pertumbuhan pribadi meningkat Ketika membuat keputusan, Anda harus berpikir. Anda juga harus mempelajari isu-isu yang mendasarinya dan memikirkan hasil—Anda berkembang! 9

Tantangan dan otonomi meningkat Karyawan yang menghadapi masalah dan menciptakan solusi cenderung lebih termotivasi untuk memperbaiki karya mereka dan kerja tim mereka. Mereka merasa bertanggung jawab terhadap pekerjaan tersebut dan cenderung dilakukan secara otomatis. Pemahaman terhadap keseluruhan proses meningkat Ketika terlibat dalam pembuatan keputusan, Anda mengembangkan pemahaman yang lebih baik terhadap keputusan yang dibuat orang lain di keseluruhan organisasi Anda. Anda memahami kesulitan dan keseimbangan dalam menentukan berbagai pilihan yang bertentangan. Hasil yang lebih baik Karena untuk mengimplementasikan sebagian besar keputusan membutuhkan banyak orang, keputusan tim akan mendorong hasil yang lebih baik.

10

Keputusan Seperti Apa Yang Seharusnya Dibuat Berbasiskan Tim?
Tidak semua keputusan harus dibuat dalam tim. Beberapa keputusan akan lebih baik kalau dibuat oleh orang per orang, atau dengan beberapa masukan dari orang lain. Salah satu cara untuk menilai manajer yang berhasil adalah kemampuannya untuk menentukan keputusan mana yang harus dibuat oleh kelompok dan keputusan mana yang harus dibuat secara individual.

Secara umum, keputusan harus dibuat dalam tim apabila: • Hasilnya akan mempengaruhi semua orang dalam tim. • Solusinya sangat penting buat pelanggan tim karena kepuasan pelanggan sangat tergantung pada upaya tim, bukan upaya individual. • Solusinya memiliki implikasi jangka panjang. • Ada isu sensitif, dan anggota tim perlu mengetahui serta memahami keputusan semacam apa yang akan dicapai. Isu sensitif mungkin mencakup tindakan tegas, penjadwalan, dan disiplin.

11

Lembar Tugas Bab II:
Pembuatan Keputusan Tim
1. Teknik pembuatan keputusan tim apa yang sekarang Anda gunakan dalam tim? _________________________________________________ _________________________________________________ _________________________________________________ 2. Apakah teknik tersebut efektif? _________________________________________________ _________________________________________________ 3. Apabila efektif, mengapa? Apabila tidak efektif, mengapa? _________________________________________________ _________________________________________________ _________________________________________________ 4. Manfaat apa yang bisa diperoleh tim Anda dengan menggunakan teknik pembuatan keputusan tim yang terstruktur? _________________________________________________ _________________________________________________ _________________________________________________ 12

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->