P. 1
Atom

Atom

|Views: 51|Likes:
Published by MTSNPADANGTIJI

More info:

Published by: MTSNPADANGTIJI on Oct 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/20/2010

pdf

text

original

NAMA : RAUDHATUR RAHMI

Atom Atom adalah satuan dasar materi yang terdiri dari inti atom beserta awan elektron bermuatan negatif yang mengelilinginya. Inti atom mengandung campuran proton yang bermuatan positif dan neutron yang bermuatan netral (terkecuali pada Hidrogen-1 yang tidak memiliki neutron).

Elektron-elektron pada sebuah atom terikat pada inti atom oleh gaya elektromagnetik. Demikian pula sekumpulan atom dapat berikatan satu sama lainnya membentuk sebuah molekul. Atom yang mengandung jumlah proton dan elektron yang sama bersifat netral,

dan jumlah neutron menentukan isotop unsur tersebut . Jumlah proton pada atom menentukan unsur kimia atom tersebut. Atom dikelompokkan berdasarkan jumlah proton dan neutron pada inti atom tersebut.sedangkan yang mengandung jumlah proton dan elektron yang berbeda bersifat positif atau negatif dan merupakan ion.

. ).Istilah atom berasal dari Bahasa Yunani ( /átomos. yang berarti tidak dapat dipotong ataupun sesuatu yang tidak dapat dibagi-bagi lagi. Konsep atom sebagai komponen yang tak dapat dibagi-bagi lagi pertama kali diajukan oleh para filsuf India dan Yunani.

para fisikawan berhasil menemukan struktur dan komponen-komponen subatom di dalam atom. akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. para kimiawan meletakkan dasar-dasar pemikiran ini dengan menunjukkan bahwa zat-zat tertentu tidak dapat dibagibagi lebih jauh lagi menggunakan metode-metode kimia.Pada abad ke-17 dan ke-18. .

membuktikan bahwa 'atom' tidaklah tak dapat dibagi-bagi lagi.[1][2] Relatif terhadap pengamatan sehari-hari. atom merupakan objek yang sangat kecil dengan massa yang sama kecilnya pula. Atom hanya dapat dipantau menggunakan peralatan khusus seperti mikroskop gaya atom (Atomic force microscopy ). . Prinsip-prinsip mekanika kuantum yang digunakan para fisikawan kemudian berhasil memodelkan atom.

neutron yang bermassa hampir sama. Setiap unsur paling tidak memiliki satu isotop dengan inti yang tidak stabil yang dapat mengalami peluruhan radioaktif.9% massa atom berpusat [catatan 1] dengan proton dan pada inti atom. .Lebih dari 99.

[3] Elektron yang terikat pada atom mengandung sejumlah aras energi. yang stabil dan dapat mengalami transisi di antara aras tersebut dengan menyerap ataupun memancarkan foton yang sesuai dengan perbedaan energi antara aras. .Hal ini dapat mengakibatkan transmutasi yang mengubah jumlah proton dan neutron pada inti. ataupun orbital.

. .Elektron pada atom menentukan sifatsifat kimiawi sebuah unsur dan mempengaruhi sifat-sifat magnetis atom tersebut.

Namun. pemikiran ini masihlah bersifat abstrak dan filosofis daripada berdasarkan pengamatan empiris dan eksperimen.Konsep bahwa materi terdiri dari satuansatuan diskret yang tidak dapat dibagibagi lagi menjadi satuan yang lebih kecil telah ada selama satu milenium. . .

Walaupun demikian. dan seringkali pula mengandung unsur-unsur spiritual di dalamnya.Secara filosofis. deskripsi sifat-sifat atom bervariasi tergantung pada budaya dan aliran filosofi tersebut.[4] . pemikiran dasar mengenai atom diterima oleh para ilmuwan ribuan tahun kemudian karena ia secara elegan menjelaskan penemuan-penemuan yang baru pada bidang kimia.

Teori partikel ini kemudian dikonfirmasi lebih jauh pada tahun 1827. ketika seorang botanis Robert Brown menggunakan mikroskop untuk mengamati debu-debu yang mengambang di air dan menemukan bahwa debu-debu tersebut bergerak secara acak. .

Albert Einstein membuat analisis matematika gerak ini. dan pada tahun 1905. yang kemudian secara konklusif memverifikasi teori atom . kemudian menggunakan hasil kerja Einstein untuk secara eksperimen menentukan massa dan dimensi atom. J. Fisikawan Perancis. Jean Perrin.Fenomena ini kemudian dikenal sebagai "Gerak Brown". Pada tahun 1877. Desaulx mengajukan bahwa fenomena ini disebabkan oleh gerak termal molekul air.

. para peneliti di bawah arahan Ernest Rutherford menembakkan ion helium ke lembaran tipis emas dan menemukan bahwa sebagian kecil ion tersebut dipantulkan dengan sudut pantulan yang lebih tajam dari yang apa yang diprediksi oleh teori Thomson.Namun pada tahun 1909.

Rutherford kemudian mengajukan bahwa muatan positif suatu atom dan kebanyakan massanya terkonsentrasi pada inti atom pada pusat atom dengan elektron-elektron mengitari inti atom seperti planet mengitari matahari. Muatan positif ion helium yang melewati inti padat ini haruslah dipantulkan dengan sudut pantulan yang lebih tajam. .

[16] Istilah isotop kemudian diciptakan oleh Margaret Todd sebagai nama yang tepat untuk atom-atom yang berbeda namun merupakan satu unsur yang sama. Thomson menemukan teknik untuk memis .Pada tahun 1913.J. ketika bereksperimen dengan hasil proses peluruhan radioaktif. Frederick Soddy menemukan bahwa terdapat lebih dari satu jenis atom pada setiap posisi tabel periodik. J.

.

.Model atom hidrogen Bohr yang menunjukkan loncatan elektron antara orbit-orbit tetap dan memancarkan energi foton dengan frekuensi tertentu.

fisikawan Niels Bohr mengkaji ulang model atom Rutherford dan mengajukan bahwa elektron-elektron terletak pada orbit-orbit yang terkuantisasi dan dapat meloncat dari satu orbit ke orbit lainnya.Sementara itu. pada tahun 1913. namun tidak dapat dengan bebas berputar spiral ke dalam maupun keluar dalam keadaan transisi .

ia dapat menghasilkan spektrum multiwarna. Ketika cahaya dari materi yang dipanaskan memancar melalui prisma. Penampakan garis-garis spektrum tertentu ini berhasil dijelaskan oleh teori transisi orbital ini.Elektron haruslah menyerap ataupun memancarkan sejumlah energi tertentu untuk melakukan transisi antara orbit-orbit yang tetap ini. .

dengan menggunakan pemikiran Louis de Broglie bahwa partikel berperilaku seperti gelombang.Pada tahun 1926. Erwin Schrödinger mengembangkan suatu model atom matematis yang menggambarkan elektron sebagai gelombang tiga dimensi daripada sebagai titik-titik partikel. .

Hal ini kemudian dikenal sebagai prinsip ketidakpastian. yang dirumuskan oleh Werner Heisenberg pada 1926. .Konsekuensi penggunaan bentuk gelombang untuk menjelaskan elektron ini adalah bahwa adalah tidak mungkin untuk secara matematis menghitung posisi dan momentum partikel secara bersamaan.

Menurut konsep ini. demikian pula sebaliknya. untuk setiap pengukuran suatu posisi. seseorang hanya bisa mendapatkan kisaran nilai-nilai probabilitas momentum. Walaupun model ini sulit untuk divisualisasikan. . ia dapat dengan baik menjelaskan sifat-sifat atom yang terpantau yang sebelumnya tidak dapat dijelaskan oleh teori mana pun.

Oleh sebab itu. model atom yang menggambarkan elektron mengitari inti atom seperti planet mengitari matahari digugurkan dan digantikan oleh model orbital atom di sekitar inti di mana elektron paling berkemungkinan berada .

Oleh sebab itu. model atom yang menggambarkan elektron mengitari inti atom seperti planet mengitari matahari digugurkan dan digantikan oleh model orbital atom di sekitar inti di mana elektron paling berkemungkinan berada .

proton. dan neutron. Demikian pula halnya pada ion hidrogen positif H+. .Komponen-komponen atom Walaupun awalnya kata atom berarti suatu partikel yang tidak dapat dipotong-potong lagi menjadi partikel yang lebih kecil. dalam terminologi ilmu pengetahuan modern. Namun hidrogen-1 tidak mempunyai neutron. Partikel-partikel penyusun atom ini adalah elektron. atom tersusun atas berbagai partikel subatom.

Dari kesemua partikel subatom ini. Ukuran elektron sangatlah kecil sedemikiannya tiada teknik pengukuran yang dapat digunakan untuk mengukur ukurannya.11 × 10 31 kg dan mempunyai muatan negatif. . dengan massa elektron sebesar 9. elektron adalah yang paling ringan.

Proton memiliki muatan positif dan massa 1.6929 × 10 27 kg).6726 × 10 bermuatan listrik dan bermassa bebas 1. Neutron tidak (1.839 kali massa elektron or (1.836 kali lebih berat daripada elektron 27 kg). .

baik proton dan neutron terdiri dari partikel elementer yang disebut kuark. .Dalam model standar fisika. Kuark termasuk kedalah golongan partikel fermion dan merupakan salah satu dari dua bahan penyusun materi dasar (yang lainnya adalah lepton).

.Terdapat enam jenis kuark dan tiap-tiap kuark tersebut memiliki muatan listri fraksional sebesar +2/3 ataupun 1/3. manakala neutron terdiri dari satu kuark naik dan dua kuark turun. Proton terdiri dari dua kuark naik (up quark) dan satu kuark turun (down quark).

Gluon merupakan anggota dari boson gauge yang memerantarai gaya-gaya fisika. Kuark terikat bersama oleh gaya nuklir kuat yang diperantarai oleh gluon.Perbedaan komposisi kuark ini mempengaruhi perbedaan massa dan muatan antara dua partikel tersebut. .

Turunan Kuantitas subyek yang mengalami peluruhan eksponensial biasanya diberi lambang N. . Nilai N pada waktu t ditentukan dengan rumus . di mana N0 sebagai nilai awal N (pada saat t=0) sebagai konstanta positif (konstanta peluruhan).

. eksponensialnya mendekati nol.Ketika t=0. eksponensialnya setara dengan 1. Ketika t mendekati tak terbatas. sedangkan N(t) setara dengan N0.

3% dari mean lifetime. terdapat waktu sehingga Mengganti rumus di atas.Secara khusus. akan didapatkan: Maka waktu paruhnya 69. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->