P. 1
sejarah SPU

sejarah SPU

|Views: 540|Likes:
Published by Nelly Fitriyah

More info:

Published by: Nelly Fitriyah on Oct 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/25/2011

pdf

text

original

SE1ARAH PERKEMBANGAN SISTEM PERIODIK

Pengelompokan unsur-unsur disebut iuga sistem periodik unsur-unsur. Pengelompokan
unsur-unsur tersebut didasarkan atas adanya kemiripan siIat-siIatnya. Pengelompokan ini
mengalami perkembangan dan penyempurnaan. Mulai dari Antoine Lavosier, Dobreiner,
Newlands, Dmitri Mendeleev, dan Henry Moseley.
Secara keseluruhan, siIat unsur ditentukan oleh siIat atom-atomnya. Berdasarkan
konIigurasi elektron suatu atom dapat ditentukan siIat kimia dan siIat Iisik dari suatu atom.
Saat ini sudah ditemukan 115 unsur. Unsur-unsur ini ada yag memiliki siIat yang mirip, ada
pula yang siIatnya sama sekali berbeda dengan unsur lainnya. Sistem periodik unsur yang
sekarang dipakai adalah berdasarkan kenaikan nomor atom dan penempatan unsur-unsur
dengan siIat-siIat yang mirip ditempatkan dalam satu golongan.

A. PENGELOMPOKAN UNSUR BERDASARKAN ANTONIE LAVOISER
Pada 1789, Antoine Lavoiser mengelompokan 33 unsur kimia berdasarkan siIat
kimianya. Unsur-unsur kimia di bagi meniadi empat kelompok. Yaitu gas, tanah, logam
dan non logam. Pengelompokan ini masih terlalu umum karena ternyata dalam kelompok
unsur logam masih terdapat berbagai unsur yang memiliki siIat berbeda.
a. GAS
- Cahaya, Kalor, Oksigen, Nitrogen (azote), dan Hidrogen.
b. TANAH
- Kapur, Magnesium Oksida, Barium Oksida, Aluminium Oksida, Silikon Oksida
c. LOGAM
- Antimon, Perak, Arsenik, Bismuth, Kobalt, Tembaga, Timah, Besi, Mangan,
Raksa, Molibdenum, Nikel, Emas, Platina,Timbel,Tungsten, Seng
d. NON LOGAM
- SulIur, FosIor, Karbon, Asam Klorida, Asam Fluorida, Asam Borak
Kelemahan dari teori Lavoiser : Pengelompokan masih terlalu umum
Kelebihan dari teori Lavoiser Sudah mengelompokan 33 unsur yang ada
berdasarkan siIat kimia sehingga bisa di iadikan reIerensi bagi ilmuan-ilmuan setelahnya.

B. PENGELOMPOKAN UNSUR BERDASARKAN 1. W. DOBREINER
Pada tahun 1829, John WolIgang Dobreiner menyusun unsur meniadi beberapa
kelompok. Masing-masing kelompok terdiri atas tiga unsur yang disebut triad. Ketiga
unsur disusun berdasarkan kenaikan massa atomnya (nomor atom), yaitu massa atom
unsur yang ditengah merupakan rata-rata massa atom unsur pertama dan unsur ketiga.
Dobreiner menemukan kemiripan siIat ketiga unsur dari masing-masing kelompok.
Penemuan Dobreiner ini disebut hukum triad.
Contoh triad adalah sebagai berikut

Ia mengemukakan bahwa massa atom relatiI strontium sangat dekat dengan masa
rata-rata dari dua unsur lain yang mirip dengan strantium, yaitu kalsium dan barium.
Dobreiner iuga mengemukakan beberapa kelompok unsur lain seperti itu. Unsur
pembentuk garam dan massa atomnya, yaitu Cl ÷ 35,5 Br ÷ 80, dsn I ÷ 127. Unsur
pembentuk alkali dan massa atomnya, yaitu Li ÷ 7, Na ÷ 23dan K ÷ 39.
Dari pengelompokan unsur-unsur tersebut, terdapat suatu keteraturan. Setiap tiga
unsur yang siIatnya mirip massa atom ( Ar ) unsur yang kedua (tengah) merupakan
massa atom rata-rata dari massa atom unsur pertama dan ketiga.
Kelemahan dari teori ini adalah pengelompokan unsur ini kurang eIisian dengan
adanya beberapa unsur lain dan tidak termasuk dalam kelompok triad padahal siIatnya
sama dengan unsur dalam kelompok triad tersebut.
Kelebihan dari teori ini adalah adanya keteraturan setiap unsur yang siIatnya mirip
massa Atom (Ar) unsur yang kedua (tengah) merupakan massa atom rata-rata di massa
atom unsur pertama dan ketiga.

C. PENGELOMPOKAN UNSUR BERDASARKAN NEWLANDS
Pada tahun 1864, Newlands mengelompokkan unsur-unsur yang disusun
berdasarkan kenaikan massa atom relatiInya. Newlands menemukan bahwa unsur
kedelapan mempunyai siIat yang mirip dengan siIat unsur pertama dan unsur kesembilan
mempunyai siIat yang mirip dengan unsur yang kedua, demikian seterusnya.
Pengulangan siIat teriadi setelah delapan unsur (setiap selisih satu oktaI) sehingga
pengelompokan unsur seperti ini disebut hukum taf.


Pengelompokan unsur berdasarkan hukum oktaI Newlands
H F Cl Co / Ni Br Pd I Pt
Li Na K Cu Rb Ag Cs Tl
Be Mg Ca Zn Sr Cd Ba / V Pb
B Al Cr Y Cs / La U Ta Th
C Si Ti In Zr Sn W Hg
N P Mn As Bi / Mo Sb Nb Bi
O S Fe Se Po / Ru Te Au Os
Beberapa unsur ditempatkan tidak urut sesuai massanya dan terdapat dua unsur
yang ditempatkan di kolom yang sama karena kemiripan siIat. Berdasarkan
pengelompokan Newlands ini, unsur H, F, Cl, Li, Na, K, Be, Mg, Ca, dan seterusnya
memiliki kemiripan siIat.
Kelemahan pengelompokan unsur oktaI Newlands adalah hanya cocok untuk unsur
dengan massa atom kecil dan iuga terdapat unsur yang berimpitan, yaitu dalam satu
tempat terdapat dua unsur.

D. PENGELOMPOKAN UNSUR BERDASARKAN DMITRI MENDELEEV
Pada tahun 1869 seorang sariana dari Rusia bernama Dmitri Ivanovich Mendeleev,
berdasarkan pengamatan terhadap 63 unsur yang sudah dikenal ketika itu, menyimpulkan
bahwa siIat-siIat unsur adalah Iungsi periodik dari massa atom relatiInya. Artinya, iika
unsur-unsur disusunmenurut kenaikan massa atom relatiInya, maka siIat tertentu akan
berulang secara periodik. Mendeleev menempatkan unsur-unsur yang mempunyai
kemiripan siIat dalam satu laiur vertikal yang disebut golongan. Laiur-laiur horizontal,
yaitu laiur unsur-unsur berdasarkan kenaikan massa atom relatiInya, disebut priode
daItar periodik Mendeleev yang dipublikasikan tahun 1872. Sistem periodik Mendeleev
disebut iuga sistem periodik pendek.
Menurut sistem periodik Mendeleev, unsur-unsur disusun 12 baris mendatar dan 8
kolom tegak menyatakan golongan. Dalam satu baris, dari kiri ke kanan unsur-unsur
disusun berdasarkan kenaikan nomor massa. Dalam satu kolom tegak (golongan), dari
atas ke bawah unsur-unsur disusun berdasarkan kemiripan siIat Iisik dan kimia.
Sistem periodik Mendeleev terdiri atas golongan :38:r-:38:r va3 terleta dalam
8at: 4l4m) dan periode :38:r-:38:r va3 terleta dalam 8at: bari8). Tabel sistem
periodik Mendeleyev yang dibuat adalah sebagai berikut
Periode Gol.I Gol.II Gol.III Gol.IV Gol.V Gol.VI Gol.VII Gol.VIII
1 H 1

2 Li 7 Be 9,4 B 11 C 12 N 14 O 16 F 19

3 Na 23 Mg 24 Al 27,3 Si 28 P 31 S 32 C 35,5

4 K 39 Ca 40 ? (44) Ti 48 V 51 Cr 52 Mn 55 Fe 56, Co 59

Ni 59, Cu 63
5 Cu 63 Zn 65 ? (68) ? (72) As 75 Se 78 Br 80

6 Rb 86 Sr 87 ?Yt 88 Zr 90 Nb 94 Mo 96 ? (100) Ru 104, Rh 104

Pd 106, Ag 108
7 Ag 108 Cd 112 In 115 Sn 118 Sb 122 Te 125 I 127
? 8 Cs 133 Ba 137 ?Di 138
?Ce 140
? ? ?
? ? ? ? ? ? ?
10 ? ? ?Er 178 ?La 180 Ta 182 W 184 ? Os 195, Ir 197
11 Au 199 Hg 200 Tl 204 Pb 207 Bi 208 ? ? Pt 198, Au 199
12 ? ? ? Th 231 ? U 240 ?


Mendeleev mengkosongkan beberapa tempat dalam sistem periodiknya. Hal itu
dilakukan untuk menetapkan kemiripan siIat dalam golongan. Sebagai contoh,
Mendeleev menempatkan Ti (Ar ÷ 48 ) pada golongan IV dan membiarkan golongan III
kosong karena Ti lebih mirip dengan C dan Si, dari pada dengan B dan Al. Mendeleev
meramalkan dari siIat unsur yang belum di kenal itu. Perkiraan tersebut didasarkan pada
siIat unsurlain yang sudah dikenal, yang letaknya berdampingan baik secara mendatar
maupun secara tegak. Ketika unsur yang diramalkan itu ditemukan, teryata siIatnya
sangat sesuai dengan ramalan mendeleev. Salah satu contoh adalah germanium ( Ge )
yang ditemukan pada tahun 1886, yang oleh Mendeleev dinamai ekasilikon.
Kelebihan dairi sistem periodik unsur Mendeleev adalah
a. Pembetulan Massa Atom
Mendeleev melakukan pembetulan massa atom yang sudah disepakati sebelumnya.
b. Peramalan Unsur Baru
Pada saat sistem periodik Mendeleev dibuat, usur yag ditemukan baru 65 macam,
berarti masih banyak unsur yang belum ditemukan (sekarang sudah ada 115 macam),
sehingga Mendeleev menyediakan tempat kosong untuk unsur-unsur yang belum
ditemukan. Tempat kosong tersebut menuniukkan bahwa Mendeleev tidak hanya
meramalkan akan adanya unsur baru, tetapi iuga meramalkan siIat-siIatnya.
Kelemahan dari sistem periodik unsur Mendeleev adalah masih terdapat unsur-
unsur yang massanya lebih besar letaknya di depan unsur yang massanya lebih kecil. Co
Telurium (te) ÷ 128 di kiriIodin (I)÷ 127. hal ini dikarenakan unsur yang mempunyai
kemiripan siIat diletakkan dalam satu golongan. Kelemahan dari teori ini adalah
pemebetulan massa atom. Sebelumnya massa atom. Sebelumnya massa atom In ÷ 76
meniadi 113. selain itu Be, dari 13,5 meniadi 9. U dari 120 meniadi 240 . selain itu
kelebihannya adalah peramalan unsur baru yakni meramalkan unsur beseerta siIat-
siIatnya.

E. PENGELOMPOKAN UNSUR BERDASARKAN HENRY MOSELEY
Sistem periodik Mendeleyev dikemukakan sebelum penemuan teori struktur atom,
yaitu partikel-partikel penyusun atom. Partikel penyusun inti atom yaitu proton dan
neutron, sedangkan elektron mengitari inti atom. Setelah partikel-partikel penyusun atom
ditemukan, ternyata ada beberapa unsur yang mempunyai iumlah partikel proton atau
elektron sama, tetapi iumlah neutron berbeda. Unsur tersebut dikenal sebagai isotop.
Jadi, terdapat atom yang mempunyai iumlah proton dan siIat kimia sama, tetapi
massanya berbeda karena massa proton dan neutron menentukan massa atom.
Dengan demikian, siIat kimia tidak ditentukan oleh massa atom, tetapi ditentukan
oleh iumlah proton dalam atom tersebut. Jumlah proton digunakan sebagai nomor atom
unsur dan unsur- unsur disusun berdasarkan kenaikan nomor atom. Ternyata, kenaikan
nomor atom cenderung diikuti dengan kenaikan massa atomnya.
Sistem periodik modern disebut iuga sistem periodik paniang, merupakan bentuk
penyempurnaan dari sistem periodik Mendeleev (sistem periodik pendek). Sistem
periodik modern disusun berdasarkan kenaikan nomor atom, berbeda dengan sistem
periodik Mendeleev yang disusun berdasarkan kenaikan nomor massa.
Dasar penyusunan sistem periodik modern adalah berdasarkan hasil penelitian
Henry Moseley (1887-1915). Pada tahun 1913, Moseley mengaiukan suatu konsep
sistem berkala berdasarkan nomor atomnya. Menurut Moseley siIat dasar atom
ditentukan oleh nomor atomnya sehingga Moseley menyusun sistem berkala yang
selaniutnya disebut sistem periodik modern, yaitu penyusunan unsur berdasarkan
kenaikan nomor atomnya (siIat-siIat unsur merupakan Iungsi periodik dari nomor
atomnya). Oleh karena itu kita perlu mengetahui pengertian nomor atom terlebih dahulu.
Nomor atom adalah nomor yang menuniukan iumlah proton dalam inti atom, sementara
itu nomor massa adalah nomor yang menuniukan nomor proton dan neutron dalam inti
atom. Berikut adalah tabel periodik yang dikenal saat ini

Golongan dan Periode Unsur dalam Tabel Sistem Periodik Unsur Modern
Unsur-unsur dalam tabel sistem periodik modern disusun berdasarkan kenaikan
nomor atom. Karena sistem periodik yang disusun berbentuk paniang, maka tabel
periodik yang sekarang ini disebut tabel periodik panjang. Terkadang disebut pula tabel
periodik modern, dikarenakan disusun oleh konsep-konsep yang sudah modern.
Berbeda dengan tabel periodik Mendeleyev, karena berbentuk pendek, maka sering
disebut sistem periodik pendek. Pada sistem periodik bentuk paniang, siIat unsurnya
merupakan Iungsi periodik dari nomor atomnya. Hal ini berarti bahwa siIat unsur
tergantung dari nomor atomnya.
Pada tabel periodik bentuk paniang, iuga dikenal istilah periode dan golongan.
Penyusunan unsur dengan arah mendatar ke kanan disebut periode, sedangkan
penyusunan unsur dengan arah ke bawah disebut golongan. Tabel periodik bentuk
paniang terdiri atas 7 periode dan 8 golongan. Adapun tampilan Iisik tabel Sistem
Periodik Modern, adalah sebagai berikut Periode dibedakan meniadi periode pendek
dan periode paniang, sedangkan golongan dibedakan meniadi golongan A (golongan
utama) dan golongan B (golongan transisi). Periode pendek mencakup periode 1 (terdiri
dari 2 unsur), periode 2 (terdiri dari 8 unsur) dan periode 3 (terdiri dari 8 unsur).
Sedangkan periode paniang mencakup periode 4 sampai dengan periode 7.

Golongan
Golongan unsur pada sistem periodik unsur modern disusun berdasarkan iumlah
elektron valensi eletr43 va3 terleta pada :lit terl:ar). Unsur dalam satu golongan
mempunyai siIat yang cenderung sama dan ditempatkan dalam arah vertial 4l4m).
Pada sistem periodik unsur modern, golongan dibagi meniadi 18 berdasarkan aturan
IUPAC. Berdasarkan aturan Amerika, sistem periodik unsur modern dibagi dua golongan
yaitu golongan A dan B. Jadi, golongan unsur dari kiri ke kanan ialah IA, IIA, IIIB, IVB,
VB, VIB, VIIB, VIIIB, IB, 1113, IIIA, IVA, VA, VIA, VIIA, dan VIIIA. Umumnya,
digunakan pembagian golongan meniadi A dan B.
Golongan unsur pada sistem periodik unsur modern mempunyai nama khusus yaitu
sebagai berikut
Golongan Nama Khusus Unsur-unsur
IA 1 f Lţ nfţ kţ 8bţ Csţ df° lr
IIA 2 f 1f°f 8eţ Maţ Cfţ Srţ 8fţ df° 8f
IIIA 13 8oro° 8ţ ţ Cfţ l°ţ df° 1
IVA 14 kfrbo° Cţ Sţ Ceţ S°ţ df° Þb
VA 15 nroae° nţ Þţ sţ Sbţ df° 8
VIA 16 Csae° Cţ Sţ Seţ 1eţ df° Þo
VIIA 17 Pfoae° lţ Cţ 8rţ lţ df°
VIIIA 18 Cfs Muf Peţ neţ rţ krţ xeţ df° 8°

Periode
Periode unsur pada sistem periodik unsur modem disusun dalam arah horisontal
(baris) untuk menuniukkan kelompok unsur yang mempunyai iumlah kulit sama. Sistem
periodik bentuk paniang terdiri atas 7 periode sebagai berikut
1) Periode 1 ÷ periode sangat pendek berisi 2 unsur, yaitu H dan He
2) Periode 2 ÷ periode pendek berisi 8 unsur
3) Periode 3 ÷ periode pendek berisi 8 unsur
4) Periode 4 ÷ periode paniang berisi 18 unsur
5) Periode 5 ÷ periode paniang berisi 18 unsur
6) Periode 6 ÷ periode sangat paniang berisi 32 unsur
7) Periode 7 ÷ periode yang unsur-unsurnya belum lengkap berisi 30 unsur
Pada periode 6 termasuk periode sangat paniang, yaitu berisi 32 unsur. Golongan
IIIB periode 6 berisi 14 unsur dengan siIat mirip yang dinamakan golongan lantanida.
Begitu iuga golongan IIIB periode 7 berisi 14 unsur dengan siIat mirip dinamakan
golongan aktinida. Unsur golongan aktinida dan lantanida biasanya dituliskan terpisah di
bawah. Golongan lantanida dan aktinida disebut golongan transisi dalam.
Penetapan Golongan dan Periode
Golongan dan periode dapat ditentukan dengan cara menuliskan konIigurasi
elektron. KonIigurasi elektron adalah penataan elektron dalarn atom yang ditentukan
berdasarkan iumlah elektron. Pada konIigurasi elektron, iumlah elektron valensi
menuniukkan nomor golongan, sedangkan iumlah kulit yang sudah terisi elektron (n
terbesar) menuniukkan periode.




DAFTAR PUSTAKA
Parning, dkk. 2005. imia 1A :3t: ela8 1 SMA. Jakarta Yudhistira.
http//esdikimia.wordpress.com/2009/09/25/sistem-periodik-unsur-spu/. Diakses 15 Maret
2010
http//seiarah-perkembangan-sistem-periodik.html/ Diakses 15 Maret 2010
http//www.e-dukasi.net/mol/moIull.php?moid÷91&Iname÷kim10205.html. Diakses 15
Maret 2010




 ..32.3 . 9./../ 5.5.1    .83 04254  !0302:. 34247 .7. ..7 50304254. / 2.9: 2.3275/03.93.88.39:2  .3 /.3 . 942 7  :38:7 .3 2.7 /:. 7.88. 275 2.9423.88.  002.-07:9  ..9.5:38:7././.381.8. 2.2.5 808 8..942 :38:7 5079.9: .72.3/.  .913.3 81. :38:7 /./.1  803.7:2  4-70307 :.3 2.3 897.88.3 9/.942:38:75079. -0-07.3 018.7 2.9: 49.3 2. 50304254..3././.9. :38:7 . .790473.2. :38:7 0/0. 903. 7.3 /03.:38:7 /8:8:3 -07/.88./.91 897439:2 8.3 2.8:2 /.9.3 :38:7 .942:38:75079.9./.3809.2 04254 97.381.9 09.9: .942  7  :38:7 .  !03:.88.20425497.9.. /.2.9 907.93.3:38:70802-.3 -0-07.942 70.3 -.  207:5. . .3 275 /03.9 /0.3 :38:7 :38:7 .309.9.9. 9072.8.3 /../90780-:9  00-.3  .34-703073/80-:9::297./  439497.. :38:7 .83 2.3 /903.2./..3:38:78050793/80-:9::2 9.3 03. 20302:.../..9:7.3/8 20302:.88.7. 81. .     ! ! &$&##$#$ !.5.3  $09.5.3 /8:8:3 -07/.5.9:7.309.  0. 50304254.942 :38:7 .0907.. :38:7 .3./03. 20302:./.9427. 2. 7..3:38:7/.942 70.88. /. 207:5.  4-70307 20302:.3 0/:.3 03.. 903. 8.3 -.9 /03.9: 0907./.81./. 7./.3 80907:83.88./ 8090. 81. .9 .88.3 81.3 275 /03.. /0. 7.8: /.3 :38:7 :38:7 90780-:9  907/.9:38:75079..88.5.  /02.3 :38:7 809.32025:3. 04254 :38:7 . ..  207:5.88.3.3 805079 9:  &38:7 502-039: .3 :38:7 09.7 9047 3 . .9 8:.9423.3 2025:3.3 0275.:3   0.5 9..3 0/:. .3 :38:7 3 :7.3.3 81.3 7.9:     7    /83     &38:7 502-039:..88.3 2.3/8 20304254.7.9427.3 0/:.8.2.93.942  .9423.275 2.3 2..9.2 /.80-.9.3 -.

8.   $ ! $   .3::249.10.7.3:38:7-07/. 7 % 3 0 4.3/8   0      .!0304254.

 : 3  3 8 $0 7 #- $7 8.

 7 ..

4 !4.

.#: !/  / & $3 $- %0  8 .

8.942 0. . 443.9/:.3/5:-.9: 442 90.75074/03/000.3 50304254.  :38:7 :38:7 /8:8:3  -.3 81.918/.30275.3 907/.3 / 442 .9.9: .03/000.8.9: -.4:39::38:7 /03./.2 8.88.-07:9 .:3 $89025074/03/000.2 8.9.38. 0275.88.9..3 2025:3.9.079.3:38:749.88.3 :38:7 :38:7 .8.3 -07:.9: .381.9 :38:7 ./.  793. /. :38:7 ..9.3.3  .  -07/.  $89025074/03/000.7.3 /80-:9 443.2.19./03.88./.:38047..3 :38:7 :38:7 /8:8:3 -07/. .5.7.  - : !9 % !- %   8 0-07.7.2 8.9 /:..3907.3 03.2.3  .3 -.5.' %.5.3  .. 907/.78  /.9  002.  /80-:9 574/0 /.3  /.9 :38:7 .9907/.390709.3 81. .:38:7 :38:7/8:8:3-07/..5.3.:7 .9: 9025.3. .3.942 70.9 81.. 203025.7.9 9079039: .  .:38:7     ! ! &$&##$#%#' !. /.913. .8443.2 8. 2.-0 88902 5074/03/000.:7 :38:7 :38:7 -07/.34.7 /.5:38:7.3 03...297.942 70.9: -.  .7.3 9/.3 8...8. 1:38 5074/ /..3 /9025.9: 442  /.    0    .3 :38:7 :38:7.913.3 0.7.8.-073.3 2..  /.39.9...2.703.9 /.3 34247 2. /. 203..9: 20325:.78 203/. 2020275.7#:8.3  442 90./.3 90709.88./. :38:7 /9025.2 8.3 -07259.889025074/503/0  03:7:9 88902 5074/ 03/000.38:/.:7 .80-. 5074/  03/000.9: /.3 443.2 8. .3 2.3 2./.3/8 3  :38:7         .  . :38:7 :38:7 /8:8:3203:7:9 03. 81.7 .3 5074/0 :38:7 :38:7 . /80-:9:.907/7.9.3 80.9.09.7 7 0 .942 70.7. 81.9.78  %. :7:9 808:.381.:7 47439....3/8.3 80907:83.7 2.4. 0275.9.9  07/.3 :.. ...10..8..80-.913.3503./.  2.3/-:..32.88.350304254.

  ".      7 3 0 4  : 7        : 3    #- $7 9       7   8  $0 - 4    #:  #  !/             / 3 $3 $- %0  8 .!074/0 4  4  4  4 ' 4 ' 4 ' 4 '       4 '          0    $ %    ! '   $       .      .

 .843  00-.9.7.2 88902 5074/3. /-:.8-.2.9.3 .  09.20.7.4394 ././805..203025.9 88902 5074/ 03/000.2  -07.3443.9 4843 :39: :38:7 :38:7 .7. 90.3 -0:2 .3:2  0  .2 443.9 /. 8. 8.3'/.3  03/000..3. 9: /..  %.3 -0-07.  !02-09:. 03/000../..7./. 80..390780-:9//./3.3  907./.3/..4394  03/000.980-0:23..32. .2.88.:. 8.  -  !07..703.7:  2.3 4843 .9: .  . /03. 81...781.3 9: /902:.          8 7 !9 :          7 .7 2.9..3/902:.3202-.9: !077..8..7889025074/:38:703/000.3 -.9:38:7./. 072.  :   %  !-         %  &  03/000..:.:38:7.3.3.3 09.2.942..7: !.3 203/000.3 :39: 20309.3  /.34003/000.2.3502-09:..5.35.5.2. 2034843.  $.88.0.3 9025. 207.3$  /.9 808:.3&38:7.:5:3 80.75.3.3/.443.35.. 203/./.3 -. /03.93.3 81.3-0:2/902:.792.  ./. /902:.3% 7 5.7.3  $0-.3 7. /03.3-0:2/03.2  803. 81../.253. 9025. :38:7 .9 :38:7.% 0- 275 /03. 2030/.3 8:/.9  :8:7 .9 /...3 80. -07/.3 0275.38:/.:3 .942 03/000..38:/.2..3/.9.3 /7.

 $8902 5074/ 24/073 /80-:9 :.507:20309..3 2025:3.8.3 :38:7 .7. 81.3.9 2.790503:8:3./902:.9: 443.93.790 503:8:3 39 .3  9073.94290780-:9 :2.9423.88.9423.3 9: 00-.33.7./  907/. -07/.790 5.9 :38:7 :38:7.8 907/.381.8. /9039:.3 80-0:2 50302:.3  207:5.9 :38:7 207:5.303.. :38:7 ..3 /.9.9.  0. 9/..9 81.88.  909.942  $0-0:23./.3 /02.3342472.:3   4800 203.88.739.7 9047 3 ./.7   203..88..5:.3 -. /02:. -07/. 81..32..3.9 81.8.942  03. .8.3. /03.32.3 40 34247 .3  81. .3 207. 0275. 507.3 /.9: 43805 88902 -07./. .88.3 30:9743 80/.30097432039.380-. /80-:9 88902 5074/ 24/073  . 88902 5074/ 5../   80. 9.3 :38:7 -..9 .3 80.5 2.574943/.703.574943/:3. 4 %0:7:2 90   / 74/3     .: 009743 8.9429070-/.3 88902 5074/03/000.8. -0-07.3 34247 .7: 909.:.3 8:.942 3   203..5 :2. 9/. .3.3 03.03/07:3/:9/03.3:93..574943/.3 34247.942  $0-0:23.3 -039: 503025:73.942  %073.2 8.790 5.  909.942  909.  . 3 /. 5.3 /.::  ..5.  &38:7 90780-:9 /03.5.3..330:9743203039:.709.942  -07-0/.7   203.790 574943 .88.88. .2.-07-0/.3 2. . 2.3 :38:7 -080079...:503079.3 :38:7 -07/.942 .7.0--08.32.9423.7 88902 5074/ 03/000.3 9: 0  /.3  002.88.7: . 30:9743 -07-0/.942  .  002.9 /..     ! ! &$&##$## $ $8902 5074/ 03/000. 5020-09:.2..334247.3/8:8:3-07/.790 503:8:3 ./   & /. ..9: 503:8:3.3 2025:3..0-0.3:38:7.9423./.2.88.  03. 574943 /.3 /.//05.3 34247 .3.3.9..303.3 03.8 50309.3 :38:7  :38:7 /8:8:3 -07/.2.3 40 2. :2.3 81.9: 5.2.3 34247 . 80-./. 4800 203:8:3 88902 -07...3.3 40:2././.88.942 . .34247.5.3.2.942 /9039:.7. 207.3 1:38 5074/ /. .7 88902 5074/ :38:7 03/000.3 88902 5074/ 24/073 .9 81..3 9047 897:9:7 . 84945  .942  !.2. 03/000.207.. 2.7 .3 ..7 34247 .2.3 81. 88902 5074/ 503/0  $8902 5074/ 24/073 /8:8:3 -07/.9 2.3 037 4800    !.88.942 :38:7 /. 2.3 34247.9423.5..703.3  %025. 803..9 /09.32.8.3 03.942 /902:.8..:38:7-.703.942 $090..93.7.5 /9039:.  03:7:9 4800 81.9:9...7.8.3 2025:3.9: 574943 /.942.. 8./    80.3.9 4843 90780-:9 203:3:... :2.7 503:8:3.

7.-0 5074/ -039: 5.3 . 5074/0 /.35074/05.7..3  !03:8:3.39.3/./ 5074/0 503/0 /.942 07:9.239 .3  443.:55074/0 907/7 /.239.397.3  %.9.88..-0 88902 5074/ 24/073 /8:8:3 -07/.3.3 :38:7 /03.3 443.3.34247..3 %07..3. 88902 5074/ ./ 443.3.9 :38:73.7 0 .3 18 9. 80-.3203:3:../.8.703.3:2.-05074/.7./.574943/..3 /80-:9 5074/0  80/..3 34247 574943 /.-0 5074/.3  81. 81.3 34247 ..-05074/03/000.3 503:8:3.8073 /80-:9 88902 5074/ 503/0  !.-05074/5.3 1:38 5074/ /.2 9.9.3 203:3:.3.-0 5074/ -039: 5..3.9423. 203/.38:/.7. 88902 5074/ -039: 5.2%.3 :38:7 /03..7  :38:7  $0/.3/80-:95:. -07:9  !074/0 /-0/.3 03..703..7  :38:7  /.4247././.3/03.25.-0 $8902 !074/ 4/073  .39:3/.9..3 5074/0 5.3 203./03../..3.2.3  2. 34247 .703..7  :38:7  5074/0  907/7 /.3 203.79 -.3!074/0&38:7/.3  :.3  443.8  5074/0 /. /80-:9 443.35074/0   .380./. .9423.24/073  07-0/..9 :38:7 907.5:3 9.3.942 802039. /. 89.8.3.3 907/7 ./.7.3 /-0/.3.33/80-:99.3 443..93  443.3 :9.  .-07-039:503/0  2. 9: 34247 2..388 !074/0503/0203.942.3  80/.3 5074/0  907/7 /.-0$8902!074/&38:74/073 &38:7 :38:7 /.3 30:9743 /. 3 -07.3443. 9.3 .  !.:55074/08..3 443. /03.942  .3 /8:8:3 -07-039: 5./03.3.9. 207:5.3/8:8:34043805 43805.3203..734247. 9..-0 5074/24/073 /.7 34247 .25. 0 -.3  /.

2.9:443.443.7. 478439.9. 889025074/:38:724/073/-.7../.3203.9. 442  !.3207.9:443.3.9: 80-./.:2.:8:8 f f@f°f &38:7 :38:7  -f   ./.9503/0-078:38:7 .. 88902 5074/ :38:7 24/073 /8:8:3 -07/.3443.3502-./...3/.8.3.3.3/.3 '  &2:23.079.3907/7.3.7.7.. -.3/9025./-07/..3..2 .889025074/:38:724/0732025:3..32025:3.3 &! 07/.9:7.-07:9 443.85074/080-.8.2 8../.-07:9  !074/05074/08.:8:8.7  &38:7 /.03/07:38.3  443./ 443.3:38:7/./:.2.3-078:38:7  .3     ' ' ' ' '  !074/0 !074/0 :38:7 5.7.304254:38:7.3 .3 2025:3.3.770.3.8. $8902 5074/-039:5. 5.9:7.//.038 009743 .3.   '  '  '  '  '        '  '  '  '  /.3/-.3.3 :38:7 5.2.3 443.9.889025074/:38:724/073 443.3:38:75..2.81.:98.3 :2.30  !074/05074/0503/0-078:38:7  !074/05074/0503/0-078:38:7  !074/05074/05.3 .390709.203./.9:/.443. 009743 .2.  /:3. :9907:. 88902 5074/ :38:7 24/02 /8:8:3 /.78 :39:203:3:.

– .¾  f° .

f   f  f°f  f °  f°@ .

9 ¾   f°     @  f°9  .   °  f°9  .

f .     f°  -   O  f°°  °  f °  -– °  ¾– °  f– °  f¾.

942 .3 443.3-078:38:7  !074/05074/0.39.3 8:/.3 -07/.35074/0      %#!&$% !.3 /03. 5074/0  9072.95.3  .8: 5074/0 8.3.3...3 34247 443.73 .3 431:7..3.733 /   2.388/.2  !0309.:39:0.3 /./9:8.3/.3443.9 275 ..8 009743  431:7.5.  09: :.3 443.3  5074/0  -078  :38:7 /03.3.9 275 /3./.3  5074/0  -078  :38:7 /03.93/.3 5074/0 /. 203:8.3/.3.-.8.3.8 009743  :2.9: -078  :38:7  443.3. !074/05074/05. :9 .390758.3 .  995.5.2./. 503. 009743  !.3-078:38:7  !074/05074/08.3.93/.93/.-0:203.038 203:3:..7 203:3:.3 :2..2.79.3 /3.9.9 /9039:.9 5.8.3 81.3!074/0 443.397.3 :2.3 009743 /..3  80/. 9078 009743 3 907-08.7../.39.39.8 009743 ..3/.3. 431:7.8$ . 443.3.:/897..3/./80-:9443.3.3 .5-078 :38:7 !.3. 443./.3 81./. 009743 ./ -.7.3 /9039:.3:38:7 :38:73. &38:7443.

.

47/57088 .08/2.42.

 .

.

.

88902 5074/ :38:7 85:.

808.709    995. .

.

80. 50702-.3.7.3 88902 5074/ 92.

.709   995.808.

.

 0 /:.8 309.

24.

202 *  92 .808 .24*1: 5524/ 13.709        .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->