MAKALAH MANAJEMEN KOPERASI KONSEP, ALIRAN, DAN SEJARAH KOPERASI

DISUSUN OLEH ADITYA PERMADI DICKY WIBOWO FAJRIN SATRIA DWI KESUMAH (0851011004) (0851011026) (0811011040) 

 RINA DESTRIYANA  SUSINTA BRUGINTING  DWI PRASETYA   FAJAR RAHMAWATI 
GANDI SIRAJUDIN 

   

(0811011042) (0811011014) (0851011064) (0851011028) (0851011030)

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG 2010

Konsep koperasi dapat dibagi menjadi 2. konsep. aliran koperasi dan sejarah koperasi. mahasiswa dituntut untuk mengerti dan mengetahui tentang konsep koperasi.2. Aliran koperasi dapat dibagi kedalam 3 bagian antara lain aliran yardstick. Sedangkn untuk sejarah koperasi lebih ditekankan pada sejarah koperasi dunia dan di Indonesia. persemakmuran. aliran dan sejrah semakain membuat koperasi di Indonesia kurang berkembang dengan baik. Salah satu contoh nyata adalah bahwa untuk bab 1 adanya penekanan untuk proses pembelajaran tentang konsep koperasi. aliran koperasi dan sejarah koperasi. sosialis.Latar belakang Dalam pembahasan mata kuliah manajemen koperasi ini. . 1. konsep koperasi barat dan konsep koperasi timur.BAB I PENDAHULUAN 1. Permasalahan Koperasi dapat berkembang jika dilaksanakan berdasarkan azaz yang memang diperuntukkan bagi koperasi.1. Kurangnya pengetahuan tentang arti.

Di Indonesia pada saat ini ada ribuan orang miskin. . Oleh karena itu sudah saatnya kita bangkit dari tekanan koperasi yang datar-datar saja. Terlalu riskan jika kita mengatakan cukup sampai disini keadaan perkoperasian Indonesia. Masih banyak jalan untuk lebih maju.Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.´ Pernyataan tersebut merupakan sila kelima dari Pancasila Indonesia. Sila ini berarti tugas dan kewajiban kita masing-masing untuk mengurangi atau menghilangkan kemiskinan di seluruh kepulauan Indonesia.

BAB II PEMBAHASAN I. yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan. dengan saling membantu dan saling menguntungkan. Hasil berupa surplus/keuntungan didistribusikan kepada anggota sesuai dengan metode yang telah disepakati Keuntungan yang belum didistribusikan akan dimasukkan sebagai cadangan koperasi . 1. Unsur-unsur Positif Konsep Koperasi Barat Keinginan individu dapat dipuaskan dengan cara bekerjasama antarsesama anggota. dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi. KONSEP KOPERASI A. Konsep Koperasi Barat Adalah koperasi merupakan organisasi swasta.

koperasi tidak berdiri sendiri tetapi merupakan subsistem dari sistem sosialisme untuk mencapai tujuan-tujuan sistem sosialis-komunis . untuk menunjang perencanaan nasional. Memberikan distribusi pendapatan yang lebih seimbang dg pemberian harga yang wajar antara produsen dengan pelanggan. Pengembangan Kondisi sosial ekonomi sejumlah produsen skala kecil maupun pelanggan 2. serta pemberian kesempatan yang sama pada koperasi dan perusahaan kecil. Dampak Langsung Koperasi Terhadap Anggotanya 1. b. 2. Menurut konsep ini. formasi permodalan pengembangan SDM. Dampak Tidak Langsung Koperasi Terhadap Anggota 1. Promosi kegiatan ekonomi anggota. Konsep Koperasi Sosialis Adalah Koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi. 2.a. pengembangan keahlian untuk bertindak sebagai wirausahawan dan bekerjasama antar koperasi secara horizontal dan vertical. Pengembangan usaha perusahaan koperasi dalam hal investasi.

3. Sistem Perekonomian dan Aliran Koperasi 2. Belanda dll. II. terutama dinegara-negara barat dimana industri berkembang dg pesat. LATAR BELAKANG TIMBULNYA ALIRAN KOPERASI 1. Konsep Koperasi Negara Berkembang Karena koperasi sudah berkembang dengan ciri tersendiri. 2. Komunisme/Sosialisme Sistem Ekonomi Sosialis Sosialis 5. Ideologi Sistem Perekonomian Aliran Koperasi 3. Pemerintah tidak melakukan campur tangan terhadap jatuh bangunnya koperasi di tengah-tengah masyarakat. Denmark. Swedia. Keterkaitan Ideologi. Perancis. Aliran ini banyak dijumpai pada Negara ± Negara yang berideologi kapitalis. Jerman. Maju tidaknya koperasi terletak di tangan anggota koperasi sendiri 4. Bertujuan meningkatkan kodisi social ekonomi anggotanya. Liberalisme/Kapitalisme Sistem Ekonomi Bebas Liberal Yardstick 4. Pengaruh aliran ini sangat kuat. 3. yaitu dominasi campur tangan pemerintah dalam pembianan dan pengembangannya. menetralisasikan dan mengoreksi. Spt di AS. . Aliran Yardstick 1. Tidak termasuk Liberalisme dan Sosialisme Sistem Ekonomi Campuran Persemakmuran. Koperasi dapat menjadi kekuatan untuk mengimbangi. a.

2. Koperasi dipandang sebagai alat yang paling efektif untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. KEMAKMURAN MASYARAKAT BERDASARKAN KOPERASI Karangan E. 2. dimana pemerintah bertanggung jawab dan berupaya agar iklim pertumbuhan koperasi tercipta dengan baik. yakni : 1. Pengaruh aliran ini banyak dijumpai di negara-negara Eropa Timur dan Rusia. Hubungan Pemerintah dengan gerakan koperasi bersifat ³Kemitraan (partnership)´. Aliran ini merupakan cerminan sikap yang menginginkan dan memperjuangkan agar prinsip.prinsip koperasi diberlakukan pada bagian luas kegiatan manusia dan . Aliran Sosialis 1. Koperasi sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat. Aliran Persemakmuran (Commonwealth) 1. disamping itu menyatukan rakyat lebih mudah melalui organisasi koperasi.D Damanik Membagi koperasi menjadi 4 aliran atau schools of cooperatives berdasarkan peranan dan fungsinya dalam konstelasi perekonomian negara. 3. Cooperative Commonwealth School a. III. c.b. Koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat berkedudukan strategis dan memegang peranan utama dalam struktur perekonomian masyarakat.

dan karenanya berada di antara kapitalis dan sosialis. . sehingga koperasi memberi pengaruh dan kekuatan yang dominan di tengah masyarakat. 4. Cooperative Sector School Paham yang menganggap filsafat koperasi sebagai sesuatu yang berbeda dari kapitalisme maupun sosialisme. namun memiliki suatu perangkat peraturan yang menuju pada pengurangan dampak negatif dari kapitalis.prinsip koperasi diberlakukan pada bagian luas kegiatan manusia dan lembaga. b. 2. 3. sehingga koperasi memberi pengaruh dan kekuatan yang dominan di tengah masyarakat.lembaga. Aliran ini merupakan cerminan sikap yang menginginkan dan memperjuangkan agar prinsip. The Socialist School Suatu paham yang menganggap koperasi sebagai bagian dari sistem sosialis. School of Modified Capitalism Suatu paham yang menganggap koperasi sebagai suatu bentuk kapitalisme.

d. b. b. d. 1895 di Leuwiliang didirikan pertama kali koperasi di Indonesia (Sukoco. SEJARAH BERKEMBANGNYA KOPERASI 1. Sejarah Perkebangan Koperasi di Indonesia a. 1818 ± 1888 koperasi berkembang di Jerman dipelopori oleh Ferdinan Lasalle. Boeke sebagai Adviseur voor Volks-credietwezen. ³Seratus Tahun Koperasi di Indonesia´). Raden Ngabei Ariawiriaatmadja. 1920 diadakan Cooperative Commissie yang diketuai oleh Dr. Patih Purwokerto dkk mendirikan Bank Simpan Pinjam untuk menolong teman sejawatnya para pegawai negeri pribumi melepaskan diri dari cengkeraman pelepas uang. Fredrich W. lahirnya koperasi modern yang berkembang dewasa ini. c. 1844 di Rochdale Inggris. 140 tentang Penyaluran Bahan Pokok dan menugaskan koperasi sebagai pelaksananya . Komisi ini diberi tugas untuk menyelidiki apakah koperasi bermanfaat diindonesia. 12 Juli 1947. 1896 di London terbentuklah ICA (International Cooperative Alliance) maka koperasi telah menjadi suatu gerakan internasional. c. 1960 Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. e. Th 1852 jumlah koperasi di Inggris sudah mencapai 100 unit. 2. JH. Raiffesen. Sejaran Lahirnya Koperasi Dunia a. 1808 ± 1883 koperasi berkembang di Denmark dipelopori oleh Herman Schulze. 1862 dibentuklah Pusat Koperasi Pembelian ³The Cooperative Whole Sale Society (CWS). diselenggarakan kongres gerakan koperasi se Jawa yang pertama di Tasikmalaya.IV.

dimana prinsip NASAKOM (Nasionalis. f. Peraturan Pemerintah No. 1965. 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian. h. diselenggarakan Musyawarah Nasional Koperasi I (Munaskop I) di Surabaya untuk melaksanakan prinsip Demokrasi Terpimpin dan Ekonomi Terpimpin.9 tahun 1995 tentang kegiatan Usaha Simpan Pinjam dan Koperasi. 1961. 12 tahun 1967 tentang Pokok Pokok Perkoperasian disempurnakan dan diganti dengan UU no. 1967 Pemerintah mengeluarkan Undang-Undang No. .e. Sosialis dan Komunis) diterapkan di Koperasi. Tahun ini juga dilaksanakan Munaskop II di Jakarta. 14 th 1965. Pemerintah mengeluarkan Undang-Undang No. g.