Http://wanipintar.blogspot.

com
IJARAH
1. Pengertian Ijarah
Adalah isim mustaq dari kata kerja “ajara” artinya membalas atau
balasan, tebusan atau pehala. Sedangkan menurut syara berarti akad atas
manfaat dengan imbalan atau tukaran dengan syarat-syarat tertentu.
Dalam arti luas, ijarah bermakna suatu akad yang berisi penukaran
manfaat sesuatu dengan jalan memberikan imbalan dalam jumlah tertentu.
1
2. Hukum Ijarah
Ijarah hukumnya boleh (mubah) berdasarkan Al-Qur’an sunnah dan
ijma ulama.
a. Al-Qur’an
_¦· ´-.¯¸¦ ¯>l ´>..!:· ´>´¸.`>¦
Artinya: Maka apabila mereka menyusukan (anak-anakmu) untukmu
maka berikanlah kepada mereka upahnya. (QS. Ath-Thalaq : 6)
b. As-Sunnah
«:¸s .>. ¸! _.: :¸>! ¸.>`!! ¸, s!
Artinya: “Berikanlah upah kepada orang yang kamu pakai tenaganya
sebelum keringatnya kering.”
2
3. Rukun Dan Syarat Ijarah
Rukun ijarah ada empat yaitu:
a. Penyewa dan yang menyewakan keduanya harus mampu yaitu
baligh dan berakal
1
Drs. Helmi Karim, MA, Fiqih Muamalah, hal. 29
2
Hadist ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah
i
Http://wanipintar.blogspot.com
b. Dengan kemahuannya sendiri tanpa ada peksaan dari salah satu
pihak atau pihak lain.
c. Adanya ijab kabul
d. Ada manfaat atau jasa sewa dari barang yang diserahkan atau
orang yang dipekerjakan.
Syaratnya yaitu:
a. Manfaat tersebut ada nilai atau harganya dan dibenarkan oleh ajaran
agama.
b. Manfaat barang tersebut dapat diserahkan seperti mendiami rumah,
menaiki kendaraan dan sebagainya.
c. Manfaat barang yang disewakan atau upah buruh yang dipekerjakan harus
diketahui ukurannya.
d. Manfaat tersebut dibenarkan oleh agama
e. Sewa atau upah sepantasnya harus diketahui ukuran atau kadarnya jenis
dan sifatnya.
f. Tunai selagi tidak disyaratkan bertangguh. (Haji Asman Bin Jantan, 2001, hal.
20)
4. Hikmah Ijarah
Hikmah disyariatkan ijarah besar sekali antara lain:
a. Saling memberikan manfaatsesama manusia
b. Mereka membutuhkan rumah untuk tempat tinggal, sementara
mereka belummampu memiliki rumah sendiri.
c. Mereka membutuhkan binatang dan kendaraan sebagai sarana
angkutan.
d. Mereka membutuhkan berbagai peralatan untuk digunakan dalam
kebutuhan hidup, dan lain-lain.
e. Mereka membutuhkan tanah untuk bercocok tanam, semua itu
dapat berjalan dengan baik dan lancar berkat disyariatkan sewa-menyewa
ii
Http://wanipintar.blogspot.com
ARIYAH
1. Pengertian Ariyah
Menurut etimologi ariyah adalah ( «. ¸¹×l! ) diambil dari kata (
¸¹s ) yang berarti datang dan pergi. Menurut sebagian pendapat ariyah
berasal dari kata ( ¸¸¹×.l! ) yang sama artinya dengan ( .¸¹..l!¸! ¸¸¹..l! )
(saling menukar dan mengganti), yakni dalam tradisi pinjam meminjam.
3
Menurut terminologi syara’ ulama fiqih berbeda pendapat dalam
mendefenisikannya, antara lain:
a. Menurut Syarkhasyi dan ulama Malikiyah:
4
_¸s ¸.×. «×a..l! ..l..
Artinya: “Pemilikan atas manfaat (sesuatu benda) tanpa pengganti.”
b. Menurut ulama Syafiiyah dan Hambaliyah :
5
_¸s `. «×a..l! «>¹.!
Artinya: “Pembalihan (untuk mengambil) manfaat tanpa mengganti”
Dalam arti luas ariyah bermakna pinjam meminkam sesuatu dengan
mengambil manfaat tanpa mengurangi (merusak) barangnya setelah dicapai
keperluan mengambil manfaat itu lalu dikembalikan kepada pemiliknya
dengan wujud yang utuh sesuai dengan keadaan semula.
6
3
Muhammad Asy-Asyarbini, Mugni Al-Muhtaj, Juz II, hal. 263
4
Syamsuddin Asy-Syakhrasyi, Al-Mabsuth, Juz XI, jal. 133
5
Muhammad Asy-Syarbini, Op-Cit, Juz II, hal. 264
6
Team Forum Guru Bina PAI, Fiqih MA Kelas II Semester Ganjil, hal. 29
iii
Http://wanipintar.blogspot.com
2. Hukum Ariyah
Asal hukum meminjamkan sesuatu itu sunat, seperti tolong menolong
dengan yang lain. Kadang-kadang menjadi wajib, seperti meminjamkan
kepada orang yang terpaksa dan meminjamkan pisau untuk menyembelih
binatang yang hampir mati. (H. Sulaiman Rasjid, 2004, hal. 323)
Ariyah dianjurkan (mandub) dalam Islam, yang didasarkan pada Al-
Qur’an dan sunnah.
a. Al-Qur’an
¦..´.!-.´. _ls ¯¸.l¦ _´.1`.l¦´. N´. ¦..´.!-. _ls ..N¦ _´..`-l¦´.
Artinya: “Dan tolong-menolonglah kalian dalam kebajikan dan takwa,
dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan
pelanggaran.” (Al-Maidah : 2)
b. As-Sunnah
Dalam hadist Buhkari dan Muslim dari Nas, dinyatakan bahwa
Rasulullah SAW telah meminjam kuda dari Abu Thalhah, kemudian
beliau mengendarainya.
Dalam hadist lainyang diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan
Sanad yang Jayyid dari Shafwan Ibn Umayyah, dinyatakan bahwa
Rasulullah SAW, pernah meminjam perisai dari shafwan bin umayyah
pada waktu perang Hunain. Shafwan bertanya, “Apakah engkau
merampasnya, ya Muhammad?” Nabi menjawab, “Cuma meminjam dan
aku bertanggun jawab”
iv
Http://wanipintar.blogspot.com
3. Rukun dan Syarat Ariyah
Secara umum, jumhur ulama fiqih menyatakan bahwa rukun ariyah
ada empat, yaitu:
a. Mu’ir (Peminjam)
b. Musta’ir (yang meminjamkan)
c. Mu’ar (barang yang dipinjam)
d. Shighat yakni sesuatu yang menunjukkan kebolehan untuk
mengambil manfaat baik dengan ucapan maupun perbuatan.
4. Hikmah Ariyah
a. Dapat membantu dan meringankan beban orang yang membutuhkan
b. Menghilangkan bencana
c. Terjalin kasih mengasihi
d. Sayang –menyayangi
e. Merupakan suatu perbuatan yang baik dan mendapatkan pahala dan dapat
terhindar dari api neraka.
Syarat Ariyah:
Ulama Fiqih mensyaratkan dalam akas ariyah sebagai berikut:
a. Mu’in berakal sehat
b. Pemegang barang oleh peminjam
c. Barang (musta’ar) dapat dimanfaatkan tanpa merusak zatnya, jika
musta’ar tidak dapat dimanfaatkan, akad tidak sah.
v
Http://wanipintar.blogspot.com
RAHAN
1. Pengertian Rahan (Gadai)
Secara etmologi, rahn berarti .!¸ .l!¸ ¸¸..l! (tetap dan lama) yakni
tetap atau berarti .¸ ¸ll!¸ _.>l! (pengekang dan keharusan). Menurut
terminologi syara’ rahn berarti:
«.» :¸ ¹a..! _>.. U>. ·_. _.>
Artinya: “Penahan terhadap suatu barang dengan hak sehingga dapat
dijadikan sebagai pembayaran dari barang tersebut.”
Rahan artinya tetapi, berlangsung dan menahan, sedangkan menurut
istilah syara’ berarti menjadikan sesuatu benda yang menjadi jaminan itu akan
dijadikan sebagai pembayarannya. Jika hutanf itu tidak dilunaskan, dengan
cara benda itu hendaklah dijual semula dengan harga yang berpatutan pada
waktu menjualnya.
7
2. Hukum Rahan (Gadai)
Hukum rahan secara umum terbagi dua, yaitu sahih dan ghair sahih
(fasid). Rahan sahih adalah rahan yang memenuhi persyaratannya sedangkan
rahan fasid adalah rahan yang tidak memenuhi persyaratan tersebut.
8
7
Haji Asman Bin Jantan, Pedoman Muamat dan Munakahat, hal. 34
8
Prof. Dr. Rachmat Syafe’I, MA, Fiqih Muamalah, Hal: 170
vi
Http://wanipintar.blogspot.com
Para ulama sepakat bahwa rahn dibolehkan, tetapi tidak diwajibkan
sebab gadai hanya jaminan saja.
Landasan rahn berdasarkan Al-Qur’an, sunnah dan qiyas.
a. Al-Qur’an
¤ _|´. `...´ _ls ,±. ¯.l´. ¦..>. !´..l´ ".>,· «...1.
Artinya: Jika kamu dalam perjalanan (dan bermu’a,alah tidak secara
tunai) sedang kamu tidak memperoleh seorang penulis maka
hendaklah ada barang tanggungan yang dipegang. (QS. Al-
Baqarah : 283)
b. As-Sunnah
¸¸ ¹»¹×U _:¸i. _» _ ¸..! .. ._ «`ll! ¸¸. ¸ ¸! ..¸ «..¹s _s
(.l.»¸ _¸¹>.l! :!¸¸} ... .> _»¹s¸ : «.s
Artinya: “Dari Siti Aisyah r.a bahwa Rasulullah SAW pernah membeli
makanan dengan menggadaikan baju besi.” (HR. Bukhari dan
Muslim)
3. Rukun Dan Syarat Rahan
Rukun gadai ada tiga yaitu:
a. Orang yang melakukan akad yaitu yang menggadaikan dan yang
menerima gadai.
b. Barang yang digadaikan yang dijadikan barang (jaminan).
c. Shighat atau perjanjian gadai.
Syarat rahan (gadai) yaitu:
a. Kedua belah pihak adalah orang-orang yang sah melakukan tindakan
hukum seperti dalam jual beli.
b. Barang yang di gadaikan adalah sesuatu yang segera dapat diterima atau
dikuasai oleh yang menerima gadai bukan barang yang masih dalam
penguasaan orang lain.
vii
Http://wanipintar.blogspot.com
c. Memenuhi ketentuan administrasi apabila akad dilakukan dengan
penggadaian yang dikelola oleh pemerintah.
4. Hikmah Gadai
a. Untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia
b. Terjalin hubungan yang baik
c. Sayang menyayangi diantara manusia
d. Mendapatkan pahala
HIWALAH
1. Pengertian Hiwalah
Menurut bahasa “hiwalah” berarti memindahkan, sedangkan menurut
pengertian syara’ hiwalah berarti memindahkan hutang dari seseorang kepada
orang lain atau pelimpahan tanggung jawab membayar hutang dari seseorang
kepada orang lain.
2. Hukum Hiwalah
Memindahkan hutang dengan cara tersebut diatas tidak dilarang oleh
agama dengan syarat orang yang diberikan amanah itu mampu membayarnya.
Sabda Rasulullah SAW:
(_ái..l!¸..>! :!¸¸}._.>.l: ·_l»_Lls .:.>! _.>!!:¹: .læ _.×l! _, »
Artinya: Orang yang mampu membayar hutang, haram atasnya melalaikan
hutangnya, maka apabila salah seorang diantara kamu
memindahkan hutangnya kepada orang lain pemindahanitu
hendaklah diterima, asal yang lain itu mampu membayar. (Riawayat
Ahmad dan Baihaqi)
3. Rukun dan Syarat sah hiwalah
viii
Http://wanipintar.blogspot.com
Rukun hiwalah yaitu:
a. Muhil (orang yang berutang dan berpiutang)
b. Muhtal (orang yang berpiutang)
c. Muhal alaih (orang yang berutang)
d. Utang muhil kepada muhtal
e. Utang muhal alaih kepada muhil
f. Sig (lafaz akad)
Ada tiga syarat sah hiwalah yaitu:
a. Atas dasar persetujuan antara pihak yang berhutang dengan pihak yang
berpiutang.
b. Hutang yang akan dialihkan tanggung jawabnya sesuai jumlahnya dengna
piutang yang dipunyai pada orang tempat mengalihkan tanggung
jawabnya.
c. Pengalihan hutang yang dipunyai orang yang berhutang itu diketahui
orang yang berpiutang padanya.
4. Hikmah Hiwalah
Dengan hiwalah terdapat kemudahan bermuamalah sesama umat
khusunya di tempat-tempat yang jauh atau karena ketidak mampuan yang
sangat membutuhkan keuangan padahal ia sendiri tidak mampu untuk
mengelola uang tersebut.
ix
Http://wanipintar.blogspot.com
JIALAH
1. Pengertian Jialah
Jialah menurut bahasa berarti upah atau pemberian sedangkan menurut
istilah berarti akad atas manfaat karena keberhasilan suatu hal dengan
menjajikan imbalan kepada orang yang berhasil melakukan tugas.
Dalam istilah lain jialah selalu pula diartikan dengan “sayembara”.
Untuk sekedar contoh, beberapa orang, umpamanya ditawari untuk mengobati
seorang yang sedang sakit dengan perjanjian siapa yang dapat mengobatinya
diberi imbalan dalam jumlah terntentu.
9
2. Hukum Jialah
Jialah hukumnya mubah menurut kebanyakan ulama adanya jialah
bermula dari firman Allah yaitu:
¦.l!· .1±. ~¦´.. il.l¦ .l´. ´.l> .«. `_.- ¸.-. !.¦´. .«. '.,s¸ ¯'
Artinya: Penyeru-penyeru itu berkata “kami kehilangan piala raja dan siapa
yang dapatmengembalikannya akan memperoleh bahan makanan
9
Drs. Helmi Karim, MA. Fiqih Muamalah, hal. 45
x
Http://wanipintar.blogspot.com
(seberat beban) unta, dan aku menjamin terhadapnya. (QS. Yusuf :
72)
3. Rukun dan Syarat Jialah
a. Lafaz kalimat itu hendaklah mengandung arti izin kepada yang akan
bekerja juga tidak ditentukan waktunya.
b. Orang yang menjanjikan upahnya, orang yang menjanjikan upah
tersebut boleh orang yang kehilangan atau orang lain.
c. Pekerjaan (mencari barang yang hilang)
d. Upah diisyaratkan memberi upah dengna barang yang tertentu.
4. Hikmah Jialah
Di syariatkan jialah dalam Islam lebih-lebih pada masa sekarang
sangat relefan dan kebutuhan masyarakat terdorong untuk melkaukan jialah
ini. Hal ini dibuktikan sering terjadi kehilangan anak, bahkan kalangan orang
dewasa ini memerlukan orang yang ahli untuk melakukan perbuatan tersebut.
xi
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
1) Ijarah adalah isim mustaq dari kata kerja “ajara” artinya membalas
atau balasan, tebuisan atau pahala. Sedangkan menurut syara’ berarti akad
atas manfaat dengan imbalan atau tukaran dengan syarat-syarat tertentu.
2) Ariyah adalah menurut etrimologi ariyah ( «. ¸¹×l! ) diambil dari
kata (¸¹s ) yang berarti datang dan pergi. Menurut sebagian pendapat ariyah
berasal dari kata (¸¸¹×.l! ) yang sama artinya dengna (.¸¹..l!¸! ¸¸¹..l! )
(saling mengganti), yakni dalam tradisi pinjam meminjam.
3) Rahan adalah secara etimologi, rahn berarti (.!¸ .l!¸ ¸¸..l! )
(tetap dan lama) yakni tetap atau berarti .¸ ¸ll!¸ _.>l! (pengekang dan
keharusan). Menurut terminologi syara’ rahn berarti
«.» :¸ ¹a..! _>.. U>. ·_. _.> penahan terhadap sesuatu barang
dengan hak sehingga dapat dijadikan sebagai pembayaran dari barang
tersebut.
4) Hiwalah adalah menurut bahasa “hiwalah” berarti memindahkan
sedangkan menurut pengertian syara’ hiwalah berarti memindahkan hutang
dari seseorang kepada orang lain.
5) Jialah adalah menurut bahasa berarti upah atau pemberian
sedangkan menurut istilah berarti akad atas manfaat karena keberhasilan suatu
hal dengan menjanjikan imbalan kepada orang yang berhasil melakukan
tugas.
12
Dari kesemuanya ini mempunyai hukum, rukun syarat, maupun hikmah
yang terkandung didalamnya.
13
DAFTAR PUSTAKA
- Drs. Helmi Karim, M.A, Fiqih Muamalah, PT. Raja Grafindo
Persada, Jakarta. 1997
- Haji Asman Bin Jantan, Pedoman Mu’amalat Dan
Munakahat, Pustaka Nasional Pte Ltd, Singapura, 2001
- Prof. Dr. Rachmat Syafe’i, MA, Fiqih Muamalat, Pustaka
setia, Bandung, 2004
- H. Sulaiman Rasyid, Fiqih Islam, Sinar Baru Algensindo,
Bandung, 2004
- Team forum guru Bina PAI, Fiqih MA Kelas Semester
Ganjil, CV Pustaka Mulia, Surakarta.
14

e. Tunai selagi tidak disyaratkan bertangguh. d. b. menaiki kendaraan dan sebagainya. orang yang dipekerjakan. Saling memberikan manfaatsesama manusia Mereka membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. d. Dengan kemahuannya sendiri tanpa ada peksaan dari salah satu Adanya ijab kabul Ada manfaat atau jasa sewa dari barang yang diserahkan atau pihak atau pihak lain. b. Syaratnya yaitu: a. kebutuhan hidup. dapat berjalan dengan baik dan lancar berkat disyariatkan sewa-menyewa ii . Manfaat tersebut dibenarkan oleh agama e. f.Http://wanipintar. Manfaat barang tersebut dapat diserahkan seperti mendiami rumah. Manfaat tersebut ada nilai atau harganya dan dibenarkan oleh ajaran agama. 20) 4. c. sementara Mereka membutuhkan binatang dan kendaraan sebagai sarana Mereka membutuhkan berbagai peralatan untuk digunakan dalam Mereka membutuhkan tanah untuk bercocok tanam.blogspot.com b. Manfaat barang yang disewakan atau upah buruh yang dipekerjakan harus diketahui ukurannya. 2001. c. hal. Hikmah Ijarah Hikmah disyariatkan ijarah besar sekali antara lain: a. Sewa atau upah sepantasnya harus diketahui ukuran atau kadarnya jenis dan sifatnya. dan lain-lain. semua itu mereka belummampu memiliki rumah sendiri. angkutan. (Haji Asman Bin Jantan. c. d.

Mugni Al-Muhtaj. Menurut ulama Syafiiyah dan Hambaliyah : 5  Artinya: “Pembalihan (untuk mengambil) manfaat tanpa mengganti” Dalam arti luas ariyah bermakna pinjam meminkam sesuatu dengan mengambil manfaat tanpa mengurangi (merusak) barangnya setelah dicapai keperluan mengambil manfaat itu lalu dikembalikan kepada pemiliknya dengan wujud yang utuh sesuai dengan keadaan semula.blogspot.Http://wanipintar. Pengertian Ariyah Menurut etimologi ariyah adalah () diambil dari kata ( ) yang berarti datang dan pergi. hal. 29 iii . antara lain: a. 133 5 Muhammad Asy-Syarbini. Juz XI.” b.6 3 4 Muhammad Asy-Asyarbini.3 Menurut terminologi syara’ ulama fiqih berbeda pendapat dalam mendefenisikannya. hal. hal. 263 Syamsuddin Asy-Syakhrasyi. yakni dalam tradisi pinjam meminjam.com ARIYAH 1. Menurut Syarkhasyi dan ulama Malikiyah:4  Artinya: “Pemilikan atas manfaat (sesuatu benda) tanpa pengganti. Juz II. Menurut sebagian pendapat ariyah berasal dari kata () yang sama artinya dengan () (saling menukar dan mengganti). 264 6 Team Forum Guru Bina PAI. Fiqih MA Kelas II Semester Ganjil. Op-Cit. Al-Mabsuth. jal. Juz II.

Http://wanipintar. “Cuma meminjam dan aku bertanggun jawab” iv . Sulaiman Rasjid. Dalam hadist lainyang diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan Sanad yang Jayyid dari Shafwan Ibn Umayyah. hal. seperti tolong menolong dengan yang lain. ya Muhammad?” Nabi menjawab. 2004. (H. seperti meminjamkan kepada orang yang terpaksa dan meminjamkan pisau untuk menyembelih binatang yang hampir mati. Hukum Ariyah Asal hukum meminjamkan sesuatu itu sunat. dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. “Apakah engkau merampasnya. pernah meminjam perisai dari shafwan bin umayyah pada waktu perang Hunain. a. 323) Ariyah dianjurkan (mandub) dalam Islam. As-Sunnah Dalam hadist Buhkari dan Muslim dari Nas.” (Al-Maidah : 2) b. Al-Qur’an             Artinya: “Dan tolong-menolonglah kalian dalam kebajikan dan takwa. Shafwan bertanya. Kadang-kadang menjadi wajib.com 2. dinyatakan bahwa Rasulullah SAW telah meminjam kuda dari Abu Thalhah. kemudian beliau mengendarainya. yang didasarkan pada AlQur’an dan sunnah. dinyatakan bahwa Rasulullah SAW.blogspot.

Merupakan suatu perbuatan yang baik dan mendapatkan pahala dan dapat terhindar dari api neraka. Mu’in berakal sehat b. Mu’ir (Peminjam) Musta’ir (yang meminjamkan) Mu’ar (barang yang dipinjam) Shighat yakni sesuatu yang menunjukkan kebolehan untuk mengambil manfaat baik dengan ucapan maupun perbuatan. Hikmah Ariyah a.Http://wanipintar.com 3. Rukun dan Syarat Ariyah Secara umum. Barang (musta’ar) dapat dimanfaatkan tanpa merusak zatnya. c. Sayang –menyayangi e. Terjalin kasih mengasihi d. Syarat Ariyah: Ulama Fiqih mensyaratkan dalam akas ariyah sebagai berikut: a. Dapat membantu dan meringankan beban orang yang membutuhkan b. yaitu: a.blogspot. akad tidak sah. d. v . jika musta’ar tidak dapat dimanfaatkan. jumhur ulama fiqih menyatakan bahwa rukun ariyah ada empat. Pemegang barang oleh peminjam c. b. 4. Menghilangkan bencana c.

com RAHAN 1.” Rahan artinya tetapi.8 7 8 Haji Asman Bin Jantan. Fiqih Muamalah.blogspot. Menurut terminologi syara’ rahn berarti:   Artinya: “Penahan terhadap suatu barang dengan hak sehingga dapat dijadikan sebagai pembayaran dari barang tersebut. Dr. Pengertian Rahan (Gadai) Secara etmologi. Pedoman Muamat dan Munakahat. Hukum Rahan (Gadai) Hukum rahan secara umum terbagi dua. yaitu sahih dan ghair sahih (fasid). Rahan sahih adalah rahan yang memenuhi persyaratannya sedangkan rahan fasid adalah rahan yang tidak memenuhi persyaratan tersebut. MA. berlangsung dan menahan. rahn berarti  (tetap dan lama) yakni tetap atau berarti (pengekang dan keharusan). Rachmat Syafe’I. Jika hutanf itu tidak dilunaskan. hal. dengan cara benda itu hendaklah dijual semula dengan harga yang berpatutan pada waktu menjualnya.Http://wanipintar. 34 Prof.7 2. sedangkan menurut istilah syara’ berarti menjadikan sesuatu benda yang menjadi jaminan itu akan dijadikan sebagai pembayarannya. Hal: 170 vi .

sunnah dan qiyas. Rukun Dan Syarat Rahan Rukun gadai ada tiga yaitu: a. b.” (HR. b.com Para ulama sepakat bahwa rahn dibolehkan. Syarat rahan (gadai) yaitu: a. Bukhari dan Muslim) 3.Http://wanipintar. AlBaqarah : 283) b. c. Shighat atau perjanjian gadai.alah tidak secara tunai) sedang kamu tidak memperoleh seorang penulis maka hendaklah ada barang tanggungan yang dipegang. Kedua belah pihak adalah orang-orang yang sah melakukan tindakan hukum seperti dalam jual beli. tetapi tidak diwajibkan sebab gadai hanya jaminan saja. vii .blogspot. menerima gadai. Al-Qur’an             Artinya: Jika kamu dalam perjalanan (dan bermu’a. a. Landasan rahn berdasarkan Al-Qur’an.a bahwa Rasulullah SAW pernah membeli makanan dengan menggadaikan baju besi. (QS. As-Sunnah      Artinya: “Dari Siti Aisyah r. Orang yang melakukan akad yaitu yang menggadaikan dan yang Barang yang digadaikan yang dijadikan barang (jaminan). Barang yang di gadaikan adalah sesuatu yang segera dapat diterima atau dikuasai oleh yang menerima gadai bukan barang yang masih dalam penguasaan orang lain.

4. Rukun dan Syarat sah hiwalah viii . Pengertian Hiwalah Menurut bahasa “hiwalah” berarti memindahkan. Sabda Rasulullah SAW:     Artinya: Orang yang mampu membayar hutang. haram atasnya melalaikan hutangnya. Hikmah Gadai a. sedangkan menurut pengertian syara’ hiwalah berarti memindahkan hutang dari seseorang kepada orang lain atau pelimpahan tanggung jawab membayar hutang dari seseorang kepada orang lain. 2. asal yang lain itu mampu membayar.com c. maka apabila salah seorang diantara kamu memindahkan hutangnya kepada orang lain pemindahanitu hendaklah diterima. Memenuhi ketentuan administrasi apabila akad dilakukan dengan penggadaian yang dikelola oleh pemerintah. Terjalin hubungan yang baik c. Sayang menyayangi diantara manusia d.Http://wanipintar. (Riawayat Ahmad dan Baihaqi) 3. Hukum Hiwalah Memindahkan hutang dengan cara tersebut diatas tidak dilarang oleh agama dengan syarat orang yang diberikan amanah itu mampu membayarnya. Mendapatkan pahala HIWALAH 1. Untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia b.blogspot.

Pengalihan hutang yang dipunyai orang yang berhutang itu diketahui orang yang berpiutang padanya. ix . c. Atas dasar persetujuan antara pihak yang berhutang dengan pihak yang berpiutang. Hikmah Hiwalah Dengan hiwalah terdapat kemudahan bermuamalah sesama umat khusunya di tempat-tempat yang jauh atau karena ketidak mampuan yang sangat membutuhkan keuangan padahal ia sendiri tidak mampu untuk mengelola uang tersebut.com Rukun hiwalah yaitu: a. 4.blogspot. f. d. c. b. e. b. Muhil (orang yang berutang dan berpiutang) Muhtal (orang yang berpiutang) Muhal alaih (orang yang berutang) Utang muhil kepada muhtal Utang muhal alaih kepada muhil Sig (lafaz akad) Ada tiga syarat sah hiwalah yaitu: a.Http://wanipintar. Hutang yang akan dialihkan tanggung jawabnya sesuai jumlahnya dengna piutang yang dipunyai pada orang tempat mengalihkan tanggung jawabnya.

Hukum Jialah Jialah hukumnya mubah menurut kebanyakan ulama adanya jialah bermula dari firman Allah yaitu:              Artinya: Penyeru-penyeru itu berkata “kami kehilangan piala raja dan siapa yang dapatmengembalikannya akan memperoleh bahan makanan 9 Drs.Http://wanipintar. umpamanya ditawari untuk mengobati seorang yang sedang sakit dengan perjanjian siapa yang dapat mengobatinya diberi imbalan dalam jumlah terntentu.9 2. Untuk sekedar contoh. Helmi Karim.blogspot.com JIALAH 1. Fiqih Muamalah. 45 x . beberapa orang. MA. Pengertian Jialah Jialah menurut bahasa berarti upah atau pemberian sedangkan menurut istilah berarti akad atas manfaat karena keberhasilan suatu hal dengan menjajikan imbalan kepada orang yang berhasil melakukan tugas. Dalam istilah lain jialah selalu pula diartikan dengan “sayembara”. hal.

com (seberat beban) unta. xi . 4.Http://wanipintar. bahkan kalangan orang dewasa ini memerlukan orang yang ahli untuk melakukan perbuatan tersebut. Yusuf : 72) 3. Lafaz kalimat itu hendaklah mengandung arti izin kepada yang akan bekerja juga tidak ditentukan waktunya. Pekerjaan (mencari barang yang hilang) d. Rukun dan Syarat Jialah a. dan aku menjamin terhadapnya. Hal ini dibuktikan sering terjadi kehilangan anak. (QS. Orang yang menjanjikan upahnya. b. Upah diisyaratkan memberi upah dengna barang yang tertentu. orang yang menjanjikan upah tersebut boleh orang yang kehilangan atau orang lain.blogspot. Hikmah Jialah Di syariatkan jialah dalam Islam lebih-lebih pada masa sekarang sangat relefan dan kebutuhan masyarakat terdorong untuk melkaukan jialah ini. c.

yakni dalam tradisi pinjam meminjam.BAB III PENUTUP Kesimpulan 1) Ijarah adalah isim mustaq dari kata kerja “ajara” artinya membalas atau balasan. Menurut terminologi syara’ rahn berarti   tersebut. rahn berarti () (tetap dan lama) yakni tetap atau berarti  (pengekang dan keharusan). Sedangkan menurut syara’ berarti akad atas manfaat dengan imbalan atau tukaran dengan syarat-syarat tertentu. 12 . 2) Ariyah adalah menurut etrimologi ariyah ( ) diambil dari kata ( ) yang berarti datang dan pergi. Menurut sebagian pendapat ariyah berasal dari kata () yang sama artinya dengna () (saling mengganti). tebuisan atau pahala. 5) Jialah adalah menurut bahasa berarti upah atau pemberian sedangkan menurut istilah berarti akad atas manfaat karena keberhasilan suatu hal dengan menjanjikan imbalan kepada orang yang berhasil melakukan tugas. 3) Rahan adalah secara etimologi. 4) penahan terhadap sesuatu barang dengan hak sehingga dapat dijadikan sebagai pembayaran dari barang Hiwalah adalah menurut bahasa “hiwalah” berarti memindahkan sedangkan menurut pengertian syara’ hiwalah berarti memindahkan hutang dari seseorang kepada orang lain.

maupun hikmah yang terkandung didalamnya.Dari kesemuanya ini mempunyai hukum. 13 . rukun syarat.

Fiqih Muamalah. 1997 Munakahat. Pedoman Mu’amalat Dan Persada. setia. Surakarta. PT. Sulaiman Rasyid. Bandung. Fiqih Islam. 2004 Team forum guru Bina PAI. Helmi Karim. 2004 14 . Raja Grafindo Haji Asman Bin Jantan. Jakarta.DAFTAR PUSTAKA Bandung. Dr. 2001 Prof. Fiqih MA Kelas Semester Ganjil. Drs. M. Fiqih Muamalat. Singapura. MA.A. CV Pustaka Mulia. Pustaka H. Pustaka Nasional Pte Ltd. Sinar Baru Algensindo. Rachmat Syafe’i.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful