MODUL PENDIDIKAN PANCASILA

Dosen : Tika Andarasni Parwitasari, SH, S.Sos
PENGERTIAN PANCASILA Banyak tokoh nasional yang telah merumuskan konsep Pancasila sesuai dengan sudut pandang masing-masing, berikut adalah beberapa pengertian Pancasila dari beberapa tokoh Nasional : a. Muhammad Yamin. Pancasila berasal dari kata Panca yang berarti lima dan Sila yang berarti sendi, atas, dasar atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik. Dengan demikian Pancasila merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yg penting&baik. b. Ir. Soekarno Pancasila adalah isi jiwa bangsa Indonesia yg turuntemurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan Barat. Dengan demikian, Pancasila tidak saja falsafah negara, tetapi lebih luas lagi, yakni falsafah bangsa Indonesia. c. Notonegoro

Pancasila adalah Dasar Falsafah Negara Indonesia. Berdasarkan pengertian ini dapat disimpulkan Pancasila pada hakikatnya merupakan dasar falsafah dan Ideologi negara yang diharapkan menjadi pendangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.

STMIK SINAR NUSANTARA

Secara terminology histories proses perumusan Pancasila sbb : Rumusan I: Mr. Muhammad Yamin (29 Mei 1945) • • • • Ketuhanan Yang Maha Esa Kebangsaan Persatuan Indonesia Rasa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan • keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Rumusan II: Ir. Soekarno (1 Juni 1945) Usul ini disampaikan pada 1 Juni 1945 yang kemudian dikenal sebagai hari lahir Pancasila. Usul Sukarno

sebenarnya tidak hanya satu melainkan tiga buah usulan calon dasar negara yaitu lima prinsip, tiga prinsip, dan satu prinsip. Sukarno pula-lah yang mengemukakan dan

Rumusan III: Piagam Jakarta (22 Juni 1945) Rumusan Pancasila : 1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya. 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. Persatuan Indonesia

menggunakan istilah “Pancasila” (secara harfiah berarti lima dasar)

Rumusan Pancasila Kebangsaan Indonesia Internasionalisme,-atau peri-kemanusiaan Mufakat,-atau demokrasi

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 5. Serta dengan mewujudkan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Kesejahteraan sosial ke-Tuhanan yang berkebudayaan

Rumusan IV: BPUPKI (14 Juli 1945) 1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya 2. Menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab 3. Persatuan Indonesia 4. Dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmatkebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 5. Dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Rumusan Trisila Socio-nationalis Socio-demokratie ke-Tuhanan

Rumusan Ekasila Gotong-Royong

Rumusan V: PPKI (18 Agustus 1945) 1. Ke-Tuhanan Yang Maha Esa 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab, 3. Persatuan Indonesia 4. Dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 5. Serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 2)

menyebutkan bahwa “Pancasila sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah dasar negara dari Negara Kesatuan Republik Indonesia harus dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan bernegara”. Ketetapan MPR No. III/MPR/2000, diantaranya

menyebutkan : Sumber Hukum dasar nasional yang tertulis dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa; kemanusia yang adil

Selain itu, Mr Soepomo, pada tanggal 31 Mei 1945 dalam pidatonya menyampaikan usulan lima dasar negara, yaitu sebagai berikut : 1. Paham Negara Kesatuan 2. Perhubungan Negara dengan Agama 3. Sistem Badan Permusyawaratan 4. Sosialisasi Negara 5. Hubungan antar Bangsa

dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam

permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Pancasila memenuhi syarat sebagai dasar negara bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia karena : 1) Pancasila memiliki potensi menampung keadaan pluralistik masyarakat Indonesia yang beraneka ragam suku, agama, ras dan antar golongan. Pada Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, menjamin kebebasan untuk beribadah sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Kemudian pada Sila Persatuan Indonesia, mampu

KEDUDUKAN PANCASILA BAGI BANGSA INDONESIA Dasar Hukum Pancasila Sebagai Dasar Negara : 1) Ketetapan MPR – RI No.XVIII/MPR/1998, pada pasal 1

Hal ini. c. Hormat dan menghormati serta bekerjasama antara pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. yang terdiri atas ribuan pulau sesuai dengan Sila Persatuan Indonesia. dengan menjunjung dengan tinggi harkat dan dan seluruh rakyat sebagai acuan dalam mencapai tujuan tersebut. 3) Pancasila memiliki potensi menjamin keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Percaya dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Hal ini ditunjukkan dengan Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. 4) Pancasila memberikan jaminan berlangsungnya demokrasi dan hak-hak asasi manusia sesuai dengan budaya bangsa. b. 2) Pancasila memberikan jaminan terealisasinya kehidupan yang pluralistik.mengikat keanekaragaman dalam satu kesatuan bangsa dengan tetap menghormati sifat masing-masing sepert apa adanya. 2. Tidak memaksakan suatu agama atau kepercayaannya kepada orang lain. NILAI-NILAI PANCASILA 1. Ketuhanan Yang Maha Esa Makna sila ini adalah: a. selaras dengan Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab Makna sila ini adalah: menghargai manusia sesuai martabatnya sebagai makhluk Tuhan secara berkeadilan yang disesuaikan dengan kemampuan dan hasil usahanya. 5) Pancasila menjamin terwujudnya masyarakat yang adil dan sejahtera sesuai dengan Sila Keadilan sosial bagi . d.

Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. b. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari masyarakat Dunia Internasional dan dengan itu harus mengembangkan sikap saling hormatmenghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain. Cinta akan Tanah Air. c. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. e. Berbangga sebagai bagian dari Indonesia. bermusyawarah sampai mencapai konsensus atau kata mufakat diliputi dengan semangat kekeluargaan. Menolong sesama. b.a. Berani membela kebenaran dan keadilan. e. Menghormati hak-hak orang lain. Tidak semena-mena terhadap orang lain. Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat. Persatuan Indonesia Makna sila ini adalah: a. Menghargai orang lain. f. e. persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia. . Melakukan pekerjaan yang berguna bagi kepentingan umum dan bersama. 5. c. d. c. 4. Bersikap adil terhadap sesama. c. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Makna sila ini adalah: a. Menjaga Persatuan dan Kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Rela berkorban demi bangsa dan negara. Mengutamakan budaya rembug atau musyawarah dalam mengambil keputusan bersama. d. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan. b. Mengembangkan sikap tenggang rasa. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan / Perwakilan Makna sila ini adalah: a. b. g. 3. d. h. Saling mencintai sesama manusia. Mengakui persamaan derajat. d.

Makna Lambang Garuda Pancasila • Perisai di tengah melambangkan pertahanan bangsa Indonesia • Simbol-simbol di dalam perisai masingmasing melambangkan sila-sila dalam Pancasila. Merah berarti • • • • • • • berani dan putih berarti suci Garis hitam tebal yang melintang di dalam perisai melambangkan wilayah Indonesia yang dilintasi Garis Khatulistiwa Jumlah bulu melambangkan hari proklamasi kemerdekaan Indonesia (17 Agustus 1945). antara lain: Jumlah bulu pada masing-masing sayap berjumlah 17 Jumlah bulu pada ekor berjumlah 8 Jumlah bulu di bawah perisai/pangkal ekor berjumlah 19 Jumlah bulu di leher berjumlah 45 Pita yg dicengkeram oleh burung garuda bertuliskan semboyan negara Indonesia. yaitu: • Bintang melambangkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa • Rantai melambangkan sila Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab • Pohon beringin melambangkan sila Persatuan Indonesia • Kepala banteng melambangkan sila Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan • Padi dan Kapas melambangkan sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia • Warna merah-putih melambangkan warna bendera nasional Indonesia. tetapi tetap satu jua” PANCASILA DALAM KONTEKS SEJARAH PERJUANGAN BANGSA INDONESIA . yaitu Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “berbeda beda.

4. terjalinnya hubungan antara Sriwijaya dengan India à pengiriman para pemuda untuk belajar di India. 3. Nilai sila kelima. Sriwijaya telah memiliki kedaulatan yg sangat luas meliputi Indonesia. hanya saja belum dirumuskan secara konkret. Dokumen tertulis yg membuktikan terdapatnya unsur-unsur tsb adl prasastiprasasti di Telaga Batu. 2. Pada kerajaan Sriwijaya terdapat pusat kegiatan Budha. Nilai sila keempat. Nilai sila kedua. Talang Tuo dan Kota Kapur. Telah tumbuh nilai-nilai politik luar negeri yg bebas dan aktif. Siam dan pembinaan dan pengembangan agama Pancasila telah terdapat sebagai asas-asas yg menjiwai Bangsa Indonesia yg dihayati serta dilaksanakan pada waktu itu. Unsur-unsur yg terdapat di dalam Pada hakikatnya nilai-nilai budaya bangsa semasa kejayaan Sriwijaya telah menunjukkan nilai-nilai Pancasila yaitu : 1. Nilai sila pertama terwujud dengan adanya umat agama Budha dan Hindhu hidup berdamoingan secara damai. Guruguru banyak didatangkan dari India seperti Darmakitri. Kedukan Bukit. Nilai sila ketiga sebagai negara maritim Sriwijaya telah menerapkan konsep negara kepulauan sesuai dengan konsepsi wawasan nusantara à laut bukan sebagai unsur pemisah melainkan sebagai unsur pemersatu. Karang Birahi. Sriwijaya menjadi pusat pelayanan . MASA KEJAYAAN SRIWIJAYA Berdiri pada abad ke VII di Sumatera Selatan Kerajaan maritim yang mengandalkan jalur perhubungan laut System pemerintahan dan perdagangan telah diatur dengan baik Telah didirikan Universitas Agama Budha yang sudah dikenal di tingkat Asia. Semenanjung Melayu 5.I.

Pengamalan sila Persatuan Indonesia telah terwujud dengan keutuhan kerajaan. MASA KEJAYAAN MAJAPAHIT Berdiri pada abad ke XIII di Jawa Timur. dengan Patih Gajah Mada. Pengamalan sila Kerakyatan yg dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan. 2. dalam sistem pemerintahan adat / di Majapahit telah untuk jayanya membentang dari semenanjung Melayu sampai ke Irian Jaya. Champa dan Kamboja. semasa nilai-nilai 3. Pada hakikatnya nilai-nilai telah budaya bangsa kejayaan Majapahit menunjukkan Pancasila yaitu : 1. Zaman keemasan Majapahit terjadi pada pemerintahan Raja Hayam Wuruk. Ayoda. Wilayah kekuasaan Majapahit semasa Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrua” yang artinya walaupun berbeda-beda namun tetap satu jua dan tidak ada agama yang memiliki tujuan yg berbeda. 4. Pengamalan sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab telah terwujud yaitu hubungan raja Hayam Wuruk dengan baik dengan kerajaan Tiongkok. Disamping itu dalam prasasti Brumbung. à Empu Prapanca menulis kitab Negarakertagama yg didalamnya telah ada istilah Pancasila menumbuhkan kebiasaan bermusyawarah untuk mufakat demi memutuskan masalah bersama. dinyatakan bahwa dalam sistem pemerintahannya kerajaan telah mempunyai seorang .dan perdagangan sangat makmur. Pengamalan sila Ketuhanan Yang Maha Esa telah terbukti pada waktu agama Hindhu dan Budha hidup berdampingan secara damai. sehingga kehidupan rakyatnya à Empu Tantular mengarang kitab Sutasoma dimana didalam-nya terdapat semboyan nasional yg berbunyi :” Bhinneka II.

Nyak Dien di Aceh. PERJUANGAN SEBELUM ABAD KE-XX Belanda mengubah system - Usaha yg dilakukan adalah dengan mendirikan berbagai macam organisasi politik. SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER 1928 Pemuda-pemuda Indonesia yg dipelopori oleh Muh.O. seperti Budi Utomo (dr. Perlawanan melawan penjajahan Tjokroaminoto). Serikat Dagang Islam (H. 5. kesejahteraan dan kemakmuran rakyat telah terwujud dengan baik. Sultan Hasanuddin di Makasar dsb B. pentingnya bernegara A. yang berisi pengakuan akan adanya bangsa. disamping organisasi yg bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial. Bentuk perlawanan itu adalah dengan membangkitkan akan kesadaran bangsa dan III. Badaruddin di Palembang. tidak adanya persatuan dan koordinasi. Ki Hajar Dewantara). Indische Parti (Douwes Dekker. Partai Nasional Indonesia (Soekarno dkk) C. Yamin mengumandangkan Sumpah Belanda masih bersifat kedaerahan. Wahidin Sudirohusodo). Teuku Cik Di Tiro dan Cut . Diponegoro di Mataram.penasihat kerajaan. Pangeran Antasari di Pemuda. MASA PERJUANGAN MELAWAN PENJAJAHAN Indonesia bersatu. Pengamalan sila Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia. Ciptomangunkusumo. Imam Bonjol di Minangkabau. KEBANGKITAN NASIONAL 1908 Bangsa Indonesia mulai merubah cara-cara perlawanan-nya. tanah air dan bahasa satu yaitu Kalimantan.S kolonialismenya yang semula berbentuk perseroan perdagangan yangg bernama VOC diganti dengan badan pemerintahan resmi yaitu pemerintahan Hindia Belanda.

penyerahan 1. dengan dibomnya Pearl Harbour oleh Jepang. hal itu merupakan tipu muslihat agar rakyat Indonesia membantu jepang untuk menghancurkan Belanda. Sebagai realisasi perjuangan bangsa. Akan tetapi.Indonesia. pada tahun 1930 berdirilah Partai Indonesia yg disingkat dengan Partindo sebagai ganti PNI yg dibubarkan. Jepang mempropagandakan kehadirannya di .perjuangan dengan menggunakan organisasi . - PERJUANGAN MELAWAN JEPANG 7 Des 1941 meletuslah Perang Pasifik. Dalam waktu yg singkat jepang dapat menduduki daerahdaerah jajahan Sekutu di daerah Pasifik. Indonesia untuk membebaskan Indonesia dari cengkraman Belanda. MAKNA PENTING PROKLAMASI KEMERDEKAAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 AGUSTUS 1945 BAGI BANGSA DAN NEGARA : D. 8 Maret 1942 Jepang masuk ke Indonesia menghalau penjajah Belanda. Oleh karena itu diperlukan adanya persatuan sebagai suatu bangsa yg merupakan syarat mutlak. Melalui sumpah pemuda ini maka tegaslah apa yang diinginkan oleh bangsa Indonesia.perlawanan dengan melahirkan rasa nasionalisme 1945 sebagai titik perjuangan Bangsa Indonesia dari Belanda ke tangan Jepang terjadi di Kalijati Jawa Tengah. Oleh karena itu Jepang memperbolehkan pengibaran bendera merah putih serta menyanyikan lagu Indonesia raya.perlawanan terhadap penjajahan sebelum tahun 1908 . yaitu kemerdekaan tanah air dan bangsa. Proklamasi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia 17 Agustus puncak Indonesia Kemerdekaan Indonesia merupakan buah perjuangan BI melawan penjajahan secara bertahap : .

lahirlah tata hukum Indonesia dan sekaligus dihapusnya tata hukum kolonial . MASA REVOLUSI FISIK tidak bisa dipungkiri bahwa Pancasila dan UUD 1945 dibentuk dalam waktu singkat dan secara keseluruhan oleh BPUPKI dan PPKI. Proklamasi Kemerdekaan PERJUANGAN Indonesia Berarti bahwa proklamasi adl suatu peraturan yang pertama lahirnya..perjuangan melalui taktik kooperasi dan non kooperasi . 16 Oktober 1945 dikeluarkanlah Maklumat Wakil Presiden no. Proklamasi Kemerdekaan MEMPERTAHANKAN DAN MENGISI KEMERDEKAAN INDONESIA A. yaitu negara Republik Indonesia dengan membawa dua akibat : . X (eks) tgl 16 Okt 1945 ttg Pemberian Kekuasaan Legislatif kepada Negara Republik Indonesia 17 Agustus 1945 merupakan norma pertama dari Tata Hukum .merupakan sumber hukum bagi pembentukan negara kesatuan Republik Indonesia 3. Oleh pembentuk UUD 1945 disadari bahwa untuk negara membentuk tingkat pusat lembaga-lembaga serta peraturan perundang-undangan dikehendaki oleh UUD sebagaimana 1945 adalah membutuhkan waktu lama.perlawanan Bangsa menentang penjajahan sampai kepada puncak. yaitu Proklamasi Kemerdekaan 2. Negara Republik Indonesia 17 Agustus 1945 sebagai Sumber Lahirnya Republik Indonesia Proklamasi bermakna bahwa Bangsa Indonesia yang selama berabad-abad dijajah telah berhasil melepaskan diri dari belenggu penjajahan dan sekaligus membentuk perubahan baru. oleh sebab itu proklamasi merupakan dasar berlakunya norma-norma aturan hukum yg lain.

Sejak itu wilayah negara Republik Indonesia berkembang menjadi . Negara Jawa Timur (1948). Belanda masuk ke Indonesia dengan cara membonceng tentara sekutu yang bertugas Indonesia. melucuti setelah tentara Jepang Jepang di menyatakan kekalahannya dalam Perang Dunia II. Negara Sumatera Selatan (1948). MASA DEMOKRASI LIBERAL Belanda mengetahui bahwa indonesia terhadap pihak Belanda maupun terhadap pihak dunia luar berdasarkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.Komite Nasional Indonesia Pusat. mereka tidak tinggal diam dan ingin menjajaah kembali seperti tempo dulu. Komite Nasional Indonesia Pusat dianggap dua pemerintahan. Pemerintahan mempertahankan kemerdekaannya kedaulatannya serta baik RI yg sebagai Dewan Perwakilan Rakyat dan bahkan sebagai Majelis Permusyawaratan Rakyat. Negara Sumatera Timur (1947) Negara Pasundan (1948). yaitu : 1. 2. Negara Madura atas bantuan diupayakan negara-negara kedaerahan untuk kecil beserta pemerintahannya. Belanda berusaha menduduki beberapa daerah dimana daerah-daerah dibentuk yang tersebut menjadi bersifat dengan didirikan oleh atau paling tidak Belanda Seperti : Negara Indonesia Timur (1946). B. Pemerintahan negara kecil neegarayang telah merdeka.

MASA ORDE LAMA Dekrit Presiden 5 Juli 1959 kemajemukan suku. MASA ERA GLOBAL Krisis moneter Sebab – sebab terjadinya krisis : 1.(1948) Negara-negara bergabung itulah yang kemudian Voor - Demokrasi terpimpin ternyata menyimpang dari ajaran Pancasila dalam Bijeenkomst - Peristiwa G30S / PKI Pembangunan Ekonomi Federal Overleg (BFO) atau Pertemuan untuk Permusyawaratan federal yang D. 2. Agresi kedua 19 Desember 1948 PBB negara menyelesaikan RI dengan pertikaian Belanda Meja antara dengan Bundar E. Usaha yang dilakukan Belanda untuk - mempersempit wilayah serta kekuasaan pemerintah Republik Indonesia : 1. . Persetujuan Linggarjati 2. Persetujuan Renville 3. MASA ORDE BARU Berakhirnya pemerintahan Soekarno Dikeluarkannya Tritura Penciptaan ketertiban politik dan kemantapan ekonomi Butir-Butir P4 Pembangunan dan Utang Luar Negeri merupakan aliran federalisme atas usaha Belanda. kebudayaan dan agama. Agresi pertama 21 Juli 1947 4. Konflik sosial budaya telah terjadi karena bernegara oleh sebagian mengadakan Konferensi (KMB) di Den Haag pada tanggal 23 Agustus 1949 – 2 November 1949 C. Nilai-nilai agama dan budaya bangsa tidak dijadikan sumber etika dalam Berbangsa dan masyarakat.

. nilai ini diyakini sebagai jiwa dan kepribadian bangsa. Hukum telah menjadi alat kekuasaan dan kedudukan Pancasila sebagai falsafah adalah wajar. yaitu : 1) Keinsyafan batin tentang benarnya Pancasila sebagai Falsafah Negara 2) Pengakuan bahwa yang PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT Dalam kehidupan Bangsa Indonesia diakui bahwa nilainilai Pancasila adalah falsafah hidup atau pandangan hidup yang berkembang dalam system sosial-budaya bangsa Indonesia. Dengan mendasarnya nilai dalam menjiwai dan memberikan watak (kepribadian dan identitas) sehingga pengakuan atas bersangkutan menerima dan mempertahankan Pancasila 3) Mempersonifikasikan seluruh sila-sila perbuatan membiasakan Pancasila dalam dengan praktek pengamalan seluruh sila-sila dalam sikap. Perilaku ekonomi yang berlangsung dengan praktek korupsi. yakni Tuhan Yang Maha Pencipta. Nilai Pancasila dianggap sebagai nilai dasar dan puncak atau sari budaya bangsa.3. Sistem politik yang otoriter tidak dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang mampu menyerap aspirasi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. perilaku budaya dan politik. Untuk dapat mengamalkan Pancasila yang juga pelaksanaannya telah diselewengkan sedemikian rupa 4. 5. kolusi dan nepotisme serta berpihak pada sekelompok pengusaha besar. Sebagai ajaran falsafah. terkadang disebut menjadi Pancasilais seharusnya memenuhi tiga syarat. Oleh sebab itu. Pancasila mencerminkan nilai-nilai dan pandangan mendasar dan hakiki rakyat Indonesia dalam hubungannya dengan sumber Kesemestaan.

mendasar antar antar ajaran filsafat. kata falsafah berasal dari bahasa Yunani. Runes. filsafat berarti ilmu yang paling umum yang mengandung usaha mencari kebijakan dan cinta akan kebijakan. melainkan oleh watak. yaitu philosophia : philo / philos / philien yang artinya cinta / pecinta / mencintai dan Sophia. Perbedaan belakang tata nilai dan alam kehidupan. terlebih dahulu ia akan berpikir tentang sikap. Hasil pemikirannya merupakan suatu putusan dan putusan ini disebut nilai. berarti berpikir sedalam-dalamnya (merenung) terhadap sesuatu secara sistematis. filsafat yang mengajarkan hanya sebagian kehidupan (sektoral. Menurut D. yang berarti kebijakan / wisdom / kearifan / hikmah / hakikat kebenaran. filsafat hidup dan tata nilai (etika). termasuk teori terjadinya pengetahuan manusia dan logika.Indonesia adalah Pancasila. cita-cita dan keyakinan yang mendasari tokoh filsafat itu melahirkan perbedaan-perbedaan Meskipun demikian. frakmentaris) tak dapat disebut sistem . menyeluruh. tingkah laku dan perbuatan mana yang sebaiknya dilakukan. isi dan nilai ajarannya. filsafat artinya cinta akan kebijakan atau hakikat kebenaran. Suatu sistem filsafat sedikitnya mengajarkan tentang sumber dan hakikat realitas. Nilai-nilai sebagai hasil pemikiran yang sedalam-dalamnya. manusia sebagai subyek. baik lahir maupun batin. tentang kehidupan yang dianggap paling baik bagi Bangsa ajaran tokoh-tokoh mempunyai persamaan. dapat digolongkan dalam aliran berdasarkan watak dan inti ajarannya. Jadi. baik sebagai filsafat maupun PENGERTIAN FILSAFAT Secara etimologi. dan SISTEM FILSAFAT Pemikiran menjadikan filsafat berasal dari berbagai tokoh yang latar sebagai pandangan hidup. Jadi. filsafat Universal untuk mencari hakikat sesuatu. Tegasnya. Berfilsafat. Sebelum seseorang bersikap. Sebaliknya. bertingkah laku atau berbuat. perbedaan aliran bukan ditentukan oleh tempat dan waktu lahirnya filsafat. aliran filsafat terbentuk atas beberapa ajaran filsafat dari berbagai tokoh dan dari berbagai zaman/. Nilai adalah sifat. keadaan atau kualitas dari sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Sesungguhnya. seperti tampak pada tumbuh-tumbuhan. manusia. Untuk mendapatkan 2) Aliran Idealisme / spiritualisme Mengajarkan bahwa ide atau spirit manusia yang pengertian yang mendalam tentang Pancasila. Manusia sadar atas realitas dirinya dan kesemestaan. melainkan hanya ajaran filosofis seorang ahli filsafat. manusia. jiwa dan rohaniah). hewan. 3) Aliran Realisme Aliran realisme menggambarkan bahwa kedua aliran diatas tidak sesuai dengan kenyataan (tidak realistis). Karenanya. (misalnya benda-ekonomi.filsafat. Setelah kita ketahui hakikat dan inti tersebut diatas. berkembang biak. bararti bahwa nilainilai yang terkandung dalam . NILAI –NILAI PANCASILA BERWUJUD DAN BERSIFAT FILSAFAT Pendekatan filasafat Pancasila adalah ilmu pengetahuan yang mendalam tentang pancasila. realitas itu adalah paduan benda (materi dan jasmaniah) dengan yang non materi (spiritual. realitas kesemestaan terutama kehidupan mengetahui sila-sila Pancasila tersebut. bukanlah benda (materi) semata-mata. yaitu sebagai berikut : 1) Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa. karena ada akal budi dan kesadaran rohani. Semua realitas itu ditentukan oleh materi mereka hidup.didalamnya. Kehidupan. maka selanjutnya kita cari hakikat dan pokokpokok yang terkandung. kita Untuk harus mendapatkan pengertian yang mendalam. kemudian tua. ialah materi. Aliran-aliran filsafat yang ada sejak dahulu sampai sekarang meliputi sebagai berikut : 1) Aliran materialisme Aliran materialisme mengajarkan bahwa hakikat realitas kesemestaan termasuk makhluk hidup. Dari setiap sila-sila kita cari pula intinya. menentukan hidup dan pengertian manusia. makanan) dan terikat pada hukum sebab-akibat (hukum kausalitas) yang bersifat obyektif. akhirnya mati. Pastilah realitas demikian lebih daripada materi.

seperti yang diatur oleh UUD 1945. III / MPR/ 2000 tentang pembukan UUD1945 perlu diselidiki untuk memperkuat nilai-nilai dan pancasila dalam Tubuh Sumber hukum dan Tata Urutan Perundang-Undangan. dalam hubungannya dengan Tuhan. masyarakat dan alam semesta. tercermin dalam pokokpokok yang terkandung dalam dijdikan dasar dan pedoman dalam mengatur tata kehidupan pembukaan UUD 1945. ini berarti bahwa nilai-nilai yang itu g) Peraturan Daerah 3) Jiwa setelah Proklamasi Pancasila yang abstrak menjadi 17 tercetus Kemerdekaan terkandung dalam Pancasila Agustus.pancasila itu dijadikan dasar dan pedoman dalam mengatur sikap dan tingkah laku manusia c) Undang-Undang d) Peraturan Pemerintah Pengganti UU e) Peraturan Pemerintah f) Keputusan Presiden Indonesia. Untuk kepentingan – kepentingan kegiatan praktis operasional diatur dalam Tap MPR No. 2) Pancasila sebagai dasar negara. 4) Nilai-nilai yang hidup berkembang dalam masyarakat Indonesia yang belum tertampung dalam bernegara. sebagai berikut : a) UUD 1945 b) Ketetapan MPR yaitu memperkaya yang terkandung dan Batang Pembukaan UUD 1945 dengan ketentuan sbb : a) Nilai-nilai yang menunjang dan .

benda. Bidang ontologi ini meliputi penyelidikan tentang makna keberadaan (ada. Menurut Aristoteles. misalnya demonstrasi umum. massa. 1. seperti rohani dan kehidupan sesudah kematian. juga ada mutlak yang tidak terbatas sebagai Maha Sumber Ada Semesta. syarat. Sedangkan pancasila sebagai filsafat mengandung pandangan. ontologi adalah ilmu yang menyelidiki hakikat sesuatu dan disamakan artimya dengan sebagai niali-nilai pancasila. Apistemologi dapat diperhatikan. Aspek Epistemologi Epistemologi menurut Runes adalah bidang atau cabang filsafat yang menyelidiki asal. sebagai filsafat pertama. dengan merusak penjahat fasilitas dihakimi metafisika. artinya ontologi menjangkau adanya Tuhan dan alam gaib. metode dan validitas ilmu pengetahuan. Bahkan harus diusahakan tidak hidup dan berkembang lagi dalam masyarakat Indonesia. filsafat sebagai suatu pandangan dan filsafat sebagai metode. susunan. Keduanya akan berguna bagi ideologi . eksistensi) manusia.memperkuat kehidupan bermasyarakat dan bernegara dapat kita terimaasal tidak Pancasila. Aspek Ontologi Ontologi menurut Runes adalah teori tentang ada bertentangan terkandung dalam Pembukaan dan Batang Tubuh UUD 1945 tidak dimasukkan keberadaan atau eksistensi. nilai dan pemikiran yang dapat menjadi Pancasila. ada dua hal yang patut 2. PENGERTIAN PANCASILA SECARA FILSAFAT Berbicara tentang filsafat. contohnya : pemilihan Presiden secara langsung. ada alam semesta (kosmologi). penjarahan. b) Nilai – nilai yang dengan melemahkan nilai-nilai dan yang substansi dan isi pembentukan ideologi pancasila. berpikir Filsafat dan sebagai metode menunjukkan analisis cara dapat cara mengadakan bertentanagn dengan kepribadian bangsa dan nilai-nilai yang terkandung dalam dipertanggungjawabkan untuk dapat menjabarkan ideologi Pancasila.

Jadi nilai merupakan fungsi rohani jasmani manusia. yakni sesuatu yang diinginkan. Bahkan nilai di dalam kepribadian. Menurut Prof. seperti pandanganhidup. Dalam pengertian yang modern disamakan dengan teori nilai. yang berwujud estetika atau seni dan keindahan c. yang berwujud etika b. syarat-syarat dan proses terjadinya ilmu. yaitu sbb : 1) Hubungan Vertikal Hubungan vertikal adalah hubungan manusia dengan . aksiologi dapat disimpulkan sebagai suatu cabang filsafat yang menyelidiki : a. nilai. kriteria dan hakikat nilai. Artinya nilai di dalam kepribadian manusia. jenis. keyakinan (agama) dan bagaimana manusia mengamalkannya (sama dengan moral) merupakan kualitas kepribadian. memilih dan melaksanakan (menikmati) nilai. sebagai hasil pengalaman dan pemikiran. 3. disukai atau yang baik. Aspek Aksiologi Aksiologi menurut Runes berasal dari istilah Yunani. axios yang berarti nilai. membentuk sebuah budaya. pikiran atau ilmu / teori. Bidang aksiologi ialah cabang filsafat yang menyelidiki makna nilai. dan tingkatan nilai serta NILAI-NILAI PANCASILA MENJADI DASAR DAN ARAH KESEIMBANGAN ANTARA HAK DAN KEWAJIBAN ASASI MANUSIA : Apabila memahami nilai-nilai dari sila-sila Pancasila akan terkandung beberapa hubungan manusia yang melahirkan keseimbangan antara hak dan kewajiban antara hubungan tersebut.disebut ilmu tentang ilmu atau teori terjadinya ilmu. pencipta dan penegak nilai. berarti manusia secara sadar mencari. manfaat. kedudukan metafisika suatu nilai. Brameld. sumber. Pengetahuan manusia. sumbernya. Tingkah laku moral. Ekspresi etika. Kehidupan manusia sebagai makahluk subyek budaya. Sosio politik yang berwujud idiologi. Jadi bidang epistimologi adalah bidang yang menyelidiki makna dan nilai ilmu pengetahuan. bidang yang menyelidiki hakikat nilai.

.Tuhan Yang Maha K. 3) Dalam mengatur hubungan. tumbuh-tumbuhan dan alam dengan segala kekayaannya. perlu kekayaannya. Seluruh alam dengan segala isinya adalah untuk kebutuhan manusia. 2) Hubungan Horisontal Hubungan horisontal adalah hubungan manusia dengan sesamanya baik dalam fungsinya sebagai warga masyarakat. 2) Keseimbangan dalam hubungan. keserasian-keserasian dan untuk menciptakannya pengendalian diri. 3) Hubungan Alamiah Hubungan alamiah adalah hubungan manusia dengan alam sekitar yang meliputi hewan. manusia dengan masyarakat atau bangsanya dan manusia dengan alam lingkungannya. Oleh sebab itu. Alasan utama pancasila perintah Tuhan dan menghentikan segala laranganNya. memelihara kelestarian alam merupakan kewajiban manusia sedangkan hak yang diterima oleh manusia dari alam sudah tidak terhingga banyaknya. Persatuan dan sebagai bangsa merupakan nilai sentral. Hubungan tersebut melahirkan hak dan kewajiban yang seimbang. antar manusia. Dalam hubungan ini manusia memiliki kewajiban-kewajiban untuk melaksanakan Pancasila adalah suatu pandangan hidup atau ideologi yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan. peranan dan kedudukan bangsa sangat kesatuan penting.uasa. warga bangsa dan warga negara. sedangkan hak yang diterima oleh manusia dari Tuhan adalah rahmat yang tidak terhingga yang diberikan oleh Tuhan dan pembalasan amal baik di akhirat nanti. namun manusia punya kewajiban melestarikan alam dan sebagai pandangan hidup dengan funsinya tersebut diatas adalah sbb : 1) Mengakui adanya kekuatan gaib yang ada di luar diri manusia menjadi pencipta serta mengatur dan sebagai penguasa alam semesta.

Suatu pandangan hidup akan meningkat menjadi suatu falsafah hidup apabila telah mendapat landasan berpikir maupun motivasi yang lebih jelas. doktrin. menanggapi dan menyelesaikan masalah yang timbul dalam kehidupan bermasyarakat. sedangkan kristalisasinya kemudian membentuk suatu ideologi. Ideologi juga diartikan sebagai : Ajaran. Keterikatan ideologi dengan pandangan hidup akan membedakan ideologi suatu bangsa dengan bangsa lain. yang disusun secara sistematis kebersamaan. Seperangkat ide asasi tentang manusia dan seluruh realitas yang dijadikan pedoman dan citacita hidup. PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA PENGERTIAN IDEOLOGI • Ideologi adalah gabungan dari dua kata majemuk idea dan logos.. 5) Kesejahteraan bersama menjadi dan diberi petunjuk pelaksanaannya dalam tujuan hidup bersama. sebagai pedoman normatif. nilai-nilai dasar dan keyakinan-keyakinan yang mau dijunjung tinggi • - berbangsa dan bernegara. Secara sederhana ideologi berarti suatu gagasan yang berdasarkan pemikiran yang sedalam-dalamnya dan merupakan pemikiran filsafat.4) Kekeluargaan. gotong royong. • manusia harus hidup dan bertindak. teori atau ilmu yang diyakini kebenarannya. • Dalam arti kata luas istilah ideologi dipergunakan untuk segala kelompok cita-cita. serta musyawarah untk mufakat dijadikan sendi kehidupan bersama. • Dalam arti sempit ideologi adalah gagasan atau teori yang menyeluruh tentang makna hidup dan nilai-nilai yang mau menentukan dengan mutlak bagaimana TIPE IDEOLOGI . yang berasal dari bahasa Yunani eidos dan logos.

Pembukaan UUD 1945 memenuhi persyaratan sebagai ideologi yang memuat ajaran. walaupun membuka kemungkinan perbaikan dalam hal-hal teknis. masyarakat. Ideologi revolusioner Yaitu ideologi yang bertujuan mengubah seluruh sistem nilai masyarakat itu. berdaulat. pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 itu MAKNA IDEOLOGI NASIONAL Kita mengenal berbagai istilah ideolgi. Kontra ideologi Yaitu melegitimasikan penyimpangan yang ada dalam masyarakat sebagai yang sesuai dan dianggap baik. setidak-tidaknya secara umum. yaitu yang sarat dengan jiwa dan semangat perjuangan bangsa untuk mewujudkan negara merdeka. Dengan kata lain. Ideologi konservatif Yaitu ideologi yang memelihara keadaan yang ada. 2. bersatu. tidak lain adalah Pancasila. Ideologi Nasional Bangsa indonesia yang tercermin dan terkandung dalam pembukaan UUD 1945 adalah ideologi perujangan. Bagi Bangsa indonesia. yang kemudian dijabarkan dalam pasal-pasal dari Batang Tubuh UUD 1945. teori. Ideologi reformis Yaitu berkehendak untuk mengubah keadaan. seperti ideologi Negara maupun ideologi Nasional. 4. Pancasila sebagai ideologi Nasional dapat diartikan sebagi suatu pemikiran yang memuat pandangan dasar dan cita-cita mengenai sejarah.1. dijabarkan lebih lanjut dalam pasal-pasal Batang Tubuh UUD 1945. Sedangkan Ideologi Nasional mencakup Ideologi Negara dan ideologi yang berhubungan dengan pandangan hidup bangsa. 3. adil dan makmur. Ideologi Nasinal nya tercermin dan terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. Pembukaan UUD 1945 yang mengandung pokok-pokok pikiran yang dijiwai Pancasila. Ideologi Negara khusus dikaitkan dengan pengaturan penyelenggaraan pemerintahan negara. doktrin. dan / atau ilmu tentang cita-cita (ide) Bangsa Indonesia yang diyakini kebenarannya dan disusun secara sistematis. manusia. hukum dan tujuan negara Indonesia Pancasila sebagai ideologi nasional mengandung nilai-nilai Indonesia yang bersumber dari kebudayaan .

Penciptaan konsensus. Maksudnya yaitu negara memikirkan penghidupan dan kesejahteraan bangsa seluruhnya. memelihara persatuan dan kesatuan 4. ideologi tersebut akan dapat berkembang sesuai dengan perkembangan masyarakat dan kecerdasan kehidupan bangsa. Oleh sebab itu. masyarakat dapat menemukan dirinya didalamnya. 2. Pancasila bersifat integralistik. Pancasila bersifat integralistik. mengandung kebersamaan 2. tidak berarti bahwa keterbukaannya adalah sebegitu rupa sehingga dapat keselamatan Bangsa serta Negara sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. 3. melainkan kepentingan dan masyarakatnya sendiri. mengutamakan musyawarah untuk mufakat semangat kekeluargaan dalam memusnahkan atau meniadakan ideologi itu sendiri. Suatu ideologi yang wajar ialah bersumber atau berakar pada pandangan hidup bangsa dan falsafah hidup bangsa. negara menyatu dengan rakyat dan tidak memihak pada salah satu golongan dan tidak pula menganggap kepentingan pribadi yang lebih diutamakan. adanya semangat kerjasama (gotong royong) 3. Larangan terhadap pandangan ekstrim yang PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA Ciri khas ideologi terbuka adalah bahwa nilia-nilai dan citacitanya tidak dipaksakan dari luar. Ideologi terbuka adalah ideologi yang dapat berinteraksi dengan perkembangan zaman. 4. karena : 1. yaitu paham tentang hakikat negara yang dilandasi dengan konsep kehidupan bernegara. Sekalipun suatu ideologi itu bersifat terbuka. moral dan budaya menggelisahkan kehidupan bermasyarakat. norma yang baru harus melalui . Batasbatas keterbukaan ideologi Pancasila yaitu : 1. 5. ideologi terbuka adalah milik dari semua rakyat. Stabilitas Nasional yang dinamis. Mencegah berkembangnya paham liberal. Larangan terhadap ideologi komunisme.budaya bangsa Indonesia yaitu cara berpikir dan cara kerja perjuangan bangsa. melainkan digali dan diambil dari kekayaan rohani. Dengan demikian.

• KEKAL : apabila ada perubahan terhadap UUD maka harus disebablan oleh hal-hal yang penting / fundamental /mendasar dan bagi untuk III/MPR/2000 pasal 2. UU penyelenggaraan pemerintahan mengubahnya diperlukan cara yang istimewa. sedangkan disampingnya UUD itu berlaku juga hukum dasar yang tidak tertulis (aturan-aturan yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan negara meskipun tidak tertulis) PANCASILA DALAM KONTEKS KETATANEGARAAN RI PENGERTIAN. dengan urutan sebagai berikut : 1. Kedudukan UUD 1945 adalah sebagai hukum dasar tertulis yang tertinggi di dalam Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan menurut Tap MPR no mengenai hal-hal mendasar atau ketatanegaraan suatu negara sehingga kepadanya diberikan ssifat KEKAL dan LUHUR. Tap MPR 3. Kenyataan dalam proses pembangunan Nasional dan dinamika masyarakat yangberkembang secara cepat 2. • LUHUR : pelaksanaan UUD tidak boleh .Faktor pendorong keterbukaan Ideologi Pancasila : 1. SIFAT DAN FUNGSI UUD 1945 UUD adalah kumpulan yang aturan atau ketentuan pokok - Pengertian UUD 1945 menurut Tap MPR No. Tekad untuk memperkokoh kesadaran akan nilai-nilai dasar Pancasila yang bersifat abadi dan hasrat mengembangkan secara kreatif dan dinamis dalam rangka mencapai tujuan Nasional. - bertentangan dengan jiwa serta isi aturanaturan dan ketentuan-ketentuannya. UUD 1945 2. Apabila pelaksanaan UUD menyimpang dari jiwa serta isinya berarti tidak ada lagi kepastian hukum. Pengalaman sejarah politik kita di masa lampau 3. mmuat dasar dan garis besar hukum dalam penyelenggaraan negara. III/MPR/2000 (ttg Sumber Hukum dan Peraturan Perundang-undangan) yaitu Hukum dasar tertulis negara Republik Indonesia . UUD adalah hukum dasar yang tertulis. KEDUDUKAN.

Perpu 5. UUD dapat saja mengalami perubahan. UUD 1945 tidak boleh ketinggalan dengan perkembangan zaman. hukum pemerintah sebagai penyelenggara negara dan setiap warga negara. mengikat fundamental. syarat mengenai bentuknya à bentuknya sebagai naskah tertulis yg - UUD 1945 merupakan keseluruhan naskah yang terdiri atas : 1. syarat mengenai isinya à isinya merupakan peraturan yang bersifat - Perubahan dan penyempurnaan itu tidak dilakukan dengan semena-mena. menyesuaikan merupakan UU yang tertinggi yang berlaku dalam suatu negara. Sifat UUD 1945 adalah sbb : 1. tetapi lazim dilakukan dengan cara istimewa. tambahan dan penyempurnaan demi dengan perkembangan zaman. 4 pasal aturan peralihan. namun dengan adanya UUD yang mengatur pokok-pokok penyelenggaraan suatu negara. maka baik pemerintah ataupun warga negara dapat dengan mudah mengetahui dan memahami aturan pokok / dasar sistem ketatanegaraannya. yang terdiri dari : 16 bab. 37 pasal.4. Rumusan merupakan UUD 1945 jelas. Kepres 7. Penjelasan UUD 1945 yang terbagi dalam penjelasan umum dan penjelasan pasal demi pasal. Pembukaan yang teridiri atas 4 alinea 2. 2 ayat aturan tambahan 3. dasar atau asas saja. 2. . PP 6. positif karena yang tertulis. UUD harus memenuhi 2 syarat : 1. Batang tubuh. melainkan hal-hal yang pokok. artinya bahwa Tidak semua maslah yang penting harus dimuat dalam UUD. Dengan tidak mengurangi sifatnya yang kekal. Perda UUD bukan merupakan syarat mutlak untuk adanya / berdirinya suatu negara.

artinya konstitusi itu dilaksanakan secara murni dan konsekuen. 2. Dalam pasal 28 UUD 1945 disebutkan adanya kemerdekaan dikembangkan zaman. karena ada pasalMAKNA PEMBUKAAN UUD 1945 UUD 1945 merupakan sumber hukum tertinggi dari hukum yang berlaku di Indonesia. memuat aturanaturan pokok yang sesuai setiap dengan saat dapat pasal tertentu yang dalam kenyataannya tidak berlaku. namun berlakunya itu tidak sempurna. maka konstitusi itu bukan saja berlaku dalam arti hukum melainkan merupakan suatu kenyataan dan efektif. seperti dalam UUD 1945. UUD 1945 berfungsi sebagai alat kontrol.2. diterima oleh suatu bangsa. Nilai nominal Secara konstitusi secara hukum berlaku. sedangkan pembukaan UUD 1945 merupakan sumber dari motivasi dan aspirasi perjuangan serta tekad Bangsa Indonesia untuk mencapai tujuan nasional. 3. Akan tetapi dalam prakteknya pelaksanaan pasal itu banyak 3. yaitu : 1. tetapi dalam kenytaaannya hanya sekadar untuk melaksanakan kekuasaan politik. UUD bersifat singkat dan supel. Menurut Karl Loewenstein. alat mengecek apakah norma hukum yang lebih rendah yang berlaku itu sesuai dengan ketentuan UUD. baik dalam . ada tiga jenis penilaian terhadap konstitusi. UUD 1945 merupakan tertib hukum positif yang tertinggi dengan fungsinya sebagai alat kontrol norma-norma hukum positif yang lebih rendah dalam berlaku. Nilai semantik Konsitusi itu secara hukum tetap berlaku. perkembangan berserikat dan berkumpul. Nilai normatif Apabila suatu konstitusi (UUD) telah resmi tata urutan perundang-undangan yang tergantung kepada kemauan penguasa. Pembukaan juga merupakan sumber dan cita-cita hukum dan cita-cita moral yang ingin ditegakkan.

supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. 3. Pembukaan UUD 1945 sebagai pernyataan kemerdekaan terperinci yang mengandung cita-cita luhur dari Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dan memuat Pancasila sebagai dasar negara.. adil dan makmur. berdaulat.lingkungan Nasional maupun dalam hubungan pergaulan Bangsa-Bangsa di dunia. makna alinea pertama “ Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu. “ perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampai pada saat yang menentukan momentum yang telah dicapai itu harus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan. tidak boleh diubah oleh siapapun termasuk MPR hasil pemilihan umum. yang merupakan suatu rangkaian Oleh - 2. Kemerdekaan tersebut bukan merupakan tujuan akhir. makna alinea ketiga “ Atas berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur. ... makna alinea kedua “ Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentaosa . Adapun makna pembukaan UUD 1945 adalah sebagai berikut : 1. “ Motivasi spiritual yang luhur bahwa kemerdekaan bangsa kita berkat rahmat dari Tuhan Keinginan yang didambakan oleh segenap Bangsa melawan penjajah tekad Bangsa Indonesia untuk tetap berdiri di barisan yang paling depan untuk menentang dan menghapuskan penjajahan diatas dunia. karena itu. maka . karena mengubah isi pembukaan berarti pembubaran Proklamasi 17 Agustus 1945. bersatu.” adanya keteguhan dan kuatnya pendirian Bangsa Indonesia menghadapi masalah kemerdekaan Indonesia... tetapi masih diisi denganusaha mewujudkan negara Indonesia yang merdeka. Hal ini merupakan cita-cita Nasional Bangsa dengan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945..

Negara Pancasila. Indonesia mempunyai dasar falsafah berdasark an atas persatuan POKOK-POKOK PIKIRAN PEMBUKAAN UUD 1945 Ada 4 pokok pikran yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 yang memiliki makna yang sangat dalam. 4. Negara Indonesia berbentuk Republik dan pikiran pertama : “ negara melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan berkedaulatan rakyat.” memuat tujuan sekaligus fungsi negara Indonesia. makna alinea keempat “ Kemudian daripada itu untuk membentuk pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia .Indonesia untuk hidup yang berkeseimbangan antara kehidupan material dengan spiritual dan kehidupan dunia dengan akhirat.. pokok dengan mewujudk an keadilan sosial bagi . Pengukuhan melalui proklamasi kemerdekaan sebagai salah suatu negara yang berwawasan kebangsaan.. yaitu sbb : 1.

pokok pikiran kedua : “ negara hendak mewujudk an keadilan sosial bagi seluruh rakyat “ Rumusan ini menunjukkan pokok pikiran keadilan sosial. pokok pikiran keempat : “ negara berdasark an atas Ketuhanan Yang . 2. 3. pokok pikiran ketiga : “ negara yang berkedaul atan rakyat berdasark an atas kerakyatan dn permusya waratan / perwakilan “ Rumusan ini merupakan pokok pikiran kedaulatan rakyat 4.seluruh rakyat Indonesia “ Rumusan ini menunjukkan pokok pikiran persatuan.

Tujuan sekaligus Fungsi Negara Indonesia. TUJUH KUNCI POKOK SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA RI : 1. mencerdaskan bangsa 4. 2. kemerdekaan. Pernyataan ini mengandung arti bahwa negara termasuk didalamnya kehidupan pemerintah dan warga negara atau lembaga-lembaga laian. Indone sia adalah Negar a yang berdas ar atas beradab “ Rumusan ini merupakan pokok pikiran Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berkedaulatan. perdamaian kesejahteraan . tidak berdasarkan kekuasaan belaka (machtsstaat). melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh Hukum (rechs staat) Negara Indonesia berdasar atas hukum (rechsstaat). dalam melaksanakan tindakannya dilandasi oleh hukum atau dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. yaitu : 1.Maha Esa menurut dasar kemanusia an adil yang dan abadi dan keadilan sosial. memajukan umum 3. Sistem konstit tumpah darah Indonesia 2.

3. Presid en ialah penyel enggar a terbatas). Sistem konsitusional memberikan ketegasan cara pengendalian pemerintahan negara yang dibatasi oleh ketentuan dalam konstitusi dan sekaligus dengan perundang-undangan lain sebagai produk konstitusi. 4. bukan kepada . sebagai penjelmaan seluruh Rakyat Indonesia. tidak bersifat absolutisme (kekuasaan tidak Majelis permusyawaratan Rkyat. UU dsb. Presidenlah yang memegang tanggung jawab atas jalannya pemerintahan yang dipercayakan kepadanya dan tangan Majelis Permu syawar atan Rakyat Kedaulatan rakyat dipegang oleh suatu badan.usional Pemerintah berdasar atas sistem konstitusi ( hukum dasar). bernama mempertanggungjawabkan kepada MPR. seperti Tap MPR. Kekua saan Negar a yang terting gi di Pemeri ntahan Negar a yang terting gi dibawa h majelis Presiden adalah Mandataris MPR.

DPR presiden tetapi tidak negara ialah Pemba ntu Presid en. 6. inilah yang disebut sistem kabinet Presidensiil. 7. Menter i kekuasaan pemerintahan di bidangnya masing-masing. 5. bertanggung jawab kepada DPR. Presid en tidak bertan ggung jawab kepad a Dewan Perwa kilan Rakyat Menurut sistem pemerintahan kepada DPR. Kekua . menjatuhkan namun DPR pun tidak karena Presiden Presiden.badan lain. Dengan petunjuk dan persetujuan Presiden. kita. Menterimenteri inilah yang pada hakikatnya menjalankan bertanggung bekerjasama jawab dengan presiden dapat dapat tidak Presiden tidak membubarkan DPR. Menter i Negar a tidak bertan ggung jawab kepad a DPR.

pembangunan iptek harus berdasarkan kepada usaha-usaha mencapai kesejahteraan . dalam Iptek kekuasaan pemerintahn tetap dipegang teguh pada sistem pemerintahan sesuai UUD. Oleh sebab itu. BERBANGSA DAN BERNEGARA mengembangkan secara adalah bagian dari proses budaya manusia yang beradab dan bermoral. PANCASILA DALAM PARADIGMA KEHIDUPAN BERMASYARAKAT. iptek tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan. negara hukum. dan diciptakan. tetapi juga mempertimbangkan maksud dan akibatnya kepada kerugian dan keuntungan manusia dan sekitarnya. pemerintahan konstitusionl dsb sehingga dapat dicegah agar jalannya pemerintahan negara yang terletak pada satu orang. Pada hakikatnya Pancasila sebgai paradigma Pembangunan Nasional mengandung arti bahwa segala aspek pembangunan harus mencerminkan nilai-nilai pancasila. Pengolahan diimbangi dengan pelestarian. dibuktikan. berdasarkan sila pertama ini. memberikan dasar-dasar moralitas iptek bahwa haruslah manusia beradab. yaitu Presiden dan tidak menjurus ke absolutisme.saan Kepala Negar a tidak tak terbata s Dalam sistem ini yang ingin ditonjolkan adalah para menteri sebgai pemimpin – peminpin negara yang membantu Presiden agar dalam penyelenggaraan * Paradigma : kerangka berpikir PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA PEMBANGUNAN IPTEK Pembangunan Nasional adalah upaya bangsa untuk mencapai tujuan nasionalnya sebagaimana dinyatakan dalam Pembukaan UUD 1945. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab.

memberikan kesadran kepada Bangsa indonesia persatuan Indonesia akibat dan bahwa dari rasa nasionalisme iptek. dapat Bangsa iptek dan PANCASILA IDEOLOGI Peranan dan keduudkan Pancasila dalam kehidupan SEBAGAI PARADIGMA PENGEMBANGAN sumbangan bangsa dengan terwujud kesatuan bebangsa dan bernegara : 1. hubungan manusia dengan Tuhan sebagai penciptanya. Penemuan iptek yang telah teruji kebenarannya harus dapat dipersembahkan kepada kepentingan rakyat banyak. hubungan manusia dengan lingkungan dimana mereka berada. siap dikritik dan dikaji PARADIGMA PENGEMBANGAN SOSIAL BUDAYA Pancasila dapat menjadi kerangka referensi identifikasi diri kalau masyarakat mengalami secara nyata realisasi dari prinsip-prinsip yang terkandung dalam Pancasila. Sila Kerakyataan yang dipimpin oleh hikamh kebijksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan. Sila Persatuan Indonesia. mengalami solidaritas sebgai secara . Seorang ilmuwan PANCASILA SEBAGAI harus pula memiliki sikap menghormati terhadap hasil pemikiran orang lain yang terbuka.umat. dihormati martabatnya ulang hasil dari pemikirannya. Pancasila sebagai Ideologi Terbuka 2. sebagai manusia 2. Usaha y6ang dilakukan melalui cara-cara : 1. diperlakukan manusiawi 3. yaitu keseimbangan hubungan manusia dengan sesamanya. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan. Pancasila sebagai wawasan kebangsaan terpelihara. persahabatan dan persaudaraan antar daerah di berbagai terjalin karena tidak lepas dari faktor kemajuan iptek.

bangsa hilangnya karena semakin msayarakat. Cinta tanah air dan bangsa serta kebersamaan 4. termasuk pula peningkatan kualitas SDM. Bertekad dan berkehendak sama untuk kehidupan kebangsaan yang bebas. pelayanan . kesenjangan ekonomi dan budaya 4. Kesetiakawanan social sikap diskriminatif 6. Kedaulatan rakyat dengan sikap demokratis dan toleran 5. memiliki kemampuan dasar untuk berkembang. mampu menggunakan iptek untuk mengolah SDA secara efektif. kesehatan dan informasi. efisien. memiliki kesempatan untuk berpartisipsi kehidupan politik 5. Berkeadilan social dan kemakmuran masyarakat 7. tanggung jawab atas dalam pengembangan pelaksanaan keahliannya. 2. yaitu sebagai berikut : 1. serta saling ketergantungan yang layak sebagai manusia PANCASILA EKONOMI Penciptaan SEBAGAI PARADIGMA PENGEMBANGAN satu sama lain dalam masyarakat 2. Menyadari bahwa bangsa Indonesia berada dalam dengan menghindari sikap- kesejahteraan yangmerata berakses pada sumber ekonomi. memiliki etos profesional.lestari dan berkesinambungan. Kualitas SDM yang ingin dicapai adalah sbb : 1. Persatuan dan kesatuan. pendidikan. dunia kerja. dan penghargaan terhadap waktu. 3. merdeka dan bersatu 3. ketelitian kejujuran dalam tugas. merasakan kesejahteraan dalam PANCASILA SEBAGAI ETIKA POLITIK KEHIDUPAN BERBANGSA & BERNEGARA Kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia di dasari oleh adanya paham integralistik. yaitu suatu paham mengenai Negara persatuan yang tercermin dalam nilai-nilai dasar paham kekeluargaan.

3. dan efektif serta menumbuhkan suasana politik yang demokratis yang bercirikanketerbukaan. 5. tanggap akan aspirasi rakyat. antara lain : sehingga timbul fanatisme daerah. banyak sekali factor-faktor yang menyebabkannya. menghargai perbedaan. Sistem sentralisasi pemerintahan di masa lampau mewujudkan pemerintahan yang bersih. efisien. Tidak berkembangnya pemahaman kemajemukan dalam kehidupan berbangsa. Kehidupan politik di Indonesia belum sepenuhnya berjalan dengan baik dan “sehat”. jujur dalam .tata pergaulan dunia Internasional 8. 2.Faktor dari dalam negeri 1. rasa bertanggung jawab. kita memiliki hak-hak politik yang dilindungi oleh UUD 1945 (lihat pasal 28). Sebagai Warga Negara. Makin tingginya intensitas intervensi kekuatan global dalam perumusan kebijakan Nasional Dalam uraian Etika Politik dan Pemerintahan yang tercantum dalam Tap. B. 4. Masih lemahnya pengamalan agama dan munculnya pemahaman ajaran agama yang keliru dan sempit. Menghargai harkat dan martabat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa Paham-paham Integralistik tersebut hendaknya senantiasa melandasi setiap Warga Negara Indonesia dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagai warga Negara yang baik hendaknya kita senantiasa berpedoman pada pancasila dan perundang-undangan yang berlaku didalam menjalankan hak-hak politik kita. VI/MPR/2002 diuraikan : bahwa untuk A. Terjadinya ketidakadilan ekonomi dalam kurun waktu yang panjang. MPR No. Kurangnya ketelaanan bersikap dan berperilaku dari pemimpin bangsa.Faktor dari luar negeri 1. Pengaruh globalisasi yang luas dengan persingan bangsa yang semakin tajam 2.

siap mundur apabila merasa dirinya telah melanggar norma atau sitem nilai serta dianggap tidak mampu memenuhi amanah masyrakat. Alasan prinsipil Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa : 1. Mengakui adanya Tuhan sebagai Sang Pencipta yang mengatur serta menguasai alam semesta 2. Etika ini diwujudkan dalam bentuk sikap yang bertatakrama dalam perilaku poltik yang toleran. melainkan satu kesatuan . Tidak boleh satu sila pun ditiadakan. tetapi saling melengkapi 4. Perlunya pedoman / aturan-aturan yang dijadikan pengendalian diri untuk menciptakan suasana yang harmonis / serasi dan nyaman. 3. bangsa dan negara. Meskipun berbeda-beda tidak saling bertentangan. tidak arogan. kesediaan untuk menerima pendapat yang lebih benar. Terdiri atas baian-bagian yang tidak terpisahkan 2. 4. Persatuan dan kesatuan bangsa merupakan nilai sentral untuk mengatur hubungan Negara dengan kesatuan. maksudnya disini adalah : 1. dimana susunannya adalah majemuk tunggal. kebersamaan serta musyawarah untuk mufakat dijadikan sendi kehidupan bersama 5. Kesejahteraan bersama Sila-sila yang ada dalam Pancasila merupakan satu bersama menjadi tujuan hidup berbangsa maka diamanatkan agar penyelenggara Negara memiliki rasa kepedulian tinggi dalam memberikan pelayanan kepada public. Masing-masing bagian mempunyai fungsi dan kedudukan tersendiri 3.persaingan. serta tidak melakukan kebohongan publik dan tidak manipulatif. gotong royong. tidak berpura-pura. serta menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia dan keseimbangan hak dan kewajiban dalam kehidupan warganya. jauh dari sikap munafik. Kekeluargaan. Bersatu untuk mewujudkan cita-cita Bangsa secara keseluruhan 5.

com) Tinggi. 2003 2. Jakarta 5. Perumusan Pancasila Merupakan Puncak Idealisasi Nilai- Nilai Budaya Indonesia (http://one. Nilai – Nilai Pancasila dan UUD 1945. Andi Offset. Mohammad Noor Syam.pancasila. 2005 3. Gramedia Pustaka Utama. Djohermansyah Djohan. Pancasila – Pendekatan Filosofis. Yogyakarta.go.Konstitusional. 4.um. Lab. Sekretariat Negara .wordpress.ac.wordpress. Referensi : 1. Jakarta. Pormadi. Jakarta.setneg. Pancasila Universitas Negeri Malang.id) 6. Pokok-Pokok Filsafat Hukum. 2004. Ideologis dan . 2008 (http://www. 2007 (http://www.lab. Ghalia Indonesia. Membangkitkan Kembali Pancasila. Slamet Sutrisno. 2007 (http://pormadi.com) Pengertian Pancasila (http://thelightbringer. Amandemen UUD 1945 Dardji Darmodiharjo. Pendidikan Pancasila di Perguruan 9. Malang. Filsafat dan Ideologi Pancasila.com) 7.id) 8.indoskripsi.Deputi Sekretaris Wakil Presiden Bidang Politik. Syahrial Syarbaini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful