TUGAS SENI

NAMA: MIFTAHUR RIZQI KELAS: XI IPA 1

1 : Mengidentifikasi keunikan gagasan dan tekhnik dalam karya seni kriya mancanegara. .2 : Menampilkan sikap apresiasi terhadap keunikan gagasan dan tekhnik dalam karya seni kriyamancanegara. 1.Standart kompetinsi : Mengapresiasi karya seni kriya ‡ KD 1.

dalam konteks kesenian Hindu yang diambil alih ke dalam bahasa Jawa Kuno. Pengertian Seni Kriya Kata ³Kriya´ berasal dari bahasa Sansekerta dalam kamus Wojowasito. Artinya seni kriya adalah seni kerajinan tangan manusia yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan peralatan kehidupan sehari-hari dengan tidak melupakan pertimbangan artistik dan keindahan. .A. Artinya µpekerjaan atau perbuatan¶(khususnya pekerjaan yang berkenaan dengan upacara keagamaan). (sumber: Soedarso Sp dan Prof Edi Sedyawati. 1999) Dalam istilah asing kriya dikenal dengan istilah Handycraft yang berarti kerajinan tangan. Seni kriya termasuk seni rupa terapan (applied art) yang selain mempunyai aspek-aspek keindahan juga menekankan aspek kegunaan atau fungsi praktis.

sebagai sesuatu yang diolah atau di eksplorasi. Kriteria Seni Kriya Nilai keunggulan pada karya kriya berdasar pada aspek (tolak ukur) yang atas kriteria tertentu dapat memenuhi nilai ideal terhadap aspek-aspek sebagai berikut: 1. keterampilan penggunaan alat untuk tujuantujuan memenuhi semua unsur-unsur kriya yang ada diatas. Sebuah usaha untuk mengolah unsur-unsur rupa menjadi sesuatu yang dapat dinikmati serta mengandung unsur keindahan/estetis dengan menggunakan metoda-metoda tertentu dalam berkarya. ruang. serat. keindahan atau estetika. 4. 5. 3. kriya berhubungan dengan unsur-unsur skill/trade/ooccupation yang bermuara pada perupaan (titik. garis bentuk. tekstil. batu. 2. kriya berhubungan dengan unsur seni. Suatu istilah yang berhunungan dengan alat/corak/media ekspresi dan komunikasi akan upaya-upaya mengungkap gagasan rupa dan perenungan melalui potensi media bantu.B. ataupun keduanya yang memungkinkan manusia senantiasa berupaya mencapai tahap kesejahteraan tertentu. warna. Media ekspresi dapat berupa kayu. kriya berhubungan dengan gagasan dan fungsi yang dekat dengan manusia dan lingkungan hidupnya. kriya berhubungan dengan teknologi. kriya berhubungan dengan unsur-unsur material atau medium. dikaitkan dengan kekaryaan atau proses dalam memproduksi sebuah karya. Yang juga berhubungan dengan unsur-unsur pemenuhan akan sebuah kebutuhan manusia baik dari sektor material. Unsur material atau medium sebagai unsur eksternal. logam dan banyak lagi. . tekstur gaya dan lain-lain). spiritual.

Seni kerajinan anyaman. Seni ukir kayu. Kayu yang biasanya digunakan adalah: kayu jati. serat pohon. Contohnya: topi. pilin. e. emas.C. Sedangkan teknik yang digunakan biasanya menggunakan sistem cor. tas. Contohnya pisau. yaitu seni membuat pola hias di atas kain dengan proses teknik tulis (casting) atau teknik cetak (printing). perak. yaitu kerajinan yang menggunakan bahan dari kayu yang dikerjakan atau dibentuk menggunakan tatah ukir. Contohnya mebel. nangka dan lain-lain. kerajinan ini biasanya menggunakan bahan rotan. kulit mentah atau kulit sintetis. relief dan lain-lain. dll. f. pembakaran dan glasir) sehingga menghasilkan barang atau benda pakai dan benda hias yang indah. . piring dan lain-lain. Contohnya: baju. Seni kerajinan kulit. Contohnya: gerabah. dan lain-lain. b. Contohnya: tas. adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari kulit yang sudah dimasak. Seni kerajinan keramik. adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari tanah liat yang melalui proses sedemikian rupa (dipijit. d. Jenis-Jenis Seni Kriya Berdasarkan jenisnya. tempa atau sesuai dengan bentuk yang diinginkan. daun pandan. gaun dan lainlain. seni kriya di Nusantara dikelompokkan menjadi: a. butsir. bambu. mahoni. perunggu. Seni kerajinan logam. waru. Seni kerajinan batik. ukir. daun lontar. ialah kerajinan yang menggunakan bahan logam seperti besi. sepatu. enceng gondok. c. wayang dan lain-lain. keranjang dan lain-lain. pohon pisang. sawo. barang aksesoris.

Sebagai benda hias. 3. adalah seni kriya yang dibuat untuk digunakan sebagai alat permainan. adapun unsur keindahannya hanyalah sebagai pendukung. Jenis ini lebih menonjolkan aspek keindahan daripada aspek kegunaan atau segi fungsinya. Fungsi dan Tujuan Pembuatan Seni Kriya 1. .D. Sebagai benda pakai. yaitu seni kriya yang dibuat sebagai benda pajangan atau hiasan. adalah seni kriya yang diciptakan mengutamakan fungsinya. 2. Sebagai benda mainan.

dll. Mix media. nilai budaya. Rotan. Jenis-Jenis Bahan Bahan yang digunakan bermacam-macam. Kayu. Logam. F. nilai teknik. Kain/tekstil. Identifikasi Nilai Seni Kriya Nilai dan atau unsur yang harus dimunculkan dalam membuat karya seni kriya yaitu nilai bahan. dan nilai ekonomi. . nilai pakai. Bambu. Karet.E. nilai estetik. Batu. baik bahan alami maupun bahan buatan/industry Contoh: Tanah liat. nilai alat.

Proses awal .Menjiplak .Meniru .G.Melihat .Menyenangi B. Kreativitas .Mengembangkan . Merancang Karya Seni Kriya A.Mengamati .Modifikasi .Original .

Teknik Yang Digunakan Adapun beberapa teknik yang digunakan disesuaikan dengan bahan adalah sebagai berikut: 1. Teknik cetak pada waktu itu ada dua macam: 1. Teknik ini diawali dengan membuat model dari tanah liat. selanjutnya dilapisi lilin. Setelah dingin cetakan tanah liat dapat dipecah sehingga diperoleh benda perunggu yang diinginkan. . maka mulai dikenal teknik pengolahan perunggu. dan perhiasan. sehingga perunggu dapat dituang ke dalamnya. seperti arca dan patung perunggu. Teknik Tuang Sekali Pakai (A Cire Perdue) Teknik a cire perdue dibuat untuk membuat benda perunggu yang bentuk dan hiasannya lebih rumit. Terdapat beberapa benda kriya dari bahan perunggu seperti gendering perunggu. 2. Teknik Tuang Berulang (Bivalve) Teknik bivalve disebut juga teknik menuang berulang kali karena menggunakan dua keeping cetakan terbuat dari batu dan dapat dipakai berulang kali sesuai dengan kebutuhan (bi berarti dua dan valve berarti kepingan). Teknik ini digunakan untuk mencetak benda-benda yang sederhana baik bentuk maupun hiasannya. bejana. lalu ditutup lagi dengan tanah liat.H. Teknik cor (cetak tuang) Ketika kebudayaan perunggu mulai masuk ke Indonesia. kapak. kemudian dibakar untuk mengeluarkan lilin sehingga terjadilah rongga.

Kuas untuk nemboki yaitu menutup malam pada permukaan kain yang lebar. d. blaco. Bahan kain tersebut umumnya berupa kain mori. sebagai bahan untuk membuat motif sekaligus sebagai perintang masuknya warna ke serat kain (benang). dan ukiran utuh 3. primissima. memahat. ukiran rendah. sebagai bahan yang akan diberi motif (gambar). b.2. Proses pembuatannya adalah dengan cara menambahkan lapisan malam dan kemudian diproses dengan cara tertentu atau melalui beberapa tahapan pewarnaan dan tahap nglorod yaitu penghilangan malam. e. dan menoreh pola pada permukaan benda yang diukir. . Bahan pewarna. prima. Malam. Kain polos. Ukiran tinggi (timbul). Canting dan kuas untuk menorehkan lilin pada kain. untuk mewarnai kain yaitu naptol dan garam diasol. Mengukir adalah kegiatan menggores. ada beberapa jenis ukiran antara lain ukiran tembus (krawangan). Dilihat dari jenisnya. Teknik Ukir Alam Nusantara dengan hutan tropisnya yang kaya menjadi penghasil kayu yang bisa dipakai sebagai bahan dasar seni ukir kayu. dan baju kaos. c. Alat dan bahan yang dipakai untuk membatik pada umumnya sebagai berikut: a. Teknik membatik Batik merupakan karya seni rupa yang umumnya berupa gambar pada kain.

Jenis kain ini banyak dipakai untuk kain seragam sekolah.Sesuai dengan perkembangan zaman. Batik tulis adalah batik yang dibuat melalui cara memberikan malam dengan menggunakan canting pada motif yang telah digambar pada kain. tidak terikat oleh aturan teknik yang ada. f. c. adalah batik yang dibuat menggunakan alat cap (stempel yang umumnya terbuat dari tembaga) sebagai alat untuk membuat motif sehingga kain tidak perlu digambar terlebih dahulu. adalah pembuatan batik tanpa menggunakan malam sebagaia bahan penghalang. adalah kain yang motifnya seperti batik. Solo. akan tetapi menggunakan tali untuk menghalangi masuknya warna ke dalam serat kain. Batik celup ikat. Seniman batik lukis yang terkenal di Indonesia antara lain Amri Yahya. komposisi. e. b. Batik modern. saat ini dikenal beberapa teknik membatik antara lain sebagai berikut: a. Batik printing. . Proses pembuatan batik ini tidak menggunakan teknik batik. adalah batik yang dibuat dengan cara melukis. d. Hal tersebut termasuk pemilihan motif dan warna. Daerah penghasil batik di Jawa yang terkenal diantaranya Pekalongan. Batik lukis. Batik cap. Rembang dan Cirebon. Membatik dengan proses ini disebut batik jumputan. Yogyakarta. adalah batik yang cara pembuatannya bebas. oleh karena itu pada hasil akhirnya tidak ada motif. Pada teknik ini seniman bebas menggunakan alat untuk mendapatkan efek-efek tertentu. dan pewarnaan yang sama di setiap produknya. tetapi dengan teknik sablon (screen printing). bentuk.

topi dan lainlain dibuat dengan teknik anyam. seperti keranjang. Pada kerajinan menenun kita menggunakan alat yang disebut lungsi dan pakan. tembikar atau keramik. 6. tikar. Bahan baku yang digunakan untuk membuat benda-benda anyaman ini berasal dari berbagai tumbuhan yang diambil seratnya. rotan. Teknik Anyam Benda-benda kebutuhan hidup sehari-hari. Teknik Tenun Teknik menenun pada dasarnya hampir sama dengan teknik menganyam. . palem. mendong. Teknik membentuk Penegertian teknik membentuk di sini yaitu membuat karya seni rupa dengan media tanah liat yang lazim disebut gerabah. 5. seperti bambu. Untuk anyaman kita cukup melakukannya dengan tangan (manual) dan hampir tanpa menggunakan alat bantu.4. pandan dan lain-lain. perbedaannya hanya pada alat yang digunakan. Keramik merupakan karya dari tanah liat yang prosesnya melalui pembakaran sehingga menghasilkan barang yang baru dan jauh berbeda dari bahan mentahnya.

mangkok gelas dll . Teknik tatap batu/pijat jari c. d. Cara ini digunakan pada pabrik-pabrik keramik dengan produksi massal. cetakan jigger maupun cetakan untuk dekorasi tempel. Teknik slab (lempengan) Cara pembentukan dengan tangan langsung seperti coil.Teknik yang umumnya digunakan pada proses pembuatan keramik diantaranya: a. lempengan atau pijat jari merupakan teknik pembentukan keramik tradisional yang bebas untuk membuat bentuk-bentuk yang diinginkan. silindris) dan bervariasi. e. Teknik cetak Teknik pembentukan dengan cetak dapat memproduksi barang dengan jumlah yang banyak dalam waktu relatif singkat dengan bentuk dan ukuran yang sama pula. cetakan padat. Teknik coil (lilit pilin) b. cangkir. Teknik putar Teknik pembentukan dengan alat putar dapat menghasilkan banyak bentuk yang simetris (bulat. seperti alat alat rumah tangga piring. Bahan cetakan yang biasa dipakai adalah berupa gips. seperti untuk cetakan berongga.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful