P. 1
PROSES PENGECORAN ( R )

PROSES PENGECORAN ( R )

|Views: 445|Likes:

More info:

Published by: Reyhan 'kambing' Respati on Oct 22, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/24/2012

pdf

text

original

PROSES PENGECORAN

Proses Pengecoran (casting) adalah salah satu teknik pembuatan produk dimana logam dicairkan dalam tungku peleburan kemudian dituangkan ke dalam rongga cetakan yang serupa dengan bentuk asli dari produk cor yang akan dibuat. Pengecoran juga dapat diartikan sebagai suatu proses manufaktur yang menggunakan logam cair dan cetakan untuk menghasilkan bagian-bagian dengan bentuk yang mendekati bentuk geometri akhir produk jadi. Proses pengecoran sendiri dibedakan menjadi dua macam, yaitu traditional casting (tradisional) dan non-traditional (nontradisional). Teknik tradisional terdiri atas:

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Sand-Mold Casting Dry-Sand Casting Shell-Mold Casting Full-Mold Casting Cement-Mold Casting Vacuum-Mold Casting

Sedangkan teknik non-traditional terbagi atas :

1. 2. 3. 4. 5. 6.

High-Pressure Die Casting Permanent-Mold Casting Centrifugal Casting Plaster-Mold Casting Investment Casting Solid-Ceramic Casting

1

Sedangkan perekat antar butir-butir pasir dapat digunakan. merupakan ruangan tempat logam cair yang dituangkan kedalam cetakan. Saluran ini juga dapat lebih dari satu. Dalam pembuatan cetakan. bentonit. Adanya aliran logam cair ke dalam rongga cetak Terjadi perpindahan panas selama pembekuan dan pendinginan dari logam dalam cetakan 3. Bentuk rongga ini sama dengan benda kerja yang akan dicor. jenis-jenis pasir yang digunakan adalah pasir silika. furan atau air gelas. 2. o Gating sistem (sistem saluran masuk). Oleh karena hanya bisa digunakan satu kali pengecoran saja. 4. Core (inti).Ada 4 faktor yang berpengaruh atau merupakan ciri dari proses pengecoran. Pouring basin. ada pengecoran dengan sekali pakai (expendable mold) dan ada pengecoran dengan cetakan permanent (permanent mold). 2 . Rongga cetakan dibuat dengan menggunakan pola. Inti dibuat terpisah dengan cetakan dan dirakit pada saat cetakan akan digunakan. merupakan saluran masuk dari luar dengan posisi vertikal. tergantung kecepatan penuangan yang diinginkan. Pengaruh material cetakan Pembekuan logam dari kondisi cair Klasifikasi pengecoran berdasarkan umur dari cetakan. yaitu: 1. Cetakan pasir termasuk dalam expendable mold. resin. fungsinya adalah membuat rongga pada benda coran. setelah itu cetakan tersebut dirusak saat pengambilan benda coran. Secara umum cetakan harus memiliki bagian-bagian utama sebagai berikut : Cavity (rongga cetakan). merupakan lekukan pada cetakan yang fungsi utamanya adalah untuk mengurangi kecepatan logam cair masuk langsung dari ladle ke sprue. Sprue (Saluran turun). pasir zircon atau pasir hijau. merupakan saluran masuk kerongga cetakan dari saluran turun.

unsur-unsur paduan dan material lainnya seperti fluks dan unsur pembentuk terak dimasukkan kedalam tungku.Kecepatan aliran logam yang tinggi dapat terjadi erosi pada sprue dan terbawanya kotoran-kotoran logam cair yang berasal dari tungku kerongga cetakan. besi cor putih. besi cor maliable. Logam-logam yang dapat digunakan untuk melakukan proses pengecoran yaitu: Besi cor. drossing fluxes. besi cor kelabu. besi cor nodular. refining fluxes. dan tungku kupola. Pada proses peleburan. tungku induksi.web. dan wall cleaning fluxes. mula-mula muatan yang terdiri dari logam. Fluks memiliki beberpa kegunaan yang tergantung pada logam yang dicairkan.id/?p=183 3 . tungku krusibel. Sumber: http://wandiwahyudi. Fluks adalah senyawa inorganic yang dapat “membersihkan” logam cair dengan menghilangkan gas-gas yang ikut terlarut dan juga unsur-unsur pengotor (impurities). seperti pada paduan alumunium terdapat cover fluxes (yang menghalangi oksidasi dipermukaan alumunium cair). merupakan cadangan logam cair yang berguna dalam mengisi kembali rongga cetakan bila terjadi penyusutan akibat solidifikasi. Cleaning fluxes. Tungku-tungku peleburan yang biasa digunakan dalam industri pengecoran logam adalah tungku busur listrik.. Peleburan logam merupakan aspek terpenting dalam operasioperasi pengecoran karena berpengaruh langsung pada kualitas produk cor. baja cor dan lainlain. Raiser (penambah).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->