P. 1
BBCA Annual Report 2008

BBCA Annual Report 2008

|Views: 3,648|Likes:
Published by Yusti Hertriana

More info:

Published by: Yusti Hertriana on Oct 22, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/25/2013

pdf

text

original

Sections

  • 1. UMUM
  • 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
  • 3. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA
  • 4. KAS
  • 5. GIRO PADA BANK INDONESIA
  • 6. GIRO PADA BANK LAIN
  • 7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN
  • 8. SURAT-SURAT BERHARGA
  • 9. OBLIGASI PEMERINTAH
  • 10. TAGIHAN DAN KEWAJIBAN DERIVATIF
  • 11. KREDIT YANG DIBERIKAN
  • 12. TAGIHAN AKSEPTASI (lanjutan)
  • 13. AKTIVA TETAP (lanjutan)
  • 14. SIMPANAN DARI NASABAH DAN BANK LAIN
  • 15. KEWAJIBAN AKSEPTASI
  • 16. PAJAK PENGHASILAN
  • 17. PINJAMAN YANG DITERIMA
  • 18. ESTIMASI KERUGIAN ATAS TRANSAKSI REKENING ADMINISTRATIF
  • 19. MODAL SAHAM
  • 20. TAMBAHAN MODAL DISETOR
  • 21. SELISIH PENILAIAN KEMBALI AKTIVA TETAP
  • 22. KOMITMEN DAN KONTINJENSI
  • 23. PENDAPATAN BUNGA
  • 24. BEBAN BUNGA
  • 25. PROVISI DAN KOMISI LAINNYA
  • 26. BEBAN KARYAWAN
  • 27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
  • 28. LABA PER SAHAM
  • 29. PENGGUNAAN LABA BERSIH
  • 30. KEWAJIBAN IMBALAN PASCA-KERJA
  • 31. JASA KUSTODIAN
  • 32. INFORMASI SEGMEN
  • 33. JATUH TEMPO AKTIVA DAN KEWAJIBAN
  • 34. POSISI DEVISA NETO
  • 35. RASIO KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM
  • 36. MANAJEMEN RISIKO
  • 37. PERJANJIAN, KOMITMEN DAN KONTINJENSI PENTING
  • 38. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM
  • 39. KONDISI EKONOMI
  • 40. PERISTIWA SETELAH TANGGAL NERACA
  • 41. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN

PT Bank Central Asia Tbk dan anak perusahaan

Laporan keuangan konsolidasi
beserta laporan auditor independen tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007

Laporan Tahunan BCA 2008 BCA 2008 Annual Report

95

96

Laporan Tahunan BCA 2008

Laporan Tahunan BCA 2008

97

211 111.960.475) 110.5 2008 2007 10.403 2l. 98 Laporan Tahunan BCA 2008 .setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp36.026.675.847.2p.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp512.10 2m.7 4.784.549 dan Rp54.532 27.044.365 82.228 per 31 Desember 2008 dan 2007 Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain .388.686.2p.737 2i.645 dan Rp3.347.861 692.152) 80.821 824.871.177 dan Rp1.798.630 39.3 67.608 7.bersih Investasi dalam sewa guna usaha .481 2p.668.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp79.2n.11 2c. kecuali dinyatakan lain) Catatan AKTIVA Kas Giro pada Bank Indonesia Giro pada bank lain .125 112.955 2j.777.2p.696.468 dan Rp103.391.409.429 2k.702 45.723 20.408 6.336 (2.2p.315.718 2.921 9.406 303.633 (1.8 2l.252 per 31 Desember 2008 dan 2007 Tagihan akseptasi .12 4.253 per 31 Desember 2008 dan 2007 2j.268 81.11 2h.068 per 31 Desember 2008 dan 2007 Surat-surat berharga .setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp120.461 2o.703 Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.2p 1.494 21.2p.2p 11.071 per 31 Desember 2008 dan 2007 Obligasi pemerintah Tagihan derivatif .909.936.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp682 dan Rp227 per 31 Desember 2008 dan 2007 Kredit yang diberikan Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Jumlah kredit yang diberikan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Jumlah kredit yang diberikan .757.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.6 7.933 46.4 2j.647 dan Rp24.702.137 dan Rp39.810.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp1.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp41.348 per 31 Desember 2008 dan 2007 Piutang pembiayaan konsumen .950 2g.9 50.286 1.186.

154 2r.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI (lanjutan) 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.644.603 770.005.077 per 31 Desember 2008 dan 2007 JUMLAH AKTIVA 2008 2007 2p.setelah dikurangi akumulasi penyusutan masing-masing sebesar Rp2.686 1.13.248 per 31 Desember 2008 dan 2007 Aktiva pajak tangguhan .16 24.856 3.008 Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.264.526 dan Rp13.785 2.841 2c.517.291 per 31 Desember 2008 dan 2007 Aktiva lain-lain .259.569.bersih Aktiva tetap .962 dan Rp9.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp11.238. Laporan Tahunan BCA 2008 99 .2q 2w.3 3.21 2.2p.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp35. kecuali dinyatakan lain) Catatan AKTIVA (lanjutan) Penyertaan .924 218.468 dan Rp2.493 376.078.216 245.

895.083.337 1.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI (lanjutan) 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. kecuali dinyatakan lain) Catatan KEWAJIBAN DAN EKUITAS KEWAJIBAN Kewajiban segera Simpanan dari nasabah Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Jumlah simpanan dari nasabah Simpanan dari bank lain Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali Kewajiban derivatif Kewajiban akseptasi Surat-surat berharga yang diterbitkan Pinjaman yang diterima Estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Hutang pajak Beban yang masih harus dibayar Kewajiban lain-lain JUMLAH KEWAJIBAN EKUITAS Modal saham dengan nilai nominal Rp62.432 209.000.505.18 2w.172.382 535.191 2.8 2g.857 2.921 4.327.19 1.664.142 49.082 197.394 3.20 2d 2q 3.853 500.546 931.362.420 189.895.933 207.655.138.892 80.771 189.742 448.494 1.498 1.325 54.16 2s.356 1.1c.938 2z.000 saham per 31 Desember 2008 dan 2007 Modal ditempatkan dan disetor penuh: 24.226 1.14 2u.064. 100 Laporan Tahunan BCA 2008 .233 504.290.540.095 33.700 222.635 107.50 (nilai penuh) dan Rp125 (nilai penuh) per saham per 31 Desember 2008 dan 2007: Modal dasar: 88.995 61.10 2o.277 1a.2aa.487.048.782 1.903 531.000.938 3.14 2c.933 273.158.871 131.000.489 209.942 31.109.323 41.010.528.000.000 saham per 31 Desember 2008 dan 2007 Tambahan modal disetor Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan 2t.15 2v 17 2p.000 saham dan 44.563.000 saham dan 12.3 2008 2007 1.691.540.385 Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.

585) 23. harga perolehan JUMLAH EKUITAS JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS *) 2008 2007 2l 2r. Laporan Tahunan BCA 2008 101 .000 saham per 31 Desember 2008 dan 2007.21 29 37. kecuali dinyatakan lain) Catatan KEWAJIBAN DAN EKUITAS (lanjutan) Laba yang belum direalisasi atas surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual setelah dikurangi pajak tangguhan Selisih penilaian kembali aktiva tetap Saldo laba*) Telah ditentukan penggunaannya Belum ditentukan penggunaannya Modal saham diperoleh kembali (treasury stock): 289.946.441.782 392.059.2ac.493.907 392.279.569.356 22. Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI (lanjutan) 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.000 saham dan 45.313 1.512.036 13.717 1c.008 Saldo rugi sebesar Rp25.996) 20.19 (808.310 245.856 (190.853.731 218.162 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor pada saat kuasi reorganisasi per 31 Oktober 2000 (Catatan 2aa).767.005.036 17.

775.488) (6.23 2f 18.166 (188.24 2008 2007 2c.748.825.608 55.870.151) 6.965) (3.348 2.2g 2l 2l 2c.754.616.364) (5.996 1.579.538.833) 12.2e.bersih Keuntungan dari penjualan surat-surat berharga dan obligasi pemerintah Keuntungan dari kenaikan nilai surat-surat berharga dan obligasi pemerintah Lain-lain Jumlah pendapatan operasional lainnya Beban penyisihan penghapusan aktiva Pemulihan (beban) estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Beban operasional lainnya Beban karyawan Beban umum dan administrasi Kerugian dari penurunan nilai surat-surat berharga dan obligasi pemerintah Lain-lain Jumlah beban operasional lainnya LABA OPERASIONAL 2p 25 2d.746.860) 7.168 685.674 551.149) 15.667.3.884.718 3.942 2.076) 9.859.250 237.846.331.2e. kecuali dinyatakan lain) Catatan PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL Pendapatan bunga Pendapatan bunga Provisi dan komisi Jumlah pendapatan bunga Beban bunga Beban bunga Beban pendanaan lainnya Jumlah beban bunga PENDAPATAN BUNGA .735 4.878.649) (6.291) 2y.260 Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.052 (1.345) (4.26 27 2l (3.398 (6.435) (1.641) (6.332.283.907 (2.18 13.786) 2p.976.441 650.322 1.356.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.3.207) (2.013 19.327.376) (15.301.870) (193.580) (154.181 (6. 102 Laporan Tahunan BCA 2008 .897 686.940.631 571.944.BERSIH Pendapatan operasional lainnya Provisi dan komisi lainnya Laba selisih kurs .516 (21.724 16.

474) 398.114 52.bersih Jumlah pendapatan non-operasional .136 7. Laporan Tahunan BCA 2008 103 .776.053 21.025) 25.bersih Laba penjualan aktiva tetap Pendapatan sewa Lain-lain .043 (2.647 (1.378) 4.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI (lanjutan) Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.912.974 19.252 314 236 258 183 Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.720.542 70.904) 5.370 6.bersih LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (BEBAN) MANFAAT PAJAK PENGHASILAN Pajak tahun berjalan Pajak tangguhan Jumlah beban pajak LABA BERSIH LABA PER SAHAM (nilai penuh): Laba operasional Dasar Laba bersih Dasar 2x.048 27.938.28 2w.401.16 2r 2008 5.775 33.943.570 (1.342.139 2007 15.489.630 (1. kecuali dinyatakan lain) Catatan PENDAPATAN NON-OPERASIONAL .

313 1.731 Laporan Tahunan BCA 2008 Catatan Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saldo per 31 Desember 2006 1.865 4.540.162 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor pada saat kuasi reorganisasi Bank pada tanggal 31 Oktober 2000. kecuali dinyatakan lain) Saldo Laba*) Tambahan Modal Disetor 3.385 1.907 14. .895.230 10.427 392.252 Jumlah Ekuitas 18.252 10.104 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.036 (53.477 (53.933 207.059.512.489.996) 42.853.996) 349.941) (42.489.609 Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata Uang Asing Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan Selisih Penilaian Kembali Aktiva Tetap Modal Saham Diperoleh Kembali (Treasury Stock) Telah Ditentukan Penggunaannya Laba yang Belum Direalisasi atas Surat-surat Berharga dan Obligasi Pemerintah yang Tersedia Untuk Dijual Setelah Dikurangi Pajak Tangguhan Belum Ditentukan Penggunaannya 11.498 1.717 14.087.938 Laba bersih - Laba yang belum direalisasi atas surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual setelah dikurangi pajak tangguhan 2l - Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing 2d - Tantiem Dewan Komisaris dan Direksi 29 - Dividen kas 29 - Penyisihan saldo laba untuk cadangan umum 29 - Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan 2q - Saldo per 31 Desember 2007 1.360 4.441.230 3.895.477 (190.385 20.032) (2.021 12.206.933 193.385 22.083 1.067.540.907 (190.059.941) 1. Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.032) (2.087.938 *) Saldo rugi sebesar Rp25.427) 13.

776.938 *) Saldo rugi sebesar Rp25.946.279.858 - 2d - (617.19 - Saldo per 31 Desember 2008 1.858 (2.782 109 (1.139 Jumlah Ekuitas 20.589) (808. kecuali dinyatakan lain) Saldo Laba *) Catatan 3.313 1.162 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor pada saat kuasi reorganisasi Bank pada tanggal 31 Oktober 2000.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASI (lanjutan) Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.907 (190.036 - Tambahan Modal Disetor Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata Uang Asing Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan Selisih Penilaian Kembali Aktiva Tetap Modal Saham Diperoleh Kembali (Treasury Stock) Telah Ditentukan Penggunaannya Laba yang Belum Direalisasi atas Surat-surat Berharga dan Obligasi Pemerintah yang Tersedia Untuk Dijual Setelah Dikurangi Pajak Tangguhan Belum Ditentukan Penggunaannya 13.498 1.441.356 1.512.139 Saldo per 31 Desember 2007 1.776.407) 17.402.059.469 - 2l - - - 15.895.036 1.731 5.385 22.494 37.895.310 Selisih karena penilaian kembali aktiva tetap 2r.059.996) Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 392.356 65.469 Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing 3.933 207.853.717 5.2ac.407) 109 (617.059.938 Laba bersih - Laba yang belum direalisasi atas surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual setelah dikurangi pajak tangguhan 15.540.585) 392.907) 65.540. Laporan Tahunan BCA 2008 Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.933 273.907 (2.21 - Dividen kas 29 - Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan 2q - Modal saham diperoleh kembali (treasury stock) 1c. 105 .402.589) 23.

455) 13.344.029 84 (2.317 (5.091) 79.377) 3.837 49.620 (4.376 (69.831 (268. provisi dan komisi (Pembayaran untuk) penerimaan .bersih dari transaksi valuta asing Penerimaan dari pendapatan operasional lainnya Penerimaan dari pendapatan non-operasional Pembayaran untuk beban operasional lainnya Pembayaran pajak penghasilan Kenaikan/penurunan lainnya yang mempengaruhi kas: Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Surat-surat berharga untuk tujuan diperdagangkan Obligasi pemerintah untuk tujuan diperdagangkan Kredit yang diberikan Investasi dalam sewa guna usaha Piutang pembiayaan konsumen Tagihan akseptasi Aktiva lain-lain Kewajiban segera Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali Simpanan dari nasabah Simpanan dari bank lain Surat-surat berharga yang diterbitkan Kewajiban lain-lain Kas bersih yang (digunakan untuk) diperoleh dari aktivitas operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Perolehan aktiva tetap Hasil penjualan aktiva tetap Pembelian penyertaan dalam saham Pembelian obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual Penerimaan dari obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual yang dijual dan jatuh tempo selama tahun berjalan Pembelian obligasi pemerintah untuk dimiliki hingga jatuh tempo Penerimaan dari obligasi pemerintah untuk dimiliki hingga jatuh tempo yang jatuh tempo selama tahun berjalan Pembelian surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual Penerimaan dari surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual yang jatuh tempo selama tahun berjalan Pembelian surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo Penerimaan dari surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo yang jatuh tempo selama tahun berjalan Penerimaan dividen kas Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi 16.096 8.774 (6.780.974) (549.440.685) 3.343 2.205.930) 573.780 (25.433.637) 10.890 465.011.223) 28.950) (2.914.949 (6.251.697) 200.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.702) (20.713.489.743.403.095) 390.445 (6.892 23.297.483) 17.754.618 55.243.833) (2.320.004 (441.737.289) 376.000 (2.764) 2007 14.264 3.087 (1.555.007 (1.248.778) 16.824) Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.020 352.821.072 (7.452 2. 106 Laporan Tahunan BCA 2008 .808) (165.002 (28.611 (383.534.742) 698.186 205.861) 1.345) 12.327.699. kecuali dinyatakan lain) 2008 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan bunga.995.176 (10.684.381) (342.332) 1.531 (9.413.316) (4.779.042 (6.937.118) (244.906 51 4.014.649 48.349) 3.810.072 (5.915.737) (162.960 335. provisi dan komisi Pembayaran bunga.109) 89.730.412.806.690 35.676) (2.728 495.858.824) (1.

885.589) (2.173) 4.341.549.995) (397.858.335 10.854.032) (1.921 9.670) (56.989.513.668.955 306.090 24.608 7.580 2007 (2.657 28.359 852.456.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI (lanjutan) Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.820 11.456.051 28.675.677.245 28.784 - Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.113) (617. Laporan Tahunan BCA 2008 107 .723 20.758.894 1.941) 382.800 (53.623) (635.871.335 16.580 7.087.854.798.854.637.755) 28.335 28. kecuali dinyatakan lain) 2008 ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Pembayaran dividen kas (Pembayaran untuk) penarikan bersih atas pinjaman yang diterima Pembayaran tantiem Dewan Komisaris dan Direksi Pembelian kembali saham beredar Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan (PENURUNAN) KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN Kas dan setara kas terdiri dari: Kas Giro pada Bank Indonesia Giro pada bank lain Jumlah kas dan setara kas INFORMASI TAMBAHAN UNTUK AKTIVITAS INVESTASI DAN PENDANAAN YANG TIDAK MEMPENGARUHI ARUS KAS: Reklasifikasi obligasi pemerintah dari kelompok dimiliki hingga jatuh tempo ke kelompok tersedia untuk dijual Reklasifikasi surat-surat berharga dari kelompok dimiliki hingga jatuh tempo dan kelompok diperdagangkan ke kelompok tersedia untuk dijual Penyisihan saldo laba untuk dividen interim (1.

108 Laporan Tahunan BCA 2008 .. 9/110/Kep/Dir/UD tanggal 28 Maret 1977. Bank beroperasi sebagai bank umum.04-797 tanggal 18 Januari 2007 dan diumumkan dalam tambahan No.II tanggal 14 Maret 1957. J.TH. yang antara lain. mengubah status Bank menjadi perusahaan terbuka dan nama Bank menjadi PT Bank Central Asia Tbk.01.H. 30 tanggal 14 April 2000.. Perseroan Dagang Dan Industrie Semarang Knitting Factory”. termasuk perubahan yang dilakukan sehubungan dengan Penawaran Umum Perdana saham Bank pada bulan Mei 2000. S. Perubahan terakhir sehubungan dengan penerbitan saham baru dalam rangka Program Kompensasi Manajemen Berbasis Saham. Bank bergerak di bidang perbankan dan jasa keuangan lainnya sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia. pengganti Notaris Ridwan Suselo. S. 144. 38 dengan nama “N.TH. tanggal 9 Januari 2007 No. Bank memperoleh izin untuk melakukan aktivitas-aktivitas tersebut berdasarkan surat keputusan Menteri Keuangan No. 1.H. W7-HT. Bank mulai beroperasi di bidang perbankan sejak tanggal 12 Oktober 1956. nama Bank diubah menjadi PT Bank Central Asia. Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007. S. UMUM a. yang disetujui oleh Menteri Kehakiman dengan No.99 tanggal 31 Desember 1999 dan diumumkan dalam Tambahan No. kecuali dinyatakan lain) 1.5/89/19 tanggal 10 Oktober 1955 dan diumumkan dalam Tambahan No.V. Kantor-kantor perwakilan luar negeri berlokasi di Hong Kong dan Singapura. Nama Bank telah diubah beberapa kali. 185 pada Berita Negara No. dilakukan dengan Akta Notaris Hendra Karyadi. Anggaran Dasar Bank telah mengalami beberapa kali perubahan. 897 pada Berita Negara No. 68 tanggal 25 Agustus 2006.H. Sesuai dengan pasal 3 dari Anggaran Dasarnya. dimana eksekusi opsi telah dilakukan hingga 31 Desember 2006. 15 tanggal 20 Februari 2007. Akta ini disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No.01.04. PT Bank Central Asia Tbk (“Bank BCA” atau “Bank”) didirikan di negara Republik Indonesia dengan Akta Notaris Raden Mas Soeprapto tanggal 10 Agustus 1955 No. tanggal 21 Mei 1974 No.M.. terakhir berdasarkan Akta Wargio Suhardjo. 1. Perubahan yang menyatakan pernyataan kembali seluruh pasal dalam Anggaran Dasar telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No.01. Perubahan ini dilakukan dengan Akta Notaris Hendra Karyadi. C-21311 HT. 595 pada Berita Negara No. Thamrin No. Bank memperoleh izin untuk melakukan kegiatan usaha devisa berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No. C-21020 HT. 62. 62 tanggal 3 Agustus 1956. Bank memiliki sejumlah cabang dan kantor perwakilan sebagai berikut: 2008 Cabang dalam negeri Kantor perwakilan luar negeri Jumlah 842 2 844 2007 807 2 809 Cabang-cabang dalam negeri berlokasi di berbagai pusat bisnis utama yang tersebar di seluruh Indonesia. 1871 pada Berita Negara No.2006 tanggal 20 Juli 2006 dan diumumkan dalam tambahan No. Bank berkedudukan di Jakarta dengan kantor pusat di Jalan M.04. tanggal 29 Desember 1999 No.A. 42855/U.H.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. Akta ini disetujui oleh Menteri Kehakiman dengan No.

Untuk memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam Peraturan Bank Indonesia No. S-1611/PM/2001 tanggal 29 Juni 2001. status Bank diubah menjadi Bank Taken Over (BTO). Bank menawarkan lagi 588. Sesuai dengan keputusan tersebut.800.400 (nilai penuh) per saham).000 melalui Bank Indonesia). Pada tanggal yang sama. S. Berdasarkan surat Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No..771. UMUM (lanjutan) b. Bank menggunakan penerimaan tersebut untuk membeli obligasi pemerintah yang baru diterbitkan sejumlah Rp60. dikurangi dengan (iii) kelebihan saldo Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (termasuk bunga) sejumlah Rp29.751. 19/BPPN/1998 tanggal 28 Mei 1998.480. 25) menetapkan untuk dilakukannya pemecahan nilai nominal saham (“stock split”) dari Rp500 (nilai penuh) per saham. Bank menawarkan 662. Berdasarkan surat keputusan Ketua BPPN No.600 saham setelah stock split) melalui Program Kompensasi Manajemen Berbasis Saham (“MSOP”). dan (ii) bunga yang masih harus diterima atas kredit yang diberikan kepada perusahaan afiliasi terhitung sejak tanggal efektif pengalihan sampai dengan tanggal 30 April 1999.000 dan obligasi dengan tingkat bunga variabel sejumlah Rp58. 30.877. sebagai bagian dari divestasi pemilikan saham Republik Indonesia yang diwakili oleh BPPN. Penawaran umum ini dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada tanggal 31 Mei 2000.H. 2/4/Bgub tanggal 28 April 2000. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 12 April 2001 (notulen rapat dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi.000. BPPN mengembalikan Bank kepada Bank Indonesia yang berlaku efektif pada tanggal tersebut. Sehubungan dengan program rekapitalisasi.752. Jumlah ini terdiri dari (i) nilai pokok kredit yang diberikan kepada perusahaan afiliasi yang telah diserahkan kepada BPPN (terdiri dari Rp47. Berdasarkan surat Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No.H. yang merupakan 10% dari modal saham ditempatkan dan disetor saat itu.000 (terdiri dari obligasi dengan tingkat bunga tetap sejumlah Rp2. S. yang disetujui oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia pada tanggal 18 April 2001.199.000 saham melalui Penawaran Umum Perdana dengan jumlah nilai nominal Rp331. pada tanggal 28 Mei 1999 Bank menerima pembayaran sebesar Rp60.877. sejumlah Rp8.000. SK-501/BPPN/0400 tanggal 25 April 2000. Bank ditetapkan untuk ikut serta dalam program rekapitalisasi bank berdasarkan keputusan bersama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia No.017/1999 dan No.. Stock split dilakukan dengan Akta Notaris Hendra Karyadi.000 saham dengan jumlah nilai nominal Rp147. Berdasarkan surat keputusan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) No. menjadi Rp250 (nilai penuh) per saham dan meningkatkan jumlah saham ditempatkan sebanyak 147. 31/15/KEP/GBI tanggal 26 Maret 1999 mengenai pelaksanaan program rekapitalisasi bank untuk Bank Taken Over.200 (harga penawaran Rp900 (nilai penuh) per saham).000 dari Pemerintah Republik Indonesia. kecuali dinyatakan lain) 1. No. dengan Akta No. BPPN mengambil alih operasi dan manajemen Bank. Laporan Tahunan BCA 2008 109 . Bank Indonesia mengumumkan melalui Peng.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. 2/11/PBI/2000 tanggal 31 Maret 2000. c.300 saham (atau sejumlah 294. yang merupakan 22% dari modal saham yang ditempatkan dan disetor.398. tanggal 12 April 2001 No.200 (harga penawaran Rp1.400. S-1037/PM/2000 tanggal 11 Mei 2000.000 yang dialihkan secara efektif pada tanggal 26 April 1999).125.100. 117/KMK. sebagai bagian dari divestasi pemilikan saham Republik Indonesia yang diwakili oleh BPPN. Penawaran umum ini dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya pada tanggal 10 Juli 2001.975.000 atas pembayaran rekapitalisasi dari Pemerintah melalui BPPN sejumlah Rp28.000 yang dialihkan secara efektif pada tanggal 21 September 1998 dan Rp4. bahwa program pemulihan termasuk restrukturisasi Bank telah selesai dan Bank telah dikembalikan ke dalam pengawasan Bank Indonesia.

S. 42) menyetujui untuk dilakukannya pembelian kembali saham (buy back shares) oleh Bank. tanggal 18 Mei 2004 No.01. dengan Akta No.H. dengan ketentuan bahwa pembelian kembali saham disetujui oleh Bank Indonesia.. Bank telah memperoleh persetujuan dari Bank Indonesia terkait dengan Pembelian Kembali Saham Tahap II. yaitu sebanyak 615.013. 33). Bank telah menerima surat persetujuan dari Bank Indonesia No. 110 Laporan Tahunan BCA 2008 . RUPSLB tanggal 15 Mei 2007 (notulen rapat dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi. 6) menyetujui untuk dilakukannya pembelian kembali saham (buy back shares) tahap II oleh Bank. AHU-AH. masing-masing berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia. setelah Bank menyampaikan surat No. Bapak Renaldo Hector Barros selaku Direktur Bank. dengan akta No.H. dengan ketentuan bahwa pembelian kembali saham disetujui oleh Bank Indonesia serta dilakukan dari waktu ke waktu selama 18 bulan terhitung sejak tanggal rapat tersebut. Perubahan Anggaran Dasar Bank dilakukan dengan Akta Notaris Hendra Karyadi. S. kecuali dinyatakan lain) 1. tanggal 11 Desember 2007 yang diterima dan dicatat oleh Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Penerimaan Laporan Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 16) menetapkan untuk dilakukannya stock split dari Rp250 (nilai penuh).160.. 40. jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak melebihi 5% dari jumlah seluruh saham Bank yang telah diterbitkan hingga tanggal 31 Desember 2004. 10/116/GBI/DPIP/Rahasia tanggal 20 Agustus 2008. RUPSLB tanggal 28 November 2007 (notulen rapat dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi. Stock split dilakukan dengan Akta Notaris Hendra Karyadi. per saham menjadi Rp125 (nilai penuh). jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak melebihi 1% dari jumlah seluruh saham yang telah diterbitkan oleh Bank hingga tanggal 27 April 2007 atau seluruhnya 123.. efektif sejak tanggal 20 Agustus 2008 setelah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia melalui surat persetujuan No. 7/7/DPwB2/PwB24/Rahasia tanggal 16 November 2005.050 saham dan jumlah dana untuk pembelian kembali saham tidak melebihi Rp678..10-0247 tanggal 3 Januari 2008. Dengan surat No.275. Selain itu.H. RUPS Tahunan tanggal 22 Mei 2008 memutuskan untuk mengangkat Bapak Sigit Pramono selaku Komisaris Independen Bank. 10/19/GBI/DPIP/Rahasia tanggal 8 Februari 2008 yang menyetujui pengangkatan: a.675 saham dan jumlah dana untuk pembelian kembali saham tidak melebihi Rp2. S. efektif sejak tanggal 8 Februari 2008. dan ayat 3 Pasal 4 Anggaran Dasar Bank. Bank Indonesia tidak berkeberatan dengan rencana pembelian kembali saham Bank. telah menyetujui pemecahan saham Bank (stock split) dari Rp125 (nilai penuh) per saham menjadi Rp62. Bapak Henry Koenaifi selaku Direktur Bank.H. yang disetujui oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia pada tanggal 26 Mei 2004. 9/160/DPB 3/TPB 3-2 tanggal 11 Oktober 2007.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.153. S. dengan Akta No. RUPSLB tanggal 28 November 2007 memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Bapak Renaldo Hector Barros selaku Komisaris Independen Bank dan mengangkat Bapak Renaldo Hector Barros dan Bapak Henry Koenaifi. S. RUPSLB tanggal 26 Mei 2005 (notulen rapat dibuat oleh notaris Hendra Karyadi.060.H. S. setelah melepaskan jabatannya selaku Direktur Utama PT BCA Finance sebagai Direktur Bank. dan b.. 080/DIR/2008 tanggal 12 Februari 2008 kepada Bank Indonesia mengenai pemberhentian dengan hormat Bapak Henry Koenaifi selaku Direktur Utama PT BCA Finance. efektif tanggal 13 Februari 2008. per saham. UMUM (lanjutan) Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) tanggal 6 Mei 2004 (notulen rapat dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi. ayat 2.50 (nilai penuh) per saham dan karenanya diputuskan pula perubahan ayat 1.H. dengan Akta No. Dengan surat No.

562 lot atau 198.500 saham. termasuk kemungkinan apabila Bank bermaksud untuk mengalihkan sebagian saham PT Bank UIB kepada pihak lain yang disetujui oleh Bank sebagai strategic partner dalam mengembangkan Bank Umum Syariah tersebut.H.000 lembar dengan rata-rata perolehan Rp3. sejumlah 42. persetujuan mana termasuk tetapi tidak terbatas pada persetujuan terhadap rancangan akuisisi..106. berkedudukan di Jakarta Timur.000 lembar saham dengan nilai keseluruhan pembelian Rp808. Irawan Soerodjo. S.585 (Catatan 19).PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. Berdasarkan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli No. RUPSLB tanggal 18 Desember 2008 (notulen rapat dibuat oleh Notaris Dr. UMUM (lanjutan) Berdasarkan Surat No. dimana untuk selanjutnya PT Bank UIB tersebut akan diubah kegiatan usahanya menjadi Bank Umum Syariah. telah menyetujui pengambilalihan seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam PT Bank UIB.767. Sehingga jumlah pembelian kembali saham yang telah dilakukan sampai dengan 13 November 2008 sebanyak 289. 114).257. kecuali dinyatakan lain) 1.TRIM.88 (nilai penuh) per lembar saham. Susunan pengurus Bank pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: 2008 Komisaris Presiden Komisaris Komisaris Eugene Keith Galbraith Tonny Kusnadi Cyrillus Harinowo*) Raden Pardede*) Sigit Pramono*) Djohan Emir Setijoso Jahja Setiaatmadja Dhalia Mansor Ariotedjo Anthony Brent Elam Suwignyo Budiman Tan Ho Hien/Subur Tan***) Renaldo Hector Baros Henry Koenaifi 2007 Eugene Keith Galbraith Tonny Kusnadi Cyrillus Harinowo*) Renaldo Hector Barros*) Raden Pardede*) Djohan Emir Setijoso Aswin Wirjadi**) Jahja Setiaatmadja Dhalia Mansor Ariotedjo Anthony Brent Elam Suwignyo Budiman Tan Ho Hien/Subur Tan***) Direksi Presiden Direktur Wakil Presiden Direktur Direktur *) **) ***) Komisaris Independen Mengundurkan diri efektif mulai tanggal 1 Januari 2008 Direktur Kepatuhan Laporan Tahunan BCA 2008 111 . sehingga Bank akan menjadi pemegang 100% saham PT Bank UIB.781. 187 tanggal 24 Oktober 2008. ringkasan rancangan akuisisi dan konsep akta akuisisi dalam rangka pengambilalihan tersebut. 038/IQ-ECM/LTR/HFJ/XI/2008. dengan harga pembelian akhir sebesar Rp248. dengan akta No. d. menyatakan bahwa aktivitas Pembelian Kembali Saham Tahap II periode 11 Februari 2008 sampai dengan 13 November 2008 telah selesai dilaksanakan dengan jumlah pembelian sejumlah 397. Bank telah menandatangani perjanjian pengikatan jual beli dengan pemilik PT Bank UIB dalam rangka akuisisi PT Bank UIB. MSi. tanggal 26 November 2008.

112 Laporan Tahunan BCA 2008 . bangunan serta peralatan tertentu yang telah direvaluasi. tagihan dan kewajiban derivatif yang dicatat berdasarkan nilai wajar. Bank dan Anak Perusahaan menganut kebijakan akuntansi sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Kebijakan-kebijakan akuntansi yang signifikan.. S. Bank mempekerjakan masing-masing 20. 31 (Revisi 2000) mengenai “Akuntansi Perbankan“ dan prinsip akuntansi yang berlaku umum lainnya yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia serta praktik-praktik akuntansi dan pedoman pelaporan dan akuntansi perbankan yang ditetapkan oleh otoritas perbankan Indonesia dan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam . Susunan pengurus Bank berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. penyertaan saham tertentu yang dicatat dengan metode akuntansi ekuitas dan tanah. kecuali dinyatakan lain) 1. UMUM (lanjutan) Per 31 Desember 2008 dan 2007. adalah sebagai berikut: a. Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007. Komite Audit Bank terdiri dari: 2008 Ketua Anggota Anggota Anggota *) 2007 Cyrillus Harinowo Herman Yoseph Susmanto Rodulphus Aquaviva Supriyono : : : : Cyrillus Harinowo Herman Yoseph Susmanto Rodulphus Aquaviva Supriyono Inawaty Suwardi*) Diangkat berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. yang termasuk setara kas adalah kas. 2. kecuali untuk surat-surat berharga dan Obligasi Pemerintah yang diperdagangkan dan tersedia untuk dijual. MSi.H. 87. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasi Laporan keuangan konsolidasi Bank dan Anak Perusahaan telah disajikan sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. investasi dan pendanaan. Laporan arus kas konsolidasi disusun berdasarkan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas-aktivitas operasional. tanggal 11 September 2008. 173/SK/DIR/2008 tentang Pengangkatan dan Perubahan Keanggotaan Komite Audit Sesuai dengan surat No.LK).303 dan 20. Irawan Soerodjo. yang diterapkan secara konsisten dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007. Untuk keperluan laporan arus kas konsolidasi. Laporan keuangan konsolidasi disusun dengan metode akrual kecuali laporan arus kas dan tagihan bunga atas aktiva produktif non-performing yang dicatat pada saat kas diterima (cash basis). giro pada Bank Indonesia dan giro pada bank lain. Laporan keuangan konsolidasi telah disajikan berdasarkan nilai historis. 604/DIR/2007 tanggal 4 Oktober 2007.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. dibuat oleh Dr. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN Dalam pembukuan dan pelaporan keuangannya. e.389 karyawan tetap (tidak diaudit). Bank telah menyampaikan pengunduran diri Bapak Aswin Wirjadi selaku Wakil Presiden Direktur Bank yang efektif per tanggal 1 Januari 2008.

PT BCA Finance. bergerak di bidang money lending dan telah beroperasi sejak tahun 1975. Jalan MT Haryono 16. atau mempunyai kemampuan untuk memberhentikan atau menunjuk mayoritas anggota Direksi pada Anak Perusahaan. laba dan rugi . Akta tersebut disetujui oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dengan No. sebuah perusahaan yang berdomisili di Hong Kong dan berlokasi di Room 3211-3215. Persentase kepemilikan Anak Perusahaan. secara langsung dan tidak langsung.menggunakan kurs historis. Central.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.H. yang dikonsolidasi pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: 2008 PT BCA Finance (dahulu PT Central Sari Finance) BCA Finance Limited 100 100 2007 100 100 Jumlah aktiva semua Anak Perusahaan tersebut per 31 Desember 2008 dan 2007 (sebelum eliminasi) berjumlah Rp1.TH. 25.04. komitmen dan kontinjensi .01.988. bergerak di bidang sewa guna usaha (multifinance) dan beroperasi sejak tahun 1995.85% dari jumlah aktiva konsolidasi. Jardine House.013 atau 0. Untuk tujuan konsolidasi. Laporan Tahunan BCA 2008 113 . BCA Finance Limited (“BFL”). (3) Akun ekuitas . Seluruh transaksi dan saldo antar perusahaan yang signifikan telah dieliminasi dalam laporan keuangan konsolidasi. laporan keuangan dalam mata uang asing milik Anak Perusahaan luar negeri Bank dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan dasar sebagai berikut: (1) Aktiva dan kewajiban. S. Suatu pengendalian atas suatu Anak Perusahaan lain dianggap ada bilamana Bank menguasai lebih dari lima puluh persen (50%) hak suara pada Anak Perusahaan. beban. sebuah perusahaan yang berdomisili di Indonesia dan berlokasi di Wisma Milenia Lantai 1.X. Jakarta. (2) Pendapatan. tanggal 7 Maret 2005 No. PT Central Sari Finance diubah namanya menjadi PT BCA Finance.81% dan 0.merupakan akumulasi dari laporan laba rugi bulanan selama tahun berjalan yang dijabarkan ke dalam rupiah dengan rata-rata kurs tengah Reuters untuk bulan yang bersangkutan. C-08091 HT.851.menggunakan kurs spot Reuters pada pukul 16:00 WIB pada tanggal neraca. kecuali dinyatakan lain) 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) b. Prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasi meliputi laporan keuangan Bank dan Anak Perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki atau dikendalikan oleh Bank. Hong Kong.2005 tanggal 28 Maret 2005. (4) Laporan arus kas menggunakan kurs spot Reuters pada pukul 16:00 WIB pada tanggal neraca..537 dan Rp1. kecuali akun-akun laba rugi menggunakan kurs tengah rata-rata dan unsur-unsur ekuitas menggunakan kurs historis. Berdasarkan Akta Notaris F. 1 Connaught Place. atau Bank dapat menentukan kebijakan keuangan dan operasi dari Anak Perusahaan. Budi Santoso Isbandi.

atau perusahaan di mana setiap orang tersebut mempunyai pengaruh signifikan atas perusahaan tersebut. kecuali dinyatakan lain) 2. memimpin dan mengendalikan kegiatan perusahaan pelapor yang meliputi anggota dewan komisaris.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. suatu kepentingan hak suara di perusahaan pelapor yang berpengaruh secara signifikan. atau berada di bawah pengendalian bersama. Penjabaran transaksi dalam valuta asing Bank menyelenggarakan catatan akuntansinya dalam Rupiah. Saldo akhir tahun aktiva moneter dan kewajiban moneter dalam valuta asing dijabarkan ke dalam rupiah dengan kurs tengah Reuters pukul 16:00 WIB pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007. Ini mencakup perusahaan-perusahaan yang dimiliki anggota dewan komisaris. (ii) perusahaan asosiasi (associated company). yang dilakukan dengan syarat dan kondisi yang sama maupun berbeda dengan pihak yang tidak mempunyai hubungan istimewa. baik secara langsung maupun tidak langsung. direksi atau pemegang saham utama dari perusahaan pelapor dan perusahaan-perusahaan yang mempunyai anggota manajemen kunci yang sama dengan perusahaan pelapor. subsidiaries dan fellow subsidiaries). “Pengungkapan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa”. istilah pihak yang mempunyai hubungan istimewa digunakan sesuai dengan PSAK No. (iii) perorangan yang memiliki. 7. dan anggota keluarga dekat dari perorangan tersebut (yang dimaksudkan dengan anggota keluarga dekat adalah mereka yang dapat diharapkan mempengaruhi atau dipengaruhi perorangan tersebut dalam transaksinya dengan perusahaan pelapor). d. 114 Laporan Tahunan BCA 2008 . dengan perusahaan pelapor (termasuk holding companies. Prinsip konsolidasi (lanjutan) Selisih yang timbul dari proses penjabaran laporan keuangan tersebut disajikan sebagai “Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata Uang Asing” pada kelompok Ekuitas dalam neraca konsolidasi. sebagai berikut: (i) perusahaan yang melalui satu atau lebih perantara (intermediaries). Transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa Dalam laporan keuangan konsolidasi ini. Transaksi-transaksi dalam valuta asing dijabarkan ke dalam rupiah dengan menggunakan kurs pada tanggal transaksi. c. direksi dan manajer dari perusahaan serta anggota keluarga dekat orang-orang tersebut. mengendalikan. diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasi. atau dikendalikan oleh. (iv) karyawan kunci. (v) perusahaan di mana suatu kepentingan substansial dalam hak suara dimiliki baik secara langsung maupun tidak langsung oleh setiap orang yang diuraikan dalam (iii) atau (iv). yaitu orang-orang yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) b. Seluruh transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa.

900 7. Penjabaran transaksi dalam valuta asing (lanjutan) Kurs yang digunakan untuk menjabarkan mata uang asing ke dalam Rupiah adalah sebagai berikut (nilai penuh): Valuta asing 1 1 1 1 1 100 1 Dolar Amerika Serikat (USD) Dolar Australia (AUD) Dolar Singapura (SGD) Dolar Hong Kong (HKD) Poundsterling Inggris (GBP) Yen Jepang (JPY) EURO (EUR) 2008 10. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) d.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. e.266 6.533 1. Pengakuan pendapatan bunga dari kredit dan aktiva produktif lainnya dihentikan pada saat kredit dan aktiva produktif lainnya tersebut diklasifikasikan sebagai non-performing (kurang lancar. Kredit yang pembayaran angsuran pokok atau bunganya telah lewat 90 hari atau lebih setelah jatuh tempo. Kelebihan penerimaan kas di atas pokok kredit diakui sebagai pendapatan bunga dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun yang bersangkutan. Pendapatan bunga dari kredit yang direstrukturisasi hanya dapat diakui apabila telah diterima secara tunai sebelum kualitas kredit menjadi lancar sebagaimana diatur dalam Peraturan Bank Indonesia No. Pendapatan dan beban bunga Pendapatan dan beban bunga diakui dengan menggunakan metode akrual.393 8. diragukan dan macet).761 8. secara umum diklasifikasikan sebagai kredit non-performing. yang telah maupun yang belum direalisasi. Seluruh penerimaan kas yang berhubungan dengan kredit non-performing yang digolongkan sebagai diragukan dan macet diakui terlebih dahulu sebagai pengurang pokok kredit.588 1. 7/2/PBI/2005 tanggal 20 Januari 2005 tentang Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum. Diskonto dan premi diamortisasi dengan metode garis lurus dan dicatat sebagai penyesuaian atas bunga.755 12. dikreditkan (dibebankan) dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun yang bersangkutan.356 2007 9.384 13. Pendapatan bunga dari kredit yang dibeli dari BPPN diakui pada saat pendapatan tersebut diterima (cash basis).554 7. atau kredit yang pembayarannya secara tepat waktu diragukan. Pendapatan bunga dari kredit dan aktiva produktif lainnya yang diklasifikasikan sebagai non-performing dilaporkan sebagai tagihan kontinjensi dan diakui sebagai pendapatan pada saat pendapatan tersebut diterima (cash basis).406 15. Laporan Tahunan BCA 2008 115 . diragukan dan macet.065 15. Bunga yang telah diakui tetapi belum tertagih akan dibatalkan pada saat kredit diklasifikasikan sebagai non-performing. kecuali dinyatakan lain) 2. Kredit non-performing terdiri dari kredit yang digolongkan sebagai kredit kurang lancar.822 Laba (rugi) kurs.204 18.

diakui sebagai pendapatan ditangguhkan dan diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus selama jangka waktu kredit. h. kelebihan dari tagihan sewa guna usaha dan nilai sisa aktiva yang disewagunausahakan di atas harga perolehan aktiva yang bersangkutan dicatat sebagai pendapatan sewa guna usaha yang ditangguhkan. Pendapatan sewa guna usaha dari kontrak yang dikategorikan sebagai direct financing lease dihitung dengan menggunakan metode pembiayaan (financing method). IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) f. Dengan metode ini. yang akan diakui sebagai pendapatan sesuai dengan jangka waktu kontrak sewa guna usaha. 116 Laporan Tahunan BCA 2008 . “Akuntansi Instrumen Derivatif dan Aktivitas Lindung Nilai”. Nilai wajar tersebut ditentukan berdasarkan harga pasar dan kurs tengah Reuters pada tanggal laporan. (iii) Masa sewa guna usaha minimum 2 (dua) tahun. Akuntansi untuk transaksi sewa guna usaha Sebelum tanggal 1 Januari 2008. Tagihan sewa guna usaha disajikan sebesar nilai pokok pinjaman yang belum dibayar dikurangi penyisihan penghapusan tagihan sewa guna usaha. tergantung pada jenis transaksi dan efektivitas dari lindung nilai tersebut. termasuk adanya dokumentasi formal pada awal lindung nilai. maka transaksi sewa guna usaha dikelompokkan sebagai transaksi sewa-menyewa biasa (operating lease). Pendapatan provisi dan komisi yang tidak berkaitan langsung dengan jangka waktu tertentu diakui pada saat terjadinya transaksi. kecuali dinyatakan lain) 2. Instrumen derivatif Transaksi derivatif diakui sesuai dengan PSAK No. PSAK No. sebagai pendapatan perusahaan sewa guna usaha (full payout lease). g. Pendapatan provisi dan komisi Pendapatan provisi dan komisi. kontrak sewa guna usaha yang dilakukan Anak Perusahaan dikategorikan sebagai direct financing lease apabila memenuhi semua kriteria sebagai berikut (Catatan 2r): (i) Penyewa guna usaha memiliki hak opsi untuk membeli aktiva yang disewagunausahakan pada akhir masa sewa guna usaha dengan harga yang telah disetujui bersama pada saat dimulainya perjanjian sewa guna usaha. Jika salah satu kriteria tersebut di atas tidak terpenuhi. (ii) Seluruh pembayaran berkala yang dilakukan oleh penyewa guna usaha ditambah dengan nilai sisa mencakup pengembalian harga perolehan barang modal yang disewagunausaha serta bunganya. termasuk yang berhubungan langsung dengan kegiatan pemberian kredit dan/atau mempunyai jangka waktu tertentu dan jumlahnya signifikan. 55. Perubahan nilai wajar instrumen derivatif yang tidak memenuhi kriteria lindung nilai dicatat dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun berjalan. 55 mensyaratkan beberapa kriteria tertentu yang harus dipenuhi. Jika instrumen derivatif dirancang dan memenuhi syarat lindung nilai. diakui sebagai pendapatan pada saat penyelesaian kredit. yang mensyaratkan bahwa semua instrumen derivatif diakui dalam laporan keuangan konsolidasi pada nilai wajarnya. Untuk memenuhi persyaratan akuntansi lindung nilai. Saldo pendapatan provisi dan komisi yang ditangguhkan dari kredit yang diselesaikan sebelum jatuh tempo. perubahan nilai wajar yang berkaitan dengan lindung nilai diakui sebagai penyesuaian terhadap aktiva atau kewajiban yang dilindung nilai dalam laba rugi konsolidasi tahun berjalan atau disajikan dalam ekuitas.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.

PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. penentuan apakah suatu perjanjian merupakan perjanjian sewa atau perjanjian yang mengandung sewa didasarkan atas substansi perjanjian pada tanggal awal sewa dan apakah pemenuhan perjanjian tergantung pada penggunaan suatu aset dan perjanjian tersebut memberikan suatu hak untuk menggunakan aset tersebut. apabila ada. Akuntansi untuk pembiayaan konsumen Piutang pembiayaan konsumen disajikan sebesar jumlah angsuran yang belum dibayar dikurangi pendapatan pembiayaan konsumen yang ditangguhkan. Pendapatan sewa operasi diakui sebagai pendapatan atas dasar garis lurus selama masa sewa. dikurangi bunga diterima di muka. Secara umum. indikasi ini berupa keterlambatan pembayaran angsuran bulanan (pokok dan bunga) lebih dari tiga bulan. dalam sewa pembiayaan. PSAK No. diakui sebagai pendapatan pada periode terjadinya. jika sewa tidak mengalihkan secara substantial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset (Catatan 2r). IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) h. jika menurut manajemen terdapat indikasi bahwa penyewa guna usaha tidak dapat memenuhi kewajiban pembayaran angsuran bulanannya secara tepat waktu. Berdasarkan PSAK No. Efektif tanggal 1 Januari 2008. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Penempatan pada Bank Indonesia disajikan sebesar saldo penempatan. Penerimaan piutang sewa diperlakukan sebagai pembayaran pokok dan penghasilan pembiayaan. Laporan Tahunan BCA 2008 117 . Akuntansi untuk transaksi sewa guna usaha (lanjutan) Pengakuan pendapatan sewa guna usaha dihentikan. Pendapatan sewa guna usaha dari tagihan sewa guna usaha non-performing ini diakui sebagai pendapatan dalam laporan laba rugi konsolidasi pada saat kas diterima (cash basis). 30 (Revisi 2007). Pendapatan pembiayaan konsumen yang ditangguhkan merupakan selisih antara jumlah angsuran yang belum dibayar dengan nilai pokok pembiayaan dan diakui sebagai pendapatan selama jangka waktu perjanjian berdasarkan tingkat pengembalian efektif. 30 (1990) ”Akuntansi Sewa Guna Usaha”. “Sewa” menggantikan PSAK No. Biaya langsung awal sehubungan proses negosiasi sewa operasi ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui sebagai beban selama masa sewa dengan dasar yang sama dengan pendapatan sewa. Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas. kecuali dinyatakan lain) 2. k. j. suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi. 30 (Revisi 2007). Penempatan pada bank lain disajikan sebesar saldo penempatan. Berdasarkan PSAK No. Anak Perusahaan mengakui aset untuk sewa operasi di neraca konsolidasi sesuai sifat aset tersebut. diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan. Rental kontinjen. i. 30 (Revisi 2007). Dalam sewa menyewa biasa. Selanjutnya. dikurangi penyisihan penghapusan penempatan pada bank lain tersebut. sewa yang mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. yang jumlahnya ditentukan berdasarkan evaluasi manajemen atas kolektibilitas masing-masing penempatan pada akhir tahun. Menurut PSAK revisi ini. Anak Perusahaan mengakui aset berupa piutang sewa pembiayaan di neraca konsolidasi sebesar jumlah yang sama dengan investasi sewa neto. giro pada Bank Indonesia dan giro pada bank lain. Pengakuan penghasilan pembiayaan didasarkan pada suatu pola yang mencerminkan suatu tingkat pengembalian periodik yang konstan atas investasi bersih Anak Perusahaan sebagai lessor dalam sewa pembiayaan.

Laba atau rugi. Pendapatan bunga yang ditangguhkan merupakan selisih antara nilai pokok pinjaman dan harga perolehan/harga beli. Untuk surat-surat berharga yang diperdagangkan di pasar keuangan yang terorganisasi. Pendapatan bunga yang ditangguhkan diakui sebagai pendapatan hanya apabila harga perolehan/harga beli dari kredit tersebut sudah diterima seluruhnya (sebesar pembayaran dari debitur yang bersangkutan). yang belum direalisasi. wesel tagih. diperdagangkan (trading). nilai wajar tersebut umumnya ditentukan dengan mengacu pada harga penawaran pasar yang terjadi di bursa efek pada tanggal yang terdekat dengan tanggal neraca. estimasi atas nilai wajar surat berharga ditetapkan dengan mengacu pada nilai wajar instrumen lain yang substansinya adalah sama atau dihitung berdasarkan arus kas yang diharapkan terhadap aktiva bersih surat berharga tersebut. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) l. Penurunan nilai wajar di bawah harga perolehan (termasuk amortisasi premi dan diskonto) yang tidak bersifat sementara dicatat sebagai penurunan permanen nilai investasi dan dibebankan dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun yang bersangkutan. dan tersedia untuk dijual (available-for-sale). Penurunan nilai wajar permanen atas surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo dan tersedia untuk dijual dibebankan pada laba rugi konsolidasi tahun berjalan. kecuali dinyatakan lain) 2. Untuk surat-surat berharga yang tidak mempunyai harga penawaran pasar. Laba atau rugi yang direalisasi dari penjualan surat-surat berharga dan obligasi pemerintah diakui atau dibebankan dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun yang bersangkutan berdasarkan metode identifikasi khusus. Surat-surat berharga dan obligasi pemerintah Surat-surat berharga terdiri dari Sertifikat Bank Indonesia. Surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang diklasifikasikan dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo disajikan dalam neraca konsolidasi sebesar harga perolehan setelah amortisasi premi atau diskonto. 118 Laporan Tahunan BCA 2008 . Surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan dan tersedia untuk dijual dinilai dengan nilai wajar pada tanggal neraca. dicatat sebagai unsur ekuitas setelah pengaruh pajak tangguhan dan akan diakui dalam laporan laba rugi konsolidasi pada tahun dimana surat-surat berharga dan obligasi pemerintah tersebut dijual. surat berharga pasar uang dan Surat Perbendaharaan Negara. diakui atau dibebankan dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun yang bersangkutan. Jumlah bruto kredit yang direstrukturisasi mencakup pokok kredit. kemudian disesuaikan dengan biaya-biaya yang akan dikeluarkan untuk memperoleh aktiva tersebut. Selisih antara nilai wajar dan harga perolehan surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual. yang telah maupun yang belum direalisasi akibat selisih antara nilai wajar dan harga perolehan surat-surat berharga dan obligasi pemerintah untuk tujuan diperdagangkan. Investasi dalam surat-surat berharga dan obligasi pemerintah diklasifikasikan ke dalam salah satu dari kelompok berikut ini: dimiliki hingga jatuh tempo (held-to-maturity). Investasi dalam unit penyertaan di reksa dana dinilai berdasarkan Nilai Aktiva Bersih (Net Asset Value) pada tanggal neraca.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. dan beban lainnya yang dikapitalisasi ke pokok kredit. unit penyertaan di reksa dana. Bunga yang dikapitalisasi ke pokok kredit tersebut diakui sebagai pendapatan bunga ditangguhkan. Medium Term Notes. bunga. Kredit yang diberikan Kredit yang diberikan disajikan sebesar jumlah pokok kredit dikurangi penyisihan penghapusan kredit yang diberikan. m. obligasi korporasi. Kredit yang dibeli dari BPPN disajikan sebesar saldo nilai pokok pinjaman dikurangi penyisihan penghapusan kredit dan pendapatan bunga yang ditangguhkan.

investasi dalam sewa guna usaha. dimana khusus untuk Bank. didasarkan atas evaluasi kolektibilitas masing-masing aktiva dan transaksi rekening administratif. Jumlah penyisihan dan estimasi kerugian ini. Jumlah pengurangan tersebut diakui sebagai kerugian dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun yang bersangkutan. tagihan derivatif. kemampuan membayar dan faktor-faktor lain yang relevan. kecuali jika jumlahnya melebihi nilai tunai penerimaan kas masa depan yang ditentukan dalam persyaratan baru. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) m. tagihan akseptasi. Jika nilai tunai penerimaan kas masa depan sebagaimana ditentukan dalam persyaratan baru dari kredit yang diberikan tersebut lebih rendah daripada nilai tercatat kredit yang diberikan. piutang pembiayaan konsumen. Penyisihan penghapusan aktiva dan estimasi kerugian ini dibentuk berdasarkan estimasi atas kerugian yang mungkin timbul. o. kecuali dinyatakan lain) 2. dampak restrukturisasi tersebut dicatat secara prospektif dan tidak mengubah nilai tercatat kredit yang diberikan pada tanggal restrukturisasi. Dalam hal restrukturisasi kredit bermasalah yang dilakukan hanya dengan modifikasi persyaratan kredit. 8/2/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 dan Peraturan Bank Indonesia No. dan estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif. jenis restrukturisasi kredit bermasalah adalah dengan modifikasi persyaratan kredit. Kredit yang diberikan (lanjutan) Kredit sindikasi. Laporan Tahunan BCA 2008 119 . yang menurut manajemen cukup untuk menutup risiko kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya aktiva dan transaksi rekening administratif. selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 dibentuk sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Bank Indonesia No. penempatan pada bank lain. penyisihan penghapusan aktiva non produktif (agunan yang diambil alih. Evaluasi manajemen atas kolektibilitas masing-masing aktiva dan transaksi rekening administratif dilakukan berdasarkan sejumlah faktor subjektif.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. properti terbengkalai. p. kondisi keuangan. kredit dalam rangka pembiayaan bersama (joint financing) dan kredit penerusan (channeling loan) diakui sebesar pokok kredit yang merupakan porsi kredit yang risikonya ditanggung oleh Bank. surat-surat berharga kecuali Sertifikat Bank Indonesia. saldo kredit yang diberikan harus dikurangi ke suatu jumlah yang sama dengan jumlah nilai tunai penerimaan kas masa depan. 7/2/PBI/2005 tanggal 20 Januari 2005 dan perubahannya yaitu Peraturan Bank Indonesia No. termasuk keadaan ekonomi/prospek usaha saat ini maupun yang diantisipasi untuk masa yang akan datang. Restrukturisasi kredit bermasalah Selama tahun 2008 dan 2007. Surat Perbendaharaan Negara dan obligasi pemerintah. Penyisihan penghapusan aktiva dan estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Bank membentuk penyisihan penghapusan aktiva produktif (terdiri dari giro pada bank lain. Tagihan dan kewajiban akseptasi Tagihan dan kewajiban akseptasi dinyatakan sebesar nilai nominal letters of credit (L/C) atau nilai realisasi L/C yang diaksep oleh bank pengaksep (accepting bank). kredit yang diberikan. penyertaan dan aktiva lain-lain). 9/6/PBI/2007 tanggal 30 Maret 2007. Tagihan akseptasi disajikan bersih setelah dikurangi dengan penyisihan penghapusan. n. rekening antar kantor dan suspense account).

kecuali dinyatakan lain) 2. 7/2/PBI/2005 tanggal 20 Januari 2005 dan perubahannya yaitu Peraturan Bank Indonesia No. Penyesuaian atas penyisihan penghapusan aktiva dan estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif dicatat dalam periode dimana penyesuaian tersebut diketahui atau dapat ditaksir secara wajar. Estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif yang mempunyai risiko kredit disajikan di sisi kewajiban pada neraca konsolidasi. Penyisihan penghapusan aktiva dan estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif (lanjutan) Pembentukan penyisihan penghapusan aktiva dan estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif yang diterapkan oleh Bank pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: 1. q. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) p. evaluasi manajemen Bank atas kolektibilitas kredit selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 dibentuk sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Bank Indonesia No. diragukan dan macet dihitung atas jumlah pokok pinjaman setelah dikurangi dengan nilai agunan yang diperkenankan. Penyisihan khusus untuk aktiva dan transaksi rekening administratif dengan kualitas: Klasifikasi Dalam perhatian khusus Kurang lancar Diragukan Macet Persentase minimum 5% 15% 50% 100% Penyisihan khusus untuk aktiva produktif dan transaksi rekening administratif dengan kualitas dalam perhatian khusus. Penyisihan umum sekurang-kurangnya 1% dari saldo aktiva produktif dan transaksi rekening administratif dengan kualitas lancar. Aktiva dan transaksi rekening administratif dihapuskan dengan mengurangi penyisihan penghapusan yang bersangkutan atau estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif. 2. kurang lancar. apabila menurut manajemen aktiva dan transaksi rekening administratif tersebut tidak mungkin tertagih lagi. Untuk kredit yang telah direstrukturisasi. 120 Laporan Tahunan BCA 2008 . 8/2/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 dan Peraturan Bank Indonesia No. Bagian laba (rugi) dari penyertaan yang dicatat dengan metode ekuitas dikreditkan (dibebankan) dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun yang bersangkutan. Akun ini akan diperhitungkan di dalam penentuan laba atau rugi Induk Perusahaan pada saat pelepasan investasi tersebut. Perubahan nilai investasi pada Anak Perusahaan yang disebabkan terjadinya perubahan nilai ekuitas Anak Perusahaan yang bukan merupakan transaksi antara Bank dengan Anak Perusahaan. Penyertaan dengan kepemilikan lebih dari 50% dikonsolidasikan (Catatan 2b). sementara untuk kepemilikan antara 20% . maupun pemulihan aktiva dan transaksi rekening administratif yang telah dihapuskan sebelumnya. Penyesuaian ini termasuk penambahan penyisihan penghapusan aktiva dan penambahan estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif. 9/6/PBI/2007 tanggal 30 Maret 2007.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. diakui sebagai bagian dari ekuitas sebagai “Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan”. Penurunan nilai penyertaan di bawah harga perolehan yang tidak bersifat sementara dicatat sebagai penurunan nilai penyertaan dan dibebankan dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun yang bersangkutan.50% dicatat dengan menggunakan metode ekuitas (equity method). Penyertaan Penyertaan dalam saham dengan kepemilikan kurang dari 20% dicatat dengan metode biaya (cost method).

PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) r. Aktiva tetap dan aktiva sewa guna usaha Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 384/KMK.04/1998 tanggal 14 Agustus 1998, Bank telah melakukan penilaian kembali aktiva tetap tertentu pada tanggal 31 Desember 1998 dan 31 Oktober 2000 (Catatan 2aa). Jumlah selisih penilaian kembali aktiva tetap sebesar Rp1.059.907 (Catatan 21) merupakan selisih antara nilai wajar dan nilai tercatat aktiva tetap pada tanggal 31 Desember 1998 dan 31 Oktober 2000. Selisih penilaian kembali aktiva tetap disajikan sebagai akun terpisah di bagian ekuitas di neraca. Aktiva tetap yang telah dinilai kembali tersebut dicatat sebesar nilai wajar/nilai revaluasi dan disusutkan berdasarkan sisa umur aktiva. Sebelum tanggal 1 Januari 2008, aktiva tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan (kecuali aktiva tetap tertentu yang telah dinilai kembali pada tahun 1998 dan 2000 berdasarkan peraturan pemerintah) dikurangi akumulasi penyusutan (kecuali tanah yang tidak disusutkan). Selisih penilaian kembali aktiva tetap disajikan sebagai bagian dari ekuitas dalam neraca konsolidasi. Efektif tanggal 1 Januari 2008, Bank dan Anak Perusahaan menerapkan PSAK No. 16 (Revisi 2007), “Aset Tetap”, yang menggantikan PSAK No. 16 (1994), “Aktiva Tetap dan Aktiva Lain-lain” dan PSAK No. 17 (1994), “Akuntansi Penyusutan”. Bank telah melakukan revaluasi aktiva tetap sebelum penerapan PSAK No. 16 (Revisi 2007) dan memilih model biaya, maka nilai revaluasi aktiva tetap tersebut dianggap sebagai biaya perolehan (deemed cost) dan biaya perolehan tersebut adalah nilai pada saat PSAK 16 (Revisi 2007) diterbitkan. Seluruh saldo selisih penilaian kembali aktiva tetap yang masih dimiliki pada saat penerapan pertama kali PSAK No. 16 (Revisi 2007) yang disajikan sebagai bagian dari ekuitas dalam neraca konsolidasi telah direklasifikasi ke saldo laba konsolidasi pada tahun 2008 (Catatan 21). Aktiva tetap (selain tanah) dan aktiva tetap yang telah dinilai kembali disajikan sebesar harga perolehan/nilai revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penilaian. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat (“carrying amount”) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi konsolidasi pada saat terjadinya. Penyusutan dihitung sejak bulan aktiva yang bersangkutan digunakan, dengan metode garis lurus (straight-line method) untuk bangunan, dan metode saldo menurun ganda (double-decliningbalance method) untuk aktiva tetap lainnya, berdasarkan estimasi masa manfaat sebagai berikut: Bangunan Peralatan kantor dan perabot Kendaraan : : : 20 tahun 2 - 8 tahun 4 - 8 tahun

Tanah disajikan sebesar harga perolehan/revaluasi dan tidak diamortisasi. Aktiva dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aktiva tetap. Ketika aktiva dalam penyelesaian telah selesai dan siap digunakan, akumulasi biaya perolehan direklasifikasi ke akun aktiva tetap yang sebenarnya. Jumlah tercatat aktiva tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aktiva (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aktiva) dimasukkan dalam laporan laba rugi konsolidasi pada tahun aktiva tersebut dihentikan pengakuannya.

Laporan Tahunan BCA 2008

121

PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) r. Aktiva tetap dan aktiva sewa guna usaha (lanjutan) Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan di-review, dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif. Sebelum tanggal 1 Januari 2008, aktiva tetap yang diperoleh melalui sewa guna usaha dicatat sebesar nilai tunai dari pembayaran minimum sewa guna usaha. Pada awal periode sewa, suatu kewajiban, yang setara dengan nilai tunai dari pembayaran minimum sewa guna usaha, diakui, yang akan berkurang sejalan dengan pembayaran komponen pokok sewa guna usaha dari setiap pembayaran minimum sewa dilakukan. Komponen beban bunga dari pembayaran minimum sewa diakui dalam laporan laba rugi konsolidasi tahun berjalan. Aktiva sewa guna usaha dikapitalisasi hanya jika semua kriteria terpenuhi (Catatan 2h). Aktiva sewa guna usaha disusutkan dengan metode yang sama dan berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis yang sama dengan aktiva tetap yang diperoleh secara langsung. Efektif tanggal 1 Januari 2008, PSAK No. 30 (Revisi 2007), “Sewa” menggantikan PSAK No. 30 (1990) ”Akuntansi Sewa Guna Usaha” (Catatan 2h). Berdasarkan PSAK No. 30 (Revisi 2007), dalam sewa pembiayaan, Bank mengakui aset dan kewajiban dalam neraca konsolidasi pada awal masa sewa, sebesar nilai wajar aset sewaan atau sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum, jika nilai kini lebih rendah dari nilai wajar. Pembayaran sewa dipisahkan antara bagian yang merupakan beban keuangan dan bagian yang merupakan pelunasan kewajiban sewa. Beban keuangan dialokasikan pada setiap periode selama masa sewa, sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo kewajiban. Rental kontinjen dibebankan pada periode terjadinya. Beban keuangan dicatat dalam laporan laba rugi konsolidasi. Aset sewaan (disajikan sebagai bagian aset tetap) disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur manfaat aset sewaan dan periode masa sewa, jika tidak ada kepastian yang memadai bahwa Bank akan mendapatkan hak kepemilikan pada akhir masa sewa. Dalam sewa operasi, Bank mengakui pembayaran sewa sebagai beban dengan dasar garis lurus (straight-line basis) selama masa sewa. PSAK No. 48 tentang “Penurunan Nilai Aktiva” mensyaratkan bahwa nilai tercatat aktiva tetap dikaji ulang setiap tanggal neraca untuk menilai apakah aktiva tetap tersebut nilai tercatatnya lebih tinggi dari jumlah yang dapat diperoleh kembali (recoverable amount) dari aktiva tetap tersebut. Jika nilai tercatat aktiva melebihi estimasi jumlah yang dapat diperoleh kembali dari aktiva tetap tersebut, nilai tercatat aktiva tetap harus diturunkan menjadi nilai yang dapat diperoleh kembali dari aktiva tetap tersebut.

122

Laporan Tahunan BCA 2008

PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) s. Simpanan dari nasabah Giro dinyatakan sebesar nilai kewajiban kepada pemegang giro. Tabungan dinyatakan sebesar nilai kewajiban kepada pemilik tabungan. Deposito berjangka dinyatakan sebesar nilai nominal sesuai dengan perjanjian antara pemegang deposito berjangka dengan Bank. t. Simpanan dari bank lain Simpanan dari bank lain terdiri dari kewajiban terhadap bank lain, baik lokal maupun luar negeri, dalam bentuk giro, tabungan, inter-bank call money dengan periode jatuh tempo menurut perjanjian kurang dari atau 90 hari, deposito berjangka dan sertifikat deposito. Semuanya dinyatakan sesuai jumlah kewajiban terhadap bank lain. u. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali Efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) disajikan sebagai kewajiban sebesar harga pembelian kembali yang disepakati dikurangi beban bunga yang belum diamortisasi. Beban bunga yang belum diamortisasi merupakan selisih antara harga jual dan harga beli kembali yang disepakati tersebut dan diakui sebagai beban bunga selama jangka waktu sejak efek dijual hingga dibeli kembali. Efek yang dijual tetap dicatat sebagai aktiva dalam neraca karena secara substansi kepemilikan efek tetap berada pada pihak Bank sebagai penjual. v. Surat-surat berharga yang diterbitkan Surat-surat berharga yang diterbitkan oleh Bank dan Anak Perusahaan termasuk travelers’ cheques dan obligasi dicatat sebesar nilai nominal. Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan obligasi ditangguhkan dan diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus selama jangka waktu obligasi. Saldo biaya emisi obligasi ditangguhkan dicatat sebagai pengurang terhadap saldo hutang obligasi. w. Taksiran pajak penghasilan Bank dan Anak Perusahaan menerapkan metode kewajiban (liability method) untuk menentukan beban pajak penghasilan. Menurut metode kewajiban, aktiva dan hutang pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai aktiva dan kewajiban yang tercatat di neraca dengan dasar pengenaan pajak atas aktiva dan kewajiban tersebut pada setiap tanggal pelaporan. Metode ini juga mensyaratkan adanya pengakuan manfaat pajak di masa datang seperti rugi menurut pajak yang belum digunakan apabila besar kemungkinan bahwa manfaat tersebut dapat direalisasikan di masa yang akan datang. Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal neraca. Perubahan nilai tercatat aktiva dan kewajiban pajak tangguhan yang disebabkan oleh perubahan tarif pajak dibebankan pada tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas. Koreksi atas kewajiban pajak diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima, atau apabila diajukan keberatan dan atau banding, maka koreksi diakui pada saat keputusan atas keberatan dan atau banding tersebut diterima.

Laporan Tahunan BCA 2008

123

Kewajiban Bank atas imbalan pasca-kerja dihitung sebesar nilai kini dari estimasi jumlah kewajiban imbalan pasca-kerja di masa depan yang timbul dari jasa yang telah diberikan oleh karyawan pada masa kini dan masa lalu. 13/2003 (UU No.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. Keuntungan dan kerugian aktuarial diakui sebagai penghasilan atau beban apabila akumulasi keuntungan dan kerugian aktuarial bersih yang belum diakui pada akhir periode pelaporan sebelumnya melebihi 10% dari nilai kini kewajiban imbalan pasti pada tanggal tersebut. Laba per saham Laba per saham dasar dihitung berdasarkan laba operasional bersih atau laba bersih dibagi dengan jumlah rata-rata tertimbang saham beredar pada akhir tahun yang bersangkutan setelah memperhitungkan efek stock split dan pembelian kembali saham. diakui selama rata-rata sisa masa kerja dari para pekerja dalam program tersebut. Besarnya keuntungan dan kerugian aktuarial tersebut. Uang Penghargaan Masa Kerja dan Ganti Rugi di perusahaan. 124 Laporan Tahunan BCA 2008 . Bank mengakui penyisihan uang penghargaan terhadap pegawai berdasarkan Undang-undang Tenaga Kerja No. SE/DIR/HRD/001/DPB/05/95 tanggal 3 Februari 1995 perihal Dana Pensiun BCA. Bank menyelenggarakan program Dana Pensiun Iuran Pasti bagi pekerja menurut ketentuan Undang-undang No. 11 tahun 1992 tentang Dana Pensiun dan Peraturan Pemerintah No. dikurangi dengan nilai wajar aktiva bersih dana pensiun. 76 tahun 1992 tentang Dana Pensiun Pemberi Kerja dan peraturan pelaksanaannya sejak tanggal 25 Januari 1995 melalui Surat Edaran No. Perhitungan dilakukan oleh aktuaris independen dengan metode projected unit-credit cost. y. Program kompensasi manajemen berbasis saham Bank memberikan opsi saham kepada manajemen dan karyawan tertentu. Biaya jasa lalu diakui selama periode sampai dengan imbalan tersebut menjadi hak pekerja atau vested. 13 Tahun 2003 dan revisi atas PSAK No. Kewajiban imbalan pasca-kerja Jumlah estimasi kewajiban didasarkan pada perhitungan yang dilakukan oleh aktuaris independen sesuai dengan Undang-undang Tenaga Kerja No. 24 mengenai ”Imbalan Kerja”. Beban kompensasi dinilai pada tanggal pemberian opsi saham dengan menggunakan nilai wajar dari opsi saham tersebut dan diakui selama masa bakti karyawan hingga opsi saham tersebut menjadi hak karyawan (vesting period) (Catatan 20). Biaya jasa lalu terjadi ketika Bank memperkenalkan program imbalan pasti atau mengubah imbalan terhutang pada program imbalan pasti yang ada. Peserta Dana Pensiun Bank adalah karyawan atau karyawati tetap Bank dengan masa kerja sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun dan berusia minimal 18 (delapan belas) tahun atau telah menikah. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) x. z. 13/2003) tanggal 25 Maret 2003 terutama ketentuan yang mengatur mengenai penyelesaian Pemutusan Hubungan Kerja dan Penetapan Uang Pesangon. kecuali dinyatakan lain) 2. Nilai wajar dari opsi saham yang diberikan ditaksir dengan menggunakan metode penentuan harga opsi Binomial (Binomial option pricing model). Saham yang diterbitkan untuk dijual secara kas diperhitungkan dalam jumlah rata-rata tertimbang saham beredar apabila kas telah diterima.

162 telah dieliminasi ke akun tambahan modal disetor. manajemen telah menggunakan estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasi.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. Penggunaan estimasi Dalam penyajian laporan keuangan konsolidasi yang sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Nilai wajar dari aktiva dan kewajiban Bank ditentukan berdasarkan harga pasar.853. estimasi nilai wajar didasarkan pada nilai tunai atau diskonto penerimaan kas masa depan dengan mempertimbangkan tingkat risiko yang dihadapi. kecuali dinyatakan lain) 2. ac. ad. informasi mengenai faktor Laporan Tahunan BCA 2008 125 . ae. ab. Harga antar segmen ditentukan secara wajar (arm’s length basis). Pernyataan ini mensyaratkan pengungkapan. saldo rugi Bank pada tanggal 31 Oktober 2000 sebesar Rp25. Informasi segmen Bank mengidentifikasi segmen operasi berdasarkan lokasi cabang. Pelaporan “fresh start” mengharuskan penilaian kembali seluruh aktiva dan kewajiban yang tercatat dengan menggunakan nilai wajarnya dan eliminasi atas saldo rugi (defisit). dalam aset keuangan. Adanya unsur ketidakpastian yang melekat dalam melakukan estimasi dapat menyebabkan jumlah sesungguhnya yang dilaporkan pada periode yang akan datang berbeda dengan jumlah yang diestimasikan. “Akuntansi Kuasi Reorganisasi”. 50 (Revisi 2006). dividen. Modal saham diperoleh kembali (treasury stock) Bank menetapkan metode biaya (cost method) dalam mencatat modal saham diperoleh kembali (treasury stock). 25).H. Persyaratan penyajian tersebut diterapkan terhadap klasifikasi instrumen keuangan. dan keadaan dimana aset keuangan dan kewajiban keuangan akan saling hapus. Modal saham diperoleh kembali dicatat sebesar harga perolehan kembali saham dan disajikan sebagai pengurang modal saham. Apabila harga pasar tidak tersedia atau tidak mencerminkan ukuran yang relevan untuk nilai wajar. berisi persyaratan penyajian dari instrumen keuangan dan pengidentifikasian informasi yang harus diungkapkan. Setiap segmen memberikan berbagai pelayanan jasa perbankan dan keuangan. Bank menerapkan PSAK No. untuk mendapatkan laporan yang dimulai dari “awal yang baik” (fresh start).. Beban yang timbul akan dibebankan pada setiap segmen pada saat beban terjadi. antara lain. Pendapatan dari setiap segmen diakui berdasarkan lokasi aktiva dan pelanggannya. dari perspektif penerbit. Seluruh transaksi antar segmen telah dieliminasi. dan instrumen ekuitas. 3/165/DPwB2/IDWB2 tanggal 21 Februari 2001 dan oleh para pemegang saham di dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 12 April 2001 (notulen rapat dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi. dalam Akta No. Penerapan kuasi reorganisasi ini telah disetujui oleh Bank Indonesia melalui surat No. S. Kuasi reorganisasi Pada tanggal 31 Oktober 2000. Dengan penerapan kuasi reorganisasi. pengklasifikasian yang terkait dengan suku bunga. kerugian dan keuntungan. Kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh setiap segmen sama dengan yang dijelaskan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi yang signifikan. Pernyataan standar akuntansi keuangan yang direvisi Berikut ini ikhtisar revisi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia tetapi belum berlaku pada tahun 2008: (1) PSAK No. kewajiban keuangan. “Instrumen Keuangan: Penyajian dan Pengungkapan”. 51. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) aa.

memberikan definisi dan karakteristik terhadap derivatif. kecuali dinyatakan lain) 2.0132% *) Merupakan pembayaran uang muka sewa dan uang jaminan sewa kepada PT Grand Indonesia (Catatan 37). Bank sedang mengevaluasi dampak dari PSAK revisi tersebut.8660% 0. waktu dan tingkat kepastian arus kas masa datang yang terkait dengan instrumen keuangan dan kebijakan akuntansi yang diterapkan untuk instrumen tersebut.211 358.1255% 0. Pernyataan standar akuntansi keuangan yang direvisi (lanjutan) yang mempengaruhi jumlah.0175% 0.802 893 2007 Persentase dari jumlah 0.0100% 0. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) ae. dan diterapkan secara prospektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2009 (yang selanjutnya direvisi menjadi pada atau setelah tanggal 1 Januari 2010). Penerapan lebih dini diperkenankan dan harus diungkapkan. serta tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut adalah sebagai berikut: 2008 Jumlah Kredit yang diberikan (Catatan 11) Aktiva lain-lain*) Simpanan dari nasabah dan bank lain (Catatan 14) Fasilitas L/C yang diberikan kepada nasabah (Catatan 22) Bank garansi yang diberikan kepada nasabah (Catatan 22) Pendapatan bunga (Catatan 23) Beban bunga (Catatan 24) 824. Perincian saldo dan transaksi yang signifikan dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa yang tidak dikonsolidasikan pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.4680% 0.545 1. kategori dari instrumen keuangan.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. dan diterapkan secara prospektif untuk laporan keuangan yang mencakup periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2009 (yang selanjutnya direvisi menjadi pada atau setelah tanggal 1 Januari 2010). 126 Laporan Tahunan BCA 2008 .420 403 160 19.0062% 0. antara lain. mengatur prinsip-prinsip dasar pengakuan dan pengukuran aset keuangan. 50 (Revisi 2006) ini menggantikan PSAK No. Pernyataan ini.116 Persentase dari jumlah 0.947 67.7308% 10.007 41. akuntansi lindung nilai dan penetapan dari hubungan lindung nilai. 50.6658% 0. “Akuntansi Instrumen Derivatif dan Aktivitas Lindung Nilai”.0194% 1.0161% Jumlah 692. 55. dan kontrak pembelian dan penjualan items non-keuangan. PSAK No. ”Akuntansi Investasi Efek Tertentu”. Penerapan lebih dini diperkenankan dan harus diungkapkan. 55 (Revisi 2006). PSAK No. pengakuan dan pengukuran.414 33. “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”. (2) PSAK No. yang dilakukan sesuai dengan syarat dan kondisi yang serupa seperti yang dilakukan dengan pihak ketiga.268 364. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA Bank melakukan transaksi keuangan dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa.7857% 0.489 29.8402% 11. kewajiban keuangan. 3. 55 (Revisi 2006) ini menggantikan PSAK No.620 27.3628% 0.

Menurut Peraturan Bank Indonesia No.127 dan Rp4.368. Pemenuhan GWM Sekunder dalam rupiah mulai berlaku pada tanggal 24 Oktober 2009. kecuali dinyatakan lain) 4.858 299.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.508 7. 6. GIRO PADA BANK LAIN Pihak ketiga: 2008 Rupiah Valuta asing Jumlah giro pada bank lain.406 2007 892 305.645) Jumlah giro pada bank lain.871.765 306.615) (79. GIRO PADA BANK INDONESIA 2008 Rupiah Valuta asing 9.05% (2007: 3.301.723 Saldo kas dalam mata uang Rupiah termasuk jumlah kas pada ATM masing-masing sebesar Rp5. sebelum penyisihan penghapusan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Rupiah Valuta asing 1.042 10.955 Saldo giro pada Bank Indonesia disediakan untuk memenuhi persyaratan giro wajib minimum dari Bank Indonesia. bersih 7.675.849 192.657 (13) (3. 5. Giro wajib minimum Bank dalam Rupiah tahun 2008 adalah sebesar 5.800 570.482.879 349.228) 303.14%) dan dalam Dolar Amerika Serikat adalah sebesar 1.04%).987.516 pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.798.543 7.391. KAS 2008 Rupiah Valuta asing 10.608 2007 20.909.215) (3.921 2007 7.668. 10/25/PBI/2008 tanggal 23 Oktober 2008 tentang Perubahan Atas Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.750 9.989. Sementara menurut PBI No.051 (30) (79.5% dari DPK dalam Rupiah.449. 10/19/PBI/2008 tanggal 14 Oktober 2008 tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum Pada Bank Indonesia Dalam Rupiah dan Valuta Asing menyatakan bahwa Giro Wajib Minimum (GWM) Utama dalam rupiah sebesar 5% dari Dana Pihak Ketiga (DPK) dalam Rupiah (Catatan 36) dan GWM Sekunder dalam rupiah sebesar 2.874 7.08% (2007: 12.155 20.429 Laporan Tahunan BCA 2008 127 .168. 10/19/PBI/2008 tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum Pada Bank Indonesia Dalam Rupiah dan Valuta Asing menyatakan bahwa GWM dalam valuta asing ditetapkan sebesar 1% dari DPK dalam valuta asing (Catatan 36).

127 849. Tingkat bunga rata-rata setahun: 2008 Rupiah Valuta asing Mutasi penyisihan penghapusan giro pada bank lain adalah sebagai berikut: 2008 Rupiah Saldo awal tahun Penambahan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Saldo akhir tahun (13) (17) (30) Valuta asing (3.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.13% 2007 Rupiah Saldo awal tahun Pemulihan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Saldo akhir tahun (23) 10 (13) Valuta asing (4.228) (76. Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.000 2. kecuali dinyatakan lain) 6.36% 1.755.515) 98 (79.769.315 5.899.000 100.701. 7.645) 2007 1.615) Jumlah (3.785 (172) (3.08% 7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN Jangka waktu Pihak ketiga: Bank Indonesia Rupiah Call money: Rupiah Valuta asing 2008 2007 Hingga 1 bulan Hingga 1 bulan Lebih dari 1 bulan hingga 3 bulan Lebih dari 12 bulan Hingga 1 bulan Lebih dari 1 bulan hingga 3 bulan 729.244 128 Laporan Tahunan BCA 2008 .775 (172) (3. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) Bank tidak memiliki giro pada bank lain yang mempunyai hubungan istimewa.498) 98 (79. seluruh saldo giro pada bank lain diklasifikasikan sebagai “lancar”.755.929 425.000 1.090 4.251 1.215) (76.818) 1.841) 1.215) Jumlah (4.10% 0.209.000 2.228) Manajemen yakin bahwa saldo penyisihan penghapusan yang telah dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya giro pada bank lain.786 7.

883 264.213) 11.513) Jumlah (54.017 per 31 Desember 2008 dan 2007.855) 2.bersih 4.886 (3. seluruh saldo penempatan pada bank lain diklasifikasikan sebagai “lancar”.933 dan Rp5. Mutasi penyisihan penghapusan penempatan pada bank lain adalah sebagai berikut: 2008 Rupiah Saldo awal tahun Pemulihan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Saldo akhir tahun (22.036) (21.830 Lain-lain: Valuta asing Lebih dari 6 bulan hingga 12 bulan 4.554 258.549) Jumlah penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain . Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007. kecuali dinyatakan lain) 7.563 (3.437 281.673 28.224 276.029) 13.213) (54.068) Laporan Tahunan BCA 2008 129 .957 (20.819 (20. sebelum penyisihan penghapusan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Rupiah Valuta asing Bank tidak memiliki penempatan pada bank lain yang mempunyai hubungan istimewa.036) Valuta asing (31. Termasuk dalam deposito adalah penempatan pada bank lain sehubungan dengan jaminan atas sewa gedung masing-masing sebesar Rp5.916 (1.936.397) (21.068) 13. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN (lanjutan) Jangka waktu Deposito: Rupiah Valuta asing Hingga 1 bulan Lebih dari 1 bulan hingga 3 bulan Lebih dari 12 bulan 2008 5.549) 2007 Rupiah Saldo awal tahun (Penambahan) pemulihan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Saldo akhir tahun (20.561) 11.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.323) (22.532) (2.070) (54.068) 6.403 Jumlah penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain.554 per 31 Desember 2008 dan 2007 dan penempatan kepada Bank of New York sehubungan dengan jaminan atas penggunaan jasa Visa dan Mastercard masing-masing sebesar Rp14.213) Jumlah (62.445.471 (22.097 (1.160 dan Rp12.977.513) (41.933 242.408 2007 5.391.855) Valuta asing (42.855) (31.070) (31.790 6.397) (41.

tersedia untuk dijual dan dimiliki hingga jatuh tempo.83% 5. Surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual: Rupiah: Obligasi korporasi Unit penyertaan di reksa dana Surat Perbendaharaan Negara Jumlah surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual 400. sebagai berikut: 2008 Harga perolehan (setelah amortisasi premi/diskonto) a.369.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. kecuali dinyatakan lain) 7.43% 9.92% 6.70% 2.000 2. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN (lanjutan) Manajemen yakin bahwa saldo penyisihan penghapusan yang telah dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya penempatan pada bank lain. Surat-surat berharga untuk diperdagangkan: Rupiah: Sertifikat Bank Indonesia Laba (rugi) belum direalisasi 2007 6.47% 8.441 (6.12% 3.559.654) 229.514) 190.182.273 367.18% 4.314 552.525 (32.10% - Nilai wajar 38.71% 5.755 545.638 - 38.417.646.697 3.182. SURAT-SURAT BERHARGA Akun ini terdiri dari surat-surat berharga untuk tujuan diperdagangkan. tidak terdapat penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain yang digunakan sebagai jaminan.638 b.346 2. Tingkat bunga rata-rata setahun: 2008 Bank Indonesia dan Call money: Rupiah Valuta asing Deposito: Rupiah Valuta asing Lain-lain: Valuta asing 8.798 130 Laporan Tahunan BCA 2008 .211 3. Per 31 Desember 2008 dan 2007.

551.000 1.441 3.501.907 1.814.954.810 325. Surat-surat berharga untuk diperdagangkan: Rupiah: Sertifikat Bank Indonesia Unit penyertaan di reksa dana Jumlah surat-surat berharga untuk diperdagangkan b.501.501 35.269 Laporan Tahunan BCA 2008 131 .961 370.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. sebelum penyisihan penghapusan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Rupiah Valuta asing Jumlah surat-surat berharga .941.000 620.810 325.905 362.262.262.699 36.000 620. Surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual: Rupiah: Obligasi korporasi Unit penyertaan di reksa dana Surat Perbendaharaan Negara Jumlah surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual Laba (rugi) belum direalisasi Nilai wajar 35.635.243.755 Jumlah surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo Jumlah surat-surat berharga.860 598.468) Valuta asing: Surat berharga pasar uang Medium Term Notes Wesel tagih 1.635.060 545.441 3.228 2. kecuali dinyatakan lain) 8.706 549.551.352) (512.687 370.860 691.000 1.192 5.200 36.966.559 92.648 1. SURAT-SURAT BERHARGA (lanjutan) 2008 Harga perolehan (setelah amortisasi premi/diskonto) c.857.bersih 50.954.563 3.630 2007 Harga perolehan (setelah amortisasi premi/diskonto) a.441 25.551.907 - 3.551.314 415.044.557.755 8.662 50. Surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo: Rupiah: Obligasi korporasi Wesel tagih Medium Term Notes Surat Perbendaharaan Negara Penyisihan penurunan nilai permanen Nilai buku 3.150.098 (388.192 5.314 415.116) (124.219 2.501 92.089 1.274 (9) 28.886.905 362.

878 (nilai tunai sebesar Rp50.581 - 3.153 475. Bank melakukan reklasifikasi suratsurat berharga dari kelompok dimiliki hingga jatuh tempo ke kelompok tersedia untuk dijual sebesar Rp1. kecuali dinyatakan lain) 8.847.186.840.000 608.202 1.821.436 411.004 (88.000 608. Termasuk dalam surat-surat berharga pada tanggal 31 Desember 2008 adalah Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dengan nilai tercatat adalah sebesar Rp49.bersih 45.785 5.177.643 253.153 475. Pada tanggal reklasifikasi.456 1.509. Surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo: Rupiah: Obligasi korporasi Wesel tagih Medium Term Notes Surat Perbendaharaan Negara Penyisihan penurunan nilai permanen Nilai buku 3.892 pada tanggal 31 Desember 2008.202 1.785 5.000).644.643 253.581 46. yaitu 9 Desember 2008.436 411.675 45. Apabila surat berharga tersebut tetap sebagai kelompok diperdagangkan. Bank telah melakukan reklasifikasi surat berharga dari kelompok diperdagangkan ke kelompok tersedia untuk dijual dengan nilai wajar sebesar Rp469.824 sebelum reklasifikasi. yang sesuai dengan perjanjian.384) (14.951.000.359. sebelum penyisihan penghapusan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Rupiah Valuta asing Jumlah surat-surat berharga .PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.177.094 6.094 Jumlah surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo Jumlah surat-surat berharga.933 Bank tidak memiliki surat-surat berharga kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa.456 1.840.946. Reklasifikasi surat-surat berharga dari kelompok dimiliki hingga jatuh tempo ke kelompok tersedia untuk dijual dilakukan untuk surat-surat berharga yang jatuh temponya kurang dari enam bulan.186.071) Valuta asing: Surat berharga pasar uang Medium Term Notes Wesel tagih 46.687) (103. nilai pasar pada saat transfer sebesar Rp534. SURAT-SURAT BERHARGA (lanjutan) 2007 Harga perolehan (setelah amortisasi premi/diskonto) c. 132 Laporan Tahunan BCA 2008 .143. Jumlah kewajiban pada nilai tercatat (“Surat Berharga yang Dijual dengan Janji Dibeli Kembali") pada neraca konsolidasi sebesar Rp49. Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2008.644. pengaruh penurunan nilai pasar adalah sebesar Rp2. pada tanggal 5 Januari 2009 Bank harus membeli kembali SBI tersebut dengan harga Rp49.

343 44.630 Laporan Tahunan BCA 2008 133 .826 31. SURAT-SURAT BERHARGA (lanjutan) Surat-surat berharga berdasarkan kolektibilitas: 2008 Rupiah: Lancar: Harga perolehan (setelah amortisasi premi/diskonto) Laba belum direalisasi dari perubahan nilai wajar surat-surat berharga untuk diperdagangkan dan yang tersedia untuk dijual 2007 46.044.933 Jumlah surat-surat berharga .116) (124.963 121 32. kecuali dinyatakan lain) 8.153.071) 45.070 190.905.102 50.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.086 44.000 3.098 (388.687) (103.352) (512.653 1.740 121.644. sebelum penyisihan penghapusan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Rupiah Valuta asing 100.273 46.274.468) 45.094 1.847.951.004 (88.084 - Kurang Lancar: Harga perolehan (setelah amortisasi premi/diskonto) Laba belum direalisasi dari perubahan nilai wajar surat-surat berharga untuk diperdagangkan dan yang tersedia untuk dijual - Macet : Harga perolehan (setelah amortisasi premi/diskonto) Valuta asing: Lancar: Harga perolehan (setelah amortisasi premi/diskonto) Dalam Perhatian Khusus: Harga perolehan (setelah amortisasi premi/diskonto) Jumlah surat-surat berharga.384) (14.557.bersih 50.550.715.

526 6.559.29% 8.121.165 3.089 2.192.828) (124.31% 8.821.662 Tingkat bunga rata-rata setahun: 2008 Rupiah: Sertifikat Bank Indonesia Obligasi korporasi Surat Perbendaharaan Negara Medium Term Notes Valuta asing: Surat berharga pasar uang Medium Term Notes 8.346 3.96% 11. nilai buku: Hingga 1 tahun Lebih dari 1 tahun hingga 5 tahun Lebih dari 5 tahun 3.033. kecuali dinyatakan lain) 8. nilai wajar: Hingga 1 tahun Lebih dari 1 tahun hingga 5 tahun 3.675 2.384) (299.071) (404. Surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo.269 2007 Mutasi penyisihan penghapusan surat-surat berharga adalah sebagai berikut: 2008 Rupiah Saldo awal tahun Penambahan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Saldo akhir tahun (88.70% 11.352) Jumlah (103.44% 4.659.443 2.336.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.06% 1.294 8.687) (104. Surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual.180 549.38% 4.65% 10.569) (4.61% 2007 8.814. SURAT-SURAT BERHARGA (lanjutan) Rincian surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual dan untuk dimiliki hingga jatuh tempo berdasarkan periode jatuh tempo: 2008 a.337.925 3.837) (4.190.95% 6.116) Valuta asing (14.798 b.984 2.452 367.54% 7.468) 134 Laporan Tahunan BCA 2008 .732) (388.52% 10.294.828) (512.886.

088) (58.id idAAidAAidAAA idAidAA+ idAA+ idAAidAidAAidCCC idAAidA+ idAA2007 idA+ idAA idAidA idAAidAidA+ idAIdAA idA+ idA+ idA idAAidBBB+ A1.431 (82) (14.124) (13.071) Manajemen yakin bahwa saldo penyisihan penghapusan yang telah dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya surat-surat berharga.id idAAidA+ idA idA+ A1.036) 44.384) Valuta asing (59. PT Moody’s Indonesia (dahulu PT Kasnic Credit Rating Indonesia).id idAAidA+ idAAA idAidAA+ idAA+ idBB+ idA+ idAidAAidBBB+ idA+ idA+ idAA- Laporan Tahunan BCA 2008 135 . Berikut ini adalah ikhtisar peringkat efek yang dimiliki Bank berdasarkan laporan yang diperoleh dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PT Pefindo). cabang Cayman Island PT Bank Resona Perdania PT Bank Tabungan Negara (Persero) PT Bank UOB Buana Indonesia Tbk PT Bentoel Internasional Investama Tbk PT Berlian Laju Tanker Tbk PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk PT Excelcomindo Pratama Tbk PT Federal International Finance PT HM Sampoerna Tbk PT Indo Kordsa Tbk (dahulu PT Branta Mulia Tbk) PT Indofood Sukses Makmur Tbk PT Indosat Tbk PT Indosiar Visual Mandiri Tbk PT Jasa Marga (Persero) PT Lautan Luas Tbk PT Medco Energi Internasional Tbk PT Mobile-8 Telecom Tbk PT Oto Multi Artha PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk PT Perkebunan Nusantara III (Persero) idBBB+ idAAidAA+ idA idAAidA+ A(idn) idA+ idA+ Aa1.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. atau Standard & Poor’s.687) Jumlah (89. masing-masing per 31 Desember 2008 dan 2007: 2008 BNI Securities Majapahit Holding BV Perum Pegadaian PT Alfa Retailindo Tbk PT Arpeni Pratama Ocean Line PT Astra Graphia Tbk PT Astra Sedaya Finance PT Bank Ekspor Indonesia (Persero) PT Bank Mega Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank OCBC NISP Tbk PT Bank Pan Indonesia Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.296) (88. kecuali dinyatakan lain) 8.865) (82) (103. SURAT-SURAT BERHARGA (lanjutan) 2007 Rupiah Saldo awal tahun (Penambahan) pemulihan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Saldo akhir tahun (30.

375 539.569 5.971 706. tersedia untuk dijual dan dimiliki hingga jatuh tempo pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: 2008 a.620 2.420 4. Surat Edaran Bank Indonesia No.215 136 Laporan Tahunan BCA 2008 .dari pasar sekunder: Tingkat bunga tetap Obligasi non-rekapitalisasi pemerintah: Tingkat bunga tetap Jumlah obligasi pemerintah untuk diperdagangkan b.588.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. OBLIGASI PEMERINTAH Akun ini terdiri dari obligasi rekapitalisasi pemerintah yang diperoleh dalam rangka rekapitalisasi Bank (Catatan 1b) dan yang dibeli dari pasar sekunder dan obligasi non-rekapitalisasi pemerintah. Tersedia untuk dijual. kecuali dinyatakan lain) 8.dari pasar sekunder: Tingkat bunga tetap Tingkat bunga variabel Obligasi non-rekapitalisasi pemerintah: Tingkat bunga tetap Jumlah obligasi pemerintah tersedia untuk dijual 2007 idA+ idAABaa2 idA idA 2007 idA idA+ idAA idA+ idA idAAA idA- 139.079. Rincian obligasi pemerintah untuk tujuan diperdagangkan.719 2.619.272 36.161.801.719 2. nilai wajar: Rupiah: Obligasi rekapitalisasi pemerintah . Diperdagangkan.759 2. nilai wajar: Rupiah: Obligasi rekapitalisasi pemerintah .079.rekapitalisasi Bank: Tingkat bunga tetap Tingkat bunga variabel Obligasi rekapitalisasi pemerintah .619. SURAT-SURAT BERHARGA (lanjutan) 2008 PT Perkebunan Nusantara VII PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) PT PGN Euro Finance PT Sinar Sosro PT Surya Citra Televisi PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk PT Tunas Financindo Sarana 9.795 4.945 47.475 19.795 27.272 139. 3/18/DPM tanggal 31 Juli 2001 memperbolehkan seluruh obligasi pemerintah yang diterima dalam rangka rekapitalisasi bank untuk diperdagangkan di pasar sekunder.667.259 4.212 640.245 575.

648.911 34.202 9.778 8.259 b.034.950 Rincian obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual dan untuk dimiliki hingga jatuh tempo berdasarkan periode jatuh tempo: 2008 a.656.242 10.985.535.277 5.778 6.246 1. Dimiliki hingga jatuh tempo.083.289.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.407 41. harga perolehan setelah amortisasi premi/diskonto: Rupiah: Obligasi rekapitalisasi pemerintah .185 40.875 Valuta asing: Obligasi non-rekapitalisasi pemerintah: Tingkat bunga tetap Jumlah obligasi pemerintah yang dimiliki hingga jatuh tempo Jumlah obligasi pemerintah 1.322.dari pasar sekunder: Tingkat bunga tetap Tingkat bunga variabel Obligasi non-rekapitalisasi pemerintah: Tingkat bunga tetap 2007 6.863.488 9.965 19.064.491.rekapitalisasi Bank: Tingkat bunga tetap Tingkat bunga variabel Obligasi rekapitalisasi pemerintah .322.535. Dimiliki hingga jatuh tempo.632.859 8.795 47.765 546.237 17.115 4.171 39. kecuali dinyatakan lain) 9.115 46.810.777.514 2.862.886.217 550.171 4. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 2008 c.928.657 34. harga perolehan setelah amortisasi premi/diskonto: Lebih dari 1 tahun hingga 5 tahun Lebih dari 5 tahun 9.708 36.702 902.765.374 17.215 2007 Laporan Tahunan BCA 2008 137 .055. nilai wajar: Hingga 1 tahun Lebih dari 1 tahun hingga 5 tahun Lebih dari 5 tahun 4.083.588.190.240 41.719.667.123.420 4.503 33.619.260 24.233 9.048.892. Tersedia untuk dijual.

Reklasifikasi obligasi pemerintah dari kelompok dimiliki hingga jatuh tempo ke kelompok tersedia untuk dijual dilakukan untuk obligasi pemerintah yang jatuh temponya kurang dari enam bulan.494 21.180 21 11.619 47. Kontrak berjangka . TAGIHAN DAN KEWAJIBAN DERIVATIF Ikhtisar transaksi derivatif adalah sebagai berikut: 31 Desember 2008 Jumlah notional (nilai penuh dalam mata uang asli) Nilai wajar Tagihan derivatif Kewajiban derivatif Instrumen Terkait Nilai Tukar 1.217.820 dan Rp11.549 80.01% Frekuensi pembayaran bunga atas obligasi pemerintah adalah setiap 6 bulan kecuali untuk obligasi pemerintah dengan tingkat bunga variabel adalah setiap 3 bulan dan Obligasi Ritel Indonesia adalah setiap 1 bulan. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.28% 10.394 80.564.949 51. Kontrak berjangka .894 masing-masing pada tahun 2008 dan 2007.319 1.jual: USD 5.885.000 11.214 30. 10.32% 10.637.rekapitalisasi Bank Obligasi rekapitalisasi pemerintah .47% 7. Swap mata uang asing .02% 2007 8. Swap mata uang asing .394 138 Laporan Tahunan BCA 2008 .beli: USD 4.beli: USD 6.jual: USD JPY 3.980 3.beli: USD 2. kecuali dinyatakan lain) 9.869.425.018 12 5.526 68.19% 10.441 1.097.82% 10.25% 7. Spot mata uang asing .jual: USD Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan Bersih 31.291 11. Spot mata uang asing .000 18.300.973 68.dari pasar sekunder Obligasi non-rekapitalisasi pemerintah Valuta asing: Obligasi non-rekapitalisasi pemerintah 9.195 30.176 (682) 67.995 23.078.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. Bank melakukan reklasifikasi obligasi pemerintah dari kelompok dimiliki hingga jatuh tempo ke kelompok tersedia untuk dijual sebesar Rp16. Tingkat bunga rata-rata setahun: 2008 Rupiah: Obligasi rekapitalisasi pemerintah .580 14.

449 1.bersih Mutasi penyisihan penghapusan tagihan derivatif adalah sebagai berikut: 2008 Saldo awal tahun (Penambahan) pemulihan penyisihan selama tahun berjalan Saldo akhir tahun (227) (455) (682) 2007 (425) 198 (227) 68. Swap mata uang asing .715 18.821 2. Laporan Tahunan BCA 2008 139 .729 41.400.jual: USD Terkait Suku Bunga 1. TAGIHAN DAN KEWAJIBAN DERIVATIF (lanjutan) 31 Desember 2007 Jumlah notional (nilai penuh dalam mata uang asli) Nilai wajar Tagihan derivatif Kewajiban derivatif Instrumen Terkait Nilai Tukar 1.000 13.811. pembiayaan kredit dan penempatan untuk melindungi posisi terbuka valuta asing yang signifikan dan memitigasi eksposur risiko suku bunga.588.000 3.809 22.jual: USD EUR JPY 3.226 31.329 22. Bank tidak memiliki transaksi derivatif dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa.821 Manajemen yakin bahwa saldo penyisihan penghapusan yang telah dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari tagihan derivatif.447 31.029.309 16. kecuali dinyatakan lain) 10. Spot mata uang asing . Kontrak berjangka .333 55. Kontrak berjangka .736 53.494 2007 22.082. Spot mata uang asing .beli: USD 6. kolektibilitas tagihan derivatif adalah sebagai berikut: 2008 Lancar Dikurangi: Penyisihan penghapusan Jumlah tagihan derivatif .176 (682) 67.226 Bank menggunakan instrumen derivatif sebagaimana dimaksud diatas sebagai upaya melakukan pengelolaan dan mitigasi risiko nilai tukar.112 71 4 100 183 4 456 625 385 24 229 8.beli: USD 2. Per 31 Desember 2008 dan 2007.jual: USD 5.329. Swap suku bunga: USD 2.419 5.048 (227) 21.000.beli: USD 4.099 701 1 115.000 100.000 1.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.333.114.048 (227) 21. Swap mata uang asing . Swap mata uang asing dan suku bunga: USD Jumlah Dikurangi: Penyisihan penghapusan Bersih 35.

290.475) 692.637 8.727 1.265 1.505 Pihak ketiga: Modal kerja Investasi Konsumen Kartu kredit Pinjaman karyawan 58.215 71.786 100.268 164. setelah dikurangi penyesuaian nilai wajar akibat restrukturisasi kredit Dikurangi: Penyisihan penghapusan Rupiah Valuta asing 101.072 112. bersih 110. sebelum penyisihan penghapusan Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga.045.388.757.244 12.758 18.703 692.361.965 4.502 824.702.268 81.360 6.130.365 82.194 13.432 (96) 5.097.861 140 Laporan Tahunan BCA 2008 .325.132.929 3.319 2.479.100.757 2.126.131.633 (1.932) (2.287 373.328.504.392.121 19.065 (432) 824.368 64.026.308.652.560 82.389.125 112.720 5.152) 80.852.336 (2.785 122.696.784.960. KREDIT YANG DIBERIKAN Kredit yang diberikan menurut jenisnya: 2008 Rupiah: Pihak yang mempunyai hubungan istimewa: Modal kerja Investasi Konsumen Pinjaman karyawan 2007 319.352 11.192.893 152 550 10.862.149 Jumlah rupiah Valuta asing: Pihak ketiga: Modal kerja Investasi Konsumen Pinjaman karyawan Jumlah valuta asing Jumlah kredit yang diberikan Dikurangi: Penyesuaian nilai wajar akibat restrukturisasi kredit Jumlah kredit yang diberikan.481 Jumlah kredit yang diberikan.211 459.021.543) (431. kecuali dinyatakan lain) 11.914.784.226) (1.268 43.686.196.237 72.211 111.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.926) (206.

618) 747.194) 11.722) 535.301 (2.329 - 107.855) 22.260.794) 22.217 11.301 (7.824.564) 27.000 (3.659 (2.541) 3.195) 8.541 (377) 7.027.188 19.245.600.788 (121.194 (2.944 (10.821 (404.077 613.539) 746.854 (38.577) 8.554 Konstruksi Dikurangi: Penyisihan penghapusan 2.330) 2.328 Perdagangan.905) 169.761 (6.936 1.426) 25.221) 22.036) 597.426 (107.076 822 (42) 780 3.304 (477.955 8.199) 2.004.221 (517. kecuali dinyatakan lain) 11.623.149 (527.138 (9.480 88.742.406 150 (23) 127 875 (131) 744 244 (37) 207 1.283.254.587 (6.600 10.790) 4.369) 3.707) 9. restoran dan hotel Dikurangi: Penyisihan penghapusan 28.761) 63.339 Laporan Tahunan BCA 2008 141 .228.005 (451) 2.221.719.266) 2.788) 2.775) 121.529 (234.655 (246.878 (7.480 757.360 (1.895) 16.692.193.987 (1.452) 8.730 Pengangkutan.688) 167.794 (11.354 (418) 7.875.095 (32.800 584.903.775 (25.271.766 (165.954) 10.075 Listrik.551 Pertambangan Dikurangi: Penyisihan penghapusan 168.346 (210.000) - 23.044 (522) 522 225 (113) 112 4.579 (4.072.921) 56.189 723 (362) 361 1.728) 49.641.318 (866) 16.384 (8. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) Kredit yang diberikan menurut jenis industri: 2008 Dalam perhatian khusus Lancar PT Bank Central Asia Tbk: Rupiah: Manufaktur Dikurangi: Penyisihan penghapusan Kurang lancar Diragukan Macet Jumlah 22.765 (22.532.251) 28.320 Pertanian dan sarana pertanian Dikurangi: Penyisihan penghapusan 3.763 (1.201 7.106 (8.769 Jasa sosial/pelayanan masyarakat Dikurangi: Penyisihan penghapusan 603.360) 6.765) 1.554 66.929 (27. pergudangan dan komunikasi Dikurangi: Penyisihan penghapusan 8.533 (767) 766 9.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.799) 10.035 (100.898 3. gas dan air Dikurangi: Penyisihan penghapusan 753.487 181.317 (10.812 28.285.326 Jasa bisnis Dikurangi: Penyisihan penghapusan 10.814) 605.164 527.761) 3.134 (58) 1.239 (24.478 178.834.485 3.789 16.452 8.837) 170.884 (386.576 17.885.202 (48.

474.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.675 (87) 8.854.571 Kurang lancar 33.160) 411.724.681 1.463) 441.803 Perdagangan.979 (30.796 (178) 17. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) Kredit yang diberikan menurut jenis industri: (lanjutan) 2008 (lanjutan) Dalam perhatian khusus 943.081 (196.099.122 (408.571 142 Laporan Tahunan BCA 2008 .740 (137) 2.408) 22.141 4. kecuali dinyatakan lain) 11.983) 28.130. pergudangan dan komunikasi Dikurangi: Penyisihan penghapusan 416.053.309) 3.049.393 (22.376 (47.133.384) 4.262 (7. bersih Valuta asing: Manufaktur Dikurangi: Penyisihan penghapusan 96.675 (87) 8.238 114.849 Jasa sosial/pelayanan masyarakat Dikurangi: Penyisihan penghapusan 8.588 Pertambangan Dikurangi: Penyisihan penghapusan 3.341.221 (4.730 446.009 (4.243) 717.350 348.207 1.019 Konstruksi Dikurangi: Penyisihan penghapusan 17.311) 326.090 (164) 926 - Diragukan 44.551 (209.979) 1.795) - Jumlah 22.675 Jumlah rupiah.802.838) 4.359 Pertanian dan sarana pertanian Dikurangi: Penyisihan penghapusan 724.019 17.618 Pengangkutan.266 (4.130.618 416.406 39.722) 1.603 - Lancar Lain-lain Dikurangi: Penyisihan penghapusan 20.474 - Macet 124.262 (7.309) 3.646 4. restoran dan hotel Dikurangi: Penyisihan penghapusan 2.987.747.796 (178) 17.668.099.795 (1.596) 21.160) 30.722 Jasa bisnis Dikurangi: Penyisihan penghapusan 446.852.616 (198.777.962 724.106 (132.849 8.243) 717.169) 896.160) 411.803 2.160 (124.880 (31.880 (31.568 (185.266 (4.654) 1.901.009 (4.814 (22.876) 20.588 3.463) 441.526 98.854.082 2.

310) (96) 110.140) - 15.673) 21.445.439 (11.692.017) 7.356.798 (1.881 313.558 7.558) 172.610.026.574 (331.544) 3.182 108 (16) 92 7.994) 2.872 (206.757.395 Laporan Tahunan BCA 2008 143 .025) 15.022.269) 14.561) 280.772.785 4.592 Konstruksi Dikurangi: Penyisihan penghapusan 2.694 7.690 4.847 110.365) 2.011 (20.096 (2. bersih Jumlah kredit yang diberikan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Penyesuaian nilai wajar akibat restrukturisasi kredit Jumlah kredit yang diberikan.606. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) Kredit yang diberikan menurut jenis industri: (lanjutan) 2008 (lanjutan) Dalam perhatian khusus 328.128) (96) 107.797 (459.397.894 (2. bersih 10.791.601.186.344 (161.975.220.026 (41.780.336 (165) 110.140 (14.890.225 (54.838 Jasa bisnis Dikurangi: Penyisihan penghapusan 7.269 (8.191.571 (4.016) 15.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.561 (246.810 274 (41) 233 8.255 (32.716 (76.389 (29.646 (2.598 22.802.281 500 (250) 250 29 (15) 14 108.337 (44.400 (455.474 Macet 459.797) - Jumlah 11.281) 26.861 2007 Dalam perhatian khusus Lancar PT Bank Central Asia Tbk: Rupiah: Manufaktur Dikurangi: Penyisihan penghapusan Kurang lancar Diragukan Macet Jumlah 15.084) 11.607 Diragukan 78.337 (367) 6.203.574 Kurang lancar 926 136.471.529 109.671 (334) 6.544 9.154.969.570 Pertanian dan sarana pertanian Dikurangi: Penyisihan penghapusan 2.452 (1.727 2.735.337 13.699 Perdagangan.812 3.270) 7.558 (26. bersih Anak perusahaan.328) 2.357 134.562.214) 2.486 (172.494) 2.525.707.088 (3.991) 21.685 2.970 6.020.281 (108. rupiah dan valuta asing: Kredit yang diberikan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Jumlah kredit yang diberikan konsolidasi.920 (32.961 (39.404) 115.486) 8. kecuali dinyatakan lain) 11.082) 99.746) 7.786) 4.140 112.999.529 (631.344) 79.487) 39.076.161.499) 2.035 Lancar Jumlah valuta asing. restoran dan hotel Dikurangi: Penyisihan penghapusan 21.

kecuali dinyatakan lain) 11.195 (1.589.377.761 (144.483 (255) 25.959 Jasa sosial/pelayanan masyarakat Dikurangi: Penyisihan penghapusan 431.426 Lain-lain Dikurangi: Penyisihan penghapusan 14.550 (5.002.169 250.943 70.959.205.103) 14.923 (134.660 (78.516.677 (5.000) 136.453) 240.319) 4.530) 713.158) 126.943. pergudangan dan komunikasi Dikurangi: Penyisihan penghapusan 4.337) 528.483 (255) 25.559.800 - Lancar Pengangkutan.422 3.322) 1.637 Perdagangan.501 (27.337) 528.288 (16.316) 427.939) 4.637 1.861 Pertanian dan sarana pertanian Dikurangi: Penyisihan penghapusan 533.607 1. gas dan air Dikurangi: Penyisihan penghapusan 241.166 (3.305) 24.138 (2.532.450.880) 3.067 1.228 144 Laporan Tahunan BCA 2008 .558.973 Listrik.658 Jumlah rupiah.993.601 (780) 14. bersih Valuta asing: Manufaktur Dikurangi: Penyisihan penghapusan 69.658) 430.183 (15.184 (928) 5.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.256 40.340 25.506 (176) 3.593 59.425.303 Pertambangan Dikurangi: Penyisihan penghapusan 122.179 (4.233.222) 120.756) - Jumlah 5.169) 3.708 245.330 504 (25) 479 706 (35) 671 750.266 (21.501) 247.338 (139.501) 3.844 (2.138 (2. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) Kredit yang diberikan menurut jenis industri: (lanjutan) 2007 (lanjutan) Dalam perhatian khusus 15.597 (37.043 Jasa bisnis Dikurangi: Penyisihan penghapusan 250.983) 3.255 3.952 - Diragukan 43.166) 5.349.174 26.418) 239.898 (49.000 (3.633 134.866 (8.501) 247.105 (1.086 (346.661 533.627) 1. restoran dan hotel Dikurangi: Penyisihan penghapusan 1.677 (5.228 Kurang lancar 660 (99) 561 6.417.727 28.113) 34.756 (136.341 438.340 Konstruksi Dikurangi: Penyisihan penghapusan 25.625 32.821 3.143) 15.037.499 - Macet 27.706 (6.291 (7.983 (5.227) 23.641) 21.619 (4.097 15.236 (62) 1.715.541.

964 (38. kecuali dinyatakan lain) 11.815 6.964 (38.802.773 (993.358 Pertambangan Dikurangi: Penyisihan penghapusan 3.030) 3.140) - 424. rupiah dan valuta asing: Kredit yang diberikan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Jumlah kredit yang diberikan konsolidasi.679 65.422 (64) 6.764.985) (203) 79.115 Jasa sosial/pelayanan masyarakat Dikurangi: Penyisihan penghapusan 6.952 98.231.366 80.241) 419. bersih 9.934 152 (2) 150 9.802. bersih Jumlah kredit yang diberikan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Penyesuaian nilai wajar akibat restrukturisasi kredit Jumlah kredit yang diberikan.934 Lain-lain Dikurangi: Penyisihan penghapusan 152 (2) 150 Jumlah valuta asing.699.413 (47) 80.778) 83.056 (4.702.499 506. bersih Anak perusahaan.352 23.345.056 (4.601) 32.241) 419.585 3.385.481 Laporan Tahunan BCA 2008 145 . pergudangan dan komunikasi Dikurangi: Penyisihan penghapusan Kurang lancar Diragukan Macet Jumlah 424.105) (432) 80.140 (506.764.422 (64) 6.182 (138.601) (229) 1.351.984.457 (14.652 (1.815 25.358 3.974 1.370.934.292 82. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) Kredit yang diberikan menurut jenis industri: (lanjutan) 2007 (lanjutan) Dalam perhatian khusus Lancar Pengangkutan.100 (32.686.030) 3.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.

065 (432) 82.784.511.196.072 112.152) 80.107.652.132.336 (2.757.360 4.794 11.944.388.983 10.335 72.346 18.026.389.526 3.513 33.861 2007 15.487.388.876.481 Kredit yang diberikan menurut periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo: 2008 Rupiah: Hingga 1 tahun Lebih dari 1 tahun hingga 5 tahun Lebih dari 5 tahun Jumlah Rupiah Valuta asing: Hingga 1 tahun Lebih dari 1 tahun hingga 5 tahun Lebih dari 5 tahun Jumlah Valuta asing Jumlah Dikurangi: Penyesuaian nilai wajar akibat restrukturisasi kredit Jumlah kredit yang diberikan. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) Kredit yang diberikan menurut periode jatuh tempo berdasarkan perjanjian kredit: 2008 Rupiah: Hingga 1 tahun Lebih dari 1 tahun hingga 5 tahun Lebih dari 5 tahun Jumlah Rupiah Valuta asing: Hingga 1 tahun Lebih dari 1 tahun hingga 5 tahun Lebih dari 5 tahun Jumlah Valuta asing Jumlah Dikurangi: Penyesuaian nilai wajar akibat restrukturisasi kredit Jumlah kredit yang diberikan.992.192.652.196.475) 110.124.686.906.149.079.336 (2.432 (96) 112.529 2.633 (1.633 (1.539.983 12.178.091.560 82.652.686.784. sebelum penyisihan penghapusan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Jumlah kredit yang diberikan .086 3.475) 110.919 72.784.905 3.802.888.360 5.757.bersih 46.132.475 101. sebelum penyisihan penghapusan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Jumlah kredit yang diberikan .404.861 2007 41.560 82.322.505 5.065 (432) 82.505 3.757.152) 80.240 38.593 21.051 1. kecuali dinyatakan lain) 11.937 4.577 8.192.768 24.663 1.481 146 Laporan Tahunan BCA 2008 .702.389.bersih 55.072 112.375.007.026.569 10.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.465.093.864 101.749 4.702.784.117 30.585.432 (96) 112.472 11.

139 824.268 Kredit yang diberikan kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa dilakukan dengan persyaratan dan kondisi yang sama seperti yang diberikan kepada pihak ketiga.529.383 dan Rp4.130.095.56% . tabungan dan deposito berjangka yang dijaminkan untuk kredit yang diberikan masing-masing sebesar Rp5.390. Dalam laporannya kepada Bank Indonesia.283. saldo pada akhir tahun 2008 USD75. Tingkat bunga rata-rata setahun: 2008 Rupiah Valuta asing 11. Pinjaman untuk keperluan lainnya merupakan fasilitas pinjaman darurat sebesar maksimal Rp5 yang diberikan tanpa bunga.211 2007 164.29.94%. Bank menyatakan bahwa Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 telah memenuhi ketentuan BMPK.68% masing-masing pada tahun 2008 dan 2007.13% Kredit yang diberikan kepada karyawan Bank terdiri dari kredit untuk pembelian kendaraan. Giro.98% 7.287 131.21% 2007 11.155.89% dan 1. Pinjaman Kendaraan Bermotor dan Pinjaman Perumahan diberikan dengan suku bunga efektif lima persen (5%) per tahun.510 per 31 Desember 2008 dan 2007 (Catatan 14). Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan Bank per 31 Desember 2008 dan 2007 adalah masing-masing sebesar 0. Kredit yang diberikan kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: 2008 PT Profesional Telekomunikasi Indonesia PT Djarum Lain-lain 373.648 (2007: USD86. jaminan perusahaan dan pribadi.40% 6. partisipasi Bank berkisar antara 1. baik untuk pihak yang mempunyai hubungan istimewa maupun pihak ketiga. aktiva berwujud lainnya.840 1.785 319. Kredit sindikasi dengan pembagian risiko secara proporsional terhadap jumlah pendanaan Bank adalah sebagai berikut: 2008 Sebagai partisipan.978) 2007 2.750 Laporan Tahunan BCA 2008 147 . kecuali dinyatakan lain) 11. bangunan.632 692.523 (nilai penuh) dan Rp577.56% . rumah dan keperluan lainnya dengan berbagai jangka waktu dan dibayar kembali melalui pemotongan gaji setiap bulan. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) Kredit yang diberikan tersebut di atas merupakan kredit yang diberikan dalam rupiah dan valuta asing dengan berbagai bentuk jaminan termasuk real estate.71% dan 0.368 459.88.268 68.221 (nilai penuh) dan Rp1.276.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.

kredit Bank yang telah direstrukturisasi masing-masing sejumlah Rp68. yang mana dari jumlah tersebut tidak ada yang merupakan kredit bermasalah yang masih dalam proses restrukturisasi. 148 Laporan Tahunan BCA 2008 .154 3. pengurangan tunggakan bunga dan pelunasan sebagian pokok pinjaman Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.81% dari jumlah kredit yang diberikan Bank).72. dengan pendapatan bunga atas kredit non-performing masing-masing sejumlah ekuivalen Rp97. diragukan dan macet) pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.917 (nilai penuh) dan Rp338.536 2007 40. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 2008 Sebagai arranger.02% dan 20% . Kredit non-performing Bank (diklasifikasikan sebagai kurang lancar.50% . Bank tidak mempunyai komitmen untuk memberikan tambahan kredit.769 dan Rp669.536 dan Rp89.710 435. saldo pada akhir tahun 2008 USD57.064. Berikut ini adalah jenis dan jumlah kredit yang telah direstrukturisasi selama tahun 2008 dan 2007: 2008 Perpanjangan jangka waktu kredit Pengalihan fasilitas kredit Perpanjangan jangka waktu dan pengalihan fasilitas kredit Perpanjangan jangka waktu kredit dan skema restrukturisasi lain*) 26.880.257 15. kecuali dinyatakan lain) 11.821. partisipasi Bank berkisar antara 22.951 (nilai penuh) dan Rp66.536 38.50% masing-masing pada tahun 2008 dan 2007.531 1.826. setelah dikurangi penyesuaian nilai wajar akibat restrukturisasi kredit.600.424 dan Rp95.846 68.281 Bank juga mengadakan perjanjian kerjasama pembiayaan konsumen dengan pihak ketiga.870 3.713 33. Atas kredit yang telah direstrukturisasi tersebut. Bank tidak melakukan novasi kredit dalam rangka restrukturisasi kredit non-performing.60% dan 0.969 *) Skema restrukturisasi lain terutama terdiri dari penurunan tingkat suku bunga. Selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.875 124 89. antara lain PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk.969.038 dan Rp33.302. Segala risiko atas kerugian yang timbul sehubungan dengan fasilitas kredit yang diberikan dalam rangka pemberian fasilitas pembiayaan bersama akan ditanggung secara bersama-sama oleh kedua belah pihak secara proporsional sesuai bagian pembiayaan (partisipasi) masing-masing pihak. dengan penyisihan penghapusan aktiva masing-masing sejumlah Rp16. masing-masing sejumlah Rp674. PT Federal International Finance dan PT Indomobil Multifinance untuk memberikan fasilitas Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) kepada konsumen.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.697 (0.611 (2007: USD39.357) 2007 968.

926) Manajemen yakin bahwa saldo penyisihan penghapusan yang telah dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya kredit yang diberikan.226) Jumlah (1.808) 92. 4/7/PBI/2002 tanggal 27 September 2002.060) 214.325.517) (1.543) ____ 2007 Valuta asing (330.749 (206.403.237) (52.043) (142. adalah sebagai berikut: 2007 Rupiah Saldo awal tahun Penerimaan pembayaran kredit Selisih kurs yang timbul dari kredit yang dibeli dari BPPN dalam valuta asing Saldo akhir tahun Valuta asing 12.440) (52. Mutasi kredit yang dibeli dari BPPN selama tahun 2007.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.397) 39 - Laporan Tahunan BCA 2008 149 .060) 43. Bank tidak memberikan penambahan kredit kepada debitur atas kredit yang dibeli dari BPPN.734.592 (13.517) (1.358 (12.932) Jumlah (1.926) (980.152) Rupiah Saldo awal tahun (Penambahan) pemulihan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Penghapusan kredit Penerimaan kembali kredit yang telah dihapuskan Saldo akhir tahun (1.757.479.479.461) 170.469) 147.235) (235.592 (13.686. sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No.153. kecuali dinyatakan lain) 11.475) Rupiah Saldo awal tahun Penambahan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Penghapusan kredit Penerimaan kembali kredit yang telah dihapuskan Saldo akhir tahun (1.287 (11.152) (1. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) Mutasi penyisihan penghapusan kredit yang diberikan adalah sebagai berikut: ____ 2008 Valuta asing (206.568) (12.006) (2.226) (173.893 (12.358 (12.036 (11.203) 147.397) 39 Jumlah 12.686.469) (431.006) (2.

TAGIHAN AKSEPTASI a.299.089.460 84.923 922 2.897.285 397.307.106 4.365 5. Pada bulan Agustus 2007.467 (104) Jumlah (2.444 9.487 1.512 2.477 1.122 3.339. sebelum penyisihan penghapusan 2007 465. pihak ketiga: Rupiah Lancar Valuta asing Lancar Jumlah tagihan akseptasi kepada bank lain Jumlah tagihan akseptasi. Berdasarkan jenis mata uang: 2008 Tagihan akseptasi kepada debitur.363) 2.923 34.232 3. 12.080 4.538.467 (104) - Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2007.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. seluruh pembelian kredit dari BPPN telah lunas.956 150 Laporan Tahunan BCA 2008 .589 40. jumlah pendapatan bunga dan pendapatan lainnya yang diterima dari kredit yang dibeli dari BPPN berjumlah Rp556. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) Mutasi pendapatan yang ditangguhkan atas kredit yang dibeli dari BPPN selama tahun 2007 adalah sebagai berikut: 2007 Rupiah Saldo awal tahun Koreksi pendapatan ditangguhkan karena penerimaan di atas nilai pembelian Selisih kurs yang timbul dari pendapatan yang ditangguhkan dalam valuta asing Saldo akhir tahun Valuta asing (2. kecuali dinyatakan lain) 11.930 208. pihak ketiga: Rupiah Lancar Dalam perhatian khusus Valuta asing Lancar Dalam perhatian khusus Kurang lancar Jumlah tagihan kepada debitur Tagihan akseptasi kepada bank lain.363) 2.150 218.

Laporan Tahunan BCA 2008 151 .649 Valuta asing 1.954 661.955 29.718 2007 (4.970.703 b.944 4. kecuali dinyatakan lain) 12.171 752. Berdasarkan jenis mata uang: (lanjutan) 2008 Dikurangi: Penyisihan penghapusan Rupiah Valuta asing (4. Berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo: 2008 Rupiah Hingga 1 bulan Lebih dari 1 bulan .480 679.318) (1.196 562.309. Mutasi penyisihan penghapusan tagihan akseptasi adalah sebagai berikut: 2008 Rupiah Saldo awal tahun Penambahan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Saldo akhir tahun (4.260 476.538) (397) (24.315.647) Manajemen yakin bahwa saldo penyisihan penghapusan yang telah dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya tagihan akseptasi.830.102 3.308 403.385.647) Jumlah tagihan akseptasi .400 2007 Valuta asing 708.253) Jumlah (24.219) Jumlah (22.219) (24.365 Rupiah 84.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.3 bulan Lebih dari 3 bulan .bersih 4.253) (100.831) 2007 Rupiah Saldo awal tahun (Penambahan) pemulihan penyisihan selama tahun berjalan Selisih kurs yang timbul dari penyisihan penghapusan dalam valuta asing Saldo akhir tahun (2.967 1.795) (4.738.034) (20.339.902 (120.794 3.6 bulan Lebih dari 6 bulan .695 29.034) Valuta asing (20.239) (1.808 202.936.816) (115.186.12 bulan 76.307.816) Valuta asing (20.716 Jumlah 1.284 116. TAGIHAN AKSEPTASI (lanjutan) a.902 (115.296) 3.612 1.612 2.079) 257 (397) (20.831) (120.219) (99.328 168.253) 2.514) 3.034) (782) (4.762 863.499 920.061 232.906 1.556 Jumlah 793.944 3.956 c.

968 11.373.283 5.532 1.482 15.891 273.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.291.d.238.291 55.195 22.779 125.532 772.689 1.623) 464.785 Saldo Awal Penambahan**) Pengurangan Saldo Akhir 842.835. AKTIVA TETAP Mutasi aktiva tetap adalah sebagai berikut: Mutasi dari 1 Januari 2008 s.096) (10.800 (6.236.893 29.644.722) (63.536 2.132 83.387 7.503.162.094 125.918) 919.827) (421.430 7.517.253 416.030 273.966 37.144 806.355) (169.504.029.030 2.405 2.048 2. 31 Desember 2008 Biaya Perolehan/Revaluasi Pemilikan langsung Tanah*) Bangunan*) Perlengkapan dan peralatan kantor*) Kendaraan bermotor Aktiva dalam penyelesaian Aktiva sewa guna usaha Jumlah biaya perolehan/revaluasi Akumulasi Penyusutan dan Amortisasi Pemilikan langsung Bangunan Perlengkapan dan peralatan kantor Kendaraan bermotor Aktiva sewa guna usaha Jumlah akumulasi penyusutan dan amortisasi Nilai buku bersih Pemilikan langsung Tanah Bangunan Perlengkapan dan peralatan kantor Kendaraan bermotor Aktiva dalam penyelesaian Aktiva sewa guna usaha 919.460) (15.782.046 632.487 4.356 2.235 2.224 1.495 2.702 2.034 309.861) (88.186 1.736) (713.771) (9.039 (6.935 31.532 1.680 2.679) (11.034) (89.698 6. 152 Laporan Tahunan BCA 2008 .380 368.468 *) Direvaluasi pada tahun 1998 dan 2000 (Catatan 21) **) Termasuk dalam penambahan aktiva tetap adalah reklasifikasi dari aktiva dalam penyelesaian.046. kecuali dinyatakan lain) 13.771 14.701 360.771 15.

827) (44.841 *) Direvaluasi pada tahun 1998 dan 2000 (Catatan 21) **) Termasuk dalam penambahan aktiva tetap adalah reklasifikasi dari aktiva dalam penyelesaian.503.935 31.702 2.213 29.050) (47.156) 416.210 (2.799) (118.998 48.053 4.697.150.945) (61.322 3.186 1.088 273.158 4.d.224 1.966 37.431 1.821 dan USD197.961 196. kecuali dinyatakan lain) 13.308 11.495 2.476 4.207 (280) (5.237 48.113) (55.291.938 39.140.987.271 381. Bank telah mengasuransikan aktiva tetap (tidak termasuk hak atas tanah) untuk menutupi kemungkinan kerugian terhadap risiko kebakaran.271 509. Laporan Tahunan BCA 2008 153 .938. Manajemen yakin bahwa nilai pertanggungan tersebut telah memadai untuk menutup kerugian yang mungkin terjadi atas aktiva tetap yang dipertanggungkan.462 4. AKTIVA TETAP (lanjutan) Mutasi dari 1 Januari 2007 s.541 117.991.459 11 481.238.600 1.647 2.046.161) (11.459 325.030 273.316 201.918.968 3.815 1.782.468 1.785 2.81 (nilai penuh).132 Akumulasi Penyusutan dan Amortisasi Pemilikan langsung Bangunan Perlengkapan dan peralatan Kantor Kendaraan bermotor Aktiva sewa guna usaha 369.487 4.430 7. 31 Desember 2007 Biaya Perolehan/Revaluasi Pemilikan langsung Tanah*) Bangunan*) Perlengkapan dan peralatan kantor*) Kendaraan bermotor Aktiva dalam penyelesaian Aktiva sewa guna usaha Saldo Awal Saldo Akhir Penambahan**) Pengurangan 812.002.291 Nilai buku bersih Pemilikan langsung Tanah Bangunan Perlengkapan dan peralatan kantor Kendaraan bermotor Aktiva dalam penyelesaian Aktiva sewa guna usaha 842.031 5.968 11.504.264. pencurian dan bencana alam dengan nilai pertanggungan asuransi per 31 Desember 2008 sebesar Rp1.186 630.269) (12.773 45.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.288) 842.

403 11.352 43.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.876.231.634. SIMPANAN DARI NASABAH DAN BANK LAIN Simpanan dari nasabah: 2008 Giro: 2007 Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Rupiah Valuta asing 988 10.866 52.966.614 5.506.360.344.968 Jumlah tabungan dari nasabah Deposito berjangka: Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Rupiah Valuta asing 105.506.292 89.481 34.290 45 55 100 45 47 92 45.939 94.626 50.729.145 Jumlah giro dari nasabah Tabungan: Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Rupiah Pihak ketiga Rupiah Tahapan Tapres 51.160.726.998 26.672 4.536 29.629 7.847 100.109 4.171.095 154 Laporan Tahunan BCA 2008 .877 4.182 5. kecuali dinyatakan lain) 14.949.857 509 43.551.383.703.129 8.929.225.415.391 1.995 Jumlah deposito berjangka dari nasabah 52.935.298 50.967.128.390.131 6.899.789 596 51.678 105.331 6.390 Pihak ketiga Rupiah Valuta asing 44.833 Pihak ketiga Rupiah Valuta asing Giro BCA Dolar BCA Ekstra 36.477.150 5.121 94.779.

673 Jumlah 40.590 178.353 3.832 8.309.770.415.048.629 4.023 80.404 45.104.890 304.003 53.755 3.906.420 189.133.739 46.941 8.489 209.906 50.962 4.146 Rupiah 36.635.728 116.249 44.400 105.489 6.648 5.565 8.487.146 Rupiah 37.370.014.366.332.968 2007 Valuta asing 4.091 447.432 209.172.138.968 2007 Valuta asing 4.165 3.641 Laporan Tahunan BCA 2008 155 .962 45.255 677.776 47.506 8.503.779.921 622. kecuali dinyatakan lain) 14.942 Deposito berjangka menurut periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo: 2008 Rupiah Hingga 1 bulan Lebih dari 1 bulan hingga 3 bulan Lebih dari 3 bulan hingga 6 bulan Lebih dari 6 bulan hingga 12 bulan 29. SIMPANAN DARI NASABAH DAN BANK LAIN (lanjutan) 2008 Jumlah simpanan dari nasabah: Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Jumlah simpanan dari nasabah Simpanan dari bank lain: Giro: Pihak ketiga Rupiah Valuta asing Jumlah giro dari bank lain Deposito berjangka: Pihak ketiga Rupiah Interbank call money: Pihak ketiga Valuta asing Jumlah simpanan dari bank lain Deposito berjangka berdasarkan jangka waktu: 2008 Rupiah 1 bulan 3 bulan 6 bulan 12 bulan 27.742.130.779.267 196.383.599.598.171.768.352 2.820.828 8.713 3.288.247.213 201.888 1.813 118.500 3.786.258 144.346 44.673 Jumlah 41.333.743.295.852 5.921 Jumlah 37.953.143.548.225 Valuta asing 7.598.716 1.145.852 53.788 4.047.488 1.921 Jumlah 35.378.251 1.455.000 4.115.528.415.092 3.963 566.453.225 Valuta asing 7.293 212.272.641 2007 33.754 8.473.311.839.610 2.051 42.814 4.113 200.548.142 1.771 189.375 2.944 4.768.294.033 50.448.841 325.837 4.191 41.867.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.495 4.983 793.688.915 2.014.064.

PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.92% 3.361 2.427 1.382 82. Berdasarkan jenis mata uang dan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: 2008 Kewajiban kepada debitur.87% 6.870.781 4.617 1.383 2007 17.79% Valuta asing % 2.510 15.72% 0.589 44.53% Rupiah % 1.72% 3. pihak ketiga: Rupiah Valuta asing Jumlah kewajiban kepada bank lain 18.27% 0.48% 7.130.45% 0.199 2007 10.183 3.33% 3.859 8.691.87% 2.573 4.65% 6.903 156 Laporan Tahunan BCA 2008 .21% 5.330 211.25% 6.44% 8.283.20% 3.820.270 34.822 2.84% 6.71% Simpanan yang dijaminkan untuk kredit yang diberikan Bank pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Catatan 11) adalah sebagai berikut: 2008 Giro Tabungan Deposito berjangka 24.564.042 438. SIMPANAN DARI NASABAH DAN BANK LAIN (lanjutan) Tingkat bunga rata-rata setahun: 2008 Rupiah % Nasabah: Giro Tabungan Deposito berjangka Bank lain: Giro Deposito berjangka Interbank call money 1.109.988 3.22% 0.560 5.20% 2007 Valuta asing % 2.949 314. pihak ketiga: Rupiah Valuta asing Jumlah kewajiban kepada debitur Kewajiban kepada bank lain.044 1.797. kecuali dinyatakan lain) 14.647.879.869 230. KEWAJIBAN AKSEPTASI a.

075 sebagai bagian dari beban pajak pada tahun berjalan.167.869.691 Jumlah 1.12 bulan 17. KEWAJIBAN AKSEPTASI (lanjutan) b.691 Valuta asing 1.567 53.257.912.109.022 1.519 429.tahun berjalan: PT Bank Central Asia Tbk Anak perusahaan 2.479.845 26. kecuali dinyatakan lain) 15.635 b. Hutang pajak 2008 Pajak penghasilan pasal 21 Pajak penghasilan pasal 23 Pajak penghasilan pasal 25/29 Pajak penghasilan pasal 26 Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Pajak lainnya 66.131 406.378 Laporan Tahunan BCA 2008 157 .594 29.866 119.574 132.382 Rupiah 39. 36 Tahun 2008.612 1.978 115.366 2.960 620.904 (15.320 92.492 3.622 297.016 Jumlah 637. Perubahan tersebut juga mencakup perubahan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya menggunakan tarif pajak bertingkat menjadi tarif tunggal yaitu 28% untuk tahun fiskal 2009 dan 25% untuk tahun fiskal 2010 dan seterusnya.868 1.3 bulan Lebih dari 3 bulan .927) (25.938.900 2.025 2007 56.342.612 2.184.474 Manfaat pajak .383 205.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.651) 81 (398.846 8.943.120 3.tangguhan: PT Bank Central Asia Tbk Anak perusahaan 2007 1.393 567.599.570) 1.944 3. Berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo: 2008 Rupiah Hingga 1 bulan Lebih dari 1 bulan . 7 Tahun 1983 mengenai “Pajak Penghasilan” diubah untuk keempat kalinya dengan Undang-undang No.991 68.720) (9.839 429.082.862 84. PAJAK PENGHASILAN a.034 1. 2008 Beban pajak .887 2007 Valuta asing 598. Undang-undang No. Beban pajak Pada September 2008.492 3.944 3. Bank mencatat dampak perubahan tarif pajak tangguhan sebesar Rp78.120 2.299 504.976 406.594 29.871 (398.487.760 518 500.903 16.612 1.691.647) 1.6 bulan Lebih dari 6 bulan .

710 1. Ketentuan tersebut harus dipenuhi oleh Wajib Pajak dalam waktu paling singkat 6 (enam) bulan (183 (seratus delapan puluh tiga) hari kalender) dalam jangka waktu 1 (satu) tahun pajak. Peraturan Menteri Keuangan ini mulai berlaku pada tanggal 30 Desember 2008 dan mempunyai daya laku surut terhitung sejak tanggal 1 Januari 2008.553) 7. Bank telah mendapatkan surat keterangan dari Biro Administrasi Efek atas pemenuhan kriteria-kriteria di atas.477 (229.043 201.903 (286.H.817) (192.1 untuk setiap tahun pajak terkait.720. Rekonsiliasi dari laba akuntansi konsolidasi sebelum beban pajak ke laba fiskal Bank adalah sebagai berikut: 2008 Laba akuntansi konsolidasi sebelum beban pajak Eliminasi Sebelum eliminasi Laba anak perusahaan sebelum beban pajak Laba akuntansi sebelum beban pajak (Bank) Beda permanen: Kesejahteraan karyawan Beban pajak Pendapatan sewa yang dikenakan pajak final Bagian laba anak perusahaan Pendapatan lain yang tidak dapat ditambahkan/ dikurangkan untuk tujuan perhitungan pajak.493 (7. Pajak penghasilan badan dihitung untuk setiap perusahaan sebagai suatu badan hukum yang terpisah (laporan keuangan konsolidasi tidak dapat diterapkan dalam perhitungan pajak penghasilan badan). Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No.350 9.485) (15.954) 6.630 171. Masing-masing Pihak yang dimaksud di atas hanya boleh memiliki saham kurang dari 5% (lima persen) dari keseluruhan saham yang disetor.343. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) c.1-6 sebagaimana diatur dalam Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam .401.849) (70. Pada tanggal 19 Januari 2009.635. 238/PMK.523 6.561) 158 Laporan Tahunan BCA 2008 . 2.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.H.144) (162.03/2008 tentang Tata Cara Pelaksanaan dan Pengawasan Pemberian Penurunan Tarif Bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri yang Berbentuk Perseroan Terbuka yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan pada tanggal 30 Desember 2008 dalam Pasal 2 memutuskan bahwa Wajib Pajak dapat memperoleh penurunan tarif Pajak Penghasilan sebesar 5% (lima persen) lebih rendah dari tarif tertinggi Pajak Penghasilan Wajib Pajak Badan Dalam Negeri sebagaimana diatur dalam Pasal 17 ayat (1) huruf b Undang-undang. Penurunan Tarif Pajak Penghasilan tersebut diberikan apabila memenuhi kriteria sebagai berikut: 1. bersih 7.873) (126.847 6.LK) Nomor X.860 7. Wajib Pajak harus melampirkan surat keterangan dari Biro Administrasi Efek pada Surat Pemberitahuan Tahunan PPh Wajib Pajak Badan dengan melampirkan formulir X.573.921.601 (4. kecuali dinyatakan lain) 16.135) (148. Jumlah kepemilikan saham publiknya 40% (empat puluh persen) atau lebih dari keseluruhan saham yang disetor dan saham tersebut dimiliki paling sedikit oleh 300 (tiga ratus) Pihak.938) 2007 6. 3.

912.353) (197.543) 1.085 Laba kena pajak 9.912.396 (18) 1.055) (21.545) (4.201 2007 6. kecuali dinyatakan lain) 16.401 6.417 (18) (451.013 Perbedaan permanen dengan tarif pajak 30%: PT Bank Central Asia Tbk Kesejahteraan karyawan Beban pajak Pendapatan sewa yang dikenakan pajak final Bagian laba anak perusahaan Pendapatan lain yang tidak dapat ditambahkan/dikurangkan untuk tujuan perhitungan pajak.497 2007 173.460.414 1.285 2.593 1.927 47.233.233.konsolidasi e.132 59.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.075 1.031.462) (38. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 2008 Beda temporer: Kewajiban imbalan pasca-kerja Bagian laba perusahaan asosiasi Beban (pemulihan) penyisihan penghapusan aktiva produktif (Laba) rugi belum direalisasi dari surat-surat berharga dan obligasi pemerintah untuk tujuan diperdagangkan (Pendapatan) beban lain yang tidak dapat ditambahkan/ dikurangkan untuk tujuan perhitungan pajak.285 (15. Rekonsiliasi antara laba akuntansi konsolidasi sebelum pajak dikali tarif pajak maksimum yang berlaku dengan beban pajak adalah sebagai berikut: 2008 Laba akuntansi konsolidasi sebelum pajak Tarif pajak maksimum 7.013 448 (2.031.244) 2.131 52.589.871.259) 195.316.Bank Beban pajak .594 2007 6.675 1.043 30% 2. bersih Beban pajak .363 d.630 30% 1.497 282.317.Anak Perusahaan Efek dari tarif pajak progresif Penyesuaian tarif pajak penghasilan badan (Catatan 16c) Penyesuaian tarif pajak tangguhan Beban pajak . Perhitungan pajak kini dan hutang pajak adalah sebagai berikut: 2008 Laba kena pajak: PT Bank Central Asia Tbk Anak perusahaan 9.313.378 Laporan Tahunan BCA 2008 159 .721 40.880 (1.141) (44.920.401.720.489 2.589) 44.570) 78.097 9.363 226.943.242.838 6.258.337 (10.904 2. bersih 161.

826 Kewajiban pajak tangguhan: Laba belum direalisasi atas surat-surat berharga dan obligasi pemerintah untuk tujuan diperdagangkan dan yang tersedia untuk dijual Penyusutan aktiva tetap (9.862 84.257.810 Aktiva pajak tangguhan.357 354.PT Bank Central Asia Tbk: Aktiva pajak tangguhan: Penyisihan penghapusan aktiva produktif Penerimaan dari kredit yang diberikan yang diklasifikasikan sebagai diragukan dan macet Penyesuaian nilai wajar akibat kuasi reorganisasi Pendapatan yang ditangguhkan atas restrukturisasi kredit Biaya cadangan tantiem Kewajiban imbalan pasca-kerja Lainnya 2007 474.034 1.354) Hutang pajak: PT Bank Central Asia Tbk Anak perusahaan 2007 1.045.120 175. kecuali dinyatakan lain) 16.674) (37.560) (41) (9.335 1.991 68.861 53.331 160 Laporan Tahunan BCA 2008 .515 2.474 Pajak dibayar dimuka: PT Bank Central Asia Tbk Anak perusahaan (1.047) 269.494) (2.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.694. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 2008 Pajak tahun berjalan: PT Bank Central Asia Tbk Anak perusahaan 2.016) 353.988. Aktiva dan kewajiban pajak tangguhan yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: 2008 Induk perusahaan .732.131 199.293 10.833 756.317 30.025 (1. bersih PT Bank Central Asia Tbk* 747.342.938.860) (56.118 297.612 2.718 11.002 28.198 129 15.869.978 f.452 27 17.373) (1.661 205.601) (985) (31) (1.909 189.932 135.

502 15. Bank mengajukan permohonan banding atas hasil keberatan tersebut.I/13/2008.I/13/2008 dan No. KEP-565/WPJ. KEP-561/WPJ.19/BD. Kep-041/WPJ. Bank telah membayar angsuran pertama sebesar Rp162. Pajak-pajak Bank tahun 2003 telah diperiksa oleh kantor pajak dan ditetapkan kekurangan pajak yang seluruhnya berjumlah Rp160. seluruh permohonan banding telah dikabulkan dan telah dikembalikan.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. Bank telah menyetorkan seluruh tambahan pajak tersebut dan mengajukan keberatan atas koreksi pajak-pajak tersebut di tahun 2006. Pada tanggal 20 Februari 2007. Pada tahun 2006. Sesuai dengan peraturan perpajakan di Indonesia.19/BD.742. No.562 per 31 Desember 2008 dan 2007.I/13/2008 tertanggal 2 April 2008.545.717. bersih 7. KEP-545/WPJ. i. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 2008 Anak perusahaan BCA Finance Limited PT BCA Finance (dahulu PT Central Sari Finance) Jumlah aktiva pajak tangguhan. Pada tanggal 31 Desember 2006.595 15.967. Direktorat Jenderal Pajak masih mengajukan permohonan Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung atas imbalan bunga tersebut. h. seluruh permohonan banding telah dikabulkan dan telah dikembalikan.743 dilunasi di tahun 2007. No.05/2007 tanggal 22 November 2007. 13603/PP/M. Di samping itu. Bank mengajukan keberatan atas SKPKB tersebut di tahun 2007. sisanya sebesar Rp162. Berdasarkan Putusan Pengadilan Pajak tanggal 28 Juli 2008 dengan No. Kantor pajak dapat menetapkan/mengubah pajak-pajak tersebut dalam waktu sepuluh tahun sejak saat terhutangnya pajak. Pada tahun 2007. Namun atas Putusan Pengadilan Pajak tersebut. Bank dan Anak Perusahaannya di Indonesia melaporkan/menyetorkan pajak untuk setiap perusahaan sebagai suatu badan hukum yang terpisah (pelaporan pajak penghasilan konsolidasi tidak diperbolehkan) berdasarkan sistem self assessment. Disamping itu.803.693 dan Rp9. fiskus menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) Pajak Penghasilan pasal 26 untuk tahun 2002 dan 2004 sebesar Rp325. kecuali dinyatakan lain) 16. Laporan Tahunan BCA 2008 161 .05/2007 tanggal 3 Desember 2007.19/BD. Bank mendapatkan tambahan berupa imbalan bunga sebesar Rp74. 14623/PP/M.I/13/2008.686 2007 6. Namun atas Putusan Pengadilan Pajak tersebut.842 376. dan No. 14622/PP/M. namun keberatan tersebut ditolak oleh fiskus melalui surat keputusan No. Pada tanggal 14 Februari 2008.760 770. Direktorat Jenderal Pajak masih mengajukan permohonan Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung atas imbalan bunga tersebut. Bank mengajukan permohonan banding atas hasil keberatan tersebut.05/2007 tanggal 6 Februari 2007. Bank mendapatkan tambahan berupa imbalan bunga sebesar Rp117. masing-masing sebesar Rp14. g. namun keberatan tersebut ditolak oleh kantor pajak melalui surat keputusan No.485 yang harus dibayar dalam 7 kali angsuran. Berdasarkan Putusan Pengadilan Pajak No. Bank telah melunasi tagihan pajak Bunga atas Pajak Penghasilan pasal 26 untuk tahun 2002 dan 2004 sebesar Rp5.19/BD.05/2007 tanggal 30 November 2007. 14624/PP/M.154 *) Termasuk pengaruh pajak tangguhan atas laba belum direalisasi atas surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual yang dicatat di ekuitas.

162 Laporan Tahunan BCA 2008 .917 110.813 25.480 121.512 448.325 751.670 1.083.480 (3) Pinjaman dua tahap (two-step loans): Pinjaman dari Japan Bank for International Cooperation 4. PINJAMAN YANG DITERIMA Tingkat bunga rata-rata setahun 2008 % Rupiah: (1) Kredit Likuiditas dari Bank Indonesia: Kredit Usaha Tani (KUT).38 6.50 70. untuk disalurkan kepada debitur-debitur di Indonesia yang memenuhi persyaratan program fasilitas kredit yang bersangkutan. jatuh tempo antara 15 April 2006 sampai 30 April 2008 2007 % 2008 2007 - - 583 583 3.09 12.75 10. (1) Kredit likuiditas rupiah dari Bank Indonesia Kredit likuiditas rupiah dari Bank Indonesia merupakan fasilitas kredit yang diperoleh Bank sebagai bank swasta nasional di Indonesia. jatuh tempo antara 30 Juni 2007 sampai 1 Januari 2013 Kredit Koperasi (KKPA).28 - 4.000 10.769 148.75 7.076 (2) Pinjaman dari bank lain dan lembaga keuangan lainnya: PT Bank UOB Buana Tbk PT Bank Chinatrust Indonesia PT Bank OCBC Indonesia PT Bank Windu Kentjana International Tbk (dahulu PT Bank Multicor) 12.230 935.440 184.000 1.325 Bank tidak memiliki pinjaman yang diterima dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa.995 Valuta asing: (4) Pinjaman dari bank lain (5) Lain-lain 3. masih dalam proses untuk penutupan perjanjian Kredit Pemilikan Rumah (KPR/KPRS/KPRSS). jatuh tempo 30 September 2000.000 35.64 313 896 422 71 1.92 5.000 85.000 10. kecuali dinyatakan lain) 17.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.75 13.512 337.000 90.06 - 10.66 7.55 19.66 327.000 10.

yang bertujuan untuk membiayai proyek-proyek yang memberikan kontribusi positif dalam mengembangkan investasi. rasio hutang terhadap ekuitas adalah maksimum 10 kali kecuali PT Bank Chinatrust Indonesia yang mensyaratkan maksimum 8 kali. Seluruh fasilitas pinjaman dijaminkan dengan tagihan sewa guna usaha dan piutang pembiayaan konsumen kecuali untuk fasilitas pinjaman dari PT Bank Windu Kentjana International Tbk (dahulu PT Bank Multicor) yang dijaminkan dengan deposito berjangka Anak Perusahaan dan tagihan sewa guna usaha.000 100. yang bertujuan untuk membiayai perusahaan-perusahaan yang bermaksud untuk membeli peralatan pencegah polusi. Perjanjian pinjaman di atas mewajibkan Anak Perusahaan menjaga rasio keuangan signifikan sebagai berikut: i. Laporan Tahunan BCA 2008 163 . kompensasi. Rincian fasilitas pinjaman yang diterima per 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: Pinjaman Bank PT Bank UOB Buana Tbk (dahulu PT Bank Buana Indonesia Tbk) PT Bank Chinatrust Indonesia PT Bank Windu Kentjana International Tbk (dahulu PT Bank Multicor) PT Bank OCBC Indonesia *) Jumlah fasilitas Fasilitas tersedia sejak Jatuh tempo fasilitas 150. pajak dan cukai. (3) Pinjaman dua tahap (two-step loans) Pinjaman dua tahap (two-step loans) merupakan pinjaman yang pada awalnya diberikan kepada Pemerintah Indonesia.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. Proyek-proyek yang terlibat di dalam refinancing. yang kemudian disalurkan kepada debitur yang memenuhi persyaratan melalui bank-bank di Indonesia.000 8 September 2007 18 Februari 2008 8 September 2009 18 Februari 2009 *) 37. rasio laba bersih sebelum pajak terhadap beban bunga dan rasio hutang terhadap modal yang dipersyaratkan oleh PT Bank UOB Buana Tbk masing-masing adalah maksimum 1. b.000 50. Fasilitas-fasilitas yang diberikan kepada Bank adalah sebagai berikut: a. PAE Program.2 dan 7 kali. Dari Overseas Economic Cooperation Fund (OECF-AJDF) (sekarang Japan Bank for International Cooperation): • • SSI Program. ii. kecuali dinyatakan lain) 17. yang bertujuan untuk membiayai industri berskala kecil. terutama untuk industri berskala kecil. bidang umum dan administrasi. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) (2) Pinjaman dari bank lain Merupakan pinjaman untuk modal kerja PT BCA Finance (dahulu PT Central Sari Finance) dari bank lain.000 29 Juli 2005 19 Agustus 2008 25 Agustus 2008 28 Februari 2009 Pinjaman telah lunas pada tanggal 25 Agustus 2008 dan tidak diperpanjang lagi. Dari Export-Import Bank of Japan (sekarang Japan Bank for International Cooperation): AJDF. dan pembelian tanah tidak diperkenankan untuk mendapatkan kredit dari program-program tersebut di atas.

000. Fasilitas-fasilitas pinjaman akan jatuh tempo dalam jangka waktu 15 tahun (kecuali untuk OECF-AJDF: 20 tahun) dengan tenggang waktu maksimum 3 tahun (kecuali untuk OECF-AJDF: 5 tahun). berdasarkan perjanjian fasilitas tanggal 3 September 2007. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) (3) Pinjaman dua tahap (two-step loans) (lanjutan) Persyaratan fasilitas-fasilitas pinjaman tersebut adalah sebagai berikut: Fasilitas tersedia sejak Jatuh tempo angsuran pertama Fasilitas pinjaman Overseas Economic Cooperation Fund (OECF .AJDF) (sekarang Japan Bank for International Cooperation): SSI PAE JPY 435.75%.710.000 yang terdiri dari Tranche A sebesar USD50.000. terhitung sejak tanggal penarikan pertama pinjaman. kecuali dinyatakan lain) 17.000. yang tidak boleh lebih rendah dari suku bunga pinjaman yang diterima Bank ditambah 1. saldo hutang Bank kepada Bank Indonesia/Pemerintah Republik Indonesia untuk fasilitas-fasilitas pinjaman ini akan dibayar dalam rupiah (sejumlah ekuivalen rupiah dari jumlah penarikan fasilitas pinjaman dengan menggunakan kurs pada tanggal penarikan pinjaman).PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. Per tanggal 3 Oktober 2008 pinjaman Bank dari Standard Chartered Bank.000 1994 15 Desember 1997 Dalam menyalurkan fasilitas pinjaman dua tahap (two-step loans) kepada debitur. cabang Jakarta. Tingkat bunga fasilitas tersebut di atas dihitung berdasarkan suku bunga rata-rata SBI tiga-bulanan selama enam bulan terakhir dengan penyesuaian tertentu. 164 Laporan Tahunan BCA 2008 . Seluruh fasilitas telah ditarik oleh Bank dengan periode pinjaman untuk Tranche A adalah selama 1 tahun dan untuk Tranche B adalah selama 3 tahun sejak tanggal penarikan. cabang Jakarta untuk Tranche A telah dilunasi oleh Bank. dan dibayar dalam 24 kali angsuran setengah-tahunan (kecuali untuk OECF-AJDF: 30 angsuran setengah-tahunan) terhitung sejak tanggal jatuh tempo angsuran pertama.322.000.797 JPY 3. berdasarkan perjanjian pinjaman.000. dengan jumlah maksimum fasilitas sebesar USD80.000. Bank diharuskan untuk melakukan pengawasan bahwa proyek yang dibiayai tersebut: • • memperhatikan kepentingan umum dan nasional.000 1993 1993 15 Agustus 1998 15 Agustus 1998 Export-Import Bank of Japan (sekarang Japan Bank for International Cooperation): AJDF JPY 905.000 dan Tranche B sebesar USD30. Walaupun jumlah fasilitas pinjaman dinyatakan dalam valuta asing. (4) Pinjaman dari bank lain Pinjaman dari bank lain merupakan pinjaman Bank dari Standard Chartered Bank. menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.

655.353 (45. qq Farallon Capital Management LLC.853) 13. 19. harga perolehan (Catatan 1) Saham beredar Nilai nominal Jumlah saham 2007 Nilai nominal 88.500.942 Komposisi pemegang saham pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.000 (31.996) 1. Mutasi estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif selama tahun yang berakhir pada tanggal tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: 2008 Saldo awal tahun Pemulihan (penambahan) estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Selisih kurs dari estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif dalam valuta asing Saldo akhir tahun (61.495. MODAL SAHAM Modal saham PT Bank Central Asia Tbk masing-masing per 31 Desember 2008 (setelah stock split.000) 24.010.344.651) (61.516 (5.959. adalah sebagai berikut: 2008 Jumlah saham FarIndo Investments (Mauritius) Ltd. Catatan 1c) dan 2007 adalah sebagai berikut: 2008 Jumlah saham Modal dasar dengan nilai nominal Rp62.327. Robert Budi Hartono*) Anthony Salim Nilai nominal % 12.000.233) 2007 (38.540.493.000 5.896) (54.012.000 (3.612.062) 1.853) Manajemen yakin bahwa saldo estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif yang telah dibentuk cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari transaksi rekening administratif.938 44.672. ESTIMASI KERUGIAN ATAS TRANSAKSI REKENING ADMINISTRATIF Merupakan estimasi kerugian atas Letter of Credit. kecuali dinyatakan lain) 18.50 (nilai penuh) dan Rp125 (nilai penuh) per saham per 31 Desember 2008 dan 2007 Belum ditempatkan Ditempatkan dan disetor penuh Modal saham diperoleh kembali (treasury stock).079.000.291) (1.990.000 434.243. Bambang Hartono dan Sdr.251 27.585) 732.365.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.000) 12. berdasarkan Daftar Pemegang Saham yang diterbitkan oleh Biro Administrasi Efek.959.000 5.000 (190.000.130 51.505.000) 12.15 1.349.540.911) (21. bank garansi yang diterbitkan dan transaksi rekening administratif lainnya.500.976 788.000) 24.76 Laporan Tahunan BCA 2008 165 .000 (808.020.000. Sdr.282.062) 1.000 (63.938 (289.000 (3.767.

00 Modal saham diperoleh kembali (treasury stock).05 0. Robert Budi Hartono*) Anthony Salim Direksi: Djohan Emir Setijoso Aswin Wirjadi Jahja Setiaatmadja Dhalia Mansor Ariotedjo Anthony Brent Elam Suwignyo Budiman Subur Tan Pemegang saham publik Nilai nominal % % 0. 5/31/DPIP/Prz/Rahasia tanggal 9 Juni 2003.942 51. kecuali dinyatakan lain) 19.010.200.000 7.000 11.03 0.804.000 5.426.928.850 1.000 4.03 0.282.04 0.012. harga perolehan (45.000 217. qq Farallon Capital Management LLC.758.530.251 27.857. harga perolehan (289.04 46.988 15.540.655.76 0.012 12.000 6.130 1. Bambang Hartono dan Sdr.039.000 788.600.024 24.166.000 Nilai nominal 1.996) 1.664 1.306. MODAL SAHAM (lanjutan) 2008 Jumlah saham Direksi: Djohan Emir Setijoso Jahja Setiaatmadja Anthony Brent Elam Subur Tan Dhalia Mansor Ariotedjo Suwignyo Budiman Pemegang saham publik 31.000 10.061.767.832.010.13 0.327.950 741 646 566 552 438 720.03 46.04 0.500. 166 Laporan Tahunan BCA 2008 .000 9.13 0.540. Sdr.000 5.530.243.000 8.938 (808.76 100.05 0.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.05 0.938 (190.00 6.505.04 0.349. Pemegang saham publik terdiri dari pemegang saham yang memiliki kurang dari 5% jumlah saham beredar.585) 732.000 *) Seperti tercatat di Bank Indonesia sesuai surat No.04 0.628.353 2007 Jumlah saham FarIndo Investments (Mauritius) Ltd.493.000 11.500.000) 24.000 3.365.000.72 100.332.15 1.000) 12.500 4.950 813 741 553 646 438 566 719.000 Modal saham diperoleh kembali (treasury stock).500 5.

KEP-04/WPJ. Penilaian kembali aktiva tetap tersebut berdasarkan laporan penilaian PT Ujatek Baru tanggal 24 Maret 1999 yang menggunakan pendekatan data pasar dan menghasilkan selisih penilaian kembali aktiva tetap sebagai berikut: Nilai wajar Nilai buku fiskal Selisih penilaian kembali aktiva tetap.907 Selisih penilaian kembali aktiva tetap di atas telah disetujui oleh Kantor Pelayanan Pajak Perusahaan Masuk Bursa dengan surat No.162) 3.560) 1. Bank telah melakukan penilaian kembali aktiva tetap tertentu pada tanggal 31 Desember 1998. 384/KMK/04/1998 tanggal 14 Agustus 1998. basis pajak.088 3.09/1999 tanggal 3 Oktober 1999.604 (203.470 Selisih penilaian kembali aktiva tetap.477) 141. Bank melakukan penilaian kembali aktiva tetap tertentu sehubungan dengan kuasi reorganisasi (Catatan 2aa).05/KP. fiskal Selisih penilaian kembali yang dialokasikan ke tambahan modal disetor akibat kuasi reorganisasi (Catatan 2aa) Sisa selisih penilaian kembali aktiva tetap Jumlah selisih penilaian kembali aktiva tetap 344.127 (124. TAMBAHAN MODAL DISETOR Tambahan modal disetor pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 terdiri dari: Tambahan modal disetor dari pembayaran modal saham Eliminasi atas saldo rugi melalui kuasi reorganisasi tanggal 31 Oktober 2000 (Catatan 2aa) Tambahan modal disetor dari eksekusi opsi saham (Catatan 2z) 29.059.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.030 (498. SELISIH PENILAIAN KEMBALI AKTIVA TETAP Sesuai dengan keputusan Menteri Keuangan No.895.599.845 296.853. kecuali dinyatakan lain) 20.06/KP. KEP-2111/WPJ. dan menghasilkan selisih penilaian kembali aktiva tetap sebagai berikut: Nilai wajar Nilai buku fiskal Selisih penilaian kembali aktiva tetap.690) 16.437 1.542. Laporan Tahunan BCA 2008 167 .453.007 (25.043. Penilaian kembali aktiva tetap tersebut berdasarkan laporan penilaian PT Ujatek Baru tanggal 20 Desember 2000 yang menggunakan pendekatan data pasar.933 21. fiskal 1.0404/2001 tanggal 15 Juni 2001. Pada tanggal 31 Oktober 2000. di atas telah disetujui oleh Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Tamansari dengan surat No.

166.907 yang disajikan sebagai bagian dari ekuitas dalam neraca konsolidasi ke saldo laba konsolidasi pada tahun 2008. Bank dan Anak Perusahaan telah memilih model biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetapnya sesuai dengan PSAK No. komitmen dan kontinjensi Bank adalah sebagai berikut: Jumlah dalam valuta asing (nilai penuh) Jenis valuta Komitmen Tagihan komitmen: Fasilitas kredit yang belum digunakan Kewajiban komitmen: Fasilitas kredit yang belum digunakan nasabah 2008 2007 2008 2007 Rupiah 90.995.960 95.684 359.366.513.845 35 95.837 45.314.424 102.929 2.197.364 2.146 585.712 4.935 2.750 94.121 784.947 dan Rp160 per 31 Desember 2008 dan 2007.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. dan mereklasifikasi seluruh saldo selisih penilaian kembali aktiva tetap sebesar Rp1.795 27.675 31.661 175.993 4.880. ekuivalen USD 230. ekuivalen USD 137.187 3.027 3.949 2.002 2.000 313.340. 168 Laporan Tahunan BCA 2008 .719 2.502.862.588. KOMITMEN DAN KONTINJENSI Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007. 16 (Revisi 2007).380 Rupiah USD Lainnya.348 29.897 23.396.325.600.802.840 1.550 *) Termasuk fasilitas L/C yang diberikan kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa dengan Bank masing-masing sebesar Rp29.967 62.905 1.821 Kewajiban kontinjensi: Bank garansi yang diberikan kepada nasabah**) Rupiah USD Lainnya.949 205.845 25.740. ekuivalen USD 120.925.106 20.837.051 339.338 5. SELISIH PENILAIAN KEMBALI AKTIVA TETAP (lanjutan) Sebagaimana dijelaskan dalam Catatan 2r atas laporan keuangan.280.475 97. 22.666 4. kecuali dinyatakan lain) 21.031 1. **) Termasuk fasilitas bank garansi yang diberikan kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa dengan Bank masing-masing sebesar Rp27.124 335.620 dan Rp403 per 31 Desember 2008 dan 2007.999 2.993.397 1.880 98.824 355.560.141 35.805 7.023 29.871 31.245 152 5.035.172.451 1.707 Fasilitas L/C yang diberikan kepada nasabah*) Rupiah USD Lainnya.059.531 255.550 25.017.368 2. “Aset Tetap”.572 Kontinjensi Tagihan kontinjensi: Bank garansi yang diterima Rupiah USD 13.220 1.819.516.597.319 Pendapatan bunga atas kredit non-performing Rupiah USD 227.958.

216 18.315 15.976.489 593.116 dan Rp893.324 1. PENDAPATAN BUNGA Pendapatan bunga meliputi bunga yang diperoleh dari: 2008 Kredit yang diberikan Obligasi pemerintah Surat-surat berharga Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Lain-lain 10.937 379.802.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.897 2007 952.547 182.954 2. tabungan dan deposito berjangka adalah beban bunga atas pihak yang mempunyai hubungan istimewa dengan Bank untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 masing-masing sebesar Rp1.831 56. kecuali dinyatakan lain) 23.950 187.468 97.545 dan Rp19.875 4.587. 24.736.575 781.548.143 114.177 137.544 2.674 Termasuk dalam pendapatan bunga dari kredit yang diberikan adalah pendapatan bunga yang berasal dari pihak yang mempunyai hubungan istimewa dengan Bank untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 masing-masing sebesar Rp67.616.345 2007 2.941.435 Termasuk dalam beban bunga atas giro.653 317.090 315.611 3.066 394.244 220. 25.066 199.118.194 259.114.011 2.616. BEBAN BUNGA Beban bunga meliputi bunga atas: 2008 Tabungan Deposito berjangka Giro Premi penjaminan pemerintah Pinjaman yang diterima Lain-lain 2.489 428.112 942.746.041 3.239 6.250 Laporan Tahunan BCA 2008 169 .775.506 606.168 2007 7.573 53.509 6.696.206.940.538.138.345. kliring dan inkaso Lain-lain 1. PROVISI DAN KOMISI LAINNYA Merupakan provisi dan komisi sehubungan dengan: 2008 Simpanan dari nasabah Penyelesaian pembayaran (payment settlement) Kartu kredit Pengiriman uang.721 4.299 324.

753 107.309.870.153 72. kecuali dinyatakan lain) 26. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 2008 Keperluan kantor Sewa Promosi dan pengembangan Penyusutan aktiva tetap Perbaikan dan pemeliharaan Komunikasi Jasa tenaga ahli Air.988.930 536.102 427.332.231 22.859.723 1.427.548 9.429 2. sebagai berikut: Jumlah saham beredar (nilai penuh) 2008: Laba operasional Laba bersih Rata-rata tertimbang saham beredar*) Dasar Laba operasional Laba per saham dasar (nilai penuh) Laba bersih Laba per saham dasar (nilai penuh) *) 2007 615.280 119.725.790 368.158 dan Rp38. LABA PER SAHAM Laba per saham dasar dihitung berdasarkan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.112 101.667.283.965 3.277 108.782 97.580 Rp 7.776.631 476.414 120.062.776 91. 27.376 28.237 383.149.207 Kompensasi Direksi dan Komisaris Bank yang termasuk di dalam beban karyawan pada tahun 2008 dan 2007 adalah masing-masing sebesar Rp62.800 367. 170 Laporan Tahunan BCA 2008 .976 102.748 107.186.796 21.591 82.907 5.690 3.406 314 236 Rata-rata tertimbang saham beredar sudah termasuk modal saham diperoleh kembali.555 127.705 13.139 24.754 290.965 2007 1.798 2.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. listrik dan bahan bakar Keamanan Komputer dan perangkat lunak Asuransi Pajak Lainnya 815.187 1.438 93. BEBAN KARYAWAN 2008 Gaji dan upah Kesejahteraan dan kompensasi karyawan Pelatihan 1.403 106.554 593.

000 saham. MSi. (Catatan 40). dengan Akta No. Jumlah aktual tantiem yang dibayarkan sebesar Rp56.623 (dividen interim tahun buku 2007 telah dibayarkan pada tanggal 18 Desember 2007 sebesar Rp675. Irawan Soerodjo.000 12. c. Direksi menetapkan bahwa Bank akan membayarkan dividen sementara (interim dividend) kepada pemegang saham atas laba tahun 2008 sebesar Rp35 (nilai penuh) per saham. S. LABA PER SAHAM (lanjutan) Jumlah saham beredar (nilai penuh) 2007: Laba operasional Laba bersih Rata-rata tertimbang saham beredar: Dasar Ditambah: Dampak efek stock split Setelah memperhitungkan efek stock split Laba operasional Laba per saham dasar (nilai penuh) Laba bersih Laba per saham dasar (nilai penuh) 29.670 (Rp91 (nilai penuh). jumlah aktual dividen kas yang dibayarkan sebesar Rp1.260 4.012..510).549. Laporan Tahunan BCA 2008 171 . b. Sesuai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 22 Mei 2008.282.109) memutuskan penggunaan laba bersih 2007 sebagai berikut: a.282.012.000 24.25% dari laba bersih tahun 2007. dengan perkiraan jumlah saham yang hingga saat ini telah dikeluarkan Bank (tetapi tidak termasuk saham yang telah dibeli kembali) yakni 24.489. 12.564. Membagi dividen kas sejumlah Rp2.564.113.331.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.252 d. Menetapkan tantiem anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat dalam tahun buku 2007 sebesar maksimal 1. jika keadaan keuangan Bank mengizinkan. kecuali dinyatakan lain) 28. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank tanggal 22 Mei 2008 juga memutuskan pemberian kuasa dan wewenang kepada Direksi Bank. Laba bersih 2007 tidak disisihkan untuk dana cadangan dikarenakan dana cadangan Bank telah melebihi 20% dari jumlah modal saham yang ditempatkan dan disetor. per saham).024.000 258 183 Rp 6.024.219. untuk membayar dividen interim tahun buku 2008. Menetapkan sisa laba bersih 2007 setelah dikurangi dividen sebagai laba ditahan.H. PENGGUNAAN LABA BERSIH Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank pada tanggal 22 Mei 2008 (notulen dibuat oleh Notaris Dr.

319 (211. kecuali dinyatakan lain) 29. c. mutasi kewajiban imbalan pasca-kerja.. Menurut Undang-undang Ketenagakerjaan.087.032. 269/SK/KOM/2007 tanggal 7 November 2007. Jumlah aktual tantiem yang dibayarkan sebesar Rp53. KEWAJIBAN IMBALAN PASCA-KERJA Sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia No. dan beban yang diakui dalam laporan laba rugi konsolidasi untuk tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007: 2008 Nilai kini kewajiban bersih imbalan pasca-kerja Beban jasa lalu yang belum diakui. Dari jumlah iuran tersebut 3% ditanggung oleh karyawan. Pada tahun sebelumnya beban tantiem diperlakukan sebagai pengurang dari saldo laba pada tahun berikutnya. b. 30. per saham. Bank membayar iuran pensiun kepada Dana Pensiun PT Bank Central Asia Tbk. Menetapkan sisa laba bersih yang tidak ditentukan penggunaannya sebagai saldo laba. per saham). PENGGUNAAN LABA BERSIH (lanjutan) Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank pada tanggal 15 Mei 2007 (notulen dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi. d.263 (237.000 saham.999 (Rp170 (nilai penuh).266) (177.282.431 (dividen interim tahun buku 2006 telah dibayarkan pada semester dua tahun 2006 sebesar Rp675. jika keadaan keuangan Bank mengizinkan. 5) memutuskan penggunaan laba bersih 2006 sebagai berikut: a. S.H. non-vested Beban aktuaria yang belum diakui Kewajiban imbalan pasca-kerja 1. Imbalan pasca-kerja ini diberikan berdasarkan masa kerja dan kompensasi karyawan pada saat pemutusan hubungan kerja atau selesainya masa kerja. dengan Akta No. Bank telah membentuk cadangan tantiem sebagai beban pada tahun berjalan.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. Membagi dividen kas sejumlah Rp2. memberikan penghasilan investasi dan membayar imbalan pasca-kerja kepada karyawan.568).450) 792.564) 631.181. Menetapkan tantiem anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat dalam tahun buku 2006 sebesar maksimal 1.25% dari laba bersih tahun 2006. akumulasi iuran Bank kepada dana pensiun tersebut dapat diperhitungkan sebagai pengurang dari kewajiban imbalan pasca-kerja. sedangkan 5% ditanggung oleh Bank. Tabel berikut menyajikan kewajiban imbalan pasca-kerja yang tercatat di neraca konsolidasi. Direksi menentukan besarnya dividen interim tahun buku 2007 sebesar Rp55 (nilai penuh). Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank tanggal 15 Mei 2007 juga memutuskan pemberian kuasa dan wewenang kepada Direksi Bank. Sejak tahun 2007.603 2007 1. untuk membayar dividen interim tahun buku 2007. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan.427 sebagai cadangan umum. Menyisihkan laba bersih 2006 sejumlah Rp42.142. Dengan surat No. Jumlah aktual dividen kas interim yang dibayarkan sebesar Rp675. jumlah aktual dividen kas yang dibayarkan sebesar Rp1.189 172 Laporan Tahunan BCA 2008 .510. yang dimaksudkan sebagai wadah untuk mengelola aktiva. Iuran untuk dana pensiun dihitung berdasarkan persentase tertentu dari gaji pokok karyawan. dengan perkiraan jumlah saham yang hingga saat ini telah dikeluarkan Bank (tetapi tidak termasuk saham yang telah dibeli kembali) yakni 12.012.510) (273. Bank wajib memberikan imbalan pasca-kerja kepada karyawannya pada saat pemutusan hubungan kerja atau pada saat karyawan menyelesaikan masa kerjanya.412.

awal tahun Beban imbalan pasca-kerja selama tahun berjalan Pembayaran imbalan pasca-kerja selama tahun berjalan Kewajiban imbalan pasca-kerja. masing-masing sejumlah Rp10.440) 792. penyelesaian dan penanganan transaksi.096) 631. Tabel tingkat kematian yang digunakan Indonesian Mortality Tables 1999 d. proxy. KEP-148/PM/1991 tanggal 13 November 1991.564. Tingkat diskonto 12% per tahun (31 Desember 2007: 10% per tahun).189 225. aktiva yang diadministrasikan oleh Biro Jasa Kustodian terdiri dari saham.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.451 42.768 117.306 Laporan Tahunan BCA 2008 173 . kecuali dinyatakan lain) 30. pengelolaan kas. corporate action. sertifikat deposito.979 231. Tingkat pengunduran diri 2% pada usia 45-55 tahun.086 dan Rp8.550 39. obligasi. deposito berjangka. e. Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007.306 (49.672. g.886 110. surat berharga pasar modal dan pasar uang lainnya. f. KEWAJIBAN IMBALAN PASCA-KERJA (lanjutan) 2008 Kewajiban imbalan pasca-kerja. Metode aktuaria adalah projected unit-credit method. akhir tahun Beban jasa kini Beban bunga Amortisasi beban jasa lalu dan beban aktuaria yang belum diakui 631.603 75. Tingkat kecacatan 10% dari tingkat kematian. Tingkat kenaikan gaji 12% untuk tahun 2009 dan 8% untuk tahun-tahun selanjutnya (31 Desember 2007: 8% per tahun).087 231.854 Asumsi utama yang digunakan oleh aktuaris independen adalah sebagai berikut: a.923.418 225. b. pencatatan/ pelaporan investasi dan tax reclamation. Jasa-jasa yang diberikan oleh Biro Jasa Kustodian meliputi jasa penyimpanan. 31. 2007 448. Usia pensiun normal 55 tahun. JASA KUSTODIAN Biro Jasa Kustodian Bank memperoleh izin untuk menyediakan jasa kustodian dari Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM) berdasarkan Surat Keputusan No. penagihan pendapatan.854 (64. c.189 71.

536 73.282 247.348 3.800.050 Kalimantan 155.223 176.748.884.630) 55.870) 214.733) (3.791 7.353 169.489.750 18.223.072) 40.921 Aktiva Kewajiban Kredit yang diberikan .563.928 (1.378) 4.026 Jumlah 16.914.943.370 6.436) 8.398 (6.290.623 (541.518.498 (1.976 17.318) 91.785 Jawa 15.530.902) 7.108.875.711) 190.445 18.869.888) 16.bersih Laba sebelum pajak penghasilan Beban pajak penghasilan Laba bersih 451.186 (2.181 (6.753.252 Indonesia bagian timur 317.296 (16.006) (172.943.bersih Pendapatan (beban) nonoperasional .786.928 (3.810.861 209.798 208.359) 5.904) 5.bersih Pendapatan (beban) nonoperasional .418) (24.453 (1.880.385 (20.546 110.750 512.971 9.316) (280.168) (5.bersih Simpanan dari nasabah 561.139 245.134.241.930.479 (5.008 197.491.827 5.277 80.002 168.008) 197.585) 247.722 5.043 (1.102 100.160) 13.471 8.301.402 8.787 24.270.848 Indonesia bagian timur 236.457 18.142 4.185 9.944.569.846.801 3.406 Jawa 18.381.825.757 512.250 7.356.785 343.076) 9.514 8.802.787) 152.166 (188.331.761.526) (149) (92.552.856 222.bersih Simpanan dari nasabah 5.727 137.362 (10.788 (180.720.327.378 (180.386) (376.666 8.597 137.224 5 (598) (106.993) 12.937.442) 6.776.186 15.398 129.702.701.031.635.034. kecuali dinyatakan lain) 32.825 Kalimantan 115.810.594 211.501.667.462.597) (964) (203.373 159.871) (76.bersih Laba sebelum pajak penghasilan Beban pajak penghasilan Laba bersih Aktiva Kewajiban Kredit yang diberikan .907 52.052 (1.496.481 189.260 70.957 1.618 3.740) (551) (331.349) (51.415 (239.912.443) (108.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.884.218) 3.418 (269.935 Jumlah 19.787 4.880) 277.295) 15.848 81.516 (6.782.160 (423) (173.919.292 2.331 (1.878.172.133 16.118.124.794 (5.630 (1.064 5.808 189.007) 684.666 437.063.680) (20.062 11.817 343.394 (564.761 4.651 8.459.768 169.791.127 4.402) (3.827 1.608 370.559 81.136 7.655) (77.802.727 5.336 Operasi luar negeri 24.528.696.bersih Pendapatan operasional lainnya (Beban) pemulihan penyisihan penghapusan Beban estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Beban operasional lainnya Laba (rugi) operasional .280.754.768 Operasi luar negeri 22.464 (6.371 2.430) 6.277 (166.904) 4.294.410) (89.910.314 2. INFORMASI SEGMEN Berdasarkan segmen geografis: 2008 Sumatera Pendapatan bunga Beban bunga Pendapatan (beban) bunga .bersih Pendapatan operasional lainnya (Beban) pemulihan penyisihan Penghapusan aktiva (Beban) pemulihan estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Beban operasional lainnya Laba (rugi) operasional .291) (5.151) 6.898 (5.402 (991.493 1.129 2007 Sumatera Pendapatan bunga Beban bunga Pendapatan (beban) bunga .932 7.833) 12.786) (21.579.032) 623.890.322 2.584) 9.110.005.191 174 Laporan Tahunan BCA 2008 .043 (1.445.402 247.860) 7.185 22.026.645) (29.634.164.813.652 2.042 - 218.074.401.020) 48.310.736 (70) 8.149) 13.

481 80.921 9.608 7.bersih Pendapatan bunga dari pihak eksternal Pendapatan fee-based dari pihak eksternal 80.751.494 (2.409.293 18.265 68.168 3.597.184.429.084 11.668.bersih Pendapatan bunga dari pihak eksternal Pendapatan fee-based dari pihak eksternal 110.994 13.306 22.373 Lebih dari 5 tahun Jumlah 10.910 534 16.001 8.008 80.915. bersih Piutang pembiayaan konsumen .548.336 (2.841.702.757.779 Tresuri 112.775.408 50.757.3 bulan 9.953 14.603 770.802.971.630 39.532 1.911.088.475) 11.861 110.479 >1 .475) 24.581.192 Lain-lain 23.189.830.702.718 24.331 10.785 3.856 Laporan Tahunan BCA 2008 175 .608 67.785 3.702 67.838 Hingga 1 bulan Aktiva: Kas Giro pada Bank Indonesia Giro pada bank lain .bersih Aktiva pajak tangguhan .286 4.044.798.347.615 33.686 2.179 37.644.529 43.122 10.bersih 7.514 3.026.216 24.494 112.bersih Aktiva tetap .477.921 9.105.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.005.810.186.392.552 Jumlah 218.147 42.bersih Kredit yang diberikan Penyisihan penghapusan Investasi dalam sewa guna usaha.bersih Aktiva lain-lain . JATUH TEMPO AKTIVA DAN KEWAJIBAN Jatuh tempo aktiva dan kewajiban pada tanggal 31 Desember 2008 adalah sebagai berikut: Tanpa Bunga dan Tidak Memiliki Kontrak Jatuh Tempo 1.345.437.909.183 >3 bulan 1 tahun 11.336 24.657.875 329.700.343.583 Jumlah 245.895.bersih Tagihan akseptasi .625 1.798.784.755 1.481 7.861 18. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) Berdasarkan produk: 2008 Kredit Aktiva Kredit yang diberikan .406 3.668.bersih Obligasi pemerintah Tagihan derivatif .561 10.259.026.476.406 4.491 8.266.216 245.774 924.569.603 770.569.bersih Penyertaan .259.686 2.788.998 1.616.963 6.661 63.645 Tresuri 120.5 tahun 1.747 2.248 8.481 15.bersih Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain .861 10.160.674 2.036 2.652 > 1 .026.856 110.138.460 19.735.909.721 316.bersih Surat-surat berharga .095.253 2007 Kredit Aktiva Kredit yang diberikan .216.644.214.399.702.995 Lain-lain 17. kecuali dinyatakan lain) 32.321.894 23.936.673.

976 20.361.403 45.500 436.095.264.821 (1.3 bulan >3 bulan 1 tahun > 1 .166.841 3.651.748 49.795 6.530 8.005.100) >1 .137 1.594.868 81.370.654 54.951.535 66.158.184.290.409.892 80. JATUH TEMPO AKTIVA DAN KEWAJIBAN (lanjutan) Jatuh tempo aktiva dan kewajiban pada tanggal 31 Desember 2008 adalah sebagai berikut: (lanjutan) Tanpa Bunga dan Tidak Memiliki Kontrak Jatuh Tempo 24.483.021 2.378.955 303.bersih Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain .921 4.737.147.310 Jatuh tempo aktiva dan kewajiban pada tanggal 31 Desember 2007 adalah sebagai berikut: Tanpa Bunga dan Tidak Memiliki Kontrak Jatuh Tempo Hingga 1 bulan Aktiva: Kas Giro pada Bank Indonesia Giro pada bank lain .109.638 266 12.821 82.493 376.881.bersih Aktiva tetap .135.675.5 tahun 1.000 498.664.808 16.528.bersih Aktiva lain-lain .088 346.372 303.857 22.748 317 2.196 13.388.742 448.120. kecuali dinyatakan lain) 33.950 21.202.737 1.bersih Kredit yang diberikan Penyisihan penghapusan Investasi dalam sewa guna usaha.279.840.871.000 7.031.860 52.651.777.583 21.662.516 61.635 107.700 222.686.958.117.005.723 9.723 20.633 (1.408 10.930 523.490 1.850 > 1 .645 614.bersih Aktiva pajak tangguhan .933 46.450 3.745 4.509 717.705.487.453.152) 27.323 80.319 1.635 107.841 19.335 854.387 7.429 4.434 4.315.008 176 Laporan Tahunan BCA 2008 .847.894 1.733 13.962 19.bersih Surat-surat berharga .394 3.233 504.048.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.391.924 218.938 22.142 49.078.140.857 Lebih dari 5 tahun Jumlah 1.428 2.394 37.154 2.158.655.686.635.429 6.bersih >1 .997 Hingga 1 bulan Kewajiban: Kewajiban segera Simpanan dari nasabah Simpanan dari bank lain Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali Kewajiban derivatif Kewajiban akseptasi Surat berharga yang diterbitkan Pinjaman yang diterima Estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Hutang pajak Beban masih harus dibayar Kewajiban lain-lain 193.675.703 1.522 12.078.857 2.461 2.546 23.bersih Penyertaan .889.579 Posisi neto (154.349. bersih Piutang pembiayaan konsumen .5 tahun Lebih dari 5 tahun Jumlah 11.846 7.463 38.048.bersih Obligasi pemerintah Tagihan derivatif .431.331 1.493 376.095 12.955 197.857 2.311 24.bersih Tagihan akseptasi .323 209.686.3 bulan 5.745.962.802 57.000 6.264.152) 1.841 3.538 802 11.479.609.892 1.619.318 19.154 2.325 54.347.457 785.436 33.071.924 20.233 504.389 99.120 7.809 675.899.375 >3 bulan 1 tahun 10.382 535.638 50.

439.095 31.691.727 4.839 35.500 620. yang semuanya dinyatakan dalam rupiah.871 131. JATUH TEMPO AKTIVA DAN KEWAJIBAN (lanjutan) Jatuh tempo aktiva dan kewajiban pada tanggal 31 Desember 2007 adalah sebagai berikut: (lanjutan) Tanpa Bunga dan Tidak Memiliki Kontrak Jatuh Tempo 23.247.363 19.408. Peraturan Bank Indonesia No.825.067 50.441.950 496.942 31.388 2.903 531. Posisi devisa neto secara keseluruhan merupakan angka penjumlahan dari nilai absolut untuk jumlah dari (i) selisih bersih aktiva dan kewajiban untuk setiap mata uang asing dan (ii) selisih bersih tagihan dan kewajiban.362. berupa komitmen dan kontinjensi di rekening administratif (transaksi rekening administratif) untuk setiap mata uang asing.904 > 1 . POSISI DEVISA NETO Posisi devisa neto (“PDN”) Bank pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 dihitung berdasarkan Peraturan Bank Indonesia No.782 1. 5/13/PBI/2003 tanggal 17 Juli 2003 dan perubahannya.024 2.361.363 23.226 1. Laporan Tahunan BCA 2008 177 .996.751) >1 .563.083.341 61.321.492 637.082 197.845.995 61.355.747 17.305. Berdasarkan peraturan tersebut di atas.999 13.252 Lebih dari 5 tahun Jumlah 931.277 20.640 Hingga 1 bulan Kewajiban: Kewajiban segera Simpanan dari nasabah Simpanan dari bank lain Kewajiban derivatif Kewajiban akseptasi Surat berharga yang diterbitkan Pinjaman yang diterima Estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Hutang pajak Beban masih harus dibayar Kewajiban lain-lain 180.064.226 35.000 4.871 131.058 2. bank-bank diwajibkan untuk memelihara posisi devisa neto (termasuk semua kantor cabang dalam dan luar negeri) secara keseluruhan dan untuk neraca setinggi-tingginya 20% dari modal.129.441 284.233 43. merupakan angka penjumlahan dari selisih bersih aktiva dan kewajiban dalam neraca untuk setiap mata uang asing yang semuanya dinyatakan dalam rupiah.471.191 2.731 34.104 556.853 500.172.804 640.130 6.853 500.3 bulan 3. Sedangkan posisi devisa neto untuk neraca.280.483 931.902. 6/20/PBI/2004 tanggal 15 Juli 2004 dan No. kecuali dinyatakan lain) 33.337 1.000 433.618 57.960 184.203 >3 bulan 1 tahun 5.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.318.5 tahun 1.095 189.381.140 Posisi neto (115.337 1.884 181. 7/37/PBI/2005 tanggal 30 September 2005.

417% 0.041 (30.856 1.984 26.290% 2007 Selisih bersih tagihan dan kewajiban di rekening administratif 27.352 (109.590. POSISI DEVISA NETO (lanjutan) Posisi devisa neto Bank pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 adalah sebagai berikut: 2008 Posisi devisa neto untuk neraca (selisih bersih aktiva dan kewajiban) USD SGD JPY EUR AUD GBP HKD CHF DKK CAD SAR SEK MYR Lain-lain Jumlah Jumlah modal (Catatan 35) Persentase PDN terhadap modal 661.876 3.570) (23. Peraturan Bank Indonesia No.753 2.312 (24.056) (4. Peraturan Bank Indonesia No. RASIO KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM Perhitungan rasio kewajiban penyediaan modal minimum dilakukan sesuai dengan Surat Edaran Bank Indonesia No.329 (7.385% Selisih bersih tagihan dan kewajiban di rekening administratif (669.765 3.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.401% Rasio PDN per 31 Desember 2008 jika menggunakan modal bulan November 2008 (tidak diaudit) adalah sebagai berikut: Modal Bulan November 2008 Rasio PDN (Neraca) Rasio PDN (Keseluruhan) 35.263 0. Peraturan Bank Indonesia No.270) 2 1.286 1.678.876) 1. 8/6/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 dan Surat Edaran Bank Indonesia No. Perhitungan rasio kewajiban penyediaan modal minimum secara konsolidasi dilakukan dengan menghitung modal dan aktiva tertimbang menurut risiko dari laporan keuangan konsolidasi sebagaimana diatur dalam ketentuan Bank Indonesia yang berlaku. 5/12/PBI/2003 tanggal 17 Juli 2003 mewajibkan bank-bank di Indonesia dengan kualifikasi tertentu untuk memperhitungkan risiko pasar (market risk) dalam perhitungan rasio kewajiban penyediaan modal minimum dan wajib memenuhi rasio kewajiban penyediaan modal minimum sebesar 8% dengan memperhitungkan risiko pasar.048 941 1.496 (6.095 Posisi devisa neto secara keseluruhan (nilai absolut) 7. 8/27/DPNP tanggal 27 November 2006 mewajibkan bank-bank untuk memenuhi ketentuan kewajiban penyediaan modal minimum untuk bank secara individual maupun secara konsolidasi. 3/30/DPNP tanggal 14 Desember 2001 dan Surat Edaran Bank Indonesia No.263 0.876.441 10.403 3.066 0.115% 178 Laporan Tahunan BCA 2008 .727) (3.381) 29.355) 9.347 962 522 952 998 1.185) (8.903 Posisi devisa neto secara keseluruhan (nilai absolut) 61.590.196 7.345) (60) 805 280 298 551 (286) 102 (53.692 1.297 69 5.794 20. 3/21/PBI/2001 tanggal 13 Desember 2001 mewajibkan bank-bank untuk memenuhi rasio kewajiban penyediaan modal minimum sebesar 8%.114% Posisi devisa neto untuk neraca (selisih bersih aktiva dan kewajiban) 34. 5/23/DPNP tanggal 29 September 2003.876. kecuali dinyatakan lain) 34.843 805 280 298 551 286 102 74.875) (2.414 3.143) 110.744 1.744) 30.731 4.629 172 (2. 20.662 20.053 342 504 317 273 23.209 974 1. 7/10/DPNP tanggal 31 Maret 2005 sebagai perubahan atas Surat Edaran Bank Indonesia No.066 3.091 1.638 18.930) 18.987 3.792 950 (93) (42) 342 504 (317) 273 706.

Modal inti: Modal disetor Cadangan tambahan modal Modal saham diperoleh kembali 2007 1.016.79%. kecuali dinyatakan lain) 35.907 1.540. 36. Untuk itu Bank telah mengimplementasikan suatu Kerangka Dasar Manajemen Risiko (Risk Management Framework) terpadu.598) 20. Laporan Tahunan BCA 2008 179 .78% Rasio kewajiban penyediaan modal minimum Bank pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 tanpa memperhitungkan risiko pasar adalah 15.392.357 (802.615 19. risiko reputasi. yang merupakan sarana untuk penentuan strategi.800 (190.938 19. RASIO KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM (lanjutan) Rasio kewajiban penyediaan modal minimum Bank pada tanggal 31 Desember 2008 dan 31 Desember 2007.664 (1.215.996) 17.006 Jumlah modal inti dan modal pelengkap Dikurangi : Penyertaan Jumlah modal Aktiva Tertimbang Menurut Risiko Rasio kewajiban penyediaan modal minimum yang tersedia 21. rasio kewajiban penyediaan modal minimum harus dihitung tanpa memperhitungkan dampak dari pajak tangguhan. dihitung berdasarkan Peraturan Bank Indonesia dengan memperhitungkan risiko pasar. yaitu dalam bentuk risiko kredit.742 1.69% dan tanpa memperhitungkan risiko pasar adalah 19. risiko hukum. selalu terdapat risiko yang melekat (inheren) dalam setiap kegiatan Bank.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. organisasi.305 (808.095. dikendalikan dan dilaporkan dengan baik. Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia di atas.540. kebijakan dan pedoman. risiko pasar atas nilai tukar valuta asing dan tingkat suku bunga.745.483.929 19.33%.590. risiko strategik dan risiko kepatuhan.263 96. serta infrastruktur untuk memastikan bahwa semua risiko yang dihadapi Bank dapat dikenali. adalah sebagai berikut: 2008 Komponen modal: A.066 132.276.938 15.585) 20. risiko likuiditas. diukur.897 15.705.094) 18.236. risiko operasional.892.296. Modal pelengkap: Cadangan revaluasi aktiva tetap Cadangan umum penyisihan penghapusan aktiva produktif 1.677. MANAJEMEN RISIKO Bank menyadari bahwa dalam melaksanakan kegiatannya.708 2. Rasio kewajiban penyediaan modal minimum Bank secara konsolidasi pada tanggal 31 Desember 2008 dengan memperhitungkan risiko pasar adalah 16.658 1.27% dan tanpa memperhitungkan risiko pasar adalah 16.22% B.876. Rasio kewajiban penyediaan modal minimum Bank secara konsolidasi pada tanggal 31 Desember 2007 dengan memperhitungkan risiko pasar adalah 19.10%.059.006 1.677.56% dan 18.

Kepala Divisi Tresuri. Kepala Divisi Perbankan Internasional. Kepala Unit Bisnis Kredit Konsumer. Risiko likuiditas. 5/8/PBI/2003. Anggota ALCO mengadakan rapat sekurang-kurangnya sekali dalam sebulan dan bertanggung jawab langsung kepada Direksi. Kepala Divisi Kartu Kredit dan Kepala Satuan Kerja Manajemen Risiko. dengan anggota lainnya terdiri dari lima orang direktur. yang umumnya terdiri dari tingkat inflasi. meminimalkan biaya pendanaan serta mempertahankan likuiditas pada saat yang bersamaan. kecuali dinyatakan lain) 36. ALCO diketuai oleh Presiden Direktur (merangkap anggota). Selain komite tersebut. Manajemen aktiva dan pasiva ALCO bertanggung jawab atas pengevaluasian. likuiditas pasar. pengusulan dan penerapan strategi pendanaan dan investasi Bank. Komite Kebijakan Perkreditan bertanggung jawab untuk merumuskan kebijakan dan strategi perkreditan. valuta asing dan tingkat suku bunga dikaji oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko Pasar dan dilaporkan kepada ALCO. Penyempurnaan prosedur dan sistem manajemen risiko perkreditan dilakukan melalui pengembangan “loan origination system” atau alur kerja proses pengolahan kredit sehingga proses kredit yang efektif dan efisien dapat tercapai. Proses pengelolaan aktiva dan pasiva Bank dimulai dengan pengkajian parameter ekonomi yang mempengaruhi Bank. dan risiko nilai tukar valuta asing. Kepala Divisi Bisnis Kecil dan Menengah. 180 Laporan Tahunan BCA 2008 . Komite Pemutus Kredit dan Komite Aktiva dan Pasiva (Asset and Liability Committee . risiko tingkat suku bunga. Ruang lingkup ALCO adalah mengelola risiko likuiditas.ALCO). Produk dan Aktivitas Baru Setiap rencana penerbitan produk dan aktivitas baru senantiasa dilakukan kajian risiko menyeluruh sesuai jenis risiko yang terdapat pada PBI No. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Bank memiliki Komite Manajemen Risiko untuk merekomendasikan kebijakan dan membahas permasalahan risiko yang dihadapi Bank secara keseluruhan. Kepala Divisi Bisnis Korporasi. terutama yang berkaitan dengan prinsip kehati-hatian dalam perkreditan. Kepala Divisi Perbankan Konsumer. Kepala Divisi Keuangan dan Akuntansi. memantau penerapan kebijakan dan strategi perkreditan agar dapat dilaksanakan secara konsisten dan konsekuen. Manajemen risiko kredit Organisasi perkreditan terus dikembangkan dan disempurnakan dengan berbasiskan penerapan prinsip “empat mata” (“four eyes principle”) dimana keputusan kredit ditentukan oleh dua pihak yaitu sisi analisa risiko kredit dan sisi pengembangan bisnis. Penyempurnaan kebijakan perkreditan Bank terus dilakukan sejalan dengan pedoman Bank Indonesia serta sesuai dengan “International Best Practices”.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. penyediaan uang. ALCO kemudian menentukan strategi penetapan tingkat bunga simpanan dan kredit berdasarkan kondisi dan persaingan di pasar. dan merumuskan pemecahan atas kendala penerapannya. Proses pembangunan database telah mulai dilakukan. nilai tukar dolar AS terhadap rupiah dan faktor makro ekonomi lainnya. dan mengoptimalkan perolehan pendapatan bunga Bank dengan pengalokasian dana secara hati-hati pada aktiva produktif. Pengembangan sistem pengukuran profil risiko debitur terus dikembangkan agar dapat diterapkan secara menyeluruh. terdapat beberapa komite lain yang bertugas untuk menangani risiko-risiko secara lebih spesifik yaitu antara lain: Komite Kebijakan Perkreditan. tingkat suku bunga SBI.

dan juga dalam rangka pengembangan portofolio perkreditan. teknologi. Untuk memperlengkapi pengelolaan risiko kredit. Bank juga telah melakukan analisa stress testing terhadap portofolio kredit serta melakukan monitoring terhadap hasil stress testing tersebut. Sebagai respon atas kondisi perubahan pasar dan gejolak ekonomi yang masih terjadi saat ini. Memberikan pengarahan lebih lanjut apabila perlu diadakan analisa kredit yang lebih mendalam dan komprehensif bilamana informasi yang ada belum mencukupi untuk digunakan dalam pengambilan keputusan. Selain itu hasil pengukuran risiko yang berbasiskan rating ini juga dapat menjadi sarana dalam pengembangan “pricing” yang lebih sesuai dengan tingkat risiko dari debitur sesuai dengan ketentuan yang ada pada Peraturan Bank Indonesia No. Bank juga telah mengembangkan sistem pemeringkat risiko debitur yang lebih dikenal dengan Internal Credit Risk Rating System. Tahap persiapan seperti gap analysis antara kondisi Bank saat ini dengan kondisi yang dipersyaratkan dalam implementasi Standardized Approach telah selesai dilaksanakan. manajemen portofolio akan dikembangkan secara lebih aktif dan dinamis sehingga mengarah kepada alokasi optimal dari modal Bank pada suatu tingkat risiko/risk appetite yang bisa diterima. Dalam konteks manajemen risiko yang lebih luas. objektif. sampai dengan yang paling buruk. sumber daya manusia. Pemberian peringkat kepada setiap debitur menjadi suatu masukan yang berharga yang membantu pejabat yang berwenang dalam memutuskan suatu usulan perkreditan dengan lebih baik. RR10. Pada tahun 2008. Internal Credit Risk Rating terdiri atas 10 kategori peringkat risiko dari yang paling baik. RR1. Seiring dengan perkembangan rating database. Bank merencanakan mengimplementasikan Standardized Approach untuk memenuhi ketentuan Bank Indonesia dalam menghitung kewajiban pemenuhan modal minimum Bank. dan menolak permintaan dan/atau pengaruh pihak-pihak penerima kredit saat memberikan persetujuan kredit sehingga persetujuan kredit tidak bersifat formalitas saja. sesuai arahan Bank Indonesia. Melakukan koordinasi dengan ALCO dalam hal aspek pendanaan kredit. Stress testing digunakan sebagai alat Bank dalam memperkirakan besarnya dampak risiko pada "stressful condition" dan memungkinkan Bank membuat strategi yang sesuai untuk memitigasi risiko tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan "contingency plan" oleh Bank. tingkat kompleksitas bank. Bank juga telah menyiapkan rancangan kebijakan untuk menerapkan Basel Accord II pada risiko kredit. pengembangan database atas Internal Credit Risk Rating terus dilakukan karena Internal Credit Risk Rating merupakan salah satu komponen utama dalam pengukuran risiko yang dikaitkan dengan ketentuan permodalan yang disebutkan oleh Basel Accord II untuk metode IRB (Internal Rating Based) Approach. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Manajemen risiko kredit (lanjutan) Komite Pemutus Kredit memiliki tanggung jawab untuk mengevaluasi dan memberikan keputusan kredit sesuai dengan batas wewenang/jenis kredit yang ditetapkan oleh Direksi melalui Rapat Komite Pemutus Kredit atau Edaran Direksi.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. Dalam tahap awal pengelolaan portofolio ini dilakukan untuk menghindarkan risk concentration dengan menentukan limit-limit antara lain sektor industri. exposure perseorangan dan grup usaha. Melaksanakan tugasnya terutama yang berkaitan dengan pemberian persetujuan kredit berdasarkan kemahiran profesionalismenya secara jujur. 5/8/PBI/2003 tanggal 19 Mei 2003 berkaitan dengan risk-based pricing. Rancangan kebijakan tersebut juga telah dijadikan dasar untuk melakukan system enhancement agar sejalan dengan standar Basel Accord II. Bank melakukan analisa stress testing ini secara berkala. cermat dan seksama. kecuali dinyatakan lain) 36. pasar serta regulasi yang mendukung. Laporan Tahunan BCA 2008 181 .

Bank menjaga likuiditas dengan mempertahankan jumlah aktiva likuid yang cukup untuk membayar simpanan para nasabah. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Manajemen risiko likuiditas Bank sangat mementingkan penjagaan kecukupan likuiditas dalam memenuhi komitmennya kepada para nasabah dan pihak lainnya. menjual SBI dengan perjanjian pembelian kembali atau mencari pinjaman di pasar uang antar bank di Indonesia. Cadangan utama Bank terdiri dari cadangan Giro Wajib Minimum dan kas di kantor-kantor cabang. Secara umum. maupun untuk memenuhi kebutuhan likuiditas operasional. setiap cabang diharuskan untuk menutup risiko nilai tukar valuta asingnya pada setiap akhir hari kerja. Bank pada umumnya tidak melakukan perdagangan untuk mencari keuntungan. Bank membuat laporan posisi devisa neto harian yang menggabungkan posisi devisa neto dalam neraca maupun rekening administratif (offbalance sheet accounts). baik dalam rangka pemberian kredit. Dalam mengelola risiko nilai tukar valuta asingnya. meskipun memang ada kalanya Bank memiliki posisi devisa neto dalam jumlah terbatas. kecuali dinyatakan lain) 36. pembayaran kembali simpanan nasabah. walaupun ada batas toleransi posisi devisa neto untuk setiap cabang tergantung pada besarnya aktivitas transaksi valuta asing di cabang tersebut. Aktiva likuid Bank terutama terdiri dari penempatan pada bank lain dan lembaga keuangan lainnya. Tingkat suku bunga pada umumnya bervariasi tergantung pada jangka waktu dan besarnya simpanan. giro pada Bank Indonesia dan kas. 182 Laporan Tahunan BCA 2008 .PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. sesuai dengan jangka waktunya. dengan segera Bank dapat menarik cadangan dana dalam giro pada Bank Indonesia. Tingkat suku bunga giro dan tabungan bersifat mengambang dan ditinjau secara berkala sesuai dengan kondisi pasar. yang menggabungkan laporan posisi devisa neto harian dari semua cabang. sesuai dengan ketentuan internal dan pandangan Bank terhadap pergerakan nilai tukar valuta asing. Saat ini Peraturan Bank Indonesia mewajibkan Bank untuk menjaga likuiditas (Giro Wajib Minimum) secara harian. dan menjaga agar jumlah aktiva yang jatuh tempo pada setiap periode dapat menutupi jumlah kewajiban yang jatuh tempo. dalam bentuk simpanan pada Bank Indonesia sekurang-kurangnya sebesar 5% dari kewajiban pihak ketiga bukan bank dalam rupiah dan 1% dari kewajiban pihak ketiga dalam valuta asing (termasuk bank) (Catatan 5). Fungsi pengelolaan kebutuhan likuiditas secara keseluruhan ini dilakukan oleh ALCO dan secara operasional oleh Divisi Tresuri. SBI. Bank memusatkan pengelolaan posisi devisa neto pada Divisi Tresuri. Saat ini. Bank menentukan tingkat suku bunga simpanan berdasarkan kondisi pasar dan persaingan. Pendapatan Bank dari perdagangan valuta asing terutama diperoleh dari transaksi yang dilakukan oleh nasabahnya. Bank Indonesia membatasi posisi devisa neto (gabungan cabang dalam dan luar negeri) untuk semua jenis valuta asing pada neraca maupun rekening administratif tidak boleh melebihi 20% dari modal bank. Apabila Bank memerlukan likuiditas. sedangkan tingkat suku bunga deposito berjangka bersifat tetap. Manajemen risiko nilai tukar valuta asing Perdagangan valuta asing Bank diatur dalam ketentuan dan kebijakan internal dan Peraturan Bank Indonesia mengenai posisi devisa neto (PDN).

Bank menentukan tingkat suku bunga simpanan dengan memantau pergerakan tingkat suku bunga SBI dan mengkaji tingkat suku bunga simpanan yang ditawarkan oleh bank pesaing. sedangkan aktiva Bank yang sensitif adalah obligasi pemerintah. Pengukuran risiko dilakukan terhadap mata uang Rupiah dan valuta asing (USD) untuk kemudian dilaporkan kepada ALCO. Sedangkan untuk pengukuran risiko suku bunga pada trading book. Loss Event Database (LED) Bank juga telah memiliki database kasus/kerugian . Bank mempertahankan aktivanya yang terdiri dari penempatan pada bank lain dan kredit yang diberikan dalam dolar Amerika Serikat. Manajemen risiko operasional Risk and Control Self Assessment (RCSA) Basel Accord II mewajibkan Bank untuk memasukkan risiko operasional sebagai salah satu komponen di dalam perhitungan kecukupan modal suatu bank. Dalam pelaksanaannya. Bank menggunakan "earning approach" dan "economic value approach" untuk mengukur risiko suku bunga pada banking book. Salah satu tujuannya pelaksanaan RSA ini adalah untuk mensosialisasikan risk culture (budaya mengelola risiko) dan meningkatkan risk awareness (kesadaran akan risiko) yang merupakan syarat utama dalam pengelolaan risiko. IRS bertujuan untuk memudahkan Bank dalam menganalisa jenis kasus atau permasalahan yang dihadapi. Saat ini metode IRS yang telah diimplementasikan di seluruh Kantor Wilayah dan Cabang juga telah disempurnakan dan berganti nama menjadi Loss Event Database (LED). Tingkat suku bunga kredit ditetapkan dengan menambahkan marjin tertentu atas biaya pendanaan Bank (termasuk biaya pendanaan Giro Wajib Minimum). surat-surat berharga. implementasi RCSA dilakukan dengan metode yang berbeda yaitu dalam bentuk diskusi dengan unit kerja dan dilanjutkan dengan penilaian risiko. Sehubungan dengan hal tersebut. Setelah terjadi penyempurnaan metodologi menjadi RCSA. sehingga dapat segera diambil tindakan perbaikan dan pencegahan atas kasus yang ada. kecuali dinyatakan lain) 36. tahun 2007 implementasi dilakukan dengan menggunakan metode sampling.kerugian yang terjadi di seluruh unit kerja yang dikenal dengan nama metode Incident Reporting System (IRS). Pada tahun 2006 program RSA telah disempurnakan dengan memasukkan unsur kontrol dalam penilaian risiko sehingga nama RSA diubah menjadi Risk and Control Self Assessment (RCSA).PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. Selain itu IRS juga digunakan sebagai dasar untuk perhitungan alokasi beban modal (capital charge) dan pemantauan secara berkesinambungan terhadap kejadian-kejadian yang dapat menimbulkan risiko operasional dan kerugian operasional yang telah terjadi pada Bank. Bank menggunakan metode Value at Risk (VaR). MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Manajemen risiko nilai tukar valuta asing (lanjutan) Kewajiban Bank dalam valuta asing terutama terdiri dari simpanan dan pinjaman yang diterima dalam dolar AS. pada tahun 2002 Bank telah melaksanakan Risk Self Assessment (RSA) tahap awal ke seluruh cabang/kanwil dan beberapa divisi di Kantor Pusat. Namun tahun 2008. Untuk memenuhi peraturan posisi devisa neto. Tujuan akhir dari IRS adalah agar risiko kerugian yang mungkin terjadi dapat diminimalkan. Dengan meningkatnya risk culture diharapkan akan mampu meningkatkan budaya kontrol risiko pada setiap karyawan dalam melaksanakan aktifitas usaha sehari-hari. Manajemen risiko tingkat suku bunga Komponen utama kewajiban Bank yang sensitif terhadap pergerakan tingkat suku bunga adalah simpanan. RSA masih terus dilakukan dan disempurnakan dengan tujuan untuk lebih menanamkan “awareness” dalam pengelolaan risiko bagi staf di unit kerja terkait. Laporan Tahunan BCA 2008 183 . ALCO secara berkala memantau perkembangan pasar dan menyesuaikan tingkat suku bunga simpanan dan kredit yang diberikan. dan kredit yang diberikan.

184 Laporan Tahunan BCA 2008 . Parameter yang digunakan untuk menghitung potensial kerugian atas kasus yang sedang dalam proses di pengadilan adalah dasar gugatan (kasus posisi). jasa pembiayaan perdagangan. Hingga akhir tahun 2008. Basic Indicator Approach (BIA) Pada tahun 2008. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Manajemen risiko operasional (lanjutan) Operational Risk Management Information System (ORMIS) Proses penggabungan kedua metode ini (RCSA dan LED) juga telah dilakukan pada tahun 2007. Manajemen risiko hukum Risiko hukum adalah risiko yang disebabkan oleh adanya kelemahan aspek yuridis. yaitu suatu prosedur yang mengharuskan adanya persetujuan dari unit-unit kerja terkait untuk suatu produk/layanan baru yang akan diluncurkan ke pasar. Kelemahan aspek yuridis antara lain disebabkan adanya tuntutan hukum. tresuri dan investasi. Risiko hukum inheren dinilai berdasarkan potensial kerugian atas kasus yang sedang dalam proses di pengadilan dibagi dengan modal Bank. Analisa Produk/Jasa Baru Selain itu. teknologi sistem informasi dan sistem informasi manajemen. nilai perkara. Dengan demikian risiko yang mungkin timbul dari produk/layanan baru tersebut dapat diantisipasi lebih awal. mengukur. ketiadaan peraturan perundang-undangan yang mendukung. atau kelemahan perikatan seperti tidak dipenuhinya syarat sahnya kontrak dan pengikatan agunan yang tidak sempurna. Untuk mengidentifikasi. maka Bank telah membentuk Satuan Kerja Hukum dan Kepatuhan (SKHK) di Kantor Pusat dan unit kerja hukum di beberapa Kantor Wilayah dan Kantor Cabang. Setelah dilakukan uji coba implementasi atas metode KRI. sesuai regulasi Bank Indonesia. dan pengelolaan sumber daya manusia. untuk mengenali dan mengendalikan risiko atas suatu produk/layanan baru. Risiko hukum melekat pada aktivitas fungsional perkreditan (penyediaan dana). Bank melakukan penyempurnaan atas metode tersebut. pada bulan November 2002 Bank telah mengeluarkan ketentuan product sign-off procedures. memantau dan mengendalikan risiko hukum.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. kecuali dinyatakan lain) 36. Key Risk Indicator (KRI) Metode RCSA dan LED juga telah dilengkapi dengan diterapkannya metode Key Risk Indicator (KRI) pada pertengahan tahun 2008. KRI adalah suatu metode yang memberikan suatu indikator atas kemungkinan terjadinya/peningkatan risiko operasional di suatu unit kerja. yang dikenal dengan aplikasi ORMIS (integrasi antara RCSA dan LED secara on-line dengan beberapa penambahan fitur seperti penilaian kontrol pada setiap risiko di unit kerja). operasional dan jasa. Bank akan mengimplementasikan Basic Indicator Approach untuk memenuhi ketentuan Bank Indonesia dalam menghitung kewajiban penyediaan modal minimum Bank (sebagai tahap awal implementasi). dan dokumentasi hukum. hampir seluruh wilayah telah menerapkan metode KRI ini.

e) Mendampingi pejabat/karyawan Bank sehubungan dengan proses hukum di kepolisian. antara lain Biro Penyelamatan Kredit) sehubungan dengan permasalahan kredit macet. d) Melakukan pembelaan hukum atas perkara perdata yang melibatkan Bank yang sedang dalam proses di pengadilan dan arbitrase. 5/8/PBI/2003 tanggal 19 Mei 2003. serta memonitor perkembangan kasusnya. Komisi Pemberantasan Korupsi dan instansi lainnya. Bank telah membuat Kebijakan Pengendalian Risiko Hukum yang telah diimplementasikan sejak tahun 2005. Laporan Tahunan BCA 2008 185 . h) Meminta cabang membuat laporan hasil pengendalian risiko hukum secara periodik kepada SKHK. Organisasi pendukung yang secara khusus menangani risiko reputasi terdiri dari Sentra Operasi Pembayaran Domestik (SOPD). perjanjian kerjasama. kecuali dinyatakan lain) 36. Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No. pengadilan. Divisi Kartu Kredit (DKK). c) Mengadakan forum komunikasi secara periodik untuk meningkatkan kompetensi staf hukum kanwil dan cabang. SKHK telah melakukan hal-hal sebagai berikut: a) Membuat standarisasi dokumen hukum (antara lain perjanjian kredit. Divisi Pengembangan Operasi (DPO). menelaah kembali setiap perjanjian sebelum ditandatangani oleh pejabat Bank dan memberikan pendapat hukum atas permasalahan hukum yang terjadi. b) Membuat manual kerja bagi staf hukum dan admin kredit di kanwil dan cabang. perjanjian sewa menyewa dan perjanjian outsourcing). pengikatan agunan. Manajemen risiko reputasi Risiko reputasi adalah risiko yang disebabkan oleh adanya publikasi negatif yang terkait dengan kegiatan usaha Bank atau persepsi negatif terhadap Bank. i) Meminta pendapat konsultan hukum independen atau pendapat dari instansi yang berwenang dalam hal terdapat peraturan yang tidak atau kurang jelas atau multi tafsir.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Manajemen risiko hukum (lanjutan) Dalam rangka memitigasi risiko hukum. kejaksaan. f) Menyusun rencana strategi pengamanan kredit (bekerja sama dengan unit kerja lain. Penilaian tersebut disusun dalam laporan profil risiko reputasi setiap triwulan. Kantor Cabang Utama dan Kantor Cabang Pembantu. g) Mendaftarkan hak milik kekayaan intelektual atas produk-produk Bank pada instansi yang berwenang dan mengamankan kepemilikan atas aset-aset Bank antara lain hak atas tanah dan bangunan Bank memonitor dan melakukan tindakan hukum atas pelanggaran hak kekayaan intelektual milik Bank. Divisi Pengembangan dan Jasa (DPDJ). Penilaian atas risiko reputasi dilakukan dengan menggunakan parameter-parameter seperti frekuensi keluhan dan publikasi negatif serta pencapaian penyelesaian keluhan. untuk memberikan perlindungan hukum bagi Bank dan atau pejabat/karyawan Bank. mensosialisasikan modus operandi kasus yang pernah terjadi dan pedoman penanganan kasus secara hukum.

MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Manajemen risiko reputasi (lanjutan) Untuk mengelola dan mengendalikan risiko reputasi. evaluasi dan analisa kinerja yang dilakukan secara bulanan. 5/8/PBI/2003 tanggal 19 Mei 2003 telah tercakup dalam Kebijakan Dasar Manajemen Risiko Bank tahun 2004 dan Kebijakan Manajemen Risiko Reputasi. tresuri dan investasi serta operasional dan jasa. 186 Laporan Tahunan BCA 2008 . Parameter yang digunakan dalam menilai risiko strategik adalah realisasi kredit. Bank didukung oleh fasilitas Halo BCA (layanan telepon 24 jam untuk informasi. 7/24/DPNP tanggal 18 Juli 2005 tentang Penyelesaian Pengaduan Nasabah. • • • Rencana pengembangan manajemen risiko strategik adalah: • • Mempertajam perumusan arahan strategi bisnis untuk meningkatkan kinerja Bank. sumber-sumber data/informasi yang terpercaya. Kebijakan/pedoman manajemen risiko reputasi sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No. saran dan keluhan). Bank memiliki Satuan Kerja Perencanaan dan Pembinaan Wilayah/SKPPW dengan misi mendukung dan meningkatkan kemantapan pertumbuhan Bank melalui perencanaan. Meningkatkan cakupan dan kualitas analisa data-data internal dan eksternal dalam rangka memitigasi risiko strategik. Pengembangan infrastruktur pendukung terus dilakukan dari waktu ke waktu. 7/7/PBI/2005 tanggal 20 Januari 2005 tentang Penyelesaian Pengaduan Nasabah dan Surat Edaran Bank Indonesia No. Adanya kebijakan. Pengelolaan dan pengendalian risiko strategik didukung dengan aplikasi pendukung seperti financial model. triwulanan.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. seperti telah diimplementasikannya penggunaan perangkat lunak “Hyperion Budgeting Systems” secara terintegrasi serta on-line dalam proses pembuatan anggaran Bank. Manajemen risiko strategik Risiko strategik adalah risiko yang antara lain disebabkan adanya penetapan dan pelaksanaan strategi Bank yang tidak tepat atau kurang responsifnya Bank terhadap perubahan eksternal. Di samping itu Bank juga telah mempunyai Pedoman Komunikasi dan Pedoman Penyelesaian Keluhan. Risiko strategis inheren dapat timbul dari penerapan dan pelaksanaan strategi Bank pada aktivitas fungsional perkreditan. telah diimplementasikan secara internal. setengah tahunan dan tahunan. dana pihak ketiga dan fee-based income. prosedur dan penetapan batas risiko strategik untuk mengukur kemajuan yang dicapai dan kinerja sesuai jadwal yang ditetapkan. kecuali dinyatakan lain) 36. Manajemen risiko reputasi antara lain menyempurnakan pedoman yang ada dengan Peraturan Bank Indonesia No. secondary reserves. pengembangan riset dan pendayagunaan organisasi serta pembinaan wilayah dan cabang. Sistem pengendalian risiko strategik dilakukan melalui hal-hal sebagai berikut: • • Dewan Komisaris dan Direksi turut aktif dalam pengawasan dan pemantauan atas penentuan dan pelaksanaan strategi usaha Bank.

membuat laporan bulanan kepatuhan kepada Direksi dan Dewan Komisaris. dan risiko reputasi. 5/8/PBI/2003 tanggal 19 Mei 2003. serta melakukan uji kepatuhan secara berkala. Laporan profil risiko yang disampaikan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko kepada Bank Indonesia memuat substansi yang sama dengan laporan profil risiko yang disampaikan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko kepada Dewan Komisaris. risiko operasional.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Manajemen risiko kepatuhan Risiko kepatuhan merupakan risiko yang timbul karena Bank tidak mematuhi atau tidak melaksanakan peraturan dan ketentuan lain yang berlaku. Bank juga telah mengimplementasikan Prinsip Mengenal Nasabah (Know Your Customer Principles) dan Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang (Anti Money Laundering Law). Pada triwulan III tahun 2008. Selain itu. namun sektor perbankan masih menunjukkan kinerja dan ketahanan yang baik. Laporan Tahunan BCA 2008 187 . Laporan profil risiko tersebut memuat laporan tentang tingkat dan trend seluruh exposure risiko yang relevan dan sesuai dengan kompleksitas usaha Bank. risiko komposit yang Moderat masih berasal dari risiko kredit. Profil Risiko Sesuai dengan ketentuan pasal 24 Peraturan Bank Indonesia No. terutama sebagai akibat dari permintaan agregat yang tumbuh cepat. melakukan kaji ulang (review) terhadap produk/aktivitas baru dan pelepasan kredit besar. Bank wajib menyampaikan laporan profil risiko atas delapan jenis risiko tersebut di atas kepada Bank Indonesia. Dalam rangka mengelola risiko kepatuhan tersebut. Sistem pengendalian risiko tersebut merupakan cerminan dari cakupan penerapan manajemen risiko yang tertuang dalam Kebijakan Dasar Manajemen Risiko (KDMR) Bank. Bank telah membuat mekanisme untuk memastikan kepatuhan Bank. Direksi dan Komite Manajemen Risiko. Dari 8 (delapan) jenis risiko yang dinilai. Direktur Kepatuhan dibantu oleh Satuan Kerja Hukum dan Kepatuhan yang berfungsi untuk mengkoordinasikan pengelolaan risiko kepatuhan Bank. Untuk mengelola risiko kepatuhan. Secara umum risiko komposit Bank selama tahun 2008 adalah Rendah yang merupakan hasil penilaian dari risiko inheren Rendah dengan penilaian kecukupan sistem pengendalian risiko Kuat. Stabilitas makroekonomi dan stabilitas sistem keuangan Indonesia pada triwulan I tahun 2008 masih terjaga ditengah kondisi ekonomi global yang belum kondusif. Pada triwulan II tahun 2008. dengan masih tingginya harga komoditas energi dan bahan pangan dunia serta dampak kenaikan harga BBM semakin memberikan tekanan atas inflasi. Dalam pelaksanaan tugasnya. Krisis keuangan di Amerika Serikat (AS) masih terus berlanjut dan mengakibatkan kondisi makroekonomi di dalam negeri terancam mengalami krisis sebagai imbas gejolak ekonomi global. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melorot sepanjang September 2008 dan diikuti oleh anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika. tekanan inflasi di dalam negeri masih kuat. Bank telah mengangkat salah seorang anggota Direksi sebagai Direktur Kepatuhan. yaitu antara lain penyesuaian ketentuan internal dengan peraturan yang berlaku dan mengkomunikasikan kepada karyawan terkait. kinerja perbankan tetap baik meskipun terdapat penurunan kredit dan Dana Pihak Ketiga. sedangkan risiko lainnya tetap memiliki risiko komposit yang Rendah. kecuali dinyatakan lain) 36. Di lain pihak.

Mengkaji ulang strategi pelepasan kredit dan kebijakan di bidang operasional dan perkreditan untuk memantau dan mengendalikan peningkatan risiko terhadap eksposur yang termasuk dalam kategori ”higher risk”. kondisi perbankan Indonesia secara fundamental masih dapat terjaga. dipantau dan dikendalikan dengan baik. namun sampai dengan triwulan IV tahun 2008 Bank tetap mampu mengelola risiko pada seluruh kegiatan usahanya berdasarkan prinsip kehati-hatian (prudent banking). MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Profil Risiko (lanjutan) Kinerja perbankan terancam melambat seiring dengan ketatnya likuiditas perbankan dan berlanjutnya krisis ekonomi global yang akan berimbas pada kondisi makroekonomi Indonesia. Pada triwulan IV tahun 2008. Ketatnya likuiditas perbankan menyebabkan. Peringkat risiko komposit yang rendah dapat tercapai karena Bank menerapkan fungsi manajemen risiko yang efektif dan efisien pada seluruh aktivitas fungsionalnya. 8/6/PBI/2006 mengenai Penerapan Manajemen Risiko Secara Konsolidasi Bagi Bank Yang Melakukan Pengendalian Terhadap Perusahaan Anak maka Bank wajib melakukan penerapan manajemen risiko secara konsolidasi. Anjloknya IHSG juga tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap portofolio aktiva Bank karena sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia yang terkait dan Bank tidak memiliki aktiva produktif dalam bentuk saham dan atau surat berharga yang dihubungkan atau dijamin dengan aset tertentu yang mendasari (underlying reference asset) yang berbentuk saham. bank-bank mulai menggunakan sumber lain untuk membiayai kreditnya. Sementara itu. Manajemen risiko perusahaan anak Dengan telah diterbitkannya Peraturan Bank Indonesia No. Beberapa tindakan yang dilakukan oleh Bank dalam meningkatkan awareness sehubungan dengan adanya ancaman gejolak ekonomi global dan penurunan perekonomian Indonesia yang dapat berpengaruh buruk pada perbankan adalah: • • Meningkatkan koordinasi antara Dewan Komisaris. Bank tetap mampu mengelola risiko pada seluruh kegiatan usahanya berdasarkan prinsip kehatihatian (prudent banking). Kanwil dan Cabang. Direksi. sudah mulai longgar kembali.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. 188 Laporan Tahunan BCA 2008 . Di tengah berbagai gejolak tersebut. Namun. Sistem pengendalian risiko secara umum tetap kuat karena Bank akan terus meningkatkan penyesuaian pengelolaan manajemen risiko di semua aktivitas fungsionalnya sehingga setiap risiko yang ada dapat diidentifikasi. kecuali dinyatakan lain) 36. diukur. Indikator-indikator utama perbankan menunjukkan ketahanan yang tetap baik dan mantap. Hal ini sejalan dengan mulai melambatnya perekonomian domestik sebagai dampak dari melemahnya perekonomian global dan menurunnya harga-harga komoditas internasional. perbankan terlihat mulai berhati-hati dalam menyalurkan kredit seiring dengan meningkatnya risiko ke depan sebagai dampak dari melemahnya perekonomian di sektor riil. kondisi likuiditas perbankan yang sempat mengalami keketatan. Tekanan terhadap kondisi perekonomian nasional ini dinilai kurang kondusif bagi dunia usaha dan perbankan. seperti tercermin dari berbagai indikator utama perbankan seperti CAR dan NPL. yang dapat merubah risiko komposit. tekanan inflasi di Indonesia mulai mereda. Trend risiko inheren Bank diperkirakan tetap rendah karena berdasarkan hasil proyeksi yang dilakukan tidak akan terjadi perubahan-perubahan yang cukup signifikan.

Laporan Tahunan BCA 2008 189 . MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Manajemen risiko perusahaan anak (lanjutan) Penerapan manajemen risiko secara konsolidasi di Bank dilakukan dengan mengacu pada ketentuan Bank Indonesia yang berlaku tersebut.631. Bank diwajibkan membayar uang muka pada tanggal 5 Desember 2005 sebesar USD3. S.129. pengukuran.166.07 (nilai penuh) termasuk Pajak Pertambahan Nilai. 37. Pada tanggal 29 Juni 2007. kecuali dinyatakan lain) 36. dengan hak opsi untuk juga menyewa secara jangka panjang ruangan tambahan dengan luas 3.238. Penerapan manajemen risiko pada perusahaan anak juga dimaksudkan untuk meningkatkan daya saing. Bank telah melakukan pembayaran untuk sewa ruangan tambahan lantai 28 dan 29 dengan luas 3. Transaksi sewa-menyewa tersebut telah mendapat persetujuan dari Direksi dan Pemegang Saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Bank pada tanggal 25 November 2005 (notulen dibuat oleh Notaris Hendra Karyadi.972 (nilai penuh) termasuk Pajak Pertambahan Nilai. Pada saat ini Perusahaan Anak sedang mempersiapkan diri untuk dapat menerapkan manajemen risiko yang sejalan dengan penerapan manajemen risiko di Bank. 11).092. KOMITMEN DAN KONTINJENSI PENTING a. dan Sistem pengendalian intern yang menyeluruh Mengacu pada konsep penerapan manajemen risiko secara konsolidasi. dan mengendalikan risiko usaha dari Bank dan perusahaan anak. 14 Notaris Hendra Karyadi. PERJANJIAN. dengan Akta No. maka penerapan kerangka kerja di PT BCA Finance akan dipantau dan ditelaah secara tidak langsung oleh manajemen Bank.244.80 m2 senilai USD4. Bank menandatangani perjanjian sewa-menyewa dengan PT Grand Indonesia (pihak yang mempunyai hubungan istimewa). Kesepakatan tersebut di atas telah diaktakan dengan Akta Notaris No. mengukur. Di masa mendatang Bank juga akan menyempurnakan Sistem Informasi Akuntansi dan Sistem Manajemen Risiko yang dapat mengidentifikasi.264.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. Bank telah membayar sebesar USD32.20 (nilai penuh) termasuk Pajak Pertambahan Nilai.264. Perjanjian Sewa dengan PT Grand Indonesia Pada tanggal 11 April 2006.80 m2 senilai USD4. S. yang mencakup: • • • • Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi Kecukupan kebijakan prosedur dan penetapan limit Kecukupan proses identifikasi.402.88 m2 senilai USD35. memantau.50 (nilai penuh) termasuk Pajak Pertambahan Nilai dan sepuluh kali cicilan masing-masing sebesar USD3.103.701.972 (nilai penuh) termasuk Pajak Pertambahan Nilai.. Perjanjian sewa-menyewa tersebut dimulai sejak 1 Juli 2007 dan berakhir 30 Juni 2035. Pada tanggal 31 Desember 2006. Bank melakukan pelunasan (pembayaran cicilan kesepuluh) sebesar USD3.701.H.13 (nilai penuh) termasuk Pajak Pertambahan Nilai dan dicatat sebagai aktiva lain-lain. agar dapat menerapkan manajemen risiko secara konsolidasi dengan efektif.H.238. pemantauan dan pengendalian risiko serta sistem informasi manajemen risiko. Pada tanggal 2 Januari 2007.. dimana Bank akan menyewa secara jangka panjang dari PT Grand Indonesia ruangan kantor seluruhnya seluas 28. tanggal 11 April 2006.129. mengingat hal ini merupakan salah satu pemenuhan tingkat kepatuhan Bank terhadap standar internasional.07 (nilai penuh) termasuk Pajak Pertambahan Nilai selama periode 15 April 2006 sampai dengan 31 Desember 2006.392.

784 atau yang merupakan kurang lebih 21. Pada tanggal 24 Oktober 2008.68 (nilai penuh). dengan jumlah saham yang akan dikeluarkan adalah 24. tindakan yang berada di luar kendali Bank. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP KEWAJIBAN PEMBAYARAN BANK UMUM Berdasarkan Undang-undang No.738. Adalah tidak mungkin untuk memastikan apakah Bank akan memenangkan masalah atau tuntutan hukum tersebut. 38. total uang muka sewa yang telah diamortisasi adalah sebesar Rp8. 181/SK/DIR/2008 dan Surat Keputusan Dewan Komisaris tanggal 18 Desember 2008 No. KONDISI EKONOMI Kegiatan usaha Bank mungkin akan dipengaruhi oleh kondisi ekonomi di Indonesia di masa mendatang yang mungkin akan menyebabkan ketidakstabilan nilai tukar mata uang dan secara negatif mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.365. Bank telah melakukan pembayaran uang jaminan untuk sewa ruangan tambahan untuk lantai 30 dan 31 dengan luas 3. pengurusan administrasi dan klaim yang belum terselesaikan.000 (nilai penuh) saham dikurangi jumlah saham yang telah dibeli kembali sejumlah 289.676.165.32% dari laba selama periode 1 Januari 2008 sampai dengan 30 September 2008 setelah dikurangi pajak penghasilan. Irawan Soerodjo. atau seluruhnya sebesar Rp852. 66 tahun 2008 tanggal 13 Oktober 2008..854. Perbaikan dan pemulihan ekonomi yang berkelanjutan tergantung pada beberapa faktor. efektif sejak tanggal 22 September 2005. yakni Rp3. 24 tanggal 22 September 2004. atau likuiditas Bank. b. atau dampaknya jika Bank kalah.H.243.505. Bank menghadapi beberapa tuntutan hukum.PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah. MSi.767. manajemen Bank yakin bahwa hasil keputusan masalah atau tuntutan hukum tersebut tidak akan membawa dampak yang signifikan pada hasil usaha. 263/SK/KOM/2008 tentang Pembagian Dividen Sementara (Interim Dividend) Tahun Buku 2008. nilai simpanan yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu bank yang semula ditetapkan paling banyak Rp100 diubah menjadi paling banyak Rp2. Kesepakatan tersebut di atas telah diaktakan dengan Akta Notaris No. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN Manajemen Bank bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasi yang telah diselesaikan pada tanggal 25 Februari 2009. PERISTIWA SETELAH TANGGAL NERACA Sesuai dengan Surat Keputusan Rapat Direksi tanggal 18 Desember 2008 No.999. tanggal 22 Mei 2008. 40.010. Perjanjian Sewa dengan PT Grand Indonesia (lanjutan) Terhitung mulai periode Mei 2008. 110 Notaris Dr. efektif sejak tanggal 13 Oktober 2008. yang berhubungan dengan kegiatan usaha Bank. 41.655. PERJANJIAN. S. sehingga sisa saldo uang muka sewa kepada PT Grand Indonesia per 31 Desember 2008 adalah sebesar Rp355. Pembayaran dividen tunai ini telah dilaksanakan pada tanggal 30 Januari 2009 (Catatan 29). Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) dibentuk untuk menjamin kewajiban tertentu bank-bank umum berdasarkan program penjaminan yang berlaku. KOMITMEN DAN KONTINJENSI PENTING (lanjutan) a. seperti kebijakan fiskal dan moneter yang dilakukan oleh pemerintah dan pihak-pihak lain. Per tanggal 31 Desember 2008. kecuali dinyatakan lain) 37.92 m2 senilai USD208. 39.000 (nilai penuh) saham maka jumlah saham yang berhak memperoleh dividen sementara adalah 24. posisi keuangan.000 (nilai penuh) saham.000. Namun demikian. Bank telah melakukan amortisasi untuk uang muka tersebut. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 190 Laporan Tahunan BCA 2008 .

..…………..............Perusahaan Induk ……………………………………………………………… Lampiran 1 Lampiran 2 Lampiran 3 Lampiran 4 Laporan Tahunan BCA 2008 191 .....………………… Laporan Perubahan Ekuitas . Laporan Arus Kas .....Perusahaan Induk ...PT BANK CENTRAL ASIA Tbk DAFTAR INFORMASI TAMBAHAN TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL 31 DESEMBER 2008 DAN 2007 Neraca .. Laporan Laba Rugi .Perusahaan Induk…………………………………………………………………………..…………….........Perusahaan Induk ………………………………………….

675.810 2.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp41. kecuali dinyatakan lain) 2008 AKTIVA Kas Giro pada Bank Indonesia Giro pada bank lain .696.525 9.757.768 6.797.838.566.871.setelah dikurangi akumulasi penyusutan masing-masing sebesar Rp2.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp79.331 794.068 per 31 Desember 2008 dan 2007 Surat-surat berharga .549 dan Rp54.700.248 per 31 Desember 2008 dan 2007 Aktiva pajak tangguhan .setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp512.264 46.955.434 747.624 (1.845 111.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp11.PERUSAHAAN INDUK 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.519 4.250.105) 80.824 39.071 per 31 Desember 2008 dan 2007 Obligasi pemerintah Tagihan derivatif .657 192 Laporan Tahunan BCA 2008 .608 2007 7.494 890.499.LAMPIRAN 1 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk NERACA .035 dan Rp2.789 112.634 (2.468 dan Rp103.324 21.962 dan Rp9.089.703 1.821 869.626.592 per 31 Desember 2008 dan 2007 10.846.955 7.647 dan Rp24.006.686.bersih Aktiva tetap .806 49.bersih Tagihan akseptasi .856.750 67.206 2.247 300.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp682 dan Rp227 per 31 Desember 2008 dan 2007 Kredit yang diberikan Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Jumlah kredit yang diberikan Dikurangi: Penyisihan penghapusan Jumlah kredit yang diberikan .253 per 31 Desember 2008 dan 2007 Penyertaan .275.186.793 4.228 per 31 Desember 2008 dan 2007 Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain .655 82.509 45.718 2.081 353.721.673.880.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp120.562 20.315.969 81.668.220.310) 110.645 dan Rp3.865.

LAMPIRAN 1 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk NERACA .452 217.PERUSAHAAN INDUK (lanjutan) 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.526 dan Rp13.251 3.065.263 244.729.173 Laporan Tahunan BCA 2008 193 . kecuali dinyatakan lain) 2008 AKTIVA (lanjutan) Aktiva lain-lain .180.setelah dikurangi penyisihan penghapusan masing-masing sebesar Rp35.077 per 31 Desember 2008 dan 2007 JUMLAH AKTIVA 2007 3.257.

658 1.50 (nilai penuh) dan Rp125 (nilai penuh) per saham per 31 Desember 2008 dan 2007: Modal dasar: 88.895.394 3.771 189.938 3.859 4.498 1.515 61.138.510 102.655 47.109 2.877 37.734.385 37.000 saham dan 44.910 39.341 962.000 saham per 31 Desember 2008 dan 2007 Modal ditempatkan dan disetor penuh: 24.000 saham per 31 Desember 2008 dan 2007 Tambahan modal disetor Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan Laba belum direalisasi atas surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual setelah dikurangi pajak tangguhan 980.895.000.568.853 466.233 474.000 saham dan 12.325 54.514 2007 821.319 35.539 31.710.000.505.LAMPIRAN 1 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk NERACA .494 1.000.226 1.356 1.427 209.610 125.938 3.156.654 358.487.933 207.655.047.866 2.445. kecuali dinyatakan lain) 2008 KEWAJIBAN DAN EKUITAS KEWAJIBAN Kewajiban segera Simpanan dari nasabah Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Pihak ketiga Jumlah simpanan dari nasabah Simpanan dari bank lain Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali Kewajiban derivatif Kewajiban akseptasi Surat-surat berharga yang diterbitkan Pinjaman yang diterima Estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Hutang pajak Beban masih harus dibayar Kewajiban lain-lain JUMLAH KEWAJIBAN EKUITAS Modal saham dengan nilai nominal Rp62.432 209.313 194 Laporan Tahunan BCA 2008 .PERUSAHAAN INDUK (lanjutan) 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.327.534.000.782 22.095 189.933 273.276.178 196.892 80.042 221.964 49.540.010.177.015 1.064.540.

059.036 13.180.585) 23. harga perolehan JUMLAH EKUITAS JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS *) 2007 4.173 Saldo rugi sebesar Rp25. kecuali dinyatakan lain) 2008 KEWAJIBAN DAN EKUITAS (lanjutan) Selisih penilaian kembali aktiva tetap Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali Saldo laba*) Telah ditentukan penggunaannya Belum ditentukan penggunaannya Modal saham diperoleh kembali (treasury stock): 289.000 saham per 31 Desember 2008 dan 2007.493.767.729. Laporan Tahunan BCA 2008 195 .158 217.PERUSAHAAN INDUK (lanjutan) 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.000 saham dan 45.162 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor pada saat kuasi reorganisasi per 31 Oktober 2000.427 392.251 (190.717 (808.512.283.427 392.446.LAMPIRAN 1 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk NERACA .737 244.853.036 17.907 4.996) 20.946.356 1.

631 144.817. kecuali dinyatakan lain) 2008 PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL Pendapatan bunga Pendapatan bunga Provisi dan komisi Jumlah pendapatan bunga Beban bunga Beban bunga Beban pendanaan lainnya Jumlah beban bunga PENDAPATAN BUNGA .118.661.245 4.768.928) (3.752 (6.441 164.284.390.746.796 (161.699 2.817) (4.577 (21.264.415.870) (190.725 2.202) (15.028 551.013 19.975.053) 2007 15.896) 7.205 56.140 196 Laporan Tahunan BCA 2008 .802.BERSIH Pendapatan operasional lainnya Provisi dan komisi lainnya Laba selisih kurs .315.724 16.896) (6.097) (6.417.906 3.369) 6.383) (148.427 685.403.905) (2.245 1.311 (1.291) (2.081) (5.PERUSAHAAN INDUK Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.764.671.653.914) 12.LAMPIRAN 2 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk LAPORAN LABA RUGI .516 (3.bersih Keuntungan dari penjualan surat-surat berharga dan obligasi pemerintah Keuntungan dari kenaikan nilai surat-surat berharga dan obligasi pemerintah Lain-lain Jumlah pendapatan operasional lainnya Beban penyisihan penghapusan aktiva Pemulihan (beban) estimasi kerugian atas transaksi rekening administratif Beban operasional lainnya Beban karyawan Beban umum dan administrasi Kerugian dari penurunan nilai surat-surat berharga dan obligasi pemerintah Lain-lain Jumlah beban operasional lainnya LABA OPERASIONAL 18.566) (941) (6.599.507) 9.862.866.200.538.613 (6.241) 13.600 685.990 234.662.537 1.

LAMPIRAN 2 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk LAPORAN LABA RUGI - PERUSAHAAN INDUK (lanjutan) Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2008 PENDAPATAN NON-OPERASIONAL - bersih Laba penjualan aktiva tetap Pendapatan sewa Lain-lain - bersih Jumlah pendapatan non-operasional - bersih Bagian laba anak perusahaan LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (BEBAN) MANFAAT PAJAK PENGHASILAN Pajak tahun berjalan Pajak tangguhan Jumlah beban pajak LABA BERSIH 5.619 19.048 5.564 30.231 201.542 7.635.350 (2.257.862) 398.651 (1.859.211) 5.776.139

2007

15.131 21.775 16.468 53.374 172.009 6.343.523 (1.869.991) 15.720 (1.854.271) 4.489.252

LABA PER SAHAM (nilai penuh): Laba operasional Dasar Laba bersih Dasar

303 236

249 183

Laporan Tahunan BCA 2008

197

198
LAMPIRAN 3 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS - PERUSAHAAN INDUK Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Tambahan Modal Disetor Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata Uang Asing Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan Selisih Penilaian Kembali Aktiva Tetap Laba Belum Direalisasi atas Surat-surat Berharga dan Obligasi Pemerintah yang Tersedia Untuk Dijual Setelah Dikurangi Pajak Tangguhan Selisih Nilai Transaksi Modal Saham Saldo Laba*) Restrukturisasi Diperoleh Entitas Kembali Telah Ditentukan Belum Ditentukan Sepengendali (Treasury Stock) Penggunaannya Penggunaannya Jumlah Ekuitas

Laporan Tahunan BCA 2008

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh

Saldo per 31 Desember 2006 -

1.540.938

3.895.933

193.021

-

12.083

1.059.907

4.427

(190.996)

349.609 -

11.206.865 4.489.252

18.071.787 4.489.252

Laba bersih

Laba belum direalisasi atas surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual setelah dikurangi pajak tangguhan 10.230 -

-

-

-

10.230

Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing 3.895.933 207.498 1.385 22.313 1.385 1.059.907 14.477 -

4.427

(190.996)

42.427 392.036

(53.032) (2.087.941) (42.427) 13.512.717

14.477 (53.032) (2.087.941) 1.385 20.446.158

Tantiem Dewan Komisaris dan Direksi

Dividen kas

Penyisihan saldo laba untuk cadangan umum

Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan

Saldo per 31 Desember 2007

1.540.938

*) Saldo rugi sebesar Rp25.853.162 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor pada saat kuasi-reorganisasi Bank pada tanggal 31 Oktober 2000.

LAMPIRAN 3 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS - PERUSAHAAN INDUK (lanjutan) Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh

Tambahan Modal Disetor

Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata Uang Asing Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan Selisih Penilaian Kembali Aktiva Tetap

Laba Belum Direalisasi atas Surat-surat Berharga dan Obligasi Pemerintah yang Tersedia Untuk Dijual Setelah Dikurangi Pajak Tangguhan Selisih Nilai Transaksi Modal Saham Saldo Laba*) Restrukturisasi Diperoleh Entitas Kembali Telah Ditentukan Belum Ditentukan Sepengendali (Treasury Stock) Penggunaannya Penggunaannya

Jumlah Ekuitas

Saldo per 31 Desember 2007 -

1.540.938

3.895.933

207.498

1.385

22.313

1.059.907

4.427

(190.996)

392.036 -

13.512.717 5.776.139

20.446.158 5.776.139

Laba bersih

Laba belum direalisasi atas surat-surat berharga dan obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual setelah dikurangi pajak tangguhan 15.469 -

-

-

-

15.469

Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing (1.059.907) 65.858 -

-

-

-

1.059.907 (2.402.407)

65.858 (2.402.407)

Selisih karena penilaian kembali aktiva tetap

Dividen kas

Selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan 3.895.933 273.356 1.494 37.782 109 -

4.427

(617.589) (808.585)

392.036

17.946.356

109 (617.589) 23.283.737

Modal saham diperoleh kembali (Treasury Stock)

Saldo per 31 Desember 2008

1.540.938

*) Saldo rugi sebesar Rp25.853.162 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor pada saat kuasi-reorganisasi Bank pada tanggal 31 Oktober 2000.

Laporan Tahunan BCA 2008

199

559 (1.403.715 2.799.072 (7. kecuali dinyatakan lain) 2008 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI: Penerimaan bunga.863.821.702) (20.738) (4.601 (6.345) 12.741 465.445) (2.709.118) (244.691. provisi dan komisi (Pembayaran untuk) penerimaan .510 (2.467.499 (429.531 (9.318.216.076) (1.536) 5.109) 89.699.680.981.964.000 (2.273 8.297.283) 364.810.164.660 (6.LAMPIRAN 4 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk LAPORAN ARUS KAS .397.374.874 (268.542) (146.354 49.684.713.141) (520.440.843) 716.072 (7.PERUSAHAAN INDUK Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.125.777) 2.705.861) 1.177) 1.882 (997.901.908.316.095) 390.002 (28.372 (6.802 74.243 (5.262 137.744 4.bersih dari transaksi valuta asing Penerimaan dari pendapatan operasional lainnya Penerimaan dari pendapatan non-operasional Pembayaran untuk beban operasional lainnya Pembayaran pajak penghasilan Kenaikan/penurunan lainnya yang mempengaruhi kas: Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Surat-surat berharga untuk tujuan diperdagangkan Obligasi pemerintah untuk tujuan diperdagangkan Kredit yang diberikan Tagihan akseptasi Aktiva lain-lain Kewajiban segera Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali Simpanan dari nasabah Simpanan dari bank lain Surat-surat berharga yang diterbitkan Kewajiban lain-lain Kas bersih yang (digunakan untuk) diperoleh dari aktivitas operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI: Perolehan aktiva tetap Hasil penjualan aktiva tetap Penerimaan dari penjualan penyertaan saham Pembelian penyertaan saham Pembelian obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual Penerimaan dari obligasi pemerintah yang tersedia untuk dijual yang dijual dan jatuh tempo selama tahun berjalan Pembelian obligasi pemerintah untuk dimiliki hingga jatuh tempo Penerimaan dari obligasi pemerintah untuk dimiliki hingga jatuh tempo yang jatuh tempo selama tahun berjalan Pembelian surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual Penerimaan dari surat-surat berharga yang tersedia untuk dijual yang dijual dan jatuh tempo selama tahun berjalan Pembelian surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo Penerimaan dari surat-surat berharga untuk dimiliki hingga jatuh tempo yang jatuh tempo selama tahun berjalan Penerimaan dividen kas Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi 16.892 23.313 371.155.572) 7.569.871.163) 22.250) (1.592) 7. provisi dan komisi Pembayaran bunga.090 38.880 25.288 (10.198.667) 200.851) 561.965) (382.567 2.344.039 356 (2.783.840 (22.737) (162.445 (6.297.434 2.960) 3.581) 200 Laporan Tahunan BCA 2008 .740 (1.190 23.291 35.497) 2007 14.421) 294.228.483) 17.

677.955 304.513) 28.849.885.849.820 11.025 7.797.292 28.538 28.025 2007 (2.623) (604.411.525 9.538 10.827.LAMPIRAN 4 PT BANK CENTRAL ASIA Tbk LAPORAN ARUS KAS .894 1.549.515) (438. AWAL TAHUN KAS DAN SETARA KAS.849.021 28.514.608 7.589) (2.941) 803.871.562 20.113) (617.335.668.918 (53.190) (56. kecuali dinyatakan lain) 2008 ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN: Pembayaran dividen kas (Pembayaran untuk) penarikan bersih atas pinjaman yang diterima Pembayaran tantiem Dewan Komisaris dan Direksi Pembelian kembali saham beredar Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan (PENURUNAN) KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS KAS DAN SETARA KAS.032) (1.538 INFORMASI TAMBAHAN UNTUK AKTIVITAS INVESTASI DAN PENDANAAN YANG TIDAK MEMPENGARUHI KAS: Reklasifikasi obligasi pemerintah dari kelompok dimiliki hingga jatuh tempo ke kelompok tersedia untuk dijual Reklasifikasi surat-surat berharga dari kelompok dimiliki hingga jatuh tempo dan kelompok diperdagangkan ke kelompok tersedia untuk dijual Penyisihan saldo laba untuk dividen interim 16.944.637.246 24.055) 4. AKHIR TAHUN Kas dan setara kas terdiri dari: Kas Giro pada Bank Indonesia Giro pada bank lain (1.892 28.411.PERUSAHAAN INDUK (lanjutan) Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 (Disajikan dalam jutaan Rupiah.673.784 - Laporan Tahunan BCA 2008 201 .087.337.359 852.

Halaman ini sengaja dikosongkan 202 Laporan Tahunan BCA 2008 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->