P. 1
Peran Guru

Peran Guru

|Views: 333|Likes:
Published by amhanda

More info:

Published by: amhanda on Oct 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/13/2010

pdf

text

original

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR PROGRAM STUDI S-I PGSD 2010

BAB 1 PENDAHULUAN
1.Latar Belakang Masalah Sekolah ditugaskan untuk menghasilkan lulusan yang memenuhi pengetahuan, ketrampilan, sikap serta kepribadian yang sesuai dengan tujuan pendidikan . Dalam Zaman teknologi maju sekarang ini dan masa mendatang, kadar kepribadian yang dituntut untuk dimiliki lulusan Madrasah Ibtidaiyah (MI) makin lama makin tinggi dan makin kompleks. Ini berarti bahwa dunia pendidikan dihadapkan pada berbagai tantangan dan harapan menuju pada perkembangan yang lebih baik. Sebagaimana yang dikemukakan oleh

mulai dari masa konsepsi sampai berakhirnya kehidupan.Thornburg (dalam Hartoho. 1984: 4) bahwa perkembangan belangsung serta terus-menerus di sepanjang hidup seseorang. Dalam proses pembelajaran lebih ditekankan pada usaha untuk membantu pertumbuhan fisik dan mental anak. Bidang studi pendidikan kesenian di Madrasah Ibtidaiyah (MI)/SD atau yang lebih dikenal dengan Bidang Studi Seni Budaya dan Ketrampilan (SBK ) memiliki kedudukan yang setara dengan bidang studi yang lain dalam lingkup program pendidikan. .

pembelajaran pendidikan seni rupa memiliki banyak manfaat. Perwujudan sikap kreatif.Seni Budaya dan Ketrampilan (SBK) di MI/SD diberikan untuk menumbuhkan kepekaan rasa keindahan (estetika) dan artistic sehingga membentuk sikap kreatif. apresiatif dan kritis dapat diperoleh melalui pembelajaran yang memuat aktivitas menanggapi dan berkreasi seni. Seni rupa dengan media bentuk dan rupa disalurkan melalui penglihatan. apresiatif dan kritis. Sebagai sarana pendidikan. . SBK memberikan kesempatan kepada siswa untuk untuk memperoleh pengalaman berapresiasi dan berkreasi serta menghasilkan suatu produk berupa benda yang bermanfaat langsung.

Oleh karena kehidupan anak sebagai kedudukan yang menyenangkan. kehidupan anak MI/SD di arahkan untuk bermain maka kegiatan ini dapat dilaksanakan dalam pembelajaran pendidikan seni rupa. H. Dalam kegiatan bermain inilah bentuk ekspresi kreatif anak ditumbuh kembangkan kearah yang lebih baik. 1922:40) mengatakan pengembangan itu dilakukan secara menyeluruh.A. . terarah dan terpadu maka ada beberapa keuntungan bagi individu maupun bagi masyarakat.R Tilaar (dalam Munandar.

guru disamping sebagai penyampai ilmu pengetahuan dan pengelola pengajaran. Guru diharapkan dapat berperan menjadi bagian dari kegiatan seni rupa anak. Mengharapkan siswa menyelesaikan tugas tepat waktu. juga berperan membentuk pribadi anak. Contohnya dalam kegiatan menggambar karena pada masa anak-anak merupakan awal berkembangnya kreativitas. serta dapat membina dan mengembangkan kreativitas anak usia dini.Namun banyak guru yang merasa tugas utamanya hanya mengajar. menuntut siswa menggambar bentuk yang sesuai dengan keinginan dan petunjuk baku. meminta para siswa untuk menguasai bahan pelajaran yang diberikan sebanyakbanyaknya. Padahal yang seharusnya. .

Dalam mengembangkan bakat dan kreativitas anak tidak terlepas dari peran guru sebagai pendidik dan Pembina pengembang bakat anak itu sendiri.3 Rumusan Masalah Berdasarkan identifikasi masalah.2.Identifikasi Masalah 1.2.4 Tujuan Penelitian Hasil kajian dari penulisan skripsi ini adalah bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang peran guru dalam pembelajaran Mengembangkan Kreativitas Menggambar Anak Melalui Pembelajaran seni rupa di MI.2.3 Kurangnya peran guru dalam pembelajaran seni rupa 1.2 Tidak tersalurnya kreativitas menggambar anak 1.2.1. . maka penulis merumuskan masalah tersebut sebagai berikut.1 Kurangnya minat siswa pada pembelajaran seni rupa 1.4 Pembelajaran seni rupa yang kurang menarik 1. Bagaimana Peran Guru dalam Mengembangkan Kreativitas Menggambar Anak Melalui Pembelajaran Seni Rupa Pada Siswa Kelas II di MIN Dembe II? 1.

5.1 Bagi guru. 1..5 Manfaat Penelitian Penulisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut. . memberikan rangsangan kepada guru untuk mencari permasalahan yang behubungan dengan kemampuan berkarya seni rupa siswa 1. 1. sebagai bahan pengetahuan pada siswa untuk lebih giat mengembangkan b akat dan kreativitasnya.penelitian ini akan memberikan sumbangan yang baik pada sekolah dalam ragka peningkatan program pengajaran.1.2 Bagi siswa.5.5.4 Bagi peneliti: penelitian ini akan memberikan pengalaman menemukan cara yang di lakukan dalam KBM seni budaya dan keterampilan ( SBK ) khususnya pembelajaran seni rupa agar proses pembelajaraan berlangsung dengan baik .3 Bagi sekolah. 1.5.

2. pelayanan dan pemberian. 1980: 9 ) seni adalah suatu kegiatan aktivitas manusia dalam melaksanakan karya seni. .1 Pengertian Seni Secara istilah seni berasal dari bahasa sansekerta pendapat I Gusti Bagus Sugriwa ( dalam Nassirudin.Kata ini berkaitan erat dengan upacara keagamaan yang pada akhirnya di sebut kesenian.1.BAB II KAJIAN TEORI 2.1Senisebagai keterampilan Seni adalah suatu keterampilan untuk membuat barang-barang atau mengerjakan sesuatu.1. 2000 : 6 ) seni yang artinya persembahan. 2.2Senisebagai kegiatan manusia Menurut Leo Tolstory ( dalam Sudarmadji.

1.1.1.4 Seni sebagai seni indah ( seni murni ) Dalam pengertian ini yang termasuk seni ialah kegiataan menghasilkan karya indah. Dalam hal ini benda itulah yang di sebut karya seni batasan ini karya seni itulah di sebut seni.5 Seni sebagai proses kreasi. 2000 :8 ) mengatakan bahwa seni adalah segala perbuatan manusia yang timbul dari hidup erasaannya dan bersifat indah sehingga dapat menggerakkan jiwa perasaaan manusia.3 seni Sebagai karya seni. kurikulum pendidikan seni GBPP 1984dij jelaskan: seni adalah pengalaman estetik yang diwujudkan melalui kegiatan kreatif yang menghasilkan karya pesona. Dewantoro (dalam sudarmadji.2. Jadi. dalam 2. 2. .

Rasa di susun dan di nyatakan melalui pikiran menjadi bentuk yang dapat di salurkkan dan memiliki oleh setiap orang. Seni atau kesenian merupakan bagian dari keinginan manusia untuk memberi bentuk kepada ungkapan perasaan kedalam bentuk artistik. pengalaman dan kemauan keras berkarya dan berolah seni serta kepekaan artistek sebagai dasar berekspresi pada budaya bangsa. Perasaan seni bagi manusia dapat di bandingkan seperti ekonomi mengisi kehidupan dengan kemakmuran bersifat material. yang melengkapi kesejahteraan hidup. Herbert read ( dalam muharam 1992 : 4 ) merumuskan bahwa penjelmaan rasa estetika dapat di wujudkan dalam penciptaan bentuk bentuk yang menyenangkan. kesenian mengisi kehidupan itu dengan kesejahteraan yang bersifat spiritual. adapun tujuan pendidikan seni rupa di Madrasah Ibtidaiyah/SD di Indonesia tercantum pada GBPP-nya yaitu siswa memiliki pengetahuan. . rasa keharuan khususnya.Pengertian seni atau kesenian secara umum di kenal sebagai rasa keindahan umumnya.

il i e ti e i i se i r i sis terli t ri t s s r e ic i. f t e i i se i r i e i ri i s r t e t t t e ecer s l e il i se i. e er li i t e e s resi iri t eter il t l e i i . .t j l r e r esej Nil i. se i e t ses i e t i ili i t i s i ter i ..

1 Materi pelajaran pendidikan seni rupa di susun secara terpadu. apersepsi seni dan kreasi seni dalam bentuk praktik.2. Apresiasi kreasi seni harus di kaitkan dengan konteks seni dalam kehidupan sosial budaya masyarakat.2.2.2 2. Langkah-langkah pembelajaran Seni Rupa di SD . Pengelolaan pembelajaran melibatkan semua siswadalam setiap kegiatan.3 .2.2. Pembelajaran di wujudkan dalam aktivitas seni mencakup: pembentukan konsepsi seni. bakat dan kemampuan siswa serta di sesuaikan dengan kondisi sekolah. 2. yaitu sebagai berikut: 2. Adapun langkah-langkah pembelajaran dalam pendidikan seni rupa di MIN Dembe II. Di bidang seni rupa yang di pilih di sesuaikan dengan minat.

afeektif dan psikomotor yang di berikan dalam bentuk praktik.4 Proses pembelajaaran di langsungkan dengan memperhatikan tiga rana kogniitif.2. Pelajaraan teori di berikan untuk menunjang/lebur dalam kegiatan praktek.7 .6 2.2. Kreasi meliputi segala proses berkarya dari t ingkat yang sederhana sampai yang paling kompleks ( depdiknas : 2003) paling 2. Media sebagai bidang kajian kesenian dapat di erikan sesuai dengan kondisi sekolah setempat.2.5 2. Pengalaman menginterprestasi karya seni di lakukanterintegrasi alam kegiatan pembelajaran seni rupa.2.2.

1993: 3) Pada setiap guru terletak tanggung jawab untuk membawa anak didik pada taraf kematangan tertentu demi pencapaian tujuan pengajaran khususnya dan tujuan pada umumnya .1.Peran Guru Dalam Mengembangkan Kreativitas Mengambar Anak Melalui Pembelajaran Seni Rupa di MIN Dembe II Guru adalah seorang yang patut diguguh dan ditiru. Hal ini sesuai dengan pendapat Pangkey (dalam Isa. tapi mampu membawa peran dalam jati dirinya. Guru adalah factor penentu dalam proses interaksi edukatif dalam dunia pendidikan. bahwasanya seorang guru tidak hanya terfokus pada statusnya saja. .Mengenal dunia anak-anak merupakan syarat pokok untuk mendidik mereka. Peranan guru di kelas adalah menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapinya dan memahami karakteristik perkembangan siswa sebagai anak didik dikelasnya.

. dan yang kedua ia harus dapat memiliki cara penyampaian bahan itu dengan sebaik-baiknya. . Ada dua syarat pokok yang mesti dipenuhi oleh seorang guru untuk dapat menyampaikan pengajarannya dengan baik. Pertama-tama guru harus menguasai bahan pengajaran.

Guru harus memiliki wawasan mengenai kemampuan memotivasi belajar siswa untuk perkembangan kreativitasnya. .

Suatu perang yang nyata pengajaran seni rupa merupakan menjanjikan objek-objek dari pengalaman internal dan eksternal bagi anak. ketakutan. . Guru harus mengalami pengalaman indera anak dan menyelidiki sampai pada tingkat yang disebut sebagai innerlandcape yaitu dunia mimpi.. keinginan-keinginan dan angan-angan serta khayalan. Contohnya ingin menggambar dengan baik.

.Guru perlu mengetahui bahwa dalam mengajarkan seni rupa perlu mengetahui perkembangan anak pula.ngetahuan anak. Umumnya baik perkembangan jasmani maupun rohani anak. anak menjadi dewasa karena perkembangan itu dan juga pengalamannya.

2 Teknik pengumpulan data 3.1Kehadiran Penelitan Kehadiran penelitian dilokasi penelitian adalah sebagai berikut 1). . sifat-sifat serat hubungan antar fenomena yang diselidiki (Mohamad Nasir: 1988). 3. Observasi Sebelum memulai penelitian terlebih dahulu MIN dembe II Kota Gorontalo.BAB III METODE PENELITIAN 3. mengadakan observasi di .1 Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan tujuan untuk memberikan gambaran secara sistematis faktual dan akurat mengenai faktorfaktor.2.

2 Lokasi Penelitian Lokasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Dembe II Kota Utara.2 Sumber data primer Sumber data sekunder . 3.2.3 Sumber Data Dalam penelitian ini.3.1 3.3. 3.2). data yang dikumpulkan dan sebagai bahan pendukung adalah: 3. Pelaksanaan wawancara Pelaksanaan wawancara dengan subjek terpilih bertujuan memperoleh data yang benar-benar memenuhi apa yang diharapkan yaitu data akurat.

3. . Triangulasi merupakan penemuan kesimpulan dari berbagai sudut pandang dengan melakukan upaya pengumpulan data dari sejumlah sumber yang berbeda.4 Teknik Analisis Data Teknik pengolahan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis yang relevan dengan jenis penelitian yaitu analisis kualitatif deskriptif . yaitu menganalisis data dari hasil wawancara dan observasi/documenter kemudian dikonfirmasikan dengan teori-teori yang relevan dengan masalah yang dikaji. 3. Sumber yang digunakan dalam penenlitian ini adalah jawaban subjek pada waktu wawancara.5 Teknik Pemeriksaan Data Agar data yang diperoleh dijamin validitasnya perlu diadakan triangulasi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->