P. 1
Pentingnya Semangat Nasionalisme Dalam Menjaga Keutuhan NKRI

Pentingnya Semangat Nasionalisme Dalam Menjaga Keutuhan NKRI

|Views: 2,627|Likes:
Published by HaFsah Nuhal

More info:

Published by: HaFsah Nuhal on Oct 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/24/2013

pdf

text

original

Pentingnya Semangat Nasionalisme Dalam Menjaga Keutuhan NKRI

Posted 07-08-2010 at 11:42 AM by Ekspres "Don't ask what your country can do for you, Ask what can you do for your country" Ungkapan John F. Kennedy di atas adalah gambaran semangat yang harus dimiliki oleh setiap individu dalam suatu negara. Dimana jika dalam bahasa Indonesia ungkapan tersebut berarti,”Jangan tanyakan apa yang dapat dilakukan oleh negaramu untukmu. Tanyakanlah apa yang dapat kamu lakukan untuk negaramu”. Semangat seperti itulah yang dimiliki oleh Soekarno, Moh. Hatta, Soepomo, Syahrir dll sehingga mengantarkan mereka bergelar sebagai pahlawan proklamasi. Masih banyak lagi nama pahlawwanpahlawan lain di Indonesia. Namun yang terpenting bukanlah seberapa banyak jumlah nama-nama pahlawan yang dikoleksi oleh bangsa Indonesia, tetapi bagaimana merekamereka ini mendapatkan gelar sebagai pahlawan. Mereka tentu saja telah melakukan sesuatu hal yang sangat berarti dan berpengaruh bagi kehidupan sejarah bangsa Indonesia. Dan semangat nasionalisme seperti John. F. Kennedy, ditambah pula dengan semboyan “Merdeka atau Mati”, membuat mereka rela mengorbankan segalanya demi kemerdekaan bangsa Indonesia. Semangat nasionalisme berperan penting bagi suatu negara. Maju mundurnnya suatu negara dapat dilihat dari seberapa besar semangat nasinalisme yang dimiliki. Apabila suatu negara ingin tetap bersatu dan maju, maka semangat nasionalisme harus dimiliki oleh setiap warga negara pada umumnya, dan generasi muda pada khususnya. Dimana generasi muda adalah generasi penerus bangsa, penentu perjalanan bangsa di masa selanjutnya. Sebab generasi muda mempunyai kelebihan pemikiran, semangat, serta sifat kritisnya. Namun kelebihan tersebut masih kurang jika tidak diiringi dengan semangat nasinalisme. Generasi muda harus mempunyai sikap bangga terhadap bangsanya, semangat kebersamaan, mengakui pengalaman sejarah dan kebudayaan bersama, serta terikat pada adat dan tradisi. Jika generasi pemuda menyadari pentingnya nasionalisme tersebut, maka jalan untuk memperbaiki kecacatan negara kita akan semakin terbuka lebar. Namun sangat disayangkan, nampaknya generasi muda sekarang belum seperti itu. Sebagaimana yang disampaikan oleh pencipta lagu Bangun Pemuda-Pemudi, Alfred Simanjuntak bahwa semangat nasionalisme generasi muda sekarang sangatlah kurang. Mereka tidak dinamis, terlena dengan budaya konsumtif. Mereka cenderung individual, egois, mementingkan diri sendri dan luput memikirkan nasib bangsanya. Mereka juga kurang cinta terhadap tanah airnya sendiri, serta tidak punya semangat bersaing untuk menjadi pemuda yang terbaik di dunia. Banyak juga masalah-masalah yang muncul akibat kurangnya jiwa nasionalisme para generasi muda. Misalnya saja konflik antar suku yang mengakibatkan pertumpahan darah, ketidakpedulian terhadap lagu dan bendera kebangsaan, kurang perhatian terhadap kebudayaan dan kesenian daerah, konflik antar agama, demonstrasi yang berujung tindakan anarki. Semua hal tersebut memanglah gambaran dari sebuah keadaan generasi muda yang ada di negara kita tercinta ini.

mampu menyejahterakan seluruh masyarakat adil. Misalnya saja dengan pemutaran film-film tentang perjuangan bangsa Indonesia merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Tetapi tetap terus berlanjut dari tahun-tahun berikutnya yang tentu saja membutuhkan peran generasi muda. Adanya beberapa gelombang nasionalisme. Para pemuda berhasil melengserkan pemerintahan Soeharto serata jabatannya. Oleh sebab itu. Kebangkitan nasionalisme Indonesia diawali oleh berdirinya organisasi Budi Oetomo yang dimotori oleh Dr. Hatta serta Syahrir sudah aktif melakukan diskusi tentang masa depan negaranya. Moh. Bayangkan saja. Dimulai dari gelombang nasionalisme gelombang pertama yang ditandai dengan Kebangkitan Nasional tahun 1928. Selanjutnya. Selain itu mereka jugalah yang sangat berperan dalam merebut kekuasaan orde lama. ilmuwan. mungkin generasi muda sekarang akan menutup wajah dengan kedua tangannya.Tak heran jika para pahlawan ataupun pejuang bangsa Indonesia yang masih tersisa merasa prihatin sekaligus khawatir akan keadaan generasi muda sekarang ini. Selain itu juga dengan mengadakan syukuran dan do’a bersama saat memperingati HUT . sejahtera lahir batin. Sedangkan nasionalisme gelombang kelima diawali dengan lahirnyaorde reformasi tahun 1998. kita harus mempersiapkan diri untuk mewujudkan nasionalisme gelombang keenam. presiden. begitu banyak peristiwa yang menunjukkan perjuangan generasi terdahulu. Akhirnya munculah kesadaran untuk menyatukan negara. dokter. Soetomo. bangsa dan bahasa yang diwujudkan dengan pengikraran Sumpah Pemuda. Cara untuk menumbuhkan sikap nasionalisme tidak harus muluk-muluk. Dan itu bukan menjadi tugas pemerintah semata. pergantian pemegang tongkat estafet generasi pasti selalu terjadi. Tetapi nasionalisme harus dimiliki oleh semua warga negara. Tapi para penggantinya belum dapat menyatukan seluruh kekuatan bangsa. Pada tahun 1945 terjadi Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang menandakan nasionalisme gelombang ketiga. perwira. Pada masa ini banyak diciptakan lagu-lagu kebangsaan seperti Indonesia Raya. nasionalisme gelombang keempat ditandai dengan lahirnya orde baru pada tahun 1966. mulai dari nasionalisme gelombang pertama hinga nasionalisme gelombang kelima menunjukkan bahwa nasionalisme itu tidak berhenti begitu saja. Semangat nasionalisme tidak harus dimiliki oleh para pemegang kursi pemerintahan. Apabila kita menengok kembali pada keadaan bangsa Indonesia berpuluh-puluh tahun yang lalu. Pengetahuan tentang sejarah perjuangan bangsa harus ditanamkan kepada para generasi sekarang dan sedini mungkin. Bagaimana mereka tidak akan malu. dsb. Padamu Negeri. terutama generasi muda. Dari Sabang Sampai Merauke. dll. pejabat. Tak bisa dihindari. adanya Soempah Pemoeda pada tanggal 28 Oktober 1928 menandai Nasionalisme gelombang kedua. jika semangat nasionalisme generasi terdahulu jelasjelas jauh lebih tinggi daripada yang mereka miliki. guru. Mahasiswa dan organisasi pemuda mempunyai peranan penting dalam menyelesaikan huru-hara yang disebabkan oleh pemberontakan G30S/PKI. makmur. namun sudah tugas kita bersama sebagai warga negara Indonesi. Nasionalisme gelombang keenam harus lebih baik dari sebelumnya. Soekarno.

Menegakkan kedaulatan negara adalah mempertahankan kekuasaan negara untuk melaksanakan pemerintahan sendiri yang bebas dari ancaman. Ketiga..Republik Indonesia setiap 17 Agustus. Jiika ada ungkapan bahwa pengalaman adalah guru terbaik. Namun sekarang sudah tak ada lagi lawan. Merujuk tugas pokok dan fungsi TNI di atas. baik yang berasal dari luar maupun yang timbul dari dalam negeri. menangkal setiap ancaman militer dan ancaman bersenjata dari luar dan dalam negeri terhadap kedaulatan. sama-sama warga Negara Republik Indonesia. Bersama-sama kita eratkan jiwa persatuan dan kesatuan kita agar pengorbanan pahlawan tak sia-sia. Kedua. namun jika dilakukan dengan benar maka pasti efektif. Kita juga harus menumbuhkan sikap bangga terhadap produk-produk dalam negeri. pertama. kita semua kawan. dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman militer serta ancaman bersenjata terhadap keutuhan bangsa dan negara. Dahulu para pahlawan berjuang dengan semangat nasionalisme mengusir penjajah yang menjadi lawan kita. TNI sebagai komponen utama dalam pertahanan negara memiliki tugas pokok menegakkan kedaulatan negara. Sepertinya cara sepele. keselamatan dan kehormatan bangsam serta ikut secara aktif dalam usaha-usaha perdamaian dunia. Lalu mengapa sekarang ini seakan-akan tak bisa membedakan mana lawan mana kawan? Kita sudah 65 tahun mengenyam. Oleh karena itu. serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. . Berangkat dari Pembukaan UUD 1945 di atas.!!! Tugas OMSP TNI dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI* Sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Indonesia mempunyai pengalaman cukup panjang. menindak setiap bentuk ancaman baik dari luar maupun dari dalam negeri. maka kepentingan strategis pertahanan adalah menegakkan kedaulatan negara. MERDEKA. ataupun dengan mendengarkan dan menyanyikan lagu perjuangan. TNI memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut . merasakan kemerdekaan. mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). serta keselamatan dan kehormatan bangsa dari setiap ancaman.. Kepentingan pertahanan negara yang bersifat tetap adalah penyelenggaraan usaha pertahanan negara untuk menjaga dan melindungi kedaulatan negara dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. memulihkan kondisi keamanan negara yang terganggu akibat kekacauan keamanan. Dengan cara seperti ini dapat menyentuh hati warga negara Indonesia agar selalu mencintai dan membanggakan bangsanya. keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa. keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tugas menjaga keutuhan wilayah NKRI adalah mempertahankan kesatuan wilayah kekuasaan negara dengan segala isinya. maka tak salah jika generasi muda mau merenung dan membuat perbandingan. kemerdekaan dan harta benda setiap warga negara. Untuk apa merdeka jika masih ada perang dan pertumpahan darah di dalamnya? Mari kita sebagai generasi muda memupuk kembali benih-benih nasionalisme yang sudah mulai layu.satu. Sedangkan. kepentingan nasional Indonesia adalah menjaga dan melindungi kedaulatan negara. meliputi kepentingan strategis yang bersifat tetap dan kepentingan strategis yang bersifat mendesak. maka kepentingan strategis pertahanan negara ke depan. melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah adalah melindungi jiwa. Sehingga kita akan tetap utuh. agaknya kita harus mau belajar sejarah. tapi belum sepenuhnya mampu mencerna arti kata merdeka dan perjuangan untuk mendapatkannya. Sebagai generasi muda. mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan UndangUndang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945.

membantu Polri dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat . OMP merupakan operasi militer untuk menghadapi kekuatan militer negara lain yang berupa invasi maupun agresi. membantu menanggulangi akibat bencana alam. TUGAS OMSP TNI Berkurangnya ancaman militer (konvensional) dan semakin beragamnya ancaman non militer. Intensitas gangguan non konvensional pada akhir-akhir ini semakin tinggi. Namun. tugas OMSP adalah operasi militer yang dilaksanakan bukan dalam konteks perang dengan negara lain. Disamping untuk menghadapi ancaman kemanan nasional. serta kepentingan nasional yang ditentukan oleh keputusan pemerintah. dan ancaman lain-lain. A. kepentingan strategis untuk mempertahankan diri harus selalu disiapkan dan dilaksanakan tanpa memandang ada atau tidaknya ancaman. antara lain . Sedangkan tugas membantu tugas pemerintah di daerah adalah membantu pelaksanaan fungsi pemerintah dalam kondisi dan situasi yang memerlukan sarana. serta mengatasi masalah akibat pemogokan dan konflik komunal. harkat dan martabat bangsa. Secara umum konsep OMSP dapat didefinisikan sebagai tugas (tambahan) militer selain tugas pokoknya yaitu pertahanan. pertahanan negara juga dimaksudkan untuk menghadapi gangguan keamanan non konvensional (non tradisional). mengamankan obyek vital nasional yang bersifat strategis . Kepentingan strategis yang bersifat mendesak diarahkan untuk mengatasi ancaman kemanan actual yang sering kali melampaui batas-batas negara. Kepentingan strategis pertahanan yang bersifat mendesak pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dari kepentingan yang bersifat pertahanan yang tidak dapat dipisahkan dari kepentingan strategis pertahanan yang bersifat tetap. 34 tahun 2004 tentang TNI Bab IV pasal 7 ayat 3 bahwa ketentuan pelaksanaan OMSP didasarkan pada kebijakan dan keputusan politik negara. yakni ancaman keamanan yang bersifat non tradisional yang dilakukan oleh actor non-negara. dalam tugasnya TNI tidak hanya melaksanakan Operasi Militer Perang (OMP) tetapi juga melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). ancaman dapat berkembang sampai pada taraf yang membahayakan keselamatan bangsa. melaksanakan tugas perdamaian dunia . Pada pasal 20 juga ditegaskan bahwa pengunaan kekuatan TNI dalam rangka OMSP . membantu pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan (SAR) . merehabilitasi infrastruktur. mengatasi terorisme . drugs trafficking. perdagangan illegal. penangkapan ikan illegal (illegal fishing). pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan . Sementara. B. illegal minning. telah berpengaruh terhadap tugas militer di hampir semua negara. TNI sebagai kekuatan negara disiapkan untuk menghadapi ancaman militer. membantu mengamankan tamu negara setingkat kepala negara dan perwakilan pemerintah asing yang sedang berada di Indonesia . serta membantu pemerintah dalam pengamanan pelayaran dan penerbangan terhadap pembajakan. imigrasi gelap (people smuggling). dan kemampuan TNI untuk menyelesaikan permasalahan akibat bencana alam. Kecenderungan keamanan global memunculkan ancaman baru. Kebijakan pertahanan negara untuk menghadapi dan mengatasi ancaman non konvesional dilaksanakan melalui OMSP. Ancaman keamanan non tradisional tersebut pada awalnya ancaman terhadap keamanan dan ketertiban politik. Dinamika politik disejumlah negara dan ketimpangan pembangunan di dunia yang semakin lebar menjadi penyebab utama munculnya ancaman non konvensional ini. Beberapa negara kemudian menerapkan konsep military operation other than war (Operasi Militer Selain Perang). alat. mengamankan wilayah perbatasan . Payung Hukum Tugas OMSP TNI memerlukan payung hukum dan keputusan politik negara seperti yang tertuang dalam UU No. mengatasi gerakan separatis bersenjata . tugas kemanusiaan dan tugas perdamaian. mengamankan presiden dan wakil presiden beserta keluarganya . 34 Tahun 2004 tentang TNI BAB IV pasal 17 ayat 2 menyebutkan 14 macam tugas OMP. Tugas pengamanan obyek vital dalam OMSP adalah obyek vital nasional yang menyangkut hajat hidup orang banyak. mengatasi pemberontakan bersenjata . Indonesia sebagai archipelago state dan heterogenitas suku dan etnis berpotensi memunculkan ancaman keamanan actual yang berbentuk aksi terorisme. Namun pada tingkat eskalasi tertentu. kebijakan strategis pertahanan Indonesia untuk menghadapi dan mengatasi ancaman non konvensional adalah mendesak. illegal logging. perompakan dan penyelundupan. memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya . berdaulat dan bermartabat.Meski perkiraan ancaman menunjukan bahwa ancaman fisik dari luar yang mengarah pada ancaman kedaulatan kecil kemungkinan terjadi. membantu tugas pemerintahan daerah . namun sebagai negara merdeka. tetapi untuk tugas-tugas lain seperti melawan pemberontakan bersenjata gerakan separatis (counter insurgency) mengatasi kejahatan lintas negara. Undang-undang No.Oleh karena itu.

Apabila ancaman terus terus meningkat sampai memasuki situasi gawat. tetapi sepenuhnya melaksanakan tugas OMP. tugas pemberian bantuan dalam penyelenggaraan fungsi pemerintahan di bidang keamanan dan ketertiban umum. 23 Prp Tahun 1959 tentang Keadaan Bahaya yang kemudian diubah dengan UU No. Pemerintahan tugas OMSP. Peralihan status dari tertib sipil menjadi darurat militer diatur dalam UU No. Dalam melaksanakan OMSP. sedangkan Polri sebagai kekuatan keamanan adalah menegakkan keamanan dan ketertiban umum (public order). TNI tidak berarti mengambil alih peran instansi pemerintah yang lain dan tidak berperan secara sendiri.maka untuk menghindari konflik otoritas diperlukan sebuah aturan main (rule engagement) bagi pelibatan TNI dalam melaksanakan tugas-tugas OMSP. 52 Prp tahun 1960. dan hal-hal lain yang berkaitan dengan tugas perbantuan TNI. jenis OMSP yang dilakukan oleh TNI sesuai dengan jenis dan bobot ancaman yang dihadapi. OMSP dilaksanakan TNI dengan memprioritaskan tindakan preventif dibandingkan dengan tindakan represif. ketertiban TNI masih dalam tugas OMSP. Ruang lingkup tugas perbantuan TNI ditentukan oleh lembaga yang meminta tugas perbantuan. Peran TNI sebagai kekuatan pertahanan adalah penggunaan kekuatan kekerasan bersenjata untuk mengatasi ancaman. Melihat tugas OMSP TNI yang cukup luas dan bersinggungan dengan tugas instansi lain. Tugas perbantuan TNI dapat dirangkum menjadi tugas penyelenggaraan kegiatan kemanusiaan (humanitarian relief). . status wilayah beralih dari tertib sipil menjadi keadaan Darurat Militer. Oleh karena itu. Dalam keadaan Darurat Perang. Hal-hal tersebut antara lain . Tugas OMSP TNI harus dalam pengawasan untuk mencegah terjadinya penyimpangan. Tugas ini merupakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang mengacu pada keputusan politik pemerintah yang dianggarkan spenuhnya melalui APBN dan dipertanggungjawabkan kepada DPR. wilayah dan ruang lingkup tugas perbantuan TNI . penugasan TNI dalam OMSP tergantung pada eskalasi ancaman. TNI melaksanakan OMSP bersama instansi fungsional secara terpadu. Sesuai bentuk ancaman. Pemerintahan sipil maupun Polri tetap melaksanakan kewenangan dan tanggung jawabnya didaerah-daerah yang memungkinkan. Yang dimaksud dengan kebijakan dan keputusan politik negara adalah kebijakan politik pemerintah bersama-sama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dirumuskan melalui mekanisme hubungan kerja antara pemerintah dan DPR. anggaran untuk pelaksanaan tugas perbantuan TNI . definisikan dan pengertian secara umum tentang tugas perbantuan TNI . Pelibatan TNI dalam operasi perdamaian dunia diputuskan oleh presiden dengan persetujuan DPR yang mempertimbangkan kebijakan politik luar negeri serta ketentuan hukum internasional. UU perbantuan TNI dimaksudkan untuk mengatur beberapa hal yang terkait dengan tugas OMSP TNI. . mekanisme dan manajemen tentang pelaksanaan tugas perbantuan TNI . Oleh karena itu. jangka waktu (durasi) tugas perbantuan TNI . Dalam konteks diatas.dilakukan untuk kepentingan pertahanan negara dan/atau dalam rangka mendukung kepentingan nasional sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pada BAB IV Pasal 5 juga ditegaskan bahwa peran TNI sebagai alat negara di bidang pertahanan berdasarkan kebijakan dan keputusan politik negara. seperti rapat konsultasi dan rapat kerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Konsep OMSP seringkali masih menimbulkan kerancuan atau tumpang tindih antara peran TNI dengan institusi lain. terutama tugas Polri. Dengan demikian perlu dirumuskan sebuah undang-undang yang mengatur secara jelas dan tegas mengenai perbantuan TNI dalam mendukung tugas intitusi lainnya. Keberhasilan tindakan preventif akan mampu menghindari jatuhnya korban dampak negatif yang lebih besar. tetapi sepenuhnya melaksanakan tugas OMP. terutama kewenangan Polri dalam masalah keamanan umum atau ketertiban public. serta tugas pemeliharaan perdamaian dunia. TNI tidak lagi melaksanakan tugas OMSP. alas an-alasan sehingga diperlukannya perbantuan TNI . siapa/institusi apa saja dan level institusi mana yang berhak mendapat tugas perbantuan TNI . Pada keadaan tertentu. Dalam kondisi ini. tugas kegiatan kemasyarakatan (civic mission). Tugas perbantuan TNI adalah tugas-tugas yang dilakukan di luar tugas utamanya sebagai alat pertahanan negara. Pada kondisi dimana spectrum ancaman masih berupa tindak kejahatan biasa (kriminal) penanganan sepenuhnya merupakan kewenangan Polri. Pelaksanaan tugas perbantuan TNI dinyatakan berakhir sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan dan/atau adanya keputusan pemerintah untuk mengakhiri tugas perbantuan tersebut yang dinyatakan secara tertulis. konflik yang terjadi adalah antara dua negara dengan mengutamakan penggunaan kekerasan bersenjata didukung oleh kekuatan diplomasi dan ekonomi.

Oleh karena itu peningkatan profesionalisme TNI terkait dengan perbaikan kesejahteraan anggota TNI yang meliputi perbaikan Uang Lauk Pauk (ULP). satuan khusus untuk medical. maka kerjasama keamanan regional dengan negara-negara lain menjadi keharusan. dan pengembangan serta pemenuhan Alutsista. Meningkatkan Kemampuan TNI Pembangunan kekuatan dan kemampuan TNI tidak diarahkan secara khusus untuk melaksanakan tugas OMSP. pola latihan prajurit. dalam tugas khusus dan spesifik seperti terdapat dalam tugas OMSP. kemampuan dalam melaksanakan tugas-tugas perdamaian dunia baik di tingkat regional maupun internasional. dan kesatuan khusus untuk tujuan misi perdamaian dunia. pengelolaan. Dalam konteks ini. Kelima. antara lain. Keempat. Namun. kemampuan menanggulangi dampak bencana alam dan Search And Rescue (SAR). UU No. kemampuan menghadapi ancaman terorisme baik domestic maupun internasional. gaji prajurit. Untuk mewujudkan kekuatan terpadu. dan fasilitas Rumdis dan Asrama TNI. Namun. Dan. kemampuan penegakan hukum dan keamanan di laut. laut dan udara secara bertahap. Oleh karena itu. Tugas OMSP TNI membutuhkan kemampuan professional TNI. makan Dephan belum bisa merumuskan kebijakan tentang penyelenggaraan pertahanan sesuai dengan Tugas Menhan dalam UU No. kemampuan TNI perlu dipersiapkan lebih maksimal. Konsekuensi dari belum tertibnya Kebijakan Umum Pertahanan Negaraan. pengadaan. Kebijakan Dephan ini juga akan menetukan postur pertahanan dan postur TNI ke depan. konflik komunal dan tugas-tugas lainnya dalam membantu tugas-tugas polisi. ancaman terhadap obyek vital. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara Bab IV pasl 16 ayat 3 : “Menteri menetapkan kebijakan tentang penyelenggaraan pertahanan negara berdasarkan kebijakan umum yang ditetapkan presiden”. sarana deteksi baik darat. perekrutan. melalui peningkatan personel dan peralatan satuan penanggulangan terror yang ada. serta pembinaan teknologi pertahanan yang diperlukan TNI dan komponen pertahanan lainnya. penyelengaraan dan pengawasan system pertahanan negara. Dalam hal ini diperlukan peningkatan kekuatan alat peralatan berupa kapal-kapal patroli cepat. perlu dibangunnya kemampuan surveillance dan early warning system untuk mendeteksi tindak kejahatan lintas negara di wilayah perbatasan darat dan laut serta daerah rawan lainnya. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara Bab IV pasal 13 ayat 2 memerintahkan presiden agar menetapkan Kebijakan Umum Pertahanan yang kemudian menjadi pijakan bagi perencanaan. fasilitas latihan. kemampuan melaksanakan tugas lain dalam rangka OMSP. hal yang lebih mendasar lagi yaitu Kebijakan Umum Pertahanan Negara hingga kini belum ditertibkan oleh Presiden. Di samping itu. udara dan wilayah perbatasan untuk mencegah dan mengatasi setiap bentuk kejahatan lintas negara. Ke depan. satuan khusus untuk menghadapi kejahatan illegal di perairan dan penyelundupan. Karena kemampuan tersebut melekat pada kemampuan TNI secara regular dalam tugas menghadapi setiap bentuk ancaman. Satuan-satuan itu bisa berbentuk satuan khusus untuk menghadapi aksi terorisme. dan ancaman keamanan lainnya. Disamping peningkatan profesionalisme di atas. sumber daya nasional. Mengingat tindakan kejahatan tersebut bersifat lintas negara. terutama tindakan kejahatan yang berdimensi lintas negara yang semakin marak. Kedua. dan SAR untuk menghadapi bencana alam. idealnya ke depan TNI harus memiliki satuan-satuan yang memiliki kemampuan dalam menghadapi gangguan dan ancaman yang berdimensi OMSP. tugas OMSP TNI memerlukan kemampuan spesifik di beberapa bidang. Keenam. kemampuan mencegah dan mengatasi ancaman separatis bersenjata guna menjamin keutuhan wilayah NKRI. C. Kebijakan ini akan menjadi rujukan dalam menentukan anggaran. . ancaman terhadap NKRI semakin kompleks. Profesionalisme TNI juga terkait dengan pola pembinaan. pertama. dalam tugasnya TNI memerlukan dukungan instansi terkait dengan lingkup fungsi dan tanggung jawab lembaga pemerintah lainnya.Tugas perbantuan TNI juga menjadi bagian penting dari system pertahanan negara. evakuasi. Ketiga. TNI harus selalu berkoordinasi dan bekerjasama dengan semua lembaga fungsional pemerintah dan elemen bangsa lainnya. kemampuan mengatasi tindakan anarkhis. aksi-aksi huru-hara.

Karenanya menjadikan diri sebagai prajurit pejuang yang profesional. Sejumlah kapal perang milik TNI Angkatan Laut mengikuti aksi tempur laut di perairan Kalimantan Timur. dan Tentara Nasional yang bearti adalah pengayom dan pelindung rakyat. baik yang datang dari luar maupun dalam negeri sendiri." jelasnya. Demikian Panglima TNI Jenderal TNI Endriartono Sutarto dalam amanat tertulis pada upacara peringatan ke57 tahun Hari TNI tahun 2002." Menurut Joko. Namun perubahan-perubahan tersebut tidaklah serta-merta dapat dirasakan masyarakat luas." Panglima TNI mengatakan sejarah mencatat bahwa pada awal kemerdekaan NKRI. jadi akan selalu menjaga keutuhan bangsa dan negara Indonesia." tegasnya." tegas Panglima TNI Jenderal Joko Santoso di Banjarmasin Kehadiran Panglima TNI di Banjarmasin dalam rangka pelaksanaan program bhakti TNI di Rumah Sakit TPT Banjarmasin. yang dibacakan Direktur Standarisasi dan Kelaikan Ditjen Ranahan Dephan Laksma TNI Widen Tyono ST MM di Lapangan Apel Dephan. dengan adanya kesiapan TNI dalam menjaga keutuhan NKRI. Menurut Panglima TNI. peringatan ini juga harus dapat dijadikan sebagai momentum untuk lebih meneguhkan jatidiri TNI sebagai Tentara Rakyat. sebagai sarana bagi prajurit TNI untuk mawas diri dan mampu secara jernih melihat sejauhmana TNI melangkah menuju pada paradigma baru TNI sesuai tugas peran dan fungsi TNI. "Kami akan menghalau negara mana pun yang memasuki wilayah kesatuan Republik Indonesia tanpa izin dengan cara yang sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan selalu siap sedia menjaga dan mengamankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan cara berperang sekali pun.D. dalam rangka Latihan Gabungan TNI. DI/TII. bangsa Indonesia berhasil mengatasi berbagai ancaman. "TNI siap perang asalkan itu diputuskan oleh bangsa dengan putusan politik antara pemerintah dan DPR. Jakarta. Saat ditanya mengenai kasus Ambalat. 5 Oktober 2002. Permesta dan Republik Maluku Selatan adalah merupakan bukti otentik yang tidak bisa dibantah lagi. prajurit yang berdisiplin tinggi serta prajurit bermoral yang dapat dibanggakan haruslah menjadi tekad dari setiap insan prajurit TNI. karena memang pada akhirnya sikap dan perilaku prajuritlah yang akan menentukan seberapa jauh perubahan itu telah dilaksanakan. Panglima mengatakan. Kesimpulan Bahwa yang wajib melindungi keutuhan NKRI tidak hanya tentara tetapi kewajiban bersama masyarakat Indonesia namun untuk menjaga keutuhan NKRI memang merupakan kewajiban TNI sehingga dimanapun. Joko menjelaskan. Sabtu (5/10) dengan tema "TNI yang Kokoh Didukung Rakyat Menjamin Tegaknya Kedaulatan dan Keutuhan Bangsa. Saat ditanya apakah TNI siap untuk perang. "Keutuhan NKRI adalah harga mati bagi setiap masyarakat Indonesia kepada siapa saja yang berani mengganggu kedaulatan negara ini. Kedua. pemberontakan PKI. peringatan Hari TNI tahun 2002 memiliki dua kandungan makna. reformasi internal TNI secara struktural sejauh ini telah berhasil membawa perubahan-perubahan yang signifikan. Peranan TNI dalam NKRI Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan perannya sebagai alat pertahanan Negara berkewajiban untuk terus menjaga dan memelihara kedaulatan dan keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang keberhasilannya tentu haruslah dengan mendapatkan dukungan dari masyarakat luas. Panglima TNI juga menegaskan. maka siapa saja dalam hal itu negara mana pun yang memasuki wilayah Indonesia tanpa meminta izin akan ditegur dan diminta untuk meninggalkan NKRI. Minggu (15/6/2008). Agresi tentara Belanda tahun 1948. TNI adalah penjaga kedaulatan. Tentara Pejuang. "Untuk itu. TNI akan selalu siap mewaspadai setiap ancaman yang datang dari luar. kapanpun TNI akan selalu siap untuk menjaga keutuhan Negara… . pertama.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->