P. 1
Logam Alkali XII IPA 2 SMAN 6 Bandung(2010)

Logam Alkali XII IPA 2 SMAN 6 Bandung(2010)

|Views: 365|Likes:
selly ini data tea..
buat jadi power point ya!
selly ini data tea..
buat jadi power point ya!

More info:

Published by: Muhammad Faizal Furqon on Oct 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/19/2012

pdf

text

original

SIFAT-SIFAT FISIKA LOGAM ALKALI DAN ALKALI TANAH

Logam-logam Golongan 1 dan 2 dalam Susunan Berkala berturut-turut disebut logam-logam alkali dan alkali tanah karena logam-logam tersebut membentuk oksida dan hidroksida yang larut dalam air menghasilkan larutan basa. Logam-logam alkali dan alkali tanah disebut juga logam-logam blok s karena hanya terdapat satu atau dua elektron pada kulit terluarnya. Elektron terluar ini menempati tipe orbital s (sub kulit s) dan sifat logam-logam ini seperti energi ionisasi (IE) yang rendah, ditentukan oleh hilangnya elektron s ini membentuk kation. Golongan 1 Logam Alkali yang kehilangan satu elektron s1 terluarnya menghasilkan ion M+ dan Golongan 2 Logam Alkali Tanah yang kehilangan dua elektron s2 terluarnya menghasilkan ion M2+. Sebagai akibatnya, sebagian besar senyawa dari unsur-unsur Golongan 1 dan 2 cenderung bersifat ionik.

A. LOGAM ALKALI
Logam alkali adalah unsur-unsur golongan IA (kecuali hydrogen) yaitu litium(Li), natrium(Na), kalium(K), rubidium(Rb), sesium(Cs), dan fransium(Fr). Kata alkali berasal dari bahasa arab yang berarti abu. Air abu bersifat basa. Oleh karena itu logam-logam golongan IA membentuk basabasa kuat yang larut air maka disebut logam alkali. Kecenderungan sifat logam alkali sangat beraturan. Dari atas kebawah jari-jari atom dan masa jenis atau rapatan bertambah, sedangkan titik leleh dan titik didih berkurang. Sementara itu energy ionisasi dan keelektronegatifan berkurang. Potensial electrode(besaran yang menggambarkan daya reduksi dalam larutan) dari atas kebawah cederung bertambah kecuali litium. Litium ternyata mempunyai potensial electrode yang paling besar. Hal ini merupakan penyimpangan sebagaimana sering diperlihatkan oleh unsur-unsur periode kedua. Seperti pernah disebutkan, penyimpangan itu berkaitan dengan kecilnya volume atom unsur periode kedua tersebut. Dalam banyak hal,litium lebih mirip dengan magnesium dari golongan IIA. Hubungan seperti itu disebut hubungan diagonal. Hubungan

diagonal juga diperlihatkan oleh berilium yang mirip dengan aluminium dan boron yang mirip dengan silicon.

B. ALKALI TANAH (pengertian)
Logam alkali tanah (alkaline earth metal), di sebut logam karena memiliki sifat seperti logam, kata alkali sendiri, karena unsur-unsurnya memiliki sifat alkalin yang apabila dilarutkan dalam air akan bersifat basa (lebih lemah dari logam alkali). nama alkali tanah untuk golongan IIA berdasarkan kepada unsur alkalinya sukar larut dan banyak di temukan pada kerak bumi (di dalam tanah). unsur-unsurnya meliputi : Berilium (Be), Magnesium (Mg), Kalsium (Ca), Strontium (Sr), Barium (Br), dan Radium (Ra).

Sifat-Sifat Fisika Logam-logam Alkali Tanah (Tak Termasuk Radium)

Pada tabel di atas terlihat dengan naiknya nomor atom, jari-jari atom bertambah panjang yang berakibat semakin lemahnya gaya tarik antaratom. Hal ini menyebabkan makin menurunnya titik leleh dan titik didih. Logam alkali tanah memiliki 2 elektron valensi sehingga ikatan logamnya lebih kuat daripada ikatan logam pada alkali seperiode. Hal ini menyebabkan titik leleh, titik didih, kerapatan, dan kekerasan alkali tanah lebih besar daripada logam alkali seperiode. Fransium(Fr) dan radium(Ra) merupakan unsur yang bersifat radioaktif (tidak stabil) karena mempunyai nomor atom >83 C. KESIMPULAN Sifat-sifat fisika logam, seperti titik leleh, titik didih, dan kekerasan, berkaitan dengan kekuatan ikatan logam tersebut. Sedangkan ikatan logam di tentukan oleh jumlah electron yang terlibat pada pembentukan ikatan logam, makin kuat ikatan, makin besar jari-jari atom, makin lemah ikatan. Logam alkali hanya menggunakan satu electron dalam pembantukan ikatan logam, sementara jarijari atomnya relative besar. Akibatnya logam alkali mempunyai titik leleh, titik didih, serta kekerasan yang rendah. Sifat-sifat fisis seperti titik leleh, rapatan dan kekerasan logam alkali tanah lebih besar jika di bandingkan dengan logam alkali seperiode. Hal itu

disebabkan logam alkali tanah mempunyai dua electron valensi sehingga ikatan logam nya lebih kuat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->