BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Untuk memahami materi Sejarah Penggunaan Uang dalam Perekonomian sebagai lanjutan dari materi Sejarah Barter di minggu sebelumnya, dibutuhkan intensive pemahaman materi. Oleh karena itu, bapak dosen pengajar Mata Kuliah Sejarah Perekonomian yg terhormat memberikan tugas untuk membuat makalah Sejarah Penggunaan Uang dalam Perekonomian agar mahasiswa lebih mendalami materi ini.

1.2 Rumusan Masalah Uang merupakan objek dan variabel yang sangat vital dalam perekonomian. Oleh karena itu, sebagai mahasiswa fakultas ekonomi, tenntunya kita harus tahu betul sejarah dari uang tersebut. Mulai dari proses awal munculnya, sifat, syarat berlaku, tujuan penggunaan, evolusi, hingga applikasinya dalam perekonomian pada jaman sekarang ini.

1.3 Tujuan dan Manfaat Tujuan dan manfaat penulisan Makalah ini yaitu guna menambah pemahaman kita akan materi ini, dan tentunya juga menjadi bahan diskusi dalam kegiatan kelas pada minggu ke-4 Mata Kuliah Sejarah Perekonomian . Selain tujuan utama tersebut, makalah ini juga diharapkan bisa menjadi referensi bagi para pembaca, semoga informasi yang disajikan bisa bermanfaat, terlebih bila ada pengembangan dari pihak pembaca di kemudian hari, Insya Allah.

Di antaranya adalah kesulitan untuk menemukan orang yang mempunyai barang yang diinginkan dan juga mau menukarkan barang yang dimilikinya serta kesulitan untuk memperoleh barang yang dapat dipertukarkan satu sama lainnya dengan nilai pertukaran yang seimbang atau hampir sama nilainya. atau benda-benda yang merupakan kebutuhan primer sehari-hari. banyak kesulitan-kesulitan yang dirasakan dengan sistem ini. singkatnya. misalnya garam yang oleh orang Romawi digunakan sebagai alat tukar maupun sebagai alat pembayaran upah. Seperti yang dibahas pada pertemuan pada minggu yang lalu. Manusia berburu jika ia lapar. Pengaruh .BAB II PEMBAHASAN 1. Sejarah Uang yang kita kenal sekarang ini telah mengalami proses perkembangan yang panjang. Akibatnya muncullah sistem'barter'yaitu barang yang ditukar dengan barang. pada mulanya masyarakat belum mengenal pertukaran karena setiap orang berusaha memenuhi kebutuhannnya dengan usaha sendiri. Namun pada akhirnya. mulailah timbul pikiran-pikiran untuk menggunakan benda-benda tertentu untuk digunakan sebagai alat tukar. apa yang diperolehnya itulah yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhannya. mencari buah-buahan untuk konsumsi sendiri. membuat pakaian sendiri dari bahan-bahan yang sederhana. Benda-benda yang ditetapkan sebagai alat pertukaran itu adalah benda-benda yang diterima oleh umum (generally accepted) benda-benda yang dipilih bernilai tinggi (sukar diperoleh atau memiliki nilai magis dan mistik). Untuk mengatasinya. Untuk memperoleh barang-barang yang tidak dapat dihasilkan sendiri. mereka mencari orang yang mau menukarkan barang yang dimiliki dengan barang lain yang dibutuhkan olehnya. Perkembangan selanjutnya mengahadapkan manusia pada kenyataan bahwa apa yang diproduksi sendiri ternyata tidak cukup untuk memenuhui seluruh kebutuhannya.

Pada saat itu. orang Inggris menyebut upah sebagai salary yang berasal dari bahasa Latin salarium yang berarti garam. penyimpanan (storage). dan pengangkutan (transportation) menjadi sulit dilakukan serta timbul pula kesulitan akibat kurangnya daya tahan benda-benda tersebut sehingga mudah hancur atau tidak tahan lama. kesulitan dalam pertukaran tetap ada. Logam dipilih sebagai alat tukar karena memiliki nilai yang tinggi sehingga digemari umum. Kesulitankesulitan itu antara lain karena benda-benda yang dijadikan alat tukar belum mempunyai pecahan sehingga penentuan nilai uang. mudah dipecah tanpa mengurangi nilai. dan mudah dipindah-pindahkan. Kemudian muncul apa yang dinamakan dengan uang logam. Uang logam emas dan perak juga disebut sebagai uang penuh (full bodied money).orang Romawi tersebut masih terlihat sampai sekarang. nilai intrinsik (nilai bahan) uang sama dengan nilai nominalnya (nilai yang tercantum pada mata uang tersebut). Logam yang dijadikan alat tukar karena memenuhi syarat-syarat tersebut adalah emas dan perak. Barang-barang yang dianggap indah dan bernilai. seperti kerang ini. setiap orang berhak menempa . tahan lama dan tidak mudah rusak. Artinya. Meskipun alat tukar sudah ada. pernah dijadikan sebagai alat tukar sebelum manusia menemukan uang logam.

Sejalan dengan perkembangan perekonomian. Orang yang akan melakukan pertukaran tidak perlu menukarkan dengan barang. mereka menjadikan 'kertas-bukti' tersebut sebagai alat tukar. Fungsi Secara umum. Fungsi asli uang ada tiga. uang kertas yang beredar pada saat itu merupakan uang yang dijamin 100% dengan emas atau perak yang disimpan di pandai emas atau perak dan sewaktu-waktu dapat ditukarkan penuh dengan jaminannya. Secara lebih rinci. tetapi cukup menggunakan uang sebagai alat tukar. Dengan kata lain. menjual atau memakainya.uang. dan mempunyai hak tidak terbatas dalam menyimpan uang logam. fungsi uang dibedalan menjadi dua: fungsi asli dan fungsi turunan. dan sebagai penyimpan nilai. Kesulitan-kesulitan pertukaran dengan cara barter dapat diatasi dengan pertukaran uang. timbul kesulitan ketika perkembangan tukar-menukar yang harus dilayani dengan uang logam bertambah sementara jumlah logam mulia (emas dan perak) sangat terbatas. Uang berfungsi sebagai alat tukar atau medium of exchange yang dapat mempermudah pertukaran. Sebagai gantinya. juga untuk menghindarkan perdagangan dengan cara barter. masyarakat tidak lagi menggunakan emas (secara langsung) sebagai alat pertukaran. melebur. yaitu sebagai alat tukar. sebagai satuan hitung.[rujukan?] Penggunaan uang logam juga sulit dilakukan untuk transaksi dalam jumlah besar sehingga diciptakanlah uang kertas Mula-mula uang kertas yang beredar merupakan bukti-bukti pemilikan emas dan perak sebagai alat/perantara untuk melakukan transaksi. Pada perkembangan selanjutnya. uang memiliki fungsi sebagai perantara untuk pertukaran barang dengan barang. .

uang berperan untuk memperlancar pertukaran. jumlahnya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat serta tidak mudah dipalsukan (scarcity). Selain ketiga hal di atas. serta memiliki nilai yang cenderung stabil dari waktu ke waktu (stability of value). uang juga memiliki fungsi lain yang disebut sebagai fungsi turunan. sebagai alat pembayaran utang. Jenis Artikel utama untuk bagian ini adalah: Jenis-jenis uang . dan mudah dibagi tanpa mengurangi nilai (divisibility). benda itu harus diterima secara umum (acceptability). Selain itu. menunjukkan besarnya kekayaan. dan alat untuk meningkatkan status sosial. Bahan yang dijadikan uang juga harus tahan lama (durability). Syarat-syarat Suatu benda dapat dijadikan sebagai "uang" jika benda tersebut telah memenuhi syarat-syarat tertentu. maka ia dapat menyimpan uang tersebut untuk digunakan membeli barang dan jasa di masa mendatang. Uang juga dipakai untuk menentukan harga barang/jasa (alat penunjuk harga). Pertama. Sebagai alat satuan hitung. sebagai alat penimbun atau pemindah kekayaan (modal). kualitasnya cenderung sama (uniformity). Fungsi turunan itu antara lain uang sebagai alat pembayaran. Agar dapat diakui sebagai alat tukar umum suatu benda harus memiliki nilai tinggi atau setidaknya dijamin keberadaannya oleh pemerintah yang berkuasa. dan menghitung besar kecilnya pinjaman. uang berfungsi sebagai alat penyimpan nilai (valuta) karena dapat digunakan untuk mengalihkan daya beli dari masa sekarang ke masa mendatang. Uang juga harus mudah dibawa. portable. Ketika seorang penjual saat ini menerima sejumlah uang sebagai pembayaran atas barang dan jasa yang dijualnya.Uang juga berfungsi sebagai satuan hitung (unit of account) karena uang dapat digunakan untuk menunjukan nilai berbagai macam barang/jasa yang diperjualbelikan.

. orang menggunakan cek. Uang kartal adalah alat bayar yang sah dan wajib digunakan oleh masyarakat dalam melakukan transaksi jual-beli sehari-hari. Uang menurut bahan pembuatannya terbagi menjadi dua.Uang rupiah Uang[1] yang beredar dalam masyarakat dapat dibedakan dalam dua jenis. Untuk menarik uang giral. sehingga masyarakat mempunyai hak untuk menolak jika ia tidak mau barang atau jasa yang diberikannya dibayar dengan uang ini. Sedangkan yang dimaksud dengan uang giral adalah uang yang dimiliki masyarakat dalam bentuk simpanan (deposito) yang dapat ditarik sesuai kebutuhan. Menurut bahan pembuatannya Dinar dan Dirham. dua contoh mata uang logam. yaitu uang logam dan uang kertas. Uang ini hanya beredar di kalangan tertentu saja. yaitu uang kartal (sering pula disebut sebagai common money) dan uang giral.

23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia. sedangkan Rp. Nilai tukar. Nilai intrinsik. Uang logam memiliki tiga macam nilai: 1. namun dari nilai nominalnya. Sementara itu. 10. semakin besar kandungan emas atau perak di dalamnya.00). dan dapat dibagi menjadi satuan yang lebih kecil tanpa mengurangi nilai.00). 3. uang logam tidak dinilai dari berat emasnya. yaitu nilai yang tercantum pada mata uang atau cap harga yang tertera pada mata uang. 2. 500. Nilai nominal. Nilai nominal adalah nilai yang tercantum atau tertulis di mata uang tersebut. Menurut penjelasan UU No. misalnya berapa nilai emas dan perak yang digunakan untuk mata uang. Misalnya seratus rupiah (Rp. biasanya dari emas atau perak karena kedua logam itu memiliki nilai yang cenderung tinggi dan stabil. yaitu nilai bahan untuk membuat mata uang. semakin tinggi nilainya.00 hanya dapat ditukarkan dengan sebuah permen. 100. atau lima ratus rupiah (Rp. tahan lama. yang dimaksud dengan uang kertas adalah uang dalam bentuk lembaran yang terbuat dari bahan kertas atau bahan lainnya (yang menyerupai kertas). sifatnya yang tidak mudah hancur. nilai tukar adalah kemampuan uang untuk dapat ditukarkan dengan suatu barang (daya beli uang).00 dapat ditukarkan dengan semangkuk bakso).000. Tapi saat ini. yang dimaksud dengan "uang kertas" adalah uang yang terbuat dari kertas dengan gambar dan cap tertentu dan merupakan alat pembayaran yang sah. bentuknya mudah dikenali. Misalnya uang Rp. Menurut nilainya . yaitu kadar dan berat logam yang terkandung di dalamnya. Ketika pertama kali digunakan. uang emas dan uang perak dinilai berdasarkan nilai intrinsiknya.Uang logam adalah uang yang terbuat dari logam. 500.

Teori uang statis Teori Uang Statis atau disebut juga "teori kualitatif statis" bertujuan untuk menjawab pertanyaan: apakah sebenarnya uang? Dan mengapa uang itu ada harganya? Mengapa uang itu sampai beredar? Teori ini disebut statis karena tidak mempersoalkan perubahan nilai yang diakibatkan oleh perkembangan ekonomi. Dengan kata lain. maka nilai uang itu sama dengan nilai emas yang dikandungnya. Teori nilai uang Teori nilai uang membahas masalah-masalah keuangan yang berkaitan dengan nilai uang. nilai nominal yang tercantum sama dengan nilai intrinsik yang terkandung dalam uang tersebut.00 pemerintah mengeluarkan biaya Rp750. karena tinggi atau rendahnya nilai uang sangat berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi. untuk membuat uang Rp1. Jika uang itu terbuat dari emas.000. Misalnya. uang dibedakan menjadi uang penuh (full bodied money) dan uang tanda (token money) Nilai uang dikatakan sebagai uang penuh apabila nilai yang tertera di atas uang tersebut sama nilainya dengan bahan yang digunakan. yaitu teori uang statis dan teori uang dinamis. Hal ini terbukti dengan banyaknya teori uang yang disampaikan oleh beberapa ahli.Menurut nilainya. Sedangkan yang dimaksud dengan uang tanda adalah apabila nilai yang tertera diatas uang lebih tinggi dari nilai bahan yang digunakan untuk membuat uang atau dengan kata lain nilai nominal lebih besar dari nilai intrinsik uang tersebut.00. Nilai uang menjadi perhatian para ekonom. Yang termasuk teori uang statis adalah: y Teori Metalisme (Intrinsik) oleh KMAPP . Teori uang terdiri atas dua teori.

y Teori Nominalisme Uang diterima berdasarkan nilai daya belinya. Apabila jumlah uang berubah menjadi dua kali lipat. apabila negara menetapkan apa yang menjadi alat tukar dan alat bayar maka timbullah uang. dan juga sebaliknya. Jadi uang bernilai karena adanya kepastian dari negara berupa undang-undang pembayaran yang disahkan. y Teori Negara Asal mula uang karena negara. maka nilai uang akan menurun menjadi setengah dari semula. melainkan sama dengan nilai logam yang dijadikan uang itu. Teori dinamis antara lain: y Teori Kuantitas dari David Ricardo Teori ini menyatakan bahwa kuat atau lemahnya nilai uang sangat tergantung pada jumlah uang yang beredar. barang dan jasa sebagai faktor yang mempengaruhi nilai uang. y Teori Konvensi (Perjanjian) oleh Devanzati dan Montanari Teori ini menyatakan bahwa uang dibentuk atas dasar pemufakatan masyarakat untuk mempermudah pertukaran. y Teori Kuantitas dari Irving Fisher Teori yang telah dikemukakan David Ricardo disempurnakan lagi oleh Irving Fisher dengan memasukan unsur kecepatan peredaran uang. contoh: uang emas dan uang perak. Teori uang dinamis Teori ini mempersoalkan sebab terjadinya perubahan dalam nilai uang. .Uang bersifat seperti barang. nilainya tidak dibuat-buat.

inflasi. . biaya yang timbul ketika meminjam uang. adalah salah satu alat penting untuk mengontrol inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Krisis moneter dapat menyebabkan efek yang besar terhadap perekonomian.y Teori Persediaan Kas Teori ini dilihat dari jumlah uang yang tidak dibelikan barang-barang. Ini pernah terjadi di Rusia. terutama jika krisis tersebut menyebabkan kegagalan moneter dan turunnya nilai mata uang secara berlebihan yang menyebabkan orang lebih memilih barter sebagai cara bertransaksi. Bank sentral seringkali diberi tanggung jawab untuk mengawasi dan mengontrol persediaan uang. Uang dalam ekonomi Uang adalah salah satu topik utama dalam pembelajaran ekonomi dan finansial. dan bunga yang kemudian akan mempengaruhi output dan ketenagakerjaan. Sebelum tahun 80-an. Inflasi adalah turunnya nilai sebuah mata uang dalam jangka waktu tertentu dan dapat menyebabkan bertambahnya persediaan uang secara berlebihan. David Laidler. Anna Schwartz. Interest rate. masalah stabilitas permintaan uang menjadi bahasan utama karyakarya Milton Friedman. sebagai contoh. y Teori Ongkos Produksi Teori ini menyatakan nilai uang dalam peredaran yang berasal dari logam dan uang itu dapat dipandang sebagai barang. dan perbankan. dan lainnya. pada masa keruntuhan Uni Soviet. Kebijakan moneter bertujuan untuk mengatur persediaan uang. interest rate. Monetarisme adalah sebuah teori ekonomi yang kebanyakan membahas tentang permintaan dan penawaran uang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful