P. 1
MAKALAH METODE PENELITIAN DALAM PSIKOLOGI

MAKALAH METODE PENELITIAN DALAM PSIKOLOGI

|Views: 3,520|Likes:
Published by kumpulan makalah
METODE-METODE PENELITIAN DALAM PSIKOLOGI Makalah Pengantar Psikologi

Kelompok IV
Kelas C Semester I

1. 2. 3. 4.

Ahmad Faoyi Yudhoap Muhammad Zulqornein Saifur Rizal Sri Mulyahati

(NIM. 2021210097) (NIM. 2021210091) (NIM. 2021210125) (NIM. 2021210127)

Jurusan Tarbiyah (Pendidikan Agama Islam) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Pekalongan 2010

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT, shalawat dan salam semoga dilimpahkan atas Nabi besar Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat dan sekalian
METODE-METODE PENELITIAN DALAM PSIKOLOGI Makalah Pengantar Psikologi

Kelompok IV
Kelas C Semester I

1. 2. 3. 4.

Ahmad Faoyi Yudhoap Muhammad Zulqornein Saifur Rizal Sri Mulyahati

(NIM. 2021210097) (NIM. 2021210091) (NIM. 2021210125) (NIM. 2021210127)

Jurusan Tarbiyah (Pendidikan Agama Islam) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Pekalongan 2010

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT, shalawat dan salam semoga dilimpahkan atas Nabi besar Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat dan sekalian

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: kumpulan makalah on Oct 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/19/2012

pdf

text

original

METODE-METODE PENELITIAN DALAM PSIKOLOGI Makalah Pengantar Psikologi

Kelompok IV
Kelas C Semester I

1. 2. 3. 4.

Ahmad Faoyi Yudhoap Muhammad Zulqornein Saifur Rizal Sri Mulyahati

(NIM. 2021210097) (NIM. 2021210091) (NIM. 2021210125) (NIM. 2021210127)

Jurusan Tarbiyah (Pendidikan Agama Islam) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Pekalongan 2010

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT, shalawat dan salam semoga dilimpahkan atas Nabi besar Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat dan sekalian umatnya yang bertagwa. Atas berkat rahmat dan hidayah Allah SWT, penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “METODE-METODE PENELITIAN DALAM PSIKOLOGI“ ini dengan lancar tanpa halangan suatu apapun. Selain itu, dalam proses penulisan makalah ini penulis merasa berhutang budi kepada berbagai pihak terutama kepada Dosen Pembimbing M.Yasin Abidin, M.Pd, yang telah memberikan bimbingan dan arahan dengan penuh sabar dan tulus ikhlas. Atas segala bantuan tersebut, penulis tidak dapat membalas berupa apapun kecuali mengucapkan terima kasih seraya mengharapkan limpahan rahmat dari Allah SWT sehingga segala kebaikan itu mendapatkan pahala dari Allah SWT. Akhirnya penulis menyadari bahwa penulisan makalah ini tentu disana sini masih terdapat kelemahan atau pun kekurangan, maka penulis mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif dari pihak manapun demi perbaikan selanjutnya, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin

Penulis

BAB I PENDAHULUAN Metode penyelidikan dalam suatu ilmu merupakan keharusan mutlak. Apalagi kalau ilmu itu telah berdiri sendiri, ini harus ditandai oleh metode-metode tersendiri untuk menyelidiki terhadap obyeknya. Obyek psikologi adalah penghayatan dan perbuatan manusia, yaitu perbuatan manusia dalam alam yang kompleks dan selalu berubah. Jiwa bukanlah benda yang mati, tetapi sesuatu yang hidup dinamis; selalu berubah untuk menjadi kesempurnaannya. Oleh karena itu penggunaan sesuatu metode yang tumbuh baiknya pun tak dapat menghasilkan kebenaran yang mutlak. Sebab dalam berbagai metode mempunyai titik kelemahan-kelemahan di samping kebaikankebaikannya.

BAB II PEMBAHASAN Berdasarkan renungan-renungan dan pengalaman-pengalaman maka didapatkan metode-metode sebagai berikut: A. Metode yang Bersifat Filosofis 1) Metode Intuitip Metode ini dilakukan dengan cara sengaja untuk mengadakan suatu penyelidikan atau dengan cara tidak sengaja dalam pergaulan sehari-hari. Langkah ini justru pertama yang paling besar perannya dalam pengambilan kesimpulan. Dalam metode ini kurang memenuhi syarat, karena harus dikombinasikan dengan metode-metode lain guna memperoleh kesimpulan yang valid. 2) Metode Kontemplatif. Metode ini dilakukan dengan jalan merenungkan objek yang akan diketahui dengan mempergunakan kemampuan berpikir kita. Alat utama yang dipergunakan adalah pikiran yang benar-benar sudah dalam keadaan obyektif. Kalau ini dapat dicapai, maka pikiran benar-benar dalam keadaan obyektif sehingga dapat mencapai hakekat obyek yang dituju. 3) Metode Filosofis Religius Metode ini digunakan dengan mempergunakan materi-materi agama, sebagai alat utama untuk meneliti pribadi manusia. Nilai-nilai yang terdapat dalam agama itu merupakan kebenaran-kebenaran absolut dan pasti benar. Tuhan memerintahkan manusia untuk mengajak orang lain kepada jalan kebenaranNya dengan menggunakan metode-metode yang baik, di firmankan dalam Al Qur'an :

“Ajaklah kepada jalan Tuhanmu dengan metode dan tutur kata yang baik dan bantahlah mereka dengan metode yang paling baik.” ( Q.S. An Nahl,125). B. Metode yang Bersifat Empiris 1) Metode observasi Metode untuk mempelajari kejiwaan dengan sengaja mengamati secara langsung, teliti dan sistematis. Dalam hal ini observasi dapat melalui tiga cara, yaitu: (a) Introspeksi Suatu cara meneliti/menyelidiki keadaan atau peristiwa yang terjadi di dalam dirinya pribadi. Misalnya orang meneliti bagaimana proses berfikir, berperasaan, berkehendak yang berlangsung di dalam dirinya, kemudian hasilnya diuraikan atau ditulis oleh yang bersangkutan, untuk bahan pemahaman tentang keadaan jiwa seseorang tentang hal-hal yang diperlukan. Di dalam Islam terdapat perintah untuk mengadakan introspeksi ini dengan kata-kata: “Introspeksilah dirimu sendiri sebelum kamu di ekstrospeksi orang lain”.

‫حاسبواانفسكم قبل ان تحاسبوا‬ ْ َُ َ ُ ْ َ َ ْ َ ْ ُ َ ُ ْ َ ْ ُِ َ
Dengan adanya kelemahan dalam metode ini, maka timbullah metode lain yang menggabungkan metode introspeksi dengan metode eksperimen, yaitu metode “Introspeksi eksperimental”. (b) Introspeksi Eksperimental Metode yang dilaksanakan dengan mengadakan eksperimeneksperimen secara sengaja dan dalam suasana yang dibuat. Metode ini merupakan penggabungan metode introspeksi dan eksperimen, sebagai upaya dalam mengatasi sifat subyektifitas dari metode introspeksi. Pada introspeksi eksperimental jumlah subyek terdiri dari beberapa orang yang di eksperimentasi. Sehingga dengan banyaknya subyek penyelidikan hasilnya akan lebih bersifat obyektif.

(c)

Ekstrospeksi Suatu metode dalam ilmu jiwa yang berusaha untuk menyelidiki atau mempelajari dengan sengaja dan teratur gejala-gejala jiwa sendiri dengan membandingkan gejala jiwa orang lain dan mencoba mengambil kesimpulan dengan melihat gejala-gejala jiwa yang ditunjukkan dari mimik dan panto mimik orang lain.

2). Metode Pengumpulan Bahan Suatu penyelidikan yang dilakukan dengan mengolah data-data yang didapat dari kumpulan-kumpulan daftar pertanyaan dan jawaban (angket), bahan-bahan riwayat hidup ataupun bahan-bahan lain yang berhubungan dengan apa yang sedang diselidiki. Dalam rangka mendapatkan data dengan teknik pengumpulan bahan ini peneliti dapat menempuh dengan 3 cara : a. angket – interview b. metode biografi c. metode pengumpulan bahan 3). Metode Eksperimen Tujuan eksperimen ialah untuk mengetahui sifat-sifat umum dari gejala-gejala kejiawaan. Misalnya mengenai pikiran, perasaan, kemauan, ingatan, fantasi, dan lain sebagainya. Pengamatan secara teliti dalam metode ini menguji hipotesa pembuat eksperimen tentang reaksi-reaksi individu atau kelompok dalam suatu situasi tertentu atau di bawah kondisi tertentu. Pemakaian metode ini, dalam mempelajari kejiwaan manusia adalah merupakan kemajuan yang diperoleh psikologi ketika Wilhelm Wundt seorang berkebangsaan Jerman ( 1832-1920 ) mendirikan “Laboratorium Psikologi” yang pertama di Leipzig pada tahun 1879. 4). Metode Klinis Kline diartikan tempat tidur, klino diartikan berbaring, kliniek diartikan lembaga untuk meneliti dan menyembuhkan penyakit. Metode yang diterapkan dalam psikologi ialah kombinasi dari bantuan klinis

medis dengan metode pendidikan untuk melakukan observasi terhadap para pasien. Obsevasi dilakukan dalam ruang-ruang klinik dengan fasilitas yang cukup, untuk meneliti segala tingkah laku pasien. Metode klinis sering dipergunakan oleh para psikolog ( Freud dan pengikut-pengikutnya ) dan psikolog anak. Sebab orang memaklumi, bahwa para penderita ganguan jiwa dan anak-anak kecil pada umumnya tidak mampu melakukan introspeksi terhadap dorongan-dorongan dan tingkah laku sendiri. 5). Metode Interview Merupakan metode penelitian dengan menggunakan pertanyaanpertanyaan yang diberikan secara lisan. Suatu hal yang penting pada interview ialah membuat pertanyaan-pertanyaan sedemikian rupa , sehingga yang diinterview tidak merasa diinterview. 6). Metode Testing Metode ini merupakan metode penyelidikan yang menggunakan soal-soal ,pertanyaan-pertanyaan, atau tugas-tugas yang lain yang telah distandarisasikan . Dillihat dari caranya orang mengerjakan test. Seakanakan seperti eksperimen, namun kedua metode ini berbeda. Pada eksperimen, orang dengan sengaja mengeterapkan “treatment” dan ingin mengetahui dari teatment tersebut. Pada test orang ingin mengetahui kemampuan-kemampuan atau sifat-sifat lain dari test. Mental testing dipergunakan untuk menyelidiki intelegensi seseorang. Berdasarkan test Binet orang mendapatkan taraf intelegensi yang sering disebut “intelegensi quotion”. Rumusnya adalah sebagai berikut : I.Q = M A CA

X 100

BAB III PENUTUP A. Simpulan Dari berbagai macam metode-metode yang telah di sebut kan tidak dapat ditentukan mana yang paling tepat dan paling baik, masing-masing punya kelemahan sendiri, sebab manusia yang membuat juga yang menjadi objeknya. Namun demikian metode-metode yang telah dibuat, bukan berarti tidak ada artinya, tetapi sebagai ikhtiar manusia dalam menuntut ilmu pengetahuan. B. Kata Penutup Demikianlah makalah yang sangat sederhana ini, penulis berharap semoga bermanfaat bagi kita. Saran dan kritik kami harapkan demi perbaikan selanjutnya, tak lupa di ucapkan terimakasih.

DAFTAR PUSTAKA Abu Ahmad,H.Drs, Psikologi Umum, Rineka Cipta, Jakarta, cet. II, 1998. Arifin.M.H.Drs,M.Ed, Psikologi dan Beberapa Aspek Kehidupan Rohaniyah Manusia, Bulan Bintang, Jakarta, 1976 Daradjat Zakiah. Dr, Ilmu Jiwa Agama, Bulan Bintang, Jakarta, 1976

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->