9 Deteksi Dini Komplikasi Pada Masa Nifas

Posted on October 29th, 2009 in Nifas Berikut adalah Deteksi Dini Komplikasi pada Masa Nifas : 1. Perdarahan Pervaginam Perdarahan pervaginam yang melebihi 500ml setelah bersalin didefinisikan sebagai perdarahan pasca persalinan, terdapat beberapa masalah mengenai definisi ini : a. Perkiraan kehilangan darah biasannya tidak sebanyak yang sebenarnya, kadang kadang hanya setengah dari biasanya. Darah tersebut bercampur dengan cairan amnion atau dengan urine, darah juga tersebar pada [...]

Berikut adalah Deteksi Dini Komplikasi pada Masa Nifas : 1. Perdarahan Pervaginam

Perdarahan pervaginam yang melebihi 500ml setelah bersalin didefinisikan sebagai perdarahan pasca persalinan, terdapat beberapa masalah mengenai definisi ini :
y

y

y

Perkiraan kehilangan darah biasannya tidak sebanyak yang sebenarnya, kadang-kadang hanya setengah dari biasanya. Darah tersebut bercampur dengan cairan amnion atau dengan urine, darah juga tersebar pada spon, handuk dan kain di dalam ember dan lantai. Volume darah yang hilang juga bervariasi akibatnya sesuai dengan kadar hemoglobin ibu. Seorang ibu dengan kadar Hb normal akan dapat menyesuaikan diri terhadap kehilangan darah yang akan berakibat fatal pada anemia. Seorang ibu yang sehat dan tidak anemia pun dapat mengalami akibat fatal dari kehilangan darah. Perdarahan dapat terjadi dengan lambat untuk jangka waktu beberapa jam dan kondisi ini dapat tidak dikenali sampai terjadi syok.

Penilaian resiko pada saat antenatal tidak dapat memperkirakan akan terjadinya perdarahan pasca persalinan. Penanganan aktif kala III sebaiknya dilakukan pada semua wanita yang bersalin karena hal ini dapat menurunkan insiden perdarahan pasca persalinan akibat atonia uteri. Semua ibu pasca bersalin harus dipantau dengan ketat untuk mendiagnosis perdarahan fase persalinan.

2.

Infeksi Masa Nifas

Beberapa bakteri dapat menyebabkan infeksi setelah persalinan, Infeksi masa nifas masih merupakanpenyebab tertinggi AKI. Infeksi alat genital merupakan komplikasi masa nifas. Infeksi yang meluas kesaluran urinary, payudara, dan pasca pembedahan merupakan salah satu penyebab terjadinya AKI tinggi. Gejala umum infeksi berupa suhu badan panas, malaise, denyut nadi cepat. Gejala lokal dapat berupa Uterus lembek, kemerahan dan rasa nyeri pada payudara atau adanya disuria. 3. Sakit Kepala, Nyeri Epigastrik, Penglihatan Kabur

Gejala-gejala ini merupakan tanda-tanda terjadinya Eklampsia post partum, bila disertai dengan tekanan darah yang tinggi. 4. Pembengkakan di Wajah atau Ekstrenitas.

Ini berhubungan dengan no 3. 5. Demam, Muntah, Rasa Sakit Waktu Berkemih

Pada masa nifas dini sensitifitas kandung kemih terhadap tegangan air kemih di dalam vesika sering menurun akibat trauma persalinan serta analgesia epidural atau spinal. Sensasi peregangan kandung kemih juga mungkin berkurang akibat rasa tidak nyaman, yang ditimbulkan oleh epiosomi yang lebar, laserasi, hematom dinding vagina. 6. Payudara yang Berubah Menjadi Merah, Panas, dan Terasa Sakit.

Disebabkan oleh payudara yang tidak disusu secara adekuat, putting susu yang lecet, BH yang terlalu ketat, ibu dengan diet jelek, kurang istirahat, anemia. 7. Kehilangan Nafsu Makan Dalam Waktu Yang Lama

Kelelahan yang amat berat setelah persalinan dapat mengganggu nafsu makan,sehingga ibu tidak ingin makan sampai kelelahan itu hilang. Hendaknya setelah bersalin berikan ibu minuman hangat,susu,kopi atau teh yang bergula untuk mengembalikan tenaga yang hilang. Berikanlah makanan yang sifatnya ringan,karena alat pencernaan perlu istirahat guna memulihkan keadaanya kembali. 8. Rasa sakit,merah,lunak dan pembengkakan di kaki

Selama masa nifas dapat terbentuk thrombus sementara pada vena-vena manapun di pelvis yang mengalami dilatasi.

(F. 4.12 minggu. Merasa sedih atau tidak mampu mengasuh sendiri bayinya dan dirinya sendiri Penyebabnya adalah kekecewaan emosional bercampur rasa takut yang dialami kebanyakan wanita hamil dan melahirkan. 2009 lusa Leave a comment Go to comments Tujuan Mahasiswa setelah mengikuti mata kuliah ini dapat : 1. Menjaga kesehatan ibu dan bayinya. 3. 3. Masa nifas adalah masa dimulai beberapa jam sesudah lahirnya plasenta sampai 6 minggu setelah melahirkan (Pusdiknakes. ketakutan akan menjadi tidak menarik lagi Konsep Dasar Masa Nifas September 11th. deteksi dini. . rasa nyeri pada awal masa nifas. ( Ibrahim C.kelelahan akibat kurang tidur selama persalinan dan setelah melahirkan. 2.1995:281). 2. 3.9.2000:122). Melaksanakan skrinning secara komprehensif. 2003:003). Masa nifas dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil yang berlangsung kirakira 6 minggu. 4. 1998). KB. cara dan manfaat menyusui. 5. nutrisi. mengobati atau merujuk bila terjadi komplikasi pada ibu maupun bayi. pemberian imunisasi serta perawatan bayi sehari-hari. pembelajaran Menjelaskan pengertian masa nifas Menjelaskan tujuan asuhan masa nifas Menjelaskan peran dan tanggungjawab bidan dalam masa nifas Menjelaskan tahapan masa nifas Mengetahui kebijakan program nasional masa nifas Pengertian Masa Nifas 1. 2. Memberikan pendidikan kesehatan tentang perawatan kesehatan diri. Tujuan Asuhan Masa Tujuan dari pemberian asuhan pada masa nifas untuk : Nifas 1. baik fisik maupun psikologis. Masa nifas adalah masa setelah seorang ibu melahirkan bayi yang dipergunakan untuk memulihkan kesehatannya kembali yang umumnya memerlukan waktu 6.Mac Donald.Gary cunningham. kecemasan akan kemampuannya untuk merawat bayinya setelah meninggalkan rumah sakit. Masa nifas merupakan masa selama persalinan dan segera setelah kelahiran yang meliputi minggu-minggu berikutnya pada waktu saluran reproduksi kembali ke keadaan tidak hamil yang normal. (Abdul Bari.

. menetapkan diagnosa dan rencana tindakan serta melaksanakannya untuk mempercepat proses pemulihan. 6. Puerperium dini Suatu masa kepulihan dimana ibu diperbolehkan untuk berdiri dan berjalan-jalan. Remote puerperium Waktu yang diperlukan untuk pulih dan sehat kembali dlam keadaan sempurna terutama ibu bila ibu selama hamil atau waktu persalinan mengalami komplikasi. Menilai kondisi kesehatan ibu dan bayi. Mendorong ibu untuk menyusui bayinya dengan meningkatkan rasa nyaman.4. menjaga gizi yang baik. Peran dan Tanggung Jawab Bidan dalam Masa Nifas Bidan memiliki peranan yang sangat penting dalam pemberian asuhan post partum. 2. 4. Melakukan pencegahan terhadap kemungkinan-kemungkinan adanya gangguan kesehatan ibu nifas dan bayinya. mencegah komplikasi dengan memenuhi kebutuhan ibu dan bayi selama priode nifas. Sebagai promotor hubungan antara ibu dan bayi serta keluarga. 2. Puerperium intermedial Suatu masa dimana kepulihan dari organ-organ reproduksi selama kurang lebih enam minggu. perencana program kesehatan yang berkaitan ibu dan anak dan mampu melakukan kegiatan administrasi. Melakukan manajemen asuhan dengan cara mengumpulkan data. serta mempraktekkan kebersihan yang aman. mengenali tanda-tanda bahaya. 3. Mendeteksi komplikasi dan perlunya rujukan. 2. 5. Membuat kebijakan. Tahapan Masa Masa nifas terbagi menjadi tiga tahapan. Memberikan pelayanan keluarga berencana. Mendapatkan kesehatan emosi. 7. 8. 3. Memberikan asuhan secara professional. dengan tujuan untuk : 1. Memberikan konseling untuk ibu dan keluarganya mengenai cara mencegah perdarahan. Adapun peran dan tanggung jawab dalam masa nifas antara lain : 1. Memberikan dukungan secara berkesinambungan selama masa nifas sesuai dengan kebutuhan ibu untuk mengurangi ketegangan fisik dan psikologis selama masa nifas. 5. Kebijakan Program Nasional Masa Nifas Kebijakan program nasional pada masa nifas yaitu paling sedikit empat kali melakukan kunjungan pada masa nifas. yaitu : Nifas 1.

Asuhan Kebidanan Nifas. 2 minggu Asuhan pada 2 minggu post partum sama dengan asuhan yang diberikan pada kunjungan 6 hari post partum. Menjaga bayi tetap sehat melalui pencegahan hipotermi. post Mengajarkan cara mempererat hubungan antara ibu dan bayi baru partum lahir. Menilai adanya tanda-tanda demam. Ibrahim. Perawatan Keebidanan (Perawatan Nifas). Jakarta Ambarwati.com/2008/07/konsep-nifas-eklamsi-forceps/ diunduh 1 September 2009: 20. Mendeteksi adanya komplikasi atau masalah yang terjadi pada masa nifas.3. Christin S. Memastikan ibu menyusui dengan baik dan benar serta tidak ada tanda-tanda kesulitan menyusui. Memberikan konseling tentang perawatan bayi baru lahir. tidak ada perdarahan abnormal. 6-8 jam Pemberian ASI awal. minggu post Memberikan konseling KB secara dini.blog. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Setelah bidan melakukan pertolongan persalinan. 6 hari Memastikan ibu mendapat istirahat yang cukup. Yayasan Bidan Pustaka Sarwono Prawirohardjo. 2008. 1993. Abdul Bari Dkk. Memastikan involusi uterus barjalan dengan normal.00 WIB. 4. Memberikan konseling pada ibu dan keluarga tentang cara mencegah perdarahan yang disebabkan atonia uteri. 2000.friendster. uterus berkontraksi dengan baik. Bharata Niaga Media Jakarta . tinggi fundus uteri di bawah umbilikus. Mendeteksi dan perawatan penyebab lain perdarahan serta melakukan rujukan bila perdarahan berlanjut. post partum Memastikan ibu mendapat makanan yang bergizi dan cukup cairan. post partum 6 Menanyakan penyulit-penyulit yang dialami ibu selama masa nifas. partum I II III IV Referensi Saifudin. Yogyakarta: Mitra Cendikia. Asuhan yang diberikan sewaktu melakukan kunjungan masa nifas: Kunjungan Waktu Asuhan Mencegah perdarahan masa nifas oleh karena atonia uteri. maka bidan harus menjaga ibu dan bayi untuk 2 jam pertama setelah kelahiran atau sampai keadaan ibu dan bayi baru lahir dalam keadaan baik. Menangani komplikasi atau masalah yang timbul dan mengganggu kesehatan ibu nifas maupun bayinya. infeksi dan perdarahan. borneo-ufi.

blogspot. maka pasien dianggap telah kehilangan darah yang cukup banyak. Yogyakarta: Mitra Cendikia. 2009. .com/ diunduh 1 September 2009: 20. Yogyakarta: Fitramaya. yoana-widyasari. Jumlah leukosit akan tetap tinggi selama beberapa hari pertama masa post partum. Leukositosis adalah meningkatnya jumlah sel-sel darah putih sebanyak 15. Penurunan volume dan peningkatan sel darah pada kehamilan diasosiasikan dengan peningkatan hematokrit dan hemoglobin pada hari ke 3-7 post partum dan akan normal dalam 4-5 minggu post partum. Jika hematokrit pada hari pertama atau kedua lebih rendah dari titik 2 persen atau lebih tinggi daripada saat memasuki persalinan awal. Jakarta: Pusdiknakes. Saleha. Pada awal post partum. Perubahan Fisiologis Masa Nifas Pada Sistem Hematologi Pada minggu-minggu terakhir kehamilan.com/2008/09/19/perubahan-dalam-masa-nifas/ diunduh 6 Feb 2010. Pusdiknakes.000 tanpa adanya kondisi patologis jika wanita tersebut mengalami persalinan lama. Titik 2 persen kurang lebih sama dengan kehilangan darah 500 ml darah.000 selama persalinan. Perawatan Masa Nifas. 2003.html diunduh 1 September 2009: 20. Pada hari pertama post partum. Suherni. Jumlah kehilangan darah selama masa persalinan kurang lebih 200-500 ml.com/2009/04/satuan-acara-pengajaran-s.masanifas. 02:25 PM. hematokrit dan eritrosit sangat bervariasi.blogspot. 2008. kadar fibrinogen dan plasma akan sedikit menurun tetapi darah lebih mengental dengan peningkatan viskositas sehingga meningkatkan faktor pembekuan darah. kadar fibrinogen dan plasma serta faktor-faktor pembekuan darah meningkat.10 WIB. Hal ini disebabkan volume darah. Jakarta: Salemba Medika. minggu pertama post partum berkisar 500-800 ml dan selama sisa masa nifas berkisar 500 ml. 2008.000 hingga 30. Perubahan dalam Masa Nifas.05 WIB. kuliahbidan. Tingkatan ini dipengaruhi oleh status gizi dan hidarasi dari wanita tersebut. Jumlah sel darah putih akan tetap bisa naik lagi sampai 25. Referensi Ambarwati. Kuliahbidan. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas. (hlm: 86). Asuhan Kebidanan Nifas. 2008. volume plasenta dan tingkat volume darah yang berubah-ubah. Asuhan Kebidanan Post Partum. jumlah hemoglobin.wordpress.

02:25 PM. 11:46 PM. meningkat selama kehamilan. scribd. Perubahan yang terjadi terdiri dari volume darah dan hemokonsentrasi.com/2008/09/19/perubahan-dalam-masa-nifas/ diunduh 6 Feb 2010.wordpress. Meskipun kadar estrogen menurun selama nifas.com/doc/16287636/ASUHAN-KEPERAWATAN-MATERNITAS diunduh 12 Feb 2010. 2008. hal ini terjadi pada hari ketiga sampai kelima post patum. Aliran ini terjadi dalam 2-4 jam pertama setelah kelahiran bayi. yang dengan cepat mengurangi volume plasma menjadi normal kembali. hemokonsentrasi cenderung stabil dan kembali normal setelah 4-6 minggu. 2009. Perubahan dalam Masa Nifas. Pada persalinan per vaginam. (hlm: 85-86). scribd. Perubahan Fisiologis Masa Nifas Pada Sistem Kardiovaskuler March 2nd. Diuresis terjadi akibat adanya penurunan hormon estrogen. Hal ini dapat diatasi dengan mekanisme kompensasi dengan timbulnya hemokonsentrasi sehingga volume darah kembali seperti sediakala. 2008. sedangkan kehilangan darah dengan persalinan seksio sesarea menjadi dua kali lipat. kuliahbidan. Kuliahbidan. Yogyakarta: Mitra Cendikia. . hemokonsentrasi akan naik dan pada persalinan seksio sesarea. Pasca melahirkan. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas. Asuhan Kebidanan Nifas. namun kadarnya masih tetap tinggi daripada normal. Volume darah ibu relatif akan bertambah. 2010 lusa Leave a comment Go to comments Volume darah normal yang diperlukan plasenta dan pembuluh darah uterin. scribd. 04:46 PM. Referensi Ambarwati. 04:30 PM. Pada umumnya.com/doc/17226035/Post-Partum-Oke diunduh 8 Feb 2010. shunt akan hilang dengan tiba-tiba. Kehilangan darah pada persalinan per vaginam sekitar 300 -400 cc.Saleha. Jakarta: Salemba Medika (hlm: 61-62). Selama masa ini ibu mengeluarkan banyak sekali jumlah urin. Plasma darah tidak banyak mengandung cairan sehingga daya koagulasi meningkat. Keadaan ini akan menimbulkan dekompensasi kordis pada penderita vitum cordia. Hilangnya progesteron membantu mengurangi retensi cairan yang melekat dengan meningkatnya vaskuler pada jaringan tersebut selama kehamilan bersama-sama dengan trauma selama persalinan.com/doc/24817163/Postpartum-Normal diunduh 12 Feb 2010.

racun dan zat toksin ginjal. Beberapa hal yang berkaitan dengan cairan tubuh antara lain edema dan dehidrasi. Keseimbangan asam basa tubuh. 2010 lusa Leave a comment Go to comments Pada masa hamil. Fungsi ginjal kembali normal dalam waktu satu bulan setelah wanita melahirkan. Ibu post partum dianjurkan segera buang air kecil. dan langsung diberikan untuk sel-sel yang disebut cairan interstisial.Perubahan Fisiologis Masa Nifas Pada Sistem Perkemihan February 21st. 2. terdiri dari air dan unsur-unsur yang larut di dalamnya. Hal yang menyebabkan kesulitan buang air kecil pada ibu post partum. Bila PH >7. Pengeluaran sisa metabolisme. Diaforesis yaitu mekanisme tubuh untuk mengurangi cairan yang teretansi dalam tubuh. Batas normal PH cairan tubuh adalah 7. Keasaman dalam tubuh disebut PH.357. Cairan ekstraselular terbagi dalam plasma darah. Begitu sebaliknya. Hemostatis internal. Pengeluaran sisa metabolisme. Dehidrasi adalah kekurangan cairan atau volume air yang terjadi pada tubuh karena pengeluaran berlebihan dan tidak diganti. agar tidak mengganggu proses involusi uteri dan ibu merasa nyaman.40. antara lain: 1. Adanya odema trigonium yang menimbulkan obstruksi sehingga terjadi retensi urin. Hemostatis internal. Namun demikian. Keseimbangan asam basa tubuh. Urin dalam jumlah yang besar akan dihasilkan dalam waktu 12 ± 36 jam sesudah melahirkan Hal yang berkaitan dengan fungsi sistem perkemihan. pasca melahirkan ibu merasa sulit buang air kecil.4 disebut alkalosis dan jika PH < 7. pada pasca melahirkan kadar steroid menurun sehingga menyebabkan penurunan fungsi ginjal. dan 70% dari cairan tubuh terletak di dalam sel-sel. 3. terjadi selama 2 hari setelah melahirkan. Edema adalah tertimbunnya cairan dalam jaringan akibat gangguan keseimbangan cairan dalam tubuh. antara lain: 1. 2. . asam urat dan kreatinin. Zat toksin ginjal mengekskresi hasil akhir dari metabolisme protein yang mengandung nitrogen terutama urea. yang disebut dengan cairan intraselular. perubahan hormonal yaitu kadar steroid tinggi yang berperan meningkatkan fungsi ginjal. Tubuh.35 disebut asidosis.

dkk. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas.com/2008/09/19/perubahan-dalam-masa-nifas/ diunduh 6 Feb 2010. Saleha. bila volume urine < 200 ml.3. 2008.wordpress. Setelah plasenta dilahirkan. dan hilangnya peningkatan volume darah akibat kehamilan. Untuk mempercepat penyembuhan keadaan ini dapat dilakukan latihan pada otot dasar panggul. Rortveit dkk (2003) menyatakan bahwa resiko inkontinensia urine pada pasien dengan persalinan pervaginam sekitar 70% lebih tinggi dibandingkan resiko serupa pada persalinan dengan Sectio Caesar. 04:30 PM. lakukan kateterisasi dan bila jumlah residu > 200 ml maka kemungkinan ada gangguan proses urinasinya. scribd. Perubahan Fisiologi Masa Nifas.com/doc/24817163/Postpartum-Normal diunduh 12 Feb 2010. hilangnya peningkatan tekanan vena pada tingkat bawah. 2009. scribd. Sepuluh persen pasien pasca persalinan menderita inkontinensia (biasanya stres inkontinensia) yang kadangkadang menetap sampai beberapa minggu pasca persalinan. Perubahan dalam Masa Nifas. T. Bila kemudian keluhan tak dapat berkemih dalam waktu 4 jam. scribd. Akademi Kebidanan Mamba¶ul µUlum Surakarta. 07:58 PM. 04:46 PM.. sehingga menyebabkan miksi.com/doc/21899776/BAB-I?secret_password=&autodown=pdf diunduh 9 Feb 2010. kadar hormon estrogen akan menurun. Keadaan ini disebut dengan diuresis pasca partum. Jakarta: Salemba Medika (hlm: 59). 02:25 PM. Kuliahbidan. Depresi dari sfingter uretra oleh karena penekanan kepala janin dan spasme oleh iritasi muskulus sfingter ani selama persalinan.5 kg selama masa pasca partum. . Maka kateter tetap terpasang dan dibuka 4 jam kemudian . 2008. Asuhan Kebidanan Nifas. Ureter yang berdilatasi akan kembali normal dalam tempo 6 minggu. 2009. Kehilangan cairan melalui keringat dan peningkatan jumlah urin menyebabkan penurunan berat badan sekitar 2. kateter dibuka dan pasien diharapkan dapat berkemih seperti biasa. (hlm: 81) Dessy. kuliahbidan. Referensi Ambarwati.com/doc/16287636/ASUHAN-KEPERAWATAN-MATERNITAS diunduh 12 Feb 2010. Bila wanita pasca persalinan tidak dapat berkemih dalam waktu 4 jam pasca persalinan mungkin ada masalah dan sebaiknya segera dipasang dower kateter selama 24 jam. Yogyakarta: Mitra Cendikia. hal ini merupakan mekanisme tubuh untuk mengatasi kelebihan cairan. Pengeluaran kelebihan cairan yang tertimbun selama hamil kadang-kadang disebut kebalikan metabolisme air pada masa hamil (reversal of the water metabolisme of pregnancy).

Striae adalah suatu perubahan warna seperti jaringan parut pada dinding abdomen. B. 2007. Otot-otot dari dinding abdomen dapat kembali normal kembali dalam beberapa minggu pasca melahirkan dengan latihan post natal. Widjanarko.com/ diunduh 9 Feb 2010.multiply. . 2009. Tingkat diastasis muskulus rektus abdominis pada ibu post partum dapat dikaji melalui keadaan umum.com/journal/item/22/PERUBAHAN_FISIOLOGIS_MASA_ NIFAS diunduh 6 Feb 2010. (hlm: 80-82). kulit abdomen akan melebar. 02:35 PM. Dinding perut dan peritoneum. 3. Striae. pada saat post partum sistem muskuloskeletal akan berangsur-angsur pulih kembali.Suherni. Keadaan ini akan pulih kembali dalam 6 minggu. Striae pada dinding abdomen tidak dapat menghilang sempurna melainkan membentuk garis lurus yang samar. 5. Kulit abdomen. paritas dan jarak kehamilan. Selama masa kehamilan. 2. Dinding perut dan peritoneum. relaksasi dan mobilitas. Pada wanita yang asthenis terjadi diastasis dari otot-otot rectus abdominis. melonggar dan mengendur hingga berbulan-bulan. Namun demikian. Perubahan ligamen. 2008. Adaptasi sistem muskuloskeletal pada masa nifas. 2010 lusa Leave a comment Go to comments Perubahan sistem muskuloskeletal terjadi pada saat umur kehamilan semakin bertambah. Perubahan Fisiologi Masa Nifas. meliputi: 1. Adaptasi muskuloskelatal ini mencakup: peningkatan berat badan. sehingga sebagian dari dinding perut di garis tengah hanya terdiri dari peritoneum. Perawatan Masa Nifas. sehingga dapat membantu menentukan lama pengembalian tonus otot menjadi normal. aktivitas. Kulit abdomen. Masa Nifas. Dinding perut akan longgar pasca persalinan. zietraelmart. fasia tipis dan kulit. untuk membantu mencegah komplikasi dan mempercepat involusi uteri. bergesernya pusat akibat pembesaran rahim. Yogyakarta: Fitramaya. Ambulasi dini dilakukan segera setelah melahirkan. Perubahan Fisiologis Masa Nifas Pada Sistem Muskuloskeletal February 27th. 4. Striae. obfkumj.blogspot. Zietraelmart. Simpisis pubis. 04:07 PM.

Penanganan: Selama kehamilan. Pemisahan simpisis dapat dipalpasi. Nyeri punggung bawah. Pemisahan simpisis pubis jarang terjadi. Tidak jarang ligamentum rotundum menjadi kendor yang mengakibatkan letak uterus menjadi retrofleksi. sakit kepala dan migrain bisa terjadi. Gejala ini dapat mempengaruhi aktifitas dan ketidaknyamanan pada ibu post partum. Anjuran perawatan punggung. 6. Nyeri punggung merupakan gejala pasca partum jangka panjang yang sering terjadi. Nyeri pelvis posterior ditunjukan untuk rasa nyeri dan disfungsi area sendi sakroiliaka. bahkan ada yang menetap. hal ini dapat menyebabkan morbiditas maternal. Pereda nyeri elektroterapeutik dikontraindikasikan selama kehamilan. Gejala ini dapat menghilang setelah beberapa minggu atau bulan pasca melahirkan. ligamen-ligamen. wanita yang mengeluh nyeri punggung sebaiknya dirujuk pada fisioterapi untuk mendapatkan perawatan. Sakit kepala dan nyeri leher. posisi istirahat. 5. . Namun demikian. Osteoporosis akibat kehamilan. Nyeri pelvis posterior.Perubahan ligamen. 2. Simpisis pubis. 7. Disfungsi rongga panggul. 3. Hal ini disebabkan adanya ketegangan postural pada sistem muskuloskeletal akibat posisi saat persalinan. Gejala dari pemisahan simpisis pubis antara lain: nyeri tekan pada pubis disertai peningkatan nyeri saat bergerak di tempat tidur ataupun waktu berjalan. dan aktifitas hidup sehari-hari penting diberikan. Diastasis rekti. Sakit kepala dan nyeri leher. Beberapa gejala sistem muskuloskeletal yang timbul pada masa pasca partum antara lain: 1. Disfungsi simpisis pubis. diafragma pelvis dan fasia yang meregang sewaktu kehamilan dan partus berangsur-angsur menciut kembali seperti sediakala. 4. Nyeri punggung bawah. Sakit kepala dan nyeri leher yang jangka panjang dapat timbul akibat setelah pemberian anestasi umum. Pada minggu pertama dan tiga bulan setelah melahirkan. Gejala ini timbul sebelum nyeri punggung bawah dan disfungsi simfisis pubis yang ditandai nyeri di atas sendi sakroiliaka pada bagian otot penumpu berat badan serta timbul pada saat membalikan tubuh di tempat tidur. Nyeri pelvis posterior. Setelah janin lahir. namun mandi dengan air hangat dapat menberikan rasa nyaman pada pasien.

Inkontinensia urin. poli hidramnion. dari area xifoid sternum sampai di bawah panggul. Mengatur posisi yang nyaman saat istirahat maupun bekerja. latihan meningkatkan sirkulasi. berkurangnya tinggi badan. akan terdapat fungsi/stabilitas pelvis yang abnormal. Penanganan: pemakaian ikat (sabuk) sakroiliaka penyokong dapat membantu untuk mengistirahatkan pelvis. Fungsi sendi simfisis pubis adalah menyempurnakan cincin tulang pelvis dan memindahkan berat badan melalui pada posisis tegak. latihan transversus dan pelvis dasar sesering mungkin. Diastasis rekti adalah pemisahan otot rektus abdominis lebih dari 2. Gejala ini ditandai dengan nyeri. Disfungsi simfisis pubis. Penanganan: tirah baring selama mungkin. Selain itu. . menindaklanjuti pengkajian oleh ahli fisioterapi selama diperlukan. Prolaps.5 cm pada tepat setinggi umbilikus (Noble. Diastasis rekti. serta mengurangi aktifitas dan posisi yang dapat memacu rasa nyeri. kecuali posisi telungkup-lutut. postur tubuh yang buruk. pemberian bantuan yang sesuai. bayi besar. meliputi : 1. . perawatan ibu dan bayi yang lengkap. dasar panggul. Disfungsi Disfungsi dasar panggul. mobilisasi secara bertahap. Osteoporosis akibat kehamilan. Bila sendi ini tidak menjalankan fungsi semestinya. memasang penyangga tubigrip (berlapis dua jika perlu). 2.Nyeri ini dapat menyebar ke bokong dan paha posterior. mengatur ulang kegiatan sehari±hari. Merupakan istilah yang menggambarkan gangguan fungsi sendi simfisis pubis dan nyeri yang dirasakan di sekitar area sendi. Osteoporosis timbul pada trimester ketiga atau pasca natal. kelemahan otot abdomen dan postur yang salah. ketidakmampuan mengangkat atau menyusui bayi pasca natal. yang dapat mrmpengaruhi gaya berjalan suatu gerakan lembut pada sendi simfisis pubis untuk menumpu berat badan dan disertai rasa nyeri yang hebat. pada semua posisi. Kasus ini sering terjadi pada multi paritas. diperburuk dengan terjadinya perubahan mekanis. sehingga ibu dan anak mengalami diastasis. fraktur tulang belakang dan panggul. serta adanya hendaya (tidak dapat berjalan). Penanganan: melakukan pemeriksaan rektus untuk mengkaji lebar celah antara otot rektus. Inkontinensia alvi. pemberian pereda nyeri. rujuk ke ahli fisioterapi untuk latihan abdomen yang tepat. memastikan tidak melakukan latihan sit-up atau curl-up. 1995) sebagai akibat pengaruh hormon terhadap linea alba serta akibat perenggangan mekanis dinding abdomen. 3. juga disebabkan gangguan kolagen yang lebih ke arah keturunan.

scribd. Perubahan dalam Masa Nifas. 11:46 PM. Yogyakarta: Mitra Cendikia. 2009.com/2008/09/19/perubahan-dalam-masa-nifas/ diunduh 6 Feb 2010. Asuhan Kebidanan Nifas. 1985). Zietraelmart. memfiksasi otot ini serta otot transversus selam melakukan aktivitas yang berat. Penanganan : rujuk ke ahli fisioterapi untuk mendapatkan perawatan khusus.Inkontinensia urin. 2008. Prolaps uterus adalah penurunan uterus. Kuliahbidan.com/doc/24817163/Postpartum-Normal diunduh 12 Feb 2010. dkk.com/doc/16287636/ASUHAN-KEPERAWATAN-MATERNITAS diunduh 12 Feb 2010. Gejala yang dirasakan wanita yang menderita prolaps uterus antara lain: merasakan ada sesuatu yang turun ke bawah (saat berdiri). Yogyakarta: Fitramaya. Jakarta: Salemba Medika (hlm: 59). 04:46 PM. 2009. Sistokel adalah prolaps kandung kemih dalam vagina. Inkontinensia alvi disebabkan oleh robeknya atau merenggangnya sfingter anal atau kerusakan yang nyata pada suplai saraf dasar panggul selama persalinan (Snooks et al. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas. Penanganan: prolaps ringan dapat diatasi dengan latihan dasar panggul. Referensi Ambarwati. Akademi Kebidanan Mamba¶ul µUlum Surakarta. 2002). 2008. (hlm: 81-82). 02:25 PM. Prolaps genetalia dikaitkan dengan persalinan per vagina yang dapat menyebabkan peregangan dan kerusakan pada fasia dan persarafan pelvis. (hlm: 82-83). Anisah. kuliahbidan. Inkontinensia urin adalah keluhan rembesan urin yang tidak disadari. Suherni. Masalah berkemih yang paling umum dalam kehamilan dan pasca partum adalah inkontinensia stres . N. 2008. 2007. scribd. Terapi : selama masa antenatal. scribd. Perawatan Masa Nifas. ibu harus diberi pendidikan mengenai dan dianjurkan untuk mempraktikan latihan otot dasar panggul dan transversus sesering mungkin.wordpress. Bagi ibu yang tetap menderita gejala ini disarankan untuk dirujuk ke ahli fisioterapi yang akan mengkaji keefektifan otot dasar panggul dan memberi saran tentang program retraining yang meliputi biofeedback dan stimulasi. 04:30 PM.. sedangkan rektokel adalah prolaps rektum kedalam vagina (Thakar & Stanton. . Perubahan Fisiologi Masa Nifas. Selama masa pasca natal. ibu harus dianjurkan untuk mempraktikan latihan dasar panggul dan transversus segera setelah persalinan. Perubahan Fisiologi Masa Nifas. Inkontinensia alvi. nyeri punggung dan sensasi tarikan yang kuat. Prolaps.com/doc/17226035/Post-Partum-Oke diunduh 8 Feb 2010. Saleha.

Pernafasan. Pasca melahirkan pada kasus normal.2 derajat Celcius. harus waspada kemungkinan infeksi atau perdarahan post partum.multiply. suhu badan akan naik lagi. hal tersebut sangat jarang terjadi. Suhu badan. tekanan darah biasanya tidak berubah. Nadi. Keadaan . Pada ibu post partum umumnya pernafasan lambat atau normal. Tekanan darah. Pasca melahirkan. Perubahan tekanan darah menjadi lebih rendah pasca melahirkan dapat diakibatkan oleh perdarahan. kehilangan cairan maupun kelelahan. Pasca melahirkan. Tekanan darah. 2.com/journal/item/22/PERUBAHAN_FISIOLOGIS_MASA_ NIFAS diunduh 6 Feb 2010. Apabila kenaikan suhu di atas 38 derajat celcius.5 derajat Celcius dari keadaan normal. Kurang lebih pada hari ke-4 post partum. kemungkinan payudara membengkak. Sedangkan tekanan darah tinggi pada post partum merupakan tanda terjadinya pre eklamsia post partum. denyut nadi dapat menjadi bradikardi maupun lebih cepat. suhu tubuh dapat naik kurang lebih 0.zietraelmart. Kenaikan suhu badan ini akibat dari kerja keras sewaktu melahirkan. Namun demikian. traktus genetalis ataupun sistem lain. Tekanan darah normal manusia adalah sistolik antara 90-120 mmHg dan diastolik 60-80 mmHg. 4. Suhu badan. Suhu tubuh wanita inpartu tidak lebih dari 37. mastitis. Pernafasan. Tekanan darah adalah tekanan yang dialami darah pada pembuluh arteri ketika darah dipompa oleh jantung ke seluruh anggota tubuh manusia. Denyut nadi yang melebihi 100 kali per menit. 2010 lusa Leave a comment Go to comments Pada masa nifas. Hal ini dikarenakan ibu dalam keadaan pemulihan atau dalam kondisi istirahat. Denyut nadi normal pada orang dewasa 60-80 kali per menit. 3. Frekuensi pernafasan normal pada orang dewasa adalah 16 -24 kali per menit. maupun kemungkinan infeksi pada endometrium. 02:35 PM Perubahan Fisiologis Masa Nifas Pada TandaTanda Vital March 1st. waspada terhadap infeksi post partum. tanda-tanda vital yang harus dikaji antara lain: 1. Hal ini diakibatkan ada pembentukan ASI. Nadi.

2010 lusa Leave a comment Go to comments Perubahan alat-alat genital baik interna maupun eksterna kembali seperti semula seperti sebelum hamil disebut involusi.pernafasan selalu berhubungan dengan keadaan suhu dan denyut nadi. Perubahan dalam Masa Nifas. kemungkinan ada tanda-tanda syok. (hlm: 83-84). kecuali apabila ada gangguan khusus pada saluran nafas. . 2. Involusi tempat plasenta. 2010. shvoong. Perubahan ligamen. pernafasan juga akan mengikutinya.com/medicine-and-health/m-genetics/1895771-jurus-mengatasi-darahtinggi-hipertensi/ diunduh 28 Feb. Kuliahbidan. 2009. anam56. Asuhan Kebidanan Nifas. Suherni. Bidan dapat membantu ibu untuk mengatasi dan memahami perubahan-perubahan seperti: 1. Bila pernafasan pada masa post partum menjadi lebih cepat.blogspot. 2010. kuliahbidan. 3:20 PM. Referensi Ambarwati. Bila suhu nadi tidak normal. Perubahan serviks. 2010. Jakarta: Salemba Medika (hlm: 61). Yogyakarta: Fitramaya. Lochia. Yogyakarta: Mitra Cendikia. Involusi uterus. Involusi Uterus Involusi uterus atau pengerutan uterus merupakan suatu proses dimana uterus kembali ke kondisi sebelum hamil. Saleha. 2008.html diunduh 28 Feb. Perawatan Masa Nifas. (hlm: 84-85).wordpress.com/2008/09/19/perubahan-dalam-masa-nifas/ diunduh 6 Feb. 2007. Iskemia Miometrium ± Hal ini disebabkan oleh kontraksi dan retraksi yang terus menerus dari uterus setelah pengeluaran plasenta sehingga membuat uterus menjadi relatif anemi dan menyebabkan serat otot atrofi.com/2009/01/d. Perubahan Fisiologis Masa Nifas Pada Sistem Reproduksi (Part 1) February 10th. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas.05 AM. 3. vagina dan perineum. 5. 11. Proses involusi uterus adalah sebagai berikut: 1. Anam. 2009. 6. 4. Perubahan vulva. Pemeriksaan Frekwensi Pernafasan. 2008. 02:25 PM.

Tinggi fundus uteri pada masa nifas Involusi Tempat Plasenta Uterus pada bekas implantasi plasenta merupakan luka yang kasar dan menonjol ke dalam kavum uteri. Ukuran uterus pada masa nifas akan mengecil seperti sebelum hamil. Efek Oksitosin ± Oksitosin menyebabkan terjadinya kontraksi dan retraksi otot uterus sehingga akan menekan pembuluh darah yang mengakibatkan berkurangnya suplai darah ke uterus. Gambar. Hal ini disebabkan karena penurunan hormon estrogen dan progesteron. Perubahanperubahan normal pada uterus selama postpartum adalah sebagai berikut: Involusi Uteri Plasenta lahir 7 hari (minggu 1) 14 hari (minggu 2) 6 minggu Tinggi Fundus Uteri Setinggi pusat Pertengahan pusat dan simpisis Tidak teraba Normal Berat Uterus Diameter Uterus 1000 gram 12. 4. Proses ini membantu untuk mengurangi situs atau tempat implantasi plasenta serta mengurangi perdarahan. 3. Segera setelah plasenta lahir. Pada permulaan nifas bekas plasenta mengandung banyak pembuluh darah besar yang tersumbat oleh . Penyembuhan luka bekas plasenta khas sekali. pada akhir minggu ke-2 hanya sebesar 3-4 cm dan pada akhir nifas 1-2 cm.5 cm 500 gram 7.5 cm 350 gram 60 gram 5 cm 2. Atrofi jaringan ± Atrofi jaringan terjadi sebagai reaksi penghentian hormon esterogen saat pelepasan plasenta.2.5 cm Dibawah ini dapat dilihat perubahan tinggi fundus uteri pada masa nifas. Enzim proteolitik akan memendekkan jaringan otot yang telah mengendur hingga panjangnya 10 kali panjang sebelum hamil dan lebarnya 5 kali lebar sebelum hamil yang terjadi selama kehamilan. dengan cepat luka mengecil. Autolysis ± Merupakan proses penghancuran diri sendiri yang terjadi di dalam otot uterus.

T.com/2008/09/19/perubahan-dalam-masa-nifas/ diunduh 6 Feb 2010. Jakarta: Salemba Medika (hlm: 53-57). 2010 lusa Leave a comment Go to comments Perubahan Ligamen Setelah bayi lahir. kendor. obfkumj. Asuhan Kebidanan Nifas. Hal ini disebabkan korpus uteri berkontraksi. 2009. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas. terkulai dan berbentuk seperti corong. 2009. 04:07 PM.com/ diunduh 9 Feb 2010. scribd. Saleha. 02:35 PM. W. kuliahbidan. Zietraelmart. Pertumbuhan kelenjar ini mengikis pembuluh darah yang membeku pada tempat implantasi plasenta hingga terkelupas dan tak dipakai lagi pada pembuangan lokia.. Perubahan Fisiologi Masa Nifas. Suherni. Hal ini disebabkan karena diikuti pertumbuhan endometrium baru di bawah permukaan luka. 2007. sedangkan . Perawatan Masa Nifas. ligamen dan diafragma pelvis fasia yang meregang sewaktu kehamilan dan saat melahirkan.thrombus. Perubahan dalam Masa Nifas. ligamen.com/doc/21899776/BAB-I?secret_password=&autodown=pdf diunduh 9 Feb 2010.com/doc/17226035/Post-Partum-Oke diunduh 8 Feb 2010. Referensi Ambarwati. Yogyakarta: Mitra Cendikia. Akademi Kebidanan Mamba¶ul µUlum Surakarta. Regenerasi endometrium terjadi di tempat implantasi plasenta selama sekitar 6 minggu. scribd. Perubahan Fisiologis Masa Nifas Pada Sistem Reproduksi (Part 2) February 11th. Kuliahbidan. dkk. Perubahan pada Serviks Segera setelah melahirkan. jaringan penunjang alat genetalia menjadi agak kendor. 2008. serviks menjadi lembek. 07:58 PM. fasia.wordpress. Dessy. 02:25 PM. Luka bekas plasenta tidak meninggalkan parut. Masa Nifas.multiply.com/journal/item/22/PERUBAHAN_FISIOLOGIS_MASA_ NIFAS diunduh 6 Feb 2010. Perubahan ligamen yang dapat terjadi pasca melahirkan antara lain: ligamentum rotundum menjadi kendor yang mengakibatkan letak uterus menjadi retrofleksi. zietraelmart.blogspot. (hlm: 77-79). Pertumbuhan kelenjar endometrium ini berlangsung di dalam decidua basalis. Yogyakarta: Fitramaya. kembali seperti sedia kala. 2008. Perubahan Fisiologi Masa Nifas. 11:46 PM. (hlm: 73-80) Bambang. 2009. 2008.

serviks tidak berkontraksi. Vagina dan Perineum . Sanguilenta Serosa 3-7 hari 7-14 hari Alba >14 hari Umumnya jumlah lochia lebih sedikit bila wanita postpartum dalam posisi berbaring daripada berdiri. Pengeluaran lokia dapat dibagi menjadi lokia rubra. Percampuran antara darah dan desidua inilah yang dinamakan lokia. Desidua yang mati akan keluar bersama dengan sisa cairan. Pada umumnya ostium eksternum lebih besar. tetap ada retak-retak dan robekan-robekan pada pinggirnya. lapisan luar desidua yang mengelilingi situs plasenta akan menjadi nekrotik. Namun demikian. selesai involusi. sehingga perbatasan antara korpus dan serviks uteri berbentuk cincin. terutama pada pinggir sampingnya. selaput lendir serviks dan serabut jaringan yang mati. Total jumlah rata-rata pengeluaran lokia sekitar 240 hingga 270 ml. verniks caseosa. Lokia adalah ekskresi cairan rahim selama masa nifas dan mempunyai reaksi basa/alkalis yang membuat organisme berkembang lebih cepat dari pada kondisi asam yang ada pada vagina normal. juga terdiri dari leukosit dan robekan laserasi plasenta Putih Mengandung leukosit. rambut lanugo. Oleh karena hiperpalpasi dan retraksi serviks. sanguilenta. Lokia mempunyai bau yang amis (anyir) meskipun tidak terlalu menyengat dan volumenya berbeda-beda pada setiap wanita. Warna serviks merah kehitam-hitaman karena penuh pembuluh darah. tangan pemeriksa masih dapat dimasukan 2±3 jari dan setelah 1 minggu hanya 1 jari saja yang dapat masuk. Lokia Akibat involusi uteri. Perubahan Pada Vulva. Perbedaan masing-masing lokia dapat dilihat sebagai berikut: Lokia Rubra Waktu 1-3 hari Warna Ciri-ciri Merah kehitaman Terdiri dari sel desidua. Hal ini terjadi akibat pembuangan bersatu di vagina bagian atas saat wanita dalam posisi berbaring dan kemudian akan mengalir keluar saat berdiri. sisa mekoneum dan sisa darah Putih bercampur Sisa darah bercampur lendir merah Kekuningan/ Lebih sedikit darah dan lebih kecoklatan banyak serum. robekan serviks dapat sembuh. serosa dan alba. ostium eksternum tidak sama waktu sebelum hamil. Segera setelah bayi dilahirkan. Lokia mengalami perubahan karena proses involusi.

Meskipun demikian. 11:46 PM. 02:35 PM. Zietraelmart.Selama proses persalinan vulva dan vagina mengalami penekanan serta peregangan. setelah beberapa hari persalinan kedua organ ini kembali dalam keadaan kendor. Ukuran vagina akan selalu lebih besar dibandingkan keadaan saat sebelum persalinan pertama.com/doc/21899776/BAB-I?secret_password=&autodown=pdf diunduh 9 Feb 2010. 04:07 PM. 2009. 2009.com/journal/item/22/PERUBAHAN_FISIOLOGIS_MASA_ NIFAS diunduh 6 Feb 2010. Asuhan Kebidanan Nifas. Masa Nifas.com/doc/17226035/Post-Partum-Oke diunduh 8 Feb 2010.blogspot. 2008. W. dkk. 07:58 PM. Perubahan pada perineum pasca melahirkan terjadi pada saat perineum mengalami robekan. (hlm: 73-80) Bambang. obfkumj. Dessy. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas. Himen tampak sebagai tonjolan kecil dan dalam proses pembentukan berubah menjadi karankulae mitiformis yang khas bagi wanita multipara. Perubahan dalam Masa Nifas.26 Diposkan oleh BIDAN SHOP . Akademi Kebidanan Mamba¶ul µUlum Surakarta. 2008. (hlm: 77-79). zietraelmart.com/2008/09/19/perubahan-dalam-masa-nifas/ diunduh 6 Feb 2010. Perubahan Fisiologi Masa Nifas. 2008. 2009. Referensi Ambarwati. Perawatan Masa Nifas. Kuliahbidan. scribd. PERAWATAN MASA NIFAS 03.com/ diunduh 9 Feb 2010. 02:25 PM. Jakarta: Salemba Medika (hlm: 53-57).. scribd. Yogyakarta: Mitra Cendikia. T. Perubahan Fisiologi Masa Nifas. Hal ini dapat dilakukan pada akhir puerperium dengan latihan harian.wordpress. Rugae timbul kembali pada minggu ke tiga. 2007. Suherni. Yogyakarta: Fitramaya. Saleha. latihan otot perineum dapat mengembalikan tonus tersebut dan dapat mengencangkan vagina hingga tingkat tertentu.multiply. Robekan jalan lahir dapat terjadi secara spontan ataupun dilakukan episiotomi dengan indikasi tertentu. kuliahbidan.

(F. keluarga berencana. mulai dari persalinan selesai sampai alat ± alat kandung kembali seperti pra hamil. Melaksanakan skrining yang komprehensip. Masa nifas dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil yang berlangsung kira-kira 6 minggu. d.Gary cunningham.Mac Donald. berbulan ± bulan atau tahunan.1995:281). Remote puerperium yaitu waktu yang diperlukan untuk pulih kembali dan sehat sempurnah baik selama hamil atau sempurna berminggu ± minggu. Klasifikasi Nifas Nifas dapat dibagi kedalam 3 periode : a. baik fisik maupun psikologiknya. mendeteksi masalah. mengobati atau merujuk bila terjadi komplikasi pada ibu maupun bayinya. c. nutrisi. (Abdul Bari. Memberikan pelayanan KB. Memberikan pendidikan kesehatan tentang perawatan kesehatan diri. Puerperium dini yaitu kepulihan dimana ibu telah diperbolehkan berdiri dan berjalan ± jalan. Menjaga kesehatan ibu dan bayinya. menyusui. b. 1998). 2002). b. Tujuan Asuhan Nifas Asuhan nifas bertujuan untuk : a. Puerperium intermedial yaitu kepulihan menyeluruh alat ± alat genetalia yang lamanya 6 ± 8 minggu. Masa nifas merupakan masa selama persalinan dan segera setelah kelahiran yang meliputi minggu-minggu berikutnya pada waktu saluran reproduksi kembali ke keadaan tidak hamil yang normal. .2000:122). pemberian imunisasi kepada bayinya dan perawatan bayi yang sehat. c.s minggu atau Masa nifas (puerperium) adalah pulih kembali.Pengertian Nifas adalah masa dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat kandung kembali seperti semula sebelum hamil. Lamanya masa nifas ini yaitu 6 ± 8 minggu (Mochtar. yang berlangsung selama 6 40 hari (Prawirohardjo.

Segera setelah plasenta lahir. Hari II : Permukaan mulai rata akibat lepasnya sel ± sel dibagian yang mengalami degenerasi. karena corpus uteri yang mengadakan kontraksi.5 cm dan 6 minggu telah mencapai 24 mm. penonjolan tersebut dengan diameter 7.5 cm. Hari I : Endometrium setebal 2 ± 5 mm dengan permukaan yang kasar akibat pelepasan desidua dan selaput janin. Sedangkan servix tidak berkontraksi. Perubahan±Perubahan Yang Terjadi Pada Masa Nifas Pada masa nifas. Corpus uterus Setelah plasenta lahir. Melancarkan fungsi alat gastro intestinal atau perkamihan. proses ini akan menghentikan darah setelah plasenta lahir. .e. Pada minggu ke ± 3 post partum. hymen muncul beberapa jaringan kecil dan menjadi corunculac mirtiformis. mengurangi infeksi puerperium. alat genetalia external dan internal akan berangsur± angsur pulih seperti keadaan sebelum hamil. sehingga perbatasan antara corpus dan servix uteri berbentuk seperti cincin. Warna servix merah kehitam ± hitaman karena pembuluh darah. Perubahan pada pembuluh darah uterus. Perubahan serviks Segera setelah post partum. Meningkatkan kelancaran peredarahan darah sehingga mempercepat fungsi ASI dan pengeluaran sisa metabolisme. f. Vagina dan pintu keluar panggul Vagina dan pintu keluar panggul membentuk lorong berdinding lunak dan luas yang ukurannya secara perlahan mengecil. servix agak menganga seperti corong. h. a. Uterus pada bekas inplantasi plasenta merupakan luka yang kasar dan menonjol ke dalam cavum uteri. uterus berangsur ± angsur menjadi kecil sampai akhirnya kembali seperti sebelum hamil. e. f. sesudah 2 minggu diameternya menjadi 3. Mempercepat involusi alat kandung. g. Endometrium Perubahan±perubahan endometrium ialah timbulnya trombosis degenerasi dan nekrosis di tempat inplantasi plasenta. Melancarkan pengeluaran lochea.Segera setelah bayi dilahirkan. b. d. Involusi tempat plasenta. tangan pemeriksa masih dapat dimasukan 2 ± 3 jari saja dan setelah 1 minggu hanya dapat dimasukan 1 jari ke dalam cavum uteri. pembuluh ± pembuluh darah pada uterus akan terjepit. c. Pada saat hamil arteri dan vena yang mengantar darah dari dan ke uterus khususnya ditempat implantasi plasenta menjadi besar setelah post partum otot ± otot berkontraksi.

setelah janin lahir berangsur-angsur ciut kembali. Hb. volume darah kembali mendekati seperti jumlah darah waktu tidak hamil yang biasa. sisa-sisa vernix kaseosa. 3). 2). dan mekonium. Ligamentum latum dan rotundum lebih kendor dari pada kondisi sebelum hamil. warna kecoklatan. Traktus Urinarius Buang air sering sulit selama 24 jam pertama.g. Lochea sanguinolenta : hari ke 3 ± 7 Terdiri dari : darah bercampur lendir. Lochea rubra : hari ke 1 ± 2. System Kardiovarkuler Normalnya selama beberapa hari pertama setelah kelahiran. Pada minggu pertama setelah kelahiran . Setelah 2 minggu perubahan ini kembali normal seperti keadaan tidak hamil. Pengeluaran lochea terdiri dari : 1). Setelah plasenta dilahirkan. Hari kedua post partum sejumlah colostrums cairan yang disekresi oleh payudara selama lima hari pertama setelah kelahiran bayi dapat diperas dari puting susu. lanugo. 1998). keadaan ini menyebabkan diuresis. payudara mencapai maturitas yang penuh selama masa nifas kecuali jika laktasi supresi payudara akan lebih menjadi besar. Hematokrit dan hitungan eritrosit berfruktuasi sedang. Berwarna kekuningan. jika kadar ini turun jauh di bawah tingkat yang ada tepat sebelum atau selama persalinan awal wanita tersebut kehilangan darah yang cukup banyak. Lochea alba : hari ke 14 ± selesai nifas Hanya merupakan cairan putih lochea yang berbau busuk dan terinfeksi disebut lochea purulent. kadar hormone esktrogen yang bersifat menahan air akan mengalani penurunan yang mencolok. Perubahan di peritoneum dan dinding abdomen Ligamen-ligamen dan diafragma pelvis serta fasia yang meregang sewaktu kehamilan dan partus. karena mengalami kompresi antara kepala dan tulang pubis selama persalinan. Program dan Kebijakan Teknis . Lochea serosa : hari ke 7 ± 14. Akan tetapi umumnya. Payudara Pada payudara terjadi perubahan atropik yang terjadi pada organ pelvix. (Mochtar. yang sebagian besar globulin dan lebih banyak mineral tapi gula dan lemak sedikit. sel-sel desidua. Urine dalam jumlah besar akan dihasilkan dalam waktu 12 ± 36 jam sesudah melahirkan. Terdiri dari darah segar bercampur sisa-sisa ketuban. kencang dan lebih nyeri tekan sebagai reaksi terhadap perubahan status hormonal serta dimulainya laktasi. Colostrums banyak mengandung protein. 4).

Menanyakan ibu tentang penyakit ± penyakit yang dialami. Memastikan involusi uterus berjalan normal : uterus berkontraksi. Kunjungan masa nifas terdiri dari : 1). Mendeteksi adanya komplikasi atau masalah yang terjadi pada masa nifas. d). c).Paling sedikit ada 4 kali kunjungan masa nifas yang dilakukan untuk menilai status ibu dan bayi baru lahir. Melakukan pencegahan terhadap kemungkinan-kemungkinan adanya gangguan kesehatan ibu nifas dan bayinya. Menilai adanya tanda±tanda demam infeksi atau perdarahan abnormal. Memberikan konseling pada ibu atau salah satu anggota keluarga bagaimana mencegah perdarahan masa nifas karena atonia uteri. 2. Tujuannya : a). f). Kunjungan III : 2 minggu setelah persalinan. c). Memberikan dukungan secara berkesinambungan selama masa nifas sesuai . Memberikan konseling kepada ibu mengenai asuhan pada bayi. Mendeteksi dan merawat penyebab lain perdarahan. fundus dibawah umbilicus. Tujuan kunjungan masa nifas yaitu: 1. 1998). Adapun peran dan tanggung jawab dalam masa nifas antara lain : 1. merujuk bila perdarahan berlanjut. Kunjungan I : 6 ± 8 jam setalah persalinan Tujuannya : a). Memastikan ibu menyusui dengan dan memperhatikan tanda ± tanda penyakit. Mencegah perdarahan masa nifas karena atonia uteri. tidak ada bau. b). Menilai kondisi kesehatan ibu dan bayi. 3). Menjaga bayi tetap sehat dengan cara mencegah hipotermi 2). Kunjungan IV : 6 minggu setelah persalinan. menjaga bayi tetap hangat dan merawat bayi sehari± hari. Memberikan konseling untuk KB secara dini (Mochtar. Kunjungan II : 6 hari setelah persalinan Tujuannya : a). d). e). Pemberian ASI awal. b). 4. Peran dan Tanggung Jawab Bidan dalam Masa Nifas Bidan memiliki peranan yang sangat penting dalam pemberian asuhan post partum. mendeteksi serta menangani masalah ± masalah yang terjadi. Tujuannya : sama dengan di atas ( 6 hari setelah persalinan ) 4). b). tidak ada perdarahan abnormal. Menangani komplikasi atau masalah yang timbul dan mengganggu kesehatan ibu nifas maupun bayinya. Melakukan hubungan antara ibu dan bayi. minuman dan istirahat. Untuk mencegah. 3. Memastikan ibu mendapat cukup makanan. tali pusat. e).

Memberikan informasi dan konseling untuk ibu dan keluarganya mengenai cara mencegah perdarahan. serta mempraktekkan kebersihan yang aman. 6. Mendeteksi komplikasi dan perlunya rujukan. 4. 3. perencana program kesehatan yang berkaitan ibu dan anak dan mampu melakukan kegiatan administrasi. 5. 7. 2. .dengan kebutuhan ibu untuk mengurangi ketegangan fisik dan psikologis selama masa nifas. Mendorong ibu untuk menyusui bayinya dengan meningkatkan rasa nyaman. mencegah komplikasi dengan memenuhi kebutuhan ibu dan bayi selama priode nifas. menjaga gizi yang baik. Melakukan manajemen asuhan kebidanan dengan cara mengumpulkan data. mengenali tanda-tanda bahaya. 8. menetapkan diagnosa dan rencana tindakan serta melaksanakannya untuk mempercepat proses pemulihan. Memberikan asuhan kebidanan secara professional. Sebagai promotor hubungan antara ibu dan bayi serta keluarga. Membuat kebijakan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful