y

Kromosom tersusun atas molekul DNA yang membawa informasi genetik, oleh karena itu kromosom mempunyai arti penting dalam genetika. Nama kromosom diberikan oleh Waldeyer pada tahun 1888, sedang Morgan dalam tahun 1933 menemukan fungsi kromosom dalam pemindahan materi-materi genetik. DNA merupakan persenyawaan kimia pembawa materi genetik. Di dalam kromosom terdapat 35% DNA dari keseluruhan kromosom. DNA merupakan molekul hidup dan dapat mengadakan replikasi (menggandakan diri). Karena mengandung molekul DNA, kromosom pun dapat menggandakan diri. Lihat Gambar 2.

Gambar 2. Kromosom yang bereplikasi (Sumber : http://gslc.genetics.utah.edu ) Berikut ini merupakan kromosom manusia yang diambil dengan penggunaan mikroskop elektron sebelum bereplikasi :

Gambar 3. Penampakan kromosom manusia yang diambil dengan penggunaan mikroskop elektron sebelum bereplikasi (Sumber : http://helmholtz-muenchen.de)

Dan yang berikut ini adalah gambar kromosom manusia yang diambil dengan penggunaan mikroskop elektron setelah bereplikasi :

Gambar 4. Penampakan kromosom manusia yang diambil dengan penggunaan mikroskop elektron setelah bereplikasi (Sumber : http://stanford.edu) Suatu kromosom terdiri dari lengan kromosom dan sentromer. Adapun strukturnya digambarkan seperti berikut :

Gambar 5. Struktur kromosom (Sumber : http://www.dnafordummies.nl) Sentromer adalah daerah yang mengerut dari kromosom saat proses mitosis atau meiosis dan merupakan tempat melekatnya benang-benang gelendong. Dalam daerah sentromer tampak adanya struktur seperti benang-benang yang dinamakan mikrotubulus. Pada sentromer terdapat

Kromatid melekat satu sama lain pada bagian sentromer. Kinetokor mengikat mikrotubulus pada berkas gelendong pada waktu pembelahan inti. Lihat Gambar 7.com) Kromatid adalah hasil pembelahan kromosom secara longitudinal.blogspot. Struktur itulah yang disebut dengan DNA. Telomer merupakan istilah yang menunjukkan daerah terujung pada kromosom.kinetokor. sel yang telomer kromosomnya mengalami kerusakan umumnya segera mati. Kromosom dikatakan sebagai benang pembawa sifat karena sifat-sifat makhluk hidup pada dasarnya tersimpan di dalam DNA yang terdapat di dalam kromosom. Gambar 6. DNA merupakan tempat penyimpanan informasi genetika yang akan diwariskan kepada keturunannya. Kromosom pada organisme prokariotik ada yang berupa RNA saja. Telomer berfungsi untuk menjaga stabilitas bagian terujung kromosom agar DNA di daerah tersebut tidak terurai. Di dalam kromatid tampak adanya dua rantai berbentuk spiral. Kinetokor adalah struktur seperti serabut yang terdapat pada sentromer (Gambar 6). Ini dapat dijumpai pada virus mozaik (tembakau). Kinetokor pada sentromer (Sumber : http://phycologypharm. . Karena pentingnya telomer. Kromosom dapat pula berupa DNA saja misalnya pada virus T dan dapat pula mengandung keduanya yaitu DNA dan RNA seperti pada bakteri Escherichia coli.

Secara ringkas pengemasan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut. Lipatan solenoid tersusun padat menjadi benang kromatin. Unit-unit nukleosom tersusun padat membentuk benang yang lebih padat dan terpintal menjadi lipatan-lipatan solenoid. Lengan kromatid kembar disebut kromosom. Kromosom pada organisme eukariotik (kiri) dan prokariotik (kanan) y y Lalu dimanakah letak gen dalam kromosom? Bagaimana penyusunan DNA dalam kromosom? Gen merupakan sepenggal DNA. Cara penyusunan molekul DNA dan protein sebenarnya cukup rumit.Gambar 7. Benang-benang kromatin tersusun memadat menjadi lengan kromatid. . Lihat Gambar 8. di mana DNA merupakan tempat penyimpanan informasi genetika yang akan diwariskan kepada keturunannya. yaitu histon yang menjadi suatu bentukan yang disebut unit nukleosom. Nantinya gen akan mengarahkan pembentukan protein yang dibutuhkan oleh tubuh kita agar dapat berfungsi dengan baik. Untai DNA dipintal pada suatu set protein. Pengemasan DNA dalam kromosom terjadi pada tahap profase.

Struktur nukleosom (kiri) dan solenoid (kanan) .Gambar 8. Pengemasan DNA di dalam kromosom (Sumber : http://home.wxs.nl) Berikut ini merupakan struktur dari nukleosom dan solenoid : Gambar 9.

ca) y Bagaimana macam-macam bentuk kromosom? Berdasarkan letak sentromer. sedangkan lengan lainnya sangat pendek.(Sumber : http://ncbi. Penampakan struktur nukleosom (kiri) dan solenoid (kanan) yang dilihat dengan menggunakan mikrokop. Satu lengan kromosom sangat panjang. Kromosom akrosentrik (Sumber : http://learn. (Sumber : www. Akrosentrik : sentromer terletak di dekat ujung kromosom. kromosom dibedakan menjadi: 1.nih.utah.ca) Seperti inilah struktur asli nukleosom (kiri) dan solenoid (kanan) yang nampak apabila dilihat dengan menggunakan mikrokop : Gambar 10. 2.nlm. Kromosom manusia tidak ada yang berbentuk telosentrik.edu) 3.gov dan www. Submetasentrik : sentromer terletak di submedian (ke arah salah satu ujung kromosom) dan membagi lengan kromosom menjadi dua lengan yang tidak sama panjang. Gambar 11. Telosentrik : sentromer terletak di sangat dekat dengan ujung kromosom sehingga kromosom nampak seperti hanya memiliki sebuah lengan.mun. .genetics.mun.

utah. membagi lengan kromosom menjadi dua lengan yang hampir sama panjang. Metasentrik : sentromer terletak di tengah.edu) 4.edu) Gambar 14. Bentuk-bentuk kromosom (Sumber : http://haryawahyuni.genetics. kromosom dibedakan menjadi 4 : 1.utah. Gambar 13.genetics. . Monosentris : adalah kromosom yang hanya memiliki sebuah sentromer.Gambar 12.blogspot.com) Sedangkan berdasarkan jumlah sentromer. Kromosom metasentrik (Sumber : http://learn. Kromosom submetasentrik (Sumber : http://learn.

Jumlah kromosom pada beberapa jenis organisme . Polisentris : adalah kromosom yang memiliki banyak 4. Panjang kromosom pada tiaptiap makluk hidup berbeda ± beda berkisar antara 0. y y Namun apakah ukuran kromosom di setiap sel makhluk hidup selalu sama? Bagaimana dengan jumlahnya??Apakah sama antara manusia dengan hewan atau tumbuhan?? Untuk mengetahui jawabannya mari kita baca penjelasan di bawah ini. sentromer. jumlah kromosom pada tiap jenis makhluk hidup selalu tetap.2. tergantung pada jenis makhluk hidupnya. Namun. Asentrik : adalah kromosom yang tidak memiliki sentromer.2 ± 20 mikron. sedangkan tumbuhan cenderung memiliki kromosom yang panjang (mencapai 50µm). Gb 15. Pada umumnya semakin sedikit jumlah kromosom pada suatu makluk hidup semakin panjang kromosomya. Seperti yang telah kita pelajari sebelumnya bahwa di dalam sel tubuh makhluk hidup terdapat kromosom sebagai struktur pembawa materi genetik. Hewan cenderung memiliki kromosom yang pendek (4-6µm). sentromer. Panjang kromosom juga berbedabeda. Ukuran kromosom Tabel berikut adalah tabel yang berisi nama organisme dan jumlah kromosom yang dimilikinya. Tabel 1. Disentris : adalah kromosom yang memiliki dua 3. Jumlah kromosom dalam sel bervariasi.

lokus merupakan simpul atau bulatan berderet yang jaraknya diukur dalam satuan milimorgan (mM).y y Setelah melihat tabel. Seorang ahli genetika dari Amerika bernama Thomas Hunt Morgan melakukan percobaan pada lalat buah (Drosophila melanogaster). mengemukakan bahwa faktor keturunan yang dinamakan gen tersimpan dalam kedudukan tertentu pada kromosom yang disebut lokus. Gen adalah suatu unit keturunan berupa segmen tertentu dari molekul DNA yang umumnya terletak dalam kromosom dan memperlihatkan ekspresinya berupa fenotip. Johannsen (1909). Berikut ini adalah foto Thomas Hunt Morgan dengan percobaan yang dilakukannya pada lalat buah : . Secara skematis. menurut kalian apakah jumlah kromosom suatu organisme dapat menunjukkan tingkat kecerdasan organisme tersebut? Apakah organisme yang memiliki jumlah kromosom yang sama dengan organisme lain berarti memiliki hubungan kekerabatan? Dari data pada tabel di atas ternyata jumlah kromosom tidak dapat digunakan sebagai penentu tinggi rendahnya tingkatan makhluk hidup dan jauh dekatnya kekerabatan. Kromosom mengandung ribuan gen. Pada manusia setidaknya terdapat 100. Makhluk hidup yang memiliki tingkatan lebih rendah belum tentu memiliki jumlah kromosom yang lebih sedikit. y Apakah gen itu? Istilah gen diperkenalkan pertama kali oleh W.000 gen.

net) Gambar 21. (Sumber : http://brittanica. Foto Thomas Hunt Morgan (Sumber : http://pachs.com) y Mengapa percobaan dilakukan pada lalat buah? Percobaan untuk hal ini dilakukan pada lalat buah (Drosophila melanogaster) dengan alasan sebagai berikut: Cepat berkembang biak. Hasil percobaan Thomas Hunt Morgan pada lalat buah (Drosophila melanogaster).Gambar 20. . Mudah diperoleh dan dipelihara. Cepat menjadi dewasa (umur 10 ± 14 hari sudah dewasa).

genotipe Pp berarti satu pasang kromosom dalam lokus yang bersesuaian. Contohnya. Dengan demikian. y banyak. Namun demikian. yang dominan terhadap p yang berarti pendek. . Huruf kapital seperti P bisa berarti panjang. Berikut diagram untuk menggambarkan posisi kromosom beserta gennya. Demikian pula dengan sifat lainnya yang dilambangkan dengan huruf lain. dapat diumpakan gen terletak pada kromosom secara teratur dalam satu deret secara linear dan lurus beraturan. Dengan kata lain.Lalat betina bertelur . Apakah ada batasan gen yang jelas pada lokus kromosom? Gen-gen yang ada di kromosom tidak memiliki batas-batas yang jelas sehingga tidak dapat ditentukan batas gen yang satu dengan yang lain.Hanya memiliki 4 pasang kromosom. sehingga mudah diteliti. Gambar 22. Letak gen dan alel yang linear pada kromosom (Sumber : Buku Sekolah Elektronik Biologi kelas XII) y Bagaimana penulisan simbol gen? Gen diberi simbol dengan huruf kapital atau dengan uruf kecil sesuai dengan dominansinya. gen P adalah alel bagi gen p dan gen p adalah alel bagi gen P. gen P sealel atau sepasang dengan gen p.

walaupun dalam tanaman tersebut mengandung gen untuk sifat keriput. Saunders pada tahun 1902. Aa. maka genotip dinyatakan dengan huruf dobel. biasanya dinyatakan dengan simbol/tanda huruf pertama dari fenotip. y y y Apabila gen yang menyusun suatu alel itu berlainan. Pada contoh di atas. Istilah dominan digunakan karena gen ini dapat mengalahkan ekspresi gen alelnya. rasa.Gen-gen yang terletak pada lokus yang bersesuaian pada kromosom homolog dinamakan alel. Penampakan organisme secara fisik disebut fenotip dan dan penyusun genetiknya disebut genotip. pengertian fenotip adalah karakteristik atau ciri yang dapat diukur dan nyata pada suatu individu. Istilah alel diperkenalkan oleh W. Oleh karenanya.R. Gen b menimbulkan karakter resesif. bagaimana pengaruhnya dalam memunculkan penampakan sifat? Apakah selalu sama kuat? Atau apakah gen dari sepasang alel ada yang bersifat lebih dominan dan ada gen yang ditutupi sifatnya oleh gen pasangannya? Mari kita baca penjelasan di bawah ini««. Sebaliknya. Oleh karena adanya dominan dan resesif. pengertian genotip adalah susunan genetis suatu karakter yang dimiliki oleh suatu individu. Bateson dan E. warna. aa. Gen pengendali sifat tertentu biasa diberi simbol dengan huruf pertama dari sifat tersebut. sedangkan huruf kecil merupakan karakter resesif. . AaBb. sedangkan gen b untuk sifat biji keriput. penampakan organisme tidak selalu mengungkapkan komposisi genetiknya. Fenotip biasanya dinyatakan dengan kata-kata misalnya mengenai ukuran. bentuk. yang berarti ekspresi gen b ditutupi (tidak memiliki efek yang jelas pada penampakan organisme) bila bersama-sama dengan gen B. AABB. Contohnya gen B adalah simbol untuk sifat biji bulat. gen B mengalahkan ekpresi gen b sehingga ekspresi tanaman yang bergenotip Bb adalah tanaman biji bulat. Lambang huruf besar merupakan karakter dominan. Pengertian resesif di sini adalah sifat yang dikalahkan/ditutupi sifat lain. misalnya AA. Oleh karena individu bersifat diploid. dan sebagainya. Alel berasal dari kata latin allelon yang berarti bentuk lain. dan sebagainya. Gen terdiri atas sepasang alel yang sejenis atau berlainan.

Ada yang bersifat dominan dan resesif. Misalnya individu dengan genotip Aa. sehingga sifat yang muncul tidak sama. Misalnya individu homozigot BB hanya membentuk gamet B saja.Sebaliknya. y y y y Ternyata gen-gen dari sepasang alel berlainan memiliki pengaruh penampakan sifat yang tidak selalu sama kuat. Adapun genotip Bb adalah heterozigot dominan karena gen B untuk sifat biji bulat menutupi gen b untuk sifat biji keriput. dan karena itu individu homozigot selalu berkembang biak secara murni. gen B (dapat membentuk biji bulat) disebut dominan terhadap gen b karena gen B diekspresikan sepenuhnya pada penampakan fisik organisme. Dominan adalah sifat yang mengalahkan/menutupi sifat lain. memiliki pasangan gen penentu warna putih. Individu heterozigot membentuk lebih dari satu macam gamet. namun ada pula yang memang sama kuat atau bersifat intermedier. Lalu bagaimana simbol yang digunakan untuk menunjukkan karakter alel yang dimiliki suatu makhluk hidup? Apa sebutan bagi individu yang memiliki sepasang alel dengan gen yang sama? Lalu bagaimana dengan individu yang memiliki sepasang alel dari gen yang berlainan? Genotip makhluk hidup ada yang homozigot dan heterozigot. . yaitu bila pengaruh kedua alel untuk menumbuhkan suatu karakter yang sama dominannya. sehingga kedua alel ditulis dengan huruf yang sama. Alel heterozigot adalah dua alel yang berbeda untuk sebuah gen. Alel homozigot dan heterozigot Homozigot merupakan individu yang memiliki sepasang alel identik untuk suatu sifat gen tertentu. AaBb adalah heterozigot. Homozigot misalnya BB dan bb. Contohnya individu Aa membentuk gamet-gamet A dan a. Contoh lainnya adalah gen penentu warna merah pada bunga. Heterozigot merupakan individu yang memiliki sepasang alel berlainan untuk suatu sifat gen tertentu. maka disebut juga sebagai alel heterozigot. Gambar 24. sedangkan bb merupakan homozigot resesif. Genotip BB dinamakan homozigot dominan. misalnya Bb. Individu homozigot hanya membentuk satu macam gamet saja. Bb.

antara lain untuk mengatur perkembangan dan proses metabolisme individu.Gambar 25. y Bagimana gen dapat mengendalikan sifat suatu individu? Gen mengontrol pembuatan polipeptida (protein) tertentu. serta mengontrol pembuatan polipeptida. menyampaikan informasi genetik dari generasi ke generasi berikutnya. Dengan demikian .miami. ada pula polipeptida yang difungsikan menjadi enzim (sebagai protein fungsional). Pasangan kromosom homolog yang mewarisi alel untuk bunga ungu dari satu induk dan alel untuk bunga putih dari induk lain.edu) Gen memiliki peranan. (Sumber : www.bio. Satu gen mengontrol pembuatan satu macam polipeptida. Polipeptida digunakan sebagai penyusun sel (sebagai protein struktural). Letak gen dan alel pada kromosom sel tumbuhan (Sumber : Buku Sekolah Elektronik Biologi kelas XII) Gambar 26.

dan sebagainya. semakin panjang asam amino yang menyusun polipeptida itu. gen B mengalahkan ekpresi gen b sehingga ekspresi tanaman yang bergenotip Bb adalah tanaman biji bulat. Gen-gen yang terletak pada lokus yang bersesuaian pada kromosom homolog dinamakan alel. Oleh karena individu bersifat diploid. Pengertian resesif di sini adalah sifat yang dikalahkan/ditutupi sifat lain. gen merupakan sepenggal DNA yang memiliki urutan basa tertentu dan mengkode satu macam polipeptida. bagaimana pengaruhnya dalam memunculkan penampakan sifat? Apakah selalu sama kuat? Atau apakah gen dari sepasang alel ada yang bersifat lebih dominan dan ada gen yang ditutupi sifatnya oleh gen pasangannya? Mari kita baca penjelasan di bawah ini««. Penampakan organisme secara fisik disebut fenotip dan dan penyusun genetiknya disebut genotip. Bateson dan E. y y y Apabila gen yang menyusun suatu alel itu berlainan. pengertian genotip adalah susunan genetis suatu karakter yang dimiliki oleh suatu individu. rasa. aa. Hal tersebut akan dibahas lebih lanjut pada pembahasan tentang DNA. Saunders pada tahun 1902. Pada contoh di atas. Gen pengendali sifat tertentu biasa diberi simbol dengan huruf pertama dari sifat tersebut. Gen b menimbulkan karakter resesif. AaBb. Fenotip biasanya dinyatakan dengan kata-kata misalnya mengenai ukuran. Lambang huruf besar merupakan karakter dominan. Alel berasal dari kata latin allelon yang berarti bentuk lain. sedangkan gen b untuk sifat biji keriput. yang berarti ekspresi gen b ditutupi (tidak memiliki efek yang jelas pada penampakan organisme) bila bersama-sama dengan gen B. AABB. penampakan organisme tidak selalu mengungkapkan komposisi genetiknya. Contohnya gen B adalah simbol untuk sifat biji bulat. Dengan kata lain. Gen terdiri atas sepasang alel yang sejenis atau berlainan. Aa. bentuk.R. gen mengendalikan sifat-sifat makhluk hidup. sedangkan huruf kecil merupakan karakter resesif. maka genotip dinyatakan dengan huruf dobel. Oleh karenanya. dan sebagainya. Oleh karena adanya dominan dan resesif. Semakin panjang urutan basa. Sebaliknya. Secara kimiawi. pengertian fenotip adalah karakteristik atau ciri yang dapat diukur dan nyata pada suatu individu. Panjang pendeknya urutan basa (gen) menentukan panjang pendeknya rantai asam amino pada polipeptida. misalnya AA. biasanya dinyatakan dengan simbol/tanda huruf pertama dari fenotip. warna. . walaupun dalam tanaman tersebut mengandung gen untuk sifat keriput.gen mengontrol baik struktur maupun fungsi metabolisme sel. Istilah alel diperkenalkan oleh W. Istilah dominan digunakan karena gen ini dapat mengalahkan ekspresi gen alelnya.

. memiliki pasangan gen penentu warna putih. Alel heterozigot adalah dua alel yang berbeda untuk sebuah gen. Heterozigot merupakan individu yang memiliki sepasang alel berlainan untuk suatu sifat gen tertentu. misalnya Bb. Homozigot misalnya BB dan bb. Contoh lainnya adalah gen penentu warna merah pada bunga. AaBb adalah heterozigot. sehingga sifat yang muncul tidak sama.Sebaliknya. y y y y Ternyata gen-gen dari sepasang alel berlainan memiliki pengaruh penampakan sifat yang tidak selalu sama kuat. sedangkan bb merupakan homozigot resesif. sehingga kedua alel ditulis dengan huruf yang sama. Lalu bagaimana simbol yang digunakan untuk menunjukkan karakter alel yang dimiliki suatu makhluk hidup? Apa sebutan bagi individu yang memiliki sepasang alel dengan gen yang sama? Lalu bagaimana dengan individu yang memiliki sepasang alel dari gen yang berlainan? Genotip makhluk hidup ada yang homozigot dan heterozigot. Contohnya individu Aa membentuk gamet-gamet A dan a. yaitu bila pengaruh kedua alel untuk menumbuhkan suatu karakter yang sama dominannya. Genotip BB dinamakan homozigot dominan. Gambar 24. Alel homozigot dan heterozigot Homozigot merupakan individu yang memiliki sepasang alel identik untuk suatu sifat gen tertentu. Ada yang bersifat dominan dan resesif. dan karena itu individu homozigot selalu berkembang biak secara murni. Bb. Individu heterozigot membentuk lebih dari satu macam gamet. Misalnya individu dengan genotip Aa. Misalnya individu homozigot BB hanya membentuk gamet B saja. namun ada pula yang memang sama kuat atau bersifat intermedier. Individu homozigot hanya membentuk satu macam gamet saja. maka disebut juga sebagai alel heterozigot. gen B (dapat membentuk biji bulat) disebut dominan terhadap gen b karena gen B diekspresikan sepenuhnya pada penampakan fisik organisme. Dominan adalah sifat yang mengalahkan/menutupi sifat lain. Adapun genotip Bb adalah heterozigot dominan karena gen B untuk sifat biji bulat menutupi gen b untuk sifat biji keriput.

miami. Dengan demikian . Polipeptida digunakan sebagai penyusun sel (sebagai protein struktural). menyampaikan informasi genetik dari generasi ke generasi berikutnya.Gambar 25.edu) Gen memiliki peranan. y Bagimana gen dapat mengendalikan sifat suatu individu? Gen mengontrol pembuatan polipeptida (protein) tertentu. serta mengontrol pembuatan polipeptida.bio. Letak gen dan alel pada kromosom sel tumbuhan (Sumber : Buku Sekolah Elektronik Biologi kelas XII) Gambar 26. antara lain untuk mengatur perkembangan dan proses metabolisme individu. ada pula polipeptida yang difungsikan menjadi enzim (sebagai protein fungsional). Satu gen mengontrol pembuatan satu macam polipeptida. Pasangan kromosom homolog yang mewarisi alel untuk bunga ungu dari satu induk dan alel untuk bunga putih dari induk lain. (Sumber : www.

sedangkan huruf kecil merupakan karakter resesif. Secara kimiawi. Oleh karena individu bersifat diploid. AaBb. Alel berasal dari kata latin allelon yang berarti bentuk lain. bentuk. dan sebagainya. Gen terdiri atas sepasang alel yang sejenis atau berlainan. Penampakan organisme secara fisik disebut fenotip dan dan penyusun genetiknya disebut genotip. bagaimana pengaruhnya dalam memunculkan penampakan sifat? Apakah selalu sama kuat? Atau apakah gen dari sepasang alel ada yang bersifat lebih dominan dan ada gen yang ditutupi sifatnya oleh gen pasangannya? Mari kita baca penjelasan di bawah ini««. Contohnya gen B adalah simbol untuk sifat biji bulat. Lambang huruf besar merupakan karakter dominan. penampakan organisme tidak selalu mengungkapkan komposisi genetiknya. dan sebagainya. Aa. Pada contoh di atas. biasanya dinyatakan dengan simbol/tanda huruf pertama dari fenotip. rasa. Bateson dan E. gen B mengalahkan ekpresi gen b sehingga ekspresi tanaman yang bergenotip Bb adalah tanaman biji bulat. yang berarti ekspresi gen b ditutupi (tidak memiliki efek yang jelas pada penampakan organisme) bila bersama-sama dengan gen B. y y y Apabila gen yang menyusun suatu alel itu berlainan. AABB. gen mengendalikan sifat-sifat makhluk hidup. Panjang pendeknya urutan basa (gen) menentukan panjang pendeknya rantai asam amino pada polipeptida. sedangkan gen b untuk sifat biji keriput. gen merupakan sepenggal DNA yang memiliki urutan basa tertentu dan mengkode satu macam polipeptida. warna. maka genotip dinyatakan dengan huruf dobel. Dengan kata lain. Gen pengendali sifat tertentu biasa diberi simbol dengan huruf pertama dari sifat tersebut. Semakin panjang urutan basa.R. misalnya AA.gen mengontrol baik struktur maupun fungsi metabolisme sel. Oleh karenanya. Pengertian resesif di sini adalah sifat yang dikalahkan/ditutupi sifat lain. pengertian fenotip adalah karakteristik atau ciri yang dapat diukur dan nyata pada suatu individu. Saunders pada tahun 1902. walaupun dalam tanaman tersebut mengandung gen untuk sifat keriput. Istilah alel diperkenalkan oleh W. aa. Oleh karena adanya dominan dan resesif. Gen b menimbulkan karakter resesif. . semakin panjang asam amino yang menyusun polipeptida itu. Hal tersebut akan dibahas lebih lanjut pada pembahasan tentang DNA. Gen-gen yang terletak pada lokus yang bersesuaian pada kromosom homolog dinamakan alel. Istilah dominan digunakan karena gen ini dapat mengalahkan ekspresi gen alelnya. Sebaliknya. pengertian genotip adalah susunan genetis suatu karakter yang dimiliki oleh suatu individu. Fenotip biasanya dinyatakan dengan kata-kata misalnya mengenai ukuran.

Sebaliknya. Misalnya individu homozigot BB hanya membentuk gamet B saja. Adapun genotip Bb adalah heterozigot dominan karena gen B untuk sifat biji bulat menutupi gen b untuk sifat biji keriput. Alel heterozigot adalah dua alel yang berbeda untuk sebuah gen. Lalu bagaimana simbol yang digunakan untuk menunjukkan karakter alel yang dimiliki suatu makhluk hidup? Apa sebutan bagi individu yang memiliki sepasang alel dengan gen yang sama? Lalu bagaimana dengan individu yang memiliki sepasang alel dari gen yang berlainan? Genotip makhluk hidup ada yang homozigot dan heterozigot. gen B (dapat membentuk biji bulat) disebut dominan terhadap gen b karena gen B diekspresikan sepenuhnya pada penampakan fisik organisme. maka disebut juga sebagai alel heterozigot. namun ada pula yang memang sama kuat atau bersifat intermedier. Dominan adalah sifat yang mengalahkan/menutupi sifat lain. Contoh lainnya adalah gen penentu warna merah pada bunga. sedangkan bb merupakan homozigot resesif. Individu homozigot hanya membentuk satu macam gamet saja. Bb. misalnya Bb. memiliki pasangan gen penentu warna putih. dan karena itu individu homozigot selalu berkembang biak secara murni. Individu heterozigot membentuk lebih dari satu macam gamet. Homozigot misalnya BB dan bb. yaitu bila pengaruh kedua alel untuk menumbuhkan suatu karakter yang sama dominannya. sehingga kedua alel ditulis dengan huruf yang sama. y y y y Ternyata gen-gen dari sepasang alel berlainan memiliki pengaruh penampakan sifat yang tidak selalu sama kuat. AaBb adalah heterozigot. Heterozigot merupakan individu yang memiliki sepasang alel berlainan untuk suatu sifat gen tertentu. Alel homozigot dan heterozigot Homozigot merupakan individu yang memiliki sepasang alel identik untuk suatu sifat gen tertentu. Genotip BB dinamakan homozigot dominan. Gambar 24. Misalnya individu dengan genotip Aa. Ada yang bersifat dominan dan resesif. . sehingga sifat yang muncul tidak sama. Contohnya individu Aa membentuk gamet-gamet A dan a.

y Bagimana gen dapat mengendalikan sifat suatu individu? Gen mengontrol pembuatan polipeptida (protein) tertentu. antara lain untuk mengatur perkembangan dan proses metabolisme individu. menyampaikan informasi genetik dari generasi ke generasi berikutnya. (Sumber : www. serta mengontrol pembuatan polipeptida.Gambar 25. Polipeptida digunakan sebagai penyusun sel (sebagai protein struktural). Letak gen dan alel pada kromosom sel tumbuhan (Sumber : Buku Sekolah Elektronik Biologi kelas XII) Gambar 26. Dengan demikian .edu) Gen memiliki peranan.bio.miami. Satu gen mengontrol pembuatan satu macam polipeptida. ada pula polipeptida yang difungsikan menjadi enzim (sebagai protein fungsional). Pasangan kromosom homolog yang mewarisi alel untuk bunga ungu dari satu induk dan alel untuk bunga putih dari induk lain.

gen mengontrol baik struktur maupun fungsi metabolisme sel. Pada setiap sel. Semakin panjang urutan basa. Secara kimiawi. dapat langsung dikenali dan langsung diperbaiki. dengan mengetahui susunan satu rantai. gen merupakan sepenggal DNA yang memiliki urutan basa tertentu dan mengkode satu macam polipeptida. Hal tersebut akan dibahas lebih lanjut pada pembahasan tentang DNA. gen mengendalikan sifat-sifat makhluk hidup. Replikasi DNA sangat penting agar DNA kita tidak termutasi. Replikasi DNA Telah disinggung pada materi sebelumnya bahwa DNA merupakan molekul hidup. maka susunan rantai pasangan dapat dengan mudah dibentuk. Replikasi DNA Author: desy // Category: 2. semikonservatif. Dengan kata lain. pembelahan diri harus disertai dengan replikasi DNA supaya semua sel turunan memiliki informasi genetik yang sama. dimana DNA menyimpan cetak biru bagi segala aktivitas sel. Prinsip dari replikasi itu sendiri adalah memasangkan nukleotida triposphat baru pada rantai tunggal/single strand DNA. y y Sebenarnya apakah replikasi itu? Seberapa pentingkah proses ini dalam kehidupan suatu organisme sehingga DNA kita harus bereplikasi? Replikasi merupakan peristiwa sintesis DNA. Sifat ini disebut sifat autokatalisis karena DNA mampu mensistesis dirinya sendiri. proses replikasi memanfaatkan fakta bahwa DNA terdiri dari dua rantai dan rantai yang satu merupakan ³komplemen´ dari rantai pasangannya. kecuali sel gamet. Pada proses replikasi terdapat pos-pos pengecekan. sehingga jika ada kode yang salah tercetak. Pada dasarnya. yaitu konservatif. Panjang pendeknya urutan basa (gen) menentukan panjang pendeknya rantai asam amino pada polipeptida. Dengan kata lain. dan dispersif. . Ada beberapa teori yang mencoba menjelaskan bagaimana proses replikasi DNA ini terjadi. hal ini dikarenakan DNA mampu melakukan penggandaan diri (replikasi). semakin panjang asam amino yang menyusun polipeptida itu.

Oleh karena itu. Matthew Meselson dan Franklin Stahl melakukan percobaan untuk menguji ketiga alternatif hipotesis replikasi DNA tersebut dengan menggunakan DNA bakteri Eschericia coli. Tiga kemungkinan terjadinya replikasi DNA 1. Hasilnya ternyata mendukung model replikasi semikonservatif yang telah diprediksi oleh Watson dan Crick.Gambar 32. Replikasi ini menghasilkan dua molekul DNA lama dan DNA baru yang saling berselang-seling pada setiap untai. yaitu beberapa bagian dari kedua rantai DNA lama digunakan sebagai cetakan untuk sintesis rantai DNA baru. yaitu dua rantai DNA lama terpisah dan rantai baru disintesis dengan prinsip komplementasi pada masing-masing rantai DNA lama. 3. Model konservatif. Setelah berhasil membuat model struktur DNA. Model semikonservatif. Replikasi ini mempertahankan molekul dari DNA lama dan membuat molekul DNA baru. Akhirnya dihasilkan dua rantai DNA baru yang masing-masing mengandung satu rantai cetakan molekul DNA lama dan satu rantai baru hasil sintesis. berfungsi sebagai cetakan untuk dua rantai DNA baru. Berikut ini merupakan animasi proses replikasi DNA : . Kemudian pada tahun 1958. Model dispersif. Watson dan Crick memprediksi bahwa DNA bereplikasi dengan cara semikonservatif. 2. yaitu dua rantai DNA lama tetap tidak berubah. hasil akhirnya diperoleh rantai DNA lama dan baru yang tersebar pada rantai DNA lama dan baru.

Setelah mendapatkan pasangan yang sesuai. nukleotida yang baru tersebut disambung satu sama lain untuk membentuk tulang punggung gula-fosfat rantai DNA yang baru. Jadi.hostjournalbook. yang merupakan enzim pembantu pembentukan rantai DNA baru yang merupakan suatu polimer.Gambar 33. Proses pembukaan rantai DNA ini dibantu oleh enzim helikase yang dapat mengenali titik-titik tersebut. Jika dianalogikan. Setiap rantai DNA yang ³lama´ akan berfungsi sebagai cetakan yang menentukan urutan nukleotida di sepanjang rantai DNA komplementer baru yang bersesuaian dengan cara mendeteksi basa komplemennya.terdapat dua molekul DNA yang sama persis dengan satu molekul DNA induk. DNA polimerase masuk dan mengikat diri pada kedua rantai DNA yang sudah terbuka secara lokal tersebut.eu) y y Siapakah yang berperan dalam proses replikasi DNA? Bagaimanakah prosesnya? Proses replikasi memerlukan protein atau enzim pembantu. dua rantai DNA heliks ganda yang terpisah berbentuk seperti ritsleting terbuka. dan enzim girase yang mampu membuka pilinan rantai DNA. Monomer DNA yang berupa nukleotida ditambahkan di kedua sisi rantai yang membuka setiap kali DNA polimerase bergeser. Setelah cukup ruang terbentuk akibat pembukaan untaian ganda ini. salah satu yang terpenting dikenal dengan nama DNA polimerase. Proses pembukaan rantai ganda tersebut berlangsung disertai dengan pergeseran DNA polimerase mengikuti arah membukanya rantai ganda. Setelah seluruh rantai benar-benar terpisah. Proses replikasi diawali dengan pembukaan untaian ganda DNA pada titik-titik tertentu di sepanjang rantai DNA. setiap molekul DNA terdiri atas satu rantai DNA ³lama´ dan satu rantai DNA ³baru´. . maka. Animasi replikasi DNA (Sumber : http://ancala.

Proses sintesis rantai DNA baru memiliki suatu mekanisme yang mencegah terjadinya kesalahan pemasukan monomer yang dapat berakibat fatal.gmicheli. (Sumber : www. Kode Genetika Telah diketahui bahwa DNA adalah bahan genetik pembawa informasi dari sel ke sel dari generasi ke generasi. Adanya fungsi tersebut menjadikan rangkaian nukleotida DNA sangat stabil dan mutasi jarang terjadi.it) Proses replikasi DNA ini merupakan proses yang rumit namun teliti. Karena mekanisme inilah kemungkinan terjadinya kesalahan sintesis amatlah kecil.ca) Yang berikut ini merupakan awal dari proses replikasi DNA yang diambil dengan menggunakan mikroskop. dan memperbaiki DNA yang rusak. Replikasi Semikonservatif (Sumber : http://kentsimmons. Kode Genetika Author: desy // Category: 3.uwinnipeg. Enzim DNA polimerase memisahkan dua rantau DNA heliks ganda : Gambar 35. Gambar 34.Enzim DNA polimerase memiliki fungsi lain. yaitu mengoreksi DNA yang baru terbentuk. . membetulkan setiap kesalahan replikasi. Penampakan peristiwa membelahnya dua rantai DNA heliks ganda akibat aktivitas enzim DNA polimerse.

asam amino ditulis secara singkat dengan mencantumkan 3 huruf pertama dari nama asam amino itu. ada 20 macam asam amino penting yang dapat dirangkai membentuk jutaan polipeptida. Jadi yang memungkinkan adalah bahwa informasi ini dibawa dalam bentuk kode-kode. Empat basa nitrogen (A. Misalnya. Serabai dan kawan-kawan (1964) membuktikan bahwa urutan basa nitrogen dari suatu segmen molekul DNA itu identik dengan urutan linear asam amino suatu molekul protein. asam amino prolin disingkat Pro. Nirenberg. T. Seperti kita ketahui saat ini. y Yang menjadi pertanyaan apakah informasi ini dalam bentuk bahasa atau dalam bentuk simbol/kode? Jika informasi ini dalam bentuk bahasa. Untuk memudahkan mempelajarinya. tata bahasa yang lebih kompleks. Pada tahun 1968. dan seterusnya. y Lalu siapakah yang membawa informasi genetik tersebut? Seperti kita ketahui bahwa basa nitrogen dari DNA memiliki susunan basa yang berbeda-beda. Jadi jelaslah bahwa informasi genetik tersebut terdapat pada urutan basa nitrogen yang dibawa oleh DNA. Nama 20 Asam Amino dan singkatannya . Khorana dan Holley menerima hadiah nobel untuk penelitian mereka yang sukses menciptakan kode-kode genetik yang hingga sekarang kita kenal. DNA memerlukan alfabet/huruf yang lebih banyak.y y Akan tetapi bagaimanakah informasi genetik ini terdapat di dalam molekul DNA ? Apakah informasi itu berupa tulisan atau sebuah tata bahasa atau sebuah kode-kode tertentu ? Sebuat rantai molekul DNA yang terdiri dari rantai double helix. Tulang punggung ini selalu mempunyai struktur yang sama dalam berbagai segmen molekul DNA sehingga tidak mungkin informasi genetik dibawa oleh tulang punggung tersebut. mempunyai tulang punggung yang terdiri dari gula pentosa dan pospat. C dan G) dapat dianggap sebagai alfabet dalam molekul DNA. Tabel 2. sistein ditulis Sis. dan ruang yang cukup. Setiap pesan DNA yang dibawa dalam bentuk 4 alfabet DNA disebut kriptogram.

kode genetik adalah cara pengkodean urutan nukleotida pada DNA atau RNA untuk menentukan urutan asam amino pada saat sintesis protein.y Yang menjadi masalah bagaimana 4 basa nitrogen ini dapat mengkode 20 macam asam amino yang diperlukan untuk mengontrol semua aktifitas sel? Para peneliti melakukan penelitian pada bakteri E. Tiap kode genetik menyandi satu macam asam amino. terbukti bahwa kombinasi tiga basa adalah yang paling mungkin untuk mengkode asam amino. Hasil Percobaan Francis Crick Kode Kode Duplet(Mengkode 16 Kode Triplet(Mengkode 64 . Dengan kata lain. Berdasarkan hasil berbagai percobaan. Padahal ke 20 asam amino itu harus disandi semua agar protein yang dihasilkan dapat digunakan. Tabel 3. Informasi yang terdapat dalam rangkaian basa pada DNA dikenal sebagai kode genetik. Mula mula digunakan basa nitrogen kode singlet (kode yang terdiri atas satu huruf atau satu basa). Ini pun belum cukup. Kemudian yang terakhir dicoba adalah kode triplet (kombinasi 3 basa) yang dapat menyandi 64 (43) asam amino. maka diperoleh 4 (41) asam amino saja yang dapat disandi. Kemudian para ilmuwan mencoba lagi dengan kode duplet (kombinasi dua basa). Kode genetik adalah triplet nukleotida yang mengkode 20 macam asam amino. Coli. namun baru dapat menyandi 16 (42) asam amino. Macam molekul protein tergantung pada asam amino penyusunnya dan panjang pendeknya rantai polipeptida. Kombinasi iga basa tersebut yang merupakan kode suatu asam amino tertentu dinamakan kode triplet atau kodon.

Selain itu terdapat pula kodon-kodon yang memiliki fungsi yang sama. yang disebut kode sinonimus. Misalkan fungsi kodon asam asparat (GAU dan GAS) sama dengan fungsi kodon asam tirosin (UAU. Dapat dikatakan terjadi suatu ³kelimpahan´ dalam kode genetika. Hanya metionin dan triptofan yang mempunyai kodon tunggal. di mana asam amino tertentu dapat disandi oleh lebih dari satu kodon.UAS) dan juga . Istilah yang diberikan oleh para ahli genetika pada kelimpahan semacam ini adalah degenerasi atau mengalami redundansi. Misalnya asam amino phenilalanin yang merupakan kode terjemahan dari kodon UUU atau UUC. Dapat dikatakan kode genetik bersifat degeneratif dikarenakan 18 dari 20 asam amino ditentukan oleh lebih dari satu kodon. Kodon sinonimus mempunyai perbedaan pada urutan basa ketiga.Singlet(Mengkode satu asam Amino) A Asam Amino) AA AG AC AT AAA AGA ACA ATA GAA GGA GCA GTA CAA CGA CCA CTA TAA TGA TCA TTA Asam Amino) AAG AGG ACG ATG GAG GGG GCG GTG CAG CGG CCG CTG TAG TGG TCG TTG AAC AGC ACC ATC GAC GGC GCC GTC CAC CGC CCC CTC TAC TGC TCC TTC AAT AGT ACT ATT GAT GGT GCT GTT CAT CGT CCT CTT TAT TGT TCT TTT G GA GG GC GT C CA CG CC CT T TA TG TC TT y Apakah tidak mengapa jika jumlahnya justru melebihi 20 macam asam amino yang tersedia? Hal ini tidak mengapa meskipun jumlah asam amino ini melebihi jumlah 20 macam asam amino.

Proses sintesis protein (polipeptida) diawali pada kodon AUG yang mengkode asam amino metionin. Hal ini justru sangat menguntungkan pada proses pembentukkan protein karena dapat menggantikan asam amino yang kemungkinan rusak. Tabel 4.UAG. artinya pada semua organisme. Sedangkan berakhirnya proses sintesis polipeptida apabila terdapat kodon UAA. kodon yang sama akan mengkodekan asam amino yang sama pula. Kode genetik berlaku universal.triptopan (UGG). UAG. karena merupakan bagian dari tanda dihentikannya sintesis protein pada kodon tersebut. Dengan adanya kodon permulaan dan kodon terminasi. berarti tidak semua urutan basa berfungsi sebagai kodon. Urutan basa yang terletak sebelum kodon permulaan dan setelah kodon penghenti tidak dibaca sebagai kodon. Kode genetik . karenanya kodon AUG disebut sebagai kodon permulaan (kode µstart¶). atau UGA (pada prokariotik) dan UAA (pada eukariotik). dan UGA tidak mengkode asam amino apapun dan merupakan kodon terminasi/kodon nonsense (kode µstop¶). Kodon UAA. Yang berfungsi sebagai kodon hanyalah urutan basa yang berada di antara kodon permulaan dan kodon terminasi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful