y

Kromosom tersusun atas molekul DNA yang membawa informasi genetik, oleh karena itu kromosom mempunyai arti penting dalam genetika. Nama kromosom diberikan oleh Waldeyer pada tahun 1888, sedang Morgan dalam tahun 1933 menemukan fungsi kromosom dalam pemindahan materi-materi genetik. DNA merupakan persenyawaan kimia pembawa materi genetik. Di dalam kromosom terdapat 35% DNA dari keseluruhan kromosom. DNA merupakan molekul hidup dan dapat mengadakan replikasi (menggandakan diri). Karena mengandung molekul DNA, kromosom pun dapat menggandakan diri. Lihat Gambar 2.

Gambar 2. Kromosom yang bereplikasi (Sumber : http://gslc.genetics.utah.edu ) Berikut ini merupakan kromosom manusia yang diambil dengan penggunaan mikroskop elektron sebelum bereplikasi :

Gambar 3. Penampakan kromosom manusia yang diambil dengan penggunaan mikroskop elektron sebelum bereplikasi (Sumber : http://helmholtz-muenchen.de)

Dan yang berikut ini adalah gambar kromosom manusia yang diambil dengan penggunaan mikroskop elektron setelah bereplikasi :

Gambar 4. Penampakan kromosom manusia yang diambil dengan penggunaan mikroskop elektron setelah bereplikasi (Sumber : http://stanford.edu) Suatu kromosom terdiri dari lengan kromosom dan sentromer. Adapun strukturnya digambarkan seperti berikut :

Gambar 5. Struktur kromosom (Sumber : http://www.dnafordummies.nl) Sentromer adalah daerah yang mengerut dari kromosom saat proses mitosis atau meiosis dan merupakan tempat melekatnya benang-benang gelendong. Dalam daerah sentromer tampak adanya struktur seperti benang-benang yang dinamakan mikrotubulus. Pada sentromer terdapat

Telomer berfungsi untuk menjaga stabilitas bagian terujung kromosom agar DNA di daerah tersebut tidak terurai. Ini dapat dijumpai pada virus mozaik (tembakau). Kinetokor pada sentromer (Sumber : http://phycologypharm. . Kromosom dikatakan sebagai benang pembawa sifat karena sifat-sifat makhluk hidup pada dasarnya tersimpan di dalam DNA yang terdapat di dalam kromosom.com) Kromatid adalah hasil pembelahan kromosom secara longitudinal.kinetokor. Struktur itulah yang disebut dengan DNA. Gambar 6. Di dalam kromatid tampak adanya dua rantai berbentuk spiral. sel yang telomer kromosomnya mengalami kerusakan umumnya segera mati. Kromatid melekat satu sama lain pada bagian sentromer.blogspot. Telomer merupakan istilah yang menunjukkan daerah terujung pada kromosom. DNA merupakan tempat penyimpanan informasi genetika yang akan diwariskan kepada keturunannya. Kromosom pada organisme prokariotik ada yang berupa RNA saja. Kinetokor adalah struktur seperti serabut yang terdapat pada sentromer (Gambar 6). Lihat Gambar 7. Kinetokor mengikat mikrotubulus pada berkas gelendong pada waktu pembelahan inti. Karena pentingnya telomer. Kromosom dapat pula berupa DNA saja misalnya pada virus T dan dapat pula mengandung keduanya yaitu DNA dan RNA seperti pada bakteri Escherichia coli.

Kromosom pada organisme eukariotik (kiri) dan prokariotik (kanan) y y Lalu dimanakah letak gen dalam kromosom? Bagaimana penyusunan DNA dalam kromosom? Gen merupakan sepenggal DNA. Lihat Gambar 8. Secara ringkas pengemasan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut. di mana DNA merupakan tempat penyimpanan informasi genetika yang akan diwariskan kepada keturunannya. Pengemasan DNA dalam kromosom terjadi pada tahap profase.Gambar 7. Cara penyusunan molekul DNA dan protein sebenarnya cukup rumit. Unit-unit nukleosom tersusun padat membentuk benang yang lebih padat dan terpintal menjadi lipatan-lipatan solenoid. Benang-benang kromatin tersusun memadat menjadi lengan kromatid. yaitu histon yang menjadi suatu bentukan yang disebut unit nukleosom. . Untai DNA dipintal pada suatu set protein. Lengan kromatid kembar disebut kromosom. Lipatan solenoid tersusun padat menjadi benang kromatin. Nantinya gen akan mengarahkan pembentukan protein yang dibutuhkan oleh tubuh kita agar dapat berfungsi dengan baik.

Struktur nukleosom (kiri) dan solenoid (kanan) .nl) Berikut ini merupakan struktur dari nukleosom dan solenoid : Gambar 9. Pengemasan DNA di dalam kromosom (Sumber : http://home.wxs.Gambar 8.

gov dan www.nih. Kromosom akrosentrik (Sumber : http://learn. Penampakan struktur nukleosom (kiri) dan solenoid (kanan) yang dilihat dengan menggunakan mikrokop.nlm. 2.mun. Submetasentrik : sentromer terletak di submedian (ke arah salah satu ujung kromosom) dan membagi lengan kromosom menjadi dua lengan yang tidak sama panjang. sedangkan lengan lainnya sangat pendek.ca) y Bagaimana macam-macam bentuk kromosom? Berdasarkan letak sentromer. kromosom dibedakan menjadi: 1. Telosentrik : sentromer terletak di sangat dekat dengan ujung kromosom sehingga kromosom nampak seperti hanya memiliki sebuah lengan.genetics. Akrosentrik : sentromer terletak di dekat ujung kromosom.mun. Kromosom manusia tidak ada yang berbentuk telosentrik. Gambar 11.(Sumber : http://ncbi. (Sumber : www.ca) Seperti inilah struktur asli nukleosom (kiri) dan solenoid (kanan) yang nampak apabila dilihat dengan menggunakan mikrokop : Gambar 10. Satu lengan kromosom sangat panjang.utah. .edu) 3.

. membagi lengan kromosom menjadi dua lengan yang hampir sama panjang. Bentuk-bentuk kromosom (Sumber : http://haryawahyuni.edu) 4.Gambar 12. Metasentrik : sentromer terletak di tengah. Kromosom metasentrik (Sumber : http://learn. kromosom dibedakan menjadi 4 : 1.genetics.com) Sedangkan berdasarkan jumlah sentromer.utah.utah. Gambar 13.edu) Gambar 14.blogspot. Monosentris : adalah kromosom yang hanya memiliki sebuah sentromer. Kromosom submetasentrik (Sumber : http://learn.genetics.

Gb 15. Ukuran kromosom Tabel berikut adalah tabel yang berisi nama organisme dan jumlah kromosom yang dimilikinya. jumlah kromosom pada tiap jenis makhluk hidup selalu tetap. Hewan cenderung memiliki kromosom yang pendek (4-6µm). Panjang kromosom pada tiaptiap makluk hidup berbeda ± beda berkisar antara 0. tergantung pada jenis makhluk hidupnya.2 ± 20 mikron. Jumlah kromosom pada beberapa jenis organisme . sedangkan tumbuhan cenderung memiliki kromosom yang panjang (mencapai 50µm). Disentris : adalah kromosom yang memiliki dua 3. Pada umumnya semakin sedikit jumlah kromosom pada suatu makluk hidup semakin panjang kromosomya.2. y y Namun apakah ukuran kromosom di setiap sel makhluk hidup selalu sama? Bagaimana dengan jumlahnya??Apakah sama antara manusia dengan hewan atau tumbuhan?? Untuk mengetahui jawabannya mari kita baca penjelasan di bawah ini. Seperti yang telah kita pelajari sebelumnya bahwa di dalam sel tubuh makhluk hidup terdapat kromosom sebagai struktur pembawa materi genetik. sentromer. sentromer. Panjang kromosom juga berbedabeda. Polisentris : adalah kromosom yang memiliki banyak 4. Jumlah kromosom dalam sel bervariasi. Tabel 1. Asentrik : adalah kromosom yang tidak memiliki sentromer. Namun.

Gen adalah suatu unit keturunan berupa segmen tertentu dari molekul DNA yang umumnya terletak dalam kromosom dan memperlihatkan ekspresinya berupa fenotip. Pada manusia setidaknya terdapat 100. Johannsen (1909). Berikut ini adalah foto Thomas Hunt Morgan dengan percobaan yang dilakukannya pada lalat buah : . lokus merupakan simpul atau bulatan berderet yang jaraknya diukur dalam satuan milimorgan (mM). y Apakah gen itu? Istilah gen diperkenalkan pertama kali oleh W. menurut kalian apakah jumlah kromosom suatu organisme dapat menunjukkan tingkat kecerdasan organisme tersebut? Apakah organisme yang memiliki jumlah kromosom yang sama dengan organisme lain berarti memiliki hubungan kekerabatan? Dari data pada tabel di atas ternyata jumlah kromosom tidak dapat digunakan sebagai penentu tinggi rendahnya tingkatan makhluk hidup dan jauh dekatnya kekerabatan.000 gen. Secara skematis. Kromosom mengandung ribuan gen. Seorang ahli genetika dari Amerika bernama Thomas Hunt Morgan melakukan percobaan pada lalat buah (Drosophila melanogaster). Makhluk hidup yang memiliki tingkatan lebih rendah belum tentu memiliki jumlah kromosom yang lebih sedikit.y y Setelah melihat tabel. mengemukakan bahwa faktor keturunan yang dinamakan gen tersimpan dalam kedudukan tertentu pada kromosom yang disebut lokus.

com) y Mengapa percobaan dilakukan pada lalat buah? Percobaan untuk hal ini dilakukan pada lalat buah (Drosophila melanogaster) dengan alasan sebagai berikut: Cepat berkembang biak.net) Gambar 21. Foto Thomas Hunt Morgan (Sumber : http://pachs. (Sumber : http://brittanica. Cepat menjadi dewasa (umur 10 ± 14 hari sudah dewasa). . Hasil percobaan Thomas Hunt Morgan pada lalat buah (Drosophila melanogaster).Gambar 20. Mudah diperoleh dan dipelihara.

Letak gen dan alel yang linear pada kromosom (Sumber : Buku Sekolah Elektronik Biologi kelas XII) y Bagaimana penulisan simbol gen? Gen diberi simbol dengan huruf kapital atau dengan uruf kecil sesuai dengan dominansinya. Dengan kata lain.Lalat betina bertelur . Huruf kapital seperti P bisa berarti panjang. genotipe Pp berarti satu pasang kromosom dalam lokus yang bersesuaian. Berikut diagram untuk menggambarkan posisi kromosom beserta gennya. Dengan demikian. Gambar 22. gen P sealel atau sepasang dengan gen p. yang dominan terhadap p yang berarti pendek. Apakah ada batasan gen yang jelas pada lokus kromosom? Gen-gen yang ada di kromosom tidak memiliki batas-batas yang jelas sehingga tidak dapat ditentukan batas gen yang satu dengan yang lain. Namun demikian. y banyak.Hanya memiliki 4 pasang kromosom. . Contohnya. sehingga mudah diteliti. dapat diumpakan gen terletak pada kromosom secara teratur dalam satu deret secara linear dan lurus beraturan. Demikian pula dengan sifat lainnya yang dilambangkan dengan huruf lain. gen P adalah alel bagi gen p dan gen p adalah alel bagi gen P.

biasanya dinyatakan dengan simbol/tanda huruf pertama dari fenotip. Gen pengendali sifat tertentu biasa diberi simbol dengan huruf pertama dari sifat tersebut. Oleh karena individu bersifat diploid. yang berarti ekspresi gen b ditutupi (tidak memiliki efek yang jelas pada penampakan organisme) bila bersama-sama dengan gen B. Gen terdiri atas sepasang alel yang sejenis atau berlainan. Bateson dan E. Fenotip biasanya dinyatakan dengan kata-kata misalnya mengenai ukuran. AABB. bentuk. rasa. Lambang huruf besar merupakan karakter dominan. Oleh karenanya. Oleh karena adanya dominan dan resesif. Istilah dominan digunakan karena gen ini dapat mengalahkan ekspresi gen alelnya. bagaimana pengaruhnya dalam memunculkan penampakan sifat? Apakah selalu sama kuat? Atau apakah gen dari sepasang alel ada yang bersifat lebih dominan dan ada gen yang ditutupi sifatnya oleh gen pasangannya? Mari kita baca penjelasan di bawah ini««. Pada contoh di atas. AaBb. maka genotip dinyatakan dengan huruf dobel. penampakan organisme tidak selalu mengungkapkan komposisi genetiknya.R. Gen b menimbulkan karakter resesif. Saunders pada tahun 1902.Gen-gen yang terletak pada lokus yang bersesuaian pada kromosom homolog dinamakan alel. sedangkan gen b untuk sifat biji keriput. Istilah alel diperkenalkan oleh W. aa. Alel berasal dari kata latin allelon yang berarti bentuk lain. . pengertian genotip adalah susunan genetis suatu karakter yang dimiliki oleh suatu individu. Pengertian resesif di sini adalah sifat yang dikalahkan/ditutupi sifat lain. Aa. dan sebagainya. misalnya AA. sedangkan huruf kecil merupakan karakter resesif. y y y Apabila gen yang menyusun suatu alel itu berlainan. pengertian fenotip adalah karakteristik atau ciri yang dapat diukur dan nyata pada suatu individu. dan sebagainya. Penampakan organisme secara fisik disebut fenotip dan dan penyusun genetiknya disebut genotip. warna. Contohnya gen B adalah simbol untuk sifat biji bulat. Sebaliknya. gen B mengalahkan ekpresi gen b sehingga ekspresi tanaman yang bergenotip Bb adalah tanaman biji bulat. walaupun dalam tanaman tersebut mengandung gen untuk sifat keriput.

sedangkan bb merupakan homozigot resesif. dan karena itu individu homozigot selalu berkembang biak secara murni. memiliki pasangan gen penentu warna putih.Sebaliknya. yaitu bila pengaruh kedua alel untuk menumbuhkan suatu karakter yang sama dominannya. Dominan adalah sifat yang mengalahkan/menutupi sifat lain. misalnya Bb. Alel homozigot dan heterozigot Homozigot merupakan individu yang memiliki sepasang alel identik untuk suatu sifat gen tertentu. Misalnya individu dengan genotip Aa. Individu homozigot hanya membentuk satu macam gamet saja. Genotip BB dinamakan homozigot dominan. Homozigot misalnya BB dan bb. sehingga sifat yang muncul tidak sama. Ada yang bersifat dominan dan resesif. . Misalnya individu homozigot BB hanya membentuk gamet B saja. Contoh lainnya adalah gen penentu warna merah pada bunga. Bb. Heterozigot merupakan individu yang memiliki sepasang alel berlainan untuk suatu sifat gen tertentu. gen B (dapat membentuk biji bulat) disebut dominan terhadap gen b karena gen B diekspresikan sepenuhnya pada penampakan fisik organisme. Lalu bagaimana simbol yang digunakan untuk menunjukkan karakter alel yang dimiliki suatu makhluk hidup? Apa sebutan bagi individu yang memiliki sepasang alel dengan gen yang sama? Lalu bagaimana dengan individu yang memiliki sepasang alel dari gen yang berlainan? Genotip makhluk hidup ada yang homozigot dan heterozigot. Contohnya individu Aa membentuk gamet-gamet A dan a. sehingga kedua alel ditulis dengan huruf yang sama. maka disebut juga sebagai alel heterozigot. y y y y Ternyata gen-gen dari sepasang alel berlainan memiliki pengaruh penampakan sifat yang tidak selalu sama kuat. Adapun genotip Bb adalah heterozigot dominan karena gen B untuk sifat biji bulat menutupi gen b untuk sifat biji keriput. namun ada pula yang memang sama kuat atau bersifat intermedier. AaBb adalah heterozigot. Individu heterozigot membentuk lebih dari satu macam gamet. Gambar 24. Alel heterozigot adalah dua alel yang berbeda untuk sebuah gen.

antara lain untuk mengatur perkembangan dan proses metabolisme individu. menyampaikan informasi genetik dari generasi ke generasi berikutnya.miami. serta mengontrol pembuatan polipeptida. Polipeptida digunakan sebagai penyusun sel (sebagai protein struktural). Letak gen dan alel pada kromosom sel tumbuhan (Sumber : Buku Sekolah Elektronik Biologi kelas XII) Gambar 26. Pasangan kromosom homolog yang mewarisi alel untuk bunga ungu dari satu induk dan alel untuk bunga putih dari induk lain. ada pula polipeptida yang difungsikan menjadi enzim (sebagai protein fungsional). y Bagimana gen dapat mengendalikan sifat suatu individu? Gen mengontrol pembuatan polipeptida (protein) tertentu.edu) Gen memiliki peranan. (Sumber : www.Gambar 25.bio. Satu gen mengontrol pembuatan satu macam polipeptida. Dengan demikian .

gen mengendalikan sifat-sifat makhluk hidup. sedangkan gen b untuk sifat biji keriput. Istilah dominan digunakan karena gen ini dapat mengalahkan ekspresi gen alelnya. Pengertian resesif di sini adalah sifat yang dikalahkan/ditutupi sifat lain. bagaimana pengaruhnya dalam memunculkan penampakan sifat? Apakah selalu sama kuat? Atau apakah gen dari sepasang alel ada yang bersifat lebih dominan dan ada gen yang ditutupi sifatnya oleh gen pasangannya? Mari kita baca penjelasan di bawah ini««. sedangkan huruf kecil merupakan karakter resesif. maka genotip dinyatakan dengan huruf dobel. dan sebagainya. pengertian fenotip adalah karakteristik atau ciri yang dapat diukur dan nyata pada suatu individu. Oleh karenanya. pengertian genotip adalah susunan genetis suatu karakter yang dimiliki oleh suatu individu. gen merupakan sepenggal DNA yang memiliki urutan basa tertentu dan mengkode satu macam polipeptida. . Saunders pada tahun 1902. Oleh karena individu bersifat diploid. Sebaliknya.R. Panjang pendeknya urutan basa (gen) menentukan panjang pendeknya rantai asam amino pada polipeptida. Secara kimiawi. Alel berasal dari kata latin allelon yang berarti bentuk lain. biasanya dinyatakan dengan simbol/tanda huruf pertama dari fenotip. misalnya AA. Pada contoh di atas. Penampakan organisme secara fisik disebut fenotip dan dan penyusun genetiknya disebut genotip. dan sebagainya. semakin panjang asam amino yang menyusun polipeptida itu. Istilah alel diperkenalkan oleh W. Gen-gen yang terletak pada lokus yang bersesuaian pada kromosom homolog dinamakan alel. Gen b menimbulkan karakter resesif. warna. walaupun dalam tanaman tersebut mengandung gen untuk sifat keriput. Contohnya gen B adalah simbol untuk sifat biji bulat. bentuk. penampakan organisme tidak selalu mengungkapkan komposisi genetiknya. gen B mengalahkan ekpresi gen b sehingga ekspresi tanaman yang bergenotip Bb adalah tanaman biji bulat. Oleh karena adanya dominan dan resesif.gen mengontrol baik struktur maupun fungsi metabolisme sel. Hal tersebut akan dibahas lebih lanjut pada pembahasan tentang DNA. Fenotip biasanya dinyatakan dengan kata-kata misalnya mengenai ukuran. AaBb. Aa. Gen pengendali sifat tertentu biasa diberi simbol dengan huruf pertama dari sifat tersebut. Gen terdiri atas sepasang alel yang sejenis atau berlainan. Dengan kata lain. aa. y y y Apabila gen yang menyusun suatu alel itu berlainan. Lambang huruf besar merupakan karakter dominan. AABB. rasa. Semakin panjang urutan basa. Bateson dan E. yang berarti ekspresi gen b ditutupi (tidak memiliki efek yang jelas pada penampakan organisme) bila bersama-sama dengan gen B.

dan karena itu individu homozigot selalu berkembang biak secara murni. maka disebut juga sebagai alel heterozigot. Contohnya individu Aa membentuk gamet-gamet A dan a. Adapun genotip Bb adalah heterozigot dominan karena gen B untuk sifat biji bulat menutupi gen b untuk sifat biji keriput. Genotip BB dinamakan homozigot dominan. AaBb adalah heterozigot. Individu homozigot hanya membentuk satu macam gamet saja. namun ada pula yang memang sama kuat atau bersifat intermedier. Bb. gen B (dapat membentuk biji bulat) disebut dominan terhadap gen b karena gen B diekspresikan sepenuhnya pada penampakan fisik organisme. Alel homozigot dan heterozigot Homozigot merupakan individu yang memiliki sepasang alel identik untuk suatu sifat gen tertentu. Gambar 24. memiliki pasangan gen penentu warna putih. yaitu bila pengaruh kedua alel untuk menumbuhkan suatu karakter yang sama dominannya. Ada yang bersifat dominan dan resesif. misalnya Bb. Alel heterozigot adalah dua alel yang berbeda untuk sebuah gen. Lalu bagaimana simbol yang digunakan untuk menunjukkan karakter alel yang dimiliki suatu makhluk hidup? Apa sebutan bagi individu yang memiliki sepasang alel dengan gen yang sama? Lalu bagaimana dengan individu yang memiliki sepasang alel dari gen yang berlainan? Genotip makhluk hidup ada yang homozigot dan heterozigot. Contoh lainnya adalah gen penentu warna merah pada bunga. Homozigot misalnya BB dan bb. sedangkan bb merupakan homozigot resesif. y y y y Ternyata gen-gen dari sepasang alel berlainan memiliki pengaruh penampakan sifat yang tidak selalu sama kuat. sehingga sifat yang muncul tidak sama. Misalnya individu dengan genotip Aa. Dominan adalah sifat yang mengalahkan/menutupi sifat lain. . Individu heterozigot membentuk lebih dari satu macam gamet. sehingga kedua alel ditulis dengan huruf yang sama.Sebaliknya. Misalnya individu homozigot BB hanya membentuk gamet B saja. Heterozigot merupakan individu yang memiliki sepasang alel berlainan untuk suatu sifat gen tertentu.

(Sumber : www. menyampaikan informasi genetik dari generasi ke generasi berikutnya.bio. y Bagimana gen dapat mengendalikan sifat suatu individu? Gen mengontrol pembuatan polipeptida (protein) tertentu. ada pula polipeptida yang difungsikan menjadi enzim (sebagai protein fungsional). Pasangan kromosom homolog yang mewarisi alel untuk bunga ungu dari satu induk dan alel untuk bunga putih dari induk lain.miami. Dengan demikian . Satu gen mengontrol pembuatan satu macam polipeptida. Polipeptida digunakan sebagai penyusun sel (sebagai protein struktural).Gambar 25. Letak gen dan alel pada kromosom sel tumbuhan (Sumber : Buku Sekolah Elektronik Biologi kelas XII) Gambar 26. serta mengontrol pembuatan polipeptida. antara lain untuk mengatur perkembangan dan proses metabolisme individu.edu) Gen memiliki peranan.

Oleh karena individu bersifat diploid. Aa. dan sebagainya. Pada contoh di atas. yang berarti ekspresi gen b ditutupi (tidak memiliki efek yang jelas pada penampakan organisme) bila bersama-sama dengan gen B. sedangkan huruf kecil merupakan karakter resesif. Secara kimiawi. Dengan kata lain. AABB. semakin panjang asam amino yang menyusun polipeptida itu. walaupun dalam tanaman tersebut mengandung gen untuk sifat keriput. Istilah alel diperkenalkan oleh W. Gen b menimbulkan karakter resesif. Fenotip biasanya dinyatakan dengan kata-kata misalnya mengenai ukuran.gen mengontrol baik struktur maupun fungsi metabolisme sel. Bateson dan E. y y y Apabila gen yang menyusun suatu alel itu berlainan. Semakin panjang urutan basa. dan sebagainya. Istilah dominan digunakan karena gen ini dapat mengalahkan ekspresi gen alelnya. bentuk. bagaimana pengaruhnya dalam memunculkan penampakan sifat? Apakah selalu sama kuat? Atau apakah gen dari sepasang alel ada yang bersifat lebih dominan dan ada gen yang ditutupi sifatnya oleh gen pasangannya? Mari kita baca penjelasan di bawah ini««. aa. Saunders pada tahun 1902. warna. . Gen-gen yang terletak pada lokus yang bersesuaian pada kromosom homolog dinamakan alel. Oleh karenanya. penampakan organisme tidak selalu mengungkapkan komposisi genetiknya. gen merupakan sepenggal DNA yang memiliki urutan basa tertentu dan mengkode satu macam polipeptida. Oleh karena adanya dominan dan resesif. Gen pengendali sifat tertentu biasa diberi simbol dengan huruf pertama dari sifat tersebut. pengertian fenotip adalah karakteristik atau ciri yang dapat diukur dan nyata pada suatu individu. gen mengendalikan sifat-sifat makhluk hidup. gen B mengalahkan ekpresi gen b sehingga ekspresi tanaman yang bergenotip Bb adalah tanaman biji bulat.R. Gen terdiri atas sepasang alel yang sejenis atau berlainan. Lambang huruf besar merupakan karakter dominan. AaBb. maka genotip dinyatakan dengan huruf dobel. Contohnya gen B adalah simbol untuk sifat biji bulat. Pengertian resesif di sini adalah sifat yang dikalahkan/ditutupi sifat lain. Sebaliknya. Panjang pendeknya urutan basa (gen) menentukan panjang pendeknya rantai asam amino pada polipeptida. biasanya dinyatakan dengan simbol/tanda huruf pertama dari fenotip. Alel berasal dari kata latin allelon yang berarti bentuk lain. pengertian genotip adalah susunan genetis suatu karakter yang dimiliki oleh suatu individu. rasa. Penampakan organisme secara fisik disebut fenotip dan dan penyusun genetiknya disebut genotip. Hal tersebut akan dibahas lebih lanjut pada pembahasan tentang DNA. sedangkan gen b untuk sifat biji keriput. misalnya AA.

misalnya Bb. sehingga sifat yang muncul tidak sama. memiliki pasangan gen penentu warna putih. Alel heterozigot adalah dua alel yang berbeda untuk sebuah gen. maka disebut juga sebagai alel heterozigot. Homozigot misalnya BB dan bb. Ada yang bersifat dominan dan resesif. Misalnya individu dengan genotip Aa. namun ada pula yang memang sama kuat atau bersifat intermedier. yaitu bila pengaruh kedua alel untuk menumbuhkan suatu karakter yang sama dominannya. sehingga kedua alel ditulis dengan huruf yang sama.Sebaliknya. Alel homozigot dan heterozigot Homozigot merupakan individu yang memiliki sepasang alel identik untuk suatu sifat gen tertentu. Contoh lainnya adalah gen penentu warna merah pada bunga. Lalu bagaimana simbol yang digunakan untuk menunjukkan karakter alel yang dimiliki suatu makhluk hidup? Apa sebutan bagi individu yang memiliki sepasang alel dengan gen yang sama? Lalu bagaimana dengan individu yang memiliki sepasang alel dari gen yang berlainan? Genotip makhluk hidup ada yang homozigot dan heterozigot. Misalnya individu homozigot BB hanya membentuk gamet B saja. Genotip BB dinamakan homozigot dominan. Adapun genotip Bb adalah heterozigot dominan karena gen B untuk sifat biji bulat menutupi gen b untuk sifat biji keriput. dan karena itu individu homozigot selalu berkembang biak secara murni. Gambar 24. AaBb adalah heterozigot. Individu heterozigot membentuk lebih dari satu macam gamet. Contohnya individu Aa membentuk gamet-gamet A dan a. Individu homozigot hanya membentuk satu macam gamet saja. y y y y Ternyata gen-gen dari sepasang alel berlainan memiliki pengaruh penampakan sifat yang tidak selalu sama kuat. sedangkan bb merupakan homozigot resesif. gen B (dapat membentuk biji bulat) disebut dominan terhadap gen b karena gen B diekspresikan sepenuhnya pada penampakan fisik organisme. Heterozigot merupakan individu yang memiliki sepasang alel berlainan untuk suatu sifat gen tertentu. Bb. . Dominan adalah sifat yang mengalahkan/menutupi sifat lain.

Satu gen mengontrol pembuatan satu macam polipeptida. Polipeptida digunakan sebagai penyusun sel (sebagai protein struktural). Pasangan kromosom homolog yang mewarisi alel untuk bunga ungu dari satu induk dan alel untuk bunga putih dari induk lain. serta mengontrol pembuatan polipeptida. y Bagimana gen dapat mengendalikan sifat suatu individu? Gen mengontrol pembuatan polipeptida (protein) tertentu.Gambar 25.bio.edu) Gen memiliki peranan.miami. menyampaikan informasi genetik dari generasi ke generasi berikutnya. Dengan demikian . antara lain untuk mengatur perkembangan dan proses metabolisme individu. (Sumber : www. Letak gen dan alel pada kromosom sel tumbuhan (Sumber : Buku Sekolah Elektronik Biologi kelas XII) Gambar 26. ada pula polipeptida yang difungsikan menjadi enzim (sebagai protein fungsional).

Dengan kata lain. gen merupakan sepenggal DNA yang memiliki urutan basa tertentu dan mengkode satu macam polipeptida.gen mengontrol baik struktur maupun fungsi metabolisme sel. gen mengendalikan sifat-sifat makhluk hidup. Replikasi DNA sangat penting agar DNA kita tidak termutasi. Replikasi DNA Author: desy // Category: 2. Sifat ini disebut sifat autokatalisis karena DNA mampu mensistesis dirinya sendiri. dimana DNA menyimpan cetak biru bagi segala aktivitas sel. Hal tersebut akan dibahas lebih lanjut pada pembahasan tentang DNA. Ada beberapa teori yang mencoba menjelaskan bagaimana proses replikasi DNA ini terjadi. semikonservatif. Secara kimiawi. yaitu konservatif. hal ini dikarenakan DNA mampu melakukan penggandaan diri (replikasi). sehingga jika ada kode yang salah tercetak. . pembelahan diri harus disertai dengan replikasi DNA supaya semua sel turunan memiliki informasi genetik yang sama. semakin panjang asam amino yang menyusun polipeptida itu. y y Sebenarnya apakah replikasi itu? Seberapa pentingkah proses ini dalam kehidupan suatu organisme sehingga DNA kita harus bereplikasi? Replikasi merupakan peristiwa sintesis DNA. maka susunan rantai pasangan dapat dengan mudah dibentuk. Panjang pendeknya urutan basa (gen) menentukan panjang pendeknya rantai asam amino pada polipeptida. proses replikasi memanfaatkan fakta bahwa DNA terdiri dari dua rantai dan rantai yang satu merupakan ³komplemen´ dari rantai pasangannya. Replikasi DNA Telah disinggung pada materi sebelumnya bahwa DNA merupakan molekul hidup. Prinsip dari replikasi itu sendiri adalah memasangkan nukleotida triposphat baru pada rantai tunggal/single strand DNA. dapat langsung dikenali dan langsung diperbaiki. dengan mengetahui susunan satu rantai. Pada setiap sel. kecuali sel gamet. Semakin panjang urutan basa. Pada proses replikasi terdapat pos-pos pengecekan. dan dispersif. Pada dasarnya. Dengan kata lain.

Akhirnya dihasilkan dua rantai DNA baru yang masing-masing mengandung satu rantai cetakan molekul DNA lama dan satu rantai baru hasil sintesis. Model semikonservatif. Replikasi ini menghasilkan dua molekul DNA lama dan DNA baru yang saling berselang-seling pada setiap untai. yaitu beberapa bagian dari kedua rantai DNA lama digunakan sebagai cetakan untuk sintesis rantai DNA baru. Replikasi ini mempertahankan molekul dari DNA lama dan membuat molekul DNA baru.Gambar 32. Model konservatif. 2. yaitu dua rantai DNA lama tetap tidak berubah. Hasilnya ternyata mendukung model replikasi semikonservatif yang telah diprediksi oleh Watson dan Crick. Watson dan Crick memprediksi bahwa DNA bereplikasi dengan cara semikonservatif. Kemudian pada tahun 1958. Oleh karena itu. 3. hasil akhirnya diperoleh rantai DNA lama dan baru yang tersebar pada rantai DNA lama dan baru. yaitu dua rantai DNA lama terpisah dan rantai baru disintesis dengan prinsip komplementasi pada masing-masing rantai DNA lama. Matthew Meselson dan Franklin Stahl melakukan percobaan untuk menguji ketiga alternatif hipotesis replikasi DNA tersebut dengan menggunakan DNA bakteri Eschericia coli. Model dispersif. Tiga kemungkinan terjadinya replikasi DNA 1. berfungsi sebagai cetakan untuk dua rantai DNA baru. Setelah berhasil membuat model struktur DNA. Berikut ini merupakan animasi proses replikasi DNA : .

nukleotida yang baru tersebut disambung satu sama lain untuk membentuk tulang punggung gula-fosfat rantai DNA yang baru. . Setiap rantai DNA yang ³lama´ akan berfungsi sebagai cetakan yang menentukan urutan nukleotida di sepanjang rantai DNA komplementer baru yang bersesuaian dengan cara mendeteksi basa komplemennya. DNA polimerase masuk dan mengikat diri pada kedua rantai DNA yang sudah terbuka secara lokal tersebut.eu) y y Siapakah yang berperan dalam proses replikasi DNA? Bagaimanakah prosesnya? Proses replikasi memerlukan protein atau enzim pembantu. Animasi replikasi DNA (Sumber : http://ancala.hostjournalbook. Monomer DNA yang berupa nukleotida ditambahkan di kedua sisi rantai yang membuka setiap kali DNA polimerase bergeser.Gambar 33. Proses replikasi diawali dengan pembukaan untaian ganda DNA pada titik-titik tertentu di sepanjang rantai DNA. setiap molekul DNA terdiri atas satu rantai DNA ³lama´ dan satu rantai DNA ³baru´. Proses pembukaan rantai DNA ini dibantu oleh enzim helikase yang dapat mengenali titik-titik tersebut. Proses pembukaan rantai ganda tersebut berlangsung disertai dengan pergeseran DNA polimerase mengikuti arah membukanya rantai ganda. salah satu yang terpenting dikenal dengan nama DNA polimerase. dua rantai DNA heliks ganda yang terpisah berbentuk seperti ritsleting terbuka. Jika dianalogikan.terdapat dua molekul DNA yang sama persis dengan satu molekul DNA induk. Setelah cukup ruang terbentuk akibat pembukaan untaian ganda ini. maka. Jadi. Setelah mendapatkan pasangan yang sesuai. dan enzim girase yang mampu membuka pilinan rantai DNA. yang merupakan enzim pembantu pembentukan rantai DNA baru yang merupakan suatu polimer. Setelah seluruh rantai benar-benar terpisah.

(Sumber : www. membetulkan setiap kesalahan replikasi. Karena mekanisme inilah kemungkinan terjadinya kesalahan sintesis amatlah kecil. Enzim DNA polimerase memisahkan dua rantau DNA heliks ganda : Gambar 35. Kode Genetika Author: desy // Category: 3. yaitu mengoreksi DNA yang baru terbentuk.uwinnipeg.Enzim DNA polimerase memiliki fungsi lain. Proses sintesis rantai DNA baru memiliki suatu mekanisme yang mencegah terjadinya kesalahan pemasukan monomer yang dapat berakibat fatal. dan memperbaiki DNA yang rusak. Adanya fungsi tersebut menjadikan rangkaian nukleotida DNA sangat stabil dan mutasi jarang terjadi. Kode Genetika Telah diketahui bahwa DNA adalah bahan genetik pembawa informasi dari sel ke sel dari generasi ke generasi. Penampakan peristiwa membelahnya dua rantai DNA heliks ganda akibat aktivitas enzim DNA polimerse.ca) Yang berikut ini merupakan awal dari proses replikasi DNA yang diambil dengan menggunakan mikroskop. .it) Proses replikasi DNA ini merupakan proses yang rumit namun teliti. Gambar 34.gmicheli. Replikasi Semikonservatif (Sumber : http://kentsimmons.

C dan G) dapat dianggap sebagai alfabet dalam molekul DNA. asam amino ditulis secara singkat dengan mencantumkan 3 huruf pertama dari nama asam amino itu. y Yang menjadi pertanyaan apakah informasi ini dalam bentuk bahasa atau dalam bentuk simbol/kode? Jika informasi ini dalam bentuk bahasa. asam amino prolin disingkat Pro. T. DNA memerlukan alfabet/huruf yang lebih banyak. Jadi yang memungkinkan adalah bahwa informasi ini dibawa dalam bentuk kode-kode. Serabai dan kawan-kawan (1964) membuktikan bahwa urutan basa nitrogen dari suatu segmen molekul DNA itu identik dengan urutan linear asam amino suatu molekul protein. Seperti kita ketahui saat ini. Untuk memudahkan mempelajarinya. y Lalu siapakah yang membawa informasi genetik tersebut? Seperti kita ketahui bahwa basa nitrogen dari DNA memiliki susunan basa yang berbeda-beda. Tabel 2. dan ruang yang cukup. Jadi jelaslah bahwa informasi genetik tersebut terdapat pada urutan basa nitrogen yang dibawa oleh DNA. Misalnya. Empat basa nitrogen (A. Tulang punggung ini selalu mempunyai struktur yang sama dalam berbagai segmen molekul DNA sehingga tidak mungkin informasi genetik dibawa oleh tulang punggung tersebut. mempunyai tulang punggung yang terdiri dari gula pentosa dan pospat. Khorana dan Holley menerima hadiah nobel untuk penelitian mereka yang sukses menciptakan kode-kode genetik yang hingga sekarang kita kenal. Pada tahun 1968. sistein ditulis Sis. dan seterusnya.y y Akan tetapi bagaimanakah informasi genetik ini terdapat di dalam molekul DNA ? Apakah informasi itu berupa tulisan atau sebuah tata bahasa atau sebuah kode-kode tertentu ? Sebuat rantai molekul DNA yang terdiri dari rantai double helix. Nama 20 Asam Amino dan singkatannya . tata bahasa yang lebih kompleks. Setiap pesan DNA yang dibawa dalam bentuk 4 alfabet DNA disebut kriptogram. ada 20 macam asam amino penting yang dapat dirangkai membentuk jutaan polipeptida. Nirenberg.

Tiap kode genetik menyandi satu macam asam amino. Padahal ke 20 asam amino itu harus disandi semua agar protein yang dihasilkan dapat digunakan. maka diperoleh 4 (41) asam amino saja yang dapat disandi. Mula mula digunakan basa nitrogen kode singlet (kode yang terdiri atas satu huruf atau satu basa). namun baru dapat menyandi 16 (42) asam amino. Kemudian yang terakhir dicoba adalah kode triplet (kombinasi 3 basa) yang dapat menyandi 64 (43) asam amino. Hasil Percobaan Francis Crick Kode Kode Duplet(Mengkode 16 Kode Triplet(Mengkode 64 . Berdasarkan hasil berbagai percobaan. Ini pun belum cukup. Coli. terbukti bahwa kombinasi tiga basa adalah yang paling mungkin untuk mengkode asam amino. kode genetik adalah cara pengkodean urutan nukleotida pada DNA atau RNA untuk menentukan urutan asam amino pada saat sintesis protein. Dengan kata lain. Macam molekul protein tergantung pada asam amino penyusunnya dan panjang pendeknya rantai polipeptida. Tabel 3. Kombinasi iga basa tersebut yang merupakan kode suatu asam amino tertentu dinamakan kode triplet atau kodon. Kode genetik adalah triplet nukleotida yang mengkode 20 macam asam amino.y Yang menjadi masalah bagaimana 4 basa nitrogen ini dapat mengkode 20 macam asam amino yang diperlukan untuk mengontrol semua aktifitas sel? Para peneliti melakukan penelitian pada bakteri E. Informasi yang terdapat dalam rangkaian basa pada DNA dikenal sebagai kode genetik. Kemudian para ilmuwan mencoba lagi dengan kode duplet (kombinasi dua basa).

Dapat dikatakan kode genetik bersifat degeneratif dikarenakan 18 dari 20 asam amino ditentukan oleh lebih dari satu kodon. yang disebut kode sinonimus. Hanya metionin dan triptofan yang mempunyai kodon tunggal.Singlet(Mengkode satu asam Amino) A Asam Amino) AA AG AC AT AAA AGA ACA ATA GAA GGA GCA GTA CAA CGA CCA CTA TAA TGA TCA TTA Asam Amino) AAG AGG ACG ATG GAG GGG GCG GTG CAG CGG CCG CTG TAG TGG TCG TTG AAC AGC ACC ATC GAC GGC GCC GTC CAC CGC CCC CTC TAC TGC TCC TTC AAT AGT ACT ATT GAT GGT GCT GTT CAT CGT CCT CTT TAT TGT TCT TTT G GA GG GC GT C CA CG CC CT T TA TG TC TT y Apakah tidak mengapa jika jumlahnya justru melebihi 20 macam asam amino yang tersedia? Hal ini tidak mengapa meskipun jumlah asam amino ini melebihi jumlah 20 macam asam amino. Dapat dikatakan terjadi suatu ³kelimpahan´ dalam kode genetika. Selain itu terdapat pula kodon-kodon yang memiliki fungsi yang sama.UAS) dan juga . Misalkan fungsi kodon asam asparat (GAU dan GAS) sama dengan fungsi kodon asam tirosin (UAU. di mana asam amino tertentu dapat disandi oleh lebih dari satu kodon. Misalnya asam amino phenilalanin yang merupakan kode terjemahan dari kodon UUU atau UUC. Kodon sinonimus mempunyai perbedaan pada urutan basa ketiga. Istilah yang diberikan oleh para ahli genetika pada kelimpahan semacam ini adalah degenerasi atau mengalami redundansi.

berarti tidak semua urutan basa berfungsi sebagai kodon. Proses sintesis protein (polipeptida) diawali pada kodon AUG yang mengkode asam amino metionin. karena merupakan bagian dari tanda dihentikannya sintesis protein pada kodon tersebut. artinya pada semua organisme. atau UGA (pada prokariotik) dan UAA (pada eukariotik). kodon yang sama akan mengkodekan asam amino yang sama pula. Dengan adanya kodon permulaan dan kodon terminasi. Kode genetik berlaku universal. karenanya kodon AUG disebut sebagai kodon permulaan (kode µstart¶). dan UGA tidak mengkode asam amino apapun dan merupakan kodon terminasi/kodon nonsense (kode µstop¶). Sedangkan berakhirnya proses sintesis polipeptida apabila terdapat kodon UAA. Tabel 4. Hal ini justru sangat menguntungkan pada proses pembentukkan protein karena dapat menggantikan asam amino yang kemungkinan rusak.UAG. Kodon UAA. Urutan basa yang terletak sebelum kodon permulaan dan setelah kodon penghenti tidak dibaca sebagai kodon. UAG.triptopan (UGG). Yang berfungsi sebagai kodon hanyalah urutan basa yang berada di antara kodon permulaan dan kodon terminasi. Kode genetik .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful