P. 1
kerja tim

kerja tim

|Views: 1,175|Likes:
Published by goldiary

More info:

Published by: goldiary on Oct 25, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/30/2013

pdf

text

original

KODE MK 106201 / STEKPI / BAB II

PENDAHULUAN

BAB

2

KOMUNIKASI YANG EFEKTIF DALAM ORGANISASI BISNIS
Oleh: Aam Bastaman SE. M.Si

PENDAHULUAN

K

omunikasi Bisnis yang efektif diperlukan oleh semua organisasi bisnis dalam upaya mencapai tujuannya. Organisasi bisnis yang produktif ditunjang oleh penguasaan komunikasi bisnis para anggota organisasinya, baik penguasaan komunikasi verbal (lisan dan tulisan), maupun komunikasi non-verbal. Fakta empiris dalam dunia organisasi menunjukkan bahwa sebagain besar anggota organisasi komunikasi. melakukan pekerjaannya dengan melakukan

Dalam kehidupan organisasi bisnis, keberadaan tim kerja semakin populer. Banyak perusahaan dari berbagai industri menerapkan konsep tim kerja dalam melakukan aktifitasnya. Pemakaian tim kerja diyakini banyak pimpinan perusahaan akan lebih efektif, dibandingkan penyelesaian aktifitas secara individual. Pemakaian tim kerja diharapkan dapat menciptakan sinergi yang positif. Penjumlahan aggota dalam tim akan memungkinkan menghasilkan output yang lebih besar dibandingkan output total yang dikerjakan oleh masingmasing individu.

2.1.

1

kemampuan mendengar yang efektif juga seringkali diremehkan. tantangan komunikasi dalam tim juga makin meningkat. akibatnya terjadi kesalahan komunikasi yang tidak diharapkan. Menguasai konsep dan teknik dalam membangun komunikasi tim kerja yang efektif. mencoba memahami apa yang disampaikan dengan baik. b. Setelah mempelajari modul ini diharapkan anda dapat: a.1. yang terdiri atas: 1) Membangun komunikasi yang efektif dalam tim kerja 2) Mengasah kecakapan mendengar yang efektif Dengan mempelajari modul ini dengan baik dan benar. Mengusai kecakapan mendengar yang efektif untuk meningkatkan kinerja komunikasi kita. dan memberikan perhatian yang semestinya untuk tercapainya tujuan komunikasi. Seringkali terjadi salah komunikasi karena kurangnya pemahanan mengenai pentingnya mendengar yang efektif. Tim kerja dituntut untuk bekerja secara efektif yang melibatkan semua anggota dalam tim. diharapkan Anda dapat memahami dan mampu berkomunikasi dalam tim kerja dan membangun serta mengasah kecakapan mendengar yang efektif. Padahal kemampuan mendengar yang efektif sama pentingnya dengan kemampuan berbicara secara efektif. Mendengar yang efektif dapat meningkatkan kualitas komunikasi.KODE MK 106201 / STEKPI / BAB II Seiring dengan makin meningkatnya penggunaan tim kerja dalam organisasi bisnis. Mengatasi hambatan dalam mendengar yang efektif 2. Pendengar hanya mendengar sambil lalu. tidak betul-betul mendengarkan. 2 . Modul ini akan membahas mengenai Komunikasi bisnis yang efektif yang akan dibagi menjadi 2 (dua) kegiatan belajar. c. karena dengan mendengar yang efektif penerima berusaha bersikap empati. Selain komunikasi dalam tim. Komunikasi yang efektif adalah jawaban untuk menghadapi tantangan tersebut. Dalam beberapa hal bahkan lebih penting.

dan relatif permanen. antara lain: 1) Tim kerja formal Tim kerja formal biasanya merupakan bagian yang melekat dari struktur organisasi. 3 . dengan kecakapan dan latarbelakang yang berbeda. Tim kerja sangat populer digunakan dalam organisasi bisnis. Tim kerja mengedepankan partisipasi anggota dalam pengambilan keputusan dan dalam penyelesaian pekerjaan. Pemakaian tim kerja dalam organisasi berimplikasi pada perlunya komunikasi yang efektif dalam tim. Dari praktek banyak perusahaan terkemuka dewasa ini. Banyak perusahaan dari berbagai ukuran dan industri menerapkan konsep tim kerja dalam pencapaian aktifitasnya. Tipe-Tipe Tim Kerja Tim kerja dapat dikelompokkan dalam beberapa tipe. bergabung untuk menyelesaikan tugas . semakin disadari banyak aktifitas pekerjaan dan proyek-proyek yang lebih efektif dikerjakan oleh suatu tim kerja daripada dilakukan secara individual.1.KODE MK 106201 / STEKPI / BAB II TOPIK 1 Memahami Komunikasi dalam Tim Kerja A. PENGERTIAN TIM KERJA Tim kerja merupakan kesatuan dari beberapa individu yang bisa berasal dari beberapa departemen yang berbeda. 1. 2.tugas organisasi secara bersama-sama sebagai satu kesatuan.

Dalam tim kerja diperlukan tingkat partisipasi yang tinggi dalam melakukan keputusan dan dalam pelaksanaan tugas. Apapun bentuknya tim kerja mensyaratkan adanya komunikasi yang baik. b. 2. dalam organisasi dibentuk komite untuk menampung keluh kesah karyawan dan memberi solusi yang memadai baik kepada pegawai maupun perusahaan. terdapat beberapa keuntungan yang akan diperoleh. Anggota tim dengan latarbelakang yang berbeda akan memberikan pandangan yang beragam terhadap suatu 2. sehingga bisa memperkuat tim baik dalam informasi maupun pengetahuan. maka sumberdaya masing-masing individu akan tertampung dalam tim ini. kemudian dibubarkan jika tujuan dari kedua bentuk tim ini selesai mencapai tujuannya. Biasanya komite mempunyai masa kerja yang relatif lebih lama dari task force atau problem solving teams. antara sesama anggota tim maupun keluar tim. Kurangnya interaksi dan koordinasi antar sesama anggota tim akan menyebabkan kinerja tim kurang efektif. Meningkatkan ragam pandangan. 4 . seperti manajemen atau serikat pekerja.1. Dengan berkerja secara bersama.KODE MK 106201 / STEKPI / BAB II 2) Tim kerja informal Sedangkan tim kerja informal biasanya berada diluar struktur organisasi formal. antara lain: a. Keuntungan dan Kelemahan Tim Kerja Tim kerja memainkan peranan yang penting untuk suksesnya tujuan organisasi secara keseluruhan. 1) Keuntungan tim kerja Tim kerja sangat penting dalam organisasi. Selain itu terdapat pula komite. untuk tercapainya suatu tim kerja yang efektif. Umpamanya. Bentuk tim informal ini antara lain adalah tim pemecah masalah (problem solving team) dan task force. yang dibentuk untuk memecahkan masalah atau bekerja untuk suatu kegiatan organisasi yang spesifik. Meningkatkan informasi dan pengetahuan. Keduanya dibentuk untuk memecahkan suatu issu atau masalah yang spesifik.

Adanya agenda 2. Groupthink merupakan fenomena untuk mengikuti konsensus dari mayoritas anggota tim mengalahkan pendapat minoritas yang mungkin saja lebih benar. misalnya direktur utama perusahaan. d. d. Hal ini akan memperkuat legaitas dan kualitas pengambilan keputusan.KODE MK 106201 / STEKPI / BAB II pengambilan keputusan. Tim kerja memungkinkan terjadinya groupthink. Mereka yang tidak memberikan kontribusi secara nyata. padahal belum tentu lebih baik. Dengan berbagai ketrampilan anggota tim yang dimilikinya maka kinerja tim diharapkan bisa lebih baik dari pada kinerja individual 2) Kelemahan tim kerja Disamping beberapa kelebihan seperti tersebut diatas. c. sebagai berikut: a. Solusi yang diputuskan bersama akan diterima secara lebih baik dari pada jika diputuskan oleh seorang individu. Dengan begitu. tanpa adanya kerjasama yang baik. Artinya penggabungan beberapa individu ke dalam satu tim mengakibatkan kinerja yang lebih lemah dibandingkan jika dikerjakan terpisah secara individual. tim kerja bisa saja tidak menghasilkan apa-apa dan memungkinkan terjadinya sinergi yang negatif. Tim kerja memungkinkan pengambilan keputusan berlarut-larut. Meningkatkan tingkat kinerja. namun karena bergabung dengan tim maka dia mendapat imbalan atau balas jasa yang sama baiknya. Adanya agenda-agenda tersembunyi Dalam tim bisa saja ada anggota tim mempunyai tujuan-tujuan kusus yang belum tentu sejalan dengan tujuan tim secara keseluruhan. c. Dalam tim seringkali lebih diperhatikan suara mayoritas karena dianggap mewakili sebagian besar anggota tim.1. tim kerja juga mempunyai beberapa kelemahan. b. Hal ini memungkinkan jika tidak dicapai konsensus antara anggota tim. Disamping itu tim kerja memungkinkan terjadinya free raider. Meningkatkan penerimaan atas suatu solusi. 5 . Suara mayoritas dapat mengalahkan suara minoritas.

Masalah komunikasi yang buruk biasanya menjadi kendala dalam pelaksanaan pencapaian pekerjaan yang efektif. 6 . 2) Komunikasi dengan terbuka dan jujur Anggota tim harus dapat saling berkomunikasi dengan baik. Dengan tujuan yang jelas akan mengatasi masalah keragu-raguan anggota tim dalam menyelesaikannya. Untuk supaya efektif keputusan harus diambil secara consensus. Membangun kerjasama dapat dilakukan dengan komunikasi yang efektif. sehinga arus informasi menjadi jelas. 1. terbuka dan jujur. maka suatu tim yang efektif haruslah memiliki beberapa karakteristik berikut ini: 1) Mempunyai tujuan yang jelas Organisasi harus menentukan tujuan dan alasan yang jelas dalam pembentukkan tim kerja. MEMPERKUAT TIM KERJA DENGAN KOMUNIKASI YANG EFEKTIF Kerjasama merupakan unsur yang sangat penting dalam tim kerja. 3) Mencapai keputusan dengan konsensus Tim kerja pada akhirnya harus melakukan pengambilan keputusan dalam pelaksanaan pekerjaannya. jangan ada anggota tim yang mendominasi dan terlalu mengendalikan pengambilan keputusan. tidak ada bias dan bersifat transparan. berfikir diluar kotak dan mengajukan ide-ide baru dan segar terhadap pemecahan suatu masalah. 5) Tetap fokus Anggota tim dituntut untuk fokus terhadap tanggungjawab yang telah 2.1. B.KODE MK 106201 / STEKPI / BAB II tersembunyi (hidden agenda) dari anggota tim ini tentu saja akan mengganggu kinerja tim secara keseluruhan. Karakteristik Tim Kerja yang Efektif Mengingat pentingnya peranan tim kerja. 4) Berfikir secara kreatif Masing – masing anggota tim harus dapat berfikir secara kreatif.

Bila ada anggota tim yang mewakili sudut pandang dan keahlian yang berbeda. menetapkan perannya dan mulai menetapkan tujuan. tidak berlarut-larut. Tim kerja harus memecahkan masalah secara efektif.1. sehingga terjadi konflik. 2) Tahapan konflik Dalam tahapan ini anggota mulai membahas posisi mereka yang bermasalah. Terdapat empat tahapan dalam pembuatan keputusan tim kerja sebagai suatu kelompok. harus mementingkan kepentingan organisasi secara keseluruhan. Konsensus dicapai ketika anggota tim menemukan jawaban yang dapat diterima dan didukung oleh semua anggota.KODE MK 106201 / STEKPI / BAB II diberikan organisasi kepada dirinya. Pada tim kita harus mempertimbangkan ide dan masukan anggota tim yang lainnya. yaitu: 1) Tahapan orientasi Dalam tahapan ini anggota tim kerja melakukan sosialisasi. 2. 4) Tahapan penguatan Dalam tahap ini perasaan kelompok dibangun ulang. ketidaksetujuan merupakan bagian yang alami dalam tahap ini. 2. Kita tidak bisa berjalan sendirian dan mengabaikan pandangan anggota lainnya. 7 . 6) Memecahkan masalah dengan efektif. Membuat Keputusan Tim Pengambilan keputusan berbeda pada tim dibandingkan pengambilan keputusan individual. sehingga bisa dicapai keputusan yang mengutamakan kepentingan organisasi. Ada kesadaran untuk melakukan kerjasama dalam memecahkan masalah. 3) Tahapan pemunculan Dalam fase ini anggota tim mencapai keputusan. Tanpa memiliki karakteristik tersebut diatas sangat memungkinkan terjadinya konflik dalam tim kerja. yang mengakibatkan tim menjadi tidak efektif. kekompakan terjadi dan penyelesaian dapat dicapai dengan lebih ringkas. Fokus akan membantu meningkatkan efektifitas kerja tim.

KODE MK 106201 / STEKPI / BAB II 3. sebagai berikut: 1) Bersikap proaktif Setiap anggota tim harus turut aktif dalam menyelesaian konflik secara proaktif. Dengan keterbukaan konflik yang terjadi dapat ditangani sehingga menjadi konflik yang fungsional. 8 . Berpikirlah menang – menang. 2. Dengan latar belakang anggota yang beragam memungkinkan perbedaan pendapat terjadi. dan seringkali konflik tidak dapat dihindari. Terdapat beberapa cara untuk memecahkan konflik dalam kelompok. 4) Cara tahu akar masalah Anggota tim harus dapat mencari tahu sumber atau penyebab konflik. Kita tidak boleh memihak pada salah satu pihak yang terlibat konflik. sehingga tidak ada pihak-pihak yang merasa dirugikan. apalagi memperkeruh suasana. sehingga selalu ada jalan untuk memecahkan konflik yang terjadi. 5) Bersikap fleksibel Anggota tim harus bersikap fleksibel. dan jangan hanya mau menang sendiri. 2) Komunikasi Komunikasi yang lancar dapat menghindari diri dari kesalahpahaman sehingga lebih mudah dalam menyelesaikan konflik yang timbul. 7) Bersekutu Untuk menyelesaikan konflik kita harus mempunyai sikap bersekutu. 3) Keterbukaan Setiap anggota harus terbuka supaya konflik tidak berlarut-larut dan dapat diselesaikan dengan baik.1. Cara-Cara Penyelesaian Konflik dalam Kelompok Konflik dalam tim merupakan hal yang biasa terjadi. supaya kita kita tahu cara menyelesaikan konflik tersebut. 6) Harus adil Bersikap adil artinya menempatkan diri kita dengan netral.

yaitu memungkinkan terjadinya groupthink. kecenderungan untuk mengikuti konsensus dengan mengabaikan pandangan sendiri yang mungkin saja lebih benar.KODE MK 106201 / STEKPI / BAB II LATIHAN Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas. Banyak penyelesaian suatu aktifitas dalam organisasi dilakukan melalui pembentukkan tim kerja. Tim kerja lebih efektif dibandingkan bekerja secara individual. diantaranya: tim kerja mendapat juga berbagai beberapa pujian atas namun terdapat kelemahan. Meskipun keuntungannya. dan legimitasi atas hasil yang dicapai dan atas pengambilan keputusan tim. karena beberapa sebab. silakan anda mengerjakan latihan berikut ini! 1) Apa yang dimaksud dengan tim kerja? 2) Sebutkan Keuntungan dan kelemahan tim kerja! 3) Apa yang dimaksud dengan task force? 4) Sebutkan jenis-jenis tim kerja informal! 5) Apa yang dimaksud dengan komite? 6) Sebutkan fungsi-fungsi tim kerja! 7) Apa yang dimaksud dengan groupthink? 8) Sebutkan karakteristik tim kerja yang efektif! RANGKUMAN Tim kerja semakin populer dalam organisasi bisnis. 9 . 2. diantaranya: tim kerja memungkinkan arus informasi lebih luas.1. berkumpulnya berbagai kompetensi yang berbeda.

Menerima anggota secara terbuka 2. Dalam tim kerja tidak perlu ada koordinasi 5) Berikut ini beberapa karakteristik tim kerja yang efektif. Dalam tim kerja peserta berjalan sendiri-sendiri D. kecuali: A. Konsensus C. Terjadinya groupthink B. Informasi yang lebih lengkap B. Adanya legitimasi pengambilan keputusan D. Adanya free raider D. Task force C.KODE MK 106201 / STEKPI / BAB II TES FORMATIF 1 Pilih salah satu jawaban yang paling tepat dari beberapa alternatif jawaban yang disediakan ! 1) Berikut ini adalah beberapa bentuk tim kerja.1. Komite 2) Salah satu kelemahan dalam tim kerja: A. Pandangan dan keahlian yang beragam 3) Berikut ini merupakan kelebihan tim kerja. Tim kerja tidak mengandalkan partisipasi peserta C. Legitimasi pengambilan keputusan C. kecuali: A. kecuali: A. 10 . Tim kerja memerlukan partisipasi anggota B. Problem solving skill B. Pengurus D. Keahlian yang beragam 4) Berikut ini mana yang benar A.

Melakukan pertemuan berdasarkan materi dan topik yang direncanakan B.KODE MK 106201 / STEKPI / BAB II B. Organisasi yang baik tidak mempunyai konflik 8) Berikut ini salah satu cara untuk mengatasi konflik dalam tim A. Ikuti prosedur pertemuan sesuai dengan waktu dan materi yang direncanakan 2.1. kecuali: A. Berfikir kreatif 6) Berikut ini merupakan beberapa karakteristik tim yang efektif. Masing-masing menjalankan tugasnya secara mandiri C. Meredam konflik dengan mengikuti kemauan lawan konflik D. dan harus dihindari C. yang penting menglelola konflik dengan baik supaya menjadi fungsional B. Mempunyai tujuan yang jelas B. Dorong adanya peran serta aktif seluruh anggota C. Konflik selalu menghasilkan hal yang destruktif D. Tidak biasa terjadi. Bersikap proaktif dan berfikir win-win B. kecuali: A. Mencapai keputusan secara konsensus 7) Konflik dalam tim merupakan sesuatu yang: A. Mempunyai tujuan yang jelas C. Berusaha mengalahkan lawan konflik C. Kuasai pertemuan dan arahkan anggota tim D. Menghindari konflik 9) Berikut ini langkah-langkah melakukan pertemuan dengan anggota tim supaya efektif. Komunikasi dengan terbuka dan transparan D. Komunikasi dengan jujur dan tebuka D. 11 . Biasa terjadi.

Tentukan tujuan dari pertemuan tersebut B.KODE MK 106201 / STEKPI / BAB II 10) Dalam menyiapkan pertemuan tim. Pilih peserta yang bisa mendekung ide anda D. Bagus! Tetapi kalau nilai Anda di bawah 80 %. Tentukan keputusan dimuka C.100 % = baik sekali 70 % . terutama yang belum Anda kuasai.79 % 56 % . 2. Kemudian gunakan rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda dalam materi Kegiatan Belajar 1. dan hitunglah jumlah jawaban Anda yang benar. berikut ini salah satu hal yang harus disiapkan: A. anda dapat meneruskan dengan Kegiatan Belajar 2.1. 12 .69 % = baik = sedang x 100 % < 55 % = Kurang Kalau Anda mencapai tingkat penguasaan 80 % ke atas. Anda harus mengulangi Kegiatan Belajar 1. Rumus Jumlah jawaban Anda yang benar Tingkat penguasaan = 10 Arti tingkat penguasaan yang Anda capai: 80 % . Atur tempat yang dapat mengakomodasi kepentingan anda pribadi Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 1 yang terdapat di bagian akhir modul ini.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->