PERHIMPUNAN PENGUSAHA KONVEKSI & GARMENT “LINK CENTRA” KABUPATEN PURBALINGGA Sekretariat: Jambu Karang No. 1C Telp.

0281-892294 PURBALINGGA RANCANGAN ANGGARAN DASAR KOPERASI LINK CENTRA KABUPATEN PURBALINGGA MUKADIMAH 1. Bahwa koperasi baik sebaga badan usaha maupun sebagai gerakan ekonomi rakyat, berperan serta untuk mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, dalam tata perekonomian yang disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. 2. Bahwa Koperasi perlu lebih membangun dirinya dan dibangun menjadi kuat dan mandiri berdasarkan prinsip Koperasi, sehingga mampu berperan menjadi soko guru perekonomian rakyat. 3. Bahwa Koperasi Republik Indonesia sebagai wadah perjuangan ekonomi, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan Anggota perorangan beserta keluarga pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. 4. Bahwa untuk mewujudkan hal-hal tersebut dan untuk menyelaraskan dengan perkembangan pembangunan dan amanat yang diempan, Koperasi LINK CENTRA Purbalingga perlu mengatur ketentuan-ketentuan menyangkut landasan, asas, tata kerja dan lain-lainsesuai dengan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, yang dituangkan dalam Anggaran Dasar sebaga berikut:

BAB I NAMA, TEMPAT KEDUDUKAN, WILAYAH KEANGGOTAAN DAN JANGKA WAKTU BERDIRI Pasal 1 Perkumpulan ini bernama Badan Pengelola Sarana Pamsimas dan selanjutnya dalam Angaran Dasar ini disebut BPS Pamsimas Pasal 2

adil dan makmur. Pasal 7 BPS Pamsimas bertujuan memajukan kesejahteraan Anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju. untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya. . Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota perotnagan pada khususnya dan masyarakat pada ummnya. Pasal 9 Koperasi LINK CENTRA berperan untuk : a. Pasal 3 Lingkup kerja BPS Pamsimas meliputi Desa Sangkanayu Kecamatan Mrebet dan sekitarnya. Pasal 4 BPS Pamsimas didirikan di Sangkanayu pada tanggal 15 Agustus 2010 untuk jangka waktu yang tidak terbatas. pemersatu. Pasal 6 BPS Pamsimas berdasar atas asas kekeluargaan. Sarana pembina insan koperasi di kalangan Pegawai Republik Indonesia. ASAS DAN TUJUAN Pasal 5 BPS Pamsimas berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. BAB III FUNGSI. PERAN DAN PRINSIP KOPERASI Pasal 8 Koperasi LINK CENTRA berfungsi sebagai: a. Provinsi Jawa Tengah. BAB II LANDASAN. pembina dan penggerak insan koperasi di lingkungan Pegawai Republik Indonesia. Kabupaten Purbalingga. b.BPS Pamsimas berkedudukan di RT 05 RW 02 Kecamatan Mrebet.

alat kantor. Dalam mengembangkan Koperasi. c.Pendidikan . 2. Aktif berupaya untuk mempertinggi kualitas kehidupan anggota perorangan dna masyarakat. 2. Kerjasama antar Koperasi. maka Koperasi LINK CENTRA melaksanakan pula prinsip: a.b. peralatan dan perlengkapan Konveksi dan Garment. Pembagian Sisa Hasil usaha dilaksanakan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing Anggota. b.Komunikasi b. Pasal 10 1. . . Pendidikan perkoprasian.Pengadaan. d. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal.Perbengkelan . Koperasi LINK CENTRA melaksanakan prinsip Koperasi sebagai berikut : a. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka.Perkaplingan dan perumahan .Pengadaan. penyaluran/pemasaran sembilan Bahan pokok/sekunder.Penginapan . Sub Bidang Jasa meliputi: .Konveksi dan Garment .Simpan Pinjam . Bidang Produksi meliputi: . BAB IV USAHA Pasal 11 Untuk mencapai tujuan termaktub dalam padal 7 Anggaran Dasar ini Koperasi LINK CENTRA berusaha dalam : 1. Bidang Ekonomi a. Kemandirian. e.Transportasi . Bidang Idiil . penyaluran/pemasaran alat-alat pelatihan kerja. Pengelolaan dilaksanakan nsecara demokratis. b.Industri Hubungannya dengan kepentingan Anggota LINK CENTRA.

. Mempunyai kemampuan untuk melakukan tindakan hukum. Yang dapat diterima menjadi Anggota KOPERASI "LINK CENTRA" ialah Pegawai Replublik Indonesia yang memnuhi syarat sebagai berikut : a. sebagai perwujudan nyata adanya sikap kepedulian sosial Koperasi LINK CENTRA terhadap kehidupan masyarakat pada umumnya. 2. 3. d. b. Pensiunan sebagaimana dimaksud pada Pasal 13 ayat 1 huruf c dan d yang belum menyatakan keluar dari keanggotaan KOPERASI "LINK CENTRA". c. Anggota atau Karyawan LINK CENTRA. Melaksanakan kegiatan pendidikan untuk meningkatkan kesadaran.a. Telah menyatakan kesanggupan tertulis untuk melaksanakan ketentuan yang termaktub dalam Bab VI Pasal 15 Anggaran Dasar ini. pengetahuan dan ketrampilan Pengurus. c. b. Melaksanaan pembinaan anggota agar organisasi dan usaha yang dilakukan oleh Koperasi LINK CENTRA menjadi maju dan berkembang. BAB V KEANGGOTAAN Pasal 12 1. baik kedalam maupun keluar Kegiatan yng bersifat sosial keluar dilaksanakan sesuai dengan kemampuan. 3. Pasal 13 1. Pegawai Cabang Dinas dan Departement P dan K Kecamatan Bobotsari. Mengadakan kerjasama dengan gerakan Koperasi lainnya. Instansi pemerintah. Anggota yang telah menjadi anggota KOPERASI "LINK CENTRA" tidak boleh menjadi anggota koperasi lain yang jenis usahanya sama dengan KOPERASI "LINK CENTRA". Bidang Sosial Melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial. guna perkembangan gerakan Koperasi. e. Kepala Sekolah/Guru/Penjaga SD di lingkungan wilayah kecamatan Bobotsari. Keanggotaan tidak boleh dipindahtangankan kepada orang lain dengan cara dan dalih apapun. Anggota adalah pemilik dan pengguna jasa Koprasi LINK CENTRA. Pengawas.

Permohonan menjadi Anggota harus disampaikan kepada pengurus secara tertulis. 3. Diberhentikan oleh Pengurus sebab tidak memenuhi lagi syarat keanggotaan dan atau merugikan BPS Pamsimas. BAB VI KEWAJIBAN-KEWAJIBAN DAN HAK-HAK ANGGOTA Pasal 15 Setiap Anggota berkewajiban untuk : a. Dipecat dari Rapat Anggota atas usul Pengurus karena melakukan tindakan yang merugikan BPS PAMSIMAS 2. c. c. 51. 52 Anggaran Dasar ini. Menyatakan pendapat dan memberikan suara dalam Rapat Memanfaatkan KOPERASI "LINK CENTRA" dan mendapatkan Anggota. Pasal 14 1. Rapat Pengurus harus sudah dapat memutuskan diterima atau tidaknya permohonan tersebut dan memberikan jawaban secara tertulis . Keanggotaan berakhir karena : a. Minta berhenti sendiri.2. d. Anggota yang diberhentikan/dipecat berdasarkan ayat 1 huruf c dan d pasal ini dapat membela diri dengan minta pertimbangan dan keputusan Rapat Anggota. Berakhirnya keanggotaan baru sah jika telah tercatat dalam Buku Daftar Anggota dan ditandatangani Pengurus. 3. Dalam waktu dua minggu setelah surat permohonan itu diterima. Anggota baik secara tertulis maupun lisan guna kemajuan KOPERASI "LINK CENTRA". Membayar simpanan . pelayanan yang sama antara sesama anggota.simpanan sebagaimana termaktub dalam Memberikan saran yang bermanfaat kepada Pengurus diluar Rapat Bab XIX Pasal 50. . b. b. Keanggotaan baru sah jika dicatat dalam Buku Daftar Anggota dan Ditandatangani oleh yang bersangkutan. Meninggal dunia. d.

Kelompok organisasi adalah kelompok anggota yang dibentuk untuk kepentingan organisasi dan pembinaan anggota khususnya dalam kaitannya dengan rapat-rapat Anggota. Memilih dan dipilih menjadi Pengurus dan atau Pengawas. f. BAB VII KELOMPOK ANGGOTA Pasal 17 1. c. 2. g. g. f. Menerima pembagian sisa Hasil Usaha sebagaimana termaktub dalam Bab XX Pasal 54 ayat 2 huruf b dan c. e. b. Anggota Koperasi LINK CENTRA dapat dikelompokkan dalam kelompok organisasi. Menelaah pembukuan Koperasi LINK CENTRA pada waktu kantor buka. Pasal 16 "LINK CENTRA" dalam Bab XX Pasal 54 ayat 2 huruf b dan c.e. Mendpatkan CENTRA. Memberikan saran yang bermanfaat kepasa Pengurus diluar Rapat Anggota baik secara tertulis maupun lisan guna kemajuan Koperasi LINK CENTRA. b Kelompok organisasi tidak berdiri sendiri-sendiri akantetapi merupakan suatu kesatuan yang hidup dalam wilayah keanggotaan Koperasi LINK CENTRA. d. Memanfaatkan Koperasi LINK CENTRA dan mendapatkan pelayanan yang sama antara sesama anggota. Menyatakan pendapat dan memberikan suara dalam Rapat Anggota. Setiap anggota berhak untuk : a. c Kelompok organisasi mempunyai tugas : keterangan mengenai perkembangan Koperasi LINK . Yang pengaturannya adalah sebagai berikut : a Setiap anggota yang berada di wilayah keanggotaan Koperasi LINK CENTRA dikelompokkan menurut tempat tugasnya masing-masing. Mendapatkan keterangan mengenai perkembangan KOPERASI Menerima pembagian Sisa Hasil Usaha sebagaimana termaktub Memilih dan dipilih menjadi Pengurus dan atau Pengawas.

Pengurus merupakan pemegang kuasa Rapat Anggota. f Pimpinan kelompok mempunyai tugas: f. Yang dapat dipilih menjadi Pengurus ialah yang memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: a Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.1. Jumlah Pengurus Koperasi LINK CENTRA harus gasal. membantupenyelenggaraan Rapat Anggota/rapat Anggota Tahunan Koperasi LINK CENTRA.2. b Telah menjadi Anggota Koperasi LINK CENTRA minimal dua tahun. mengkoordinir para anggota kelompok. memimpin rapat-rapat kelompok mengenai pililihan pimpinan kelompok. 3.3. memberikaninformasi penjelasan-penjelasan perkembangan Koperasi LINK CENTRA secara langsung atau melalui pimpinan kelompok masing-amasing. e Memiliki pengetahuan tentang perkoperasian. menjaga. f. c. melaksanakan dan menggunakan kebijaksanaan dan keputusan-keputusan yang diambil Rapat Anggota / Rapat Anggota tahunan Koperasi LINK CENTRA.2.1.c. usul dan pendapat dari para anggota kelompok untuk disampaikan dan kepada pengurus Koperasi LONK CENTRA melalui kelompok masing-masing. d Memiliki sifat jujur dan terampil bekerja. BAB VIII PENGURUS 1. d Kelompok organisasi mempunyai pimpinan / ketua kelompok e Pimpinan kelompok organisasi dipilih dari aklagan anggota kelompok sendiri yang syarat-syaratnya ditentukan oleh Koperasi LINK CENTRA yang bersangkutan. menampung aspirasi.3. c Memiliki jiwa kepemimpinan. saran.secara tidak langsung. pembahasan. 2. usul dan sebagainya baik yang datang dari anggota kelompok maupun dari pengurus Koperasi LINK CENTRA. Untuk masa jabatan empat tahun. saran. f. c. . pemilihan peserta/utusan kelompok dalam Rapat Anggota/Rapat Anggota Tahunan Koperasi LINK CENTRA. sekurang kurangnya tiga orang yang dipilih dari dan oleh Anggota dalam suatu Rapat Anggota. f Memiliki komitmen yang tinggi terhadap Koperasi LINK CENTRA.

6. Bila seorang Pengurus berhenti sebelum masa jabatannya habis sedang pengisian kekosongan itu sangat diperlukan. Terhadap pihak ketiga. 7. . Anggota Pengurus mengucap sumpah atau janji dihadapan Rapat Anggota atau Rapat Pengurus bersama Pengawas. maka Pengurus lain yang masih ada dapat mengangkat gantinya dalam suatu Rapat Pengurus. Anggota Pengurus yang masa jabatannya telah habis dapat dipilih kembali. Yang berlaku sebagai Anggota Pengurus hanyalah mereka yang tercatat dalam Buku Daftar Pengurus. 5. dan harus dimina pengesahan kepada Rapat Anggota berikutnya.4. 8. Tatalaksana kepengurusan diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga. Sebelum memangku jabatannya.

divisi / Unit Usaha Simpan Pinjam. b. Pasal 13 1. Pengurus gabungan Kelompok Tani dipilih dari dan oleh Pengurus atau Perwakilan Kelompok. Pengurus Gabungan Kelompok Tani diwajibkan menanggung segala kerugian Usaha / Kegiatan Gabungan Kelompok Tani yang diakibatkan oleh kelalaian dalam menjalankan tugasnya. aktif.Divisi / Unit Usaha Sarana Produksi Pertanian. BAB VIII MUSYAWARAH Pasal 15 . Bertindak atas nama gabungan kelompok Tani untuk mengadakan kerjasama dengan pihak lain serta melakukan perbuatan hukum atas nama organisasi. 2. Pengurus wajib mempertanggungjawabkan pengelolaan Usaha dan Kegiatan Gabungan Kelompoik Tani Kepada Anggota Minimal 1 ( satu ) tahun sekali pada Musyawarah Gabungan Kelompok Tani. Masa jabatan pengurus BPS Pamsimas selama-lamanya adalah 5 ( lima ) tahun dan dapat dipilih kembali sebanyak-banyaknya satu kali. Memiliki wawasan dan pengetahuan yang cukup serta mampu untuk memimpin kelompok. pengelola / Manager bertanggung jawab kepada Ketua Gabungan Kelompok Tani. 3. trampil bekerja. maka Musyawarah BPS Pamsimas Luar Biasa dilakukan untuk menetapkan penggantinya. 2. 4. Pengurus Gabungan Kelompok sedikitnya terdiri dari : Ketua Kelompok. 2. Memiliki sifat jujur. 5. Apabila seseorang pengurus berhenti sebelum masa jabatannya berakhir. Bendahara. pengurus dan Pengelola dapat mendapatkan imbalan gaji sesuai dengan kemampuan gabungan Kelompok tani dan kesepakan anggota.BAB VII PENGURUS Pasal 11 1.Divisi/ unit Usaha Pengolahan Hasil. Sekretaris. Mengelola organisasi dan usaha Badan Pengelola Sarana b. Divisi / Unit Usaha t Pemasaran. Apabila dipandang perlu bisa ditambah sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan. Pengurus bertugas untuk : a. Pasal 14 Selama memegang jabatannya. Pasal 12 1. 3. Dalam skala usaha tertentu BPS Pamsimas dapat mengangkat pengelola atau manager berdasarkan kesepakatan di antara mereka dan bertugas mengkoordinasikan dan mengelola kegiatan dan usaha masing-masing. Yang dapat dipilih menjadi pengurus Gabungan Kelompok Tani adalah pengurus Kelompok yang menjadi anggota atau bergabung dengan Gabungan Kelompok tani yang memenuhi syarat sebagai berikut : a. berdedikas tinggi.

Musyawarah Anggota sah jika dihadiri oleh lebih dari separoh anggota yang memiliki hak suara. Musyawarah Gapoktan dilaksanakan setiap 1 (satu) tahun sekali. Melakukan kontrol terhadap kegiatan gabungan Kelompok. Menyusun Pengurus Gabungan Kelompok Tani. Membahas perkembangan usaha dan pembagian sisa hasil usaha pada setiap tahun tutup buku. b. Sebagai mediator komunikasi antara anggota dan pengurus Divisi kelompok.Musyawarah organisasi gabungan Kelompok Tani terdiri dari : a). e. b. Pengambilan keputusan dalam Musyawarah Anggota dilaksanakan berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Musyawarah Anggota Tahunan b). Musyawarah Luar Biasa c). c. Pasal 18 1. Pasal 16 1. diantara Musyawarah Anggota dapat dilaksanakan Musyawarah Luar Biasa. 2. Memperoleh kesepakatan terhadap berbagai hal yang dipandang perlu oleh anggota divisi. Tugas Musyawarah Anggota Tahunan adalah sebagai berikut : a. d. Apabila tidak tercapai mufakat. Rapat Khusus. Pasal 19 . 2. Membahas perkembangan usaha dan kegiatan dari masing-masing sub kegiatan. Pertemuan Anggota d). Mengusulkan perubahan aturan untuk memperbaiki kinerja gabungan Kelompok. Pasal 17 1. Keputusan dengan suara terbanyak dinyatakan sah apabila didukung oleh 2/3 dari jumlah keseluruhan yang hadir dan memenuhi qorum. Pertemuan angota divisi berfungsi sebagai forum untuk : a. 3. Membahas permasalahan yang muncul dari anggota c. Mencari alternatif pemecahan masalah dan rencana tindak lanjut pengembangan program dan kegiatan usaha. f. Membahas rencana kerja dan mengesahkan rencana kerja. Pertemuan anggota divisi diadakan secara rutin setiap bulan. Kekuasaan tertinggi dari gabungan Kelompok Tani adalah pada Musyawarah Anggota Tahunan. 2. d. Rapat Pengurus e). apabila dianggap perlu dan penting. keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak. e. Mengesahkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

c. Merumuskan strategi dan keputusan yang dianggap penting demi kemajuan gapoktan. 2. pokok dan sukarela b. Sisa hasil usaha yang digunakan untuk pemupukan modal f. Kerjasama dengan pihak lain BAB X PENGEMBANGAN USAHA Pasal 22 1.dan perwakilan kelompok tani yang tidak duduk dalam pengurus gapoktan. Rapat pengurus diadakan oleh pengurus. g. pengurus Gapoktan dapat mengadakan rapat-rapat khusus untuk menetapkan kesepakatan tertentu. Pasal 20 Untuk kepentingan tertentu dan mendesak. Membahas program kerja pengurus Gapoktan b. . Untuk kegiatan usaha baik secara kelompok maupun perorangan. Hasil usaha yang dilakukan oleh Gapoktan. Simpanan wajib. melaksanakan usaha produktif dengan pengelolaan dana berdasarkan kesepakatani. d. 2. Pengelolaan dan pembagian keuntungan dari hasil usaha produktif seadiladilnya ditetapkan berdasarkan kesepakatan. dihadiri oleh seluruh anggota pengurus. BAB IX MODAL USAHA Pasal 21 Modal usaha Gapoktan bersumber dari : a. baik swasta maupun Pemerintah. Dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) Program Pemerintah c. Membahas laporan dari divisi / Unit usaha.1. Simpanan dan pinjaman baik secara kelompok maupun perorangan untuk kepentingan pengembangan usaha produktif harus dilaksanakan berdasarkan kesepakatan. Sumbangan-sumbangan yang tidak mengikat e. Dana pinjaman dari berbagai lembaga. Rapat pengurus berfungsi sebagai forum untuk : a. BAB XI SIMPANAN DAN PINJAMAN Pasal 23 1.

dana sosial dan pendidikan. Besarnya prosentase sisa hasil usaha untuk masing-masing jenis usaha ditetapkan oleh kesepakatan anggota. Permohonan pinjaman yang telah disetujui berdasarkan syarat yang telah disepakati. dan lainnya selama satu tahun buku dikurangi dengan biaya-biaya yang dikeluarkan. 4. Besarnya sisa hasil usaha yang digunakan untuk pemupukan modal Gapoktan ditetapkan berdasarkan kesepakatan anggota. 2. Sebagian besar hasil usaha digunakan untuk pemupukan modal kelompok . Sisa hasil usaha juga digunakan sebagai dana cadangan usaha. 2. BAB XII . Besarnya bunga pinjaman diatur berdasarkan kesepakatan anggota dengan syarat tidak memberatkan dan sesuai dengan kemampuan serta aturan yang disepakati bersama anggota. 7. Pasal 24 1.2. pengurus divisi atau pengelola dengan pelayanan yang profesional. Simpanan sukarela akan mendapatkan jasa yang besarnya disesuaikan jumlah simpanan dan besarnya jasa berdasarkan musyawarah. Dana cadangan dapat digunakan sebagai modal usaha Gapoktan untuk tahun buku berikutnya. kecuali Musyawarah menentukan lain. 5. Simpanan wajib dibayar setiap bulan dengan jumlah sama besar dan hanya boleh ditarik jika seseorang keluar dari keanggotaan kelompok. Dana cadangan dapat juga digunakan untuk mengganti kerugian lain yang dialami oleh Gapoktan sesuai dengan kesepakatan. Sisa hasil usaha merupakan pendapatan Gapoktan yang diperoleh dari keuntungan usaha produktif . Simpanan lain yang jumlahnya tidak ditentukan. Pengelolaan simpan pinjam dilakukan oleh pengurus. Pasal 26 1. 4. Jangka waktu pengembalian pinjaman harus memperhatikan kemampuan. 2. sifat dan jenis usaha serta kesepakatan yang tidak memberatkan anggota. 3. Permohonan pinjaman dilakukan secara tertulis dengan mengisi formulir/blangko permohonan. dapat ditarik oleh anggota dengan pemberitahuan lebih dahulu kepada pengurus. 6. jasa pengurus. maka pengurus bersama dengan anggota dapat membuat satu keputusan tertentu yang tidak memberatkan peminjam serta tidak mengganggu perkembangan usaha Gapoktan. 3. BAB XI SISA HASIL USAHA Pasal 25 1. jasa dari simpan pinjam. dan dibuatkan perjanjian oleh pengurus . Dalam hal terjadi kemacetan dalam pengembalian pinjaman oleh karena sebab tertentu. Simpanan pokok dari anggota dapat ditarik bila anggota keluar dari keanggotaan gapoktan. Besarnya prosentase sisa hasil usaha yang dibagikan kepada anggota ditetapkan sesuai dengan kesepakan anggota 4. 3. Pembagian sisa hasil usaha hanya diberikan kepada anggota yang melakukan usaha.

Perubahan anggaran dasar dilakukan pada Musyawarah anggota tahunan.PERUBAHAN ANGGARAN DASAR Pasal 27 Perubahan anggaran dasar ini hanya dapat dilakukan apabila disetujui sekurang-kurangnya separuh dari jumlah anggota dan disetujui 2/3 jumlah anggota gapoktan yang hadir. .

...... Sekretaris............BAB XIII ATURAN TAMBAHAN Pasal 28 Segala peraturan yang belum tercantum dalam anggaran dasar ini akan ditetapkan lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga dan peraturan lain atas dasar kesepakatan dari anggota ............ Ditetapkan di................ (........................................... Pimpinan Musyawarah Anggota Ketua......) (.................... BAB XIV PENUTUP Pasal 29 Ketetapan anggaran dasar ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan...... Pada Tanggal ...... Apabila ada kesalahan dalam ketetapan ini akan diadakan perubahan berdasarkan kesepakatan anggota BPS.................................) ............) Mengetahui (............

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful