P. 1
abstrak-91977

abstrak-91977

|Views: 21|Likes:
Published by matasatu

More info:

Published by: matasatu on Oct 25, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/25/2010

pdf

text

original

Perpustakaan Universitas Indonesia >> UI - Disertasi S3

Penilaian fungsi dinamik janin-plasenta untuk menentukan asidosis janin pada preeklampsia-eklampsia
Gulardi H. Wiknjosastro
Deskripsi Dokumen: http://www.digilib.ui.ac.id/opac/themes/libri2/detail.jsp?id=91977&lokasi=lokal

-----------------------------------------------------------------------------------------Abstrak Preeklampsia merupakan predisposisi untuk insufisiensi placenta sehingga mengakibatkan hipoksia ante dan intrapartum, pertumbuhan janin terhambat serta persalinan preterm. Di samping pengaruh buruk dari patologi preeklampsia dan eklampsia, prognosis janin ditentukan oleh kondisi ibu dan tindakan pengobatan untuk mengatasi penyakit itu. Sebenarnya etiologi penyakit ini belum diketahui sehingga pengobatannya simptomatis, empiris dan terutama ditujukan untuk mencegah kejang serta menurunkan tekanan darah. Belum ada protokol pengobatan yang terbukti efektif dalam meningkatkan perfusi dan fungsi plasenta sehingga bermanfaat bagi perkembangan janin. Kematian perinatal pada preeklampsia lebih tinggi 3-5 kali dibandingkan dengan kelompok dengan tekanan darah normal (Tabel 1.1). Angka kejadian hipertensi dalam kehamilan ialah: 21,5% di Kuba (1973) dan 27,2% di Inggris (1970). Di negara berkembang angka kejadian preeklampsia dengan proteinuria pads tahun 1980 ialah: Vietnam (1,5%), Burma (4,4%), Thailand (7,5%) dan Cina (8,3%).' Peningkatan kematian perinatal berkaitan dengan beratnya hipertensi, menjadi 3 kali lebih banyak bila disertai proteinuria sampai 11 kali atau 30% pada eklampsia. Di Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta dari 4121 persalinan (1989) ada 11,3% preeklampsia dan 1.6% eklampsia. Angka kematian perinatal untuk preeklampsia berat ialah 66% dan untuk eklampsia ialah 225 %. Kematian ibu akibat preeklampsiaeklampsia adalah yang utama dan merupakan 30% dari semua kematian ibu di rumah sakit tersebut. Morbiditas dan mortalitas perinatal yang dramatis tersebut mendorong upaya pengawasan khusus pads janin menjadi sangat panting pada preeklampsia-eklampsia.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->