P. 1
Laporan Praktik Lapang [f34070102]

Laporan Praktik Lapang [f34070102]

4.0

|Views: 7,787|Likes:
Published by Eko Nopianto

More info:

Published by: Eko Nopianto on Oct 25, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/18/2015

pdf

text

original

50

1. Limbah Biomassa Cair

Pengelolaan limbah cair dari Recovery tank di PT. Inti Indosawit Subur PMKS Tungkal

Ulu yang dilakukan dengan ponding sistem untuk aplikasi lahan. Ponding sistem yang digunakan
mampu menghasilkan limbah cair dengan bahan baku mutu yang sesuai untuk aplikasi lahan yakni

BOD sebesar 3.500-5.000 mg/l, kadar minyak dan lemak < 600 mg/l, dan pH > 6,0. Menurut Huan

(1987) secara prinsip konsep pemakaian limbah ke areal tanaman kelapa sawit adalah pemanfatan

dan bukan pembuangan atau mengalirkan sewenang-wenang. Seperti yang telah disinggung
sebelumnya bahwa limbah cair mentah yang keluar dari PT. Inti Indosawit Subur PMKS Tungkal

Ulu bersifat asam, bersuhu tinggi, mengandung BOD dan COD tinggi, serta masih mengandung

sedikit minyak. Data PT. Inti Indosawit Subur PMKS Tungkal Ulu menunjukkan bahwa limbah

cair yang dihasilkan setiap satu ton TBS diolah adalah 0,5 ton. Dengan kapasitas olah TBS per hari

sebesar 800 ton, maka total limbah cair perhari sebesar 400 ton.

Lahan perkebunan di PT. Inti Indosawit Subur PMKS Tungkal Ulu memiliki topografi
miring menjauhi sungai dan berombak-ombak. Jenis tanah berupa pasir bercampur tanah liat

dengan pori-pori tanah cukup mampu menyerap air. Lahan yang tersedia untuk PT. Inti Indosawit

Subur PMKS Tungkal Ulu sebesar 4560 Ha, dengan lokasi agak dekat dari pabrik, pemukiman

penduduk dan sungai terdekat. Berdasarkan kondisi limbah cair dan lahan perkebunan di PT. Inti

Indosawit Subur PMKS Tungkal Ulu tersebut, maka sistem aplikasi lahan yang dipilih yakni

sistem flat bed atau teknik parit dan teras.

Sistem flat bed digunakan di lahan berombak-bergelombang dengan membuat konstruksi

diantara baris pohon yang dihubungkan dengan saluran parit yang dapat mengalirkan limbah dari

atas ke bawah dengan kemiringan tanah. Teknik aplikasi limbah adalah dengan mengalirkan

limbah (kadar BOD 3.500 – 5000 mg/l), dari kolam limbah melalui pipa bak-bak distribusi,

kemudian ke parit sekunder yang dibuat setiap dua baris tanaman. Banyaknya limbah cair yang

diaplikasikan ke lapangan dikontrol setiap hari dengan menggunakan Flowmeter magnetic.

Gambar 25. Pengaliran limbah cair pada land aplikasi dengan sistem flat bed

51

2. Limbah Biomassa Padat

a. Janjang Kosong

Janjang kosong (jangkos) merupakan limbah sisa TBS yang buahnya telah dilepaskan

melalui proses threshing. Menurut Ditjen PPHP (2006) jangkos dapat berfungsi ganda yaitu
selain menambah hara ke dalam tanah, juga mampu meningkatkan kandungan bahan organik

tanah yang diperlukan bagi perbaikan sifat fisik tanah. Dengan meningkatnya bahan organik

tanah maka struktur tanah semakin mantap, dan kemampuan tanah menahan air semakin baik,

perbaikan fisik tanah tersebut berdampak positif terhadap pertumbuhan akar dan penyerapan

unsur hara.

Pada awal pendirian PT. Inti Indosawit Subur PMKS Tungkal Ulu, jangkos ini dibakar
di Incinerator hingga menjadi abu. Namun setelah diketahui bahwa jangkos kaya akan unsur

N, P, K dan Mg, maka jangkos kini banyak dijadikan sebagai pupuk organik untuk perkebunan

kelapa sawit. Pemanfaatan jangkos sebagai pupuk dapat berupa mulsa ataupun pupuk

organik/kompos.

Pemanfaataan jangkos di PT. Inti Indosawit Subur PMKS Tungkal Ulu yaitu sebagai

pupuk dalam bentuk mulsa. Dalam hal ini, jangkos ditebarkan di pinggiran setiap piringan
tanaman. Ditjen PPHP (2006) menjelaskan bahwa melalui kegiatan mikroorganisme tanah atau

proses mineralisasi, unsur hara yang didapati pada jangkos kembali ke tanah. Namun unsur

hara tersebut tidak seluruhnya dapat diserap oleh akar tanaman. Persentase unsur hara yang

terimobilisasi, mengendap ataupun tercuci, yang berasal dari mineralisasi jangkos belum

diketahui secara tepat. Namun jumlah unsur K dan Mg yang tersedia cukup menunjang

pertumbuhan dan produksi pertanaman.

b. Serat/Fibre

Setelah buah melalui proses pressing, maka buah kemudian dibawa oleh CBC menuju
proses depericarping. Pada proses depericarping ini, dihasilkan dua produk yakni nut dan

fibre. Nut selanjutnya dialirkan menuju polishing drum, sedangkan fibre akan disalurkan

melalui konveyor menuju ke Boiler sebagai bahan bakar. Namun pada perjalanannya, sebagian

fibre akan disisihkan untuk di inisiasi dipembakaran pada Boiler dan menjadi bahan bakar

utama boiler.

c. Solid Decanter

Sludge yang masih mengandung minyak sekitar 7% – 10% diolah lagi dengan mesin

Decanter, yang hasilnya adalah light phase (oil decanter), heavy phase dan solid. Light phase

dari decanter yang mengandung minyak 60% – 70%, diolah lagi di CST. Heavy phase akan

diproses lanjut di effluent treatment (pengolahan limbah) hingga mencapai BOD dan COD

standar untuk aplikasi kebun, sedangkan solid ditampung di hopper kemudian di aplikasikan

langsung kelapangan/kebun diantara baris pokok kelapa sawit. Solid yang dihasilkan

merupakan pupuk yang sangat menyuburkan bagi kelapa sawit dan tanaman-tanaman lainya.

d. Cangkang

Cangkang yang dihasilkan dari proses pemisahan shell dan nut, oleh manajemen
perusahaan digunakan untuk tambahan bahan bakar boiler jika fiber yang dihasilkan dari

52

proses press kurang untuk dibakar di ruang tungku boiler, selain itu cangkang ini juga di jual

ke perusahaan lain untuk fungsi yang sama atau pembuatan arang aktif.

e. Abu

Abu merupakan hasil pembakaran fiber dan cangkang pada boiler, abu yang dihasilkan

digunakan untuk tambahan pupuk kebun inti. Sehingga abu tetap dikumpulkan dan di

distribusikan oleh petugas land aplikasi kebun inti.

f. Kerak Boiler

Kerak boiler memiliki karakteristik yang keras dan tidak mudah hancur, oleh karena itu

kerak boiler kerap kali digunakan oleh bagian maintenance pabrik sebagai pengganjal jalan

kebun untuk pengerasan/pengganjalan jalan poros menuju pabrik dan kebun.

53

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->