MAKALAH ANATOMI DAN FISIOLOGI SERTA SISTEM GERAK PADA BURUNG HANTU

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Gerak merupakan salah satu ciri makhluk hidup. Pada hewan tingkat tinggi gerak merupakan aktivitas dari adanya elemen kontraktil, yaitu suatu protein yang disebut aktin atau filamen halus dan miosin atau filamen kasar. Kedua filamen ini membentuk struktur dari miofibril dari suatu serabut otot dengan posisi overlapping. Pergerakan adalah ciri khas hewan, gerakan tersebut disebabkan oleh adanya kerjasama yang kompak antara tulang dan otot. Tulang tidak dapat bergerak jika tidak digerakan oleh otot. Otot dapat menggerakan tulang karena mempunyai gaya berkontraksi. Otot dikatakan sebagai alat gerak aktif dan tulang sebagai alat gerak pasif. Otot menempel dan menghubungkan tulang yang satu dengan tulang yang lainnya. Untuk memperoleh makanan hewan harus bergerak dalam lingkungannya. Tiga kebutuhan hewan untuk dapat melakukan suatu gerak diantaranya : Rangsangan Dorongan Keseimbangan B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut : 1. Apa saja yang mempengaruhi sistem gerak pada burung hantu ? 2. Bagaimana sistem gerak pada burung hantu ?

C. Sistematika Penulisan
Penulisan makalah ini terdiri dari 4 Bab, Bab 1 Pendahuluan, Bab II Tinjauan Pustaka, Bab III Pembahasan, Bab IV Kesimpulan.

D. Tujuan Penulisan
Tujuan dari makalah ini untuk memenuhi tugas kelompok mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Hewan serta untuk mengetahui dan lebih memperdalam khazanah ilmu pendidikan. BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Hewan Terbang ( Burung ) Gerak pada hewan yang hidup di dalam air berbeda dengan gerak hewan yang hidup di darat dan di udara. Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan di uraikan gerak hewan yang hidup di udara. Supaya hewan tetap terbang di udara sayapnya harus mengembangkan cukup daya angkat untuk mengatasi gaya tarik gravitasi ke bawah. Kunci terbang adalah bentuk sayap. Semua jenis sayap adalah airfoil struktur yang bentuknya mengubah aliran udara dengan cara menciptakan daya angkat Gerak hewan terbang terletak pada : Kerja antagonis otot pektoralis mayor dengan otot pektoralis minor Tonjolan tulang dada berbentuk perahu Tulang-tulang berisi udara, beberapa tulang direduksi atau di gabungkan Bentuk bulu-bulu sangat ringan

burung . Hambatan ini semakin terasa besar ketika kita membuka lengan kita lebar-lebar (memperluas permukaan tubuh kita) atau ketika kita bergerak lebih cepat. Arahnya vertikal ke bawah. Kombinasi ke 4 gaya ini dimanfaatkan burung untuk melakukan berbagai atraksi seperti parachutting (gerak parasut). Ketika burung mengepakkan sayap ke bawah. dan soaring (membubung) Parachuting (gerak parasut) Gerak parasut merupakan gerak jatuh di udara (bisa miring bisa pula vertikal). Itu sebabnya burung hantu yang hendak terbang akan mengepakan sayapnya secara cepat. Perbedaan tekanan ini memberikan gaya angkat pada burung. Arah gaya ini selalu berlawanan dengan arah gerak burung. Jenis Gaya Dalam Atraksi Udara Pada Burung Hantu Ada 5 jenis gaya yang terlibat dalam atraksi udara antara lain : 1. Weight (gaya berat) Yaitu gaya tarik gravitasi bumi. Gaya ini dihasilkan melalui kepakan sayap yang bergerak seperti angka 8 rebah (dilihat dari samping). gliding (meluncur). Thrust (gaya dorong) Yaitu gaya yang mendorong burung bergerak maju. Lift Force (gaya angkat) Merupakan gaya yang mengangkat burung ke atas. Semakin melengkung sayap semakin besar gaya angkatnya. burung menekan udara ke bawah. akibatnya udara akan menekan balik dan mendorong burung ke atas (hukum aksi reaksi). Seekor burung hantu sedang beratraksi di udara tergantung pada luas permukaan burung dan kecepatan burung. 2. Aliran udara pada sayap burung ketika melewati sayap.Besarnya sangat tergantung pada massa burung. Drag Force Yaitu gaya hambat udara. 3. Udara yang mengalir lewat bagian atas sayap akan bergerak lebih cepat karena udara ini harus menempuh lintasan yang lebih jauh. Gaya ini berasal dari tumbukan molekul-molekul udara dengan tubuh burung.Posisi perubahan ekor Pengatur pernapasan saat terbang yang baik Sistem respirasi sangat efisien Gerak alat pernapasan sesuai dengan gerak kepakan sayap Jantung ukuranya besar dan sirkulasi darah cepat. Semakin cepat kepakan sayap. Sudut miringnya lebih besar dari 450 terhadap garis mendatar. Ada 2 hal yang dapat menimbulkan gaya angkat ini: kepakan sayap dan aliran udara yang lewat sayap. Akibatnya tekanan dibagian ini lebih kecil dibandingkan dengan tekanan udara dibawah sayap. Untuk melakukan gerak parasut. Semakin cepat burung bergerak semakin besar pula gaya hambatnya ini. flight (terbang ke depan). B. Gaya-gaya pada burung yang sedang terbang. semakin besar gaya keatasnya. Kepakan sayap menghasilkansuatupusaran udara (vorteks) yang dapat memberikan suatu dorongan bagi burung untuk bergerak maju di udara. Suatu ilustrasi yang dapat menggambarkan drag force (hambatan) udara ini adalah hambatan yang dirasakan saat kita berjalan melawan arah angin yang kencang. 4. Semakin luas permukaan burung semakin besar gaya hambatnya.

Gaya dorong dan gaya angkat ini dapat diatur oleh burung untuk mengendalikan arah. Berdasarkan susunan anatomi bulu dibagi menjadi: Filoplumae. dan ketinggiannya Ketika burung hantu turun dengan kecepatan tinggi untuk menangkap tikus. burung hantu mengecilkan drag force dengan merampingkan tubuhnya atau menekuk sayapnya. Ujungnya bercabangcabang pendek dan halus. tempat bertengger dan benda yang . aves (burung) memiliki ciri umum yaitu berbulu dan kebanyakan diantara mereka bisa terbang. Ujung dan sisi bawah tiap barbulae memiliki filamen kecil disebut barbicels yang berfungsi membantu menahan barbula yang saling bersambungan. udara panas ini akan naik ke atas dan menimbulkan arus udara ke atas. burung hantu memperlambat gerakannya dengan memperbesar drag force yaitu dengan mengembangkan sayapnya. bulu yang sempurna. Plumae.hantu harus memperbesar gaya hambatnya (dragforce) caranya adalah dengan memperbesar luas permukaannya (misalnya dengan melebarkan sayapnya). Ketika sudah dekat dengan mangsanya (akan mendarat). Berbentuk berbentuk hampir sama dengan filoplumae dengan perbedaan detail. BAB III PEMBAHASAN A. Fokus utama adalam gliding adalah meluncur mendatar. Kepakan sayap digunakan untuk menghasilkan gaya dorong ke depan (thrust) dan gaya angkat (lift). Gliding (meluncur) yaitu gerak jatuh yang membentuk sudut lebih kecildari 45° dengan garis mendatar. Barbulae. 5. Hal ini merupakan keunikan tersendiri dari kelompok hewan tersebut. Semi plumae adalah kumpulan bulu barbula yang letaknya tersembunyi di bawah bulu-bulu luar. ditemukan pada kepala burung Caprimulgids dan burung penangkap serangga flycatchers. Bistle adalah bulu perasa berupa shaft yang memanjang melebihi bulu luar. Jika diamati dengan seksama akan tampak terdiri dari shaft yang ramping dan beberapa barbulae di puncak. kecepatan.Flight(terbang) Gerakan flight (terbang) dilakukan dengan mengepakkan sayap. Soaring (gerak membubung) Gerak membubung merupakan gerak naik tanpa mengepakkan sayap. Plumulae. Akibat pemanasan matahari suhu udara yang dekat permukaan bumi menjadi lebih panas. Aves (Burung) Aves merupakan kelas tersendiri dalam kingdom animalia. Bristle pada burung hantu dan caprimulgids membantu mendeteksi posisi sarang. Bulu-bulu kecil mirip rambut tersebar di seluruh tubuh. Gerakan ini dapat di lakukan dengan memanfaatkan arus udara. Kelas aves adalah satusatunya kelompok hewan yang memiliki bulu.

Rancangan ini memperbaiki kekuatan bentuk burung. bulu sebelah luar memanjang. panggul. Sebagai contoh. Bentuk-bentuk Khusus Pada Burung Hantu Kerangka Kekuatan kerangka seekor burung lebih dari layak. <!--[if gte vml 1]> <![endif]--><!--[if !vml]--> <!--[endif]--> Sifat dan fungsi otot Otot. tulang bahu. dan berujung runcing. berbentuk cakram. Sifat-sifat Terbang Tubuhnya telah diciptakan dengan kantung udara dan tulang berongga untuk mengurangi massa tubuh dan berat keseluruhan. bundar. bulu tengah panjang. meskipun tulangnya memiliki rongga. Bentuk bulu ekor burung pada saat tidak terbang bermacam-macam. Bulu-bulu mereka berbobot sangat ringan bila di bandingkan dengan volumenya. sebagai jaringan yang berfungsi dalam gerak mempunyai sifat-sifat khusus yang mendukung fungsi tersebut yaitu : a. Kontraktilitas. bertakik. Karena lebih "teratur" dibandingkan hewan menyusui. B.menghalangi. bulu ekor dengan raket. bercabang. sebagaimana telah disebutkan.5 kg) untuk memecahkan suatu biji zaitun. Sifat lain dari kerangka burung. yaitu kemampuan otot untuk menegang dan memendek . antara lain berbentuk persegi. Fungsi bristle didukung oleh adanya getaran dan tekanan reseptor di dekat folikel bulu. Sifat cairan kotoran mereka memastikan agar kelebihan air dalam tubuhnya di buang. dan dada pada burung bergabung bersama. seekor burung kutilang berparuh besar dan berleher pendek (Coccothraustes coccothraustes) sepanjang 7 inci (18 cm) melakukan tekanan sekitar 151 lbs (68. C. berbentuk tingkatan. adalah lebih ringan daripada rangka hewan menyusui.

" Ketika angin yang kuat melewati puncak bukit. Begitu matahari menghangatkan daratan. Kejadian ini dapat juga diamati pada badai debu atau jenis badai angin lainnya. adalah kemampuan otot untuk memberi tanggapan atau respon bila otot diberi rangsangan. angin itu membentuk gelombang udara yang tak bergerak. udara pun makin ringan dan mulai naik. Thermal soaring merupakan suatu gejala yang diamati khususnya pada daerah pedalaman hangat di bumi. dan ini disebut "membubung di kecuraman. saat uterus berisi janin otot polosnya akan memanjang c. Dua jenis cara membubung lain yang diketahui adalah membubung dengan pengaruh panas (thermal soaring) dan membubung terus bergerak (dynamic soaring). Begitu udara makin menghangat. Tikus biasanya berada di bawah dan permukaan tanah setiap 2 jam untuk makan. Memanfaatkan aliran udara untuk menghemat energi terbang disebut "membubung.b.". Cara Terbang Yang Sempurna 1). Burung alap-alap suka memangsa tikus. D. Gelombang udara merupakan pertemuan antara massa udara yang berbeda suhu atau kepadatan. Teknik Pengaturan Waktu Burung mengatur jadwal perburuannya untuk efisiensi optimal. Udara yang berhembus ke atas merupakan nilai tambah bagi mereka. <!--[if gte vml 1]> <![endif]--><!--[if <!--[if gte vml 1]> <![endif]--><!--[if !vml]--> !vml]--> . adalah kemampuan otot untuk kembali kepada bentuk dan ukuran semula setelah mengalami pemanjangan maupun pemendekan d. Ekstensibilitas. Membubung dalam Angin Burung makin mengurangi energi yang digunakannya dengan memanfaatkan angin. Mereka membubung dengan meningkatkan aliran udara pada sayap-sayap mereka dan mereka bisa tetap "tertahan" dalam aliran udara yang cukup kuat. Burung-burung pun bisa membubung di atas gelombang ini. contoh otot polos uterus. daratan pun segera menghangatkan udara di atasnya. Gelombang udara umumnya menghasilkan arus yang memiliki daya angkat untuk burung." 3). yaitu kemampuan otot untuk dapat memanjang bila otot tersebut mendapat gaya tarik. 2). Iritabilitas (eksitabilitas). Tenaga dari Aliran Udara Burung memanfaatkan aliran udara dengan cara-cara berbeda: Seekor burung hantu meluncur menuruni sisi bukit atau seekor camar laut menukik sepanjang karang di pesisir memanfaatkan arus udara. Membubungnya burung di tempat pertemuan ini disebut "meluncur dalam hembusan. Elastisitas (kekenyalan).

berjalan. Korset panggul menyambung bagian bawah maupun belakang untuk memungkinkan otot-otot kaki bekerja lebih tepat. sebagai sambungan otot-otot terbang. Bulu ujung sayap menempel ke tulangtulang "tangan" gabungan ini. dalam gerak pada gerakan udara yang naik ke puncak berbentuk cincin pusaran udara terjadi di bawah dasar gumpalan awan bukit. Seluruh burung yang terbang dilengkapi dengan tulang dada yang sangat kuat (sternum) yang memiliki lempengan datar yang lebar. <!--[if gte vml 1]> <![endif]--><!--[if !vml]--> <!--[if gte vml 1]> <![endif]--><!--[if !vml]--> <!--[endif]--> Terbang membubung ke atas karena aliran udara panas hanya mungkin pada wilayah hangat. dan meliputi tulang dada dan tulang garpu yang khas pada burung. yang disebut lunas. bahkan dengan efektif dalam cara yang paling cepat dan paling efisien. <!--[endif]--> Terbang membubung dengan hembusan angin dimungkinkan ketika dua hembusan angin bertemu. .<!--[endif]--> <!--[endif]--> Terbang membubung dengan Terbang membubung miring tergantung menggunakan panas udara. Otot-otot yang membungkus tulang ini mendukung penerbangan. menggunung yang besar. Bagian rangka yang yang disebut lempeng dada terdiri dari penyokong tulang sayap yang kokoh. E. Rancangan Sempurna Untuk Terbang dan Berlari Rangka burung di rancang untuk memungkinkannya terbang. Tulang yang menopang sayap ini sangat kuat dan bergabung bersama.

Lift force (gaya angkat). dengan rentang sayap 21. Otot dikatakan sebagai alat gerak aktif dan tulang sebagai alat gerak pasif. di samping kelebihan wilayah pandangnya. Ada 5 jenis gaya yang terlibat dalam atraksi udara antara lain : Drag Force. gerakan tersebut disebabkan oleh adanya kerjasama yang kompak antara tulang dan otot. Ia dapat mendengar dari tempat di cabang pohon suara ribut yang dibuat oleh seekor tikus dalam semak. Weight (gaya berat) dan Flight (terbang) . Mata besarnya terletak di depan kepalanya. BAB IV KESIMPULAN Pergerakan adalah ciri khas hewan.7 inci (55 sentimeter). Tempat ini sangat menguntungkan untuk menemukan mangsanya. Salah satu bentuk kemajuan ini adalah penelitian ilmuwan tentang rancangan yang ditemukan dalam tubuh burung. banyak prinsip gerak aliran udara yang ditemukan pada burung diterapkan. <!--[if gte vml 1]> <![endif]--><!--[if !vml]--> Di samping itu.<!--[if gte vml 1]> <![endif]--><!--[if !vml]-- > <!--[endif]--> Seekor burung hantu malam. <!--[endif]--> <!--[if gte vml 1]> <![endif]--><!--[if !vml]--> <!--[if gte vml 1]> <![endif]--><!--[if !vml]--> <!--[endif]--> <!--[endif]--> Manusia membuat lompatan mengagumkan dalam teknologi di abad ke-20. merupakan sosok pemburu malam yang sempurna. Ciri lain matanya adalah kemampuan melihat di malam hari. Telinga burung ini juga sangat peka. burung hantu dapat memutar kepalanya tiga perempat putaran. Thrust (gaya dorong). Otot dapat menggerakan tulang karena mempunyai gaya berkontraksi. dan menghasilkan wujud yang amat memuaskan. Kita bisa dengan mudah melihat bahwa makhluk ini diciptakan sebagai pemburu malam yang sempurna. Burung hantu mencengkeram pohon atau mangsanya dengan cakarnya yang besar dan kuat. Tulang tidak dapat bergerak jika tidak digerakan oleh otot. Kunci terbang adalah bentuk sayap. Supaya hewan tetap terbang di udara sayapnya harus mengembangkan cukup daya angkat untuk mengatasi gaya tarik gravitasi ke bawah. Dalam rancangan pesawat.

Secara embriologis bulu aves bermula dari papil dermal yang selanjutnya mencuat menutupi epidermis.wikipedia. Apa rahasianya? Bagaimana burung bisa terbang. 2005. Dra. Bulu adalah ciri khas kelas aves yang tidak dimiliki oleh vertebrata lain.org http://www. Ternyata semua akal budi dan kepandaian manusia belum dapat menyaingi kemampuan burung yang dapat terbang dengan mulus dan sempurna tanpa menggunakan alat bantu mesin-mesin besar yang mengeluarkan suara bising yang memekakkan telinga seperti pesawat-pesawat ciptaan manusia. Bistle adalah bulu perasa berupa shaft yang memanjang melebihi bulu luar. Kelas aves adalah satusatunya kelompok hewan yang memiliki bulu.files. mengalahkan semua keterbatasan akibat berat tubuh mereka dan gravitasi bumi? .". aves (burung) memiliki ciri umum yaitu berbulu dan kebanyakan diantara mereka bisa terbang. Dua jenis cara membubung lain yang diketahui adalah membubung dengan pengaruh panas (thermal soaring) dan membubung terus bergerak (dynamic soaring). Lawrence G. yang pada reptile serupa dengan sisik. Semi plumae adalah kumpulan bulu barbula yang letaknya tersembunyi di bawah bulu-bulu luar. Biologi 2. Campbell biologi jilid 3.biology-resources. Gelombang udara merupakan pertemuan antara massa udara yang berbeda suhu atau kepadatan. Hampir seluruh tubuh aves di tutupi oleh bulu. yang secara filogenetik berasal dari epidermal tubuh.wordpress.com/drawing-bird-chaffinch. 2004 Hanum Latifah Eva. Membubungnya burung di tempat pertemuan ini disebut "meluncur dalam hembusan.Aves merupakan kelas tersendiri dalam kingdom animalia.html http://mochammadiqbal. Camar dan Angsa terbang indah di udara. BAB V DAFTAR PUSTAKA http://en. Suatu atraksi udara yang sangat menakjubkan! Ada rasa iri yang dapat dimengerti saat manusia menyaksikan pertunjukan ini. Bandung : Remaja Rosdakarya ATRAKSI FISIKA DI UDARA Sekumpulan burung Pelikan.com/2008/10/ Mitchell. Jakarta : Erlangga.

burung menekan udara ke bawah. Ketika burung mengepakkan sayap ke bawah. akibatnya udara akan menekan balik dan mendorong burung ke atas (hukum aksi-reaksi).. Semakin cepat burung bergerak semakin besar pula gaya hambatnya ini. Ada 4 jenis gaya yang terlibat dalam atraksi udara tertua ini. Semakin cepat kepakan sayap. Hambatan ini semakin terasa besar ketika kita membuka lengan kita lebar-lebar (memperluas permukaan tubuh kita) atau ketika kita bergerak lebih cepat. Lift Force (gaya angkat) merupakan gaya yang mengangkat burung ke atas. Drag Force.kurang enak dimakan).. Burung yang berat seperti Kori Bustard dari Afrika tentu harus mempunyai otot dada yang kuat sehingga mampu mengepakan sayap (Karena ototnya keras.. 2. Itu sebabnya burung merpati yang hendak terbang akan mengepakan sayapnya secara cepat. Kalah kompakkah manusia? Atraksi terbang burung-burung di udara ini ternyata melibatkan ilmu fisika. yaitu gaya hambat udara. Ada 2 hal yang dapat menimbulkan gaya angkat ini: kepakan sayap dan aliran udara yang lewat sayap. Gaya ini berasal dari tumbukan molekul-molekul udara dengan tubuh burung. Suatu ilustrasi yang dapat menggambarkan drag-force (hambatan) udara ini adalah hambatan yang dirasakan saat kita berjalan melawan arah angin yang kencang. daging Kori Bustard keras. Sedangkan besar gaya ini sangat tergantung pada luas permukaan burung dan kecepatan burung. Semakin luas permukaan burung semakin besar gaya hambatnya. lebih cepat untuk mengangkat tubuhnya yang gembrot itu (19 kg). . Arah gaya ini selalu berlawanan dengan arah gerak burung.Mereka bahkan selalu terbang sebagai kawanan burung yang dengan kompak menjelajahi udara dengan gerak-gerik yang indah. semakin besar gaya keatasnya. 1.

Besar-kecilnya gaya dorong ini sangat tergantung pada kekuatan otot terbang. Thrust (gaya dorong) yaitu gaya yang mendorong burung bergerak maju. 2 digambarkan aliran udara ketika melewati sayap. Udara yang mengalir lewat bagian atas sayap akan bergerak lebih cepat karena udara ini harus menempuh lintasan yang lebih jauh. Semakin melengkung (semakin aerodinamis) sayap semakin besar gaya angkatnya. Besarnya sangat tergantung pada massa burung. 3. Perbedaan tekanan ini memberikan gaya angkat pada burung. Kepakan sayap menghasilkan suatu pusaran udara (vorteks) yang dapat memberikan suatu dorongan bagi burung untuk bergerak maju di udara. Arahnya vertikal ke bawah. 4. Gaya ini dihasilkan melalui kepakan sayap yang bergerak seperti angka 8 rebah (dilihat dari samping). Akibatnya tekanan dibagian ini lebih kecil dibandingkan dengan tekanan udara dibawah sayap. Weight (gaya berat) yaitu gaya tarik gravitasi bumi. .Pada Gb.

burung ini dapat menempuh jarak mendatar 22 jarak meter dengan turun hanya 1 meter. Gaya dorong dan gaya angkat ini dapat diatur oleh burung untuk mengendalikan arah.hebat sekali ilmu fisika burung hantu ini. Kepakan sayap digunakan untuk menghasilkan gaya dorong ke depan (thrust) dan gaya angkat (lift). dan soaring (membubung) (pintar yach burung-burung ini. Flight (terbang) Gerakan flight (terbang) dilakukan dengan mengepakkan sayap..).. Ini dilakukan dengan memperkecil gaya hambat udara.he.he. Ketika burung hantu turun dengan kecepatan tinggi untuk menangkap tikus.5 meter tetapi hanya turun 1 meter saja. Burung pemakan bangkai (Vultures) lebih bagus lagi.. dan ketinggiannya (ternyata otak burung cukup cerdas untuk menghitung fisika he. Sudut miringnya lebih besar dari 450 terhadap garis mendatar.) Parachuting (gerak parasut) Gerak parasut merupakan gerak jatuh di udara (bisa miring bisa pula vertikal).... gliding (meluncur).. burung hantu memperlambat gerakannya dengan memperbesar drag force yaitu dengan mengembangkan sayapnya (wuiii ..) Soaring (gerak membubung) ... Dalam melakukan gliding burung Fulmar dapat menempuh jarak mendatar 8. burung hantu mengecilkan drag force dengan merampingkan tubuhnya atau menekuk sayapnya...Kombinasi ke 4 gaya ini dimanfaatkan burung untuk melakukan berbagai atraksi seperti parachutting (gerak parasut). Gliding (meluncur) Gliding (meluncur) yaitu gerak jatuh yang membentuk sudut lebih kecil dari 45° dengan garis mendatar. kecepatan. Untuk melakukan gerak parasut. burung rajawali harus memperbesar gaya hambatnya (drag force) caranya adalah dengan memperbesar luas permukaannya (misalnya dengan melebarkan sayapnya).. Ketika sudah dekat dengan mangsanya (akan mendarat). flight (terbang ke depan). Fokus utama dalam gliding adalah meluncur semendatar mungkin..

sekumpulan angsa sedang bergerak ke arah utara. Akibat pemanasan matahari suhu udara yang dekat permukaan bumi menjadi lebih panas. Pada gambar 4. Dalam melakukan migrasi dari satu tempat ke tempat lain angsa-angsa ini memanfaatkan medan magnetik bumi sebagai penunjuk arah. maka angsa-angsa lain akan berusaha menyesuaikan diri (dengan memperhatikan aliran udara dan kondisi udara di sekitarnya) sedemikian sehingga terjadi perubahan posisi tetapi arah gerak kawanan tetap tidak berubah yaitu tetap ke arah utara. Ketika pemimpin ini lelah. Angsa-angsa ini tampak kompak sekali. Itu sebabnya burung camar selalu berada dekat-dekat dengan permukaan laut. angsa-angsa ini seringkali membentuk formasi seperti huruf V (gambar 4). lain lagi. Arus udara inilah yang dimanfaatkan oleh burung rajawali untuk membubung tinggi tanpa perlu mengepakan sayapnya yang besar (hemat energi lho. Burung camar atau burung albatros.). Jika satu angsa menyimpang dari posisi (1) ke posisi (2) lalu ke posisi (3) dan (4). Gerakan ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan arus udara. Parade Burung Terbang Pernah lihat angsa atau burung terbang bermigrasi (berpindah tempat)? Angsa ini umumnya terbang berkelompok membentuk suatu parade yang sangat indah.. Selain untuk meningkatkan keamanan terhadap serangan predator. seakan-akan tidak pernah ada yang salah arah. kebersamaan itu juga mengurangi resiko tersesat di jalan saat melakukan migrasi jarak jauh.Gerak membubung merupakan gerak naik tanpa mengepakkan sayap. Dalam formasi huruf V ini gerakan angsa-angsa dalam kawanan ini sangat sinergi sehingga mereka tidak perlu keluar tenaga terlalu besar (pemakaian energi lebih efisien) untuk melakukan perjalanan yang jauh (wah tampaknya kita harus belajar dari angsa dalam bekerja sama. udara panas ini akan naik ke atas dan menimbulkan arus udara ke atas. Angsa yang paling depan (pemimpin) merupakan pembuka jalan yang harus bekerja keras memecah hambatan udara. Untuk membubung... sehingga angsa dibelakangnya dapat bergerak lebih mudah.nggak mau enak sendiri). . burung camar memanfaatkan arus udara yang dipantulkan oleh permukaan air laut. hanya saja kesalahan itu dapat dengan cepat dileburkan sehingga tidak terlihat mempengaruhi arah terbang kawanan.. temannya segera menggantikan posisinya (wah ternyata angsa tidak egois .). jarang ditemukan angsa terbang jauh sendirian.. Dalam melakukan parade.. Sebenarnya berbagai kesalahan arah terbang tetap terjadi.

Ternyata dalam ilmu fisika kita harus banyak belajar dari burung. orang ini tidak akan dikucilkan. konsep perubahan posisi ini dapat diterapkan dalam ilmu manajemen modern lho. belajar dari angsa)... Menurut konsep ini jika ada seorang mempunyai ide yang dapat menyimpangkan arah perusahaan tetapi menguntungkan perusahaan itu. Memang asyik mengamati gerakan-gerakan burung. walaupun mungkin posisi teman-temannya itu bisa berubah (wah keren. . Teman-temannyalah yang akan menyesuaikan diri sedemikian sehingga misi dan visi perusahaan tetap tidak berubah. Begitu indah dan mempesonanya atraksi fisika yang mereka pertontonkan di udara selama jutaan tahun sehingga rasanya kita ini tidak ada apa-apanya...Eh tahu nggak.