*

DASAR TEORI 1

Education Of Fisika "Kinematika"
Gerak Jatuh Bebas (GJB) Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat atau menemui benda yang mengalami gerak jatuh bebas, misalnya gerak buah yang jatuh dari pohon, gerak benda yang dijatuhkan dari ketinggian tertentu atau bahkan gerak manusia yang jatuh dari atap rumah (he2….). mengapa benda mengalami gerak jatuh bebas ? Gerak Jatuh Bebas alias GJB merupakan salah satu contoh umum dari Gerak Lurus Berubah Beraturan. Apa hubungannya ? silahkan dibaca terus, selamat belajar jatuh bebas, eh selamat belajar pokok bahasan Gerak Jatuh Bebas. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu menyertai anda, sehingga tidak pusing, masuk angin atau mual-mual selama proses pembelajaran ini…. Apa yang anda amati ketika melihat benda melakukan gerak jatuh bebas ? misalnya ketika buah mangga yang sangat enak, lezat, manis dan bergizi jatuh dari pohonnya. Biasa aja… Jika kita amati secara sepintas, benda yang mengalami gerak jatuh bebas seolah-olah memiliki kecepatan yang tetap atau dengan kata lain benda tersebut tidak mengalami percepatan. Kenyataan yang terjadi, setiap benda yang jatuh bebas mengalami percepatan tetap. Alasan ini menyebabkan gerak jatuh bebas termasuk contoh umum GLBB. Bagaimana membuktikan bahwa benda yang mengalami gerak jatuh bebas mengalami percepatan tetap ? secara matematis akan kita buktikan pada pembahasan Penurunan persamaan Jatuh Bebas (tuh, lihatlah ke bawah)

Lakukanlah percobaan berikut ini. Tancapkan dua paku di tanah yang lembut, di mana ketinggian kedua paku tersebut sama terhadap permukaan tanah. Selanjutnya, jatuhkan sebuah batu (sebaiknya batu yang permukaannya datar) dengan ketinggian yang berbeda pada masing-masing paku. Anda akan melihat bahwa paku yang dijatuhi batu dengan ketingian lebih tinggi tertancap lebih dalam dibandingkan paku yang lain. hal ini menunjukkan bahwa adanya pertambahan laju atau percepatan pada gerak batu tersebut saat jatuh ke tanah. Semakin tinggi kedudukan batu terhadap permukaan tanah, semakin

Persamaan Gerak Jatuh Bebas . hakekat gerak benda jatuh merupakan bahan pembahasan yang sangat menarik dalam ilmu filsafat alam. Di baca terus ya. Di samping itu. Apa yang berpengaruh terhadap gerak jatuh bebas pada batu atau kertas ? Gaya gesekan udara ! hambatan atau gesekan udara sangat mempengaruhi gerak jatuh bebas. pernah mengatakan bahwa benda yang beratnya lebih besar jatuh lebih cepat dibandingkan benda yang lebih ringan. coba kita jatuhkan dua buah batu dari ketinggian yang sama. ternyata kedua batu tersebut menyentuh permukaan tanah hampir pada saat yang bersamaan. Anda dapat membuktikan sendiri dengan melakukan percobaan di atas. Dengan demikian. anda juga berpikiran demikian. berat atau ringan. jika dibandingkan dengan batu dan kertas yang kita jatuhkan tadi. Mungkin sebelum belajar pokok bahasan ini. Kita menyebut percepatan ini sebagai percepatan yang disebabkan oleh gravitasi pada bumi dan memberinya simbol g. Percepatan yang disebabkan oleh gravitasi adalah percepatan sebuah vektor dan arahnya menuju pusat bumi. benda ringan seperti selembar kertas yang dipegang horisontal pun akan jatuh dengan percepatan yang sama seperti benda yang lain. Galileo menegaskan bahwa semua benda. Sumbangan Galileo yang khusus terhadap pemahaman kita mengenai gerak benda jatuh. Sekarang. semua benda jatuh dengan percepatan konstan yang sama. Ia menunjukkan bahwa untuk sebuah benda yang jatuh dari keadaan diam. Hasil yang kita amati menunjukkan bahwa batu lebih dahulu menyentuh permukaan tanah/lantai dibandingkan kertas. sabar… Pada masa lampau. Ayo ngaku…. jatuh dengan percepatan yang sama. yang menganggap bahwa benda yang lebih berat jatuh lebih cepat dari benda yang lebih ringan dan bahwa laju jatuhnya benda tersebut sebanding dengan berat benda tersebut. percepatan benda jatuh bebas bergantung pada ketinggian alias kedudukan benda terhadap permukaan tanah. di mana batu yang satu lebih besar dari yang lain. Pembuktian secara matematika akan saya jelaskan pada penurunan rumus di bawah. jarak yang ditempuh akan sebanding dengan kuadrat waktu. benda yang kedudukannya lebih tinggi terhadap permukaan tanah akan memerlukan waktu lebih lama untuk sampai pada permukaan tanah dibandingkan dengan benda yang kedudukannya lebih rendah. Tetapi pada banyak keadaan biasa. Galileo yakin bahwa udara berperan sebagai hambatan untuk benda-benda yang sangat ringan yang memiliki permukaan yang luas. Galileo adalah orang pertama yang menurunkan hubungan matematis. Besarnya kira-kira 9. Misalnya kita menjatuhkan selembar kertas dan sebuah batu dari ketinggian yang sama. besar g kira-kira 32 ft/s2. Kita dapat melihat hal ini dari salah satu persamaan GLBB di bawah.. Galileo mendalilkan bahwa semua benda akan jatuh dengan percepatan yang sama apabila tidak ada udara atau hambatan lainnya.besar laju batu tersebut saat hendak menyentuh permukaan tanah. Pada suatu ruang di mana udara telah diisap. hambatan udara ini bisa diabaikan. Walaupun demikian. Aristoteles. dapat dirangkum sebagai berikut : Pada suatu lokasi tertentu di Bumi dan dengan tidak adanya hambatan udara.8 m/s2. Kita juga dapat melakukan percobaan dengan menjatuhkan batu dan kertas yang berbentuk gumpalan. percepatan atau pertambahan kecepatan benda saat jatuh bebas bergantung juga pada lamanya waktu. Pendapat aristoteles ini mempengaruhi pandangan orang-orang yang hidup sebelum masa Galileo. Dalam satuan Inggris alias British. paling tidak jika tidak ada udara.

bila kita membayangkan terdapat sumbu kordinat sepanjang lintasan benda. kita menggunakan rumus/persamaan GLBB. semakin besar t atau semakin lamanya buah mangga berada di udara maka nilai vy juga semakin besar. Ingat lagi pembahasan mengenai titik acuan) Amati rumus-rumus di atas sampai puas.. rumus-rumus Gerak Jatuh Bebas yang telah diturunkan diatas. karena benda bergerak vertikal. Masih ingat ga? Gawat kalo belajar sambil tiduran. Karena g bernilai tetap (9. semakin tinggi kedudukan benda dari permukaan tanah. kita tulis kembali untuk pembuktian matematis. Kita juga bisa menggunakan h. Demikian pula. Di samping itu. maka kita dapat menyimpulkan bahwa massa tidak ikut bertanggung jawab dalam Gerak Jatuh Bebas. setiap benda yang jatuh bebas mengalami percepatan tetap. Kita menggantikan x atau s (pada persamaan glbb) dengan y. Ini perintah Jenderal. apakah dirimu melihat lambang massa alias m ? karena tidak ada. ayo dilaksanakan. Pembuktian Matematis Pada penjelasan panjang lebar di atas.8 m/s2). Percepatan yang dialami benda ketika jatuh bebas adalah percepatan gravitasi. tuh colokin tangan ke komputer biar pemanasan (piss…. anda telah saya gombali untuk membuktikan secara matematis konsep Gerak Jatuh Bangun. semakin lama waktu yang dibutuhkan benda untuk jatuh. semakin cepat gerak benda ketika hendak mencium tanah. dapat diketahui bahwa kecepatan jatuh buah mangga sangat dipengaruhi oleh percepatan gravitasi (g) dan waktu (t). menggantikan x atau s. Pembuktian Nol Setelah mengamati rumus di atas. baru lupa… embel-embel y di belakang v hanya ingin menunjukan bahwa benda bergerak vertikal atau benda bergerak pada sumbu y. Nah. Penggunaan y positif atau y negatif pada arah ke atas atau ke bawah tidak menjadi masalah asal kita harus konsisten selama menyelesaikan soal.Selama membahas Gerak Jatuh Bebas. Kedudukan awal benda kita tetapkan y0 = 0 untuk t = 0. yang telah dijelaskan pada pokok bahasan GLBB (dibaca dahulu pembahasan GLBB biar nyambung).) Dengan demikian. Dengan demikian. maka pada persamaan di atas tampak bahwa nilai kecepatan jatuh benda ditentukan oleh waktu (t). kecepatan buah mangga tersebut selalu berubah terhadap waktu atau dengan kata . persamaan Gerak Jatuh Bebas tampak seperti pada kolom kanan tabel. semakin cepat gerak benda ketika hendak mencium batu dan debu. Kecepatan awal Gerak Jatuh Bebas buah mangga (vy0) = 0 (mengapa bernilai 0 ? diselidiki sendiri ya…. Kita pilih kerangka acuan yang diam terhadap bumi. Kalo bisa sampai matanya bersinar…. eh Gerak Jatuh Bebas bahwa massa benda tidak mempengaruhi laju jatuh benda. sehingga kita menggantikan a dengan g.) Sekarang. persamaan 1 berubah menjadi : vy = gt Melalui persamaan ini. Setuju ya ? jadi masa tidak berpengaruh dalam GJB. vy = vyo + gt —— Persamaan 1 y = vyot + ½ gt2 —— Persamaan 2 vy2 = vyo2 + 2gh —— Persamaan 3 (sory. Pembuktian Pertama vy = vyo + gt —— Persamaan 1 Misalnya kita meninjau gerak buah mangga yang jatuh dari tangkai pohon mangga.

tetapi setiap satuan waktu terjadi pertambahan kecepatan. Alasan ini yang menyebabkan Gerak Jatuh Bangun termasuk GLBB.1998. Paham ya perbedaannya…. Panduan jawaban : Anda harus mengidentifikasi atau mengecek masalah pada soal ini terlebih dahulu sebelum menyelesaikannya.8 m/s2). ingat bahwa percepatan gravitasi bernilai sama (9. seperti buah mangga yang jatuh dengan sendirinya tanpa diberi kecepatan awal. maka nilai kecepatan sangat ditentukan oleh ketinggian (h). Hugh D. Tentukan posisi dan laju batu tersebut setelah bergerak 1 s. Karena gravitasi bernilai tetap. Pembuktian Kedua Sekarang kita tinjau hubungan antara jarak atau ketinggian dengan kecepatan jatuh benda vy2 = vyo2 + 2gh —— Persamaan 3 Misalnya kita meninjau batu yang dijatuhkan dari ketinggian tertentu.A.lain setiap satuan waktu kecepatan gerak buah mangga bertambah. Jakarta : Penerbit Erlangga Gerak Vertikal . Tersedia 3 rumus yang dapat anda gunakan. Fisika Universitas (terjemahan). maka persamaan 3 berubah menjadi : vy2 = 2gh Dari persamaan ini tampak bahwa besar/nilai kecepatan dipengaruhi oleh jarak atau ketinggian (h) dan percepatan gravitasi (g). Douglas C. Percepatan gravitasi yang bekerja pada buah mangga bernilai tetap (9. Jakarta : Penerbit Erlangga Tipler. Jika dilepaskan maka kecepatan awal alias v0 = 0. Pakai yang mana ? vy = gt y = ½ gt2 vy2 = 2gh Massa benda tidak berpengaruh.. maka terdapat kecepatan awal. setiap satuan jarak/tinggi terjadi pertambahan kecepatan saat benda mendekati tanah. 2001. Fisika Jilid I (terjemahan). Jakarta : Penebit Erlangga Young. Fisika Jilid I. Karena vy0 = 0. Tinggal dimasukan nilai g dan t (waktu). di mana pertambahan kecepatan alias percepatan bernilai tetap. Sekali lagi.. di mana batu tersebut dilepaskan (bukan dilempar ke bawah). 5 s dan 10 s. Terjemahan. P. selanjutnya anda memutuskan untuk menggunakan solusi alias cara pemecahan yang seperti apa. 2002. & Freedman. Setelah anda berhasil mengidentifikasi masalahnya. Contoh soal : Sebuah batu bermassa 2 kg dilepaskan dari keadaan diam dan jatuh secara bebas.. Selesaikan sendiri ya… lagi malas neh… Referensi : Giancoli. Roger A. Jika batu tersebut dilempar.8 m/s2). perhatikan bahwa yang ditanyakan adalah kedudukan dan laju batu setelah dijatuhkan sekian detik. Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan). Jakarta : Penerbit Erlangga Halliday dan Resnick. semakin tinggi kedudukan benda ketika jatuh. 1991. karenanya jangan terkecoh dengan soal yang menyertakan massa benda…. semakin besar kecepatan benda ketika hendak menyentuh tanah. di mana nilai pertambahan kecepatan alias percepatannya tetap.

Jika anda berada pada ketinggian 20 m dari permukaan tanah. maka persamaan ini dengan mudah diubah menjadi persamaan Gerak Vertikal Ke bawah. Dengan demikian. jika persamaan GLBB di atas diubah menjadi persamaan Gerak Vertikal ke bawah. baru kita bahas satu per satu…… vt = vo + at s = vo t + ½ at2 vt2 = vo2 + 2as Kalau dirimu paham konsep Gerak Vertikal Ke bawah. anda melempar sebuah bola ke bawah dengan kecepatan 10 m/s. maka kita menggunakan rumus GLBB. kalau batu itu anda lepaskan. vo dan g. Keempat.. Ketiga. maka buah mangga melakukan gerak Vertikal Ke bawah. maka pada gerak vertikal ke bawah. Kita tulis dulu rumus GLBB ya. ketiga melakukan gerak vertikal ke bawah. Berapa kecepatan buah mangga ketika menyentuh tanah ? g = 10 m/s2 Panduan jawaban : Karena diketahui h. karena benda bergerak vertikal maka s bisa kita ganti dengan h atau y. kecepatan awal (vo) benda tidak sama dengan nol. maka buah mangga tersebut melakukan Gerak Jatuh Bebas. Tapi kalau buah mangga anda petik lalu anda lemparkan ke bawah. karena jika tidak dirimu akan kebingungan dengan rumusnya……. Karena benda mengalami percepatan tetap maka g bernilai positif. maka akan kita peroleh persamaan Gerak Vertikal ke bawah sebagai berikut : vt = vo + gt h = vo t + ½ gt2 vt2 = vo2 + 2gh Contoh soal 1 : Misalnya anda memanjat pohon mangga untuk memetik buah mangga.Gerak vertikal ke bawah Gerak vertikal ke bawah sangat mirip dengan gerak jatuh bebas. kecepatan awal benda. maka kita menggunakan persamaan : vt2 = vo2 + 2gh vt2 = (5 m/s)2 + 2(10 m/s2) (10 m) vt2 = 25 m2/s2 + 200 m2/s2 vt2 = 225 m2/s2 vt = 15 m/s Contoh soal 2 : Dari atap rumah. Pertama.. tapi kalau batu anda lemparkan ke bawah. vo = 0. Pahami konsep ini baik-baik. maka batu tersebut mengalami gerak Jatuh bebas. Karena gerak vertikal merupakan contoh GLBB. Contohnya begini… kalau buah mangga dengan sendirinya terlepas dari tangkainya dan jatuh ke tanah. berapa lama bola yang anda . kecepatan awal benda bertambah secara konstan setiap saat (benda mengalami percepatan tetap). buah mangga anda lempar ke bawah dari ketinggian 10 meter. Atau contoh lain… anggap saja anda sedang memegang batu… nah. kecepatan awal tetap disertakan karena pada Gerak Vertikal ke bawah benda mempunyai kecepatan awal. dengan kecepatan awal 5 m/s. cuma beda tipis… kalau pada gerak jatuh bebas. maka batu mengalami Gerak Vertikal Ke bawah. Setelah dipetik. percepatan pada gerak vertikal = percepatan gravitasi ( a = g) Kedua.

36 m/s = (10 m/s2) t t = (12. Dengan demikian. maka terlebih dahulu kita hitung kecepatan akhir bola sebelum menyentuh permukaan tanah : Karena diketahui telah diketahui h. benda tersebut tidak mungkin tetap berada di udara karena gravitasi bumi akan menariknya kembali. kita tidak hanya menganalisis gerakan ke atas. benda bergerak ke atas sampai mencapai ketinggian maksimum.36 m/s – 10 m/s = (10 m/s2)t 12. kita tetap menggunakan persamaan GLBB. maka kita menggunakan persamaan : vt2 = vo2 + 2gh vt2 = (10 m/s)2 + 2(10 m/s2) (20 m) vt2 = 100 m2/s2 + 400 m2/s2 vt2 = 500 m2/s2 vt = 22. Dinamakan Gerak Vertikal Ke atas karena benda bergerak dengan arah ke atas alias menjahui permukaan bumi. Dengan demikian. Analisis Gerak Jatuh Bebas dan Gerak Vertikal ke bawah lebih mudah dibandingkan dengan Gerak Vertikal ke atas.36 m/s Sekarang kita masukan nilai vt ke dalam persamaan vt = vo + gt 22. Kita tulis kembali ketiga persamaan GLBB : vt = vo + at .lemparkan berada di udara sebelum menyentuh permukaan tanah ? g = 10 m/s2 Panduan jawaban : Untuk menghitung selang waktu yang dibutuhkan bola ketika berada di udara.36 m/s = 10 m/s + (10 m/s2)t 22. sekarang mari kita bergulat lagi dengan Gerak Vertikal ke Atas. benda tersebut bergerak dengan arah ke bawah menuju permukaan bumi. Setelah itu benda bergerak kembali ke permukaan bumi. Gerak vertikal ke atas itu bagaimana ? apa bedanya gerak vertikal ke atas dengan gerak vertikal ke bawah ? Ada bedanya…. bola berada di udara selama 1. pada kasus gerak vertikal ke atas. Oya. Pada gerak vertikal ke bawah. benda hanya bergerak pada satu arah. untuk menurunkan persamaan Gerak Vertikal ke atas. Terus bagaimana dengan Gerak Vertikal ke atas ? Pada gerak vertikal ke atas. setelah diberi kecepatan awal.2 sekon Jadi setelah dilempar. Hala… gampang kok… santai saja. maka gerak vertikal ke atas termasuk gerak lurus berubah beraturan.2 sekon.36 m/s) : (10 m/s2) t = 1. Persoalannya. Gerak Vertikal Ke atas Setelah pemanasan dengan soal gerak vertikal ke bawah yang gurumuda sajikan di atas. vo dan g. Jadi setelah diberi kecepatan awal dari ketinggian tertentu. sebelumnya terlebih dahulu anda pahami konsep Gerak Vertikal ke atas yang akan dijelaskan berikut ini. tetapi juga ketika benda bergerak kembali ke permukaan bumi… ini yang membuat gerak vertikal ke atas sedikit berbeda… Karena gerakan benda hanya dipengaruhi oleh percepatan gravitasi yang bernilai tetap. kita bisa menggunakan persamaan : vt = vo + gt Berhubung kecepatan akhir bola (vt) belum diketahui.

vy = 0. langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mengidentifikasi atau mengenali permasalahan yang dimunculkan pada soal. Hal ini penting dalam memilih rumus yang disediakan. 1.14 m/s Contoh soal 2 : Sebuah bola dilemparkan dari tanah tegak lurus ke atas dengan laju 24 m/s. Karena mengalami perlambatan maka percepatan gravitasi bernilai negatif. Kedua. kecepatan benda = 0. Berapa kecepatan awalnya ? g = 10 m/s2 Panduan jawaban : Ingat ya. memikirkan bagaimana menyelesaikannya. Kedua. a) berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai titik tertingginya ? b) berapa ketinggian yang dapat dicapai bola ? Panduan jawaban : Sebelum mengoprek soal ini. sedangkan yang ditanyakan adalah kecepatan awal (vo). pada titik tertinggi kecepatan bola = 0. maka akan diperoleh persamaan berikut ini : vt = vo – gt h = vo t – ½ gt2 vt2 = vo2 – 2gh Contoh soal 1 : Sebuah bola dilempar ke atas dan mencapai titik tertinggi 10 meter. Untuk memperoleh t. Jika persamaan GLBB di atas diubah menjadi persamaan Gerak Vertikal ke atas. Masa sich ? Kalau gravitasi bumi bekerja ke atas.s = vo t + ½ at2 vt2 = vo2 + 2as Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam menganalisis Gerak Vertikal ke atas Pertama. Tapi kenyataannya tidak seperti itu… Karena kecepatan benda berkurang secara teratur maka kita bisa mengatakan bahwa benda yang melakukan gerak vertikal ke atas mengalami perlambatan tetap. pada titik tertinggi. Soal ini gampang… karena diketahui kecepatan akhir (vt = 0) dan tinggi (h = 10 m). maka benda akan terus bergerak ke atas alias tidak kembali ke permukaan bumi. Pada soal di atas diketahui kecepatan awal vy0 = 24 m/s . Selajutnya. percepatan pada gerak vertikal = percepatan gravitasi ( a = g). selidiki nilai apa saja yang telah diketahui. karena benda bergerak vertikal maka s bisa kita ganti dengan h atau y. Ketiga. maka kita menggunakan persamaan : vt2 = vo2 – 2gh 0 = vo2 – 2(10 m/s2) (10 m) vo2 = 200 m2/s2 vo = 14. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai titik tertingginya ? Di titik tertinggi. Setelah itu. untuk menentukan nilai t (waktu) : . kecepatan benda berkurang secara konstan setiap saat. ketika benda bergerak ke atas. kita gunakan rumus : vy = vyo – gt Rumus ini kita balik. tepat sebelum berbalik arah. Kecepatan benda berkurang secara konstan karena gravitasi bumi bekerja pada benda tersebut dengan arah ke bawah.

Jakarta : Penebit Erlangga Young. Douglas C.b. Roger A.A.1998.. 2001.. 1991. P. Fisika untuk Sains dan Teknik–Jilid I (terjemahan). Jakarta : Penerbit Erlangga Halliday dan Resnick. Fisika Universitas (terjemahan). Jakarta : Penerbit Erlangga Tipler. Jakarta : Penerbit Erlangga Posted by Ade Kusnaya at 8:10 PM . Fisika Jilid I (terjemahan). maka kita menggunakan rumus : vy2 = vyo2 – 2gh Rumus ini kita balik untuk menghitung nilai h alias ketinggian : Referensi : Giancoli. Fisika Jilid I (Terjemahan).. 2002. Hugh D. & Freedman. berapa ketinggian yang dicapai bola ? Karena telah diketahui kecepatan awal dan kecepatan akhir.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful