P. 1
Kecerdasan dalam Psikologi Islam

Kecerdasan dalam Psikologi Islam

|Views: 1,757|Likes:
Published by adikaiba
A. Pengertian Kecerdasan

Kecerdasan

(intelligence/al-dzaka)

menurut

arti

bahasa

adalah

pemahaman,kecepatan dan kesempurnaan sesuatu. Dalam arti, kemampuan dalam memahami sesuatu secara cepat dan sempurna. Begitu cepat penangkapannya itu sehingga Ibnu Sina menyebut kecerdasan sebagai kekuatan intuitif.1 Menurut J.P. Chaplin kecerdasan memiliki tiga definisi, yaitu:2
1. Kemampuan menghadapi dan menyesuaikan diri terhadap situasi baru secara

cepat dan efektif. 2. Kemampuan menggunakan konse
A. Pengertian Kecerdasan

Kecerdasan

(intelligence/al-dzaka)

menurut

arti

bahasa

adalah

pemahaman,kecepatan dan kesempurnaan sesuatu. Dalam arti, kemampuan dalam memahami sesuatu secara cepat dan sempurna. Begitu cepat penangkapannya itu sehingga Ibnu Sina menyebut kecerdasan sebagai kekuatan intuitif.1 Menurut J.P. Chaplin kecerdasan memiliki tiga definisi, yaitu:2
1. Kemampuan menghadapi dan menyesuaikan diri terhadap situasi baru secara

cepat dan efektif. 2. Kemampuan menggunakan konse

More info:

Published by: adikaiba on Oct 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/27/2015

pdf

text

original

A.

Pengertian Kecerdasan

Kecerdasan

(intelligence/al-dzaka)

menurut

arti

bahasa

adalah

pemahaman,kecepatan dan kesempurnaan sesuatu. Dalam arti, kemampuan dalam memahami sesuatu secara cepat dan sempurna. Begitu cepat penangkapannya itu sehingga Ibnu Sina menyebut kecerdasan sebagai kekuatan intuitif.1 Menurut J.P. Chaplin kecerdasan memiliki tiga definisi, yaitu:2
1. Kemampuan menghadapi dan menyesuaikan diri terhadap situasi baru secara

cepat dan efektif. 2. Kemampuan menggunakan konsep abstrak secara efektif, yang meliputi empat unsur, seperti memahami, berpendapat, mengontrol dan mengeritik. 3. Kemampuan memahami pertalian-pertalian dan belajar cepat sekali. Piaget (1970) mendefinisikan kecerdasan sebagai pikiran atau tindakan adaptif. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa kecerdasan merupakan kemampuan adaptasi dan berpikir abstrak dan menyelesaikan masalah secara cepat dan efektif. Macam-Macam Kecerdasan Pada mulanya kecerdasan hanya berkaitan dengan kemampuan struktural akal dalam menangkap gejala sesuatu, sehingga kecerdasan hanya bersentuhan dengan aspekaspek kognitif. Namun pada perkembangan selanjutnya, disadari bahwa kehidupan manusia bukan hanya semata-mata memenuhi struktur akal, melainkan terdapat struktur kalbu yang perlu mendapat tempat tersendiri untuk menumbuhkan aspek-aspek afektif, seperti kehidupan emosional, moral, spiritual, dan agama. Karena itu, jenis-jenis kecerdasan pada diri seseorang sangat beragam seiring dengan kemampuan dan potensi yang ada di dalam dirinya.3

Abdul Mujib & Jusuf muzakir, Nuansa-nuansa Psikologi Islam, cet. 1, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2002, h. 317. 2 Ibid., h. 318 3 Ibid.,h. 318-319

1

1

memahami gagasan. 2006. bahwa selain proses berpikir yang linear yang menunjukkan kemampuan logika.7 Salah satunya yang disebut dengan kecerdasan emosi. sandy prayoga. seperti menalar. 319. berfikir abstrak.com/kecerdasan-intelektual-intelligence-quotient 6 Ibid. 5 Kecerdasan Ini terletak di Otak bagian Cortex (kulit otak). Digunakan untuk menjelaskan sifat pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan.1. beranalogi. Istilah itu Abdul Mujib & Jusuf muzakir. jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Psikologi Perkembangan Islami. sandyprayoga. h. merencanakan. Kecerdasan Intelektual (Intelligence Quotient/IQ) Intelligence Quotient adalah potensial seseorang untuk mempelajari sesuatu dengan menggunakan alat-alat berfikir (dengan kata lain sangat berhubungan dengan proses kognitif4) . memecahkan masalah. 7 Aliah B. atau lebih tepatnya diungkapkan oleh para pakar psikologi dengan “What I Think” (apa yang saya pikirkan). h. http://www. Kecerdasan ini adalah sebuah kecerdasan yang memberikan seseorang kemampuan untuk : berhitung. Banyak kasus yang menunjukkan bahwa mereka yang memiliki IQ tinggi ternyata gagal dalam pekerjaan dan penghidupannya. Kecerdasan Emosi (Emotional Quotient/EQ) Peramalan tingkat keberhasilan ternyata tidak hanya dapat dilakukan dengan mengukur kemampuan pemecahan masalah dan logika linear. terdapat proses berpikir lain yang penting. berimajinasi dan memiliki daya kreasi serta Inovasi (pembaharuan). Kecerdasan emosi semula diperkenalkan oleh Peter Salovey dar universitas Harvard dan Jhon Mayer dari Universitas New Hampshire. Para ahli kemudian melihat. menggunakan bahasa dan belajar. Purwakania hasan.154 5 4 2 .6 Sehingga dapat diukur dengan menggunakan soal-soal yang bermuatan logika (logical question) 2.

motivasi diri.8 Kecerdasan emosional menurut Ary Ginanjar Agustian adalah seseorang yang memiliki ketangungguhan. serta mengetahui bagaimana emosi diri sendiri terekspresikan untuk meningkatkan maksimal etis sebagai kekuatan pribadi. Patton (1998) mengemukakan kecerdasan emosi sebagai kemampuan untuk mengetahui emosi secara efektif guna mencapai tujuan. Mayer dan Solovey mengungkapkan kecerdasan emosi sebagai kemampuan untuk memantau dan mengendalikan perasaan sendiri dan orang lain. Berbeda dengan pendapat sebelumnya. dan menggunakan perasaan-perasaan itu untuk memadu pikiran dan tindakan. h. inisiatif.co. Senada dengan definisi tersebut. pengetahuan emosi dan kemampuan-kemampuan yang mempengaruhi kemampuan keseluruhan individu untuk mengatasi masalah tuntutan lingkungan secara efektif.9 Steiner (1997) menjelaskan kecerdasan emosi adalah suatu kemampuan yang dapat mengerti emosi diri sendiri dan orang lain. optomisme. Dari beberapa definisi kecerdasan emosi tersebut ada kecenderungan arti bahwa kecerdasan emosi adalah kemampuan mengenali perasaan sendiri dan 8 9 Abdul Mujib & Jusuf muzakir.cc/2010/07/pengertian-akhlak-dan-kecerdasan. Sementara itu Bar-On (2000) menyebutkan bahwa kecerdasan emosi adalah suatu rangkaian emosi.canboyz.[9] Hal yang senada di kemukakan oleh Goleman bahwa kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang mengatur kehidupan emosinya dengan inteligensi (to manage our emotional life with intelligence). pengendalian diri. dan membangun hubungan yang produktif dan dapat meraih keberhasilan. 320. dan kemampuan beradaptasi. empati dan keterampilan sosial.html 3 . menjaga keselarasan emosi dan pengungkapannya (the appropriateness of emotion and its expression) melalui keterampilan kesadaran diri.kemudaian dipopulerkan oleh Daniel Goleman dalam karya monumentalnya Emotional Intelligence. http://www.

Kecerdasan emosional merupakan hasil kerja otak kanan.11 Kecerdasan ini dipopulerkan oleh Robert Coles. sekuensial dan linier. 322. rasional. http://id. kemampuan mengolah emosi dengan baik pada diri sendiri dan orang lain. Kecerdasan Moral (Moral Quotient/MQ) Kecerdasan moral atau yang biasa dikenal dengan MQ (bahasa Inggris: moral quotient) adalah kemampuan seseorang untuk membedakan mana yang benar dari mana yang salah berdasarkan keyakinan yang kuat akan etika dan menerapkannya dalam tindakan. seorang psikiater anak dan peneliti di Hardvard University Health Services dan profesor psikiatri serta ilmu-ilmu kemanusiaan medis pada Harvard Medical School.. intuitif. Ia mengatakan bahwa pertama kali ia mendengar istilah “kecerdasan moral” dari Austin Mcintosh. seorang dokter anak. 4 .12 Ia mengemukakan bahwa kecerdasan moral seolah-olah bidang ketiga dari kegiatan otak (setelah kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional) yang berhubungan dengan kemampuan yang tumbuh perlahan-lahan untuk merenungkan mana yang benar dan mana yang salah.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_Moral 12 Abdul Mujib & Jusuf muzakir. h. 13 Ibid. Coles kemudian tertarik untuk mengembangkan jenis kecerdasan ini melalui penelitiannya yang dilakukan selama lebih dari 30 tahun. kemampuan memotivasi diri sendiri. Otak kanan memiliki cara kerja yang acak. sedangkan kecerdasan intelektual merupakan hasil kerja otak kiri.13 10 11 Abdul Mujib & Jusuf muzakir. tidak teratur.perasaan orang lain. 323. sedangkan otak kiri memiliki cara kerja yang logis. h. dan holistik.10 3. 321. dengan menggunakan sumber emosional dan intelektual pikiran manusia. h.

moral.17 Jadi berdasarkan arti dari dua kata tersebut kerdasan spiritual dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk menghadapi dan memecahkan Ibid.Kecerdasan moral tidak dapat dicapai dengan cara menghafal atau mengingat kaidah atau aturan yang dipelajari didalam kelas.16 Sementara itu Mimi Doe & Marsha Walch mengungkapkan bahwa spiritual adalah dasar bagi tumbuhnya harga diri. Berbagai batasan-batasan yang dikemukakan oleh para ahli didasarkan pada teorinya masing-masing. Jakarta: Agra. Spiritual juga berarti kejiwaan.wordpress. rohani. melainkan membutuhkan interaksi dengan lingkungan luar. dan rasa memiliki. Kecerdasan adalah kemampuan seseorang untuk memecahkan masalah yang dihadapinya. Suatu kesadaran yang menghubungkan kita langsung dengan Tuhan. terutama masalah yang menuntut kemampuan fikiran. 2001. Ary Ginanjar Agustian. Akan tetapi SQ tersebut belum atau bahkan tidak menjangkau ketuhanan. Ia memberi arah dan arti bagi kehidupan kita tentang kepercayaan mengenai adanya kekuatan non fisik yang lebih besar dari pada kekuatan diri kita. Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual ESQ Brdasarkan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam. nilai-nilai.. 16 http://id. Xxxix. mental. Selanjutnya Munandir menyebutkan bahwa Intelegence dapat pula diartikan sebagai kemampuan yang berhubungan dengan abstraksi-abstraksi. 324. kemampuan menangani situasi-situasi baru. 15 14 5 . Pembahasannya baru sebatas tataran biologi atau psikologi semata. h.com/tag/pengertian-kecerdasan-spiritual/ 17 Ibid. batin.14 4. h. atau apa pun yang kita namakan sebagai sumber keberadaan kita.15 Menurut Munandir (2001 : 122) kecerdasan spritual tersusun dalam dua kata yaitu “kecerdasan” dan “spiritual”. moral. kemampuan mempelajari sesuatu. Kecerdasan Spiritual (Spiritual Quotient/SQ) Kecerdasan spiritual (SQ) merupakan temuan terkini secara ilmiah yang pertama kali digagas oleh Danah Zohar dan Ian Marshall.

qalbu rohani. Apabila ia baik. 20 http://www.php/kecerdasan-qalbiah/psikologi-islam 6 . bahkan membahayaka dirinya sendiri. ketika hati sedang gelap gulita. Sebaliknya. Ibid. seluruh tubuh menjadi baik. dan merusak. kedamaian. yaitu sesuatu yang bersifat 18 19 Ibid.18 Singkatnya definisi kecerdasan spiritual adalah kemampuan potensial setiap manusia yang menjadikan ia dapat menyadari dan menentukan makna. al-Ghazali mendefinisikan qalbu menjadi dua. Kecerdasan Qalbiah/Kecerdasan Beragama Setiap kita meyakini betul bahwa hati menunjukkan sentral kualitas aktivitas keseharian manusia. Sehingga membuat manusia dapat menempatkan diri dan hidup lebih positif dengan penuh kebijaksanaan. emosional. ia akan mampu menerjemahkan pesan tersebut dengan jelas. Bukhari).masalah yang berhubungan dengan nilai. Kecerdasan ini terutama berkaitan dengan abstraksi pada suatu hal di luar kekuatan manusia yaitu kekuatan penggerak kehidupan dan semesta. serta cinta terhadap kekuatan yang lebih besar dan sesama makhluk hidup. dan kebahagiaan yang hakiki.nuansaislam. terang benderang.20 Sudah tak asing lagi bagi kita sebuah hadis Nabi yang mengatakan: “Sesungguhnya di dalam tubuh terdapat segumpal daging. tetapi di dalam hatilah pesan tersebut diolah. mengidap beragam penyakit hati.19 5. moral. Dalam kaitan dengan ini. semua tubuh menjadi rusak pula. Ingatlah bahwa ia adalah kalbu” (HR. Hatilah yang mengendalikan segala tingkah laku otak (termasuk seluruh tubuh). karena merasa sebagai bagian dari keseluruhan. Kedua. Otak memang bekerja mengirimkan pesan. maka proses penerjemahan pesan menjadi keruh. Ketika hati seseorang jernih. positif. batin. nilai. Pertama.com/index. Maka mereka yang hatinya kotor. tindak tanduknya niscaya cenderung meresahkan orang lain. dan kejiwaan. qalbu jasmani yaitu segumpal daging yang terletak di dada sebelah kiri atau disebut jantung (heart). Tapi bila rusak.

Kecerdasan ikhbat dapat diartikan sebagai kondisi qalbu yang kembali dan mengabdi denagn kerendahan hati kepada Allah. Sementara qalbu rohani berperan sebagai pemandu dan pengendali struktur jiwa (nafs). dan agama dalam psikologi islam Bentuk-bentuk kecerdasan qalbiah seperti kecerdasan intelektual. emosional. spiritual. moral. yaitu kondisi qalbu yang memiliki kerendahan dan kelembutan hati. kecerdasan beragama adalah kecerdasan qalbu yang menghubungkan dengan kualitas beragama dan ketuhanan. http://www. Bila kedua fungsi qalbu ini berjalan normal dan baik maka kehidupan manusia akan baik. denagn dilandasi oleh eman kompetensi keimanan.22 B. yang puncaknya menghasilkan ketaqwaan secara mendalam. apakah perilaku itu berasal dari insaniah atau ilahiah. serta tidak merasa butuh terhadap sesuatu. dan tidak menganiaya orang lain. sebab semuanya merupakan perilaku qalbu.halus (lathifi). Secara harfiah zuhud berarti berpaling. dan ruhani. Kecerdasan Ibid. dan multi kompetensi ihksan.wordpress. psikologiuhuy. Qalbu jasmani berfungsi megatur peredaran darah serta segala perangkat tubuh manusia. kecerdasan ihkbat. rabbani. menganggap hina dan kecil. Bentuk-Bentuk Bentuk-bentuk kecerdasan intelektual. dan beragama sulit dipisahkan. lima kompetensi keislaman. Barangkali yang dapat membedakannya adalah niat dan motivasi yang mendorong perilaku qalbiah. dan berjalan sesuai fitrahnya. Kecerdasan ini mengarahkan pada seseorang untuk berperilaku secara benar. Kedua. tunduk dan dekat kepada-Nya. Adapun bentuk-bentuk kecerdasan qalbiah yaitu : Pertama. merasa tenang jika berzikir kepada-Nya. moral. spiritual. yakin dan percaya kepada Allah. Kondisi ikhbat merupakan dasar bagi terciptanya kondisi jiwa yang tenang.com/2010/05/26/pandangan-islammengenai-kecerdasan/ 22 21 7 . merasa tenang dan khusyu dihadapan Allah.21 Singkatnya. kecerdasan zuhud. emosi.

harapan orangorang yang mengadakan latihan. kecerdasan dalam berharap baik (Raja’). yaitu orang yang berusaha memahami. Ketiga. Menurut Ibnu Qayim raja’ memiliki tiga tingkatan. Kedua. Riwayah yaitu seseorang yang hanya sekedar menerima dan meriwayatkan ilmu pengetahuan dari orang lain. Ketiga. Hal itu tentunya berbeda dengan al-Tamanni (angan-angan). tapi juga harus menyertakan fakulta dzikir. Dirayah. Kedua. Kedua.zuhud memiliki tiga tingkatan : pertama.pertama. 8 . mengkritisi. sehingga melahirkan kenikmatan batin dan meninggalkan larangan. kecerdasan wara’. Ialah memelihara pengetahuan yang pernah diperoleh dan mengaplikasikannya dengan perilaku nyata. atau harapan ampunan darinya setelah ia bertobat dari dosanya. Raja’ dapat berupa harapan seseorang terhadap pahala setelah ia melakukan ketaatan kepada Allah SWT. Gabungan keduanya akan melahirkan ulu al-bab yaitu orang yang beriman dan beramal shaleh. zuhud dari hal-hal yang syubhat. menganalisa. Menurut Ibnu Qayyim. kecerdasan Ri’ayah. Dan ketiga. Raja’ ialah berharap terhadap sesuatu kebaikan terhadap Allah SWT dengan disertai usaha yang sungguh-sungguh dan tawakkal. yaitu orang yang mengaplikasi apa yang diketahui melalui perbuatan nyata. sebab merupakan harapan dengan bermalas-malasan tanpa disertai dengan usaha. Dan kecerdasan ini merupakan bentuk kecerdasan intelektualqalbiah. yang dapat menurunkan derajat dan kewibawaan diri seseorang. zuhud dari penggunaan harta yang berlebihan. Riayah. Ketiga. Wara’ adalah mejaga diri dari perbuatan yang tidak baik. dan memikirkan maknanya. Keempat. ilustrasi ini menunjukkan bahwa pendekatan perolehan ilmu bukan hanya melalui fakultas piker belaka. pertama harapan yang mendorong seseorang untuk berusaha dengan sungguh-sungguh. agar ia dapat membersihkan hasratnya dan terhindar dari kemudhorotan masa depan. orang yang telah berilmu memiliki tiga tingkat. zuhud dalam zuhud. Ilmu tanpa amal ibarat pohon tanpa buah. harapan kalbu seseorang untuk bertemu pada Tuhannya dan kehidupannya dimotivasi oleh kerinduan kepadanya. Kelima.

ikhlas dikaitkan pada kondisi ibadah seseorang yang terhindar dari perbuatan penyekutuan Tuhan dengan sesuatu. Dalam hal ini tawakkal yang dimaksud adalah mewakili atau menyerahkan semua urusan kepada Allah SWT. kecerdasan Muqorrobah.Keenam. Ketiga. Kedua. Pertama. pertama. merasa malu terhadap perbuatan yang telah dilakukan sambil berusaha sekuat tenaga untuk memperbaikinya. Kedelapan. ikhlas dan sunnah. dirasakan. sehingga tiada beban psikologis yang dirasakan. Hakikat ini meliput hakikat Kauniyah dan hakikat Diniyyah. sehingga ia terus berusaha untuk beristiqomah pada jalan yang benar. Istiqomah keadaan. Yaitu kemurnian dan ketaatan yang ditujukan kepada Allah semata. Ketujuh. yaitu menyerahkan diri sepenuh hati. dengan menyaksikan hakikat sesuatu berdasarkan ilmu dan cahaya kesadaran. istiqomah dalam arti kesederhanaan dalam bersungguh-sungguh sehingga tidak melampaui batas pengetahuan. kecerdasan istiqomah. Yaitu berarti kesadaran seseorang bahwa Allah SWT mengetahui dan mengawasi apa yang dipikirkan. dan diperbuatnya baik lahir maupun batin. kecerdasan Tawakkal. tidak menganggap bernilai lebih terhadap perbuatan yang dilakukan. dengan cara membersihkan perbuatan baik lahir maupun batin. istiqomah dengan cara tidak menganggap berarti istiqomah yang pernah dilakukan. Ketiga. Untuk memperoleh tawakkal 9 . berbuat dengan ikhlas melalui keihklasan dalam berbuat yang didasarkan atas ilmu dan hukum-hukum-Nya. Tawakkal menghindarkan seseorang dari sikap meterialis. ikhlas dibagi kedalam tiga tingkat. dikatakan demikian karena tawakkal menuntut seseorang untuk menggunakan harta benda secukupnya. Sedangkan menurut Qayyim. sebagai Zat yang mampu menyelesaikan semua urusan. Kesembilan. meskipun batas kecukupan itu relatif. Ibnu Qoyyim membagi istiqomah dalam tiga tingkatan. Kedua. kecerdasan Ikhlas. Sehingga tidak sedetikpun waktu yang terbuang untuk mengingat-Nya. Ialah berarti melakukan suatu pekerjaan baik melalui prinsip kontinuitas dan keabadian. Menurut al-Qurthubi dalam tafsirnya.

memiliki keyakinan yang benar tentang kekuasaan dan kehendak Allah. Ibnu Qayyim selanjutnya mengemukakan tiga terminology sabar yang mencerminkan stratifikasinya. Kecerdasan Sabar. mengetahui hokum sebab akibat akan urusan yang dikerjakan. sehingga dapat membebaskan dari penyakit dan menambah kepercayaan akan keagungan Tuhan. Kedua. Kesepuluh. al. Pertama. yang selalu mengharap pertolongan dari-Nya. stratifikasi al-tashabbur. Kedua sabar adalah ketabahan yang disertai sikap berani. menyerahkan Qolbu sepenuhnya kepada Allah dan menghalau apa saja yang merntanngi. yaitu sabar terhadap kesulitan dan tidak merasakan adanya kesedihan. al-ishtibar yaitu menikmati musibah dengan perasaan gembira. sabar bi-Allah yaitu sabar yang lazim diperankan oleh kebanyakan orang. Lebih lanjut Ia menyebut tiga jenis sabar. Kedua. tawakkal dengan mengetahui hakikat tawakkal. Kedua.yang sesungguhnya. Ketiga sabar ma’a-Allah yaitu 10 . Ketiga. pertama. petama. maksudnya menahan diri dari hal-hal yang dibenci dan menahan lisan agar tidak mengeluh. pasrah atau menyerahkan segala urusan kepada-Nya. sabar adalah menahan diri dari segala yang tidak menyenangkan. Ibnu Qayyim memberikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut. memiliki persangkaan yang baik terhadap Allah SWT. Ketiga. tawakkal yang tidak disertai dengan permohonan sehingga ia meninggalkan sebab-sebabnya. menyandarkan qalbu kepada Allah SWT dan merasa tenang disisinya. Ibnu Qayyim lebih lankut mengemukakan tiga tingkatan tawakkal.shabr yaitu sikap yang tidak merasa terbebani terhadap adanya musibah dan kesulitan. memperkuat qalbu dengan tauhid.tawakkal yang disertai dengan permohonan dan menempuh sebabsebab memperoleh permohonan tersebut. Berarti menahan. Pertama. sabar li-Allah yaitu sabar yang diperankan oleh al-muridin yang motif sabarnya tidak lain karena Cinta kepada Allah. Sabar dalam pandangan ibnu Qayyim terbagi atas dua macam pengertian. melawan dan menentang terhadap sesuatu yang mnimpah.

sebagai hamba. sukur terhadap sesuatu yang dicintai. Keduabelas. hendaknya diketahui dahulu struktur kecerdasan yang terdiri dari dua bagian. Cara Menumbuh Kembangkan Kecerdasan Sebelum berbicara beberapa cara untuk meningkatkan kecerdasan .Bagian pertama ialah informasi atau pengetahuan itu sendiri. mengetahui nikmat. dan kreativitas. Ridho merupakan kedudukan spiritual seseorang yang diusahakan setelah ia melakukan tawakkal. Kedua. memang sebagian kecerdasan. kecerdasan Syukur. Ibnu Qayyim membagi syukur kedalam tiga tingkatan. sebagai pihak yang pasrah seorang hamba harus rela terhadap pilihan Allah SWT karena hal itu mengandung hikmah. Kedua. Pertama.sabar yang dilakukan oleh orang-orang yang menempuh jalan spiritual dengan cara tunduk dan senang melaksanakan perintah-Nya. terdiri dari penalaran. Kesebelas. John Dewey mengatakan bahwa kecerdasan bukanlah 23 http://erikarianto. tiga diantaranya adalah. hamba yakin bahwa takdir Allah SWT baik tentang nikmat atau cobaan tidak akan berubah. adalah menampakkan nikmat Allah SWT. Ini kita peroleh melalui pengalaman dan pendidikan. dengan cara memasukkan dalam ingatan bahwa nikmat yang diberikan oleh pemberi telah sampai pada penerima.wordpress. pertama. Warisan semacam ini umumnya kita sebut sebagai bakat. Syukur dilakukan dengan tiga tahap. memuji pemberian-nya dengan cara membaca hamdalah. adalah rela terhadap apa yang dimiliki dan diberikan. kecerdasan Ridho. syukur terhadap sesuatu yang dibenci. kita warisi secara genetis. menerima nikmat dengan cara menampakkan pada pemberi bahwa ia sangat butuh terhadap pemberian-Nya dan tidak minta lebih. Ibnu Qayyim memberikan batasan-batasan. 23 Mudah dipahami. C. Kedua.com/2008/01/05/tips-meningkatkan-kecerdasan/ 11 . Ketiga. pertama. Ketiga. seorang tidak boleh benci atau marah terhadap pilihan atau pemberian Tuhannya. Untuk mengukur benar tidaknya ridho seseorang. Ketiga. Tetapi bagian terbesar dari kecerdasan adalah hasil usaha. syukur tanpa mengenal objek yang diterima. Bagian kedua ialah mengolah informasi. penilaian.

Membangun sikap keterbukaan-kritis Sikap terbuka membuat kita mampu menerima ide-ide baru. keterbukaan untuk belajar. dan daya juang adalah tiga serangkai yang membuat kita produktif belajar dengan demikian kecerdasan kita diasah. Tapi jangan terlalu terbuka supaya kita masih mungkin membuat sintesa dari pertemuan sejumlah ide-ide yang berlainan. artinya mampu mempertanyakan apa saja 24 25 Ibid. dan pengertian-pengertian baru. Jadi kita juga harus kritis. Jadi untuk meningkatkan kecerdasan. Dari sekian banyak cita-cita. Semangat. 2. 24 Dari penjelasan yang sederhana ini maka beberapa hal di bawah ini akan menolong kita untuk meningkatkan kecerdasan kita:25 1. melainkan kecerdasan adalah suatu proses pembentukan yang berkesinambungan. dan seterusnya. dan olah raga. dan keberanian untuk menyesuaikan diri. ilmu-ilmu baru. antusiasme.sesuatu yang kita miliki dan tak berubah selamanya. olah pikir. berdiskusi. dan untuk mempertahankannya diperlukan semacam kewaspadaan untuk mengamati kejadian kejadian. yang mana dari yang tujuh tersebut paling kuat. olah rasa. kedua paling kuat. 12 . Ibid. Menetapkan Cita-Cita Atau Sasaran Hidup Cita-cita yang jelas akan membangkitkan semangat dan antusiasme. Membangun Suatu Kebiasaaan Hidup Cerdas Umpamanya membaca. dan kegiatan mengevaluasi atau menilai. 3. Mengadakan Evaluasi Diri Meneliti kekuatan dan kelemahan diri sendiri. kita perlu menambah pengetahuan dan berlatih memproses pengetahuan itu lewat kegiatan kreatif. tepatnya menyusun peringkat kecerdasan kita. maka salah satunya ialah kita harus mencita-citakan menjadi orang cerdas dan ingin dikenal orang sebagi orang cerdas. 4. Citacita yang memikat bagi diri sendiri mampu melahirkan daya juang. kegiatan menalar.

melainkan apa yang kita lakukan terhadap peristiwa-peristiwa itu.shvoong.yang memasuki alam pikiran kita. 2. 26 Mengenali emosi diri Melepaskan emosi negatif Mengelola emosi diri sendiri http://www. Membangun suatu sikap belajar positif terhadap apapun yang kita alami Pengalaman. 3. Tapi jangan terlalu kritis yang membuat kita jadi tertutup. Menurut para ahli IQ . dan merasa benar sendiri. SQ. MQ. Latihan pernapasan dalam 2. Perhatikan makanan Cara meningkatkan EQ Ada beberapa kiat untuk meningkatkan kecerdasan Emosional diantaranya yaitu: 27 1. caranya sebagai berikut :26 1. yaitu pengalaman kita jadikan sebagai guru. Lakukan olahraga untuk membantu meningkatkan aliran darah ke otak. 4. Membangun sikap yang rendah hati Air selalu mengalir ke tempat yang rendah. katanya. 6. Jaga postur tubuh 3. kosentrasi dan kebugaran sangat menunjang dalam peningkatan IQ.com/cara-meningkatkan-kecerdasan-emosi-eq/ iq 27 13 . bukanlah peristiwa-peristiwa yang menimpa kita. Yang pas adalah terbuka dan kritis. dan kecerdasan qalbiyah selain dari cara umum di atas yaitu: Cara meningkatkan IQ IQ sangat erat dengan kegiatan otak. kaku.com/sort-popular/medicine-and-health/kiat-meningkatkanhttp://belajarpsikologi.Intelligence Quotient. 5. EQ. Pengalaman. Selain dari itu terdapat cara-cara khusus dalam rangka meningkatkan IQ. sehingga kesehatan otak. demikian pula hikmat dan pengetahuan mengalir menuju hati yang rendah. Hanya dengan sikap belajar positif inilah kita dapat bertambah cerdas sesudah mengalami suatu peristiwa. kata Aldous Huxley. adalah guru terbaik. dapat ditingkatkan dengan latihan sederhanadan mengubah kebiasaankebiasaan tertentu.

Memotivasi diri sendiri Mengenali emosi orang lain Mengelola emosi orang lain Memotivasi orang lain. lebih jujur terhadap diri sendiri dan lebih pemberani. dan berpikir matang sebelum mengambil keputusan. bertanggung jawab. 3. Michael Borba terdapat 7 langkah utama untuk membangun kecerdasan (intelejensi) moral seseorang. Cara meningkatkan MQ Menurut Dr. 4. selalu berupaya untuk menjadi motivator bagi dirinya sendiri. 5.org/wiki/Kecerdasan_Moral 14 . yakni dengan memprioritaskan mana yang dianggap benar. Mengembangkan keadilan. Menumbuhkan hati nurani (teguran dalam diri seseorang ketika melakukan kesalahan).4. yakni :28 1. 7.wikipedia. sedikit menjangkau di luar diri kita. yaitu kecenderungan kita untuk bertanya mengapa untuk mencari keterkaitan antara segala sesuatu untuk membawa ke permukaan asumsi-asumsi mengenai makna dibalik atau di dalam sesuatu. Mengembangkan sikap empati (turut merasakan apa yang dialami orang lain secara mendalam) 2. Memelihara kebaikan (menunjukkan kekhawatiran mengenai perasaan orang lain) 6. yakni dengan mengembangkan sikap terbuka dan berperilaku secara seimbang. Menumbuhkan pengendalian diri. menjadi lebih suka merenung. 28 http://id. Mengembangkan sikap menghormati orang lain (respect) 5. lebih bersadar diri. 6. Cara meningkatkan SQ Secara umum kita dapat meningkatkan SQ dengan meningkatkan penggunaan tersien psikologis kita. tanpa membeda-bedakan sesuatu. Mengembangkan sikap toleransi 7.

Perilaku qalbiah akan timbul manakala kita selalu mengingat Allah (dzikrullah). 3. Kenali diri sendiri. Apakah sudah sesuai dengan tuntunan Islam atau belum. Temukan dan atasi rintangan yang menghadang. 2. kita perlu melatih diri. Seseorang yang mengenali dirinya. 2.wordpress. Cara meningkatkan Kecerdasan Qalbiah Untuk meraih kecerdasan qalbiah memang bukanlah hal yang mudah. berzikir. 5. introspeksi diri. Lihat apa saja yang telah kita lakukan minimal setiap malam sebelum tidur. Memiliki perasaan kuat bahwa saya ingin berubah. Kalau belum maka bertaubatlah dan berusahalah untuk memperbaikinya. paling tidak ada tiga langkah yang harus kita lakukan: 1. 29 http://ktp09003. berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah. Menyadari di mana posisi saya saat ini. kapan pun dan dimana pun. dzikir yang sebanyak-banyaknya”. Meningkatkan diri pada tujuan yang telah ditetapkan.Jelasnya ada 7 cara untuk meningkatkan SQ agar meraih inner peach:29 1. mengetahui kondisi jiwanya serta riak gelombang keimanan di hatinya maka ia akan mengetahui tindakan apa yang paling tepat yang harus ia lakukan. Tetaplah terbuka pada tujuan-tujuan lain yang mungkin ada. Firman Allah dalam surah al-Ahzab [33] ayat 41: ”Hai orang-orang yang beriman. 7. 4. Muhasabah. 3. Mengingat Tuhan dapat dilakukan melalui sholat. 6. Dalam ayat lain Allah juga berfirman: "Seseorang yang selalu mengingat Allah hatinya akan merasa tenang” (QS. Kecerdasan qalbiah akan hadir tatkala seseorang senantiasa merasakan kehadiran Allah swt dalam setiap tindakan. Cari dan kenali kemungkinan-kemungkinan lain untuk bisa maju. dan lain sebagainya yang dapat mengisi hati manusia dengan sifat-sifat Tuhan. ar-Ra’d [13]:28). Merefleksikan apa yang menjadi tujuan dan motif tersembunyi saya.com/tag/sq/ 15 . Karena Dia adalah sumber kebenaran tertinggi dan kepada-Nya kita kembali.

berpengetahuan luas. emosional.Penutup konsep kecerdasan. dan Qalbiyah. terbagi kedalam beberapa bagian diantaranya adalah spiritual intelligence. serta bijak dalam 16 . Dalam definisi kecerdasan ini saling melengkapi untuk mencapai manusia yang paripurna. moral. intellectual. Di dalam islam seorang muslim dituntut untuk menjadi seorang yang bertakwa.

17 .berhubungan sosial baik itu hubungan horizontal kepada sang kuasa maupun vertical kepada sesama manusia. Serta dapat mengendalikan segala kehidupan dengan baik dan benar.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->