A.

Pengertian Kecerdasan

Kecerdasan

(intelligence/al-dzaka)

menurut

arti

bahasa

adalah

pemahaman,kecepatan dan kesempurnaan sesuatu. Dalam arti, kemampuan dalam memahami sesuatu secara cepat dan sempurna. Begitu cepat penangkapannya itu sehingga Ibnu Sina menyebut kecerdasan sebagai kekuatan intuitif.1 Menurut J.P. Chaplin kecerdasan memiliki tiga definisi, yaitu:2
1. Kemampuan menghadapi dan menyesuaikan diri terhadap situasi baru secara

cepat dan efektif. 2. Kemampuan menggunakan konsep abstrak secara efektif, yang meliputi empat unsur, seperti memahami, berpendapat, mengontrol dan mengeritik. 3. Kemampuan memahami pertalian-pertalian dan belajar cepat sekali. Piaget (1970) mendefinisikan kecerdasan sebagai pikiran atau tindakan adaptif. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa kecerdasan merupakan kemampuan adaptasi dan berpikir abstrak dan menyelesaikan masalah secara cepat dan efektif. Macam-Macam Kecerdasan Pada mulanya kecerdasan hanya berkaitan dengan kemampuan struktural akal dalam menangkap gejala sesuatu, sehingga kecerdasan hanya bersentuhan dengan aspekaspek kognitif. Namun pada perkembangan selanjutnya, disadari bahwa kehidupan manusia bukan hanya semata-mata memenuhi struktur akal, melainkan terdapat struktur kalbu yang perlu mendapat tempat tersendiri untuk menumbuhkan aspek-aspek afektif, seperti kehidupan emosional, moral, spiritual, dan agama. Karena itu, jenis-jenis kecerdasan pada diri seseorang sangat beragam seiring dengan kemampuan dan potensi yang ada di dalam dirinya.3

Abdul Mujib & Jusuf muzakir, Nuansa-nuansa Psikologi Islam, cet. 1, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2002, h. 317. 2 Ibid., h. 318 3 Ibid.,h. 318-319

1

1

Psikologi Perkembangan Islami. terdapat proses berpikir lain yang penting. h. sandyprayoga. h. Banyak kasus yang menunjukkan bahwa mereka yang memiliki IQ tinggi ternyata gagal dalam pekerjaan dan penghidupannya. Kecerdasan Intelektual (Intelligence Quotient/IQ) Intelligence Quotient adalah potensial seseorang untuk mempelajari sesuatu dengan menggunakan alat-alat berfikir (dengan kata lain sangat berhubungan dengan proses kognitif4) . jakarta: PT. Purwakania hasan. bahwa selain proses berpikir yang linear yang menunjukkan kemampuan logika.6 Sehingga dapat diukur dengan menggunakan soal-soal yang bermuatan logika (logical question) 2.7 Salah satunya yang disebut dengan kecerdasan emosi. Digunakan untuk menjelaskan sifat pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan. berimajinasi dan memiliki daya kreasi serta Inovasi (pembaharuan). atau lebih tepatnya diungkapkan oleh para pakar psikologi dengan “What I Think” (apa yang saya pikirkan). beranalogi. Kecerdasan Emosi (Emotional Quotient/EQ) Peramalan tingkat keberhasilan ternyata tidak hanya dapat dilakukan dengan mengukur kemampuan pemecahan masalah dan logika linear. Kecerdasan ini adalah sebuah kecerdasan yang memberikan seseorang kemampuan untuk : berhitung. memecahkan masalah.1.154 5 4 2 . menggunakan bahasa dan belajar. http://www. berfikir abstrak. Para ahli kemudian melihat. 319. 2006. Kecerdasan emosi semula diperkenalkan oleh Peter Salovey dar universitas Harvard dan Jhon Mayer dari Universitas New Hampshire. Istilah itu Abdul Mujib & Jusuf muzakir.com/kecerdasan-intelektual-intelligence-quotient 6 Ibid. 5 Kecerdasan Ini terletak di Otak bagian Cortex (kulit otak). 7 Aliah B. Raja Grafindo Persada. seperti menalar. memahami gagasan. sandy prayoga. merencanakan.

http://www.[9] Hal yang senada di kemukakan oleh Goleman bahwa kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang mengatur kehidupan emosinya dengan inteligensi (to manage our emotional life with intelligence). serta mengetahui bagaimana emosi diri sendiri terekspresikan untuk meningkatkan maksimal etis sebagai kekuatan pribadi. Mayer dan Solovey mengungkapkan kecerdasan emosi sebagai kemampuan untuk memantau dan mengendalikan perasaan sendiri dan orang lain.html 3 . Patton (1998) mengemukakan kecerdasan emosi sebagai kemampuan untuk mengetahui emosi secara efektif guna mencapai tujuan. Sementara itu Bar-On (2000) menyebutkan bahwa kecerdasan emosi adalah suatu rangkaian emosi. empati dan keterampilan sosial. pengetahuan emosi dan kemampuan-kemampuan yang mempengaruhi kemampuan keseluruhan individu untuk mengatasi masalah tuntutan lingkungan secara efektif.cc/2010/07/pengertian-akhlak-dan-kecerdasan.9 Steiner (1997) menjelaskan kecerdasan emosi adalah suatu kemampuan yang dapat mengerti emosi diri sendiri dan orang lain.co. optomisme. motivasi diri. Berbeda dengan pendapat sebelumnya. Dari beberapa definisi kecerdasan emosi tersebut ada kecenderungan arti bahwa kecerdasan emosi adalah kemampuan mengenali perasaan sendiri dan 8 9 Abdul Mujib & Jusuf muzakir.8 Kecerdasan emosional menurut Ary Ginanjar Agustian adalah seseorang yang memiliki ketangungguhan. Senada dengan definisi tersebut. menjaga keselarasan emosi dan pengungkapannya (the appropriateness of emotion and its expression) melalui keterampilan kesadaran diri. inisiatif.kemudaian dipopulerkan oleh Daniel Goleman dalam karya monumentalnya Emotional Intelligence. pengendalian diri. h. dan membangun hubungan yang produktif dan dapat meraih keberhasilan. 320. dan menggunakan perasaan-perasaan itu untuk memadu pikiran dan tindakan. dan kemampuan beradaptasi.canboyz.

intuitif. h.perasaan orang lain. seorang dokter anak. Otak kanan memiliki cara kerja yang acak. rasional.13 10 11 Abdul Mujib & Jusuf muzakir. sedangkan otak kiri memiliki cara kerja yang logis. Kecerdasan emosional merupakan hasil kerja otak kanan. http://id. seorang psikiater anak dan peneliti di Hardvard University Health Services dan profesor psikiatri serta ilmu-ilmu kemanusiaan medis pada Harvard Medical School. sekuensial dan linier. 322. h. sedangkan kecerdasan intelektual merupakan hasil kerja otak kiri. Ia mengatakan bahwa pertama kali ia mendengar istilah “kecerdasan moral” dari Austin Mcintosh. kemampuan memotivasi diri sendiri. 4 . h.10 3.org/wiki/Kecerdasan_Moral 12 Abdul Mujib & Jusuf muzakir. dengan menggunakan sumber emosional dan intelektual pikiran manusia. tidak teratur. 323.. 321. Coles kemudian tertarik untuk mengembangkan jenis kecerdasan ini melalui penelitiannya yang dilakukan selama lebih dari 30 tahun. Kecerdasan Moral (Moral Quotient/MQ) Kecerdasan moral atau yang biasa dikenal dengan MQ (bahasa Inggris: moral quotient) adalah kemampuan seseorang untuk membedakan mana yang benar dari mana yang salah berdasarkan keyakinan yang kuat akan etika dan menerapkannya dalam tindakan. kemampuan mengolah emosi dengan baik pada diri sendiri dan orang lain.12 Ia mengemukakan bahwa kecerdasan moral seolah-olah bidang ketiga dari kegiatan otak (setelah kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional) yang berhubungan dengan kemampuan yang tumbuh perlahan-lahan untuk merenungkan mana yang benar dan mana yang salah.11 Kecerdasan ini dipopulerkan oleh Robert Coles. 13 Ibid. dan holistik.wikipedia.

h. dan rasa memiliki. moral. Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual ESQ Brdasarkan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam. Ary Ginanjar Agustian. 15 14 5 . Xxxix. batin.16 Sementara itu Mimi Doe & Marsha Walch mengungkapkan bahwa spiritual adalah dasar bagi tumbuhnya harga diri. Spiritual juga berarti kejiwaan.. 324. Selanjutnya Munandir menyebutkan bahwa Intelegence dapat pula diartikan sebagai kemampuan yang berhubungan dengan abstraksi-abstraksi. Pembahasannya baru sebatas tataran biologi atau psikologi semata. Suatu kesadaran yang menghubungkan kita langsung dengan Tuhan.com/tag/pengertian-kecerdasan-spiritual/ 17 Ibid. Akan tetapi SQ tersebut belum atau bahkan tidak menjangkau ketuhanan.15 Menurut Munandir (2001 : 122) kecerdasan spritual tersusun dalam dua kata yaitu “kecerdasan” dan “spiritual”. moral. rohani. Berbagai batasan-batasan yang dikemukakan oleh para ahli didasarkan pada teorinya masing-masing. Ia memberi arah dan arti bagi kehidupan kita tentang kepercayaan mengenai adanya kekuatan non fisik yang lebih besar dari pada kekuatan diri kita. Kecerdasan Spiritual (Spiritual Quotient/SQ) Kecerdasan spiritual (SQ) merupakan temuan terkini secara ilmiah yang pertama kali digagas oleh Danah Zohar dan Ian Marshall.14 4.17 Jadi berdasarkan arti dari dua kata tersebut kerdasan spiritual dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk menghadapi dan memecahkan Ibid.wordpress. Kecerdasan adalah kemampuan seseorang untuk memecahkan masalah yang dihadapinya. kemampuan menangani situasi-situasi baru. 2001. terutama masalah yang menuntut kemampuan fikiran. mental.Kecerdasan moral tidak dapat dicapai dengan cara menghafal atau mengingat kaidah atau aturan yang dipelajari didalam kelas. Jakarta: Agra. kemampuan mempelajari sesuatu. atau apa pun yang kita namakan sebagai sumber keberadaan kita. nilai-nilai. 16 http://id. h. melainkan membutuhkan interaksi dengan lingkungan luar.

yaitu sesuatu yang bersifat 18 19 Ibid. mengidap beragam penyakit hati.php/kecerdasan-qalbiah/psikologi-islam 6 . Pertama. qalbu jasmani yaitu segumpal daging yang terletak di dada sebelah kiri atau disebut jantung (heart). Ibid. qalbu rohani.nuansaislam. nilai. Kecerdasan Qalbiah/Kecerdasan Beragama Setiap kita meyakini betul bahwa hati menunjukkan sentral kualitas aktivitas keseharian manusia. Maka mereka yang hatinya kotor. ketika hati sedang gelap gulita. moral. positif. bahkan membahayaka dirinya sendiri. dan kejiwaan. Tapi bila rusak. Dalam kaitan dengan ini. 20 http://www. emosional. al-Ghazali mendefinisikan qalbu menjadi dua. tindak tanduknya niscaya cenderung meresahkan orang lain.com/index.19 5. Sehingga membuat manusia dapat menempatkan diri dan hidup lebih positif dengan penuh kebijaksanaan. ia akan mampu menerjemahkan pesan tersebut dengan jelas. dan merusak. karena merasa sebagai bagian dari keseluruhan. Hatilah yang mengendalikan segala tingkah laku otak (termasuk seluruh tubuh). Kedua. kedamaian. batin. Bukhari). Ketika hati seseorang jernih.20 Sudah tak asing lagi bagi kita sebuah hadis Nabi yang mengatakan: “Sesungguhnya di dalam tubuh terdapat segumpal daging.18 Singkatnya definisi kecerdasan spiritual adalah kemampuan potensial setiap manusia yang menjadikan ia dapat menyadari dan menentukan makna. Apabila ia baik. serta cinta terhadap kekuatan yang lebih besar dan sesama makhluk hidup. seluruh tubuh menjadi baik. Kecerdasan ini terutama berkaitan dengan abstraksi pada suatu hal di luar kekuatan manusia yaitu kekuatan penggerak kehidupan dan semesta. Otak memang bekerja mengirimkan pesan. maka proses penerjemahan pesan menjadi keruh. semua tubuh menjadi rusak pula. terang benderang. Sebaliknya. dan kebahagiaan yang hakiki.masalah yang berhubungan dengan nilai. tetapi di dalam hatilah pesan tersebut diolah. Ingatlah bahwa ia adalah kalbu” (HR.

emosional. dan tidak menganiaya orang lain. Barangkali yang dapat membedakannya adalah niat dan motivasi yang mendorong perilaku qalbiah. menganggap hina dan kecil. apakah perilaku itu berasal dari insaniah atau ilahiah. Kecerdasan ini mengarahkan pada seseorang untuk berperilaku secara benar. http://www. spiritual. merasa tenang jika berzikir kepada-Nya. Kecerdasan Ibid. dan ruhani. Kondisi ikhbat merupakan dasar bagi terciptanya kondisi jiwa yang tenang. Sementara qalbu rohani berperan sebagai pemandu dan pengendali struktur jiwa (nafs). dan berjalan sesuai fitrahnya. merasa tenang dan khusyu dihadapan Allah. Adapun bentuk-bentuk kecerdasan qalbiah yaitu : Pertama. moral. kecerdasan beragama adalah kecerdasan qalbu yang menghubungkan dengan kualitas beragama dan ketuhanan. serta tidak merasa butuh terhadap sesuatu. denagn dilandasi oleh eman kompetensi keimanan. sebab semuanya merupakan perilaku qalbu. Bila kedua fungsi qalbu ini berjalan normal dan baik maka kehidupan manusia akan baik. lima kompetensi keislaman. Qalbu jasmani berfungsi megatur peredaran darah serta segala perangkat tubuh manusia. dan multi kompetensi ihksan. psikologiuhuy. yaitu kondisi qalbu yang memiliki kerendahan dan kelembutan hati. rabbani. Bentuk-Bentuk Bentuk-bentuk kecerdasan intelektual. Secara harfiah zuhud berarti berpaling. spiritual. emosi.com/2010/05/26/pandangan-islammengenai-kecerdasan/ 22 21 7 . yang puncaknya menghasilkan ketaqwaan secara mendalam.wordpress. tunduk dan dekat kepada-Nya. kecerdasan zuhud.halus (lathifi).22 B. yakin dan percaya kepada Allah. moral. dan beragama sulit dipisahkan. Kedua. kecerdasan ihkbat. Kecerdasan ikhbat dapat diartikan sebagai kondisi qalbu yang kembali dan mengabdi denagn kerendahan hati kepada Allah.21 Singkatnya. dan agama dalam psikologi islam Bentuk-bentuk kecerdasan qalbiah seperti kecerdasan intelektual.

sehingga melahirkan kenikmatan batin dan meninggalkan larangan. atau harapan ampunan darinya setelah ia bertobat dari dosanya. Ilmu tanpa amal ibarat pohon tanpa buah. pertama harapan yang mendorong seseorang untuk berusaha dengan sungguh-sungguh. Dan ketiga. agar ia dapat membersihkan hasratnya dan terhindar dari kemudhorotan masa depan. Gabungan keduanya akan melahirkan ulu al-bab yaitu orang yang beriman dan beramal shaleh. zuhud dari hal-hal yang syubhat. harapan orangorang yang mengadakan latihan.zuhud memiliki tiga tingkatan : pertama. yaitu orang yang berusaha memahami. zuhud dalam zuhud. kecerdasan Ri’ayah. harapan kalbu seseorang untuk bertemu pada Tuhannya dan kehidupannya dimotivasi oleh kerinduan kepadanya. Keempat. mengkritisi. dan memikirkan maknanya. orang yang telah berilmu memiliki tiga tingkat. Kedua. Hal itu tentunya berbeda dengan al-Tamanni (angan-angan). sebab merupakan harapan dengan bermalas-malasan tanpa disertai dengan usaha. Riayah. Ketiga. zuhud dari penggunaan harta yang berlebihan. Raja’ ialah berharap terhadap sesuatu kebaikan terhadap Allah SWT dengan disertai usaha yang sungguh-sungguh dan tawakkal. yaitu orang yang mengaplikasi apa yang diketahui melalui perbuatan nyata. kecerdasan dalam berharap baik (Raja’). Kedua. Ketiga. 8 . Menurut Ibnu Qayyim. Ialah memelihara pengetahuan yang pernah diperoleh dan mengaplikasikannya dengan perilaku nyata. Dan kecerdasan ini merupakan bentuk kecerdasan intelektualqalbiah. Ketiga. yang dapat menurunkan derajat dan kewibawaan diri seseorang. Raja’ dapat berupa harapan seseorang terhadap pahala setelah ia melakukan ketaatan kepada Allah SWT. Wara’ adalah mejaga diri dari perbuatan yang tidak baik. Kelima. Dirayah. menganalisa. Kedua. kecerdasan wara’.pertama. Riwayah yaitu seseorang yang hanya sekedar menerima dan meriwayatkan ilmu pengetahuan dari orang lain. Menurut Ibnu Qayim raja’ memiliki tiga tingkatan. ilustrasi ini menunjukkan bahwa pendekatan perolehan ilmu bukan hanya melalui fakultas piker belaka. tapi juga harus menyertakan fakulta dzikir.

sehingga tiada beban psikologis yang dirasakan. dikatakan demikian karena tawakkal menuntut seseorang untuk menggunakan harta benda secukupnya. Kesembilan. ikhlas dikaitkan pada kondisi ibadah seseorang yang terhindar dari perbuatan penyekutuan Tuhan dengan sesuatu. berbuat dengan ikhlas melalui keihklasan dalam berbuat yang didasarkan atas ilmu dan hukum-hukum-Nya. Pertama. istiqomah dengan cara tidak menganggap berarti istiqomah yang pernah dilakukan. Sehingga tidak sedetikpun waktu yang terbuang untuk mengingat-Nya. Menurut al-Qurthubi dalam tafsirnya.Keenam. pertama. Tawakkal menghindarkan seseorang dari sikap meterialis. Dalam hal ini tawakkal yang dimaksud adalah mewakili atau menyerahkan semua urusan kepada Allah SWT. Yaitu berarti kesadaran seseorang bahwa Allah SWT mengetahui dan mengawasi apa yang dipikirkan. ikhlas dan sunnah. tidak menganggap bernilai lebih terhadap perbuatan yang dilakukan. Ketiga. Kedua. Kedelapan. Ialah berarti melakukan suatu pekerjaan baik melalui prinsip kontinuitas dan keabadian. Sedangkan menurut Qayyim. dengan menyaksikan hakikat sesuatu berdasarkan ilmu dan cahaya kesadaran. yaitu menyerahkan diri sepenuh hati. sehingga ia terus berusaha untuk beristiqomah pada jalan yang benar. Ketiga. ikhlas dibagi kedalam tiga tingkat. Untuk memperoleh tawakkal 9 . kecerdasan istiqomah. kecerdasan Tawakkal. meskipun batas kecukupan itu relatif. Ketujuh. istiqomah dalam arti kesederhanaan dalam bersungguh-sungguh sehingga tidak melampaui batas pengetahuan. Ibnu Qoyyim membagi istiqomah dalam tiga tingkatan. Hakikat ini meliput hakikat Kauniyah dan hakikat Diniyyah. dengan cara membersihkan perbuatan baik lahir maupun batin. dirasakan. sebagai Zat yang mampu menyelesaikan semua urusan. kecerdasan Ikhlas. kecerdasan Muqorrobah. Istiqomah keadaan. Kedua. dan diperbuatnya baik lahir maupun batin. merasa malu terhadap perbuatan yang telah dilakukan sambil berusaha sekuat tenaga untuk memperbaikinya. Yaitu kemurnian dan ketaatan yang ditujukan kepada Allah semata.

tawakkal yang tidak disertai dengan permohonan sehingga ia meninggalkan sebab-sebabnya. memperkuat qalbu dengan tauhid. tawakkal dengan mengetahui hakikat tawakkal. memiliki persangkaan yang baik terhadap Allah SWT. Kecerdasan Sabar. Kedua sabar adalah ketabahan yang disertai sikap berani. Ketiga. petama. Berarti menahan. sehingga dapat membebaskan dari penyakit dan menambah kepercayaan akan keagungan Tuhan.tawakkal yang disertai dengan permohonan dan menempuh sebabsebab memperoleh permohonan tersebut. Kesepuluh. melawan dan menentang terhadap sesuatu yang mnimpah. Pertama.yang sesungguhnya. Kedua. pasrah atau menyerahkan segala urusan kepada-Nya. yang selalu mengharap pertolongan dari-Nya. memiliki keyakinan yang benar tentang kekuasaan dan kehendak Allah. Ibnu Qayyim lebih lankut mengemukakan tiga tingkatan tawakkal. Sabar dalam pandangan ibnu Qayyim terbagi atas dua macam pengertian. al. sabar li-Allah yaitu sabar yang diperankan oleh al-muridin yang motif sabarnya tidak lain karena Cinta kepada Allah. al-ishtibar yaitu menikmati musibah dengan perasaan gembira. Lebih lanjut Ia menyebut tiga jenis sabar. yaitu sabar terhadap kesulitan dan tidak merasakan adanya kesedihan. Kedua. Ibnu Qayyim selanjutnya mengemukakan tiga terminology sabar yang mencerminkan stratifikasinya. pertama. maksudnya menahan diri dari hal-hal yang dibenci dan menahan lisan agar tidak mengeluh. Ibnu Qayyim memberikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut. Ketiga. menyerahkan Qolbu sepenuhnya kepada Allah dan menghalau apa saja yang merntanngi. stratifikasi al-tashabbur. Kedua. sabar bi-Allah yaitu sabar yang lazim diperankan oleh kebanyakan orang. Ketiga sabar ma’a-Allah yaitu 10 . sabar adalah menahan diri dari segala yang tidak menyenangkan. mengetahui hokum sebab akibat akan urusan yang dikerjakan.shabr yaitu sikap yang tidak merasa terbebani terhadap adanya musibah dan kesulitan. menyandarkan qalbu kepada Allah SWT dan merasa tenang disisinya. Pertama.

John Dewey mengatakan bahwa kecerdasan bukanlah 23 http://erikarianto. Kedua. 23 Mudah dipahami. Keduabelas. adalah rela terhadap apa yang dimiliki dan diberikan. C. Kedua. Kesebelas. kita warisi secara genetis. seorang tidak boleh benci atau marah terhadap pilihan atau pemberian Tuhannya. Untuk mengukur benar tidaknya ridho seseorang. syukur terhadap sesuatu yang dibenci. syukur tanpa mengenal objek yang diterima. sebagai pihak yang pasrah seorang hamba harus rela terhadap pilihan Allah SWT karena hal itu mengandung hikmah. pertama. Bagian kedua ialah mengolah informasi. hamba yakin bahwa takdir Allah SWT baik tentang nikmat atau cobaan tidak akan berubah. Warisan semacam ini umumnya kita sebut sebagai bakat. Ketiga. dengan cara memasukkan dalam ingatan bahwa nikmat yang diberikan oleh pemberi telah sampai pada penerima. adalah menampakkan nikmat Allah SWT. Ridho merupakan kedudukan spiritual seseorang yang diusahakan setelah ia melakukan tawakkal. Ketiga. Ini kita peroleh melalui pengalaman dan pendidikan. Ketiga. Kedua. mengetahui nikmat. Syukur dilakukan dengan tiga tahap. memuji pemberian-nya dengan cara membaca hamdalah.wordpress. sebagai hamba.sabar yang dilakukan oleh orang-orang yang menempuh jalan spiritual dengan cara tunduk dan senang melaksanakan perintah-Nya. Tetapi bagian terbesar dari kecerdasan adalah hasil usaha.Bagian pertama ialah informasi atau pengetahuan itu sendiri. pertama. penilaian. dan kreativitas. tiga diantaranya adalah. Ibnu Qayyim memberikan batasan-batasan. Ibnu Qayyim membagi syukur kedalam tiga tingkatan. kecerdasan Ridho. Cara Menumbuh Kembangkan Kecerdasan Sebelum berbicara beberapa cara untuk meningkatkan kecerdasan .com/2008/01/05/tips-meningkatkan-kecerdasan/ 11 . hendaknya diketahui dahulu struktur kecerdasan yang terdiri dari dua bagian. sukur terhadap sesuatu yang dicintai. kecerdasan Syukur. menerima nikmat dengan cara menampakkan pada pemberi bahwa ia sangat butuh terhadap pemberian-Nya dan tidak minta lebih. terdiri dari penalaran. Pertama. memang sebagian kecerdasan.

berdiskusi. artinya mampu mempertanyakan apa saja 24 25 Ibid. melainkan kecerdasan adalah suatu proses pembentukan yang berkesinambungan. Citacita yang memikat bagi diri sendiri mampu melahirkan daya juang. dan keberanian untuk menyesuaikan diri.sesuatu yang kita miliki dan tak berubah selamanya. ilmu-ilmu baru. yang mana dari yang tujuh tersebut paling kuat. maka salah satunya ialah kita harus mencita-citakan menjadi orang cerdas dan ingin dikenal orang sebagi orang cerdas. 12 . Jadi untuk meningkatkan kecerdasan. kita perlu menambah pengetahuan dan berlatih memproses pengetahuan itu lewat kegiatan kreatif. dan olah raga. dan untuk mempertahankannya diperlukan semacam kewaspadaan untuk mengamati kejadian kejadian. Membangun sikap keterbukaan-kritis Sikap terbuka membuat kita mampu menerima ide-ide baru. kedua paling kuat. 4. kegiatan menalar. 2. antusiasme. Semangat. olah rasa. Ibid. dan pengertian-pengertian baru. Jadi kita juga harus kritis. keterbukaan untuk belajar. Tapi jangan terlalu terbuka supaya kita masih mungkin membuat sintesa dari pertemuan sejumlah ide-ide yang berlainan. dan seterusnya. Mengadakan Evaluasi Diri Meneliti kekuatan dan kelemahan diri sendiri. 24 Dari penjelasan yang sederhana ini maka beberapa hal di bawah ini akan menolong kita untuk meningkatkan kecerdasan kita:25 1. Membangun Suatu Kebiasaaan Hidup Cerdas Umpamanya membaca. dan kegiatan mengevaluasi atau menilai. tepatnya menyusun peringkat kecerdasan kita. olah pikir. 3. dan daya juang adalah tiga serangkai yang membuat kita produktif belajar dengan demikian kecerdasan kita diasah. Menetapkan Cita-Cita Atau Sasaran Hidup Cita-cita yang jelas akan membangkitkan semangat dan antusiasme. Dari sekian banyak cita-cita.

3. yaitu pengalaman kita jadikan sebagai guru. kata Aldous Huxley.yang memasuki alam pikiran kita. Yang pas adalah terbuka dan kritis. 6. sehingga kesehatan otak.com/sort-popular/medicine-and-health/kiat-meningkatkanhttp://belajarpsikologi. Hanya dengan sikap belajar positif inilah kita dapat bertambah cerdas sesudah mengalami suatu peristiwa. Lakukan olahraga untuk membantu meningkatkan aliran darah ke otak. Selain dari itu terdapat cara-cara khusus dalam rangka meningkatkan IQ. dapat ditingkatkan dengan latihan sederhanadan mengubah kebiasaankebiasaan tertentu. caranya sebagai berikut :26 1.shvoong. Membangun suatu sikap belajar positif terhadap apapun yang kita alami Pengalaman. Pengalaman. melainkan apa yang kita lakukan terhadap peristiwa-peristiwa itu. bukanlah peristiwa-peristiwa yang menimpa kita. demikian pula hikmat dan pengetahuan mengalir menuju hati yang rendah. Menurut para ahli IQ . Membangun sikap yang rendah hati Air selalu mengalir ke tempat yang rendah. 4. EQ. 26 Mengenali emosi diri Melepaskan emosi negatif Mengelola emosi diri sendiri http://www. Perhatikan makanan Cara meningkatkan EQ Ada beberapa kiat untuk meningkatkan kecerdasan Emosional diantaranya yaitu: 27 1.com/cara-meningkatkan-kecerdasan-emosi-eq/ iq 27 13 . 2. Jaga postur tubuh 3. kaku. adalah guru terbaik. 5. dan merasa benar sendiri.Intelligence Quotient. kosentrasi dan kebugaran sangat menunjang dalam peningkatan IQ. MQ. Latihan pernapasan dalam 2. katanya. dan kecerdasan qalbiyah selain dari cara umum di atas yaitu: Cara meningkatkan IQ IQ sangat erat dengan kegiatan otak. SQ. Tapi jangan terlalu kritis yang membuat kita jadi tertutup.

bertanggung jawab. Mengembangkan sikap menghormati orang lain (respect) 5. lebih bersadar diri. Cara meningkatkan SQ Secara umum kita dapat meningkatkan SQ dengan meningkatkan penggunaan tersien psikologis kita. Menumbuhkan pengendalian diri.4. 6. 5. Memelihara kebaikan (menunjukkan kekhawatiran mengenai perasaan orang lain) 6. 4. menjadi lebih suka merenung. dan berpikir matang sebelum mengambil keputusan. selalu berupaya untuk menjadi motivator bagi dirinya sendiri. Mengembangkan sikap toleransi 7. 3. Menumbuhkan hati nurani (teguran dalam diri seseorang ketika melakukan kesalahan). Mengembangkan keadilan. yakni dengan mengembangkan sikap terbuka dan berperilaku secara seimbang. Cara meningkatkan MQ Menurut Dr. 7.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_Moral 14 . Mengembangkan sikap empati (turut merasakan apa yang dialami orang lain secara mendalam) 2. yakni :28 1. tanpa membeda-bedakan sesuatu. Memotivasi diri sendiri Mengenali emosi orang lain Mengelola emosi orang lain Memotivasi orang lain. yakni dengan memprioritaskan mana yang dianggap benar. Michael Borba terdapat 7 langkah utama untuk membangun kecerdasan (intelejensi) moral seseorang. sedikit menjangkau di luar diri kita. yaitu kecenderungan kita untuk bertanya mengapa untuk mencari keterkaitan antara segala sesuatu untuk membawa ke permukaan asumsi-asumsi mengenai makna dibalik atau di dalam sesuatu. 28 http://id. lebih jujur terhadap diri sendiri dan lebih pemberani.

2. 29 http://ktp09003.com/tag/sq/ 15 . Kenali diri sendiri. Temukan dan atasi rintangan yang menghadang. Memiliki perasaan kuat bahwa saya ingin berubah. Cari dan kenali kemungkinan-kemungkinan lain untuk bisa maju. Menyadari di mana posisi saya saat ini. Dalam ayat lain Allah juga berfirman: "Seseorang yang selalu mengingat Allah hatinya akan merasa tenang” (QS. Merefleksikan apa yang menjadi tujuan dan motif tersembunyi saya. paling tidak ada tiga langkah yang harus kita lakukan: 1. 7. mengetahui kondisi jiwanya serta riak gelombang keimanan di hatinya maka ia akan mengetahui tindakan apa yang paling tepat yang harus ia lakukan. Mengingat Tuhan dapat dilakukan melalui sholat. Seseorang yang mengenali dirinya. Karena Dia adalah sumber kebenaran tertinggi dan kepada-Nya kita kembali. kita perlu melatih diri. Kalau belum maka bertaubatlah dan berusahalah untuk memperbaikinya. ar-Ra’d [13]:28). Apakah sudah sesuai dengan tuntunan Islam atau belum. Tetaplah terbuka pada tujuan-tujuan lain yang mungkin ada. Muhasabah. kapan pun dan dimana pun. Perilaku qalbiah akan timbul manakala kita selalu mengingat Allah (dzikrullah). Firman Allah dalam surah al-Ahzab [33] ayat 41: ”Hai orang-orang yang beriman. introspeksi diri. 6. Kecerdasan qalbiah akan hadir tatkala seseorang senantiasa merasakan kehadiran Allah swt dalam setiap tindakan. 5. berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah.Jelasnya ada 7 cara untuk meningkatkan SQ agar meraih inner peach:29 1. dzikir yang sebanyak-banyaknya”.wordpress. 3. berzikir. 2. 3. 4. Lihat apa saja yang telah kita lakukan minimal setiap malam sebelum tidur. Cara meningkatkan Kecerdasan Qalbiah Untuk meraih kecerdasan qalbiah memang bukanlah hal yang mudah. dan lain sebagainya yang dapat mengisi hati manusia dengan sifat-sifat Tuhan. Meningkatkan diri pada tujuan yang telah ditetapkan.

serta bijak dalam 16 . intellectual. moral. berpengetahuan luas. dan Qalbiyah. emosional. Dalam definisi kecerdasan ini saling melengkapi untuk mencapai manusia yang paripurna.Penutup konsep kecerdasan. Di dalam islam seorang muslim dituntut untuk menjadi seorang yang bertakwa. terbagi kedalam beberapa bagian diantaranya adalah spiritual intelligence.

Serta dapat mengendalikan segala kehidupan dengan baik dan benar.berhubungan sosial baik itu hubungan horizontal kepada sang kuasa maupun vertical kepada sesama manusia. 17 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful