P. 1
Alat Musik Tradisional Bengkulu

Alat Musik Tradisional Bengkulu

|Views: 6,623|Likes:
Published by ijonk_jonatan

More info:

Published by: ijonk_jonatan on Oct 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/14/2013

pdf

text

original

Alat musik tradisional bengkulu (dol) Keterangan Dol pertama kali dibawa oleh pedagang dari India.

Bentuknya hampir mirip gendang terbuat dari kulit sapi. Ukurannya bervareasi. Diameter Dol terbesar sekitar 70 centimeter dengan tinggi 80 centimeter. Alat musik tradisional Bengkulu ini terbuat dari bongol buah kelapa atau pohon nangka. Masyarakat Bengkulu sangat akrab dengan alat musik Dol. Mereka biasanya bermain Dol secara berkelompok di rumah-rumah atau sanggar kesenian. Peminatnya tak terbatas pada orang dewasa atau remaja. Cara memainkan irama Dol yang dimainkan, itu berasal dari pukulannya. Ada tiga jenis pukulan pada Dol yang harus ada yaitu suweri untuk perjalanan panjang, suwena untuk berduka cita dan tamatang untuk suasana riang. Warna irama dol yang berbeda tersebut lebih terasa ketika dimainkan pada satu lagu. Jawa barat (angklung) Keterangan Angklung merupakan alat musik tradisional yang berasal dari daerah Jawa Barat. Angklung terbuat dari bahan baku berupa bambu ‘khusus’. Pembuatannya pun memerlukan keahlian khusus. Alat musik tradisional ini ditemukan oleh Bapak Daeng Sutigna sekitar tahun 1938. Pada awal penemuannya, angklung biasanya hanya dimainkan pada permainan alat musik tradisional Sunda. Namun, pada saat ini angklung bukan hanya dimainkan dengan alat musik tradisional, melainkan dikolaborasikan dengan alat-alat musik modern. Permainan angklung pun tidak hanya di kalangan masyarakat lokal, tetapi sudah merambah ke kalangan internasional. Cara memainkan Sekurang-kurangnya terdapat dua cara yang paling umum tentang memainkan alat musik angklung, yaitu dengan digatarkan dan dipukul. Berikut disampaikan beberapa teknik yang dapat dipergunakan untuk bermain angklung dengan baik. Aceh (serune kalee)
Serune Kalee Serune Kalee adalah instrumen tiup tradisional Aceh yaitu sejenis Clarinet terutama terdapat di daerah Pidie, Aceh Utara, Aceh Besar, dan Aceh Barat. Alat ini terbuat dari kayu, bagian pangkal kecil serta di bagian ujungnya besar menyerupai corong. Di bagian pangkal terdapat piringan penahan bibir peniup yang terbuat dari kuningan yang disebut perise. Serune ini mempunyai 7 buah lobang pengatur nada. Selain itu terdapat lapis kuningan serta 10 ikatan dari tembaga yang disebut klah (ring) serta berfungsi sebagai pengamanan dari kemungkinan retak/pecah badan serune tersebut. Alat ini

Papua (tipa) Tifa adalah alat musik yang berasal dari maluku dan papua. Tifa mirip seperti gendang cara dimainkan adalah dengan dipukul.biasanya digunakan bersama genderang clan rapai dalam upacara-upacara maupun dalam mengiringi tarian-tarian tradisional. Cara memainkan Cara memainkan serune kalee dengan cara ditiup serune kalee memiliki 7 buah lobang sebagai pengatur nada. Terbuat dari sebatang kayu yang dikosongi atau dihilangi isinya dan pada salah satu sisi ujungnya ditutupi. Cara memainkan Tangan kanan memegang tifa tangan kiri menabuh Betawi (Gambang Kromong) . tiap suku di maluku dan papuamemiliki tifa dengan ciri khas nya masing-masing. dan biasanya penutupnya digunakan kulit rusa yang telah dikeringkan untuk menghasilkan suara yang bagus dan indah. bentuknyapun biasanya dibuat dengan ukiran.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->