BAB I PENDAHULUAN IPS dapat diartikan penelaahan masyarakat .

Kehidupan manusia di masyarakat yang bervariasi, tidak selalu diperhitungkan secara tepat, melainkan memerlukan perhitungan yang lentur dengan menerapkan berbagai alternatif sesuai dengan sifat kehidupan manusia yang ditelaahnya. Pengajaran IPS pada pendidikan dasar dan menengah dengan cara mengenalkan masalah-masalah sosial melalui pengetahuan, keterampilan, sikap dan kepekaan untuk menghadapi dan memecahkan permasalahan sosial tersebut. Sesuai dengan karakteristik anak SD dan seusianya, metode ceramah akan menyebabkan siswa bersikap pasif dan tentunya menjadi pelajaran hafalan yang membosankan. Tentu saja guru harus menimba ilmu dan melatih keterampilannya, agar ia mampu menyajikan pembelajaran IPS SD dengan menarik. Oleh karena itu, guru diharapkan mampu menguasai metode-metode yang cocok untuk pembelajaran IPS. Pengetahuan tentang metode-metode mengajar sangat diperlukan oleh para pendidik, karena berhasil atau tidaknya sangat bergantung pada tepat atau tidaknya metode yang digunakan oleh guru.

1

Guru sebaiknya menentukan metode yang efisien bagi suatu pelajaran sehingga tujuan pengajaran dapat tercapai secara maksimal. Di dalam proses belajar mengajar diperlukan suatu metode yang sesuai dengan situasi dan kondisi. metode adalah cara yang di dalam fungsinya merupakan alat untuk mencapai suatu tujuan (1976:74). guru harus memiliki enam ciri. maksudnya adalah metode itu mampu memfungsikan si anak didik untuk belajar sendiri.wikipedia. Jadi.BAB II METODE PEMBELAJARAN IPS A. Metode pembelajaran seharusnya tepat guna. B. penguasaan kemahiran dan tabiat. dalam proses kegiatan pembelajaran dapat digunakan lebih dari satu metode. Masing-masing metode mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Keanekaragaman meliputi klasifikasi maupun penamaan suatu metode bahkan juga tingkat daya guna dan hasil guna suatu metode. Menurut Winarno Surakhmad. bersamaan dengan meluasnya CBSA (cara belajar siswa aktif). Metode Inkuiri Metode inkuiri yang bisa disebut juga metode penemuan merupakan metode yang relatif baru yang diperkenalkan kepada guru-guru. langkah-langkah. Pengertian Metode Pembelajaran Kata Metode berasal dari bahasa Yunani Methodos yang berarti cara atau cara berjalan yang ditempuh. metode pembelajaran merupakan prosedur. Metode inkuiri (penemuan) adalah cara penyajian pelajaran yang memberi kesempatan pada peserta didik untuk menemukan informasi dengan atau tanpa bantuan guru. serta pembentukan sikap dan kepercayaan kepada peserta didik. Dalam uraian berikut akan diberikan gambaran dan penjelasan singkat mengenai beberapa metode yang dapat dipergunakan pada IPS. Metode inkuiri ini dapat dirancang penggunaannya oleh guru menurut kemampuan atau menurut tingkat perkembangan intelektual peserta didik. dan cara yang digunakan pendidik dalam mencapai tujuan pembelajaran. yaitu: 2 . Macam-macam Metode Metode-metode untuk mata pelajaran IPS cukup beraneka ragam. Sedangkan pengertian pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Oleh karena itu. pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik (www. 1. sesuai dengan student active learning (SAL). Metode penemuan memungkinkan para peserta didik menemukan sendiri informasi-informasi yang diperlukan untuk mencapai tujuan belajarnya. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses pemerolehan ilmu dan pengetahuan. Dengan kata lain.org). Di dalam metode ini.

2. 1981:72) 4. baik secara individual maupun kelompok. 1. dimana murid mempunyai kebebasan penuh dalam menetapkan tujuan. Memiliki kemampuan sebagai perencana (program pengajaran. 2. evaluasi. yaitu istilah yang menunjukkan suatu kegiatan atau cara belajar yang bersifat mencari logis-kritis-analisis menuju kesimpulan yang meyakinkan (Moch Oemar. dan kegiatan lainnya). Istilah inkuiri. Fungsi guru hanya mengawasi pelaksaannya. dan peran guru semakin besar. 3 . Mempunyai kemampuan sebagai penanya (guru harus sudah mempersiapkan sejumlah kunci pertanyaan yang akan menstimulasi pikiran dari siswanya). Murid perlu dilatih berfikir kritis mengenai permasalahan yang terjadi disekitarnya. 1980:21). 3. Berdasarkan kadarnya. diantar anya: Jalannya pelajaran agak lamban. Mampu memberikan pujian dan motivasi belajar. dan cara belajar. dimana murid-murid tidak lagi sepenuhnya bebas. Guided inquiry. mandiri. 2. Kelas yang besar dapat menimbulkan kegaduhan.1. Hanya dapat mencari satu pengertian. (Husein Achmad. analitis. 5. Membina pengembangan sikap penasaran (ingin tahu lebih jauh) dan cara berfikir obyektif. 3. discovery. Manfaat metode inkuiri adalah: Mengembangkan keterampilan siswa untuk mampu memecahkan permasalahan serta mengambil secara obyektif dan mandiri. 3. Metode Karya Wisata Metode karya wisata adalah metode pembelajaran yang mengajak siswa untuk mengunjungi obyek-obyek dalam rangka untuk menambah dan memperluas wawasan obyek yang dipelajari tersebut (sesuai dengan bidangnya). Mengembangkan kemampuan berfikir siswa (meningkatkan potensi intelektual). 2. 6. 1. inkuiri dikenal sebanyak tiga macam. Free inquiry. Mempunyai kemampuan sebagai penguji kebenaran dari pada sistem nilai. Metode inkuiri mempunyai kelemahan. Mempunyai kemampuan sebagai manager. 4. isi. yaitu: 1. 3. logis. pelaksanaan. karena dalam beberapa hal mendapat pengarahan dan pengawasan guru. Modivied free inquiry. John Dewey menyatakan. Mempunyai kemampuan untuk melaksanakan rencana itu dengan baik. dimana kebebasan murid sudah semakin berkurang. untuk memperoleh hasil belajar yang lebih baik murid murid harus diberi kesempatan untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Bertambahnya kemampuan untuk mengerti tentang melacak kembali (heuristik) dari discovery dimana discovery merupakan cara berfikir dan cara hidup dalam menghadapi segala masalah/keadaan. kritis. 2. dan problem solving adalah istilah-istilah yang sesungguhnya mengandung arti yang sejiwa.

Sebagai pemain harus memahami. Dengan demikian. Perlu pengawasan dan pembimbing dari pihak guru. Kelebihan metode Role Playing a. mencoba. dan nilai dengan tujuan menghayati perasaan. d. menghayati isi cerita secara keseluruhan. c. Kerjasama antar pemain dapat ditumbuhkan dan dibina dengan sebaik baiknya. b. Siswa melatih dirinya untuk memahami dan mengingat isi bahan yang akan diperankan. Siswa dapat menjawab dan memecahkan masalah-masalah dengan cara melihat. Permainan ini pada umumnya dilakukan lebih dari satu orang. daya ingatan siswa harus tajam dan tahan lama. Kebaikan dari metode karya wisata adalah: 1. Metode Role Playing (bermain peran) Metode Role Playing adalah suatu cara penguasaan bahan-bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan siswa. Mempelajari konsep/teori dengan kenyataan dan sebaliknya. 3. 2. Bakat yang terdapat pada siswa dapat dipupuk sehingga dimungkinkan akan muncul atau tumbuh bibit seni drama dari sekolah. Role playing termasuk permainan pendidikan yang dapat dipakai untuk menjelaskan peranan. 3. 2. Siswa dapat pula mendapatkan informasi langsung dari para narasumber ataupun dapat penjelasan langsung dari manager pabrik. Adapun kelemahan metode karya wisata adalah: 1. bila pergi ke pantai dapat meneliti batu-batuan yang ada. Mendekatkan dunia sekolah dan dunia kenyataan. Membekali pengalaman nyata pada siswa. hal itu bergantung kepada apa yang diperankan. Pengembangan imajinasi dan penghayatan dilakukan siswa dengan memerankannya sebagai tokoh hidup atau benda mati (Prasetyo.Fungsi metode karya wisata adalah: 1. serta membuktikan secara langsung ke suatu obyek yang dipelajari. 2001). 3. Siswa dapat mengamati obyek secara nyata dan bervariasi. sudut pandang dan cara berfikir orang lain. 3. terutama untuk materi yang harus diperankannya. 2. sikap. tingkah laku. 4 . Role playing menurut Djamarah dan Zain (2002) mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan sebagai berikut: 1. Siswa akan berlatih untuk berinisiatif dan berkreatif. Perlu persiapan yang memerlukan perizinan dan melibatkan banyak pihak. Pada waktu bermain peran para pemain dituntut untuk mengemukakan pendapatnya sesuai dengan waktu yang tersedia. bila berkunjung ke suatu pabrik dapat mengamati bagaimana proses pembuatan suatu barang. Perlu didukung biaya yang cukup. seperti peninggalan sejarah.

Bahasa lisan siswa dapat dibina menjadi bahasa yang lebih baik agar mudah dipahami orang lain. Siswa memperoleh kebiasaan untuk menerima dan membagi tanggung jawab dengan sesamanya. bagaimana hasilnya. 5. namun sebelum menggunakannya guru hendaknya telah memahami benar. atau bersama-sama. Menyediakan peralatan yang digunakan. dari pernyataan lisan (oral) atau peragaan (visual) secara tepat. karena pengamatan dan pengalaman pada diri siswa terjadi. 4. Menjelaskan urutan langkah-langkah dalam mendemonstrasikan. . Mencatat dan membuat kesimpulan hasil demonstrasi. Kelemahan metode Role Playing a. Mudah untuk memusatkan perhatian siswa. Siswa dapat benar-benar memahami apa yang sedang dipelajari. Cardille mengemukakan bahwa demonstrasi adalah suatu penyajian yang dipersiapkan secara teliti untuk mempertontonkan sebuah tindakan/prosedur yang digunakan. 2. b. d. 3. Penyediaan ini dapat dilakukan oleh guru. Melaksanakan demonstrasi. 2. Banyak memakan waktu. Langkah-langkah pelaksaan metode demonstrasi: Menjelaskan tujuan. Sebagian anak yang tidak ikut bermain peran menjadi kurang aktif. Misalnya agar anak didik dapat memahami proses apa yang terjadi. serta benar tidaknya hipotesis yang diajukan. 1. serta mengidentifikasikan berbagai kekurangan serta caracara mengatasinya. Materi pengajaran dapat dikonkretkan. bagaimana cara kerja alat tertentu. yaitu: Keterlibatan guru dan siswa sama-sama aktif. murid. 6. Dimaksudkan untuk membahas kebaikan-kebaikan apa yang telah dikerjakan. Metode Demonstrasi Metode demonstrasi merupakan metode yang sederhana. Kelebihan metode demonstrasi. 4. Mengadakan penilaian. 4. bahkan dapat pula oleh orang lain.e. 5 2. c. 1. Metode ini disertai dengan penjelasan ilustrasi. f. Guru menerangkan secara jelas metode yang hendak dicapai dengan digunakan metode demonstrasi. Hal ini dimaksudkan agar urutan langkah dapat dipahami anak didik dengan sebaikbaiknya. Memerlukan tempat yang cukup luas. kemudian guru atau instruktur menjelaskan fungsi alat tersebut serta bagaimana cara menggunakannya. 3. Sering kelas lain merasa terganggu oleh suara para pemain dan tepuk tangan penonton/pengamat.

Siswa dapat menerima materi pembelajaran lebih terkesan. Kekurangannya: Menuntut pengetahuan dan kecekatan guru. melaksanakan diskusi kelompok. biasanya metode tersebut diselingi dengan metode tanya jawab atau metode diskusi. mengakibatkan demonstrasi itu tidak diamati secara jelas oleh seluruh siswa. memerlukan biaya yang lebih banyak. sehingga dapat terbentuk pengertian yang lebih sempurna. Metode ceramah yang dilengkapi dengan diskusi. 6 . Bakat. Jika alatnya terlalu kecil ataupun penempatannya kurang tepat. bagaimana proses terjadinya. tanya jawab serta metode yang lain dinamakan metode ceramah bervariasi. 6. 3. 4. Siswa dapat mengetahui dengan jelas apa yang terjadi.5. tentu dengan segala kelebihan dan kelemahannya. keterampilan siswa akan lebih mudah untuk dikembangkan. melaksanakan demonstrasi dan sebagainya. 5. serta bagaimana bekerjanya alat-alat yang digunakan. 1. membuat percobaan. Ceramah dengan tujuan mengaktifkan siswa dapat dilakukan dengan menyusun pola variasi ceramah yang diselingi dengan kegiatan intelektual emosional siswa seperti melakukan tanya jawab. agar materi yang didemonstrasikan tidak terputus-putus. Metode Ceramah Bervariasi Metode ceramah merupakan cara mengajar yang paling tradisional dan sudah lama digunakan di dalam pendidikan. Waktu yang diperlukan lebih banyak. 8. Rasa ingin tahu siswa dapat ditimbulkan. Untuk mengatasi kelemahan dalam metode ceramah. 2. Kurangnya peralatan yang tersedia di sekolah. 7. memberikan tugas.

umur. guru mengemukakan isi buku tersebut tanpa ada usaha ataupun pemberian tugas yang lain. Metode hendaknya bukan saja sebagai alat bagi pengajar untuk menyajikan bahan pelajarannya.BAB III KESIMPULAN Metode mengajar sangat banyak jenisnya. 7. alat mana atau kombinasi alat-alat apa yang akan dipilih hendaknya dipertimbangkan lebih dahulu faktor-faktor yang mempengaruhinya. mengajarkan buku teks. Ceramah murni tanpa variasi. Adapun faktorfaktor yang mempengaruhi teknik pemilihan metode adalah: 1. 3. Keadaan dan fasilitas yang tersedia di sekolah/kelas. Pengajar (pengetahuan yang dikuasai. tetapi juga harus berfungsi sebagai alat bantu siswa. 4. Berikut beberapa saran di dalam memilih metode pembelajaran: 1. Hindarkan upaya metodologi yang tunggal (satu metode saja). 7 . Siswa (tingkat dan latar belakang. Teknik pemilihan metode dapat diibaratkan perangkat peralatan bagi seorang guru. Waktu (persiapan mengajar). dan personalitas). Besar kecilnya kelompok subyek belajar. Membina guru sebagai guru inkuiri. bukan hanya gurunya saja. Proses belajar akan menjadi efektif jika metodenya menitik beratkan pada efektivitas siswa. 6. 2. 2. dan pengalaman lingkungan sosial dan budaya). pengalaman mengajar. Materi (bahan) dengan karakteristik yang berbeda. 3. karena metode dipengaruhi oleh beberapa faktor. Tujuan yang akan dicapai. Usahakan agar prinsip Student Active Learning (SAL) terlaksana. 5. Bila tujuan yang akan dicapai lebih dari satu maka dapat ditentukan kombinasi berbagai metode.

com/doc/8772794/METODE -Pembelajaran-IPS http://id.wikipedia. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.blogspot.scribd. 2002.DAFTAR PUSTAKA Mukminan. dkk.org/wiki/pembelajaran 8 . http://sriyunita7.html http://www.com/2010/05/metode -pembelajaran-ips. Dasar-Dasar IPS.