P. 1
Kapasitor

Kapasitor

|Views: 739|Likes:
Published by kmzwa8

More info:

Published by: kmzwa8 on Oct 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/13/2013

pdf

text

original

Kapasitor

Kapasitor (Kondensator) Kapasitor (Kondensator) yang dalam rangkaian elektronika dilambangkan dengan huruf “C” adalah suatu alat yang dapat menyimpan energi/muatan listrik di dalam medan listrik, dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik. Kapasitor ditemukan oleh Michael Faraday (1791-1867). Satuan kapasitor disebut Farad (F). Satu Farad = 9 x 1011 cm2 yang artinya luas permukaan kepingan tersebut. Struktur sebuah kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik. Bahan-bahan dielektrik yang umum dikenal misalnya udara vakum, keramik, gelas dan lain-lain. Jika kedua ujung plat metal diberi tegangan listrik, maka muatanmuatan positif akan mengumpul pada salah satu kaki (elektroda) metalnya dan pada saat yang sama muatan-muatan negatif terkumpul pada ujung metal yang satu lagi. Muatan positif tidak dapat mengalir menuju ujung kutub negatif dan sebaliknya muatan negatif tidak bisa menuju ke ujung kutub positif, karena terpisah oleh bahan dielektrik yang nonkonduktif. Muatan elektrik ini tersimpan selama tidak ada konduksi pada ujung-ujung kakinya. Di alam bebas, phenomena kapasitor ini terjadi pada saat terkumpulnya muatanmuatan positif dan negatif di awan.

1.1. Kapasitansi Kapasitansi didefinisikan sebagai kemampuan dari suatu kapasitor untuk dapat menampung muatan elektron. Coulombs pada abad 18 menghitung bahwa 1 coulomb =

6.25 x 1018 elektron. Kemudian Michael Faraday membuat postulat bahwa sebuah kapasitor akan memiliki kapasitansi sebesar 1 farad jika dengan tegangan 1 volt dapat memuat muatan elektron sebanyak 1 coulombs. Dengan rumus dapat ditulis : Q=CV Q = muatan elektron dalam C (coulombs) C = nilai kapasitansi dalam F (farad) V = besar tegangan dalam V (volt) Dalam praktek pembuatan kapasitor, kapasitansi dihitung dengan mengetahui luas area plat metal (A), jarak (t) antara kedua plat metal (tebal dielektrik) dan konstanta (k) bahan dielektrik. Dengan rumus dapat di tulis sebagai berikut : C = (8.85 x 10-12) (k A/t) Berikut adalah tabel contoh konstanta (k) dari beberapa bahan dielektrik yang disederhanakan.

Untuk rangkaian elektronik praktis, satuan farad adalah sangat besar sekali. Umumnya kapasitor yang ada di pasaran memiliki satuan : µF, nF dan pF. 1 Farad = 1.000.000 µF (mikro Farad) 1 µF = 1.000.000 pF (piko Farad) 1 µF = 1.000 nF (nano Farad) 1 nF = 1.000 pF (piko Farad) 1 pF = 1.000 µµF (mikro-mikro Farad) 1 µF = 10-6 F 1 nF = 10-9 F 1 pF = 10-12 F

Konversi satuan penting diketahui untuk memudahkan membaca besaran sebuah kapasitor. Misalnya 0.047µF dapat juga dibaca sebagai 47nF, atau contoh lain 0.1nF sama dengan 100pF. Kondensator diidentikkan mempunyai dua kaki dan dua kutub yaitu positif dan negatif serta memiliki cairan elektrolit dan biasanya berbentuk tabung.

Sedangkan jenis yang satunya lagi kebanyakan nilai kapasitasnya lebih rendah, tidak mempunyai kutub positif atau negatif pada kakinya, kebanyakan berbentuk bulat pipih berwarna coklat, merah, hijau dan lainnya seperti tablet atau kancing baju yang sering disebut kapasitor (capacitor).

Pada kapasitor yang berukuran besar, nilai kapasitansi umumnya ditulis dengan angka yang jelas. Lengkap dengan nilai tegangan maksimum dan polaritasnya. Misalnya pada kapasitor elco dengan jelas tertulis kapasitansinya sebesar 100µF25v yang artinya kapasitor/ kondensator tersebut memiliki nilai kapasitansi 100 µF dengan tegangan kerja maksimal yang diperbolehkan sebesar 25 volt. Kapasitor yang ukuran fisiknya kecil biasanya hanya bertuliskan 2 (dua) atau 3 (tiga) angka saja. Jika hanya ada dua angka, satuannya adalah pF (pico farads). Sebagai contoh, kapasitor yang bertuliskan dua angka 47, maka kapasitansi kapasitor tersebut adalah 47 pF. Jika ada 3 digit, angka pertama dan kedua menunjukkan nilai nominal, sedangkan angka ke-3 adalah faktor pengali. Faktor pengali sesuai dengan angka nominalnya, berturut-turut 1 = 10, 2 = 100, 3 = 1.000, 4 = 10.000, 5 = 100.000 dan seterusnya. Contoh :

. Sekaligus diketahui juga bahwa suhu kerja yang direkomendasikan adalah antara -55Co sampai +125Co . Dengan tabel tersebut pemakai dapat dengan mudah mengetahui toleransi kapasitor yang biasanya tertera menyertai nilai nominal kapasitor. besar kapasitansi nominal ada toleransinya. Contoh : Seperti komponen lainnya.Untuk kapasitor polyester nilai kapasitansinya bisa diketahui berdasarkan warna seperti pada resistor.3 diperlihatkan nilai toleransi dengan kode-kode angka atau huruf tertentu. maka kapasitansinya adalah 100nF dengan toleransi +/-15%. Pada tabel 2. Misalnya jika tertulis 104 X7R.

Dari penjelasan di atas bisa diketahui bahwa karakteristik kapasitor selain kapasitansi juga tak kalah pentingnya yaitu tegangan kerja dan temperatur kerja. Tegangan kerja .

Misalnya jika pada kapasitor tertulis X7R. Fungsi Kapasitor Fungsi penggunaan kapasitor dalam suatu rangkaian : 1.adalah tegangan maksimum yang diijinkan sehingga kapasitor masih dapat bekerja dengan baik. 2. Sebagai kopling antara rangkaian yang satu dengan rangkaian yang lain (pada PS = Power Supply) 2.3. Di bawah ini contoh kapasitor yang dirangkai secara paralel. Pada rangkaian kapasitor paralel berlaku rumus : 2. Sebagai filter dalam rangkaian PS . Pada rangkaian kapasitor yang dirangkai secara seri berlaku rumus : Rangkaian kapasitor secara paralel akan mengakibatkan nilai kapasitansi pengganti semakin besar.4. maka tegangan yang bisa diberikan tidak boleh melebihi 25 volt dc. maka kapasitor tersebut mempunyai suhu kerja yang direkomendasikan antara -55Co sampai +125Co. Di bawah ini contoh kapasitor yang dirangkai secara seri. Umumnya kapasitor-kapasitor polar bekerja pada tegangan DC dan kapasitor non-polar bekerja pada tegangan AC. Rangkaian Kapasitor Rangkaian kapasitor secara seri akan mengakibatkan nilai kapasitansi total semakin kecil. Biasanya spesifikasi karakteristik ini disajikan oleh pabrik pembuat di dalam datasheet. Sedangkan temperatur kerja yaitu batasan temperatur dimana kapasitor masih bisa bekerja dengan optimal. Misalnya kapasitor 10uF25V.

adalah karena proses pembuatannya menggunakan elektrolisa sehingga terbentuk kutub positif anoda dan kutub negatif katoda. Menghilangkan bouncing (loncatan api) bila dipasang pada saklar 2. Termasuk kelompok bahan dielektrik film adalah bahan-bahan material seperti polyester (polyethylene terephthalate atau dikenal dengan sebutan mylar). seperti pada proses penyepuhan emas.3. Umumnya kapasitor kelompok ini adalah non-polar. . Telah lama diketahui beberapa metal seperti tantalum. magnesium. polyprophylene. Sebagai pembangkit frekuensi dalam rangkaian antenna 4. Kapasitor Electrostatic Kapasitor electrostatic adalah kelompok kapasitor yang dibuat dengan bahan dielektrik dari keramik. polycarbonate. polystyrene. zirconium dan seng (zinc) permukaannya dapat dioksidasi sehingga membentuk lapisan metal-oksida (oxide film). Contohnya. Kapasitor Electrolytic Kelompok kapasitor electrolytic terdiri dari kapasitor-kapasitor yang bahan dielektriknya adalah lapisan metal-oksida. tergantung dari bahan dielektriknya. aluminium. metalized paper dan lainnya. niobium. MKM. film dan mika. Umumnya kapasitor yang termasuk kelompok ini adalah kapasitor polar dengan tanda + dan – di badannya. Untuk lebih sederhana dapat dibagi menjadi 3 bagian. Elektroda metal yang dicelup ke dalam larutan elektrolit (sodium borate) lalu diberi tegangan positif (anoda) dan larutan electrolit diberi tegangan negatif (katoda). Lapisan oksidasi ini terbentuk melalui proses elektrolisa. MKT adalah beberapa contoh sebutan merek dagang untuk kapasitor dengan bahan-bahan dielektrik film. Mylar. titanium. Tersedia dari besaran pF sampai beberapa µF. Untuk menghemat daya listrik pada lampu neon 5. maka akan terbentuk lapisan Aluminium-oksida (Al2O3) pada permukaannya. yang biasanya untuk aplikasi rangkaian yang berkenaan dengan frekuensi tinggi. Mengapa kapasitor ini dapat memiliki polaritas. yaitu kapasitor electrostatic. Keramik dan mika adalah bahan yang popular serta murah untuk membuat kapasitor yang kapasitansinya kecil.5. Tipe Kapasitor Kapasitor terdiri dari beberapa tipe. electrolytic dan electrochemical. Oksigen pada larutan electrolyte terlepas dan mengoksidasi permukaan plat metal. jika digunakan Aluminium.

Untuk mendapatkan permukaan yang luas. karena memiliki kapasitansi yang besar dan arus bocor (leakage current) yang sangat kecil. Kapasitor Electrochemical Satu jenis kapasitor lain adalah kapasitor electrochemical. Termasuk kapasitor jenis ini adalah battery dan accu. sehingga dengan demikian dapat dibuat kapasitor yang kapasitansinya cukup besar. Dalam hal ini lapisan-metal-oksida sebagai dielektrik. bahan plat Aluminium ini biasanya digulung radial. Pada kenyataannya battery dan accu adalah kapasitor yang sangat baik. Karena alasan ekonomis dan praktis. Bahan yang paling banyak dan murah adalah aluminium. Lapisan metal-oksida ini sangat tipis. melainkan bahan lain yaitu manganese-dioksida. Sebagai contoh 100uF. Disebut electrolyte padat. maka waktu kerjanya (lifetime) menjadi lebih tahan lama. Sehingga dengan cara itu dapat diperoleh kapasitor yang kapasitansinya besar. Kapasitor tipe ini juga memiliki arus bocor yang sangat kecil Jadi dapat dipahami mengapa kapasitor Tantalum menjadi relatif mahal. Selain itu karena seluruhnya padat. 4700uF dan lain-lain. Tipe kapasitor jenis ini juga masih dalam pengembangan untuk . Bahan electrolyte pada kapasitor tantalum ada yang cair tetapi ada juga yang padat. Dari rumus (2) diketahui besar kapasitansi berbanding terbalik dengan tebal dielektrik. Dengan demikian kapasitor jenis ini bisa memiliki kapasitansi yang besar namun menjadi lebih ramping dan mungil. yang sering juga disebut kapasitor elco. tetapi sebenarnya bukan larutan electrolit yang menjadi elektroda negatif-nya. lapisan-metal-oksida dan electrolyte (katoda) membentuk kapasitor. umumnya bahan metal yang banyak digunakan adalah aluminium dan tantalum. 470uF.Dengan demikian berturut-turut plat metal (anoda).

.mendapatkan kapasitansi yang besar namun kecil dan ringan. misalnya untuk aplikasi mobil elektrik dan telepon selular.

25 x 1018 elektron. Di alam bebas. keramik. Muatan positif tidak dapat mengalir menuju ujung kutup negatif dan sebaliknya muatan negatif tidak bisa menuju ke ujung kutup positif. Bahan-bahan dielektrik yang umum dikenal misalnya udara vakum. Jika kedua ujung plat metal diberi tegangan listrik. Muatan elektrik ini "tersimpan" selama tidak ada konduksi pada ujung-ujung kakinya. karena terpisah oleh bahan dielektrik yang nonkonduktif. Gambar 1 : prinsip dasar kapasitor Kapasitansi Kapasitansi didefenisikan sebagai kemampuan dari suatu kapasitor untuk dapat menampung muatan elektron. maka muatanmuatan positif akan mengumpul pada salah satu kaki (elektroda) metalnya dan pada saat yang sama muatan-muatan negatif terkumpul pada ujung metal yang satu lagi. Coulombs pada abad 18 menghitung bahwa 1 coulomb = 6. Struktur sebuah kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik. phenomena kapasitor ini terjadi pada saat terkumpulnya muatan- muatan positif dan negatif di awan. Kemudian Michael Faraday membuat postulat bahwa sebuah .Kapasitor adalah komponen elektronika yang dapat menyimpan muatan listrik. gelas dan lain-lain.

.047uF dapat juga dibaca sebagai 47nF. satuan farads adalah sangat besar sekali. Keramik dan mika adalah bahan yang popular serta murah . Dengan rumusan dapat ditulis sebagai berikut : C = (8. jarak (t) antara kedua plat metal (tebal dielektrik) dan konstanta (k) bahan dielektrik. Misalnya 0.. Untuk lebih sederhana dapat dibagi menjadi 3 bagian. Konversi satuan penting diketahui untuk memudahkan membaca besaran sebuah kapasitor.1nF sama dengan 100pF. kapasitansi dihitung dengan mengetahui luas area plat metal (A).(2) Berikut adalah tabel contoh konstanta (k) dari beberapa bahan dielektrik yang disederhanakan. yaitu kapasitor electrostatic. tergantung dari bahan dielektriknya. film dan mika. electrolytic dan electrochemical. atau contoh lain 0. Tipe Kapasitor Kapasitor terdiri dari beberapa tipe. Kapasitor Electrostatic Kapasitor electrostatic adalah kelompok kapasitor yang dibuat dengan bahan dielektrik dari keramik. Tabel-1 : Konstanta dielektrik bahan kapasitor Tabel konstanta dielektrik bahan kapasitor Untuk rangkain elektronik praktis. nF (10-9 F) dan pF (10-12 F).(1) Q = muatan elektron dalam C (coulombs) C = nilai kapasitansi dalam F (farads) V = besar tegangan dalam V (volt) Dalam praktek pembuatan kapasitor.kapasitor akan memiliki kapasitansi sebesar 1 farad jika dengan tegangan 1 volt dapat memuat muatan elektron sebanyak 1 coulombs.85 x 10-12) (k A/t) . Umumnya kapasitor yang ada di pasar memiliki satuan uF (10-6 F). Dengan rumus dapat ditulis : Q = CV …………….

Elektroda metal yang dicelup kedalam larutan electrolit (sodium borate) lalu diberi tegangan positif (anoda) dan larutan electrolit diberi tegangan negatif (katoda). Tersedia dari besaran pF sampai beberapa uF. yang biasanya untuk aplikasi rangkaian yang berkenaan dengan frekuensi tinggi. niobium. Umumnya kapasitor yang termasuk kelompok ini adalah kapasitor polar dengan tanda + dan . Telah lama diketahui beberapa metal seperti tantalum. polycarbonate. Umumnya kapasitor kelompok ini adalah non-polar. Contohnya. Dalam hal ini lapisan-metal-oksida sebagai . Oksigen pada larutan electrolyte terlepas dan mengoksidai permukaan plat metal. titanium. Kapasitor Electrolytic Kelompok kapasitor electrolytic terdiri dari kapasitor-kapasitor yang bahan dielektriknya adalah lapisan metal-oksida. aluminium. jika digunakan Aluminium. adalah karena proses pembuatannya menggunakan elektrolisa sehingga terbentuk kutup positif anoda dan kutup negatif katoda. magnesium. polystyrene. Lapisan oksidasi ini terbentuk melalui proses elektrolisa. zirconium dan seng (zinc) permukaannya dapat dioksidasi sehingga membentuk lapisan metal-oksida (oxide film). Gambar-2 : Prinsip kapasitor Elco Dengan demikian berturut-turut plat metal (anoda).di badannya. Mylar. Termasuk kelompok bahan dielektrik film adalah bahan-bahan material seperti polyester (polyethylene terephthalate atau dikenal dengan sebutan mylar).untuk membuat kapasitor yang kapasitansinya kecil. lapisan-metal-oksida dan electrolyte(katoda) membentuk kapasitor. seperti pada proses penyepuhan emas. MKM. metalized paper dan lainnya. polyprophylene. Mengapa kapasitor ini dapat memiliki polaritas. maka akan terbentuk lapisan Aluminium-oksida (Al2O3) pada permukaannya. MKT adalah beberapa contoh sebutan merek dagang untuk kapasitor dengan bahan-bahan dielektrik film.

nilai kapasitansi umumnya ditulis dengan angka yang jelas. melainkan bahan lain yaitu manganese-dioksida. Untuk mendapatkan permukaan yang luas. maka waktu kerjanya (lifetime) menjadi lebih tahan lama. Karena alasan ekonomis dan praktis. umumnya bahan metal yang banyak digunakan adalah aluminium dan tantalum. Bahan yang paling banyak dan murah adalah Aluminium. Selain itu karena seluruhnya padat. misalnya untuk applikasi mobil elektrik dan telepon selular. Dari rumus (2) diketahui besar kapasitansi berbanding terbalik dengan tebal dielektrik. Sebagai contoh 100uF. Kapasitor yang ukuran fisiknya mungil dan kecil biasanya hanya bertuliskan 2 (dua) atau 3 (tiga) angka saja. Pada kenyataanya batere dan accu adalah kapasitor yang sangat baik. Dengan demikian kapasitor jenis ini bisa memiliki kapasitansi yang besar namun menjadi lebih ramping dan mungil. Disebut electrolyte padat. tetapi sebenarnya bukan larutan electrolit yang menjadi elektroda negatif-nya. Jika hanya ada dua angka satuannya adalah pF (pico farads). Kapasitor tipe ini juga memiliki arus bocor yang sangat kecil Jadi dapat dipahami mengapa kapasitor Tantalum menjadi relatif mahal. Lengkap dengan nilai tegangan maksimum dan polaritasnya. 470uF. yang sering juga disebut kapasitor elco. 4700uF dan lain-lain.dielektrik. Tipe kapasitor jenis ini juga masih dalam pengembangan untuk mendapatkan kapasitansi yang besar namun kecil dan ringan. Termasuk kapasitor jenis ini adalah batere dan accu. Membaca Kapasitansi Pada kapasitor yang berukuran besar. sehingga dengan demikian dapat dibuat kapasitor yang kapasitansinya cukup besar. Lapisan metal-oksida ini sangat tipis. Sehingga dengan cara itu dapat diperoleh kapasitor yang kapasitansinya besar. bahan plat Aluminium ini biasanya digulung radial. Misalnya pada kapasitor elco dengan jelas tertulis kapasitansinya sebesar 22uF/25v. karena memiliki kapasitansi yang besar dan arus bocor (leakage current) yang sangat kecil. Kapasitor Electrochemical Satu jenis kapasitor lain adalah kapasitor electrochemical. Bahan electrolyte pada kapasitor Tantalum ada yang cair tetapi ada juga yang padat. Sebagai .

2 nF. 4 = 10. artinya kapasitansi kapasitor tersebut adalah 22 x 100 = 2200 pF = 2. maka tegangan yang bisa diberikan tidak boleh melebihi 25 volt dc. maka kapasitansinya adalah 10 x 10. Jika ada 3 digit. Misalnya kapasitor 10uF 25V. maka kapasitansi kapasitor tersebut adalah 47 pF. Pabrikan pembuat kapasitor umumnya membuat kapasitor yang mengacu pada standar popular. kapasitor yang bertuliskan dua angka 47. Ada 4 standar popular yang biasanya tertera di badan kapasitor seperti C0G (ultra stable). berturutturut 1 = 10. Biasanya spesifikasi karakteristik ini disajikan oleh pabrik pembuat didalam datasheet. Berikut ini adalah beberapa spesifikasi penting tersebut. Misalnya pada kapasitor keramik tertulis 104. Faktor pengali sesuai dengan angka nominalnya.000 = 100. Contoh lain misalnya tertulis 222.contoh. angka pertama dan kedua menunjukkan nilai nominal. Secara lengkap kode-kode tersebut disajikan pada table berikut.000pF atau = 100nF. Para elektro. 2 = 100. Selain dari kapasitansi ada beberapa karakteristik penting lainnya yang perlu diperhatikan. Tabel-2 : Kode karakteristik kapasitor kelas I . Umumnya kapasitor-kapasitor polar bekerja pada tegangan DC dan kapasitor non-polar bekerja pada tegangan AC.000 dan seterusnya.mania barangkali pernah mengalami kapasitor yang meledak karena kelebihan tegangan.000. sedangkan angka ke-3 adalah faktor pengali. X7R (stable) serta Z5U dan Y5V (general purpose). Temperatur Kerja Kapasitor masih memenuhi spesifikasinya jika bekerja pada suhu yang sesuai. Tegangan Kerja (working voltage) Tegangan kerja adalah tegangan maksimum yang diijinkan sehingga kapasitor masih dapat bekerja dengan baik. 3 = 1.

Tabel-3 : Kode karakteristik kapasitor kelas II dan III Toleransi Seperti komponen lainnya. namun tetap saja ada arus yang dapat melewatinya. Sekaligus dikethaui juga bahwa suhu kerja yang direkomendasikan adalah antara -55Co sampai +125Co (lihat tabel kode karakteristik) Insulation Resistance (IR) Walaupun bahan dielektrik merupakan bahan yang non-konduktor. berikut adalah model rangkaian kapasitor. . walaupun nilainya sangat besar sekali. Artinya. Untuk menjelaskan ini. Tabel diatas menyajikan nilai toleransi dengan kode-kode angka atau huruf tertentu. bahan dielektrik juga memiliki resistansi. Misalnya jika tertulis 104 X7R. maka kapasitasinya adalah 100nF dengan toleransi +/-15%. Dengan table di atas pemakai dapat dengan mudah mengetahui toleransi kapasitor yang biasanya tertera menyertai nilai nominal kapasitor. besar kapasitansi nominal ada toleransinya. Phenomena ini dinamakan arus bocor DCL (DC Leakage Current) dan resistansi dielektrik ini dinamakan Insulation Resistance (IR).

Secara matematis di tulis sebagai berikut : . semestinya kapasitor dapat menyimpan muatan selama-lamanya. Karena besar IR selalu berbanding terbalik dengan kapasitansi (C). rangkaian ballast. Pabrik pembuat biasanya meyertakan data DF dalam persen. Untuk mendapatkan kapasitansi yang besar diperlukan permukaan elektroda yang luas. Namun dari model di atas. Konsekuensinya tentu saja arus bocor (DCL) sangat kecil (uA). Insulation resistance (IR) ini sangat besar (MOhm). tuner dan lain-lain. tetapi ini akan menyebabkan resistansi dielektrik makin kecil. Dari model rangkaian kapasitor digambarkan adanya resistansi seri (ESR) dan induktansi (L). Dissipation Factor (DF) dan Impedansi (Z) Dissipation Factor adalah besar persentasi rugi-rugi (losses) kapasitansi jika kapasitor bekerja pada aplikasi frekuensi. Rugi-rugi (losses) itu didefenisikan sebagai ESR yang besarnya adalah persentasi dari impedansi kapasitor Xc. karakteristik resistansi dielektrik ini biasa juga disajikan dengan besaran RC (IR x C) yang satuannya ohm-farads atau megaohm-micro farads. diketahui ada resitansi dielektrik IR(Insulation Resistance) yang paralel terhadap kapasitor. Besaran ini menjadi faktor yang diperhitungkan misalnya pada aplikasi motor phasa.Gambar-3 : Model rangkaian kapasitor C = Capacitance ESR = Equivalent Series Resistance L = Inductance IR = Insulation Resistance Jika tidak diberi beban.

Gambar-4 : Faktor dissipasi Dari penjelasan di atas dapat dihitung besar total impedansi (Z total) kapasitor adalah : Gambar-5 : Impendansi Z .

. karena qs = q1 = q2 = ..Karakteristik respons frekuensi sangat perlu diperhitungkan terutama jika kapasitor bekerja pada frekuensi tinggi... kapasitor Susunan Seri Kapasitor Pada susunan seri kapasitor berlaku pengganti qs = q1 = q2 = .... Kapasitor equivalen muatan pada tiap-tiap kapasitor adalah sama... Besarnya kapasitas kapasitor pengganti susunan seri dari beberapa buah kapasitor dapat dihitung V s = V 1 + V 2 + .... maka . yaitu sama dengan muatan pada kapasitor Beda potensial pada ujung-ujung kapasitor pengganti adalah sama dengan jumlah beda potensial ujung-ujung tiap kapasitor V s = V 1 + V 2 + . Untuk perhitungan respons frekuensi dikenal juga satuan faktor qualitas Q (quality factor) yang tak lain sama dengan 1/DF.

Susunan Paralel Kapasitor Pada susunan paralel kapasitor berlaku Vp = V1 = V2 = ..... . Kapasitor equivalen Beda potensial tiap-tiap kapasitor sama.. VpVp = C1V1 + C2V2 +... yaitu sama dengan potensial sumber Muatan kapasitor pengganti sama dengan jumlah muatan tiap-tiap kapasitor qp = q1 + q2 ... Untuk menentukan besar kapasitas kapasitor pengganti susunan paralel CP dari beberapa buah kapasitor dapat dihitung qs = q1 + q2 + ........ karena Vp = V1 = V2 = .

Struktur sebuah kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan . Kapasitor Variable atau sering juga disebut VC atau Varco (variable capasitor) Kapasitor jenis ini bisa kita ubah-ubah nilainya. Menurut ketetapan nilainya yaitu: 1.Kapasitor adalah komponen elektronika yang digunakan untuk menyimpan muatan listrik.e-dukasi. Pada bodinya terdapat tanda polaritasnya untuk menandai kaki yang berpolaritas (+) atau (-). Kapasitor Polar Memiliki polaritas (+) dan (-). Kapasitor Non Polar Jenis kapasitor ini bisa dipasang bolak-balik. Pada prinsipnya sebuah kapasitor terdiri atas dua konduktor (lempeng logam) yang dipisahkan oleh bahan penyekat (isolator). Kapasitor atau disebut juga kondensator adalah alat (komponen) listrik yang dibuat sedemikian rupa sehingga mampu menyimpan muatan listrik untuk sementara waktu.net tanggal 05-12-2008) Menurut polaritasnya yaitu: 1.(www. 2. Kapasitor adalah komponen elektronika yang dapat menyimpan muatan listrik. Isolator penyekat ini sering disebut bahan (zat) dielektrik. 2. dan secara sederhana terdiri dari dua konduktor yang dipisahkan oleh bahan penyekat (bahan dielektrik) tiap konduktor di sebut keping. Kapasitor Tetap/permanent Nilai kapasitasnya tidak bisa diubah-ubah. Dalam pemasangannya harus diperhatikan polaritasnya dan tidak boleh dipasang terbalik.

adalah karena proses pembuatannya menggunakan proses elektrolisa sehingga terbentuk kutup positif anoda dan kutup negatif katoda. kapasitor tetap mempertahankan muatannya. elektron akan berkumpul pada pelat yang tersambung keterminal negatif sumber. tetapi berhenti. Umumnya kapasitor yang termasuk kelompok ini adalah kapasitor polar dengan tanda + dan . Hal ini dikarenakan . Pada rangkaian yang memiliki beban berupa induktor dan resistor atau yang sejenisnya. Dengan alasan ini. Kelompok kapasitor electrolytic terdiri dari kapasitor-kapasitor yang bahan dielektriknya adalah lapisan metal-oksida. Mengapa kapasitor ini dapat memiliki polaritas. Aswan. pada saat pengisian saja. arus tidak dapat mengalir melewati kapasitor. Kapasitor akan tetap bermuatan hingga waktu yang tak terbatas. sebelum dipasang kapasitor maka akan terjadi trip.com) Fungsi kapasitor dalam penggunaan arus ac seperti yang dijelaskan oleh Suyanto dalam diktat kuliah dasar listrik dan elektronika dasar(2004:48) karena arus yang masuk bertipe AC.www. Elektron-elektron yang tertolak akan mengalir menuju positif sumber. Bila sudah terisi penuh maka kapasitor tidak akan bekerja lagi. Kerena lapisan isolator yang ada pada kapasitor. Apabila kapasitor dihubungkan dengan sumber listrik. Sebuah kapasitor yang disambungkan seperti ini kesebuah sumber daya dengan seketika akan menjadi bermuatan.di badannya. Ketika kapasitor tersebut dilepaskan dari sumber daya. Tegangan antara kedua pelatnya adalah sama dengan tegangan sumber daya. (Hamonangan.electroniclab. Sedangkan pada arus tipe DC. Elektron-elektron ini akan menolak elektron-elektron yang ada pada pelat seberangnya. kapasitor sangat berguna untuk menyimpan muatan listrik. maka kapasitor akan bekerja terus menerus karena pengaruh gelombang AC yang bolak-balik. 2002: 40) Kapasitor digunakan pada rangkaian listrik untuk menekan faktor daya.dielektrik. Dengan pemakaian peralatan listrik berinduktor sedikit dibawah batas daya maksimum yang disediakan PLN. kapasitor hanya berlaku sementara.(Owen Bishop.

Oksigen pada larutan electrolyte terlepas dan mengoksidai permukaan plat metal. Dalam hal ini lapisan-metal-oksida sebagai dielektrik. Dengan demikian berturut-turut plat metal (anoda). lapisan-metal-oksida dan electrolyte(katoda) membentuk kapasitor. Lapisan oksidasi ini terbentuk melalui proses elektrolisa. Mengapa kapasitor ini dapat memiliki polaritas. Dalam hal ini lapisan-metal-oksida sebagai dielektrik. sudut beda fase antara tegangan dengan arus menjadi sefase. Lapisan metal-oksida ini sangat tipis. seperti pada proses penyepuhan emas. sehingga dengan demikian dapat dibuat kapasitor yang kapasitansinya cukup besar. Kelompok kapasitor electrolytic terdiri dari kapasitor-kapasitor yang bahan dielektriknya adalah lapisan metal-oksida. maka akan terbentuk lapisan Aluminium-oksida (Al2O3) pada permukaannya.di badannya. lapisan-metal-oksida dan electrolyte(katoda) membentuk kapasitor. Lapisan metal-oksida ini sangat tipis. Telah lama diketahui beberapa metal seperti tantalum. Contohnya.bila daya efektif yang digunakn peralatan listrik ditambah dengan faktor daya hasilnya melebihi batas daya maksimum pemakaian. Setelah dipasang kapasitor. Karena alasan ekonomis dan praktis. titanium. Elektroda metal yang dicelup kedalam larutan electrolit (sodium borate) lalu diberi tegangan positif (anoda) dan larutan electrolit diberi tegangan negatif (katoda). umumnya bahan metal yang banyak digunakan . zirconium dan seng (zinc) permukaannya dapat dioksidasi sehingga membentuk lapisan metal-oksida (oxide film). sehingga dengan demikian dapat dibuat kapasitor yang kapasitansinya cukup besar. Sehingga efek faktor daya telah hilang. Dari rumus (2) diketahui besar kapasitansi berbanding terbalik dengan tebal dielektrik. Dari rumus (2) diketahui besar kapasitansi berbanding terbalik dengan tebal dielektrik. jika digunakan Aluminium. aluminium. adalah karena proses pembuatannya menggunakan elektrolisa sehingga terbentuk kutb positif (anoda) dan kutub negatif (katoda). Umumnya kapasitor yang termasuk kelompok ini adalah kapasitor polar dengan tanda + dan . magnesium. niobium. Dengan demikian berturut-turut plat metal (anoda).

low pass filter . Misalnya kapasitor akan diberikan catu daya dengan tegangan 5 Volt.jp. Untuk mendapatkan permukaan yang luas. Komponen ini memiliki polaritas.or. Diharapkan berhati – hati di dalam pemasangan komponen karena tidak boleh terbalik. Karakteristik temperatur dan frekuensi lebih bagus daripada electrolytic capacitor yang terbuat dari bahan alumunium dan kebanyakan digunakan untuk sistem yang menggunakan sinyal analog. (www. Karakteristik utama dari Electrolytic Capacitor adalah perbedaan polaritas pada kedua kakinya. Biasanya tegangan kerja dari kapasitor dihitung dengan cara mengalikan tegangan catu daya dengan 2. Merupakan jenis electrolytic capacitor yang elektrodanya terbuat dari material tantalum. rangkaian pewaktu. Elektroda dari kapasitor ini terbuat dari alumunium yang menggunakan membran oksidasi yang tipis. 2008) Kapasitor tantalum. Biasanya jenis kapasitor ini digunakan pada rangkaian power supply. 2008) Kapasitansi didefinisikan sebagai kemampuan dari suatu kapasitor untuk dapat menampung muatan elektron.interq. Dari karakteristik tersebut kita harus berhati – hati di dalam pemasangannya pada rangkaian. Sebagai contoh 100uF. Kemudian Michael Faraday membuat postulat bahwa sebuah . 4700uF dan lain-lain. Coulombs pada abad 18 menghitung bahwa 1 coulomb = 6. (www. Kapasitor ini tidak bisa digunakan pada rangkaian frekuensi tinggi. Contoh aplikasi yang menggunakan kapasitor jenis ini adalah noise limiter.interq. Bahan yang paling banyak dan murah adalah Aluminium.25 x 1018 elektron. Adapun jenis. tanda ini menyatakan bahwa pin dibawahnya memiliki polaritas positif.adalah aluminium dan tantalum.or. berarti kapasitor yang dipilih harus memiliki tegangan kerja minimum 2 x 5 = 10 Volt. yang sering juga disebut kapasitor elco. Kapasitor elektrolit dari bahan alaumunium ini dalam perkembangannya hanya disebut kapasitor elektrolit atau Elco.jenis bahan pembuat kapasitor elektrolit adalah dari bahan alamunium dan tantalum. 470uF. jangan sampai terbalik. Bila polaritasnya terbalik maka akan menjadi rusak bahkan “MELEDAK”.jp. coupling capacitor dan rangkaian filter. Sehingga dengan cara itu dapat diperoleh kapasitor yang kapasitansinya besar. cara membedakannya dengan mencari tanda + yang ada pada tubuh kapasitor. bahan plat Aluminium ini biasanya digulung radial.

jarak (t) antara kedua plat metal (tebal dielektrik) dan konstanta (k) bahan dielektrik.000. Dengan rumus dapat ditulis : Q=CV Q = muatan elektron dalam C (coulombs) C = nilai kapasitansi dalam F (farad) V = besar tegangan dalam V (volt) Dalam praktek pembuatan kapasitor. maka nilai kapasitansinya menjadi lebih kecil dibandingkan dengan yang disusun secara paralel. Rumus Perhitungan kapasitor secara seri 1/c=(1/ca+1/cb+1/cc+1/c.kapasitor akan memiliki kapasitansi sebesar 1 farad jika dengan tegangan 1 volt dapat memuat muatan elektron sebanyak 1 coulombs.000. 1 Farad = 1.000 nF (nano Farad) 1 nF = 1.000 pF (piko Farad) 1 pF = 1.. Bila ada jumlah kapasitor dan dengan nilai kapasitansi yang sama disusun secara seri. Umumnya kapasitor yang ada di pasaran memiliki satuan : µF.000 µF (mikro Farad) 1 µF = 1. kapasitansi dihitung dengan mengetahui luas area plat metal (A). nF dan pF.) . Dengan rumus dapat di tulis sebagai berikut : C = (8.000 µµF (mikro-mikro Farad) 1 µF = 10-6 F 1 nF = 10-9 F 1 pF = 10-12 F Perbedaan kapasitor disusun secara seri dengan paralel adalah berkaitan dengan nilai kapasitansinya.000 pF (piko Farad) 1 µF = 1.85 x 10-12) (k A/t) Untuk rangkaian elektronik praktis. satuan farad adalah sangat besar sekali..

electroniclab.vlsm..... Tanggal 6-12-2008 Suyanto. Tanggal 6-12-2008 http://henryranu. [/move][/glow][/shadow] capasitor merupakan komponen pasif elektronika. Dasar-Dasar Elektronika. DAFTAR PUSTAKA Bishop.2002. 2004. Diktat Kuliah Listrik dan Elektronika Dasar. Aswan. gambarnya gag bisa ke upload..com.www.wordpress/. Didalam artikel ini akan dibahas mengenai kapasitor.org/.300][move]sori..Rumus Perhitungan Kapasitor Secara Paralel Ctotal=C1+C2+C3+.. Owen. dimana pokok bahasan akan dititikberatkan pada pengetahuan tentang jenis kapasitor.files. Jakarta: Erlagga Hamonangan. cara mencari nilai dari . Tanggal 6-12-2008 http://free. Yogyakarta http://[shadow=red.2..left][glow=red..com.

Electrolytic Capacitor Elektroda dari kapasitor ini terbuat dari alumunium yang menggunakan membran oksidasi yang tipis. rangkaian pewaktu. jangan sampai terbalik. Ketika kapasitor diberikan tegangan DC maka energi listrik disimpan pada tiap elektrodanya.tiap kapasitor adalah dielektriknya. dan penyimpan energi listrik. arus mengalir. Aliran arus tersebut akan berhenti bila kapasitor telah penuh. Bila polaritasnya terbalik maka akan menjadi rusak bahkan “MELEDAK”. Sedangkan bahan yang digunakan sebagai insulator dinamakan dielektrik. dan penggunaan kapasitor berdasarkan jenisnya.kapasitor. Berikut ini adalah jenis – jenis kapasitor yang banyak dijual dipasaran. Yang membedakan tiap . Karakteristik utama dari Electrolytic Capacitor adalah perbedaan polaritas pada kedua kakinya. Macam dan Penggunaan Kapasitor Kapasitor merupakan komponen pasif elektronika yang sering dipakai didalam merancang suatu sistem yang berfungsi untuk mengeblok arus DC. . Biasanya jenis kapasitor ini digunakan pada rangkaian power supply. Filter. low pass filter . Didalamnya 2 buah pelat elektroda yang saling berhadapan dan dipisahkan oleh sebuah insulator. Selama kapasitor melakukan pengisian. Dari karakteristik tersebut kita harus berhati – hati di dalam pemasangannya pada rangkaian.

Komponen ini memiliki polaritas. berarti kapasitor yang dipilih harus memiliki tegangan kerja minimum 2 x 5 = 10 Volt. coupling capacitor dan rangkaian filter. Karakteristik temperatur dan frekuensi lebih bagus daripada electrolytic capacitor yang terbuat dari bahan alumunium dan kebanyakan digunakan untuk system yang menggunakan sinyal analog. Diharapkan berhati – hati di dalam pemasangan komponen karena tidak boleh terbalik. Ceramic Capacitor . Contoh aplikasi yang menggunakan kapasitor jenis ini adalah noise limiter. Misalnya kapasitor akan diberikan catu daya dengan tegangan 5 Volt. tanda ini menyatakan bahwa pin dibawahnya memiliki polaritas positif. cara membedakannya dengan mencari tanda + yang ada pada tubuh kapasitor.Kapasitor ini tidak bisa digunakan pada rangkaian frekuensi tinggi. Tantalum Capacitor Merupakan jenis electrolytic capacitor yang elektrodanya terbuat dari material tantalum. Biasanya tegangan kerja dari kapasitor dihitung dengan cara mengalikan tegangan catu daya dengan 2.

Jenis ini tidak mempunyai polaritas dan hanya tersedia dengan nilai kapasitor yang sangat kecil dibandingkan dengan kedua kapasitor diatas. Multilayer Ceramic Capacitor . karena dapat mengubah bentuk sinyal. Biasanya digunakan untuk melewatkan sinyal frekuensi tinggi menuju ke ground.Kapasitor menggunakan bahan titanium acid barium untuk dielektriknya. Kapasitor ini tidak baik digunakan untuk rangkaian analog. Karena tidak dikonstruksi seperti koil maka komponen ini dapat digunakan pada rangkaian frekuensi tinggi.

Pada jenis ini dielektriknya disusun dengan banyak lapisan atau biasanya disebut dengan layer dengan ketebalan 10 s/d 20 μm dan pelat elektrodanya dibuat dari logam yang murni. dan rangkaian analog. Kapasitor ini biasanya disebut mylar dan mempunyai toleransi sebesar ±5% sampai ±10%. Dapat digunakan untuk frekuensi tinggi. Biasanya jenis ini baik digunakan untuk aplikasi atau melewatkan frekuensi tinggi menuju tanah. Mempunyai karakteristik suhu yang lebih bagus dari semua jenis kapasitor di atas. Selain itu ukurannya kecil dan memiliki karakteristik suhu yang lebih bagus daripada kapasitor keramik. Biasanya jenis ini digunakan untuk rangkaian yang menggunakan frekuensi tinggi.Bahan material untuk kapasitor ini sama dengan jenis kapasitor keramik. bedanya terdapat pada jumlah lapisan yang menyusun dielektriknya. Polypropylene Capacitor . Polyester Film Capacitor Dielektrik dari kapasitor ini terbuat dari polyester film.

Kapasitor Mika . Pada gambar disamping ditunjukkan kapasitor polypropylene dengan toleransi ±1%. Pada umumnya nilai kapasitansi dari komponen ini tidak akan berubah apabila dirancang disuatu sistem dimana frekuensi yang melaluinya lebih kecil atau sama dengan 100KHz.Kapasitor ini memiliki nilai toleransi yang lebih tinggi dari polyester film capacitor.

Jenis ini menggunakan mika sebagai bahan dielektriknya. yaitu: merah dan abu – abu. filter untuk frekuensi tinggi dan rangkaian yang menggunakan tegangan tinggi misalnya: radio pemancar yang menggunakan tabung transistor. Untuk yang merah elektrodanya terbuat dari tembaga sedangkan warna abu – abu terbuat dari kertas alumunium. Polystyrene Film Capacitor Dielektrik dari kapasitor ini menggunakan polystyrene film . karena konstruksinya yang sama seperti kapasitor elektrolit yaitu seperti koil. dan harganya relatif mahal. Komponen ini mempunyai 2 warna untuk elektrodanya. karena temperatur koefisiennya rendah. Tipe ini tidak bisa digunakan untuk aplikasi yang menggunakan frekuensi tinggi. Kapasitor mika mempunyai tingkat kestabilan yang bagus. biasanya kapasitor ini digunakan untuk rangkaian resonansi. Kapasitor mika tidak mempunyai nilai kapasitansi yang tinggi. Electric Double Capacitor (Super Capacitor) . Kapasitor ini baik untuk aplikasi pewaktu dan filter yang menggunakan frekuensi beberapa ratus KHz. Karena frekuensi karakteristiknya sangat bagus.

pada gambar tersebut kapasitornya memiliki ukuran 0. Nilai kapasitansinya dapat dirubah dengan cara memutar gagang yang terdapat pada badan kapasitor kekanan atau kekiri. Trimmer Capacitor Kapasitor jenis ini menggunakan keramik atau plastik sebagai bahan dielektriknya. Didalam pemutaran diharapkan menggunakan obeng yang khusus. Nilai dari kapasitor dapat diubah – ubah dengan cara memutar sekrup yang berada diatasnya. Jenis dielektriknya menggunakan udara. Tetapi bedanya adalah ukuran kapasitornya lebih besar dibandingkan kapasitor elektrolit yang telah dijelaskan di atas. biasanya banyak sekali digunakan sebagai pemilih gelombang pada radio. Biasanya mempunyai satuan F.Jenis kapasitor ini bahan dielektriknya sama dengan kapasitor elektrolit.47F. agar tidak menimbulkan efek kapasitansi antara obeng dengan tangan. Kapasitor ini biasanya digunakan untuk rangkaian power supply. Gambar bentuk fisiknya dapat dilihat di samping. . Tuning Capacitor Kapasitor ini dinegara Jepang disebut sebagai “Varicons”.

Yang harus diingat didalam mencari nilai kapasitor adalah satuannya dalam pF (Pico Farad). Misalnya suatu kapasitor pada badannya tertulis kode 474J. nilai n dapat dilihat pada tabel dibawah. . karena nilai kapasitansinya telah tertera dengan jelas pada tubuhnya. Untuk kapasitor jenis elektrolit memang mudah. Biasanya kode tersebut terdiri dari 4 digit. berarti nilai kapasitansinya adalah 47 + 104 = 470.47μF sedangkan toleransinya 5%. Sedangkan untuk kapasitor keramik dan beberapa jenis yang lain nilainya dikodekan.000 pF = 0. Untuk 3 digit pertama angka yang terakhir berfungsi untuk menentukan 10n.Nilai Kapasitor Untuk mencari nilai dari kapasitor biasanya dilakukan dengan melihat angka/kode yang tertera pada badan kapasitor tersebut. dimana 3 digit pertama merupakan angka dan digit terakhir berupa huruf yang menyatakan toleransinya.

Lihat pada gambar di bawah.adalah suatu komponen elektronika yang berfungsi untuk menyimpan arus listrik dalam bentuk muatan. sebuah kapasitor pada dasarnya terbuat dari dua buah lempengan logam yang saling sejajar satu sama lain dan diantara kedua logam tersebut terdapat bahan isolator yang sering disebut dielektrik.. Suatu kapasitor mempunyai satuan yaitu Farad (F). biasanya kapasitor Polar bahan dielektriknya terbuat dari elketrolit dan biasanya kapasitor ini mempnyai nilai kapasitansi yang besar dibandingkan dengan kapasitor yang menggunakan bahan dielektrik kertas atau mika atau keramik. adapun bahan dielektrik yang paling sering dipakai adalah keramik. mika dll. Satuan satuan yang sering dipakai untuk kapasitor adalah : . * Kapasitor Non Polar adalah kapasitor yang yang pada kutubnya tidak mempunyai polaritas artinya pada kutup kutupnya dapat dipakai secara berbalik. * Kapasitor Polar adalah kapasitor yang kedua kutubnya mempunyai polaritas positif dan negatif. Bahan dielektrik tersebut dapat mempengaruhi nilai dari kapasitansi kapasitor tersebut. biasanya kapasitor ini mempunyai nilai kapasitansi yang kecil dan bahan dielektriknya terbuat dari keramik. yang menemukan adalah Michael Faraday(1791-1867) pada dasarnya kapasitor dibagi menjadi 2 bagian yaitu kapasitor Polar dan Non Polar. kertas. metal film dll. berikut penjelasanya :. udara.

* Kapasitor berfungsi sebagai filter pada sebuah rangkaian power supply. yang saya maksud disini adalah kapasitor sebagai ripple filter. Pada dasarnya varaktor adalah sebuah Dioda tetapi dipasang terbalik.000 nF (nano Farad). * 1 nFarad = 1. Biasanya varaktor digunakan sebagai tuning pada radio digital dengan fasilitas auto search. kapasitor berdasarkan nilai kapasitansinya dibagi menjadi 2 bagian: * kapasitor tetap adalah seperti yang telah saya jelaskan diatas. dan kapasitor juga mempunyai sifat tidak dapat dilalui arus DC (direct Current) dan dapat dilalui arus AC (alternating current) dan juga dapat berfungsi sebagai impedansi (resistansi yang nilainya tergantung dari frekuensi yang diberikan). dilihat dari sifat dasar kapasitor yaitu dapat dilalui arus ac dan tidak dapat dilalui arus dc dapat dimanfaatkan untuk memisahkan 2 buah rangkaian yang saling tidak berhubungan secara dc tetapi masih berhubungan secara ac(signal).000 pF (piko Farad). Biasanya kapasitor ini digunakan sebagai tuning pada sebuah radio.* 1 Farad = 1. Sifat dasar sebuah kapasitor adalah dapat menyimpan muatan listrik. artinya sebuah kapasitor berfungsi sebagai kopling atau penghubng antara 2 rangkaian yang berbeda.000 µF (mikro Farad). Fungsi kapasitor adalah pada rangkaian rangkaian elektronika biasanya adalah sebagai berikut: * Kapasitor sebagai kopling. disini sifat dasar kapasitor yaitu . dioda varaktor dapat mengubah kapasitansi dengan memberikan tegangan reverse kepada ujung anoda dan katodanya.000. * kapasitor variable adalah kapasitor yang dapat diubah nilainya. * 1 µFarad = 1. Ada 2 macam kapasitor variable yaitu varco (variable Capacitor) dengan inti udara dan varaktor ( dioda varaktor).

* Kapasitor sebagai pembangkit frekuensi pada rangkaian oscilator. * Kapasitor sebagai penggeser fasa.dapat menyimpan muatan listrik yang berfungsi untuk memotong tegangan ripple. * Kapasitor digunakan juga untuk mencegah percikan bunga api pada sebuah saklar. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->