PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DAN DISKUSI KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI SISWA DALAM MATA PEAJARAN MATEMATIKA KELAS

III SD (Sekolah Dasar) (MENULIS II) PROPOSAL SKRIPSI Oleh Nama : Nurkholis 0543041037

Rona Rhomadianti 0853041037 Program Studi : Bahasa dan Seni Jurusan : Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG 2010

. Pelajaran matematika dalam pelaksanaannya diberikan pada setiap jenjang dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Dengan optimalisasi proses belajar mengajar tersebut diharapkan para peserta didik dapat meraih prestasi belajar yang memuaskan. yaitu munusia yang bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi luhur memiliki pengetahuan dan ketrampilan. Tujuan pendidikan menurut UU RI No 2 tahun 1989. 2000 : 25). Pendidikan mempunyai peranan penting bagi setiap bangsa untuk membangun negaranya. Oleh sebab itu pelajaran matematika hendaknya diusahakan menjadi pelajaran yang menarik dan menyenangkan. Fungsi lain dari pendidikan adalah mengurangi kebodohan. pasal 4 adalah sebagai berikut : “pendidikan nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya.1 Pendahuluan Pendidikan pada dasarnya merupakan proses untuk membantu manusia dalam mengembangkan potensi dirinya sehingga mampu menghadapi setiap perubahan yang terjadi. Matematika merupakan ilmu pengetahuan yang sangat berguna dalam menyelesaikan permasalahan kehidupan sehari – hari dan dalam upaya memahami ilmu pengetahuan lainnya. kemampuan dan kreatifitas terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Proses pendidikan berarti didalamnya menyangkut kegiatan belajar mengajar dengan segala aspek dan faktor yang mempengaruhi. kepribadian yang mantap dan mandiri serta bertanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan” (Djamarah.BAB I. Melalui pendidikan. selain itu guru diharapkan memberi motivasi supaya lebih memahami materi yang disampaikan. manusia dapat meningkatkan pengetahuan. Pembangunan hanya bisa dilakukan oleh manusia yang dipersiapkan melalui pendidikan. kesehatan jasmani dan rohani. Pada hakekatnya untuk menunjang tercapainya tujuan pembelajaran. maka dalam proses tersebut menuntut terjadinya proses belajar-mengajar yang optimal. Latar Belakang Masalah 1. keterbelakangan dan kemiskinan karena ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat menjadikan seseorang mampu mengatasi problematika.

kurangnya variasi dalam proses belajar mengajar dan penekanan berlebihan pada prestasi individu. mencatat dengan teliti dan mencoba menyelesaikan soal sesuai contoh dari guru. sehingga kesulitan yang dihadapi akan dipecahkan secara bersama-sama. Rendahnya prestasi belajar matematika tidak hanya karena kesalahan siswa tetapi juga disebabkan oleh proses belajar yang tidak sesuai. kurang perhatian untuk belajar kreatif dan mandiri. Dengan demikian matematika menjadi mata pelajaran yang sangat penting dalam pendidikan dan wajib dipelajari pada setiap jenjang pendidikan. Proses pembelajaran matematika diharapkan tidak hanya menggunakan satu metode saja. Konsep-konsep pada matematika menjadi kesatuan yang bulat dan berkesinambungan. Rasa takut terhadap pelajaran matematika seringkali menghinggapi perasaan siswa di Sekolah Dasar.Tujuan dari pendidikan matematika pada jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah menekankan pada penataan nalar dan pembentukan kepribadian (sikap) siswa agar dapat menggunakan atau menerapkan matematika dalam kehidupannya. karena siswa menghafal rumus. Hal ini mengakibatkan kurangnya interaksi antara guru dan siswa. Untuk itu dalam proses pembelajaran guru harus dapat menyampaikan konsep tersebut kepada siswa dan bagaimana siswa dapat memahaminya. Upaya dapat lebih efektif dalam belajar matematika adalah dengan melakukan demonstrasi dan diskusi kelompok dalam pemecahan masalah yang sulit di lakukan secara individu. atau biasa disebut model pembelajaran konvensional. Hal ini antara lain disebabkan oleh penekanan berlebihan pada penghafalan semata. Pada pembelajaran matematika diperlukan kesabaran dan ketelitian. penekanan pada kecepatan berhitung. memahami konsep-konsep kemudian menguasai konsep tersebut. Saat ini masih banyak guru yang menggunakan model pembelajaran lama pada proses pembelajaran di sekolah . Guru membacakan atau membawakan bahan yang disiapkan dan siswa mendengarkan.sekolah. pengajaran otoriter. Menjadikan siswa pasif. Pada dasarnya belajar matematika merupakan belajar konsep. Pengajaran pada matematika dilakukan dengan memperhatikan urutan konsep dimulai dari yang paling sederhana. Penelitian tindakan kelas (PTK) adalah salah satu strategi pemecahan masalah yang memanfaatkan tindakan nyata dan proses pengembangan kemampuan dalam mendeteksi . agar pembelajaran lebih efektif.

Untuk menambah pengetahuan dan pengalaman bagi peneliti sehingga berguna dalam memecahkan masalah-masalah pendidikan khususnya dibidang matematika.2 Batasan Masalah Agar dalam penelitian ini tidak menyimpang dari permasalahan yang dibahas maka perlu dibatasi permasalahannya sebagai berikut : 1. Apakah terdapat peningkatan prestasi belajar matematika pada siswa kelas III SD melalui pembelajaran dengan metode demonstrasi dan diskusi kelompok? 2. Bagaimana tanggapan siswa kelas III SD yang ditunjukan dengan keaktifan dan kepuasan pembelajaran melalui metode demonstrasi dan diskusi kelompok? 1.dan memecahkan masalah. 1. akan dicobakan model pembelajaran yang berorientasi pada “Penerapan Metode Demonstrasi dan Diskusi Kelompok Untuk Meningkatkan Prestasi Siswa Dalam Pelajaran Matematika Sekolah Dasar Kelas III. 1.5 Manfaat Penelitian Setelah penelitian ini selesai diharapkan dapat memberikan suatu kesimpulan yang berguna. Melalui penelitian tindakan kelas (PTK) ini. Manfaat yang diharap peneliti adalah: 1. 2.4 Tujuan Penelitian Adapun tujuan dalam penelitian yang sesuai dengan perumusan masalah sebagai berikut: untuk meningkatkan prestasi belajar matematika melalui pembelajaran dengan metode demonstrasi dan diskusi kelompok.3 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas maka permasalahan yang terkait dengan penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut . Peneliti hanya meneliti siswa kelas III SD. 1. Dalam hal ini disertai metode ceramah dengan batasan materi yang diberikan. . 1. Metode pengajaran yang digunakan adalah metode diskusi kelompok dan metode demonstrasi.

Memberi gambaran siswa tentang kelebihan demonstrasi dan diskusi kelompok agar lebih meningkatkan keaktifan dan prestasi dalam belajar. 3. Membantu guru matematika dalam usaha mencari tehnik pembelajaran yang tepat dan memberi pertimbangan untuk memberi tugas kelompok.2. Metode Penelitian DAFTAR PUSTAKA . 4. BAB II. Landasan Teori BAB III. Sebagai bahan informasi atau menambah wawasan kepada peneliti lainnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful