P. 1
Tugas Makalah Embedded System

Tugas Makalah Embedded System

|Views: 936|Likes:
Published by krisimam

More info:

Published by: krisimam on Oct 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/17/2013

pdf

text

original

TUGAS MAKALAH EMBEDDED SYSTEM

RANCANG BANGUN PORTABLE-DATA-ENTRY UNTUK PENDATAAN SIDIK JARI

Oleh : SRI NINGSIH 080103053

-TEKNIK INFORMATIKA -

Dosen pengampu : Tominanto, S.Kom
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

STMIK DUTA BANGSA SURAKARTA 2010

PERANGKAT KERAS 1. dibedah dan dipelajari. Embedded system yang di dalamnya sudah mencakup beberapa interface I/O. menggantikan PC yang berukuran besar. sehingga tampak sebagai sebuah motherboard mini.RANCANG BANGUN PORTABLE-DATA-ENTRY UNTUK PENDATAAN SIDIK JARI PDE yang disampaikan disini merupakan prototype yang terdiri dari dua bagian utama. lebih sederhana daripada Personal Computer. kemudian dilengkapi dengan linux operating system dan perangkat lunak aplikasi sesuai dengan yang di inginkan. sembarang jenis embedded system bisa digunakan dalam membangun PDE ini. Embedded System Embedded system adalah sistem elektronika digital terintegrasi yang umumnya merupakan sistem yang dirancang untuk aplikasi tertentu. namun yang telah dicoba disini adalah SH4 yang miliki spesifikasi seperti Table 1 berikut. USB port yang hanya ada dua ini di-expand menggunakan USB hub untuk menampung perangkat I/O yang diperlukan. Kelebihannya ada pada ukurannya yang kecil. Perangkat keras menggunakan embedded system yang akhir-akhir ini banyak diproduksi dan digunakan untuk berbagai keperluan khusus karena ukurannya yang kecil. Dalam implementasinya. . yaitu perangkat keras dan perangkat lunak. dan memiliki beberapa interface I/O yang membuatnya bisa dihubungkan dengan perangkat lain. Pada dasarnya.

untuk kemudian dibuatkan operating system dan program aplikasinya. dengan konfigurasi seperti Gambar 1 berikut. yaitu monitor.1. USB port. 1. PERANGKAT LUNAK Perangkat lunak yang dikembangkan untuk PDE ini dikelompokkan menjadi dua level. dan ragam interface-nya. Pengembangan OS dari embedded system dilakukan dengan alur yang ditunjukkan pada Gambar 3. . keyboard. scanner sidik jari. dan level aplikasi yang meliputi data base dan algoritma untuk verifikasi sidik jari. yaitu level operating system (OS) yang terdiri dari OS itu sendiri dan perangkat lunak untuk beberapa interface yang ada. Perangkat keras SH4 ini dibedah dan dipelajari jenis prosesor. HDD storage. (2) membuat beberapa aplikasi dasar untuk interface I/O. Level Operating System Yang dilakukan pada level ini adalah: (1) mengupayakan agar semua library PC yang intel-based bisa beroperasi dalam arsitektur embedded system SH4. dan Ethernet port. Konfigurasi Perangkat Keras Bangunan PDE sidik jari ini diirancang memiliki beberapa perangkat I/O.2. dan (3) membuat installer/packaging untuk perangkat lunak yang sudah siap dimasukkan ke dalam embedded system. memory storage.

(a) dan (b) di bawah ini. 2. pengembangan aplikasi yang lain menjadi lebih mudah.2. Level Aplikasi Pengembangan program aplikasi bisa dilakukan dengan dua cara seperti ditunjukkan pada Gambar 3. dengan meningkatkan library pemrograman. . Kemudian.Sistem operasi linux telah dapat berjalan dengan baik untuk pengolahan data 32-bit berkemampuan pengolahan floating point dengan single precision dan double precision dan dapat mengolah aplikasi digital signal processing.

Program aplikasi utama yang telah dikembangkan adalah algoritma untuk verifikasi sidik jari yang menggunakan algoritma phase-based correlation. ukuran . dimana apabila digunakan pada gambar yang mirip akan menghasilkan grafik puncak yang amat tajam.4. atau 120GB. Algoritma PBC ini kemudian ditanamkan ke dalam embedded system guna melakukan proses verifikasi sidik jari dengan diagram pengambilan keputusan seperti ditunjukkan pada Gambar 3. berikut ini diberikan gambaran dari perangkat PDE secara keseluruhan meliputi perangkat keras dan beberapa interface I/O yang digunakan (ditunjukkan pada Gambar 4. 80GB. misalnya 40GB. Takafumi Aoki di Tohoku University Jepang. telah berhasil dijalankan di mesin ubiquitous computing cluster. Algoritma Phase-Based Correlation Aplikasi Fingerprint Matching dengan algoritma Phase-based Correlation (PBC) yang dikembangkan oleh anggota tim peneliti PENS dengan bimbingan Prof. PERANGKAT PDE DAN PEMAKAIANNYA Untuk memberikan gambaran utuh dari perangkat PDE yang telah disampaikan bagianbagiannya di atas. sedangkan apabila digunakan pada gambar yang semakin berbeda. Kelebihan dari PBC dibandingkan dengan algoritma yang lain adalah tingkat akurasinya. Menurut hasil pengamatan. 3.1). berikut. Piranti storage-nya adalah sebuah HDD dengan kapasitas yang disesuaikan dengan keperluan. maka nilai puncak korelasinya akan semakin hilang.

HDD 80GB untuk sekitar 400 ribu penduduk dan seterusnya. Namun apabila diinginkan hanya mendata sidik jari saja dengan acuan data yang sudah ada di pemerintah. misalnya pemerintah ingin melakukan pendataan penduduk dengan model sensus. atau yang lain.2 di bawah ini. kemudian petugas melakukan entry data pribadi penduduk dan sidik jarinya. Ada beberapa kemungkinan tentang tatacara penggunaan PDE ini. maka di dalam alat ini hanya di install borang data penduduk dan program verifikasi. apakah data hasil entry akan di-upload setiap hari. HDD dengan kapasitas 40 GB mampu menyimpan data untuk sekitar 200 ribu penduduk. Pemilihan kapasitas ini tergantung pada mekanisme entry data di lapangan.file untuk satu penduduk adalah sekitar 200 KB. Dengan demikian. . setiap minggu. misalnya melalui nomor KTP. dan ukuran file untuk sistem operasi dan aplikasinya adalah sekitar 5 MB. maka entry data sidik jari dilakukan dengan terlebih dahulu memanggil data penduduk yang bersangkutan. Data yang sudah masuk ke dalam PDE bisa di-upload ke komputer pusat melalui jaringan internet dengan gambaran seperti pada Gambar 4.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->