P. 1
Dinasti Abbasiyah Sh

Dinasti Abbasiyah Sh

|Views: 622|Likes:
Published by sokhi huda

More info:

Published by: sokhi huda on Oct 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/16/2013

pdf

text

original

DINASTI ABBASIYAH: Perkembangan Peradabannya Oleh: Sokhi Huda

A. Pendahuluan Masa kekuasaan Dinasti Abbasiyah (750-1258 M.) termasuk periode klasik dalam pengurunan sejarah dan peradaban Islam.1 Pada periode klasik, dapat dijumpai sumbangan penting dan fundamental peradaban Islam terhadap (termasuk peradaban modern di Barat sekarang), peradaban dunia

terutama aspek moral dan ilmu

pengetahuan. Kecuali masa Dinasti Umayyah, konsentrasi utamanya pada perluasan wilayah. Fakta-faktanya terlukis indah dalam berbagai penyataan abstraktif beberapa penulis/ peneliti.2 Cristopher Dawson menyebut periode kemajuan Islam (masa Dinasti Eropa.3 H.Mc. Neill

Abbasiyah) bersamaan masanya dengan abad kegelapan di

menjelaskan bahwa kebudayaan Kristen di Eropa di antara 600-1000 M. sedang mengalami masa surut yang rendah. Lebon mengatakan bahwa “orang Arablah yang menyebabkan kita mempunyai peradaban, karena mereka adalah imam kita selama enam abad”. Penyelidikan Rom Landau mengakui, bahwa dari periode Islam klasik orang Barat belajar berpikir objektif, dan belajar berdada lapang saat terpasungnya pikiran dan tidak adanya toleransi terhadap kaum minoritas, sebagai bimbingan bagi renaissance Eropa yang kemudian membawa pada kemajuan dan peradaban Barat sekarang. Jacques C.

G.E.con Grunebaum. Classical Islam: a History 600 A.D. - 1258 A.D. (Chicago: Aldine Publishing, 1st Ed., 1970); bandingkan dengan Masudul Hasan. History of Islam: Classical Period 571-1258 C.E. (Delhi, India: Adam Publishing, 1995); Sidi Gazalba. Masyarakat Islam: Pengantar Sosiologi Cordoba Sosiografi (Jakarta: Bulan Bintang, 1976), 276, membagi tiga kurun sejarah Islam: kurun klasik (650-1200 M.), kurun pertengahan (1200-1800 M.), dan kurun baru (1800-... M.); lihat Badri Yatim. Sejarah Peradaban Islam (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1997), 35. Masa dinasti Abbasiyah masuk kategori masa kemajuan Islam I (650-1000 M.). 2 Harun Nasution. Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya, I (Jakarta: UI-Press, 1985), 74-75. Masingmasing abstraksi disebutkan sumbernya untuk pelacakan referensi lebih lanjut. 3 Seirama dengan Cristopher Dawson, Hasan. History of Islam:...., 16, menegaskan bahwa sejak abad VII renaissance Islam (era of the promotion of knowledge, and the cultivation of scientific spirit) telah dikibarkan, kala Eropa masih terselubungi oleh abad kegelapan (Dark Age).

1

terdapat tradisi baru mengangkat wazir. .. yang pada masa sebelumnya belum ada. dan (3) Prajurit profesional baru 6 terbentuk.. terlebih dulu. Tulisan ini hendak menggelar peradaban Dinasti Abbasiyah dalam bentuk perbidang. mulai dari Spanyol di Barat. yang tidak ada pada zaman daulah Umayyah. Pemerintahan Bani Abbas terklasifikasi menjadi lima periode. penulis paparkan pembahasan/ analisis pokok dengan pendekatan induktif-sintetis.5 Selain perbedaan pokok itu... Sejarah Peradaban. 283. penulis gunakan pendekatan deduktif-hipotetis... sampai Kaukasus di Utara. Maka. (4) pengaruh Turki kedua —kekuasaan dinasti Bani Seljuk. Sudan di Selatan. yakni: (1) Pindahnya ibu kota dari Damaskus (Syiria) ke Bagdad (Irak). ada tiga karakteristik menonjol Dinasti Abbasiyah yang tidak terdapat pada zaman Dinasti Umayyah. penyajiannya mendialogkan antar periode dan masa. Peta Umum Peradaban Dinasti Abbasiyah Kalau masa Dinasti Umaiyyah merupakan kurun perluasan wilayah kekuasaan Islam. (1) pengaruh Persia pertama (750-847 M. (3) pengaruh Persia kedua — kekuasaan dinasti Buwaih. Sejarah Peradaban . 54. India di Timur. Dalam aspek metodologis. (2) Dalam sistem pemerintahan... sebaliknya Bani Umayyah berorientasi kepada Arab. dan (5) bebas dari pengaruh dinasti lain —efektif di sekitar kota Bagdad. Dialog tersebut. (2) pengaruh Turki pertama.2 Rislar menegaskan ilmu pengetahuan dan teknik Islam amat dalam mempengaruhi kebudayaan Barat. 6 Yatim. bukan klasifikasi periode4 atau permasa khalifah. B. Islam mengintegrasikan kebudayaan suatu daerah yang amat luas. pemerintah Abbasiyah menjadi jauh dari pengaruh Arab.... diantar oleh peta umum peradaban Dinasti Abbasiyah. Masyarakat Islam: . Sedangkan pada agenda penajaman.. adalah periode Dinasti perkembangan Abbasiyah menjadi kurun pembentukan dan kebudayaan/ peradaban Islam.). Perkembangan Peradaban Dinasti Abbasiyah 1. 49-50. 5 Gazalba. 4 Yatim.

fikih.. Ibid.. Maka peradaban Islam merupakan hasil akulturasi dari prinsip-prinsip kebudayaan Islam (yang telah berasimilasi dengan kebudayaan Arab) dengan kebudayaan-kebudayaan lain tersebut. di bidang pembangunan fisik (masjid.. Montgomery Watt. matematika dan astronomi. menggelari Harun al-Rashid dengan the Hero of the Araban Night.) menerjemahkan bidang filsafat dan kedokteran... Islam: It’s Concept and History (New Delhi.8 Sementara Yunani memberikan pengaruh melalui terjemahan dalam banyak bidang ilmu..3 Perkembangan dan kemajuan peradaban Dinasti antaranya dua hal. 202. hankam (angkatan Ahmad Amin. Pemikiran Teologi dan Filsafat Islam (Jakarta: P3M.. 207. 54-113..9 Gerakan ini memberi kontribusi yang besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan ilmu-ilmu keislaman maupun ilmu-ilmu lainnya. rasionalisme Imam Ahmad bin Hanbal (fikih) dan kaum Mu’tazilah (teologi)10. Classical Islam:. jembatan-jembatan. Dhuha al-Islam. bandingkan dengan G.11 Menyeiringi kecemerlangan masa Abbasiyah —sebagaimana dipaparkan pada bagian 2 berikut—. rumah sakit.. India: Kitab Bhavan. t. 55-56... 8 7 . dan mengindentitasi masa Al-Ma’mun dengan the Augustan Age of Islam.t). 52. Tentang hal ini. Dalam ilmu-ilmu keislaman.. ada beberapa sumbangan peradaban dari beberapa alhalla (Dinasti kecil) yang menyempal dari pemerintahan pusat. Syed Mahmudunnasir. : 212. Bangsa Persia banyak berjasa dalam perkembangan ilmu..von Grunebaum.dan ketiga (setelah 899 M. pengaruhnya terbaca dalam bidang tafsir. Jilid 1 (Kairo: Lajnah al-Ta’lif wa al-Nashr. 9 Upaya penerjemahan berlangsung tiga fase. dan teologi. lihat . 10 Gelombang Hellenisme pertama bersentuhan dengan pemikiran Islam lebih banyak terlihat dalam pemikiran teologi.. 11 Nasution. Sumbangan tersebut adalah.). 219.7 Pengaruh India terlihat dalam bidang kedokteran. Lihat Yatim. History of Islam:. dan sastra. Islam Ditinjau .. jalan raya. adanga pembuatan kertas) menerjemahkan bidangbidang yang semakin luas.t. t... terutama filsafat. filsafat.. 1987). Popularitas Daulah Abbasiyah mencapai puncaknya di zaman Khalifah Harun alRashid dan putranya Al-Ma’mun. 96.E. pertama (masa al-Mansur . Terjadinya asimilasi dengan bangsa-bangsa Abbasiyah didukung oleh di yang lebih dulu mengalami perkembangan kebudayaan. 177-178. kedua (masa al-Ma’mun-899 M. Aktifitas terjemahan. menyebut Al-Ma’mun dengan Mamun The Great.Harun al-Rashid) mayoritas menerjemahkan bidang astronomi dan mantiq. logika Yunani Abu al-Hasan al-Ash’ari. yakni: a.. Sejarah Peradaban. Munculnya tafsir bi al-ra’y (tafsir).. b. merupakan sebagian indikasinya. irigasi).. Hasan.

. perguruan tinggi).. Wazir pertama adalah Khalid bin Barmak. 14 Yatim.. misalnya mantan pejabat tinggi. 2..14 a. Gruneboum. 1981). (d) pendidikan. Bidang-bidang Peradaban Dinasti Abbasiyah Dalam kerangka kecemerlangan peradaban.. Dinasti-dinasti yang memisahkan diri dari pemerintah pusat dipaparkan secara rinci menurut lima klasifikasi. dapat diagenda perkembangan beberapa bidang peradaban Dinasti Abbasiyah.. dan (4) mengaku sebagai khalifah. dalam skala besar adalah. 1978). Turki. dan Arab) dan mengaku sebagai khalifah. 281. Islam Ditinjau dari . Istana Abd. (1) gerakan penulisan. (e) ilmu pengetahuan. ada dua pusat kebudayaan Islam.12 Karenanya.. di Spanyol. Nasution.. Kultur Islam: Sejarah Perkembangan Kebudayaan dan Pengaruhnya dalam Dunia Islam (Jakarta: Bulan Bintang.. (1) merasa sebagai keturunan Nabi. Di samping sumbangan peradabannya. pusat studi. Abd al-Rahman dari Dinasti Umayyah membentuk khalifah tersendiri mulai tahun 756-1031 M.. Persia.. dari Balkh (Bactral). 240-163. 1978).. History of Islamic Civilization (New Delhi: Kitab Bhavan. dengan Cordoba sebagai pusat kekuasaan. Di antaranya adalah. yakni Cordoba di Barat..13 Ada beberapa alasan lahirnya alhalla-alhalla lalu memisahkan diri dari pemerintahan pusat.. . Classical Islam:. yaitu: (a) sistem pemerintahan.. Kurdi... 233-254. (b) pembangunan kota dan sarana sosial.4 laut). 51-59. sebagai tandingan Bagdad di Timur. alhalla-alhalla itu juga memperluas wilayah kekuasa-annya.. 12 . (2) penyusunan ilmu-ilmu keislaman.. 13 Nasution.. (c) seni dan arsitektur. . Sejarah Peradaban. dan (3) gerakan penerjemahan kerya-karya berbahasa asing. yakni pengangkatan wazir (setingkat perdana menteri) yang membawahi kepala-kepala departemen. pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan (madrasah.. 78. Dinamika peradaban Abbasiyah terklasifikasi ke dalam tiga bagian. Rahman III dibangun akhir abad X (dokumentasi gambar ruangan istana). lihat Ahmad Shalabiy. al-Tarikh alIslamiy wa al-Hadarah al-Islamiyyah: 3 (al-Khilafah al-Abbasiyyah) (Mesir: al-Nahdah al-Misriyyah. yang berhak mewarisi tampuk khilafah. (3) ambisi. Jurji Zaidan. Di antara beberapa alhalla itu. empat kelompok menurut bangsa (Persia. Sistem Pemerintahan Al-Mansur menampilkan tradisi baru dalam sistem khilafah. Oemar Amin Hoesin. Gazalba.. 282-288. Islam Ditinjau. dan (f) ekonomi.. 67-75. Masyarakat Islam:. (2) prestise diri. Sebagai perbandingan.

dan farmasi dibangun. Classical Islam:. masjid dan lukisan-lukisan yang indah. pendidikan dokter dipentingkan. “Bayt al-Hikmah” merupakan pusat penerjemahan yang berfungsi sebagai perguruan tinggi dengan perpustakaan yang besar. dijumpai karya kaligrafi manuskrip Persia abad IX.) —yang terkenal sangat cinta pada ilmu—. b.. menjadi tengara penting peradaban pendidikan. .15 Pada bidang arsitektur tampak pada dekorasi dan tata gedung-gedung..). Dalam hal tata kota (planologi). yang muncul pada pertengahan abad X. London. yang semula —pada masa Dinasti Umayyah— hanya mengantar surat. dan kepolisian negara. sistem ketentaraan diubah. Selain itu. Kala itu Baghdad telah memiliki 8000 dokter. rumah sakit didirikan. Seni dan Arsitektur Di bidang sastra didapati karya sastra Abu Al-Farraj Al-Isfahani berupa buku alAghani. 15 masjid- Grunebaum. berupa halaman alQur’an. Konsentrasinya bukan pada praktik mengikuti perang. d. 81. dan gedung-gedung dibangun. Pembangunan Kota dan Sarana Sosial Kekayaan Harun Al-Rashid (785-809 M. Pemandian-pemandian umum juga didirikan. Pada masa al-Mu’tasim (833-842 M.. akan tetapi pada pembinaan prajurit profesional.. c. Pendidikan Dibangunnya “Bayt al-Hikmah” (House of Wisdom) —juga didirikannya sekolahsekolah— oleh Al-Ma’mun (813-833 M. perannya ditingkatkan pada penghimpunan seluruh informasi di daerah-daerah —termasuk kiprah para gubernurnya— untuk memperlancar administrasi kenegaraan. Kiprah jawatan pospun tidak luput dari reformasinya. dan Al-Jasyiri dengan karya monumentalnya Alf Lailah wa Lailah). yang tidak ditemui sebelumnya (masa Dinasti Umayyah). 30: 22-23. Untuk pelayanan kesehatan. istana diperindah. yang terdokumentasi di musium Victoria dan Albert.) —sebagaimana dikisahkan dalam alf lailah wa lailah— dimanfaatkan untuk keperluan sosial. dengan membentuk sekretaris negara.. di samping membenahi angkatan bersenjata.5 Pola baru tersebut bergerak agresif segera.

al-Tarikh al-Islamiy .17 Franz Rosenthal. kalam/ teologi. Di antaranya adalah. nahwu. 6. yang masa sebelumnya hanya dari ayat ke ayat tertentu saja. tafsir.). fikih.).. Oleh karenanya. 62. Imam al-Shafi’i (769-820 M. 16 bagi . Dalam bidang tafsir terdapat aset berharga al-Tabari (839-923 M. al-Ma’mun menggaji para penerjemah yang ahli di bidangnya dari golongan Kristen. Al-Farra‘ adalah orang pertama yang melakukan tafsir seluruh ayat secara urut.).. pada abad IX muncul nama Muslim dan Bukhori yang buah kreasinya terbukukan...). dan fungsinya sangat penting dalam khazanah material diskursus keislaman.). seorang Sabi dari Harran dan beberapa muslim. 237-239. Perhatian yang tinggi terhadap pendidikan.. The Classical Heritage in Islam. tafsir pada masa ini sudah memisahkan diri dari hadith —berdiri sebagai disiplin tersendiri—. Al-Farabi (wafat 950 M. berakibat dijadikannya masjid sebagai tempat kuliah. Tafsir dilakukan terhadap seluruh ayat al-Qur’an. Al-Kindi (wafat setelah 870 M. Abu Sulayman AlMantiqi Al-Sijistaniy (wafat 985 M. 17 Shalabiy. Terdapat sejumlah penerjemah terkenal kala itu.16 Pada masa inilah Baghdad mulai menjadi pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan. Dalam bidang ilmu-ilmu keislaman dijumpai munculnya beberapa tokoh dengan gayungan karya-karyanya.6 Untuk menggalak-kan penerjemahan.). e.). et. Pada masa pertama pemerintahan Abbasiyah bidang fikih diukir oleh empat imam mazhab. dan tasawuf/mistisisme Islam. yakni Imam Abu Hanifah (700-767 M. Thabit bin Qurra (834-901 M.). Imam Ahmad bin Hanbal (780-855 M. Di antaranya adalah ilmu-ilmu: hadith. Dalam lapangan hadith.. Orang Barat lalu mengadopsinya menjadi “university” (universitas). sebagaimana dikutip oleh Yudian Wahyudi.). 1988). Imam Malik bin Anas (713-795 M. The Dinamics of Islamic Civilization (Yogyakarta: Titian Ilahi Press. dan Al-Amiriy. Sebelum munculnya al-Tabari. masjid juga berfungsi sebagai “al-Jami’ah” (universal).). muridnya Al-Sarakhsiy (wafat 899 M. Sabi.al. dan bahkan penyembah bintang. Ilmu Pengetahuan Kreatifitas yang tertuang dalam kemajuan ilmu pengetahuan tak terlepas dari pengaruh besar gerakan penerjemahan yang disponsori oleh Al-Ma’mun.

Dalam kimia. mengarang ringkasan ilmu astronomi yang diterje-mahkan ke dalam bahasa Latin oleh Gerard Cremona dan Johannes Hispalensis. Dialah yang menciptakan ilmu “aljabar” berasal dari bukunya al-Jabr wa al-Muqabalah. Tokoh-tokoh di Basrah di antaranya adalah. Isa bin Umar al-Thaqafiy (748 M.19 Dikenal juga al-Fargani (dikenal al-Fragnus di Eropa). Dalam optika. Kemudian. Dalam lapangan fisika. di Basrah dan Kufah. dan tembaga. dan ilmu-ilmu sosial. Dalam lapangan tawawuf lahir sejumlah tokoh.. Baum mendokumentasikan gambar “Arab Astrolabe” yang terbuat dari kuningan. filsafat. al-Maturidi). al-Kasaiy (781 M. dalam ilmu-ilmu pengetahuan lainnya. dan Al-Farra‘ (896 M.) terkenal sebagai bapak kimia. yang juga mahir dalam astronomi. seperti Zunnun al-Misri. dan Sibawayh (779 M. bisa diubah menjadi emas atau perak dengan mencampurkan zat tertentu.). Abu Umar bin al-Ala‘ (753 M. bahkan dengan dukungan didirikannya sekolahsekolahnya. Jabir Ibnu Hayyan (865-925 M. ilmu medis. Khalil bin Ahmad (774). Gruneboum. Abu Yazid al-Bustami. diperoleh dari Toledo (1029 M. Classical Islam: .. terkenal dengan antitesisnya dalam teori optika tentang pengiriman cahaya antara mata dan benda yang dilihat. tapi benda yang dilihat ke mata. Sehingga mata melihatnya. . Sementara tokoh-tokoh di Kufah.).. 97. Dia berpendapat bahwa logam seperti timah. terkenal nama Al-Fazari (abad VIII). Ahfash (726 M. terkenal nama Muhammad bin Musa al-Khawarizmi. yang mengirim cahaya bukan mata.). Dalam bidang astronomi. di antaranya adalah. Abu Raihan Muhammad 18 19 Ibid.). Abu Ja’far al-Rawwasiy.). alAllaf) dan golongan Sunni (Abu al-Hasan al-Ash’ari. Dalam bidang matematika. Ibnu al-Huzail. cendekiawan muslim sedemikian piawai mengukir prestasi dengan sejumlah karya akal-budinya di bidang ilmu-ilmu alam. 241-242.. sebagai astronom Islam yang pertama kali menyusun astrolabe (alat pengukur tinggi bintang-bintang).7 Ilmu nahwu tumbuh pada masa ini.). Inti teorinya adalah. besi. Abu Ali Hasan Ibnu al-Haytham (dieropakan menjadi AlHazen) (abad X)..18 Bidang teologi dikibarkan golongan Mu’tazilah (Wasil bin Atha’.). Husain bin Mansur al-Hallaj)..

dan matematika. Juga terkenal ahli sejarah. Buku ini diterjemahkan kedalam bahasa Latin. jiwa kenegaraan. Ibnu Shina (di Eropa dikenal Avicenna) lebih dikenal di Eropa daripada al-Farabi. . AlRazi mengarang buku tentang penyakit cacar dan campak. ensiklopedi tentang fisika. Ibnu Shina mengarang ensiklopedi ilmu kedokteran al-Qanun fi al-Tibb. sebagian besar telah disalin ke bahasa Latin oleh para penerjemah Eropa pada abad pertengahan. Al-Ghazali mengukir 70 buah karya. metafisika. yang terdiri atas 18 jilid. etika. di antara yang terkenal adalah al-Munqid min al-Dalal dan Tahafut al-Falasifah. logika.8 Al-Baituni (973-1048 M. Latin. dan Ibnu Rushd (1126-1198). sehingga di sana terdapat aliran Averroisme. agama. adat-istiadat. membahas berbagai cabang ilmu kedokteran. di antara semuanya.38. 20 Oemar Amin Husein. Tetapi. Dalam bidang geografi dan sejarah. seperti Al-Kindi (809-873 M. Dalam lapangan filsafat. nama Ibnu Hisyam (abad VIII).). Kultur Islam: Sejarah Perkembangan Kebudayaan dan Pengaruhnya dalam Dunia Islam (Jakarta: Bulan Bintang. Dalam interpretasi terhadap filsafat Aristoteles. Kemudian dia menyelidiki kecepatan suara dan cahaya. dan yang terkenal ialah al-Shifa‘. terdiri atas 20 jilid. 1981):30. terkenal sejumlah tokoh.). yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. sebelum Galileo.). Al-Ghazali (1058-1111 M. yang banyak berpengaruh di Eropa adalah Ibnu Rush (di Eropa dikenal Averroes). dan bahasa-bahasa Eropa lainnya. Ibnu Sina (980-1037 M. dan dicetak berpuluh kali dan tetap dipakai di Eropa sampai pertengahan kedua abad XVII. Bukunya al-Hawi. Al-Farabi banyak menulis buku tentang filsafat. sebagai salah satu dari kesembilan karangan seluruh perpustakaan Fakultas Kedokteran Paris di tahun 1395 M. al-Razi (di Eropa dikenal Rhazes) dan Ibnu Sina.).20 Dalam bidang kedokteran. dan berhasil menentukan berat dan kepadatan 18 macam permata dan metal. Abu al-Hasan Ali al-Mas’ud merekam secara analitis pengembaraannya di berbagai negara Islam pada abad X dalam bukunya Maru j al-Zahab wa Ma’adin al-Jawahir tentang geografi.). Ibnu Shina —yang juga seorang dokter— banyak menulis tentang filsafat. AlFarabi (881-961 M. Al-Kindi mewariskan 263 buah karya filsafat. dan interpretasi terhadap filsafat Aristoteles. telah mengungkap teori tentang bumi berputar sekitar asnya.

) Abd al-Rahman (pendiri Dinasti Umayyah Spanyol / 756-1031 M. sehingga Basrah menjadi pelabuhan yang penting. Dialah yang mendirikan kota Cairo dan mendirikan masjid Al-Azhar pada tahun 972 M.) membangun masjid Cordoba. yang di antara guru besarnya adalah Imam Haramain dan Imam AlGhazali. mendirikan rumah sakit besar di Fustat. pendirinya. Pembangunan irigasi untuk meningkatkan hasil pertanian. di antaranya adalah masjid-masjid. dan mendirikan Universitas Cordoba (929-961 M. pengganti al-Mansur. jembatan-jembatan. dan jalan-jalan raya. dan besi— dan transit antara Timur dan Barat.ada dua hal yang mewarnai. Jendralnya. . perekonomian ditingkatkan dengan dukungan irigasi yang baik.). tembaga. yang juga sebagai pusat Perguruan Tinggi Islam (975-996 M. Pada masa Dinasti Tulun di Mesir (868-905 M.. Dinasti Fatimiah —khilafah beraliran Syi’ah— (909-1171 M. Sedangkan Ahmad bin Tulun.) yang didirikan oleh Ibrahim bin Aghlab. Perekonomian Pada bidang perekonomian.9 f.). gubernur yang diangkat oleh Harun al-Rashid. dan masjid Ibn Tulun di Cairo. Maliksyah (seorang Sultan Dinasti Saljuk asal Turki /1055-1092 M. Bidang ini tampak pada masa Khalifah al-Mahdi (775-785 M. mempunyai Angkatan Laut yang tangguh. tahun 969 M. irigasi. Jawhar al-Siqilli terkenal sebagai penakluk Fustat diMesir. yaitu irigasi dan perdagangan.). Perpustakannya mengandung ratusan ribu buku. Nizam Al-Mulk (Perdana Menteri Dinasti Salajikah) dikenal sebagai pendiri madrasah-madrasah Nizamiyah. perak. Sementara bidang perdagangan menekankan pada akses produk pertambangan —seperti emas. 3.).) terkenal dengan usaha pembangunannya. mendirikan masjid Qairawan. Peradaban Dukungan Alhalla-alhalla Dinasti Aghlabi di Tunis (800-969 M.

Pada abad XII. . di Barat 21 Ahmad Tafsir.22 Demikian ini dialami juga oleh perjalanan sejarah dan peradaban Islam. terjadi penerjemahan buku-buku ilmu pengetahuan dan filsafat karangan para pakar dan filosof muslim ke dalam bahasa Eropa. dan perang salib. Sampai kemudian. menurunkan tesis “panta rei”. Pertama. ternyata. Pengaruh Yunani segera tampak dalam daya pikir dan metodologi berpikir di kalangan pakar-pakar Islam sebagaimana disebutkan pada peta umum peradaban Dinasti Abbasiyah. ini lebih dekat pada gerak sejarah model cakra (siklus) dalam wacana filsafat sejarah. segalanya mengalir. Sicilia.. 284.. Filsafat Umum: Akal dan Hati Mulai Thales sampai James (Bandung: Remaja Rosdakarya. yang tentunya nilai-nilai peradaban Islam juga terpelajari. Dari kerangka cendikia Islam. Hasil studinya lalu dijadikan bahan inspirasi untuk mengkaji khazanah keislaman dans amudra ilmu pengetahuan secara luas. pada abad XI Eropa mulai sadar akan adanya peradaban Islam yang tinggi di Timur. 1. semuanya berubah. Sementara orang Barat sendiri tidak memusakai warisannya. Dialog Peradaban Islam dan Peradaban Barat Kata Heraklitos (500-an SM)21. cendikiawan Islam dengan cakap menggali warisan budaya Yunani —yang termasuk bangsa Barat—. Perubahan ini adalah hukum alam (dalam pustaka Islam: sunnatullah). peradaban itu sedikit demi sedikit dibawa ke Eropa. naik dan turun.10 C. timbul dan lenyap silih berganti. 1990). dapat dicermati adanya dialog kontributif peradaban Islam dengan peradaban Barat. 22 Gazalba. Masyarakat Islam:. .. Eropa mengenal filsafat dan ilmu pengetahuan Yunani. Pasang-surut peradaban Islam —termasuk yang diandili oleh Daulah Abbasiyah—. tidak ada yang tetap di alam ini. Tampaknya. Kedua.. Dalam skala makro. melalui penerjemahan maupun studi kritis. dan melalui Spanyol. tidak terlepas dari dialog interaktif dan kontributif dengan pihak lain.

Pertama. sebagai implikasi dari pemaparan diatas. Atas dasar ini. akan tetapi nilai peradabannya sepenuhnya diterima. 23 Ibid. pada abad XII (1150 M. Agenda Penajaman Agenda penajaman ini penulis maksudkan sebagai kajian lebih lanjut. peradaban Islam telah memperoleh kontribusi dasar dari peradaban Barat (Yunani). . didirikan oleh Abd. setelah menyelami gelombang peradaban Dinasti Abbasiyah. Termasuk di dalamnya nilai-nilai luhur dan murni khazanah keislaman. apakah didukung secara kuat oleh kualitas intelektual para khalifahnya. korelasi antara intelektual khalifah dan faktor kemungkinan dengan perkem-bangan peradaban.. Kedua. dialektika peradaban Islam dan politik. merupakan persoalan yang memerlukan “kacamata” lain —diluar pembahasan makalah ini— untuk membedahnya. Sedangkan Barat menerima kontribusi matang dari peradaban Islam.11 lahir renaissance yang embrio dunia modern. Ini lahir dari sejumlah asumsi-hipotetis penulis —sebatas kemampuan dan kesempatan. di bidang pendidikan misalnya. akan memicu perlunya perbandingan antara kualitas intelektual para khalifah Bani Abbasiyah. dan Bani Umayyah yang konsentrasinya terkuras pada perluasan wilayah. D. Kalaupun segi religiusnya ditolak. bahwa kualitas intelektual melahirkan visi intelektualisme dan idealisme keilmuan. Demikian ini.) Barat mencontoh pola Universitas Cordoba —universitas pertama di dunia. 285. menjadi aset berharga bagi moralitas dan etika era modern. Dalam asumsi penulis.23 Maka. Rahman III— dengan mendirikan universitas pertamanya di Solerno. lebih jauh. lalu muncul persoalan: kemajuan ilmu pengetahuan yang sangat pesat masa Abbasiyah. memproduk aufklarung (masa pencerahan) yang merupakan Pada sisi pragmatis tertentu.

redup. Meski demikian. kala itu ada sekitar 6. apabila peradaban Islam mundur. Dialektika ini semakin tandas terlihat apabila dibaca lewat kacamata “rahasia sejarah Islam” milik Masudul Hasan24.. Perpustakannya di bawah tanah. 1986).: Macmillan Publishing Company. Ada yang menaksir. ada sekitar duajuta karya peradaban Islam yang tersimpan di Amerika. The Cultural Atlas of Islam (New York. atau esensi peradaban Islam” milik Isma’il Raji al-Faruqi dan Lois Lamya‘ al-Faruqi25. Tampak dari paparan di atas. 24 . 73-90. yakni aspek metodologi dan aspek konten. Ini disebabkan oleh aksi pembakaran dan perusakan oleh penakluk Dinasti Islam tersebut. akan tetapi sebagian besarnya tidak berada di tangan umat Islam. 25 Isma’il Raji al-Faruqi & Lois Lamya‘ al-Faruqi. Tawhid sebagai esensi peradaban Islam.S. agar tidak mudah hilang dan terbakar. History of Islam. Sebagian lainnya tersimpan di perpustakaan Leupen University — universitas katolik tertua— di Brussel. di samping sejumlah karya yang diseleksi dan dibawa pulang olehnya.000 buah karya cendekiawan Islam. dalam keadaan belum diapa-apakan. ataukah tauhid umat Islam handal. A. ataukah Tuhan sedang berpihak kepada umat Islam. peradaban Islam menjadi pelita di wilayah menembus pagar keluar daerah otonominya. sinar Peradaban Islam di permukaan wacana dunia. dan Cordoba —sebagai pusat peradaban Islam di Spanyol— oleh Raja Nasrani Seville pada tahun 1238 M. bahkan penentu lainnya.. faktor-faktor kekuasaannya. mewilayahi dua aspek dimensinya. Rahasia karakter sejarah Islam adalah “the manifestation of the Divine purpose”. Sekarang. stabilitas politik masih punya nyali kuat untuk mendampingi sayap peradaban Bani Abbasiyah.000. adanya dialektika antara peradaban Islam dan politik. Dimodali luasnya daerah kekuasaan dan hegemoni kebudayaan Islam (terutama arabisasi) yang dibangun Dinasti Umayyah. kondisi stabilitas di atas. sehingga peradaban Islam mencapai pucuk klimaksnya. 12-13. ataukah tauhid umat Hasan.12 Adanya pemberontakan-pemberontakan terhadap pemerintah pusat (disintegrasi) sudah tumbuh sejak masa Dinasti Ummayyah. apakah karena kekokohan politiknya. dengan skat-skat pintu yang kuat. Esensi peradaban Islam adalah “Tawhid” yang menyatu dalam kehidupan dan merekatsatukan seluruh elemen-elemennya secara harmonis.. Sebaliknya.. Kalau peradaban Islam maju. ataukah Tuhan sedang tidak berpihak kepada umat Islam.. Tetapi kala Dinasti Abbasiyah (Bagdad) —sebagai pusat “power” peradaban Islam jatuh oleh Hulagu Khan pada tahun 1258 M. apakah karena kelemahan politiknya.

cukup kita dekatinya menurut selera kita? DAFTAR KEPUSTAKAAN Amin. The Cultural Atlas of Islam. Masyarakat Islam: Pengantar Sosiologi dan Sosiografi. Faruqi. New York. Ahmad. Sidi. 1987. Kairo: Lajnah al-Ta’lif wa al-Nashr. Apakah kokohnya politik itu menyebabkan adanya pembelaan Tuhan dan kuatnya tauhid umat Islam?. Isma’il Ragi. Pemikiran Teologi dan Filsafat Islam. A. dan Lois Lamya’ al-Faruqi. Jakarta: Bulan Bintang. 1976.S.t. 1986.: Macmillan Publishing Company. ataukah pembelaan Tuhan dan kuatnya tauhid umat Islam menyebabkan kokohnya politik? Perlukah Hegel —dengan dialektika antara tesis. Dhuha al-Islam. Jilid 1. Montgomery. Jakarta: P3M.13 Islam lemah. dan sintesisnya— kita undang untuk membedahnya. Watt. t. antitesis. Gazalba. atau. .

al-Tarikh al-Isla. Jakarta: UI-Press. 1988. Badri. Delhi. Classical Islam: a History 600 A. Yatim. et. G.von. Masudul.1258 C.E. ah al-Mis.1258 A. Yogyakarta: Titian Ilahi Press. 1st Ed.E. Tafsir. Syed. The Dinamics of Islamic Civilization. Wahyudi.. Jakarta: Bulan Bintang. Zaidan. Mesir: al-Nahdah al-Misriyyah. 1990. Oemar Amin. juz 3. . I. History of Islam: Classical Period 571 . Ahmad. Chicago: Aldine Publishing. New Delhi: Kitab Bhavan.D. 1978 DINASTI ABBASIYAH: Perkembangan Peradabannya Makalah Dipresentasikan dalam Seminar Kelas Mata Kuliah Sejarah Peradaban Islam (SPI) . Filsafat Umum: Akal dan Hati Mulai Thales Sampai James.D.miy: al-Siyasiy wa al-Diniy wa al-Thaqafiy wa al-Ijtimaiy.t. New Delhi.14 Grunebaum. Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya. Hasan Ibrahim. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Ahmad.al. 1995. 1985. al-Tarikh al-Islamiy wa al-Hadarah al-Islamiyyah: 3 (al-Khila. History of Islamic Civilization. Harun. Kultur Islam: Sejarah Perkembangan Kebudayaan dan Pengaruhnya dalam Dunia Islam. Sejarah Peradaban Islam. 1978. Islam: It’s Concept and History. Shalabiy. 1967. A. Hoesin. riyyah.fah alAbbasiyyah). Jurji. India: Kitab Bhavan. 1981. t. 1970.D. Mesir: al-Nahd. Hasan. Bandung: Remaja Rosdakarya. Hasan. India: Adam Publishing. Mahmudunnasir. 1997. Nasution. Yudian.

Ali Mufrodi. M.4.98.42 Konsentrasi: Pemikiran Islam Dosen Pembimbing: DR.A.1. Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya 1998/1999 .15 Oleh: Sokhi Huda NIM : F0.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->