BEGU GANJANG : Analisa Psiko – Kultural

Mgr. Dr. Anicetus Bongsu Sinaga, OFMCap.

Kemelut begu-ganjang1 telah mengemuka terutama sejak tahun 2003. Ketakutan terhadap black magic sekian mengemukan sehingga lewat tuduhantuduhan yang para-rational beberapa rumah dirusak dan beberapa orang diusir atau dibunuh secara sadis. Oleh kecemasan primordial (primordial paranoia), orang langsung dan membabi buta menuduhkan suatu penyakit atau tulah kepada ulah seseorang dukun black magic. Terjadi di tengah pasar Pakkat tahun 2003, seorang, yang dituduh menyandang begu ganjang, diseret ke tengah public dan langsung diramai-ramaikan sampai mati , di depan pastor. I. LATAR BELAKANG KULTURAL Wilayah budaya yang menjadi sumber begu ganjang kiranya dapat dicatat dua, yang saling membuahi satu sama lain. 1. Ekspansi Hegemoni Si Jahat : Naga Padoha Dicatat oleh J.C. Vergouwen bahwa, pemikiran Batak keburu berjiwa animistis, “lebih peka terhadap kegiatan roh begu : dia menyebut dirinya Sipelebegu : pemuja roh orang mati. Jumlah roh-roh jahat ini, yang menimpakan segala sengsara, yang harus ditolak oleh manusia, banyak sekali” (1986:81). Roh-roh yang ditakuti disebut dengan beberapa nama: begu nurnur, begu monggop, begu harera, begu sihabiaran bolon (Lihat Warneck 1922:63). Prinsip yang berlaku bagi musibah harera menurut catatan Joh. Winkler 1925:21 ialah: Bila suatu kampong atau wilayah dijangkiti penyakit kolera-kolera menjadi wabah dunia abad ke-19, mematikan hamper sepertiga penduduk orang Batak – maka orang sehat meninggalkan anggota keluarga yang sudah terjangkiti kepada nasibnya, dan mereka menyingkir ke tempat yang aman. Sebagai pemahaman di balik tindakan ini ialah : “Prinsip yang berlaku… bukannya secuil pemahaman akan hakekat penyakit infeksi, melainkan kecemasan bahwa inilah perbuatan penjalaran kegelapan dari roh-roh jahat”. Inilah ulah ekspansi kuasa maut dari Si Jahat (Naga Padoha). 2. Ofensif Sibiangsa2

1

Istilah begu-ganjang dikenakan kepada black magic penggunaan sibiangsa sebagai magic perusak (pupuk pangarobur) dan begu ganjang (“harimau panjang”) sebagai “kendaraan”. Begu ganjang dibedakan dari begu hundulan (harafiah: harimau tunggangan). Yang disebut pertama berupa black magic dan yang disebut teraknir white magic. Sering keturunan Lontung, utamanya Siregar, menyandang ilmu gaib dapat menunggangi seekor harimau dan dapat menghilang seketika. Ia berkisah mengenai perlanan menunggangi harimau secara misterius, dan sekejap mata sudah samapi ke tujuan. 2 Contoh peraga dari Sibiangsa atau pangulubalang adalah koleksi di Jl. Imam Bonjol 39. Medan, yang terdiri dari guci tua tempat menyimpan (sisasisa) beluang anak.
______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008

1

Pada dasarnya agama Batak termasuk Angst Religion, agama kecemasan. Dimana-mana ada begu (tondi na jahat.) Struktur kampung sendiri adalah buah hasil dari sumber-sumber yang mencemaskan ini. Kampung tradisional dikelilingi oleh parik , yakni tanah galian yang diikuti oleh benteng kampung yang ditinggikan, di mana ditanam buluduri yang rapat tak tertembus, dengan hanya ada satu pintu keluar, bahal. Ini adalah bukti mental permusuhan dan dunia defensdif-ofensif. Paranoia Primordial bersarang dengan subur di dalamnya. Ofensif yang terkenal dan berdasar magic ialah Sibiangsa atau pangulubalang. Magic Sibiangsa berkembang dalam ranah Paranoia Primordial dan fungsinya adalah senjata pamungkas magis: Piso pangabas di jolo, saongsaong di ginjang jala lapiklapik di toru. Metode pembuatannya adalah sebagai berikut: Seorang anak – paling disukai ialah hatoban – yang dipelihara dengan menggendutkan : member makanan yang enak dan subur. Ke telinganya selalu dibisikkan : Ke mana saja engkau saya suruh , engkau harus menuruti. Dalam harapan diberi makanan, anak itu selalu mengangguk. Pada hari H diadakan penyumpah, manumpa. Hal ini diikuti – tak lama kemudian – oleh panggurigurion, “pengwadahan”. Cairan metal ditumpahkan ke dalam mulut yang disumpahi, sampai anak mati. Tubuhnya dicincang dan dimasukkan ke dalam guci yang sudah disediakan. Barang ini menjadi amulet ofensif – defensif. Sesuai janji sumpah si anak, maka ia bersedia disuruh ke mana dan berbuat apa saja. Maka seringlah ia disuruh manumpur huta ni musu. Bisa saja seluruh isi kampung menjadi gila, berkelahi atau mati tulah. 3. Ofensif Begu Ganjang3 Masalah yang dihadapi dalam menggunakan Sibiangsa adalah proktil, angkutan pangantar. Kendati memiliki magic sibiangsa dalam hal menggunakannya terdapat masalah bagaimana mengantarnya mencapai kampung musuh. Menghantar hanya seroang diri tentu kurang berani. Orang berplaing kepada begu ganjang . Pembuatannya. Pada hari H logam tuangan disumpahi agar menjadi begu ajakan4. Latar belakang dari begu hundulan ialah kepercayaan, terutama di kalangan marga Lontung (Babiat Sitelpang), adanya “ilmu menjinakkan seekor harimau”, agar sanggup membawanya ke tempat tujuan secara ajaib (mengubah diri seperti roh, atau terbang ke tempat tujuan). Dalam sekejap mata dipercayai sudah mencapai tujuan, seperti dalam mimpi.

3

Contoh Peraga dari Begu Ganjang adalah koleksi di Jl. A.I.S. Nasution 29, Sibolga 22811, yakni sebuah patung metal harimau, ukuran panjang sekitar 15 cm, berlobang di punggung tempat memasukkan pupuk sibiangsa. 4 Begu Ajakan, “harimau tunggangan”. Nama ini membedakannya dari begu hundulan (harimau tunggangan= white magic). Marga Lontung, utamanya Siregar (Siampudan), dikatakan mewarisi “ilmu sitelpang”, kemampuan misterius meniru ilmu Si Boru Pareme, sang ibunda Lontung, untuk menggunakan jasa harimau mendukung hidupnya. Selain lewat berburu binatang menjadi makanannya, dikembangkan juga “Ilmu Sihunduli”, ilmu untuk menjadikan harimau menjadi tunggangan membawa “tuannya” secara ajaib ke mana suka.
______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008

2

Cairan metal yang disumpahi itu lantas dituang menjadi patung harimau, begu ganjang. Lantas ia dipuja dan dijadikan magic. Pada waktu yang dibutuhkan untuk melakukan ofensif kepada musuh, patung begu anjar diojur (dielek-puja) agar bersedia disuruh ke tempat tujuan. Dia pun diajari siapa yang akan dijadikan sasaran dan bagaimana ia harus menunaikan tugasnya. Pada hari H pengutusan begu ganjang yang pertama diojur adalah pupui sibiangsa. Dia disumpahi agar setia kepada janjinya yang semual, lantas “dipesani” melakukan misi tertentu. Tumpur ma baba ni sibaoadi, na sai mangondam hutanmi. Kemudian diojur pula begu ganjang agar bersedia membawa situmpur panghunduli, atau situmpur pangarobur (sibiangsa) ke tempat tujuan. Lalu diadakan ritual paborhathon. Dengan mangmang (mantra) dan tabas pamorhati, begu ganjang diberangkatkan dan diutus. Perlu diberi waktu kepada begu ganjang malakukan misinya. Datu pamorhati melakukan sitagangi. Biasanya, sitagangi adalah magic berupa dramatisasi ritual pangaroburon terhadap musuh. Ada orang membuat parsili, patung manusia dari anak pisang yang diukir menyerupai wajah manusia. Parsili disumpahi dan ditusuki atau dirusaki seperti merusak langsung musuh termaksud. Ada juga yang melukis gambar, atau langsung mengambil foto dari musuh tertuju. Gambar atau foto itu disiksa atau dirusak seperti menyiksa atau membunuh si musuh langsung. Diyakini bahwa begu ganjang bersama dengan situmpur panghunduli sungguh melakukan misinya. Begu Ganjang sendiri diyakini, oleh “kekuatan mental atau tenaga batin atau tenaga dalam – dan mungkin pernah terjadi, tetapi di sini cukup banyak terjadi sulap penipuan – sungguh melakukan misinya dan sang musuh sungguh dihancurkan. Tetapi sebenarnya, yang lebih menentukan, bukan kemampuan datu panogos, melainkan kondisi labil dari sasaran. Semakin sasaran merasa terancam dan ketakutan, semakin empuk pulalah ia menjadi mangsa. Demikianlah korban-korban berjatuhan secara tidak masuk di akal dan orang seperti kehilangan nalar yang sehat sehingga bertindak membabibuta. Ini timbul dari kondisi kejiwaan yang berstatus panische Angst (kecemasan yang berstatus panik). II. ANALISA HAKEKAT KEKALUTAN Sukar menentukan dengan persis timbulnya dan sebab timbulnya perilaku bengis yang tiba-tiba sampai mempertontonkan sadism dalam perilaku begu ganjang . Mungkin hal-hal berikut dapat dikatakan mengenai analisis psikokultural gejala begu ganjang. 1. Gejolak Culture Shock Batin

______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008

3

Pertama pada tataran psikhe. Sejak pengembangan kekristenan, dan berduyunduyun orang Batak menganut kekristenan. Setiap perubahan isi keyakinan harus tunduk kepada peribahasa Perancis: “Partir est mourir en peau: berpisah berarti mati sedikit” Mati kepada tatanan yang ditinggalkan dan lahir pada milieu yang diampu. Partir est mourir en peau berlaku baik terhadap perubahan isi maupun perobahan cara. Setiap perobahan suasana hidup mengandung satu mourir en peau, sehingga di sini terjadi mourir en peau ganda, alias pendobelan. Misalnya di Amerika Serikat, tahun 1970-an terjadi Culture Shock karena perilaku generasi muda yang dengan gampang menganut “pergaulan bebas”. Banyak generasi tua yang tak sanggup “mencerna” gaya berpakaian, You Can See dan dansa-dansi yang tak mengenal batas. Nudisme menjalar di Swedia ke seluruh Eropa lantas ke seluruh dunia. Skaralitas sakramen pernikahan dengan gampang dilanggar atau dilupakan. Orang menjadi gamang, cemas dan bingung. Batak sejak abad ke-20 tercatat mangalami sekurang-kurangnya 5 (lima) unit Culture Shocks. Batak telah mengubah keyakinan keagamaan dan secara bergerombol meninggalkan agama tradisional untuk menganut agama Kristen dan Islam. Ini menghasilkan sepasang mourir en peaus. Sudah pada peralihan ini terjadi kegamangan, kecemasan, kegoncangan dan perilaku aneh. Dalam bahasa modern, di sini telah dibukukan satu stress berat. Kemudian sudah juga terjadi bidang komunikasi dalam arti yang sangat luas. Dahulu orang hidup dengan tenteram (splendid isolation) di desa yang terpencil, di bawah lindungan alam, pamong pemerintah dari pangulu, dan dewa rohani dalam diri datu, kemudian pastor dan pendeta. Di sini terjadi double mourir en peau. Manusia pelakunya menerima juga kegamangan, kecemasan, kegoncangan, dan perilaku aneh, tatkala melihat deretan mobil, lampu merah, televise yang menghadirkan gambar-gambar yang mengatasi daya pikirnya, sampai kepada internet. Informasi dari seluruh dunia langsung masuk ke dalam rumah. Milieu kehidupan bersama dengan pergaulan mengalami juga Cultural Shock. Dahulu, orang sudah senang mengenal dengan akrab dan aman sesama penghuni kampung. Sekali-sekali pergi ke keramaian pasar, tetapi sehariannya peri kehidupan mengalami paradis splendid isolation. Sekarang terutama kehidupan kota menyodorkan ribuan orang sekaligus. Menghafal namanya saja kita telah mengalami Cultural Shock, sebab lebih banyak pertanyaan “Bagaimana dan siapa itu?”. Ini juga menyodorkan stress yang tak terpaparkan lewat data yang akurat. Berikut adalah Cultural Shock bidang konsumerisme. Ada jaman orang pagi-pagi bertanya: Apa kita makan hari ini (masa kelaparan). Setelah kemakmuran bertambah, maka pertanyaanya berubah: Di mana kita makan: di hotel, di restaurant, di warung dalam rumah tangga sendiri. Kemudian berlanjut menjadi pertanyaan: Siapa kita makan hari ini. Bagi orangtua karir, baik bapak maupun ibu, kesulitan terkadang timbul bagaimana “memperkenalkan anak kepada ayahnya”, sebab sang ayah karena karier sudah berangkat pagi-pagi dan masuk rumah larut malam. Kalau dahulu, acara memask dan makan bersama satu

______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008

4

keluarga menjadi ritus ikatan keluarga inti – ayah, ibu anak-anak dan mertua – maka sekarang ini, orang tak sempat duduk bersama pun. Makanan diabil secara instant, makan di restoran atau baw bontot (ke sekolah) dan waktu lebih banyak digunakan di luar rumah daripada menjadi tondi ni jabu. Dapat dikatakan bahwa sendi-sendi ikatan keluarga dan tata nilai mengalami revolusi yang tak sanggup dicerna tanpa kecemasan, kegamangan, ketakutan, frustrasi dan stress. Ada orang yang tak snaggup keluar rumah menghadapi kepadatan lalu lintas di jalan raya. Yang terakhir dari Culture Shock adalah hedonisme. Orang berlomba mau hidup senang. Hiburan dan entertainment baik di masyarakat luas maupun pada tayangan elektronik menjadi pelarian untuk bersembunyi dari kerasnya tantangan dari perjuangan-perjuangan di atas. Memang manusia pada dasarnya cenderung untuk hidup senang dan menikmati kesenangan. Berkembanglah budaya hedonisme lewat tontonan atau gambar-gambar seronok, sampai kepada pergaulan ceklek anara muda-mudi. Hal ini dikembangkan kepada pelarian high, lewat minum-minuman, narkoba, sabu-sabu, rumah remangremang, judi dlsb. Kekalutan dan Shock batin adalah sangat besar, karena di satu pihak nurani adat tradisional sangat bertentangan dengan adat baru ini, dan di pihak lain, tatanan nilai dan etika tradisional secara langsung dan tanpa argumentasi dijadikan tertuduh sebagai kolot. Budaya baru diberi lebel modern dan “mulia” yang harus diberi jalan masuk dan segala lainnya adalah untuk menyingkir. Suatu bahan bakar kepada kekalutan batin dan psyche yang sangat membuat orangtua stress berat, sekarang ini adalah terpaan ancaman untuk hidup. Adalah bencana tsunami, bencana gempa, banjir, letusan gunung berapi, lumpur panas yang sangat mengkalutkan batin dan memaksakan kecemasan hidup, metaphysische Angst, bagi setiap nurani. Hal ini ditambah oleh “budaya kekerasan” seperti di Poso, Ambon Papua. Hidup manusia terkadang dihargai tak kurang dari hidup seekor ayam, yang disembelih dan dicabut nyawa telah singgah ke strata kita, di ambang pintu rumah, dan bahkan ke pust rumah sendiri lewat televisi. Pertanyaan: Dimana inti rumah tangga yang dahulu memberikan ketenangan dan keamanan hidup? Semuanya itu, untuk sekarang ini, telah menjadi hancur berantakan dan tinggal hanya debu-debunya. Kendati batin dan nurani kita sangat kalut, dalam menantikan oase kedamaian, tetapi kita pada poin perjalanan hidup sekarang ini, dihadapkan bukan kepada pilihan alternatif , melainkan terpaksakan kepada melangkah masuk ke jalan yang “penuh ranjau” kekalutan dan kecemasan. Dalam batin dan pada fundamen nilai-nilai kehidupan yang dibangun selama ini, kita mengalami ketakutan, kecemasan, kegentaran, ketidk-pastian dan keengganan yang harus disambut dan diolah. Padahal kekuatan kita sudah berkeping-keping dan tampa rakitan. Quo Vadis kepribadian, keluarga dan budaya Batak yang sudah dibangun selama eksistensinya? 2. Muara Begu Ganjang

______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008

5

di Lautan Lapaslapas. Pertama. ibana do ingkon pusaon. yang dahulu sudah menaklukkan Naga Padoha. Api pemantiknya adalah pengalaman hidup. Yang kedua ialah paranoia atau panische Angst. Si Raja Iblis. telah memakai kaki-tangannya. mampar tu laut parsorion. Manusia berseru kepada kepada Dewata Mulajadi Nabolon. begu ngenge. ale Tuhan. siparsala i. Kita hidup seolah menunggangi “kuda liar” yang lajunya kencang dan tak mungkin dapat diolah dengan memuaskan.Tiga magma besar adalah dapur pemompa musibah begu ganjang. Jeritan batin itu menjadi arketipe: Boasa ma paloasonmu ahu. Ndang ahu. Hakekat dosa asal ialah sendiri merasa bersalah tetapi kesalahan dituduhkan pada orang lain. logika kepanikan berkata: Marsahit pe hita di huta on ulaula ni si anu do i. Ibana do parutiutian dohot parujarujaran di huta on. begu nurnur. Jeritan itu dari St. Orang sinting jelas bertindak tidak menurut logika dan budi yang sehat. Orang lain selalu bersalah dan aku selalu terancam. Yang pertama adalah rasa keterjepitan di antara kutub-kutub tata nilai dan pemaksaan harus melangkah ke arah yang berkenan pada nurani. songon na ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. begu monggop. Keadaan hidup kita adalah seperti dahulu. Ia merasa frustrasi dan bertindak menurut etika sesat yang belum dicernakan menurut akal sehat. Molo naeng mangolu hita. Pola budaya Batak dalam mengungkapkan dosa asal itu mengambil dua corak. yakni ketakutan yang amat sangat. Pola kedua ialah tradisi Batak dalam menghadapi ancaman musuh. Bila berjangkit suatu penyakit alami. Pengalaman hidup di sini kembali kepada arketipe atau model dasar Batak. Ya Tuhan. hape gok dame do huta ni damang Batara Guru di Banua Ginjang? Ua. yakni : sakit hati dan kecemburuan. digempur dan dibinasakan oleh Naga Padoha. tatkala Si Boru Deang Parujar. tetapi rasanya para Dewata membisu seribu bahasa. dalam menempa bumi. ale Debata Mulajadi Nabolon. pada umumnya pada dua sisi. Hugoit ma ho. Inilah rasa frustrasi yang memaksakan stress berat dan menambah jumlah orang “sinting” . Di sini berkembanglah panische Angst dan paranoia. yakni ketakutan yang besar dan mengatasi daya nalar budi. yang ganas dan tanpa belaskasihan. Korbankorban perjalanan hidup sudah pasti berjatuhan. Naga Padoha. roh-roh jahat dan hantu penyakit telah menyerang dan menerpa bumi manusia untuk memaksakan kebinasaan. sebelum beristirahat di dalam Engkau” (Confessio I. dipasampaksampak galumbang. boruboru i do. tatkala Naga Padoha menyerbu bumi manusia dengan begu harera. dipasursrsursar Naga Pahoda. 1). tongos ma tano sampohul bahen hundulan hamenakan ! Ternyata tidak ada jawaban penghiburan. dipaharatharat gurampang na bolon. Inilah wujud nyata dari rasa terancam dan kepanikan batin. Agustinus gambling kita rasakan dan kita reguk dengan pahit: “Cemas-gelisahlah hati kami. Yang ketiga ialah pola dosa asal menurut versi budaya Batak. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 6 . Manusia mengalami frustrasi. begu pangambat. yang dianggap sebagai ancaman. Mereka mengembangkan Sibiangsa dan begu ganjang. Kita dinasibkan harus mengarungi hidup keras dan mencemaskan.

ba. Alasannya tetap panische Angst dan paranoia. parjuji. Nir-Logika Begu Ganjang Ketak-masuk-akalan logika begu ganjang ialah ketakutan besar. parujarujaran. hatomanon urat ni pasupasu. Komunis menghapus system marga yang berdasarkan sumangot ni ompu. panische Angst. Goit parhusipon songon na nengel dianggap sebagai logika yang paling masuk akal dan langsung diterima sebagai kebenaran satu-satunya. Molo boti do hape. Berikutlah etiket habatahon juga digunting. Tole tasurbu. dikerat dari akarnya. karena dimana orang merasa frustrasi. Habasaon urat ni ngolu. Dengan segala daya pusat ancaman ini ingin dipusa jala dirobur. Bukan saja logikanya telah menganut goit songon na nengel. parhata-lalaen. tois hamagoan. sisurbuon jala sipusaon ma bona ni gora. Tatanan pemberi rasa aman dan partuturon yang merupakan Bibel Batak. karena rasa frustrasi dan stress sosial yang paling gawat. Sangat menyedihkan dan memalukan bagi daerah yang sudah disirami-resapi oleh Injil 144 tahun. tapaisir. adalah paling rawan. Komunis menghapus tempat Allah. tuan Ingwer Hendrik Nommensen. yang secara ajaib dan membahana meluas kepada hampir semua hati penduduk. Daerah komunis sebab ideology ini meninggalkan tiga luka besar yang sangat gawat. parutiutian. yakni pantun hangoluon. Soripada. MENAWAR TULAH BEGUGANJANG Dari analisis psiko-kultural yang kita temukan kiranya dapat disimpulakan bahwa sumber singkam mabarbar atau sebab dari musibah begu ganjang adalah rasa ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. sebab frustrasi mengahadapi hidup selain lewat magic dan black magic. Seluruh tatanan nilai dan ethos pengaman ini langsung dijungkirbalikkan oleh komunisme. Bagi daerah-daerah hosom dohot late. dengan sekali gunting. Nalar biasa dan budi nurani biasa dianggap tidak berlaku.nengel. Jawaban yang diharapkan kepada goit parhusipon songon na nengel hanyalah: I do tutu. muatan dosa asal muncul ke permukaan. komunis). tetapi juga cara pelampiasannya tidak ditapis lewat nalar yang sehat. Pendeknya berlaku silogisme molo boti. padalanhon botobotoanna i. datu. Bagaimana pun secara tidak masuk akal bumi Batak secara luas telah dilanda tulah begu ganjang. Mulajadi Nabolon dan Debata Natolu (Batara Guru. sejak apostel Batak. paranoia. Bila kita amati daerah-daerah yang paling dilanda oleh wabah begu ganjang terutama adalah wilayah yang mungkin dapat disebut Midah Ko (Miskin. III. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 7 . Mangalabulan). Demikianlah berjatuhan korbankorban kesintingan logika yang tak berkeperi kemanusiaan. ingkon siusiron . Bukan aku Ya Tuhan. 3. kepanikan dan kesintingan. sampai di Huta Dame Tarutung 1863. Alasannya. hosom. tak masuk akal dan melanggar segala tatanan mapan dalam adat dan budaya. Ahu pe nunga huida na masa i. molo dung mangholom ari pintor disubur do pangulubalangna dohot begu ganjanna i. tetapi dia adalah mungka ni singkam mabarbar. Daerah-daerah miskin dengan tradisi surogat parminum. ketakutan amat sangat. tapusa. Kemudian daerah pardatudatu. atau bahkan dianggap “sinting”.

tingkat hosom-late yang ada dan rembesan ideology komunisme. Namun bila kadar intensitasnya masih manageable. Parameter pengukuranya pantas ditepis dari segii merebak kemiskinan . kita hendak mengutarakan cara dan upacara. sejarah hidup Batak telah sering dilanda musibah masal. entah karena apa hilang. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 8 . maka pada akhirnya manusia Batak dihadapkan kepada paranoia dan panische Angst alias malitondi hariboriboan. kecemasan. sedikit bagian akhir dari tulisan ini.takut. Pius X Aekkanopan P. makalah upaya penawar yang mungkin menurut tradisi budaya Batak ? Adakah suatu bentuk upacara atau ritual penawar pemadam api musibah yang dahsyat dan tak masuk akal ini? Sebelum kita berpretensi mampu mengatasinya. dari awal harus dikatakan bahwa tidak semua jenis musibah seperti ini teratasi. Bila ini sudah bertimbun melewati ambang batas. Dr. Lewat bermacam culture shocks yang dialami secara keras dan bengis. tolerable. kesatuan jiwa dan badan. OFMCap. bila suatu desa atau wilayah dilanda oleh begu ganjang . mari kita pergi meninggalkannya. serentak sebagai antisipasi. Saya masih sedang mengkontak Ompung untuk melengkapinya) TUAK DAN BEGU GANJANG: TINJAUAN PSIKOLOGIS Semi Loka – Pesta PAK Se-Paroki St. (maaf. Pertanyaannya. terpaksa kita membiarkan kepada nasibnya. Sesuai dengan kepekatan kesatuan psiko-somatis Batak. siala haliapan jala halipurpuran. dari pengalaman hidup dan asahan logika hidup. Tergantung dari timbunan magma panische Angst yang sudah menggumpal dari perjuangan dari perjuangan dan frustrasi hidup yang dialami. kekalutan batin dan frustrasi. kita hanya dapat melakukan etiket harera Batak: Tak dapat banyak. Sirilus Senator Manalu. sbb: Pertama adalah penegasan praktek yang sudah mendarah-daging bagi Batak. Pengantar ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. kadar praktek datu ujarujaran.

Dengan korelasi positif dimaksudkan bahwa bila semakin banyak orang meminum tuak maka akan semakin tinggilah kemungkinan adanya pemelihara begu ganjang sebaliknya dengan korelasi negatif dimaksudkan bahwa semakin banyak orang meminum tuak semakin sedikitlah terjadinya pemelihara begu ganjang. BAGIAN PERTAMA: TUAK EFEKNYA UNTUK PRIBADI DAN KEHIDUPAN BERSAMA ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Artinya dengan tulisan ini kita akan menemukan hubungan korelasi positip atau negatif antara tuak dan begu ganjang. Tulisan akan ditutup oleh bagian ketiga yaitu koneksi antara tuak dan begu ganjang. Tulisan ini justru menantang penulis untuk meneliti secara lebih rigid/keras efek tuak dalam kehidupan bermasyarakat bahkan dalam konteks masyarakat yang sering diganggu oleh issu begu ganjang. lalu begu ganjang. Dengan hubungan sebabakibat dimaksudkan bahwa minuman tuak akan menyebabkan adanya pemelihara begu ganjang. secara spontan timbul pikiran bahwa tulisan ini merupakan tulisan yang sungguhsungguh korelatif atau sebab akibat. Tinjauan ini tentulah jauh dari sempurna. “Tuak dan Begu ganjang”. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 9 . Dengan rendah hati harus diakui bahwa tulisan ini tidaklah lahir dari suatu penelitian korelasi dan sebab-akibat seperti disebutkan di atas tetapi justru mau melihat beberapa factor yang mungkin bisa diteliti secara dalam oleh para peneliti yang tertarik akan topic tuak dan begu ganjang. Akan diusahakan oleh penulis menjembatani keduanya secara psikologis. Tuak dan Begu Ganjang adalah dua topic yang sangat berbeda.Melihat judul tulisan ini. tulisan ini hanyalah pemancing inspirasi bagi para peneliti untuk membuktikan kebenaran-kebenaran yang diungkapkan dalam tulisan ini. Tulisan ini seperti judulnya akan berbicara pertama-tama tentang tuak. Dengan demikian.

Sampai sekarang.Saya yakin. Hampir di setiap kampong ada kedai yang sering dinamakan kedai tuak atau lapo ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. tuak ini menjadi bagian dari bevarages yang harus diminum khususnya pada malam hari. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 10 . saya yakin kita pernah melihatnya. Tidak heran. 1999:182). Kalau kita belum pernah mencicipinya. Apalagi untuk menambah daya tarik tuak ini si pemilik kedai sering juga menyediakan makanan pelezat (tambul) dan berupa permainan seperti main judi. Umumnya tuak di daerah Sumatera Utara terbuat dari tanaman/pohon aren atau kelapa. tuak ini nampaknya bekerja sebagai pembuat stimulasi (stimulant) karena hal ini mengurangi rintanganrintangan dalam saraf tetapi kemudian hal ini menekan banyak reaksi fisiologis dan psikologis (Plotnik. Para peminum ini dengan sendirinya akan meninggalkan rumah mereka pada pada sore hari dan kembali dari kedai tuak pada malam hari (hingga larut malam atau subuh). Daya tarik tuak ini tidak perlu diragukan lagi mengingat begitu banyak bapak dan anak muda yang sungguh-sungguh menikmati hidupnya di kedai khususnya pada sore dan malam hari. Sebagai bagian dari alcohol. Dan untuk peminum tuak. Jarang sekali orang membeli tuak lalu meminumnya di rumah. harus banyak diminum supaya bisa mencapai efek yang bisa diharapkan bila dibandingkan dengan minuman alcohol lainnya seperti bir dan anggur. Tuak adalah alcohol yang berkadar rendah. hasil fermentasi dari bahan minuman/buah yang mengandung gula. minuman tuak masih sangat merakyat di daerah Sumatera Utara apalagi untuk orang Batak Toba yang tinggal di bona pasogit atau tempat-tempat lain. yang berarti bahwa minuman ini akan menekan berbagai kegiatan dari system saraf sentral para peminumnya. kita semua mengenal minuman tuak. Pada mulanya. Apa itu tuak? Tuak adalah salah satu minuman yang masuk dalam golongan alcohol. kedai-kedai tuak sering dipenuhi oleh para peminumnya yang mayoritas adalah bapak-bapak dan pemuda-pemuda. tuak adalah minuman psikoaktif yang diklasifikasikan sebagai minuman yang membuat tenang (depressant).

Menyehatkan. Stress membuat mereka susah. bisa diamati dan bisa juga dianalisa sebagai berikut: 1. alcohol bisa membuat pingsan.tuak. Masalah yang terjadi di dalam pekerjaan. 1999:182). masalah itu bisa dilupakan dan perasaan menjadi enak. minuman ini sering disuguhkan. Tuak adalah minuman yang diterima umum sebagai minuman yang menghangatkan grup. Alasan itu bisa terungkap secara spontan. Sebagian menggunakan tuak itu sebagai obat stress. Bila sulit tidur. main judi. Tuak membuat sosialisasi di kedai menarik dan menghibur. pesta bahkan peserta sermon. 2. 3. Di kota Siantar dan kota-kota kecil lainnya pastilah juga terdapat beberapa kedai tuak. Semakin banyak diminum maka orang tersebut akan secara serius mengalami gangguan koordinasi gerak tubuh. Semakin banyak. Walaupun tidak hanya tuak dihidangkan di kedai tersebut. di dalam hubungan interpersonal di rumah tangga sering diatasi dengan tuak. Bila semakin banyak. tuak akan mengganggu kemampuan peminumnya untuk mengerti kejadian-kejadian penting yang berlangsung di sekitarnya. Dengan demikian tuak juga memberi kekuatan dan bila cuaca dingin. nyanyinyanyi dan sekali-sekali bertengkar dengan teman sekedai. namun nama kedai itu justru diambil dari minuman tuak ini. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 11 . Tuak termasuk sumber vitamin. sama seperti buah apel. 4. membuat keputusan dan bicara. tuak akan mencipta keramahan. menghangatkan dan menyegarkan orang yang meminumnya. minuman ini membuat suasana pesta dan kebersamaan lebih hangat dan bersemangat. Bila meminum sedikit. Tuak sering dianggap sebagai obat termasuk obat untuk orang-orang yang kurang merasa enak badannya. wanita menjadi alkoholik karena ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Tuak juga menjadi semacam obat penenang. ada kemungkinan bahwa candu dalam alcohol atau hal-hal lain kemungkinan bisa diassosiasikan dengan isolasi dan hubungan interpersonal yang sangat miskin atau kering sehingga obat sakit dan kesepian didapat dari obat-obat terlarang termasuk alcohol. tetapi dengan minum tuak. koma dan kematian (Plotnik. tuak akan membuat gampang tidur. Obat Penenang. Malah. Para peminum yang berkumpul seringkali mengekspressikan diri dengan ngobrol-ngobrol. Dalam pesta Batak misalnya seperti pesta adat. kemampuan pikiran. Obat stress. Kemungkinan besar. Tuak itu sering dianggap berguna antara lain menyehatkan. Alasan Minum Tuak Ada beberapa alasan mengapa orang minum tuak. Selain karena memang minuman ini tidaklah dilarang atau diperbolehkan serta harganya pun bisa terjangkau bila dibandingkan dengan jenis alcohol lain seperti anggur dan bir. tuak akan menghangatkan. Alat sosialisasi.

8-21% bunuh tejadi karena alcohol. Namun bila dipelajari dan dilihat dari kenyataan yang ada. 6.63% kejadian dimana suami melakukan kekerasan terhadap isteri terlibat alcohol. Straussner dan Zelvin. Ritus kedewasaan. . Jarang orang melihat efek tuak itu sendiri.50% mahasiswa dan 39% mahasiswi telah terlibat binge (memuntahkan yang dimakan). Tuak bisa dijadikan sebagai obatnya. Alkohol adalah penyebab gangguan kesehatan yang ketiga paling berbahaya sesudah kanker dan penyakit jantung.68% yang tertuduh sebagai terlibat dalam pembunuh manusia dan 63% pelaku telah menggunakan alcohol.35% mahasiswi minum dan mabuk sementara 15 tahun lalu hanya 10%.11% kecelakaan dalam pekerjaan karena alcohol. .46% kematian di jalan raya juga berkaitan dengan alcohol. Tetapi benarkah bahwa aspek positip dari minum ini ditekankan? Orang Amerika telah melihat bahaya alcohol itu sendiri. Dalam beberapa budaya di luar negeri. Untuk membuktikan itu. Peminum tuak sering terpaku pada alasan minum tuak di atas. . ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. mereka menunjukkan persentasi bahaya yang telah disebabkan oleh alcohol sebagai berikut(Plotnik. Malah rationalisasi dipakai untuk membenarkan aktivitas minum itu dengan menekankan aspek positipnya. Maka untuk para penakut. . dia sudah bisa diterima sebagai orang dewasa. orang tetap bertahan minum tuak. . Artinya kalau si pemuda telah sanggup minum banyak alcohol. Tuak membuat berani. . fungsi-fungsi di atas sangat positip. tuak itu memberikan efek negatif yang lebih banyak untuk para peminumnya. . 1997: 37). tuak memicu keberanian baik untuk melawan orang lain maupun untuk tampil di depan umum. minum banyak alcohol merupakan ritus untuk menuju kedewasaan (Straussner dan Zelvin. 1997: 299). . karena sudah terbuai oleh perasaan enak yang ditimbulkan oleh tuak tersebut. Kalaupun dilihat. Individu terbantu oleh tuak itu sendiri karena memang tuak ini beralkohol rendah. Karena itu mereka telah mengkategorikan alkoholisme sebagai penyakit. Secara pelan-pelan dan bertahap tuak atau alcohol lainnya menuntun orang yang meminumnya menjadi seorang alkoholik.7% mahasiswa tingkat 1 berhenti kuliah karena alcohol. Di daerah ini.90% dari pemerkosaan di kampus berkaitan dengan alcohol oleh pemerkosa bahkan juga pada korban. Ada orang yang takut berkelahi atau tampil di muka umum. banyak orang berpendapat bahwa inilah minuman yang paling berbahaya bila dibandingkan dengan semua minuman atau zat-zat legal dan illegal. Karena alcohol ini secara signifikan telah berkaitan dengan berbagai masalah pribadi dan social di masyarakat. minum tuak juga tanda bahwa dia sudah termasuk orang yang dewasa.gangguan afektif yang tidak didapatnya di dalam keluarga sedangkan laki-laki yang menjadi alkoholik karena kegagalan dalam hubungan akan cenderung berperilaku antisocial(bdk. 5. Nampaknya. 1999:183): . Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 12 .

fase ini bisa terjadi beberapa bulan sampai dua tahun sehingga toleransi terhadap minuman semakin kuat. Telah diterima umum di Amerika bahwa alkoholisme adalah suatu penyakit kronis yaitu suatu penyakit yang telah dibentuk melalui beberapa tahapan minum. Begitulah. Fase Sakit (Prodromal Phase). ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. penyakit ini mengikuti tahapan-tahapan tertentu sehingga akhirnya orang tersebut akan disebut alkoholik. Hal ini menjadi bukti bahwa dia tidak lagi meminum alcohol sebagai minuman biasa (beverages) tetapi sudah menjadi kebutuhan. Orang tersebut memiliki kebutuhan untuk selalu minum. Untuk itu dia membuat rationalisasi atas kebutuhannya untuk minum tersebut. orang tersebut harus meminum lebih banyak alcohol untuk mencapai perasaan yang sama. Fase Krusial (Crucial Phase). artinya orang tersebut kehilangan ingatan untuk sementara. Fase Pra-alkoholik (Prealcoholic Phase). Orang tersebut telah mengalami kesegaran sesudah minum dan sudah mencari-cari berbagai kesempatan untuk minum dan mengalami yang sama. Pada fase ini sudah ada tandatanda bahwa dia mulai sakit. Pada fase ini minum alcohol sudah mulai dimotivasi secara social. 3. 2. tetapi karena datadata kita belum terekam dengan baik seperti halnya di Amerika. Toleransi artinya.Apa yang terjadi di Amerika mungkin telah terjadi di Indonesia. Orang tersebut sudah semakin banyak minum sebelum pesta. Fase ini ditandai dengan kehilangan control atas minuman itu. Menurut Pita (Pita: 28-31). dan sering menyembunyikan minuman di kamarnya untuk memenuhi kebutuhan minumnya. secara pelan-pelan peminum digiring ke alkoholisme. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 13 . Menjadi Alkoholik Terbuai oleh enaknya minum tuak. Hal itu nampak dari fase blackouts. Karena itu minum telah digunakan untuk mengatasi masalah. Minum sendiri ini juga dibuat agar menghindar dari konsekuensi negatif dari orang lain. Hubungan antara minum dan menghilangkan stress telah dibuat secara sadar. Artinya. para peneliti telah memberikan fase-fase bagaimana seorang peminum bisa menjadi alkoholik sebagai berikut: 1. maka informasi bahaya alkoholik masih sangat terbatas apalagi yang ada kaitannya dengan tuak di daerah kita.

para ahli medis di luar negeri (AMA). telah menerima alkoholik (orang-orang yang sudah tergantung pada alcohol) sebagai penyakit yang membutuhkan pengobatan medis. hidupnya sudah dikontrol dan berpusat pada alcohol. Sangat umum diterima bahwa orang yang sudah candu dalam hal minum alcohol tidak lagi memiliki control atas alcohol itu dan tidak ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Sering dia merasa berdosa atas kebutuhannya akan minum. Jadi walaupun tidak berkadar tinggi. Pada fase ini. Kekuatan tuak untuk menghancurkan orang terletak dalam kadar alcohol yang rendah serta rasa khusus yang diberikannya kepada si peminum. Proses berpikir sungguh rusak. Orang tersebut butuh minum untuk bisa berfungsi di pagi hari dan seringkali nampak bahwa orang tersebut tremor bila tidak minum. tuak akan membuat si alkoholik kehilangan control atas dirinya sehingga dia tidak akan bisa lepas dari alcohol itu lagi. Fase Kronik (Chronic Phase). Dengan kata lain alkoholik tidak akan mampu sembuh dari penyakitnya lagi. Bahaya Alkoholik Kita melihat dari keterangan di atas bahwa alcohol sungguh menghancurkan hidup individu. et.Memang dia sendiri pun sudah merasa bahwa ada sesuatu yang salah tetapi tak bisa menerangkannya. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 14 . alcohol juga secara tidak langsung menghancurkan hidup keluarga dan bersama. Dengan menghancurkan hidup individiu. Toleransi alcohol akan semakin meningkat sehingga perlu meminum lebih banyak lagi untuk menghasilkan rasa enak. Dengan demikian alkoholik adalah penyakit terminal.al. Sedikit alcohol saja telah bisa membuat dia mabuk. 2004: 388). Proses inilah yang menghasilkan kecemasan dan rasa panic. alkohol bila disalahgunakan akan mengakibatkan gangguan-gangguan yang kompleks dalam bidang biologis. Karena bahaya ini. Secara pelan tetapi pasti. Alkohol akan menghilangkan tremor dan membuat orang tersebut bisa berfungsi biasa. Fase ini ditandai dengan minum pada pagi hari dan mabuk sepanjang hari. psikologis dan social yang kemudian punya pengaruh yang besar untuk masyarakat (Butcher. Perhatian dan persahabatan/tanggungjawabnya atas keluarga drastis menurun. Bila tidak diobati si alkoholik akan membutuhkan alcohol lebih banyak secara permanent dan pelan-pelan akan menggiring si peminum ke kematian. 4.

Para ahli (McCrady & Epstein. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 15 . merusak hubungan personalnya dengan orang lain dan merusak kerjanya juga (Butcher. Situasi buruk individu di atas diperparah lagi apabila dia juga menggunakan zat-zat lain seperti narkoba. treatable disease in which a person has lost control over his or her drinking so that it is interfering with some vital area of his or her life such a family and friends and school or health.memiliki kekuatan kemauan (will power) untuk berhenti (Pita. progressive. alkoholisme didefenisikan oleh World Health Organization (WHO) dan AMA sebagai suatu penyakit kronis. Kombinasi ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. juga akan gampang menggunakan zat-zat lain (other substances).al. teman-teman dan karir lepas dari minuman ini sehingga alkohol merusak kesehatan individu. selain masalah kesehatan fisik (biologis) seperti kerusakan lever dan otak (memori dan mengatasi masalah) ada berbagai masalah yang ditimbulkan oleh alcohol ini antara lain masalah psikologis seperti kelelahan kronis. hubungan dengan teman-teman. progressif dan dapat diobati dalam mana orang tersebut telah kehilangan control atas minuman tersebut shingga minuman itu telah mengganggu bidang kehidupan yang sangat penting seperti keluarga. keluarga. et. Hal ini juga sangat mungkin.:385). 1995: 23-26).” Atau seperti didefinisikan oleh Jellinek “Alkoholisme adalah suatu penyakit sehingga penggunaan alkohol terus walaupun hal itu menyebabkan berbagai masalah di setiap bidang kehidupannya. Dalam hal hidup berkeluarga dan bersahabat ini misalnya. 1999: 79-80) telah melihat bahwa orang yang telah menyalahgunakan alcohol. Tidak heran.” (Alcoholism is a disease in which the person’s use of alcohol continues despite problems it causes in any area of life”) (Pita. Karena kehancuran individu dan bersama yang disebabkan oleh alcohol ini. 1995: 23-26). karena orang tersebut sungguh dikurung oleh pikiran minum ini sehingga dia tidak bisa menikmati hidup bersama dengan diri sendiri. gampang tersinggung (oversensitivity) dan kesedihan mendalam (depressi) serta masalah social seperti kurangnya perhatian pada keluarga serta berbagai kesulitan dalam keluarga. gangguan di sekolah atau kesehatan ( “a chronic.

Pada hal bila ini diterima sebagai penyakit seperti di Amerika. maka orang tersebut wajib dirumahsakitkan dan harus menjalani rehabilitasi sebelum dilepaskan kembali ke keluarganya. Dimana-mana di Sumatera Utara. banyak orang Katolik yang telah dililit oleh tali alcohol dan tak bisa lagi lepas. Refleksi Psikologis Sebenarnya efek negatif dari tuak untuk kehidupan bersama telah dikenal oleh orang Batak sendiri dari pengalaman. kedai tuak tetap dipenuhi oleh bapak-bapak dan pemuda-pemuda siang dan malam. Mereka ini hanya menunggu waktunya untuk dihajar oleh alcohol dan mereka sendiri akan secara tidak sadar telah menderita. mereka seringkali bingung dan menanggung masalah itu sebagai salib yang harus dipikul. Bila berhadapan dengan keluarga yang alkoholik. Hingga sekarang belum ada tindakan tegas dari pemerintah untuk para peminum berat. Dengan kata lain. Dan karena penderitaan mereka. banyak juga orang Katolik yang menjadi pelanggan tetap tuak.yang biasa adalah alcohol dan kokain juga nikotin. alcohol ini juga secara tidak langsung telah menyiksa banyak keluarga Katolik sekaligus. Bila hal ini terjadi maka si alkoholik akan sangat terpuruk. Tuak ini telah memberikan bahaya yang telah disadari oleh para peminumnya seperti terungkap dalam ungkapan berikut yang sumbernya sering tidak jelas: ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Walaupun efek alcohol ini sedemikian buruk untuk kesehatan individu dan kehidupan bersama. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 16 . alkoholik di Indonesia belum dianggap sebagai suatu penyakit sehingga para peminum di Indonesia tetap bebas berkeliaran. Masalah-masalah yang menerpa individu seperti diterangkan di atas tadi terjadi juga untuk orang-orang Katolik. Dari sekian banyak bapak dan pemuda-pemuda itu. keluarga yang tersiksa ini akan mengkontribusikan berbagai pemasalahan social di Gereja dan masyarakat. Keluarga-keluarga yang melihat anggota keluarganya alkoholik juga tidak bisa bertindak banyak karena tiadanya perangkat ketegasan dari pemerintah mengenai status alkoholik ini.

Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 . dan kalau mereka terganggu tentu masyarakat darimana dan dimana si alkoholik tinggal juga terganggu. tidak heran begitu banyak keluarga asal alkoholik ini terganggu. Keharmonisan keluarga. Orangorang yang sudah alkoholik tidak lagi peduli terhadap 17 ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. mencari gara-gara Lima gelas tuak. masuk neraka Melihat efek negatif dari tuak ini untuk pribadi peminum. membuat perkara Tujuh gelas tuak. Inilah beberapa gangguan yang mungkin disebabkan oleh si alkoholik 1. Gangguan pertama yang mungkin dialami oleh keluarga adalah keharmonisan keluarga. mulai tertawa-tawa Empat gelas tuak. membuat sengsara Sembilan gelas tuak. semakin menggila Delapan gelas tuak. masuk penjara Sepuluh gelas tuak. penambah darah Dua gelas tuak. hati membara Enam gelas tuak. lancar bicara Tiga gelas tuak.Nikmatnya Tuak Satu gelas tuak.

1998:35) untuk mendukung gagasan popular bahwa alcohol dalam jumlah sedang akan meningkatkan perilaku agresif meskipun memang ada perbedaan besar antar individu yang satu dengan yang lain sejauh mana mereka dibuat lepas kendali oleh alcohol. emosional dari sang alkoholik. sang alkoholik semakin mengganas. menggila dan mencipta neraka bila kebutuhan dan keinginan pribadinya tidak terpenuhi. ada bukti cukup kuat (Breakwell. Gangguan social. Si alkoholik seringkali tidak lagi bisa mengerti mengapa anggota keluarga lain marah atau kecewa terhadapnya. Dalam situasi ekonomi yang makin sulit sekarang. kesulitan ekonomi di rumah tangga sangat dirasakan serta dukungan dana untuk pendidikan anak-anak dan kesehatan sangat minim kalau tidak ada. Karena gangguan-gangguan di atas hubungan interpersonal dalam rumahtangga seringkali tergganggu dengan terjadinya percekcokan. Mereka terfocus pada minuman. Akibatnya. fisik. 3. keluarga tidak lagi bisa hidup harmonis karena memang tidak ada lagi sharing dan usaha untuk saling mengerti. Selain ketidakharmonisan. percekcokan akan terjadi. Di keluarga seringkali terjadi kesengsaraan. pendidikan bahkan kebutuhan rumah tangga. dia justru meminta pengertian dan dukungan atas kebutuhan minumnya. Akibatnya. keluarga alkoholik cenderung makin miskin. Dalam hal ini. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 18 . Banyak uang habis hanya untuk memenuhi kebutuhan minum apalagi kalau orangnya tidak berusaha lagi menambah matapencaharian tetapi justru menghabiskan untuk diri sendiri. malu dan bahkan mengalami ketakutan. bingung. Anak-anak alkoholik seringkali tidak mampu sekolah karena ketiadaan uang sehingga pendidikan tetap rendah. Gangguan kekerasan. Bila hal ini terus-menerus terjadi. banyak bapak dan pemuda tetap mempertahankan cara hidupnya di kedai. Bila hal ini tidak terpenuhi. sebaliknya.kesejahteraan keluarga tetapi sudah terpusat pada kebutuhan pribadinya untuk minum. tidak terlalu peduli dengan ide-ide kesuksesan dan isu-isu perkembangan. 4. social dan masyarakat bisa jadi masih ada tetapi ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Keterlibatan dalam gereja. Maka keluarga sering mengalami ketegangan setiap kali uang tidak tersedia lagi untuk memenuhi kebutuhan kesehatan. Mereka akhirnya menderita secara batin. Sebagian anggota keluarga malah sangat takut tinggal di rumah dan ingin segera merantau walau modal tidak ada. kegilaan dan neraka. maka keluarga dan anak-anak akan tetap hidup miskin. ketegangan. Sementara karena tuak. Anggota keluarga khususnya anak-anak tentu seringkali menjadi korban kekerasan verbal. Orang yang yang sudah minum tuak. Gangguan ekonomi. kekerasan bahkan perceraian. 2.

388). Bila banyak keluarga alkoholik macam ini.dalam konteks. Diharapkan bahwa dalihan natolu sebagai dasar hubungan interpersonal Batak itu akan bekerja untuk menyelesaikan masalah dan ketegangan. dia harus tetap memenuhi kebutuhan minumnya. tetapi dalam kenyataan selalu ada pribadi-pribadi tertentu yang dituduh membuat masalah bagi yang lain. Mereka ini sering kali membuat keributan di kampong atau di tempat mereka mabuk. Jenis-jenis kekerasan yang dikembangkan itu tentu tidak satu jenis. ketidakpercayaan dan akhirnya mengarah pada ketegangan antar anggota masyarakat. Masalah itu seringkali nampak dalam hal membuat penyakit bagi orang lain. Dia terlebih aktif dan bekerja untuk bisa memenuhi kebutuhan minum. Telah disadari oleh para ahli bahwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu bersifat siklis. Namun dalam praktek. tetapi fungsinya dalam kehidupan ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. dalihan natolu itu hanya bekerja dalam praktek adat. Hal itu sungguh tergantung pada kondisi pribadi dan lingkungan yang ada dalam masyarakat itu sendiri. tidak heran akan begitu banyaklah pengalaman negatif seperti ketidakharmonisan dalam keluarga. Hampir kebanyakan orang yang telah menyaksikan atau mengalami sendiri kekerasan di dalam keluarga asal mereka tidak akan dengan sendirinya membuat kekerasan dalam keluarga baru mereka tetapi kemampuan kekerasan untuk menyebar melalui semua cabang keluarga sungguh-sungguh mungkin dan inilah hal yang sangat mengganggu (Brehm. Dengan kata lain. Transmissi intergenerasi dari kekerasan tidak terhindarkan. Dalam hal ini. sumbangan yang diharapkan lebih seringkali tidak bisa lagi. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 19 . Artinya anak-anak yang telah menyaksikan kekerasan yang dibuat oleh orangtua atau bahkan telah melecehkan mereka kemungkinan besar akan membuat kekerasan dan melecehkan orang lain ketika mereka sudah dewasa. Untuk masyarakat Batak. 1993. kekerasan yang sering terjadi itu seringkali tidak terlalu nampak. Mereka seringkali menjadi model yang kurang baik di masyarakat. selalu ada kecurigaan. pemiskinan keluarga dan akhirnya bermuara pada kekerasan dalam rumah tangga. Begitu banyak energi mereka sia-siakan dengan hanya menikmati hidup di kedai.

Dia tidak dengan gampang menerima kemajuan dan kehebatan orang lain. Yang bekerja adalah thanatos seperti ungkapan Freud. Tinjaun Psikologis dan Lahirnya Kejahatan Dari keterangan di atas nampaklah bahwa individu alkoholik itu egois. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 20 . Artinya. Late atau kedengkian ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Maka terjadilah ketegangan diam-diam. Dia tidak peduli dengan keluarga dan anak-anak apalagi orang lain. seringkali lebih rajin dibanding dengan orang lain. Mereka lebih menikmati hidup bersenang-senang di kedai tuak dan tak peduli lagi untuk mengikuti acara di Gereja. Suara hati yang ditanamkan dan diperkenalkan Gereja juga tidak befungsi karena tidak pernah diisi dengan prinsip-prinsip Tuhan. Rasa curiga ini bisa dibagikan kepada teman-teman “senasib” di kedai dan di sinilah nanti lahir rencana untuk “mengganggu” orang yang maju. Tatanan moral yang sudah dipatrikan dalam adat tidak lagi dipegang. agama itu sering mereka pakai untuk menutupi hal-hal yang tidak baik dari perilakunya. Karena curiga dan cemburu. Orang-orang yang telah menikmati nikmatnya alkhohol khususnya tuak sudah melihat tuak sebagai pusat hidupnya. Orang yang dituduh misalnya pemelihara begu ganjang. “ Dang di ahu. Ketegangan diam-diam ini seringkali melahirkan rasa dendam dan maksud jahat untuk orang lain. dia tidak senang kalau orang maju. pengampunan dan saling mendukung kiranya seringkali tidak laku lagi apalagi bagi para peminum. Yang ada hanyalah dorongan emosi yang dipicu dan dipacu oleh alcohol. tidak sama saya. tumagon ma di begu”. yaitu prinsip kematian. alkoholik itu sangat sensitive. Bila ketepatan ada yang ke Gereja. orang yang baik. dang di ho.sehari-hari apalagi dalam kaitan dengan hal-hal negatif yang tidak nyata seringkali tidak tersentuh. Agama yang kiranya meletakkan dasar cintakasih. Dia tidak lagi peduli dengan kemajuan dan kesejahteraan bersama. Seperti dikatakan di atas. gampang curiga dan cemburu. tidak untukmu tetapi lebih baik untuk hantu. Late akhirnya gampang timbul. Para peminum jarang mengikuti kegiatan pembinaan Gerejani atau rohani.

Untuk membuktikan itu mereka pergi ke Onan Ganjang kepada seorang dukun dan dukun itulah yang mengkonfirmasi bahwa dia memelihara begu ganjang. Namun karena keberaniannya untuk bertindak. disitulah kejahatan lebih banyak timbul. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 21 . Kejahatan tetap timbul dan merajalela baik yang sudah berakar kuat di dalam diri individu-individu maupun juga dalam kelompok masyarakat yang dibentuk oleh individu-individu ini. EH [70 tahun]. BAGIAN KEDUA: FENOMENA BEGU GANJANG DAN PERSEPSI ATASNYA Fenomena Begu Ganjang Baru-baru ini penduduk Hutaginjang di Kecamatan Pakkat. Kecamatan Laguboti. Kadang. mereka ini sering kali berpengaruh. Kabupaten Toba Samosir. Situasi macam ini sudah lama berlangsung sehingga dimana tuak makin banyak dikonsumsi. Premanisme akhirnya lebih menonjol sementara suara Gereja akhirnya tidak terlalu diperhatikan. Gereja-gereja yang diharapkan turut memperbaiki situasi tidak bisa juga berbuat banyak karena bapak-bapak yang sudah terbuai oleh enaknya tuak tidak lagi rajin mendengar kotbahkotbah dan pengajaran yang sebenarnya paling cocok untuk mereka. ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Tokoh-tokoh yang dihormati di kedai tuak seringkali lebih didengar kelompoknya daripada tokoh-tokoh Gereja atau masyarakat. EH pernah terlihat menari-nari dengan bertelanjang di halaman rumahnya pada tengah malam. dituduh memelihara begu ganjang. yaitu di Desa Lumban Bagasan. Individu dan masyarakat yang dipenuhi maksud-maksud jahat karena sudah dirusak oleh alcohol mungkin jumlahnya tidak terlalu banyak. alat Negara yang diharapkan bisa lebih berani menegakkan keamanan juga hidup tidak jauh berbeda dari para alkoholik. Mereka akhirnya tidak bisa bertindak tegas dan adil karena memang kekacauan dan keonaran dibuat oleh kelompoknya. Tidak jarang alat keamanan sendiri termasuk kelompok peminum tuak ini. Kasus yang kurang lebih serupa terjadi di salah satu desa di Tobasa. Seorang warga yang sudah tua.yang arahnya menghancurkan bahkan membunuh direncanakan dan sering dilaksanakan. Kabupaten HUMBAHAS heboh karena warga menuduh seorang bapak memelihara begu ganjang dan dialah dituduh yang menyebabkan matinya warga di kampong-kampung sekitarnya.

dia lagi-lagi terlihat oleh warga melakukan hal yang sama. Persepsi Orang Batak tentang Begu Ganjang Keberadaan begu ini menurut salah satu situs orang Batak di internet [www. EH dituduh memelihara Begu Ganjang karena seorang guru meninggal di desa itu dan kematiannya mendadak tanpa penyakit sebelumnya. Namun warga desa tetap tidak percaya. Dia meminta EH berhadapan dengannya. Tondi adalah jiwa atau roh seseorang yang merupakan kekuatan. Di sebuah rumah tetangga EH. Aceh yang ahli mengenali Begu Ganjang. oleh karena itu tondi memberi nyawa kepada manusia. Mereka mengumpulkan uang untuk menyewa seorang paranormal terkenal dari Kutacane. “Supaya badanku hangat saja. disaksikan kepala desa dan beberapa orang saksi. “Waktu itu dia menari sambil mengelilingi sebuah pohon aren. Sekitar 50 orang personal polisi dari Polsek Laguboti dan Polres Tobasa turun ke sana. Beberapa anak-anak juga dikabarkan sering sakit-sakitan. yaitu: ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Sahala dan Begu. Mulai pagi hingga sore hari Desa Lumban Bagasan pun ramai didatangi warga dari sejumlah desa dan kecamatan lain. yaitu: Tondi. Sahala adalah jiwa atau roh kekuatan yang dimiliki seseorang. Tapi EH tidak bersedia menemui si orang pintar. Desa heboh. Tondi didapat sejak seseorang di dalam kandungan. Dan begitulah hampir setiap tahun kehebohan karena kasus begu ganjang terjadi di kabupaten-kabupaten di Sumut. Warga berhasil mengumpulkan uang Rp 7 juta untuk dia. yang tingkah lakunya sama dengan tingkah laku manusia. di sebuah dusun lain berjarak 500 meter dari rumahnya. Begu adalah tondi orang telah meninggal. hanya muncul pada waktu malam. Isu itu diperkuat lagi ketika suatu malam. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 22 . Bila tondi meninggalkan badan seseorang. Akhirnya paranormal tidak jadi melakukan ritual. sekitar pukul 00. seorang warga memergoki EH bugil dan berlari-lari kecil sembari menari di pekarangan rumahnya. tuah atau kesaktian yang dimiliki para raja atau hula-hula. Sahala sama dengan sumanta.00 beberapa bulan lalu. Mereka ribut. Kala itu EH mengakui bahwa dia memang pernah bugil sambil berlari-lari di halaman rumahnya. Semua orang memiliki tondi. sang paranormal bersiap-siap menjalankan ritualnya.com] diakui karena memang orang Batak mengenal tiga konsep “roh”.” kata sumber Blog Berita Dot Com.Kejadian ini mendapat ingatan yang makin hidup karena ada warga yang meninggal mendadak serta anak-anak di sana sakit-sakitan. Paranormal ini masih muda. Beberapa begu yang ditakuti oleh orang Batak. dan aku tidak pernah pelihara begu ganjang. Semua kejadian itu menurut warga adalah aneh dan perlu orang tersebut dicurigai. Pertemuan pun digelar. berusia sekitar 25 tahun. maka diadakan upacara mangalap (menjemput) tondi dari sombaon yang menawannya. Tak lama berselang. lalu meminta kepala desa “menyidang” EH. maka orang tersebut akan sakit atau meninggal.blogberita. seorang perempuan. dan dia pulang setelah mendapat honor.” katanya. tetapi tidak semua orang memiliki sahala.

kalau diterjemahkan bebas menjadi hantu panjang. penglihatan-penglihatan macam ini sering kali diragukan. hampir semua individu orang Batak cukup yakin akan adanya begu ini. konon. • Demikianlah religi dan kepercayaan suku Batak yang terdapat dalam pustaha.00 WIB. yaitu sejumlah pengalaman psikis (psychic) yang berhubungan dengan menerima (perceive) atau mengirim informasi (gambaran-gambaran) diluar proses atau saluran sensori yang normal. Begu ganjang adalah. konon. Namun karena tidak bisa banyak orang bisa membuktikannya. Katanya. Precognition adalah kemampuan untuk meramalkan kejadian-kejadian atau mengetahui kejadian sebelum terjadi. Begu Ganjang ini seringkali mengincar wanita yang baru melahirkan. Si pemilik begu ganjang. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 23 . yang walaupun sudah menganut agama Kristen. precognition. Menurut cerita dari mulut ke mulut. Hampir semua buku yang membahas persepsi dalam psikologi menerangkan bahwa ada empat kemampuan umum dalam ESP ini yaitu telepathy. Dalam psikologi dikenal Extra Sensory Perception (ESP). hantu peliharaan yang bisa disuruh pemiliknya untuk mencari kekayaan. orang yang memelihara begu ganjang sering dituduhkan pada warga pendatang. Namun demikian. begu ganjang bekerja pada malam hari khususnya pada jam 24. yaitu begu yang sangat ditakuti. Psychokinesis adalah kemampuan untuk menguasai benda lewat pikiran misalnya dengan menggerakkan ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St.Sombaon. begu ganjang di zaman dulu sengaja dipelihara oleh warga untuk menjaga ladang atau lahan pertanian. dengan syarat mengorbankan nyawa manusia sebagai tumbal. Para psikolog atau psikiater gampang menuduh penglihatan macam ini sebagai halusinasi penglihatan dan sering orang tidak mempercayainya secara verbal. harus membunuh seseorang untuk memuluskan niat memperoleh harta itu. Begu ganjang. yaitu begu dari nenek moyang pendiri huta/kampung dari suatu marga • Begu Ganjang. • Solobean. clairvoyance dan psychokinesis. Di zaman sekarang fungsi begu ganjang berubah yaitu untuk mencari kekayaan. dan berpendidikan tinggi orang batak belum mau meninggalkan religi dan kepercayaan yang sudah tertanam di dalam hati sanubari mereka. Extrasensory Perception (ESP) Sebagian kecil orang bisa menyaksikan adanya roh dan begu ini. karena dapat membinasakan orang lain menurut perintah pemeliharanya. yaitu begu yang dianggap penguasa pada tempat tempat tertentu • Silan. Dalam berbagai kasus. Clairvoyance adalah kemampuan untuk mengerti kejadian-kejadian atau objek diluar penglihatan. yaitu begu yang bertempat tinggal di pegunungan atau di hutan rimba yang gelap dan mengerikan. Telepathy adalah kemampuan untuk mengirim pikiran-pikiran seseorang kepada orang lain atau membaca pikiran-pikiran orang lain.00 WIB sampai dengan kirakira pukul 04.

ego dan dengan demikian berbagai masalah timbul dalam keluarga sendiri dan masyarakat. Dan sampai sekarang banyak psikolog tetap masih ragu akan ESP karena belum ada dukungan scientific tentang ini karena itu masih banyak dari mereka yang berminat untuk terus mengadakan penelitian tentang ini (Feldman. Moran. 2005:132-133). tersinggung. benci.benda-benda tanpa menyentuh mereka. Dengan bangkitnya “ego” timbullah begitu banyak pikiran dan perasaan yang tidak enak. Kekuatan psikis atau ESP ini disebut psi phenomena atau fenomena psi (Plotnik. Walaupun demikian efek-efeknya untuk kebanyakan orang tetap menjadi sumber-sumber kecemasan dan ketakutan. isu tentang adanya begu ganjang masih tetap hidup. menghianati yang lain. Negara dimana penelitian tentang ini dibuat. Namun. Sebagian lagi karena masalah harajaon (kerajaan) di kampung atau tanah. kita telah melihat bahwa tuak telah sering disalahgunakan dan telah melemahkan banyak individu sehingga mereka tak mampu lagi mengontrol hidup mreka lepas dari tuak. efeknya untuk kehidupan bersama kita nampaknya lebih terasa karena banyaknya orang yang tiba-tiba sakit atau meninggal tanpa tahu alasan yang yang pasti. 2001:1-9) tidak lagi mempengaruhi pola hidup. 1999). Meskipun belum ada usaha penelitian yang keras secara metodologi seperti yang diadakan di Amerika. salah pengertian. Lebih jeleknya. Perjuangan yang sama tetap hidup di daerah ini. Setengah penduduk Amerika. Sebagian masalah timbul karena sakit hati. bersaing secara negatif. Masalah-masalah ini tidak bisa lagi ditangani secara lebih positip tetapi hampir selalu diselesaikan dengan cara yang negatif yaitu dalam semangat tuak atau alcohol.:138. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 24 . Banyak masalah terjadi dalam hubungan interpersonal sehingga sering timbul saling curiga. percaya bahwa ada persepsi ini namun para psikolog masih tetap bergulat untuk membuktikan persepsi ini dengan penelitian yang teruji. cemburu dan lain-lain. tidak percaya. BAGIAN KETIGA: ULASAN PSIKOLOGIS ATAS TUAK DAN BEGU GANJANG Pada dasarnya tuak adalah minuman yang menyehatkan bila diminum pada porsi yang tepat. Demikian juga nilai-nilai keluarga seperti digariskan di dalam dalihan na tolu serta nilai-nilai Kekristenan seperti ditanamkan oleh Kristus atau kevakuman rohani (Kosmas dalam Media Unika. Tuak telah dijadikan sebagai pusat hidup sehingga prinsip Anakhonhi do Hamoraon di Ahu” (Anakku merupakan kekayaan bagiku) telah terhapus. Banyak individu sekarang berpusat pada diri. ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St.

Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 25 . Karena itu. Padahal mungkin penyebab aslinya ialah karena dia mengidap penyakit yang belum diperiksakan secara medis sebelumnya. Praktek marbeguganjang ini sangat sulit dibuktikan tetapi hampir semua orang yakin bahwa cara ini ada dan sangat mengerikan karena itu tidak hanya membuat penyakit aneh-aneh yang tidak bisa diobati dokter tetapi terlebih bisa membuat kematian tiba-tiba sebagaimana telah diceritakan sebelumnya. Penduduk di daerah ini masih jarang mengadakan check up atau pemeriksaan yang teratur ke rumah sakit. Yang ada adalah bahwa orang yang sakit secara tiba-tiba dan mengalami ketakutan-ketakutan aneh sering secara diam-diam pergi berobat ke orang pintar. Kalau keahlian itu tidak ada padanya sering kali hal ini dimintakan kepada orang pintar atau belajar dari orang pintar dan kalau kemampuan itu dia punya. Orang pintar pun sering tidak menyebut secara langsung orangnya tetapi ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Sulit sekali juga membuktikan bahwa orang tersebut memelihara beguganjang karena memang tidak bisa dilihat oleh mata dan disentuh oleh tangan. Di daerah ini hal ini semakin sulit dibuktikan karena memang kalau orang sakit masih jarang dibawa ke Rumah Sakit. Tambah lagi. selain konfrontasi fisik (jarang sekali terjadi). orang yang sudah dipenuhi dengan “ego” ini secara diam-diam mencari penyelesaian dengan menggunakan energi negatif. Para orang pintar sering memberitahukan bahwa penyakit dan kematian orang tertentu dibuat oleh orang tertentu yaitu par-beguganjang.Memang sebagian besar konflik-konflik batin ini seringkali tidak ditampakkan dan nampak tenang di permukaan tetapi untuk seseorang atau keluarga api terus berkobar dan menyala. alat-alat pemeriksaan Rumah Sakit kita di daerah ini masih sangat terbatas. Karena itu sulit sekali membuktikan kasus begu ganjang ini. Sering tenaga medis mendiagnose suatu penyakit hanya berdasarkan stetoskop atau interview singkat. Dengan kata lain. Karena itu pula secara diam-diam. penyelesaian seringkali dibuat dengan cara mistik atau guna-guna termasuklah di dalamnya dengan tenaga begu ganjang. kematian atau penyakit seseorang sering kali dianggap tiba-tiba dan penyebabnya sering dilemparkan kepada kuasa kegelapan. dia akan berusaha mentransfer itu dengan segala usaha dan cara sehingga orang lain yang “dianggapnya” bersalah akan kena.

maka suatu usaha baru untuk balas dendam akan terjadi. Kondisinya pun semakin lemah dan gampang sakit. dendam melemahkan sistim kekebalan tubuh. Ada kekuatan itu tetapi bagaimana pembuktiannya secara ilmiah masih tetap dinanti. Hukum yang berlaku bagi orang yang tidak mengenal Tuhan ialah mata ganti mata dan gigi ganti gigi. isu begu ganjang adalah isu yang cukup pelik apakah itu muncul karena ketakutan dari dalam yang luar biasa sehingga menghasilkan halusinasi begu ganjang atau itu terjadi karena orang lain yang mentransfer energi negatif dalam rupa begu ganjang sehingga membuat orang sakit dan mati tibatiba karena ketakutan dan shock? Sayang sekali orang-orang yang memiliki ESP di Amerika belum bisa menerangkannya kekuatan mereka secara ilmiah. pembakaran atau pembunuhan atas orang yang dituduh par-begu ganjang seperti terjadi di Kecamatan Pakkat. Humbahas dan Palipi. Bila hal ini tidak diatasi dengan cara yang positip yaitu dengan mengampuni seperti yang diminta oleh Yesus. Situasi macam ini mencipta kebencian baru. Ketakutan-ketakutan ini akan menambah stress dan mungkin akan melemahkan jiwa dan raganya sehingga suatu saat bila kondisinya tidak makin baik dia sendiri karena halusinasinya melihat begu ganjang dan mati atau sakit. Penyakit-penyakit itu antara lain ketakutan akan begu ganjang. Orang yang sudah diperlemah oleh alcohol baik secara langsung atau tidak langsung juga akan makin lemah secara fisik dan psikis. Penutup ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Dengan demikian.menunjuk pada ciri-cirinya. kalau bukan karena kita memiliki ESP sekurang-kurangnya karena secara ilmiah bahwa begu ganjang telah terbukti. si korban yang sembuh justru sering diam-diam dan menghindari orang pembuat penyakit dan kematian tersebut. Tobasa tahun 2000. Para ahli ini membuat kita makin sadar bahwa ada kekuatan itu dan kekuatan itu masih perlu dipelajari sehingga suatu saat kita makin bisa mengenalinya. Tambah lagi. sakit hati dan dendam. Ada kemungkinan. penyakit-penyakit baru pun timbul. Bila memang cara Tuhan tidak dipakai untuk mengatasi masalah ini maka akan ada kemungkinan untuk menggunakan mistik pula untuk membalaskannya atau bahkan dengan agressi. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 26 . Rasa sakit hati.

______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Pematangsiantar. Kalau terlambat hampir tidak ada gunanya kecuali Negara sudah membuat vonis bahwa alkoholik adalah suatu penyakit yang harus diobati sehingga setiap orang yang telah alkoholik wajib menjalani rehabilitasi sebelum diterjunkan kembali ke masyarakat. biarawanbiarawati dan kepada umat Allah. Sejak ditahbiskan. Mental seperti inilah yang terbuka untuk belajar dari yang jahat dan bukan dari Tuhan. lahir tgl. Tugas itu diembannya sejak Oktober 1997 dengan studi di University of Santo Tomas. dia melanjutkan sekolah di Seminari Menengah dan Tinggi sejak tahun 1980-1993. Mental yang rusak ini tidak lagi memiliki kekuatan untuk membangun tetapi merusak. 10 Juli 1993. Sibolga. 20 Juli 1963.Tuak telah merusak banyak individu dengan demikian telah merusak banyak mental hidup para peminumnya termasuk orang-orang Kristen. S1-nya diselesaikan di STFT St. Pematangsiantar. Yohanes Sinaksak Pematangsiantar dengan judul Skripsi: “Paskah Israel Menurut Keluaran 12: 1-28”. Mungkin ini hanya mimpi tetapi begitulah yang mungkin bisa menolong bila tidak prinsip nikmatnya tuak itu akan tetap merusak individu. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 27 . dia ditugaskan di Paroki Saribudolok sebagai pembantu pastor paroki dari tahun 1993-1995 dan kemudian sebagai Sekretaris Propinsi sejak 19951997. Manila dengan mengambil program Masteral dan Doktoral dengan judul Desertasinya: “The Effects of Bibblical Prayers on the Trauma Level of the Abused Adolescnts”. Sejak itu sampai sekarang dia menangani poliklinik mental di biara tersebut sambil memberikan berbagai macam seminar. masyarakat dan Gereja kita. Tahun 2005 studi itu diselesaikannya dan dia langsung membuka praktek menolong orang sakit mental di Nagahuta. Sirilus Senator Manalu Biara Kapusin Nagahuta Pematangsiantar CURICULUM VITAE Pastor Sirilus Manalu (Senator Manalu). di Hutapinang Pakkat. retret dan bimbingan pribadi kepada keluarga. Ordo menugaskan dia studi lanjut untuk mengambil Psikologi Klinis di Manila. Selekas menamatkan SMP RK Pakkat. Gereja dan Negara yang bertanggungjawab membangun mental umat dan warganya harus dengan bijaksana menghambat proses perusakan yang dibuat oleh tuak atau alcohol lainnya sejak dini. Dia tinggal di Nagahuta sejak menjabat sebagai sekretaris Propinsi Medan tetapi tetap berkantor di Jl. Dia ditahbiskan imam Kapusin tgl. Dr. Mental seperti ini adalah persemaian yang hebat untuk tindakan-tindakan yang merusak termasuk mentransfer energi negatif kepada orang lain.

. Kosslyn. S. Essesntials of Understanding Psychology (6th Ed. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 28 . CLB. Yogyakarta. 1999.36 September-Oktober 2001.. 1992. ITP. Allyn and Bacon. Barbara S. Moran. Addictions Counseling. Kanisius.. dan Elisabeth E. Benjamin J. Psychics: The Investigators and Spies Who Use Paranormal Powers. Elizabeth (editors).L. Epstein (Editors). 1999. The Person. Kosmas. Robin S. Dianne Doyle.).). 2005. Psychology: The Brain. et. Stephen dan Rosenberg. dan Sadock. dan Zelvin. Tumanggor. Gender And Addictions. The World.Kepustakaan: Breakwell.A. 1998.McGraw Hill. Glynis M. Robert S. Straussner. Sarah. Addictions: A Comprehensive Guidebook. Kaplan. ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. 1999. Rod. Publishing Company. The Crossroad Publishing Company. Introduction to Psychology (5th Ed. Coping With Aggressive Behaviour. Boston. McCrady. Pita.1997. Jason Aronson.al. Plotnik. USA. Williams And Wlkins. Oxford University Press. New Jersey. England. Maryland. Feldman. Harold I. Boston. Inc. Synopsis of Psychiatry: Behavioral Sciences/Clinical Psychiatry (8th Ed.). Isu Begu Ganjang Suatu Fenomena Kevakuman Rohani dalam Media UNIKA Tahun 13 No. New York. Quadrllion Publishing Ltd. Belmon. 1998. 2001.

agama atau keyakinan seseorang tetapi berdasar dari keterangan akal-budi manusiawi (rasio). Manusia adalah tubuh yang ber-roh dan roh yang bertubuh.Serpulus Tano Simamora. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 29 . Bila terpisah maka manusia tidak manusia lagi melainkan jasad. Yang hendak saya paparkan ialah pengalaman manusia akan kenyataan roh atau pengalaman manusia akan kerohanian. OFMCap. begu-ganjang ada.S. Anda akan kecewa nanti karena saya tidak akan menjawab apakah ada atau tidak ada begu-ganjang. Hal ini tidak berasal dari keterangan iman. Yang jasmani dan yang rohani tidak terpisahkan satu dari yang lain. Lic. Catatan Awal Barangkali hal yang dinanti-nantikan dari saya pada pertemuan ini adalah: Adong do ulaning dohonon ni pastor on begu-ganjang i? Songondia do tompa ni begu-ganjang i mangihuthon pastor on? Saya yakin bahwa ada orang yang hadir di sini menginginkan bahwa saya maunya mengatakan begu ganjang tidak ada. Manusia berbeda dari hewan yang mempunyai tubuh (jasmani) tetapi tidak mempunyai roh. mayat. Itulah hakekat manusia.. Salah satu definisi filsafat atas siapa itu manusia ialah: Manusia adalah makhluk jasmani dan rohani sekaligus. 1. bangkai. atau sebaliknya. Pius X Aekkanopan P.MENCERMATI ISU “BEGU GANJANG” Sebuah Tinjauan Sosio-Kultural Semi-Loka PAK Se-Paroki St. jasmani. Menurut akal sehat ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Manusia berbeda dari malaikat yang mempunyai roh tetapi tidak mempunyai tubuh.S.

tampak dan terjamah (visible and touchable) oleh indera manusiawi. (Italy: Marietti Editori Ltd. ciri utama dari roh ialah tak terikat pada ruang dan waktu (aspatialatemporal). lemah.5 Roh membutuhkan “pengantara” (medium) untuk merealisir dirinya di dunia. maka dalam diri manusia terdapat unsur sejajar dari kedua aspek itu. kesakitan. kelemahan. Karena itu ada motto orang Romawi yang mengatakan: Mens sana in corpore sano (Jiwa [pikiran] yang sehat terdapat dalam tubuh yang sehat). Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 30 . kuat. tidak tampak dan terjamah (invisible and untouchable). jasmani atau tubuh berbeda dari roh. jasmani) dan Roh Manusia adalah makhluk jasmani dan rohani dan keduanya menyatu utuh agar manusia itu dapat disebut manusia yang utuh. Pada dasarnya keadaan antara tubuh dan jiwa itu seimbang. Plato pernah mengatakan tubuh adalah “penjara” roh.. Pythagoras et pythagorici. Orang yang tak beriman pun akan mengakui itu. Kenyataan Roh dalam Pengalaman Manusia a) Hakekat Tubuh (raga. Plato et platonici (inter platonicos christianos Origenes) tenuerunt animas humanas praextitisse in astris et postea infusas fuisse in corpora tanquam in carceres propter aliquam culpam vel sine culpa. materi). kekuatan. sakit. “memperlihat dirinya”. kendati tidak selalu. Sebaliknya. maka roh itu juga mengandung kesehatan. materi) maka untuk mewujudkan dirinya. Namun kendati utuh. 1954). Bila jasmani sehat. Manuale Philosophiae ad usum seminariorum: Psychologia – Gnoseologia – Ontologia. 184. roh membu-tuhkan raga (tubuh. Bila manusia pada hakekatnya adalah makhluk jasmani dan rohani. ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Karena roh tidak mempunyai tubuh (raga. 2. 5 Ioannes di Napoli. Ciri utama dari tubuh adalah terikat pada ruang dan waktu (spatio-temporal).itulah kenyataan manusia.

diyakini bahwa hanya tubuhnya yang mati tetapi rohnya tetap ada (entah di mana soal lain!). Konon. pandangan terang (clara visio). bila ada orang mati. kejadian atau peristiwa seperti ini diyakini sebagai “karya roh” atau “karena roh”. daya atau kekuatan roh yang tak dapat mati dan tak kelihatan itu bisa terwujud dalam dunia pengalaman manusiawi secara luar biasa. terjadi hal-hal yang tidak biasa. 188. pengalihan pikiran terhadap pikiran yang dimiliki oleh seseorang.6 Karena itu. Manuale…. kenyataan dan pengalaman akan roh sungguh ada. 7 di Napoli. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 31 . baik seperti tertulis dalam Kitab Suci maupun dalam kisah-kisah hidup para orang kudus. Pengalihan (pencerapan) pikiran [transmissio cogitationis] ialah kemampuan membaca pikiran orang lain. Memang. penglihatan kedua (visio secunda). maka dia tetap hidup (abadi). yang ajaib. b) Dari sudut pandang kristiani. Penglihatan kedua (visio secunda) ialah pengetahuan akan hal-hal di masa depan (ramalan). Manuale…. ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. tenet animam humanam esse immortalem et insuper immortalitatem posse perfecte demonstrari a ratione. quamvis plena confirmatio certitudinis philosophicae habeatur a revelatione. Penglihatan terang (visio clara).Fenomena Psikofisis Luarbiasa (Ekstraordinaria) Baik dari sudut iman maupun dari sudut filsafat diakui bahwa tubuh jasmaniah (raga) dapat mati. 203-204. pengalihan pikiran (trans-missio cogitationis). yang tidak bisa diterangkan hanya dari sudut pandang jasmaniah atau keterangan ilmiah dari ilmu-ilmu. Telepati (telephatia) adalah fenomena di mana subyek dapat merasakan atau mengetahui obyek yang jauh.7 6 di Napoli. Dan dalam pengalaman orang beriman. mungkin inilah tenung. Karena roh tidak dapat mati. ialah pengetahuan tentang hal-hal yang tersembunyi. Doctrina communissima et certissima scholasticorum. yang secara normal tidak dapat kita rasakan. sedangkan roh tidak dapat mati (immortal). hodie ab omnibus catholicis admissa et admittenda. Hal-hal yang luar biasa itu bisa dalam bentuk telepati (telephatia).

9 Dalam dunia agama (kisah biblis dan santo-santa) itulah yang kita sebut dengan ‘mukjizat’. Sedangkan dalam dunia non-agama itulah yang disebut okultisme. Ciò avverrebbe sopratutto nel corso di sedute spiritiche e in certi individui che si considerano particolarmente dotati. di luminosità.8 Orang yang melaluinya roh-roh itu berkontak dengan dunia (manusia atau hal) disebut ‘pengantara’ (medium). Fenomena psikofisis yang luarbiasa ini ditemukan baik dalam pengalaman religius dalam agama maupun dalam pengalaman non-religius di luar agama. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 32 . Si ammette. 1995). yang dimungkinkan oleh ritus (kultus) atau rumus magis. di apporto. ecc. Antropologia…. Selain hal-hal yang disebut di atas masih ada apa yang dinamai dengan spiritisme (spiritismus). fenomeni di levitazione. Parte I: Fenomeni dell’occulto e della Parapsicologia. 10 La Vecchia. Okultisme berarti upaya menghasilkan kenyataan gaib. yang diyakini bersumber dari daya atau kekuatan roh. la trasformazione a comando di sostanze. Salah satu bentuk okultisme adalah magic.10 Segala upaya untuk membuat yang tak kelihatan dan tak diketahui (nasib. Hal-hal yang luar biasa juga terjadi dalam dunia religius seperti tercatat dalam Kitab Suci maupun dalam riwayat hidup santo-santa. Disebut okultisme karena berkaitan dengan hal-hal yang tak kelihatan atau tersembunyi (Lat. Tanpa roh hal itu tidak mungkin terjadi. Spiritismus est complexus phaenomenorum in quibus. 9 Maria Theresa La Vecchia. (Roma: Editrice Pontificia Università Gregoriana. dicitur haberi communicatio cum spiritibus defunctorum…. avvengano apparizioni di fantasmi. o adirittura la resurrezione dei morti…. Antropologia Paranormale. Anche in sede non-religiosa o pseudo-religiosa si ammette che accadono fenomeni straordinari. ecc. guarigioni portentose. segala sesuatu dari orang yang sudah mati) menjadi 8 di Napoli. 1. Spiritisme adalah sekumpulan gejala (fenomena) yang di dalamnya entah lewat manusia atau hal. Nei Libri Sacri e nelle vite dei Santi si ranccontano fatti sorprendenti e meravigliosi.Semuanya ini adalah gejala atau fenomena psikofisis yang dialami oleh manusia. ajaib dengan bantuan daya misterius kodrati atau praeternaturalis. come le guarigioni improvvise e durature da malattie estremamente gravi (cancro. peristiwa masa depan. lebbra. 2o. …. 205. 5. dikatakan mempunyai kontak dengan roh-roh orang yang sudah meninggal dunia. Manuale…. la chiusura isntantanea di ferite profonde e sanguinanti. per quasdam personas et quaedam facta. ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. menyembunyikan). occulĕre-occului-occultus: menutupi. le moltiplicazioni straodinarie dei pani.).

di guagua. Ini menurunkan keyakinan bahwa tindakan pada gambaran atau perwakilan dari sesuatu akan menghasilkan yang sama pada pada obyek yang dimaksud (bdk. itu sudah berakibat pada binatang yang akan ditemukan nanti. Paham ini berkeyanikan bahwa tindakan pada satu bagian sesuatu akan berakibat pada keseluruhan sesuatu itu. Sementara dalam fenomena psikofisis okultisme ialah pemaksaan daya misterius kodrati atau praeter-naturalis yang tidak ilahi untuk tunduk kepada pembuatnya. penyebab langsung atau tidak langsung adalah Tuhan. manusia primitif sudah mempunyai pikiran sebab-akibat (hukum kausalitas). Lukisan yang paling tua dan primitif ditemukan di kalangan masyarakat pemburu. Antropologia…. La Vecchia. Bila terjadi sesuatu pasti ada penyebabnya. terdapat perbedaan fundamental. Pertama. dengan penggunaan parsili). che oggetti simili ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. 7. 6. La magia trova il suo fondamento in una sorta di pensiero pseudo-causalistico che ammette che l’azione su una parte del tutto si rifletta sul tutto. pikiran penyebab palsu (pseudo-causalitas). Dalam fenomena psikofisis religius. dengan menombak atau menikam gambar binatang buruan. lalu gambar binatang itu ditombak atau ditikam. Antropologia…. mereka yakin bahwa hasil binatang buruan akan banyak.12 11 12 La Vecchia.“kelihatan dan diketahui” okultisme atau spiritisme. Dengan melakukan ritus itu. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 33 . che l’azione su un simulacro si riproduce sul modello. itulah yang terjadi dalam Lalu apa yang membedakan fenomena psikofisis religius dengan psikofisis dan non-religius ini? Kendati mirip antara fenomena psikofisis luar biasa yang religius dan yang nonreligius. Para pemburu itu menggambar dulu binatang buruan di dinding batu.11 c) Dasar Pikiran Cara Kerja Magis Dasar pikiran dari cara kerja magis sudah ditemukan dalam masyarakat primitif. Menurut keyakinan mereka. Kedua.

Agama alam ini termasuk dalam kerangka keyakinan animisme. Bataksche Vertalingen. di cervidi. persis agar bisa berkhasiat dan mujarab (efektif). nog volkomen op ééne lijn met den natuurmensch.15 producano effetti simili…. …. Setiap hal yang magis selalu memadukan antara gerak tubuh dan kata-kata ritual (mantera. kata ritual (mantera) dalam dirinya sendiri.Dengan kata lain.13 3. Het tweede dogme kan aldus worden uitgedrukt: de zielen of geesten. Bataksche…. roh). 1894). tabas). Già nelle pitture del Paleolitico superiore appaiono le prime raffigurazioni magiche di bisonti.. Honig. Antropologia…. roh (anima = jiwa.14 Dalam keyakinan animisme terdapat dua ajaran atau doktrin dasariah. in quanto costituisce un dominio magico di essa. 15 Pleyte. Oleh karena itu. untuk hidup tak bertubuh atau pergi ke tubuh yang lain. Zijn godsdienst is derhalve een natuurgodsdienst of. in dieren. prinsip teoretis dari tindakan atau keyakinan magis ialah kepercayaan atau keyakinan akan kemujaraban (efficaxcitas) langsung antara gerak tubuh. che hanno lo scopo di assicurare abbondanti prede alle spedizioni dei cacciatori: possedere l’immagine. ieder voorwerp groot of klein heeft eene ziel. eenigszins juister omschreven een dergene. di mammuth. 3-4. De Batak. sebagai hantu bebas gentayangan. Doktrin yang kedua ialah bahwa roh atau jiwa yang tinggal (diam) dalam obyek (benda-benda). het bewerktuigde en onbewerktuigde. die in de voorwerpen wonen. dalam setiap hal yang magis yang paling utama ialah melaksanakan tata aturan (poda atau uhum ni tabasna) secara teliti. 8. berkuasa untuk meninggalkan benda-benda itu. (Utrecht: H. M.en plantenwereld. hebben de macht die te verlaten. 13 La Vecchia. Het eene dezer gronddogmen luidt: “alles in de natuur. 14 C. vrij rond te ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. staat …. Pleyte Wzn. die de nieuwere godsdienstwetenschap met den naam animsme bestempelt. Doktrin yang pertama ialah bahwa bahwa segala sesuatu yang ada di jagad raya ini memiliki jiwa. Tondi dan Begu menurut Orang Batak Toba a) Tondi dalam Keyakinan Orang Batak Toba Paham atau pandangan orang Batak Toba atas alam semesta – yakni segala sesuatu yang di jagad raya ini – boleh digolongkan dalam apa yang disebut ‘agama alam’ (natuurgodsdienst). saperla disegnare e dipingere su una roccia è analogo al possedere la cosa. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 34 . 3.

(Göttingen: Vandenhoeck & Ruprecht. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 35 . menurut orang Batak Toba segala sesuatu memiliki jiwa (martondi): rumah. mangido ma ibana tu Ompunta Mula Djadi taringot di bagianna. pisau. onbelichaamd voort te leven of in andere lichamen over te gaan. PH. Debata do maniop tondi ni djolma. cangkul. 84-85. Segala sesuatu dirasuki dan dimasuki oleh jiwa atau roh tersebut. Von ungleich größer Bedeutung für die Religion der Batak als die Götterlehre sind ihre Vorstellungen von der Seele (tondi). pohon. Karena itulah. molo dipangido panangko saut panangko. Warneck. Di na laho djadi djolma i. Tentulah tondi dari hal-hal di atas mempunyai gradasi (tingkatan).” 16 Joh. periuk. i do dipasahat Debata gabe bagianna. Sesungguhnya. The Structure of the Toba-Batak Belief in the High God. Es ist das eine Lebenskraft. Di tingki andorang so sorang dope djolma tu hasiangan on. 8. 17 Dr. Dari segala sesuatu – selain manusia tentu – padi adalah hal yang memiliki tondi yang paling tinggi. Lebensmaterie oder Seelenstoff.17 spoken. L. 1909). (Amsterdam: Jacob van Campen. djolo disungkun Debata do manang aha pangidoanna djala manag dia dipillit tondi i. 1956). batu. Satu keterangan mengenai tondi dalam keyakinan orang Batak Toba adalah sebagai berikut: Painte so ro dope tondi i tu na di bortian. ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. saut radja. Di Debata do tondi ni na mangolu dohot na mate dohot na naeng tubu djala di sude halak do adong Debata dohot di nasa na marhosa. Radja molo ninna. Tondi i do manontuhon parngoluon dohot bagian ni djolma. nunga dipangido hian tu Debata.Dalam keyakinan animisme yang paling utama ialah jiwa atau roh itu (anima). Die Religion der Batak: Ein Paradigma für die animitischen Religionen des indischen Archipels. karena padi adalah makanan yang memberi hidup kepada manusia. Tobing. padi. tondi adalah pemberi daya hidup 16 (Lebenskraft). Ia na denggan dipangido na denggan ro.

Upacara mangalap tondi dilaksanakan bila tondi seseorang tertahan di tempat tertentu dan meninggalkan orangnya sehingga dia menjadi sakit. Mari ma ho. 86. sei es Armut. Panganonmu pe adong do. maka perlu upacara menjemput atau memanggil tondi tersebut. Die Religion…. ale tondi ni si adui. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 36 . Machtstellung. ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. tondi-lah prinsip kehidupan dan kesejahteraan (kesehatan) menurut pandangan orang Batak Toba. Di liangliang pe ho nuaeng manang di hau na paturonsiton. bila tondi seseorang meninggalkan tubuhnya. früher Tod und Elend. Karena itu. 95. Tondi itu adalah kekuatan dan penentu nasib manusia. atau bila orang selamat dari bahaya: Di ahu do tondingku! Maka. adalah segala roh alam dan orang b) 18 19 Tobing. nasib baik dan buruk ditentukan oleh tondi. die Wünsche des Menschen und seines tondi sind keineswegs immer die gleichen.. sei es Reichtum. 21 Tobing. Warneck. 1956).19 Hal itu tampak dalam ungkapan bilamana seseorang mengalami sesuatu yang buruk misalnya: Nunga tinodo ni tondingku i. Beta hita muli.Dari kutipan di atas menjadi jelas beberapa hal.18 Sesungguhnya. Mulak ma tondim tu dagingmu. ba sai unang ho lilian disi. Pir ma tondim neang ma holiholim. The Structure…. seluruh jagad raya didiami oleh roh-roh alam atau hantu yang berbahaya dan roh yang sudah meninggal. 20 Tobing. antara lain: Tondi berasal dari Tuhan (Debata). Dalam konteks inilah dipahami upacara ‘mangalap tondi’.20 Begu dalam Keyakinan Orang Batak Toba Menurut keyakinan orang Batak Toba kuno. dia akan sakit bahkan mati.. Was auch immer dem Menschen geschieht. 85-86. The Structure….. tinggal ma na niae na milas na niae na mohop sian pamatangmon. dalam arti sempit. zahlreiche Nachkommenschaft.21 Begu. Unansehnlichkeit. sein tondi hat es so gefordert. aber immer erfüllen sich die Wünsche des tondi. yang mereka sebut begu. Untuk menyembuhkan dia. adong do ingannmu. Der tondi macht den Menschen leben und wachsen. The Structure…. Vom tondi hängt das Geschick des Menschen ab. adong do amangmu dohot inangmu paolooloi ho. 46.

denn jeder Gestorbene wird ein begu. Die Religion…. ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. boru-saniang naga (penguasa air). boraspati ni tano (penguasa tanah). 20 (Jakarta: Dian Utama dan KERABAT. dibahen dohot indahan dimpuan. I ma 22 Warneck. Sedangkan begu yang berasal dari roh orang mati mendapat aneka macam nama. where he will have the same profession and position he had during his life. daß der tondi sich in den begu umwandelt. 2004). 8. begu boleh disamakan dengan dewa-dewi. As soon as a man dies he becomes a begu. 95. he is believed to wander about in the middleworld. Die Batak sagen zwar: nach dem Tode wird der Tondi zum begu. 74. At length he goes to one of the many realms of death. bdk. Tobing. 24 Raja Patik Tampubolon. Es gibt zwei Arten begu: solche. tetapi tidak berarti bahwa tondi sendirilah yang berubah menjadi begu. Asa molo siar ibana tu hasiangan morpelean dengke saur ma ibana dibahen na pinomparna. Dalam konteks ini. Pustaha Tumbaga Holing: Adat Batak – Patik Uhum. Ia molo mate ma beguna sahali (nari) gabe begu habanghabang ma ibana. Begu dalam arti roh-alam itu antara lain: Pangulubalang. und dann die Geister Verstorbener. sondern der tondi verläßt den Menschen. Tobing. sein schattenhaftes Selbst. Die Religion…. Man unterscheidet die zwei Arten aber nicht wesentlich voneinander. L. Sedangkan roh alam dan orang yang sudah mati yang lebih tinggi mutu dan tingkatannya – yang lebih besar pengaruhnya waktu hidup – disebut sombaon.yang sudah meninggal yang lebih rendah mutu atau tingkatannya. yakni: roh-alam (nature-spirits) dan roh orang mati.23 Keyakinan itu terungkap dalam ungkapan: Martondi do na mangolu. 126. und der Rest seiner Persönlichkeit. das sind gefärliche Gespenster. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 37 . sebagai berikut: Ia halak panopa mate anggo sintap hasahali mate dape beguna gabe porsimangotan tumondjol dape ibana. to die and to rise again several times. As such.24 Dari sini dapat diketahui bahwa ada dua jenis begu.22 Begu adalah tondi orang yang sudah meninggal. marsahala do naung mate. The Structure…. das ist aber nicht so zu verstehen. die an sich begu sind. 23 Warneck. melainkan “diri” yang tidak kelihatan (ada dalam bayang-bayang sesudah kematian) disebut begu. Bagaimana roh seorang yang sudah mati menjadi begu dilukiskan oleh PH. Jilid 1 (Buku I dan II). heißt nun begu.

. sada mombang godang djana mordjarungdjung sada sipitupitu sada sionomonom sada silimalima sada siopatopat sada sitolutolu sada siduadua. The Structure…. asa adong bahen sitopa bosi nasida. apakah kita sudah bisa sampai kepada kesimpulan bahwa begu itu ada? c) Sebelum menjawab pertanyaan itu masih harus kita pertanggungjawabkan apa itu begu. djadi sai manopai ma ulaonna ganup borngin. 98. Molo na tama roha ni begu gunung i mandjalo somba ni na morsahit inon malum sahitna i.25 Lalu. ai dipatudos ma songon na mamasak bosi mamasak porson-tinganna molo na tok uluna. laho ma ho barang tu dia. beha ma inda mate ma ahu soada adong panganonhu?” Botima ninna. pangonai ni begu sihabanghabang ma i. laho ma ibana tu gindjang: “Dison ma ahu Ompung” Botima ninna. Djadi didjadihon ma tutu begu ni panopa i gabe begu gunung.. Dung ni asa dibuat bulu sangkarair dipiu ma idjuk. “Inda adong ho dison. ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Dibuat ma sada manuk batara siang djagar pangase balgana.. Dung ni asa dipanggang ma manuk i. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 38 . Ia halak na hona begu gunung morbalihan ma matana morpullitan dohot monmonna morgubogubo dohot idjurna mohop pamatangna. Kendati sudah 25 Tobing.” Botima ninna Debata. dung ni asa dibahen ma sitompion sahundulan songon ragam ni sitompion Debata ma dibahen. Hape molo so tama rohana mandjalo mate ma na morsahit inon. “Anggo hasudunganmu adong do patuduhononhu: gabe begu gunung ma ho. Ia somba ni uhumna: asa dibahen ma mombang pitu. Apakah Ada Begu? Dari seluruh apa yang kita bicarakan di atas.simandjadihon sahit tok ni ulu tu djolma manisia. dung ni asa dihatahon datu ma i tu begu gunung. Dung ni asa mate ma beguna sahali nari.

terlihat dan tak teramati.26 Keberadaan begu ada hanya dalam bayang-bayang. wenn man ihn auch sieht. Kegelapan adalah simbol dari segala sesuatu kekaburan. 26 Warneck. 74. begu beraktivitas sama seperti manusia beraktivitas.diterangkan panjang-lebar di atas mengenai begu. Sesungguhnya begu adalah “personifikasi” atau “nama” dari segala sesuatu yang tidak kelihatan. “cara hidup” begu persis terbalik dari cara hidup manusia yang hidup. Cara hidup begu persis terbalik dengan cara hidup manusia biasa. karena terjadi pada waktu malam (kegelapan). bentuk dan wujudnya tidak diketahui oleh manusia. yakni bahwa pada waktu malam mereka beraktivitas dan pada waktu siang mereka tidur. ketakutan. ketidaktahuan. in der Nacht laufen sie herum. Keberadaan dalam bayang-bayang adalah bahasa untuk yang tidak diketahui. Apa artinya ini? Artinya ialah bahwa “cara hidup” begu tidak kita ketahui. den man nicht fassen kann. yang ditakuti. yang tidak dapat dipahami. so klettern sie mit dem Kopfe voran…. disentuh oleh manusia. Auch ihre Ratsversammlungen und ihr gesamtes Treiben spielt sich des Nachts ab. Die Weise der begu ist umgekehrt wie diejenige der Lebende. menurut keyakinan orang Batak Toba. Am Tage schlafen sie. Sie halten auch Märkte ab. Die begu haben einen Leib. meng-adakan pertemuan atau rapat. Die Religion…. Hal itu tampak dalam hal-hal berikut: “Cara hidup” begu: Konon. kita belum tahu apa persisnya itu begu. Singkatnya. “mempunyai tubuh yang tidak dapat disentuh oleh manusia” adalah ungkapan yang menunjukkan bahwa keberadaan. Wenn sie die Treppe hinuntergehen. ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. tetapi semuanya itu dilaksanakan atau berlangsung pada waktu malam. Begu diyakini mempunyai “tubuh” tetapi yang tidak dapat dipegang. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 39 . am liebsten bei zunehmendem Monde. aber nur des Nachts. Begu juga berkumpul di pasar.

(posted by marbun @ http://humbahas. secara medis. One explanation for the effect is a cold-induced malfunction of the hypothalamus. Another explanation is that the muscles contracting peripheral blood vessels become exhausted (known as a loss of vasomoter tone) and relax. L.blogspot. Penyakit ini akan mengakibatkan wajah seseorang mengalami stroke ringan sebelah. Kata orang itu akibat tidak permisi sama hantu penjaga "mual" sehingga wajahnya ditampar hantu sehingga nampak mulut dan matanya moyong karena tidak bisa digerakkan. confused. mereka mengenakannya pada begu: ‘dipastap begu’. Padahal.html) 29 Paradoxical undressing: 20% to 50% of hypothermal deaths are associated with a phenomenon known as paradoxical undressing. The hypothermic victim may begin discarding the clothing he or she has been wearing. This typically occurs during moderate to severe hypothermia as the victim becomes disoriented. Apa artinya ini? Artinya ialah karena orang Batak Toba primitif belum mengenal penyebab sesungguhnya penyakit itu. leading to a sudden surge of blood (and heat) to the ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. maka orang lain yang melihat kenyataan itu berpikir bahwa orang tersebut pemelihara begu(ganjang). seseorang yang mandi ke mata air yang dingin dengan turunnya embun biasanya diyakini akan mengalami sebuah penyakit yang dinamakan "Dipastap Begu". Sementara orang yang melepaskan pakaian pada malam hari adalah orang yang kena serangan ‘paradoxical undressing’. solpot) adalah begu gunung atau begu jumpang. peristiwa seperti itu hanyalah karena serangan hipotermia biasa. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 40 . which in turn increases the rate of temperature loss. Di sebuah tempat di Tanah Batak.27 Bisa saja terjadi bahwa seseorang keluar pada malam hari dan menanggalkan pakaiannya. Padahal apa yang dimaksud dengan dipatap begu tersebut mungkin saja sebuah gejala hipotermia biasa.com/2007/11/begu-dan-dunia-medisbatak.28 Hipotermia biasa ialah kekakuan pada wajah karena temperatur yang menurun. Tobing di atas. Orang itu mengalami disorientasi.Penyebab penyakit yang dialami manusia: Dari sudut pandang orang Batak Toba kuno. Karena terjadi pada malam hari. bingung atau bertindak beringas. penyebab penyakit bukanlah virus atau sejenisnya. terpaan angin dingin atau karena stroke kecil pada pembuluh darah di sekitar wajah.29 27 28 Bdk. and combative. Penyebab penyakit adalah begu! Yang menyebabkan penyakit epilepsi (sawan. Ini termasuk. dari segi medis jelas. the part of the brain that regulates body temperature. There have been several published case studies of victims throwing off their clothes before help reached them. gejala hipotermia ekstrim. keterangan PH.

die nie Menschen gewesen sind.30 Monding. Setiap manusia dengan kematiannya menjadi begu. segala sesuatu yang mendatangkan penyakit. Geist eines Gestorbenen. Personifizierungen von Naturgewalten. bala atau malapetaka yang tidak dapat diketahui dan dikontrol oleh manusia dikenakan kepada begu.org/wiki/Hypothermia#Paradoxical_undressing). yakni: Begu adalah roh orang yang sudah mati. Orang yang menjadi ‘onding’ itulah yang disebut begu. Mit den Gottheiten haben die begu nichts zu tun. melainkan hanya “hidup secara tersembunyi dan tak kelihatan”. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 41 . Wabah kolera adalah perbuatan ‘begu antuk’. habis. Orang yang mati disebut monding. Orang yang sudah mati tidak berarti dia tiada. Begu. Maka. dan dengan demikian segala sesuatu yang ditakuti. 30 Warneck. segala sesuatu yang tersembunyi.Demikianlah. tak dapat diterangkan dengan akal rasional. extremities. Sekarang. personifikasi dari kekuatan alam. Akan tetapi ada juga begu yang sebelumnya bukan manusia. tak kelihatan. 116-117. (http://en. Dämon. Die Religion…. Es gibt aber auch begu. Alle begu sind ein Gegenstand der Furcht. tak tersentuh. hantu dan setan. Tuhan tidak disebut begu dan begu bukan Debata. kita tidak mempercayai lagi bahwa itu adalah ulah para begu. Tidak ada kaitan antara Tuhan dengan begu. dinamai secara kolektif dan universal oleh orang Batak Toba “begu”. karena secara medis sudah kita tahu penyebab penyakit itu. Setiap begu adalah obyek ketakutan. Kata ‘monding’ berasal dari kata ‘onding’ (tersembunyi. fooling the victim into feeling warm. Johanes Warneck memberi definisi atas begu. Penyakit busung lapar atau lever dengan akibat perut membuncit adalah pekerjaan ‘begu sijunde’. konsep tentang orang mati: Menariklah menganilisis kata yang dipakai untuk orang yang sudah mati. Jeder Mensch wird mit seinem Tode begu. Ein Gott heißt nie begu und ein begi nie Debata (bold dan italic dari kami).wikipedia. Gespent. tidak kelihatan). ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St.

menakutkan’. maka tentang begu. ‘yang manfaat atau fungsinya tidak dikenal’. diketahui’. scientifice loquendo. ular. Karena begu termasuk ruang bahasan spiritisme. 31 32 Warneck. tak diketahui. sungai. di Napoli. Dalam kepercayaan orang Batak Toba kuno. tak terjamah. Demikianlah keterangan atas begu.31 Karena segala sesuatu memiliki tondi atau begu. maka kita katakan: Ai begu aha do on? Kalau suatu barang atau hal tidak bermakna kita rasakan. Yang paling menakutkan ialah sesuatu yang tak kelihatan. 116-117. dlsb. ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. 207. Segala nasib baik dan buruk manusia ditentukan oleh jiwa atau roh itu. secara ilmiah berbicara. yang menentukan nasib baik atau buruk adalah tondi atau begu. Kalau begu tidak dikenal dan diketahui. Die Religion…. maka kita katakan: Tu begu aha i? Begu di sini adalah representasi dari ‘yang tidak dikenal. Singkat kata. maka segala sesuatu adalah obyek ketakutan: pohon beringin. Nama dari segala sesuatu yang tidak dikenal dan diketahui: Dalam kehidupan harian. Quampropter. anxiety). roh. tidak ada yang pasti. Manuale…. bila kita tidak mengenal atau mengetahui sesuatu. nulla certa et definitiva solutio habetur circa phaenomena spiritica. saya tidak mengakui adanya begu seperti yang diyakini sebagai begu-ganjang oleh kebanyakan orang. Inilah kecemasan (ketakutan dengan obyek yang tidak jelas. mata air.32 Yang pasti bagi saya. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 42 .Pantulan ketakutan yang dialami manusia: Dalam bingkai kepercayaan animis. tersembunyi. begu adalah ‘segala sesuatu yang tidak dikenal. hutan. sebenarnya tidak ada artinya membicarakan begu atau tidak bisa kita pastikan bagaimana sesungguhnya begu. Seluruh gerak hidup manusia Batak Toba dimotivisir oleh ketakutan terhadap tondi dan begu. tidak diketahui. yang paling penting dan menentukan ialah jiwa. karena tentang spiritisme juga tidak ada yang pasti.

b) Sosio-politis ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Hal-hal yang menyangkut tubuh juga menyangkut roh(aniah). Jiwa (psikhe) manusia juga ditentukan oleh tubuh (ketubuhan) manusia. stress. Batak). Krisis hidup itu mencakup antara lain: krisis sosio-psikologis. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 43 . sosio-politis. Mencermati Isu-isu Begu-Ganjang dalam Masa Krisis Kasus atau fenomena begu ganjang perlu juga dilihat dalam bingkai krisis yang dialami oleh manusia (Indonesia. a) Sosio-psikologis Di atas sudah kita katakan bahwa manusia terdiri dari tubuh dan roh. Krisis multi-dimensi yang dialami oleh bangsa Indonesia akhir-akhir ini membuat juga jiwa (psikhe) banyak dari orang Indonesia “sakit” (stroke. Maka tidak mengherankan banyak persoalan psikologis menimpa orang Indonesia. Krisis multi-dimensi di Indonesia juga turut berperan dalam menghangatkan dan membakar isu begu-ganjang. ketakutan dan akhirnya ialah pengendapan ketakutan itu dalam psikhe. sosio-ekonomis dan sosio-religius.4. Manusia Indonesia mengalami banyak kecemasan. gila). yang pada akhirnya terungkap dalam segala bentuk manifestasi irasional. Epidemi “kesurupan” yang melanda anak-anak sekolah di seantero Indonesia adalah buah ketegangan yang dialami oleh para siswa-siswi baik di rumah maupun di sekolah. Epidemi kesurupan itu semakin ditumbuhsuburkan oleh tayangan-tayangan media audiovisual dengan segala tontonan alam gaib.

Orang seolah bebas bertindak sesuai dengan keinginannya (lihat betapa maraknya segala bentuk demonstrasi dan pengungkapan tuntutan). Selekas seseorang dituduh parbegu-ganjang. Stigma politis PKI tidak mujarab lagi. Sekarang. Konon. Jadilah santet atau begu-ganjang hadir. secara kronologis bisa ditelusuri. Maraknya isu santet. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 44 .Mungkin untuk sebagian orang agak aneh mengaitkan isu begu-ganjang dengan politik. Peralihan antara zaman Orde Baru ke era Reformasi memunculkan hal yang sebelumnya “tabu” pada zaman Orde Baru sekarang “bebas” di era Reformasi. rumahnya boleh dibakar bahkan orangnya boleh dibunuh. Untuk menghantam orang yang tidak disukai. cacad (stigma) politis PKI tidak berdaya lagi. Sesudah zaman Orde Baru. Penguasa (pemerintah) seakan-akan tidak berdaya. Kendati aneh. maka dia boleh diusir. lawan) ialah dengan menuduh seseorang ‘PKI’. Salah satu “senjata” untuk menghancurkan seseorang yang tidak disukai (musuh. Isu santet dan begu-ganjang marak setelah era Reformasi. isu santet yang beredar di Jawa Timur beberapa tahun yang lalu. dengan kekuasaan represif dari pemerintah yang berkuasa. orang Indonesia seolah terlepas dari kungkungan yang mencekam dan represif dari penguasa pemerintah. namun tidak berarti mustahil. adalah ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Pada era Reformasi. orang tidak leluasa berbuat sesuka hatinya. ternyata disinyalir. begu-ganjang. maka dia bisa diperlakukan tidak adil. Secara sosio-politis. barang siapa yang dituduh sebagai PKI. Bila ada orang atau kelompok orang yang berbuat sesuatu karena didasarkan oleh ‘cacad (stigma) politis PKI’. demokrasi harus ditegakkan (pemerintahan ada di tangan rakyat). pihak penguasa tidak akan bertindak kekerasan terhadap pelaku. Orang takut pada pemerintah. Apa yang terjadi? Pada masa Orde Baru. stigma baru harus ada.

). Apabila istilah begu ganjang telah didesas-desuskan berarti tandanya ada sebuah 'gerakan bawah tanah' yang dilakuakn oleh kelompok tertentu untuk menguasasi atau menghabisi lawan-lawannya. Dari sekian banyak kasus begu-ganjang. di belakangnya selalu – kendati tidak secara jelas dan terang-benderang – terdapat motif sosioekonomis. Karena setelah kejadian. Isu yang telah diolah 'by design' inilah yang disebut sebagai begu ganjang.blogspot. kemakmuran adalah sesuatu yang didambakan orang secara bersama. Orang kecil itu tidak berdaya secara sosiopolitis. Biasanya yang menjadi korban adalah “orang kecil” (pendatang di suatu kampung. politis. partubu na metmet. Karena terdorong kecemburuan (berbagai hal boleh jadi ada pemicunya). muncullah suatu ‘rancangan yang tak kelihatan’ (by design). Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 45 . Kesenjangan sosial seperti itu akan mudah memercikkan api konflik. makmur dan bersenang-senang. Akan tetapi kemajuan ekonomi. yang timbul ialah krisis relasi sosial. Isu begu ganjang semakin mengerikan dan menyeramkan karena kelompok yang bergerak di bawah tanah itu biasanya sulit diidentifikasi. Ketika sebagian orang maju.html) ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St.upaya untuk mendiskreditkan para kiyai Nahdatul Ulama di daerah Jawa Timur. dlsb. Kemajuan ekonomi. bila dicermati secara kritis. Kesenjangan sosial dengan sendirinya akan melahirkan kecemburuan sosial. c) Sosio-ekonomis Persoalan sosio-ekonomis juga tidak terlepas dari isu begu ganjang ini. Mereka yang tidak tahu menahu dengan skenario tersebut. biasanya peristiwa tersebut dapat tersamarkan dengan 'gejolak massa' yang ikut-ikutan terpancing. sebagian orang lagi (sialnya jumlahnya lebih banyak) menderita dan merana.com/2007/11/begu-dan-dunia-medisbatak. (posted by marbun @ http://humbahas. kemakmuran tidak dengan serta merta membuat rakyat bahagia. Kerap terjadi kemajuan ekonomi justru melahirkan jurang antara si kaya dan si miskin.33 Pada suatu 33 IStilah begu ganjang biasanya ditujukan kepada sebuah isu yang terlah mengental dan terkristalisasi menjadi sebuah persepsi dan opini. tetapi boleh jadi kuat secara sosio-ekonomis (ekonomi baik).

maka mesti dicari kekuatan yang lain untuk menyingkirkan penderitaan itu. Dalam tekanan segala krisis multi-dimensi itu. Begu Ganjang sebagai Konstruksi Sosial? ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St.saat tertentu (ada orang sakit di kampung itu. ada kejadian yang tidak umum. keterhinaan dan keterkungkungan secara sosial. sim salabim). orang cenderung mengatasinya dengan upaya sendiri. Semua manusia berupaya untuk mengelakkan segala bentuk penderitaan. gejala maraknya isu begu ganjang adalah akibat dari krisis religiositas yang sejati. Yang memberi jawaban ialah kekuatan duniawi yang dapat dimanipulasi (magic. ada orang yang mati). Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 46 . mengandalkan dan menyembah yang bukan Tuhan sebagai Tuhan). Bentuk kedua dari krisis religiositas ialah ketidaktahanan untuk menderita. Inilah penyembahan berhala yang paling utama (membuat. yakni: tidak mengandalkan Tuhan lagi dalam hidup. hendak diatasi secara jalan pintas (instant). Krisis religiositas itu bisa dalam dua bentuk. Ini benar dan tepat. Kemiskinan. Untuk jalan pintas seperti itu agama atau Tuhan tidak memberi jawaban. Tuduhan parbegu-ganjang itu menjadi konstruksi sosial yang “mengizinkan” orang yang merancang (pribadi atau kelompok) itu bisa bertindak untuk melampiaskan kecemburuan sosial tadi. d) Sosio-religius Akhirnya. 5. rancangan yang tak kelihatan itu langsung menyala yakni: menuduh seseorang sebagai parbegu-ganjang. Lalu bagaimana kalau penderitaan sungguh hadir? Dalam pengalaman penderitaan sering muncul pandangan: Tuhan tidak berdaya! Karena Tuhan tidak berdaya.

Bahwa sopir dianggap tugas atau pekerjaan kaum pria adalah konstruksi sosial atau bangunan sosial. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 47 . Bagaimana pun juga pekuburan sudah dengan sendirinya dianggap tempat hantu dan oleh karena itu ditakuti. Memang begitukah? Hakekat dari tugas atau pekerjaan sebagai sopir tidak ditentukan oleh jenis kelamin. akan membentuk cara bertingkah-laku dan cara bertindak manusia di lingkungan sosial itu. seorang wanita yang sudah menikah adalah “ibu rumah tangga”. Pohon beringin yang sedikit seram atau sumber mata air yang sedikit angker adalah tempat hunian hantu (adong do pangisi ni i). maka ada ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Dalam sosiologi dikenal apa yang disebut ‘konstruksi sosial’. Ketika ditanya kepada si penuduh begu-ganjang. Pekerjaan sebagai sopir adalah pekerjaan kaum lelaki. bukan karena ‘demikian adanya’ atau ‘begitulah hakekatnya’. yang terjadi karena konstruksi sosial seperti ini. belum pernah terbukti secara empiris di pengadilan bahwa seseorang yang dituduh parbegu-ganjang sungguh-sungguh memang memelihara begu-ganjang.Banyak kenyataan yang diyakini orang. dikotak-kotakkan. Apa maksudnya? Secara sosiologis masyarakat sering dikelompokkan. dengan prinsip sebab-akibat yang palsu (pseudo-causalitas): Jika ada begini. Isu begu-ganjang juga tidak terlepas dari kemungkinan konstruksi sosial. apa itu begu-ganjang. Ideologi paternalistik dengan bias gender juga sering menggariskan jenis kerja manusia pria dan wanita. mereka sendiri tidak tahu menjelaskan. Dari “sono”-nya tidak harus demikian! Demikianlah banyak hal dalam kehidupan manusia yang muncul karena konstruksi sosial. melainkan karena konstruksi (bangunan atau ciptaan) sosial. Dari sekian banyak kasus begu-ganjang. Mereka hanya membentangkan rangkaian peristiwa yang diyakini sebagai akibat begu-ganjang. Hal-hal seperti ini sekarang ini sudah dikritisi. Misalnya. Pandangan atau konsep. melainkan oleh kemampuan dan izin untuk mengendara.

berarti dia juga parbegu-ganjang. ketika di persidangan ditanya apakah ada yang pernah melihat begu ganjang. Target sudah dirancang dan ditentukan. maka mesti dicari penyebab yang tidak diketahui itu. Dalam kasus itu seseorang dituduh memelihara begu ganjang sehingga masyarakat melempar dan membakar rumahnya sampai rata. Ditetapkanlah bahwa barang siapa yang tidak datang.11/kompas-cetak/0309/30/utama/591388. jala di ngolu siapari ndang hea hatihaan. saat mereka ditanya apakah melihat begu ganjang. Disepakatilah mengadakan rapot bolon sahuta untuk membicarakan soal itu. mereka bilang tidak. Apa yang tampak dari kenyataan ini? Jelas sudah ada konstruksi sosial.htm) ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. tidak ada yang mengaku pernah melihat. Ditetapkan syarat. (http://64. Tetapi. orang yang hadir pada rapat itu tetap yakin bahwa orangtua si pastor pasti bukan parbegu-ganjang: Ndang mungkin amanta i parbeguganjang. Orang sekampung mengadakan rapot huta untuk membicarakannya. bersahabat luwes dan baik. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 48 .203.71. Sumatera Utara.34 Penyebabnya tidak tahu. Di kampungnya satu keluarga dituduh memelihara begu-ganjang." ujarnya. yang baru-baru ini disidangkan di Pengadilan Negeri Medan. Jawabannya beguganjang! Bahwa isu begu-ganjang sangat rawan sebagai hasil konstruksi sosial. tetapi syarat itu sudah menjurus kepada seseorang (kelompok orang). karena takut dan bingung. ai anakna pe adong pastor. dan diketahui orangtua si pastor tidak hadir. semakin diperkuat oleh pengalaman dari seorang orangtua pastor. berwibawa. Konstruksi sosial selalu bekerja by design! 34 Sulitnya pembuktian kasus santet dicontohkan Gultom dalam perkara begu ganjang (setan panjang). tetapi ada keluarga (orangtua si pastor) yang memang sengaja tidak datang karena tidak percaya akan adanya begu-ganjang. Namun.penyebabnya. nyatanya waktu di sidang. Apa kata mereka? Karena orangtua si pastor itu adalah orang terhormat. Rapot bolon sahuta digelar. Ada beberapa keluarga yang tidak dapat pada rapat itu. "Ini soal kepercayaan masyarakat.

jatuh pada ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Betapa banyak tontonan itu yang menuntun orang pada cara pikir primitif. Dalam dunia yang serba modern.6. sahabat). tidak saling peduli. kuasa. namun toh sebagian orang masih tinggal dalam dunia ‘zaman bahaeula’. b) Irasionalitas (Kebodohan) yang Merajalela Kendati dunia semakin canggih. yang muncul ialah atau sikap tak peduli terhadap sesama atau sikap curiga sampai takut terhadap sesamanya. Dalam keadaan yang demikian. maka manusia yang cenderung menyendiri (tarpinjil. Cukup melihat tontonan yang amat kerap muncul di media audio-visual. Beguganjang adalah ‘hantu modern egoisme dan individualisme’. Rasanya isu begu-ganjang adalah sebuah kritisisme terhadap sosialitas yang semakin kabur. Irasionalisme semakin marak. manusia cenderung menjadi individualistis. makhluk yang pada dasarnya bersesama. berteman agar dia menjadi manusia yang utuh (Lat. Irasionalitas (Kebodohan) yang Merajalela dan Religiositas yang Pura-pura a) Sosialitas yang Kabur Manusia adalah makhluk sosial. socius = teman. Manusia dikejar-kejar oleh pencapaian pribadi entah dalam hal pangkat. canggih dan cepat berubah dan bergerak ini. tidak saling bersahabat. dlsb. songon tandiang na hapuloan) adalah manusia yang punya kekurangan dasariah secara manusiawi. Manusia tidak lagi saling mengenal. Begu Ganjang: Menguak Sosialitas yang Kabur. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 49 . ketika manusia tidak peduli lagi kepada sesamanya yang lain. pengetahuan semakin maju. harta kekayaan. sesama. Karena itulah hakekat manusia.

pembunuhan. Hantu. Lalu kelompok itu membakar rumah dan bahkan membunuhnya. setan dan begu-ganjang. dlsb. Isu begu-ganjang sungguh memperlihatkan cara pikir irasional ini. Di negeri ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Di satu sisi bangsa kita amat tampak secara lahiriah sebagai orang religius. ketidak-adilan.keyakinan klenik-klenik dan pada penumpulan cara berpikir rasional dan kritis. Irasionalitas ini semakin memprihatinkan. karena kejahatan yang jelas-jelas aktornya (korupsi. Sekelompok orang menuduh si A parbeguganjang. Perayaan atau ibadah religius dilaksanakan secara hebat-hebat baik dalam skala kecil maupun besar. karena seluruh pikiran. beragama dan ber-Tuhan. tindak kekerasan terhadap perempuan. c) Religiositas Palsu Isu begu-ganjang ternyata telah membuka kedok religiositas kita yang palsu. Yang lucu.) akhirnya luput dari perhatian. pemerkosaan. mengapa dia tidak memakai begu-ganjang itu untuk meng-hancurkan orang-orang yang memusuhi dia? Aneh bin ajaib. perhatian dan dayaupaya sudah ditumpahkan pada isu begu-ganjang yang tidak jelas juntrungannya. jin. terutama oleh orang kecil. dia mati konyol tanpa daya membela diri dengan pasukan beguganjang-nya! Lalu di mana parbegu-ganjang itu? Di mana kekuatan gaib begu-ganjang itu? Sementara orang lain sudah mencapai prestasi-prestasi besar dan canggih ilmu pengetahuan. Yang menjadi pertanyaan logis dan rasional ialah: Kalau memang benar ada begu-ganjang itu dan si A memelihara begu-ganjang tersebut. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 50 . justru di negeri yang amat religius ini segala macam ketidakadilan dan kejahatan sungguh dirasakan. setan dan beguganjang terus gentayangan. kita masih berkutat dalam dunia klenik.

Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 51 . mengalami sendiri pengalaman menderita. begu-ganjang itu tidak ada! Mulutlah begu-ganjang itu. ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Justru Tuhan Yesus sendiri. permusuhan. isu begu-ganjang. Kalau ini yang terjadi. Lalu apa? Seorang orangtua pastor pernah berkata: “Pastor tahu berapa panjang begu-ganjang? Panjangnya hanya sepuluh sentimeter. kecurigaan dan ketakutan. maka paham tentang Tuhan dan ber-Tuhan. santet dan sejenisnya amat banyak muncul.yang amat ber-Tuhan ini. Maka setiap penderitaan yang dialami oleh orang Kristen seharusnya adalah bagian pengalaman iman. menguntungkan dan membahagiakan. Pastor!” (seraya menunjuk mulut). Tetapi sesungguhnya. yang dipersatukan dalam pengalaman Tuhan Yesus Kristus. Ketahanan dan kesabaran dalam penderitaan adalah bentuk pengalaman iman yang paling asli. Catatan Akhir Kita telah berbicara panjang lebar tentang begu- ganjang. Pengalaman derita adalah pengalaman manusiawi yang sangat normal. Saya tidak tahu apakah ada beguganjang seperti dipahami dan diyakini oleh banyak orang. Baginya. Anak Allah. Yang pasti saya tahu ialah bahwa manusia adalah makhluk jasmani dan rohani. Isu begu-ganjang sekaligus menguak topeng religiositas kita yang palsu dalam menghadapi kenyataan hidup secara kristiani. daya rohani itu bukanlah begu. yang menebarkan fitnah. 7. agama dan beragama menjadi dipersempit. Itu berarti bahwa manusia mempunyai daya jasmani dan daya rohani. Pada saat penderitaan itu orang tidak sanggup mempersatukan pengalaman hidupnya dengan pengalaman Tuhan (pengalaman rohani). Kita ber-Tuhan dan beragama hanya dalam pengalaman yang menyenangkan.

S. Pangururan. seperti Anda mengatakan “Tuhan ada”. Sekolah Tinggi Filsafat Teologi. lanjutkanlah membaca tulisan ini. Serpulus Tano Simamora. Mikhael. Jika Anda belum pernah melihat Tuhan secara kasat mata. Tuhan itu ada kendati kita belum pernah melihatNya secara kasat mata. terlebih dahulu. OFMCap Pertanyaan Pembuka. Semoga analogi ini “bersuara” bagi kita untuk mengerti keberadaan beguganjang. OFMCap Sialum ni ate-Bonandolok: 01 Juli 1965 SD Negeri 1 Bonandolok. baik bagi Anda maupun untuk penulis. Roma Pernah Pastor pembantu di Paroki St. Dan jika Anda kemudian bertanya : “Apakah penulis pernah melihat beguganjang?” Sebelum menjawab pertanyaan ini. kami pun begitu. Pembaca yang budiman. kami pun demikian. Pertanggunjawaban. Yohanes. Seminari Menengah Pematangsiantar. adakah Tuhan ?” Apa jawaban Anda? Bagi Anda yang menjawab “ada”.S. Adakah beguganjang? Tanpa ragu-ragu. Lahir Pendidikan P. St. Pontificium Biblicum. Jadi. “Bagi Anda. SMP Negeri 877 Bonandolok. rupanya gentayangan itu! sangat pendek begu-ganjang yang Curiculum Vitae: Nama/ Marga Tempat/Tgl.Waaooo. ijinkan kami bertanya kepada Anda. Pematangsiantar.jawaban kami ialah: ADA. ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Sekarang Dosen Kitab Suci di STFT Sinaksak Pematangsiantar Tempat Berkarya BEGUGANJANG ITU MEMANG ADA ( Pastor Hiasintus Sinaga. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 52 . Lic.

hal itu juga ADA kendati hal itu tidak berwujud secara material. Apa dan bagaimana kita buat untuk pelan-pelan menghancurkan beguganjang? Berikut ini kami akan memaparkan tindakan kongkrit untuk mengangkat senjata melawan dan memusnahkan beguganjang.. dengan judul makalahnya : “Mencermati Isu Beguganjang: Sebuah Tinjauan Sosio-Kultural”. Setelah kita sampai kepada pengakuan keberadaan beguganjang.Untuk lebih mempertanggungjawabkan pengungkapan kami bahwa beguganjang memang ada. Sesuatu yang dapat menyentuh perasaan batiniah dan hal yang dapat dicerna oleh pikiran. Hal inilah yang menjadi fokus utama kita. sesuatu yang bisa diraba oleh tangan dan dirasakan oleh kulit kita. bagi mereka beguganjang tidak sebatas isu atau ide semata tetapi keberadaannya sudah mereka percayai. Jika keberadaan beguganjang kita anggap enteng dan dianggap tidak ada maka korban akan bertambah lagi. Masih banyak lagi dosa-dosa yang diakibatkan oleh beguganjang yang ujung-ujungnya selalu mengarah kepada keterancaman hidup dan masa depan manusia. Pius X Aekkanopan Beriman. Sebagai ide dan isu. dan mengakui hal ini sebagai perkara yang serius.S. Dan orang yang pernah menuduh dan membakar saudaranya karena beguganjang . beguganjang nyata-nyata ada. tidak hanya sesuatu yang dapat dilihat oleh mata. Yang pertama dan terutama untuk kita sekarang ialah bahwa kita sampai kepada pengakuan bersama bahwa beguganjang memang ada. Setelah memparkan apa yang sudah pernah kami buat untuk berperang melawan beguganjang. kiranya terang untuk kita sekarang bahwa beguganjang memang ada. YANG ADA ITU. Nara sumber pertama yang kami hadirkan ialah P. kami memfokuskan perhatian kepada tema yang lebih kecil lagi yakni: “Ada Apa Dengan Tuak dan Beguganjang”. Entah dia kasat mata atau tidak. “Angkat Senjata” Dalam pertemuan pembinaan para bapak-bapak se-Paroki St. maka kita memberi fokus perhatian kita kepada akibat keberadaanya. Fokus Kita. Jadi. Pihak kepolisian. bukan itu yang terutama untuk kita. Dalam bingkai tema besar ini. OFMCap. Lic. tokoh adat dan masyrakyat. Serpulus Tano Simamora. Beliau adalah seorang dosen ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. selanjutnya kami akan mengungkapkan harapan kami kepada pihak-pihak yang kami percayai bisa menutup usia beguganjang. Pius X Aekkanopan pada tanggal 23-24 Agustus 2008 yang lalu kami mengusung tema pembinaan : “Para Bapak Se-Paroki St. Dalam artian inilah penulis mengatakan bahwa beguganjang memang ada. Pengakuan ini penting karena tidak mungkin kita “memperkarakan” hal yang tidak ada. kami akan membagikan kepada Anda penjelasan seorang guru filsafat. Apa itu ? Dalam mata kuliah Filsafat yakni “Ontologi” (Ilmu tentang ADA) Beliau pernah menerangkan bahwa YANG ADA ITU. tidak terbatas kepada hal yang kasat mata (yang bisa dilihat oleh mata) saja. tokoh gereja dan agama tetangga kami undang dalam pertemuan ini. Begitu keyakinan kami. Ada yang absen (entah karena apa) tetapi kebanyakan undangan kita hadir. Dalam konteks pembicaraan atau sejatinya “persoalan kita” yakni perihal “BEGUGANJANG” misalnya. Dan oleh karena itulah kita semua harus “mengangkat senjata” untuk memusnahkan beguganjang. S. Keberadaan beguganjang sungguh mengakibatkan dosa yang paling besar yakni pembunuhan kehidupan manusia. Bermoral dan Bersaudara”. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 53 . Kiranya tidak ada lagi di antara kita yang tidak mau tahu dan memandang sepele keberadaan beguganjang ini.

Beliau sekarang tinggal di Jakarta. Entah melalui mimbar. termasuk wilayah layanan pastoral kami. Syukur kepada Tuhan. Penyelenggaraan pembinaan ini kami sebut sebagai “angkat senjata yang pertama”. Dan mudah-mudahan kita tidak kalah. Para pengurus Gereja setempat kita kontak segera untuk tampil melawan beguganjang itu. Sementara yang menjadi pembanding pertama ialah Mgr. setiap kali ada kunjungan pastoral sampai sekarang kita dengan gencar dan terus terang mencela beguganjang. Ironisnya. Akan tetapi jauh-jauh sebelumnya “Ompung” ini sudah mengirimkan makalahnya kepada kami. Dr. Jadi kami masih sedang “angkat senjata” melawan beguganjang. hal ini kami sebut sebagai “angkat senjata yang kedua”. Pembanding kedua ialah Frans Sihol Siagian. tiga bulan setelah peristiwa pembinaan ini. kehadiran kami yang diam-diam dalam acara-acara ritual itu tercium oleh pihak “penyelenggara” dan sang paranormal pun kabur. Bapak sarjana Filsafat ini adalah sebagai insan pers yang sudah banyak melalang buana ke seluruh nusantara untuk meliput berbagai peristiwa untuk dimuat dalam Majalah Mingguan Hidup. kita juga melihat kesempatan ini sebagai moment yang sangat tepat untuk mengajak umat dan masyrakat untuk turut “angkat senjata” melawan beguganjang. Harapan Kami cukup yakin. beguganjang kali ini tidak memakan korban jiwa dan harta benda. Pastor Kapusin ini adalah tamatan dari University of Santo Tomas Manila – Philippines yang membidangi Psikologi Klinis. jika para pucuk pimpinan Gereja-Gereja di seantero Sumatera Utara menganggap perkara beguganjang merupakan hal yang serius dan sangat fundamental menyentuh inti keberimanan Kristiani. OFMCap. kesempatan ini menjadi saat yang tepat untuk tampil “angkat senjata” melawan beguganjang. Selain itu.. “Ompung” ini sekarang berkarya sebagai Uskup Agung Medan. baik di dalam gereja melalui kotbah maupun di tengah kegiatan pesta adat di “pogu ni alaman” kita tidak segan mencela beguganjang. kita gencar melawan beguganjang. Anicetus Bongsu Sinaga. Pusat Pembinaannya ada di Biara Kapusin Nagahuta Pematangsiantar Sumut. dengan judul makalah yang diuraikannya: “Beguganjang: Sebuah Analisis Psiko-Kultural”. dengan judul makalah: “Tuak dan Beguganjang: Sebuah Tinjauan Psikologis”.Kitab Suci tamatan Fontificium Biblicum. Roma Italy dan sekarang mengajar di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi St.Dr. Daerah ini. Yohanes Pematangsiantar Sumut. muncul isu beguganjang di desa Padangmahondang. Utusan dari tim pastoral paroki kita terjunkan secara diam-diam untuk memantau acara ritual yang diselenggarakan oleh penduduk dan dipimpin oleh paranormal. cara ini merupakan salah satu jalan yang efektif untuk memusnahkan beguganjang dari atas bumi ini. Senada dengan hal ini mungkin dapat kita buat. Rupaya. Makalah-makalah yang dipaparkan para presenter di atas. OFMCap. Sirilus Senator Manalu. kami yakin ada usaha-usaha yang pasti lebih ampuh dan berdaya gugah lebih dahsyat. Pasca peristiwa itu. Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 54 . Kecamatan Puloraja – Asahan. Dengan penuh keyakinan kami mengatakan. Isu ini dipicu dan disulut oleh seorang paranormal. Hanya saja sangat disayangkan bahwa Beliau karena tugas yang begitu penting di luar Sumatera tidak bisa hadir pada saat itu. Dengan siap terjun melawan beguganjang. Nara sumber kedua ialah P. Pada saat pesta pernikahan. Ketika acara adat orang meninggal. Bersediakah atau mampukah para pucuk pimpinan Gereja se-Sumut yang kami ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. sangat membantu kami dan dengan senang hati kami gandakan bagi mereka yang membutuhkannya di tempat kami. pertemuan-pertemuan pembinaan dan pada saat obrolan kaki lima. Beliau sekarang berkarya dalam pendampingan orang-orang yang sakit mental .

Pius X Aek Kanopan-Agustus 2008 55 .hormati dan banggakan. Oleh beguganjang. Salam Damai. merdu dan menggembirakan. Untuk mu kami berdoa dari jauh. Dari kampung kita ini perantau-perantau cukup terhormat di negeri orang dan di negeri kita ini. Kampung kita ini sudah sejak lama terkenal sebagai Muara Nauli dan Sipoholon Najogi. Lonceng Gereja se-Sumut untuk kematian beguganjang sudah saatnya dibunyikan dengan nyaring. Masih mampukah kita tinggal diam? Kini saatnya tiba dalam semangat bahu membahu dan atas nama kebersamaan persaudaraan penuh kasih untuk tampil dan berbuat sebagai pemusnah beguganjang. mari kita tunjukkan diri kita sebagai pencinta persaudaraan bukan sebagai pembunuh dan pembakar saudaranya sendiri. Catatan Simpul Disentak dan “digugat” oleh kepiluan-kepiluan korban yang diakibatkan oleh beguganjang. Dengan tekad bulat ke depan. Untukmu saudara-saudari kami di Muara dan Sipoholon. Pius X Aekkanopan-Labura-Sumut) ______________________________________________________________________ Seminar Begu Ganjang di Paroki St. Berdamailah dalam Tuhan. Salam Damai. Akan tetapi beguganjang sudah mencabikcabik dan melecehkan jatidiri kita. kita sebagai pekerja karya-karya pastoral mestinya berada pada barisan pertama terpanggil untuk turut ambil bagian secara kongkrit manakala beguganjang muncul di sekitar kita. Demikialah kita bisa memulihkan diri di hadapan Tuhan dan sesama. Semoga. Sekian lama beguganjang yang menelan korban jiwa dan harta kekayaan yang tidak sedikit jumlahnya sungguhsungguh menggugat hati nurani kita dan jatidiri kekristenan serta melecehkan martabat luhur “Bangso Batak” . mungkinkah pihak Sinar Indonesia Baru(SIB) yang sangat dekat dengan rakyat ini menjadi pendukung utama pertemuan para pucuk pimpinan Gereja kita? Ini harapan kami. semoga semangat pertobatan mampu memulihkan nama baik kita dan jatidiri kita sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Muara Nauli dan Sipoholon Najogi dilecehkan dan dipermalukan di jagad ini. untuk duduk bersama barang satu atau dua jam membicarakan perkara beguganjang ini? Jika para pimpinan kita ini mampu dan bersedia untuk duduk bersama. Dalam kasih persaudaraan kita mampu merajut ulang ketercabikan yang ada di antara kita. Penyanyipenyanyi kita sudah mendendangkan hal itu dengan sangat indah. (Penulis bekerja di Paroki St. Bersama Tuhan kita mampu memusnahkan beguganjang.