MAKALAH

TREND DAN ISU KEPERAWATAN KELUARGA
Disusun Sebagai Salah Satu Tugas Mata Kuliah : Keperawatan Keluarga Dosen pembimbing :

OLEH : DEVI EKAYANTI NPM. 0902005

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWTAN STIKES AISYAH PRINGSEWU 2010

oleh karena itu kritik dan saran sangat penulis harapkan dalam rangka perbaikan untuk tugas-tugas yang akan datang. Amin. Oktober 2010 Penulis . Atas terselesaikannya makalah ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini.. Pringsewu.KATA PENGANTAR Puji syukur marilah kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat karunia dan rahmat-Nya lah penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik tanpa ada halangan suatu apapun.. Penulis menyadari makalah ini masih jauh dari sempurna. Akhirnya penulis berharap semoga makalah ini dapat berguna bagi kita semua.

.....4 C............................7 BAB III PENUTUP.............................................................................................2 A.............. Unit Keluarga menjadi Fokus Sentral dari Perawatan..................2 B...... Definisi-definisi Keluarga......i KATA PENGANTAR............................ii DAFTAR ISI....................................11 DAFTAR PUSTAKA ...............................................................................................................DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL........................................................................................................iii BAB I PENDAHULUAN.............................................................................................................1 BAB II PEMBAHASAN..................................... Trend dan Isu Keperawatan Keluarga................................................................

bersama dengan individu. mempunyai hubungan yang sangat erat. bersifat holistik. . Penekanan praktik keperawatan keluarga adalah berorientasi kepada kesehatan. Keluarga. Secara empiris.BAB I PENDAHULUAN Keperawatan Keluarga merupakan bidang kekhususan spesialisasi yang terdiri dari keterampilan berbagai bidang keparawatan. sistemik dan interaksional. kelompok dan komunitas adalah klien atau resipien keperawatan. kami menyadari bahwa kesehatan para anggota keluarga dan kualitas kesehatan keluarga. Salah satu aspek terpenting dari perawatan adalah penekanannya pada unit keluarga. Praktik keperawatan keluarga didefinisikan sebagai pemberian perawatan yang menggunakan proses keperawatan kepada keluarga dan anggota-anggotanya dalam situasi sehat dan sakit. menggunakan kekuatan keluarga.

Unit Keluarga menjadi Fokus Sentral dari Perawatan Salah satu aspek terpenting dari perawatan adalah penekanannya pada unit keluarga. Minuchin (1977). Keluarga juga membentuk unit sosial yang paling kecil yang mentransmisikan tuntutan-tuntutan dan nilai-nilai dari suatu masyarakat dan dengan demikian melestarikannya. merasa memiliki dan berbeda. Prioritas tertinggi keluarga biasanya adalah kesejahteraan anggota keluarganya. mempunyai hubungan yang sangat erat. membuat ringkasan dengan begitu indah tentang peran ganda yang dimainkan oleh keluarga: Keluarga merupakan matriks dari perasaan beridentitas dari anggota-anggotanya. Keluarga memiliki pengaruh yang penting sekali terhadap pembentukan identitas seorang individu dan perasaan harga diri. Keluarga harus beradaptasi dengan kebutuhan-kebutuhan masyarakat sementara keluarga juga membantu perkembangan dan pertumbuhan anggota sementara itu semua tetap menjaga . Secara empiris. Keluarga. bersama dengan individu.BAB II PEMBAHASAN A. seorang ahli terapi keluarga ternama. kami menyadari bahwa kesehatan para anggota keluarga dan kualitas kesehatan keluarga. Tugas utamanya adalah memelihara pertumbuhan psikososial anggota-anggotanya dan kesejahteraan selama hidupnya secara umum…. kelompok dan komunitas adalah klien atau resipien keperawatan. Unit dasar ini memiliki pengaruh yang begitu kuat terhadap perkembangan seorang individu yang dapat menentukan berhasil atau tidaknya kehidupan individu tersebut.

Tujuannya adalah mengangkat derajat kesehatan keluarga secara menyeluruh. 1998) Beberapa alasan mengapa unit keluarga harus menjadi fokus sentral dari perawatan : 1. Mengingat keluarga merupakan sistem pendukung yang vital bagi individu-individu. yang mana secara tidak langsung mengangkat derajat kesehatan dari setiap anggota keluarga. 3. Mengkaji/menilai dan memberikan perawatan kesehatan merupakan hal yang penting dalam membantu setiap anggota kelompok untuk mencapai suatu keadaan sehat (wellness) hingga tingkat optimum.kontinuitas secara cukup untuk memenuhi fungsinya sebagai kelompok referensi dari individu (Friedman. 1998). pendidikan kesehatan dan konseling keluarga serta upaya-upaya yang berarti yang dapat mengurangi risiko yang diciptakan oleh pola hidup dan bahaya dari lingkungan. . Ada semacam hubungan yang kuat antara keluarga dan status kesehatan keluarganya. sumber dari kebutuhan-kebutuhan ini perlu dinilai dan disatukan ke dalam perencanaan tindakan bagi individu-individu (Friedman. Melalui perawatan kesehatan keluarga yang berfokus pada peningkatan perawatan diri (self-care). mulai dari strategistrategi hingga fase rehabilitasi. 2. bahwa peran dari keluarga sangat penting bagi setiap aspek perawatan kesehatan anggota keluarga secara individu.

keluarga menjadi fokus dan individu sebagai latar belakang.Ada empat tingkatan keperawatan keluarga. Level 3. 4. seluruh keluarga dipandang sebagai klien dan menjadi fokus utama dari pengkajian dan perawatan. Definisi-definisi Keluarga Definisi keluarga sangat bermacam-macam tergantung dari dimensi (sudut pandang) mana seseorang membuat definisi. struktur dan fungsi keluarga. keluarga merupakan penjumlahan dari anggota-anggotanya. yaitu: 1. formalitas. 3. B. masalah kesehatan/keperawatan yang sama dari masing-masing anggota akan diintervensi bersamaan. anggota-anggota keluarga dipandang sebagai unit yang berinteraksi. Definisi yang berorientasi pada formalitas atau legalitas . interaksional. fokus intervensi: hubungan ibu dengan anak. 2. Level 1. perbedaan ini dapat terjadi karena dilihat dari dimensi sosial. masing-masing anggota dilihat sebagai unit yang terpisah. keluarga dipandang sebagai interaksional system. fokus pengkajian dan intervensi keperawatan adalah sub-sistem dalam keluarga. dll. hubungan perkawinan. Level 2. fokus intervensi: dinamika internal keluarga. hubungan sub-sistem keluarga dengan lingkungan luar. Level 4. keluarga menjadi latar belakang individu/anggota keluarga dan fokus pelayanan keperawatan di tingkat ini adalah individu yang akan dikaji dan diintervensi. tradisional atau yang lainnya.

anak laki dan perempuan. ayah dan ibu. 1998). darah dan ikatan adopsi. tapi yang berfungsi . 4.“Keluarga berkumpulnya dua orang atau lebih dan saling berinteraksi yang ada suatu ikatan perkawinan ataupun adopsi”. Burgess dkk. mereka tetap menganggap rumah tangga sebagai rumah mereka. (1963) membuat definisi yang berorientasi pada tradisi dan digunakan sebagai referensi secara luas : 1. Anggota keluarga berinteraksi dan berkomunikasi satu sama lain dalam peran-peran sosial seperti suami-istri. Definisi keluarga saat ini harus menggambarkan bentuk-bentuk keluarga yang ada sekarang di masyarakat. yaitu kultur yang diambil dari masyarakat dengan beberapa ciri unik tersendiri (Friedman. 2. yang boleh jadi tidak diikat oleh hubungan darah atau hukum. Keluarga terdiri dari orang-orang yang disatukan oleh ikatan-ikatan perkawinan. 3. saudara dan saudari. Whall (1986) dalam analisis konsep tentang keluarga sebagai unit yang perlu dirawat. ia mendefinisikan keluarga sebagai kelompok yang mengidentifikasikan diri dengan anggotanya yang terdiri dari dua individu atau lebih yang asosiasinya dicirikan oleh istilah-istilah khusus. Keluarga sama-sama menggunakan kultur yang sama. Para anggota sebuah keluarga biasanya hidup bersama-sama dalam satu rumah tangga atau jika mereka hidup secara terpisah.

legal sanction. psychologic and social needs (function). sebagai orang tua atau pemberi nafkah. economic. The family is comprised of a network of a continually evolving interpersonal unions (structure). Keluarga inti terdiri dari suami. 2005). keluarga menunjuk kepada dua orang atau lebih yang disatukan oleh ikatan-ikatan kebersamaan dan ikatan emosional dan yang mengidentifikasikan diri mereka sebagai bagian dari keluarga (Hariyanto. Dalam menyatukan kedua gagasan sentra dari definisi-definisi diatas. Taylor. anak adopsi atau keduanya .sedemikian rupa sehingga mereka menganggap diri mereka sebagai sebuah keluarga. security. support and sharing (bonding). The family is perpetuated to fill individual biologic. Family Service America (1984) mendefinisikan keluarga dalam suatu cara yang komprehensif. identity. 1979 memberikan pengertian secara sederhana keluarga dipandang sebagai sebuah sistem sosial. istri dan anak-anak kandung mereka. and is demarcated by genetic heritage. yaitu sebagai ”dua orang atau lebih yang disatukan oleh ikatan-ikatan kebersamaan dan keintiman”. Definisi-definisi tambahan tentang keluarga berikut ini mengkonotasikan tipetipe keluarga secara umum yang dikemukakan untuk mempermudah pemahaman terhadap literatur tentang keluarga:  Keluarga inti (konjugal) yaitu keluarga yang menikah. It is linked of bonds of closeness. and interpersonal alliance (boundaries).

tante.  Keluarga besar yaitu keluarga inti dan orang-orang yang berhubungan (oleh darah).tahu tingkat pencapaian keluarga dalam melakukan fungsinya . Keluarga sebagai titik sentral pelayanan kesehatan. Definisi Kerawatan gerontik adalah serangkaian kegiatan yang diberi via praktek keperawatan kepada keluarga untuk membantu menyelesaikan masalah kesehatan keluarga tersebut dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan. Keberhasilan keperawatan di R. paman dan sepupu (Hariyanto. kakek/nenek.harus mengerti dan memahami tipe dan struktur keluarga .perlu pemahaman setiap tahap perkembangan dan tugas perkembangan . yang paling lazim menjadi anggota keluarga orientasi yaitu salah satu teman keluarga inti. Berikut ini termasuk sanak keluarga. Askep yang diberikan berdasarkan pada masalah kesehatan dari setiap anggota keluarga. Keluarga orientasi (keluarga asal) yaitu unit keluarga yang didalamnya seseorang dilahirkan. C. Trend dan Isu Keperawatan Keluarga 1. Keluarga yang sehat akan mempunyai anggota yang sehat dan mewujudkan masyarakat yang sehat. 2005). Agar Pelayanan Kesehatan Yang Diberikan Dapat Diterima Oleh Keluarga ..S dapat menjadi sia – sia jika dilanjutkan oleh keluarga di rumah.

Tindakan prefentif : Agar keluarga mampu mencegah munculnya masalahpada perkembangan berikutnya. . Tugas Perkembangan Keluarga • • • Membina hubungan intim yang memuaskan. Menghubungkan jaringan persaudaraan secara harmonis.2. 2) Kemajuan dan pertukaran iptek yang semakin global sehingga penyebarannya semakin meluas 3) Kemajuan teknologi di bidang transportasi sehingga tingkat mobilisasi penduduk yang tinggi seperti migrasi yang besar-besaran yang berpengaruh terhadap interaksi keluarga yang berubah 4) Standar kualitas yang semakin diperhatikan menimbulkan persaingan yang ketak serta menumbuhkan munculnya sekolah-sekolah yang mengutamakan kualitas pendidikan. 3. Tindakan Pengkajian Yang Dilakukan Tindakan promosi : Jika keluarga belum memenuhi seluruh tugas perkembangannya. Beberapa trend dan Isu dalam keperawatan Keluarga diantaranya : Trend dan isu Global : 1) Dunia tanpa batas (global village) mempengaruhi sikap dan pola perilaku kekuarga. Mendiskusikan rencana memiliki anak / KB.

5) Kompetisi global dibidang penyediaan sarana dan prasarana serta pelayanan kesehatan menuntut standar profesionalitas keperawatan yang tinggi. Beberapa permasalahan mengenai trend dan isu keperawatan keluarga yang muncul di indonesia : Sumberdaya tenaga kesehatan yang belum dapat bersaing secara global serta belum adanya perawat keluarga secara khusus di negara kita Penghargaan dan reward yang dirasakan masih kurang bagi para tenaga kesehatan Pelayanan kesehatan yang diberikan sebagian besar masih bersifat pasif Masih tingginya biaya pengobatan khususnya di sarana-sarana pelayanan kesehatan yang memiliki kualitas baik Pengetahuan dan ketrapilan perawat yang masih perlu ditingkatkan Rendahnya minat perawat untuk bekerja dengan keluarga akibat sistem yang belum berkembang. Semakin tingginya tuntutan profesionalitas pelayanan kesehatan 2. Peran serta masyarakat yang semakin tinggi dalam bidang kesehatan 4. Penerapan desentralisasi yang juga melibatkan bidang kesehatan 3. Munculnya perhatian dari pihak pemerintah mengenai masalah kesehatan masyarakat seperti diberikannya bantuan bagi keluarga miskin serta asuransi kesehatan lainnya bagi keluarga yang tidak mampu. Trend dan Isu Nasional : 1. .

- Pelayanan keperawatan keluarga yang belum berkembang meskipun telah disusun telh disusun pedoman pelayanan keluarga namun belum disosialisaikan secara umum - Geografis Indonesia yang sangat luas namun belum di tunjang dengan fasilitas transfortasi yang cukup - Kerjasama program lintas sektoral belum memadai Model pelayanan belum mendukung peran aktif semua profesi. Lahan praktek yang terbatas Sarana dan prasarana pendidikan juga terbatas Rasio pengajar dan mahasiswa yang tidak seimbang Keterlibatan berbagai profesi selama menjalani pendidikan juga kurang .

Keluarga sebagai titik sentral pelayanan kesehatan. Askep yang diberikan berdasarkan pada masalah kesehatan dari setiap anggota keluarga. tahu tingkat pencapaian keluarga dalam melakukan fungsinya. Keberhasilan keperawatan di R.BAB III PENUTUP Kerawatan keluarga adalah serangkaian kegiatan yang diberi via praktek keperawatan kepada keluarga untuk membantu menyelesaikan masalah kesehatan keluarga tersebut dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan. Keluarga yang sehat akan mempunyai anggota yang sehat dan mewujudkan masyarakat yang sehat. .S dapat menjadi sia – sia jika dilanjutkan oleh keluarga di rumah. perlu pemahaman setiap tahap perkembangan dan tugas perkembangan.. Agar Pelayanan kesehatan yang diberikan dapat diterima oleh keluarga maka diharapkan para perawat harus mengerti dan memahami tipe dan struktur keluarga.

id/contents/koleksi/11/d42b93092f433c6874269925ee6a4c0 f27589e3a.DAFTAR PUSTAKA http://mushofatulmasdathoriya.ui.pdf .blogsome.ac.com/2007/06/01/konsep-keperawatankeluarga/ http://repository.