P. 1
Akhlak Dan Tasawuf

Akhlak Dan Tasawuf

|Views: 350|Likes:
Published by Zhev Saeful

More info:

Published by: Zhev Saeful on Oct 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/21/2013

pdf

text

original

Nama: FARIDAH RUSDIANI NIM: 0900390 TUGAS PAI AKHLAK DAN TASAWUF

A. ISLAM DAN PROBLEMA NILAI 1. Problema Nilai baik-buruk dan Benar salah Dalam kehidupan sehari-hari, kita memberi penilaian terhadap beberapa perilaku orang, sering kali kita menentukan baik buruknya sesuatu itu didasarkan psda perasaan dan ukuran-ukuran yang kita tetapkan sendii. Bahkan sering didasarkan pada kepentingan-kepentingan dan tujuan-tujuan yang kita kehendaki sendiri. Kepentingan-kepentingan dan tujuan-tujuan yang dikehendaki oleh setiap manusia dalam menjalani hidupnya sering berbeda-beda. Oleh karena itu alat unk mengukur dan menilai baik buruknya sesuatu jadi tergatung pada diri masingmasing. Ukuran baik buruk pun menjadi tidak jelas dan beraneka ragam. Orang kadang-kadang cenderung menganggap bak buruk suatu perbuatan apabila menguntungkan dirinya sendiri dan menganggap buruk atau salah suatu perbuatan yang dapat merugikan dirinya sendiri. Untuk itulah dalam meniti dan menata kehidupan itu, kita memerlukan norma dan nilai.untuk menentukan secara obyektif apakah perbuatan dan tindakan yang kita pilih itu baik atau tidak sehuingga yang terperhatikan bukan lagi kepentingan diri kita sendiri saja melainkan juga kepentingan orang lain, kepentingan bersama, kepentingan umat manusia secara keseluruhan. Dan untuk itu setiap individu dituntut memiliki komitmen moral yaitu akatan spiritual pada norma kebajikan dan kebaikan. 2. Manusia dan nilai-nilai kehidupan

1

Nilai ini sering disebut dengan nilai obyektif. serta harapan dan penyesalan atas sesuatu perbuatan yang dilakukan. 2 . B. Nilai subyektif biasanya didasarkan pada tujuan-tujuan untuk memuaskan keinginan-keinginan dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan dirinya sendiri. absolut. Islam sebagai Sebagai Norma Kehidupan Norma-norma kehidupan yang ditetapkan oleh Islam datang dari Allah. Norma-norma Islam (akhlak) diwujudkan dengan bentuk perintah dan larangan. bersifat sakral. didasari dan didorong oleh nilai-nilai kehidupan yang mereka anut. akurat. dan univesal dn memiliki makna ukrawi. Jadi nilai merupakan ukuran (barometer) yang dipakai oleh individu untuk mempertimbangkan apakah sesuatu perbuatan itu baik atau buruk. Sebagai standar nilai membantu seseorang untuk menentukan apakah ia suka terhdap sesuatu atau tidak.Kehidupan yang kita tempuh di dunia ini tidak terlepas dari nilai-nilai kehidupan dimana manusia dalam membuat keputusan untuk bertindak atau tidak bertindak dalam kehidupan itu. Nilai obyektif biasanya didasarkan pada tujuan dan kepentingan bersamadalam menata kehidupan bersama sehingga tidak terjadi perbedaanpenilaian terhadap suatu tindakan yang dilakukan oleh masing-masing individu dalam kelompoknya. Norma-norma keislaman ditentukan dengan pola-pola perilaku yang disebut dengan akhlak. Dan ada juga nilai-nilai yang datang dan diperoleh dari luar dirinya yang merupakan nilai baku. Tujuan Ajaran Akhlak Akhlak merupakan dimensi ketiga dari ajaran Islam setelah aqidah dan syariah. Nilai-nilai dalam kehidupan itu sendiri dapat diartikan sebagai seperangkat tentang keyakinan baik buruk. Nilai kehidupan itu ada yang muncul dan berkembang dari dalam diri individu sendiri. AKHLAK: MISI DAN TUJUAN UTAMA AGAMA ISLAM 1. Nilai ini sering disebut dengan nilai subyektif. yang dirasakan oleh individu-individu. benar salah. imperatif. 3.

Akhlak Sebagai Misi Utama Agama Islam Perbuatan akhlak merupakan misi inti dari setiap diutusnya Rasul ditengah-tengah suatu umat. Di saat suatu masyarakat telah bobrok akhlak dan moralitasnya. Oleh karena itu norma-norma ynag Islam melingkupi: a. 2. Cakupan dan Lingkup Ajaran Akhlak Akhlak sebagai ajaran tentang moral dalam Islam mencakup dimensi yang sangat luas. karena As-Sunnah lahir atas dasar wahyu dari Allah juga. ditingkatkan derajat moral kemanusiaannya. SUMBER DAN MODEL AKHLAK ISLAMI 1. mengingatkan manusia pada negeri akhirat” (QS Shad:46) 3. 2. Sumber Akhlak Islami Ukuran-ukuran normatif yang tercakup dalam ajaran akhlak Islam tersebut bersumber dai Al-Quran yang kebenarannya tidak dapat dibantah dan tidak perli diperdebatkan. Nabi Muhammad Saw Sebagai Model dalam Melaksanakan Akhlak Islami Firman Allah: 3 . termasuk pada dirinya sendiri dan kepada Allah juga dengan alam sekitarnya. As-Sunnah pun merupakan sebuah ketetapan yang harus diikuti dan petunjuk yang harus ditaati. “Sesungguhnya kami telah mensucikan mereka dengan akhlak-akhlak yang tinggi. Akhlak terhadap lingkungan alam C. Juga bersumber dari As-Sunnah yang tertuang dalam hadis-hadis sebagai keterangan dan penjabaran serta petunjuk operasional dari apa yang dimaksud dalam Al-Quran. Akhlak terhadap Allah b. Akhlak terhadap sesama manusia d. meliputi seluruh aspek hubungan yang terjalin pada manusia. maka nabi atau Rasul mengajarkan akhlak mulia dan mencontohkannya kepada mereka.Dengan ajaran akhlak manusia baik sebagai pribadi-pribadi atau secara bersama-sama. Akhlak terhadap diri sendiri c. dan dijauhkan dari kecenderungan-kecenderungan untuk melekukan tindakan yang mungkin dapat merugikan dirinya sendiri dan orang lain. dibersihkan jiwanya.

“Sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) memiliki akhlak (moral) yang tinggi QS Al-Qalam: 4 Oleh karena itulah Rasulullah Saw dijadikan oleh Allah swt sebagai model kepribadian yang sempurna dala menampilkan nila-nilai moral ketuhanan dalam kehidupan. Sumber-Sumber Ajaran Tasawuf • • Ayat-ayat suci Al-Quran Perikehidupan. Orang yanng mengamalkan tashawwuf disebut sufi. Tujuan dan Sumber Tasawuf a. perilaku.(QS. Al-Ahzab: 21) D. “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu ketauladanan(ikutan) yang sebaik-baiknya bagi kamu yang mengharapkan (ridlo) Allah dan (kebahagiaan) hari akhirat. TASAWUF: EKSPRESI BATIN MORAL ISLAM 1. b. Akar Linguistik Kata Tasawuf Tasawuf berasal dari empat akar kata:  Diambil dari kata bahasa arab shafa atau shafun yang berarti bersih  Dari istilah Ahlus-Shuffah (penghuni serambi) yaitu mereka yang tinggal di mesjid nabi saw selama beliau masih hidup  As-shuf artinya bulu domba karena mengenakan pakaian bulu domba merupakan kebiasaan orang-orang di Kuffah  Berakar dari kata shuffatul-kaffa artinya sepon halus yang menunjukan kepada kaum sufi yang hatinya begitu halus karena kebersihannya. dan perkataan Rasulullah saw 4 . Tujuan Tasawuf Tasawwuf adalah suatu cabang dari ilmu keislaman yang leih menekankan pada tujuan pembersihan diri melalui penerapan ajaran-ajaran akhlak secara sistemtis dan peresapan nilai-nilai agama secara batiniyah Tujuan utama orang enempuh jalan tasawuf adalah keinginan kuat untuk merasa dekat dengan Allah (taqarrub) sehingga Allah dirasakan hadir di dalam dirinya. 2.

• Perikehidupan para sahabat yang shaleh dan para nabi sebelum Nabi Muhammad saw c. Konsep-Konsep Ilmu Tasawuf konsep-konsep dan istilah-istilah yang diperkenalkan dalam ilmu tasawuf serimgkali memiliki arti sendiri sebagaimana dirasakan oleh pelaku jalan tasawuf masing-masing. Setelah itu munculah sufi-sufi besar yang membangun tarekat-tarekat lain dan diakui karena ajarannya selaras dengan tuntunan Al-Quran dan As-Sunnah Sejak abad ke 8 H ilmu tasawuf tidak berkembang lagi dan tarekat-tarekat barupun tak muncul lagi. 5 . Hal ini terjadi tatkala pengaruh asing berupa ajara falsafah dan mistik mempengaruhi sebagian penganut shufi Pada abad ke 5 H Imam Al Ghazali berusaha mengembalikan tasawuf ke jalannya yang lurus dan selaras dengan yang digariskan dalam Al-Quran dan AsSunnah. d. Sebab konsep tersebut memiliki makna batiniyah yang dalam dan sering kali tidak sanggup diungkapkan dengan kata-kata biasa. Sekitar abad ke 4H munculah gerakan-gerakan dalam tasawuf yang dianggap menyimpang dari ajaran Islam yang lurus. Perkembangan Ilmu Tasawuf Istilah tasawuf muncul pada awal abad 3 Hijriyah dan berkembang menjai sebuah ilmu dengan ciri-cii tersendiri yang terpisah dari lmu fiqh.

Menurut Rafiuddin. mengundang. DAKWAH 1. melaksanakan suatu ideologi. Pengertian secara umum ialah suatu ilmu pengetahuan yang berisikan cara-cara. mempengaruhi cara berfikir manusia. Natsir  Memanggil kiti kepada syariat. Tujuan Dakwah a. tujuan dakwah adalah memenuhi perintah Allah swt sesuai dengan (QS Ali Imran: 110) 3. untuk memecahkan persoalan hidup   Memanggil kita kepada fungsi hidup kita sbagai hamba Allah Memanggil kita kepada tujuan hidup kita yang hakiki. menurut M. mendoakan yang terkandung di dalamnya artinya menyampaikan sesuatu kepada orang lain untuk mencapa tujuan tertentu. pendapat dan pekerjan tertentu. mengajak. 2. cara berbicara dan bertindak agar sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Pengertian Dakwah Dakwah menurut bahasa berarti memanggil. Pengertian dakwah menurut istilah Toha Yahya Qemar adalah dapat ditinjau secara umum dan secara khusus.DAKWAH DAN AMAR MA’RUF NAHYI MUNKAR A. menyeru. jalan yang benar. tuntutan. yakni menyembah Allah. Menurut Barmawie Umari. profile seorang Da’i  mempunyai lmu pengetahuan yang luas  Pandangan jauh ke masa depan  Arif bijaksana  Adil dalam bertindak  Sehat jasmani dan rohani  Pandai berkomunikasi 6 . tujuan dakwah adalah mengajak manusia ke jalan Tuhan. b. menanamkan. bagaimana seharusnya menarik perhatian manusia untuk menyetujui. c.

2. kebersamaan dengan kholiknya dalam seluruh pikiran (hablum Minallah) Kedua. atau paling tidak wajib kifayah. Tindakan amar ma’ruf nahyi munkar pada hakikatnya merupakan tindakan membentengi diri dan menjaga hak orang lain untuk bebas dari pengaruh kemunkaran. Artinya. Pertama. jika terjadi suatu kemunkaran tapi tidak di cegah. Khoirul ummah itu akan tercapai apabila amar ma’ruf nahyi munkar yang berangkat dari landasan dan tolak ukur iman penuh kepada Allah benar-benar jadi kenyataan dalam kehidupan muslim. Pengertian dan Hukum Amar Ma’ruf Nahyi Munkar Kata Amar (memerintahkan) untuk tindakan menuntut pelaksanaan dan kata nahyi(mencegah/melarang) untuk tindakan pencegahan. seorang muslim tidak boleh sendirian. maka dosanya kena kepada semua orang yang kena kewajiban tersebut. Urgensi Amar Ma’ruf Nahyi Munkar Islam tidak terlepas dari konteks sosialnya. 7 . Oleh karena itu orang beriman harus bagaikan satu badan yang kompak dalam menata kesolehan. Karena itu nilai kualitas dan keislaman seseorang disamping di tentukan oleh ibadah sangat tergantung pula kepada kontribusinya terhadap lingkungan sosialnya. ia harus memiliki kepedulian terhadap orang lain dan lingkungannya. padahal ada orang yang bisa melakukannya. AMAR MA’RUF NAHYI MUNKAR 1. Iklas serta optimis B. Jika tidak melakukan amar ma’ruf nahyi munkar sama artinya dengan membiarkan ancaman bahaya menghampiri dirinya. Kewajiban inipun beda-beda tingkatannya sesuai dengan kapasitas dan otoritas yang dimilikinya. Itulah sebabnya banyak ulama yang menetapkan hukumnya wajib. Konsep ummah dalam Al-Quran menekankan manusia dalam mengembangkan hidup dan mengaktualisasikan dirinya. Amar ma’ruf nahyi munkar merupakan puncakkepentingan dalam Islam. kebersamaan dengan lingkungannya (hablum minnanas). Kesempurnaan pribadi seorang muslim dinyatakan dalam kebersamaanya.

oleh karena itu jihadmemerlukan ketabahan dan kesabaran. “Hai Nabi kobarkanlah semangat kaum mukmin untuk berperang. 4. 2. Jika ada diantara kamu dua puluh orang yang sabar maka mereka dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. melemahkan dorongan berbuat baik. dan hal. menjauhkan fikiran dan kesadaran diri mengingat Allah. JIHAD 1. Pengaruh kemunkaran Kemunkaran dapat merasuki hati. tentunya itu semua semata-mata untuk berjihad di jalan Allah. Konsep Jihad Jihad bukan semata-mata mengajarkan ibadah ritual dan nilai-nilai moral.3. Jihad adalah pengorbanan dan dengan demikian orang yang berjihad tidak menuntut atau mengambil tetapi memberi. menghilangkan rasa malu. jihad dilakukan semata demi Allah dan berjalan dijalan Allah. Pencegahan Kemunkaran “ Barang siapa melihat kemunkaran hendaklah ia merubahnya dengan tangannya jika tidak mampu maka dengan lisannya. membutakan mata hati. Tapi juga melawan kedzaliman dan ketidak adilan sistem yang berlaku. Macam-macam Jihad • • Jihad dengan harta Jihad dengan fisik 8 .hal lainnya yang menjurus kepada kenegatifan. Kalau ada diantara kamu seratus orang (yang sabar) maka mereka dapat mengalahkan seribu orang kafir (Q.juga membimbing kaum lemah-papa untuk mengubah nasibnya dan sebaliknya menentang kaum aristokrat supaya menghentikan kesewenangan dan keserakahannya.S Al-Anfal: 65) 3. menimbulkan berbagai macam rasa takut. Jihad tidak mengenal putus asa. Sabar dalam berjihad Jihad mengandung makna ujian/cobaan yakni ujian bagi kualitas seseorang . meracuni fikiran.Dan jika tidak mampu juga maka dengan hatinya dan tindakan itu merupakan selemah-lemahnya iman” C.

4.” “Hiduplah dengan penuh kemuliaan atau matilah secara syahid” 9 . mereka diberi rahmat yang tidak ada bandingannya serta ampunan Untuk menyimpulkan seluruh kemuliaan mati syahid ini Nabi saw bersabda: “di atas kebajikan tidak ada lagi kebajikan kecuali mati syahid.• • • Jihad dengan nyawa Jihad dengan totalitas manusia Jihad dengan apapun sesuai bentuk serangan lawan. Jihad Sebagai Upaya Mencapai Syahadah Banyak ayat al-Quran yang menjelaskan keistimewaan orang yang mati syahid. Tak ada lagi kebajikan yang lebih utama dari pada itu.

Di sini ada keunikan pancasila dalam kekuasaan yang diletakkan di bawah Tuhan dan rakyat. Secara terminologis. yang ukhrawi dan yang duniawi. secara historis menunjukkan kenyataaan bahwa agama sering kali digunakan oleh para penguasanya dijadikan alat politik dan untuk membela kepentingan kelompok dan melahirkan berbagai kelompok sosial yang berbeda-beda. politik. Sementara demokrasi sebagai idiologi adalah konsepsi produk manusia yang merelatifkan pandangan dogmatis serta absolut. perpaduan antara nilai-nilai spiritual dan pemuasan material. 4.Adapun istilah musyawarah yang terdapat dalam praktik penyelenggaraan negara modern diidentikan dengan demokrasi. Ayat al-Qur’an menjelaskan tentang prinsip musyawarah dalam pemerintahan negara oleh Muhammad Yusuf Musa dijadikan dasar musyawarah dengan prinsip: a. Namun istilah yang dimunculkan ini kemudian tidak 10 . Taat dan patuh kepada undang-undang yang telah di tetepkan. Memelihara amanat Allah dengan sebaik-baiknya. 2. Demokrasi dan Muslim Indonesia Menurut Notonegoro Pancasila itu adalah mono-dualisme. b. sosial. c. dan senantiasa mengasumsikan proses tawar menawar antara sesama manusia secara horizontal. Musyawarah Islami Versus Demokrasi Dalam sejarah Islam pengalaman empirik demokrasi yang sring dinisbatkan kepada contoh dari Rasul Allah dan al-Khulafa al-Rasyididun. Teokrasi dan Demokrasi Teokrasi dalam arti yang sebenar-benarnya sudah tidak ada lagi di dunia. menyampaikan hak kepada ahlinya dan mengakui segala hak dengan penuh.DEMOKRASI DAN KEPEMIMPINAN ISLAM 1. Secara ontologis Islam dan demokrasi berada pada tataran yang berbeda islam sebagai sebuah sistem keyakinan mengajarkan kesetiaan total manusia terhadap Allah secara vertikal. 3. Menegakkan keadilan dalam urusan ekonomi.Titik Temu Demokrasi Dalam mencari hubungan Islam dan demokrasi ini.ISLAM DAN ISU-ISU KONTEMPORER A. demokrasi tidak dikenal dalam Islam.

Pria dianggap kuat. UUD 45 menjamin kesetaraan pria dan wanita dan pemerintaha kita telah meratifikasi Convention on the elimination of descrimination convention against women. Dalam konteks kewanitaan. Penjelasan-penjelasan konsep gender kemudian di perlukan sehubungan upaya-upaya emansipasi kaum wanita yang sarat dengan persoalan sosial dewasa ini. atau keibuan. Hubungan antara manusia yang berjenis kelamin berbeda dan itu merupakan hubungan hirarkis yang bisa menimbulkan masalah sosial b. sebagai alat legitimasi adanya perbedaan antara demokrasi barat dan demokrasi yang dikembangkan di Indonesia saat itu. eksploitatif. Pengalaman sejarah wanita membuat jalannya sendiri melalui pengalaman empiriknya. Konsep gender Respon atas konsep-konsep gender: a. cantik. kedudukan sosial Gender memformulasikan bahwa hubungan asimetris pria-wanita sebagai dan pengalaman konsep yang cenderung diskriminatif antara pria dan wanita natural order atau normal. Adapun konsep gender ini dapat dimisalkan dengan: a. karena alasan terus menerus mendapat perlakuan hak yang marginal itu akhirnya mereka membangun sebuah gerakannya sendiri sebagai perlawanan. tidak mandiri. c. 3. Keduanya mempunyai hak dan kewajiban yang sejajar dalam berbagai bidang. mandiri. Wanita dikenal lemah lembut. akan teapi bukan tetapi kekuatan undang-undang dan peraturan pemerintah itu dapat menjamin kesetaraan. b. Keadilan Gender Konsep keadilan dalam gender menurut Islam bahwa Islam mengakui kesamaan martabat laki-laki dan perempuan tanpa membedakan jenis kelamin. Gender merupakan eksplanatoris tentang tingkah laku. jantan. B. Konsep kesejajaran yang mencerminkan keadilan tampak secara normatif. agresif. pasif. rasional. Gerakan itu merupakan akibat dari sistem yang tidak adil. emosional. GENDER DALAM WACANA ISLAM 1. Keadilan gender dalam Keluarga 11 . dan perkasa.dikenal di negeri ini kecuali yang populer dengan ciri khas demokrasi yang dikembangkan pada masa Orde baru dengan istilah demokrsi pancasila. 2.

Massalah kewarissan ini menjadi isu penting dalam pembahasan keadilan dari sudut pandang gender bagaimana antara laki-laki dan perempuan.Al-quran mengunggulkan laki-laki diatas perempuan karena kesadaran perempuan pada zaman itu rendah dan berkewajiban perempuan untuk melakukan pekerjaan domestik. maka bisa dipahami bahwa tidak ada halangan untuk memodifikasi terhadap ketentuan waris itu sendiri. Konsep kewarisan ini ternyata berlatar belakang sosial ekonomi keluarga. Dalam kompilasi hukum Islam di Indonesia baik menurut ketentuan dapat berubah bila para ahli waris baik laki-laki maupun perempuan rela mengadakan perdamaian dalam pembagian harta waris.di lain pihak laki-laki dianggap dirinya superioritas lebih unggul karena kekuasaan dan kemampuan mencari nafkah serta membelanjai kaum perempuan. Hak talak Dalam konsep tentang talak atau perceraian suami istri diakui adanya hak cerai dari istri yang disebut khulu’. Hak ini tidak dapat dihalang-halangi oleh siapapun Pada dasarnya Islam memberikan status yang sejajar dan adil bagi wanita tidak hanya dalam menentukan pilihan suami tetapi juga ketika terjadinya ketidakcocokan yang tidak bisa islah (rekonsiliasi) antara keduanya b. Waris Meskipun dalam kewarisan Islam yang normatif telah ditetapka oleh AlQuran bagi orang yang ditinggal mati. 12 . Dalam hal ini ajaran atau normatif dalam Islam tentang keadilan gender tetap ditegakkan. setelah masing-masing menyadari. a.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->