STRATEGI PROMOSI KESEHATAN

Disusun untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Promosi Kesehatan

Disusun oleh :

Ni¶mal Atiyyah Nur Asiyah Refiani Yusup Silvia Augustya D.W Syarif Hidayat Vadilah

(NIM.P17320109035) (NIM.P17320109029) (NIM.P17320109002) (NIM.P17320109027) (NIM.P17320109010) (NIM.P17320109033)

Tingkat 2B

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES BANDUNG JURUSAN KEPERAWATAN 2010

maka dari itu kritik serta saran yang bersifat membangun sangat penyusun harapkan agar penyusunan makalah selanjutnya dapat lebih baik.KATA PE ANTAR Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt karena atas berkat dan rahmatya penyusun dapat menyelesaikan tugas makalah ini tepat pada waktunya. serta seluruh pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. shalawat serta salam tidak lupa kita curahkan kepada nabi besar kita nabi Muhammad Saw. teman-teman. Ucapan terima kasih tak lupa kami sampaikan kepada orang tua. Penyusun mengangkat masalah mengenai ³Strategi Promosi Kesehatan´. terutama kepada dosen promosi kesehatan yang telah memberikan pengarahan dalam pembuatan makalah ini kepada kami. Kami menyadari bahwa di dalam penyusunan makalah ini banyak kekurangan. Penyusun mengharapkan penulisan makalah ini dapat menambah pengetahuan serta informasi bagi pembaca mengenai judul tersebut. sesuai dengan judulnya makalah ini membahas tentang hal-hal yang berkenaan dengan strategi promosi kesehatan yang khususnya di tujukan kepada masyarakat. unit perpustakan kampus. Oktober 2010 Penyusun i . dosen pembimbing. Bandung.

........................1 Latar Belakang ................................................................2 Strategi Promosi Kesehatan menurut Piagam Ottawa ................... 2 1................. .........................................1 Pengertian Strategi Promosi Kesehatan ............... .. 3 2........4 Manfaat ........................2 Strategi Promosi Kesehatan menurut WHO .................................. 7 3................ ............................... .................. 1 1..................................................... ..................................................1 Simpulan .. ..................................... ............... ..............................................................................................................................................................................................................................DAFTAR ISI Kata Pengantar .... 1 1.............................................................................. 2 BAB II TINJAUAN TEORI 2..... 5 BAB III PENUTUP 3.. ........... 3 2.... ii BAB I PENDAHULUAN 1............2 Saran .2 Rumusan Masalah .......... ...................................................................... 7 DAFTAR PUSTAKA ii .................................................................... 1 1..........................3 Tujuan ......... .. ........................... ....................... . i Daftar Isi .......5 Sistematika Uraian ..........................................................................................................................

maka rumusan masalah makalah ini adalah apa pengertian strategi promosi kesehatan. Maka kami tertarik mengambil judul strategi promosi kesehatan untuk mengetahui bagaimana strategi promosi kesehatan yang di tujukan kepada pemerintah.BAB I PENDAHULUAN 1. Keberhasilan pembangunan kesehatan tersebut memerlukan pembangunan kesehatan yang lebih dinamis dan produktif dengan melibatkan semua sektor terkait termasuk swasta dan masyarakat. dan berkesinambungan.3 Tujuan 1. dimana tercantum dalam pasal 28 H ayat 1 UUD 1945 yaitu hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan. promosi kesehatan (promotif).1 Latar Belakang Pembangunan kesehatan merupakan upaya untuk memenuhi salah satu hak dasar rakyat. dan khususnya kepada masyarakat. penyembuhan penyakit (kuratif). kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal.1 Tujuan Umum Untuk mengetahui bagaimana strategi promosi kesehatan. tokoh masyarakat. Oleh karena itu perlu diselenggarakan upaya kesehatan dengan pendekatan pemeliharaan. 1. terpadu. 1 . pencegahan penyakit (preventif). 1. tokoh masyarakat. dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif) yang diselenggarakan secara menyeluruh. Keberhasilan pembangunan kesehatan sangat besar peranannya dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dalam rangka mengimbangi makin ketatnya persaingan bebas di era globalisasi. dan masyarakat. Dalam rangka memajukan kesehatan masyarakat serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat maka diperlukan strategi promosi kesehatan baik kepada pemerintah. kemauan. bagaimana strategi promosi kesehatan menurut WHO dan menurut Piagam Ottawa.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas.3. Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran.

2 1. berisi mengenai Tinjauan teori.2 Tujuan Khusus 1. BAB II ISI. Untuk mengetahui bagaimana strategi promosi kesehatan menurut Piagam Ottawa.1 Dapat mengetahui pengertian strategi promosi kesehatan. . 1.3 Pembaca mengetahui bagaimana strategi promosi kesehatan menurut Piagam Ottawa. tujuan dan manfaat penyusunan makalah serta sistematika uraian. 1. sehingga penulis merujuknya dalam suatu kesatuan penyusunan secara sistematis. 1.5 Sistematika Uraian Penyusunan sistematika uraian yang diterapkan sesuai kaidah tata tulis karya ilmiah yang dibakukan.4 Manfaat Manfaat penulisan ini antara lain : 1. BAB III KESIMPULAN. Untuk mengetahuai bagaimana strategi promosi kesehatan menurut WHO. Untuk mengetahui pengertian strategi promosi kesehatan. permasalahan.4.2 Pembaca mengetahui bagaimana strategi promosi kesehatan menurut WHO. berisi mengenai latar belakang masalah.4.3. 3.4. makna yang diberikan penyusun terhadap hasil uraian yang telah dibuat. Adapun sistematikanya adalah sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN. 1. 2.

di berbagai tingkat dan sektor. untuk secara informal meminta dukungan.2 Strategi Promosi Kesehatan menurut WHO Berdasarkan rumusan WHO (1994) strategi promosi kesehatan secara global ini terdiri dari 3 hal. Dukungan dari para pejabat pembuat keputusan tersebut dapat berupa kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan dalam bentuk undang-undang. dan sebagainya. yang terkait dengan masalah kesehatan (sasaran tertier). 3 . Dalam konteks promosi kesehatan. baik dalam bentuk kebijakan. surat keputusan. Secara formal misalnya. diperlukan cara dan pendekatan yang strategis. 2. penyajian atau presentasi dan seminar tentang issu atau usulan program yang ingin dimintakan dukungan dari para pejabat yang terkait. sehingga para penjabat tersebut mau mendukung program kesehatan yang kita inginkan. advokasi adalah pendekatan kepada para pembuat keputusan atau penentu kebijakan di berbagai sektor. Kegiatan advokasi secara informal misalnya sowan kepada para pejabat yang relevan dengan program yang diusulkan. Advokasi (Advocacy) Advokasi adalah kegiatan untuk meyakinkan orang lain agar orang lain tersebut membantu atau mendukung terhadap apa yang di inginkan. dan di berbagai tingkat. baik secara formal maupun informal.BAB II TINJAUAN TE RI 2. peraturan pemerintah. Kegiatan advokasi ini ada bermacam-macam bentuk. surat instruksi.1 Pengertian Strategi Promosi Kesehatan Untuk mewujudkan atau mencapai visi dan misi promosi kesehatan secara efektif dan efisien. atau mungkin dalam bentuk dana atau fasilitas lain. yakni teknik atau cara bagaimana mencapai atau mewujudkan visi dan misi promosi kesehatan tersebut secara berhasil guna dan berdaya guna. yaitu : 1. Cara ini sering disebut ³strategi´. Dari uraian dapat disimpulkan bahwa sasaran advokasi adalah para pejabat baik eksekutif maupun legislatif.

lokakarya. dan sebagainya. antara lain : penyuluhan kesehatan. bimbingan kepada toma. atau membina suasana yang kondusif terhadap kesehatan. Tujuan utama kegiatan ini adalah agar para tokoh masyarakat. (sasaran sekunder) 3. Kegiatankegiatan semacam ini di masyrakat sering disebut ³ gerakan masyarakat´ untuk kesehatan. dan sebagainya. pengorganisasian dan pengembangan masyarakat dalam bentuk misalnya : koperasi. Pemberdayaan Masyarakat (Empowerment) Pemberdayaan adalah strategi promosi kesehatan yang ditujukan pada masyarakat langsung.4 2. Dari uaraian tersebut dapat disimpulkan bahwa sasaran pemberdayaan masyarakat adalah masyarakat. berdirinya polindes. baik tokoh masyarakat formal maupun informal. Bentuk kegiatan dukungan sosial ini antara lain : pelatihan pelatihan para toma. seminar. Tujuan utama pemberdayaan adalah mewujudkan kemampuan masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka sendiri (visi promosi kesehatan). agar masyarakat mau menerima dan mau berpartisipasi terhadap program kesehatan tersebut. strategi ini juga dapat dikatakan sebagai upaya bina suasana. . Dengan kegiatan mencari dukungan sosial melaui toma pada dasarnya adalah mensosialisasikan program-program kesehatan. terbentuknya pos obat desa. Dengan demikian maka sasaran utama dukungan sosial atau bina suasana adalah para tokoh masyarakat di berbagai tingkat. Bentuk kegiatan pemberdayaan ini dapat diwujudkan denagn berbagai kegiatan. Dengan meningkatnya kemampuan ekonomi keluarga akan berdampak terhadap kemampuan dalam pemeliharaan kesehatan mereka. Dukungan Sosial (Social support) Strategi dukunngan sosial ini adalah suatu kegiatan untuk mencari dukungan sosial melalui tokoh-tokoh masyarakat (toma). sebagai jembatan antara sektor kesehatan sebagai pelaksana program kesehatan dengan masyarakat (penerima program) kesehatan. misalnya : terbentuknya dana sehat. pelatihan-pelatihan untuk kemampuan peningkatan pendapatan keluarga (income generating skill). Oleh sebab itu.

terminal. Dengan perkataan lain. agar mereka menyediakan sarana-prasarana atau fasilitas yang mendukung terciptanya perilaku sehat bagi masyarakat. rumah sakit. dan sebagainya. dan sebagainya. Pemahaman semacam ini harus diubah. tersedianya air bersih. para pengelola tempattempat umum. bandara. Misalnya. b. pelabuhan. Kebijakan Berwawasan Kebijakan (Health Public Policy) Adalah suatu strategi promosi kesehatan yang ditujukan kepada para penentu atau pembuat kebijakan. Di dalam piagam Ottawa tersebut dirumuskan pula strategi baru promosi kesehatan. tersedianya tempat buang air besar/kecil. Lingkungan yang mendukung (Supportive Environment) Strategi ini ditujukan kepada para pengelola tempat umum. mall dan sebagainya. harus memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan (kesehatan masyarakat). yaitu: a.2 Strategi Promosi Kesehatan menurut Piagam Ottawa Konferensi Internasional Promosi Kesehatan di Ottawa ± Canada pada tahun 1986 menghasilkan piagam Otawa (Ottawa Charter).5 2. dan masyarakat adalah sebagai pemakai atau pengguna pelayanan kesehatan. Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service) Sudah menjadi pemahaman masyarakat pada umumnya bahwa dalam pelayanan kesehatan itu ada ³provider´ dan ³consumer´. Dengan perkataan lain. setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pejabat publik. Penyelenggara (penyedia) pelayanan kesehatan adalah pemerintah dan swasta. atau sekurang-kurangnya pengunjung tempat-tempat umum tersebut. tersedianya ruangan bagi perokok dan non-perokok. perundangan. c. termasuk pemerintah kota. harus menyediakan sarana dan prasarana untuk mendukung perilaku sehat bagi pengunjungnya. surat-surat keputusab dan sebagainya. yang mencakup 5 butir. Dengan kata lain. pasar. Lingkungan yang mendukung kesehatan bagi tempat-tempat umum antara lain : tersedianya tempat samapah. stasiun kereta api. ada peraturan atau undang-undang yang mengatur adanya analisis dampak lingkingan unruk mendirikan pabrik. agar kebijakankebijakan dalam bentuk peraturan. perusahaan. . agar mereka mengeluarkan kebijakan-kebijakan publik yang mendukung atau menguntungkan kesehatan. selalu berwawasan atau berorientasi kepada kesahatan publik.

e. bahwa masyarakat bukan sekedar pengguna atau penerima pelayanan kesehatan. bahkan memberdayakan masyarakat agar mereka juga dapat berperan bukan hanya sebagai penerima pelayanan kesehatan. . keluarga-keluarga dan kelompokkelompok tersebut terwujud. dalam batas-batas tertentu. Realisasi dari reorientasi pelayana kesehatan ini. Oleh sebab itu. mencegah penyakit. Dalam meorientasikan pelayanan kesehatan ini peran promosi kesehatan sangat penting. d. strategi untuk mewujudkan keterampilan individu-individu (personnel skill) dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan adalah sangat penting. keluarga. Langkah awal dari peningkatan keterampilan dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka ini adalah memberikan pemahaman pemahaman kepada anggota masyarakat tentang cara-cara memelihara kesehatan. Tanpa adanya kegiatan masyarakat di bidang kesehatan. mencari pengobatan ke fasilitas kesehatan profesional. meningkatkan kesehatan. tetapi sekaligus juga sebagai penyelenggara. Gerakan masyarakat (Community Action) Untuk mendukung perwujudan masyarakat yang mau dan mampu memelihara dan meningkatkan kesehatannya seperti tersebut dalam visi promosi kesehatan ini. promosi kesehatan harus mendorong dang memacu kegiatan-kegiatan di masyarakat dalam mewujudkan kesehatan mereka. tetapi juga sekaligus sebagai penyelenggara pelayanan kesehatan. Keterampilan Individu (Personnel Skill) Kesehatan masyarakat adalah kesehatan agregat yang terdiri dari individu. mengenal penyakit. Oleh sebab itu. adalah para penyelenggara pelayanan kesehatan baik pemerintrah maupun swasta harus melibatkan. Metode dan teknik pemberian pemahaman ini lebih bersifat individual daripada massa. kesehatan masyarakat akan terwujud apabila kesehatan indivu-individu. niscaya terwujud perilaku yang kondusif untuk kesehatan atau masyarakat yang mau dan mampu memelihara serta meningkatkan kesehatan mereka. dan kelompok-kelompok. Oleh karena itu. maka di dalam masyarakat itu sendiri harus ad gerakan atau kegiatan -kegiatan untuk kesehatan. dan sebagainya.6 harus diorientasi lagi.

2 Saran Diharapkan dengan adanya makalah ini pembaca khususnya kita sebagai perawat dapat memahami tentang strategi promosi kesehatan dalam rangka memajukan kesehatan masyarakat serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat . 3. Keterampilan Individu (Personnel Skill). dan Pemberdayaan Masyarakat (Empowerment). yang mencakup 5 butir. Berdasarkan rumusan WHO (1994) strategi promosi kesehatan secara global ini terdiri dari 3 hal. Dukungan Sosial (Social support). Di dalam piagam Ottawa dirumuskan pula strategi baru promosi kesehatan. yaitu Advokasi (Advocacy).1 Simpulan Untuk mewujudkan atau mencapai visi dan misi promosi kesehatan secara efektif dan efisien. dan Gerakan masyarakat (Community Action). yaitu Kebijakan Berwawasan Kebijakan (Health Public Policy). Lingkungan yang mendukung (Supportive Environment). maka diperlukan cara dan pendekatan yang strategis yaitu strategi promosi kesehatan.BAB III PENUTUP 3. dan dengan promosi kesehatan yaitu melalui penyuluhan kesehatan atau pendidikan kesehatan kita sebagai perawat da pat mencegah berbagai penyakit. Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service). 7 .

Jakarta: Rineka Cipta. Notoatmodjo. Soekidjo.Soekidjo.2005.Jakarta:Rineka Cipta.DAFTAR PUSTAKA Notoatmodjo. . Pendidikan dan Prilaku Kesehatan.Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi. 2003.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful