STANDAR SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN

Sarana dan prasarana adalah unsur penunjang dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, yang mencakup bangunan, perabotan, peralatan (perangkat keras dan lunak), dan sistem pengamanan aset dan kampus. Sesuai dengan visi, misi atau mandatnya maka suatu perguruan tinggi membutuhkan pengembangan suatu sistem pengelolaan yang mencakup perencanaan, pengadaan, pendataan, pemanfaatan, pemeliharaan, penghapusan, serta pemutahiran semua sarana dan prasarana. Perguruan tinggi harus memiliki panduan khusus mengenai kelengkapan dan kecukupan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, termasuk sistem klasifikasi, inventarisasi dan informasi keberadaannya. Perguruan tinggi harus memiliki sistem pengelolaan yang menjamin adanya akses yang lebih luas terutama bagi mahasiswa dan dosen melalui penerapan model-model resource sharing. Bentuk kepemilikan lain seperti sewa, pinjam atau hibah harus dinyatakan dalam surat kesepakatan antara perguruan tinggi dan pihak terkait dengan kepastian hukum yang jelas. STANDAR DAN PROSEDUR AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI Deskripsi Standar Sarana dan Prasarana Sarana dan prasarana adalah unsur penunjang dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, yang mencakup bangunan, perabotan, peralatan (perangkat keras dan lunak), dan sistem pengamanan aset dan kampus. Sesuai dengan visi, misi atau mandatnya maka suatu perguruan tinggi membutuhkan pengembangan suatu sistem pengelolaan yang mencakup perencanaan, pengadaan, pendataan, pemanfaatan, pemeliharaan, penghapusan, serta pemutahiran semua sarana dan prasarana. Perguruan tinggi harus memiliki panduan khusus mengenai kelengkapan dan kecukupan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, termasuk sistem klasifikasi, inventarisasi dan informasi keberadaannya. Perguruan tinggi harus memiliki sistem pengelolaan yang menjamin adanya akses yang lebih luas terutama bagi mahasiswa dan dosen melalui penerapan model-model resource sharing. Bentuk kepemilikan lain seperti sewa, pinjam atau hibah harus dinyatakan dalam surat kesepakatan antara perguruan tinggi dan pihak terkait dengan kepastian hukum yang jelas. Elemen Penilaian a. Perguruan tinggi memiliki sistem pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi informasi, mencakup sistem inventarisasi yang lengkap. Sistem pengelolaan tersebut mencakup pula pola pelaporan secara berkala dari unit pelaksana kepada pihak manajemen serta dapat dipergunakan sebagai informasi bagi para pengguna (mahasiswa dan dosen). b. Perguruan tinggi memiliki kebijakan, pedoman, panduan, dan peraturan yang jelas tentang keamanan dan keselamatan penggunaan sarana dan prasarana di tingkat institusi. Bukti pelaksanaan dari kebijakan tersebut harus dapat dilacak dari peraturan yang lebih rinci dan aplikatif serta laporan berkala di tingkat laboratorium/studio/perpustakaan dan tempat -tempat lain di mana kegiatan dilaksanakan. c. Perguruan tinggi mempunyai dokumen kepemilikan, hibah, sewa, atau pinjam melalui kesepakatan atau perjanjian sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku antara perguruan tinggi dan pihak terkait.

tempat beribadah. Biologi. perpustakaan. Tidak terpenuhinya standar tersebut menyebabkan kualitas pendidikan sampai saat ini belum seperti yang diharapkan. Standar nasional pendidikan adalah kriteria minimum tentang sistem pendidikan di seluruh . cerdas. Kimia. dan laboratorium IPA. Itu tidak adil dan merampas hak anak untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu. mengatakan bahwa pemerintah mesti punya komitmen untuk menjadikan setiap sekolah memenuhi standar sekolah nasional. Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan. ruang guru. Suparman. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Untuk menjamin tercapainya tujuan pendidikan tersebut. dan Kimia) sudah 80 persen.STANDAR SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH Standar sarana dan prasarana sekolah. Berdasarkan data Departemen Pendidikan Nasional tahun 2008. Untuk itu. di Jakarta. tetapi pemerintah sudah meminta semua sekolah harus mencapai standar penilaian nasional. ´Persoalan mendasar saja. dan tata usaha. setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu sesuai dengan standar nasional yang sudah ditetapkan pemerintah. yang meru. serta di SMK 90 persen. di SMA swasta 60 persen. sedangkan SMA swasta 50 persen. sedangkan di SMP 63. Djemari Mardapi. bahwa jumlah murid di tiap kelas untuk SD maksimal 28 siswa dan SMP-SMA adalah 32 siswa. Fasilitas-fasilitas dasar sekolah yang mesti dipenuhi untuk tingkat SD antara lain adalah ruang kelas. SMA negeri yang punya laboratorium multimedia 80 persen. Yang punya laboratorium IPA lengkap (Fisika. dan berdaya saing tinggi dalam pergaulan nasional maupun internasional. komputer. seperti sarana dan prasarana sekolah. mengatakan. berakhlak mulia. yakni laboratorium Fisika. organisasi kesiswaan. Di tingkat SMP ditambah ruang konseling. Pada jenjang SMA keberadaan perpustakaan di SMA negeri mencapai 80 persen. Kondisi memprihatinkan terjadi di SMA swasta karena yang punya tiga laboratorium IPA baru 10 persen dan yang dua laboratorium IPA 30 persen. produktif. ruang olahraga. Adapun di tingkat SMA prasarana laboratorium mesti lengkap. Biologi. Pemerintah telah mengamanatkan penyusunan delapan standar nasional pendidi kan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. ruang usaha kesehatan sekolah.3 persen. Koordinator Education Forum. hingga saat ini belum terpenuhi. jamban.´ kata Suparman. masih banyak yang belum layak.pakan salah satu dari delapan standar nasional pendidikan. Rabu (21/10). dan bahasa. Pelaksanaan pendidikan nasional harus menjamin pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di tengah perubahan global agar warga Indonesia menjadi manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kapasitas maksimal Dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional ditetapkan. standar sarana dan prasarana pendidikan minimal yang sudah ditetapkan harus bisa dipenuhi. baru 32 persen SD memiliki perpustakaan.

surat kabar. Sumber belajar lainnya adalah sumber informasi dalam bentuk selain buku meliputi jurnal. 13. lahan praktik. situs (website). bangunan. 8. Untuk menjamin terwujudnya hal tersebut diperlukan adanya sarana dan prasarana yang memadai.Standar sarana dan prasarana ini untuk lingkup pendidikan formal. Perlengkapan lain adalah alat mesin kantor dan peralatan tambahan yang digunakan untuk mendukung fungsi sekolah/madrasah. Perabot adalah sarana pengisi ruang. PENGERTIAN 1. 6. 2. Teknologi informasi dan komu nikasi adalah satuan perangkat keras dan lunak yang berkaitan dengan akses dan pengelolaan informasi dan komunikasi. dan instalasi daya dan jasa yang wajib dimiliki oleh setiap sekolah/madrasah. dan compact disk. Buku adalah karya tulis yang diterbitkan sebagai sumber belajar. efektif.Pelaksanaan pembelajaran dalam pendidikan nasional berpusat pada peserta didik agar dapat: (a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 14. teknologi informasi dan komunikasi. 7. Prasarana adalah fasilitas dasar untuk menjalankan fungsi sekolah/madrasah. poster. (d) belajar untuk hidup bersama dan berguna bagi orang lain. majalah. Peralatan pendidikan adalah sarana yang secara langsung digunakan untuk pembelajaran. kriteria minimum sarana yang terdiri dari perabot. kreatif. 10. ruang-ruang. jenjang pendidikan dasar dan menengah yaitu: Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI). dan (e) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif. 4. Bahan habis pakai adalah barang yang digunakan dan habis dalam waktu relatif singkat. 9.wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. . 11. jenis pendidikan umu m. dan lahan pertamanan. Buku pengayaan adalah buku untuk memperkaya pengetahuan peserta didik dan guru. (c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif. Buku teks pelajaran adalah buku pelajaran yang menjadi pegangan peserta didik dan guru untuk setiap mata pelajaran. Lahan adalah bidang permukaan tanah yang di atasnya terdapat prasarana sekolah/madrasah meliputi bangunan. kriteria minimum prasarana yang terdiri dari lahan. peralatan pendidikan. media pendidikan. Standar sarana dan prasarana ini mencakup: 1. lahan untuk prasarana penunjang. Media pendidikan adalah peralatan pendidikan yang digunakan untuk membantu komunikasi dalam pembelajaran. Buku referensi adalah buku rujukan untuk mencari informasi atau data tertentu. Sarana adalah perlengkapan pembelajaran yang dapat dipindah-pindah. serta perlengkapan lain yang wajib dimiliki oleh setiap sekolah/madrasah. 3. 5. (b) belajar untuk memahami dan menghayati. buku dan sumber belajar lainnya. 2. dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA). 12. dan menyenangkan. Sarana dan prasarana yang memadai tersebut harus memenuhi ketentuan minimum yang ditetapkan dalam standar sarana dan prasarana. Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs).

Ruang organisasi kesiswaan adalah ruang untuk melakukan kegiatan kesekretariatan pengelolaan organisasi peserta didik. ruang guru. Tempat berolahraga adalah ruang terbuka atau tertutup yang dilengkapi dengan sarana untuk melakukan pendidikan jasmani dan olah raga. 24. Gudang adalah ruang untuk menyimpan peralatan pembelajaran di luar kelas. ruang UKS. gudang. ruang sirkulasi. dan menerima tamu. 9. 26. 28. Ruang konseling adalah ruang untuk pesert a didik mendapatkan layanan konseling dari konselor berkaitan dengan pengembangan pribadi. Sebuah SMP/MTs sekurang-kurangnya memiliki prasarana sebagai berikut: 1. 11.8. 6. Ruang guru adalah ruang untuk guru bekerja di luar kelas. 17. jamban. Ruang kelas adalah ruang untuk pembelajaran teori dan praktik yang tidak memerlukan peralatan khusus. 21. Ruang sirkulasi adalah ruang penghu bung antar bagian bangunan sekolah/madrasah. 3. Jamban adalah ruang untuk buang air besar dan/atau kecil. Ruang pimpinan adalah ruang untuk pimpinan melakukan kegiat an pengelolaan sekolah/madrasah. dan karir. dan arsip sekolah/madrasah. belajar. Ruang tata usaha adalah ruang untuk pengelolaan administrasi sekolah/madrasah. 27. 18. PRASANA SEKOLAH Sebuah SD/MI sekurang-kurangnya memiliki prasarana sebagai berikut: 1. 3. tempat beribadah. 30. 19. 20. 7. Rombongan belajar adalah kelompok peserta didik yang terdaftar pada satu satuan kelas. sosial. 31. 22. 25. 16. 2. peralatan sekolah/madrasah yang tidak/belum berfungsi. Bangunan adalah gedung yang digunakan untuk menjalankan fungsi sekolah/madrasah. Ruang UKS adalah ruang untuk menangani peserta didik yang mengalami gangguan kesehatan dini dan ringan di sekolah/madrasah. Tempat bermain adalah ruang terbuka atau tertutup untuk peserta didik dapat melakukan kegiatan bebas. ruang pimpinan. 5. ruang perpustakaan. Ruang laboratorium adalah ruang untuk pembelajaran secara praktik yang memerlukan peralatan khusus. ruang perpustakaan. Tempat beribadah adalah tempat warga sekolah/madrasah melakukan ibadah yang diwajibkan oleh agama masing-masing pada waktu sekolah. 29. ruang kelas.15. 2. . 23. 4. ruang laboratorium IPA. 10. Ruang perpustakaan adalah ruang untuk menyimpan dan memperoleh informasi dari berbagai jenis bahan pustaka. laboratorium IPA. tempat bermain/berolahraga. ruang kelas. beristirahat.

tempat beribadah. 15. 8. ruang laboratorium fisika. ruang UKS. 7. 11. 13.4. jamban. ruang tata usaha. 6. ruang UKS. ruang sirkulasi. 16. 4. 14. tempat bermain/berolahraga. ruang organisasi kesiswaan. 10. 2. ruang guru. 13. ruang laboratorium kimia. 10. 12. ruang guru. 9. Sebuah SMA/MA sekurang-kurangnya memiliki prasarana sebagai berikut: 1. gudang. ruang konseling. ruang laboratorium komputer. jamban. 8. tempat bermain/berolahraga . 5. 17. ruang laboratorium bahasa. 9. ruang sirkulasi. ruang pimpinan. ruang perpustakaan. 14. gudang. 7. 3. 6. ruang tata usaha. ruang organisasi kesiswaan. ruang pimpinan. ruang konseling. tempat beribadah. ruang kelas. ruang laboratorium biologi. 18. 11. 12. 5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful