P. 1
Peluang Dan Tantangan Usaha Koperasi Dalam Menghadapi Era 1

Peluang Dan Tantangan Usaha Koperasi Dalam Menghadapi Era 1

|Views: 1,306|Likes:
Published by bibybiby

More info:

Published by: bibybiby on Oct 31, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/06/2011

pdf

text

original

PELUANG DAN TANTANGAN USAHA KOPERASI DALAM MENGHADAPI ERA GLOBALISASI

Potensi koperasi pada saat ini sudah mampu untuk memulai gerakan koperasi yang otonom, namun fokus bisnis koperasi harus diarahkan pada ciri universalitas kebutuhan yang tinggi seperti jasa keuangan, pelayanan infrastruktur serta pembelian bersama. Dengan otonomi selain peluang untuk memanfaatkan potensi setempat juga terdapat potensi benturan yang harus diselesaikan di tingkat daerah. Dalam hal ini konsolidasi potensi keuangan,pengembangan jaringan informasi serta pengembangan pusat inovasi dan teknologi merupakan kebutuhan pendukung untuk kuatnya kehadiran koperasi. Pemerintah di daerah dapat mendorong pengembangan lembaga penjamin kredit di daerah. Esensi perdagangan bebas yang sedang diciptakan oleh banyak negara yang ingin lebih maju ekonominya adalah menghilangkan sebanyak mungkin hambatan perdagangan internasional. Melihat arah tersebut maka untuk melihat dampaknya terhadap perkembangan koperasi di tanah air dengan cara mengelompokkan koperasi ke dalam ketiga kelompok atas dasar jenis koperasi. Pengelompokan itu meliputi pembedaan atas dasar: (i) koperasi produsen atau konsumsi, koperasi yang bergerak di bidang produksi, (ii) koperasi konsumen atau koperasi dan (iii) koperasi kredit dan

jasa keuangan. Dengan cara ini akan lebih mudah mengenali keuntungan yang bakal timbul dari adanya perdagangan bebas para anggota koperasi dan anggota koperasinya sendiri. 17. Koperasi produsen terutama koperasi pertanian memang merupakan koperasi yang paling sangat terkena pengaruh perdagangan bebas dan berbagai liberalisasi. Koperasi pertanian di seluruh belahan dunia ini memang selama ini menikmati proteksi dan berbagai bentuk subsidi serta dukungan pemerintah. Dengan diadakannya pengaturan mengenai subsidi, tarif, dan akses pasar, maka produksi barang yang dihasilkan oleh anggota koperasi tidak lagi dapat menikmati perlindungan seperti semula, dan harus dibuka untuk pasaran impor dari negara lain yang lebih efisien. 18. Untuk koperasi-koperasi yang menangani komoditi sebagai pengganti impor atau ditutup dari persaingan impor jelas hal ini akan merupakan pukulan berat dan akan menurunkan perannya di dalam percaturan pasar kecuali ada rasionalisasi produksi. Sementara untuk koperasi yang menghasilkan barang pertanian untuk ekspor seperti minyak sawit, kopi, dan rempah serta produksi pertanian dan perikanan maupun peternakan lainnya, jelas perdagangan bebas merupakan peluang emas. Karena berbagai kebebasan tersebut berarti membuka peluang pasar yang baru. Dengan demikian akan memperluas pasar yang pada gilirannya akan merupakan peluang untuk peningkatan produksi dan

Tidak mengherankan. Secara umum koperasi di dunia akan menikmati manfaat besar dari adanya perdagangan bebas. koperasi akan kehilangan kesempatan. Karena bila tidak. tidak berkembang. Meluasnya konsumsi masyarakat dunia akan mendorong meluas dan meningkatnya usaha koperasi yang bergerak di bidang konsumsi. Dalam pengembangan usaha. teknologi informasi memberikan dampak yang sangat besar baik dalam pengembangan produk dan layanan. yang selama ini mendapat kemudahan dan perlindungan pemerintah melalui proteksi harga dan pasar akan menghadapi masa-masa sulit. Koperasi sebenarnya menjadi wahana masyarakat untuk melindungi diri dari kemungkinan kerugian yang timbul akibat perdagangan bebas. baik dalam hal jumlah. Mempertimbangkan begitu pentingnya teknologi dan informasi. serta mobilitas. Berkat teknologi informasi. Karena segala sesuatunya akan sangat tergantung di posisi segmen mana kegiatan koperasi dibedakan dari para anggotanya. Namun cara-cara koperasi juga dapat dikerjakan oleh perusahaan bukan koperasi. sudah waktunya bagi koperasi untuk menyiapkan diri dan menggunakan momen perkembangan teknologi ini bagi kepentingan usaha. pusat informasi bisnis dan sumberdaya. Bahkan mungkin harus mereorganisasi kembali supaya kompatibel dengan tantangan yang dihadapi. kualitas. 19. penguasaan terhadap Teknologi Komunikasi dan Informasi (Information Communication Technology) merupakan keharusan yang tak lagi bisa ditawar. Dalam konteks ini koperasi yang menangani produksi pertanian. produk bukan hanya berkualitas lebih bagus tetapi juga lebih efisien dan mudah dijangkau beragam kalangan. Peniadaan hambatan perdagangan akan memperlancar arus perdagangan dan terbukanya pilihan barang dari seluruh pelosok penjuru dunia secara bebas. memberikan . dalam era globalisasi yang semakin menguat.usaha bagi koperasi yang bersangkutan. karena pada dasarnya perdagangan bebas itu akan selalu membawa pada persaingan yang lebih baik dan membawa pada tingkat keseimbangan harga yang wajar serta efisien. antara lain. Artinya mereka terbiasa dengan persaingan dengan dunia luar untuk memenuhi pemintaan ekspor maupun berhadapan dengan barang pengganti yang diimpor. Dengan demikian konsumen akan menikmati kebebasan untuk memenuhi hasrat konsumsinya secara optimal. Industri kecil misalnya sebenarnya pada saat ini relatif berhadapan dengan pasar yang lebih terbuka. BDC dapat dikembangkan dalam bentuk. konseling bisnis. Untuk koperasi produksi di luar pertanian memang cukup sulit untuk dilihat arah pengaruh dari liberalisasi perdagangan terhadapnya. Karena itu koperasi produksi harus merubah strategi kegiatannya. dan semakin terisisih dalam persaingan dan berhadapan dengan pengusaha besar yang sangat sigap mengakses dan mengembangkan IT sebagai basis bagi percepatan dan pengembangan usaha mereka. bila teknologi yang juga menjadi penopang globalisasi ini mengalami perkembangan yang luar biasa pesat. Di tingkat koperasi primer atau UMKM di tingkat wilayah. Selain itu dengan peniadaan hambatan perdagangan oleh pemerintah melalui peniadaan non torif barier dan penurunan tarif akan menyerahkan mekanisme seleksi sepenuhnya kepada masyarakat.

namun juga memiliki individu mempunyai kekuatan super (superpowerpeople). mesin fax. terutama dalam bidang usaha dan perdagangan.training ketrampilan bisnis atau ICT untuk bisnis pada para pengusaha laki-laki dan perempuan. memberikan asistensi/konsultasi untuk mengurus bisnis (mengurus ijin usaha. Friedman. telephone. Pada era globalisasi ini dimana persaingan dalam berbagai bidang. Sistem globalisasi dibangun pada tiga keseimbangan yang saling tumpang tindih dan mempengaruhi. Dalam tulisan yang dikemukakan Thomas L. ini karena dibentuk oleh para investor yang memutar uangnya keliling dunia hanya dengan cara meng-klik mouse komputer. tergantung dari dan kepada siapa seseorang dihubungkan. yaitu keseimbangan tradisional antara negara. pertama. maka permintaan atas kelompok barang ini tak akan meningkat banyak. computers. mesin photocopy. menyatakan bahwa ciri istimewa globalisasi terdapat pada kata integrasi. melalui buku Memahami Globalisasi: Lexus dan Pohon Zaitun. scanners. Ini maknanya. pengembangan produk dan control kualitas. layanan pembukuan). Pada masa krisis yang lalu (mulai 1997 hingga runtuhnya rezim Soeharto) usaha kecil dan koperasi bisa bertahan serta tidak terpuruk seperti usaha besar karena. baik untuk mempengaruhi pasar maupun negara. Keruntuhan tembok Berlin memberikan peluang lebih banyak kekuasaan bagi individu. layanan pemasaran. Sebagai contoh Osama bin Laden yang mengendalikan serangan teror di Amerika Serikat. Beberapa diantaranya individu dengan kekuatan super itu dengan kondisi sangat marah dan dapat bertindak langsung di pentas dunia. layanan printing. khususnya yang tidak tahan lama (nondurable consumer goods). khususnya yang bersentuhan dengan ekonomi sangatlah kompetitif. Pasar global menjadi semakin penting. perencanaan bisnis. Dimana dunia menjadi tempat untuk saling berhubungan. sebagian besar usaha kecil menghasilkan barang-barang konsumsi (consumer goods). Karena itu. dll). jika terjadi peningkatan pendapatan pada masyarakat. dikatakan oleh Friedman bahwa sekarang Anda tidak hanya memiliki negara adidaya. serta keseimbangan antara individu dengan negara. supermarket. mengembangan ³Pusat ICT´ dengan dilengkapi fasilitas untuk kebutuhan transaksi bisnis (seperti. yang terkenal 11 September. Ini karena ancaman ataupun peluang yang ada. internet. sebaliknya bila pendapatan masyarakat . selanjutnya negara dengan pasar global. Kelompok barang ini dicirikan oleh keandalan permintaan terhadap perubahan pendapatan (income elasticity of demand) yang relatif rendah.

Dan kehematan tersebut hanya dapat dinikmati secara bersama-sama. Koperasi kredit atau simpan pinjam di masa mendatang akan menjadi pilar kekuatan sekitar koperasi yang perlu diikuti oleh dukungan lainnya seperti sistem pengawasan dan jaminan. terutama usaha yang selama ini bisa bertahan karena proteksi. Demikian juga. secara rata-rata tingkat kemunduran usaha kecil tidak separah yang dialami oleh kebanyakan usaha besar. karena akses usaha kecil pada fasilitas perbankan sangat terbatas. 20. Ketiga. Keempat. umumnya usaha kecil melaksanakan spesialisasi produksi sangat ketat. adanya globalisasi ekonomi dunia akan merupakan peluang untuk mengadakan kerjasama dengan koperasi kredit di negara maju dalam membangun sistem perkreditan melalui koperasi. 11. Kedua. Kegiatan koperasi kredit. maka segmentasi ini akan sulit untuk ditembus pesaing baru. Bagi koperasi-koperasi kredit di negara berkembang. Tetapi ini adalah kekuatan semu dan justru dapat menimbulkan kerugian bagi anggota masyarakat di luar koperasi. fasilitas istimewa. Secara teoritis sumber kekuatan koperasi sebagai badan usaha dalam konteks kehidupan perekonomian. terbukti mempunyai kemampuan untuk membangun segmentasi pasar yang kuat sebagai akibat struktur pasar keuangan yang sangat tidak sempurna. termasuk dalam hal menghindarkan diri dari adanya external diseconomies itu. Kekuatan itu juga dapat bersumber dari faktor non-ekonomis yang menjadi faktor berpengaruh secara tidak langsung terhadap kegiatan ekonomi anggota masyarakat dan badan . maka permintaan tak akan banyak berkurang. dalam arti hanya melakukan produksi barang ataupun jasa tertentu saja. Banyaknya unit usaha baru di sektor informal. berkebalikan dengan banyak konglomerasi. mayoritas usaha kecil lebih mengandalkan pada non-banking financial dalam sisi pendanaan. bahkan kenyataannya meningkat. Bagi koperasi kredit keterbukaan perdagangan dan aliran modal yang keluar masuk akan merupakan kehadiran pesaing baru terhadap pasar keuangan. pada akhirnya menjadikan tidak terjadi penurunan jumlah usaha kecil dan koperasi.menurun. baik secara teoritis maupun empiris. Sumber kekuatan lain adalah kemampuan memanfaatkan berbagai potensi external economies yang timbul di sekitar kegiatan ekonomi para anggotanya. terutama jika menyangkut masalah informasi. Karena itu. kolusi. modal terbatas menjadi salah satu latarbelakang. namun tetap tidak dapat menjangkau para anggota koperasi. Kehematan-kehematan yang dapat menjadi sumber kekuatan koperasi memang tidak terbatas pada nilai ekonomis nya semata. dapat dilihat dari kemampuan untuk menciptakan kekuatan monopoli dengan derajat monopoli tertentu. Apabila koperasi kredit mempunyai jaringan yang luas dan menutup usahanya hanya untuk pelayanan anggota saja. dan praktek korupsi. terbentuknya usaha-usaha kecil baru terutama di sektor informal karena krisis ekonomi. dan nepotisme (KKN) lainnya.

Koperasi sebagai . Dalam hal ini koperasi mempunyai kekuatan yang lain karena koperasi dapat memberikan kemungkinan pengenalan teknologi baru melalui kehematan dengan mendapatkan informasi yang langsung dan tersedia bagi setiap anggota yang memerlukannya. Contoh klasik dari pentingnya kondisi pasar yang kompatibel dengan kehadiran koperasi adalah pengalaman koperasi susu dimanamana di dunia ini selalu menjadi contoh sukses (kasus bilateral monopoli). Padahal sukses ini tidak selalu dapat diikuti oleh jenis kegiatan produksi pertanian lainnya. 12. Jika pasar berkembang semakin kompetitif secara alamiah koperasi akan menghadapi persaingan dari dalam. Karena segala insentif ekonomi yang selama ini didapat tidak lagi bisa dimanfaatkan.usaha koperasi. tingkat pengetahuan dan kesadaran masyarakat serta struktur pasar dari berbagai kegiatan ekonomi dan sumber daya alam dari suatu negara. suasana sosial kemasyarakatan. Di dalam suatu negara berkembang organisasi ekonomi dari masing-masing pelaku tadi menjadi semakin kompleks. Pembahasan ini difokuskan kepada manfaat yang mendasari digunakannya mekanisme koperasi. mekanisme koperasi memang diperlukan dan tetap diperlukan oleh suatu perekonomian yang menganut sistem pasar. Kemanfaatan koperasi ini juga selalu berkaitan dengan keuntungan yang bersifat ekonomi dan sosial. 15. perlu mendapatkan pencermatan tersendiri. karena mungkin ia dapat berada di dalam koperasi. atau merupakan pendukung usaha swasta yang ada. Sehingga manfaat atau keuntungan koperasi pada dasarnya selalu terkait dengan dua jenis manfaat. Karena koperasi selain memberikan kemanfaatan ekonomi juga mempunyai perhatian dan kepedulian terhadap aspek sosial seperti pendidikan. atau menjadi suatu unit usaha sendiri. dan lain-lain. 14. 13. Sehingga sumber kekuatan untuk tetap mempertahankan hadirnya koperasi terletak pada kemampuan untuk mewujudkan keuntungan tidak langsung atau intangible benefit yang disebutkan di muka. Secara teoritis koperasi akan tetap hadir jika terjadi kegagalan pasar. Dalam kerangka yang lebih makro suatu perekonomian merupakan suatu bangunan yang terdiri dari berbagai pelaku yang dikenal dengan kelompok produsen dan kelompok konsumen. Karena selain pemerintah dan swasta (perusahaan swasta) sebenarnya masih ada dua kelompok lain yaitu koperasi dan sektor rumah tangga. Dalam konteks yang lebih besar koperasi dapat dilihat sebagai wahana koreksi oleh masyarakat pelaku ekonomi. Dengan demikian sepanjang koperasi dapat menghasilkan kemanfaatan tersebut bagi anggotanya maka akan mendorong orang untuk berkoperasi karena dinilai bermanfaat. Inilah yang sebenarnya perlu kita lihat dalam kerangka yang lebih luas. Kelompok yang disebut terakhir. lingkungan hidup. baik produsen maupun konsumen. Besarnya peran tersebut akan sangat tergantung dari tingkat pendapatan masyarakat. yaitu yang nyata (tangible) dan yang tidak nyata (intangible). dalam memecahkan kegagalan pasar dan mengatasi inefisiensi karena ketidaksempurnaan pasar. Kesemuanya itu dilihat dalam kerangka peranan koperasi secara otonom bagi setiap individu anggotanya yang telah memutuskan menjadi anggota koperasi. Secara konseptual dan empiris.

Termasuk dalam hal ini pembentukan usaha yang berbentuk non koperasi untuk mempertahankan kemampuan pelayanan dan menegakkan mekanisme koperasi yang dimiliki. . tetapi dalam interaksi dapat meminjam mekanisme bisnis yang lazim dipakai oleh badan usaha non-koperasi.mekanisme kerjasama ekonomi juga tidak mengungkung dalam sistemnya sendiri yang terbatas pada sistem dan struktur koperasi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->