I. II.

JUDUL PERCOBAAN TUJUAN PERCOBAAN

: MATA :

1) Mahasiswa dapat mengidentifikasi dan menjelaskan fungsi dari komponen– komponen

struktural mata dengan melihat model, diagram ataupun preparat mata. 2) Mahasiswa dapat menguraikan komponen seluler dari retina. 3) Mahasiswa dapat menjelaskan mekanisme terbentuknya gambar ( image ) pada retina. 4) Mahasiswa dapat mendefinisikan istilah refraksi, akomodasi, konvergensi, astigmatisme, emmetropia, myopia, dan hipermetropia. 5) Mahasiswa dapat menjelaskan perbedaan antara sel batang dan sel kerucut yang berkaitan dengan persepsi visual dan lokalisasi retina.

II.

TINJAUAN TEORITIS

:

MATA
Indera penglihatan manusia adalah mata. Kita dapat melihat dan mengenal suatu benda yang kita lihat karena adanya kerjasama antara mata dan otak. Rangsangan yang terjadi di bagian mata akan diteruskan ke otak. Di sini otak mengolah dan menterjemahkan informai yang diterima sehingga menghasilkan suatu perwujudan penglihatan. Struktur Mata Mata manusia berbentuk bulat lonjong, berdiameter 2,5 cm ( sebesar bola golf ). Bagian depan dari mata dilindungi oleh membran tipis dan transparan yang disebut konjungtiva. Membran ini berfungsi untuk melindungi kornea mata. Pada konjungtiva mengalir air mata yang dihasilkan oleh klenjar air mata. Cairan ini berguna untuk menjaga kelembapan mata. Pada cairan air mata terdapat suatu enzim yang disebut lisizim, yang dapat membunuh bakteri. Selain itu, cairan air mata juga berguna untuk membersihkan mata saat berkedip. Kelopak mata, alis mata, dan bulu mata berguna untuk mencegah masuknya kotoran ( debu ) dari udara atau keringat dari kepala (dahi ). ( Bagod Sudjadi.2005.)
Mata adalah organ penglihatan yang menerima rangsangan berupa cahaya. Bola mata terletak di dalam rongga mata dan beralaskan lapisan lemak. Bola mata dapat bergerak dan diarahkan kesuatu arah dengan bantuan tiga otot penggerak mata, yaitu:  Muskulus rektus okuli medial (otot di sekitar mata), berfungsi menggerakkan bola mata  Muskulus obliques okuli inferior, berfungsi menggerakkan bola mata ke bawah dan ke dalam.  Muskulus obliques okuli superior, berfungsi memutar mata ke atas dan ke bawah. Selain itu, ada otot mata yang berfungsi menutup mata dan mengangkat kelopak mata. Otot yang berfungsi untuk menutup mata yaitu muskulus orbikularis okuli dan muskulus rektus okuli inferior. Sedangkan otot mata yang berfungsi mengangkat kelopak mata, yaitu muskulus levator palpebralis superior.

Mata tersusun atas tiga lapisan, yaitu sklera, koroid, dan retina. a) Sklera : Lapisan terluar mata yang bewarna putih. Sebagian besar sklera dibangun oleh jaringan fibrosa. Pada bagian sklera terdapat kornea.
1

2010. Dua lainnya adalah otot obliq atas (superior) dan otot obliq bawah (inferior). Empat di antaranya disebut otot rektus (rektus inferior. yaitu epitelium yang berfungsi sebagai reseptor serta ganglia dan serabut saraf. urat saraf penglihatan masuk lee mata dalam satu berkas dan membelok menuju retina. Vitreus humor adalah cairan yang mengisi rongga mata antara lensa mata dan retina. Bila cahaya difokuskan pada fovea. disebut bintik buta. 2001. 2. Sdel – sel lapisan koroid di sekitar pupil berpigmen disebut iris atau selaput pelangi. benda akan terlihat dengan jelas. Sedangkan. maka benda tidak tampak dengan jelas. dan rektus internal).) Sel-sel fotoreseptor ada dua macam.Karnoto . Hal ini dapat terjadi pada saat melakukan pengamatan dengan cermat terhadap suatu objek. Lensa ini terikat oleh otot-otot siliaris. ) Di sebelah dalam dinding bola mata ersebut terdapat alat-alat sebagai berikut: 1. Lensa mata adalah bangunan bening.) Ada enam otot mata yang berfungsi memegang sklera. maka terjadilah perubahan ukuran lensa. sehingga sel konus sangat tepat untuk pengamatan wama. Bagian yang paling peka ini disebut bintik kuning. ( Anonim . ke kiri. Bagian depan koroid tepat di belakang kornea bagian tengah sedikit terbuka seperti pupil. Fovea merupakan darah kecil tempat berkumpilnya sel – sel konus dan berfungsi sebagai tempat memfokuskan cahaya. 3. daerah tempat masuk dan membeloknya urat saraf penglihatan yang tidak mengandung ujung saraf penglihatan. Tetapi bila cahaya difokuskan pada bagian lain yang banyak mempunyai sel basilus. yaitu sel-sel berbentuk batang (basilus) dan sel-sel berbentuk kerucut (konus). d) Retina atau selaput jala : Bagian ini merupakan lapis terdalam. maka tidak ada pesan yang akan dikirim 2 . dan ke bawah. Bagian ini juga merupakan neuroepitelium. Otot rektus berfungsi menggerakkan bola mata ke kanan. 1996. ( Slamet Prawirohartono . Ujung-ujung saraf tersebut tersebar pada retina. Bila otot siliaris berkontraksi. rektus superior. Aqueus humor adalah cairan yang mengisi rongga mata antara kornea dan lensa mata. rektus eksternal.b) Kornea : Bagian mata yang transoaran dan tersusun atas serabut kolagen yang menerima cahaya dari sumber cahaya. Sel konus lebih peka terhadap rangsangan sinar terang dibandingkan sel basilus.Pada retina terdapat bagian khusus yang disebut fovea. ke atas.s saraf ke otak. Kalau sinar pada kamera jatuh pada urn maka pada mata sinar jatuh pada retina. c) Koroid : Lapisan tengah yang tipis dan bewarna gelap yang banyak mengandung pembuluh darah kecuali bagian depan. Bagian retina yang terletak di sumbu mata merupakan bagian yang paling banyak mengandung ujung saraf penerima rangsangan sinar (fotoreseptor). Selanjutnya serabut – serabut saraf sensorik dari mata membentuk optik saraf yang berfungsi mengirim impuls – impu.Mata manusia bekerja seperti sebuah kamera. Hal ini erat kaitannya dengan koroid yang berfungsi menyediakan makanan bagi bagian – bagian lain dari mata. berbentuk bikonkaf terletak tepat di belakang pupil. ( Bambang K. Jika cahay jatuh pada bintik buta.

tap[i pada awetan specimen berkabut ). ALAT DAN BAHAN I. Ligamen suspensoris : Merupakan serabut halus yang melekatkan lensa dengan badan siliaris. Lakukan pengamatan pada bagian anterior mata dan identifikasi badan Siliaris 9 pigmentasi hitam bulat dan tebal yang tampak sebagai suatu lingkaran yang mengelilingi lensas). 5. Lensa : Merupakan struktur bikonveks yang tampak gelap pada spcimen awetan. ( Tim Dosen. c. 3. Angkatlah vitreus humor dan identifikasi struktur berikut ini: a. Pengamatan pada mata sapi atau domba 1. Dalam keadaan normal kornea bersifat transparan namun pada awetan mata gelap. Bahan N o 1 2 Nama Bahan Mata Sapi Probandus Jumlah 1 Mata 4 Orang V. alat bedah dan baki bedah 2. sclera dan kornea. Lakukan pengamatan pada bagian posterior pada bola mata. Perhatikan bentuk pupil apakah bulat atau lonjong. konjungtiva. Kemudian secara heti –heti anggkatlah lensa dengan menggunakan jarum bedah dan pinset kemudian identifikasi struktur – struktur berikut ini. IV. Iris : lanjutan anterior pada badan siliaris yang menebus melalui pupil. b. Lakukan pengamatan pada permukaan eksternal bola mata. Dapatkah dibedakan serabut oto sirkuler dan radial. perhatikan bantalan jaringan adipose. e. Retina : merupakan membran tipis dan tidak bewarna yang terletak pada bagian posterior bola mata ( dapat dengan mudah dipisahkan dari selaput koroid). 2010. Secara perlahan angkat bagian posterior bola mata dan letakkan diatas nampan bedah 9 bagian posterior menghadap keatas). PROSEDUR KERJA : A. Guntinglah secara melingkar. sisa – sisa otot mata ekstrinsik. Identifikasi saraf optik ( Saraf Kranial II 0 di bagian belakang bola mata. 4. a. d. Kornea : bagian paling anterior yang lebih kompleks pada sklera ( normalnya transparan. Alat N o 1 2 3 4 5 6 Nama Alat Baki formalin Cutter Buku Ishara Penggaris Charta Snellen Alat Tulis : Jumlah 1 1 1 1 1 1 set II. Peganglah mata dengan kornea mengarah kebawah kemudian buat insisi dengan skapel tajam ke arah dalam sclera kira – kira1 cm diatas kornea. 3 . Bersihkan atau potonglah lemak dan jaringan konektif tetapi biarkan atau tetap tinggalkan saraf optik.ke otak. Mengambil mata sapi.

Peganglah satu lembar kertas yang terdapat tanda X dan . Tutuplah mata sebelah kiri dan fokuskan mata kanan pada tanda X. pada mata sapi atau domba memiliki suatu permukaan pemantul khusus yang disebut tapetum lucidum. Secara perlahan – lahan gerakkan huruf T kearah mata sampai terlihat kabur. X . Mintalah teman anda membaca hurufc – huruf secar teratur kemudian cocokkanlah jawaban anda ( jika probandus menggunakan kaca mata. Mintalah probandus untuk melihat charta pada jarak 6 m. Ulangi prosedur tersebut dengan menggunakan mata sbelah kiri. Permukaan khusus ini memnatulkan cahaya kedalam mata dan terdapat pada mata hewan yang hidup pada daerah yang memiliki intensitas cahaya rendah. Gambar Tes Blind spot ( Bintik Buta ) B. Ukurlah jarak antar mata dengan gambar ketika tanda tidak terlihat lagi. dengan jarak 45 cm didepan mata. Tes Ketajaman Visual Mintalah probandus untuk berdiri didepan charta snellen dengan jarak 6 meter.Identifikasi bintik buta ( diskus optik ) yang terletak padda jalur masuk saraf optik. Jika garis yang terletak ditepi bulatan yang dilihat probandus tetap lurus dan bewarna gelap seimbang. pada saat memakai dan melepas kaca mata ). 2. Tutuplah mata kanan dan mintalah probandus untuk melihat bagian tengah berbentuk bulat pada charta dengan mata kiri. . Tes Astigmatisme Charta astigmatisme di desain untuk menguji adanya gangguan pada indeks bias pada lensa dan atau kornea. tes dilakukan 2 kali. Mintalah temanmu untuk mengukur jarak antara matamu dengan huruf tersebut pada saat pandangan mata kabur. Kemudian koereksi hasil jawaban probandus dan buatlah kesimpulan hasilnya. Lakukan hal yang sama pada mata sebelah kanan. Lakukan hal yang sama pada mata yang lainnya. Akomodasi Titik Dekat Tutuplah mata kanan dan letakkan huruf T didepan mata kiri. dengan jarak 45 cm didepan mata. Demonstrasi Bintik Buta 1. Masing – masing lembar harus direspon dalam 3 detik. E. gerakkan gambar secara perlahan mendekati wajah jaga agar mata kanan tetap fokus pada tanda X. 4 . Tutuplah mata sebelah kiri dan fokuskan mata kanan pada tanda . b. Tes buta warna dilakukan dua orang yaitu satu orang untuk menguji dan probandus yang diuli. gerakkan gambar secara perlahan mendekati wajah jaga agar mata kiri tetap fokus pada tanda . dan tutuplah salah satu mata dengan menggunakan kartu atau tangan. Catatlah angka pada huruf yang berukuran paaling kecil yang dapat trbaca. Tetapi tidak terdapat pada manusia. Tes Buta Warna Tes buta warna menggunakan buku ishara. maka probandus tidak mengalami astigmatisma. Selaput koroid : tampak seperti pelangi. Peganglah satu lembar kertas yang terdapat tanda X dan . C. D. Penguji menunjukkan lembar 1 – 14 dan meminta probandus untuk menjawab angka yang tertera pada tiap lembar buku ishara. Ukurlah jarak antar mata dengan gambar ketika tanda tidak terlihat lagi. .

- Jarak Pada Mata Kiri(cm)Ketika Tanda Tak Terlihat 4. HASIL PERCOBAAN / REAKSI : Hasil Percobaan Kel.org.Gambar Salah Satu bagian dari buku Ishara ( http:///wikipedia.wiki//mata-html) IV. 5 .5 cm Akomodasi Titik Dekat Probandus : Endang Sari Tanjung No Akomodasi Titik Dekat Mata Kanan(cm) 1 4 cm Akomodasi Titik Dekat Mata Kiri - Tes Ketajaman Visual Probandus : Cahaya Kinona No Ketajaman Visual Mata Kanan 1 30 Ketajaman Visual Mata Kiri 40 Tes Astigmatisme Probandus : Era Erhasil Tarigan Keterangan : Mata probandus normal.I Demonstrasi Bintik Buta Probandus : Era Erhasil Tarigan Tanda Jarak Pada Mata Kanan (cm) Ketika Tanda Tak Terlihat X 4cm .

1. ANATOMI MATA 1. Organ Dalam Mata Gambar Anatomi Mata manusia ( http:///wikipedia. Organ Luar Mata b. Jaringan Penunjang Mata 1) Bulu mata 2) Alis mata 6 .org. mata terdiri dari 3 bagian yaitu: A.Tes Buta Warna Probandus : Nikmaturidha Keterangan : Probandus normal 1.wiki//mata-html) Secara anatomi.

lensa mata akan menebal. cahaya akan diteruskan ke pupil.  Kornea Merupakan bagian terluar dari bola mata yang menerima cahaya dari sumber cahaya. Gunanya untuk melindungi bola mata. Terdiri dari selaput lendir yang tipis yang menutupi bagian depan bola mata dan juga melapisi bagian dalam kelopak mata b. Zeiss.  Lensa mata Lensa mata menerima cahaya dari pupil dan meneruskannya pada retina. Pupil mata akan melebar jika kondisi ruangan yang gelap. lensa mata akan menipis. Iris inilah terlihat sebagai bagian yang berwarna pada mata.Iris berfungsi sebagai diafragma. Moll Fungsi kelopak mata :  Melindungi terhadap trauma dari luar  Meratakan air mata dengan menggerakkan kelopak mata. Pupil menentukan kuantitas cahaya yang masuk ke bagian mata yang lebih dalam.3) Kelopak mata Kelopak mata tersusun dari:  Kulit yang elastis dan longgar  Otot untuk membuka dan menutup mata  Tarsusu yaitu jaringan fibrosa padat mengandung sedikit jaringan elastis  Konjungtiva tarsalis  Kelenjar – kelenjar : Meibom. Bola Mata Bagian-bagian tersebut adalah:  Selaput lendir (konjungtiva) a.terdiri dari:  Kelenjar air mata  Lubang air mata  Saluran air mata  Kantung air mata  Muara air mata B. Untuk melihat objek yang jauh (cahaya datang dari jauh).  Pupil dan Iris Dari kornea. 4) Sistem Lakrimalis. khususnya bagian retina 7 . Fungsi lensa mata adalah mengatur fokus cahaya. sehingga cahaya jatuh tepat pada bintik kuning retina.  Retina Retina adalah bagian mata yang paling peka terhadap cahaya. Lebar pupil dipengaruhi oleh iris di sekelilingnya. Sedangkan untuk melihat objek yang dekat (cahaya datang dari dekat). dan akan menyempit jika kondisi ruangan terang.

rektus superior. Kontraksi dan relaksasi dari otot badan siliaris akan mengatur cembung pipihnya lensa. koroid membentuk badan siliaris yang berlanjut ke depan membentuk iris yang berwarna. Empat di antaranya disebut otot rektus (rektus inferior. rektus eksternal. fascia ( selaput pembungkus ). ke kiri. merupakan lapisan yang berisi banyak pembuluh darah yang memberi nutrisi dan oksigen terutama untuk retina. Dua lainnya adalah otot obliq atas (superior) dan otot obliq bawah (inferior). 8 . Warna gelap pada koroid berfungsi untuk mencegah refleksi (pemantulan sinar). Peran utamanya menjaga bentuk bola mata. Tulang Orbita Tulang orbita berisi bola mata. Bagian ini juga merupakan neuroepitelium. cahaya diteruskan ke saraf optik. saraf. Badan siliaris membentuk ligamentum yang berfungsi mengikat lensa mata.Setelah retina. yaitu epitelium yang berfungsi sebagai reseptor serta ganglia dan serabut saraf. Otot rektus berfungsi menggerakkan bola mata ke kanan.  Saraf optik Saraf yang memasuki sel tali dan kerucut dalam retina. Di bagian depan. Bagian ini merupakan lapis terdalam. pembuluh darah. yaitu pengontrol ukuran pupil untuk mengatur sinar yang masuk. dan jaringan lemak.yang disebut bintik kuning.  Aqueus humor Aqueus humor adalah cairan yang mengisi rongga mata antara kornea dan lensa mata. Di bagian depan iris bercelah membentuk pupil (anak mata).  Badan kaca: terdapat di bilik belakang mata. 6 pasang oto mata.  Koroid Koroid berwarna coklat kehitaman sampai hitam. Sifatnya benung dan transparan. Melalui pupil sinar masuk. berbahan gelatin mengandung leukosit.  Vitreus humor Vitreus humor adalah cairan yang mengisi rongga mata antara lensa mata dan retina.  Bintik Buta Merupakan daerah tempat masuk dan membeloknya ujung saraf penglihatan yang tidak mengandung ujung saraf penglihatan. Disekitar orbita terdapat rongga sinus dan otak yang dapat mempengaruhi oto mata. dan rektus internal). dan ke bawah. ke atas. hanya terdiri dari sel kerucut. untuk menuju ke otak. Iris berfungsi sebagai diafragma.  Otot siliaris dan badan siliaris  Otot Mata: Ada enam otot mata yang berfungsi memegang sklera.  Fofea ( Bintik Kuning ) Bagian retina yang sangat senstif terhadap rangsangan cahaya. C.

dan lebih kecil daripada ukuran objek aslinya. yaitu melalui kornea. Selanjutnya pembalikan bayangan pada retina dilakukan di dalam pusat optik di otak. lensa.2. sehingga membentuk kesan objek yang terbalik. Impuls – impuls ini dikirim sepanjang saraf optik ke pusat penglihatan di otak depan ( Lobus Oksipital ) sehingga menghasilkan suatu kesan yang sesuai dengan aslinya. Pada retina terbentuk bayangan nyata. cahaya diteruskan menembus lensa mata. baik ukuran. pupil. pantulan cahaya dari benda akan masuk ke mata secara berurutan. Banyaknya cahaya yang masuk melewati pupil diatur oleh iris. Pada lensa mata terjadi perubahan bentuk sehingga dapat memfokuskan cahay pada retina. Pantulan cahaya yang masuk menembus kornea akan diteruskan melewati pupil. warna maupun jarak dari objek. aqueous humor. Melalui pupil. dan akhirnya ditangkap oleh fotoreseptor di retina.) 9 . terbalik. MEKANISME TERBENTUKNYA GAMBAR PADA RETINA Secara garis besar. Dalam hal ini lensa melakukan perubahab bentuk dengan cara mencembung atau memipih. 1996. Saat fotoreseptor di retina menerima rangsangan cahaya. impuls akan diteruskan ke dalam serabut – serabut saraf. vitreous humor.Dapat di lihat pada gambar dibawah ini: ( Slamet Prawirohartono .

HIV. Berjumlah sekitar 120 juta sel Berjumlah sekitar 7 juta sel Jika terjadi kerusakan pada sel batang . fofea meskipun juga menyebar pada seluruh retina. kornea dapat diambil dan kemudian digunakan untuk transplantasi ke pasien yang 10 . hijau. Jika hasil pemeriksaan bebas dari infeksi tersebut.Sel kerucut peka terhadap warna biru. sel kerucut. 1996. penglihatan masih dapat diselamatkan dengan cara transplantasi atau pencangkokan kornea. dan sifilis. Selama bagian selain kornea masih berfungsi baik. dan merah. Guna mencegah infeksi penyakit menular. saat ini pasien di negara kita tidak lagi perlu lama menanti untuk mendapatkan donor kornea.3. terutama hepatitis. TRANSPLANTASI KORNEA Kerusakan kornea yang parah dapat berujung pada tidak berfungsinya indera penglihatan.) 4. Hingga saat ini belum ada teknologi yang dapat menciptakan kornea sintetis. PERBEDAAN SEL BATANG DAN SEL KERUCUT No Sel Batang 1 Berfungsi untuk bertanggung jawab pada penglihatan cahaya gelap. akan menyebabkan buta warna sebagian (Slamet Prawirohartono . yaitu mengganti kornea yang rusak dengan kornea baru yang jernih. Ketika dokter spesialis mata memutuskan bahwa pasien membutuhkan transplantasi dan pasien setuju. Jika terjadi kerusakan pada salah satu akan menyebabkan buta warna total. yaitu senyawa antara retinin dan opsin. Berkat kesadaran masyarakat luas untuk mendonorkan mata ke Bank Mata Indonesia. maka pihak rumah sakit akan mendaftarkan nama pasien kepada bank mata untuk antri mendapatkan donor kornea. Ditemukan disemua retina kecuali pada Ditemukan pada makula lutea. Kornea donor didapat dari pendonor yang telah menyatakan kesediaannya ketika masih hidup untuk diambil korneanya sesaat setelah meninggal. bank mata akan melakukan sejumlah tes terhadap donor untuk mengetahui ada atau tidaknya virus.tetapi tidak mengenali warna 2 Mengandung pigmen Rodopsin (penglihataj warna ungu) pada keadaan gelap 3 4 5 Sel Kerucut Bertanggung jawab untuk penglihatan cahaya terang dan warna Mengandung pigmen Iodopsin.

Usai operasi dokter memberikan pelindung khusus mata.Penyebab Buta Warna Buta warna adalah kondisi yang diturunkan secara genetik. lalu mengukur diameter kornea donor untuk dipotong. buta warna diturunkan kepada anak-anaknya. Trikromasi Yaitu mata mengalami perubahan tingkat sensitivitas warna dari satu atau lebih sel kerucut pada retina. sel kerucut warna biru tidak ditemukan. Dibawa oleh kromosom X pada perempuan. Bius lokal hanya digunakan dalam situasi atau kasus tertentu. 2. kondisi di mana warna biru sulit dikenali penderita. 11 . Dikromasi Yaitu keadaan ketika satu dari tiga sel kerucut tidak ada. • • Miopi Miopi yakni seseorang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak jauh. Kemudian dokter menjahitkan kornea donor ke kornea pasien sebelumnya telah diangkat. B. A.  Trinomali (low blue). Ada tiga klasifikasi turunan pada trikomasi:  Protanomali. Dokter mengukur kornea mata pasien guna menentukan diameter kornea yang perlu dibuang. Kondisi ini ditandai dengan retina mata mengalami kerusakan total dalam merespon warna. Monokromasi Monokromasi sebenarnya sering dianggap sebagai buta warna oleh orang umum. Operasi cangkok umumnya dilakukan dengan bius umum.membutuhkan. seorang buta warna lemah mengenal merah.  Tritanopia. 5. KELAINAN – KELAINAN MATA • Buta Warna Buta warna adalah suatu kondisi ketika sel-sel retina tidak mampu merespon warna dengan semestinya. Sel-sel kerucut di dalam retina mata mengalami pelemahan atau kerusakan permanen. Jenis buta warna inilah yang sering dialami oleh orang-orang. Ketika seseorang mengalami buta warna.  Deuteromali. Selanjutnya pasien akan menjalani sejumlah pemeriksaan mata dan laboratorium untuk persiapan transplantasi. sel kerucut warna merah tidak ada sehingga tingkat kecerahan warna merah atau perpaduannya kurang  Deuteranopia. Hipermetropi Hipermetropi yaitu seseroang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak dekat dari mata. warna hijau akan sulit dikenali oleh penderita. mata mereka tidak mampu menghasilkan keseluruhan pigmen yang dibutuhkan untuk mata berfungsi dengan normal. Hanya warna hitam dan putih yang mampu diterima retina. retina tidak memiliki sel kerucut yang peka terhadap warna hijau. Ada tiga klasifikasi turunan: Protanopia. Dokter menggunakan spekulum untuk membuka lebar kelopak mata pasien selama operasi berlangsung. Klasifikasi buta warna : 1. Biasanya terjadi pada pelajar.

Buta bisa saja diakibatkan keturunan. • Mata Astigmatisme Karera tidak ratanya kornea mata maka cahaya sejajar yang datang tidak dapat difokuskan ke satu titik.wiki//mata-html) • Presbiopi Presbiopi adalah seseorang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak dekat maupun berjarak jauh. (b) Hipermetropi ( http:///wikipedia. Rabun berarti seseorang hanya dapat melihat dengan samar-samar. Kelainan mata : (a) Miopi. Astigmat teratur dapat dibantu dengan lensa silindris. Biasa terjadi pada lansia. Apa yang terjadi bila kekurangan vitamin A tersebut terus berkelanjutan? Lihat kembali uraian tentang vitamin A! • • Xeroftalxni: Kornea menjadi kering dan bersisik Keratomealasi: Kornea menjadi putih dan rusak. Pada saat senja. seseorang yang kekurangan vitamin A menjadi rabun. • Kerabunan dan kebutaan Buta berarti seseorang tidak dapat melihat benda apapun sama sekali. • Hemeralopi Gangguan ini disebut juga rabun senja yaitu gangguan penglihatan yang disebabkan kekurangan vitamin A. Dikenal ada astigmat teratur dan tidak teratur. Orang-orang yang buta maupun rabun biasanya "membaca" dengan jari-jarinya. Kekurangan vitamin A menyebabkan terhambatnya pembentukan rodopsin pada saat kurang cahaya.org. maupun kecelakaan. • Katarak Katarak adalah suatu penyakit mata di mana lensa mata menjadi buram dan terjadi pada orang lanjut usia (lansia). sedangkan astigmat tidak teratur tidak dapat ditolong.Gbr. Ini disebut huruf Braille. 12 .

biru. Iris ini lah yang terlihat sebagai bagian yang bewarna pada mata. maka akan menyebabkan buta warna sebagian. yaitu suatu senyawa protein dan vitamin A. maka rodopsin akan terurai menjadi protein dan vitamin A.  Pigmen ungu yang terdapat pada sel basilus disebut rodopsin. iris berfungsi sebagai diafragma.  Kinerja lensa mata adalah ketika mata memfokuskan objek jauh. sehingga fokusnya tidak sama.  Bila lensa mata terlalu cembung. yaitu buta warna merah.  Bila permukaan lensa mata mempunyai kelengkungan yang tidak sama.  Titik dekat mata pada anak berumur 11 tahun adalah kira – kira 9 cm.VII. KESIMPULAN : Kesimpulan dari hasil pengamatan adalah sebagai berikut:  Buta warna total dapat terjadi. JAWABAN PERTANYAAN DAN TUGAS : 13 . makin tua jarak titik dekat semakin panjang. lensa mata akan memipih dan ketika memfokuskan objek dekat lensa berakomodasi menjadi lebih cembung.  Lebar pupil dipengaruhi oleh iris di sekelilingnya. maka seseorang disebut menderita astigmatisme. misalnya sinar matahari. Apabila terkena sinar. sehingga bayangan benda jatuh didepan bintik kuning. maka seseorang disebut menderita myopi. VIII. sehingga bayangan jatuh di belakang bintik kuning maka disebut sebagai hipermetropi. bila retina mata mengalami kerusakan total dalam merespon warna.  Bila mata terlalu pipih.  Bila terjadi kerusakan salah satu sel konus/kerucut. atau kuning dan hijau. sehingga bayangan benda jatuh tidak pada tempat yang sama.

Bumi Alsara : Jakarta Sudjadi. Yudhistira : surabaya Tim Dosen . Anatomi Fisiologi Manusia. Selamet . DAFTAR PUSTAKA : Anonim.org. 2005 . Bagod . 1996. 2010. Sains Biologi.Karnoto.wiki//mata-html).VIII. Biologi . Bambang . Biologi Sains. Jurusan Biologi FMIPA UNIMED : Medan 14 . Mata. 2001. 2010. Di akses pada tanggal 4 Mei 2010 K. Erlangga : Jakarta Prawirohartono. ( http:///wikipedia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful