P. 1
Analisis Per Banding An Persepsi Konsumen Alfamart Dan Indomaret Baruuuu

Analisis Per Banding An Persepsi Konsumen Alfamart Dan Indomaret Baruuuu

|Views: 1,735|Likes:
Published by Idham Sg

More info:

Published by: Idham Sg on Oct 31, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/06/2013

pdf

text

original

ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE

KOTA BEKASI SKRIPSI Untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Pada Universitas Negeri Semarang Oleh: Anita susanti NIM 3352402006 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007 ii PERSETUJUAN PEMBIMBING Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian Skripsi pada: Hari : Tanggal : Pembimbing I Pembimbing II Drs. Sugiharto, M.Si Drs. Wahyono, M.M NIP. 131286682 NIP 131292562 Mengetahui Ketua Jurusan Manajemen Drs. Sugiharto, M.Si NIP. 131286682 iii PENGESAHAN KELULUSAN Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skipsi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang pada: Hari : Tanggal : Penguji Skripsi Dra. Palupiningdyah, M.Si NIP 130812917 Anggota I Anggota II Drs. Sugiharto, M.Si Drs. Wahyono, M.M NIP.131286682 NIP 131292562 Mengetahui Dekan Fakultas Ekonomi Drs. Agus Wahyudin, M.Si

NIP. 131658236 iv PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar karya saya sendiri, bukan jiplakan dari karya tulis orang lain, baik sebagian atau seluruhnya. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. Semarang, 28 Februari 2007 Anita susanti NIM. 3352402006 v MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO: 1. ” Cukuplah Allah Saja Bagiku, Tiada Tuhan Selain Dia. Hanya KepadaNya Aku Bertawakal Dan Dialah Rabb Yang Memiliki ”Arsy Yang Agung” (QS At Taubah 129) 2. Tetap semangat dan teguhkan hati sampai nanti sampai mati (Letto) 3. Hari bekerja untuk si pemalas adalah besok, hari liburnya adalah hari ini (John Wasley) PERSEMBAHAN: Skripsi ini saya persembahkan untuk: 1. Ibu dan Bapak tercinta, sebagai orang yang paling penulis sayangi yang menjadi semangat agar bisa memberikan yang terbaik. 2. Kakakku dan adikku serta seluruh Keluarga Besar penulis yang selalu ada saat susah maupun senang 3. Sahabat-sahabat yang membuat penulis selalu bersemangat vi KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skipsi dengan judul ”Analisis Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Dan Alfamart Terhadap Lokasi, Pelayanan, Kelengkapan Produk Yang Di Tawarkan, Harga, Promosi Dan Kenyamanan Berbelanja Di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kotamadya Bekasi”. Dalam kesempatan yang baik ini, penulis dengan ketulusan ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah dengan ikhlas memberikan masukan dan kontribusi yang berarti dalam proses penelitian dan penyusunan skripsi ini, antara lain: 1. Prof.Dr. H. Sudijono Sastroatmodjo, M.Si. selaku Rektor Universitas Negeri Semarang 2. Drs. Agus Wahyudin, M.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi 3. Drs. Sugiharto, M.Si selaku Ketua Jurusan Manajemen dan Dosen Pembimbing I yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing dan

memberikan arahan bagi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. 4. Drs. Wahyono, M.M selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. 5. Dra. Palupiningdyah, M.Si selaku dosen penguji yang telah meluangkan waktunya dalam menguji penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. vii 6. Dosen-Dosen Ekonomi yang telah memberikan ilmunya kepada penulis, dan membuat waktu dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. 7. Minimarket Indomaret dan Alfamart yang telah mengijinkan Penulis melakukan penelitian. 8. Staff Dinas Pertanian dan Pangan Semarang sebagai tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL) penulis sebagai awal terjun dan melihat dunia kerja. 9. Teman-teman Manajemen angkatan 2002 terimakasih atas semua moment yang telah dilalui yang membuat penulis semakin dewasa. 10. Teman-teman SMA yang telah menjadi motivasi tersendiri dalam berusaha bagi penulis dan membuat penulis melihat sisi lain kehidupan. 11. Teman-teman KKN yang telah menjadi suatu keluarga kecil yang akan selalu mengingat satu sama lain. 12. Teman-teman di wisma ”amalia” yang selalu memberi semangat. 13. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah menjadi bagian dari jalan hidup penulis. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih kurang sempurna karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki. Maka dari itu, penulis akan menerima kritik dan saran sebagai masukan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak. Akhir kata semoga Allah SWT senantiasa bersama kita dan meridhoi jalan hidup kita. Amin Semarang, Februari 2007 Penulis viii SARI Anita Susanti. 2007. Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret dengan Alfamart di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi”. Jurusan Manajemen Program Studi Manajemen Pemasaran, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang. 141 halaman. Kata kunci: Persepsi Konsumen (Lokasi, Pelayanan, Kelengkapan Produk, Harga, Promosi, Kenyamanan) Minimarket, Indomaret, Alfamart, Pondok Gede kota Bekasi. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. Dengan kata lain, tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. Konsumen memilahmilah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. Secara teoritis keputusan pembelian yang di

lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga, produk, pelayanan, lokasi perusahaan atau toko (Kotler, 1997: 165). Namun kenyataanya membuktikan bahwa karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama, dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart yang biasanya berdampingan, memiliki karateristik toko dan strategi yang hampir sama (Tajwini, Rofian, Majalah marketing: 2004). Permasalahan dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi, pelayanan, kelengkapan produk yang di tawarkan, harga, promosi, dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi, harga, promosi, dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart serta untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart terhadap lokasi, harga, promosi, dan kenyamanan berbelanja dalam memilih tempat berbelanja. Penelitian ini dilakukan pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di Komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja pada minimarket Indomaret dan Alfamart, sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan rumus literasi sehingga diketahui sampel dalam penelitian ini sebesar 100 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian setelah diadakan pengujian dengan uji-t secara parsial dari masing-masing variabel ditemukan pengaruh yang signifikan sebesar 0,002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0,05) sehingga tolak Ho. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart pada komponen lokasi, pelayanan, kelengkapan produk yang ditawarkan, harga dan promosi sedang pada komponen kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ix ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian.Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi, harga, promosi, dan pelayanan sebesar 0,000 yang menunjukan tolak Ho di bawah level of significance yang digunakan (α =0,05), sedangkan pada kenyamanan berbelanja sebesar 0,791 berada diatas level of significance yang digunakan (α =0,05) ini berarti tidak ada beda karena kedua minimarket ini memberikan fasilitas yang hampir sama. Saran yang diberikan dalam penelitian ini diantaranya: 1. Display depan minimarket Indomaret dan Alfamart dibuat lebih menarik. 2. Persediaan barang pada minimarket Indomaret dan Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih terencana. 3. every day low price tidak berguna jika itu didengungkan dalam iklan dan promosi saja oleh karena itu di dalam gerai Indomaret dan Alfamart pada saat konsumen berbelanja hal tersebut benar-benar terbukti. 4. Minimarket Indomaret dan Alfamart harus dapat mengendalikan biaya-biaya. 5. Indomaret dan Alfamart dalam memberi pelayanan harus lebih ramah dan sigap. 6.Disain tampilan minimarket Indomaret dan Alfamart

sebaiknya ada perubahan tema perperiode tertentu. 7. Untuk meneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna. X DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL............................................................................................ i PERSETUJUAN PEMBIMBING....................................................................... ii PENGESAHAN KELULUSAN......................................................................... iii PERNYATAAN.................................................................................................. iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN...................................................................... v KATA PENGANTAR ........................................................................................ vi SARI................................................................................................................... viii DAFTAR ISI .......................................................................................................x DAFTAR TABEL.............................................................................................. xiii DAFTAR GAMBAR ......................................................................................... xvi DAFTAR LAMPIRAN..................................................................................... xvii BAB I Pendahuluan .............................................................................................1 1.1 Latar Belakang ...................................................................................1 1.2 Rumusan Masalah..............................................................................4 1.3 Tujuan Penelitian ...............................................................................5 1.4 Manfaat Penelitian .............................................................................5 1.5 Penegasan istilah................................................................................6 1.6 Sistematika skripsi ............................................................................8 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS ..............................................10 2.1 Landasan teori..................................................................................10 2.1.1 Perilaku Konsumen..................................................................10 xi 2.1.2 Persepsi ..................................................................................16 2.1.3 Gerai dan peritel.......................................................................18 2.1.4 Minimarket ..............................................................................21 2.1.5 Waralaba ..................................................................................23 2.1.6 Lokasi ......................................................................................24 2.1.7 Kelengkapan produk yang dijual .............................................30 2.1.8 Harga........................................................................................35 2.1.9 Promosi dan iklan ....................................................................36 2.1.10 Atmosfer dalam gerai ............................................................42 2.1.11 Pelayanan minimarket............................................................45 2.2 Kerangka berfikir dan Hipotesisi .....................................................49 2.2.1 Kerangka berfikir ....................................................................49 2.2.2 Hipotesis..................................................................................51 BAB III METODE PENELITIAN ....................................................................52 3.1 Lokasi dan objek penelitian ..............................................................52 3.2 Populasi.............................................................................................52 3.3 Sampel ..............................................................................................52

.............................................119 5............... 68 Tabel 8 Ketersediaan produk di Indomaret........ 84 ................................................................................................................................... 77 Tabel 19 Logo Indomaret pada tas dan sovenir ....................................... 73 Tabel 14 Keterjangkauan harga di Indomaret......................2 Karateristik responden...................1 Hasil penelitian.....................60 4...................57 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN........................................... 71 Tabel11Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret .................109 4.. 83 Tabel 28 Letak pintu masuk dan keluar Indomaret............................... 76 Tabel 18 Disain dan warna logo Indomaret ......................... 74 Tabel 16 Harga di pasaran sama dengan di Indomaret .................................................. 66 Tabel 5 Jarak yang di tempuh menuju Indomaret... 81 Tabel 25 Jumlah keranjang belanja di indomaret cukup.......................................................................................................................................................................................................................1...............4 Pembahasan ......................................................60 4.................................................... 67 Tabel 6 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Indomaret ........................................................ 77 Tabel 20 Kupon undian dan hadiah langsung Indomaret............119 DAFTAR PUSTAKA ........................3 Deskripsi Variabel penelitian .........................................................60 4.....................119 5............................. 82 Tabel 26 Penataan ruang Indomaret yang nyaman .................... pasar tradisional.......................................................................................................................................121 xiii DAFTAR TABEL Tabel 1 Pangsa pasar hipermarket............................................................................................ 83 Tabel 27 Disain eksternal ciri khas Indomaret.................................................... 75 Tabel 17 Keterlihatan logo Indomaret ................................................. 80 Tabel 24 Fasilitas di Indomaret......................................................................................................5 Metode Analisis data ................. 65 Tabel 4 Karateristik responden menurut usia........................65 xii 4.......................................1 Kesimpulan...........................................................2 Saran........................................................ 71 Tabel 12 Produk yang dI jual Indomaret tidak kadaluwarsa.............. supermarket................................68 Tabel 7 Luas lahan parkir Indomaret ...................................................... 69 Tabel 9 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Indomaret.... di Indonesia ............. 65 Tabel 3 Karateristik responden menurut jumlah pendapatan..............................4 Variabel Penelitian ............55 3........3................................................................................................................................ 78 Tabel 21 Informasi produk dan harga baru Indomaret............... 74 Tabel 15 Potongan harga di Indomaret ...........................................1 Gambaran Umum tempat penelitian.........................................21 Tabel 2 Karateristik responden menurut jenis kelamin... 80 Tabel 23 Jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret ..................113 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.................................. 79 xiv Tabel 22 Fasilitas kartu keanggotaan Indomaret ................................................................... 72 Tabel 13 Penataan produk di Indomaret ...... 70 Tabel 10 Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Indomaret.......... minimarket.....................................................................................120 LAMPIRAN..........

.........................................107 Tabel 62 Tidak ada antrian di meja kasir Alfamart................. 86 Tabel 32Jam buka Indomaret pukul 07........... 85 Tabel 31 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di Indomaret........................................... 92 Tabel 40 Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret .............................................. 93 Tabel 41 Produk yang di jual Alfamart tidak kadaluwarsa..................................................102 Tabel 54 Jumlah keranjang belanja di Alfamart cukup ........ 94 Tabel 42 Penataan produk di Alfamart ................................................................... 98 Tabel 47 Disain dan warna logo Alfamart ......... 91 Tabel 39Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Alfamart.............. 90 Tabel 37Ketersediaan produk di Alfamart.... 99 Tabel 49 Kupon undian dan hadiah langsung Alfamart........................ 22 ................................................................00 wib..................... 87 Tabel 34 Jarak yang di tempuh menuju Alfamart..................................................... 89 Tabel 36 Luas lahan parkir Alfamart ........112 xvi DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1 Perilaku berbelanja.......................104 Tabel 56 Disain eksternal ciri khas Alfamart..............................102 Tabel 53 Fasilitas di Alfamart....... 88 Tabel 35 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Afamart ..............................................................108 Tabel 63 Perhitungan rata-rata prosentase ............................................... 98 Tabel 48 Logo Alfamart pada tas dan sovenir .......................................................... 94 Tabel 43 Keterjangkauan harga di Alfamart..100 Tabel 450 Informasi produk dan harga baru Alfamart.............. 85 Tabel 30 Kesigapan dan keramahan pegawai Indomaret................................... 12 Gambar 2 Proses keputusan pembelian .......................................................... 95 Tabel 44 Potongan harga di Alfamart .......... 96 xv Tabel 45 Harga di pasaran sama dengan di Alfamart ...........................................................104 Tabel 57 Letak pintu masuk dan keluar Alfamart......................103 Tabel 55 Penataan ruang Alfamart yang nyaman ..................................................................................................... 107 Tabel 61 Jam buka Alfamart pukul 07..................................................................... 90 Tabel 38 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Alfamart............................................................................................................00 wib...........................................................105 Tabel 58 Seragam pegawai Alfamart......................................................................................................................................................................................................... 15 Gambar 3 Proses pemilihan toko .................................................................100 Tabel 51 Fasilitas kartu keanggotaan Alfamart .......................................................................................112 Tabel 66 Perbanndingan persepsi konsumen ................................................................................. 87 Tabel 33Tidak ada antrian di meja kasir Indomaret......................... 97 Tabel 46 Keterlihatan logo Alfamart ..............................................................................................................................109 Tabel 64 Perhitungan skor Indomaret dan Alfamart..................110 Tabel 65 Deskrifsi variabel persepsi konsumen...................................................................................................101 Tabel 52 Jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart .................................................Tabel 29 Seragam pegawai Indomaret................ 16 Gambar 4 Perang antar saluran ...........................106 Tabel 59 Kesigapan dan keramahan pegawai Alfamart......................................106 Tabel 60 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di A alfamart..........

........... 30 Gambar 8 Pertimbangan dalam penyediaan marchendise .....1 Latar belakang Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dan kelompok mendapat apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu atau kelompok lainya (Irawan.................. 26 Gambar 7 Tiga tingkat analisis lokasi pengecer . 37 Gambar 11 Tujuan memberi suasana dalam gerai ..................... Banyak sekali perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan dengan cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada dan berusaha menerapkan strategi pemasaran yang tepat dalam rangka menguasai pasar................................................................ 43 Gambar 13 Unsur barang atau jasa yang di beli konsumen ............................................................................................................................................................................................2001:10)......................................127 Lampiran 3 Data tabulasi penelitian .................. Syarat yang harus di penuhi oleh suatu perusahaan agar dapat sukses dalam persaingan adalah berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan dengan membuat citra yang baik di mata ..........................131 Lampiran 4 Perhitungan skala likert ............................. kerugian waralaba..............................137 Lampiran 5 Surat ijin penelitian...........................................111 xvii DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Angket penelitian ............... 42 Gambar 12 Tampilan toko .......................................................................Gambar 5 Keuntungan.......................................................... Penguasaan pasar merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang di lakukan oleh pengusaha untuk mempertahankan hidupnya........... 24 Gambar 6 Analisis area perdagangan.............................138 Lampiran 6 Surat keterangan telah melakukan penelitian ...................................................... 47 Gambar 15 skala likert ....................................140 1 BAB I PENDAHULUAN 1..................................... 34 Gambar 10 Teori komunikasi ............................ Dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa konsep paling penting mendasari pemasaran adalah menyangkut keinginan manusia dan merupakan kebutuhan manusia yang di bentuk oleh kultur serta kepribadian individu Di era globalisasi sekarang ini kegiatan bisnis khususnya pemasaran dari waktu ke waktu semakin meningkat................................121 Lampiran 2 Hasil perhitungan SPSS.............................................................................................................. berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin.............. 45 Gambar 14 Kerangka berfikir ........................................ 33 Gambar 9 Kategori produk ..................................................................

(6) atribut fisik toko. lokasi dan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan untuk membeli (Engel. Rofian. (3) harga.. seperti Indomart dan Alfamart yang biasanya berdampingan (Tajwini. Market share yang berbeda jauh menurut survei AC Nielsen tahun 2005. pelayanan umum. 3 (4) iklan dan promosi. Dengan kata lain. (8) atmosfer toko dan (9) pelayanan dan kepuasan setelah transaksi (Engel.1995:157). kenyataananya dapat memiliki penjualan yang berbeda. (7) sifat pelanggan toko. Majalah marketing: 2004). produk. pelayanan. tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. Kecuali jika faktor-faktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. pelayanan. Namun kenyataanya bahwa meski minimarket memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama satu dengan yang lainya. dimana kegiatan tersebut sangat tergantung pada perusahaan atau pedagang dengan bermacam atribut melalui harga. Para pengecer mempengaruhi aktifitas ini dengan strategi iklan dan promosi. Citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk akhir atau pembelian merek. (2)sifat dan kualitas pengamanan.000 ritel di Indonesia. Memilih toko adalah proses interaksi antara strategi pemasaran pengecer dan karateristik individual dan situasional dari pembeli proses ini di gambarkan oleh diagram keputusan pembelian pada umumnya.3%. Hal tersebut bisa di capai oleh suatu perusahaan melalui 2 upaya menghasilkan dan menyampaikan barang serta jasa yang diinginkan konsumen. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. karena menenurut the use multiatribut attitude model in store image study journal of ritailing para pelanggan potensial yang diminta memilih sepuluh daftar atribut yang ada memilih keenam komponen yang dirasa memiliki pengaruh paling besar dalam menilai citra toko yaitu lokasi. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. (5) personel penjualan. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. harga. kelengkapan produk yang ditawarkan. Konsumen memilah-milah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. Jika pengalaman masa lalu memuaskan.pelanggan itu sendiri yang nantinya akan menimbulkan loyalitas yang berkelanjutan. 1997: 165). produk. Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 12. maka pilihan akan bersifat kebiasaan. Atribut yang menyolok atau determinan biasanya masuk dari kategori berikut ini : (1) lokasi. Penguasaan pangsa pasar sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi .1995: 252). promosi. dan kenyamanan berbelanja . 1995:251).. Karateristik individual seperti gaya hidup menyebabkan pandangan umum tentang aktivitas yang terlibat dalam perilaku berbelanja dan pencarian. Karateristik pembeli juga mempengaruhi citra toko. Namun di sini peneliti hanya mengambil enam komponen yang paling utama. dari total 5.

untuk itu peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian perbandingan persepsi konsumen toko tersebut mengapa hal tersebut dapat mempengaruhi penjualan padahal keduanya memiliki strategi pemasaran yang hampir sama dan pelayanan yang hampir sama juga adakah perbedaan pada keduanya yang pada ahirnya mempengaruhi citra toko dari kacamata konsumen.4 Kegunaan penelitian 1.2 Permasalahan Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka identifikasi masalah pada penelitian ini adalah: 1. penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai perbedaan strategi pemasaran Indomaret dan Alfamart dari kacamata konsumen. apakah yang membuat berhasil mewujudkan kesan yang baik pada pelanggan dan pada ahirnya akan memudahkan meraih konsumen. Untuk mengetahui adakah perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen 2.id). Sedangkan menurut penelitian salah satu tabloid bisnis Kontan di kawasan Bekasi Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 33%.kontan. Penguasaan pangsa pasar 4 sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor dua setelah Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35% (http://www. Dari gambaran di atas penulis memilih judul dalam penelitian ini adalah “ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI”.3 Tujuan penelitian Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : 1.co. Untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1. 1. b) Bagi peneliti lain. Adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 2.nomor empat setelah ritel-ritel yang lain sedangkan Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35%. Kegunaan teoritis a) Bagi pembaca. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1. bahwa penelitian ini dapat di gunakan untuk .

Perbandingan Perbandingan artinya pertimbangan. 5. Pelayanan Adalah segala hal pengeluaran industri yang di keluarkan industri yang mendukung operasi suatu perusahaan kegiatan tidak berwujud intangible yang secara terpisah bisa di identifikasikan berfungsi memuaskan keinginan serta tidak terikat kepada . 2. penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan cakrawala berfikir dalam pengembangan wawasan dalam mempelajari segala perilaku produsen yang berhubungan dengan bagaimana memuaskan keinginan konsumen yang menjadi sasaran. 1. 2004: 102).menambah pengetahuan dan untuk meneliti lebih lanjut dengan menggunakan variabel lain. Persepsi Persepsi adalah suatu proses dengan mana seseorang. sehingga produsen dapat mengetahui apa saja yang di gunakan konsumen dalam membuat pertimbangan keputusan pembelian. persamaan (beberapa benda atau perkara) ( WJS Poerwodarminto. 4.1996:123). menyeleksi. penelitian ini bermanfaat untuk sarana pengembangan ilmu penetahuan. dan agar menjadi jelas dan tidak terjadi salah tafsir terhadap judul tersebut. 6 b) Bagi konsumen.co. 2. dan menginterpretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora.sinarharapan. Kegunaan praktis a) Bagi pelaku usaha ritel hasil penelitian ini bermanfaat sebagai evaluasi dan pengamatan aktivitas konsumen atau perilaku konsumen terhadap toko ritel. 1976:84).id). 3. Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www.5 Penegasan istilah Untuk memudahkan pemahaman dalam penelitian. Lokasi Berhubungan dengan pemilihan dan penggunaan spesialisasi pemasaran perdagangan perantara dan transportasi serta 7 penyimpanan pergudangan untuk melengkapi para pelanggan target dengan kegunaan waktu tempat dan pemilikan kemanfaatan yang tercipta melalui penyediaan produk di tempat yang di kenali konsumen (Amin wijaya tunggal. mengorganisasikan. maka perlu adanya penegasan istilah-istilah dalam judul tersebut di atas yaitu : 1. c) Bagi penulis.

Bagian awal skripsi Bagian awal skrisi terdiri dari halaman judul. pelayanan. harga. 1996:125). Promosi Adalah mengkomunikasikan informasi antara penjual dan pembeli untuk mempengaruhi sikap dan perilaku. Harga Adalah apa yang dibayar seseorang untuk apa yang di perolehnya nilainya dinyatakan dalam mata uang (Amin Wijaya Tunggal. permasalahan. 8. abstrak. dan kenyamanan berbelanja) pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. halaman pengesahan. Bagian skripsi BAB I : PENDAHULUAN 9 Meliputi : alasan pemilihan judul. halaman motto dan persembahan. 1996:103). karateristik pelayanan yang baik. Menginformasikan. 2005:135). karateristik lokasi yang baik. karateristik penentuan harga. membujuk dan atau mengingatkan para 8 pelanggan target pada perusahaan dan bauran pemasaranya (Amin Wijaya Tunggal. promosi. waktu. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atu perusahaan ritel (Hendri Ma’aruf. kelengkapan produk.6 Sistematika skripsi 1. 7. Kenyamanan berbelanja (atmosfer dalam gerai) Adakah pengaruh yang timbul dari faktor-faktor yang khusus untuk waktu dan tempat tertentu dan tidak lepas dari karateristik konsumen dan objek (Amin Wijaya Tunggal. kenyamanan . cara-cara yang menarik konsumen dengan promosi. Kelengkapan produk yang di tawarakan (merchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko (produk berbasis makanan. Dari keterangan diatas maka dalam penelitian ini di terangkan maksud tema dalam penelitian ini adalah mengenai pengukuran perbedaan persepsi yang ditentukan oleh keenam indikator (lokasi. kata pengantar. tujuan penelitian dan manfaat penelitian. barang kebutuhan rumah. BAB II : LANDASAN TEORI Dalam bab ini diuraikan tentang teori yang digunakan sebagai dasar pembahasan selanjutnya yaitu penertian perilaku konsumen. 2. 6. 1. 9.1996:95). produk umum. kelengkapan produk yang ditawarkan. daftar isi dan daftar lampiran. pakaian.1996:97). pengertian minimarket. dan lain-lain atau kombinasi) untuk di sediakan dalam toko pada jumlah. penegasan istilah.penjualan suatu produk atau jasa lain (Amin Wijaya Tunggal.

BAB IV : HASIL PENELITIAN BAB V : PENUTUP Dalam bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran BAGIAN AKHIR Bagian ini berisi tentang daftar pustaka dan lampiran 10 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS 2. 1994:3). 2005:51).1 Landasan teori 2. Sifat Motivasi Pembelian Setiap konsumen mempunyai dua sifat motivasi pembelian yang saling tumpang tindih dalam dirinya. Pendekatan-pendekatan yang selama ini banyak digunakan untuk menyingkap sikap. dan teknik.berbelanja.1 Perilaku konsumen a. dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini (Engel dan Blackwell. Menurut kotlert dan Amstrong yang di kutip oleh Simamora (2001:81) mengartikan perilaku konsumen sebagai perilaku pembelian akhir. metode analisis data. dengan siapa. metode pengumpulan data. dan perilaku konsumen mengansumsikan bahwa konsumen bersikap rasional dalam setiap keputusan pembelian. mengkonsumsi dan menghabiskan produk. dan bagaimana barang sudah dibeli dan dikonsumsi. Pengertian perilaku konsumen Untuk memahami perilaku masyarakat dalam pembelian barang dan jasa tersebut di butuhkan studi tersendiri. minat. Dari definisi di atas dapat di ambil kesimpulan : 11 1) Perilaku konsumen menyoroti perilaku individu dan rumah tangga. Adapun definisi perilaku konsumen adalah tindakan langsung terlibat dalam mendapatkan. yang membeli produk untuk konsumsi personal. BAB III : METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab in diuraikan tentang populasi. Perusahaan berkepentingan dengan hampir setiap kegiatan manusia yang hanya dalam lingkup yang lebih terbatas.sampel. Perilaku konsumen sangat komplek dan sulit di prediksi. oleh siapa. emosional dan rasional (Hendri Ma’aruf. . b. 3) Mengetahui perilaku konsumen meliputi : perilaku yang dapat diamati seperti jumlah yang di belanjakan. mengkonsumsi. 2) Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta tindakan dalam memperoleh.1. baik individu maupun rumah tangga. kapan. memakai.

atau perasaan lainya termasuk rasa iba dan marah. Cara berfikir seorang konsumen bisa begitu kuat sehingga membuat perasaan seperti gengsi menjadi amat kecil bahkan hilang 12 Pada proses membeli suatu barang. Pada kejadian yang berbeda mungkin saja dominasi terjadi sebaliknya. Tetapi kita akan sulit melihat dengan jelas apakah kedua sifat itu sedang berimbang pada seseorang. suatu sifat dapat mendominasi sementara sifat lainya sedikit berperan. Sementara di kejadian lain dapat saja kedua sifat berikut berimbang. gengsi. 2) Rasional Sikap belanja rasional di pengaruhi oleh alasan rasional dalam fikiran konsumen.1) Emosional Motivasi yang di pengaruhi emosi berkaitan dengan perasaan. baik itu keindahan. matahari pilihan barang banyak marchandise banyak Selama belanja Barang yang tersedia Harga menarik Cepat proses pembayaranya (antrian di kasir tidak terlalu panjang ) Selama belanja Daya tarik suasana internal Visual merchandising Fasilitas dalam gerai Pusat barang dan jasa Fasilitas kredit . Perilaku di tempat belanja Menurut David cook dan David Walters dalam buku Hendri Ma’aruf (2005:53) menggambarkan perbedaan kedua jenis perilaku orang pergi berbelanja seperti dalam diagram berikut: Prabelanja (mencari dan memilih gerai) lokasi mudah di capai cukup parkir dekat dengan gerai lain pilihan marchandise pelengkap atau pengganti Prabelanja (mencari dan memilih gerai) bergengsi ada toko utama seperti hero. c. umumnya para konsumen bukan dalam keadaan iba atau marah. Faktor indah atau bagus dan faktor gengsi akan lebih banyak pengaruhnya di bandingkan rasa iba atau marah saat berbelanja.

kebersihan. pemasangan. kunjungan ulang) Display barang Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Paska belanja (antaran barang. kelebihan minimarket di banding warung biasa terletak pada penataan. teman. kunjungan ulang) Display tema Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Gambar 1: Perilaku berbelanja (David cook dan David Walters. d. Minimarket yang merupakan contoh gerai modern yang mengalami pertumbuhan dengan cepat sebagai pertanda bahwa faktor rekreasi cukup kuat. 2005:53) Perbedaan itu mempengaruhi perilaku sebelum belanja dalam proses belanja dan setelah belanja. evaluasi. tetangga.dan pendingin ruangan (AC). Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen Proses keputusan memilih barang atau jasa dan lain-lainnya itu di pengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor pribadi internal dalam dirinya sendiri. dan tokoh-tokoh masyarakat yang meliputi: (a) Nilai-nilai adalah norma yang di anut masyarakat (b) Persepsi adalah cara pandang pada sesuatu (c) Prefensi adalah rasa lebih suka pada sesuatu dibandingkan dengan yang lainnya. Orientasi belanja adalah lebih mementigkan hal-hal fungsional Orientasi rekreasi lebih di pengaruhi oleh suasana li k 13 Kebanyakan konsumen di Indonesia yang berbelanja di gerai-gerai modern cenderung berorientasi “rekreasi”. pemasangan. (d) Behavior (tindak tanduk) 2) Faktor sosial 14 (a) Reference group adalah kelompok yang mempengaruhi anggotanya dalam membuat keputusan pembelian sesuatu . tiga hal tersebut memberi rasa yang berbeda antara minimarket dan toko biasa. Budaya meliputi hal-hal yang dipelajari dari keluarga. 1) Faktor budaya Budaya adalah faktor mendasar dalam pembentukan norma-norma yang dimiliki seseorang yang kemudian membentuk atau mendorong keinginan dan perilakunya menjadi seseorang konsumen.Paska belanja (antaran barang. guru. evaluasi.

f. (c) Audio visual. Tidak saja terhadap produk dan 16 mereka. seorang konsumen akan melalui suatu proses keputusan pembelian. info yang didapat kemudian dievaluasi sebelum akhirnya melakukan transaksi pembelian dan pada akhirnya ada perilaku pasca beli. yang selanjutnya konsumen mencari informasi tentang kebutuhanya. (c) Peran dan status. e. dan berapa besarnya belanja mereka. 2) Proses kebutuhan terbatas sama dengan proses diatas tetapi terjadi secara lebih cepat dan kadang meloncati tahapan 3) Proses pembelian rutin keputusan pembelian yang terjadi secara kebiasaan sehingga proses pembelian sangat singkat saja begitu ada kebutuhan langsung di beli saja tanpa adanya pertimbangan.barang atau jasa meskipun ada pengecualian pada sebagian orang. kapan mereka berbelanja. (d) Internet dan seluler kemajuan teknologi komputer pribadi. 3) Faktor teknologi (a) Transfortasi pribadi. merupakan pasar ritel yang besar karena perkembangan yang semakin pesat. telepon selular meningkatkan pasar hardware. Respon konsumen terhadap stimulus eksternal Perilaku konsumen pada akhirnya terlihat pada saat mereka memilih produk dan merek. mereka juga memilih gerai mana yang mereka kunjungi. Terdapat tiga proses keputusan pembelian: 15 1) Proses keputusan panjang untuk barang yang durable menurut Berman dan Evan dalam buku Hendri Ma’ruf (2005:61). baik untuk dinikmati oleh diri sendiri maupun untuk keluarga. (b) Keluarga faktor ini juga penting dalam mempengaruhi dalam memilih suatu barang dan jasa. telah menjadi produk pemikat perorangan sejak puluhan tahun lalu. mobil dan motor bertambah dari tahun ke tahun berikut kecangihan teknologinya yang bertambah dari tahun ketahun (b) Alat rumah tangga. 2005:61) Pengertian stimulus adalah situasi yang menyebabkan munculnya kebutuhan dalam diri konsumen. Stimulus kebutuhan mencari info evaluasi transaksi perilaku pasca beli Gambar 2: Proses keputusan pembelian (Berman dan Evan. Ini . Keputusan membeli Dalam membeli suatu barang atau jasa. peran seseorang di masyarakat atau di perusahaan akan mempengaruhi pola tindakanya dalam membeli barang dan jasa (di sebut berbelanja).

2004:102).2 Persepsi Persepsi adalah satu proses dengan mana seseorang menyeleksi. dan mengertepretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. Faktor yang membuatpersepsi berbeda-beda pada setiap fasilitas yang sama karena adanya perbedaan dalam otak kita yang terbatas. 2004:104): Karateristik konsumen Lingkungan Ekonomi Budaya Sosial teknologi Pemasaran Marchandise Harga Lokasi Iklan Atmosfer service Proses keputusan pembelian Pilihan produk atau merek Pilihan gerai Timing berbelanja Besarnya belanja 17 1) Faktor persnal yang terdiri dari: (a) Pengalaman masa lalu (b) Kebutuhan saat ini (c) Pertahanan diri (d) Adaptasi 2) Faktor stimulus . sehingga tidak mungkin semua stimuli tertampung. mengorganisikan. 1997:153) Bagan diatas sangat berkaitan dengan proses pemilihan toko mana yang akan di kunjungi konsumen dengan berbagai pertimbangan diatas.terjadi pada proses keputusan membeli stimulus ekternal.1. hal tersebut dipengaruhi oleh faktor personal dan faktor stimuli yang terdiri dari (Bilson Simamora. 2. Stimulus eksternal situasi konsumen respon konsumen Gambar 3: Proses pemilihan toko (Philip Kotler.

Karateristik stimulus memegang peranan penting dalam merebut perhatian konsumen seperti hukum kontras yang dikemukakan Weber yaitu “ yang lain dari sekelilingnya. adapun pengorganisasian stimuli dilakukan dalam tiga bentuk diantaranya: (a) Figur dan latar belakang (b) Pengelompokan (c) Peyelesaian masalah 18 Sedang yang biasanya mengganggu persepsi seseorang adalah (Bilson Simamora. Gerai-gerai dari peritel kecil terdiri atas dua macam. lebih mungkin untuk mendapat perhatian “ hal tersebut dapat diciptakan melalui: (a) Ukuran yang berbeda-beda (b) Warna yang paling mencolok dari yang lain (c) Posisi (d) Keunikan 3) Faktor pengorganisasian Orang cenderung membuat keteraturan untuk hal-hal yang tidak teratur.2005:71). yaitu dalam arti konsumen datang ke gerai untuk melakukan transaksi berbelanja dan membawa pulang barang atau menikmati jasa. Gerai dalam segala bentuknya berfungsi sebagai tempat pembelian barang dan jasa. 2004:105): 1) Penampilan fisik dengan kata lain persepsi kualitas melebihi realitas 2) Stereotype mengurangi I objektifitas seseorang dalam menginterpretasikan stimuli sehingga persepsi menjahui realitas 3) Kesan pertama 4) Loncat ke kesimpulan.1. orang kadang enggann mendengarkan informasi keseluruhan tapi langsung kekesimpulan 5) Efek halo (aura merek) 2. Peritel besar adalah peritel berbentuk perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan ritel dalam skala besar.3 Gerai dan peritel Peritel atau pengecer adalah pengusaha yang menjual barang atau jasa secara eceran kepada masyarakat sebagai konsumen (Hendri Maaruf. . yaitu gerai modern dan tradisional. 2005:71). Peritel perorangan atau peritel kecil memiliki jumlah gerai bervariasi. 1). Gerai tradisional Adalah gerai yang telah lama beroperasi di negeri ini berupa: warung. mulai dari satu gerai hingga beberapa gerai. Perusahaan perdagangan ritel besar dapat memiliki format bervariasai dari yang terbesar (perkulakan) hingga yang terkecil atau minimarket ( Hendri Ma’ruf. baik dalam arti gerai besar maupun dalam arti mempunyai gerai besar dan 19 sekaligus gerai kecil.

3 Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau .. selama 10 tahun sampai 2002. 2. Luas ruang minimarket adalah antar 50 m2 sampai 200 m2. dengan harga yng lebih mahal dari harga minimarket. konsep one stop shopping mulai dikenal pada dasawarsa 1980-an yang kemudian menjadi popular awal 1990-an. Warung biasanya berupa bangunan sederhana yang permanen (tembok penuh) semi permanen (tembok setinggi 1 meter di sambung papan sebagai dinding). Menurut penelitian AC Nilsen.1997:337-339): a) Minimarket terjadi pertumbuhan sebanyak 1800 buah selama 10 tahun sampai 2002. penggunaan alat pendingin udara. 2).dan lokasi. Macammacam gerai modern diantaranya (Philip Kotler. Modernisasi bertambah meluas pada dasawarsa 1970-an. dan adanya pramuniaga profesional.000 per hari. Supermarket mulai di perkenalkan pada dasawarsa ini . c) Special store: merupakan toko yang memiliki persediaan lengkap sehingga konsumen tidak perlu pindah toko lain untuk membeli sesuatu harga yang bervariasi dari yang terjangkau hingga yang mahal. atau dinding kayu seutuhnya. dan pasar. Convenience store ada yang dengan luas ruangan antara 200 m2 hingga 450 m2 dan brelokasi di tempat yang setrategis. Gerai modern mulai beroperasi awal 1960-an di Jakarta . jam buka. telah tumbuh 1 juta warung yang kebanyakan di luar kota dengan omzet rata-rata Rp 100. tetapi berbeda dalam hal harga.toko. Istilah pusat belanja mulai popular di gunakan untuk mengganti kata one stop shopping . d) Factory outlet e) Distro f) Supermarket: mempunyai luas 300-1100 m2 yang kecil sedang yang besar 1100-2300 m2 g) Perkulakan atau gudang rabat h) Super store: adalah toko serba ada yang memiliki variasi barang lebih lengkap dan luas yang lebih besar dari super market 21 i) Hipermarket: luas ruangan di atas 5000 m2 j) Pusat belanja yang terdiri dua macam yaitu mall dan trade center. Banyak orang mulai beralih 20 ke gerai modern seperti pusat belanja ini untuk berbelanja.1. dan luas ruangan. arti modern di sini adalah penataan barang menurut keperluan yang sama di kelompokan di bagian yang sama yang dapat dilihat dan diambil langsung oleh pembeli. b) Convenience store: gerai ini mirip minimarket dalam hal produk yang dijual.

1% Pasar trdisional 79. Perusahaan lain yang juga mengoperasikan minimarket adalah Alfaria Trijaya yang pada tahun 2004 telah memiliki 923 gerai dengan nama alfamart dan merencanakan mengembangkan menjadi 1800 unit di seluruh Indonesia tahun 2005 (http//www.6% 5.id). belanja sedikit di tempat yang dekat dan nyaman terpenuhi.8% 74. Bogor.9% 73.4% 4. Perusahaan yang pertama kali menggunakan format minimarket sebagai strategi bisnis di Indonesia adalah PT. Desember 2003. istilah yang di pake di Inggris. pasar tradisional di Indonesia: 2000 2001 2002 2003 Hipermarket & supermarket 16.9% 74.6% 4.supermarket. sejuk. Tabel 1: Pangsa pasar Hipermarket.com Inc: 2004). dan tertata rapi membuat minimarket menjadi lebih unggul dari warung dan toko. Indomarco merencanakan mendirikan 600 toko lagi di tahun 2005 (http//www.2% 21. dengan mini market. Pada ahir tahun 2003 jumlah gerai indomaret 796 unit di Jabodetabek.com Inc: 2004).1% Minimarket 3.co. Persaingan minimarket telah memunculkan peritel-pertel kecil dengan satu atau beberapa gerai .kontan-online. istilah lain dari chain store adalah multiples.7% 20. Minimarket yang masuk dalam kelompok seperti alfamart dan Indomaret baik yang dimiliki perusahaan atau yang waralaba atau hanya operasional saja tergolong sebagai chain store yaitu toko atau gerai yang terhimpun di bawah satu nama dengan sistem yang sama termasuk dalam kegiatan pemasaranya.dua mesin register (http// www. Mini market mengisi kebutuhan masyarakat akan warung yang berformat modern.di Indonesia format-format gerai modern mengikuti format gerai dari mancanegara. Indomarco Prismatama yang pada tahun 1988 mendirikan minimarketnya yang pertama. Sedang menurut Hendri ma’aruf (2005:76) yang di sebut minimarket biasanya luas ruanganya adalah antar 50 m2 sampai 200 m2 serta berada pada lokasi yang mudah dijangkau konsumen. 22 Bandung.kontan-online. perilaku konsumen yang menyukai tempat belanja bersih. Persaingan telah membuat pengecer berfikir tentang format .sinarharapan. antarformat: Pasar tradisional Toko Minimarket . minimarket. berikut gambar persaingan antar perusahaan.8% Sumber: sisipan bisnis Indonesia “ arah bisnis dan politik”.5% 20. Semarang dan Surabaya. dari negara AS yang paling banyak di ikuti.

1. dan lain-lain yang di perjanjikan. produk. Pemilik merek disebut franchishor ( Pewaralaba) dan pihak kedua tadi di sebut sebagai franchisee (terwaralaba).2005:87) Dari gambaran persaingan diatas dapat dilihat peluang untuk merubah warung dan toko menjadi minimarket.SupermarkeSupermarket t Hypermarket Hypermarket Warung Warung Toko Minimarket Convinience store 23 Gambar 4: Perang antar saluran (Hendri Ma’aruf. pelatihan. 2. Terdapat keuntungan dan problem potensial dalam berbisnis waralaba yang perlu diketahui oleh peminat waralaba dan oleh pemberi hak waralaba sebagaimana di tampilkan dalam tabel berikut: Keuntungan : Pewaralaba Terwaralaba • Peluang pertumbuhan tinggi • Tidak memerlukan modal besar • Para terwaralaba menjadikan para pemilik pewaralaba bersenangat • Baya pengawasan rendah • Pewaralaba masih mungkin memiliki sendiri gerai yang di operasikan sendiri • Peluang go internasional • Cara mudah melakukan tes pasar atau pengembangkan pasar . promosi. ini lebih terasa ketika supermarket besar di buka di sebuah kota atau pun kabupaten yang memunculkan persaingan langsung dengan toko-toko lama. 2005:90).4 Waralaba (francise) Perdagangan eceran dalam gerai modern berukuran kecil (200m2) atau lebih kecil dengan sistem waralaba di indonesia dimulai dengan munculnya antara lain seperti Indomaret dan Alfamart khususnya dalam wujud minimarket. Secara ringkas pengertian waralaba adalah hubungan bisnis antara pemilik merek. Di Jabotabek persaingan antar gerai tradisional dengan gerai modern masih berlangsung meski dengan kecendrungan peralihan selera belanja konsumen pada gerai modern yang meningkat. sistem operasional dalam jangka waktu tertentu (Hendri Ma’aruf. produk dan sistem operasioal dengan pihak kedua berupa pemberian izin pemakaian merek. pasokan barang. ia juga mendapat bantuan dari pewaralaba dalam hal 24 persiapan gerai. selain terwaralaba berhak menggunakan merek. Persaingan antar gerai dan dari format yang berbeda telah muncul.

Analisis area perdagangan (trading area analisis) .hal 52 ) 25 2.1. dan sama-sama punya setting atau ambience yang bagus. oleh pramuniaga yang sama banyak dan terampil. sebuah gerai akan lebih sukses di banding gerai lainnya yang berlokasi kurang strategis. a.• Mempertahankankemandirian • Reward sejalan dengan performen • Resiko pendirian usaha baru sedikit • Pinjaman dana mudah di peroleh • Adanya bantuan persiapan dan pengoprarsianya. • Pengguna merek yang sudah dikenal masyarakat • Kegiatan pemasaran yang luas bisa sampai tingkat nasonal Kerugian : Pewaralaba Terwaralaba • Kurang pengawasan sehari-hari • Reputasi rawan cacat oleh perilaku beberapa terwaralaba • Motivasi terwaralaba hanya bersikap jangka pendek • Seorang terwaralaba menjadi terlalu kuat sehingga terjadi terwaralaba dalam terwaralaba • Realisasi laba dan omzet mungkin tidak sesuai harapan • Berpeluang terjadi penlakan terhadap peraturan pewaralaba • Pemasok lain menawarkan dengan harga yng lebih rendah • Masih diharuskan membayar fee untuk marketing meski telah bersil menghmpun sejumlah konsumen loyal • Ketika omzet meningkat fee juga meningkat Gambar 5: Keuntungan dan problema potensial bagi pewaralaba dan terwaralaba ( MC Goldrick.5 Lokasi Lokasi adalah faktor yang sangat penting dalam bauran pemasaran ritel (ritail marketing mix). pada lokasi yang tepat. meskipun keduanya menjual produk yang sama.

Sebaliknya. Toko kecil akan lebih terbatas lagi wilayah perdagangan primernya. biaya pengiriman. kualitas produk yang terjaga. potensi pertumbuhan. Suatu wilayah yang berpenduduk banyak yang berpenghasilan cukup besar adalah traiding area yang menarik banyak pengecer. dan wilayah tambahan jika di gambarkan akan terlihat pada gambar berikut: Wilayah perdagangan primer toko Wilayah perdangan sekunder pembeli Wilayah perdagangan tambahan Gambar 6: Analisis area perdagangan (Hendry Ma’aruf. Informasi itu pula yang memberi gambaran seperti (Sumber: Hendri Ma’aruf.Sebelum suatu toko atau pusat perbelanjaan didirikan. Untuk membuka gerai di suatu lokasi baru. c) Konsentrasi kepemilikan kartu belanja Sedangkan bagi toko berukuran menengah. c) Basis ekonomi Industri daerah setempat. daftar berikut ini dapat dimanfaatkan untuk mengetahui potensi yang tersedia (James F Engel. luas suatu traiding area dapat bervariasi pada jenis gerai. 27 b) Besar belanja rata-rata pada toko oleh orang-orang yang berasal dari suatu wilayah tertentu dalam area perdagangan dimaksud. fluktuasi . wilayah lain yang berpenghuni sedikit yang berpenghasilan tidak banyak adalah traiding area yang kurang menarik karena hanya akan menunjukan satu atau dua gerai ritel saja.2005:117) Informasi itu dipakai untuk memberi gambaran batas geografis tentang wilayah utama.dan wilayah tambahan.sekunder.1995:243): a) Besarnya populasi dan karateristiknya Jumlah pendudukdan kepadatan pada suatu wilayah menjadi faktor dalam mempertimbangkan suatu area perdagangan ritel. 2005:117): a) Frekuensi orang-orang dari wilayah geografis yang berbeda melakukan belanja mereka. Area perdagangan adalah suatu wilayah dimana beberapa perusahaan menjual barang atau jasa secara menguntungkan. 2. wilayah perdagangan sekunder. b) Kedekatan dengan sumber pemasok Pemasok mempunyai pengaruh pada peritel dalam hal kecepatn penyediaan. wilayah yang dijadikan sebagai ajang penjualan oleh suatu toko dapat dibagi menjadi tiga bagian. Keputusan mendirikan gerai besar atau kecil tergantung pada keadaan traiding area yang dilayani. yaitu wilayah perdagangan 26 utama. langkah pertama adalah mempelajari suatu area agar investasi yang di tanamkan dapat menguntungkan. wilayah perdagangan primer akan lebih kecil daripada wilayah perdagangan primer gerai besar. dan lain-lain.

siang. f) Fasilitas promosi Adanya media massa seperti surat kabar dan radio akan memfasilitasi kegiatan promosi peritel. sore. pertokoan atau pusat perbelanjaaan yang memiliki fasilitas parkir yang memadai dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi peritel dibandingkan dengan pertokoan dan pusat belanja yang fasilitas perbelanjaan yang fasilitasnya tidak memadai. peluang kepemilikan . e) Situasi persaingan Penting mengenali jumlah dan ukuran pada peritel di suatu wilayah. faktor lebar jalan. a) Lalulintas pejalan kaki Untuk mendapatkan informasi: 29 (1) Jumlah pria dan wanita yang melintas (anak-anak usia tertentu kebawah tidak dihitung). dan malam atau menurut jam (3) Proporsi potensi konsumen (prentase pembelanjaan dari orang yang melintas). d) Trasportasi umum . kondisi jalan. akses pada masing-masing lokasi. d) Ketersediaan tenaga kerja 28 Tenaga kerja yang perlu diperhatikan adalah pada semua tingkat. dan kemacetan akan menjadi nilai tambah atau nilai kurang bagi pelangan itu menjadi perhatian penting seorang pemasar. (4) Proporsi orang yang berkunjung dari total yang melintas b) Lalu lintas kendaraan Informasi tentang jumlah dan karakteristik mobil-mobil yang melintas. Beberapa faktor yang harus di pertimbangkan dalam letak atau tempat gerai yang akan di dirikan atau dibuka.dan biaya-biaya terkait. c) Fasilitas parkir Untuk kota-kota besar. perdagangan. (2) Jumlah orang yang melintas pada pagi. h) Hukum dan peraturan Hukum dan peraturan perlu di perhatikan khususnya jika terdapat perda atau peraturan daerah yang tidak terdapat di daerah lain 3. dan fasilitas keuagan di daerah sekitar yang harus diperhatikan peritel.karena faktor musiman. pembatasan zona. g) Ketersediaan lokasi toko Faktor bagi suatu area perdagangan dan hal-hal yang terkait dengan lokasi adalah: jumlah lokasi dan jenisnya. yaitu tingkat administrative dan lapangan hingga manajemen trainee dan manajerial.

1. yaitu siapa konsumen yang hendak dituju. Selain segmen yang jelas. 9 februari 2003) Manajemen marchandise atau pengelolaan merchandise berkaitan dengan pembelian atau pembelanjaan. Untuk mendapatkan perkiraan potensi yang lebih akurat. maka pertanyan pertama perlu dijawab.6 Kelengkapan produk yang dijual (marchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko untuk disediakan dalam toko pada 31 jumlah. g) Penilaian keseluruhan Penilaian keseluruhan atau overall rating perlu dilakukan berdasarkan faktor-faktor diatas agar dapat menentukan pilihan lokasi lebih tepat. Manajemen marchendise Gerai Indomaret yang berformat minimarket mempunyai komposisi marchendise seperti berikut: . 2005:135). karena toko yang saling melengkapi akan menimbulkan sinergi. yaitu mudah terlihatnya toko dan plang namanya oleh pejalan kaki dan pengendara mobil yang melintas di jalan. 2005:132). keinginan konsumen akan keragaman barang membuat peritel perlu menyiapkan . Hal-hal yang berkaitan dengan manajemen marchandise adalah: a) Target market Untuk pengelolan marchandise yang optimal. penanganan. seleksi pasar analisis area evaluasi tempat Gambar 7: Tiga tingkat analisis spasial dan menyeleksi lokasi pengecer (James F Engel. diperlukan rumusan perhitungan yang spesifik (Hendri Ma’ruf. juga motivasi konsumen paling penting diketahui. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atau perusahaan ritel (Hendry Ma’ruf.waktu. f) Letak berdirinya gerai Letak berdirinya gerai sering kali dikaitkan dengan visibility (keterlihatan).Transportasi umum yang banyak melintas di depan pusat perbelanjaan atau pertokoan akan memberi daya tarik yang lebih tinggi karena bentuk konsumen dengan mudah langsung masuk ke areal perbelanjaan 30 e) Komposisi toko Seorang peritel hendaknya jika ingin membuka toko harus mempelajari lebih dulu toko-toko apa saja yang ada disekitarnya. dan keuangannya.Perishapble ( seperti buah-buahan yang cepat busuk) 10% -Umum 10% (Kompas.Produk makanan dan minuman 60% . 1995:239) 2.Produk non makanan 20% .1.

d) Kemampuan pemasok Kemampuan pemasok mengirim barang akan mempengaruhi jenis barang yang dijual oleh peritel. dll ) dalam setiap kategori produk (2) Dangkal: sedikit pilihan dalam setiap kategori produk INOVASI PERAMALAN TIMING & ALOKASI ASSORTMENT MEREK . Keragaman produk Keragaman produk terdiri dari dua hal yaitu : a) Wide/ lebar. e) Biaya Biaya pembelian barang dari pemasok akan menjadi komponen harga pokok penjualan peritel. yaitu banyaknya item pilihan dalam masingmasing kategori produk (1) Dalam: banyak pilihan (warna. oleh karena itu harus ada yang mampu mengirim barang sesuai jumlah. Perencanaan Merchandise Dalam merencanakan merchandise. atau lain sebagainya agar tidak menimbulkan ketimpangan. Departement store. hal-hal yang harus dipertimbangkan yang menyangkut aspek: Peramalan. 2005:141) 2. jenis. bahan. c) Lokasi dimana gerai berada Lokasi gerai turut mempengaruhi macam produk yang dijual. inovasi. harga yang diminta peritel. ragam produk mereka. yaitu banyaknya variasi produk yang dijual: (1) Lebar: Banyak ragam kategori produk (2) Sempit: sedikit ragam produk b) Depp / dalam. dan timing serta lokasi yang dapat digambarkan dibawah ini: 33 Gambar 8: Pertimbangan dalam penyediaan marchendise (Hendri Ma’aruf. 2005:140). Ma’ruf. perumahan kelas menengah mempunyai selera yang berbeda dengan perumahan kelas atas. 1. f) Kencenderungan mode produk Antisipasi atas perubahan fitur produk perlu dimiliki oleh peritel (Hendry. ragam produk.marchandise yang wide (banyak jenis dan tipe) dan deep (banyak pilihan atas masing-masing jenis). ukuran. b) Jenis gerai 32 Penyediaan marchandise harus disesuaikan dengan jenis gerai apakah itu minimarket.

atmosfer dalam gerai. Wide dan shallow . yaitu sedikit kategori produk jenis dari masing-masing dengan sedikit pilihan.7 Harga atau pricing Penetapan harga adalah yang paling krusial dan sulit diantara unsurunsur dalam bauran pemasaran ritel ( marchandise. Penetapan harga paket adalah harga yang didiskon untuk penjualan . depp wide 2. 35 depp wide 4. Perusahaan dengan cepat membuat sasaran pemasaran apakah bertahan. Menentukan permintaan c. Memilih harga ahir Implementasi strategi harga yang dapat dipergunaka peritel(Hendry Ma’aruf. Menganalisis penawaran harga para pesaing e. mengambil keuntungan sekarang yang maksimum. 1993:255 ): a. harga ritail service). yaitu sedikit kategari produk tapi masingmasing kategari disediakan banyak pilihan. depp Wide 3. Memilih metode apa yang akan digunakan f. depp wide Gambar 9:Kategori produk (Hendry Ma’aruf. Penetapan harga secara customary pricing adalah harga yang tetap tidak berubah untuk periode tertentu contohnya Koran. d. Sempit dan dalam.PERENCANAAN MARCHANDISE 34 1.2005:14) 2. Lebar dan dalam yaitu banyak kategori produk jenis yang masing-masing dengan banyak pilihan. Sedangkan unsur yang lain menghabiskan biaya (Philip Kotler. promosi. Penetapan harga ganjil seperti Rp 99. yaitu banyak kategori produk tapi masingmasing hanya tersedia sedikit pilihan. atau yang lainya 36 b. Leader pricing penetapan harga dimana profit margin-nya lebih rendah dari tingkat yang biasanya diraih. diterapkan dengan tujuan menarik konsumen lebih banyak.999. c. Perusahaan haruslah mempertimbangkan banyak faktor dalam menyusun kebijakan menetapkan harganya yaitu (Philip Kotler. b. Harga adalah satu-satunya unsur dalam berbagai unsur bauran pemasaran itu yang bakal mendatangkan laba bagi peritel.2005:174): a. Sempit dan dangkal. Memperkirakan biaya d.1993:225).1.

Komunikator pesan media target audience Umpan balik Gambar 10: Teori komunikasi (Philip Kotler di dalam buku Hendry Ma’aruf. 2.lebih dari satu item-nya misal harga 1 item jika dijual 2 langsung harganya menjadi Rp 9700. mengingatkan konsumen dari waktu ke waktu untuk berbelanja di gerai “kami”. Media yang digunakan bisa media cetak dan media elektronik. atau yang memperbaiki kesalah pahaman. Teori komunikasi merupakan landasan bagi keberhasilan strategi promosi yang dilakukan peritel. b) Membujuk.1. atau untuk membangun citra perusahaan. Periklanan mempunyai tujuan sebagai berikut ini (Hendry Ma’aruf. teori ini menjelaskan siapa yang mengirim. kualitas perusahaan eceran secara umum berpengaruh pada konsumen. 2005:179) Komunikator adalah perusahaan eceran yang mengirim pesan yang mereka inginkan akan diterima konsumen sasaranya dengan baik. yaitu untuk mengingatkan pelanggan bahwa perusahaan “kami” selalu menjual produk berkualitas. membujuk untuk mencoba produk baru. pesan apa dengan cara apa kepada siapa dan bagaimana hasilnya. termasuk oleh jenis perusahaan lain diindustri apa saja. Pesan yang dikehendaki diterima konsumen bisa berupa sekedar adanya program promosi yang berlangsung pada periode tertentu dengan hadiah tertentu atau berupa pesan yang lebih halus. Dengan demikian. yaitu untuk membangun rasa suka konsumen kepada perusahaan. yang menjadi target adalah konsumen yang menjadi sasaran program pemasara dari perusahaan eceran itu. umpan balik yang diharapkan bisa berupa tindakan nyata konsumen untuk datang dan berbelanja.8 Promosi dan periklanan Bisnis ritel berkenaan dengan pemasaran barang-barang (jasa) yang dibutuhkan perorangan dan rumah tangga. Sales promotion . dan seterusnya.2005:185): a) Memberi informasi. Umpan balik adalah respon dari konsumen terhadap pesan yang disampaikan. 1. Periklanan 38 Iklan memberi urutan pertama dan berperan prima diantara semua alat dalam promotion mix bagi peritel besar. membujuk untuk datang ke gerai. c) Mengingatkan. yaitu untuk memberitahu adanya produk baru. adanya pelayanan baru. adanya progaram sales promotion. Price lining (harga bertingkat) penetapan harga secara bertingkat dengan batas atas dan batas bawah 2. e. Pembahasan mengenai orang banyak berarti berbicara tentang pikiran dan emosi 37 mereka.

5) Hadiah langsung Mirip dengan program diatas berupa poin. Kelebihan dan kekurangan alat-alat promosi iklan . 3.Adalah program promosi peritel dalam rangka mendorong terjadinya penjualan atau untukmeningkatkan penjualan atau dalam rangka mempertahankan minat pelanggan untuk tetap berbelanja padanya. yaitu jumlah belanja menjadi faktor untuk memperoleh hadiah. 4) Program pelanggaan setia Para pelanggan diberi poin atau diskon berdasarkan banyaknya belanja mereka. 10) Acara-acara khusus Dibuat untuk lebih memperkenalkan gerai baru atau peluncuran produk tertentu. 3) Kupon Peritel mengiklankan diskon khusus bagi para pembeli yang memanfaatkan kupon yang diiklankan biasanya di Koran atau di keranjang belanja. bedanya hadiah diberikan langsung tanpa menunggu jumlah poin tertentu. Kadangkala display disiapkan oleh para pemasok Atau produsen.ini menggunakan member club. lantai. rupa. atau jendela display yang memungkinkan para peritel mengingatkan para pelanggan dan menstimuli belanja implusif. 8) Hadiah untuk rujukan Hadiah yang diberikan pada pelanggan jika ia membawa calon pelanggan baru. ataupun bau dari produk yang di promosikan. 9) Sovenir Barang-barang sauvenir dapat menjadi alat sales promotion yang menunjukan nama logo peritel. 7) Demonstrasi Memberi peragaan langsung mengenai keunggulan suatu produk. 6) Contoh (sample) 40 Adalah contoh produk yang diberikan secara Cuma-Cuma yang tujuanya adalah memberikan gambaran baik dalam manfaat. Jenis-jenis sales promotion (Hendry Ma’aruf. 2005:188): 1) Poin of purchase 39 Display di counter. 2) Kontes Para pelanggan berkompetisi untuk memperebutkan hadiah yang disediakan dengan cara memenangkan permainan. Selain itu sales prmotion juga di maksudkan untuk memperkenalkan produk baru atau suatu gerai baru.

Kekurangan 1) Lebih sukar mengahiri periode promosi tanpa akibat anjloknya penjualan 2) Promosi yang mengambil lokasi didalam gerai dapat juga memberi kesan norak pada barang tertentu 3) Hanya untuk menunjang promosi lainya 4) Kadangkala. peritel lupa tujuan utama karena terlalu asik mempromosikan produk yaitu mutu. Gerai kecil yang tertata rapi dan menarik akan lebih mengundang pembeli dibandingkan gerai yang . pelayanan dll (Hendry Ma’aruf.9 Atmosfer dalam gerai atau suasana Suasana atau atmosfer dalam gerai merupakan salah satu dari berbagai unsur dalam ritail marketing mix. 2. penonton relatif rendah 3) Pilihan media banyak sehingga mempermudah peritel memilih yang cocok untuk sasaran pasarnya. pesan dapat selalu dibaca ulang 6) Iklan dikelilingi oleh berita sehingga memperkuat kredibilitas iklan 7) Konsumen dapat mengetahui peritel mana yang memberi pelayanan baik b) Kekurangan 1) Karena pesan bersifat kaku sehingga peritel tidak mudah mengganti pesan dengan cepat 2) Iklan televisi membutuhkan biaya yang besar 3) Tidak dapat digunakan oleh peritel yang wilayah operasinya kecil jika menggunakan media lokal 4) Media Koran atau majalah jika disisipkan di koran sering kali tidak terbaca bahkan langsung dibuang 5) Iklan yang terlalu ringkas sehingga tidak mencakup semua 4. Kelebihan 1) Langsung menarik 2) Alat yang di gunakan unik 3) Pelanggan langsung memperoleh hadiah yang kongkret seperti kupon.a) Kelebihan 1) Audien yang dicakup berjumlah besar 2) Biaya perpembaca.2005:196). 4) Peritel menguasai penuh disain iklan yang diinginkan 41 5) Dalam media cetak. mug dll 4) Membantu menarik calon pelanggan untuk datang ke toko 42 5) Dengan kontes atau demontrasi dapat memberi hiburan bagi pengunjung 6) pembelian implusif bertambah b. Sales promotion kelemahan dan keunggulan a. pendengar.1.

2005:203) Meski diagram diatas menunjukan kotak persiapan suasana dalam gerai menunjukan kotak persiapan suasana dalam garai mendahului kotak .diatur biasa saja. Suasana dalam gerai dengan tujuan mencapai hasil segera dan jangka panjang Suasana dalam gerai : Desain toko/gerai Ambience Perencanaan toko Alokasi ruang Rencana gang Lay out Komunikasi visual Identitas ritel Grafis Penyajiam marchandise Untuk melayani Target market Sosial ekonomi Contoh: umur Pengeluaran Sex Life style Contoh : waktu sempit Trendi Ekspentasi harapan Contoh : belanja saja Pengalaman Agar menyentuh Emosi dan pengalaman Memenangkan mind share dan heart share Emosi Contoh : senang Antusias Bangga Pengalaman Contoh : nyaman 43 Gambar 11: Tujuan memberi suasana nyaman dalam gerai (Hendry Ma’aruf. Untuk itu perlu diketahui hal-hal apa saja yang dapat menunjang terbentuknya suasana dalam gerai besar yang sesuai dengan harapan konsumen ada dua macam perilaku berbelanja yang menjadi titik perhatian peritel yaitu a.

rak/gantungan pintu masuk 4) Tata letak arus beruntun : Pelanggan seolah diajak atau digiring untuk mengikuti pola yang dibuat Gambar 12: Lay-out atau tampilan toko (Hendry Ma’aruf.10 Ritail service atau pelayanan eceran Pelayanan eceran bertujuan memfasilitasi para pembeli saat mereka belanja di gerai. 3. fungsi penciptaan suasana dalam gerai dilakukan setelah peritel memiliki konsep yang jelas siapa saja di masyarakat yang menjadi sasaran dari program pemasaranya. 2. Perencanaan Toko 1) Pola lurus : Dapat dipakai pada minimarket ini memberi kesan luas.1. lebih banyak menampung barang. konsumen dapat menghemat waktu dan kontrol lebih mudah rak gantungan Sehingga menciptakan hasil yang segera Konsumen merasa nyaman Dan berlama-lama berada di dalam Belanja lebih banyak Kunjungan ulang Merekomendasikan gerai Kean positif yang terbentuk 44 pintu masuk 2) Pola arus bebas : Dapat memberi kesan bersahabat dan mendorong konsumen untuk bersantai memilih rak gantungan pintu masuk 3) Pola letak butik : Pada bagian tertentu diaturseolah-olah spesial yang berdiri sendiri dan ini biasanya menggunakan biaya yang lebih mahal. Beberapa hal yang perlu diketahui dalam penataan barang yaitu (Hendri Ma’aruf. 2. Hal-hal yang dapat memfasilitasi para pembeli terdiri .target market. langkah awal dalam pemasaran adalah memahami dan memilih target pasar.2005:210): 45 a) Gang atau jalan hendaknya bersih dari gangguan bagi pengunjung b) Jika cermin dan tempat duduk perlu diperhatikan jarak dan penataanya upaya ada kesan lega dan ada pengaruh pada keberadaan pelangan c) Tanaman perlu di letakan di gerai agarmemberi kesan yang sejuk dan asri. d) Tiang dan patung yang mungkin melambangkan toko dapat memberi kesan yang stabil dan membumi.2005:210).

Ada tiga unsur yang terdapat dalam suatu barang dan jasa yang dibeli. aman. pramuniaga dan lainya Faktor tambahan yang mendukung aspek inti dan tangible adalah: fasilitas seperti food corner gift wrapping atau jasa ppembungkusan kado dan lainya 47 b) Gift terapping c) Gift certificate d) Jasa pemotongan pakaian jadi e) Cara pembayaran denagan kredit card f) Fasilitas tempat makan g) Fasilitas kenyamanan dan keamanan berupa tangga jalan dan .atas layanan pelanggan. yaitu unsur inti. Faktor intangible yang mendukung terwujudnya keinginan konsumen yaitu dalam wujud marchendise rak yang tertata rapi dan bersih ada pendingin. menyenangkan”. telpon umum dan sarana parkir. Dalam diagram berikut dijelaskan tiga unsur tersebut: 46 Gambar 13: Unsur dalam barang dan jasa yang di beli konsumen (Hendry Ma’aruf. Jenis-jenis pelayanan Pelayanan konsumen: a) Pramuniaga dan staf lain yang terampil dengan cara pelayanan dan kesigapan membantu.2005:218) 1. layanan transaksi berupa cara pembayaran yang mudah. personal selling. unsur tidak terlihat.dan usur fasilitas yang mendukung. b) Staf perusahaan ritel yang melayanai pembeli lewat telpon dan menyiapkan barang pesanan yang nantinya tinggal diambil pelanggan harus sigap agar tidak memakan waktu lama Terkait fasilitas gerai a) Jasa pengantaran yang tepat waktu Inti adalah alasan utama seorang kosumen dating ke sebuah gerai ritel yaitu “mendapatkan barang ditempat yang nyaman. layanan keuangan dan fasilitas lainya seperti toilet.

pimpinan gerai atau perusahaan ritel harus memastikan bahwa semua karyawan 49 berbicara dengan pelanggan untuk bisa bertanya tentang pengalaman belanja mereka termasuk keluhan agar bisa segera ditangani. Perusahaan ritel yang baik dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara(Hendry Ma’aruf. Hal-hal yang harus dihindari peritel (Hendry Ma’aruf. Tingkatan pelayanan Ada beberapa tingkatan pelayanan seperti berikut: a) Swalayan pelayanan mandiri b) Bisa memilih sendiri walau disediakan pramuniaga c) Pelayanan terbatas sehingga konsumen tetap membutuhkan bantuan pramuniaga d) Pelayanan penuh sehingga pramuniaga mendampingi konsumen selama belanja 3.2005:226): a) peritel mengansumsikan bahwa para konsumen kurang teliti atau kurang jujur dan karenanya melakukan tindakan waspada yang berlebihan 48 b) peritel banyak memberi janji atau mengirim pesan yang mengandung janji tapi sebagian tidak dipenuhi c) karyawan atau pramuniaga yang tidak memiliki kewenangan yang cukup atau tidak berkemauan untuk memecahkan masalah yang dihadapi konsumen d) pramuniaga yang tampak acuh tak acuh kepada pelanggan e) pramuniaga atau karyawan yang sibuk bicara satu sama lain sementara pelanggan tidak dibantu f) pramuniaga yang enggan membantu pelanggan dikarenakan jam istirahat g) membiarkan antrian panjang karena ada meja kasir yang tutup h) pelayanan pramuniaga yang tidak ramah i) pramuniaga yang tidak mau membantu lebih kepada pelangan j) karyawan yang tidak mau tau atau tidak tau terhadap pertanyaan konsumen 4.2005:228). d) Memberdayakan karyawan sekaligus memberi mereka kepercayaan dalam pelaksanaan pelayanan .tanggga darurat h) Fasilitas telpon i) Terkait jam buka toko j) fasilitas tambahan seperti tempat parkir 2.: a) Merekrut orang yang tepat b) Memberi orientasi dan penjelasan tentang harapan pelayanankepada semua karyawan . c) Tetap mengamati harapan pelanggan. dengan pimpinan toko memberi contoh yang baik.

kelengkapan produk. dalam 50 membandingkan minimarket mana yang akan dikunjungi konsumen akan mempertimbangkan beberapa hal berikut diantaranya: Yang pertama lokasi. Kelima kelengkapan produk. namun konsumen yang berorientasi belanja perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah minimarket 51 Indomaret dan Alfamart yang memiliki kesamaan strategi pemasaran dan karateristik. Yang kedua promosi konsumen cenderung memilih minimarket mana yang menginformasikan produknya lebih baik melalui iklan yang menarik. namun ada juga konsumen yang tidak mementingkan promosi yang menarik untuk mendatangi suatu minimarket yang terpenting adalah pelayanan yang memuaskan. namun ada juga konsumen yang lebih mempertimbangkan tempat parkir yang nyaman meski jarak yang ditempuh lebih jauh dari tempat tinggal. sikap yang ditimbulkan dari semua unsur service diniatkan untuk melayani konsumen dengan sebaiknya. konsumen dalam memilih minimarket mana yang akan di kunjungi dengan mempertimbangkan .2 Kerangka berfikir Dalam memilih toko konsumen memiliki kriteria evaluasi diantaranya adalah faktor kenyamanan.1. konsumen mementingkan jarak minimarket manakah yang paling dekat dari tempat tinggal untuk efisiensi waktu. pelayanan.2 Kerangka Berfikir dan hipotesis 2. meski demikian tujuan pemasaran kegiatan ritail service sebaiknya dan semestinya ditujukan untuk benar-benar melayani pembeli.e) Memotivasi mereka para karyawan agar selalu tampil prima untuk memberi pelayanan yang terbaik f) Memperlakukan karyawan sesuai keinginan bagaimana karyawan semestinya memperlakuakn pembeli Tujuan program pemasaran termasuk service ritail pada ahirnya adalah tercapainya target penjualan dan laba. 2. Keempat konsumen mempertimbangkan kenyamanan berbelanja sebelum mengunjungi minmarket karena lebih berorientasi rekreasi walaupun harga yang ditawarkan lebih mahal namun ada kepuasan batin tersendiri bagi konsumen yang berorientasi ini. dan lain sebagainya hal tersebut menjadikan faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan produsen karena akan menjadi bahan perbandingan bagi konsumen untuk memilih toko mana yang akan didatangi konsumen (James F Engel.1994:258). Yang ketiga konsumen membandingkan minimarket mana yang memberikan harga yang lebih murah meski pelayanan kurang memuaskan atau ada juga konsumen yang cenderung memilih pelayanan yang memuaskan meski harga yang dibayar lebih mahal.

KELENGKAPAN PRODUK 6. 53 BAB III METODE PENELITIAN . HARGA 4. X1 PERSEPSI KONSUMEN INDOMARET KRITERIA EVALUASI 1.2 Hipotesis Hipotesis adalah suatu pendapat atau kesimpulan tentang adanya suatu hubungan tertentu antara variable-variabel yang digunakan yang sifatnya masih sementara (Soeratno.lengkap tidaknya produk yang di jual pada minimarket itu. PELAYANAN 52 Dibandingkan Gambar 2. LOKASI 2. PROMOSI 3. PROMOSI 3. KENYAMAN BERBELANJA 5. namun konsumen yang kurang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memberikan harga yang terjangkau dengan pelayanan yang standar.14 : Kerangka berfikir 2. jika ada minimarket yang lebih lengkap meskipun jarak yang di tempuh agak jauh maka konsumen akan mengunjungi minimarket yang lebih lengkap produknya. dalam berbelanja konsumen yang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memeberikan pelayanan sesuai leinginannya. Dalam penelitian ini yang menjadi hipotesis adalah: Ada perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi. KENYAMAN BERBELANJA 5.2. Berdasarkan evaluasi diatas maka minimarket atau perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah Indomaret dengan Alfamart yang memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama. LOKASI 2.1999:22). KELENGKAPAN PRODUK 6. HARGA 4. PELAYANAN X2 PERSEPSI KONSUMEN ALFAMART KRITERIA EVALUASI 1. Keenam pelayanan.

oleh karena tu populasi ini merupakan populasi tak terbatas karena tidak dapat diketahui secara pasti jumlah sebenarnya dari konsumen yang datang berbelanja ke minimarket Indomaret dan Alfamart.1 Lokasi dan objek penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Madya Bekasi. sedangkan mengenai ukuran sampel menurut Sitepu (1994 : 104-109) dapat ditempuh dengan beberapa tahap perhitungan pada langkah pertama menentukan nentukan perkiraan harga koefisien korelasi (ρ ) terkecil antara variabel bebas dan terikat kedua menentukan taraf nyata (α ) dan kuasa uji (1− β ) setelah itu baru menentukan sampel secara literatif pada literasi pertama menggunakan rumus: 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan .3 Sampel Menurut Djarwanto (1998:108) sampel adalah sebagian dari populasi yang karateristiknya hendak diselidiki dan dianggap bisa mewakili keseluruhan populasi. Yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti yang dijumpai ditempat tertentu. 3. bila dipandang konsumen yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Sugiyono.3. alasan dalam pemilihan lokasi ini karena toko yang akan di teliti berada pada wilayah tersebut dan saling berdekatan sehingga akan mudah membuat perbandinganya dan konsumen yang menjadi sasaran pemasaran toko tersebut sebagian besar berada di daerah tersebut. 54 Mengingat identitas populasi sudah diketahui maka. 3. 2001:87).2 Populasi Populasi merupakan sekumpulan orang atau objek yang memiliki kesamaan dalam satu atau beberapa hal yang membentuk masalah pokok dalam satu riset khusus (Suprapto. Dalam pnelitian ini yang menjadi populasi adalah konsumen yang berbelanja di toko atau minimarket Indomaret dan Alfamart. prosedur pencarian responden dilakukan berdasar accidental sampling .1997:64).

() ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 1 dimana −α −β + 1 1 z z merupakan konstanta yang di peroleh dari distribusi normal pada literasi kedua menggunakan rumus: 3 () ()1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ 55

apabila ukuran sampel minimal literatif 1dan 2 harganya sama maka literasi berhenti apabila belum sama maka perlu diadakan literasi ke 3 dengan menggunakan rumus literasi ke 2 menggunakan koefisien korelasi terkecil variabel-variabel bebas dari penelitian para pakar yang menganalisis satu variabel dari perilaku konsumen diperoleh dengan harga 0,41. Dengan dasar pertimbangan tersebut dalam penelitian ini di perkirakan korelasi terendah dari variabel adalah 0,32 mengingat jumlah variabel bebasnya lebih banyak. Taraf nyata yang digunakan sebesar 5% diperoleh harga : ρ = 0,32 1,645 1 = −α z dan 1,645 1 = −β z 1. menghitung u ρ = () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 1 0,32 ln 1 0,32 2 1 = 0,331647108 maka : 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u

zz nr 3 (0.331647108) (1,645 1,645) 2 2 1+ + n= n1 = 98,41003081 n1 = 98 56 5. Menghitung uρ ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ ⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + =

2(98 1) 0.34 1 0,32 ln 1 0,32 2 1 = 98,41003081 = 98 Karena n1dan n2 telah mencapai harga sama yaitu 98 maka ukuran sample minimal adalah 98 dalam penelitian ini ukuran sample di tetapkan sebesar 100 responden, penentu jumlah sampel tersebut sudah memenuhi syarat karena menurut surachmad (2001:100) untuk menyelidiki survey, sampel manusia hendaknya ditetapkan lebih dari 30 orang atau responden dan jumlahnya populasi tidak diketahui pasti. 3.4 Variabel penelitian Untuk mencapai tujuan penelitian maka digunakan variablevariabel penelitian. Dari permasalahan yang ada maka dapat ditentukan variable-variabel yang dapat digunakan untuk mencari jawaban dari pernasalahan yang akan diteliti. Variabel penelitian yang dimaksud disini adalah objek penelitian atau yang menjadi perhatian suatu penelitian (Suharsimi Arikunto.1993:91). 57 Dalam penelitian ini yang menjadi variabelnya adalah: 1. Variabel X1 Dalam penelitian ini variable X1 adalah persepsi konsumen Indomaret antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memilki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Lokasi b. Pelayanan c. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Promosi e. Harga f. Kenyamanan berbelanja 2. Variabel X2 Dalam penelitian ini variable X2 adalah persepsi konsumen Alfamart antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memiliki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Lokasi b. Pelayanan c. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Promosi 58

e. Harga f. Kenyamanan berbelanja 3.5 Metode pengumpulan data Dalam penelitian ini digunakan data sekunder, sumber yang diperoleh dengan: 1. Metode dokumentasi Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari buku-buku referensi dan jurnal serta majalah dan tabloid yang berhubungan dengan penelitian ini. 2. Metode wawancara dan angket Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari konsumen secara langsung dengan cara bertatap muka untuk memperoleh data yang diinginkan dan untuk patokan dalam perhitungan hasil penelitian 3.6 Metode analisis data 1. Analisis deskriptif Analisis ini digunakan untuk mengkaji variabel-variabel pada penelitian yang terdiri dari variabel persepsi yang baik dan persepsi yang tidak baik terhadap minimarket alfamart dan Indomaret. Adapun rumusnya sebagai berikut: % χ100% N =n dimana n : nilai yang diperoleh N : Jumlah seluruh nilai (Ali,1985:186) 59 2. Teknik analisis T-Test Untuk pembuktian hipotesis dilakukan dengan T-Test atau T-score. Alasan peneliti menggunakan T-Test dalam menganalisa data adalah karena T-Test pada prinsipnya adalah suatu teknik statistik untuk menguji hipotesis, tentang ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara dua kelompok sampel dengan jalan perbedaan mean-meannya. Mencari nilai T uji sampel berpasangan dengan alat bantu sofwtware SPSS For Windows 12.0: 1) Berdasarkan perbandingan t hitung dengan t tabel jika t hitung (angka t output) > t tabel maka tolak Ho berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart 2) Berdasarkan nilai probabilitas Jika probabilitas arau signifikanya (sig 2 tiled) < 0,05, maka tolak Ho. Berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi onsumen Indomaret dengan Persepsi konsumen Alfamart dan sebaliknya. Untuk menunjukan apakah data yang berpasangan berbeda secara statistik maka rumus-rumus yang digunakan sebagai

berikut: Se t=d 60 n Se = Sd (Algifari. Indomarco Prismatama. Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia. 4. gerai pertama dibuka pada November 1968 di kalimantan.1.1997:82) Sd adalah standar deviasi beda dua rata-rata data berpasangan dan d adalah beda rata-rata yang berpasangan 1 2 − Σ Σ = n n dd Sd d = Y1-X1 (Algifari.1 Hasil Penelitian Data penelitian ini merupakan hasil studi lapangan tentang perbedaan persepsi konsumen Minimarket Indomaret dan persepsi konsumen Minimarket Alfamart yang diambil dengan teknik kuisioner.1 Gambaran umum tempat penelitian a) Profil Minimarket Indomaret (Indomarco Prismatama) Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 m2. Dikelola oleh PT. . 1997:82) t adalah distribusi t hitung Se adalah kesalahan standar beda dua rata-rata data berpasangan yang dapat ditentukan dengan formulasi sebagai berikut: n dd Σ = (Aligafari.1997:82) 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.

Sistem ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan saat ini dengan memperhatikan perkembangan jumlah gerai dan jumlah transaksi di masa mendatang. Tangerang.setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai. menjadikan Indomaret memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Sasaran pemasaran Indomaret adalah konsumen semua kalangan masyarakat. Bekasi. keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan dibawah bendera grup INTRACO yaitu Indogrosir. Indomaret memiliki posisi baik dalam menentukan produk yang akan dijualnya. Sistem teknologi informasi ini memungkinkan pelayanan permintaan dan suplai barang dari pusat distribusi ke toko-toko dengan tingkat kecepatan yang tinggi dan efisiensi yang optimal. Parung. persediaan dan penerimaan barang. Saat ini Indomaret memiliki 8 pusat distribusi di Ancol Jakarta. Budaya yang di terapkan dalam tubuh perusahaan Indomaret adalah .500 jenis makanan dan nonmakanan tersedia dengan harga bersaing. memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen seharihari. Pada setiap pusat distribusi diterapkan digital picking system (DPS). Indomaret merupakan salah satu asset bisnis yang sangat 62 menjanjikan. Cimanggis Depok. Bali. Sistem teknologi informasi Indomaret pada setiap point of sales di setiap gerai mencakup sistem penjualan. yang menggunakan teknologi mutahir. Sedangkan mottonya adalah “mudah & hemat”. didukung oleh pusat distribusi. dari total itu 52% adalah milik sendiri dan sisanya milik masyarakat yang tersebar dikota-kota Jabodetabek. BSD Plaza dan Charmart.99 juta transaksi per bulan didukung oleh sistem teknologi yang handal. Pada Mei 2003 Indomaret merai penghargaan “perusahaan waralaba 2003” dari presiden Megawati Soekarnoputri. Jogjakarta. Indomaret berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan belanja konsumen dengan menerapkan sistem check out yang menggunakan scanner di setiap kasir dan pemasangan fasilitas pembayaran Debit 63 BCA. Jawa Timur. Jawa Barat. gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai di dasarkan pada motto “mudah dan hemat”. dan lampung. Bandung. Jawa Tengah. Sistem distribusi dirancang seefisien mungkin dengan jaringan pemasok yang handal dalam menyediakan produk terkenal dan berkualitas serta sumber daya manusia yang kompeten. Semarang dan Surabaya. Kini Indomaret mencapai lebih dari 1400 gerai. Laju pertumbuhan gerai Indomaret yang pesat dengan jumlah transaksi 14. Dengan menjalin lebih dari 500 pemasok. lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan Indomaret melayani sasaran demografinya yaitu keluarga. Finco. Visi Indomaret sendiri adalah menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global. Indomaret mudah ditemukan didaerah pemukiman. lebih dari 3.

id) b) Profil Minimarket Alfamart (PT. Kualitas & Produktivitas yang tertinggi. 4. Alfamart dapat dimiliki masyarakat luas dengan cara kemitraan. Tangerang.Indomaret. pemasok.co. Alfaria Trijaya) PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) atau Alfamart merupakan perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang perdagangan umum dan jasa eceran yang menyediakan kebutuhan pokok dan sehari-hari. fasilitas publik. Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku/etika bisnis yang tertinggi. Memberikan kepuasan kepada pelanggan/konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan yang berkualitas unggul. Pada tanggal 1 Januari 2003 berubah nama menjadi Alfamart . Visi dari Alfamart adalah Menjadi jaringan distribusi retail terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas. 2. 3. Beringin Raya. 2. Yang menjadi target dari pemasaran Alfamart adalah area perumahan. serta mampu bersaing secara global". 3. Kerjasama Team. Tbk = 70% Pemegang Saham PT Sigmantara Alfindo = 30% Toko pertama dibuka 18 oktober 1999 dengan nama "Alfa Minimart" di Jl. Membangun organisasi global yang terpercaya.Dalam bekerja kami menjunjung tinggi nilai-nilai: a) Kejujuran. Integritas yang tinggi. pemegang saham dan masyarakat pada umumnya. c) Letak Tempat Penelitian . Inovasi untuk kemajuan yang lebih baik. pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen. 65 Budaya yang dijunjung dalam bekerja adalah: 1. Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuhkembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha. kebenaran dan keadilan b) Kerja sama tim c) Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis d) Kepuasan pelanggan (sumber www. sedangkan motto yang digunakan Alfamart adalah “belanja puas harga pas”. berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil. Badan Usaha : PT Sumber Alfaria Trijaya 64 Pemegang Saham : HM Sampoerna dan Alfa Group Didirikan : 27 Juni 1999 Jumlah Toko : Lebih dari 1400 Pemegang Saham PT HM Sampoerna. karyawan. 4. sedangkan misinya adalah: 1. tersehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan . dan gedung perkantoran. Karawaci.

data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jenis kelamin responden yang ditunjukan tabel 2 sebagai berikut: Tabel 2: Karateristik Responden Menurut Jenis Kelamin No Jns kelamin Jml responden % 1. data yang . Kurang dari 1 juta 1 juta .5 juta –5 juta 35 orang 53 orang 12 orang 35% 53% 12% Sumber : Data primer diolah. tahun 2006 2. 2. tahun 2006 3. 2.2 Karateristik Responden 1.5 juta 2.Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah di Komplek Cahaya Kemang permai. Responden Menurut Jenis Kelamin 66 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. Pria Wanita 43 orang 57 orang 43% 57% Sumber : Data primer diolah. 3. alasan dalam memilih lokasi ini karena kedua minimarket berada pada wilayah ini dan berdekatan didukung jumlah penduduk yang ada pada wilayah tersebut merupakan sasaran konsumen untuk berbelanja pada kedua tempat tersebut berjumlah cukup banyak dan memiliki tingkatan sosial yang bervariasi. 4. Responden Menurut Jumlah Pendapatan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jumlah pendapatan responden yang ditunjukan tabel 3 sebagai berikut: Tabel 3: Karateristik Responden Menurut Jumlah Pendapatan No Jml pendapatan Jml responden % 1. Kotamadya Bekasi.2. Responden Menurut usia 67 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. Kecamatan Pondok Gede.

5. dan pelayanan.40thn 41thn . kelengkapan produk yang ditawarkan. Kurang dari 20 tahun 20thn . kelengkapan produk yang ditawarkan.3 Deskripsi variabel penelitian Variabel dalam penelitian ini merupakan data berpasangan. 4. 1. promosi. harga. kenyamanan berbelanja. dan pelayanan. 2.didapat dari penyebaran angket diperoleh data usia responden yang ditunjukan tabel 4 sebagai berikut: Tabel 4: Karateristik Responden Menurut Usia No usia Jml responden % 1. a) Lokasi 68 Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 5 berikut: Tabel 5: Jarak yang Ditempuh Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 . promosi. harga. yaitu persepsi konsumen minimarket Indomaret dan konsumen minimarket Alfamart dengan indikator lokasi. tahun 2006 4.30thn 31thn . Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. kenyamanan berbelanja.50thn lebih dari 51 3 orang 43 orang 38 orang 10 orang 7 orang 3% 43% 38% 10% 7% Sumber : Data primer diolah. 3.

0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Indomaret cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. 8% netral. 6% responden netral. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Indomaret. 19% sangat setuju. 5% tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 7 berikut ini: Tabel 7: Luas Lahan Parkir Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase .68 8 5 0 19% 68% 8% 5% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 5 menunjukan 68% responden setuju. 0% tidak setuju. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Indomaret menurut responden dapat dilihat pada tabel 6 sebagai berikut: Tabel 6: Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Indomaret 69 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 67 6 0 0 27% 67% 6% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 6 menunjukan 27% responden sangat setuju. 67% responden setuju.

0% 70 sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 11% responden netral. 22% responden netral. 47% responden setuju. 26% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa .Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 47 11 13 0 29% 47% 11% 13% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 7 menunjukan 29% responden sangat setuju. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Indomaret dapat dilihat pada tabel 8 berikut: Tabel 8: Ketersedian Produk di Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 34 22 26 0 18% 34% 22% 26% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 8 menunjukan 18% responden menyatakan sangat setuju. 13% responden tidak setuju. 34% responden menyatakan setuju.

Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 10 berikut ini: Tabel 10: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase 72 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 50 15 19 0 16% . 37% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Indomaret dapat dilihat pada tabel 9 berikut ini: Tabel 9 Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media Ada di Indomaret 71 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 4 36 23 37 0 4% 36% 23% 37% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 9 menunjukan 4% responden sangat setuju. 23% responden netral.responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Indomaret. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Indomaret. 36 % responden setuju.

Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 11 berikut ini: Tabel 11: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 41 39 2 0 18% 41% 39% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 11 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa waktu tiba produk yang dipesan konsumen sesuai dengan yang diharapkan . Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluarsa produk yang dijual Indomaret dapat dilihat pada tabel 12 berikut ini: Tabel 12: Produk yang Dijual Indomaret Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju . 50% responden setuju. 39% responden netral.50% 15% 19% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 10 menunjukan bahwa 16% responden sangat setuju. 41% responden setuju. % konsumen sangat tidak setuju. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Indomaret cukup. 15% netral. 19% responden tidak setuju. 2% konsumen tidak setuju.10 yang menunjukan 18% 73 responden sangat setuju. Hal ini dapat dilihat pada tabel 4.

c) Harga . Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. 59% setuju. 11 responden tidak setuju.Sangat tidak setuju 32 59 7 2 0 32% 59% 7% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 12 menunjukan bahwa responden beangapan bahwa produk yang jual minimarket Indomaret tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. 13 netral. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Indomaret dpat dilihat pada tabel 13 berikut ini: Tabel 13: Penataan Produk yang Dijual Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 74 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 13 11 0 14% 61% 13% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 13 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Indomaret ditata berimbang sesuai kebutuhan. Hal ini dapat dilihat bahwa 32% responden sangat setuju. 61% responden setuju. 7% responden netral. 0% sangat tidak setuju. 2% tidak setuju.

11% netral. 56% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 15 berikut ini: Tabel 15: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 46 29 20 0 5% 46% 29% 20% . Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 15% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju.Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Indomaret bagi responden dapat dilihat pada tabel 14 berikut ini: Tabel 14:Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Indomaret 75 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 56 11 15 0 18% 56% 11% 15% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 14 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Indomaret terjangkau oleh konsumen.

29 netral. 3% sangat tidak setuju.0% Jumlah 100 100% Pada tabel 15 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket 76 Indomaret kepada konsumen. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. d) Promosi 77 Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Indomaret dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 17 berikut ini: Tabel 17: Keterlihatan Logo Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju . Hal ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju. 20 responden tidak setuju. 46% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 48% responden setuju. 18% netral. 17% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 16 berikut ini: Tabel 16: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 48 18 17 3 14% 48% 18% 17% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 16 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Indomaret sesuai dengan harga pasar saat ini.

51% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Indomaret dapat dilihat pada tabel 18 berikut ini: Tabel 18: Disain dan Warna Logo Indomaret 78 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 51 25 6 0 18% 51% 25% 6% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 18 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret memiiki disain dan warna yang menarik. 2% sangat tidak setuju.Sangat tidak setuju 30 63 5 2 2 30% 63% 5% 2% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 17 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. Berdasarkan penelitian mengenai logo Indomaret pada tas dan . 6% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 30% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 2% responden tidak setuju. 25% netral. 63% responden setuju. 5% netral.

1% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 27% sangat tidak setuju. 11% netral.sovenir dapat dilihat pada tabel 19 berikut ini: Tabel 19: Logo Indomaret pada Tas Dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 1 11 61 27 0% 1% 11% 61% 27% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 19 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret pada tas belanja dan sovenir tidak 79 ada . Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 20 berikut ini: Tabel 20: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 55 10 9 0 26% 55% 10% 9% 0% Jumlah 100 100% . 61% responden tidak setuju.

8% netral.Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 20 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju. 10% netral. 55% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 22 berikut ini: Tabel 22: Fasilitas Kartu Keanggotaan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 0 0% 81 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju . 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 43% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 21 berikut ini: Tabel 21: Informasi Produk dan Harga Baru Indomaret 80 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 43 46 8 3 0 43% 46% 8% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 21 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. 3% responden tidak setuju. 46% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 9% responden tidak setuju.

0 20 54 26 0% 20% 54% 26% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 22 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret tidak memberikan fasilitas kartu keanggotaan. Hal ini terlihat bahwa 21% responden 82 sangat setuju. 12% responden tidak setuju. 13% netral. 26% sangat tidak setuju. 0% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 23 berikut ini: Tabel 23: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 54 13 12 0 21% 54% 13% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 23 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret mudah diingat dan dimengerti responden. 20% netral. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 24 berikut ini: Tabel 24: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Indomaret . 54% responden tidak setuju. 54% responden setuju. 0% sangat tidak setuju.

Hal ini terlihat bahwa 12% responden sangat setuju.Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 12 40 19 28 1 12% 40% 19% 28% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 24 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Indomaret sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 25 berikut ini: Tabel 25: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Indomaret 83 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 38 60 2 0 0 38% 60% 2% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 25 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar . 19% netral. 1% sangat tidak setuju. 40% responden setuju. 28% responden tidak setuju.

2% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 15% responden tidak setuju. 2% netral. 53% responden setuju. 14% netral. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 26 berikut ini: Tabel 26: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 16 16% 84 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 53 14 15 2 53% 14% 15% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 26 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan rangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Indomaret cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja.responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Indomaret jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 27 berikut ini: Tabel 27: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 18 7 0 14% 61% . Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 38% responden sangat setuju. 60% responden setuju. 0% responden tidak setuju.

0% sangat tidak setuju. 18% netral. Hal ini terlihat bahwa 29% responden sangat setuju.18% 7% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 27 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket Indomaret sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 28 berikut ini: Tabel 28: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 68 3 0 0 29% 68% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 28 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Indomaret sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. 0% sangat tidak setuju. 61% 85 responden setuju. 7% responden tidak setuju. 68% responden setuju. 3% netral. 0% responden tidak setuju. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 29 berikut ini: Tabel 29: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 86 Sangat setuju Setuju .

. 0% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 47% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. 11% responden tidak setuju. 23% netral. Hal ini terlihat bahwa 24% responden sangat setuju.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 24 57 16 3 0 24% 57% 16% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 29 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Indomaret menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. 3% responden tidak setuju. 16% netral. 57% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 30 berikut ini: Tabel 30: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 47 23 11 0 19% 47% 23% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 30 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Indomaret sigap dan ramah dalam meberi pelayanan.

00 WIB Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 60 13 0 0 28% 60% . 58% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 32 berikut ini: Tabel 32: Jam Buka dan Tutup Minimarket Indomaret Pukul 07. 5% responden tidak setuju. 16% netral. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 1% sangat tidak setuju.87 Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 31 berikut ini: Tabel 31: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 58 16 5 1 18% 58% 16% 5% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 31 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon bagi konsumen yang belanja minimal 100 ribu akan diantar ke rumah.

Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. dan pelayanan. 10% netral. 2. a) Lokasi Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 34 . kenyamanan berbelanja. 0% sangat tidak setuju. harga. 0% sangat tidak setuju. promosi. kelengkapan produk yang ditawarkan.13% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 88 Pada tabel 32 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Indomaret sesuai dengan kebutuhan konsumen. 0% responden tidak setuju. 60% responden setuju. 61% responden setuju. 13% netral. Persepsi Konsumen Minimarket Alfamart 89 Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. 11% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 33 berikut ini: Tabel 33: Tidak ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 61 10 11 0 18% 61% 10% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 33 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Indomaret.

8% netral. 34% tidak setuju. 1 sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Alfamart cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Alfamart menurut responden dapat dilihat pada tabel 35 sebagai berikut: 90 Tabel 35 Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 60 6 2 0 32% 60% 6% 2% 0% Jumlah 100 100% .berikut: Tabel 34: Jarak yang Ditempuh Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 51 8 34 1 6% 51% 8% 34% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 34 menunjukan 51% responden setuju. 6% sangat setuju.

0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Alfamart . 6% responden netral. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 36 berikut ini: Tabel 36: Luas Lahan Parkir Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 18 53 13 16 18% 53% 13% 16% 91 Sangat tidak setuju 0 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 36 menunjukan 18% responden sangat setuju. 16% responden tidak setuju. 53% responden setuju. 60% responden setuju. 13% responden netral.Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 35 menunjukan 32% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 2% tidak setuju. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel 37 berikut: Tabel 37: Ketersedian Produk di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 11 40 12 36 1 11% 40% .

92 Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Alfamart dapat dilihat pada tabel 38 berikut ini: Tabel 38: Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media ada Di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 2 51 14 33 0 2% 51% 14% 33% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 38 menunjukan 2% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada table 39 berikut ini: Tabel 39: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju 2 31 . 51 % responden setuju. 36% responden tidak setuju.12% 36% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 37 menunjukan 11% responden menyatakan sangat setuju. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Alfamart . 40% responden menyatakan setuju. 1% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Alfamart . 33% responden tidak setuju. 14% responden netral. 12% responden netral.

31% responden setuju. 42% konsumen tidak setuju. Hal ini dapatdilihat pada tabel 40 yang menunjukan 0% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 40 berikut ini: Tabel 40: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 0 7 48 42 0% 7% 48% 43% 94 Sangat tidak setuju 3 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 40 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan netral ini dikarenakan konsumen yang belanja pada minimarket tersebut lebih senang datang langsung ke Alfamart .2% 31% 93 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 46 1 20% 46% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 39 menunjukan bahwa 2% responden sangat setuju. 7% responden setuju. 1% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Alfamart kurang atau sedikit. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluwarsa produk yang . 46 responden tidak setuju. 48% responden netral. 20% netral. 3% konsumen sangat tidak setuju.

0% tidak setuju.dijual Alfamart dapat dilihat pada tabel 41 berikut ini: Tabel 41: Produk yang Dijual Alfamart Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 36 60 4 36% 60% 4% 95 Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 0 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 41 menunjukan bahwa responden beranggapan bahwa produk yang dijual minimarket Alfamart setuju tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. 0% sangat tidak setuju. 4% responden netral. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Alfamart dpat dilihat pada tabel 42 berikut ini: Tabel 42: Penataan Produk yang Dijual Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 59 18 17 0 6% 59% 18% 17% 0% Jumlah 100 100% . Hal ini dapat dilihat bahwa 36% responden sangat setuju. 60% setuju.

25% netral. Hal ini terlihat bahwa 6% responden sangat setuju. 3% sangat tidak setuju. 52% responden tidak setuju.Pada tabel 42 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Alfamart ditata berimbang sesuai kebutuhan. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 44 berikut ini: Tabel 44: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 9 47 9% 47% 97 Netral Tidak setuju . 59% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. 18 netral. 96 c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Alfamart bagi responden dapat dilihat pada tabel 43 berikut ini: Tabel 43: Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 29 25 52 3 1% 29% 25% 52% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 43 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Alfamart kurang terjangkau oleh konsumen. 29% responden setuju. 17 responden tidak setuju.

14% responden setuju. d) Promosi Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Alfamart dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 46 berikut ini: . 58% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju.Sangat tidak setuju 30 13 1 30% 13% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 44 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket Alfamart kepada konsumen. 47% responden setuju. 13% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 45 berikut ini: Tabel 45: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 14 27 58 1 0% 14% 27% 58% 1% 98 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 45 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Alfamart kurang sesuai dengan harga pasar saat ini. 30% netral. 1% sangat tidak setuju. 1% sangat tidak setuju. 27% netral.

Tabel 46: Keterlihatan Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 66 58 0 0 26% 66% 58% % % 99 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 46 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju. 66% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Alfamart dapat dilihat pada tabel 47 berikut ini: Tabel 47: Disain dan Warna Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 22 64 12 2 0 22% 64% 12% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 47 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar . 8% netral. 0% sangat tidak setuju. 0% responden tidak setuju.

Hal ini terlihat bahwa 22% responden sangat setuju. 100 Berdasarkan penelitian mengenai logo Alfamart pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 48 berikut ini: Tabel 48: Ada Logo Alfamart pada Tas dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 35 62 3 0 0 35% 62% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 48 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart pada tas belanja dan sovenir ada . 0% sangat tidak setuju. 64% responden setuju. 12% netral.responden menyatakan logo Alfamart memiiki disain dan warna yang menarik. 0% sangat tidak setuju. 2% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 35% responden sangat setuju. 0% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 49 berikut ini: Tabel 49: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 19 49 12 19% 49% 12% 101 Tidak setuju . 62% responden setuju. 3% netral.

6% netral. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 50 berikut ini: Tabel 50: Informasi Produk dan Harga Baru Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 54 6 8 0 32% 54% 6% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 50 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 51 berikut ini: Tabel 51: Fasilitas Kartu Keanggotaan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase . 49% responden setuju. 54% 102 responden setuju.Sangat tidak setuju 20 0 20% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 49 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. 20% responden tidak setuju. 8% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 32% responden sangat setuju. 12% netral.

0% sangat tidak setuju. 27% responden tidak . 25% responden setuju. 8% netral.Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 52 berikut ini: Tabel 52: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 103 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 9 25 38 27 1 9% 25% 38% 27% 1% Jumlah 100 100% Pada tabel 52 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart mudah diingat dan dimengerti responden. Hal ini terlihat bahwa 46% responden sangat setuju. 38% netral.2% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju.Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 46 44 8 2 0 46% 44% 8% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 51 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan yang disebut kartu “Aku”. 44% responden setuju.

18% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 54 berikut ini: Tabel 54: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 61 8 4 0 27% 61% 8% . e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 53 berikut ini: Tabel 53: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 36 41 18 0 5% 36% 41% 18% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 53 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 0% sangat tidak setuju. 41% netral. Hal 104 ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju.setuju. 1% sangat tidak setuju. 36% responden setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 55 berikut ini: Tabel 55: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 105 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 13 59 20 8 0 13% 59% 20% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 55 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan ruangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Alfamart cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 56 berikut ini: Tabel 56: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju .4% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 54 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Alfamart jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. 8% responden tidak setuju. 61% responden setuju. 20% netral. Hal ini terlihat bahwa 13% responden sangat setuju. 8% netral. 0% sangat tidak setuju. 59% responden setuju. 4% responden tidak setuju.

18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 56 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket 106 Alfamart sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju, 57% responden setuju, 23% netral, 2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 57 berikut ini: Tabel 57: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 57 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Alfamart sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju, 57% responden setuju, 23% netral, 2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di

minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 58 berikut ini: Tabel 58: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 16 53 16% 53% 107 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 15 16 0 15% 16% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 58 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Alfamart menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju, 53% responden setuju, 15% netral, 16% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 59 berikut ini: Tabel 59: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 52 15 12 0 21% 52% 15% 12% 0% Jumlah 100 100%

Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 59 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Alfamart sigap dan ramah dalam memberi pelayanan. Hal ini terlihat bahwa 21% responden sangat setuju, 52% responden setuju, 15% netral, 12% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 60 berikut ini: 108 Tabel 60: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 6 38 50 5 1% 6% 38% 50% 5% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 60 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart tidak menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju, 6% responden setuju, 38% netral, 50% responden tidak setuju, 5% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 61 berikut ini: Tabel 61: Jam Buka dan Tutup Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 56

14 14 0 16% 56% 14% 14% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 61 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Alfamart sesuai dengan kebutuhan konsumen. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat 109 setuju, 56% responden setuju, 14% netral, 14% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 62 berikut ini: Tabel 62: Tidak Ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 25 55 9 11 0 25% 55% 9% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 62 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Alfamart . Hal ini terlihat bahwa 25% responden sangat setuju, 55% responden setuju, 9% netral, 11% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. 4.3 Analisis Hasil Penelitian Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ada 3 menggunakan analisis deskriptif, analisis skala likert dan analisis uji beda dengan uji-t

110 dengan program spss. Hasil dari perhitungan menggunakan SPSS terlihat pada lampiran 2 dan di bawah ini ringkasan perhitungan tersebut yaitu: 1. Perhitungan analisis deskriptif: Perbandingan persepsi Indomaret dan Alfamart dengan analisis deskriptif dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 63: Perhitungan Rata-Rata Prosentase Minimarket Indomaret dan Alfamart Keterangan Indomaret Alfamart Lokasi 85% 73% Kelengkapan produk 85.6% 50.8% Harga 62.3% 33.3% Promosi 57.7% 79% Kenyamanan Berbelanja 78.2% 70.2% Pelayanan 77.8% 60.2% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan variabel di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi, kelengkapan produk yang ditawarkan, harga yang ditawarkan dan kenyamanan berbelanja sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi . 2. Perhitungan dengan skala likert: Persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel perhitungan dibawah ini: Tabel 64: Perhitungan Skor Minimarket Indomaret dan Minimarket Alfamart Indomaret AlfamaDimensi yang rt diukur Skor rata2 interpretasi Skor rata2 interpretasi 111 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

14 3.17 4.34 4.75 3.63 3.81 191 3.86 4.21 3.44 3.74 3.29 1.36 2.81 3.86 3.82 4.84 3.07 3.36 3.01 1.75 4.20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 4.66 S TS TS N N N S .81 1.28 4.66 3.02 3.94 3.98 4.23 3.

55 2.S SS S S N TS SS S TS S SS TS S N SS S S S S S S S 3.54 4.22 3.27 2.10 4.59 4.32 3.84 4.55 2.77 3.73 3.26 4.91 4.2 4.14 3.63 3.67 4.24 3.34 3.11 3.54 2.18 3.32 3.34 .

harga yang ditawarkan sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi dan kenyamanan berbelanja hal ini juga dapat dilihat pada gambar 15 dibawah ini: 112 ANALISIS SKALA LIKERT 1 10 123456789 10 .94 N SS S N S TS TS SS S N S TS S S SS S S SS S N S S S SS S S TS S S Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan indikator di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi.82 2.3.74 3.69 3. kelengkapan produk yang ditawarkan.43 3.

11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 INDIKATOR SKALA PENELITIAN INDOMARET 4.91 3.24 3.26 4.44 3.22 3.55 Gambar 15: Analisis Skala Likert Persepsi Indomaret dan Alfamart Grafik 15 diatas menunjukan bahwa pada komponen indikator diatas dapat diketahui pada Indomaret responden sebagian besar meyatakan setuju bahwa lokasi.07 ALFAMART 3. kelengkapan produk yang ditawarkan dan harga pada minimarket ini lebih baik dibandingkan Alfamart. Perhitungan menggunakan uji-t atau uji beda Pengujian hipotesis untuk perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel berikut ini: 113 Tabel 65: Deskripsi variabel penelitian persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart Persepsi konsumen Indomaret Persepsi konsumen Alfamart Indikator Mean Indikator Mean okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja - . 3.73 3.01 1. sedangkan pada komponen Alfamart responden sebagian besar setuju bahwa Alfamart lebih baik pada segi promosi dan kenyamanan berbelanja dibandingkan Indomaret.81 1.

930000 9.660000 Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Tabel 66: Perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart dengan menggunakan uji-t : Model t Df Sig (2- .860000 0.470000 3.640000 okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 1.220000 9.720000 7.620000 9.780000 .140000 1.romosi elayanan 2.6700000 9.470000 7.

220000.4 Pembahasan Berdasarkan hasil pengujian hipotesa dengan uji-t diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart hal tersebut dapat diketahui dari penjelasan perindikator berikut: Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap lokasi berdirinya kedua minimarket tersebut diketahui memiliki perbedaan yang signifikan.620000>8.002.IND_ P.002 berada dibawah level of significance yang 114 digunakan (α =0.780000.ALF 3.290 35 . oleh pramuniaga yang trampil dan banyak. Perbedaan ini disebabkan jarak yang di tempuh konsumen lebih dekat menuju Indomaret di bandingkan ke Alfamart. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart diterima. perbedaan ini disebabkan pada Alfamart jumlah produk dan jenisnya produk yang dijual kurang banyak. 4. Hal tersebut disebabkan harga yang dijual Alfamart lebih mahal di bandingkan Indomaret karena Indomaret membeli langsung ke produsen yang masih bernaung pada satu . waktu dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf.05) sehingga tolak Ho yang artinya persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart terdapat perbedaan. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap harga yang ditawarkan diketahui bahwa ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. 135:2005).tiled) Keterangan P. Pada penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 21.670000. sedang menurut Hendri Ma’aruf. 115 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap kelengkapan produk yang ditawarkan diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) 0. yang menyatakan bahwa sebuah gerai akan lebih sukses jika letaknya lebih strategis dibandingkan gerai lainya yang berlokasi kurang strategis meskipun keduanya menjual produk yang sama. Dan dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 12.140000>11. hal tersebut sesuai dengan teori bahwa peritel yang menyediakan produk dalam toko pada jumlah. 115: 2005.860000>19. Dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 10. Tolak Ho Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Secara parsial ditemukan perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart secara signifikan.

720000> 23. Secara garis besar dapat diketahui bahwa setelah diadakan pengujian dengan uji-t dapat diambil kesimpulan. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) variabel persepsi . 116 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap promosi yang diberikan untuk menginformasikan toko dan produk yang disediakan diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. hal tersebut sesuai dengan teori semua peritel baik skala besar atau pun kecil yang berformat modern berlomba-lomba dalam mendadani tempat belanja mereka semenarik mungkin pendapat ini dikemukakan dalam buku Hendri Ma’aruf. namun hal ini tidak sesuai dengan konsep penjualan bahwa konsumen jika diabaikan dan tidak selalu diingatkan maka akan tidak membeli produk organisasi dalam jumlah yang cukup (Philip Kotler. 202: 2005. Dalam penelitian ini yang memberikan pelayanan lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 19. Hal ini dikarenakan pada Alfamart tidak memberikan pelayanan antar barang seperi Indomaret.16:1997). ini sesuai dengan teori bahwa peritel yang memberikan kombinasi ragam produk dan tingkat pelayanan sebagai posisioning serta melengkapi dengan tingkat pelayanan yang tinggi berarti gerai tersebut memilih posisioning citra gerai yang lengkap dan full service yang pada ahirnya akan banyak dipilih konsumen (Hendry Ma’aruf. musik. Namun jika dilihat dari toko mana yang memberikan promosi lebih baik yaitu Alfamart hal ini diketahui dari mean Alfamart yang lebih besar dari Indomaret sebesar 27. 117 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pelayanan yang diberikan kepada konsumen yang berbelanja diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. secara parsial ditemukan pengaruh yang signifikan. keranjang belanja. hal tersebut sesuai dengan teori yang menyatakan jika strategi harga rendah diterapkan maka strategi ini menjadi sangat efektif menarik pembeli karena harga rendah berati penghematan dan toko yang menerapkan harga lebih rendah dari pesaing akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf 157:2005). Hal ini disebabkan karena Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan dan pada tas belanja Alfamart ada logo dari minimarket tersebut yang tidak di berikan Indomaret. Pada penelitiian ini meski Alfamart unggul dalam segi promosi namun konsumen cenderung lebih memilih minimarket pesaing karena pertimbangan faktor yang lain yang diberikan.kepemilikkan perusahaan sedang Alfamart membeli dari distributor sehingga harga yang dijual pun menjadi lebih mahal.660000.221:2005).640000>17.pengharum ruangan dan lain sebagainya.930000. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pemberian kenyamanan dalam berbelanja ternyata memiliki tingkat perbedaan yang tidak signifikan. Hal ini dikarenakan minimarket Indomaret dan Alfamart sama-sama memberikan fasilitas penunjang yang sama seperti AC.

1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan dapat diambil bebarapa kesimpulan diantaranya adalah sebagai berikut: 1.1995: 252). Indomaret lebih baik dalam meyakinkan konsumen. maka pilihan akan bersifat kebiasaan. Majalah marketing: 2004. pelayanan. 3. Ini berarti hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart diterima Menurut pendapat Tajwini Rofian. maka saran yang diajukan penulis adalah sebagai berikut: 1. Minimarket Indomaret dalam mempromosikan tokonya hendaknya lebih .2 Saran Berdasarkan kesimpulan diatas. Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart adalah sebesar 0. Adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart pada indikator lokasi.05) sehingga tolak ho. menyatakan karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart 118 yang biasanya berdampingan dan memiliki karateristik toko yang hampir sama setelah diadakan penelitian ternyata sesuai. karena itu Alfamart agar menekan harga dengan cara memutus saluran distributor yang panjang yang akan meminimalkan biaya dan pada ahirnya harga 120 menjadi sama dengan pesaing. Persediaan barang pada minimarket Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih lengkap agar apa yang diinginkan konsumen dapat dipenuhi .05 yang digunakan 5. kelengkapan produk yang ditawarkan. Kecuali jika faktorfaktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. 119 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart sebesar 0. Jika pengalaman masa lalu memuaskan. citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk ahir atau pembelian merek.002 berada di bawah lefel of signifikan 0. 2. Selebaran yang full color dengan informasi produk dan harga tidak akan banyak mempengaruhi pembeli karena mereka juga akan mendapat selebaran yang sama menarik dari peritel lainya. Selain kriteria di atas ternyata setelah diteliti terbukti bahwa konsumen memilih toko juga berdasarkan oleh citra Minimarket tersebut dan menurut responden. Hal ini juga sesuai dengan teori berikut. harga dan promosi sedang pada indikator kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. Mayoritas konsumen Indonesia sensitive terhadap harga. 2.

Wahyono.Si Drs. Sugiharto. 5.gencar karena jika nantinya promosi itu di lupakan maka secara tidak langsung akan menjadikan konsumen menjadi pindah ke pesaing. 131286682 iii PENGESAHAN KELULUSAN Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skipsi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang pada: Hari : Tanggal : Penguji Skripsi Dra.M NIP. salah satunya dengan cara memberi logo pada plastik belanja. Bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna.Si NIP. M. M. M. Pelayanan pada minimarket Alfamart sebaiknya ditambahkan dengan fasilitas pesan belanja melalui telpon agar tidak kalah dengan pesaing. M. i ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI SKRIPSI Untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Pada Universitas Negeri Semarang Oleh: Anita susanti NIM 3352402006 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007 ii PERSETUJUAN PEMBIMBING Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian Skripsi pada: Hari : Tanggal : Pembimbing I Pembimbing II Drs. 131286682 NIP 131292562 Mengetahui Ketua Jurusan Manajemen Drs. Sugiharto. 4.Si NIP 130812917 Anggota I Anggota II . Palupiningdyah.

Dr. 3352402006 v MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO: 1. 2. Dalam kesempatan yang baik ini.Si Drs. hari liburnya adalah hari ini (John Wasley) PERSEMBAHAN: Skripsi ini saya persembahkan untuk: 1. Hari bekerja untuk si pemalas adalah besok. Tiada Tuhan Selain Dia. M. penulis dengan ketulusan ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah dengan ikhlas memberikan masukan dan kontribusi yang berarti dalam proses penelitian dan penyusunan skripsi ini. Semarang. Tetap semangat dan teguhkan hati sampai nanti sampai mati (Letto) 3.Drs. Pelayanan. sehingga penulis dapat menyelesaikan skipsi dengan judul ”Analisis Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Dan Alfamart Terhadap Lokasi.Si NIP. Hanya KepadaNya Aku Bertawakal Dan Dialah Rabb Yang Memiliki ”Arsy Yang Agung” (QS At Taubah 129) 2. 131658236 iv PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar karya saya sendiri. M. sebagai orang yang paling penulis sayangi yang menjadi semangat agar bisa memberikan yang terbaik. Harga. ” Cukuplah Allah Saja Bagiku.131286682 NIP 131292562 Mengetahui Dekan Fakultas Ekonomi Drs. baik sebagian atau seluruhnya. selaku Rektor Universitas Negeri . antara lain: 1. Prof. M. H.Si. Kakakku dan adikku serta seluruh Keluarga Besar penulis yang selalu ada saat susah maupun senang 3. 28 Februari 2007 Anita susanti NIM.M NIP. Sudijono Sastroatmodjo. Wahyono. Kelengkapan Produk Yang Di Tawarkan. Sahabat-sahabat yang membuat penulis selalu bersemangat vi KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya. Promosi Dan Kenyamanan Berbelanja Di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kotamadya Bekasi”. bukan jiplakan dari karya tulis orang lain. Ibu dan Bapak tercinta. Agus Wahyudin. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. M. Sugiharto.

11. Sugiharto. 8. 9. Dengan kata lain. Kenyamanan) Minimarket. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih kurang sempurna karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki.Si selaku dosen penguji yang telah meluangkan waktunya dalam menguji penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. Dosen-Dosen Ekonomi yang telah memberikan ilmunya kepada penulis. 141 halaman. tiap pangsa pasar konsumen . Promosi. Dra. Drs. 5. vii 6. 7. Maka dari itu. 10.M selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. Jurusan Manajemen Program Studi Manajemen Pemasaran.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi 3. Minimarket Indomaret dan Alfamart yang telah mengijinkan Penulis melakukan penelitian. Drs. Februari 2007 Penulis viii SARI Anita Susanti. penulis akan menerima kritik dan saran sebagai masukan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis. Wahyono. Staff Dinas Pertanian dan Pangan Semarang sebagai tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL) penulis sebagai awal terjun dan melihat dunia kerja. Fakultas Ekonomi. 13. Palupiningdyah. Teman-teman Manajemen angkatan 2002 terimakasih atas semua moment yang telah dilalui yang membuat penulis semakin dewasa. Amin Semarang. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. Indomaret. Alfamart.Semarang 2. Pelayanan. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak. Harga. Teman-teman SMA yang telah menjadi motivasi tersendiri dalam berusaha bagi penulis dan membuat penulis melihat sisi lain kehidupan. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah menjadi bagian dari jalan hidup penulis. Drs.Si selaku Ketua Jurusan Manajemen dan Dosen Pembimbing I yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing dan memberikan arahan bagi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. M. Kata kunci: Persepsi Konsumen (Lokasi. Agus Wahyudin. 12. M. Teman-teman KKN yang telah menjadi suatu keluarga kecil yang akan selalu mengingat satu sama lain. Teman-teman di wisma ”amalia” yang selalu memberi semangat. M. 2007. dan membuat waktu dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. Kelengkapan Produk. Universitas Negeri Semarang. Akhir kata semoga Allah SWT senantiasa bersama kita dan meridhoi jalan hidup kita. Pondok Gede kota Bekasi. M. 4. Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret dengan Alfamart di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi”.

dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart yang biasanya berdampingan. dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian.05) ini berarti tidak ada beda karena kedua minimarket ini memberikan fasilitas yang hampir sama. Namun kenyataanya membuktikan bahwa karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama. Saran yang diberikan dalam penelitian ini diantaranya: 1.791 berada diatas level of significance yang digunakan (α =0. Rofian.berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. Hasil penelitian setelah diadakan pengujian dengan uji-t secara parsial dari masing-masing variabel ditemukan pengaruh yang signifikan sebesar 0.05) sehingga tolak Ho. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi.05). dan pelayanan sebesar 0. memiliki karateristik toko dan strategi yang hampir sama (Tajwini. harga dan promosi sedang pada komponen kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ix ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. 1997: 165). harga. harga. promosi. every day low price tidak berguna jika itu didengungkan dalam iklan dan promosi saja oleh karena itu di dalam gerai Indomaret dan Alfamart pada saat konsumen berbelanja hal tersebut benar-benar . pelayanan. 2.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0.000 yang menunjukan tolak Ho di bawah level of significance yang digunakan (α =0. harga. 3. harga. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart pada komponen lokasi. Persediaan barang pada minimarket Indomaret dan Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih terencana. promosi. dan kenyamanan berbelanja dalam memilih tempat berbelanja. pelayanan.Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. pelayanan. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja pada minimarket Indomaret dan Alfamart. kelengkapan produk yang di tawarkan. sedangkan pada kenyamanan berbelanja sebesar 0. dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. produk. Majalah marketing: 2004). Display depan minimarket Indomaret dan Alfamart dibuat lebih menarik. promosi. sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan rumus literasi sehingga diketahui sampel dalam penelitian ini sebesar 100 responden. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. Penelitian ini dilakukan pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di Komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. kelengkapan produk yang ditawarkan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan dengan tingkat signifikansi α = 0. Konsumen memilahmilah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti.05. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart serta untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart terhadap lokasi. promosi.

.......................................................1 Landasan teori................................ xvi DAFTAR LAMPIRAN............................................................49 2......................................................................... xiii DAFTAR GAMBAR ......................................................................... Indomaret dan Alfamart dalam memberi pelayanan harus lebih ramah dan sigap...30 2..................3 Tujuan Penelitian ....................................... vi SARI............................................................1..52 3...................16 2..................................................................................................................................... viii DAFTAR ISI .................................1 Lokasi dan objek penelitian .......................2.............................. 4.....x DAFTAR TABEL..............1........8 Harga...........................6 Sistematika skripsi .............................. xvii BAB I Pendahuluan ..................................2 Hipotesis.........................................................................................5 Penegasan istilah...................5 1....................................................................24 2.........................1 Kerangka berfikir ............................11 Pelayanan minimarket............................... 6....................3 Gerai dan peritel......................................................... v KATA PENGANTAR .............................5 Waralaba ......................................7 Kelengkapan produk yang dijual .............52 .....9 Promosi dan iklan ............45 2.................................................................................. i PERSETUJUAN PEMBIMBING.......42 2.1 1....................................................10 2.....1.............................6 Lokasi ......................................................................................................1............................................................................................10 2......................35 2....10 Atmosfer dalam gerai ....23 2...........1.....Disain tampilan minimarket Indomaret dan Alfamart sebaiknya ada perubahan tema perperiode tertentu..............................1........................................................................... Minimarket Indomaret dan Alfamart harus dapat mengendalikan biaya-biaya...2 Rumusan Masalah......................... Untuk meneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna................. ii PENGESAHAN KELULUSAN........................................1 Latar Belakang ..........2.........................................................8 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS .............................................51 BAB III METODE PENELITIAN ........................................... iii PERNYATAAN.................1 Perilaku Konsumen........................................................2 Kerangka berfikir dan Hipotesisi ..........4 Manfaat Penelitian ..........4 1............................................................................................6 1.............................................................. x DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL...................................................................................................4 Minimarket ...........................21 2..........10 xi 2.......18 2....49 2..................................................1... 7......................1 1..............................................................................5 1...................................... iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN...................................terbukti.................................36 2.................1.........................................1........................1..................... 5..................1............2 Persepsi ....................................................................................

...........................................2 Saran.................................................................................................... 65 Tabel 3 Karateristik responden menurut jumlah pendapatan................................................ 79 xiv Tabel 22 Fasilitas kartu keanggotaan Indomaret .....................................................................................................................................................................................................1 Gambaran Umum tempat penelitian.........55 3.............................................................................................................................................................. 77 Tabel 19 Logo Indomaret pada tas dan sovenir ....................... 80 Tabel 23 Jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret .................................. 72 Tabel 13 Penataan produk di Indomaret ........ 70 Tabel 10 Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Indomaret..... di Indonesia ........................................................................................................119 5...2 Populasi........3 Deskripsi Variabel penelitian .......................................................... pasar tradisional.........21 Tabel 2 Karateristik responden menurut jenis kelamin....52 3...2 Karateristik responden.....119 DAFTAR PUSTAKA ................................................................65 xii 4................................................................... 81 Tabel 25 Jumlah keranjang belanja di indomaret cukup............................................................. 67 Tabel 6 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Indomaret .......... 75 Tabel 17 Keterlihatan logo Indomaret ...... 68 Tabel 8 Ketersediaan produk di Indomaret..................................5 Metode Analisis data .................................................................. 77 Tabel 20 Kupon undian dan hadiah langsung Indomaret...................................... 82 Tabel 26 Penataan ruang Indomaret yang nyaman .....................52 3......................................................................................................................................................................................57 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN................................... 71 Tabel11Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ..............121 xiii DAFTAR TABEL Tabel 1 Pangsa pasar hipermarket....................1 Hasil penelitian................................ 66 Tabel 5 Jarak yang di tempuh menuju Indomaret.... 78 Tabel 21 Informasi produk dan harga baru Indomaret........................3...............................................109 4.............................60 4..............1... 73 Tabel 14 Keterjangkauan harga di Indomaret.............. supermarket..... 65 Tabel 4 Karateristik responden menurut usia.....................4 Variabel Penelitian ...................................................................................................60 4.. 80 Tabel 24 Fasilitas di Indomaret.4 Pembahasan ................................................................................................................................1 Kesimpulan................................................................... 74 Tabel 15 Potongan harga di Indomaret .................................................................................3 Sampel ...................................60 4..............................................120 LAMPIRAN...........113 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN..... minimarket................. 74 Tabel 16 Harga di pasaran sama dengan di Indomaret .................................................... 83 ...............................................119 5......68 Tabel 7 Luas lahan parkir Indomaret ........................ 71 Tabel 12 Produk yang dI jual Indomaret tidak kadaluwarsa................................................................................................. 69 Tabel 9 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Indomaret................... 76 Tabel 18 Disain dan warna logo Indomaret ..................

..............................................109 Tabel 64 Perhitungan skor Indomaret dan Alfamart............................................................................................................................................................................................................. 90 Tabel 38 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Alfamart............................................... 93 Tabel 41 Produk yang di jual Alfamart tidak kadaluwarsa.......................................................103 Tabel 55 Penataan ruang Alfamart yang nyaman ................. 99 Tabel 49 Kupon undian dan hadiah langsung Alfamart..102 Tabel 54 Jumlah keranjang belanja di Alfamart cukup .....................106 Tabel 59 Kesigapan dan keramahan pegawai Alfamart...... 83 Tabel 28 Letak pintu masuk dan keluar Indomaret........................................................................................................................102 Tabel 53 Fasilitas di Alfamart............ 90 Tabel 37Ketersediaan produk di Alfamart......................................................112 xvi DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1 Perilaku berbelanja.......................................107 Tabel 62 Tidak ada antrian di meja kasir Alfamart............00 wib................................................................................................................................... 85 Tabel 30 Kesigapan dan keramahan pegawai Indomaret...............Tabel 27 Disain eksternal ciri khas Indomaret...................................... 96 xv Tabel 45 Harga di pasaran sama dengan di Alfamart .................................. 89 Tabel 36 Luas lahan parkir Alfamart ................................... 95 Tabel 44 Potongan harga di Alfamart ........ 97 Tabel 46 Keterlihatan logo Alfamart ...................00 wib...................................................................... 107 Tabel 61 Jam buka Alfamart pukul 07..................... 88 Tabel 35 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Afamart ....................................................................................................................... 98 Tabel 48 Logo Alfamart pada tas dan sovenir .............................105 Tabel 58 Seragam pegawai Alfamart......100 Tabel 51 Fasilitas kartu keanggotaan Alfamart ................................ 98 Tabel 47 Disain dan warna logo Alfamart ......101 Tabel 52 Jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart ........................................................................... 94 Tabel 43 Keterjangkauan harga di Alfamart.....................................................................104 Tabel 57 Letak pintu masuk dan keluar Alfamart................................... 15 ................................................................... 91 Tabel 39Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Alfamart..106 Tabel 60 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di A alfamart.......................................................................................................112 Tabel 66 Perbanndingan persepsi konsumen ........................ 87 Tabel 34 Jarak yang di tempuh menuju Alfamart...................................................... 94 Tabel 42 Penataan produk di Alfamart ...........................................100 Tabel 450 Informasi produk dan harga baru Alfamart......................................................................................................................................... 92 Tabel 40 Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret .... 87 Tabel 33Tidak ada antrian di meja kasir Indomaret............................................................. 12 Gambar 2 Proses keputusan pembelian ..........................108 Tabel 63 Perhitungan rata-rata prosentase ...... 86 Tabel 32Jam buka Indomaret pukul 07...................................................................................110 Tabel 65 Deskrifsi variabel persepsi konsumen........... 85 Tabel 31 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di Indomaret..... 84 Tabel 29 Seragam pegawai Indomaret.....104 Tabel 56 Disain eksternal ciri khas Alfamart...........................

... 26 Gambar 7 Tiga tingkat analisis lokasi pengecer ........................ 22 Gambar 5 Keuntungan..........................1 Latar belakang Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dan kelompok mendapat apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu atau kelompok lainya (Irawan.......... 47 Gambar 15 skala likert ........................................................2001:10)....................................................................131 Lampiran 4 Perhitungan skala likert ............................................................................................. 33 Gambar 9 Kategori produk .......................................... 30 Gambar 8 Pertimbangan dalam penyediaan marchendise .................................. Penguasaan pasar merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang di lakukan oleh pengusaha untuk mempertahankan hidupnya................................... 37 Gambar 11 Tujuan memberi suasana dalam gerai ..........................................................................................Gambar 3 Proses pemilihan toko . 43 Gambar 13 Unsur barang atau jasa yang di beli konsumen ................137 Lampiran 5 Surat ijin penelitian..... 42 Gambar 12 Tampilan toko .......................... berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin................................................................................................... 34 Gambar 10 Teori komunikasi ....................................................................127 Lampiran 3 Data tabulasi penelitian .... kerugian waralaba.................................................................................... 24 Gambar 6 Analisis area perdagangan...111 xvii DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Angket penelitian ........................................................... 16 Gambar 4 Perang antar saluran .............................................................................................................................................................138 Lampiran 6 Surat keterangan telah melakukan penelitian .. Dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa konsep paling penting mendasari pemasaran adalah menyangkut keinginan manusia dan merupakan kebutuhan manusia yang di bentuk oleh kultur serta kepribadian individu Di era globalisasi sekarang ini kegiatan bisnis khususnya pemasaran dari waktu ke waktu semakin meningkat................. Hal tersebut bisa di capai oleh suatu perusahaan melalui ....................................140 1 BAB I PENDAHULUAN 1................. Banyak sekali perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan dengan cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada dan berusaha menerapkan strategi pemasaran yang tepat dalam rangka menguasai pasar.........................................121 Lampiran 2 Hasil perhitungan SPSS.............. Syarat yang harus di penuhi oleh suatu perusahaan agar dapat sukses dalam persaingan adalah berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan dengan membuat citra yang baik di mata pelanggan itu sendiri yang nantinya akan menimbulkan loyalitas yang berkelanjutan................................................................................ 45 Gambar 14 Kerangka berfikir ...................................

kenyataananya dapat memiliki penjualan yang berbeda. pelayanan. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. (3) harga. pelayanan umum. Memilih toko adalah proses interaksi antara strategi pemasaran pengecer dan karateristik individual dan situasional dari pembeli proses ini di gambarkan oleh diagram keputusan pembelian pada umumnya. Namun di sini peneliti hanya mengambil enam komponen yang paling utama. kelengkapan produk yang ditawarkan. Dengan kata lain. Jika pengalaman masa lalu memuaskan.1995: 252).. seperti Indomart dan Alfamart yang biasanya berdampingan (Tajwini. Rofian. Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 12. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. Majalah marketing: 2004). (5) personel penjualan.2 upaya menghasilkan dan menyampaikan barang serta jasa yang diinginkan konsumen. Namun kenyataanya bahwa meski minimarket memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama satu dengan yang lainya. Karateristik pembeli juga mempengaruhi citra toko. karena menenurut the use multiatribut attitude model in store image study journal of ritailing para pelanggan potensial yang diminta memilih sepuluh daftar atribut yang ada memilih keenam komponen yang dirasa memiliki pengaruh paling besar dalam menilai citra toko yaitu lokasi. produk. maka pilihan akan bersifat kebiasaan. 3 (4) iklan dan promosi. promosi. produk. (6) atribut fisik toko. Market share yang berbeda jauh menurut survei AC Nielsen tahun 2005. Citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk akhir atau pembelian merek. 1995:251). Penguasaan pangsa pasar sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor empat setelah ritel-ritel yang lain sedangkan Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35%.000 ritel di Indonesia. Karateristik individual seperti gaya hidup menyebabkan pandangan umum tentang aktivitas yang terlibat dalam perilaku berbelanja dan pencarian. (8) atmosfer toko dan (9) pelayanan dan kepuasan setelah transaksi (Engel. dimana kegiatan tersebut sangat tergantung pada perusahaan atau pedagang dengan bermacam atribut melalui harga. Para pengecer mempengaruhi aktifitas ini dengan strategi iklan dan promosi. Konsumen memilah-milah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti.1995:157). (7) sifat pelanggan toko. dari total 5.. lokasi dan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan untuk membeli (Engel. 1997: 165). Atribut yang menyolok atau determinan biasanya masuk dari kategori berikut ini : (1) lokasi. dan kenyamanan berbelanja . Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. pelayanan. Sedangkan menurut . tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. Kecuali jika faktor-faktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel.3%. harga. (2)sifat dan kualitas pengamanan.

id). Kegunaan teoritis a) Bagi pembaca. 1.kontan. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 5 1. apakah yang membuat berhasil mewujudkan kesan yang baik pada pelanggan dan pada ahirnya akan memudahkan meraih konsumen.co. Untuk mengetahui adakah perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen 2. bahwa penelitian ini dapat di gunakan untuk menambah pengetahuan dan untuk meneliti lebih lanjut dengan menggunakan variabel lain. penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai perbedaan strategi pemasaran Indomaret dan Alfamart dari kacamata konsumen. Kegunaan praktis a) Bagi pelaku usaha ritel hasil penelitian ini bermanfaat sebagai evaluasi dan pengamatan aktivitas konsumen atau perilaku . Dari gambaran di atas penulis memilih judul dalam penelitian ini adalah “ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI”.3 Tujuan penelitian Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : 1. c) Bagi penulis.2 Permasalahan Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka identifikasi masalah pada penelitian ini adalah: 1. Adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 2. Untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1. untuk itu peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian perbandingan persepsi konsumen toko tersebut mengapa hal tersebut dapat mempengaruhi penjualan padahal keduanya memiliki strategi pemasaran yang hampir sama dan pelayanan yang hampir sama juga adakah perbedaan pada keduanya yang pada ahirnya mempengaruhi citra toko dari kacamata konsumen. b) Bagi peneliti lain. Penguasaan pangsa pasar 4 sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor dua setelah Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35% (http://www. penelitian ini bermanfaat untuk sarana pengembangan ilmu penetahuan. 2.4 Kegunaan penelitian 1.penelitian salah satu tabloid bisnis Kontan di kawasan Bekasi Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 33%.

Kelengkapan produk yang di tawarakan (merchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko (produk berbasis makanan.sinarharapan.1996:95). 1. barang kebutuhan rumah. Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www. waktu. dan lain-lain atau kombinasi) untuk di sediakan dalam toko pada jumlah. Pelayanan Adalah segala hal pengeluaran industri yang di keluarkan industri yang mendukung operasi suatu perusahaan kegiatan tidak berwujud intangible yang secara terpisah bisa di identifikasikan berfungsi memuaskan keinginan serta tidak terikat kepada penjualan suatu produk atau jasa lain (Amin Wijaya Tunggal. produk umum.1996:123). dan menginterpretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora.konsumen terhadap toko ritel. 5. 4. 2004: 102). 1976:84).co. sehingga produsen dapat mengetahui apa saja yang di gunakan konsumen dalam membuat pertimbangan keputusan pembelian.5 Penegasan istilah Untuk memudahkan pemahaman dalam penelitian. maka perlu adanya penegasan istilah-istilah dalam judul tersebut di atas yaitu : 1. mengorganisasikan. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atu perusahaan ritel (Hendri Ma’aruf. pakaian. 6. . Perbandingan Perbandingan artinya pertimbangan. menyeleksi. dan agar menjadi jelas dan tidak terjadi salah tafsir terhadap judul tersebut. Lokasi Berhubungan dengan pemilihan dan penggunaan spesialisasi pemasaran perdagangan perantara dan transportasi serta 7 penyimpanan pergudangan untuk melengkapi para pelanggan target dengan kegunaan waktu tempat dan pemilikan kemanfaatan yang tercipta melalui penyediaan produk di tempat yang di kenali konsumen (Amin wijaya tunggal. 2005:135). persamaan (beberapa benda atau perkara) ( WJS Poerwodarminto.id). Persepsi Persepsi adalah suatu proses dengan mana seseorang. penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan cakrawala berfikir dalam pengembangan wawasan dalam mempelajari segala perilaku produsen yang berhubungan dengan bagaimana memuaskan keinginan konsumen yang menjadi sasaran. 6 b) Bagi konsumen. 3. 2.

1996:103). BAB IV : HASIL PENELITIAN BAB V : PENUTUP Dalam bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran BAGIAN AKHIR Bagian ini berisi tentang daftar pustaka dan lampiran .7. halaman motto dan persembahan. pengertian minimarket. halaman pengesahan. permasalahan. BAB II : LANDASAN TEORI Dalam bab ini diuraikan tentang teori yang digunakan sebagai dasar pembahasan selanjutnya yaitu penertian perilaku konsumen. 1996:125). cara-cara yang menarik konsumen dengan promosi. 9. Bagian awal skripsi Bagian awal skrisi terdiri dari halaman judul. BAB III : METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab in diuraikan tentang populasi. Kenyamanan berbelanja (atmosfer dalam gerai) Adakah pengaruh yang timbul dari faktor-faktor yang khusus untuk waktu dan tempat tertentu dan tidak lepas dari karateristik konsumen dan objek (Amin Wijaya Tunggal. Bagian skripsi BAB I : PENDAHULUAN 9 Meliputi : alasan pemilihan judul. dan kenyamanan berbelanja) pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. karateristik penentuan harga. kelengkapan produk yang ditawarkan.6 Sistematika skripsi 1. karateristik lokasi yang baik. penegasan istilah. promosi.1996:97). abstrak. tujuan penelitian dan manfaat penelitian. kenyamanan berbelanja. harga. Promosi Adalah mengkomunikasikan informasi antara penjual dan pembeli untuk mempengaruhi sikap dan perilaku. 1. metode analisis data. daftar isi dan daftar lampiran. 8. karateristik pelayanan yang baik. metode pengumpulan data. kata pengantar. membujuk dan atau mengingatkan para 8 pelanggan target pada perusahaan dan bauran pemasaranya (Amin Wijaya Tunggal. Dari keterangan diatas maka dalam penelitian ini di terangkan maksud tema dalam penelitian ini adalah mengenai pengukuran perbedaan persepsi yang ditentukan oleh keenam indikator (lokasi.sampel. 2. kelengkapan produk. pelayanan. dan teknik. Harga Adalah apa yang dibayar seseorang untuk apa yang di perolehnya nilainya dinyatakan dalam mata uang (Amin Wijaya Tunggal. Menginformasikan.

b. 2) Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta tindakan dalam memperoleh. Pengertian perilaku konsumen Untuk memahami perilaku masyarakat dalam pembelian barang dan jasa tersebut di butuhkan studi tersendiri. memakai. emosional dan rasional (Hendri Ma’aruf. Perilaku konsumen sangat komplek dan sulit di prediksi.1 Perilaku konsumen a. 1994:3). baik individu maupun rumah tangga. Adapun definisi perilaku konsumen adalah tindakan langsung terlibat dalam mendapatkan.1 Landasan teori 2. dengan siapa. baik itu keindahan. oleh siapa. Menurut kotlert dan Amstrong yang di kutip oleh Simamora (2001:81) mengartikan perilaku konsumen sebagai perilaku pembelian akhir. kapan. minat. dan bagaimana barang sudah dibeli dan dikonsumsi. 1) Emosional Motivasi yang di pengaruhi emosi berkaitan dengan perasaan. dan perilaku konsumen mengansumsikan bahwa konsumen bersikap rasional dalam setiap keputusan pembelian. gengsi.1. yang membeli produk untuk konsumsi personal. atau perasaan lainya termasuk rasa iba dan marah. 2) Rasional Sikap belanja rasional di pengaruhi oleh alasan rasional . Dari definisi di atas dapat di ambil kesimpulan : 11 1) Perilaku konsumen menyoroti perilaku individu dan rumah tangga. 2005:51). umumnya para konsumen bukan dalam keadaan iba atau marah. Faktor indah atau bagus dan faktor gengsi akan lebih banyak pengaruhnya di bandingkan rasa iba atau marah saat berbelanja. Perusahaan berkepentingan dengan hampir setiap kegiatan manusia yang hanya dalam lingkup yang lebih terbatas. Sifat Motivasi Pembelian Setiap konsumen mempunyai dua sifat motivasi pembelian yang saling tumpang tindih dalam dirinya. mengkonsumsi dan menghabiskan produk. Pendekatan-pendekatan yang selama ini banyak digunakan untuk menyingkap sikap. dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini (Engel dan Blackwell.10 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS 2. 3) Mengetahui perilaku konsumen meliputi : perilaku yang dapat diamati seperti jumlah yang di belanjakan. mengkonsumsi.

evaluasi. pemasangan. Perilaku di tempat belanja Menurut David cook dan David Walters dalam buku Hendri Ma’aruf (2005:53) menggambarkan perbedaan kedua jenis perilaku orang pergi berbelanja seperti dalam diagram berikut: Prabelanja (mencari dan memilih gerai) lokasi mudah di capai cukup parkir dekat dengan gerai lain pilihan marchandise pelengkap atau pengganti Prabelanja (mencari dan memilih gerai) bergengsi ada toko utama seperti hero. 2005:53) . c. matahari pilihan barang banyak marchandise banyak Selama belanja Barang yang tersedia Harga menarik Cepat proses pembayaranya (antrian di kasir tidak terlalu panjang ) Selama belanja Daya tarik suasana internal Visual merchandising Fasilitas dalam gerai Pusat barang dan jasa Fasilitas kredit Paska belanja (antaran barang. evaluasi. kunjungan ulang) Display barang Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Paska belanja (antaran barang. pemasangan. Sementara di kejadian lain dapat saja kedua sifat berikut berimbang. Cara berfikir seorang konsumen bisa begitu kuat sehingga membuat perasaan seperti gengsi menjadi amat kecil bahkan hilang 12 Pada proses membeli suatu barang.dalam fikiran konsumen. Pada kejadian yang berbeda mungkin saja dominasi terjadi sebaliknya. suatu sifat dapat mendominasi sementara sifat lainya sedikit berperan. kunjungan ulang) Display tema Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Gambar 1: Perilaku berbelanja (David cook dan David Walters. Tetapi kita akan sulit melihat dengan jelas apakah kedua sifat itu sedang berimbang pada seseorang.

kebersihan. (d) Behavior (tindak tanduk) 2) Faktor sosial 14 (a) Reference group adalah kelompok yang mempengaruhi anggotanya dalam membuat keputusan pembelian sesuatu barang atau jasa meskipun ada pengecualian pada sebagian orang. 1) Faktor budaya Budaya adalah faktor mendasar dalam pembentukan norma-norma yang dimiliki seseorang yang kemudian membentuk atau mendorong keinginan dan perilakunya menjadi seseorang konsumen. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen Proses keputusan memilih barang atau jasa dan lain-lainnya itu di pengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor pribadi internal dalam dirinya sendiri. (b) Keluarga faktor ini juga penting dalam mempengaruhi dalam memilih suatu barang dan jasa.Perbedaan itu mempengaruhi perilaku sebelum belanja dalam proses belanja dan setelah belanja. Minimarket yang merupakan contoh gerai modern yang mengalami pertumbuhan dengan cepat sebagai pertanda bahwa faktor rekreasi cukup kuat. peran seseorang di masyarakat atau di perusahaan akan mempengaruhi pola tindakanya dalam membeli barang dan jasa (di sebut berbelanja). tiga hal tersebut memberi rasa yang berbeda antara minimarket dan toko biasa. guru. 3) Faktor teknologi (a) Transfortasi pribadi. teman. kelebihan minimarket di banding warung biasa terletak pada penataan.dan pendingin ruangan (AC). (c) Peran dan status. tetangga. mobil dan motor bertambah dari tahun . d. Orientasi belanja adalah lebih mementigkan hal-hal fungsional Orientasi rekreasi lebih di pengaruhi oleh suasana li k 13 Kebanyakan konsumen di Indonesia yang berbelanja di gerai-gerai modern cenderung berorientasi “rekreasi”. Budaya meliputi hal-hal yang dipelajari dari keluarga. dan tokoh-tokoh masyarakat yang meliputi: (a) Nilai-nilai adalah norma yang di anut masyarakat (b) Persepsi adalah cara pandang pada sesuatu (c) Prefensi adalah rasa lebih suka pada sesuatu dibandingkan dengan yang lainnya.

mengorganisikan. merupakan pasar ritel yang besar karena perkembangan yang semakin pesat. Terdapat tiga proses keputusan pembelian: 15 1) Proses keputusan panjang untuk barang yang durable menurut Berman dan Evan dalam buku Hendri Ma’ruf (2005:61). yang selanjutnya konsumen mencari informasi tentang kebutuhanya. e. dan berapa besarnya belanja mereka. baik untuk dinikmati oleh diri sendiri maupun untuk keluarga.2 Persepsi Persepsi adalah satu proses dengan mana seseorang menyeleksi.1. 2. 2) Proses kebutuhan terbatas sama dengan proses diatas tetapi terjadi secara lebih cepat dan kadang meloncati tahapan 3) Proses pembelian rutin keputusan pembelian yang terjadi secara kebiasaan sehingga proses pembelian sangat singkat saja begitu ada kebutuhan langsung di beli saja tanpa adanya pertimbangan. telah menjadi produk pemikat perorangan sejak puluhan tahun lalu.ke tahun berikut kecangihan teknologinya yang bertambah dari tahun ketahun (b) Alat rumah tangga. (d) Internet dan seluler kemajuan teknologi komputer pribadi. f. dan mengertepretasikan stimuli kedalam suatu . mereka juga memilih gerai mana yang mereka kunjungi. Stimulus kebutuhan mencari info evaluasi transaksi perilaku pasca beli Gambar 2: Proses keputusan pembelian (Berman dan Evan. Ini terjadi pada proses keputusan membeli stimulus ekternal. 1997:153) Bagan diatas sangat berkaitan dengan proses pemilihan toko mana yang akan di kunjungi konsumen dengan berbagai pertimbangan diatas. (c) Audio visual. 2005:61) Pengertian stimulus adalah situasi yang menyebabkan munculnya kebutuhan dalam diri konsumen. Respon konsumen terhadap stimulus eksternal Perilaku konsumen pada akhirnya terlihat pada saat mereka memilih produk dan merek. kapan mereka berbelanja. telepon selular meningkatkan pasar hardware. Keputusan membeli Dalam membeli suatu barang atau jasa. Tidak saja terhadap produk dan 16 mereka. seorang konsumen akan melalui suatu proses keputusan pembelian. Stimulus eksternal situasi konsumen respon konsumen Gambar 3: Proses pemilihan toko (Philip Kotler. info yang didapat kemudian dievaluasi sebelum akhirnya melakukan transaksi pembelian dan pada akhirnya ada perilaku pasca beli.

hal tersebut dipengaruhi oleh faktor personal dan faktor stimuli yang terdiri dari (Bilson Simamora. 2004:102). Faktor yang membuatpersepsi berbeda-beda pada setiap fasilitas yang sama karena adanya perbedaan dalam otak kita yang terbatas. 2004:104): Karateristik konsumen Lingkungan Ekonomi Budaya Sosial teknologi Pemasaran Marchandise Harga Lokasi Iklan Atmosfer service Proses keputusan pembelian Pilihan produk atau merek Pilihan gerai Timing berbelanja Besarnya belanja 17 1) Faktor persnal yang terdiri dari: (a) Pengalaman masa lalu (b) Kebutuhan saat ini (c) Pertahanan diri (d) Adaptasi 2) Faktor stimulus Karateristik stimulus memegang peranan penting dalam merebut perhatian konsumen seperti hukum kontras yang dikemukakan Weber yaitu “ yang lain dari sekelilingnya. sehingga tidak mungkin semua stimuli tertampung. lebih mungkin untuk mendapat perhatian “ hal tersebut dapat diciptakan melalui: (a) Ukuran yang berbeda-beda (b) Warna yang paling mencolok dari yang lain (c) Posisi (d) Keunikan .gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora.

telah tumbuh 1 juta warung yang kebanyakan di luar kota dengan omzet rata-rata Rp 100.3) Faktor pengorganisasian Orang cenderung membuat keteraturan untuk hal-hal yang tidak teratur. Warung biasanya berupa bangunan sederhana yang permanen (tembok penuh) semi permanen (tembok setinggi 1 meter di sambung papan sebagai dinding).3 Gerai dan peritel Peritel atau pengecer adalah pengusaha yang menjual barang atau jasa secara eceran kepada masyarakat sebagai konsumen (Hendri Maaruf. selama 10 tahun sampai 2002. arti modern di sini adalah penataan barang menurut keperluan yang sama di kelompokan di bagian yang sama yang dapat dilihat dan diambil . Peritel perorangan atau peritel kecil memiliki jumlah gerai bervariasi. Gerai modern mulai beroperasi awal 1960-an di Jakarta . baik dalam arti gerai besar maupun dalam arti mempunyai gerai besar dan 19 sekaligus gerai kecil. toko. yaitu dalam arti konsumen datang ke gerai untuk melakukan transaksi berbelanja dan membawa pulang barang atau menikmati jasa. Menurut penelitian AC Nilsen. orang kadang enggann mendengarkan informasi keseluruhan tapi langsung kekesimpulan 5) Efek halo (aura merek) 2. 2005:71). 2004:105): 1) Penampilan fisik dengan kata lain persepsi kualitas melebihi realitas 2) Stereotype mengurangi I objektifitas seseorang dalam menginterpretasikan stimuli sehingga persepsi menjahui realitas 3) Kesan pertama 4) Loncat ke kesimpulan. 2). Perusahaan perdagangan ritel besar dapat memiliki format bervariasai dari yang terbesar (perkulakan) hingga yang terkecil atau minimarket ( Hendri Ma’ruf. yaitu gerai modern dan tradisional. Gerai-gerai dari peritel kecil terdiri atas dua macam. dan pasar. Gerai dalam segala bentuknya berfungsi sebagai tempat pembelian barang dan jasa.. Gerai tradisional Adalah gerai yang telah lama beroperasi di negeri ini berupa: warung. Peritel besar adalah peritel berbentuk perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan ritel dalam skala besar.2005:71). adapun pengorganisasian stimuli dilakukan dalam tiga bentuk diantaranya: (a) Figur dan latar belakang (b) Pengelompokan (c) Peyelesaian masalah 18 Sedang yang biasanya mengganggu persepsi seseorang adalah (Bilson Simamora.1. mulai dari satu gerai hingga beberapa gerai. 1).000 per hari. atau dinding kayu seutuhnya.

Convenience store ada yang dengan luas ruangan antara 200 m2 hingga 450 m2 dan brelokasi di tempat yang setrategis. penggunaan alat pendingin udara. jam buka.co. 2.id). Banyak orang mulai beralih 20 ke gerai modern seperti pusat belanja ini untuk berbelanja.dan lokasi. tetapi berbeda dalam hal harga. Supermarket mulai di perkenalkan pada dasawarsa ini . dan tertata rapi membuat minimarket menjadi lebih unggul dari warung dan toko. Macammacam gerai modern diantaranya (Philip Kotler.1. dengan mini market. .1997:337-339): a) Minimarket terjadi pertumbuhan sebanyak 1800 buah selama 10 tahun sampai 2002. belanja sedikit di tempat yang dekat dan nyaman terpenuhi. konsep one stop shopping mulai dikenal pada dasawarsa 1980-an yang kemudian menjadi popular awal 1990-an. Mini market mengisi kebutuhan masyarakat akan warung yang berformat modern. Istilah pusat belanja mulai popular di gunakan untuk mengganti kata one stop shopping . Sedang menurut Hendri ma’aruf (2005:76) yang di sebut minimarket biasanya luas ruanganya adalah antar 50 m2 sampai 200 m2 serta berada pada lokasi yang mudah dijangkau konsumen. b) Convenience store: gerai ini mirip minimarket dalam hal produk yang dijual. Modernisasi bertambah meluas pada dasawarsa 1970-an.3 Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www. sejuk. Luas ruang minimarket adalah antar 50 m2 sampai 200 m2. perilaku konsumen yang menyukai tempat belanja bersih. dan adanya pramuniaga profesional. dan luas ruangan. dengan harga yng lebih mahal dari harga minimarket. d) Factory outlet e) Distro f) Supermarket: mempunyai luas 300-1100 m2 yang kecil sedang yang besar 1100-2300 m2 g) Perkulakan atau gudang rabat h) Super store: adalah toko serba ada yang memiliki variasi barang lebih lengkap dan luas yang lebih besar dari super market 21 i) Hipermarket: luas ruangan di atas 5000 m2 j) Pusat belanja yang terdiri dua macam yaitu mall dan trade center.sinarharapan. c) Special store: merupakan toko yang memiliki persediaan lengkap sehingga konsumen tidak perlu pindah toko lain untuk membeli sesuatu harga yang bervariasi dari yang terjangkau hingga yang mahal.langsung oleh pembeli.

5% 20.di Indonesia format-format gerai modern mengikuti format gerai dari mancanegara. Minimarket yang masuk dalam kelompok seperti alfamart dan Indomaret baik yang dimiliki perusahaan atau yang waralaba atau hanya operasional saja tergolong sebagai chain store yaitu toko atau gerai yang terhimpun di bawah satu nama dengan sistem yang sama termasuk dalam kegiatan pemasaranya.Tabel 1: Pangsa pasar Hipermarket.2% 21. minimarket.4% 4.kontan-online. Bogor.8% Sumber: sisipan bisnis Indonesia “ arah bisnis dan politik”. Persaingan telah membuat pengecer berfikir tentang format .7% 20. Indomarco Prismatama yang pada tahun 1988 mendirikan minimarketnya yang pertama. Indomarco merencanakan mendirikan 600 toko lagi di tahun 2005 (http//www. Semarang dan Surabaya. 22 Bandung.supermarket.1% Minimarket 3. antarformat: Pasar tradisional Toko Minimarket SupermarkeSupermarket t Hypermarket Hypermarket Warung Warung Toko Minimarket Convinience store 23 Gambar 4: Perang antar saluran (Hendri Ma’aruf.1% Pasar trdisional 79. Desember 2003. Persaingan minimarket telah memunculkan peritel-pertel kecil dengan satu atau beberapa gerai . istilah lain dari chain store adalah multiples. Perusahaan yang pertama kali menggunakan format minimarket sebagai strategi bisnis di Indonesia adalah PT. dari negara AS yang paling banyak di ikuti. berikut gambar persaingan antar perusahaan. istilah yang di pake di Inggris. Perusahaan lain yang juga mengoperasikan minimarket adalah Alfaria Trijaya yang pada tahun 2004 telah memiliki 923 gerai dengan nama alfamart dan merencanakan mengembangkan menjadi 1800 unit di seluruh Indonesia tahun 2005 (http//www.9% 73. Pada ahir tahun 2003 jumlah gerai indomaret 796 unit di Jabodetabek.com Inc: 2004).com Inc: 2004).9% 74.6% 4. pasar tradisional di Indonesia: 2000 2001 2002 2003 Hipermarket & supermarket 16.8% 74.kontan-online.6% 5.2005:87) Dari gambaran persaingan diatas dapat dilihat peluang untuk .

produk. 2. produk dan sistem operasioal dengan pihak kedua berupa pemberian izin pemakaian merek. dan lain-lain yang di perjanjikan. selain terwaralaba berhak menggunakan merek. ini lebih terasa ketika supermarket besar di buka di sebuah kota atau pun kabupaten yang memunculkan persaingan langsung dengan toko-toko lama. Pemilik merek disebut franchishor ( Pewaralaba) dan pihak kedua tadi di sebut sebagai franchisee (terwaralaba). ia juga mendapat bantuan dari pewaralaba dalam hal 24 persiapan gerai.1. . 2005:90). Di Jabotabek persaingan antar gerai tradisional dengan gerai modern masih berlangsung meski dengan kecendrungan peralihan selera belanja konsumen pada gerai modern yang meningkat.merubah warung dan toko menjadi minimarket. sistem operasional dalam jangka waktu tertentu (Hendri Ma’aruf. Terdapat keuntungan dan problem potensial dalam berbisnis waralaba yang perlu diketahui oleh peminat waralaba dan oleh pemberi hak waralaba sebagaimana di tampilkan dalam tabel berikut: Keuntungan : Pewaralaba Terwaralaba • Peluang pertumbuhan tinggi • Tidak memerlukan modal besar • Para terwaralaba menjadikan para pemilik pewaralaba bersenangat • Baya pengawasan rendah • Pewaralaba masih mungkin memiliki sendiri gerai yang di operasikan sendiri • Peluang go internasional • Cara mudah melakukan tes pasar atau pengembangkan pasar • Mempertahankankemandirian • Reward sejalan dengan performen • Resiko pendirian usaha baru sedikit • Pinjaman dana mudah di peroleh • Adanya bantuan persiapan dan pengoprarsianya. Secara ringkas pengertian waralaba adalah hubungan bisnis antara pemilik merek. promosi. pelatihan. Persaingan antar gerai dan dari format yang berbeda telah muncul.4 Waralaba (francise) Perdagangan eceran dalam gerai modern berukuran kecil (200m2) atau lebih kecil dengan sistem waralaba di indonesia dimulai dengan munculnya antara lain seperti Indomaret dan Alfamart khususnya dalam wujud minimarket. pasokan barang.

Area perdagangan adalah suatu wilayah dimana beberapa perusahaan menjual barang atau jasa secara menguntungkan.1. luas suatu traiding area dapat bervariasi pada jenis gerai. Suatu wilayah yang berpenduduk banyak yang berpenghasilan cukup besar adalah traiding area yang . Keputusan mendirikan gerai besar atau kecil tergantung pada keadaan traiding area yang dilayani. Analisis area perdagangan (trading area analisis) Sebelum suatu toko atau pusat perbelanjaan didirikan. pada lokasi yang tepat. dan sama-sama punya setting atau ambience yang bagus. sebuah gerai akan lebih sukses di banding gerai lainnya yang berlokasi kurang strategis.5 Lokasi Lokasi adalah faktor yang sangat penting dalam bauran pemasaran ritel (ritail marketing mix). oleh pramuniaga yang sama banyak dan terampil. langkah pertama adalah mempelajari suatu area agar investasi yang di tanamkan dapat menguntungkan.hal 52 ) 25 2. meskipun keduanya menjual produk yang sama.• Pengguna merek yang sudah dikenal masyarakat • Kegiatan pemasaran yang luas bisa sampai tingkat nasonal Kerugian : Pewaralaba Terwaralaba • Kurang pengawasan sehari-hari • Reputasi rawan cacat oleh perilaku beberapa terwaralaba • Motivasi terwaralaba hanya bersikap jangka pendek • Seorang terwaralaba menjadi terlalu kuat sehingga terjadi terwaralaba dalam terwaralaba • Realisasi laba dan omzet mungkin tidak sesuai harapan • Berpeluang terjadi penlakan terhadap peraturan pewaralaba • Pemasok lain menawarkan dengan harga yng lebih rendah • Masih diharuskan membayar fee untuk marketing meski telah bersil menghmpun sejumlah konsumen loyal • Ketika omzet meningkat fee juga meningkat Gambar 5: Keuntungan dan problema potensial bagi pewaralaba dan terwaralaba ( MC Goldrick. a.

wilayah yang dijadikan sebagai ajang penjualan oleh suatu toko dapat dibagi menjadi tiga bagian. daftar berikut ini dapat dimanfaatkan untuk mengetahui potensi yang tersedia (James F Engel. e) Situasi persaingan Penting mengenali jumlah dan ukuran pada peritel di suatu . c) Konsentrasi kepemilikan kartu belanja Sedangkan bagi toko berukuran menengah. potensi pertumbuhan. b) Kedekatan dengan sumber pemasok Pemasok mempunyai pengaruh pada peritel dalam hal kecepatn penyediaan. Sebaliknya.1995:243): a) Besarnya populasi dan karateristiknya Jumlah pendudukdan kepadatan pada suatu wilayah menjadi faktor dalam mempertimbangkan suatu area perdagangan ritel. 27 b) Besar belanja rata-rata pada toko oleh orang-orang yang berasal dari suatu wilayah tertentu dalam area perdagangan dimaksud. wilayah perdagangan sekunder.menarik banyak pengecer.sekunder. kualitas produk yang terjaga. Informasi itu pula yang memberi gambaran seperti (Sumber: Hendri Ma’aruf. c) Basis ekonomi Industri daerah setempat. wilayah perdagangan primer akan lebih kecil daripada wilayah perdagangan primer gerai besar. 2005:117): a) Frekuensi orang-orang dari wilayah geografis yang berbeda melakukan belanja mereka. dan wilayah tambahan jika di gambarkan akan terlihat pada gambar berikut: Wilayah perdagangan primer toko Wilayah perdangan sekunder pembeli Wilayah perdagangan tambahan Gambar 6: Analisis area perdagangan (Hendry Ma’aruf. biaya pengiriman. dan fasilitas keuagan di daerah sekitar yang harus diperhatikan peritel. fluktuasi karena faktor musiman. yaitu tingkat administrative dan lapangan hingga manajemen trainee dan manajerial. d) Ketersediaan tenaga kerja 28 Tenaga kerja yang perlu diperhatikan adalah pada semua tingkat. wilayah lain yang berpenghuni sedikit yang berpenghasilan tidak banyak adalah traiding area yang kurang menarik karena hanya akan menunjukan satu atau dua gerai ritel saja. Untuk membuka gerai di suatu lokasi baru. dan lain-lain. Toko kecil akan lebih terbatas lagi wilayah perdagangan primernya. yaitu wilayah perdagangan 26 utama. 2.2005:117) Informasi itu dipakai untuk memberi gambaran batas geografis tentang wilayah utama.dan wilayah tambahan.

pertokoan atau pusat perbelanjaaan yang memiliki fasilitas parkir yang memadai dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi peritel dibandingkan dengan pertokoan dan pusat belanja yang fasilitas perbelanjaan yang fasilitasnya tidak memadai. dan kemacetan akan menjadi nilai tambah atau nilai kurang bagi pelangan itu menjadi perhatian penting seorang pemasar. Beberapa faktor yang harus di pertimbangkan dalam letak atau tempat gerai yang akan di dirikan atau dibuka. h) Hukum dan peraturan Hukum dan peraturan perlu di perhatikan khususnya jika terdapat perda atau peraturan daerah yang tidak terdapat di daerah lain 3. d) Trasportasi umum Transportasi umum yang banyak melintas di depan pusat perbelanjaan atau pertokoan akan memberi daya tarik yang lebih tinggi karena bentuk konsumen dengan mudah langsung masuk ke areal perbelanjaan 30 e) Komposisi toko Seorang peritel hendaknya jika ingin membuka toko harus mempelajari lebih dulu toko-toko apa saja yang ada disekitarnya. peluang kepemilikan . kondisi jalan. siang. faktor lebar jalan. sore.wilayah. (2) Jumlah orang yang melintas pada pagi. dan malam atau menurut jam (3) Proporsi potensi konsumen (prentase pembelanjaan dari orang yang melintas). g) Ketersediaan lokasi toko Faktor bagi suatu area perdagangan dan hal-hal yang terkait dengan lokasi adalah: jumlah lokasi dan jenisnya.dan biaya-biaya terkait. akses pada masing-masing lokasi. pembatasan zona. c) Fasilitas parkir Untuk kota-kota besar. perdagangan. (4) Proporsi orang yang berkunjung dari total yang melintas b) Lalu lintas kendaraan Informasi tentang jumlah dan karakteristik mobil-mobil yang melintas. a) Lalulintas pejalan kaki Untuk mendapatkan informasi: 29 (1) Jumlah pria dan wanita yang melintas (anak-anak usia tertentu kebawah tidak dihitung). karena toko yang saling melengkapi akan . f) Fasilitas promosi Adanya media massa seperti surat kabar dan radio akan memfasilitasi kegiatan promosi peritel.

.1.Produk non makanan 20% . Untuk mendapatkan perkiraan potensi yang lebih akurat. keinginan konsumen akan keragaman barang membuat peritel perlu menyiapkan marchandise yang wide (banyak jenis dan tipe) dan deep (banyak pilihan atas masing-masing jenis). 1.6 Kelengkapan produk yang dijual (marchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko untuk disediakan dalam toko pada 31 jumlah. Hal-hal yang berkaitan dengan manajemen marchandise adalah: a) Target market Untuk pengelolan marchandise yang optimal. diperlukan rumusan perhitungan yang spesifik (Hendri Ma’ruf. g) Penilaian keseluruhan Penilaian keseluruhan atau overall rating perlu dilakukan berdasarkan faktor-faktor diatas agar dapat menentukan pilihan lokasi lebih tepat.Perishapble ( seperti buah-buahan yang cepat busuk) 10% -Umum 10% (Kompas. 2005:132). 1995:239) 2.menimbulkan sinergi. 9 februari 2003) Manajemen marchandise atau pengelolaan merchandise berkaitan dengan pembelian atau pembelanjaan. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atau perusahaan ritel (Hendry Ma’ruf.Produk makanan dan minuman 60% .waktu. yaitu siapa konsumen yang hendak dituju. atau lain sebagainya agar tidak menimbulkan ketimpangan. juga motivasi konsumen paling penting diketahui. maka pertanyan pertama perlu dijawab. f) Letak berdirinya gerai Letak berdirinya gerai sering kali dikaitkan dengan visibility (keterlihatan). c) Lokasi dimana gerai berada Lokasi gerai turut mempengaruhi macam produk yang dijual. Manajemen marchendise Gerai Indomaret yang berformat minimarket mempunyai komposisi marchendise seperti berikut: . b) Jenis gerai 32 Penyediaan marchandise harus disesuaikan dengan jenis gerai apakah itu minimarket. penanganan. seleksi pasar analisis area evaluasi tempat Gambar 7: Tiga tingkat analisis spasial dan menyeleksi lokasi pengecer (James F Engel. yaitu mudah terlihatnya toko dan plang namanya oleh pejalan kaki dan pengendara mobil yang melintas di jalan. dan keuangannya. Departement store. 2005:135). Selain segmen yang jelas.

Sempit dan dalam. 2005:141) 2. ragam produk. hal-hal yang harus dipertimbangkan yang menyangkut aspek: Peramalan. Ma’ruf. dll ) dalam setiap kategori produk (2) Dangkal: sedikit pilihan dalam setiap kategori produk INOVASI PERAMALAN TIMING & ALOKASI ASSORTMENT MEREK PERENCANAAN MARCHANDISE 34 1. yaitu banyaknya item pilihan dalam masingmasing kategori produk (1) Dalam: banyak pilihan (warna. jenis. depp wide 2. dan timing serta lokasi yang dapat digambarkan dibawah ini: 33 Gambar 8: Pertimbangan dalam penyediaan marchendise (Hendri Ma’aruf. bahan. d) Kemampuan pemasok Kemampuan pemasok mengirim barang akan mempengaruhi jenis barang yang dijual oleh peritel. 1. ukuran. oleh karena itu harus ada yang mampu mengirim barang sesuai jumlah.perumahan kelas menengah mempunyai selera yang berbeda dengan perumahan kelas atas. yaitu sedikit kategari produk tapi masingmasing kategari disediakan banyak pilihan. ragam produk mereka. inovasi. yaitu banyaknya variasi produk yang dijual: (1) Lebar: Banyak ragam kategori produk (2) Sempit: sedikit ragam produk b) Depp / dalam. e) Biaya Biaya pembelian barang dari pemasok akan menjadi komponen harga pokok penjualan peritel. 2005:140). f) Kencenderungan mode produk Antisipasi atas perubahan fitur produk perlu dimiliki oleh peritel (Hendry. . Keragaman produk Keragaman produk terdiri dari dua hal yaitu : a) Wide/ lebar. Perencanaan Merchandise Dalam merencanakan merchandise. Lebar dan dalam yaitu banyak kategori produk jenis yang masing-masing dengan banyak pilihan. harga yang diminta peritel.

Harga adalah satu-satunya unsur dalam berbagai unsur bauran pemasaran itu yang bakal mendatangkan laba bagi peritel. Leader pricing penetapan harga dimana profit margin-nya lebih rendah dari tingkat yang biasanya diraih. atmosfer dalam gerai. Memilih metode apa yang akan digunakan f.7 Harga atau pricing Penetapan harga adalah yang paling krusial dan sulit diantara unsurunsur dalam bauran pemasaran ritel ( marchandise. b. mengambil keuntungan sekarang yang maksimum. e.2005:14) 2. Pembahasan mengenai orang banyak berarti berbicara tentang pikiran dan emosi 37 . Penetapan harga secara customary pricing adalah harga yang tetap tidak berubah untuk periode tertentu contohnya Koran. 1993:255 ): a. yaitu sedikit kategori produk jenis dari masing-masing dengan sedikit pilihan. d. Price lining (harga bertingkat) penetapan harga secara bertingkat dengan batas atas dan batas bawah 2. depp wide Gambar 9:Kategori produk (Hendry Ma’aruf.1. harga ritail service). 35 depp wide 4. Menentukan permintaan c. diterapkan dengan tujuan menarik konsumen lebih banyak.8 Promosi dan periklanan Bisnis ritel berkenaan dengan pemasaran barang-barang (jasa) yang dibutuhkan perorangan dan rumah tangga. Memperkirakan biaya d. Memilih harga ahir Implementasi strategi harga yang dapat dipergunaka peritel(Hendry Ma’aruf. Penetapan harga ganjil seperti Rp 99. Penetapan harga paket adalah harga yang didiskon untuk penjualan lebih dari satu item-nya misal harga 1 item jika dijual 2 langsung harganya menjadi Rp 9700.1993:225). yaitu banyak kategori produk tapi masingmasing hanya tersedia sedikit pilihan. atau yang lainya 36 b. Perusahaan dengan cepat membuat sasaran pemasaran apakah bertahan.2005:174): a. Perusahaan haruslah mempertimbangkan banyak faktor dalam menyusun kebijakan menetapkan harganya yaitu (Philip Kotler. Sedangkan unsur yang lain menghabiskan biaya (Philip Kotler. promosi. Sempit dan dangkal.999. c. Menganalisis penawaran harga para pesaing e. Wide dan shallow .depp Wide 3.1.

Pesan yang dikehendaki diterima konsumen bisa berupa sekedar adanya program promosi yang berlangsung pada periode tertentu dengan hadiah tertentu atau berupa pesan yang lebih halus. 2005:179) Komunikator adalah perusahaan eceran yang mengirim pesan yang mereka inginkan akan diterima konsumen sasaranya dengan baik. Sales promotion Adalah program promosi peritel dalam rangka mendorong terjadinya penjualan atau untukmeningkatkan penjualan atau dalam rangka mempertahankan minat pelanggan untuk tetap berbelanja padanya. 2. lantai. yang menjadi target adalah konsumen yang menjadi sasaran program pemasara dari perusahaan eceran itu. termasuk oleh jenis perusahaan lain diindustri apa saja. Periklanan mempunyai tujuan sebagai berikut ini (Hendry Ma’aruf. adanya pelayanan baru. dan seterusnya. membujuk untuk datang ke gerai. Dengan demikian. Jenis-jenis sales promotion (Hendry Ma’aruf. Komunikator pesan media target audience Umpan balik Gambar 10: Teori komunikasi (Philip Kotler di dalam buku Hendry Ma’aruf. 2005:188): 1) Poin of purchase 39 Display di counter. yaitu untuk mengingatkan pelanggan bahwa perusahaan “kami” selalu menjual produk berkualitas. yaitu untuk memberitahu adanya produk baru. adanya progaram sales promotion. membujuk untuk mencoba produk baru. yaitu untuk membangun rasa suka konsumen kepada perusahaan.2005:185): a) Memberi informasi. Media yang digunakan bisa media cetak dan media elektronik. atau untuk membangun citra perusahaan. 1. atau jendela display yang . c) Mengingatkan. atau yang memperbaiki kesalah pahaman. Teori komunikasi merupakan landasan bagi keberhasilan strategi promosi yang dilakukan peritel. Umpan balik adalah respon dari konsumen terhadap pesan yang disampaikan. Periklanan 38 Iklan memberi urutan pertama dan berperan prima diantara semua alat dalam promotion mix bagi peritel besar. b) Membujuk.mereka. mengingatkan konsumen dari waktu ke waktu untuk berbelanja di gerai “kami”. kualitas perusahaan eceran secara umum berpengaruh pada konsumen. Selain itu sales prmotion juga di maksudkan untuk memperkenalkan produk baru atau suatu gerai baru. umpan balik yang diharapkan bisa berupa tindakan nyata konsumen untuk datang dan berbelanja. teori ini menjelaskan siapa yang mengirim. pesan apa dengan cara apa kepada siapa dan bagaimana hasilnya.

pendengar. yaitu jumlah belanja menjadi faktor untuk memperoleh hadiah. 3) Kupon Peritel mengiklankan diskon khusus bagi para pembeli yang memanfaatkan kupon yang diiklankan biasanya di Koran atau di keranjang belanja. 7) Demonstrasi Memberi peragaan langsung mengenai keunggulan suatu produk. Kadangkala display disiapkan oleh para pemasok Atau produsen. 2) Kontes Para pelanggan berkompetisi untuk memperebutkan hadiah yang disediakan dengan cara memenangkan permainan. 4) Program pelanggaan setia Para pelanggan diberi poin atau diskon berdasarkan banyaknya belanja mereka. bedanya hadiah diberikan langsung tanpa menunggu jumlah poin tertentu.ini menggunakan member club. 10) Acara-acara khusus Dibuat untuk lebih memperkenalkan gerai baru atau peluncuran produk tertentu. ataupun bau dari produk yang di promosikan. penonton relatif rendah 3) Pilihan media banyak sehingga mempermudah peritel memilih yang cocok untuk sasaran pasarnya. rupa.memungkinkan para peritel mengingatkan para pelanggan dan menstimuli belanja implusif. 3. 5) Hadiah langsung Mirip dengan program diatas berupa poin. 9) Sovenir Barang-barang sauvenir dapat menjadi alat sales promotion yang menunjukan nama logo peritel. 6) Contoh (sample) 40 Adalah contoh produk yang diberikan secara Cuma-Cuma yang tujuanya adalah memberikan gambaran baik dalam manfaat. 8) Hadiah untuk rujukan Hadiah yang diberikan pada pelanggan jika ia membawa calon pelanggan baru. pesan dapat selalu dibaca ulang 6) Iklan dikelilingi oleh berita sehingga memperkuat . Kelebihan dan kekurangan alat-alat promosi iklan a) Kelebihan 1) Audien yang dicakup berjumlah besar 2) Biaya perpembaca. 4) Peritel menguasai penuh disain iklan yang diinginkan 41 5) Dalam media cetak.

9 Atmosfer dalam gerai atau suasana Suasana atau atmosfer dalam gerai merupakan salah satu dari berbagai unsur dalam ritail marketing mix. Kekurangan 1) Lebih sukar mengahiri periode promosi tanpa akibat anjloknya penjualan 2) Promosi yang mengambil lokasi didalam gerai dapat juga memberi kesan norak pada barang tertentu 3) Hanya untuk menunjang promosi lainya 4) Kadangkala. Sales promotion kelemahan dan keunggulan a.2005:196). Suasana dalam gerai dengan tujuan mencapai hasil segera dan jangka panjang Suasana dalam gerai : Desain toko/gerai . peritel lupa tujuan utama karena terlalu asik mempromosikan produk yaitu mutu. Gerai kecil yang tertata rapi dan menarik akan lebih mengundang pembeli dibandingkan gerai yang diatur biasa saja. Kelebihan 1) Langsung menarik 2) Alat yang di gunakan unik 3) Pelanggan langsung memperoleh hadiah yang kongkret seperti kupon. mug dll 4) Membantu menarik calon pelanggan untuk datang ke toko 42 5) Dengan kontes atau demontrasi dapat memberi hiburan bagi pengunjung 6) pembelian implusif bertambah b. 2.kredibilitas iklan 7) Konsumen dapat mengetahui peritel mana yang memberi pelayanan baik b) Kekurangan 1) Karena pesan bersifat kaku sehingga peritel tidak mudah mengganti pesan dengan cepat 2) Iklan televisi membutuhkan biaya yang besar 3) Tidak dapat digunakan oleh peritel yang wilayah operasinya kecil jika menggunakan media lokal 4) Media Koran atau majalah jika disisipkan di koran sering kali tidak terbaca bahkan langsung dibuang 5) Iklan yang terlalu ringkas sehingga tidak mencakup semua 4.1. pelayanan dll (Hendry Ma’aruf. Untuk itu perlu diketahui hal-hal apa saja yang dapat menunjang terbentuknya suasana dalam gerai besar yang sesuai dengan harapan konsumen ada dua macam perilaku berbelanja yang menjadi titik perhatian peritel yaitu a.

konsumen dapat menghemat waktu dan kontrol lebih mudah rak gantungan . langkah awal dalam pemasaran adalah memahami dan memilih target pasar. fungsi penciptaan suasana dalam gerai dilakukan setelah peritel memiliki konsep yang jelas siapa saja di masyarakat yang menjadi sasaran dari program pemasaranya.2005:203) Meski diagram diatas menunjukan kotak persiapan suasana dalam gerai menunjukan kotak persiapan suasana dalam garai mendahului kotak target market. Perencanaan Toko 1) Pola lurus : Dapat dipakai pada minimarket ini memberi kesan luas.Ambience Perencanaan toko Alokasi ruang Rencana gang Lay out Komunikasi visual Identitas ritel Grafis Penyajiam marchandise Untuk melayani Target market Sosial ekonomi Contoh: umur Pengeluaran Sex Life style Contoh : waktu sempit Trendi Ekspentasi harapan Contoh : belanja saja Pengalaman Agar menyentuh Emosi dan pengalaman Memenangkan mind share dan heart share Emosi Contoh : senang Antusias Bangga Pengalaman Contoh : nyaman 43 Gambar 11: Tujuan memberi suasana nyaman dalam gerai (Hendry Ma’aruf. lebih banyak menampung barang. 2.

telpon umum dan sarana parkir.2005:210): 45 a) Gang atau jalan hendaknya bersih dari gangguan bagi pengunjung b) Jika cermin dan tempat duduk perlu diperhatikan jarak dan penataanya upaya ada kesan lega dan ada pengaruh pada keberadaan pelangan c) Tanaman perlu di letakan di gerai agarmemberi kesan yang sejuk dan asri. d) Tiang dan patung yang mungkin melambangkan toko dapat memberi kesan yang stabil dan membumi. 2. unsur tidak terlihat. layanan transaksi berupa cara pembayaran yang mudah. Dalam diagram berikut dijelaskan tiga unsur tersebut: 46 Gambar 13: Unsur dalam barang dan jasa yang di beli konsumen (Hendry Ma’aruf. layanan keuangan dan fasilitas lainya seperti toilet.10 Ritail service atau pelayanan eceran Pelayanan eceran bertujuan memfasilitasi para pembeli saat mereka belanja di gerai.2005:218) .2005:210).Sehingga menciptakan hasil yang segera Konsumen merasa nyaman Dan berlama-lama berada di dalam Belanja lebih banyak Kunjungan ulang Merekomendasikan gerai Kean positif yang terbentuk 44 pintu masuk 2) Pola arus bebas : Dapat memberi kesan bersahabat dan mendorong konsumen untuk bersantai memilih rak gantungan pintu masuk 3) Pola letak butik : Pada bagian tertentu diaturseolah-olah spesial yang berdiri sendiri dan ini biasanya menggunakan biaya yang lebih mahal.1. rak/gantungan pintu masuk 4) Tata letak arus beruntun : Pelanggan seolah diajak atau digiring untuk mengikuti pola yang dibuat Gambar 12: Lay-out atau tampilan toko (Hendry Ma’aruf.dan usur fasilitas yang mendukung. 3. Beberapa hal yang perlu diketahui dalam penataan barang yaitu (Hendri Ma’aruf. Hal-hal yang dapat memfasilitasi para pembeli terdiri atas layanan pelanggan. personal selling. Ada tiga unsur yang terdapat dalam suatu barang dan jasa yang dibeli. yaitu unsur inti.

Tingkatan pelayanan Ada beberapa tingkatan pelayanan seperti berikut: a) Swalayan pelayanan mandiri b) Bisa memilih sendiri walau disediakan pramuniaga c) Pelayanan terbatas sehingga konsumen tetap membutuhkan . Jenis-jenis pelayanan Pelayanan konsumen: a) Pramuniaga dan staf lain yang terampil dengan cara pelayanan dan kesigapan membantu. menyenangkan”. b) Staf perusahaan ritel yang melayanai pembeli lewat telpon dan menyiapkan barang pesanan yang nantinya tinggal diambil pelanggan harus sigap agar tidak memakan waktu lama Terkait fasilitas gerai a) Jasa pengantaran yang tepat waktu Inti adalah alasan utama seorang kosumen dating ke sebuah gerai ritel yaitu “mendapatkan barang ditempat yang nyaman. Faktor intangible yang mendukung terwujudnya keinginan konsumen yaitu dalam wujud marchendise rak yang tertata rapi dan bersih ada pendingin.1. pramuniaga dan lainya Faktor tambahan yang mendukung aspek inti dan tangible adalah: fasilitas seperti food corner gift wrapping atau jasa ppembungkusan kado dan lainya 47 b) Gift terapping c) Gift certificate d) Jasa pemotongan pakaian jadi e) Cara pembayaran denagan kredit card f) Fasilitas tempat makan g) Fasilitas kenyamanan dan keamanan berupa tangga jalan dan tanggga darurat h) Fasilitas telpon i) Terkait jam buka toko j) fasilitas tambahan seperti tempat parkir 2. aman.

2005:228). Perusahaan ritel yang baik dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara(Hendry Ma’aruf.2005:226): a) peritel mengansumsikan bahwa para konsumen kurang teliti atau kurang jujur dan karenanya melakukan tindakan waspada yang berlebihan 48 b) peritel banyak memberi janji atau mengirim pesan yang mengandung janji tapi sebagian tidak dipenuhi c) karyawan atau pramuniaga yang tidak memiliki kewenangan yang cukup atau tidak berkemauan untuk memecahkan masalah yang dihadapi konsumen d) pramuniaga yang tampak acuh tak acuh kepada pelanggan e) pramuniaga atau karyawan yang sibuk bicara satu sama lain sementara pelanggan tidak dibantu f) pramuniaga yang enggan membantu pelanggan dikarenakan jam istirahat g) membiarkan antrian panjang karena ada meja kasir yang tutup h) pelayanan pramuniaga yang tidak ramah i) pramuniaga yang tidak mau membantu lebih kepada pelangan j) karyawan yang tidak mau tau atau tidak tau terhadap pertanyaan konsumen 4.: a) Merekrut orang yang tepat b) Memberi orientasi dan penjelasan tentang harapan pelayanankepada semua karyawan . Hal-hal yang harus dihindari peritel (Hendry Ma’aruf.bantuan pramuniaga d) Pelayanan penuh sehingga pramuniaga mendampingi konsumen selama belanja 3. dengan pimpinan toko memberi contoh yang baik. d) Memberdayakan karyawan sekaligus memberi mereka kepercayaan dalam pelaksanaan pelayanan e) Memotivasi mereka para karyawan agar selalu tampil prima untuk memberi pelayanan yang terbaik f) Memperlakukan karyawan sesuai keinginan bagaimana karyawan semestinya memperlakuakn pembeli Tujuan program pemasaran termasuk service ritail pada ahirnya adalah tercapainya target penjualan dan laba. pimpinan gerai atau perusahaan ritel harus memastikan bahwa semua karyawan 49 berbicara dengan pelanggan untuk bisa bertanya tentang pengalaman belanja mereka termasuk keluhan agar bisa segera ditangani. sikap yang ditimbulkan dari semua unsur service diniatkan untuk melayani . meski demikian tujuan pemasaran kegiatan ritail service sebaiknya dan semestinya ditujukan untuk benar-benar melayani pembeli. c) Tetap mengamati harapan pelanggan.

namun konsumen yang berorientasi belanja perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah minimarket 51 Indomaret dan Alfamart yang memiliki kesamaan strategi pemasaran dan karateristik. 2. namun ada juga konsumen yang lebih mempertimbangkan tempat parkir yang nyaman meski jarak yang ditempuh lebih jauh dari tempat tinggal. jika ada minimarket yang lebih lengkap meskipun jarak yang di tempuh agak jauh maka konsumen akan mengunjungi minimarket yang lebih lengkap produknya. dalam 50 membandingkan minimarket mana yang akan dikunjungi konsumen akan mempertimbangkan beberapa hal berikut diantaranya: Yang pertama lokasi.1994:258). Yang kedua promosi konsumen cenderung memilih minimarket mana yang menginformasikan produknya lebih baik melalui iklan yang menarik. namun konsumen yang kurang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memberikan harga yang terjangkau dengan pelayanan yang standar. konsumen mementingkan jarak minimarket manakah yang paling dekat dari tempat tinggal untuk efisiensi waktu.2 Kerangka Berfikir dan hipotesis 2.2 Kerangka berfikir Dalam memilih toko konsumen memiliki kriteria evaluasi diantaranya adalah faktor kenyamanan. dalam berbelanja konsumen yang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memeberikan pelayanan sesuai leinginannya. kelengkapan produk. . Keempat konsumen mempertimbangkan kenyamanan berbelanja sebelum mengunjungi minmarket karena lebih berorientasi rekreasi walaupun harga yang ditawarkan lebih mahal namun ada kepuasan batin tersendiri bagi konsumen yang berorientasi ini. dan lain sebagainya hal tersebut menjadikan faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan produsen karena akan menjadi bahan perbandingan bagi konsumen untuk memilih toko mana yang akan didatangi konsumen (James F Engel. Yang ketiga konsumen membandingkan minimarket mana yang memberikan harga yang lebih murah meski pelayanan kurang memuaskan atau ada juga konsumen yang cenderung memilih pelayanan yang memuaskan meski harga yang dibayar lebih mahal. Keenam pelayanan.konsumen dengan sebaiknya. Kelima kelengkapan produk. pelayanan. namun ada juga konsumen yang tidak mementingkan promosi yang menarik untuk mendatangi suatu minimarket yang terpenting adalah pelayanan yang memuaskan. konsumen dalam memilih minimarket mana yang akan di kunjungi dengan mempertimbangkan lengkap tidaknya produk yang di jual pada minimarket itu.1.

X1 PERSEPSI KONSUMEN INDOMARET KRITERIA EVALUASI 1. 3.2 Populasi Populasi merupakan sekumpulan orang atau objek yang memiliki . LOKASI 2. PROMOSI 3. LOKASI 2.Berdasarkan evaluasi diatas maka minimarket atau perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah Indomaret dengan Alfamart yang memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama. HARGA 4.14 : Kerangka berfikir 2. KELENGKAPAN PRODUK 6.1999:22). KENYAMAN BERBELANJA 5. HARGA 4.2. 53 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi dan objek penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Madya Bekasi.2 Hipotesis Hipotesis adalah suatu pendapat atau kesimpulan tentang adanya suatu hubungan tertentu antara variable-variabel yang digunakan yang sifatnya masih sementara (Soeratno. alasan dalam pemilihan lokasi ini karena toko yang akan di teliti berada pada wilayah tersebut dan saling berdekatan sehingga akan mudah membuat perbandinganya dan konsumen yang menjadi sasaran pemasaran toko tersebut sebagian besar berada di daerah tersebut. KELENGKAPAN PRODUK 6. PELAYANAN 52 Dibandingkan Gambar 2. PELAYANAN X2 PERSEPSI KONSUMEN ALFAMART KRITERIA EVALUASI 1. PROMOSI 3. KENYAMAN BERBELANJA 5. Dalam penelitian ini yang menjadi hipotesis adalah: Ada perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi.

sedangkan mengenai ukuran sampel menurut Sitepu (1994 : 104-109) dapat ditempuh dengan beberapa tahap perhitungan pada langkah pertama menentukan nentukan perkiraan harga koefisien korelasi (ρ ) terkecil antara variabel bebas dan terikat kedua menentukan taraf nyata (α ) dan kuasa uji (1− β ) setelah itu baru menentukan sampel secara literatif pada literasi pertama menggunakan rumus: 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 . Dalam pnelitian ini yang menjadi populasi adalah konsumen yang berbelanja di toko atau minimarket Indomaret dan Alfamart. 3. Yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti yang dijumpai ditempat tertentu.kesamaan dalam satu atau beberapa hal yang membentuk masalah pokok dalam satu riset khusus (Suprapto. prosedur pencarian responden dilakukan berdasar accidental sampling . bila dipandang konsumen yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Sugiyono.3 Sampel Menurut Djarwanto (1998:108) sampel adalah sebagian dari populasi yang karateristiknya hendak diselidiki dan dianggap bisa mewakili keseluruhan populasi.1997:64). 54 Mengingat identitas populasi sudah diketahui maka. 2001:87). oleh karena tu populasi ini merupakan populasi tak terbatas karena tidak dapat diketahui secara pasti jumlah sebenarnya dari konsumen yang datang berbelanja ke minimarket Indomaret dan Alfamart.

41.32 . Dengan dasar pertimbangan tersebut dalam penelitian ini di perkirakan korelasi terendah dari variabel adalah 0. Taraf nyata yang digunakan sebesar 5% diperoleh harga : ρ = 0.2 u1 1 dimana −α −β + 1 1 z z merupakan konstanta yang di peroleh dari distribusi normal pada literasi kedua menggunakan rumus: 3 () ()1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ 55 apabila ukuran sampel minimal literatif 1dan 2 harganya sama maka literasi berhenti apabila belum sama maka perlu diadakan literasi ke 3 dengan menggunakan rumus literasi ke 2 menggunakan koefisien korelasi terkecil variabel-variabel bebas dari penelitian para pakar yang menganalisis satu variabel dari perilaku konsumen diperoleh dengan harga 0.32 mengingat jumlah variabel bebasnya lebih banyak.

32 2 1 = 0.32 ln 1 0.645 1 = −β z 1.1. menghitung u ρ = () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 1 0.331647108) (1.645 1 = −α z dan 1.331647108 maka : 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr 3 (0.645) 2 2 1+ + .645 1.

34 1 0.32 ln 1 0.32 2 1 = 98. Menghitung uρ ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ ⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 2(98 1) 0.41003081 n1 = 98 56 5.n= n1 = 98.41003081 = 98 Karena n1dan n2 telah mencapai harga sama yaitu 98 maka ukuran sample .

Metode dokumentasi Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari buku-buku referensi dan jurnal serta majalah dan tabloid yang berhubungan dengan penelitian ini. Dari permasalahan yang ada maka dapat ditentukan variable-variabel yang dapat digunakan untuk mencari jawaban dari pernasalahan yang akan diteliti. Pelayanan c.1993:91). sampel manusia hendaknya ditetapkan lebih dari 30 orang atau responden dan jumlahnya populasi tidak diketahui pasti. Variabel X1 Dalam penelitian ini variable X1 adalah persepsi konsumen Indomaret antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memilki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Pelayanan c.4 Variabel penelitian Untuk mencapai tujuan penelitian maka digunakan variablevariabel penelitian.5 Metode pengumpulan data Dalam penelitian ini digunakan data sekunder. Promosi e. . Kenyamanan berbelanja 3. 57 Dalam penelitian ini yang menjadi variabelnya adalah: 1. Lokasi b. Variabel X2 Dalam penelitian ini variable X2 adalah persepsi konsumen Alfamart antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memiliki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. sumber yang diperoleh dengan: 1. Promosi 58 e. penentu jumlah sampel tersebut sudah memenuhi syarat karena menurut surachmad (2001:100) untuk menyelidiki survey. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Harga f. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Harga f.minimal adalah 98 dalam penelitian ini ukuran sample di tetapkan sebesar 100 responden. Variabel penelitian yang dimaksud disini adalah objek penelitian atau yang menjadi perhatian suatu penelitian (Suharsimi Arikunto. Lokasi b. 3. Kenyamanan berbelanja 2.

Analisis deskriptif Analisis ini digunakan untuk mengkaji variabel-variabel pada penelitian yang terdiri dari variabel persepsi yang baik dan persepsi yang tidak baik terhadap minimarket alfamart dan Indomaret. maka tolak Ho. Untuk menunjukan apakah data yang berpasangan berbeda secara statistik maka rumus-rumus yang digunakan sebagai berikut: Se t=d 60 n Se = Sd (Algifari. Metode wawancara dan angket Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari konsumen secara langsung dengan cara bertatap muka untuk memperoleh data yang diinginkan dan untuk patokan dalam perhitungan hasil penelitian 3. Adapun rumusnya sebagai berikut: % χ100% N =n dimana n : nilai yang diperoleh N : Jumlah seluruh nilai (Ali.05. Berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi onsumen Indomaret dengan Persepsi konsumen Alfamart dan sebaliknya.0: 1) Berdasarkan perbandingan t hitung dengan t tabel jika t hitung (angka t output) > t tabel maka tolak Ho berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart 2) Berdasarkan nilai probabilitas Jika probabilitas arau signifikanya (sig 2 tiled) < 0.1985:186) 59 2. tentang ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara dua kelompok sampel dengan jalan perbedaan mean-meannya. 1997:82) t adalah distribusi t hitung Se adalah kesalahan standar beda dua rata-rata data .2. Teknik analisis T-Test Untuk pembuktian hipotesis dilakukan dengan T-Test atau T-score. Alasan peneliti menggunakan T-Test dalam menganalisa data adalah karena T-Test pada prinsipnya adalah suatu teknik statistik untuk menguji hipotesis. Mencari nilai T uji sampel berpasangan dengan alat bantu sofwtware SPSS For Windows 12.6 Metode analisis data 1.

gerai pertama dibuka pada November 1968 di kalimantan. Pada Mei 2003 Indomaret merai penghargaan “perusahaan waralaba 2003” dari presiden Megawati Soekarnoputri. Jawa Tengah. Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia. lebih dari 3.1 Gambaran umum tempat penelitian a) Profil Minimarket Indomaret (Indomarco Prismatama) Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 m2. dan lampung. Jawa Timur.berpasangan yang dapat ditentukan dengan formulasi sebagai berikut: n dd Σ = (Aligafari. Jogjakarta. Bali. Indomaret mudah ditemukan didaerah pemukiman.1 Hasil Penelitian Data penelitian ini merupakan hasil studi lapangan tentang perbedaan persepsi konsumen Minimarket Indomaret dan persepsi konsumen Minimarket Alfamart yang diambil dengan teknik kuisioner. Jawa Barat. gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai di dasarkan pada motto “mudah dan hemat”. Kini Indomaret mencapai lebih dari 1400 gerai.1997:82) Sd adalah standar deviasi beda dua rata-rata data berpasangan dan d adalah beda rata-rata yang berpasangan 1 2 − Σ Σ = n n dd Sd d = Y1-X1 (Algifari.1. setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai. 4. Indomarco Prismatama. Dikelola oleh PT. dari total itu 52% adalah milik sendiri dan sisanya milik masyarakat yang tersebar dikota-kota Jabodetabek.500 jenis makanan dan nonmakanan tersedia dengan .1997:82) 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.

Sistem teknologi informasi ini memungkinkan pelayanan permintaan dan suplai barang dari pusat distribusi ke toko-toko dengan tingkat kecepatan yang tinggi dan efisiensi yang optimal.co. didukung oleh pusat distribusi. Bandung. Semarang dan Surabaya.harga bersaing. Parung. memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen seharihari. Sistem distribusi dirancang seefisien mungkin dengan jaringan pemasok yang handal dalam menyediakan produk terkenal dan berkualitas serta sumber daya manusia yang kompeten. Sistem teknologi informasi Indomaret pada setiap point of sales di setiap gerai mencakup sistem penjualan. Sistem ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan saat ini dengan memperhatikan perkembangan jumlah gerai dan jumlah transaksi di masa mendatang. BSD Plaza dan Charmart. keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan dibawah bendera grup INTRACO yaitu Indogrosir. Indomaret merupakan salah satu asset bisnis yang sangat 62 menjanjikan. Indomaret berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan belanja konsumen dengan menerapkan sistem check out yang menggunakan scanner di setiap kasir dan pemasangan fasilitas pembayaran Debit 63 BCA. Visi Indomaret sendiri adalah menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global. Sedangkan mottonya adalah “mudah & hemat”. Sasaran pemasaran Indomaret adalah konsumen semua kalangan masyarakat. Budaya yang di terapkan dalam tubuh perusahaan Indomaret adalah Dalam bekerja kami menjunjung tinggi nilai-nilai: a) Kejujuran. menjadikan Indomaret memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Alfaria Trijaya) PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) atau Alfamart merupakan . Finco. Bekasi. Indomaret memiliki posisi baik dalam menentukan produk yang akan dijualnya.Indomaret. Pada setiap pusat distribusi diterapkan digital picking system (DPS). lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan Indomaret melayani sasaran demografinya yaitu keluarga. Cimanggis Depok.id) b) Profil Minimarket Alfamart (PT. Dengan menjalin lebih dari 500 pemasok. persediaan dan penerimaan barang. Tangerang. Saat ini Indomaret memiliki 8 pusat distribusi di Ancol Jakarta. Laju pertumbuhan gerai Indomaret yang pesat dengan jumlah transaksi 14.99 juta transaksi per bulan didukung oleh sistem teknologi yang handal. yang menggunakan teknologi mutahir. kebenaran dan keadilan b) Kerja sama tim c) Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis d) Kepuasan pelanggan (sumber www.

4. 2. Beringin Raya. pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen.perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang perdagangan umum dan jasa eceran yang menyediakan kebutuhan pokok dan sehari-hari. sedangkan motto yang digunakan Alfamart adalah “belanja puas harga pas”. karyawan. Alfamart dapat dimiliki masyarakat luas dengan cara kemitraan. 65 Budaya yang dijunjung dalam bekerja adalah: 1. berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil. dan gedung perkantoran. serta mampu bersaing secara global". Karawaci. Inovasi untuk kemajuan yang lebih baik. Yang menjadi target dari pemasaran Alfamart adalah area perumahan. pemasok. Tbk = 70% Pemegang Saham PT Sigmantara Alfindo = 30% Toko pertama dibuka 18 oktober 1999 dengan nama "Alfa Minimart" di Jl.2 Karateristik Responden 1. Kecamatan Pondok Gede. Pada tanggal 1 Januari 2003 berubah nama menjadi Alfamart . Memberikan kepuasan kepada pelanggan/konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan yang berkualitas unggul. tersehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan . sedangkan misinya adalah: 1. Membangun organisasi global yang terpercaya. 3. alasan dalam memilih lokasi ini karena kedua minimarket berada pada wilayah ini dan berdekatan didukung jumlah penduduk yang ada pada wilayah tersebut merupakan sasaran konsumen untuk berbelanja pada kedua tempat tersebut berjumlah cukup banyak dan memiliki tingkatan sosial yang bervariasi. Kotamadya Bekasi. Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku/etika bisnis yang tertinggi. Visi dari Alfamart adalah Menjadi jaringan distribusi retail terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas. 4. c) Letak Tempat Penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah di Komplek Cahaya Kemang permai. Responden Menurut Jenis Kelamin . 2. pemegang saham dan masyarakat pada umumnya. Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuhkembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha. Kualitas & Produktivitas yang tertinggi. Badan Usaha : PT Sumber Alfaria Trijaya 64 Pemegang Saham : HM Sampoerna dan Alfa Group Didirikan : 27 Juni 1999 Jumlah Toko : Lebih dari 1400 Pemegang Saham PT HM Sampoerna. Kerjasama Team. Tangerang. 3. Integritas yang tinggi. fasilitas publik. 4.

4. 2. Pria Wanita 43 orang 57 orang 43% 57% Sumber : Data primer diolah. tahun 2006 3. 2. 2.2.66 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jenis kelamin responden yang ditunjukan tabel 2 sebagai berikut: Tabel 2: Karateristik Responden Menurut Jenis Kelamin No Jns kelamin Jml responden % 1. 5. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data usia responden yang ditunjukan tabel 4 sebagai berikut: Tabel 4: Karateristik Responden Menurut Usia No usia Jml responden % 1. Kurang dari 1 juta 1 juta . tahun 2006 2. 3. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jumlah pendapatan responden yang ditunjukan tabel 3 sebagai berikut: Tabel 3: Karateristik Responden Menurut Jumlah Pendapatan No Jml pendapatan Jml responden % 1. Responden Menurut usia 67 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. Responden Menurut Jumlah Pendapatan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan.5 juta 2.5 juta –5 juta 35 orang 53 orang 12 orang 35% 53% 12% Sumber : Data primer diolah. . 3.

tahun 2006 4.Kurang dari 20 tahun 20thn .40thn 41thn .50thn lebih dari 51 3 orang 43 orang 38 orang 10 orang 7 orang 3% 43% 38% 10% 7% Sumber : Data primer diolah. dan pelayanan.30thn 31thn . harga. kenyamanan berbelanja. yaitu persepsi konsumen minimarket Indomaret dan konsumen minimarket Alfamart dengan indikator lokasi.3 Deskripsi variabel penelitian Variabel dalam penelitian ini merupakan data berpasangan. kelengkapan produk yang ditawarkan. dan pelayanan. kenyamanan berbelanja. promosi. promosi. 1. kelengkapan produk yang ditawarkan. harga. Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. a) Lokasi 68 Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 5 berikut: Tabel 5: Jarak yang Ditempuh Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 68 8 5 0 19% 68% 8% 5% 0% .

67% responden setuju.Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 5 menunjukan 68% responden setuju. 5% tidak setuju. 0% tidak setuju. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Indomaret. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Indomaret cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. 8% netral. 19% sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 7 berikut ini: Tabel 7: Luas Lahan Parkir Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 47 11 13 . Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Indomaret menurut responden dapat dilihat pada tabel 6 sebagai berikut: Tabel 6: Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Indomaret 69 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 67 6 0 0 27% 67% 6% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 6 menunjukan 27% responden sangat setuju. 6% responden netral.

0 29% 47% 11% 13% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 7 menunjukan 29% responden sangat setuju. 11% responden netral. 0% 70 sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 22% responden netral. 13% responden tidak setuju. 34% responden menyatakan setuju. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Indomaret dapat dilihat pada tabel 8 berikut: Tabel 8: Ketersedian Produk di Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 34 22 26 0 18% 34% 22% 26% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 8 menunjukan 18% responden menyatakan sangat setuju. 0% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Indomaret. 26% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Indomaret dapat dilihat pada tabel 9 berikut ini: Tabel 9 Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media Ada di Indomaret 71 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju . 47% responden setuju.

Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 4 36 23 37 0 4% 36% 23% 37% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 9 menunjukan 4% responden sangat setuju, 36 % responden setuju, 23% responden netral, 37% responden tidak setuju, 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Indomaret. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 10 berikut ini: Tabel 10: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase 72 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 50 15 19 0 16% 50% 15% 19% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 10 menunjukan bahwa 16% responden sangat setuju, 50% responden setuju, 15% netral, 19% responden tidak setuju, 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian

besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Indomaret cukup. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 11 berikut ini: Tabel 11: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 41 39 2 0 18% 41% 39% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 11 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa waktu tiba produk yang dipesan konsumen sesuai dengan yang diharapkan . Hal ini dapat dilihat pada tabel 4.10 yang menunjukan 18% 73 responden sangat setuju, 41% responden setuju, 39% responden netral, 2% konsumen tidak setuju, % konsumen sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluarsa produk yang dijual Indomaret dapat dilihat pada tabel 12 berikut ini: Tabel 12: Produk yang Dijual Indomaret Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 59 7 2 0 32% 59% 7%

2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 12 menunjukan bahwa responden beangapan bahwa produk yang jual minimarket Indomaret tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. Hal ini dapat dilihat bahwa 32% responden sangat setuju, 59% setuju, 7% responden netral, 2% tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Indomaret dpat dilihat pada tabel 13 berikut ini: Tabel 13: Penataan Produk yang Dijual Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 74 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 13 11 0 14% 61% 13% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 13 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Indomaret ditata berimbang sesuai kebutuhan, Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju, 61% responden setuju, 13 netral, 11 responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Indomaret bagi responden dapat dilihat pada tabel 14 berikut ini: Tabel 14:Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Indomaret 75 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral

Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 56 11 15 0 18% 56% 11% 15% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 14 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Indomaret terjangkau oleh konsumen, Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju, 56% responden setuju, 11% netral, 15% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 15 berikut ini: Tabel 15: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 46 29 20 0 5% 46% 29% 20% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 15 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket 76 Indomaret kepada konsumen, Hal ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju, 46% responden setuju, 29 netral, 20 responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang

ditawarkan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 16 berikut ini: Tabel 16: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 48 18 17 3 14% 48% 18% 17% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 16 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Indomaret sesuai dengan harga pasar saat ini. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju, 48% responden setuju, 18% netral, 17% responden tidak setuju, 3% sangat tidak setuju. d) Promosi 77 Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Indomaret dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 17 berikut ini: Tabel 17: Keterlihatan Logo Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 63 5 2 2 30% 63% 5%

2% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 17 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. 2% responden tidak setuju. 5% netral. 25% netral. Hal ini terlihat bahwa 30% responden sangat setuju. 51% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Indomaret dapat dilihat pada tabel 18 berikut ini: Tabel 18: Disain dan Warna Logo Indomaret 78 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 51 25 6 0 18% 51% 25% 6% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 18 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret memiiki disain dan warna yang menarik. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 2% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai logo Indomaret pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 19 berikut ini: Tabel 19: Logo Indomaret pada Tas Dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 . 63% responden setuju. 6% responden tidak setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 20 berikut ini: Tabel 20: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 55 10 9 0 26% 55% 10% 9% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 20 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. 55% responden setuju. 11% netral. 27% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 21 berikut ini: . 1% responden setuju. 0% sangat tidak setuju.1 11 61 27 0% 1% 11% 61% 27% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 19 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret pada tas belanja dan sovenir tidak 79 ada . Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 61% responden tidak setuju. 10% netral. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju. 9% responden tidak setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 22 berikut ini: Tabel 22: Fasilitas Kartu Keanggotaan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 0 0% 81 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 20 54 26 0% 20% 54% 26% Jumlah 100 100% . 0% sangat tidak setuju. 46% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 43% responden sangat setuju.Tabel 21: Informasi Produk dan Harga Baru Indomaret 80 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 43 46 8 3 0 43% 46% 8% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 21 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. 8% netral. 3% responden tidak setuju.

e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 24 berikut ini: Tabel 24: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 12 40 19 . 13% netral. Hal ini terlihat bahwa 21% responden 82 sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 54% responden setuju.Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 22 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret tidak memberikan fasilitas kartu keanggotaan. 0% responden setuju. 26% sangat tidak setuju. 20% netral. 12% responden tidak setuju. 54% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 23 berikut ini: Tabel 23: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 54 13 12 0 21% 54% 13% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 23 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret mudah diingat dan dimengerti responden.

1% sangat tidak setuju.28 1 12% 40% 19% 28% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 24 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Indomaret sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 12% responden sangat setuju. 2% netral. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 26 berikut ini: Tabel 26: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase . 19% netral. 28% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 38% responden sangat setuju. 0% responden tidak setuju. 60% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 25 berikut ini: Tabel 25: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Indomaret 83 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 38 60 2 0 0 38% 60% 2% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 25 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Indomaret jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. 40% responden setuju.

Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. 14% netral.Sangat setuju 16 16% 84 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 53 14 15 2 53% 14% 15% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 26 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan rangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Indomaret cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. 61% . 15% responden tidak setuju. 2% sangat tidak setuju. 53% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 27 berikut ini: Tabel 27: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 18 7 0 14% 61% 18% 7% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 27 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket Indomaret sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 28 berikut ini: Tabel 28: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 68 3 0 0 29% 68% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 28 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Indomaret sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. 3% netral. 68% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 29% responden sangat setuju. 18% netral. 0% sangat tidak setuju.85 responden setuju. 7% responden tidak setuju. 0% responden tidak setuju. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 29 berikut ini: Tabel 29: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 86 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 24 57 16 3 0 24% .

47% responden setuju.57% 16% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 29 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Indomaret menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. 16% netral. 3% responden tidak setuju. 11% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 57% responden setuju. 23% netral. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 30 berikut ini: Tabel 30: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 47 23 11 0 19% 47% 23% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 30 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Indomaret sigap dan ramah dalam meberi pelayanan. 87 Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 31 berikut ini: Tabel 31: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju . Hal ini terlihat bahwa 24% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju.

00 WIB Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 60 13 0 0 28% 60% 13% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 88 Pada tabel 32 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Indomaret sesuai dengan kebutuhan konsumen. 16% netral.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 58 16 5 1 18% 58% 16% 5% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 31 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon bagi konsumen yang belanja minimal 100 ribu akan diantar ke rumah. 1% sangat tidak setuju. 58% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat . Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 32 berikut ini: Tabel 32: Jam Buka dan Tutup Minimarket Indomaret Pukul 07. 5% responden tidak setuju.

0% responden tidak setuju. harga. Persepsi Konsumen Minimarket Alfamart 89 Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. 0% sangat tidak setuju. dan pelayanan. promosi. 13% netral.setuju. 2. a) Lokasi Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 34 berikut: Tabel 34: Jarak yang Ditempuh Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 . 61% responden setuju. 11% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 33 berikut ini: Tabel 33: Tidak ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 61 10 11 0 18% 61% 10% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 33 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Indomaret. kenyamanan berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 10% netral. 60% responden setuju. kelengkapan produk yang ditawarkan.

2% tidak setuju. 6% sangat setuju. 6% responden netral. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Alfamart menurut responden dapat dilihat pada tabel 35 sebagai berikut: 90 Tabel 35 Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 60 6 2 0 32% 60% 6% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 35 menunjukan 32% responden sangat setuju. 8% netral. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 36 berikut ini: Tabel 36: Luas Lahan Parkir Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase . 34% tidak setuju. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Alfamart . 60% responden setuju. 1 sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Alfamart cukup dekat dengan tempat tinggal mereka.51 8 34 1 6% 51% 8% 34% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 34 menunjukan 51% responden setuju.

40% responden menyatakan setuju.Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 18 53 13 16 18% 53% 13% 16% 91 Sangat tidak setuju 0 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 36 menunjukan 18% responden sangat setuju. 12% responden netral. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel 37 berikut: Tabel 37: Ketersedian Produk di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 11 40 12 36 1 11% 40% 12% 36% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 37 menunjukan 11% responden menyatakan sangat setuju. 16% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 13% responden netral. 1% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen . 53% responden setuju. 36% responden tidak setuju.

0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Alfamart . 14% responden netral. 51 % responden setuju. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada table 39 berikut ini: Tabel 39: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju 2 31 2% 31% 93 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 46 1 . 33% responden tidak setuju. 92 Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Alfamart dapat dilihat pada tabel 38 berikut ini: Tabel 38: Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media ada Di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 2 51 14 33 0 2% 51% 14% 33% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 38 menunjukan 2% responden sangat setuju.sebagian besar selalu dapat disediakan Alfamart .

46 responden tidak setuju. 1% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Alfamart kurang atau sedikit.20% 46% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 39 menunjukan bahwa 2% responden sangat setuju. 31% responden setuju. 3% konsumen sangat tidak setuju. 7% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluwarsa produk yang dijual Alfamart dapat dilihat pada tabel 41 berikut ini: Tabel 41: Produk yang Dijual Alfamart Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 36 60 4 . Hal ini dapatdilihat pada tabel 40 yang menunjukan 0% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 40 berikut ini: Tabel 40: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 0 7 48 42 0% 7% 48% 43% 94 Sangat tidak setuju 3 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 40 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan netral ini dikarenakan konsumen yang belanja pada minimarket tersebut lebih senang datang langsung ke Alfamart . 20% netral. 48% responden netral. 42% konsumen tidak setuju.

Hal ini terlihat bahwa 6% responden sangat setuju. 17 responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 59% responden setuju. 18 netral. 96 c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Alfamart bagi responden dapat dilihat pada tabel 43 berikut ini: . 0% tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Alfamart dpat dilihat pada tabel 42 berikut ini: Tabel 42: Penataan Produk yang Dijual Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 59 18 17 0 6% 59% 18% 17% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 42 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Alfamart ditata berimbang sesuai kebutuhan. Hal ini dapat dilihat bahwa 36% responden sangat setuju. 60% setuju.36% 60% 4% 95 Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 0 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 41 menunjukan bahwa responden beranggapan bahwa produk yang dijual minimarket Alfamart setuju tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. 4% responden netral.

Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. 29% responden setuju.Tabel 43: Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 29 25 52 3 1% 29% 25% 52% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 43 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Alfamart kurang terjangkau oleh konsumen. 3% sangat tidak setuju. 25% netral. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 44 berikut ini: Tabel 44: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 9 47 9% 47% 97 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 13 1 30% 13% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 . 52% responden tidak setuju.

Pada tabel 44 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket Alfamart kepada konsumen, Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju, 47% responden setuju, 30% netral, 13% responden tidak setuju, 1% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 45 berikut ini: Tabel 45: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 14 27 58 1 0% 14% 27% 58% 1% 98 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 45 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Alfamart kurang sesuai dengan harga pasar saat ini. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju, 14% responden setuju, 27% netral, 58% responden tidak setuju, 1% sangat tidak setuju. d) Promosi Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Alfamart dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 46 berikut ini: Tabel 46: Keterlihatan Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 66

58 0 0 26% 66% 58% % % 99 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 46 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju, 66% responden setuju, 8% netral, 0% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Alfamart dapat dilihat pada tabel 47 berikut ini: Tabel 47: Disain dan Warna Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 22 64 12 2 0 22% 64% 12% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 47 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart memiiki disain dan warna yang menarik. Hal ini terlihat bahwa 22% responden sangat setuju, 64% responden setuju, 12% netral, 2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. 100 Berdasarkan penelitian mengenai logo Alfamart pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 48 berikut ini: Tabel 48: Ada Logo Alfamart pada Tas dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase

Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 35 62 3 0 0 35% 62% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 48 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart pada tas belanja dan sovenir ada . Hal ini terlihat bahwa 35% responden sangat setuju, 62% responden setuju, 3% netral, 0% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 49 berikut ini: Tabel 49: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 19 49 12 19% 49% 12% 101 Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 0 20% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 49 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart sering memberikan kupon

undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju, 49% responden setuju, 12% netral, 20% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 50 berikut ini: Tabel 50: Informasi Produk dan Harga Baru Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 54 6 8 0 32% 54% 6% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 50 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 32% responden sangat setuju, 54% 102 responden setuju, 6% netral, 8% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 51 berikut ini: Tabel 51: Fasilitas Kartu Keanggotaan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 46 44 8 2

0 46% 44% 8% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 51 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan yang disebut kartu “Aku”. Hal ini terlihat bahwa 46% responden sangat setuju, 44% responden setuju, 8% netral,2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju.Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 52 berikut ini: Tabel 52: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 103 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 9 25 38 27 1 9% 25% 38% 27% 1% Jumlah 100 100% Pada tabel 52 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart mudah diingat dan dimengerti responden. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju, 25% responden setuju, 38% netral, 27% responden tidak setuju, 1% sangat tidak setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 53 berikut ini: Tabel 53: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral

0% sangat . 4% responden tidak setuju. 18% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 41% netral. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. Hal 104 ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju. 61% responden setuju.Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 36 41 18 0 5% 36% 41% 18% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 53 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 36% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 54 berikut ini: Tabel 54: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 61 8 4 0 27% 61% 8% 4% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 54 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Alfamart jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. 8% netral.

Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 55 berikut ini: Tabel 55: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 105 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 13 59 20 8 0 13% 59% 20% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 55 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan ruangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Alfamart cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 13% responden sangat setuju.tidak setuju. 59% responden setuju. 8% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 20% netral. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 56 berikut ini: Tabel 56: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% .

f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 58 berikut ini: Tabel 58: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 16 53 16% 53% . Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 57% responden setuju. 23% netral. 23% netral. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 57 berikut ini: Tabel 57: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 57 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Alfamart sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. 2% responden tidak setuju. 57% responden setuju. 2% responden tidak setuju.0% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 56 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket 106 Alfamart sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. 0% sangat tidak setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 59 berikut ini: Tabel 59: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 52 15 12 0 21% 52% 15% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 59 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Alfamart sigap dan ramah dalam memberi pelayanan. 15% netral. Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 60 berikut ini: . 0% sangat tidak setuju. 52% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 21% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. 15% netral. 12% responden tidak setuju. 53% responden setuju. 16% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju.107 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 15 16 0 15% 16% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 58 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Alfamart menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai.

Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 61 berikut ini: Tabel 61: Jam Buka dan Tutup Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 56 14 14 0 16% 56% 14% 14% 0% Jumlah 100 100% . 5% sangat tidak setuju. 38% netral.108 Tabel 60: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 6 38 50 5 1% 6% 38% 50% 5% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 60 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart tidak menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon. 6% responden setuju. 50% responden tidak setuju.

Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat 109 setuju. 14% responden tidak setuju. Hasil dari perhitungan menggunakan SPSS terlihat pada lampiran 2 dan di bawah ini ringkasan perhitungan tersebut yaitu: 1. 4. 9% netral.3 Analisis Hasil Penelitian Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ada 3 menggunakan analisis deskriptif. analisis skala likert dan analisis uji beda dengan uji-t 110 dengan program spss. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 62 berikut ini: Tabel 62: Tidak Ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 25 55 9 11 0 25% 55% 9% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 62 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Alfamart . 56% responden setuju. 14% netral. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 25% responden sangat setuju.Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 61 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Alfamart sesuai dengan kebutuhan konsumen. 11% responden tidak setuju. Perhitungan analisis deskriptif: Perbandingan persepsi Indomaret dan Alfamart dengan analisis deskriptif dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 63: Perhitungan Rata-Rata Prosentase Minimarket Indomaret dan Alfamart Keterangan Indomaret Alfamart . 55% responden setuju.

2.3% Promosi 57. Perhitungan dengan skala likert: Persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel perhitungan dibawah ini: Tabel 64: Perhitungan Skor Minimarket Indomaret dan Minimarket Alfamart Indomaret AlfamaDimensi yang rt diukur Skor rata2 interpretasi Skor rata2 interpretasi 111 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 .6% 50.Lokasi 85% 73% Kelengkapan produk 85.2% Pelayanan 77.8% Harga 62.2% 70.2% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan variabel di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi. harga yang ditawarkan dan kenyamanan berbelanja sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi .7% 79% Kenyamanan Berbelanja 78.8% 60.3% 33. kelengkapan produk yang ditawarkan.

82 4.17 4.23 3.94 3.34 4.81 1.66 S TS TS N N N S S SS S S N TS SS S TS .36 2.29 4.01 1.02 3.66 3.86 4.98 4.86 3.81 191 3.81 3.63 3.44 3.28 4.75 3.14 3.74 3.21 3.29 1.36 3.84 3.75 4.07 3.

54 2.S SS TS S N SS S S S S S S S 3.84 4.77 3.32 3.10 4.22 3.34 3.59 4.11 3.73 3.82 2.55 2.24 3.91 4.63 3.14 3.34 3.18 3.94 N SS S N .54 4.55 2.74 3.43 3.2 4.32 3.67 4.26 4.69 3.27 2.

harga yang ditawarkan sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi dan kenyamanan berbelanja hal ini juga dapat dilihat pada gambar 15 dibawah ini: 112 ANALISIS SKALA LIKERT 1 10 123456789 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 .S TS TS SS S N S TS S S SS S S SS S N S S S SS S S TS S S Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan indikator di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi. kelengkapan produk yang ditawarkan.

24 3.73 3.22 3.91 3.81 1.55 Gambar 15: Analisis Skala Likert Persepsi Indomaret dan Alfamart Grafik 15 diatas menunjukan bahwa pada komponen indikator diatas dapat diketahui pada Indomaret responden sebagian besar meyatakan setuju bahwa lokasi.620000 .26 4. Perhitungan menggunakan uji-t atau uji beda Pengujian hipotesis untuk perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel berikut ini: 113 Tabel 65: Deskripsi variabel penelitian persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart Persepsi konsumen Indomaret Persepsi konsumen Alfamart Indikator Mean Indikator Mean okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 2. kelengkapan produk yang ditawarkan dan harga pada minimarket ini lebih baik dibandingkan Alfamart.07 ALFAMART 3.860000 0. 3.44 3. sedangkan pada komponen Alfamart responden sebagian besar setuju bahwa Alfamart lebih baik pada segi promosi dan kenyamanan berbelanja dibandingkan Indomaret.140000 1.20 21 22 23 24 INDIKATOR SKALA PENELITIAN INDOMARET 4.01 1.

ALF 3.002.220000 9.930000 9.470000 7.002 berada dibawah level of significance yang 114 digunakan (α =0.IND_ P.290 35 .6700000 9.660000 Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Tabel 66: Perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart dengan menggunakan uji-t : Model t Df Sig (2tiled) Keterangan P.720000 7.9. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) 0.05) sehingga tolak Ho yang artinya persepsi konsumen .470000 3.780000 . Tolak Ho Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Secara parsial ditemukan perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart secara signifikan.640000 okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 1.

135:2005).Indomaret dengan persepsi Alfamart terdapat perbedaan.4 Pembahasan Berdasarkan hasil pengujian hipotesa dengan uji-t diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart hal tersebut dapat diketahui dari penjelasan perindikator berikut: Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap lokasi berdirinya kedua minimarket tersebut diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart diterima.670000. waktu dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf. yang menyatakan bahwa sebuah gerai akan lebih sukses jika letaknya lebih strategis dibandingkan gerai lainya yang berlokasi kurang strategis meskipun keduanya menjual produk yang sama. Pada penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 21.140000>11. 4. hal tersebut sesuai dengan teori yang menyatakan jika strategi harga rendah diterapkan maka strategi ini menjadi sangat efektif menarik pembeli karena harga rendah berati penghematan dan toko yang menerapkan harga lebih rendah dari pesaing akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf 157:2005).780000. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap harga yang ditawarkan diketahui bahwa ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. 115 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap kelengkapan produk yang ditawarkan diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. perbedaan ini disebabkan pada Alfamart jumlah produk dan jenisnya produk yang dijual kurang banyak. Hal tersebut disebabkan harga yang dijual Alfamart lebih mahal di bandingkan Indomaret karena Indomaret membeli langsung ke produsen yang masih bernaung pada satu kepemilikkan perusahaan sedang Alfamart membeli dari distributor sehingga harga yang dijual pun menjadi lebih mahal. Perbedaan ini disebabkan jarak yang di tempuh konsumen lebih dekat menuju Indomaret di bandingkan ke Alfamart. 115: 2005. 116 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap promosi yang diberikan untuk menginformasikan toko .620000>8.220000.860000>19. hal tersebut sesuai dengan teori bahwa peritel yang menyediakan produk dalam toko pada jumlah. oleh pramuniaga yang trampil dan banyak. Dan dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 12. sedang menurut Hendri Ma’aruf. Dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 10.

Hal ini disebabkan karena Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan dan pada tas belanja Alfamart ada logo dari minimarket tersebut yang tidak di berikan Indomaret. musik.dan produk yang disediakan diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. hal tersebut sesuai dengan teori semua peritel baik skala besar atau pun kecil yang berformat modern berlomba-lomba dalam mendadani tempat belanja mereka semenarik mungkin pendapat ini dikemukakan dalam buku Hendri Ma’aruf. Secara garis besar dapat diketahui bahwa setelah diadakan pengujian dengan uji-t dapat diambil kesimpulan. Majalah marketing: 2004.930000. 117 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pelayanan yang diberikan kepada konsumen yang berbelanja diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) variabel persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart sebesar 0.660000. 202: 2005.640000>17. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pemberian kenyamanan dalam berbelanja ternyata memiliki tingkat perbedaan yang tidak signifikan. Hal ini dikarenakan minimarket Indomaret dan Alfamart sama-sama memberikan fasilitas penunjang yang sama seperti AC.pengharum ruangan dan lain sebagainya. secara parsial ditemukan pengaruh yang signifikan. keranjang belanja. Dalam penelitian ini yang memberikan pelayanan lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 19.221:2005).720000> 23. namun hal ini tidak sesuai dengan konsep penjualan bahwa konsumen jika diabaikan dan tidak selalu diingatkan maka akan tidak membeli produk organisasi dalam jumlah yang cukup (Philip Kotler. Pada penelitiian ini meski Alfamart unggul dalam segi promosi namun konsumen cenderung lebih memilih minimarket pesaing karena pertimbangan faktor yang lain yang diberikan. Hal ini dikarenakan pada Alfamart tidak memberikan pelayanan antar barang seperi Indomaret. Namun jika dilihat dari toko mana yang memberikan promosi lebih baik yaitu Alfamart hal ini diketahui dari mean Alfamart yang lebih besar dari Indomaret sebesar 27.05) sehingga tolak ho. ini sesuai dengan teori bahwa peritel yang memberikan kombinasi ragam produk dan tingkat pelayanan sebagai posisioning serta melengkapi dengan tingkat pelayanan yang tinggi berarti gerai tersebut memilih posisioning citra gerai yang lengkap dan full service yang pada ahirnya akan banyak dipilih konsumen (Hendry Ma’aruf. menyatakan karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart 118 yang biasanya berdampingan dan memiliki karateristik toko yang hampir .16:1997). Ini berarti hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart diterima Menurut pendapat Tajwini Rofian.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0.

05 yang digunakan 5. salah satunya dengan cara memberi logo pada plastik belanja. 4. Bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna. karena itu Alfamart agar menekan harga dengan cara memutus saluran distributor yang panjang yang akan meminimalkan biaya dan pada ahirnya harga 120 menjadi sama dengan pesaing. Jika pengalaman masa lalu memuaskan. maka saran yang diajukan penulis adalah sebagai berikut: 1.002 berada di bawah lefel of signifikan 0.1995: 252). i . pelayanan. 5. Kecuali jika faktorfaktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan dapat diambil bebarapa kesimpulan diantaranya adalah sebagai berikut: 1. 3. kelengkapan produk yang ditawarkan. citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk ahir atau pembelian merek. 119 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5. Adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart pada indikator lokasi. Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart adalah sebesar 0. 2. Selebaran yang full color dengan informasi produk dan harga tidak akan banyak mempengaruhi pembeli karena mereka juga akan mendapat selebaran yang sama menarik dari peritel lainya. Persediaan barang pada minimarket Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih lengkap agar apa yang diinginkan konsumen dapat dipenuhi . Minimarket Indomaret dalam mempromosikan tokonya hendaknya lebih gencar karena jika nantinya promosi itu di lupakan maka secara tidak langsung akan menjadikan konsumen menjadi pindah ke pesaing. Indomaret lebih baik dalam meyakinkan konsumen. maka pilihan akan bersifat kebiasaan. harga dan promosi sedang pada indikator kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. 2.sama setelah diadakan penelitian ternyata sesuai. Selain kriteria di atas ternyata setelah diteliti terbukti bahwa konsumen memilih toko juga berdasarkan oleh citra Minimarket tersebut dan menurut responden. Pelayanan pada minimarket Alfamart sebaiknya ditambahkan dengan fasilitas pesan belanja melalui telpon agar tidak kalah dengan pesaing.2 Saran Berdasarkan kesimpulan diatas. Mayoritas konsumen Indonesia sensitive terhadap harga. Hal ini juga sesuai dengan teori berikut.

Wahyono.131286682 NIP 131292562 Mengetahui Dekan Fakultas Ekonomi Drs. M. M. M.M NIP.M NIP. Sugiharto. 131286682 NIP 131292562 Mengetahui Ketua Jurusan Manajemen Drs.Si NIP 130812917 Anggota I Anggota II Drs. M.Si Drs. Wahyono.ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI SKRIPSI Untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Pada Universitas Negeri Semarang Oleh: Anita susanti NIM 3352402006 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007 ii PERSETUJUAN PEMBIMBING Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian Skripsi pada: Hari : Tanggal : Pembimbing I Pembimbing II Drs. M. Sugiharto. 131286682 iii PENGESAHAN KELULUSAN Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skipsi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang pada: Hari : Tanggal : Penguji Skripsi Dra. M.Si NIP. Agus Wahyudin. Sugiharto.Si Drs. M. 131658236 iv PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar . Palupiningdyah.Si NIP.

sehingga penulis dapat menyelesaikan skipsi dengan judul ”Analisis Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Dan Alfamart Terhadap Lokasi.karya saya sendiri. hari liburnya adalah hari ini (John Wasley) PERSEMBAHAN: Skripsi ini saya persembahkan untuk: 1. 4. Palupiningdyah. Kakakku dan adikku serta seluruh Keluarga Besar penulis yang selalu ada saat susah maupun senang 3. 3352402006 v MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO: 1. baik sebagian atau seluruhnya.Si selaku Ketua Jurusan Manajemen dan Dosen Pembimbing I yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing dan memberikan arahan bagi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. antara lain: 1. selaku Rektor Universitas Negeri Semarang 2. Drs. Prof. 5. bukan jiplakan dari karya tulis orang lain.M selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik.Si selaku dosen penguji yang telah meluangkan .Si. Dra. H. Hanya KepadaNya Aku Bertawakal Dan Dialah Rabb Yang Memiliki ”Arsy Yang Agung” (QS At Taubah 129) 2. Pelayanan. Wahyono. M. Drs. Tiada Tuhan Selain Dia. M. Tetap semangat dan teguhkan hati sampai nanti sampai mati (Letto) 3.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi 3. Ibu dan Bapak tercinta. M. Harga. Hari bekerja untuk si pemalas adalah besok. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. Semarang. ” Cukuplah Allah Saja Bagiku.Dr. M. Sudijono Sastroatmodjo. sebagai orang yang paling penulis sayangi yang menjadi semangat agar bisa memberikan yang terbaik. 28 Februari 2007 Anita susanti NIM. Kelengkapan Produk Yang Di Tawarkan. 2. Drs. Sugiharto. Sahabat-sahabat yang membuat penulis selalu bersemangat vi KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya. Agus Wahyudin. Dalam kesempatan yang baik ini. M. penulis dengan ketulusan ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah dengan ikhlas memberikan masukan dan kontribusi yang berarti dalam proses penelitian dan penyusunan skripsi ini. Promosi Dan Kenyamanan Berbelanja Di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kotamadya Bekasi”.

vii 6. Teman-teman di wisma ”amalia” yang selalu memberi semangat. Pelayanan. Teman-teman KKN yang telah menjadi suatu keluarga kecil yang akan selalu mengingat satu sama lain. Rofian. 13. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak. Minimarket Indomaret dan Alfamart yang telah mengijinkan Penulis melakukan penelitian. memiliki karateristik toko dan strategi yang hampir sama (Tajwini. 11. dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart yang biasanya berdampingan. 7. Februari 2007 Penulis viii SARI Anita Susanti. 1997: 165). dan membuat waktu dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. Dosen-Dosen Ekonomi yang telah memberikan ilmunya kepada penulis. Teman-teman Manajemen angkatan 2002 terimakasih atas semua moment yang telah dilalui yang membuat penulis semakin dewasa.waktunya dalam menguji penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. Namun kenyataanya membuktikan bahwa karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama. 8. Konsumen memilahmilah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. Kenyamanan) Minimarket. Dengan kata lain. Harga. Majalah marketing: 2004). 12. Maka dari itu. Akhir kata semoga Allah SWT senantiasa bersama kita dan meridhoi jalan hidup kita. Promosi. 9. Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret dengan Alfamart di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi”. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. Indomaret. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih kurang sempurna karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki. Amin Semarang. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. Alfamart. 10. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah menjadi bagian dari jalan hidup penulis. 141 halaman. Teman-teman SMA yang telah menjadi motivasi tersendiri dalam berusaha bagi penulis dan membuat penulis melihat sisi lain kehidupan. Jurusan Manajemen Program Studi Manajemen Pemasaran. Staff Dinas Pertanian dan Pangan Semarang sebagai tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL) penulis sebagai awal terjun dan melihat dunia kerja. produk. 2007. Universitas Negeri Semarang. Fakultas Ekonomi. pelayanan. . Pondok Gede kota Bekasi. tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. Kelengkapan Produk. Kata kunci: Persepsi Konsumen (Lokasi. penulis akan menerima kritik dan saran sebagai masukan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis.

dan kenyamanan berbelanja dalam memilih tempat berbelanja. 3. kelengkapan produk yang ditawarkan. harga. sedangkan pada kenyamanan berbelanja sebesar 0.05) ini berarti tidak ada beda karena kedua minimarket ini memberikan fasilitas yang hampir sama. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan dengan tingkat signifikansi α = 0. Display depan minimarket Indomaret dan Alfamart dibuat lebih menarik. promosi. 2. dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. every day low price tidak berguna jika itu didengungkan dalam iklan dan promosi saja oleh karena itu di dalam gerai Indomaret dan Alfamart pada saat konsumen berbelanja hal tersebut benar-benar terbukti. Penelitian ini dilakukan pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di Komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. Indomaret dan Alfamart dalam memberi pelayanan harus lebih ramah dan sigap.05. Persediaan barang pada minimarket Indomaret dan Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih terencana.05). Untuk meneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna. kelengkapan produk yang di tawarkan. 5. promosi. promosi. harga.000 yang menunjukan tolak Ho di bawah level of significance yang digunakan (α =0. Saran yang diberikan dalam penelitian ini diantaranya: 1. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. 4.Permasalahan dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart serta untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart terhadap lokasi. 7.791 berada diatas level of significance yang digunakan (α =0. 6. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart pada komponen lokasi. Minimarket Indomaret dan Alfamart harus dapat mengendalikan biaya-biaya. dan pelayanan sebesar 0.Disain tampilan minimarket Indomaret dan Alfamart sebaiknya ada perubahan tema perperiode tertentu. sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan rumus literasi sehingga diketahui sampel dalam penelitian ini sebesar 100 responden. harga.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. harga. x DAFTAR ISI Halaman . Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja pada minimarket Indomaret dan Alfamart. Hasil penelitian setelah diadakan pengujian dengan uji-t secara parsial dari masing-masing variabel ditemukan pengaruh yang signifikan sebesar 0. harga dan promosi sedang pada komponen kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ix ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. pelayanan. promosi. dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. pelayanan.Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi.05) sehingga tolak Ho.

.......1..............................................2...................60 4............................. iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN................................ viii DAFTAR ISI ................................60 4............................2 Karateristik responden...1................................................. ii PENGESAHAN KELULUSAN....................................................4 Minimarket ...........................................9 Promosi dan iklan .........2 Rumusan Masalah............6 Sistematika skripsi ...............................................................35 2.....30 2..............................................................................52 3.................................................5 1...................................21 2.......................................... xvi DAFTAR LAMPIRAN...........1...............................................1 Landasan teori.............55 3.....................................................5 Waralaba ..............1...23 2..............................65 xii .......... v KATA PENGANTAR ........................................................1 Hasil penelitian........................................8 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS ....................................1 Latar Belakang ........................................16 2.........................................................................................................................................52 3.............................................................................................10 Atmosfer dalam gerai .......................................................................................5 Metode Analisis data .........................................1...........................................1...........................................................3 Tujuan Penelitian ...................................................................................................................1 1.....................................................1 Gambaran Umum tempat penelitian..............1 1........1 Perilaku Konsumen....2 Hipotesis........................................................................1...................2 Persepsi .......................................1........................42 2...............................5 1.............49 2....8 Harga.................................4 Variabel Penelitian ............................6 Lokasi .........................................10 xi 2...................................................x DAFTAR TABEL.......................................................2....................24 2.......................1...........................................HALAMAN JUDUL................................1...5 Penegasan istilah...................................................2 Populasi.........1 Kerangka berfikir ...2 Kerangka berfikir dan Hipotesisi ...........................................................................11 Pelayanan minimarket.. xvii BAB I Pendahuluan ................................3 Sampel .....57 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.........................52 3..........................................................................................................................36 2...1..................................................3 Gerai dan peritel.................. xiii DAFTAR GAMBAR .............................................................................................................7 Kelengkapan produk yang dijual .............................................52 3... i PERSETUJUAN PEMBIMBING.........................................4 1....................... vi SARI..................51 BAB III METODE PENELITIAN ................10 2................................................................................................ iii PERNYATAAN....................6 1............10 2..............1 Lokasi dan objek penelitian ......................................60 4..............................................................................................................4 Manfaat Penelitian ...................................................45 2..................................................18 2.................................................................................................................................................49 2..........................1................

................................................ 88 Tabel 35 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Afamart ....................119 DAFTAR PUSTAKA .............................119 5.............................. 81 Tabel 25 Jumlah keranjang belanja di indomaret cukup.......... 71 Tabel11Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ....................................................................................................................................... 87 Tabel 33Tidak ada antrian di meja kasir Indomaret............... 66 Tabel 5 Jarak yang di tempuh menuju Indomaret....................................................... 71 Tabel 12 Produk yang dI jual Indomaret tidak kadaluwarsa........................................................................................... 80 Tabel 23 Jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret ................ 85 Tabel 30 Kesigapan dan keramahan pegawai Indomaret............................................... 68 Tabel 8 Ketersediaan produk di Indomaret.............................................. minimarket........................1 Kesimpulan............................................................ 79 xiv Tabel 22 Fasilitas kartu keanggotaan Indomaret ...........................21 Tabel 2 Karateristik responden menurut jenis kelamin...................2 Saran............. 76 Tabel 18 Disain dan warna logo Indomaret .....................................................................................................................119 5.....................................................................................................................................4 Pembahasan ..................................... 78 Tabel 21 Informasi produk dan harga baru Indomaret... 89 .......................................................................................................................................................................... 87 Tabel 34 Jarak yang di tempuh menuju Alfamart..............00 wib............................................................................................................... 83 Tabel 27 Disain eksternal ciri khas Indomaret........................................................... 86 Tabel 32Jam buka Indomaret pukul 07............................. 69 Tabel 9 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Indomaret....................... 65 Tabel 4 Karateristik responden menurut usia....................121 xiii DAFTAR TABEL Tabel 1 Pangsa pasar hipermarket......... 84 Tabel 29 Seragam pegawai Indomaret................ 80 Tabel 24 Fasilitas di Indomaret...................................................................................4............................................................................................. 67 Tabel 6 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Indomaret ....... 73 Tabel 14 Keterjangkauan harga di Indomaret..... 74 Tabel 16 Harga di pasaran sama dengan di Indomaret ......................................................... 82 Tabel 26 Penataan ruang Indomaret yang nyaman ........................68 Tabel 7 Luas lahan parkir Indomaret ................................ pasar tradisional.... di Indonesia ......................................113 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN................................................................................... 75 Tabel 17 Keterlihatan logo Indomaret .120 LAMPIRAN.. 72 Tabel 13 Penataan produk di Indomaret ...................109 4...................................... supermarket..................... 74 Tabel 15 Potongan harga di Indomaret .................................. 70 Tabel 10 Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Indomaret.................................................................. 77 Tabel 19 Logo Indomaret pada tas dan sovenir .............................. 83 Tabel 28 Letak pintu masuk dan keluar Indomaret............................ 65 Tabel 3 Karateristik responden menurut jumlah pendapatan....... 85 Tabel 31 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di Indomaret....3 Deskripsi Variabel penelitian ................................................................. 77 Tabel 20 Kupon undian dan hadiah langsung Indomaret..................................

............................. 97 Tabel 46 Keterlihatan logo Alfamart ......... 30 Gambar 8 Pertimbangan dalam penyediaan marchendise .......................................... 33 Gambar 9 Kategori produk .....107 Tabel 62 Tidak ada antrian di meja kasir Alfamart......................... 26 Gambar 7 Tiga tingkat analisis lokasi pengecer ..............................101 Tabel 52 Jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart ...........Tabel 36 Luas lahan parkir Alfamart ......106 Tabel 60 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di A alfamart.............................................................. 90 Tabel 37Ketersediaan produk di Alfamart................................................. 12 Gambar 2 Proses keputusan pembelian ................................................................................... 24 Gambar 6 Analisis area perdagangan......110 Tabel 65 Deskrifsi variabel persepsi konsumen............................. 95 Tabel 44 Potongan harga di Alfamart ................................. 16 Gambar 4 Perang antar saluran ................................................................................................105 Tabel 58 Seragam pegawai Alfamart.............................102 Tabel 53 Fasilitas di Alfamart........112 xvi DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1 Perilaku berbelanja............................................................. 92 Tabel 40 Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ....................................................................................... 22 Gambar 5 Keuntungan............................................................................................... 42 ................... 90 Tabel 38 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Alfamart.................106 Tabel 59 Kesigapan dan keramahan pegawai Alfamart........................................102 Tabel 54 Jumlah keranjang belanja di Alfamart cukup .........................................................................................................................................................................100 Tabel 450 Informasi produk dan harga baru Alfamart..................104 Tabel 56 Disain eksternal ciri khas Alfamart.........................................................112 Tabel 66 Perbanndingan persepsi konsumen ...................................103 Tabel 55 Penataan ruang Alfamart yang nyaman ...................................................................... 98 Tabel 48 Logo Alfamart pada tas dan sovenir ..............................104 Tabel 57 Letak pintu masuk dan keluar Alfamart...................................................................................................................... 93 Tabel 41 Produk yang di jual Alfamart tidak kadaluwarsa.................. 96 xv Tabel 45 Harga di pasaran sama dengan di Alfamart .......................................................................................................................................................................................................... 37 Gambar 11 Tujuan memberi suasana dalam gerai ............ 94 Tabel 42 Penataan produk di Alfamart ........................................................... 15 Gambar 3 Proses pemilihan toko ................................... kerugian waralaba..................................... 107 Tabel 61 Jam buka Alfamart pukul 07...........108 Tabel 63 Perhitungan rata-rata prosentase ....................... 99 Tabel 49 Kupon undian dan hadiah langsung Alfamart.............................................................................00 wib............................109 Tabel 64 Perhitungan skor Indomaret dan Alfamart................................................................................................................. 94 Tabel 43 Keterjangkauan harga di Alfamart........................................................................................ 34 Gambar 10 Teori komunikasi .................................................................. 91 Tabel 39Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Alfamart.....................................................100 Tabel 51 Fasilitas kartu keanggotaan Alfamart .............................. 98 Tabel 47 Disain dan warna logo Alfamart ...

......................................................................... Banyak sekali perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan dengan cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada dan berusaha menerapkan strategi pemasaran yang tepat dalam rangka menguasai pasar........... Memilih toko adalah proses interaksi antara strategi pemasaran pengecer dan karateristik individual dan situasional dari pembeli proses ini di gambarkan oleh diagram keputusan pembelian pada umumnya..........................111 xvii DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Angket penelitian .......... Dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa konsep paling penting mendasari pemasaran adalah menyangkut keinginan manusia dan merupakan kebutuhan manusia yang di bentuk oleh kultur serta kepribadian individu Di era globalisasi sekarang ini kegiatan bisnis khususnya pemasaran dari waktu ke waktu semakin meningkat.........137 Lampiran 5 Surat ijin penelitian....................2001:10)..........138 Lampiran 6 Surat keterangan telah melakukan penelitian ....... pelayanan umum. dimana kegiatan tersebut sangat tergantung pada perusahaan atau pedagang dengan bermacam atribut melalui harga................... produk................................................................Gambar 12 Tampilan toko ............................140 1 BAB I PENDAHULUAN 1.................131 Lampiran 4 Perhitungan skala likert .................................. Hal tersebut bisa di capai oleh suatu perusahaan melalui 2 upaya menghasilkan dan menyampaikan barang serta jasa yang diinginkan konsumen... Penguasaan pasar merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang di lakukan oleh pengusaha untuk mempertahankan hidupnya...........................1 Latar belakang Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dan kelompok mendapat apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu atau kelompok lainya (Irawan..................................... berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin...................... 43 Gambar 13 Unsur barang atau jasa yang di beli konsumen ....................................................... lokasi dan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan untuk membeli (Engel. Syarat yang harus di penuhi oleh suatu perusahaan agar dapat sukses dalam persaingan adalah berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan dengan membuat citra yang baik di mata pelanggan itu sendiri yang nantinya akan menimbulkan loyalitas yang berkelanjutan. ................................................................................ 45 Gambar 14 Kerangka berfikir ...... 1995:251)............................127 Lampiran 3 Data tabulasi penelitian ............. 47 Gambar 15 skala likert .................121 Lampiran 2 Hasil perhitungan SPSS...........................................................

kelengkapan produk yang ditawarkan. Karateristik pembeli juga mempengaruhi citra toko. promosi. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga.1995:157). Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 12. Kecuali jika faktor-faktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. Konsumen memilah-milah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti.. untuk itu peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian perbandingan persepsi konsumen toko tersebut mengapa hal tersebut dapat mempengaruhi penjualan padahal keduanya memiliki strategi pemasaran yang hampir sama dan pelayanan yang hampir .3%. (8) atmosfer toko dan (9) pelayanan dan kepuasan setelah transaksi (Engel. Dengan kata lain. Market share yang berbeda jauh menurut survei AC Nielsen tahun 2005.kontan. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. pelayanan.1995: 252). produk. (7) sifat pelanggan toko. tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. (2)sifat dan kualitas pengamanan. kenyataananya dapat memiliki penjualan yang berbeda. Atribut yang menyolok atau determinan biasanya masuk dari kategori berikut ini : (1) lokasi. (5) personel penjualan. harga. Namun kenyataanya bahwa meski minimarket memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama satu dengan yang lainya. dari total 5. karena menenurut the use multiatribut attitude model in store image study journal of ritailing para pelanggan potensial yang diminta memilih sepuluh daftar atribut yang ada memilih keenam komponen yang dirasa memiliki pengaruh paling besar dalam menilai citra toko yaitu lokasi. Penguasaan pangsa pasar sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor empat setelah ritel-ritel yang lain sedangkan Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35%. (3) harga. Majalah marketing: 2004). Jika pengalaman masa lalu memuaskan.Karateristik individual seperti gaya hidup menyebabkan pandangan umum tentang aktivitas yang terlibat dalam perilaku berbelanja dan pencarian. Para pengecer mempengaruhi aktifitas ini dengan strategi iklan dan promosi. seperti Indomart dan Alfamart yang biasanya berdampingan (Tajwini. Penguasaan pangsa pasar 4 sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor dua setelah Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35% (http://www. Sedangkan menurut penelitian salah satu tabloid bisnis Kontan di kawasan Bekasi Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 33%. Citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk akhir atau pembelian merek. dan kenyamanan berbelanja . Namun di sini peneliti hanya mengambil enam komponen yang paling utama.000 ritel di Indonesia. 3 (4) iklan dan promosi. Rofian.co. 1997: 165). pelayanan. (6) atribut fisik toko. maka pilihan akan bersifat kebiasaan.id).

Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 5 1. . b) Bagi peneliti lain. penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai perbedaan strategi pemasaran Indomaret dan Alfamart dari kacamata konsumen. Adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 2. Dari gambaran di atas penulis memilih judul dalam penelitian ini adalah “ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI”.sama juga adakah perbedaan pada keduanya yang pada ahirnya mempengaruhi citra toko dari kacamata konsumen. penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan cakrawala berfikir dalam pengembangan wawasan dalam mempelajari segala perilaku produsen yang berhubungan dengan bagaimana memuaskan keinginan konsumen yang menjadi sasaran. bahwa penelitian ini dapat di gunakan untuk menambah pengetahuan dan untuk meneliti lebih lanjut dengan menggunakan variabel lain.4 Kegunaan penelitian 1. apakah yang membuat berhasil mewujudkan kesan yang baik pada pelanggan dan pada ahirnya akan memudahkan meraih konsumen. 6 b) Bagi konsumen. c) Bagi penulis. Kegunaan teoritis a) Bagi pembaca. Untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1. 2. 1.3 Tujuan penelitian Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : 1. Untuk mengetahui adakah perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen 2.2 Permasalahan Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka identifikasi masalah pada penelitian ini adalah: 1. Kegunaan praktis a) Bagi pelaku usaha ritel hasil penelitian ini bermanfaat sebagai evaluasi dan pengamatan aktivitas konsumen atau perilaku konsumen terhadap toko ritel. penelitian ini bermanfaat untuk sarana pengembangan ilmu penetahuan. sehingga produsen dapat mengetahui apa saja yang di gunakan konsumen dalam membuat pertimbangan keputusan pembelian.

persamaan (beberapa benda atau perkara) ( WJS Poerwodarminto. 8. 5.1. Menginformasikan.1996:95). Promosi Adalah mengkomunikasikan informasi antara penjual dan pembeli untuk mempengaruhi sikap dan perilaku.id). Persepsi Persepsi adalah suatu proses dengan mana seseorang.co. barang kebutuhan rumah. 2. Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www. menyeleksi. dan lain-lain atau kombinasi) untuk di sediakan dalam toko pada jumlah. Kelengkapan produk yang di tawarakan (merchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko (produk berbasis makanan. 2004: 102). Lokasi Berhubungan dengan pemilihan dan penggunaan spesialisasi pemasaran perdagangan perantara dan transportasi serta 7 penyimpanan pergudangan untuk melengkapi para pelanggan target dengan kegunaan waktu tempat dan pemilikan kemanfaatan yang tercipta melalui penyediaan produk di tempat yang di kenali konsumen (Amin wijaya tunggal. Perbandingan Perbandingan artinya pertimbangan. 4. produk umum. 1976:84).sinarharapan. 3. waktu.5 Penegasan istilah Untuk memudahkan pemahaman dalam penelitian. maka perlu adanya penegasan istilah-istilah dalam judul tersebut di atas yaitu : 1. pakaian. 2005:135). 6. Pelayanan Adalah segala hal pengeluaran industri yang di keluarkan industri yang mendukung operasi suatu perusahaan kegiatan tidak berwujud intangible yang secara terpisah bisa di identifikasikan berfungsi memuaskan keinginan serta tidak terikat kepada penjualan suatu produk atau jasa lain (Amin Wijaya Tunggal. dan menginterpretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. 7. membujuk dan atau mengingatkan para 8 pelanggan target pada perusahaan dan bauran pemasaranya (Amin Wijaya Tunggal. dan agar menjadi jelas dan tidak terjadi salah tafsir terhadap judul tersebut. 1996:103).1996:123). dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atu perusahaan ritel (Hendri Ma’aruf. mengorganisasikan. Harga Adalah apa yang dibayar seseorang untuk apa yang di .

tujuan penelitian dan manfaat penelitian.6 Sistematika skripsi 1.1996:97). pengertian minimarket.1. dan kenyamanan berbelanja) pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. 2. kenyamanan berbelanja. metode pengumpulan data.sampel.1 Perilaku konsumen a. harga. metode analisis data. BAB III : METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab in diuraikan tentang populasi. Perusahaan berkepentingan dengan hampir setiap kegiatan manusia yang hanya . promosi. Dari keterangan diatas maka dalam penelitian ini di terangkan maksud tema dalam penelitian ini adalah mengenai pengukuran perbedaan persepsi yang ditentukan oleh keenam indikator (lokasi. karateristik pelayanan yang baik. Bagian skripsi BAB I : PENDAHULUAN 9 Meliputi : alasan pemilihan judul. kelengkapan produk. cara-cara yang menarik konsumen dengan promosi.perolehnya nilainya dinyatakan dalam mata uang (Amin Wijaya Tunggal. 1996:125). dan teknik. halaman pengesahan. Pengertian perilaku konsumen Untuk memahami perilaku masyarakat dalam pembelian barang dan jasa tersebut di butuhkan studi tersendiri. karateristik penentuan harga. 9. halaman motto dan persembahan. BAB IV : HASIL PENELITIAN BAB V : PENUTUP Dalam bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran BAGIAN AKHIR Bagian ini berisi tentang daftar pustaka dan lampiran 10 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS 2. BAB II : LANDASAN TEORI Dalam bab ini diuraikan tentang teori yang digunakan sebagai dasar pembahasan selanjutnya yaitu penertian perilaku konsumen. penegasan istilah. pelayanan. kata pengantar.1 Landasan teori 2. kelengkapan produk yang ditawarkan. karateristik lokasi yang baik. 1. abstrak. daftar isi dan daftar lampiran. Kenyamanan berbelanja (atmosfer dalam gerai) Adakah pengaruh yang timbul dari faktor-faktor yang khusus untuk waktu dan tempat tertentu dan tidak lepas dari karateristik konsumen dan objek (Amin Wijaya Tunggal. Bagian awal skripsi Bagian awal skrisi terdiri dari halaman judul. permasalahan.

Menurut kotlert dan Amstrong yang di kutip oleh Simamora (2001:81) mengartikan perilaku konsumen sebagai perilaku pembelian akhir. Tetapi kita akan sulit melihat dengan jelas . Dari definisi di atas dapat di ambil kesimpulan : 11 1) Perilaku konsumen menyoroti perilaku individu dan rumah tangga. Faktor indah atau bagus dan faktor gengsi akan lebih banyak pengaruhnya di bandingkan rasa iba atau marah saat berbelanja. dan bagaimana barang sudah dibeli dan dikonsumsi. memakai. 3) Mengetahui perilaku konsumen meliputi : perilaku yang dapat diamati seperti jumlah yang di belanjakan. kapan. mengkonsumsi. dan perilaku konsumen mengansumsikan bahwa konsumen bersikap rasional dalam setiap keputusan pembelian.dalam lingkup yang lebih terbatas. Cara berfikir seorang konsumen bisa begitu kuat sehingga membuat perasaan seperti gengsi menjadi amat kecil bahkan hilang 12 Pada proses membeli suatu barang. Sementara di kejadian lain dapat saja kedua sifat berikut berimbang. 2) Rasional Sikap belanja rasional di pengaruhi oleh alasan rasional dalam fikiran konsumen. 2) Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta tindakan dalam memperoleh. 2005:51). minat. oleh siapa. suatu sifat dapat mendominasi sementara sifat lainya sedikit berperan. Pendekatan-pendekatan yang selama ini banyak digunakan untuk menyingkap sikap. umumnya para konsumen bukan dalam keadaan iba atau marah. mengkonsumsi dan menghabiskan produk. b. Sifat Motivasi Pembelian Setiap konsumen mempunyai dua sifat motivasi pembelian yang saling tumpang tindih dalam dirinya. dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini (Engel dan Blackwell. baik individu maupun rumah tangga. gengsi. dengan siapa. 1994:3). Adapun definisi perilaku konsumen adalah tindakan langsung terlibat dalam mendapatkan. baik itu keindahan. Pada kejadian yang berbeda mungkin saja dominasi terjadi sebaliknya. emosional dan rasional (Hendri Ma’aruf. atau perasaan lainya termasuk rasa iba dan marah. Perilaku konsumen sangat komplek dan sulit di prediksi. yang membeli produk untuk konsumsi personal. 1) Emosional Motivasi yang di pengaruhi emosi berkaitan dengan perasaan.

kunjungan ulang) Display barang Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Paska belanja (antaran barang. matahari pilihan barang banyak marchandise banyak Selama belanja Barang yang tersedia Harga menarik Cepat proses pembayaranya (antrian di kasir tidak terlalu panjang ) Selama belanja Daya tarik suasana internal Visual merchandising Fasilitas dalam gerai Pusat barang dan jasa Fasilitas kredit Paska belanja (antaran barang. evaluasi.apakah kedua sifat itu sedang berimbang pada seseorang. evaluasi. Orientasi belanja adalah lebih mementigkan hal-hal fungsional Orientasi rekreasi lebih di pengaruhi oleh suasana . pemasangan. Perilaku di tempat belanja Menurut David cook dan David Walters dalam buku Hendri Ma’aruf (2005:53) menggambarkan perbedaan kedua jenis perilaku orang pergi berbelanja seperti dalam diagram berikut: Prabelanja (mencari dan memilih gerai) lokasi mudah di capai cukup parkir dekat dengan gerai lain pilihan marchandise pelengkap atau pengganti Prabelanja (mencari dan memilih gerai) bergengsi ada toko utama seperti hero. c. 2005:53) Perbedaan itu mempengaruhi perilaku sebelum belanja dalam proses belanja dan setelah belanja. pemasangan. kunjungan ulang) Display tema Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Gambar 1: Perilaku berbelanja (David cook dan David Walters.

peran seseorang di masyarakat atau di perusahaan akan mempengaruhi pola tindakanya dalam membeli barang dan jasa (di sebut berbelanja). mobil dan motor bertambah dari tahun ke tahun berikut kecangihan teknologinya yang bertambah dari tahun ketahun (b) Alat rumah tangga. tiga hal tersebut memberi rasa yang berbeda antara minimarket dan toko biasa. 1) Faktor budaya Budaya adalah faktor mendasar dalam pembentukan norma-norma yang dimiliki seseorang yang kemudian membentuk atau mendorong keinginan dan perilakunya menjadi seseorang konsumen. merupakan pasar ritel yang besar karena perkembangan yang semakin pesat. Budaya meliputi hal-hal yang dipelajari dari keluarga.li k 13 Kebanyakan konsumen di Indonesia yang berbelanja di gerai-gerai modern cenderung berorientasi “rekreasi”. 3) Faktor teknologi (a) Transfortasi pribadi. telepon selular meningkatkan pasar hardware. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen Proses keputusan memilih barang atau jasa dan lain-lainnya itu di pengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor pribadi internal dalam dirinya sendiri. tetangga. guru. (d) Internet dan seluler kemajuan teknologi komputer pribadi. kelebihan minimarket di banding warung biasa terletak pada penataan. (c) Peran dan status. baik untuk dinikmati oleh diri sendiri maupun untuk keluarga. telah menjadi produk pemikat perorangan sejak puluhan tahun lalu. (d) Behavior (tindak tanduk) 2) Faktor sosial 14 (a) Reference group adalah kelompok yang mempengaruhi anggotanya dalam membuat keputusan pembelian sesuatu barang atau jasa meskipun ada pengecualian pada sebagian orang. dan tokoh-tokoh masyarakat yang meliputi: (a) Nilai-nilai adalah norma yang di anut masyarakat (b) Persepsi adalah cara pandang pada sesuatu (c) Prefensi adalah rasa lebih suka pada sesuatu dibandingkan dengan yang lainnya.dan pendingin ruangan (AC). . kebersihan. Minimarket yang merupakan contoh gerai modern yang mengalami pertumbuhan dengan cepat sebagai pertanda bahwa faktor rekreasi cukup kuat. d. (c) Audio visual. teman. (b) Keluarga faktor ini juga penting dalam mempengaruhi dalam memilih suatu barang dan jasa.

Faktor yang membuatpersepsi berbeda-beda pada setiap fasilitas yang sama karena adanya perbedaan dalam otak kita yang terbatas. 1997:153) Bagan diatas sangat berkaitan dengan proses pemilihan toko mana yang akan di kunjungi konsumen dengan berbagai pertimbangan diatas. Tidak saja terhadap produk dan 16 mereka.e. Ini terjadi pada proses keputusan membeli stimulus ekternal. Keputusan membeli Dalam membeli suatu barang atau jasa.2 Persepsi Persepsi adalah satu proses dengan mana seseorang menyeleksi. f. info yang didapat kemudian dievaluasi sebelum akhirnya melakukan transaksi pembelian dan pada akhirnya ada perilaku pasca beli. 2004:102). Terdapat tiga proses keputusan pembelian: 15 1) Proses keputusan panjang untuk barang yang durable menurut Berman dan Evan dalam buku Hendri Ma’ruf (2005:61). dan berapa besarnya belanja mereka. mengorganisikan. seorang konsumen akan melalui suatu proses keputusan pembelian.1. kapan mereka berbelanja. yang selanjutnya konsumen mencari informasi tentang kebutuhanya. Stimulus eksternal situasi konsumen respon konsumen Gambar 3: Proses pemilihan toko (Philip Kotler. 2) Proses kebutuhan terbatas sama dengan proses diatas tetapi terjadi secara lebih cepat dan kadang meloncati tahapan 3) Proses pembelian rutin keputusan pembelian yang terjadi secara kebiasaan sehingga proses pembelian sangat singkat saja begitu ada kebutuhan langsung di beli saja tanpa adanya pertimbangan. 2004:104): Karateristik konsumen . 2005:61) Pengertian stimulus adalah situasi yang menyebabkan munculnya kebutuhan dalam diri konsumen. Respon konsumen terhadap stimulus eksternal Perilaku konsumen pada akhirnya terlihat pada saat mereka memilih produk dan merek. hal tersebut dipengaruhi oleh faktor personal dan faktor stimuli yang terdiri dari (Bilson Simamora. mereka juga memilih gerai mana yang mereka kunjungi. Stimulus kebutuhan mencari info evaluasi transaksi perilaku pasca beli Gambar 2: Proses keputusan pembelian (Berman dan Evan. sehingga tidak mungkin semua stimuli tertampung. 2. dan mengertepretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora.

lebih mungkin untuk mendapat perhatian “ hal tersebut dapat diciptakan melalui: (a) Ukuran yang berbeda-beda (b) Warna yang paling mencolok dari yang lain (c) Posisi (d) Keunikan 3) Faktor pengorganisasian Orang cenderung membuat keteraturan untuk hal-hal yang tidak teratur. adapun pengorganisasian stimuli dilakukan dalam tiga bentuk diantaranya: (a) Figur dan latar belakang (b) Pengelompokan (c) Peyelesaian masalah 18 Sedang yang biasanya mengganggu persepsi seseorang adalah .Lingkungan Ekonomi Budaya Sosial teknologi Pemasaran Marchandise Harga Lokasi Iklan Atmosfer service Proses keputusan pembelian Pilihan produk atau merek Pilihan gerai Timing berbelanja Besarnya belanja 17 1) Faktor persnal yang terdiri dari: (a) Pengalaman masa lalu (b) Kebutuhan saat ini (c) Pertahanan diri (d) Adaptasi 2) Faktor stimulus Karateristik stimulus memegang peranan penting dalam merebut perhatian konsumen seperti hukum kontras yang dikemukakan Weber yaitu “ yang lain dari sekelilingnya.

atau dinding kayu seutuhnya. Gerai dalam segala bentuknya berfungsi sebagai tempat pembelian barang dan jasa. arti modern di sini adalah penataan barang menurut keperluan yang sama di kelompokan di bagian yang sama yang dapat dilihat dan diambil langsung oleh pembeli.. Modernisasi bertambah meluas pada dasawarsa 1970-an.(Bilson Simamora. dan pasar. 2). 1).2005:71). Banyak orang mulai beralih 20 ke gerai modern seperti pusat belanja ini untuk berbelanja. penggunaan alat pendingin udara. telah tumbuh 1 juta warung yang kebanyakan di luar kota dengan omzet rata-rata Rp 100. Gerai modern mulai beroperasi awal 1960-an di Jakarta . Peritel besar adalah peritel berbentuk perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan ritel dalam skala besar. Macammacam . Gerai tradisional Adalah gerai yang telah lama beroperasi di negeri ini berupa: warung. konsep one stop shopping mulai dikenal pada dasawarsa 1980-an yang kemudian menjadi popular awal 1990-an. 2005:71). mulai dari satu gerai hingga beberapa gerai. Perusahaan perdagangan ritel besar dapat memiliki format bervariasai dari yang terbesar (perkulakan) hingga yang terkecil atau minimarket ( Hendri Ma’ruf. Peritel perorangan atau peritel kecil memiliki jumlah gerai bervariasi. Istilah pusat belanja mulai popular di gunakan untuk mengganti kata one stop shopping .000 per hari. Menurut penelitian AC Nilsen. Supermarket mulai di perkenalkan pada dasawarsa ini . selama 10 tahun sampai 2002. yaitu gerai modern dan tradisional. toko. orang kadang enggann mendengarkan informasi keseluruhan tapi langsung kekesimpulan 5) Efek halo (aura merek) 2. baik dalam arti gerai besar maupun dalam arti mempunyai gerai besar dan 19 sekaligus gerai kecil. 2004:105): 1) Penampilan fisik dengan kata lain persepsi kualitas melebihi realitas 2) Stereotype mengurangi I objektifitas seseorang dalam menginterpretasikan stimuli sehingga persepsi menjahui realitas 3) Kesan pertama 4) Loncat ke kesimpulan.1. Gerai-gerai dari peritel kecil terdiri atas dua macam. Warung biasanya berupa bangunan sederhana yang permanen (tembok penuh) semi permanen (tembok setinggi 1 meter di sambung papan sebagai dinding).3 Gerai dan peritel Peritel atau pengecer adalah pengusaha yang menjual barang atau jasa secara eceran kepada masyarakat sebagai konsumen (Hendri Maaruf. dan adanya pramuniaga profesional. yaitu dalam arti konsumen datang ke gerai untuk melakukan transaksi berbelanja dan membawa pulang barang atau menikmati jasa.

dengan harga yng lebih mahal dari harga minimarket. pasar tradisional di Indonesia: 2000 2001 2002 2003 Hipermarket & supermarket 16.9% 74. Luas ruang minimarket adalah antar 50 m2 sampai 200 m2. Sedang menurut Hendri ma’aruf (2005:76) yang di sebut minimarket biasanya luas ruanganya adalah antar 50 m2 sampai 200 m2 serta berada pada lokasi yang mudah dijangkau konsumen. b) Convenience store: gerai ini mirip minimarket dalam hal produk yang dijual.co.3 Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www.8% Sumber: sisipan bisnis Indonesia “ arah bisnis dan politik”.2% 21.4% 4. c) Special store: merupakan toko yang memiliki persediaan lengkap sehingga konsumen tidak perlu pindah toko lain untuk membeli sesuatu harga yang bervariasi dari yang terjangkau hingga yang mahal. 2. Tabel 1: Pangsa pasar Hipermarket.6% 5.5% 20. minimarket.gerai modern diantaranya (Philip Kotler.supermarket.sinarharapan. dan tertata rapi membuat minimarket menjadi lebih unggul dari warung dan toko. belanja sedikit di tempat yang dekat dan nyaman terpenuhi. perilaku konsumen yang menyukai tempat belanja bersih.1% Minimarket 3.1% Pasar trdisional 79. jam buka.6% 4. d) Factory outlet e) Distro f) Supermarket: mempunyai luas 300-1100 m2 yang kecil sedang yang besar 1100-2300 m2 g) Perkulakan atau gudang rabat h) Super store: adalah toko serba ada yang memiliki variasi barang lebih lengkap dan luas yang lebih besar dari super market 21 i) Hipermarket: luas ruangan di atas 5000 m2 j) Pusat belanja yang terdiri dua macam yaitu mall dan trade center.7% 20. sejuk. dan luas ruangan.id). tetapi berbeda dalam hal harga.1. dengan mini market.8% 74. Convenience store ada yang dengan luas ruangan antara 200 m2 hingga 450 m2 dan brelokasi di tempat yang setrategis. Desember .dan lokasi. Mini market mengisi kebutuhan masyarakat akan warung yang berformat modern.9% 73.1997:337-339): a) Minimarket terjadi pertumbuhan sebanyak 1800 buah selama 10 tahun sampai 2002.

Perusahaan lain yang juga mengoperasikan minimarket adalah Alfaria Trijaya yang pada tahun 2004 telah memiliki 923 gerai dengan nama alfamart dan merencanakan mengembangkan menjadi 1800 unit di seluruh Indonesia tahun 2005 (http//www.com Inc: 2004). Di Jabotabek persaingan antar gerai tradisional dengan gerai modern masih berlangsung meski dengan kecendrungan peralihan selera belanja konsumen pada gerai modern yang meningkat. Persaingan minimarket telah memunculkan peritel-pertel kecil dengan satu atau beberapa gerai . istilah yang di pake di Inggris. berikut gambar persaingan antar perusahaan.2005:87) Dari gambaran persaingan diatas dapat dilihat peluang untuk merubah warung dan toko menjadi minimarket. 2. Indomarco Prismatama yang pada tahun 1988 mendirikan minimarketnya yang pertama.1. antarformat: Pasar tradisional Toko Minimarket SupermarkeSupermarket t Hypermarket Hypermarket Warung Warung Toko Minimarket Convinience store 23 Gambar 4: Perang antar saluran (Hendri Ma’aruf.di Indonesia format-format gerai modern mengikuti format gerai dari mancanegara. Semarang dan Surabaya. Persaingan telah membuat pengecer berfikir tentang format . Pada ahir tahun 2003 jumlah gerai indomaret 796 unit di Jabodetabek. Indomarco merencanakan mendirikan 600 toko lagi di tahun 2005 (http//www. Persaingan antar gerai dan dari format yang berbeda telah muncul. istilah lain dari chain store adalah multiples. Perusahaan yang pertama kali menggunakan format minimarket sebagai strategi bisnis di Indonesia adalah PT. Bogor.kontan-online.kontan-online. ini lebih terasa ketika supermarket besar di buka di sebuah kota atau pun kabupaten yang memunculkan persaingan langsung dengan toko-toko lama.com Inc: 2004).4 Waralaba (francise) Perdagangan eceran dalam gerai modern berukuran kecil (200m2) .2003. dari negara AS yang paling banyak di ikuti. Minimarket yang masuk dalam kelompok seperti alfamart dan Indomaret baik yang dimiliki perusahaan atau yang waralaba atau hanya operasional saja tergolong sebagai chain store yaitu toko atau gerai yang terhimpun di bawah satu nama dengan sistem yang sama termasuk dalam kegiatan pemasaranya. 22 Bandung.

produk. 2005:90). sistem operasional dalam jangka waktu tertentu (Hendri Ma’aruf. dan lain-lain yang di perjanjikan. pasokan barang. pelatihan. selain terwaralaba berhak menggunakan merek. Secara ringkas pengertian waralaba adalah hubungan bisnis antara pemilik merek. promosi.atau lebih kecil dengan sistem waralaba di indonesia dimulai dengan munculnya antara lain seperti Indomaret dan Alfamart khususnya dalam wujud minimarket. produk dan sistem operasioal dengan pihak kedua berupa pemberian izin pemakaian merek. • Pengguna merek yang sudah dikenal masyarakat • Kegiatan pemasaran yang luas bisa sampai tingkat nasonal Kerugian : Pewaralaba Terwaralaba • Kurang pengawasan sehari-hari • Reputasi rawan cacat oleh perilaku beberapa terwaralaba . Pemilik merek disebut franchishor ( Pewaralaba) dan pihak kedua tadi di sebut sebagai franchisee (terwaralaba). Terdapat keuntungan dan problem potensial dalam berbisnis waralaba yang perlu diketahui oleh peminat waralaba dan oleh pemberi hak waralaba sebagaimana di tampilkan dalam tabel berikut: Keuntungan : Pewaralaba Terwaralaba • Peluang pertumbuhan tinggi • Tidak memerlukan modal besar • Para terwaralaba menjadikan para pemilik pewaralaba bersenangat • Baya pengawasan rendah • Pewaralaba masih mungkin memiliki sendiri gerai yang di operasikan sendiri • Peluang go internasional • Cara mudah melakukan tes pasar atau pengembangkan pasar • Mempertahankankemandirian • Reward sejalan dengan performen • Resiko pendirian usaha baru sedikit • Pinjaman dana mudah di peroleh • Adanya bantuan persiapan dan pengoprarsianya. ia juga mendapat bantuan dari pewaralaba dalam hal 24 persiapan gerai.

Sebaliknya.hal 52 ) 25 2. Analisis area perdagangan (trading area analisis) Sebelum suatu toko atau pusat perbelanjaan didirikan. dan sama-sama punya setting atau ambience yang bagus. luas suatu traiding area dapat bervariasi pada jenis gerai. Keputusan mendirikan gerai besar atau kecil tergantung pada keadaan traiding area yang dilayani. Suatu wilayah yang berpenduduk banyak yang berpenghasilan cukup besar adalah traiding area yang menarik banyak pengecer. langkah pertama adalah mempelajari suatu area agar investasi yang di tanamkan dapat menguntungkan. oleh pramuniaga yang sama banyak dan terampil. pada lokasi yang tepat. wilayah perdagangan sekunder. dan wilayah tambahan jika di gambarkan akan terlihat pada gambar berikut: Wilayah perdagangan primer toko . wilayah yang dijadikan sebagai ajang penjualan oleh suatu toko dapat dibagi menjadi tiga bagian. wilayah lain yang berpenghuni sedikit yang berpenghasilan tidak banyak adalah traiding area yang kurang menarik karena hanya akan menunjukan satu atau dua gerai ritel saja.5 Lokasi Lokasi adalah faktor yang sangat penting dalam bauran pemasaran ritel (ritail marketing mix).• Motivasi terwaralaba hanya bersikap jangka pendek • Seorang terwaralaba menjadi terlalu kuat sehingga terjadi terwaralaba dalam terwaralaba • Realisasi laba dan omzet mungkin tidak sesuai harapan • Berpeluang terjadi penlakan terhadap peraturan pewaralaba • Pemasok lain menawarkan dengan harga yng lebih rendah • Masih diharuskan membayar fee untuk marketing meski telah bersil menghmpun sejumlah konsumen loyal • Ketika omzet meningkat fee juga meningkat Gambar 5: Keuntungan dan problema potensial bagi pewaralaba dan terwaralaba ( MC Goldrick. sebuah gerai akan lebih sukses di banding gerai lainnya yang berlokasi kurang strategis. a. meskipun keduanya menjual produk yang sama. yaitu wilayah perdagangan 26 utama.1. Area perdagangan adalah suatu wilayah dimana beberapa perusahaan menjual barang atau jasa secara menguntungkan.

potensi pertumbuhan. e) Situasi persaingan Penting mengenali jumlah dan ukuran pada peritel di suatu wilayah. yaitu tingkat administrative dan lapangan hingga manajemen trainee dan manajerial. perdagangan.Wilayah perdangan sekunder pembeli Wilayah perdagangan tambahan Gambar 6: Analisis area perdagangan (Hendry Ma’aruf. b) Kedekatan dengan sumber pemasok Pemasok mempunyai pengaruh pada peritel dalam hal kecepatn penyediaan. c) Basis ekonomi Industri daerah setempat. dan lain-lain.sekunder. 2005:117): a) Frekuensi orang-orang dari wilayah geografis yang berbeda melakukan belanja mereka. kualitas produk yang terjaga. .1995:243): a) Besarnya populasi dan karateristiknya Jumlah pendudukdan kepadatan pada suatu wilayah menjadi faktor dalam mempertimbangkan suatu area perdagangan ritel. 27 b) Besar belanja rata-rata pada toko oleh orang-orang yang berasal dari suatu wilayah tertentu dalam area perdagangan dimaksud. Toko kecil akan lebih terbatas lagi wilayah perdagangan primernya. peluang kepemilikan . c) Konsentrasi kepemilikan kartu belanja Sedangkan bagi toko berukuran menengah.dan biaya-biaya terkait. 2. biaya pengiriman. akses pada masing-masing lokasi. wilayah perdagangan primer akan lebih kecil daripada wilayah perdagangan primer gerai besar. f) Fasilitas promosi Adanya media massa seperti surat kabar dan radio akan memfasilitasi kegiatan promosi peritel. fluktuasi karena faktor musiman. pembatasan zona. g) Ketersediaan lokasi toko Faktor bagi suatu area perdagangan dan hal-hal yang terkait dengan lokasi adalah: jumlah lokasi dan jenisnya. d) Ketersediaan tenaga kerja 28 Tenaga kerja yang perlu diperhatikan adalah pada semua tingkat. daftar berikut ini dapat dimanfaatkan untuk mengetahui potensi yang tersedia (James F Engel.2005:117) Informasi itu dipakai untuk memberi gambaran batas geografis tentang wilayah utama. Informasi itu pula yang memberi gambaran seperti (Sumber: Hendri Ma’aruf.dan wilayah tambahan. Untuk membuka gerai di suatu lokasi baru. dan fasilitas keuagan di daerah sekitar yang harus diperhatikan peritel.

. Beberapa faktor yang harus di pertimbangkan dalam letak atau tempat gerai yang akan di dirikan atau dibuka. a) Lalulintas pejalan kaki Untuk mendapatkan informasi: 29 (1) Jumlah pria dan wanita yang melintas (anak-anak usia tertentu kebawah tidak dihitung). d) Trasportasi umum Transportasi umum yang banyak melintas di depan pusat perbelanjaan atau pertokoan akan memberi daya tarik yang lebih tinggi karena bentuk konsumen dengan mudah langsung masuk ke areal perbelanjaan 30 e) Komposisi toko Seorang peritel hendaknya jika ingin membuka toko harus mempelajari lebih dulu toko-toko apa saja yang ada disekitarnya. pertokoan atau pusat perbelanjaaan yang memiliki fasilitas parkir yang memadai dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi peritel dibandingkan dengan pertokoan dan pusat belanja yang fasilitas perbelanjaan yang fasilitasnya tidak memadai. g) Penilaian keseluruhan Penilaian keseluruhan atau overall rating perlu dilakukan berdasarkan faktor-faktor diatas agar dapat menentukan pilihan lokasi lebih tepat. yaitu mudah terlihatnya toko dan plang namanya oleh pejalan kaki dan pengendara mobil yang melintas di jalan. (2) Jumlah orang yang melintas pada pagi. karena toko yang saling melengkapi akan menimbulkan sinergi. faktor lebar jalan. siang. dan kemacetan akan menjadi nilai tambah atau nilai kurang bagi pelangan itu menjadi perhatian penting seorang pemasar. (4) Proporsi orang yang berkunjung dari total yang melintas b) Lalu lintas kendaraan Informasi tentang jumlah dan karakteristik mobil-mobil yang melintas. sore. kondisi jalan.h) Hukum dan peraturan Hukum dan peraturan perlu di perhatikan khususnya jika terdapat perda atau peraturan daerah yang tidak terdapat di daerah lain 3. dan malam atau menurut jam (3) Proporsi potensi konsumen (prentase pembelanjaan dari orang yang melintas). f) Letak berdirinya gerai Letak berdirinya gerai sering kali dikaitkan dengan visibility (keterlihatan). c) Fasilitas parkir Untuk kota-kota besar.

keinginan konsumen akan keragaman barang membuat peritel perlu menyiapkan marchandise yang wide (banyak jenis dan tipe) dan deep (banyak pilihan atas masing-masing jenis).1. d) Kemampuan pemasok Kemampuan pemasok mengirim barang akan mempengaruhi jenis barang yang dijual oleh peritel.Produk makanan dan minuman 60% . c) Lokasi dimana gerai berada Lokasi gerai turut mempengaruhi macam produk yang dijual. Selain segmen yang jelas. Hal-hal yang berkaitan dengan manajemen marchandise adalah: a) Target market Untuk pengelolan marchandise yang optimal. 2005:132). 1. oleh karena itu harus ada yang mampu mengirim barang sesuai jumlah. atau lain sebagainya agar tidak menimbulkan ketimpangan.Produk non makanan 20% . 9 februari 2003) Manajemen marchandise atau pengelolaan merchandise berkaitan dengan pembelian atau pembelanjaan. Manajemen marchendise Gerai Indomaret yang berformat minimarket mempunyai komposisi marchendise seperti berikut: . seleksi pasar analisis area evaluasi tempat Gambar 7: Tiga tingkat analisis spasial dan menyeleksi lokasi pengecer (James F Engel.waktu. yaitu siapa konsumen yang hendak dituju. harga yang diminta peritel. maka pertanyan pertama perlu dijawab. Departement store. 1995:239) 2. perumahan kelas menengah mempunyai selera yang berbeda dengan perumahan kelas atas. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atau perusahaan ritel (Hendry Ma’ruf. diperlukan rumusan perhitungan yang spesifik (Hendri Ma’ruf.Perishapble ( seperti buah-buahan yang cepat busuk) 10% -Umum 10% (Kompas. dan keuangannya. juga motivasi konsumen paling penting diketahui.Untuk mendapatkan perkiraan potensi yang lebih akurat. 2005:135). e) Biaya Biaya pembelian barang dari pemasok akan menjadi . penanganan.6 Kelengkapan produk yang dijual (marchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko untuk disediakan dalam toko pada 31 jumlah. b) Jenis gerai 32 Penyediaan marchandise harus disesuaikan dengan jenis gerai apakah itu minimarket. jenis.

Ma’ruf. bahan. 35 depp wide 4. yaitu banyak kategori produk tapi masingmasing hanya tersedia sedikit pilihan. yaitu banyaknya variasi produk yang dijual: (1) Lebar: Banyak ragam kategori produk (2) Sempit: sedikit ragam produk b) Depp / dalam. yaitu banyaknya item pilihan dalam masingmasing kategori produk (1) Dalam: banyak pilihan (warna. yaitu sedikit kategori produk jenis dari masing-masing dengan sedikit pilihan. depp wide . dan timing serta lokasi yang dapat digambarkan dibawah ini: 33 Gambar 8: Pertimbangan dalam penyediaan marchendise (Hendri Ma’aruf. 1. depp wide 2. Sempit dan dangkal. ukuran. yaitu sedikit kategari produk tapi masingmasing kategari disediakan banyak pilihan.komponen harga pokok penjualan peritel. 2005:140). inovasi. dll ) dalam setiap kategori produk (2) Dangkal: sedikit pilihan dalam setiap kategori produk INOVASI PERAMALAN TIMING & ALOKASI ASSORTMENT MEREK PERENCANAAN MARCHANDISE 34 1. Keragaman produk Keragaman produk terdiri dari dua hal yaitu : a) Wide/ lebar. Sempit dan dalam. Lebar dan dalam yaitu banyak kategori produk jenis yang masing-masing dengan banyak pilihan. Wide dan shallow . ragam produk. 2005:141) 2. depp Wide 3. Perencanaan Merchandise Dalam merencanakan merchandise. ragam produk mereka. hal-hal yang harus dipertimbangkan yang menyangkut aspek: Peramalan. f) Kencenderungan mode produk Antisipasi atas perubahan fitur produk perlu dimiliki oleh peritel (Hendry.

Memperkirakan biaya d.2005:14) 2. Dengan demikian.1. promosi. 1993:255 ): a. Teori komunikasi merupakan landasan bagi keberhasilan strategi promosi yang dilakukan peritel. e. Price lining (harga bertingkat) penetapan harga secara bertingkat dengan batas atas dan batas bawah 2. Memilih harga ahir Implementasi strategi harga yang dapat dipergunaka peritel(Hendry Ma’aruf. diterapkan dengan tujuan menarik konsumen lebih banyak. Perusahaan dengan cepat membuat sasaran pemasaran apakah bertahan. Penetapan harga paket adalah harga yang didiskon untuk penjualan lebih dari satu item-nya misal harga 1 item jika dijual 2 langsung harganya menjadi Rp 9700.1.8 Promosi dan periklanan Bisnis ritel berkenaan dengan pemasaran barang-barang (jasa) yang dibutuhkan perorangan dan rumah tangga.2005:174): a. termasuk oleh jenis perusahaan lain diindustri apa saja. Sedangkan unsur yang lain menghabiskan biaya (Philip Kotler. d. Komunikator pesan media target audience Umpan balik Gambar 10: Teori komunikasi (Philip Kotler di dalam buku Hendry . c. Harga adalah satu-satunya unsur dalam berbagai unsur bauran pemasaran itu yang bakal mendatangkan laba bagi peritel. atau yang lainya 36 b.1993:225). pesan apa dengan cara apa kepada siapa dan bagaimana hasilnya. Perusahaan haruslah mempertimbangkan banyak faktor dalam menyusun kebijakan menetapkan harganya yaitu (Philip Kotler. Menganalisis penawaran harga para pesaing e. Leader pricing penetapan harga dimana profit margin-nya lebih rendah dari tingkat yang biasanya diraih.Gambar 9:Kategori produk (Hendry Ma’aruf.7 Harga atau pricing Penetapan harga adalah yang paling krusial dan sulit diantara unsurunsur dalam bauran pemasaran ritel ( marchandise. teori ini menjelaskan siapa yang mengirim.999. Pembahasan mengenai orang banyak berarti berbicara tentang pikiran dan emosi 37 mereka. atmosfer dalam gerai. b. Memilih metode apa yang akan digunakan f. kualitas perusahaan eceran secara umum berpengaruh pada konsumen. Penetapan harga ganjil seperti Rp 99. Penetapan harga secara customary pricing adalah harga yang tetap tidak berubah untuk periode tertentu contohnya Koran. mengambil keuntungan sekarang yang maksimum. Menentukan permintaan c. harga ritail service).

adanya progaram sales promotion. atau yang memperbaiki kesalah pahaman. membujuk untuk datang ke gerai. yaitu untuk memberitahu adanya produk baru. umpan balik yang diharapkan bisa berupa tindakan nyata konsumen untuk datang dan berbelanja. 2005:179) Komunikator adalah perusahaan eceran yang mengirim pesan yang mereka inginkan akan diterima konsumen sasaranya dengan baik. membujuk untuk mencoba produk baru. 2) Kontes Para pelanggan berkompetisi untuk memperebutkan hadiah yang disediakan dengan cara memenangkan permainan. 3) Kupon Peritel mengiklankan diskon khusus bagi para pembeli yang . 2. yang menjadi target adalah konsumen yang menjadi sasaran program pemasara dari perusahaan eceran itu. Media yang digunakan bisa media cetak dan media elektronik. dan seterusnya. lantai. atau jendela display yang memungkinkan para peritel mengingatkan para pelanggan dan menstimuli belanja implusif. 1. Umpan balik adalah respon dari konsumen terhadap pesan yang disampaikan. atau untuk membangun citra perusahaan. 2005:188): 1) Poin of purchase 39 Display di counter. mengingatkan konsumen dari waktu ke waktu untuk berbelanja di gerai “kami”.Ma’aruf. b) Membujuk. Pesan yang dikehendaki diterima konsumen bisa berupa sekedar adanya program promosi yang berlangsung pada periode tertentu dengan hadiah tertentu atau berupa pesan yang lebih halus. Selain itu sales prmotion juga di maksudkan untuk memperkenalkan produk baru atau suatu gerai baru. yaitu untuk mengingatkan pelanggan bahwa perusahaan “kami” selalu menjual produk berkualitas. c) Mengingatkan. adanya pelayanan baru. Periklanan 38 Iklan memberi urutan pertama dan berperan prima diantara semua alat dalam promotion mix bagi peritel besar. Sales promotion Adalah program promosi peritel dalam rangka mendorong terjadinya penjualan atau untukmeningkatkan penjualan atau dalam rangka mempertahankan minat pelanggan untuk tetap berbelanja padanya. Kadangkala display disiapkan oleh para pemasok Atau produsen. Periklanan mempunyai tujuan sebagai berikut ini (Hendry Ma’aruf.2005:185): a) Memberi informasi. Jenis-jenis sales promotion (Hendry Ma’aruf. yaitu untuk membangun rasa suka konsumen kepada perusahaan.

memanfaatkan kupon yang diiklankan biasanya di Koran atau di keranjang belanja. 4) Program pelanggaan setia Para pelanggan diberi poin atau diskon berdasarkan banyaknya belanja mereka. pendengar. pesan dapat selalu dibaca ulang 6) Iklan dikelilingi oleh berita sehingga memperkuat kredibilitas iklan 7) Konsumen dapat mengetahui peritel mana yang memberi pelayanan baik b) Kekurangan 1) Karena pesan bersifat kaku sehingga peritel tidak mudah mengganti pesan dengan cepat 2) Iklan televisi membutuhkan biaya yang besar 3) Tidak dapat digunakan oleh peritel yang wilayah operasinya kecil jika menggunakan media lokal . ataupun bau dari produk yang di promosikan. rupa. 6) Contoh (sample) 40 Adalah contoh produk yang diberikan secara Cuma-Cuma yang tujuanya adalah memberikan gambaran baik dalam manfaat. bedanya hadiah diberikan langsung tanpa menunggu jumlah poin tertentu. 8) Hadiah untuk rujukan Hadiah yang diberikan pada pelanggan jika ia membawa calon pelanggan baru.ini menggunakan member club. 7) Demonstrasi Memberi peragaan langsung mengenai keunggulan suatu produk. 3. 9) Sovenir Barang-barang sauvenir dapat menjadi alat sales promotion yang menunjukan nama logo peritel. penonton relatif rendah 3) Pilihan media banyak sehingga mempermudah peritel memilih yang cocok untuk sasaran pasarnya. 10) Acara-acara khusus Dibuat untuk lebih memperkenalkan gerai baru atau peluncuran produk tertentu. yaitu jumlah belanja menjadi faktor untuk memperoleh hadiah. 5) Hadiah langsung Mirip dengan program diatas berupa poin. 4) Peritel menguasai penuh disain iklan yang diinginkan 41 5) Dalam media cetak. Kelebihan dan kekurangan alat-alat promosi iklan a) Kelebihan 1) Audien yang dicakup berjumlah besar 2) Biaya perpembaca.

2. Untuk itu perlu diketahui hal-hal apa saja yang dapat menunjang terbentuknya suasana dalam gerai besar yang sesuai dengan harapan konsumen ada dua macam perilaku berbelanja yang menjadi titik perhatian peritel yaitu a. peritel lupa tujuan utama karena terlalu asik mempromosikan produk yaitu mutu. pelayanan dll (Hendry Ma’aruf. Suasana dalam gerai dengan tujuan mencapai hasil segera dan jangka panjang Suasana dalam gerai : Desain toko/gerai Ambience Perencanaan toko Alokasi ruang Rencana gang Lay out Komunikasi visual Identitas ritel Grafis Penyajiam marchandise .2005:196). Kekurangan 1) Lebih sukar mengahiri periode promosi tanpa akibat anjloknya penjualan 2) Promosi yang mengambil lokasi didalam gerai dapat juga memberi kesan norak pada barang tertentu 3) Hanya untuk menunjang promosi lainya 4) Kadangkala. Kelebihan 1) Langsung menarik 2) Alat yang di gunakan unik 3) Pelanggan langsung memperoleh hadiah yang kongkret seperti kupon. mug dll 4) Membantu menarik calon pelanggan untuk datang ke toko 42 5) Dengan kontes atau demontrasi dapat memberi hiburan bagi pengunjung 6) pembelian implusif bertambah b.9 Atmosfer dalam gerai atau suasana Suasana atau atmosfer dalam gerai merupakan salah satu dari berbagai unsur dalam ritail marketing mix.4) Media Koran atau majalah jika disisipkan di koran sering kali tidak terbaca bahkan langsung dibuang 5) Iklan yang terlalu ringkas sehingga tidak mencakup semua 4.1. Sales promotion kelemahan dan keunggulan a. Gerai kecil yang tertata rapi dan menarik akan lebih mengundang pembeli dibandingkan gerai yang diatur biasa saja.

lebih banyak menampung barang. 2. konsumen dapat menghemat waktu dan kontrol lebih mudah rak gantungan Sehingga menciptakan hasil yang segera Konsumen merasa nyaman Dan berlama-lama berada di dalam Belanja lebih banyak Kunjungan ulang Merekomendasikan gerai Kean positif yang terbentuk . Perencanaan Toko 1) Pola lurus : Dapat dipakai pada minimarket ini memberi kesan luas.Untuk melayani Target market Sosial ekonomi Contoh: umur Pengeluaran Sex Life style Contoh : waktu sempit Trendi Ekspentasi harapan Contoh : belanja saja Pengalaman Agar menyentuh Emosi dan pengalaman Memenangkan mind share dan heart share Emosi Contoh : senang Antusias Bangga Pengalaman Contoh : nyaman 43 Gambar 11: Tujuan memberi suasana nyaman dalam gerai (Hendry Ma’aruf.2005:203) Meski diagram diatas menunjukan kotak persiapan suasana dalam gerai menunjukan kotak persiapan suasana dalam garai mendahului kotak target market. langkah awal dalam pemasaran adalah memahami dan memilih target pasar. fungsi penciptaan suasana dalam gerai dilakukan setelah peritel memiliki konsep yang jelas siapa saja di masyarakat yang menjadi sasaran dari program pemasaranya.

10 Ritail service atau pelayanan eceran Pelayanan eceran bertujuan memfasilitasi para pembeli saat mereka belanja di gerai. telpon umum dan sarana parkir. unsur tidak terlihat. 2. personal selling. layanan transaksi berupa cara pembayaran yang mudah. Beberapa hal yang perlu diketahui dalam penataan barang yaitu (Hendri Ma’aruf.2005:210). Dalam diagram berikut dijelaskan tiga unsur tersebut: 46 Gambar 13: Unsur dalam barang dan jasa yang di beli konsumen (Hendry Ma’aruf. yaitu unsur inti. b) Staf perusahaan ritel yang melayanai pembeli lewat telpon dan menyiapkan barang pesanan yang nantinya tinggal diambil pelanggan harus sigap agar tidak memakan waktu lama Terkait fasilitas gerai a) Jasa pengantaran yang tepat waktu . Ada tiga unsur yang terdapat dalam suatu barang dan jasa yang dibeli. Hal-hal yang dapat memfasilitasi para pembeli terdiri atas layanan pelanggan. layanan keuangan dan fasilitas lainya seperti toilet.dan usur fasilitas yang mendukung.2005:218) 1. d) Tiang dan patung yang mungkin melambangkan toko dapat memberi kesan yang stabil dan membumi.44 pintu masuk 2) Pola arus bebas : Dapat memberi kesan bersahabat dan mendorong konsumen untuk bersantai memilih rak gantungan pintu masuk 3) Pola letak butik : Pada bagian tertentu diaturseolah-olah spesial yang berdiri sendiri dan ini biasanya menggunakan biaya yang lebih mahal. rak/gantungan pintu masuk 4) Tata letak arus beruntun : Pelanggan seolah diajak atau digiring untuk mengikuti pola yang dibuat Gambar 12: Lay-out atau tampilan toko (Hendry Ma’aruf.2005:210): 45 a) Gang atau jalan hendaknya bersih dari gangguan bagi pengunjung b) Jika cermin dan tempat duduk perlu diperhatikan jarak dan penataanya upaya ada kesan lega dan ada pengaruh pada keberadaan pelangan c) Tanaman perlu di letakan di gerai agarmemberi kesan yang sejuk dan asri. 3.1. Jenis-jenis pelayanan Pelayanan konsumen: a) Pramuniaga dan staf lain yang terampil dengan cara pelayanan dan kesigapan membantu.

Hal-hal yang harus dihindari peritel (Hendry Ma’aruf. menyenangkan”. Faktor intangible yang mendukung terwujudnya keinginan konsumen yaitu dalam wujud marchendise rak yang tertata rapi dan bersih ada pendingin. aman. Tingkatan pelayanan Ada beberapa tingkatan pelayanan seperti berikut: a) Swalayan pelayanan mandiri b) Bisa memilih sendiri walau disediakan pramuniaga c) Pelayanan terbatas sehingga konsumen tetap membutuhkan bantuan pramuniaga d) Pelayanan penuh sehingga pramuniaga mendampingi konsumen selama belanja 3. pramuniaga dan lainya Faktor tambahan yang mendukung aspek inti dan tangible adalah: fasilitas seperti food corner gift wrapping atau jasa ppembungkusan kado dan lainya 47 b) Gift terapping c) Gift certificate d) Jasa pemotongan pakaian jadi e) Cara pembayaran denagan kredit card f) Fasilitas tempat makan g) Fasilitas kenyamanan dan keamanan berupa tangga jalan dan tanggga darurat h) Fasilitas telpon i) Terkait jam buka toko j) fasilitas tambahan seperti tempat parkir 2.2005:226): a) peritel mengansumsikan bahwa para konsumen kurang teliti atau kurang jujur dan karenanya melakukan tindakan waspada yang berlebihan 48 b) peritel banyak memberi janji atau mengirim pesan yang .Inti adalah alasan utama seorang kosumen dating ke sebuah gerai ritel yaitu “mendapatkan barang ditempat yang nyaman.

c) Tetap mengamati harapan pelanggan.1994:258).1. dalam . pelayanan. meski demikian tujuan pemasaran kegiatan ritail service sebaiknya dan semestinya ditujukan untuk benar-benar melayani pembeli.mengandung janji tapi sebagian tidak dipenuhi c) karyawan atau pramuniaga yang tidak memiliki kewenangan yang cukup atau tidak berkemauan untuk memecahkan masalah yang dihadapi konsumen d) pramuniaga yang tampak acuh tak acuh kepada pelanggan e) pramuniaga atau karyawan yang sibuk bicara satu sama lain sementara pelanggan tidak dibantu f) pramuniaga yang enggan membantu pelanggan dikarenakan jam istirahat g) membiarkan antrian panjang karena ada meja kasir yang tutup h) pelayanan pramuniaga yang tidak ramah i) pramuniaga yang tidak mau membantu lebih kepada pelangan j) karyawan yang tidak mau tau atau tidak tau terhadap pertanyaan konsumen 4.2005:228).2 Kerangka Berfikir dan hipotesis 2. Perusahaan ritel yang baik dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara(Hendry Ma’aruf. pimpinan gerai atau perusahaan ritel harus memastikan bahwa semua karyawan 49 berbicara dengan pelanggan untuk bisa bertanya tentang pengalaman belanja mereka termasuk keluhan agar bisa segera ditangani. dan lain sebagainya hal tersebut menjadikan faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan produsen karena akan menjadi bahan perbandingan bagi konsumen untuk memilih toko mana yang akan didatangi konsumen (James F Engel. sikap yang ditimbulkan dari semua unsur service diniatkan untuk melayani konsumen dengan sebaiknya. kelengkapan produk. 2.2 Kerangka berfikir Dalam memilih toko konsumen memiliki kriteria evaluasi diantaranya adalah faktor kenyamanan.: a) Merekrut orang yang tepat b) Memberi orientasi dan penjelasan tentang harapan pelayanankepada semua karyawan . d) Memberdayakan karyawan sekaligus memberi mereka kepercayaan dalam pelaksanaan pelayanan e) Memotivasi mereka para karyawan agar selalu tampil prima untuk memberi pelayanan yang terbaik f) Memperlakukan karyawan sesuai keinginan bagaimana karyawan semestinya memperlakuakn pembeli Tujuan program pemasaran termasuk service ritail pada ahirnya adalah tercapainya target penjualan dan laba. dengan pimpinan toko memberi contoh yang baik.

namun ada juga konsumen yang tidak mementingkan promosi yang menarik untuk mendatangi suatu minimarket yang terpenting adalah pelayanan yang memuaskan. PROMOSI 3. Berdasarkan evaluasi diatas maka minimarket atau perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah Indomaret dengan Alfamart yang memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama. Yang kedua promosi konsumen cenderung memilih minimarket mana yang menginformasikan produknya lebih baik melalui iklan yang menarik. namun konsumen yang kurang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memberikan harga yang terjangkau dengan pelayanan yang standar. HARGA . Keenam pelayanan. dalam berbelanja konsumen yang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memeberikan pelayanan sesuai leinginannya. namun konsumen yang berorientasi belanja perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah minimarket 51 Indomaret dan Alfamart yang memiliki kesamaan strategi pemasaran dan karateristik. Kelima kelengkapan produk. konsumen dalam memilih minimarket mana yang akan di kunjungi dengan mempertimbangkan lengkap tidaknya produk yang di jual pada minimarket itu.50 membandingkan minimarket mana yang akan dikunjungi konsumen akan mempertimbangkan beberapa hal berikut diantaranya: Yang pertama lokasi. X1 PERSEPSI KONSUMEN INDOMARET KRITERIA EVALUASI 1. Yang ketiga konsumen membandingkan minimarket mana yang memberikan harga yang lebih murah meski pelayanan kurang memuaskan atau ada juga konsumen yang cenderung memilih pelayanan yang memuaskan meski harga yang dibayar lebih mahal. namun ada juga konsumen yang lebih mempertimbangkan tempat parkir yang nyaman meski jarak yang ditempuh lebih jauh dari tempat tinggal. jika ada minimarket yang lebih lengkap meskipun jarak yang di tempuh agak jauh maka konsumen akan mengunjungi minimarket yang lebih lengkap produknya. konsumen mementingkan jarak minimarket manakah yang paling dekat dari tempat tinggal untuk efisiensi waktu. Keempat konsumen mempertimbangkan kenyamanan berbelanja sebelum mengunjungi minmarket karena lebih berorientasi rekreasi walaupun harga yang ditawarkan lebih mahal namun ada kepuasan batin tersendiri bagi konsumen yang berorientasi ini. LOKASI 2.

3. HARGA 4.2. PELAYANAN X2 PERSEPSI KONSUMEN ALFAMART KRITERIA EVALUASI 1.1 Lokasi dan objek penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Madya Bekasi. PELAYANAN 52 Dibandingkan Gambar 2.4. Dalam penelitian ini yang menjadi hipotesis adalah: Ada perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi. alasan dalam pemilihan lokasi ini karena toko yang akan di teliti berada pada wilayah tersebut dan saling berdekatan sehingga akan mudah membuat perbandinganya dan konsumen yang menjadi sasaran pemasaran toko tersebut sebagian besar berada di daerah tersebut.2 Populasi Populasi merupakan sekumpulan orang atau objek yang memiliki kesamaan dalam satu atau beberapa hal yang membentuk masalah pokok dalam satu riset khusus (Suprapto. 2001:87). 53 BAB III METODE PENELITIAN 3. KELENGKAPAN PRODUK 6. 3. Dalam pnelitian ini yang menjadi populasi adalah konsumen yang berbelanja di toko atau minimarket Indomaret dan Alfamart. oleh karena tu populasi ini merupakan populasi tak terbatas karena tidak dapat diketahui secara pasti jumlah sebenarnya dari konsumen yang datang berbelanja ke minimarket Indomaret dan Alfamart.3 Sampel Menurut Djarwanto (1998:108) sampel adalah sebagian dari populasi . PROMOSI 3. LOKASI 2.1999:22).2 Hipotesis Hipotesis adalah suatu pendapat atau kesimpulan tentang adanya suatu hubungan tertentu antara variable-variabel yang digunakan yang sifatnya masih sementara (Soeratno. KENYAMAN BERBELANJA 5. KENYAMAN BERBELANJA 5.14 : Kerangka berfikir 2. KELENGKAPAN PRODUK 6.

yang karateristiknya hendak diselidiki dan dianggap bisa mewakili keseluruhan populasi. prosedur pencarian responden dilakukan berdasar accidental sampling . 54 Mengingat identitas populasi sudah diketahui maka.1997:64). Yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti yang dijumpai ditempat tertentu. bila dipandang konsumen yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Sugiyono. sedangkan mengenai ukuran sampel menurut Sitepu (1994 : 104-109) dapat ditempuh dengan beberapa tahap perhitungan pada langkah pertama menentukan nentukan perkiraan harga koefisien korelasi (ρ ) terkecil antara variabel bebas dan terikat kedua menentukan taraf nyata (α ) dan kuasa uji (1− β ) setelah itu baru menentukan sampel secara literatif pada literasi pertama menggunakan rumus: 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 1 dimana −α −β + 1 1 z z merupakan konstanta yang di peroleh dari distribusi normal pada literasi kedua menggunakan rumus: 3 () ()1+ + .

32 mengingat jumlah variabel bebasnya lebih banyak. menghitung u ρ = () ρ ρ ρ − + = .645 1 = −β z 1.41.32 1.=−− ρ αβ u zz nr sedangkan ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ 55 apabila ukuran sampel minimal literatif 1dan 2 harganya sama maka literasi berhenti apabila belum sama maka perlu diadakan literasi ke 3 dengan menggunakan rumus literasi ke 2 menggunakan koefisien korelasi terkecil variabel-variabel bebas dari penelitian para pakar yang menganalisis satu variabel dari perilaku konsumen diperoleh dengan harga 0.645 1 = −α z dan 1. Dengan dasar pertimbangan tersebut dalam penelitian ini di perkirakan korelasi terendah dari variabel adalah 0. Taraf nyata yang digunakan sebesar 5% diperoleh harga : ρ = 0.

32 2 1 = 0.645 1.331647108 maka : 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr 3 (0.331647108) (1.41003081 n1 = 98 56 5.645) 2 2 1+ + n= n1 = 98. Menghitung uρ ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ .1 ln 1 2 u1 ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 1 0.32 ln 1 0.

32 2 1 = 98.4 Variabel penelitian Untuk mencapai tujuan penelitian maka digunakan variablevariabel penelitian.41003081 = 98 Karena n1dan n2 telah mencapai harga sama yaitu 98 maka ukuran sample minimal adalah 98 dalam penelitian ini ukuran sample di tetapkan sebesar 100 responden. penentu jumlah sampel tersebut sudah memenuhi syarat karena menurut surachmad (2001:100) untuk menyelidiki survey.32 ln 1 0.34 1 0.⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ ⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 2(98 1) 0. 3. Dari permasalahan yang ada maka dapat ditentukan variable-variabel yang dapat digunakan untuk mencari jawaban dari . sampel manusia hendaknya ditetapkan lebih dari 30 orang atau responden dan jumlahnya populasi tidak diketahui pasti.

Metode wawancara dan angket Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari konsumen secara langsung dengan cara bertatap muka untuk memperoleh data yang diinginkan dan untuk patokan dalam perhitungan hasil penelitian 3.5 Metode pengumpulan data Dalam penelitian ini digunakan data sekunder. Promosi e. Pelayanan c. Analisis deskriptif Analisis ini digunakan untuk mengkaji variabel-variabel pada penelitian yang terdiri dari variabel persepsi yang baik dan persepsi yang tidak baik terhadap minimarket alfamart dan Indomaret. Lokasi b.pernasalahan yang akan diteliti. Adapun . Harga f. Kenyamanan berbelanja 3. Pelayanan c. 57 Dalam penelitian ini yang menjadi variabelnya adalah: 1. Variabel penelitian yang dimaksud disini adalah objek penelitian atau yang menjadi perhatian suatu penelitian (Suharsimi Arikunto.6 Metode analisis data 1. Variabel X2 Dalam penelitian ini variable X2 adalah persepsi konsumen Alfamart antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memiliki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Promosi 58 e. Variabel X1 Dalam penelitian ini variable X1 adalah persepsi konsumen Indomaret antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memilki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Lokasi b. Kenyamanan berbelanja 2. Metode dokumentasi Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari buku-buku referensi dan jurnal serta majalah dan tabloid yang berhubungan dengan penelitian ini. Harga f. sumber yang diperoleh dengan: 1. 2. Kelengkapan produk yang ditawarkan d.1993:91).

Teknik analisis T-Test Untuk pembuktian hipotesis dilakukan dengan T-Test atau T-score.rumusnya sebagai berikut: % χ100% N =n dimana n : nilai yang diperoleh N : Jumlah seluruh nilai (Ali.1997:82) Sd adalah standar deviasi beda dua rata-rata data berpasangan dan d adalah beda rata-rata yang berpasangan .05. 1997:82) t adalah distribusi t hitung Se adalah kesalahan standar beda dua rata-rata data berpasangan yang dapat ditentukan dengan formulasi sebagai berikut: n dd Σ = (Aligafari.1985:186) 59 2. Alasan peneliti menggunakan T-Test dalam menganalisa data adalah karena T-Test pada prinsipnya adalah suatu teknik statistik untuk menguji hipotesis. Berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi onsumen Indomaret dengan Persepsi konsumen Alfamart dan sebaliknya. tentang ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara dua kelompok sampel dengan jalan perbedaan mean-meannya. Untuk menunjukan apakah data yang berpasangan berbeda secara statistik maka rumus-rumus yang digunakan sebagai berikut: Se t=d 60 n Se = Sd (Algifari. maka tolak Ho.0: 1) Berdasarkan perbandingan t hitung dengan t tabel jika t hitung (angka t output) > t tabel maka tolak Ho berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart 2) Berdasarkan nilai probabilitas Jika probabilitas arau signifikanya (sig 2 tiled) < 0. Mencari nilai T uji sampel berpasangan dengan alat bantu sofwtware SPSS For Windows 12.

1 Hasil Penelitian Data penelitian ini merupakan hasil studi lapangan tentang perbedaan persepsi konsumen Minimarket Indomaret dan persepsi konsumen Minimarket Alfamart yang diambil dengan teknik kuisioner. Bali. Jawa Tengah. Dikelola oleh PT.1997:82) 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. Pada Mei 2003 Indomaret merai penghargaan “perusahaan waralaba 2003” dari presiden Megawati Soekarnoputri. Jawa Barat. Indomaret mudah ditemukan didaerah pemukiman. lebih dari 3. memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen seharihari. didukung oleh pusat distribusi. BSD Plaza dan Charmart. Finco.1. keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan dibawah bendera grup INTRACO yaitu Indogrosir. Jawa Timur. dan lampung. yang menggunakan teknologi mutahir. Sasaran pemasaran Indomaret adalah konsumen semua kalangan masyarakat. dari total itu 52% adalah milik sendiri dan sisanya milik masyarakat yang tersebar dikota-kota Jabodetabek. gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai di dasarkan pada motto “mudah dan hemat”.1 2 − Σ Σ = n n dd Sd d = Y1-X1 (Algifari. lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan . Indomarco Prismatama.500 jenis makanan dan nonmakanan tersedia dengan harga bersaing. 4. Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia. Indomaret merupakan salah satu asset bisnis yang sangat 62 menjanjikan. gerai pertama dibuka pada November 1968 di kalimantan. Jogjakarta. Kini Indomaret mencapai lebih dari 1400 gerai.1 Gambaran umum tempat penelitian a) Profil Minimarket Indomaret (Indomarco Prismatama) Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 m2. setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai.

Sistem ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan saat ini dengan memperhatikan perkembangan jumlah gerai dan jumlah transaksi di masa mendatang. kebenaran dan keadilan b) Kerja sama tim c) Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis d) Kepuasan pelanggan (sumber www. Sistem teknologi informasi Indomaret pada setiap point of sales di setiap gerai mencakup sistem penjualan. Laju pertumbuhan gerai Indomaret yang pesat dengan jumlah transaksi 14. Semarang dan Surabaya. Saat ini Indomaret memiliki 8 pusat distribusi di Ancol Jakarta. Alfamart dapat dimiliki masyarakat luas dengan cara kemitraan. Sedangkan mottonya adalah “mudah & hemat”.Indomaret. Parung. Cimanggis Depok. Bekasi.co. Badan Usaha : PT Sumber Alfaria Trijaya 64 Pemegang Saham : HM Sampoerna dan Alfa Group Didirikan : 27 Juni 1999 Jumlah Toko : Lebih dari 1400 Pemegang Saham PT HM Sampoerna. Indomaret memiliki posisi baik dalam menentukan produk yang akan dijualnya. menjadikan Indomaret memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.Indomaret melayani sasaran demografinya yaitu keluarga. Sistem distribusi dirancang seefisien mungkin dengan jaringan pemasok yang handal dalam menyediakan produk terkenal dan berkualitas serta sumber daya manusia yang kompeten.id) b) Profil Minimarket Alfamart (PT. Alfaria Trijaya) PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) atau Alfamart merupakan perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang perdagangan umum dan jasa eceran yang menyediakan kebutuhan pokok dan sehari-hari. Tbk = . Bandung. Dengan menjalin lebih dari 500 pemasok. Sistem teknologi informasi ini memungkinkan pelayanan permintaan dan suplai barang dari pusat distribusi ke toko-toko dengan tingkat kecepatan yang tinggi dan efisiensi yang optimal. persediaan dan penerimaan barang. Indomaret berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan belanja konsumen dengan menerapkan sistem check out yang menggunakan scanner di setiap kasir dan pemasangan fasilitas pembayaran Debit 63 BCA. Budaya yang di terapkan dalam tubuh perusahaan Indomaret adalah Dalam bekerja kami menjunjung tinggi nilai-nilai: a) Kejujuran.99 juta transaksi per bulan didukung oleh sistem teknologi yang handal. Tangerang. Visi Indomaret sendiri adalah menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global. Pada setiap pusat distribusi diterapkan digital picking system (DPS).

dan gedung perkantoran. Inovasi untuk kemajuan yang lebih baik. Kecamatan Pondok Gede. Responden Menurut Jenis Kelamin 66 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. 4. tersehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan . Karawaci. fasilitas publik. 4. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jenis kelamin responden yang ditunjukan tabel 2 sebagai berikut: Tabel 2: Karateristik Responden Menurut Jenis Kelamin No Jns kelamin Jml responden % 1. pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen. Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku/etika bisnis yang tertinggi. Memberikan kepuasan kepada pelanggan/konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan yang berkualitas unggul. pemasok. alasan dalam memilih lokasi ini karena kedua minimarket berada pada wilayah ini dan berdekatan didukung jumlah penduduk yang ada pada wilayah tersebut merupakan sasaran konsumen untuk berbelanja pada kedua tempat tersebut berjumlah cukup banyak dan memiliki tingkatan sosial yang bervariasi. 2. 2. pemegang saham dan masyarakat pada umumnya. berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil. 3.2 Karateristik Responden 1. Visi dari Alfamart adalah Menjadi jaringan distribusi retail terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas.70% Pemegang Saham PT Sigmantara Alfindo = 30% Toko pertama dibuka 18 oktober 1999 dengan nama "Alfa Minimart" di Jl. 3. Yang menjadi target dari pemasaran Alfamart adalah area perumahan. Pria . 65 Budaya yang dijunjung dalam bekerja adalah: 1. sedangkan misinya adalah: 1. Integritas yang tinggi. serta mampu bersaing secara global". Pada tanggal 1 Januari 2003 berubah nama menjadi Alfamart . Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuhkembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha. 2. c) Letak Tempat Penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah di Komplek Cahaya Kemang permai. Tangerang. Beringin Raya. Membangun organisasi global yang terpercaya. 4. Kualitas & Produktivitas yang tertinggi. sedangkan motto yang digunakan Alfamart adalah “belanja puas harga pas”. Kerjasama Team. Kotamadya Bekasi. karyawan.

data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data usia responden yang ditunjukan tabel 4 sebagai berikut: Tabel 4: Karateristik Responden Menurut Usia No usia Jml responden % 1. 4. 3. 5. Responden Menurut Jumlah Pendapatan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. tahun 2006 2.5 juta 2. Kurang dari 1 juta 1 juta . Kurang dari 20 tahun 20thn .30thn 31thn .Wanita 43 orang 57 orang 43% 57% Sumber : Data primer diolah. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jumlah pendapatan responden yang ditunjukan tabel 3 sebagai berikut: Tabel 3: Karateristik Responden Menurut Jumlah Pendapatan No Jml pendapatan Jml responden % 1.5 juta –5 juta 35 orang 53 orang 12 orang 35% 53% 12% Sumber : Data primer diolah. 2. 3.50thn lebih dari 51 3 orang 43 orang 38 orang 10 orang . Responden Menurut usia 67 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan.2. 2.40thn 41thn . tahun 2006 3.

7 orang 3% 43% 38% 10% 7% Sumber : Data primer diolah. 5% tidak setuju. dan pelayanan. kelengkapan produk yang ditawarkan. a) Lokasi 68 Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 5 berikut: Tabel 5: Jarak yang Ditempuh Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 68 8 5 0 19% 68% 8% 5% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 5 menunjukan 68% responden setuju. harga. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Indomaret cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. kenyamanan berbelanja. promosi. 19% sangat setuju. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Indomaret menurut responden dapat dilihat pada tabel 6 sebagai berikut: . 1. kelengkapan produk yang ditawarkan. Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi.3 Deskripsi variabel penelitian Variabel dalam penelitian ini merupakan data berpasangan. yaitu persepsi konsumen minimarket Indomaret dan konsumen minimarket Alfamart dengan indikator lokasi. promosi. 8% netral. harga. tahun 2006 4. kenyamanan berbelanja. dan pelayanan.

0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Indomaret. 13% responden tidak setuju. 0% . 47% responden setuju. 0% tidak setuju.Tabel 6: Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Indomaret 69 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 67 6 0 0 27% 67% 6% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 6 menunjukan 27% responden sangat setuju. 67% responden setuju. 11% responden netral. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 7 berikut ini: Tabel 7: Luas Lahan Parkir Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 47 11 13 0 29% 47% 11% 13% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 7 menunjukan 29% responden sangat setuju. 6% responden netral.

70 sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 22% responden netral. 26% responden tidak setuju. 34% responden menyatakan setuju. 0% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Indomaret. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Indomaret dapat dilihat pada tabel 8 berikut: Tabel 8: Ketersedian Produk di Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 34 22 26 0 18% 34% 22% 26% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 8 menunjukan 18% responden menyatakan sangat setuju. Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Indomaret dapat dilihat pada tabel 9 berikut ini: Tabel 9 Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media Ada di Indomaret 71 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 4 36 23 37 0 .

0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Indomaret. 37% responden tidak setuju. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Indomaret cukup. 15% netral. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 11 berikut ini: Tabel 11: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral . Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 10 berikut ini: Tabel 10: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase 72 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 50 15 19 0 16% 50% 15% 19% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 10 menunjukan bahwa 16% responden sangat setuju. 36 % responden setuju. 50% responden setuju.4% 36% 23% 37% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 9 menunjukan 4% responden sangat setuju. 19% responden tidak setuju. 23% responden netral.

Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 41 39 2 0 18% 41% 39% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 11 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa waktu tiba produk yang dipesan konsumen sesuai dengan yang diharapkan . 0% sangat tidak setuju. 2% tidak setuju.10 yang menunjukan 18% 73 responden sangat setuju. % konsumen sangat tidak setuju. Hal ini dapat dilihat bahwa 32% responden sangat setuju. 59% setuju. . Hal ini dapat dilihat pada tabel 4. 41% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluarsa produk yang dijual Indomaret dapat dilihat pada tabel 12 berikut ini: Tabel 12: Produk yang Dijual Indomaret Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 59 7 2 0 32% 59% 7% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 12 menunjukan bahwa responden beangapan bahwa produk yang jual minimarket Indomaret tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. 7% responden netral. 2% konsumen tidak setuju. 39% responden netral.

11 responden tidak setuju. 61% responden setuju. 13 netral.Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Indomaret dpat dilihat pada tabel 13 berikut ini: Tabel 13: Penataan Produk yang Dijual Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 74 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 13 11 0 14% 61% 13% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 13 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Indomaret ditata berimbang sesuai kebutuhan. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Indomaret bagi responden dapat dilihat pada tabel 14 berikut ini: Tabel 14:Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Indomaret 75 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 56 11 15 0 18% 56% .

46% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 15 berikut ini: Tabel 15: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 46 29 20 0 5% 46% 29% 20% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 15 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket 76 Indomaret kepada konsumen. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 16 berikut ini: Tabel 16: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju . 0% sangat tidak setuju. 11% netral. 15% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 20 responden tidak setuju.11% 15% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 14 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Indomaret terjangkau oleh konsumen. 29 netral. 56% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju.

d) Promosi 77 Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Indomaret dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 17 berikut ini: Tabel 17: Keterlihatan Logo Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 63 5 2 2 30% 63% 5% 2% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 17 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret mudah terlihat dari sudut pandang mana saja.14 48 18 17 3 14% 48% 18% 17% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 16 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Indomaret sesuai dengan harga pasar saat ini. 48% responden setuju. 5% netral. 2% sangat tidak setuju. 17% responden tidak setuju. 3% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. 63% responden setuju. . 2% responden tidak setuju. 18% netral. Hal ini terlihat bahwa 30% responden sangat setuju.

6% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 25% netral.Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Indomaret dapat dilihat pada tabel 18 berikut ini: Tabel 18: Disain dan Warna Logo Indomaret 78 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 51 25 6 0 18% 51% 25% 6% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 18 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret memiiki disain dan warna yang menarik. Berdasarkan penelitian mengenai logo Indomaret pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 19 berikut ini: Tabel 19: Logo Indomaret pada Tas Dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 1 11 61 27 0% 1% 11% 61% 27% . 51% responden setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 20 berikut ini: Tabel 20: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 55 10 9 0 26% 55% 10% 9% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 20 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 9% responden tidak setuju. 55% responden setuju. 11% netral. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju. 10% netral. 1% responden setuju. 61% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 21 berikut ini: Tabel 21: Informasi Produk dan Harga Baru Indomaret 80 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 43 . 0% sangat tidak setuju. 27% sangat tidak setuju.Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 19 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret pada tas belanja dan sovenir tidak 79 ada .

Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 23 berikut ini: Tabel 23: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Indomaret . 46% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 43% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 0% responden setuju. 3% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 8% netral. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 22 berikut ini: Tabel 22: Fasilitas Kartu Keanggotaan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 0 0% 81 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 20 54 26 0% 20% 54% 26% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 22 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret tidak memberikan fasilitas kartu keanggotaan. 20% netral. 26% sangat tidak setuju.46 8 3 0 43% 46% 8% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 21 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. 54% responden tidak setuju.

13% netral. 0% sangat tidak setuju.Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 54 13 12 0 21% 54% 13% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 23 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret mudah diingat dan dimengerti responden. 12% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 21% responden 82 sangat setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 24 berikut ini: Tabel 24: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 12 40 19 28 1 12% 40% 19% 28% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 . 54% responden setuju.

0% sangat tidak setuju. 0% responden tidak setuju.Pada tabel 24 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Indomaret sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 2% netral. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 25 berikut ini: Tabel 25: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Indomaret 83 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 38 60 2 0 0 38% 60% 2% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 25 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Indomaret jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. 60% responden setuju. 40% responden setuju. 28% responden tidak setuju. 19% netral. Hal ini terlihat bahwa 38% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 12% responden sangat setuju. 1% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 26 berikut ini: Tabel 26: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 16 16% 84 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 53 14 15 .

Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 27 berikut ini: Tabel 27: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 18 7 0 14% 61% 18% 7% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 27 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket Indomaret sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja.2 53% 14% 15% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 26 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan rangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Indomaret cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 28 berikut ini: Tabel 28: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju . 2% sangat tidak setuju. 7% responden tidak setuju. 61% 85 responden setuju. 15% responden tidak setuju. 18% netral. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. 14% netral. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. 53% responden setuju.

Hal ini terlihat bahwa 29% responden sangat setuju. 0% responden tidak setuju. 3% netral. 68% responden setuju. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 29 berikut ini: Tabel 29: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 86 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 24 57 16 3 0 24% 57% 16% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 29 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Indomaret menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. . 0% sangat tidak setuju.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 68 3 0 0 29% 68% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 28 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Indomaret sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen.

Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 30 berikut ini: Tabel 30: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 47 23 11 0 19% 47% 23% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 30 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Indomaret sigap dan ramah dalam meberi pelayanan. 57% responden setuju. 23% netral. 11% responden tidak setuju. 87 Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 31 berikut ini: Tabel 31: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 58 16 5 1 18% .Hal ini terlihat bahwa 24% responden sangat setuju. 3% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. 16% netral. 0% sangat tidak setuju. 47% responden setuju.

0% responden tidak setuju.00 WIB Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 60 13 0 0 28% 60% 13% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 88 Pada tabel 32 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Indomaret sesuai dengan kebutuhan konsumen. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 32 berikut ini: Tabel 32: Jam Buka dan Tutup Minimarket Indomaret Pukul 07. 0% sangat tidak setuju. 60% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 13% netral.58% 16% 5% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 31 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon bagi konsumen yang belanja minimal 100 ribu akan diantar ke rumah. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 33 berikut ini: Tabel 33: Tidak ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju . 5% responden tidak setuju. 58% responden setuju. 16% netral. 1% sangat tidak setuju.

Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 10% netral. kelengkapan produk yang ditawarkan.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 61 10 11 0 18% 61% 10% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 33 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Indomaret. harga. kenyamanan berbelanja. 11% responden tidak setuju. Persepsi Konsumen Minimarket Alfamart 89 Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. 2. promosi. 0% sangat tidak setuju. dan pelayanan. 61% responden setuju. a) Lokasi Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 34 berikut: Tabel 34: Jarak yang Ditempuh Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 51 8 34 1 6% 51% 8% 34% 1% .

34% tidak setuju. 6% responden netral. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 36 berikut ini: Tabel 36: Luas Lahan Parkir Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 18 53 13 16 18% . 60% responden setuju.Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 34 menunjukan 51% responden setuju. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Alfamart menurut responden dapat dilihat pada tabel 35 sebagai berikut: 90 Tabel 35 Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 60 6 2 0 32% 60% 6% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 35 menunjukan 32% responden sangat setuju. 6% sangat setuju. 2% tidak setuju. 1 sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Alfamart cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Alfamart . 8% netral.

92 Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Alfamart dapat dilihat pada tabel 38 berikut ini: Tabel 38: Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media ada Di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju . 1% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Alfamart . 16% responden tidak setuju. 13% responden netral. 53% responden setuju. 36% responden tidak setuju. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel 37 berikut: Tabel 37: Ketersedian Produk di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 11 40 12 36 1 11% 40% 12% 36% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 37 menunjukan 11% responden menyatakan sangat setuju. 40% responden menyatakan setuju. 12% responden netral. 0% sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman.53% 13% 16% 91 Sangat tidak setuju 0 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 36 menunjukan 18% responden sangat setuju.

Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada table 39 berikut ini: Tabel 39: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju 2 31 2% 31% 93 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 46 1 20% 46% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 39 menunjukan bahwa 2% responden sangat setuju. 33% responden tidak setuju. 51 % responden setuju. 31% responden setuju. 46 responden tidak setuju. 1% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Alfamart . 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Alfamart . 20% netral.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 2 51 14 33 0 2% 51% 14% 33% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 38 menunjukan 2% responden sangat setuju. 14% responden netral.

48% responden netral. Hal ini dapatdilihat pada tabel 40 yang menunjukan 0% responden sangat setuju. 3% konsumen sangat tidak setuju. 42% konsumen tidak setuju. 7% responden setuju.kurang atau sedikit. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluwarsa produk yang dijual Alfamart dapat dilihat pada tabel 41 berikut ini: Tabel 41: Produk yang Dijual Alfamart Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 36 60 4 36% 60% 4% 95 Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 0 0% . Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 40 berikut ini: Tabel 40: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 0 7 48 42 0% 7% 48% 43% 94 Sangat tidak setuju 3 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 40 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan netral ini dikarenakan konsumen yang belanja pada minimarket tersebut lebih senang datang langsung ke Alfamart .

0% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 96 c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Alfamart bagi responden dapat dilihat pada tabel 43 berikut ini: Tabel 43: Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 29 . 60% setuju. 0% tidak setuju. 59% responden setuju.0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 41 menunjukan bahwa responden beranggapan bahwa produk yang dijual minimarket Alfamart setuju tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. Hal ini dapat dilihat bahwa 36% responden sangat setuju. 4% responden netral. 17 responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 6% responden sangat setuju. 18 netral. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Alfamart dpat dilihat pada tabel 42 berikut ini: Tabel 42: Penataan Produk yang Dijual Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 59 18 17 0 6% 59% 18% 17% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 42 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Alfamart ditata berimbang sesuai kebutuhan.

Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 44 berikut ini: Tabel 44: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 9 47 9% 47% 97 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 13 1 30% 13% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 44 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket Alfamart kepada konsumen.25 52 3 1% 29% 25% 52% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 43 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Alfamart kurang terjangkau oleh konsumen. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju. 52% responden tidak setuju. 25% netral. 29% responden setuju. 1% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 45 berikut ini: Tabel 45: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Alfamart . 13% responden tidak setuju. 47% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. 30% netral. 3% sangat tidak setuju.

Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 1% sangat tidak setuju.Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 14 27 58 1 0% 14% 27% 58% 1% 98 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 45 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Alfamart kurang sesuai dengan harga pasar saat ini. d) Promosi Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Alfamart dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 46 berikut ini: Tabel 46: Keterlihatan Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 66 58 0 0 26% 66% 58% % % 99 . 14% responden setuju. 58% responden tidak setuju. 27% netral.

8% netral. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Alfamart dapat dilihat pada tabel 47 berikut ini: Tabel 47: Disain dan Warna Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 22 64 12 2 0 22% 64% 12% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 47 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart memiiki disain dan warna yang menarik. 0% sangat tidak setuju. 64% responden setuju. 2% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju.Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 46 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. 12% netral. Hal ini terlihat bahwa 22% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 100 Berdasarkan penelitian mengenai logo Alfamart pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 48 berikut ini: Tabel 48: Ada Logo Alfamart pada Tas dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 35 62 3 0 . 66% responden setuju. 0% responden tidak setuju.

Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 50 berikut ini: Tabel 50: Informasi Produk dan Harga Baru Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju . 0% sangat tidak setuju. 0% responden tidak setuju. 3% netral. Hal ini terlihat bahwa 35% responden sangat setuju. 49% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 49 berikut ini: Tabel 49: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 19 49 12 19% 49% 12% 101 Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 0 20% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 49 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. 20% responden tidak setuju. 62% responden setuju. 12% netral.0 35% 62% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 48 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart pada tas belanja dan sovenir ada .

6% netral. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 51 berikut ini: Tabel 51: Fasilitas Kartu Keanggotaan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 46 44 8 2 0 46% 44% 8% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 51 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar . 8% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 32% responden sangat setuju. 54% 102 responden setuju.Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 54 6 8 0 32% 54% 6% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 50 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. 0% sangat tidak setuju.

25% responden setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 53 berikut ini: Tabel 53: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 36 41 18 0 5% 36% . 44% responden setuju. 8% netral. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 46% responden sangat setuju. 38% netral.responden menyatakan minimarket Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan yang disebut kartu “Aku”. 27% responden tidak setuju.Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 52 berikut ini: Tabel 52: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 103 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 9 25 38 27 1 9% 25% 38% 27% 1% Jumlah 100 100% Pada tabel 52 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart mudah diingat dan dimengerti responden.2% responden tidak setuju. 1% sangat tidak setuju.

Hal 104 ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 18% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 55 berikut ini: Tabel 55: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 105 Sangat setuju Setuju Netral . 0% sangat tidak setuju.41% 18% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 53 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 41% netral. 36% responden setuju. 8% netral. 4% responden tidak setuju. 61% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 54 berikut ini: Tabel 54: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 61 8 4 0 27% 61% 8% 4% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 54 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Alfamart jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut.

8% responden tidak setuju. 57% responden setuju. 2% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 13% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 56 berikut ini: Tabel 56: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 56 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket 106 Alfamart sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. 20% netral. 59% responden setuju. .Tidak setuju Sangat tidak setuju 13 59 20 8 0 13% 59% 20% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 55 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan ruangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Alfamart cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. 23% netral.

23% netral. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju.Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 57 berikut ini: Tabel 57: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 57 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Alfamart sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. 57% responden setuju. 2% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 58 berikut ini: Tabel 58: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 16 53 16% 53% 107 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 15 16 0 15% 16% .

12% responden tidak setuju. 16% responden tidak setuju. 15% netral.0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 58 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Alfamart menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. 53% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 15% netral. Hal ini terlihat bahwa 21% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 60 berikut ini: 108 Tabel 60: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju . Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 59 berikut ini: Tabel 59: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 52 15 12 0 21% 52% 15% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 59 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Alfamart sigap dan ramah dalam memberi pelayanan. 52% responden setuju.

14% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 61 berikut ini: Tabel 61: Jam Buka dan Tutup Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 56 14 14 0 16% 56% 14% 14% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 61 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Alfamart sesuai dengan kebutuhan konsumen. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat 109 setuju. 5% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Alfamart dapat . Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju.1 6 38 50 5 1% 6% 38% 50% 5% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 60 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart tidak menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon. 56% responden setuju. 38% netral. 6% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 50% responden tidak setuju. 14% netral.

55% responden setuju. 11% responden tidak setuju.3% 33. 9% netral. 0% sangat tidak setuju.8% Harga 62. kelengkapan produk yang .7% 79% Kenyamanan Berbelanja 78. Perhitungan analisis deskriptif: Perbandingan persepsi Indomaret dan Alfamart dengan analisis deskriptif dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 63: Perhitungan Rata-Rata Prosentase Minimarket Indomaret dan Alfamart Keterangan Indomaret Alfamart Lokasi 85% 73% Kelengkapan produk 85.2% Pelayanan 77. 4.6% 50.3% Promosi 57.2% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan variabel di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi.dilihat pada tabel 62 berikut ini: Tabel 62: Tidak Ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 25 55 9 11 0 25% 55% 9% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 62 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Alfamart .3 Analisis Hasil Penelitian Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ada 3 menggunakan analisis deskriptif. Hal ini terlihat bahwa 25% responden sangat setuju. analisis skala likert dan analisis uji beda dengan uji-t 110 dengan program spss.8% 60. Hasil dari perhitungan menggunakan SPSS terlihat pada lampiran 2 dan di bawah ini ringkasan perhitungan tersebut yaitu: 1.2% 70.

harga yang ditawarkan dan kenyamanan berbelanja sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi .81 191 3.ditawarkan.07 3. 2. Perhitungan dengan skala likert: Persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel perhitungan dibawah ini: Tabel 64: Perhitungan Skor Minimarket Indomaret dan Minimarket Alfamart Indomaret AlfamaDimensi yang rt diukur Skor rata2 interpretasi Skor rata2 interpretasi 111 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 4.75 4.63 3.44 3.01 1.21 .

02 3.29 1.17 4.84 3.81 3.36 2.28 4.3.75 3.66 3.98 4.82 4.23 3.74 3.66 S TS TS N N N S S SS S S N TS SS S TS S SS TS S N SS S S S .86 4.14 3.34 4.36 3.86 3.94 3.81 1.

84 4.26 4.77 3.2 4.27 2.S S S S 3.94 N SS S N S TS TS SS S N S TS S .82 2.54 2.10 4.73 3.34 3.22 3.32 3.24 3.63 3.11 3.69 3.34 3.91 4.14 3.67 4.54 4.43 3.18 3.55 2.59 4.55 2.74 3.32 3.

91 3. kelengkapan produk yang ditawarkan.S SS S S SS S N S S S SS S S TS S S Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan indikator di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi.01 1. harga yang ditawarkan sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi dan kenyamanan berbelanja hal ini juga dapat dilihat pada gambar 15 dibawah ini: 112 ANALISIS SKALA LIKERT 1 10 123456789 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 INDIKATOR SKALA PENELITIAN INDOMARET 4.44 3.81 1.07 .

3.22 3.860000 0.24 3. kelengkapan produk yang ditawarkan dan harga pada minimarket ini lebih baik dibandingkan Alfamart.140000 1.640000 okasi - .55 Gambar 15: Analisis Skala Likert Persepsi Indomaret dan Alfamart Grafik 15 diatas menunjukan bahwa pada komponen indikator diatas dapat diketahui pada Indomaret responden sebagian besar meyatakan setuju bahwa lokasi.26 4. sedangkan pada komponen Alfamart responden sebagian besar setuju bahwa Alfamart lebih baik pada segi promosi dan kenyamanan berbelanja dibandingkan Indomaret.73 3.620000 9.470000 3.ALFAMART 3. Perhitungan menggunakan uji-t atau uji beda Pengujian hipotesis untuk perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel berikut ini: 113 Tabel 65: Deskripsi variabel penelitian persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart Persepsi konsumen Indomaret Persepsi konsumen Alfamart Indikator Mean Indikator Mean okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 2.930000 9.

Dengan demikian hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart diterima.002.IND_ P.660000 Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Tabel 66: Perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart dengan menggunakan uji-t : Model t Df Sig (2tiled) Keterangan P.ALF 3.elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 1.290 35 .780000 . 4.4 Pembahasan Berdasarkan hasil pengujian hipotesa dengan uji-t diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart hal tersebut dapat diketahui dari penjelasan perindikator berikut: .05) sehingga tolak Ho yang artinya persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart terdapat perbedaan. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) 0.6700000 9. Tolak Ho Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Secara parsial ditemukan perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart secara signifikan.002 berada dibawah level of significance yang 114 digunakan (α =0.470000 7.220000 9.720000 7.

Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap lokasi berdirinya kedua minimarket tersebut diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. oleh pramuniaga yang trampil dan banyak.780000. hal tersebut sesuai dengan teori bahwa peritel yang menyediakan produk dalam toko pada jumlah. 115 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap kelengkapan produk yang ditawarkan diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. namun hal ini tidak sesuai dengan konsep penjualan bahwa konsumen jika diabaikan dan tidak selalu diingatkan maka akan tidak membeli produk organisasi dalam jumlah yang cukup (Philip .930000. 135:2005). sedang menurut Hendri Ma’aruf. 116 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap promosi yang diberikan untuk menginformasikan toko dan produk yang disediakan diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. Hal ini disebabkan karena Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan dan pada tas belanja Alfamart ada logo dari minimarket tersebut yang tidak di berikan Indomaret. hal tersebut sesuai dengan teori yang menyatakan jika strategi harga rendah diterapkan maka strategi ini menjadi sangat efektif menarik pembeli karena harga rendah berati penghematan dan toko yang menerapkan harga lebih rendah dari pesaing akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf 157:2005). 115: 2005. Namun jika dilihat dari toko mana yang memberikan promosi lebih baik yaitu Alfamart hal ini diketahui dari mean Alfamart yang lebih besar dari Indomaret sebesar 27. Dan dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 12.220000.720000> 23. Perbedaan ini disebabkan jarak yang di tempuh konsumen lebih dekat menuju Indomaret di bandingkan ke Alfamart. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap harga yang ditawarkan diketahui bahwa ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan.670000.620000>8.860000>19. Pada penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 21.140000>11. yang menyatakan bahwa sebuah gerai akan lebih sukses jika letaknya lebih strategis dibandingkan gerai lainya yang berlokasi kurang strategis meskipun keduanya menjual produk yang sama. waktu dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf. Hal tersebut disebabkan harga yang dijual Alfamart lebih mahal di bandingkan Indomaret karena Indomaret membeli langsung ke produsen yang masih bernaung pada satu kepemilikkan perusahaan sedang Alfamart membeli dari distributor sehingga harga yang dijual pun menjadi lebih mahal. Dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 10. perbedaan ini disebabkan pada Alfamart jumlah produk dan jenisnya produk yang dijual kurang banyak.

119 . Selain kriteria di atas ternyata setelah diteliti terbukti bahwa konsumen memilih toko juga berdasarkan oleh citra Minimarket tersebut dan menurut responden.660000. Ini berarti hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart diterima Menurut pendapat Tajwini Rofian. Hal ini juga sesuai dengan teori berikut. keranjang belanja. Hal ini dikarenakan minimarket Indomaret dan Alfamart sama-sama memberikan fasilitas penunjang yang sama seperti AC.640000>17. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pemberian kenyamanan dalam berbelanja ternyata memiliki tingkat perbedaan yang tidak signifikan. Kecuali jika faktorfaktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. Majalah marketing: 2004. Pada penelitiian ini meski Alfamart unggul dalam segi promosi namun konsumen cenderung lebih memilih minimarket pesaing karena pertimbangan faktor yang lain yang diberikan. Jika pengalaman masa lalu memuaskan. hal tersebut sesuai dengan teori semua peritel baik skala besar atau pun kecil yang berformat modern berlomba-lomba dalam mendadani tempat belanja mereka semenarik mungkin pendapat ini dikemukakan dalam buku Hendri Ma’aruf.16:1997).1995: 252).pengharum ruangan dan lain sebagainya. Indomaret lebih baik dalam meyakinkan konsumen. 202: 2005. citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk ahir atau pembelian merek. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) variabel persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart sebesar 0. secara parsial ditemukan pengaruh yang signifikan. Dalam penelitian ini yang memberikan pelayanan lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 19.221:2005). menyatakan karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart 118 yang biasanya berdampingan dan memiliki karateristik toko yang hampir sama setelah diadakan penelitian ternyata sesuai. maka pilihan akan bersifat kebiasaan.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. Hal ini dikarenakan pada Alfamart tidak memberikan pelayanan antar barang seperi Indomaret. ini sesuai dengan teori bahwa peritel yang memberikan kombinasi ragam produk dan tingkat pelayanan sebagai posisioning serta melengkapi dengan tingkat pelayanan yang tinggi berarti gerai tersebut memilih posisioning citra gerai yang lengkap dan full service yang pada ahirnya akan banyak dipilih konsumen (Hendry Ma’aruf. musik.05) sehingga tolak ho.Kotler. Secara garis besar dapat diketahui bahwa setelah diadakan pengujian dengan uji-t dapat diambil kesimpulan. 117 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pelayanan yang diberikan kepada konsumen yang berbelanja diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan.

Persediaan barang pada minimarket Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih lengkap agar apa yang diinginkan konsumen dapat dipenuhi . maka saran yang diajukan penulis adalah sebagai berikut: 1. 3.002 berada di bawah lefel of signifikan 0. harga dan promosi sedang pada indikator kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. Selebaran yang full color dengan informasi produk dan harga tidak akan banyak mempengaruhi pembeli karena mereka juga akan mendapat selebaran yang sama menarik dari peritel lainya. kelengkapan produk yang ditawarkan. 4. karena itu Alfamart agar menekan harga dengan cara memutus saluran distributor yang panjang yang akan meminimalkan biaya dan pada ahirnya harga 120 menjadi sama dengan pesaing.05 yang digunakan 5. Mayoritas konsumen Indonesia sensitive terhadap harga. 5. 2. Adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart pada indikator lokasi. Minimarket Indomaret dalam mempromosikan tokonya hendaknya lebih gencar karena jika nantinya promosi itu di lupakan maka secara tidak langsung akan menjadikan konsumen menjadi pindah ke pesaing. pelayanan. 2.2 Saran Berdasarkan kesimpulan diatas. . salah satunya dengan cara memberi logo pada plastik belanja.BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5. Pelayanan pada minimarket Alfamart sebaiknya ditambahkan dengan fasilitas pesan belanja melalui telpon agar tidak kalah dengan pesaing.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan dapat diambil bebarapa kesimpulan diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna. Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart adalah sebesar 0.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->