ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE

KOTA BEKASI SKRIPSI Untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Pada Universitas Negeri Semarang Oleh: Anita susanti NIM 3352402006 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007 ii PERSETUJUAN PEMBIMBING Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian Skripsi pada: Hari : Tanggal : Pembimbing I Pembimbing II Drs. Sugiharto, M.Si Drs. Wahyono, M.M NIP. 131286682 NIP 131292562 Mengetahui Ketua Jurusan Manajemen Drs. Sugiharto, M.Si NIP. 131286682 iii PENGESAHAN KELULUSAN Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skipsi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang pada: Hari : Tanggal : Penguji Skripsi Dra. Palupiningdyah, M.Si NIP 130812917 Anggota I Anggota II Drs. Sugiharto, M.Si Drs. Wahyono, M.M NIP.131286682 NIP 131292562 Mengetahui Dekan Fakultas Ekonomi Drs. Agus Wahyudin, M.Si

NIP. 131658236 iv PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar karya saya sendiri, bukan jiplakan dari karya tulis orang lain, baik sebagian atau seluruhnya. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. Semarang, 28 Februari 2007 Anita susanti NIM. 3352402006 v MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO: 1. ” Cukuplah Allah Saja Bagiku, Tiada Tuhan Selain Dia. Hanya KepadaNya Aku Bertawakal Dan Dialah Rabb Yang Memiliki ”Arsy Yang Agung” (QS At Taubah 129) 2. Tetap semangat dan teguhkan hati sampai nanti sampai mati (Letto) 3. Hari bekerja untuk si pemalas adalah besok, hari liburnya adalah hari ini (John Wasley) PERSEMBAHAN: Skripsi ini saya persembahkan untuk: 1. Ibu dan Bapak tercinta, sebagai orang yang paling penulis sayangi yang menjadi semangat agar bisa memberikan yang terbaik. 2. Kakakku dan adikku serta seluruh Keluarga Besar penulis yang selalu ada saat susah maupun senang 3. Sahabat-sahabat yang membuat penulis selalu bersemangat vi KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skipsi dengan judul ”Analisis Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Dan Alfamart Terhadap Lokasi, Pelayanan, Kelengkapan Produk Yang Di Tawarkan, Harga, Promosi Dan Kenyamanan Berbelanja Di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kotamadya Bekasi”. Dalam kesempatan yang baik ini, penulis dengan ketulusan ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah dengan ikhlas memberikan masukan dan kontribusi yang berarti dalam proses penelitian dan penyusunan skripsi ini, antara lain: 1. Prof.Dr. H. Sudijono Sastroatmodjo, M.Si. selaku Rektor Universitas Negeri Semarang 2. Drs. Agus Wahyudin, M.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi 3. Drs. Sugiharto, M.Si selaku Ketua Jurusan Manajemen dan Dosen Pembimbing I yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing dan

memberikan arahan bagi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. 4. Drs. Wahyono, M.M selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. 5. Dra. Palupiningdyah, M.Si selaku dosen penguji yang telah meluangkan waktunya dalam menguji penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. vii 6. Dosen-Dosen Ekonomi yang telah memberikan ilmunya kepada penulis, dan membuat waktu dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. 7. Minimarket Indomaret dan Alfamart yang telah mengijinkan Penulis melakukan penelitian. 8. Staff Dinas Pertanian dan Pangan Semarang sebagai tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL) penulis sebagai awal terjun dan melihat dunia kerja. 9. Teman-teman Manajemen angkatan 2002 terimakasih atas semua moment yang telah dilalui yang membuat penulis semakin dewasa. 10. Teman-teman SMA yang telah menjadi motivasi tersendiri dalam berusaha bagi penulis dan membuat penulis melihat sisi lain kehidupan. 11. Teman-teman KKN yang telah menjadi suatu keluarga kecil yang akan selalu mengingat satu sama lain. 12. Teman-teman di wisma ”amalia” yang selalu memberi semangat. 13. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah menjadi bagian dari jalan hidup penulis. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih kurang sempurna karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki. Maka dari itu, penulis akan menerima kritik dan saran sebagai masukan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak. Akhir kata semoga Allah SWT senantiasa bersama kita dan meridhoi jalan hidup kita. Amin Semarang, Februari 2007 Penulis viii SARI Anita Susanti. 2007. Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret dengan Alfamart di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi”. Jurusan Manajemen Program Studi Manajemen Pemasaran, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang. 141 halaman. Kata kunci: Persepsi Konsumen (Lokasi, Pelayanan, Kelengkapan Produk, Harga, Promosi, Kenyamanan) Minimarket, Indomaret, Alfamart, Pondok Gede kota Bekasi. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. Dengan kata lain, tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. Konsumen memilahmilah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. Secara teoritis keputusan pembelian yang di

lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga, produk, pelayanan, lokasi perusahaan atau toko (Kotler, 1997: 165). Namun kenyataanya membuktikan bahwa karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama, dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart yang biasanya berdampingan, memiliki karateristik toko dan strategi yang hampir sama (Tajwini, Rofian, Majalah marketing: 2004). Permasalahan dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi, pelayanan, kelengkapan produk yang di tawarkan, harga, promosi, dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi, harga, promosi, dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart serta untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart terhadap lokasi, harga, promosi, dan kenyamanan berbelanja dalam memilih tempat berbelanja. Penelitian ini dilakukan pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di Komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja pada minimarket Indomaret dan Alfamart, sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan rumus literasi sehingga diketahui sampel dalam penelitian ini sebesar 100 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian setelah diadakan pengujian dengan uji-t secara parsial dari masing-masing variabel ditemukan pengaruh yang signifikan sebesar 0,002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0,05) sehingga tolak Ho. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart pada komponen lokasi, pelayanan, kelengkapan produk yang ditawarkan, harga dan promosi sedang pada komponen kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ix ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian.Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi, harga, promosi, dan pelayanan sebesar 0,000 yang menunjukan tolak Ho di bawah level of significance yang digunakan (α =0,05), sedangkan pada kenyamanan berbelanja sebesar 0,791 berada diatas level of significance yang digunakan (α =0,05) ini berarti tidak ada beda karena kedua minimarket ini memberikan fasilitas yang hampir sama. Saran yang diberikan dalam penelitian ini diantaranya: 1. Display depan minimarket Indomaret dan Alfamart dibuat lebih menarik. 2. Persediaan barang pada minimarket Indomaret dan Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih terencana. 3. every day low price tidak berguna jika itu didengungkan dalam iklan dan promosi saja oleh karena itu di dalam gerai Indomaret dan Alfamart pada saat konsumen berbelanja hal tersebut benar-benar terbukti. 4. Minimarket Indomaret dan Alfamart harus dapat mengendalikan biaya-biaya. 5. Indomaret dan Alfamart dalam memberi pelayanan harus lebih ramah dan sigap. 6.Disain tampilan minimarket Indomaret dan Alfamart

sebaiknya ada perubahan tema perperiode tertentu. 7. Untuk meneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna. X DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL............................................................................................ i PERSETUJUAN PEMBIMBING....................................................................... ii PENGESAHAN KELULUSAN......................................................................... iii PERNYATAAN.................................................................................................. iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN...................................................................... v KATA PENGANTAR ........................................................................................ vi SARI................................................................................................................... viii DAFTAR ISI .......................................................................................................x DAFTAR TABEL.............................................................................................. xiii DAFTAR GAMBAR ......................................................................................... xvi DAFTAR LAMPIRAN..................................................................................... xvii BAB I Pendahuluan .............................................................................................1 1.1 Latar Belakang ...................................................................................1 1.2 Rumusan Masalah..............................................................................4 1.3 Tujuan Penelitian ...............................................................................5 1.4 Manfaat Penelitian .............................................................................5 1.5 Penegasan istilah................................................................................6 1.6 Sistematika skripsi ............................................................................8 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS ..............................................10 2.1 Landasan teori..................................................................................10 2.1.1 Perilaku Konsumen..................................................................10 xi 2.1.2 Persepsi ..................................................................................16 2.1.3 Gerai dan peritel.......................................................................18 2.1.4 Minimarket ..............................................................................21 2.1.5 Waralaba ..................................................................................23 2.1.6 Lokasi ......................................................................................24 2.1.7 Kelengkapan produk yang dijual .............................................30 2.1.8 Harga........................................................................................35 2.1.9 Promosi dan iklan ....................................................................36 2.1.10 Atmosfer dalam gerai ............................................................42 2.1.11 Pelayanan minimarket............................................................45 2.2 Kerangka berfikir dan Hipotesisi .....................................................49 2.2.1 Kerangka berfikir ....................................................................49 2.2.2 Hipotesis..................................................................................51 BAB III METODE PENELITIAN ....................................................................52 3.1 Lokasi dan objek penelitian ..............................................................52 3.2 Populasi.............................................................................................52 3.3 Sampel ..............................................................................................52

...................... 77 Tabel 20 Kupon undian dan hadiah langsung Indomaret.................. 71 Tabel11Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret .............. 65 Tabel 3 Karateristik responden menurut jumlah pendapatan................................. 78 Tabel 21 Informasi produk dan harga baru Indomaret......................................................................121 xiii DAFTAR TABEL Tabel 1 Pangsa pasar hipermarket....... pasar tradisional..................... 83 Tabel 28 Letak pintu masuk dan keluar Indomaret....................................68 Tabel 7 Luas lahan parkir Indomaret ......................................................2 Karateristik responden........ 74 Tabel 15 Potongan harga di Indomaret .............................. 83 Tabel 27 Disain eksternal ciri khas Indomaret..................................................................................................................................120 LAMPIRAN.......................................................................................... 74 Tabel 16 Harga di pasaran sama dengan di Indomaret .......................................... 77 Tabel 19 Logo Indomaret pada tas dan sovenir ............................. 81 Tabel 25 Jumlah keranjang belanja di indomaret cukup.............................................. 71 Tabel 12 Produk yang dI jual Indomaret tidak kadaluwarsa............................... supermarket.................................................................................................................................................................... 75 Tabel 17 Keterlihatan logo Indomaret ............................................................................. 80 Tabel 23 Jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret ............................2 Saran.........55 3....................................................................................................................60 4...........................................119 DAFTAR PUSTAKA .................................................. 72 Tabel 13 Penataan produk di Indomaret ......65 xii 4............................... 70 Tabel 10 Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Indomaret.............. 69 Tabel 9 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Indomaret...........................................1 Gambaran Umum tempat penelitian............................................................ 68 Tabel 8 Ketersediaan produk di Indomaret...........1 Kesimpulan......................................................................................109 4.......................................3.....................................60 4.................... 66 Tabel 5 Jarak yang di tempuh menuju Indomaret.......................3 Deskripsi Variabel penelitian ....21 Tabel 2 Karateristik responden menurut jenis kelamin...........119 5........ di Indonesia ..................119 5............................. 76 Tabel 18 Disain dan warna logo Indomaret .......................................... 79 xiv Tabel 22 Fasilitas kartu keanggotaan Indomaret ....... 82 Tabel 26 Penataan ruang Indomaret yang nyaman ...................................................................................1...................................... 65 Tabel 4 Karateristik responden menurut usia............................................................................1 Hasil penelitian.................................................................. minimarket..................... 67 Tabel 6 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Indomaret ........................................4 Variabel Penelitian ...........................................................5 Metode Analisis data ..... 80 Tabel 24 Fasilitas di Indomaret........60 4............ 84 ......57 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.............113 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.............................................................................................................................................4 Pembahasan .......................................... 73 Tabel 14 Keterjangkauan harga di Indomaret..............................

............................................ 86 Tabel 32Jam buka Indomaret pukul 07..............................................00 wib................................................100 Tabel 51 Fasilitas kartu keanggotaan Alfamart .. 12 Gambar 2 Proses keputusan pembelian ..................................... 87 Tabel 34 Jarak yang di tempuh menuju Alfamart..................................108 Tabel 63 Perhitungan rata-rata prosentase .............................................. 99 Tabel 49 Kupon undian dan hadiah langsung Alfamart...... 107 Tabel 61 Jam buka Alfamart pukul 07.....................................................00 wib..................................................................................................................................................104 Tabel 56 Disain eksternal ciri khas Alfamart................ 87 Tabel 33Tidak ada antrian di meja kasir Indomaret............. 15 Gambar 3 Proses pemilihan toko .............................................................................................................105 Tabel 58 Seragam pegawai Alfamart............................100 Tabel 450 Informasi produk dan harga baru Alfamart........................101 Tabel 52 Jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart ..............................................................................................................................110 Tabel 65 Deskrifsi variabel persepsi konsumen...................... 16 Gambar 4 Perang antar saluran ........109 Tabel 64 Perhitungan skor Indomaret dan Alfamart... 85 Tabel 31 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di Indomaret......................................................................................................................................................................................................... 94 Tabel 42 Penataan produk di Alfamart ...............................................................................................................................106 Tabel 59 Kesigapan dan keramahan pegawai Alfamart...............................................................................102 Tabel 54 Jumlah keranjang belanja di Alfamart cukup ....... 93 Tabel 41 Produk yang di jual Alfamart tidak kadaluwarsa..........106 Tabel 60 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di A alfamart...................Tabel 29 Seragam pegawai Indomaret.......................................................104 Tabel 57 Letak pintu masuk dan keluar Alfamart.......... 92 Tabel 40 Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ................................. 95 Tabel 44 Potongan harga di Alfamart ..... 89 Tabel 36 Luas lahan parkir Alfamart ..............................................................................................................................103 Tabel 55 Penataan ruang Alfamart yang nyaman ........ 91 Tabel 39Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Alfamart.................. 97 Tabel 46 Keterlihatan logo Alfamart ..................................................... 90 Tabel 37Ketersediaan produk di Alfamart............................112 Tabel 66 Perbanndingan persepsi konsumen ................................................................................................................................................................................... 22 .......................... 94 Tabel 43 Keterjangkauan harga di Alfamart..... 90 Tabel 38 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Alfamart...............102 Tabel 53 Fasilitas di Alfamart................................107 Tabel 62 Tidak ada antrian di meja kasir Alfamart......................................................................................... 96 xv Tabel 45 Harga di pasaran sama dengan di Alfamart ....... 88 Tabel 35 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Afamart ........................................................... 98 Tabel 48 Logo Alfamart pada tas dan sovenir ..... 98 Tabel 47 Disain dan warna logo Alfamart ... 85 Tabel 30 Kesigapan dan keramahan pegawai Indomaret.................................112 xvi DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1 Perilaku berbelanja...........................................

....... Syarat yang harus di penuhi oleh suatu perusahaan agar dapat sukses dalam persaingan adalah berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan dengan membuat citra yang baik di mata .............................................................................Gambar 5 Keuntungan.....................................................140 1 BAB I PENDAHULUAN 1.............................. 37 Gambar 11 Tujuan memberi suasana dalam gerai ...... 33 Gambar 9 Kategori produk ...........................................................................................138 Lampiran 6 Surat keterangan telah melakukan penelitian ....................................................1 Latar belakang Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dan kelompok mendapat apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu atau kelompok lainya (Irawan........127 Lampiran 3 Data tabulasi penelitian ................................................................... 42 Gambar 12 Tampilan toko ............................................................................ 24 Gambar 6 Analisis area perdagangan.................... kerugian waralaba.................................................................................. 30 Gambar 8 Pertimbangan dalam penyediaan marchendise .137 Lampiran 5 Surat ijin penelitian..131 Lampiran 4 Perhitungan skala likert .................. Banyak sekali perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan dengan cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada dan berusaha menerapkan strategi pemasaran yang tepat dalam rangka menguasai pasar...........121 Lampiran 2 Hasil perhitungan SPSS...........................................................................111 xvii DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Angket penelitian .......................................... 34 Gambar 10 Teori komunikasi ..................... 45 Gambar 14 Kerangka berfikir .................... 26 Gambar 7 Tiga tingkat analisis lokasi pengecer ......................................................2001:10)........... 43 Gambar 13 Unsur barang atau jasa yang di beli konsumen ....................... Penguasaan pasar merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang di lakukan oleh pengusaha untuk mempertahankan hidupnya....................................................................... Dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa konsep paling penting mendasari pemasaran adalah menyangkut keinginan manusia dan merupakan kebutuhan manusia yang di bentuk oleh kultur serta kepribadian individu Di era globalisasi sekarang ini kegiatan bisnis khususnya pemasaran dari waktu ke waktu semakin meningkat..................... 47 Gambar 15 skala likert ...................................................................................... berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin....................................................................

(6) atribut fisik toko. (8) atmosfer toko dan (9) pelayanan dan kepuasan setelah transaksi (Engel. Jika pengalaman masa lalu memuaskan. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. maka pilihan akan bersifat kebiasaan. seperti Indomart dan Alfamart yang biasanya berdampingan (Tajwini.1995:157). Namun di sini peneliti hanya mengambil enam komponen yang paling utama. lokasi dan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan untuk membeli (Engel. pelayanan. Dengan kata lain. 3 (4) iklan dan promosi.1995: 252). Karateristik pembeli juga mempengaruhi citra toko. produk. dan kenyamanan berbelanja . Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. promosi. pelayanan umum. Majalah marketing: 2004). (3) harga.. karena menenurut the use multiatribut attitude model in store image study journal of ritailing para pelanggan potensial yang diminta memilih sepuluh daftar atribut yang ada memilih keenam komponen yang dirasa memiliki pengaruh paling besar dalam menilai citra toko yaitu lokasi. produk. tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. kelengkapan produk yang ditawarkan. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. pelayanan. Rofian. Market share yang berbeda jauh menurut survei AC Nielsen tahun 2005. 1995:251). Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 12. Penguasaan pangsa pasar sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi . Namun kenyataanya bahwa meski minimarket memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama satu dengan yang lainya.pelanggan itu sendiri yang nantinya akan menimbulkan loyalitas yang berkelanjutan. harga.000 ritel di Indonesia.. dimana kegiatan tersebut sangat tergantung pada perusahaan atau pedagang dengan bermacam atribut melalui harga. Citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk akhir atau pembelian merek.3%. Atribut yang menyolok atau determinan biasanya masuk dari kategori berikut ini : (1) lokasi. Para pengecer mempengaruhi aktifitas ini dengan strategi iklan dan promosi. (2)sifat dan kualitas pengamanan. (5) personel penjualan. Kecuali jika faktor-faktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. Memilih toko adalah proses interaksi antara strategi pemasaran pengecer dan karateristik individual dan situasional dari pembeli proses ini di gambarkan oleh diagram keputusan pembelian pada umumnya. 1997: 165). (7) sifat pelanggan toko. Konsumen memilah-milah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. Hal tersebut bisa di capai oleh suatu perusahaan melalui 2 upaya menghasilkan dan menyampaikan barang serta jasa yang diinginkan konsumen. dari total 5. kenyataananya dapat memiliki penjualan yang berbeda. Karateristik individual seperti gaya hidup menyebabkan pandangan umum tentang aktivitas yang terlibat dalam perilaku berbelanja dan pencarian.

untuk itu peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian perbandingan persepsi konsumen toko tersebut mengapa hal tersebut dapat mempengaruhi penjualan padahal keduanya memiliki strategi pemasaran yang hampir sama dan pelayanan yang hampir sama juga adakah perbedaan pada keduanya yang pada ahirnya mempengaruhi citra toko dari kacamata konsumen. Untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1. Untuk mengetahui adakah perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen 2. Adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 2. bahwa penelitian ini dapat di gunakan untuk . Sedangkan menurut penelitian salah satu tabloid bisnis Kontan di kawasan Bekasi Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 33%.id). Penguasaan pangsa pasar 4 sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor dua setelah Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35% (http://www. Kegunaan teoritis a) Bagi pembaca. 1. apakah yang membuat berhasil mewujudkan kesan yang baik pada pelanggan dan pada ahirnya akan memudahkan meraih konsumen.co. b) Bagi peneliti lain.nomor empat setelah ritel-ritel yang lain sedangkan Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35%.kontan.2 Permasalahan Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka identifikasi masalah pada penelitian ini adalah: 1.3 Tujuan penelitian Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : 1.4 Kegunaan penelitian 1. Dari gambaran di atas penulis memilih judul dalam penelitian ini adalah “ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI”. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1. penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai perbedaan strategi pemasaran Indomaret dan Alfamart dari kacamata konsumen.

2.sinarharapan. menyeleksi. 2004: 102). 1976:84). dan menginterpretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. sehingga produsen dapat mengetahui apa saja yang di gunakan konsumen dalam membuat pertimbangan keputusan pembelian. Kegunaan praktis a) Bagi pelaku usaha ritel hasil penelitian ini bermanfaat sebagai evaluasi dan pengamatan aktivitas konsumen atau perilaku konsumen terhadap toko ritel. dan agar menjadi jelas dan tidak terjadi salah tafsir terhadap judul tersebut.menambah pengetahuan dan untuk meneliti lebih lanjut dengan menggunakan variabel lain. Persepsi Persepsi adalah suatu proses dengan mana seseorang. mengorganisasikan. persamaan (beberapa benda atau perkara) ( WJS Poerwodarminto. 6 b) Bagi konsumen.1996:123). c) Bagi penulis. 3. penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan cakrawala berfikir dalam pengembangan wawasan dalam mempelajari segala perilaku produsen yang berhubungan dengan bagaimana memuaskan keinginan konsumen yang menjadi sasaran. Perbandingan Perbandingan artinya pertimbangan.5 Penegasan istilah Untuk memudahkan pemahaman dalam penelitian. 1. Pelayanan Adalah segala hal pengeluaran industri yang di keluarkan industri yang mendukung operasi suatu perusahaan kegiatan tidak berwujud intangible yang secara terpisah bisa di identifikasikan berfungsi memuaskan keinginan serta tidak terikat kepada . Lokasi Berhubungan dengan pemilihan dan penggunaan spesialisasi pemasaran perdagangan perantara dan transportasi serta 7 penyimpanan pergudangan untuk melengkapi para pelanggan target dengan kegunaan waktu tempat dan pemilikan kemanfaatan yang tercipta melalui penyediaan produk di tempat yang di kenali konsumen (Amin wijaya tunggal. maka perlu adanya penegasan istilah-istilah dalam judul tersebut di atas yaitu : 1. 2. 4.id). penelitian ini bermanfaat untuk sarana pengembangan ilmu penetahuan. Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www.co. 5.

barang kebutuhan rumah.1996:97). 1996:125). 1996:103). Kelengkapan produk yang di tawarakan (merchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko (produk berbasis makanan.1996:95). karateristik penentuan harga. pengertian minimarket. Harga Adalah apa yang dibayar seseorang untuk apa yang di perolehnya nilainya dinyatakan dalam mata uang (Amin Wijaya Tunggal. Kenyamanan berbelanja (atmosfer dalam gerai) Adakah pengaruh yang timbul dari faktor-faktor yang khusus untuk waktu dan tempat tertentu dan tidak lepas dari karateristik konsumen dan objek (Amin Wijaya Tunggal. tujuan penelitian dan manfaat penelitian. daftar isi dan daftar lampiran. Bagian skripsi BAB I : PENDAHULUAN 9 Meliputi : alasan pemilihan judul. pelayanan. pakaian. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atu perusahaan ritel (Hendri Ma’aruf. waktu. 9. 2005:135). halaman motto dan persembahan. halaman pengesahan. karateristik lokasi yang baik. promosi. BAB II : LANDASAN TEORI Dalam bab ini diuraikan tentang teori yang digunakan sebagai dasar pembahasan selanjutnya yaitu penertian perilaku konsumen. 8. produk umum. Dari keterangan diatas maka dalam penelitian ini di terangkan maksud tema dalam penelitian ini adalah mengenai pengukuran perbedaan persepsi yang ditentukan oleh keenam indikator (lokasi. Promosi Adalah mengkomunikasikan informasi antara penjual dan pembeli untuk mempengaruhi sikap dan perilaku. cara-cara yang menarik konsumen dengan promosi. abstrak.6 Sistematika skripsi 1. 2. 6. 7. permasalahan. dan kenyamanan berbelanja) pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. kenyamanan . harga. membujuk dan atau mengingatkan para 8 pelanggan target pada perusahaan dan bauran pemasaranya (Amin Wijaya Tunggal. kelengkapan produk yang ditawarkan. Bagian awal skripsi Bagian awal skrisi terdiri dari halaman judul. kata pengantar. dan lain-lain atau kombinasi) untuk di sediakan dalam toko pada jumlah. 1.penjualan suatu produk atau jasa lain (Amin Wijaya Tunggal. kelengkapan produk. penegasan istilah. karateristik pelayanan yang baik. Menginformasikan.

dan bagaimana barang sudah dibeli dan dikonsumsi. mengkonsumsi dan menghabiskan produk. memakai. Perilaku konsumen sangat komplek dan sulit di prediksi. Dari definisi di atas dapat di ambil kesimpulan : 11 1) Perilaku konsumen menyoroti perilaku individu dan rumah tangga. Adapun definisi perilaku konsumen adalah tindakan langsung terlibat dalam mendapatkan. Pengertian perilaku konsumen Untuk memahami perilaku masyarakat dalam pembelian barang dan jasa tersebut di butuhkan studi tersendiri.1 Perilaku konsumen a. b. . metode pengumpulan data. baik individu maupun rumah tangga.berbelanja.1 Landasan teori 2. oleh siapa. yang membeli produk untuk konsumsi personal. dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini (Engel dan Blackwell. minat. dan teknik. 2005:51). metode analisis data. 3) Mengetahui perilaku konsumen meliputi : perilaku yang dapat diamati seperti jumlah yang di belanjakan. Menurut kotlert dan Amstrong yang di kutip oleh Simamora (2001:81) mengartikan perilaku konsumen sebagai perilaku pembelian akhir. Perusahaan berkepentingan dengan hampir setiap kegiatan manusia yang hanya dalam lingkup yang lebih terbatas. 2) Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta tindakan dalam memperoleh. emosional dan rasional (Hendri Ma’aruf. dan perilaku konsumen mengansumsikan bahwa konsumen bersikap rasional dalam setiap keputusan pembelian. mengkonsumsi.sampel. 1994:3).1. BAB IV : HASIL PENELITIAN BAB V : PENUTUP Dalam bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran BAGIAN AKHIR Bagian ini berisi tentang daftar pustaka dan lampiran 10 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS 2. Pendekatan-pendekatan yang selama ini banyak digunakan untuk menyingkap sikap. Sifat Motivasi Pembelian Setiap konsumen mempunyai dua sifat motivasi pembelian yang saling tumpang tindih dalam dirinya. dengan siapa. BAB III : METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab in diuraikan tentang populasi. kapan.

Perilaku di tempat belanja Menurut David cook dan David Walters dalam buku Hendri Ma’aruf (2005:53) menggambarkan perbedaan kedua jenis perilaku orang pergi berbelanja seperti dalam diagram berikut: Prabelanja (mencari dan memilih gerai) lokasi mudah di capai cukup parkir dekat dengan gerai lain pilihan marchandise pelengkap atau pengganti Prabelanja (mencari dan memilih gerai) bergengsi ada toko utama seperti hero. Faktor indah atau bagus dan faktor gengsi akan lebih banyak pengaruhnya di bandingkan rasa iba atau marah saat berbelanja. baik itu keindahan. gengsi. Pada kejadian yang berbeda mungkin saja dominasi terjadi sebaliknya. suatu sifat dapat mendominasi sementara sifat lainya sedikit berperan. atau perasaan lainya termasuk rasa iba dan marah. matahari pilihan barang banyak marchandise banyak Selama belanja Barang yang tersedia Harga menarik Cepat proses pembayaranya (antrian di kasir tidak terlalu panjang ) Selama belanja Daya tarik suasana internal Visual merchandising Fasilitas dalam gerai Pusat barang dan jasa Fasilitas kredit . Sementara di kejadian lain dapat saja kedua sifat berikut berimbang. Tetapi kita akan sulit melihat dengan jelas apakah kedua sifat itu sedang berimbang pada seseorang. umumnya para konsumen bukan dalam keadaan iba atau marah. 2) Rasional Sikap belanja rasional di pengaruhi oleh alasan rasional dalam fikiran konsumen. c.1) Emosional Motivasi yang di pengaruhi emosi berkaitan dengan perasaan. Cara berfikir seorang konsumen bisa begitu kuat sehingga membuat perasaan seperti gengsi menjadi amat kecil bahkan hilang 12 Pada proses membeli suatu barang.

tetangga. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen Proses keputusan memilih barang atau jasa dan lain-lainnya itu di pengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor pribadi internal dalam dirinya sendiri. (d) Behavior (tindak tanduk) 2) Faktor sosial 14 (a) Reference group adalah kelompok yang mempengaruhi anggotanya dalam membuat keputusan pembelian sesuatu . pemasangan. tiga hal tersebut memberi rasa yang berbeda antara minimarket dan toko biasa. 2005:53) Perbedaan itu mempengaruhi perilaku sebelum belanja dalam proses belanja dan setelah belanja. Orientasi belanja adalah lebih mementigkan hal-hal fungsional Orientasi rekreasi lebih di pengaruhi oleh suasana li k 13 Kebanyakan konsumen di Indonesia yang berbelanja di gerai-gerai modern cenderung berorientasi “rekreasi”. Budaya meliputi hal-hal yang dipelajari dari keluarga. kunjungan ulang) Display barang Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Paska belanja (antaran barang. kelebihan minimarket di banding warung biasa terletak pada penataan. kunjungan ulang) Display tema Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Gambar 1: Perilaku berbelanja (David cook dan David Walters. 1) Faktor budaya Budaya adalah faktor mendasar dalam pembentukan norma-norma yang dimiliki seseorang yang kemudian membentuk atau mendorong keinginan dan perilakunya menjadi seseorang konsumen. Minimarket yang merupakan contoh gerai modern yang mengalami pertumbuhan dengan cepat sebagai pertanda bahwa faktor rekreasi cukup kuat. dan tokoh-tokoh masyarakat yang meliputi: (a) Nilai-nilai adalah norma yang di anut masyarakat (b) Persepsi adalah cara pandang pada sesuatu (c) Prefensi adalah rasa lebih suka pada sesuatu dibandingkan dengan yang lainnya. kebersihan.Paska belanja (antaran barang.dan pendingin ruangan (AC). evaluasi. pemasangan. d. evaluasi. teman. guru.

dan berapa besarnya belanja mereka. yang selanjutnya konsumen mencari informasi tentang kebutuhanya. telah menjadi produk pemikat perorangan sejak puluhan tahun lalu. mobil dan motor bertambah dari tahun ke tahun berikut kecangihan teknologinya yang bertambah dari tahun ketahun (b) Alat rumah tangga. peran seseorang di masyarakat atau di perusahaan akan mempengaruhi pola tindakanya dalam membeli barang dan jasa (di sebut berbelanja). (b) Keluarga faktor ini juga penting dalam mempengaruhi dalam memilih suatu barang dan jasa. Ini . (c) Peran dan status. f. Tidak saja terhadap produk dan 16 mereka. Stimulus kebutuhan mencari info evaluasi transaksi perilaku pasca beli Gambar 2: Proses keputusan pembelian (Berman dan Evan. baik untuk dinikmati oleh diri sendiri maupun untuk keluarga. Keputusan membeli Dalam membeli suatu barang atau jasa.barang atau jasa meskipun ada pengecualian pada sebagian orang. (c) Audio visual. 2005:61) Pengertian stimulus adalah situasi yang menyebabkan munculnya kebutuhan dalam diri konsumen. (d) Internet dan seluler kemajuan teknologi komputer pribadi. kapan mereka berbelanja. seorang konsumen akan melalui suatu proses keputusan pembelian. e. 2) Proses kebutuhan terbatas sama dengan proses diatas tetapi terjadi secara lebih cepat dan kadang meloncati tahapan 3) Proses pembelian rutin keputusan pembelian yang terjadi secara kebiasaan sehingga proses pembelian sangat singkat saja begitu ada kebutuhan langsung di beli saja tanpa adanya pertimbangan. 3) Faktor teknologi (a) Transfortasi pribadi. telepon selular meningkatkan pasar hardware. Terdapat tiga proses keputusan pembelian: 15 1) Proses keputusan panjang untuk barang yang durable menurut Berman dan Evan dalam buku Hendri Ma’ruf (2005:61). Respon konsumen terhadap stimulus eksternal Perilaku konsumen pada akhirnya terlihat pada saat mereka memilih produk dan merek. mereka juga memilih gerai mana yang mereka kunjungi. merupakan pasar ritel yang besar karena perkembangan yang semakin pesat. info yang didapat kemudian dievaluasi sebelum akhirnya melakukan transaksi pembelian dan pada akhirnya ada perilaku pasca beli.

2004:104): Karateristik konsumen Lingkungan Ekonomi Budaya Sosial teknologi Pemasaran Marchandise Harga Lokasi Iklan Atmosfer service Proses keputusan pembelian Pilihan produk atau merek Pilihan gerai Timing berbelanja Besarnya belanja 17 1) Faktor persnal yang terdiri dari: (a) Pengalaman masa lalu (b) Kebutuhan saat ini (c) Pertahanan diri (d) Adaptasi 2) Faktor stimulus . 1997:153) Bagan diatas sangat berkaitan dengan proses pemilihan toko mana yang akan di kunjungi konsumen dengan berbagai pertimbangan diatas.1.2 Persepsi Persepsi adalah satu proses dengan mana seseorang menyeleksi. 2004:102). sehingga tidak mungkin semua stimuli tertampung. Stimulus eksternal situasi konsumen respon konsumen Gambar 3: Proses pemilihan toko (Philip Kotler. 2. dan mengertepretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. hal tersebut dipengaruhi oleh faktor personal dan faktor stimuli yang terdiri dari (Bilson Simamora. mengorganisikan. Faktor yang membuatpersepsi berbeda-beda pada setiap fasilitas yang sama karena adanya perbedaan dalam otak kita yang terbatas.terjadi pada proses keputusan membeli stimulus ekternal.

yaitu gerai modern dan tradisional. Gerai tradisional Adalah gerai yang telah lama beroperasi di negeri ini berupa: warung. adapun pengorganisasian stimuli dilakukan dalam tiga bentuk diantaranya: (a) Figur dan latar belakang (b) Pengelompokan (c) Peyelesaian masalah 18 Sedang yang biasanya mengganggu persepsi seseorang adalah (Bilson Simamora.1. Peritel perorangan atau peritel kecil memiliki jumlah gerai bervariasi. Peritel besar adalah peritel berbentuk perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan ritel dalam skala besar. lebih mungkin untuk mendapat perhatian “ hal tersebut dapat diciptakan melalui: (a) Ukuran yang berbeda-beda (b) Warna yang paling mencolok dari yang lain (c) Posisi (d) Keunikan 3) Faktor pengorganisasian Orang cenderung membuat keteraturan untuk hal-hal yang tidak teratur. . Perusahaan perdagangan ritel besar dapat memiliki format bervariasai dari yang terbesar (perkulakan) hingga yang terkecil atau minimarket ( Hendri Ma’ruf.3 Gerai dan peritel Peritel atau pengecer adalah pengusaha yang menjual barang atau jasa secara eceran kepada masyarakat sebagai konsumen (Hendri Maaruf.Karateristik stimulus memegang peranan penting dalam merebut perhatian konsumen seperti hukum kontras yang dikemukakan Weber yaitu “ yang lain dari sekelilingnya. Gerai-gerai dari peritel kecil terdiri atas dua macam. 2004:105): 1) Penampilan fisik dengan kata lain persepsi kualitas melebihi realitas 2) Stereotype mengurangi I objektifitas seseorang dalam menginterpretasikan stimuli sehingga persepsi menjahui realitas 3) Kesan pertama 4) Loncat ke kesimpulan. baik dalam arti gerai besar maupun dalam arti mempunyai gerai besar dan 19 sekaligus gerai kecil. 1).2005:71). 2005:71). mulai dari satu gerai hingga beberapa gerai. Gerai dalam segala bentuknya berfungsi sebagai tempat pembelian barang dan jasa. yaitu dalam arti konsumen datang ke gerai untuk melakukan transaksi berbelanja dan membawa pulang barang atau menikmati jasa. orang kadang enggann mendengarkan informasi keseluruhan tapi langsung kekesimpulan 5) Efek halo (aura merek) 2.

2. penggunaan alat pendingin udara. d) Factory outlet e) Distro f) Supermarket: mempunyai luas 300-1100 m2 yang kecil sedang yang besar 1100-2300 m2 g) Perkulakan atau gudang rabat h) Super store: adalah toko serba ada yang memiliki variasi barang lebih lengkap dan luas yang lebih besar dari super market 21 i) Hipermarket: luas ruangan di atas 5000 m2 j) Pusat belanja yang terdiri dua macam yaitu mall dan trade center.3 Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau . jam buka. Modernisasi bertambah meluas pada dasawarsa 1970-an. Macammacam gerai modern diantaranya (Philip Kotler. dan pasar. Gerai modern mulai beroperasi awal 1960-an di Jakarta . c) Special store: merupakan toko yang memiliki persediaan lengkap sehingga konsumen tidak perlu pindah toko lain untuk membeli sesuatu harga yang bervariasi dari yang terjangkau hingga yang mahal..1. Menurut penelitian AC Nilsen.toko. 2). dan adanya pramuniaga profesional. konsep one stop shopping mulai dikenal pada dasawarsa 1980-an yang kemudian menjadi popular awal 1990-an. selama 10 tahun sampai 2002. dengan harga yng lebih mahal dari harga minimarket.000 per hari. tetapi berbeda dalam hal harga. Luas ruang minimarket adalah antar 50 m2 sampai 200 m2.dan lokasi.1997:337-339): a) Minimarket terjadi pertumbuhan sebanyak 1800 buah selama 10 tahun sampai 2002. Convenience store ada yang dengan luas ruangan antara 200 m2 hingga 450 m2 dan brelokasi di tempat yang setrategis. telah tumbuh 1 juta warung yang kebanyakan di luar kota dengan omzet rata-rata Rp 100. arti modern di sini adalah penataan barang menurut keperluan yang sama di kelompokan di bagian yang sama yang dapat dilihat dan diambil langsung oleh pembeli. dan luas ruangan. Warung biasanya berupa bangunan sederhana yang permanen (tembok penuh) semi permanen (tembok setinggi 1 meter di sambung papan sebagai dinding). atau dinding kayu seutuhnya. Istilah pusat belanja mulai popular di gunakan untuk mengganti kata one stop shopping . Banyak orang mulai beralih 20 ke gerai modern seperti pusat belanja ini untuk berbelanja. b) Convenience store: gerai ini mirip minimarket dalam hal produk yang dijual. Supermarket mulai di perkenalkan pada dasawarsa ini .

Desember 2003. istilah lain dari chain store adalah multiples. Persaingan minimarket telah memunculkan peritel-pertel kecil dengan satu atau beberapa gerai . Perusahaan lain yang juga mengoperasikan minimarket adalah Alfaria Trijaya yang pada tahun 2004 telah memiliki 923 gerai dengan nama alfamart dan merencanakan mengembangkan menjadi 1800 unit di seluruh Indonesia tahun 2005 (http//www.kontan-online. Pada ahir tahun 2003 jumlah gerai indomaret 796 unit di Jabodetabek.6% 5. antarformat: Pasar tradisional Toko Minimarket . dengan mini market. perilaku konsumen yang menyukai tempat belanja bersih. Bogor.di Indonesia format-format gerai modern mengikuti format gerai dari mancanegara.1% Pasar trdisional 79. dari negara AS yang paling banyak di ikuti. Semarang dan Surabaya.8% 74.5% 20. dan tertata rapi membuat minimarket menjadi lebih unggul dari warung dan toko.9% 74.co.id). Indomarco Prismatama yang pada tahun 1988 mendirikan minimarketnya yang pertama. Persaingan telah membuat pengecer berfikir tentang format .4% 4.9% 73.kontan-online. Mini market mengisi kebutuhan masyarakat akan warung yang berformat modern.com Inc: 2004).8% Sumber: sisipan bisnis Indonesia “ arah bisnis dan politik”.6% 4. Tabel 1: Pangsa pasar Hipermarket.com Inc: 2004). 22 Bandung.dua mesin register (http// www. berikut gambar persaingan antar perusahaan. Sedang menurut Hendri ma’aruf (2005:76) yang di sebut minimarket biasanya luas ruanganya adalah antar 50 m2 sampai 200 m2 serta berada pada lokasi yang mudah dijangkau konsumen. Indomarco merencanakan mendirikan 600 toko lagi di tahun 2005 (http//www. sejuk.1% Minimarket 3. Perusahaan yang pertama kali menggunakan format minimarket sebagai strategi bisnis di Indonesia adalah PT. belanja sedikit di tempat yang dekat dan nyaman terpenuhi. minimarket.2% 21. Minimarket yang masuk dalam kelompok seperti alfamart dan Indomaret baik yang dimiliki perusahaan atau yang waralaba atau hanya operasional saja tergolong sebagai chain store yaitu toko atau gerai yang terhimpun di bawah satu nama dengan sistem yang sama termasuk dalam kegiatan pemasaranya.supermarket. istilah yang di pake di Inggris.sinarharapan. pasar tradisional di Indonesia: 2000 2001 2002 2003 Hipermarket & supermarket 16.7% 20.

produk dan sistem operasioal dengan pihak kedua berupa pemberian izin pemakaian merek. ia juga mendapat bantuan dari pewaralaba dalam hal 24 persiapan gerai. dan lain-lain yang di perjanjikan. produk. Persaingan antar gerai dan dari format yang berbeda telah muncul. Pemilik merek disebut franchishor ( Pewaralaba) dan pihak kedua tadi di sebut sebagai franchisee (terwaralaba). 2005:90). pelatihan. Secara ringkas pengertian waralaba adalah hubungan bisnis antara pemilik merek. Di Jabotabek persaingan antar gerai tradisional dengan gerai modern masih berlangsung meski dengan kecendrungan peralihan selera belanja konsumen pada gerai modern yang meningkat. 2. pasokan barang.2005:87) Dari gambaran persaingan diatas dapat dilihat peluang untuk merubah warung dan toko menjadi minimarket.SupermarkeSupermarket t Hypermarket Hypermarket Warung Warung Toko Minimarket Convinience store 23 Gambar 4: Perang antar saluran (Hendri Ma’aruf. ini lebih terasa ketika supermarket besar di buka di sebuah kota atau pun kabupaten yang memunculkan persaingan langsung dengan toko-toko lama.1. selain terwaralaba berhak menggunakan merek.4 Waralaba (francise) Perdagangan eceran dalam gerai modern berukuran kecil (200m2) atau lebih kecil dengan sistem waralaba di indonesia dimulai dengan munculnya antara lain seperti Indomaret dan Alfamart khususnya dalam wujud minimarket. promosi. Terdapat keuntungan dan problem potensial dalam berbisnis waralaba yang perlu diketahui oleh peminat waralaba dan oleh pemberi hak waralaba sebagaimana di tampilkan dalam tabel berikut: Keuntungan : Pewaralaba Terwaralaba • Peluang pertumbuhan tinggi • Tidak memerlukan modal besar • Para terwaralaba menjadikan para pemilik pewaralaba bersenangat • Baya pengawasan rendah • Pewaralaba masih mungkin memiliki sendiri gerai yang di operasikan sendiri • Peluang go internasional • Cara mudah melakukan tes pasar atau pengembangkan pasar . sistem operasional dalam jangka waktu tertentu (Hendri Ma’aruf.

• Pengguna merek yang sudah dikenal masyarakat • Kegiatan pemasaran yang luas bisa sampai tingkat nasonal Kerugian : Pewaralaba Terwaralaba • Kurang pengawasan sehari-hari • Reputasi rawan cacat oleh perilaku beberapa terwaralaba • Motivasi terwaralaba hanya bersikap jangka pendek • Seorang terwaralaba menjadi terlalu kuat sehingga terjadi terwaralaba dalam terwaralaba • Realisasi laba dan omzet mungkin tidak sesuai harapan • Berpeluang terjadi penlakan terhadap peraturan pewaralaba • Pemasok lain menawarkan dengan harga yng lebih rendah • Masih diharuskan membayar fee untuk marketing meski telah bersil menghmpun sejumlah konsumen loyal • Ketika omzet meningkat fee juga meningkat Gambar 5: Keuntungan dan problema potensial bagi pewaralaba dan terwaralaba ( MC Goldrick. Analisis area perdagangan (trading area analisis) .hal 52 ) 25 2. dan sama-sama punya setting atau ambience yang bagus. oleh pramuniaga yang sama banyak dan terampil. meskipun keduanya menjual produk yang sama. a.1.• Mempertahankankemandirian • Reward sejalan dengan performen • Resiko pendirian usaha baru sedikit • Pinjaman dana mudah di peroleh • Adanya bantuan persiapan dan pengoprarsianya. pada lokasi yang tepat. sebuah gerai akan lebih sukses di banding gerai lainnya yang berlokasi kurang strategis.5 Lokasi Lokasi adalah faktor yang sangat penting dalam bauran pemasaran ritel (ritail marketing mix).

c) Konsentrasi kepemilikan kartu belanja Sedangkan bagi toko berukuran menengah. wilayah yang dijadikan sebagai ajang penjualan oleh suatu toko dapat dibagi menjadi tiga bagian. dan wilayah tambahan jika di gambarkan akan terlihat pada gambar berikut: Wilayah perdagangan primer toko Wilayah perdangan sekunder pembeli Wilayah perdagangan tambahan Gambar 6: Analisis area perdagangan (Hendry Ma’aruf. daftar berikut ini dapat dimanfaatkan untuk mengetahui potensi yang tersedia (James F Engel. b) Kedekatan dengan sumber pemasok Pemasok mempunyai pengaruh pada peritel dalam hal kecepatn penyediaan. 2005:117): a) Frekuensi orang-orang dari wilayah geografis yang berbeda melakukan belanja mereka. wilayah perdagangan primer akan lebih kecil daripada wilayah perdagangan primer gerai besar. Keputusan mendirikan gerai besar atau kecil tergantung pada keadaan traiding area yang dilayani.sekunder. c) Basis ekonomi Industri daerah setempat. wilayah lain yang berpenghuni sedikit yang berpenghasilan tidak banyak adalah traiding area yang kurang menarik karena hanya akan menunjukan satu atau dua gerai ritel saja. 2. Informasi itu pula yang memberi gambaran seperti (Sumber: Hendri Ma’aruf. Toko kecil akan lebih terbatas lagi wilayah perdagangan primernya. Sebaliknya.Sebelum suatu toko atau pusat perbelanjaan didirikan. Area perdagangan adalah suatu wilayah dimana beberapa perusahaan menjual barang atau jasa secara menguntungkan.dan wilayah tambahan. Suatu wilayah yang berpenduduk banyak yang berpenghasilan cukup besar adalah traiding area yang menarik banyak pengecer. wilayah perdagangan sekunder. biaya pengiriman.2005:117) Informasi itu dipakai untuk memberi gambaran batas geografis tentang wilayah utama. 27 b) Besar belanja rata-rata pada toko oleh orang-orang yang berasal dari suatu wilayah tertentu dalam area perdagangan dimaksud. potensi pertumbuhan. langkah pertama adalah mempelajari suatu area agar investasi yang di tanamkan dapat menguntungkan.1995:243): a) Besarnya populasi dan karateristiknya Jumlah pendudukdan kepadatan pada suatu wilayah menjadi faktor dalam mempertimbangkan suatu area perdagangan ritel. Untuk membuka gerai di suatu lokasi baru. yaitu wilayah perdagangan 26 utama. dan lain-lain. fluktuasi . kualitas produk yang terjaga. luas suatu traiding area dapat bervariasi pada jenis gerai.

f) Fasilitas promosi Adanya media massa seperti surat kabar dan radio akan memfasilitasi kegiatan promosi peritel. kondisi jalan. d) Ketersediaan tenaga kerja 28 Tenaga kerja yang perlu diperhatikan adalah pada semua tingkat. h) Hukum dan peraturan Hukum dan peraturan perlu di perhatikan khususnya jika terdapat perda atau peraturan daerah yang tidak terdapat di daerah lain 3. peluang kepemilikan . dan fasilitas keuagan di daerah sekitar yang harus diperhatikan peritel. pembatasan zona. g) Ketersediaan lokasi toko Faktor bagi suatu area perdagangan dan hal-hal yang terkait dengan lokasi adalah: jumlah lokasi dan jenisnya. a) Lalulintas pejalan kaki Untuk mendapatkan informasi: 29 (1) Jumlah pria dan wanita yang melintas (anak-anak usia tertentu kebawah tidak dihitung). (2) Jumlah orang yang melintas pada pagi. (4) Proporsi orang yang berkunjung dari total yang melintas b) Lalu lintas kendaraan Informasi tentang jumlah dan karakteristik mobil-mobil yang melintas. Beberapa faktor yang harus di pertimbangkan dalam letak atau tempat gerai yang akan di dirikan atau dibuka. dan kemacetan akan menjadi nilai tambah atau nilai kurang bagi pelangan itu menjadi perhatian penting seorang pemasar. e) Situasi persaingan Penting mengenali jumlah dan ukuran pada peritel di suatu wilayah.karena faktor musiman. c) Fasilitas parkir Untuk kota-kota besar. yaitu tingkat administrative dan lapangan hingga manajemen trainee dan manajerial. sore. pertokoan atau pusat perbelanjaaan yang memiliki fasilitas parkir yang memadai dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi peritel dibandingkan dengan pertokoan dan pusat belanja yang fasilitas perbelanjaan yang fasilitasnya tidak memadai. d) Trasportasi umum . faktor lebar jalan. siang. dan malam atau menurut jam (3) Proporsi potensi konsumen (prentase pembelanjaan dari orang yang melintas). akses pada masing-masing lokasi. perdagangan.dan biaya-biaya terkait.

juga motivasi konsumen paling penting diketahui.Transportasi umum yang banyak melintas di depan pusat perbelanjaan atau pertokoan akan memberi daya tarik yang lebih tinggi karena bentuk konsumen dengan mudah langsung masuk ke areal perbelanjaan 30 e) Komposisi toko Seorang peritel hendaknya jika ingin membuka toko harus mempelajari lebih dulu toko-toko apa saja yang ada disekitarnya. 1995:239) 2. g) Penilaian keseluruhan Penilaian keseluruhan atau overall rating perlu dilakukan berdasarkan faktor-faktor diatas agar dapat menentukan pilihan lokasi lebih tepat. Manajemen marchendise Gerai Indomaret yang berformat minimarket mempunyai komposisi marchendise seperti berikut: . yaitu siapa konsumen yang hendak dituju. yaitu mudah terlihatnya toko dan plang namanya oleh pejalan kaki dan pengendara mobil yang melintas di jalan. Hal-hal yang berkaitan dengan manajemen marchandise adalah: a) Target market Untuk pengelolan marchandise yang optimal. keinginan konsumen akan keragaman barang membuat peritel perlu menyiapkan . penanganan. seleksi pasar analisis area evaluasi tempat Gambar 7: Tiga tingkat analisis spasial dan menyeleksi lokasi pengecer (James F Engel.6 Kelengkapan produk yang dijual (marchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko untuk disediakan dalam toko pada 31 jumlah. 9 februari 2003) Manajemen marchandise atau pengelolaan merchandise berkaitan dengan pembelian atau pembelanjaan. 1.Produk non makanan 20% . Untuk mendapatkan perkiraan potensi yang lebih akurat. diperlukan rumusan perhitungan yang spesifik (Hendri Ma’ruf. maka pertanyan pertama perlu dijawab. 2005:135).Produk makanan dan minuman 60% . f) Letak berdirinya gerai Letak berdirinya gerai sering kali dikaitkan dengan visibility (keterlihatan). 2005:132). Selain segmen yang jelas. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atau perusahaan ritel (Hendry Ma’ruf.Perishapble ( seperti buah-buahan yang cepat busuk) 10% -Umum 10% (Kompas.waktu. karena toko yang saling melengkapi akan menimbulkan sinergi. dan keuangannya.1.

Keragaman produk Keragaman produk terdiri dari dua hal yaitu : a) Wide/ lebar. inovasi. f) Kencenderungan mode produk Antisipasi atas perubahan fitur produk perlu dimiliki oleh peritel (Hendry. d) Kemampuan pemasok Kemampuan pemasok mengirim barang akan mempengaruhi jenis barang yang dijual oleh peritel. b) Jenis gerai 32 Penyediaan marchandise harus disesuaikan dengan jenis gerai apakah itu minimarket. oleh karena itu harus ada yang mampu mengirim barang sesuai jumlah. yaitu banyaknya item pilihan dalam masingmasing kategori produk (1) Dalam: banyak pilihan (warna. yaitu banyaknya variasi produk yang dijual: (1) Lebar: Banyak ragam kategori produk (2) Sempit: sedikit ragam produk b) Depp / dalam. 2005:140). Ma’ruf. ragam produk. atau lain sebagainya agar tidak menimbulkan ketimpangan. c) Lokasi dimana gerai berada Lokasi gerai turut mempengaruhi macam produk yang dijual. Departement store. dan timing serta lokasi yang dapat digambarkan dibawah ini: 33 Gambar 8: Pertimbangan dalam penyediaan marchendise (Hendri Ma’aruf. Perencanaan Merchandise Dalam merencanakan merchandise. ukuran. perumahan kelas menengah mempunyai selera yang berbeda dengan perumahan kelas atas.marchandise yang wide (banyak jenis dan tipe) dan deep (banyak pilihan atas masing-masing jenis). bahan. 2005:141) 2. dll ) dalam setiap kategori produk (2) Dangkal: sedikit pilihan dalam setiap kategori produk INOVASI PERAMALAN TIMING & ALOKASI ASSORTMENT MEREK . 1. jenis. e) Biaya Biaya pembelian barang dari pemasok akan menjadi komponen harga pokok penjualan peritel. ragam produk mereka. harga yang diminta peritel. hal-hal yang harus dipertimbangkan yang menyangkut aspek: Peramalan.

35 depp wide 4. Wide dan shallow . Penetapan harga paket adalah harga yang didiskon untuk penjualan . harga ritail service). d. c. Menentukan permintaan c. atau yang lainya 36 b. mengambil keuntungan sekarang yang maksimum. diterapkan dengan tujuan menarik konsumen lebih banyak. depp Wide 3. yaitu banyak kategori produk tapi masingmasing hanya tersedia sedikit pilihan. Penetapan harga secara customary pricing adalah harga yang tetap tidak berubah untuk periode tertentu contohnya Koran. Sempit dan dalam. promosi. atmosfer dalam gerai.999. yaitu sedikit kategari produk tapi masingmasing kategari disediakan banyak pilihan. Menganalisis penawaran harga para pesaing e.7 Harga atau pricing Penetapan harga adalah yang paling krusial dan sulit diantara unsurunsur dalam bauran pemasaran ritel ( marchandise.2005:14) 2. Perusahaan dengan cepat membuat sasaran pemasaran apakah bertahan. 1993:255 ): a. b.1. Memperkirakan biaya d. depp wide Gambar 9:Kategori produk (Hendry Ma’aruf. Perusahaan haruslah mempertimbangkan banyak faktor dalam menyusun kebijakan menetapkan harganya yaitu (Philip Kotler.2005:174): a. yaitu sedikit kategori produk jenis dari masing-masing dengan sedikit pilihan. Harga adalah satu-satunya unsur dalam berbagai unsur bauran pemasaran itu yang bakal mendatangkan laba bagi peritel. depp wide 2. Penetapan harga ganjil seperti Rp 99.PERENCANAAN MARCHANDISE 34 1. Leader pricing penetapan harga dimana profit margin-nya lebih rendah dari tingkat yang biasanya diraih. Sempit dan dangkal. Memilih harga ahir Implementasi strategi harga yang dapat dipergunaka peritel(Hendry Ma’aruf.1993:225). Lebar dan dalam yaitu banyak kategori produk jenis yang masing-masing dengan banyak pilihan. Memilih metode apa yang akan digunakan f. Sedangkan unsur yang lain menghabiskan biaya (Philip Kotler.

umpan balik yang diharapkan bisa berupa tindakan nyata konsumen untuk datang dan berbelanja. yang menjadi target adalah konsumen yang menjadi sasaran program pemasara dari perusahaan eceran itu. adanya pelayanan baru. teori ini menjelaskan siapa yang mengirim. pesan apa dengan cara apa kepada siapa dan bagaimana hasilnya. termasuk oleh jenis perusahaan lain diindustri apa saja.lebih dari satu item-nya misal harga 1 item jika dijual 2 langsung harganya menjadi Rp 9700. Media yang digunakan bisa media cetak dan media elektronik. Price lining (harga bertingkat) penetapan harga secara bertingkat dengan batas atas dan batas bawah 2. Pembahasan mengenai orang banyak berarti berbicara tentang pikiran dan emosi 37 mereka.1. 2. c) Mengingatkan. yaitu untuk mengingatkan pelanggan bahwa perusahaan “kami” selalu menjual produk berkualitas.2005:185): a) Memberi informasi. membujuk untuk mencoba produk baru. Umpan balik adalah respon dari konsumen terhadap pesan yang disampaikan. Komunikator pesan media target audience Umpan balik Gambar 10: Teori komunikasi (Philip Kotler di dalam buku Hendry Ma’aruf.8 Promosi dan periklanan Bisnis ritel berkenaan dengan pemasaran barang-barang (jasa) yang dibutuhkan perorangan dan rumah tangga. kualitas perusahaan eceran secara umum berpengaruh pada konsumen. Dengan demikian. adanya progaram sales promotion. Teori komunikasi merupakan landasan bagi keberhasilan strategi promosi yang dilakukan peritel. e. b) Membujuk. 1. membujuk untuk datang ke gerai. Periklanan 38 Iklan memberi urutan pertama dan berperan prima diantara semua alat dalam promotion mix bagi peritel besar. Periklanan mempunyai tujuan sebagai berikut ini (Hendry Ma’aruf. Sales promotion . mengingatkan konsumen dari waktu ke waktu untuk berbelanja di gerai “kami”. dan seterusnya. atau yang memperbaiki kesalah pahaman. yaitu untuk membangun rasa suka konsumen kepada perusahaan. yaitu untuk memberitahu adanya produk baru. 2005:179) Komunikator adalah perusahaan eceran yang mengirim pesan yang mereka inginkan akan diterima konsumen sasaranya dengan baik. Pesan yang dikehendaki diterima konsumen bisa berupa sekedar adanya program promosi yang berlangsung pada periode tertentu dengan hadiah tertentu atau berupa pesan yang lebih halus. atau untuk membangun citra perusahaan.

2005:188): 1) Poin of purchase 39 Display di counter. 8) Hadiah untuk rujukan Hadiah yang diberikan pada pelanggan jika ia membawa calon pelanggan baru. Kelebihan dan kekurangan alat-alat promosi iklan . atau jendela display yang memungkinkan para peritel mengingatkan para pelanggan dan menstimuli belanja implusif. bedanya hadiah diberikan langsung tanpa menunggu jumlah poin tertentu. 2) Kontes Para pelanggan berkompetisi untuk memperebutkan hadiah yang disediakan dengan cara memenangkan permainan. 4) Program pelanggaan setia Para pelanggan diberi poin atau diskon berdasarkan banyaknya belanja mereka. Selain itu sales prmotion juga di maksudkan untuk memperkenalkan produk baru atau suatu gerai baru. 5) Hadiah langsung Mirip dengan program diatas berupa poin. yaitu jumlah belanja menjadi faktor untuk memperoleh hadiah. Kadangkala display disiapkan oleh para pemasok Atau produsen.Adalah program promosi peritel dalam rangka mendorong terjadinya penjualan atau untukmeningkatkan penjualan atau dalam rangka mempertahankan minat pelanggan untuk tetap berbelanja padanya. 3) Kupon Peritel mengiklankan diskon khusus bagi para pembeli yang memanfaatkan kupon yang diiklankan biasanya di Koran atau di keranjang belanja. lantai.ini menggunakan member club. 7) Demonstrasi Memberi peragaan langsung mengenai keunggulan suatu produk. 10) Acara-acara khusus Dibuat untuk lebih memperkenalkan gerai baru atau peluncuran produk tertentu. 6) Contoh (sample) 40 Adalah contoh produk yang diberikan secara Cuma-Cuma yang tujuanya adalah memberikan gambaran baik dalam manfaat. rupa. ataupun bau dari produk yang di promosikan. 9) Sovenir Barang-barang sauvenir dapat menjadi alat sales promotion yang menunjukan nama logo peritel. Jenis-jenis sales promotion (Hendry Ma’aruf. 3.

pendengar. pelayanan dll (Hendry Ma’aruf. 2. penonton relatif rendah 3) Pilihan media banyak sehingga mempermudah peritel memilih yang cocok untuk sasaran pasarnya.2005:196).1. peritel lupa tujuan utama karena terlalu asik mempromosikan produk yaitu mutu. mug dll 4) Membantu menarik calon pelanggan untuk datang ke toko 42 5) Dengan kontes atau demontrasi dapat memberi hiburan bagi pengunjung 6) pembelian implusif bertambah b.a) Kelebihan 1) Audien yang dicakup berjumlah besar 2) Biaya perpembaca. Sales promotion kelemahan dan keunggulan a. Kekurangan 1) Lebih sukar mengahiri periode promosi tanpa akibat anjloknya penjualan 2) Promosi yang mengambil lokasi didalam gerai dapat juga memberi kesan norak pada barang tertentu 3) Hanya untuk menunjang promosi lainya 4) Kadangkala. 4) Peritel menguasai penuh disain iklan yang diinginkan 41 5) Dalam media cetak. Gerai kecil yang tertata rapi dan menarik akan lebih mengundang pembeli dibandingkan gerai yang . pesan dapat selalu dibaca ulang 6) Iklan dikelilingi oleh berita sehingga memperkuat kredibilitas iklan 7) Konsumen dapat mengetahui peritel mana yang memberi pelayanan baik b) Kekurangan 1) Karena pesan bersifat kaku sehingga peritel tidak mudah mengganti pesan dengan cepat 2) Iklan televisi membutuhkan biaya yang besar 3) Tidak dapat digunakan oleh peritel yang wilayah operasinya kecil jika menggunakan media lokal 4) Media Koran atau majalah jika disisipkan di koran sering kali tidak terbaca bahkan langsung dibuang 5) Iklan yang terlalu ringkas sehingga tidak mencakup semua 4. Kelebihan 1) Langsung menarik 2) Alat yang di gunakan unik 3) Pelanggan langsung memperoleh hadiah yang kongkret seperti kupon.9 Atmosfer dalam gerai atau suasana Suasana atau atmosfer dalam gerai merupakan salah satu dari berbagai unsur dalam ritail marketing mix.

2005:203) Meski diagram diatas menunjukan kotak persiapan suasana dalam gerai menunjukan kotak persiapan suasana dalam garai mendahului kotak . Untuk itu perlu diketahui hal-hal apa saja yang dapat menunjang terbentuknya suasana dalam gerai besar yang sesuai dengan harapan konsumen ada dua macam perilaku berbelanja yang menjadi titik perhatian peritel yaitu a. Suasana dalam gerai dengan tujuan mencapai hasil segera dan jangka panjang Suasana dalam gerai : Desain toko/gerai Ambience Perencanaan toko Alokasi ruang Rencana gang Lay out Komunikasi visual Identitas ritel Grafis Penyajiam marchandise Untuk melayani Target market Sosial ekonomi Contoh: umur Pengeluaran Sex Life style Contoh : waktu sempit Trendi Ekspentasi harapan Contoh : belanja saja Pengalaman Agar menyentuh Emosi dan pengalaman Memenangkan mind share dan heart share Emosi Contoh : senang Antusias Bangga Pengalaman Contoh : nyaman 43 Gambar 11: Tujuan memberi suasana nyaman dalam gerai (Hendry Ma’aruf.diatur biasa saja.

1. 2. d) Tiang dan patung yang mungkin melambangkan toko dapat memberi kesan yang stabil dan membumi. 3.2005:210): 45 a) Gang atau jalan hendaknya bersih dari gangguan bagi pengunjung b) Jika cermin dan tempat duduk perlu diperhatikan jarak dan penataanya upaya ada kesan lega dan ada pengaruh pada keberadaan pelangan c) Tanaman perlu di letakan di gerai agarmemberi kesan yang sejuk dan asri.target market. Perencanaan Toko 1) Pola lurus : Dapat dipakai pada minimarket ini memberi kesan luas. rak/gantungan pintu masuk 4) Tata letak arus beruntun : Pelanggan seolah diajak atau digiring untuk mengikuti pola yang dibuat Gambar 12: Lay-out atau tampilan toko (Hendry Ma’aruf. konsumen dapat menghemat waktu dan kontrol lebih mudah rak gantungan Sehingga menciptakan hasil yang segera Konsumen merasa nyaman Dan berlama-lama berada di dalam Belanja lebih banyak Kunjungan ulang Merekomendasikan gerai Kean positif yang terbentuk 44 pintu masuk 2) Pola arus bebas : Dapat memberi kesan bersahabat dan mendorong konsumen untuk bersantai memilih rak gantungan pintu masuk 3) Pola letak butik : Pada bagian tertentu diaturseolah-olah spesial yang berdiri sendiri dan ini biasanya menggunakan biaya yang lebih mahal. 2. Beberapa hal yang perlu diketahui dalam penataan barang yaitu (Hendri Ma’aruf. langkah awal dalam pemasaran adalah memahami dan memilih target pasar. Hal-hal yang dapat memfasilitasi para pembeli terdiri . lebih banyak menampung barang.2005:210).10 Ritail service atau pelayanan eceran Pelayanan eceran bertujuan memfasilitasi para pembeli saat mereka belanja di gerai. fungsi penciptaan suasana dalam gerai dilakukan setelah peritel memiliki konsep yang jelas siapa saja di masyarakat yang menjadi sasaran dari program pemasaranya.

yaitu unsur inti. menyenangkan”. Dalam diagram berikut dijelaskan tiga unsur tersebut: 46 Gambar 13: Unsur dalam barang dan jasa yang di beli konsumen (Hendry Ma’aruf.atas layanan pelanggan. pramuniaga dan lainya Faktor tambahan yang mendukung aspek inti dan tangible adalah: fasilitas seperti food corner gift wrapping atau jasa ppembungkusan kado dan lainya 47 b) Gift terapping c) Gift certificate d) Jasa pemotongan pakaian jadi e) Cara pembayaran denagan kredit card f) Fasilitas tempat makan g) Fasilitas kenyamanan dan keamanan berupa tangga jalan dan . telpon umum dan sarana parkir. Ada tiga unsur yang terdapat dalam suatu barang dan jasa yang dibeli. aman. unsur tidak terlihat. layanan transaksi berupa cara pembayaran yang mudah. Faktor intangible yang mendukung terwujudnya keinginan konsumen yaitu dalam wujud marchendise rak yang tertata rapi dan bersih ada pendingin.dan usur fasilitas yang mendukung. personal selling. Jenis-jenis pelayanan Pelayanan konsumen: a) Pramuniaga dan staf lain yang terampil dengan cara pelayanan dan kesigapan membantu. layanan keuangan dan fasilitas lainya seperti toilet.2005:218) 1. b) Staf perusahaan ritel yang melayanai pembeli lewat telpon dan menyiapkan barang pesanan yang nantinya tinggal diambil pelanggan harus sigap agar tidak memakan waktu lama Terkait fasilitas gerai a) Jasa pengantaran yang tepat waktu Inti adalah alasan utama seorang kosumen dating ke sebuah gerai ritel yaitu “mendapatkan barang ditempat yang nyaman.

2005:226): a) peritel mengansumsikan bahwa para konsumen kurang teliti atau kurang jujur dan karenanya melakukan tindakan waspada yang berlebihan 48 b) peritel banyak memberi janji atau mengirim pesan yang mengandung janji tapi sebagian tidak dipenuhi c) karyawan atau pramuniaga yang tidak memiliki kewenangan yang cukup atau tidak berkemauan untuk memecahkan masalah yang dihadapi konsumen d) pramuniaga yang tampak acuh tak acuh kepada pelanggan e) pramuniaga atau karyawan yang sibuk bicara satu sama lain sementara pelanggan tidak dibantu f) pramuniaga yang enggan membantu pelanggan dikarenakan jam istirahat g) membiarkan antrian panjang karena ada meja kasir yang tutup h) pelayanan pramuniaga yang tidak ramah i) pramuniaga yang tidak mau membantu lebih kepada pelangan j) karyawan yang tidak mau tau atau tidak tau terhadap pertanyaan konsumen 4. Hal-hal yang harus dihindari peritel (Hendry Ma’aruf. pimpinan gerai atau perusahaan ritel harus memastikan bahwa semua karyawan 49 berbicara dengan pelanggan untuk bisa bertanya tentang pengalaman belanja mereka termasuk keluhan agar bisa segera ditangani. dengan pimpinan toko memberi contoh yang baik. c) Tetap mengamati harapan pelanggan. Perusahaan ritel yang baik dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara(Hendry Ma’aruf.tanggga darurat h) Fasilitas telpon i) Terkait jam buka toko j) fasilitas tambahan seperti tempat parkir 2. d) Memberdayakan karyawan sekaligus memberi mereka kepercayaan dalam pelaksanaan pelayanan . Tingkatan pelayanan Ada beberapa tingkatan pelayanan seperti berikut: a) Swalayan pelayanan mandiri b) Bisa memilih sendiri walau disediakan pramuniaga c) Pelayanan terbatas sehingga konsumen tetap membutuhkan bantuan pramuniaga d) Pelayanan penuh sehingga pramuniaga mendampingi konsumen selama belanja 3.: a) Merekrut orang yang tepat b) Memberi orientasi dan penjelasan tentang harapan pelayanankepada semua karyawan .2005:228).

dan lain sebagainya hal tersebut menjadikan faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan produsen karena akan menjadi bahan perbandingan bagi konsumen untuk memilih toko mana yang akan didatangi konsumen (James F Engel. sikap yang ditimbulkan dari semua unsur service diniatkan untuk melayani konsumen dengan sebaiknya.2 Kerangka Berfikir dan hipotesis 2. Kelima kelengkapan produk. Keempat konsumen mempertimbangkan kenyamanan berbelanja sebelum mengunjungi minmarket karena lebih berorientasi rekreasi walaupun harga yang ditawarkan lebih mahal namun ada kepuasan batin tersendiri bagi konsumen yang berorientasi ini. Yang ketiga konsumen membandingkan minimarket mana yang memberikan harga yang lebih murah meski pelayanan kurang memuaskan atau ada juga konsumen yang cenderung memilih pelayanan yang memuaskan meski harga yang dibayar lebih mahal. namun ada juga konsumen yang tidak mementingkan promosi yang menarik untuk mendatangi suatu minimarket yang terpenting adalah pelayanan yang memuaskan. kelengkapan produk. konsumen dalam memilih minimarket mana yang akan di kunjungi dengan mempertimbangkan . meski demikian tujuan pemasaran kegiatan ritail service sebaiknya dan semestinya ditujukan untuk benar-benar melayani pembeli. dalam 50 membandingkan minimarket mana yang akan dikunjungi konsumen akan mempertimbangkan beberapa hal berikut diantaranya: Yang pertama lokasi. konsumen mementingkan jarak minimarket manakah yang paling dekat dari tempat tinggal untuk efisiensi waktu. Yang kedua promosi konsumen cenderung memilih minimarket mana yang menginformasikan produknya lebih baik melalui iklan yang menarik.1.2 Kerangka berfikir Dalam memilih toko konsumen memiliki kriteria evaluasi diantaranya adalah faktor kenyamanan.1994:258). pelayanan. 2.e) Memotivasi mereka para karyawan agar selalu tampil prima untuk memberi pelayanan yang terbaik f) Memperlakukan karyawan sesuai keinginan bagaimana karyawan semestinya memperlakuakn pembeli Tujuan program pemasaran termasuk service ritail pada ahirnya adalah tercapainya target penjualan dan laba. namun ada juga konsumen yang lebih mempertimbangkan tempat parkir yang nyaman meski jarak yang ditempuh lebih jauh dari tempat tinggal. namun konsumen yang berorientasi belanja perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah minimarket 51 Indomaret dan Alfamart yang memiliki kesamaan strategi pemasaran dan karateristik.

KELENGKAPAN PRODUK 6. X1 PERSEPSI KONSUMEN INDOMARET KRITERIA EVALUASI 1. LOKASI 2. KENYAMAN BERBELANJA 5. PROMOSI 3.lengkap tidaknya produk yang di jual pada minimarket itu.14 : Kerangka berfikir 2. Dalam penelitian ini yang menjadi hipotesis adalah: Ada perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi. KENYAMAN BERBELANJA 5. KELENGKAPAN PRODUK 6. HARGA 4. Keenam pelayanan. PELAYANAN X2 PERSEPSI KONSUMEN ALFAMART KRITERIA EVALUASI 1. dalam berbelanja konsumen yang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memeberikan pelayanan sesuai leinginannya. namun konsumen yang kurang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memberikan harga yang terjangkau dengan pelayanan yang standar. HARGA 4. PROMOSI 3. Berdasarkan evaluasi diatas maka minimarket atau perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah Indomaret dengan Alfamart yang memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama. LOKASI 2. PELAYANAN 52 Dibandingkan Gambar 2. 53 BAB III METODE PENELITIAN .1999:22).2 Hipotesis Hipotesis adalah suatu pendapat atau kesimpulan tentang adanya suatu hubungan tertentu antara variable-variabel yang digunakan yang sifatnya masih sementara (Soeratno. jika ada minimarket yang lebih lengkap meskipun jarak yang di tempuh agak jauh maka konsumen akan mengunjungi minimarket yang lebih lengkap produknya.2.

alasan dalam pemilihan lokasi ini karena toko yang akan di teliti berada pada wilayah tersebut dan saling berdekatan sehingga akan mudah membuat perbandinganya dan konsumen yang menjadi sasaran pemasaran toko tersebut sebagian besar berada di daerah tersebut.1 Lokasi dan objek penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Madya Bekasi. Yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti yang dijumpai ditempat tertentu.2 Populasi Populasi merupakan sekumpulan orang atau objek yang memiliki kesamaan dalam satu atau beberapa hal yang membentuk masalah pokok dalam satu riset khusus (Suprapto.1997:64). prosedur pencarian responden dilakukan berdasar accidental sampling . Dalam pnelitian ini yang menjadi populasi adalah konsumen yang berbelanja di toko atau minimarket Indomaret dan Alfamart. 3. 3. bila dipandang konsumen yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Sugiyono. oleh karena tu populasi ini merupakan populasi tak terbatas karena tidak dapat diketahui secara pasti jumlah sebenarnya dari konsumen yang datang berbelanja ke minimarket Indomaret dan Alfamart. sedangkan mengenai ukuran sampel menurut Sitepu (1994 : 104-109) dapat ditempuh dengan beberapa tahap perhitungan pada langkah pertama menentukan nentukan perkiraan harga koefisien korelasi (ρ ) terkecil antara variabel bebas dan terikat kedua menentukan taraf nyata (α ) dan kuasa uji (1− β ) setelah itu baru menentukan sampel secara literatif pada literasi pertama menggunakan rumus: 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan . 2001:87).3.3 Sampel Menurut Djarwanto (1998:108) sampel adalah sebagian dari populasi yang karateristiknya hendak diselidiki dan dianggap bisa mewakili keseluruhan populasi. 54 Mengingat identitas populasi sudah diketahui maka.

() ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 1 dimana −α −β + 1 1 z z merupakan konstanta yang di peroleh dari distribusi normal pada literasi kedua menggunakan rumus: 3 () ()1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ 55

apabila ukuran sampel minimal literatif 1dan 2 harganya sama maka literasi berhenti apabila belum sama maka perlu diadakan literasi ke 3 dengan menggunakan rumus literasi ke 2 menggunakan koefisien korelasi terkecil variabel-variabel bebas dari penelitian para pakar yang menganalisis satu variabel dari perilaku konsumen diperoleh dengan harga 0,41. Dengan dasar pertimbangan tersebut dalam penelitian ini di perkirakan korelasi terendah dari variabel adalah 0,32 mengingat jumlah variabel bebasnya lebih banyak. Taraf nyata yang digunakan sebesar 5% diperoleh harga : ρ = 0,32 1,645 1 = −α z dan 1,645 1 = −β z 1. menghitung u ρ = () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 1 0,32 ln 1 0,32 2 1 = 0,331647108 maka : 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u

zz nr 3 (0.331647108) (1,645 1,645) 2 2 1+ + n= n1 = 98,41003081 n1 = 98 56 5. Menghitung uρ ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ ⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + =

2(98 1) 0.34 1 0,32 ln 1 0,32 2 1 = 98,41003081 = 98 Karena n1dan n2 telah mencapai harga sama yaitu 98 maka ukuran sample minimal adalah 98 dalam penelitian ini ukuran sample di tetapkan sebesar 100 responden, penentu jumlah sampel tersebut sudah memenuhi syarat karena menurut surachmad (2001:100) untuk menyelidiki survey, sampel manusia hendaknya ditetapkan lebih dari 30 orang atau responden dan jumlahnya populasi tidak diketahui pasti. 3.4 Variabel penelitian Untuk mencapai tujuan penelitian maka digunakan variablevariabel penelitian. Dari permasalahan yang ada maka dapat ditentukan variable-variabel yang dapat digunakan untuk mencari jawaban dari pernasalahan yang akan diteliti. Variabel penelitian yang dimaksud disini adalah objek penelitian atau yang menjadi perhatian suatu penelitian (Suharsimi Arikunto.1993:91). 57 Dalam penelitian ini yang menjadi variabelnya adalah: 1. Variabel X1 Dalam penelitian ini variable X1 adalah persepsi konsumen Indomaret antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memilki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Lokasi b. Pelayanan c. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Promosi e. Harga f. Kenyamanan berbelanja 2. Variabel X2 Dalam penelitian ini variable X2 adalah persepsi konsumen Alfamart antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memiliki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Lokasi b. Pelayanan c. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Promosi 58

e. Harga f. Kenyamanan berbelanja 3.5 Metode pengumpulan data Dalam penelitian ini digunakan data sekunder, sumber yang diperoleh dengan: 1. Metode dokumentasi Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari buku-buku referensi dan jurnal serta majalah dan tabloid yang berhubungan dengan penelitian ini. 2. Metode wawancara dan angket Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari konsumen secara langsung dengan cara bertatap muka untuk memperoleh data yang diinginkan dan untuk patokan dalam perhitungan hasil penelitian 3.6 Metode analisis data 1. Analisis deskriptif Analisis ini digunakan untuk mengkaji variabel-variabel pada penelitian yang terdiri dari variabel persepsi yang baik dan persepsi yang tidak baik terhadap minimarket alfamart dan Indomaret. Adapun rumusnya sebagai berikut: % χ100% N =n dimana n : nilai yang diperoleh N : Jumlah seluruh nilai (Ali,1985:186) 59 2. Teknik analisis T-Test Untuk pembuktian hipotesis dilakukan dengan T-Test atau T-score. Alasan peneliti menggunakan T-Test dalam menganalisa data adalah karena T-Test pada prinsipnya adalah suatu teknik statistik untuk menguji hipotesis, tentang ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara dua kelompok sampel dengan jalan perbedaan mean-meannya. Mencari nilai T uji sampel berpasangan dengan alat bantu sofwtware SPSS For Windows 12.0: 1) Berdasarkan perbandingan t hitung dengan t tabel jika t hitung (angka t output) > t tabel maka tolak Ho berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart 2) Berdasarkan nilai probabilitas Jika probabilitas arau signifikanya (sig 2 tiled) < 0,05, maka tolak Ho. Berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi onsumen Indomaret dengan Persepsi konsumen Alfamart dan sebaliknya. Untuk menunjukan apakah data yang berpasangan berbeda secara statistik maka rumus-rumus yang digunakan sebagai

1997:82) Sd adalah standar deviasi beda dua rata-rata data berpasangan dan d adalah beda rata-rata yang berpasangan 1 2 − Σ Σ = n n dd Sd d = Y1-X1 (Algifari.1997:82) 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia. Indomarco Prismatama. 4. . Dikelola oleh PT.1 Gambaran umum tempat penelitian a) Profil Minimarket Indomaret (Indomarco Prismatama) Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 m2.1 Hasil Penelitian Data penelitian ini merupakan hasil studi lapangan tentang perbedaan persepsi konsumen Minimarket Indomaret dan persepsi konsumen Minimarket Alfamart yang diambil dengan teknik kuisioner. gerai pertama dibuka pada November 1968 di kalimantan.1. 1997:82) t adalah distribusi t hitung Se adalah kesalahan standar beda dua rata-rata data berpasangan yang dapat ditentukan dengan formulasi sebagai berikut: n dd Σ = (Aligafari.berikut: Se t=d 60 n Se = Sd (Algifari.

Sistem teknologi informasi Indomaret pada setiap point of sales di setiap gerai mencakup sistem penjualan. Visi Indomaret sendiri adalah menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global. gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai di dasarkan pada motto “mudah dan hemat”. memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen seharihari. Tangerang. Jogjakarta. Parung. didukung oleh pusat distribusi.setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai. Sedangkan mottonya adalah “mudah & hemat”. Indomaret merupakan salah satu asset bisnis yang sangat 62 menjanjikan. Pada Mei 2003 Indomaret merai penghargaan “perusahaan waralaba 2003” dari presiden Megawati Soekarnoputri. Jawa Timur. Kini Indomaret mencapai lebih dari 1400 gerai. Sistem distribusi dirancang seefisien mungkin dengan jaringan pemasok yang handal dalam menyediakan produk terkenal dan berkualitas serta sumber daya manusia yang kompeten. Sistem ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan saat ini dengan memperhatikan perkembangan jumlah gerai dan jumlah transaksi di masa mendatang. Indomaret berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan belanja konsumen dengan menerapkan sistem check out yang menggunakan scanner di setiap kasir dan pemasangan fasilitas pembayaran Debit 63 BCA. Dengan menjalin lebih dari 500 pemasok. dari total itu 52% adalah milik sendiri dan sisanya milik masyarakat yang tersebar dikota-kota Jabodetabek. Budaya yang di terapkan dalam tubuh perusahaan Indomaret adalah . Pada setiap pusat distribusi diterapkan digital picking system (DPS). Finco. keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan dibawah bendera grup INTRACO yaitu Indogrosir. lebih dari 3. Sasaran pemasaran Indomaret adalah konsumen semua kalangan masyarakat.99 juta transaksi per bulan didukung oleh sistem teknologi yang handal. Indomaret mudah ditemukan didaerah pemukiman.500 jenis makanan dan nonmakanan tersedia dengan harga bersaing. Laju pertumbuhan gerai Indomaret yang pesat dengan jumlah transaksi 14. Semarang dan Surabaya. Indomaret memiliki posisi baik dalam menentukan produk yang akan dijualnya. Jawa Tengah. BSD Plaza dan Charmart. Bandung. Cimanggis Depok. yang menggunakan teknologi mutahir. Sistem teknologi informasi ini memungkinkan pelayanan permintaan dan suplai barang dari pusat distribusi ke toko-toko dengan tingkat kecepatan yang tinggi dan efisiensi yang optimal. Saat ini Indomaret memiliki 8 pusat distribusi di Ancol Jakarta. Bali. menjadikan Indomaret memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Bekasi. dan lampung. lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan Indomaret melayani sasaran demografinya yaitu keluarga. Jawa Barat. persediaan dan penerimaan barang.

Kualitas & Produktivitas yang tertinggi. Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku/etika bisnis yang tertinggi. 3.Indomaret. Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuhkembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha. Beringin Raya. sedangkan motto yang digunakan Alfamart adalah “belanja puas harga pas”. Badan Usaha : PT Sumber Alfaria Trijaya 64 Pemegang Saham : HM Sampoerna dan Alfa Group Didirikan : 27 Juni 1999 Jumlah Toko : Lebih dari 1400 Pemegang Saham PT HM Sampoerna. Kerjasama Team. fasilitas publik. Inovasi untuk kemajuan yang lebih baik. Visi dari Alfamart adalah Menjadi jaringan distribusi retail terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas. Integritas yang tinggi. Membangun organisasi global yang terpercaya. 2.id) b) Profil Minimarket Alfamart (PT. kebenaran dan keadilan b) Kerja sama tim c) Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis d) Kepuasan pelanggan (sumber www. c) Letak Tempat Penelitian . pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen. serta mampu bersaing secara global". berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil.Dalam bekerja kami menjunjung tinggi nilai-nilai: a) Kejujuran. Tbk = 70% Pemegang Saham PT Sigmantara Alfindo = 30% Toko pertama dibuka 18 oktober 1999 dengan nama "Alfa Minimart" di Jl. Alfamart dapat dimiliki masyarakat luas dengan cara kemitraan. Memberikan kepuasan kepada pelanggan/konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan yang berkualitas unggul. Yang menjadi target dari pemasaran Alfamart adalah area perumahan. Pada tanggal 1 Januari 2003 berubah nama menjadi Alfamart . tersehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan . Alfaria Trijaya) PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) atau Alfamart merupakan perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang perdagangan umum dan jasa eceran yang menyediakan kebutuhan pokok dan sehari-hari. pemegang saham dan masyarakat pada umumnya. sedangkan misinya adalah: 1. 4. dan gedung perkantoran. 4. 65 Budaya yang dijunjung dalam bekerja adalah: 1. karyawan.co. pemasok. Tangerang. Karawaci. 3. 2.

Responden Menurut usia 67 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan.Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah di Komplek Cahaya Kemang permai.2. Kecamatan Pondok Gede.5 juta –5 juta 35 orang 53 orang 12 orang 35% 53% 12% Sumber : Data primer diolah. 4.5 juta 2. Responden Menurut Jumlah Pendapatan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan.2 Karateristik Responden 1. 3. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jumlah pendapatan responden yang ditunjukan tabel 3 sebagai berikut: Tabel 3: Karateristik Responden Menurut Jumlah Pendapatan No Jml pendapatan Jml responden % 1. Kurang dari 1 juta 1 juta . data yang . 2. tahun 2006 3. 2. Kotamadya Bekasi. alasan dalam memilih lokasi ini karena kedua minimarket berada pada wilayah ini dan berdekatan didukung jumlah penduduk yang ada pada wilayah tersebut merupakan sasaran konsumen untuk berbelanja pada kedua tempat tersebut berjumlah cukup banyak dan memiliki tingkatan sosial yang bervariasi. tahun 2006 2. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jenis kelamin responden yang ditunjukan tabel 2 sebagai berikut: Tabel 2: Karateristik Responden Menurut Jenis Kelamin No Jns kelamin Jml responden % 1. Responden Menurut Jenis Kelamin 66 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. Pria Wanita 43 orang 57 orang 43% 57% Sumber : Data primer diolah.

4. kelengkapan produk yang ditawarkan. tahun 2006 4. promosi. Kurang dari 20 tahun 20thn . kenyamanan berbelanja.3 Deskripsi variabel penelitian Variabel dalam penelitian ini merupakan data berpasangan. harga. kelengkapan produk yang ditawarkan. dan pelayanan.didapat dari penyebaran angket diperoleh data usia responden yang ditunjukan tabel 4 sebagai berikut: Tabel 4: Karateristik Responden Menurut Usia No usia Jml responden % 1.50thn lebih dari 51 3 orang 43 orang 38 orang 10 orang 7 orang 3% 43% 38% 10% 7% Sumber : Data primer diolah.30thn 31thn . a) Lokasi 68 Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 5 berikut: Tabel 5: Jarak yang Ditempuh Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 . harga. promosi. 1. kenyamanan berbelanja. yaitu persepsi konsumen minimarket Indomaret dan konsumen minimarket Alfamart dengan indikator lokasi. Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. 3.40thn 41thn . dan pelayanan. 2. 5.

8% netral. 0% tidak setuju. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Indomaret cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Indomaret. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 7 berikut ini: Tabel 7: Luas Lahan Parkir Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase . 5% tidak setuju. 67% responden setuju. 6% responden netral. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Indomaret menurut responden dapat dilihat pada tabel 6 sebagai berikut: Tabel 6: Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Indomaret 69 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 67 6 0 0 27% 67% 6% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 6 menunjukan 27% responden sangat setuju.68 8 5 0 19% 68% 8% 5% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 5 menunjukan 68% responden setuju. 19% sangat setuju.

b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Indomaret dapat dilihat pada tabel 8 berikut: Tabel 8: Ketersedian Produk di Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 34 22 26 0 18% 34% 22% 26% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 8 menunjukan 18% responden menyatakan sangat setuju. 0% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa .Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 47 11 13 0 29% 47% 11% 13% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 7 menunjukan 29% responden sangat setuju. 26% responden tidak setuju. 13% responden tidak setuju. 0% 70 sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 11% responden netral. 22% responden netral. 47% responden setuju. 34% responden menyatakan setuju.

36 % responden setuju. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Indomaret. 23% responden netral. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 10 berikut ini: Tabel 10: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase 72 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 50 15 19 0 16% . Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Indomaret dapat dilihat pada tabel 9 berikut ini: Tabel 9 Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media Ada di Indomaret 71 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 4 36 23 37 0 4% 36% 23% 37% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 9 menunjukan 4% responden sangat setuju.responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Indomaret. 37% responden tidak setuju.

15% netral. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Indomaret cukup. % konsumen sangat tidak setuju. 50% responden setuju.10 yang menunjukan 18% 73 responden sangat setuju. 19% responden tidak setuju. 2% konsumen tidak setuju. 39% responden netral. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 11 berikut ini: Tabel 11: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 41 39 2 0 18% 41% 39% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 11 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa waktu tiba produk yang dipesan konsumen sesuai dengan yang diharapkan . Hal ini dapat dilihat pada tabel 4. 41% responden setuju.50% 15% 19% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 10 menunjukan bahwa 16% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluarsa produk yang dijual Indomaret dapat dilihat pada tabel 12 berikut ini: Tabel 12: Produk yang Dijual Indomaret Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju .

59% setuju. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. Hal ini dapat dilihat bahwa 32% responden sangat setuju.Sangat tidak setuju 32 59 7 2 0 32% 59% 7% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 12 menunjukan bahwa responden beangapan bahwa produk yang jual minimarket Indomaret tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. 61% responden setuju. 11 responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Indomaret dpat dilihat pada tabel 13 berikut ini: Tabel 13: Penataan Produk yang Dijual Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 74 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 13 11 0 14% 61% 13% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 13 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Indomaret ditata berimbang sesuai kebutuhan. 7% responden netral. 0% sangat tidak setuju. 13 netral. c) Harga . 2% tidak setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Indomaret bagi responden dapat dilihat pada tabel 14 berikut ini: Tabel 14:Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Indomaret 75 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 56 11 15 0 18% 56% 11% 15% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 14 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Indomaret terjangkau oleh konsumen. 15% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 15 berikut ini: Tabel 15: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 46 29 20 0 5% 46% 29% 20% . 11% netral. 56% responden setuju.

Hal ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju. 20 responden tidak setuju. 3% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 17% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. 46% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 16 berikut ini: Tabel 16: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 48 18 17 3 14% 48% 18% 17% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 16 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Indomaret sesuai dengan harga pasar saat ini.0% Jumlah 100 100% Pada tabel 15 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket 76 Indomaret kepada konsumen. 48% responden setuju. d) Promosi 77 Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Indomaret dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 17 berikut ini: Tabel 17: Keterlihatan Logo Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju . 29 netral. 18% netral.

2% responden tidak setuju.Sangat tidak setuju 30 63 5 2 2 30% 63% 5% 2% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 17 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Indomaret dapat dilihat pada tabel 18 berikut ini: Tabel 18: Disain dan Warna Logo Indomaret 78 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 51 25 6 0 18% 51% 25% 6% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 18 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret memiiki disain dan warna yang menarik. 5% netral. 63% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 51% responden setuju. 6% responden tidak setuju. 2% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai logo Indomaret pada tas dan . 25% netral. Hal ini terlihat bahwa 30% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju.

11% netral.sovenir dapat dilihat pada tabel 19 berikut ini: Tabel 19: Logo Indomaret pada Tas Dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 1 11 61 27 0% 1% 11% 61% 27% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 19 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret pada tas belanja dan sovenir tidak 79 ada . Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 20 berikut ini: Tabel 20: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 55 10 9 0 26% 55% 10% 9% 0% Jumlah 100 100% . 27% sangat tidak setuju. 61% responden tidak setuju. 1% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju.

55% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 9% responden tidak setuju. 3% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 8% netral. Hal ini terlihat bahwa 43% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 21 berikut ini: Tabel 21: Informasi Produk dan Harga Baru Indomaret 80 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 43 46 8 3 0 43% 46% 8% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 21 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju. 46% responden setuju.Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 20 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 22 berikut ini: Tabel 22: Fasilitas Kartu Keanggotaan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 0 0% 81 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju . 10% netral.

26% sangat tidak setuju. 0% responden setuju. 12% responden tidak setuju. 54% responden setuju.0 20 54 26 0% 20% 54% 26% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 22 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret tidak memberikan fasilitas kartu keanggotaan. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 24 berikut ini: Tabel 24: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Indomaret . Hal ini terlihat bahwa 21% responden 82 sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 23 berikut ini: Tabel 23: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 54 13 12 0 21% 54% 13% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 23 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret mudah diingat dan dimengerti responden. 20% netral. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 13% netral. 54% responden tidak setuju.

Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 12 40 19 28 1 12% 40% 19% 28% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 24 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Indomaret sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 25 berikut ini: Tabel 25: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Indomaret 83 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 38 60 2 0 0 38% 60% 2% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 25 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar . Hal ini terlihat bahwa 12% responden sangat setuju. 28% responden tidak setuju. 19% netral. 40% responden setuju. 1% sangat tidak setuju.

0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 38% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 26 berikut ini: Tabel 26: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 16 16% 84 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 53 14 15 2 53% 14% 15% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 26 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan rangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Indomaret cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. 0% responden tidak setuju. 60% responden setuju. 14% netral. 15% responden tidak setuju. 2% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 27 berikut ini: Tabel 27: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 18 7 0 14% 61% . 53% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. 2% netral.responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Indomaret jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut.

61% 85 responden setuju. 7% responden tidak setuju.18% 7% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 27 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket Indomaret sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 28 berikut ini: Tabel 28: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 68 3 0 0 29% 68% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 28 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Indomaret sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 29% responden sangat setuju. 3% netral. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 68% responden setuju. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 29 berikut ini: Tabel 29: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 86 Sangat setuju Setuju . 0% responden tidak setuju. 18% netral.

11% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 24% responden sangat setuju. 57% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 30 berikut ini: Tabel 30: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 47 23 11 0 19% 47% 23% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 30 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Indomaret sigap dan ramah dalam meberi pelayanan. . 0% sangat tidak setuju. 47% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 23% netral.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 24 57 16 3 0 24% 57% 16% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 29 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Indomaret menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. 16% netral. 3% responden tidak setuju.

1% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 32 berikut ini: Tabel 32: Jam Buka dan Tutup Minimarket Indomaret Pukul 07. 58% responden setuju. 5% responden tidak setuju. 16% netral. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju.00 WIB Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 60 13 0 0 28% 60% .87 Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 31 berikut ini: Tabel 31: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 58 16 5 1 18% 58% 16% 5% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 31 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon bagi konsumen yang belanja minimal 100 ribu akan diantar ke rumah.

Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 33 berikut ini: Tabel 33: Tidak ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 61 10 11 0 18% 61% 10% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 33 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Indomaret. 2. kenyamanan berbelanja. promosi. harga. 61% responden setuju. dan pelayanan. 60% responden setuju.13% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 88 Pada tabel 32 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Indomaret sesuai dengan kebutuhan konsumen. a) Lokasi Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 34 . 0% sangat tidak setuju. 11% responden tidak setuju. Persepsi Konsumen Minimarket Alfamart 89 Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. 13% netral. 10% netral. kelengkapan produk yang ditawarkan. 0% sangat tidak setuju. 0% responden tidak setuju.

1 sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Alfamart cukup dekat dengan tempat tinggal mereka.berikut: Tabel 34: Jarak yang Ditempuh Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 51 8 34 1 6% 51% 8% 34% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 34 menunjukan 51% responden setuju. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Alfamart menurut responden dapat dilihat pada tabel 35 sebagai berikut: 90 Tabel 35 Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 60 6 2 0 32% 60% 6% 2% 0% Jumlah 100 100% . 6% sangat setuju. 34% tidak setuju. 8% netral.

2% tidak setuju. 6% responden netral. 0% sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 36 berikut ini: Tabel 36: Luas Lahan Parkir Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 18 53 13 16 18% 53% 13% 16% 91 Sangat tidak setuju 0 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 36 menunjukan 18% responden sangat setuju. 16% responden tidak setuju. 60% responden setuju. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Alfamart . 13% responden netral. 53% responden setuju.Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 35 menunjukan 32% responden sangat setuju. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel 37 berikut: Tabel 37: Ketersedian Produk di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 11 40 12 36 1 11% 40% .

0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Alfamart . 14% responden netral.12% 36% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 37 menunjukan 11% responden menyatakan sangat setuju. 12% responden netral. 40% responden menyatakan setuju. 33% responden tidak setuju. 51 % responden setuju. 92 Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Alfamart dapat dilihat pada tabel 38 berikut ini: Tabel 38: Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media ada Di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 2 51 14 33 0 2% 51% 14% 33% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 38 menunjukan 2% responden sangat setuju. 36% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada table 39 berikut ini: Tabel 39: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju 2 31 . 1% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Alfamart .

3% konsumen sangat tidak setuju. 1% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Alfamart kurang atau sedikit. 7% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluwarsa produk yang . Hal ini dapatdilihat pada tabel 40 yang menunjukan 0% responden sangat setuju. 46 responden tidak setuju. 31% responden setuju.2% 31% 93 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 46 1 20% 46% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 39 menunjukan bahwa 2% responden sangat setuju. 48% responden netral. 42% konsumen tidak setuju. 20% netral. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 40 berikut ini: Tabel 40: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 0 7 48 42 0% 7% 48% 43% 94 Sangat tidak setuju 3 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 40 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan netral ini dikarenakan konsumen yang belanja pada minimarket tersebut lebih senang datang langsung ke Alfamart .

dijual Alfamart dapat dilihat pada tabel 41 berikut ini: Tabel 41: Produk yang Dijual Alfamart Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 36 60 4 36% 60% 4% 95 Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 0 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 41 menunjukan bahwa responden beranggapan bahwa produk yang dijual minimarket Alfamart setuju tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. 0% sangat tidak setuju. 60% setuju. Hal ini dapat dilihat bahwa 36% responden sangat setuju. 4% responden netral. 0% tidak setuju. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Alfamart dpat dilihat pada tabel 42 berikut ini: Tabel 42: Penataan Produk yang Dijual Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 59 18 17 0 6% 59% 18% 17% 0% Jumlah 100 100% .

3% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. 59% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 6% responden sangat setuju. 29% responden setuju.Pada tabel 42 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Alfamart ditata berimbang sesuai kebutuhan. 0% sangat tidak setuju. 17 responden tidak setuju. 52% responden tidak setuju. 96 c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Alfamart bagi responden dapat dilihat pada tabel 43 berikut ini: Tabel 43: Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 29 25 52 3 1% 29% 25% 52% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 43 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Alfamart kurang terjangkau oleh konsumen. 18 netral. 25% netral. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 44 berikut ini: Tabel 44: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 9 47 9% 47% 97 Netral Tidak setuju .

58% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju. 47% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 45 berikut ini: Tabel 45: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 14 27 58 1 0% 14% 27% 58% 1% 98 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 45 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Alfamart kurang sesuai dengan harga pasar saat ini. d) Promosi Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Alfamart dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 46 berikut ini: . 1% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju.Sangat tidak setuju 30 13 1 30% 13% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 44 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket Alfamart kepada konsumen. 30% netral. 13% responden tidak setuju. 1% sangat tidak setuju. 27% netral. 14% responden setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Alfamart dapat dilihat pada tabel 47 berikut ini: Tabel 47: Disain dan Warna Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 22 64 12 2 0 22% 64% 12% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 47 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar .Tabel 46: Keterlihatan Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 66 58 0 0 26% 66% 58% % % 99 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 46 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. 8% netral. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju. 66% responden setuju. 0% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju.

64% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 35% responden sangat setuju. 0% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 22% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 49 berikut ini: Tabel 49: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 19 49 12 19% 49% 12% 101 Tidak setuju . 100 Berdasarkan penelitian mengenai logo Alfamart pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 48 berikut ini: Tabel 48: Ada Logo Alfamart pada Tas dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 35 62 3 0 0 35% 62% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 48 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart pada tas belanja dan sovenir ada . 0% sangat tidak setuju. 2% responden tidak setuju. 3% netral. 12% netral.responden menyatakan logo Alfamart memiiki disain dan warna yang menarik. 62% responden setuju.

54% 102 responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 32% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. 6% netral. 49% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 51 berikut ini: Tabel 51: Fasilitas Kartu Keanggotaan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase . 8% responden tidak setuju. 20% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 50 berikut ini: Tabel 50: Informasi Produk dan Harga Baru Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 54 6 8 0 32% 54% 6% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 50 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. 0% sangat tidak setuju.Sangat tidak setuju 20 0 20% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 49 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. 12% netral. 0% sangat tidak setuju.

Hal ini terlihat bahwa 46% responden sangat setuju. 25% responden setuju. 0% sangat tidak setuju.Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 52 berikut ini: Tabel 52: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 103 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 9 25 38 27 1 9% 25% 38% 27% 1% Jumlah 100 100% Pada tabel 52 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart mudah diingat dan dimengerti responden.Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 46 44 8 2 0 46% 44% 8% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 51 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan yang disebut kartu “Aku”. 44% responden setuju.2% responden tidak setuju. 27% responden tidak . 8% netral. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju. 38% netral.

1% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 54 berikut ini: Tabel 54: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 61 8 4 0 27% 61% 8% . Hal 104 ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju.setuju. 36% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 53 berikut ini: Tabel 53: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 36 41 18 0 5% 36% 41% 18% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 53 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 18% responden tidak setuju. 41% netral.

61% responden setuju. 0% sangat tidak setuju.4% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 54 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Alfamart jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. 20% netral. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 13% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 55 berikut ini: Tabel 55: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 105 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 13 59 20 8 0 13% 59% 20% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 55 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan ruangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Alfamart cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 56 berikut ini: Tabel 56: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju . 4% responden tidak setuju. 8% netral. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. 59% responden setuju. 8% responden tidak setuju.

18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 56 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket 106 Alfamart sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju, 57% responden setuju, 23% netral, 2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 57 berikut ini: Tabel 57: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 57 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Alfamart sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju, 57% responden setuju, 23% netral, 2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di

minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 58 berikut ini: Tabel 58: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 16 53 16% 53% 107 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 15 16 0 15% 16% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 58 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Alfamart menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju, 53% responden setuju, 15% netral, 16% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 59 berikut ini: Tabel 59: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 52 15 12 0 21% 52% 15% 12% 0% Jumlah 100 100%

Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 59 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Alfamart sigap dan ramah dalam memberi pelayanan. Hal ini terlihat bahwa 21% responden sangat setuju, 52% responden setuju, 15% netral, 12% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 60 berikut ini: 108 Tabel 60: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 6 38 50 5 1% 6% 38% 50% 5% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 60 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart tidak menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju, 6% responden setuju, 38% netral, 50% responden tidak setuju, 5% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 61 berikut ini: Tabel 61: Jam Buka dan Tutup Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 56

14 14 0 16% 56% 14% 14% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 61 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Alfamart sesuai dengan kebutuhan konsumen. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat 109 setuju, 56% responden setuju, 14% netral, 14% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 62 berikut ini: Tabel 62: Tidak Ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 25 55 9 11 0 25% 55% 9% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 62 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Alfamart . Hal ini terlihat bahwa 25% responden sangat setuju, 55% responden setuju, 9% netral, 11% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. 4.3 Analisis Hasil Penelitian Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ada 3 menggunakan analisis deskriptif, analisis skala likert dan analisis uji beda dengan uji-t

110 dengan program spss. Hasil dari perhitungan menggunakan SPSS terlihat pada lampiran 2 dan di bawah ini ringkasan perhitungan tersebut yaitu: 1. Perhitungan analisis deskriptif: Perbandingan persepsi Indomaret dan Alfamart dengan analisis deskriptif dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 63: Perhitungan Rata-Rata Prosentase Minimarket Indomaret dan Alfamart Keterangan Indomaret Alfamart Lokasi 85% 73% Kelengkapan produk 85.6% 50.8% Harga 62.3% 33.3% Promosi 57.7% 79% Kenyamanan Berbelanja 78.2% 70.2% Pelayanan 77.8% 60.2% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan variabel di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi, kelengkapan produk yang ditawarkan, harga yang ditawarkan dan kenyamanan berbelanja sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi . 2. Perhitungan dengan skala likert: Persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel perhitungan dibawah ini: Tabel 64: Perhitungan Skor Minimarket Indomaret dan Minimarket Alfamart Indomaret AlfamaDimensi yang rt diukur Skor rata2 interpretasi Skor rata2 interpretasi 111 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

07 3.29 1.74 3.34 4.81 3.84 3.94 3.14 3.66 3.20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 4.86 3.81 1.66 S TS TS N N N S .21 3.75 3.81 191 3.44 3.01 1.75 4.98 4.23 3.28 4.36 3.36 2.02 3.63 3.17 4.86 4.82 4.

59 4.55 2.63 3.10 4.77 3.32 3.24 3.18 3.54 4.11 3.34 3.22 3.32 3.14 3.73 3.91 4.2 4.55 2.84 4.54 2.34 .67 4.26 4.27 2.S SS S S N TS SS S TS S SS TS S N SS S S S S S S S 3.

94 N SS S N S TS TS SS S N S TS S S SS S S SS S N S S S SS S S TS S S Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan indikator di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi.3.69 3.82 2. kelengkapan produk yang ditawarkan. harga yang ditawarkan sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi dan kenyamanan berbelanja hal ini juga dapat dilihat pada gambar 15 dibawah ini: 112 ANALISIS SKALA LIKERT 1 10 123456789 10 .43 3.74 3.

01 1.55 Gambar 15: Analisis Skala Likert Persepsi Indomaret dan Alfamart Grafik 15 diatas menunjukan bahwa pada komponen indikator diatas dapat diketahui pada Indomaret responden sebagian besar meyatakan setuju bahwa lokasi. kelengkapan produk yang ditawarkan dan harga pada minimarket ini lebih baik dibandingkan Alfamart.44 3.73 3.07 ALFAMART 3.26 4.91 3.24 3.11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 INDIKATOR SKALA PENELITIAN INDOMARET 4.81 1. Perhitungan menggunakan uji-t atau uji beda Pengujian hipotesis untuk perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel berikut ini: 113 Tabel 65: Deskripsi variabel penelitian persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart Persepsi konsumen Indomaret Persepsi konsumen Alfamart Indikator Mean Indikator Mean okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja - .22 3. sedangkan pada komponen Alfamart responden sebagian besar setuju bahwa Alfamart lebih baik pada segi promosi dan kenyamanan berbelanja dibandingkan Indomaret. 3.

780000 .140000 1.470000 3.470000 7.220000 9.660000 Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Tabel 66: Perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart dengan menggunakan uji-t : Model t Df Sig (2- .720000 7.6700000 9.640000 okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 1.930000 9.620000 9.860000 0.romosi elayanan 2.

Tolak Ho Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Secara parsial ditemukan perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart secara signifikan.140000>11.860000>19. Dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 10. 115: 2005. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart diterima. 115 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap kelengkapan produk yang ditawarkan diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. sedang menurut Hendri Ma’aruf.IND_ P. Pada penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 21. perbedaan ini disebabkan pada Alfamart jumlah produk dan jenisnya produk yang dijual kurang banyak. oleh pramuniaga yang trampil dan banyak. Dan dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 12.290 35 .tiled) Keterangan P. 4. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap harga yang ditawarkan diketahui bahwa ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. Hal tersebut disebabkan harga yang dijual Alfamart lebih mahal di bandingkan Indomaret karena Indomaret membeli langsung ke produsen yang masih bernaung pada satu .670000.002. hal tersebut sesuai dengan teori bahwa peritel yang menyediakan produk dalam toko pada jumlah. Perbedaan ini disebabkan jarak yang di tempuh konsumen lebih dekat menuju Indomaret di bandingkan ke Alfamart.780000.4 Pembahasan Berdasarkan hasil pengujian hipotesa dengan uji-t diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart hal tersebut dapat diketahui dari penjelasan perindikator berikut: Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap lokasi berdirinya kedua minimarket tersebut diketahui memiliki perbedaan yang signifikan.220000. yang menyatakan bahwa sebuah gerai akan lebih sukses jika letaknya lebih strategis dibandingkan gerai lainya yang berlokasi kurang strategis meskipun keduanya menjual produk yang sama.05) sehingga tolak Ho yang artinya persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart terdapat perbedaan. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) 0. waktu dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf.620000>8.002 berada dibawah level of significance yang 114 digunakan (α =0.ALF 3. 135:2005).

musik.221:2005). namun hal ini tidak sesuai dengan konsep penjualan bahwa konsumen jika diabaikan dan tidak selalu diingatkan maka akan tidak membeli produk organisasi dalam jumlah yang cukup (Philip Kotler. keranjang belanja.pengharum ruangan dan lain sebagainya.720000> 23. hal tersebut sesuai dengan teori semua peritel baik skala besar atau pun kecil yang berformat modern berlomba-lomba dalam mendadani tempat belanja mereka semenarik mungkin pendapat ini dikemukakan dalam buku Hendri Ma’aruf. Secara garis besar dapat diketahui bahwa setelah diadakan pengujian dengan uji-t dapat diambil kesimpulan. Namun jika dilihat dari toko mana yang memberikan promosi lebih baik yaitu Alfamart hal ini diketahui dari mean Alfamart yang lebih besar dari Indomaret sebesar 27. 202: 2005. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pemberian kenyamanan dalam berbelanja ternyata memiliki tingkat perbedaan yang tidak signifikan. Hal ini dikarenakan minimarket Indomaret dan Alfamart sama-sama memberikan fasilitas penunjang yang sama seperti AC. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) variabel persepsi . Dalam penelitian ini yang memberikan pelayanan lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 19. secara parsial ditemukan pengaruh yang signifikan. 116 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap promosi yang diberikan untuk menginformasikan toko dan produk yang disediakan diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan.kepemilikkan perusahaan sedang Alfamart membeli dari distributor sehingga harga yang dijual pun menjadi lebih mahal.930000. Pada penelitiian ini meski Alfamart unggul dalam segi promosi namun konsumen cenderung lebih memilih minimarket pesaing karena pertimbangan faktor yang lain yang diberikan. ini sesuai dengan teori bahwa peritel yang memberikan kombinasi ragam produk dan tingkat pelayanan sebagai posisioning serta melengkapi dengan tingkat pelayanan yang tinggi berarti gerai tersebut memilih posisioning citra gerai yang lengkap dan full service yang pada ahirnya akan banyak dipilih konsumen (Hendry Ma’aruf. Hal ini disebabkan karena Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan dan pada tas belanja Alfamart ada logo dari minimarket tersebut yang tidak di berikan Indomaret. hal tersebut sesuai dengan teori yang menyatakan jika strategi harga rendah diterapkan maka strategi ini menjadi sangat efektif menarik pembeli karena harga rendah berati penghematan dan toko yang menerapkan harga lebih rendah dari pesaing akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf 157:2005).660000. 117 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pelayanan yang diberikan kepada konsumen yang berbelanja diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. Hal ini dikarenakan pada Alfamart tidak memberikan pelayanan antar barang seperi Indomaret.640000>17.16:1997).

citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk ahir atau pembelian merek. Jika pengalaman masa lalu memuaskan.05) sehingga tolak ho. harga dan promosi sedang pada indikator kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. kelengkapan produk yang ditawarkan. Hal ini juga sesuai dengan teori berikut. maka saran yang diajukan penulis adalah sebagai berikut: 1.05 yang digunakan 5.1995: 252). Adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart pada indikator lokasi. Selain kriteria di atas ternyata setelah diteliti terbukti bahwa konsumen memilih toko juga berdasarkan oleh citra Minimarket tersebut dan menurut responden. Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart adalah sebesar 0.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan dapat diambil bebarapa kesimpulan diantaranya adalah sebagai berikut: 1. maka pilihan akan bersifat kebiasaan.2 Saran Berdasarkan kesimpulan diatas. Majalah marketing: 2004.002 berada di bawah lefel of signifikan 0. Mayoritas konsumen Indonesia sensitive terhadap harga. 2. Minimarket Indomaret dalam mempromosikan tokonya hendaknya lebih .konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart sebesar 0. karena itu Alfamart agar menekan harga dengan cara memutus saluran distributor yang panjang yang akan meminimalkan biaya dan pada ahirnya harga 120 menjadi sama dengan pesaing. 2. 3. Ini berarti hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart diterima Menurut pendapat Tajwini Rofian. pelayanan. Persediaan barang pada minimarket Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih lengkap agar apa yang diinginkan konsumen dapat dipenuhi . Indomaret lebih baik dalam meyakinkan konsumen. menyatakan karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart 118 yang biasanya berdampingan dan memiliki karateristik toko yang hampir sama setelah diadakan penelitian ternyata sesuai. Kecuali jika faktorfaktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. Selebaran yang full color dengan informasi produk dan harga tidak akan banyak mempengaruhi pembeli karena mereka juga akan mendapat selebaran yang sama menarik dari peritel lainya.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. 119 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.

131286682 iii PENGESAHAN KELULUSAN Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skipsi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang pada: Hari : Tanggal : Penguji Skripsi Dra. i ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI SKRIPSI Untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Pada Universitas Negeri Semarang Oleh: Anita susanti NIM 3352402006 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007 ii PERSETUJUAN PEMBIMBING Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian Skripsi pada: Hari : Tanggal : Pembimbing I Pembimbing II Drs. Bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna.Si NIP 130812917 Anggota I Anggota II . M. Sugiharto.gencar karena jika nantinya promosi itu di lupakan maka secara tidak langsung akan menjadikan konsumen menjadi pindah ke pesaing. Sugiharto. M.Si Drs. Wahyono. Pelayanan pada minimarket Alfamart sebaiknya ditambahkan dengan fasilitas pesan belanja melalui telpon agar tidak kalah dengan pesaing. 5. 4. M. salah satunya dengan cara memberi logo pada plastik belanja.M NIP.Si NIP. M. 131286682 NIP 131292562 Mengetahui Ketua Jurusan Manajemen Drs. Palupiningdyah.

Sudijono Sastroatmodjo. M. Hanya KepadaNya Aku Bertawakal Dan Dialah Rabb Yang Memiliki ”Arsy Yang Agung” (QS At Taubah 129) 2.Drs. Kelengkapan Produk Yang Di Tawarkan. Sahabat-sahabat yang membuat penulis selalu bersemangat vi KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya. Tetap semangat dan teguhkan hati sampai nanti sampai mati (Letto) 3. Prof. bukan jiplakan dari karya tulis orang lain. penulis dengan ketulusan ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah dengan ikhlas memberikan masukan dan kontribusi yang berarti dalam proses penelitian dan penyusunan skripsi ini.131286682 NIP 131292562 Mengetahui Dekan Fakultas Ekonomi Drs. ” Cukuplah Allah Saja Bagiku. Pelayanan.M NIP. sebagai orang yang paling penulis sayangi yang menjadi semangat agar bisa memberikan yang terbaik. Promosi Dan Kenyamanan Berbelanja Di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kotamadya Bekasi”. H. baik sebagian atau seluruhnya. Dalam kesempatan yang baik ini. M. Agus Wahyudin. 28 Februari 2007 Anita susanti NIM. Tiada Tuhan Selain Dia. 2. sehingga penulis dapat menyelesaikan skipsi dengan judul ”Analisis Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Dan Alfamart Terhadap Lokasi.Si. antara lain: 1. Sugiharto. selaku Rektor Universitas Negeri . Semarang.Si Drs. 131658236 iv PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar karya saya sendiri. M.Si NIP. Ibu dan Bapak tercinta. Harga. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. Wahyono.Dr. Kakakku dan adikku serta seluruh Keluarga Besar penulis yang selalu ada saat susah maupun senang 3. 3352402006 v MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO: 1. Hari bekerja untuk si pemalas adalah besok. hari liburnya adalah hari ini (John Wasley) PERSEMBAHAN: Skripsi ini saya persembahkan untuk: 1. M.

Akhir kata semoga Allah SWT senantiasa bersama kita dan meridhoi jalan hidup kita. Jurusan Manajemen Program Studi Manajemen Pemasaran. 7.Semarang 2. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak.Si selaku Ketua Jurusan Manajemen dan Dosen Pembimbing I yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing dan memberikan arahan bagi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret dengan Alfamart di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi”. Pelayanan. Agus Wahyudin. M. Kata kunci: Persepsi Konsumen (Lokasi. Kelengkapan Produk. Drs. M. 10. 8. 141 halaman. Dengan kata lain.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi 3. Harga. M. Kenyamanan) Minimarket. 5. Sugiharto. Dra.M selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. Maka dari itu. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. Minimarket Indomaret dan Alfamart yang telah mengijinkan Penulis melakukan penelitian. Promosi. Teman-teman di wisma ”amalia” yang selalu memberi semangat. 4. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah menjadi bagian dari jalan hidup penulis. Amin Semarang. Teman-teman Manajemen angkatan 2002 terimakasih atas semua moment yang telah dilalui yang membuat penulis semakin dewasa. Wahyono. Pondok Gede kota Bekasi. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih kurang sempurna karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki. penulis akan menerima kritik dan saran sebagai masukan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis. 12. 13. Staff Dinas Pertanian dan Pangan Semarang sebagai tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL) penulis sebagai awal terjun dan melihat dunia kerja. Alfamart. Drs.Si selaku dosen penguji yang telah meluangkan waktunya dalam menguji penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. Drs. M. Teman-teman KKN yang telah menjadi suatu keluarga kecil yang akan selalu mengingat satu sama lain. dan membuat waktu dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. Fakultas Ekonomi. Dosen-Dosen Ekonomi yang telah memberikan ilmunya kepada penulis. Palupiningdyah. 2007. Teman-teman SMA yang telah menjadi motivasi tersendiri dalam berusaha bagi penulis dan membuat penulis melihat sisi lain kehidupan. 11. 9. vii 6. Universitas Negeri Semarang. Indomaret. Februari 2007 Penulis viii SARI Anita Susanti. tiap pangsa pasar konsumen .

000 yang menunjukan tolak Ho di bawah level of significance yang digunakan (α =0.05) sehingga tolak Ho. pelayanan. harga dan promosi sedang pada komponen kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ix ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. produk. Namun kenyataanya membuktikan bahwa karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama.05. pelayanan. 2.791 berada diatas level of significance yang digunakan (α =0. Penelitian ini dilakukan pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di Komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi.05) ini berarti tidak ada beda karena kedua minimarket ini memberikan fasilitas yang hampir sama. Saran yang diberikan dalam penelitian ini diantaranya: 1.Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. Display depan minimarket Indomaret dan Alfamart dibuat lebih menarik. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja pada minimarket Indomaret dan Alfamart.05). Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. Konsumen memilahmilah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. promosi.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. harga. promosi. dan pelayanan sebesar 0. Majalah marketing: 2004). dan kenyamanan berbelanja dalam memilih tempat berbelanja.berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. promosi. dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart pada komponen lokasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart serta untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart terhadap lokasi. Persediaan barang pada minimarket Indomaret dan Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih terencana. dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart yang biasanya berdampingan. pelayanan. 1997: 165). sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan rumus literasi sehingga diketahui sampel dalam penelitian ini sebesar 100 responden. memiliki karateristik toko dan strategi yang hampir sama (Tajwini. every day low price tidak berguna jika itu didengungkan dalam iklan dan promosi saja oleh karena itu di dalam gerai Indomaret dan Alfamart pada saat konsumen berbelanja hal tersebut benar-benar . 3. sedangkan pada kenyamanan berbelanja sebesar 0. promosi. dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. Hasil penelitian setelah diadakan pengujian dengan uji-t secara parsial dari masing-masing variabel ditemukan pengaruh yang signifikan sebesar 0. harga. Rofian. kelengkapan produk yang di tawarkan. harga. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan dengan tingkat signifikansi α = 0. harga. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. kelengkapan produk yang ditawarkan.

.4 Manfaat Penelitian .... xiii DAFTAR GAMBAR ................................................................................................................1.......................................................... viii DAFTAR ISI ................1 Latar Belakang .............. iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN...............................................................1 1.........................................................5 1...................................................................................4 1.....................1........................................................5 Penegasan istilah................................................................................................24 2..................................................10 2..1........................................3 Gerai dan peritel............ 5...........6 Lokasi .....................................2...........1............................. 6.......................................................1................................................................................1 Lokasi dan objek penelitian ...........................1....................8 Harga........................6 Sistematika skripsi .............30 2.................................42 2.............1...........6 1...............................................................45 2.....35 2..4 Minimarket .........21 2....................................................................................................................... v KATA PENGANTAR ..................................23 2.........1.............................................................1 Landasan teori.......................................36 2............................................................................ 4........2 Hipotesis......................................1.10 xi 2...52 3............................49 2.................................................9 Promosi dan iklan ...................................2 Kerangka berfikir dan Hipotesisi ................. xvii BAB I Pendahuluan ...............18 2...........terbukti...........................................2 Rumusan Masalah..........................................3 Tujuan Penelitian ........10 2.... i PERSETUJUAN PEMBIMBING........................ iii PERNYATAAN.............................................................1.........................................................2.................................... 7....................................................1................................................ Untuk meneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna..................................1 Kerangka berfikir ............ x DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL......................................x DAFTAR TABEL........................51 BAB III METODE PENELITIAN ............................................................... Indomaret dan Alfamart dalam memberi pelayanan harus lebih ramah dan sigap...........8 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS ............2 Persepsi .......................................1 Perilaku Konsumen............................................................................................7 Kelengkapan produk yang dijual .................................... vi SARI......................Disain tampilan minimarket Indomaret dan Alfamart sebaiknya ada perubahan tema perperiode tertentu...... Minimarket Indomaret dan Alfamart harus dapat mengendalikan biaya-biaya...11 Pelayanan minimarket.......10 Atmosfer dalam gerai .............................................................................................................................1 1.......... xvi DAFTAR LAMPIRAN...................................................................................16 2.......................... ii PENGESAHAN KELULUSAN..........................5 Waralaba .....................49 2.....................................................52 ...................5 1............................

.....................................60 4....................119 5............................................................................................. di Indonesia .......................... minimarket.....................................................................................................................3 Deskripsi Variabel penelitian .......... 66 Tabel 5 Jarak yang di tempuh menuju Indomaret........................................... 70 Tabel 10 Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Indomaret.........2 Saran............................... 71 Tabel11Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ....................................... 80 Tabel 24 Fasilitas di Indomaret............................. 69 Tabel 9 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Indomaret....................................... 77 Tabel 20 Kupon undian dan hadiah langsung Indomaret...... 81 Tabel 25 Jumlah keranjang belanja di indomaret cukup....................................................................................... 65 Tabel 4 Karateristik responden menurut usia..60 4..........................57 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.................4 Variabel Penelitian ................................................120 LAMPIRAN...........1 Gambaran Umum tempat penelitian............................................................. 82 Tabel 26 Penataan ruang Indomaret yang nyaman ................. 72 Tabel 13 Penataan produk di Indomaret ..................................................55 3...................... 76 Tabel 18 Disain dan warna logo Indomaret .................................................................................................................................................................................................................................................................................................................52 3..........................................................................52 3............................................................................................. 77 Tabel 19 Logo Indomaret pada tas dan sovenir ............................. 73 Tabel 14 Keterjangkauan harga di Indomaret. 65 Tabel 3 Karateristik responden menurut jumlah pendapatan..............3 Sampel ... 83 ............2 Populasi...4 Pembahasan ...................68 Tabel 7 Luas lahan parkir Indomaret ............................................................................119 DAFTAR PUSTAKA .......................21 Tabel 2 Karateristik responden menurut jenis kelamin..............119 5.................................................................................. 79 xiv Tabel 22 Fasilitas kartu keanggotaan Indomaret .......................... 67 Tabel 6 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Indomaret ................................ 78 Tabel 21 Informasi produk dan harga baru Indomaret.....................1 Kesimpulan........................................................................................................ 68 Tabel 8 Ketersediaan produk di Indomaret...................................113 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN............................................................................5 Metode Analisis data .........3........ pasar tradisional...................................................... 71 Tabel 12 Produk yang dI jual Indomaret tidak kadaluwarsa..............................................................................................................2 Karateristik responden...... 74 Tabel 16 Harga di pasaran sama dengan di Indomaret ........... 75 Tabel 17 Keterlihatan logo Indomaret ................. supermarket.......................................60 4................................................................... 74 Tabel 15 Potongan harga di Indomaret .......................65 xii 4....121 xiii DAFTAR TABEL Tabel 1 Pangsa pasar hipermarket.1...... 80 Tabel 23 Jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret ..............................................................1 Hasil penelitian.........................................................109 4.............................

.......104 Tabel 57 Letak pintu masuk dan keluar Alfamart...............................................................................................................................................110 Tabel 65 Deskrifsi variabel persepsi konsumen.............................. 99 Tabel 49 Kupon undian dan hadiah langsung Alfamart.............................................................. 97 Tabel 46 Keterlihatan logo Alfamart ........................................................103 Tabel 55 Penataan ruang Alfamart yang nyaman .......................101 Tabel 52 Jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart ......................Tabel 27 Disain eksternal ciri khas Indomaret................................................ 85 Tabel 30 Kesigapan dan keramahan pegawai Indomaret.....105 Tabel 58 Seragam pegawai Alfamart..........................104 Tabel 56 Disain eksternal ciri khas Alfamart....................................................... 84 Tabel 29 Seragam pegawai Indomaret....................... 87 Tabel 34 Jarak yang di tempuh menuju Alfamart..................... 94 Tabel 42 Penataan produk di Alfamart .. 98 Tabel 48 Logo Alfamart pada tas dan sovenir ..............................................................................................................................102 Tabel 54 Jumlah keranjang belanja di Alfamart cukup ......................106 Tabel 60 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di A alfamart..................... 88 Tabel 35 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Afamart .............................................................................................................................................................................. 91 Tabel 39Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Alfamart..... 92 Tabel 40 Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ...................................................102 Tabel 53 Fasilitas di Alfamart...112 xvi DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1 Perilaku berbelanja..................................................................109 Tabel 64 Perhitungan skor Indomaret dan Alfamart.............................................................................................106 Tabel 59 Kesigapan dan keramahan pegawai Alfamart......00 wib..............................112 Tabel 66 Perbanndingan persepsi konsumen ............. 86 Tabel 32Jam buka Indomaret pukul 07............................. 83 Tabel 28 Letak pintu masuk dan keluar Indomaret...... 12 Gambar 2 Proses keputusan pembelian ...................................................................................................................................................................................................................100 Tabel 51 Fasilitas kartu keanggotaan Alfamart ................................................................................................................. 93 Tabel 41 Produk yang di jual Alfamart tidak kadaluwarsa........................................................ 96 xv Tabel 45 Harga di pasaran sama dengan di Alfamart ................................................................................................... 90 Tabel 38 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Alfamart............................ 95 Tabel 44 Potongan harga di Alfamart ...108 Tabel 63 Perhitungan rata-rata prosentase ....................................................... 107 Tabel 61 Jam buka Alfamart pukul 07...... 85 Tabel 31 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di Indomaret.... 89 Tabel 36 Luas lahan parkir Alfamart .................................................107 Tabel 62 Tidak ada antrian di meja kasir Alfamart................. 94 Tabel 43 Keterjangkauan harga di Alfamart...................................00 wib...........................100 Tabel 450 Informasi produk dan harga baru Alfamart.. 15 ..................... 98 Tabel 47 Disain dan warna logo Alfamart ..................................................................................... 90 Tabel 37Ketersediaan produk di Alfamart............ 87 Tabel 33Tidak ada antrian di meja kasir Indomaret.............................................

..138 Lampiran 6 Surat keterangan telah melakukan penelitian ....................... berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin.127 Lampiran 3 Data tabulasi penelitian ..................................................... kerugian waralaba...................................................1 Latar belakang Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dan kelompok mendapat apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu atau kelompok lainya (Irawan................................................................................................................................ 43 Gambar 13 Unsur barang atau jasa yang di beli konsumen ...................................................................................................Gambar 3 Proses pemilihan toko .... Penguasaan pasar merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang di lakukan oleh pengusaha untuk mempertahankan hidupnya....................... 45 Gambar 14 Kerangka berfikir ....................................................................................................................................... 30 Gambar 8 Pertimbangan dalam penyediaan marchendise . Syarat yang harus di penuhi oleh suatu perusahaan agar dapat sukses dalam persaingan adalah berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan dengan membuat citra yang baik di mata pelanggan itu sendiri yang nantinya akan menimbulkan loyalitas yang berkelanjutan.............................................111 xvii DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Angket penelitian .......................................................................................................131 Lampiran 4 Perhitungan skala likert .... Dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa konsep paling penting mendasari pemasaran adalah menyangkut keinginan manusia dan merupakan kebutuhan manusia yang di bentuk oleh kultur serta kepribadian individu Di era globalisasi sekarang ini kegiatan bisnis khususnya pemasaran dari waktu ke waktu semakin meningkat........121 Lampiran 2 Hasil perhitungan SPSS..........................................................2001:10)............... 16 Gambar 4 Perang antar saluran ................ 42 Gambar 12 Tampilan toko ............................................................ 47 Gambar 15 skala likert ....... 37 Gambar 11 Tujuan memberi suasana dalam gerai ............... Banyak sekali perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan dengan cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada dan berusaha menerapkan strategi pemasaran yang tepat dalam rangka menguasai pasar....................................................140 1 BAB I PENDAHULUAN 1........................... 22 Gambar 5 Keuntungan............................ 33 Gambar 9 Kategori produk .......................................................................................................................................................................................................... 24 Gambar 6 Analisis area perdagangan..137 Lampiran 5 Surat ijin penelitian. Hal tersebut bisa di capai oleh suatu perusahaan melalui ........................................................... 26 Gambar 7 Tiga tingkat analisis lokasi pengecer ................ 34 Gambar 10 Teori komunikasi .......

Majalah marketing: 2004). produk. (5) personel penjualan.2 upaya menghasilkan dan menyampaikan barang serta jasa yang diinginkan konsumen. (2)sifat dan kualitas pengamanan. Namun di sini peneliti hanya mengambil enam komponen yang paling utama. kelengkapan produk yang ditawarkan.3%. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. Penguasaan pangsa pasar sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor empat setelah ritel-ritel yang lain sedangkan Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35%. tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. Dengan kata lain. Karateristik individual seperti gaya hidup menyebabkan pandangan umum tentang aktivitas yang terlibat dalam perilaku berbelanja dan pencarian. Namun kenyataanya bahwa meski minimarket memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama satu dengan yang lainya. pelayanan. Sedangkan menurut . Citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk akhir atau pembelian merek. pelayanan umum. Jika pengalaman masa lalu memuaskan. (7) sifat pelanggan toko. 1995:251). Kecuali jika faktor-faktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. Para pengecer mempengaruhi aktifitas ini dengan strategi iklan dan promosi. (3) harga. Memilih toko adalah proses interaksi antara strategi pemasaran pengecer dan karateristik individual dan situasional dari pembeli proses ini di gambarkan oleh diagram keputusan pembelian pada umumnya. 3 (4) iklan dan promosi. dan kenyamanan berbelanja . kenyataananya dapat memiliki penjualan yang berbeda. lokasi dan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan untuk membeli (Engel. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. Rofian. Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 12. 1997: 165). (6) atribut fisik toko. Karateristik pembeli juga mempengaruhi citra toko.1995: 252).000 ritel di Indonesia. maka pilihan akan bersifat kebiasaan.. pelayanan. Market share yang berbeda jauh menurut survei AC Nielsen tahun 2005. dari total 5. seperti Indomart dan Alfamart yang biasanya berdampingan (Tajwini. Konsumen memilah-milah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. produk. Atribut yang menyolok atau determinan biasanya masuk dari kategori berikut ini : (1) lokasi. promosi. harga.. karena menenurut the use multiatribut attitude model in store image study journal of ritailing para pelanggan potensial yang diminta memilih sepuluh daftar atribut yang ada memilih keenam komponen yang dirasa memiliki pengaruh paling besar dalam menilai citra toko yaitu lokasi.1995:157). dimana kegiatan tersebut sangat tergantung pada perusahaan atau pedagang dengan bermacam atribut melalui harga. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. (8) atmosfer toko dan (9) pelayanan dan kepuasan setelah transaksi (Engel.

Penguasaan pangsa pasar 4 sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor dua setelah Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35% (http://www. penelitian ini bermanfaat untuk sarana pengembangan ilmu penetahuan. untuk itu peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian perbandingan persepsi konsumen toko tersebut mengapa hal tersebut dapat mempengaruhi penjualan padahal keduanya memiliki strategi pemasaran yang hampir sama dan pelayanan yang hampir sama juga adakah perbedaan pada keduanya yang pada ahirnya mempengaruhi citra toko dari kacamata konsumen. Kegunaan praktis a) Bagi pelaku usaha ritel hasil penelitian ini bermanfaat sebagai evaluasi dan pengamatan aktivitas konsumen atau perilaku .3 Tujuan penelitian Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : 1.kontan. bahwa penelitian ini dapat di gunakan untuk menambah pengetahuan dan untuk meneliti lebih lanjut dengan menggunakan variabel lain. 1.2 Permasalahan Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka identifikasi masalah pada penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui adakah perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen 2. Adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 2. c) Bagi penulis. Dari gambaran di atas penulis memilih judul dalam penelitian ini adalah “ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI”. Kegunaan teoritis a) Bagi pembaca. penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai perbedaan strategi pemasaran Indomaret dan Alfamart dari kacamata konsumen. 2.id). apakah yang membuat berhasil mewujudkan kesan yang baik pada pelanggan dan pada ahirnya akan memudahkan meraih konsumen. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 5 1. b) Bagi peneliti lain.4 Kegunaan penelitian 1. Untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1.penelitian salah satu tabloid bisnis Kontan di kawasan Bekasi Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 33%.co.

barang kebutuhan rumah.id). 5. 3. Lokasi Berhubungan dengan pemilihan dan penggunaan spesialisasi pemasaran perdagangan perantara dan transportasi serta 7 penyimpanan pergudangan untuk melengkapi para pelanggan target dengan kegunaan waktu tempat dan pemilikan kemanfaatan yang tercipta melalui penyediaan produk di tempat yang di kenali konsumen (Amin wijaya tunggal. mengorganisasikan.1996:123). 1976:84). 1. pakaian.5 Penegasan istilah Untuk memudahkan pemahaman dalam penelitian. Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www. . sehingga produsen dapat mengetahui apa saja yang di gunakan konsumen dalam membuat pertimbangan keputusan pembelian. 6. 2005:135). Persepsi Persepsi adalah suatu proses dengan mana seseorang. maka perlu adanya penegasan istilah-istilah dalam judul tersebut di atas yaitu : 1. 6 b) Bagi konsumen. dan agar menjadi jelas dan tidak terjadi salah tafsir terhadap judul tersebut. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atu perusahaan ritel (Hendri Ma’aruf. dan menginterpretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. menyeleksi.1996:95). 2. dan lain-lain atau kombinasi) untuk di sediakan dalam toko pada jumlah. Perbandingan Perbandingan artinya pertimbangan. 4.sinarharapan. persamaan (beberapa benda atau perkara) ( WJS Poerwodarminto. 2004: 102). produk umum. waktu.co. penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan cakrawala berfikir dalam pengembangan wawasan dalam mempelajari segala perilaku produsen yang berhubungan dengan bagaimana memuaskan keinginan konsumen yang menjadi sasaran. Pelayanan Adalah segala hal pengeluaran industri yang di keluarkan industri yang mendukung operasi suatu perusahaan kegiatan tidak berwujud intangible yang secara terpisah bisa di identifikasikan berfungsi memuaskan keinginan serta tidak terikat kepada penjualan suatu produk atau jasa lain (Amin Wijaya Tunggal. Kelengkapan produk yang di tawarakan (merchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko (produk berbasis makanan.konsumen terhadap toko ritel.

harga. halaman motto dan persembahan. pengertian minimarket. dan kenyamanan berbelanja) pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. membujuk dan atau mengingatkan para 8 pelanggan target pada perusahaan dan bauran pemasaranya (Amin Wijaya Tunggal. Harga Adalah apa yang dibayar seseorang untuk apa yang di perolehnya nilainya dinyatakan dalam mata uang (Amin Wijaya Tunggal. Bagian awal skripsi Bagian awal skrisi terdiri dari halaman judul. Promosi Adalah mengkomunikasikan informasi antara penjual dan pembeli untuk mempengaruhi sikap dan perilaku.1996:97). karateristik penentuan harga.6 Sistematika skripsi 1. Dari keterangan diatas maka dalam penelitian ini di terangkan maksud tema dalam penelitian ini adalah mengenai pengukuran perbedaan persepsi yang ditentukan oleh keenam indikator (lokasi. 1996:103). cara-cara yang menarik konsumen dengan promosi. 1996:125). BAB II : LANDASAN TEORI Dalam bab ini diuraikan tentang teori yang digunakan sebagai dasar pembahasan selanjutnya yaitu penertian perilaku konsumen. permasalahan. kata pengantar. tujuan penelitian dan manfaat penelitian.sampel. 8. Menginformasikan. penegasan istilah.7. pelayanan. abstrak. metode pengumpulan data. 1. BAB III : METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab in diuraikan tentang populasi. 9. metode analisis data. karateristik pelayanan yang baik. 2. promosi. daftar isi dan daftar lampiran. karateristik lokasi yang baik. halaman pengesahan. kelengkapan produk. kelengkapan produk yang ditawarkan. Kenyamanan berbelanja (atmosfer dalam gerai) Adakah pengaruh yang timbul dari faktor-faktor yang khusus untuk waktu dan tempat tertentu dan tidak lepas dari karateristik konsumen dan objek (Amin Wijaya Tunggal. kenyamanan berbelanja. dan teknik. Bagian skripsi BAB I : PENDAHULUAN 9 Meliputi : alasan pemilihan judul. BAB IV : HASIL PENELITIAN BAB V : PENUTUP Dalam bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran BAGIAN AKHIR Bagian ini berisi tentang daftar pustaka dan lampiran .

atau perasaan lainya termasuk rasa iba dan marah. 3) Mengetahui perilaku konsumen meliputi : perilaku yang dapat diamati seperti jumlah yang di belanjakan. gengsi. Menurut kotlert dan Amstrong yang di kutip oleh Simamora (2001:81) mengartikan perilaku konsumen sebagai perilaku pembelian akhir. b. Dari definisi di atas dapat di ambil kesimpulan : 11 1) Perilaku konsumen menyoroti perilaku individu dan rumah tangga. mengkonsumsi dan menghabiskan produk. minat. baik itu keindahan. Sifat Motivasi Pembelian Setiap konsumen mempunyai dua sifat motivasi pembelian yang saling tumpang tindih dalam dirinya. mengkonsumsi. emosional dan rasional (Hendri Ma’aruf.1. 1994:3). yang membeli produk untuk konsumsi personal. Perilaku konsumen sangat komplek dan sulit di prediksi. dan perilaku konsumen mengansumsikan bahwa konsumen bersikap rasional dalam setiap keputusan pembelian. 1) Emosional Motivasi yang di pengaruhi emosi berkaitan dengan perasaan. 2) Rasional Sikap belanja rasional di pengaruhi oleh alasan rasional .1 Landasan teori 2. kapan. 2) Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta tindakan dalam memperoleh. umumnya para konsumen bukan dalam keadaan iba atau marah.10 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS 2. dan bagaimana barang sudah dibeli dan dikonsumsi. Faktor indah atau bagus dan faktor gengsi akan lebih banyak pengaruhnya di bandingkan rasa iba atau marah saat berbelanja. baik individu maupun rumah tangga. Pendekatan-pendekatan yang selama ini banyak digunakan untuk menyingkap sikap. oleh siapa. Adapun definisi perilaku konsumen adalah tindakan langsung terlibat dalam mendapatkan. Perusahaan berkepentingan dengan hampir setiap kegiatan manusia yang hanya dalam lingkup yang lebih terbatas. memakai. Pengertian perilaku konsumen Untuk memahami perilaku masyarakat dalam pembelian barang dan jasa tersebut di butuhkan studi tersendiri. 2005:51). dengan siapa. dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini (Engel dan Blackwell.1 Perilaku konsumen a.

c. matahari pilihan barang banyak marchandise banyak Selama belanja Barang yang tersedia Harga menarik Cepat proses pembayaranya (antrian di kasir tidak terlalu panjang ) Selama belanja Daya tarik suasana internal Visual merchandising Fasilitas dalam gerai Pusat barang dan jasa Fasilitas kredit Paska belanja (antaran barang. Sementara di kejadian lain dapat saja kedua sifat berikut berimbang. Perilaku di tempat belanja Menurut David cook dan David Walters dalam buku Hendri Ma’aruf (2005:53) menggambarkan perbedaan kedua jenis perilaku orang pergi berbelanja seperti dalam diagram berikut: Prabelanja (mencari dan memilih gerai) lokasi mudah di capai cukup parkir dekat dengan gerai lain pilihan marchandise pelengkap atau pengganti Prabelanja (mencari dan memilih gerai) bergengsi ada toko utama seperti hero. pemasangan. kunjungan ulang) Display tema Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Gambar 1: Perilaku berbelanja (David cook dan David Walters. Pada kejadian yang berbeda mungkin saja dominasi terjadi sebaliknya. suatu sifat dapat mendominasi sementara sifat lainya sedikit berperan. Tetapi kita akan sulit melihat dengan jelas apakah kedua sifat itu sedang berimbang pada seseorang. pemasangan. Cara berfikir seorang konsumen bisa begitu kuat sehingga membuat perasaan seperti gengsi menjadi amat kecil bahkan hilang 12 Pada proses membeli suatu barang. evaluasi. 2005:53) . evaluasi. kunjungan ulang) Display barang Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Paska belanja (antaran barang.dalam fikiran konsumen.

dan tokoh-tokoh masyarakat yang meliputi: (a) Nilai-nilai adalah norma yang di anut masyarakat (b) Persepsi adalah cara pandang pada sesuatu (c) Prefensi adalah rasa lebih suka pada sesuatu dibandingkan dengan yang lainnya. tetangga. Budaya meliputi hal-hal yang dipelajari dari keluarga.Perbedaan itu mempengaruhi perilaku sebelum belanja dalam proses belanja dan setelah belanja. mobil dan motor bertambah dari tahun . kebersihan. d. tiga hal tersebut memberi rasa yang berbeda antara minimarket dan toko biasa. (d) Behavior (tindak tanduk) 2) Faktor sosial 14 (a) Reference group adalah kelompok yang mempengaruhi anggotanya dalam membuat keputusan pembelian sesuatu barang atau jasa meskipun ada pengecualian pada sebagian orang. Orientasi belanja adalah lebih mementigkan hal-hal fungsional Orientasi rekreasi lebih di pengaruhi oleh suasana li k 13 Kebanyakan konsumen di Indonesia yang berbelanja di gerai-gerai modern cenderung berorientasi “rekreasi”. Minimarket yang merupakan contoh gerai modern yang mengalami pertumbuhan dengan cepat sebagai pertanda bahwa faktor rekreasi cukup kuat. (c) Peran dan status. guru. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen Proses keputusan memilih barang atau jasa dan lain-lainnya itu di pengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor pribadi internal dalam dirinya sendiri. kelebihan minimarket di banding warung biasa terletak pada penataan. peran seseorang di masyarakat atau di perusahaan akan mempengaruhi pola tindakanya dalam membeli barang dan jasa (di sebut berbelanja). 3) Faktor teknologi (a) Transfortasi pribadi. (b) Keluarga faktor ini juga penting dalam mempengaruhi dalam memilih suatu barang dan jasa. teman.dan pendingin ruangan (AC). 1) Faktor budaya Budaya adalah faktor mendasar dalam pembentukan norma-norma yang dimiliki seseorang yang kemudian membentuk atau mendorong keinginan dan perilakunya menjadi seseorang konsumen.

kapan mereka berbelanja. e.2 Persepsi Persepsi adalah satu proses dengan mana seseorang menyeleksi. mengorganisikan. 2005:61) Pengertian stimulus adalah situasi yang menyebabkan munculnya kebutuhan dalam diri konsumen. dan berapa besarnya belanja mereka. 1997:153) Bagan diatas sangat berkaitan dengan proses pemilihan toko mana yang akan di kunjungi konsumen dengan berbagai pertimbangan diatas. baik untuk dinikmati oleh diri sendiri maupun untuk keluarga. Tidak saja terhadap produk dan 16 mereka. Ini terjadi pada proses keputusan membeli stimulus ekternal. Stimulus eksternal situasi konsumen respon konsumen Gambar 3: Proses pemilihan toko (Philip Kotler.ke tahun berikut kecangihan teknologinya yang bertambah dari tahun ketahun (b) Alat rumah tangga. seorang konsumen akan melalui suatu proses keputusan pembelian. f. (c) Audio visual. Keputusan membeli Dalam membeli suatu barang atau jasa. Stimulus kebutuhan mencari info evaluasi transaksi perilaku pasca beli Gambar 2: Proses keputusan pembelian (Berman dan Evan. Terdapat tiga proses keputusan pembelian: 15 1) Proses keputusan panjang untuk barang yang durable menurut Berman dan Evan dalam buku Hendri Ma’ruf (2005:61). Respon konsumen terhadap stimulus eksternal Perilaku konsumen pada akhirnya terlihat pada saat mereka memilih produk dan merek.1. dan mengertepretasikan stimuli kedalam suatu . mereka juga memilih gerai mana yang mereka kunjungi. 2) Proses kebutuhan terbatas sama dengan proses diatas tetapi terjadi secara lebih cepat dan kadang meloncati tahapan 3) Proses pembelian rutin keputusan pembelian yang terjadi secara kebiasaan sehingga proses pembelian sangat singkat saja begitu ada kebutuhan langsung di beli saja tanpa adanya pertimbangan. yang selanjutnya konsumen mencari informasi tentang kebutuhanya. (d) Internet dan seluler kemajuan teknologi komputer pribadi. telepon selular meningkatkan pasar hardware. telah menjadi produk pemikat perorangan sejak puluhan tahun lalu. merupakan pasar ritel yang besar karena perkembangan yang semakin pesat. info yang didapat kemudian dievaluasi sebelum akhirnya melakukan transaksi pembelian dan pada akhirnya ada perilaku pasca beli. 2.

hal tersebut dipengaruhi oleh faktor personal dan faktor stimuli yang terdiri dari (Bilson Simamora. Faktor yang membuatpersepsi berbeda-beda pada setiap fasilitas yang sama karena adanya perbedaan dalam otak kita yang terbatas. 2004:104): Karateristik konsumen Lingkungan Ekonomi Budaya Sosial teknologi Pemasaran Marchandise Harga Lokasi Iklan Atmosfer service Proses keputusan pembelian Pilihan produk atau merek Pilihan gerai Timing berbelanja Besarnya belanja 17 1) Faktor persnal yang terdiri dari: (a) Pengalaman masa lalu (b) Kebutuhan saat ini (c) Pertahanan diri (d) Adaptasi 2) Faktor stimulus Karateristik stimulus memegang peranan penting dalam merebut perhatian konsumen seperti hukum kontras yang dikemukakan Weber yaitu “ yang lain dari sekelilingnya. sehingga tidak mungkin semua stimuli tertampung. 2004:102). lebih mungkin untuk mendapat perhatian “ hal tersebut dapat diciptakan melalui: (a) Ukuran yang berbeda-beda (b) Warna yang paling mencolok dari yang lain (c) Posisi (d) Keunikan .gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora.

3) Faktor pengorganisasian Orang cenderung membuat keteraturan untuk hal-hal yang tidak teratur. 2005:71). Perusahaan perdagangan ritel besar dapat memiliki format bervariasai dari yang terbesar (perkulakan) hingga yang terkecil atau minimarket ( Hendri Ma’ruf. Peritel besar adalah peritel berbentuk perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan ritel dalam skala besar. telah tumbuh 1 juta warung yang kebanyakan di luar kota dengan omzet rata-rata Rp 100. mulai dari satu gerai hingga beberapa gerai.000 per hari.3 Gerai dan peritel Peritel atau pengecer adalah pengusaha yang menjual barang atau jasa secara eceran kepada masyarakat sebagai konsumen (Hendri Maaruf.2005:71). 2). Gerai-gerai dari peritel kecil terdiri atas dua macam. baik dalam arti gerai besar maupun dalam arti mempunyai gerai besar dan 19 sekaligus gerai kecil. Gerai tradisional Adalah gerai yang telah lama beroperasi di negeri ini berupa: warung. Gerai modern mulai beroperasi awal 1960-an di Jakarta .1.. yaitu dalam arti konsumen datang ke gerai untuk melakukan transaksi berbelanja dan membawa pulang barang atau menikmati jasa. orang kadang enggann mendengarkan informasi keseluruhan tapi langsung kekesimpulan 5) Efek halo (aura merek) 2. adapun pengorganisasian stimuli dilakukan dalam tiga bentuk diantaranya: (a) Figur dan latar belakang (b) Pengelompokan (c) Peyelesaian masalah 18 Sedang yang biasanya mengganggu persepsi seseorang adalah (Bilson Simamora. arti modern di sini adalah penataan barang menurut keperluan yang sama di kelompokan di bagian yang sama yang dapat dilihat dan diambil . Warung biasanya berupa bangunan sederhana yang permanen (tembok penuh) semi permanen (tembok setinggi 1 meter di sambung papan sebagai dinding). 1). 2004:105): 1) Penampilan fisik dengan kata lain persepsi kualitas melebihi realitas 2) Stereotype mengurangi I objektifitas seseorang dalam menginterpretasikan stimuli sehingga persepsi menjahui realitas 3) Kesan pertama 4) Loncat ke kesimpulan. Gerai dalam segala bentuknya berfungsi sebagai tempat pembelian barang dan jasa. toko. dan pasar. Menurut penelitian AC Nilsen. selama 10 tahun sampai 2002. Peritel perorangan atau peritel kecil memiliki jumlah gerai bervariasi. atau dinding kayu seutuhnya. yaitu gerai modern dan tradisional.

Istilah pusat belanja mulai popular di gunakan untuk mengganti kata one stop shopping .co.dan lokasi. . 2. Convenience store ada yang dengan luas ruangan antara 200 m2 hingga 450 m2 dan brelokasi di tempat yang setrategis. Luas ruang minimarket adalah antar 50 m2 sampai 200 m2. penggunaan alat pendingin udara. jam buka. dengan mini market. c) Special store: merupakan toko yang memiliki persediaan lengkap sehingga konsumen tidak perlu pindah toko lain untuk membeli sesuatu harga yang bervariasi dari yang terjangkau hingga yang mahal. Modernisasi bertambah meluas pada dasawarsa 1970-an. dan tertata rapi membuat minimarket menjadi lebih unggul dari warung dan toko. d) Factory outlet e) Distro f) Supermarket: mempunyai luas 300-1100 m2 yang kecil sedang yang besar 1100-2300 m2 g) Perkulakan atau gudang rabat h) Super store: adalah toko serba ada yang memiliki variasi barang lebih lengkap dan luas yang lebih besar dari super market 21 i) Hipermarket: luas ruangan di atas 5000 m2 j) Pusat belanja yang terdiri dua macam yaitu mall dan trade center. belanja sedikit di tempat yang dekat dan nyaman terpenuhi. Supermarket mulai di perkenalkan pada dasawarsa ini .1. dan adanya pramuniaga profesional. Mini market mengisi kebutuhan masyarakat akan warung yang berformat modern. Banyak orang mulai beralih 20 ke gerai modern seperti pusat belanja ini untuk berbelanja. dan luas ruangan. konsep one stop shopping mulai dikenal pada dasawarsa 1980-an yang kemudian menjadi popular awal 1990-an. b) Convenience store: gerai ini mirip minimarket dalam hal produk yang dijual.3 Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www.id). Macammacam gerai modern diantaranya (Philip Kotler.sinarharapan. tetapi berbeda dalam hal harga.1997:337-339): a) Minimarket terjadi pertumbuhan sebanyak 1800 buah selama 10 tahun sampai 2002. dengan harga yng lebih mahal dari harga minimarket.langsung oleh pembeli. Sedang menurut Hendri ma’aruf (2005:76) yang di sebut minimarket biasanya luas ruanganya adalah antar 50 m2 sampai 200 m2 serta berada pada lokasi yang mudah dijangkau konsumen. sejuk. perilaku konsumen yang menyukai tempat belanja bersih.

8% Sumber: sisipan bisnis Indonesia “ arah bisnis dan politik”.2% 21.6% 4.6% 5. Perusahaan yang pertama kali menggunakan format minimarket sebagai strategi bisnis di Indonesia adalah PT. 22 Bandung.2005:87) Dari gambaran persaingan diatas dapat dilihat peluang untuk . dari negara AS yang paling banyak di ikuti.9% 73.Tabel 1: Pangsa pasar Hipermarket.kontan-online. istilah lain dari chain store adalah multiples. Persaingan minimarket telah memunculkan peritel-pertel kecil dengan satu atau beberapa gerai .com Inc: 2004). minimarket. Desember 2003. Indomarco Prismatama yang pada tahun 1988 mendirikan minimarketnya yang pertama. pasar tradisional di Indonesia: 2000 2001 2002 2003 Hipermarket & supermarket 16. Perusahaan lain yang juga mengoperasikan minimarket adalah Alfaria Trijaya yang pada tahun 2004 telah memiliki 923 gerai dengan nama alfamart dan merencanakan mengembangkan menjadi 1800 unit di seluruh Indonesia tahun 2005 (http//www.supermarket. antarformat: Pasar tradisional Toko Minimarket SupermarkeSupermarket t Hypermarket Hypermarket Warung Warung Toko Minimarket Convinience store 23 Gambar 4: Perang antar saluran (Hendri Ma’aruf. Bogor. Semarang dan Surabaya.7% 20. Persaingan telah membuat pengecer berfikir tentang format .1% Pasar trdisional 79.4% 4. Indomarco merencanakan mendirikan 600 toko lagi di tahun 2005 (http//www. berikut gambar persaingan antar perusahaan. Minimarket yang masuk dalam kelompok seperti alfamart dan Indomaret baik yang dimiliki perusahaan atau yang waralaba atau hanya operasional saja tergolong sebagai chain store yaitu toko atau gerai yang terhimpun di bawah satu nama dengan sistem yang sama termasuk dalam kegiatan pemasaranya.5% 20.9% 74.1% Minimarket 3.8% 74. Pada ahir tahun 2003 jumlah gerai indomaret 796 unit di Jabodetabek.kontan-online.com Inc: 2004). istilah yang di pake di Inggris.di Indonesia format-format gerai modern mengikuti format gerai dari mancanegara.

produk.1. Di Jabotabek persaingan antar gerai tradisional dengan gerai modern masih berlangsung meski dengan kecendrungan peralihan selera belanja konsumen pada gerai modern yang meningkat. 2005:90). pasokan barang. Terdapat keuntungan dan problem potensial dalam berbisnis waralaba yang perlu diketahui oleh peminat waralaba dan oleh pemberi hak waralaba sebagaimana di tampilkan dalam tabel berikut: Keuntungan : Pewaralaba Terwaralaba • Peluang pertumbuhan tinggi • Tidak memerlukan modal besar • Para terwaralaba menjadikan para pemilik pewaralaba bersenangat • Baya pengawasan rendah • Pewaralaba masih mungkin memiliki sendiri gerai yang di operasikan sendiri • Peluang go internasional • Cara mudah melakukan tes pasar atau pengembangkan pasar • Mempertahankankemandirian • Reward sejalan dengan performen • Resiko pendirian usaha baru sedikit • Pinjaman dana mudah di peroleh • Adanya bantuan persiapan dan pengoprarsianya. selain terwaralaba berhak menggunakan merek. dan lain-lain yang di perjanjikan. . ia juga mendapat bantuan dari pewaralaba dalam hal 24 persiapan gerai. produk dan sistem operasioal dengan pihak kedua berupa pemberian izin pemakaian merek. pelatihan. sistem operasional dalam jangka waktu tertentu (Hendri Ma’aruf.merubah warung dan toko menjadi minimarket. ini lebih terasa ketika supermarket besar di buka di sebuah kota atau pun kabupaten yang memunculkan persaingan langsung dengan toko-toko lama. Secara ringkas pengertian waralaba adalah hubungan bisnis antara pemilik merek.4 Waralaba (francise) Perdagangan eceran dalam gerai modern berukuran kecil (200m2) atau lebih kecil dengan sistem waralaba di indonesia dimulai dengan munculnya antara lain seperti Indomaret dan Alfamart khususnya dalam wujud minimarket. promosi. 2. Persaingan antar gerai dan dari format yang berbeda telah muncul. Pemilik merek disebut franchishor ( Pewaralaba) dan pihak kedua tadi di sebut sebagai franchisee (terwaralaba).

hal 52 ) 25 2. Suatu wilayah yang berpenduduk banyak yang berpenghasilan cukup besar adalah traiding area yang . Area perdagangan adalah suatu wilayah dimana beberapa perusahaan menjual barang atau jasa secara menguntungkan. meskipun keduanya menjual produk yang sama. luas suatu traiding area dapat bervariasi pada jenis gerai. Analisis area perdagangan (trading area analisis) Sebelum suatu toko atau pusat perbelanjaan didirikan. oleh pramuniaga yang sama banyak dan terampil. sebuah gerai akan lebih sukses di banding gerai lainnya yang berlokasi kurang strategis. langkah pertama adalah mempelajari suatu area agar investasi yang di tanamkan dapat menguntungkan. pada lokasi yang tepat. dan sama-sama punya setting atau ambience yang bagus.5 Lokasi Lokasi adalah faktor yang sangat penting dalam bauran pemasaran ritel (ritail marketing mix). Keputusan mendirikan gerai besar atau kecil tergantung pada keadaan traiding area yang dilayani.1.• Pengguna merek yang sudah dikenal masyarakat • Kegiatan pemasaran yang luas bisa sampai tingkat nasonal Kerugian : Pewaralaba Terwaralaba • Kurang pengawasan sehari-hari • Reputasi rawan cacat oleh perilaku beberapa terwaralaba • Motivasi terwaralaba hanya bersikap jangka pendek • Seorang terwaralaba menjadi terlalu kuat sehingga terjadi terwaralaba dalam terwaralaba • Realisasi laba dan omzet mungkin tidak sesuai harapan • Berpeluang terjadi penlakan terhadap peraturan pewaralaba • Pemasok lain menawarkan dengan harga yng lebih rendah • Masih diharuskan membayar fee untuk marketing meski telah bersil menghmpun sejumlah konsumen loyal • Ketika omzet meningkat fee juga meningkat Gambar 5: Keuntungan dan problema potensial bagi pewaralaba dan terwaralaba ( MC Goldrick. a.

2005:117) Informasi itu dipakai untuk memberi gambaran batas geografis tentang wilayah utama. c) Basis ekonomi Industri daerah setempat. fluktuasi karena faktor musiman.sekunder. potensi pertumbuhan. e) Situasi persaingan Penting mengenali jumlah dan ukuran pada peritel di suatu .menarik banyak pengecer.1995:243): a) Besarnya populasi dan karateristiknya Jumlah pendudukdan kepadatan pada suatu wilayah menjadi faktor dalam mempertimbangkan suatu area perdagangan ritel. d) Ketersediaan tenaga kerja 28 Tenaga kerja yang perlu diperhatikan adalah pada semua tingkat. kualitas produk yang terjaga. yaitu tingkat administrative dan lapangan hingga manajemen trainee dan manajerial. dan lain-lain. wilayah perdagangan sekunder. dan fasilitas keuagan di daerah sekitar yang harus diperhatikan peritel. Informasi itu pula yang memberi gambaran seperti (Sumber: Hendri Ma’aruf. Toko kecil akan lebih terbatas lagi wilayah perdagangan primernya. 27 b) Besar belanja rata-rata pada toko oleh orang-orang yang berasal dari suatu wilayah tertentu dalam area perdagangan dimaksud. daftar berikut ini dapat dimanfaatkan untuk mengetahui potensi yang tersedia (James F Engel. 2005:117): a) Frekuensi orang-orang dari wilayah geografis yang berbeda melakukan belanja mereka. c) Konsentrasi kepemilikan kartu belanja Sedangkan bagi toko berukuran menengah. yaitu wilayah perdagangan 26 utama. 2. Sebaliknya. dan wilayah tambahan jika di gambarkan akan terlihat pada gambar berikut: Wilayah perdagangan primer toko Wilayah perdangan sekunder pembeli Wilayah perdagangan tambahan Gambar 6: Analisis area perdagangan (Hendry Ma’aruf. wilayah perdagangan primer akan lebih kecil daripada wilayah perdagangan primer gerai besar. b) Kedekatan dengan sumber pemasok Pemasok mempunyai pengaruh pada peritel dalam hal kecepatn penyediaan. biaya pengiriman. wilayah yang dijadikan sebagai ajang penjualan oleh suatu toko dapat dibagi menjadi tiga bagian. wilayah lain yang berpenghuni sedikit yang berpenghasilan tidak banyak adalah traiding area yang kurang menarik karena hanya akan menunjukan satu atau dua gerai ritel saja. Untuk membuka gerai di suatu lokasi baru.dan wilayah tambahan.

f) Fasilitas promosi Adanya media massa seperti surat kabar dan radio akan memfasilitasi kegiatan promosi peritel.wilayah. dan kemacetan akan menjadi nilai tambah atau nilai kurang bagi pelangan itu menjadi perhatian penting seorang pemasar.dan biaya-biaya terkait. pembatasan zona. karena toko yang saling melengkapi akan . faktor lebar jalan. kondisi jalan. g) Ketersediaan lokasi toko Faktor bagi suatu area perdagangan dan hal-hal yang terkait dengan lokasi adalah: jumlah lokasi dan jenisnya. siang. peluang kepemilikan . sore. (4) Proporsi orang yang berkunjung dari total yang melintas b) Lalu lintas kendaraan Informasi tentang jumlah dan karakteristik mobil-mobil yang melintas. c) Fasilitas parkir Untuk kota-kota besar. a) Lalulintas pejalan kaki Untuk mendapatkan informasi: 29 (1) Jumlah pria dan wanita yang melintas (anak-anak usia tertentu kebawah tidak dihitung). dan malam atau menurut jam (3) Proporsi potensi konsumen (prentase pembelanjaan dari orang yang melintas). (2) Jumlah orang yang melintas pada pagi. perdagangan. h) Hukum dan peraturan Hukum dan peraturan perlu di perhatikan khususnya jika terdapat perda atau peraturan daerah yang tidak terdapat di daerah lain 3. pertokoan atau pusat perbelanjaaan yang memiliki fasilitas parkir yang memadai dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi peritel dibandingkan dengan pertokoan dan pusat belanja yang fasilitas perbelanjaan yang fasilitasnya tidak memadai. Beberapa faktor yang harus di pertimbangkan dalam letak atau tempat gerai yang akan di dirikan atau dibuka. d) Trasportasi umum Transportasi umum yang banyak melintas di depan pusat perbelanjaan atau pertokoan akan memberi daya tarik yang lebih tinggi karena bentuk konsumen dengan mudah langsung masuk ke areal perbelanjaan 30 e) Komposisi toko Seorang peritel hendaknya jika ingin membuka toko harus mempelajari lebih dulu toko-toko apa saja yang ada disekitarnya. akses pada masing-masing lokasi.

Perishapble ( seperti buah-buahan yang cepat busuk) 10% -Umum 10% (Kompas. 2005:132). Manajemen marchendise Gerai Indomaret yang berformat minimarket mempunyai komposisi marchendise seperti berikut: . 2005:135). Untuk mendapatkan perkiraan potensi yang lebih akurat. yaitu mudah terlihatnya toko dan plang namanya oleh pejalan kaki dan pengendara mobil yang melintas di jalan. g) Penilaian keseluruhan Penilaian keseluruhan atau overall rating perlu dilakukan berdasarkan faktor-faktor diatas agar dapat menentukan pilihan lokasi lebih tepat.Produk makanan dan minuman 60% . Departement store. b) Jenis gerai 32 Penyediaan marchandise harus disesuaikan dengan jenis gerai apakah itu minimarket. Selain segmen yang jelas. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atau perusahaan ritel (Hendry Ma’ruf.menimbulkan sinergi. 1995:239) 2. keinginan konsumen akan keragaman barang membuat peritel perlu menyiapkan marchandise yang wide (banyak jenis dan tipe) dan deep (banyak pilihan atas masing-masing jenis).waktu. maka pertanyan pertama perlu dijawab. penanganan. dan keuangannya.1. c) Lokasi dimana gerai berada Lokasi gerai turut mempengaruhi macam produk yang dijual. Hal-hal yang berkaitan dengan manajemen marchandise adalah: a) Target market Untuk pengelolan marchandise yang optimal. seleksi pasar analisis area evaluasi tempat Gambar 7: Tiga tingkat analisis spasial dan menyeleksi lokasi pengecer (James F Engel. .Produk non makanan 20% . yaitu siapa konsumen yang hendak dituju. juga motivasi konsumen paling penting diketahui. 1. 9 februari 2003) Manajemen marchandise atau pengelolaan merchandise berkaitan dengan pembelian atau pembelanjaan. f) Letak berdirinya gerai Letak berdirinya gerai sering kali dikaitkan dengan visibility (keterlihatan). atau lain sebagainya agar tidak menimbulkan ketimpangan. diperlukan rumusan perhitungan yang spesifik (Hendri Ma’ruf.6 Kelengkapan produk yang dijual (marchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko untuk disediakan dalam toko pada 31 jumlah.

oleh karena itu harus ada yang mampu mengirim barang sesuai jumlah. harga yang diminta peritel. Perencanaan Merchandise Dalam merencanakan merchandise. ragam produk mereka. yaitu banyaknya variasi produk yang dijual: (1) Lebar: Banyak ragam kategori produk (2) Sempit: sedikit ragam produk b) Depp / dalam. Lebar dan dalam yaitu banyak kategori produk jenis yang masing-masing dengan banyak pilihan. depp wide 2. Keragaman produk Keragaman produk terdiri dari dua hal yaitu : a) Wide/ lebar. bahan. f) Kencenderungan mode produk Antisipasi atas perubahan fitur produk perlu dimiliki oleh peritel (Hendry. ragam produk. . 2005:141) 2. e) Biaya Biaya pembelian barang dari pemasok akan menjadi komponen harga pokok penjualan peritel. d) Kemampuan pemasok Kemampuan pemasok mengirim barang akan mempengaruhi jenis barang yang dijual oleh peritel. inovasi. ukuran. yaitu sedikit kategari produk tapi masingmasing kategari disediakan banyak pilihan. 1. Sempit dan dalam. dll ) dalam setiap kategori produk (2) Dangkal: sedikit pilihan dalam setiap kategori produk INOVASI PERAMALAN TIMING & ALOKASI ASSORTMENT MEREK PERENCANAAN MARCHANDISE 34 1. 2005:140).perumahan kelas menengah mempunyai selera yang berbeda dengan perumahan kelas atas. yaitu banyaknya item pilihan dalam masingmasing kategori produk (1) Dalam: banyak pilihan (warna. jenis. Ma’ruf. hal-hal yang harus dipertimbangkan yang menyangkut aspek: Peramalan. dan timing serta lokasi yang dapat digambarkan dibawah ini: 33 Gambar 8: Pertimbangan dalam penyediaan marchendise (Hendri Ma’aruf.

Wide dan shallow . Penetapan harga secara customary pricing adalah harga yang tetap tidak berubah untuk periode tertentu contohnya Koran. c.8 Promosi dan periklanan Bisnis ritel berkenaan dengan pemasaran barang-barang (jasa) yang dibutuhkan perorangan dan rumah tangga. harga ritail service). e.2005:174): a. diterapkan dengan tujuan menarik konsumen lebih banyak. Perusahaan dengan cepat membuat sasaran pemasaran apakah bertahan. Menganalisis penawaran harga para pesaing e. mengambil keuntungan sekarang yang maksimum. Menentukan permintaan c. Sempit dan dangkal. Sedangkan unsur yang lain menghabiskan biaya (Philip Kotler. 35 depp wide 4.1. yaitu banyak kategori produk tapi masingmasing hanya tersedia sedikit pilihan. Harga adalah satu-satunya unsur dalam berbagai unsur bauran pemasaran itu yang bakal mendatangkan laba bagi peritel. Memperkirakan biaya d. d. Pembahasan mengenai orang banyak berarti berbicara tentang pikiran dan emosi 37 .1.999. depp wide Gambar 9:Kategori produk (Hendry Ma’aruf. 1993:255 ): a. Penetapan harga paket adalah harga yang didiskon untuk penjualan lebih dari satu item-nya misal harga 1 item jika dijual 2 langsung harganya menjadi Rp 9700. promosi.depp Wide 3.2005:14) 2. atmosfer dalam gerai. Memilih harga ahir Implementasi strategi harga yang dapat dipergunaka peritel(Hendry Ma’aruf. Price lining (harga bertingkat) penetapan harga secara bertingkat dengan batas atas dan batas bawah 2. Penetapan harga ganjil seperti Rp 99. atau yang lainya 36 b. Leader pricing penetapan harga dimana profit margin-nya lebih rendah dari tingkat yang biasanya diraih. Perusahaan haruslah mempertimbangkan banyak faktor dalam menyusun kebijakan menetapkan harganya yaitu (Philip Kotler. yaitu sedikit kategori produk jenis dari masing-masing dengan sedikit pilihan. Memilih metode apa yang akan digunakan f.1993:225).7 Harga atau pricing Penetapan harga adalah yang paling krusial dan sulit diantara unsurunsur dalam bauran pemasaran ritel ( marchandise. b.

Teori komunikasi merupakan landasan bagi keberhasilan strategi promosi yang dilakukan peritel. Sales promotion Adalah program promosi peritel dalam rangka mendorong terjadinya penjualan atau untukmeningkatkan penjualan atau dalam rangka mempertahankan minat pelanggan untuk tetap berbelanja padanya. Jenis-jenis sales promotion (Hendry Ma’aruf. yang menjadi target adalah konsumen yang menjadi sasaran program pemasara dari perusahaan eceran itu. Media yang digunakan bisa media cetak dan media elektronik. 2. membujuk untuk mencoba produk baru. Pesan yang dikehendaki diterima konsumen bisa berupa sekedar adanya program promosi yang berlangsung pada periode tertentu dengan hadiah tertentu atau berupa pesan yang lebih halus. atau jendela display yang . c) Mengingatkan. yaitu untuk mengingatkan pelanggan bahwa perusahaan “kami” selalu menjual produk berkualitas. Periklanan 38 Iklan memberi urutan pertama dan berperan prima diantara semua alat dalam promotion mix bagi peritel besar. b) Membujuk. umpan balik yang diharapkan bisa berupa tindakan nyata konsumen untuk datang dan berbelanja.mereka. adanya progaram sales promotion. atau untuk membangun citra perusahaan. Dengan demikian. yaitu untuk memberitahu adanya produk baru. dan seterusnya.2005:185): a) Memberi informasi. teori ini menjelaskan siapa yang mengirim. yaitu untuk membangun rasa suka konsumen kepada perusahaan. termasuk oleh jenis perusahaan lain diindustri apa saja. Komunikator pesan media target audience Umpan balik Gambar 10: Teori komunikasi (Philip Kotler di dalam buku Hendry Ma’aruf. pesan apa dengan cara apa kepada siapa dan bagaimana hasilnya. 2005:188): 1) Poin of purchase 39 Display di counter. membujuk untuk datang ke gerai. 1. Periklanan mempunyai tujuan sebagai berikut ini (Hendry Ma’aruf. adanya pelayanan baru. Umpan balik adalah respon dari konsumen terhadap pesan yang disampaikan. mengingatkan konsumen dari waktu ke waktu untuk berbelanja di gerai “kami”. kualitas perusahaan eceran secara umum berpengaruh pada konsumen. Selain itu sales prmotion juga di maksudkan untuk memperkenalkan produk baru atau suatu gerai baru. atau yang memperbaiki kesalah pahaman. lantai. 2005:179) Komunikator adalah perusahaan eceran yang mengirim pesan yang mereka inginkan akan diterima konsumen sasaranya dengan baik.

3) Kupon Peritel mengiklankan diskon khusus bagi para pembeli yang memanfaatkan kupon yang diiklankan biasanya di Koran atau di keranjang belanja. 4) Peritel menguasai penuh disain iklan yang diinginkan 41 5) Dalam media cetak.memungkinkan para peritel mengingatkan para pelanggan dan menstimuli belanja implusif. 2) Kontes Para pelanggan berkompetisi untuk memperebutkan hadiah yang disediakan dengan cara memenangkan permainan. 4) Program pelanggaan setia Para pelanggan diberi poin atau diskon berdasarkan banyaknya belanja mereka. ataupun bau dari produk yang di promosikan. 5) Hadiah langsung Mirip dengan program diatas berupa poin. bedanya hadiah diberikan langsung tanpa menunggu jumlah poin tertentu. 10) Acara-acara khusus Dibuat untuk lebih memperkenalkan gerai baru atau peluncuran produk tertentu. Kelebihan dan kekurangan alat-alat promosi iklan a) Kelebihan 1) Audien yang dicakup berjumlah besar 2) Biaya perpembaca. pesan dapat selalu dibaca ulang 6) Iklan dikelilingi oleh berita sehingga memperkuat . 3. 7) Demonstrasi Memberi peragaan langsung mengenai keunggulan suatu produk. Kadangkala display disiapkan oleh para pemasok Atau produsen. pendengar. 9) Sovenir Barang-barang sauvenir dapat menjadi alat sales promotion yang menunjukan nama logo peritel.ini menggunakan member club. yaitu jumlah belanja menjadi faktor untuk memperoleh hadiah. rupa. penonton relatif rendah 3) Pilihan media banyak sehingga mempermudah peritel memilih yang cocok untuk sasaran pasarnya. 8) Hadiah untuk rujukan Hadiah yang diberikan pada pelanggan jika ia membawa calon pelanggan baru. 6) Contoh (sample) 40 Adalah contoh produk yang diberikan secara Cuma-Cuma yang tujuanya adalah memberikan gambaran baik dalam manfaat.

Suasana dalam gerai dengan tujuan mencapai hasil segera dan jangka panjang Suasana dalam gerai : Desain toko/gerai . Kekurangan 1) Lebih sukar mengahiri periode promosi tanpa akibat anjloknya penjualan 2) Promosi yang mengambil lokasi didalam gerai dapat juga memberi kesan norak pada barang tertentu 3) Hanya untuk menunjang promosi lainya 4) Kadangkala. mug dll 4) Membantu menarik calon pelanggan untuk datang ke toko 42 5) Dengan kontes atau demontrasi dapat memberi hiburan bagi pengunjung 6) pembelian implusif bertambah b. 2.1. Untuk itu perlu diketahui hal-hal apa saja yang dapat menunjang terbentuknya suasana dalam gerai besar yang sesuai dengan harapan konsumen ada dua macam perilaku berbelanja yang menjadi titik perhatian peritel yaitu a. pelayanan dll (Hendry Ma’aruf. peritel lupa tujuan utama karena terlalu asik mempromosikan produk yaitu mutu.9 Atmosfer dalam gerai atau suasana Suasana atau atmosfer dalam gerai merupakan salah satu dari berbagai unsur dalam ritail marketing mix. Sales promotion kelemahan dan keunggulan a. Kelebihan 1) Langsung menarik 2) Alat yang di gunakan unik 3) Pelanggan langsung memperoleh hadiah yang kongkret seperti kupon.2005:196).kredibilitas iklan 7) Konsumen dapat mengetahui peritel mana yang memberi pelayanan baik b) Kekurangan 1) Karena pesan bersifat kaku sehingga peritel tidak mudah mengganti pesan dengan cepat 2) Iklan televisi membutuhkan biaya yang besar 3) Tidak dapat digunakan oleh peritel yang wilayah operasinya kecil jika menggunakan media lokal 4) Media Koran atau majalah jika disisipkan di koran sering kali tidak terbaca bahkan langsung dibuang 5) Iklan yang terlalu ringkas sehingga tidak mencakup semua 4. Gerai kecil yang tertata rapi dan menarik akan lebih mengundang pembeli dibandingkan gerai yang diatur biasa saja.

langkah awal dalam pemasaran adalah memahami dan memilih target pasar. Perencanaan Toko 1) Pola lurus : Dapat dipakai pada minimarket ini memberi kesan luas. lebih banyak menampung barang. fungsi penciptaan suasana dalam gerai dilakukan setelah peritel memiliki konsep yang jelas siapa saja di masyarakat yang menjadi sasaran dari program pemasaranya.Ambience Perencanaan toko Alokasi ruang Rencana gang Lay out Komunikasi visual Identitas ritel Grafis Penyajiam marchandise Untuk melayani Target market Sosial ekonomi Contoh: umur Pengeluaran Sex Life style Contoh : waktu sempit Trendi Ekspentasi harapan Contoh : belanja saja Pengalaman Agar menyentuh Emosi dan pengalaman Memenangkan mind share dan heart share Emosi Contoh : senang Antusias Bangga Pengalaman Contoh : nyaman 43 Gambar 11: Tujuan memberi suasana nyaman dalam gerai (Hendry Ma’aruf. konsumen dapat menghemat waktu dan kontrol lebih mudah rak gantungan . 2.2005:203) Meski diagram diatas menunjukan kotak persiapan suasana dalam gerai menunjukan kotak persiapan suasana dalam garai mendahului kotak target market.

10 Ritail service atau pelayanan eceran Pelayanan eceran bertujuan memfasilitasi para pembeli saat mereka belanja di gerai.1.Sehingga menciptakan hasil yang segera Konsumen merasa nyaman Dan berlama-lama berada di dalam Belanja lebih banyak Kunjungan ulang Merekomendasikan gerai Kean positif yang terbentuk 44 pintu masuk 2) Pola arus bebas : Dapat memberi kesan bersahabat dan mendorong konsumen untuk bersantai memilih rak gantungan pintu masuk 3) Pola letak butik : Pada bagian tertentu diaturseolah-olah spesial yang berdiri sendiri dan ini biasanya menggunakan biaya yang lebih mahal.dan usur fasilitas yang mendukung.2005:210). unsur tidak terlihat. telpon umum dan sarana parkir. 3. layanan transaksi berupa cara pembayaran yang mudah.2005:210): 45 a) Gang atau jalan hendaknya bersih dari gangguan bagi pengunjung b) Jika cermin dan tempat duduk perlu diperhatikan jarak dan penataanya upaya ada kesan lega dan ada pengaruh pada keberadaan pelangan c) Tanaman perlu di letakan di gerai agarmemberi kesan yang sejuk dan asri. Beberapa hal yang perlu diketahui dalam penataan barang yaitu (Hendri Ma’aruf. Dalam diagram berikut dijelaskan tiga unsur tersebut: 46 Gambar 13: Unsur dalam barang dan jasa yang di beli konsumen (Hendry Ma’aruf. Ada tiga unsur yang terdapat dalam suatu barang dan jasa yang dibeli. yaitu unsur inti. layanan keuangan dan fasilitas lainya seperti toilet. 2. d) Tiang dan patung yang mungkin melambangkan toko dapat memberi kesan yang stabil dan membumi. rak/gantungan pintu masuk 4) Tata letak arus beruntun : Pelanggan seolah diajak atau digiring untuk mengikuti pola yang dibuat Gambar 12: Lay-out atau tampilan toko (Hendry Ma’aruf. Hal-hal yang dapat memfasilitasi para pembeli terdiri atas layanan pelanggan. personal selling.2005:218) .

Faktor intangible yang mendukung terwujudnya keinginan konsumen yaitu dalam wujud marchendise rak yang tertata rapi dan bersih ada pendingin. pramuniaga dan lainya Faktor tambahan yang mendukung aspek inti dan tangible adalah: fasilitas seperti food corner gift wrapping atau jasa ppembungkusan kado dan lainya 47 b) Gift terapping c) Gift certificate d) Jasa pemotongan pakaian jadi e) Cara pembayaran denagan kredit card f) Fasilitas tempat makan g) Fasilitas kenyamanan dan keamanan berupa tangga jalan dan tanggga darurat h) Fasilitas telpon i) Terkait jam buka toko j) fasilitas tambahan seperti tempat parkir 2. aman. menyenangkan”. Tingkatan pelayanan Ada beberapa tingkatan pelayanan seperti berikut: a) Swalayan pelayanan mandiri b) Bisa memilih sendiri walau disediakan pramuniaga c) Pelayanan terbatas sehingga konsumen tetap membutuhkan .1. Jenis-jenis pelayanan Pelayanan konsumen: a) Pramuniaga dan staf lain yang terampil dengan cara pelayanan dan kesigapan membantu. b) Staf perusahaan ritel yang melayanai pembeli lewat telpon dan menyiapkan barang pesanan yang nantinya tinggal diambil pelanggan harus sigap agar tidak memakan waktu lama Terkait fasilitas gerai a) Jasa pengantaran yang tepat waktu Inti adalah alasan utama seorang kosumen dating ke sebuah gerai ritel yaitu “mendapatkan barang ditempat yang nyaman.

Perusahaan ritel yang baik dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara(Hendry Ma’aruf. dengan pimpinan toko memberi contoh yang baik.2005:226): a) peritel mengansumsikan bahwa para konsumen kurang teliti atau kurang jujur dan karenanya melakukan tindakan waspada yang berlebihan 48 b) peritel banyak memberi janji atau mengirim pesan yang mengandung janji tapi sebagian tidak dipenuhi c) karyawan atau pramuniaga yang tidak memiliki kewenangan yang cukup atau tidak berkemauan untuk memecahkan masalah yang dihadapi konsumen d) pramuniaga yang tampak acuh tak acuh kepada pelanggan e) pramuniaga atau karyawan yang sibuk bicara satu sama lain sementara pelanggan tidak dibantu f) pramuniaga yang enggan membantu pelanggan dikarenakan jam istirahat g) membiarkan antrian panjang karena ada meja kasir yang tutup h) pelayanan pramuniaga yang tidak ramah i) pramuniaga yang tidak mau membantu lebih kepada pelangan j) karyawan yang tidak mau tau atau tidak tau terhadap pertanyaan konsumen 4.bantuan pramuniaga d) Pelayanan penuh sehingga pramuniaga mendampingi konsumen selama belanja 3. c) Tetap mengamati harapan pelanggan. Hal-hal yang harus dihindari peritel (Hendry Ma’aruf. d) Memberdayakan karyawan sekaligus memberi mereka kepercayaan dalam pelaksanaan pelayanan e) Memotivasi mereka para karyawan agar selalu tampil prima untuk memberi pelayanan yang terbaik f) Memperlakukan karyawan sesuai keinginan bagaimana karyawan semestinya memperlakuakn pembeli Tujuan program pemasaran termasuk service ritail pada ahirnya adalah tercapainya target penjualan dan laba. meski demikian tujuan pemasaran kegiatan ritail service sebaiknya dan semestinya ditujukan untuk benar-benar melayani pembeli.: a) Merekrut orang yang tepat b) Memberi orientasi dan penjelasan tentang harapan pelayanankepada semua karyawan . pimpinan gerai atau perusahaan ritel harus memastikan bahwa semua karyawan 49 berbicara dengan pelanggan untuk bisa bertanya tentang pengalaman belanja mereka termasuk keluhan agar bisa segera ditangani. sikap yang ditimbulkan dari semua unsur service diniatkan untuk melayani .2005:228).

Keempat konsumen mempertimbangkan kenyamanan berbelanja sebelum mengunjungi minmarket karena lebih berorientasi rekreasi walaupun harga yang ditawarkan lebih mahal namun ada kepuasan batin tersendiri bagi konsumen yang berorientasi ini. pelayanan. namun ada juga konsumen yang tidak mementingkan promosi yang menarik untuk mendatangi suatu minimarket yang terpenting adalah pelayanan yang memuaskan. namun ada juga konsumen yang lebih mempertimbangkan tempat parkir yang nyaman meski jarak yang ditempuh lebih jauh dari tempat tinggal. Kelima kelengkapan produk.2 Kerangka Berfikir dan hipotesis 2. jika ada minimarket yang lebih lengkap meskipun jarak yang di tempuh agak jauh maka konsumen akan mengunjungi minimarket yang lebih lengkap produknya. dalam 50 membandingkan minimarket mana yang akan dikunjungi konsumen akan mempertimbangkan beberapa hal berikut diantaranya: Yang pertama lokasi. dalam berbelanja konsumen yang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memeberikan pelayanan sesuai leinginannya. Yang kedua promosi konsumen cenderung memilih minimarket mana yang menginformasikan produknya lebih baik melalui iklan yang menarik. konsumen dalam memilih minimarket mana yang akan di kunjungi dengan mempertimbangkan lengkap tidaknya produk yang di jual pada minimarket itu. konsumen mementingkan jarak minimarket manakah yang paling dekat dari tempat tinggal untuk efisiensi waktu.konsumen dengan sebaiknya.1. Keenam pelayanan.2 Kerangka berfikir Dalam memilih toko konsumen memiliki kriteria evaluasi diantaranya adalah faktor kenyamanan. dan lain sebagainya hal tersebut menjadikan faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan produsen karena akan menjadi bahan perbandingan bagi konsumen untuk memilih toko mana yang akan didatangi konsumen (James F Engel. namun konsumen yang kurang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memberikan harga yang terjangkau dengan pelayanan yang standar. namun konsumen yang berorientasi belanja perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah minimarket 51 Indomaret dan Alfamart yang memiliki kesamaan strategi pemasaran dan karateristik. Yang ketiga konsumen membandingkan minimarket mana yang memberikan harga yang lebih murah meski pelayanan kurang memuaskan atau ada juga konsumen yang cenderung memilih pelayanan yang memuaskan meski harga yang dibayar lebih mahal. . kelengkapan produk.1994:258). 2.

KELENGKAPAN PRODUK 6. KENYAMAN BERBELANJA 5.14 : Kerangka berfikir 2.1999:22). PROMOSI 3.Berdasarkan evaluasi diatas maka minimarket atau perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah Indomaret dengan Alfamart yang memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama. HARGA 4.1 Lokasi dan objek penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Madya Bekasi. LOKASI 2. 3. X1 PERSEPSI KONSUMEN INDOMARET KRITERIA EVALUASI 1. Dalam penelitian ini yang menjadi hipotesis adalah: Ada perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi.2 Hipotesis Hipotesis adalah suatu pendapat atau kesimpulan tentang adanya suatu hubungan tertentu antara variable-variabel yang digunakan yang sifatnya masih sementara (Soeratno. 53 BAB III METODE PENELITIAN 3. PROMOSI 3. alasan dalam pemilihan lokasi ini karena toko yang akan di teliti berada pada wilayah tersebut dan saling berdekatan sehingga akan mudah membuat perbandinganya dan konsumen yang menjadi sasaran pemasaran toko tersebut sebagian besar berada di daerah tersebut. LOKASI 2. PELAYANAN X2 PERSEPSI KONSUMEN ALFAMART KRITERIA EVALUASI 1. PELAYANAN 52 Dibandingkan Gambar 2. KENYAMAN BERBELANJA 5. HARGA 4.2 Populasi Populasi merupakan sekumpulan orang atau objek yang memiliki . KELENGKAPAN PRODUK 6.2.

oleh karena tu populasi ini merupakan populasi tak terbatas karena tidak dapat diketahui secara pasti jumlah sebenarnya dari konsumen yang datang berbelanja ke minimarket Indomaret dan Alfamart. 54 Mengingat identitas populasi sudah diketahui maka.3 Sampel Menurut Djarwanto (1998:108) sampel adalah sebagian dari populasi yang karateristiknya hendak diselidiki dan dianggap bisa mewakili keseluruhan populasi. Dalam pnelitian ini yang menjadi populasi adalah konsumen yang berbelanja di toko atau minimarket Indomaret dan Alfamart.kesamaan dalam satu atau beberapa hal yang membentuk masalah pokok dalam satu riset khusus (Suprapto. bila dipandang konsumen yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Sugiyono. sedangkan mengenai ukuran sampel menurut Sitepu (1994 : 104-109) dapat ditempuh dengan beberapa tahap perhitungan pada langkah pertama menentukan nentukan perkiraan harga koefisien korelasi (ρ ) terkecil antara variabel bebas dan terikat kedua menentukan taraf nyata (α ) dan kuasa uji (1− β ) setelah itu baru menentukan sampel secara literatif pada literasi pertama menggunakan rumus: 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 . Yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti yang dijumpai ditempat tertentu.1997:64). 3. 2001:87). prosedur pencarian responden dilakukan berdasar accidental sampling .

32 mengingat jumlah variabel bebasnya lebih banyak. Dengan dasar pertimbangan tersebut dalam penelitian ini di perkirakan korelasi terendah dari variabel adalah 0.2 u1 1 dimana −α −β + 1 1 z z merupakan konstanta yang di peroleh dari distribusi normal pada literasi kedua menggunakan rumus: 3 () ()1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ 55 apabila ukuran sampel minimal literatif 1dan 2 harganya sama maka literasi berhenti apabila belum sama maka perlu diadakan literasi ke 3 dengan menggunakan rumus literasi ke 2 menggunakan koefisien korelasi terkecil variabel-variabel bebas dari penelitian para pakar yang menganalisis satu variabel dari perilaku konsumen diperoleh dengan harga 0.32 .41. Taraf nyata yang digunakan sebesar 5% diperoleh harga : ρ = 0.

645 1 = −α z dan 1.645) 2 2 1+ + .32 2 1 = 0.32 ln 1 0.331647108) (1.645 1 = −β z 1. menghitung u ρ = () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 1 0.1.331647108 maka : 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr 3 (0.645 1.

32 ln 1 0.41003081 n1 = 98 56 5.41003081 = 98 Karena n1dan n2 telah mencapai harga sama yaitu 98 maka ukuran sample .n= n1 = 98. Menghitung uρ ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ ⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 2(98 1) 0.34 1 0.32 2 1 = 98.

sampel manusia hendaknya ditetapkan lebih dari 30 orang atau responden dan jumlahnya populasi tidak diketahui pasti. Metode dokumentasi Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari buku-buku referensi dan jurnal serta majalah dan tabloid yang berhubungan dengan penelitian ini. Variabel penelitian yang dimaksud disini adalah objek penelitian atau yang menjadi perhatian suatu penelitian (Suharsimi Arikunto. sumber yang diperoleh dengan: 1. Kenyamanan berbelanja 3. Harga f.minimal adalah 98 dalam penelitian ini ukuran sample di tetapkan sebesar 100 responden. Lokasi b. Lokasi b.4 Variabel penelitian Untuk mencapai tujuan penelitian maka digunakan variablevariabel penelitian. penentu jumlah sampel tersebut sudah memenuhi syarat karena menurut surachmad (2001:100) untuk menyelidiki survey.5 Metode pengumpulan data Dalam penelitian ini digunakan data sekunder. Variabel X2 Dalam penelitian ini variable X2 adalah persepsi konsumen Alfamart antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memiliki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Dari permasalahan yang ada maka dapat ditentukan variable-variabel yang dapat digunakan untuk mencari jawaban dari pernasalahan yang akan diteliti. 3. Kenyamanan berbelanja 2. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Promosi e. . Harga f. Pelayanan c. Variabel X1 Dalam penelitian ini variable X1 adalah persepsi konsumen Indomaret antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memilki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a.1993:91). Pelayanan c. 57 Dalam penelitian ini yang menjadi variabelnya adalah: 1. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Promosi 58 e.

Teknik analisis T-Test Untuk pembuktian hipotesis dilakukan dengan T-Test atau T-score. Alasan peneliti menggunakan T-Test dalam menganalisa data adalah karena T-Test pada prinsipnya adalah suatu teknik statistik untuk menguji hipotesis.0: 1) Berdasarkan perbandingan t hitung dengan t tabel jika t hitung (angka t output) > t tabel maka tolak Ho berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart 2) Berdasarkan nilai probabilitas Jika probabilitas arau signifikanya (sig 2 tiled) < 0. 1997:82) t adalah distribusi t hitung Se adalah kesalahan standar beda dua rata-rata data . Mencari nilai T uji sampel berpasangan dengan alat bantu sofwtware SPSS For Windows 12. Analisis deskriptif Analisis ini digunakan untuk mengkaji variabel-variabel pada penelitian yang terdiri dari variabel persepsi yang baik dan persepsi yang tidak baik terhadap minimarket alfamart dan Indomaret. Metode wawancara dan angket Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari konsumen secara langsung dengan cara bertatap muka untuk memperoleh data yang diinginkan dan untuk patokan dalam perhitungan hasil penelitian 3. tentang ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara dua kelompok sampel dengan jalan perbedaan mean-meannya. Adapun rumusnya sebagai berikut: % χ100% N =n dimana n : nilai yang diperoleh N : Jumlah seluruh nilai (Ali.1985:186) 59 2.05. Untuk menunjukan apakah data yang berpasangan berbeda secara statistik maka rumus-rumus yang digunakan sebagai berikut: Se t=d 60 n Se = Sd (Algifari. maka tolak Ho.6 Metode analisis data 1.2. Berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi onsumen Indomaret dengan Persepsi konsumen Alfamart dan sebaliknya.

Indomaret mudah ditemukan didaerah pemukiman. Pada Mei 2003 Indomaret merai penghargaan “perusahaan waralaba 2003” dari presiden Megawati Soekarnoputri. gerai pertama dibuka pada November 1968 di kalimantan. 4.1 Gambaran umum tempat penelitian a) Profil Minimarket Indomaret (Indomarco Prismatama) Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 m2. Jogjakarta. Bali.1997:82) 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia.berpasangan yang dapat ditentukan dengan formulasi sebagai berikut: n dd Σ = (Aligafari. setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai.1997:82) Sd adalah standar deviasi beda dua rata-rata data berpasangan dan d adalah beda rata-rata yang berpasangan 1 2 − Σ Σ = n n dd Sd d = Y1-X1 (Algifari. Jawa Barat. Jawa Tengah.500 jenis makanan dan nonmakanan tersedia dengan .1. Dikelola oleh PT. dari total itu 52% adalah milik sendiri dan sisanya milik masyarakat yang tersebar dikota-kota Jabodetabek. dan lampung. lebih dari 3. Indomarco Prismatama. gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai di dasarkan pada motto “mudah dan hemat”. Kini Indomaret mencapai lebih dari 1400 gerai.1 Hasil Penelitian Data penelitian ini merupakan hasil studi lapangan tentang perbedaan persepsi konsumen Minimarket Indomaret dan persepsi konsumen Minimarket Alfamart yang diambil dengan teknik kuisioner. Jawa Timur.

Finco. Indomaret memiliki posisi baik dalam menentukan produk yang akan dijualnya. Indomaret berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan belanja konsumen dengan menerapkan sistem check out yang menggunakan scanner di setiap kasir dan pemasangan fasilitas pembayaran Debit 63 BCA. Budaya yang di terapkan dalam tubuh perusahaan Indomaret adalah Dalam bekerja kami menjunjung tinggi nilai-nilai: a) Kejujuran. Alfaria Trijaya) PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) atau Alfamart merupakan .99 juta transaksi per bulan didukung oleh sistem teknologi yang handal. keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan dibawah bendera grup INTRACO yaitu Indogrosir. menjadikan Indomaret memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. yang menggunakan teknologi mutahir. didukung oleh pusat distribusi.id) b) Profil Minimarket Alfamart (PT. Sistem distribusi dirancang seefisien mungkin dengan jaringan pemasok yang handal dalam menyediakan produk terkenal dan berkualitas serta sumber daya manusia yang kompeten. Bandung.co. Pada setiap pusat distribusi diterapkan digital picking system (DPS). Sistem teknologi informasi Indomaret pada setiap point of sales di setiap gerai mencakup sistem penjualan.Indomaret. Cimanggis Depok. Tangerang. kebenaran dan keadilan b) Kerja sama tim c) Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis d) Kepuasan pelanggan (sumber www. Semarang dan Surabaya. Sasaran pemasaran Indomaret adalah konsumen semua kalangan masyarakat. Sedangkan mottonya adalah “mudah & hemat”. Sistem teknologi informasi ini memungkinkan pelayanan permintaan dan suplai barang dari pusat distribusi ke toko-toko dengan tingkat kecepatan yang tinggi dan efisiensi yang optimal.harga bersaing. BSD Plaza dan Charmart. lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan Indomaret melayani sasaran demografinya yaitu keluarga. Visi Indomaret sendiri adalah menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global. Laju pertumbuhan gerai Indomaret yang pesat dengan jumlah transaksi 14. persediaan dan penerimaan barang. Indomaret merupakan salah satu asset bisnis yang sangat 62 menjanjikan. Sistem ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan saat ini dengan memperhatikan perkembangan jumlah gerai dan jumlah transaksi di masa mendatang. memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen seharihari. Saat ini Indomaret memiliki 8 pusat distribusi di Ancol Jakarta. Dengan menjalin lebih dari 500 pemasok. Parung. Bekasi.

2 Karateristik Responden 1. berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil. Kotamadya Bekasi. Memberikan kepuasan kepada pelanggan/konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan yang berkualitas unggul. 4. 3. sedangkan misinya adalah: 1. Pada tanggal 1 Januari 2003 berubah nama menjadi Alfamart . Kerjasama Team. c) Letak Tempat Penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah di Komplek Cahaya Kemang permai. Visi dari Alfamart adalah Menjadi jaringan distribusi retail terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas. Membangun organisasi global yang terpercaya. 2. Inovasi untuk kemajuan yang lebih baik. Karawaci. fasilitas publik. 2. serta mampu bersaing secara global". Tbk = 70% Pemegang Saham PT Sigmantara Alfindo = 30% Toko pertama dibuka 18 oktober 1999 dengan nama "Alfa Minimart" di Jl. Kualitas & Produktivitas yang tertinggi. pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen. alasan dalam memilih lokasi ini karena kedua minimarket berada pada wilayah ini dan berdekatan didukung jumlah penduduk yang ada pada wilayah tersebut merupakan sasaran konsumen untuk berbelanja pada kedua tempat tersebut berjumlah cukup banyak dan memiliki tingkatan sosial yang bervariasi. karyawan. Tangerang. tersehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan . 3. pemasok. Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuhkembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha. Beringin Raya. Badan Usaha : PT Sumber Alfaria Trijaya 64 Pemegang Saham : HM Sampoerna dan Alfa Group Didirikan : 27 Juni 1999 Jumlah Toko : Lebih dari 1400 Pemegang Saham PT HM Sampoerna. 4. Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku/etika bisnis yang tertinggi. Alfamart dapat dimiliki masyarakat luas dengan cara kemitraan. Integritas yang tinggi. Responden Menurut Jenis Kelamin . 4. sedangkan motto yang digunakan Alfamart adalah “belanja puas harga pas”.perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang perdagangan umum dan jasa eceran yang menyediakan kebutuhan pokok dan sehari-hari. 65 Budaya yang dijunjung dalam bekerja adalah: 1. dan gedung perkantoran. pemegang saham dan masyarakat pada umumnya. Kecamatan Pondok Gede. Yang menjadi target dari pemasaran Alfamart adalah area perumahan.

data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jumlah pendapatan responden yang ditunjukan tabel 3 sebagai berikut: Tabel 3: Karateristik Responden Menurut Jumlah Pendapatan No Jml pendapatan Jml responden % 1.5 juta –5 juta 35 orang 53 orang 12 orang 35% 53% 12% Sumber : Data primer diolah. tahun 2006 3. 2. 3. tahun 2006 2. Responden Menurut usia 67 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan.5 juta 2. 3. . Pria Wanita 43 orang 57 orang 43% 57% Sumber : Data primer diolah.66 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. 4. 2. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jenis kelamin responden yang ditunjukan tabel 2 sebagai berikut: Tabel 2: Karateristik Responden Menurut Jenis Kelamin No Jns kelamin Jml responden % 1. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data usia responden yang ditunjukan tabel 4 sebagai berikut: Tabel 4: Karateristik Responden Menurut Usia No usia Jml responden % 1. 5. Responden Menurut Jumlah Pendapatan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. Kurang dari 1 juta 1 juta .2. 2.

1. a) Lokasi 68 Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 5 berikut: Tabel 5: Jarak yang Ditempuh Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 68 8 5 0 19% 68% 8% 5% 0% . Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. kenyamanan berbelanja. promosi. kelengkapan produk yang ditawarkan. kenyamanan berbelanja. dan pelayanan.3 Deskripsi variabel penelitian Variabel dalam penelitian ini merupakan data berpasangan.30thn 31thn . dan pelayanan.50thn lebih dari 51 3 orang 43 orang 38 orang 10 orang 7 orang 3% 43% 38% 10% 7% Sumber : Data primer diolah. promosi.Kurang dari 20 tahun 20thn .40thn 41thn . kelengkapan produk yang ditawarkan. harga. yaitu persepsi konsumen minimarket Indomaret dan konsumen minimarket Alfamart dengan indikator lokasi. tahun 2006 4. harga.

67% responden setuju. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Indomaret menurut responden dapat dilihat pada tabel 6 sebagai berikut: Tabel 6: Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Indomaret 69 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 67 6 0 0 27% 67% 6% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 6 menunjukan 27% responden sangat setuju. 6% responden netral. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 7 berikut ini: Tabel 7: Luas Lahan Parkir Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 47 11 13 . 5% tidak setuju. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Indomaret. 19% sangat setuju.Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 5 menunjukan 68% responden setuju. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Indomaret cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. 0% tidak setuju. 8% netral.

22% responden netral. Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Indomaret dapat dilihat pada tabel 9 berikut ini: Tabel 9 Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media Ada di Indomaret 71 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju . 26% responden tidak setuju. 11% responden netral. 0% 70 sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 34% responden menyatakan setuju. 0% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Indomaret. 13% responden tidak setuju.0 29% 47% 11% 13% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 7 menunjukan 29% responden sangat setuju. 47% responden setuju. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Indomaret dapat dilihat pada tabel 8 berikut: Tabel 8: Ketersedian Produk di Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 34 22 26 0 18% 34% 22% 26% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 8 menunjukan 18% responden menyatakan sangat setuju.

Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 4 36 23 37 0 4% 36% 23% 37% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 9 menunjukan 4% responden sangat setuju, 36 % responden setuju, 23% responden netral, 37% responden tidak setuju, 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Indomaret. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 10 berikut ini: Tabel 10: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase 72 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 50 15 19 0 16% 50% 15% 19% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 10 menunjukan bahwa 16% responden sangat setuju, 50% responden setuju, 15% netral, 19% responden tidak setuju, 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian

besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Indomaret cukup. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 11 berikut ini: Tabel 11: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 41 39 2 0 18% 41% 39% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 11 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa waktu tiba produk yang dipesan konsumen sesuai dengan yang diharapkan . Hal ini dapat dilihat pada tabel 4.10 yang menunjukan 18% 73 responden sangat setuju, 41% responden setuju, 39% responden netral, 2% konsumen tidak setuju, % konsumen sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluarsa produk yang dijual Indomaret dapat dilihat pada tabel 12 berikut ini: Tabel 12: Produk yang Dijual Indomaret Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 59 7 2 0 32% 59% 7%

2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 12 menunjukan bahwa responden beangapan bahwa produk yang jual minimarket Indomaret tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. Hal ini dapat dilihat bahwa 32% responden sangat setuju, 59% setuju, 7% responden netral, 2% tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Indomaret dpat dilihat pada tabel 13 berikut ini: Tabel 13: Penataan Produk yang Dijual Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 74 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 13 11 0 14% 61% 13% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 13 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Indomaret ditata berimbang sesuai kebutuhan, Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju, 61% responden setuju, 13 netral, 11 responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Indomaret bagi responden dapat dilihat pada tabel 14 berikut ini: Tabel 14:Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Indomaret 75 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral

Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 56 11 15 0 18% 56% 11% 15% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 14 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Indomaret terjangkau oleh konsumen, Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju, 56% responden setuju, 11% netral, 15% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 15 berikut ini: Tabel 15: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 46 29 20 0 5% 46% 29% 20% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 15 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket 76 Indomaret kepada konsumen, Hal ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju, 46% responden setuju, 29 netral, 20 responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang

ditawarkan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 16 berikut ini: Tabel 16: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 48 18 17 3 14% 48% 18% 17% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 16 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Indomaret sesuai dengan harga pasar saat ini. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju, 48% responden setuju, 18% netral, 17% responden tidak setuju, 3% sangat tidak setuju. d) Promosi 77 Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Indomaret dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 17 berikut ini: Tabel 17: Keterlihatan Logo Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 63 5 2 2 30% 63% 5%

6% responden tidak setuju. 2% sangat tidak setuju. 51% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 30% responden sangat setuju. 2% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju.2% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 17 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Indomaret dapat dilihat pada tabel 18 berikut ini: Tabel 18: Disain dan Warna Logo Indomaret 78 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 51 25 6 0 18% 51% 25% 6% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 18 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret memiiki disain dan warna yang menarik. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai logo Indomaret pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 19 berikut ini: Tabel 19: Logo Indomaret pada Tas Dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 . 63% responden setuju. 5% netral. 25% netral.

0% sangat tidak setuju. 61% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 21 berikut ini: . Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 20 berikut ini: Tabel 20: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 55 10 9 0 26% 55% 10% 9% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 20 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. 10% netral. 27% sangat tidak setuju. 1% responden setuju. 9% responden tidak setuju. 11% netral. 55% responden setuju.1 11 61 27 0% 1% 11% 61% 27% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 19 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret pada tas belanja dan sovenir tidak 79 ada . Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju.

0% sangat tidak setuju.Tabel 21: Informasi Produk dan Harga Baru Indomaret 80 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 43 46 8 3 0 43% 46% 8% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 21 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. 46% responden setuju. 3% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 22 berikut ini: Tabel 22: Fasilitas Kartu Keanggotaan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 0 0% 81 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 20 54 26 0% 20% 54% 26% Jumlah 100 100% . 8% netral. Hal ini terlihat bahwa 43% responden sangat setuju.

54% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 26% sangat tidak setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 24 berikut ini: Tabel 24: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 12 40 19 . Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 23 berikut ini: Tabel 23: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 54 13 12 0 21% 54% 13% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 23 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret mudah diingat dan dimengerti responden. 54% responden setuju. 0% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 20% netral.Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 22 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret tidak memberikan fasilitas kartu keanggotaan. 12% responden tidak setuju. 13% netral. Hal ini terlihat bahwa 21% responden 82 sangat setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 25 berikut ini: Tabel 25: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Indomaret 83 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 38 60 2 0 0 38% 60% 2% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 25 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Indomaret jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. 1% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 26 berikut ini: Tabel 26: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase . 0% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 2% netral. 40% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 38% responden sangat setuju. 60% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 12% responden sangat setuju. 19% netral.28 1 12% 40% 19% 28% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 24 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Indomaret sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 28% responden tidak setuju.

2% sangat tidak setuju. 61% . 15% responden tidak setuju. 14% netral. 53% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 27 berikut ini: Tabel 27: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 18 7 0 14% 61% 18% 7% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 27 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket Indomaret sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja.Sangat setuju 16 16% 84 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 53 14 15 2 53% 14% 15% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 26 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan rangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Indomaret cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja.

7% responden tidak setuju. 3% netral. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 29 berikut ini: Tabel 29: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 86 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 24 57 16 3 0 24% . 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 29% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 28 berikut ini: Tabel 28: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 68 3 0 0 29% 68% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 28 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Indomaret sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. 68% responden setuju. 18% netral. 0% sangat tidak setuju. 0% responden tidak setuju.85 responden setuju.

0% sangat tidak setuju. 57% responden setuju. 16% netral.57% 16% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 29 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Indomaret menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. 11% responden tidak setuju. 3% responden tidak setuju. 23% netral. 47% responden setuju. 87 Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 31 berikut ini: Tabel 31: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju . Hal ini terlihat bahwa 24% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 30 berikut ini: Tabel 30: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 47 23 11 0 19% 47% 23% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 30 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Indomaret sigap dan ramah dalam meberi pelayanan. 0% sangat tidak setuju.

00 WIB Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 60 13 0 0 28% 60% 13% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 88 Pada tabel 32 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Indomaret sesuai dengan kebutuhan konsumen. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 58% responden setuju. 5% responden tidak setuju. 1% sangat tidak setuju.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 58 16 5 1 18% 58% 16% 5% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 31 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon bagi konsumen yang belanja minimal 100 ribu akan diantar ke rumah. 16% netral. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 32 berikut ini: Tabel 32: Jam Buka dan Tutup Minimarket Indomaret Pukul 07. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat .

61% responden setuju. 13% netral. Persepsi Konsumen Minimarket Alfamart 89 Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. a) Lokasi Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 34 berikut: Tabel 34: Jarak yang Ditempuh Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 . promosi.setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 10% netral. 0% responden tidak setuju. 11% responden tidak setuju. 2. 0% sangat tidak setuju. kelengkapan produk yang ditawarkan. kenyamanan berbelanja. dan pelayanan. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 33 berikut ini: Tabel 33: Tidak ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 61 10 11 0 18% 61% 10% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 33 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Indomaret. harga. 60% responden setuju.

1 sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Alfamart cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Alfamart . 6% responden netral. 34% tidak setuju. 60% responden setuju.51 8 34 1 6% 51% 8% 34% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 34 menunjukan 51% responden setuju. 2% tidak setuju. 8% netral. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Alfamart menurut responden dapat dilihat pada tabel 35 sebagai berikut: 90 Tabel 35 Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 60 6 2 0 32% 60% 6% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 35 menunjukan 32% responden sangat setuju. 6% sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 36 berikut ini: Tabel 36: Luas Lahan Parkir Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase .

40% responden menyatakan setuju.Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 18 53 13 16 18% 53% 13% 16% 91 Sangat tidak setuju 0 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 36 menunjukan 18% responden sangat setuju. 36% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 16% responden tidak setuju. 53% responden setuju. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel 37 berikut: Tabel 37: Ketersedian Produk di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 11 40 12 36 1 11% 40% 12% 36% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 37 menunjukan 11% responden menyatakan sangat setuju. 12% responden netral. 1% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen . 13% responden netral.

51 % responden setuju. 14% responden netral. 33% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada table 39 berikut ini: Tabel 39: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju 2 31 2% 31% 93 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 46 1 .sebagian besar selalu dapat disediakan Alfamart . 92 Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Alfamart dapat dilihat pada tabel 38 berikut ini: Tabel 38: Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media ada Di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 2 51 14 33 0 2% 51% 14% 33% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 38 menunjukan 2% responden sangat setuju. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Alfamart .

Hal ini dapatdilihat pada tabel 40 yang menunjukan 0% responden sangat setuju. 3% konsumen sangat tidak setuju. 42% konsumen tidak setuju. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 40 berikut ini: Tabel 40: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 0 7 48 42 0% 7% 48% 43% 94 Sangat tidak setuju 3 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 40 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan netral ini dikarenakan konsumen yang belanja pada minimarket tersebut lebih senang datang langsung ke Alfamart . 46 responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluwarsa produk yang dijual Alfamart dapat dilihat pada tabel 41 berikut ini: Tabel 41: Produk yang Dijual Alfamart Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 36 60 4 . 48% responden netral. 7% responden setuju. 31% responden setuju. 1% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Alfamart kurang atau sedikit.20% 46% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 39 menunjukan bahwa 2% responden sangat setuju. 20% netral.

0% sangat tidak setuju. Hal ini dapat dilihat bahwa 36% responden sangat setuju. 0% tidak setuju. 18 netral.36% 60% 4% 95 Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 0 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 41 menunjukan bahwa responden beranggapan bahwa produk yang dijual minimarket Alfamart setuju tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. Hal ini terlihat bahwa 6% responden sangat setuju. 59% responden setuju. 4% responden netral. 17 responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 96 c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Alfamart bagi responden dapat dilihat pada tabel 43 berikut ini: . Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Alfamart dpat dilihat pada tabel 42 berikut ini: Tabel 42: Penataan Produk yang Dijual Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 59 18 17 0 6% 59% 18% 17% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 42 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Alfamart ditata berimbang sesuai kebutuhan. 60% setuju.

Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju.Tabel 43: Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 29 25 52 3 1% 29% 25% 52% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 43 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Alfamart kurang terjangkau oleh konsumen. 3% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 44 berikut ini: Tabel 44: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 9 47 9% 47% 97 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 13 1 30% 13% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 . 25% netral. 52% responden tidak setuju. 29% responden setuju.

Pada tabel 44 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket Alfamart kepada konsumen, Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju, 47% responden setuju, 30% netral, 13% responden tidak setuju, 1% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 45 berikut ini: Tabel 45: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 14 27 58 1 0% 14% 27% 58% 1% 98 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 45 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Alfamart kurang sesuai dengan harga pasar saat ini. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju, 14% responden setuju, 27% netral, 58% responden tidak setuju, 1% sangat tidak setuju. d) Promosi Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Alfamart dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 46 berikut ini: Tabel 46: Keterlihatan Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 66

58 0 0 26% 66% 58% % % 99 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 46 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju, 66% responden setuju, 8% netral, 0% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Alfamart dapat dilihat pada tabel 47 berikut ini: Tabel 47: Disain dan Warna Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 22 64 12 2 0 22% 64% 12% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 47 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart memiiki disain dan warna yang menarik. Hal ini terlihat bahwa 22% responden sangat setuju, 64% responden setuju, 12% netral, 2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. 100 Berdasarkan penelitian mengenai logo Alfamart pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 48 berikut ini: Tabel 48: Ada Logo Alfamart pada Tas dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase

Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 35 62 3 0 0 35% 62% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 48 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart pada tas belanja dan sovenir ada . Hal ini terlihat bahwa 35% responden sangat setuju, 62% responden setuju, 3% netral, 0% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 49 berikut ini: Tabel 49: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 19 49 12 19% 49% 12% 101 Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 0 20% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 49 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart sering memberikan kupon

undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju, 49% responden setuju, 12% netral, 20% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 50 berikut ini: Tabel 50: Informasi Produk dan Harga Baru Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 54 6 8 0 32% 54% 6% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 50 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 32% responden sangat setuju, 54% 102 responden setuju, 6% netral, 8% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 51 berikut ini: Tabel 51: Fasilitas Kartu Keanggotaan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 46 44 8 2

0 46% 44% 8% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 51 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan yang disebut kartu “Aku”. Hal ini terlihat bahwa 46% responden sangat setuju, 44% responden setuju, 8% netral,2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju.Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 52 berikut ini: Tabel 52: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 103 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 9 25 38 27 1 9% 25% 38% 27% 1% Jumlah 100 100% Pada tabel 52 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart mudah diingat dan dimengerti responden. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju, 25% responden setuju, 38% netral, 27% responden tidak setuju, 1% sangat tidak setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 53 berikut ini: Tabel 53: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral

0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. Hal 104 ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju. 18% responden tidak setuju. 4% responden tidak setuju. 8% netral. 0% sangat . 36% responden setuju. 61% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 54 berikut ini: Tabel 54: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 61 8 4 0 27% 61% 8% 4% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 54 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Alfamart jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut.Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 36 41 18 0 5% 36% 41% 18% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 53 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 41% netral.

0% sangat tidak setuju. 8% responden tidak setuju.tidak setuju. 20% netral. Hal ini terlihat bahwa 13% responden sangat setuju. 59% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 56 berikut ini: Tabel 56: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% . Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 55 berikut ini: Tabel 55: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 105 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 13 59 20 8 0 13% 59% 20% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 55 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan ruangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Alfamart cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja.

f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 58 berikut ini: Tabel 58: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 16 53 16% 53% . Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 57% responden setuju. 23% netral. 2% responden tidak setuju.0% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 56 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket 106 Alfamart sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 57 berikut ini: Tabel 57: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 57 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Alfamart sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. 0% sangat tidak setuju. 23% netral. 2% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 57% responden setuju.

0% sangat tidak setuju. 15% netral. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 59 berikut ini: Tabel 59: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 52 15 12 0 21% 52% 15% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 59 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Alfamart sigap dan ramah dalam memberi pelayanan. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. 15% netral. 52% responden setuju. 12% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 60 berikut ini: . 0% sangat tidak setuju.107 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 15 16 0 15% 16% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 58 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Alfamart menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. 53% responden setuju. 16% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 21% responden sangat setuju.

38% netral. 50% responden tidak setuju.108 Tabel 60: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 6 38 50 5 1% 6% 38% 50% 5% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 60 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart tidak menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon. 6% responden setuju. 5% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 61 berikut ini: Tabel 61: Jam Buka dan Tutup Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 56 14 14 0 16% 56% 14% 14% 0% Jumlah 100 100% . Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 62 berikut ini: Tabel 62: Tidak Ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 25 55 9 11 0 25% 55% 9% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 62 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Alfamart . 0% sangat tidak setuju.Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 61 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Alfamart sesuai dengan kebutuhan konsumen. 0% sangat tidak setuju. 11% responden tidak setuju. 55% responden setuju. 4. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat 109 setuju. Perhitungan analisis deskriptif: Perbandingan persepsi Indomaret dan Alfamart dengan analisis deskriptif dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 63: Perhitungan Rata-Rata Prosentase Minimarket Indomaret dan Alfamart Keterangan Indomaret Alfamart .3 Analisis Hasil Penelitian Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ada 3 menggunakan analisis deskriptif. analisis skala likert dan analisis uji beda dengan uji-t 110 dengan program spss. 56% responden setuju. Hasil dari perhitungan menggunakan SPSS terlihat pada lampiran 2 dan di bawah ini ringkasan perhitungan tersebut yaitu: 1. 9% netral. 14% netral. 14% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 25% responden sangat setuju.

2.3% 33. Perhitungan dengan skala likert: Persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel perhitungan dibawah ini: Tabel 64: Perhitungan Skor Minimarket Indomaret dan Minimarket Alfamart Indomaret AlfamaDimensi yang rt diukur Skor rata2 interpretasi Skor rata2 interpretasi 111 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 .6% 50.3% Promosi 57.8% 60. harga yang ditawarkan dan kenyamanan berbelanja sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi .2% Pelayanan 77.7% 79% Kenyamanan Berbelanja 78.8% Harga 62.Lokasi 85% 73% Kelengkapan produk 85.2% 70.2% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan variabel di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi. kelengkapan produk yang ditawarkan.

75 3.23 3.29 4.36 2.01 1.17 4.98 4.14 3.21 3.74 3.63 3.07 3.66 3.81 191 3.36 3.29 1.86 3.94 3.84 3.75 4.44 3.02 3.81 1.66 S TS TS N N N S S SS S S N TS SS S TS .82 4.28 4.86 4.34 4.81 3.

S SS TS S N SS S S S S S S S 3.55 2.10 4.24 3.82 2.54 2.43 3.14 3.69 3.26 4.91 4.59 4.84 4.55 2.63 3.34 3.18 3.94 N SS S N .74 3.34 3.27 2.32 3.22 3.54 4.77 3.67 4.11 3.2 4.32 3.73 3.

S TS TS SS S N S TS S S SS S S SS S N S S S SS S S TS S S Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan indikator di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi. harga yang ditawarkan sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi dan kenyamanan berbelanja hal ini juga dapat dilihat pada gambar 15 dibawah ini: 112 ANALISIS SKALA LIKERT 1 10 123456789 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 . kelengkapan produk yang ditawarkan.

3. Perhitungan menggunakan uji-t atau uji beda Pengujian hipotesis untuk perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel berikut ini: 113 Tabel 65: Deskripsi variabel penelitian persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart Persepsi konsumen Indomaret Persepsi konsumen Alfamart Indikator Mean Indikator Mean okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 2.07 ALFAMART 3.73 3.91 3.22 3.860000 0.24 3.01 1. kelengkapan produk yang ditawarkan dan harga pada minimarket ini lebih baik dibandingkan Alfamart.620000 .140000 1.26 4.81 1.44 3. sedangkan pada komponen Alfamart responden sebagian besar setuju bahwa Alfamart lebih baik pada segi promosi dan kenyamanan berbelanja dibandingkan Indomaret.20 21 22 23 24 INDIKATOR SKALA PENELITIAN INDOMARET 4.55 Gambar 15: Analisis Skala Likert Persepsi Indomaret dan Alfamart Grafik 15 diatas menunjukan bahwa pada komponen indikator diatas dapat diketahui pada Indomaret responden sebagian besar meyatakan setuju bahwa lokasi.

640000 okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 1.780000 .IND_ P.930000 9. Tolak Ho Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Secara parsial ditemukan perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart secara signifikan.470000 7.470000 3.002.290 35 .05) sehingga tolak Ho yang artinya persepsi konsumen .720000 7. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) 0.220000 9.ALF 3.6700000 9.9.002 berada dibawah level of significance yang 114 digunakan (α =0.660000 Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Tabel 66: Perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart dengan menggunakan uji-t : Model t Df Sig (2tiled) Keterangan P.

Dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 10. perbedaan ini disebabkan pada Alfamart jumlah produk dan jenisnya produk yang dijual kurang banyak. 115: 2005. yang menyatakan bahwa sebuah gerai akan lebih sukses jika letaknya lebih strategis dibandingkan gerai lainya yang berlokasi kurang strategis meskipun keduanya menjual produk yang sama.220000.860000>19.620000>8. 115 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap kelengkapan produk yang ditawarkan diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. hal tersebut sesuai dengan teori yang menyatakan jika strategi harga rendah diterapkan maka strategi ini menjadi sangat efektif menarik pembeli karena harga rendah berati penghematan dan toko yang menerapkan harga lebih rendah dari pesaing akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf 157:2005). Pada penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 21.Indomaret dengan persepsi Alfamart terdapat perbedaan. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart diterima. sedang menurut Hendri Ma’aruf. oleh pramuniaga yang trampil dan banyak. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap harga yang ditawarkan diketahui bahwa ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. Perbedaan ini disebabkan jarak yang di tempuh konsumen lebih dekat menuju Indomaret di bandingkan ke Alfamart. 4.780000.140000>11. hal tersebut sesuai dengan teori bahwa peritel yang menyediakan produk dalam toko pada jumlah.670000. Hal tersebut disebabkan harga yang dijual Alfamart lebih mahal di bandingkan Indomaret karena Indomaret membeli langsung ke produsen yang masih bernaung pada satu kepemilikkan perusahaan sedang Alfamart membeli dari distributor sehingga harga yang dijual pun menjadi lebih mahal. 135:2005).4 Pembahasan Berdasarkan hasil pengujian hipotesa dengan uji-t diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart hal tersebut dapat diketahui dari penjelasan perindikator berikut: Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap lokasi berdirinya kedua minimarket tersebut diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. Dan dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 12. 116 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap promosi yang diberikan untuk menginformasikan toko . waktu dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf.

16:1997).221:2005). Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) variabel persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart sebesar 0.05) sehingga tolak ho. Hal ini disebabkan karena Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan dan pada tas belanja Alfamart ada logo dari minimarket tersebut yang tidak di berikan Indomaret. Secara garis besar dapat diketahui bahwa setelah diadakan pengujian dengan uji-t dapat diambil kesimpulan. hal tersebut sesuai dengan teori semua peritel baik skala besar atau pun kecil yang berformat modern berlomba-lomba dalam mendadani tempat belanja mereka semenarik mungkin pendapat ini dikemukakan dalam buku Hendri Ma’aruf. Majalah marketing: 2004.930000.dan produk yang disediakan diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. menyatakan karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart 118 yang biasanya berdampingan dan memiliki karateristik toko yang hampir .640000>17.pengharum ruangan dan lain sebagainya. Hal ini dikarenakan minimarket Indomaret dan Alfamart sama-sama memberikan fasilitas penunjang yang sama seperti AC. Dalam penelitian ini yang memberikan pelayanan lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 19. secara parsial ditemukan pengaruh yang signifikan. Namun jika dilihat dari toko mana yang memberikan promosi lebih baik yaitu Alfamart hal ini diketahui dari mean Alfamart yang lebih besar dari Indomaret sebesar 27. keranjang belanja.720000> 23.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. Hal ini dikarenakan pada Alfamart tidak memberikan pelayanan antar barang seperi Indomaret. musik. namun hal ini tidak sesuai dengan konsep penjualan bahwa konsumen jika diabaikan dan tidak selalu diingatkan maka akan tidak membeli produk organisasi dalam jumlah yang cukup (Philip Kotler. Ini berarti hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart diterima Menurut pendapat Tajwini Rofian. ini sesuai dengan teori bahwa peritel yang memberikan kombinasi ragam produk dan tingkat pelayanan sebagai posisioning serta melengkapi dengan tingkat pelayanan yang tinggi berarti gerai tersebut memilih posisioning citra gerai yang lengkap dan full service yang pada ahirnya akan banyak dipilih konsumen (Hendry Ma’aruf.660000. 202: 2005. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pemberian kenyamanan dalam berbelanja ternyata memiliki tingkat perbedaan yang tidak signifikan. Pada penelitiian ini meski Alfamart unggul dalam segi promosi namun konsumen cenderung lebih memilih minimarket pesaing karena pertimbangan faktor yang lain yang diberikan. 117 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pelayanan yang diberikan kepada konsumen yang berbelanja diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan.

Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart adalah sebesar 0. Persediaan barang pada minimarket Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih lengkap agar apa yang diinginkan konsumen dapat dipenuhi .sama setelah diadakan penelitian ternyata sesuai.1995: 252). 3. Indomaret lebih baik dalam meyakinkan konsumen. karena itu Alfamart agar menekan harga dengan cara memutus saluran distributor yang panjang yang akan meminimalkan biaya dan pada ahirnya harga 120 menjadi sama dengan pesaing. pelayanan. harga dan promosi sedang pada indikator kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian.002 berada di bawah lefel of signifikan 0. Jika pengalaman masa lalu memuaskan. 2. 2. Minimarket Indomaret dalam mempromosikan tokonya hendaknya lebih gencar karena jika nantinya promosi itu di lupakan maka secara tidak langsung akan menjadikan konsumen menjadi pindah ke pesaing. Hal ini juga sesuai dengan teori berikut. salah satunya dengan cara memberi logo pada plastik belanja. Bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna. 5. maka pilihan akan bersifat kebiasaan.2 Saran Berdasarkan kesimpulan diatas.05 yang digunakan 5. 4.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan dapat diambil bebarapa kesimpulan diantaranya adalah sebagai berikut: 1. citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk ahir atau pembelian merek. Selebaran yang full color dengan informasi produk dan harga tidak akan banyak mempengaruhi pembeli karena mereka juga akan mendapat selebaran yang sama menarik dari peritel lainya. Kecuali jika faktorfaktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. kelengkapan produk yang ditawarkan. Selain kriteria di atas ternyata setelah diteliti terbukti bahwa konsumen memilih toko juga berdasarkan oleh citra Minimarket tersebut dan menurut responden. Pelayanan pada minimarket Alfamart sebaiknya ditambahkan dengan fasilitas pesan belanja melalui telpon agar tidak kalah dengan pesaing. 119 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5. Mayoritas konsumen Indonesia sensitive terhadap harga. maka saran yang diajukan penulis adalah sebagai berikut: 1. i . Adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart pada indikator lokasi.

M. 131658236 iv PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar . Wahyono.Si NIP. M.Si Drs.Si NIP. 131286682 iii PENGESAHAN KELULUSAN Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skipsi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang pada: Hari : Tanggal : Penguji Skripsi Dra. M.Si Drs.Si NIP 130812917 Anggota I Anggota II Drs. Wahyono. M. 131286682 NIP 131292562 Mengetahui Ketua Jurusan Manajemen Drs. Palupiningdyah. M.ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI SKRIPSI Untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Pada Universitas Negeri Semarang Oleh: Anita susanti NIM 3352402006 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007 ii PERSETUJUAN PEMBIMBING Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian Skripsi pada: Hari : Tanggal : Pembimbing I Pembimbing II Drs.M NIP. Agus Wahyudin. Sugiharto. Sugiharto. M. Sugiharto.M NIP.131286682 NIP 131292562 Mengetahui Dekan Fakultas Ekonomi Drs. M.

bukan jiplakan dari karya tulis orang lain. hari liburnya adalah hari ini (John Wasley) PERSEMBAHAN: Skripsi ini saya persembahkan untuk: 1. H.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi 3. Agus Wahyudin.Dr. Harga. M.Si selaku Ketua Jurusan Manajemen dan Dosen Pembimbing I yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing dan memberikan arahan bagi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. baik sebagian atau seluruhnya. Drs.Si. antara lain: 1. Hanya KepadaNya Aku Bertawakal Dan Dialah Rabb Yang Memiliki ”Arsy Yang Agung” (QS At Taubah 129) 2. ” Cukuplah Allah Saja Bagiku. Prof. Kelengkapan Produk Yang Di Tawarkan. Drs. penulis dengan ketulusan ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah dengan ikhlas memberikan masukan dan kontribusi yang berarti dalam proses penelitian dan penyusunan skripsi ini. Tetap semangat dan teguhkan hati sampai nanti sampai mati (Letto) 3. 2. Ibu dan Bapak tercinta. Semarang. M. 4. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. M. Kakakku dan adikku serta seluruh Keluarga Besar penulis yang selalu ada saat susah maupun senang 3. Promosi Dan Kenyamanan Berbelanja Di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kotamadya Bekasi”. 5. selaku Rektor Universitas Negeri Semarang 2. 3352402006 v MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO: 1. Dra. sehingga penulis dapat menyelesaikan skipsi dengan judul ”Analisis Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Dan Alfamart Terhadap Lokasi.Si selaku dosen penguji yang telah meluangkan .karya saya sendiri.M selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. Sugiharto. Dalam kesempatan yang baik ini. Tiada Tuhan Selain Dia. Hari bekerja untuk si pemalas adalah besok. sebagai orang yang paling penulis sayangi yang menjadi semangat agar bisa memberikan yang terbaik. Pelayanan. M. Drs. Sudijono Sastroatmodjo. Wahyono. 28 Februari 2007 Anita susanti NIM. M. Palupiningdyah. Sahabat-sahabat yang membuat penulis selalu bersemangat vi KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih kurang sempurna karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki. Staff Dinas Pertanian dan Pangan Semarang sebagai tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL) penulis sebagai awal terjun dan melihat dunia kerja. 1997: 165). Minimarket Indomaret dan Alfamart yang telah mengijinkan Penulis melakukan penelitian. Teman-teman Manajemen angkatan 2002 terimakasih atas semua moment yang telah dilalui yang membuat penulis semakin dewasa. 10. Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret dengan Alfamart di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi”. Rofian. Teman-teman SMA yang telah menjadi motivasi tersendiri dalam berusaha bagi penulis dan membuat penulis melihat sisi lain kehidupan. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah menjadi bagian dari jalan hidup penulis. Universitas Negeri Semarang. 2007. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak. Pelayanan. Februari 2007 Penulis viii SARI Anita Susanti. Kata kunci: Persepsi Konsumen (Lokasi. Kelengkapan Produk. Kenyamanan) Minimarket. Akhir kata semoga Allah SWT senantiasa bersama kita dan meridhoi jalan hidup kita. pelayanan. dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart yang biasanya berdampingan. Promosi. 141 halaman. Alfamart. Majalah marketing: 2004). Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. Dosen-Dosen Ekonomi yang telah memberikan ilmunya kepada penulis. Jurusan Manajemen Program Studi Manajemen Pemasaran. 7. Teman-teman KKN yang telah menjadi suatu keluarga kecil yang akan selalu mengingat satu sama lain. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. Harga. . lokasi perusahaan atau toko (Kotler.waktunya dalam menguji penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. 11. produk. 9. vii 6. dan membuat waktu dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. Namun kenyataanya membuktikan bahwa karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama. Amin Semarang. Pondok Gede kota Bekasi. penulis akan menerima kritik dan saran sebagai masukan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis. tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. memiliki karateristik toko dan strategi yang hampir sama (Tajwini. 13. Indomaret. Maka dari itu. Teman-teman di wisma ”amalia” yang selalu memberi semangat. 12. Konsumen memilahmilah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. Dengan kata lain. Fakultas Ekonomi. 8.

2. x DAFTAR ISI Halaman . dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. 4. 3. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan dengan tingkat signifikansi α = 0. Untuk meneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna.000 yang menunjukan tolak Ho di bawah level of significance yang digunakan (α =0. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja pada minimarket Indomaret dan Alfamart. 7. harga. dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian.Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. pelayanan. 6. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart serta untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart terhadap lokasi. dan pelayanan sebesar 0. 5. Penelitian ini dilakukan pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di Komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. harga. every day low price tidak berguna jika itu didengungkan dalam iklan dan promosi saja oleh karena itu di dalam gerai Indomaret dan Alfamart pada saat konsumen berbelanja hal tersebut benar-benar terbukti. promosi.05). dan kenyamanan berbelanja dalam memilih tempat berbelanja. Indomaret dan Alfamart dalam memberi pelayanan harus lebih ramah dan sigap. promosi.791 berada diatas level of significance yang digunakan (α =0. kelengkapan produk yang ditawarkan. harga dan promosi sedang pada komponen kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ix ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. sedangkan pada kenyamanan berbelanja sebesar 0. Display depan minimarket Indomaret dan Alfamart dibuat lebih menarik. Persediaan barang pada minimarket Indomaret dan Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih terencana. pelayanan.05. sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan rumus literasi sehingga diketahui sampel dalam penelitian ini sebesar 100 responden. harga.Disain tampilan minimarket Indomaret dan Alfamart sebaiknya ada perubahan tema perperiode tertentu. promosi. Saran yang diberikan dalam penelitian ini diantaranya: 1.05) sehingga tolak Ho.Permasalahan dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi.05) ini berarti tidak ada beda karena kedua minimarket ini memberikan fasilitas yang hampir sama. Hasil penelitian setelah diadakan pengujian dengan uji-t secara parsial dari masing-masing variabel ditemukan pengaruh yang signifikan sebesar 0. kelengkapan produk yang di tawarkan. harga. Minimarket Indomaret dan Alfamart harus dapat mengendalikan biaya-biaya.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. promosi. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart pada komponen lokasi.

..............1........................................57 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.........5 Metode Analisis data ..............1.........................................16 2.............................................................................................................................................................................................................1 Landasan teori........2 Populasi........................................................ v KATA PENGANTAR ...........1...............................................................49 2....................................................................1...............................................................................................10 xi 2....................................1 1..65 xii .......................................................10 2..................3 Tujuan Penelitian ..............................................................................21 2................................5 Waralaba ...............55 3.............................................1..x DAFTAR TABEL..3 Sampel ....23 2..............................4 1...................................................................................................................................1 1..........................................................HALAMAN JUDUL..............1 Lokasi dan objek penelitian ...1................................................................................. xvii BAB I Pendahuluan .............5 1................30 2....1............................... iii PERNYATAAN...............6 1.........................................24 2.........................................................................................................................................................................1 Kerangka berfikir ............................................60 4..........................................................................................................4 Variabel Penelitian ........................52 3..........................................52 3...................1.......................................9 Promosi dan iklan ................2............................................................................2 Persepsi .....................................................................................60 4..................1 Latar Belakang ..................................10 Atmosfer dalam gerai ..............................................52 3.............................. vi SARI.... i PERSETUJUAN PEMBIMBING..1................................11 Pelayanan minimarket.... xvi DAFTAR LAMPIRAN.................................1.......... viii DAFTAR ISI ........................................................................................................8 Harga.....5 1........1 Hasil penelitian...................7 Kelengkapan produk yang dijual .....................60 4....................................5 Penegasan istilah................................4 Minimarket ...................................................................................................................................................................2 Karateristik responden.........................................................................6 Sistematika skripsi ..........................................................................18 2............3 Gerai dan peritel....49 2...............4 Manfaat Penelitian ...........2 Rumusan Masalah.................................... iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN..1 Gambaran Umum tempat penelitian.....................51 BAB III METODE PENELITIAN ............42 2....2 Hipotesis...............................8 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS ........................................45 2................................................1 Perilaku Konsumen........................................................................................................6 Lokasi ..........................................................2 Kerangka berfikir dan Hipotesisi .......................................................1..........................35 2................................................36 2........ xiii DAFTAR GAMBAR .............1............................................52 3.............. ii PENGESAHAN KELULUSAN............................................2.....................10 2..........

..... 68 Tabel 8 Ketersediaan produk di Indomaret.........2 Saran.................... 78 Tabel 21 Informasi produk dan harga baru Indomaret......................... 74 Tabel 16 Harga di pasaran sama dengan di Indomaret .................................................................. 66 Tabel 5 Jarak yang di tempuh menuju Indomaret.................................................................................................................................... 71 Tabel11Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ................................................................................... 85 Tabel 31 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di Indomaret........................................................ 73 Tabel 14 Keterjangkauan harga di Indomaret.......................................3 Deskripsi Variabel penelitian ........ 81 Tabel 25 Jumlah keranjang belanja di indomaret cukup................................ 79 xiv Tabel 22 Fasilitas kartu keanggotaan Indomaret ............. 72 Tabel 13 Penataan produk di Indomaret .............................................109 4.................. 83 Tabel 27 Disain eksternal ciri khas Indomaret...................... 70 Tabel 10 Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Indomaret................................ 74 Tabel 15 Potongan harga di Indomaret .........................119 DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................................................... 83 Tabel 28 Letak pintu masuk dan keluar Indomaret.00 wib...............................................................................................................................68 Tabel 7 Luas lahan parkir Indomaret .................................................120 LAMPIRAN.......................................21 Tabel 2 Karateristik responden menurut jenis kelamin................................................... 80 Tabel 24 Fasilitas di Indomaret..1 Kesimpulan......... supermarket....... 88 Tabel 35 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Afamart ............. 85 Tabel 30 Kesigapan dan keramahan pegawai Indomaret... 67 Tabel 6 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Indomaret ... 86 Tabel 32Jam buka Indomaret pukul 07........................................................................................................................................................ 76 Tabel 18 Disain dan warna logo Indomaret ........................................................... 87 Tabel 33Tidak ada antrian di meja kasir Indomaret...................... 65 Tabel 3 Karateristik responden menurut jumlah pendapatan............. 71 Tabel 12 Produk yang dI jual Indomaret tidak kadaluwarsa..............................................................113 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN................................................. 89 ..... 80 Tabel 23 Jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret ... 77 Tabel 19 Logo Indomaret pada tas dan sovenir ........................................................ 65 Tabel 4 Karateristik responden menurut usia........119 5.........121 xiii DAFTAR TABEL Tabel 1 Pangsa pasar hipermarket......................................... 77 Tabel 20 Kupon undian dan hadiah langsung Indomaret..................................................................................................... pasar tradisional........................................................................................................ 69 Tabel 9 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Indomaret.......4 Pembahasan .................................................................................................................................................................................................... 75 Tabel 17 Keterlihatan logo Indomaret ......................................................................................... 84 Tabel 29 Seragam pegawai Indomaret....................... 87 Tabel 34 Jarak yang di tempuh menuju Alfamart............................... minimarket............................. 82 Tabel 26 Penataan ruang Indomaret yang nyaman ..........119 5....................... di Indonesia .........................................4...

.............................. 34 Gambar 10 Teori komunikasi ........................................ 24 Gambar 6 Analisis area perdagangan.................................................................................00 wib.................................................................................................................................104 Tabel 56 Disain eksternal ciri khas Alfamart................................ 99 Tabel 49 Kupon undian dan hadiah langsung Alfamart.............................................................................................112 Tabel 66 Perbanndingan persepsi konsumen ... 42 ........................................102 Tabel 53 Fasilitas di Alfamart...................................................109 Tabel 64 Perhitungan skor Indomaret dan Alfamart.......... 26 Gambar 7 Tiga tingkat analisis lokasi pengecer ............................. 98 Tabel 47 Disain dan warna logo Alfamart ........................................................................................................... 94 Tabel 43 Keterjangkauan harga di Alfamart........................................107 Tabel 62 Tidak ada antrian di meja kasir Alfamart...........................................106 Tabel 60 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di A alfamart.................................. 92 Tabel 40 Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ........................ 94 Tabel 42 Penataan produk di Alfamart ... 30 Gambar 8 Pertimbangan dalam penyediaan marchendise . kerugian waralaba................................................... 33 Gambar 9 Kategori produk ................................. 90 Tabel 37Ketersediaan produk di Alfamart.......Tabel 36 Luas lahan parkir Alfamart ................108 Tabel 63 Perhitungan rata-rata prosentase ................................. 37 Gambar 11 Tujuan memberi suasana dalam gerai .................. 16 Gambar 4 Perang antar saluran ................... 93 Tabel 41 Produk yang di jual Alfamart tidak kadaluwarsa............................................................................ 107 Tabel 61 Jam buka Alfamart pukul 07........................ 12 Gambar 2 Proses keputusan pembelian .............................................................100 Tabel 51 Fasilitas kartu keanggotaan Alfamart ..................................102 Tabel 54 Jumlah keranjang belanja di Alfamart cukup ......................................... 96 xv Tabel 45 Harga di pasaran sama dengan di Alfamart ....................................... 22 Gambar 5 Keuntungan...............................................104 Tabel 57 Letak pintu masuk dan keluar Alfamart........................................................................................................................................ 98 Tabel 48 Logo Alfamart pada tas dan sovenir .................. 97 Tabel 46 Keterlihatan logo Alfamart ........................ 15 Gambar 3 Proses pemilihan toko ................................................................................105 Tabel 58 Seragam pegawai Alfamart.............................................................................................. 95 Tabel 44 Potongan harga di Alfamart ......................................................................................................................................................................................................... 91 Tabel 39Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Alfamart............................................................................100 Tabel 450 Informasi produk dan harga baru Alfamart.......... 90 Tabel 38 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Alfamart....110 Tabel 65 Deskrifsi variabel persepsi konsumen...............................................101 Tabel 52 Jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart ........................................................................................112 xvi DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1 Perilaku berbelanja......................103 Tabel 55 Penataan ruang Alfamart yang nyaman .................106 Tabel 59 Kesigapan dan keramahan pegawai Alfamart.....................................................................................................................

...................................127 Lampiran 3 Data tabulasi penelitian ............................................ Penguasaan pasar merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang di lakukan oleh pengusaha untuk mempertahankan hidupnya..................................................................... Dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa konsep paling penting mendasari pemasaran adalah menyangkut keinginan manusia dan merupakan kebutuhan manusia yang di bentuk oleh kultur serta kepribadian individu Di era globalisasi sekarang ini kegiatan bisnis khususnya pemasaran dari waktu ke waktu semakin meningkat............... ...... Memilih toko adalah proses interaksi antara strategi pemasaran pengecer dan karateristik individual dan situasional dari pembeli proses ini di gambarkan oleh diagram keputusan pembelian pada umumnya.....................1 Latar belakang Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dan kelompok mendapat apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu atau kelompok lainya (Irawan...................2001:10)........................ produk............................................... 1995:251)..... dimana kegiatan tersebut sangat tergantung pada perusahaan atau pedagang dengan bermacam atribut melalui harga...138 Lampiran 6 Surat keterangan telah melakukan penelitian ........... Banyak sekali perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan dengan cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada dan berusaha menerapkan strategi pemasaran yang tepat dalam rangka menguasai pasar................................... Syarat yang harus di penuhi oleh suatu perusahaan agar dapat sukses dalam persaingan adalah berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan dengan membuat citra yang baik di mata pelanggan itu sendiri yang nantinya akan menimbulkan loyalitas yang berkelanjutan.................140 1 BAB I PENDAHULUAN 1......................... 47 Gambar 15 skala likert ...........131 Lampiran 4 Perhitungan skala likert ....................................................137 Lampiran 5 Surat ijin penelitian................. 45 Gambar 14 Kerangka berfikir ......................Gambar 12 Tampilan toko ...................................... 43 Gambar 13 Unsur barang atau jasa yang di beli konsumen .............................. Hal tersebut bisa di capai oleh suatu perusahaan melalui 2 upaya menghasilkan dan menyampaikan barang serta jasa yang diinginkan konsumen.................121 Lampiran 2 Hasil perhitungan SPSS...............111 xvii DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Angket penelitian ....................................... pelayanan umum......... lokasi dan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan untuk membeli (Engel......................... berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin...........................

(5) personel penjualan. (8) atmosfer toko dan (9) pelayanan dan kepuasan setelah transaksi (Engel. harga.1995: 252). Rofian. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. Namun kenyataanya bahwa meski minimarket memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama satu dengan yang lainya. (6) atribut fisik toko. kelengkapan produk yang ditawarkan. Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 12. promosi.Karateristik individual seperti gaya hidup menyebabkan pandangan umum tentang aktivitas yang terlibat dalam perilaku berbelanja dan pencarian. (2)sifat dan kualitas pengamanan. Market share yang berbeda jauh menurut survei AC Nielsen tahun 2005. tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. Karateristik pembeli juga mempengaruhi citra toko. Kecuali jika faktor-faktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel.kontan.. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. Jika pengalaman masa lalu memuaskan.000 ritel di Indonesia. Penguasaan pangsa pasar sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor empat setelah ritel-ritel yang lain sedangkan Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35%. karena menenurut the use multiatribut attitude model in store image study journal of ritailing para pelanggan potensial yang diminta memilih sepuluh daftar atribut yang ada memilih keenam komponen yang dirasa memiliki pengaruh paling besar dalam menilai citra toko yaitu lokasi. dari total 5. Namun di sini peneliti hanya mengambil enam komponen yang paling utama. pelayanan. Dengan kata lain. Majalah marketing: 2004).co. untuk itu peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian perbandingan persepsi konsumen toko tersebut mengapa hal tersebut dapat mempengaruhi penjualan padahal keduanya memiliki strategi pemasaran yang hampir sama dan pelayanan yang hampir . Sedangkan menurut penelitian salah satu tabloid bisnis Kontan di kawasan Bekasi Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 33%. maka pilihan akan bersifat kebiasaan. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. 3 (4) iklan dan promosi. (3) harga. produk.3%. Citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk akhir atau pembelian merek. kenyataananya dapat memiliki penjualan yang berbeda. pelayanan. Konsumen memilah-milah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. 1997: 165). Atribut yang menyolok atau determinan biasanya masuk dari kategori berikut ini : (1) lokasi.id). Penguasaan pangsa pasar 4 sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor dua setelah Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35% (http://www. (7) sifat pelanggan toko. seperti Indomart dan Alfamart yang biasanya berdampingan (Tajwini. dan kenyamanan berbelanja . Para pengecer mempengaruhi aktifitas ini dengan strategi iklan dan promosi.1995:157).

1. 2. Kegunaan praktis a) Bagi pelaku usaha ritel hasil penelitian ini bermanfaat sebagai evaluasi dan pengamatan aktivitas konsumen atau perilaku konsumen terhadap toko ritel. Untuk mengetahui adakah perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen 2. Untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1. penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan cakrawala berfikir dalam pengembangan wawasan dalam mempelajari segala perilaku produsen yang berhubungan dengan bagaimana memuaskan keinginan konsumen yang menjadi sasaran. Dari gambaran di atas penulis memilih judul dalam penelitian ini adalah “ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI”. apakah yang membuat berhasil mewujudkan kesan yang baik pada pelanggan dan pada ahirnya akan memudahkan meraih konsumen. penelitian ini bermanfaat untuk sarana pengembangan ilmu penetahuan. b) Bagi peneliti lain.sama juga adakah perbedaan pada keduanya yang pada ahirnya mempengaruhi citra toko dari kacamata konsumen. c) Bagi penulis. 6 b) Bagi konsumen. penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai perbedaan strategi pemasaran Indomaret dan Alfamart dari kacamata konsumen. Adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 2. bahwa penelitian ini dapat di gunakan untuk menambah pengetahuan dan untuk meneliti lebih lanjut dengan menggunakan variabel lain. Kegunaan teoritis a) Bagi pembaca.2 Permasalahan Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka identifikasi masalah pada penelitian ini adalah: 1. sehingga produsen dapat mengetahui apa saja yang di gunakan konsumen dalam membuat pertimbangan keputusan pembelian.4 Kegunaan penelitian 1. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 5 1.3 Tujuan penelitian Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : 1. .

Kelengkapan produk yang di tawarakan (merchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko (produk berbasis makanan.5 Penegasan istilah Untuk memudahkan pemahaman dalam penelitian.id). Perbandingan Perbandingan artinya pertimbangan. 2005:135). Persepsi Persepsi adalah suatu proses dengan mana seseorang. membujuk dan atau mengingatkan para 8 pelanggan target pada perusahaan dan bauran pemasaranya (Amin Wijaya Tunggal. 3. maka perlu adanya penegasan istilah-istilah dalam judul tersebut di atas yaitu : 1. Menginformasikan. Pelayanan Adalah segala hal pengeluaran industri yang di keluarkan industri yang mendukung operasi suatu perusahaan kegiatan tidak berwujud intangible yang secara terpisah bisa di identifikasikan berfungsi memuaskan keinginan serta tidak terikat kepada penjualan suatu produk atau jasa lain (Amin Wijaya Tunggal.1996:123). 1976:84). Lokasi Berhubungan dengan pemilihan dan penggunaan spesialisasi pemasaran perdagangan perantara dan transportasi serta 7 penyimpanan pergudangan untuk melengkapi para pelanggan target dengan kegunaan waktu tempat dan pemilikan kemanfaatan yang tercipta melalui penyediaan produk di tempat yang di kenali konsumen (Amin wijaya tunggal. barang kebutuhan rumah. 6.1. 7. menyeleksi. Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atu perusahaan ritel (Hendri Ma’aruf. dan menginterpretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. 8.co. persamaan (beberapa benda atau perkara) ( WJS Poerwodarminto. 2004: 102). Harga Adalah apa yang dibayar seseorang untuk apa yang di . pakaian. waktu.1996:95). 1996:103). 2. produk umum.sinarharapan. dan agar menjadi jelas dan tidak terjadi salah tafsir terhadap judul tersebut. mengorganisasikan. dan lain-lain atau kombinasi) untuk di sediakan dalam toko pada jumlah. Promosi Adalah mengkomunikasikan informasi antara penjual dan pembeli untuk mempengaruhi sikap dan perilaku. 4. 5.

karateristik pelayanan yang baik. Bagian awal skripsi Bagian awal skrisi terdiri dari halaman judul. BAB IV : HASIL PENELITIAN BAB V : PENUTUP Dalam bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran BAGIAN AKHIR Bagian ini berisi tentang daftar pustaka dan lampiran 10 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS 2. Kenyamanan berbelanja (atmosfer dalam gerai) Adakah pengaruh yang timbul dari faktor-faktor yang khusus untuk waktu dan tempat tertentu dan tidak lepas dari karateristik konsumen dan objek (Amin Wijaya Tunggal. permasalahan. Perusahaan berkepentingan dengan hampir setiap kegiatan manusia yang hanya . penegasan istilah.1996:97). BAB II : LANDASAN TEORI Dalam bab ini diuraikan tentang teori yang digunakan sebagai dasar pembahasan selanjutnya yaitu penertian perilaku konsumen. promosi. Pengertian perilaku konsumen Untuk memahami perilaku masyarakat dalam pembelian barang dan jasa tersebut di butuhkan studi tersendiri.1 Landasan teori 2. daftar isi dan daftar lampiran. Dari keterangan diatas maka dalam penelitian ini di terangkan maksud tema dalam penelitian ini adalah mengenai pengukuran perbedaan persepsi yang ditentukan oleh keenam indikator (lokasi. kelengkapan produk yang ditawarkan. Bagian skripsi BAB I : PENDAHULUAN 9 Meliputi : alasan pemilihan judul. dan teknik. 2. pengertian minimarket. halaman motto dan persembahan. karateristik lokasi yang baik. abstrak.sampel. dan kenyamanan berbelanja) pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. kenyamanan berbelanja. halaman pengesahan. 9. 1. cara-cara yang menarik konsumen dengan promosi. pelayanan. kelengkapan produk.1. kata pengantar. harga. metode analisis data. 1996:125). karateristik penentuan harga.1 Perilaku konsumen a. BAB III : METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab in diuraikan tentang populasi.perolehnya nilainya dinyatakan dalam mata uang (Amin Wijaya Tunggal. metode pengumpulan data. tujuan penelitian dan manfaat penelitian.6 Sistematika skripsi 1.

dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini (Engel dan Blackwell. gengsi. 1) Emosional Motivasi yang di pengaruhi emosi berkaitan dengan perasaan. Cara berfikir seorang konsumen bisa begitu kuat sehingga membuat perasaan seperti gengsi menjadi amat kecil bahkan hilang 12 Pada proses membeli suatu barang. memakai. umumnya para konsumen bukan dalam keadaan iba atau marah. Dari definisi di atas dapat di ambil kesimpulan : 11 1) Perilaku konsumen menyoroti perilaku individu dan rumah tangga. Pada kejadian yang berbeda mungkin saja dominasi terjadi sebaliknya. minat. mengkonsumsi dan menghabiskan produk. Sementara di kejadian lain dapat saja kedua sifat berikut berimbang. b. dengan siapa. Adapun definisi perilaku konsumen adalah tindakan langsung terlibat dalam mendapatkan. baik itu keindahan. mengkonsumsi. Pendekatan-pendekatan yang selama ini banyak digunakan untuk menyingkap sikap. dan bagaimana barang sudah dibeli dan dikonsumsi. baik individu maupun rumah tangga. dan perilaku konsumen mengansumsikan bahwa konsumen bersikap rasional dalam setiap keputusan pembelian. 2) Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta tindakan dalam memperoleh. oleh siapa. suatu sifat dapat mendominasi sementara sifat lainya sedikit berperan. yang membeli produk untuk konsumsi personal. Faktor indah atau bagus dan faktor gengsi akan lebih banyak pengaruhnya di bandingkan rasa iba atau marah saat berbelanja. kapan. 2) Rasional Sikap belanja rasional di pengaruhi oleh alasan rasional dalam fikiran konsumen. 2005:51). Sifat Motivasi Pembelian Setiap konsumen mempunyai dua sifat motivasi pembelian yang saling tumpang tindih dalam dirinya. 3) Mengetahui perilaku konsumen meliputi : perilaku yang dapat diamati seperti jumlah yang di belanjakan. Perilaku konsumen sangat komplek dan sulit di prediksi. Menurut kotlert dan Amstrong yang di kutip oleh Simamora (2001:81) mengartikan perilaku konsumen sebagai perilaku pembelian akhir. 1994:3). emosional dan rasional (Hendri Ma’aruf. atau perasaan lainya termasuk rasa iba dan marah. Tetapi kita akan sulit melihat dengan jelas .dalam lingkup yang lebih terbatas.

pemasangan. Perilaku di tempat belanja Menurut David cook dan David Walters dalam buku Hendri Ma’aruf (2005:53) menggambarkan perbedaan kedua jenis perilaku orang pergi berbelanja seperti dalam diagram berikut: Prabelanja (mencari dan memilih gerai) lokasi mudah di capai cukup parkir dekat dengan gerai lain pilihan marchandise pelengkap atau pengganti Prabelanja (mencari dan memilih gerai) bergengsi ada toko utama seperti hero. matahari pilihan barang banyak marchandise banyak Selama belanja Barang yang tersedia Harga menarik Cepat proses pembayaranya (antrian di kasir tidak terlalu panjang ) Selama belanja Daya tarik suasana internal Visual merchandising Fasilitas dalam gerai Pusat barang dan jasa Fasilitas kredit Paska belanja (antaran barang. evaluasi. Orientasi belanja adalah lebih mementigkan hal-hal fungsional Orientasi rekreasi lebih di pengaruhi oleh suasana . kunjungan ulang) Display tema Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Gambar 1: Perilaku berbelanja (David cook dan David Walters. pemasangan. 2005:53) Perbedaan itu mempengaruhi perilaku sebelum belanja dalam proses belanja dan setelah belanja.apakah kedua sifat itu sedang berimbang pada seseorang. evaluasi. kunjungan ulang) Display barang Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Paska belanja (antaran barang. c.

teman. tiga hal tersebut memberi rasa yang berbeda antara minimarket dan toko biasa. (c) Audio visual. guru. telah menjadi produk pemikat perorangan sejak puluhan tahun lalu. (c) Peran dan status. 3) Faktor teknologi (a) Transfortasi pribadi. kelebihan minimarket di banding warung biasa terletak pada penataan. kebersihan. Minimarket yang merupakan contoh gerai modern yang mengalami pertumbuhan dengan cepat sebagai pertanda bahwa faktor rekreasi cukup kuat. telepon selular meningkatkan pasar hardware. tetangga. dan tokoh-tokoh masyarakat yang meliputi: (a) Nilai-nilai adalah norma yang di anut masyarakat (b) Persepsi adalah cara pandang pada sesuatu (c) Prefensi adalah rasa lebih suka pada sesuatu dibandingkan dengan yang lainnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen Proses keputusan memilih barang atau jasa dan lain-lainnya itu di pengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor pribadi internal dalam dirinya sendiri. merupakan pasar ritel yang besar karena perkembangan yang semakin pesat. .li k 13 Kebanyakan konsumen di Indonesia yang berbelanja di gerai-gerai modern cenderung berorientasi “rekreasi”.dan pendingin ruangan (AC). peran seseorang di masyarakat atau di perusahaan akan mempengaruhi pola tindakanya dalam membeli barang dan jasa (di sebut berbelanja). (b) Keluarga faktor ini juga penting dalam mempengaruhi dalam memilih suatu barang dan jasa. baik untuk dinikmati oleh diri sendiri maupun untuk keluarga. mobil dan motor bertambah dari tahun ke tahun berikut kecangihan teknologinya yang bertambah dari tahun ketahun (b) Alat rumah tangga. (d) Behavior (tindak tanduk) 2) Faktor sosial 14 (a) Reference group adalah kelompok yang mempengaruhi anggotanya dalam membuat keputusan pembelian sesuatu barang atau jasa meskipun ada pengecualian pada sebagian orang. (d) Internet dan seluler kemajuan teknologi komputer pribadi. d. Budaya meliputi hal-hal yang dipelajari dari keluarga. 1) Faktor budaya Budaya adalah faktor mendasar dalam pembentukan norma-norma yang dimiliki seseorang yang kemudian membentuk atau mendorong keinginan dan perilakunya menjadi seseorang konsumen.

2004:102). Faktor yang membuatpersepsi berbeda-beda pada setiap fasilitas yang sama karena adanya perbedaan dalam otak kita yang terbatas.2 Persepsi Persepsi adalah satu proses dengan mana seseorang menyeleksi. mengorganisikan. f. Ini terjadi pada proses keputusan membeli stimulus ekternal.1. Respon konsumen terhadap stimulus eksternal Perilaku konsumen pada akhirnya terlihat pada saat mereka memilih produk dan merek. seorang konsumen akan melalui suatu proses keputusan pembelian. Stimulus eksternal situasi konsumen respon konsumen Gambar 3: Proses pemilihan toko (Philip Kotler. Terdapat tiga proses keputusan pembelian: 15 1) Proses keputusan panjang untuk barang yang durable menurut Berman dan Evan dalam buku Hendri Ma’ruf (2005:61). dan mengertepretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. 2005:61) Pengertian stimulus adalah situasi yang menyebabkan munculnya kebutuhan dalam diri konsumen. Tidak saja terhadap produk dan 16 mereka. 1997:153) Bagan diatas sangat berkaitan dengan proses pemilihan toko mana yang akan di kunjungi konsumen dengan berbagai pertimbangan diatas. mereka juga memilih gerai mana yang mereka kunjungi. hal tersebut dipengaruhi oleh faktor personal dan faktor stimuli yang terdiri dari (Bilson Simamora. Keputusan membeli Dalam membeli suatu barang atau jasa. 2. 2004:104): Karateristik konsumen . kapan mereka berbelanja. Stimulus kebutuhan mencari info evaluasi transaksi perilaku pasca beli Gambar 2: Proses keputusan pembelian (Berman dan Evan. dan berapa besarnya belanja mereka. sehingga tidak mungkin semua stimuli tertampung. info yang didapat kemudian dievaluasi sebelum akhirnya melakukan transaksi pembelian dan pada akhirnya ada perilaku pasca beli. 2) Proses kebutuhan terbatas sama dengan proses diatas tetapi terjadi secara lebih cepat dan kadang meloncati tahapan 3) Proses pembelian rutin keputusan pembelian yang terjadi secara kebiasaan sehingga proses pembelian sangat singkat saja begitu ada kebutuhan langsung di beli saja tanpa adanya pertimbangan.e. yang selanjutnya konsumen mencari informasi tentang kebutuhanya.

Lingkungan Ekonomi Budaya Sosial teknologi Pemasaran Marchandise Harga Lokasi Iklan Atmosfer service Proses keputusan pembelian Pilihan produk atau merek Pilihan gerai Timing berbelanja Besarnya belanja 17 1) Faktor persnal yang terdiri dari: (a) Pengalaman masa lalu (b) Kebutuhan saat ini (c) Pertahanan diri (d) Adaptasi 2) Faktor stimulus Karateristik stimulus memegang peranan penting dalam merebut perhatian konsumen seperti hukum kontras yang dikemukakan Weber yaitu “ yang lain dari sekelilingnya. adapun pengorganisasian stimuli dilakukan dalam tiga bentuk diantaranya: (a) Figur dan latar belakang (b) Pengelompokan (c) Peyelesaian masalah 18 Sedang yang biasanya mengganggu persepsi seseorang adalah . lebih mungkin untuk mendapat perhatian “ hal tersebut dapat diciptakan melalui: (a) Ukuran yang berbeda-beda (b) Warna yang paling mencolok dari yang lain (c) Posisi (d) Keunikan 3) Faktor pengorganisasian Orang cenderung membuat keteraturan untuk hal-hal yang tidak teratur.

konsep one stop shopping mulai dikenal pada dasawarsa 1980-an yang kemudian menjadi popular awal 1990-an.3 Gerai dan peritel Peritel atau pengecer adalah pengusaha yang menjual barang atau jasa secara eceran kepada masyarakat sebagai konsumen (Hendri Maaruf. Peritel besar adalah peritel berbentuk perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan ritel dalam skala besar. Gerai-gerai dari peritel kecil terdiri atas dua macam. 2). yaitu gerai modern dan tradisional.2005:71). Macammacam .1. dan pasar. orang kadang enggann mendengarkan informasi keseluruhan tapi langsung kekesimpulan 5) Efek halo (aura merek) 2. Gerai modern mulai beroperasi awal 1960-an di Jakarta . Gerai dalam segala bentuknya berfungsi sebagai tempat pembelian barang dan jasa. Modernisasi bertambah meluas pada dasawarsa 1970-an. yaitu dalam arti konsumen datang ke gerai untuk melakukan transaksi berbelanja dan membawa pulang barang atau menikmati jasa. Banyak orang mulai beralih 20 ke gerai modern seperti pusat belanja ini untuk berbelanja. selama 10 tahun sampai 2002. Warung biasanya berupa bangunan sederhana yang permanen (tembok penuh) semi permanen (tembok setinggi 1 meter di sambung papan sebagai dinding). arti modern di sini adalah penataan barang menurut keperluan yang sama di kelompokan di bagian yang sama yang dapat dilihat dan diambil langsung oleh pembeli. Istilah pusat belanja mulai popular di gunakan untuk mengganti kata one stop shopping . Perusahaan perdagangan ritel besar dapat memiliki format bervariasai dari yang terbesar (perkulakan) hingga yang terkecil atau minimarket ( Hendri Ma’ruf.000 per hari. Supermarket mulai di perkenalkan pada dasawarsa ini .. Peritel perorangan atau peritel kecil memiliki jumlah gerai bervariasi. 2005:71). atau dinding kayu seutuhnya. mulai dari satu gerai hingga beberapa gerai. dan adanya pramuniaga profesional. 1). 2004:105): 1) Penampilan fisik dengan kata lain persepsi kualitas melebihi realitas 2) Stereotype mengurangi I objektifitas seseorang dalam menginterpretasikan stimuli sehingga persepsi menjahui realitas 3) Kesan pertama 4) Loncat ke kesimpulan. Menurut penelitian AC Nilsen. penggunaan alat pendingin udara. baik dalam arti gerai besar maupun dalam arti mempunyai gerai besar dan 19 sekaligus gerai kecil. toko.(Bilson Simamora. Gerai tradisional Adalah gerai yang telah lama beroperasi di negeri ini berupa: warung. telah tumbuh 1 juta warung yang kebanyakan di luar kota dengan omzet rata-rata Rp 100.

7% 20.9% 74. perilaku konsumen yang menyukai tempat belanja bersih. c) Special store: merupakan toko yang memiliki persediaan lengkap sehingga konsumen tidak perlu pindah toko lain untuk membeli sesuatu harga yang bervariasi dari yang terjangkau hingga yang mahal.id).9% 73. tetapi berbeda dalam hal harga.6% 5. 2. d) Factory outlet e) Distro f) Supermarket: mempunyai luas 300-1100 m2 yang kecil sedang yang besar 1100-2300 m2 g) Perkulakan atau gudang rabat h) Super store: adalah toko serba ada yang memiliki variasi barang lebih lengkap dan luas yang lebih besar dari super market 21 i) Hipermarket: luas ruangan di atas 5000 m2 j) Pusat belanja yang terdiri dua macam yaitu mall dan trade center. Mini market mengisi kebutuhan masyarakat akan warung yang berformat modern. dengan mini market.1% Minimarket 3. dan luas ruangan. Luas ruang minimarket adalah antar 50 m2 sampai 200 m2.5% 20. b) Convenience store: gerai ini mirip minimarket dalam hal produk yang dijual.1997:337-339): a) Minimarket terjadi pertumbuhan sebanyak 1800 buah selama 10 tahun sampai 2002. Tabel 1: Pangsa pasar Hipermarket. pasar tradisional di Indonesia: 2000 2001 2002 2003 Hipermarket & supermarket 16. dan tertata rapi membuat minimarket menjadi lebih unggul dari warung dan toko. belanja sedikit di tempat yang dekat dan nyaman terpenuhi.sinarharapan.8% Sumber: sisipan bisnis Indonesia “ arah bisnis dan politik”.1. minimarket.1% Pasar trdisional 79. Sedang menurut Hendri ma’aruf (2005:76) yang di sebut minimarket biasanya luas ruanganya adalah antar 50 m2 sampai 200 m2 serta berada pada lokasi yang mudah dijangkau konsumen.6% 4. dengan harga yng lebih mahal dari harga minimarket. sejuk.gerai modern diantaranya (Philip Kotler. Desember .2% 21. jam buka.4% 4.8% 74.dan lokasi. Convenience store ada yang dengan luas ruangan antara 200 m2 hingga 450 m2 dan brelokasi di tempat yang setrategis.3 Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www.supermarket.co.

2005:87) Dari gambaran persaingan diatas dapat dilihat peluang untuk merubah warung dan toko menjadi minimarket. ini lebih terasa ketika supermarket besar di buka di sebuah kota atau pun kabupaten yang memunculkan persaingan langsung dengan toko-toko lama. Di Jabotabek persaingan antar gerai tradisional dengan gerai modern masih berlangsung meski dengan kecendrungan peralihan selera belanja konsumen pada gerai modern yang meningkat. Persaingan antar gerai dan dari format yang berbeda telah muncul.1. Perusahaan lain yang juga mengoperasikan minimarket adalah Alfaria Trijaya yang pada tahun 2004 telah memiliki 923 gerai dengan nama alfamart dan merencanakan mengembangkan menjadi 1800 unit di seluruh Indonesia tahun 2005 (http//www. istilah lain dari chain store adalah multiples. Indomarco merencanakan mendirikan 600 toko lagi di tahun 2005 (http//www. dari negara AS yang paling banyak di ikuti.com Inc: 2004). antarformat: Pasar tradisional Toko Minimarket SupermarkeSupermarket t Hypermarket Hypermarket Warung Warung Toko Minimarket Convinience store 23 Gambar 4: Perang antar saluran (Hendri Ma’aruf. 22 Bandung.kontan-online. Indomarco Prismatama yang pada tahun 1988 mendirikan minimarketnya yang pertama.kontan-online. Semarang dan Surabaya. Persaingan telah membuat pengecer berfikir tentang format . Perusahaan yang pertama kali menggunakan format minimarket sebagai strategi bisnis di Indonesia adalah PT.2003.4 Waralaba (francise) Perdagangan eceran dalam gerai modern berukuran kecil (200m2) . Pada ahir tahun 2003 jumlah gerai indomaret 796 unit di Jabodetabek. Minimarket yang masuk dalam kelompok seperti alfamart dan Indomaret baik yang dimiliki perusahaan atau yang waralaba atau hanya operasional saja tergolong sebagai chain store yaitu toko atau gerai yang terhimpun di bawah satu nama dengan sistem yang sama termasuk dalam kegiatan pemasaranya. berikut gambar persaingan antar perusahaan. istilah yang di pake di Inggris. 2. Bogor. Persaingan minimarket telah memunculkan peritel-pertel kecil dengan satu atau beberapa gerai .di Indonesia format-format gerai modern mengikuti format gerai dari mancanegara.com Inc: 2004).

Secara ringkas pengertian waralaba adalah hubungan bisnis antara pemilik merek. pelatihan.atau lebih kecil dengan sistem waralaba di indonesia dimulai dengan munculnya antara lain seperti Indomaret dan Alfamart khususnya dalam wujud minimarket. Terdapat keuntungan dan problem potensial dalam berbisnis waralaba yang perlu diketahui oleh peminat waralaba dan oleh pemberi hak waralaba sebagaimana di tampilkan dalam tabel berikut: Keuntungan : Pewaralaba Terwaralaba • Peluang pertumbuhan tinggi • Tidak memerlukan modal besar • Para terwaralaba menjadikan para pemilik pewaralaba bersenangat • Baya pengawasan rendah • Pewaralaba masih mungkin memiliki sendiri gerai yang di operasikan sendiri • Peluang go internasional • Cara mudah melakukan tes pasar atau pengembangkan pasar • Mempertahankankemandirian • Reward sejalan dengan performen • Resiko pendirian usaha baru sedikit • Pinjaman dana mudah di peroleh • Adanya bantuan persiapan dan pengoprarsianya. ia juga mendapat bantuan dari pewaralaba dalam hal 24 persiapan gerai. promosi. Pemilik merek disebut franchishor ( Pewaralaba) dan pihak kedua tadi di sebut sebagai franchisee (terwaralaba). pasokan barang. selain terwaralaba berhak menggunakan merek. dan lain-lain yang di perjanjikan. 2005:90). produk. sistem operasional dalam jangka waktu tertentu (Hendri Ma’aruf. produk dan sistem operasioal dengan pihak kedua berupa pemberian izin pemakaian merek. • Pengguna merek yang sudah dikenal masyarakat • Kegiatan pemasaran yang luas bisa sampai tingkat nasonal Kerugian : Pewaralaba Terwaralaba • Kurang pengawasan sehari-hari • Reputasi rawan cacat oleh perilaku beberapa terwaralaba .

wilayah yang dijadikan sebagai ajang penjualan oleh suatu toko dapat dibagi menjadi tiga bagian. sebuah gerai akan lebih sukses di banding gerai lainnya yang berlokasi kurang strategis. pada lokasi yang tepat. dan sama-sama punya setting atau ambience yang bagus. meskipun keduanya menjual produk yang sama. Analisis area perdagangan (trading area analisis) Sebelum suatu toko atau pusat perbelanjaan didirikan. langkah pertama adalah mempelajari suatu area agar investasi yang di tanamkan dapat menguntungkan.• Motivasi terwaralaba hanya bersikap jangka pendek • Seorang terwaralaba menjadi terlalu kuat sehingga terjadi terwaralaba dalam terwaralaba • Realisasi laba dan omzet mungkin tidak sesuai harapan • Berpeluang terjadi penlakan terhadap peraturan pewaralaba • Pemasok lain menawarkan dengan harga yng lebih rendah • Masih diharuskan membayar fee untuk marketing meski telah bersil menghmpun sejumlah konsumen loyal • Ketika omzet meningkat fee juga meningkat Gambar 5: Keuntungan dan problema potensial bagi pewaralaba dan terwaralaba ( MC Goldrick. a. Keputusan mendirikan gerai besar atau kecil tergantung pada keadaan traiding area yang dilayani. wilayah lain yang berpenghuni sedikit yang berpenghasilan tidak banyak adalah traiding area yang kurang menarik karena hanya akan menunjukan satu atau dua gerai ritel saja. luas suatu traiding area dapat bervariasi pada jenis gerai.5 Lokasi Lokasi adalah faktor yang sangat penting dalam bauran pemasaran ritel (ritail marketing mix).hal 52 ) 25 2. Sebaliknya. dan wilayah tambahan jika di gambarkan akan terlihat pada gambar berikut: Wilayah perdagangan primer toko . oleh pramuniaga yang sama banyak dan terampil. Suatu wilayah yang berpenduduk banyak yang berpenghasilan cukup besar adalah traiding area yang menarik banyak pengecer. yaitu wilayah perdagangan 26 utama. wilayah perdagangan sekunder. Area perdagangan adalah suatu wilayah dimana beberapa perusahaan menjual barang atau jasa secara menguntungkan.1.

dan wilayah tambahan. potensi pertumbuhan. b) Kedekatan dengan sumber pemasok Pemasok mempunyai pengaruh pada peritel dalam hal kecepatn penyediaan. Informasi itu pula yang memberi gambaran seperti (Sumber: Hendri Ma’aruf. c) Basis ekonomi Industri daerah setempat. dan lain-lain. Toko kecil akan lebih terbatas lagi wilayah perdagangan primernya. g) Ketersediaan lokasi toko Faktor bagi suatu area perdagangan dan hal-hal yang terkait dengan lokasi adalah: jumlah lokasi dan jenisnya.dan biaya-biaya terkait. kualitas produk yang terjaga. biaya pengiriman.2005:117) Informasi itu dipakai untuk memberi gambaran batas geografis tentang wilayah utama. d) Ketersediaan tenaga kerja 28 Tenaga kerja yang perlu diperhatikan adalah pada semua tingkat. yaitu tingkat administrative dan lapangan hingga manajemen trainee dan manajerial. wilayah perdagangan primer akan lebih kecil daripada wilayah perdagangan primer gerai besar. peluang kepemilikan . daftar berikut ini dapat dimanfaatkan untuk mengetahui potensi yang tersedia (James F Engel. akses pada masing-masing lokasi.1995:243): a) Besarnya populasi dan karateristiknya Jumlah pendudukdan kepadatan pada suatu wilayah menjadi faktor dalam mempertimbangkan suatu area perdagangan ritel. dan fasilitas keuagan di daerah sekitar yang harus diperhatikan peritel. 2005:117): a) Frekuensi orang-orang dari wilayah geografis yang berbeda melakukan belanja mereka. e) Situasi persaingan Penting mengenali jumlah dan ukuran pada peritel di suatu wilayah.sekunder.Wilayah perdangan sekunder pembeli Wilayah perdagangan tambahan Gambar 6: Analisis area perdagangan (Hendry Ma’aruf. 27 b) Besar belanja rata-rata pada toko oleh orang-orang yang berasal dari suatu wilayah tertentu dalam area perdagangan dimaksud. c) Konsentrasi kepemilikan kartu belanja Sedangkan bagi toko berukuran menengah. perdagangan. f) Fasilitas promosi Adanya media massa seperti surat kabar dan radio akan memfasilitasi kegiatan promosi peritel. Untuk membuka gerai di suatu lokasi baru. . pembatasan zona. 2. fluktuasi karena faktor musiman.

g) Penilaian keseluruhan Penilaian keseluruhan atau overall rating perlu dilakukan berdasarkan faktor-faktor diatas agar dapat menentukan pilihan lokasi lebih tepat. siang. yaitu mudah terlihatnya toko dan plang namanya oleh pejalan kaki dan pengendara mobil yang melintas di jalan. dan kemacetan akan menjadi nilai tambah atau nilai kurang bagi pelangan itu menjadi perhatian penting seorang pemasar. d) Trasportasi umum Transportasi umum yang banyak melintas di depan pusat perbelanjaan atau pertokoan akan memberi daya tarik yang lebih tinggi karena bentuk konsumen dengan mudah langsung masuk ke areal perbelanjaan 30 e) Komposisi toko Seorang peritel hendaknya jika ingin membuka toko harus mempelajari lebih dulu toko-toko apa saja yang ada disekitarnya. (4) Proporsi orang yang berkunjung dari total yang melintas b) Lalu lintas kendaraan Informasi tentang jumlah dan karakteristik mobil-mobil yang melintas. a) Lalulintas pejalan kaki Untuk mendapatkan informasi: 29 (1) Jumlah pria dan wanita yang melintas (anak-anak usia tertentu kebawah tidak dihitung). kondisi jalan. karena toko yang saling melengkapi akan menimbulkan sinergi.h) Hukum dan peraturan Hukum dan peraturan perlu di perhatikan khususnya jika terdapat perda atau peraturan daerah yang tidak terdapat di daerah lain 3. (2) Jumlah orang yang melintas pada pagi. dan malam atau menurut jam (3) Proporsi potensi konsumen (prentase pembelanjaan dari orang yang melintas). sore. Beberapa faktor yang harus di pertimbangkan dalam letak atau tempat gerai yang akan di dirikan atau dibuka. pertokoan atau pusat perbelanjaaan yang memiliki fasilitas parkir yang memadai dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi peritel dibandingkan dengan pertokoan dan pusat belanja yang fasilitas perbelanjaan yang fasilitasnya tidak memadai. c) Fasilitas parkir Untuk kota-kota besar. faktor lebar jalan. . f) Letak berdirinya gerai Letak berdirinya gerai sering kali dikaitkan dengan visibility (keterlihatan).

penanganan. 9 februari 2003) Manajemen marchandise atau pengelolaan merchandise berkaitan dengan pembelian atau pembelanjaan. atau lain sebagainya agar tidak menimbulkan ketimpangan. seleksi pasar analisis area evaluasi tempat Gambar 7: Tiga tingkat analisis spasial dan menyeleksi lokasi pengecer (James F Engel. c) Lokasi dimana gerai berada Lokasi gerai turut mempengaruhi macam produk yang dijual. 1.waktu. 2005:132). dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atau perusahaan ritel (Hendry Ma’ruf. maka pertanyan pertama perlu dijawab.Produk makanan dan minuman 60% . juga motivasi konsumen paling penting diketahui. Manajemen marchendise Gerai Indomaret yang berformat minimarket mempunyai komposisi marchendise seperti berikut: . d) Kemampuan pemasok Kemampuan pemasok mengirim barang akan mempengaruhi jenis barang yang dijual oleh peritel. jenis. 1995:239) 2. harga yang diminta peritel. b) Jenis gerai 32 Penyediaan marchandise harus disesuaikan dengan jenis gerai apakah itu minimarket.1. dan keuangannya. yaitu siapa konsumen yang hendak dituju. oleh karena itu harus ada yang mampu mengirim barang sesuai jumlah. e) Biaya Biaya pembelian barang dari pemasok akan menjadi . diperlukan rumusan perhitungan yang spesifik (Hendri Ma’ruf. keinginan konsumen akan keragaman barang membuat peritel perlu menyiapkan marchandise yang wide (banyak jenis dan tipe) dan deep (banyak pilihan atas masing-masing jenis). perumahan kelas menengah mempunyai selera yang berbeda dengan perumahan kelas atas.6 Kelengkapan produk yang dijual (marchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko untuk disediakan dalam toko pada 31 jumlah.Produk non makanan 20% . Departement store.Perishapble ( seperti buah-buahan yang cepat busuk) 10% -Umum 10% (Kompas. 2005:135). Hal-hal yang berkaitan dengan manajemen marchandise adalah: a) Target market Untuk pengelolan marchandise yang optimal.Untuk mendapatkan perkiraan potensi yang lebih akurat. Selain segmen yang jelas.

1. Lebar dan dalam yaitu banyak kategori produk jenis yang masing-masing dengan banyak pilihan. ragam produk. yaitu sedikit kategari produk tapi masingmasing kategari disediakan banyak pilihan. yaitu banyaknya variasi produk yang dijual: (1) Lebar: Banyak ragam kategori produk (2) Sempit: sedikit ragam produk b) Depp / dalam. ragam produk mereka.komponen harga pokok penjualan peritel. Ma’ruf. ukuran. Sempit dan dalam. 35 depp wide 4. dan timing serta lokasi yang dapat digambarkan dibawah ini: 33 Gambar 8: Pertimbangan dalam penyediaan marchendise (Hendri Ma’aruf. Keragaman produk Keragaman produk terdiri dari dua hal yaitu : a) Wide/ lebar. inovasi. Perencanaan Merchandise Dalam merencanakan merchandise. Wide dan shallow . 2005:141) 2. depp wide . bahan. hal-hal yang harus dipertimbangkan yang menyangkut aspek: Peramalan. yaitu sedikit kategori produk jenis dari masing-masing dengan sedikit pilihan. dll ) dalam setiap kategori produk (2) Dangkal: sedikit pilihan dalam setiap kategori produk INOVASI PERAMALAN TIMING & ALOKASI ASSORTMENT MEREK PERENCANAAN MARCHANDISE 34 1. depp wide 2. yaitu banyak kategori produk tapi masingmasing hanya tersedia sedikit pilihan. 2005:140). Sempit dan dangkal. depp Wide 3. f) Kencenderungan mode produk Antisipasi atas perubahan fitur produk perlu dimiliki oleh peritel (Hendry. yaitu banyaknya item pilihan dalam masingmasing kategori produk (1) Dalam: banyak pilihan (warna.

Memilih harga ahir Implementasi strategi harga yang dapat dipergunaka peritel(Hendry Ma’aruf.8 Promosi dan periklanan Bisnis ritel berkenaan dengan pemasaran barang-barang (jasa) yang dibutuhkan perorangan dan rumah tangga.1993:225). Memilih metode apa yang akan digunakan f. Memperkirakan biaya d.7 Harga atau pricing Penetapan harga adalah yang paling krusial dan sulit diantara unsurunsur dalam bauran pemasaran ritel ( marchandise.999. Menganalisis penawaran harga para pesaing e.2005:174): a. Pembahasan mengenai orang banyak berarti berbicara tentang pikiran dan emosi 37 mereka. d. Penetapan harga ganjil seperti Rp 99. Sedangkan unsur yang lain menghabiskan biaya (Philip Kotler. promosi. termasuk oleh jenis perusahaan lain diindustri apa saja.2005:14) 2. mengambil keuntungan sekarang yang maksimum. atau yang lainya 36 b. teori ini menjelaskan siapa yang mengirim. Price lining (harga bertingkat) penetapan harga secara bertingkat dengan batas atas dan batas bawah 2. Harga adalah satu-satunya unsur dalam berbagai unsur bauran pemasaran itu yang bakal mendatangkan laba bagi peritel. 1993:255 ): a. Komunikator pesan media target audience Umpan balik Gambar 10: Teori komunikasi (Philip Kotler di dalam buku Hendry . b. Leader pricing penetapan harga dimana profit margin-nya lebih rendah dari tingkat yang biasanya diraih. c. Perusahaan dengan cepat membuat sasaran pemasaran apakah bertahan. atmosfer dalam gerai. diterapkan dengan tujuan menarik konsumen lebih banyak. Dengan demikian.1. Penetapan harga paket adalah harga yang didiskon untuk penjualan lebih dari satu item-nya misal harga 1 item jika dijual 2 langsung harganya menjadi Rp 9700. kualitas perusahaan eceran secara umum berpengaruh pada konsumen.1. Teori komunikasi merupakan landasan bagi keberhasilan strategi promosi yang dilakukan peritel. harga ritail service). Menentukan permintaan c.Gambar 9:Kategori produk (Hendry Ma’aruf. Perusahaan haruslah mempertimbangkan banyak faktor dalam menyusun kebijakan menetapkan harganya yaitu (Philip Kotler. e. Penetapan harga secara customary pricing adalah harga yang tetap tidak berubah untuk periode tertentu contohnya Koran. pesan apa dengan cara apa kepada siapa dan bagaimana hasilnya.

atau yang memperbaiki kesalah pahaman. 1. Periklanan mempunyai tujuan sebagai berikut ini (Hendry Ma’aruf. 2. Umpan balik adalah respon dari konsumen terhadap pesan yang disampaikan. b) Membujuk. yaitu untuk membangun rasa suka konsumen kepada perusahaan. Jenis-jenis sales promotion (Hendry Ma’aruf. atau jendela display yang memungkinkan para peritel mengingatkan para pelanggan dan menstimuli belanja implusif. lantai. dan seterusnya. membujuk untuk mencoba produk baru. yaitu untuk memberitahu adanya produk baru. Kadangkala display disiapkan oleh para pemasok Atau produsen.2005:185): a) Memberi informasi. membujuk untuk datang ke gerai. mengingatkan konsumen dari waktu ke waktu untuk berbelanja di gerai “kami”. 3) Kupon Peritel mengiklankan diskon khusus bagi para pembeli yang . umpan balik yang diharapkan bisa berupa tindakan nyata konsumen untuk datang dan berbelanja. adanya progaram sales promotion. Selain itu sales prmotion juga di maksudkan untuk memperkenalkan produk baru atau suatu gerai baru. 2) Kontes Para pelanggan berkompetisi untuk memperebutkan hadiah yang disediakan dengan cara memenangkan permainan. yang menjadi target adalah konsumen yang menjadi sasaran program pemasara dari perusahaan eceran itu. yaitu untuk mengingatkan pelanggan bahwa perusahaan “kami” selalu menjual produk berkualitas. 2005:179) Komunikator adalah perusahaan eceran yang mengirim pesan yang mereka inginkan akan diterima konsumen sasaranya dengan baik. atau untuk membangun citra perusahaan. Periklanan 38 Iklan memberi urutan pertama dan berperan prima diantara semua alat dalam promotion mix bagi peritel besar. c) Mengingatkan. adanya pelayanan baru.Ma’aruf. Sales promotion Adalah program promosi peritel dalam rangka mendorong terjadinya penjualan atau untukmeningkatkan penjualan atau dalam rangka mempertahankan minat pelanggan untuk tetap berbelanja padanya. Media yang digunakan bisa media cetak dan media elektronik. 2005:188): 1) Poin of purchase 39 Display di counter. Pesan yang dikehendaki diterima konsumen bisa berupa sekedar adanya program promosi yang berlangsung pada periode tertentu dengan hadiah tertentu atau berupa pesan yang lebih halus.

9) Sovenir Barang-barang sauvenir dapat menjadi alat sales promotion yang menunjukan nama logo peritel. 8) Hadiah untuk rujukan Hadiah yang diberikan pada pelanggan jika ia membawa calon pelanggan baru. 6) Contoh (sample) 40 Adalah contoh produk yang diberikan secara Cuma-Cuma yang tujuanya adalah memberikan gambaran baik dalam manfaat. ataupun bau dari produk yang di promosikan.ini menggunakan member club. pesan dapat selalu dibaca ulang 6) Iklan dikelilingi oleh berita sehingga memperkuat kredibilitas iklan 7) Konsumen dapat mengetahui peritel mana yang memberi pelayanan baik b) Kekurangan 1) Karena pesan bersifat kaku sehingga peritel tidak mudah mengganti pesan dengan cepat 2) Iklan televisi membutuhkan biaya yang besar 3) Tidak dapat digunakan oleh peritel yang wilayah operasinya kecil jika menggunakan media lokal . Kelebihan dan kekurangan alat-alat promosi iklan a) Kelebihan 1) Audien yang dicakup berjumlah besar 2) Biaya perpembaca. 4) Program pelanggaan setia Para pelanggan diberi poin atau diskon berdasarkan banyaknya belanja mereka. penonton relatif rendah 3) Pilihan media banyak sehingga mempermudah peritel memilih yang cocok untuk sasaran pasarnya. yaitu jumlah belanja menjadi faktor untuk memperoleh hadiah. rupa. 3. 7) Demonstrasi Memberi peragaan langsung mengenai keunggulan suatu produk. 10) Acara-acara khusus Dibuat untuk lebih memperkenalkan gerai baru atau peluncuran produk tertentu. 5) Hadiah langsung Mirip dengan program diatas berupa poin. 4) Peritel menguasai penuh disain iklan yang diinginkan 41 5) Dalam media cetak. bedanya hadiah diberikan langsung tanpa menunggu jumlah poin tertentu.memanfaatkan kupon yang diiklankan biasanya di Koran atau di keranjang belanja. pendengar.

peritel lupa tujuan utama karena terlalu asik mempromosikan produk yaitu mutu. mug dll 4) Membantu menarik calon pelanggan untuk datang ke toko 42 5) Dengan kontes atau demontrasi dapat memberi hiburan bagi pengunjung 6) pembelian implusif bertambah b.2005:196). pelayanan dll (Hendry Ma’aruf. Sales promotion kelemahan dan keunggulan a. 2.9 Atmosfer dalam gerai atau suasana Suasana atau atmosfer dalam gerai merupakan salah satu dari berbagai unsur dalam ritail marketing mix. Gerai kecil yang tertata rapi dan menarik akan lebih mengundang pembeli dibandingkan gerai yang diatur biasa saja. Suasana dalam gerai dengan tujuan mencapai hasil segera dan jangka panjang Suasana dalam gerai : Desain toko/gerai Ambience Perencanaan toko Alokasi ruang Rencana gang Lay out Komunikasi visual Identitas ritel Grafis Penyajiam marchandise .4) Media Koran atau majalah jika disisipkan di koran sering kali tidak terbaca bahkan langsung dibuang 5) Iklan yang terlalu ringkas sehingga tidak mencakup semua 4. Kekurangan 1) Lebih sukar mengahiri periode promosi tanpa akibat anjloknya penjualan 2) Promosi yang mengambil lokasi didalam gerai dapat juga memberi kesan norak pada barang tertentu 3) Hanya untuk menunjang promosi lainya 4) Kadangkala. Kelebihan 1) Langsung menarik 2) Alat yang di gunakan unik 3) Pelanggan langsung memperoleh hadiah yang kongkret seperti kupon. Untuk itu perlu diketahui hal-hal apa saja yang dapat menunjang terbentuknya suasana dalam gerai besar yang sesuai dengan harapan konsumen ada dua macam perilaku berbelanja yang menjadi titik perhatian peritel yaitu a.1.

Perencanaan Toko 1) Pola lurus : Dapat dipakai pada minimarket ini memberi kesan luas. konsumen dapat menghemat waktu dan kontrol lebih mudah rak gantungan Sehingga menciptakan hasil yang segera Konsumen merasa nyaman Dan berlama-lama berada di dalam Belanja lebih banyak Kunjungan ulang Merekomendasikan gerai Kean positif yang terbentuk . lebih banyak menampung barang.Untuk melayani Target market Sosial ekonomi Contoh: umur Pengeluaran Sex Life style Contoh : waktu sempit Trendi Ekspentasi harapan Contoh : belanja saja Pengalaman Agar menyentuh Emosi dan pengalaman Memenangkan mind share dan heart share Emosi Contoh : senang Antusias Bangga Pengalaman Contoh : nyaman 43 Gambar 11: Tujuan memberi suasana nyaman dalam gerai (Hendry Ma’aruf.2005:203) Meski diagram diatas menunjukan kotak persiapan suasana dalam gerai menunjukan kotak persiapan suasana dalam garai mendahului kotak target market. langkah awal dalam pemasaran adalah memahami dan memilih target pasar. 2. fungsi penciptaan suasana dalam gerai dilakukan setelah peritel memiliki konsep yang jelas siapa saja di masyarakat yang menjadi sasaran dari program pemasaranya.

d) Tiang dan patung yang mungkin melambangkan toko dapat memberi kesan yang stabil dan membumi. Beberapa hal yang perlu diketahui dalam penataan barang yaitu (Hendri Ma’aruf. personal selling. Hal-hal yang dapat memfasilitasi para pembeli terdiri atas layanan pelanggan. b) Staf perusahaan ritel yang melayanai pembeli lewat telpon dan menyiapkan barang pesanan yang nantinya tinggal diambil pelanggan harus sigap agar tidak memakan waktu lama Terkait fasilitas gerai a) Jasa pengantaran yang tepat waktu .10 Ritail service atau pelayanan eceran Pelayanan eceran bertujuan memfasilitasi para pembeli saat mereka belanja di gerai. Ada tiga unsur yang terdapat dalam suatu barang dan jasa yang dibeli.2005:210): 45 a) Gang atau jalan hendaknya bersih dari gangguan bagi pengunjung b) Jika cermin dan tempat duduk perlu diperhatikan jarak dan penataanya upaya ada kesan lega dan ada pengaruh pada keberadaan pelangan c) Tanaman perlu di letakan di gerai agarmemberi kesan yang sejuk dan asri.2005:210). yaitu unsur inti. layanan keuangan dan fasilitas lainya seperti toilet. Jenis-jenis pelayanan Pelayanan konsumen: a) Pramuniaga dan staf lain yang terampil dengan cara pelayanan dan kesigapan membantu.44 pintu masuk 2) Pola arus bebas : Dapat memberi kesan bersahabat dan mendorong konsumen untuk bersantai memilih rak gantungan pintu masuk 3) Pola letak butik : Pada bagian tertentu diaturseolah-olah spesial yang berdiri sendiri dan ini biasanya menggunakan biaya yang lebih mahal. 2. unsur tidak terlihat. Dalam diagram berikut dijelaskan tiga unsur tersebut: 46 Gambar 13: Unsur dalam barang dan jasa yang di beli konsumen (Hendry Ma’aruf.dan usur fasilitas yang mendukung. layanan transaksi berupa cara pembayaran yang mudah.1.2005:218) 1. telpon umum dan sarana parkir. 3. rak/gantungan pintu masuk 4) Tata letak arus beruntun : Pelanggan seolah diajak atau digiring untuk mengikuti pola yang dibuat Gambar 12: Lay-out atau tampilan toko (Hendry Ma’aruf.

pramuniaga dan lainya Faktor tambahan yang mendukung aspek inti dan tangible adalah: fasilitas seperti food corner gift wrapping atau jasa ppembungkusan kado dan lainya 47 b) Gift terapping c) Gift certificate d) Jasa pemotongan pakaian jadi e) Cara pembayaran denagan kredit card f) Fasilitas tempat makan g) Fasilitas kenyamanan dan keamanan berupa tangga jalan dan tanggga darurat h) Fasilitas telpon i) Terkait jam buka toko j) fasilitas tambahan seperti tempat parkir 2.Inti adalah alasan utama seorang kosumen dating ke sebuah gerai ritel yaitu “mendapatkan barang ditempat yang nyaman. aman. Hal-hal yang harus dihindari peritel (Hendry Ma’aruf. Faktor intangible yang mendukung terwujudnya keinginan konsumen yaitu dalam wujud marchendise rak yang tertata rapi dan bersih ada pendingin. menyenangkan”.2005:226): a) peritel mengansumsikan bahwa para konsumen kurang teliti atau kurang jujur dan karenanya melakukan tindakan waspada yang berlebihan 48 b) peritel banyak memberi janji atau mengirim pesan yang . Tingkatan pelayanan Ada beberapa tingkatan pelayanan seperti berikut: a) Swalayan pelayanan mandiri b) Bisa memilih sendiri walau disediakan pramuniaga c) Pelayanan terbatas sehingga konsumen tetap membutuhkan bantuan pramuniaga d) Pelayanan penuh sehingga pramuniaga mendampingi konsumen selama belanja 3.

sikap yang ditimbulkan dari semua unsur service diniatkan untuk melayani konsumen dengan sebaiknya. 2. pimpinan gerai atau perusahaan ritel harus memastikan bahwa semua karyawan 49 berbicara dengan pelanggan untuk bisa bertanya tentang pengalaman belanja mereka termasuk keluhan agar bisa segera ditangani. meski demikian tujuan pemasaran kegiatan ritail service sebaiknya dan semestinya ditujukan untuk benar-benar melayani pembeli. dalam . dengan pimpinan toko memberi contoh yang baik. Perusahaan ritel yang baik dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara(Hendry Ma’aruf.mengandung janji tapi sebagian tidak dipenuhi c) karyawan atau pramuniaga yang tidak memiliki kewenangan yang cukup atau tidak berkemauan untuk memecahkan masalah yang dihadapi konsumen d) pramuniaga yang tampak acuh tak acuh kepada pelanggan e) pramuniaga atau karyawan yang sibuk bicara satu sama lain sementara pelanggan tidak dibantu f) pramuniaga yang enggan membantu pelanggan dikarenakan jam istirahat g) membiarkan antrian panjang karena ada meja kasir yang tutup h) pelayanan pramuniaga yang tidak ramah i) pramuniaga yang tidak mau membantu lebih kepada pelangan j) karyawan yang tidak mau tau atau tidak tau terhadap pertanyaan konsumen 4.2 Kerangka Berfikir dan hipotesis 2.2005:228). d) Memberdayakan karyawan sekaligus memberi mereka kepercayaan dalam pelaksanaan pelayanan e) Memotivasi mereka para karyawan agar selalu tampil prima untuk memberi pelayanan yang terbaik f) Memperlakukan karyawan sesuai keinginan bagaimana karyawan semestinya memperlakuakn pembeli Tujuan program pemasaran termasuk service ritail pada ahirnya adalah tercapainya target penjualan dan laba.1. dan lain sebagainya hal tersebut menjadikan faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan produsen karena akan menjadi bahan perbandingan bagi konsumen untuk memilih toko mana yang akan didatangi konsumen (James F Engel.1994:258).: a) Merekrut orang yang tepat b) Memberi orientasi dan penjelasan tentang harapan pelayanankepada semua karyawan .2 Kerangka berfikir Dalam memilih toko konsumen memiliki kriteria evaluasi diantaranya adalah faktor kenyamanan. c) Tetap mengamati harapan pelanggan. pelayanan. kelengkapan produk.

dalam berbelanja konsumen yang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memeberikan pelayanan sesuai leinginannya. HARGA . Kelima kelengkapan produk. namun ada juga konsumen yang lebih mempertimbangkan tempat parkir yang nyaman meski jarak yang ditempuh lebih jauh dari tempat tinggal.50 membandingkan minimarket mana yang akan dikunjungi konsumen akan mempertimbangkan beberapa hal berikut diantaranya: Yang pertama lokasi. LOKASI 2. X1 PERSEPSI KONSUMEN INDOMARET KRITERIA EVALUASI 1. namun konsumen yang kurang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memberikan harga yang terjangkau dengan pelayanan yang standar. jika ada minimarket yang lebih lengkap meskipun jarak yang di tempuh agak jauh maka konsumen akan mengunjungi minimarket yang lebih lengkap produknya. Keenam pelayanan. konsumen mementingkan jarak minimarket manakah yang paling dekat dari tempat tinggal untuk efisiensi waktu. Keempat konsumen mempertimbangkan kenyamanan berbelanja sebelum mengunjungi minmarket karena lebih berorientasi rekreasi walaupun harga yang ditawarkan lebih mahal namun ada kepuasan batin tersendiri bagi konsumen yang berorientasi ini. PROMOSI 3. Yang kedua promosi konsumen cenderung memilih minimarket mana yang menginformasikan produknya lebih baik melalui iklan yang menarik. konsumen dalam memilih minimarket mana yang akan di kunjungi dengan mempertimbangkan lengkap tidaknya produk yang di jual pada minimarket itu. namun ada juga konsumen yang tidak mementingkan promosi yang menarik untuk mendatangi suatu minimarket yang terpenting adalah pelayanan yang memuaskan. Yang ketiga konsumen membandingkan minimarket mana yang memberikan harga yang lebih murah meski pelayanan kurang memuaskan atau ada juga konsumen yang cenderung memilih pelayanan yang memuaskan meski harga yang dibayar lebih mahal. namun konsumen yang berorientasi belanja perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah minimarket 51 Indomaret dan Alfamart yang memiliki kesamaan strategi pemasaran dan karateristik. Berdasarkan evaluasi diatas maka minimarket atau perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah Indomaret dengan Alfamart yang memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama.

Dalam pnelitian ini yang menjadi populasi adalah konsumen yang berbelanja di toko atau minimarket Indomaret dan Alfamart. PELAYANAN 52 Dibandingkan Gambar 2. PROMOSI 3. HARGA 4. KELENGKAPAN PRODUK 6.2 Populasi Populasi merupakan sekumpulan orang atau objek yang memiliki kesamaan dalam satu atau beberapa hal yang membentuk masalah pokok dalam satu riset khusus (Suprapto. 2001:87).1 Lokasi dan objek penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Madya Bekasi. 53 BAB III METODE PENELITIAN 3. Dalam penelitian ini yang menjadi hipotesis adalah: Ada perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi.1999:22). KENYAMAN BERBELANJA 5. LOKASI 2.3 Sampel Menurut Djarwanto (1998:108) sampel adalah sebagian dari populasi .2.2 Hipotesis Hipotesis adalah suatu pendapat atau kesimpulan tentang adanya suatu hubungan tertentu antara variable-variabel yang digunakan yang sifatnya masih sementara (Soeratno. KELENGKAPAN PRODUK 6. PELAYANAN X2 PERSEPSI KONSUMEN ALFAMART KRITERIA EVALUASI 1. alasan dalam pemilihan lokasi ini karena toko yang akan di teliti berada pada wilayah tersebut dan saling berdekatan sehingga akan mudah membuat perbandinganya dan konsumen yang menjadi sasaran pemasaran toko tersebut sebagian besar berada di daerah tersebut.14 : Kerangka berfikir 2. 3. oleh karena tu populasi ini merupakan populasi tak terbatas karena tidak dapat diketahui secara pasti jumlah sebenarnya dari konsumen yang datang berbelanja ke minimarket Indomaret dan Alfamart. KENYAMAN BERBELANJA 5. 3.4.

bila dipandang konsumen yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Sugiyono.yang karateristiknya hendak diselidiki dan dianggap bisa mewakili keseluruhan populasi. 54 Mengingat identitas populasi sudah diketahui maka. sedangkan mengenai ukuran sampel menurut Sitepu (1994 : 104-109) dapat ditempuh dengan beberapa tahap perhitungan pada langkah pertama menentukan nentukan perkiraan harga koefisien korelasi (ρ ) terkecil antara variabel bebas dan terikat kedua menentukan taraf nyata (α ) dan kuasa uji (1− β ) setelah itu baru menentukan sampel secara literatif pada literasi pertama menggunakan rumus: 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 1 dimana −α −β + 1 1 z z merupakan konstanta yang di peroleh dari distribusi normal pada literasi kedua menggunakan rumus: 3 () ()1+ + .1997:64). prosedur pencarian responden dilakukan berdasar accidental sampling . Yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti yang dijumpai ditempat tertentu.

645 1 = −α z dan 1.41. Dengan dasar pertimbangan tersebut dalam penelitian ini di perkirakan korelasi terendah dari variabel adalah 0.32 1.=−− ρ αβ u zz nr sedangkan ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ 55 apabila ukuran sampel minimal literatif 1dan 2 harganya sama maka literasi berhenti apabila belum sama maka perlu diadakan literasi ke 3 dengan menggunakan rumus literasi ke 2 menggunakan koefisien korelasi terkecil variabel-variabel bebas dari penelitian para pakar yang menganalisis satu variabel dari perilaku konsumen diperoleh dengan harga 0.32 mengingat jumlah variabel bebasnya lebih banyak. menghitung u ρ = () ρ ρ ρ − + = . Taraf nyata yang digunakan sebesar 5% diperoleh harga : ρ = 0.645 1 = −β z 1.

32 2 1 = 0.645 1.32 ln 1 0.331647108 maka : 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr 3 (0.1 ln 1 2 u1 ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 1 0.645) 2 2 1+ + n= n1 = 98. Menghitung uρ ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ .331647108) (1.41003081 n1 = 98 56 5.

4 Variabel penelitian Untuk mencapai tujuan penelitian maka digunakan variablevariabel penelitian. sampel manusia hendaknya ditetapkan lebih dari 30 orang atau responden dan jumlahnya populasi tidak diketahui pasti. Dari permasalahan yang ada maka dapat ditentukan variable-variabel yang dapat digunakan untuk mencari jawaban dari .32 2 1 = 98.34 1 0. penentu jumlah sampel tersebut sudah memenuhi syarat karena menurut surachmad (2001:100) untuk menyelidiki survey. 3.41003081 = 98 Karena n1dan n2 telah mencapai harga sama yaitu 98 maka ukuran sample minimal adalah 98 dalam penelitian ini ukuran sample di tetapkan sebesar 100 responden.⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ ⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 2(98 1) 0.32 ln 1 0.

Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Variabel X2 Dalam penelitian ini variable X2 adalah persepsi konsumen Alfamart antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memiliki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Variabel X1 Dalam penelitian ini variable X1 adalah persepsi konsumen Indomaret antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memilki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Promosi e. Pelayanan c. Pelayanan c. Lokasi b. Kenyamanan berbelanja 2. Analisis deskriptif Analisis ini digunakan untuk mengkaji variabel-variabel pada penelitian yang terdiri dari variabel persepsi yang baik dan persepsi yang tidak baik terhadap minimarket alfamart dan Indomaret. Adapun . Metode dokumentasi Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari buku-buku referensi dan jurnal serta majalah dan tabloid yang berhubungan dengan penelitian ini. 2. 57 Dalam penelitian ini yang menjadi variabelnya adalah: 1. Variabel penelitian yang dimaksud disini adalah objek penelitian atau yang menjadi perhatian suatu penelitian (Suharsimi Arikunto.1993:91). sumber yang diperoleh dengan: 1.5 Metode pengumpulan data Dalam penelitian ini digunakan data sekunder. Metode wawancara dan angket Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari konsumen secara langsung dengan cara bertatap muka untuk memperoleh data yang diinginkan dan untuk patokan dalam perhitungan hasil penelitian 3. Kenyamanan berbelanja 3. Harga f. Harga f. Lokasi b. Promosi 58 e.pernasalahan yang akan diteliti.6 Metode analisis data 1.

tentang ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara dua kelompok sampel dengan jalan perbedaan mean-meannya. Mencari nilai T uji sampel berpasangan dengan alat bantu sofwtware SPSS For Windows 12.05. 1997:82) t adalah distribusi t hitung Se adalah kesalahan standar beda dua rata-rata data berpasangan yang dapat ditentukan dengan formulasi sebagai berikut: n dd Σ = (Aligafari. Berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi onsumen Indomaret dengan Persepsi konsumen Alfamart dan sebaliknya.rumusnya sebagai berikut: % χ100% N =n dimana n : nilai yang diperoleh N : Jumlah seluruh nilai (Ali.1997:82) Sd adalah standar deviasi beda dua rata-rata data berpasangan dan d adalah beda rata-rata yang berpasangan . Untuk menunjukan apakah data yang berpasangan berbeda secara statistik maka rumus-rumus yang digunakan sebagai berikut: Se t=d 60 n Se = Sd (Algifari. maka tolak Ho. Alasan peneliti menggunakan T-Test dalam menganalisa data adalah karena T-Test pada prinsipnya adalah suatu teknik statistik untuk menguji hipotesis. Teknik analisis T-Test Untuk pembuktian hipotesis dilakukan dengan T-Test atau T-score.1985:186) 59 2.0: 1) Berdasarkan perbandingan t hitung dengan t tabel jika t hitung (angka t output) > t tabel maka tolak Ho berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart 2) Berdasarkan nilai probabilitas Jika probabilitas arau signifikanya (sig 2 tiled) < 0.

Kini Indomaret mencapai lebih dari 1400 gerai. dari total itu 52% adalah milik sendiri dan sisanya milik masyarakat yang tersebar dikota-kota Jabodetabek. Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia. yang menggunakan teknologi mutahir.1 Hasil Penelitian Data penelitian ini merupakan hasil studi lapangan tentang perbedaan persepsi konsumen Minimarket Indomaret dan persepsi konsumen Minimarket Alfamart yang diambil dengan teknik kuisioner. Jawa Timur. Finco. keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan dibawah bendera grup INTRACO yaitu Indogrosir. Sasaran pemasaran Indomaret adalah konsumen semua kalangan masyarakat.500 jenis makanan dan nonmakanan tersedia dengan harga bersaing.1. Bali. lebih dari 3. gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai di dasarkan pada motto “mudah dan hemat”. Dikelola oleh PT. Indomaret merupakan salah satu asset bisnis yang sangat 62 menjanjikan. Jawa Tengah. BSD Plaza dan Charmart. gerai pertama dibuka pada November 1968 di kalimantan. 4. dan lampung. lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan .1 2 − Σ Σ = n n dd Sd d = Y1-X1 (Algifari. didukung oleh pusat distribusi. Indomaret mudah ditemukan didaerah pemukiman. Jawa Barat. memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen seharihari. Pada Mei 2003 Indomaret merai penghargaan “perusahaan waralaba 2003” dari presiden Megawati Soekarnoputri. setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai. Jogjakarta.1997:82) 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. Indomarco Prismatama.1 Gambaran umum tempat penelitian a) Profil Minimarket Indomaret (Indomarco Prismatama) Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 m2.

Saat ini Indomaret memiliki 8 pusat distribusi di Ancol Jakarta. Alfamart dapat dimiliki masyarakat luas dengan cara kemitraan. Tbk = . menjadikan Indomaret memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Alfaria Trijaya) PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) atau Alfamart merupakan perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang perdagangan umum dan jasa eceran yang menyediakan kebutuhan pokok dan sehari-hari. kebenaran dan keadilan b) Kerja sama tim c) Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis d) Kepuasan pelanggan (sumber www. Bekasi. Sistem teknologi informasi ini memungkinkan pelayanan permintaan dan suplai barang dari pusat distribusi ke toko-toko dengan tingkat kecepatan yang tinggi dan efisiensi yang optimal. Badan Usaha : PT Sumber Alfaria Trijaya 64 Pemegang Saham : HM Sampoerna dan Alfa Group Didirikan : 27 Juni 1999 Jumlah Toko : Lebih dari 1400 Pemegang Saham PT HM Sampoerna. Sedangkan mottonya adalah “mudah & hemat”.co. Indomaret memiliki posisi baik dalam menentukan produk yang akan dijualnya. Visi Indomaret sendiri adalah menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global. Sistem distribusi dirancang seefisien mungkin dengan jaringan pemasok yang handal dalam menyediakan produk terkenal dan berkualitas serta sumber daya manusia yang kompeten. Bandung. Indomaret berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan belanja konsumen dengan menerapkan sistem check out yang menggunakan scanner di setiap kasir dan pemasangan fasilitas pembayaran Debit 63 BCA. Sistem ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan saat ini dengan memperhatikan perkembangan jumlah gerai dan jumlah transaksi di masa mendatang. Semarang dan Surabaya.Indomaret. Laju pertumbuhan gerai Indomaret yang pesat dengan jumlah transaksi 14.Indomaret melayani sasaran demografinya yaitu keluarga. Budaya yang di terapkan dalam tubuh perusahaan Indomaret adalah Dalam bekerja kami menjunjung tinggi nilai-nilai: a) Kejujuran. Tangerang. Parung. Dengan menjalin lebih dari 500 pemasok.99 juta transaksi per bulan didukung oleh sistem teknologi yang handal. Cimanggis Depok. persediaan dan penerimaan barang.id) b) Profil Minimarket Alfamart (PT. Pada setiap pusat distribusi diterapkan digital picking system (DPS). Sistem teknologi informasi Indomaret pada setiap point of sales di setiap gerai mencakup sistem penjualan.

pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen. 2. Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku/etika bisnis yang tertinggi. 4. 4. sedangkan motto yang digunakan Alfamart adalah “belanja puas harga pas”. 65 Budaya yang dijunjung dalam bekerja adalah: 1. Visi dari Alfamart adalah Menjadi jaringan distribusi retail terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas. Inovasi untuk kemajuan yang lebih baik. Yang menjadi target dari pemasaran Alfamart adalah area perumahan. 3. serta mampu bersaing secara global". Pada tanggal 1 Januari 2003 berubah nama menjadi Alfamart . Responden Menurut Jenis Kelamin 66 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. 4. Integritas yang tinggi. 2. tersehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan . Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuhkembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha. c) Letak Tempat Penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah di Komplek Cahaya Kemang permai. pemegang saham dan masyarakat pada umumnya. Memberikan kepuasan kepada pelanggan/konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan yang berkualitas unggul. Membangun organisasi global yang terpercaya. Kecamatan Pondok Gede.2 Karateristik Responden 1. pemasok. Kerjasama Team. 3. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jenis kelamin responden yang ditunjukan tabel 2 sebagai berikut: Tabel 2: Karateristik Responden Menurut Jenis Kelamin No Jns kelamin Jml responden % 1. Karawaci. Beringin Raya. alasan dalam memilih lokasi ini karena kedua minimarket berada pada wilayah ini dan berdekatan didukung jumlah penduduk yang ada pada wilayah tersebut merupakan sasaran konsumen untuk berbelanja pada kedua tempat tersebut berjumlah cukup banyak dan memiliki tingkatan sosial yang bervariasi. 2. Tangerang. sedangkan misinya adalah: 1. Kualitas & Produktivitas yang tertinggi. dan gedung perkantoran. karyawan. Pria . berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil. fasilitas publik.70% Pemegang Saham PT Sigmantara Alfindo = 30% Toko pertama dibuka 18 oktober 1999 dengan nama "Alfa Minimart" di Jl. Kotamadya Bekasi.

Wanita 43 orang 57 orang 43% 57% Sumber : Data primer diolah. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data usia responden yang ditunjukan tabel 4 sebagai berikut: Tabel 4: Karateristik Responden Menurut Usia No usia Jml responden % 1. 4. 3. 2.30thn 31thn . 5. 3.5 juta 2. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jumlah pendapatan responden yang ditunjukan tabel 3 sebagai berikut: Tabel 3: Karateristik Responden Menurut Jumlah Pendapatan No Jml pendapatan Jml responden % 1. Responden Menurut Jumlah Pendapatan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan.50thn lebih dari 51 3 orang 43 orang 38 orang 10 orang . tahun 2006 3.2. Responden Menurut usia 67 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. tahun 2006 2.5 juta –5 juta 35 orang 53 orang 12 orang 35% 53% 12% Sumber : Data primer diolah.40thn 41thn . 2. Kurang dari 1 juta 1 juta . Kurang dari 20 tahun 20thn .

yaitu persepsi konsumen minimarket Indomaret dan konsumen minimarket Alfamart dengan indikator lokasi. promosi. dan pelayanan.3 Deskripsi variabel penelitian Variabel dalam penelitian ini merupakan data berpasangan. kelengkapan produk yang ditawarkan. harga. promosi. tahun 2006 4. kelengkapan produk yang ditawarkan. 8% netral. harga. Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Indomaret menurut responden dapat dilihat pada tabel 6 sebagai berikut: . a) Lokasi 68 Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 5 berikut: Tabel 5: Jarak yang Ditempuh Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 68 8 5 0 19% 68% 8% 5% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 5 menunjukan 68% responden setuju. dan pelayanan. 1. kenyamanan berbelanja.7 orang 3% 43% 38% 10% 7% Sumber : Data primer diolah. 5% tidak setuju. 19% sangat setuju. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Indomaret cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. kenyamanan berbelanja.

0% . 6% responden netral. 67% responden setuju. 13% responden tidak setuju.Tabel 6: Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Indomaret 69 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 67 6 0 0 27% 67% 6% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 6 menunjukan 27% responden sangat setuju. 47% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 7 berikut ini: Tabel 7: Luas Lahan Parkir Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 47 11 13 0 29% 47% 11% 13% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 7 menunjukan 29% responden sangat setuju. 11% responden netral. 0% tidak setuju. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Indomaret.

34% responden menyatakan setuju. 0% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Indomaret. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Indomaret dapat dilihat pada tabel 8 berikut: Tabel 8: Ketersedian Produk di Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 34 22 26 0 18% 34% 22% 26% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 8 menunjukan 18% responden menyatakan sangat setuju. Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Indomaret dapat dilihat pada tabel 9 berikut ini: Tabel 9 Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media Ada di Indomaret 71 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 4 36 23 37 0 . 22% responden netral.70 sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 26% responden tidak setuju.

Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 11 berikut ini: Tabel 11: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral . 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Indomaret cukup. 19% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 10 berikut ini: Tabel 10: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase 72 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 50 15 19 0 16% 50% 15% 19% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 10 menunjukan bahwa 16% responden sangat setuju.4% 36% 23% 37% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 9 menunjukan 4% responden sangat setuju. 37% responden tidak setuju. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Indomaret. 50% responden setuju. 23% responden netral. 15% netral. 36 % responden setuju.

Hal ini dapat dilihat bahwa 32% responden sangat setuju. . 2% tidak setuju.Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 41 39 2 0 18% 41% 39% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 11 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa waktu tiba produk yang dipesan konsumen sesuai dengan yang diharapkan . 7% responden netral. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluarsa produk yang dijual Indomaret dapat dilihat pada tabel 12 berikut ini: Tabel 12: Produk yang Dijual Indomaret Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 59 7 2 0 32% 59% 7% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 12 menunjukan bahwa responden beangapan bahwa produk yang jual minimarket Indomaret tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. 59% setuju. % konsumen sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini dapat dilihat pada tabel 4. 2% konsumen tidak setuju. 39% responden netral. 41% responden setuju.10 yang menunjukan 18% 73 responden sangat setuju.

61% responden setuju. 11 responden tidak setuju. 13 netral. c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Indomaret bagi responden dapat dilihat pada tabel 14 berikut ini: Tabel 14:Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Indomaret 75 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 56 11 15 0 18% 56% . 0% sangat tidak setuju.Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Indomaret dpat dilihat pada tabel 13 berikut ini: Tabel 13: Penataan Produk yang Dijual Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 74 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 13 11 0 14% 61% 13% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 13 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Indomaret ditata berimbang sesuai kebutuhan. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju.

20 responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 16 berikut ini: Tabel 16: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju . 15% responden tidak setuju. 46% responden setuju. 11% netral. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 15 berikut ini: Tabel 15: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 46 29 20 0 5% 46% 29% 20% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 15 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket 76 Indomaret kepada konsumen. 29 netral. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju. 56% responden setuju. 0% sangat tidak setuju.11% 15% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 14 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Indomaret terjangkau oleh konsumen. 0% sangat tidak setuju.

14 48 18 17 3 14% 48% 18% 17% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 16 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Indomaret sesuai dengan harga pasar saat ini. 3% sangat tidak setuju. . 63% responden setuju. 2% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 30% responden sangat setuju. 18% netral. 17% responden tidak setuju. 5% netral. d) Promosi 77 Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Indomaret dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 17 berikut ini: Tabel 17: Keterlihatan Logo Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 63 5 2 2 30% 63% 5% 2% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 17 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. 48% responden setuju. 2% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju.

Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 6% responden tidak setuju. 51% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai logo Indomaret pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 19 berikut ini: Tabel 19: Logo Indomaret pada Tas Dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 1 11 61 27 0% 1% 11% 61% 27% . 25% netral.Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Indomaret dapat dilihat pada tabel 18 berikut ini: Tabel 18: Disain dan Warna Logo Indomaret 78 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 51 25 6 0 18% 51% 25% 6% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 18 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret memiiki disain dan warna yang menarik. 0% sangat tidak setuju.

11% netral. 27% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 61% responden tidak setuju.Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 19 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret pada tas belanja dan sovenir tidak 79 ada . 10% netral. 55% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 21 berikut ini: Tabel 21: Informasi Produk dan Harga Baru Indomaret 80 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 43 . 9% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 20 berikut ini: Tabel 20: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 55 10 9 0 26% 55% 10% 9% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 20 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. 1% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju.

0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 22 berikut ini: Tabel 22: Fasilitas Kartu Keanggotaan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 0 0% 81 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 20 54 26 0% 20% 54% 26% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 22 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret tidak memberikan fasilitas kartu keanggotaan. 46% responden setuju.46 8 3 0 43% 46% 8% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 21 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. 54% responden tidak setuju. 8% netral. 20% netral. 26% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 23 berikut ini: Tabel 23: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Indomaret . Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 3% responden tidak setuju. 0% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 43% responden sangat setuju.

e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 24 berikut ini: Tabel 24: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 12 40 19 28 1 12% 40% 19% 28% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 . 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 21% responden 82 sangat setuju. 12% responden tidak setuju. 54% responden setuju.Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 54 13 12 0 21% 54% 13% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 23 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret mudah diingat dan dimengerti responden. 13% netral.

19% netral. 60% responden setuju. 1% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 25 berikut ini: Tabel 25: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Indomaret 83 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 38 60 2 0 0 38% 60% 2% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 25 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Indomaret jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut.Pada tabel 24 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Indomaret sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 28% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 38% responden sangat setuju. 0% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 26 berikut ini: Tabel 26: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 16 16% 84 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 53 14 15 . 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 12% responden sangat setuju. 2% netral. 40% responden setuju.

Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 28 berikut ini: Tabel 28: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju . 61% 85 responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 27 berikut ini: Tabel 27: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 18 7 0 14% 61% 18% 7% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 27 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket Indomaret sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. 18% netral.2 53% 14% 15% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 26 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan rangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Indomaret cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. 53% responden setuju. 15% responden tidak setuju. 7% responden tidak setuju. 14% netral. 2% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju.

3% netral. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 29% responden sangat setuju. .Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 68 3 0 0 29% 68% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 28 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Indomaret sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. 68% responden setuju. 0% responden tidak setuju. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 29 berikut ini: Tabel 29: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 86 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 24 57 16 3 0 24% 57% 16% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 29 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Indomaret menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai.

11% responden tidak setuju. 47% responden setuju. 16% netral. 87 Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 31 berikut ini: Tabel 31: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 58 16 5 1 18% . 0% sangat tidak setuju. 3% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 23% netral. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju.Hal ini terlihat bahwa 24% responden sangat setuju. 57% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 30 berikut ini: Tabel 30: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 47 23 11 0 19% 47% 23% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 30 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Indomaret sigap dan ramah dalam meberi pelayanan.

58% responden setuju. 5% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. 0% responden tidak setuju. 16% netral. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 32 berikut ini: Tabel 32: Jam Buka dan Tutup Minimarket Indomaret Pukul 07. 0% sangat tidak setuju. 1% sangat tidak setuju. 13% netral. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 33 berikut ini: Tabel 33: Tidak ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju .58% 16% 5% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 31 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon bagi konsumen yang belanja minimal 100 ribu akan diantar ke rumah. 60% responden setuju.00 WIB Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 60 13 0 0 28% 60% 13% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 88 Pada tabel 32 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Indomaret sesuai dengan kebutuhan konsumen.

11% responden tidak setuju. Persepsi Konsumen Minimarket Alfamart 89 Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. promosi. kelengkapan produk yang ditawarkan. 61% responden setuju. harga. 0% sangat tidak setuju.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 61 10 11 0 18% 61% 10% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 33 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Indomaret. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 10% netral. kenyamanan berbelanja. 2. dan pelayanan. a) Lokasi Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 34 berikut: Tabel 34: Jarak yang Ditempuh Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 51 8 34 1 6% 51% 8% 34% 1% .

2% tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 36 berikut ini: Tabel 36: Luas Lahan Parkir Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 18 53 13 16 18% . 34% tidak setuju. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Alfamart menurut responden dapat dilihat pada tabel 35 sebagai berikut: 90 Tabel 35 Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 60 6 2 0 32% 60% 6% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 35 menunjukan 32% responden sangat setuju. 1 sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Alfamart cukup dekat dengan tempat tinggal mereka.Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 34 menunjukan 51% responden setuju. 6% sangat setuju. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Alfamart . 6% responden netral. 60% responden setuju. 8% netral.

16% responden tidak setuju. 92 Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Alfamart dapat dilihat pada tabel 38 berikut ini: Tabel 38: Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media ada Di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju . 40% responden menyatakan setuju. 53% responden setuju. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel 37 berikut: Tabel 37: Ketersedian Produk di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 11 40 12 36 1 11% 40% 12% 36% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 37 menunjukan 11% responden menyatakan sangat setuju. 12% responden netral.53% 13% 16% 91 Sangat tidak setuju 0 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 36 menunjukan 18% responden sangat setuju. 13% responden netral. 1% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Alfamart . 36% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman.

33% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada table 39 berikut ini: Tabel 39: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju 2 31 2% 31% 93 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 46 1 20% 46% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 39 menunjukan bahwa 2% responden sangat setuju. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Alfamart . 46 responden tidak setuju. 1% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Alfamart . 51 % responden setuju. 31% responden setuju. 20% netral.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 2 51 14 33 0 2% 51% 14% 33% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 38 menunjukan 2% responden sangat setuju. 14% responden netral.

Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluwarsa produk yang dijual Alfamart dapat dilihat pada tabel 41 berikut ini: Tabel 41: Produk yang Dijual Alfamart Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 36 60 4 36% 60% 4% 95 Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 0 0% . Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 40 berikut ini: Tabel 40: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 0 7 48 42 0% 7% 48% 43% 94 Sangat tidak setuju 3 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 40 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan netral ini dikarenakan konsumen yang belanja pada minimarket tersebut lebih senang datang langsung ke Alfamart .kurang atau sedikit. Hal ini dapatdilihat pada tabel 40 yang menunjukan 0% responden sangat setuju. 42% konsumen tidak setuju. 48% responden netral. 3% konsumen sangat tidak setuju. 7% responden setuju.

18 netral.0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 41 menunjukan bahwa responden beranggapan bahwa produk yang dijual minimarket Alfamart setuju tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. 17 responden tidak setuju. 4% responden netral. 0% tidak setuju. 96 c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Alfamart bagi responden dapat dilihat pada tabel 43 berikut ini: Tabel 43: Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 29 . Hal ini dapat dilihat bahwa 36% responden sangat setuju. 59% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 60% setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Alfamart dpat dilihat pada tabel 42 berikut ini: Tabel 42: Penataan Produk yang Dijual Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 59 18 17 0 6% 59% 18% 17% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 42 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Alfamart ditata berimbang sesuai kebutuhan. Hal ini terlihat bahwa 6% responden sangat setuju.

52% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. 25% netral.25 52 3 1% 29% 25% 52% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 43 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Alfamart kurang terjangkau oleh konsumen. 29% responden setuju. 3% sangat tidak setuju. 1% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju. 30% netral. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 44 berikut ini: Tabel 44: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 9 47 9% 47% 97 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 13 1 30% 13% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 44 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket Alfamart kepada konsumen. 47% responden setuju. 13% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 45 berikut ini: Tabel 45: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Alfamart .

Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. d) Promosi Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Alfamart dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 46 berikut ini: Tabel 46: Keterlihatan Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 66 58 0 0 26% 66% 58% % % 99 . 27% netral. 14% responden setuju. 58% responden tidak setuju.Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 14 27 58 1 0% 14% 27% 58% 1% 98 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 45 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Alfamart kurang sesuai dengan harga pasar saat ini. 1% sangat tidak setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Alfamart dapat dilihat pada tabel 47 berikut ini: Tabel 47: Disain dan Warna Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 22 64 12 2 0 22% 64% 12% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 47 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart memiiki disain dan warna yang menarik. 2% responden tidak setuju. 64% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 22% responden sangat setuju. 12% netral.Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 46 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju. 66% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 100 Berdasarkan penelitian mengenai logo Alfamart pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 48 berikut ini: Tabel 48: Ada Logo Alfamart pada Tas dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 35 62 3 0 . 8% netral. 0% responden tidak setuju.

0% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 35% responden sangat setuju. 20% responden tidak setuju. 62% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 50 berikut ini: Tabel 50: Informasi Produk dan Harga Baru Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju . Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 49 berikut ini: Tabel 49: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 19 49 12 19% 49% 12% 101 Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 0 20% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 49 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. 12% netral. 0% sangat tidak setuju. 3% netral. 49% responden setuju.0 35% 62% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 48 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart pada tas belanja dan sovenir ada . 0% sangat tidak setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 51 berikut ini: Tabel 51: Fasilitas Kartu Keanggotaan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 46 44 8 2 0 46% 44% 8% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 51 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar . Hal ini terlihat bahwa 32% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 54% 102 responden setuju. 8% responden tidak setuju.Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 54 6 8 0 32% 54% 6% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 50 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. 6% netral.

Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 52 berikut ini: Tabel 52: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 103 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 9 25 38 27 1 9% 25% 38% 27% 1% Jumlah 100 100% Pada tabel 52 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart mudah diingat dan dimengerti responden. 38% netral. 1% sangat tidak setuju. 27% responden tidak setuju. 44% responden setuju.2% responden tidak setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 53 berikut ini: Tabel 53: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 36 41 18 0 5% 36% . 25% responden setuju. 8% netral. Hal ini terlihat bahwa 46% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju.responden menyatakan minimarket Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan yang disebut kartu “Aku”. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju.

Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. 4% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 54 berikut ini: Tabel 54: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 61 8 4 0 27% 61% 8% 4% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 54 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Alfamart jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut.41% 18% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 53 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 55 berikut ini: Tabel 55: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 105 Sangat setuju Setuju Netral . 18% responden tidak setuju. 41% netral. Hal 104 ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju. 8% netral. 61% responden setuju. 36% responden setuju. 0% sangat tidak setuju.

2% responden tidak setuju. 20% netral. 59% responden setuju.Tidak setuju Sangat tidak setuju 13 59 20 8 0 13% 59% 20% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 55 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan ruangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Alfamart cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 56 berikut ini: Tabel 56: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 56 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket 106 Alfamart sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. 0% sangat tidak setuju. 8% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 23% netral. 57% responden setuju. . Hal ini terlihat bahwa 13% responden sangat setuju.

0% sangat tidak setuju. 23% netral. 2% responden tidak setuju. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 58 berikut ini: Tabel 58: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 16 53 16% 53% 107 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 15 16 0 15% 16% .Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 57 berikut ini: Tabel 57: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 57 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Alfamart sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 57% responden setuju.

0% sangat tidak setuju. 16% responden tidak setuju. 15% netral. 15% netral. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 60 berikut ini: 108 Tabel 60: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju . 52% responden setuju. 53% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 21% responden sangat setuju.0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 58 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Alfamart menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. 12% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 59 berikut ini: Tabel 59: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 52 15 12 0 21% 52% 15% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 59 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Alfamart sigap dan ramah dalam memberi pelayanan.

1 6 38 50 5 1% 6% 38% 50% 5% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 60 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart tidak menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon. 50% responden tidak setuju. 5% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Alfamart dapat . 14% responden tidak setuju. 6% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 61 berikut ini: Tabel 61: Jam Buka dan Tutup Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 56 14 14 0 16% 56% 14% 14% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 61 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Alfamart sesuai dengan kebutuhan konsumen. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. 14% netral. 38% netral. 56% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat 109 setuju.

0% sangat tidak setuju. Hasil dari perhitungan menggunakan SPSS terlihat pada lampiran 2 dan di bawah ini ringkasan perhitungan tersebut yaitu: 1.8% Harga 62.dilihat pada tabel 62 berikut ini: Tabel 62: Tidak Ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 25 55 9 11 0 25% 55% 9% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 62 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Alfamart .2% 70. 9% netral.8% 60. kelengkapan produk yang .3% Promosi 57.2% Pelayanan 77.6% 50.3% 33. 4.2% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan variabel di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi. Hal ini terlihat bahwa 25% responden sangat setuju.3 Analisis Hasil Penelitian Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ada 3 menggunakan analisis deskriptif. Perhitungan analisis deskriptif: Perbandingan persepsi Indomaret dan Alfamart dengan analisis deskriptif dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 63: Perhitungan Rata-Rata Prosentase Minimarket Indomaret dan Alfamart Keterangan Indomaret Alfamart Lokasi 85% 73% Kelengkapan produk 85. 11% responden tidak setuju. analisis skala likert dan analisis uji beda dengan uji-t 110 dengan program spss.7% 79% Kenyamanan Berbelanja 78. 55% responden setuju.

harga yang ditawarkan dan kenyamanan berbelanja sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi .44 3. 2.63 3.81 191 3.01 1.ditawarkan.75 4. Perhitungan dengan skala likert: Persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel perhitungan dibawah ini: Tabel 64: Perhitungan Skor Minimarket Indomaret dan Minimarket Alfamart Indomaret AlfamaDimensi yang rt diukur Skor rata2 interpretasi Skor rata2 interpretasi 111 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 4.07 3.21 .

36 3.28 4.86 4.94 3.36 2.84 3.82 4.81 3.02 3.29 1.66 3.23 3.81 1.66 S TS TS N N N S S SS S S N TS SS S TS S SS TS S N SS S S S .75 3.3.34 4.74 3.86 3.17 4.14 3.98 4.

55 2.84 4.34 3.74 3.77 3.94 N SS S N S TS TS SS S N S TS S .82 2.73 3.24 3.69 3.54 2.26 4.54 4.14 3.34 3.59 4.67 4.18 3.S S S S 3.91 4.11 3.63 3.2 4.32 3.10 4.22 3.43 3.55 2.27 2.32 3.

07 .44 3. kelengkapan produk yang ditawarkan. harga yang ditawarkan sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi dan kenyamanan berbelanja hal ini juga dapat dilihat pada gambar 15 dibawah ini: 112 ANALISIS SKALA LIKERT 1 10 123456789 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 INDIKATOR SKALA PENELITIAN INDOMARET 4.01 1.81 1.91 3.S SS S S SS S N S S S SS S S TS S S Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan indikator di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi.

470000 3. kelengkapan produk yang ditawarkan dan harga pada minimarket ini lebih baik dibandingkan Alfamart.860000 0.620000 9.930000 9.640000 okasi - .55 Gambar 15: Analisis Skala Likert Persepsi Indomaret dan Alfamart Grafik 15 diatas menunjukan bahwa pada komponen indikator diatas dapat diketahui pada Indomaret responden sebagian besar meyatakan setuju bahwa lokasi.ALFAMART 3. 3.140000 1.24 3. Perhitungan menggunakan uji-t atau uji beda Pengujian hipotesis untuk perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel berikut ini: 113 Tabel 65: Deskripsi variabel penelitian persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart Persepsi konsumen Indomaret Persepsi konsumen Alfamart Indikator Mean Indikator Mean okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 2.26 4.22 3.73 3. sedangkan pada komponen Alfamart responden sebagian besar setuju bahwa Alfamart lebih baik pada segi promosi dan kenyamanan berbelanja dibandingkan Indomaret.

002 berada dibawah level of significance yang 114 digunakan (α =0.220000 9.elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 1.6700000 9. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) 0.720000 7.002.IND_ P. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart diterima. 4.470000 7.05) sehingga tolak Ho yang artinya persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart terdapat perbedaan.ALF 3.4 Pembahasan Berdasarkan hasil pengujian hipotesa dengan uji-t diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart hal tersebut dapat diketahui dari penjelasan perindikator berikut: .290 35 . Tolak Ho Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Secara parsial ditemukan perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart secara signifikan.660000 Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Tabel 66: Perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart dengan menggunakan uji-t : Model t Df Sig (2tiled) Keterangan P.780000 .

waktu dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf.140000>11. yang menyatakan bahwa sebuah gerai akan lebih sukses jika letaknya lebih strategis dibandingkan gerai lainya yang berlokasi kurang strategis meskipun keduanya menjual produk yang sama. Hal ini disebabkan karena Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan dan pada tas belanja Alfamart ada logo dari minimarket tersebut yang tidak di berikan Indomaret. Dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 10. 115: 2005. 135:2005). Hal tersebut disebabkan harga yang dijual Alfamart lebih mahal di bandingkan Indomaret karena Indomaret membeli langsung ke produsen yang masih bernaung pada satu kepemilikkan perusahaan sedang Alfamart membeli dari distributor sehingga harga yang dijual pun menjadi lebih mahal. hal tersebut sesuai dengan teori yang menyatakan jika strategi harga rendah diterapkan maka strategi ini menjadi sangat efektif menarik pembeli karena harga rendah berati penghematan dan toko yang menerapkan harga lebih rendah dari pesaing akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf 157:2005).220000. Dan dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 12. oleh pramuniaga yang trampil dan banyak.720000> 23. Perbedaan ini disebabkan jarak yang di tempuh konsumen lebih dekat menuju Indomaret di bandingkan ke Alfamart.930000.670000. namun hal ini tidak sesuai dengan konsep penjualan bahwa konsumen jika diabaikan dan tidak selalu diingatkan maka akan tidak membeli produk organisasi dalam jumlah yang cukup (Philip . 115 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap kelengkapan produk yang ditawarkan diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. perbedaan ini disebabkan pada Alfamart jumlah produk dan jenisnya produk yang dijual kurang banyak. sedang menurut Hendri Ma’aruf. 116 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap promosi yang diberikan untuk menginformasikan toko dan produk yang disediakan diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap harga yang ditawarkan diketahui bahwa ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. Pada penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 21. hal tersebut sesuai dengan teori bahwa peritel yang menyediakan produk dalam toko pada jumlah.860000>19.Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap lokasi berdirinya kedua minimarket tersebut diketahui memiliki perbedaan yang signifikan.620000>8. Namun jika dilihat dari toko mana yang memberikan promosi lebih baik yaitu Alfamart hal ini diketahui dari mean Alfamart yang lebih besar dari Indomaret sebesar 27.780000.

menyatakan karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart 118 yang biasanya berdampingan dan memiliki karateristik toko yang hampir sama setelah diadakan penelitian ternyata sesuai.pengharum ruangan dan lain sebagainya.640000>17. ini sesuai dengan teori bahwa peritel yang memberikan kombinasi ragam produk dan tingkat pelayanan sebagai posisioning serta melengkapi dengan tingkat pelayanan yang tinggi berarti gerai tersebut memilih posisioning citra gerai yang lengkap dan full service yang pada ahirnya akan banyak dipilih konsumen (Hendry Ma’aruf.1995: 252). Selain kriteria di atas ternyata setelah diteliti terbukti bahwa konsumen memilih toko juga berdasarkan oleh citra Minimarket tersebut dan menurut responden. 202: 2005. Pada penelitiian ini meski Alfamart unggul dalam segi promosi namun konsumen cenderung lebih memilih minimarket pesaing karena pertimbangan faktor yang lain yang diberikan.Kotler. Ini berarti hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart diterima Menurut pendapat Tajwini Rofian. secara parsial ditemukan pengaruh yang signifikan. hal tersebut sesuai dengan teori semua peritel baik skala besar atau pun kecil yang berformat modern berlomba-lomba dalam mendadani tempat belanja mereka semenarik mungkin pendapat ini dikemukakan dalam buku Hendri Ma’aruf. musik. Hal ini juga sesuai dengan teori berikut.16:1997). keranjang belanja. Hal ini dikarenakan minimarket Indomaret dan Alfamart sama-sama memberikan fasilitas penunjang yang sama seperti AC. Indomaret lebih baik dalam meyakinkan konsumen. Hal ini dikarenakan pada Alfamart tidak memberikan pelayanan antar barang seperi Indomaret. citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk ahir atau pembelian merek. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pemberian kenyamanan dalam berbelanja ternyata memiliki tingkat perbedaan yang tidak signifikan. 117 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pelayanan yang diberikan kepada konsumen yang berbelanja diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. Majalah marketing: 2004. Secara garis besar dapat diketahui bahwa setelah diadakan pengujian dengan uji-t dapat diambil kesimpulan.660000. Kecuali jika faktorfaktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. 119 . maka pilihan akan bersifat kebiasaan. Jika pengalaman masa lalu memuaskan.221:2005).05) sehingga tolak ho.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) variabel persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart sebesar 0. Dalam penelitian ini yang memberikan pelayanan lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 19.

2. Selebaran yang full color dengan informasi produk dan harga tidak akan banyak mempengaruhi pembeli karena mereka juga akan mendapat selebaran yang sama menarik dari peritel lainya. 2. Persediaan barang pada minimarket Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih lengkap agar apa yang diinginkan konsumen dapat dipenuhi .BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5. Pelayanan pada minimarket Alfamart sebaiknya ditambahkan dengan fasilitas pesan belanja melalui telpon agar tidak kalah dengan pesaing. 3. Adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart pada indikator lokasi. pelayanan. harga dan promosi sedang pada indikator kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. Minimarket Indomaret dalam mempromosikan tokonya hendaknya lebih gencar karena jika nantinya promosi itu di lupakan maka secara tidak langsung akan menjadikan konsumen menjadi pindah ke pesaing. kelengkapan produk yang ditawarkan. karena itu Alfamart agar menekan harga dengan cara memutus saluran distributor yang panjang yang akan meminimalkan biaya dan pada ahirnya harga 120 menjadi sama dengan pesaing. 4. . Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart adalah sebesar 0. Mayoritas konsumen Indonesia sensitive terhadap harga.002 berada di bawah lefel of signifikan 0. maka saran yang diajukan penulis adalah sebagai berikut: 1. salah satunya dengan cara memberi logo pada plastik belanja. 5.2 Saran Berdasarkan kesimpulan diatas.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan dapat diambil bebarapa kesimpulan diantaranya adalah sebagai berikut: 1.05 yang digunakan 5. Bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful