ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE

KOTA BEKASI SKRIPSI Untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Pada Universitas Negeri Semarang Oleh: Anita susanti NIM 3352402006 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007 ii PERSETUJUAN PEMBIMBING Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian Skripsi pada: Hari : Tanggal : Pembimbing I Pembimbing II Drs. Sugiharto, M.Si Drs. Wahyono, M.M NIP. 131286682 NIP 131292562 Mengetahui Ketua Jurusan Manajemen Drs. Sugiharto, M.Si NIP. 131286682 iii PENGESAHAN KELULUSAN Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skipsi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang pada: Hari : Tanggal : Penguji Skripsi Dra. Palupiningdyah, M.Si NIP 130812917 Anggota I Anggota II Drs. Sugiharto, M.Si Drs. Wahyono, M.M NIP.131286682 NIP 131292562 Mengetahui Dekan Fakultas Ekonomi Drs. Agus Wahyudin, M.Si

NIP. 131658236 iv PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar karya saya sendiri, bukan jiplakan dari karya tulis orang lain, baik sebagian atau seluruhnya. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. Semarang, 28 Februari 2007 Anita susanti NIM. 3352402006 v MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO: 1. ” Cukuplah Allah Saja Bagiku, Tiada Tuhan Selain Dia. Hanya KepadaNya Aku Bertawakal Dan Dialah Rabb Yang Memiliki ”Arsy Yang Agung” (QS At Taubah 129) 2. Tetap semangat dan teguhkan hati sampai nanti sampai mati (Letto) 3. Hari bekerja untuk si pemalas adalah besok, hari liburnya adalah hari ini (John Wasley) PERSEMBAHAN: Skripsi ini saya persembahkan untuk: 1. Ibu dan Bapak tercinta, sebagai orang yang paling penulis sayangi yang menjadi semangat agar bisa memberikan yang terbaik. 2. Kakakku dan adikku serta seluruh Keluarga Besar penulis yang selalu ada saat susah maupun senang 3. Sahabat-sahabat yang membuat penulis selalu bersemangat vi KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skipsi dengan judul ”Analisis Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Dan Alfamart Terhadap Lokasi, Pelayanan, Kelengkapan Produk Yang Di Tawarkan, Harga, Promosi Dan Kenyamanan Berbelanja Di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kotamadya Bekasi”. Dalam kesempatan yang baik ini, penulis dengan ketulusan ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah dengan ikhlas memberikan masukan dan kontribusi yang berarti dalam proses penelitian dan penyusunan skripsi ini, antara lain: 1. Prof.Dr. H. Sudijono Sastroatmodjo, M.Si. selaku Rektor Universitas Negeri Semarang 2. Drs. Agus Wahyudin, M.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi 3. Drs. Sugiharto, M.Si selaku Ketua Jurusan Manajemen dan Dosen Pembimbing I yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing dan

memberikan arahan bagi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. 4. Drs. Wahyono, M.M selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. 5. Dra. Palupiningdyah, M.Si selaku dosen penguji yang telah meluangkan waktunya dalam menguji penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. vii 6. Dosen-Dosen Ekonomi yang telah memberikan ilmunya kepada penulis, dan membuat waktu dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. 7. Minimarket Indomaret dan Alfamart yang telah mengijinkan Penulis melakukan penelitian. 8. Staff Dinas Pertanian dan Pangan Semarang sebagai tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL) penulis sebagai awal terjun dan melihat dunia kerja. 9. Teman-teman Manajemen angkatan 2002 terimakasih atas semua moment yang telah dilalui yang membuat penulis semakin dewasa. 10. Teman-teman SMA yang telah menjadi motivasi tersendiri dalam berusaha bagi penulis dan membuat penulis melihat sisi lain kehidupan. 11. Teman-teman KKN yang telah menjadi suatu keluarga kecil yang akan selalu mengingat satu sama lain. 12. Teman-teman di wisma ”amalia” yang selalu memberi semangat. 13. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah menjadi bagian dari jalan hidup penulis. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih kurang sempurna karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki. Maka dari itu, penulis akan menerima kritik dan saran sebagai masukan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak. Akhir kata semoga Allah SWT senantiasa bersama kita dan meridhoi jalan hidup kita. Amin Semarang, Februari 2007 Penulis viii SARI Anita Susanti. 2007. Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret dengan Alfamart di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi”. Jurusan Manajemen Program Studi Manajemen Pemasaran, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang. 141 halaman. Kata kunci: Persepsi Konsumen (Lokasi, Pelayanan, Kelengkapan Produk, Harga, Promosi, Kenyamanan) Minimarket, Indomaret, Alfamart, Pondok Gede kota Bekasi. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. Dengan kata lain, tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. Konsumen memilahmilah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. Secara teoritis keputusan pembelian yang di

lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga, produk, pelayanan, lokasi perusahaan atau toko (Kotler, 1997: 165). Namun kenyataanya membuktikan bahwa karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama, dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart yang biasanya berdampingan, memiliki karateristik toko dan strategi yang hampir sama (Tajwini, Rofian, Majalah marketing: 2004). Permasalahan dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi, pelayanan, kelengkapan produk yang di tawarkan, harga, promosi, dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi, harga, promosi, dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart serta untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart terhadap lokasi, harga, promosi, dan kenyamanan berbelanja dalam memilih tempat berbelanja. Penelitian ini dilakukan pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di Komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja pada minimarket Indomaret dan Alfamart, sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan rumus literasi sehingga diketahui sampel dalam penelitian ini sebesar 100 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian setelah diadakan pengujian dengan uji-t secara parsial dari masing-masing variabel ditemukan pengaruh yang signifikan sebesar 0,002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0,05) sehingga tolak Ho. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart pada komponen lokasi, pelayanan, kelengkapan produk yang ditawarkan, harga dan promosi sedang pada komponen kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ix ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian.Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi, harga, promosi, dan pelayanan sebesar 0,000 yang menunjukan tolak Ho di bawah level of significance yang digunakan (α =0,05), sedangkan pada kenyamanan berbelanja sebesar 0,791 berada diatas level of significance yang digunakan (α =0,05) ini berarti tidak ada beda karena kedua minimarket ini memberikan fasilitas yang hampir sama. Saran yang diberikan dalam penelitian ini diantaranya: 1. Display depan minimarket Indomaret dan Alfamart dibuat lebih menarik. 2. Persediaan barang pada minimarket Indomaret dan Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih terencana. 3. every day low price tidak berguna jika itu didengungkan dalam iklan dan promosi saja oleh karena itu di dalam gerai Indomaret dan Alfamart pada saat konsumen berbelanja hal tersebut benar-benar terbukti. 4. Minimarket Indomaret dan Alfamart harus dapat mengendalikan biaya-biaya. 5. Indomaret dan Alfamart dalam memberi pelayanan harus lebih ramah dan sigap. 6.Disain tampilan minimarket Indomaret dan Alfamart

sebaiknya ada perubahan tema perperiode tertentu. 7. Untuk meneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna. X DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL............................................................................................ i PERSETUJUAN PEMBIMBING....................................................................... ii PENGESAHAN KELULUSAN......................................................................... iii PERNYATAAN.................................................................................................. iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN...................................................................... v KATA PENGANTAR ........................................................................................ vi SARI................................................................................................................... viii DAFTAR ISI .......................................................................................................x DAFTAR TABEL.............................................................................................. xiii DAFTAR GAMBAR ......................................................................................... xvi DAFTAR LAMPIRAN..................................................................................... xvii BAB I Pendahuluan .............................................................................................1 1.1 Latar Belakang ...................................................................................1 1.2 Rumusan Masalah..............................................................................4 1.3 Tujuan Penelitian ...............................................................................5 1.4 Manfaat Penelitian .............................................................................5 1.5 Penegasan istilah................................................................................6 1.6 Sistematika skripsi ............................................................................8 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS ..............................................10 2.1 Landasan teori..................................................................................10 2.1.1 Perilaku Konsumen..................................................................10 xi 2.1.2 Persepsi ..................................................................................16 2.1.3 Gerai dan peritel.......................................................................18 2.1.4 Minimarket ..............................................................................21 2.1.5 Waralaba ..................................................................................23 2.1.6 Lokasi ......................................................................................24 2.1.7 Kelengkapan produk yang dijual .............................................30 2.1.8 Harga........................................................................................35 2.1.9 Promosi dan iklan ....................................................................36 2.1.10 Atmosfer dalam gerai ............................................................42 2.1.11 Pelayanan minimarket............................................................45 2.2 Kerangka berfikir dan Hipotesisi .....................................................49 2.2.1 Kerangka berfikir ....................................................................49 2.2.2 Hipotesis..................................................................................51 BAB III METODE PENELITIAN ....................................................................52 3.1 Lokasi dan objek penelitian ..............................................................52 3.2 Populasi.............................................................................................52 3.3 Sampel ..............................................................................................52

.......................................................................................119 5........................ 65 Tabel 4 Karateristik responden menurut usia........................................... 69 Tabel 9 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Indomaret.......................................... supermarket. 82 Tabel 26 Penataan ruang Indomaret yang nyaman .......................................................................................................65 xii 4................................................................................................................................. 83 Tabel 28 Letak pintu masuk dan keluar Indomaret..119 DAFTAR PUSTAKA ....... 73 Tabel 14 Keterjangkauan harga di Indomaret..109 4...............119 5............. 77 Tabel 19 Logo Indomaret pada tas dan sovenir .....55 3..................... 80 Tabel 23 Jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret ................60 4.....................................68 Tabel 7 Luas lahan parkir Indomaret .....................2 Karateristik responden........................ 84 .................................................................................21 Tabel 2 Karateristik responden menurut jenis kelamin.......................................................................................... 79 xiv Tabel 22 Fasilitas kartu keanggotaan Indomaret ........................... 78 Tabel 21 Informasi produk dan harga baru Indomaret........... 81 Tabel 25 Jumlah keranjang belanja di indomaret cukup.2 Saran.. 75 Tabel 17 Keterlihatan logo Indomaret .................................................113 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN................................................................................ 77 Tabel 20 Kupon undian dan hadiah langsung Indomaret..........................1 Gambaran Umum tempat penelitian..................................................... 76 Tabel 18 Disain dan warna logo Indomaret ...................................1 Hasil penelitian.........3 Deskripsi Variabel penelitian ..................................................... 80 Tabel 24 Fasilitas di Indomaret........................................... 74 Tabel 15 Potongan harga di Indomaret .........................121 xiii DAFTAR TABEL Tabel 1 Pangsa pasar hipermarket...................................................................................................................4 Pembahasan ................................120 LAMPIRAN.....60 4.....................................................................................4 Variabel Penelitian ........................................................................................................................................................................................5 Metode Analisis data ...................1 Kesimpulan.................................. 67 Tabel 6 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Indomaret .............................. 71 Tabel 12 Produk yang dI jual Indomaret tidak kadaluwarsa................................ 66 Tabel 5 Jarak yang di tempuh menuju Indomaret.......3.................... 74 Tabel 16 Harga di pasaran sama dengan di Indomaret .................... minimarket.......60 4........................................................................... 71 Tabel11Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ........................ 83 Tabel 27 Disain eksternal ciri khas Indomaret............................................1..........................................57 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN....................... 65 Tabel 3 Karateristik responden menurut jumlah pendapatan....................... 72 Tabel 13 Penataan produk di Indomaret ................................................................................... 70 Tabel 10 Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Indomaret................................................................................................................... 68 Tabel 8 Ketersediaan produk di Indomaret.......................................... di Indonesia ................... pasar tradisional........................................

..................... 91 Tabel 39Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Alfamart.......................................................................................................................................................................... 15 Gambar 3 Proses pemilihan toko .......00 wib........... 94 Tabel 43 Keterjangkauan harga di Alfamart........ 90 Tabel 38 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Alfamart....... 16 Gambar 4 Perang antar saluran ......... 88 Tabel 35 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Afamart ................................................................... 12 Gambar 2 Proses keputusan pembelian ........................................................................................................................................103 Tabel 55 Penataan ruang Alfamart yang nyaman ........................................................ 98 Tabel 47 Disain dan warna logo Alfamart .......... 94 Tabel 42 Penataan produk di Alfamart .................................................................... 93 Tabel 41 Produk yang di jual Alfamart tidak kadaluwarsa....................................................................................................104 Tabel 57 Letak pintu masuk dan keluar Alfamart..........................................................................................................................................107 Tabel 62 Tidak ada antrian di meja kasir Alfamart.............................106 Tabel 59 Kesigapan dan keramahan pegawai Alfamart.........................................102 Tabel 53 Fasilitas di Alfamart........................................................................................................................ 89 Tabel 36 Luas lahan parkir Alfamart ..................................................................Tabel 29 Seragam pegawai Indomaret................00 wib...... 87 Tabel 33Tidak ada antrian di meja kasir Indomaret....................................................106 Tabel 60 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di A alfamart............. 107 Tabel 61 Jam buka Alfamart pukul 07................................................ 95 Tabel 44 Potongan harga di Alfamart ....................................................................112 xvi DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1 Perilaku berbelanja....................................................................................102 Tabel 54 Jumlah keranjang belanja di Alfamart cukup ....................... 96 xv Tabel 45 Harga di pasaran sama dengan di Alfamart .......................................................108 Tabel 63 Perhitungan rata-rata prosentase .............101 Tabel 52 Jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart ................... 85 Tabel 30 Kesigapan dan keramahan pegawai Indomaret............... 22 ........................................................................... 92 Tabel 40 Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ........................................ 97 Tabel 46 Keterlihatan logo Alfamart ...............109 Tabel 64 Perhitungan skor Indomaret dan Alfamart....... 86 Tabel 32Jam buka Indomaret pukul 07..............100 Tabel 450 Informasi produk dan harga baru Alfamart.................... 99 Tabel 49 Kupon undian dan hadiah langsung Alfamart...112 Tabel 66 Perbanndingan persepsi konsumen .............. 90 Tabel 37Ketersediaan produk di Alfamart................... 98 Tabel 48 Logo Alfamart pada tas dan sovenir .......105 Tabel 58 Seragam pegawai Alfamart..............................................................................................................................................................................104 Tabel 56 Disain eksternal ciri khas Alfamart........................... 85 Tabel 31 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di Indomaret.......................................................................100 Tabel 51 Fasilitas kartu keanggotaan Alfamart ...........110 Tabel 65 Deskrifsi variabel persepsi konsumen................................... 87 Tabel 34 Jarak yang di tempuh menuju Alfamart..............................................................................

............ 24 Gambar 6 Analisis area perdagangan...............Gambar 5 Keuntungan......................................... berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin.................. 42 Gambar 12 Tampilan toko .................................111 xvii DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Angket penelitian ................... 45 Gambar 14 Kerangka berfikir ................... Syarat yang harus di penuhi oleh suatu perusahaan agar dapat sukses dalam persaingan adalah berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan dengan membuat citra yang baik di mata .........................................................................................................................2001:10).......................................................127 Lampiran 3 Data tabulasi penelitian ......137 Lampiran 5 Surat ijin penelitian..................................... Penguasaan pasar merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang di lakukan oleh pengusaha untuk mempertahankan hidupnya............. kerugian waralaba.....................................................................................................131 Lampiran 4 Perhitungan skala likert .....................................140 1 BAB I PENDAHULUAN 1................. 47 Gambar 15 skala likert .............................................................................121 Lampiran 2 Hasil perhitungan SPSS................................................................ 37 Gambar 11 Tujuan memberi suasana dalam gerai ..................... 43 Gambar 13 Unsur barang atau jasa yang di beli konsumen .......... 30 Gambar 8 Pertimbangan dalam penyediaan marchendise ....... Dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa konsep paling penting mendasari pemasaran adalah menyangkut keinginan manusia dan merupakan kebutuhan manusia yang di bentuk oleh kultur serta kepribadian individu Di era globalisasi sekarang ini kegiatan bisnis khususnya pemasaran dari waktu ke waktu semakin meningkat.. Banyak sekali perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan dengan cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada dan berusaha menerapkan strategi pemasaran yang tepat dalam rangka menguasai pasar. 26 Gambar 7 Tiga tingkat analisis lokasi pengecer ........................................................................................................................................................1 Latar belakang Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dan kelompok mendapat apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu atau kelompok lainya (Irawan...................................................................................................................................................................................................... 34 Gambar 10 Teori komunikasi . 33 Gambar 9 Kategori produk ..........138 Lampiran 6 Surat keterangan telah melakukan penelitian ......

Penguasaan pangsa pasar sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi . dimana kegiatan tersebut sangat tergantung pada perusahaan atau pedagang dengan bermacam atribut melalui harga. Karateristik individual seperti gaya hidup menyebabkan pandangan umum tentang aktivitas yang terlibat dalam perilaku berbelanja dan pencarian. produk. Market share yang berbeda jauh menurut survei AC Nielsen tahun 2005. Citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk akhir atau pembelian merek. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. Konsumen memilah-milah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. Para pengecer mempengaruhi aktifitas ini dengan strategi iklan dan promosi. Namun di sini peneliti hanya mengambil enam komponen yang paling utama. Rofian. maka pilihan akan bersifat kebiasaan.3%. kelengkapan produk yang ditawarkan. 1995:251). produk. tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. lokasi dan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan untuk membeli (Engel. dan kenyamanan berbelanja . Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 12. pelayanan. dari total 5. Majalah marketing: 2004). Memilih toko adalah proses interaksi antara strategi pemasaran pengecer dan karateristik individual dan situasional dari pembeli proses ini di gambarkan oleh diagram keputusan pembelian pada umumnya. Jika pengalaman masa lalu memuaskan. (7) sifat pelanggan toko. pelayanan. (3) harga. (6) atribut fisik toko. Atribut yang menyolok atau determinan biasanya masuk dari kategori berikut ini : (1) lokasi.000 ritel di Indonesia. (5) personel penjualan. Kecuali jika faktor-faktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. 1997: 165). promosi.1995:157). Dengan kata lain.. Karateristik pembeli juga mempengaruhi citra toko. pelayanan umum. 3 (4) iklan dan promosi. karena menenurut the use multiatribut attitude model in store image study journal of ritailing para pelanggan potensial yang diminta memilih sepuluh daftar atribut yang ada memilih keenam komponen yang dirasa memiliki pengaruh paling besar dalam menilai citra toko yaitu lokasi. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. Namun kenyataanya bahwa meski minimarket memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama satu dengan yang lainya. kenyataananya dapat memiliki penjualan yang berbeda.1995: 252).pelanggan itu sendiri yang nantinya akan menimbulkan loyalitas yang berkelanjutan. (8) atmosfer toko dan (9) pelayanan dan kepuasan setelah transaksi (Engel. Hal tersebut bisa di capai oleh suatu perusahaan melalui 2 upaya menghasilkan dan menyampaikan barang serta jasa yang diinginkan konsumen. harga. (2)sifat dan kualitas pengamanan. seperti Indomart dan Alfamart yang biasanya berdampingan (Tajwini..

Kegunaan teoritis a) Bagi pembaca.id).nomor empat setelah ritel-ritel yang lain sedangkan Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35%. Penguasaan pangsa pasar 4 sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor dua setelah Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35% (http://www.co. Sedangkan menurut penelitian salah satu tabloid bisnis Kontan di kawasan Bekasi Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 33%. untuk itu peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian perbandingan persepsi konsumen toko tersebut mengapa hal tersebut dapat mempengaruhi penjualan padahal keduanya memiliki strategi pemasaran yang hampir sama dan pelayanan yang hampir sama juga adakah perbedaan pada keduanya yang pada ahirnya mempengaruhi citra toko dari kacamata konsumen.2 Permasalahan Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka identifikasi masalah pada penelitian ini adalah: 1. bahwa penelitian ini dapat di gunakan untuk .kontan. Untuk mengetahui adakah perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen 2.3 Tujuan penelitian Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : 1. b) Bagi peneliti lain. penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai perbedaan strategi pemasaran Indomaret dan Alfamart dari kacamata konsumen.4 Kegunaan penelitian 1. Untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1. 1. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1. apakah yang membuat berhasil mewujudkan kesan yang baik pada pelanggan dan pada ahirnya akan memudahkan meraih konsumen. Adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 2. Dari gambaran di atas penulis memilih judul dalam penelitian ini adalah “ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI”.

1. c) Bagi penulis. dan menginterpretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. 2. menyeleksi. 5.1996:123). Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www. 2. Perbandingan Perbandingan artinya pertimbangan. Persepsi Persepsi adalah suatu proses dengan mana seseorang. Kegunaan praktis a) Bagi pelaku usaha ritel hasil penelitian ini bermanfaat sebagai evaluasi dan pengamatan aktivitas konsumen atau perilaku konsumen terhadap toko ritel. persamaan (beberapa benda atau perkara) ( WJS Poerwodarminto. 3.id).menambah pengetahuan dan untuk meneliti lebih lanjut dengan menggunakan variabel lain. Pelayanan Adalah segala hal pengeluaran industri yang di keluarkan industri yang mendukung operasi suatu perusahaan kegiatan tidak berwujud intangible yang secara terpisah bisa di identifikasikan berfungsi memuaskan keinginan serta tidak terikat kepada . 6 b) Bagi konsumen. dan agar menjadi jelas dan tidak terjadi salah tafsir terhadap judul tersebut. Lokasi Berhubungan dengan pemilihan dan penggunaan spesialisasi pemasaran perdagangan perantara dan transportasi serta 7 penyimpanan pergudangan untuk melengkapi para pelanggan target dengan kegunaan waktu tempat dan pemilikan kemanfaatan yang tercipta melalui penyediaan produk di tempat yang di kenali konsumen (Amin wijaya tunggal. sehingga produsen dapat mengetahui apa saja yang di gunakan konsumen dalam membuat pertimbangan keputusan pembelian. penelitian ini bermanfaat untuk sarana pengembangan ilmu penetahuan. 4. maka perlu adanya penegasan istilah-istilah dalam judul tersebut di atas yaitu : 1. 2004: 102). 1976:84).co.sinarharapan. mengorganisasikan. penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan cakrawala berfikir dalam pengembangan wawasan dalam mempelajari segala perilaku produsen yang berhubungan dengan bagaimana memuaskan keinginan konsumen yang menjadi sasaran.5 Penegasan istilah Untuk memudahkan pemahaman dalam penelitian.

kenyamanan . karateristik pelayanan yang baik. kelengkapan produk. pengertian minimarket. 8. cara-cara yang menarik konsumen dengan promosi. halaman pengesahan. 1. kelengkapan produk yang ditawarkan. abstrak. BAB II : LANDASAN TEORI Dalam bab ini diuraikan tentang teori yang digunakan sebagai dasar pembahasan selanjutnya yaitu penertian perilaku konsumen. 2.1996:97). 6. promosi. 9. Bagian awal skripsi Bagian awal skrisi terdiri dari halaman judul. Dari keterangan diatas maka dalam penelitian ini di terangkan maksud tema dalam penelitian ini adalah mengenai pengukuran perbedaan persepsi yang ditentukan oleh keenam indikator (lokasi. Promosi Adalah mengkomunikasikan informasi antara penjual dan pembeli untuk mempengaruhi sikap dan perilaku. 1996:103). pelayanan. permasalahan.penjualan suatu produk atau jasa lain (Amin Wijaya Tunggal. karateristik lokasi yang baik. harga. kata pengantar. 1996:125). dan kenyamanan berbelanja) pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. waktu. pakaian. Kelengkapan produk yang di tawarakan (merchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko (produk berbasis makanan. 2005:135).1996:95). Bagian skripsi BAB I : PENDAHULUAN 9 Meliputi : alasan pemilihan judul. halaman motto dan persembahan. daftar isi dan daftar lampiran. membujuk dan atau mengingatkan para 8 pelanggan target pada perusahaan dan bauran pemasaranya (Amin Wijaya Tunggal. penegasan istilah. produk umum. dan lain-lain atau kombinasi) untuk di sediakan dalam toko pada jumlah. Kenyamanan berbelanja (atmosfer dalam gerai) Adakah pengaruh yang timbul dari faktor-faktor yang khusus untuk waktu dan tempat tertentu dan tidak lepas dari karateristik konsumen dan objek (Amin Wijaya Tunggal. tujuan penelitian dan manfaat penelitian. Menginformasikan.6 Sistematika skripsi 1. barang kebutuhan rumah. karateristik penentuan harga. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atu perusahaan ritel (Hendri Ma’aruf. Harga Adalah apa yang dibayar seseorang untuk apa yang di perolehnya nilainya dinyatakan dalam mata uang (Amin Wijaya Tunggal. 7.

dengan siapa. baik individu maupun rumah tangga. metode pengumpulan data. Sifat Motivasi Pembelian Setiap konsumen mempunyai dua sifat motivasi pembelian yang saling tumpang tindih dalam dirinya.sampel. mengkonsumsi. dan bagaimana barang sudah dibeli dan dikonsumsi. yang membeli produk untuk konsumsi personal. oleh siapa. dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini (Engel dan Blackwell. Pendekatan-pendekatan yang selama ini banyak digunakan untuk menyingkap sikap. Adapun definisi perilaku konsumen adalah tindakan langsung terlibat dalam mendapatkan. minat. dan perilaku konsumen mengansumsikan bahwa konsumen bersikap rasional dalam setiap keputusan pembelian. emosional dan rasional (Hendri Ma’aruf. Menurut kotlert dan Amstrong yang di kutip oleh Simamora (2001:81) mengartikan perilaku konsumen sebagai perilaku pembelian akhir.berbelanja. BAB III : METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab in diuraikan tentang populasi. Perilaku konsumen sangat komplek dan sulit di prediksi. Pengertian perilaku konsumen Untuk memahami perilaku masyarakat dalam pembelian barang dan jasa tersebut di butuhkan studi tersendiri. 1994:3). memakai.1 Perilaku konsumen a. Perusahaan berkepentingan dengan hampir setiap kegiatan manusia yang hanya dalam lingkup yang lebih terbatas.1 Landasan teori 2. 3) Mengetahui perilaku konsumen meliputi : perilaku yang dapat diamati seperti jumlah yang di belanjakan. dan teknik. 2) Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta tindakan dalam memperoleh. Dari definisi di atas dapat di ambil kesimpulan : 11 1) Perilaku konsumen menyoroti perilaku individu dan rumah tangga. kapan. b. metode analisis data. mengkonsumsi dan menghabiskan produk.1. BAB IV : HASIL PENELITIAN BAB V : PENUTUP Dalam bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran BAGIAN AKHIR Bagian ini berisi tentang daftar pustaka dan lampiran 10 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS 2. 2005:51). .

gengsi. Perilaku di tempat belanja Menurut David cook dan David Walters dalam buku Hendri Ma’aruf (2005:53) menggambarkan perbedaan kedua jenis perilaku orang pergi berbelanja seperti dalam diagram berikut: Prabelanja (mencari dan memilih gerai) lokasi mudah di capai cukup parkir dekat dengan gerai lain pilihan marchandise pelengkap atau pengganti Prabelanja (mencari dan memilih gerai) bergengsi ada toko utama seperti hero. baik itu keindahan. umumnya para konsumen bukan dalam keadaan iba atau marah. atau perasaan lainya termasuk rasa iba dan marah.1) Emosional Motivasi yang di pengaruhi emosi berkaitan dengan perasaan. c. suatu sifat dapat mendominasi sementara sifat lainya sedikit berperan. Pada kejadian yang berbeda mungkin saja dominasi terjadi sebaliknya. Tetapi kita akan sulit melihat dengan jelas apakah kedua sifat itu sedang berimbang pada seseorang. Faktor indah atau bagus dan faktor gengsi akan lebih banyak pengaruhnya di bandingkan rasa iba atau marah saat berbelanja. matahari pilihan barang banyak marchandise banyak Selama belanja Barang yang tersedia Harga menarik Cepat proses pembayaranya (antrian di kasir tidak terlalu panjang ) Selama belanja Daya tarik suasana internal Visual merchandising Fasilitas dalam gerai Pusat barang dan jasa Fasilitas kredit . Cara berfikir seorang konsumen bisa begitu kuat sehingga membuat perasaan seperti gengsi menjadi amat kecil bahkan hilang 12 Pada proses membeli suatu barang. Sementara di kejadian lain dapat saja kedua sifat berikut berimbang. 2) Rasional Sikap belanja rasional di pengaruhi oleh alasan rasional dalam fikiran konsumen.

guru. pemasangan. Budaya meliputi hal-hal yang dipelajari dari keluarga.dan pendingin ruangan (AC). Minimarket yang merupakan contoh gerai modern yang mengalami pertumbuhan dengan cepat sebagai pertanda bahwa faktor rekreasi cukup kuat. evaluasi. kelebihan minimarket di banding warung biasa terletak pada penataan. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen Proses keputusan memilih barang atau jasa dan lain-lainnya itu di pengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor pribadi internal dalam dirinya sendiri. pemasangan.Paska belanja (antaran barang. (d) Behavior (tindak tanduk) 2) Faktor sosial 14 (a) Reference group adalah kelompok yang mempengaruhi anggotanya dalam membuat keputusan pembelian sesuatu . kunjungan ulang) Display barang Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Paska belanja (antaran barang. Orientasi belanja adalah lebih mementigkan hal-hal fungsional Orientasi rekreasi lebih di pengaruhi oleh suasana li k 13 Kebanyakan konsumen di Indonesia yang berbelanja di gerai-gerai modern cenderung berorientasi “rekreasi”. 1) Faktor budaya Budaya adalah faktor mendasar dalam pembentukan norma-norma yang dimiliki seseorang yang kemudian membentuk atau mendorong keinginan dan perilakunya menjadi seseorang konsumen. kebersihan. tetangga. evaluasi. kunjungan ulang) Display tema Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Gambar 1: Perilaku berbelanja (David cook dan David Walters. teman. tiga hal tersebut memberi rasa yang berbeda antara minimarket dan toko biasa. dan tokoh-tokoh masyarakat yang meliputi: (a) Nilai-nilai adalah norma yang di anut masyarakat (b) Persepsi adalah cara pandang pada sesuatu (c) Prefensi adalah rasa lebih suka pada sesuatu dibandingkan dengan yang lainnya. 2005:53) Perbedaan itu mempengaruhi perilaku sebelum belanja dalam proses belanja dan setelah belanja. d.

barang atau jasa meskipun ada pengecualian pada sebagian orang. Respon konsumen terhadap stimulus eksternal Perilaku konsumen pada akhirnya terlihat pada saat mereka memilih produk dan merek. telepon selular meningkatkan pasar hardware. telah menjadi produk pemikat perorangan sejak puluhan tahun lalu. peran seseorang di masyarakat atau di perusahaan akan mempengaruhi pola tindakanya dalam membeli barang dan jasa (di sebut berbelanja). (c) Peran dan status. info yang didapat kemudian dievaluasi sebelum akhirnya melakukan transaksi pembelian dan pada akhirnya ada perilaku pasca beli. (d) Internet dan seluler kemajuan teknologi komputer pribadi. 3) Faktor teknologi (a) Transfortasi pribadi. f. dan berapa besarnya belanja mereka. Stimulus kebutuhan mencari info evaluasi transaksi perilaku pasca beli Gambar 2: Proses keputusan pembelian (Berman dan Evan. Terdapat tiga proses keputusan pembelian: 15 1) Proses keputusan panjang untuk barang yang durable menurut Berman dan Evan dalam buku Hendri Ma’ruf (2005:61). (b) Keluarga faktor ini juga penting dalam mempengaruhi dalam memilih suatu barang dan jasa. e. merupakan pasar ritel yang besar karena perkembangan yang semakin pesat. baik untuk dinikmati oleh diri sendiri maupun untuk keluarga. mereka juga memilih gerai mana yang mereka kunjungi. 2) Proses kebutuhan terbatas sama dengan proses diatas tetapi terjadi secara lebih cepat dan kadang meloncati tahapan 3) Proses pembelian rutin keputusan pembelian yang terjadi secara kebiasaan sehingga proses pembelian sangat singkat saja begitu ada kebutuhan langsung di beli saja tanpa adanya pertimbangan. Ini . Keputusan membeli Dalam membeli suatu barang atau jasa. (c) Audio visual. seorang konsumen akan melalui suatu proses keputusan pembelian. 2005:61) Pengertian stimulus adalah situasi yang menyebabkan munculnya kebutuhan dalam diri konsumen. mobil dan motor bertambah dari tahun ke tahun berikut kecangihan teknologinya yang bertambah dari tahun ketahun (b) Alat rumah tangga. yang selanjutnya konsumen mencari informasi tentang kebutuhanya. Tidak saja terhadap produk dan 16 mereka. kapan mereka berbelanja.

1997:153) Bagan diatas sangat berkaitan dengan proses pemilihan toko mana yang akan di kunjungi konsumen dengan berbagai pertimbangan diatas.2 Persepsi Persepsi adalah satu proses dengan mana seseorang menyeleksi. sehingga tidak mungkin semua stimuli tertampung. hal tersebut dipengaruhi oleh faktor personal dan faktor stimuli yang terdiri dari (Bilson Simamora. mengorganisikan. 2004:102).1. 2004:104): Karateristik konsumen Lingkungan Ekonomi Budaya Sosial teknologi Pemasaran Marchandise Harga Lokasi Iklan Atmosfer service Proses keputusan pembelian Pilihan produk atau merek Pilihan gerai Timing berbelanja Besarnya belanja 17 1) Faktor persnal yang terdiri dari: (a) Pengalaman masa lalu (b) Kebutuhan saat ini (c) Pertahanan diri (d) Adaptasi 2) Faktor stimulus . 2. Faktor yang membuatpersepsi berbeda-beda pada setiap fasilitas yang sama karena adanya perbedaan dalam otak kita yang terbatas. dan mengertepretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. Stimulus eksternal situasi konsumen respon konsumen Gambar 3: Proses pemilihan toko (Philip Kotler.terjadi pada proses keputusan membeli stimulus ekternal.

Karateristik stimulus memegang peranan penting dalam merebut perhatian konsumen seperti hukum kontras yang dikemukakan Weber yaitu “ yang lain dari sekelilingnya. yaitu gerai modern dan tradisional. orang kadang enggann mendengarkan informasi keseluruhan tapi langsung kekesimpulan 5) Efek halo (aura merek) 2. Gerai dalam segala bentuknya berfungsi sebagai tempat pembelian barang dan jasa. mulai dari satu gerai hingga beberapa gerai. Gerai-gerai dari peritel kecil terdiri atas dua macam. lebih mungkin untuk mendapat perhatian “ hal tersebut dapat diciptakan melalui: (a) Ukuran yang berbeda-beda (b) Warna yang paling mencolok dari yang lain (c) Posisi (d) Keunikan 3) Faktor pengorganisasian Orang cenderung membuat keteraturan untuk hal-hal yang tidak teratur. adapun pengorganisasian stimuli dilakukan dalam tiga bentuk diantaranya: (a) Figur dan latar belakang (b) Pengelompokan (c) Peyelesaian masalah 18 Sedang yang biasanya mengganggu persepsi seseorang adalah (Bilson Simamora. 2004:105): 1) Penampilan fisik dengan kata lain persepsi kualitas melebihi realitas 2) Stereotype mengurangi I objektifitas seseorang dalam menginterpretasikan stimuli sehingga persepsi menjahui realitas 3) Kesan pertama 4) Loncat ke kesimpulan. Gerai tradisional Adalah gerai yang telah lama beroperasi di negeri ini berupa: warung. baik dalam arti gerai besar maupun dalam arti mempunyai gerai besar dan 19 sekaligus gerai kecil. . 2005:71). yaitu dalam arti konsumen datang ke gerai untuk melakukan transaksi berbelanja dan membawa pulang barang atau menikmati jasa.3 Gerai dan peritel Peritel atau pengecer adalah pengusaha yang menjual barang atau jasa secara eceran kepada masyarakat sebagai konsumen (Hendri Maaruf. Peritel perorangan atau peritel kecil memiliki jumlah gerai bervariasi. Perusahaan perdagangan ritel besar dapat memiliki format bervariasai dari yang terbesar (perkulakan) hingga yang terkecil atau minimarket ( Hendri Ma’ruf. 1). Peritel besar adalah peritel berbentuk perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan ritel dalam skala besar.2005:71).1.

. Warung biasanya berupa bangunan sederhana yang permanen (tembok penuh) semi permanen (tembok setinggi 1 meter di sambung papan sebagai dinding). Banyak orang mulai beralih 20 ke gerai modern seperti pusat belanja ini untuk berbelanja. b) Convenience store: gerai ini mirip minimarket dalam hal produk yang dijual.dan lokasi. c) Special store: merupakan toko yang memiliki persediaan lengkap sehingga konsumen tidak perlu pindah toko lain untuk membeli sesuatu harga yang bervariasi dari yang terjangkau hingga yang mahal. penggunaan alat pendingin udara.toko. Menurut penelitian AC Nilsen.1997:337-339): a) Minimarket terjadi pertumbuhan sebanyak 1800 buah selama 10 tahun sampai 2002. dan luas ruangan. Luas ruang minimarket adalah antar 50 m2 sampai 200 m2. dan pasar. atau dinding kayu seutuhnya.1. Convenience store ada yang dengan luas ruangan antara 200 m2 hingga 450 m2 dan brelokasi di tempat yang setrategis. selama 10 tahun sampai 2002. 2). Modernisasi bertambah meluas pada dasawarsa 1970-an. dan adanya pramuniaga profesional. konsep one stop shopping mulai dikenal pada dasawarsa 1980-an yang kemudian menjadi popular awal 1990-an. Supermarket mulai di perkenalkan pada dasawarsa ini . jam buka. Macammacam gerai modern diantaranya (Philip Kotler. dengan harga yng lebih mahal dari harga minimarket. Istilah pusat belanja mulai popular di gunakan untuk mengganti kata one stop shopping . arti modern di sini adalah penataan barang menurut keperluan yang sama di kelompokan di bagian yang sama yang dapat dilihat dan diambil langsung oleh pembeli.3 Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau . d) Factory outlet e) Distro f) Supermarket: mempunyai luas 300-1100 m2 yang kecil sedang yang besar 1100-2300 m2 g) Perkulakan atau gudang rabat h) Super store: adalah toko serba ada yang memiliki variasi barang lebih lengkap dan luas yang lebih besar dari super market 21 i) Hipermarket: luas ruangan di atas 5000 m2 j) Pusat belanja yang terdiri dua macam yaitu mall dan trade center. Gerai modern mulai beroperasi awal 1960-an di Jakarta . 2. telah tumbuh 1 juta warung yang kebanyakan di luar kota dengan omzet rata-rata Rp 100. tetapi berbeda dalam hal harga.000 per hari.

9% 73. Sedang menurut Hendri ma’aruf (2005:76) yang di sebut minimarket biasanya luas ruanganya adalah antar 50 m2 sampai 200 m2 serta berada pada lokasi yang mudah dijangkau konsumen.kontan-online. 22 Bandung. Pada ahir tahun 2003 jumlah gerai indomaret 796 unit di Jabodetabek. sejuk. istilah lain dari chain store adalah multiples.com Inc: 2004). belanja sedikit di tempat yang dekat dan nyaman terpenuhi.1% Minimarket 3. pasar tradisional di Indonesia: 2000 2001 2002 2003 Hipermarket & supermarket 16. antarformat: Pasar tradisional Toko Minimarket . Indomarco merencanakan mendirikan 600 toko lagi di tahun 2005 (http//www.com Inc: 2004).6% 5.9% 74. Perusahaan yang pertama kali menggunakan format minimarket sebagai strategi bisnis di Indonesia adalah PT.1% Pasar trdisional 79.8% 74. Minimarket yang masuk dalam kelompok seperti alfamart dan Indomaret baik yang dimiliki perusahaan atau yang waralaba atau hanya operasional saja tergolong sebagai chain store yaitu toko atau gerai yang terhimpun di bawah satu nama dengan sistem yang sama termasuk dalam kegiatan pemasaranya.5% 20. dari negara AS yang paling banyak di ikuti. Desember 2003.dua mesin register (http// www.kontan-online. Indomarco Prismatama yang pada tahun 1988 mendirikan minimarketnya yang pertama.id).di Indonesia format-format gerai modern mengikuti format gerai dari mancanegara.8% Sumber: sisipan bisnis Indonesia “ arah bisnis dan politik”. berikut gambar persaingan antar perusahaan. istilah yang di pake di Inggris.6% 4. Tabel 1: Pangsa pasar Hipermarket. Bogor.7% 20.2% 21.supermarket.4% 4. Persaingan telah membuat pengecer berfikir tentang format .co.sinarharapan. Persaingan minimarket telah memunculkan peritel-pertel kecil dengan satu atau beberapa gerai . dengan mini market. Perusahaan lain yang juga mengoperasikan minimarket adalah Alfaria Trijaya yang pada tahun 2004 telah memiliki 923 gerai dengan nama alfamart dan merencanakan mengembangkan menjadi 1800 unit di seluruh Indonesia tahun 2005 (http//www. Semarang dan Surabaya. dan tertata rapi membuat minimarket menjadi lebih unggul dari warung dan toko. minimarket. perilaku konsumen yang menyukai tempat belanja bersih. Mini market mengisi kebutuhan masyarakat akan warung yang berformat modern.

Di Jabotabek persaingan antar gerai tradisional dengan gerai modern masih berlangsung meski dengan kecendrungan peralihan selera belanja konsumen pada gerai modern yang meningkat. pasokan barang.4 Waralaba (francise) Perdagangan eceran dalam gerai modern berukuran kecil (200m2) atau lebih kecil dengan sistem waralaba di indonesia dimulai dengan munculnya antara lain seperti Indomaret dan Alfamart khususnya dalam wujud minimarket. Terdapat keuntungan dan problem potensial dalam berbisnis waralaba yang perlu diketahui oleh peminat waralaba dan oleh pemberi hak waralaba sebagaimana di tampilkan dalam tabel berikut: Keuntungan : Pewaralaba Terwaralaba • Peluang pertumbuhan tinggi • Tidak memerlukan modal besar • Para terwaralaba menjadikan para pemilik pewaralaba bersenangat • Baya pengawasan rendah • Pewaralaba masih mungkin memiliki sendiri gerai yang di operasikan sendiri • Peluang go internasional • Cara mudah melakukan tes pasar atau pengembangkan pasar . produk dan sistem operasioal dengan pihak kedua berupa pemberian izin pemakaian merek. 2005:90).SupermarkeSupermarket t Hypermarket Hypermarket Warung Warung Toko Minimarket Convinience store 23 Gambar 4: Perang antar saluran (Hendri Ma’aruf. Pemilik merek disebut franchishor ( Pewaralaba) dan pihak kedua tadi di sebut sebagai franchisee (terwaralaba). ia juga mendapat bantuan dari pewaralaba dalam hal 24 persiapan gerai. produk. sistem operasional dalam jangka waktu tertentu (Hendri Ma’aruf. dan lain-lain yang di perjanjikan. pelatihan. ini lebih terasa ketika supermarket besar di buka di sebuah kota atau pun kabupaten yang memunculkan persaingan langsung dengan toko-toko lama.1. 2. promosi. Secara ringkas pengertian waralaba adalah hubungan bisnis antara pemilik merek.2005:87) Dari gambaran persaingan diatas dapat dilihat peluang untuk merubah warung dan toko menjadi minimarket. selain terwaralaba berhak menggunakan merek. Persaingan antar gerai dan dari format yang berbeda telah muncul.

a.hal 52 ) 25 2. meskipun keduanya menjual produk yang sama.1. oleh pramuniaga yang sama banyak dan terampil. Analisis area perdagangan (trading area analisis) . pada lokasi yang tepat. sebuah gerai akan lebih sukses di banding gerai lainnya yang berlokasi kurang strategis. • Pengguna merek yang sudah dikenal masyarakat • Kegiatan pemasaran yang luas bisa sampai tingkat nasonal Kerugian : Pewaralaba Terwaralaba • Kurang pengawasan sehari-hari • Reputasi rawan cacat oleh perilaku beberapa terwaralaba • Motivasi terwaralaba hanya bersikap jangka pendek • Seorang terwaralaba menjadi terlalu kuat sehingga terjadi terwaralaba dalam terwaralaba • Realisasi laba dan omzet mungkin tidak sesuai harapan • Berpeluang terjadi penlakan terhadap peraturan pewaralaba • Pemasok lain menawarkan dengan harga yng lebih rendah • Masih diharuskan membayar fee untuk marketing meski telah bersil menghmpun sejumlah konsumen loyal • Ketika omzet meningkat fee juga meningkat Gambar 5: Keuntungan dan problema potensial bagi pewaralaba dan terwaralaba ( MC Goldrick. dan sama-sama punya setting atau ambience yang bagus.• Mempertahankankemandirian • Reward sejalan dengan performen • Resiko pendirian usaha baru sedikit • Pinjaman dana mudah di peroleh • Adanya bantuan persiapan dan pengoprarsianya.5 Lokasi Lokasi adalah faktor yang sangat penting dalam bauran pemasaran ritel (ritail marketing mix).

dan lain-lain.dan wilayah tambahan.1995:243): a) Besarnya populasi dan karateristiknya Jumlah pendudukdan kepadatan pada suatu wilayah menjadi faktor dalam mempertimbangkan suatu area perdagangan ritel. 27 b) Besar belanja rata-rata pada toko oleh orang-orang yang berasal dari suatu wilayah tertentu dalam area perdagangan dimaksud. Suatu wilayah yang berpenduduk banyak yang berpenghasilan cukup besar adalah traiding area yang menarik banyak pengecer. Keputusan mendirikan gerai besar atau kecil tergantung pada keadaan traiding area yang dilayani. wilayah lain yang berpenghuni sedikit yang berpenghasilan tidak banyak adalah traiding area yang kurang menarik karena hanya akan menunjukan satu atau dua gerai ritel saja. c) Konsentrasi kepemilikan kartu belanja Sedangkan bagi toko berukuran menengah. wilayah yang dijadikan sebagai ajang penjualan oleh suatu toko dapat dibagi menjadi tiga bagian. daftar berikut ini dapat dimanfaatkan untuk mengetahui potensi yang tersedia (James F Engel. 2. Toko kecil akan lebih terbatas lagi wilayah perdagangan primernya.2005:117) Informasi itu dipakai untuk memberi gambaran batas geografis tentang wilayah utama. 2005:117): a) Frekuensi orang-orang dari wilayah geografis yang berbeda melakukan belanja mereka. dan wilayah tambahan jika di gambarkan akan terlihat pada gambar berikut: Wilayah perdagangan primer toko Wilayah perdangan sekunder pembeli Wilayah perdagangan tambahan Gambar 6: Analisis area perdagangan (Hendry Ma’aruf. wilayah perdagangan sekunder. potensi pertumbuhan. Sebaliknya. Untuk membuka gerai di suatu lokasi baru. Informasi itu pula yang memberi gambaran seperti (Sumber: Hendri Ma’aruf. kualitas produk yang terjaga. b) Kedekatan dengan sumber pemasok Pemasok mempunyai pengaruh pada peritel dalam hal kecepatn penyediaan. wilayah perdagangan primer akan lebih kecil daripada wilayah perdagangan primer gerai besar. Area perdagangan adalah suatu wilayah dimana beberapa perusahaan menjual barang atau jasa secara menguntungkan. yaitu wilayah perdagangan 26 utama. langkah pertama adalah mempelajari suatu area agar investasi yang di tanamkan dapat menguntungkan. c) Basis ekonomi Industri daerah setempat.Sebelum suatu toko atau pusat perbelanjaan didirikan.sekunder. fluktuasi . luas suatu traiding area dapat bervariasi pada jenis gerai. biaya pengiriman.

perdagangan. peluang kepemilikan . sore. Beberapa faktor yang harus di pertimbangkan dalam letak atau tempat gerai yang akan di dirikan atau dibuka. h) Hukum dan peraturan Hukum dan peraturan perlu di perhatikan khususnya jika terdapat perda atau peraturan daerah yang tidak terdapat di daerah lain 3.karena faktor musiman. a) Lalulintas pejalan kaki Untuk mendapatkan informasi: 29 (1) Jumlah pria dan wanita yang melintas (anak-anak usia tertentu kebawah tidak dihitung). pembatasan zona. (2) Jumlah orang yang melintas pada pagi. yaitu tingkat administrative dan lapangan hingga manajemen trainee dan manajerial. kondisi jalan. (4) Proporsi orang yang berkunjung dari total yang melintas b) Lalu lintas kendaraan Informasi tentang jumlah dan karakteristik mobil-mobil yang melintas. d) Trasportasi umum . dan fasilitas keuagan di daerah sekitar yang harus diperhatikan peritel. faktor lebar jalan. dan kemacetan akan menjadi nilai tambah atau nilai kurang bagi pelangan itu menjadi perhatian penting seorang pemasar. akses pada masing-masing lokasi. g) Ketersediaan lokasi toko Faktor bagi suatu area perdagangan dan hal-hal yang terkait dengan lokasi adalah: jumlah lokasi dan jenisnya.dan biaya-biaya terkait. e) Situasi persaingan Penting mengenali jumlah dan ukuran pada peritel di suatu wilayah. pertokoan atau pusat perbelanjaaan yang memiliki fasilitas parkir yang memadai dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi peritel dibandingkan dengan pertokoan dan pusat belanja yang fasilitas perbelanjaan yang fasilitasnya tidak memadai. siang. d) Ketersediaan tenaga kerja 28 Tenaga kerja yang perlu diperhatikan adalah pada semua tingkat. dan malam atau menurut jam (3) Proporsi potensi konsumen (prentase pembelanjaan dari orang yang melintas). c) Fasilitas parkir Untuk kota-kota besar. f) Fasilitas promosi Adanya media massa seperti surat kabar dan radio akan memfasilitasi kegiatan promosi peritel.

yaitu mudah terlihatnya toko dan plang namanya oleh pejalan kaki dan pengendara mobil yang melintas di jalan.1. seleksi pasar analisis area evaluasi tempat Gambar 7: Tiga tingkat analisis spasial dan menyeleksi lokasi pengecer (James F Engel. 2005:132). penanganan.Produk non makanan 20% . 1995:239) 2. keinginan konsumen akan keragaman barang membuat peritel perlu menyiapkan . f) Letak berdirinya gerai Letak berdirinya gerai sering kali dikaitkan dengan visibility (keterlihatan). dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atau perusahaan ritel (Hendry Ma’ruf.waktu. dan keuangannya.6 Kelengkapan produk yang dijual (marchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko untuk disediakan dalam toko pada 31 jumlah. Manajemen marchendise Gerai Indomaret yang berformat minimarket mempunyai komposisi marchendise seperti berikut: . maka pertanyan pertama perlu dijawab. karena toko yang saling melengkapi akan menimbulkan sinergi. yaitu siapa konsumen yang hendak dituju. Untuk mendapatkan perkiraan potensi yang lebih akurat.Perishapble ( seperti buah-buahan yang cepat busuk) 10% -Umum 10% (Kompas. 9 februari 2003) Manajemen marchandise atau pengelolaan merchandise berkaitan dengan pembelian atau pembelanjaan. g) Penilaian keseluruhan Penilaian keseluruhan atau overall rating perlu dilakukan berdasarkan faktor-faktor diatas agar dapat menentukan pilihan lokasi lebih tepat.Produk makanan dan minuman 60% . Selain segmen yang jelas. 2005:135). 1. juga motivasi konsumen paling penting diketahui. Hal-hal yang berkaitan dengan manajemen marchandise adalah: a) Target market Untuk pengelolan marchandise yang optimal.Transportasi umum yang banyak melintas di depan pusat perbelanjaan atau pertokoan akan memberi daya tarik yang lebih tinggi karena bentuk konsumen dengan mudah langsung masuk ke areal perbelanjaan 30 e) Komposisi toko Seorang peritel hendaknya jika ingin membuka toko harus mempelajari lebih dulu toko-toko apa saja yang ada disekitarnya. diperlukan rumusan perhitungan yang spesifik (Hendri Ma’ruf.

ragam produk mereka. yaitu banyaknya variasi produk yang dijual: (1) Lebar: Banyak ragam kategori produk (2) Sempit: sedikit ragam produk b) Depp / dalam. inovasi. yaitu banyaknya item pilihan dalam masingmasing kategori produk (1) Dalam: banyak pilihan (warna. Perencanaan Merchandise Dalam merencanakan merchandise. ukuran. ragam produk. dll ) dalam setiap kategori produk (2) Dangkal: sedikit pilihan dalam setiap kategori produk INOVASI PERAMALAN TIMING & ALOKASI ASSORTMENT MEREK . Departement store. 1. hal-hal yang harus dipertimbangkan yang menyangkut aspek: Peramalan. d) Kemampuan pemasok Kemampuan pemasok mengirim barang akan mempengaruhi jenis barang yang dijual oleh peritel. 2005:140). atau lain sebagainya agar tidak menimbulkan ketimpangan. bahan.marchandise yang wide (banyak jenis dan tipe) dan deep (banyak pilihan atas masing-masing jenis). f) Kencenderungan mode produk Antisipasi atas perubahan fitur produk perlu dimiliki oleh peritel (Hendry. Ma’ruf. b) Jenis gerai 32 Penyediaan marchandise harus disesuaikan dengan jenis gerai apakah itu minimarket. jenis. perumahan kelas menengah mempunyai selera yang berbeda dengan perumahan kelas atas. harga yang diminta peritel. e) Biaya Biaya pembelian barang dari pemasok akan menjadi komponen harga pokok penjualan peritel. dan timing serta lokasi yang dapat digambarkan dibawah ini: 33 Gambar 8: Pertimbangan dalam penyediaan marchendise (Hendri Ma’aruf. 2005:141) 2. oleh karena itu harus ada yang mampu mengirim barang sesuai jumlah. c) Lokasi dimana gerai berada Lokasi gerai turut mempengaruhi macam produk yang dijual. Keragaman produk Keragaman produk terdiri dari dua hal yaitu : a) Wide/ lebar.

2005:14) 2. Wide dan shallow . Penetapan harga secara customary pricing adalah harga yang tetap tidak berubah untuk periode tertentu contohnya Koran. Sempit dan dangkal. Sedangkan unsur yang lain menghabiskan biaya (Philip Kotler. 1993:255 ): a. atau yang lainya 36 b. atmosfer dalam gerai. d. diterapkan dengan tujuan menarik konsumen lebih banyak. depp Wide 3. depp wide Gambar 9:Kategori produk (Hendry Ma’aruf. Lebar dan dalam yaitu banyak kategori produk jenis yang masing-masing dengan banyak pilihan.2005:174): a. 35 depp wide 4. Harga adalah satu-satunya unsur dalam berbagai unsur bauran pemasaran itu yang bakal mendatangkan laba bagi peritel.7 Harga atau pricing Penetapan harga adalah yang paling krusial dan sulit diantara unsurunsur dalam bauran pemasaran ritel ( marchandise. Memperkirakan biaya d. promosi. Memilih harga ahir Implementasi strategi harga yang dapat dipergunaka peritel(Hendry Ma’aruf. c.1993:225). Penetapan harga ganjil seperti Rp 99. depp wide 2. Perusahaan haruslah mempertimbangkan banyak faktor dalam menyusun kebijakan menetapkan harganya yaitu (Philip Kotler. Menentukan permintaan c.1. Perusahaan dengan cepat membuat sasaran pemasaran apakah bertahan. Memilih metode apa yang akan digunakan f. yaitu sedikit kategori produk jenis dari masing-masing dengan sedikit pilihan. Sempit dan dalam. Leader pricing penetapan harga dimana profit margin-nya lebih rendah dari tingkat yang biasanya diraih.999. yaitu sedikit kategari produk tapi masingmasing kategari disediakan banyak pilihan. b. mengambil keuntungan sekarang yang maksimum. harga ritail service). Menganalisis penawaran harga para pesaing e. yaitu banyak kategori produk tapi masingmasing hanya tersedia sedikit pilihan. Penetapan harga paket adalah harga yang didiskon untuk penjualan .PERENCANAAN MARCHANDISE 34 1.

yaitu untuk membangun rasa suka konsumen kepada perusahaan. Periklanan mempunyai tujuan sebagai berikut ini (Hendry Ma’aruf. c) Mengingatkan. Pembahasan mengenai orang banyak berarti berbicara tentang pikiran dan emosi 37 mereka. Price lining (harga bertingkat) penetapan harga secara bertingkat dengan batas atas dan batas bawah 2. yang menjadi target adalah konsumen yang menjadi sasaran program pemasara dari perusahaan eceran itu.8 Promosi dan periklanan Bisnis ritel berkenaan dengan pemasaran barang-barang (jasa) yang dibutuhkan perorangan dan rumah tangga. atau untuk membangun citra perusahaan. yaitu untuk mengingatkan pelanggan bahwa perusahaan “kami” selalu menjual produk berkualitas. Sales promotion . Umpan balik adalah respon dari konsumen terhadap pesan yang disampaikan. Periklanan 38 Iklan memberi urutan pertama dan berperan prima diantara semua alat dalam promotion mix bagi peritel besar. yaitu untuk memberitahu adanya produk baru. 2. Teori komunikasi merupakan landasan bagi keberhasilan strategi promosi yang dilakukan peritel. pesan apa dengan cara apa kepada siapa dan bagaimana hasilnya. mengingatkan konsumen dari waktu ke waktu untuk berbelanja di gerai “kami”. Pesan yang dikehendaki diterima konsumen bisa berupa sekedar adanya program promosi yang berlangsung pada periode tertentu dengan hadiah tertentu atau berupa pesan yang lebih halus. umpan balik yang diharapkan bisa berupa tindakan nyata konsumen untuk datang dan berbelanja. Media yang digunakan bisa media cetak dan media elektronik. b) Membujuk. membujuk untuk mencoba produk baru. e.1. dan seterusnya. atau yang memperbaiki kesalah pahaman. adanya pelayanan baru. Komunikator pesan media target audience Umpan balik Gambar 10: Teori komunikasi (Philip Kotler di dalam buku Hendry Ma’aruf. kualitas perusahaan eceran secara umum berpengaruh pada konsumen. teori ini menjelaskan siapa yang mengirim.2005:185): a) Memberi informasi.lebih dari satu item-nya misal harga 1 item jika dijual 2 langsung harganya menjadi Rp 9700. 2005:179) Komunikator adalah perusahaan eceran yang mengirim pesan yang mereka inginkan akan diterima konsumen sasaranya dengan baik. 1. Dengan demikian. membujuk untuk datang ke gerai. termasuk oleh jenis perusahaan lain diindustri apa saja. adanya progaram sales promotion.

2005:188): 1) Poin of purchase 39 Display di counter. rupa. lantai. Kadangkala display disiapkan oleh para pemasok Atau produsen. 3. 4) Program pelanggaan setia Para pelanggan diberi poin atau diskon berdasarkan banyaknya belanja mereka.ini menggunakan member club. 5) Hadiah langsung Mirip dengan program diatas berupa poin. Selain itu sales prmotion juga di maksudkan untuk memperkenalkan produk baru atau suatu gerai baru. 6) Contoh (sample) 40 Adalah contoh produk yang diberikan secara Cuma-Cuma yang tujuanya adalah memberikan gambaran baik dalam manfaat. 2) Kontes Para pelanggan berkompetisi untuk memperebutkan hadiah yang disediakan dengan cara memenangkan permainan. yaitu jumlah belanja menjadi faktor untuk memperoleh hadiah. 7) Demonstrasi Memberi peragaan langsung mengenai keunggulan suatu produk. 10) Acara-acara khusus Dibuat untuk lebih memperkenalkan gerai baru atau peluncuran produk tertentu. atau jendela display yang memungkinkan para peritel mengingatkan para pelanggan dan menstimuli belanja implusif. Jenis-jenis sales promotion (Hendry Ma’aruf. bedanya hadiah diberikan langsung tanpa menunggu jumlah poin tertentu. ataupun bau dari produk yang di promosikan.Adalah program promosi peritel dalam rangka mendorong terjadinya penjualan atau untukmeningkatkan penjualan atau dalam rangka mempertahankan minat pelanggan untuk tetap berbelanja padanya. Kelebihan dan kekurangan alat-alat promosi iklan . 3) Kupon Peritel mengiklankan diskon khusus bagi para pembeli yang memanfaatkan kupon yang diiklankan biasanya di Koran atau di keranjang belanja. 8) Hadiah untuk rujukan Hadiah yang diberikan pada pelanggan jika ia membawa calon pelanggan baru. 9) Sovenir Barang-barang sauvenir dapat menjadi alat sales promotion yang menunjukan nama logo peritel.

1. 2.2005:196). peritel lupa tujuan utama karena terlalu asik mempromosikan produk yaitu mutu. Kelebihan 1) Langsung menarik 2) Alat yang di gunakan unik 3) Pelanggan langsung memperoleh hadiah yang kongkret seperti kupon. Sales promotion kelemahan dan keunggulan a.9 Atmosfer dalam gerai atau suasana Suasana atau atmosfer dalam gerai merupakan salah satu dari berbagai unsur dalam ritail marketing mix. pelayanan dll (Hendry Ma’aruf. 4) Peritel menguasai penuh disain iklan yang diinginkan 41 5) Dalam media cetak. penonton relatif rendah 3) Pilihan media banyak sehingga mempermudah peritel memilih yang cocok untuk sasaran pasarnya. mug dll 4) Membantu menarik calon pelanggan untuk datang ke toko 42 5) Dengan kontes atau demontrasi dapat memberi hiburan bagi pengunjung 6) pembelian implusif bertambah b. pendengar.a) Kelebihan 1) Audien yang dicakup berjumlah besar 2) Biaya perpembaca. pesan dapat selalu dibaca ulang 6) Iklan dikelilingi oleh berita sehingga memperkuat kredibilitas iklan 7) Konsumen dapat mengetahui peritel mana yang memberi pelayanan baik b) Kekurangan 1) Karena pesan bersifat kaku sehingga peritel tidak mudah mengganti pesan dengan cepat 2) Iklan televisi membutuhkan biaya yang besar 3) Tidak dapat digunakan oleh peritel yang wilayah operasinya kecil jika menggunakan media lokal 4) Media Koran atau majalah jika disisipkan di koran sering kali tidak terbaca bahkan langsung dibuang 5) Iklan yang terlalu ringkas sehingga tidak mencakup semua 4. Kekurangan 1) Lebih sukar mengahiri periode promosi tanpa akibat anjloknya penjualan 2) Promosi yang mengambil lokasi didalam gerai dapat juga memberi kesan norak pada barang tertentu 3) Hanya untuk menunjang promosi lainya 4) Kadangkala. Gerai kecil yang tertata rapi dan menarik akan lebih mengundang pembeli dibandingkan gerai yang .

Untuk itu perlu diketahui hal-hal apa saja yang dapat menunjang terbentuknya suasana dalam gerai besar yang sesuai dengan harapan konsumen ada dua macam perilaku berbelanja yang menjadi titik perhatian peritel yaitu a.diatur biasa saja.2005:203) Meski diagram diatas menunjukan kotak persiapan suasana dalam gerai menunjukan kotak persiapan suasana dalam garai mendahului kotak . Suasana dalam gerai dengan tujuan mencapai hasil segera dan jangka panjang Suasana dalam gerai : Desain toko/gerai Ambience Perencanaan toko Alokasi ruang Rencana gang Lay out Komunikasi visual Identitas ritel Grafis Penyajiam marchandise Untuk melayani Target market Sosial ekonomi Contoh: umur Pengeluaran Sex Life style Contoh : waktu sempit Trendi Ekspentasi harapan Contoh : belanja saja Pengalaman Agar menyentuh Emosi dan pengalaman Memenangkan mind share dan heart share Emosi Contoh : senang Antusias Bangga Pengalaman Contoh : nyaman 43 Gambar 11: Tujuan memberi suasana nyaman dalam gerai (Hendry Ma’aruf.

3.10 Ritail service atau pelayanan eceran Pelayanan eceran bertujuan memfasilitasi para pembeli saat mereka belanja di gerai. fungsi penciptaan suasana dalam gerai dilakukan setelah peritel memiliki konsep yang jelas siapa saja di masyarakat yang menjadi sasaran dari program pemasaranya. konsumen dapat menghemat waktu dan kontrol lebih mudah rak gantungan Sehingga menciptakan hasil yang segera Konsumen merasa nyaman Dan berlama-lama berada di dalam Belanja lebih banyak Kunjungan ulang Merekomendasikan gerai Kean positif yang terbentuk 44 pintu masuk 2) Pola arus bebas : Dapat memberi kesan bersahabat dan mendorong konsumen untuk bersantai memilih rak gantungan pintu masuk 3) Pola letak butik : Pada bagian tertentu diaturseolah-olah spesial yang berdiri sendiri dan ini biasanya menggunakan biaya yang lebih mahal. Hal-hal yang dapat memfasilitasi para pembeli terdiri .2005:210): 45 a) Gang atau jalan hendaknya bersih dari gangguan bagi pengunjung b) Jika cermin dan tempat duduk perlu diperhatikan jarak dan penataanya upaya ada kesan lega dan ada pengaruh pada keberadaan pelangan c) Tanaman perlu di letakan di gerai agarmemberi kesan yang sejuk dan asri. Beberapa hal yang perlu diketahui dalam penataan barang yaitu (Hendri Ma’aruf.1.2005:210).target market. 2. rak/gantungan pintu masuk 4) Tata letak arus beruntun : Pelanggan seolah diajak atau digiring untuk mengikuti pola yang dibuat Gambar 12: Lay-out atau tampilan toko (Hendry Ma’aruf. 2. langkah awal dalam pemasaran adalah memahami dan memilih target pasar. d) Tiang dan patung yang mungkin melambangkan toko dapat memberi kesan yang stabil dan membumi. lebih banyak menampung barang. Perencanaan Toko 1) Pola lurus : Dapat dipakai pada minimarket ini memberi kesan luas.

Dalam diagram berikut dijelaskan tiga unsur tersebut: 46 Gambar 13: Unsur dalam barang dan jasa yang di beli konsumen (Hendry Ma’aruf. layanan transaksi berupa cara pembayaran yang mudah. telpon umum dan sarana parkir. b) Staf perusahaan ritel yang melayanai pembeli lewat telpon dan menyiapkan barang pesanan yang nantinya tinggal diambil pelanggan harus sigap agar tidak memakan waktu lama Terkait fasilitas gerai a) Jasa pengantaran yang tepat waktu Inti adalah alasan utama seorang kosumen dating ke sebuah gerai ritel yaitu “mendapatkan barang ditempat yang nyaman. layanan keuangan dan fasilitas lainya seperti toilet. personal selling. Faktor intangible yang mendukung terwujudnya keinginan konsumen yaitu dalam wujud marchendise rak yang tertata rapi dan bersih ada pendingin. Jenis-jenis pelayanan Pelayanan konsumen: a) Pramuniaga dan staf lain yang terampil dengan cara pelayanan dan kesigapan membantu.atas layanan pelanggan.dan usur fasilitas yang mendukung.2005:218) 1. Ada tiga unsur yang terdapat dalam suatu barang dan jasa yang dibeli. yaitu unsur inti. menyenangkan”. pramuniaga dan lainya Faktor tambahan yang mendukung aspek inti dan tangible adalah: fasilitas seperti food corner gift wrapping atau jasa ppembungkusan kado dan lainya 47 b) Gift terapping c) Gift certificate d) Jasa pemotongan pakaian jadi e) Cara pembayaran denagan kredit card f) Fasilitas tempat makan g) Fasilitas kenyamanan dan keamanan berupa tangga jalan dan . aman. unsur tidak terlihat.

c) Tetap mengamati harapan pelanggan. d) Memberdayakan karyawan sekaligus memberi mereka kepercayaan dalam pelaksanaan pelayanan .2005:228). Hal-hal yang harus dihindari peritel (Hendry Ma’aruf. Tingkatan pelayanan Ada beberapa tingkatan pelayanan seperti berikut: a) Swalayan pelayanan mandiri b) Bisa memilih sendiri walau disediakan pramuniaga c) Pelayanan terbatas sehingga konsumen tetap membutuhkan bantuan pramuniaga d) Pelayanan penuh sehingga pramuniaga mendampingi konsumen selama belanja 3.tanggga darurat h) Fasilitas telpon i) Terkait jam buka toko j) fasilitas tambahan seperti tempat parkir 2.: a) Merekrut orang yang tepat b) Memberi orientasi dan penjelasan tentang harapan pelayanankepada semua karyawan . Perusahaan ritel yang baik dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara(Hendry Ma’aruf. pimpinan gerai atau perusahaan ritel harus memastikan bahwa semua karyawan 49 berbicara dengan pelanggan untuk bisa bertanya tentang pengalaman belanja mereka termasuk keluhan agar bisa segera ditangani.2005:226): a) peritel mengansumsikan bahwa para konsumen kurang teliti atau kurang jujur dan karenanya melakukan tindakan waspada yang berlebihan 48 b) peritel banyak memberi janji atau mengirim pesan yang mengandung janji tapi sebagian tidak dipenuhi c) karyawan atau pramuniaga yang tidak memiliki kewenangan yang cukup atau tidak berkemauan untuk memecahkan masalah yang dihadapi konsumen d) pramuniaga yang tampak acuh tak acuh kepada pelanggan e) pramuniaga atau karyawan yang sibuk bicara satu sama lain sementara pelanggan tidak dibantu f) pramuniaga yang enggan membantu pelanggan dikarenakan jam istirahat g) membiarkan antrian panjang karena ada meja kasir yang tutup h) pelayanan pramuniaga yang tidak ramah i) pramuniaga yang tidak mau membantu lebih kepada pelangan j) karyawan yang tidak mau tau atau tidak tau terhadap pertanyaan konsumen 4. dengan pimpinan toko memberi contoh yang baik.

2 Kerangka berfikir Dalam memilih toko konsumen memiliki kriteria evaluasi diantaranya adalah faktor kenyamanan. sikap yang ditimbulkan dari semua unsur service diniatkan untuk melayani konsumen dengan sebaiknya. Kelima kelengkapan produk. namun ada juga konsumen yang tidak mementingkan promosi yang menarik untuk mendatangi suatu minimarket yang terpenting adalah pelayanan yang memuaskan.2 Kerangka Berfikir dan hipotesis 2.1994:258).1. konsumen dalam memilih minimarket mana yang akan di kunjungi dengan mempertimbangkan . 2. dalam 50 membandingkan minimarket mana yang akan dikunjungi konsumen akan mempertimbangkan beberapa hal berikut diantaranya: Yang pertama lokasi. dan lain sebagainya hal tersebut menjadikan faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan produsen karena akan menjadi bahan perbandingan bagi konsumen untuk memilih toko mana yang akan didatangi konsumen (James F Engel. kelengkapan produk.e) Memotivasi mereka para karyawan agar selalu tampil prima untuk memberi pelayanan yang terbaik f) Memperlakukan karyawan sesuai keinginan bagaimana karyawan semestinya memperlakuakn pembeli Tujuan program pemasaran termasuk service ritail pada ahirnya adalah tercapainya target penjualan dan laba. namun konsumen yang berorientasi belanja perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah minimarket 51 Indomaret dan Alfamart yang memiliki kesamaan strategi pemasaran dan karateristik. Yang kedua promosi konsumen cenderung memilih minimarket mana yang menginformasikan produknya lebih baik melalui iklan yang menarik. Keempat konsumen mempertimbangkan kenyamanan berbelanja sebelum mengunjungi minmarket karena lebih berorientasi rekreasi walaupun harga yang ditawarkan lebih mahal namun ada kepuasan batin tersendiri bagi konsumen yang berorientasi ini. pelayanan. meski demikian tujuan pemasaran kegiatan ritail service sebaiknya dan semestinya ditujukan untuk benar-benar melayani pembeli. namun ada juga konsumen yang lebih mempertimbangkan tempat parkir yang nyaman meski jarak yang ditempuh lebih jauh dari tempat tinggal. konsumen mementingkan jarak minimarket manakah yang paling dekat dari tempat tinggal untuk efisiensi waktu. Yang ketiga konsumen membandingkan minimarket mana yang memberikan harga yang lebih murah meski pelayanan kurang memuaskan atau ada juga konsumen yang cenderung memilih pelayanan yang memuaskan meski harga yang dibayar lebih mahal.

2.1999:22). HARGA 4.2 Hipotesis Hipotesis adalah suatu pendapat atau kesimpulan tentang adanya suatu hubungan tertentu antara variable-variabel yang digunakan yang sifatnya masih sementara (Soeratno. LOKASI 2. PROMOSI 3. PELAYANAN 52 Dibandingkan Gambar 2.lengkap tidaknya produk yang di jual pada minimarket itu. dalam berbelanja konsumen yang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memeberikan pelayanan sesuai leinginannya. HARGA 4. KENYAMAN BERBELANJA 5. jika ada minimarket yang lebih lengkap meskipun jarak yang di tempuh agak jauh maka konsumen akan mengunjungi minimarket yang lebih lengkap produknya. LOKASI 2. 53 BAB III METODE PENELITIAN . namun konsumen yang kurang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memberikan harga yang terjangkau dengan pelayanan yang standar. KELENGKAPAN PRODUK 6. PELAYANAN X2 PERSEPSI KONSUMEN ALFAMART KRITERIA EVALUASI 1.14 : Kerangka berfikir 2. X1 PERSEPSI KONSUMEN INDOMARET KRITERIA EVALUASI 1. KENYAMAN BERBELANJA 5. Berdasarkan evaluasi diatas maka minimarket atau perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah Indomaret dengan Alfamart yang memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama. PROMOSI 3. Dalam penelitian ini yang menjadi hipotesis adalah: Ada perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi. KELENGKAPAN PRODUK 6. Keenam pelayanan.

Dalam pnelitian ini yang menjadi populasi adalah konsumen yang berbelanja di toko atau minimarket Indomaret dan Alfamart.2 Populasi Populasi merupakan sekumpulan orang atau objek yang memiliki kesamaan dalam satu atau beberapa hal yang membentuk masalah pokok dalam satu riset khusus (Suprapto. alasan dalam pemilihan lokasi ini karena toko yang akan di teliti berada pada wilayah tersebut dan saling berdekatan sehingga akan mudah membuat perbandinganya dan konsumen yang menjadi sasaran pemasaran toko tersebut sebagian besar berada di daerah tersebut.3. bila dipandang konsumen yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Sugiyono.3 Sampel Menurut Djarwanto (1998:108) sampel adalah sebagian dari populasi yang karateristiknya hendak diselidiki dan dianggap bisa mewakili keseluruhan populasi.1 Lokasi dan objek penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Madya Bekasi. Yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti yang dijumpai ditempat tertentu. 3. sedangkan mengenai ukuran sampel menurut Sitepu (1994 : 104-109) dapat ditempuh dengan beberapa tahap perhitungan pada langkah pertama menentukan nentukan perkiraan harga koefisien korelasi (ρ ) terkecil antara variabel bebas dan terikat kedua menentukan taraf nyata (α ) dan kuasa uji (1− β ) setelah itu baru menentukan sampel secara literatif pada literasi pertama menggunakan rumus: 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan . 3. prosedur pencarian responden dilakukan berdasar accidental sampling . oleh karena tu populasi ini merupakan populasi tak terbatas karena tidak dapat diketahui secara pasti jumlah sebenarnya dari konsumen yang datang berbelanja ke minimarket Indomaret dan Alfamart. 54 Mengingat identitas populasi sudah diketahui maka. 2001:87).1997:64).

() ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 1 dimana −α −β + 1 1 z z merupakan konstanta yang di peroleh dari distribusi normal pada literasi kedua menggunakan rumus: 3 () ()1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ 55

apabila ukuran sampel minimal literatif 1dan 2 harganya sama maka literasi berhenti apabila belum sama maka perlu diadakan literasi ke 3 dengan menggunakan rumus literasi ke 2 menggunakan koefisien korelasi terkecil variabel-variabel bebas dari penelitian para pakar yang menganalisis satu variabel dari perilaku konsumen diperoleh dengan harga 0,41. Dengan dasar pertimbangan tersebut dalam penelitian ini di perkirakan korelasi terendah dari variabel adalah 0,32 mengingat jumlah variabel bebasnya lebih banyak. Taraf nyata yang digunakan sebesar 5% diperoleh harga : ρ = 0,32 1,645 1 = −α z dan 1,645 1 = −β z 1. menghitung u ρ = () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 1 0,32 ln 1 0,32 2 1 = 0,331647108 maka : 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u

zz nr 3 (0.331647108) (1,645 1,645) 2 2 1+ + n= n1 = 98,41003081 n1 = 98 56 5. Menghitung uρ ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ ⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + =

2(98 1) 0.34 1 0,32 ln 1 0,32 2 1 = 98,41003081 = 98 Karena n1dan n2 telah mencapai harga sama yaitu 98 maka ukuran sample minimal adalah 98 dalam penelitian ini ukuran sample di tetapkan sebesar 100 responden, penentu jumlah sampel tersebut sudah memenuhi syarat karena menurut surachmad (2001:100) untuk menyelidiki survey, sampel manusia hendaknya ditetapkan lebih dari 30 orang atau responden dan jumlahnya populasi tidak diketahui pasti. 3.4 Variabel penelitian Untuk mencapai tujuan penelitian maka digunakan variablevariabel penelitian. Dari permasalahan yang ada maka dapat ditentukan variable-variabel yang dapat digunakan untuk mencari jawaban dari pernasalahan yang akan diteliti. Variabel penelitian yang dimaksud disini adalah objek penelitian atau yang menjadi perhatian suatu penelitian (Suharsimi Arikunto.1993:91). 57 Dalam penelitian ini yang menjadi variabelnya adalah: 1. Variabel X1 Dalam penelitian ini variable X1 adalah persepsi konsumen Indomaret antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memilki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Lokasi b. Pelayanan c. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Promosi e. Harga f. Kenyamanan berbelanja 2. Variabel X2 Dalam penelitian ini variable X2 adalah persepsi konsumen Alfamart antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memiliki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Lokasi b. Pelayanan c. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Promosi 58

e. Harga f. Kenyamanan berbelanja 3.5 Metode pengumpulan data Dalam penelitian ini digunakan data sekunder, sumber yang diperoleh dengan: 1. Metode dokumentasi Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari buku-buku referensi dan jurnal serta majalah dan tabloid yang berhubungan dengan penelitian ini. 2. Metode wawancara dan angket Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari konsumen secara langsung dengan cara bertatap muka untuk memperoleh data yang diinginkan dan untuk patokan dalam perhitungan hasil penelitian 3.6 Metode analisis data 1. Analisis deskriptif Analisis ini digunakan untuk mengkaji variabel-variabel pada penelitian yang terdiri dari variabel persepsi yang baik dan persepsi yang tidak baik terhadap minimarket alfamart dan Indomaret. Adapun rumusnya sebagai berikut: % χ100% N =n dimana n : nilai yang diperoleh N : Jumlah seluruh nilai (Ali,1985:186) 59 2. Teknik analisis T-Test Untuk pembuktian hipotesis dilakukan dengan T-Test atau T-score. Alasan peneliti menggunakan T-Test dalam menganalisa data adalah karena T-Test pada prinsipnya adalah suatu teknik statistik untuk menguji hipotesis, tentang ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara dua kelompok sampel dengan jalan perbedaan mean-meannya. Mencari nilai T uji sampel berpasangan dengan alat bantu sofwtware SPSS For Windows 12.0: 1) Berdasarkan perbandingan t hitung dengan t tabel jika t hitung (angka t output) > t tabel maka tolak Ho berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart 2) Berdasarkan nilai probabilitas Jika probabilitas arau signifikanya (sig 2 tiled) < 0,05, maka tolak Ho. Berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi onsumen Indomaret dengan Persepsi konsumen Alfamart dan sebaliknya. Untuk menunjukan apakah data yang berpasangan berbeda secara statistik maka rumus-rumus yang digunakan sebagai

berikut: Se t=d 60 n Se = Sd (Algifari. . gerai pertama dibuka pada November 1968 di kalimantan.1 Gambaran umum tempat penelitian a) Profil Minimarket Indomaret (Indomarco Prismatama) Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 m2. Dikelola oleh PT. Indomarco Prismatama.1.1 Hasil Penelitian Data penelitian ini merupakan hasil studi lapangan tentang perbedaan persepsi konsumen Minimarket Indomaret dan persepsi konsumen Minimarket Alfamart yang diambil dengan teknik kuisioner.1997:82) Sd adalah standar deviasi beda dua rata-rata data berpasangan dan d adalah beda rata-rata yang berpasangan 1 2 − Σ Σ = n n dd Sd d = Y1-X1 (Algifari. Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia.1997:82) 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. 4. 1997:82) t adalah distribusi t hitung Se adalah kesalahan standar beda dua rata-rata data berpasangan yang dapat ditentukan dengan formulasi sebagai berikut: n dd Σ = (Aligafari.

dan lampung. persediaan dan penerimaan barang. lebih dari 3. Semarang dan Surabaya. didukung oleh pusat distribusi. Pada setiap pusat distribusi diterapkan digital picking system (DPS). Saat ini Indomaret memiliki 8 pusat distribusi di Ancol Jakarta. Jawa Tengah. Sistem teknologi informasi ini memungkinkan pelayanan permintaan dan suplai barang dari pusat distribusi ke toko-toko dengan tingkat kecepatan yang tinggi dan efisiensi yang optimal. lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan Indomaret melayani sasaran demografinya yaitu keluarga. Visi Indomaret sendiri adalah menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global.setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai. Indomaret memiliki posisi baik dalam menentukan produk yang akan dijualnya. Sistem teknologi informasi Indomaret pada setiap point of sales di setiap gerai mencakup sistem penjualan. Sedangkan mottonya adalah “mudah & hemat”. Indomaret merupakan salah satu asset bisnis yang sangat 62 menjanjikan. Kini Indomaret mencapai lebih dari 1400 gerai. Jawa Barat. yang menggunakan teknologi mutahir. Bandung.500 jenis makanan dan nonmakanan tersedia dengan harga bersaing. Indomaret mudah ditemukan didaerah pemukiman. Tangerang. keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan dibawah bendera grup INTRACO yaitu Indogrosir. gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai di dasarkan pada motto “mudah dan hemat”. Sasaran pemasaran Indomaret adalah konsumen semua kalangan masyarakat. Jawa Timur. Finco. menjadikan Indomaret memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Indomaret berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan belanja konsumen dengan menerapkan sistem check out yang menggunakan scanner di setiap kasir dan pemasangan fasilitas pembayaran Debit 63 BCA. Dengan menjalin lebih dari 500 pemasok. Parung. dari total itu 52% adalah milik sendiri dan sisanya milik masyarakat yang tersebar dikota-kota Jabodetabek. Pada Mei 2003 Indomaret merai penghargaan “perusahaan waralaba 2003” dari presiden Megawati Soekarnoputri. Sistem distribusi dirancang seefisien mungkin dengan jaringan pemasok yang handal dalam menyediakan produk terkenal dan berkualitas serta sumber daya manusia yang kompeten. Bali. memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen seharihari. Budaya yang di terapkan dalam tubuh perusahaan Indomaret adalah . BSD Plaza dan Charmart. Jogjakarta. Cimanggis Depok.99 juta transaksi per bulan didukung oleh sistem teknologi yang handal. Bekasi. Laju pertumbuhan gerai Indomaret yang pesat dengan jumlah transaksi 14. Sistem ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan saat ini dengan memperhatikan perkembangan jumlah gerai dan jumlah transaksi di masa mendatang.

65 Budaya yang dijunjung dalam bekerja adalah: 1. Kualitas & Produktivitas yang tertinggi. Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku/etika bisnis yang tertinggi. dan gedung perkantoran. 4. fasilitas publik. Karawaci. pemasok. Yang menjadi target dari pemasaran Alfamart adalah area perumahan. Memberikan kepuasan kepada pelanggan/konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan yang berkualitas unggul. 3. sedangkan misinya adalah: 1. Inovasi untuk kemajuan yang lebih baik. Alfaria Trijaya) PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) atau Alfamart merupakan perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang perdagangan umum dan jasa eceran yang menyediakan kebutuhan pokok dan sehari-hari. Integritas yang tinggi.Indomaret. Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuhkembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha.id) b) Profil Minimarket Alfamart (PT. Tbk = 70% Pemegang Saham PT Sigmantara Alfindo = 30% Toko pertama dibuka 18 oktober 1999 dengan nama "Alfa Minimart" di Jl. 2. 2. tersehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan . Kerjasama Team. Tangerang.co. berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil. serta mampu bersaing secara global". Alfamart dapat dimiliki masyarakat luas dengan cara kemitraan. c) Letak Tempat Penelitian . Visi dari Alfamart adalah Menjadi jaringan distribusi retail terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas.Dalam bekerja kami menjunjung tinggi nilai-nilai: a) Kejujuran. karyawan. Beringin Raya. kebenaran dan keadilan b) Kerja sama tim c) Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis d) Kepuasan pelanggan (sumber www. sedangkan motto yang digunakan Alfamart adalah “belanja puas harga pas”. pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen. Pada tanggal 1 Januari 2003 berubah nama menjadi Alfamart . pemegang saham dan masyarakat pada umumnya. 3. Membangun organisasi global yang terpercaya. Badan Usaha : PT Sumber Alfaria Trijaya 64 Pemegang Saham : HM Sampoerna dan Alfa Group Didirikan : 27 Juni 1999 Jumlah Toko : Lebih dari 1400 Pemegang Saham PT HM Sampoerna. 4.

4. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jumlah pendapatan responden yang ditunjukan tabel 3 sebagai berikut: Tabel 3: Karateristik Responden Menurut Jumlah Pendapatan No Jml pendapatan Jml responden % 1.5 juta 2. Kurang dari 1 juta 1 juta .2. Kecamatan Pondok Gede. 2. Responden Menurut Jenis Kelamin 66 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. tahun 2006 3. Responden Menurut Jumlah Pendapatan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. alasan dalam memilih lokasi ini karena kedua minimarket berada pada wilayah ini dan berdekatan didukung jumlah penduduk yang ada pada wilayah tersebut merupakan sasaran konsumen untuk berbelanja pada kedua tempat tersebut berjumlah cukup banyak dan memiliki tingkatan sosial yang bervariasi. 2.Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah di Komplek Cahaya Kemang permai. data yang . Kotamadya Bekasi. Pria Wanita 43 orang 57 orang 43% 57% Sumber : Data primer diolah. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jenis kelamin responden yang ditunjukan tabel 2 sebagai berikut: Tabel 2: Karateristik Responden Menurut Jenis Kelamin No Jns kelamin Jml responden % 1.2 Karateristik Responden 1. tahun 2006 2. 3. Responden Menurut usia 67 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan.5 juta –5 juta 35 orang 53 orang 12 orang 35% 53% 12% Sumber : Data primer diolah.

30thn 31thn . yaitu persepsi konsumen minimarket Indomaret dan konsumen minimarket Alfamart dengan indikator lokasi. Kurang dari 20 tahun 20thn . harga. dan pelayanan.didapat dari penyebaran angket diperoleh data usia responden yang ditunjukan tabel 4 sebagai berikut: Tabel 4: Karateristik Responden Menurut Usia No usia Jml responden % 1. kelengkapan produk yang ditawarkan.50thn lebih dari 51 3 orang 43 orang 38 orang 10 orang 7 orang 3% 43% 38% 10% 7% Sumber : Data primer diolah.3 Deskripsi variabel penelitian Variabel dalam penelitian ini merupakan data berpasangan. 3.40thn 41thn . kenyamanan berbelanja. 5. 2. Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. promosi. kelengkapan produk yang ditawarkan. 4. tahun 2006 4. 1. harga. a) Lokasi 68 Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 5 berikut: Tabel 5: Jarak yang Ditempuh Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 . kenyamanan berbelanja. dan pelayanan. promosi.

0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Indomaret cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. 5% tidak setuju. 6% responden netral. 8% netral. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Indomaret menurut responden dapat dilihat pada tabel 6 sebagai berikut: Tabel 6: Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Indomaret 69 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 67 6 0 0 27% 67% 6% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 6 menunjukan 27% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 7 berikut ini: Tabel 7: Luas Lahan Parkir Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase . 0% tidak setuju. 19% sangat setuju.68 8 5 0 19% 68% 8% 5% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 5 menunjukan 68% responden setuju. 67% responden setuju. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Indomaret.

13% responden tidak setuju. 34% responden menyatakan setuju. 11% responden netral. 22% responden netral. 47% responden setuju. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Indomaret dapat dilihat pada tabel 8 berikut: Tabel 8: Ketersedian Produk di Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 34 22 26 0 18% 34% 22% 26% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 8 menunjukan 18% responden menyatakan sangat setuju. 26% responden tidak setuju. 0% 70 sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 0% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa .Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 47 11 13 0 29% 47% 11% 13% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 7 menunjukan 29% responden sangat setuju.

36 % responden setuju.responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Indomaret. Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Indomaret dapat dilihat pada tabel 9 berikut ini: Tabel 9 Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media Ada di Indomaret 71 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 4 36 23 37 0 4% 36% 23% 37% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 9 menunjukan 4% responden sangat setuju. 37% responden tidak setuju. 23% responden netral. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Indomaret. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 10 berikut ini: Tabel 10: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase 72 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 50 15 19 0 16% .

Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 11 berikut ini: Tabel 11: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 41 39 2 0 18% 41% 39% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 11 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa waktu tiba produk yang dipesan konsumen sesuai dengan yang diharapkan . Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluarsa produk yang dijual Indomaret dapat dilihat pada tabel 12 berikut ini: Tabel 12: Produk yang Dijual Indomaret Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju .10 yang menunjukan 18% 73 responden sangat setuju. Hal ini dapat dilihat pada tabel 4. 50% responden setuju. 39% responden netral. 41% responden setuju. 19% responden tidak setuju. 15% netral. % konsumen sangat tidak setuju. 2% konsumen tidak setuju.50% 15% 19% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 10 menunjukan bahwa 16% responden sangat setuju. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Indomaret cukup.

2% tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 61% responden setuju. 7% responden netral. Hal ini dapat dilihat bahwa 32% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. 59% setuju. c) Harga . Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Indomaret dpat dilihat pada tabel 13 berikut ini: Tabel 13: Penataan Produk yang Dijual Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 74 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 13 11 0 14% 61% 13% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 13 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Indomaret ditata berimbang sesuai kebutuhan. 11 responden tidak setuju.Sangat tidak setuju 32 59 7 2 0 32% 59% 7% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 12 menunjukan bahwa responden beangapan bahwa produk yang jual minimarket Indomaret tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. 13 netral. 0% sangat tidak setuju.

Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 56% responden setuju. 11% netral. 15% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 15 berikut ini: Tabel 15: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 46 29 20 0 5% 46% 29% 20% .Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Indomaret bagi responden dapat dilihat pada tabel 14 berikut ini: Tabel 14:Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Indomaret 75 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 56 11 15 0 18% 56% 11% 15% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 14 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Indomaret terjangkau oleh konsumen.

18% netral. 46% responden setuju.0% Jumlah 100 100% Pada tabel 15 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket 76 Indomaret kepada konsumen. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 16 berikut ini: Tabel 16: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 48 18 17 3 14% 48% 18% 17% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 16 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Indomaret sesuai dengan harga pasar saat ini. 0% sangat tidak setuju. 17% responden tidak setuju. 20 responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju. 48% responden setuju. 3% sangat tidak setuju. 29 netral. d) Promosi 77 Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Indomaret dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 17 berikut ini: Tabel 17: Keterlihatan Logo Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju .

6% responden tidak setuju. 2% sangat tidak setuju. 5% netral. 2% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai logo Indomaret pada tas dan . 25% netral. Hal ini terlihat bahwa 30% responden sangat setuju. 51% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Indomaret dapat dilihat pada tabel 18 berikut ini: Tabel 18: Disain dan Warna Logo Indomaret 78 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 51 25 6 0 18% 51% 25% 6% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 18 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret memiiki disain dan warna yang menarik. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 63% responden setuju.Sangat tidak setuju 30 63 5 2 2 30% 63% 5% 2% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 17 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret mudah terlihat dari sudut pandang mana saja.

61% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 20 berikut ini: Tabel 20: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 55 10 9 0 26% 55% 10% 9% 0% Jumlah 100 100% . 27% sangat tidak setuju.sovenir dapat dilihat pada tabel 19 berikut ini: Tabel 19: Logo Indomaret pada Tas Dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 1 11 61 27 0% 1% 11% 61% 27% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 19 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret pada tas belanja dan sovenir tidak 79 ada . Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 11% netral. 1% responden setuju.

0% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 9% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju. 46% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 22 berikut ini: Tabel 22: Fasilitas Kartu Keanggotaan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 0 0% 81 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju . Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 21 berikut ini: Tabel 21: Informasi Produk dan Harga Baru Indomaret 80 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 43 46 8 3 0 43% 46% 8% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 21 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 43% responden sangat setuju.Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 20 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. 3% responden tidak setuju. 55% responden setuju. 8% netral. 10% netral.

54% responden tidak setuju. 13% netral. 0% responden setuju. 12% responden tidak setuju. 26% sangat tidak setuju. 20% netral. Hal ini terlihat bahwa 21% responden 82 sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 54% responden setuju.0 20 54 26 0% 20% 54% 26% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 22 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret tidak memberikan fasilitas kartu keanggotaan. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 24 berikut ini: Tabel 24: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Indomaret . Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 23 berikut ini: Tabel 23: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 54 13 12 0 21% 54% 13% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 23 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret mudah diingat dan dimengerti responden.

Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 25 berikut ini: Tabel 25: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Indomaret 83 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 38 60 2 0 0 38% 60% 2% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 25 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar . 28% responden tidak setuju. 19% netral. Hal ini terlihat bahwa 12% responden sangat setuju.Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 12 40 19 28 1 12% 40% 19% 28% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 24 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Indomaret sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 40% responden setuju. 1% sangat tidak setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 27 berikut ini: Tabel 27: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 18 7 0 14% 61% . 2% netral. 14% netral. 60% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 0% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 38% responden sangat setuju. 15% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju.responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Indomaret jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. 2% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 26 berikut ini: Tabel 26: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 16 16% 84 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 53 14 15 2 53% 14% 15% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 26 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan rangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Indomaret cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. 53% responden setuju.

7% responden tidak setuju. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 29 berikut ini: Tabel 29: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 86 Sangat setuju Setuju . 0% responden tidak setuju. 61% 85 responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 3% netral. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 29% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 28 berikut ini: Tabel 28: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 68 3 0 0 29% 68% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 28 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Indomaret sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju.18% 7% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 27 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket Indomaret sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. 68% responden setuju. 18% netral.

11% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 30 berikut ini: Tabel 30: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 47 23 11 0 19% 47% 23% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 30 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Indomaret sigap dan ramah dalam meberi pelayanan. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. . 16% netral. 57% responden setuju.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 24 57 16 3 0 24% 57% 16% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 29 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Indomaret menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. 23% netral. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 24% responden sangat setuju. 47% responden setuju. 3% responden tidak setuju.

1% sangat tidak setuju.87 Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 31 berikut ini: Tabel 31: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 58 16 5 1 18% 58% 16% 5% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 31 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon bagi konsumen yang belanja minimal 100 ribu akan diantar ke rumah.00 WIB Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 60 13 0 0 28% 60% . Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 5% responden tidak setuju. 16% netral. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 32 berikut ini: Tabel 32: Jam Buka dan Tutup Minimarket Indomaret Pukul 07. 58% responden setuju.

promosi. a) Lokasi Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 34 . 0% sangat tidak setuju. Persepsi Konsumen Minimarket Alfamart 89 Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 33 berikut ini: Tabel 33: Tidak ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 61 10 11 0 18% 61% 10% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 33 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Indomaret. 60% responden setuju. kenyamanan berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju.13% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 88 Pada tabel 32 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Indomaret sesuai dengan kebutuhan konsumen. 61% responden setuju. 13% netral. harga. kelengkapan produk yang ditawarkan. 2. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 11% responden tidak setuju. 10% netral. 0% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. dan pelayanan.

6% sangat setuju. 1 sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Alfamart cukup dekat dengan tempat tinggal mereka.berikut: Tabel 34: Jarak yang Ditempuh Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 51 8 34 1 6% 51% 8% 34% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 34 menunjukan 51% responden setuju. 8% netral. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Alfamart menurut responden dapat dilihat pada tabel 35 sebagai berikut: 90 Tabel 35 Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 60 6 2 0 32% 60% 6% 2% 0% Jumlah 100 100% . 34% tidak setuju.

16% responden tidak setuju. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel 37 berikut: Tabel 37: Ketersedian Produk di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 11 40 12 36 1 11% 40% . 2% tidak setuju. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Alfamart .Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 35 menunjukan 32% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 36 berikut ini: Tabel 36: Luas Lahan Parkir Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 18 53 13 16 18% 53% 13% 16% 91 Sangat tidak setuju 0 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 36 menunjukan 18% responden sangat setuju. 60% responden setuju. 53% responden setuju. 13% responden netral. 0% sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 6% responden netral.

33% responden tidak setuju. 40% responden menyatakan setuju. 36% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada table 39 berikut ini: Tabel 39: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju 2 31 . 12% responden netral. 92 Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Alfamart dapat dilihat pada tabel 38 berikut ini: Tabel 38: Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media ada Di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 2 51 14 33 0 2% 51% 14% 33% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 38 menunjukan 2% responden sangat setuju. 14% responden netral.12% 36% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 37 menunjukan 11% responden menyatakan sangat setuju. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Alfamart . 51 % responden setuju. 1% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Alfamart .

46 responden tidak setuju. 31% responden setuju. 1% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Alfamart kurang atau sedikit. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 40 berikut ini: Tabel 40: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 0 7 48 42 0% 7% 48% 43% 94 Sangat tidak setuju 3 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 40 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan netral ini dikarenakan konsumen yang belanja pada minimarket tersebut lebih senang datang langsung ke Alfamart . 3% konsumen sangat tidak setuju.2% 31% 93 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 46 1 20% 46% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 39 menunjukan bahwa 2% responden sangat setuju. 42% konsumen tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluwarsa produk yang . 20% netral. 7% responden setuju. Hal ini dapatdilihat pada tabel 40 yang menunjukan 0% responden sangat setuju. 48% responden netral.

dijual Alfamart dapat dilihat pada tabel 41 berikut ini: Tabel 41: Produk yang Dijual Alfamart Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 36 60 4 36% 60% 4% 95 Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 0 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 41 menunjukan bahwa responden beranggapan bahwa produk yang dijual minimarket Alfamart setuju tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. Hal ini dapat dilihat bahwa 36% responden sangat setuju. 0% tidak setuju. 4% responden netral. 60% setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Alfamart dpat dilihat pada tabel 42 berikut ini: Tabel 42: Penataan Produk yang Dijual Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 59 18 17 0 6% 59% 18% 17% 0% Jumlah 100 100% .

17 responden tidak setuju. 29% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 44 berikut ini: Tabel 44: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 9 47 9% 47% 97 Netral Tidak setuju .Pada tabel 42 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Alfamart ditata berimbang sesuai kebutuhan. 59% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 6% responden sangat setuju. 3% sangat tidak setuju. 52% responden tidak setuju. 96 c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Alfamart bagi responden dapat dilihat pada tabel 43 berikut ini: Tabel 43: Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 29 25 52 3 1% 29% 25% 52% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 43 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Alfamart kurang terjangkau oleh konsumen. 0% sangat tidak setuju. 25% netral. 18 netral.

1% sangat tidak setuju.Sangat tidak setuju 30 13 1 30% 13% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 44 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket Alfamart kepada konsumen. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 45 berikut ini: Tabel 45: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 14 27 58 1 0% 14% 27% 58% 1% 98 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 45 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Alfamart kurang sesuai dengan harga pasar saat ini. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju. d) Promosi Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Alfamart dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 46 berikut ini: . 47% responden setuju. 30% netral. 13% responden tidak setuju. 58% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 14% responden setuju. 27% netral. 1% sangat tidak setuju.

66% responden setuju.Tabel 46: Keterlihatan Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 66 58 0 0 26% 66% 58% % % 99 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 46 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. 0% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 8% netral. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Alfamart dapat dilihat pada tabel 47 berikut ini: Tabel 47: Disain dan Warna Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 22 64 12 2 0 22% 64% 12% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 47 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar .

3% netral. 64% responden setuju. 0% responden tidak setuju. 100 Berdasarkan penelitian mengenai logo Alfamart pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 48 berikut ini: Tabel 48: Ada Logo Alfamart pada Tas dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 35 62 3 0 0 35% 62% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 48 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart pada tas belanja dan sovenir ada .responden menyatakan logo Alfamart memiiki disain dan warna yang menarik. 0% sangat tidak setuju. 62% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 35% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 22% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 49 berikut ini: Tabel 49: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 19 49 12 19% 49% 12% 101 Tidak setuju . 2% responden tidak setuju. 12% netral.

6% netral. 49% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 54% 102 responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 51 berikut ini: Tabel 51: Fasilitas Kartu Keanggotaan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase . 12% netral. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 50 berikut ini: Tabel 50: Informasi Produk dan Harga Baru Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 54 6 8 0 32% 54% 6% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 50 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. 20% responden tidak setuju.Sangat tidak setuju 20 0 20% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 49 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 32% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 8% responden tidak setuju.

Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju. 38% netral. 44% responden setuju.Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 52 berikut ini: Tabel 52: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 103 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 9 25 38 27 1 9% 25% 38% 27% 1% Jumlah 100 100% Pada tabel 52 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart mudah diingat dan dimengerti responden.2% responden tidak setuju. 27% responden tidak . 0% sangat tidak setuju. 8% netral. Hal ini terlihat bahwa 46% responden sangat setuju. 25% responden setuju.Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 46 44 8 2 0 46% 44% 8% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 51 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan yang disebut kartu “Aku”.

0% sangat tidak setuju.setuju. Hal 104 ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju. 1% sangat tidak setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 53 berikut ini: Tabel 53: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 36 41 18 0 5% 36% 41% 18% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 53 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 18% responden tidak setuju. 36% responden setuju. 41% netral. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 54 berikut ini: Tabel 54: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 61 8 4 0 27% 61% 8% .

4% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 54 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Alfamart jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. 59% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 55 berikut ini: Tabel 55: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 105 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 13 59 20 8 0 13% 59% 20% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 55 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan ruangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Alfamart cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. 4% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. 8% netral. Hal ini terlihat bahwa 13% responden sangat setuju. 8% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 56 berikut ini: Tabel 56: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju . 20% netral. 0% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 61% responden setuju.

18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 56 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket 106 Alfamart sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju, 57% responden setuju, 23% netral, 2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 57 berikut ini: Tabel 57: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 57 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Alfamart sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju, 57% responden setuju, 23% netral, 2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di

minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 58 berikut ini: Tabel 58: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 16 53 16% 53% 107 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 15 16 0 15% 16% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 58 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Alfamart menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju, 53% responden setuju, 15% netral, 16% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 59 berikut ini: Tabel 59: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 52 15 12 0 21% 52% 15% 12% 0% Jumlah 100 100%

Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 59 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Alfamart sigap dan ramah dalam memberi pelayanan. Hal ini terlihat bahwa 21% responden sangat setuju, 52% responden setuju, 15% netral, 12% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 60 berikut ini: 108 Tabel 60: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 6 38 50 5 1% 6% 38% 50% 5% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 60 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart tidak menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju, 6% responden setuju, 38% netral, 50% responden tidak setuju, 5% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 61 berikut ini: Tabel 61: Jam Buka dan Tutup Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 56

14 14 0 16% 56% 14% 14% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 61 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Alfamart sesuai dengan kebutuhan konsumen. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat 109 setuju, 56% responden setuju, 14% netral, 14% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 62 berikut ini: Tabel 62: Tidak Ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 25 55 9 11 0 25% 55% 9% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 62 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Alfamart . Hal ini terlihat bahwa 25% responden sangat setuju, 55% responden setuju, 9% netral, 11% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. 4.3 Analisis Hasil Penelitian Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ada 3 menggunakan analisis deskriptif, analisis skala likert dan analisis uji beda dengan uji-t

110 dengan program spss. Hasil dari perhitungan menggunakan SPSS terlihat pada lampiran 2 dan di bawah ini ringkasan perhitungan tersebut yaitu: 1. Perhitungan analisis deskriptif: Perbandingan persepsi Indomaret dan Alfamart dengan analisis deskriptif dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 63: Perhitungan Rata-Rata Prosentase Minimarket Indomaret dan Alfamart Keterangan Indomaret Alfamart Lokasi 85% 73% Kelengkapan produk 85.6% 50.8% Harga 62.3% 33.3% Promosi 57.7% 79% Kenyamanan Berbelanja 78.2% 70.2% Pelayanan 77.8% 60.2% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan variabel di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi, kelengkapan produk yang ditawarkan, harga yang ditawarkan dan kenyamanan berbelanja sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi . 2. Perhitungan dengan skala likert: Persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel perhitungan dibawah ini: Tabel 64: Perhitungan Skor Minimarket Indomaret dan Minimarket Alfamart Indomaret AlfamaDimensi yang rt diukur Skor rata2 interpretasi Skor rata2 interpretasi 111 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

07 3.20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 4.84 3.81 1.02 3.74 3.98 4.23 3.66 3.21 3.01 1.94 3.36 3.86 4.44 3.82 4.34 4.66 S TS TS N N N S .36 2.14 3.86 3.29 1.17 4.63 3.81 191 3.75 4.28 4.75 3.81 3.

63 3.S SS S S N TS SS S TS S SS TS S N SS S S S S S S S 3.22 3.26 4.73 3.27 2.10 4.54 2.34 3.67 4.34 .32 3.77 3.59 4.18 3.84 4.32 3.55 2.54 4.11 3.24 3.55 2.2 4.14 3.91 4.

harga yang ditawarkan sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi dan kenyamanan berbelanja hal ini juga dapat dilihat pada gambar 15 dibawah ini: 112 ANALISIS SKALA LIKERT 1 10 123456789 10 .69 3.3. kelengkapan produk yang ditawarkan.94 N SS S N S TS TS SS S N S TS S S SS S S SS S N S S S SS S S TS S S Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan indikator di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi.82 2.43 3.74 3.

55 Gambar 15: Analisis Skala Likert Persepsi Indomaret dan Alfamart Grafik 15 diatas menunjukan bahwa pada komponen indikator diatas dapat diketahui pada Indomaret responden sebagian besar meyatakan setuju bahwa lokasi. 3.24 3. sedangkan pada komponen Alfamart responden sebagian besar setuju bahwa Alfamart lebih baik pada segi promosi dan kenyamanan berbelanja dibandingkan Indomaret.73 3.81 1.01 1.11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 INDIKATOR SKALA PENELITIAN INDOMARET 4.22 3. Perhitungan menggunakan uji-t atau uji beda Pengujian hipotesis untuk perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel berikut ini: 113 Tabel 65: Deskripsi variabel penelitian persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart Persepsi konsumen Indomaret Persepsi konsumen Alfamart Indikator Mean Indikator Mean okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja - .07 ALFAMART 3. kelengkapan produk yang ditawarkan dan harga pada minimarket ini lebih baik dibandingkan Alfamart.44 3.91 3.26 4.

6700000 9.220000 9.780000 .930000 9.660000 Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Tabel 66: Perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart dengan menggunakan uji-t : Model t Df Sig (2- .720000 7.640000 okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 1.140000 1.470000 7.romosi elayanan 2.860000 0.470000 3.620000 9.

290 35 . 4. 115: 2005. 135:2005). 115 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap kelengkapan produk yang ditawarkan diketahui memiliki perbedaan yang signifikan.780000. yang menyatakan bahwa sebuah gerai akan lebih sukses jika letaknya lebih strategis dibandingkan gerai lainya yang berlokasi kurang strategis meskipun keduanya menjual produk yang sama. hal tersebut sesuai dengan teori bahwa peritel yang menyediakan produk dalam toko pada jumlah. Dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 10. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap harga yang ditawarkan diketahui bahwa ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. Tolak Ho Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Secara parsial ditemukan perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart secara signifikan.620000>8.4 Pembahasan Berdasarkan hasil pengujian hipotesa dengan uji-t diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart hal tersebut dapat diketahui dari penjelasan perindikator berikut: Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap lokasi berdirinya kedua minimarket tersebut diketahui memiliki perbedaan yang signifikan.002.860000>19.670000. Hal tersebut disebabkan harga yang dijual Alfamart lebih mahal di bandingkan Indomaret karena Indomaret membeli langsung ke produsen yang masih bernaung pada satu . perbedaan ini disebabkan pada Alfamart jumlah produk dan jenisnya produk yang dijual kurang banyak.002 berada dibawah level of significance yang 114 digunakan (α =0. Dan dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 12. oleh pramuniaga yang trampil dan banyak.140000>11. sedang menurut Hendri Ma’aruf.tiled) Keterangan P. waktu dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) 0. Pada penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 21. Perbedaan ini disebabkan jarak yang di tempuh konsumen lebih dekat menuju Indomaret di bandingkan ke Alfamart.05) sehingga tolak Ho yang artinya persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart terdapat perbedaan.IND_ P.220000. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart diterima.ALF 3.

16:1997). Hal ini dikarenakan pada Alfamart tidak memberikan pelayanan antar barang seperi Indomaret.930000. secara parsial ditemukan pengaruh yang signifikan. Pada penelitiian ini meski Alfamart unggul dalam segi promosi namun konsumen cenderung lebih memilih minimarket pesaing karena pertimbangan faktor yang lain yang diberikan. namun hal ini tidak sesuai dengan konsep penjualan bahwa konsumen jika diabaikan dan tidak selalu diingatkan maka akan tidak membeli produk organisasi dalam jumlah yang cukup (Philip Kotler.720000> 23.pengharum ruangan dan lain sebagainya. musik.221:2005). Dalam penelitian ini yang memberikan pelayanan lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 19. Hal ini dikarenakan minimarket Indomaret dan Alfamart sama-sama memberikan fasilitas penunjang yang sama seperti AC. keranjang belanja. 116 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap promosi yang diberikan untuk menginformasikan toko dan produk yang disediakan diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. Namun jika dilihat dari toko mana yang memberikan promosi lebih baik yaitu Alfamart hal ini diketahui dari mean Alfamart yang lebih besar dari Indomaret sebesar 27. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pemberian kenyamanan dalam berbelanja ternyata memiliki tingkat perbedaan yang tidak signifikan.640000>17. hal tersebut sesuai dengan teori semua peritel baik skala besar atau pun kecil yang berformat modern berlomba-lomba dalam mendadani tempat belanja mereka semenarik mungkin pendapat ini dikemukakan dalam buku Hendri Ma’aruf. 202: 2005. Secara garis besar dapat diketahui bahwa setelah diadakan pengujian dengan uji-t dapat diambil kesimpulan. 117 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pelayanan yang diberikan kepada konsumen yang berbelanja diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. hal tersebut sesuai dengan teori yang menyatakan jika strategi harga rendah diterapkan maka strategi ini menjadi sangat efektif menarik pembeli karena harga rendah berati penghematan dan toko yang menerapkan harga lebih rendah dari pesaing akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf 157:2005). ini sesuai dengan teori bahwa peritel yang memberikan kombinasi ragam produk dan tingkat pelayanan sebagai posisioning serta melengkapi dengan tingkat pelayanan yang tinggi berarti gerai tersebut memilih posisioning citra gerai yang lengkap dan full service yang pada ahirnya akan banyak dipilih konsumen (Hendry Ma’aruf.660000. Hal ini disebabkan karena Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan dan pada tas belanja Alfamart ada logo dari minimarket tersebut yang tidak di berikan Indomaret. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) variabel persepsi .kepemilikkan perusahaan sedang Alfamart membeli dari distributor sehingga harga yang dijual pun menjadi lebih mahal.

maka pilihan akan bersifat kebiasaan. Mayoritas konsumen Indonesia sensitive terhadap harga. Ini berarti hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart diterima Menurut pendapat Tajwini Rofian. Kecuali jika faktorfaktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. 2. Adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart pada indikator lokasi. menyatakan karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart 118 yang biasanya berdampingan dan memiliki karateristik toko yang hampir sama setelah diadakan penelitian ternyata sesuai. Persediaan barang pada minimarket Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih lengkap agar apa yang diinginkan konsumen dapat dipenuhi . citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk ahir atau pembelian merek. Hal ini juga sesuai dengan teori berikut.05 yang digunakan 5. kelengkapan produk yang ditawarkan. Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart adalah sebesar 0.05) sehingga tolak ho. Minimarket Indomaret dalam mempromosikan tokonya hendaknya lebih .2 Saran Berdasarkan kesimpulan diatas. 2.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan dapat diambil bebarapa kesimpulan diantaranya adalah sebagai berikut: 1. karena itu Alfamart agar menekan harga dengan cara memutus saluran distributor yang panjang yang akan meminimalkan biaya dan pada ahirnya harga 120 menjadi sama dengan pesaing. Indomaret lebih baik dalam meyakinkan konsumen. maka saran yang diajukan penulis adalah sebagai berikut: 1. Selain kriteria di atas ternyata setelah diteliti terbukti bahwa konsumen memilih toko juga berdasarkan oleh citra Minimarket tersebut dan menurut responden. pelayanan. Selebaran yang full color dengan informasi produk dan harga tidak akan banyak mempengaruhi pembeli karena mereka juga akan mendapat selebaran yang sama menarik dari peritel lainya. Majalah marketing: 2004. Jika pengalaman masa lalu memuaskan.1995: 252). 119 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart sebesar 0. harga dan promosi sedang pada indikator kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. 3.002 berada di bawah lefel of signifikan 0.

M. 131286682 iii PENGESAHAN KELULUSAN Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skipsi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang pada: Hari : Tanggal : Penguji Skripsi Dra.Si Drs. Palupiningdyah.gencar karena jika nantinya promosi itu di lupakan maka secara tidak langsung akan menjadikan konsumen menjadi pindah ke pesaing. M. Pelayanan pada minimarket Alfamart sebaiknya ditambahkan dengan fasilitas pesan belanja melalui telpon agar tidak kalah dengan pesaing.M NIP. Wahyono. salah satunya dengan cara memberi logo pada plastik belanja.Si NIP. 131286682 NIP 131292562 Mengetahui Ketua Jurusan Manajemen Drs.Si NIP 130812917 Anggota I Anggota II . 4. M. 5. Sugiharto. i ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI SKRIPSI Untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Pada Universitas Negeri Semarang Oleh: Anita susanti NIM 3352402006 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007 ii PERSETUJUAN PEMBIMBING Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian Skripsi pada: Hari : Tanggal : Pembimbing I Pembimbing II Drs. Sugiharto. M. Bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna.

Hanya KepadaNya Aku Bertawakal Dan Dialah Rabb Yang Memiliki ”Arsy Yang Agung” (QS At Taubah 129) 2. Kelengkapan Produk Yang Di Tawarkan. Prof.131286682 NIP 131292562 Mengetahui Dekan Fakultas Ekonomi Drs. Harga. Pelayanan. Sudijono Sastroatmodjo. H. Semarang. Sahabat-sahabat yang membuat penulis selalu bersemangat vi KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya. Ibu dan Bapak tercinta. M. Sugiharto. sebagai orang yang paling penulis sayangi yang menjadi semangat agar bisa memberikan yang terbaik. penulis dengan ketulusan ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah dengan ikhlas memberikan masukan dan kontribusi yang berarti dalam proses penelitian dan penyusunan skripsi ini. hari liburnya adalah hari ini (John Wasley) PERSEMBAHAN: Skripsi ini saya persembahkan untuk: 1. 3352402006 v MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO: 1.M NIP. Wahyono.Si NIP. Agus Wahyudin. M. sehingga penulis dapat menyelesaikan skipsi dengan judul ”Analisis Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Dan Alfamart Terhadap Lokasi. M. selaku Rektor Universitas Negeri .Dr. antara lain: 1.Si. Tetap semangat dan teguhkan hati sampai nanti sampai mati (Letto) 3. Hari bekerja untuk si pemalas adalah besok. baik sebagian atau seluruhnya. Dalam kesempatan yang baik ini.Si Drs. Tiada Tuhan Selain Dia. Kakakku dan adikku serta seluruh Keluarga Besar penulis yang selalu ada saat susah maupun senang 3. 131658236 iv PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar karya saya sendiri. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. bukan jiplakan dari karya tulis orang lain. M. Promosi Dan Kenyamanan Berbelanja Di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kotamadya Bekasi”. ” Cukuplah Allah Saja Bagiku. 28 Februari 2007 Anita susanti NIM.Drs. 2.

Agus Wahyudin. M.Si selaku Ketua Jurusan Manajemen dan Dosen Pembimbing I yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing dan memberikan arahan bagi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. 5. 10. M. Staff Dinas Pertanian dan Pangan Semarang sebagai tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL) penulis sebagai awal terjun dan melihat dunia kerja. Indomaret. Promosi. 11. Jurusan Manajemen Program Studi Manajemen Pemasaran. Teman-teman KKN yang telah menjadi suatu keluarga kecil yang akan selalu mengingat satu sama lain. 141 halaman. 12. Drs. vii 6. Februari 2007 Penulis viii SARI Anita Susanti. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak.Si selaku dosen penguji yang telah meluangkan waktunya dalam menguji penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. 9. Teman-teman SMA yang telah menjadi motivasi tersendiri dalam berusaha bagi penulis dan membuat penulis melihat sisi lain kehidupan. dan membuat waktu dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. Universitas Negeri Semarang. Dosen-Dosen Ekonomi yang telah memberikan ilmunya kepada penulis. M. Sugiharto. Teman-teman Manajemen angkatan 2002 terimakasih atas semua moment yang telah dilalui yang membuat penulis semakin dewasa. Minimarket Indomaret dan Alfamart yang telah mengijinkan Penulis melakukan penelitian. Pondok Gede kota Bekasi. 13.M selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah menjadi bagian dari jalan hidup penulis. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih kurang sempurna karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki. M. Pelayanan. tiap pangsa pasar konsumen . 4. Kenyamanan) Minimarket. Alfamart. Fakultas Ekonomi. Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret dengan Alfamart di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi”. 7. Teman-teman di wisma ”amalia” yang selalu memberi semangat. Akhir kata semoga Allah SWT senantiasa bersama kita dan meridhoi jalan hidup kita. Maka dari itu. Harga. 2007. Dra. Kelengkapan Produk. Wahyono. Drs. Kata kunci: Persepsi Konsumen (Lokasi. Palupiningdyah. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. 8.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi 3. Drs. penulis akan menerima kritik dan saran sebagai masukan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis.Semarang 2. Amin Semarang. Dengan kata lain.

promosi. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart pada komponen lokasi.05) ini berarti tidak ada beda karena kedua minimarket ini memberikan fasilitas yang hampir sama. dan kenyamanan berbelanja dalam memilih tempat berbelanja. dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart yang biasanya berdampingan.791 berada diatas level of significance yang digunakan (α =0. Saran yang diberikan dalam penelitian ini diantaranya: 1. kelengkapan produk yang di tawarkan. 3. Hasil penelitian setelah diadakan pengujian dengan uji-t secara parsial dari masing-masing variabel ditemukan pengaruh yang signifikan sebesar 0. harga dan promosi sedang pada komponen kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ix ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. Rofian. harga. Penelitian ini dilakukan pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di Komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. promosi.05.05) sehingga tolak Ho. pelayanan.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja pada minimarket Indomaret dan Alfamart. Display depan minimarket Indomaret dan Alfamart dibuat lebih menarik. Majalah marketing: 2004). memiliki karateristik toko dan strategi yang hampir sama (Tajwini. harga. produk. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan dengan tingkat signifikansi α = 0. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. 1997: 165). dan pelayanan sebesar 0. harga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart serta untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart terhadap lokasi. every day low price tidak berguna jika itu didengungkan dalam iklan dan promosi saja oleh karena itu di dalam gerai Indomaret dan Alfamart pada saat konsumen berbelanja hal tersebut benar-benar . Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. Namun kenyataanya membuktikan bahwa karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama.000 yang menunjukan tolak Ho di bawah level of significance yang digunakan (α =0. kelengkapan produk yang ditawarkan. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga.05). promosi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. 2. harga. pelayanan.Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. Persediaan barang pada minimarket Indomaret dan Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih terencana. pelayanan. Konsumen memilahmilah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan rumus literasi sehingga diketahui sampel dalam penelitian ini sebesar 100 responden.berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. promosi. sedangkan pada kenyamanan berbelanja sebesar 0.

....................................................................................................................................................8 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS ................2 Rumusan Masalah.1................................................................ 7.......................... Minimarket Indomaret dan Alfamart harus dapat mengendalikan biaya-biaya.............18 2.....................................................................................1.............................................................................x DAFTAR TABEL..1 Latar Belakang ......1..............................................................24 2.................9 Promosi dan iklan ....... i PERSETUJUAN PEMBIMBING.........................................52 ................................................. xvii BAB I Pendahuluan ................................1 1........1....................1 Landasan teori... 4....................4 Manfaat Penelitian ...................2.................................................................1 Lokasi dan objek penelitian ................................................1 Perilaku Konsumen.................1............... vi SARI................................6 1......................................................................................................Disain tampilan minimarket Indomaret dan Alfamart sebaiknya ada perubahan tema perperiode tertentu...35 2....4 1...............................1 Kerangka berfikir ...........................................................1.................................4 Minimarket ............ Indomaret dan Alfamart dalam memberi pelayanan harus lebih ramah dan sigap.....................................................................................................1 1..................................51 BAB III METODE PENELITIAN ..5 Waralaba ...................................................5 Penegasan istilah.....23 2........................................................................1.................. 5...................6 Sistematika skripsi ....49 2....... viii DAFTAR ISI .................11 Pelayanan minimarket........................................................................................................10 2.2 Kerangka berfikir dan Hipotesisi .5 1..................terbukti.................................3 Gerai dan peritel...........1..........................................................8 Harga...............52 3.........30 2.....................................................................................45 2...... xvi DAFTAR LAMPIRAN...........................10 2................................ 6...........6 Lokasi ...................... iii PERNYATAAN............2..........................................42 2................................................................16 2.............................5 1.......... iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN..................................................................... v KATA PENGANTAR ..........................................................................................................................21 2..............................49 2...................... xiii DAFTAR GAMBAR .................................................10 Atmosfer dalam gerai ..................................1......... ii PENGESAHAN KELULUSAN..........................1......................................................3 Tujuan Penelitian ................. x DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL..10 xi 2. Untuk meneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna...........................................................................................2 Hipotesis.....................................................................................................................................7 Kelengkapan produk yang dijual ...........................................36 2.......2 Persepsi ......1................................................................

...................................... 74 Tabel 16 Harga di pasaran sama dengan di Indomaret ...........................................................................................................119 5....................................................1 Kesimpulan........................................2 Karateristik responden................................. 76 Tabel 18 Disain dan warna logo Indomaret ......................................2 Populasi.................. 65 Tabel 4 Karateristik responden menurut usia.......... 65 Tabel 3 Karateristik responden menurut jumlah pendapatan..........60 4..................2 Saran..60 4.............................57 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN..........................................60 4..............................1.............................. 77 Tabel 20 Kupon undian dan hadiah langsung Indomaret.................................................. 83 ................................................21 Tabel 2 Karateristik responden menurut jenis kelamin..................... 70 Tabel 10 Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Indomaret.......... 81 Tabel 25 Jumlah keranjang belanja di indomaret cukup... minimarket................... pasar tradisional....................... 72 Tabel 13 Penataan produk di Indomaret ...........................119 5...... 75 Tabel 17 Keterlihatan logo Indomaret ...52 3...................................................4 Pembahasan ............. 73 Tabel 14 Keterjangkauan harga di Indomaret.................... 78 Tabel 21 Informasi produk dan harga baru Indomaret.............................................................................................................................................................1 Gambaran Umum tempat penelitian..........................................................113 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN...............119 DAFTAR PUSTAKA ........................ supermarket.............. 79 xiv Tabel 22 Fasilitas kartu keanggotaan Indomaret ............... 80 Tabel 23 Jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret ................................. 67 Tabel 6 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Indomaret ......................................................................3 Deskripsi Variabel penelitian ...................................................................................................... 82 Tabel 26 Penataan ruang Indomaret yang nyaman ............ 69 Tabel 9 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Indomaret......................................55 3............................................65 xii 4..........120 LAMPIRAN............3 Sampel .................................. 74 Tabel 15 Potongan harga di Indomaret ....1 Hasil penelitian...................................5 Metode Analisis data ....................................................................................................................................109 4...............................................52 3................................................................................4 Variabel Penelitian .................................68 Tabel 7 Luas lahan parkir Indomaret .............................. 71 Tabel11Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret .............. 80 Tabel 24 Fasilitas di Indomaret........ 68 Tabel 8 Ketersediaan produk di Indomaret...................................................................................................................................................................................................... 77 Tabel 19 Logo Indomaret pada tas dan sovenir ........................121 xiii DAFTAR TABEL Tabel 1 Pangsa pasar hipermarket............................................................................ 66 Tabel 5 Jarak yang di tempuh menuju Indomaret....... di Indonesia ............................................................................................................................................... 71 Tabel 12 Produk yang dI jual Indomaret tidak kadaluwarsa...............3..............................................................................................................

............................................................................................................................................................................108 Tabel 63 Perhitungan rata-rata prosentase .....106 Tabel 59 Kesigapan dan keramahan pegawai Alfamart................................................ 87 Tabel 33Tidak ada antrian di meja kasir Indomaret................... 92 Tabel 40 Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ............................................................... 94 Tabel 43 Keterjangkauan harga di Alfamart..............................................................................................100 Tabel 450 Informasi produk dan harga baru Alfamart................................................................... 87 Tabel 34 Jarak yang di tempuh menuju Alfamart.......................................................................................................... 90 Tabel 37Ketersediaan produk di Alfamart.............................................................................112 xvi DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1 Perilaku berbelanja........................................................106 Tabel 60 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di A alfamart.105 Tabel 58 Seragam pegawai Alfamart...................... 90 Tabel 38 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Alfamart......................................................................................112 Tabel 66 Perbanndingan persepsi konsumen ....................................................00 wib.....100 Tabel 51 Fasilitas kartu keanggotaan Alfamart .... 15 .102 Tabel 54 Jumlah keranjang belanja di Alfamart cukup ................107 Tabel 62 Tidak ada antrian di meja kasir Alfamart......109 Tabel 64 Perhitungan skor Indomaret dan Alfamart........................... 85 Tabel 31 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di Indomaret......104 Tabel 56 Disain eksternal ciri khas Alfamart......................................................................... 86 Tabel 32Jam buka Indomaret pukul 07.................................................................101 Tabel 52 Jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart ............ 12 Gambar 2 Proses keputusan pembelian ............. 93 Tabel 41 Produk yang di jual Alfamart tidak kadaluwarsa.................................................... 89 Tabel 36 Luas lahan parkir Alfamart .............................................104 Tabel 57 Letak pintu masuk dan keluar Alfamart............................... 91 Tabel 39Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Alfamart................................ 95 Tabel 44 Potongan harga di Alfamart ................................... 99 Tabel 49 Kupon undian dan hadiah langsung Alfamart........................................................................... 107 Tabel 61 Jam buka Alfamart pukul 07............................... 85 Tabel 30 Kesigapan dan keramahan pegawai Indomaret....................................................................... 97 Tabel 46 Keterlihatan logo Alfamart ............................................................................... 94 Tabel 42 Penataan produk di Alfamart ......................................... 96 xv Tabel 45 Harga di pasaran sama dengan di Alfamart ........................................................ 88 Tabel 35 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Afamart .............................110 Tabel 65 Deskrifsi variabel persepsi konsumen.Tabel 27 Disain eksternal ciri khas Indomaret...... 83 Tabel 28 Letak pintu masuk dan keluar Indomaret............................................................................................................................................................ 98 Tabel 47 Disain dan warna logo Alfamart .........................102 Tabel 53 Fasilitas di Alfamart......................................................... 84 Tabel 29 Seragam pegawai Indomaret........... 98 Tabel 48 Logo Alfamart pada tas dan sovenir ..........00 wib................................................................................................103 Tabel 55 Penataan ruang Alfamart yang nyaman .

.................................................................................................................127 Lampiran 3 Data tabulasi penelitian .............................138 Lampiran 6 Surat keterangan telah melakukan penelitian ...................... 47 Gambar 15 skala likert ...................................... Banyak sekali perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan dengan cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada dan berusaha menerapkan strategi pemasaran yang tepat dalam rangka menguasai pasar........................................................... 24 Gambar 6 Analisis area perdagangan.................................................. 45 Gambar 14 Kerangka berfikir ............................................................................. kerugian waralaba.................................. 30 Gambar 8 Pertimbangan dalam penyediaan marchendise .......... berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin........140 1 BAB I PENDAHULUAN 1..................................................................... 34 Gambar 10 Teori komunikasi ....................................................................121 Lampiran 2 Hasil perhitungan SPSS...................................................... Hal tersebut bisa di capai oleh suatu perusahaan melalui . 16 Gambar 4 Perang antar saluran ............................ 42 Gambar 12 Tampilan toko .............Gambar 3 Proses pemilihan toko ..................1 Latar belakang Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dan kelompok mendapat apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu atau kelompok lainya (Irawan.............................................................. Dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa konsep paling penting mendasari pemasaran adalah menyangkut keinginan manusia dan merupakan kebutuhan manusia yang di bentuk oleh kultur serta kepribadian individu Di era globalisasi sekarang ini kegiatan bisnis khususnya pemasaran dari waktu ke waktu semakin meningkat............................................................... 43 Gambar 13 Unsur barang atau jasa yang di beli konsumen ......................................................................................................... Penguasaan pasar merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang di lakukan oleh pengusaha untuk mempertahankan hidupnya................................................... 22 Gambar 5 Keuntungan.........................................................111 xvii DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Angket penelitian .... Syarat yang harus di penuhi oleh suatu perusahaan agar dapat sukses dalam persaingan adalah berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan dengan membuat citra yang baik di mata pelanggan itu sendiri yang nantinya akan menimbulkan loyalitas yang berkelanjutan. 37 Gambar 11 Tujuan memberi suasana dalam gerai .131 Lampiran 4 Perhitungan skala likert .............................2001:10)........................................................ 33 Gambar 9 Kategori produk .................................................................................137 Lampiran 5 Surat ijin penelitian............................ 26 Gambar 7 Tiga tingkat analisis lokasi pengecer ................

(2)sifat dan kualitas pengamanan. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. (3) harga. karena menenurut the use multiatribut attitude model in store image study journal of ritailing para pelanggan potensial yang diminta memilih sepuluh daftar atribut yang ada memilih keenam komponen yang dirasa memiliki pengaruh paling besar dalam menilai citra toko yaitu lokasi.1995: 252). dari total 5.1995:157). Atribut yang menyolok atau determinan biasanya masuk dari kategori berikut ini : (1) lokasi. dan kenyamanan berbelanja . Majalah marketing: 2004). (7) sifat pelanggan toko. kelengkapan produk yang ditawarkan.2 upaya menghasilkan dan menyampaikan barang serta jasa yang diinginkan konsumen. produk. 1997: 165). tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. (6) atribut fisik toko. 3 (4) iklan dan promosi. Sedangkan menurut . Konsumen memilah-milah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. (8) atmosfer toko dan (9) pelayanan dan kepuasan setelah transaksi (Engel.. Penguasaan pangsa pasar sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor empat setelah ritel-ritel yang lain sedangkan Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35%. maka pilihan akan bersifat kebiasaan. kenyataananya dapat memiliki penjualan yang berbeda. Karateristik individual seperti gaya hidup menyebabkan pandangan umum tentang aktivitas yang terlibat dalam perilaku berbelanja dan pencarian. seperti Indomart dan Alfamart yang biasanya berdampingan (Tajwini. Citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk akhir atau pembelian merek. pelayanan. 1995:251).. Kecuali jika faktor-faktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. Jika pengalaman masa lalu memuaskan.000 ritel di Indonesia. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. Rofian. Dengan kata lain. produk. Karateristik pembeli juga mempengaruhi citra toko. promosi. dimana kegiatan tersebut sangat tergantung pada perusahaan atau pedagang dengan bermacam atribut melalui harga. Para pengecer mempengaruhi aktifitas ini dengan strategi iklan dan promosi. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. Namun kenyataanya bahwa meski minimarket memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama satu dengan yang lainya. lokasi dan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan untuk membeli (Engel.3%. pelayanan umum. harga. (5) personel penjualan. Memilih toko adalah proses interaksi antara strategi pemasaran pengecer dan karateristik individual dan situasional dari pembeli proses ini di gambarkan oleh diagram keputusan pembelian pada umumnya. Market share yang berbeda jauh menurut survei AC Nielsen tahun 2005. pelayanan. Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 12. Namun di sini peneliti hanya mengambil enam komponen yang paling utama.

Kegunaan teoritis a) Bagi pembaca. c) Bagi penulis.kontan.id). Adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 2. Penguasaan pangsa pasar 4 sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor dua setelah Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35% (http://www.co.3 Tujuan penelitian Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : 1. penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai perbedaan strategi pemasaran Indomaret dan Alfamart dari kacamata konsumen.penelitian salah satu tabloid bisnis Kontan di kawasan Bekasi Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 33%. bahwa penelitian ini dapat di gunakan untuk menambah pengetahuan dan untuk meneliti lebih lanjut dengan menggunakan variabel lain. penelitian ini bermanfaat untuk sarana pengembangan ilmu penetahuan. apakah yang membuat berhasil mewujudkan kesan yang baik pada pelanggan dan pada ahirnya akan memudahkan meraih konsumen. 1. Untuk mengetahui adakah perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen 2. untuk itu peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian perbandingan persepsi konsumen toko tersebut mengapa hal tersebut dapat mempengaruhi penjualan padahal keduanya memiliki strategi pemasaran yang hampir sama dan pelayanan yang hampir sama juga adakah perbedaan pada keduanya yang pada ahirnya mempengaruhi citra toko dari kacamata konsumen. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 5 1.4 Kegunaan penelitian 1. Untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1. 2. Dari gambaran di atas penulis memilih judul dalam penelitian ini adalah “ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI”.2 Permasalahan Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka identifikasi masalah pada penelitian ini adalah: 1. Kegunaan praktis a) Bagi pelaku usaha ritel hasil penelitian ini bermanfaat sebagai evaluasi dan pengamatan aktivitas konsumen atau perilaku . b) Bagi peneliti lain.

1. sehingga produsen dapat mengetahui apa saja yang di gunakan konsumen dalam membuat pertimbangan keputusan pembelian. 5. 4. persamaan (beberapa benda atau perkara) ( WJS Poerwodarminto. 2004: 102).1996:123). 2005:135). waktu. dan menginterpretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. barang kebutuhan rumah. mengorganisasikan.1996:95). dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atu perusahaan ritel (Hendri Ma’aruf. pakaian. produk umum. Perbandingan Perbandingan artinya pertimbangan.id). dan lain-lain atau kombinasi) untuk di sediakan dalam toko pada jumlah. .5 Penegasan istilah Untuk memudahkan pemahaman dalam penelitian. 6 b) Bagi konsumen.konsumen terhadap toko ritel. dan agar menjadi jelas dan tidak terjadi salah tafsir terhadap judul tersebut. 2. Kelengkapan produk yang di tawarakan (merchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko (produk berbasis makanan. 1976:84). penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan cakrawala berfikir dalam pengembangan wawasan dalam mempelajari segala perilaku produsen yang berhubungan dengan bagaimana memuaskan keinginan konsumen yang menjadi sasaran. Persepsi Persepsi adalah suatu proses dengan mana seseorang.co. 3. Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www. maka perlu adanya penegasan istilah-istilah dalam judul tersebut di atas yaitu : 1.sinarharapan. menyeleksi. 6. Lokasi Berhubungan dengan pemilihan dan penggunaan spesialisasi pemasaran perdagangan perantara dan transportasi serta 7 penyimpanan pergudangan untuk melengkapi para pelanggan target dengan kegunaan waktu tempat dan pemilikan kemanfaatan yang tercipta melalui penyediaan produk di tempat yang di kenali konsumen (Amin wijaya tunggal. Pelayanan Adalah segala hal pengeluaran industri yang di keluarkan industri yang mendukung operasi suatu perusahaan kegiatan tidak berwujud intangible yang secara terpisah bisa di identifikasikan berfungsi memuaskan keinginan serta tidak terikat kepada penjualan suatu produk atau jasa lain (Amin Wijaya Tunggal.

halaman motto dan persembahan. BAB IV : HASIL PENELITIAN BAB V : PENUTUP Dalam bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran BAGIAN AKHIR Bagian ini berisi tentang daftar pustaka dan lampiran . permasalahan. 1996:103). kelengkapan produk yang ditawarkan. karateristik penentuan harga. kenyamanan berbelanja. harga. Dari keterangan diatas maka dalam penelitian ini di terangkan maksud tema dalam penelitian ini adalah mengenai pengukuran perbedaan persepsi yang ditentukan oleh keenam indikator (lokasi. BAB II : LANDASAN TEORI Dalam bab ini diuraikan tentang teori yang digunakan sebagai dasar pembahasan selanjutnya yaitu penertian perilaku konsumen. pelayanan.7. karateristik pelayanan yang baik. promosi. tujuan penelitian dan manfaat penelitian. metode pengumpulan data. Promosi Adalah mengkomunikasikan informasi antara penjual dan pembeli untuk mempengaruhi sikap dan perilaku. metode analisis data. karateristik lokasi yang baik. Bagian awal skripsi Bagian awal skrisi terdiri dari halaman judul. penegasan istilah. 9. dan teknik. cara-cara yang menarik konsumen dengan promosi. 2. halaman pengesahan. membujuk dan atau mengingatkan para 8 pelanggan target pada perusahaan dan bauran pemasaranya (Amin Wijaya Tunggal. Bagian skripsi BAB I : PENDAHULUAN 9 Meliputi : alasan pemilihan judul.6 Sistematika skripsi 1.sampel.1996:97). dan kenyamanan berbelanja) pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. 1996:125). abstrak. Kenyamanan berbelanja (atmosfer dalam gerai) Adakah pengaruh yang timbul dari faktor-faktor yang khusus untuk waktu dan tempat tertentu dan tidak lepas dari karateristik konsumen dan objek (Amin Wijaya Tunggal. pengertian minimarket. Harga Adalah apa yang dibayar seseorang untuk apa yang di perolehnya nilainya dinyatakan dalam mata uang (Amin Wijaya Tunggal. 1. Menginformasikan. kata pengantar. kelengkapan produk. 8. daftar isi dan daftar lampiran. BAB III : METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab in diuraikan tentang populasi.

Perusahaan berkepentingan dengan hampir setiap kegiatan manusia yang hanya dalam lingkup yang lebih terbatas. Pendekatan-pendekatan yang selama ini banyak digunakan untuk menyingkap sikap.1 Landasan teori 2. oleh siapa. umumnya para konsumen bukan dalam keadaan iba atau marah. Perilaku konsumen sangat komplek dan sulit di prediksi. Menurut kotlert dan Amstrong yang di kutip oleh Simamora (2001:81) mengartikan perilaku konsumen sebagai perilaku pembelian akhir. emosional dan rasional (Hendri Ma’aruf. atau perasaan lainya termasuk rasa iba dan marah. 3) Mengetahui perilaku konsumen meliputi : perilaku yang dapat diamati seperti jumlah yang di belanjakan.1. Pengertian perilaku konsumen Untuk memahami perilaku masyarakat dalam pembelian barang dan jasa tersebut di butuhkan studi tersendiri. dan bagaimana barang sudah dibeli dan dikonsumsi. Dari definisi di atas dapat di ambil kesimpulan : 11 1) Perilaku konsumen menyoroti perilaku individu dan rumah tangga. 1) Emosional Motivasi yang di pengaruhi emosi berkaitan dengan perasaan. mengkonsumsi dan menghabiskan produk. 1994:3). gengsi. yang membeli produk untuk konsumsi personal. baik individu maupun rumah tangga. Adapun definisi perilaku konsumen adalah tindakan langsung terlibat dalam mendapatkan.10 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS 2. dengan siapa. mengkonsumsi. Faktor indah atau bagus dan faktor gengsi akan lebih banyak pengaruhnya di bandingkan rasa iba atau marah saat berbelanja. kapan. memakai. 2) Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta tindakan dalam memperoleh. dan perilaku konsumen mengansumsikan bahwa konsumen bersikap rasional dalam setiap keputusan pembelian. baik itu keindahan. Sifat Motivasi Pembelian Setiap konsumen mempunyai dua sifat motivasi pembelian yang saling tumpang tindih dalam dirinya. 2) Rasional Sikap belanja rasional di pengaruhi oleh alasan rasional . b. dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini (Engel dan Blackwell.1 Perilaku konsumen a. 2005:51). minat.

Sementara di kejadian lain dapat saja kedua sifat berikut berimbang. evaluasi. Cara berfikir seorang konsumen bisa begitu kuat sehingga membuat perasaan seperti gengsi menjadi amat kecil bahkan hilang 12 Pada proses membeli suatu barang. pemasangan. evaluasi. kunjungan ulang) Display barang Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Paska belanja (antaran barang. suatu sifat dapat mendominasi sementara sifat lainya sedikit berperan. pemasangan. Pada kejadian yang berbeda mungkin saja dominasi terjadi sebaliknya.dalam fikiran konsumen. kunjungan ulang) Display tema Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Gambar 1: Perilaku berbelanja (David cook dan David Walters. matahari pilihan barang banyak marchandise banyak Selama belanja Barang yang tersedia Harga menarik Cepat proses pembayaranya (antrian di kasir tidak terlalu panjang ) Selama belanja Daya tarik suasana internal Visual merchandising Fasilitas dalam gerai Pusat barang dan jasa Fasilitas kredit Paska belanja (antaran barang. c. Tetapi kita akan sulit melihat dengan jelas apakah kedua sifat itu sedang berimbang pada seseorang. 2005:53) . Perilaku di tempat belanja Menurut David cook dan David Walters dalam buku Hendri Ma’aruf (2005:53) menggambarkan perbedaan kedua jenis perilaku orang pergi berbelanja seperti dalam diagram berikut: Prabelanja (mencari dan memilih gerai) lokasi mudah di capai cukup parkir dekat dengan gerai lain pilihan marchandise pelengkap atau pengganti Prabelanja (mencari dan memilih gerai) bergengsi ada toko utama seperti hero.

peran seseorang di masyarakat atau di perusahaan akan mempengaruhi pola tindakanya dalam membeli barang dan jasa (di sebut berbelanja). kelebihan minimarket di banding warung biasa terletak pada penataan. Orientasi belanja adalah lebih mementigkan hal-hal fungsional Orientasi rekreasi lebih di pengaruhi oleh suasana li k 13 Kebanyakan konsumen di Indonesia yang berbelanja di gerai-gerai modern cenderung berorientasi “rekreasi”.Perbedaan itu mempengaruhi perilaku sebelum belanja dalam proses belanja dan setelah belanja.dan pendingin ruangan (AC). (b) Keluarga faktor ini juga penting dalam mempengaruhi dalam memilih suatu barang dan jasa. 1) Faktor budaya Budaya adalah faktor mendasar dalam pembentukan norma-norma yang dimiliki seseorang yang kemudian membentuk atau mendorong keinginan dan perilakunya menjadi seseorang konsumen. guru. Budaya meliputi hal-hal yang dipelajari dari keluarga. 3) Faktor teknologi (a) Transfortasi pribadi. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen Proses keputusan memilih barang atau jasa dan lain-lainnya itu di pengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor pribadi internal dalam dirinya sendiri. dan tokoh-tokoh masyarakat yang meliputi: (a) Nilai-nilai adalah norma yang di anut masyarakat (b) Persepsi adalah cara pandang pada sesuatu (c) Prefensi adalah rasa lebih suka pada sesuatu dibandingkan dengan yang lainnya. tiga hal tersebut memberi rasa yang berbeda antara minimarket dan toko biasa. tetangga. mobil dan motor bertambah dari tahun . Minimarket yang merupakan contoh gerai modern yang mengalami pertumbuhan dengan cepat sebagai pertanda bahwa faktor rekreasi cukup kuat. (d) Behavior (tindak tanduk) 2) Faktor sosial 14 (a) Reference group adalah kelompok yang mempengaruhi anggotanya dalam membuat keputusan pembelian sesuatu barang atau jasa meskipun ada pengecualian pada sebagian orang. kebersihan. d. teman. (c) Peran dan status.

ke tahun berikut kecangihan teknologinya yang bertambah dari tahun ketahun (b) Alat rumah tangga. telah menjadi produk pemikat perorangan sejak puluhan tahun lalu. info yang didapat kemudian dievaluasi sebelum akhirnya melakukan transaksi pembelian dan pada akhirnya ada perilaku pasca beli. merupakan pasar ritel yang besar karena perkembangan yang semakin pesat. dan mengertepretasikan stimuli kedalam suatu .2 Persepsi Persepsi adalah satu proses dengan mana seseorang menyeleksi. kapan mereka berbelanja. (d) Internet dan seluler kemajuan teknologi komputer pribadi. seorang konsumen akan melalui suatu proses keputusan pembelian. (c) Audio visual. yang selanjutnya konsumen mencari informasi tentang kebutuhanya. dan berapa besarnya belanja mereka. e. Keputusan membeli Dalam membeli suatu barang atau jasa. Stimulus kebutuhan mencari info evaluasi transaksi perilaku pasca beli Gambar 2: Proses keputusan pembelian (Berman dan Evan. Respon konsumen terhadap stimulus eksternal Perilaku konsumen pada akhirnya terlihat pada saat mereka memilih produk dan merek. Stimulus eksternal situasi konsumen respon konsumen Gambar 3: Proses pemilihan toko (Philip Kotler. f. Ini terjadi pada proses keputusan membeli stimulus ekternal. Tidak saja terhadap produk dan 16 mereka. 1997:153) Bagan diatas sangat berkaitan dengan proses pemilihan toko mana yang akan di kunjungi konsumen dengan berbagai pertimbangan diatas. telepon selular meningkatkan pasar hardware. 2) Proses kebutuhan terbatas sama dengan proses diatas tetapi terjadi secara lebih cepat dan kadang meloncati tahapan 3) Proses pembelian rutin keputusan pembelian yang terjadi secara kebiasaan sehingga proses pembelian sangat singkat saja begitu ada kebutuhan langsung di beli saja tanpa adanya pertimbangan. mereka juga memilih gerai mana yang mereka kunjungi. 2.1. 2005:61) Pengertian stimulus adalah situasi yang menyebabkan munculnya kebutuhan dalam diri konsumen. mengorganisikan. Terdapat tiga proses keputusan pembelian: 15 1) Proses keputusan panjang untuk barang yang durable menurut Berman dan Evan dalam buku Hendri Ma’ruf (2005:61). baik untuk dinikmati oleh diri sendiri maupun untuk keluarga.

Faktor yang membuatpersepsi berbeda-beda pada setiap fasilitas yang sama karena adanya perbedaan dalam otak kita yang terbatas. hal tersebut dipengaruhi oleh faktor personal dan faktor stimuli yang terdiri dari (Bilson Simamora.gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. 2004:102). lebih mungkin untuk mendapat perhatian “ hal tersebut dapat diciptakan melalui: (a) Ukuran yang berbeda-beda (b) Warna yang paling mencolok dari yang lain (c) Posisi (d) Keunikan . sehingga tidak mungkin semua stimuli tertampung. 2004:104): Karateristik konsumen Lingkungan Ekonomi Budaya Sosial teknologi Pemasaran Marchandise Harga Lokasi Iklan Atmosfer service Proses keputusan pembelian Pilihan produk atau merek Pilihan gerai Timing berbelanja Besarnya belanja 17 1) Faktor persnal yang terdiri dari: (a) Pengalaman masa lalu (b) Kebutuhan saat ini (c) Pertahanan diri (d) Adaptasi 2) Faktor stimulus Karateristik stimulus memegang peranan penting dalam merebut perhatian konsumen seperti hukum kontras yang dikemukakan Weber yaitu “ yang lain dari sekelilingnya.

1). orang kadang enggann mendengarkan informasi keseluruhan tapi langsung kekesimpulan 5) Efek halo (aura merek) 2. toko. Warung biasanya berupa bangunan sederhana yang permanen (tembok penuh) semi permanen (tembok setinggi 1 meter di sambung papan sebagai dinding). yaitu gerai modern dan tradisional. adapun pengorganisasian stimuli dilakukan dalam tiga bentuk diantaranya: (a) Figur dan latar belakang (b) Pengelompokan (c) Peyelesaian masalah 18 Sedang yang biasanya mengganggu persepsi seseorang adalah (Bilson Simamora. Perusahaan perdagangan ritel besar dapat memiliki format bervariasai dari yang terbesar (perkulakan) hingga yang terkecil atau minimarket ( Hendri Ma’ruf.2005:71).3) Faktor pengorganisasian Orang cenderung membuat keteraturan untuk hal-hal yang tidak teratur. Gerai tradisional Adalah gerai yang telah lama beroperasi di negeri ini berupa: warung. Peritel besar adalah peritel berbentuk perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan ritel dalam skala besar. yaitu dalam arti konsumen datang ke gerai untuk melakukan transaksi berbelanja dan membawa pulang barang atau menikmati jasa. telah tumbuh 1 juta warung yang kebanyakan di luar kota dengan omzet rata-rata Rp 100. baik dalam arti gerai besar maupun dalam arti mempunyai gerai besar dan 19 sekaligus gerai kecil.3 Gerai dan peritel Peritel atau pengecer adalah pengusaha yang menjual barang atau jasa secara eceran kepada masyarakat sebagai konsumen (Hendri Maaruf. 2). Gerai dalam segala bentuknya berfungsi sebagai tempat pembelian barang dan jasa. dan pasar. Gerai modern mulai beroperasi awal 1960-an di Jakarta . Menurut penelitian AC Nilsen. Gerai-gerai dari peritel kecil terdiri atas dua macam.. 2005:71). 2004:105): 1) Penampilan fisik dengan kata lain persepsi kualitas melebihi realitas 2) Stereotype mengurangi I objektifitas seseorang dalam menginterpretasikan stimuli sehingga persepsi menjahui realitas 3) Kesan pertama 4) Loncat ke kesimpulan. Peritel perorangan atau peritel kecil memiliki jumlah gerai bervariasi. arti modern di sini adalah penataan barang menurut keperluan yang sama di kelompokan di bagian yang sama yang dapat dilihat dan diambil . selama 10 tahun sampai 2002. mulai dari satu gerai hingga beberapa gerai.000 per hari.1. atau dinding kayu seutuhnya.

dan tertata rapi membuat minimarket menjadi lebih unggul dari warung dan toko. Modernisasi bertambah meluas pada dasawarsa 1970-an.3 Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www.dan lokasi. dengan mini market. Macammacam gerai modern diantaranya (Philip Kotler. Istilah pusat belanja mulai popular di gunakan untuk mengganti kata one stop shopping . 2. tetapi berbeda dalam hal harga.sinarharapan. belanja sedikit di tempat yang dekat dan nyaman terpenuhi.1. c) Special store: merupakan toko yang memiliki persediaan lengkap sehingga konsumen tidak perlu pindah toko lain untuk membeli sesuatu harga yang bervariasi dari yang terjangkau hingga yang mahal. konsep one stop shopping mulai dikenal pada dasawarsa 1980-an yang kemudian menjadi popular awal 1990-an.langsung oleh pembeli.1997:337-339): a) Minimarket terjadi pertumbuhan sebanyak 1800 buah selama 10 tahun sampai 2002. dengan harga yng lebih mahal dari harga minimarket. jam buka. Banyak orang mulai beralih 20 ke gerai modern seperti pusat belanja ini untuk berbelanja. Luas ruang minimarket adalah antar 50 m2 sampai 200 m2. Mini market mengisi kebutuhan masyarakat akan warung yang berformat modern. sejuk. Supermarket mulai di perkenalkan pada dasawarsa ini . . Sedang menurut Hendri ma’aruf (2005:76) yang di sebut minimarket biasanya luas ruanganya adalah antar 50 m2 sampai 200 m2 serta berada pada lokasi yang mudah dijangkau konsumen. dan luas ruangan. b) Convenience store: gerai ini mirip minimarket dalam hal produk yang dijual.id). Convenience store ada yang dengan luas ruangan antara 200 m2 hingga 450 m2 dan brelokasi di tempat yang setrategis.co. perilaku konsumen yang menyukai tempat belanja bersih. penggunaan alat pendingin udara. dan adanya pramuniaga profesional. d) Factory outlet e) Distro f) Supermarket: mempunyai luas 300-1100 m2 yang kecil sedang yang besar 1100-2300 m2 g) Perkulakan atau gudang rabat h) Super store: adalah toko serba ada yang memiliki variasi barang lebih lengkap dan luas yang lebih besar dari super market 21 i) Hipermarket: luas ruangan di atas 5000 m2 j) Pusat belanja yang terdiri dua macam yaitu mall dan trade center.

antarformat: Pasar tradisional Toko Minimarket SupermarkeSupermarket t Hypermarket Hypermarket Warung Warung Toko Minimarket Convinience store 23 Gambar 4: Perang antar saluran (Hendri Ma’aruf.com Inc: 2004). Desember 2003.8% 74. Semarang dan Surabaya.9% 73. pasar tradisional di Indonesia: 2000 2001 2002 2003 Hipermarket & supermarket 16. istilah yang di pake di Inggris.kontan-online.kontan-online. Minimarket yang masuk dalam kelompok seperti alfamart dan Indomaret baik yang dimiliki perusahaan atau yang waralaba atau hanya operasional saja tergolong sebagai chain store yaitu toko atau gerai yang terhimpun di bawah satu nama dengan sistem yang sama termasuk dalam kegiatan pemasaranya. Indomarco merencanakan mendirikan 600 toko lagi di tahun 2005 (http//www. dari negara AS yang paling banyak di ikuti. 22 Bandung.com Inc: 2004).supermarket.1% Minimarket 3.5% 20.Tabel 1: Pangsa pasar Hipermarket.2005:87) Dari gambaran persaingan diatas dapat dilihat peluang untuk .4% 4.7% 20. Perusahaan lain yang juga mengoperasikan minimarket adalah Alfaria Trijaya yang pada tahun 2004 telah memiliki 923 gerai dengan nama alfamart dan merencanakan mengembangkan menjadi 1800 unit di seluruh Indonesia tahun 2005 (http//www.6% 4.2% 21.1% Pasar trdisional 79. Indomarco Prismatama yang pada tahun 1988 mendirikan minimarketnya yang pertama. istilah lain dari chain store adalah multiples. Persaingan minimarket telah memunculkan peritel-pertel kecil dengan satu atau beberapa gerai .8% Sumber: sisipan bisnis Indonesia “ arah bisnis dan politik”. Persaingan telah membuat pengecer berfikir tentang format . Bogor. Perusahaan yang pertama kali menggunakan format minimarket sebagai strategi bisnis di Indonesia adalah PT.6% 5. Pada ahir tahun 2003 jumlah gerai indomaret 796 unit di Jabodetabek.9% 74. berikut gambar persaingan antar perusahaan. minimarket.di Indonesia format-format gerai modern mengikuti format gerai dari mancanegara.

Secara ringkas pengertian waralaba adalah hubungan bisnis antara pemilik merek. 2005:90). sistem operasional dalam jangka waktu tertentu (Hendri Ma’aruf.merubah warung dan toko menjadi minimarket. pelatihan. Di Jabotabek persaingan antar gerai tradisional dengan gerai modern masih berlangsung meski dengan kecendrungan peralihan selera belanja konsumen pada gerai modern yang meningkat. ia juga mendapat bantuan dari pewaralaba dalam hal 24 persiapan gerai. dan lain-lain yang di perjanjikan. 2. selain terwaralaba berhak menggunakan merek. pasokan barang. ini lebih terasa ketika supermarket besar di buka di sebuah kota atau pun kabupaten yang memunculkan persaingan langsung dengan toko-toko lama. produk. Terdapat keuntungan dan problem potensial dalam berbisnis waralaba yang perlu diketahui oleh peminat waralaba dan oleh pemberi hak waralaba sebagaimana di tampilkan dalam tabel berikut: Keuntungan : Pewaralaba Terwaralaba • Peluang pertumbuhan tinggi • Tidak memerlukan modal besar • Para terwaralaba menjadikan para pemilik pewaralaba bersenangat • Baya pengawasan rendah • Pewaralaba masih mungkin memiliki sendiri gerai yang di operasikan sendiri • Peluang go internasional • Cara mudah melakukan tes pasar atau pengembangkan pasar • Mempertahankankemandirian • Reward sejalan dengan performen • Resiko pendirian usaha baru sedikit • Pinjaman dana mudah di peroleh • Adanya bantuan persiapan dan pengoprarsianya. Persaingan antar gerai dan dari format yang berbeda telah muncul.4 Waralaba (francise) Perdagangan eceran dalam gerai modern berukuran kecil (200m2) atau lebih kecil dengan sistem waralaba di indonesia dimulai dengan munculnya antara lain seperti Indomaret dan Alfamart khususnya dalam wujud minimarket. promosi. Pemilik merek disebut franchishor ( Pewaralaba) dan pihak kedua tadi di sebut sebagai franchisee (terwaralaba).1. produk dan sistem operasioal dengan pihak kedua berupa pemberian izin pemakaian merek. .

Analisis area perdagangan (trading area analisis) Sebelum suatu toko atau pusat perbelanjaan didirikan.1. pada lokasi yang tepat. langkah pertama adalah mempelajari suatu area agar investasi yang di tanamkan dapat menguntungkan. luas suatu traiding area dapat bervariasi pada jenis gerai. a. dan sama-sama punya setting atau ambience yang bagus. Suatu wilayah yang berpenduduk banyak yang berpenghasilan cukup besar adalah traiding area yang .5 Lokasi Lokasi adalah faktor yang sangat penting dalam bauran pemasaran ritel (ritail marketing mix). oleh pramuniaga yang sama banyak dan terampil. Keputusan mendirikan gerai besar atau kecil tergantung pada keadaan traiding area yang dilayani. Area perdagangan adalah suatu wilayah dimana beberapa perusahaan menjual barang atau jasa secara menguntungkan. meskipun keduanya menjual produk yang sama. sebuah gerai akan lebih sukses di banding gerai lainnya yang berlokasi kurang strategis.• Pengguna merek yang sudah dikenal masyarakat • Kegiatan pemasaran yang luas bisa sampai tingkat nasonal Kerugian : Pewaralaba Terwaralaba • Kurang pengawasan sehari-hari • Reputasi rawan cacat oleh perilaku beberapa terwaralaba • Motivasi terwaralaba hanya bersikap jangka pendek • Seorang terwaralaba menjadi terlalu kuat sehingga terjadi terwaralaba dalam terwaralaba • Realisasi laba dan omzet mungkin tidak sesuai harapan • Berpeluang terjadi penlakan terhadap peraturan pewaralaba • Pemasok lain menawarkan dengan harga yng lebih rendah • Masih diharuskan membayar fee untuk marketing meski telah bersil menghmpun sejumlah konsumen loyal • Ketika omzet meningkat fee juga meningkat Gambar 5: Keuntungan dan problema potensial bagi pewaralaba dan terwaralaba ( MC Goldrick.hal 52 ) 25 2.

2005:117) Informasi itu dipakai untuk memberi gambaran batas geografis tentang wilayah utama. b) Kedekatan dengan sumber pemasok Pemasok mempunyai pengaruh pada peritel dalam hal kecepatn penyediaan. dan wilayah tambahan jika di gambarkan akan terlihat pada gambar berikut: Wilayah perdagangan primer toko Wilayah perdangan sekunder pembeli Wilayah perdagangan tambahan Gambar 6: Analisis area perdagangan (Hendry Ma’aruf. 27 b) Besar belanja rata-rata pada toko oleh orang-orang yang berasal dari suatu wilayah tertentu dalam area perdagangan dimaksud. wilayah lain yang berpenghuni sedikit yang berpenghasilan tidak banyak adalah traiding area yang kurang menarik karena hanya akan menunjukan satu atau dua gerai ritel saja. yaitu wilayah perdagangan 26 utama. d) Ketersediaan tenaga kerja 28 Tenaga kerja yang perlu diperhatikan adalah pada semua tingkat. e) Situasi persaingan Penting mengenali jumlah dan ukuran pada peritel di suatu . 2. wilayah perdagangan primer akan lebih kecil daripada wilayah perdagangan primer gerai besar. dan fasilitas keuagan di daerah sekitar yang harus diperhatikan peritel. daftar berikut ini dapat dimanfaatkan untuk mengetahui potensi yang tersedia (James F Engel. Untuk membuka gerai di suatu lokasi baru.menarik banyak pengecer. potensi pertumbuhan. Informasi itu pula yang memberi gambaran seperti (Sumber: Hendri Ma’aruf. c) Basis ekonomi Industri daerah setempat.dan wilayah tambahan. kualitas produk yang terjaga.sekunder. biaya pengiriman. dan lain-lain. fluktuasi karena faktor musiman.1995:243): a) Besarnya populasi dan karateristiknya Jumlah pendudukdan kepadatan pada suatu wilayah menjadi faktor dalam mempertimbangkan suatu area perdagangan ritel. wilayah yang dijadikan sebagai ajang penjualan oleh suatu toko dapat dibagi menjadi tiga bagian. Sebaliknya. wilayah perdagangan sekunder. Toko kecil akan lebih terbatas lagi wilayah perdagangan primernya. c) Konsentrasi kepemilikan kartu belanja Sedangkan bagi toko berukuran menengah. yaitu tingkat administrative dan lapangan hingga manajemen trainee dan manajerial. 2005:117): a) Frekuensi orang-orang dari wilayah geografis yang berbeda melakukan belanja mereka.

karena toko yang saling melengkapi akan . dan malam atau menurut jam (3) Proporsi potensi konsumen (prentase pembelanjaan dari orang yang melintas). faktor lebar jalan.dan biaya-biaya terkait. d) Trasportasi umum Transportasi umum yang banyak melintas di depan pusat perbelanjaan atau pertokoan akan memberi daya tarik yang lebih tinggi karena bentuk konsumen dengan mudah langsung masuk ke areal perbelanjaan 30 e) Komposisi toko Seorang peritel hendaknya jika ingin membuka toko harus mempelajari lebih dulu toko-toko apa saja yang ada disekitarnya. kondisi jalan.wilayah. akses pada masing-masing lokasi. peluang kepemilikan . c) Fasilitas parkir Untuk kota-kota besar. sore. a) Lalulintas pejalan kaki Untuk mendapatkan informasi: 29 (1) Jumlah pria dan wanita yang melintas (anak-anak usia tertentu kebawah tidak dihitung). perdagangan. g) Ketersediaan lokasi toko Faktor bagi suatu area perdagangan dan hal-hal yang terkait dengan lokasi adalah: jumlah lokasi dan jenisnya. f) Fasilitas promosi Adanya media massa seperti surat kabar dan radio akan memfasilitasi kegiatan promosi peritel. (2) Jumlah orang yang melintas pada pagi. dan kemacetan akan menjadi nilai tambah atau nilai kurang bagi pelangan itu menjadi perhatian penting seorang pemasar. pembatasan zona. (4) Proporsi orang yang berkunjung dari total yang melintas b) Lalu lintas kendaraan Informasi tentang jumlah dan karakteristik mobil-mobil yang melintas. siang. h) Hukum dan peraturan Hukum dan peraturan perlu di perhatikan khususnya jika terdapat perda atau peraturan daerah yang tidak terdapat di daerah lain 3. pertokoan atau pusat perbelanjaaan yang memiliki fasilitas parkir yang memadai dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi peritel dibandingkan dengan pertokoan dan pusat belanja yang fasilitas perbelanjaan yang fasilitasnya tidak memadai. Beberapa faktor yang harus di pertimbangkan dalam letak atau tempat gerai yang akan di dirikan atau dibuka.

dan keuangannya. 2005:135). Untuk mendapatkan perkiraan potensi yang lebih akurat.Produk makanan dan minuman 60% .6 Kelengkapan produk yang dijual (marchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko untuk disediakan dalam toko pada 31 jumlah.Perishapble ( seperti buah-buahan yang cepat busuk) 10% -Umum 10% (Kompas. Hal-hal yang berkaitan dengan manajemen marchandise adalah: a) Target market Untuk pengelolan marchandise yang optimal. juga motivasi konsumen paling penting diketahui. Selain segmen yang jelas. Manajemen marchendise Gerai Indomaret yang berformat minimarket mempunyai komposisi marchendise seperti berikut: . seleksi pasar analisis area evaluasi tempat Gambar 7: Tiga tingkat analisis spasial dan menyeleksi lokasi pengecer (James F Engel. penanganan. c) Lokasi dimana gerai berada Lokasi gerai turut mempengaruhi macam produk yang dijual. f) Letak berdirinya gerai Letak berdirinya gerai sering kali dikaitkan dengan visibility (keterlihatan). b) Jenis gerai 32 Penyediaan marchandise harus disesuaikan dengan jenis gerai apakah itu minimarket.Produk non makanan 20% . diperlukan rumusan perhitungan yang spesifik (Hendri Ma’ruf. 1995:239) 2. 1. yaitu mudah terlihatnya toko dan plang namanya oleh pejalan kaki dan pengendara mobil yang melintas di jalan.waktu. atau lain sebagainya agar tidak menimbulkan ketimpangan. 9 februari 2003) Manajemen marchandise atau pengelolaan merchandise berkaitan dengan pembelian atau pembelanjaan. keinginan konsumen akan keragaman barang membuat peritel perlu menyiapkan marchandise yang wide (banyak jenis dan tipe) dan deep (banyak pilihan atas masing-masing jenis).menimbulkan sinergi.1. 2005:132). yaitu siapa konsumen yang hendak dituju. Departement store. maka pertanyan pertama perlu dijawab. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atau perusahaan ritel (Hendry Ma’ruf. . g) Penilaian keseluruhan Penilaian keseluruhan atau overall rating perlu dilakukan berdasarkan faktor-faktor diatas agar dapat menentukan pilihan lokasi lebih tepat.

yaitu banyaknya variasi produk yang dijual: (1) Lebar: Banyak ragam kategori produk (2) Sempit: sedikit ragam produk b) Depp / dalam. yaitu banyaknya item pilihan dalam masingmasing kategori produk (1) Dalam: banyak pilihan (warna. ukuran. Keragaman produk Keragaman produk terdiri dari dua hal yaitu : a) Wide/ lebar. 1. ragam produk. oleh karena itu harus ada yang mampu mengirim barang sesuai jumlah. hal-hal yang harus dipertimbangkan yang menyangkut aspek: Peramalan. .perumahan kelas menengah mempunyai selera yang berbeda dengan perumahan kelas atas. harga yang diminta peritel. Lebar dan dalam yaitu banyak kategori produk jenis yang masing-masing dengan banyak pilihan. ragam produk mereka. Perencanaan Merchandise Dalam merencanakan merchandise. dan timing serta lokasi yang dapat digambarkan dibawah ini: 33 Gambar 8: Pertimbangan dalam penyediaan marchendise (Hendri Ma’aruf. jenis. bahan. e) Biaya Biaya pembelian barang dari pemasok akan menjadi komponen harga pokok penjualan peritel. Sempit dan dalam. d) Kemampuan pemasok Kemampuan pemasok mengirim barang akan mempengaruhi jenis barang yang dijual oleh peritel. dll ) dalam setiap kategori produk (2) Dangkal: sedikit pilihan dalam setiap kategori produk INOVASI PERAMALAN TIMING & ALOKASI ASSORTMENT MEREK PERENCANAAN MARCHANDISE 34 1. Ma’ruf. inovasi. yaitu sedikit kategari produk tapi masingmasing kategari disediakan banyak pilihan. f) Kencenderungan mode produk Antisipasi atas perubahan fitur produk perlu dimiliki oleh peritel (Hendry. 2005:141) 2. depp wide 2. 2005:140).

7 Harga atau pricing Penetapan harga adalah yang paling krusial dan sulit diantara unsurunsur dalam bauran pemasaran ritel ( marchandise. depp wide Gambar 9:Kategori produk (Hendry Ma’aruf.999. Perusahaan dengan cepat membuat sasaran pemasaran apakah bertahan. Penetapan harga paket adalah harga yang didiskon untuk penjualan lebih dari satu item-nya misal harga 1 item jika dijual 2 langsung harganya menjadi Rp 9700. Penetapan harga secara customary pricing adalah harga yang tetap tidak berubah untuk periode tertentu contohnya Koran. Perusahaan haruslah mempertimbangkan banyak faktor dalam menyusun kebijakan menetapkan harganya yaitu (Philip Kotler. e. Memperkirakan biaya d. mengambil keuntungan sekarang yang maksimum.8 Promosi dan periklanan Bisnis ritel berkenaan dengan pemasaran barang-barang (jasa) yang dibutuhkan perorangan dan rumah tangga. Pembahasan mengenai orang banyak berarti berbicara tentang pikiran dan emosi 37 . Sempit dan dangkal. Menganalisis penawaran harga para pesaing e. atau yang lainya 36 b. Memilih harga ahir Implementasi strategi harga yang dapat dipergunaka peritel(Hendry Ma’aruf. Harga adalah satu-satunya unsur dalam berbagai unsur bauran pemasaran itu yang bakal mendatangkan laba bagi peritel. yaitu sedikit kategori produk jenis dari masing-masing dengan sedikit pilihan. Menentukan permintaan c. harga ritail service).1. 1993:255 ): a. c. Price lining (harga bertingkat) penetapan harga secara bertingkat dengan batas atas dan batas bawah 2. 35 depp wide 4. Wide dan shallow . atmosfer dalam gerai. b. promosi. Memilih metode apa yang akan digunakan f. yaitu banyak kategori produk tapi masingmasing hanya tersedia sedikit pilihan.2005:14) 2. Leader pricing penetapan harga dimana profit margin-nya lebih rendah dari tingkat yang biasanya diraih. diterapkan dengan tujuan menarik konsumen lebih banyak.depp Wide 3.1993:225).1. Penetapan harga ganjil seperti Rp 99. d. Sedangkan unsur yang lain menghabiskan biaya (Philip Kotler.2005:174): a.

c) Mengingatkan. mengingatkan konsumen dari waktu ke waktu untuk berbelanja di gerai “kami”. dan seterusnya. yaitu untuk memberitahu adanya produk baru. Selain itu sales prmotion juga di maksudkan untuk memperkenalkan produk baru atau suatu gerai baru. Sales promotion Adalah program promosi peritel dalam rangka mendorong terjadinya penjualan atau untukmeningkatkan penjualan atau dalam rangka mempertahankan minat pelanggan untuk tetap berbelanja padanya. membujuk untuk datang ke gerai. 1. Periklanan 38 Iklan memberi urutan pertama dan berperan prima diantara semua alat dalam promotion mix bagi peritel besar. Dengan demikian.2005:185): a) Memberi informasi. atau yang memperbaiki kesalah pahaman. b) Membujuk. yaitu untuk mengingatkan pelanggan bahwa perusahaan “kami” selalu menjual produk berkualitas. atau jendela display yang . umpan balik yang diharapkan bisa berupa tindakan nyata konsumen untuk datang dan berbelanja. 2. adanya progaram sales promotion. yang menjadi target adalah konsumen yang menjadi sasaran program pemasara dari perusahaan eceran itu. Jenis-jenis sales promotion (Hendry Ma’aruf. adanya pelayanan baru. Teori komunikasi merupakan landasan bagi keberhasilan strategi promosi yang dilakukan peritel. atau untuk membangun citra perusahaan. membujuk untuk mencoba produk baru. Pesan yang dikehendaki diterima konsumen bisa berupa sekedar adanya program promosi yang berlangsung pada periode tertentu dengan hadiah tertentu atau berupa pesan yang lebih halus. 2005:188): 1) Poin of purchase 39 Display di counter. 2005:179) Komunikator adalah perusahaan eceran yang mengirim pesan yang mereka inginkan akan diterima konsumen sasaranya dengan baik. Umpan balik adalah respon dari konsumen terhadap pesan yang disampaikan. teori ini menjelaskan siapa yang mengirim. pesan apa dengan cara apa kepada siapa dan bagaimana hasilnya. Periklanan mempunyai tujuan sebagai berikut ini (Hendry Ma’aruf. kualitas perusahaan eceran secara umum berpengaruh pada konsumen. Komunikator pesan media target audience Umpan balik Gambar 10: Teori komunikasi (Philip Kotler di dalam buku Hendry Ma’aruf. yaitu untuk membangun rasa suka konsumen kepada perusahaan. Media yang digunakan bisa media cetak dan media elektronik. termasuk oleh jenis perusahaan lain diindustri apa saja.mereka. lantai.

4) Program pelanggaan setia Para pelanggan diberi poin atau diskon berdasarkan banyaknya belanja mereka. 8) Hadiah untuk rujukan Hadiah yang diberikan pada pelanggan jika ia membawa calon pelanggan baru. penonton relatif rendah 3) Pilihan media banyak sehingga mempermudah peritel memilih yang cocok untuk sasaran pasarnya.ini menggunakan member club. pendengar. 3. Kadangkala display disiapkan oleh para pemasok Atau produsen. 5) Hadiah langsung Mirip dengan program diatas berupa poin. 7) Demonstrasi Memberi peragaan langsung mengenai keunggulan suatu produk. 10) Acara-acara khusus Dibuat untuk lebih memperkenalkan gerai baru atau peluncuran produk tertentu. pesan dapat selalu dibaca ulang 6) Iklan dikelilingi oleh berita sehingga memperkuat . yaitu jumlah belanja menjadi faktor untuk memperoleh hadiah. 6) Contoh (sample) 40 Adalah contoh produk yang diberikan secara Cuma-Cuma yang tujuanya adalah memberikan gambaran baik dalam manfaat. 9) Sovenir Barang-barang sauvenir dapat menjadi alat sales promotion yang menunjukan nama logo peritel. 3) Kupon Peritel mengiklankan diskon khusus bagi para pembeli yang memanfaatkan kupon yang diiklankan biasanya di Koran atau di keranjang belanja. 2) Kontes Para pelanggan berkompetisi untuk memperebutkan hadiah yang disediakan dengan cara memenangkan permainan. ataupun bau dari produk yang di promosikan.memungkinkan para peritel mengingatkan para pelanggan dan menstimuli belanja implusif. bedanya hadiah diberikan langsung tanpa menunggu jumlah poin tertentu. Kelebihan dan kekurangan alat-alat promosi iklan a) Kelebihan 1) Audien yang dicakup berjumlah besar 2) Biaya perpembaca. 4) Peritel menguasai penuh disain iklan yang diinginkan 41 5) Dalam media cetak. rupa.

1. Untuk itu perlu diketahui hal-hal apa saja yang dapat menunjang terbentuknya suasana dalam gerai besar yang sesuai dengan harapan konsumen ada dua macam perilaku berbelanja yang menjadi titik perhatian peritel yaitu a.kredibilitas iklan 7) Konsumen dapat mengetahui peritel mana yang memberi pelayanan baik b) Kekurangan 1) Karena pesan bersifat kaku sehingga peritel tidak mudah mengganti pesan dengan cepat 2) Iklan televisi membutuhkan biaya yang besar 3) Tidak dapat digunakan oleh peritel yang wilayah operasinya kecil jika menggunakan media lokal 4) Media Koran atau majalah jika disisipkan di koran sering kali tidak terbaca bahkan langsung dibuang 5) Iklan yang terlalu ringkas sehingga tidak mencakup semua 4. Gerai kecil yang tertata rapi dan menarik akan lebih mengundang pembeli dibandingkan gerai yang diatur biasa saja. mug dll 4) Membantu menarik calon pelanggan untuk datang ke toko 42 5) Dengan kontes atau demontrasi dapat memberi hiburan bagi pengunjung 6) pembelian implusif bertambah b. 2. Suasana dalam gerai dengan tujuan mencapai hasil segera dan jangka panjang Suasana dalam gerai : Desain toko/gerai . peritel lupa tujuan utama karena terlalu asik mempromosikan produk yaitu mutu. Kekurangan 1) Lebih sukar mengahiri periode promosi tanpa akibat anjloknya penjualan 2) Promosi yang mengambil lokasi didalam gerai dapat juga memberi kesan norak pada barang tertentu 3) Hanya untuk menunjang promosi lainya 4) Kadangkala. Sales promotion kelemahan dan keunggulan a. pelayanan dll (Hendry Ma’aruf. Kelebihan 1) Langsung menarik 2) Alat yang di gunakan unik 3) Pelanggan langsung memperoleh hadiah yang kongkret seperti kupon.2005:196).9 Atmosfer dalam gerai atau suasana Suasana atau atmosfer dalam gerai merupakan salah satu dari berbagai unsur dalam ritail marketing mix.

fungsi penciptaan suasana dalam gerai dilakukan setelah peritel memiliki konsep yang jelas siapa saja di masyarakat yang menjadi sasaran dari program pemasaranya. lebih banyak menampung barang. Perencanaan Toko 1) Pola lurus : Dapat dipakai pada minimarket ini memberi kesan luas. langkah awal dalam pemasaran adalah memahami dan memilih target pasar. konsumen dapat menghemat waktu dan kontrol lebih mudah rak gantungan . 2.2005:203) Meski diagram diatas menunjukan kotak persiapan suasana dalam gerai menunjukan kotak persiapan suasana dalam garai mendahului kotak target market.Ambience Perencanaan toko Alokasi ruang Rencana gang Lay out Komunikasi visual Identitas ritel Grafis Penyajiam marchandise Untuk melayani Target market Sosial ekonomi Contoh: umur Pengeluaran Sex Life style Contoh : waktu sempit Trendi Ekspentasi harapan Contoh : belanja saja Pengalaman Agar menyentuh Emosi dan pengalaman Memenangkan mind share dan heart share Emosi Contoh : senang Antusias Bangga Pengalaman Contoh : nyaman 43 Gambar 11: Tujuan memberi suasana nyaman dalam gerai (Hendry Ma’aruf.

Dalam diagram berikut dijelaskan tiga unsur tersebut: 46 Gambar 13: Unsur dalam barang dan jasa yang di beli konsumen (Hendry Ma’aruf. personal selling. layanan keuangan dan fasilitas lainya seperti toilet. layanan transaksi berupa cara pembayaran yang mudah. yaitu unsur inti.1.dan usur fasilitas yang mendukung. 2. Beberapa hal yang perlu diketahui dalam penataan barang yaitu (Hendri Ma’aruf. Hal-hal yang dapat memfasilitasi para pembeli terdiri atas layanan pelanggan. telpon umum dan sarana parkir.Sehingga menciptakan hasil yang segera Konsumen merasa nyaman Dan berlama-lama berada di dalam Belanja lebih banyak Kunjungan ulang Merekomendasikan gerai Kean positif yang terbentuk 44 pintu masuk 2) Pola arus bebas : Dapat memberi kesan bersahabat dan mendorong konsumen untuk bersantai memilih rak gantungan pintu masuk 3) Pola letak butik : Pada bagian tertentu diaturseolah-olah spesial yang berdiri sendiri dan ini biasanya menggunakan biaya yang lebih mahal.2005:210): 45 a) Gang atau jalan hendaknya bersih dari gangguan bagi pengunjung b) Jika cermin dan tempat duduk perlu diperhatikan jarak dan penataanya upaya ada kesan lega dan ada pengaruh pada keberadaan pelangan c) Tanaman perlu di letakan di gerai agarmemberi kesan yang sejuk dan asri.2005:210).2005:218) . 3. d) Tiang dan patung yang mungkin melambangkan toko dapat memberi kesan yang stabil dan membumi.10 Ritail service atau pelayanan eceran Pelayanan eceran bertujuan memfasilitasi para pembeli saat mereka belanja di gerai. rak/gantungan pintu masuk 4) Tata letak arus beruntun : Pelanggan seolah diajak atau digiring untuk mengikuti pola yang dibuat Gambar 12: Lay-out atau tampilan toko (Hendry Ma’aruf. unsur tidak terlihat. Ada tiga unsur yang terdapat dalam suatu barang dan jasa yang dibeli.

pramuniaga dan lainya Faktor tambahan yang mendukung aspek inti dan tangible adalah: fasilitas seperti food corner gift wrapping atau jasa ppembungkusan kado dan lainya 47 b) Gift terapping c) Gift certificate d) Jasa pemotongan pakaian jadi e) Cara pembayaran denagan kredit card f) Fasilitas tempat makan g) Fasilitas kenyamanan dan keamanan berupa tangga jalan dan tanggga darurat h) Fasilitas telpon i) Terkait jam buka toko j) fasilitas tambahan seperti tempat parkir 2. Jenis-jenis pelayanan Pelayanan konsumen: a) Pramuniaga dan staf lain yang terampil dengan cara pelayanan dan kesigapan membantu. Faktor intangible yang mendukung terwujudnya keinginan konsumen yaitu dalam wujud marchendise rak yang tertata rapi dan bersih ada pendingin.1. menyenangkan”. b) Staf perusahaan ritel yang melayanai pembeli lewat telpon dan menyiapkan barang pesanan yang nantinya tinggal diambil pelanggan harus sigap agar tidak memakan waktu lama Terkait fasilitas gerai a) Jasa pengantaran yang tepat waktu Inti adalah alasan utama seorang kosumen dating ke sebuah gerai ritel yaitu “mendapatkan barang ditempat yang nyaman. Tingkatan pelayanan Ada beberapa tingkatan pelayanan seperti berikut: a) Swalayan pelayanan mandiri b) Bisa memilih sendiri walau disediakan pramuniaga c) Pelayanan terbatas sehingga konsumen tetap membutuhkan . aman.

: a) Merekrut orang yang tepat b) Memberi orientasi dan penjelasan tentang harapan pelayanankepada semua karyawan . sikap yang ditimbulkan dari semua unsur service diniatkan untuk melayani . pimpinan gerai atau perusahaan ritel harus memastikan bahwa semua karyawan 49 berbicara dengan pelanggan untuk bisa bertanya tentang pengalaman belanja mereka termasuk keluhan agar bisa segera ditangani.bantuan pramuniaga d) Pelayanan penuh sehingga pramuniaga mendampingi konsumen selama belanja 3. meski demikian tujuan pemasaran kegiatan ritail service sebaiknya dan semestinya ditujukan untuk benar-benar melayani pembeli. Perusahaan ritel yang baik dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara(Hendry Ma’aruf. dengan pimpinan toko memberi contoh yang baik. Hal-hal yang harus dihindari peritel (Hendry Ma’aruf.2005:226): a) peritel mengansumsikan bahwa para konsumen kurang teliti atau kurang jujur dan karenanya melakukan tindakan waspada yang berlebihan 48 b) peritel banyak memberi janji atau mengirim pesan yang mengandung janji tapi sebagian tidak dipenuhi c) karyawan atau pramuniaga yang tidak memiliki kewenangan yang cukup atau tidak berkemauan untuk memecahkan masalah yang dihadapi konsumen d) pramuniaga yang tampak acuh tak acuh kepada pelanggan e) pramuniaga atau karyawan yang sibuk bicara satu sama lain sementara pelanggan tidak dibantu f) pramuniaga yang enggan membantu pelanggan dikarenakan jam istirahat g) membiarkan antrian panjang karena ada meja kasir yang tutup h) pelayanan pramuniaga yang tidak ramah i) pramuniaga yang tidak mau membantu lebih kepada pelangan j) karyawan yang tidak mau tau atau tidak tau terhadap pertanyaan konsumen 4. d) Memberdayakan karyawan sekaligus memberi mereka kepercayaan dalam pelaksanaan pelayanan e) Memotivasi mereka para karyawan agar selalu tampil prima untuk memberi pelayanan yang terbaik f) Memperlakukan karyawan sesuai keinginan bagaimana karyawan semestinya memperlakuakn pembeli Tujuan program pemasaran termasuk service ritail pada ahirnya adalah tercapainya target penjualan dan laba. c) Tetap mengamati harapan pelanggan.2005:228).

konsumen dalam memilih minimarket mana yang akan di kunjungi dengan mempertimbangkan lengkap tidaknya produk yang di jual pada minimarket itu. namun konsumen yang kurang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memberikan harga yang terjangkau dengan pelayanan yang standar. namun konsumen yang berorientasi belanja perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah minimarket 51 Indomaret dan Alfamart yang memiliki kesamaan strategi pemasaran dan karateristik. Kelima kelengkapan produk. Keempat konsumen mempertimbangkan kenyamanan berbelanja sebelum mengunjungi minmarket karena lebih berorientasi rekreasi walaupun harga yang ditawarkan lebih mahal namun ada kepuasan batin tersendiri bagi konsumen yang berorientasi ini. jika ada minimarket yang lebih lengkap meskipun jarak yang di tempuh agak jauh maka konsumen akan mengunjungi minimarket yang lebih lengkap produknya.1. konsumen mementingkan jarak minimarket manakah yang paling dekat dari tempat tinggal untuk efisiensi waktu. dalam berbelanja konsumen yang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memeberikan pelayanan sesuai leinginannya.2 Kerangka berfikir Dalam memilih toko konsumen memiliki kriteria evaluasi diantaranya adalah faktor kenyamanan. namun ada juga konsumen yang lebih mempertimbangkan tempat parkir yang nyaman meski jarak yang ditempuh lebih jauh dari tempat tinggal. Keenam pelayanan.konsumen dengan sebaiknya. pelayanan. . dalam 50 membandingkan minimarket mana yang akan dikunjungi konsumen akan mempertimbangkan beberapa hal berikut diantaranya: Yang pertama lokasi.2 Kerangka Berfikir dan hipotesis 2. dan lain sebagainya hal tersebut menjadikan faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan produsen karena akan menjadi bahan perbandingan bagi konsumen untuk memilih toko mana yang akan didatangi konsumen (James F Engel. Yang ketiga konsumen membandingkan minimarket mana yang memberikan harga yang lebih murah meski pelayanan kurang memuaskan atau ada juga konsumen yang cenderung memilih pelayanan yang memuaskan meski harga yang dibayar lebih mahal. 2. Yang kedua promosi konsumen cenderung memilih minimarket mana yang menginformasikan produknya lebih baik melalui iklan yang menarik.1994:258). namun ada juga konsumen yang tidak mementingkan promosi yang menarik untuk mendatangi suatu minimarket yang terpenting adalah pelayanan yang memuaskan. kelengkapan produk.

PROMOSI 3.1999:22). PELAYANAN 52 Dibandingkan Gambar 2.14 : Kerangka berfikir 2. PROMOSI 3. LOKASI 2. HARGA 4. KENYAMAN BERBELANJA 5. 53 BAB III METODE PENELITIAN 3. PELAYANAN X2 PERSEPSI KONSUMEN ALFAMART KRITERIA EVALUASI 1.2 Hipotesis Hipotesis adalah suatu pendapat atau kesimpulan tentang adanya suatu hubungan tertentu antara variable-variabel yang digunakan yang sifatnya masih sementara (Soeratno. X1 PERSEPSI KONSUMEN INDOMARET KRITERIA EVALUASI 1.Berdasarkan evaluasi diatas maka minimarket atau perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah Indomaret dengan Alfamart yang memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama. alasan dalam pemilihan lokasi ini karena toko yang akan di teliti berada pada wilayah tersebut dan saling berdekatan sehingga akan mudah membuat perbandinganya dan konsumen yang menjadi sasaran pemasaran toko tersebut sebagian besar berada di daerah tersebut. LOKASI 2. KELENGKAPAN PRODUK 6. KENYAMAN BERBELANJA 5. HARGA 4. KELENGKAPAN PRODUK 6. Dalam penelitian ini yang menjadi hipotesis adalah: Ada perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi.2 Populasi Populasi merupakan sekumpulan orang atau objek yang memiliki .1 Lokasi dan objek penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Madya Bekasi. 3.2.

bila dipandang konsumen yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Sugiyono.kesamaan dalam satu atau beberapa hal yang membentuk masalah pokok dalam satu riset khusus (Suprapto.1997:64). Dalam pnelitian ini yang menjadi populasi adalah konsumen yang berbelanja di toko atau minimarket Indomaret dan Alfamart. prosedur pencarian responden dilakukan berdasar accidental sampling . 3. sedangkan mengenai ukuran sampel menurut Sitepu (1994 : 104-109) dapat ditempuh dengan beberapa tahap perhitungan pada langkah pertama menentukan nentukan perkiraan harga koefisien korelasi (ρ ) terkecil antara variabel bebas dan terikat kedua menentukan taraf nyata (α ) dan kuasa uji (1− β ) setelah itu baru menentukan sampel secara literatif pada literasi pertama menggunakan rumus: 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 . Yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti yang dijumpai ditempat tertentu.3 Sampel Menurut Djarwanto (1998:108) sampel adalah sebagian dari populasi yang karateristiknya hendak diselidiki dan dianggap bisa mewakili keseluruhan populasi. oleh karena tu populasi ini merupakan populasi tak terbatas karena tidak dapat diketahui secara pasti jumlah sebenarnya dari konsumen yang datang berbelanja ke minimarket Indomaret dan Alfamart. 2001:87). 54 Mengingat identitas populasi sudah diketahui maka.

2 u1 1 dimana −α −β + 1 1 z z merupakan konstanta yang di peroleh dari distribusi normal pada literasi kedua menggunakan rumus: 3 () ()1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ 55 apabila ukuran sampel minimal literatif 1dan 2 harganya sama maka literasi berhenti apabila belum sama maka perlu diadakan literasi ke 3 dengan menggunakan rumus literasi ke 2 menggunakan koefisien korelasi terkecil variabel-variabel bebas dari penelitian para pakar yang menganalisis satu variabel dari perilaku konsumen diperoleh dengan harga 0.41.32 mengingat jumlah variabel bebasnya lebih banyak. Taraf nyata yang digunakan sebesar 5% diperoleh harga : ρ = 0.32 . Dengan dasar pertimbangan tersebut dalam penelitian ini di perkirakan korelasi terendah dari variabel adalah 0.

645 1.32 ln 1 0.645) 2 2 1+ + .331647108) (1.645 1 = −α z dan 1.1.32 2 1 = 0.645 1 = −β z 1.331647108 maka : 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr 3 (0. menghitung u ρ = () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 1 0.

32 ln 1 0.41003081 = 98 Karena n1dan n2 telah mencapai harga sama yaitu 98 maka ukuran sample .n= n1 = 98.32 2 1 = 98. Menghitung uρ ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ ⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 2(98 1) 0.34 1 0.41003081 n1 = 98 56 5.

Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Kelengkapan produk yang ditawarkan d.5 Metode pengumpulan data Dalam penelitian ini digunakan data sekunder. Promosi 58 e. Kenyamanan berbelanja 3. Harga f. Lokasi b. Dari permasalahan yang ada maka dapat ditentukan variable-variabel yang dapat digunakan untuk mencari jawaban dari pernasalahan yang akan diteliti.minimal adalah 98 dalam penelitian ini ukuran sample di tetapkan sebesar 100 responden. sumber yang diperoleh dengan: 1. Harga f. Variabel X2 Dalam penelitian ini variable X2 adalah persepsi konsumen Alfamart antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memiliki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Lokasi b.4 Variabel penelitian Untuk mencapai tujuan penelitian maka digunakan variablevariabel penelitian. . penentu jumlah sampel tersebut sudah memenuhi syarat karena menurut surachmad (2001:100) untuk menyelidiki survey. sampel manusia hendaknya ditetapkan lebih dari 30 orang atau responden dan jumlahnya populasi tidak diketahui pasti. Pelayanan c. Promosi e.1993:91). Variabel penelitian yang dimaksud disini adalah objek penelitian atau yang menjadi perhatian suatu penelitian (Suharsimi Arikunto. Variabel X1 Dalam penelitian ini variable X1 adalah persepsi konsumen Indomaret antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memilki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. 3. 57 Dalam penelitian ini yang menjadi variabelnya adalah: 1. Pelayanan c. Metode dokumentasi Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari buku-buku referensi dan jurnal serta majalah dan tabloid yang berhubungan dengan penelitian ini. Kenyamanan berbelanja 2.

Teknik analisis T-Test Untuk pembuktian hipotesis dilakukan dengan T-Test atau T-score.05. maka tolak Ho.6 Metode analisis data 1.2. 1997:82) t adalah distribusi t hitung Se adalah kesalahan standar beda dua rata-rata data . Mencari nilai T uji sampel berpasangan dengan alat bantu sofwtware SPSS For Windows 12. Metode wawancara dan angket Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari konsumen secara langsung dengan cara bertatap muka untuk memperoleh data yang diinginkan dan untuk patokan dalam perhitungan hasil penelitian 3. Untuk menunjukan apakah data yang berpasangan berbeda secara statistik maka rumus-rumus yang digunakan sebagai berikut: Se t=d 60 n Se = Sd (Algifari. tentang ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara dua kelompok sampel dengan jalan perbedaan mean-meannya. Adapun rumusnya sebagai berikut: % χ100% N =n dimana n : nilai yang diperoleh N : Jumlah seluruh nilai (Ali. Alasan peneliti menggunakan T-Test dalam menganalisa data adalah karena T-Test pada prinsipnya adalah suatu teknik statistik untuk menguji hipotesis.0: 1) Berdasarkan perbandingan t hitung dengan t tabel jika t hitung (angka t output) > t tabel maka tolak Ho berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart 2) Berdasarkan nilai probabilitas Jika probabilitas arau signifikanya (sig 2 tiled) < 0.1985:186) 59 2. Berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi onsumen Indomaret dengan Persepsi konsumen Alfamart dan sebaliknya. Analisis deskriptif Analisis ini digunakan untuk mengkaji variabel-variabel pada penelitian yang terdiri dari variabel persepsi yang baik dan persepsi yang tidak baik terhadap minimarket alfamart dan Indomaret.

1 Hasil Penelitian Data penelitian ini merupakan hasil studi lapangan tentang perbedaan persepsi konsumen Minimarket Indomaret dan persepsi konsumen Minimarket Alfamart yang diambil dengan teknik kuisioner.berpasangan yang dapat ditentukan dengan formulasi sebagai berikut: n dd Σ = (Aligafari. 4. gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai di dasarkan pada motto “mudah dan hemat”.1 Gambaran umum tempat penelitian a) Profil Minimarket Indomaret (Indomarco Prismatama) Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 m2. Jawa Tengah. Jogjakarta.1997:82) Sd adalah standar deviasi beda dua rata-rata data berpasangan dan d adalah beda rata-rata yang berpasangan 1 2 − Σ Σ = n n dd Sd d = Y1-X1 (Algifari. Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia. gerai pertama dibuka pada November 1968 di kalimantan. lebih dari 3.500 jenis makanan dan nonmakanan tersedia dengan . Dikelola oleh PT. Kini Indomaret mencapai lebih dari 1400 gerai.1997:82) 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. Pada Mei 2003 Indomaret merai penghargaan “perusahaan waralaba 2003” dari presiden Megawati Soekarnoputri. Bali. Jawa Timur. dan lampung.1. dari total itu 52% adalah milik sendiri dan sisanya milik masyarakat yang tersebar dikota-kota Jabodetabek. Indomarco Prismatama. setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai. Jawa Barat. Indomaret mudah ditemukan didaerah pemukiman.

Indomaret. persediaan dan penerimaan barang.co. Tangerang. memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen seharihari. Laju pertumbuhan gerai Indomaret yang pesat dengan jumlah transaksi 14.99 juta transaksi per bulan didukung oleh sistem teknologi yang handal. Saat ini Indomaret memiliki 8 pusat distribusi di Ancol Jakarta. Sedangkan mottonya adalah “mudah & hemat”. Indomaret memiliki posisi baik dalam menentukan produk yang akan dijualnya. Sistem ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan saat ini dengan memperhatikan perkembangan jumlah gerai dan jumlah transaksi di masa mendatang. Finco. yang menggunakan teknologi mutahir. Semarang dan Surabaya. Indomaret merupakan salah satu asset bisnis yang sangat 62 menjanjikan. Bekasi. lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan Indomaret melayani sasaran demografinya yaitu keluarga. Sasaran pemasaran Indomaret adalah konsumen semua kalangan masyarakat. BSD Plaza dan Charmart. Sistem distribusi dirancang seefisien mungkin dengan jaringan pemasok yang handal dalam menyediakan produk terkenal dan berkualitas serta sumber daya manusia yang kompeten. Parung. Sistem teknologi informasi ini memungkinkan pelayanan permintaan dan suplai barang dari pusat distribusi ke toko-toko dengan tingkat kecepatan yang tinggi dan efisiensi yang optimal.id) b) Profil Minimarket Alfamart (PT. Dengan menjalin lebih dari 500 pemasok. kebenaran dan keadilan b) Kerja sama tim c) Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis d) Kepuasan pelanggan (sumber www.harga bersaing. menjadikan Indomaret memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Indomaret berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan belanja konsumen dengan menerapkan sistem check out yang menggunakan scanner di setiap kasir dan pemasangan fasilitas pembayaran Debit 63 BCA. Visi Indomaret sendiri adalah menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global. Sistem teknologi informasi Indomaret pada setiap point of sales di setiap gerai mencakup sistem penjualan. didukung oleh pusat distribusi. Budaya yang di terapkan dalam tubuh perusahaan Indomaret adalah Dalam bekerja kami menjunjung tinggi nilai-nilai: a) Kejujuran. Bandung. Cimanggis Depok. Pada setiap pusat distribusi diterapkan digital picking system (DPS). keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan dibawah bendera grup INTRACO yaitu Indogrosir. Alfaria Trijaya) PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) atau Alfamart merupakan .

3. Integritas yang tinggi. 3. alasan dalam memilih lokasi ini karena kedua minimarket berada pada wilayah ini dan berdekatan didukung jumlah penduduk yang ada pada wilayah tersebut merupakan sasaran konsumen untuk berbelanja pada kedua tempat tersebut berjumlah cukup banyak dan memiliki tingkatan sosial yang bervariasi. pemasok.perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang perdagangan umum dan jasa eceran yang menyediakan kebutuhan pokok dan sehari-hari. Kualitas & Produktivitas yang tertinggi. Memberikan kepuasan kepada pelanggan/konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan yang berkualitas unggul. berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil. pemegang saham dan masyarakat pada umumnya. 4. Kecamatan Pondok Gede. Membangun organisasi global yang terpercaya. serta mampu bersaing secara global". Kotamadya Bekasi. karyawan. Alfamart dapat dimiliki masyarakat luas dengan cara kemitraan. Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuhkembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha. Pada tanggal 1 Januari 2003 berubah nama menjadi Alfamart . Yang menjadi target dari pemasaran Alfamart adalah area perumahan. c) Letak Tempat Penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah di Komplek Cahaya Kemang permai. sedangkan misinya adalah: 1. 2. Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku/etika bisnis yang tertinggi. Beringin Raya. dan gedung perkantoran. tersehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan . 4. Visi dari Alfamart adalah Menjadi jaringan distribusi retail terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas. pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen. Inovasi untuk kemajuan yang lebih baik. 4.2 Karateristik Responden 1. 2. Badan Usaha : PT Sumber Alfaria Trijaya 64 Pemegang Saham : HM Sampoerna dan Alfa Group Didirikan : 27 Juni 1999 Jumlah Toko : Lebih dari 1400 Pemegang Saham PT HM Sampoerna. 65 Budaya yang dijunjung dalam bekerja adalah: 1. Tangerang. Responden Menurut Jenis Kelamin . Tbk = 70% Pemegang Saham PT Sigmantara Alfindo = 30% Toko pertama dibuka 18 oktober 1999 dengan nama "Alfa Minimart" di Jl. Kerjasama Team. sedangkan motto yang digunakan Alfamart adalah “belanja puas harga pas”. fasilitas publik. Karawaci.

Responden Menurut usia 67 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. 2.5 juta 2. Kurang dari 1 juta 1 juta . 3. 5. Pria Wanita 43 orang 57 orang 43% 57% Sumber : Data primer diolah. tahun 2006 2. 2. 2. tahun 2006 3. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jenis kelamin responden yang ditunjukan tabel 2 sebagai berikut: Tabel 2: Karateristik Responden Menurut Jenis Kelamin No Jns kelamin Jml responden % 1. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data usia responden yang ditunjukan tabel 4 sebagai berikut: Tabel 4: Karateristik Responden Menurut Usia No usia Jml responden % 1. . 3. 4.2. Responden Menurut Jumlah Pendapatan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan.5 juta –5 juta 35 orang 53 orang 12 orang 35% 53% 12% Sumber : Data primer diolah. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jumlah pendapatan responden yang ditunjukan tabel 3 sebagai berikut: Tabel 3: Karateristik Responden Menurut Jumlah Pendapatan No Jml pendapatan Jml responden % 1.66 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan.

40thn 41thn .50thn lebih dari 51 3 orang 43 orang 38 orang 10 orang 7 orang 3% 43% 38% 10% 7% Sumber : Data primer diolah. promosi.3 Deskripsi variabel penelitian Variabel dalam penelitian ini merupakan data berpasangan.Kurang dari 20 tahun 20thn . tahun 2006 4. kelengkapan produk yang ditawarkan. kenyamanan berbelanja. dan pelayanan. 1. harga. kelengkapan produk yang ditawarkan.30thn 31thn . promosi. a) Lokasi 68 Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 5 berikut: Tabel 5: Jarak yang Ditempuh Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 68 8 5 0 19% 68% 8% 5% 0% . Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. dan pelayanan. kenyamanan berbelanja. harga. yaitu persepsi konsumen minimarket Indomaret dan konsumen minimarket Alfamart dengan indikator lokasi.

8% netral. 0% tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 7 berikut ini: Tabel 7: Luas Lahan Parkir Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 47 11 13 . 5% tidak setuju. 67% responden setuju. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Indomaret cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. 19% sangat setuju.Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 5 menunjukan 68% responden setuju. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Indomaret. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Indomaret menurut responden dapat dilihat pada tabel 6 sebagai berikut: Tabel 6: Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Indomaret 69 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 67 6 0 0 27% 67% 6% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 6 menunjukan 27% responden sangat setuju. 6% responden netral.

11% responden netral. 22% responden netral. 47% responden setuju. 34% responden menyatakan setuju. 26% responden tidak setuju.0 29% 47% 11% 13% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 7 menunjukan 29% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Indomaret dapat dilihat pada tabel 9 berikut ini: Tabel 9 Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media Ada di Indomaret 71 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju . 0% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Indomaret. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Indomaret dapat dilihat pada tabel 8 berikut: Tabel 8: Ketersedian Produk di Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 34 22 26 0 18% 34% 22% 26% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 8 menunjukan 18% responden menyatakan sangat setuju. 0% 70 sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 13% responden tidak setuju.

Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 4 36 23 37 0 4% 36% 23% 37% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 9 menunjukan 4% responden sangat setuju, 36 % responden setuju, 23% responden netral, 37% responden tidak setuju, 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Indomaret. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 10 berikut ini: Tabel 10: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase 72 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 50 15 19 0 16% 50% 15% 19% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 10 menunjukan bahwa 16% responden sangat setuju, 50% responden setuju, 15% netral, 19% responden tidak setuju, 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian

besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Indomaret cukup. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 11 berikut ini: Tabel 11: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 41 39 2 0 18% 41% 39% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 11 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa waktu tiba produk yang dipesan konsumen sesuai dengan yang diharapkan . Hal ini dapat dilihat pada tabel 4.10 yang menunjukan 18% 73 responden sangat setuju, 41% responden setuju, 39% responden netral, 2% konsumen tidak setuju, % konsumen sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluarsa produk yang dijual Indomaret dapat dilihat pada tabel 12 berikut ini: Tabel 12: Produk yang Dijual Indomaret Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 59 7 2 0 32% 59% 7%

2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 12 menunjukan bahwa responden beangapan bahwa produk yang jual minimarket Indomaret tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. Hal ini dapat dilihat bahwa 32% responden sangat setuju, 59% setuju, 7% responden netral, 2% tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Indomaret dpat dilihat pada tabel 13 berikut ini: Tabel 13: Penataan Produk yang Dijual Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 74 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 13 11 0 14% 61% 13% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 13 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Indomaret ditata berimbang sesuai kebutuhan, Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju, 61% responden setuju, 13 netral, 11 responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Indomaret bagi responden dapat dilihat pada tabel 14 berikut ini: Tabel 14:Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Indomaret 75 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral

Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 56 11 15 0 18% 56% 11% 15% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 14 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Indomaret terjangkau oleh konsumen, Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju, 56% responden setuju, 11% netral, 15% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 15 berikut ini: Tabel 15: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 46 29 20 0 5% 46% 29% 20% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 15 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket 76 Indomaret kepada konsumen, Hal ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju, 46% responden setuju, 29 netral, 20 responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang

ditawarkan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 16 berikut ini: Tabel 16: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 48 18 17 3 14% 48% 18% 17% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 16 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Indomaret sesuai dengan harga pasar saat ini. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju, 48% responden setuju, 18% netral, 17% responden tidak setuju, 3% sangat tidak setuju. d) Promosi 77 Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Indomaret dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 17 berikut ini: Tabel 17: Keterlihatan Logo Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 63 5 2 2 30% 63% 5%

2% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 17 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. Berdasarkan penelitian mengenai logo Indomaret pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 19 berikut ini: Tabel 19: Logo Indomaret pada Tas Dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 . 0% sangat tidak setuju. 51% responden setuju. 2% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Indomaret dapat dilihat pada tabel 18 berikut ini: Tabel 18: Disain dan Warna Logo Indomaret 78 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 51 25 6 0 18% 51% 25% 6% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 18 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret memiiki disain dan warna yang menarik. 63% responden setuju. 6% responden tidak setuju. 2% responden tidak setuju. 5% netral. 25% netral. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 30% responden sangat setuju.

27% sangat tidak setuju. 9% responden tidak setuju.1 11 61 27 0% 1% 11% 61% 27% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 19 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret pada tas belanja dan sovenir tidak 79 ada . 11% netral. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 21 berikut ini: . 61% responden tidak setuju. 10% netral. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 20 berikut ini: Tabel 20: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 55 10 9 0 26% 55% 10% 9% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 20 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. 1% responden setuju. 55% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju.

8% netral. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 22 berikut ini: Tabel 22: Fasilitas Kartu Keanggotaan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 0 0% 81 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 20 54 26 0% 20% 54% 26% Jumlah 100 100% . 0% sangat tidak setuju. 46% responden setuju.Tabel 21: Informasi Produk dan Harga Baru Indomaret 80 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 43 46 8 3 0 43% 46% 8% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 21 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. 3% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 43% responden sangat setuju.

12% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 21% responden 82 sangat setuju. 54% responden tidak setuju. 26% sangat tidak setuju. 20% netral. Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 23 berikut ini: Tabel 23: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 54 13 12 0 21% 54% 13% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 23 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret mudah diingat dan dimengerti responden. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 24 berikut ini: Tabel 24: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 12 40 19 . 54% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 13% netral.Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 22 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret tidak memberikan fasilitas kartu keanggotaan. 0% responden setuju. 0% sangat tidak setuju.

Hal ini terlihat bahwa 38% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 12% responden sangat setuju.28 1 12% 40% 19% 28% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 24 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Indomaret sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 60% responden setuju. 28% responden tidak setuju. 2% netral. 1% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 25 berikut ini: Tabel 25: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Indomaret 83 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 38 60 2 0 0 38% 60% 2% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 25 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Indomaret jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. 40% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 26 berikut ini: Tabel 26: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase . 19% netral. 0% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju.

2% sangat tidak setuju. 14% netral. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 27 berikut ini: Tabel 27: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 18 7 0 14% 61% 18% 7% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 27 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket Indomaret sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju.Sangat setuju 16 16% 84 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 53 14 15 2 53% 14% 15% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 26 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan rangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Indomaret cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. 53% responden setuju. 15% responden tidak setuju. 61% .

f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 29 berikut ini: Tabel 29: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 86 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 24 57 16 3 0 24% . 18% netral. 3% netral. 0% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 28 berikut ini: Tabel 28: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 68 3 0 0 29% 68% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 28 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Indomaret sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. 68% responden setuju.85 responden setuju. 7% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 29% responden sangat setuju. 0% responden tidak setuju.

57% 16% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 29 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Indomaret menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. 23% netral. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 30 berikut ini: Tabel 30: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 47 23 11 0 19% 47% 23% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 30 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Indomaret sigap dan ramah dalam meberi pelayanan. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 24% responden sangat setuju. 3% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 16% netral. 0% sangat tidak setuju. 87 Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 31 berikut ini: Tabel 31: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju . 47% responden setuju. 57% responden setuju. 11% responden tidak setuju.

00 WIB Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 60 13 0 0 28% 60% 13% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 88 Pada tabel 32 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Indomaret sesuai dengan kebutuhan konsumen. 16% netral. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 58 16 5 1 18% 58% 16% 5% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 31 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon bagi konsumen yang belanja minimal 100 ribu akan diantar ke rumah. 1% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 32 berikut ini: Tabel 32: Jam Buka dan Tutup Minimarket Indomaret Pukul 07. 5% responden tidak setuju. 58% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat .

promosi. a) Lokasi Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 34 berikut: Tabel 34: Jarak yang Ditempuh Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 . 0% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. harga. 60% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. dan pelayanan. 11% responden tidak setuju. 10% netral. 61% responden setuju. 13% netral. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 33 berikut ini: Tabel 33: Tidak ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 61 10 11 0 18% 61% 10% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 33 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Indomaret. Persepsi Konsumen Minimarket Alfamart 89 Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. kelengkapan produk yang ditawarkan. kenyamanan berbelanja. 2.setuju.

60% responden setuju. 2% tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 36 berikut ini: Tabel 36: Luas Lahan Parkir Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase .51 8 34 1 6% 51% 8% 34% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 34 menunjukan 51% responden setuju. 1 sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Alfamart cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. 34% tidak setuju. 8% netral. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Alfamart menurut responden dapat dilihat pada tabel 35 sebagai berikut: 90 Tabel 35 Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 60 6 2 0 32% 60% 6% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 35 menunjukan 32% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Alfamart . 6% responden netral. 6% sangat setuju.

b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel 37 berikut: Tabel 37: Ketersedian Produk di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 11 40 12 36 1 11% 40% 12% 36% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 37 menunjukan 11% responden menyatakan sangat setuju.Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 18 53 13 16 18% 53% 13% 16% 91 Sangat tidak setuju 0 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 36 menunjukan 18% responden sangat setuju. 36% responden tidak setuju. 13% responden netral. 40% responden menyatakan setuju. 12% responden netral. 0% sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 53% responden setuju. 16% responden tidak setuju. 1% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen .

sebagian besar selalu dapat disediakan Alfamart . 33% responden tidak setuju. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Alfamart . Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada table 39 berikut ini: Tabel 39: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju 2 31 2% 31% 93 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 46 1 . 51 % responden setuju. 92 Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Alfamart dapat dilihat pada tabel 38 berikut ini: Tabel 38: Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media ada Di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 2 51 14 33 0 2% 51% 14% 33% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 38 menunjukan 2% responden sangat setuju. 14% responden netral.

Hal ini dapatdilihat pada tabel 40 yang menunjukan 0% responden sangat setuju. 20% netral. 7% responden setuju. 31% responden setuju. 1% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Alfamart kurang atau sedikit. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 40 berikut ini: Tabel 40: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 0 7 48 42 0% 7% 48% 43% 94 Sangat tidak setuju 3 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 40 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan netral ini dikarenakan konsumen yang belanja pada minimarket tersebut lebih senang datang langsung ke Alfamart . Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluwarsa produk yang dijual Alfamart dapat dilihat pada tabel 41 berikut ini: Tabel 41: Produk yang Dijual Alfamart Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 36 60 4 . 3% konsumen sangat tidak setuju. 48% responden netral. 46 responden tidak setuju. 42% konsumen tidak setuju.20% 46% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 39 menunjukan bahwa 2% responden sangat setuju.

60% setuju. 0% sangat tidak setuju. 0% tidak setuju.36% 60% 4% 95 Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 0 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 41 menunjukan bahwa responden beranggapan bahwa produk yang dijual minimarket Alfamart setuju tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. 0% sangat tidak setuju. 18 netral. 17 responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Alfamart dpat dilihat pada tabel 42 berikut ini: Tabel 42: Penataan Produk yang Dijual Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 59 18 17 0 6% 59% 18% 17% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 42 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Alfamart ditata berimbang sesuai kebutuhan. Hal ini terlihat bahwa 6% responden sangat setuju. 96 c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Alfamart bagi responden dapat dilihat pada tabel 43 berikut ini: . 4% responden netral. 59% responden setuju. Hal ini dapat dilihat bahwa 36% responden sangat setuju.

Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. 52% responden tidak setuju. 25% netral.Tabel 43: Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 29 25 52 3 1% 29% 25% 52% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 43 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Alfamart kurang terjangkau oleh konsumen. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 44 berikut ini: Tabel 44: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 9 47 9% 47% 97 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 13 1 30% 13% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 . 3% sangat tidak setuju. 29% responden setuju.

Pada tabel 44 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket Alfamart kepada konsumen, Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju, 47% responden setuju, 30% netral, 13% responden tidak setuju, 1% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 45 berikut ini: Tabel 45: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 14 27 58 1 0% 14% 27% 58% 1% 98 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 45 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Alfamart kurang sesuai dengan harga pasar saat ini. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju, 14% responden setuju, 27% netral, 58% responden tidak setuju, 1% sangat tidak setuju. d) Promosi Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Alfamart dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 46 berikut ini: Tabel 46: Keterlihatan Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 66

58 0 0 26% 66% 58% % % 99 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 46 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju, 66% responden setuju, 8% netral, 0% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Alfamart dapat dilihat pada tabel 47 berikut ini: Tabel 47: Disain dan Warna Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 22 64 12 2 0 22% 64% 12% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 47 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart memiiki disain dan warna yang menarik. Hal ini terlihat bahwa 22% responden sangat setuju, 64% responden setuju, 12% netral, 2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. 100 Berdasarkan penelitian mengenai logo Alfamart pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 48 berikut ini: Tabel 48: Ada Logo Alfamart pada Tas dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase

Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 35 62 3 0 0 35% 62% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 48 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart pada tas belanja dan sovenir ada . Hal ini terlihat bahwa 35% responden sangat setuju, 62% responden setuju, 3% netral, 0% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 49 berikut ini: Tabel 49: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 19 49 12 19% 49% 12% 101 Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 0 20% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 49 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart sering memberikan kupon

undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju, 49% responden setuju, 12% netral, 20% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 50 berikut ini: Tabel 50: Informasi Produk dan Harga Baru Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 54 6 8 0 32% 54% 6% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 50 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 32% responden sangat setuju, 54% 102 responden setuju, 6% netral, 8% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 51 berikut ini: Tabel 51: Fasilitas Kartu Keanggotaan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 46 44 8 2

0 46% 44% 8% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 51 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan yang disebut kartu “Aku”. Hal ini terlihat bahwa 46% responden sangat setuju, 44% responden setuju, 8% netral,2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju.Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 52 berikut ini: Tabel 52: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 103 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 9 25 38 27 1 9% 25% 38% 27% 1% Jumlah 100 100% Pada tabel 52 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart mudah diingat dan dimengerti responden. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju, 25% responden setuju, 38% netral, 27% responden tidak setuju, 1% sangat tidak setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 53 berikut ini: Tabel 53: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral

4% responden tidak setuju. 0% sangat .Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 36 41 18 0 5% 36% 41% 18% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 53 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 0% sangat tidak setuju. 36% responden setuju. 61% responden setuju. 18% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 54 berikut ini: Tabel 54: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 61 8 4 0 27% 61% 8% 4% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 54 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Alfamart jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. 8% netral. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. 41% netral. Hal 104 ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 55 berikut ini: Tabel 55: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 105 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 13 59 20 8 0 13% 59% 20% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 55 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan ruangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Alfamart cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. 8% responden tidak setuju. 20% netral. Hal ini terlihat bahwa 13% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 56 berikut ini: Tabel 56: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% .tidak setuju. 59% responden setuju. 0% sangat tidak setuju.

f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 58 berikut ini: Tabel 58: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 16 53 16% 53% .0% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 56 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket 106 Alfamart sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. 23% netral. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 57% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 57 berikut ini: Tabel 57: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 57 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Alfamart sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. 57% responden setuju. 2% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 2% responden tidak setuju. 23% netral.

52% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 60 berikut ini: . 12% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. 53% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 59 berikut ini: Tabel 59: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 52 15 12 0 21% 52% 15% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 59 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Alfamart sigap dan ramah dalam memberi pelayanan.107 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 15 16 0 15% 16% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 58 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Alfamart menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. Hal ini terlihat bahwa 21% responden sangat setuju. 15% netral. 0% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 15% netral. 16% responden tidak setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 61 berikut ini: Tabel 61: Jam Buka dan Tutup Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 56 14 14 0 16% 56% 14% 14% 0% Jumlah 100 100% . 6% responden setuju. 5% sangat tidak setuju. 50% responden tidak setuju.108 Tabel 60: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 6 38 50 5 1% 6% 38% 50% 5% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 60 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart tidak menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. 38% netral.

0% sangat tidak setuju. 55% responden setuju. Perhitungan analisis deskriptif: Perbandingan persepsi Indomaret dan Alfamart dengan analisis deskriptif dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 63: Perhitungan Rata-Rata Prosentase Minimarket Indomaret dan Alfamart Keterangan Indomaret Alfamart .3 Analisis Hasil Penelitian Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ada 3 menggunakan analisis deskriptif. 56% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 62 berikut ini: Tabel 62: Tidak Ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 25 55 9 11 0 25% 55% 9% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 62 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Alfamart . Hal ini terlihat bahwa 25% responden sangat setuju.Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 61 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Alfamart sesuai dengan kebutuhan konsumen. 11% responden tidak setuju. Hasil dari perhitungan menggunakan SPSS terlihat pada lampiran 2 dan di bawah ini ringkasan perhitungan tersebut yaitu: 1. 14% netral. 14% responden tidak setuju. analisis skala likert dan analisis uji beda dengan uji-t 110 dengan program spss. 4. 9% netral. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat 109 setuju.

7% 79% Kenyamanan Berbelanja 78.3% Promosi 57. kelengkapan produk yang ditawarkan.6% 50.Lokasi 85% 73% Kelengkapan produk 85.2% 70.2% Pelayanan 77.8% Harga 62.3% 33.8% 60. harga yang ditawarkan dan kenyamanan berbelanja sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi . 2.2% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan variabel di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi. Perhitungan dengan skala likert: Persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel perhitungan dibawah ini: Tabel 64: Perhitungan Skor Minimarket Indomaret dan Minimarket Alfamart Indomaret AlfamaDimensi yang rt diukur Skor rata2 interpretasi Skor rata2 interpretasi 111 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 .

74 3.36 2.94 3.01 1.98 4.29 4.75 4.02 3.28 4.66 S TS TS N N N S S SS S S N TS SS S TS .14 3.82 4.81 3.17 4.44 3.29 1.81 1.63 3.86 3.21 3.81 191 3.66 3.75 3.07 3.36 3.23 3.84 3.34 4.86 4.

11 3.84 4.55 2.27 2.14 3.34 3.54 2.82 2.94 N SS S N .26 4.59 4.55 2.22 3.2 4.32 3.73 3.18 3.69 3.S SS TS S N SS S S S S S S S 3.54 4.77 3.63 3.74 3.24 3.34 3.10 4.43 3.67 4.32 3.91 4.

harga yang ditawarkan sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi dan kenyamanan berbelanja hal ini juga dapat dilihat pada gambar 15 dibawah ini: 112 ANALISIS SKALA LIKERT 1 10 123456789 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 . kelengkapan produk yang ditawarkan.S TS TS SS S N S TS S S SS S S SS S N S S S SS S S TS S S Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan indikator di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi.

sedangkan pada komponen Alfamart responden sebagian besar setuju bahwa Alfamart lebih baik pada segi promosi dan kenyamanan berbelanja dibandingkan Indomaret.620000 .860000 0.81 1.01 1.20 21 22 23 24 INDIKATOR SKALA PENELITIAN INDOMARET 4.140000 1. Perhitungan menggunakan uji-t atau uji beda Pengujian hipotesis untuk perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel berikut ini: 113 Tabel 65: Deskripsi variabel penelitian persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart Persepsi konsumen Indomaret Persepsi konsumen Alfamart Indikator Mean Indikator Mean okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 2.07 ALFAMART 3.73 3.22 3.44 3.91 3.55 Gambar 15: Analisis Skala Likert Persepsi Indomaret dan Alfamart Grafik 15 diatas menunjukan bahwa pada komponen indikator diatas dapat diketahui pada Indomaret responden sebagian besar meyatakan setuju bahwa lokasi. 3.26 4. kelengkapan produk yang ditawarkan dan harga pada minimarket ini lebih baik dibandingkan Alfamart.24 3.

05) sehingga tolak Ho yang artinya persepsi konsumen .002 berada dibawah level of significance yang 114 digunakan (α =0.640000 okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 1.660000 Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Tabel 66: Perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart dengan menggunakan uji-t : Model t Df Sig (2tiled) Keterangan P. Tolak Ho Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Secara parsial ditemukan perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart secara signifikan.6700000 9.290 35 .930000 9.002.9.720000 7. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) 0.220000 9.IND_ P.780000 .ALF 3.470000 7.470000 3.

115 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap kelengkapan produk yang ditawarkan diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap harga yang ditawarkan diketahui bahwa ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. 4. Dan dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 12.670000. waktu dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf. perbedaan ini disebabkan pada Alfamart jumlah produk dan jenisnya produk yang dijual kurang banyak. hal tersebut sesuai dengan teori yang menyatakan jika strategi harga rendah diterapkan maka strategi ini menjadi sangat efektif menarik pembeli karena harga rendah berati penghematan dan toko yang menerapkan harga lebih rendah dari pesaing akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf 157:2005).140000>11. hal tersebut sesuai dengan teori bahwa peritel yang menyediakan produk dalam toko pada jumlah.860000>19.Indomaret dengan persepsi Alfamart terdapat perbedaan.780000. 135:2005). Perbedaan ini disebabkan jarak yang di tempuh konsumen lebih dekat menuju Indomaret di bandingkan ke Alfamart. 115: 2005. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart diterima. 116 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap promosi yang diberikan untuk menginformasikan toko .620000>8.4 Pembahasan Berdasarkan hasil pengujian hipotesa dengan uji-t diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart hal tersebut dapat diketahui dari penjelasan perindikator berikut: Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap lokasi berdirinya kedua minimarket tersebut diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. Pada penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 21. yang menyatakan bahwa sebuah gerai akan lebih sukses jika letaknya lebih strategis dibandingkan gerai lainya yang berlokasi kurang strategis meskipun keduanya menjual produk yang sama.220000. oleh pramuniaga yang trampil dan banyak. Dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 10. sedang menurut Hendri Ma’aruf. Hal tersebut disebabkan harga yang dijual Alfamart lebih mahal di bandingkan Indomaret karena Indomaret membeli langsung ke produsen yang masih bernaung pada satu kepemilikkan perusahaan sedang Alfamart membeli dari distributor sehingga harga yang dijual pun menjadi lebih mahal.

Dalam penelitian ini yang memberikan pelayanan lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 19. Namun jika dilihat dari toko mana yang memberikan promosi lebih baik yaitu Alfamart hal ini diketahui dari mean Alfamart yang lebih besar dari Indomaret sebesar 27. Secara garis besar dapat diketahui bahwa setelah diadakan pengujian dengan uji-t dapat diambil kesimpulan. Majalah marketing: 2004.930000. musik.640000>17.660000. keranjang belanja. menyatakan karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart 118 yang biasanya berdampingan dan memiliki karateristik toko yang hampir .dan produk yang disediakan diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. Hal ini dikarenakan minimarket Indomaret dan Alfamart sama-sama memberikan fasilitas penunjang yang sama seperti AC. namun hal ini tidak sesuai dengan konsep penjualan bahwa konsumen jika diabaikan dan tidak selalu diingatkan maka akan tidak membeli produk organisasi dalam jumlah yang cukup (Philip Kotler. Hal ini dikarenakan pada Alfamart tidak memberikan pelayanan antar barang seperi Indomaret. 117 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pelayanan yang diberikan kepada konsumen yang berbelanja diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pemberian kenyamanan dalam berbelanja ternyata memiliki tingkat perbedaan yang tidak signifikan. Hal ini disebabkan karena Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan dan pada tas belanja Alfamart ada logo dari minimarket tersebut yang tidak di berikan Indomaret. hal tersebut sesuai dengan teori semua peritel baik skala besar atau pun kecil yang berformat modern berlomba-lomba dalam mendadani tempat belanja mereka semenarik mungkin pendapat ini dikemukakan dalam buku Hendri Ma’aruf.720000> 23. ini sesuai dengan teori bahwa peritel yang memberikan kombinasi ragam produk dan tingkat pelayanan sebagai posisioning serta melengkapi dengan tingkat pelayanan yang tinggi berarti gerai tersebut memilih posisioning citra gerai yang lengkap dan full service yang pada ahirnya akan banyak dipilih konsumen (Hendry Ma’aruf.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) variabel persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart sebesar 0. Ini berarti hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart diterima Menurut pendapat Tajwini Rofian. 202: 2005.05) sehingga tolak ho.pengharum ruangan dan lain sebagainya.221:2005).16:1997). Pada penelitiian ini meski Alfamart unggul dalam segi promosi namun konsumen cenderung lebih memilih minimarket pesaing karena pertimbangan faktor yang lain yang diberikan. secara parsial ditemukan pengaruh yang signifikan.

2. Mayoritas konsumen Indonesia sensitive terhadap harga. 2. 4. 119 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5. Jika pengalaman masa lalu memuaskan. Indomaret lebih baik dalam meyakinkan konsumen. Bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna. salah satunya dengan cara memberi logo pada plastik belanja. Hal ini juga sesuai dengan teori berikut. 3.05 yang digunakan 5. Persediaan barang pada minimarket Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih lengkap agar apa yang diinginkan konsumen dapat dipenuhi . maka saran yang diajukan penulis adalah sebagai berikut: 1.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan dapat diambil bebarapa kesimpulan diantaranya adalah sebagai berikut: 1.sama setelah diadakan penelitian ternyata sesuai. karena itu Alfamart agar menekan harga dengan cara memutus saluran distributor yang panjang yang akan meminimalkan biaya dan pada ahirnya harga 120 menjadi sama dengan pesaing. 5. harga dan promosi sedang pada indikator kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. pelayanan. kelengkapan produk yang ditawarkan. citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk ahir atau pembelian merek. Pelayanan pada minimarket Alfamart sebaiknya ditambahkan dengan fasilitas pesan belanja melalui telpon agar tidak kalah dengan pesaing. maka pilihan akan bersifat kebiasaan.002 berada di bawah lefel of signifikan 0. i . Selain kriteria di atas ternyata setelah diteliti terbukti bahwa konsumen memilih toko juga berdasarkan oleh citra Minimarket tersebut dan menurut responden. Selebaran yang full color dengan informasi produk dan harga tidak akan banyak mempengaruhi pembeli karena mereka juga akan mendapat selebaran yang sama menarik dari peritel lainya. Minimarket Indomaret dalam mempromosikan tokonya hendaknya lebih gencar karena jika nantinya promosi itu di lupakan maka secara tidak langsung akan menjadikan konsumen menjadi pindah ke pesaing.2 Saran Berdasarkan kesimpulan diatas. Adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart pada indikator lokasi.1995: 252). Kecuali jika faktorfaktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart adalah sebesar 0.

Si Drs. Agus Wahyudin. 131286682 NIP 131292562 Mengetahui Ketua Jurusan Manajemen Drs. M. 131286682 iii PENGESAHAN KELULUSAN Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skipsi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang pada: Hari : Tanggal : Penguji Skripsi Dra.Si NIP.Si Drs. Wahyono.M NIP.131286682 NIP 131292562 Mengetahui Dekan Fakultas Ekonomi Drs. 131658236 iv PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar . Wahyono. M.M NIP. Sugiharto. M. Sugiharto. M.Si NIP. Sugiharto. M.ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI SKRIPSI Untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Pada Universitas Negeri Semarang Oleh: Anita susanti NIM 3352402006 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007 ii PERSETUJUAN PEMBIMBING Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian Skripsi pada: Hari : Tanggal : Pembimbing I Pembimbing II Drs.Si NIP 130812917 Anggota I Anggota II Drs. M. M. Palupiningdyah.

Ibu dan Bapak tercinta. bukan jiplakan dari karya tulis orang lain. Promosi Dan Kenyamanan Berbelanja Di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kotamadya Bekasi”.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi 3. Dalam kesempatan yang baik ini. Tetap semangat dan teguhkan hati sampai nanti sampai mati (Letto) 3. Drs. Kelengkapan Produk Yang Di Tawarkan. Agus Wahyudin. M. selaku Rektor Universitas Negeri Semarang 2.Si selaku Ketua Jurusan Manajemen dan Dosen Pembimbing I yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing dan memberikan arahan bagi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.Si selaku dosen penguji yang telah meluangkan . hari liburnya adalah hari ini (John Wasley) PERSEMBAHAN: Skripsi ini saya persembahkan untuk: 1. baik sebagian atau seluruhnya. 2. 5. Pelayanan. H. penulis dengan ketulusan ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah dengan ikhlas memberikan masukan dan kontribusi yang berarti dalam proses penelitian dan penyusunan skripsi ini. Prof. M. sebagai orang yang paling penulis sayangi yang menjadi semangat agar bisa memberikan yang terbaik. Kakakku dan adikku serta seluruh Keluarga Besar penulis yang selalu ada saat susah maupun senang 3. Palupiningdyah. Dra. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. M. Harga. Hari bekerja untuk si pemalas adalah besok.Si. Wahyono. Drs. M. ” Cukuplah Allah Saja Bagiku. 3352402006 v MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO: 1. 4.karya saya sendiri. Sudijono Sastroatmodjo. M. antara lain: 1. 28 Februari 2007 Anita susanti NIM. Tiada Tuhan Selain Dia. Drs. Hanya KepadaNya Aku Bertawakal Dan Dialah Rabb Yang Memiliki ”Arsy Yang Agung” (QS At Taubah 129) 2.Dr. Sahabat-sahabat yang membuat penulis selalu bersemangat vi KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya. Semarang. Sugiharto. sehingga penulis dapat menyelesaikan skipsi dengan judul ”Analisis Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Dan Alfamart Terhadap Lokasi.M selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik.

Pondok Gede kota Bekasi. Indomaret. Alfamart. Universitas Negeri Semarang. produk. pelayanan. Harga. Maka dari itu. Namun kenyataanya membuktikan bahwa karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama. . Pelayanan. Akhir kata semoga Allah SWT senantiasa bersama kita dan meridhoi jalan hidup kita.waktunya dalam menguji penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah menjadi bagian dari jalan hidup penulis. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. Rofian. vii 6. Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret dengan Alfamart di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi”. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak. Fakultas Ekonomi. Staff Dinas Pertanian dan Pangan Semarang sebagai tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL) penulis sebagai awal terjun dan melihat dunia kerja. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih kurang sempurna karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki. Majalah marketing: 2004). Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. 12. Amin Semarang. Kelengkapan Produk. Teman-teman di wisma ”amalia” yang selalu memberi semangat. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. memiliki karateristik toko dan strategi yang hampir sama (Tajwini. Dosen-Dosen Ekonomi yang telah memberikan ilmunya kepada penulis. Kata kunci: Persepsi Konsumen (Lokasi. Teman-teman Manajemen angkatan 2002 terimakasih atas semua moment yang telah dilalui yang membuat penulis semakin dewasa. Konsumen memilahmilah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. Dengan kata lain. 10. 7. 1997: 165). Kenyamanan) Minimarket. 9. Teman-teman KKN yang telah menjadi suatu keluarga kecil yang akan selalu mengingat satu sama lain. Promosi. tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. Februari 2007 Penulis viii SARI Anita Susanti. 2007. dan membuat waktu dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. 11. penulis akan menerima kritik dan saran sebagai masukan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis. 13. 8. Minimarket Indomaret dan Alfamart yang telah mengijinkan Penulis melakukan penelitian. 141 halaman. Teman-teman SMA yang telah menjadi motivasi tersendiri dalam berusaha bagi penulis dan membuat penulis melihat sisi lain kehidupan. dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart yang biasanya berdampingan. Jurusan Manajemen Program Studi Manajemen Pemasaran.

kelengkapan produk yang di tawarkan. Indomaret dan Alfamart dalam memberi pelayanan harus lebih ramah dan sigap. Display depan minimarket Indomaret dan Alfamart dibuat lebih menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart serta untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart terhadap lokasi. sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan rumus literasi sehingga diketahui sampel dalam penelitian ini sebesar 100 responden. every day low price tidak berguna jika itu didengungkan dalam iklan dan promosi saja oleh karena itu di dalam gerai Indomaret dan Alfamart pada saat konsumen berbelanja hal tersebut benar-benar terbukti. Saran yang diberikan dalam penelitian ini diantaranya: 1. pelayanan.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. Persediaan barang pada minimarket Indomaret dan Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih terencana. 2. Minimarket Indomaret dan Alfamart harus dapat mengendalikan biaya-biaya. dan pelayanan sebesar 0. harga. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi.05) ini berarti tidak ada beda karena kedua minimarket ini memberikan fasilitas yang hampir sama. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan dengan tingkat signifikansi α = 0. promosi. x DAFTAR ISI Halaman . Hasil penelitian setelah diadakan pengujian dengan uji-t secara parsial dari masing-masing variabel ditemukan pengaruh yang signifikan sebesar 0. harga. harga. promosi.Disain tampilan minimarket Indomaret dan Alfamart sebaiknya ada perubahan tema perperiode tertentu. dan kenyamanan berbelanja dalam memilih tempat berbelanja. 5. promosi. pelayanan.05. 3. 4.Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. Untuk meneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna. dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. kelengkapan produk yang ditawarkan. Penelitian ini dilakukan pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di Komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi.791 berada diatas level of significance yang digunakan (α =0. dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. harga.05) sehingga tolak Ho.05). harga dan promosi sedang pada komponen kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ix ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. 6. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart pada komponen lokasi. sedangkan pada kenyamanan berbelanja sebesar 0.000 yang menunjukan tolak Ho di bawah level of significance yang digunakan (α =0. 7.Permasalahan dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. promosi. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja pada minimarket Indomaret dan Alfamart.

.........................2 Persepsi ............1.......................55 3....................................2...............2 Karateristik responden...............35 2.......................................................................10 Atmosfer dalam gerai ..............1......10 2.......................................................................................................1....................................................................................................................................60 4.......... iii PERNYATAAN..........................................................................................................2 Hipotesis..16 2..42 2..................................................................................................................60 4.......................................................................................5 Metode Analisis data .................................................................... iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN..........................1.............................................1 Gambaran Umum tempat penelitian.....................52 3......9 Promosi dan iklan ....... i PERSETUJUAN PEMBIMBING.6 Lokasi .................................................................................60 4..........................1 Landasan teori.4 Manfaat Penelitian ....................................................................................... ii PENGESAHAN KELULUSAN............4 1......................5 Waralaba .......................... xvii BAB I Pendahuluan ............................. viii DAFTAR ISI .......................51 BAB III METODE PENELITIAN ............................1...............................................8 Harga.................................................................................. xiii DAFTAR GAMBAR ................................. xvi DAFTAR LAMPIRAN.................................1.......65 xii .................................................................................................11 Pelayanan minimarket................................................................2 Rumusan Masalah.....4 Variabel Penelitian ....................1 1.................................................................................................1 Latar Belakang .........................36 2.....................................................................5 Penegasan istilah........................................................1 Lokasi dan objek penelitian ..................5 1........................................................................................................................................................................................................................3 Gerai dan peritel.............................8 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS ...HALAMAN JUDUL.2 Kerangka berfikir dan Hipotesisi .................................................21 2..............52 3................. vi SARI.......................................24 2..............................1 Kerangka berfikir .................1............................1.....................................................................10 xi 2.........1....................................... v KATA PENGANTAR ...........................................................52 3.................6 Sistematika skripsi .............45 2.........................30 2.......1........23 2......1...............................................10 2............................1 Perilaku Konsumen.........................................................................................................6 1..................................................................................................................5 1.................1 1....................7 Kelengkapan produk yang dijual ...............................................................................................1 Hasil penelitian............2...49 2..........................................57 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN........................1..................................18 2.........52 3..................................49 2.....................................................3 Sampel ....................................................2 Populasi.....4 Minimarket .................................x DAFTAR TABEL................................3 Tujuan Penelitian ..........

.... 76 Tabel 18 Disain dan warna logo Indomaret ................................... 77 Tabel 20 Kupon undian dan hadiah langsung Indomaret....................00 wib........ 73 Tabel 14 Keterjangkauan harga di Indomaret.................... 85 Tabel 30 Kesigapan dan keramahan pegawai Indomaret........................................................................119 5................................ 85 Tabel 31 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di Indomaret...................... 74 Tabel 15 Potongan harga di Indomaret ... 86 Tabel 32Jam buka Indomaret pukul 07........................................... 88 Tabel 35 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Afamart .. 82 Tabel 26 Penataan ruang Indomaret yang nyaman ................................................... 84 Tabel 29 Seragam pegawai Indomaret................119 DAFTAR PUSTAKA ........................... 87 Tabel 34 Jarak yang di tempuh menuju Alfamart............................................................... 70 Tabel 10 Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Indomaret. pasar tradisional......... di Indonesia ........... 80 Tabel 23 Jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret ....................................................... 72 Tabel 13 Penataan produk di Indomaret .............................................................. 75 Tabel 17 Keterlihatan logo Indomaret ..........................113 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.. 89 ............................ 78 Tabel 21 Informasi produk dan harga baru Indomaret...............................................................................................................................4................................................................................................. 83 Tabel 28 Letak pintu masuk dan keluar Indomaret.121 xiii DAFTAR TABEL Tabel 1 Pangsa pasar hipermarket..........................................119 5......................68 Tabel 7 Luas lahan parkir Indomaret ............................................... 67 Tabel 6 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Indomaret ......................................................................... 74 Tabel 16 Harga di pasaran sama dengan di Indomaret ........................................................................................................................ 65 Tabel 4 Karateristik responden menurut usia.......120 LAMPIRAN...........................4 Pembahasan ..........................21 Tabel 2 Karateristik responden menurut jenis kelamin....................................................................2 Saran............3 Deskripsi Variabel penelitian ................................................................... 81 Tabel 25 Jumlah keranjang belanja di indomaret cukup.......... 68 Tabel 8 Ketersediaan produk di Indomaret............................................................................. supermarket.............................................................................................................................................................................................................. 79 xiv Tabel 22 Fasilitas kartu keanggotaan Indomaret ................................................................................................ 83 Tabel 27 Disain eksternal ciri khas Indomaret... 65 Tabel 3 Karateristik responden menurut jumlah pendapatan.................................................. 87 Tabel 33Tidak ada antrian di meja kasir Indomaret...................109 4. 71 Tabel 12 Produk yang dI jual Indomaret tidak kadaluwarsa.................................................................................................. 80 Tabel 24 Fasilitas di Indomaret.....................................................1 Kesimpulan.............. 77 Tabel 19 Logo Indomaret pada tas dan sovenir ................ 69 Tabel 9 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Indomaret......................................................................................... 66 Tabel 5 Jarak yang di tempuh menuju Indomaret..................................... 71 Tabel11Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ......................................................................... minimarket...........

... 30 Gambar 8 Pertimbangan dalam penyediaan marchendise .......... 98 Tabel 47 Disain dan warna logo Alfamart ..................... 42 .................................100 Tabel 450 Informasi produk dan harga baru Alfamart....... 24 Gambar 6 Analisis area perdagangan............... kerugian waralaba.................. 107 Tabel 61 Jam buka Alfamart pukul 07..................106 Tabel 60 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di A alfamart.......................................................................................................................................110 Tabel 65 Deskrifsi variabel persepsi konsumen...... 96 xv Tabel 45 Harga di pasaran sama dengan di Alfamart ...................... 92 Tabel 40 Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret .................................................................................................................................100 Tabel 51 Fasilitas kartu keanggotaan Alfamart ......... 26 Gambar 7 Tiga tingkat analisis lokasi pengecer ........................................................00 wib.........................................109 Tabel 64 Perhitungan skor Indomaret dan Alfamart.............................................................................................................. 34 Gambar 10 Teori komunikasi ................108 Tabel 63 Perhitungan rata-rata prosentase ....................................... 93 Tabel 41 Produk yang di jual Alfamart tidak kadaluwarsa.......103 Tabel 55 Penataan ruang Alfamart yang nyaman ............................................................................................... 22 Gambar 5 Keuntungan........................................................................................................................ 37 Gambar 11 Tujuan memberi suasana dalam gerai ................................................ 33 Gambar 9 Kategori produk ............ 90 Tabel 38 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Alfamart............................................................................... 99 Tabel 49 Kupon undian dan hadiah langsung Alfamart............105 Tabel 58 Seragam pegawai Alfamart..................... 91 Tabel 39Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Alfamart.................................................................................................Tabel 36 Luas lahan parkir Alfamart .................................... 98 Tabel 48 Logo Alfamart pada tas dan sovenir ..........................................................................................................................................................................102 Tabel 53 Fasilitas di Alfamart..................................................................101 Tabel 52 Jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart .... 94 Tabel 42 Penataan produk di Alfamart ..........................................................................................104 Tabel 56 Disain eksternal ciri khas Alfamart..............106 Tabel 59 Kesigapan dan keramahan pegawai Alfamart...........................................................................112 Tabel 66 Perbanndingan persepsi konsumen ............... 15 Gambar 3 Proses pemilihan toko .. 16 Gambar 4 Perang antar saluran ....................................112 xvi DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1 Perilaku berbelanja................................... 95 Tabel 44 Potongan harga di Alfamart ..........................................................................................................102 Tabel 54 Jumlah keranjang belanja di Alfamart cukup ............... 12 Gambar 2 Proses keputusan pembelian ......................................................................................................104 Tabel 57 Letak pintu masuk dan keluar Alfamart...................................................................................................................................................................................... 94 Tabel 43 Keterjangkauan harga di Alfamart..... 97 Tabel 46 Keterlihatan logo Alfamart ........................................ 90 Tabel 37Ketersediaan produk di Alfamart.................................107 Tabel 62 Tidak ada antrian di meja kasir Alfamart..................

.................................131 Lampiran 4 Perhitungan skala likert ...................... ............ 1995:251).........1 Latar belakang Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dan kelompok mendapat apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu atau kelompok lainya (Irawan....111 xvii DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Angket penelitian ..........140 1 BAB I PENDAHULUAN 1............................ 43 Gambar 13 Unsur barang atau jasa yang di beli konsumen ... pelayanan umum... Banyak sekali perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan dengan cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada dan berusaha menerapkan strategi pemasaran yang tepat dalam rangka menguasai pasar..................................... Dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa konsep paling penting mendasari pemasaran adalah menyangkut keinginan manusia dan merupakan kebutuhan manusia yang di bentuk oleh kultur serta kepribadian individu Di era globalisasi sekarang ini kegiatan bisnis khususnya pemasaran dari waktu ke waktu semakin meningkat................................................... 45 Gambar 14 Kerangka berfikir ........................ Syarat yang harus di penuhi oleh suatu perusahaan agar dapat sukses dalam persaingan adalah berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan dengan membuat citra yang baik di mata pelanggan itu sendiri yang nantinya akan menimbulkan loyalitas yang berkelanjutan....138 Lampiran 6 Surat keterangan telah melakukan penelitian ...............................2001:10)................................................................................... Penguasaan pasar merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang di lakukan oleh pengusaha untuk mempertahankan hidupnya........ Memilih toko adalah proses interaksi antara strategi pemasaran pengecer dan karateristik individual dan situasional dari pembeli proses ini di gambarkan oleh diagram keputusan pembelian pada umumnya..................Gambar 12 Tampilan toko ............................ produk....... Hal tersebut bisa di capai oleh suatu perusahaan melalui 2 upaya menghasilkan dan menyampaikan barang serta jasa yang diinginkan konsumen............... dimana kegiatan tersebut sangat tergantung pada perusahaan atau pedagang dengan bermacam atribut melalui harga..127 Lampiran 3 Data tabulasi penelitian .................................................................121 Lampiran 2 Hasil perhitungan SPSS........ lokasi dan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan untuk membeli (Engel......... berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin.137 Lampiran 5 Surat ijin penelitian................. 47 Gambar 15 skala likert ..................................................................................................................................................

Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 12. pelayanan. kenyataananya dapat memiliki penjualan yang berbeda. (5) personel penjualan.co. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. dan kenyamanan berbelanja . kelengkapan produk yang ditawarkan. dari total 5. (2)sifat dan kualitas pengamanan. Konsumen memilah-milah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. Majalah marketing: 2004).Karateristik individual seperti gaya hidup menyebabkan pandangan umum tentang aktivitas yang terlibat dalam perilaku berbelanja dan pencarian. Para pengecer mempengaruhi aktifitas ini dengan strategi iklan dan promosi. Kecuali jika faktor-faktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. seperti Indomart dan Alfamart yang biasanya berdampingan (Tajwini. Sedangkan menurut penelitian salah satu tabloid bisnis Kontan di kawasan Bekasi Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 33%. maka pilihan akan bersifat kebiasaan. Penguasaan pangsa pasar 4 sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor dua setelah Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35% (http://www. Citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk akhir atau pembelian merek. Rofian.000 ritel di Indonesia. pelayanan. (7) sifat pelanggan toko. Dengan kata lain. karena menenurut the use multiatribut attitude model in store image study journal of ritailing para pelanggan potensial yang diminta memilih sepuluh daftar atribut yang ada memilih keenam komponen yang dirasa memiliki pengaruh paling besar dalam menilai citra toko yaitu lokasi.3%. tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. (8) atmosfer toko dan (9) pelayanan dan kepuasan setelah transaksi (Engel. Namun kenyataanya bahwa meski minimarket memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama satu dengan yang lainya. harga.1995:157).id). Atribut yang menyolok atau determinan biasanya masuk dari kategori berikut ini : (1) lokasi.kontan. produk. untuk itu peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian perbandingan persepsi konsumen toko tersebut mengapa hal tersebut dapat mempengaruhi penjualan padahal keduanya memiliki strategi pemasaran yang hampir sama dan pelayanan yang hampir . 3 (4) iklan dan promosi.1995: 252). lokasi perusahaan atau toko (Kotler. Penguasaan pangsa pasar sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor empat setelah ritel-ritel yang lain sedangkan Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35%. Namun di sini peneliti hanya mengambil enam komponen yang paling utama. Karateristik pembeli juga mempengaruhi citra toko. Market share yang berbeda jauh menurut survei AC Nielsen tahun 2005. (6) atribut fisik toko. promosi. (3) harga. Jika pengalaman masa lalu memuaskan.. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. 1997: 165).

2. apakah yang membuat berhasil mewujudkan kesan yang baik pada pelanggan dan pada ahirnya akan memudahkan meraih konsumen.4 Kegunaan penelitian 1. c) Bagi penulis. .2 Permasalahan Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka identifikasi masalah pada penelitian ini adalah: 1. 6 b) Bagi konsumen. sehingga produsen dapat mengetahui apa saja yang di gunakan konsumen dalam membuat pertimbangan keputusan pembelian. bahwa penelitian ini dapat di gunakan untuk menambah pengetahuan dan untuk meneliti lebih lanjut dengan menggunakan variabel lain. Dari gambaran di atas penulis memilih judul dalam penelitian ini adalah “ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI”. Kegunaan praktis a) Bagi pelaku usaha ritel hasil penelitian ini bermanfaat sebagai evaluasi dan pengamatan aktivitas konsumen atau perilaku konsumen terhadap toko ritel.sama juga adakah perbedaan pada keduanya yang pada ahirnya mempengaruhi citra toko dari kacamata konsumen. penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai perbedaan strategi pemasaran Indomaret dan Alfamart dari kacamata konsumen. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 5 1. 1.3 Tujuan penelitian Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : 1. Untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1. penelitian ini bermanfaat untuk sarana pengembangan ilmu penetahuan. penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan cakrawala berfikir dalam pengembangan wawasan dalam mempelajari segala perilaku produsen yang berhubungan dengan bagaimana memuaskan keinginan konsumen yang menjadi sasaran. Kegunaan teoritis a) Bagi pembaca. b) Bagi peneliti lain. Untuk mengetahui adakah perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen 2. Adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 2.

membujuk dan atau mengingatkan para 8 pelanggan target pada perusahaan dan bauran pemasaranya (Amin Wijaya Tunggal. Persepsi Persepsi adalah suatu proses dengan mana seseorang. 2.co. produk umum.1996:95). pakaian. 1976:84). dan menginterpretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. persamaan (beberapa benda atau perkara) ( WJS Poerwodarminto. Pelayanan Adalah segala hal pengeluaran industri yang di keluarkan industri yang mendukung operasi suatu perusahaan kegiatan tidak berwujud intangible yang secara terpisah bisa di identifikasikan berfungsi memuaskan keinginan serta tidak terikat kepada penjualan suatu produk atau jasa lain (Amin Wijaya Tunggal. 1996:103). 3. mengorganisasikan.1. waktu. 6. 8. maka perlu adanya penegasan istilah-istilah dalam judul tersebut di atas yaitu : 1. menyeleksi. 2005:135). 2004: 102).sinarharapan. Lokasi Berhubungan dengan pemilihan dan penggunaan spesialisasi pemasaran perdagangan perantara dan transportasi serta 7 penyimpanan pergudangan untuk melengkapi para pelanggan target dengan kegunaan waktu tempat dan pemilikan kemanfaatan yang tercipta melalui penyediaan produk di tempat yang di kenali konsumen (Amin wijaya tunggal. 7. Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www. Menginformasikan.id). Kelengkapan produk yang di tawarakan (merchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko (produk berbasis makanan. Harga Adalah apa yang dibayar seseorang untuk apa yang di . dan lain-lain atau kombinasi) untuk di sediakan dalam toko pada jumlah. Promosi Adalah mengkomunikasikan informasi antara penjual dan pembeli untuk mempengaruhi sikap dan perilaku. dan agar menjadi jelas dan tidak terjadi salah tafsir terhadap judul tersebut. 5. Perbandingan Perbandingan artinya pertimbangan. 4. barang kebutuhan rumah.1996:123).5 Penegasan istilah Untuk memudahkan pemahaman dalam penelitian. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atu perusahaan ritel (Hendri Ma’aruf.

kelengkapan produk. karateristik pelayanan yang baik. abstrak. dan kenyamanan berbelanja) pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. dan teknik.6 Sistematika skripsi 1. cara-cara yang menarik konsumen dengan promosi. 1. kelengkapan produk yang ditawarkan.perolehnya nilainya dinyatakan dalam mata uang (Amin Wijaya Tunggal. metode analisis data. tujuan penelitian dan manfaat penelitian. permasalahan. kata pengantar. 2. halaman motto dan persembahan.1. halaman pengesahan. 9. BAB IV : HASIL PENELITIAN BAB V : PENUTUP Dalam bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran BAGIAN AKHIR Bagian ini berisi tentang daftar pustaka dan lampiran 10 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS 2.1 Perilaku konsumen a. 1996:125).1996:97). metode pengumpulan data. pengertian minimarket. Pengertian perilaku konsumen Untuk memahami perilaku masyarakat dalam pembelian barang dan jasa tersebut di butuhkan studi tersendiri. Bagian awal skripsi Bagian awal skrisi terdiri dari halaman judul. pelayanan. Dari keterangan diatas maka dalam penelitian ini di terangkan maksud tema dalam penelitian ini adalah mengenai pengukuran perbedaan persepsi yang ditentukan oleh keenam indikator (lokasi. Kenyamanan berbelanja (atmosfer dalam gerai) Adakah pengaruh yang timbul dari faktor-faktor yang khusus untuk waktu dan tempat tertentu dan tidak lepas dari karateristik konsumen dan objek (Amin Wijaya Tunggal. BAB II : LANDASAN TEORI Dalam bab ini diuraikan tentang teori yang digunakan sebagai dasar pembahasan selanjutnya yaitu penertian perilaku konsumen. karateristik penentuan harga. penegasan istilah.1 Landasan teori 2.sampel. Perusahaan berkepentingan dengan hampir setiap kegiatan manusia yang hanya . daftar isi dan daftar lampiran. harga. kenyamanan berbelanja. promosi. BAB III : METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab in diuraikan tentang populasi. karateristik lokasi yang baik. Bagian skripsi BAB I : PENDAHULUAN 9 Meliputi : alasan pemilihan judul.

Perilaku konsumen sangat komplek dan sulit di prediksi. Dari definisi di atas dapat di ambil kesimpulan : 11 1) Perilaku konsumen menyoroti perilaku individu dan rumah tangga. Sementara di kejadian lain dapat saja kedua sifat berikut berimbang. kapan. Faktor indah atau bagus dan faktor gengsi akan lebih banyak pengaruhnya di bandingkan rasa iba atau marah saat berbelanja. Cara berfikir seorang konsumen bisa begitu kuat sehingga membuat perasaan seperti gengsi menjadi amat kecil bahkan hilang 12 Pada proses membeli suatu barang. mengkonsumsi. 1994:3). 1) Emosional Motivasi yang di pengaruhi emosi berkaitan dengan perasaan. Pendekatan-pendekatan yang selama ini banyak digunakan untuk menyingkap sikap. atau perasaan lainya termasuk rasa iba dan marah. baik individu maupun rumah tangga. minat. mengkonsumsi dan menghabiskan produk. b. 2) Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta tindakan dalam memperoleh. dengan siapa. umumnya para konsumen bukan dalam keadaan iba atau marah. gengsi. 2005:51). oleh siapa. dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini (Engel dan Blackwell. yang membeli produk untuk konsumsi personal. 2) Rasional Sikap belanja rasional di pengaruhi oleh alasan rasional dalam fikiran konsumen. dan bagaimana barang sudah dibeli dan dikonsumsi. memakai. suatu sifat dapat mendominasi sementara sifat lainya sedikit berperan. Sifat Motivasi Pembelian Setiap konsumen mempunyai dua sifat motivasi pembelian yang saling tumpang tindih dalam dirinya. Adapun definisi perilaku konsumen adalah tindakan langsung terlibat dalam mendapatkan. Pada kejadian yang berbeda mungkin saja dominasi terjadi sebaliknya. Menurut kotlert dan Amstrong yang di kutip oleh Simamora (2001:81) mengartikan perilaku konsumen sebagai perilaku pembelian akhir. emosional dan rasional (Hendri Ma’aruf. dan perilaku konsumen mengansumsikan bahwa konsumen bersikap rasional dalam setiap keputusan pembelian.dalam lingkup yang lebih terbatas. 3) Mengetahui perilaku konsumen meliputi : perilaku yang dapat diamati seperti jumlah yang di belanjakan. baik itu keindahan. Tetapi kita akan sulit melihat dengan jelas .

2005:53) Perbedaan itu mempengaruhi perilaku sebelum belanja dalam proses belanja dan setelah belanja. Orientasi belanja adalah lebih mementigkan hal-hal fungsional Orientasi rekreasi lebih di pengaruhi oleh suasana . kunjungan ulang) Display barang Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Paska belanja (antaran barang. c. evaluasi. pemasangan. kunjungan ulang) Display tema Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Gambar 1: Perilaku berbelanja (David cook dan David Walters.apakah kedua sifat itu sedang berimbang pada seseorang. matahari pilihan barang banyak marchandise banyak Selama belanja Barang yang tersedia Harga menarik Cepat proses pembayaranya (antrian di kasir tidak terlalu panjang ) Selama belanja Daya tarik suasana internal Visual merchandising Fasilitas dalam gerai Pusat barang dan jasa Fasilitas kredit Paska belanja (antaran barang. pemasangan. Perilaku di tempat belanja Menurut David cook dan David Walters dalam buku Hendri Ma’aruf (2005:53) menggambarkan perbedaan kedua jenis perilaku orang pergi berbelanja seperti dalam diagram berikut: Prabelanja (mencari dan memilih gerai) lokasi mudah di capai cukup parkir dekat dengan gerai lain pilihan marchandise pelengkap atau pengganti Prabelanja (mencari dan memilih gerai) bergengsi ada toko utama seperti hero. evaluasi.

kelebihan minimarket di banding warung biasa terletak pada penataan. tiga hal tersebut memberi rasa yang berbeda antara minimarket dan toko biasa. (b) Keluarga faktor ini juga penting dalam mempengaruhi dalam memilih suatu barang dan jasa.li k 13 Kebanyakan konsumen di Indonesia yang berbelanja di gerai-gerai modern cenderung berorientasi “rekreasi”.dan pendingin ruangan (AC). d. telah menjadi produk pemikat perorangan sejak puluhan tahun lalu. telepon selular meningkatkan pasar hardware. 1) Faktor budaya Budaya adalah faktor mendasar dalam pembentukan norma-norma yang dimiliki seseorang yang kemudian membentuk atau mendorong keinginan dan perilakunya menjadi seseorang konsumen. (d) Internet dan seluler kemajuan teknologi komputer pribadi. 3) Faktor teknologi (a) Transfortasi pribadi. merupakan pasar ritel yang besar karena perkembangan yang semakin pesat. teman. baik untuk dinikmati oleh diri sendiri maupun untuk keluarga. . (c) Peran dan status. dan tokoh-tokoh masyarakat yang meliputi: (a) Nilai-nilai adalah norma yang di anut masyarakat (b) Persepsi adalah cara pandang pada sesuatu (c) Prefensi adalah rasa lebih suka pada sesuatu dibandingkan dengan yang lainnya. Minimarket yang merupakan contoh gerai modern yang mengalami pertumbuhan dengan cepat sebagai pertanda bahwa faktor rekreasi cukup kuat. guru. tetangga. kebersihan. (c) Audio visual. mobil dan motor bertambah dari tahun ke tahun berikut kecangihan teknologinya yang bertambah dari tahun ketahun (b) Alat rumah tangga. Budaya meliputi hal-hal yang dipelajari dari keluarga. peran seseorang di masyarakat atau di perusahaan akan mempengaruhi pola tindakanya dalam membeli barang dan jasa (di sebut berbelanja). Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen Proses keputusan memilih barang atau jasa dan lain-lainnya itu di pengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor pribadi internal dalam dirinya sendiri. (d) Behavior (tindak tanduk) 2) Faktor sosial 14 (a) Reference group adalah kelompok yang mempengaruhi anggotanya dalam membuat keputusan pembelian sesuatu barang atau jasa meskipun ada pengecualian pada sebagian orang.

sehingga tidak mungkin semua stimuli tertampung. 2004:102). kapan mereka berbelanja. 2) Proses kebutuhan terbatas sama dengan proses diatas tetapi terjadi secara lebih cepat dan kadang meloncati tahapan 3) Proses pembelian rutin keputusan pembelian yang terjadi secara kebiasaan sehingga proses pembelian sangat singkat saja begitu ada kebutuhan langsung di beli saja tanpa adanya pertimbangan. yang selanjutnya konsumen mencari informasi tentang kebutuhanya. hal tersebut dipengaruhi oleh faktor personal dan faktor stimuli yang terdiri dari (Bilson Simamora.2 Persepsi Persepsi adalah satu proses dengan mana seseorang menyeleksi. dan berapa besarnya belanja mereka. info yang didapat kemudian dievaluasi sebelum akhirnya melakukan transaksi pembelian dan pada akhirnya ada perilaku pasca beli. Ini terjadi pada proses keputusan membeli stimulus ekternal. Stimulus kebutuhan mencari info evaluasi transaksi perilaku pasca beli Gambar 2: Proses keputusan pembelian (Berman dan Evan. Faktor yang membuatpersepsi berbeda-beda pada setiap fasilitas yang sama karena adanya perbedaan dalam otak kita yang terbatas. mengorganisikan. Respon konsumen terhadap stimulus eksternal Perilaku konsumen pada akhirnya terlihat pada saat mereka memilih produk dan merek. Terdapat tiga proses keputusan pembelian: 15 1) Proses keputusan panjang untuk barang yang durable menurut Berman dan Evan dalam buku Hendri Ma’ruf (2005:61). seorang konsumen akan melalui suatu proses keputusan pembelian. 2005:61) Pengertian stimulus adalah situasi yang menyebabkan munculnya kebutuhan dalam diri konsumen. mereka juga memilih gerai mana yang mereka kunjungi. Tidak saja terhadap produk dan 16 mereka. 1997:153) Bagan diatas sangat berkaitan dengan proses pemilihan toko mana yang akan di kunjungi konsumen dengan berbagai pertimbangan diatas. Stimulus eksternal situasi konsumen respon konsumen Gambar 3: Proses pemilihan toko (Philip Kotler.1. 2. Keputusan membeli Dalam membeli suatu barang atau jasa.e. 2004:104): Karateristik konsumen . f. dan mengertepretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora.

lebih mungkin untuk mendapat perhatian “ hal tersebut dapat diciptakan melalui: (a) Ukuran yang berbeda-beda (b) Warna yang paling mencolok dari yang lain (c) Posisi (d) Keunikan 3) Faktor pengorganisasian Orang cenderung membuat keteraturan untuk hal-hal yang tidak teratur. adapun pengorganisasian stimuli dilakukan dalam tiga bentuk diantaranya: (a) Figur dan latar belakang (b) Pengelompokan (c) Peyelesaian masalah 18 Sedang yang biasanya mengganggu persepsi seseorang adalah .Lingkungan Ekonomi Budaya Sosial teknologi Pemasaran Marchandise Harga Lokasi Iklan Atmosfer service Proses keputusan pembelian Pilihan produk atau merek Pilihan gerai Timing berbelanja Besarnya belanja 17 1) Faktor persnal yang terdiri dari: (a) Pengalaman masa lalu (b) Kebutuhan saat ini (c) Pertahanan diri (d) Adaptasi 2) Faktor stimulus Karateristik stimulus memegang peranan penting dalam merebut perhatian konsumen seperti hukum kontras yang dikemukakan Weber yaitu “ yang lain dari sekelilingnya.

mulai dari satu gerai hingga beberapa gerai.. Gerai tradisional Adalah gerai yang telah lama beroperasi di negeri ini berupa: warung. Menurut penelitian AC Nilsen. penggunaan alat pendingin udara. Peritel perorangan atau peritel kecil memiliki jumlah gerai bervariasi. Banyak orang mulai beralih 20 ke gerai modern seperti pusat belanja ini untuk berbelanja. Modernisasi bertambah meluas pada dasawarsa 1970-an. konsep one stop shopping mulai dikenal pada dasawarsa 1980-an yang kemudian menjadi popular awal 1990-an. 2005:71). 2). toko.(Bilson Simamora. Istilah pusat belanja mulai popular di gunakan untuk mengganti kata one stop shopping . arti modern di sini adalah penataan barang menurut keperluan yang sama di kelompokan di bagian yang sama yang dapat dilihat dan diambil langsung oleh pembeli.1. Peritel besar adalah peritel berbentuk perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan ritel dalam skala besar. orang kadang enggann mendengarkan informasi keseluruhan tapi langsung kekesimpulan 5) Efek halo (aura merek) 2. Gerai modern mulai beroperasi awal 1960-an di Jakarta . selama 10 tahun sampai 2002. telah tumbuh 1 juta warung yang kebanyakan di luar kota dengan omzet rata-rata Rp 100. yaitu gerai modern dan tradisional. Warung biasanya berupa bangunan sederhana yang permanen (tembok penuh) semi permanen (tembok setinggi 1 meter di sambung papan sebagai dinding). Perusahaan perdagangan ritel besar dapat memiliki format bervariasai dari yang terbesar (perkulakan) hingga yang terkecil atau minimarket ( Hendri Ma’ruf. dan pasar. Gerai-gerai dari peritel kecil terdiri atas dua macam. Gerai dalam segala bentuknya berfungsi sebagai tempat pembelian barang dan jasa.3 Gerai dan peritel Peritel atau pengecer adalah pengusaha yang menjual barang atau jasa secara eceran kepada masyarakat sebagai konsumen (Hendri Maaruf. yaitu dalam arti konsumen datang ke gerai untuk melakukan transaksi berbelanja dan membawa pulang barang atau menikmati jasa. dan adanya pramuniaga profesional. 1).2005:71). Macammacam . Supermarket mulai di perkenalkan pada dasawarsa ini . atau dinding kayu seutuhnya. 2004:105): 1) Penampilan fisik dengan kata lain persepsi kualitas melebihi realitas 2) Stereotype mengurangi I objektifitas seseorang dalam menginterpretasikan stimuli sehingga persepsi menjahui realitas 3) Kesan pertama 4) Loncat ke kesimpulan.000 per hari. baik dalam arti gerai besar maupun dalam arti mempunyai gerai besar dan 19 sekaligus gerai kecil.

4% 4.5% 20. d) Factory outlet e) Distro f) Supermarket: mempunyai luas 300-1100 m2 yang kecil sedang yang besar 1100-2300 m2 g) Perkulakan atau gudang rabat h) Super store: adalah toko serba ada yang memiliki variasi barang lebih lengkap dan luas yang lebih besar dari super market 21 i) Hipermarket: luas ruangan di atas 5000 m2 j) Pusat belanja yang terdiri dua macam yaitu mall dan trade center. Luas ruang minimarket adalah antar 50 m2 sampai 200 m2. belanja sedikit di tempat yang dekat dan nyaman terpenuhi.supermarket.1.1% Minimarket 3. c) Special store: merupakan toko yang memiliki persediaan lengkap sehingga konsumen tidak perlu pindah toko lain untuk membeli sesuatu harga yang bervariasi dari yang terjangkau hingga yang mahal.3 Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www.gerai modern diantaranya (Philip Kotler. sejuk.dan lokasi.1% Pasar trdisional 79.9% 74.2% 21.8% 74.id). dan luas ruangan. tetapi berbeda dalam hal harga. minimarket.sinarharapan.1997:337-339): a) Minimarket terjadi pertumbuhan sebanyak 1800 buah selama 10 tahun sampai 2002. Desember . b) Convenience store: gerai ini mirip minimarket dalam hal produk yang dijual.8% Sumber: sisipan bisnis Indonesia “ arah bisnis dan politik”.6% 4. dengan mini market.6% 5. dengan harga yng lebih mahal dari harga minimarket. Sedang menurut Hendri ma’aruf (2005:76) yang di sebut minimarket biasanya luas ruanganya adalah antar 50 m2 sampai 200 m2 serta berada pada lokasi yang mudah dijangkau konsumen.7% 20.9% 73. dan tertata rapi membuat minimarket menjadi lebih unggul dari warung dan toko. Convenience store ada yang dengan luas ruangan antara 200 m2 hingga 450 m2 dan brelokasi di tempat yang setrategis. 2. perilaku konsumen yang menyukai tempat belanja bersih.co. pasar tradisional di Indonesia: 2000 2001 2002 2003 Hipermarket & supermarket 16. jam buka. Mini market mengisi kebutuhan masyarakat akan warung yang berformat modern. Tabel 1: Pangsa pasar Hipermarket.

kontan-online. Persaingan minimarket telah memunculkan peritel-pertel kecil dengan satu atau beberapa gerai .com Inc: 2004). berikut gambar persaingan antar perusahaan. antarformat: Pasar tradisional Toko Minimarket SupermarkeSupermarket t Hypermarket Hypermarket Warung Warung Toko Minimarket Convinience store 23 Gambar 4: Perang antar saluran (Hendri Ma’aruf. istilah lain dari chain store adalah multiples. Bogor. Semarang dan Surabaya. 2.2003. 22 Bandung. istilah yang di pake di Inggris.4 Waralaba (francise) Perdagangan eceran dalam gerai modern berukuran kecil (200m2) .kontan-online. Persaingan antar gerai dan dari format yang berbeda telah muncul. Perusahaan yang pertama kali menggunakan format minimarket sebagai strategi bisnis di Indonesia adalah PT.2005:87) Dari gambaran persaingan diatas dapat dilihat peluang untuk merubah warung dan toko menjadi minimarket. ini lebih terasa ketika supermarket besar di buka di sebuah kota atau pun kabupaten yang memunculkan persaingan langsung dengan toko-toko lama.di Indonesia format-format gerai modern mengikuti format gerai dari mancanegara.com Inc: 2004). Indomarco merencanakan mendirikan 600 toko lagi di tahun 2005 (http//www.1. Perusahaan lain yang juga mengoperasikan minimarket adalah Alfaria Trijaya yang pada tahun 2004 telah memiliki 923 gerai dengan nama alfamart dan merencanakan mengembangkan menjadi 1800 unit di seluruh Indonesia tahun 2005 (http//www. Di Jabotabek persaingan antar gerai tradisional dengan gerai modern masih berlangsung meski dengan kecendrungan peralihan selera belanja konsumen pada gerai modern yang meningkat. Persaingan telah membuat pengecer berfikir tentang format . Minimarket yang masuk dalam kelompok seperti alfamart dan Indomaret baik yang dimiliki perusahaan atau yang waralaba atau hanya operasional saja tergolong sebagai chain store yaitu toko atau gerai yang terhimpun di bawah satu nama dengan sistem yang sama termasuk dalam kegiatan pemasaranya. dari negara AS yang paling banyak di ikuti. Indomarco Prismatama yang pada tahun 1988 mendirikan minimarketnya yang pertama. Pada ahir tahun 2003 jumlah gerai indomaret 796 unit di Jabodetabek.

Pemilik merek disebut franchishor ( Pewaralaba) dan pihak kedua tadi di sebut sebagai franchisee (terwaralaba). produk dan sistem operasioal dengan pihak kedua berupa pemberian izin pemakaian merek. Secara ringkas pengertian waralaba adalah hubungan bisnis antara pemilik merek. selain terwaralaba berhak menggunakan merek. pasokan barang. produk. 2005:90). Terdapat keuntungan dan problem potensial dalam berbisnis waralaba yang perlu diketahui oleh peminat waralaba dan oleh pemberi hak waralaba sebagaimana di tampilkan dalam tabel berikut: Keuntungan : Pewaralaba Terwaralaba • Peluang pertumbuhan tinggi • Tidak memerlukan modal besar • Para terwaralaba menjadikan para pemilik pewaralaba bersenangat • Baya pengawasan rendah • Pewaralaba masih mungkin memiliki sendiri gerai yang di operasikan sendiri • Peluang go internasional • Cara mudah melakukan tes pasar atau pengembangkan pasar • Mempertahankankemandirian • Reward sejalan dengan performen • Resiko pendirian usaha baru sedikit • Pinjaman dana mudah di peroleh • Adanya bantuan persiapan dan pengoprarsianya. pelatihan. • Pengguna merek yang sudah dikenal masyarakat • Kegiatan pemasaran yang luas bisa sampai tingkat nasonal Kerugian : Pewaralaba Terwaralaba • Kurang pengawasan sehari-hari • Reputasi rawan cacat oleh perilaku beberapa terwaralaba . ia juga mendapat bantuan dari pewaralaba dalam hal 24 persiapan gerai.atau lebih kecil dengan sistem waralaba di indonesia dimulai dengan munculnya antara lain seperti Indomaret dan Alfamart khususnya dalam wujud minimarket. dan lain-lain yang di perjanjikan. promosi. sistem operasional dalam jangka waktu tertentu (Hendri Ma’aruf.

Suatu wilayah yang berpenduduk banyak yang berpenghasilan cukup besar adalah traiding area yang menarik banyak pengecer. Analisis area perdagangan (trading area analisis) Sebelum suatu toko atau pusat perbelanjaan didirikan. wilayah perdagangan sekunder.• Motivasi terwaralaba hanya bersikap jangka pendek • Seorang terwaralaba menjadi terlalu kuat sehingga terjadi terwaralaba dalam terwaralaba • Realisasi laba dan omzet mungkin tidak sesuai harapan • Berpeluang terjadi penlakan terhadap peraturan pewaralaba • Pemasok lain menawarkan dengan harga yng lebih rendah • Masih diharuskan membayar fee untuk marketing meski telah bersil menghmpun sejumlah konsumen loyal • Ketika omzet meningkat fee juga meningkat Gambar 5: Keuntungan dan problema potensial bagi pewaralaba dan terwaralaba ( MC Goldrick. wilayah yang dijadikan sebagai ajang penjualan oleh suatu toko dapat dibagi menjadi tiga bagian. Sebaliknya. sebuah gerai akan lebih sukses di banding gerai lainnya yang berlokasi kurang strategis.5 Lokasi Lokasi adalah faktor yang sangat penting dalam bauran pemasaran ritel (ritail marketing mix). langkah pertama adalah mempelajari suatu area agar investasi yang di tanamkan dapat menguntungkan. luas suatu traiding area dapat bervariasi pada jenis gerai.hal 52 ) 25 2. meskipun keduanya menjual produk yang sama. dan sama-sama punya setting atau ambience yang bagus. yaitu wilayah perdagangan 26 utama. oleh pramuniaga yang sama banyak dan terampil. wilayah lain yang berpenghuni sedikit yang berpenghasilan tidak banyak adalah traiding area yang kurang menarik karena hanya akan menunjukan satu atau dua gerai ritel saja. pada lokasi yang tepat.1. a. dan wilayah tambahan jika di gambarkan akan terlihat pada gambar berikut: Wilayah perdagangan primer toko . Keputusan mendirikan gerai besar atau kecil tergantung pada keadaan traiding area yang dilayani. Area perdagangan adalah suatu wilayah dimana beberapa perusahaan menjual barang atau jasa secara menguntungkan.

f) Fasilitas promosi Adanya media massa seperti surat kabar dan radio akan memfasilitasi kegiatan promosi peritel.dan biaya-biaya terkait. akses pada masing-masing lokasi.sekunder. kualitas produk yang terjaga. daftar berikut ini dapat dimanfaatkan untuk mengetahui potensi yang tersedia (James F Engel. dan lain-lain. d) Ketersediaan tenaga kerja 28 Tenaga kerja yang perlu diperhatikan adalah pada semua tingkat. potensi pertumbuhan. yaitu tingkat administrative dan lapangan hingga manajemen trainee dan manajerial. e) Situasi persaingan Penting mengenali jumlah dan ukuran pada peritel di suatu wilayah. g) Ketersediaan lokasi toko Faktor bagi suatu area perdagangan dan hal-hal yang terkait dengan lokasi adalah: jumlah lokasi dan jenisnya. dan fasilitas keuagan di daerah sekitar yang harus diperhatikan peritel.dan wilayah tambahan. Toko kecil akan lebih terbatas lagi wilayah perdagangan primernya. c) Konsentrasi kepemilikan kartu belanja Sedangkan bagi toko berukuran menengah. biaya pengiriman.1995:243): a) Besarnya populasi dan karateristiknya Jumlah pendudukdan kepadatan pada suatu wilayah menjadi faktor dalam mempertimbangkan suatu area perdagangan ritel. 2005:117): a) Frekuensi orang-orang dari wilayah geografis yang berbeda melakukan belanja mereka. . c) Basis ekonomi Industri daerah setempat. Untuk membuka gerai di suatu lokasi baru. pembatasan zona. 27 b) Besar belanja rata-rata pada toko oleh orang-orang yang berasal dari suatu wilayah tertentu dalam area perdagangan dimaksud. wilayah perdagangan primer akan lebih kecil daripada wilayah perdagangan primer gerai besar. 2. Informasi itu pula yang memberi gambaran seperti (Sumber: Hendri Ma’aruf. peluang kepemilikan .Wilayah perdangan sekunder pembeli Wilayah perdagangan tambahan Gambar 6: Analisis area perdagangan (Hendry Ma’aruf. fluktuasi karena faktor musiman. b) Kedekatan dengan sumber pemasok Pemasok mempunyai pengaruh pada peritel dalam hal kecepatn penyediaan. perdagangan.2005:117) Informasi itu dipakai untuk memberi gambaran batas geografis tentang wilayah utama.

h) Hukum dan peraturan Hukum dan peraturan perlu di perhatikan khususnya jika terdapat perda atau peraturan daerah yang tidak terdapat di daerah lain 3. pertokoan atau pusat perbelanjaaan yang memiliki fasilitas parkir yang memadai dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi peritel dibandingkan dengan pertokoan dan pusat belanja yang fasilitas perbelanjaan yang fasilitasnya tidak memadai. siang. d) Trasportasi umum Transportasi umum yang banyak melintas di depan pusat perbelanjaan atau pertokoan akan memberi daya tarik yang lebih tinggi karena bentuk konsumen dengan mudah langsung masuk ke areal perbelanjaan 30 e) Komposisi toko Seorang peritel hendaknya jika ingin membuka toko harus mempelajari lebih dulu toko-toko apa saja yang ada disekitarnya. Beberapa faktor yang harus di pertimbangkan dalam letak atau tempat gerai yang akan di dirikan atau dibuka. sore. faktor lebar jalan. f) Letak berdirinya gerai Letak berdirinya gerai sering kali dikaitkan dengan visibility (keterlihatan). a) Lalulintas pejalan kaki Untuk mendapatkan informasi: 29 (1) Jumlah pria dan wanita yang melintas (anak-anak usia tertentu kebawah tidak dihitung). yaitu mudah terlihatnya toko dan plang namanya oleh pejalan kaki dan pengendara mobil yang melintas di jalan. (2) Jumlah orang yang melintas pada pagi. dan kemacetan akan menjadi nilai tambah atau nilai kurang bagi pelangan itu menjadi perhatian penting seorang pemasar. dan malam atau menurut jam (3) Proporsi potensi konsumen (prentase pembelanjaan dari orang yang melintas). . g) Penilaian keseluruhan Penilaian keseluruhan atau overall rating perlu dilakukan berdasarkan faktor-faktor diatas agar dapat menentukan pilihan lokasi lebih tepat. (4) Proporsi orang yang berkunjung dari total yang melintas b) Lalu lintas kendaraan Informasi tentang jumlah dan karakteristik mobil-mobil yang melintas. c) Fasilitas parkir Untuk kota-kota besar. karena toko yang saling melengkapi akan menimbulkan sinergi. kondisi jalan.

keinginan konsumen akan keragaman barang membuat peritel perlu menyiapkan marchandise yang wide (banyak jenis dan tipe) dan deep (banyak pilihan atas masing-masing jenis). seleksi pasar analisis area evaluasi tempat Gambar 7: Tiga tingkat analisis spasial dan menyeleksi lokasi pengecer (James F Engel. oleh karena itu harus ada yang mampu mengirim barang sesuai jumlah. 1995:239) 2. juga motivasi konsumen paling penting diketahui. yaitu siapa konsumen yang hendak dituju. 2005:132). perumahan kelas menengah mempunyai selera yang berbeda dengan perumahan kelas atas.Produk non makanan 20% . c) Lokasi dimana gerai berada Lokasi gerai turut mempengaruhi macam produk yang dijual. harga yang diminta peritel.Untuk mendapatkan perkiraan potensi yang lebih akurat.1. atau lain sebagainya agar tidak menimbulkan ketimpangan. maka pertanyan pertama perlu dijawab. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atau perusahaan ritel (Hendry Ma’ruf. jenis.6 Kelengkapan produk yang dijual (marchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko untuk disediakan dalam toko pada 31 jumlah.Produk makanan dan minuman 60% . penanganan. Manajemen marchendise Gerai Indomaret yang berformat minimarket mempunyai komposisi marchendise seperti berikut: .waktu. Departement store. 2005:135). Selain segmen yang jelas. Hal-hal yang berkaitan dengan manajemen marchandise adalah: a) Target market Untuk pengelolan marchandise yang optimal. dan keuangannya. diperlukan rumusan perhitungan yang spesifik (Hendri Ma’ruf. 9 februari 2003) Manajemen marchandise atau pengelolaan merchandise berkaitan dengan pembelian atau pembelanjaan. d) Kemampuan pemasok Kemampuan pemasok mengirim barang akan mempengaruhi jenis barang yang dijual oleh peritel. b) Jenis gerai 32 Penyediaan marchandise harus disesuaikan dengan jenis gerai apakah itu minimarket. 1.Perishapble ( seperti buah-buahan yang cepat busuk) 10% -Umum 10% (Kompas. e) Biaya Biaya pembelian barang dari pemasok akan menjadi .

35 depp wide 4. Lebar dan dalam yaitu banyak kategori produk jenis yang masing-masing dengan banyak pilihan. ragam produk mereka. hal-hal yang harus dipertimbangkan yang menyangkut aspek: Peramalan. ukuran. 2005:141) 2.komponen harga pokok penjualan peritel. Sempit dan dalam. yaitu banyaknya item pilihan dalam masingmasing kategori produk (1) Dalam: banyak pilihan (warna. yaitu banyaknya variasi produk yang dijual: (1) Lebar: Banyak ragam kategori produk (2) Sempit: sedikit ragam produk b) Depp / dalam. yaitu sedikit kategari produk tapi masingmasing kategari disediakan banyak pilihan. Sempit dan dangkal. yaitu sedikit kategori produk jenis dari masing-masing dengan sedikit pilihan. depp Wide 3. yaitu banyak kategori produk tapi masingmasing hanya tersedia sedikit pilihan. Ma’ruf. inovasi. depp wide 2. f) Kencenderungan mode produk Antisipasi atas perubahan fitur produk perlu dimiliki oleh peritel (Hendry. 1. ragam produk. dll ) dalam setiap kategori produk (2) Dangkal: sedikit pilihan dalam setiap kategori produk INOVASI PERAMALAN TIMING & ALOKASI ASSORTMENT MEREK PERENCANAAN MARCHANDISE 34 1. dan timing serta lokasi yang dapat digambarkan dibawah ini: 33 Gambar 8: Pertimbangan dalam penyediaan marchendise (Hendri Ma’aruf. Keragaman produk Keragaman produk terdiri dari dua hal yaitu : a) Wide/ lebar. Wide dan shallow . depp wide . 2005:140). bahan. Perencanaan Merchandise Dalam merencanakan merchandise.

termasuk oleh jenis perusahaan lain diindustri apa saja. Memilih harga ahir Implementasi strategi harga yang dapat dipergunaka peritel(Hendry Ma’aruf.999. e. pesan apa dengan cara apa kepada siapa dan bagaimana hasilnya. Menganalisis penawaran harga para pesaing e. Price lining (harga bertingkat) penetapan harga secara bertingkat dengan batas atas dan batas bawah 2. teori ini menjelaskan siapa yang mengirim.1. Harga adalah satu-satunya unsur dalam berbagai unsur bauran pemasaran itu yang bakal mendatangkan laba bagi peritel. c.8 Promosi dan periklanan Bisnis ritel berkenaan dengan pemasaran barang-barang (jasa) yang dibutuhkan perorangan dan rumah tangga. atmosfer dalam gerai. d.Gambar 9:Kategori produk (Hendry Ma’aruf. Sedangkan unsur yang lain menghabiskan biaya (Philip Kotler. Penetapan harga paket adalah harga yang didiskon untuk penjualan lebih dari satu item-nya misal harga 1 item jika dijual 2 langsung harganya menjadi Rp 9700. 1993:255 ): a. Komunikator pesan media target audience Umpan balik Gambar 10: Teori komunikasi (Philip Kotler di dalam buku Hendry .1993:225). Perusahaan dengan cepat membuat sasaran pemasaran apakah bertahan.2005:174): a. kualitas perusahaan eceran secara umum berpengaruh pada konsumen. b.7 Harga atau pricing Penetapan harga adalah yang paling krusial dan sulit diantara unsurunsur dalam bauran pemasaran ritel ( marchandise. Perusahaan haruslah mempertimbangkan banyak faktor dalam menyusun kebijakan menetapkan harganya yaitu (Philip Kotler.2005:14) 2. Memperkirakan biaya d. mengambil keuntungan sekarang yang maksimum. Dengan demikian. diterapkan dengan tujuan menarik konsumen lebih banyak. atau yang lainya 36 b. harga ritail service). Leader pricing penetapan harga dimana profit margin-nya lebih rendah dari tingkat yang biasanya diraih. Menentukan permintaan c. Penetapan harga secara customary pricing adalah harga yang tetap tidak berubah untuk periode tertentu contohnya Koran.1. Teori komunikasi merupakan landasan bagi keberhasilan strategi promosi yang dilakukan peritel. Memilih metode apa yang akan digunakan f. Pembahasan mengenai orang banyak berarti berbicara tentang pikiran dan emosi 37 mereka. Penetapan harga ganjil seperti Rp 99. promosi.

membujuk untuk mencoba produk baru. 1. b) Membujuk. dan seterusnya. yaitu untuk memberitahu adanya produk baru.Ma’aruf. atau jendela display yang memungkinkan para peritel mengingatkan para pelanggan dan menstimuli belanja implusif. atau untuk membangun citra perusahaan. yaitu untuk membangun rasa suka konsumen kepada perusahaan. 2) Kontes Para pelanggan berkompetisi untuk memperebutkan hadiah yang disediakan dengan cara memenangkan permainan. yaitu untuk mengingatkan pelanggan bahwa perusahaan “kami” selalu menjual produk berkualitas. Pesan yang dikehendaki diterima konsumen bisa berupa sekedar adanya program promosi yang berlangsung pada periode tertentu dengan hadiah tertentu atau berupa pesan yang lebih halus. 2005:179) Komunikator adalah perusahaan eceran yang mengirim pesan yang mereka inginkan akan diterima konsumen sasaranya dengan baik. yang menjadi target adalah konsumen yang menjadi sasaran program pemasara dari perusahaan eceran itu. 3) Kupon Peritel mengiklankan diskon khusus bagi para pembeli yang . Periklanan 38 Iklan memberi urutan pertama dan berperan prima diantara semua alat dalam promotion mix bagi peritel besar. Jenis-jenis sales promotion (Hendry Ma’aruf. Selain itu sales prmotion juga di maksudkan untuk memperkenalkan produk baru atau suatu gerai baru. atau yang memperbaiki kesalah pahaman.2005:185): a) Memberi informasi. Periklanan mempunyai tujuan sebagai berikut ini (Hendry Ma’aruf. Sales promotion Adalah program promosi peritel dalam rangka mendorong terjadinya penjualan atau untukmeningkatkan penjualan atau dalam rangka mempertahankan minat pelanggan untuk tetap berbelanja padanya. adanya progaram sales promotion. membujuk untuk datang ke gerai. lantai. c) Mengingatkan. 2. 2005:188): 1) Poin of purchase 39 Display di counter. mengingatkan konsumen dari waktu ke waktu untuk berbelanja di gerai “kami”. Kadangkala display disiapkan oleh para pemasok Atau produsen. umpan balik yang diharapkan bisa berupa tindakan nyata konsumen untuk datang dan berbelanja. Umpan balik adalah respon dari konsumen terhadap pesan yang disampaikan. Media yang digunakan bisa media cetak dan media elektronik. adanya pelayanan baru.

penonton relatif rendah 3) Pilihan media banyak sehingga mempermudah peritel memilih yang cocok untuk sasaran pasarnya. Kelebihan dan kekurangan alat-alat promosi iklan a) Kelebihan 1) Audien yang dicakup berjumlah besar 2) Biaya perpembaca.ini menggunakan member club. pendengar. 10) Acara-acara khusus Dibuat untuk lebih memperkenalkan gerai baru atau peluncuran produk tertentu. 7) Demonstrasi Memberi peragaan langsung mengenai keunggulan suatu produk. pesan dapat selalu dibaca ulang 6) Iklan dikelilingi oleh berita sehingga memperkuat kredibilitas iklan 7) Konsumen dapat mengetahui peritel mana yang memberi pelayanan baik b) Kekurangan 1) Karena pesan bersifat kaku sehingga peritel tidak mudah mengganti pesan dengan cepat 2) Iklan televisi membutuhkan biaya yang besar 3) Tidak dapat digunakan oleh peritel yang wilayah operasinya kecil jika menggunakan media lokal . 8) Hadiah untuk rujukan Hadiah yang diberikan pada pelanggan jika ia membawa calon pelanggan baru. ataupun bau dari produk yang di promosikan. 3. 5) Hadiah langsung Mirip dengan program diatas berupa poin. 9) Sovenir Barang-barang sauvenir dapat menjadi alat sales promotion yang menunjukan nama logo peritel. 4) Program pelanggaan setia Para pelanggan diberi poin atau diskon berdasarkan banyaknya belanja mereka. rupa. 6) Contoh (sample) 40 Adalah contoh produk yang diberikan secara Cuma-Cuma yang tujuanya adalah memberikan gambaran baik dalam manfaat. yaitu jumlah belanja menjadi faktor untuk memperoleh hadiah. 4) Peritel menguasai penuh disain iklan yang diinginkan 41 5) Dalam media cetak. bedanya hadiah diberikan langsung tanpa menunggu jumlah poin tertentu.memanfaatkan kupon yang diiklankan biasanya di Koran atau di keranjang belanja.

Untuk itu perlu diketahui hal-hal apa saja yang dapat menunjang terbentuknya suasana dalam gerai besar yang sesuai dengan harapan konsumen ada dua macam perilaku berbelanja yang menjadi titik perhatian peritel yaitu a. Kelebihan 1) Langsung menarik 2) Alat yang di gunakan unik 3) Pelanggan langsung memperoleh hadiah yang kongkret seperti kupon. Suasana dalam gerai dengan tujuan mencapai hasil segera dan jangka panjang Suasana dalam gerai : Desain toko/gerai Ambience Perencanaan toko Alokasi ruang Rencana gang Lay out Komunikasi visual Identitas ritel Grafis Penyajiam marchandise . Sales promotion kelemahan dan keunggulan a. pelayanan dll (Hendry Ma’aruf.4) Media Koran atau majalah jika disisipkan di koran sering kali tidak terbaca bahkan langsung dibuang 5) Iklan yang terlalu ringkas sehingga tidak mencakup semua 4.2005:196).1. mug dll 4) Membantu menarik calon pelanggan untuk datang ke toko 42 5) Dengan kontes atau demontrasi dapat memberi hiburan bagi pengunjung 6) pembelian implusif bertambah b. 2. peritel lupa tujuan utama karena terlalu asik mempromosikan produk yaitu mutu. Gerai kecil yang tertata rapi dan menarik akan lebih mengundang pembeli dibandingkan gerai yang diatur biasa saja.9 Atmosfer dalam gerai atau suasana Suasana atau atmosfer dalam gerai merupakan salah satu dari berbagai unsur dalam ritail marketing mix. Kekurangan 1) Lebih sukar mengahiri periode promosi tanpa akibat anjloknya penjualan 2) Promosi yang mengambil lokasi didalam gerai dapat juga memberi kesan norak pada barang tertentu 3) Hanya untuk menunjang promosi lainya 4) Kadangkala.

2005:203) Meski diagram diatas menunjukan kotak persiapan suasana dalam gerai menunjukan kotak persiapan suasana dalam garai mendahului kotak target market.Untuk melayani Target market Sosial ekonomi Contoh: umur Pengeluaran Sex Life style Contoh : waktu sempit Trendi Ekspentasi harapan Contoh : belanja saja Pengalaman Agar menyentuh Emosi dan pengalaman Memenangkan mind share dan heart share Emosi Contoh : senang Antusias Bangga Pengalaman Contoh : nyaman 43 Gambar 11: Tujuan memberi suasana nyaman dalam gerai (Hendry Ma’aruf. konsumen dapat menghemat waktu dan kontrol lebih mudah rak gantungan Sehingga menciptakan hasil yang segera Konsumen merasa nyaman Dan berlama-lama berada di dalam Belanja lebih banyak Kunjungan ulang Merekomendasikan gerai Kean positif yang terbentuk . 2. fungsi penciptaan suasana dalam gerai dilakukan setelah peritel memiliki konsep yang jelas siapa saja di masyarakat yang menjadi sasaran dari program pemasaranya. lebih banyak menampung barang. langkah awal dalam pemasaran adalah memahami dan memilih target pasar. Perencanaan Toko 1) Pola lurus : Dapat dipakai pada minimarket ini memberi kesan luas.

2005:210). personal selling. 2.10 Ritail service atau pelayanan eceran Pelayanan eceran bertujuan memfasilitasi para pembeli saat mereka belanja di gerai. Hal-hal yang dapat memfasilitasi para pembeli terdiri atas layanan pelanggan.44 pintu masuk 2) Pola arus bebas : Dapat memberi kesan bersahabat dan mendorong konsumen untuk bersantai memilih rak gantungan pintu masuk 3) Pola letak butik : Pada bagian tertentu diaturseolah-olah spesial yang berdiri sendiri dan ini biasanya menggunakan biaya yang lebih mahal. layanan keuangan dan fasilitas lainya seperti toilet.1. unsur tidak terlihat. telpon umum dan sarana parkir.2005:218) 1. Jenis-jenis pelayanan Pelayanan konsumen: a) Pramuniaga dan staf lain yang terampil dengan cara pelayanan dan kesigapan membantu. b) Staf perusahaan ritel yang melayanai pembeli lewat telpon dan menyiapkan barang pesanan yang nantinya tinggal diambil pelanggan harus sigap agar tidak memakan waktu lama Terkait fasilitas gerai a) Jasa pengantaran yang tepat waktu . Ada tiga unsur yang terdapat dalam suatu barang dan jasa yang dibeli.2005:210): 45 a) Gang atau jalan hendaknya bersih dari gangguan bagi pengunjung b) Jika cermin dan tempat duduk perlu diperhatikan jarak dan penataanya upaya ada kesan lega dan ada pengaruh pada keberadaan pelangan c) Tanaman perlu di letakan di gerai agarmemberi kesan yang sejuk dan asri. yaitu unsur inti. 3. Beberapa hal yang perlu diketahui dalam penataan barang yaitu (Hendri Ma’aruf.dan usur fasilitas yang mendukung. rak/gantungan pintu masuk 4) Tata letak arus beruntun : Pelanggan seolah diajak atau digiring untuk mengikuti pola yang dibuat Gambar 12: Lay-out atau tampilan toko (Hendry Ma’aruf. d) Tiang dan patung yang mungkin melambangkan toko dapat memberi kesan yang stabil dan membumi. Dalam diagram berikut dijelaskan tiga unsur tersebut: 46 Gambar 13: Unsur dalam barang dan jasa yang di beli konsumen (Hendry Ma’aruf. layanan transaksi berupa cara pembayaran yang mudah.

pramuniaga dan lainya Faktor tambahan yang mendukung aspek inti dan tangible adalah: fasilitas seperti food corner gift wrapping atau jasa ppembungkusan kado dan lainya 47 b) Gift terapping c) Gift certificate d) Jasa pemotongan pakaian jadi e) Cara pembayaran denagan kredit card f) Fasilitas tempat makan g) Fasilitas kenyamanan dan keamanan berupa tangga jalan dan tanggga darurat h) Fasilitas telpon i) Terkait jam buka toko j) fasilitas tambahan seperti tempat parkir 2. Hal-hal yang harus dihindari peritel (Hendry Ma’aruf.Inti adalah alasan utama seorang kosumen dating ke sebuah gerai ritel yaitu “mendapatkan barang ditempat yang nyaman. Tingkatan pelayanan Ada beberapa tingkatan pelayanan seperti berikut: a) Swalayan pelayanan mandiri b) Bisa memilih sendiri walau disediakan pramuniaga c) Pelayanan terbatas sehingga konsumen tetap membutuhkan bantuan pramuniaga d) Pelayanan penuh sehingga pramuniaga mendampingi konsumen selama belanja 3.2005:226): a) peritel mengansumsikan bahwa para konsumen kurang teliti atau kurang jujur dan karenanya melakukan tindakan waspada yang berlebihan 48 b) peritel banyak memberi janji atau mengirim pesan yang . Faktor intangible yang mendukung terwujudnya keinginan konsumen yaitu dalam wujud marchendise rak yang tertata rapi dan bersih ada pendingin. aman. menyenangkan”.

1. meski demikian tujuan pemasaran kegiatan ritail service sebaiknya dan semestinya ditujukan untuk benar-benar melayani pembeli. Perusahaan ritel yang baik dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara(Hendry Ma’aruf.2 Kerangka Berfikir dan hipotesis 2.mengandung janji tapi sebagian tidak dipenuhi c) karyawan atau pramuniaga yang tidak memiliki kewenangan yang cukup atau tidak berkemauan untuk memecahkan masalah yang dihadapi konsumen d) pramuniaga yang tampak acuh tak acuh kepada pelanggan e) pramuniaga atau karyawan yang sibuk bicara satu sama lain sementara pelanggan tidak dibantu f) pramuniaga yang enggan membantu pelanggan dikarenakan jam istirahat g) membiarkan antrian panjang karena ada meja kasir yang tutup h) pelayanan pramuniaga yang tidak ramah i) pramuniaga yang tidak mau membantu lebih kepada pelangan j) karyawan yang tidak mau tau atau tidak tau terhadap pertanyaan konsumen 4. d) Memberdayakan karyawan sekaligus memberi mereka kepercayaan dalam pelaksanaan pelayanan e) Memotivasi mereka para karyawan agar selalu tampil prima untuk memberi pelayanan yang terbaik f) Memperlakukan karyawan sesuai keinginan bagaimana karyawan semestinya memperlakuakn pembeli Tujuan program pemasaran termasuk service ritail pada ahirnya adalah tercapainya target penjualan dan laba. kelengkapan produk.1994:258). sikap yang ditimbulkan dari semua unsur service diniatkan untuk melayani konsumen dengan sebaiknya. 2. dan lain sebagainya hal tersebut menjadikan faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan produsen karena akan menjadi bahan perbandingan bagi konsumen untuk memilih toko mana yang akan didatangi konsumen (James F Engel. pelayanan.2005:228).: a) Merekrut orang yang tepat b) Memberi orientasi dan penjelasan tentang harapan pelayanankepada semua karyawan . pimpinan gerai atau perusahaan ritel harus memastikan bahwa semua karyawan 49 berbicara dengan pelanggan untuk bisa bertanya tentang pengalaman belanja mereka termasuk keluhan agar bisa segera ditangani. dengan pimpinan toko memberi contoh yang baik. c) Tetap mengamati harapan pelanggan.2 Kerangka berfikir Dalam memilih toko konsumen memiliki kriteria evaluasi diantaranya adalah faktor kenyamanan. dalam .

konsumen mementingkan jarak minimarket manakah yang paling dekat dari tempat tinggal untuk efisiensi waktu. namun ada juga konsumen yang tidak mementingkan promosi yang menarik untuk mendatangi suatu minimarket yang terpenting adalah pelayanan yang memuaskan. namun ada juga konsumen yang lebih mempertimbangkan tempat parkir yang nyaman meski jarak yang ditempuh lebih jauh dari tempat tinggal. Berdasarkan evaluasi diatas maka minimarket atau perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah Indomaret dengan Alfamart yang memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama. LOKASI 2.50 membandingkan minimarket mana yang akan dikunjungi konsumen akan mempertimbangkan beberapa hal berikut diantaranya: Yang pertama lokasi. HARGA . Kelima kelengkapan produk. Keempat konsumen mempertimbangkan kenyamanan berbelanja sebelum mengunjungi minmarket karena lebih berorientasi rekreasi walaupun harga yang ditawarkan lebih mahal namun ada kepuasan batin tersendiri bagi konsumen yang berorientasi ini. Yang ketiga konsumen membandingkan minimarket mana yang memberikan harga yang lebih murah meski pelayanan kurang memuaskan atau ada juga konsumen yang cenderung memilih pelayanan yang memuaskan meski harga yang dibayar lebih mahal. konsumen dalam memilih minimarket mana yang akan di kunjungi dengan mempertimbangkan lengkap tidaknya produk yang di jual pada minimarket itu. Yang kedua promosi konsumen cenderung memilih minimarket mana yang menginformasikan produknya lebih baik melalui iklan yang menarik. Keenam pelayanan. X1 PERSEPSI KONSUMEN INDOMARET KRITERIA EVALUASI 1. namun konsumen yang kurang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memberikan harga yang terjangkau dengan pelayanan yang standar. PROMOSI 3. dalam berbelanja konsumen yang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memeberikan pelayanan sesuai leinginannya. namun konsumen yang berorientasi belanja perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah minimarket 51 Indomaret dan Alfamart yang memiliki kesamaan strategi pemasaran dan karateristik. jika ada minimarket yang lebih lengkap meskipun jarak yang di tempuh agak jauh maka konsumen akan mengunjungi minimarket yang lebih lengkap produknya.

KELENGKAPAN PRODUK 6.1 Lokasi dan objek penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Madya Bekasi. 3.2. KELENGKAPAN PRODUK 6.2 Populasi Populasi merupakan sekumpulan orang atau objek yang memiliki kesamaan dalam satu atau beberapa hal yang membentuk masalah pokok dalam satu riset khusus (Suprapto. LOKASI 2.14 : Kerangka berfikir 2. 2001:87). 3. Dalam penelitian ini yang menjadi hipotesis adalah: Ada perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi. KENYAMAN BERBELANJA 5. KENYAMAN BERBELANJA 5. oleh karena tu populasi ini merupakan populasi tak terbatas karena tidak dapat diketahui secara pasti jumlah sebenarnya dari konsumen yang datang berbelanja ke minimarket Indomaret dan Alfamart. Dalam pnelitian ini yang menjadi populasi adalah konsumen yang berbelanja di toko atau minimarket Indomaret dan Alfamart.3 Sampel Menurut Djarwanto (1998:108) sampel adalah sebagian dari populasi .2 Hipotesis Hipotesis adalah suatu pendapat atau kesimpulan tentang adanya suatu hubungan tertentu antara variable-variabel yang digunakan yang sifatnya masih sementara (Soeratno. PROMOSI 3. PELAYANAN 52 Dibandingkan Gambar 2. PELAYANAN X2 PERSEPSI KONSUMEN ALFAMART KRITERIA EVALUASI 1. alasan dalam pemilihan lokasi ini karena toko yang akan di teliti berada pada wilayah tersebut dan saling berdekatan sehingga akan mudah membuat perbandinganya dan konsumen yang menjadi sasaran pemasaran toko tersebut sebagian besar berada di daerah tersebut.1999:22).4. HARGA 4. 53 BAB III METODE PENELITIAN 3.

sedangkan mengenai ukuran sampel menurut Sitepu (1994 : 104-109) dapat ditempuh dengan beberapa tahap perhitungan pada langkah pertama menentukan nentukan perkiraan harga koefisien korelasi (ρ ) terkecil antara variabel bebas dan terikat kedua menentukan taraf nyata (α ) dan kuasa uji (1− β ) setelah itu baru menentukan sampel secara literatif pada literasi pertama menggunakan rumus: 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 1 dimana −α −β + 1 1 z z merupakan konstanta yang di peroleh dari distribusi normal pada literasi kedua menggunakan rumus: 3 () ()1+ + . 54 Mengingat identitas populasi sudah diketahui maka.yang karateristiknya hendak diselidiki dan dianggap bisa mewakili keseluruhan populasi. bila dipandang konsumen yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Sugiyono.1997:64). Yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti yang dijumpai ditempat tertentu. prosedur pencarian responden dilakukan berdasar accidental sampling .

645 1 = −β z 1.645 1 = −α z dan 1. menghitung u ρ = () ρ ρ ρ − + = . Taraf nyata yang digunakan sebesar 5% diperoleh harga : ρ = 0.32 mengingat jumlah variabel bebasnya lebih banyak. Dengan dasar pertimbangan tersebut dalam penelitian ini di perkirakan korelasi terendah dari variabel adalah 0.32 1.=−− ρ αβ u zz nr sedangkan ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ 55 apabila ukuran sampel minimal literatif 1dan 2 harganya sama maka literasi berhenti apabila belum sama maka perlu diadakan literasi ke 3 dengan menggunakan rumus literasi ke 2 menggunakan koefisien korelasi terkecil variabel-variabel bebas dari penelitian para pakar yang menganalisis satu variabel dari perilaku konsumen diperoleh dengan harga 0.41.

32 2 1 = 0.331647108 maka : 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr 3 (0.645) 2 2 1+ + n= n1 = 98.645 1.41003081 n1 = 98 56 5.32 ln 1 0.1 ln 1 2 u1 ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 1 0.331647108) (1. Menghitung uρ ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ .

penentu jumlah sampel tersebut sudah memenuhi syarat karena menurut surachmad (2001:100) untuk menyelidiki survey.⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ ⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 2(98 1) 0.34 1 0.32 ln 1 0. Dari permasalahan yang ada maka dapat ditentukan variable-variabel yang dapat digunakan untuk mencari jawaban dari .41003081 = 98 Karena n1dan n2 telah mencapai harga sama yaitu 98 maka ukuran sample minimal adalah 98 dalam penelitian ini ukuran sample di tetapkan sebesar 100 responden.4 Variabel penelitian Untuk mencapai tujuan penelitian maka digunakan variablevariabel penelitian.32 2 1 = 98. sampel manusia hendaknya ditetapkan lebih dari 30 orang atau responden dan jumlahnya populasi tidak diketahui pasti. 3.

Harga f.6 Metode analisis data 1. sumber yang diperoleh dengan: 1. Promosi e. Metode dokumentasi Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari buku-buku referensi dan jurnal serta majalah dan tabloid yang berhubungan dengan penelitian ini. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Kenyamanan berbelanja 3.1993:91). Metode wawancara dan angket Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari konsumen secara langsung dengan cara bertatap muka untuk memperoleh data yang diinginkan dan untuk patokan dalam perhitungan hasil penelitian 3. Harga f. 57 Dalam penelitian ini yang menjadi variabelnya adalah: 1. 2.5 Metode pengumpulan data Dalam penelitian ini digunakan data sekunder. Promosi 58 e. Variabel X1 Dalam penelitian ini variable X1 adalah persepsi konsumen Indomaret antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memilki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Pelayanan c. Analisis deskriptif Analisis ini digunakan untuk mengkaji variabel-variabel pada penelitian yang terdiri dari variabel persepsi yang baik dan persepsi yang tidak baik terhadap minimarket alfamart dan Indomaret. Lokasi b. Kelengkapan produk yang ditawarkan d.pernasalahan yang akan diteliti. Lokasi b. Variabel X2 Dalam penelitian ini variable X2 adalah persepsi konsumen Alfamart antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memiliki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Adapun . Variabel penelitian yang dimaksud disini adalah objek penelitian atau yang menjadi perhatian suatu penelitian (Suharsimi Arikunto. Pelayanan c. Kenyamanan berbelanja 2.

maka tolak Ho. Untuk menunjukan apakah data yang berpasangan berbeda secara statistik maka rumus-rumus yang digunakan sebagai berikut: Se t=d 60 n Se = Sd (Algifari. Mencari nilai T uji sampel berpasangan dengan alat bantu sofwtware SPSS For Windows 12. Berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi onsumen Indomaret dengan Persepsi konsumen Alfamart dan sebaliknya. tentang ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara dua kelompok sampel dengan jalan perbedaan mean-meannya. Alasan peneliti menggunakan T-Test dalam menganalisa data adalah karena T-Test pada prinsipnya adalah suatu teknik statistik untuk menguji hipotesis.0: 1) Berdasarkan perbandingan t hitung dengan t tabel jika t hitung (angka t output) > t tabel maka tolak Ho berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart 2) Berdasarkan nilai probabilitas Jika probabilitas arau signifikanya (sig 2 tiled) < 0.05.rumusnya sebagai berikut: % χ100% N =n dimana n : nilai yang diperoleh N : Jumlah seluruh nilai (Ali.1985:186) 59 2.1997:82) Sd adalah standar deviasi beda dua rata-rata data berpasangan dan d adalah beda rata-rata yang berpasangan . Teknik analisis T-Test Untuk pembuktian hipotesis dilakukan dengan T-Test atau T-score. 1997:82) t adalah distribusi t hitung Se adalah kesalahan standar beda dua rata-rata data berpasangan yang dapat ditentukan dengan formulasi sebagai berikut: n dd Σ = (Aligafari.

dari total itu 52% adalah milik sendiri dan sisanya milik masyarakat yang tersebar dikota-kota Jabodetabek. lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan . Sasaran pemasaran Indomaret adalah konsumen semua kalangan masyarakat. Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia. lebih dari 3. Kini Indomaret mencapai lebih dari 1400 gerai. Jogjakarta. BSD Plaza dan Charmart.500 jenis makanan dan nonmakanan tersedia dengan harga bersaing. memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen seharihari. Pada Mei 2003 Indomaret merai penghargaan “perusahaan waralaba 2003” dari presiden Megawati Soekarnoputri. yang menggunakan teknologi mutahir.1997:82) 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. Indomarco Prismatama. gerai pertama dibuka pada November 1968 di kalimantan. Dikelola oleh PT.1 2 − Σ Σ = n n dd Sd d = Y1-X1 (Algifari. Bali. keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan dibawah bendera grup INTRACO yaitu Indogrosir. Indomaret merupakan salah satu asset bisnis yang sangat 62 menjanjikan. Jawa Tengah. setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai. dan lampung.1 Hasil Penelitian Data penelitian ini merupakan hasil studi lapangan tentang perbedaan persepsi konsumen Minimarket Indomaret dan persepsi konsumen Minimarket Alfamart yang diambil dengan teknik kuisioner. didukung oleh pusat distribusi.1. gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai di dasarkan pada motto “mudah dan hemat”. Jawa Timur. Finco. Indomaret mudah ditemukan didaerah pemukiman. Jawa Barat.1 Gambaran umum tempat penelitian a) Profil Minimarket Indomaret (Indomarco Prismatama) Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 m2. 4.

Bekasi. Laju pertumbuhan gerai Indomaret yang pesat dengan jumlah transaksi 14. Alfaria Trijaya) PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) atau Alfamart merupakan perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang perdagangan umum dan jasa eceran yang menyediakan kebutuhan pokok dan sehari-hari.Indomaret. Visi Indomaret sendiri adalah menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global. Sistem teknologi informasi ini memungkinkan pelayanan permintaan dan suplai barang dari pusat distribusi ke toko-toko dengan tingkat kecepatan yang tinggi dan efisiensi yang optimal. Parung. persediaan dan penerimaan barang. Budaya yang di terapkan dalam tubuh perusahaan Indomaret adalah Dalam bekerja kami menjunjung tinggi nilai-nilai: a) Kejujuran. menjadikan Indomaret memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.id) b) Profil Minimarket Alfamart (PT. Bandung. Sistem ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan saat ini dengan memperhatikan perkembangan jumlah gerai dan jumlah transaksi di masa mendatang.co. Indomaret memiliki posisi baik dalam menentukan produk yang akan dijualnya. Sistem distribusi dirancang seefisien mungkin dengan jaringan pemasok yang handal dalam menyediakan produk terkenal dan berkualitas serta sumber daya manusia yang kompeten. Sistem teknologi informasi Indomaret pada setiap point of sales di setiap gerai mencakup sistem penjualan. Alfamart dapat dimiliki masyarakat luas dengan cara kemitraan. Tangerang. Cimanggis Depok. Sedangkan mottonya adalah “mudah & hemat”. Indomaret berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan belanja konsumen dengan menerapkan sistem check out yang menggunakan scanner di setiap kasir dan pemasangan fasilitas pembayaran Debit 63 BCA. Saat ini Indomaret memiliki 8 pusat distribusi di Ancol Jakarta. kebenaran dan keadilan b) Kerja sama tim c) Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis d) Kepuasan pelanggan (sumber www. Badan Usaha : PT Sumber Alfaria Trijaya 64 Pemegang Saham : HM Sampoerna dan Alfa Group Didirikan : 27 Juni 1999 Jumlah Toko : Lebih dari 1400 Pemegang Saham PT HM Sampoerna. Pada setiap pusat distribusi diterapkan digital picking system (DPS). Semarang dan Surabaya.99 juta transaksi per bulan didukung oleh sistem teknologi yang handal. Dengan menjalin lebih dari 500 pemasok. Tbk = .Indomaret melayani sasaran demografinya yaitu keluarga.

sedangkan motto yang digunakan Alfamart adalah “belanja puas harga pas”. pemegang saham dan masyarakat pada umumnya. fasilitas publik. Kecamatan Pondok Gede. Yang menjadi target dari pemasaran Alfamart adalah area perumahan. Tangerang. dan gedung perkantoran. 2. Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuhkembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha. karyawan. 3.70% Pemegang Saham PT Sigmantara Alfindo = 30% Toko pertama dibuka 18 oktober 1999 dengan nama "Alfa Minimart" di Jl.2 Karateristik Responden 1. 2. sedangkan misinya adalah: 1. Karawaci. pemasok. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jenis kelamin responden yang ditunjukan tabel 2 sebagai berikut: Tabel 2: Karateristik Responden Menurut Jenis Kelamin No Jns kelamin Jml responden % 1. Pada tanggal 1 Januari 2003 berubah nama menjadi Alfamart . c) Letak Tempat Penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah di Komplek Cahaya Kemang permai. Kualitas & Produktivitas yang tertinggi. Inovasi untuk kemajuan yang lebih baik. 3. Memberikan kepuasan kepada pelanggan/konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan yang berkualitas unggul. 2. berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil. 4. 4. Kerjasama Team. Integritas yang tinggi. Visi dari Alfamart adalah Menjadi jaringan distribusi retail terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas. Beringin Raya. alasan dalam memilih lokasi ini karena kedua minimarket berada pada wilayah ini dan berdekatan didukung jumlah penduduk yang ada pada wilayah tersebut merupakan sasaran konsumen untuk berbelanja pada kedua tempat tersebut berjumlah cukup banyak dan memiliki tingkatan sosial yang bervariasi. Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku/etika bisnis yang tertinggi. Kotamadya Bekasi. tersehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan . Responden Menurut Jenis Kelamin 66 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. 4. Membangun organisasi global yang terpercaya. 65 Budaya yang dijunjung dalam bekerja adalah: 1. pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen. Pria . serta mampu bersaing secara global".

2.30thn 31thn . 3.40thn 41thn . 5. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data usia responden yang ditunjukan tabel 4 sebagai berikut: Tabel 4: Karateristik Responden Menurut Usia No usia Jml responden % 1. Responden Menurut Jumlah Pendapatan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. tahun 2006 3. Kurang dari 1 juta 1 juta .2. tahun 2006 2. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jumlah pendapatan responden yang ditunjukan tabel 3 sebagai berikut: Tabel 3: Karateristik Responden Menurut Jumlah Pendapatan No Jml pendapatan Jml responden % 1. Responden Menurut usia 67 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. 2. 4. Kurang dari 20 tahun 20thn .5 juta –5 juta 35 orang 53 orang 12 orang 35% 53% 12% Sumber : Data primer diolah.Wanita 43 orang 57 orang 43% 57% Sumber : Data primer diolah.5 juta 2. 3.50thn lebih dari 51 3 orang 43 orang 38 orang 10 orang .

dan pelayanan. kenyamanan berbelanja. yaitu persepsi konsumen minimarket Indomaret dan konsumen minimarket Alfamart dengan indikator lokasi.7 orang 3% 43% 38% 10% 7% Sumber : Data primer diolah. harga. a) Lokasi 68 Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 5 berikut: Tabel 5: Jarak yang Ditempuh Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 68 8 5 0 19% 68% 8% 5% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 5 menunjukan 68% responden setuju. promosi. dan pelayanan. 1. 19% sangat setuju. promosi. harga. Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. 5% tidak setuju.3 Deskripsi variabel penelitian Variabel dalam penelitian ini merupakan data berpasangan. kelengkapan produk yang ditawarkan. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Indomaret menurut responden dapat dilihat pada tabel 6 sebagai berikut: . kelengkapan produk yang ditawarkan. 8% netral. tahun 2006 4. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Indomaret cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. kenyamanan berbelanja.

0% tidak setuju. 67% responden setuju.Tabel 6: Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Indomaret 69 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 67 6 0 0 27% 67% 6% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 6 menunjukan 27% responden sangat setuju. 13% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 7 berikut ini: Tabel 7: Luas Lahan Parkir Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 47 11 13 0 29% 47% 11% 13% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 7 menunjukan 29% responden sangat setuju. 11% responden netral. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Indomaret. 6% responden netral. 0% . 47% responden setuju.

Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Indomaret dapat dilihat pada tabel 9 berikut ini: Tabel 9 Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media Ada di Indomaret 71 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 4 36 23 37 0 .70 sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 22% responden netral. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Indomaret dapat dilihat pada tabel 8 berikut: Tabel 8: Ketersedian Produk di Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 34 22 26 0 18% 34% 22% 26% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 8 menunjukan 18% responden menyatakan sangat setuju. 34% responden menyatakan setuju. 26% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Indomaret.

0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Indomaret cukup. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 11 berikut ini: Tabel 11: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral . Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 10 berikut ini: Tabel 10: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase 72 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 50 15 19 0 16% 50% 15% 19% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 10 menunjukan bahwa 16% responden sangat setuju. 23% responden netral. 50% responden setuju. 37% responden tidak setuju. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Indomaret. 36 % responden setuju.4% 36% 23% 37% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 9 menunjukan 4% responden sangat setuju. 15% netral. 19% responden tidak setuju.

2% tidak setuju.Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 41 39 2 0 18% 41% 39% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 11 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa waktu tiba produk yang dipesan konsumen sesuai dengan yang diharapkan . Hal ini dapat dilihat bahwa 32% responden sangat setuju. 39% responden netral.10 yang menunjukan 18% 73 responden sangat setuju. 41% responden setuju. % konsumen sangat tidak setuju. 7% responden netral. 2% konsumen tidak setuju. . 59% setuju. Hal ini dapat dilihat pada tabel 4. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluarsa produk yang dijual Indomaret dapat dilihat pada tabel 12 berikut ini: Tabel 12: Produk yang Dijual Indomaret Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 59 7 2 0 32% 59% 7% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 12 menunjukan bahwa responden beangapan bahwa produk yang jual minimarket Indomaret tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. 0% sangat tidak setuju.

Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. 61% responden setuju. 0% sangat tidak setuju.Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Indomaret dpat dilihat pada tabel 13 berikut ini: Tabel 13: Penataan Produk yang Dijual Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 74 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 13 11 0 14% 61% 13% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 13 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Indomaret ditata berimbang sesuai kebutuhan. c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Indomaret bagi responden dapat dilihat pada tabel 14 berikut ini: Tabel 14:Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Indomaret 75 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 56 11 15 0 18% 56% . 13 netral. 11 responden tidak setuju.

46% responden setuju. 56% responden setuju. 11% netral. 15% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju.11% 15% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 14 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Indomaret terjangkau oleh konsumen. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 16 berikut ini: Tabel 16: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju . Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 15 berikut ini: Tabel 15: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 46 29 20 0 5% 46% 29% 20% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 15 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket 76 Indomaret kepada konsumen. Hal ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju. 29 netral. 20 responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju.

3% sangat tidak setuju. 5% netral. 18% netral. . d) Promosi 77 Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Indomaret dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 17 berikut ini: Tabel 17: Keterlihatan Logo Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 63 5 2 2 30% 63% 5% 2% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 17 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. 63% responden setuju. 2% sangat tidak setuju. 2% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju.14 48 18 17 3 14% 48% 18% 17% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 16 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Indomaret sesuai dengan harga pasar saat ini. Hal ini terlihat bahwa 30% responden sangat setuju. 17% responden tidak setuju. 48% responden setuju.

51% responden setuju. 25% netral.Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Indomaret dapat dilihat pada tabel 18 berikut ini: Tabel 18: Disain dan Warna Logo Indomaret 78 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 51 25 6 0 18% 51% 25% 6% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 18 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret memiiki disain dan warna yang menarik. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 6% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai logo Indomaret pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 19 berikut ini: Tabel 19: Logo Indomaret pada Tas Dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 1 11 61 27 0% 1% 11% 61% 27% .

11% netral. 10% netral. 27% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 21 berikut ini: Tabel 21: Informasi Produk dan Harga Baru Indomaret 80 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 43 . 9% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju.Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 19 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret pada tas belanja dan sovenir tidak 79 ada . Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 20 berikut ini: Tabel 20: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 55 10 9 0 26% 55% 10% 9% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 20 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. 1% responden setuju. 55% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 61% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju.

46 8 3 0 43% 46% 8% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 21 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 43% responden sangat setuju. 0% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 23 berikut ini: Tabel 23: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Indomaret . Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 22 berikut ini: Tabel 22: Fasilitas Kartu Keanggotaan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 0 0% 81 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 20 54 26 0% 20% 54% 26% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 22 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret tidak memberikan fasilitas kartu keanggotaan. 8% netral. 26% sangat tidak setuju. 20% netral. 3% responden tidak setuju. 54% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 46% responden setuju.

e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 24 berikut ini: Tabel 24: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 12 40 19 28 1 12% 40% 19% 28% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 . Hal ini terlihat bahwa 21% responden 82 sangat setuju. 12% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju.Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 54 13 12 0 21% 54% 13% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 23 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret mudah diingat dan dimengerti responden. 13% netral. 54% responden setuju.

40% responden setuju.Pada tabel 24 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Indomaret sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 38% responden sangat setuju. 19% netral. 28% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 12% responden sangat setuju. 60% responden setuju. 1% sangat tidak setuju. 0% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 25 berikut ini: Tabel 25: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Indomaret 83 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 38 60 2 0 0 38% 60% 2% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 25 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Indomaret jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. 2% netral. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 26 berikut ini: Tabel 26: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 16 16% 84 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 53 14 15 .

18% netral. 53% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 28 berikut ini: Tabel 28: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju . Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 27 berikut ini: Tabel 27: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 18 7 0 14% 61% 18% 7% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 27 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket Indomaret sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. 2% sangat tidak setuju.2 53% 14% 15% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 26 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan rangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Indomaret cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. 7% responden tidak setuju. 15% responden tidak setuju. 61% 85 responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. 14% netral.

3% netral. 0% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 68% responden setuju. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 29 berikut ini: Tabel 29: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 86 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 24 57 16 3 0 24% 57% 16% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 29 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Indomaret menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 68 3 0 0 29% 68% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 28 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Indomaret sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. . Hal ini terlihat bahwa 29% responden sangat setuju.

57% responden setuju. 16% netral. 0% sangat tidak setuju. 3% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. 47% responden setuju. 11% responden tidak setuju. 23% netral. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 30 berikut ini: Tabel 30: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 47 23 11 0 19% 47% 23% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 30 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Indomaret sigap dan ramah dalam meberi pelayanan. 0% sangat tidak setuju. 87 Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 31 berikut ini: Tabel 31: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 58 16 5 1 18% .Hal ini terlihat bahwa 24% responden sangat setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 33 berikut ini: Tabel 33: Tidak ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju . 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 16% netral. 13% netral. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 32 berikut ini: Tabel 32: Jam Buka dan Tutup Minimarket Indomaret Pukul 07. 0% responden tidak setuju. 1% sangat tidak setuju. 58% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju.58% 16% 5% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 31 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon bagi konsumen yang belanja minimal 100 ribu akan diantar ke rumah. 60% responden setuju. 5% responden tidak setuju.00 WIB Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 60 13 0 0 28% 60% 13% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 88 Pada tabel 32 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Indomaret sesuai dengan kebutuhan konsumen.

61% responden setuju. 11% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. promosi. a) Lokasi Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 34 berikut: Tabel 34: Jarak yang Ditempuh Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 51 8 34 1 6% 51% 8% 34% 1% . harga. dan pelayanan. 2. 10% netral. kelengkapan produk yang ditawarkan. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. Persepsi Konsumen Minimarket Alfamart 89 Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 61 10 11 0 18% 61% 10% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 33 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Indomaret. kenyamanan berbelanja.

0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Alfamart . 6% responden netral. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Alfamart menurut responden dapat dilihat pada tabel 35 sebagai berikut: 90 Tabel 35 Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 60 6 2 0 32% 60% 6% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 35 menunjukan 32% responden sangat setuju. 6% sangat setuju. 1 sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Alfamart cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. 8% netral.Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 34 menunjukan 51% responden setuju. 34% tidak setuju. 2% tidak setuju. 60% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 36 berikut ini: Tabel 36: Luas Lahan Parkir Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 18 53 13 16 18% .

92 Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Alfamart dapat dilihat pada tabel 38 berikut ini: Tabel 38: Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media ada Di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju . 13% responden netral. 36% responden tidak setuju. 40% responden menyatakan setuju. 0% sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 12% responden netral. 1% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Alfamart . 16% responden tidak setuju.53% 13% 16% 91 Sangat tidak setuju 0 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 36 menunjukan 18% responden sangat setuju. 53% responden setuju. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel 37 berikut: Tabel 37: Ketersedian Produk di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 11 40 12 36 1 11% 40% 12% 36% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 37 menunjukan 11% responden menyatakan sangat setuju.

46 responden tidak setuju.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 2 51 14 33 0 2% 51% 14% 33% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 38 menunjukan 2% responden sangat setuju. 51 % responden setuju. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Alfamart . Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada table 39 berikut ini: Tabel 39: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju 2 31 2% 31% 93 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 46 1 20% 46% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 39 menunjukan bahwa 2% responden sangat setuju. 1% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Alfamart . 33% responden tidak setuju. 20% netral. 31% responden setuju. 14% responden netral.

Hal ini dapatdilihat pada tabel 40 yang menunjukan 0% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 40 berikut ini: Tabel 40: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 0 7 48 42 0% 7% 48% 43% 94 Sangat tidak setuju 3 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 40 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan netral ini dikarenakan konsumen yang belanja pada minimarket tersebut lebih senang datang langsung ke Alfamart .kurang atau sedikit. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluwarsa produk yang dijual Alfamart dapat dilihat pada tabel 41 berikut ini: Tabel 41: Produk yang Dijual Alfamart Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 36 60 4 36% 60% 4% 95 Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 0 0% . 42% konsumen tidak setuju. 3% konsumen sangat tidak setuju. 48% responden netral. 7% responden setuju.

Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Alfamart dpat dilihat pada tabel 42 berikut ini: Tabel 42: Penataan Produk yang Dijual Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 59 18 17 0 6% 59% 18% 17% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 42 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Alfamart ditata berimbang sesuai kebutuhan. 18 netral. 0% tidak setuju. 59% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 6% responden sangat setuju. 17 responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 60% setuju. 4% responden netral. 96 c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Alfamart bagi responden dapat dilihat pada tabel 43 berikut ini: Tabel 43: Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 29 .0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 41 menunjukan bahwa responden beranggapan bahwa produk yang dijual minimarket Alfamart setuju tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. Hal ini dapat dilihat bahwa 36% responden sangat setuju.

29% responden setuju. 3% sangat tidak setuju. 25% netral. 30% netral. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. 47% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju. 1% sangat tidak setuju. 52% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 45 berikut ini: Tabel 45: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Alfamart . Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 44 berikut ini: Tabel 44: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 9 47 9% 47% 97 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 13 1 30% 13% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 44 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket Alfamart kepada konsumen.25 52 3 1% 29% 25% 52% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 43 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Alfamart kurang terjangkau oleh konsumen. 13% responden tidak setuju.

Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 1% sangat tidak setuju. 14% responden setuju. 27% netral. 58% responden tidak setuju. d) Promosi Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Alfamart dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 46 berikut ini: Tabel 46: Keterlihatan Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 66 58 0 0 26% 66% 58% % % 99 .Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 14 27 58 1 0% 14% 27% 58% 1% 98 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 45 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Alfamart kurang sesuai dengan harga pasar saat ini.

Hal ini terlihat bahwa 22% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 8% netral. 12% netral. 66% responden setuju. 2% responden tidak setuju. 64% responden setuju. 0% sangat tidak setuju.Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 46 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. 0% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju. 100 Berdasarkan penelitian mengenai logo Alfamart pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 48 berikut ini: Tabel 48: Ada Logo Alfamart pada Tas dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 35 62 3 0 . Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Alfamart dapat dilihat pada tabel 47 berikut ini: Tabel 47: Disain dan Warna Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 22 64 12 2 0 22% 64% 12% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 47 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart memiiki disain dan warna yang menarik.

Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. 49% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 50 berikut ini: Tabel 50: Informasi Produk dan Harga Baru Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju . 62% responden setuju. 3% netral. 12% netral. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 49 berikut ini: Tabel 49: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 19 49 12 19% 49% 12% 101 Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 0 20% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 49 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. 20% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 0% responden tidak setuju.0 35% 62% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 48 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart pada tas belanja dan sovenir ada . Hal ini terlihat bahwa 35% responden sangat setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 51 berikut ini: Tabel 51: Fasilitas Kartu Keanggotaan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 46 44 8 2 0 46% 44% 8% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 51 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar . 54% 102 responden setuju.Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 54 6 8 0 32% 54% 6% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 50 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. 6% netral. 0% sangat tidak setuju. 8% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 32% responden sangat setuju.

25% responden setuju.responden menyatakan minimarket Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan yang disebut kartu “Aku”. 1% sangat tidak setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 53 berikut ini: Tabel 53: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 36 41 18 0 5% 36% . 27% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 46% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju.Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 52 berikut ini: Tabel 52: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 103 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 9 25 38 27 1 9% 25% 38% 27% 1% Jumlah 100 100% Pada tabel 52 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart mudah diingat dan dimengerti responden. 44% responden setuju. 38% netral. 8% netral.2% responden tidak setuju.

18% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 54 berikut ini: Tabel 54: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 61 8 4 0 27% 61% 8% 4% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 54 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Alfamart jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. 41% netral.41% 18% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 53 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. Hal 104 ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju. 61% responden setuju. 8% netral. 36% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 55 berikut ini: Tabel 55: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 105 Sangat setuju Setuju Netral . 0% sangat tidak setuju. 4% responden tidak setuju.

57% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 13% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 56 berikut ini: Tabel 56: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 56 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket 106 Alfamart sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. 0% sangat tidak setuju. 2% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 23% netral.Tidak setuju Sangat tidak setuju 13 59 20 8 0 13% 59% 20% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 55 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan ruangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Alfamart cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. 59% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 8% responden tidak setuju. . 20% netral.

57% responden setuju.Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 57 berikut ini: Tabel 57: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 57 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Alfamart sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. 0% sangat tidak setuju. 23% netral. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 58 berikut ini: Tabel 58: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 16 53 16% 53% 107 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 15 16 0 15% 16% . 2% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju.

0% sangat tidak setuju. 52% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 21% responden sangat setuju. 12% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 59 berikut ini: Tabel 59: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 52 15 12 0 21% 52% 15% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 59 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Alfamart sigap dan ramah dalam memberi pelayanan. 53% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 15% netral. Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 60 berikut ini: 108 Tabel 60: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju . Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju.0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 58 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Alfamart menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. 16% responden tidak setuju. 15% netral.

5% sangat tidak setuju.1 6 38 50 5 1% 6% 38% 50% 5% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 60 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart tidak menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Alfamart dapat . Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat 109 setuju. 50% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 14% netral. 38% netral. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. 56% responden setuju. 6% responden setuju. 14% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 61 berikut ini: Tabel 61: Jam Buka dan Tutup Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 56 14 14 0 16% 56% 14% 14% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 61 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Alfamart sesuai dengan kebutuhan konsumen.

analisis skala likert dan analisis uji beda dengan uji-t 110 dengan program spss. 0% sangat tidak setuju.7% 79% Kenyamanan Berbelanja 78.8% Harga 62.8% 60.2% 70. Hasil dari perhitungan menggunakan SPSS terlihat pada lampiran 2 dan di bawah ini ringkasan perhitungan tersebut yaitu: 1.3% 33.2% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan variabel di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi.2% Pelayanan 77.6% 50. 4. Perhitungan analisis deskriptif: Perbandingan persepsi Indomaret dan Alfamart dengan analisis deskriptif dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 63: Perhitungan Rata-Rata Prosentase Minimarket Indomaret dan Alfamart Keterangan Indomaret Alfamart Lokasi 85% 73% Kelengkapan produk 85.3 Analisis Hasil Penelitian Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ada 3 menggunakan analisis deskriptif. 55% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 25% responden sangat setuju. 9% netral.dilihat pada tabel 62 berikut ini: Tabel 62: Tidak Ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 25 55 9 11 0 25% 55% 9% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 62 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Alfamart . 11% responden tidak setuju.3% Promosi 57. kelengkapan produk yang .

ditawarkan. Perhitungan dengan skala likert: Persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel perhitungan dibawah ini: Tabel 64: Perhitungan Skor Minimarket Indomaret dan Minimarket Alfamart Indomaret AlfamaDimensi yang rt diukur Skor rata2 interpretasi Skor rata2 interpretasi 111 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 4.81 191 3.63 3.75 4. harga yang ditawarkan dan kenyamanan berbelanja sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi .07 3.01 1.21 . 2.44 3.

66 S TS TS N N N S S SS S S N TS SS S TS S SS TS S N SS S S S .29 1.17 4.66 3.3.75 3.94 3.81 3.36 2.86 3.82 4.23 3.81 1.74 3.98 4.36 3.84 3.28 4.34 4.02 3.86 4.14 3.

74 3.18 3.34 3.14 3.63 3.54 2.S S S S 3.43 3.32 3.27 2.73 3.32 3.55 2.10 4.11 3.67 4.22 3.55 2.2 4.69 3.94 N SS S N S TS TS SS S N S TS S .54 4.77 3.24 3.91 4.84 4.26 4.82 2.59 4.34 3.

kelengkapan produk yang ditawarkan.81 1.S SS S S SS S N S S S SS S S TS S S Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan indikator di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi.91 3. harga yang ditawarkan sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi dan kenyamanan berbelanja hal ini juga dapat dilihat pada gambar 15 dibawah ini: 112 ANALISIS SKALA LIKERT 1 10 123456789 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 INDIKATOR SKALA PENELITIAN INDOMARET 4.44 3.01 1.07 .

55 Gambar 15: Analisis Skala Likert Persepsi Indomaret dan Alfamart Grafik 15 diatas menunjukan bahwa pada komponen indikator diatas dapat diketahui pada Indomaret responden sebagian besar meyatakan setuju bahwa lokasi.620000 9.930000 9. sedangkan pada komponen Alfamart responden sebagian besar setuju bahwa Alfamart lebih baik pada segi promosi dan kenyamanan berbelanja dibandingkan Indomaret.140000 1.22 3.ALFAMART 3.26 4.73 3.470000 3.24 3. 3. kelengkapan produk yang ditawarkan dan harga pada minimarket ini lebih baik dibandingkan Alfamart. Perhitungan menggunakan uji-t atau uji beda Pengujian hipotesis untuk perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel berikut ini: 113 Tabel 65: Deskripsi variabel penelitian persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart Persepsi konsumen Indomaret Persepsi konsumen Alfamart Indikator Mean Indikator Mean okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 2.640000 okasi - .860000 0.

IND_ P.4 Pembahasan Berdasarkan hasil pengujian hipotesa dengan uji-t diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart hal tersebut dapat diketahui dari penjelasan perindikator berikut: .470000 7. 4.720000 7.660000 Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Tabel 66: Perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart dengan menggunakan uji-t : Model t Df Sig (2tiled) Keterangan P.ALF 3.05) sehingga tolak Ho yang artinya persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart terdapat perbedaan. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) 0.002.elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 1. Tolak Ho Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Secara parsial ditemukan perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart secara signifikan.220000 9.290 35 .6700000 9.002 berada dibawah level of significance yang 114 digunakan (α =0. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart diterima.780000 .

Hal tersebut disebabkan harga yang dijual Alfamart lebih mahal di bandingkan Indomaret karena Indomaret membeli langsung ke produsen yang masih bernaung pada satu kepemilikkan perusahaan sedang Alfamart membeli dari distributor sehingga harga yang dijual pun menjadi lebih mahal. 115: 2005. hal tersebut sesuai dengan teori bahwa peritel yang menyediakan produk dalam toko pada jumlah. Dan dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 12. Perbedaan ini disebabkan jarak yang di tempuh konsumen lebih dekat menuju Indomaret di bandingkan ke Alfamart. Namun jika dilihat dari toko mana yang memberikan promosi lebih baik yaitu Alfamart hal ini diketahui dari mean Alfamart yang lebih besar dari Indomaret sebesar 27. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap harga yang ditawarkan diketahui bahwa ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. 115 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap kelengkapan produk yang ditawarkan diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. 135:2005). hal tersebut sesuai dengan teori yang menyatakan jika strategi harga rendah diterapkan maka strategi ini menjadi sangat efektif menarik pembeli karena harga rendah berati penghematan dan toko yang menerapkan harga lebih rendah dari pesaing akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf 157:2005). perbedaan ini disebabkan pada Alfamart jumlah produk dan jenisnya produk yang dijual kurang banyak. 116 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap promosi yang diberikan untuk menginformasikan toko dan produk yang disediakan diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan.720000> 23.140000>11.860000>19.930000. Pada penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 21.780000. namun hal ini tidak sesuai dengan konsep penjualan bahwa konsumen jika diabaikan dan tidak selalu diingatkan maka akan tidak membeli produk organisasi dalam jumlah yang cukup (Philip . Hal ini disebabkan karena Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan dan pada tas belanja Alfamart ada logo dari minimarket tersebut yang tidak di berikan Indomaret. waktu dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf.670000. sedang menurut Hendri Ma’aruf.Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap lokasi berdirinya kedua minimarket tersebut diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. yang menyatakan bahwa sebuah gerai akan lebih sukses jika letaknya lebih strategis dibandingkan gerai lainya yang berlokasi kurang strategis meskipun keduanya menjual produk yang sama.620000>8. Dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 10.220000. oleh pramuniaga yang trampil dan banyak.

Majalah marketing: 2004.1995: 252). maka pilihan akan bersifat kebiasaan. Secara garis besar dapat diketahui bahwa setelah diadakan pengujian dengan uji-t dapat diambil kesimpulan.Kotler. ini sesuai dengan teori bahwa peritel yang memberikan kombinasi ragam produk dan tingkat pelayanan sebagai posisioning serta melengkapi dengan tingkat pelayanan yang tinggi berarti gerai tersebut memilih posisioning citra gerai yang lengkap dan full service yang pada ahirnya akan banyak dipilih konsumen (Hendry Ma’aruf. secara parsial ditemukan pengaruh yang signifikan.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pemberian kenyamanan dalam berbelanja ternyata memiliki tingkat perbedaan yang tidak signifikan. 202: 2005. menyatakan karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart 118 yang biasanya berdampingan dan memiliki karateristik toko yang hampir sama setelah diadakan penelitian ternyata sesuai. musik. Indomaret lebih baik dalam meyakinkan konsumen. Kecuali jika faktorfaktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. 119 . Dalam penelitian ini yang memberikan pelayanan lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 19. Ini berarti hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart diterima Menurut pendapat Tajwini Rofian. Hal ini juga sesuai dengan teori berikut.16:1997). keranjang belanja.05) sehingga tolak ho.660000.221:2005). Pada penelitiian ini meski Alfamart unggul dalam segi promosi namun konsumen cenderung lebih memilih minimarket pesaing karena pertimbangan faktor yang lain yang diberikan. Selain kriteria di atas ternyata setelah diteliti terbukti bahwa konsumen memilih toko juga berdasarkan oleh citra Minimarket tersebut dan menurut responden. citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk ahir atau pembelian merek. hal tersebut sesuai dengan teori semua peritel baik skala besar atau pun kecil yang berformat modern berlomba-lomba dalam mendadani tempat belanja mereka semenarik mungkin pendapat ini dikemukakan dalam buku Hendri Ma’aruf. 117 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pelayanan yang diberikan kepada konsumen yang berbelanja diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. Hal ini dikarenakan pada Alfamart tidak memberikan pelayanan antar barang seperi Indomaret.640000>17. Jika pengalaman masa lalu memuaskan. Hal ini dikarenakan minimarket Indomaret dan Alfamart sama-sama memberikan fasilitas penunjang yang sama seperti AC. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) variabel persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart sebesar 0.pengharum ruangan dan lain sebagainya.

2 Saran Berdasarkan kesimpulan diatas. kelengkapan produk yang ditawarkan.05 yang digunakan 5.BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5. karena itu Alfamart agar menekan harga dengan cara memutus saluran distributor yang panjang yang akan meminimalkan biaya dan pada ahirnya harga 120 menjadi sama dengan pesaing.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan dapat diambil bebarapa kesimpulan diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Selebaran yang full color dengan informasi produk dan harga tidak akan banyak mempengaruhi pembeli karena mereka juga akan mendapat selebaran yang sama menarik dari peritel lainya. Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart adalah sebesar 0. 2. Minimarket Indomaret dalam mempromosikan tokonya hendaknya lebih gencar karena jika nantinya promosi itu di lupakan maka secara tidak langsung akan menjadikan konsumen menjadi pindah ke pesaing. . 5. 3. 4. Adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart pada indikator lokasi. Persediaan barang pada minimarket Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih lengkap agar apa yang diinginkan konsumen dapat dipenuhi . maka saran yang diajukan penulis adalah sebagai berikut: 1. harga dan promosi sedang pada indikator kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. Mayoritas konsumen Indonesia sensitive terhadap harga.002 berada di bawah lefel of signifikan 0. 2. pelayanan. Pelayanan pada minimarket Alfamart sebaiknya ditambahkan dengan fasilitas pesan belanja melalui telpon agar tidak kalah dengan pesaing. Bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna. salah satunya dengan cara memberi logo pada plastik belanja.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful