ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE

KOTA BEKASI SKRIPSI Untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Pada Universitas Negeri Semarang Oleh: Anita susanti NIM 3352402006 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007 ii PERSETUJUAN PEMBIMBING Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian Skripsi pada: Hari : Tanggal : Pembimbing I Pembimbing II Drs. Sugiharto, M.Si Drs. Wahyono, M.M NIP. 131286682 NIP 131292562 Mengetahui Ketua Jurusan Manajemen Drs. Sugiharto, M.Si NIP. 131286682 iii PENGESAHAN KELULUSAN Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skipsi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang pada: Hari : Tanggal : Penguji Skripsi Dra. Palupiningdyah, M.Si NIP 130812917 Anggota I Anggota II Drs. Sugiharto, M.Si Drs. Wahyono, M.M NIP.131286682 NIP 131292562 Mengetahui Dekan Fakultas Ekonomi Drs. Agus Wahyudin, M.Si

NIP. 131658236 iv PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar karya saya sendiri, bukan jiplakan dari karya tulis orang lain, baik sebagian atau seluruhnya. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. Semarang, 28 Februari 2007 Anita susanti NIM. 3352402006 v MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO: 1. ” Cukuplah Allah Saja Bagiku, Tiada Tuhan Selain Dia. Hanya KepadaNya Aku Bertawakal Dan Dialah Rabb Yang Memiliki ”Arsy Yang Agung” (QS At Taubah 129) 2. Tetap semangat dan teguhkan hati sampai nanti sampai mati (Letto) 3. Hari bekerja untuk si pemalas adalah besok, hari liburnya adalah hari ini (John Wasley) PERSEMBAHAN: Skripsi ini saya persembahkan untuk: 1. Ibu dan Bapak tercinta, sebagai orang yang paling penulis sayangi yang menjadi semangat agar bisa memberikan yang terbaik. 2. Kakakku dan adikku serta seluruh Keluarga Besar penulis yang selalu ada saat susah maupun senang 3. Sahabat-sahabat yang membuat penulis selalu bersemangat vi KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skipsi dengan judul ”Analisis Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Dan Alfamart Terhadap Lokasi, Pelayanan, Kelengkapan Produk Yang Di Tawarkan, Harga, Promosi Dan Kenyamanan Berbelanja Di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kotamadya Bekasi”. Dalam kesempatan yang baik ini, penulis dengan ketulusan ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah dengan ikhlas memberikan masukan dan kontribusi yang berarti dalam proses penelitian dan penyusunan skripsi ini, antara lain: 1. Prof.Dr. H. Sudijono Sastroatmodjo, M.Si. selaku Rektor Universitas Negeri Semarang 2. Drs. Agus Wahyudin, M.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi 3. Drs. Sugiharto, M.Si selaku Ketua Jurusan Manajemen dan Dosen Pembimbing I yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing dan

memberikan arahan bagi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. 4. Drs. Wahyono, M.M selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. 5. Dra. Palupiningdyah, M.Si selaku dosen penguji yang telah meluangkan waktunya dalam menguji penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. vii 6. Dosen-Dosen Ekonomi yang telah memberikan ilmunya kepada penulis, dan membuat waktu dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. 7. Minimarket Indomaret dan Alfamart yang telah mengijinkan Penulis melakukan penelitian. 8. Staff Dinas Pertanian dan Pangan Semarang sebagai tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL) penulis sebagai awal terjun dan melihat dunia kerja. 9. Teman-teman Manajemen angkatan 2002 terimakasih atas semua moment yang telah dilalui yang membuat penulis semakin dewasa. 10. Teman-teman SMA yang telah menjadi motivasi tersendiri dalam berusaha bagi penulis dan membuat penulis melihat sisi lain kehidupan. 11. Teman-teman KKN yang telah menjadi suatu keluarga kecil yang akan selalu mengingat satu sama lain. 12. Teman-teman di wisma ”amalia” yang selalu memberi semangat. 13. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah menjadi bagian dari jalan hidup penulis. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih kurang sempurna karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki. Maka dari itu, penulis akan menerima kritik dan saran sebagai masukan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak. Akhir kata semoga Allah SWT senantiasa bersama kita dan meridhoi jalan hidup kita. Amin Semarang, Februari 2007 Penulis viii SARI Anita Susanti. 2007. Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret dengan Alfamart di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi”. Jurusan Manajemen Program Studi Manajemen Pemasaran, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang. 141 halaman. Kata kunci: Persepsi Konsumen (Lokasi, Pelayanan, Kelengkapan Produk, Harga, Promosi, Kenyamanan) Minimarket, Indomaret, Alfamart, Pondok Gede kota Bekasi. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. Dengan kata lain, tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. Konsumen memilahmilah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. Secara teoritis keputusan pembelian yang di

lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga, produk, pelayanan, lokasi perusahaan atau toko (Kotler, 1997: 165). Namun kenyataanya membuktikan bahwa karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama, dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart yang biasanya berdampingan, memiliki karateristik toko dan strategi yang hampir sama (Tajwini, Rofian, Majalah marketing: 2004). Permasalahan dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi, pelayanan, kelengkapan produk yang di tawarkan, harga, promosi, dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi, harga, promosi, dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart serta untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart terhadap lokasi, harga, promosi, dan kenyamanan berbelanja dalam memilih tempat berbelanja. Penelitian ini dilakukan pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di Komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja pada minimarket Indomaret dan Alfamart, sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan rumus literasi sehingga diketahui sampel dalam penelitian ini sebesar 100 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian setelah diadakan pengujian dengan uji-t secara parsial dari masing-masing variabel ditemukan pengaruh yang signifikan sebesar 0,002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0,05) sehingga tolak Ho. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart pada komponen lokasi, pelayanan, kelengkapan produk yang ditawarkan, harga dan promosi sedang pada komponen kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ix ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian.Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi, harga, promosi, dan pelayanan sebesar 0,000 yang menunjukan tolak Ho di bawah level of significance yang digunakan (α =0,05), sedangkan pada kenyamanan berbelanja sebesar 0,791 berada diatas level of significance yang digunakan (α =0,05) ini berarti tidak ada beda karena kedua minimarket ini memberikan fasilitas yang hampir sama. Saran yang diberikan dalam penelitian ini diantaranya: 1. Display depan minimarket Indomaret dan Alfamart dibuat lebih menarik. 2. Persediaan barang pada minimarket Indomaret dan Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih terencana. 3. every day low price tidak berguna jika itu didengungkan dalam iklan dan promosi saja oleh karena itu di dalam gerai Indomaret dan Alfamart pada saat konsumen berbelanja hal tersebut benar-benar terbukti. 4. Minimarket Indomaret dan Alfamart harus dapat mengendalikan biaya-biaya. 5. Indomaret dan Alfamart dalam memberi pelayanan harus lebih ramah dan sigap. 6.Disain tampilan minimarket Indomaret dan Alfamart

sebaiknya ada perubahan tema perperiode tertentu. 7. Untuk meneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna. X DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL............................................................................................ i PERSETUJUAN PEMBIMBING....................................................................... ii PENGESAHAN KELULUSAN......................................................................... iii PERNYATAAN.................................................................................................. iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN...................................................................... v KATA PENGANTAR ........................................................................................ vi SARI................................................................................................................... viii DAFTAR ISI .......................................................................................................x DAFTAR TABEL.............................................................................................. xiii DAFTAR GAMBAR ......................................................................................... xvi DAFTAR LAMPIRAN..................................................................................... xvii BAB I Pendahuluan .............................................................................................1 1.1 Latar Belakang ...................................................................................1 1.2 Rumusan Masalah..............................................................................4 1.3 Tujuan Penelitian ...............................................................................5 1.4 Manfaat Penelitian .............................................................................5 1.5 Penegasan istilah................................................................................6 1.6 Sistematika skripsi ............................................................................8 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS ..............................................10 2.1 Landasan teori..................................................................................10 2.1.1 Perilaku Konsumen..................................................................10 xi 2.1.2 Persepsi ..................................................................................16 2.1.3 Gerai dan peritel.......................................................................18 2.1.4 Minimarket ..............................................................................21 2.1.5 Waralaba ..................................................................................23 2.1.6 Lokasi ......................................................................................24 2.1.7 Kelengkapan produk yang dijual .............................................30 2.1.8 Harga........................................................................................35 2.1.9 Promosi dan iklan ....................................................................36 2.1.10 Atmosfer dalam gerai ............................................................42 2.1.11 Pelayanan minimarket............................................................45 2.2 Kerangka berfikir dan Hipotesisi .....................................................49 2.2.1 Kerangka berfikir ....................................................................49 2.2.2 Hipotesis..................................................................................51 BAB III METODE PENELITIAN ....................................................................52 3.1 Lokasi dan objek penelitian ..............................................................52 3.2 Populasi.............................................................................................52 3.3 Sampel ..............................................................................................52

................1 Gambaran Umum tempat penelitian..... pasar tradisional.......................................................... 82 Tabel 26 Penataan ruang Indomaret yang nyaman ...................................................60 4..... 83 Tabel 27 Disain eksternal ciri khas Indomaret............................................. 76 Tabel 18 Disain dan warna logo Indomaret .................................................... 66 Tabel 5 Jarak yang di tempuh menuju Indomaret................................4 Pembahasan ........................................................................................... 65 Tabel 3 Karateristik responden menurut jumlah pendapatan.......................................................................................................60 4.........121 xiii DAFTAR TABEL Tabel 1 Pangsa pasar hipermarket...............109 4..................................................................55 3...........57 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN....... 65 Tabel 4 Karateristik responden menurut usia......................................................... 77 Tabel 20 Kupon undian dan hadiah langsung Indomaret............................. 84 ................................................ 68 Tabel 8 Ketersediaan produk di Indomaret................................1 Kesimpulan................ 80 Tabel 23 Jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret ..60 4.... supermarket..... 73 Tabel 14 Keterjangkauan harga di Indomaret.......................................................................................................................................................................................................................... 75 Tabel 17 Keterlihatan logo Indomaret ............5 Metode Analisis data ..........113 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN................................... 70 Tabel 10 Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Indomaret..................................................... 83 Tabel 28 Letak pintu masuk dan keluar Indomaret....................................... 78 Tabel 21 Informasi produk dan harga baru Indomaret.....................................................65 xii 4... 74 Tabel 15 Potongan harga di Indomaret ......... 77 Tabel 19 Logo Indomaret pada tas dan sovenir .......................................................................................119 DAFTAR PUSTAKA ....4 Variabel Penelitian ............. 71 Tabel 12 Produk yang dI jual Indomaret tidak kadaluwarsa.21 Tabel 2 Karateristik responden menurut jenis kelamin............................... di Indonesia .............................. 74 Tabel 16 Harga di pasaran sama dengan di Indomaret ........................................................................3 Deskripsi Variabel penelitian ........................................................119 5............ minimarket...............................................................................................................119 5.............................. 67 Tabel 6 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Indomaret .............................................................................................................................................................................. 69 Tabel 9 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Indomaret............................................................................................................ 81 Tabel 25 Jumlah keranjang belanja di indomaret cukup......................... 79 xiv Tabel 22 Fasilitas kartu keanggotaan Indomaret ................................68 Tabel 7 Luas lahan parkir Indomaret ...........................................1 Hasil penelitian..........................2 Saran..............2 Karateristik responden..........................................3..................................... 80 Tabel 24 Fasilitas di Indomaret........................120 LAMPIRAN.........................1....... 72 Tabel 13 Penataan produk di Indomaret .................................................................................... 71 Tabel11Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ..................

...................................................... 95 Tabel 44 Potongan harga di Alfamart .................. 97 Tabel 46 Keterlihatan logo Alfamart ......105 Tabel 58 Seragam pegawai Alfamart................................ 22 ................................. 87 Tabel 34 Jarak yang di tempuh menuju Alfamart........................100 Tabel 51 Fasilitas kartu keanggotaan Alfamart .....................00 wib........................................................................................................................... 94 Tabel 42 Penataan produk di Alfamart .......................................................103 Tabel 55 Penataan ruang Alfamart yang nyaman .........................................................................................................110 Tabel 65 Deskrifsi variabel persepsi konsumen........... 98 Tabel 48 Logo Alfamart pada tas dan sovenir ..................................... 88 Tabel 35 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Afamart .............................. 85 Tabel 31 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di Indomaret..... 86 Tabel 32Jam buka Indomaret pukul 07.....................................104 Tabel 56 Disain eksternal ciri khas Alfamart....................................................... 92 Tabel 40 Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ......109 Tabel 64 Perhitungan skor Indomaret dan Alfamart.................................................... 12 Gambar 2 Proses keputusan pembelian ................ 90 Tabel 38 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Alfamart....... 93 Tabel 41 Produk yang di jual Alfamart tidak kadaluwarsa................................ 89 Tabel 36 Luas lahan parkir Alfamart ........................................................................................................Tabel 29 Seragam pegawai Indomaret... 94 Tabel 43 Keterjangkauan harga di Alfamart....................................................................................104 Tabel 57 Letak pintu masuk dan keluar Alfamart................................................................112 Tabel 66 Perbanndingan persepsi konsumen ................................................................ 96 xv Tabel 45 Harga di pasaran sama dengan di Alfamart ................................ 90 Tabel 37Ketersediaan produk di Alfamart................106 Tabel 59 Kesigapan dan keramahan pegawai Alfamart.................................. 99 Tabel 49 Kupon undian dan hadiah langsung Alfamart.... 91 Tabel 39Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Alfamart...............................106 Tabel 60 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di A alfamart................................................................... 15 Gambar 3 Proses pemilihan toko .......................102 Tabel 53 Fasilitas di Alfamart........101 Tabel 52 Jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart ...................................................................................................100 Tabel 450 Informasi produk dan harga baru Alfamart......................................................................................................................................................102 Tabel 54 Jumlah keranjang belanja di Alfamart cukup ...........................107 Tabel 62 Tidak ada antrian di meja kasir Alfamart..................................................................................... 87 Tabel 33Tidak ada antrian di meja kasir Indomaret........... 98 Tabel 47 Disain dan warna logo Alfamart ...........................108 Tabel 63 Perhitungan rata-rata prosentase .............................................................................................................................................................................................................................. 107 Tabel 61 Jam buka Alfamart pukul 07..............................112 xvi DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1 Perilaku berbelanja...............00 wib................................................................................. 85 Tabel 30 Kesigapan dan keramahan pegawai Indomaret............................................. 16 Gambar 4 Perang antar saluran .

........ Penguasaan pasar merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang di lakukan oleh pengusaha untuk mempertahankan hidupnya.......Gambar 5 Keuntungan............. 24 Gambar 6 Analisis area perdagangan...............................138 Lampiran 6 Surat keterangan telah melakukan penelitian ................................... 30 Gambar 8 Pertimbangan dalam penyediaan marchendise ................... Banyak sekali perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan dengan cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada dan berusaha menerapkan strategi pemasaran yang tepat dalam rangka menguasai pasar........ Dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa konsep paling penting mendasari pemasaran adalah menyangkut keinginan manusia dan merupakan kebutuhan manusia yang di bentuk oleh kultur serta kepribadian individu Di era globalisasi sekarang ini kegiatan bisnis khususnya pemasaran dari waktu ke waktu semakin meningkat..................................................................................................................... 34 Gambar 10 Teori komunikasi .............................. Syarat yang harus di penuhi oleh suatu perusahaan agar dapat sukses dalam persaingan adalah berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan dengan membuat citra yang baik di mata ....................................................................... berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin................................................1 Latar belakang Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dan kelompok mendapat apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu atau kelompok lainya (Irawan...............................................................131 Lampiran 4 Perhitungan skala likert ............................ 45 Gambar 14 Kerangka berfikir .................................................................................................................................................127 Lampiran 3 Data tabulasi penelitian ....................................................................................... 43 Gambar 13 Unsur barang atau jasa yang di beli konsumen ..140 1 BAB I PENDAHULUAN 1......................2001:10)...... 33 Gambar 9 Kategori produk .................................................................121 Lampiran 2 Hasil perhitungan SPSS.................137 Lampiran 5 Surat ijin penelitian............................................. 47 Gambar 15 skala likert ....................................... 26 Gambar 7 Tiga tingkat analisis lokasi pengecer ..............................................111 xvii DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Angket penelitian ... 42 Gambar 12 Tampilan toko ................................................ 37 Gambar 11 Tujuan memberi suasana dalam gerai ......................... kerugian waralaba.................................................................

(2)sifat dan kualitas pengamanan. 1995:251). kelengkapan produk yang ditawarkan. dari total 5. (8) atmosfer toko dan (9) pelayanan dan kepuasan setelah transaksi (Engel. Market share yang berbeda jauh menurut survei AC Nielsen tahun 2005. Konsumen memilah-milah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. Karateristik pembeli juga mempengaruhi citra toko. seperti Indomart dan Alfamart yang biasanya berdampingan (Tajwini. (5) personel penjualan. Dengan kata lain. 3 (4) iklan dan promosi. karena menenurut the use multiatribut attitude model in store image study journal of ritailing para pelanggan potensial yang diminta memilih sepuluh daftar atribut yang ada memilih keenam komponen yang dirasa memiliki pengaruh paling besar dalam menilai citra toko yaitu lokasi. promosi. Citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk akhir atau pembelian merek. (6) atribut fisik toko.1995: 252). Karateristik individual seperti gaya hidup menyebabkan pandangan umum tentang aktivitas yang terlibat dalam perilaku berbelanja dan pencarian. Para pengecer mempengaruhi aktifitas ini dengan strategi iklan dan promosi. Kecuali jika faktor-faktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. dan kenyamanan berbelanja . Rofian. (7) sifat pelanggan toko..000 ritel di Indonesia. (3) harga.3%. pelayanan. harga.pelanggan itu sendiri yang nantinya akan menimbulkan loyalitas yang berkelanjutan. maka pilihan akan bersifat kebiasaan. tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. pelayanan. kenyataananya dapat memiliki penjualan yang berbeda. Atribut yang menyolok atau determinan biasanya masuk dari kategori berikut ini : (1) lokasi. pelayanan umum. Majalah marketing: 2004).. Namun di sini peneliti hanya mengambil enam komponen yang paling utama.1995:157). produk. Memilih toko adalah proses interaksi antara strategi pemasaran pengecer dan karateristik individual dan situasional dari pembeli proses ini di gambarkan oleh diagram keputusan pembelian pada umumnya. Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 12. Hal tersebut bisa di capai oleh suatu perusahaan melalui 2 upaya menghasilkan dan menyampaikan barang serta jasa yang diinginkan konsumen. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. Jika pengalaman masa lalu memuaskan. Penguasaan pangsa pasar sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi . Namun kenyataanya bahwa meski minimarket memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama satu dengan yang lainya. 1997: 165). dimana kegiatan tersebut sangat tergantung pada perusahaan atau pedagang dengan bermacam atribut melalui harga. produk. lokasi dan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan untuk membeli (Engel.

co. apakah yang membuat berhasil mewujudkan kesan yang baik pada pelanggan dan pada ahirnya akan memudahkan meraih konsumen. Kegunaan teoritis a) Bagi pembaca.2 Permasalahan Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka identifikasi masalah pada penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui adakah perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen 2. bahwa penelitian ini dapat di gunakan untuk . Dari gambaran di atas penulis memilih judul dalam penelitian ini adalah “ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI”. penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai perbedaan strategi pemasaran Indomaret dan Alfamart dari kacamata konsumen. untuk itu peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian perbandingan persepsi konsumen toko tersebut mengapa hal tersebut dapat mempengaruhi penjualan padahal keduanya memiliki strategi pemasaran yang hampir sama dan pelayanan yang hampir sama juga adakah perbedaan pada keduanya yang pada ahirnya mempengaruhi citra toko dari kacamata konsumen.4 Kegunaan penelitian 1. b) Bagi peneliti lain. Untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1. Penguasaan pangsa pasar 4 sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor dua setelah Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35% (http://www. Adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 2. Sedangkan menurut penelitian salah satu tabloid bisnis Kontan di kawasan Bekasi Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 33%.id). Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1.3 Tujuan penelitian Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : 1.kontan.nomor empat setelah ritel-ritel yang lain sedangkan Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35%. 1.

3. 4. 6 b) Bagi konsumen. Kegunaan praktis a) Bagi pelaku usaha ritel hasil penelitian ini bermanfaat sebagai evaluasi dan pengamatan aktivitas konsumen atau perilaku konsumen terhadap toko ritel.sinarharapan. Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www. 1976:84). dan agar menjadi jelas dan tidak terjadi salah tafsir terhadap judul tersebut. menyeleksi. penelitian ini bermanfaat untuk sarana pengembangan ilmu penetahuan.id). mengorganisasikan.5 Penegasan istilah Untuk memudahkan pemahaman dalam penelitian. Persepsi Persepsi adalah suatu proses dengan mana seseorang. Perbandingan Perbandingan artinya pertimbangan. c) Bagi penulis. 5. penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan cakrawala berfikir dalam pengembangan wawasan dalam mempelajari segala perilaku produsen yang berhubungan dengan bagaimana memuaskan keinginan konsumen yang menjadi sasaran.1996:123). 2004: 102). Lokasi Berhubungan dengan pemilihan dan penggunaan spesialisasi pemasaran perdagangan perantara dan transportasi serta 7 penyimpanan pergudangan untuk melengkapi para pelanggan target dengan kegunaan waktu tempat dan pemilikan kemanfaatan yang tercipta melalui penyediaan produk di tempat yang di kenali konsumen (Amin wijaya tunggal. dan menginterpretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. sehingga produsen dapat mengetahui apa saja yang di gunakan konsumen dalam membuat pertimbangan keputusan pembelian. persamaan (beberapa benda atau perkara) ( WJS Poerwodarminto. 2. 2.co. Pelayanan Adalah segala hal pengeluaran industri yang di keluarkan industri yang mendukung operasi suatu perusahaan kegiatan tidak berwujud intangible yang secara terpisah bisa di identifikasikan berfungsi memuaskan keinginan serta tidak terikat kepada . maka perlu adanya penegasan istilah-istilah dalam judul tersebut di atas yaitu : 1. 1.menambah pengetahuan dan untuk meneliti lebih lanjut dengan menggunakan variabel lain.

Bagian skripsi BAB I : PENDAHULUAN 9 Meliputi : alasan pemilihan judul. kelengkapan produk yang ditawarkan. BAB II : LANDASAN TEORI Dalam bab ini diuraikan tentang teori yang digunakan sebagai dasar pembahasan selanjutnya yaitu penertian perilaku konsumen. cara-cara yang menarik konsumen dengan promosi.penjualan suatu produk atau jasa lain (Amin Wijaya Tunggal. pakaian.1996:95). 2005:135). halaman motto dan persembahan. produk umum. penegasan istilah. dan lain-lain atau kombinasi) untuk di sediakan dalam toko pada jumlah. 2. pengertian minimarket. halaman pengesahan. 1996:125). tujuan penelitian dan manfaat penelitian. membujuk dan atau mengingatkan para 8 pelanggan target pada perusahaan dan bauran pemasaranya (Amin Wijaya Tunggal. Promosi Adalah mengkomunikasikan informasi antara penjual dan pembeli untuk mempengaruhi sikap dan perilaku. Kenyamanan berbelanja (atmosfer dalam gerai) Adakah pengaruh yang timbul dari faktor-faktor yang khusus untuk waktu dan tempat tertentu dan tidak lepas dari karateristik konsumen dan objek (Amin Wijaya Tunggal.1996:97). Bagian awal skripsi Bagian awal skrisi terdiri dari halaman judul. Kelengkapan produk yang di tawarakan (merchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko (produk berbasis makanan. daftar isi dan daftar lampiran. waktu. karateristik lokasi yang baik. 6. permasalahan. 1. 7. 1996:103). dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atu perusahaan ritel (Hendri Ma’aruf. Menginformasikan. 8. abstrak.6 Sistematika skripsi 1. karateristik penentuan harga. karateristik pelayanan yang baik. 9. kenyamanan . barang kebutuhan rumah. pelayanan. dan kenyamanan berbelanja) pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. Dari keterangan diatas maka dalam penelitian ini di terangkan maksud tema dalam penelitian ini adalah mengenai pengukuran perbedaan persepsi yang ditentukan oleh keenam indikator (lokasi. kelengkapan produk. harga. Harga Adalah apa yang dibayar seseorang untuk apa yang di perolehnya nilainya dinyatakan dalam mata uang (Amin Wijaya Tunggal. promosi. kata pengantar.

1 Perilaku konsumen a. dan perilaku konsumen mengansumsikan bahwa konsumen bersikap rasional dalam setiap keputusan pembelian. Menurut kotlert dan Amstrong yang di kutip oleh Simamora (2001:81) mengartikan perilaku konsumen sebagai perilaku pembelian akhir. yang membeli produk untuk konsumsi personal. Dari definisi di atas dapat di ambil kesimpulan : 11 1) Perilaku konsumen menyoroti perilaku individu dan rumah tangga. metode pengumpulan data. mengkonsumsi.1 Landasan teori 2. baik individu maupun rumah tangga. Perusahaan berkepentingan dengan hampir setiap kegiatan manusia yang hanya dalam lingkup yang lebih terbatas. dan bagaimana barang sudah dibeli dan dikonsumsi. Pendekatan-pendekatan yang selama ini banyak digunakan untuk menyingkap sikap. Perilaku konsumen sangat komplek dan sulit di prediksi.sampel. minat.1. metode analisis data. 2005:51). dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini (Engel dan Blackwell. 3) Mengetahui perilaku konsumen meliputi : perilaku yang dapat diamati seperti jumlah yang di belanjakan. BAB III : METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab in diuraikan tentang populasi. dan teknik. b. 1994:3). dengan siapa. .berbelanja. BAB IV : HASIL PENELITIAN BAB V : PENUTUP Dalam bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran BAGIAN AKHIR Bagian ini berisi tentang daftar pustaka dan lampiran 10 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS 2. Adapun definisi perilaku konsumen adalah tindakan langsung terlibat dalam mendapatkan. 2) Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta tindakan dalam memperoleh. Sifat Motivasi Pembelian Setiap konsumen mempunyai dua sifat motivasi pembelian yang saling tumpang tindih dalam dirinya. oleh siapa. kapan. memakai. emosional dan rasional (Hendri Ma’aruf. Pengertian perilaku konsumen Untuk memahami perilaku masyarakat dalam pembelian barang dan jasa tersebut di butuhkan studi tersendiri. mengkonsumsi dan menghabiskan produk.

umumnya para konsumen bukan dalam keadaan iba atau marah. atau perasaan lainya termasuk rasa iba dan marah. Sementara di kejadian lain dapat saja kedua sifat berikut berimbang. Perilaku di tempat belanja Menurut David cook dan David Walters dalam buku Hendri Ma’aruf (2005:53) menggambarkan perbedaan kedua jenis perilaku orang pergi berbelanja seperti dalam diagram berikut: Prabelanja (mencari dan memilih gerai) lokasi mudah di capai cukup parkir dekat dengan gerai lain pilihan marchandise pelengkap atau pengganti Prabelanja (mencari dan memilih gerai) bergengsi ada toko utama seperti hero. Cara berfikir seorang konsumen bisa begitu kuat sehingga membuat perasaan seperti gengsi menjadi amat kecil bahkan hilang 12 Pada proses membeli suatu barang. suatu sifat dapat mendominasi sementara sifat lainya sedikit berperan. Tetapi kita akan sulit melihat dengan jelas apakah kedua sifat itu sedang berimbang pada seseorang. matahari pilihan barang banyak marchandise banyak Selama belanja Barang yang tersedia Harga menarik Cepat proses pembayaranya (antrian di kasir tidak terlalu panjang ) Selama belanja Daya tarik suasana internal Visual merchandising Fasilitas dalam gerai Pusat barang dan jasa Fasilitas kredit . Pada kejadian yang berbeda mungkin saja dominasi terjadi sebaliknya. c. baik itu keindahan.1) Emosional Motivasi yang di pengaruhi emosi berkaitan dengan perasaan. 2) Rasional Sikap belanja rasional di pengaruhi oleh alasan rasional dalam fikiran konsumen. gengsi. Faktor indah atau bagus dan faktor gengsi akan lebih banyak pengaruhnya di bandingkan rasa iba atau marah saat berbelanja.

(d) Behavior (tindak tanduk) 2) Faktor sosial 14 (a) Reference group adalah kelompok yang mempengaruhi anggotanya dalam membuat keputusan pembelian sesuatu . kelebihan minimarket di banding warung biasa terletak pada penataan. 1) Faktor budaya Budaya adalah faktor mendasar dalam pembentukan norma-norma yang dimiliki seseorang yang kemudian membentuk atau mendorong keinginan dan perilakunya menjadi seseorang konsumen. evaluasi. Budaya meliputi hal-hal yang dipelajari dari keluarga. evaluasi. dan tokoh-tokoh masyarakat yang meliputi: (a) Nilai-nilai adalah norma yang di anut masyarakat (b) Persepsi adalah cara pandang pada sesuatu (c) Prefensi adalah rasa lebih suka pada sesuatu dibandingkan dengan yang lainnya. guru. pemasangan. teman. kunjungan ulang) Display tema Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Gambar 1: Perilaku berbelanja (David cook dan David Walters. 2005:53) Perbedaan itu mempengaruhi perilaku sebelum belanja dalam proses belanja dan setelah belanja. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen Proses keputusan memilih barang atau jasa dan lain-lainnya itu di pengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor pribadi internal dalam dirinya sendiri. kunjungan ulang) Display barang Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Paska belanja (antaran barang.Paska belanja (antaran barang. Orientasi belanja adalah lebih mementigkan hal-hal fungsional Orientasi rekreasi lebih di pengaruhi oleh suasana li k 13 Kebanyakan konsumen di Indonesia yang berbelanja di gerai-gerai modern cenderung berorientasi “rekreasi”. tiga hal tersebut memberi rasa yang berbeda antara minimarket dan toko biasa. Minimarket yang merupakan contoh gerai modern yang mengalami pertumbuhan dengan cepat sebagai pertanda bahwa faktor rekreasi cukup kuat. pemasangan. kebersihan. d. tetangga.dan pendingin ruangan (AC).

peran seseorang di masyarakat atau di perusahaan akan mempengaruhi pola tindakanya dalam membeli barang dan jasa (di sebut berbelanja). e. 2005:61) Pengertian stimulus adalah situasi yang menyebabkan munculnya kebutuhan dalam diri konsumen. yang selanjutnya konsumen mencari informasi tentang kebutuhanya. (c) Peran dan status. 3) Faktor teknologi (a) Transfortasi pribadi. f. (b) Keluarga faktor ini juga penting dalam mempengaruhi dalam memilih suatu barang dan jasa. Keputusan membeli Dalam membeli suatu barang atau jasa. baik untuk dinikmati oleh diri sendiri maupun untuk keluarga. Ini . Stimulus kebutuhan mencari info evaluasi transaksi perilaku pasca beli Gambar 2: Proses keputusan pembelian (Berman dan Evan. dan berapa besarnya belanja mereka. kapan mereka berbelanja. info yang didapat kemudian dievaluasi sebelum akhirnya melakukan transaksi pembelian dan pada akhirnya ada perilaku pasca beli. mobil dan motor bertambah dari tahun ke tahun berikut kecangihan teknologinya yang bertambah dari tahun ketahun (b) Alat rumah tangga. mereka juga memilih gerai mana yang mereka kunjungi. Respon konsumen terhadap stimulus eksternal Perilaku konsumen pada akhirnya terlihat pada saat mereka memilih produk dan merek. telepon selular meningkatkan pasar hardware.barang atau jasa meskipun ada pengecualian pada sebagian orang. Terdapat tiga proses keputusan pembelian: 15 1) Proses keputusan panjang untuk barang yang durable menurut Berman dan Evan dalam buku Hendri Ma’ruf (2005:61). (d) Internet dan seluler kemajuan teknologi komputer pribadi. (c) Audio visual. Tidak saja terhadap produk dan 16 mereka. merupakan pasar ritel yang besar karena perkembangan yang semakin pesat. seorang konsumen akan melalui suatu proses keputusan pembelian. telah menjadi produk pemikat perorangan sejak puluhan tahun lalu. 2) Proses kebutuhan terbatas sama dengan proses diatas tetapi terjadi secara lebih cepat dan kadang meloncati tahapan 3) Proses pembelian rutin keputusan pembelian yang terjadi secara kebiasaan sehingga proses pembelian sangat singkat saja begitu ada kebutuhan langsung di beli saja tanpa adanya pertimbangan.

dan mengertepretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. hal tersebut dipengaruhi oleh faktor personal dan faktor stimuli yang terdiri dari (Bilson Simamora.1.2 Persepsi Persepsi adalah satu proses dengan mana seseorang menyeleksi. 2.terjadi pada proses keputusan membeli stimulus ekternal. 1997:153) Bagan diatas sangat berkaitan dengan proses pemilihan toko mana yang akan di kunjungi konsumen dengan berbagai pertimbangan diatas. Stimulus eksternal situasi konsumen respon konsumen Gambar 3: Proses pemilihan toko (Philip Kotler. 2004:102). mengorganisikan. 2004:104): Karateristik konsumen Lingkungan Ekonomi Budaya Sosial teknologi Pemasaran Marchandise Harga Lokasi Iklan Atmosfer service Proses keputusan pembelian Pilihan produk atau merek Pilihan gerai Timing berbelanja Besarnya belanja 17 1) Faktor persnal yang terdiri dari: (a) Pengalaman masa lalu (b) Kebutuhan saat ini (c) Pertahanan diri (d) Adaptasi 2) Faktor stimulus . Faktor yang membuatpersepsi berbeda-beda pada setiap fasilitas yang sama karena adanya perbedaan dalam otak kita yang terbatas. sehingga tidak mungkin semua stimuli tertampung.

yaitu dalam arti konsumen datang ke gerai untuk melakukan transaksi berbelanja dan membawa pulang barang atau menikmati jasa. adapun pengorganisasian stimuli dilakukan dalam tiga bentuk diantaranya: (a) Figur dan latar belakang (b) Pengelompokan (c) Peyelesaian masalah 18 Sedang yang biasanya mengganggu persepsi seseorang adalah (Bilson Simamora. Peritel besar adalah peritel berbentuk perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan ritel dalam skala besar. lebih mungkin untuk mendapat perhatian “ hal tersebut dapat diciptakan melalui: (a) Ukuran yang berbeda-beda (b) Warna yang paling mencolok dari yang lain (c) Posisi (d) Keunikan 3) Faktor pengorganisasian Orang cenderung membuat keteraturan untuk hal-hal yang tidak teratur. Perusahaan perdagangan ritel besar dapat memiliki format bervariasai dari yang terbesar (perkulakan) hingga yang terkecil atau minimarket ( Hendri Ma’ruf. orang kadang enggann mendengarkan informasi keseluruhan tapi langsung kekesimpulan 5) Efek halo (aura merek) 2.3 Gerai dan peritel Peritel atau pengecer adalah pengusaha yang menjual barang atau jasa secara eceran kepada masyarakat sebagai konsumen (Hendri Maaruf.1. baik dalam arti gerai besar maupun dalam arti mempunyai gerai besar dan 19 sekaligus gerai kecil.Karateristik stimulus memegang peranan penting dalam merebut perhatian konsumen seperti hukum kontras yang dikemukakan Weber yaitu “ yang lain dari sekelilingnya. . Gerai-gerai dari peritel kecil terdiri atas dua macam. 2005:71). Gerai dalam segala bentuknya berfungsi sebagai tempat pembelian barang dan jasa.2005:71). yaitu gerai modern dan tradisional. 1). 2004:105): 1) Penampilan fisik dengan kata lain persepsi kualitas melebihi realitas 2) Stereotype mengurangi I objektifitas seseorang dalam menginterpretasikan stimuli sehingga persepsi menjahui realitas 3) Kesan pertama 4) Loncat ke kesimpulan. mulai dari satu gerai hingga beberapa gerai. Peritel perorangan atau peritel kecil memiliki jumlah gerai bervariasi. Gerai tradisional Adalah gerai yang telah lama beroperasi di negeri ini berupa: warung.

2. dengan harga yng lebih mahal dari harga minimarket. Convenience store ada yang dengan luas ruangan antara 200 m2 hingga 450 m2 dan brelokasi di tempat yang setrategis.. tetapi berbeda dalam hal harga. Luas ruang minimarket adalah antar 50 m2 sampai 200 m2. arti modern di sini adalah penataan barang menurut keperluan yang sama di kelompokan di bagian yang sama yang dapat dilihat dan diambil langsung oleh pembeli. selama 10 tahun sampai 2002. Warung biasanya berupa bangunan sederhana yang permanen (tembok penuh) semi permanen (tembok setinggi 1 meter di sambung papan sebagai dinding).1. penggunaan alat pendingin udara.000 per hari. Gerai modern mulai beroperasi awal 1960-an di Jakarta . d) Factory outlet e) Distro f) Supermarket: mempunyai luas 300-1100 m2 yang kecil sedang yang besar 1100-2300 m2 g) Perkulakan atau gudang rabat h) Super store: adalah toko serba ada yang memiliki variasi barang lebih lengkap dan luas yang lebih besar dari super market 21 i) Hipermarket: luas ruangan di atas 5000 m2 j) Pusat belanja yang terdiri dua macam yaitu mall dan trade center. Istilah pusat belanja mulai popular di gunakan untuk mengganti kata one stop shopping . Banyak orang mulai beralih 20 ke gerai modern seperti pusat belanja ini untuk berbelanja. dan adanya pramuniaga profesional. dan pasar. c) Special store: merupakan toko yang memiliki persediaan lengkap sehingga konsumen tidak perlu pindah toko lain untuk membeli sesuatu harga yang bervariasi dari yang terjangkau hingga yang mahal. atau dinding kayu seutuhnya.toko. dan luas ruangan. telah tumbuh 1 juta warung yang kebanyakan di luar kota dengan omzet rata-rata Rp 100. 2). Supermarket mulai di perkenalkan pada dasawarsa ini . Modernisasi bertambah meluas pada dasawarsa 1970-an.dan lokasi. Macammacam gerai modern diantaranya (Philip Kotler. konsep one stop shopping mulai dikenal pada dasawarsa 1980-an yang kemudian menjadi popular awal 1990-an.1997:337-339): a) Minimarket terjadi pertumbuhan sebanyak 1800 buah selama 10 tahun sampai 2002. jam buka. Menurut penelitian AC Nilsen. b) Convenience store: gerai ini mirip minimarket dalam hal produk yang dijual.3 Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau .

Perusahaan yang pertama kali menggunakan format minimarket sebagai strategi bisnis di Indonesia adalah PT.4% 4. sejuk.kontan-online. dari negara AS yang paling banyak di ikuti.dua mesin register (http// www. Tabel 1: Pangsa pasar Hipermarket. berikut gambar persaingan antar perusahaan. dengan mini market. dan tertata rapi membuat minimarket menjadi lebih unggul dari warung dan toko. perilaku konsumen yang menyukai tempat belanja bersih.9% 74.com Inc: 2004). 22 Bandung. Perusahaan lain yang juga mengoperasikan minimarket adalah Alfaria Trijaya yang pada tahun 2004 telah memiliki 923 gerai dengan nama alfamart dan merencanakan mengembangkan menjadi 1800 unit di seluruh Indonesia tahun 2005 (http//www. belanja sedikit di tempat yang dekat dan nyaman terpenuhi.5% 20.9% 73. Sedang menurut Hendri ma’aruf (2005:76) yang di sebut minimarket biasanya luas ruanganya adalah antar 50 m2 sampai 200 m2 serta berada pada lokasi yang mudah dijangkau konsumen. Pada ahir tahun 2003 jumlah gerai indomaret 796 unit di Jabodetabek.di Indonesia format-format gerai modern mengikuti format gerai dari mancanegara. Mini market mengisi kebutuhan masyarakat akan warung yang berformat modern.kontan-online.supermarket.6% 5. Desember 2003. Persaingan minimarket telah memunculkan peritel-pertel kecil dengan satu atau beberapa gerai . Bogor.1% Pasar trdisional 79. istilah yang di pake di Inggris. antarformat: Pasar tradisional Toko Minimarket .8% 74. Indomarco merencanakan mendirikan 600 toko lagi di tahun 2005 (http//www. Minimarket yang masuk dalam kelompok seperti alfamart dan Indomaret baik yang dimiliki perusahaan atau yang waralaba atau hanya operasional saja tergolong sebagai chain store yaitu toko atau gerai yang terhimpun di bawah satu nama dengan sistem yang sama termasuk dalam kegiatan pemasaranya.6% 4. minimarket. pasar tradisional di Indonesia: 2000 2001 2002 2003 Hipermarket & supermarket 16.id).7% 20. Semarang dan Surabaya.8% Sumber: sisipan bisnis Indonesia “ arah bisnis dan politik”.2% 21.co.com Inc: 2004).1% Minimarket 3. Persaingan telah membuat pengecer berfikir tentang format .sinarharapan. istilah lain dari chain store adalah multiples. Indomarco Prismatama yang pada tahun 1988 mendirikan minimarketnya yang pertama.

2005:87) Dari gambaran persaingan diatas dapat dilihat peluang untuk merubah warung dan toko menjadi minimarket. Pemilik merek disebut franchishor ( Pewaralaba) dan pihak kedua tadi di sebut sebagai franchisee (terwaralaba). selain terwaralaba berhak menggunakan merek. pelatihan.SupermarkeSupermarket t Hypermarket Hypermarket Warung Warung Toko Minimarket Convinience store 23 Gambar 4: Perang antar saluran (Hendri Ma’aruf. ini lebih terasa ketika supermarket besar di buka di sebuah kota atau pun kabupaten yang memunculkan persaingan langsung dengan toko-toko lama. produk. sistem operasional dalam jangka waktu tertentu (Hendri Ma’aruf. produk dan sistem operasioal dengan pihak kedua berupa pemberian izin pemakaian merek. Terdapat keuntungan dan problem potensial dalam berbisnis waralaba yang perlu diketahui oleh peminat waralaba dan oleh pemberi hak waralaba sebagaimana di tampilkan dalam tabel berikut: Keuntungan : Pewaralaba Terwaralaba • Peluang pertumbuhan tinggi • Tidak memerlukan modal besar • Para terwaralaba menjadikan para pemilik pewaralaba bersenangat • Baya pengawasan rendah • Pewaralaba masih mungkin memiliki sendiri gerai yang di operasikan sendiri • Peluang go internasional • Cara mudah melakukan tes pasar atau pengembangkan pasar .1. ia juga mendapat bantuan dari pewaralaba dalam hal 24 persiapan gerai. dan lain-lain yang di perjanjikan. pasokan barang. Secara ringkas pengertian waralaba adalah hubungan bisnis antara pemilik merek. promosi. Di Jabotabek persaingan antar gerai tradisional dengan gerai modern masih berlangsung meski dengan kecendrungan peralihan selera belanja konsumen pada gerai modern yang meningkat. Persaingan antar gerai dan dari format yang berbeda telah muncul. 2005:90).4 Waralaba (francise) Perdagangan eceran dalam gerai modern berukuran kecil (200m2) atau lebih kecil dengan sistem waralaba di indonesia dimulai dengan munculnya antara lain seperti Indomaret dan Alfamart khususnya dalam wujud minimarket. 2.

dan sama-sama punya setting atau ambience yang bagus. oleh pramuniaga yang sama banyak dan terampil. pada lokasi yang tepat. • Pengguna merek yang sudah dikenal masyarakat • Kegiatan pemasaran yang luas bisa sampai tingkat nasonal Kerugian : Pewaralaba Terwaralaba • Kurang pengawasan sehari-hari • Reputasi rawan cacat oleh perilaku beberapa terwaralaba • Motivasi terwaralaba hanya bersikap jangka pendek • Seorang terwaralaba menjadi terlalu kuat sehingga terjadi terwaralaba dalam terwaralaba • Realisasi laba dan omzet mungkin tidak sesuai harapan • Berpeluang terjadi penlakan terhadap peraturan pewaralaba • Pemasok lain menawarkan dengan harga yng lebih rendah • Masih diharuskan membayar fee untuk marketing meski telah bersil menghmpun sejumlah konsumen loyal • Ketika omzet meningkat fee juga meningkat Gambar 5: Keuntungan dan problema potensial bagi pewaralaba dan terwaralaba ( MC Goldrick.hal 52 ) 25 2. sebuah gerai akan lebih sukses di banding gerai lainnya yang berlokasi kurang strategis. Analisis area perdagangan (trading area analisis) .1. a.• Mempertahankankemandirian • Reward sejalan dengan performen • Resiko pendirian usaha baru sedikit • Pinjaman dana mudah di peroleh • Adanya bantuan persiapan dan pengoprarsianya.5 Lokasi Lokasi adalah faktor yang sangat penting dalam bauran pemasaran ritel (ritail marketing mix). meskipun keduanya menjual produk yang sama.

wilayah lain yang berpenghuni sedikit yang berpenghasilan tidak banyak adalah traiding area yang kurang menarik karena hanya akan menunjukan satu atau dua gerai ritel saja. Informasi itu pula yang memberi gambaran seperti (Sumber: Hendri Ma’aruf. potensi pertumbuhan. daftar berikut ini dapat dimanfaatkan untuk mengetahui potensi yang tersedia (James F Engel. luas suatu traiding area dapat bervariasi pada jenis gerai. dan wilayah tambahan jika di gambarkan akan terlihat pada gambar berikut: Wilayah perdagangan primer toko Wilayah perdangan sekunder pembeli Wilayah perdagangan tambahan Gambar 6: Analisis area perdagangan (Hendry Ma’aruf. wilayah perdagangan sekunder. Area perdagangan adalah suatu wilayah dimana beberapa perusahaan menjual barang atau jasa secara menguntungkan.dan wilayah tambahan. c) Konsentrasi kepemilikan kartu belanja Sedangkan bagi toko berukuran menengah. dan lain-lain. 27 b) Besar belanja rata-rata pada toko oleh orang-orang yang berasal dari suatu wilayah tertentu dalam area perdagangan dimaksud. yaitu wilayah perdagangan 26 utama. Sebaliknya. 2005:117): a) Frekuensi orang-orang dari wilayah geografis yang berbeda melakukan belanja mereka.sekunder. b) Kedekatan dengan sumber pemasok Pemasok mempunyai pengaruh pada peritel dalam hal kecepatn penyediaan. Untuk membuka gerai di suatu lokasi baru.1995:243): a) Besarnya populasi dan karateristiknya Jumlah pendudukdan kepadatan pada suatu wilayah menjadi faktor dalam mempertimbangkan suatu area perdagangan ritel. wilayah yang dijadikan sebagai ajang penjualan oleh suatu toko dapat dibagi menjadi tiga bagian. Suatu wilayah yang berpenduduk banyak yang berpenghasilan cukup besar adalah traiding area yang menarik banyak pengecer. Keputusan mendirikan gerai besar atau kecil tergantung pada keadaan traiding area yang dilayani. 2.2005:117) Informasi itu dipakai untuk memberi gambaran batas geografis tentang wilayah utama. wilayah perdagangan primer akan lebih kecil daripada wilayah perdagangan primer gerai besar. Toko kecil akan lebih terbatas lagi wilayah perdagangan primernya.Sebelum suatu toko atau pusat perbelanjaan didirikan. c) Basis ekonomi Industri daerah setempat. kualitas produk yang terjaga. fluktuasi . langkah pertama adalah mempelajari suatu area agar investasi yang di tanamkan dapat menguntungkan. biaya pengiriman.

g) Ketersediaan lokasi toko Faktor bagi suatu area perdagangan dan hal-hal yang terkait dengan lokasi adalah: jumlah lokasi dan jenisnya. yaitu tingkat administrative dan lapangan hingga manajemen trainee dan manajerial. dan fasilitas keuagan di daerah sekitar yang harus diperhatikan peritel. akses pada masing-masing lokasi. sore. dan kemacetan akan menjadi nilai tambah atau nilai kurang bagi pelangan itu menjadi perhatian penting seorang pemasar. faktor lebar jalan. c) Fasilitas parkir Untuk kota-kota besar. (4) Proporsi orang yang berkunjung dari total yang melintas b) Lalu lintas kendaraan Informasi tentang jumlah dan karakteristik mobil-mobil yang melintas. (2) Jumlah orang yang melintas pada pagi. kondisi jalan. a) Lalulintas pejalan kaki Untuk mendapatkan informasi: 29 (1) Jumlah pria dan wanita yang melintas (anak-anak usia tertentu kebawah tidak dihitung). dan malam atau menurut jam (3) Proporsi potensi konsumen (prentase pembelanjaan dari orang yang melintas). Beberapa faktor yang harus di pertimbangkan dalam letak atau tempat gerai yang akan di dirikan atau dibuka. h) Hukum dan peraturan Hukum dan peraturan perlu di perhatikan khususnya jika terdapat perda atau peraturan daerah yang tidak terdapat di daerah lain 3.karena faktor musiman. f) Fasilitas promosi Adanya media massa seperti surat kabar dan radio akan memfasilitasi kegiatan promosi peritel. d) Ketersediaan tenaga kerja 28 Tenaga kerja yang perlu diperhatikan adalah pada semua tingkat. pembatasan zona.dan biaya-biaya terkait. siang. d) Trasportasi umum . peluang kepemilikan . perdagangan. pertokoan atau pusat perbelanjaaan yang memiliki fasilitas parkir yang memadai dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi peritel dibandingkan dengan pertokoan dan pusat belanja yang fasilitas perbelanjaan yang fasilitasnya tidak memadai. e) Situasi persaingan Penting mengenali jumlah dan ukuran pada peritel di suatu wilayah.

9 februari 2003) Manajemen marchandise atau pengelolaan merchandise berkaitan dengan pembelian atau pembelanjaan. Manajemen marchendise Gerai Indomaret yang berformat minimarket mempunyai komposisi marchendise seperti berikut: .Produk makanan dan minuman 60% . f) Letak berdirinya gerai Letak berdirinya gerai sering kali dikaitkan dengan visibility (keterlihatan). 2005:132). dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atau perusahaan ritel (Hendry Ma’ruf.waktu. dan keuangannya. Untuk mendapatkan perkiraan potensi yang lebih akurat. juga motivasi konsumen paling penting diketahui. yaitu siapa konsumen yang hendak dituju. maka pertanyan pertama perlu dijawab. karena toko yang saling melengkapi akan menimbulkan sinergi.Transportasi umum yang banyak melintas di depan pusat perbelanjaan atau pertokoan akan memberi daya tarik yang lebih tinggi karena bentuk konsumen dengan mudah langsung masuk ke areal perbelanjaan 30 e) Komposisi toko Seorang peritel hendaknya jika ingin membuka toko harus mempelajari lebih dulu toko-toko apa saja yang ada disekitarnya. seleksi pasar analisis area evaluasi tempat Gambar 7: Tiga tingkat analisis spasial dan menyeleksi lokasi pengecer (James F Engel.6 Kelengkapan produk yang dijual (marchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko untuk disediakan dalam toko pada 31 jumlah. 1. Hal-hal yang berkaitan dengan manajemen marchandise adalah: a) Target market Untuk pengelolan marchandise yang optimal. penanganan. Selain segmen yang jelas.Perishapble ( seperti buah-buahan yang cepat busuk) 10% -Umum 10% (Kompas.1. 1995:239) 2. g) Penilaian keseluruhan Penilaian keseluruhan atau overall rating perlu dilakukan berdasarkan faktor-faktor diatas agar dapat menentukan pilihan lokasi lebih tepat.Produk non makanan 20% . diperlukan rumusan perhitungan yang spesifik (Hendri Ma’ruf. yaitu mudah terlihatnya toko dan plang namanya oleh pejalan kaki dan pengendara mobil yang melintas di jalan. keinginan konsumen akan keragaman barang membuat peritel perlu menyiapkan . 2005:135).

2005:140). Keragaman produk Keragaman produk terdiri dari dua hal yaitu : a) Wide/ lebar. yaitu banyaknya variasi produk yang dijual: (1) Lebar: Banyak ragam kategori produk (2) Sempit: sedikit ragam produk b) Depp / dalam. dll ) dalam setiap kategori produk (2) Dangkal: sedikit pilihan dalam setiap kategori produk INOVASI PERAMALAN TIMING & ALOKASI ASSORTMENT MEREK . c) Lokasi dimana gerai berada Lokasi gerai turut mempengaruhi macam produk yang dijual. hal-hal yang harus dipertimbangkan yang menyangkut aspek: Peramalan. bahan. Ma’ruf. perumahan kelas menengah mempunyai selera yang berbeda dengan perumahan kelas atas. oleh karena itu harus ada yang mampu mengirim barang sesuai jumlah. 2005:141) 2. ukuran. Departement store.marchandise yang wide (banyak jenis dan tipe) dan deep (banyak pilihan atas masing-masing jenis). ragam produk. atau lain sebagainya agar tidak menimbulkan ketimpangan. jenis. d) Kemampuan pemasok Kemampuan pemasok mengirim barang akan mempengaruhi jenis barang yang dijual oleh peritel. b) Jenis gerai 32 Penyediaan marchandise harus disesuaikan dengan jenis gerai apakah itu minimarket. f) Kencenderungan mode produk Antisipasi atas perubahan fitur produk perlu dimiliki oleh peritel (Hendry. yaitu banyaknya item pilihan dalam masingmasing kategori produk (1) Dalam: banyak pilihan (warna. ragam produk mereka. harga yang diminta peritel. inovasi. dan timing serta lokasi yang dapat digambarkan dibawah ini: 33 Gambar 8: Pertimbangan dalam penyediaan marchendise (Hendri Ma’aruf. e) Biaya Biaya pembelian barang dari pemasok akan menjadi komponen harga pokok penjualan peritel. Perencanaan Merchandise Dalam merencanakan merchandise. 1.

Sempit dan dalam. c. 35 depp wide 4. Harga adalah satu-satunya unsur dalam berbagai unsur bauran pemasaran itu yang bakal mendatangkan laba bagi peritel. b.1. diterapkan dengan tujuan menarik konsumen lebih banyak. Memperkirakan biaya d. Perusahaan dengan cepat membuat sasaran pemasaran apakah bertahan. Sedangkan unsur yang lain menghabiskan biaya (Philip Kotler. Sempit dan dangkal. yaitu sedikit kategari produk tapi masingmasing kategari disediakan banyak pilihan. Wide dan shallow . Penetapan harga secara customary pricing adalah harga yang tetap tidak berubah untuk periode tertentu contohnya Koran. depp Wide 3. Leader pricing penetapan harga dimana profit margin-nya lebih rendah dari tingkat yang biasanya diraih. Menentukan permintaan c. atmosfer dalam gerai. Memilih harga ahir Implementasi strategi harga yang dapat dipergunaka peritel(Hendry Ma’aruf. d. depp wide Gambar 9:Kategori produk (Hendry Ma’aruf.7 Harga atau pricing Penetapan harga adalah yang paling krusial dan sulit diantara unsurunsur dalam bauran pemasaran ritel ( marchandise.1993:225). 1993:255 ): a. Penetapan harga ganjil seperti Rp 99. mengambil keuntungan sekarang yang maksimum. harga ritail service). Lebar dan dalam yaitu banyak kategori produk jenis yang masing-masing dengan banyak pilihan.2005:14) 2.PERENCANAAN MARCHANDISE 34 1.999. yaitu sedikit kategori produk jenis dari masing-masing dengan sedikit pilihan. yaitu banyak kategori produk tapi masingmasing hanya tersedia sedikit pilihan. Perusahaan haruslah mempertimbangkan banyak faktor dalam menyusun kebijakan menetapkan harganya yaitu (Philip Kotler.2005:174): a. promosi. depp wide 2. Memilih metode apa yang akan digunakan f. Penetapan harga paket adalah harga yang didiskon untuk penjualan . atau yang lainya 36 b. Menganalisis penawaran harga para pesaing e.

Komunikator pesan media target audience Umpan balik Gambar 10: Teori komunikasi (Philip Kotler di dalam buku Hendry Ma’aruf. e. Price lining (harga bertingkat) penetapan harga secara bertingkat dengan batas atas dan batas bawah 2. Periklanan 38 Iklan memberi urutan pertama dan berperan prima diantara semua alat dalam promotion mix bagi peritel besar. pesan apa dengan cara apa kepada siapa dan bagaimana hasilnya. Umpan balik adalah respon dari konsumen terhadap pesan yang disampaikan. 2005:179) Komunikator adalah perusahaan eceran yang mengirim pesan yang mereka inginkan akan diterima konsumen sasaranya dengan baik. Pembahasan mengenai orang banyak berarti berbicara tentang pikiran dan emosi 37 mereka.lebih dari satu item-nya misal harga 1 item jika dijual 2 langsung harganya menjadi Rp 9700. yaitu untuk mengingatkan pelanggan bahwa perusahaan “kami” selalu menjual produk berkualitas. termasuk oleh jenis perusahaan lain diindustri apa saja. teori ini menjelaskan siapa yang mengirim. atau yang memperbaiki kesalah pahaman. 1. umpan balik yang diharapkan bisa berupa tindakan nyata konsumen untuk datang dan berbelanja.8 Promosi dan periklanan Bisnis ritel berkenaan dengan pemasaran barang-barang (jasa) yang dibutuhkan perorangan dan rumah tangga. kualitas perusahaan eceran secara umum berpengaruh pada konsumen. adanya progaram sales promotion.2005:185): a) Memberi informasi. mengingatkan konsumen dari waktu ke waktu untuk berbelanja di gerai “kami”. c) Mengingatkan. Sales promotion . adanya pelayanan baru. dan seterusnya. b) Membujuk. yang menjadi target adalah konsumen yang menjadi sasaran program pemasara dari perusahaan eceran itu. Media yang digunakan bisa media cetak dan media elektronik. yaitu untuk membangun rasa suka konsumen kepada perusahaan. Pesan yang dikehendaki diterima konsumen bisa berupa sekedar adanya program promosi yang berlangsung pada periode tertentu dengan hadiah tertentu atau berupa pesan yang lebih halus. Periklanan mempunyai tujuan sebagai berikut ini (Hendry Ma’aruf. Dengan demikian. Teori komunikasi merupakan landasan bagi keberhasilan strategi promosi yang dilakukan peritel.1. yaitu untuk memberitahu adanya produk baru. membujuk untuk mencoba produk baru. membujuk untuk datang ke gerai. 2. atau untuk membangun citra perusahaan.

3. 4) Program pelanggaan setia Para pelanggan diberi poin atau diskon berdasarkan banyaknya belanja mereka. 8) Hadiah untuk rujukan Hadiah yang diberikan pada pelanggan jika ia membawa calon pelanggan baru. Kadangkala display disiapkan oleh para pemasok Atau produsen. Kelebihan dan kekurangan alat-alat promosi iklan . rupa. atau jendela display yang memungkinkan para peritel mengingatkan para pelanggan dan menstimuli belanja implusif. 2005:188): 1) Poin of purchase 39 Display di counter. bedanya hadiah diberikan langsung tanpa menunggu jumlah poin tertentu. lantai. 3) Kupon Peritel mengiklankan diskon khusus bagi para pembeli yang memanfaatkan kupon yang diiklankan biasanya di Koran atau di keranjang belanja. 7) Demonstrasi Memberi peragaan langsung mengenai keunggulan suatu produk.ini menggunakan member club. 5) Hadiah langsung Mirip dengan program diatas berupa poin. yaitu jumlah belanja menjadi faktor untuk memperoleh hadiah.Adalah program promosi peritel dalam rangka mendorong terjadinya penjualan atau untukmeningkatkan penjualan atau dalam rangka mempertahankan minat pelanggan untuk tetap berbelanja padanya. Jenis-jenis sales promotion (Hendry Ma’aruf. Selain itu sales prmotion juga di maksudkan untuk memperkenalkan produk baru atau suatu gerai baru. 2) Kontes Para pelanggan berkompetisi untuk memperebutkan hadiah yang disediakan dengan cara memenangkan permainan. 6) Contoh (sample) 40 Adalah contoh produk yang diberikan secara Cuma-Cuma yang tujuanya adalah memberikan gambaran baik dalam manfaat. 10) Acara-acara khusus Dibuat untuk lebih memperkenalkan gerai baru atau peluncuran produk tertentu. 9) Sovenir Barang-barang sauvenir dapat menjadi alat sales promotion yang menunjukan nama logo peritel. ataupun bau dari produk yang di promosikan.

Sales promotion kelemahan dan keunggulan a. peritel lupa tujuan utama karena terlalu asik mempromosikan produk yaitu mutu.9 Atmosfer dalam gerai atau suasana Suasana atau atmosfer dalam gerai merupakan salah satu dari berbagai unsur dalam ritail marketing mix. pelayanan dll (Hendry Ma’aruf. Gerai kecil yang tertata rapi dan menarik akan lebih mengundang pembeli dibandingkan gerai yang . 2. Kekurangan 1) Lebih sukar mengahiri periode promosi tanpa akibat anjloknya penjualan 2) Promosi yang mengambil lokasi didalam gerai dapat juga memberi kesan norak pada barang tertentu 3) Hanya untuk menunjang promosi lainya 4) Kadangkala. pendengar.2005:196). 4) Peritel menguasai penuh disain iklan yang diinginkan 41 5) Dalam media cetak. pesan dapat selalu dibaca ulang 6) Iklan dikelilingi oleh berita sehingga memperkuat kredibilitas iklan 7) Konsumen dapat mengetahui peritel mana yang memberi pelayanan baik b) Kekurangan 1) Karena pesan bersifat kaku sehingga peritel tidak mudah mengganti pesan dengan cepat 2) Iklan televisi membutuhkan biaya yang besar 3) Tidak dapat digunakan oleh peritel yang wilayah operasinya kecil jika menggunakan media lokal 4) Media Koran atau majalah jika disisipkan di koran sering kali tidak terbaca bahkan langsung dibuang 5) Iklan yang terlalu ringkas sehingga tidak mencakup semua 4.a) Kelebihan 1) Audien yang dicakup berjumlah besar 2) Biaya perpembaca. Kelebihan 1) Langsung menarik 2) Alat yang di gunakan unik 3) Pelanggan langsung memperoleh hadiah yang kongkret seperti kupon.1. mug dll 4) Membantu menarik calon pelanggan untuk datang ke toko 42 5) Dengan kontes atau demontrasi dapat memberi hiburan bagi pengunjung 6) pembelian implusif bertambah b. penonton relatif rendah 3) Pilihan media banyak sehingga mempermudah peritel memilih yang cocok untuk sasaran pasarnya.

diatur biasa saja. Suasana dalam gerai dengan tujuan mencapai hasil segera dan jangka panjang Suasana dalam gerai : Desain toko/gerai Ambience Perencanaan toko Alokasi ruang Rencana gang Lay out Komunikasi visual Identitas ritel Grafis Penyajiam marchandise Untuk melayani Target market Sosial ekonomi Contoh: umur Pengeluaran Sex Life style Contoh : waktu sempit Trendi Ekspentasi harapan Contoh : belanja saja Pengalaman Agar menyentuh Emosi dan pengalaman Memenangkan mind share dan heart share Emosi Contoh : senang Antusias Bangga Pengalaman Contoh : nyaman 43 Gambar 11: Tujuan memberi suasana nyaman dalam gerai (Hendry Ma’aruf. Untuk itu perlu diketahui hal-hal apa saja yang dapat menunjang terbentuknya suasana dalam gerai besar yang sesuai dengan harapan konsumen ada dua macam perilaku berbelanja yang menjadi titik perhatian peritel yaitu a.2005:203) Meski diagram diatas menunjukan kotak persiapan suasana dalam gerai menunjukan kotak persiapan suasana dalam garai mendahului kotak .

target market.2005:210). 3.2005:210): 45 a) Gang atau jalan hendaknya bersih dari gangguan bagi pengunjung b) Jika cermin dan tempat duduk perlu diperhatikan jarak dan penataanya upaya ada kesan lega dan ada pengaruh pada keberadaan pelangan c) Tanaman perlu di letakan di gerai agarmemberi kesan yang sejuk dan asri.10 Ritail service atau pelayanan eceran Pelayanan eceran bertujuan memfasilitasi para pembeli saat mereka belanja di gerai. konsumen dapat menghemat waktu dan kontrol lebih mudah rak gantungan Sehingga menciptakan hasil yang segera Konsumen merasa nyaman Dan berlama-lama berada di dalam Belanja lebih banyak Kunjungan ulang Merekomendasikan gerai Kean positif yang terbentuk 44 pintu masuk 2) Pola arus bebas : Dapat memberi kesan bersahabat dan mendorong konsumen untuk bersantai memilih rak gantungan pintu masuk 3) Pola letak butik : Pada bagian tertentu diaturseolah-olah spesial yang berdiri sendiri dan ini biasanya menggunakan biaya yang lebih mahal. 2. lebih banyak menampung barang. Hal-hal yang dapat memfasilitasi para pembeli terdiri . Beberapa hal yang perlu diketahui dalam penataan barang yaitu (Hendri Ma’aruf. d) Tiang dan patung yang mungkin melambangkan toko dapat memberi kesan yang stabil dan membumi. rak/gantungan pintu masuk 4) Tata letak arus beruntun : Pelanggan seolah diajak atau digiring untuk mengikuti pola yang dibuat Gambar 12: Lay-out atau tampilan toko (Hendry Ma’aruf. langkah awal dalam pemasaran adalah memahami dan memilih target pasar. fungsi penciptaan suasana dalam gerai dilakukan setelah peritel memiliki konsep yang jelas siapa saja di masyarakat yang menjadi sasaran dari program pemasaranya. Perencanaan Toko 1) Pola lurus : Dapat dipakai pada minimarket ini memberi kesan luas.1. 2.

unsur tidak terlihat. layanan transaksi berupa cara pembayaran yang mudah. personal selling. Faktor intangible yang mendukung terwujudnya keinginan konsumen yaitu dalam wujud marchendise rak yang tertata rapi dan bersih ada pendingin. pramuniaga dan lainya Faktor tambahan yang mendukung aspek inti dan tangible adalah: fasilitas seperti food corner gift wrapping atau jasa ppembungkusan kado dan lainya 47 b) Gift terapping c) Gift certificate d) Jasa pemotongan pakaian jadi e) Cara pembayaran denagan kredit card f) Fasilitas tempat makan g) Fasilitas kenyamanan dan keamanan berupa tangga jalan dan . Jenis-jenis pelayanan Pelayanan konsumen: a) Pramuniaga dan staf lain yang terampil dengan cara pelayanan dan kesigapan membantu. b) Staf perusahaan ritel yang melayanai pembeli lewat telpon dan menyiapkan barang pesanan yang nantinya tinggal diambil pelanggan harus sigap agar tidak memakan waktu lama Terkait fasilitas gerai a) Jasa pengantaran yang tepat waktu Inti adalah alasan utama seorang kosumen dating ke sebuah gerai ritel yaitu “mendapatkan barang ditempat yang nyaman. yaitu unsur inti. aman.atas layanan pelanggan.dan usur fasilitas yang mendukung.2005:218) 1. telpon umum dan sarana parkir. menyenangkan”. layanan keuangan dan fasilitas lainya seperti toilet. Dalam diagram berikut dijelaskan tiga unsur tersebut: 46 Gambar 13: Unsur dalam barang dan jasa yang di beli konsumen (Hendry Ma’aruf. Ada tiga unsur yang terdapat dalam suatu barang dan jasa yang dibeli.

tanggga darurat h) Fasilitas telpon i) Terkait jam buka toko j) fasilitas tambahan seperti tempat parkir 2. pimpinan gerai atau perusahaan ritel harus memastikan bahwa semua karyawan 49 berbicara dengan pelanggan untuk bisa bertanya tentang pengalaman belanja mereka termasuk keluhan agar bisa segera ditangani.2005:226): a) peritel mengansumsikan bahwa para konsumen kurang teliti atau kurang jujur dan karenanya melakukan tindakan waspada yang berlebihan 48 b) peritel banyak memberi janji atau mengirim pesan yang mengandung janji tapi sebagian tidak dipenuhi c) karyawan atau pramuniaga yang tidak memiliki kewenangan yang cukup atau tidak berkemauan untuk memecahkan masalah yang dihadapi konsumen d) pramuniaga yang tampak acuh tak acuh kepada pelanggan e) pramuniaga atau karyawan yang sibuk bicara satu sama lain sementara pelanggan tidak dibantu f) pramuniaga yang enggan membantu pelanggan dikarenakan jam istirahat g) membiarkan antrian panjang karena ada meja kasir yang tutup h) pelayanan pramuniaga yang tidak ramah i) pramuniaga yang tidak mau membantu lebih kepada pelangan j) karyawan yang tidak mau tau atau tidak tau terhadap pertanyaan konsumen 4. c) Tetap mengamati harapan pelanggan.2005:228). d) Memberdayakan karyawan sekaligus memberi mereka kepercayaan dalam pelaksanaan pelayanan . Perusahaan ritel yang baik dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara(Hendry Ma’aruf.: a) Merekrut orang yang tepat b) Memberi orientasi dan penjelasan tentang harapan pelayanankepada semua karyawan . Tingkatan pelayanan Ada beberapa tingkatan pelayanan seperti berikut: a) Swalayan pelayanan mandiri b) Bisa memilih sendiri walau disediakan pramuniaga c) Pelayanan terbatas sehingga konsumen tetap membutuhkan bantuan pramuniaga d) Pelayanan penuh sehingga pramuniaga mendampingi konsumen selama belanja 3. dengan pimpinan toko memberi contoh yang baik. Hal-hal yang harus dihindari peritel (Hendry Ma’aruf.

Yang kedua promosi konsumen cenderung memilih minimarket mana yang menginformasikan produknya lebih baik melalui iklan yang menarik.1994:258). 2. namun konsumen yang berorientasi belanja perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah minimarket 51 Indomaret dan Alfamart yang memiliki kesamaan strategi pemasaran dan karateristik. namun ada juga konsumen yang lebih mempertimbangkan tempat parkir yang nyaman meski jarak yang ditempuh lebih jauh dari tempat tinggal. konsumen dalam memilih minimarket mana yang akan di kunjungi dengan mempertimbangkan .2 Kerangka Berfikir dan hipotesis 2. pelayanan. namun ada juga konsumen yang tidak mementingkan promosi yang menarik untuk mendatangi suatu minimarket yang terpenting adalah pelayanan yang memuaskan.2 Kerangka berfikir Dalam memilih toko konsumen memiliki kriteria evaluasi diantaranya adalah faktor kenyamanan. dan lain sebagainya hal tersebut menjadikan faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan produsen karena akan menjadi bahan perbandingan bagi konsumen untuk memilih toko mana yang akan didatangi konsumen (James F Engel. kelengkapan produk. konsumen mementingkan jarak minimarket manakah yang paling dekat dari tempat tinggal untuk efisiensi waktu. Yang ketiga konsumen membandingkan minimarket mana yang memberikan harga yang lebih murah meski pelayanan kurang memuaskan atau ada juga konsumen yang cenderung memilih pelayanan yang memuaskan meski harga yang dibayar lebih mahal. Kelima kelengkapan produk. meski demikian tujuan pemasaran kegiatan ritail service sebaiknya dan semestinya ditujukan untuk benar-benar melayani pembeli. Keempat konsumen mempertimbangkan kenyamanan berbelanja sebelum mengunjungi minmarket karena lebih berorientasi rekreasi walaupun harga yang ditawarkan lebih mahal namun ada kepuasan batin tersendiri bagi konsumen yang berorientasi ini.e) Memotivasi mereka para karyawan agar selalu tampil prima untuk memberi pelayanan yang terbaik f) Memperlakukan karyawan sesuai keinginan bagaimana karyawan semestinya memperlakuakn pembeli Tujuan program pemasaran termasuk service ritail pada ahirnya adalah tercapainya target penjualan dan laba.1. dalam 50 membandingkan minimarket mana yang akan dikunjungi konsumen akan mempertimbangkan beberapa hal berikut diantaranya: Yang pertama lokasi. sikap yang ditimbulkan dari semua unsur service diniatkan untuk melayani konsumen dengan sebaiknya.

Keenam pelayanan. KELENGKAPAN PRODUK 6.14 : Kerangka berfikir 2. HARGA 4. Dalam penelitian ini yang menjadi hipotesis adalah: Ada perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi. 53 BAB III METODE PENELITIAN . KENYAMAN BERBELANJA 5. KELENGKAPAN PRODUK 6. X1 PERSEPSI KONSUMEN INDOMARET KRITERIA EVALUASI 1. LOKASI 2. Berdasarkan evaluasi diatas maka minimarket atau perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah Indomaret dengan Alfamart yang memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama. PROMOSI 3. HARGA 4. jika ada minimarket yang lebih lengkap meskipun jarak yang di tempuh agak jauh maka konsumen akan mengunjungi minimarket yang lebih lengkap produknya. KENYAMAN BERBELANJA 5. dalam berbelanja konsumen yang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memeberikan pelayanan sesuai leinginannya.lengkap tidaknya produk yang di jual pada minimarket itu.2 Hipotesis Hipotesis adalah suatu pendapat atau kesimpulan tentang adanya suatu hubungan tertentu antara variable-variabel yang digunakan yang sifatnya masih sementara (Soeratno.1999:22). LOKASI 2. PROMOSI 3. namun konsumen yang kurang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memberikan harga yang terjangkau dengan pelayanan yang standar. PELAYANAN X2 PERSEPSI KONSUMEN ALFAMART KRITERIA EVALUASI 1. PELAYANAN 52 Dibandingkan Gambar 2.2.

1 Lokasi dan objek penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Madya Bekasi. 54 Mengingat identitas populasi sudah diketahui maka. alasan dalam pemilihan lokasi ini karena toko yang akan di teliti berada pada wilayah tersebut dan saling berdekatan sehingga akan mudah membuat perbandinganya dan konsumen yang menjadi sasaran pemasaran toko tersebut sebagian besar berada di daerah tersebut.3. prosedur pencarian responden dilakukan berdasar accidental sampling .2 Populasi Populasi merupakan sekumpulan orang atau objek yang memiliki kesamaan dalam satu atau beberapa hal yang membentuk masalah pokok dalam satu riset khusus (Suprapto. Yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti yang dijumpai ditempat tertentu. 3.1997:64). Dalam pnelitian ini yang menjadi populasi adalah konsumen yang berbelanja di toko atau minimarket Indomaret dan Alfamart.3 Sampel Menurut Djarwanto (1998:108) sampel adalah sebagian dari populasi yang karateristiknya hendak diselidiki dan dianggap bisa mewakili keseluruhan populasi. 2001:87). sedangkan mengenai ukuran sampel menurut Sitepu (1994 : 104-109) dapat ditempuh dengan beberapa tahap perhitungan pada langkah pertama menentukan nentukan perkiraan harga koefisien korelasi (ρ ) terkecil antara variabel bebas dan terikat kedua menentukan taraf nyata (α ) dan kuasa uji (1− β ) setelah itu baru menentukan sampel secara literatif pada literasi pertama menggunakan rumus: 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan . bila dipandang konsumen yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Sugiyono. 3. oleh karena tu populasi ini merupakan populasi tak terbatas karena tidak dapat diketahui secara pasti jumlah sebenarnya dari konsumen yang datang berbelanja ke minimarket Indomaret dan Alfamart.

() ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 1 dimana −α −β + 1 1 z z merupakan konstanta yang di peroleh dari distribusi normal pada literasi kedua menggunakan rumus: 3 () ()1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ 55

apabila ukuran sampel minimal literatif 1dan 2 harganya sama maka literasi berhenti apabila belum sama maka perlu diadakan literasi ke 3 dengan menggunakan rumus literasi ke 2 menggunakan koefisien korelasi terkecil variabel-variabel bebas dari penelitian para pakar yang menganalisis satu variabel dari perilaku konsumen diperoleh dengan harga 0,41. Dengan dasar pertimbangan tersebut dalam penelitian ini di perkirakan korelasi terendah dari variabel adalah 0,32 mengingat jumlah variabel bebasnya lebih banyak. Taraf nyata yang digunakan sebesar 5% diperoleh harga : ρ = 0,32 1,645 1 = −α z dan 1,645 1 = −β z 1. menghitung u ρ = () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 1 0,32 ln 1 0,32 2 1 = 0,331647108 maka : 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u

zz nr 3 (0.331647108) (1,645 1,645) 2 2 1+ + n= n1 = 98,41003081 n1 = 98 56 5. Menghitung uρ ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ ⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + =

2(98 1) 0.34 1 0,32 ln 1 0,32 2 1 = 98,41003081 = 98 Karena n1dan n2 telah mencapai harga sama yaitu 98 maka ukuran sample minimal adalah 98 dalam penelitian ini ukuran sample di tetapkan sebesar 100 responden, penentu jumlah sampel tersebut sudah memenuhi syarat karena menurut surachmad (2001:100) untuk menyelidiki survey, sampel manusia hendaknya ditetapkan lebih dari 30 orang atau responden dan jumlahnya populasi tidak diketahui pasti. 3.4 Variabel penelitian Untuk mencapai tujuan penelitian maka digunakan variablevariabel penelitian. Dari permasalahan yang ada maka dapat ditentukan variable-variabel yang dapat digunakan untuk mencari jawaban dari pernasalahan yang akan diteliti. Variabel penelitian yang dimaksud disini adalah objek penelitian atau yang menjadi perhatian suatu penelitian (Suharsimi Arikunto.1993:91). 57 Dalam penelitian ini yang menjadi variabelnya adalah: 1. Variabel X1 Dalam penelitian ini variable X1 adalah persepsi konsumen Indomaret antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memilki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Lokasi b. Pelayanan c. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Promosi e. Harga f. Kenyamanan berbelanja 2. Variabel X2 Dalam penelitian ini variable X2 adalah persepsi konsumen Alfamart antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memiliki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Lokasi b. Pelayanan c. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Promosi 58

e. Harga f. Kenyamanan berbelanja 3.5 Metode pengumpulan data Dalam penelitian ini digunakan data sekunder, sumber yang diperoleh dengan: 1. Metode dokumentasi Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari buku-buku referensi dan jurnal serta majalah dan tabloid yang berhubungan dengan penelitian ini. 2. Metode wawancara dan angket Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari konsumen secara langsung dengan cara bertatap muka untuk memperoleh data yang diinginkan dan untuk patokan dalam perhitungan hasil penelitian 3.6 Metode analisis data 1. Analisis deskriptif Analisis ini digunakan untuk mengkaji variabel-variabel pada penelitian yang terdiri dari variabel persepsi yang baik dan persepsi yang tidak baik terhadap minimarket alfamart dan Indomaret. Adapun rumusnya sebagai berikut: % χ100% N =n dimana n : nilai yang diperoleh N : Jumlah seluruh nilai (Ali,1985:186) 59 2. Teknik analisis T-Test Untuk pembuktian hipotesis dilakukan dengan T-Test atau T-score. Alasan peneliti menggunakan T-Test dalam menganalisa data adalah karena T-Test pada prinsipnya adalah suatu teknik statistik untuk menguji hipotesis, tentang ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara dua kelompok sampel dengan jalan perbedaan mean-meannya. Mencari nilai T uji sampel berpasangan dengan alat bantu sofwtware SPSS For Windows 12.0: 1) Berdasarkan perbandingan t hitung dengan t tabel jika t hitung (angka t output) > t tabel maka tolak Ho berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart 2) Berdasarkan nilai probabilitas Jika probabilitas arau signifikanya (sig 2 tiled) < 0,05, maka tolak Ho. Berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi onsumen Indomaret dengan Persepsi konsumen Alfamart dan sebaliknya. Untuk menunjukan apakah data yang berpasangan berbeda secara statistik maka rumus-rumus yang digunakan sebagai

1997:82) t adalah distribusi t hitung Se adalah kesalahan standar beda dua rata-rata data berpasangan yang dapat ditentukan dengan formulasi sebagai berikut: n dd Σ = (Aligafari.1 Gambaran umum tempat penelitian a) Profil Minimarket Indomaret (Indomarco Prismatama) Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 m2. gerai pertama dibuka pada November 1968 di kalimantan. Dikelola oleh PT. . 4.1.1997:82) 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. Indomarco Prismatama.1 Hasil Penelitian Data penelitian ini merupakan hasil studi lapangan tentang perbedaan persepsi konsumen Minimarket Indomaret dan persepsi konsumen Minimarket Alfamart yang diambil dengan teknik kuisioner. Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia.1997:82) Sd adalah standar deviasi beda dua rata-rata data berpasangan dan d adalah beda rata-rata yang berpasangan 1 2 − Σ Σ = n n dd Sd d = Y1-X1 (Algifari.berikut: Se t=d 60 n Se = Sd (Algifari.

yang menggunakan teknologi mutahir.setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai. dan lampung. Sistem distribusi dirancang seefisien mungkin dengan jaringan pemasok yang handal dalam menyediakan produk terkenal dan berkualitas serta sumber daya manusia yang kompeten. Bekasi. Dengan menjalin lebih dari 500 pemasok. Sasaran pemasaran Indomaret adalah konsumen semua kalangan masyarakat. Finco. memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen seharihari. Kini Indomaret mencapai lebih dari 1400 gerai. Jogjakarta. Semarang dan Surabaya. BSD Plaza dan Charmart. Indomaret merupakan salah satu asset bisnis yang sangat 62 menjanjikan. Pada setiap pusat distribusi diterapkan digital picking system (DPS). Parung. Visi Indomaret sendiri adalah menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global. Cimanggis Depok. Sistem teknologi informasi Indomaret pada setiap point of sales di setiap gerai mencakup sistem penjualan.500 jenis makanan dan nonmakanan tersedia dengan harga bersaing. persediaan dan penerimaan barang. Jawa Tengah. Bandung. Sistem teknologi informasi ini memungkinkan pelayanan permintaan dan suplai barang dari pusat distribusi ke toko-toko dengan tingkat kecepatan yang tinggi dan efisiensi yang optimal. lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan Indomaret melayani sasaran demografinya yaitu keluarga. Jawa Barat. menjadikan Indomaret memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Sedangkan mottonya adalah “mudah & hemat”. Indomaret memiliki posisi baik dalam menentukan produk yang akan dijualnya. Indomaret mudah ditemukan didaerah pemukiman. dari total itu 52% adalah milik sendiri dan sisanya milik masyarakat yang tersebar dikota-kota Jabodetabek. Indomaret berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan belanja konsumen dengan menerapkan sistem check out yang menggunakan scanner di setiap kasir dan pemasangan fasilitas pembayaran Debit 63 BCA. Saat ini Indomaret memiliki 8 pusat distribusi di Ancol Jakarta. Laju pertumbuhan gerai Indomaret yang pesat dengan jumlah transaksi 14. gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai di dasarkan pada motto “mudah dan hemat”. Budaya yang di terapkan dalam tubuh perusahaan Indomaret adalah . Sistem ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan saat ini dengan memperhatikan perkembangan jumlah gerai dan jumlah transaksi di masa mendatang. Pada Mei 2003 Indomaret merai penghargaan “perusahaan waralaba 2003” dari presiden Megawati Soekarnoputri. keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan dibawah bendera grup INTRACO yaitu Indogrosir. didukung oleh pusat distribusi.99 juta transaksi per bulan didukung oleh sistem teknologi yang handal. lebih dari 3. Bali. Jawa Timur. Tangerang.

Karawaci. berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil. Integritas yang tinggi. Beringin Raya. Alfaria Trijaya) PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) atau Alfamart merupakan perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang perdagangan umum dan jasa eceran yang menyediakan kebutuhan pokok dan sehari-hari. kebenaran dan keadilan b) Kerja sama tim c) Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis d) Kepuasan pelanggan (sumber www. pemasok. Membangun organisasi global yang terpercaya. Tangerang. sedangkan motto yang digunakan Alfamart adalah “belanja puas harga pas”. fasilitas publik. 4. Inovasi untuk kemajuan yang lebih baik. tersehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan . Memberikan kepuasan kepada pelanggan/konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan yang berkualitas unggul. Alfamart dapat dimiliki masyarakat luas dengan cara kemitraan. pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen. sedangkan misinya adalah: 1. Kerjasama Team. Kualitas & Produktivitas yang tertinggi. Tbk = 70% Pemegang Saham PT Sigmantara Alfindo = 30% Toko pertama dibuka 18 oktober 1999 dengan nama "Alfa Minimart" di Jl. 3. 3. Badan Usaha : PT Sumber Alfaria Trijaya 64 Pemegang Saham : HM Sampoerna dan Alfa Group Didirikan : 27 Juni 1999 Jumlah Toko : Lebih dari 1400 Pemegang Saham PT HM Sampoerna. c) Letak Tempat Penelitian . Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku/etika bisnis yang tertinggi. 65 Budaya yang dijunjung dalam bekerja adalah: 1. serta mampu bersaing secara global". Pada tanggal 1 Januari 2003 berubah nama menjadi Alfamart . 2. Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuhkembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha. karyawan.Indomaret. 2.co. Visi dari Alfamart adalah Menjadi jaringan distribusi retail terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas. Yang menjadi target dari pemasaran Alfamart adalah area perumahan. dan gedung perkantoran.id) b) Profil Minimarket Alfamart (PT. pemegang saham dan masyarakat pada umumnya.Dalam bekerja kami menjunjung tinggi nilai-nilai: a) Kejujuran. 4.

tahun 2006 2. Pria Wanita 43 orang 57 orang 43% 57% Sumber : Data primer diolah. 3. 2.5 juta –5 juta 35 orang 53 orang 12 orang 35% 53% 12% Sumber : Data primer diolah.Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah di Komplek Cahaya Kemang permai. Kotamadya Bekasi.5 juta 2. 2. data yang . data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jenis kelamin responden yang ditunjukan tabel 2 sebagai berikut: Tabel 2: Karateristik Responden Menurut Jenis Kelamin No Jns kelamin Jml responden % 1. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jumlah pendapatan responden yang ditunjukan tabel 3 sebagai berikut: Tabel 3: Karateristik Responden Menurut Jumlah Pendapatan No Jml pendapatan Jml responden % 1.2 Karateristik Responden 1. Responden Menurut usia 67 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan.2. alasan dalam memilih lokasi ini karena kedua minimarket berada pada wilayah ini dan berdekatan didukung jumlah penduduk yang ada pada wilayah tersebut merupakan sasaran konsumen untuk berbelanja pada kedua tempat tersebut berjumlah cukup banyak dan memiliki tingkatan sosial yang bervariasi. Kurang dari 1 juta 1 juta . Responden Menurut Jumlah Pendapatan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. 4. Responden Menurut Jenis Kelamin 66 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. Kecamatan Pondok Gede. tahun 2006 3.

harga.30thn 31thn . tahun 2006 4. kenyamanan berbelanja. harga. Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. 3. promosi. 5. dan pelayanan. a) Lokasi 68 Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 5 berikut: Tabel 5: Jarak yang Ditempuh Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 .40thn 41thn .50thn lebih dari 51 3 orang 43 orang 38 orang 10 orang 7 orang 3% 43% 38% 10% 7% Sumber : Data primer diolah. kelengkapan produk yang ditawarkan. kenyamanan berbelanja. 1. promosi. yaitu persepsi konsumen minimarket Indomaret dan konsumen minimarket Alfamart dengan indikator lokasi. kelengkapan produk yang ditawarkan. 2. dan pelayanan. Kurang dari 20 tahun 20thn .didapat dari penyebaran angket diperoleh data usia responden yang ditunjukan tabel 4 sebagai berikut: Tabel 4: Karateristik Responden Menurut Usia No usia Jml responden % 1.3 Deskripsi variabel penelitian Variabel dalam penelitian ini merupakan data berpasangan. 4.

0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Indomaret cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. 8% netral.68 8 5 0 19% 68% 8% 5% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 5 menunjukan 68% responden setuju. 67% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 7 berikut ini: Tabel 7: Luas Lahan Parkir Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase . 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Indomaret. 6% responden netral. 19% sangat setuju. 5% tidak setuju. 0% tidak setuju. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Indomaret menurut responden dapat dilihat pada tabel 6 sebagai berikut: Tabel 6: Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Indomaret 69 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 67 6 0 0 27% 67% 6% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 6 menunjukan 27% responden sangat setuju.

11% responden netral. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Indomaret dapat dilihat pada tabel 8 berikut: Tabel 8: Ketersedian Produk di Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 34 22 26 0 18% 34% 22% 26% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 8 menunjukan 18% responden menyatakan sangat setuju. 34% responden menyatakan setuju. 22% responden netral. 26% responden tidak setuju.Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 47 11 13 0 29% 47% 11% 13% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 7 menunjukan 29% responden sangat setuju. 47% responden setuju. 0% 70 sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 0% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa . 13% responden tidak setuju.

0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Indomaret. 36 % responden setuju. Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Indomaret dapat dilihat pada tabel 9 berikut ini: Tabel 9 Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media Ada di Indomaret 71 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 4 36 23 37 0 4% 36% 23% 37% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 9 menunjukan 4% responden sangat setuju. 37% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 10 berikut ini: Tabel 10: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase 72 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 50 15 19 0 16% .responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Indomaret. 23% responden netral.

50% 15% 19% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 10 menunjukan bahwa 16% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluarsa produk yang dijual Indomaret dapat dilihat pada tabel 12 berikut ini: Tabel 12: Produk yang Dijual Indomaret Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju . 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Indomaret cukup.10 yang menunjukan 18% 73 responden sangat setuju. 2% konsumen tidak setuju. % konsumen sangat tidak setuju. 50% responden setuju. Hal ini dapat dilihat pada tabel 4. 15% netral. 41% responden setuju. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 11 berikut ini: Tabel 11: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 41 39 2 0 18% 41% 39% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 11 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa waktu tiba produk yang dipesan konsumen sesuai dengan yang diharapkan . 39% responden netral. 19% responden tidak setuju.

c) Harga . 13 netral. Hal ini dapat dilihat bahwa 32% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 61% responden setuju. 11 responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Indomaret dpat dilihat pada tabel 13 berikut ini: Tabel 13: Penataan Produk yang Dijual Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 74 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 13 11 0 14% 61% 13% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 13 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Indomaret ditata berimbang sesuai kebutuhan. 2% tidak setuju.Sangat tidak setuju 32 59 7 2 0 32% 59% 7% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 12 menunjukan bahwa responden beangapan bahwa produk yang jual minimarket Indomaret tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. 59% setuju. 0% sangat tidak setuju. 7% responden netral.

Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 15% responden tidak setuju. 11% netral.Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Indomaret bagi responden dapat dilihat pada tabel 14 berikut ini: Tabel 14:Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Indomaret 75 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 56 11 15 0 18% 56% 11% 15% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 14 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Indomaret terjangkau oleh konsumen. 56% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 15 berikut ini: Tabel 15: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 46 29 20 0 5% 46% 29% 20% . 0% sangat tidak setuju.

48% responden setuju. 17% responden tidak setuju. 20 responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju. 46% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 16 berikut ini: Tabel 16: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 48 18 17 3 14% 48% 18% 17% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 16 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Indomaret sesuai dengan harga pasar saat ini. 0% sangat tidak setuju. 29 netral. d) Promosi 77 Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Indomaret dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 17 berikut ini: Tabel 17: Keterlihatan Logo Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju . Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju.0% Jumlah 100 100% Pada tabel 15 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket 76 Indomaret kepada konsumen. 18% netral. 3% sangat tidak setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai logo Indomaret pada tas dan . 6% responden tidak setuju. 2% sangat tidak setuju. 2% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Indomaret dapat dilihat pada tabel 18 berikut ini: Tabel 18: Disain dan Warna Logo Indomaret 78 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 51 25 6 0 18% 51% 25% 6% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 18 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret memiiki disain dan warna yang menarik. 25% netral. 0% sangat tidak setuju.Sangat tidak setuju 30 63 5 2 2 30% 63% 5% 2% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 17 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. 63% responden setuju. 5% netral. 51% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 30% responden sangat setuju.

sovenir dapat dilihat pada tabel 19 berikut ini: Tabel 19: Logo Indomaret pada Tas Dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 1 11 61 27 0% 1% 11% 61% 27% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 19 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret pada tas belanja dan sovenir tidak 79 ada . 27% sangat tidak setuju. 61% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 11% netral. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 20 berikut ini: Tabel 20: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 55 10 9 0 26% 55% 10% 9% 0% Jumlah 100 100% . 1% responden setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 21 berikut ini: Tabel 21: Informasi Produk dan Harga Baru Indomaret 80 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 43 46 8 3 0 43% 46% 8% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 21 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. 55% responden setuju. 0% sangat tidak setuju.Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 20 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. 46% responden setuju. 8% netral. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 43% responden sangat setuju. 10% netral. 3% responden tidak setuju. 9% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 22 berikut ini: Tabel 22: Fasilitas Kartu Keanggotaan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 0 0% 81 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju . 0% sangat tidak setuju.

13% netral. 54% responden tidak setuju. 26% sangat tidak setuju. 20% netral. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 21% responden 82 sangat setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 24 berikut ini: Tabel 24: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Indomaret . Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 23 berikut ini: Tabel 23: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 54 13 12 0 21% 54% 13% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 23 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret mudah diingat dan dimengerti responden. 0% responden setuju. 12% responden tidak setuju. 54% responden setuju.0 20 54 26 0% 20% 54% 26% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 22 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret tidak memberikan fasilitas kartu keanggotaan.

Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 12 40 19 28 1 12% 40% 19% 28% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 24 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Indomaret sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 40% responden setuju. 19% netral. Hal ini terlihat bahwa 12% responden sangat setuju. 1% sangat tidak setuju. 28% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 25 berikut ini: Tabel 25: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Indomaret 83 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 38 60 2 0 0 38% 60% 2% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 25 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar .

60% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. 15% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 27 berikut ini: Tabel 27: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 18 7 0 14% 61% . 53% responden setuju. 2% sangat tidak setuju. 2% netral.responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Indomaret jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. 14% netral. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 26 berikut ini: Tabel 26: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 16 16% 84 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 53 14 15 2 53% 14% 15% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 26 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan rangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Indomaret cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 38% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 0% responden tidak setuju.

7% responden tidak setuju. 0% responden tidak setuju. 68% responden setuju.18% 7% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 27 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket Indomaret sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. 0% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 29% responden sangat setuju. 18% netral. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 29 berikut ini: Tabel 29: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 86 Sangat setuju Setuju . Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. 61% 85 responden setuju. 3% netral. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 28 berikut ini: Tabel 28: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 68 3 0 0 29% 68% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 28 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Indomaret sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen.

11% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. 16% netral. . 47% responden setuju. 57% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 30 berikut ini: Tabel 30: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 47 23 11 0 19% 47% 23% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 30 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Indomaret sigap dan ramah dalam meberi pelayanan. 23% netral. Hal ini terlihat bahwa 24% responden sangat setuju. 3% responden tidak setuju.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 24 57 16 3 0 24% 57% 16% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 29 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Indomaret menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. 0% sangat tidak setuju.

58% responden setuju.87 Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 31 berikut ini: Tabel 31: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 58 16 5 1 18% 58% 16% 5% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 31 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon bagi konsumen yang belanja minimal 100 ribu akan diantar ke rumah. 1% sangat tidak setuju. 5% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 16% netral.00 WIB Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 60 13 0 0 28% 60% . Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 32 berikut ini: Tabel 32: Jam Buka dan Tutup Minimarket Indomaret Pukul 07.

0% sangat tidak setuju. 0% responden tidak setuju. 61% responden setuju. Persepsi Konsumen Minimarket Alfamart 89 Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. dan pelayanan. promosi. kelengkapan produk yang ditawarkan. 13% netral. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 2. kenyamanan berbelanja. 60% responden setuju. a) Lokasi Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 34 . 11% responden tidak setuju.13% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 88 Pada tabel 32 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Indomaret sesuai dengan kebutuhan konsumen. 10% netral. harga. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 33 berikut ini: Tabel 33: Tidak ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 61 10 11 0 18% 61% 10% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 33 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Indomaret.

6% sangat setuju. 34% tidak setuju.berikut: Tabel 34: Jarak yang Ditempuh Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 51 8 34 1 6% 51% 8% 34% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 34 menunjukan 51% responden setuju. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Alfamart menurut responden dapat dilihat pada tabel 35 sebagai berikut: 90 Tabel 35 Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 60 6 2 0 32% 60% 6% 2% 0% Jumlah 100 100% . 8% netral. 1 sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Alfamart cukup dekat dengan tempat tinggal mereka.

Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 36 berikut ini: Tabel 36: Luas Lahan Parkir Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 18 53 13 16 18% 53% 13% 16% 91 Sangat tidak setuju 0 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 36 menunjukan 18% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 60% responden setuju. 13% responden netral. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Alfamart . b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel 37 berikut: Tabel 37: Ketersedian Produk di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 11 40 12 36 1 11% 40% . 2% tidak setuju. 6% responden netral.Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 35 menunjukan 32% responden sangat setuju. 53% responden setuju. 16% responden tidak setuju.

40% responden menyatakan setuju. 12% responden netral. 92 Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Alfamart dapat dilihat pada tabel 38 berikut ini: Tabel 38: Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media ada Di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 2 51 14 33 0 2% 51% 14% 33% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 38 menunjukan 2% responden sangat setuju. 33% responden tidak setuju. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Alfamart .12% 36% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 37 menunjukan 11% responden menyatakan sangat setuju. 14% responden netral. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada table 39 berikut ini: Tabel 39: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju 2 31 . 36% responden tidak setuju. 1% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Alfamart . 51 % responden setuju.

2% 31% 93 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 46 1 20% 46% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 39 menunjukan bahwa 2% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluwarsa produk yang . 31% responden setuju. 3% konsumen sangat tidak setuju. 7% responden setuju. Hal ini dapatdilihat pada tabel 40 yang menunjukan 0% responden sangat setuju. 46 responden tidak setuju. 42% konsumen tidak setuju. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 40 berikut ini: Tabel 40: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 0 7 48 42 0% 7% 48% 43% 94 Sangat tidak setuju 3 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 40 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan netral ini dikarenakan konsumen yang belanja pada minimarket tersebut lebih senang datang langsung ke Alfamart . 48% responden netral. 20% netral. 1% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Alfamart kurang atau sedikit.

dijual Alfamart dapat dilihat pada tabel 41 berikut ini: Tabel 41: Produk yang Dijual Alfamart Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 36 60 4 36% 60% 4% 95 Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 0 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 41 menunjukan bahwa responden beranggapan bahwa produk yang dijual minimarket Alfamart setuju tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Alfamart dpat dilihat pada tabel 42 berikut ini: Tabel 42: Penataan Produk yang Dijual Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 59 18 17 0 6% 59% 18% 17% 0% Jumlah 100 100% . 60% setuju. 0% sangat tidak setuju. 0% tidak setuju. Hal ini dapat dilihat bahwa 36% responden sangat setuju. 4% responden netral.

0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 44 berikut ini: Tabel 44: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 9 47 9% 47% 97 Netral Tidak setuju . 18 netral. 96 c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Alfamart bagi responden dapat dilihat pada tabel 43 berikut ini: Tabel 43: Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 29 25 52 3 1% 29% 25% 52% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 43 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Alfamart kurang terjangkau oleh konsumen. 29% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 6% responden sangat setuju.Pada tabel 42 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Alfamart ditata berimbang sesuai kebutuhan. 25% netral. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. 59% responden setuju. 17 responden tidak setuju. 52% responden tidak setuju. 3% sangat tidak setuju.

1% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju. 58% responden tidak setuju. d) Promosi Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Alfamart dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 46 berikut ini: . 47% responden setuju. 14% responden setuju. 1% sangat tidak setuju.Sangat tidak setuju 30 13 1 30% 13% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 44 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket Alfamart kepada konsumen. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 45 berikut ini: Tabel 45: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 14 27 58 1 0% 14% 27% 58% 1% 98 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 45 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Alfamart kurang sesuai dengan harga pasar saat ini. 13% responden tidak setuju. 30% netral. 27% netral.

0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju. 66% responden setuju.Tabel 46: Keterlihatan Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 66 58 0 0 26% 66% 58% % % 99 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 46 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. 8% netral. 0% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Alfamart dapat dilihat pada tabel 47 berikut ini: Tabel 47: Disain dan Warna Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 22 64 12 2 0 22% 64% 12% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 47 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar .

3% netral. 0% responden tidak setuju. 100 Berdasarkan penelitian mengenai logo Alfamart pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 48 berikut ini: Tabel 48: Ada Logo Alfamart pada Tas dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 35 62 3 0 0 35% 62% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 48 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart pada tas belanja dan sovenir ada . 62% responden setuju. 12% netral. 2% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 22% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 35% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 64% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 49 berikut ini: Tabel 49: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 19 49 12 19% 49% 12% 101 Tidak setuju .responden menyatakan logo Alfamart memiiki disain dan warna yang menarik.

0% sangat tidak setuju. 49% responden setuju. 54% 102 responden setuju. 20% responden tidak setuju. 8% responden tidak setuju.Sangat tidak setuju 20 0 20% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 49 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. 12% netral. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 50 berikut ini: Tabel 50: Informasi Produk dan Harga Baru Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 54 6 8 0 32% 54% 6% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 50 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 51 berikut ini: Tabel 51: Fasilitas Kartu Keanggotaan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase . 6% netral. Hal ini terlihat bahwa 32% responden sangat setuju.

44% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 46% responden sangat setuju. 8% netral. 0% sangat tidak setuju.Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 46 44 8 2 0 46% 44% 8% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 51 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan yang disebut kartu “Aku”.Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 52 berikut ini: Tabel 52: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 103 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 9 25 38 27 1 9% 25% 38% 27% 1% Jumlah 100 100% Pada tabel 52 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart mudah diingat dan dimengerti responden. 25% responden setuju. 38% netral. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju. 27% responden tidak .2% responden tidak setuju.

Hal 104 ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju.setuju. 0% sangat tidak setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 53 berikut ini: Tabel 53: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 36 41 18 0 5% 36% 41% 18% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 53 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 1% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 54 berikut ini: Tabel 54: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 61 8 4 0 27% 61% 8% . 41% netral. 36% responden setuju. 18% responden tidak setuju.

4% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 13% responden sangat setuju. 8% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 55 berikut ini: Tabel 55: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 105 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 13 59 20 8 0 13% 59% 20% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 55 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan ruangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Alfamart cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. 59% responden setuju. 61% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 56 berikut ini: Tabel 56: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju . 20% netral. 0% sangat tidak setuju.4% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 54 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Alfamart jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. 8% netral. 0% sangat tidak setuju.

18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 56 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket 106 Alfamart sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju, 57% responden setuju, 23% netral, 2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 57 berikut ini: Tabel 57: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 57 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Alfamart sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju, 57% responden setuju, 23% netral, 2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di

minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 58 berikut ini: Tabel 58: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 16 53 16% 53% 107 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 15 16 0 15% 16% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 58 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Alfamart menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju, 53% responden setuju, 15% netral, 16% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 59 berikut ini: Tabel 59: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 52 15 12 0 21% 52% 15% 12% 0% Jumlah 100 100%

Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 59 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Alfamart sigap dan ramah dalam memberi pelayanan. Hal ini terlihat bahwa 21% responden sangat setuju, 52% responden setuju, 15% netral, 12% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 60 berikut ini: 108 Tabel 60: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 6 38 50 5 1% 6% 38% 50% 5% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 60 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart tidak menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju, 6% responden setuju, 38% netral, 50% responden tidak setuju, 5% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 61 berikut ini: Tabel 61: Jam Buka dan Tutup Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 56

14 14 0 16% 56% 14% 14% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 61 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Alfamart sesuai dengan kebutuhan konsumen. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat 109 setuju, 56% responden setuju, 14% netral, 14% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 62 berikut ini: Tabel 62: Tidak Ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 25 55 9 11 0 25% 55% 9% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 62 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Alfamart . Hal ini terlihat bahwa 25% responden sangat setuju, 55% responden setuju, 9% netral, 11% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. 4.3 Analisis Hasil Penelitian Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ada 3 menggunakan analisis deskriptif, analisis skala likert dan analisis uji beda dengan uji-t

110 dengan program spss. Hasil dari perhitungan menggunakan SPSS terlihat pada lampiran 2 dan di bawah ini ringkasan perhitungan tersebut yaitu: 1. Perhitungan analisis deskriptif: Perbandingan persepsi Indomaret dan Alfamart dengan analisis deskriptif dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 63: Perhitungan Rata-Rata Prosentase Minimarket Indomaret dan Alfamart Keterangan Indomaret Alfamart Lokasi 85% 73% Kelengkapan produk 85.6% 50.8% Harga 62.3% 33.3% Promosi 57.7% 79% Kenyamanan Berbelanja 78.2% 70.2% Pelayanan 77.8% 60.2% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan variabel di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi, kelengkapan produk yang ditawarkan, harga yang ditawarkan dan kenyamanan berbelanja sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi . 2. Perhitungan dengan skala likert: Persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel perhitungan dibawah ini: Tabel 64: Perhitungan Skor Minimarket Indomaret dan Minimarket Alfamart Indomaret AlfamaDimensi yang rt diukur Skor rata2 interpretasi Skor rata2 interpretasi 111 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

17 4.34 4.94 3.20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 4.07 3.84 3.36 2.29 1.44 3.66 3.81 3.02 3.28 4.14 3.81 191 3.82 4.74 3.01 1.75 3.21 3.81 1.86 4.36 3.86 3.63 3.23 3.98 4.75 4.66 S TS TS N N N S .

54 2.S SS S S N TS SS S TS S SS TS S N SS S S S S S S S 3.27 2.32 3.11 3.32 3.2 4.55 2.63 3.14 3.55 2.18 3.34 3.26 4.67 4.73 3.84 4.77 3.91 4.24 3.34 .22 3.10 4.54 4.59 4.

82 2.69 3.3. kelengkapan produk yang ditawarkan.74 3.94 N SS S N S TS TS SS S N S TS S S SS S S SS S N S S S SS S S TS S S Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan indikator di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi. harga yang ditawarkan sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi dan kenyamanan berbelanja hal ini juga dapat dilihat pada gambar 15 dibawah ini: 112 ANALISIS SKALA LIKERT 1 10 123456789 10 .43 3.

01 1. 3. kelengkapan produk yang ditawarkan dan harga pada minimarket ini lebih baik dibandingkan Alfamart.55 Gambar 15: Analisis Skala Likert Persepsi Indomaret dan Alfamart Grafik 15 diatas menunjukan bahwa pada komponen indikator diatas dapat diketahui pada Indomaret responden sebagian besar meyatakan setuju bahwa lokasi.11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 INDIKATOR SKALA PENELITIAN INDOMARET 4.26 4. sedangkan pada komponen Alfamart responden sebagian besar setuju bahwa Alfamart lebih baik pada segi promosi dan kenyamanan berbelanja dibandingkan Indomaret.91 3.73 3. Perhitungan menggunakan uji-t atau uji beda Pengujian hipotesis untuk perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel berikut ini: 113 Tabel 65: Deskripsi variabel penelitian persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart Persepsi konsumen Indomaret Persepsi konsumen Alfamart Indikator Mean Indikator Mean okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja - .44 3.81 1.07 ALFAMART 3.22 3.24 3.

620000 9.860000 0.470000 7.640000 okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 1.220000 9.140000 1.470000 3.romosi elayanan 2.660000 Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Tabel 66: Perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart dengan menggunakan uji-t : Model t Df Sig (2- .930000 9.780000 .720000 7.6700000 9.

sedang menurut Hendri Ma’aruf. yang menyatakan bahwa sebuah gerai akan lebih sukses jika letaknya lebih strategis dibandingkan gerai lainya yang berlokasi kurang strategis meskipun keduanya menjual produk yang sama. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap harga yang ditawarkan diketahui bahwa ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. 115 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap kelengkapan produk yang ditawarkan diketahui memiliki perbedaan yang signifikan.4 Pembahasan Berdasarkan hasil pengujian hipotesa dengan uji-t diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart hal tersebut dapat diketahui dari penjelasan perindikator berikut: Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap lokasi berdirinya kedua minimarket tersebut diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. Dan dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 12. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) 0. Hal tersebut disebabkan harga yang dijual Alfamart lebih mahal di bandingkan Indomaret karena Indomaret membeli langsung ke produsen yang masih bernaung pada satu . hal tersebut sesuai dengan teori bahwa peritel yang menyediakan produk dalam toko pada jumlah. oleh pramuniaga yang trampil dan banyak. 115: 2005. waktu dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf.220000.860000>19. Dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 10. perbedaan ini disebabkan pada Alfamart jumlah produk dan jenisnya produk yang dijual kurang banyak.002 berada dibawah level of significance yang 114 digunakan (α =0.IND_ P.140000>11. Pada penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 21. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart diterima.290 35 .780000.05) sehingga tolak Ho yang artinya persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart terdapat perbedaan.tiled) Keterangan P.002.670000.620000>8. Perbedaan ini disebabkan jarak yang di tempuh konsumen lebih dekat menuju Indomaret di bandingkan ke Alfamart.ALF 3. 4. 135:2005). Tolak Ho Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Secara parsial ditemukan perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart secara signifikan.

Hal ini disebabkan karena Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan dan pada tas belanja Alfamart ada logo dari minimarket tersebut yang tidak di berikan Indomaret. Hal ini dikarenakan pada Alfamart tidak memberikan pelayanan antar barang seperi Indomaret. Namun jika dilihat dari toko mana yang memberikan promosi lebih baik yaitu Alfamart hal ini diketahui dari mean Alfamart yang lebih besar dari Indomaret sebesar 27. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) variabel persepsi . Secara garis besar dapat diketahui bahwa setelah diadakan pengujian dengan uji-t dapat diambil kesimpulan.930000. hal tersebut sesuai dengan teori semua peritel baik skala besar atau pun kecil yang berformat modern berlomba-lomba dalam mendadani tempat belanja mereka semenarik mungkin pendapat ini dikemukakan dalam buku Hendri Ma’aruf. 116 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap promosi yang diberikan untuk menginformasikan toko dan produk yang disediakan diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan.16:1997). 117 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pelayanan yang diberikan kepada konsumen yang berbelanja diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. 202: 2005. Hal ini dikarenakan minimarket Indomaret dan Alfamart sama-sama memberikan fasilitas penunjang yang sama seperti AC. Dalam penelitian ini yang memberikan pelayanan lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 19. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pemberian kenyamanan dalam berbelanja ternyata memiliki tingkat perbedaan yang tidak signifikan.640000>17. keranjang belanja.720000> 23. secara parsial ditemukan pengaruh yang signifikan. hal tersebut sesuai dengan teori yang menyatakan jika strategi harga rendah diterapkan maka strategi ini menjadi sangat efektif menarik pembeli karena harga rendah berati penghematan dan toko yang menerapkan harga lebih rendah dari pesaing akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf 157:2005). musik.pengharum ruangan dan lain sebagainya. namun hal ini tidak sesuai dengan konsep penjualan bahwa konsumen jika diabaikan dan tidak selalu diingatkan maka akan tidak membeli produk organisasi dalam jumlah yang cukup (Philip Kotler. ini sesuai dengan teori bahwa peritel yang memberikan kombinasi ragam produk dan tingkat pelayanan sebagai posisioning serta melengkapi dengan tingkat pelayanan yang tinggi berarti gerai tersebut memilih posisioning citra gerai yang lengkap dan full service yang pada ahirnya akan banyak dipilih konsumen (Hendry Ma’aruf. Pada penelitiian ini meski Alfamart unggul dalam segi promosi namun konsumen cenderung lebih memilih minimarket pesaing karena pertimbangan faktor yang lain yang diberikan.660000.kepemilikkan perusahaan sedang Alfamart membeli dari distributor sehingga harga yang dijual pun menjadi lebih mahal.221:2005).

1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan dapat diambil bebarapa kesimpulan diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Minimarket Indomaret dalam mempromosikan tokonya hendaknya lebih . Hal ini juga sesuai dengan teori berikut.2 Saran Berdasarkan kesimpulan diatas. Mayoritas konsumen Indonesia sensitive terhadap harga. Selain kriteria di atas ternyata setelah diteliti terbukti bahwa konsumen memilih toko juga berdasarkan oleh citra Minimarket tersebut dan menurut responden.05 yang digunakan 5. Adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart pada indikator lokasi.002 berada di bawah lefel of signifikan 0. Persediaan barang pada minimarket Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih lengkap agar apa yang diinginkan konsumen dapat dipenuhi . Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart adalah sebesar 0. maka saran yang diajukan penulis adalah sebagai berikut: 1. citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk ahir atau pembelian merek. Majalah marketing: 2004.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. menyatakan karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart 118 yang biasanya berdampingan dan memiliki karateristik toko yang hampir sama setelah diadakan penelitian ternyata sesuai. kelengkapan produk yang ditawarkan.1995: 252).konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart sebesar 0.05) sehingga tolak ho. 3. Kecuali jika faktorfaktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. pelayanan. Ini berarti hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart diterima Menurut pendapat Tajwini Rofian. 119 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5. maka pilihan akan bersifat kebiasaan. harga dan promosi sedang pada indikator kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. Jika pengalaman masa lalu memuaskan. 2. karena itu Alfamart agar menekan harga dengan cara memutus saluran distributor yang panjang yang akan meminimalkan biaya dan pada ahirnya harga 120 menjadi sama dengan pesaing. Indomaret lebih baik dalam meyakinkan konsumen. 2. Selebaran yang full color dengan informasi produk dan harga tidak akan banyak mempengaruhi pembeli karena mereka juga akan mendapat selebaran yang sama menarik dari peritel lainya.

Bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna.Si NIP. salah satunya dengan cara memberi logo pada plastik belanja. M. M.gencar karena jika nantinya promosi itu di lupakan maka secara tidak langsung akan menjadikan konsumen menjadi pindah ke pesaing. 5. 131286682 iii PENGESAHAN KELULUSAN Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skipsi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang pada: Hari : Tanggal : Penguji Skripsi Dra. M. 131286682 NIP 131292562 Mengetahui Ketua Jurusan Manajemen Drs. M. i ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI SKRIPSI Untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Pada Universitas Negeri Semarang Oleh: Anita susanti NIM 3352402006 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007 ii PERSETUJUAN PEMBIMBING Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian Skripsi pada: Hari : Tanggal : Pembimbing I Pembimbing II Drs. 4. Pelayanan pada minimarket Alfamart sebaiknya ditambahkan dengan fasilitas pesan belanja melalui telpon agar tidak kalah dengan pesaing. Sugiharto.Si NIP 130812917 Anggota I Anggota II . Wahyono. Palupiningdyah. Sugiharto.Si Drs.M NIP.

Dalam kesempatan yang baik ini. hari liburnya adalah hari ini (John Wasley) PERSEMBAHAN: Skripsi ini saya persembahkan untuk: 1.Si Drs. Pelayanan. M. baik sebagian atau seluruhnya. Tiada Tuhan Selain Dia. Agus Wahyudin. Semarang. Kakakku dan adikku serta seluruh Keluarga Besar penulis yang selalu ada saat susah maupun senang 3. Wahyono. selaku Rektor Universitas Negeri . Harga. M. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. 3352402006 v MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO: 1. Ibu dan Bapak tercinta.M NIP. M.131286682 NIP 131292562 Mengetahui Dekan Fakultas Ekonomi Drs. Sahabat-sahabat yang membuat penulis selalu bersemangat vi KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya. Tetap semangat dan teguhkan hati sampai nanti sampai mati (Letto) 3. Prof. Hari bekerja untuk si pemalas adalah besok.Si NIP. 131658236 iv PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar karya saya sendiri. Hanya KepadaNya Aku Bertawakal Dan Dialah Rabb Yang Memiliki ”Arsy Yang Agung” (QS At Taubah 129) 2.Dr. M. sehingga penulis dapat menyelesaikan skipsi dengan judul ”Analisis Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Dan Alfamart Terhadap Lokasi. ” Cukuplah Allah Saja Bagiku. bukan jiplakan dari karya tulis orang lain. 28 Februari 2007 Anita susanti NIM. H. sebagai orang yang paling penulis sayangi yang menjadi semangat agar bisa memberikan yang terbaik. penulis dengan ketulusan ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah dengan ikhlas memberikan masukan dan kontribusi yang berarti dalam proses penelitian dan penyusunan skripsi ini.Drs. antara lain: 1. 2. Sugiharto. Promosi Dan Kenyamanan Berbelanja Di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kotamadya Bekasi”.Si. Sudijono Sastroatmodjo. Kelengkapan Produk Yang Di Tawarkan.

Kata kunci: Persepsi Konsumen (Lokasi. Dosen-Dosen Ekonomi yang telah memberikan ilmunya kepada penulis. vii 6. M. 2007. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah menjadi bagian dari jalan hidup penulis. 9. Teman-teman SMA yang telah menjadi motivasi tersendiri dalam berusaha bagi penulis dan membuat penulis melihat sisi lain kehidupan. Drs. Pondok Gede kota Bekasi. Indomaret.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi 3. Minimarket Indomaret dan Alfamart yang telah mengijinkan Penulis melakukan penelitian. Sugiharto. Drs. tiap pangsa pasar konsumen . M. 8. Wahyono.Si selaku dosen penguji yang telah meluangkan waktunya dalam menguji penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. Fakultas Ekonomi. Promosi. Maka dari itu. 5. Teman-teman KKN yang telah menjadi suatu keluarga kecil yang akan selalu mengingat satu sama lain. M. Staff Dinas Pertanian dan Pangan Semarang sebagai tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL) penulis sebagai awal terjun dan melihat dunia kerja. M. 4. Agus Wahyudin. dan membuat waktu dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. Palupiningdyah. Amin Semarang. 141 halaman. Februari 2007 Penulis viii SARI Anita Susanti. 7. Kelengkapan Produk. Jurusan Manajemen Program Studi Manajemen Pemasaran. 11. Teman-teman di wisma ”amalia” yang selalu memberi semangat. Dengan kata lain. Kenyamanan) Minimarket. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih kurang sempurna karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki. 12. 10. Alfamart.Semarang 2. Pelayanan. penulis akan menerima kritik dan saran sebagai masukan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis. Harga. Akhir kata semoga Allah SWT senantiasa bersama kita dan meridhoi jalan hidup kita.M selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik.Si selaku Ketua Jurusan Manajemen dan Dosen Pembimbing I yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing dan memberikan arahan bagi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Dra. 13. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak. Drs. Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret dengan Alfamart di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi”. Teman-teman Manajemen angkatan 2002 terimakasih atas semua moment yang telah dilalui yang membuat penulis semakin dewasa. Universitas Negeri Semarang.

Majalah marketing: 2004). Hasil penelitian setelah diadakan pengujian dengan uji-t secara parsial dari masing-masing variabel ditemukan pengaruh yang signifikan sebesar 0. 2. dan pelayanan sebesar 0. kelengkapan produk yang di tawarkan. Display depan minimarket Indomaret dan Alfamart dibuat lebih menarik. 1997: 165). dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. promosi. pelayanan. memiliki karateristik toko dan strategi yang hampir sama (Tajwini. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart pada komponen lokasi.Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga.05) sehingga tolak Ho. Penelitian ini dilakukan pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di Komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi.berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. harga. promosi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart serta untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart terhadap lokasi.05. pelayanan. kelengkapan produk yang ditawarkan. promosi. promosi. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. pelayanan. harga. Konsumen memilahmilah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. Namun kenyataanya membuktikan bahwa karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama. dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. Saran yang diberikan dalam penelitian ini diantaranya: 1.000 yang menunjukan tolak Ho di bawah level of significance yang digunakan (α =0. Persediaan barang pada minimarket Indomaret dan Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih terencana. dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart yang biasanya berdampingan.05) ini berarti tidak ada beda karena kedua minimarket ini memberikan fasilitas yang hampir sama. harga dan promosi sedang pada komponen kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ix ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. harga. every day low price tidak berguna jika itu didengungkan dalam iklan dan promosi saja oleh karena itu di dalam gerai Indomaret dan Alfamart pada saat konsumen berbelanja hal tersebut benar-benar .05). harga. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja pada minimarket Indomaret dan Alfamart. 3.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. sedangkan pada kenyamanan berbelanja sebesar 0. Rofian. dan kenyamanan berbelanja dalam memilih tempat berbelanja.791 berada diatas level of significance yang digunakan (α =0. sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan rumus literasi sehingga diketahui sampel dalam penelitian ini sebesar 100 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan dengan tingkat signifikansi α = 0. produk. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. lokasi perusahaan atau toko (Kotler.

..............................21 2........... i PERSETUJUAN PEMBIMBING.......5 1............................8 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS .....1.......... 5........ Indomaret dan Alfamart dalam memberi pelayanan harus lebih ramah dan sigap...............................................2..10 2.............................2........................ 7..............................................9 Promosi dan iklan ..........................................................................3 Tujuan Penelitian .........1 Latar Belakang ......................... v KATA PENGANTAR ...........1 1....4 Manfaat Penelitian .10 2................................................51 BAB III METODE PENELITIAN ............36 2............1 Landasan teori............................2 Hipotesis....... ii PENGESAHAN KELULUSAN....23 2.....................10 xi 2................................................6 Lokasi ............1 Lokasi dan objek penelitian ....................................................................45 2........ iii PERNYATAAN..........................18 2.....7 Kelengkapan produk yang dijual ................1.......................................2 Persepsi ........... xvi DAFTAR LAMPIRAN.....................................................................................1 Kerangka berfikir .........35 2.....5 1................1......5 Waralaba ....... xvii BAB I Pendahuluan ............................. iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN............................1....1 Perilaku Konsumen.......... Untuk meneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna............................. viii DAFTAR ISI ....................49 2.........................................Disain tampilan minimarket Indomaret dan Alfamart sebaiknya ada perubahan tema perperiode tertentu...................................................................................6 Sistematika skripsi ...............8 Harga........................................................................................10 Atmosfer dalam gerai ...........................................24 2................................................................................................................ Minimarket Indomaret dan Alfamart harus dapat mengendalikan biaya-biaya.........................................................................................................3 Gerai dan peritel...................................6 1............................1..................................................................................................................................terbukti.....................................................2 Kerangka berfikir dan Hipotesisi .....................................4 Minimarket .........1.....................................................................................16 2...........................52 3........1.................................................... 6..........................................2 Rumusan Masalah.........11 Pelayanan minimarket....................................................................................................................................49 2......................................................1.........1 1... 4............................................................................................................................ x DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL..............42 2............................................................................................30 2.................................................................52 ......... vi SARI........................4 1.............................................................................................................1...................................1...............x DAFTAR TABEL..................................................... xiii DAFTAR GAMBAR ............1......................................................................5 Penegasan istilah..............................

............... 67 Tabel 6 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Indomaret ...............................................................................................................................................60 4................................................................................................................................................................................................................................................................................................................... 82 Tabel 26 Penataan ruang Indomaret yang nyaman ....52 3..... 71 Tabel11Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ................121 xiii DAFTAR TABEL Tabel 1 Pangsa pasar hipermarket.....57 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN............2 Saran.......... 79 xiv Tabel 22 Fasilitas kartu keanggotaan Indomaret .......................................................................................1 Kesimpulan.....................60 4........................ 65 Tabel 3 Karateristik responden menurut jumlah pendapatan....................4 Variabel Penelitian .....................113 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.........68 Tabel 7 Luas lahan parkir Indomaret ..............................65 xii 4......................................3....... 76 Tabel 18 Disain dan warna logo Indomaret ............. 75 Tabel 17 Keterlihatan logo Indomaret ....... 68 Tabel 8 Ketersediaan produk di Indomaret.............3 Sampel ................. 72 Tabel 13 Penataan produk di Indomaret ........................................................... 65 Tabel 4 Karateristik responden menurut usia............ 71 Tabel 12 Produk yang dI jual Indomaret tidak kadaluwarsa...................... 77 Tabel 20 Kupon undian dan hadiah langsung Indomaret...................119 DAFTAR PUSTAKA ........ 77 Tabel 19 Logo Indomaret pada tas dan sovenir ....................................................................................................................... 80 Tabel 23 Jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret .............. 70 Tabel 10 Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Indomaret. pasar tradisional............................2 Populasi................................................................................................119 5.............. 74 Tabel 16 Harga di pasaran sama dengan di Indomaret ........................................................................................... 74 Tabel 15 Potongan harga di Indomaret ..........................109 4................................. di Indonesia ..1 Hasil penelitian......................1 Gambaran Umum tempat penelitian. 69 Tabel 9 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Indomaret.................................................................................................................................................................................................................... 83 .........2 Karateristik responden.............................................................................................................. 81 Tabel 25 Jumlah keranjang belanja di indomaret cukup.......... minimarket.................... 78 Tabel 21 Informasi produk dan harga baru Indomaret.......................... supermarket....................................................................................................................................................5 Metode Analisis data .................................................................21 Tabel 2 Karateristik responden menurut jenis kelamin........................................................................... 73 Tabel 14 Keterjangkauan harga di Indomaret.........4 Pembahasan ......1.............................................................................................................................. 66 Tabel 5 Jarak yang di tempuh menuju Indomaret.....52 3........... 80 Tabel 24 Fasilitas di Indomaret................60 4...55 3.............................................3 Deskripsi Variabel penelitian .....................119 5.120 LAMPIRAN............................................................................

........................100 Tabel 51 Fasilitas kartu keanggotaan Alfamart ................ 94 Tabel 42 Penataan produk di Alfamart ...............................................109 Tabel 64 Perhitungan skor Indomaret dan Alfamart......... 95 Tabel 44 Potongan harga di Alfamart .................104 Tabel 57 Letak pintu masuk dan keluar Alfamart..................................................................................................................................... 94 Tabel 43 Keterjangkauan harga di Alfamart......................... 12 Gambar 2 Proses keputusan pembelian ........................................... 98 Tabel 47 Disain dan warna logo Alfamart ..........................................................108 Tabel 63 Perhitungan rata-rata prosentase ..................110 Tabel 65 Deskrifsi variabel persepsi konsumen.........................107 Tabel 62 Tidak ada antrian di meja kasir Alfamart.......Tabel 27 Disain eksternal ciri khas Indomaret..........................................103 Tabel 55 Penataan ruang Alfamart yang nyaman . 88 Tabel 35 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Afamart ............................................... 98 Tabel 48 Logo Alfamart pada tas dan sovenir .................................................... 107 Tabel 61 Jam buka Alfamart pukul 07........................................................................... 15 ...............101 Tabel 52 Jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart ........................................................................................................................................................ 89 Tabel 36 Luas lahan parkir Alfamart ............................................................................... 91 Tabel 39Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Alfamart.................................................................................................. 85 Tabel 31 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di Indomaret...106 Tabel 59 Kesigapan dan keramahan pegawai Alfamart.........104 Tabel 56 Disain eksternal ciri khas Alfamart.............................................00 wib.......................... 92 Tabel 40 Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ...............................00 wib........................ 87 Tabel 33Tidak ada antrian di meja kasir Indomaret.......106 Tabel 60 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di A alfamart.................................................................... 90 Tabel 37Ketersediaan produk di Alfamart........................................................... 93 Tabel 41 Produk yang di jual Alfamart tidak kadaluwarsa...............................................................................................................................................................................................................112 xvi DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1 Perilaku berbelanja.........................................102 Tabel 53 Fasilitas di Alfamart...................................................... 86 Tabel 32Jam buka Indomaret pukul 07............................. 83 Tabel 28 Letak pintu masuk dan keluar Indomaret........ 84 Tabel 29 Seragam pegawai Indomaret..............................................................................100 Tabel 450 Informasi produk dan harga baru Alfamart....... 87 Tabel 34 Jarak yang di tempuh menuju Alfamart.................................112 Tabel 66 Perbanndingan persepsi konsumen ........... 99 Tabel 49 Kupon undian dan hadiah langsung Alfamart.......................105 Tabel 58 Seragam pegawai Alfamart....................102 Tabel 54 Jumlah keranjang belanja di Alfamart cukup ........................................................ 97 Tabel 46 Keterlihatan logo Alfamart ........................................................................................................................... 96 xv Tabel 45 Harga di pasaran sama dengan di Alfamart ................................. 85 Tabel 30 Kesigapan dan keramahan pegawai Indomaret........................................... 90 Tabel 38 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Alfamart...............

....................................... 47 Gambar 15 skala likert .....................................................................131 Lampiran 4 Perhitungan skala likert ........................................................................................................... berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin............................. 16 Gambar 4 Perang antar saluran ..... Hal tersebut bisa di capai oleh suatu perusahaan melalui .............. Dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa konsep paling penting mendasari pemasaran adalah menyangkut keinginan manusia dan merupakan kebutuhan manusia yang di bentuk oleh kultur serta kepribadian individu Di era globalisasi sekarang ini kegiatan bisnis khususnya pemasaran dari waktu ke waktu semakin meningkat............................................121 Lampiran 2 Hasil perhitungan SPSS............................................................................................ kerugian waralaba..................... 37 Gambar 11 Tujuan memberi suasana dalam gerai .............Gambar 3 Proses pemilihan toko ..................................................137 Lampiran 5 Surat ijin penelitian..............................2001:10)....................................................................................................1 Latar belakang Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dan kelompok mendapat apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu atau kelompok lainya (Irawan................................................................................................................... 34 Gambar 10 Teori komunikasi ............................. 22 Gambar 5 Keuntungan................... Banyak sekali perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan dengan cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada dan berusaha menerapkan strategi pemasaran yang tepat dalam rangka menguasai pasar.............................................................. 30 Gambar 8 Pertimbangan dalam penyediaan marchendise ............ 33 Gambar 9 Kategori produk ................140 1 BAB I PENDAHULUAN 1....111 xvii DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Angket penelitian ................................................................................................................ 24 Gambar 6 Analisis area perdagangan.. Syarat yang harus di penuhi oleh suatu perusahaan agar dapat sukses dalam persaingan adalah berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan dengan membuat citra yang baik di mata pelanggan itu sendiri yang nantinya akan menimbulkan loyalitas yang berkelanjutan............................. 42 Gambar 12 Tampilan toko ..138 Lampiran 6 Surat keterangan telah melakukan penelitian ..............................................................................................127 Lampiran 3 Data tabulasi penelitian ................................................ 26 Gambar 7 Tiga tingkat analisis lokasi pengecer .......... 45 Gambar 14 Kerangka berfikir ................ Penguasaan pasar merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang di lakukan oleh pengusaha untuk mempertahankan hidupnya..................................................... 43 Gambar 13 Unsur barang atau jasa yang di beli konsumen .........

1995:251). Konsumen memilah-milah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. maka pilihan akan bersifat kebiasaan. (6) atribut fisik toko. (7) sifat pelanggan toko. dan kenyamanan berbelanja . kenyataananya dapat memiliki penjualan yang berbeda. karena menenurut the use multiatribut attitude model in store image study journal of ritailing para pelanggan potensial yang diminta memilih sepuluh daftar atribut yang ada memilih keenam komponen yang dirasa memiliki pengaruh paling besar dalam menilai citra toko yaitu lokasi. lokasi dan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan untuk membeli (Engel.2 upaya menghasilkan dan menyampaikan barang serta jasa yang diinginkan konsumen. seperti Indomart dan Alfamart yang biasanya berdampingan (Tajwini. (5) personel penjualan. pelayanan umum. dimana kegiatan tersebut sangat tergantung pada perusahaan atau pedagang dengan bermacam atribut melalui harga. Sedangkan menurut . Atribut yang menyolok atau determinan biasanya masuk dari kategori berikut ini : (1) lokasi. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. Rofian. 1997: 165).000 ritel di Indonesia. Penguasaan pangsa pasar sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor empat setelah ritel-ritel yang lain sedangkan Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35%. produk.3%. Kecuali jika faktor-faktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. produk. promosi..1995: 252). Namun di sini peneliti hanya mengambil enam komponen yang paling utama. tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. harga. Market share yang berbeda jauh menurut survei AC Nielsen tahun 2005. Dengan kata lain. 3 (4) iklan dan promosi. Jika pengalaman masa lalu memuaskan.. Memilih toko adalah proses interaksi antara strategi pemasaran pengecer dan karateristik individual dan situasional dari pembeli proses ini di gambarkan oleh diagram keputusan pembelian pada umumnya. Majalah marketing: 2004). Namun kenyataanya bahwa meski minimarket memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama satu dengan yang lainya. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 12. dari total 5. Citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk akhir atau pembelian merek. pelayanan. (8) atmosfer toko dan (9) pelayanan dan kepuasan setelah transaksi (Engel. (3) harga.1995:157). Karateristik pembeli juga mempengaruhi citra toko. pelayanan. (2)sifat dan kualitas pengamanan. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. Para pengecer mempengaruhi aktifitas ini dengan strategi iklan dan promosi. Karateristik individual seperti gaya hidup menyebabkan pandangan umum tentang aktivitas yang terlibat dalam perilaku berbelanja dan pencarian. kelengkapan produk yang ditawarkan.

4 Kegunaan penelitian 1. Adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 2. penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai perbedaan strategi pemasaran Indomaret dan Alfamart dari kacamata konsumen. Kegunaan teoritis a) Bagi pembaca. c) Bagi penulis.id).2 Permasalahan Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka identifikasi masalah pada penelitian ini adalah: 1. apakah yang membuat berhasil mewujudkan kesan yang baik pada pelanggan dan pada ahirnya akan memudahkan meraih konsumen.3 Tujuan penelitian Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : 1.penelitian salah satu tabloid bisnis Kontan di kawasan Bekasi Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 33%. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 5 1. bahwa penelitian ini dapat di gunakan untuk menambah pengetahuan dan untuk meneliti lebih lanjut dengan menggunakan variabel lain. Dari gambaran di atas penulis memilih judul dalam penelitian ini adalah “ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI”.kontan. b) Bagi peneliti lain. untuk itu peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian perbandingan persepsi konsumen toko tersebut mengapa hal tersebut dapat mempengaruhi penjualan padahal keduanya memiliki strategi pemasaran yang hampir sama dan pelayanan yang hampir sama juga adakah perbedaan pada keduanya yang pada ahirnya mempengaruhi citra toko dari kacamata konsumen. 2. Untuk mengetahui adakah perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen 2. Kegunaan praktis a) Bagi pelaku usaha ritel hasil penelitian ini bermanfaat sebagai evaluasi dan pengamatan aktivitas konsumen atau perilaku . Penguasaan pangsa pasar 4 sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor dua setelah Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35% (http://www.co. 1. penelitian ini bermanfaat untuk sarana pengembangan ilmu penetahuan. Untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1.

sehingga produsen dapat mengetahui apa saja yang di gunakan konsumen dalam membuat pertimbangan keputusan pembelian. dan lain-lain atau kombinasi) untuk di sediakan dalam toko pada jumlah. barang kebutuhan rumah. menyeleksi. Pelayanan Adalah segala hal pengeluaran industri yang di keluarkan industri yang mendukung operasi suatu perusahaan kegiatan tidak berwujud intangible yang secara terpisah bisa di identifikasikan berfungsi memuaskan keinginan serta tidak terikat kepada penjualan suatu produk atau jasa lain (Amin Wijaya Tunggal. 6. Kelengkapan produk yang di tawarakan (merchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko (produk berbasis makanan. 5. 1. 6 b) Bagi konsumen. 2005:135). dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atu perusahaan ritel (Hendri Ma’aruf. . dan agar menjadi jelas dan tidak terjadi salah tafsir terhadap judul tersebut. 1976:84). mengorganisasikan.1996:123).sinarharapan. maka perlu adanya penegasan istilah-istilah dalam judul tersebut di atas yaitu : 1.id). persamaan (beberapa benda atau perkara) ( WJS Poerwodarminto. pakaian. Persepsi Persepsi adalah suatu proses dengan mana seseorang. 4. 2. Perbandingan Perbandingan artinya pertimbangan. 3.1996:95). Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www. 2004: 102).konsumen terhadap toko ritel.co. dan menginterpretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. Lokasi Berhubungan dengan pemilihan dan penggunaan spesialisasi pemasaran perdagangan perantara dan transportasi serta 7 penyimpanan pergudangan untuk melengkapi para pelanggan target dengan kegunaan waktu tempat dan pemilikan kemanfaatan yang tercipta melalui penyediaan produk di tempat yang di kenali konsumen (Amin wijaya tunggal. waktu. penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan cakrawala berfikir dalam pengembangan wawasan dalam mempelajari segala perilaku produsen yang berhubungan dengan bagaimana memuaskan keinginan konsumen yang menjadi sasaran.5 Penegasan istilah Untuk memudahkan pemahaman dalam penelitian. produk umum.

Kenyamanan berbelanja (atmosfer dalam gerai) Adakah pengaruh yang timbul dari faktor-faktor yang khusus untuk waktu dan tempat tertentu dan tidak lepas dari karateristik konsumen dan objek (Amin Wijaya Tunggal. halaman motto dan persembahan. kata pengantar. kelengkapan produk. Promosi Adalah mengkomunikasikan informasi antara penjual dan pembeli untuk mempengaruhi sikap dan perilaku. 1996:103). membujuk dan atau mengingatkan para 8 pelanggan target pada perusahaan dan bauran pemasaranya (Amin Wijaya Tunggal. cara-cara yang menarik konsumen dengan promosi.7. metode analisis data. pengertian minimarket. penegasan istilah. kelengkapan produk yang ditawarkan. 1996:125). Dari keterangan diatas maka dalam penelitian ini di terangkan maksud tema dalam penelitian ini adalah mengenai pengukuran perbedaan persepsi yang ditentukan oleh keenam indikator (lokasi. tujuan penelitian dan manfaat penelitian. harga. karateristik pelayanan yang baik. daftar isi dan daftar lampiran. BAB II : LANDASAN TEORI Dalam bab ini diuraikan tentang teori yang digunakan sebagai dasar pembahasan selanjutnya yaitu penertian perilaku konsumen. Bagian skripsi BAB I : PENDAHULUAN 9 Meliputi : alasan pemilihan judul. abstrak. dan teknik. halaman pengesahan. 2.1996:97). permasalahan. BAB III : METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab in diuraikan tentang populasi. 1. metode pengumpulan data. Menginformasikan. pelayanan. 8.6 Sistematika skripsi 1. 9. kenyamanan berbelanja. Bagian awal skripsi Bagian awal skrisi terdiri dari halaman judul.sampel. karateristik lokasi yang baik. Harga Adalah apa yang dibayar seseorang untuk apa yang di perolehnya nilainya dinyatakan dalam mata uang (Amin Wijaya Tunggal. BAB IV : HASIL PENELITIAN BAB V : PENUTUP Dalam bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran BAGIAN AKHIR Bagian ini berisi tentang daftar pustaka dan lampiran . dan kenyamanan berbelanja) pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. promosi. karateristik penentuan harga.

Perilaku konsumen sangat komplek dan sulit di prediksi. dan bagaimana barang sudah dibeli dan dikonsumsi.1 Perilaku konsumen a. baik individu maupun rumah tangga. mengkonsumsi dan menghabiskan produk. emosional dan rasional (Hendri Ma’aruf. baik itu keindahan. 1994:3). oleh siapa. umumnya para konsumen bukan dalam keadaan iba atau marah. memakai. Pengertian perilaku konsumen Untuk memahami perilaku masyarakat dalam pembelian barang dan jasa tersebut di butuhkan studi tersendiri. 2005:51).1 Landasan teori 2. minat. Perusahaan berkepentingan dengan hampir setiap kegiatan manusia yang hanya dalam lingkup yang lebih terbatas. dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini (Engel dan Blackwell. Faktor indah atau bagus dan faktor gengsi akan lebih banyak pengaruhnya di bandingkan rasa iba atau marah saat berbelanja. 3) Mengetahui perilaku konsumen meliputi : perilaku yang dapat diamati seperti jumlah yang di belanjakan. atau perasaan lainya termasuk rasa iba dan marah. 2) Rasional Sikap belanja rasional di pengaruhi oleh alasan rasional . Sifat Motivasi Pembelian Setiap konsumen mempunyai dua sifat motivasi pembelian yang saling tumpang tindih dalam dirinya. 1) Emosional Motivasi yang di pengaruhi emosi berkaitan dengan perasaan. 2) Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta tindakan dalam memperoleh. dengan siapa. dan perilaku konsumen mengansumsikan bahwa konsumen bersikap rasional dalam setiap keputusan pembelian.10 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS 2. Menurut kotlert dan Amstrong yang di kutip oleh Simamora (2001:81) mengartikan perilaku konsumen sebagai perilaku pembelian akhir. gengsi. mengkonsumsi. b.1. kapan. Dari definisi di atas dapat di ambil kesimpulan : 11 1) Perilaku konsumen menyoroti perilaku individu dan rumah tangga. Adapun definisi perilaku konsumen adalah tindakan langsung terlibat dalam mendapatkan. yang membeli produk untuk konsumsi personal. Pendekatan-pendekatan yang selama ini banyak digunakan untuk menyingkap sikap.

evaluasi. evaluasi. kunjungan ulang) Display barang Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Paska belanja (antaran barang. Sementara di kejadian lain dapat saja kedua sifat berikut berimbang. Cara berfikir seorang konsumen bisa begitu kuat sehingga membuat perasaan seperti gengsi menjadi amat kecil bahkan hilang 12 Pada proses membeli suatu barang. 2005:53) . Tetapi kita akan sulit melihat dengan jelas apakah kedua sifat itu sedang berimbang pada seseorang. Pada kejadian yang berbeda mungkin saja dominasi terjadi sebaliknya. kunjungan ulang) Display tema Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Gambar 1: Perilaku berbelanja (David cook dan David Walters. pemasangan. Perilaku di tempat belanja Menurut David cook dan David Walters dalam buku Hendri Ma’aruf (2005:53) menggambarkan perbedaan kedua jenis perilaku orang pergi berbelanja seperti dalam diagram berikut: Prabelanja (mencari dan memilih gerai) lokasi mudah di capai cukup parkir dekat dengan gerai lain pilihan marchandise pelengkap atau pengganti Prabelanja (mencari dan memilih gerai) bergengsi ada toko utama seperti hero. c. suatu sifat dapat mendominasi sementara sifat lainya sedikit berperan.dalam fikiran konsumen. matahari pilihan barang banyak marchandise banyak Selama belanja Barang yang tersedia Harga menarik Cepat proses pembayaranya (antrian di kasir tidak terlalu panjang ) Selama belanja Daya tarik suasana internal Visual merchandising Fasilitas dalam gerai Pusat barang dan jasa Fasilitas kredit Paska belanja (antaran barang. pemasangan.

Orientasi belanja adalah lebih mementigkan hal-hal fungsional Orientasi rekreasi lebih di pengaruhi oleh suasana li k 13 Kebanyakan konsumen di Indonesia yang berbelanja di gerai-gerai modern cenderung berorientasi “rekreasi”. teman. 1) Faktor budaya Budaya adalah faktor mendasar dalam pembentukan norma-norma yang dimiliki seseorang yang kemudian membentuk atau mendorong keinginan dan perilakunya menjadi seseorang konsumen. kebersihan. Budaya meliputi hal-hal yang dipelajari dari keluarga. tetangga. dan tokoh-tokoh masyarakat yang meliputi: (a) Nilai-nilai adalah norma yang di anut masyarakat (b) Persepsi adalah cara pandang pada sesuatu (c) Prefensi adalah rasa lebih suka pada sesuatu dibandingkan dengan yang lainnya. tiga hal tersebut memberi rasa yang berbeda antara minimarket dan toko biasa. Minimarket yang merupakan contoh gerai modern yang mengalami pertumbuhan dengan cepat sebagai pertanda bahwa faktor rekreasi cukup kuat. 3) Faktor teknologi (a) Transfortasi pribadi. mobil dan motor bertambah dari tahun . d.dan pendingin ruangan (AC). kelebihan minimarket di banding warung biasa terletak pada penataan. guru. peran seseorang di masyarakat atau di perusahaan akan mempengaruhi pola tindakanya dalam membeli barang dan jasa (di sebut berbelanja). (b) Keluarga faktor ini juga penting dalam mempengaruhi dalam memilih suatu barang dan jasa. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen Proses keputusan memilih barang atau jasa dan lain-lainnya itu di pengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor pribadi internal dalam dirinya sendiri. (d) Behavior (tindak tanduk) 2) Faktor sosial 14 (a) Reference group adalah kelompok yang mempengaruhi anggotanya dalam membuat keputusan pembelian sesuatu barang atau jasa meskipun ada pengecualian pada sebagian orang. (c) Peran dan status.Perbedaan itu mempengaruhi perilaku sebelum belanja dalam proses belanja dan setelah belanja.

Stimulus eksternal situasi konsumen respon konsumen Gambar 3: Proses pemilihan toko (Philip Kotler. 2. Stimulus kebutuhan mencari info evaluasi transaksi perilaku pasca beli Gambar 2: Proses keputusan pembelian (Berman dan Evan. Respon konsumen terhadap stimulus eksternal Perilaku konsumen pada akhirnya terlihat pada saat mereka memilih produk dan merek. dan berapa besarnya belanja mereka. telah menjadi produk pemikat perorangan sejak puluhan tahun lalu.ke tahun berikut kecangihan teknologinya yang bertambah dari tahun ketahun (b) Alat rumah tangga.2 Persepsi Persepsi adalah satu proses dengan mana seseorang menyeleksi. f. Tidak saja terhadap produk dan 16 mereka. (c) Audio visual. mengorganisikan. yang selanjutnya konsumen mencari informasi tentang kebutuhanya. 2) Proses kebutuhan terbatas sama dengan proses diatas tetapi terjadi secara lebih cepat dan kadang meloncati tahapan 3) Proses pembelian rutin keputusan pembelian yang terjadi secara kebiasaan sehingga proses pembelian sangat singkat saja begitu ada kebutuhan langsung di beli saja tanpa adanya pertimbangan. 1997:153) Bagan diatas sangat berkaitan dengan proses pemilihan toko mana yang akan di kunjungi konsumen dengan berbagai pertimbangan diatas. 2005:61) Pengertian stimulus adalah situasi yang menyebabkan munculnya kebutuhan dalam diri konsumen.1. e. mereka juga memilih gerai mana yang mereka kunjungi. Terdapat tiga proses keputusan pembelian: 15 1) Proses keputusan panjang untuk barang yang durable menurut Berman dan Evan dalam buku Hendri Ma’ruf (2005:61). kapan mereka berbelanja. telepon selular meningkatkan pasar hardware. info yang didapat kemudian dievaluasi sebelum akhirnya melakukan transaksi pembelian dan pada akhirnya ada perilaku pasca beli. Keputusan membeli Dalam membeli suatu barang atau jasa. seorang konsumen akan melalui suatu proses keputusan pembelian. merupakan pasar ritel yang besar karena perkembangan yang semakin pesat. dan mengertepretasikan stimuli kedalam suatu . (d) Internet dan seluler kemajuan teknologi komputer pribadi. baik untuk dinikmati oleh diri sendiri maupun untuk keluarga. Ini terjadi pada proses keputusan membeli stimulus ekternal.

2004:102). Faktor yang membuatpersepsi berbeda-beda pada setiap fasilitas yang sama karena adanya perbedaan dalam otak kita yang terbatas. 2004:104): Karateristik konsumen Lingkungan Ekonomi Budaya Sosial teknologi Pemasaran Marchandise Harga Lokasi Iklan Atmosfer service Proses keputusan pembelian Pilihan produk atau merek Pilihan gerai Timing berbelanja Besarnya belanja 17 1) Faktor persnal yang terdiri dari: (a) Pengalaman masa lalu (b) Kebutuhan saat ini (c) Pertahanan diri (d) Adaptasi 2) Faktor stimulus Karateristik stimulus memegang peranan penting dalam merebut perhatian konsumen seperti hukum kontras yang dikemukakan Weber yaitu “ yang lain dari sekelilingnya. hal tersebut dipengaruhi oleh faktor personal dan faktor stimuli yang terdiri dari (Bilson Simamora.gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. sehingga tidak mungkin semua stimuli tertampung. lebih mungkin untuk mendapat perhatian “ hal tersebut dapat diciptakan melalui: (a) Ukuran yang berbeda-beda (b) Warna yang paling mencolok dari yang lain (c) Posisi (d) Keunikan .

Perusahaan perdagangan ritel besar dapat memiliki format bervariasai dari yang terbesar (perkulakan) hingga yang terkecil atau minimarket ( Hendri Ma’ruf. dan pasar. arti modern di sini adalah penataan barang menurut keperluan yang sama di kelompokan di bagian yang sama yang dapat dilihat dan diambil .1. yaitu dalam arti konsumen datang ke gerai untuk melakukan transaksi berbelanja dan membawa pulang barang atau menikmati jasa. Warung biasanya berupa bangunan sederhana yang permanen (tembok penuh) semi permanen (tembok setinggi 1 meter di sambung papan sebagai dinding). Peritel perorangan atau peritel kecil memiliki jumlah gerai bervariasi. adapun pengorganisasian stimuli dilakukan dalam tiga bentuk diantaranya: (a) Figur dan latar belakang (b) Pengelompokan (c) Peyelesaian masalah 18 Sedang yang biasanya mengganggu persepsi seseorang adalah (Bilson Simamora. baik dalam arti gerai besar maupun dalam arti mempunyai gerai besar dan 19 sekaligus gerai kecil. telah tumbuh 1 juta warung yang kebanyakan di luar kota dengan omzet rata-rata Rp 100. Gerai tradisional Adalah gerai yang telah lama beroperasi di negeri ini berupa: warung. yaitu gerai modern dan tradisional. Gerai modern mulai beroperasi awal 1960-an di Jakarta .. Gerai-gerai dari peritel kecil terdiri atas dua macam. atau dinding kayu seutuhnya. orang kadang enggann mendengarkan informasi keseluruhan tapi langsung kekesimpulan 5) Efek halo (aura merek) 2.3) Faktor pengorganisasian Orang cenderung membuat keteraturan untuk hal-hal yang tidak teratur. toko. 2004:105): 1) Penampilan fisik dengan kata lain persepsi kualitas melebihi realitas 2) Stereotype mengurangi I objektifitas seseorang dalam menginterpretasikan stimuli sehingga persepsi menjahui realitas 3) Kesan pertama 4) Loncat ke kesimpulan. 2005:71). Peritel besar adalah peritel berbentuk perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan ritel dalam skala besar.2005:71). selama 10 tahun sampai 2002.3 Gerai dan peritel Peritel atau pengecer adalah pengusaha yang menjual barang atau jasa secara eceran kepada masyarakat sebagai konsumen (Hendri Maaruf. 1). Gerai dalam segala bentuknya berfungsi sebagai tempat pembelian barang dan jasa.000 per hari. 2). mulai dari satu gerai hingga beberapa gerai. Menurut penelitian AC Nilsen.

b) Convenience store: gerai ini mirip minimarket dalam hal produk yang dijual.1.langsung oleh pembeli. Modernisasi bertambah meluas pada dasawarsa 1970-an. konsep one stop shopping mulai dikenal pada dasawarsa 1980-an yang kemudian menjadi popular awal 1990-an. . Banyak orang mulai beralih 20 ke gerai modern seperti pusat belanja ini untuk berbelanja. Supermarket mulai di perkenalkan pada dasawarsa ini . d) Factory outlet e) Distro f) Supermarket: mempunyai luas 300-1100 m2 yang kecil sedang yang besar 1100-2300 m2 g) Perkulakan atau gudang rabat h) Super store: adalah toko serba ada yang memiliki variasi barang lebih lengkap dan luas yang lebih besar dari super market 21 i) Hipermarket: luas ruangan di atas 5000 m2 j) Pusat belanja yang terdiri dua macam yaitu mall dan trade center. 2. Convenience store ada yang dengan luas ruangan antara 200 m2 hingga 450 m2 dan brelokasi di tempat yang setrategis. Sedang menurut Hendri ma’aruf (2005:76) yang di sebut minimarket biasanya luas ruanganya adalah antar 50 m2 sampai 200 m2 serta berada pada lokasi yang mudah dijangkau konsumen.co.dan lokasi.id). sejuk.sinarharapan. Luas ruang minimarket adalah antar 50 m2 sampai 200 m2.1997:337-339): a) Minimarket terjadi pertumbuhan sebanyak 1800 buah selama 10 tahun sampai 2002.3 Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www. belanja sedikit di tempat yang dekat dan nyaman terpenuhi. dan adanya pramuniaga profesional. jam buka. c) Special store: merupakan toko yang memiliki persediaan lengkap sehingga konsumen tidak perlu pindah toko lain untuk membeli sesuatu harga yang bervariasi dari yang terjangkau hingga yang mahal. dan luas ruangan. Mini market mengisi kebutuhan masyarakat akan warung yang berformat modern. dengan mini market. dan tertata rapi membuat minimarket menjadi lebih unggul dari warung dan toko. Macammacam gerai modern diantaranya (Philip Kotler. tetapi berbeda dalam hal harga. perilaku konsumen yang menyukai tempat belanja bersih. penggunaan alat pendingin udara. dengan harga yng lebih mahal dari harga minimarket. Istilah pusat belanja mulai popular di gunakan untuk mengganti kata one stop shopping .

supermarket. Indomarco merencanakan mendirikan 600 toko lagi di tahun 2005 (http//www. Bogor.1% Minimarket 3. minimarket.di Indonesia format-format gerai modern mengikuti format gerai dari mancanegara. istilah lain dari chain store adalah multiples. Persaingan telah membuat pengecer berfikir tentang format .7% 20. Perusahaan lain yang juga mengoperasikan minimarket adalah Alfaria Trijaya yang pada tahun 2004 telah memiliki 923 gerai dengan nama alfamart dan merencanakan mengembangkan menjadi 1800 unit di seluruh Indonesia tahun 2005 (http//www. pasar tradisional di Indonesia: 2000 2001 2002 2003 Hipermarket & supermarket 16.Tabel 1: Pangsa pasar Hipermarket. Indomarco Prismatama yang pada tahun 1988 mendirikan minimarketnya yang pertama.9% 73. Persaingan minimarket telah memunculkan peritel-pertel kecil dengan satu atau beberapa gerai .2005:87) Dari gambaran persaingan diatas dapat dilihat peluang untuk .6% 4. Minimarket yang masuk dalam kelompok seperti alfamart dan Indomaret baik yang dimiliki perusahaan atau yang waralaba atau hanya operasional saja tergolong sebagai chain store yaitu toko atau gerai yang terhimpun di bawah satu nama dengan sistem yang sama termasuk dalam kegiatan pemasaranya.com Inc: 2004). Pada ahir tahun 2003 jumlah gerai indomaret 796 unit di Jabodetabek.4% 4.8% Sumber: sisipan bisnis Indonesia “ arah bisnis dan politik”. antarformat: Pasar tradisional Toko Minimarket SupermarkeSupermarket t Hypermarket Hypermarket Warung Warung Toko Minimarket Convinience store 23 Gambar 4: Perang antar saluran (Hendri Ma’aruf. dari negara AS yang paling banyak di ikuti. Perusahaan yang pertama kali menggunakan format minimarket sebagai strategi bisnis di Indonesia adalah PT.kontan-online. Desember 2003.5% 20. Semarang dan Surabaya.com Inc: 2004). 22 Bandung.8% 74.6% 5.9% 74.2% 21. istilah yang di pake di Inggris.1% Pasar trdisional 79. berikut gambar persaingan antar perusahaan.kontan-online.

Pemilik merek disebut franchishor ( Pewaralaba) dan pihak kedua tadi di sebut sebagai franchisee (terwaralaba). pasokan barang.4 Waralaba (francise) Perdagangan eceran dalam gerai modern berukuran kecil (200m2) atau lebih kecil dengan sistem waralaba di indonesia dimulai dengan munculnya antara lain seperti Indomaret dan Alfamart khususnya dalam wujud minimarket. selain terwaralaba berhak menggunakan merek. produk dan sistem operasioal dengan pihak kedua berupa pemberian izin pemakaian merek. promosi. pelatihan. ia juga mendapat bantuan dari pewaralaba dalam hal 24 persiapan gerai.1. Di Jabotabek persaingan antar gerai tradisional dengan gerai modern masih berlangsung meski dengan kecendrungan peralihan selera belanja konsumen pada gerai modern yang meningkat. 2. sistem operasional dalam jangka waktu tertentu (Hendri Ma’aruf. Persaingan antar gerai dan dari format yang berbeda telah muncul. Terdapat keuntungan dan problem potensial dalam berbisnis waralaba yang perlu diketahui oleh peminat waralaba dan oleh pemberi hak waralaba sebagaimana di tampilkan dalam tabel berikut: Keuntungan : Pewaralaba Terwaralaba • Peluang pertumbuhan tinggi • Tidak memerlukan modal besar • Para terwaralaba menjadikan para pemilik pewaralaba bersenangat • Baya pengawasan rendah • Pewaralaba masih mungkin memiliki sendiri gerai yang di operasikan sendiri • Peluang go internasional • Cara mudah melakukan tes pasar atau pengembangkan pasar • Mempertahankankemandirian • Reward sejalan dengan performen • Resiko pendirian usaha baru sedikit • Pinjaman dana mudah di peroleh • Adanya bantuan persiapan dan pengoprarsianya. produk. Secara ringkas pengertian waralaba adalah hubungan bisnis antara pemilik merek. . ini lebih terasa ketika supermarket besar di buka di sebuah kota atau pun kabupaten yang memunculkan persaingan langsung dengan toko-toko lama. dan lain-lain yang di perjanjikan.merubah warung dan toko menjadi minimarket. 2005:90).

meskipun keduanya menjual produk yang sama. sebuah gerai akan lebih sukses di banding gerai lainnya yang berlokasi kurang strategis.hal 52 ) 25 2. oleh pramuniaga yang sama banyak dan terampil. luas suatu traiding area dapat bervariasi pada jenis gerai. Keputusan mendirikan gerai besar atau kecil tergantung pada keadaan traiding area yang dilayani.• Pengguna merek yang sudah dikenal masyarakat • Kegiatan pemasaran yang luas bisa sampai tingkat nasonal Kerugian : Pewaralaba Terwaralaba • Kurang pengawasan sehari-hari • Reputasi rawan cacat oleh perilaku beberapa terwaralaba • Motivasi terwaralaba hanya bersikap jangka pendek • Seorang terwaralaba menjadi terlalu kuat sehingga terjadi terwaralaba dalam terwaralaba • Realisasi laba dan omzet mungkin tidak sesuai harapan • Berpeluang terjadi penlakan terhadap peraturan pewaralaba • Pemasok lain menawarkan dengan harga yng lebih rendah • Masih diharuskan membayar fee untuk marketing meski telah bersil menghmpun sejumlah konsumen loyal • Ketika omzet meningkat fee juga meningkat Gambar 5: Keuntungan dan problema potensial bagi pewaralaba dan terwaralaba ( MC Goldrick. a.5 Lokasi Lokasi adalah faktor yang sangat penting dalam bauran pemasaran ritel (ritail marketing mix). dan sama-sama punya setting atau ambience yang bagus. Suatu wilayah yang berpenduduk banyak yang berpenghasilan cukup besar adalah traiding area yang . Analisis area perdagangan (trading area analisis) Sebelum suatu toko atau pusat perbelanjaan didirikan. pada lokasi yang tepat.1. langkah pertama adalah mempelajari suatu area agar investasi yang di tanamkan dapat menguntungkan. Area perdagangan adalah suatu wilayah dimana beberapa perusahaan menjual barang atau jasa secara menguntungkan.

wilayah perdagangan sekunder. 2. wilayah lain yang berpenghuni sedikit yang berpenghasilan tidak banyak adalah traiding area yang kurang menarik karena hanya akan menunjukan satu atau dua gerai ritel saja. dan wilayah tambahan jika di gambarkan akan terlihat pada gambar berikut: Wilayah perdagangan primer toko Wilayah perdangan sekunder pembeli Wilayah perdagangan tambahan Gambar 6: Analisis area perdagangan (Hendry Ma’aruf.dan wilayah tambahan. e) Situasi persaingan Penting mengenali jumlah dan ukuran pada peritel di suatu . wilayah perdagangan primer akan lebih kecil daripada wilayah perdagangan primer gerai besar. biaya pengiriman. c) Konsentrasi kepemilikan kartu belanja Sedangkan bagi toko berukuran menengah. fluktuasi karena faktor musiman. b) Kedekatan dengan sumber pemasok Pemasok mempunyai pengaruh pada peritel dalam hal kecepatn penyediaan.2005:117) Informasi itu dipakai untuk memberi gambaran batas geografis tentang wilayah utama. dan lain-lain. Toko kecil akan lebih terbatas lagi wilayah perdagangan primernya. 2005:117): a) Frekuensi orang-orang dari wilayah geografis yang berbeda melakukan belanja mereka. Untuk membuka gerai di suatu lokasi baru. 27 b) Besar belanja rata-rata pada toko oleh orang-orang yang berasal dari suatu wilayah tertentu dalam area perdagangan dimaksud. daftar berikut ini dapat dimanfaatkan untuk mengetahui potensi yang tersedia (James F Engel. yaitu wilayah perdagangan 26 utama. Sebaliknya. d) Ketersediaan tenaga kerja 28 Tenaga kerja yang perlu diperhatikan adalah pada semua tingkat.1995:243): a) Besarnya populasi dan karateristiknya Jumlah pendudukdan kepadatan pada suatu wilayah menjadi faktor dalam mempertimbangkan suatu area perdagangan ritel.menarik banyak pengecer. Informasi itu pula yang memberi gambaran seperti (Sumber: Hendri Ma’aruf. yaitu tingkat administrative dan lapangan hingga manajemen trainee dan manajerial. potensi pertumbuhan. dan fasilitas keuagan di daerah sekitar yang harus diperhatikan peritel. c) Basis ekonomi Industri daerah setempat. wilayah yang dijadikan sebagai ajang penjualan oleh suatu toko dapat dibagi menjadi tiga bagian.sekunder. kualitas produk yang terjaga.

pembatasan zona. sore. (2) Jumlah orang yang melintas pada pagi. Beberapa faktor yang harus di pertimbangkan dalam letak atau tempat gerai yang akan di dirikan atau dibuka. c) Fasilitas parkir Untuk kota-kota besar.wilayah. peluang kepemilikan . akses pada masing-masing lokasi. kondisi jalan. perdagangan. dan malam atau menurut jam (3) Proporsi potensi konsumen (prentase pembelanjaan dari orang yang melintas). d) Trasportasi umum Transportasi umum yang banyak melintas di depan pusat perbelanjaan atau pertokoan akan memberi daya tarik yang lebih tinggi karena bentuk konsumen dengan mudah langsung masuk ke areal perbelanjaan 30 e) Komposisi toko Seorang peritel hendaknya jika ingin membuka toko harus mempelajari lebih dulu toko-toko apa saja yang ada disekitarnya. pertokoan atau pusat perbelanjaaan yang memiliki fasilitas parkir yang memadai dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi peritel dibandingkan dengan pertokoan dan pusat belanja yang fasilitas perbelanjaan yang fasilitasnya tidak memadai. dan kemacetan akan menjadi nilai tambah atau nilai kurang bagi pelangan itu menjadi perhatian penting seorang pemasar. f) Fasilitas promosi Adanya media massa seperti surat kabar dan radio akan memfasilitasi kegiatan promosi peritel. (4) Proporsi orang yang berkunjung dari total yang melintas b) Lalu lintas kendaraan Informasi tentang jumlah dan karakteristik mobil-mobil yang melintas. karena toko yang saling melengkapi akan . faktor lebar jalan. a) Lalulintas pejalan kaki Untuk mendapatkan informasi: 29 (1) Jumlah pria dan wanita yang melintas (anak-anak usia tertentu kebawah tidak dihitung).dan biaya-biaya terkait. siang. g) Ketersediaan lokasi toko Faktor bagi suatu area perdagangan dan hal-hal yang terkait dengan lokasi adalah: jumlah lokasi dan jenisnya. h) Hukum dan peraturan Hukum dan peraturan perlu di perhatikan khususnya jika terdapat perda atau peraturan daerah yang tidak terdapat di daerah lain 3.

dan keuangannya. maka pertanyan pertama perlu dijawab. keinginan konsumen akan keragaman barang membuat peritel perlu menyiapkan marchandise yang wide (banyak jenis dan tipe) dan deep (banyak pilihan atas masing-masing jenis).Perishapble ( seperti buah-buahan yang cepat busuk) 10% -Umum 10% (Kompas. 1995:239) 2. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atau perusahaan ritel (Hendry Ma’ruf. atau lain sebagainya agar tidak menimbulkan ketimpangan. Selain segmen yang jelas. f) Letak berdirinya gerai Letak berdirinya gerai sering kali dikaitkan dengan visibility (keterlihatan).6 Kelengkapan produk yang dijual (marchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko untuk disediakan dalam toko pada 31 jumlah.Produk non makanan 20% . Manajemen marchendise Gerai Indomaret yang berformat minimarket mempunyai komposisi marchendise seperti berikut: . 1. yaitu siapa konsumen yang hendak dituju. . juga motivasi konsumen paling penting diketahui. diperlukan rumusan perhitungan yang spesifik (Hendri Ma’ruf. 9 februari 2003) Manajemen marchandise atau pengelolaan merchandise berkaitan dengan pembelian atau pembelanjaan.menimbulkan sinergi.1.waktu. Untuk mendapatkan perkiraan potensi yang lebih akurat. Departement store. b) Jenis gerai 32 Penyediaan marchandise harus disesuaikan dengan jenis gerai apakah itu minimarket. 2005:132). Hal-hal yang berkaitan dengan manajemen marchandise adalah: a) Target market Untuk pengelolan marchandise yang optimal.Produk makanan dan minuman 60% . g) Penilaian keseluruhan Penilaian keseluruhan atau overall rating perlu dilakukan berdasarkan faktor-faktor diatas agar dapat menentukan pilihan lokasi lebih tepat. 2005:135). c) Lokasi dimana gerai berada Lokasi gerai turut mempengaruhi macam produk yang dijual. yaitu mudah terlihatnya toko dan plang namanya oleh pejalan kaki dan pengendara mobil yang melintas di jalan. penanganan. seleksi pasar analisis area evaluasi tempat Gambar 7: Tiga tingkat analisis spasial dan menyeleksi lokasi pengecer (James F Engel.

inovasi. e) Biaya Biaya pembelian barang dari pemasok akan menjadi komponen harga pokok penjualan peritel. yaitu banyaknya variasi produk yang dijual: (1) Lebar: Banyak ragam kategori produk (2) Sempit: sedikit ragam produk b) Depp / dalam. yaitu banyaknya item pilihan dalam masingmasing kategori produk (1) Dalam: banyak pilihan (warna. Perencanaan Merchandise Dalam merencanakan merchandise. Sempit dan dalam. ukuran. d) Kemampuan pemasok Kemampuan pemasok mengirim barang akan mempengaruhi jenis barang yang dijual oleh peritel. Ma’ruf. dan timing serta lokasi yang dapat digambarkan dibawah ini: 33 Gambar 8: Pertimbangan dalam penyediaan marchendise (Hendri Ma’aruf. hal-hal yang harus dipertimbangkan yang menyangkut aspek: Peramalan. ragam produk. Keragaman produk Keragaman produk terdiri dari dua hal yaitu : a) Wide/ lebar. oleh karena itu harus ada yang mampu mengirim barang sesuai jumlah. bahan. ragam produk mereka. yaitu sedikit kategari produk tapi masingmasing kategari disediakan banyak pilihan. harga yang diminta peritel.perumahan kelas menengah mempunyai selera yang berbeda dengan perumahan kelas atas. Lebar dan dalam yaitu banyak kategori produk jenis yang masing-masing dengan banyak pilihan. . depp wide 2. 1. f) Kencenderungan mode produk Antisipasi atas perubahan fitur produk perlu dimiliki oleh peritel (Hendry. jenis. dll ) dalam setiap kategori produk (2) Dangkal: sedikit pilihan dalam setiap kategori produk INOVASI PERAMALAN TIMING & ALOKASI ASSORTMENT MEREK PERENCANAAN MARCHANDISE 34 1. 2005:141) 2. 2005:140).

Perusahaan haruslah mempertimbangkan banyak faktor dalam menyusun kebijakan menetapkan harganya yaitu (Philip Kotler. Perusahaan dengan cepat membuat sasaran pemasaran apakah bertahan. atmosfer dalam gerai. 35 depp wide 4. Wide dan shallow . atau yang lainya 36 b. Penetapan harga secara customary pricing adalah harga yang tetap tidak berubah untuk periode tertentu contohnya Koran. mengambil keuntungan sekarang yang maksimum.999. harga ritail service).1993:225).1. Leader pricing penetapan harga dimana profit margin-nya lebih rendah dari tingkat yang biasanya diraih. Menganalisis penawaran harga para pesaing e. Penetapan harga paket adalah harga yang didiskon untuk penjualan lebih dari satu item-nya misal harga 1 item jika dijual 2 langsung harganya menjadi Rp 9700. d. Price lining (harga bertingkat) penetapan harga secara bertingkat dengan batas atas dan batas bawah 2. b. Memilih metode apa yang akan digunakan f. yaitu sedikit kategori produk jenis dari masing-masing dengan sedikit pilihan.1. e. Penetapan harga ganjil seperti Rp 99. Pembahasan mengenai orang banyak berarti berbicara tentang pikiran dan emosi 37 .2005:174): a.depp Wide 3. Memperkirakan biaya d. Menentukan permintaan c.7 Harga atau pricing Penetapan harga adalah yang paling krusial dan sulit diantara unsurunsur dalam bauran pemasaran ritel ( marchandise. depp wide Gambar 9:Kategori produk (Hendry Ma’aruf. yaitu banyak kategori produk tapi masingmasing hanya tersedia sedikit pilihan. Harga adalah satu-satunya unsur dalam berbagai unsur bauran pemasaran itu yang bakal mendatangkan laba bagi peritel. 1993:255 ): a. diterapkan dengan tujuan menarik konsumen lebih banyak.2005:14) 2. Sedangkan unsur yang lain menghabiskan biaya (Philip Kotler. promosi. Memilih harga ahir Implementasi strategi harga yang dapat dipergunaka peritel(Hendry Ma’aruf. c. Sempit dan dangkal.8 Promosi dan periklanan Bisnis ritel berkenaan dengan pemasaran barang-barang (jasa) yang dibutuhkan perorangan dan rumah tangga.

Umpan balik adalah respon dari konsumen terhadap pesan yang disampaikan. atau jendela display yang . dan seterusnya. c) Mengingatkan. b) Membujuk. Periklanan mempunyai tujuan sebagai berikut ini (Hendry Ma’aruf. 1. 2005:179) Komunikator adalah perusahaan eceran yang mengirim pesan yang mereka inginkan akan diterima konsumen sasaranya dengan baik. kualitas perusahaan eceran secara umum berpengaruh pada konsumen. Media yang digunakan bisa media cetak dan media elektronik.mereka. pesan apa dengan cara apa kepada siapa dan bagaimana hasilnya. 2005:188): 1) Poin of purchase 39 Display di counter. Teori komunikasi merupakan landasan bagi keberhasilan strategi promosi yang dilakukan peritel. membujuk untuk mencoba produk baru. Jenis-jenis sales promotion (Hendry Ma’aruf. Selain itu sales prmotion juga di maksudkan untuk memperkenalkan produk baru atau suatu gerai baru. termasuk oleh jenis perusahaan lain diindustri apa saja. atau yang memperbaiki kesalah pahaman. membujuk untuk datang ke gerai. yaitu untuk mengingatkan pelanggan bahwa perusahaan “kami” selalu menjual produk berkualitas. yaitu untuk memberitahu adanya produk baru. Pesan yang dikehendaki diterima konsumen bisa berupa sekedar adanya program promosi yang berlangsung pada periode tertentu dengan hadiah tertentu atau berupa pesan yang lebih halus. Periklanan 38 Iklan memberi urutan pertama dan berperan prima diantara semua alat dalam promotion mix bagi peritel besar. adanya progaram sales promotion. umpan balik yang diharapkan bisa berupa tindakan nyata konsumen untuk datang dan berbelanja. mengingatkan konsumen dari waktu ke waktu untuk berbelanja di gerai “kami”.2005:185): a) Memberi informasi. Komunikator pesan media target audience Umpan balik Gambar 10: Teori komunikasi (Philip Kotler di dalam buku Hendry Ma’aruf. yang menjadi target adalah konsumen yang menjadi sasaran program pemasara dari perusahaan eceran itu. lantai. atau untuk membangun citra perusahaan. adanya pelayanan baru. teori ini menjelaskan siapa yang mengirim. Sales promotion Adalah program promosi peritel dalam rangka mendorong terjadinya penjualan atau untukmeningkatkan penjualan atau dalam rangka mempertahankan minat pelanggan untuk tetap berbelanja padanya. yaitu untuk membangun rasa suka konsumen kepada perusahaan. 2. Dengan demikian.

5) Hadiah langsung Mirip dengan program diatas berupa poin. bedanya hadiah diberikan langsung tanpa menunggu jumlah poin tertentu. 6) Contoh (sample) 40 Adalah contoh produk yang diberikan secara Cuma-Cuma yang tujuanya adalah memberikan gambaran baik dalam manfaat. 4) Program pelanggaan setia Para pelanggan diberi poin atau diskon berdasarkan banyaknya belanja mereka. 8) Hadiah untuk rujukan Hadiah yang diberikan pada pelanggan jika ia membawa calon pelanggan baru. Kelebihan dan kekurangan alat-alat promosi iklan a) Kelebihan 1) Audien yang dicakup berjumlah besar 2) Biaya perpembaca. pendengar. ataupun bau dari produk yang di promosikan. 3. 4) Peritel menguasai penuh disain iklan yang diinginkan 41 5) Dalam media cetak. pesan dapat selalu dibaca ulang 6) Iklan dikelilingi oleh berita sehingga memperkuat . 10) Acara-acara khusus Dibuat untuk lebih memperkenalkan gerai baru atau peluncuran produk tertentu. 9) Sovenir Barang-barang sauvenir dapat menjadi alat sales promotion yang menunjukan nama logo peritel. rupa. 3) Kupon Peritel mengiklankan diskon khusus bagi para pembeli yang memanfaatkan kupon yang diiklankan biasanya di Koran atau di keranjang belanja. 7) Demonstrasi Memberi peragaan langsung mengenai keunggulan suatu produk. penonton relatif rendah 3) Pilihan media banyak sehingga mempermudah peritel memilih yang cocok untuk sasaran pasarnya. Kadangkala display disiapkan oleh para pemasok Atau produsen. 2) Kontes Para pelanggan berkompetisi untuk memperebutkan hadiah yang disediakan dengan cara memenangkan permainan.ini menggunakan member club.memungkinkan para peritel mengingatkan para pelanggan dan menstimuli belanja implusif. yaitu jumlah belanja menjadi faktor untuk memperoleh hadiah.

Gerai kecil yang tertata rapi dan menarik akan lebih mengundang pembeli dibandingkan gerai yang diatur biasa saja.9 Atmosfer dalam gerai atau suasana Suasana atau atmosfer dalam gerai merupakan salah satu dari berbagai unsur dalam ritail marketing mix. Kekurangan 1) Lebih sukar mengahiri periode promosi tanpa akibat anjloknya penjualan 2) Promosi yang mengambil lokasi didalam gerai dapat juga memberi kesan norak pada barang tertentu 3) Hanya untuk menunjang promosi lainya 4) Kadangkala. Kelebihan 1) Langsung menarik 2) Alat yang di gunakan unik 3) Pelanggan langsung memperoleh hadiah yang kongkret seperti kupon. Suasana dalam gerai dengan tujuan mencapai hasil segera dan jangka panjang Suasana dalam gerai : Desain toko/gerai .1. Untuk itu perlu diketahui hal-hal apa saja yang dapat menunjang terbentuknya suasana dalam gerai besar yang sesuai dengan harapan konsumen ada dua macam perilaku berbelanja yang menjadi titik perhatian peritel yaitu a. Sales promotion kelemahan dan keunggulan a. mug dll 4) Membantu menarik calon pelanggan untuk datang ke toko 42 5) Dengan kontes atau demontrasi dapat memberi hiburan bagi pengunjung 6) pembelian implusif bertambah b. peritel lupa tujuan utama karena terlalu asik mempromosikan produk yaitu mutu. 2.kredibilitas iklan 7) Konsumen dapat mengetahui peritel mana yang memberi pelayanan baik b) Kekurangan 1) Karena pesan bersifat kaku sehingga peritel tidak mudah mengganti pesan dengan cepat 2) Iklan televisi membutuhkan biaya yang besar 3) Tidak dapat digunakan oleh peritel yang wilayah operasinya kecil jika menggunakan media lokal 4) Media Koran atau majalah jika disisipkan di koran sering kali tidak terbaca bahkan langsung dibuang 5) Iklan yang terlalu ringkas sehingga tidak mencakup semua 4.2005:196). pelayanan dll (Hendry Ma’aruf.

lebih banyak menampung barang. konsumen dapat menghemat waktu dan kontrol lebih mudah rak gantungan .Ambience Perencanaan toko Alokasi ruang Rencana gang Lay out Komunikasi visual Identitas ritel Grafis Penyajiam marchandise Untuk melayani Target market Sosial ekonomi Contoh: umur Pengeluaran Sex Life style Contoh : waktu sempit Trendi Ekspentasi harapan Contoh : belanja saja Pengalaman Agar menyentuh Emosi dan pengalaman Memenangkan mind share dan heart share Emosi Contoh : senang Antusias Bangga Pengalaman Contoh : nyaman 43 Gambar 11: Tujuan memberi suasana nyaman dalam gerai (Hendry Ma’aruf. 2. langkah awal dalam pemasaran adalah memahami dan memilih target pasar.2005:203) Meski diagram diatas menunjukan kotak persiapan suasana dalam gerai menunjukan kotak persiapan suasana dalam garai mendahului kotak target market. fungsi penciptaan suasana dalam gerai dilakukan setelah peritel memiliki konsep yang jelas siapa saja di masyarakat yang menjadi sasaran dari program pemasaranya. Perencanaan Toko 1) Pola lurus : Dapat dipakai pada minimarket ini memberi kesan luas.

personal selling. unsur tidak terlihat. Dalam diagram berikut dijelaskan tiga unsur tersebut: 46 Gambar 13: Unsur dalam barang dan jasa yang di beli konsumen (Hendry Ma’aruf.1.dan usur fasilitas yang mendukung.10 Ritail service atau pelayanan eceran Pelayanan eceran bertujuan memfasilitasi para pembeli saat mereka belanja di gerai. Beberapa hal yang perlu diketahui dalam penataan barang yaitu (Hendri Ma’aruf. Hal-hal yang dapat memfasilitasi para pembeli terdiri atas layanan pelanggan. d) Tiang dan patung yang mungkin melambangkan toko dapat memberi kesan yang stabil dan membumi.2005:218) .2005:210). 2. rak/gantungan pintu masuk 4) Tata letak arus beruntun : Pelanggan seolah diajak atau digiring untuk mengikuti pola yang dibuat Gambar 12: Lay-out atau tampilan toko (Hendry Ma’aruf. 3. Ada tiga unsur yang terdapat dalam suatu barang dan jasa yang dibeli. telpon umum dan sarana parkir. layanan keuangan dan fasilitas lainya seperti toilet. yaitu unsur inti.2005:210): 45 a) Gang atau jalan hendaknya bersih dari gangguan bagi pengunjung b) Jika cermin dan tempat duduk perlu diperhatikan jarak dan penataanya upaya ada kesan lega dan ada pengaruh pada keberadaan pelangan c) Tanaman perlu di letakan di gerai agarmemberi kesan yang sejuk dan asri. layanan transaksi berupa cara pembayaran yang mudah.Sehingga menciptakan hasil yang segera Konsumen merasa nyaman Dan berlama-lama berada di dalam Belanja lebih banyak Kunjungan ulang Merekomendasikan gerai Kean positif yang terbentuk 44 pintu masuk 2) Pola arus bebas : Dapat memberi kesan bersahabat dan mendorong konsumen untuk bersantai memilih rak gantungan pintu masuk 3) Pola letak butik : Pada bagian tertentu diaturseolah-olah spesial yang berdiri sendiri dan ini biasanya menggunakan biaya yang lebih mahal.

b) Staf perusahaan ritel yang melayanai pembeli lewat telpon dan menyiapkan barang pesanan yang nantinya tinggal diambil pelanggan harus sigap agar tidak memakan waktu lama Terkait fasilitas gerai a) Jasa pengantaran yang tepat waktu Inti adalah alasan utama seorang kosumen dating ke sebuah gerai ritel yaitu “mendapatkan barang ditempat yang nyaman. menyenangkan”. Jenis-jenis pelayanan Pelayanan konsumen: a) Pramuniaga dan staf lain yang terampil dengan cara pelayanan dan kesigapan membantu. Tingkatan pelayanan Ada beberapa tingkatan pelayanan seperti berikut: a) Swalayan pelayanan mandiri b) Bisa memilih sendiri walau disediakan pramuniaga c) Pelayanan terbatas sehingga konsumen tetap membutuhkan .1. aman. Faktor intangible yang mendukung terwujudnya keinginan konsumen yaitu dalam wujud marchendise rak yang tertata rapi dan bersih ada pendingin. pramuniaga dan lainya Faktor tambahan yang mendukung aspek inti dan tangible adalah: fasilitas seperti food corner gift wrapping atau jasa ppembungkusan kado dan lainya 47 b) Gift terapping c) Gift certificate d) Jasa pemotongan pakaian jadi e) Cara pembayaran denagan kredit card f) Fasilitas tempat makan g) Fasilitas kenyamanan dan keamanan berupa tangga jalan dan tanggga darurat h) Fasilitas telpon i) Terkait jam buka toko j) fasilitas tambahan seperti tempat parkir 2.

Perusahaan ritel yang baik dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara(Hendry Ma’aruf. c) Tetap mengamati harapan pelanggan.2005:228).: a) Merekrut orang yang tepat b) Memberi orientasi dan penjelasan tentang harapan pelayanankepada semua karyawan . dengan pimpinan toko memberi contoh yang baik.2005:226): a) peritel mengansumsikan bahwa para konsumen kurang teliti atau kurang jujur dan karenanya melakukan tindakan waspada yang berlebihan 48 b) peritel banyak memberi janji atau mengirim pesan yang mengandung janji tapi sebagian tidak dipenuhi c) karyawan atau pramuniaga yang tidak memiliki kewenangan yang cukup atau tidak berkemauan untuk memecahkan masalah yang dihadapi konsumen d) pramuniaga yang tampak acuh tak acuh kepada pelanggan e) pramuniaga atau karyawan yang sibuk bicara satu sama lain sementara pelanggan tidak dibantu f) pramuniaga yang enggan membantu pelanggan dikarenakan jam istirahat g) membiarkan antrian panjang karena ada meja kasir yang tutup h) pelayanan pramuniaga yang tidak ramah i) pramuniaga yang tidak mau membantu lebih kepada pelangan j) karyawan yang tidak mau tau atau tidak tau terhadap pertanyaan konsumen 4. Hal-hal yang harus dihindari peritel (Hendry Ma’aruf. pimpinan gerai atau perusahaan ritel harus memastikan bahwa semua karyawan 49 berbicara dengan pelanggan untuk bisa bertanya tentang pengalaman belanja mereka termasuk keluhan agar bisa segera ditangani. meski demikian tujuan pemasaran kegiatan ritail service sebaiknya dan semestinya ditujukan untuk benar-benar melayani pembeli. d) Memberdayakan karyawan sekaligus memberi mereka kepercayaan dalam pelaksanaan pelayanan e) Memotivasi mereka para karyawan agar selalu tampil prima untuk memberi pelayanan yang terbaik f) Memperlakukan karyawan sesuai keinginan bagaimana karyawan semestinya memperlakuakn pembeli Tujuan program pemasaran termasuk service ritail pada ahirnya adalah tercapainya target penjualan dan laba. sikap yang ditimbulkan dari semua unsur service diniatkan untuk melayani .bantuan pramuniaga d) Pelayanan penuh sehingga pramuniaga mendampingi konsumen selama belanja 3.

Kelima kelengkapan produk. namun konsumen yang kurang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memberikan harga yang terjangkau dengan pelayanan yang standar. kelengkapan produk.2 Kerangka berfikir Dalam memilih toko konsumen memiliki kriteria evaluasi diantaranya adalah faktor kenyamanan. dalam berbelanja konsumen yang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memeberikan pelayanan sesuai leinginannya.1994:258). dan lain sebagainya hal tersebut menjadikan faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan produsen karena akan menjadi bahan perbandingan bagi konsumen untuk memilih toko mana yang akan didatangi konsumen (James F Engel. dalam 50 membandingkan minimarket mana yang akan dikunjungi konsumen akan mempertimbangkan beberapa hal berikut diantaranya: Yang pertama lokasi. .konsumen dengan sebaiknya. konsumen dalam memilih minimarket mana yang akan di kunjungi dengan mempertimbangkan lengkap tidaknya produk yang di jual pada minimarket itu. namun konsumen yang berorientasi belanja perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah minimarket 51 Indomaret dan Alfamart yang memiliki kesamaan strategi pemasaran dan karateristik. Keenam pelayanan. Keempat konsumen mempertimbangkan kenyamanan berbelanja sebelum mengunjungi minmarket karena lebih berorientasi rekreasi walaupun harga yang ditawarkan lebih mahal namun ada kepuasan batin tersendiri bagi konsumen yang berorientasi ini. jika ada minimarket yang lebih lengkap meskipun jarak yang di tempuh agak jauh maka konsumen akan mengunjungi minimarket yang lebih lengkap produknya. pelayanan.1.2 Kerangka Berfikir dan hipotesis 2. namun ada juga konsumen yang tidak mementingkan promosi yang menarik untuk mendatangi suatu minimarket yang terpenting adalah pelayanan yang memuaskan. Yang ketiga konsumen membandingkan minimarket mana yang memberikan harga yang lebih murah meski pelayanan kurang memuaskan atau ada juga konsumen yang cenderung memilih pelayanan yang memuaskan meski harga yang dibayar lebih mahal. namun ada juga konsumen yang lebih mempertimbangkan tempat parkir yang nyaman meski jarak yang ditempuh lebih jauh dari tempat tinggal. konsumen mementingkan jarak minimarket manakah yang paling dekat dari tempat tinggal untuk efisiensi waktu. Yang kedua promosi konsumen cenderung memilih minimarket mana yang menginformasikan produknya lebih baik melalui iklan yang menarik. 2.

HARGA 4. LOKASI 2.1 Lokasi dan objek penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Madya Bekasi. PELAYANAN 52 Dibandingkan Gambar 2. 3. KELENGKAPAN PRODUK 6.2. alasan dalam pemilihan lokasi ini karena toko yang akan di teliti berada pada wilayah tersebut dan saling berdekatan sehingga akan mudah membuat perbandinganya dan konsumen yang menjadi sasaran pemasaran toko tersebut sebagian besar berada di daerah tersebut. 53 BAB III METODE PENELITIAN 3.1999:22). HARGA 4. PROMOSI 3.2 Hipotesis Hipotesis adalah suatu pendapat atau kesimpulan tentang adanya suatu hubungan tertentu antara variable-variabel yang digunakan yang sifatnya masih sementara (Soeratno.14 : Kerangka berfikir 2.2 Populasi Populasi merupakan sekumpulan orang atau objek yang memiliki . Dalam penelitian ini yang menjadi hipotesis adalah: Ada perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi. LOKASI 2. PELAYANAN X2 PERSEPSI KONSUMEN ALFAMART KRITERIA EVALUASI 1. KENYAMAN BERBELANJA 5. KELENGKAPAN PRODUK 6. PROMOSI 3. KENYAMAN BERBELANJA 5.Berdasarkan evaluasi diatas maka minimarket atau perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah Indomaret dengan Alfamart yang memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama. X1 PERSEPSI KONSUMEN INDOMARET KRITERIA EVALUASI 1.

sedangkan mengenai ukuran sampel menurut Sitepu (1994 : 104-109) dapat ditempuh dengan beberapa tahap perhitungan pada langkah pertama menentukan nentukan perkiraan harga koefisien korelasi (ρ ) terkecil antara variabel bebas dan terikat kedua menentukan taraf nyata (α ) dan kuasa uji (1− β ) setelah itu baru menentukan sampel secara literatif pada literasi pertama menggunakan rumus: 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 . Dalam pnelitian ini yang menjadi populasi adalah konsumen yang berbelanja di toko atau minimarket Indomaret dan Alfamart. prosedur pencarian responden dilakukan berdasar accidental sampling . 2001:87).kesamaan dalam satu atau beberapa hal yang membentuk masalah pokok dalam satu riset khusus (Suprapto. 3. bila dipandang konsumen yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Sugiyono. 54 Mengingat identitas populasi sudah diketahui maka.3 Sampel Menurut Djarwanto (1998:108) sampel adalah sebagian dari populasi yang karateristiknya hendak diselidiki dan dianggap bisa mewakili keseluruhan populasi.1997:64). Yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti yang dijumpai ditempat tertentu. oleh karena tu populasi ini merupakan populasi tak terbatas karena tidak dapat diketahui secara pasti jumlah sebenarnya dari konsumen yang datang berbelanja ke minimarket Indomaret dan Alfamart.

32 mengingat jumlah variabel bebasnya lebih banyak. Taraf nyata yang digunakan sebesar 5% diperoleh harga : ρ = 0. Dengan dasar pertimbangan tersebut dalam penelitian ini di perkirakan korelasi terendah dari variabel adalah 0.41.2 u1 1 dimana −α −β + 1 1 z z merupakan konstanta yang di peroleh dari distribusi normal pada literasi kedua menggunakan rumus: 3 () ()1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ 55 apabila ukuran sampel minimal literatif 1dan 2 harganya sama maka literasi berhenti apabila belum sama maka perlu diadakan literasi ke 3 dengan menggunakan rumus literasi ke 2 menggunakan koefisien korelasi terkecil variabel-variabel bebas dari penelitian para pakar yang menganalisis satu variabel dari perilaku konsumen diperoleh dengan harga 0.32 .

645 1. menghitung u ρ = () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 1 0.645) 2 2 1+ + .645 1 = −β z 1.331647108) (1.645 1 = −α z dan 1.331647108 maka : 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr 3 (0.32 2 1 = 0.32 ln 1 0.1.

34 1 0.41003081 = 98 Karena n1dan n2 telah mencapai harga sama yaitu 98 maka ukuran sample .32 ln 1 0. Menghitung uρ ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ ⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 2(98 1) 0.32 2 1 = 98.n= n1 = 98.41003081 n1 = 98 56 5.

5 Metode pengumpulan data Dalam penelitian ini digunakan data sekunder.minimal adalah 98 dalam penelitian ini ukuran sample di tetapkan sebesar 100 responden. Promosi e. Pelayanan c. sumber yang diperoleh dengan: 1. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Promosi 58 e. Lokasi b. Metode dokumentasi Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari buku-buku referensi dan jurnal serta majalah dan tabloid yang berhubungan dengan penelitian ini. Lokasi b.4 Variabel penelitian Untuk mencapai tujuan penelitian maka digunakan variablevariabel penelitian. sampel manusia hendaknya ditetapkan lebih dari 30 orang atau responden dan jumlahnya populasi tidak diketahui pasti. Dari permasalahan yang ada maka dapat ditentukan variable-variabel yang dapat digunakan untuk mencari jawaban dari pernasalahan yang akan diteliti. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Variabel X1 Dalam penelitian ini variable X1 adalah persepsi konsumen Indomaret antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memilki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Kenyamanan berbelanja 2. Variabel X2 Dalam penelitian ini variable X2 adalah persepsi konsumen Alfamart antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memiliki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Harga f. . Harga f. penentu jumlah sampel tersebut sudah memenuhi syarat karena menurut surachmad (2001:100) untuk menyelidiki survey. 3. Kenyamanan berbelanja 3. 57 Dalam penelitian ini yang menjadi variabelnya adalah: 1. Variabel penelitian yang dimaksud disini adalah objek penelitian atau yang menjadi perhatian suatu penelitian (Suharsimi Arikunto.1993:91). Pelayanan c.

Berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi onsumen Indomaret dengan Persepsi konsumen Alfamart dan sebaliknya. maka tolak Ho. Metode wawancara dan angket Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari konsumen secara langsung dengan cara bertatap muka untuk memperoleh data yang diinginkan dan untuk patokan dalam perhitungan hasil penelitian 3. Mencari nilai T uji sampel berpasangan dengan alat bantu sofwtware SPSS For Windows 12.05. Adapun rumusnya sebagai berikut: % χ100% N =n dimana n : nilai yang diperoleh N : Jumlah seluruh nilai (Ali. tentang ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara dua kelompok sampel dengan jalan perbedaan mean-meannya. Untuk menunjukan apakah data yang berpasangan berbeda secara statistik maka rumus-rumus yang digunakan sebagai berikut: Se t=d 60 n Se = Sd (Algifari. 1997:82) t adalah distribusi t hitung Se adalah kesalahan standar beda dua rata-rata data . Analisis deskriptif Analisis ini digunakan untuk mengkaji variabel-variabel pada penelitian yang terdiri dari variabel persepsi yang baik dan persepsi yang tidak baik terhadap minimarket alfamart dan Indomaret.2.1985:186) 59 2.6 Metode analisis data 1. Alasan peneliti menggunakan T-Test dalam menganalisa data adalah karena T-Test pada prinsipnya adalah suatu teknik statistik untuk menguji hipotesis. Teknik analisis T-Test Untuk pembuktian hipotesis dilakukan dengan T-Test atau T-score.0: 1) Berdasarkan perbandingan t hitung dengan t tabel jika t hitung (angka t output) > t tabel maka tolak Ho berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart 2) Berdasarkan nilai probabilitas Jika probabilitas arau signifikanya (sig 2 tiled) < 0.

1 Gambaran umum tempat penelitian a) Profil Minimarket Indomaret (Indomarco Prismatama) Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 m2. dan lampung. Jawa Tengah.1.1 Hasil Penelitian Data penelitian ini merupakan hasil studi lapangan tentang perbedaan persepsi konsumen Minimarket Indomaret dan persepsi konsumen Minimarket Alfamart yang diambil dengan teknik kuisioner. setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai. Bali. Pada Mei 2003 Indomaret merai penghargaan “perusahaan waralaba 2003” dari presiden Megawati Soekarnoputri. lebih dari 3. dari total itu 52% adalah milik sendiri dan sisanya milik masyarakat yang tersebar dikota-kota Jabodetabek. gerai pertama dibuka pada November 1968 di kalimantan. Jawa Timur.1997:82) 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. Indomaret mudah ditemukan didaerah pemukiman.500 jenis makanan dan nonmakanan tersedia dengan . Jogjakarta.berpasangan yang dapat ditentukan dengan formulasi sebagai berikut: n dd Σ = (Aligafari.1997:82) Sd adalah standar deviasi beda dua rata-rata data berpasangan dan d adalah beda rata-rata yang berpasangan 1 2 − Σ Σ = n n dd Sd d = Y1-X1 (Algifari. Dikelola oleh PT. Indomarco Prismatama. Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia. 4. Kini Indomaret mencapai lebih dari 1400 gerai. Jawa Barat. gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai di dasarkan pada motto “mudah dan hemat”.

Pada setiap pusat distribusi diterapkan digital picking system (DPS). Semarang dan Surabaya. persediaan dan penerimaan barang. Finco. lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan Indomaret melayani sasaran demografinya yaitu keluarga. Laju pertumbuhan gerai Indomaret yang pesat dengan jumlah transaksi 14.id) b) Profil Minimarket Alfamart (PT. Visi Indomaret sendiri adalah menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global. Sistem teknologi informasi Indomaret pada setiap point of sales di setiap gerai mencakup sistem penjualan. Indomaret berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan belanja konsumen dengan menerapkan sistem check out yang menggunakan scanner di setiap kasir dan pemasangan fasilitas pembayaran Debit 63 BCA. Sasaran pemasaran Indomaret adalah konsumen semua kalangan masyarakat. BSD Plaza dan Charmart. memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen seharihari. Alfaria Trijaya) PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) atau Alfamart merupakan .99 juta transaksi per bulan didukung oleh sistem teknologi yang handal. menjadikan Indomaret memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Indomaret merupakan salah satu asset bisnis yang sangat 62 menjanjikan. keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan dibawah bendera grup INTRACO yaitu Indogrosir. Bandung.co. Parung. Bekasi. didukung oleh pusat distribusi. Saat ini Indomaret memiliki 8 pusat distribusi di Ancol Jakarta. kebenaran dan keadilan b) Kerja sama tim c) Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis d) Kepuasan pelanggan (sumber www. Cimanggis Depok. Sistem teknologi informasi ini memungkinkan pelayanan permintaan dan suplai barang dari pusat distribusi ke toko-toko dengan tingkat kecepatan yang tinggi dan efisiensi yang optimal.harga bersaing. Tangerang. Sistem distribusi dirancang seefisien mungkin dengan jaringan pemasok yang handal dalam menyediakan produk terkenal dan berkualitas serta sumber daya manusia yang kompeten. yang menggunakan teknologi mutahir. Indomaret memiliki posisi baik dalam menentukan produk yang akan dijualnya.Indomaret. Budaya yang di terapkan dalam tubuh perusahaan Indomaret adalah Dalam bekerja kami menjunjung tinggi nilai-nilai: a) Kejujuran. Dengan menjalin lebih dari 500 pemasok. Sedangkan mottonya adalah “mudah & hemat”. Sistem ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan saat ini dengan memperhatikan perkembangan jumlah gerai dan jumlah transaksi di masa mendatang.

pemegang saham dan masyarakat pada umumnya. Kerjasama Team. Integritas yang tinggi. Alfamart dapat dimiliki masyarakat luas dengan cara kemitraan. Kotamadya Bekasi. fasilitas publik. Responden Menurut Jenis Kelamin . Yang menjadi target dari pemasaran Alfamart adalah area perumahan. Memberikan kepuasan kepada pelanggan/konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan yang berkualitas unggul. Kecamatan Pondok Gede. 4. Karawaci. 2. 2. 4. Membangun organisasi global yang terpercaya. Beringin Raya. Kualitas & Produktivitas yang tertinggi.2 Karateristik Responden 1. tersehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan . c) Letak Tempat Penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah di Komplek Cahaya Kemang permai. karyawan. pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen. sedangkan misinya adalah: 1. sedangkan motto yang digunakan Alfamart adalah “belanja puas harga pas”. Tbk = 70% Pemegang Saham PT Sigmantara Alfindo = 30% Toko pertama dibuka 18 oktober 1999 dengan nama "Alfa Minimart" di Jl. serta mampu bersaing secara global". Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku/etika bisnis yang tertinggi.perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang perdagangan umum dan jasa eceran yang menyediakan kebutuhan pokok dan sehari-hari. 3. Tangerang. Visi dari Alfamart adalah Menjadi jaringan distribusi retail terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas. dan gedung perkantoran. 3. berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil. Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuhkembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha. Badan Usaha : PT Sumber Alfaria Trijaya 64 Pemegang Saham : HM Sampoerna dan Alfa Group Didirikan : 27 Juni 1999 Jumlah Toko : Lebih dari 1400 Pemegang Saham PT HM Sampoerna. 4. alasan dalam memilih lokasi ini karena kedua minimarket berada pada wilayah ini dan berdekatan didukung jumlah penduduk yang ada pada wilayah tersebut merupakan sasaran konsumen untuk berbelanja pada kedua tempat tersebut berjumlah cukup banyak dan memiliki tingkatan sosial yang bervariasi. pemasok. Inovasi untuk kemajuan yang lebih baik. 65 Budaya yang dijunjung dalam bekerja adalah: 1. Pada tanggal 1 Januari 2003 berubah nama menjadi Alfamart .

3.66 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. Responden Menurut Jumlah Pendapatan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan.5 juta –5 juta 35 orang 53 orang 12 orang 35% 53% 12% Sumber : Data primer diolah.2. . 2. 4. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data usia responden yang ditunjukan tabel 4 sebagai berikut: Tabel 4: Karateristik Responden Menurut Usia No usia Jml responden % 1. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jumlah pendapatan responden yang ditunjukan tabel 3 sebagai berikut: Tabel 3: Karateristik Responden Menurut Jumlah Pendapatan No Jml pendapatan Jml responden % 1. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jenis kelamin responden yang ditunjukan tabel 2 sebagai berikut: Tabel 2: Karateristik Responden Menurut Jenis Kelamin No Jns kelamin Jml responden % 1. Kurang dari 1 juta 1 juta . 3. Pria Wanita 43 orang 57 orang 43% 57% Sumber : Data primer diolah. 2. 2. 5.5 juta 2. tahun 2006 3. tahun 2006 2. Responden Menurut usia 67 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan.

50thn lebih dari 51 3 orang 43 orang 38 orang 10 orang 7 orang 3% 43% 38% 10% 7% Sumber : Data primer diolah.30thn 31thn . dan pelayanan. promosi. dan pelayanan. yaitu persepsi konsumen minimarket Indomaret dan konsumen minimarket Alfamart dengan indikator lokasi.40thn 41thn . tahun 2006 4. a) Lokasi 68 Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 5 berikut: Tabel 5: Jarak yang Ditempuh Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 68 8 5 0 19% 68% 8% 5% 0% . kelengkapan produk yang ditawarkan.3 Deskripsi variabel penelitian Variabel dalam penelitian ini merupakan data berpasangan. harga. 1.Kurang dari 20 tahun 20thn . harga. promosi. kenyamanan berbelanja. kelengkapan produk yang ditawarkan. kenyamanan berbelanja. Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi.

8% netral. 67% responden setuju. 0% tidak setuju. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Indomaret. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Indomaret cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Indomaret menurut responden dapat dilihat pada tabel 6 sebagai berikut: Tabel 6: Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Indomaret 69 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 67 6 0 0 27% 67% 6% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 6 menunjukan 27% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 7 berikut ini: Tabel 7: Luas Lahan Parkir Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 47 11 13 . 19% sangat setuju.Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 5 menunjukan 68% responden setuju. 6% responden netral. 5% tidak setuju.

0% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Indomaret. 47% responden setuju. 34% responden menyatakan setuju. Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Indomaret dapat dilihat pada tabel 9 berikut ini: Tabel 9 Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media Ada di Indomaret 71 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju . 22% responden netral. 11% responden netral. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Indomaret dapat dilihat pada tabel 8 berikut: Tabel 8: Ketersedian Produk di Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 34 22 26 0 18% 34% 22% 26% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 8 menunjukan 18% responden menyatakan sangat setuju.0 29% 47% 11% 13% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 7 menunjukan 29% responden sangat setuju. 13% responden tidak setuju. 0% 70 sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 26% responden tidak setuju.

Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 4 36 23 37 0 4% 36% 23% 37% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 9 menunjukan 4% responden sangat setuju, 36 % responden setuju, 23% responden netral, 37% responden tidak setuju, 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Indomaret. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 10 berikut ini: Tabel 10: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase 72 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 50 15 19 0 16% 50% 15% 19% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 10 menunjukan bahwa 16% responden sangat setuju, 50% responden setuju, 15% netral, 19% responden tidak setuju, 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian

besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Indomaret cukup. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 11 berikut ini: Tabel 11: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 41 39 2 0 18% 41% 39% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 11 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa waktu tiba produk yang dipesan konsumen sesuai dengan yang diharapkan . Hal ini dapat dilihat pada tabel 4.10 yang menunjukan 18% 73 responden sangat setuju, 41% responden setuju, 39% responden netral, 2% konsumen tidak setuju, % konsumen sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluarsa produk yang dijual Indomaret dapat dilihat pada tabel 12 berikut ini: Tabel 12: Produk yang Dijual Indomaret Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 59 7 2 0 32% 59% 7%

2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 12 menunjukan bahwa responden beangapan bahwa produk yang jual minimarket Indomaret tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. Hal ini dapat dilihat bahwa 32% responden sangat setuju, 59% setuju, 7% responden netral, 2% tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Indomaret dpat dilihat pada tabel 13 berikut ini: Tabel 13: Penataan Produk yang Dijual Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 74 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 13 11 0 14% 61% 13% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 13 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Indomaret ditata berimbang sesuai kebutuhan, Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju, 61% responden setuju, 13 netral, 11 responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Indomaret bagi responden dapat dilihat pada tabel 14 berikut ini: Tabel 14:Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Indomaret 75 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral

Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 56 11 15 0 18% 56% 11% 15% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 14 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Indomaret terjangkau oleh konsumen, Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju, 56% responden setuju, 11% netral, 15% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 15 berikut ini: Tabel 15: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 46 29 20 0 5% 46% 29% 20% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 15 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket 76 Indomaret kepada konsumen, Hal ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju, 46% responden setuju, 29 netral, 20 responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang

ditawarkan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 16 berikut ini: Tabel 16: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 48 18 17 3 14% 48% 18% 17% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 16 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Indomaret sesuai dengan harga pasar saat ini. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju, 48% responden setuju, 18% netral, 17% responden tidak setuju, 3% sangat tidak setuju. d) Promosi 77 Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Indomaret dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 17 berikut ini: Tabel 17: Keterlihatan Logo Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 63 5 2 2 30% 63% 5%

2% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 30% responden sangat setuju. 63% responden setuju. 5% netral. 0% sangat tidak setuju. 2% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju.2% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 17 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. Berdasarkan penelitian mengenai logo Indomaret pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 19 berikut ini: Tabel 19: Logo Indomaret pada Tas Dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 . 6% responden tidak setuju. 51% responden setuju. 25% netral. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Indomaret dapat dilihat pada tabel 18 berikut ini: Tabel 18: Disain dan Warna Logo Indomaret 78 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 51 25 6 0 18% 51% 25% 6% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 18 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret memiiki disain dan warna yang menarik.

55% responden setuju. 10% netral. 11% netral. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju. 9% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 27% sangat tidak setuju. 61% responden tidak setuju.1 11 61 27 0% 1% 11% 61% 27% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 19 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret pada tas belanja dan sovenir tidak 79 ada . 1% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 20 berikut ini: Tabel 20: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 55 10 9 0 26% 55% 10% 9% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 20 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 21 berikut ini: .

Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 22 berikut ini: Tabel 22: Fasilitas Kartu Keanggotaan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 0 0% 81 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 20 54 26 0% 20% 54% 26% Jumlah 100 100% . 0% sangat tidak setuju. 8% netral. Hal ini terlihat bahwa 43% responden sangat setuju. 3% responden tidak setuju. 46% responden setuju.Tabel 21: Informasi Produk dan Harga Baru Indomaret 80 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 43 46 8 3 0 43% 46% 8% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 21 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja.

13% netral. 54% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 23 berikut ini: Tabel 23: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 54 13 12 0 21% 54% 13% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 23 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret mudah diingat dan dimengerti responden. 0% sangat tidak setuju.Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 22 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret tidak memberikan fasilitas kartu keanggotaan. 54% responden setuju. 26% sangat tidak setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 24 berikut ini: Tabel 24: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 12 40 19 . Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 0% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 21% responden 82 sangat setuju. 20% netral. 12% responden tidak setuju.

0% sangat tidak setuju.28 1 12% 40% 19% 28% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 24 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Indomaret sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 0% responden tidak setuju. 40% responden setuju. 1% sangat tidak setuju. 19% netral. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 26 berikut ini: Tabel 26: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase . 2% netral. Hal ini terlihat bahwa 12% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 38% responden sangat setuju. 28% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 25 berikut ini: Tabel 25: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Indomaret 83 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 38 60 2 0 0 38% 60% 2% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 25 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Indomaret jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. 60% responden setuju.

2% sangat tidak setuju.Sangat setuju 16 16% 84 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 53 14 15 2 53% 14% 15% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 26 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan rangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Indomaret cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 27 berikut ini: Tabel 27: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 18 7 0 14% 61% 18% 7% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 27 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket Indomaret sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. 61% . Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. 14% netral. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. 15% responden tidak setuju. 53% responden setuju.

7% responden tidak setuju. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 29 berikut ini: Tabel 29: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 86 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 24 57 16 3 0 24% .85 responden setuju. 0% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 29% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 3% netral. 68% responden setuju. 18% netral. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 28 berikut ini: Tabel 28: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 68 3 0 0 29% 68% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 28 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Indomaret sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. 0% sangat tidak setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 30 berikut ini: Tabel 30: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 47 23 11 0 19% 47% 23% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 30 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Indomaret sigap dan ramah dalam meberi pelayanan. 11% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 23% netral. 57% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 16% netral. 87 Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 31 berikut ini: Tabel 31: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju . 47% responden setuju.57% 16% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 29 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Indomaret menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. Hal ini terlihat bahwa 24% responden sangat setuju. 3% responden tidak setuju.

00 WIB Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 60 13 0 0 28% 60% 13% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 88 Pada tabel 32 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Indomaret sesuai dengan kebutuhan konsumen. 58% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 5% responden tidak setuju. 16% netral. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat .Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 58 16 5 1 18% 58% 16% 5% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 31 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon bagi konsumen yang belanja minimal 100 ribu akan diantar ke rumah. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 32 berikut ini: Tabel 32: Jam Buka dan Tutup Minimarket Indomaret Pukul 07. 1% sangat tidak setuju.

Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. harga.setuju. a) Lokasi Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 34 berikut: Tabel 34: Jarak yang Ditempuh Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 . 11% responden tidak setuju. 60% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. promosi. 61% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. kelengkapan produk yang ditawarkan. Persepsi Konsumen Minimarket Alfamart 89 Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. 10% netral. dan pelayanan. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 33 berikut ini: Tabel 33: Tidak ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 61 10 11 0 18% 61% 10% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 33 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Indomaret. 0% responden tidak setuju. kenyamanan berbelanja. 13% netral. 2.

51 8 34 1 6% 51% 8% 34% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 34 menunjukan 51% responden setuju. 6% responden netral. 8% netral. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Alfamart menurut responden dapat dilihat pada tabel 35 sebagai berikut: 90 Tabel 35 Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 60 6 2 0 32% 60% 6% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 35 menunjukan 32% responden sangat setuju. 60% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 36 berikut ini: Tabel 36: Luas Lahan Parkir Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase . 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Alfamart . 1 sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Alfamart cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. 2% tidak setuju. 6% sangat setuju. 34% tidak setuju.

36% responden tidak setuju. 16% responden tidak setuju. 13% responden netral. 1% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen . 0% sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 40% responden menyatakan setuju. 53% responden setuju. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel 37 berikut: Tabel 37: Ketersedian Produk di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 11 40 12 36 1 11% 40% 12% 36% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 37 menunjukan 11% responden menyatakan sangat setuju. 12% responden netral.Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 18 53 13 16 18% 53% 13% 16% 91 Sangat tidak setuju 0 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 36 menunjukan 18% responden sangat setuju.

14% responden netral. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Alfamart . 51 % responden setuju.sebagian besar selalu dapat disediakan Alfamart . 92 Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Alfamart dapat dilihat pada tabel 38 berikut ini: Tabel 38: Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media ada Di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 2 51 14 33 0 2% 51% 14% 33% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 38 menunjukan 2% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada table 39 berikut ini: Tabel 39: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju 2 31 2% 31% 93 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 46 1 . 33% responden tidak setuju.

7% responden setuju.20% 46% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 39 menunjukan bahwa 2% responden sangat setuju. 48% responden netral. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 40 berikut ini: Tabel 40: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 0 7 48 42 0% 7% 48% 43% 94 Sangat tidak setuju 3 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 40 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan netral ini dikarenakan konsumen yang belanja pada minimarket tersebut lebih senang datang langsung ke Alfamart . 3% konsumen sangat tidak setuju. Hal ini dapatdilihat pada tabel 40 yang menunjukan 0% responden sangat setuju. 31% responden setuju. 20% netral. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluwarsa produk yang dijual Alfamart dapat dilihat pada tabel 41 berikut ini: Tabel 41: Produk yang Dijual Alfamart Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 36 60 4 . 1% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Alfamart kurang atau sedikit. 42% konsumen tidak setuju. 46 responden tidak setuju.

Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Alfamart dpat dilihat pada tabel 42 berikut ini: Tabel 42: Penataan Produk yang Dijual Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 59 18 17 0 6% 59% 18% 17% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 42 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Alfamart ditata berimbang sesuai kebutuhan. 59% responden setuju. 4% responden netral. 60% setuju. 0% tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 6% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 18 netral. 96 c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Alfamart bagi responden dapat dilihat pada tabel 43 berikut ini: .36% 60% 4% 95 Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 0 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 41 menunjukan bahwa responden beranggapan bahwa produk yang dijual minimarket Alfamart setuju tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. Hal ini dapat dilihat bahwa 36% responden sangat setuju. 17 responden tidak setuju.

Tabel 43: Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 29 25 52 3 1% 29% 25% 52% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 43 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Alfamart kurang terjangkau oleh konsumen. 29% responden setuju. 25% netral. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. 52% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 44 berikut ini: Tabel 44: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 9 47 9% 47% 97 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 13 1 30% 13% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 . 3% sangat tidak setuju.

Pada tabel 44 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket Alfamart kepada konsumen, Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju, 47% responden setuju, 30% netral, 13% responden tidak setuju, 1% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 45 berikut ini: Tabel 45: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 14 27 58 1 0% 14% 27% 58% 1% 98 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 45 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Alfamart kurang sesuai dengan harga pasar saat ini. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju, 14% responden setuju, 27% netral, 58% responden tidak setuju, 1% sangat tidak setuju. d) Promosi Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Alfamart dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 46 berikut ini: Tabel 46: Keterlihatan Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 66

58 0 0 26% 66% 58% % % 99 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 46 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju, 66% responden setuju, 8% netral, 0% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Alfamart dapat dilihat pada tabel 47 berikut ini: Tabel 47: Disain dan Warna Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 22 64 12 2 0 22% 64% 12% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 47 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart memiiki disain dan warna yang menarik. Hal ini terlihat bahwa 22% responden sangat setuju, 64% responden setuju, 12% netral, 2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. 100 Berdasarkan penelitian mengenai logo Alfamart pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 48 berikut ini: Tabel 48: Ada Logo Alfamart pada Tas dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase

Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 35 62 3 0 0 35% 62% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 48 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart pada tas belanja dan sovenir ada . Hal ini terlihat bahwa 35% responden sangat setuju, 62% responden setuju, 3% netral, 0% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 49 berikut ini: Tabel 49: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 19 49 12 19% 49% 12% 101 Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 0 20% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 49 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart sering memberikan kupon

undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju, 49% responden setuju, 12% netral, 20% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 50 berikut ini: Tabel 50: Informasi Produk dan Harga Baru Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 54 6 8 0 32% 54% 6% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 50 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 32% responden sangat setuju, 54% 102 responden setuju, 6% netral, 8% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 51 berikut ini: Tabel 51: Fasilitas Kartu Keanggotaan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 46 44 8 2

0 46% 44% 8% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 51 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan yang disebut kartu “Aku”. Hal ini terlihat bahwa 46% responden sangat setuju, 44% responden setuju, 8% netral,2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju.Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 52 berikut ini: Tabel 52: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 103 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 9 25 38 27 1 9% 25% 38% 27% 1% Jumlah 100 100% Pada tabel 52 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart mudah diingat dan dimengerti responden. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju, 25% responden setuju, 38% netral, 27% responden tidak setuju, 1% sangat tidak setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 53 berikut ini: Tabel 53: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral

Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 54 berikut ini: Tabel 54: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 61 8 4 0 27% 61% 8% 4% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 54 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Alfamart jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. 8% netral. 0% sangat . 41% netral. 4% responden tidak setuju. 18% responden tidak setuju.Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 36 41 18 0 5% 36% 41% 18% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 53 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. Hal 104 ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 61% responden setuju. 36% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 56 berikut ini: Tabel 56: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% . 0% sangat tidak setuju. 20% netral. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 55 berikut ini: Tabel 55: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 105 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 13 59 20 8 0 13% 59% 20% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 55 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan ruangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Alfamart cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. 59% responden setuju. 8% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 13% responden sangat setuju.tidak setuju.

57% responden setuju. 2% responden tidak setuju. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 58 berikut ini: Tabel 58: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 16 53 16% 53% . 23% netral. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 2% responden tidak setuju. 23% netral.0% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 56 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket 106 Alfamart sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. 57% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 57 berikut ini: Tabel 57: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 57 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Alfamart sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. 0% sangat tidak setuju.

15% netral. Hal ini terlihat bahwa 21% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. 15% netral. Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 60 berikut ini: . 52% responden setuju. 12% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju.107 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 15 16 0 15% 16% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 58 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Alfamart menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 59 berikut ini: Tabel 59: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 52 15 12 0 21% 52% 15% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 59 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Alfamart sigap dan ramah dalam memberi pelayanan. 53% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 16% responden tidak setuju.

50% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 61 berikut ini: Tabel 61: Jam Buka dan Tutup Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 56 14 14 0 16% 56% 14% 14% 0% Jumlah 100 100% .108 Tabel 60: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 6 38 50 5 1% 6% 38% 50% 5% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 60 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart tidak menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon. 38% netral. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. 6% responden setuju. 5% sangat tidak setuju.

14% netral. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 62 berikut ini: Tabel 62: Tidak Ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 25 55 9 11 0 25% 55% 9% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 62 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Alfamart . Hal ini terlihat bahwa 25% responden sangat setuju. 9% netral. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat 109 setuju. 4. analisis skala likert dan analisis uji beda dengan uji-t 110 dengan program spss.Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 61 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Alfamart sesuai dengan kebutuhan konsumen. 14% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Hasil dari perhitungan menggunakan SPSS terlihat pada lampiran 2 dan di bawah ini ringkasan perhitungan tersebut yaitu: 1. 11% responden tidak setuju.3 Analisis Hasil Penelitian Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ada 3 menggunakan analisis deskriptif. 55% responden setuju. 56% responden setuju. Perhitungan analisis deskriptif: Perbandingan persepsi Indomaret dan Alfamart dengan analisis deskriptif dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 63: Perhitungan Rata-Rata Prosentase Minimarket Indomaret dan Alfamart Keterangan Indomaret Alfamart .

harga yang ditawarkan dan kenyamanan berbelanja sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi .2% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan variabel di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi.3% Promosi 57.7% 79% Kenyamanan Berbelanja 78.2% 70. 2.6% 50.Lokasi 85% 73% Kelengkapan produk 85.3% 33. kelengkapan produk yang ditawarkan.8% 60. Perhitungan dengan skala likert: Persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel perhitungan dibawah ini: Tabel 64: Perhitungan Skor Minimarket Indomaret dan Minimarket Alfamart Indomaret AlfamaDimensi yang rt diukur Skor rata2 interpretasi Skor rata2 interpretasi 111 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 .2% Pelayanan 77.8% Harga 62.

84 3.14 3.66 3.81 191 3.28 4.82 4.94 3.34 4.81 1.07 3.36 2.21 3.66 S TS TS N N N S S SS S S N TS SS S TS .36 3.29 1.81 3.74 3.17 4.86 4.98 4.01 1.44 3.29 4.75 4.02 3.75 3.63 3.23 3.86 3.

26 4.77 3.43 3.24 3.55 2.14 3.32 3.94 N SS S N .67 4.54 4.91 4.73 3.63 3.27 2.2 4.11 3.S SS TS S N SS S S S S S S S 3.34 3.32 3.18 3.54 2.10 4.74 3.55 2.34 3.69 3.59 4.84 4.82 2.22 3.

harga yang ditawarkan sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi dan kenyamanan berbelanja hal ini juga dapat dilihat pada gambar 15 dibawah ini: 112 ANALISIS SKALA LIKERT 1 10 123456789 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 . kelengkapan produk yang ditawarkan.S TS TS SS S N S TS S S SS S S SS S N S S S SS S S TS S S Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan indikator di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi.

44 3.26 4. kelengkapan produk yang ditawarkan dan harga pada minimarket ini lebih baik dibandingkan Alfamart.73 3. 3.620000 . Perhitungan menggunakan uji-t atau uji beda Pengujian hipotesis untuk perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel berikut ini: 113 Tabel 65: Deskripsi variabel penelitian persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart Persepsi konsumen Indomaret Persepsi konsumen Alfamart Indikator Mean Indikator Mean okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 2.01 1.91 3.140000 1. sedangkan pada komponen Alfamart responden sebagian besar setuju bahwa Alfamart lebih baik pada segi promosi dan kenyamanan berbelanja dibandingkan Indomaret.81 1.20 21 22 23 24 INDIKATOR SKALA PENELITIAN INDOMARET 4.22 3.55 Gambar 15: Analisis Skala Likert Persepsi Indomaret dan Alfamart Grafik 15 diatas menunjukan bahwa pada komponen indikator diatas dapat diketahui pada Indomaret responden sebagian besar meyatakan setuju bahwa lokasi.24 3.860000 0.07 ALFAMART 3.

05) sehingga tolak Ho yang artinya persepsi konsumen . Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) 0.290 35 .ALF 3.720000 7.IND_ P.660000 Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Tabel 66: Perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart dengan menggunakan uji-t : Model t Df Sig (2tiled) Keterangan P.470000 7.930000 9.002.220000 9.470000 3. Tolak Ho Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Secara parsial ditemukan perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart secara signifikan.640000 okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 1.9.002 berada dibawah level of significance yang 114 digunakan (α =0.780000 .6700000 9.

115 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap kelengkapan produk yang ditawarkan diketahui memiliki perbedaan yang signifikan.220000. oleh pramuniaga yang trampil dan banyak.780000. Hal tersebut disebabkan harga yang dijual Alfamart lebih mahal di bandingkan Indomaret karena Indomaret membeli langsung ke produsen yang masih bernaung pada satu kepemilikkan perusahaan sedang Alfamart membeli dari distributor sehingga harga yang dijual pun menjadi lebih mahal. Perbedaan ini disebabkan jarak yang di tempuh konsumen lebih dekat menuju Indomaret di bandingkan ke Alfamart. yang menyatakan bahwa sebuah gerai akan lebih sukses jika letaknya lebih strategis dibandingkan gerai lainya yang berlokasi kurang strategis meskipun keduanya menjual produk yang sama. perbedaan ini disebabkan pada Alfamart jumlah produk dan jenisnya produk yang dijual kurang banyak.4 Pembahasan Berdasarkan hasil pengujian hipotesa dengan uji-t diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart hal tersebut dapat diketahui dari penjelasan perindikator berikut: Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap lokasi berdirinya kedua minimarket tersebut diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. 4. 135:2005). 116 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap promosi yang diberikan untuk menginformasikan toko . Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap harga yang ditawarkan diketahui bahwa ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. sedang menurut Hendri Ma’aruf.Indomaret dengan persepsi Alfamart terdapat perbedaan. Dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 10. Dan dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 12.860000>19. hal tersebut sesuai dengan teori bahwa peritel yang menyediakan produk dalam toko pada jumlah. 115: 2005. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart diterima.670000.620000>8. Pada penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 21. hal tersebut sesuai dengan teori yang menyatakan jika strategi harga rendah diterapkan maka strategi ini menjadi sangat efektif menarik pembeli karena harga rendah berati penghematan dan toko yang menerapkan harga lebih rendah dari pesaing akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf 157:2005). waktu dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf.140000>11.

namun hal ini tidak sesuai dengan konsep penjualan bahwa konsumen jika diabaikan dan tidak selalu diingatkan maka akan tidak membeli produk organisasi dalam jumlah yang cukup (Philip Kotler. Majalah marketing: 2004. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pemberian kenyamanan dalam berbelanja ternyata memiliki tingkat perbedaan yang tidak signifikan.dan produk yang disediakan diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. Hal ini dikarenakan pada Alfamart tidak memberikan pelayanan antar barang seperi Indomaret. Dalam penelitian ini yang memberikan pelayanan lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 19. ini sesuai dengan teori bahwa peritel yang memberikan kombinasi ragam produk dan tingkat pelayanan sebagai posisioning serta melengkapi dengan tingkat pelayanan yang tinggi berarti gerai tersebut memilih posisioning citra gerai yang lengkap dan full service yang pada ahirnya akan banyak dipilih konsumen (Hendry Ma’aruf. Ini berarti hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart diterima Menurut pendapat Tajwini Rofian.640000>17.16:1997). 117 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pelayanan yang diberikan kepada konsumen yang berbelanja diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) variabel persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart sebesar 0.pengharum ruangan dan lain sebagainya. Hal ini disebabkan karena Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan dan pada tas belanja Alfamart ada logo dari minimarket tersebut yang tidak di berikan Indomaret. secara parsial ditemukan pengaruh yang signifikan. Hal ini dikarenakan minimarket Indomaret dan Alfamart sama-sama memberikan fasilitas penunjang yang sama seperti AC. Namun jika dilihat dari toko mana yang memberikan promosi lebih baik yaitu Alfamart hal ini diketahui dari mean Alfamart yang lebih besar dari Indomaret sebesar 27. 202: 2005.930000. Secara garis besar dapat diketahui bahwa setelah diadakan pengujian dengan uji-t dapat diambil kesimpulan. keranjang belanja.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. Pada penelitiian ini meski Alfamart unggul dalam segi promosi namun konsumen cenderung lebih memilih minimarket pesaing karena pertimbangan faktor yang lain yang diberikan.221:2005).05) sehingga tolak ho. musik.660000. hal tersebut sesuai dengan teori semua peritel baik skala besar atau pun kecil yang berformat modern berlomba-lomba dalam mendadani tempat belanja mereka semenarik mungkin pendapat ini dikemukakan dalam buku Hendri Ma’aruf.720000> 23. menyatakan karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart 118 yang biasanya berdampingan dan memiliki karateristik toko yang hampir .

Mayoritas konsumen Indonesia sensitive terhadap harga.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan dapat diambil bebarapa kesimpulan diantaranya adalah sebagai berikut: 1. 2. Indomaret lebih baik dalam meyakinkan konsumen.002 berada di bawah lefel of signifikan 0.1995: 252). kelengkapan produk yang ditawarkan.sama setelah diadakan penelitian ternyata sesuai. karena itu Alfamart agar menekan harga dengan cara memutus saluran distributor yang panjang yang akan meminimalkan biaya dan pada ahirnya harga 120 menjadi sama dengan pesaing. Kecuali jika faktorfaktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. Jika pengalaman masa lalu memuaskan. Pelayanan pada minimarket Alfamart sebaiknya ditambahkan dengan fasilitas pesan belanja melalui telpon agar tidak kalah dengan pesaing. Hal ini juga sesuai dengan teori berikut. salah satunya dengan cara memberi logo pada plastik belanja. harga dan promosi sedang pada indikator kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk ahir atau pembelian merek. Minimarket Indomaret dalam mempromosikan tokonya hendaknya lebih gencar karena jika nantinya promosi itu di lupakan maka secara tidak langsung akan menjadikan konsumen menjadi pindah ke pesaing. Bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna. maka pilihan akan bersifat kebiasaan. i .2 Saran Berdasarkan kesimpulan diatas. 119 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5. 3. Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart adalah sebesar 0. Selebaran yang full color dengan informasi produk dan harga tidak akan banyak mempengaruhi pembeli karena mereka juga akan mendapat selebaran yang sama menarik dari peritel lainya. 4. 5. maka saran yang diajukan penulis adalah sebagai berikut: 1. pelayanan. Persediaan barang pada minimarket Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih lengkap agar apa yang diinginkan konsumen dapat dipenuhi . Adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart pada indikator lokasi.05 yang digunakan 5. Selain kriteria di atas ternyata setelah diteliti terbukti bahwa konsumen memilih toko juga berdasarkan oleh citra Minimarket tersebut dan menurut responden. 2.

Wahyono. M. M.Si NIP. 131286682 NIP 131292562 Mengetahui Ketua Jurusan Manajemen Drs.M NIP. 131658236 iv PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar .Si NIP 130812917 Anggota I Anggota II Drs. M. Palupiningdyah.M NIP. Agus Wahyudin. Sugiharto.Si NIP. M.Si Drs. M.131286682 NIP 131292562 Mengetahui Dekan Fakultas Ekonomi Drs. M. Sugiharto.ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI SKRIPSI Untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Pada Universitas Negeri Semarang Oleh: Anita susanti NIM 3352402006 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007 ii PERSETUJUAN PEMBIMBING Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian Skripsi pada: Hari : Tanggal : Pembimbing I Pembimbing II Drs. Sugiharto. Wahyono.Si Drs. M. 131286682 iii PENGESAHAN KELULUSAN Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skipsi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang pada: Hari : Tanggal : Penguji Skripsi Dra.

Si. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. hari liburnya adalah hari ini (John Wasley) PERSEMBAHAN: Skripsi ini saya persembahkan untuk: 1.Si selaku dosen penguji yang telah meluangkan . Hari bekerja untuk si pemalas adalah besok. M. 4. Sahabat-sahabat yang membuat penulis selalu bersemangat vi KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya. Sugiharto. 28 Februari 2007 Anita susanti NIM.M selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. selaku Rektor Universitas Negeri Semarang 2. Palupiningdyah. M. M. Tiada Tuhan Selain Dia. Kakakku dan adikku serta seluruh Keluarga Besar penulis yang selalu ada saat susah maupun senang 3. H. Wahyono. M. 3352402006 v MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO: 1.Si selaku Ketua Jurusan Manajemen dan Dosen Pembimbing I yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing dan memberikan arahan bagi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. bukan jiplakan dari karya tulis orang lain. 5. Agus Wahyudin. ” Cukuplah Allah Saja Bagiku. sehingga penulis dapat menyelesaikan skipsi dengan judul ”Analisis Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Dan Alfamart Terhadap Lokasi. Pelayanan.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi 3. Harga. Hanya KepadaNya Aku Bertawakal Dan Dialah Rabb Yang Memiliki ”Arsy Yang Agung” (QS At Taubah 129) 2. Drs. baik sebagian atau seluruhnya.karya saya sendiri. 2. Semarang. M. Dalam kesempatan yang baik ini. Dra. penulis dengan ketulusan ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah dengan ikhlas memberikan masukan dan kontribusi yang berarti dalam proses penelitian dan penyusunan skripsi ini. sebagai orang yang paling penulis sayangi yang menjadi semangat agar bisa memberikan yang terbaik. Ibu dan Bapak tercinta. Kelengkapan Produk Yang Di Tawarkan. Drs. Drs.Dr. Tetap semangat dan teguhkan hati sampai nanti sampai mati (Letto) 3. antara lain: 1. Prof. Sudijono Sastroatmodjo. Promosi Dan Kenyamanan Berbelanja Di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kotamadya Bekasi”.

Pelayanan. Februari 2007 Penulis viii SARI Anita Susanti. Universitas Negeri Semarang. Minimarket Indomaret dan Alfamart yang telah mengijinkan Penulis melakukan penelitian. Rofian. Teman-teman di wisma ”amalia” yang selalu memberi semangat. Teman-teman KKN yang telah menjadi suatu keluarga kecil yang akan selalu mengingat satu sama lain. 10. Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret dengan Alfamart di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi”. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. pelayanan. Harga. Teman-teman Manajemen angkatan 2002 terimakasih atas semua moment yang telah dilalui yang membuat penulis semakin dewasa. vii 6. penulis akan menerima kritik dan saran sebagai masukan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis. 2007. Teman-teman SMA yang telah menjadi motivasi tersendiri dalam berusaha bagi penulis dan membuat penulis melihat sisi lain kehidupan. Konsumen memilahmilah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. Majalah marketing: 2004). dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart yang biasanya berdampingan. 7. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah menjadi bagian dari jalan hidup penulis. Indomaret. Promosi. 8. Kenyamanan) Minimarket. Maka dari itu.waktunya dalam menguji penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. 12. Fakultas Ekonomi. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih kurang sempurna karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki. Amin Semarang. 11. Namun kenyataanya membuktikan bahwa karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama. Alfamart. Akhir kata semoga Allah SWT senantiasa bersama kita dan meridhoi jalan hidup kita. produk. Dosen-Dosen Ekonomi yang telah memberikan ilmunya kepada penulis. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. 13. . Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak. Kelengkapan Produk. memiliki karateristik toko dan strategi yang hampir sama (Tajwini. Kata kunci: Persepsi Konsumen (Lokasi. dan membuat waktu dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. 9. Jurusan Manajemen Program Studi Manajemen Pemasaran. tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. Staff Dinas Pertanian dan Pangan Semarang sebagai tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL) penulis sebagai awal terjun dan melihat dunia kerja. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. 141 halaman. Dengan kata lain. Pondok Gede kota Bekasi. 1997: 165).

dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian.791 berada diatas level of significance yang digunakan (α =0.Disain tampilan minimarket Indomaret dan Alfamart sebaiknya ada perubahan tema perperiode tertentu. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan dengan tingkat signifikansi α = 0.Permasalahan dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi.Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. harga dan promosi sedang pada komponen kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ix ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. promosi. dan pelayanan sebesar 0. sedangkan pada kenyamanan berbelanja sebesar 0. sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan rumus literasi sehingga diketahui sampel dalam penelitian ini sebesar 100 responden. Minimarket Indomaret dan Alfamart harus dapat mengendalikan biaya-biaya. pelayanan.05) ini berarti tidak ada beda karena kedua minimarket ini memberikan fasilitas yang hampir sama. 6. Persediaan barang pada minimarket Indomaret dan Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih terencana.05) sehingga tolak Ho. dan kenyamanan berbelanja dalam memilih tempat berbelanja. Penelitian ini dilakukan pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di Komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi.05).05. promosi. harga. every day low price tidak berguna jika itu didengungkan dalam iklan dan promosi saja oleh karena itu di dalam gerai Indomaret dan Alfamart pada saat konsumen berbelanja hal tersebut benar-benar terbukti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart serta untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart terhadap lokasi. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart pada komponen lokasi. harga. harga. promosi. 5. pelayanan. 2. 3.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. Saran yang diberikan dalam penelitian ini diantaranya: 1. kelengkapan produk yang ditawarkan.000 yang menunjukan tolak Ho di bawah level of significance yang digunakan (α =0. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja pada minimarket Indomaret dan Alfamart. 4. 7. Untuk meneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna. x DAFTAR ISI Halaman . promosi. dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. Hasil penelitian setelah diadakan pengujian dengan uji-t secara parsial dari masing-masing variabel ditemukan pengaruh yang signifikan sebesar 0. Indomaret dan Alfamart dalam memberi pelayanan harus lebih ramah dan sigap. kelengkapan produk yang di tawarkan. harga. Display depan minimarket Indomaret dan Alfamart dibuat lebih menarik.

..................................16 2............5 Penegasan istilah..1 Gambaran Umum tempat penelitian..........2 Persepsi ..HALAMAN JUDUL.............................................9 Promosi dan iklan ............................................ vi SARI.....x DAFTAR TABEL...............................................30 2................1.....................................49 2....................................................................................... i PERSETUJUAN PEMBIMBING.............................1......................................................................60 4.....................................................42 2.1...........................................................................................................................1.....................6 1........................45 2....1 Lokasi dan objek penelitian ..............................................................1............1....2.........................6 Sistematika skripsi ....................................................................................................................4 Minimarket ..............................................................................................55 3.....................................1 Hasil penelitian..............................65 xii ....8 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS ............4 Variabel Penelitian .......................................................1 1...............................2 Hipotesis................................2...............................6 Lokasi ...............8 Harga.....................................52 3................52 3.3 Sampel .............57 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN............................1........................................................................................................................................................................................5 Metode Analisis data .................................................................... iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN.........................1...........36 2...21 2...2 Kerangka berfikir dan Hipotesisi ................................................................................................................24 2....... viii DAFTAR ISI ............................................................................................................1 Latar Belakang ...........................10 2.......................................................................3 Gerai dan peritel...........................................................................................................................35 2.....10 xi 2............................23 2.11 Pelayanan minimarket.....................................................................................................10 2.................. xvii BAB I Pendahuluan ............................5 1............60 4...... xvi DAFTAR LAMPIRAN......................................1.........................................................................................................49 2.....5 Waralaba ......................................1 Perilaku Konsumen............................1 Kerangka berfikir ...........................................................................................................................................1.............................................52 3..........................2 Rumusan Masalah........1 1...............................................51 BAB III METODE PENELITIAN .........................3 Tujuan Penelitian ...................................................10 Atmosfer dalam gerai ............................52 3...........4 1...............................................................4 Manfaat Penelitian .................................18 2.. ii PENGESAHAN KELULUSAN........................................5 1......................................... xiii DAFTAR GAMBAR ........1 Landasan teori....1............................................................................................. v KATA PENGANTAR .......2 Populasi................................60 4..................................................... iii PERNYATAAN..............................................2 Karateristik responden........................................................................................1....7 Kelengkapan produk yang dijual .............................

............... 65 Tabel 3 Karateristik responden menurut jumlah pendapatan......................................................... 74 Tabel 16 Harga di pasaran sama dengan di Indomaret .................... 71 Tabel11Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ..00 wib.. di Indonesia ....................................... 81 Tabel 25 Jumlah keranjang belanja di indomaret cukup........................................... 73 Tabel 14 Keterjangkauan harga di Indomaret...................................................................................................................................................................................... 76 Tabel 18 Disain dan warna logo Indomaret .......3 Deskripsi Variabel penelitian .............................................................. 78 Tabel 21 Informasi produk dan harga baru Indomaret........................................ 83 Tabel 28 Letak pintu masuk dan keluar Indomaret..............................2 Saran............ 67 Tabel 6 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Indomaret ........................................................... 87 Tabel 34 Jarak yang di tempuh menuju Alfamart...................................................................... 84 Tabel 29 Seragam pegawai Indomaret....................................................... 87 Tabel 33Tidak ada antrian di meja kasir Indomaret......................................................................................................................................... 89 ..........120 LAMPIRAN................................... pasar tradisional...............................................................1 Kesimpulan. 72 Tabel 13 Penataan produk di Indomaret ...................... supermarket.................................................113 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.................... 75 Tabel 17 Keterlihatan logo Indomaret .........................119 5.......21 Tabel 2 Karateristik responden menurut jenis kelamin.. 79 xiv Tabel 22 Fasilitas kartu keanggotaan Indomaret .................... minimarket........................................................................................119 5.. 71 Tabel 12 Produk yang dI jual Indomaret tidak kadaluwarsa.............................. 83 Tabel 27 Disain eksternal ciri khas Indomaret..............................................4 Pembahasan ........ 70 Tabel 10 Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Indomaret............................................4........................................................109 4.......................................68 Tabel 7 Luas lahan parkir Indomaret . 80 Tabel 24 Fasilitas di Indomaret...................... 74 Tabel 15 Potongan harga di Indomaret .............121 xiii DAFTAR TABEL Tabel 1 Pangsa pasar hipermarket............................................................................................ 65 Tabel 4 Karateristik responden menurut usia.... 85 Tabel 30 Kesigapan dan keramahan pegawai Indomaret......................................................................................................... 77 Tabel 20 Kupon undian dan hadiah langsung Indomaret....................................... 86 Tabel 32Jam buka Indomaret pukul 07....... 66 Tabel 5 Jarak yang di tempuh menuju Indomaret.......................... 88 Tabel 35 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Afamart ........................................................................................................................................................ 85 Tabel 31 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di Indomaret............................................................................. 68 Tabel 8 Ketersediaan produk di Indomaret.... 77 Tabel 19 Logo Indomaret pada tas dan sovenir ......................................... 82 Tabel 26 Penataan ruang Indomaret yang nyaman ..........................................................................................................................119 DAFTAR PUSTAKA ........... 69 Tabel 9 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Indomaret..................................................... 80 Tabel 23 Jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret .................................

........................110 Tabel 65 Deskrifsi variabel persepsi konsumen.................................................. 33 Gambar 9 Kategori produk ...... 99 Tabel 49 Kupon undian dan hadiah langsung Alfamart........................................................................ 98 Tabel 48 Logo Alfamart pada tas dan sovenir .............101 Tabel 52 Jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart ........................................102 Tabel 53 Fasilitas di Alfamart.............................102 Tabel 54 Jumlah keranjang belanja di Alfamart cukup ............................................................................................. 95 Tabel 44 Potongan harga di Alfamart .....................................104 Tabel 57 Letak pintu masuk dan keluar Alfamart.......................................................................................................................................................103 Tabel 55 Penataan ruang Alfamart yang nyaman ...............................................................................................106 Tabel 59 Kesigapan dan keramahan pegawai Alfamart............................................................................................................................................................. 98 Tabel 47 Disain dan warna logo Alfamart . 16 Gambar 4 Perang antar saluran .. 26 Gambar 7 Tiga tingkat analisis lokasi pengecer ...........104 Tabel 56 Disain eksternal ciri khas Alfamart........106 Tabel 60 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di A alfamart..................................................... 34 Gambar 10 Teori komunikasi .......................100 Tabel 450 Informasi produk dan harga baru Alfamart............. 30 Gambar 8 Pertimbangan dalam penyediaan marchendise ......................................... 93 Tabel 41 Produk yang di jual Alfamart tidak kadaluwarsa. 97 Tabel 46 Keterlihatan logo Alfamart ........................................................................................................................... 92 Tabel 40 Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ............. 90 Tabel 38 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Alfamart.........................................................................Tabel 36 Luas lahan parkir Alfamart ........................................................ 12 Gambar 2 Proses keputusan pembelian .............................................................................. 90 Tabel 37Ketersediaan produk di Alfamart.........................................................109 Tabel 64 Perhitungan skor Indomaret dan Alfamart....... 22 Gambar 5 Keuntungan............................................................................................................................................................................................00 wib......................................................... 96 xv Tabel 45 Harga di pasaran sama dengan di Alfamart ...................................108 Tabel 63 Perhitungan rata-rata prosentase .................................................................112 xvi DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1 Perilaku berbelanja................100 Tabel 51 Fasilitas kartu keanggotaan Alfamart ...........................................................................................................105 Tabel 58 Seragam pegawai Alfamart............... 107 Tabel 61 Jam buka Alfamart pukul 07........ kerugian waralaba...... 94 Tabel 42 Penataan produk di Alfamart ................................................. 91 Tabel 39Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Alfamart...........107 Tabel 62 Tidak ada antrian di meja kasir Alfamart....... 94 Tabel 43 Keterjangkauan harga di Alfamart........................................................................................................ 15 Gambar 3 Proses pemilihan toko ......................................................................................112 Tabel 66 Perbanndingan persepsi konsumen .................................. 37 Gambar 11 Tujuan memberi suasana dalam gerai .... 42 ..................................................................................... 24 Gambar 6 Analisis area perdagangan...................

.......... Syarat yang harus di penuhi oleh suatu perusahaan agar dapat sukses dalam persaingan adalah berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan dengan membuat citra yang baik di mata pelanggan itu sendiri yang nantinya akan menimbulkan loyalitas yang berkelanjutan............................................................................................................... berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin.......111 xvii DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Angket penelitian ............................................................137 Lampiran 5 Surat ijin penelitian.................... dimana kegiatan tersebut sangat tergantung pada perusahaan atau pedagang dengan bermacam atribut melalui harga........ 47 Gambar 15 skala likert ......................................138 Lampiran 6 Surat keterangan telah melakukan penelitian ...... lokasi dan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan untuk membeli (Engel....... 43 Gambar 13 Unsur barang atau jasa yang di beli konsumen ....................................................................... Hal tersebut bisa di capai oleh suatu perusahaan melalui 2 upaya menghasilkan dan menyampaikan barang serta jasa yang diinginkan konsumen................. Dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa konsep paling penting mendasari pemasaran adalah menyangkut keinginan manusia dan merupakan kebutuhan manusia yang di bentuk oleh kultur serta kepribadian individu Di era globalisasi sekarang ini kegiatan bisnis khususnya pemasaran dari waktu ke waktu semakin meningkat..127 Lampiran 3 Data tabulasi penelitian ....... produk................................ ......................2001:10)..... Banyak sekali perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan dengan cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada dan berusaha menerapkan strategi pemasaran yang tepat dalam rangka menguasai pasar.................................................... Penguasaan pasar merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang di lakukan oleh pengusaha untuk mempertahankan hidupnya..................... 45 Gambar 14 Kerangka berfikir ...................................................................121 Lampiran 2 Hasil perhitungan SPSS...140 1 BAB I PENDAHULUAN 1............. pelayanan umum...........131 Lampiran 4 Perhitungan skala likert . Memilih toko adalah proses interaksi antara strategi pemasaran pengecer dan karateristik individual dan situasional dari pembeli proses ini di gambarkan oleh diagram keputusan pembelian pada umumnya................................. 1995:251).........................1 Latar belakang Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dan kelompok mendapat apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu atau kelompok lainya (Irawan..........Gambar 12 Tampilan toko ...................

Para pengecer mempengaruhi aktifitas ini dengan strategi iklan dan promosi. (2)sifat dan kualitas pengamanan. Penguasaan pangsa pasar 4 sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor dua setelah Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35% (http://www. Penguasaan pangsa pasar sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor empat setelah ritel-ritel yang lain sedangkan Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35%. Market share yang berbeda jauh menurut survei AC Nielsen tahun 2005. Sedangkan menurut penelitian salah satu tabloid bisnis Kontan di kawasan Bekasi Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 33%. Citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk akhir atau pembelian merek.kontan. (6) atribut fisik toko. maka pilihan akan bersifat kebiasaan. 3 (4) iklan dan promosi.. Jika pengalaman masa lalu memuaskan. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 12. dan kenyamanan berbelanja . Atribut yang menyolok atau determinan biasanya masuk dari kategori berikut ini : (1) lokasi.3%. (3) harga. Namun di sini peneliti hanya mengambil enam komponen yang paling utama. (5) personel penjualan.id). 1997: 165). dari total 5.co. produk. untuk itu peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian perbandingan persepsi konsumen toko tersebut mengapa hal tersebut dapat mempengaruhi penjualan padahal keduanya memiliki strategi pemasaran yang hampir sama dan pelayanan yang hampir . Kecuali jika faktor-faktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. pelayanan. pelayanan. kelengkapan produk yang ditawarkan.1995:157). (8) atmosfer toko dan (9) pelayanan dan kepuasan setelah transaksi (Engel. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. Dengan kata lain.000 ritel di Indonesia. kenyataananya dapat memiliki penjualan yang berbeda. Rofian. karena menenurut the use multiatribut attitude model in store image study journal of ritailing para pelanggan potensial yang diminta memilih sepuluh daftar atribut yang ada memilih keenam komponen yang dirasa memiliki pengaruh paling besar dalam menilai citra toko yaitu lokasi. Karateristik pembeli juga mempengaruhi citra toko.Karateristik individual seperti gaya hidup menyebabkan pandangan umum tentang aktivitas yang terlibat dalam perilaku berbelanja dan pencarian.1995: 252). Majalah marketing: 2004). Namun kenyataanya bahwa meski minimarket memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama satu dengan yang lainya. promosi. seperti Indomart dan Alfamart yang biasanya berdampingan (Tajwini. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. (7) sifat pelanggan toko. Konsumen memilah-milah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. harga.

6 b) Bagi konsumen. Adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 2.sama juga adakah perbedaan pada keduanya yang pada ahirnya mempengaruhi citra toko dari kacamata konsumen. 2. Kegunaan praktis a) Bagi pelaku usaha ritel hasil penelitian ini bermanfaat sebagai evaluasi dan pengamatan aktivitas konsumen atau perilaku konsumen terhadap toko ritel. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 5 1. Kegunaan teoritis a) Bagi pembaca. Dari gambaran di atas penulis memilih judul dalam penelitian ini adalah “ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI”. penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan cakrawala berfikir dalam pengembangan wawasan dalam mempelajari segala perilaku produsen yang berhubungan dengan bagaimana memuaskan keinginan konsumen yang menjadi sasaran.3 Tujuan penelitian Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : 1. c) Bagi penulis. sehingga produsen dapat mengetahui apa saja yang di gunakan konsumen dalam membuat pertimbangan keputusan pembelian.2 Permasalahan Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka identifikasi masalah pada penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1. bahwa penelitian ini dapat di gunakan untuk menambah pengetahuan dan untuk meneliti lebih lanjut dengan menggunakan variabel lain. apakah yang membuat berhasil mewujudkan kesan yang baik pada pelanggan dan pada ahirnya akan memudahkan meraih konsumen.4 Kegunaan penelitian 1. penelitian ini bermanfaat untuk sarana pengembangan ilmu penetahuan. . penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai perbedaan strategi pemasaran Indomaret dan Alfamart dari kacamata konsumen. Untuk mengetahui adakah perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen 2. b) Bagi peneliti lain. 1.

Pelayanan Adalah segala hal pengeluaran industri yang di keluarkan industri yang mendukung operasi suatu perusahaan kegiatan tidak berwujud intangible yang secara terpisah bisa di identifikasikan berfungsi memuaskan keinginan serta tidak terikat kepada penjualan suatu produk atau jasa lain (Amin Wijaya Tunggal. persamaan (beberapa benda atau perkara) ( WJS Poerwodarminto. Promosi Adalah mengkomunikasikan informasi antara penjual dan pembeli untuk mempengaruhi sikap dan perilaku. barang kebutuhan rumah. dan agar menjadi jelas dan tidak terjadi salah tafsir terhadap judul tersebut. Perbandingan Perbandingan artinya pertimbangan. 7. 8. 4. dan menginterpretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. 2005:135).co.1.1996:123). dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atu perusahaan ritel (Hendri Ma’aruf. Harga Adalah apa yang dibayar seseorang untuk apa yang di . 1996:103). menyeleksi. membujuk dan atau mengingatkan para 8 pelanggan target pada perusahaan dan bauran pemasaranya (Amin Wijaya Tunggal. produk umum. Kelengkapan produk yang di tawarakan (merchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko (produk berbasis makanan. dan lain-lain atau kombinasi) untuk di sediakan dalam toko pada jumlah.id). waktu. Persepsi Persepsi adalah suatu proses dengan mana seseorang. mengorganisasikan. 2004: 102). 6. Lokasi Berhubungan dengan pemilihan dan penggunaan spesialisasi pemasaran perdagangan perantara dan transportasi serta 7 penyimpanan pergudangan untuk melengkapi para pelanggan target dengan kegunaan waktu tempat dan pemilikan kemanfaatan yang tercipta melalui penyediaan produk di tempat yang di kenali konsumen (Amin wijaya tunggal. pakaian. Menginformasikan.5 Penegasan istilah Untuk memudahkan pemahaman dalam penelitian. 1976:84).1996:95).sinarharapan. 3. Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www. 2. maka perlu adanya penegasan istilah-istilah dalam judul tersebut di atas yaitu : 1. 5.

Bagian skripsi BAB I : PENDAHULUAN 9 Meliputi : alasan pemilihan judul.1. Pengertian perilaku konsumen Untuk memahami perilaku masyarakat dalam pembelian barang dan jasa tersebut di butuhkan studi tersendiri. kelengkapan produk. Perusahaan berkepentingan dengan hampir setiap kegiatan manusia yang hanya . pengertian minimarket. cara-cara yang menarik konsumen dengan promosi. tujuan penelitian dan manfaat penelitian.1 Perilaku konsumen a.sampel. dan teknik.1996:97). 2. abstrak. metode analisis data. kata pengantar. BAB III : METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab in diuraikan tentang populasi. karateristik penentuan harga. pelayanan. Dari keterangan diatas maka dalam penelitian ini di terangkan maksud tema dalam penelitian ini adalah mengenai pengukuran perbedaan persepsi yang ditentukan oleh keenam indikator (lokasi. BAB II : LANDASAN TEORI Dalam bab ini diuraikan tentang teori yang digunakan sebagai dasar pembahasan selanjutnya yaitu penertian perilaku konsumen.1 Landasan teori 2. karateristik lokasi yang baik. BAB IV : HASIL PENELITIAN BAB V : PENUTUP Dalam bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran BAGIAN AKHIR Bagian ini berisi tentang daftar pustaka dan lampiran 10 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS 2. karateristik pelayanan yang baik. 1. kelengkapan produk yang ditawarkan. daftar isi dan daftar lampiran. permasalahan. 9. kenyamanan berbelanja. 1996:125). promosi. harga. halaman pengesahan. halaman motto dan persembahan.perolehnya nilainya dinyatakan dalam mata uang (Amin Wijaya Tunggal. penegasan istilah. dan kenyamanan berbelanja) pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. Kenyamanan berbelanja (atmosfer dalam gerai) Adakah pengaruh yang timbul dari faktor-faktor yang khusus untuk waktu dan tempat tertentu dan tidak lepas dari karateristik konsumen dan objek (Amin Wijaya Tunggal. metode pengumpulan data. Bagian awal skripsi Bagian awal skrisi terdiri dari halaman judul.6 Sistematika skripsi 1.

2) Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta tindakan dalam memperoleh. Faktor indah atau bagus dan faktor gengsi akan lebih banyak pengaruhnya di bandingkan rasa iba atau marah saat berbelanja. dan perilaku konsumen mengansumsikan bahwa konsumen bersikap rasional dalam setiap keputusan pembelian. Sifat Motivasi Pembelian Setiap konsumen mempunyai dua sifat motivasi pembelian yang saling tumpang tindih dalam dirinya.dalam lingkup yang lebih terbatas. baik itu keindahan. yang membeli produk untuk konsumsi personal. baik individu maupun rumah tangga. oleh siapa. Menurut kotlert dan Amstrong yang di kutip oleh Simamora (2001:81) mengartikan perilaku konsumen sebagai perilaku pembelian akhir. Perilaku konsumen sangat komplek dan sulit di prediksi. dengan siapa. umumnya para konsumen bukan dalam keadaan iba atau marah. Adapun definisi perilaku konsumen adalah tindakan langsung terlibat dalam mendapatkan. 3) Mengetahui perilaku konsumen meliputi : perilaku yang dapat diamati seperti jumlah yang di belanjakan. memakai. Pendekatan-pendekatan yang selama ini banyak digunakan untuk menyingkap sikap. mengkonsumsi. mengkonsumsi dan menghabiskan produk. dan bagaimana barang sudah dibeli dan dikonsumsi. Dari definisi di atas dapat di ambil kesimpulan : 11 1) Perilaku konsumen menyoroti perilaku individu dan rumah tangga. b. atau perasaan lainya termasuk rasa iba dan marah. 1994:3). gengsi. suatu sifat dapat mendominasi sementara sifat lainya sedikit berperan. emosional dan rasional (Hendri Ma’aruf. kapan. dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini (Engel dan Blackwell. 2) Rasional Sikap belanja rasional di pengaruhi oleh alasan rasional dalam fikiran konsumen. minat. Cara berfikir seorang konsumen bisa begitu kuat sehingga membuat perasaan seperti gengsi menjadi amat kecil bahkan hilang 12 Pada proses membeli suatu barang. 1) Emosional Motivasi yang di pengaruhi emosi berkaitan dengan perasaan. Tetapi kita akan sulit melihat dengan jelas . 2005:51). Sementara di kejadian lain dapat saja kedua sifat berikut berimbang. Pada kejadian yang berbeda mungkin saja dominasi terjadi sebaliknya.

pemasangan. Perilaku di tempat belanja Menurut David cook dan David Walters dalam buku Hendri Ma’aruf (2005:53) menggambarkan perbedaan kedua jenis perilaku orang pergi berbelanja seperti dalam diagram berikut: Prabelanja (mencari dan memilih gerai) lokasi mudah di capai cukup parkir dekat dengan gerai lain pilihan marchandise pelengkap atau pengganti Prabelanja (mencari dan memilih gerai) bergengsi ada toko utama seperti hero. kunjungan ulang) Display barang Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Paska belanja (antaran barang. kunjungan ulang) Display tema Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Gambar 1: Perilaku berbelanja (David cook dan David Walters. matahari pilihan barang banyak marchandise banyak Selama belanja Barang yang tersedia Harga menarik Cepat proses pembayaranya (antrian di kasir tidak terlalu panjang ) Selama belanja Daya tarik suasana internal Visual merchandising Fasilitas dalam gerai Pusat barang dan jasa Fasilitas kredit Paska belanja (antaran barang. pemasangan. Orientasi belanja adalah lebih mementigkan hal-hal fungsional Orientasi rekreasi lebih di pengaruhi oleh suasana . evaluasi. c.apakah kedua sifat itu sedang berimbang pada seseorang. 2005:53) Perbedaan itu mempengaruhi perilaku sebelum belanja dalam proses belanja dan setelah belanja. evaluasi.

(d) Behavior (tindak tanduk) 2) Faktor sosial 14 (a) Reference group adalah kelompok yang mempengaruhi anggotanya dalam membuat keputusan pembelian sesuatu barang atau jasa meskipun ada pengecualian pada sebagian orang. dan tokoh-tokoh masyarakat yang meliputi: (a) Nilai-nilai adalah norma yang di anut masyarakat (b) Persepsi adalah cara pandang pada sesuatu (c) Prefensi adalah rasa lebih suka pada sesuatu dibandingkan dengan yang lainnya. kebersihan. teman.li k 13 Kebanyakan konsumen di Indonesia yang berbelanja di gerai-gerai modern cenderung berorientasi “rekreasi”. (c) Peran dan status. (d) Internet dan seluler kemajuan teknologi komputer pribadi. tiga hal tersebut memberi rasa yang berbeda antara minimarket dan toko biasa. kelebihan minimarket di banding warung biasa terletak pada penataan.dan pendingin ruangan (AC). tetangga. telah menjadi produk pemikat perorangan sejak puluhan tahun lalu. peran seseorang di masyarakat atau di perusahaan akan mempengaruhi pola tindakanya dalam membeli barang dan jasa (di sebut berbelanja). Budaya meliputi hal-hal yang dipelajari dari keluarga. merupakan pasar ritel yang besar karena perkembangan yang semakin pesat. mobil dan motor bertambah dari tahun ke tahun berikut kecangihan teknologinya yang bertambah dari tahun ketahun (b) Alat rumah tangga. guru. (c) Audio visual. (b) Keluarga faktor ini juga penting dalam mempengaruhi dalam memilih suatu barang dan jasa. baik untuk dinikmati oleh diri sendiri maupun untuk keluarga. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen Proses keputusan memilih barang atau jasa dan lain-lainnya itu di pengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor pribadi internal dalam dirinya sendiri. d. . 3) Faktor teknologi (a) Transfortasi pribadi. telepon selular meningkatkan pasar hardware. Minimarket yang merupakan contoh gerai modern yang mengalami pertumbuhan dengan cepat sebagai pertanda bahwa faktor rekreasi cukup kuat. 1) Faktor budaya Budaya adalah faktor mendasar dalam pembentukan norma-norma yang dimiliki seseorang yang kemudian membentuk atau mendorong keinginan dan perilakunya menjadi seseorang konsumen.

dan berapa besarnya belanja mereka. seorang konsumen akan melalui suatu proses keputusan pembelian. Keputusan membeli Dalam membeli suatu barang atau jasa. 1997:153) Bagan diatas sangat berkaitan dengan proses pemilihan toko mana yang akan di kunjungi konsumen dengan berbagai pertimbangan diatas. mengorganisikan. yang selanjutnya konsumen mencari informasi tentang kebutuhanya. Faktor yang membuatpersepsi berbeda-beda pada setiap fasilitas yang sama karena adanya perbedaan dalam otak kita yang terbatas. 2005:61) Pengertian stimulus adalah situasi yang menyebabkan munculnya kebutuhan dalam diri konsumen. dan mengertepretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. kapan mereka berbelanja. 2004:102). Terdapat tiga proses keputusan pembelian: 15 1) Proses keputusan panjang untuk barang yang durable menurut Berman dan Evan dalam buku Hendri Ma’ruf (2005:61). info yang didapat kemudian dievaluasi sebelum akhirnya melakukan transaksi pembelian dan pada akhirnya ada perilaku pasca beli.e. Tidak saja terhadap produk dan 16 mereka. Ini terjadi pada proses keputusan membeli stimulus ekternal. Stimulus eksternal situasi konsumen respon konsumen Gambar 3: Proses pemilihan toko (Philip Kotler. mereka juga memilih gerai mana yang mereka kunjungi.2 Persepsi Persepsi adalah satu proses dengan mana seseorang menyeleksi. f. 2) Proses kebutuhan terbatas sama dengan proses diatas tetapi terjadi secara lebih cepat dan kadang meloncati tahapan 3) Proses pembelian rutin keputusan pembelian yang terjadi secara kebiasaan sehingga proses pembelian sangat singkat saja begitu ada kebutuhan langsung di beli saja tanpa adanya pertimbangan. 2. hal tersebut dipengaruhi oleh faktor personal dan faktor stimuli yang terdiri dari (Bilson Simamora. Stimulus kebutuhan mencari info evaluasi transaksi perilaku pasca beli Gambar 2: Proses keputusan pembelian (Berman dan Evan.1. sehingga tidak mungkin semua stimuli tertampung. 2004:104): Karateristik konsumen . Respon konsumen terhadap stimulus eksternal Perilaku konsumen pada akhirnya terlihat pada saat mereka memilih produk dan merek.

lebih mungkin untuk mendapat perhatian “ hal tersebut dapat diciptakan melalui: (a) Ukuran yang berbeda-beda (b) Warna yang paling mencolok dari yang lain (c) Posisi (d) Keunikan 3) Faktor pengorganisasian Orang cenderung membuat keteraturan untuk hal-hal yang tidak teratur.Lingkungan Ekonomi Budaya Sosial teknologi Pemasaran Marchandise Harga Lokasi Iklan Atmosfer service Proses keputusan pembelian Pilihan produk atau merek Pilihan gerai Timing berbelanja Besarnya belanja 17 1) Faktor persnal yang terdiri dari: (a) Pengalaman masa lalu (b) Kebutuhan saat ini (c) Pertahanan diri (d) Adaptasi 2) Faktor stimulus Karateristik stimulus memegang peranan penting dalam merebut perhatian konsumen seperti hukum kontras yang dikemukakan Weber yaitu “ yang lain dari sekelilingnya. adapun pengorganisasian stimuli dilakukan dalam tiga bentuk diantaranya: (a) Figur dan latar belakang (b) Pengelompokan (c) Peyelesaian masalah 18 Sedang yang biasanya mengganggu persepsi seseorang adalah .

1). Gerai dalam segala bentuknya berfungsi sebagai tempat pembelian barang dan jasa. mulai dari satu gerai hingga beberapa gerai. Peritel perorangan atau peritel kecil memiliki jumlah gerai bervariasi. Menurut penelitian AC Nilsen. dan pasar.1. Macammacam . orang kadang enggann mendengarkan informasi keseluruhan tapi langsung kekesimpulan 5) Efek halo (aura merek) 2. Gerai modern mulai beroperasi awal 1960-an di Jakarta . Supermarket mulai di perkenalkan pada dasawarsa ini . baik dalam arti gerai besar maupun dalam arti mempunyai gerai besar dan 19 sekaligus gerai kecil.3 Gerai dan peritel Peritel atau pengecer adalah pengusaha yang menjual barang atau jasa secara eceran kepada masyarakat sebagai konsumen (Hendri Maaruf. toko.(Bilson Simamora.000 per hari. dan adanya pramuniaga profesional. Modernisasi bertambah meluas pada dasawarsa 1970-an. selama 10 tahun sampai 2002. Warung biasanya berupa bangunan sederhana yang permanen (tembok penuh) semi permanen (tembok setinggi 1 meter di sambung papan sebagai dinding). Perusahaan perdagangan ritel besar dapat memiliki format bervariasai dari yang terbesar (perkulakan) hingga yang terkecil atau minimarket ( Hendri Ma’ruf. Gerai-gerai dari peritel kecil terdiri atas dua macam. penggunaan alat pendingin udara. yaitu dalam arti konsumen datang ke gerai untuk melakukan transaksi berbelanja dan membawa pulang barang atau menikmati jasa. atau dinding kayu seutuhnya.. 2005:71). Peritel besar adalah peritel berbentuk perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan ritel dalam skala besar. yaitu gerai modern dan tradisional. 2). arti modern di sini adalah penataan barang menurut keperluan yang sama di kelompokan di bagian yang sama yang dapat dilihat dan diambil langsung oleh pembeli. Gerai tradisional Adalah gerai yang telah lama beroperasi di negeri ini berupa: warung. Istilah pusat belanja mulai popular di gunakan untuk mengganti kata one stop shopping . Banyak orang mulai beralih 20 ke gerai modern seperti pusat belanja ini untuk berbelanja. 2004:105): 1) Penampilan fisik dengan kata lain persepsi kualitas melebihi realitas 2) Stereotype mengurangi I objektifitas seseorang dalam menginterpretasikan stimuli sehingga persepsi menjahui realitas 3) Kesan pertama 4) Loncat ke kesimpulan. telah tumbuh 1 juta warung yang kebanyakan di luar kota dengan omzet rata-rata Rp 100.2005:71). konsep one stop shopping mulai dikenal pada dasawarsa 1980-an yang kemudian menjadi popular awal 1990-an.

gerai modern diantaranya (Philip Kotler. Convenience store ada yang dengan luas ruangan antara 200 m2 hingga 450 m2 dan brelokasi di tempat yang setrategis.supermarket.1997:337-339): a) Minimarket terjadi pertumbuhan sebanyak 1800 buah selama 10 tahun sampai 2002. jam buka.5% 20. Desember .3 Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www.6% 5.1% Pasar trdisional 79. dan luas ruangan. sejuk. 2. perilaku konsumen yang menyukai tempat belanja bersih.1% Minimarket 3. c) Special store: merupakan toko yang memiliki persediaan lengkap sehingga konsumen tidak perlu pindah toko lain untuk membeli sesuatu harga yang bervariasi dari yang terjangkau hingga yang mahal.co.8% 74.id). d) Factory outlet e) Distro f) Supermarket: mempunyai luas 300-1100 m2 yang kecil sedang yang besar 1100-2300 m2 g) Perkulakan atau gudang rabat h) Super store: adalah toko serba ada yang memiliki variasi barang lebih lengkap dan luas yang lebih besar dari super market 21 i) Hipermarket: luas ruangan di atas 5000 m2 j) Pusat belanja yang terdiri dua macam yaitu mall dan trade center. minimarket.2% 21.6% 4. Tabel 1: Pangsa pasar Hipermarket.sinarharapan. Sedang menurut Hendri ma’aruf (2005:76) yang di sebut minimarket biasanya luas ruanganya adalah antar 50 m2 sampai 200 m2 serta berada pada lokasi yang mudah dijangkau konsumen.7% 20. Mini market mengisi kebutuhan masyarakat akan warung yang berformat modern. dengan harga yng lebih mahal dari harga minimarket. dengan mini market.1.9% 74. dan tertata rapi membuat minimarket menjadi lebih unggul dari warung dan toko. b) Convenience store: gerai ini mirip minimarket dalam hal produk yang dijual. Luas ruang minimarket adalah antar 50 m2 sampai 200 m2. tetapi berbeda dalam hal harga.4% 4. pasar tradisional di Indonesia: 2000 2001 2002 2003 Hipermarket & supermarket 16.dan lokasi.9% 73. belanja sedikit di tempat yang dekat dan nyaman terpenuhi.8% Sumber: sisipan bisnis Indonesia “ arah bisnis dan politik”.

Persaingan antar gerai dan dari format yang berbeda telah muncul. Persaingan minimarket telah memunculkan peritel-pertel kecil dengan satu atau beberapa gerai . dari negara AS yang paling banyak di ikuti.com Inc: 2004). antarformat: Pasar tradisional Toko Minimarket SupermarkeSupermarket t Hypermarket Hypermarket Warung Warung Toko Minimarket Convinience store 23 Gambar 4: Perang antar saluran (Hendri Ma’aruf. Indomarco merencanakan mendirikan 600 toko lagi di tahun 2005 (http//www. Semarang dan Surabaya. Pada ahir tahun 2003 jumlah gerai indomaret 796 unit di Jabodetabek.com Inc: 2004). istilah lain dari chain store adalah multiples. 2. Persaingan telah membuat pengecer berfikir tentang format .di Indonesia format-format gerai modern mengikuti format gerai dari mancanegara.4 Waralaba (francise) Perdagangan eceran dalam gerai modern berukuran kecil (200m2) . berikut gambar persaingan antar perusahaan. istilah yang di pake di Inggris. Bogor. Perusahaan lain yang juga mengoperasikan minimarket adalah Alfaria Trijaya yang pada tahun 2004 telah memiliki 923 gerai dengan nama alfamart dan merencanakan mengembangkan menjadi 1800 unit di seluruh Indonesia tahun 2005 (http//www.kontan-online. ini lebih terasa ketika supermarket besar di buka di sebuah kota atau pun kabupaten yang memunculkan persaingan langsung dengan toko-toko lama.2003. 22 Bandung.kontan-online. Di Jabotabek persaingan antar gerai tradisional dengan gerai modern masih berlangsung meski dengan kecendrungan peralihan selera belanja konsumen pada gerai modern yang meningkat. Minimarket yang masuk dalam kelompok seperti alfamart dan Indomaret baik yang dimiliki perusahaan atau yang waralaba atau hanya operasional saja tergolong sebagai chain store yaitu toko atau gerai yang terhimpun di bawah satu nama dengan sistem yang sama termasuk dalam kegiatan pemasaranya. Perusahaan yang pertama kali menggunakan format minimarket sebagai strategi bisnis di Indonesia adalah PT.1.2005:87) Dari gambaran persaingan diatas dapat dilihat peluang untuk merubah warung dan toko menjadi minimarket. Indomarco Prismatama yang pada tahun 1988 mendirikan minimarketnya yang pertama.

Terdapat keuntungan dan problem potensial dalam berbisnis waralaba yang perlu diketahui oleh peminat waralaba dan oleh pemberi hak waralaba sebagaimana di tampilkan dalam tabel berikut: Keuntungan : Pewaralaba Terwaralaba • Peluang pertumbuhan tinggi • Tidak memerlukan modal besar • Para terwaralaba menjadikan para pemilik pewaralaba bersenangat • Baya pengawasan rendah • Pewaralaba masih mungkin memiliki sendiri gerai yang di operasikan sendiri • Peluang go internasional • Cara mudah melakukan tes pasar atau pengembangkan pasar • Mempertahankankemandirian • Reward sejalan dengan performen • Resiko pendirian usaha baru sedikit • Pinjaman dana mudah di peroleh • Adanya bantuan persiapan dan pengoprarsianya. sistem operasional dalam jangka waktu tertentu (Hendri Ma’aruf. 2005:90). produk dan sistem operasioal dengan pihak kedua berupa pemberian izin pemakaian merek. ia juga mendapat bantuan dari pewaralaba dalam hal 24 persiapan gerai. pelatihan. • Pengguna merek yang sudah dikenal masyarakat • Kegiatan pemasaran yang luas bisa sampai tingkat nasonal Kerugian : Pewaralaba Terwaralaba • Kurang pengawasan sehari-hari • Reputasi rawan cacat oleh perilaku beberapa terwaralaba . Pemilik merek disebut franchishor ( Pewaralaba) dan pihak kedua tadi di sebut sebagai franchisee (terwaralaba). Secara ringkas pengertian waralaba adalah hubungan bisnis antara pemilik merek. selain terwaralaba berhak menggunakan merek. promosi. pasokan barang. produk. dan lain-lain yang di perjanjikan.atau lebih kecil dengan sistem waralaba di indonesia dimulai dengan munculnya antara lain seperti Indomaret dan Alfamart khususnya dalam wujud minimarket.

Area perdagangan adalah suatu wilayah dimana beberapa perusahaan menjual barang atau jasa secara menguntungkan. wilayah lain yang berpenghuni sedikit yang berpenghasilan tidak banyak adalah traiding area yang kurang menarik karena hanya akan menunjukan satu atau dua gerai ritel saja. Analisis area perdagangan (trading area analisis) Sebelum suatu toko atau pusat perbelanjaan didirikan.hal 52 ) 25 2. oleh pramuniaga yang sama banyak dan terampil. langkah pertama adalah mempelajari suatu area agar investasi yang di tanamkan dapat menguntungkan. pada lokasi yang tepat. wilayah perdagangan sekunder. dan wilayah tambahan jika di gambarkan akan terlihat pada gambar berikut: Wilayah perdagangan primer toko .1. meskipun keduanya menjual produk yang sama. yaitu wilayah perdagangan 26 utama. luas suatu traiding area dapat bervariasi pada jenis gerai.• Motivasi terwaralaba hanya bersikap jangka pendek • Seorang terwaralaba menjadi terlalu kuat sehingga terjadi terwaralaba dalam terwaralaba • Realisasi laba dan omzet mungkin tidak sesuai harapan • Berpeluang terjadi penlakan terhadap peraturan pewaralaba • Pemasok lain menawarkan dengan harga yng lebih rendah • Masih diharuskan membayar fee untuk marketing meski telah bersil menghmpun sejumlah konsumen loyal • Ketika omzet meningkat fee juga meningkat Gambar 5: Keuntungan dan problema potensial bagi pewaralaba dan terwaralaba ( MC Goldrick. Suatu wilayah yang berpenduduk banyak yang berpenghasilan cukup besar adalah traiding area yang menarik banyak pengecer. wilayah yang dijadikan sebagai ajang penjualan oleh suatu toko dapat dibagi menjadi tiga bagian. Keputusan mendirikan gerai besar atau kecil tergantung pada keadaan traiding area yang dilayani. sebuah gerai akan lebih sukses di banding gerai lainnya yang berlokasi kurang strategis.5 Lokasi Lokasi adalah faktor yang sangat penting dalam bauran pemasaran ritel (ritail marketing mix). Sebaliknya. a. dan sama-sama punya setting atau ambience yang bagus.

. c) Konsentrasi kepemilikan kartu belanja Sedangkan bagi toko berukuran menengah. e) Situasi persaingan Penting mengenali jumlah dan ukuran pada peritel di suatu wilayah.dan wilayah tambahan.Wilayah perdangan sekunder pembeli Wilayah perdagangan tambahan Gambar 6: Analisis area perdagangan (Hendry Ma’aruf. g) Ketersediaan lokasi toko Faktor bagi suatu area perdagangan dan hal-hal yang terkait dengan lokasi adalah: jumlah lokasi dan jenisnya. kualitas produk yang terjaga. c) Basis ekonomi Industri daerah setempat. b) Kedekatan dengan sumber pemasok Pemasok mempunyai pengaruh pada peritel dalam hal kecepatn penyediaan.1995:243): a) Besarnya populasi dan karateristiknya Jumlah pendudukdan kepadatan pada suatu wilayah menjadi faktor dalam mempertimbangkan suatu area perdagangan ritel. Informasi itu pula yang memberi gambaran seperti (Sumber: Hendri Ma’aruf. perdagangan. f) Fasilitas promosi Adanya media massa seperti surat kabar dan radio akan memfasilitasi kegiatan promosi peritel. wilayah perdagangan primer akan lebih kecil daripada wilayah perdagangan primer gerai besar. dan lain-lain. d) Ketersediaan tenaga kerja 28 Tenaga kerja yang perlu diperhatikan adalah pada semua tingkat. daftar berikut ini dapat dimanfaatkan untuk mengetahui potensi yang tersedia (James F Engel.dan biaya-biaya terkait. 27 b) Besar belanja rata-rata pada toko oleh orang-orang yang berasal dari suatu wilayah tertentu dalam area perdagangan dimaksud. potensi pertumbuhan.2005:117) Informasi itu dipakai untuk memberi gambaran batas geografis tentang wilayah utama. 2005:117): a) Frekuensi orang-orang dari wilayah geografis yang berbeda melakukan belanja mereka. fluktuasi karena faktor musiman. Toko kecil akan lebih terbatas lagi wilayah perdagangan primernya. akses pada masing-masing lokasi. yaitu tingkat administrative dan lapangan hingga manajemen trainee dan manajerial. Untuk membuka gerai di suatu lokasi baru. peluang kepemilikan . biaya pengiriman. dan fasilitas keuagan di daerah sekitar yang harus diperhatikan peritel. 2.sekunder. pembatasan zona.

(4) Proporsi orang yang berkunjung dari total yang melintas b) Lalu lintas kendaraan Informasi tentang jumlah dan karakteristik mobil-mobil yang melintas. Beberapa faktor yang harus di pertimbangkan dalam letak atau tempat gerai yang akan di dirikan atau dibuka. . siang. kondisi jalan. sore. karena toko yang saling melengkapi akan menimbulkan sinergi.h) Hukum dan peraturan Hukum dan peraturan perlu di perhatikan khususnya jika terdapat perda atau peraturan daerah yang tidak terdapat di daerah lain 3. f) Letak berdirinya gerai Letak berdirinya gerai sering kali dikaitkan dengan visibility (keterlihatan). faktor lebar jalan. a) Lalulintas pejalan kaki Untuk mendapatkan informasi: 29 (1) Jumlah pria dan wanita yang melintas (anak-anak usia tertentu kebawah tidak dihitung). c) Fasilitas parkir Untuk kota-kota besar. (2) Jumlah orang yang melintas pada pagi. dan kemacetan akan menjadi nilai tambah atau nilai kurang bagi pelangan itu menjadi perhatian penting seorang pemasar. pertokoan atau pusat perbelanjaaan yang memiliki fasilitas parkir yang memadai dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi peritel dibandingkan dengan pertokoan dan pusat belanja yang fasilitas perbelanjaan yang fasilitasnya tidak memadai. yaitu mudah terlihatnya toko dan plang namanya oleh pejalan kaki dan pengendara mobil yang melintas di jalan. g) Penilaian keseluruhan Penilaian keseluruhan atau overall rating perlu dilakukan berdasarkan faktor-faktor diatas agar dapat menentukan pilihan lokasi lebih tepat. dan malam atau menurut jam (3) Proporsi potensi konsumen (prentase pembelanjaan dari orang yang melintas). d) Trasportasi umum Transportasi umum yang banyak melintas di depan pusat perbelanjaan atau pertokoan akan memberi daya tarik yang lebih tinggi karena bentuk konsumen dengan mudah langsung masuk ke areal perbelanjaan 30 e) Komposisi toko Seorang peritel hendaknya jika ingin membuka toko harus mempelajari lebih dulu toko-toko apa saja yang ada disekitarnya.

maka pertanyan pertama perlu dijawab. oleh karena itu harus ada yang mampu mengirim barang sesuai jumlah. juga motivasi konsumen paling penting diketahui. c) Lokasi dimana gerai berada Lokasi gerai turut mempengaruhi macam produk yang dijual. penanganan.waktu. e) Biaya Biaya pembelian barang dari pemasok akan menjadi . jenis. Selain segmen yang jelas. 2005:135).Produk non makanan 20% . seleksi pasar analisis area evaluasi tempat Gambar 7: Tiga tingkat analisis spasial dan menyeleksi lokasi pengecer (James F Engel. 2005:132). Hal-hal yang berkaitan dengan manajemen marchandise adalah: a) Target market Untuk pengelolan marchandise yang optimal.Produk makanan dan minuman 60% .1. atau lain sebagainya agar tidak menimbulkan ketimpangan. keinginan konsumen akan keragaman barang membuat peritel perlu menyiapkan marchandise yang wide (banyak jenis dan tipe) dan deep (banyak pilihan atas masing-masing jenis). Manajemen marchendise Gerai Indomaret yang berformat minimarket mempunyai komposisi marchendise seperti berikut: .6 Kelengkapan produk yang dijual (marchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko untuk disediakan dalam toko pada 31 jumlah. harga yang diminta peritel. diperlukan rumusan perhitungan yang spesifik (Hendri Ma’ruf. 9 februari 2003) Manajemen marchandise atau pengelolaan merchandise berkaitan dengan pembelian atau pembelanjaan. perumahan kelas menengah mempunyai selera yang berbeda dengan perumahan kelas atas. yaitu siapa konsumen yang hendak dituju. b) Jenis gerai 32 Penyediaan marchandise harus disesuaikan dengan jenis gerai apakah itu minimarket.Perishapble ( seperti buah-buahan yang cepat busuk) 10% -Umum 10% (Kompas.Untuk mendapatkan perkiraan potensi yang lebih akurat. dan keuangannya. 1995:239) 2. Departement store. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atau perusahaan ritel (Hendry Ma’ruf. d) Kemampuan pemasok Kemampuan pemasok mengirim barang akan mempengaruhi jenis barang yang dijual oleh peritel. 1.

inovasi. 1. dan timing serta lokasi yang dapat digambarkan dibawah ini: 33 Gambar 8: Pertimbangan dalam penyediaan marchendise (Hendri Ma’aruf. dll ) dalam setiap kategori produk (2) Dangkal: sedikit pilihan dalam setiap kategori produk INOVASI PERAMALAN TIMING & ALOKASI ASSORTMENT MEREK PERENCANAAN MARCHANDISE 34 1. Sempit dan dalam. Keragaman produk Keragaman produk terdiri dari dua hal yaitu : a) Wide/ lebar. ragam produk mereka.komponen harga pokok penjualan peritel. 2005:140). depp wide 2. bahan. depp wide . yaitu sedikit kategari produk tapi masingmasing kategari disediakan banyak pilihan. Ma’ruf. Wide dan shallow . yaitu sedikit kategori produk jenis dari masing-masing dengan sedikit pilihan. Sempit dan dangkal. ukuran. hal-hal yang harus dipertimbangkan yang menyangkut aspek: Peramalan. 35 depp wide 4. ragam produk. 2005:141) 2. Lebar dan dalam yaitu banyak kategori produk jenis yang masing-masing dengan banyak pilihan. Perencanaan Merchandise Dalam merencanakan merchandise. depp Wide 3. yaitu banyaknya item pilihan dalam masingmasing kategori produk (1) Dalam: banyak pilihan (warna. yaitu banyak kategori produk tapi masingmasing hanya tersedia sedikit pilihan. yaitu banyaknya variasi produk yang dijual: (1) Lebar: Banyak ragam kategori produk (2) Sempit: sedikit ragam produk b) Depp / dalam. f) Kencenderungan mode produk Antisipasi atas perubahan fitur produk perlu dimiliki oleh peritel (Hendry.

Memilih harga ahir Implementasi strategi harga yang dapat dipergunaka peritel(Hendry Ma’aruf. diterapkan dengan tujuan menarik konsumen lebih banyak. Penetapan harga paket adalah harga yang didiskon untuk penjualan lebih dari satu item-nya misal harga 1 item jika dijual 2 langsung harganya menjadi Rp 9700. e. Perusahaan dengan cepat membuat sasaran pemasaran apakah bertahan.999. mengambil keuntungan sekarang yang maksimum. Dengan demikian.8 Promosi dan periklanan Bisnis ritel berkenaan dengan pemasaran barang-barang (jasa) yang dibutuhkan perorangan dan rumah tangga.1993:225). Komunikator pesan media target audience Umpan balik Gambar 10: Teori komunikasi (Philip Kotler di dalam buku Hendry . Price lining (harga bertingkat) penetapan harga secara bertingkat dengan batas atas dan batas bawah 2.Gambar 9:Kategori produk (Hendry Ma’aruf. termasuk oleh jenis perusahaan lain diindustri apa saja. promosi. kualitas perusahaan eceran secara umum berpengaruh pada konsumen. Penetapan harga secara customary pricing adalah harga yang tetap tidak berubah untuk periode tertentu contohnya Koran. b. Memperkirakan biaya d. pesan apa dengan cara apa kepada siapa dan bagaimana hasilnya.1. atmosfer dalam gerai. c.2005:14) 2. Perusahaan haruslah mempertimbangkan banyak faktor dalam menyusun kebijakan menetapkan harganya yaitu (Philip Kotler.1. Pembahasan mengenai orang banyak berarti berbicara tentang pikiran dan emosi 37 mereka. Menentukan permintaan c. 1993:255 ): a.7 Harga atau pricing Penetapan harga adalah yang paling krusial dan sulit diantara unsurunsur dalam bauran pemasaran ritel ( marchandise. Sedangkan unsur yang lain menghabiskan biaya (Philip Kotler. harga ritail service). teori ini menjelaskan siapa yang mengirim. d. Teori komunikasi merupakan landasan bagi keberhasilan strategi promosi yang dilakukan peritel. Memilih metode apa yang akan digunakan f. Menganalisis penawaran harga para pesaing e. Penetapan harga ganjil seperti Rp 99. Leader pricing penetapan harga dimana profit margin-nya lebih rendah dari tingkat yang biasanya diraih. Harga adalah satu-satunya unsur dalam berbagai unsur bauran pemasaran itu yang bakal mendatangkan laba bagi peritel. atau yang lainya 36 b.2005:174): a.

Ma’aruf. yaitu untuk mengingatkan pelanggan bahwa perusahaan “kami” selalu menjual produk berkualitas. adanya progaram sales promotion. 2005:188): 1) Poin of purchase 39 Display di counter. Umpan balik adalah respon dari konsumen terhadap pesan yang disampaikan. 2. c) Mengingatkan. Media yang digunakan bisa media cetak dan media elektronik. mengingatkan konsumen dari waktu ke waktu untuk berbelanja di gerai “kami”. b) Membujuk. Pesan yang dikehendaki diterima konsumen bisa berupa sekedar adanya program promosi yang berlangsung pada periode tertentu dengan hadiah tertentu atau berupa pesan yang lebih halus. 2) Kontes Para pelanggan berkompetisi untuk memperebutkan hadiah yang disediakan dengan cara memenangkan permainan. adanya pelayanan baru. Jenis-jenis sales promotion (Hendry Ma’aruf. dan seterusnya. atau jendela display yang memungkinkan para peritel mengingatkan para pelanggan dan menstimuli belanja implusif. yaitu untuk memberitahu adanya produk baru. lantai. 1. Periklanan mempunyai tujuan sebagai berikut ini (Hendry Ma’aruf. yang menjadi target adalah konsumen yang menjadi sasaran program pemasara dari perusahaan eceran itu. Periklanan 38 Iklan memberi urutan pertama dan berperan prima diantara semua alat dalam promotion mix bagi peritel besar. 2005:179) Komunikator adalah perusahaan eceran yang mengirim pesan yang mereka inginkan akan diterima konsumen sasaranya dengan baik. umpan balik yang diharapkan bisa berupa tindakan nyata konsumen untuk datang dan berbelanja. membujuk untuk mencoba produk baru. 3) Kupon Peritel mengiklankan diskon khusus bagi para pembeli yang . atau untuk membangun citra perusahaan. membujuk untuk datang ke gerai. Selain itu sales prmotion juga di maksudkan untuk memperkenalkan produk baru atau suatu gerai baru. yaitu untuk membangun rasa suka konsumen kepada perusahaan.2005:185): a) Memberi informasi. atau yang memperbaiki kesalah pahaman. Sales promotion Adalah program promosi peritel dalam rangka mendorong terjadinya penjualan atau untukmeningkatkan penjualan atau dalam rangka mempertahankan minat pelanggan untuk tetap berbelanja padanya. Kadangkala display disiapkan oleh para pemasok Atau produsen.

ini menggunakan member club. 5) Hadiah langsung Mirip dengan program diatas berupa poin. 4) Peritel menguasai penuh disain iklan yang diinginkan 41 5) Dalam media cetak. bedanya hadiah diberikan langsung tanpa menunggu jumlah poin tertentu. penonton relatif rendah 3) Pilihan media banyak sehingga mempermudah peritel memilih yang cocok untuk sasaran pasarnya. 10) Acara-acara khusus Dibuat untuk lebih memperkenalkan gerai baru atau peluncuran produk tertentu. Kelebihan dan kekurangan alat-alat promosi iklan a) Kelebihan 1) Audien yang dicakup berjumlah besar 2) Biaya perpembaca. yaitu jumlah belanja menjadi faktor untuk memperoleh hadiah. pendengar.memanfaatkan kupon yang diiklankan biasanya di Koran atau di keranjang belanja. 8) Hadiah untuk rujukan Hadiah yang diberikan pada pelanggan jika ia membawa calon pelanggan baru. 4) Program pelanggaan setia Para pelanggan diberi poin atau diskon berdasarkan banyaknya belanja mereka. rupa. 6) Contoh (sample) 40 Adalah contoh produk yang diberikan secara Cuma-Cuma yang tujuanya adalah memberikan gambaran baik dalam manfaat. pesan dapat selalu dibaca ulang 6) Iklan dikelilingi oleh berita sehingga memperkuat kredibilitas iklan 7) Konsumen dapat mengetahui peritel mana yang memberi pelayanan baik b) Kekurangan 1) Karena pesan bersifat kaku sehingga peritel tidak mudah mengganti pesan dengan cepat 2) Iklan televisi membutuhkan biaya yang besar 3) Tidak dapat digunakan oleh peritel yang wilayah operasinya kecil jika menggunakan media lokal . 9) Sovenir Barang-barang sauvenir dapat menjadi alat sales promotion yang menunjukan nama logo peritel. 7) Demonstrasi Memberi peragaan langsung mengenai keunggulan suatu produk. 3. ataupun bau dari produk yang di promosikan.

Untuk itu perlu diketahui hal-hal apa saja yang dapat menunjang terbentuknya suasana dalam gerai besar yang sesuai dengan harapan konsumen ada dua macam perilaku berbelanja yang menjadi titik perhatian peritel yaitu a.2005:196). mug dll 4) Membantu menarik calon pelanggan untuk datang ke toko 42 5) Dengan kontes atau demontrasi dapat memberi hiburan bagi pengunjung 6) pembelian implusif bertambah b. 2.4) Media Koran atau majalah jika disisipkan di koran sering kali tidak terbaca bahkan langsung dibuang 5) Iklan yang terlalu ringkas sehingga tidak mencakup semua 4. peritel lupa tujuan utama karena terlalu asik mempromosikan produk yaitu mutu. Sales promotion kelemahan dan keunggulan a.9 Atmosfer dalam gerai atau suasana Suasana atau atmosfer dalam gerai merupakan salah satu dari berbagai unsur dalam ritail marketing mix. Kelebihan 1) Langsung menarik 2) Alat yang di gunakan unik 3) Pelanggan langsung memperoleh hadiah yang kongkret seperti kupon. Kekurangan 1) Lebih sukar mengahiri periode promosi tanpa akibat anjloknya penjualan 2) Promosi yang mengambil lokasi didalam gerai dapat juga memberi kesan norak pada barang tertentu 3) Hanya untuk menunjang promosi lainya 4) Kadangkala. Suasana dalam gerai dengan tujuan mencapai hasil segera dan jangka panjang Suasana dalam gerai : Desain toko/gerai Ambience Perencanaan toko Alokasi ruang Rencana gang Lay out Komunikasi visual Identitas ritel Grafis Penyajiam marchandise .1. pelayanan dll (Hendry Ma’aruf. Gerai kecil yang tertata rapi dan menarik akan lebih mengundang pembeli dibandingkan gerai yang diatur biasa saja.

2005:203) Meski diagram diatas menunjukan kotak persiapan suasana dalam gerai menunjukan kotak persiapan suasana dalam garai mendahului kotak target market. konsumen dapat menghemat waktu dan kontrol lebih mudah rak gantungan Sehingga menciptakan hasil yang segera Konsumen merasa nyaman Dan berlama-lama berada di dalam Belanja lebih banyak Kunjungan ulang Merekomendasikan gerai Kean positif yang terbentuk .Untuk melayani Target market Sosial ekonomi Contoh: umur Pengeluaran Sex Life style Contoh : waktu sempit Trendi Ekspentasi harapan Contoh : belanja saja Pengalaman Agar menyentuh Emosi dan pengalaman Memenangkan mind share dan heart share Emosi Contoh : senang Antusias Bangga Pengalaman Contoh : nyaman 43 Gambar 11: Tujuan memberi suasana nyaman dalam gerai (Hendry Ma’aruf. 2. langkah awal dalam pemasaran adalah memahami dan memilih target pasar. lebih banyak menampung barang. fungsi penciptaan suasana dalam gerai dilakukan setelah peritel memiliki konsep yang jelas siapa saja di masyarakat yang menjadi sasaran dari program pemasaranya. Perencanaan Toko 1) Pola lurus : Dapat dipakai pada minimarket ini memberi kesan luas.

Dalam diagram berikut dijelaskan tiga unsur tersebut: 46 Gambar 13: Unsur dalam barang dan jasa yang di beli konsumen (Hendry Ma’aruf. telpon umum dan sarana parkir.dan usur fasilitas yang mendukung.2005:218) 1. unsur tidak terlihat. personal selling. 2. rak/gantungan pintu masuk 4) Tata letak arus beruntun : Pelanggan seolah diajak atau digiring untuk mengikuti pola yang dibuat Gambar 12: Lay-out atau tampilan toko (Hendry Ma’aruf.2005:210): 45 a) Gang atau jalan hendaknya bersih dari gangguan bagi pengunjung b) Jika cermin dan tempat duduk perlu diperhatikan jarak dan penataanya upaya ada kesan lega dan ada pengaruh pada keberadaan pelangan c) Tanaman perlu di letakan di gerai agarmemberi kesan yang sejuk dan asri. Ada tiga unsur yang terdapat dalam suatu barang dan jasa yang dibeli. 3. d) Tiang dan patung yang mungkin melambangkan toko dapat memberi kesan yang stabil dan membumi. Jenis-jenis pelayanan Pelayanan konsumen: a) Pramuniaga dan staf lain yang terampil dengan cara pelayanan dan kesigapan membantu. layanan keuangan dan fasilitas lainya seperti toilet.10 Ritail service atau pelayanan eceran Pelayanan eceran bertujuan memfasilitasi para pembeli saat mereka belanja di gerai. layanan transaksi berupa cara pembayaran yang mudah. Hal-hal yang dapat memfasilitasi para pembeli terdiri atas layanan pelanggan.2005:210). Beberapa hal yang perlu diketahui dalam penataan barang yaitu (Hendri Ma’aruf.44 pintu masuk 2) Pola arus bebas : Dapat memberi kesan bersahabat dan mendorong konsumen untuk bersantai memilih rak gantungan pintu masuk 3) Pola letak butik : Pada bagian tertentu diaturseolah-olah spesial yang berdiri sendiri dan ini biasanya menggunakan biaya yang lebih mahal. yaitu unsur inti.1. b) Staf perusahaan ritel yang melayanai pembeli lewat telpon dan menyiapkan barang pesanan yang nantinya tinggal diambil pelanggan harus sigap agar tidak memakan waktu lama Terkait fasilitas gerai a) Jasa pengantaran yang tepat waktu .

Inti adalah alasan utama seorang kosumen dating ke sebuah gerai ritel yaitu “mendapatkan barang ditempat yang nyaman. pramuniaga dan lainya Faktor tambahan yang mendukung aspek inti dan tangible adalah: fasilitas seperti food corner gift wrapping atau jasa ppembungkusan kado dan lainya 47 b) Gift terapping c) Gift certificate d) Jasa pemotongan pakaian jadi e) Cara pembayaran denagan kredit card f) Fasilitas tempat makan g) Fasilitas kenyamanan dan keamanan berupa tangga jalan dan tanggga darurat h) Fasilitas telpon i) Terkait jam buka toko j) fasilitas tambahan seperti tempat parkir 2.2005:226): a) peritel mengansumsikan bahwa para konsumen kurang teliti atau kurang jujur dan karenanya melakukan tindakan waspada yang berlebihan 48 b) peritel banyak memberi janji atau mengirim pesan yang . menyenangkan”. aman. Tingkatan pelayanan Ada beberapa tingkatan pelayanan seperti berikut: a) Swalayan pelayanan mandiri b) Bisa memilih sendiri walau disediakan pramuniaga c) Pelayanan terbatas sehingga konsumen tetap membutuhkan bantuan pramuniaga d) Pelayanan penuh sehingga pramuniaga mendampingi konsumen selama belanja 3. Hal-hal yang harus dihindari peritel (Hendry Ma’aruf. Faktor intangible yang mendukung terwujudnya keinginan konsumen yaitu dalam wujud marchendise rak yang tertata rapi dan bersih ada pendingin.

pelayanan.: a) Merekrut orang yang tepat b) Memberi orientasi dan penjelasan tentang harapan pelayanankepada semua karyawan .1994:258). kelengkapan produk. dalam . dengan pimpinan toko memberi contoh yang baik. c) Tetap mengamati harapan pelanggan. Perusahaan ritel yang baik dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara(Hendry Ma’aruf. sikap yang ditimbulkan dari semua unsur service diniatkan untuk melayani konsumen dengan sebaiknya.2 Kerangka berfikir Dalam memilih toko konsumen memiliki kriteria evaluasi diantaranya adalah faktor kenyamanan. pimpinan gerai atau perusahaan ritel harus memastikan bahwa semua karyawan 49 berbicara dengan pelanggan untuk bisa bertanya tentang pengalaman belanja mereka termasuk keluhan agar bisa segera ditangani. dan lain sebagainya hal tersebut menjadikan faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan produsen karena akan menjadi bahan perbandingan bagi konsumen untuk memilih toko mana yang akan didatangi konsumen (James F Engel. 2. meski demikian tujuan pemasaran kegiatan ritail service sebaiknya dan semestinya ditujukan untuk benar-benar melayani pembeli.1.mengandung janji tapi sebagian tidak dipenuhi c) karyawan atau pramuniaga yang tidak memiliki kewenangan yang cukup atau tidak berkemauan untuk memecahkan masalah yang dihadapi konsumen d) pramuniaga yang tampak acuh tak acuh kepada pelanggan e) pramuniaga atau karyawan yang sibuk bicara satu sama lain sementara pelanggan tidak dibantu f) pramuniaga yang enggan membantu pelanggan dikarenakan jam istirahat g) membiarkan antrian panjang karena ada meja kasir yang tutup h) pelayanan pramuniaga yang tidak ramah i) pramuniaga yang tidak mau membantu lebih kepada pelangan j) karyawan yang tidak mau tau atau tidak tau terhadap pertanyaan konsumen 4.2005:228).2 Kerangka Berfikir dan hipotesis 2. d) Memberdayakan karyawan sekaligus memberi mereka kepercayaan dalam pelaksanaan pelayanan e) Memotivasi mereka para karyawan agar selalu tampil prima untuk memberi pelayanan yang terbaik f) Memperlakukan karyawan sesuai keinginan bagaimana karyawan semestinya memperlakuakn pembeli Tujuan program pemasaran termasuk service ritail pada ahirnya adalah tercapainya target penjualan dan laba.

Keenam pelayanan. jika ada minimarket yang lebih lengkap meskipun jarak yang di tempuh agak jauh maka konsumen akan mengunjungi minimarket yang lebih lengkap produknya. Berdasarkan evaluasi diatas maka minimarket atau perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah Indomaret dengan Alfamart yang memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama. konsumen dalam memilih minimarket mana yang akan di kunjungi dengan mempertimbangkan lengkap tidaknya produk yang di jual pada minimarket itu. Kelima kelengkapan produk. namun konsumen yang kurang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memberikan harga yang terjangkau dengan pelayanan yang standar. konsumen mementingkan jarak minimarket manakah yang paling dekat dari tempat tinggal untuk efisiensi waktu. PROMOSI 3. dalam berbelanja konsumen yang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memeberikan pelayanan sesuai leinginannya. Yang ketiga konsumen membandingkan minimarket mana yang memberikan harga yang lebih murah meski pelayanan kurang memuaskan atau ada juga konsumen yang cenderung memilih pelayanan yang memuaskan meski harga yang dibayar lebih mahal. Keempat konsumen mempertimbangkan kenyamanan berbelanja sebelum mengunjungi minmarket karena lebih berorientasi rekreasi walaupun harga yang ditawarkan lebih mahal namun ada kepuasan batin tersendiri bagi konsumen yang berorientasi ini. HARGA .50 membandingkan minimarket mana yang akan dikunjungi konsumen akan mempertimbangkan beberapa hal berikut diantaranya: Yang pertama lokasi. namun ada juga konsumen yang lebih mempertimbangkan tempat parkir yang nyaman meski jarak yang ditempuh lebih jauh dari tempat tinggal. LOKASI 2. namun ada juga konsumen yang tidak mementingkan promosi yang menarik untuk mendatangi suatu minimarket yang terpenting adalah pelayanan yang memuaskan. Yang kedua promosi konsumen cenderung memilih minimarket mana yang menginformasikan produknya lebih baik melalui iklan yang menarik. namun konsumen yang berorientasi belanja perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah minimarket 51 Indomaret dan Alfamart yang memiliki kesamaan strategi pemasaran dan karateristik. X1 PERSEPSI KONSUMEN INDOMARET KRITERIA EVALUASI 1.

alasan dalam pemilihan lokasi ini karena toko yang akan di teliti berada pada wilayah tersebut dan saling berdekatan sehingga akan mudah membuat perbandinganya dan konsumen yang menjadi sasaran pemasaran toko tersebut sebagian besar berada di daerah tersebut.4. 53 BAB III METODE PENELITIAN 3. 2001:87). Dalam penelitian ini yang menjadi hipotesis adalah: Ada perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi. KELENGKAPAN PRODUK 6. KENYAMAN BERBELANJA 5. Dalam pnelitian ini yang menjadi populasi adalah konsumen yang berbelanja di toko atau minimarket Indomaret dan Alfamart. PELAYANAN X2 PERSEPSI KONSUMEN ALFAMART KRITERIA EVALUASI 1.3 Sampel Menurut Djarwanto (1998:108) sampel adalah sebagian dari populasi . PELAYANAN 52 Dibandingkan Gambar 2. HARGA 4. LOKASI 2.2 Hipotesis Hipotesis adalah suatu pendapat atau kesimpulan tentang adanya suatu hubungan tertentu antara variable-variabel yang digunakan yang sifatnya masih sementara (Soeratno. KELENGKAPAN PRODUK 6. PROMOSI 3. 3.1999:22). oleh karena tu populasi ini merupakan populasi tak terbatas karena tidak dapat diketahui secara pasti jumlah sebenarnya dari konsumen yang datang berbelanja ke minimarket Indomaret dan Alfamart.2.1 Lokasi dan objek penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Madya Bekasi.14 : Kerangka berfikir 2. 3. KENYAMAN BERBELANJA 5.2 Populasi Populasi merupakan sekumpulan orang atau objek yang memiliki kesamaan dalam satu atau beberapa hal yang membentuk masalah pokok dalam satu riset khusus (Suprapto.

54 Mengingat identitas populasi sudah diketahui maka. prosedur pencarian responden dilakukan berdasar accidental sampling . sedangkan mengenai ukuran sampel menurut Sitepu (1994 : 104-109) dapat ditempuh dengan beberapa tahap perhitungan pada langkah pertama menentukan nentukan perkiraan harga koefisien korelasi (ρ ) terkecil antara variabel bebas dan terikat kedua menentukan taraf nyata (α ) dan kuasa uji (1− β ) setelah itu baru menentukan sampel secara literatif pada literasi pertama menggunakan rumus: 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 1 dimana −α −β + 1 1 z z merupakan konstanta yang di peroleh dari distribusi normal pada literasi kedua menggunakan rumus: 3 () ()1+ + . Yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti yang dijumpai ditempat tertentu.yang karateristiknya hendak diselidiki dan dianggap bisa mewakili keseluruhan populasi.1997:64). bila dipandang konsumen yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Sugiyono.

41.32 mengingat jumlah variabel bebasnya lebih banyak.645 1 = −α z dan 1.=−− ρ αβ u zz nr sedangkan ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ 55 apabila ukuran sampel minimal literatif 1dan 2 harganya sama maka literasi berhenti apabila belum sama maka perlu diadakan literasi ke 3 dengan menggunakan rumus literasi ke 2 menggunakan koefisien korelasi terkecil variabel-variabel bebas dari penelitian para pakar yang menganalisis satu variabel dari perilaku konsumen diperoleh dengan harga 0. Taraf nyata yang digunakan sebesar 5% diperoleh harga : ρ = 0.645 1 = −β z 1.32 1. Dengan dasar pertimbangan tersebut dalam penelitian ini di perkirakan korelasi terendah dari variabel adalah 0. menghitung u ρ = () ρ ρ ρ − + = .

645) 2 2 1+ + n= n1 = 98.32 ln 1 0. Menghitung uρ ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ .331647108 maka : 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr 3 (0.32 2 1 = 0.1 ln 1 2 u1 ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 1 0.331647108) (1.41003081 n1 = 98 56 5.645 1.

4 Variabel penelitian Untuk mencapai tujuan penelitian maka digunakan variablevariabel penelitian. sampel manusia hendaknya ditetapkan lebih dari 30 orang atau responden dan jumlahnya populasi tidak diketahui pasti.⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ ⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 2(98 1) 0.32 2 1 = 98. Dari permasalahan yang ada maka dapat ditentukan variable-variabel yang dapat digunakan untuk mencari jawaban dari .41003081 = 98 Karena n1dan n2 telah mencapai harga sama yaitu 98 maka ukuran sample minimal adalah 98 dalam penelitian ini ukuran sample di tetapkan sebesar 100 responden. 3.34 1 0.32 ln 1 0. penentu jumlah sampel tersebut sudah memenuhi syarat karena menurut surachmad (2001:100) untuk menyelidiki survey.

Kenyamanan berbelanja 3. Variabel X2 Dalam penelitian ini variable X2 adalah persepsi konsumen Alfamart antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memiliki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Kenyamanan berbelanja 2. Harga f.1993:91). Adapun . Promosi 58 e. Lokasi b. sumber yang diperoleh dengan: 1. 57 Dalam penelitian ini yang menjadi variabelnya adalah: 1. Metode wawancara dan angket Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari konsumen secara langsung dengan cara bertatap muka untuk memperoleh data yang diinginkan dan untuk patokan dalam perhitungan hasil penelitian 3. Pelayanan c. Metode dokumentasi Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari buku-buku referensi dan jurnal serta majalah dan tabloid yang berhubungan dengan penelitian ini. Analisis deskriptif Analisis ini digunakan untuk mengkaji variabel-variabel pada penelitian yang terdiri dari variabel persepsi yang baik dan persepsi yang tidak baik terhadap minimarket alfamart dan Indomaret. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Harga f. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Lokasi b. 2.5 Metode pengumpulan data Dalam penelitian ini digunakan data sekunder.pernasalahan yang akan diteliti. Promosi e. Pelayanan c. Variabel X1 Dalam penelitian ini variable X1 adalah persepsi konsumen Indomaret antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memilki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a.6 Metode analisis data 1. Variabel penelitian yang dimaksud disini adalah objek penelitian atau yang menjadi perhatian suatu penelitian (Suharsimi Arikunto.

1997:82) Sd adalah standar deviasi beda dua rata-rata data berpasangan dan d adalah beda rata-rata yang berpasangan . Untuk menunjukan apakah data yang berpasangan berbeda secara statistik maka rumus-rumus yang digunakan sebagai berikut: Se t=d 60 n Se = Sd (Algifari. Alasan peneliti menggunakan T-Test dalam menganalisa data adalah karena T-Test pada prinsipnya adalah suatu teknik statistik untuk menguji hipotesis. Berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi onsumen Indomaret dengan Persepsi konsumen Alfamart dan sebaliknya.0: 1) Berdasarkan perbandingan t hitung dengan t tabel jika t hitung (angka t output) > t tabel maka tolak Ho berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart 2) Berdasarkan nilai probabilitas Jika probabilitas arau signifikanya (sig 2 tiled) < 0. tentang ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara dua kelompok sampel dengan jalan perbedaan mean-meannya. Teknik analisis T-Test Untuk pembuktian hipotesis dilakukan dengan T-Test atau T-score. 1997:82) t adalah distribusi t hitung Se adalah kesalahan standar beda dua rata-rata data berpasangan yang dapat ditentukan dengan formulasi sebagai berikut: n dd Σ = (Aligafari. maka tolak Ho.rumusnya sebagai berikut: % χ100% N =n dimana n : nilai yang diperoleh N : Jumlah seluruh nilai (Ali.1985:186) 59 2.05. Mencari nilai T uji sampel berpasangan dengan alat bantu sofwtware SPSS For Windows 12.

1 2 − Σ Σ = n n dd Sd d = Y1-X1 (Algifari. Indomaret merupakan salah satu asset bisnis yang sangat 62 menjanjikan. gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai di dasarkan pada motto “mudah dan hemat”. didukung oleh pusat distribusi. keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan dibawah bendera grup INTRACO yaitu Indogrosir. Dikelola oleh PT. lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan .1 Gambaran umum tempat penelitian a) Profil Minimarket Indomaret (Indomarco Prismatama) Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 m2.1.1 Hasil Penelitian Data penelitian ini merupakan hasil studi lapangan tentang perbedaan persepsi konsumen Minimarket Indomaret dan persepsi konsumen Minimarket Alfamart yang diambil dengan teknik kuisioner. Pada Mei 2003 Indomaret merai penghargaan “perusahaan waralaba 2003” dari presiden Megawati Soekarnoputri. Jawa Timur. Sasaran pemasaran Indomaret adalah konsumen semua kalangan masyarakat.1997:82) 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.500 jenis makanan dan nonmakanan tersedia dengan harga bersaing. dan lampung. Jawa Barat. 4. dari total itu 52% adalah milik sendiri dan sisanya milik masyarakat yang tersebar dikota-kota Jabodetabek. Jogjakarta. Finco. Kini Indomaret mencapai lebih dari 1400 gerai. Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia. BSD Plaza dan Charmart. lebih dari 3. Indomaret mudah ditemukan didaerah pemukiman. setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai. gerai pertama dibuka pada November 1968 di kalimantan. Indomarco Prismatama. Bali. memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen seharihari. yang menggunakan teknologi mutahir. Jawa Tengah.

Alfamart dapat dimiliki masyarakat luas dengan cara kemitraan.id) b) Profil Minimarket Alfamart (PT. Visi Indomaret sendiri adalah menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global. Alfaria Trijaya) PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) atau Alfamart merupakan perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang perdagangan umum dan jasa eceran yang menyediakan kebutuhan pokok dan sehari-hari.co. Cimanggis Depok. Tbk = . Tangerang. Dengan menjalin lebih dari 500 pemasok. kebenaran dan keadilan b) Kerja sama tim c) Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis d) Kepuasan pelanggan (sumber www. Parung.Indomaret. Sistem teknologi informasi Indomaret pada setiap point of sales di setiap gerai mencakup sistem penjualan. Bandung. Sistem distribusi dirancang seefisien mungkin dengan jaringan pemasok yang handal dalam menyediakan produk terkenal dan berkualitas serta sumber daya manusia yang kompeten. Bekasi. Indomaret berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan belanja konsumen dengan menerapkan sistem check out yang menggunakan scanner di setiap kasir dan pemasangan fasilitas pembayaran Debit 63 BCA.Indomaret melayani sasaran demografinya yaitu keluarga. Pada setiap pusat distribusi diterapkan digital picking system (DPS). Sedangkan mottonya adalah “mudah & hemat”. Sistem teknologi informasi ini memungkinkan pelayanan permintaan dan suplai barang dari pusat distribusi ke toko-toko dengan tingkat kecepatan yang tinggi dan efisiensi yang optimal. persediaan dan penerimaan barang. menjadikan Indomaret memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Semarang dan Surabaya. Laju pertumbuhan gerai Indomaret yang pesat dengan jumlah transaksi 14. Badan Usaha : PT Sumber Alfaria Trijaya 64 Pemegang Saham : HM Sampoerna dan Alfa Group Didirikan : 27 Juni 1999 Jumlah Toko : Lebih dari 1400 Pemegang Saham PT HM Sampoerna. Sistem ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan saat ini dengan memperhatikan perkembangan jumlah gerai dan jumlah transaksi di masa mendatang. Saat ini Indomaret memiliki 8 pusat distribusi di Ancol Jakarta. Indomaret memiliki posisi baik dalam menentukan produk yang akan dijualnya.99 juta transaksi per bulan didukung oleh sistem teknologi yang handal. Budaya yang di terapkan dalam tubuh perusahaan Indomaret adalah Dalam bekerja kami menjunjung tinggi nilai-nilai: a) Kejujuran.

berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil. pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen. serta mampu bersaing secara global". Memberikan kepuasan kepada pelanggan/konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan yang berkualitas unggul. alasan dalam memilih lokasi ini karena kedua minimarket berada pada wilayah ini dan berdekatan didukung jumlah penduduk yang ada pada wilayah tersebut merupakan sasaran konsumen untuk berbelanja pada kedua tempat tersebut berjumlah cukup banyak dan memiliki tingkatan sosial yang bervariasi. Kotamadya Bekasi. tersehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan . Karawaci. sedangkan misinya adalah: 1. sedangkan motto yang digunakan Alfamart adalah “belanja puas harga pas”. 4. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jenis kelamin responden yang ditunjukan tabel 2 sebagai berikut: Tabel 2: Karateristik Responden Menurut Jenis Kelamin No Jns kelamin Jml responden % 1. 2. fasilitas publik. Kecamatan Pondok Gede. Integritas yang tinggi. Kualitas & Produktivitas yang tertinggi. karyawan. dan gedung perkantoran. 4. pemasok. Pria . Visi dari Alfamart adalah Menjadi jaringan distribusi retail terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas. Inovasi untuk kemajuan yang lebih baik. Yang menjadi target dari pemasaran Alfamart adalah area perumahan. Kerjasama Team. c) Letak Tempat Penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah di Komplek Cahaya Kemang permai.2 Karateristik Responden 1. 3. Tangerang. pemegang saham dan masyarakat pada umumnya.70% Pemegang Saham PT Sigmantara Alfindo = 30% Toko pertama dibuka 18 oktober 1999 dengan nama "Alfa Minimart" di Jl. Responden Menurut Jenis Kelamin 66 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. 65 Budaya yang dijunjung dalam bekerja adalah: 1. Beringin Raya. 2. Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuhkembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha. Pada tanggal 1 Januari 2003 berubah nama menjadi Alfamart . Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku/etika bisnis yang tertinggi. 3. 4. 2. Membangun organisasi global yang terpercaya.

3. 3.40thn 41thn . tahun 2006 3. 4.5 juta 2.50thn lebih dari 51 3 orang 43 orang 38 orang 10 orang . 5. Responden Menurut Jumlah Pendapatan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. Kurang dari 20 tahun 20thn . Kurang dari 1 juta 1 juta . data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data usia responden yang ditunjukan tabel 4 sebagai berikut: Tabel 4: Karateristik Responden Menurut Usia No usia Jml responden % 1. Responden Menurut usia 67 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan.5 juta –5 juta 35 orang 53 orang 12 orang 35% 53% 12% Sumber : Data primer diolah. 2.Wanita 43 orang 57 orang 43% 57% Sumber : Data primer diolah. tahun 2006 2.2. 2.30thn 31thn . data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jumlah pendapatan responden yang ditunjukan tabel 3 sebagai berikut: Tabel 3: Karateristik Responden Menurut Jumlah Pendapatan No Jml pendapatan Jml responden % 1.

3 Deskripsi variabel penelitian Variabel dalam penelitian ini merupakan data berpasangan. 5% tidak setuju. 1. kenyamanan berbelanja. dan pelayanan. harga. kenyamanan berbelanja.7 orang 3% 43% 38% 10% 7% Sumber : Data primer diolah. 19% sangat setuju. kelengkapan produk yang ditawarkan. tahun 2006 4. promosi. Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. yaitu persepsi konsumen minimarket Indomaret dan konsumen minimarket Alfamart dengan indikator lokasi. dan pelayanan. a) Lokasi 68 Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 5 berikut: Tabel 5: Jarak yang Ditempuh Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 68 8 5 0 19% 68% 8% 5% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 5 menunjukan 68% responden setuju. harga. 8% netral. kelengkapan produk yang ditawarkan. promosi. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Indomaret cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Indomaret menurut responden dapat dilihat pada tabel 6 sebagai berikut: .

0% . 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Indomaret. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 7 berikut ini: Tabel 7: Luas Lahan Parkir Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 47 11 13 0 29% 47% 11% 13% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 7 menunjukan 29% responden sangat setuju. 11% responden netral. 67% responden setuju. 0% tidak setuju. 47% responden setuju. 6% responden netral. 13% responden tidak setuju.Tabel 6: Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Indomaret 69 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 67 6 0 0 27% 67% 6% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 6 menunjukan 27% responden sangat setuju.

b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Indomaret dapat dilihat pada tabel 8 berikut: Tabel 8: Ketersedian Produk di Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 34 22 26 0 18% 34% 22% 26% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 8 menunjukan 18% responden menyatakan sangat setuju. 34% responden menyatakan setuju. 22% responden netral. 0% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Indomaret. 26% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Indomaret dapat dilihat pada tabel 9 berikut ini: Tabel 9 Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media Ada di Indomaret 71 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 4 36 23 37 0 .70 sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman.

0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Indomaret. 37% responden tidak setuju. 19% responden tidak setuju. 36 % responden setuju. 15% netral. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Indomaret cukup. 23% responden netral. 50% responden setuju. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 10 berikut ini: Tabel 10: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase 72 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 50 15 19 0 16% 50% 15% 19% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 10 menunjukan bahwa 16% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 11 berikut ini: Tabel 11: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral .4% 36% 23% 37% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 9 menunjukan 4% responden sangat setuju.

2% tidak setuju. 39% responden netral. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluarsa produk yang dijual Indomaret dapat dilihat pada tabel 12 berikut ini: Tabel 12: Produk yang Dijual Indomaret Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 59 7 2 0 32% 59% 7% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 12 menunjukan bahwa responden beangapan bahwa produk yang jual minimarket Indomaret tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat.Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 41 39 2 0 18% 41% 39% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 11 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa waktu tiba produk yang dipesan konsumen sesuai dengan yang diharapkan . . 2% konsumen tidak setuju. 41% responden setuju.10 yang menunjukan 18% 73 responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. % konsumen sangat tidak setuju. 59% setuju. Hal ini dapat dilihat bahwa 32% responden sangat setuju. 7% responden netral. Hal ini dapat dilihat pada tabel 4.

13 netral. 11 responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. 61% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Indomaret bagi responden dapat dilihat pada tabel 14 berikut ini: Tabel 14:Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Indomaret 75 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 56 11 15 0 18% 56% .Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Indomaret dpat dilihat pada tabel 13 berikut ini: Tabel 13: Penataan Produk yang Dijual Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 74 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 13 11 0 14% 61% 13% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 13 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Indomaret ditata berimbang sesuai kebutuhan.

11% 15% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 14 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Indomaret terjangkau oleh konsumen. 0% sangat tidak setuju. 29 netral. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 15 berikut ini: Tabel 15: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 46 29 20 0 5% 46% 29% 20% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 15 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket 76 Indomaret kepada konsumen. 0% sangat tidak setuju. 11% netral. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 16 berikut ini: Tabel 16: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju . 20 responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju. 56% responden setuju. 46% responden setuju. 15% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju.

3% sangat tidak setuju. 48% responden setuju. 2% sangat tidak setuju. 18% netral. 5% netral. 2% responden tidak setuju. 63% responden setuju. 17% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 30% responden sangat setuju. d) Promosi 77 Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Indomaret dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 17 berikut ini: Tabel 17: Keterlihatan Logo Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 63 5 2 2 30% 63% 5% 2% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 17 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju.14 48 18 17 3 14% 48% 18% 17% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 16 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Indomaret sesuai dengan harga pasar saat ini. .

Berdasarkan penelitian mengenai logo Indomaret pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 19 berikut ini: Tabel 19: Logo Indomaret pada Tas Dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 1 11 61 27 0% 1% 11% 61% 27% . 25% netral.Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Indomaret dapat dilihat pada tabel 18 berikut ini: Tabel 18: Disain dan Warna Logo Indomaret 78 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 51 25 6 0 18% 51% 25% 6% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 18 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret memiiki disain dan warna yang menarik. 6% responden tidak setuju. 51% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju.

Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju.Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 19 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret pada tas belanja dan sovenir tidak 79 ada . 27% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 21 berikut ini: Tabel 21: Informasi Produk dan Harga Baru Indomaret 80 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 43 . 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 20 berikut ini: Tabel 20: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 55 10 9 0 26% 55% 10% 9% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 20 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. 9% responden tidak setuju. 11% netral. 1% responden setuju. 55% responden setuju. 10% netral. 61% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju.

Hal ini terlihat bahwa 43% responden sangat setuju. 3% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 23 berikut ini: Tabel 23: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Indomaret . 0% sangat tidak setuju. 0% responden setuju. 26% sangat tidak setuju. 8% netral. 46% responden setuju. 54% responden tidak setuju.46 8 3 0 43% 46% 8% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 21 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 22 berikut ini: Tabel 22: Fasilitas Kartu Keanggotaan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 0 0% 81 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 20 54 26 0% 20% 54% 26% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 22 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret tidak memberikan fasilitas kartu keanggotaan. 20% netral.

12% responden tidak setuju.Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 54 13 12 0 21% 54% 13% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 23 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret mudah diingat dan dimengerti responden. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 21% responden 82 sangat setuju. 13% netral. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 24 berikut ini: Tabel 24: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 12 40 19 28 1 12% 40% 19% 28% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 . 54% responden setuju.

0% responden tidak setuju. 19% netral.Pada tabel 24 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Indomaret sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 60% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 38% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 26 berikut ini: Tabel 26: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 16 16% 84 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 53 14 15 . 40% responden setuju. 1% sangat tidak setuju. 2% netral. 28% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 12% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 25 berikut ini: Tabel 25: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Indomaret 83 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 38 60 2 0 0 38% 60% 2% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 25 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Indomaret jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. 0% sangat tidak setuju.

53% responden setuju. 18% netral. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 27 berikut ini: Tabel 27: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 18 7 0 14% 61% 18% 7% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 27 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket Indomaret sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 28 berikut ini: Tabel 28: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju .2 53% 14% 15% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 26 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan rangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Indomaret cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. 14% netral. 0% sangat tidak setuju. 61% 85 responden setuju. 2% sangat tidak setuju. 7% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. 15% responden tidak setuju.

0% sangat tidak setuju. 3% netral. 68% responden setuju.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 68 3 0 0 29% 68% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 28 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Indomaret sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. Hal ini terlihat bahwa 29% responden sangat setuju. . f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 29 berikut ini: Tabel 29: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 86 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 24 57 16 3 0 24% 57% 16% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 29 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Indomaret menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. 0% responden tidak setuju.

0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 30 berikut ini: Tabel 30: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 47 23 11 0 19% 47% 23% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 30 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Indomaret sigap dan ramah dalam meberi pelayanan. 11% responden tidak setuju. 87 Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 31 berikut ini: Tabel 31: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 58 16 5 1 18% . 3% responden tidak setuju. 57% responden setuju. 23% netral. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. 16% netral.Hal ini terlihat bahwa 24% responden sangat setuju. 47% responden setuju.

58% 16% 5% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 31 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon bagi konsumen yang belanja minimal 100 ribu akan diantar ke rumah.00 WIB Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 60 13 0 0 28% 60% 13% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 88 Pada tabel 32 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Indomaret sesuai dengan kebutuhan konsumen. 13% netral. 60% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 5% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 33 berikut ini: Tabel 33: Tidak ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju . 0% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 32 berikut ini: Tabel 32: Jam Buka dan Tutup Minimarket Indomaret Pukul 07. 0% sangat tidak setuju. 16% netral. 1% sangat tidak setuju. 58% responden setuju.

promosi. kenyamanan berbelanja. dan pelayanan. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. kelengkapan produk yang ditawarkan. 10% netral. 61% responden setuju. 11% responden tidak setuju. a) Lokasi Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 34 berikut: Tabel 34: Jarak yang Ditempuh Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 51 8 34 1 6% 51% 8% 34% 1% . 2. 0% sangat tidak setuju.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 61 10 11 0 18% 61% 10% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 33 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Indomaret. harga. Persepsi Konsumen Minimarket Alfamart 89 Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi.

0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Alfamart . 2% tidak setuju. 6% sangat setuju. 34% tidak setuju. 8% netral. 60% responden setuju. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Alfamart menurut responden dapat dilihat pada tabel 35 sebagai berikut: 90 Tabel 35 Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 60 6 2 0 32% 60% 6% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 35 menunjukan 32% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 36 berikut ini: Tabel 36: Luas Lahan Parkir Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 18 53 13 16 18% .Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 34 menunjukan 51% responden setuju. 6% responden netral. 1 sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Alfamart cukup dekat dengan tempat tinggal mereka.

13% responden netral. 36% responden tidak setuju. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel 37 berikut: Tabel 37: Ketersedian Produk di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 11 40 12 36 1 11% 40% 12% 36% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 37 menunjukan 11% responden menyatakan sangat setuju. 40% responden menyatakan setuju. 0% sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 92 Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Alfamart dapat dilihat pada tabel 38 berikut ini: Tabel 38: Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media ada Di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju . 12% responden netral. 53% responden setuju. 16% responden tidak setuju.53% 13% 16% 91 Sangat tidak setuju 0 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 36 menunjukan 18% responden sangat setuju. 1% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Alfamart .

Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada table 39 berikut ini: Tabel 39: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju 2 31 2% 31% 93 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 46 1 20% 46% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 39 menunjukan bahwa 2% responden sangat setuju. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Alfamart . 51 % responden setuju. 1% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Alfamart . 20% netral. 33% responden tidak setuju. 31% responden setuju. 14% responden netral. 46 responden tidak setuju.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 2 51 14 33 0 2% 51% 14% 33% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 38 menunjukan 2% responden sangat setuju.

Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 40 berikut ini: Tabel 40: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 0 7 48 42 0% 7% 48% 43% 94 Sangat tidak setuju 3 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 40 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan netral ini dikarenakan konsumen yang belanja pada minimarket tersebut lebih senang datang langsung ke Alfamart . 48% responden netral.kurang atau sedikit. 7% responden setuju. Hal ini dapatdilihat pada tabel 40 yang menunjukan 0% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluwarsa produk yang dijual Alfamart dapat dilihat pada tabel 41 berikut ini: Tabel 41: Produk yang Dijual Alfamart Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 36 60 4 36% 60% 4% 95 Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 0 0% . 3% konsumen sangat tidak setuju. 42% konsumen tidak setuju.

0% sangat tidak setuju. 17 responden tidak setuju. 60% setuju. 59% responden setuju. Hal ini dapat dilihat bahwa 36% responden sangat setuju. 18 netral. 0% tidak setuju. 96 c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Alfamart bagi responden dapat dilihat pada tabel 43 berikut ini: Tabel 43: Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 29 . Hal ini terlihat bahwa 6% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Alfamart dpat dilihat pada tabel 42 berikut ini: Tabel 42: Penataan Produk yang Dijual Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 59 18 17 0 6% 59% 18% 17% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 42 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Alfamart ditata berimbang sesuai kebutuhan. 4% responden netral. 0% sangat tidak setuju.0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 41 menunjukan bahwa responden beranggapan bahwa produk yang dijual minimarket Alfamart setuju tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat.

30% netral. 3% sangat tidak setuju. 47% responden setuju.25 52 3 1% 29% 25% 52% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 43 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Alfamart kurang terjangkau oleh konsumen. 13% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 45 berikut ini: Tabel 45: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Alfamart . 29% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 44 berikut ini: Tabel 44: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 9 47 9% 47% 97 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 13 1 30% 13% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 44 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket Alfamart kepada konsumen. 1% sangat tidak setuju. 25% netral. 52% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju.

1% sangat tidak setuju. d) Promosi Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Alfamart dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 46 berikut ini: Tabel 46: Keterlihatan Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 66 58 0 0 26% 66% 58% % % 99 .Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 14 27 58 1 0% 14% 27% 58% 1% 98 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 45 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Alfamart kurang sesuai dengan harga pasar saat ini. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 14% responden setuju. 27% netral. 58% responden tidak setuju.

8% netral. 0% responden tidak setuju. 100 Berdasarkan penelitian mengenai logo Alfamart pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 48 berikut ini: Tabel 48: Ada Logo Alfamart pada Tas dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 35 62 3 0 .Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 46 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. 66% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 22% responden sangat setuju. 2% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 12% netral. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Alfamart dapat dilihat pada tabel 47 berikut ini: Tabel 47: Disain dan Warna Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 22 64 12 2 0 22% 64% 12% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 47 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart memiiki disain dan warna yang menarik. 64% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju.

Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 35% responden sangat setuju. 20% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 49 berikut ini: Tabel 49: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 19 49 12 19% 49% 12% 101 Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 0 20% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 49 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu.0 35% 62% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 48 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart pada tas belanja dan sovenir ada . Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 50 berikut ini: Tabel 50: Informasi Produk dan Harga Baru Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju . 0% sangat tidak setuju. 49% responden setuju. 3% netral. 0% responden tidak setuju. 62% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 12% netral.

0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 51 berikut ini: Tabel 51: Fasilitas Kartu Keanggotaan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 46 44 8 2 0 46% 44% 8% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 51 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar .Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 54 6 8 0 32% 54% 6% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 50 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. 54% 102 responden setuju. 8% responden tidak setuju. 6% netral. Hal ini terlihat bahwa 32% responden sangat setuju.

Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju.Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 52 berikut ini: Tabel 52: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 103 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 9 25 38 27 1 9% 25% 38% 27% 1% Jumlah 100 100% Pada tabel 52 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart mudah diingat dan dimengerti responden. 8% netral. 25% responden setuju. 44% responden setuju. 27% responden tidak setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 53 berikut ini: Tabel 53: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 36 41 18 0 5% 36% . 0% sangat tidak setuju.2% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 46% responden sangat setuju. 38% netral.responden menyatakan minimarket Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan yang disebut kartu “Aku”. 1% sangat tidak setuju.

41% netral. 4% responden tidak setuju. 8% netral. 61% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 55 berikut ini: Tabel 55: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 105 Sangat setuju Setuju Netral . 18% responden tidak setuju. Hal 104 ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju. 36% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 54 berikut ini: Tabel 54: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 61 8 4 0 27% 61% 8% 4% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 54 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Alfamart jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut.41% 18% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 53 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju.

2% responden tidak setuju. 59% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 8% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju.Tidak setuju Sangat tidak setuju 13 59 20 8 0 13% 59% 20% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 55 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan ruangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Alfamart cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. 57% responden setuju. . Hal ini terlihat bahwa 13% responden sangat setuju. 23% netral. 20% netral. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 56 berikut ini: Tabel 56: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 56 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket 106 Alfamart sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. 0% sangat tidak setuju.

0% sangat tidak setuju. 23% netral. 57% responden setuju. 2% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju.Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 57 berikut ini: Tabel 57: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 57 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Alfamart sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 58 berikut ini: Tabel 58: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 16 53 16% 53% 107 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 15 16 0 15% 16% .

Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 59 berikut ini: Tabel 59: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 52 15 12 0 21% 52% 15% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 59 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Alfamart sigap dan ramah dalam memberi pelayanan. 0% sangat tidak setuju.0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 58 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Alfamart menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. 15% netral. 53% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. 12% responden tidak setuju. 15% netral. 52% responden setuju. 16% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 60 berikut ini: 108 Tabel 60: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju . Hal ini terlihat bahwa 21% responden sangat setuju.

Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat 109 setuju. 0% sangat tidak setuju.1 6 38 50 5 1% 6% 38% 50% 5% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 60 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart tidak menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon. 56% responden setuju. 50% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Alfamart dapat . 6% responden setuju. 14% responden tidak setuju. 5% sangat tidak setuju. 38% netral. 14% netral. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 61 berikut ini: Tabel 61: Jam Buka dan Tutup Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 56 14 14 0 16% 56% 14% 14% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 61 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Alfamart sesuai dengan kebutuhan konsumen.

2% Pelayanan 77. 4.3 Analisis Hasil Penelitian Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ada 3 menggunakan analisis deskriptif.8% Harga 62.3% 33.7% 79% Kenyamanan Berbelanja 78. 0% sangat tidak setuju.dilihat pada tabel 62 berikut ini: Tabel 62: Tidak Ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 25 55 9 11 0 25% 55% 9% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 62 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Alfamart . 55% responden setuju. analisis skala likert dan analisis uji beda dengan uji-t 110 dengan program spss.2% 70. 11% responden tidak setuju.6% 50. kelengkapan produk yang . 9% netral. Perhitungan analisis deskriptif: Perbandingan persepsi Indomaret dan Alfamart dengan analisis deskriptif dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 63: Perhitungan Rata-Rata Prosentase Minimarket Indomaret dan Alfamart Keterangan Indomaret Alfamart Lokasi 85% 73% Kelengkapan produk 85. Hal ini terlihat bahwa 25% responden sangat setuju. Hasil dari perhitungan menggunakan SPSS terlihat pada lampiran 2 dan di bawah ini ringkasan perhitungan tersebut yaitu: 1.8% 60.3% Promosi 57.2% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan variabel di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi.

63 3. 2.07 3.01 1.21 . harga yang ditawarkan dan kenyamanan berbelanja sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi .75 4.ditawarkan.81 191 3. Perhitungan dengan skala likert: Persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel perhitungan dibawah ini: Tabel 64: Perhitungan Skor Minimarket Indomaret dan Minimarket Alfamart Indomaret AlfamaDimensi yang rt diukur Skor rata2 interpretasi Skor rata2 interpretasi 111 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 4.44 3.

94 3.66 3.34 4.28 4.86 4.81 1.86 3.82 4.36 3.98 4.66 S TS TS N N N S S SS S S N TS SS S TS S SS TS S N SS S S S .36 2.29 1.23 3.81 3.74 3.75 3.3.14 3.02 3.84 3.17 4.

63 3.54 2.24 3.34 3.59 4.11 3.74 3.54 4.67 4.55 2.32 3.43 3.S S S S 3.84 4.27 2.34 3.77 3.69 3.10 4.18 3.32 3.2 4.82 2.73 3.22 3.55 2.14 3.94 N SS S N S TS TS SS S N S TS S .91 4.26 4.

07 . harga yang ditawarkan sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi dan kenyamanan berbelanja hal ini juga dapat dilihat pada gambar 15 dibawah ini: 112 ANALISIS SKALA LIKERT 1 10 123456789 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 INDIKATOR SKALA PENELITIAN INDOMARET 4.81 1.44 3. kelengkapan produk yang ditawarkan.S SS S S SS S N S S S SS S S TS S S Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan indikator di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi.91 3.01 1.

sedangkan pada komponen Alfamart responden sebagian besar setuju bahwa Alfamart lebih baik pada segi promosi dan kenyamanan berbelanja dibandingkan Indomaret.ALFAMART 3.24 3.640000 okasi - .73 3.620000 9. Perhitungan menggunakan uji-t atau uji beda Pengujian hipotesis untuk perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel berikut ini: 113 Tabel 65: Deskripsi variabel penelitian persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart Persepsi konsumen Indomaret Persepsi konsumen Alfamart Indikator Mean Indikator Mean okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 2.140000 1. 3. kelengkapan produk yang ditawarkan dan harga pada minimarket ini lebih baik dibandingkan Alfamart.470000 3.930000 9.26 4.55 Gambar 15: Analisis Skala Likert Persepsi Indomaret dan Alfamart Grafik 15 diatas menunjukan bahwa pada komponen indikator diatas dapat diketahui pada Indomaret responden sebagian besar meyatakan setuju bahwa lokasi.22 3.860000 0.

4.002 berada dibawah level of significance yang 114 digunakan (α =0. Tolak Ho Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Secara parsial ditemukan perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart secara signifikan.470000 7.002.IND_ P.780000 .220000 9.660000 Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Tabel 66: Perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart dengan menggunakan uji-t : Model t Df Sig (2tiled) Keterangan P.290 35 .4 Pembahasan Berdasarkan hasil pengujian hipotesa dengan uji-t diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart hal tersebut dapat diketahui dari penjelasan perindikator berikut: .720000 7. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) 0.6700000 9.ALF 3.05) sehingga tolak Ho yang artinya persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart terdapat perbedaan.elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 1. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart diterima.

waktu dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf. oleh pramuniaga yang trampil dan banyak.220000. hal tersebut sesuai dengan teori bahwa peritel yang menyediakan produk dalam toko pada jumlah.140000>11. Hal ini disebabkan karena Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan dan pada tas belanja Alfamart ada logo dari minimarket tersebut yang tidak di berikan Indomaret. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap harga yang ditawarkan diketahui bahwa ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan.Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap lokasi berdirinya kedua minimarket tersebut diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. namun hal ini tidak sesuai dengan konsep penjualan bahwa konsumen jika diabaikan dan tidak selalu diingatkan maka akan tidak membeli produk organisasi dalam jumlah yang cukup (Philip . yang menyatakan bahwa sebuah gerai akan lebih sukses jika letaknya lebih strategis dibandingkan gerai lainya yang berlokasi kurang strategis meskipun keduanya menjual produk yang sama. Dan dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 12. 115 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap kelengkapan produk yang ditawarkan diketahui memiliki perbedaan yang signifikan.860000>19.620000>8. sedang menurut Hendri Ma’aruf. 115: 2005.670000. 116 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap promosi yang diberikan untuk menginformasikan toko dan produk yang disediakan diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. Dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 10. Namun jika dilihat dari toko mana yang memberikan promosi lebih baik yaitu Alfamart hal ini diketahui dari mean Alfamart yang lebih besar dari Indomaret sebesar 27.930000. Perbedaan ini disebabkan jarak yang di tempuh konsumen lebih dekat menuju Indomaret di bandingkan ke Alfamart. hal tersebut sesuai dengan teori yang menyatakan jika strategi harga rendah diterapkan maka strategi ini menjadi sangat efektif menarik pembeli karena harga rendah berati penghematan dan toko yang menerapkan harga lebih rendah dari pesaing akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf 157:2005). Pada penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 21. Hal tersebut disebabkan harga yang dijual Alfamart lebih mahal di bandingkan Indomaret karena Indomaret membeli langsung ke produsen yang masih bernaung pada satu kepemilikkan perusahaan sedang Alfamart membeli dari distributor sehingga harga yang dijual pun menjadi lebih mahal. perbedaan ini disebabkan pada Alfamart jumlah produk dan jenisnya produk yang dijual kurang banyak. 135:2005).720000> 23.780000.

16:1997).05) sehingga tolak ho.221:2005). Ini berarti hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart diterima Menurut pendapat Tajwini Rofian. keranjang belanja. maka pilihan akan bersifat kebiasaan.Kotler. Hal ini dikarenakan minimarket Indomaret dan Alfamart sama-sama memberikan fasilitas penunjang yang sama seperti AC.pengharum ruangan dan lain sebagainya. Kecuali jika faktorfaktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel.1995: 252). Hal ini dikarenakan pada Alfamart tidak memberikan pelayanan antar barang seperi Indomaret. Jika pengalaman masa lalu memuaskan. 119 .640000>17. Pada penelitiian ini meski Alfamart unggul dalam segi promosi namun konsumen cenderung lebih memilih minimarket pesaing karena pertimbangan faktor yang lain yang diberikan. 117 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pelayanan yang diberikan kepada konsumen yang berbelanja diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. musik. Hal ini juga sesuai dengan teori berikut. 202: 2005. Majalah marketing: 2004. Indomaret lebih baik dalam meyakinkan konsumen. menyatakan karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart 118 yang biasanya berdampingan dan memiliki karateristik toko yang hampir sama setelah diadakan penelitian ternyata sesuai. Dalam penelitian ini yang memberikan pelayanan lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 19. secara parsial ditemukan pengaruh yang signifikan.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) variabel persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart sebesar 0. citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk ahir atau pembelian merek. Secara garis besar dapat diketahui bahwa setelah diadakan pengujian dengan uji-t dapat diambil kesimpulan. ini sesuai dengan teori bahwa peritel yang memberikan kombinasi ragam produk dan tingkat pelayanan sebagai posisioning serta melengkapi dengan tingkat pelayanan yang tinggi berarti gerai tersebut memilih posisioning citra gerai yang lengkap dan full service yang pada ahirnya akan banyak dipilih konsumen (Hendry Ma’aruf. hal tersebut sesuai dengan teori semua peritel baik skala besar atau pun kecil yang berformat modern berlomba-lomba dalam mendadani tempat belanja mereka semenarik mungkin pendapat ini dikemukakan dalam buku Hendri Ma’aruf. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pemberian kenyamanan dalam berbelanja ternyata memiliki tingkat perbedaan yang tidak signifikan. Selain kriteria di atas ternyata setelah diteliti terbukti bahwa konsumen memilih toko juga berdasarkan oleh citra Minimarket tersebut dan menurut responden.660000.

1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan dapat diambil bebarapa kesimpulan diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Minimarket Indomaret dalam mempromosikan tokonya hendaknya lebih gencar karena jika nantinya promosi itu di lupakan maka secara tidak langsung akan menjadikan konsumen menjadi pindah ke pesaing. Adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart pada indikator lokasi.05 yang digunakan 5. 4. pelayanan. 2. . Persediaan barang pada minimarket Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih lengkap agar apa yang diinginkan konsumen dapat dipenuhi . Pelayanan pada minimarket Alfamart sebaiknya ditambahkan dengan fasilitas pesan belanja melalui telpon agar tidak kalah dengan pesaing. Mayoritas konsumen Indonesia sensitive terhadap harga. maka saran yang diajukan penulis adalah sebagai berikut: 1. 3.2 Saran Berdasarkan kesimpulan diatas. 2.002 berada di bawah lefel of signifikan 0. 5. Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart adalah sebesar 0. Selebaran yang full color dengan informasi produk dan harga tidak akan banyak mempengaruhi pembeli karena mereka juga akan mendapat selebaran yang sama menarik dari peritel lainya. salah satunya dengan cara memberi logo pada plastik belanja.BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5. harga dan promosi sedang pada indikator kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. kelengkapan produk yang ditawarkan. Bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna. karena itu Alfamart agar menekan harga dengan cara memutus saluran distributor yang panjang yang akan meminimalkan biaya dan pada ahirnya harga 120 menjadi sama dengan pesaing.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful