ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE

KOTA BEKASI SKRIPSI Untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Pada Universitas Negeri Semarang Oleh: Anita susanti NIM 3352402006 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007 ii PERSETUJUAN PEMBIMBING Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian Skripsi pada: Hari : Tanggal : Pembimbing I Pembimbing II Drs. Sugiharto, M.Si Drs. Wahyono, M.M NIP. 131286682 NIP 131292562 Mengetahui Ketua Jurusan Manajemen Drs. Sugiharto, M.Si NIP. 131286682 iii PENGESAHAN KELULUSAN Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skipsi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang pada: Hari : Tanggal : Penguji Skripsi Dra. Palupiningdyah, M.Si NIP 130812917 Anggota I Anggota II Drs. Sugiharto, M.Si Drs. Wahyono, M.M NIP.131286682 NIP 131292562 Mengetahui Dekan Fakultas Ekonomi Drs. Agus Wahyudin, M.Si

NIP. 131658236 iv PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar karya saya sendiri, bukan jiplakan dari karya tulis orang lain, baik sebagian atau seluruhnya. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. Semarang, 28 Februari 2007 Anita susanti NIM. 3352402006 v MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO: 1. ” Cukuplah Allah Saja Bagiku, Tiada Tuhan Selain Dia. Hanya KepadaNya Aku Bertawakal Dan Dialah Rabb Yang Memiliki ”Arsy Yang Agung” (QS At Taubah 129) 2. Tetap semangat dan teguhkan hati sampai nanti sampai mati (Letto) 3. Hari bekerja untuk si pemalas adalah besok, hari liburnya adalah hari ini (John Wasley) PERSEMBAHAN: Skripsi ini saya persembahkan untuk: 1. Ibu dan Bapak tercinta, sebagai orang yang paling penulis sayangi yang menjadi semangat agar bisa memberikan yang terbaik. 2. Kakakku dan adikku serta seluruh Keluarga Besar penulis yang selalu ada saat susah maupun senang 3. Sahabat-sahabat yang membuat penulis selalu bersemangat vi KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skipsi dengan judul ”Analisis Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Dan Alfamart Terhadap Lokasi, Pelayanan, Kelengkapan Produk Yang Di Tawarkan, Harga, Promosi Dan Kenyamanan Berbelanja Di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kotamadya Bekasi”. Dalam kesempatan yang baik ini, penulis dengan ketulusan ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah dengan ikhlas memberikan masukan dan kontribusi yang berarti dalam proses penelitian dan penyusunan skripsi ini, antara lain: 1. Prof.Dr. H. Sudijono Sastroatmodjo, M.Si. selaku Rektor Universitas Negeri Semarang 2. Drs. Agus Wahyudin, M.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi 3. Drs. Sugiharto, M.Si selaku Ketua Jurusan Manajemen dan Dosen Pembimbing I yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing dan

memberikan arahan bagi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. 4. Drs. Wahyono, M.M selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. 5. Dra. Palupiningdyah, M.Si selaku dosen penguji yang telah meluangkan waktunya dalam menguji penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. vii 6. Dosen-Dosen Ekonomi yang telah memberikan ilmunya kepada penulis, dan membuat waktu dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. 7. Minimarket Indomaret dan Alfamart yang telah mengijinkan Penulis melakukan penelitian. 8. Staff Dinas Pertanian dan Pangan Semarang sebagai tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL) penulis sebagai awal terjun dan melihat dunia kerja. 9. Teman-teman Manajemen angkatan 2002 terimakasih atas semua moment yang telah dilalui yang membuat penulis semakin dewasa. 10. Teman-teman SMA yang telah menjadi motivasi tersendiri dalam berusaha bagi penulis dan membuat penulis melihat sisi lain kehidupan. 11. Teman-teman KKN yang telah menjadi suatu keluarga kecil yang akan selalu mengingat satu sama lain. 12. Teman-teman di wisma ”amalia” yang selalu memberi semangat. 13. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah menjadi bagian dari jalan hidup penulis. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih kurang sempurna karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki. Maka dari itu, penulis akan menerima kritik dan saran sebagai masukan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak. Akhir kata semoga Allah SWT senantiasa bersama kita dan meridhoi jalan hidup kita. Amin Semarang, Februari 2007 Penulis viii SARI Anita Susanti. 2007. Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret dengan Alfamart di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi”. Jurusan Manajemen Program Studi Manajemen Pemasaran, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang. 141 halaman. Kata kunci: Persepsi Konsumen (Lokasi, Pelayanan, Kelengkapan Produk, Harga, Promosi, Kenyamanan) Minimarket, Indomaret, Alfamart, Pondok Gede kota Bekasi. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. Dengan kata lain, tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. Konsumen memilahmilah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. Secara teoritis keputusan pembelian yang di

lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga, produk, pelayanan, lokasi perusahaan atau toko (Kotler, 1997: 165). Namun kenyataanya membuktikan bahwa karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama, dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart yang biasanya berdampingan, memiliki karateristik toko dan strategi yang hampir sama (Tajwini, Rofian, Majalah marketing: 2004). Permasalahan dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi, pelayanan, kelengkapan produk yang di tawarkan, harga, promosi, dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi, harga, promosi, dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart serta untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart terhadap lokasi, harga, promosi, dan kenyamanan berbelanja dalam memilih tempat berbelanja. Penelitian ini dilakukan pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di Komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja pada minimarket Indomaret dan Alfamart, sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan rumus literasi sehingga diketahui sampel dalam penelitian ini sebesar 100 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian setelah diadakan pengujian dengan uji-t secara parsial dari masing-masing variabel ditemukan pengaruh yang signifikan sebesar 0,002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0,05) sehingga tolak Ho. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart pada komponen lokasi, pelayanan, kelengkapan produk yang ditawarkan, harga dan promosi sedang pada komponen kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ix ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian.Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi, harga, promosi, dan pelayanan sebesar 0,000 yang menunjukan tolak Ho di bawah level of significance yang digunakan (α =0,05), sedangkan pada kenyamanan berbelanja sebesar 0,791 berada diatas level of significance yang digunakan (α =0,05) ini berarti tidak ada beda karena kedua minimarket ini memberikan fasilitas yang hampir sama. Saran yang diberikan dalam penelitian ini diantaranya: 1. Display depan minimarket Indomaret dan Alfamart dibuat lebih menarik. 2. Persediaan barang pada minimarket Indomaret dan Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih terencana. 3. every day low price tidak berguna jika itu didengungkan dalam iklan dan promosi saja oleh karena itu di dalam gerai Indomaret dan Alfamart pada saat konsumen berbelanja hal tersebut benar-benar terbukti. 4. Minimarket Indomaret dan Alfamart harus dapat mengendalikan biaya-biaya. 5. Indomaret dan Alfamart dalam memberi pelayanan harus lebih ramah dan sigap. 6.Disain tampilan minimarket Indomaret dan Alfamart

sebaiknya ada perubahan tema perperiode tertentu. 7. Untuk meneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna. X DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL............................................................................................ i PERSETUJUAN PEMBIMBING....................................................................... ii PENGESAHAN KELULUSAN......................................................................... iii PERNYATAAN.................................................................................................. iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN...................................................................... v KATA PENGANTAR ........................................................................................ vi SARI................................................................................................................... viii DAFTAR ISI .......................................................................................................x DAFTAR TABEL.............................................................................................. xiii DAFTAR GAMBAR ......................................................................................... xvi DAFTAR LAMPIRAN..................................................................................... xvii BAB I Pendahuluan .............................................................................................1 1.1 Latar Belakang ...................................................................................1 1.2 Rumusan Masalah..............................................................................4 1.3 Tujuan Penelitian ...............................................................................5 1.4 Manfaat Penelitian .............................................................................5 1.5 Penegasan istilah................................................................................6 1.6 Sistematika skripsi ............................................................................8 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS ..............................................10 2.1 Landasan teori..................................................................................10 2.1.1 Perilaku Konsumen..................................................................10 xi 2.1.2 Persepsi ..................................................................................16 2.1.3 Gerai dan peritel.......................................................................18 2.1.4 Minimarket ..............................................................................21 2.1.5 Waralaba ..................................................................................23 2.1.6 Lokasi ......................................................................................24 2.1.7 Kelengkapan produk yang dijual .............................................30 2.1.8 Harga........................................................................................35 2.1.9 Promosi dan iklan ....................................................................36 2.1.10 Atmosfer dalam gerai ............................................................42 2.1.11 Pelayanan minimarket............................................................45 2.2 Kerangka berfikir dan Hipotesisi .....................................................49 2.2.1 Kerangka berfikir ....................................................................49 2.2.2 Hipotesis..................................................................................51 BAB III METODE PENELITIAN ....................................................................52 3.1 Lokasi dan objek penelitian ..............................................................52 3.2 Populasi.............................................................................................52 3.3 Sampel ..............................................................................................52

. 65 Tabel 4 Karateristik responden menurut usia......................................................... 65 Tabel 3 Karateristik responden menurut jumlah pendapatan.............1 Kesimpulan....... minimarket........... 83 Tabel 27 Disain eksternal ciri khas Indomaret.................................................................. 67 Tabel 6 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Indomaret .......................... supermarket.... 82 Tabel 26 Penataan ruang Indomaret yang nyaman ........5 Metode Analisis data ........... 77 Tabel 19 Logo Indomaret pada tas dan sovenir ........................................................2 Saran....................................120 LAMPIRAN................119 5.................................................................................. 74 Tabel 15 Potongan harga di Indomaret ............................. 71 Tabel11Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ............. 77 Tabel 20 Kupon undian dan hadiah langsung Indomaret............................4 Pembahasan ................................ 81 Tabel 25 Jumlah keranjang belanja di indomaret cukup..........................................................................................................................60 4..................................................................................................................................................................... 68 Tabel 8 Ketersediaan produk di Indomaret................. 71 Tabel 12 Produk yang dI jual Indomaret tidak kadaluwarsa....................................121 xiii DAFTAR TABEL Tabel 1 Pangsa pasar hipermarket.....................4 Variabel Penelitian ......119 DAFTAR PUSTAKA ...........................................109 4......................... 66 Tabel 5 Jarak yang di tempuh menuju Indomaret......................65 xii 4................... pasar tradisional....................................................................................57 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.........................................................21 Tabel 2 Karateristik responden menurut jenis kelamin......................................................................................2 Karateristik responden............................................................................ 74 Tabel 16 Harga di pasaran sama dengan di Indomaret ........................................................55 3..................................................................1 Hasil penelitian...................................................................................................... 69 Tabel 9 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Indomaret........................................................................................................................................................................................... 70 Tabel 10 Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Indomaret.................. 76 Tabel 18 Disain dan warna logo Indomaret ............................................................................................................................................ 73 Tabel 14 Keterjangkauan harga di Indomaret...1..............3 Deskripsi Variabel penelitian ...................... 75 Tabel 17 Keterlihatan logo Indomaret ........... 80 Tabel 24 Fasilitas di Indomaret....................1 Gambaran Umum tempat penelitian....................................... 72 Tabel 13 Penataan produk di Indomaret ............... 80 Tabel 23 Jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret .............................................................................113 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.................................... 84 .........119 5...............68 Tabel 7 Luas lahan parkir Indomaret ....................................................................... di Indonesia ............................60 4............ 78 Tabel 21 Informasi produk dan harga baru Indomaret.......................3..... 79 xiv Tabel 22 Fasilitas kartu keanggotaan Indomaret ............60 4................. 83 Tabel 28 Letak pintu masuk dan keluar Indomaret........................

..... 85 Tabel 31 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di Indomaret.................................................. 99 Tabel 49 Kupon undian dan hadiah langsung Alfamart............................................................................................................................................................................. 94 Tabel 43 Keterjangkauan harga di Alfamart................................................................................... 15 Gambar 3 Proses pemilihan toko ..............................................................................100 Tabel 51 Fasilitas kartu keanggotaan Alfamart .... 88 Tabel 35 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Afamart ............. 90 Tabel 37Ketersediaan produk di Alfamart......108 Tabel 63 Perhitungan rata-rata prosentase ................ 94 Tabel 42 Penataan produk di Alfamart ................ 90 Tabel 38 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Alfamart.....................106 Tabel 59 Kesigapan dan keramahan pegawai Alfamart.................................... 95 Tabel 44 Potongan harga di Alfamart .....................107 Tabel 62 Tidak ada antrian di meja kasir Alfamart..............................104 Tabel 57 Letak pintu masuk dan keluar Alfamart............................................................................. 89 Tabel 36 Luas lahan parkir Alfamart ......................... 92 Tabel 40 Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ......................112 Tabel 66 Perbanndingan persepsi konsumen ...................... 96 xv Tabel 45 Harga di pasaran sama dengan di Alfamart ................................................................................................................. 98 Tabel 47 Disain dan warna logo Alfamart .................. 98 Tabel 48 Logo Alfamart pada tas dan sovenir .................... 107 Tabel 61 Jam buka Alfamart pukul 07...105 Tabel 58 Seragam pegawai Alfamart...... 16 Gambar 4 Perang antar saluran ...................................110 Tabel 65 Deskrifsi variabel persepsi konsumen................... 85 Tabel 30 Kesigapan dan keramahan pegawai Indomaret.................112 xvi DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1 Perilaku berbelanja................................................................102 Tabel 54 Jumlah keranjang belanja di Alfamart cukup .............................106 Tabel 60 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di A alfamart................................. 22 ....................103 Tabel 55 Penataan ruang Alfamart yang nyaman ...............................................................................................................................................00 wib........................................................................................................................................................................101 Tabel 52 Jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart . 86 Tabel 32Jam buka Indomaret pukul 07..................................................................109 Tabel 64 Perhitungan skor Indomaret dan Alfamart.................................. 87 Tabel 34 Jarak yang di tempuh menuju Alfamart.....................00 wib........ 87 Tabel 33Tidak ada antrian di meja kasir Indomaret...... 91 Tabel 39Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Alfamart.........................................................................................................................100 Tabel 450 Informasi produk dan harga baru Alfamart................................................................................................................. 12 Gambar 2 Proses keputusan pembelian .................................Tabel 29 Seragam pegawai Indomaret...............102 Tabel 53 Fasilitas di Alfamart...... 97 Tabel 46 Keterlihatan logo Alfamart ............... 93 Tabel 41 Produk yang di jual Alfamart tidak kadaluwarsa...........................104 Tabel 56 Disain eksternal ciri khas Alfamart..........................................................................................................................................................................................................................................

......... 43 Gambar 13 Unsur barang atau jasa yang di beli konsumen ...................................................... 24 Gambar 6 Analisis area perdagangan........................................................................ Banyak sekali perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan dengan cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada dan berusaha menerapkan strategi pemasaran yang tepat dalam rangka menguasai pasar............ Syarat yang harus di penuhi oleh suatu perusahaan agar dapat sukses dalam persaingan adalah berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan dengan membuat citra yang baik di mata ............................. Penguasaan pasar merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang di lakukan oleh pengusaha untuk mempertahankan hidupnya.................................................................................................................138 Lampiran 6 Surat keterangan telah melakukan penelitian ...................121 Lampiran 2 Hasil perhitungan SPSS............................................. berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin...........2001:10)................................................................................................................................ 47 Gambar 15 skala likert ........................... 26 Gambar 7 Tiga tingkat analisis lokasi pengecer .......................................... 34 Gambar 10 Teori komunikasi .Gambar 5 Keuntungan................................................................................................ 30 Gambar 8 Pertimbangan dalam penyediaan marchendise ................. 33 Gambar 9 Kategori produk ..1 Latar belakang Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dan kelompok mendapat apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu atau kelompok lainya (Irawan.......................................140 1 BAB I PENDAHULUAN 1..........................................................131 Lampiran 4 Perhitungan skala likert .....................................127 Lampiran 3 Data tabulasi penelitian ........................ 45 Gambar 14 Kerangka berfikir .....137 Lampiran 5 Surat ijin penelitian.......................................................................................................... 37 Gambar 11 Tujuan memberi suasana dalam gerai ................ Dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa konsep paling penting mendasari pemasaran adalah menyangkut keinginan manusia dan merupakan kebutuhan manusia yang di bentuk oleh kultur serta kepribadian individu Di era globalisasi sekarang ini kegiatan bisnis khususnya pemasaran dari waktu ke waktu semakin meningkat... kerugian waralaba.......................111 xvii DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Angket penelitian .................................... 42 Gambar 12 Tampilan toko .....................................................................

Memilih toko adalah proses interaksi antara strategi pemasaran pengecer dan karateristik individual dan situasional dari pembeli proses ini di gambarkan oleh diagram keputusan pembelian pada umumnya.. (6) atribut fisik toko. produk. Jika pengalaman masa lalu memuaskan. promosi. Karateristik individual seperti gaya hidup menyebabkan pandangan umum tentang aktivitas yang terlibat dalam perilaku berbelanja dan pencarian. pelayanan. lokasi dan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan untuk membeli (Engel. tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. dimana kegiatan tersebut sangat tergantung pada perusahaan atau pedagang dengan bermacam atribut melalui harga. produk.000 ritel di Indonesia. (2)sifat dan kualitas pengamanan. (7) sifat pelanggan toko. Rofian.. kenyataananya dapat memiliki penjualan yang berbeda. Penguasaan pangsa pasar sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi . 1995:251).pelanggan itu sendiri yang nantinya akan menimbulkan loyalitas yang berkelanjutan. Majalah marketing: 2004). pelayanan. Citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk akhir atau pembelian merek. (5) personel penjualan. 1997: 165). dari total 5. Karateristik pembeli juga mempengaruhi citra toko. karena menenurut the use multiatribut attitude model in store image study journal of ritailing para pelanggan potensial yang diminta memilih sepuluh daftar atribut yang ada memilih keenam komponen yang dirasa memiliki pengaruh paling besar dalam menilai citra toko yaitu lokasi.1995:157). Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga.1995: 252). Namun di sini peneliti hanya mengambil enam komponen yang paling utama. 3 (4) iklan dan promosi. Dengan kata lain. seperti Indomart dan Alfamart yang biasanya berdampingan (Tajwini.3%. (8) atmosfer toko dan (9) pelayanan dan kepuasan setelah transaksi (Engel. pelayanan umum. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 12. Namun kenyataanya bahwa meski minimarket memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama satu dengan yang lainya. maka pilihan akan bersifat kebiasaan. kelengkapan produk yang ditawarkan. Hal tersebut bisa di capai oleh suatu perusahaan melalui 2 upaya menghasilkan dan menyampaikan barang serta jasa yang diinginkan konsumen. Kecuali jika faktor-faktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. harga. Market share yang berbeda jauh menurut survei AC Nielsen tahun 2005. Para pengecer mempengaruhi aktifitas ini dengan strategi iklan dan promosi. (3) harga. Atribut yang menyolok atau determinan biasanya masuk dari kategori berikut ini : (1) lokasi. Konsumen memilah-milah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. dan kenyamanan berbelanja .

Adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 2. Untuk mengetahui adakah perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen 2. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1. Dari gambaran di atas penulis memilih judul dalam penelitian ini adalah “ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI”. b) Bagi peneliti lain.kontan. untuk itu peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian perbandingan persepsi konsumen toko tersebut mengapa hal tersebut dapat mempengaruhi penjualan padahal keduanya memiliki strategi pemasaran yang hampir sama dan pelayanan yang hampir sama juga adakah perbedaan pada keduanya yang pada ahirnya mempengaruhi citra toko dari kacamata konsumen.nomor empat setelah ritel-ritel yang lain sedangkan Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35%. apakah yang membuat berhasil mewujudkan kesan yang baik pada pelanggan dan pada ahirnya akan memudahkan meraih konsumen. Sedangkan menurut penelitian salah satu tabloid bisnis Kontan di kawasan Bekasi Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 33%. bahwa penelitian ini dapat di gunakan untuk . penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai perbedaan strategi pemasaran Indomaret dan Alfamart dari kacamata konsumen.id).co.4 Kegunaan penelitian 1.3 Tujuan penelitian Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : 1.2 Permasalahan Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka identifikasi masalah pada penelitian ini adalah: 1. 1. Untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1. Kegunaan teoritis a) Bagi pembaca. Penguasaan pangsa pasar 4 sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor dua setelah Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35% (http://www.

Pelayanan Adalah segala hal pengeluaran industri yang di keluarkan industri yang mendukung operasi suatu perusahaan kegiatan tidak berwujud intangible yang secara terpisah bisa di identifikasikan berfungsi memuaskan keinginan serta tidak terikat kepada . Persepsi Persepsi adalah suatu proses dengan mana seseorang. 6 b) Bagi konsumen. 2. Kegunaan praktis a) Bagi pelaku usaha ritel hasil penelitian ini bermanfaat sebagai evaluasi dan pengamatan aktivitas konsumen atau perilaku konsumen terhadap toko ritel. mengorganisasikan. 4. 5. penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan cakrawala berfikir dalam pengembangan wawasan dalam mempelajari segala perilaku produsen yang berhubungan dengan bagaimana memuaskan keinginan konsumen yang menjadi sasaran. 3. 2004: 102). dan agar menjadi jelas dan tidak terjadi salah tafsir terhadap judul tersebut.5 Penegasan istilah Untuk memudahkan pemahaman dalam penelitian. dan menginterpretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. 2.1996:123). menyeleksi. penelitian ini bermanfaat untuk sarana pengembangan ilmu penetahuan. Perbandingan Perbandingan artinya pertimbangan. Lokasi Berhubungan dengan pemilihan dan penggunaan spesialisasi pemasaran perdagangan perantara dan transportasi serta 7 penyimpanan pergudangan untuk melengkapi para pelanggan target dengan kegunaan waktu tempat dan pemilikan kemanfaatan yang tercipta melalui penyediaan produk di tempat yang di kenali konsumen (Amin wijaya tunggal. 1976:84).sinarharapan. 1.co. sehingga produsen dapat mengetahui apa saja yang di gunakan konsumen dalam membuat pertimbangan keputusan pembelian.id). persamaan (beberapa benda atau perkara) ( WJS Poerwodarminto. c) Bagi penulis.menambah pengetahuan dan untuk meneliti lebih lanjut dengan menggunakan variabel lain. Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www. maka perlu adanya penegasan istilah-istilah dalam judul tersebut di atas yaitu : 1.

Kenyamanan berbelanja (atmosfer dalam gerai) Adakah pengaruh yang timbul dari faktor-faktor yang khusus untuk waktu dan tempat tertentu dan tidak lepas dari karateristik konsumen dan objek (Amin Wijaya Tunggal. promosi. karateristik pelayanan yang baik.1996:95). Bagian skripsi BAB I : PENDAHULUAN 9 Meliputi : alasan pemilihan judul. kelengkapan produk yang ditawarkan. Kelengkapan produk yang di tawarakan (merchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko (produk berbasis makanan. permasalahan. Harga Adalah apa yang dibayar seseorang untuk apa yang di perolehnya nilainya dinyatakan dalam mata uang (Amin Wijaya Tunggal. waktu. 8. dan lain-lain atau kombinasi) untuk di sediakan dalam toko pada jumlah. Bagian awal skripsi Bagian awal skrisi terdiri dari halaman judul.6 Sistematika skripsi 1. kelengkapan produk. halaman motto dan persembahan. pakaian. penegasan istilah. abstrak. harga. Menginformasikan. 1. cara-cara yang menarik konsumen dengan promosi. barang kebutuhan rumah. karateristik penentuan harga. pelayanan. 2. 1996:125). produk umum. pengertian minimarket. halaman pengesahan. daftar isi dan daftar lampiran. kenyamanan . dan kenyamanan berbelanja) pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. membujuk dan atau mengingatkan para 8 pelanggan target pada perusahaan dan bauran pemasaranya (Amin Wijaya Tunggal. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atu perusahaan ritel (Hendri Ma’aruf. 7. Promosi Adalah mengkomunikasikan informasi antara penjual dan pembeli untuk mempengaruhi sikap dan perilaku.1996:97).penjualan suatu produk atau jasa lain (Amin Wijaya Tunggal. 1996:103). 9. BAB II : LANDASAN TEORI Dalam bab ini diuraikan tentang teori yang digunakan sebagai dasar pembahasan selanjutnya yaitu penertian perilaku konsumen. kata pengantar. 2005:135). 6. karateristik lokasi yang baik. Dari keterangan diatas maka dalam penelitian ini di terangkan maksud tema dalam penelitian ini adalah mengenai pengukuran perbedaan persepsi yang ditentukan oleh keenam indikator (lokasi. tujuan penelitian dan manfaat penelitian.

dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini (Engel dan Blackwell. 2) Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta tindakan dalam memperoleh. BAB III : METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab in diuraikan tentang populasi. yang membeli produk untuk konsumsi personal. kapan. BAB IV : HASIL PENELITIAN BAB V : PENUTUP Dalam bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran BAGIAN AKHIR Bagian ini berisi tentang daftar pustaka dan lampiran 10 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS 2. dan bagaimana barang sudah dibeli dan dikonsumsi. Perusahaan berkepentingan dengan hampir setiap kegiatan manusia yang hanya dalam lingkup yang lebih terbatas.1. Sifat Motivasi Pembelian Setiap konsumen mempunyai dua sifat motivasi pembelian yang saling tumpang tindih dalam dirinya. memakai. dengan siapa.berbelanja. 1994:3). metode analisis data. oleh siapa.sampel.1 Perilaku konsumen a. Perilaku konsumen sangat komplek dan sulit di prediksi. b. baik individu maupun rumah tangga. emosional dan rasional (Hendri Ma’aruf. minat. 3) Mengetahui perilaku konsumen meliputi : perilaku yang dapat diamati seperti jumlah yang di belanjakan. mengkonsumsi dan menghabiskan produk. Dari definisi di atas dapat di ambil kesimpulan : 11 1) Perilaku konsumen menyoroti perilaku individu dan rumah tangga. Pengertian perilaku konsumen Untuk memahami perilaku masyarakat dalam pembelian barang dan jasa tersebut di butuhkan studi tersendiri. dan perilaku konsumen mengansumsikan bahwa konsumen bersikap rasional dalam setiap keputusan pembelian. 2005:51). Pendekatan-pendekatan yang selama ini banyak digunakan untuk menyingkap sikap. Adapun definisi perilaku konsumen adalah tindakan langsung terlibat dalam mendapatkan. mengkonsumsi. .1 Landasan teori 2. metode pengumpulan data. dan teknik. Menurut kotlert dan Amstrong yang di kutip oleh Simamora (2001:81) mengartikan perilaku konsumen sebagai perilaku pembelian akhir.

suatu sifat dapat mendominasi sementara sifat lainya sedikit berperan. matahari pilihan barang banyak marchandise banyak Selama belanja Barang yang tersedia Harga menarik Cepat proses pembayaranya (antrian di kasir tidak terlalu panjang ) Selama belanja Daya tarik suasana internal Visual merchandising Fasilitas dalam gerai Pusat barang dan jasa Fasilitas kredit . Cara berfikir seorang konsumen bisa begitu kuat sehingga membuat perasaan seperti gengsi menjadi amat kecil bahkan hilang 12 Pada proses membeli suatu barang. c. Tetapi kita akan sulit melihat dengan jelas apakah kedua sifat itu sedang berimbang pada seseorang. Perilaku di tempat belanja Menurut David cook dan David Walters dalam buku Hendri Ma’aruf (2005:53) menggambarkan perbedaan kedua jenis perilaku orang pergi berbelanja seperti dalam diagram berikut: Prabelanja (mencari dan memilih gerai) lokasi mudah di capai cukup parkir dekat dengan gerai lain pilihan marchandise pelengkap atau pengganti Prabelanja (mencari dan memilih gerai) bergengsi ada toko utama seperti hero. Pada kejadian yang berbeda mungkin saja dominasi terjadi sebaliknya. baik itu keindahan. 2) Rasional Sikap belanja rasional di pengaruhi oleh alasan rasional dalam fikiran konsumen. Faktor indah atau bagus dan faktor gengsi akan lebih banyak pengaruhnya di bandingkan rasa iba atau marah saat berbelanja.1) Emosional Motivasi yang di pengaruhi emosi berkaitan dengan perasaan. atau perasaan lainya termasuk rasa iba dan marah. Sementara di kejadian lain dapat saja kedua sifat berikut berimbang. umumnya para konsumen bukan dalam keadaan iba atau marah. gengsi.

Paska belanja (antaran barang. d. Orientasi belanja adalah lebih mementigkan hal-hal fungsional Orientasi rekreasi lebih di pengaruhi oleh suasana li k 13 Kebanyakan konsumen di Indonesia yang berbelanja di gerai-gerai modern cenderung berorientasi “rekreasi”. pemasangan. guru. kebersihan. Minimarket yang merupakan contoh gerai modern yang mengalami pertumbuhan dengan cepat sebagai pertanda bahwa faktor rekreasi cukup kuat. kelebihan minimarket di banding warung biasa terletak pada penataan. 2005:53) Perbedaan itu mempengaruhi perilaku sebelum belanja dalam proses belanja dan setelah belanja.dan pendingin ruangan (AC). Budaya meliputi hal-hal yang dipelajari dari keluarga. pemasangan. 1) Faktor budaya Budaya adalah faktor mendasar dalam pembentukan norma-norma yang dimiliki seseorang yang kemudian membentuk atau mendorong keinginan dan perilakunya menjadi seseorang konsumen. kunjungan ulang) Display tema Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Gambar 1: Perilaku berbelanja (David cook dan David Walters. evaluasi. teman. kunjungan ulang) Display barang Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Paska belanja (antaran barang. evaluasi. tetangga. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen Proses keputusan memilih barang atau jasa dan lain-lainnya itu di pengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor pribadi internal dalam dirinya sendiri. (d) Behavior (tindak tanduk) 2) Faktor sosial 14 (a) Reference group adalah kelompok yang mempengaruhi anggotanya dalam membuat keputusan pembelian sesuatu . dan tokoh-tokoh masyarakat yang meliputi: (a) Nilai-nilai adalah norma yang di anut masyarakat (b) Persepsi adalah cara pandang pada sesuatu (c) Prefensi adalah rasa lebih suka pada sesuatu dibandingkan dengan yang lainnya. tiga hal tersebut memberi rasa yang berbeda antara minimarket dan toko biasa.

f. merupakan pasar ritel yang besar karena perkembangan yang semakin pesat. seorang konsumen akan melalui suatu proses keputusan pembelian. mereka juga memilih gerai mana yang mereka kunjungi. baik untuk dinikmati oleh diri sendiri maupun untuk keluarga. (b) Keluarga faktor ini juga penting dalam mempengaruhi dalam memilih suatu barang dan jasa. Keputusan membeli Dalam membeli suatu barang atau jasa. Ini . telah menjadi produk pemikat perorangan sejak puluhan tahun lalu. kapan mereka berbelanja.barang atau jasa meskipun ada pengecualian pada sebagian orang. peran seseorang di masyarakat atau di perusahaan akan mempengaruhi pola tindakanya dalam membeli barang dan jasa (di sebut berbelanja). mobil dan motor bertambah dari tahun ke tahun berikut kecangihan teknologinya yang bertambah dari tahun ketahun (b) Alat rumah tangga. 2005:61) Pengertian stimulus adalah situasi yang menyebabkan munculnya kebutuhan dalam diri konsumen. (c) Audio visual. e. dan berapa besarnya belanja mereka. (d) Internet dan seluler kemajuan teknologi komputer pribadi. Terdapat tiga proses keputusan pembelian: 15 1) Proses keputusan panjang untuk barang yang durable menurut Berman dan Evan dalam buku Hendri Ma’ruf (2005:61). Respon konsumen terhadap stimulus eksternal Perilaku konsumen pada akhirnya terlihat pada saat mereka memilih produk dan merek. (c) Peran dan status. info yang didapat kemudian dievaluasi sebelum akhirnya melakukan transaksi pembelian dan pada akhirnya ada perilaku pasca beli. telepon selular meningkatkan pasar hardware. 2) Proses kebutuhan terbatas sama dengan proses diatas tetapi terjadi secara lebih cepat dan kadang meloncati tahapan 3) Proses pembelian rutin keputusan pembelian yang terjadi secara kebiasaan sehingga proses pembelian sangat singkat saja begitu ada kebutuhan langsung di beli saja tanpa adanya pertimbangan. Stimulus kebutuhan mencari info evaluasi transaksi perilaku pasca beli Gambar 2: Proses keputusan pembelian (Berman dan Evan. yang selanjutnya konsumen mencari informasi tentang kebutuhanya. 3) Faktor teknologi (a) Transfortasi pribadi. Tidak saja terhadap produk dan 16 mereka.

2. Faktor yang membuatpersepsi berbeda-beda pada setiap fasilitas yang sama karena adanya perbedaan dalam otak kita yang terbatas. hal tersebut dipengaruhi oleh faktor personal dan faktor stimuli yang terdiri dari (Bilson Simamora. dan mengertepretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. mengorganisikan.2 Persepsi Persepsi adalah satu proses dengan mana seseorang menyeleksi.terjadi pada proses keputusan membeli stimulus ekternal. sehingga tidak mungkin semua stimuli tertampung. Stimulus eksternal situasi konsumen respon konsumen Gambar 3: Proses pemilihan toko (Philip Kotler. 1997:153) Bagan diatas sangat berkaitan dengan proses pemilihan toko mana yang akan di kunjungi konsumen dengan berbagai pertimbangan diatas. 2004:104): Karateristik konsumen Lingkungan Ekonomi Budaya Sosial teknologi Pemasaran Marchandise Harga Lokasi Iklan Atmosfer service Proses keputusan pembelian Pilihan produk atau merek Pilihan gerai Timing berbelanja Besarnya belanja 17 1) Faktor persnal yang terdiri dari: (a) Pengalaman masa lalu (b) Kebutuhan saat ini (c) Pertahanan diri (d) Adaptasi 2) Faktor stimulus .1. 2004:102).

Gerai-gerai dari peritel kecil terdiri atas dua macam. Gerai dalam segala bentuknya berfungsi sebagai tempat pembelian barang dan jasa.2005:71). baik dalam arti gerai besar maupun dalam arti mempunyai gerai besar dan 19 sekaligus gerai kecil.Karateristik stimulus memegang peranan penting dalam merebut perhatian konsumen seperti hukum kontras yang dikemukakan Weber yaitu “ yang lain dari sekelilingnya. 1).3 Gerai dan peritel Peritel atau pengecer adalah pengusaha yang menjual barang atau jasa secara eceran kepada masyarakat sebagai konsumen (Hendri Maaruf. . Peritel besar adalah peritel berbentuk perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan ritel dalam skala besar. yaitu dalam arti konsumen datang ke gerai untuk melakukan transaksi berbelanja dan membawa pulang barang atau menikmati jasa. 2004:105): 1) Penampilan fisik dengan kata lain persepsi kualitas melebihi realitas 2) Stereotype mengurangi I objektifitas seseorang dalam menginterpretasikan stimuli sehingga persepsi menjahui realitas 3) Kesan pertama 4) Loncat ke kesimpulan.1. yaitu gerai modern dan tradisional. Peritel perorangan atau peritel kecil memiliki jumlah gerai bervariasi. Gerai tradisional Adalah gerai yang telah lama beroperasi di negeri ini berupa: warung. mulai dari satu gerai hingga beberapa gerai. orang kadang enggann mendengarkan informasi keseluruhan tapi langsung kekesimpulan 5) Efek halo (aura merek) 2. 2005:71). lebih mungkin untuk mendapat perhatian “ hal tersebut dapat diciptakan melalui: (a) Ukuran yang berbeda-beda (b) Warna yang paling mencolok dari yang lain (c) Posisi (d) Keunikan 3) Faktor pengorganisasian Orang cenderung membuat keteraturan untuk hal-hal yang tidak teratur. Perusahaan perdagangan ritel besar dapat memiliki format bervariasai dari yang terbesar (perkulakan) hingga yang terkecil atau minimarket ( Hendri Ma’ruf. adapun pengorganisasian stimuli dilakukan dalam tiga bentuk diantaranya: (a) Figur dan latar belakang (b) Pengelompokan (c) Peyelesaian masalah 18 Sedang yang biasanya mengganggu persepsi seseorang adalah (Bilson Simamora.

d) Factory outlet e) Distro f) Supermarket: mempunyai luas 300-1100 m2 yang kecil sedang yang besar 1100-2300 m2 g) Perkulakan atau gudang rabat h) Super store: adalah toko serba ada yang memiliki variasi barang lebih lengkap dan luas yang lebih besar dari super market 21 i) Hipermarket: luas ruangan di atas 5000 m2 j) Pusat belanja yang terdiri dua macam yaitu mall dan trade center.toko.3 Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau . arti modern di sini adalah penataan barang menurut keperluan yang sama di kelompokan di bagian yang sama yang dapat dilihat dan diambil langsung oleh pembeli. Gerai modern mulai beroperasi awal 1960-an di Jakarta .dan lokasi. Supermarket mulai di perkenalkan pada dasawarsa ini .000 per hari. tetapi berbeda dalam hal harga. jam buka. konsep one stop shopping mulai dikenal pada dasawarsa 1980-an yang kemudian menjadi popular awal 1990-an. Luas ruang minimarket adalah antar 50 m2 sampai 200 m2. 2). penggunaan alat pendingin udara. Istilah pusat belanja mulai popular di gunakan untuk mengganti kata one stop shopping . b) Convenience store: gerai ini mirip minimarket dalam hal produk yang dijual. Warung biasanya berupa bangunan sederhana yang permanen (tembok penuh) semi permanen (tembok setinggi 1 meter di sambung papan sebagai dinding). Banyak orang mulai beralih 20 ke gerai modern seperti pusat belanja ini untuk berbelanja. atau dinding kayu seutuhnya. 2. dan pasar. Convenience store ada yang dengan luas ruangan antara 200 m2 hingga 450 m2 dan brelokasi di tempat yang setrategis.. Menurut penelitian AC Nilsen. Macammacam gerai modern diantaranya (Philip Kotler. dengan harga yng lebih mahal dari harga minimarket. selama 10 tahun sampai 2002.1. dan adanya pramuniaga profesional. telah tumbuh 1 juta warung yang kebanyakan di luar kota dengan omzet rata-rata Rp 100. Modernisasi bertambah meluas pada dasawarsa 1970-an. dan luas ruangan. c) Special store: merupakan toko yang memiliki persediaan lengkap sehingga konsumen tidak perlu pindah toko lain untuk membeli sesuatu harga yang bervariasi dari yang terjangkau hingga yang mahal.1997:337-339): a) Minimarket terjadi pertumbuhan sebanyak 1800 buah selama 10 tahun sampai 2002.

Pada ahir tahun 2003 jumlah gerai indomaret 796 unit di Jabodetabek. pasar tradisional di Indonesia: 2000 2001 2002 2003 Hipermarket & supermarket 16. Minimarket yang masuk dalam kelompok seperti alfamart dan Indomaret baik yang dimiliki perusahaan atau yang waralaba atau hanya operasional saja tergolong sebagai chain store yaitu toko atau gerai yang terhimpun di bawah satu nama dengan sistem yang sama termasuk dalam kegiatan pemasaranya.com Inc: 2004). Indomarco Prismatama yang pada tahun 1988 mendirikan minimarketnya yang pertama.com Inc: 2004).6% 5. Sedang menurut Hendri ma’aruf (2005:76) yang di sebut minimarket biasanya luas ruanganya adalah antar 50 m2 sampai 200 m2 serta berada pada lokasi yang mudah dijangkau konsumen. berikut gambar persaingan antar perusahaan.5% 20. Mini market mengisi kebutuhan masyarakat akan warung yang berformat modern.1% Pasar trdisional 79.9% 73.4% 4. Perusahaan lain yang juga mengoperasikan minimarket adalah Alfaria Trijaya yang pada tahun 2004 telah memiliki 923 gerai dengan nama alfamart dan merencanakan mengembangkan menjadi 1800 unit di seluruh Indonesia tahun 2005 (http//www.kontan-online. istilah yang di pake di Inggris.co.2% 21. Persaingan minimarket telah memunculkan peritel-pertel kecil dengan satu atau beberapa gerai . sejuk. perilaku konsumen yang menyukai tempat belanja bersih.7% 20. Tabel 1: Pangsa pasar Hipermarket. Indomarco merencanakan mendirikan 600 toko lagi di tahun 2005 (http//www.sinarharapan.supermarket.dua mesin register (http// www. dari negara AS yang paling banyak di ikuti.1% Minimarket 3. Desember 2003. Semarang dan Surabaya.8% Sumber: sisipan bisnis Indonesia “ arah bisnis dan politik”. dengan mini market. dan tertata rapi membuat minimarket menjadi lebih unggul dari warung dan toko. 22 Bandung.6% 4. Bogor.9% 74. Persaingan telah membuat pengecer berfikir tentang format . belanja sedikit di tempat yang dekat dan nyaman terpenuhi. antarformat: Pasar tradisional Toko Minimarket . minimarket.8% 74.id).kontan-online.di Indonesia format-format gerai modern mengikuti format gerai dari mancanegara. Perusahaan yang pertama kali menggunakan format minimarket sebagai strategi bisnis di Indonesia adalah PT. istilah lain dari chain store adalah multiples.

Di Jabotabek persaingan antar gerai tradisional dengan gerai modern masih berlangsung meski dengan kecendrungan peralihan selera belanja konsumen pada gerai modern yang meningkat.1. pelatihan. ia juga mendapat bantuan dari pewaralaba dalam hal 24 persiapan gerai. Pemilik merek disebut franchishor ( Pewaralaba) dan pihak kedua tadi di sebut sebagai franchisee (terwaralaba). pasokan barang. dan lain-lain yang di perjanjikan. Secara ringkas pengertian waralaba adalah hubungan bisnis antara pemilik merek. selain terwaralaba berhak menggunakan merek. Persaingan antar gerai dan dari format yang berbeda telah muncul. promosi.4 Waralaba (francise) Perdagangan eceran dalam gerai modern berukuran kecil (200m2) atau lebih kecil dengan sistem waralaba di indonesia dimulai dengan munculnya antara lain seperti Indomaret dan Alfamart khususnya dalam wujud minimarket. Terdapat keuntungan dan problem potensial dalam berbisnis waralaba yang perlu diketahui oleh peminat waralaba dan oleh pemberi hak waralaba sebagaimana di tampilkan dalam tabel berikut: Keuntungan : Pewaralaba Terwaralaba • Peluang pertumbuhan tinggi • Tidak memerlukan modal besar • Para terwaralaba menjadikan para pemilik pewaralaba bersenangat • Baya pengawasan rendah • Pewaralaba masih mungkin memiliki sendiri gerai yang di operasikan sendiri • Peluang go internasional • Cara mudah melakukan tes pasar atau pengembangkan pasar . 2005:90).2005:87) Dari gambaran persaingan diatas dapat dilihat peluang untuk merubah warung dan toko menjadi minimarket. 2. produk dan sistem operasioal dengan pihak kedua berupa pemberian izin pemakaian merek.SupermarkeSupermarket t Hypermarket Hypermarket Warung Warung Toko Minimarket Convinience store 23 Gambar 4: Perang antar saluran (Hendri Ma’aruf. sistem operasional dalam jangka waktu tertentu (Hendri Ma’aruf. ini lebih terasa ketika supermarket besar di buka di sebuah kota atau pun kabupaten yang memunculkan persaingan langsung dengan toko-toko lama. produk.

meskipun keduanya menjual produk yang sama. dan sama-sama punya setting atau ambience yang bagus. oleh pramuniaga yang sama banyak dan terampil.1.5 Lokasi Lokasi adalah faktor yang sangat penting dalam bauran pemasaran ritel (ritail marketing mix). a. • Pengguna merek yang sudah dikenal masyarakat • Kegiatan pemasaran yang luas bisa sampai tingkat nasonal Kerugian : Pewaralaba Terwaralaba • Kurang pengawasan sehari-hari • Reputasi rawan cacat oleh perilaku beberapa terwaralaba • Motivasi terwaralaba hanya bersikap jangka pendek • Seorang terwaralaba menjadi terlalu kuat sehingga terjadi terwaralaba dalam terwaralaba • Realisasi laba dan omzet mungkin tidak sesuai harapan • Berpeluang terjadi penlakan terhadap peraturan pewaralaba • Pemasok lain menawarkan dengan harga yng lebih rendah • Masih diharuskan membayar fee untuk marketing meski telah bersil menghmpun sejumlah konsumen loyal • Ketika omzet meningkat fee juga meningkat Gambar 5: Keuntungan dan problema potensial bagi pewaralaba dan terwaralaba ( MC Goldrick.• Mempertahankankemandirian • Reward sejalan dengan performen • Resiko pendirian usaha baru sedikit • Pinjaman dana mudah di peroleh • Adanya bantuan persiapan dan pengoprarsianya. sebuah gerai akan lebih sukses di banding gerai lainnya yang berlokasi kurang strategis. pada lokasi yang tepat.hal 52 ) 25 2. Analisis area perdagangan (trading area analisis) .

Sebaliknya. wilayah perdagangan sekunder.sekunder. b) Kedekatan dengan sumber pemasok Pemasok mempunyai pengaruh pada peritel dalam hal kecepatn penyediaan. Area perdagangan adalah suatu wilayah dimana beberapa perusahaan menjual barang atau jasa secara menguntungkan. yaitu wilayah perdagangan 26 utama. kualitas produk yang terjaga. fluktuasi . Keputusan mendirikan gerai besar atau kecil tergantung pada keadaan traiding area yang dilayani. dan wilayah tambahan jika di gambarkan akan terlihat pada gambar berikut: Wilayah perdagangan primer toko Wilayah perdangan sekunder pembeli Wilayah perdagangan tambahan Gambar 6: Analisis area perdagangan (Hendry Ma’aruf. potensi pertumbuhan. 2. wilayah lain yang berpenghuni sedikit yang berpenghasilan tidak banyak adalah traiding area yang kurang menarik karena hanya akan menunjukan satu atau dua gerai ritel saja.1995:243): a) Besarnya populasi dan karateristiknya Jumlah pendudukdan kepadatan pada suatu wilayah menjadi faktor dalam mempertimbangkan suatu area perdagangan ritel. luas suatu traiding area dapat bervariasi pada jenis gerai. Untuk membuka gerai di suatu lokasi baru. dan lain-lain.2005:117) Informasi itu dipakai untuk memberi gambaran batas geografis tentang wilayah utama. daftar berikut ini dapat dimanfaatkan untuk mengetahui potensi yang tersedia (James F Engel. Informasi itu pula yang memberi gambaran seperti (Sumber: Hendri Ma’aruf. Toko kecil akan lebih terbatas lagi wilayah perdagangan primernya. wilayah yang dijadikan sebagai ajang penjualan oleh suatu toko dapat dibagi menjadi tiga bagian. c) Basis ekonomi Industri daerah setempat. wilayah perdagangan primer akan lebih kecil daripada wilayah perdagangan primer gerai besar. biaya pengiriman.dan wilayah tambahan. 27 b) Besar belanja rata-rata pada toko oleh orang-orang yang berasal dari suatu wilayah tertentu dalam area perdagangan dimaksud. langkah pertama adalah mempelajari suatu area agar investasi yang di tanamkan dapat menguntungkan.Sebelum suatu toko atau pusat perbelanjaan didirikan. c) Konsentrasi kepemilikan kartu belanja Sedangkan bagi toko berukuran menengah. Suatu wilayah yang berpenduduk banyak yang berpenghasilan cukup besar adalah traiding area yang menarik banyak pengecer. 2005:117): a) Frekuensi orang-orang dari wilayah geografis yang berbeda melakukan belanja mereka.

dan fasilitas keuagan di daerah sekitar yang harus diperhatikan peritel. g) Ketersediaan lokasi toko Faktor bagi suatu area perdagangan dan hal-hal yang terkait dengan lokasi adalah: jumlah lokasi dan jenisnya. (4) Proporsi orang yang berkunjung dari total yang melintas b) Lalu lintas kendaraan Informasi tentang jumlah dan karakteristik mobil-mobil yang melintas. d) Trasportasi umum . (2) Jumlah orang yang melintas pada pagi. dan kemacetan akan menjadi nilai tambah atau nilai kurang bagi pelangan itu menjadi perhatian penting seorang pemasar.karena faktor musiman.dan biaya-biaya terkait. h) Hukum dan peraturan Hukum dan peraturan perlu di perhatikan khususnya jika terdapat perda atau peraturan daerah yang tidak terdapat di daerah lain 3. e) Situasi persaingan Penting mengenali jumlah dan ukuran pada peritel di suatu wilayah. akses pada masing-masing lokasi. sore. pertokoan atau pusat perbelanjaaan yang memiliki fasilitas parkir yang memadai dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi peritel dibandingkan dengan pertokoan dan pusat belanja yang fasilitas perbelanjaan yang fasilitasnya tidak memadai. dan malam atau menurut jam (3) Proporsi potensi konsumen (prentase pembelanjaan dari orang yang melintas). d) Ketersediaan tenaga kerja 28 Tenaga kerja yang perlu diperhatikan adalah pada semua tingkat. f) Fasilitas promosi Adanya media massa seperti surat kabar dan radio akan memfasilitasi kegiatan promosi peritel. a) Lalulintas pejalan kaki Untuk mendapatkan informasi: 29 (1) Jumlah pria dan wanita yang melintas (anak-anak usia tertentu kebawah tidak dihitung). Beberapa faktor yang harus di pertimbangkan dalam letak atau tempat gerai yang akan di dirikan atau dibuka. faktor lebar jalan. siang. c) Fasilitas parkir Untuk kota-kota besar. perdagangan. pembatasan zona. peluang kepemilikan . yaitu tingkat administrative dan lapangan hingga manajemen trainee dan manajerial. kondisi jalan.

yaitu siapa konsumen yang hendak dituju.6 Kelengkapan produk yang dijual (marchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko untuk disediakan dalam toko pada 31 jumlah. 1. 2005:132). yaitu mudah terlihatnya toko dan plang namanya oleh pejalan kaki dan pengendara mobil yang melintas di jalan. juga motivasi konsumen paling penting diketahui. penanganan.Perishapble ( seperti buah-buahan yang cepat busuk) 10% -Umum 10% (Kompas. g) Penilaian keseluruhan Penilaian keseluruhan atau overall rating perlu dilakukan berdasarkan faktor-faktor diatas agar dapat menentukan pilihan lokasi lebih tepat. dan keuangannya. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atau perusahaan ritel (Hendry Ma’ruf. Manajemen marchendise Gerai Indomaret yang berformat minimarket mempunyai komposisi marchendise seperti berikut: .1. Hal-hal yang berkaitan dengan manajemen marchandise adalah: a) Target market Untuk pengelolan marchandise yang optimal.Produk makanan dan minuman 60% . Untuk mendapatkan perkiraan potensi yang lebih akurat. karena toko yang saling melengkapi akan menimbulkan sinergi. maka pertanyan pertama perlu dijawab.Produk non makanan 20% . 1995:239) 2. seleksi pasar analisis area evaluasi tempat Gambar 7: Tiga tingkat analisis spasial dan menyeleksi lokasi pengecer (James F Engel. 2005:135). diperlukan rumusan perhitungan yang spesifik (Hendri Ma’ruf. 9 februari 2003) Manajemen marchandise atau pengelolaan merchandise berkaitan dengan pembelian atau pembelanjaan.waktu.Transportasi umum yang banyak melintas di depan pusat perbelanjaan atau pertokoan akan memberi daya tarik yang lebih tinggi karena bentuk konsumen dengan mudah langsung masuk ke areal perbelanjaan 30 e) Komposisi toko Seorang peritel hendaknya jika ingin membuka toko harus mempelajari lebih dulu toko-toko apa saja yang ada disekitarnya. f) Letak berdirinya gerai Letak berdirinya gerai sering kali dikaitkan dengan visibility (keterlihatan). keinginan konsumen akan keragaman barang membuat peritel perlu menyiapkan . Selain segmen yang jelas.

ukuran. perumahan kelas menengah mempunyai selera yang berbeda dengan perumahan kelas atas. 1. f) Kencenderungan mode produk Antisipasi atas perubahan fitur produk perlu dimiliki oleh peritel (Hendry. 2005:140). yaitu banyaknya item pilihan dalam masingmasing kategori produk (1) Dalam: banyak pilihan (warna. oleh karena itu harus ada yang mampu mengirim barang sesuai jumlah. Departement store. harga yang diminta peritel. bahan.marchandise yang wide (banyak jenis dan tipe) dan deep (banyak pilihan atas masing-masing jenis). atau lain sebagainya agar tidak menimbulkan ketimpangan. inovasi. ragam produk. dll ) dalam setiap kategori produk (2) Dangkal: sedikit pilihan dalam setiap kategori produk INOVASI PERAMALAN TIMING & ALOKASI ASSORTMENT MEREK . e) Biaya Biaya pembelian barang dari pemasok akan menjadi komponen harga pokok penjualan peritel. 2005:141) 2. d) Kemampuan pemasok Kemampuan pemasok mengirim barang akan mempengaruhi jenis barang yang dijual oleh peritel. Keragaman produk Keragaman produk terdiri dari dua hal yaitu : a) Wide/ lebar. Ma’ruf. b) Jenis gerai 32 Penyediaan marchandise harus disesuaikan dengan jenis gerai apakah itu minimarket. jenis. yaitu banyaknya variasi produk yang dijual: (1) Lebar: Banyak ragam kategori produk (2) Sempit: sedikit ragam produk b) Depp / dalam. ragam produk mereka. dan timing serta lokasi yang dapat digambarkan dibawah ini: 33 Gambar 8: Pertimbangan dalam penyediaan marchendise (Hendri Ma’aruf. Perencanaan Merchandise Dalam merencanakan merchandise. c) Lokasi dimana gerai berada Lokasi gerai turut mempengaruhi macam produk yang dijual. hal-hal yang harus dipertimbangkan yang menyangkut aspek: Peramalan.

yaitu sedikit kategari produk tapi masingmasing kategari disediakan banyak pilihan. Memperkirakan biaya d.1993:225). Menganalisis penawaran harga para pesaing e. Penetapan harga paket adalah harga yang didiskon untuk penjualan . depp Wide 3.7 Harga atau pricing Penetapan harga adalah yang paling krusial dan sulit diantara unsurunsur dalam bauran pemasaran ritel ( marchandise.PERENCANAAN MARCHANDISE 34 1. Wide dan shallow . Perusahaan dengan cepat membuat sasaran pemasaran apakah bertahan.2005:174): a.999. atau yang lainya 36 b. diterapkan dengan tujuan menarik konsumen lebih banyak. c.2005:14) 2. Sempit dan dalam. yaitu banyak kategori produk tapi masingmasing hanya tersedia sedikit pilihan. Menentukan permintaan c. depp wide Gambar 9:Kategori produk (Hendry Ma’aruf. Leader pricing penetapan harga dimana profit margin-nya lebih rendah dari tingkat yang biasanya diraih. Penetapan harga secara customary pricing adalah harga yang tetap tidak berubah untuk periode tertentu contohnya Koran. atmosfer dalam gerai. d. yaitu sedikit kategori produk jenis dari masing-masing dengan sedikit pilihan. mengambil keuntungan sekarang yang maksimum. Penetapan harga ganjil seperti Rp 99. Memilih metode apa yang akan digunakan f. Sempit dan dangkal. promosi. b. depp wide 2. Memilih harga ahir Implementasi strategi harga yang dapat dipergunaka peritel(Hendry Ma’aruf. Perusahaan haruslah mempertimbangkan banyak faktor dalam menyusun kebijakan menetapkan harganya yaitu (Philip Kotler. Lebar dan dalam yaitu banyak kategori produk jenis yang masing-masing dengan banyak pilihan. Harga adalah satu-satunya unsur dalam berbagai unsur bauran pemasaran itu yang bakal mendatangkan laba bagi peritel. harga ritail service). 1993:255 ): a. Sedangkan unsur yang lain menghabiskan biaya (Philip Kotler. 35 depp wide 4.1.

Media yang digunakan bisa media cetak dan media elektronik. Periklanan mempunyai tujuan sebagai berikut ini (Hendry Ma’aruf. Pembahasan mengenai orang banyak berarti berbicara tentang pikiran dan emosi 37 mereka. pesan apa dengan cara apa kepada siapa dan bagaimana hasilnya. yaitu untuk memberitahu adanya produk baru. termasuk oleh jenis perusahaan lain diindustri apa saja. e. Sales promotion . 1. Periklanan 38 Iklan memberi urutan pertama dan berperan prima diantara semua alat dalam promotion mix bagi peritel besar. atau untuk membangun citra perusahaan. yaitu untuk mengingatkan pelanggan bahwa perusahaan “kami” selalu menjual produk berkualitas. membujuk untuk mencoba produk baru.8 Promosi dan periklanan Bisnis ritel berkenaan dengan pemasaran barang-barang (jasa) yang dibutuhkan perorangan dan rumah tangga.lebih dari satu item-nya misal harga 1 item jika dijual 2 langsung harganya menjadi Rp 9700. Teori komunikasi merupakan landasan bagi keberhasilan strategi promosi yang dilakukan peritel. membujuk untuk datang ke gerai. Komunikator pesan media target audience Umpan balik Gambar 10: Teori komunikasi (Philip Kotler di dalam buku Hendry Ma’aruf. yang menjadi target adalah konsumen yang menjadi sasaran program pemasara dari perusahaan eceran itu. 2005:179) Komunikator adalah perusahaan eceran yang mengirim pesan yang mereka inginkan akan diterima konsumen sasaranya dengan baik. b) Membujuk. Pesan yang dikehendaki diterima konsumen bisa berupa sekedar adanya program promosi yang berlangsung pada periode tertentu dengan hadiah tertentu atau berupa pesan yang lebih halus.2005:185): a) Memberi informasi. 2. c) Mengingatkan. Dengan demikian. yaitu untuk membangun rasa suka konsumen kepada perusahaan. umpan balik yang diharapkan bisa berupa tindakan nyata konsumen untuk datang dan berbelanja. adanya pelayanan baru. adanya progaram sales promotion. teori ini menjelaskan siapa yang mengirim. Umpan balik adalah respon dari konsumen terhadap pesan yang disampaikan. Price lining (harga bertingkat) penetapan harga secara bertingkat dengan batas atas dan batas bawah 2. kualitas perusahaan eceran secara umum berpengaruh pada konsumen. mengingatkan konsumen dari waktu ke waktu untuk berbelanja di gerai “kami”.1. dan seterusnya. atau yang memperbaiki kesalah pahaman.

2005:188): 1) Poin of purchase 39 Display di counter. Jenis-jenis sales promotion (Hendry Ma’aruf. Kelebihan dan kekurangan alat-alat promosi iklan . 3) Kupon Peritel mengiklankan diskon khusus bagi para pembeli yang memanfaatkan kupon yang diiklankan biasanya di Koran atau di keranjang belanja. 6) Contoh (sample) 40 Adalah contoh produk yang diberikan secara Cuma-Cuma yang tujuanya adalah memberikan gambaran baik dalam manfaat. 4) Program pelanggaan setia Para pelanggan diberi poin atau diskon berdasarkan banyaknya belanja mereka. rupa. 9) Sovenir Barang-barang sauvenir dapat menjadi alat sales promotion yang menunjukan nama logo peritel. 5) Hadiah langsung Mirip dengan program diatas berupa poin. yaitu jumlah belanja menjadi faktor untuk memperoleh hadiah. Selain itu sales prmotion juga di maksudkan untuk memperkenalkan produk baru atau suatu gerai baru. Kadangkala display disiapkan oleh para pemasok Atau produsen. atau jendela display yang memungkinkan para peritel mengingatkan para pelanggan dan menstimuli belanja implusif. ataupun bau dari produk yang di promosikan. 10) Acara-acara khusus Dibuat untuk lebih memperkenalkan gerai baru atau peluncuran produk tertentu. 7) Demonstrasi Memberi peragaan langsung mengenai keunggulan suatu produk. 3. 8) Hadiah untuk rujukan Hadiah yang diberikan pada pelanggan jika ia membawa calon pelanggan baru. bedanya hadiah diberikan langsung tanpa menunggu jumlah poin tertentu. 2) Kontes Para pelanggan berkompetisi untuk memperebutkan hadiah yang disediakan dengan cara memenangkan permainan.ini menggunakan member club. lantai.Adalah program promosi peritel dalam rangka mendorong terjadinya penjualan atau untukmeningkatkan penjualan atau dalam rangka mempertahankan minat pelanggan untuk tetap berbelanja padanya.

4) Peritel menguasai penuh disain iklan yang diinginkan 41 5) Dalam media cetak. pelayanan dll (Hendry Ma’aruf. peritel lupa tujuan utama karena terlalu asik mempromosikan produk yaitu mutu.1. penonton relatif rendah 3) Pilihan media banyak sehingga mempermudah peritel memilih yang cocok untuk sasaran pasarnya.a) Kelebihan 1) Audien yang dicakup berjumlah besar 2) Biaya perpembaca. Gerai kecil yang tertata rapi dan menarik akan lebih mengundang pembeli dibandingkan gerai yang . 2. pesan dapat selalu dibaca ulang 6) Iklan dikelilingi oleh berita sehingga memperkuat kredibilitas iklan 7) Konsumen dapat mengetahui peritel mana yang memberi pelayanan baik b) Kekurangan 1) Karena pesan bersifat kaku sehingga peritel tidak mudah mengganti pesan dengan cepat 2) Iklan televisi membutuhkan biaya yang besar 3) Tidak dapat digunakan oleh peritel yang wilayah operasinya kecil jika menggunakan media lokal 4) Media Koran atau majalah jika disisipkan di koran sering kali tidak terbaca bahkan langsung dibuang 5) Iklan yang terlalu ringkas sehingga tidak mencakup semua 4.9 Atmosfer dalam gerai atau suasana Suasana atau atmosfer dalam gerai merupakan salah satu dari berbagai unsur dalam ritail marketing mix. Kekurangan 1) Lebih sukar mengahiri periode promosi tanpa akibat anjloknya penjualan 2) Promosi yang mengambil lokasi didalam gerai dapat juga memberi kesan norak pada barang tertentu 3) Hanya untuk menunjang promosi lainya 4) Kadangkala. Kelebihan 1) Langsung menarik 2) Alat yang di gunakan unik 3) Pelanggan langsung memperoleh hadiah yang kongkret seperti kupon.2005:196). mug dll 4) Membantu menarik calon pelanggan untuk datang ke toko 42 5) Dengan kontes atau demontrasi dapat memberi hiburan bagi pengunjung 6) pembelian implusif bertambah b. Sales promotion kelemahan dan keunggulan a. pendengar.

Untuk itu perlu diketahui hal-hal apa saja yang dapat menunjang terbentuknya suasana dalam gerai besar yang sesuai dengan harapan konsumen ada dua macam perilaku berbelanja yang menjadi titik perhatian peritel yaitu a.2005:203) Meski diagram diatas menunjukan kotak persiapan suasana dalam gerai menunjukan kotak persiapan suasana dalam garai mendahului kotak . Suasana dalam gerai dengan tujuan mencapai hasil segera dan jangka panjang Suasana dalam gerai : Desain toko/gerai Ambience Perencanaan toko Alokasi ruang Rencana gang Lay out Komunikasi visual Identitas ritel Grafis Penyajiam marchandise Untuk melayani Target market Sosial ekonomi Contoh: umur Pengeluaran Sex Life style Contoh : waktu sempit Trendi Ekspentasi harapan Contoh : belanja saja Pengalaman Agar menyentuh Emosi dan pengalaman Memenangkan mind share dan heart share Emosi Contoh : senang Antusias Bangga Pengalaman Contoh : nyaman 43 Gambar 11: Tujuan memberi suasana nyaman dalam gerai (Hendry Ma’aruf.diatur biasa saja.

2. langkah awal dalam pemasaran adalah memahami dan memilih target pasar. rak/gantungan pintu masuk 4) Tata letak arus beruntun : Pelanggan seolah diajak atau digiring untuk mengikuti pola yang dibuat Gambar 12: Lay-out atau tampilan toko (Hendry Ma’aruf. lebih banyak menampung barang.10 Ritail service atau pelayanan eceran Pelayanan eceran bertujuan memfasilitasi para pembeli saat mereka belanja di gerai. 2.target market. 3. d) Tiang dan patung yang mungkin melambangkan toko dapat memberi kesan yang stabil dan membumi. fungsi penciptaan suasana dalam gerai dilakukan setelah peritel memiliki konsep yang jelas siapa saja di masyarakat yang menjadi sasaran dari program pemasaranya.2005:210). Beberapa hal yang perlu diketahui dalam penataan barang yaitu (Hendri Ma’aruf. konsumen dapat menghemat waktu dan kontrol lebih mudah rak gantungan Sehingga menciptakan hasil yang segera Konsumen merasa nyaman Dan berlama-lama berada di dalam Belanja lebih banyak Kunjungan ulang Merekomendasikan gerai Kean positif yang terbentuk 44 pintu masuk 2) Pola arus bebas : Dapat memberi kesan bersahabat dan mendorong konsumen untuk bersantai memilih rak gantungan pintu masuk 3) Pola letak butik : Pada bagian tertentu diaturseolah-olah spesial yang berdiri sendiri dan ini biasanya menggunakan biaya yang lebih mahal. Perencanaan Toko 1) Pola lurus : Dapat dipakai pada minimarket ini memberi kesan luas. Hal-hal yang dapat memfasilitasi para pembeli terdiri .1.2005:210): 45 a) Gang atau jalan hendaknya bersih dari gangguan bagi pengunjung b) Jika cermin dan tempat duduk perlu diperhatikan jarak dan penataanya upaya ada kesan lega dan ada pengaruh pada keberadaan pelangan c) Tanaman perlu di letakan di gerai agarmemberi kesan yang sejuk dan asri.

2005:218) 1. Faktor intangible yang mendukung terwujudnya keinginan konsumen yaitu dalam wujud marchendise rak yang tertata rapi dan bersih ada pendingin. personal selling.atas layanan pelanggan. layanan keuangan dan fasilitas lainya seperti toilet.dan usur fasilitas yang mendukung. yaitu unsur inti. Dalam diagram berikut dijelaskan tiga unsur tersebut: 46 Gambar 13: Unsur dalam barang dan jasa yang di beli konsumen (Hendry Ma’aruf. layanan transaksi berupa cara pembayaran yang mudah. pramuniaga dan lainya Faktor tambahan yang mendukung aspek inti dan tangible adalah: fasilitas seperti food corner gift wrapping atau jasa ppembungkusan kado dan lainya 47 b) Gift terapping c) Gift certificate d) Jasa pemotongan pakaian jadi e) Cara pembayaran denagan kredit card f) Fasilitas tempat makan g) Fasilitas kenyamanan dan keamanan berupa tangga jalan dan . menyenangkan”. unsur tidak terlihat. telpon umum dan sarana parkir. Ada tiga unsur yang terdapat dalam suatu barang dan jasa yang dibeli. b) Staf perusahaan ritel yang melayanai pembeli lewat telpon dan menyiapkan barang pesanan yang nantinya tinggal diambil pelanggan harus sigap agar tidak memakan waktu lama Terkait fasilitas gerai a) Jasa pengantaran yang tepat waktu Inti adalah alasan utama seorang kosumen dating ke sebuah gerai ritel yaitu “mendapatkan barang ditempat yang nyaman. aman. Jenis-jenis pelayanan Pelayanan konsumen: a) Pramuniaga dan staf lain yang terampil dengan cara pelayanan dan kesigapan membantu.

pimpinan gerai atau perusahaan ritel harus memastikan bahwa semua karyawan 49 berbicara dengan pelanggan untuk bisa bertanya tentang pengalaman belanja mereka termasuk keluhan agar bisa segera ditangani.2005:228).: a) Merekrut orang yang tepat b) Memberi orientasi dan penjelasan tentang harapan pelayanankepada semua karyawan . Tingkatan pelayanan Ada beberapa tingkatan pelayanan seperti berikut: a) Swalayan pelayanan mandiri b) Bisa memilih sendiri walau disediakan pramuniaga c) Pelayanan terbatas sehingga konsumen tetap membutuhkan bantuan pramuniaga d) Pelayanan penuh sehingga pramuniaga mendampingi konsumen selama belanja 3. Perusahaan ritel yang baik dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara(Hendry Ma’aruf. c) Tetap mengamati harapan pelanggan. Hal-hal yang harus dihindari peritel (Hendry Ma’aruf. dengan pimpinan toko memberi contoh yang baik. d) Memberdayakan karyawan sekaligus memberi mereka kepercayaan dalam pelaksanaan pelayanan .2005:226): a) peritel mengansumsikan bahwa para konsumen kurang teliti atau kurang jujur dan karenanya melakukan tindakan waspada yang berlebihan 48 b) peritel banyak memberi janji atau mengirim pesan yang mengandung janji tapi sebagian tidak dipenuhi c) karyawan atau pramuniaga yang tidak memiliki kewenangan yang cukup atau tidak berkemauan untuk memecahkan masalah yang dihadapi konsumen d) pramuniaga yang tampak acuh tak acuh kepada pelanggan e) pramuniaga atau karyawan yang sibuk bicara satu sama lain sementara pelanggan tidak dibantu f) pramuniaga yang enggan membantu pelanggan dikarenakan jam istirahat g) membiarkan antrian panjang karena ada meja kasir yang tutup h) pelayanan pramuniaga yang tidak ramah i) pramuniaga yang tidak mau membantu lebih kepada pelangan j) karyawan yang tidak mau tau atau tidak tau terhadap pertanyaan konsumen 4.tanggga darurat h) Fasilitas telpon i) Terkait jam buka toko j) fasilitas tambahan seperti tempat parkir 2.

pelayanan. meski demikian tujuan pemasaran kegiatan ritail service sebaiknya dan semestinya ditujukan untuk benar-benar melayani pembeli. Keempat konsumen mempertimbangkan kenyamanan berbelanja sebelum mengunjungi minmarket karena lebih berorientasi rekreasi walaupun harga yang ditawarkan lebih mahal namun ada kepuasan batin tersendiri bagi konsumen yang berorientasi ini.1994:258). namun ada juga konsumen yang lebih mempertimbangkan tempat parkir yang nyaman meski jarak yang ditempuh lebih jauh dari tempat tinggal. konsumen dalam memilih minimarket mana yang akan di kunjungi dengan mempertimbangkan . 2. dalam 50 membandingkan minimarket mana yang akan dikunjungi konsumen akan mempertimbangkan beberapa hal berikut diantaranya: Yang pertama lokasi. Yang kedua promosi konsumen cenderung memilih minimarket mana yang menginformasikan produknya lebih baik melalui iklan yang menarik. kelengkapan produk. sikap yang ditimbulkan dari semua unsur service diniatkan untuk melayani konsumen dengan sebaiknya. Kelima kelengkapan produk.1.2 Kerangka berfikir Dalam memilih toko konsumen memiliki kriteria evaluasi diantaranya adalah faktor kenyamanan.e) Memotivasi mereka para karyawan agar selalu tampil prima untuk memberi pelayanan yang terbaik f) Memperlakukan karyawan sesuai keinginan bagaimana karyawan semestinya memperlakuakn pembeli Tujuan program pemasaran termasuk service ritail pada ahirnya adalah tercapainya target penjualan dan laba. namun ada juga konsumen yang tidak mementingkan promosi yang menarik untuk mendatangi suatu minimarket yang terpenting adalah pelayanan yang memuaskan. dan lain sebagainya hal tersebut menjadikan faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan produsen karena akan menjadi bahan perbandingan bagi konsumen untuk memilih toko mana yang akan didatangi konsumen (James F Engel.2 Kerangka Berfikir dan hipotesis 2. konsumen mementingkan jarak minimarket manakah yang paling dekat dari tempat tinggal untuk efisiensi waktu. Yang ketiga konsumen membandingkan minimarket mana yang memberikan harga yang lebih murah meski pelayanan kurang memuaskan atau ada juga konsumen yang cenderung memilih pelayanan yang memuaskan meski harga yang dibayar lebih mahal. namun konsumen yang berorientasi belanja perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah minimarket 51 Indomaret dan Alfamart yang memiliki kesamaan strategi pemasaran dan karateristik.

LOKASI 2. HARGA 4. Keenam pelayanan. Berdasarkan evaluasi diatas maka minimarket atau perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah Indomaret dengan Alfamart yang memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama. dalam berbelanja konsumen yang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memeberikan pelayanan sesuai leinginannya. PELAYANAN 52 Dibandingkan Gambar 2. LOKASI 2.2. KELENGKAPAN PRODUK 6.1999:22).lengkap tidaknya produk yang di jual pada minimarket itu. namun konsumen yang kurang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memberikan harga yang terjangkau dengan pelayanan yang standar. PROMOSI 3. jika ada minimarket yang lebih lengkap meskipun jarak yang di tempuh agak jauh maka konsumen akan mengunjungi minimarket yang lebih lengkap produknya. PROMOSI 3. HARGA 4. Dalam penelitian ini yang menjadi hipotesis adalah: Ada perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi. KELENGKAPAN PRODUK 6. KENYAMAN BERBELANJA 5.14 : Kerangka berfikir 2. PELAYANAN X2 PERSEPSI KONSUMEN ALFAMART KRITERIA EVALUASI 1. 53 BAB III METODE PENELITIAN .2 Hipotesis Hipotesis adalah suatu pendapat atau kesimpulan tentang adanya suatu hubungan tertentu antara variable-variabel yang digunakan yang sifatnya masih sementara (Soeratno. KENYAMAN BERBELANJA 5. X1 PERSEPSI KONSUMEN INDOMARET KRITERIA EVALUASI 1.

Dalam pnelitian ini yang menjadi populasi adalah konsumen yang berbelanja di toko atau minimarket Indomaret dan Alfamart.3. prosedur pencarian responden dilakukan berdasar accidental sampling . 2001:87).1 Lokasi dan objek penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Madya Bekasi.2 Populasi Populasi merupakan sekumpulan orang atau objek yang memiliki kesamaan dalam satu atau beberapa hal yang membentuk masalah pokok dalam satu riset khusus (Suprapto. 54 Mengingat identitas populasi sudah diketahui maka.1997:64). alasan dalam pemilihan lokasi ini karena toko yang akan di teliti berada pada wilayah tersebut dan saling berdekatan sehingga akan mudah membuat perbandinganya dan konsumen yang menjadi sasaran pemasaran toko tersebut sebagian besar berada di daerah tersebut. bila dipandang konsumen yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Sugiyono. oleh karena tu populasi ini merupakan populasi tak terbatas karena tidak dapat diketahui secara pasti jumlah sebenarnya dari konsumen yang datang berbelanja ke minimarket Indomaret dan Alfamart. sedangkan mengenai ukuran sampel menurut Sitepu (1994 : 104-109) dapat ditempuh dengan beberapa tahap perhitungan pada langkah pertama menentukan nentukan perkiraan harga koefisien korelasi (ρ ) terkecil antara variabel bebas dan terikat kedua menentukan taraf nyata (α ) dan kuasa uji (1− β ) setelah itu baru menentukan sampel secara literatif pada literasi pertama menggunakan rumus: 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan . Yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti yang dijumpai ditempat tertentu.3 Sampel Menurut Djarwanto (1998:108) sampel adalah sebagian dari populasi yang karateristiknya hendak diselidiki dan dianggap bisa mewakili keseluruhan populasi. 3. 3.

() ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 1 dimana −α −β + 1 1 z z merupakan konstanta yang di peroleh dari distribusi normal pada literasi kedua menggunakan rumus: 3 () ()1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ 55

apabila ukuran sampel minimal literatif 1dan 2 harganya sama maka literasi berhenti apabila belum sama maka perlu diadakan literasi ke 3 dengan menggunakan rumus literasi ke 2 menggunakan koefisien korelasi terkecil variabel-variabel bebas dari penelitian para pakar yang menganalisis satu variabel dari perilaku konsumen diperoleh dengan harga 0,41. Dengan dasar pertimbangan tersebut dalam penelitian ini di perkirakan korelasi terendah dari variabel adalah 0,32 mengingat jumlah variabel bebasnya lebih banyak. Taraf nyata yang digunakan sebesar 5% diperoleh harga : ρ = 0,32 1,645 1 = −α z dan 1,645 1 = −β z 1. menghitung u ρ = () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 1 0,32 ln 1 0,32 2 1 = 0,331647108 maka : 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u

zz nr 3 (0.331647108) (1,645 1,645) 2 2 1+ + n= n1 = 98,41003081 n1 = 98 56 5. Menghitung uρ ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ ⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + =

2(98 1) 0.34 1 0,32 ln 1 0,32 2 1 = 98,41003081 = 98 Karena n1dan n2 telah mencapai harga sama yaitu 98 maka ukuran sample minimal adalah 98 dalam penelitian ini ukuran sample di tetapkan sebesar 100 responden, penentu jumlah sampel tersebut sudah memenuhi syarat karena menurut surachmad (2001:100) untuk menyelidiki survey, sampel manusia hendaknya ditetapkan lebih dari 30 orang atau responden dan jumlahnya populasi tidak diketahui pasti. 3.4 Variabel penelitian Untuk mencapai tujuan penelitian maka digunakan variablevariabel penelitian. Dari permasalahan yang ada maka dapat ditentukan variable-variabel yang dapat digunakan untuk mencari jawaban dari pernasalahan yang akan diteliti. Variabel penelitian yang dimaksud disini adalah objek penelitian atau yang menjadi perhatian suatu penelitian (Suharsimi Arikunto.1993:91). 57 Dalam penelitian ini yang menjadi variabelnya adalah: 1. Variabel X1 Dalam penelitian ini variable X1 adalah persepsi konsumen Indomaret antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memilki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Lokasi b. Pelayanan c. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Promosi e. Harga f. Kenyamanan berbelanja 2. Variabel X2 Dalam penelitian ini variable X2 adalah persepsi konsumen Alfamart antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memiliki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Lokasi b. Pelayanan c. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Promosi 58

e. Harga f. Kenyamanan berbelanja 3.5 Metode pengumpulan data Dalam penelitian ini digunakan data sekunder, sumber yang diperoleh dengan: 1. Metode dokumentasi Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari buku-buku referensi dan jurnal serta majalah dan tabloid yang berhubungan dengan penelitian ini. 2. Metode wawancara dan angket Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari konsumen secara langsung dengan cara bertatap muka untuk memperoleh data yang diinginkan dan untuk patokan dalam perhitungan hasil penelitian 3.6 Metode analisis data 1. Analisis deskriptif Analisis ini digunakan untuk mengkaji variabel-variabel pada penelitian yang terdiri dari variabel persepsi yang baik dan persepsi yang tidak baik terhadap minimarket alfamart dan Indomaret. Adapun rumusnya sebagai berikut: % χ100% N =n dimana n : nilai yang diperoleh N : Jumlah seluruh nilai (Ali,1985:186) 59 2. Teknik analisis T-Test Untuk pembuktian hipotesis dilakukan dengan T-Test atau T-score. Alasan peneliti menggunakan T-Test dalam menganalisa data adalah karena T-Test pada prinsipnya adalah suatu teknik statistik untuk menguji hipotesis, tentang ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara dua kelompok sampel dengan jalan perbedaan mean-meannya. Mencari nilai T uji sampel berpasangan dengan alat bantu sofwtware SPSS For Windows 12.0: 1) Berdasarkan perbandingan t hitung dengan t tabel jika t hitung (angka t output) > t tabel maka tolak Ho berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart 2) Berdasarkan nilai probabilitas Jika probabilitas arau signifikanya (sig 2 tiled) < 0,05, maka tolak Ho. Berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi onsumen Indomaret dengan Persepsi konsumen Alfamart dan sebaliknya. Untuk menunjukan apakah data yang berpasangan berbeda secara statistik maka rumus-rumus yang digunakan sebagai

1997:82) Sd adalah standar deviasi beda dua rata-rata data berpasangan dan d adalah beda rata-rata yang berpasangan 1 2 − Σ Σ = n n dd Sd d = Y1-X1 (Algifari. Indomarco Prismatama.berikut: Se t=d 60 n Se = Sd (Algifari. Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia.1.1 Hasil Penelitian Data penelitian ini merupakan hasil studi lapangan tentang perbedaan persepsi konsumen Minimarket Indomaret dan persepsi konsumen Minimarket Alfamart yang diambil dengan teknik kuisioner. gerai pertama dibuka pada November 1968 di kalimantan. Dikelola oleh PT. .1997:82) 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. 4.1 Gambaran umum tempat penelitian a) Profil Minimarket Indomaret (Indomarco Prismatama) Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 m2. 1997:82) t adalah distribusi t hitung Se adalah kesalahan standar beda dua rata-rata data berpasangan yang dapat ditentukan dengan formulasi sebagai berikut: n dd Σ = (Aligafari.

Jawa Timur. menjadikan Indomaret memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Indomaret merupakan salah satu asset bisnis yang sangat 62 menjanjikan. keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan dibawah bendera grup INTRACO yaitu Indogrosir. Visi Indomaret sendiri adalah menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global. Sistem ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan saat ini dengan memperhatikan perkembangan jumlah gerai dan jumlah transaksi di masa mendatang.500 jenis makanan dan nonmakanan tersedia dengan harga bersaing. Indomaret mudah ditemukan didaerah pemukiman. Dengan menjalin lebih dari 500 pemasok. Bali. dari total itu 52% adalah milik sendiri dan sisanya milik masyarakat yang tersebar dikota-kota Jabodetabek. yang menggunakan teknologi mutahir. BSD Plaza dan Charmart. Indomaret memiliki posisi baik dalam menentukan produk yang akan dijualnya. memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen seharihari. Parung. Cimanggis Depok. Semarang dan Surabaya. Pada Mei 2003 Indomaret merai penghargaan “perusahaan waralaba 2003” dari presiden Megawati Soekarnoputri. Pada setiap pusat distribusi diterapkan digital picking system (DPS). Jawa Tengah. Budaya yang di terapkan dalam tubuh perusahaan Indomaret adalah . Tangerang. Sedangkan mottonya adalah “mudah & hemat”. didukung oleh pusat distribusi. Finco. Sasaran pemasaran Indomaret adalah konsumen semua kalangan masyarakat. lebih dari 3. Sistem distribusi dirancang seefisien mungkin dengan jaringan pemasok yang handal dalam menyediakan produk terkenal dan berkualitas serta sumber daya manusia yang kompeten. Saat ini Indomaret memiliki 8 pusat distribusi di Ancol Jakarta. Laju pertumbuhan gerai Indomaret yang pesat dengan jumlah transaksi 14. Bandung. persediaan dan penerimaan barang. Jogjakarta. Sistem teknologi informasi Indomaret pada setiap point of sales di setiap gerai mencakup sistem penjualan. Jawa Barat. Indomaret berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan belanja konsumen dengan menerapkan sistem check out yang menggunakan scanner di setiap kasir dan pemasangan fasilitas pembayaran Debit 63 BCA. Bekasi. lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan Indomaret melayani sasaran demografinya yaitu keluarga. gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai di dasarkan pada motto “mudah dan hemat”. Kini Indomaret mencapai lebih dari 1400 gerai. Sistem teknologi informasi ini memungkinkan pelayanan permintaan dan suplai barang dari pusat distribusi ke toko-toko dengan tingkat kecepatan yang tinggi dan efisiensi yang optimal.setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai. dan lampung.99 juta transaksi per bulan didukung oleh sistem teknologi yang handal.

Tbk = 70% Pemegang Saham PT Sigmantara Alfindo = 30% Toko pertama dibuka 18 oktober 1999 dengan nama "Alfa Minimart" di Jl.id) b) Profil Minimarket Alfamart (PT. Integritas yang tinggi. 2. 2. sedangkan motto yang digunakan Alfamart adalah “belanja puas harga pas”.co. pemasok. Alfaria Trijaya) PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) atau Alfamart merupakan perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang perdagangan umum dan jasa eceran yang menyediakan kebutuhan pokok dan sehari-hari. Kualitas & Produktivitas yang tertinggi. serta mampu bersaing secara global". Membangun organisasi global yang terpercaya. Memberikan kepuasan kepada pelanggan/konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan yang berkualitas unggul. Tangerang. 3. c) Letak Tempat Penelitian . tersehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan . Beringin Raya. karyawan. Badan Usaha : PT Sumber Alfaria Trijaya 64 Pemegang Saham : HM Sampoerna dan Alfa Group Didirikan : 27 Juni 1999 Jumlah Toko : Lebih dari 1400 Pemegang Saham PT HM Sampoerna. Inovasi untuk kemajuan yang lebih baik. 3. sedangkan misinya adalah: 1. Alfamart dapat dimiliki masyarakat luas dengan cara kemitraan. berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil. 4. 65 Budaya yang dijunjung dalam bekerja adalah: 1. Pada tanggal 1 Januari 2003 berubah nama menjadi Alfamart . Visi dari Alfamart adalah Menjadi jaringan distribusi retail terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas. pemegang saham dan masyarakat pada umumnya. dan gedung perkantoran.Indomaret. 4.Dalam bekerja kami menjunjung tinggi nilai-nilai: a) Kejujuran. Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku/etika bisnis yang tertinggi. pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen. kebenaran dan keadilan b) Kerja sama tim c) Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis d) Kepuasan pelanggan (sumber www. Karawaci. fasilitas publik. Yang menjadi target dari pemasaran Alfamart adalah area perumahan. Kerjasama Team. Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuhkembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha.

tahun 2006 2. Kurang dari 1 juta 1 juta . Responden Menurut Jenis Kelamin 66 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. 3.2. 2. Kecamatan Pondok Gede. 2. Responden Menurut Jumlah Pendapatan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. data yang .Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah di Komplek Cahaya Kemang permai. Responden Menurut usia 67 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. tahun 2006 3. Kotamadya Bekasi. alasan dalam memilih lokasi ini karena kedua minimarket berada pada wilayah ini dan berdekatan didukung jumlah penduduk yang ada pada wilayah tersebut merupakan sasaran konsumen untuk berbelanja pada kedua tempat tersebut berjumlah cukup banyak dan memiliki tingkatan sosial yang bervariasi. Pria Wanita 43 orang 57 orang 43% 57% Sumber : Data primer diolah.5 juta 2. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jumlah pendapatan responden yang ditunjukan tabel 3 sebagai berikut: Tabel 3: Karateristik Responden Menurut Jumlah Pendapatan No Jml pendapatan Jml responden % 1. 4.5 juta –5 juta 35 orang 53 orang 12 orang 35% 53% 12% Sumber : Data primer diolah. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jenis kelamin responden yang ditunjukan tabel 2 sebagai berikut: Tabel 2: Karateristik Responden Menurut Jenis Kelamin No Jns kelamin Jml responden % 1.2 Karateristik Responden 1.

30thn 31thn .3 Deskripsi variabel penelitian Variabel dalam penelitian ini merupakan data berpasangan. harga. tahun 2006 4.didapat dari penyebaran angket diperoleh data usia responden yang ditunjukan tabel 4 sebagai berikut: Tabel 4: Karateristik Responden Menurut Usia No usia Jml responden % 1. 5. Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. kenyamanan berbelanja. kelengkapan produk yang ditawarkan.50thn lebih dari 51 3 orang 43 orang 38 orang 10 orang 7 orang 3% 43% 38% 10% 7% Sumber : Data primer diolah. promosi. dan pelayanan. 4. yaitu persepsi konsumen minimarket Indomaret dan konsumen minimarket Alfamart dengan indikator lokasi. 3. a) Lokasi 68 Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 5 berikut: Tabel 5: Jarak yang Ditempuh Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 . 1. 2. promosi. Kurang dari 20 tahun 20thn . kenyamanan berbelanja.40thn 41thn . dan pelayanan. kelengkapan produk yang ditawarkan. harga.

0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Indomaret cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. 0% tidak setuju. 6% responden netral. 67% responden setuju. 5% tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 7 berikut ini: Tabel 7: Luas Lahan Parkir Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase . 8% netral. 19% sangat setuju. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Indomaret. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Indomaret menurut responden dapat dilihat pada tabel 6 sebagai berikut: Tabel 6: Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Indomaret 69 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 67 6 0 0 27% 67% 6% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 6 menunjukan 27% responden sangat setuju.68 8 5 0 19% 68% 8% 5% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 5 menunjukan 68% responden setuju.

0% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa . 13% responden tidak setuju. 22% responden netral. 11% responden netral. 47% responden setuju. 34% responden menyatakan setuju. 26% responden tidak setuju. 0% 70 sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Indomaret dapat dilihat pada tabel 8 berikut: Tabel 8: Ketersedian Produk di Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 34 22 26 0 18% 34% 22% 26% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 8 menunjukan 18% responden menyatakan sangat setuju.Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 47 11 13 0 29% 47% 11% 13% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 7 menunjukan 29% responden sangat setuju.

37% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 10 berikut ini: Tabel 10: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase 72 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 50 15 19 0 16% . 36 % responden setuju. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Indomaret. Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Indomaret dapat dilihat pada tabel 9 berikut ini: Tabel 9 Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media Ada di Indomaret 71 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 4 36 23 37 0 4% 36% 23% 37% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 9 menunjukan 4% responden sangat setuju.responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Indomaret. 23% responden netral.

Hal ini dapat dilihat pada tabel 4. 39% responden netral. 50% responden setuju. 2% konsumen tidak setuju. 15% netral. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Indomaret cukup. 19% responden tidak setuju.50% 15% 19% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 10 menunjukan bahwa 16% responden sangat setuju. 41% responden setuju.10 yang menunjukan 18% 73 responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 11 berikut ini: Tabel 11: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 41 39 2 0 18% 41% 39% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 11 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa waktu tiba produk yang dipesan konsumen sesuai dengan yang diharapkan . Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluarsa produk yang dijual Indomaret dapat dilihat pada tabel 12 berikut ini: Tabel 12: Produk yang Dijual Indomaret Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju . % konsumen sangat tidak setuju.

Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. 11 responden tidak setuju. Hal ini dapat dilihat bahwa 32% responden sangat setuju.Sangat tidak setuju 32 59 7 2 0 32% 59% 7% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 12 menunjukan bahwa responden beangapan bahwa produk yang jual minimarket Indomaret tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. 2% tidak setuju. 59% setuju. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Indomaret dpat dilihat pada tabel 13 berikut ini: Tabel 13: Penataan Produk yang Dijual Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 74 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 13 11 0 14% 61% 13% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 13 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Indomaret ditata berimbang sesuai kebutuhan. 7% responden netral. 61% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 13 netral. c) Harga .

56% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 11% netral. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 15 berikut ini: Tabel 15: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 46 29 20 0 5% 46% 29% 20% . Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 15% responden tidak setuju.Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Indomaret bagi responden dapat dilihat pada tabel 14 berikut ini: Tabel 14:Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Indomaret 75 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 56 11 15 0 18% 56% 11% 15% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 14 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Indomaret terjangkau oleh konsumen.

29 netral. 17% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 16 berikut ini: Tabel 16: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 48 18 17 3 14% 48% 18% 17% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 16 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Indomaret sesuai dengan harga pasar saat ini. 3% sangat tidak setuju. 18% netral. 46% responden setuju. d) Promosi 77 Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Indomaret dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 17 berikut ini: Tabel 17: Keterlihatan Logo Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju . 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju.0% Jumlah 100 100% Pada tabel 15 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket 76 Indomaret kepada konsumen. 20 responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju. 48% responden setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai logo Indomaret pada tas dan . Hal ini terlihat bahwa 30% responden sangat setuju. 63% responden setuju. 0% sangat tidak setuju.Sangat tidak setuju 30 63 5 2 2 30% 63% 5% 2% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 17 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Indomaret dapat dilihat pada tabel 18 berikut ini: Tabel 18: Disain dan Warna Logo Indomaret 78 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 51 25 6 0 18% 51% 25% 6% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 18 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret memiiki disain dan warna yang menarik. 25% netral. 2% responden tidak setuju. 2% sangat tidak setuju. 51% responden setuju. 5% netral. 6% responden tidak setuju.

1% responden setuju. 27% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 20 berikut ini: Tabel 20: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 55 10 9 0 26% 55% 10% 9% 0% Jumlah 100 100% .sovenir dapat dilihat pada tabel 19 berikut ini: Tabel 19: Logo Indomaret pada Tas Dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 1 11 61 27 0% 1% 11% 61% 27% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 19 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret pada tas belanja dan sovenir tidak 79 ada . 61% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 11% netral.

46% responden setuju. 3% responden tidak setuju. 9% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 43% responden sangat setuju. 10% netral. 0% sangat tidak setuju.Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 20 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju. 8% netral. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 21 berikut ini: Tabel 21: Informasi Produk dan Harga Baru Indomaret 80 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 43 46 8 3 0 43% 46% 8% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 21 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. 55% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 22 berikut ini: Tabel 22: Fasilitas Kartu Keanggotaan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 0 0% 81 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju .

Hal ini terlihat bahwa 21% responden 82 sangat setuju. 54% responden tidak setuju. 26% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 23 berikut ini: Tabel 23: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 54 13 12 0 21% 54% 13% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 23 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret mudah diingat dan dimengerti responden. 0% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 13% netral. 54% responden setuju. 12% responden tidak setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 24 berikut ini: Tabel 24: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Indomaret . 20% netral. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju.0 20 54 26 0% 20% 54% 26% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 22 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret tidak memberikan fasilitas kartu keanggotaan.

28% responden tidak setuju. 1% sangat tidak setuju. 40% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 25 berikut ini: Tabel 25: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Indomaret 83 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 38 60 2 0 0 38% 60% 2% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 25 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar . Hal ini terlihat bahwa 12% responden sangat setuju.Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 12 40 19 28 1 12% 40% 19% 28% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 24 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Indomaret sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 19% netral.

60% responden setuju.responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Indomaret jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 38% responden sangat setuju. 2% netral. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 26 berikut ini: Tabel 26: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 16 16% 84 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 53 14 15 2 53% 14% 15% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 26 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan rangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Indomaret cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. 53% responden setuju. 15% responden tidak setuju. 14% netral. 0% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 27 berikut ini: Tabel 27: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 18 7 0 14% 61% . 0% sangat tidak setuju. 2% sangat tidak setuju.

7% responden tidak setuju. 3% netral. 0% sangat tidak setuju. 68% responden setuju. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 29 berikut ini: Tabel 29: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 86 Sangat setuju Setuju . Hal ini terlihat bahwa 29% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju.18% 7% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 27 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket Indomaret sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. 0% sangat tidak setuju. 61% 85 responden setuju. 18% netral. 0% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 28 berikut ini: Tabel 28: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 68 3 0 0 29% 68% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 28 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Indomaret sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen.

23% netral. 16% netral. 57% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 11% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 30 berikut ini: Tabel 30: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 47 23 11 0 19% 47% 23% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 30 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Indomaret sigap dan ramah dalam meberi pelayanan. Hal ini terlihat bahwa 24% responden sangat setuju. .Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 24 57 16 3 0 24% 57% 16% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 29 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Indomaret menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. 47% responden setuju. 3% responden tidak setuju.

00 WIB Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 60 13 0 0 28% 60% . 5% responden tidak setuju. 58% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 32 berikut ini: Tabel 32: Jam Buka dan Tutup Minimarket Indomaret Pukul 07. 1% sangat tidak setuju.87 Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 31 berikut ini: Tabel 31: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 58 16 5 1 18% 58% 16% 5% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 31 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon bagi konsumen yang belanja minimal 100 ribu akan diantar ke rumah. 16% netral. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju.

0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju.13% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 88 Pada tabel 32 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Indomaret sesuai dengan kebutuhan konsumen. dan pelayanan. 11% responden tidak setuju. kenyamanan berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. 61% responden setuju. 13% netral. 60% responden setuju. promosi. a) Lokasi Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 34 . 10% netral. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 33 berikut ini: Tabel 33: Tidak ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 61 10 11 0 18% 61% 10% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 33 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Indomaret. kelengkapan produk yang ditawarkan. 2. 0% sangat tidak setuju. harga. 0% responden tidak setuju. Persepsi Konsumen Minimarket Alfamart 89 Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi.

6% sangat setuju. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Alfamart menurut responden dapat dilihat pada tabel 35 sebagai berikut: 90 Tabel 35 Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 60 6 2 0 32% 60% 6% 2% 0% Jumlah 100 100% .berikut: Tabel 34: Jarak yang Ditempuh Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 51 8 34 1 6% 51% 8% 34% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 34 menunjukan 51% responden setuju. 8% netral. 34% tidak setuju. 1 sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Alfamart cukup dekat dengan tempat tinggal mereka.

16% responden tidak setuju. 53% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 36 berikut ini: Tabel 36: Luas Lahan Parkir Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 18 53 13 16 18% 53% 13% 16% 91 Sangat tidak setuju 0 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 36 menunjukan 18% responden sangat setuju. 6% responden netral. 0% sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 2% tidak setuju. 13% responden netral.Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 35 menunjukan 32% responden sangat setuju. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel 37 berikut: Tabel 37: Ketersedian Produk di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 11 40 12 36 1 11% 40% . 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Alfamart . 60% responden setuju.

1% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Alfamart . Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada table 39 berikut ini: Tabel 39: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju 2 31 . 40% responden menyatakan setuju. 51 % responden setuju. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Alfamart . 12% responden netral. 36% responden tidak setuju.12% 36% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 37 menunjukan 11% responden menyatakan sangat setuju. 14% responden netral. 92 Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Alfamart dapat dilihat pada tabel 38 berikut ini: Tabel 38: Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media ada Di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 2 51 14 33 0 2% 51% 14% 33% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 38 menunjukan 2% responden sangat setuju. 33% responden tidak setuju.

2% 31% 93 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 46 1 20% 46% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 39 menunjukan bahwa 2% responden sangat setuju. 3% konsumen sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluwarsa produk yang . 48% responden netral. 1% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Alfamart kurang atau sedikit. 42% konsumen tidak setuju. 46 responden tidak setuju. 7% responden setuju. 20% netral. Hal ini dapatdilihat pada tabel 40 yang menunjukan 0% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 40 berikut ini: Tabel 40: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 0 7 48 42 0% 7% 48% 43% 94 Sangat tidak setuju 3 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 40 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan netral ini dikarenakan konsumen yang belanja pada minimarket tersebut lebih senang datang langsung ke Alfamart . 31% responden setuju.

4% responden netral. 60% setuju. 0% tidak setuju. Hal ini dapat dilihat bahwa 36% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Alfamart dpat dilihat pada tabel 42 berikut ini: Tabel 42: Penataan Produk yang Dijual Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 59 18 17 0 6% 59% 18% 17% 0% Jumlah 100 100% .dijual Alfamart dapat dilihat pada tabel 41 berikut ini: Tabel 41: Produk yang Dijual Alfamart Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 36 60 4 36% 60% 4% 95 Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 0 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 41 menunjukan bahwa responden beranggapan bahwa produk yang dijual minimarket Alfamart setuju tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. 0% sangat tidak setuju.

17 responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 44 berikut ini: Tabel 44: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 9 47 9% 47% 97 Netral Tidak setuju . 96 c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Alfamart bagi responden dapat dilihat pada tabel 43 berikut ini: Tabel 43: Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 29 25 52 3 1% 29% 25% 52% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 43 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Alfamart kurang terjangkau oleh konsumen. 18 netral. 29% responden setuju. 59% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 6% responden sangat setuju.Pada tabel 42 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Alfamart ditata berimbang sesuai kebutuhan. 52% responden tidak setuju. 25% netral. 0% sangat tidak setuju. 3% sangat tidak setuju.

30% netral. 13% responden tidak setuju. 14% responden setuju. 27% netral. 1% sangat tidak setuju. d) Promosi Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Alfamart dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 46 berikut ini: . Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju.Sangat tidak setuju 30 13 1 30% 13% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 44 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket Alfamart kepada konsumen. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 45 berikut ini: Tabel 45: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 14 27 58 1 0% 14% 27% 58% 1% 98 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 45 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Alfamart kurang sesuai dengan harga pasar saat ini. 47% responden setuju. 1% sangat tidak setuju. 58% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Alfamart dapat dilihat pada tabel 47 berikut ini: Tabel 47: Disain dan Warna Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 22 64 12 2 0 22% 64% 12% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 47 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar .Tabel 46: Keterlihatan Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 66 58 0 0 26% 66% 58% % % 99 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 46 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. 66% responden setuju. 0% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 8% netral. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju.

2% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 22% responden sangat setuju. 62% responden setuju. 0% sangat tidak setuju.responden menyatakan logo Alfamart memiiki disain dan warna yang menarik. 0% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 49 berikut ini: Tabel 49: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 19 49 12 19% 49% 12% 101 Tidak setuju . 64% responden setuju. 100 Berdasarkan penelitian mengenai logo Alfamart pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 48 berikut ini: Tabel 48: Ada Logo Alfamart pada Tas dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 35 62 3 0 0 35% 62% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 48 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart pada tas belanja dan sovenir ada . 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 35% responden sangat setuju. 3% netral. 12% netral.

Hal ini terlihat bahwa 32% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 50 berikut ini: Tabel 50: Informasi Produk dan Harga Baru Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 54 6 8 0 32% 54% 6% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 50 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. 49% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 51 berikut ini: Tabel 51: Fasilitas Kartu Keanggotaan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase . 54% 102 responden setuju. 8% responden tidak setuju.Sangat tidak setuju 20 0 20% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 49 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. 20% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 6% netral. 12% netral. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju.

2% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju.Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 52 berikut ini: Tabel 52: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 103 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 9 25 38 27 1 9% 25% 38% 27% 1% Jumlah 100 100% Pada tabel 52 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart mudah diingat dan dimengerti responden. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 46% responden sangat setuju. 27% responden tidak . 44% responden setuju. 38% netral.Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 46 44 8 2 0 46% 44% 8% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 51 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan yang disebut kartu “Aku”. 25% responden setuju. 8% netral.

setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 54 berikut ini: Tabel 54: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 61 8 4 0 27% 61% 8% . 1% sangat tidak setuju. 41% netral. 0% sangat tidak setuju. 18% responden tidak setuju. Hal 104 ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 53 berikut ini: Tabel 53: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 36 41 18 0 5% 36% 41% 18% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 53 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 36% responden setuju.

61% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 8% responden tidak setuju. 4% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 13% responden sangat setuju. 20% netral. 0% sangat tidak setuju.4% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 54 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Alfamart jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 56 berikut ini: Tabel 56: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju . 59% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 55 berikut ini: Tabel 55: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 105 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 13 59 20 8 0 13% 59% 20% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 55 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan ruangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Alfamart cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. 8% netral.

18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 56 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket 106 Alfamart sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju, 57% responden setuju, 23% netral, 2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 57 berikut ini: Tabel 57: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 57 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Alfamart sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju, 57% responden setuju, 23% netral, 2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di

minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 58 berikut ini: Tabel 58: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 16 53 16% 53% 107 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 15 16 0 15% 16% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 58 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Alfamart menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju, 53% responden setuju, 15% netral, 16% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 59 berikut ini: Tabel 59: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 52 15 12 0 21% 52% 15% 12% 0% Jumlah 100 100%

Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 59 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Alfamart sigap dan ramah dalam memberi pelayanan. Hal ini terlihat bahwa 21% responden sangat setuju, 52% responden setuju, 15% netral, 12% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 60 berikut ini: 108 Tabel 60: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 6 38 50 5 1% 6% 38% 50% 5% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 60 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart tidak menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju, 6% responden setuju, 38% netral, 50% responden tidak setuju, 5% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 61 berikut ini: Tabel 61: Jam Buka dan Tutup Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 56

14 14 0 16% 56% 14% 14% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 61 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Alfamart sesuai dengan kebutuhan konsumen. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat 109 setuju, 56% responden setuju, 14% netral, 14% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 62 berikut ini: Tabel 62: Tidak Ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 25 55 9 11 0 25% 55% 9% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 62 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Alfamart . Hal ini terlihat bahwa 25% responden sangat setuju, 55% responden setuju, 9% netral, 11% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. 4.3 Analisis Hasil Penelitian Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ada 3 menggunakan analisis deskriptif, analisis skala likert dan analisis uji beda dengan uji-t

110 dengan program spss. Hasil dari perhitungan menggunakan SPSS terlihat pada lampiran 2 dan di bawah ini ringkasan perhitungan tersebut yaitu: 1. Perhitungan analisis deskriptif: Perbandingan persepsi Indomaret dan Alfamart dengan analisis deskriptif dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 63: Perhitungan Rata-Rata Prosentase Minimarket Indomaret dan Alfamart Keterangan Indomaret Alfamart Lokasi 85% 73% Kelengkapan produk 85.6% 50.8% Harga 62.3% 33.3% Promosi 57.7% 79% Kenyamanan Berbelanja 78.2% 70.2% Pelayanan 77.8% 60.2% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan variabel di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi, kelengkapan produk yang ditawarkan, harga yang ditawarkan dan kenyamanan berbelanja sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi . 2. Perhitungan dengan skala likert: Persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel perhitungan dibawah ini: Tabel 64: Perhitungan Skor Minimarket Indomaret dan Minimarket Alfamart Indomaret AlfamaDimensi yang rt diukur Skor rata2 interpretasi Skor rata2 interpretasi 111 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

14 3.63 3.34 4.20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 4.29 1.75 4.86 3.28 4.75 3.84 3.36 3.36 2.07 3.02 3.74 3.81 191 3.94 3.81 3.82 4.01 1.98 4.44 3.21 3.86 4.81 1.66 3.17 4.23 3.66 S TS TS N N N S .

32 3.34 3.24 3.18 3.59 4.55 2.54 2.26 4.34 .73 3.10 4.S SS S S N TS SS S TS S SS TS S N SS S S S S S S S 3.32 3.54 4.77 3.55 2.27 2.84 4.14 3.63 3.67 4.22 3.2 4.11 3.91 4.

43 3. kelengkapan produk yang ditawarkan.69 3.82 2. harga yang ditawarkan sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi dan kenyamanan berbelanja hal ini juga dapat dilihat pada gambar 15 dibawah ini: 112 ANALISIS SKALA LIKERT 1 10 123456789 10 .94 N SS S N S TS TS SS S N S TS S S SS S S SS S N S S S SS S S TS S S Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan indikator di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi.3.74 3.

07 ALFAMART 3.81 1.44 3.22 3. sedangkan pada komponen Alfamart responden sebagian besar setuju bahwa Alfamart lebih baik pada segi promosi dan kenyamanan berbelanja dibandingkan Indomaret.26 4.91 3.01 1. Perhitungan menggunakan uji-t atau uji beda Pengujian hipotesis untuk perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel berikut ini: 113 Tabel 65: Deskripsi variabel penelitian persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart Persepsi konsumen Indomaret Persepsi konsumen Alfamart Indikator Mean Indikator Mean okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja - .73 3. 3.11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 INDIKATOR SKALA PENELITIAN INDOMARET 4.24 3. kelengkapan produk yang ditawarkan dan harga pada minimarket ini lebih baik dibandingkan Alfamart.55 Gambar 15: Analisis Skala Likert Persepsi Indomaret dan Alfamart Grafik 15 diatas menunjukan bahwa pada komponen indikator diatas dapat diketahui pada Indomaret responden sebagian besar meyatakan setuju bahwa lokasi.

140000 1.720000 7.860000 0.660000 Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Tabel 66: Perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart dengan menggunakan uji-t : Model t Df Sig (2- .640000 okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 1.470000 3.romosi elayanan 2.470000 7.780000 .220000 9.930000 9.620000 9.6700000 9.

002.05) sehingga tolak Ho yang artinya persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart terdapat perbedaan. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap harga yang ditawarkan diketahui bahwa ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan.620000>8. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart diterima. 115: 2005.tiled) Keterangan P. yang menyatakan bahwa sebuah gerai akan lebih sukses jika letaknya lebih strategis dibandingkan gerai lainya yang berlokasi kurang strategis meskipun keduanya menjual produk yang sama.4 Pembahasan Berdasarkan hasil pengujian hipotesa dengan uji-t diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart hal tersebut dapat diketahui dari penjelasan perindikator berikut: Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap lokasi berdirinya kedua minimarket tersebut diketahui memiliki perbedaan yang signifikan.290 35 . Dan dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 12. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) 0.ALF 3. 115 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap kelengkapan produk yang ditawarkan diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. perbedaan ini disebabkan pada Alfamart jumlah produk dan jenisnya produk yang dijual kurang banyak. Perbedaan ini disebabkan jarak yang di tempuh konsumen lebih dekat menuju Indomaret di bandingkan ke Alfamart.860000>19.IND_ P. Hal tersebut disebabkan harga yang dijual Alfamart lebih mahal di bandingkan Indomaret karena Indomaret membeli langsung ke produsen yang masih bernaung pada satu .780000.140000>11. oleh pramuniaga yang trampil dan banyak. hal tersebut sesuai dengan teori bahwa peritel yang menyediakan produk dalam toko pada jumlah.002 berada dibawah level of significance yang 114 digunakan (α =0. Pada penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 21. 4. Dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 10. Tolak Ho Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Secara parsial ditemukan perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart secara signifikan. sedang menurut Hendri Ma’aruf.670000. waktu dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf.220000. 135:2005).

namun hal ini tidak sesuai dengan konsep penjualan bahwa konsumen jika diabaikan dan tidak selalu diingatkan maka akan tidak membeli produk organisasi dalam jumlah yang cukup (Philip Kotler. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pemberian kenyamanan dalam berbelanja ternyata memiliki tingkat perbedaan yang tidak signifikan.720000> 23.221:2005).pengharum ruangan dan lain sebagainya. Secara garis besar dapat diketahui bahwa setelah diadakan pengujian dengan uji-t dapat diambil kesimpulan. Hal ini dikarenakan minimarket Indomaret dan Alfamart sama-sama memberikan fasilitas penunjang yang sama seperti AC. 116 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap promosi yang diberikan untuk menginformasikan toko dan produk yang disediakan diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. musik. secara parsial ditemukan pengaruh yang signifikan. 117 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pelayanan yang diberikan kepada konsumen yang berbelanja diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan.640000>17. hal tersebut sesuai dengan teori yang menyatakan jika strategi harga rendah diterapkan maka strategi ini menjadi sangat efektif menarik pembeli karena harga rendah berati penghematan dan toko yang menerapkan harga lebih rendah dari pesaing akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf 157:2005).16:1997). Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) variabel persepsi . 202: 2005. Namun jika dilihat dari toko mana yang memberikan promosi lebih baik yaitu Alfamart hal ini diketahui dari mean Alfamart yang lebih besar dari Indomaret sebesar 27. hal tersebut sesuai dengan teori semua peritel baik skala besar atau pun kecil yang berformat modern berlomba-lomba dalam mendadani tempat belanja mereka semenarik mungkin pendapat ini dikemukakan dalam buku Hendri Ma’aruf. Dalam penelitian ini yang memberikan pelayanan lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 19. ini sesuai dengan teori bahwa peritel yang memberikan kombinasi ragam produk dan tingkat pelayanan sebagai posisioning serta melengkapi dengan tingkat pelayanan yang tinggi berarti gerai tersebut memilih posisioning citra gerai yang lengkap dan full service yang pada ahirnya akan banyak dipilih konsumen (Hendry Ma’aruf. Pada penelitiian ini meski Alfamart unggul dalam segi promosi namun konsumen cenderung lebih memilih minimarket pesaing karena pertimbangan faktor yang lain yang diberikan.kepemilikkan perusahaan sedang Alfamart membeli dari distributor sehingga harga yang dijual pun menjadi lebih mahal.930000. keranjang belanja. Hal ini disebabkan karena Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan dan pada tas belanja Alfamart ada logo dari minimarket tersebut yang tidak di berikan Indomaret. Hal ini dikarenakan pada Alfamart tidak memberikan pelayanan antar barang seperi Indomaret.660000.

05) sehingga tolak ho. Selain kriteria di atas ternyata setelah diteliti terbukti bahwa konsumen memilih toko juga berdasarkan oleh citra Minimarket tersebut dan menurut responden.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. Persediaan barang pada minimarket Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih lengkap agar apa yang diinginkan konsumen dapat dipenuhi . 3. menyatakan karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart 118 yang biasanya berdampingan dan memiliki karateristik toko yang hampir sama setelah diadakan penelitian ternyata sesuai. Minimarket Indomaret dalam mempromosikan tokonya hendaknya lebih .2 Saran Berdasarkan kesimpulan diatas. Indomaret lebih baik dalam meyakinkan konsumen. 119 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart sebesar 0.002 berada di bawah lefel of signifikan 0. harga dan promosi sedang pada indikator kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. maka pilihan akan bersifat kebiasaan.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan dapat diambil bebarapa kesimpulan diantaranya adalah sebagai berikut: 1. kelengkapan produk yang ditawarkan.05 yang digunakan 5. 2. Kecuali jika faktorfaktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. maka saran yang diajukan penulis adalah sebagai berikut: 1. citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk ahir atau pembelian merek.1995: 252). Jika pengalaman masa lalu memuaskan. pelayanan. Majalah marketing: 2004. Hal ini juga sesuai dengan teori berikut. Mayoritas konsumen Indonesia sensitive terhadap harga. Ini berarti hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart diterima Menurut pendapat Tajwini Rofian. Selebaran yang full color dengan informasi produk dan harga tidak akan banyak mempengaruhi pembeli karena mereka juga akan mendapat selebaran yang sama menarik dari peritel lainya. Adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart pada indikator lokasi. karena itu Alfamart agar menekan harga dengan cara memutus saluran distributor yang panjang yang akan meminimalkan biaya dan pada ahirnya harga 120 menjadi sama dengan pesaing. Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart adalah sebesar 0. 2.

Bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna.gencar karena jika nantinya promosi itu di lupakan maka secara tidak langsung akan menjadikan konsumen menjadi pindah ke pesaing. 131286682 NIP 131292562 Mengetahui Ketua Jurusan Manajemen Drs.Si NIP 130812917 Anggota I Anggota II . salah satunya dengan cara memberi logo pada plastik belanja. M. 131286682 iii PENGESAHAN KELULUSAN Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skipsi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang pada: Hari : Tanggal : Penguji Skripsi Dra.Si Drs. 4. 5. Wahyono. M.Si NIP. Sugiharto. M. M. Pelayanan pada minimarket Alfamart sebaiknya ditambahkan dengan fasilitas pesan belanja melalui telpon agar tidak kalah dengan pesaing.M NIP. i ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI SKRIPSI Untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Pada Universitas Negeri Semarang Oleh: Anita susanti NIM 3352402006 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007 ii PERSETUJUAN PEMBIMBING Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian Skripsi pada: Hari : Tanggal : Pembimbing I Pembimbing II Drs. Palupiningdyah. Sugiharto.

bukan jiplakan dari karya tulis orang lain. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. 28 Februari 2007 Anita susanti NIM. Wahyono. Sudijono Sastroatmodjo. Kelengkapan Produk Yang Di Tawarkan. sehingga penulis dapat menyelesaikan skipsi dengan judul ”Analisis Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Dan Alfamart Terhadap Lokasi. baik sebagian atau seluruhnya. 2. Agus Wahyudin. 131658236 iv PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar karya saya sendiri.Dr. ” Cukuplah Allah Saja Bagiku. Ibu dan Bapak tercinta. M. Sugiharto. hari liburnya adalah hari ini (John Wasley) PERSEMBAHAN: Skripsi ini saya persembahkan untuk: 1. M. Kakakku dan adikku serta seluruh Keluarga Besar penulis yang selalu ada saat susah maupun senang 3. Tiada Tuhan Selain Dia. 3352402006 v MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO: 1.Si. Tetap semangat dan teguhkan hati sampai nanti sampai mati (Letto) 3.Si NIP. Semarang. Prof. penulis dengan ketulusan ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah dengan ikhlas memberikan masukan dan kontribusi yang berarti dalam proses penelitian dan penyusunan skripsi ini. Pelayanan.131286682 NIP 131292562 Mengetahui Dekan Fakultas Ekonomi Drs.Si Drs. Hari bekerja untuk si pemalas adalah besok. sebagai orang yang paling penulis sayangi yang menjadi semangat agar bisa memberikan yang terbaik. M. H. M. Hanya KepadaNya Aku Bertawakal Dan Dialah Rabb Yang Memiliki ”Arsy Yang Agung” (QS At Taubah 129) 2. Sahabat-sahabat yang membuat penulis selalu bersemangat vi KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya. antara lain: 1.Drs. Dalam kesempatan yang baik ini. Harga. Promosi Dan Kenyamanan Berbelanja Di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kotamadya Bekasi”.M NIP. selaku Rektor Universitas Negeri .

10. Harga. Drs. Jurusan Manajemen Program Studi Manajemen Pemasaran. 7. 12. M. Teman-teman di wisma ”amalia” yang selalu memberi semangat. Pelayanan. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih kurang sempurna karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki. M. penulis akan menerima kritik dan saran sebagai masukan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi 3. vii 6. Fakultas Ekonomi. Kata kunci: Persepsi Konsumen (Lokasi. 2007. Teman-teman KKN yang telah menjadi suatu keluarga kecil yang akan selalu mengingat satu sama lain. Dosen-Dosen Ekonomi yang telah memberikan ilmunya kepada penulis. Akhir kata semoga Allah SWT senantiasa bersama kita dan meridhoi jalan hidup kita. 13. Palupiningdyah.Si selaku Ketua Jurusan Manajemen dan Dosen Pembimbing I yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing dan memberikan arahan bagi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah menjadi bagian dari jalan hidup penulis. Dra. Drs. 8. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko.Semarang 2. Kelengkapan Produk. Februari 2007 Penulis viii SARI Anita Susanti.M selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. Drs. Amin Semarang. Teman-teman SMA yang telah menjadi motivasi tersendiri dalam berusaha bagi penulis dan membuat penulis melihat sisi lain kehidupan. Pondok Gede kota Bekasi. 9. 4. Universitas Negeri Semarang. Sugiharto. Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret dengan Alfamart di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi”. 5. Agus Wahyudin. Maka dari itu. Promosi. Wahyono. Staff Dinas Pertanian dan Pangan Semarang sebagai tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL) penulis sebagai awal terjun dan melihat dunia kerja. 11. Teman-teman Manajemen angkatan 2002 terimakasih atas semua moment yang telah dilalui yang membuat penulis semakin dewasa. dan membuat waktu dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. Alfamart. tiap pangsa pasar konsumen . Indomaret. Minimarket Indomaret dan Alfamart yang telah mengijinkan Penulis melakukan penelitian. M. Kenyamanan) Minimarket.Si selaku dosen penguji yang telah meluangkan waktunya dalam menguji penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. 141 halaman. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak. M. Dengan kata lain.

Display depan minimarket Indomaret dan Alfamart dibuat lebih menarik. dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart yang biasanya berdampingan. 3. 2.791 berada diatas level of significance yang digunakan (α =0. Saran yang diberikan dalam penelitian ini diantaranya: 1. pelayanan.Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi.05.05). dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. Persediaan barang pada minimarket Indomaret dan Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih terencana. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. harga. dan pelayanan sebesar 0. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. kelengkapan produk yang di tawarkan. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja pada minimarket Indomaret dan Alfamart. kelengkapan produk yang ditawarkan. Namun kenyataanya membuktikan bahwa karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama. Rofian. harga. promosi. Konsumen memilahmilah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. sedangkan pada kenyamanan berbelanja sebesar 0.05) ini berarti tidak ada beda karena kedua minimarket ini memberikan fasilitas yang hampir sama.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. promosi. produk.000 yang menunjukan tolak Ho di bawah level of significance yang digunakan (α =0. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart pada komponen lokasi. pelayanan. dan kenyamanan berbelanja dalam memilih tempat berbelanja. harga dan promosi sedang pada komponen kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ix ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. Penelitian ini dilakukan pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di Komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. promosi. sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan rumus literasi sehingga diketahui sampel dalam penelitian ini sebesar 100 responden. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. harga. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. Hasil penelitian setelah diadakan pengujian dengan uji-t secara parsial dari masing-masing variabel ditemukan pengaruh yang signifikan sebesar 0. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart serta untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart terhadap lokasi. pelayanan. promosi. memiliki karateristik toko dan strategi yang hampir sama (Tajwini. every day low price tidak berguna jika itu didengungkan dalam iklan dan promosi saja oleh karena itu di dalam gerai Indomaret dan Alfamart pada saat konsumen berbelanja hal tersebut benar-benar . dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. harga. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan dengan tingkat signifikansi α = 0. 1997: 165).berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. Majalah marketing: 2004).05) sehingga tolak Ho.

..1..............................................................................................................30 2.............................................42 2..........................................6 1..................................................................................10 2.........................2................... Untuk meneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna.1.....18 2........................................................................................................ vi SARI...........................................................................................................................5 1...............................35 2........... i PERSETUJUAN PEMBIMBING..............................1.........................................4 Minimarket ..5 Waralaba .....1 1......................................................................... 4.........52 3.............................................................................................................................. iii PERNYATAAN........................................... iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN................10 Atmosfer dalam gerai .......21 2................................................................................4 Manfaat Penelitian ............. v KATA PENGANTAR ........36 2.........................2.....1... xvii BAB I Pendahuluan .. 6.............................................1....................................................................1 Perilaku Konsumen......................................x DAFTAR TABEL.........10 2...............................................6 Sistematika skripsi ....................................................................... xvi DAFTAR LAMPIRAN.............................................1 Latar Belakang ...................... 7.7 Kelengkapan produk yang dijual ...................11 Pelayanan minimarket................................................................................................ Minimarket Indomaret dan Alfamart harus dapat mengendalikan biaya-biaya.................45 2.1..................................................2 Persepsi ................49 2.......................................8 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS ............................... xiii DAFTAR GAMBAR ..................... viii DAFTAR ISI ....... 5.................................1 Lokasi dan objek penelitian ...................1 Landasan teori...................2 Kerangka berfikir dan Hipotesisi .........49 2................................................................ Indomaret dan Alfamart dalam memberi pelayanan harus lebih ramah dan sigap........1..............24 2.........Disain tampilan minimarket Indomaret dan Alfamart sebaiknya ada perubahan tema perperiode tertentu...................2 Hipotesis........................23 2..................16 2...52 ................................................1.3 Tujuan Penelitian ..6 Lokasi ..............................................................................1 Kerangka berfikir ......................terbukti............................5 Penegasan istilah............................................ ii PENGESAHAN KELULUSAN............................................. x DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL....1.......10 xi 2........................51 BAB III METODE PENELITIAN ..........................................................1 1..............................................................2 Rumusan Masalah...............................................................................................1.........................5 1...............1..........4 1....................................................................................................3 Gerai dan peritel.............................................................................................................................8 Harga..........................................9 Promosi dan iklan ...............................

............................................2 Saran.........................3 Sampel ....................................................................4 Variabel Penelitian ........121 xiii DAFTAR TABEL Tabel 1 Pangsa pasar hipermarket..................................................................................................... pasar tradisional............................................. 73 Tabel 14 Keterjangkauan harga di Indomaret. 72 Tabel 13 Penataan produk di Indomaret ... 74 Tabel 15 Potongan harga di Indomaret ............................ 80 Tabel 24 Fasilitas di Indomaret.... 77 Tabel 20 Kupon undian dan hadiah langsung Indomaret.........................119 5.................................60 4......52 3...............4 Pembahasan .................. 71 Tabel 12 Produk yang dI jual Indomaret tidak kadaluwarsa...................................................................................................................65 xii 4..21 Tabel 2 Karateristik responden menurut jenis kelamin..............................3.3 Deskripsi Variabel penelitian .1 Gambaran Umum tempat penelitian............................................5 Metode Analisis data .................................60 4........ 67 Tabel 6 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Indomaret ............................................. 70 Tabel 10 Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Indomaret............................................. 74 Tabel 16 Harga di pasaran sama dengan di Indomaret .....................................1................................................................................................................. 77 Tabel 19 Logo Indomaret pada tas dan sovenir ...................................... 76 Tabel 18 Disain dan warna logo Indomaret ...............68 Tabel 7 Luas lahan parkir Indomaret .............. 81 Tabel 25 Jumlah keranjang belanja di indomaret cukup.......................... 66 Tabel 5 Jarak yang di tempuh menuju Indomaret.....60 4........................................109 4................................................................................120 LAMPIRAN............. supermarket. minimarket...............................57 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN............................ 69 Tabel 9 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Indomaret............................1 Kesimpulan................................55 3...............................1 Hasil penelitian.....................................................................................................................................................................................119 DAFTAR PUSTAKA .. 80 Tabel 23 Jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret ........................................................... 65 Tabel 4 Karateristik responden menurut usia...............................119 5...........................52 3......... 82 Tabel 26 Penataan ruang Indomaret yang nyaman ........................... 83 ............................................................................................................................. 78 Tabel 21 Informasi produk dan harga baru Indomaret.................................2 Karateristik responden................................................................................... 65 Tabel 3 Karateristik responden menurut jumlah pendapatan..................................................................... 68 Tabel 8 Ketersediaan produk di Indomaret................................ 79 xiv Tabel 22 Fasilitas kartu keanggotaan Indomaret ............................................................................ 71 Tabel11Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ....................2 Populasi...................................................................................... di Indonesia .............................................................................................. 75 Tabel 17 Keterlihatan logo Indomaret ..............................113 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.........................................................................................................................

..................... 91 Tabel 39Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Alfamart...................................... 86 Tabel 32Jam buka Indomaret pukul 07..............................................................................................................................102 Tabel 54 Jumlah keranjang belanja di Alfamart cukup ...........................105 Tabel 58 Seragam pegawai Alfamart................100 Tabel 51 Fasilitas kartu keanggotaan Alfamart ................................................. 15 ............................................112 xvi DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1 Perilaku berbelanja....104 Tabel 56 Disain eksternal ciri khas Alfamart.......................................................................... 12 Gambar 2 Proses keputusan pembelian .........00 wib........................................................106 Tabel 59 Kesigapan dan keramahan pegawai Alfamart..........100 Tabel 450 Informasi produk dan harga baru Alfamart...................................................................................104 Tabel 57 Letak pintu masuk dan keluar Alfamart..................................................................... 98 Tabel 47 Disain dan warna logo Alfamart .................00 wib.................... 85 Tabel 31 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di Indomaret.......................................... 89 Tabel 36 Luas lahan parkir Alfamart ............................................................................................................................... 95 Tabel 44 Potongan harga di Alfamart ....................................................................................................................................103 Tabel 55 Penataan ruang Alfamart yang nyaman ........ 98 Tabel 48 Logo Alfamart pada tas dan sovenir ....................101 Tabel 52 Jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart .108 Tabel 63 Perhitungan rata-rata prosentase ................................................................... 92 Tabel 40 Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ...................109 Tabel 64 Perhitungan skor Indomaret dan Alfamart...........................106 Tabel 60 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di A alfamart.................................................................... 107 Tabel 61 Jam buka Alfamart pukul 07........................107 Tabel 62 Tidak ada antrian di meja kasir Alfamart................................................................................................................................. 88 Tabel 35 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Afamart ................... 90 Tabel 37Ketersediaan produk di Alfamart.............. 99 Tabel 49 Kupon undian dan hadiah langsung Alfamart.........Tabel 27 Disain eksternal ciri khas Indomaret........110 Tabel 65 Deskrifsi variabel persepsi konsumen......................................... 85 Tabel 30 Kesigapan dan keramahan pegawai Indomaret........................... 87 Tabel 33Tidak ada antrian di meja kasir Indomaret.......................... 93 Tabel 41 Produk yang di jual Alfamart tidak kadaluwarsa.......................... 96 xv Tabel 45 Harga di pasaran sama dengan di Alfamart ... 90 Tabel 38 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Alfamart....................................... 83 Tabel 28 Letak pintu masuk dan keluar Indomaret.................................................................................. 94 Tabel 43 Keterjangkauan harga di Alfamart..................................................................................102 Tabel 53 Fasilitas di Alfamart......................... 84 Tabel 29 Seragam pegawai Indomaret......... 87 Tabel 34 Jarak yang di tempuh menuju Alfamart.... 94 Tabel 42 Penataan produk di Alfamart ............................. 97 Tabel 46 Keterlihatan logo Alfamart ...............................................................................................................................112 Tabel 66 Perbanndingan persepsi konsumen ...........................................................................................................................................

..................................................................................................... Banyak sekali perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan dengan cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada dan berusaha menerapkan strategi pemasaran yang tepat dalam rangka menguasai pasar................................................................ 22 Gambar 5 Keuntungan....................... 45 Gambar 14 Kerangka berfikir ................ Penguasaan pasar merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang di lakukan oleh pengusaha untuk mempertahankan hidupnya.................... 30 Gambar 8 Pertimbangan dalam penyediaan marchendise ..............131 Lampiran 4 Perhitungan skala likert ......121 Lampiran 2 Hasil perhitungan SPSS..................................... 33 Gambar 9 Kategori produk .......................2001:10).............................140 1 BAB I PENDAHULUAN 1............................................................... 37 Gambar 11 Tujuan memberi suasana dalam gerai ................................... 42 Gambar 12 Tampilan toko ........................................................................................... 16 Gambar 4 Perang antar saluran .............................................................................................. 34 Gambar 10 Teori komunikasi ................... Syarat yang harus di penuhi oleh suatu perusahaan agar dapat sukses dalam persaingan adalah berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan dengan membuat citra yang baik di mata pelanggan itu sendiri yang nantinya akan menimbulkan loyalitas yang berkelanjutan.......... 26 Gambar 7 Tiga tingkat analisis lokasi pengecer .......................................................................................................................................................................... Hal tersebut bisa di capai oleh suatu perusahaan melalui ................................................................................................. 24 Gambar 6 Analisis area perdagangan............................... 47 Gambar 15 skala likert .127 Lampiran 3 Data tabulasi penelitian ......................... 43 Gambar 13 Unsur barang atau jasa yang di beli konsumen ........................................................................138 Lampiran 6 Surat keterangan telah melakukan penelitian . Dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa konsep paling penting mendasari pemasaran adalah menyangkut keinginan manusia dan merupakan kebutuhan manusia yang di bentuk oleh kultur serta kepribadian individu Di era globalisasi sekarang ini kegiatan bisnis khususnya pemasaran dari waktu ke waktu semakin meningkat........................................137 Lampiran 5 Surat ijin penelitian........................................... berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin...........................1 Latar belakang Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dan kelompok mendapat apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu atau kelompok lainya (Irawan...............Gambar 3 Proses pemilihan toko .......................111 xvii DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Angket penelitian ...................................................... kerugian waralaba.

(2)sifat dan kualitas pengamanan. Market share yang berbeda jauh menurut survei AC Nielsen tahun 2005. kenyataananya dapat memiliki penjualan yang berbeda. 3 (4) iklan dan promosi. kelengkapan produk yang ditawarkan. Namun kenyataanya bahwa meski minimarket memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama satu dengan yang lainya. Karateristik pembeli juga mempengaruhi citra toko. (5) personel penjualan. Dengan kata lain. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga.3%. produk. Kecuali jika faktor-faktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. dan kenyamanan berbelanja . lokasi perusahaan atau toko (Kotler. 1995:251). maka pilihan akan bersifat kebiasaan.. Para pengecer mempengaruhi aktifitas ini dengan strategi iklan dan promosi. (8) atmosfer toko dan (9) pelayanan dan kepuasan setelah transaksi (Engel. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. Namun di sini peneliti hanya mengambil enam komponen yang paling utama.000 ritel di Indonesia. dimana kegiatan tersebut sangat tergantung pada perusahaan atau pedagang dengan bermacam atribut melalui harga.2 upaya menghasilkan dan menyampaikan barang serta jasa yang diinginkan konsumen. Karateristik individual seperti gaya hidup menyebabkan pandangan umum tentang aktivitas yang terlibat dalam perilaku berbelanja dan pencarian.1995:157). harga. Rofian. Atribut yang menyolok atau determinan biasanya masuk dari kategori berikut ini : (1) lokasi. Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 12. pelayanan umum.1995: 252). 1997: 165). Jika pengalaman masa lalu memuaskan. Konsumen memilah-milah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. (7) sifat pelanggan toko. pelayanan. (6) atribut fisik toko. produk. Citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk akhir atau pembelian merek. Majalah marketing: 2004). Sedangkan menurut . Memilih toko adalah proses interaksi antara strategi pemasaran pengecer dan karateristik individual dan situasional dari pembeli proses ini di gambarkan oleh diagram keputusan pembelian pada umumnya. dari total 5. Penguasaan pangsa pasar sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor empat setelah ritel-ritel yang lain sedangkan Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35%. pelayanan.. promosi. karena menenurut the use multiatribut attitude model in store image study journal of ritailing para pelanggan potensial yang diminta memilih sepuluh daftar atribut yang ada memilih keenam komponen yang dirasa memiliki pengaruh paling besar dalam menilai citra toko yaitu lokasi. seperti Indomart dan Alfamart yang biasanya berdampingan (Tajwini. (3) harga. lokasi dan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan untuk membeli (Engel. tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko.

co.kontan. untuk itu peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian perbandingan persepsi konsumen toko tersebut mengapa hal tersebut dapat mempengaruhi penjualan padahal keduanya memiliki strategi pemasaran yang hampir sama dan pelayanan yang hampir sama juga adakah perbedaan pada keduanya yang pada ahirnya mempengaruhi citra toko dari kacamata konsumen. penelitian ini bermanfaat untuk sarana pengembangan ilmu penetahuan. Untuk mengetahui adakah perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen 2. c) Bagi penulis. penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai perbedaan strategi pemasaran Indomaret dan Alfamart dari kacamata konsumen. Penguasaan pangsa pasar 4 sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor dua setelah Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35% (http://www.4 Kegunaan penelitian 1. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 5 1.id). 2. 1. Kegunaan praktis a) Bagi pelaku usaha ritel hasil penelitian ini bermanfaat sebagai evaluasi dan pengamatan aktivitas konsumen atau perilaku . Untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1. bahwa penelitian ini dapat di gunakan untuk menambah pengetahuan dan untuk meneliti lebih lanjut dengan menggunakan variabel lain. Adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 2. Dari gambaran di atas penulis memilih judul dalam penelitian ini adalah “ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI”.penelitian salah satu tabloid bisnis Kontan di kawasan Bekasi Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 33%. Kegunaan teoritis a) Bagi pembaca.3 Tujuan penelitian Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : 1. apakah yang membuat berhasil mewujudkan kesan yang baik pada pelanggan dan pada ahirnya akan memudahkan meraih konsumen. b) Bagi peneliti lain.2 Permasalahan Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka identifikasi masalah pada penelitian ini adalah: 1.

6. dan lain-lain atau kombinasi) untuk di sediakan dalam toko pada jumlah. 5. 6 b) Bagi konsumen. 1976:84). dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atu perusahaan ritel (Hendri Ma’aruf. dan menginterpretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. Kelengkapan produk yang di tawarakan (merchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko (produk berbasis makanan.id). 2. menyeleksi. 4. 3. Persepsi Persepsi adalah suatu proses dengan mana seseorang. 2005:135). dan agar menjadi jelas dan tidak terjadi salah tafsir terhadap judul tersebut. barang kebutuhan rumah. Pelayanan Adalah segala hal pengeluaran industri yang di keluarkan industri yang mendukung operasi suatu perusahaan kegiatan tidak berwujud intangible yang secara terpisah bisa di identifikasikan berfungsi memuaskan keinginan serta tidak terikat kepada penjualan suatu produk atau jasa lain (Amin Wijaya Tunggal. mengorganisasikan. sehingga produsen dapat mengetahui apa saja yang di gunakan konsumen dalam membuat pertimbangan keputusan pembelian. Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www. produk umum. persamaan (beberapa benda atau perkara) ( WJS Poerwodarminto.co.1996:123). 1. maka perlu adanya penegasan istilah-istilah dalam judul tersebut di atas yaitu : 1.5 Penegasan istilah Untuk memudahkan pemahaman dalam penelitian. waktu. Lokasi Berhubungan dengan pemilihan dan penggunaan spesialisasi pemasaran perdagangan perantara dan transportasi serta 7 penyimpanan pergudangan untuk melengkapi para pelanggan target dengan kegunaan waktu tempat dan pemilikan kemanfaatan yang tercipta melalui penyediaan produk di tempat yang di kenali konsumen (Amin wijaya tunggal. Perbandingan Perbandingan artinya pertimbangan. penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan cakrawala berfikir dalam pengembangan wawasan dalam mempelajari segala perilaku produsen yang berhubungan dengan bagaimana memuaskan keinginan konsumen yang menjadi sasaran.konsumen terhadap toko ritel.sinarharapan. pakaian.1996:95). . 2004: 102).

daftar isi dan daftar lampiran.6 Sistematika skripsi 1. kenyamanan berbelanja. Harga Adalah apa yang dibayar seseorang untuk apa yang di perolehnya nilainya dinyatakan dalam mata uang (Amin Wijaya Tunggal. pelayanan. kelengkapan produk. 8. 1996:125). Dari keterangan diatas maka dalam penelitian ini di terangkan maksud tema dalam penelitian ini adalah mengenai pengukuran perbedaan persepsi yang ditentukan oleh keenam indikator (lokasi. dan kenyamanan berbelanja) pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. dan teknik. 1. Kenyamanan berbelanja (atmosfer dalam gerai) Adakah pengaruh yang timbul dari faktor-faktor yang khusus untuk waktu dan tempat tertentu dan tidak lepas dari karateristik konsumen dan objek (Amin Wijaya Tunggal. halaman motto dan persembahan. kata pengantar. pengertian minimarket. 2. karateristik pelayanan yang baik. kelengkapan produk yang ditawarkan. metode pengumpulan data. Bagian awal skripsi Bagian awal skrisi terdiri dari halaman judul.1996:97). halaman pengesahan.7. BAB III : METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab in diuraikan tentang populasi. karateristik penentuan harga.sampel. metode analisis data. Bagian skripsi BAB I : PENDAHULUAN 9 Meliputi : alasan pemilihan judul. 1996:103). 9. Menginformasikan. promosi. Promosi Adalah mengkomunikasikan informasi antara penjual dan pembeli untuk mempengaruhi sikap dan perilaku. BAB II : LANDASAN TEORI Dalam bab ini diuraikan tentang teori yang digunakan sebagai dasar pembahasan selanjutnya yaitu penertian perilaku konsumen. abstrak. penegasan istilah. cara-cara yang menarik konsumen dengan promosi. permasalahan. membujuk dan atau mengingatkan para 8 pelanggan target pada perusahaan dan bauran pemasaranya (Amin Wijaya Tunggal. karateristik lokasi yang baik. tujuan penelitian dan manfaat penelitian. BAB IV : HASIL PENELITIAN BAB V : PENUTUP Dalam bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran BAGIAN AKHIR Bagian ini berisi tentang daftar pustaka dan lampiran . harga.

Adapun definisi perilaku konsumen adalah tindakan langsung terlibat dalam mendapatkan. b. Pengertian perilaku konsumen Untuk memahami perilaku masyarakat dalam pembelian barang dan jasa tersebut di butuhkan studi tersendiri. memakai. mengkonsumsi.1 Landasan teori 2. dengan siapa. Perilaku konsumen sangat komplek dan sulit di prediksi. 2) Rasional Sikap belanja rasional di pengaruhi oleh alasan rasional . Pendekatan-pendekatan yang selama ini banyak digunakan untuk menyingkap sikap. Faktor indah atau bagus dan faktor gengsi akan lebih banyak pengaruhnya di bandingkan rasa iba atau marah saat berbelanja. kapan. baik individu maupun rumah tangga. 1994:3). minat. yang membeli produk untuk konsumsi personal. Dari definisi di atas dapat di ambil kesimpulan : 11 1) Perilaku konsumen menyoroti perilaku individu dan rumah tangga. dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini (Engel dan Blackwell. baik itu keindahan. 2) Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta tindakan dalam memperoleh. emosional dan rasional (Hendri Ma’aruf. oleh siapa. 1) Emosional Motivasi yang di pengaruhi emosi berkaitan dengan perasaan. gengsi.10 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS 2. Perusahaan berkepentingan dengan hampir setiap kegiatan manusia yang hanya dalam lingkup yang lebih terbatas. Sifat Motivasi Pembelian Setiap konsumen mempunyai dua sifat motivasi pembelian yang saling tumpang tindih dalam dirinya. mengkonsumsi dan menghabiskan produk. atau perasaan lainya termasuk rasa iba dan marah. 3) Mengetahui perilaku konsumen meliputi : perilaku yang dapat diamati seperti jumlah yang di belanjakan. Menurut kotlert dan Amstrong yang di kutip oleh Simamora (2001:81) mengartikan perilaku konsumen sebagai perilaku pembelian akhir. dan perilaku konsumen mengansumsikan bahwa konsumen bersikap rasional dalam setiap keputusan pembelian. umumnya para konsumen bukan dalam keadaan iba atau marah. 2005:51). dan bagaimana barang sudah dibeli dan dikonsumsi.1 Perilaku konsumen a.1.

Sementara di kejadian lain dapat saja kedua sifat berikut berimbang.dalam fikiran konsumen. 2005:53) . pemasangan. kunjungan ulang) Display barang Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Paska belanja (antaran barang. c. evaluasi. suatu sifat dapat mendominasi sementara sifat lainya sedikit berperan. Tetapi kita akan sulit melihat dengan jelas apakah kedua sifat itu sedang berimbang pada seseorang. pemasangan. Pada kejadian yang berbeda mungkin saja dominasi terjadi sebaliknya. matahari pilihan barang banyak marchandise banyak Selama belanja Barang yang tersedia Harga menarik Cepat proses pembayaranya (antrian di kasir tidak terlalu panjang ) Selama belanja Daya tarik suasana internal Visual merchandising Fasilitas dalam gerai Pusat barang dan jasa Fasilitas kredit Paska belanja (antaran barang. kunjungan ulang) Display tema Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Gambar 1: Perilaku berbelanja (David cook dan David Walters. Perilaku di tempat belanja Menurut David cook dan David Walters dalam buku Hendri Ma’aruf (2005:53) menggambarkan perbedaan kedua jenis perilaku orang pergi berbelanja seperti dalam diagram berikut: Prabelanja (mencari dan memilih gerai) lokasi mudah di capai cukup parkir dekat dengan gerai lain pilihan marchandise pelengkap atau pengganti Prabelanja (mencari dan memilih gerai) bergengsi ada toko utama seperti hero. evaluasi. Cara berfikir seorang konsumen bisa begitu kuat sehingga membuat perasaan seperti gengsi menjadi amat kecil bahkan hilang 12 Pada proses membeli suatu barang.

Orientasi belanja adalah lebih mementigkan hal-hal fungsional Orientasi rekreasi lebih di pengaruhi oleh suasana li k 13 Kebanyakan konsumen di Indonesia yang berbelanja di gerai-gerai modern cenderung berorientasi “rekreasi”. tiga hal tersebut memberi rasa yang berbeda antara minimarket dan toko biasa. 1) Faktor budaya Budaya adalah faktor mendasar dalam pembentukan norma-norma yang dimiliki seseorang yang kemudian membentuk atau mendorong keinginan dan perilakunya menjadi seseorang konsumen. (d) Behavior (tindak tanduk) 2) Faktor sosial 14 (a) Reference group adalah kelompok yang mempengaruhi anggotanya dalam membuat keputusan pembelian sesuatu barang atau jasa meskipun ada pengecualian pada sebagian orang. Minimarket yang merupakan contoh gerai modern yang mengalami pertumbuhan dengan cepat sebagai pertanda bahwa faktor rekreasi cukup kuat. (b) Keluarga faktor ini juga penting dalam mempengaruhi dalam memilih suatu barang dan jasa.dan pendingin ruangan (AC). Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen Proses keputusan memilih barang atau jasa dan lain-lainnya itu di pengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor pribadi internal dalam dirinya sendiri. mobil dan motor bertambah dari tahun . (c) Peran dan status. teman. kebersihan. d. guru. peran seseorang di masyarakat atau di perusahaan akan mempengaruhi pola tindakanya dalam membeli barang dan jasa (di sebut berbelanja). tetangga.Perbedaan itu mempengaruhi perilaku sebelum belanja dalam proses belanja dan setelah belanja. dan tokoh-tokoh masyarakat yang meliputi: (a) Nilai-nilai adalah norma yang di anut masyarakat (b) Persepsi adalah cara pandang pada sesuatu (c) Prefensi adalah rasa lebih suka pada sesuatu dibandingkan dengan yang lainnya. Budaya meliputi hal-hal yang dipelajari dari keluarga. 3) Faktor teknologi (a) Transfortasi pribadi. kelebihan minimarket di banding warung biasa terletak pada penataan.

info yang didapat kemudian dievaluasi sebelum akhirnya melakukan transaksi pembelian dan pada akhirnya ada perilaku pasca beli. 2. 2005:61) Pengertian stimulus adalah situasi yang menyebabkan munculnya kebutuhan dalam diri konsumen. dan mengertepretasikan stimuli kedalam suatu .1. mengorganisikan. baik untuk dinikmati oleh diri sendiri maupun untuk keluarga. Ini terjadi pada proses keputusan membeli stimulus ekternal. Terdapat tiga proses keputusan pembelian: 15 1) Proses keputusan panjang untuk barang yang durable menurut Berman dan Evan dalam buku Hendri Ma’ruf (2005:61). mereka juga memilih gerai mana yang mereka kunjungi. (d) Internet dan seluler kemajuan teknologi komputer pribadi. seorang konsumen akan melalui suatu proses keputusan pembelian. (c) Audio visual. merupakan pasar ritel yang besar karena perkembangan yang semakin pesat. Tidak saja terhadap produk dan 16 mereka. 2) Proses kebutuhan terbatas sama dengan proses diatas tetapi terjadi secara lebih cepat dan kadang meloncati tahapan 3) Proses pembelian rutin keputusan pembelian yang terjadi secara kebiasaan sehingga proses pembelian sangat singkat saja begitu ada kebutuhan langsung di beli saja tanpa adanya pertimbangan.ke tahun berikut kecangihan teknologinya yang bertambah dari tahun ketahun (b) Alat rumah tangga. 1997:153) Bagan diatas sangat berkaitan dengan proses pemilihan toko mana yang akan di kunjungi konsumen dengan berbagai pertimbangan diatas. telepon selular meningkatkan pasar hardware. telah menjadi produk pemikat perorangan sejak puluhan tahun lalu. dan berapa besarnya belanja mereka.2 Persepsi Persepsi adalah satu proses dengan mana seseorang menyeleksi. e. kapan mereka berbelanja. yang selanjutnya konsumen mencari informasi tentang kebutuhanya. Keputusan membeli Dalam membeli suatu barang atau jasa. Stimulus eksternal situasi konsumen respon konsumen Gambar 3: Proses pemilihan toko (Philip Kotler. Respon konsumen terhadap stimulus eksternal Perilaku konsumen pada akhirnya terlihat pada saat mereka memilih produk dan merek. f. Stimulus kebutuhan mencari info evaluasi transaksi perilaku pasca beli Gambar 2: Proses keputusan pembelian (Berman dan Evan.

Faktor yang membuatpersepsi berbeda-beda pada setiap fasilitas yang sama karena adanya perbedaan dalam otak kita yang terbatas. sehingga tidak mungkin semua stimuli tertampung. 2004:104): Karateristik konsumen Lingkungan Ekonomi Budaya Sosial teknologi Pemasaran Marchandise Harga Lokasi Iklan Atmosfer service Proses keputusan pembelian Pilihan produk atau merek Pilihan gerai Timing berbelanja Besarnya belanja 17 1) Faktor persnal yang terdiri dari: (a) Pengalaman masa lalu (b) Kebutuhan saat ini (c) Pertahanan diri (d) Adaptasi 2) Faktor stimulus Karateristik stimulus memegang peranan penting dalam merebut perhatian konsumen seperti hukum kontras yang dikemukakan Weber yaitu “ yang lain dari sekelilingnya.gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. 2004:102). lebih mungkin untuk mendapat perhatian “ hal tersebut dapat diciptakan melalui: (a) Ukuran yang berbeda-beda (b) Warna yang paling mencolok dari yang lain (c) Posisi (d) Keunikan . hal tersebut dipengaruhi oleh faktor personal dan faktor stimuli yang terdiri dari (Bilson Simamora.

Menurut penelitian AC Nilsen.. orang kadang enggann mendengarkan informasi keseluruhan tapi langsung kekesimpulan 5) Efek halo (aura merek) 2. 1). 2004:105): 1) Penampilan fisik dengan kata lain persepsi kualitas melebihi realitas 2) Stereotype mengurangi I objektifitas seseorang dalam menginterpretasikan stimuli sehingga persepsi menjahui realitas 3) Kesan pertama 4) Loncat ke kesimpulan. dan pasar. mulai dari satu gerai hingga beberapa gerai.3 Gerai dan peritel Peritel atau pengecer adalah pengusaha yang menjual barang atau jasa secara eceran kepada masyarakat sebagai konsumen (Hendri Maaruf. yaitu dalam arti konsumen datang ke gerai untuk melakukan transaksi berbelanja dan membawa pulang barang atau menikmati jasa.000 per hari. Gerai tradisional Adalah gerai yang telah lama beroperasi di negeri ini berupa: warung. toko. arti modern di sini adalah penataan barang menurut keperluan yang sama di kelompokan di bagian yang sama yang dapat dilihat dan diambil .2005:71).3) Faktor pengorganisasian Orang cenderung membuat keteraturan untuk hal-hal yang tidak teratur. selama 10 tahun sampai 2002. Gerai dalam segala bentuknya berfungsi sebagai tempat pembelian barang dan jasa. adapun pengorganisasian stimuli dilakukan dalam tiga bentuk diantaranya: (a) Figur dan latar belakang (b) Pengelompokan (c) Peyelesaian masalah 18 Sedang yang biasanya mengganggu persepsi seseorang adalah (Bilson Simamora. 2). Gerai-gerai dari peritel kecil terdiri atas dua macam. atau dinding kayu seutuhnya. Perusahaan perdagangan ritel besar dapat memiliki format bervariasai dari yang terbesar (perkulakan) hingga yang terkecil atau minimarket ( Hendri Ma’ruf.1. 2005:71). Peritel perorangan atau peritel kecil memiliki jumlah gerai bervariasi. Peritel besar adalah peritel berbentuk perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan ritel dalam skala besar. Gerai modern mulai beroperasi awal 1960-an di Jakarta . Warung biasanya berupa bangunan sederhana yang permanen (tembok penuh) semi permanen (tembok setinggi 1 meter di sambung papan sebagai dinding). yaitu gerai modern dan tradisional. telah tumbuh 1 juta warung yang kebanyakan di luar kota dengan omzet rata-rata Rp 100. baik dalam arti gerai besar maupun dalam arti mempunyai gerai besar dan 19 sekaligus gerai kecil.

id). b) Convenience store: gerai ini mirip minimarket dalam hal produk yang dijual. c) Special store: merupakan toko yang memiliki persediaan lengkap sehingga konsumen tidak perlu pindah toko lain untuk membeli sesuatu harga yang bervariasi dari yang terjangkau hingga yang mahal. tetapi berbeda dalam hal harga.dan lokasi. dan luas ruangan. d) Factory outlet e) Distro f) Supermarket: mempunyai luas 300-1100 m2 yang kecil sedang yang besar 1100-2300 m2 g) Perkulakan atau gudang rabat h) Super store: adalah toko serba ada yang memiliki variasi barang lebih lengkap dan luas yang lebih besar dari super market 21 i) Hipermarket: luas ruangan di atas 5000 m2 j) Pusat belanja yang terdiri dua macam yaitu mall dan trade center. Supermarket mulai di perkenalkan pada dasawarsa ini .co. sejuk. Luas ruang minimarket adalah antar 50 m2 sampai 200 m2. Convenience store ada yang dengan luas ruangan antara 200 m2 hingga 450 m2 dan brelokasi di tempat yang setrategis.1. Modernisasi bertambah meluas pada dasawarsa 1970-an. Mini market mengisi kebutuhan masyarakat akan warung yang berformat modern. dan tertata rapi membuat minimarket menjadi lebih unggul dari warung dan toko. dengan mini market.1997:337-339): a) Minimarket terjadi pertumbuhan sebanyak 1800 buah selama 10 tahun sampai 2002. penggunaan alat pendingin udara. Banyak orang mulai beralih 20 ke gerai modern seperti pusat belanja ini untuk berbelanja. jam buka. 2. belanja sedikit di tempat yang dekat dan nyaman terpenuhi.langsung oleh pembeli. Istilah pusat belanja mulai popular di gunakan untuk mengganti kata one stop shopping . . dengan harga yng lebih mahal dari harga minimarket. Macammacam gerai modern diantaranya (Philip Kotler. konsep one stop shopping mulai dikenal pada dasawarsa 1980-an yang kemudian menjadi popular awal 1990-an.3 Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www.sinarharapan. Sedang menurut Hendri ma’aruf (2005:76) yang di sebut minimarket biasanya luas ruanganya adalah antar 50 m2 sampai 200 m2 serta berada pada lokasi yang mudah dijangkau konsumen. dan adanya pramuniaga profesional. perilaku konsumen yang menyukai tempat belanja bersih.

dari negara AS yang paling banyak di ikuti. Pada ahir tahun 2003 jumlah gerai indomaret 796 unit di Jabodetabek.supermarket. berikut gambar persaingan antar perusahaan. Indomarco Prismatama yang pada tahun 1988 mendirikan minimarketnya yang pertama. Perusahaan lain yang juga mengoperasikan minimarket adalah Alfaria Trijaya yang pada tahun 2004 telah memiliki 923 gerai dengan nama alfamart dan merencanakan mengembangkan menjadi 1800 unit di seluruh Indonesia tahun 2005 (http//www.2% 21. Persaingan telah membuat pengecer berfikir tentang format .8% Sumber: sisipan bisnis Indonesia “ arah bisnis dan politik”. Persaingan minimarket telah memunculkan peritel-pertel kecil dengan satu atau beberapa gerai . Perusahaan yang pertama kali menggunakan format minimarket sebagai strategi bisnis di Indonesia adalah PT. antarformat: Pasar tradisional Toko Minimarket SupermarkeSupermarket t Hypermarket Hypermarket Warung Warung Toko Minimarket Convinience store 23 Gambar 4: Perang antar saluran (Hendri Ma’aruf. istilah yang di pake di Inggris.2005:87) Dari gambaran persaingan diatas dapat dilihat peluang untuk .kontan-online.Tabel 1: Pangsa pasar Hipermarket. 22 Bandung.com Inc: 2004).9% 74.com Inc: 2004). Minimarket yang masuk dalam kelompok seperti alfamart dan Indomaret baik yang dimiliki perusahaan atau yang waralaba atau hanya operasional saja tergolong sebagai chain store yaitu toko atau gerai yang terhimpun di bawah satu nama dengan sistem yang sama termasuk dalam kegiatan pemasaranya. Semarang dan Surabaya.7% 20. Desember 2003. pasar tradisional di Indonesia: 2000 2001 2002 2003 Hipermarket & supermarket 16.5% 20.4% 4. Indomarco merencanakan mendirikan 600 toko lagi di tahun 2005 (http//www. minimarket.8% 74.di Indonesia format-format gerai modern mengikuti format gerai dari mancanegara. istilah lain dari chain store adalah multiples.6% 5.1% Minimarket 3. Bogor.kontan-online.9% 73.1% Pasar trdisional 79.6% 4.

sistem operasional dalam jangka waktu tertentu (Hendri Ma’aruf. selain terwaralaba berhak menggunakan merek. 2. Di Jabotabek persaingan antar gerai tradisional dengan gerai modern masih berlangsung meski dengan kecendrungan peralihan selera belanja konsumen pada gerai modern yang meningkat. .4 Waralaba (francise) Perdagangan eceran dalam gerai modern berukuran kecil (200m2) atau lebih kecil dengan sistem waralaba di indonesia dimulai dengan munculnya antara lain seperti Indomaret dan Alfamart khususnya dalam wujud minimarket. dan lain-lain yang di perjanjikan. Pemilik merek disebut franchishor ( Pewaralaba) dan pihak kedua tadi di sebut sebagai franchisee (terwaralaba). produk. ia juga mendapat bantuan dari pewaralaba dalam hal 24 persiapan gerai.merubah warung dan toko menjadi minimarket. Persaingan antar gerai dan dari format yang berbeda telah muncul.1. produk dan sistem operasioal dengan pihak kedua berupa pemberian izin pemakaian merek. promosi. pasokan barang. ini lebih terasa ketika supermarket besar di buka di sebuah kota atau pun kabupaten yang memunculkan persaingan langsung dengan toko-toko lama. Secara ringkas pengertian waralaba adalah hubungan bisnis antara pemilik merek. Terdapat keuntungan dan problem potensial dalam berbisnis waralaba yang perlu diketahui oleh peminat waralaba dan oleh pemberi hak waralaba sebagaimana di tampilkan dalam tabel berikut: Keuntungan : Pewaralaba Terwaralaba • Peluang pertumbuhan tinggi • Tidak memerlukan modal besar • Para terwaralaba menjadikan para pemilik pewaralaba bersenangat • Baya pengawasan rendah • Pewaralaba masih mungkin memiliki sendiri gerai yang di operasikan sendiri • Peluang go internasional • Cara mudah melakukan tes pasar atau pengembangkan pasar • Mempertahankankemandirian • Reward sejalan dengan performen • Resiko pendirian usaha baru sedikit • Pinjaman dana mudah di peroleh • Adanya bantuan persiapan dan pengoprarsianya. pelatihan. 2005:90).

dan sama-sama punya setting atau ambience yang bagus. Analisis area perdagangan (trading area analisis) Sebelum suatu toko atau pusat perbelanjaan didirikan. a. luas suatu traiding area dapat bervariasi pada jenis gerai.• Pengguna merek yang sudah dikenal masyarakat • Kegiatan pemasaran yang luas bisa sampai tingkat nasonal Kerugian : Pewaralaba Terwaralaba • Kurang pengawasan sehari-hari • Reputasi rawan cacat oleh perilaku beberapa terwaralaba • Motivasi terwaralaba hanya bersikap jangka pendek • Seorang terwaralaba menjadi terlalu kuat sehingga terjadi terwaralaba dalam terwaralaba • Realisasi laba dan omzet mungkin tidak sesuai harapan • Berpeluang terjadi penlakan terhadap peraturan pewaralaba • Pemasok lain menawarkan dengan harga yng lebih rendah • Masih diharuskan membayar fee untuk marketing meski telah bersil menghmpun sejumlah konsumen loyal • Ketika omzet meningkat fee juga meningkat Gambar 5: Keuntungan dan problema potensial bagi pewaralaba dan terwaralaba ( MC Goldrick. langkah pertama adalah mempelajari suatu area agar investasi yang di tanamkan dapat menguntungkan. pada lokasi yang tepat.1. sebuah gerai akan lebih sukses di banding gerai lainnya yang berlokasi kurang strategis. Suatu wilayah yang berpenduduk banyak yang berpenghasilan cukup besar adalah traiding area yang .hal 52 ) 25 2.5 Lokasi Lokasi adalah faktor yang sangat penting dalam bauran pemasaran ritel (ritail marketing mix). Area perdagangan adalah suatu wilayah dimana beberapa perusahaan menjual barang atau jasa secara menguntungkan. meskipun keduanya menjual produk yang sama. oleh pramuniaga yang sama banyak dan terampil. Keputusan mendirikan gerai besar atau kecil tergantung pada keadaan traiding area yang dilayani.

2005:117) Informasi itu dipakai untuk memberi gambaran batas geografis tentang wilayah utama. Untuk membuka gerai di suatu lokasi baru. dan fasilitas keuagan di daerah sekitar yang harus diperhatikan peritel. dan wilayah tambahan jika di gambarkan akan terlihat pada gambar berikut: Wilayah perdagangan primer toko Wilayah perdangan sekunder pembeli Wilayah perdagangan tambahan Gambar 6: Analisis area perdagangan (Hendry Ma’aruf. 2. wilayah perdagangan sekunder. c) Basis ekonomi Industri daerah setempat. fluktuasi karena faktor musiman. yaitu tingkat administrative dan lapangan hingga manajemen trainee dan manajerial.dan wilayah tambahan. biaya pengiriman. daftar berikut ini dapat dimanfaatkan untuk mengetahui potensi yang tersedia (James F Engel.1995:243): a) Besarnya populasi dan karateristiknya Jumlah pendudukdan kepadatan pada suatu wilayah menjadi faktor dalam mempertimbangkan suatu area perdagangan ritel. c) Konsentrasi kepemilikan kartu belanja Sedangkan bagi toko berukuran menengah. potensi pertumbuhan.sekunder. 27 b) Besar belanja rata-rata pada toko oleh orang-orang yang berasal dari suatu wilayah tertentu dalam area perdagangan dimaksud. yaitu wilayah perdagangan 26 utama. Informasi itu pula yang memberi gambaran seperti (Sumber: Hendri Ma’aruf. b) Kedekatan dengan sumber pemasok Pemasok mempunyai pengaruh pada peritel dalam hal kecepatn penyediaan. kualitas produk yang terjaga. wilayah lain yang berpenghuni sedikit yang berpenghasilan tidak banyak adalah traiding area yang kurang menarik karena hanya akan menunjukan satu atau dua gerai ritel saja. e) Situasi persaingan Penting mengenali jumlah dan ukuran pada peritel di suatu . wilayah yang dijadikan sebagai ajang penjualan oleh suatu toko dapat dibagi menjadi tiga bagian. 2005:117): a) Frekuensi orang-orang dari wilayah geografis yang berbeda melakukan belanja mereka. Sebaliknya.menarik banyak pengecer. Toko kecil akan lebih terbatas lagi wilayah perdagangan primernya. d) Ketersediaan tenaga kerja 28 Tenaga kerja yang perlu diperhatikan adalah pada semua tingkat. dan lain-lain. wilayah perdagangan primer akan lebih kecil daripada wilayah perdagangan primer gerai besar.

a) Lalulintas pejalan kaki Untuk mendapatkan informasi: 29 (1) Jumlah pria dan wanita yang melintas (anak-anak usia tertentu kebawah tidak dihitung). siang. akses pada masing-masing lokasi. dan malam atau menurut jam (3) Proporsi potensi konsumen (prentase pembelanjaan dari orang yang melintas). h) Hukum dan peraturan Hukum dan peraturan perlu di perhatikan khususnya jika terdapat perda atau peraturan daerah yang tidak terdapat di daerah lain 3. (2) Jumlah orang yang melintas pada pagi.dan biaya-biaya terkait. c) Fasilitas parkir Untuk kota-kota besar. Beberapa faktor yang harus di pertimbangkan dalam letak atau tempat gerai yang akan di dirikan atau dibuka. (4) Proporsi orang yang berkunjung dari total yang melintas b) Lalu lintas kendaraan Informasi tentang jumlah dan karakteristik mobil-mobil yang melintas. d) Trasportasi umum Transportasi umum yang banyak melintas di depan pusat perbelanjaan atau pertokoan akan memberi daya tarik yang lebih tinggi karena bentuk konsumen dengan mudah langsung masuk ke areal perbelanjaan 30 e) Komposisi toko Seorang peritel hendaknya jika ingin membuka toko harus mempelajari lebih dulu toko-toko apa saja yang ada disekitarnya. perdagangan. pertokoan atau pusat perbelanjaaan yang memiliki fasilitas parkir yang memadai dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi peritel dibandingkan dengan pertokoan dan pusat belanja yang fasilitas perbelanjaan yang fasilitasnya tidak memadai. karena toko yang saling melengkapi akan . dan kemacetan akan menjadi nilai tambah atau nilai kurang bagi pelangan itu menjadi perhatian penting seorang pemasar. sore. peluang kepemilikan . f) Fasilitas promosi Adanya media massa seperti surat kabar dan radio akan memfasilitasi kegiatan promosi peritel.wilayah. kondisi jalan. faktor lebar jalan. g) Ketersediaan lokasi toko Faktor bagi suatu area perdagangan dan hal-hal yang terkait dengan lokasi adalah: jumlah lokasi dan jenisnya. pembatasan zona.

9 februari 2003) Manajemen marchandise atau pengelolaan merchandise berkaitan dengan pembelian atau pembelanjaan.Produk makanan dan minuman 60% .6 Kelengkapan produk yang dijual (marchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko untuk disediakan dalam toko pada 31 jumlah. f) Letak berdirinya gerai Letak berdirinya gerai sering kali dikaitkan dengan visibility (keterlihatan). c) Lokasi dimana gerai berada Lokasi gerai turut mempengaruhi macam produk yang dijual. 1. 2005:132). penanganan. Selain segmen yang jelas.Perishapble ( seperti buah-buahan yang cepat busuk) 10% -Umum 10% (Kompas. .menimbulkan sinergi. 2005:135). keinginan konsumen akan keragaman barang membuat peritel perlu menyiapkan marchandise yang wide (banyak jenis dan tipe) dan deep (banyak pilihan atas masing-masing jenis). Departement store.1. Manajemen marchendise Gerai Indomaret yang berformat minimarket mempunyai komposisi marchendise seperti berikut: . Untuk mendapatkan perkiraan potensi yang lebih akurat. b) Jenis gerai 32 Penyediaan marchandise harus disesuaikan dengan jenis gerai apakah itu minimarket.waktu. dan keuangannya. yaitu mudah terlihatnya toko dan plang namanya oleh pejalan kaki dan pengendara mobil yang melintas di jalan. Hal-hal yang berkaitan dengan manajemen marchandise adalah: a) Target market Untuk pengelolan marchandise yang optimal. g) Penilaian keseluruhan Penilaian keseluruhan atau overall rating perlu dilakukan berdasarkan faktor-faktor diatas agar dapat menentukan pilihan lokasi lebih tepat. atau lain sebagainya agar tidak menimbulkan ketimpangan. diperlukan rumusan perhitungan yang spesifik (Hendri Ma’ruf. 1995:239) 2. seleksi pasar analisis area evaluasi tempat Gambar 7: Tiga tingkat analisis spasial dan menyeleksi lokasi pengecer (James F Engel. maka pertanyan pertama perlu dijawab. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atau perusahaan ritel (Hendry Ma’ruf.Produk non makanan 20% . yaitu siapa konsumen yang hendak dituju. juga motivasi konsumen paling penting diketahui.

dan timing serta lokasi yang dapat digambarkan dibawah ini: 33 Gambar 8: Pertimbangan dalam penyediaan marchendise (Hendri Ma’aruf. 2005:141) 2. d) Kemampuan pemasok Kemampuan pemasok mengirim barang akan mempengaruhi jenis barang yang dijual oleh peritel. ragam produk mereka. harga yang diminta peritel. yaitu banyaknya variasi produk yang dijual: (1) Lebar: Banyak ragam kategori produk (2) Sempit: sedikit ragam produk b) Depp / dalam. oleh karena itu harus ada yang mampu mengirim barang sesuai jumlah. e) Biaya Biaya pembelian barang dari pemasok akan menjadi komponen harga pokok penjualan peritel. 2005:140). jenis. ragam produk. dll ) dalam setiap kategori produk (2) Dangkal: sedikit pilihan dalam setiap kategori produk INOVASI PERAMALAN TIMING & ALOKASI ASSORTMENT MEREK PERENCANAAN MARCHANDISE 34 1. Ma’ruf. yaitu sedikit kategari produk tapi masingmasing kategari disediakan banyak pilihan. Sempit dan dalam. Perencanaan Merchandise Dalam merencanakan merchandise. Keragaman produk Keragaman produk terdiri dari dua hal yaitu : a) Wide/ lebar. . inovasi. Lebar dan dalam yaitu banyak kategori produk jenis yang masing-masing dengan banyak pilihan. hal-hal yang harus dipertimbangkan yang menyangkut aspek: Peramalan. yaitu banyaknya item pilihan dalam masingmasing kategori produk (1) Dalam: banyak pilihan (warna. ukuran. bahan. depp wide 2. f) Kencenderungan mode produk Antisipasi atas perubahan fitur produk perlu dimiliki oleh peritel (Hendry.perumahan kelas menengah mempunyai selera yang berbeda dengan perumahan kelas atas. 1.

Wide dan shallow . depp wide Gambar 9:Kategori produk (Hendry Ma’aruf.depp Wide 3.2005:174): a.1. Harga adalah satu-satunya unsur dalam berbagai unsur bauran pemasaran itu yang bakal mendatangkan laba bagi peritel. d. Sedangkan unsur yang lain menghabiskan biaya (Philip Kotler. mengambil keuntungan sekarang yang maksimum. atmosfer dalam gerai. b. Penetapan harga ganjil seperti Rp 99. Menganalisis penawaran harga para pesaing e. Perusahaan dengan cepat membuat sasaran pemasaran apakah bertahan.1. promosi. Memilih harga ahir Implementasi strategi harga yang dapat dipergunaka peritel(Hendry Ma’aruf. Sempit dan dangkal. e. Memperkirakan biaya d.1993:225). Perusahaan haruslah mempertimbangkan banyak faktor dalam menyusun kebijakan menetapkan harganya yaitu (Philip Kotler.2005:14) 2.999. yaitu sedikit kategori produk jenis dari masing-masing dengan sedikit pilihan. atau yang lainya 36 b.7 Harga atau pricing Penetapan harga adalah yang paling krusial dan sulit diantara unsurunsur dalam bauran pemasaran ritel ( marchandise. Penetapan harga secara customary pricing adalah harga yang tetap tidak berubah untuk periode tertentu contohnya Koran. diterapkan dengan tujuan menarik konsumen lebih banyak. Memilih metode apa yang akan digunakan f. Penetapan harga paket adalah harga yang didiskon untuk penjualan lebih dari satu item-nya misal harga 1 item jika dijual 2 langsung harganya menjadi Rp 9700. Menentukan permintaan c. Price lining (harga bertingkat) penetapan harga secara bertingkat dengan batas atas dan batas bawah 2. Pembahasan mengenai orang banyak berarti berbicara tentang pikiran dan emosi 37 . Leader pricing penetapan harga dimana profit margin-nya lebih rendah dari tingkat yang biasanya diraih. c.8 Promosi dan periklanan Bisnis ritel berkenaan dengan pemasaran barang-barang (jasa) yang dibutuhkan perorangan dan rumah tangga. 1993:255 ): a. yaitu banyak kategori produk tapi masingmasing hanya tersedia sedikit pilihan. harga ritail service). 35 depp wide 4.

pesan apa dengan cara apa kepada siapa dan bagaimana hasilnya. b) Membujuk. 2. Sales promotion Adalah program promosi peritel dalam rangka mendorong terjadinya penjualan atau untukmeningkatkan penjualan atau dalam rangka mempertahankan minat pelanggan untuk tetap berbelanja padanya. Selain itu sales prmotion juga di maksudkan untuk memperkenalkan produk baru atau suatu gerai baru. atau jendela display yang .mereka. kualitas perusahaan eceran secara umum berpengaruh pada konsumen. adanya progaram sales promotion. Periklanan mempunyai tujuan sebagai berikut ini (Hendry Ma’aruf. membujuk untuk mencoba produk baru. teori ini menjelaskan siapa yang mengirim. yang menjadi target adalah konsumen yang menjadi sasaran program pemasara dari perusahaan eceran itu. lantai. yaitu untuk memberitahu adanya produk baru. 2005:179) Komunikator adalah perusahaan eceran yang mengirim pesan yang mereka inginkan akan diterima konsumen sasaranya dengan baik. yaitu untuk membangun rasa suka konsumen kepada perusahaan. Teori komunikasi merupakan landasan bagi keberhasilan strategi promosi yang dilakukan peritel. Komunikator pesan media target audience Umpan balik Gambar 10: Teori komunikasi (Philip Kotler di dalam buku Hendry Ma’aruf.2005:185): a) Memberi informasi. Media yang digunakan bisa media cetak dan media elektronik. membujuk untuk datang ke gerai. Pesan yang dikehendaki diterima konsumen bisa berupa sekedar adanya program promosi yang berlangsung pada periode tertentu dengan hadiah tertentu atau berupa pesan yang lebih halus. Umpan balik adalah respon dari konsumen terhadap pesan yang disampaikan. 1. termasuk oleh jenis perusahaan lain diindustri apa saja. 2005:188): 1) Poin of purchase 39 Display di counter. Jenis-jenis sales promotion (Hendry Ma’aruf. Dengan demikian. dan seterusnya. c) Mengingatkan. Periklanan 38 Iklan memberi urutan pertama dan berperan prima diantara semua alat dalam promotion mix bagi peritel besar. mengingatkan konsumen dari waktu ke waktu untuk berbelanja di gerai “kami”. umpan balik yang diharapkan bisa berupa tindakan nyata konsumen untuk datang dan berbelanja. atau yang memperbaiki kesalah pahaman. atau untuk membangun citra perusahaan. yaitu untuk mengingatkan pelanggan bahwa perusahaan “kami” selalu menjual produk berkualitas. adanya pelayanan baru.

Kadangkala display disiapkan oleh para pemasok Atau produsen. 4) Peritel menguasai penuh disain iklan yang diinginkan 41 5) Dalam media cetak. 3. 8) Hadiah untuk rujukan Hadiah yang diberikan pada pelanggan jika ia membawa calon pelanggan baru. 9) Sovenir Barang-barang sauvenir dapat menjadi alat sales promotion yang menunjukan nama logo peritel. pendengar. 2) Kontes Para pelanggan berkompetisi untuk memperebutkan hadiah yang disediakan dengan cara memenangkan permainan. 3) Kupon Peritel mengiklankan diskon khusus bagi para pembeli yang memanfaatkan kupon yang diiklankan biasanya di Koran atau di keranjang belanja. 4) Program pelanggaan setia Para pelanggan diberi poin atau diskon berdasarkan banyaknya belanja mereka. 6) Contoh (sample) 40 Adalah contoh produk yang diberikan secara Cuma-Cuma yang tujuanya adalah memberikan gambaran baik dalam manfaat. pesan dapat selalu dibaca ulang 6) Iklan dikelilingi oleh berita sehingga memperkuat . 7) Demonstrasi Memberi peragaan langsung mengenai keunggulan suatu produk. rupa. yaitu jumlah belanja menjadi faktor untuk memperoleh hadiah. bedanya hadiah diberikan langsung tanpa menunggu jumlah poin tertentu.memungkinkan para peritel mengingatkan para pelanggan dan menstimuli belanja implusif. ataupun bau dari produk yang di promosikan. 5) Hadiah langsung Mirip dengan program diatas berupa poin. 10) Acara-acara khusus Dibuat untuk lebih memperkenalkan gerai baru atau peluncuran produk tertentu.ini menggunakan member club. Kelebihan dan kekurangan alat-alat promosi iklan a) Kelebihan 1) Audien yang dicakup berjumlah besar 2) Biaya perpembaca. penonton relatif rendah 3) Pilihan media banyak sehingga mempermudah peritel memilih yang cocok untuk sasaran pasarnya.

peritel lupa tujuan utama karena terlalu asik mempromosikan produk yaitu mutu. 2.9 Atmosfer dalam gerai atau suasana Suasana atau atmosfer dalam gerai merupakan salah satu dari berbagai unsur dalam ritail marketing mix. mug dll 4) Membantu menarik calon pelanggan untuk datang ke toko 42 5) Dengan kontes atau demontrasi dapat memberi hiburan bagi pengunjung 6) pembelian implusif bertambah b. pelayanan dll (Hendry Ma’aruf.1. Suasana dalam gerai dengan tujuan mencapai hasil segera dan jangka panjang Suasana dalam gerai : Desain toko/gerai . Untuk itu perlu diketahui hal-hal apa saja yang dapat menunjang terbentuknya suasana dalam gerai besar yang sesuai dengan harapan konsumen ada dua macam perilaku berbelanja yang menjadi titik perhatian peritel yaitu a. Kekurangan 1) Lebih sukar mengahiri periode promosi tanpa akibat anjloknya penjualan 2) Promosi yang mengambil lokasi didalam gerai dapat juga memberi kesan norak pada barang tertentu 3) Hanya untuk menunjang promosi lainya 4) Kadangkala. Gerai kecil yang tertata rapi dan menarik akan lebih mengundang pembeli dibandingkan gerai yang diatur biasa saja. Sales promotion kelemahan dan keunggulan a. Kelebihan 1) Langsung menarik 2) Alat yang di gunakan unik 3) Pelanggan langsung memperoleh hadiah yang kongkret seperti kupon.2005:196).kredibilitas iklan 7) Konsumen dapat mengetahui peritel mana yang memberi pelayanan baik b) Kekurangan 1) Karena pesan bersifat kaku sehingga peritel tidak mudah mengganti pesan dengan cepat 2) Iklan televisi membutuhkan biaya yang besar 3) Tidak dapat digunakan oleh peritel yang wilayah operasinya kecil jika menggunakan media lokal 4) Media Koran atau majalah jika disisipkan di koran sering kali tidak terbaca bahkan langsung dibuang 5) Iklan yang terlalu ringkas sehingga tidak mencakup semua 4.

langkah awal dalam pemasaran adalah memahami dan memilih target pasar.Ambience Perencanaan toko Alokasi ruang Rencana gang Lay out Komunikasi visual Identitas ritel Grafis Penyajiam marchandise Untuk melayani Target market Sosial ekonomi Contoh: umur Pengeluaran Sex Life style Contoh : waktu sempit Trendi Ekspentasi harapan Contoh : belanja saja Pengalaman Agar menyentuh Emosi dan pengalaman Memenangkan mind share dan heart share Emosi Contoh : senang Antusias Bangga Pengalaman Contoh : nyaman 43 Gambar 11: Tujuan memberi suasana nyaman dalam gerai (Hendry Ma’aruf. fungsi penciptaan suasana dalam gerai dilakukan setelah peritel memiliki konsep yang jelas siapa saja di masyarakat yang menjadi sasaran dari program pemasaranya. lebih banyak menampung barang. konsumen dapat menghemat waktu dan kontrol lebih mudah rak gantungan .2005:203) Meski diagram diatas menunjukan kotak persiapan suasana dalam gerai menunjukan kotak persiapan suasana dalam garai mendahului kotak target market. 2. Perencanaan Toko 1) Pola lurus : Dapat dipakai pada minimarket ini memberi kesan luas.

2. personal selling.1. layanan keuangan dan fasilitas lainya seperti toilet.10 Ritail service atau pelayanan eceran Pelayanan eceran bertujuan memfasilitasi para pembeli saat mereka belanja di gerai. layanan transaksi berupa cara pembayaran yang mudah. Hal-hal yang dapat memfasilitasi para pembeli terdiri atas layanan pelanggan.dan usur fasilitas yang mendukung.2005:210).Sehingga menciptakan hasil yang segera Konsumen merasa nyaman Dan berlama-lama berada di dalam Belanja lebih banyak Kunjungan ulang Merekomendasikan gerai Kean positif yang terbentuk 44 pintu masuk 2) Pola arus bebas : Dapat memberi kesan bersahabat dan mendorong konsumen untuk bersantai memilih rak gantungan pintu masuk 3) Pola letak butik : Pada bagian tertentu diaturseolah-olah spesial yang berdiri sendiri dan ini biasanya menggunakan biaya yang lebih mahal.2005:218) . d) Tiang dan patung yang mungkin melambangkan toko dapat memberi kesan yang stabil dan membumi. 3. unsur tidak terlihat. yaitu unsur inti. telpon umum dan sarana parkir. rak/gantungan pintu masuk 4) Tata letak arus beruntun : Pelanggan seolah diajak atau digiring untuk mengikuti pola yang dibuat Gambar 12: Lay-out atau tampilan toko (Hendry Ma’aruf. Beberapa hal yang perlu diketahui dalam penataan barang yaitu (Hendri Ma’aruf. Ada tiga unsur yang terdapat dalam suatu barang dan jasa yang dibeli. Dalam diagram berikut dijelaskan tiga unsur tersebut: 46 Gambar 13: Unsur dalam barang dan jasa yang di beli konsumen (Hendry Ma’aruf.2005:210): 45 a) Gang atau jalan hendaknya bersih dari gangguan bagi pengunjung b) Jika cermin dan tempat duduk perlu diperhatikan jarak dan penataanya upaya ada kesan lega dan ada pengaruh pada keberadaan pelangan c) Tanaman perlu di letakan di gerai agarmemberi kesan yang sejuk dan asri.

1. Jenis-jenis pelayanan Pelayanan konsumen: a) Pramuniaga dan staf lain yang terampil dengan cara pelayanan dan kesigapan membantu. b) Staf perusahaan ritel yang melayanai pembeli lewat telpon dan menyiapkan barang pesanan yang nantinya tinggal diambil pelanggan harus sigap agar tidak memakan waktu lama Terkait fasilitas gerai a) Jasa pengantaran yang tepat waktu Inti adalah alasan utama seorang kosumen dating ke sebuah gerai ritel yaitu “mendapatkan barang ditempat yang nyaman. pramuniaga dan lainya Faktor tambahan yang mendukung aspek inti dan tangible adalah: fasilitas seperti food corner gift wrapping atau jasa ppembungkusan kado dan lainya 47 b) Gift terapping c) Gift certificate d) Jasa pemotongan pakaian jadi e) Cara pembayaran denagan kredit card f) Fasilitas tempat makan g) Fasilitas kenyamanan dan keamanan berupa tangga jalan dan tanggga darurat h) Fasilitas telpon i) Terkait jam buka toko j) fasilitas tambahan seperti tempat parkir 2. aman. Tingkatan pelayanan Ada beberapa tingkatan pelayanan seperti berikut: a) Swalayan pelayanan mandiri b) Bisa memilih sendiri walau disediakan pramuniaga c) Pelayanan terbatas sehingga konsumen tetap membutuhkan . menyenangkan”. Faktor intangible yang mendukung terwujudnya keinginan konsumen yaitu dalam wujud marchendise rak yang tertata rapi dan bersih ada pendingin.

: a) Merekrut orang yang tepat b) Memberi orientasi dan penjelasan tentang harapan pelayanankepada semua karyawan . meski demikian tujuan pemasaran kegiatan ritail service sebaiknya dan semestinya ditujukan untuk benar-benar melayani pembeli. dengan pimpinan toko memberi contoh yang baik. Hal-hal yang harus dihindari peritel (Hendry Ma’aruf.2005:228). sikap yang ditimbulkan dari semua unsur service diniatkan untuk melayani .bantuan pramuniaga d) Pelayanan penuh sehingga pramuniaga mendampingi konsumen selama belanja 3. pimpinan gerai atau perusahaan ritel harus memastikan bahwa semua karyawan 49 berbicara dengan pelanggan untuk bisa bertanya tentang pengalaman belanja mereka termasuk keluhan agar bisa segera ditangani. Perusahaan ritel yang baik dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara(Hendry Ma’aruf. d) Memberdayakan karyawan sekaligus memberi mereka kepercayaan dalam pelaksanaan pelayanan e) Memotivasi mereka para karyawan agar selalu tampil prima untuk memberi pelayanan yang terbaik f) Memperlakukan karyawan sesuai keinginan bagaimana karyawan semestinya memperlakuakn pembeli Tujuan program pemasaran termasuk service ritail pada ahirnya adalah tercapainya target penjualan dan laba.2005:226): a) peritel mengansumsikan bahwa para konsumen kurang teliti atau kurang jujur dan karenanya melakukan tindakan waspada yang berlebihan 48 b) peritel banyak memberi janji atau mengirim pesan yang mengandung janji tapi sebagian tidak dipenuhi c) karyawan atau pramuniaga yang tidak memiliki kewenangan yang cukup atau tidak berkemauan untuk memecahkan masalah yang dihadapi konsumen d) pramuniaga yang tampak acuh tak acuh kepada pelanggan e) pramuniaga atau karyawan yang sibuk bicara satu sama lain sementara pelanggan tidak dibantu f) pramuniaga yang enggan membantu pelanggan dikarenakan jam istirahat g) membiarkan antrian panjang karena ada meja kasir yang tutup h) pelayanan pramuniaga yang tidak ramah i) pramuniaga yang tidak mau membantu lebih kepada pelangan j) karyawan yang tidak mau tau atau tidak tau terhadap pertanyaan konsumen 4. c) Tetap mengamati harapan pelanggan.

konsumen dengan sebaiknya. namun ada juga konsumen yang tidak mementingkan promosi yang menarik untuk mendatangi suatu minimarket yang terpenting adalah pelayanan yang memuaskan.2 Kerangka Berfikir dan hipotesis 2. konsumen dalam memilih minimarket mana yang akan di kunjungi dengan mempertimbangkan lengkap tidaknya produk yang di jual pada minimarket itu. dalam berbelanja konsumen yang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memeberikan pelayanan sesuai leinginannya. . Yang ketiga konsumen membandingkan minimarket mana yang memberikan harga yang lebih murah meski pelayanan kurang memuaskan atau ada juga konsumen yang cenderung memilih pelayanan yang memuaskan meski harga yang dibayar lebih mahal.1. 2. jika ada minimarket yang lebih lengkap meskipun jarak yang di tempuh agak jauh maka konsumen akan mengunjungi minimarket yang lebih lengkap produknya. namun konsumen yang kurang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memberikan harga yang terjangkau dengan pelayanan yang standar. namun ada juga konsumen yang lebih mempertimbangkan tempat parkir yang nyaman meski jarak yang ditempuh lebih jauh dari tempat tinggal. pelayanan.1994:258). Yang kedua promosi konsumen cenderung memilih minimarket mana yang menginformasikan produknya lebih baik melalui iklan yang menarik. Kelima kelengkapan produk. konsumen mementingkan jarak minimarket manakah yang paling dekat dari tempat tinggal untuk efisiensi waktu.2 Kerangka berfikir Dalam memilih toko konsumen memiliki kriteria evaluasi diantaranya adalah faktor kenyamanan. namun konsumen yang berorientasi belanja perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah minimarket 51 Indomaret dan Alfamart yang memiliki kesamaan strategi pemasaran dan karateristik. dan lain sebagainya hal tersebut menjadikan faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan produsen karena akan menjadi bahan perbandingan bagi konsumen untuk memilih toko mana yang akan didatangi konsumen (James F Engel. Keempat konsumen mempertimbangkan kenyamanan berbelanja sebelum mengunjungi minmarket karena lebih berorientasi rekreasi walaupun harga yang ditawarkan lebih mahal namun ada kepuasan batin tersendiri bagi konsumen yang berorientasi ini. kelengkapan produk. dalam 50 membandingkan minimarket mana yang akan dikunjungi konsumen akan mempertimbangkan beberapa hal berikut diantaranya: Yang pertama lokasi. Keenam pelayanan.

Berdasarkan evaluasi diatas maka minimarket atau perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah Indomaret dengan Alfamart yang memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama.2.1 Lokasi dan objek penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Madya Bekasi. HARGA 4. KENYAMAN BERBELANJA 5. X1 PERSEPSI KONSUMEN INDOMARET KRITERIA EVALUASI 1.14 : Kerangka berfikir 2. 3. PELAYANAN 52 Dibandingkan Gambar 2. KELENGKAPAN PRODUK 6. PELAYANAN X2 PERSEPSI KONSUMEN ALFAMART KRITERIA EVALUASI 1.2 Hipotesis Hipotesis adalah suatu pendapat atau kesimpulan tentang adanya suatu hubungan tertentu antara variable-variabel yang digunakan yang sifatnya masih sementara (Soeratno. alasan dalam pemilihan lokasi ini karena toko yang akan di teliti berada pada wilayah tersebut dan saling berdekatan sehingga akan mudah membuat perbandinganya dan konsumen yang menjadi sasaran pemasaran toko tersebut sebagian besar berada di daerah tersebut. PROMOSI 3. LOKASI 2. KELENGKAPAN PRODUK 6. KENYAMAN BERBELANJA 5.2 Populasi Populasi merupakan sekumpulan orang atau objek yang memiliki . 53 BAB III METODE PENELITIAN 3.1999:22). HARGA 4. PROMOSI 3. LOKASI 2. Dalam penelitian ini yang menjadi hipotesis adalah: Ada perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi.

prosedur pencarian responden dilakukan berdasar accidental sampling . 3. oleh karena tu populasi ini merupakan populasi tak terbatas karena tidak dapat diketahui secara pasti jumlah sebenarnya dari konsumen yang datang berbelanja ke minimarket Indomaret dan Alfamart. Yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti yang dijumpai ditempat tertentu. Dalam pnelitian ini yang menjadi populasi adalah konsumen yang berbelanja di toko atau minimarket Indomaret dan Alfamart. 2001:87).1997:64). bila dipandang konsumen yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Sugiyono. sedangkan mengenai ukuran sampel menurut Sitepu (1994 : 104-109) dapat ditempuh dengan beberapa tahap perhitungan pada langkah pertama menentukan nentukan perkiraan harga koefisien korelasi (ρ ) terkecil antara variabel bebas dan terikat kedua menentukan taraf nyata (α ) dan kuasa uji (1− β ) setelah itu baru menentukan sampel secara literatif pada literasi pertama menggunakan rumus: 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 . 54 Mengingat identitas populasi sudah diketahui maka.kesamaan dalam satu atau beberapa hal yang membentuk masalah pokok dalam satu riset khusus (Suprapto.3 Sampel Menurut Djarwanto (1998:108) sampel adalah sebagian dari populasi yang karateristiknya hendak diselidiki dan dianggap bisa mewakili keseluruhan populasi.

Dengan dasar pertimbangan tersebut dalam penelitian ini di perkirakan korelasi terendah dari variabel adalah 0.32 . Taraf nyata yang digunakan sebesar 5% diperoleh harga : ρ = 0.41.32 mengingat jumlah variabel bebasnya lebih banyak.2 u1 1 dimana −α −β + 1 1 z z merupakan konstanta yang di peroleh dari distribusi normal pada literasi kedua menggunakan rumus: 3 () ()1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ 55 apabila ukuran sampel minimal literatif 1dan 2 harganya sama maka literasi berhenti apabila belum sama maka perlu diadakan literasi ke 3 dengan menggunakan rumus literasi ke 2 menggunakan koefisien korelasi terkecil variabel-variabel bebas dari penelitian para pakar yang menganalisis satu variabel dari perilaku konsumen diperoleh dengan harga 0.

32 ln 1 0.32 2 1 = 0.645 1 = −β z 1.1.331647108) (1.645 1.645) 2 2 1+ + .331647108 maka : 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr 3 (0.645 1 = −α z dan 1. menghitung u ρ = () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 1 0.

n= n1 = 98.41003081 n1 = 98 56 5.41003081 = 98 Karena n1dan n2 telah mencapai harga sama yaitu 98 maka ukuran sample .34 1 0. Menghitung uρ ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ ⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 2(98 1) 0.32 2 1 = 98.32 ln 1 0.

Promosi 58 e. Lokasi b.5 Metode pengumpulan data Dalam penelitian ini digunakan data sekunder. Variabel X2 Dalam penelitian ini variable X2 adalah persepsi konsumen Alfamart antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memiliki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Variabel X1 Dalam penelitian ini variable X1 adalah persepsi konsumen Indomaret antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memilki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. . Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Kenyamanan berbelanja 2. Dari permasalahan yang ada maka dapat ditentukan variable-variabel yang dapat digunakan untuk mencari jawaban dari pernasalahan yang akan diteliti. sampel manusia hendaknya ditetapkan lebih dari 30 orang atau responden dan jumlahnya populasi tidak diketahui pasti. Harga f. Metode dokumentasi Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari buku-buku referensi dan jurnal serta majalah dan tabloid yang berhubungan dengan penelitian ini.minimal adalah 98 dalam penelitian ini ukuran sample di tetapkan sebesar 100 responden. Kenyamanan berbelanja 3. 57 Dalam penelitian ini yang menjadi variabelnya adalah: 1. Pelayanan c. sumber yang diperoleh dengan: 1. Promosi e.1993:91). Lokasi b. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. 3. Variabel penelitian yang dimaksud disini adalah objek penelitian atau yang menjadi perhatian suatu penelitian (Suharsimi Arikunto. Pelayanan c. Harga f. penentu jumlah sampel tersebut sudah memenuhi syarat karena menurut surachmad (2001:100) untuk menyelidiki survey.4 Variabel penelitian Untuk mencapai tujuan penelitian maka digunakan variablevariabel penelitian.

maka tolak Ho. Mencari nilai T uji sampel berpasangan dengan alat bantu sofwtware SPSS For Windows 12. tentang ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara dua kelompok sampel dengan jalan perbedaan mean-meannya.05. Metode wawancara dan angket Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari konsumen secara langsung dengan cara bertatap muka untuk memperoleh data yang diinginkan dan untuk patokan dalam perhitungan hasil penelitian 3.0: 1) Berdasarkan perbandingan t hitung dengan t tabel jika t hitung (angka t output) > t tabel maka tolak Ho berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart 2) Berdasarkan nilai probabilitas Jika probabilitas arau signifikanya (sig 2 tiled) < 0. Berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi onsumen Indomaret dengan Persepsi konsumen Alfamart dan sebaliknya. Analisis deskriptif Analisis ini digunakan untuk mengkaji variabel-variabel pada penelitian yang terdiri dari variabel persepsi yang baik dan persepsi yang tidak baik terhadap minimarket alfamart dan Indomaret. 1997:82) t adalah distribusi t hitung Se adalah kesalahan standar beda dua rata-rata data . Alasan peneliti menggunakan T-Test dalam menganalisa data adalah karena T-Test pada prinsipnya adalah suatu teknik statistik untuk menguji hipotesis.1985:186) 59 2.2. Untuk menunjukan apakah data yang berpasangan berbeda secara statistik maka rumus-rumus yang digunakan sebagai berikut: Se t=d 60 n Se = Sd (Algifari.6 Metode analisis data 1. Teknik analisis T-Test Untuk pembuktian hipotesis dilakukan dengan T-Test atau T-score. Adapun rumusnya sebagai berikut: % χ100% N =n dimana n : nilai yang diperoleh N : Jumlah seluruh nilai (Ali.

1997:82) 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. lebih dari 3. Kini Indomaret mencapai lebih dari 1400 gerai. Jawa Barat. Pada Mei 2003 Indomaret merai penghargaan “perusahaan waralaba 2003” dari presiden Megawati Soekarnoputri.1 Hasil Penelitian Data penelitian ini merupakan hasil studi lapangan tentang perbedaan persepsi konsumen Minimarket Indomaret dan persepsi konsumen Minimarket Alfamart yang diambil dengan teknik kuisioner. dan lampung. Dikelola oleh PT. Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia.500 jenis makanan dan nonmakanan tersedia dengan . Jogjakarta.1.1 Gambaran umum tempat penelitian a) Profil Minimarket Indomaret (Indomarco Prismatama) Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 m2.1997:82) Sd adalah standar deviasi beda dua rata-rata data berpasangan dan d adalah beda rata-rata yang berpasangan 1 2 − Σ Σ = n n dd Sd d = Y1-X1 (Algifari. gerai pertama dibuka pada November 1968 di kalimantan. 4. Indomaret mudah ditemukan didaerah pemukiman. Jawa Timur. Jawa Tengah. gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai di dasarkan pada motto “mudah dan hemat”. dari total itu 52% adalah milik sendiri dan sisanya milik masyarakat yang tersebar dikota-kota Jabodetabek. setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai.berpasangan yang dapat ditentukan dengan formulasi sebagai berikut: n dd Σ = (Aligafari. Bali. Indomarco Prismatama.

Alfaria Trijaya) PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) atau Alfamart merupakan . Indomaret memiliki posisi baik dalam menentukan produk yang akan dijualnya. BSD Plaza dan Charmart. Pada setiap pusat distribusi diterapkan digital picking system (DPS). Sistem teknologi informasi Indomaret pada setiap point of sales di setiap gerai mencakup sistem penjualan. Sasaran pemasaran Indomaret adalah konsumen semua kalangan masyarakat.harga bersaing. Tangerang. menjadikan Indomaret memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. kebenaran dan keadilan b) Kerja sama tim c) Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis d) Kepuasan pelanggan (sumber www. Saat ini Indomaret memiliki 8 pusat distribusi di Ancol Jakarta.id) b) Profil Minimarket Alfamart (PT. Parung. Laju pertumbuhan gerai Indomaret yang pesat dengan jumlah transaksi 14. Indomaret merupakan salah satu asset bisnis yang sangat 62 menjanjikan. persediaan dan penerimaan barang. lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan Indomaret melayani sasaran demografinya yaitu keluarga. didukung oleh pusat distribusi. Bekasi. Bandung. Visi Indomaret sendiri adalah menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global.co.Indomaret. Dengan menjalin lebih dari 500 pemasok.99 juta transaksi per bulan didukung oleh sistem teknologi yang handal. Sistem ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan saat ini dengan memperhatikan perkembangan jumlah gerai dan jumlah transaksi di masa mendatang. memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen seharihari. Sedangkan mottonya adalah “mudah & hemat”. yang menggunakan teknologi mutahir. Sistem teknologi informasi ini memungkinkan pelayanan permintaan dan suplai barang dari pusat distribusi ke toko-toko dengan tingkat kecepatan yang tinggi dan efisiensi yang optimal. Finco. Budaya yang di terapkan dalam tubuh perusahaan Indomaret adalah Dalam bekerja kami menjunjung tinggi nilai-nilai: a) Kejujuran. Cimanggis Depok. Sistem distribusi dirancang seefisien mungkin dengan jaringan pemasok yang handal dalam menyediakan produk terkenal dan berkualitas serta sumber daya manusia yang kompeten. keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan dibawah bendera grup INTRACO yaitu Indogrosir. Semarang dan Surabaya. Indomaret berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan belanja konsumen dengan menerapkan sistem check out yang menggunakan scanner di setiap kasir dan pemasangan fasilitas pembayaran Debit 63 BCA.

pemasok. Tangerang. Yang menjadi target dari pemasaran Alfamart adalah area perumahan. fasilitas publik. dan gedung perkantoran. Badan Usaha : PT Sumber Alfaria Trijaya 64 Pemegang Saham : HM Sampoerna dan Alfa Group Didirikan : 27 Juni 1999 Jumlah Toko : Lebih dari 1400 Pemegang Saham PT HM Sampoerna. 2. tersehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan . berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil. 3. Memberikan kepuasan kepada pelanggan/konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan yang berkualitas unggul. Responden Menurut Jenis Kelamin . Beringin Raya. 4. Integritas yang tinggi. c) Letak Tempat Penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah di Komplek Cahaya Kemang permai. serta mampu bersaing secara global". Kerjasama Team. karyawan. Inovasi untuk kemajuan yang lebih baik.perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang perdagangan umum dan jasa eceran yang menyediakan kebutuhan pokok dan sehari-hari. Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuhkembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha. pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen. Alfamart dapat dimiliki masyarakat luas dengan cara kemitraan. Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku/etika bisnis yang tertinggi. sedangkan motto yang digunakan Alfamart adalah “belanja puas harga pas”. Kecamatan Pondok Gede. sedangkan misinya adalah: 1. Karawaci. Membangun organisasi global yang terpercaya. 4. Kotamadya Bekasi.2 Karateristik Responden 1. Pada tanggal 1 Januari 2003 berubah nama menjadi Alfamart . 3. alasan dalam memilih lokasi ini karena kedua minimarket berada pada wilayah ini dan berdekatan didukung jumlah penduduk yang ada pada wilayah tersebut merupakan sasaran konsumen untuk berbelanja pada kedua tempat tersebut berjumlah cukup banyak dan memiliki tingkatan sosial yang bervariasi. Tbk = 70% Pemegang Saham PT Sigmantara Alfindo = 30% Toko pertama dibuka 18 oktober 1999 dengan nama "Alfa Minimart" di Jl. Kualitas & Produktivitas yang tertinggi. 65 Budaya yang dijunjung dalam bekerja adalah: 1. 2. Visi dari Alfamart adalah Menjadi jaringan distribusi retail terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas. 4. pemegang saham dan masyarakat pada umumnya.

Kurang dari 1 juta 1 juta . Pria Wanita 43 orang 57 orang 43% 57% Sumber : Data primer diolah.2. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data usia responden yang ditunjukan tabel 4 sebagai berikut: Tabel 4: Karateristik Responden Menurut Usia No usia Jml responden % 1. Responden Menurut Jumlah Pendapatan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. 4.5 juta 2. tahun 2006 3. 2. tahun 2006 2. 3.66 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. 2. 3. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jumlah pendapatan responden yang ditunjukan tabel 3 sebagai berikut: Tabel 3: Karateristik Responden Menurut Jumlah Pendapatan No Jml pendapatan Jml responden % 1. Responden Menurut usia 67 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. . 5. 2. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jenis kelamin responden yang ditunjukan tabel 2 sebagai berikut: Tabel 2: Karateristik Responden Menurut Jenis Kelamin No Jns kelamin Jml responden % 1.5 juta –5 juta 35 orang 53 orang 12 orang 35% 53% 12% Sumber : Data primer diolah.

kenyamanan berbelanja.3 Deskripsi variabel penelitian Variabel dalam penelitian ini merupakan data berpasangan.50thn lebih dari 51 3 orang 43 orang 38 orang 10 orang 7 orang 3% 43% 38% 10% 7% Sumber : Data primer diolah. tahun 2006 4. a) Lokasi 68 Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 5 berikut: Tabel 5: Jarak yang Ditempuh Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 68 8 5 0 19% 68% 8% 5% 0% .Kurang dari 20 tahun 20thn . promosi. Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. kelengkapan produk yang ditawarkan. 1. harga.30thn 31thn . kelengkapan produk yang ditawarkan. dan pelayanan. kenyamanan berbelanja. promosi. dan pelayanan. yaitu persepsi konsumen minimarket Indomaret dan konsumen minimarket Alfamart dengan indikator lokasi. harga.40thn 41thn .

6% responden netral. 5% tidak setuju. 67% responden setuju. 8% netral. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Indomaret menurut responden dapat dilihat pada tabel 6 sebagai berikut: Tabel 6: Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Indomaret 69 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 67 6 0 0 27% 67% 6% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 6 menunjukan 27% responden sangat setuju. 19% sangat setuju. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Indomaret cukup dekat dengan tempat tinggal mereka.Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 5 menunjukan 68% responden setuju. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Indomaret. 0% tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 7 berikut ini: Tabel 7: Luas Lahan Parkir Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 47 11 13 .

0% 70 sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. 22% responden netral. 0% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Indomaret. 34% responden menyatakan setuju. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Indomaret dapat dilihat pada tabel 8 berikut: Tabel 8: Ketersedian Produk di Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 34 22 26 0 18% 34% 22% 26% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 8 menunjukan 18% responden menyatakan sangat setuju. 26% responden tidak setuju.0 29% 47% 11% 13% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 7 menunjukan 29% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Indomaret dapat dilihat pada tabel 9 berikut ini: Tabel 9 Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media Ada di Indomaret 71 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju . 11% responden netral. 13% responden tidak setuju. 47% responden setuju.

Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 4 36 23 37 0 4% 36% 23% 37% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 9 menunjukan 4% responden sangat setuju, 36 % responden setuju, 23% responden netral, 37% responden tidak setuju, 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Indomaret. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 10 berikut ini: Tabel 10: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase 72 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 50 15 19 0 16% 50% 15% 19% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 10 menunjukan bahwa 16% responden sangat setuju, 50% responden setuju, 15% netral, 19% responden tidak setuju, 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian

besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Indomaret cukup. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 11 berikut ini: Tabel 11: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 41 39 2 0 18% 41% 39% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 11 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa waktu tiba produk yang dipesan konsumen sesuai dengan yang diharapkan . Hal ini dapat dilihat pada tabel 4.10 yang menunjukan 18% 73 responden sangat setuju, 41% responden setuju, 39% responden netral, 2% konsumen tidak setuju, % konsumen sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluarsa produk yang dijual Indomaret dapat dilihat pada tabel 12 berikut ini: Tabel 12: Produk yang Dijual Indomaret Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 59 7 2 0 32% 59% 7%

2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 12 menunjukan bahwa responden beangapan bahwa produk yang jual minimarket Indomaret tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. Hal ini dapat dilihat bahwa 32% responden sangat setuju, 59% setuju, 7% responden netral, 2% tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Indomaret dpat dilihat pada tabel 13 berikut ini: Tabel 13: Penataan Produk yang Dijual Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 74 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 13 11 0 14% 61% 13% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 13 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Indomaret ditata berimbang sesuai kebutuhan, Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju, 61% responden setuju, 13 netral, 11 responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Indomaret bagi responden dapat dilihat pada tabel 14 berikut ini: Tabel 14:Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Indomaret 75 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral

Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 56 11 15 0 18% 56% 11% 15% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 14 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Indomaret terjangkau oleh konsumen, Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju, 56% responden setuju, 11% netral, 15% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 15 berikut ini: Tabel 15: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 46 29 20 0 5% 46% 29% 20% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 15 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket 76 Indomaret kepada konsumen, Hal ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju, 46% responden setuju, 29 netral, 20 responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang

ditawarkan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 16 berikut ini: Tabel 16: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 48 18 17 3 14% 48% 18% 17% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 16 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Indomaret sesuai dengan harga pasar saat ini. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju, 48% responden setuju, 18% netral, 17% responden tidak setuju, 3% sangat tidak setuju. d) Promosi 77 Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Indomaret dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 17 berikut ini: Tabel 17: Keterlihatan Logo Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 63 5 2 2 30% 63% 5%

Hal ini terlihat bahwa 30% responden sangat setuju.2% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 17 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. 2% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Indomaret dapat dilihat pada tabel 18 berikut ini: Tabel 18: Disain dan Warna Logo Indomaret 78 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 51 25 6 0 18% 51% 25% 6% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 18 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret memiiki disain dan warna yang menarik. 25% netral. 63% responden setuju. 6% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai logo Indomaret pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 19 berikut ini: Tabel 19: Logo Indomaret pada Tas Dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 . Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 5% netral. 51% responden setuju. 2% sangat tidak setuju.

9% responden tidak setuju. 61% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 21 berikut ini: . 10% netral. 55% responden setuju.1 11 61 27 0% 1% 11% 61% 27% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 19 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret pada tas belanja dan sovenir tidak 79 ada . 11% netral. 27% sangat tidak setuju. 1% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 20 berikut ini: Tabel 20: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 55 10 9 0 26% 55% 10% 9% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 20 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju.

3% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 46% responden setuju. 8% netral.Tabel 21: Informasi Produk dan Harga Baru Indomaret 80 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 43 46 8 3 0 43% 46% 8% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 21 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 43% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 22 berikut ini: Tabel 22: Fasilitas Kartu Keanggotaan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 0 0% 81 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 20 54 26 0% 20% 54% 26% Jumlah 100 100% .

Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 23 berikut ini: Tabel 23: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 54 13 12 0 21% 54% 13% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 23 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret mudah diingat dan dimengerti responden. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 0% responden setuju. 26% sangat tidak setuju. 12% responden tidak setuju. 54% responden tidak setuju. 54% responden setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 24 berikut ini: Tabel 24: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 12 40 19 . 20% netral.Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 22 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret tidak memberikan fasilitas kartu keanggotaan. 13% netral. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 21% responden 82 sangat setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 25 berikut ini: Tabel 25: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Indomaret 83 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 38 60 2 0 0 38% 60% 2% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 25 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Indomaret jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut.28 1 12% 40% 19% 28% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 24 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Indomaret sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 2% netral. 28% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 38% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 26 berikut ini: Tabel 26: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase . 0% sangat tidak setuju. 19% netral. 0% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 12% responden sangat setuju. 60% responden setuju. 40% responden setuju. 1% sangat tidak setuju.

Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. 15% responden tidak setuju. 53% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 27 berikut ini: Tabel 27: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 18 7 0 14% 61% 18% 7% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 27 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket Indomaret sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja.Sangat setuju 16 16% 84 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 53 14 15 2 53% 14% 15% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 26 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan rangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Indomaret cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. 61% . Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. 2% sangat tidak setuju. 14% netral.

18% netral. 7% responden tidak setuju.85 responden setuju. 68% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 3% netral. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 29 berikut ini: Tabel 29: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 86 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 24 57 16 3 0 24% . 0% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 28 berikut ini: Tabel 28: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 68 3 0 0 29% 68% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 28 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Indomaret sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 29% responden sangat setuju.

23% netral. 57% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 47% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 24% responden sangat setuju. 87 Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 31 berikut ini: Tabel 31: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju . 16% netral. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 30 berikut ini: Tabel 30: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 47 23 11 0 19% 47% 23% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 30 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Indomaret sigap dan ramah dalam meberi pelayanan.57% 16% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 29 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Indomaret menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. 3% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 11% responden tidak setuju.

1% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 32 berikut ini: Tabel 32: Jam Buka dan Tutup Minimarket Indomaret Pukul 07. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju.00 WIB Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 60 13 0 0 28% 60% 13% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 88 Pada tabel 32 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Indomaret sesuai dengan kebutuhan konsumen. 5% responden tidak setuju. 58% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat .Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 58 16 5 1 18% 58% 16% 5% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 31 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon bagi konsumen yang belanja minimal 100 ribu akan diantar ke rumah. 16% netral.

dan pelayanan. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. harga. 60% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. kelengkapan produk yang ditawarkan. 2. a) Lokasi Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 34 berikut: Tabel 34: Jarak yang Ditempuh Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 . promosi. 0% responden tidak setuju. kenyamanan berbelanja. 10% netral. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 33 berikut ini: Tabel 33: Tidak ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 61 10 11 0 18% 61% 10% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 33 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Indomaret. 11% responden tidak setuju.setuju. 0% sangat tidak setuju. 13% netral. Persepsi Konsumen Minimarket Alfamart 89 Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. 61% responden setuju.

2% tidak setuju. 6% sangat setuju. 34% tidak setuju. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Alfamart menurut responden dapat dilihat pada tabel 35 sebagai berikut: 90 Tabel 35 Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 60 6 2 0 32% 60% 6% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 35 menunjukan 32% responden sangat setuju. 1 sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Alfamart cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 36 berikut ini: Tabel 36: Luas Lahan Parkir Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase . 6% responden netral. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Alfamart .51 8 34 1 6% 51% 8% 34% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 34 menunjukan 51% responden setuju. 8% netral. 60% responden setuju.

16% responden tidak setuju. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel 37 berikut: Tabel 37: Ketersedian Produk di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 11 40 12 36 1 11% 40% 12% 36% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 37 menunjukan 11% responden menyatakan sangat setuju.Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 18 53 13 16 18% 53% 13% 16% 91 Sangat tidak setuju 0 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 36 menunjukan 18% responden sangat setuju. 53% responden setuju. 40% responden menyatakan setuju. 36% responden tidak setuju. 12% responden netral. 1% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen . 13% responden netral. 0% sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman.

Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada table 39 berikut ini: Tabel 39: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju 2 31 2% 31% 93 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 46 1 . 33% responden tidak setuju. 51 % responden setuju. 14% responden netral. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Alfamart . 92 Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Alfamart dapat dilihat pada tabel 38 berikut ini: Tabel 38: Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media ada Di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 2 51 14 33 0 2% 51% 14% 33% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 38 menunjukan 2% responden sangat setuju.sebagian besar selalu dapat disediakan Alfamart .

46 responden tidak setuju. 3% konsumen sangat tidak setuju. 31% responden setuju. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 40 berikut ini: Tabel 40: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 0 7 48 42 0% 7% 48% 43% 94 Sangat tidak setuju 3 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 40 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan netral ini dikarenakan konsumen yang belanja pada minimarket tersebut lebih senang datang langsung ke Alfamart . Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluwarsa produk yang dijual Alfamart dapat dilihat pada tabel 41 berikut ini: Tabel 41: Produk yang Dijual Alfamart Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 36 60 4 .20% 46% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 39 menunjukan bahwa 2% responden sangat setuju. 48% responden netral. 20% netral. 7% responden setuju. 1% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Alfamart kurang atau sedikit. Hal ini dapatdilihat pada tabel 40 yang menunjukan 0% responden sangat setuju. 42% konsumen tidak setuju.

36% 60% 4% 95 Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 0 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 41 menunjukan bahwa responden beranggapan bahwa produk yang dijual minimarket Alfamart setuju tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. 0% tidak setuju. Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Alfamart dpat dilihat pada tabel 42 berikut ini: Tabel 42: Penataan Produk yang Dijual Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 59 18 17 0 6% 59% 18% 17% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 42 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Alfamart ditata berimbang sesuai kebutuhan. 96 c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Alfamart bagi responden dapat dilihat pada tabel 43 berikut ini: . 4% responden netral. 17 responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 6% responden sangat setuju. 60% setuju. 59% responden setuju. Hal ini dapat dilihat bahwa 36% responden sangat setuju. 18 netral.

25% netral. 3% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 44 berikut ini: Tabel 44: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 9 47 9% 47% 97 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 13 1 30% 13% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 . 29% responden setuju.Tabel 43: Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 29 25 52 3 1% 29% 25% 52% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 43 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Alfamart kurang terjangkau oleh konsumen. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. 52% responden tidak setuju.

Pada tabel 44 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket Alfamart kepada konsumen, Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju, 47% responden setuju, 30% netral, 13% responden tidak setuju, 1% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 45 berikut ini: Tabel 45: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 14 27 58 1 0% 14% 27% 58% 1% 98 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 45 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Alfamart kurang sesuai dengan harga pasar saat ini. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju, 14% responden setuju, 27% netral, 58% responden tidak setuju, 1% sangat tidak setuju. d) Promosi Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Alfamart dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 46 berikut ini: Tabel 46: Keterlihatan Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 66

58 0 0 26% 66% 58% % % 99 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 46 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju, 66% responden setuju, 8% netral, 0% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Alfamart dapat dilihat pada tabel 47 berikut ini: Tabel 47: Disain dan Warna Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 22 64 12 2 0 22% 64% 12% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 47 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart memiiki disain dan warna yang menarik. Hal ini terlihat bahwa 22% responden sangat setuju, 64% responden setuju, 12% netral, 2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. 100 Berdasarkan penelitian mengenai logo Alfamart pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 48 berikut ini: Tabel 48: Ada Logo Alfamart pada Tas dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase

Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 35 62 3 0 0 35% 62% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 48 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart pada tas belanja dan sovenir ada . Hal ini terlihat bahwa 35% responden sangat setuju, 62% responden setuju, 3% netral, 0% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 49 berikut ini: Tabel 49: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 19 49 12 19% 49% 12% 101 Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 0 20% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 49 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart sering memberikan kupon

undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju, 49% responden setuju, 12% netral, 20% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 50 berikut ini: Tabel 50: Informasi Produk dan Harga Baru Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 54 6 8 0 32% 54% 6% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 50 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 32% responden sangat setuju, 54% 102 responden setuju, 6% netral, 8% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 51 berikut ini: Tabel 51: Fasilitas Kartu Keanggotaan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 46 44 8 2

0 46% 44% 8% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 51 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan yang disebut kartu “Aku”. Hal ini terlihat bahwa 46% responden sangat setuju, 44% responden setuju, 8% netral,2% responden tidak setuju, 0% sangat tidak setuju.Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 52 berikut ini: Tabel 52: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 103 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 9 25 38 27 1 9% 25% 38% 27% 1% Jumlah 100 100% Pada tabel 52 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart mudah diingat dan dimengerti responden. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju, 25% responden setuju, 38% netral, 27% responden tidak setuju, 1% sangat tidak setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 53 berikut ini: Tabel 53: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral

0% sangat tidak setuju. 0% sangat . 18% responden tidak setuju. 8% netral. 36% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 54 berikut ini: Tabel 54: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 61 8 4 0 27% 61% 8% 4% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 54 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Alfamart jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. 4% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. 61% responden setuju. 41% netral. Hal 104 ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju.Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 36 41 18 0 5% 36% 41% 18% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 53 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja.

Hal ini terlihat bahwa 13% responden sangat setuju. 8% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 59% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 56 berikut ini: Tabel 56: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% . 20% netral. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 55 berikut ini: Tabel 55: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 105 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 13 59 20 8 0 13% 59% 20% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 55 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan ruangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Alfamart cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja.tidak setuju.

23% netral. 57% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 2% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju.0% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 56 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket 106 Alfamart sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. 2% responden tidak setuju. 23% netral. 57% responden setuju. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 58 berikut ini: Tabel 58: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 16 53 16% 53% . Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 57 berikut ini: Tabel 57: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 57 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Alfamart sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. 0% sangat tidak setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 60 berikut ini: . 12% responden tidak setuju. 16% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 21% responden sangat setuju. 52% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 59 berikut ini: Tabel 59: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 52 15 12 0 21% 52% 15% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 59 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Alfamart sigap dan ramah dalam memberi pelayanan. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. 15% netral.107 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 15 16 0 15% 16% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 58 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Alfamart menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. 15% netral. 53% responden setuju.

5% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 61 berikut ini: Tabel 61: Jam Buka dan Tutup Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 56 14 14 0 16% 56% 14% 14% 0% Jumlah 100 100% .108 Tabel 60: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 6 38 50 5 1% 6% 38% 50% 5% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 60 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart tidak menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon. 50% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. 38% netral. 6% responden setuju.

Hasil dari perhitungan menggunakan SPSS terlihat pada lampiran 2 dan di bawah ini ringkasan perhitungan tersebut yaitu: 1. analisis skala likert dan analisis uji beda dengan uji-t 110 dengan program spss.Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 61 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Alfamart sesuai dengan kebutuhan konsumen. 56% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 25% responden sangat setuju. Perhitungan analisis deskriptif: Perbandingan persepsi Indomaret dan Alfamart dengan analisis deskriptif dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 63: Perhitungan Rata-Rata Prosentase Minimarket Indomaret dan Alfamart Keterangan Indomaret Alfamart . 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 62 berikut ini: Tabel 62: Tidak Ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 25 55 9 11 0 25% 55% 9% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 62 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Alfamart . 14% netral. 4. 9% netral. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat 109 setuju. 55% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 11% responden tidak setuju. 14% responden tidak setuju.3 Analisis Hasil Penelitian Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ada 3 menggunakan analisis deskriptif.

Lokasi 85% 73% Kelengkapan produk 85. harga yang ditawarkan dan kenyamanan berbelanja sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi .3% 33.6% 50.8% 60. kelengkapan produk yang ditawarkan.3% Promosi 57.2% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan variabel di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi.7% 79% Kenyamanan Berbelanja 78.8% Harga 62.2% 70. 2.2% Pelayanan 77. Perhitungan dengan skala likert: Persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel perhitungan dibawah ini: Tabel 64: Perhitungan Skor Minimarket Indomaret dan Minimarket Alfamart Indomaret AlfamaDimensi yang rt diukur Skor rata2 interpretasi Skor rata2 interpretasi 111 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 .

74 3.07 3.86 4.21 3.84 3.81 3.63 3.66 S TS TS N N N S S SS S S N TS SS S TS .44 3.23 3.66 3.81 191 3.36 3.28 4.34 4.01 1.29 1.17 4.75 3.36 2.98 4.75 4.82 4.02 3.86 3.14 3.81 1.94 3.29 4.

18 3.10 4.32 3.84 4.43 3.11 3.73 3.32 3.54 4.26 4.24 3.59 4.77 3.91 4.55 2.2 4.34 3.94 N SS S N .27 2.55 2.S SS TS S N SS S S S S S S S 3.34 3.63 3.67 4.54 2.14 3.22 3.69 3.82 2.74 3.

kelengkapan produk yang ditawarkan.S TS TS SS S N S TS S S SS S S SS S N S S S SS S S TS S S Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan indikator di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi. harga yang ditawarkan sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi dan kenyamanan berbelanja hal ini juga dapat dilihat pada gambar 15 dibawah ini: 112 ANALISIS SKALA LIKERT 1 10 123456789 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 .

07 ALFAMART 3.81 1.26 4. Perhitungan menggunakan uji-t atau uji beda Pengujian hipotesis untuk perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel berikut ini: 113 Tabel 65: Deskripsi variabel penelitian persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart Persepsi konsumen Indomaret Persepsi konsumen Alfamart Indikator Mean Indikator Mean okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 2. sedangkan pada komponen Alfamart responden sebagian besar setuju bahwa Alfamart lebih baik pada segi promosi dan kenyamanan berbelanja dibandingkan Indomaret.620000 .44 3.22 3.20 21 22 23 24 INDIKATOR SKALA PENELITIAN INDOMARET 4.860000 0.91 3.24 3. 3.73 3.01 1.55 Gambar 15: Analisis Skala Likert Persepsi Indomaret dan Alfamart Grafik 15 diatas menunjukan bahwa pada komponen indikator diatas dapat diketahui pada Indomaret responden sebagian besar meyatakan setuju bahwa lokasi.140000 1. kelengkapan produk yang ditawarkan dan harga pada minimarket ini lebih baik dibandingkan Alfamart.

002.720000 7.470000 7.220000 9.9.640000 okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 1.290 35 .ALF 3.780000 . Tolak Ho Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Secara parsial ditemukan perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart secara signifikan.6700000 9.930000 9.IND_ P.002 berada dibawah level of significance yang 114 digunakan (α =0.660000 Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Tabel 66: Perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart dengan menggunakan uji-t : Model t Df Sig (2tiled) Keterangan P.05) sehingga tolak Ho yang artinya persepsi konsumen .470000 3. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) 0.

Indomaret dengan persepsi Alfamart terdapat perbedaan. 115: 2005.620000>8. sedang menurut Hendri Ma’aruf. 115 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap kelengkapan produk yang ditawarkan diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. Perbedaan ini disebabkan jarak yang di tempuh konsumen lebih dekat menuju Indomaret di bandingkan ke Alfamart. Hal tersebut disebabkan harga yang dijual Alfamart lebih mahal di bandingkan Indomaret karena Indomaret membeli langsung ke produsen yang masih bernaung pada satu kepemilikkan perusahaan sedang Alfamart membeli dari distributor sehingga harga yang dijual pun menjadi lebih mahal. oleh pramuniaga yang trampil dan banyak. 135:2005). Dan dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 12. hal tersebut sesuai dengan teori bahwa peritel yang menyediakan produk dalam toko pada jumlah. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart diterima.780000. Dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 10.860000>19. Pada penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 21. 4.220000. waktu dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf. yang menyatakan bahwa sebuah gerai akan lebih sukses jika letaknya lebih strategis dibandingkan gerai lainya yang berlokasi kurang strategis meskipun keduanya menjual produk yang sama.4 Pembahasan Berdasarkan hasil pengujian hipotesa dengan uji-t diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart hal tersebut dapat diketahui dari penjelasan perindikator berikut: Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap lokasi berdirinya kedua minimarket tersebut diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. perbedaan ini disebabkan pada Alfamart jumlah produk dan jenisnya produk yang dijual kurang banyak. 116 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap promosi yang diberikan untuk menginformasikan toko . Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap harga yang ditawarkan diketahui bahwa ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan.670000.140000>11. hal tersebut sesuai dengan teori yang menyatakan jika strategi harga rendah diterapkan maka strategi ini menjadi sangat efektif menarik pembeli karena harga rendah berati penghematan dan toko yang menerapkan harga lebih rendah dari pesaing akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf 157:2005).

menyatakan karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart 118 yang biasanya berdampingan dan memiliki karateristik toko yang hampir . Dalam penelitian ini yang memberikan pelayanan lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 19.05) sehingga tolak ho. secara parsial ditemukan pengaruh yang signifikan.pengharum ruangan dan lain sebagainya. Hal ini dikarenakan pada Alfamart tidak memberikan pelayanan antar barang seperi Indomaret.720000> 23. Pada penelitiian ini meski Alfamart unggul dalam segi promosi namun konsumen cenderung lebih memilih minimarket pesaing karena pertimbangan faktor yang lain yang diberikan. Majalah marketing: 2004.660000.16:1997). Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) variabel persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart sebesar 0. Hal ini disebabkan karena Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan dan pada tas belanja Alfamart ada logo dari minimarket tersebut yang tidak di berikan Indomaret. Namun jika dilihat dari toko mana yang memberikan promosi lebih baik yaitu Alfamart hal ini diketahui dari mean Alfamart yang lebih besar dari Indomaret sebesar 27. musik. 117 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pelayanan yang diberikan kepada konsumen yang berbelanja diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan.dan produk yang disediakan diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. Hal ini dikarenakan minimarket Indomaret dan Alfamart sama-sama memberikan fasilitas penunjang yang sama seperti AC.930000. namun hal ini tidak sesuai dengan konsep penjualan bahwa konsumen jika diabaikan dan tidak selalu diingatkan maka akan tidak membeli produk organisasi dalam jumlah yang cukup (Philip Kotler. ini sesuai dengan teori bahwa peritel yang memberikan kombinasi ragam produk dan tingkat pelayanan sebagai posisioning serta melengkapi dengan tingkat pelayanan yang tinggi berarti gerai tersebut memilih posisioning citra gerai yang lengkap dan full service yang pada ahirnya akan banyak dipilih konsumen (Hendry Ma’aruf.221:2005). 202: 2005. hal tersebut sesuai dengan teori semua peritel baik skala besar atau pun kecil yang berformat modern berlomba-lomba dalam mendadani tempat belanja mereka semenarik mungkin pendapat ini dikemukakan dalam buku Hendri Ma’aruf. Secara garis besar dapat diketahui bahwa setelah diadakan pengujian dengan uji-t dapat diambil kesimpulan. keranjang belanja.640000>17. Ini berarti hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart diterima Menurut pendapat Tajwini Rofian. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pemberian kenyamanan dalam berbelanja ternyata memiliki tingkat perbedaan yang tidak signifikan.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0.

Jika pengalaman masa lalu memuaskan. i . karena itu Alfamart agar menekan harga dengan cara memutus saluran distributor yang panjang yang akan meminimalkan biaya dan pada ahirnya harga 120 menjadi sama dengan pesaing. Bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna. 3.002 berada di bawah lefel of signifikan 0. Selain kriteria di atas ternyata setelah diteliti terbukti bahwa konsumen memilih toko juga berdasarkan oleh citra Minimarket tersebut dan menurut responden.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan dapat diambil bebarapa kesimpulan diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart adalah sebesar 0. maka saran yang diajukan penulis adalah sebagai berikut: 1.1995: 252). citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk ahir atau pembelian merek. Indomaret lebih baik dalam meyakinkan konsumen.05 yang digunakan 5. 119 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5. Adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart pada indikator lokasi. Pelayanan pada minimarket Alfamart sebaiknya ditambahkan dengan fasilitas pesan belanja melalui telpon agar tidak kalah dengan pesaing. Hal ini juga sesuai dengan teori berikut.2 Saran Berdasarkan kesimpulan diatas. pelayanan. Kecuali jika faktorfaktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel. 4. harga dan promosi sedang pada indikator kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. Mayoritas konsumen Indonesia sensitive terhadap harga. kelengkapan produk yang ditawarkan.sama setelah diadakan penelitian ternyata sesuai. 2. 5. 2. Selebaran yang full color dengan informasi produk dan harga tidak akan banyak mempengaruhi pembeli karena mereka juga akan mendapat selebaran yang sama menarik dari peritel lainya. Minimarket Indomaret dalam mempromosikan tokonya hendaknya lebih gencar karena jika nantinya promosi itu di lupakan maka secara tidak langsung akan menjadikan konsumen menjadi pindah ke pesaing. salah satunya dengan cara memberi logo pada plastik belanja. maka pilihan akan bersifat kebiasaan. Persediaan barang pada minimarket Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih lengkap agar apa yang diinginkan konsumen dapat dipenuhi .

131658236 iv PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis didalam skripsi ini benar-benar . M.M NIP. M.Si NIP 130812917 Anggota I Anggota II Drs. Palupiningdyah.Si Drs. Sugiharto. 131286682 iii PENGESAHAN KELULUSAN Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skipsi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang pada: Hari : Tanggal : Penguji Skripsi Dra.131286682 NIP 131292562 Mengetahui Dekan Fakultas Ekonomi Drs.Si NIP. M. Agus Wahyudin. Wahyono. 131286682 NIP 131292562 Mengetahui Ketua Jurusan Manajemen Drs. Sugiharto. M. Sugiharto. M. M. Wahyono.Si Drs.Si NIP.ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI SKRIPSI Untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Pada Universitas Negeri Semarang Oleh: Anita susanti NIM 3352402006 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2007 ii PERSETUJUAN PEMBIMBING Skripsi ini telah disetujui oleh Pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia Ujian Skripsi pada: Hari : Tanggal : Pembimbing I Pembimbing II Drs.M NIP. M.

M selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. Ibu dan Bapak tercinta.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi 3.Si selaku Ketua Jurusan Manajemen dan Dosen Pembimbing I yang telah meluangkan waktunya dalam membimbing dan memberikan arahan bagi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. antara lain: 1. Hari bekerja untuk si pemalas adalah besok. Drs. Dalam kesempatan yang baik ini. Agus Wahyudin.karya saya sendiri. Pelayanan. Prof. Semarang. 4. Harga. H. hari liburnya adalah hari ini (John Wasley) PERSEMBAHAN: Skripsi ini saya persembahkan untuk: 1. penulis dengan ketulusan ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah dengan ikhlas memberikan masukan dan kontribusi yang berarti dalam proses penelitian dan penyusunan skripsi ini. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah. Hanya KepadaNya Aku Bertawakal Dan Dialah Rabb Yang Memiliki ”Arsy Yang Agung” (QS At Taubah 129) 2.Si. M. selaku Rektor Universitas Negeri Semarang 2. M. Tetap semangat dan teguhkan hati sampai nanti sampai mati (Letto) 3. sebagai orang yang paling penulis sayangi yang menjadi semangat agar bisa memberikan yang terbaik. ” Cukuplah Allah Saja Bagiku.Dr. Promosi Dan Kenyamanan Berbelanja Di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kotamadya Bekasi”. Sugiharto. 5. M. 2. Kakakku dan adikku serta seluruh Keluarga Besar penulis yang selalu ada saat susah maupun senang 3. 3352402006 v MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO: 1. sehingga penulis dapat menyelesaikan skipsi dengan judul ”Analisis Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Dan Alfamart Terhadap Lokasi. M. baik sebagian atau seluruhnya. Dra. Wahyono. M. bukan jiplakan dari karya tulis orang lain. 28 Februari 2007 Anita susanti NIM. Drs.Si selaku dosen penguji yang telah meluangkan . Sudijono Sastroatmodjo. Palupiningdyah. Tiada Tuhan Selain Dia. Drs. Sahabat-sahabat yang membuat penulis selalu bersemangat vi KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya. Kelengkapan Produk Yang Di Tawarkan.

141 halaman. Konsumen memilahmilah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. Kenyamanan) Minimarket. Namun kenyataanya membuktikan bahwa karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama. Fakultas Ekonomi. Teman-teman Manajemen angkatan 2002 terimakasih atas semua moment yang telah dilalui yang membuat penulis semakin dewasa. Teman-teman SMA yang telah menjadi motivasi tersendiri dalam berusaha bagi penulis dan membuat penulis melihat sisi lain kehidupan. dan membuat waktu dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak. Akhir kata semoga Allah SWT senantiasa bersama kita dan meridhoi jalan hidup kita. Dengan kata lain. Kelengkapan Produk. Teman-teman KKN yang telah menjadi suatu keluarga kecil yang akan selalu mengingat satu sama lain. Maka dari itu. dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart yang biasanya berdampingan. penulis akan menerima kritik dan saran sebagai masukan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penulis. 1997: 165). 11. Kata kunci: Persepsi Konsumen (Lokasi. 8. Februari 2007 Penulis viii SARI Anita Susanti. 13. Alfamart. Indomaret. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang telah menjadi bagian dari jalan hidup penulis. Rofian. pelayanan. Harga. Teman-teman di wisma ”amalia” yang selalu memberi semangat.waktunya dalam menguji penulis dengan sabar agar skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. Dosen-Dosen Ekonomi yang telah memberikan ilmunya kepada penulis. memiliki karateristik toko dan strategi yang hampir sama (Tajwini. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. produk. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih kurang sempurna karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki. 12. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. Majalah marketing: 2004). vii 6. 9. tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. Promosi. Pelayanan. Perbandingan Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret dengan Alfamart di Komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi”. Jurusan Manajemen Program Studi Manajemen Pemasaran. Pondok Gede kota Bekasi. Universitas Negeri Semarang. 10. 2007. . Minimarket Indomaret dan Alfamart yang telah mengijinkan Penulis melakukan penelitian. Staff Dinas Pertanian dan Pangan Semarang sebagai tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL) penulis sebagai awal terjun dan melihat dunia kerja. Amin Semarang. 7.

dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian.Permasalahan dalam penelitian ini adalah adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan dengan tingkat signifikansi α = 0. Persediaan barang pada minimarket Indomaret dan Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih terencana. dan kenyamanan berbelanja dalam memilih tempat berbelanja. 7. Display depan minimarket Indomaret dan Alfamart dibuat lebih menarik.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0.05) ini berarti tidak ada beda karena kedua minimarket ini memberikan fasilitas yang hampir sama.Disain tampilan minimarket Indomaret dan Alfamart sebaiknya ada perubahan tema perperiode tertentu. 4. Indomaret dan Alfamart dalam memberi pelayanan harus lebih ramah dan sigap. harga. kelengkapan produk yang di tawarkan. Hasil penelitian setelah diadakan pengujian dengan uji-t secara parsial dari masing-masing variabel ditemukan pengaruh yang signifikan sebesar 0. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart pada komponen lokasi. every day low price tidak berguna jika itu didengungkan dalam iklan dan promosi saja oleh karena itu di dalam gerai Indomaret dan Alfamart pada saat konsumen berbelanja hal tersebut benar-benar terbukti.05). pelayanan. harga. sedangkan pada kenyamanan berbelanja sebesar 0. harga dan promosi sedang pada komponen kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ix ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. 3. promosi. harga. x DAFTAR ISI Halaman . 2. dan pelayanan sebesar 0. promosi.791 berada diatas level of significance yang digunakan (α =0.000 yang menunjukan tolak Ho di bawah level of significance yang digunakan (α =0.05. kelengkapan produk yang ditawarkan.05) sehingga tolak Ho. Saran yang diberikan dalam penelitian ini diantaranya: 1. Minimarket Indomaret dan Alfamart harus dapat mengendalikan biaya-biaya. Penelitian ini dilakukan pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di Komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan rumus literasi sehingga diketahui sampel dalam penelitian ini sebesar 100 responden. promosi. 5.Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. 6. dan kenyamanan berbelanja yang mempengaruhi pembelian. harga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart serta untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart terhadap lokasi. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart terhadap lokasi. Untuk meneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja pada minimarket Indomaret dan Alfamart. promosi. pelayanan.

................................................................................................................................................................................................................................................................................................................6 Sistematika skripsi ............1................................1...........2...............................................1 Latar Belakang .......................9 Promosi dan iklan .........51 BAB III METODE PENELITIAN ...............49 2..................................52 3......................................................................................................5 Penegasan istilah........5 1...........................................................10 xi 2...........................................................................................1 Landasan teori.................................................................................................... i PERSETUJUAN PEMBIMBING..2 Persepsi ................................23 2..................................10 2...........................................................................................................3 Gerai dan peritel.........................................................1 Hasil penelitian.............................HALAMAN JUDUL...........................1.......2 Populasi.......................................................1 Perilaku Konsumen..........18 2.................................. v KATA PENGANTAR ......45 2....1 1...................................35 2....1 1.........................................6 1.60 4......................................................1.....................8 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS ........................1 Kerangka berfikir ......1 Lokasi dan objek penelitian ..............................................60 4.......................5 Waralaba ............................................................................................4 Variabel Penelitian ...............6 Lokasi ......................................................... iii PERNYATAAN.16 2................65 xii ..........................4 Manfaat Penelitian ................11 Pelayanan minimarket..........................................................1 Gambaran Umum tempat penelitian...................................................5 Metode Analisis data ..........1.......................................................................................2 Karateristik responden........................................................................................................1...................................... vi SARI.......2....................................................................................................................................................................................4 Minimarket .............................................................................................3 Tujuan Penelitian ...........................2 Kerangka berfikir dan Hipotesisi .............1...........5 1.................................30 2..........................................52 3............................................................................3 Sampel ...........10 Atmosfer dalam gerai ........1..........................................................................1.... iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN............................. ii PENGESAHAN KELULUSAN.............................49 2..52 3.............8 Harga....55 3.................................................. xvii BAB I Pendahuluan ................36 2............................57 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN....... viii DAFTAR ISI .........................................7 Kelengkapan produk yang dijual ..............60 4.x DAFTAR TABEL..........................42 2........2 Rumusan Masalah.................4 1........................................................................................................................................1........................ xiii DAFTAR GAMBAR .................21 2.........................1..........1...............................................................24 2..................... xvi DAFTAR LAMPIRAN.................2 Hipotesis....................................................................52 3....................................................10 2.........................

.... 88 Tabel 35 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Afamart ....................................................................................................................................................................................................................... 67 Tabel 6 Kemudahan memperolah transportasi umum menuju Indomaret ................... 82 Tabel 26 Penataan ruang Indomaret yang nyaman ..................................................................................4 Pembahasan ................................................... 65 Tabel 3 Karateristik responden menurut jumlah pendapatan.... 73 Tabel 14 Keterjangkauan harga di Indomaret....109 4......................... 77 Tabel 19 Logo Indomaret pada tas dan sovenir ................. 85 Tabel 31 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di Indomaret.......................3 Deskripsi Variabel penelitian .......................................................................................... 83 Tabel 27 Disain eksternal ciri khas Indomaret.............................. di Indonesia ...............................................119 5...................................................................................................................... 81 Tabel 25 Jumlah keranjang belanja di indomaret cukup................................................ 87 Tabel 34 Jarak yang di tempuh menuju Alfamart........... 89 ................ 66 Tabel 5 Jarak yang di tempuh menuju Indomaret........... 75 Tabel 17 Keterlihatan logo Indomaret .....4...........................2 Saran.................. 71 Tabel 12 Produk yang dI jual Indomaret tidak kadaluwarsa............................................................................................................................................... 85 Tabel 30 Kesigapan dan keramahan pegawai Indomaret........................................................... 65 Tabel 4 Karateristik responden menurut usia...........119 5............................... 71 Tabel11Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret .....121 xiii DAFTAR TABEL Tabel 1 Pangsa pasar hipermarket................................................................................................... 69 Tabel 9 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Indomaret..................................... 87 Tabel 33Tidak ada antrian di meja kasir Indomaret........... supermarket... minimarket........... 86 Tabel 32Jam buka Indomaret pukul 07............................. 78 Tabel 21 Informasi produk dan harga baru Indomaret.....119 DAFTAR PUSTAKA .............................................113 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.................................................................................... 74 Tabel 16 Harga di pasaran sama dengan di Indomaret ....................................................................................... 76 Tabel 18 Disain dan warna logo Indomaret ..............120 LAMPIRAN............................ 77 Tabel 20 Kupon undian dan hadiah langsung Indomaret...................... 72 Tabel 13 Penataan produk di Indomaret ............................................. 80 Tabel 23 Jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret .............................. 79 xiv Tabel 22 Fasilitas kartu keanggotaan Indomaret ...................................................... 68 Tabel 8 Ketersediaan produk di Indomaret.......................................................................................................... 84 Tabel 29 Seragam pegawai Indomaret........................................68 Tabel 7 Luas lahan parkir Indomaret ...................... 80 Tabel 24 Fasilitas di Indomaret................................................................ 74 Tabel 15 Potongan harga di Indomaret ................................................................................................................................. 70 Tabel 10 Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Indomaret.21 Tabel 2 Karateristik responden menurut jenis kelamin.................. 83 Tabel 28 Letak pintu masuk dan keluar Indomaret.......................................................1 Kesimpulan..........................00 wib......... pasar tradisional.............

...........102 Tabel 54 Jumlah keranjang belanja di Alfamart cukup ............................ 99 Tabel 49 Kupon undian dan hadiah langsung Alfamart.............................................112 Tabel 66 Perbanndingan persepsi konsumen ........................................................................................................ 90 Tabel 38 Ketersedian produk yang baru di iklankan di Alfamart...................................109 Tabel 64 Perhitungan skor Indomaret dan Alfamart.............................. 33 Gambar 9 Kategori produk ...........106 Tabel 60 Menerima pemesanan belanja lewat telpon di A alfamart...................................112 xvi DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1 Perilaku berbelanja..........................................................................................00 wib..............Tabel 36 Luas lahan parkir Alfamart .........................................100 Tabel 450 Informasi produk dan harga baru Alfamart.. 107 Tabel 61 Jam buka Alfamart pukul 07....................................... kerugian waralaba.................................................. 30 Gambar 8 Pertimbangan dalam penyediaan marchendise ...........................................................104 Tabel 57 Letak pintu masuk dan keluar Alfamart..................... 95 Tabel 44 Potongan harga di Alfamart ............ 15 Gambar 3 Proses pemilihan toko ....... 37 Gambar 11 Tujuan memberi suasana dalam gerai .................................................................................................... 93 Tabel 41 Produk yang di jual Alfamart tidak kadaluwarsa....................................................... 24 Gambar 6 Analisis area perdagangan........... 26 Gambar 7 Tiga tingkat analisis lokasi pengecer ....................................................... 96 xv Tabel 45 Harga di pasaran sama dengan di Alfamart ................................................................................................................................................ 90 Tabel 37Ketersediaan produk di Alfamart..... 12 Gambar 2 Proses keputusan pembelian ...............................................104 Tabel 56 Disain eksternal ciri khas Alfamart...................................................................................................................................................................................................... 94 Tabel 43 Keterjangkauan harga di Alfamart............100 Tabel 51 Fasilitas kartu keanggotaan Alfamart .................. 34 Gambar 10 Teori komunikasi ................ 92 Tabel 40 Ketepatan waktu tiba produk yang di pesan konsumen Indomaret ..............................................106 Tabel 59 Kesigapan dan keramahan pegawai Alfamart...........................105 Tabel 58 Seragam pegawai Alfamart............................................................................................................................103 Tabel 55 Penataan ruang Alfamart yang nyaman ............................................................................... 97 Tabel 46 Keterlihatan logo Alfamart ............................. 91 Tabel 39Pilihan dan jumlah produk yang disediakan Alfamart....................................................................................................................................102 Tabel 53 Fasilitas di Alfamart.............................................. 42 ...107 Tabel 62 Tidak ada antrian di meja kasir Alfamart...................................................................................101 Tabel 52 Jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart ................................................................................. 98 Tabel 48 Logo Alfamart pada tas dan sovenir .................... 94 Tabel 42 Penataan produk di Alfamart .........................108 Tabel 63 Perhitungan rata-rata prosentase ................................................. 98 Tabel 47 Disain dan warna logo Alfamart ..............110 Tabel 65 Deskrifsi variabel persepsi konsumen............................................................................................................................ 16 Gambar 4 Perang antar saluran ..................................... 22 Gambar 5 Keuntungan.........

..................................................................................Gambar 12 Tampilan toko ....................... Banyak sekali perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan dengan cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada dan berusaha menerapkan strategi pemasaran yang tepat dalam rangka menguasai pasar.................. ................................1 Latar belakang Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dan kelompok mendapat apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu atau kelompok lainya (Irawan............111 xvii DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Angket penelitian ..................................................................................140 1 BAB I PENDAHULUAN 1........ dimana kegiatan tersebut sangat tergantung pada perusahaan atau pedagang dengan bermacam atribut melalui harga.............. pelayanan umum... Penguasaan pasar merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang di lakukan oleh pengusaha untuk mempertahankan hidupnya..........................137 Lampiran 5 Surat ijin penelitian.............. 47 Gambar 15 skala likert .................................................................................... Hal tersebut bisa di capai oleh suatu perusahaan melalui 2 upaya menghasilkan dan menyampaikan barang serta jasa yang diinginkan konsumen.........138 Lampiran 6 Surat keterangan telah melakukan penelitian . lokasi dan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan untuk membeli (Engel...... 45 Gambar 14 Kerangka berfikir ...................................................121 Lampiran 2 Hasil perhitungan SPSS........127 Lampiran 3 Data tabulasi penelitian .............................. produk.2001:10)................... Memilih toko adalah proses interaksi antara strategi pemasaran pengecer dan karateristik individual dan situasional dari pembeli proses ini di gambarkan oleh diagram keputusan pembelian pada umumnya...................131 Lampiran 4 Perhitungan skala likert .... 1995:251).............................................. berkembang dan mendapatkan laba semaksimal mungkin...... 43 Gambar 13 Unsur barang atau jasa yang di beli konsumen ....................................................... Dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa konsep paling penting mendasari pemasaran adalah menyangkut keinginan manusia dan merupakan kebutuhan manusia yang di bentuk oleh kultur serta kepribadian individu Di era globalisasi sekarang ini kegiatan bisnis khususnya pemasaran dari waktu ke waktu semakin meningkat......... Syarat yang harus di penuhi oleh suatu perusahaan agar dapat sukses dalam persaingan adalah berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan dengan membuat citra yang baik di mata pelanggan itu sendiri yang nantinya akan menimbulkan loyalitas yang berkelanjutan................

Atribut yang menyolok atau determinan biasanya masuk dari kategori berikut ini : (1) lokasi. 1997: 165). Namun kenyataanya bahwa meski minimarket memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama satu dengan yang lainya. produk. untuk itu peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian perbandingan persepsi konsumen toko tersebut mengapa hal tersebut dapat mempengaruhi penjualan padahal keduanya memiliki strategi pemasaran yang hampir sama dan pelayanan yang hampir .Karateristik individual seperti gaya hidup menyebabkan pandangan umum tentang aktivitas yang terlibat dalam perilaku berbelanja dan pencarian.000 ritel di Indonesia. Namun di sini peneliti hanya mengambil enam komponen yang paling utama. Para pengecer mempengaruhi aktifitas ini dengan strategi iklan dan promosi. Dengan kata lain. seperti Indomart dan Alfamart yang biasanya berdampingan (Tajwini.1995: 252). Citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk akhir atau pembelian merek. karena menenurut the use multiatribut attitude model in store image study journal of ritailing para pelanggan potensial yang diminta memilih sepuluh daftar atribut yang ada memilih keenam komponen yang dirasa memiliki pengaruh paling besar dalam menilai citra toko yaitu lokasi. Market share yang berbeda jauh menurut survei AC Nielsen tahun 2005. Konsumen memilah-milah atau membanding-bandingkan karateristik toko yang di rasakan dengan kriteria evaluasi dari pelanggan inti. Secara teoritis keputusan pembelian yang di lakukan konsumen terhadap barang yang di tawarkan sangat di pengaruhi harga. harga. 3 (4) iklan dan promosi. dan kenyamanan berbelanja .kontan. (5) personel penjualan. tiap pangsa pasar konsumen berbelanja akan memiliki suatu citra dari berbagai toko. Rofian. (3) harga. (6) atribut fisik toko. kelengkapan produk yang ditawarkan. Sedangkan menurut penelitian salah satu tabloid bisnis Kontan di kawasan Bekasi Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 33%. pelayanan. lokasi perusahaan atau toko (Kotler. Penguasaan pangsa pasar 4 sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor dua setelah Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35% (http://www. Majalah marketing: 2004). Kecuali jika faktor-faktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel.co. Penguasaan pangsa pasar sebesar itu mendudukkan Alfamart pada posisi nomor empat setelah ritel-ritel yang lain sedangkan Indomaret milik Grup Salim yang menguasai market share sebesar 35%. pelayanan. maka pilihan akan bersifat kebiasaan. (8) atmosfer toko dan (9) pelayanan dan kepuasan setelah transaksi (Engel. promosi.id).1995:157). dari total 5.. Proses pemilihan toko tertentu merupakan fungsi dari karateristik konsumen dan karateristik toko. (2)sifat dan kualitas pengamanan.3%. Jika pengalaman masa lalu memuaskan. Alfamart mampu menguasai pangsa pasar sebesar 12. kenyataananya dapat memiliki penjualan yang berbeda. Karateristik pembeli juga mempengaruhi citra toko. (7) sifat pelanggan toko.

penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan cakrawala berfikir dalam pengembangan wawasan dalam mempelajari segala perilaku produsen yang berhubungan dengan bagaimana memuaskan keinginan konsumen yang menjadi sasaran. apakah yang membuat berhasil mewujudkan kesan yang baik pada pelanggan dan pada ahirnya akan memudahkan meraih konsumen.sama juga adakah perbedaan pada keduanya yang pada ahirnya mempengaruhi citra toko dari kacamata konsumen.2 Permasalahan Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka identifikasi masalah pada penelitian ini adalah: 1. penelitian ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai perbedaan strategi pemasaran Indomaret dan Alfamart dari kacamata konsumen.4 Kegunaan penelitian 1. bahwa penelitian ini dapat di gunakan untuk menambah pengetahuan dan untuk meneliti lebih lanjut dengan menggunakan variabel lain. Kegunaan praktis a) Bagi pelaku usaha ritel hasil penelitian ini bermanfaat sebagai evaluasi dan pengamatan aktivitas konsumen atau perilaku konsumen terhadap toko ritel. sehingga produsen dapat mengetahui apa saja yang di gunakan konsumen dalam membuat pertimbangan keputusan pembelian. Untuk mengetahui seberapa besar tingkat perbandingan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 1. Berapakah besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 5 1. . penelitian ini bermanfaat untuk sarana pengembangan ilmu penetahuan. 6 b) Bagi konsumen. Dari gambaran di atas penulis memilih judul dalam penelitian ini adalah “ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET DENGAN ALFAMART DI KOMPLEK CAHAYA KEMANG PERMAI KECAMATAN PONDOK GEDE KOTA BEKASI”. Kegunaan teoritis a) Bagi pembaca. b) Bagi peneliti lain. 2. c) Bagi penulis. Untuk mengetahui adakah perbedaan persepsi konsumen Indomaret dan Alfamart yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen 2. 1. Adakah perbedaan persepsi antara konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi ? 2.3 Tujuan penelitian Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah : 1.

Kelengkapan produk yang di tawarakan (merchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko (produk berbasis makanan.1996:95). Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www. 5. 1976:84). persamaan (beberapa benda atau perkara) ( WJS Poerwodarminto.co. dan menginterpretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. 2005:135). Lokasi Berhubungan dengan pemilihan dan penggunaan spesialisasi pemasaran perdagangan perantara dan transportasi serta 7 penyimpanan pergudangan untuk melengkapi para pelanggan target dengan kegunaan waktu tempat dan pemilikan kemanfaatan yang tercipta melalui penyediaan produk di tempat yang di kenali konsumen (Amin wijaya tunggal. barang kebutuhan rumah.1. dan agar menjadi jelas dan tidak terjadi salah tafsir terhadap judul tersebut.id). 1996:103). mengorganisasikan. 3. 2.sinarharapan. Persepsi Persepsi adalah suatu proses dengan mana seseorang.5 Penegasan istilah Untuk memudahkan pemahaman dalam penelitian. 2004: 102). dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atu perusahaan ritel (Hendri Ma’aruf. pakaian.1996:123). menyeleksi. 8. maka perlu adanya penegasan istilah-istilah dalam judul tersebut di atas yaitu : 1. Promosi Adalah mengkomunikasikan informasi antara penjual dan pembeli untuk mempengaruhi sikap dan perilaku. Harga Adalah apa yang dibayar seseorang untuk apa yang di . dan lain-lain atau kombinasi) untuk di sediakan dalam toko pada jumlah. Menginformasikan. 6. waktu. 7. Pelayanan Adalah segala hal pengeluaran industri yang di keluarkan industri yang mendukung operasi suatu perusahaan kegiatan tidak berwujud intangible yang secara terpisah bisa di identifikasikan berfungsi memuaskan keinginan serta tidak terikat kepada penjualan suatu produk atau jasa lain (Amin Wijaya Tunggal. 4. produk umum. membujuk dan atau mengingatkan para 8 pelanggan target pada perusahaan dan bauran pemasaranya (Amin Wijaya Tunggal. Perbandingan Perbandingan artinya pertimbangan.

karateristik lokasi yang baik. halaman motto dan persembahan. kata pengantar. Bagian skripsi BAB I : PENDAHULUAN 9 Meliputi : alasan pemilihan judul. pengertian minimarket. BAB III : METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab in diuraikan tentang populasi. karateristik pelayanan yang baik. metode analisis data. Bagian awal skripsi Bagian awal skrisi terdiri dari halaman judul. cara-cara yang menarik konsumen dengan promosi.perolehnya nilainya dinyatakan dalam mata uang (Amin Wijaya Tunggal.sampel. tujuan penelitian dan manfaat penelitian. 9.6 Sistematika skripsi 1.1. 1996:125). kelengkapan produk yang ditawarkan. penegasan istilah. BAB II : LANDASAN TEORI Dalam bab ini diuraikan tentang teori yang digunakan sebagai dasar pembahasan selanjutnya yaitu penertian perilaku konsumen. dan teknik.1996:97). Kenyamanan berbelanja (atmosfer dalam gerai) Adakah pengaruh yang timbul dari faktor-faktor yang khusus untuk waktu dan tempat tertentu dan tidak lepas dari karateristik konsumen dan objek (Amin Wijaya Tunggal. halaman pengesahan. Perusahaan berkepentingan dengan hampir setiap kegiatan manusia yang hanya . karateristik penentuan harga. harga. kenyamanan berbelanja. kelengkapan produk. daftar isi dan daftar lampiran. metode pengumpulan data. pelayanan.1 Perilaku konsumen a.1 Landasan teori 2. BAB IV : HASIL PENELITIAN BAB V : PENUTUP Dalam bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran BAGIAN AKHIR Bagian ini berisi tentang daftar pustaka dan lampiran 10 BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS 2. promosi. dan kenyamanan berbelanja) pada minimarket Indomaret dan Alfamart yang berlokasi di komplek Cahaya Kemang Permai Pondok Gede Bekasi. abstrak. 2. Dari keterangan diatas maka dalam penelitian ini di terangkan maksud tema dalam penelitian ini adalah mengenai pengukuran perbedaan persepsi yang ditentukan oleh keenam indikator (lokasi. 1. Pengertian perilaku konsumen Untuk memahami perilaku masyarakat dalam pembelian barang dan jasa tersebut di butuhkan studi tersendiri. permasalahan.

Pendekatan-pendekatan yang selama ini banyak digunakan untuk menyingkap sikap. emosional dan rasional (Hendri Ma’aruf. dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini (Engel dan Blackwell. kapan. 2005:51). 1994:3). baik itu keindahan. memakai. gengsi. Cara berfikir seorang konsumen bisa begitu kuat sehingga membuat perasaan seperti gengsi menjadi amat kecil bahkan hilang 12 Pada proses membeli suatu barang. mengkonsumsi dan menghabiskan produk. 1) Emosional Motivasi yang di pengaruhi emosi berkaitan dengan perasaan. Adapun definisi perilaku konsumen adalah tindakan langsung terlibat dalam mendapatkan. minat. baik individu maupun rumah tangga.dalam lingkup yang lebih terbatas. Tetapi kita akan sulit melihat dengan jelas . Dari definisi di atas dapat di ambil kesimpulan : 11 1) Perilaku konsumen menyoroti perilaku individu dan rumah tangga. dengan siapa. Menurut kotlert dan Amstrong yang di kutip oleh Simamora (2001:81) mengartikan perilaku konsumen sebagai perilaku pembelian akhir. Faktor indah atau bagus dan faktor gengsi akan lebih banyak pengaruhnya di bandingkan rasa iba atau marah saat berbelanja. dan perilaku konsumen mengansumsikan bahwa konsumen bersikap rasional dalam setiap keputusan pembelian. atau perasaan lainya termasuk rasa iba dan marah. 2) Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta tindakan dalam memperoleh. mengkonsumsi. Pada kejadian yang berbeda mungkin saja dominasi terjadi sebaliknya. Sementara di kejadian lain dapat saja kedua sifat berikut berimbang. Perilaku konsumen sangat komplek dan sulit di prediksi. 3) Mengetahui perilaku konsumen meliputi : perilaku yang dapat diamati seperti jumlah yang di belanjakan. Sifat Motivasi Pembelian Setiap konsumen mempunyai dua sifat motivasi pembelian yang saling tumpang tindih dalam dirinya. yang membeli produk untuk konsumsi personal. b. suatu sifat dapat mendominasi sementara sifat lainya sedikit berperan. dan bagaimana barang sudah dibeli dan dikonsumsi. umumnya para konsumen bukan dalam keadaan iba atau marah. oleh siapa. 2) Rasional Sikap belanja rasional di pengaruhi oleh alasan rasional dalam fikiran konsumen.

kunjungan ulang) Display tema Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Gambar 1: Perilaku berbelanja (David cook dan David Walters. pemasangan. pemasangan. kunjungan ulang) Display barang Area informasi dan petunjuk bagi konsumen Paska belanja (antaran barang. matahari pilihan barang banyak marchandise banyak Selama belanja Barang yang tersedia Harga menarik Cepat proses pembayaranya (antrian di kasir tidak terlalu panjang ) Selama belanja Daya tarik suasana internal Visual merchandising Fasilitas dalam gerai Pusat barang dan jasa Fasilitas kredit Paska belanja (antaran barang. evaluasi. Orientasi belanja adalah lebih mementigkan hal-hal fungsional Orientasi rekreasi lebih di pengaruhi oleh suasana . evaluasi. Perilaku di tempat belanja Menurut David cook dan David Walters dalam buku Hendri Ma’aruf (2005:53) menggambarkan perbedaan kedua jenis perilaku orang pergi berbelanja seperti dalam diagram berikut: Prabelanja (mencari dan memilih gerai) lokasi mudah di capai cukup parkir dekat dengan gerai lain pilihan marchandise pelengkap atau pengganti Prabelanja (mencari dan memilih gerai) bergengsi ada toko utama seperti hero. c. 2005:53) Perbedaan itu mempengaruhi perilaku sebelum belanja dalam proses belanja dan setelah belanja.apakah kedua sifat itu sedang berimbang pada seseorang.

telepon selular meningkatkan pasar hardware. kelebihan minimarket di banding warung biasa terletak pada penataan. kebersihan. merupakan pasar ritel yang besar karena perkembangan yang semakin pesat. 3) Faktor teknologi (a) Transfortasi pribadi. tetangga. mobil dan motor bertambah dari tahun ke tahun berikut kecangihan teknologinya yang bertambah dari tahun ketahun (b) Alat rumah tangga. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen Proses keputusan memilih barang atau jasa dan lain-lainnya itu di pengaruhi oleh faktor lingkungan dan faktor pribadi internal dalam dirinya sendiri. Budaya meliputi hal-hal yang dipelajari dari keluarga. (c) Peran dan status.li k 13 Kebanyakan konsumen di Indonesia yang berbelanja di gerai-gerai modern cenderung berorientasi “rekreasi”. teman. Minimarket yang merupakan contoh gerai modern yang mengalami pertumbuhan dengan cepat sebagai pertanda bahwa faktor rekreasi cukup kuat. (d) Behavior (tindak tanduk) 2) Faktor sosial 14 (a) Reference group adalah kelompok yang mempengaruhi anggotanya dalam membuat keputusan pembelian sesuatu barang atau jasa meskipun ada pengecualian pada sebagian orang. telah menjadi produk pemikat perorangan sejak puluhan tahun lalu. baik untuk dinikmati oleh diri sendiri maupun untuk keluarga. tiga hal tersebut memberi rasa yang berbeda antara minimarket dan toko biasa. (c) Audio visual.dan pendingin ruangan (AC). (b) Keluarga faktor ini juga penting dalam mempengaruhi dalam memilih suatu barang dan jasa. 1) Faktor budaya Budaya adalah faktor mendasar dalam pembentukan norma-norma yang dimiliki seseorang yang kemudian membentuk atau mendorong keinginan dan perilakunya menjadi seseorang konsumen. d. . peran seseorang di masyarakat atau di perusahaan akan mempengaruhi pola tindakanya dalam membeli barang dan jasa (di sebut berbelanja). dan tokoh-tokoh masyarakat yang meliputi: (a) Nilai-nilai adalah norma yang di anut masyarakat (b) Persepsi adalah cara pandang pada sesuatu (c) Prefensi adalah rasa lebih suka pada sesuatu dibandingkan dengan yang lainnya. guru. (d) Internet dan seluler kemajuan teknologi komputer pribadi.

info yang didapat kemudian dievaluasi sebelum akhirnya melakukan transaksi pembelian dan pada akhirnya ada perilaku pasca beli. Faktor yang membuatpersepsi berbeda-beda pada setiap fasilitas yang sama karena adanya perbedaan dalam otak kita yang terbatas. Ini terjadi pada proses keputusan membeli stimulus ekternal. Respon konsumen terhadap stimulus eksternal Perilaku konsumen pada akhirnya terlihat pada saat mereka memilih produk dan merek. 2004:104): Karateristik konsumen .1. dan berapa besarnya belanja mereka. Keputusan membeli Dalam membeli suatu barang atau jasa. yang selanjutnya konsumen mencari informasi tentang kebutuhanya. 2005:61) Pengertian stimulus adalah situasi yang menyebabkan munculnya kebutuhan dalam diri konsumen. f.2 Persepsi Persepsi adalah satu proses dengan mana seseorang menyeleksi. seorang konsumen akan melalui suatu proses keputusan pembelian. dan mengertepretasikan stimuli kedalam suatu gambaran dunia yang berarti dan menyeluruh (Bilson Simamora. mengorganisikan. mereka juga memilih gerai mana yang mereka kunjungi. Tidak saja terhadap produk dan 16 mereka. sehingga tidak mungkin semua stimuli tertampung. Stimulus kebutuhan mencari info evaluasi transaksi perilaku pasca beli Gambar 2: Proses keputusan pembelian (Berman dan Evan. Stimulus eksternal situasi konsumen respon konsumen Gambar 3: Proses pemilihan toko (Philip Kotler. 2) Proses kebutuhan terbatas sama dengan proses diatas tetapi terjadi secara lebih cepat dan kadang meloncati tahapan 3) Proses pembelian rutin keputusan pembelian yang terjadi secara kebiasaan sehingga proses pembelian sangat singkat saja begitu ada kebutuhan langsung di beli saja tanpa adanya pertimbangan.e. hal tersebut dipengaruhi oleh faktor personal dan faktor stimuli yang terdiri dari (Bilson Simamora. Terdapat tiga proses keputusan pembelian: 15 1) Proses keputusan panjang untuk barang yang durable menurut Berman dan Evan dalam buku Hendri Ma’ruf (2005:61). 2004:102). 1997:153) Bagan diatas sangat berkaitan dengan proses pemilihan toko mana yang akan di kunjungi konsumen dengan berbagai pertimbangan diatas. 2. kapan mereka berbelanja.

lebih mungkin untuk mendapat perhatian “ hal tersebut dapat diciptakan melalui: (a) Ukuran yang berbeda-beda (b) Warna yang paling mencolok dari yang lain (c) Posisi (d) Keunikan 3) Faktor pengorganisasian Orang cenderung membuat keteraturan untuk hal-hal yang tidak teratur.Lingkungan Ekonomi Budaya Sosial teknologi Pemasaran Marchandise Harga Lokasi Iklan Atmosfer service Proses keputusan pembelian Pilihan produk atau merek Pilihan gerai Timing berbelanja Besarnya belanja 17 1) Faktor persnal yang terdiri dari: (a) Pengalaman masa lalu (b) Kebutuhan saat ini (c) Pertahanan diri (d) Adaptasi 2) Faktor stimulus Karateristik stimulus memegang peranan penting dalam merebut perhatian konsumen seperti hukum kontras yang dikemukakan Weber yaitu “ yang lain dari sekelilingnya. adapun pengorganisasian stimuli dilakukan dalam tiga bentuk diantaranya: (a) Figur dan latar belakang (b) Pengelompokan (c) Peyelesaian masalah 18 Sedang yang biasanya mengganggu persepsi seseorang adalah .

yaitu dalam arti konsumen datang ke gerai untuk melakukan transaksi berbelanja dan membawa pulang barang atau menikmati jasa.. Warung biasanya berupa bangunan sederhana yang permanen (tembok penuh) semi permanen (tembok setinggi 1 meter di sambung papan sebagai dinding).2005:71). konsep one stop shopping mulai dikenal pada dasawarsa 1980-an yang kemudian menjadi popular awal 1990-an. Perusahaan perdagangan ritel besar dapat memiliki format bervariasai dari yang terbesar (perkulakan) hingga yang terkecil atau minimarket ( Hendri Ma’ruf. dan adanya pramuniaga profesional. Gerai-gerai dari peritel kecil terdiri atas dua macam. arti modern di sini adalah penataan barang menurut keperluan yang sama di kelompokan di bagian yang sama yang dapat dilihat dan diambil langsung oleh pembeli. atau dinding kayu seutuhnya. 2005:71). orang kadang enggann mendengarkan informasi keseluruhan tapi langsung kekesimpulan 5) Efek halo (aura merek) 2.3 Gerai dan peritel Peritel atau pengecer adalah pengusaha yang menjual barang atau jasa secara eceran kepada masyarakat sebagai konsumen (Hendri Maaruf. Modernisasi bertambah meluas pada dasawarsa 1970-an. selama 10 tahun sampai 2002. 1). yaitu gerai modern dan tradisional.1. Gerai tradisional Adalah gerai yang telah lama beroperasi di negeri ini berupa: warung. toko. Istilah pusat belanja mulai popular di gunakan untuk mengganti kata one stop shopping . mulai dari satu gerai hingga beberapa gerai. telah tumbuh 1 juta warung yang kebanyakan di luar kota dengan omzet rata-rata Rp 100. Gerai dalam segala bentuknya berfungsi sebagai tempat pembelian barang dan jasa. baik dalam arti gerai besar maupun dalam arti mempunyai gerai besar dan 19 sekaligus gerai kecil. 2004:105): 1) Penampilan fisik dengan kata lain persepsi kualitas melebihi realitas 2) Stereotype mengurangi I objektifitas seseorang dalam menginterpretasikan stimuli sehingga persepsi menjahui realitas 3) Kesan pertama 4) Loncat ke kesimpulan. Peritel besar adalah peritel berbentuk perusahaan yang melakukan kegiatan perdagangan ritel dalam skala besar. Menurut penelitian AC Nilsen. Banyak orang mulai beralih 20 ke gerai modern seperti pusat belanja ini untuk berbelanja. Supermarket mulai di perkenalkan pada dasawarsa ini . penggunaan alat pendingin udara.(Bilson Simamora. Macammacam .000 per hari. 2). Peritel perorangan atau peritel kecil memiliki jumlah gerai bervariasi. Gerai modern mulai beroperasi awal 1960-an di Jakarta . dan pasar.

Sedang menurut Hendri ma’aruf (2005:76) yang di sebut minimarket biasanya luas ruanganya adalah antar 50 m2 sampai 200 m2 serta berada pada lokasi yang mudah dijangkau konsumen. Luas ruang minimarket adalah antar 50 m2 sampai 200 m2.7% 20.1% Pasar trdisional 79.6% 5. dan luas ruangan.sinarharapan.3 Minimarket Minimarket adalah toko swalayan yang hanya memiliki satu atau dua mesin register (http// www.id). tetapi berbeda dalam hal harga.1% Minimarket 3.gerai modern diantaranya (Philip Kotler.6% 4. dengan mini market.4% 4. 2. Convenience store ada yang dengan luas ruangan antara 200 m2 hingga 450 m2 dan brelokasi di tempat yang setrategis.8% 74.supermarket. Mini market mengisi kebutuhan masyarakat akan warung yang berformat modern. d) Factory outlet e) Distro f) Supermarket: mempunyai luas 300-1100 m2 yang kecil sedang yang besar 1100-2300 m2 g) Perkulakan atau gudang rabat h) Super store: adalah toko serba ada yang memiliki variasi barang lebih lengkap dan luas yang lebih besar dari super market 21 i) Hipermarket: luas ruangan di atas 5000 m2 j) Pusat belanja yang terdiri dua macam yaitu mall dan trade center. perilaku konsumen yang menyukai tempat belanja bersih. belanja sedikit di tempat yang dekat dan nyaman terpenuhi. sejuk. dengan harga yng lebih mahal dari harga minimarket.2% 21.5% 20. Desember .8% Sumber: sisipan bisnis Indonesia “ arah bisnis dan politik”.9% 74. b) Convenience store: gerai ini mirip minimarket dalam hal produk yang dijual.1997:337-339): a) Minimarket terjadi pertumbuhan sebanyak 1800 buah selama 10 tahun sampai 2002. c) Special store: merupakan toko yang memiliki persediaan lengkap sehingga konsumen tidak perlu pindah toko lain untuk membeli sesuatu harga yang bervariasi dari yang terjangkau hingga yang mahal. pasar tradisional di Indonesia: 2000 2001 2002 2003 Hipermarket & supermarket 16.1. minimarket.9% 73.co.dan lokasi. dan tertata rapi membuat minimarket menjadi lebih unggul dari warung dan toko. jam buka. Tabel 1: Pangsa pasar Hipermarket.

Perusahaan yang pertama kali menggunakan format minimarket sebagai strategi bisnis di Indonesia adalah PT.kontan-online.com Inc: 2004). 2. antarformat: Pasar tradisional Toko Minimarket SupermarkeSupermarket t Hypermarket Hypermarket Warung Warung Toko Minimarket Convinience store 23 Gambar 4: Perang antar saluran (Hendri Ma’aruf. 22 Bandung. Bogor.di Indonesia format-format gerai modern mengikuti format gerai dari mancanegara. Semarang dan Surabaya. Perusahaan lain yang juga mengoperasikan minimarket adalah Alfaria Trijaya yang pada tahun 2004 telah memiliki 923 gerai dengan nama alfamart dan merencanakan mengembangkan menjadi 1800 unit di seluruh Indonesia tahun 2005 (http//www. Persaingan antar gerai dan dari format yang berbeda telah muncul.kontan-online.4 Waralaba (francise) Perdagangan eceran dalam gerai modern berukuran kecil (200m2) . Indomarco merencanakan mendirikan 600 toko lagi di tahun 2005 (http//www. Pada ahir tahun 2003 jumlah gerai indomaret 796 unit di Jabodetabek. ini lebih terasa ketika supermarket besar di buka di sebuah kota atau pun kabupaten yang memunculkan persaingan langsung dengan toko-toko lama. berikut gambar persaingan antar perusahaan. Persaingan telah membuat pengecer berfikir tentang format . Indomarco Prismatama yang pada tahun 1988 mendirikan minimarketnya yang pertama. Di Jabotabek persaingan antar gerai tradisional dengan gerai modern masih berlangsung meski dengan kecendrungan peralihan selera belanja konsumen pada gerai modern yang meningkat. istilah lain dari chain store adalah multiples.1. istilah yang di pake di Inggris. dari negara AS yang paling banyak di ikuti. Persaingan minimarket telah memunculkan peritel-pertel kecil dengan satu atau beberapa gerai .com Inc: 2004). Minimarket yang masuk dalam kelompok seperti alfamart dan Indomaret baik yang dimiliki perusahaan atau yang waralaba atau hanya operasional saja tergolong sebagai chain store yaitu toko atau gerai yang terhimpun di bawah satu nama dengan sistem yang sama termasuk dalam kegiatan pemasaranya.2003.2005:87) Dari gambaran persaingan diatas dapat dilihat peluang untuk merubah warung dan toko menjadi minimarket.

ia juga mendapat bantuan dari pewaralaba dalam hal 24 persiapan gerai. Pemilik merek disebut franchishor ( Pewaralaba) dan pihak kedua tadi di sebut sebagai franchisee (terwaralaba). pasokan barang.atau lebih kecil dengan sistem waralaba di indonesia dimulai dengan munculnya antara lain seperti Indomaret dan Alfamart khususnya dalam wujud minimarket. pelatihan. promosi. dan lain-lain yang di perjanjikan. 2005:90). produk dan sistem operasioal dengan pihak kedua berupa pemberian izin pemakaian merek. • Pengguna merek yang sudah dikenal masyarakat • Kegiatan pemasaran yang luas bisa sampai tingkat nasonal Kerugian : Pewaralaba Terwaralaba • Kurang pengawasan sehari-hari • Reputasi rawan cacat oleh perilaku beberapa terwaralaba . produk. Secara ringkas pengertian waralaba adalah hubungan bisnis antara pemilik merek. Terdapat keuntungan dan problem potensial dalam berbisnis waralaba yang perlu diketahui oleh peminat waralaba dan oleh pemberi hak waralaba sebagaimana di tampilkan dalam tabel berikut: Keuntungan : Pewaralaba Terwaralaba • Peluang pertumbuhan tinggi • Tidak memerlukan modal besar • Para terwaralaba menjadikan para pemilik pewaralaba bersenangat • Baya pengawasan rendah • Pewaralaba masih mungkin memiliki sendiri gerai yang di operasikan sendiri • Peluang go internasional • Cara mudah melakukan tes pasar atau pengembangkan pasar • Mempertahankankemandirian • Reward sejalan dengan performen • Resiko pendirian usaha baru sedikit • Pinjaman dana mudah di peroleh • Adanya bantuan persiapan dan pengoprarsianya. selain terwaralaba berhak menggunakan merek. sistem operasional dalam jangka waktu tertentu (Hendri Ma’aruf.

1.• Motivasi terwaralaba hanya bersikap jangka pendek • Seorang terwaralaba menjadi terlalu kuat sehingga terjadi terwaralaba dalam terwaralaba • Realisasi laba dan omzet mungkin tidak sesuai harapan • Berpeluang terjadi penlakan terhadap peraturan pewaralaba • Pemasok lain menawarkan dengan harga yng lebih rendah • Masih diharuskan membayar fee untuk marketing meski telah bersil menghmpun sejumlah konsumen loyal • Ketika omzet meningkat fee juga meningkat Gambar 5: Keuntungan dan problema potensial bagi pewaralaba dan terwaralaba ( MC Goldrick. langkah pertama adalah mempelajari suatu area agar investasi yang di tanamkan dapat menguntungkan. dan sama-sama punya setting atau ambience yang bagus. yaitu wilayah perdagangan 26 utama. Sebaliknya. wilayah perdagangan sekunder.5 Lokasi Lokasi adalah faktor yang sangat penting dalam bauran pemasaran ritel (ritail marketing mix). a. dan wilayah tambahan jika di gambarkan akan terlihat pada gambar berikut: Wilayah perdagangan primer toko . pada lokasi yang tepat. Suatu wilayah yang berpenduduk banyak yang berpenghasilan cukup besar adalah traiding area yang menarik banyak pengecer. wilayah yang dijadikan sebagai ajang penjualan oleh suatu toko dapat dibagi menjadi tiga bagian. oleh pramuniaga yang sama banyak dan terampil. meskipun keduanya menjual produk yang sama. Area perdagangan adalah suatu wilayah dimana beberapa perusahaan menjual barang atau jasa secara menguntungkan. Analisis area perdagangan (trading area analisis) Sebelum suatu toko atau pusat perbelanjaan didirikan. wilayah lain yang berpenghuni sedikit yang berpenghasilan tidak banyak adalah traiding area yang kurang menarik karena hanya akan menunjukan satu atau dua gerai ritel saja. Keputusan mendirikan gerai besar atau kecil tergantung pada keadaan traiding area yang dilayani. sebuah gerai akan lebih sukses di banding gerai lainnya yang berlokasi kurang strategis. luas suatu traiding area dapat bervariasi pada jenis gerai.hal 52 ) 25 2.

wilayah perdagangan primer akan lebih kecil daripada wilayah perdagangan primer gerai besar.1995:243): a) Besarnya populasi dan karateristiknya Jumlah pendudukdan kepadatan pada suatu wilayah menjadi faktor dalam mempertimbangkan suatu area perdagangan ritel. Untuk membuka gerai di suatu lokasi baru. fluktuasi karena faktor musiman. perdagangan. potensi pertumbuhan.Wilayah perdangan sekunder pembeli Wilayah perdagangan tambahan Gambar 6: Analisis area perdagangan (Hendry Ma’aruf.dan wilayah tambahan. akses pada masing-masing lokasi. yaitu tingkat administrative dan lapangan hingga manajemen trainee dan manajerial.dan biaya-biaya terkait. d) Ketersediaan tenaga kerja 28 Tenaga kerja yang perlu diperhatikan adalah pada semua tingkat. kualitas produk yang terjaga. peluang kepemilikan . e) Situasi persaingan Penting mengenali jumlah dan ukuran pada peritel di suatu wilayah.2005:117) Informasi itu dipakai untuk memberi gambaran batas geografis tentang wilayah utama. biaya pengiriman. Informasi itu pula yang memberi gambaran seperti (Sumber: Hendri Ma’aruf. g) Ketersediaan lokasi toko Faktor bagi suatu area perdagangan dan hal-hal yang terkait dengan lokasi adalah: jumlah lokasi dan jenisnya. c) Basis ekonomi Industri daerah setempat.sekunder. f) Fasilitas promosi Adanya media massa seperti surat kabar dan radio akan memfasilitasi kegiatan promosi peritel. b) Kedekatan dengan sumber pemasok Pemasok mempunyai pengaruh pada peritel dalam hal kecepatn penyediaan. dan lain-lain. 2. dan fasilitas keuagan di daerah sekitar yang harus diperhatikan peritel. Toko kecil akan lebih terbatas lagi wilayah perdagangan primernya. daftar berikut ini dapat dimanfaatkan untuk mengetahui potensi yang tersedia (James F Engel. 2005:117): a) Frekuensi orang-orang dari wilayah geografis yang berbeda melakukan belanja mereka. c) Konsentrasi kepemilikan kartu belanja Sedangkan bagi toko berukuran menengah. 27 b) Besar belanja rata-rata pada toko oleh orang-orang yang berasal dari suatu wilayah tertentu dalam area perdagangan dimaksud. pembatasan zona. .

a) Lalulintas pejalan kaki Untuk mendapatkan informasi: 29 (1) Jumlah pria dan wanita yang melintas (anak-anak usia tertentu kebawah tidak dihitung). g) Penilaian keseluruhan Penilaian keseluruhan atau overall rating perlu dilakukan berdasarkan faktor-faktor diatas agar dapat menentukan pilihan lokasi lebih tepat. d) Trasportasi umum Transportasi umum yang banyak melintas di depan pusat perbelanjaan atau pertokoan akan memberi daya tarik yang lebih tinggi karena bentuk konsumen dengan mudah langsung masuk ke areal perbelanjaan 30 e) Komposisi toko Seorang peritel hendaknya jika ingin membuka toko harus mempelajari lebih dulu toko-toko apa saja yang ada disekitarnya. dan kemacetan akan menjadi nilai tambah atau nilai kurang bagi pelangan itu menjadi perhatian penting seorang pemasar. siang. (4) Proporsi orang yang berkunjung dari total yang melintas b) Lalu lintas kendaraan Informasi tentang jumlah dan karakteristik mobil-mobil yang melintas. kondisi jalan. karena toko yang saling melengkapi akan menimbulkan sinergi.h) Hukum dan peraturan Hukum dan peraturan perlu di perhatikan khususnya jika terdapat perda atau peraturan daerah yang tidak terdapat di daerah lain 3. f) Letak berdirinya gerai Letak berdirinya gerai sering kali dikaitkan dengan visibility (keterlihatan). . sore. (2) Jumlah orang yang melintas pada pagi. dan malam atau menurut jam (3) Proporsi potensi konsumen (prentase pembelanjaan dari orang yang melintas). Beberapa faktor yang harus di pertimbangkan dalam letak atau tempat gerai yang akan di dirikan atau dibuka. pertokoan atau pusat perbelanjaaan yang memiliki fasilitas parkir yang memadai dapat menjadi pilihan yang lebih baik bagi peritel dibandingkan dengan pertokoan dan pusat belanja yang fasilitas perbelanjaan yang fasilitasnya tidak memadai. c) Fasilitas parkir Untuk kota-kota besar. faktor lebar jalan. yaitu mudah terlihatnya toko dan plang namanya oleh pejalan kaki dan pengendara mobil yang melintas di jalan.

Departement store. juga motivasi konsumen paling penting diketahui. atau lain sebagainya agar tidak menimbulkan ketimpangan. Hal-hal yang berkaitan dengan manajemen marchandise adalah: a) Target market Untuk pengelolan marchandise yang optimal. perumahan kelas menengah mempunyai selera yang berbeda dengan perumahan kelas atas. dan keuangannya. 9 februari 2003) Manajemen marchandise atau pengelolaan merchandise berkaitan dengan pembelian atau pembelanjaan. 1995:239) 2. keinginan konsumen akan keragaman barang membuat peritel perlu menyiapkan marchandise yang wide (banyak jenis dan tipe) dan deep (banyak pilihan atas masing-masing jenis). c) Lokasi dimana gerai berada Lokasi gerai turut mempengaruhi macam produk yang dijual. harga yang diminta peritel. 2005:132). oleh karena itu harus ada yang mampu mengirim barang sesuai jumlah. yaitu siapa konsumen yang hendak dituju. diperlukan rumusan perhitungan yang spesifik (Hendri Ma’ruf. b) Jenis gerai 32 Penyediaan marchandise harus disesuaikan dengan jenis gerai apakah itu minimarket. d) Kemampuan pemasok Kemampuan pemasok mengirim barang akan mempengaruhi jenis barang yang dijual oleh peritel. Manajemen marchendise Gerai Indomaret yang berformat minimarket mempunyai komposisi marchendise seperti berikut: . Selain segmen yang jelas. jenis. maka pertanyan pertama perlu dijawab. dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atau perusahaan ritel (Hendry Ma’ruf. 1.Untuk mendapatkan perkiraan potensi yang lebih akurat.Perishapble ( seperti buah-buahan yang cepat busuk) 10% -Umum 10% (Kompas. penanganan.1.Produk makanan dan minuman 60% .Produk non makanan 20% . e) Biaya Biaya pembelian barang dari pemasok akan menjadi . 2005:135). seleksi pasar analisis area evaluasi tempat Gambar 7: Tiga tingkat analisis spasial dan menyeleksi lokasi pengecer (James F Engel.6 Kelengkapan produk yang dijual (marchandise) Adalah kegiatan pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani toko untuk disediakan dalam toko pada 31 jumlah.waktu.

dan timing serta lokasi yang dapat digambarkan dibawah ini: 33 Gambar 8: Pertimbangan dalam penyediaan marchendise (Hendri Ma’aruf. Sempit dan dangkal. dll ) dalam setiap kategori produk (2) Dangkal: sedikit pilihan dalam setiap kategori produk INOVASI PERAMALAN TIMING & ALOKASI ASSORTMENT MEREK PERENCANAAN MARCHANDISE 34 1. depp wide 2. depp Wide 3. 2005:140). ragam produk mereka. Keragaman produk Keragaman produk terdiri dari dua hal yaitu : a) Wide/ lebar. yaitu banyak kategori produk tapi masingmasing hanya tersedia sedikit pilihan. hal-hal yang harus dipertimbangkan yang menyangkut aspek: Peramalan. Wide dan shallow . 1. Lebar dan dalam yaitu banyak kategori produk jenis yang masing-masing dengan banyak pilihan. depp wide . bahan. 2005:141) 2. ragam produk. Ma’ruf. Perencanaan Merchandise Dalam merencanakan merchandise. 35 depp wide 4. Sempit dan dalam. yaitu banyaknya variasi produk yang dijual: (1) Lebar: Banyak ragam kategori produk (2) Sempit: sedikit ragam produk b) Depp / dalam. yaitu sedikit kategari produk tapi masingmasing kategari disediakan banyak pilihan. f) Kencenderungan mode produk Antisipasi atas perubahan fitur produk perlu dimiliki oleh peritel (Hendry. inovasi.komponen harga pokok penjualan peritel. yaitu banyaknya item pilihan dalam masingmasing kategori produk (1) Dalam: banyak pilihan (warna. yaitu sedikit kategori produk jenis dari masing-masing dengan sedikit pilihan. ukuran.

termasuk oleh jenis perusahaan lain diindustri apa saja. Penetapan harga secara customary pricing adalah harga yang tetap tidak berubah untuk periode tertentu contohnya Koran. Leader pricing penetapan harga dimana profit margin-nya lebih rendah dari tingkat yang biasanya diraih. Sedangkan unsur yang lain menghabiskan biaya (Philip Kotler.Gambar 9:Kategori produk (Hendry Ma’aruf. diterapkan dengan tujuan menarik konsumen lebih banyak. d. mengambil keuntungan sekarang yang maksimum. Teori komunikasi merupakan landasan bagi keberhasilan strategi promosi yang dilakukan peritel. atau yang lainya 36 b.7 Harga atau pricing Penetapan harga adalah yang paling krusial dan sulit diantara unsurunsur dalam bauran pemasaran ritel ( marchandise. Menentukan permintaan c. teori ini menjelaskan siapa yang mengirim. Perusahaan dengan cepat membuat sasaran pemasaran apakah bertahan. b. Dengan demikian. Memilih harga ahir Implementasi strategi harga yang dapat dipergunaka peritel(Hendry Ma’aruf. Memperkirakan biaya d. Harga adalah satu-satunya unsur dalam berbagai unsur bauran pemasaran itu yang bakal mendatangkan laba bagi peritel. kualitas perusahaan eceran secara umum berpengaruh pada konsumen. Perusahaan haruslah mempertimbangkan banyak faktor dalam menyusun kebijakan menetapkan harganya yaitu (Philip Kotler.1993:225). atmosfer dalam gerai. c. Komunikator pesan media target audience Umpan balik Gambar 10: Teori komunikasi (Philip Kotler di dalam buku Hendry .1.1. pesan apa dengan cara apa kepada siapa dan bagaimana hasilnya. Penetapan harga paket adalah harga yang didiskon untuk penjualan lebih dari satu item-nya misal harga 1 item jika dijual 2 langsung harganya menjadi Rp 9700. Pembahasan mengenai orang banyak berarti berbicara tentang pikiran dan emosi 37 mereka. e. 1993:255 ): a.2005:174): a. Penetapan harga ganjil seperti Rp 99.999. promosi. harga ritail service). Menganalisis penawaran harga para pesaing e.8 Promosi dan periklanan Bisnis ritel berkenaan dengan pemasaran barang-barang (jasa) yang dibutuhkan perorangan dan rumah tangga. Memilih metode apa yang akan digunakan f.2005:14) 2. Price lining (harga bertingkat) penetapan harga secara bertingkat dengan batas atas dan batas bawah 2.

2. Media yang digunakan bisa media cetak dan media elektronik. 1. Jenis-jenis sales promotion (Hendry Ma’aruf. membujuk untuk mencoba produk baru. Umpan balik adalah respon dari konsumen terhadap pesan yang disampaikan. Periklanan mempunyai tujuan sebagai berikut ini (Hendry Ma’aruf. 2) Kontes Para pelanggan berkompetisi untuk memperebutkan hadiah yang disediakan dengan cara memenangkan permainan. 2005:188): 1) Poin of purchase 39 Display di counter. membujuk untuk datang ke gerai. 3) Kupon Peritel mengiklankan diskon khusus bagi para pembeli yang . dan seterusnya. 2005:179) Komunikator adalah perusahaan eceran yang mengirim pesan yang mereka inginkan akan diterima konsumen sasaranya dengan baik. yang menjadi target adalah konsumen yang menjadi sasaran program pemasara dari perusahaan eceran itu. Pesan yang dikehendaki diterima konsumen bisa berupa sekedar adanya program promosi yang berlangsung pada periode tertentu dengan hadiah tertentu atau berupa pesan yang lebih halus. atau untuk membangun citra perusahaan. Selain itu sales prmotion juga di maksudkan untuk memperkenalkan produk baru atau suatu gerai baru. adanya progaram sales promotion.Ma’aruf.2005:185): a) Memberi informasi. Sales promotion Adalah program promosi peritel dalam rangka mendorong terjadinya penjualan atau untukmeningkatkan penjualan atau dalam rangka mempertahankan minat pelanggan untuk tetap berbelanja padanya. yaitu untuk memberitahu adanya produk baru. umpan balik yang diharapkan bisa berupa tindakan nyata konsumen untuk datang dan berbelanja. mengingatkan konsumen dari waktu ke waktu untuk berbelanja di gerai “kami”. lantai. b) Membujuk. atau jendela display yang memungkinkan para peritel mengingatkan para pelanggan dan menstimuli belanja implusif. adanya pelayanan baru. yaitu untuk membangun rasa suka konsumen kepada perusahaan. Periklanan 38 Iklan memberi urutan pertama dan berperan prima diantara semua alat dalam promotion mix bagi peritel besar. c) Mengingatkan. yaitu untuk mengingatkan pelanggan bahwa perusahaan “kami” selalu menjual produk berkualitas. atau yang memperbaiki kesalah pahaman. Kadangkala display disiapkan oleh para pemasok Atau produsen.

ataupun bau dari produk yang di promosikan. 4) Program pelanggaan setia Para pelanggan diberi poin atau diskon berdasarkan banyaknya belanja mereka. 5) Hadiah langsung Mirip dengan program diatas berupa poin. 8) Hadiah untuk rujukan Hadiah yang diberikan pada pelanggan jika ia membawa calon pelanggan baru.ini menggunakan member club. 6) Contoh (sample) 40 Adalah contoh produk yang diberikan secara Cuma-Cuma yang tujuanya adalah memberikan gambaran baik dalam manfaat. Kelebihan dan kekurangan alat-alat promosi iklan a) Kelebihan 1) Audien yang dicakup berjumlah besar 2) Biaya perpembaca. 10) Acara-acara khusus Dibuat untuk lebih memperkenalkan gerai baru atau peluncuran produk tertentu. 9) Sovenir Barang-barang sauvenir dapat menjadi alat sales promotion yang menunjukan nama logo peritel. rupa. penonton relatif rendah 3) Pilihan media banyak sehingga mempermudah peritel memilih yang cocok untuk sasaran pasarnya. bedanya hadiah diberikan langsung tanpa menunggu jumlah poin tertentu. 4) Peritel menguasai penuh disain iklan yang diinginkan 41 5) Dalam media cetak. pesan dapat selalu dibaca ulang 6) Iklan dikelilingi oleh berita sehingga memperkuat kredibilitas iklan 7) Konsumen dapat mengetahui peritel mana yang memberi pelayanan baik b) Kekurangan 1) Karena pesan bersifat kaku sehingga peritel tidak mudah mengganti pesan dengan cepat 2) Iklan televisi membutuhkan biaya yang besar 3) Tidak dapat digunakan oleh peritel yang wilayah operasinya kecil jika menggunakan media lokal . yaitu jumlah belanja menjadi faktor untuk memperoleh hadiah. 7) Demonstrasi Memberi peragaan langsung mengenai keunggulan suatu produk. 3.memanfaatkan kupon yang diiklankan biasanya di Koran atau di keranjang belanja. pendengar.

1. Gerai kecil yang tertata rapi dan menarik akan lebih mengundang pembeli dibandingkan gerai yang diatur biasa saja. 2. Kelebihan 1) Langsung menarik 2) Alat yang di gunakan unik 3) Pelanggan langsung memperoleh hadiah yang kongkret seperti kupon.2005:196). mug dll 4) Membantu menarik calon pelanggan untuk datang ke toko 42 5) Dengan kontes atau demontrasi dapat memberi hiburan bagi pengunjung 6) pembelian implusif bertambah b. peritel lupa tujuan utama karena terlalu asik mempromosikan produk yaitu mutu. Kekurangan 1) Lebih sukar mengahiri periode promosi tanpa akibat anjloknya penjualan 2) Promosi yang mengambil lokasi didalam gerai dapat juga memberi kesan norak pada barang tertentu 3) Hanya untuk menunjang promosi lainya 4) Kadangkala. Untuk itu perlu diketahui hal-hal apa saja yang dapat menunjang terbentuknya suasana dalam gerai besar yang sesuai dengan harapan konsumen ada dua macam perilaku berbelanja yang menjadi titik perhatian peritel yaitu a.4) Media Koran atau majalah jika disisipkan di koran sering kali tidak terbaca bahkan langsung dibuang 5) Iklan yang terlalu ringkas sehingga tidak mencakup semua 4.9 Atmosfer dalam gerai atau suasana Suasana atau atmosfer dalam gerai merupakan salah satu dari berbagai unsur dalam ritail marketing mix. Suasana dalam gerai dengan tujuan mencapai hasil segera dan jangka panjang Suasana dalam gerai : Desain toko/gerai Ambience Perencanaan toko Alokasi ruang Rencana gang Lay out Komunikasi visual Identitas ritel Grafis Penyajiam marchandise . pelayanan dll (Hendry Ma’aruf. Sales promotion kelemahan dan keunggulan a.

2. Perencanaan Toko 1) Pola lurus : Dapat dipakai pada minimarket ini memberi kesan luas. konsumen dapat menghemat waktu dan kontrol lebih mudah rak gantungan Sehingga menciptakan hasil yang segera Konsumen merasa nyaman Dan berlama-lama berada di dalam Belanja lebih banyak Kunjungan ulang Merekomendasikan gerai Kean positif yang terbentuk . fungsi penciptaan suasana dalam gerai dilakukan setelah peritel memiliki konsep yang jelas siapa saja di masyarakat yang menjadi sasaran dari program pemasaranya. lebih banyak menampung barang.2005:203) Meski diagram diatas menunjukan kotak persiapan suasana dalam gerai menunjukan kotak persiapan suasana dalam garai mendahului kotak target market.Untuk melayani Target market Sosial ekonomi Contoh: umur Pengeluaran Sex Life style Contoh : waktu sempit Trendi Ekspentasi harapan Contoh : belanja saja Pengalaman Agar menyentuh Emosi dan pengalaman Memenangkan mind share dan heart share Emosi Contoh : senang Antusias Bangga Pengalaman Contoh : nyaman 43 Gambar 11: Tujuan memberi suasana nyaman dalam gerai (Hendry Ma’aruf. langkah awal dalam pemasaran adalah memahami dan memilih target pasar.

personal selling. yaitu unsur inti. unsur tidak terlihat. Dalam diagram berikut dijelaskan tiga unsur tersebut: 46 Gambar 13: Unsur dalam barang dan jasa yang di beli konsumen (Hendry Ma’aruf. Hal-hal yang dapat memfasilitasi para pembeli terdiri atas layanan pelanggan. telpon umum dan sarana parkir.10 Ritail service atau pelayanan eceran Pelayanan eceran bertujuan memfasilitasi para pembeli saat mereka belanja di gerai.44 pintu masuk 2) Pola arus bebas : Dapat memberi kesan bersahabat dan mendorong konsumen untuk bersantai memilih rak gantungan pintu masuk 3) Pola letak butik : Pada bagian tertentu diaturseolah-olah spesial yang berdiri sendiri dan ini biasanya menggunakan biaya yang lebih mahal.2005:218) 1. 2.2005:210). rak/gantungan pintu masuk 4) Tata letak arus beruntun : Pelanggan seolah diajak atau digiring untuk mengikuti pola yang dibuat Gambar 12: Lay-out atau tampilan toko (Hendry Ma’aruf.dan usur fasilitas yang mendukung. layanan transaksi berupa cara pembayaran yang mudah.1. d) Tiang dan patung yang mungkin melambangkan toko dapat memberi kesan yang stabil dan membumi. Jenis-jenis pelayanan Pelayanan konsumen: a) Pramuniaga dan staf lain yang terampil dengan cara pelayanan dan kesigapan membantu. Ada tiga unsur yang terdapat dalam suatu barang dan jasa yang dibeli. 3. layanan keuangan dan fasilitas lainya seperti toilet. Beberapa hal yang perlu diketahui dalam penataan barang yaitu (Hendri Ma’aruf.2005:210): 45 a) Gang atau jalan hendaknya bersih dari gangguan bagi pengunjung b) Jika cermin dan tempat duduk perlu diperhatikan jarak dan penataanya upaya ada kesan lega dan ada pengaruh pada keberadaan pelangan c) Tanaman perlu di letakan di gerai agarmemberi kesan yang sejuk dan asri. b) Staf perusahaan ritel yang melayanai pembeli lewat telpon dan menyiapkan barang pesanan yang nantinya tinggal diambil pelanggan harus sigap agar tidak memakan waktu lama Terkait fasilitas gerai a) Jasa pengantaran yang tepat waktu .

Faktor intangible yang mendukung terwujudnya keinginan konsumen yaitu dalam wujud marchendise rak yang tertata rapi dan bersih ada pendingin. Hal-hal yang harus dihindari peritel (Hendry Ma’aruf. menyenangkan”. Tingkatan pelayanan Ada beberapa tingkatan pelayanan seperti berikut: a) Swalayan pelayanan mandiri b) Bisa memilih sendiri walau disediakan pramuniaga c) Pelayanan terbatas sehingga konsumen tetap membutuhkan bantuan pramuniaga d) Pelayanan penuh sehingga pramuniaga mendampingi konsumen selama belanja 3.2005:226): a) peritel mengansumsikan bahwa para konsumen kurang teliti atau kurang jujur dan karenanya melakukan tindakan waspada yang berlebihan 48 b) peritel banyak memberi janji atau mengirim pesan yang . pramuniaga dan lainya Faktor tambahan yang mendukung aspek inti dan tangible adalah: fasilitas seperti food corner gift wrapping atau jasa ppembungkusan kado dan lainya 47 b) Gift terapping c) Gift certificate d) Jasa pemotongan pakaian jadi e) Cara pembayaran denagan kredit card f) Fasilitas tempat makan g) Fasilitas kenyamanan dan keamanan berupa tangga jalan dan tanggga darurat h) Fasilitas telpon i) Terkait jam buka toko j) fasilitas tambahan seperti tempat parkir 2. aman.Inti adalah alasan utama seorang kosumen dating ke sebuah gerai ritel yaitu “mendapatkan barang ditempat yang nyaman.

Perusahaan ritel yang baik dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara(Hendry Ma’aruf.: a) Merekrut orang yang tepat b) Memberi orientasi dan penjelasan tentang harapan pelayanankepada semua karyawan .mengandung janji tapi sebagian tidak dipenuhi c) karyawan atau pramuniaga yang tidak memiliki kewenangan yang cukup atau tidak berkemauan untuk memecahkan masalah yang dihadapi konsumen d) pramuniaga yang tampak acuh tak acuh kepada pelanggan e) pramuniaga atau karyawan yang sibuk bicara satu sama lain sementara pelanggan tidak dibantu f) pramuniaga yang enggan membantu pelanggan dikarenakan jam istirahat g) membiarkan antrian panjang karena ada meja kasir yang tutup h) pelayanan pramuniaga yang tidak ramah i) pramuniaga yang tidak mau membantu lebih kepada pelangan j) karyawan yang tidak mau tau atau tidak tau terhadap pertanyaan konsumen 4. 2. dengan pimpinan toko memberi contoh yang baik. pimpinan gerai atau perusahaan ritel harus memastikan bahwa semua karyawan 49 berbicara dengan pelanggan untuk bisa bertanya tentang pengalaman belanja mereka termasuk keluhan agar bisa segera ditangani.1994:258).2 Kerangka berfikir Dalam memilih toko konsumen memiliki kriteria evaluasi diantaranya adalah faktor kenyamanan. d) Memberdayakan karyawan sekaligus memberi mereka kepercayaan dalam pelaksanaan pelayanan e) Memotivasi mereka para karyawan agar selalu tampil prima untuk memberi pelayanan yang terbaik f) Memperlakukan karyawan sesuai keinginan bagaimana karyawan semestinya memperlakuakn pembeli Tujuan program pemasaran termasuk service ritail pada ahirnya adalah tercapainya target penjualan dan laba.2 Kerangka Berfikir dan hipotesis 2. kelengkapan produk.2005:228).1. pelayanan. dalam . c) Tetap mengamati harapan pelanggan. dan lain sebagainya hal tersebut menjadikan faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan produsen karena akan menjadi bahan perbandingan bagi konsumen untuk memilih toko mana yang akan didatangi konsumen (James F Engel. meski demikian tujuan pemasaran kegiatan ritail service sebaiknya dan semestinya ditujukan untuk benar-benar melayani pembeli. sikap yang ditimbulkan dari semua unsur service diniatkan untuk melayani konsumen dengan sebaiknya.

namun ada juga konsumen yang tidak mementingkan promosi yang menarik untuk mendatangi suatu minimarket yang terpenting adalah pelayanan yang memuaskan. HARGA . PROMOSI 3. namun konsumen yang kurang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memberikan harga yang terjangkau dengan pelayanan yang standar. namun ada juga konsumen yang lebih mempertimbangkan tempat parkir yang nyaman meski jarak yang ditempuh lebih jauh dari tempat tinggal. konsumen dalam memilih minimarket mana yang akan di kunjungi dengan mempertimbangkan lengkap tidaknya produk yang di jual pada minimarket itu. Keempat konsumen mempertimbangkan kenyamanan berbelanja sebelum mengunjungi minmarket karena lebih berorientasi rekreasi walaupun harga yang ditawarkan lebih mahal namun ada kepuasan batin tersendiri bagi konsumen yang berorientasi ini. Yang kedua promosi konsumen cenderung memilih minimarket mana yang menginformasikan produknya lebih baik melalui iklan yang menarik. namun konsumen yang berorientasi belanja perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah minimarket 51 Indomaret dan Alfamart yang memiliki kesamaan strategi pemasaran dan karateristik. Kelima kelengkapan produk. dalam berbelanja konsumen yang mementingkan pelayanan akan memilih minimarket yang memeberikan pelayanan sesuai leinginannya. Keenam pelayanan. Berdasarkan evaluasi diatas maka minimarket atau perusahaan yang menjadi pertimbangan itu adalah Indomaret dengan Alfamart yang memiliki karateristik dan strategi yang hampir sama. LOKASI 2. jika ada minimarket yang lebih lengkap meskipun jarak yang di tempuh agak jauh maka konsumen akan mengunjungi minimarket yang lebih lengkap produknya. Yang ketiga konsumen membandingkan minimarket mana yang memberikan harga yang lebih murah meski pelayanan kurang memuaskan atau ada juga konsumen yang cenderung memilih pelayanan yang memuaskan meski harga yang dibayar lebih mahal.50 membandingkan minimarket mana yang akan dikunjungi konsumen akan mempertimbangkan beberapa hal berikut diantaranya: Yang pertama lokasi. konsumen mementingkan jarak minimarket manakah yang paling dekat dari tempat tinggal untuk efisiensi waktu. X1 PERSEPSI KONSUMEN INDOMARET KRITERIA EVALUASI 1.

2 Hipotesis Hipotesis adalah suatu pendapat atau kesimpulan tentang adanya suatu hubungan tertentu antara variable-variabel yang digunakan yang sifatnya masih sementara (Soeratno. KENYAMAN BERBELANJA 5.2. PELAYANAN X2 PERSEPSI KONSUMEN ALFAMART KRITERIA EVALUASI 1. 53 BAB III METODE PENELITIAN 3. oleh karena tu populasi ini merupakan populasi tak terbatas karena tidak dapat diketahui secara pasti jumlah sebenarnya dari konsumen yang datang berbelanja ke minimarket Indomaret dan Alfamart. Dalam penelitian ini yang menjadi hipotesis adalah: Ada perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart di komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi.2 Populasi Populasi merupakan sekumpulan orang atau objek yang memiliki kesamaan dalam satu atau beberapa hal yang membentuk masalah pokok dalam satu riset khusus (Suprapto. HARGA 4. PROMOSI 3. LOKASI 2. alasan dalam pemilihan lokasi ini karena toko yang akan di teliti berada pada wilayah tersebut dan saling berdekatan sehingga akan mudah membuat perbandinganya dan konsumen yang menjadi sasaran pemasaran toko tersebut sebagian besar berada di daerah tersebut. PELAYANAN 52 Dibandingkan Gambar 2.14 : Kerangka berfikir 2.3 Sampel Menurut Djarwanto (1998:108) sampel adalah sebagian dari populasi . 3. 2001:87). KELENGKAPAN PRODUK 6.1999:22). 3. KELENGKAPAN PRODUK 6.4. KENYAMAN BERBELANJA 5. Dalam pnelitian ini yang menjadi populasi adalah konsumen yang berbelanja di toko atau minimarket Indomaret dan Alfamart.1 Lokasi dan objek penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah komplek Cahaya Kemang Permai Kecamatan Pondok Gede Kota Madya Bekasi.

Yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti yang dijumpai ditempat tertentu. sedangkan mengenai ukuran sampel menurut Sitepu (1994 : 104-109) dapat ditempuh dengan beberapa tahap perhitungan pada langkah pertama menentukan nentukan perkiraan harga koefisien korelasi (ρ ) terkecil antara variabel bebas dan terikat kedua menentukan taraf nyata (α ) dan kuasa uji (1− β ) setelah itu baru menentukan sampel secara literatif pada literasi pertama menggunakan rumus: 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr sedangkan () ρ ρ ρ − + = 1 ln 1 2 u1 1 dimana −α −β + 1 1 z z merupakan konstanta yang di peroleh dari distribusi normal pada literasi kedua menggunakan rumus: 3 () ()1+ + .yang karateristiknya hendak diselidiki dan dianggap bisa mewakili keseluruhan populasi. bila dipandang konsumen yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Sugiyono. 54 Mengingat identitas populasi sudah diketahui maka.1997:64). prosedur pencarian responden dilakukan berdasar accidental sampling .

32 mengingat jumlah variabel bebasnya lebih banyak.645 1 = −β z 1. menghitung u ρ = () ρ ρ ρ − + = .32 1.645 1 = −α z dan 1. Dengan dasar pertimbangan tersebut dalam penelitian ini di perkirakan korelasi terendah dari variabel adalah 0.=−− ρ αβ u zz nr sedangkan ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ 55 apabila ukuran sampel minimal literatif 1dan 2 harganya sama maka literasi berhenti apabila belum sama maka perlu diadakan literasi ke 3 dengan menggunakan rumus literasi ke 2 menggunakan koefisien korelasi terkecil variabel-variabel bebas dari penelitian para pakar yang menganalisis satu variabel dari perilaku konsumen diperoleh dengan harga 0. Taraf nyata yang digunakan sebesar 5% diperoleh harga : ρ = 0.41.

645) 2 2 1+ + n= n1 = 98.32 2 1 = 0.32 ln 1 0.41003081 n1 = 98 56 5.645 1.331647108 maka : 3 () () 12 2 1+ + =−− ρ αβ u zz nr 3 (0.331647108) (1.1 ln 1 2 u1 ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 1 0. Menghitung uρ ()⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ .

Dari permasalahan yang ada maka dapat ditentukan variable-variabel yang dapat digunakan untuk mencari jawaban dari .34 1 0. penentu jumlah sampel tersebut sudah memenuhi syarat karena menurut surachmad (2001:100) untuk menyelidiki survey.⎛ − + − + = 1 2( 1) ln 1 2 1 n u ρ ρ ρ ρ ⎟ ⎟⎠ ⎞ ⎜ ⎜⎝ ⎛ − + ⎟⎠ ⎞ ⎜⎝ ⎛ − + = 2(98 1) 0.32 2 1 = 98.41003081 = 98 Karena n1dan n2 telah mencapai harga sama yaitu 98 maka ukuran sample minimal adalah 98 dalam penelitian ini ukuran sample di tetapkan sebesar 100 responden. sampel manusia hendaknya ditetapkan lebih dari 30 orang atau responden dan jumlahnya populasi tidak diketahui pasti.32 ln 1 0.4 Variabel penelitian Untuk mencapai tujuan penelitian maka digunakan variablevariabel penelitian. 3.

Metode wawancara dan angket Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari konsumen secara langsung dengan cara bertatap muka untuk memperoleh data yang diinginkan dan untuk patokan dalam perhitungan hasil penelitian 3. Kenyamanan berbelanja 2. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Variabel X2 Dalam penelitian ini variable X2 adalah persepsi konsumen Alfamart antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memiliki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Analisis deskriptif Analisis ini digunakan untuk mengkaji variabel-variabel pada penelitian yang terdiri dari variabel persepsi yang baik dan persepsi yang tidak baik terhadap minimarket alfamart dan Indomaret. Kenyamanan berbelanja 3. 2. Lokasi b. Promosi 58 e. Variabel penelitian yang dimaksud disini adalah objek penelitian atau yang menjadi perhatian suatu penelitian (Suharsimi Arikunto. 57 Dalam penelitian ini yang menjadi variabelnya adalah: 1. Lokasi b. Variabel X1 Dalam penelitian ini variable X1 adalah persepsi konsumen Indomaret antara yang memiliki persepsi baik dan akan menjadi pembeli dan puas dengan konsumen yang memilki persepsi yang kurang baik dan tidak akan kembali membeli dengan indikator: a. Kelengkapan produk yang ditawarkan d. Promosi e.6 Metode analisis data 1. Harga f.5 Metode pengumpulan data Dalam penelitian ini digunakan data sekunder.1993:91). Pelayanan c.pernasalahan yang akan diteliti. sumber yang diperoleh dengan: 1. Adapun . Pelayanan c. Metode dokumentasi Metode ini dipergunakan untuk memperoleh data dari buku-buku referensi dan jurnal serta majalah dan tabloid yang berhubungan dengan penelitian ini. Harga f.

1985:186) 59 2. 1997:82) t adalah distribusi t hitung Se adalah kesalahan standar beda dua rata-rata data berpasangan yang dapat ditentukan dengan formulasi sebagai berikut: n dd Σ = (Aligafari. maka tolak Ho.05. Berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi onsumen Indomaret dengan Persepsi konsumen Alfamart dan sebaliknya. Untuk menunjukan apakah data yang berpasangan berbeda secara statistik maka rumus-rumus yang digunakan sebagai berikut: Se t=d 60 n Se = Sd (Algifari.rumusnya sebagai berikut: % χ100% N =n dimana n : nilai yang diperoleh N : Jumlah seluruh nilai (Ali. Alasan peneliti menggunakan T-Test dalam menganalisa data adalah karena T-Test pada prinsipnya adalah suatu teknik statistik untuk menguji hipotesis. Mencari nilai T uji sampel berpasangan dengan alat bantu sofwtware SPSS For Windows 12.0: 1) Berdasarkan perbandingan t hitung dengan t tabel jika t hitung (angka t output) > t tabel maka tolak Ho berarti teruji terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart 2) Berdasarkan nilai probabilitas Jika probabilitas arau signifikanya (sig 2 tiled) < 0. Teknik analisis T-Test Untuk pembuktian hipotesis dilakukan dengan T-Test atau T-score. tentang ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara dua kelompok sampel dengan jalan perbedaan mean-meannya.1997:82) Sd adalah standar deviasi beda dua rata-rata data berpasangan dan d adalah beda rata-rata yang berpasangan .

Indomaret mudah ditemukan didaerah pemukiman. gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai di dasarkan pada motto “mudah dan hemat”. Jawa Barat.1 2 − Σ Σ = n n dd Sd d = Y1-X1 (Algifari. yang menggunakan teknologi mutahir. dan lampung. Sasaran pemasaran Indomaret adalah konsumen semua kalangan masyarakat. Indomarco Prismatama. setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai.1997:82) 61 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan dibawah bendera grup INTRACO yaitu Indogrosir. Finco. Dikelola oleh PT. Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia. Indomaret merupakan salah satu asset bisnis yang sangat 62 menjanjikan. BSD Plaza dan Charmart. memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen seharihari. Pada Mei 2003 Indomaret merai penghargaan “perusahaan waralaba 2003” dari presiden Megawati Soekarnoputri. 4.1 Gambaran umum tempat penelitian a) Profil Minimarket Indomaret (Indomarco Prismatama) Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 m2. Jawa Tengah. gerai pertama dibuka pada November 1968 di kalimantan.1. lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan . didukung oleh pusat distribusi. Bali. Jogjakarta. lebih dari 3.1 Hasil Penelitian Data penelitian ini merupakan hasil studi lapangan tentang perbedaan persepsi konsumen Minimarket Indomaret dan persepsi konsumen Minimarket Alfamart yang diambil dengan teknik kuisioner. Kini Indomaret mencapai lebih dari 1400 gerai. dari total itu 52% adalah milik sendiri dan sisanya milik masyarakat yang tersebar dikota-kota Jabodetabek.500 jenis makanan dan nonmakanan tersedia dengan harga bersaing. Jawa Timur.

Semarang dan Surabaya. Indomaret berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan belanja konsumen dengan menerapkan sistem check out yang menggunakan scanner di setiap kasir dan pemasangan fasilitas pembayaran Debit 63 BCA. Alfaria Trijaya) PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) atau Alfamart merupakan perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang perdagangan umum dan jasa eceran yang menyediakan kebutuhan pokok dan sehari-hari. Cimanggis Depok. Parung. Alfamart dapat dimiliki masyarakat luas dengan cara kemitraan.id) b) Profil Minimarket Alfamart (PT. Saat ini Indomaret memiliki 8 pusat distribusi di Ancol Jakarta.99 juta transaksi per bulan didukung oleh sistem teknologi yang handal. Bandung. Dengan menjalin lebih dari 500 pemasok. Laju pertumbuhan gerai Indomaret yang pesat dengan jumlah transaksi 14.Indomaret melayani sasaran demografinya yaitu keluarga. kebenaran dan keadilan b) Kerja sama tim c) Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis d) Kepuasan pelanggan (sumber www. menjadikan Indomaret memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Sistem ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan saat ini dengan memperhatikan perkembangan jumlah gerai dan jumlah transaksi di masa mendatang. Sedangkan mottonya adalah “mudah & hemat”. Bekasi. Budaya yang di terapkan dalam tubuh perusahaan Indomaret adalah Dalam bekerja kami menjunjung tinggi nilai-nilai: a) Kejujuran. Indomaret memiliki posisi baik dalam menentukan produk yang akan dijualnya.Indomaret. Sistem teknologi informasi Indomaret pada setiap point of sales di setiap gerai mencakup sistem penjualan. Pada setiap pusat distribusi diterapkan digital picking system (DPS). Sistem distribusi dirancang seefisien mungkin dengan jaringan pemasok yang handal dalam menyediakan produk terkenal dan berkualitas serta sumber daya manusia yang kompeten. Badan Usaha : PT Sumber Alfaria Trijaya 64 Pemegang Saham : HM Sampoerna dan Alfa Group Didirikan : 27 Juni 1999 Jumlah Toko : Lebih dari 1400 Pemegang Saham PT HM Sampoerna.co. Visi Indomaret sendiri adalah menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global. Tangerang. Sistem teknologi informasi ini memungkinkan pelayanan permintaan dan suplai barang dari pusat distribusi ke toko-toko dengan tingkat kecepatan yang tinggi dan efisiensi yang optimal. persediaan dan penerimaan barang. Tbk = .

3. 2. alasan dalam memilih lokasi ini karena kedua minimarket berada pada wilayah ini dan berdekatan didukung jumlah penduduk yang ada pada wilayah tersebut merupakan sasaran konsumen untuk berbelanja pada kedua tempat tersebut berjumlah cukup banyak dan memiliki tingkatan sosial yang bervariasi. tersehat dan terus bertumbuh dan bermanfaat bagi pelanggan . Inovasi untuk kemajuan yang lebih baik. serta mampu bersaing secara global". Yang menjadi target dari pemasaran Alfamart adalah area perumahan. pemasok. Ikut berpartisipasi dalam membangun negara dengan menumbuhkembangkan jiwa wiraswasta dan kemitraan usaha. sedangkan misinya adalah: 1. Tangerang. c) Letak Tempat Penelitian Lokasi penelitian dalam skripsi ini adalah di Komplek Cahaya Kemang permai. Kerjasama Team. Responden Menurut Jenis Kelamin 66 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan.2 Karateristik Responden 1. 4. 65 Budaya yang dijunjung dalam bekerja adalah: 1. Visi dari Alfamart adalah Menjadi jaringan distribusi retail terkemuka yang dimiliki oleh masyarakat luas.70% Pemegang Saham PT Sigmantara Alfindo = 30% Toko pertama dibuka 18 oktober 1999 dengan nama "Alfa Minimart" di Jl. berorientasi kepada pemberdayaan pengusaha kecil. 2. Pada tanggal 1 Januari 2003 berubah nama menjadi Alfamart . Pria . fasilitas publik. karyawan. Kualitas & Produktivitas yang tertinggi. pemegang saham dan masyarakat pada umumnya. sedangkan motto yang digunakan Alfamart adalah “belanja puas harga pas”. 2. 3. Beringin Raya. Karawaci. Selalu menjadi yang terbaik dalam segala hal yang dilakukan dan selalu menegakkan tingkah laku/etika bisnis yang tertinggi. Kecamatan Pondok Gede. Membangun organisasi global yang terpercaya. 4. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jenis kelamin responden yang ditunjukan tabel 2 sebagai berikut: Tabel 2: Karateristik Responden Menurut Jenis Kelamin No Jns kelamin Jml responden % 1. Memberikan kepuasan kepada pelanggan/konsumen dengan berfokus pada produk dan pelayanan yang berkualitas unggul. dan gedung perkantoran. Integritas yang tinggi. Kotamadya Bekasi. pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen. 4.

4.40thn 41thn . Kurang dari 1 juta 1 juta .5 juta 2.2. 5. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data jumlah pendapatan responden yang ditunjukan tabel 3 sebagai berikut: Tabel 3: Karateristik Responden Menurut Jumlah Pendapatan No Jml pendapatan Jml responden % 1. 2. data yang didapat dari penyebaran angket diperoleh data usia responden yang ditunjukan tabel 4 sebagai berikut: Tabel 4: Karateristik Responden Menurut Usia No usia Jml responden % 1.50thn lebih dari 51 3 orang 43 orang 38 orang 10 orang .30thn 31thn . Responden Menurut Jumlah Pendapatan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan. tahun 2006 3. 3. 3. tahun 2006 2. Responden Menurut usia 67 Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan.5 juta –5 juta 35 orang 53 orang 12 orang 35% 53% 12% Sumber : Data primer diolah.Wanita 43 orang 57 orang 43% 57% Sumber : Data primer diolah. Kurang dari 20 tahun 20thn . 2.

0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Indomaret cukup dekat dengan tempat tinggal mereka. a) Lokasi 68 Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 5 berikut: Tabel 5: Jarak yang Ditempuh Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 68 8 5 0 19% 68% 8% 5% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 5 menunjukan 68% responden setuju. dan pelayanan. kelengkapan produk yang ditawarkan.3 Deskripsi variabel penelitian Variabel dalam penelitian ini merupakan data berpasangan. kelengkapan produk yang ditawarkan.7 orang 3% 43% 38% 10% 7% Sumber : Data primer diolah. kenyamanan berbelanja. harga. 19% sangat setuju. promosi. 1. 5% tidak setuju. kenyamanan berbelanja. Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Indomaret menurut responden dapat dilihat pada tabel 6 sebagai berikut: . tahun 2006 4. yaitu persepsi konsumen minimarket Indomaret dan konsumen minimarket Alfamart dengan indikator lokasi. promosi. 8% netral. Persepsi Konsumen Minimarket Indomaret Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. dan pelayanan. harga.

Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 7 berikut ini: Tabel 7: Luas Lahan Parkir Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 47 11 13 0 29% 47% 11% 13% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 7 menunjukan 29% responden sangat setuju. 6% responden netral.Tabel 6: Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Indomaret 69 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 67 6 0 0 27% 67% 6% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 6 menunjukan 27% responden sangat setuju. 47% responden setuju. 0% tidak setuju. 13% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Indomaret. 67% responden setuju. 0% . 11% responden netral.

34% responden menyatakan setuju. 22% responden netral. 26% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Indomaret dapat dilihat pada tabel 9 berikut ini: Tabel 9 Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media Ada di Indomaret 71 Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 4 36 23 37 0 .70 sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman. b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Indomaret dapat dilihat pada tabel 8 berikut: Tabel 8: Ketersedian Produk di Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 34 22 26 0 18% 34% 22% 26% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 8 menunjukan 18% responden menyatakan sangat setuju. 0% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Indomaret.

0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Indomaret cukup. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Indomaret dapat dilihat pada tabel 10 berikut ini: Tabel 10: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase 72 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 50 15 19 0 16% 50% 15% 19% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 10 menunjukan bahwa 16% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 11 berikut ini: Tabel 11: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral . 19% responden tidak setuju. 37% responden tidak setuju. 50% responden setuju. 0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Indomaret. 36 % responden setuju. 15% netral. 23% responden netral.4% 36% 23% 37% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 9 menunjukan 4% responden sangat setuju.

2% konsumen tidak setuju. Hal ini dapat dilihat bahwa 32% responden sangat setuju. 41% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 59% setuju. 39% responden netral. % konsumen sangat tidak setuju. 7% responden netral.Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 41 39 2 0 18% 41% 39% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 11 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa waktu tiba produk yang dipesan konsumen sesuai dengan yang diharapkan . 2% tidak setuju. Hal ini dapat dilihat pada tabel 4. Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluarsa produk yang dijual Indomaret dapat dilihat pada tabel 12 berikut ini: Tabel 12: Produk yang Dijual Indomaret Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 59 7 2 0 32% 59% 7% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 12 menunjukan bahwa responden beangapan bahwa produk yang jual minimarket Indomaret tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. .10 yang menunjukan 18% 73 responden sangat setuju.

0% sangat tidak setuju. 61% responden setuju. c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Indomaret bagi responden dapat dilihat pada tabel 14 berikut ini: Tabel 14:Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Indomaret 75 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 56 11 15 0 18% 56% . 11 responden tidak setuju. 13 netral.Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Indomaret dpat dilihat pada tabel 13 berikut ini: Tabel 13: Penataan Produk yang Dijual Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 74 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 13 11 0 14% 61% 13% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 13 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Indomaret ditata berimbang sesuai kebutuhan. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju.

Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 46% responden setuju.11% 15% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 14 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Indomaret terjangkau oleh konsumen. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 16 berikut ini: Tabel 16: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju . 20 responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Indomaret bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 15 berikut ini: Tabel 15: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 46 29 20 0 5% 46% 29% 20% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 15 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket 76 Indomaret kepada konsumen. 56% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 15% responden tidak setuju. 29 netral. Hal ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju. 11% netral.

2% responden tidak setuju. 2% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 30% responden sangat setuju. 5% netral. 18% netral. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. 48% responden setuju. . d) Promosi 77 Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Indomaret dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 17 berikut ini: Tabel 17: Keterlihatan Logo Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 63 5 2 2 30% 63% 5% 2% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 17 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. 63% responden setuju. 3% sangat tidak setuju. 17% responden tidak setuju.14 48 18 17 3 14% 48% 18% 17% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 16 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Indomaret sesuai dengan harga pasar saat ini.

6% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai logo Indomaret pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 19 berikut ini: Tabel 19: Logo Indomaret pada Tas Dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 1 11 61 27 0% 1% 11% 61% 27% . 51% responden setuju. 25% netral. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju.Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Indomaret dapat dilihat pada tabel 18 berikut ini: Tabel 18: Disain dan Warna Logo Indomaret 78 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 51 25 6 0 18% 51% 25% 6% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 18 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret memiiki disain dan warna yang menarik.

Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 21 berikut ini: Tabel 21: Informasi Produk dan Harga Baru Indomaret 80 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 43 .Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 19 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Indomaret pada tas belanja dan sovenir tidak 79 ada . Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 1% responden setuju. 11% netral. 61% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 20 berikut ini: Tabel 20: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 55 10 9 0 26% 55% 10% 9% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 20 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. 27% sangat tidak setuju. 9% responden tidak setuju. 10% netral. 55% responden setuju.

8% netral. 0% sangat tidak setuju. 3% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 23 berikut ini: Tabel 23: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Indomaret . 46% responden setuju. 54% responden tidak setuju.46 8 3 0 43% 46% 8% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 21 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. 20% netral. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 0% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 43% responden sangat setuju. 26% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Indomaret yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 22 berikut ini: Tabel 22: Fasilitas Kartu Keanggotaan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 0 0% 81 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 20 54 26 0% 20% 54% 26% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 22 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret tidak memberikan fasilitas kartu keanggotaan.

13% netral.Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 54 13 12 0 21% 54% 13% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 23 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Indomaret mudah diingat dan dimengerti responden. Hal ini terlihat bahwa 21% responden 82 sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 12% responden tidak setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 24 berikut ini: Tabel 24: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 12 40 19 28 1 12% 40% 19% 28% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 . 54% responden setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 26 berikut ini: Tabel 26: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju 16 16% 84 Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 53 14 15 . 0% sangat tidak setuju. 28% responden tidak setuju. 19% netral. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 25 berikut ini: Tabel 25: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Indomaret 83 Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 38 60 2 0 0 38% 60% 2% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 25 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Indomaret jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut. Hal ini terlihat bahwa 12% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 38% responden sangat setuju. 1% sangat tidak setuju. 40% responden setuju.Pada tabel 24 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Indomaret sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 0% responden tidak setuju. 2% netral. 60% responden setuju.

0% sangat tidak setuju. 18% netral. 53% responden setuju. 61% 85 responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 14% responden sangat setuju. 14% netral. 2% sangat tidak setuju.2 53% 14% 15% 2% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 26 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan rangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Indomaret cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja. Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 28 berikut ini: Tabel 28: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju . 15% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 27 berikut ini: Tabel 27: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 14 61 18 7 0 14% 61% 18% 7% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 27 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket Indomaret sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. 7% responden tidak setuju.

Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 29 68 3 0 0 29% 68% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 28 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Indomaret sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 29 berikut ini: Tabel 29: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 86 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 24 57 16 3 0 24% 57% 16% 3% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 29 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Indomaret menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. 0% responden tidak setuju. 3% netral. Hal ini terlihat bahwa 29% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 68% responden setuju. .

11% responden tidak setuju.Hal ini terlihat bahwa 24% responden sangat setuju. 23% netral. 47% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 3% responden tidak setuju. 57% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 16% netral. Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. 87 Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 31 berikut ini: Tabel 31: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 58 16 5 1 18% . Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 30 berikut ini: Tabel 30: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 19 47 23 11 0 19% 47% 23% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 30 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Indomaret sigap dan ramah dalam meberi pelayanan.

16% netral. 0% sangat tidak setuju.58% 16% 5% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 31 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Indomaret menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon bagi konsumen yang belanja minimal 100 ribu akan diantar ke rumah. 58% responden setuju.00 WIB Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 60 13 0 0 28% 60% 13% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 88 Pada tabel 32 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Indomaret sesuai dengan kebutuhan konsumen. 5% responden tidak setuju. 13% netral. 60% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 32 berikut ini: Tabel 32: Jam Buka dan Tutup Minimarket Indomaret Pukul 07. 1% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 0% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Indomarket dapat dilihat pada tabel 33 berikut ini: Tabel 33: Tidak ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju .

a) Lokasi Berdasarkan penelitian pada jarak yang di tempuh konsumen untuk sampai ke lokasi minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 34 berikut: Tabel 34: Jarak yang Ditempuh Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 51 8 34 1 6% 51% 8% 34% 1% . kelengkapan produk yang ditawarkan. dan pelayanan. kenyamanan berbelanja. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju. 11% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. Persepsi Konsumen Minimarket Alfamart 89 Variabel persepsi konsumen dalam penelitian ini terdiri dari enam indiator yaitu lokasi. 61% responden setuju. 10% netral. harga. 2.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 61 10 11 0 18% 61% 10% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 33 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Indomaret. promosi.

Berdasarkan penelitian pada kemudahan mendapatkan transportasi umum yang melewati Minimarket Alfamart menurut responden dapat dilihat pada tabel 35 sebagai berikut: 90 Tabel 35 Kemudahan Memperoleh Transportasi Umum Menuju Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 60 6 2 0 32% 60% 6% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 35 menunjukan 32% responden sangat setuju. 34% tidak setuju. 8% netral. 1 sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar konsumen beranggapan jarak yang ditempuh menuju Alfamart cukup dekat dengan tempat tinggal mereka.Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 34 menunjukan 51% responden setuju. 60% responden setuju. 2% tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai luas tempat parkir yang dimiliki minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 36 berikut ini: Tabel 36: Luas Lahan Parkir Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 18 53 13 16 18% . 0% sangat tidak setuju ini menunjukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa transportasi umum melewati Alfamart . 6% responden netral. 6% sangat setuju.

b) Produk yang ditawarkan Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan produk yang selalu dibutuhkan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel 37 berikut: Tabel 37: Ketersedian Produk di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 11 40 12 36 1 11% 40% 12% 36% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 37 menunjukan 11% responden menyatakan sangat setuju. 13% responden netral. 1% sangat tidak setuju ini menyatakan bahwa responden beranggapan ketersedian produk yang dibutuhkan konumen sebagian besar selalu dapat disediakan Alfamart . 36% responden tidak setuju. 92 Berdasarkan penelitian produk yang baru di iklankan di media akan segara dapat dibeli konsumen di Alfamart dapat dilihat pada tabel 38 berikut ini: Tabel 38: Ketersedian Produk yang Baru Diiklankan Media ada Di Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju . 16% responden tidak setuju. 40% responden menyatakan setuju. 12% responden netral. 0% sangat tidak setuju ini menujukan bahwa sebagian besar responden beranggapan bahwa lokasi parkir Indomaret cukup luas dan nyaman.53% 13% 16% 91 Sangat tidak setuju 0 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 36 menunjukan 18% responden sangat setuju. 53% responden setuju.

0% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa produk yang baru diiklankan di media sudah tersedia di Alfamart . 20% netral. 31% responden setuju. 14% responden netral. 1% responden sangat tidak setuju jadi dapat disimpulkan bahwa sebagian besar konsumen berpendapat bahwa pilihan dan jumlah produk yang dijual di Alfamart . 33% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian pilihan dan jumlah produk yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada table 39 berikut ini: Tabel 39: Pilihan dan Jumlah Produk yang Disediakan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju 2 31 2% 31% 93 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 46 1 20% 46% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 39 menunjukan bahwa 2% responden sangat setuju. 46 responden tidak setuju.Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 2 51 14 33 0 2% 51% 14% 33% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 38 menunjukan 2% responden sangat setuju. 51 % responden setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai waktu kadaluwarsa produk yang dijual Alfamart dapat dilihat pada tabel 41 berikut ini: Tabel 41: Produk yang Dijual Alfamart Tidak Kadaluwarsa Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 36 60 4 36% 60% 4% 95 Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 0 0% . 3% konsumen sangat tidak setuju. Hal ini dapatdilihat pada tabel 40 yang menunjukan 0% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian tentang ketepatan produk yang dipesan sampai ke konsumen dapat dilihat pada tabel 40 berikut ini: Tabel 40: Ketepatan Waktu Tiba Produk yang Dipesan Konsumen Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju 0 7 48 42 0% 7% 48% 43% 94 Sangat tidak setuju 3 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 40 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan netral ini dikarenakan konsumen yang belanja pada minimarket tersebut lebih senang datang langsung ke Alfamart . 48% responden netral.kurang atau sedikit. 42% konsumen tidak setuju. 7% responden setuju.

Berdasarkan penelitian tentang penatan produk yang dijual minimarket Alfamart dpat dilihat pada tabel 42 berikut ini: Tabel 42: Penataan Produk yang Dijual Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 6 59 18 17 0 6% 59% 18% 17% 0% Jumlah 100 100% Pada tabel 42 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju penataan produk yang dijual Alfamart ditata berimbang sesuai kebutuhan. 0% sangat tidak setuju. 60% setuju. 59% responden setuju. 4% responden netral.0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 41 menunjukan bahwa responden beranggapan bahwa produk yang dijual minimarket Alfamart setuju tidak kadaluwarsa Karena sudah dijamin dan diawasi Badan Pengawas Makanan dan Obat. 0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 6% responden sangat setuju. Hal ini dapat dilihat bahwa 36% responden sangat setuju. 0% tidak setuju. 17 responden tidak setuju. 96 c) Harga Berdasarkan penelitian mengenai ketejangkauan harga yang diwarkan Alfamart bagi responden dapat dilihat pada tabel 43 berikut ini: Tabel 43: Keterjangkauan Harga Produk yang Ditawarkan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 1 29 . 18 netral.

1% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai potongan harga yang diberikan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 44 berikut ini: Tabel 44: Potongan Harga yang Diberikan Indomaret Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 9 47 9% 47% 97 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 30 13 1 30% 13% 1% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 44 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan potongan harga sering diberikan minimarket Alfamart kepada konsumen. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kesesuaian harga pasar yang ditawarkan Alfamart bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 45 berikut ini: Tabel 45: Kesesuaian Harga Pasaran yang Ditawarkan Alfamart . 3% sangat tidak setuju. 30% netral. 13% responden tidak setuju. 29% responden setuju.25 52 3 1% 29% 25% 52% 3% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 43 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga produk yang dijual Alfamart kurang terjangkau oleh konsumen. 47% responden setuju. 25% netral. 52% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju.

27% netral. d) Promosi Berdasarkan penelitian mengenai keterlihatan logo Alfamart dari sudut pandang mana saja bagi konsumen dapat dilihat pada tabel 46 berikut ini: Tabel 46: Keterlihatan Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 26 66 58 0 0 26% 66% 58% % % 99 .Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 0 14 27 58 1 0% 14% 27% 58% 1% 98 Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 45 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan harga yang ditawarkan minimarket Alfamart kurang sesuai dengan harga pasar saat ini. 58% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 0% responden sangat setuju. 14% responden setuju. 1% sangat tidak setuju.

100 Berdasarkan penelitian mengenai logo Alfamart pada tas dan sovenir dapat dilihat pada tabel 48 berikut ini: Tabel 48: Ada Logo Alfamart pada Tas dan Sovenir Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 35 62 3 0 . 0% responden tidak setuju. 66% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 64% responden setuju.Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 46 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart mudah terlihat dari sudut pandang mana saja. Berdasarkan penelitian mengenai disain dan warna logo Alfamart dapat dilihat pada tabel 47 berikut ini: Tabel 47: Disain dan Warna Logo Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 22 64 12 2 0 22% 64% 12% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 47 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart memiiki disain dan warna yang menarik. 0% sangat tidak setuju. 12% netral. Hal ini terlihat bahwa 22% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 26% responden sangat setuju. 8% netral. 2% responden tidak setuju.

Hal ini terlihat bahwa 19% responden sangat setuju. Hal ini terlihat bahwa 35% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 20% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai kupon undian dan hadiah langsung minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 49 berikut ini: Tabel 49: Kupon Undian dan Hadiah Langsung Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral 19 49 12 19% 49% 12% 101 Tidak setuju Sangat tidak setuju 20 0 20% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 49 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart sering memberikan kupon undian dan hadiah langsung jika berbelanja dalam jumlah tertentu. 3% netral. 49% responden setuju.0 35% 62% 3% 0% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 48 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan logo Alfamart pada tas belanja dan sovenir ada . 12% netral. 0% responden tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 50 berikut ini: Tabel 50: Informasi Produk dan Harga Baru Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju . 62% responden setuju.

Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas kartu keanggotaan bagi pelanggan minimarket Alfamart yang diberikan kepada konsumen dapat dilihat pada tabel 51 berikut ini: Tabel 51: Fasilitas Kartu Keanggotaan Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 46 44 8 2 0 46% 44% 8% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 51 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar . Hal ini terlihat bahwa 32% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju. 54% 102 responden setuju.Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 32 54 6 8 0 32% 54% 6% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 50 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart selalu memberikan brosur informasi produk dan harga baru tiap bulan kepada konsumen yang berbelanja. 6% netral. 8% responden tidak setuju.

8% netral. 38% netral. Hal ini terlihat bahwa 9% responden sangat setuju.responden menyatakan minimarket Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan yang disebut kartu “Aku”. 0% sangat tidak setuju.Berdasarkan penelitian mengenai jingel iklan dan slogan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 52 berikut ini: Tabel 52: Jingle Iklan dan Slogan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 103 Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 9 25 38 27 1 9% 25% 38% 27% 1% Jumlah 100 100% Pada tabel 52 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jingle iklan dan slogan minimarket Alfamart mudah diingat dan dimengerti responden. 1% sangat tidak setuju. 27% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 46% responden sangat setuju. 44% responden setuju.2% responden tidak setuju. e) Kenyamanan berbelanja Berdasarkan penelitian mengenai fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 53 berikut ini: Tabel 53: Fasilitas yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 5 36 41 18 0 5% 36% . 25% responden setuju.

8% netral. 0% sangat tidak setuju. 36% responden setuju. Hal 104 ini terlihat bahwa 5% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju.41% 18% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 53 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan fasilitas yang diberikan minimarket Alfamart sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen dalam kenyamanan berbelanja. 4% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 27% responden sangat setuju. 41% netral. Berdasarkan penelitian mengenai penataan ruangan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 55 berikut ini: Tabel 55: Penataan Ruangan yang Nyaman Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase 105 Sangat setuju Setuju Netral . 18% responden tidak setuju. 61% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jumlah keranjang belanja yang disediakan minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 54 berikut ini: Tabel 54: Jumlah Keranjang Belanja yang Diberikan Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 27 61 8 4 0 27% 61% 8% 4% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 54 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa jumlah keranjang yang disediakan minimarket Alfamart jumlahnya sesuai dengan kebutuhan konsumen yang berkunjung ke minimarket tersebut.

2% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 13% responden sangat setuju. 59% responden setuju. . 57% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai disain eksternal yang menunjukan ciri khas minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 56 berikut ini: Tabel 56: Disain Eksternal Ciri Khas Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 56 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa disain eksternal dan ciri khas minimarket 106 Alfamart sangat bagus untuk menarik konsumen datang berkunjung dan berbelanja. 8% responden tidak setuju. 0% sangat tidak setuju. 23% netral. 20% netral. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju.Tidak setuju Sangat tidak setuju 13 59 20 8 0 13% 59% 20% 8% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 55 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan ruangan yang didisain untuk berbelanja pada minimarket Alfamart cukup nyaman bagi konsumen yang berbelanja.

f) Pelayanan Berdasarkan penelitian mengenai seragam pegawai yang bekerja di minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 58 berikut ini: Tabel 58: Seragam Pegawai yang Bekerja pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju 16 53 16% 53% 107 Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 15 16 0 15% 16% . 0% sangat tidak setuju. 23% netral. 2% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 18% responden sangat setuju.Berdasarkan penelitian mengenai letak pintu masuk dan keluar toko minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 57 berikut ini: Tabel 57: Letak Pintu Keluar Masuk Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 18 57 23 2 0 18% 57% 23% 2% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 57 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan letak pintu masuk dan keluar minimarket Alfamart sangat sesuai untuk kebutuhan konsumen. 57% responden setuju.

0% sangat tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat setuju. 16% responden tidak setuju. 12% responden tidak setuju. 52% responden setuju. Berdasarkan penelitian mengenai ketersediaan pemesanan belanja melalui telpon pada minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 60 berikut ini: 108 Tabel 60: Ketersediaan Pemesanan Belanja Melalui Telpon pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju .0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 58 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan seragam yang digunakan pegawai minimarket Alfamart menarik dan ada slogan dan logo yang menjadi identitas pegawai. 15% netral. Berdasarkan penelitian mengenai kesigapan dan keramahan pegawai minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 59 berikut ini: Tabel 59: Kesigapan dan Keramahan Pegawai Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 21 52 15 12 0 21% 52% 15% 12% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 59 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan pegawai minimarket Alfamart sigap dan ramah dalam memberi pelayanan. 15% netral. 53% responden setuju. Hal ini terlihat bahwa 21% responden sangat setuju. 0% sangat tidak setuju.

38% netral.1 6 38 50 5 1% 6% 38% 50% 5% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 60 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan minimarket Alfamart tidak menyediakan pelayanan pemesanan belanja lewat telpon. Hal ini terlihat bahwa 16% responden sangat 109 setuju. 50% responden tidak setuju. Hal ini terlihat bahwa 1% responden sangat setuju. 14% responden tidak setuju. 6% responden setuju. 56% responden setuju. 0% sangat tidak setuju. 14% netral. Berdasarkan penelitian mengenai antrian pada meja kasir bagi konsumen yang telah selesai berbelanja pada minimarket Alfamart dapat . 5% sangat tidak setuju. Berdasarkan penelitian mengenai jam buka dan tutup minimarket Alfamart dapat dilihat pada tabel 61 berikut ini: Tabel 61: Jam Buka dan Tutup Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 16 56 14 14 0 16% 56% 14% 14% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 61 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan jam buka dan tutup minimarket Alfamart sesuai dengan kebutuhan konsumen.

7% 79% Kenyamanan Berbelanja 78. 9% netral.8% Harga 62.dilihat pada tabel 62 berikut ini: Tabel 62: Tidak Ada Antrian di Meja Kasir pada Minimarket Alfamart Kriteria jawaban Frekuensi Persentase Sangat setuju Setuju Netral Tidak setuju Sangat tidak setuju 25 55 9 11 0 25% 55% 9% 11% 0% Jumlah 100 100% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Pada tabel 62 dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar responden menyatakan tidak ada antrian pada meja kasir setelah selesai belanja karena jumlah kasir dirasa cukup pada minimarket Alfamart . 55% responden setuju.3 Analisis Hasil Penelitian Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ada 3 menggunakan analisis deskriptif. 4. analisis skala likert dan analisis uji beda dengan uji-t 110 dengan program spss. Hasil dari perhitungan menggunakan SPSS terlihat pada lampiran 2 dan di bawah ini ringkasan perhitungan tersebut yaitu: 1.8% 60.2% Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan variabel di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi. 11% responden tidak setuju. kelengkapan produk yang . Perhitungan analisis deskriptif: Perbandingan persepsi Indomaret dan Alfamart dengan analisis deskriptif dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 63: Perhitungan Rata-Rata Prosentase Minimarket Indomaret dan Alfamart Keterangan Indomaret Alfamart Lokasi 85% 73% Kelengkapan produk 85. 0% sangat tidak setuju.3% Promosi 57.6% 50.2% Pelayanan 77.3% 33.2% 70. Hal ini terlihat bahwa 25% responden sangat setuju.

21 .01 1.63 3.ditawarkan. 2. harga yang ditawarkan dan kenyamanan berbelanja sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi .75 4.07 3.81 191 3. Perhitungan dengan skala likert: Persepsi konsumen Indomaret dan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel perhitungan dibawah ini: Tabel 64: Perhitungan Skor Minimarket Indomaret dan Minimarket Alfamart Indomaret AlfamaDimensi yang rt diukur Skor rata2 interpretasi Skor rata2 interpretasi 111 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 4.44 3.

34 4.81 1.14 3.66 S TS TS N N N S S SS S S N TS SS S TS S SS TS S N SS S S S .29 1.23 3.02 3.66 3.98 4.94 3.17 4.81 3.84 3.28 4.36 2.86 4.82 4.74 3.86 3.75 3.3.36 3.

73 3.10 4.94 N SS S N S TS TS SS S N S TS S .32 3.11 3.34 3.55 2.55 2.82 2.77 3.43 3.18 3.S S S S 3.24 3.34 3.84 4.54 4.32 3.67 4.54 2.63 3.91 4.14 3.22 3.27 2.2 4.59 4.74 3.26 4.69 3.

81 1.01 1.91 3. kelengkapan produk yang ditawarkan.07 .44 3. harga yang ditawarkan sedangkan keunggulan dari Alfamart yaitu promosi dan kenyamanan berbelanja hal ini juga dapat dilihat pada gambar 15 dibawah ini: 112 ANALISIS SKALA LIKERT 1 10 123456789 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 INDIKATOR SKALA PENELITIAN INDOMARET 4.S SS S S SS S N S S S SS S S TS S S Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Dari perhitungan indikator di atas dapat diketahui bahwa keunggulan dari Indomaret yaitu pada faktor-faktor lokasi.

sedangkan pada komponen Alfamart responden sebagian besar setuju bahwa Alfamart lebih baik pada segi promosi dan kenyamanan berbelanja dibandingkan Indomaret.73 3.640000 okasi - .ALFAMART 3. kelengkapan produk yang ditawarkan dan harga pada minimarket ini lebih baik dibandingkan Alfamart.26 4.22 3. Perhitungan menggunakan uji-t atau uji beda Pengujian hipotesis untuk perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart dapat dilihat pada tabel berikut ini: 113 Tabel 65: Deskripsi variabel penelitian persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart Persepsi konsumen Indomaret Persepsi konsumen Alfamart Indikator Mean Indikator Mean okasi elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 2.55 Gambar 15: Analisis Skala Likert Persepsi Indomaret dan Alfamart Grafik 15 diatas menunjukan bahwa pada komponen indikator diatas dapat diketahui pada Indomaret responden sebagian besar meyatakan setuju bahwa lokasi. 3.140000 1.860000 0.24 3.470000 3.620000 9.930000 9.

6700000 9. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart diterima.002 berada dibawah level of significance yang 114 digunakan (α =0.IND_ P.290 35 . Tolak Ho Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Secara parsial ditemukan perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart secara signifikan. 4.05) sehingga tolak Ho yang artinya persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi Alfamart terdapat perbedaan.002.470000 7.220000 9.4 Pembahasan Berdasarkan hasil pengujian hipotesa dengan uji-t diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart hal tersebut dapat diketahui dari penjelasan perindikator berikut: .660000 Sumber : Data primer diolah tahun 2006 Tabel 66: Perbandingan persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart dengan menggunakan uji-t : Model t Df Sig (2tiled) Keterangan P. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) 0.720000 7.elengkapan produk arga enyamanan berbelanja romosi elayanan 1.780000 .ALF 3.

670000. 115 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap kelengkapan produk yang ditawarkan diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. hal tersebut sesuai dengan teori yang menyatakan jika strategi harga rendah diterapkan maka strategi ini menjadi sangat efektif menarik pembeli karena harga rendah berati penghematan dan toko yang menerapkan harga lebih rendah dari pesaing akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf 157:2005). Dan dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 12.620000>8.720000> 23.140000>11.860000>19. yang menyatakan bahwa sebuah gerai akan lebih sukses jika letaknya lebih strategis dibandingkan gerai lainya yang berlokasi kurang strategis meskipun keduanya menjual produk yang sama. 135:2005). Hal tersebut disebabkan harga yang dijual Alfamart lebih mahal di bandingkan Indomaret karena Indomaret membeli langsung ke produsen yang masih bernaung pada satu kepemilikkan perusahaan sedang Alfamart membeli dari distributor sehingga harga yang dijual pun menjadi lebih mahal. hal tersebut sesuai dengan teori bahwa peritel yang menyediakan produk dalam toko pada jumlah. Perbedaan ini disebabkan jarak yang di tempuh konsumen lebih dekat menuju Indomaret di bandingkan ke Alfamart. perbedaan ini disebabkan pada Alfamart jumlah produk dan jenisnya produk yang dijual kurang banyak. oleh pramuniaga yang trampil dan banyak.780000.930000.220000. waktu dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko akan banyak di pilih konsumen (Hendri Ma’aruf.Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap lokasi berdirinya kedua minimarket tersebut diketahui memiliki perbedaan yang signifikan. Namun jika dilihat dari toko mana yang memberikan promosi lebih baik yaitu Alfamart hal ini diketahui dari mean Alfamart yang lebih besar dari Indomaret sebesar 27. Pada penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 21. 115: 2005. Dalam penelitian ini yang lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 10. namun hal ini tidak sesuai dengan konsep penjualan bahwa konsumen jika diabaikan dan tidak selalu diingatkan maka akan tidak membeli produk organisasi dalam jumlah yang cukup (Philip . Hal ini disebabkan karena Alfamart memberikan fasilitas kartu keanggotaan dan pada tas belanja Alfamart ada logo dari minimarket tersebut yang tidak di berikan Indomaret. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap harga yang ditawarkan diketahui bahwa ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. 116 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap promosi yang diberikan untuk menginformasikan toko dan produk yang disediakan diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan. sedang menurut Hendri Ma’aruf.

221:2005). Indomaret lebih baik dalam meyakinkan konsumen. Hal ini juga sesuai dengan teori berikut. Majalah marketing: 2004. Secara garis besar dapat diketahui bahwa setelah diadakan pengujian dengan uji-t dapat diambil kesimpulan. Kecuali jika faktorfaktor lain berubah sejak kunjungan terahir (Engel.1995: 252).05) sehingga tolak ho.Kotler. Dalam penelitian ini yang memberikan pelayanan lebih baik adalah Indomaret hal ini diketahui dari mean Indomaret yang lebih besar dari Alfamart sebesar 19. Hal ini dikarenakan pada Alfamart tidak memberikan pelayanan antar barang seperi Indomaret. 119 . Ini berarti hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara persepsi konsumen Indomaret dengan Alfamart diterima Menurut pendapat Tajwini Rofian. 117 Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pelayanan yang diberikan kepada konsumen yang berbelanja diketahui ternyata memang memiliki tingkat perbedaan yang signifikan.pengharum ruangan dan lain sebagainya. maka pilihan akan bersifat kebiasaan. Pada penelitiian ini meski Alfamart unggul dalam segi promosi namun konsumen cenderung lebih memilih minimarket pesaing karena pertimbangan faktor yang lain yang diberikan. hal tersebut sesuai dengan teori semua peritel baik skala besar atau pun kecil yang berformat modern berlomba-lomba dalam mendadani tempat belanja mereka semenarik mungkin pendapat ini dikemukakan dalam buku Hendri Ma’aruf. musik. citra toko pada giliranya mempengaruhi pilihan toko dan produk ahir atau pembelian merek. Selain kriteria di atas ternyata setelah diteliti terbukti bahwa konsumen memilih toko juga berdasarkan oleh citra Minimarket tersebut dan menurut responden.002 berada dibawah level of significance yang digunakan (α =0. secara parsial ditemukan pengaruh yang signifikan. ini sesuai dengan teori bahwa peritel yang memberikan kombinasi ragam produk dan tingkat pelayanan sebagai posisioning serta melengkapi dengan tingkat pelayanan yang tinggi berarti gerai tersebut memilih posisioning citra gerai yang lengkap dan full service yang pada ahirnya akan banyak dipilih konsumen (Hendry Ma’aruf. Analisis persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart terhadap pemberian kenyamanan dalam berbelanja ternyata memiliki tingkat perbedaan yang tidak signifikan. Hal ini ditunjukan nilai probabilitas (sig-t) variabel persepsi konsumen Indomaret dengan konsumen Alfamart sebesar 0. keranjang belanja.16:1997). 202: 2005. Jika pengalaman masa lalu memuaskan.640000>17.660000. Hal ini dikarenakan minimarket Indomaret dan Alfamart sama-sama memberikan fasilitas penunjang yang sama seperti AC. menyatakan karateristik toko satu dengan yang lainya meski hampir sama dapat memiliki penjualan yang berbeda seperti Indomaret dan Alfamart 118 yang biasanya berdampingan dan memiliki karateristik toko yang hampir sama setelah diadakan penelitian ternyata sesuai.

harga dan promosi sedang pada indikator kenyamanan berbelanja tidak di temukan perbedaan yang signifikan karena kedua minimarket ini memiliki faslitas yang hampir sama setelah diadakan penelitian. kelengkapan produk yang ditawarkan.BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.2 Saran Berdasarkan kesimpulan diatas. 4. salah satunya dengan cara memberi logo pada plastik belanja. Besarnya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart adalah sebesar 0. 3. . maka saran yang diajukan penulis adalah sebagai berikut: 1.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan dapat diambil bebarapa kesimpulan diantaranya adalah sebagai berikut: 1.05 yang digunakan 5. Minimarket Indomaret dalam mempromosikan tokonya hendaknya lebih gencar karena jika nantinya promosi itu di lupakan maka secara tidak langsung akan menjadikan konsumen menjadi pindah ke pesaing. Bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain dan organisasi perdagangan atau minimarket lain sebagai pembanding agar didapat hasil yang lebih sempurna. pelayanan. 5. Selebaran yang full color dengan informasi produk dan harga tidak akan banyak mempengaruhi pembeli karena mereka juga akan mendapat selebaran yang sama menarik dari peritel lainya. Mayoritas konsumen Indonesia sensitive terhadap harga. 2. karena itu Alfamart agar menekan harga dengan cara memutus saluran distributor yang panjang yang akan meminimalkan biaya dan pada ahirnya harga 120 menjadi sama dengan pesaing. Pelayanan pada minimarket Alfamart sebaiknya ditambahkan dengan fasilitas pesan belanja melalui telpon agar tidak kalah dengan pesaing. Adanya perbedaan persepsi konsumen Indomaret dengan persepsi konsumen Alfamart pada indikator lokasi. 2.002 berada di bawah lefel of signifikan 0. Persediaan barang pada minimarket Alfamart agar dapat disajikan dengan lebih lengkap agar apa yang diinginkan konsumen dapat dipenuhi .