ULUMUL QURAN (ASBABUN NUZUL

)

OLEH :

ADE SANJAYA NIM. 1.51.09.4.014

TADRIS MAEMATIKA FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI ( IAIN ) MATARAM 2009

www.aadesanjaya.blogspot.com   

aadesanjaya.com    . Saran dan kritik yang sifatnya membangun sangat kami harapkan untuk penyempurnaan dimasa yang mendatang. 10 November 2009 Penulis www.KATA PENGANTAR Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayahnya sehingga penulisan makalah ini dapat kami selesaikan pada waktunya. Mataram.blogspot. Penulisan makalah ini dengan tema “( Asbabun Nuzul )” Dalam hal ini kami menyadari masih banyak kekurangan dan untuk kesempurnaan makalah ini kami mohon sumbangsih dalam mencapai kesempurnaan makalah ini.

www. 3.aadesanjaya. 2.blogspot. karena itu banyak ayat yang turun didalam berbagai surah berkanaan sutu peristiwa. Apa pengetian dari asbabun nuzul itu ? Bagaimanakah cara turunnya asbabun nuzul itu ? Apakah faedah ( manfaat ) dari mempelajari asbabun nuzul itu ? TUJUAN PENULISAN Tujuan dari pembahasan makalah ini adalah agar kita bisa lebih mengenal tentang silsilah asbabun nuzul dan lebih memudahkan kita untuk mempelajari lebih jauh lagi sehingga dalam proses mempelajarinya kita tidak menemukan kesulitan.BAB I PENDAHULUAN Terkadang banyak ayat yang turun. Asbabun nuzul ada kalanya berupa kisah tentang peristiwa yang terjadi. sedang sebabnya hanya satu. atau berupa pertanyaan yang disampaikan kepada rasulullah untuk mengetahui hukum suatu masalah. bahkan kadang terjadi diantara mereka khusus yang memerlukan penjelasan hukum allah. Alqur’an diturunkan untuk memahami petunjuk kepada manusia kearah tujuan yang terang dan jalan yang lurus dengan menegakkan asas kehidupan yang didasarkan pada keimanan kepada allah dan risalah-Nya.com    . sehingga qur’an pun turun sesudah terjadi peristiwa atau pertanyaan tersebut. Asbabun nuzul mempunyai pengaruh dalam memahami makna dan menafsirkan ayat-ayat al-qur’an. RUMUSAN MASALAH 1. Dalam hal ini tidak ada permasalahan yang cukup penting. sebagian besar qur’an pada mulanya diturunkan untuk tujuan menyaksikan banyak peristiwa sejarah.

tanpa memiliki pengetahuan yang jelas mereka tidak berani untuk menafsirkan suatu ayat yang telah diturunkan. Pengertian asbabun nuzul Asbabun nuzul didefinisikan “sebagai suatu hal yang karenanya al-qur’an diturunkan untuk menerangkan status hukumnya. dijawab: bertaqwalah kapada allah dan berkatalah yang benar. Maksudnya: para sahabat. maka hal itu menunjukkan bahwa seseorang harus mengetahui benarwww. Pedoman dasar para ulama’ dalam mengetahui asbabun nuzul ialah riwayat shahih yang berasal dari rasulullah atau dari sahabat. asbabun nuzul membahas kasus-kasus yang menjadi turunnya beberapa ayat al-qur’an. yang meringkaskan kitab al-wahidi dengan menghilangkan isnad-isnadnya. Orang-oarang yang mengetahui mengenai apa qur’an itu diturunkan telah meninggal. sight (redaksi-redaksinya). Untuk menafsirkan qur’an ilmu asbabun nuzul sangat diperlukan sekali. apabila seorang ulama semacam ibn sirin. pada masa hal itu terjadi. al-wahidi . tarjih riwayat-riwayatnya dan faedah dalam mempelajarinya.BAB II PEMBAHASAN A. sehingga ada pihak yang mengkhususkan diri dalam pembahasan dalam bidang ini.com    . Mengetahui sebab-sebabnya dan membahas tentang pengertian secara bersungguh-sungguh dalam mencarinya ”. Para ulama’ salaf terdahulu untuk mengemukakan sesuatu mengenai asbabun nuzul mereka amat berhati-hati. macam-macamnya. kecuali dengan berdasarkan pada riwayat atau mendengar langsung dari orangorang yang menyaksikan turunnya.blogspot. yang termasuk tokoh tabi’in terkemuka sudah demikian berhati-hati dan cermat mengenai riwayat dan katakata yang menentukan.aadesanjaya. al-wahidi mengatakan: “ tidak halal berpendapat mengenai asbabun nuzul kitab. al-ja’bar . tanpa menambahkan sesuatu. yaitu yang terkenal diantaranya ialah Ali bin madani. syikhul islam ibn hajar yang mengarang satu kitab mengenai asbabun nuzul. Itu disebabkan pembaritahuan seorang sahabat mengenai asbabun nuzul. baik berupa peristiwa maupun pertanyaan”. Muhammad bin sirin mengatakan: ketika aku tanyakan kepada ‘ubaidah mengetahui satu ayat qur’an. guru bukhari.

karena tidak semua ayat qur’an diturunkan sebab timbul suatu peristiwa dalam kejadian. adalah kelompok yang turun dengan sebab tertentu. Pedoman mengetahui asbabun nuzul Aisyah pernah mendengar ketika khaulah binti sa’labah mempertanyakan suatu hal kepada nabi bahwasannya dia dikenakan zihar. tentu tidak satu ayatpun diturunkan kecuali salah seorang mereka mengetahui tentang apa ayat itu diturunkan seharusnya tidak dipahami melalui beberapa kemungkinan. atau karena suatu pertanyaan. Dengan demikian dapat diketahui bahwa tidak semua ayat menyangkut keimanan. dan kedua. bahkan dia (Al-wahidi ) menuduh mereka pendusta dan mengingatkan mereka akan ancaman berat. B. Tetapi ada diantara ayat qur’an yang diturunkan sebagai permulaan tanpa sebab. Al-wahidi telah menentang ulama-ulama zamannya atas kecerobohan mereka terhadap riwayat asbabun nuzul. “Hal ini tidak berarti sebagai acuan bagi setiap orang harus mencari sebab turun setiap ayat”. tanpa memikirkan ancaman berat bagi orang yang tidak mengetahui sebab turunnya ayat ”. Definisi asbabun nuzul yang dikemukakan pada pembagian ayat-ayat al-qur’an terhadap dua kelompok: Pertama. mengenai akidah iman. Oleh suaminya aus bin samit katanya: “ Rasulullah. Oleh sebab itu yang dapat dijadikan pegangan dalam asbabun nuzul adalah riwayat ucapan-ucapan sahabat yang bentuknya seperti musnad. dengan mengatakan: “ sekarang.com    . suamiku telah menghabiskan masa mudaku dan sudah beberapa kali aku mengandung karenanya. kewajiban islam dan syariat allah dalam kehidupan pribadi dan social. dengan pernyataan itu mereka bermaksud mengungkapkan www. kelompok yang turun tanpa sebab. Sahabat ali ibn mas’ud dan lainnya. Ya allah sesunguhnya aku mengadu kepadamu.benar asbabun nuzul. setiap orang suka mangada-ada dan berbuat dusta. sesungguhnya allah telah mendengar perkataan perempuan yang mengadu kepadamu tentang suaminya. Pertama.aadesanjaya. ia menempatkan kedudukannya dalam kebodohan. yang secara pasti menunjukkan asbabun nuzul. sekarang setelah aku menjadi tua dan tidak beranak lagi ia menjatuhkan zihar kepadaku”. aisyah berkata: tiba-tiba jibril turun membawa ayat-ayat ini. kewajiban dari syariat agama turun tanpa asbabun nuzul. yakni aus bin samit.blogspot.

mereka bukan saja berupaya menghafal ayat-ayat al-qur’an dan hal-hal yang berhubungan serta mereka juga melestarikan sunah nabi. maka riwayat ini tidak diterima kecuali sanadnya shahih dan mengambil tafsirnya dari para sahabat. hikmah dan said bin jubair. Macam-macam asbabun nuzul Dari segi jumlah sebab dan ayat yang turun. www.com    . sebaliknya apabila satu ayat atau sekelompok ayat yang turun disebut ta’addud al-nazil. Mereka tidak dapat menerima hasil nalar dan ijtihad dalam masalah ini. asbabun nuzul dapat dibagi kepada ta’addud al-asbab wa al-nazil wahid ( sebab turunnya lebih dari satu dan ini persoalan yang terkandung dalam ayat atau kelompok ayat yang turun satu ) dan ta’addud al-nazil wa alsabab wahid (ini persoalan yang terkandung dalam ayat atau kelompok ayat yang turun lebih dari satu sedang sebab turunnya satu ). Asbabun nuzul dengan hadist mursal.blogspot. mereka berbaik sangka dengan segala apa yang mereka dengar dan saksikan pada masa rasulullah dan mengizinkan agar orang mengambil apa yang mereka ketahui sehingga tidak akan lenyap dengan berakhirnya hidup mereka. bagaimanapun suatu hal yang logis bahwa tidak mungkin semua asbabun nuzul dari semua ayat yang mempunyai sebab al-nuzul bisa mereka saksikan. tidak jarang pandangan terhadap riwayat-riwayat asbabun nuzul bagi ayat tertentu berbeda-beda yang kadang-kadang memerlukan Tarjih ( mengambil riwayat yang lebih kuat ) untuk melakukan tarjih diperlukan analisis dan ijtihad. Ketiga. para ulama menetapkan bahwa tidak ada jalan untuk mengetahui asbabun nuzul kecuali melalui riwayat yang shahih. yaitu hadist yang gugur dari sanadnya seoarng sahabat dan mata rantai periwayatnya hanya sampai kepada seorang tabi’in. seperti mujahid. sebab turun ayat disebut ta’addud karena wahid atau tunggal bila riwayatnya hanya satu. Intensitas para sahabat mempunyai semangat yang tinggi untuk mengikuti perjalanan turunnya wahyu. sejalan dengan itu al-hakim menjelaskan dalam ilmu hadist bahwa seorang sahabat yang menyaksikan masa wahyu dan al-qu’an diturunkan tentang suatu ( kejadian ) maka hadist itu dipandang hadist musnad. C. para periwayat menambah dalam periwatnya dan membangsakannya kepada sahabat. Ibnu al-shalah dan lainnya juga sejalan dengan pandangan ini.aadesanjaya. namun tampaknya pandangan mereka tidak selamanya berlaku secara mutlak.betapa kuatnya perhatian mereka terhadap al-qur’an dan mengikuti setiap keadaan yang berhubungan dengannya. Kedua.

Sebab pengetahuan tentang “sebab” akan membawa kepada pengetahuan tentang yang disebabkan (akibat). D. Kedua ayat-ayat turun sebagai permulaan tanpa didahului oleh peristiwa atau pertanyaan. permasalahannya ada empat bentuk: Pertama. tanpa mengetahuinya ayat tersebut bisa dipahami. keduanya dapat diambil sekaligus. ahmad adil kamal menjelaskan bahwa turunnya ayat-ayat al-qur’an melalui tiga cara: 1.aadesanjaya. ( ayat yang menyangkut kisah dalam al-qur’an). Ketiga ayat-ayat yang mempunyai sebab turun itu terbagi menjadi dua kelmpok. a. www. maka riwayat ini harus diteliti dan dianalisis. Keempat.Jika ditemukan dua riwayat atau lebih tentang sebab turun ayat-ayat dan masingmasing menyebutkan suatu sebab yang jelas dan berbeda dari yang disebutkan lawannya. Pertama ayat-ayat turun sebagai reaksi terhadap pertanyaan yang dikemukakan kepada nabi. 2. Ayat-ayat yang sebab turunnya harus diketahui ( hukum ) karena asbabun nuzulnya harus diketahui agar penetapan hukumnya tidak menjadi keliru. keduanya shahih dan keduanya sama-sama tidak mempunyai penguat ( Murajjih ). Akan tetapi. tidak mempunyai penguat ( Murajjih ) dan tidak mungkin mengambil keduanya sekaligus. Ibnu taimiyah berkata: mengetahui sebab turun ayat membantu untuk memahami ayat al-qur’an. al-wahidi berkata:” tidak mungkin kita mengetahui penafsiran ayat al-qur’an tanpa mangetahui kisahnya dan sebab turunnya ayat adalah jalan yang kuat dalam memahami makna al-qur’an”. Pengetahuan tentang asbabun nuzul Perlunya mengetahui asbabun nuzul. Ayat-ayat yang sebab turunnya tidak harus diketahui. salah satu dari keduanya shahih dan lainnya tidak. Namum sebagaimana telah diterangkan sebelumnya tidak semua al-qur’an harus mempunyai sebab turun. b.blogspot. ayat-ayat yang mempunyai sebab turun juga tidak semuanya harus diketahui sehingga. Ketiga. keduanya shahih akan tetapi salah satunya mempunyai penguat ( Murajjih ) dan lainnya tidak. Kedua. keduanya shahih.com    . 3.

Faedah asbabun nuzul 1.aadesanjaya. E. 4. 6. Diketahui ayat tertetu turun padanya secara tepat sehingga tidak terjadi kesamaran bisa membawa kepada penuduhan terhadap orang yang tidak bersalah dan pembebasan bagi orang yang tidak bersalah. namun ini tidak benar bahwa semua ayat-ayat kisah tidak perlu mengetahui sebab turunnya. bagaimanpun sebagian kisah al-qur’an tidak dapat dipahami tanpa pengetahuan tentang sebab turunnya. Membantu dalam memahami ayat dan menghindarkan kesulitannya. 7. Diketahui pula bahwa sebab turun ayat tidak pernah keluar dari hokum yang terkandung dalam ayat tersebut sekalipun datang mukhasisnya ( yang mengkhususkannya ).com    . 5. 3. www. Membawa kepada pengetahuan tentang rahasia dan tujuan allah secara khusus mensyari’atkan agama-Nya melalui al-qur’an. Akan mempermudah orang menghafal ayat-ayat al-qur’an serta memperkuat keberadaan wahyu dalam ingatan orang yang mendengarnya jika mengetahui sebab turunnya.Kebanyakan ayat-ayat kisah turun tanpa sebab yang khusus. Dapat menolak dugaan adanya Hasr ( pembatasan ). 2.blogspot. Dapat mengkhususkan (Takhsis) hokum pada sebab menurut ulama yang memandang bahwa yang mesti diperhatikan adalah kekhususan sebab dan bukan keumuman lafal.

dapat kami simpulkan bahwasannya: 1. 3. Faedah asbabun nuzul a.aadesanjaya.blogspot. Cara turunnya asbabun nuzul itu: a. baik berupa peristiwa maupun pertanyaan”. ( ayat yang menyangkut kisah dalam al-qur’an). b. www. 2. pada masa hal itu terjadi. Ayat-ayat yang sebab turunnya tidak harus diketahui. Ayat-ayat yang sebab turunnya harus diketahui ( hukum ) karena asbabun nuzulnya harus diketahui agar penetapan hukumnya tidak menjadi keliru. Ketiga ayat-ayat yang mempunyai sebab turun itu terbagi menjadi dua kelmpok.BAB III PENUTUP A. Membawa kepada pengetahuan tentang rahasia dan tujuan allah secara khusus mensyari’atkan agama-Nya melalui al-qur’an. Kesimpulan Seteleh mempelajari dan melihat pembahasan yang telah dijabarkan panjang lebar diatas. Kedua ayat-ayat turun sebagai permulaan tanpa didahului oleh peristiwa atau pertanyaan. a.com    . Pertama ayat-ayat turun sebagai reaksi terhadap pertanyaan yang dikemukakan kepada nabi. b. serta memiliki faedah didalamnya. Asbabun nuzul didefinisikan “ sebagai suatu hal yang karenanya al-qur’an diturunkan untuk menerangkan status hukumnya.

f.com    . www. Diketahui pula bahwa sebab turun ayat tidak pernah keluar dari hokum yang terkandung dalam ayat tersebut sekalipun datang mukhasisnya ( yang mengkhususkannya ). Membantu dalam memahami ayat dan menghindarkan kesulitannya.blogspot. c. Diketahui ayat tertetu turun padanya secara tepat sehingga tidak terjadi kesamaran bisa membawa kepada penuduhan terhadap orang yang tidak bersalah dan pembebasan bagi orang yang tidak bersalah.aadesanjaya.b. e. d. Dapat mengkhususkan (Takhsis) hokum pada sebab menurut ulama yang memandang bahwa yang mesti diperhatikan adalah kekhususan sebab dan bukan keumuman lafal. Dapat menolak dugaan adanya Hasr ( pembatasan ). Akan mempermudah orang menghafal ayat-ayat al-qur’an serta memperkuat keberadaan wahyu dalam ingatan orang yang mendengarnya jika mengetahui sebab turunnya.

blogspot.Bogor:PT.1982.com    .Surabaya:Bina Ilmu www.1997.1993.Ulumul qur’an I.Jakarta:Rajawali Al-khattan.DAFTAR PUSTAKA Abdul Wahid.2001.Studi ilmu-ilmu qur’an. Pustaka litera antar nusa Syadali.Pengantar ulumul qur’an. Pustaka Setia Thamrin. Husni.ulumul qur’an.1994.aadesanjaya.Bandung:CV.Muhimmah ulumul qur’an. Manna’ khalil. Ahmad. Ramli. Masfuk.Semarang:Bumi Aksara Zuhdi.