HURAIKAN PEMIKIRAN SOSIALISASI

GEORGE

HERBERT

MEAD

TENTANG

Sosialisasi merupakan proses dimana manusia belajar melalui cara, nilai dan menyesuaikan tindakan dengan masyarkata dan budaya, ianya melihat bagaimana manusia meningkatkan pertumbuhan peribadi mereka agar sesuai dengan keadaan , nilai, norma dan budaya sesebuah masyarakat tersebut yang berlaku disekelilinnya.m elalui, merasi,(feeling) dan percaya diti sendiri dan proses sosialisasa dibudayakan sepanjang hayat Ahli-ahli sosiologi mendefinasikan sosialisasi sebagai teori mengenai peranan ( role theory), kerana di dalam proses sosialisasi, merupakan pembelajaran mengenari peranan-peranan yang harus dimainkan oleh individu-individu di dalam masayarakat. George Herbert Mead (1863-1931) merupakan seorang ahli falsafah sosiologi yang pragmatic dimana beliau memfokuskan perkembangan diri manusia dan objektifnya dalam dunia dan kehidupan bermasyarakat. Beliau memperkembangkan teorinya bahawa keanggotaan individu dalama satu kelompok social tersebut akan menghasilkan perilaku bersama atau lebih dikenali sebagai budaya. Berdasarkan kepada teori tersebut, Pemikiran oleh Mead, menyatakan bahawa perhatian perlu diberi ke atas individu-individu dan tingkahlakunya. Di mana setiap individu memegang peranan yang berbeza dalam sesebuah masyarakat atau kelompok. Mead, berpandangan bahawa individu tersebut merupakan sebahagian daripada lingtelah membantu menciptakan lingkungan tersebut. Beliau menetang pandangan bahawa perilaku individu adalah dipengaruhi oleh lingkungan social, walaupun kita sememangnya perlu hidup bermasyarakat dan berkelompok, tetapi kita tidak semestinya mengikuti tingkahlaku masyarakat/ kelompok tersebut. Mead, berpandangan, untuk memahami perilaku social, aspek dalaman(mental) perlu dikaji dan tidak semestinya aspek luaran(eksternal) sahaja, kedua-dua aspek tersebut beliau menyebut ³ social behaviorism´.

Kesadaran bahwa dunia sosial manusia berisikan banyak orang telah mulai terbentuk. kemampuan untuk menempatkan diri pada posisi orang lain juga mulai terbentuk pada tahap ini. dan sebagainya. Lama-kelamaan anak memahami secara tepat makna kata makan tersebut dengan kenyataan yang dialaminya. Self and Society (1934). Beliau membicakan tentang tingkahlaku manusia adalah bermula melalui pemahamanya sosialisasi. kakaknya.Pandangan-pandangan berkaitan proses sosiologi tersebut banyak dinyatakan dalam artikel dan book reviews yang ditulis oleh George Herbert Mead sendiri dan beliau sendiri tidak pernah mengeluarkan buku-buku berkaitan sosiologi. Bagi seorang anak. Selepas kematiannya. Tahap meniru (Play Stage) Tahap ini menunjukkan semakin sempurnanya seorang anak menirukan peranan-peranan yang dilakukan oleh orang dewasa Pada tahap ini mulai terbentuk kesadaran tentang nama sendiri dan siapa nama orang tuanya. Antara buku-buku yang telah diterbitkan adalah The Philosophy of the Present (1932). Makna kata tersebut juga belum dipahami tepat oleh anak. Self and Society (1934) Movements of Thought in the Nineteenth Sentory (1936) . Sebagian dari orang tersebut merupakan orang-orang yang dianggap penting bagi pembentukan dan bertahannya diri. Pada tahap ini juga anak-anak mulai melakukan kegiatan meniru walaupun tidak sempurna. orang-orang ini disebut orang-orang yang amat bermakna Tahap siap bertindak (Game Stage) . baharulah penulisan-penulisannya telah diedit oleh pelajar-pelajarnay di Universiti Chicago. Mind. Contoh: Kata "makan" yang diajarkan oleh ibunya kepada anaknya yang masih kecil untuk diucapkan "mam". sewaktu seorang anak mempersiapkan diri untuk mengenal dunia sosialnya termasuk untuk memperoleh pemahaman tentang diri. Anak mulai menyadari tentang apa yang dilakukan seorang ibu dan apa yang diharapkan seorang ibu dari anak. Dengan kata lain. yakni dari mana anak menyerap norma dan nilai. Melalui buku teori bahawa melalui dunia yang dilalui berikut. Mind.George Herbert Mead berpendapat bahwa sosialisasi seseorang dapat dibedakan menlalui tahap-tahap sebagai Tahap persiapan (Preparatory Stage) Tahap ini dialami sejak manusia dilahirkan. The Philosophy of the Act (1938).

Tahap penerimaan Stage/Generalized other) norma kolektif (Generalized Pada tahap ini seseorang telah dianggap dewasa. Dengan kata lain. Peraturan-peraturan yang berlaku di luar keluarganya secara bertahap juga mulai dipahami.secara mantap. Dia mulai menyadari adanya tuntutan untuk membela keluarga dan bekerja sama dengan teman-temannya. Dia sudah dapat menempatkan dirinya pada posisi masyarakat secara luas.Peniruan yang dilakukan sudah mulai berkurang dan digantikan oleh peranan yang secara langsung dimainkan sendiri dengan penuh kesadaran. Individu mulai berhubungan dengan teman-teman sebaya di luar rumah. Kemampuannya menempatkan diri pada posisi orang lain pun meningkat sehingga memungkinkan adanya kemampuan bermain secara bersamasama. Pada tahap ini berinteraksi semakin banyak dan hubunganya semakin kompleks. Manusia dewasa menyadari pentingnya peraturan. Manusia dengan perkembangan diri pada tahap ini telah menjadi warga masyarakat dalam arti sepenuhnya. . ia dapat bertenggang rasa tidak hanya dengan orang-orang yang berinteraksi dengannya tapi juga dengan masyarakat luas. anak mulai menyadari bahwa ada norma tertentu yang berlaku di luar keluarganya. kemampuan bekerja sama--bahkan dengan orang lain yang tidak dikenalnya-. Bersamaan dengan itu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful