PENGORGANISASIAN dan PENGEMBANGAN MASYARAKAT

NORMA dan NILAI

Oleh:

UNIVERSITAS AIRLANGGA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT ALIH JALUR UMUM SORE 2010

pedoman itu lama kelamaan norma-norma tersebut dibuat secara sadar. .BAB I PENDAHULUAN Pengantar Manusia adalah makhluk sosial yang selalu berinteraksi dengan individu lain. Dalam kehidupan sehari-hari manusia dalam berinteraksi dipandu oleh nilainilai dan dibatasi oleh norma-norma dalam kehidupan sosial.Untuk menjaga kelangsungan hidup bermasyarakat diperlukan aturan-aturan yang akan terwujud dalam norma dan nilai. Nilai dan norma tersebut harus dijaga kelestariannya oleh seluruh anggota masyakat agar masyarakat tidak kehilangan pegangan dalam hidup bermasyarakat. Norma dan nilai pada awalnya lahir tidak disengaja . diakui dan digunakan sebagai dasar dalam melakukan interaksi dan tindakan sosialnya. karena kebutuhan manusia sebagai makluk social dan harus berinteraksi dengan yang lain menuntut adanya suatu pedoman. Nilai dan norma tersebut akan dujunjung tinggi. Setiap masyarakat memiliki seperangkat nilai dan norma yang berbeda sesuai dengan karakteristik masyarakat itu sendiri.

Tata kelakuan (Mores) Tata kelakuan adalah sekumpulan perbuatan yang mencerminkan sifat-sifat hidup dari sekelompok manusia yang dilakukan secara sadar guna melaksanakan pengawasan oleh sekelompok masyarakat terhadap anggota-anggotanya. Norma tidak boleh dilanggar. Fungsi mores adalah sebagai alat agar para anggota masyarakat menyesuaikan perbuatanperbuatannya dengan tata kelakuan tersebut. 2. Koentjaraningrat menyebut adat istiadat sebagai kebudayaan abstrak . Norma menyangkut perilaku-perilaku yang pantas dilakukan dalam menjalani interaksi sosialnya. Cara (usage) Cara adalah suatu bentuk perbuatan tertentu yang dilakukan individu dalam suatu masyarakat tetapi tidak secara terus-menerus. dan petunjuk standar perilaku yang pantas atau wajar. bagi siswa yang terlambat dihukum tidak boleh masuk kelas. Pada awalnya. bagi siswa yang mencontek pada saat ulangan tidak boleh meneruskan ulangan. Lama-kelamaan norma-norma itu disusun atau dibentuk secara sadar. Norma merupakan hasil buatan manusia sebagai makhluk sosial. Kebiasaan (Folkways) Kebiasaan merupakan suatu bentuk perbuatan berulang-ulang dengan bentuk yang sama yang dilakukan secara sadar dan mempunyai tujuan-tujuan jelas dan dianggap baik dan benar. pemerkosaan. Misalnya. norma disusun agar hubungan di antara manusia dalam masyarakat dapat berlangsung tertib sebagaimana yang diharapkan. aturan. aturan ini dibentuk secara tidak sengaja. Contoh: cara makan yang wajar dan baik apabila tidak mengeluarkan suara seperti hewan. 4. Pada dasarnya. B.BAB II PEMBAHASAN Norma Sosial A. Keberadaan norma dalam masyarakat bersifat memaksa individu atau suatu kelompok agar bertindak sesuai dengan aturan sosial yang telah terbentuk. Norma dalam masyarakat berisis tata tertib. Pengertian Norma Sosial Norma sosial adalah patokan perilaku dalam suatu kelompok masyarakat tertentu. norma di dalam masyarakat dibedakan menjadi empat : 1. Tingkatan Norma Sosial Berdasarkan tingkatannya. atau menikahi saudara kandung. Dalam tata kelakuan terdapat unsur memaksa atau melarang suatu perbuatan. Contoh: Memberi hadiah kepada orang-orang yang berprestasi dalam suatu kegiatan atau kedudukan. akan memperoleh hukuman. Norma sering juga disebut dengan peraturan sosial. Siapa pun yang melanggar norma atau tidak bertingkah laku sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam norma itu. Adat istiadat (Custom) Adat istiadat adalah kumpulan tata kelakuan yang paling tinggi kedudukannya karena bersifat kekal dan terintegrasi sangat kuat terhadap masyarakat yang memilikinya. 3. memakai baju yang bagus pada waktu pesta. Contoh: Melarang pembunuhan.

diusir) ataupun batin (dijauhi).. aman. Pelanggaran terhadap norma ini dinamakan dosa. Pelanggaran terhadap norma ini berakibat sanksi pengucilan secara fisik (dipenjara. Pelanggaran terhadap adat istiadat akan menerima sanksi yang keras baik langsung maupun tidak langsung. Pembagian itu adalah sebagai berikut. Tidak berbohong. Contoh: 1. sehingga seseorang dapat membedakan apa yang dianggap baik dan apa pula yang dianggap buruk. Tidak boleh mencuri. Macam Norma Sosial Norma sosial di masyarakat dibedakan menurut aspek-aspek tertentu tetapi saling berhubungan antara satu aspek dengan aspek yang lainnya. Menjauhi apa-apa yang dilarang oleh agama 2. 3. makmur dan sebagainya. Menghormati pengadilan dan peradilan di Indonesia 3. 4. 1. Norma agama adalah peraturan sosial yang sifatnya mutlak dan tidak dapat ditawar-tawar atau diubah ukurannya karena berasal dari Tuhan. Norma Agama Norma agama berasal dari Tuhan. Tidak melanggar rambu lalu-lintas walaupun tidak ada polantas 2. Taat membayar pajak 4.melecehkan wanita atau laki-laki didepan orang. 3. Norma Kesopanan Norma kesopanan adalah peraturan sosial yang mengarah pada hal-hal yang berkenaan dengan bagaimana seseorang harus bertingkah laku yang . tertib. Misalnya orang yang melanggar hukum adat akan dibuang dan diasingkan ke daerah lain. sejahtera. Norma Kesusilaan Norma kesusilaan adalah peraturan sosial yang berasal dari hati nurani yang menghasilkan akhlak. Contoh: Orang yang berhubungan intim di tempat umum akan dicap tidak susila. Biasanya norma agama tersebut berasal dari ajaran agama dan kepercayaan-kepercayaan lainnya (religi). Contoh : 1.atau sistem nilai. Membayar zakat tepat pada waktunya bagi penganut agama islam 5. Norma Hukum ( laws ) Norma hukum adalah norma yang mengatur kehidupan sosial kemasyarakatan yang berasal dari kitab undang-undang hukum yang berlaku di negara kesatuan republik indonesia untuk menciptakan kondisi negara yang damai. pelanggarannya disebut dosa.upacara adat ( misalnya di Bali ) 5. Melakukan sembahyang kepada Tuhan. Menjalankan perintah Tuhan YME 6. Menghindari KKN atau korupsi kolusi dan nepotisme C. 2.

kode etik kedokteran. kritik. bersalaman ketika bertemu. Memberikan tempat duduk di bis umum pada lansia dan wanita hamil 6. Untuk menentukan sesuatu itu dikatakan baik atau buruk. sedangkan mencuri bernilai buruk. kencing di sembarang tempat. Hormat terhadap orang tua dan guru 2. maka masuk dalam kategori norma hukum. Tidak meludah di sembarang tempat. Woods Mendefinisikan nilai sosial sebagai petunjuk umum yang telah berlangsung lama.wajar dalam kehidupan bermasyarakat. Tidak suka berbohong 4. Contoh: kode etik jurnalistik. . yang mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari. 5. kritik. Contoh: 1. 4. mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk oleh masyarakat. Contoh: Membawa oleh-oleh apabila pulang dari suatu tempat. pantas atau tidak pantas harus melalui proses menimbang. tak heran apabila antara masyarakat yang satu dan masyarakat yang lain terdapat perbedaan tata nilai. Berteman dengan siapa saja 5. kode etik perwira. Sementara apda masyarakat tradisional lebih cenderung menghindari persaingan karena dalam persaingan akan mengganggu keharmonisan dan tradisi yang turun-temurun. Kode Etik Kode etik adalah tatanan etika yang disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu. sampai pengucilan secara batin. Sebagai contoh. Nilai sosial A.. Kode etik umumnya termasuk dalam norma sosial. memberi atau menerima sesuatu dengan tangan kanan. Pelanggaran terhadap norma ini akan mendapatkan celaan. 1. orang menanggap menolong memiliki nilai baik. masyarakat yang tinggal di perkotaan lebih menyukai persaingan karena dalam persaingan akan muncul pembaharuan-pembaharuan. Hal ini tentu sangat dipengaruhi oleh kebudayaan yang dianut masyarakat. namun bila ada kode etik yang memiliki sangsi yang agak berat. Pengertian Nilai sosial adalah nilai yang dianut oleh suatu masyarakat. Berbicara dengan bahasa yang sopan kepada semua orang 3. Contoh. Pelanggaran terhadap norma ini berakibat celaan. Norma Kebiasaan Norma kebiasaan adalah sekumpulan peraturan sosial yang berisi petunjuk atau peraturan yang dibuat secara sadar atau tidak tentang perilaku yang diulang-ulang sehingga perilaku tersebut menjadi kebiasaan individu. dan lain-lain tergantung pada tingkat pelanggaran.

Drs. B. Kimball Young Mengemukakan nilai sosial adalah asumsi yang abstrak dan sering tidak disadari tentang apa yang dianggap penting dalam masyarakat. Nilai sosial juga berfungsi sebagai alat solidaritas di kalangan anggota kelompok masyarakat. Dengan nilai tertentu anggota kelompok akan merasa sebagai satu kesatuan. Suparto Mengemukakan bahwa nilai-nilai sosial memiliki fungsi umum dalam masyarakat.Z.Lawang Menyatakan nilai adalah gambaran mengenai apa yang diinginkan. yakni segala sesuatu yang berguna bagi unsur fisik manusia. 3. A. 7. atau pakaian.2. Merupakan konstruksi masyarakat sebagai hasil interaksi antarwarga masyarakat. biasanya keputusan akan diambil berdasarkan pertimbangan nilai sosial yang lebih tinggi. Ciri nilai sosial di antaranya sebagai berikut: 1. 4. Nilai vital. yakni segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk mengadakan kegiatan dan aktivitas. Selain itu. Nilai material.dan dapat mempengaruhi perilaku sosial dari orang yang bernilai tersebut. yakni segala sesuatu yang berguna bagi batin atau kerohanian manusia. b. . 5. nilai sosial juga berfungsi sebagai penentu terakhir bagi manusia dalam memenuhi peranan-peranan sosial. Contohnya ketika menghadapi konflik. Prof Dr Notonegoro.yang pantas. berharga. Nilai sosial dapat memotivasi seseorang untuk mewujudkan harapan sesuai dengan peranannya. M.Green Nilai sosial adalah kesadaran yang secara relatif berlangsung disertai emosi terhadap objek.W. D. Di antaranya nilai-nilai dapat menyumbangkan seperangkat alat untuk mengarahkan masyarakat dalam berpikir dan bertingkah laku. Nilai kerohanian. 8. c. Nilai sosial juga berfungsi sebagai alat pengawas (kontrol) perilaku manusia dengan daya tekan dan daya mengikat tertentu agar orang berprilaku sesuai dengan nilai yang dianutnya. air.Hendropuspito Menyatakan nillai sosial adalah segala sesuatu yang dihargai masyarakat karena mempunyai daya guna fungsional bagi perkembangan kehidupan manusia. nilai sosial dibagi menjadi 3 : a. misalnya makanan.

Prestise atau kebanggaan bagi orang yang melaksanakan nilai tersebut. Ukuran dominan tidaknya suatu nilai didasarkan pada hal-hal berikut. seperti Lebaran atau Natal. 2. c. Contoh. Nilai mencerminkan kualitas pilihan tindakan dan pandangan hidup seseorang dalam masyarakat. seorang kepala keluarga yang belum mampu memberi nafkah kepada keluarganya akan merasa sebagai kepala keluarga yang tidak bertanggung jawab. Mengarahkan masyarakat dalam berfikir dan bertingkahlaku. Nilai mendarah daging (internalized value) Nilai mendarah daging adalah nilai yang telah menjadi kepribadian dan kebiasaan sehingga ketika seseorang melakukannya kadang tidak melalui proses berpikir atau pertimbangan lagi (bawah sadar). dan sosial. 5. Bagi manusia. memiliki mobil dengan merek terkenal dapat memberikan kebanggaan atau prestise tersendiri. yaitu nilai dominan dan nilai mendarah daging (internalized value). Contoh. Contoh. a. 6. orang Indonesia pada umumnya berusaha pulang kampung (mudik) di hari-hari besar keagamaan. hukum. Berapa lama nilai tersebut telah dianut oleh anggota masyarakat. Cenderung berkaitan satu sama lain.2. Bervariasi antara kebudayaan yang satu dengan kebudayaan yang lain. Contoh. bahkan merasa sangat bersalah. seperti politik. Nilai dominan Nilai dominan adalah nilai yang dianggap lebih penting daripada nilai lainnya. Banyak orang yang menganut nilai tersebut. 2. guu yang melihat siswanya gagal dalam ujian akan merasa gagal dalam mendidik anak tersebut. alasan. Merupakan penentu akhir bagi manusia dalam memenuhi peranan sosialnya. d. Biasanya nilai ini telah tersosialisasi sejak seseorang masih kecil. 3. Umumnya bila nilai ini tidak dilakukan. Demikian pula. Memberikan seperangkat alat untuk menetapkan harga social dari suatu kelompok. C. Memiliki pengaruh yang berbeda antarwarga masyarakat. D. Disebarkan diantara warga masyarakat (bukan bawaan lahir). nilai berfungsi sebagai landasan. 8. Tinggi rendahnya usaha orang untuk dapat melaksanakan nilai tersebut. Sebagai alat control perilaku manusia . b. Merupakan bagian dari usaha pemenuhan kebutuhan dan kepuasan sosial manusia. 4. Fungsi nilai sosial 1. nilai sosial dapat dibagi menjadi dua macam. 3. ekonomi. 1. ia akan merasa malu. Terbentuk melalui sosialisasi (proses belajar) 4. Klasifikasi Berdasarkan ciri-cirinya. Sebagai alat solidaritas bagi kelompok. atau motivasi dalam segala tingkah laku dan perbuatannya. 5. Dapat mempengaruhi pengembangan diri sosial 7. sebagian besar anggota masyarakat menghendaki perubahan ke arah yang lebih baik di segala bidang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful