TEORI DAN MODEL KONSEPTUAL KEPRAWATAN By. Ns. Afiyah Hidayati, S.Kep A.

PENGERTIAN Teori keperawatan menurut sevens (1984) adl. Sebagai usaha menguraikan dan menjelaskan berbagai fenomena dalam keperawatan (dikutip dari Taylor c, dkk/1989). Teori keperawatan berperan dalam membedakan keperawatan dengan disiplin ilmu lain dan bertujuan untuk menggambarkan, menjelaskan, memperkirakan, dan mengontrol hasil asuhan atau pelayanan keperawatan yang dilakukan. Model konseptual keperawatan merupakan suatu cara untuk memandang situasi dan kondisi pekerjaan yang melibatkan perawat di dalamnya. Model konseptual keperawatan memperlihatkan petunjuk bagi organisasi dimana perawat mendapatkan informasi agar mereka peka terhadap apa yang terjadi pada suatu saat dengan apa yang terjadi pada suatu saat juga dan tahu apa yang harus perawat kerjakan. B. GAMBARAN MODEL KONSEPTUAL KEPERAWATAN Hampir semua model keperawatan yang diaplikasikan dalam praktik keperawatan professional menggambarkan empat jenis konsep yang sama, yaitu : 1. Orang yang menerima asuhan keperawatan 2. Lingkungan (masyarakat) 3. Kesehatan (sehat/sakit, kesehatan dan penyakit) 4. Keperawatan dan peran perawat (tujuan/sasaran, peran dan fungsi) Model keperawatan dapat diaplikasikan dalam dalam kegiatan praktik, penelitian dan pengajaran, oleh karena itu model harus diperkenalkan kepada perawat atau calon perawat guna memperkuat profesi keperawatan khususnya dalam mengkoreksi pemikiran yang salah tentang profesi keperawatan seperti : perawat sebagai pembantu dokter,, oleh karena itu model harus diperkenalkan kepada perawat atau calon perawat guna memperkuat profesi keperawatan khususnya dalam mengkoreksi pemikiran yang salah tentang profesi keperawatan seperti : perawat sebagai pembantu dokter. C. MODEL KONSEPTUAL KEPERAWATAN MENURUT FLORENCE NIGHTINGALE 1. Biografi Florence Nightingale Dua bayi perempuan dilahirkan di tengah keluarga William (W.E.N) dan Fanny Nightingale dalam suatu perjalanan panjang keliling Eropa. Parthenope, anak pertama, lahir di Napoli, Yunani. Putri kedua diberi nama sesuai dengan nama sebuah kota di Italia, tempat dia dilahirkan pada tanggal 12-Met 1820: Florence. Florence Nightingale dibesarkan dalam sebuah keluarga kaya yang tinggal di luar kota London, dikelilingi pesta-pesta yang terus berlangsung, sebuah rumah musim panas bernama Lea Hurst, dan

tamasya ke Eropa. Tetapi pada tahun 1837, pada usia tujuh belas tahun, dia menulis di buku hariannya, “Pada tanggal 7 Februari, Tuhan berbicara kepadaku dan memanggilku untuk melayani-Nya.” Tetapi pelayanan apa? Dia menyadari bahwa dirinya merasa bersemangat dan sangat bersukacita — bukan karena status sosial keluarga kaya — saat dia merawat keluarga-keluarga miskin yang hidup di gubuk gubuk sekitar Embley, rumah keluarganya. Pada saat Florence berusia dua puluh empat tahun, dia merasa yakin bahwa panggilannya adalah merawat orang sakit. Tetapi pada tahun 1840-an, para gadis Inggris terhormat tidak akan bersedia menjadi perawat. Pada masa itu, perawat tidak melebihi fungsi sebagai pembantu yang melakukan semua pekerjaan di rumah sakit — rumah sakit umum (para orang kaya dirawat di rumah sendiri) — dan dianggap sebagai peminum atau pelacur. Tetapi Florence, yang belum menikah dan masih tinggal bersama orang tuanya, merasa hampir gila karena ketidakproduktifan dan rasa frustrasi. Dia bertanya kepada seorang dokter tamu dari Amerika, dr. Samuel Howe, “Apakah pantas bagi seorang gadis Inggris mencurahkan hidupnya untuk menjadi seorang perawat?” Dia menjawab, “Di Inggris, semua yang tidak biasa dianggap tidak layak. Tetapi bukanlah sesuatu yang tidak mungkin terjadi atau tidak wajar bagi seorang wanita terhormat bila melakukan suatu pekerjaan yang membawa kebaikan bagi orang lain.” Florence sering bertanya-tanya, mengapa gereja Protestan tidak seperti Catholic Sisters of Charity — suatu jalan bagi para wanita untuk mencurahkan hidupnya dengan melayani orang lain. Dr. Howe menceritakan kepadanya tentang Kaiserworth di Jerman, didirikan oleh Pendeta Theodor Fliedner. Tempat itu mempunyai rumah sakit yang dilengkapi ratusan tempat tidur, sekolah perawatan bayi, sebuah penjara berpenghuni dua belas orang, sebuah rumah sakit jiwa untuk para yatim, sekolah untuk melatih para guru, dan sekolah pelatihan untuk para perawat disertai ratusan diaken. Setiap kegiatan selalu diikuti dengan doa. Bahkan sebelum dia memutuskan untuk pergi, dengan semangat tinggi Florence menanggapi bahwa Kaiserworth adalah tujuannya. Tahun 1846, Florence melakukan perjalanan ke Roma bersama temantemannya, Charles dan Selina Bracebridge. Pada perjalanan ini, dia bertemu dengan Sidney Herbert dan istrinya, Liz. Mereka adalah orang Kristen yang taat. Kemudian dia menjadi Menteri Perang dan seorang teman serta pendorong, semangat bagi Florence Nightingale. Pada bulan Juli 1850, di usianya yang ke-30, akhirnya Florence pergi ke Kaiserworth di Jerman selama dua minggu. Setahun kemudian, dia pulang ke rumah dan tinggal selama tiga bulan. Dia pulang dengan sikap baru. Sekarang dia tahu bahwa dirinya harus membebaskan diri dari kehidupannya yang terkekang. Tiga tahun kernudian, dia melaksanakan pekerjaan keperawatannya yang pertama sebagai pengawas di Institute for the Care for Sick Gentle Woman in Distressed Circumstances. Dia memasukkan pemikiran-pemikiran baru ke dalam institusi itu dan menerapkan

beberapa ide yang revolusioner, seperti pipa air panas ke setiap lantai, elevator untuk mengangkut makanan pasien, dan para pasien dapat langsung memanggil para perawat dengan menekan bel. Dia juga menetapkan bahwa institusi tersebut bukan institusi sekte — menerima semua pasien dari semua denominasi dan agama. (Komite institusi ini menginginkan agar institusi tersebut hanya menerima jemaat Gereja Inggris). Pada tahun 1854, ketika Inggris dan Perancis mengumumkan perang terhadap Rusia untuk menguasai Crimea dan Konstantinopel — pintu gerbang menuju Timur Tengah — Sidney Herbert, sebagai Menteri Perang, meminta Florence untuk mengepalai sebuah tim perawat bagi rumah sakit militer di Scutari, Turki. Florence menggunakan kesempatan ini. Dia tiba bersama sebuah tim pilihan yang terdiri dari 38 orang perawat. Hanya 14 orang perawat yang mempunyai pengalaman di lapangan; 24 orang lainnya adalah anggota lembaga keagamaan yang terdiri dari Biarawati Katolik Roma, Dissenting Deaconnesses, perawat rumah sakit Protestan, dan beberapa biarawati Anglikan yang berpengalaman di bidang penyakit kolera. Temantemannya, Charles dan Selina Bracebridge juga turut bersama tim tersebut untuk mendorong semangatnya. Selama perang berlangsung, Florence menghadapi pertempuran berat untuk meyakinkan para dokter militer bahwa para perawat wanita pun diperlukan di sebuah rumah sakit militer. Perang Crimea telah membongkar sistem kemiliteran Inggris yang ternyata mengirim ribuan prajurit untuk menjemput kematiannya sendiri akibat kekurangan gizi, penyakit, dan diabaikan. Sebanyak 60.000 prajurit Inggris dikirim ke Crimea. Sejumlah 43.000 meninggal, sakit, atau terluka, dan hanya 7.000 yang terluka oleh musuh. Sisanya merupakan korban akibat lumpur, kekacauan, dan penyakit. Pada saat perang akan berakhir, laporan dan saran Florence Nightingale membuat Inggris seperti dilanda badai. Dia menjadi pahlawan wanita negara tersebut. Pada tahun 1860, Sekolah Keperawatan Nightingale dibuka di London dan kelas pertamanya berisi lima belas orang murid wanita muda. Sepanjang hidupnya, sebelum dia meninggal saat sedang tidur pada usia sembilan puluh tahun di tahun 1910, dia bekerja tanpa lelah untuk mengadakan perubahan-perubahan di kemiliteran yang berhubungan dengan perawatan kesehatan dan medis. Sebab dia telah bersumpah, “Semua yang terjadi di Crimea, tidak boleh terulang kembali.” 2. Gambaran model konseptual keperawatan Florence Nightingale: a. Definisi keperawatan adl. Profesi untuk wanita dengan tujuan menemukan dan menggunakan hukum alam dalam pembangunan kesehatan dan pelayanan kesehatan. Ningtingale menegaskan bahwa keperawatan adl. Ilmu dan kiat yang memerlukan pendidikan formal untuk merawat orang yang sakit. b. Tujuan tindakan keperawatan adl. Memelihara, mencegah infeksi, dan cedera, memulihkan dari sakit, melakukan pendidikan kesehatan serta mengendalikan lingkungan

c. Alasan tindakan keperawatan yakni Menempatkan manusia pada kondisi yang terbaik secara alami untuk menyembuhkan atau meningkatkan kesehatan serta mencegah penyakit dan luka. d. Konsep individu adl. Merupakan kesatuan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan spiritual yang lengkap dan berpotensi. e. Konsep sehat adl. Keadaan bebas dari penyakit dan dapat menggunakan kekuatannya secara penuh. f. Konsep lingkungan adl. Bagian eksternal yang mempengaruhi kesehatan dan sakitnya seseorang. D. GAMBARAN MODEL KONSEPTUAL KEPERAWATAN TOKOH YANG LAIN 2. Virginia Henderson a. Definisi keperawatan Bantuan yang diberikan kepada individu baik dalam keadaan sehat maupun sakit dalam kegiatannya untuk mencapai keadaan sehat atau sembuh dari penyakit sehingga ia mempunyai kekuatan, keinginan dan pengetahuan. b. Alasan tindakan keperawatan Pendekatan yang dilakukan untuk memenuhi 14 komponen dari keperawatan. c. Konsep individu Keadaan biologi dimana tidak dapat dipisahkan antara pikiran dan jasmani. d. Konsep sehat Kemampuan fungsi independent dalam hubungannya dengan 14 komponen. e. Konsep lingkungan Tidak terdefinisi dengan jelas, dapat berupa tindakan positif maupun negatif. 3. Sister Callista Roy a. Definisi keperawatan Suatu analisa proses dan tindakan sehubungan dengan perawatan sakit atau potensial seseorang untuk sakit. b. Alasan tindakan keperawatan Aktifitas keperawatan berasal dari model dimana berupa proses pengkajian dan intervensi-intervensi peran diselenggarakan dengan konteks keprawatan dan termasuk manipulasi dari stimuli. c. Konsep individu Keadaan biopsikososial yang berupa interaksi yang tetap dengan perubahan lingkungan, manusia bersifat sebagai system adaptif yang terbuka. d. Konsep sehat Rentang sehat sakit merupakan garis yang terus menerus yang menunjukan status sehat atau sakit dimana sesorang butuh pengalaman dan waktu. Sehat sakit merupakan bagian dari hidup manusia. e. Konsep lingkungan Suatu kondisi yang terus menerus dan mempengaruhi sekelilingnya dan perkembangan organisme serta group organisme. 4. Myra Estrin Levine a. Definisi keperawatan Interaksi manusia yang berdasarkan pada prinsip-prinsip ilmiah yang digunakan dalam proses keperawatan. b. Alasan tindakan keperawatan Perawatan individu yang bersifat holistic untuk setiap kebutuhan seseorang, seseorang mendorong perawat untuk beradaptasi. c. Konsep individu Interaksi dari individu yang bersifat kompleks

antara lingkungan interna dan eksterna yang mengubah adaptasi. 5. Imogane M. King a. Definisi keperawatan Suatu proses interaksi manusia antara perawat dan klien. b. Alasan tindakan keperawatan Perawat dan klien saling mengamati dalam informasi, komuniksai, situasi, tujuan dan tindakan untuk mencapai tujuan. c. Konsep individu suatu system terbuka mengenai penukaran masalah, energi dan dengan lingkungan yang terbatas. d. Konsep sehat Aturan dinamik dari stressor dalam lingkungan eksternal dan internal melalui penggunaan optimal untuk mencapoai potensi maksimal dalam kehidupan sehari-hari. e. Konsep lingkungan Suatu system terbuka yang menunjukkan penukaran masalah energi, informasi dengan keberadaan manusia.

EORI DAN MODEL KONSEPTUAL DALAM KEPERAWATANTEORI DAN KONSEPTUAL DALAM KEPERAWATAN 1. VIRGINIA HENDERSON, 1978Keperawatan adalah suatu fungsi yang unik dari perawat untuk menolong klien yang sakit atau sehat dalam memberikan pelayanan kesehatan dengan meningkatkan kemampuan, kekuatan, pengetahuan dan kemandirian pasien secara rasional, sehingga pasien dapat sembuh atau meninggal dengan tenang.Definisi ini merupakan awal terpisahnya ilmu keperawatan dan medik dasar. Dari definisi tersebut adalah asumsi tentang individu yaitu :o Individu perlu untuk mempertahankan keseimbangan fisiologis dan emosional.o Individu memerlukan bantuan untuk memperoleh kesehatan dan kemandirian atau meninggal dengan damai.o Individu membutuhkan kekuatan yang diperlukan , keinginan atau pengetahuan untuk mencapai atau mempertahankan kesehatan.Henderson berpendapat peranan perawat membantu individu sehat sakit dengan suatu cara penambah atau pelengkap (supplementary atau emplementary). Perawat sebagai partner penolong pasien dan kalau perlu sebagai pengganti bagi pasien.Focus perawat adalah menolong pasien dan keluarga untuk memperoleh kebebasan dalam hal Bernapasϖ Makan dan minum adekuatϖ memenuhi 14 kebutuhan Eliminasi Bergerak dan mempertahankan posisi yangϖ dasar yaitu : Tidurϖ normal Memilih baju yangϖ sampah tubuh Mempertahankan temperatureϖ diinginkan dan istirahat tubuh dalam rentang normal dengan mengatur pakaianϖ cocok lingkungan.ϖ dan memodifikasi Menjaga tubuh 2. DOROTHEA OREM 1978 Keperawatan adalah sebuah pertolongan atas pelayanan yang diberikan untuk menolong orang secara keseluruhan ketika mereka atau orang yang bertanggung jawab atas perawatan mereka tidak mampu memberikan perawatan kepada mereka.Keperawatan merupakan salah satu daya atau usaha manusia untuk membantu manusia lain dengan melakukan atau memberikan pelayanan yang professional dan tindakan untuk membawa manusia pada situasi yang saling menyayangi antara manusia dengan bentuk pelayanan yang berfokus kepada manusia seutuhnya yang

menghubungkan. memelihara kesehatan dan kesejahteraan. sosial.Perawatan menolong pasien untuk menempatkan primary. Metode pencegahan untuk mencegah stress yang disebabkan factor lingkungan dan meningkatkan system pertahanan pasien. stress dan System sosial meliputi keluarga. kelompok dan masyarakat. 1989 Keperawatan adalah suatu profesi yang unik dengan memperhatikan seluruh factorfaktor yang mempengaruhi respon individu terhadap penyebab stress. 3.Kerangka ini dikenal dengan system kerangka terbuka.o Perawat dan pasien saling berkolaborasi dalam tindakan keperawatan ( system pengganti sebagian )o Pasien merawat diri sendiri dengan bimbingan perawat ( system dukungan/pendidikan ). air.Keperawatan berhubungan langsung dengan lingkungan. pencegahan bahaya.o Manusia selalu berinteraksi secara konstan terhadap konsep ini. tempat atau ruang dan waktu untuk membentuk suatu hubungan menanggulangi status kesehatan dalam proses interpersonal reaksi interaksi dan transaksi dimana perawat dank lien berbagi informasi mengenai persepsinya dalam keperawatan. system sebaya. memikirkan.Perawatan berfokus kepada mencegah serangan stress dalam melindungi klien untuk mendapatkan atau meningkatkan derajat kesehatan yang paling baik.tidak terlepas dari lingkungannya. memelihara dan mempertahankan derajat kesehatan dengan memperhatikan. tekanan intra. lansia dan orang sakit membutuhkan bantuan untuk memenuhi aktivitas self care mereka. aktivitas dan istirahat. sedangkan bayi.¬interaksi perjanjian. 4.o Perawat memberi keperawatan total ketika pertama kali asuhan keperawatan dilakukan karena tingkat ketergantungan pasien yang tinggi ( system pengganti keseluruhan ). pendidikan. Orem mengklasifikasikan self care dalam 3 syarat :o Syarat universal : fisiologi dan psikososial termasuk kebutuhan udara. peran. BETTY NEWMAN. komunikasi. system pekerjaan dan kelompok¬keagamaan. tujuan pemberian asuhan keperawatan dapat dicapai jika perawat dan pasien saling bekerja sama dalam mengidentifikasi masalah serta menetapkan tujuan bersama yang hendak dicapai.Menurut OREM asuhan keperawatan dilakukan dengan keyakinan bahwa setiap orang memperlajari kemampuan untuk merawat diri sendiri sehingga membantu individu memenuhi kebutuhan hidup. kelompok.Asuhan keperawatan mandiri dilakukan dengan memperhatikan tingkat ketergantungan atau kebutuhan pasien dan kemampuan pasien. Asumsi yang mendasari kerangka ini adalah :o Asuhan keperawatan berfokus pada manusia termasuk berbagai hal yang mempengaruhi kesehatan seseorango Tujuan asuhan keperawatan adalah kesehatan bagi individu.Menurut King. menentukan dan melakukan tindakan perawatan sehingga individu atau kelompok berprilaku yang sesuai dengan kondisi keperawatan. dapat berbentuk interaksi. secondary dan tertiary. IMOGENE KING 1971 Keperawatan adalah suatu profesi yang memberikan bantuan pada individu dan kelompok untuk mencapai. asuhan . inter dan ekstra personal.Menurut Newman. Oleh karena itu ada tiga tingkatan dalam asuhan keperawatan mandiri. eliminasi.o Syarat pengembangan : untuk meningkatkan proses perkembangan sepanjang siklus hidup. manusia. Tiga system yang¬lingkungan dalam kerangka Keperibadian ( saling berinteraksi : personal system ) setiap individu mempunyai system kepribadian System interpersonal terbentuk karena hasil tertentu. makanan.o Penyimpangan kesehatan berhubungan dengan kerusakan atau penyimpangan cara. struktur norma dan integritas yang dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk melakukan self care. Teori ini dikenal dengan TEORI SELF CARE (Perawatan Diri )Orang dewasa dapat merawat diri mereka sendiri.

Teori Rogers berfokus pada proses kehidupan manusia. keputusan dan emosi. Primer = meliputi tindakan keperawatan untuk mengidentifikasi stressor.o Model konsep diri : gambaran diri.o Sehat adalah suatu keadaan proses dalam menjaga integritas dirio Peran perawat adalah membantu pasien beradaptasi terhadap perubahan yang ada. Individu selalu berinteraksi secara konstan atau selalu beradaptif terhadap perubahan lingkungan. kasih sayang dan perhatian.keperawatan dilakukan untuk mencegah atau mengurangi reaksi tubuh akibat adanya stressor. neurology dan endokrin.o Lingkungan adalah semua yang ada disekeliling kita dan berpengaruh terhadap perkembangan manusia. tindakan keperawatan ditujukan untuk meningkatkan adaptasi individu terhadap sehat dan penyakit. kemampuan untuk hidup mandiri/kemandirian. sekunder dan¬pencegahan tertier. proteksi.o Roy berpendapat ada 2 metode koping yaitu : Regulator = memproses input secar sistematis melalui jalur saraf. Tersier = meliputi pengobatan rutin dan teratur serta pencegahan kerusakan lebih lanjut atau komplikasi dari suatu penyakit. ideal diri.o Model fungsi peran : kebutuhan akan integritaso Model interdependen (kemandirian ) : hubungan seseorang dengan yang lain dan sumber system yang memberikan bantuan. MARTHA ROGERS.o Individu adalah makhluk biopsikososial sebagai satu kesatuan yang utuh yang meiliki mekanisme koping untuk dapat beradaptasi terhadap perubahan lingkungan. psikologis dan sosial.Menurut Roy.o Posisi individu pada rentang sehat sakit terus berubah. CALISTA ROY 1976 Keperawatan adalah sebagai ilmu pengetahuan melalui proses analisa dan tindakan yang berhubungan untuk merawat klien yang sakit atau yang kurang sehat. Asumsi dasar teori rogers tentang manusia adalah :o Manusia adalah kesatuan yang . Peran ini disebut penyakit yang terdiri dari pencegahan primer. berhubungan erat dengan keefektifan koping yang dilakukan untuk memelihara kemampuan beradaptasi. Seseorang dikatakan sehat jika mampu berfungsi untuk memenuhi kebutuhan biologis.Sebagai ilmu pengetahuan keperawatan Metode yang digunakan adalah terapeutik. 5. sirkulasi dan oksigenasi.Roy menggambarkan metode adaptasi dalam keperawatan : o Individu adalah makhluk biospikososial sebagai satu kesatuan yang utuh. 1970. scientik dan knowledge dalam memberikan pelayanan yang esensial untuk meningkatkan dan mempengaruhi derajat kesehatan. kebutuhan akan konsep diri yang positif. kimia dan endokrin Cagnator = memproses input melalui cara kognitif seperti persepsi. moral diri. belajar. Menurutnya kehidupan seseorang dipengaruhi alam sebagai lingkungan hidup manusia dan pola pertumbuhan dan perkembangan seseorang. serta kebutuhan akan kemampuan melalui peran dan fungsi secara optimal untuk memelihara integritas diri. Sekunder = tindakan keperawatan untuk mengurangi atau gejala penyakit atau reaksi tubuh lainnya karena adanya¬menghilangkan stressor. Penyebab utama terjadi¬komponen yaitu : Factor kondisi dan situasi yang berbeda¬perubahan Keyakinan dan pengalaman dalam beradaptasi. pencegahan penyakit. 6. Keperawatan adalah pengetahuan yang ditujukan untuk mengurangi kecemasan terhadap pemeliharaan dan peningkatan kesehatan .o Setiap individu berespon terhadap kebutuhan fisiologis. perawatan rehabilitasi penderita sakit serta penyandang cacat. Keempat model adaptasi itu adalah :o Model fisiologi : cairan dan elektrolit. proses informasi.o Setiap orang selalu menggunakan koping baik yang bersifat positif maupun yang negatif untuk dapat Kemampuan beradaptasi seseorang dipengaruhi oleh tiga¬beradaptasi. mencegah terjadinya reaksi tubuh karena adanya¬adanya stressor. nutrisi dan eliminasi.

o Perkembangan manusia dapat dinilai dari tingkah lakunya. PEPLAU Keperawatan adalah suatu hasil proses kerja sama manusia dengan manusia lainnya supaya menjadi sehat atau tetap sehat (hubungan antar manusia)Pendidikan atau pematangan tujuan yang dimaksud untuk meningkatkan gerakan yang progresif dan kepribadian seseorang dalam berkreasi. jalan hidup seseorang berbeda dengan yang lain.o Masyarakat/lingkungan = budaya dan adapt istiadat merupakan factor yang perlu dipertimbangkan dalam menghadapi kehidupan.Suatu model dapat diuraikan secara rinci kebutuhan utama/primer . baik dasar maupun 8.o Kehidupan setiap manusia adalah sesuatu yang unik .o Cara Fase interpersonal terdiri dari 4 fase yaitu : .o Focus intervensiAnsietas yang disebabkan oleh hubungan interpersonal yang mempengaruhi perkembangan kepribadian . Pengetahuan diri dalam konteks interaksi interpersonal merupakan hal yang penting untuk memahami klien dan mencapai resolusi masalah. konstruktif dan produktif. menanggulangi atau memenuhi kebutuhan-kebutuhan kesehatannya. membangun. perawat.o Sumber kesulitanAnsietas berat yang disebabkan oleh kesulitan mengintegrasikan pengalaman interpersonal yang lalu dengan yang sekarang ansietas terjadi apabila komunikasi dengan orang lain mengancam keamanan psikologik dan biologic individu. ABDELLAH FAYE Keperawatan adalah seni ilmu dalam memberikan pelayanan kepada individu. keluarga dan masyarakat.o Kesehatan = didefinisikan sebagai perkembangan kepribadian dan proses kemanusiaan yang berkesinambungan kea rah kehidupan yang kreatif.Rogers menggambarkan individu dan lingkungan sebagai medan energi. Tiap individu merupakan makhluk yang unik. berpola dan 7. narasumber. perawat berperan sebagai orang asing. Dalam hubungannya dengan pasien.o Tujuan asuhan keperawatan Kepribadian yang berkembang melalui hubungan interpersonal mendidik dalam pemenuhan kebutuhan klien.o Keperawatan = dipandang sebagai proses interpersonal yang bermakna. 4 komponen sentral yaitu proses intervensiProsesϖ interpersonal. mempunyai persepsi yang dipelajari dan ide yang telah terbentuk dan penting untuk proses interpersonal. sedangkan pasien mengendalikan isi yang menjadi tujuan. fisiologis. Proses interpersonal merupakan materina force dan alat edukatif yang baik bagi perawat maupun klien.o Peran nurseNurse berperan mengatur tujuan dan proses interaksi interpersonal dengan pasien yang bersifat partisipatif. Untuk membentuk sikap dalam meningkatkan kemampuandan keterampilan setiap individu perawat untuk mencapai tujuan membantu manusia yang sakit maupun sehat. menghasilkan pribadi dan cara hidup bermasyarakat. interpersonal dan kebutuhan serta selalu berupaya memenuhi kebutuhannya dan mengintegrasikan belajar pengalaman. pengasuh pengganti. pendidik. tidak ada dua hal didalam kehidupan ini yang dapat diulang dengan cara yang sama dibawah keadaan yang sama .o KlienSystem dari yang berkembang terdiri dari karakteristik biokimia.Hubungan interpersonal yang merupakan factor utama model keperawatan menurut Peplau mempunyai asumsi terhadap 4 konsep utama yaitu :o Manusia = individu dipandang sebagai suatu organisme yang berjuang dengan caranya sendiri untuk mengurangi ketegangan yang disebabkan oleh kebutuhan.o Manusia diciptakan dengan karakteristik dan keunikan tersendiri misalnya dalam hal sifat dan emosi. pemimpin dan konselor sesuai dengan fase proses interpersonal. pasien dan ansietas.utuh yang tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lain. terbuka.

4 prinsip perlindungan yang mendorong tujuan perawatan untuk seseorang ke status♣mempertahankan atau memulihkan . dimana perawat memandang manusia itu sama. Konselor ( consellor ) meninhgkatkan pengalaman individu menuju keadaan sehat yaitu kehidupan yang kreatif.orientasiLebih difokuskan untuk membantu pasien menyadari ketersediaan bantuan dan rasa percaya serta secara efektifϖ terhadap kemampuan perawat untuk berperan Fase falam pemberian askep pada klien.Perawat mempunyai 6 peran sebagai berikut :♣Orang asing ( stranger ) berbagi rasa hormat dan minat yang positif pada pasien. konstruktif dan produktif. Resolusi ini memungkinkan penguatan kemampuan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri dan menyalurkan energi kea rah realisasi potensi.Intisari dari keperawatan adalah manusia. Perawat menghadapi klien seperti tamu yang Nara dikenalkan pada situasi baru. 10.o Responsibilitas tanggung jawabPerawat bertanggung jawab dalam mengenal respon (perubahan tingkah laku atau tingkat fungsi tubuh ) sebagai adaptasi klien atau usaha untuk Rasa♣ Stress♣ Inflamasi♣beradaptasi terhadap lingkungan. Intervensi terapeutik meningkatkan penyembuhan dan pemulihan kesehatan. 9. LEVINE Keperawatan adalah bagian budaya yang direfleksikan dengan ide-ide dan nilai-nilai . Intervensi membantu mempertahankan status kesehatan dan mencegah penyakit lebih lanjut. Asumsinya bahwa definisi teori tersebut adalah sebagai berikut :o KondisiKlien memasuki system pelayanan kesehatan dalam bagian penyakit atau perubahan kesehatan. Fase ini hubungan dalam prosesϖ merupakan inti Fase resolusiSecara bertahap interpersonal. dimana pasien dapat merasakan nilaiϖ situasi hubungan sesuai pandangan/persepsinya terhadap situasi.Keempat fase tersebut merupakan rangkaian proses pengembangan dimana perawat membimbing pasien dari rasa ketergantungan yang tinggi menjadi interaksi yang saling tergantung dalam lingkungan sosial. Respon pasien pada fase Pasrtisipan mandiri dalam♣identifikasi dapat berupa Individu : Individu yang tak berdaya dan♣hubungannya dengan perawat mandiri terpisah dari perawat Fase eksplorasiMemungkinkan suatu♣sangat tergantung pada perawat. 4 Sensorio respon antara lain : FungsiFungsi perawat memasukkan intervensi♣takut untuk meningkatkan adaptasi terhadap penyakit dan evaluasi intervensi sebagai support (dorongan) atau terapeutik koping. merupakan suatu rangkaian disiplin dalam menguasai organisasi atau kumpulan yang dimiliki individu dalam menjalin hubungan manusia sekitarnya. memberikan♣sumber ( resources person ) jawaban yang spesifik terhadap pertanyaan tentang masalah yang lebih luas dan selanjutnya mengarah pada area permasalahan yang Pendidik ( memerlukan bantuan. pasien melepaskan diri dari perawat. FLORENCE NIGHTINGALE 1895 Keperawatan adalah suatu proses menempatkan pasien dalam kondisi paling baik untuk beraktivitas yaitu lingkungan yang sehat dan udara yang bersih. identifikasiTerjadi ketika perawat memfasilitasi ekspresi perilaku pasien dan memberikan askep yang tanpa penolakan diri perawat memungkinkan pengalaman menderita sakit sebagai suatu kesempatan untuk mengorientasi kembali perasaan dan menguatkan bagian yang positif dan kepribadian pasien. Kepemimpinan (♣teacher ) merupakan kombinasi dari hubungan yang♣semua peran yang lain ♣leadership ) mengembangkan demokratis sehingga merangsang individu untuk berperan Perngasuh keunikan tiap♣pengganti ( surrogate ) membantu individu belajar tentang manusia sehingga dapat mengatasi konflik interpersonal.

mengubah situasi perawat setelah perawat memperkirakan kebutuhan klien . 11. reaksi dan tindakan keperawatan . Perawat berkonsentrasi pada peningkatan kesehatan mempertahankan suatu kesehatan dalam pencegahan penyakit. untuk♣Meningkatkan kemampuan klien berperan aktif dalam mencapai kesehatan yang optimalo Membantu klien dalam perawatan untuk menuju kesehatan yang optimal atau meninggal dengan tenang Postingan Terkait.NILAI DAN KEYAKINAN adalah♣NILAIo Perawatan mempunyai faktor yang uniko Perawatan pelayanan yang diberikan secara langsung terhadap orang sakit atau sehat. perawat mengetahui penyebab yang mempengaruhi derajat kesehatan . hubungan perawat dan klien merupakan hubungan yang sangat penting. keluarga dan masyarakato Perawatan menggunakan proses untuk melakukan rencana perawatano Perawatan meliputi hubungan interpersonal yang berkelanjutan. lalu bertindak secara spontan atau berkolaborasi untuk memberikan pelayanan kesehatan. penguasaan ilmu pengetahuan adalah utama dalam memberikan tindakan perawatan megenai perilaku manusia dan respon menusia untuk menentukan masalah yang nyata atau potensial kebutuhan klien.. Profesi keperawatan adalah profesi yang unik dan kompleks..12. Sakit dan perilaku.. kelompok. Contoh : keyakinan mengenai manusia atau klien sangat berbeda. atau♣KEYAKINANo Persyaratan dasar pikiran anggapan terhadap konsep mengenai keperawatano Setiap keyakinan model keperawatan merupakan inti dari keperawatano Keyakinan ditransfer dari teori scientik atau praktek dan salah satu hasil dari penelitian. JEAN WATSON 1979Keperawatan adalah filsafat dalam usaha merawat untuk memberi definisi hasil tindakan keperawatan dengan memperhatikan aspek humanistic dalam kehidupan.. Henderson melihat klien mempunyai kebutuhan dasar sedangkan Roy TUJUANo menjadikan 4 model penyesuaian.Tindakan keperawatan diarahkan pada pemeliharaan hubungan timbal balik dalam kesehatan. Konsep adalah suatu ide dimana terdapat suatu kesan yang .o Keyakinan sebagian besar adalah satu model dengan model yang lainnya. Dalam melaksanakan prakteknya.Teori Jean Orlando mengandung konsep kerangka kerja untuk perawat professional yang mengandung 3 elemen yaitu : perilaku klien. JEAN ORLANDO 1961 Keperawatan berlandaskan teori hubungan interpersonal yang menitikberatkan pada sifat unik individu atau klien dalam ekspresi verbal yang mengisyaratkan adanya kebutuhan dan cara-cara memenuhi kebutuhan. Tindakan berhubungan dengan proses perawatan manusia. dimana intervensi dapat bersifat mendorong atau terapeutik. perawat harus mengacu pada model konsep dan teori keperawatan yang sudah dimunculkan.Perlindungan terhadap energiKeseimbangan intake dan output energi untuk mencegah♣kesehatan : kelelahan Perlindungan terhadap integritas strukturaMempertahankan atau struktur tubuh (penyembuhan )♣pemulihan Perlindungan terhadap integritas personalMempertahankan atau pemulihan rasa identitas dan harga diri (mengenali kualitas diri)♣Perlindungan terhadap integritas sosialMemperkenalkan klien sebagai suatu makhluk sosial khususnya dengan orang lain. teori ini mempunyai implikasi utama dalam pengaturan perawatan akut.Model Jean Watson ini bentuk proses perawatannya menolong klien untuk mencapai atau memelihara kesehatan atau mati dengan tenang.Teori Levine berfokus pada satu orang klien.

kebersihan.abstrak yang dapat diorganisir dengan smbol-simbol yang nyata. Untuk berinteraksi dengan klien untuk memenuhi kebutuhan klien secepat mungkin dengan mengidentifikasi perilaku klien. keluarga. juga mempunyai kemampuan intelegensia yang tinggi. peristiwa atau kejadian yang didasari fakta-fakta yang telah di observasi tetapi kurang absolut atau bukti secara langsung. dan harapan yang sesuai Penyusun Teori: Peplau (1952) Tujuan Keperawatan: Untuk mengembangkan interaksi antara perawat dan klien Kerangka Kerja Praktik: Keperawatan adalah proses yang penting.dan model konsep keperawatan digunakan dalam menentukan model praktek keperawatan. cahaya. 1994). Teori keperawatan digunakan sebagai dasar dalam menyusun suatu model konsep dalam keperawatan. kenyamanan. Untuk menjadi perawat yang baik dan berpengertian. Yang dimaksud teori keperawatan adalah usaha-usaha untuk menguraikan atau menjelaskan fenomena mengenai keperawatan. nutrisi. membantu klien untuk mendapatkan kembali kemandiriannya secepat mungkin Kerangka Kerja Praktik: Praktik keperawatan membentuk klien untuk melakukan 14 kebutuhan dasar Henderson (Henderson. reaksi . Berikut ini adalah ringkasan beberapa teori keperawatan yang perlu diketahui oleh para perawat profesional sehingga mampu mengaplikasikan praktek keperawatan yang didasarkan pada keyakinan dan nilai dasar keperawatan : Penyusun Teori: Nightingale (1860) Tujuan Keperawatan: Untuk memfasilitasi “proses penyembuhan tubuh” dengan memanipulasi lingkungan klien (Torres. 1994) Penyusun Teori: Henderson (1955) Tujuan Keperawatan: Untuk bekerja secara mandiri dengan tenaga pemberi pelayanan kesehatan (Marriner-Torney. dan interpersonal (1952) Keperawatan berpartisipasi dalam menyusun struktur sistem asuhan kesehatan untuk memfasilitasi kondisi yang alami dari kecenderungan manusia untuk mengembangkan hubungan interpersonal (Marriner-Torney. kompeten dan memiliki keterampilan yang baik dalam memberikan pelayanan keperawatan (Marriner-Torney. 1994) Kerangka Kerja Praktik: Teori ini melingkupi 21 masalah keperawatan Abdellah (Abdellah et al 1960) Penyusun Teori: Orlando (1961) Tujuan Keperawatan: Untuk berespons terhadap perilaku klien dalam memenuhi kebutuhan klien dengan segera. 1966) Penyusun Teori: Abdellah (1960) Tujuan Keperawatan: Untuk memberikan kepada individu. Teori adalah sekelompok konsep yang membentuk sebuah pola yang nyata atau suatu pernyataan yang menjelaskan suatu proses. dan masyarakat. 1986) Kerangka Kerja Praktik: Lingkungan klien dimanipulasi untuk mendapatkan ketenangan. sosialiasi. terapeutik. sedangkan konsep keperawatan merupakan ide untuk menyusun suatu kerangka konseptual atau model keperawatan.

dan tindakan perawat membentuk situasi keperawatan (Orlando.perawat. dan sosial (Orem . situasi atau waktu (Torres. Chinn dan Jacobs. Chinn dan Jacobs. dan seni (Chinn dan Jacobs. lingkungan. 1995) Penyusun Teori: Wiedenbach (1964) Tujuan Keperawatan: Untuk membantu individual dalam mengatasi masalah yang berkaitan dengan kemampuan untuk memenuhi tekanan atau kebutuhan yang dihasil dari suatu kondisi. Klien secara terus menerus berubah dan menyelaraskan dengan lingkungannya Penyusun Teori: Orem (1971) Tujuan Keperawatan: Untuk merawat dan membantu klien mencapai perawatan diri secara total Kerangka Kerja Praktik: Teori ini merupakan teori kurangnya perawatan diri sendiri. 1979) Kerangka Kerja Praktik: “Manusia utuh” meliputi proses sepanjang hidup. 1986) Kerangka Kerja Praktik: Seorang klien dibentuk oleh bagian-bagian berikut yang saling tumpang-tindih. perkembangan. 1994. status patologis. 1961) Penyusun Teori: Hall (1962) Tujuan Keperawatan: Untuk memberikan asuhan dan kenyamanan bagi klien selama proses penyakit (Torres. Keperawatan klinik memiliki komponen seperti filosofi. 1995) Kerangka Kerja Praktik: Tiga elemen seperti perilaku klien. 1986. psikologis. dan merawat serta merehabilitasi klien yang sakit dan tidak mampu dengan pendekatan humanistik keperawatan (Rogers. reaksi perawat. 1986) Kerangka Kerja Praktik: Praktik keperawatan berhubungan dengan individu yang memerlukan bantuan karena stimulasi perilaku. Torres. 1973) Penyusun Teori: Johnson (1968) Tujuan Keperawatan: Untuk mengurangi stress sehingga klien dapat bergerak lebih mudah melewati proses penyembuhan Kerangka Kerja Praktik: Kerangka dari kebutuhan dasar ini berfokus pada tujuh kategori perilaku. 1980. Asuhan keperawatan menjadi penting ketika klien tidak mampu memenuhi kebutuhan biologis. mencegah kesakitan. dan pengobatan (penyembuhan) dan tubuh (perawatan). 1985) . dan tindakan keperawatan yang dilakukan (Tores. 1995) Penyusun Teori: Levine (1966) Tujuan Keperawatan: Untuk melakukan konversi kegiatan yang ditujukan untuk menggunakan sumber daya yang dimiliki klien secara optimal Kerangka Kerja Praktik: Model adaptasi manusia ini sebagai bagian dari satu kesatuan yang utuh didasari oleh “empat prinsip konservasi keperawatan” (Levine. tujuan. Perawat sebagai pemberi perawatan (MarinerTorney. 1986) Penyusun Teori: Rogers (1970) Tujuan Keperawatan: Untuk mempertahankan dan meningkatkan kesehatan. Tujuan individu adalah untuk mencapai keseimbangan perilaku dan kondisi yang stabil melalui penyelarasan dan adaptasi terhadap tekanan tertentu (Johnson. yaitu: manusia (inti). praktik.

1986). 1976. klien dan sistem pelayanan kesehatan Penyusun Teori: Travelbee (1971) Tujuan Keperawatan: Untuk membantu individu atau keluarga untuk mencegah atau mengembangkan koping terhadap penyakit yang dideritanya. dan mencegah kesakitan (Marriner-Torney. 1995) Kerangka Kerja Praktik: Dengan teori transkultural ini. mengkaji kemampuan adaptasi terhadap kebutuhan dan membantu klien beradaptasi Kerangka Kerja Praktik: Model adaptasi ini didasari oleh model adaptasi fisiologis. 1995) Kerangka Kerja Praktik: Keperawatan humanistik memerlukan partisipasi untuk memahami “keunikan” dan “kesamaan” dengan yang lain (Chinn dan Jacobs. 1986) . menemukan arti dari penyakit atau mempertahankan status kesehatan maksimalnya (Marriner-Torney. sosiologis. sekunder. 1994) Kerangka Kerja Praktik: Teori ini mencakup filosofi dan ilmu tentang caring. 1995) Penyusun Teori: Leininger (1978) Tujuan Keperawatan: Untuk memberikan perawatan yang konsisten dengan ilmu dan pengetahuan keperawatan dengan caring sebagai fokus sentral (Chinn dan Jacobs. Tindakan keperawatan meliputi tindakan preventif tingkat primer. dan kelompok untuk mendapatkan dan mempertahankan tingkat kesehatan maksimalnya melalui intervensi tertentu Kerangka Kerja Praktik: Penurunan stress adalah salah satu tujuan dari sistem model praktik keperawatan (Torres. Chinn dan Jacobs. serta ketergantungan dan kemandirian (Roy. 1994) Kerangka Kerja Praktik: Proses interpersonal dipandang sebagai hubungan manusia dengan manusia yang terbentuk selama sakit dan selama “mengalami penderitaan” Penyusun Teori: Neuman (1972) Tujuan Keperawatan: Untuk membantu individu. caring merupakan sentral dan menggabungkan pengetahuan dan praktik keperawatan (Leininger. 1980) Penyusun Teori: Roy (1979) Tujuan Keperawatan: Untuk mengidentifikasi tipe kebutuhan klien. keluarga. mengembangkan klien pada kondisi sehatnya. caring merupakan proses interpersonal yang terdiri dari intervensi yang menghasilkan pemenuhan kebutuhan manusia (Torres. mendapatkan kembali kesehatannya.Penyusun Teori: King (1971) Tujuan Keperawatan: Untuk memanfaatkan komunikasi dalam membantu klien mencapai kembali adaptasi secara positif terhadap lingkungan Kerangka Kerja Praktik: Proses keperawatan didefinisikan sebagai proses interpersonal yang dinamis antara perawat. 1980) Penyusun Teori: Watson (1979) Tujuan Keperawatan: Untuk meningkatkan kesehatan. psikologis. atau tersier Penyusun Teori: Patterson dan Zderad (1976) Tujuan Keperawatan: Untuk berespons terhadap kebutuhan manusia dan dan membangun ilmu “keperawatan yang humanistik” (Patterson dan Zderad.

2. teori self care deficit dan teori nursing system. 2008 by mirzal tawi I. 1994]) Kerangka Kerja Praktik: Manusia secara terus menerus berinteraksi dengan lingkungan dan berpartisipasi dalam upaya mempertahankan kesehatannya (MarrinerTorney. Sehat adalah suatu kontinu. Orem. antara lain dengan menggunakan model-model keperawatan dalam proses keperawatan dan tiap model dapat digunakan dalam praktek keperawatan sesuai dengan kebutuhan. Langkah-langkah yang harus dilakukan perawat dalam memilih model keperawatan yang tepat untuk kasus spesifik adalah sebagai berikut : 1. Mengumpulkan informasi awal tentang fokus kesehatan klien. proses yang terbuka bukan sekedar status sehat atau hilangnya penyakit (Parse. 1990. 1990) (Nursing as science and art [Marriner-Torney. Marriner-Torney. Banyak bentuk-bentuk pengetahuan dan ketrampilan berfikir kritis harus dilakukan pada setiap situasi klien. kelompok dan komunitas) dan pada edisi ketiga sebagai lanjutan dari tiga hubungan konstruksi teori yang meliputi : teori self care. Orem mengembangkan model konsep keperawatan ini pada awal tahun 1971 dimana dia mempublikasikannya dengan judul “Nursing Conceps of Practice Self Care”. Model ini pada awalnya berfokus pada individu kemudian edisi kedua tahun 1980 dikembangkan pada multiperson’s units (keluarga. 1994). salah satu diantaranya adalah model “self care” yang diperkenalkan oleh Dorothea E. Chinn dan Jacobs. . pola hidup dan aktifitas sehari-hari untuk mengidentifikasi dan memahami keunikan klien. 1994. memerlukan pengetahuan yang mendalam tentang variabel-variabel utama yang mempengaruhi situasi klien. Mempertimbangkan model keperawatan yang tepat dengan menganalisa asumsi yang melandasi. Pemilihan model keperawatan yang tepat dengan situasi klien yang spesifik. Dengan demikian perawat harus mampu berfikir logis. dan kritis dalam menelaah dan mengidentifikasi fenomena respon manusia. Dari beberapa model konsep.Penyusun Teori: Parse (1981) Tujuan Keperawatan: Untuk memfokuskan pada manusia sebagai suatu unit yang hidup dan kualitas partisipasi manusia terhadap pengalaman sehat (Parse. 1995) Konsep model “Self Care Theory” May 13. dalam aplikasinya harus dilandasi oleh dasar keilmuan keperawatan yang kokoh. definisi konsep dan hubungan antar konsep. umur. PENDAHULUAN Keperawatan sebagai pelayanan profesional.

Pemeliharaan kecukupan intake cairan . keluarga dan kelompok masyarakat dalam mempertahankan seft care yang mencakup integrias struktural. meyebutkan ada beberapa kebutuhan self care atau yang disebutkan sebagai keperluan self care (sefl care requisite). kecuali bila tidak mampu.II. 2. Lingkungan : Tatanan dimana klien tidak dapat memenuhi kebutuhan keperluan self care dan perawat termasuk di dalamnya tetapi tidak spesifik. Tiga kategori self care Model Orem’s. Sehat : Kemampuan individu atau kelompok memenuhi tuntutan self care yang berperan untuk mempertahankan dan meningkatkan integritas struktural fungsi dan perkembangan. Keperawatan : Pelayanan yang dengan sengaja dipilih atau kegiatan yang dilakukan untuk membantu individu. Universal self care requisite yang dimaksudkan adalah : . LANDASAN KONSEP MODEL / TEORI KEPERAWATAN “SELF CARE” A.Pemeliharaan keseimbangan antara aktivitas dan istirahat . Orem’s mengembangkan konsep modelnya hingga dapat diaplikasikan dalam pelaksanaan asuhan keperawatan. Keyakinan dan nilai-nilai 1. pemulihan dari sakit/trauma atau coping dan efeknya. fungsi dan perkembangan. Pengertian Keperawatan mandiri (self care) menurut Orem’s adalah : “Suatu pelaksanaan kegiatan yang diprakarsai dan dilakukan oleh individu itu sendiri untuk memenuhi kebutuhan guna mempertahankan kehidupan. b. Pada dasarnya diyakini bahwa semua manusia itu mempunyai kebutuhankebutuhan self care dan mereka mempunyai hak untuk mendapatkan kebutuhan itu sendiri. Universal self care requisite : Keperluan self care universal ada pada setiap manusia dan berkaitan dengan fungsi kemanusian dan proses kehidupan.Pemeliharaan kecukupan intake udara . baik sehat maupun sakit” (Orem’s 1980). B. Klien : Individu atau kelompok yang tidak mampu secara terus menerus mempertahankan self care untuk hidup dan sehat. Keyakinan Orem’s tentang empat konsep utama keperawatan adalah : a. d.Pemeliharaan kecukupan intake makanan . kesehatan dan kesejahteraannya sesuai keadaan. biasanya mengacu pada kebutuhan dasar manusia. Berdasarkan keyakinan empat konsep utama diatas. c. yaitu : a.

Pemeliharaan keseimbangan antara solitut dan interaksi sosial .Persediaan asuhan yang berkaitan dengan proses-proses eleminasi dan exrement. . 3. maka self care itu dimungkinkan.Meningkatkan fungsi human fungtioning dan perkembangan kedalam kelompok sosial sesuai dengan potensi seseorang. yang berkaitan dengan perubahan hidup seseorang atau tingkat siklus kehidupan. Menurunkan tuntutan self care kepada tingkat dimana klien dapat memenuhinya. dan ini timbul dari pengaruh peristiwa-peristiwa pada keperluan universal self care antara lain : Sewaktu ada keinginan untuk mengasuh dirinya sendiri dan seseorang itu mampu untuk menemukan keinginannya. 4. Memungkinkan orang yang berarti (bermakna) bagi klien untuk memberikan asuhan depenent (dependent care) jika self care tidak memungkinkan. Tujuan Tujuan keperawatan pada model Orem’s secara umum adalah : 1. fungsi kemanusiaan dan kesejahteraan manusia. . oleh karenanya self care deficit apapun dihilangkan. Aspek Sosial : Hubungan keluarga dengan masyarakat di sekitarnya. Tetapi bila keinginan itu lebih besar dari kapasitas individual atau kemampuan untuk menemukannya. Orem’s mendiskripsikan dua kategori dibawah ini sebagai keperluan self care (self care requisites). C. 2. c. 2. Aspek Interpersonal : Hubungan didalam keluarga b. terjadilah ketidak seimbangan dan ini dikatakan sebagai self care deficit. perawat secara langsung dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan self care klien. Tujuan kepewatan pada model Orem’s yang diterapkan kedalam praktek keperawatan keluarga /komunitas adalah : 1.Mencegah ancaman kehidupan manusia. .. Menolong klien dalam hal ini keluarga untuk keperawatan mandiri secara therapeutik. Membantu anggota keluarga untuk merawat anggota keluarganya yang mengalami gangguan secara kompeten. b. Health Deviation self care requisite : timbul karena kesehatan yang tidak sehat dan merupakan kebutuhan-kebutuhan yang menjadi nyata karena sakit atau ketidakmampuan yang menginginkan perubahan dalam perilaku self care. Jika ketiganya diatas tidak ada yang tercapai. Memungkinkan klien meningkatkan kemampuannya untuk memenuhi tuntutan self care. Menolong klien bergerak kearah tindakan-tindakan asuhan mandiri 3. keterbatasan seseorang dan keinginan seseorang untuk menjadi normal. Dengan demikian maka fokus asuhan keperawatan pada Model Orem’s yang diterapkan pada praktek keperawatan keluarga / komunitas adalah : a. ini berarti menghilangkan self care deficit. Developmental self care requisite : terjadi berhubungan dengan tingkat perkembangan individu dan lingkungan dimana tempat mereka tinggal.

keluarga atau kelompok sampai klien dapat diizinkan pulang dari perawatan. c. Aspek Tehnis Melatih ketrampilan dasar keluarga sehingga mampu mengantisipasi perubahan yang terjadi. Acting atau melakukan sesuatu untuk klien b. : Bantuan sebagian. dibutuhkan bagi klien yang mengalami keterbatasan gerak karena sakit atau kecelakaan. Merespon keperluan klien. : D. mengarahkan klien d. Pengetahuan dan Ketrampilan untuk Praktek Perawat menolong klien untuk menemukan kebutuhan self care dengan menggunakan tiga kategori dalam system keperawatan dan melalui lima metode bantuan. Masuk kedalam dan memelihara hubungan perawat – klien dengan individu. . Partially Compensatory c. 1. b. Mengajarkan klien c. keinginannya dan kebutuhannya untuk kontak dengan perawat dan asisten. dibutuhkan untuk klien yang tidak mampu mengontrol dan memantau lingkungannya dan tidak berespon terhadap rangsangan. Menyediakan lingkungan untuk klien agar dapat tumbuh dan berkembang. agar mampu melakukan perawatan mandiri. Mensupport klien e. Metode Bantuan Perawat membantu klien dengan menggunakan sistem dan melalui lima metode bantuan yang meliputi : a. : Dukungan pendidikan dibutuhkan oleh klien yang memerlukannya untuk dipelajari. Wholly Compensatory : Bantuan secara keseluruhan. Supportive Education 2. misalnya melakukan tindakan kompres secara benar. lima area utama untuk praktek keperawatan di diskripsikan sebagai berikut : a. Aspek Prosedural e. Menetapkan jika dan bagaimana klien dapat dibantu melalui perawatan. b.c. Kategoi Bantuan : a. : Mengajarkan kepada keluarga tentang tehnik dasar yang dilakukan dirumah. Untuk melaksanakan hal tersebut.

Hasil pemeriksaan tahunnya yang dilakukan dua minggu lalu : Tanda – tanda vital : TD : 138/86 mm Hg. Ny. Untuk dapat menerapkan model konsep / teori keperawatan ini diperlukan suatu pengetahuan dan ketrampilan yang mendalam terhadap teori keperawatan sehingga diperoleh kemampuan tehnikal dan sikap yang terapeutik. Laboratorium : cholesterol dalam darah 280 mg/dl. atau pelayanan sosial dan penyuluhan yang dibutuhkan atau yang diterima. BB : 70 Kg. Dengan demikian perawat mengakui potensi pasien untuk berpartisipasi merawat dirinya sendiri pada tingkat kemampuannya dan perawatan dapat menentukan tingkat bantuan yang akan diberikan. (48 tahun ). M dan suaminya menikmati aktifitas sosial seperti main bridge dan koleksi barangbarang antik. N : 92 x / mnt. Model konsep / teori keperawatan self care mempunyai makna bahwa semua manusia mempunyai kebutuhan-kebutuhan self care dan mereka mempunyai hak untuk memperolehnya sendiri kecuali jika tidak mampu. Asuhan keperawatan dengan pemilihan model konsep / teori keperawatan yang sesuai dengan karakteristik klien dapat memberikan asuhan keperawatan yang relevan. pelayanan kesehatan yang dibutuhkan atau diterima. Suhu : 98.d. PENUTUP Dengan mempelajari model konsep / teori keperawatan sebagaimana disampaikan dimuka maka dapat disimpulkan betapa perawat harus memahami apa yang harus dilakukan secara tepat dan akurat sehingga klien dapat memperoleh haknya secara tepat dan benar. Menikah selama 25 tahun dan janda sejak 6 bulan yang lalu. M. M meninggal karena stroke dan bapaknya meninggal karena serangan jantung saat usianya 50 tahun. Sejak suaminya meningal ia tidak lagi melakukan aktifitas karena kurangnya keinginan / minat. dia diramalkan kemungkinan menderita serangan jantung. Akhir-akhir ini dia tidak melakukan latihan secara teratur dan makan makanan fast food selama jam kerjanya dan bekerja 12 jam / hari serta makan hingga larut malam sebelum waktu istirahat. Ia seorang perokok. tetapi mengingat bahwa dia memiliki pengetahuan yang tidak adekuat tentang dasar-dasar nutrisi dan tidak mempunyai motivasi untuk menurunkan berat badan. Ny. Dokter menganjurkan : untuk menurunkan berat badan sekitar 20 kg. P : 30 x/ mnt. TB : 160 cm.40 F. Pengkajian (Assessment) : Perawat mengumpulkan data meliputi 6 area. sehari menghabiskan 1 ½ bungkus. III.Ibu Ny. Mengkoordinasikan dan mengintegrasikan keperawatan dan kehidupan sehari-hari klien. yaitu: .

3. Anjuran Dokter : Memonitor kolesterol dan tanda-tanda vital. pekerjaan staf pengajar di Universitas. 4. kolesterol 280 Mg / dl.Kurangnya aktivitas sosial 4.Menampakkan tidak adekuatnya intake udara. Apakah yang menjadi potensial klien untuk melakukan self care dimasa yang akan datang. mengkonsumsi makanan siap saji. Pengumpulan data meliputi pengetahuan individual.Tidak punya suami (widowed) . Kategori Health Deviation : Risiko terjadi penyakit kardiovaskuler berhubungan dengan kegemukan. Janda. agama katolik. M meninggal karena stroke. Masalah medis dan perencanaan : Diagnosa obesitas dengan risiko untuk terjadi penyakit kardiovaskuler dan rendahnya motivasi untuk menurunkan berat badan. Proses Keperawatan . perempuan. . suku bangsa Italia. ketrampilan. Haruskah klien ditolong supaya tidak melakukan self care atau melindungi dengan segala kemampuan perkembangan self care untuk tujuan terapi. penurunan interaksi sosial. memperlihatkan ketidak seimbangan ativitas dan istirahat serta latihan. Kapasitas individu untuk melakukan self care.Ny. Pandangan dokter terhadap kesehatan individu Pandangan individu terhadap kesehatan dirinya. Kategori Developmental Self Care : . 6. . berkeja 12 jam / hari. peningkatan kolesterol. perokok. kurangnya latihan dan riwayat keluarga. banyak mengkonsumsi lemak.160 Cm. motivasi dan orientasi. gaya hidup dan status kesehatan. Terapi apakah yang dibutuhkan untuk perawatan saat ini dan yang akan datang. konsumsi jumlah kalori yang dibutuhkan. 2.Riwayat keluarga : Ibu Ny. BB : 70 Kg . Status kesehatan perseorangan. 3. 2. B. apa alasan dan latar belakang terjadinya kekurangan untuk self care.. 5. Kategori kebutuhan universal self care : .Ny. Dalam tahap ini perlu mencari jawaban terhadap pertanyaan di bawah ini : 1. . Self care deficit : Pengetahuan dasar dan gaya hidup Ny. menurunkan intake kolesterol dan meningkatkan latihan. makan sampai larut malam. 3.1.Merokok 1 ½ bungkus perhari. 5. Tujuan kesehatan dalam konteks riwayat kehidupan. air dan makanan. 6. . M kurang pengetahuan tentang faktor – faktor risiko dan gangguan fungsi kardiovaskuler. 5. M dapat meningkatkan risiko untuk serangan jantung atau stoke. Personal faktor Umur 48 tahun. M. Apakah klien mempunyai kekurangan dalam memenuhi self care. TB. 4. Analisa Kasus 1. ayah meninggal karena serangan jantung pada usia 50 tahun. Jika ada. 2. Memenuhi syarat personal untuk self care. A.

Ny. mempunyai kemauan untuk mempelajari jenis makanan rendah kolesterol dan bagaimana menurunkan kadar kolesterol. telah memilih jenis makanan rendah kolesterol. mempunyai kemauan untuk mengetahui kandungan kolesterol dalam fast foods. M. M. support. 3. sudah turun (normal). Evaluasi Apakah Ny. perawat harus mengacu pada model konsep dan teori keperawatan yang sudah dimunculkan. M. Apakah Ny. mempunyai kemauan untuk mempelajari kolesterol dan pengaruhnya terhadap fungsi kasdiovaskuler.1.M.Metode Bantuan : Memberikan pedoman. Yang dimaksud teori keperawatan adalah usaha-usaha untuk menguraikan atau menjelaskan fenomena mengenai keperawatan. M mengeti tentang gaya hidupnya dan risiko terjadinya serangan jantung atau stroke? Apakah Ny. M. M. Ny. mempunyai kemauan untuk memelihara diet makanan harian tiap 3 hari. M. 4. Menganalisa bersama makanan sehari-hari dan bagaimana mengkonsumsikannya.Design Nursing System : Support – Education (Pendidikan Kesehatan . Ny. 2. ( Dikutip dari Makalah Hajjul Kamil. Diagnosa Keperawatan : Risiko gangguan fungsi kardiovaskuler berhubungan dengan kurang pengetahuan klien yang dimanifestasikan dengan gaya hidup dan risiko serangan jantung atau stroke. M. mengalami penurunan self care dificit. Rencana keperawatan : . peristiwa atau kejadian yang didasari fakta-fakta yang telah di observasi tetapi kurang absolut atau bukti secara langsung. sedangkan konsep keperawatan merupakan ide untuk menyusun suatu kerangka konseptual atau model keperawatan. Dalam melaksanakan prakteknya. Ny.dkk) adalah profesi yang unik dan kompleks.Tujuan : Menurunkan risiko terjadinya gangguan kardiovaskuler. M. Menentukan bersama menu makanan. Konsep adalah suatu ide dimana terdapat suatu kesan yang abstrak yang dapat diorganisir dengan smbol-simbol yang nyata. Implementasi Sepakati bersama untuk mencapai tujuan menurunkan kolesterol. Apakah support educative system efektif dalam meningkatkan self care pada Ny. mengajarkan dan ketentuan pengembangan lingkungan. . Teori adalah sekelompok konsep yang membentuk sebuah pola yang nyata atau suatu pernyataan yang menjelaskan suatu proses. Apakah kadar kolesterol Ny. Teori keperawatan digunakan sebagai .Kep.

yaitu: manusia (inti). nutrisi. keluarga. 1986. 1986) Kerangka Kerja Praktik: Seorang klien dibentuk oleh bagian-bagian berikut yang saling tumpang-tindih. dan tindakan keperawatan yang dilakukan (Tores. Untuk menjadi perawat yang baik dan berpengertian. kenyamanan. membantu klien untuk mendapatkan kembali kemandiriannya secepat mungkin Kerangka Kerja Praktik: Praktik keperawatan membentuk klien untuk melakukan 14 kebutuhan dasar Henderson (Henderson. 1994). 1986) Kerangka Kerja Praktik: Lingkungan klien dimanipulasi untuk mendapatkan ketenangan. 1961) Penyusun Teori: Hall (1962) Tujuan Keperawatan: Untuk memberikan asuhan dan kenyamanan bagi klien selama proses penyakit (Torres. kompeten dan memiliki keterampilan yang baik dalam memberikan pelayanan keperawatan (Marriner-Torney. Untuk berinteraksi dengan klien untuk memenuhi kebutuhan klien secepat mungkin dengan mengidentifikasi perilaku klien. 1995) Kerangka Kerja Praktik: Tiga elemen seperti perilaku klien. dan tindakan perawat membentuk situasi keperawatan (Orlando. Chinn dan Jacobs. kebersihan. status patologis. Berikut ini adalah ringkasan beberapa teori keperawatan yang perlu diketahui oleh para perawat profesional sehingga mampu mengaplikasikan praktek keperawatan yang didasarkan pada keyakinan dan nilai dasar keperawatan : Penyusun Teori: Nightingale (1860) Tujuan Keperawatan: Untuk memfasilitasi “proses penyembuhan tubuh” dengan memanipulasi lingkungan klien (Torres. dan masyarakat. reaksi perawat. dan harapan yang sesuai Penyusun Teori: Peplau (1952) Tujuan Keperawatan: Untuk mengembangkan interaksi antara perawat dan klien Kerangka Kerja Praktik: Keperawatan adalah proses yang penting. dan interpersonal (1952) Keperawatan berpartisipasi dalam menyusun struktur sistem asuhan kesehatan untuk memfasilitasi kondisi yang alami dari kecenderungan manusia untuk mengembangkan hubungan interpersonal (Marriner-Torney. 1994) Kerangka Kerja Praktik: Teori ini melingkupi 21 masalah keperawatan Abdellah (Abdellah et al 1960) Penyusun Teori: Orlando (1961) Tujuan Keperawatan: Untuk berespons terhadap perilaku klien dalam memenuhi kebutuhan klien dengan segera. dan pengobatan . reaksi perawat. cahaya. juga mempunyai kemampuan intelegensia yang tinggi. sosialiasi.dan model konsep keperawatan digunakan dalam menentukan model praktek keperawatan.dasar dalam menyusun suatu model konsep dalam keperawatan. 1966) Penyusun Teori: Abdellah (1960) Tujuan Keperawatan: Untuk memberikan kepada individu. 1994) Penyusun Teori: Henderson (1955) Tujuan Keperawatan: Untuk bekerja secara mandiri dengan tenaga pemberi pelayanan kesehatan (Marriner-Torney. terapeutik.

1986) Kerangka Kerja Praktik: Praktik keperawatan berhubungan dengan individu yang memerlukan bantuan karena stimulasi perilaku. situasi atau waktu (Torres. 1986) Penyusun Teori: Rogers (1970) Tujuan Keperawatan: Untuk mempertahankan dan meningkatkan kesehatan. perkembangan. praktik. 1994. 1980. Chinn dan Jacobs. menemukan arti dari penyakit atau mempertahankan status kesehatan . Asuhan keperawatan menjadi penting ketika klien tidak mampu memenuhi kebutuhan biologis. psikologis. klien dan sistem pelayanan kesehatan Penyusun Teori: Travelbee (1971) Tujuan Keperawatan: Untuk membantu individu atau keluarga untuk mencegah atau mengembangkan koping terhadap penyakit yang dideritanya. mencegah kesakitan. dan seni (Chinn dan Jacobs. 1995) Penyusun Teori: Levine (1966) Tujuan Keperawatan: Untuk melakukan konversi kegiatan yang ditujukan untuk menggunakan sumber daya yang dimiliki klien secara optimal Kerangka Kerja Praktik: Model adaptasi manusia ini sebagai bagian dari satu kesatuan yang utuh didasari oleh “empat prinsip konservasi keperawatan” (Levine. dan merawat serta merehabilitasi klien yang sakit dan tidak mampu dengan pendekatan humanistik keperawatan (Rogers. dan sosial (Orem .(penyembuhan) dan tubuh (perawatan). Keperawatan klinik memiliki komponen seperti filosofi. 1985) Penyusun Teori: King (1971) Tujuan Keperawatan: Untuk memanfaatkan komunikasi dalam membantu klien mencapai kembali adaptasi secara positif terhadap lingkungan Kerangka Kerja Praktik: Proses keperawatan didefinisikan sebagai proses interpersonal yang dinamis antara perawat. tujuan. Klien secara terus menerus berubah dan menyelaraskan dengan lingkungannya Penyusun Teori: Orem (1971) Tujuan Keperawatan: Untuk merawat dan membantu klien mencapai perawatan diri secara total Kerangka Kerja Praktik: Teori ini merupakan teori kurangnya perawatan diri sendiri. 1979) Kerangka Kerja Praktik: “Manusia utuh” meliputi proses sepanjang hidup. 1973) Penyusun Teori: Johnson (1968) Tujuan Keperawatan: Untuk mengurangi stress sehingga klien dapat bergerak lebih mudah melewati proses penyembuhan Kerangka Kerja Praktik: Kerangka dari kebutuhan dasar ini berfokus pada tujuh kategori perilaku. lingkungan. mendapatkan kembali kesehatannya. Perawat sebagai pemberi perawatan (MarinerTorney. Torres. 1995) Penyusun Teori: Wiedenbach (1964) Tujuan Keperawatan: Untuk membantu individual dalam mengatasi masalah yang berkaitan dengan kemampuan untuk memenuhi tekanan atau kebutuhan yang dihasil dari suatu kondisi. Tujuan individu adalah untuk mencapai keseimbangan perilaku dan kondisi yang stabil melalui penyelarasan dan adaptasi terhadap tekanan tertentu (Johnson.

1976. 1994) Kerangka Kerja Praktik: Proses interpersonal dipandang sebagai hubungan manusia dengan manusia yang terbentuk selama sakit dan selama “mengalami penderitaan” Penyusun Teori: Neuman (1972) Tujuan Keperawatan: Untuk membantu individu. 1980) Penyusun Teori: Roy (1979) Tujuan Keperawatan: Untuk mengidentifikasi tipe kebutuhan klien. keluarga. 1980) Penyusun Teori: Watson (1979) Tujuan Keperawatan: Untuk meningkatkan kesehatan. psikologis. serta ketergantungan dan kemandirian (Roy. Sehat adalah suatu kontinu. atau tersier Penyusun Teori: Patterson dan Zderad (1976) Tujuan Keperawatan: Untuk berespons terhadap kebutuhan manusia dan dan membangun ilmu “keperawatan yang humanistik” (Patterson dan Zderad. sosiologis. Chinn dan Jacobs. sekunder. dan kelompok untuk mendapatkan dan mempertahankan tingkat kesehatan maksimalnya melalui intervensi tertentu Kerangka Kerja Praktik: Penurunan stress adalah salah satu tujuan dari sistem model praktik keperawatan (Torres. mengkaji kemampuan adaptasi terhadap kebutuhan dan membantu klien beradaptasi Kerangka Kerja Praktik: Model adaptasi ini didasari oleh model adaptasi fisiologis. 1990) (Nursing as science and art [Marriner-Torney. 1995) Penyusun Teori: Leininger (1978) Tujuan Keperawatan: Untuk memberikan perawatan yang konsisten dengan ilmu dan pengetahuan keperawatan dengan caring sebagai fokus sentral (Chinn dan Jacobs. proses yang terbuka bukan sekedar status sehat atau hilangnya penyakit (Parse. 1994) Kerangka Kerja Praktik: Teori ini mencakup filosofi dan ilmu tentang caring. 1995) Kerangka Kerja Praktik: Dengan teori transkultural ini. caring merupakan proses interpersonal yang terdiri dari intervensi yang menghasilkan pemenuhan kebutuhan manusia (Torres. mengembangkan klien pada kondisi sehatnya. caring merupakan sentral dan menggabungkan pengetahuan dan praktik keperawatan (Leininger. 1986). 1995) PENGERTIAN . 1994. 1990. Marriner-Torney. 1986) Penyusun Teori: Parse (1981) Tujuan Keperawatan: Untuk memfokuskan pada manusia sebagai suatu unit yang hidup dan kualitas partisipasi manusia terhadap pengalaman sehat (Parse.maksimalnya (Marriner-Torney. dan mencegah kesakitan (Marriner-Torney. 1994]) Kerangka Kerja Praktik: Manusia secara terus menerus berinteraksi dengan lingkungan dan berpartisipasi dalam upaya mempertahankan kesehatannya (MarrinerTorney. 1995) Kerangka Kerja Praktik: Keperawatan humanistik memerlukan partisipasi untuk memahami “keunikan” dan “kesamaan” dengan yang lain (Chinn dan Jacobs. Chinn dan Jacobs. Tindakan keperawatan meliputi tindakan preventif tingkat primer. 1994).

Usaha tersebut dapat dilakukan sendiri oleh klien bila ia sadar. MANUSIA / KLIEN Teori Handerson berfokus pada individu yang berdasarkan pandangannya. berkemauan dan cukup kuat. Dalam melaksankan aktifitas sehari – hari individu akan mengalami ketergantungan sejak lahir hingga menjadi mandiri pada dewasa yang dapat dipengaruhi oleh pola asuh. Menurut Handerson. PERAWAT Dalam hal ini klien dianggap sebagai tokoh utama (central figure) dan menyadari bahwa tim kesehatan pada pokoknya adalah membantu tokoh utama tadi.(pengantar profesi & praktek keperawatan professional. 2. Manusia akan mengalami perkembangan mulai dari prtumbuhan dan perkembangandalam rentang kehidupan. Usaha perawat menjadi sia-sia bila klien tidak mengerti. Dalam melaksanakan aktifitas sehari hari individu dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok diantaranya terhambat dalam melakukan aktifitas. karenanya jangan sampai muncul klien tergantung pada .Model konsep keperawatan yang dijelaskan oleh Virginia Handerson adalah model konsep aktivitas sehari hari dengan memberikan gambaran tentang Fungsi utama perawat yaitu menolong seseorang yang sehat/sakit dalam usaha menjaga kesehatan atau penyembuhan atau untuk menghadapi kematiannya dengan tenang. Kebutuhan dasar individu tercermin dalam 14 komponen dari asuhan keperawatan dasar(basic nursing care). belum dapat melaksanakan aktifitas dan tidak dapat melakukan aktifitas. tidak menerima atau menolak atas asuhan keperawatan. 3. lingkungan dan kesehatan. 3. Azis alimul H) 1. yaitu bahwa jasmani (body) dan rohani (mind) tidak dapat dipisahkan. 2. oleh karena itu perawat berperan untuk memandirikan klien sebagai kemampuan yang harus dimiliki. manusia adalah unik dan tidak ada dua manusia yang sama. Kusnanto) Pemahaman konsep teori keperawatan dari Virginia Handerson didasari kepada keyakinan dan nilai yang dimilaikinya diantaranya : (konsep dasar keperawatan.

Artinya betapapun arif dan bijaksananya atau bagaimanapun kerasnya usaha perawat. perumahan.perawat/tim kesehatan. Dimana individu tersebut akan mampu mengerjakannya tanpa bantuan bila pasien memiliki kekuatan. Semua orang mempunyai kebutuhan dasar yang sama. Berusaha mengerti maksud klien Berusaha untuk selalu peka terhadap ekspresi non verbal Berusaha mendorong klien untuk mengekspresikan perasaannya. Berusaha mengenal dan menghargai klien. pakaian. (fundamental of nursing. ia tidak mungkin pernah bisa sepenuhnya menyelami atau memenuhi segala sesuatu yang diperlukan klien dalam mencapai kebutuhan hidupnya. kasih saying. TUJUAN KEPERAWATAN . dan pujian. Jadi pada dasarnya tanggung jawab seorang perawat adalah menolong klien dalam membantu klien dalam menjalankan pekerjaan-pekerjaan yang biasanya dia lakukan tanpa bantuan. dan perasaan saling membantu sesamanya. Hal itu disebabkan kesanggupan manusia untuk mengetahui kebutuhan orang lain adalah sangat terbatas sekali. yang berbeda satu dengan yang lainnya. perasaan dibutuhkan. perry & potter). 4. Perawat dapat melakukan beberapa hal yang dapat membantu kemampuan untuk memenuhi kebutuhan klien. Kebutuhan dasar manusia menurut Virginia handerson adalah makanan. KEPERAWATAN Keperawatan menurut Handerson dapat di definisikan membantu individu yang sakit dan sehat dalam melaksanakan aktifitas yang memiliki kontribusi terhadap kesehatan dan penyembuhannya. 5. diantaranya : • • • • Menciptakan rasa kekeluargaan dengan klien. kemauan dan pengetahuan yang dibutuhkan dan hal ini dilaksanakan dengan cara membantu mendapatkan kembali kemandiriannya secepat mungkin. tetapi perlu disadari bahwa kebutuhannya itu dipenuhi dengan berbagai macam cara.

KERANGKA KERJA Kerangka kerja praktek dari model konsep dan teori keperawatan Virginia Handerson adalah praktek keperawatan yang membentuk klien untuk melaksanakan 14 kebutuhan dasar dari Handerson. cultural. menguatkan kekuatan. psiko. Dimana Virginia Handerson mengidentifikasikan 14 komponen tersebut dalam asuhan keperawatan dasar pada tingkat asuhan individual. Menurut Handerson peran perawat adalah menyempurnakan dan membantu mencapai kemampuan untuk mempertahankan atau memperoleh kemandirian dalam memenuhi empat belas kebutuhan dasar pasien. menambah. Pemilihan dan . 1. Bernafas dengan normal Bantuan yang dapat diberikan kepada klien oleh perawat adalah membantu memilih tempat tidur. melengkapi. perawat membantunya dengan fungsi-fungsi ini. kemauan. Meidiana D). atau membuat kondisi sehingga memungkinkan klien melakukan hal-hal berikut ini: 1. Dimana pasien merupakan mahluk sempurna yang dipandang sebagai komponen bio. menyempurnakan.Dari penjelasan tersebut tujuan keperawatan yang dikemukakan oleh Handerson adalah Untuk bekerja secara mandiri dengan tenaga pemberi pelayanan kesehatan dan membantu klien untuk mendapatkan kembali kemandiriannya secepat mungkin. dan spiritual yang mempunyai empat belas kebutuhan dasar. kebutuhan nutrisi yang diperlukan. alas dan sejenisnya sabagai alat pembantu agar klien dapat bernafas secara normal dan kekmampuan mendemonstrasikan dan menjelaskan pengaruhnya kepada klien. mengacu kepada aktivitas dalam kehidupan sehari-hari dari seseorang. Untuk itu diperlukan focus intervensi yaitu mengurangi penyebab dimana pola intervensinya adalah mengembalikan. serta menggunakan bantal. dan pengetahuan.(Aplikasi model konseptual keperawatan. kemauan dan pengetahuan adealah penyebab kesulitan pasien dalam memperoleh kemandiriannya. Kebutuhan akan nutrisi Perawat harus mampu memberikan penjelasan mengenai tinggi dan berat badan yang normal. kursi yang cocok. 6. Factor menurunnya kekuatan.

miring. dengan tidak lupa memperhatikan latar belakang dan social klien. dan bersandar. atau dengan memotivasi klien untuk meningkatkan atau mengurangi aktifitasnya. Kebutuhan rasa aman dan nyaman . 1. dan bisa menjaga tetap bersih baik fisik maupun jiwanya. 1. 1. Kebutuhan berpakaian Perawat dasarnya meliputi membantu klien memilihkan pakaian yang tepat dari pakaian yang tersedia dan membantu untuk memakainya.penyediaan makanan. Kebutuhan eliminasi Perawat harus mengetahui semua saluran pengeluaran dan keadaan normalnya. Mempertahankan temperature tubuh atau sirkulasi Perawat harus mengetahui physiologi panas dan bisa mendorong kearah tercapainya keadaan panas maupun dingin dengan mengubah temperature. dan juga mengajarkan bagaimana cara mengontrol emosi yang baik. Kebutuhan akan personal hygiene Perawat harus mampu untuk memotivasi klien mengenai konsep konsep kesehatan bahwa walaupun sakit klien tidak perlu untuk menurunkan standard kesehatannya. 1. kelembapan atau pergerakan udara. 1. 1. 1. Gerak dan keseimbangan tubuh Perawat harus mengetahui tentang prinsip-prinsip keseimbangan tubuh. Kebutuhan isthirahat dan tidur Perawat harus mengetahui tentang pergerakan badan yang baik. dan frekuensi pengeluaran. jarak waktu pengeluaran.

Perawat dapat membantu klien belajar dalam mendorong usaha penyembuhan dan meningkatkan kesehatan. Pola nafas tidak efektif . pengalaman dan selera klien. juga mampu menciptakan lingkungan yang teraupeutik. rasa takut dan pendapat. kecerdasan. Kebutuhan bermain dan rekreasi Perawat mampu memkilihkan aktifitas yang cocok sesuai umur. Kebutuhan bekerja Dalam perawatan dasar maka penilaian terhadap interprestasi terhadap kebutuhan klien sangat penting. keyakinan dan agama sangat berpengaruh terhadap upaya penyembuhan. serta memperkuat dan mengikuti rencana terapi yang diberikan CONTOH APLIKASI TEORI KONSEP HENDERSON PADA PRAKTIK KEPERAWATAN. dan membuat klien mengerti akan dirinya sendiri. dimana sakit bisa menjadi lebih ringan apabila seseorang dapat terus bekerja. Kebutuhan belajar. Kebutuhan spiritual Perawat mampu untuk menghormati klien dalam memenuhi kebutuhan spiritualnya dan meyakinkan pasien bahwa kepercayaan.Perawat mampu melindungi klien dari trauma dan bahaya yang timbul yang mungkin banyak factor yang membuat klien tidak merasa nyaman dan aman. 1. serta keadaan penyakitnya. Berkomunikasi dengan orang lain dan mengekspresikan emosi. Perawat menjadi penterjemah dalam hubungan klien dengan tim kesehatan lain dalam memajukan kesehatannya. 1. 1. 1. keinginan. 1. kondisi. 1.

ketidakmampuan terminal illness kehilangan ilmu pengetahuan masalah dalam beradaptasi kehilangan sanak saudara kehilangan pekerjaan keadaan lingkungan tidak mendukung siklus hidup . segelas susu hangat. • • • model keperawatan menurut dorothea orem yakni “orang yang sehat.minum eliminasi bekerja. Beri bantalan pada pagar tempat tidur dan ajarkan pasien menggunakannya untuk isthirahat tangan. dan massage. Gangguan pola tidur. Dorong beberapa aktifitas fisik ringan selama siang hari dan jamin pasien berhenti aktifitas beberapa jam sebelum tidur. 2.ykni seseorang yang mampu memenuhi kebutuhannya sendiri” kebutuhan hidup manusia itu sendiri yakni : • • • • • • • air makan. Dorong untuk latihan batuk/nafas dalam. • • Tentukan kebiasaan tidur biasanya dan perubahan yang terjadi. Instruksikan pasien untuk relaksasi. Berikan tempat tidur yang nyaman dan beberapa milik pribadi mis : bantal. guling. Tingkatkan regimen kenyamanan waktu tidur mis : mandi hangat.o o o Tinggikan kepala tempat tidur.istirahat interaksi sosial terhindar dari bahaya perkembangan dalam keadaan sosial life changes • • • • • • • keadaan buruk.

Publikasi edisi I (Conceptual Models For Nursing Practice) tahun 1974 edisi II tahun 1980.developmental self care requisites 2. Sistem .evaluasi Model Sistem Keperawatan Kesehatan A. Los Angeles. sosio kultural.PhD di psikologi klinik.intra-uterine stages (antara didalam kandungan hingga pertumbuhanya ) • neonatal stages • infancy (masa menjadi bayi) • childhood (masa anak-anak) • adolesence (masa remaja) • early adulthood (dewasa) • pregnancy (masa kehamilan) • elderly (mendekati usia tua ) • proses keperawatan 1. Banyak sekali pengalaman yang telah beliau dapat diantaranya menjadi dosen keperawatan jiwa. pemimpin konseling model Whole Person Approach serta beliau telah membuat sebuah sistem model keperawatan di UCLA dan memfokuskan sistem tersebut dalam masalah keperawatan. Biografi dan Latar belakang teori Betty Neuman lahir di Lowell di Ohio 1924. perkembangan dan spiritual. tahun 1986 The Neuman Systems Model.universal self care requisites. Sistem yang digunakan adalah sistem terbuka sehingga menghasilkan interaksi yang dinamis. Variabel interaksi mencakup semua aspek yaitu fisiologis. psikologis. B. Beliau telah banyak sekali bekerja di banyak praktek-praktek keperawatan. Dasar Perkembangan Teori Dan Model Filosofi dari perkembangan teori sistem Neuman adalah berdasarkan pendekatan perorangan total untuk memandang masalah pasien disekolah perawat pada University of California. Model Whole Person Approach dipublikasikan pada tahun 1972 A model of teaching total person approach to patient problem dalam riset keperawatan. konsultan dan organisasi. Dan pada tahun itu juga beliau bekerja sebagai konsultan kesehatan mental di sebuah rumah sakit dan aktif dalam terapi keluarga. pengkajian healt devlation self care devisit (kebutuhan meningkat akiba sakit/kelemahan/ketidakmampuan). pada tahun 1957 BS dalam keperawatan kemudian tahun 1966 MS di keperawatan jiwa dan menjadi konsultan kesehatan masyarakat di UCLA.implementasi 4. Pada tahun 1947 beliau sekolah perawat di Feopies Hospital.problem dan tujuan kep 3.

Asumsi dasar dari teori Neuman yaitu individu merupakan sistem unik dengan respon berbeda. Pencegahan primer berdasarkan teori sistem Neuman yaitu mengidentifikasi faktor resiko dan membantu masyarakat dalam meningkatkan kesehatan dan aktifitas pendidikan kesehatan. perubahan lingkungan dapat merubah stabilitas individu (fisiologis. Defens Mekanism tersebut adalah mekanisme bertahan koping). psikologis. Untuk FILOSOFI/ FALSAFAH KEPERAWATAN Falsafah keperawatan mengkaji penyebab dan hukum-hukum yang mendasari realitas. Untuk itu individu akan bereaksi terhadap stressor dari lingkungan dengan mekanisme pertahanan diri.pada teori sistem Neuman terbentuk dari individu. anda harus menjadi special member. pengobatan setelah pasien terdiagnosa mengidap suatu penyakit. sekunder dan tersier. sosiokultural. karena lingkungan internal dan eksternal dapat merupakan penyebab stress. Pencegahan tersier yaitu mempertahankan kesehatan. Model fokus pada klien terhadap stress serta faktor pemulihan (adaptasi). Perawat berperan sebagai Early Case Finding. keluarga. klik Register untuk menjadi free member di Indoskripsi. 1995) : Roy memiliki delapan falsafah. Cincin paling dalam mewakili garis pertahanan untuk melawan stressor seperti sistem pertahanan tubuh dan defens mekanism. perkembangan. Kurang pengetahuan. Pencegahan sekunder yaitu inisiatif dalam bentuk intervensi jika terjadi masalah. Contoh dari falsafah keperawatan menurut Roy (Mc Quiston. Cincin terluar merupakan garis pertahanan yang mewakili keadaan normal pasien. Individu dalam memberikan respon harus mempunyai koping yang stabil terhadap stressor. Perawat membantu dengan adaptasi dan reduksi untuk mencegah komplikasi. spiritual). NB: Ada kemungkinan data yang diposting di website ini belum ada filenya. serta keingintahuan tentang gambaran sesuatu yang lebih berdasakan pada alasan logis daripada metoda empiris. empat berdasarkan falsafah prinsip humanisme dan . kelompok dan komunitas yang berinteraksi secara konstan dengan stressor dilingkungan secara dimensional. kelompok dan masyarakat. sehingga falsafah keperawatan adalah keyakinan dasar tentang pengetahuan keperawatan yang mengandung pokok pemahaman biologis manusia dan perilakunya dalam keadaan sehat dan sakit terutama berfokus kepada respons mereka terhadap situasi. Pola pengembangan ilmu keperawatan menurut teori sistem Neuman bertujuan untuk stabilitas system. karena dikirim oleh member biasa dan masih menunggu konfirmasi dari member yang bersangkutan. Hal itu dapat dilukiskan sebagai cincin dengan satu pusat yang mengelilingi inti. Asuhan keperawatan ditujukan untuk mencegah dan mengurangi reaksi tubuh akibat stressor dengan pencegahan primer. Semua Special Member dapat mendownload data yang ada di download area. dalam hal ini pengetahuan keperawatan. keluarga. Model memandang individu. Falsafah keilmuan harus menunjukkan bagaimana pengetahuan ilmiah sebenarnya dapat diaplikasikan yang kemudian menghasilkan pengetahuan alam semesta. • • click link 927 clicks Untuk dapat merequest file lengkap yang dilampirkan pada setiap judul.

yang bermaksud mengungkapkan keyakinan Roy bahwa ada hal yang benar absolut. sistem atau skema yang menerangkan tentang serangkaian ide global tentang keterlibatan individu. memiliki holism intrinsik 4.empat berdasarkan prinsip falsafah veritivity. Empat falsafah yang berdasarkan prinsip veritivity adalah sebagai berikut ini. gabungan dari beberapa tujuan peradaban manusia 3. aktifitas dan kreatifitas untuk kebaikan-kebaikan umum 4. Ia mendefinisikan veritivity sebagai “prinsip alamiah manusia yang mempertegas tujuan umum keberadaan manusia”. tujuan eksistensi manusia 2. nilai dan arti kehidupan MODEL KONSEPTUAL Model konseptual tersusun atas ide-ide (konsep-konsep) abstrak dan umum. ekuilibrium) atau idea konkrit (misalnya bangku atau papan tulis). saling berbagi dalam kemampuan untuk berpikir kreatif yang digunakan untuk mengetahui masalah yang dihadapi. bukan sekedar memenuhi hukum aksi-reaksi 3. Model konseptual keperawatan mencerminkan upaya menolong orang tersebut mempertahankan keseimbangan melalui pengembangan mekanisme koping yang positif untuk mengatasi stressor ini. Model konseptual merupakan suatu kerangka kerja konseptual. berjuang untuk mempertahankan integritas dan memahami kebutuhan untuk memiliki hubungan dengan orang lain veritivity. falsafah humanisme/ kemanusiaan “mengenali manusia dan sisi subyektif manusia dan pengalamannya sebagai pusat rasa ingin tahu dan rasa menghargai”. Sintesis yang terjadi dalam pengembangan skema konseptual baru sering mengakibatkan suatu hasil yang unik untuk lingkup keilmuan tersebut. Berarti kebenaran. Model konseptual sangat penting sebagai landasan perkembangan disiplin keperawatan. dan proposisi yang menspesifikasi hubungan antara keduanya. situasi. Konsep bisa berupa ide abstrak (seperti adaptasi. Model konseptual sering tersusun sebagai hasil dari pendalaman intuitif seorang ilmuwan terutama terjadi dalam lingkup keilmuan disiplin terkait. bertingkahlaku untuk mencapai tujuan tertentu. Fenomena ini diklasifikasikan menjadi konsep. Model konseptual keperawatan menguraikan situasi yang terjadi dalam suatu lingkungan atau stresor yang mengakibatkan seseorang individu berupa menciptakan perubahan yang adaptif dengan menggunakan sumber-sumber yang tersedia. Karena itu model konseptual dapat dijabarkan sebagai serangkaian konsep dan asumsi yang berintegrasi menjadi suatu gambaran yang bermakna. terdiri dari kata-kata yang mengandung citra mental dari sesuatu yang akan dijelaskan. terhadap suatu ilmu dan pengembangannya. Melalui penjelasan tentang fenomena ini dan keterkaitan antara istilah umum dan abstrak maka model konseptual mencerminkan langkah pertama mengembangkan formulasi teoritis yang diperlukan untuk kegiatan ilmiah. mencari solusi 2. kelompok. atau kejadian. Sehingga ia berpendapat bahwa seorang individu : 1. Individu dipandang dalam konteks 1. .

keluarga. perawat dapat mengambil tindakan untuk memanipulasi fokal. dan lingkungan kondusif untuk pemulihan kesehatan. Tujuan keperawatan untuk meningkatkan kesehatan seseorang dengan meningkatkan . Perawat bertindak untuk mempersiapkan klien mengantisipasi perubahan melalui penguatan regulator. Konsep kedua adalah lingkungan yang bukan hanya merupakan sumber awal masalah tetapi juga perupakan sumber pendukung bagi individu. Adaptif diartikan sebagai kapasitas yang dimiliki oleh manusia untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan dan manusia juga mampu mempengaruhi manusia. Konsep kunci pada model konseptual Roy adalah manusia (person).bahan dan energi. Interaksi yang konstan antara orang dengan lingkungannya akan terjadi perubahan baik internal maupun eksternal. masyarakat. Konsep keempat adalah keperawatan sebagai komponen penting dalam perannya sebagai faktor penentu pulihnya atau meningkatnya keseimbangan kehidupan seseorang (klien) Konseptualisasi keperawatan umumnya memandang manusia sebagai mahluk biopsikososial yang berinteraksi dengan keluarga. cognator dan mekanisme koping yang lain Kesehatan: didefinisikan sebagai “sebuah keadaan dan juga sebuah proses untuk berubah dan menjadi manusia yang utuh (integrated) dan menyeluruh (whole)”. subsistem perilaku atau aspek komplementer. Model konseptual mendefinisikan sehat sebagai kesaran sehat-sakit dari seseorang. kontextual atau residual stimuli dengan melakukan analisa sehingga stimuli berada pada daerah adaptasi. lingkungan dan aktifitas keperawatan. dan kelompok lain termasuk lingkungan fisiknya. Model ini juga mengidentifikasi tujuan keperawatan yang biasanya menterjemahkannya dari definisi sehat yang dimaksud. Roy memandang orang secara menyeluruh atau holistik yang merupakan suatu kesatuan yang hidup secara konstan dan berinteraksi dengan lingkungannya. dan manusia sebagai penerima (recipient). dimana terjadi proses pelayanan keperawatan. antara sistim dan lingkungan terjadi pertukaran informasi. kelompok atau masyarakat luas dan masing-masing sebagai holistic adaptasi system. tujuan. Dalam model konseptual teoris keperawatan akan menjabarkan pemikiran (idea) dan proposisi manusia di konseptualisasikan sebagai sistem adaptif terbuka yang bersifat holistik. kesehatan. Roy menjelaskan yang disebut dengan person bisa individu. Tetapi cara pandang dan fokus penekanan pada skema konseptual dari setiap ilmuwan dapat berbeda satu sama lain. Kesehatan merupakan konsep ketiga dimana konsep ini menjelaskan tentang kisaran sehat-sakit yang hanya dapat terputus ketika seseorang meninggal. Sedangkan contoh model konseptual menurut Teori Adaptasi Roy adalah: Model konseptualnya berbasis model konseptual adaptasi. dalam menghadapi perubahan ini individu harus memelihara integritas dirinya dan selalu beradaptasi Tujuan (goal) diartikan sebagai tujuan keperawatan untuk mendorong terjadinya proses adaptasi dalam 4 cara adaptasi yang kemudian memberi kontribusi terhadap keadaan kesehatan.Model konseptual keperawatan telah memperjelas kespesifikan area fenomena ilmu keperawatan yang melibatkan empat konsep yaitu manusia sebagai pribadi yang utuh dan unik. seperti penenkanan pada sistem adaptif manusia. Aktifitas keperawatan digambarkan oleh model adaptif Roy dengan meningkatkan respon adaptif pada situasi sehat atau sakit. Dalam konsep keperawatan juga terlibat suatu penjelasan tentang proses keperawataan dan pola pikir yang terbentuk dari konsep ini.

tujuan. energi yang bebas dari perilaku yang tidak efektif dapat dipakai untuk meningkatkan kesehatan.. kesehatan. Roy telah mengembangkan model adaptasi Roy menjadi sebuah teori yang dikenal dengan teori manusia sebagai sistem adaptif (Theory Of Person As An Adaptive System). keadaan dan pengaruh yang mengelilingi dan mempengaruhi perkembangan dan tingkah laku manusia” Aktifitas keperawatan “mengkaji tingkah laku dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat adaptasi dan terjadi dengan cara mengelola stimuli focal. konstekstual dan residual. Merupakan suatu teori yang mendasari terbentuknya teori lainnya yang masih terkait dengan teori tersebut. Academics.. Diposkan oleh erathenurse di 07:28 memastikan data ada atau tidak silahkan login di download area. CARI CONTENT WEB : Scribd • • Explore Community Upload a Document þÿ Search Books. Presentations. Dalam teori ini konsep-konsep yang telah ada (yaitu: manusia. lingkungan dan aktifitas keperawatan) mendapat tambahan konsep. residual dan kontekstual. Lingkungan didefinisikan sebagai “segala kondisi. • • • • Login Sign Up | Log In þÿ þÿ / 13 Download this Document for Free .respon adaptif. Contoh adalah teori adaptasi oleh Roy yang menjadi dasar teori lain. Business. Konsep tersebut adalah stimuli fokal.” Contoh Grand theory adalah teori keperawatan menurut Roy.

Empat konsep tersebut adalah sebagai berikut : 1. Manusia bertindak sebagai klien yang merupakan mahluk biopsikososial dan spiritual yang memilki sifat unik dengan kebutuhan yang berbeda-beda sesuai dengan tingkat perkembangannya masingmasing. kejadian atau sesuatu. memberi makna. 2000 ). yang menjelaskan keterkaitan antar variabel ( Suhartono Taat Putra. menyikapi dan memilih tindakan mengenai suatu kenyataan atau fenomena kehidupan manusia. adaptasi.TINJAUAN TEORI A. Konsep manusia lain dalam paradigma keperatan adalah manusia sebagai system. Konsep Manusia .al. Konsep dapat 1) mudah diamati atau kongkret. ide seperti nyeri dan suhu atau 3) tidak dapat diamati atau abstrak. ruam dan lesi. dimana manusia terdiri dari komponen subsistem yang telah membentuk suatu system. dan Paradigma Keperawatan. Poerwanto P ( 1997 ) mengartikan paradigma sebagai suatu perangkat bantuan yang memiliki pola dan cara pandang dasar yang khas dalam melihat. Manusia bertindak sebagai klien dalam konteks paradigma keperawatan ini bersifat individu. stress dan ketidakberdayaan Didalam keperawatan ada empat konsep utama telah diidentifikasi sebagai metaparadigma keperawatan.Pengertian Konsep. manusia akan merespon terhadap perubahan yang ada dilingkungannya yang selalu akan menunjukkan . et.B. manusia dapat mempengaruhi dan dipengaruhi oleh lingkungan. System adaptif. memikirkan. Pengertian paradigma juga dibahas oleh Masterman ( 1970 ) yang dikutip oleh Alimul Azis. Sebagai system terbuka. Istilah ini berasal dari dua kata Yunani : meta yang memiliki “ dengan “ dan paradigma yang memiliki arti “ pola” .( 2006 ) mengatakan konsep adalah katakata yang menunjukkan gambaran dalam pikiran mengenai fenomena dan juga konsep adalah kata-kata yang menunjukkan gambaran pikiran tentang karateristik dan arti dari obyek. social maupun spiritual sehingga proses perubahan pada manusia akan selalu terjadi khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar. kelompok dan komunitas dalam suatu system. Konsep merupakan kerangka berpikir yang membentuk suatu teori. ide-ide seperti thermometer. ide seperti ekuilibrium. 2) dapat diamati secara tidak langsung atau inferensial. keluarga. Kathleen K. mendefinisikan paradigma sebagai pandangan fundamental tentang persolan dalam suatu cabang ilmu pengetahuan. interpersonal dan social yang secara umum dapat dikatakan sebagai mahluk holistic ( utuh ). system adaptif dan system personal. baik fisik. System tersebut dapat meliputi sistemterbuka. psikologis.

Konsep Lingkungan Memandang bahwa lingkungan fisik.sehat sekalidan sejahtera sebagi status sehat yang paling tinggi. . 23/1992 sehat adalah keadaan sejahtera badan (jasmani). Rentang sakit sapat digambarkan mulai dari setengah sakit. maka paradigma keperawatan yang akan diberikan selama rentang sehat dan sakit tersebut. serta kemampuan dalam kehidupan bermasyarakat khususnya dalam pengambilan keputusan dan otoritas dalam masalah kesehatan. Menurut UU No. psikologis. sakit atau sakit kronis. 2. manusia memiliki persepsi. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Sehat menurut WHO adalah keadaan utuh secara fisik. sehingga akan diketahui tingkatan asuhan keperawatan yang akan diberikan serta tujuan yang ingin diharapkan dalam meningkatkan status kesehatannya.perilaku adaptif dan maladaptif. juga memiliki kemampuan interaksi. Sedangkan rentang sehat dapat digambarkan mulai sehat normal. jasmni. sakit. interpersonal dan social. Konsep Sehat-Sakit Komponen ini memandang bahwa keperawatan adalah bentuk pelayanan yang diberikan pada manusia dalam rentang sehat sakit. dan sosial dan bukan hanya satu keadaan yang bebas penyakit cacat dan k elemahan. Berdasarkan rentang sehat-sakit tersebut. 3. Melalui rentang ini dapat diketahui batasan perawat dalam melakukan praktek keperawatan dengan jelas. Sebagai system personal. peran dan komunikasi yang berbeda. pola kepribadian dan tumbuh kembang yang tidak sama. jiwa (rohani). apakah statusnya dalam tahap setengah sakit. mental.social budaya dan spiritual dapat mempengaruhi kebutuhan dasar manusia selama pemberian asuhan keperawatan dengan meminimalkan dampak atau pengaruh yang ditimbulkan sehingga tujuan asuhan keperawatan dapat tercapai. sakit kronis dan berakhir dengan kematian.

Merupakan suatu bentuk pelayanan kesehatan yang bersifat professional dalam memenuhi kebutuhan dasar manusia yang dapat ditujukan kepada individu.K (2009 ) sebagai sekumpulan konsep. Konstruk adalah . Chin dan Jacobs (1983 ) mendefinisikan teori yang dikutip oleh Paula J.B. pengalaman dan pandangan keperawatan yang dipegang oleh ahli tersebut.C dan Janet W.Kumpulan konstruk ( construct ) atau konsep yang terdefinisi dengan baik. tidak mau dan tidak tau dalam proses pemenuhan kebutuhan dasar. keluarga kelompok atau masyarakat dalam rentang sehat sakit. menjelaskan. Secara umum teori mencakup 3 unsur menurut Kathleen K. et. Pada saat metaparadigma/paradigma keperawatan ini dipahami akan sangat berguna untuk menganalisis. Proses Penyusunan Teori Keperawatan . Sedangkan sakit pada dasarnya merupakan keadaan terganggunya seseorang dalam proses tumbuh kembang fungsi tubuh secara keseluruhan atau sebagian serta terganggunya proses penyesuain diri manusia. 1. Konsep Keperawatan. yang menjelaskan keterkaitan antar konsep. Suhartono Taat Putra (2000 ) mendefinisikan teori adalah penjelasan sistematik dari suatu fakta.Jadi sehat adalah suatu keadaan yang dinamis dimana individu menyesuaikan diri dengan perubahan – perubahan lingkungan internal dan eksternal untuk memepertahankan keadaan kesehatannya.al. memprediksi dan atau mengendalikan suatu fenomena. Pengertian Teori. 4. Jadi teori menghubungkan konsep dengan menggunakan definisi yang menyatakan hubungan yang signifikan antara konsep-konsep.( 2006 ) yaitu : a. beserta Karateristik Dan Tujuanya. definisi dan proposrsi yang menunjukkan suatu pandangan sistematis terhadap fenomena dengan memperlihatkan suatu interelasi khusus terhadap konsep untuk menguraikan. Perawat ahli teori mendefinisikan keempat konsep ini secara berbeda-beda sesuai dengan filosofi. membandingkan dan membedakan model-model keperawatan dalam kerangka kerja keperawatan. B.Pengertian Teori. Dengan demikian paradigma dalam konsep keperawatan memandang bahwa bentuk pelayanan keperawatan yang diberikan pada klien dalam bentuk asuhan keperawatan adalah dalam keadaan tidak mampu. orientasi ilmiah.

Teori Eksplanatori. komunikasi. b. peran. id. transaksi ( pencapaian tujuan ) akan terjadi. b. Konstruk dapat diukur dan dapat diamati dalam hubungannya dengan konstruk lainnya. adalah konstruk untuk menjelaskan konsep sistem personal. citra tubuh. perkiraan yang menguji hubungan antara konstruk dan proposisi. . Konsep sistem interpersonal konstruknya : interaksi. stress dan koping. pernyataan yang menentukan hubungan antara konstruk-kontruk.Hipotesis. diri. Sebagai contoh. status dan pengambilan keputusan. Sebagai contoh teori keperawatan deskriptif karya Peplau. Teori Deskriptif yaitu mengidentifikasi dan menguraikan konsep utama fenomena tetapi tidak menjelaskan bagaimana atau mengapa konsep tersebut berhubungan.konsep yang dibuat untuk memnuhi tujuan khusus. Konsep sistem sosial konstruknya : organisasi. Sebagai contoh satu dari berbagai konstruk yang terdapat dalam konsep . c. transaksi.K (2009 ) menjadi : a. ego. kekuasaan. Steven. proposisi yang dikembangkan King untuk menjelaskan hubungan antara konsep dan teori pencapaian tujuannya yaitu “ apabila terdapat akurasi persepsi dalam interaksi perawat-klien. super ego adalah konstruk untuk menjelaskan konsep kepribadian. Contoh dalam teori King ‘ pencapaian tujuan “ adalah kesesuaian persepsi dalam interaksi perawat klien meningkatkan penetapan tujuan bersama. tumbuh kembang. waktu dan ruang. Contoh dalam bidang keperawatan adalah kontruk dalam teori Imogene King (1981 ) mengenai pencapaian tujuan mencakup persepsi. tingkat penyusunan teori pada tahap ini berupaya menguraikan bagaimana . otoritas. 1983 mengklasifikasikan teori yang dikutip oleh Paula J.Kumpulan proposisi.C dan Janet W.

Bagaimana ( peran-praktisi. membangun hubungan. menguji hubungan dan memvalidasi hubungan dalam praktek.Apa yang yang sebenarnya dilakukan perawat ( tindakan. analisa konsep. Tingkat penyusunan ini menguraikan asosiasi dan hubungan diantara beberapa konsep.atau mengapa konsep berhubungan . tetapi kejelasan logis dan keadekuatan empiris hubungan ini masih harus digali lagi. dan asumsi : . kerangka kerja teoritis dan teori. definisi konsep. Proses terbentuknya /penyusunan teori keperawatan ini menurut Chin dan Jacobs (1983 ) yang dikutip oleh Paula J. Analisis Konsep Mendefinisikan dan menguraikan konsep utama : . Orem. keluarga. Sebagai contoh model dari Jonhson. Teori Prediktif Dicapai ketika konsep yang berhubungan dinyatakan dan pernyataan relasinay mampu menguaraikan hasil di masa mendatang secara konsisten.Kapan ( dalam kondisi apa ) ? . menjelaskan atau memprediksi hubungan antar konsep yang relevan dengan praktek keperawatan.C dan Janet W.Proses Terbentuknya /Penyusunan Teori Keperawatan. Pada tiap-tiap fase proses terjadi suatu aktivitas. Pada tahap proses lima fase berurutan dan saling berinteraksi : eksplorasi. 2. kepercayaan. aktivitas dan produk.Di mana ( dilingkungan seperti apa ) ? .K (2009 ) mencakup proses. komunitas ) . Roy. c. King. model konseptual. Selama penyusunan teori muncul lima produk : filosofi keperawatan. keterampilan dan untuk siapa ( individual. Sedangkan Teori keperawatan didefinidikan oleh Lynn Basford dan Oliver Slevin. ( 2006 ) adalah teori yang dibentuk di dalam atau di adaptasikan ke keperawatan. penelitian ) Filosofi keperawatan. Teori stress dan sindrom adaptasi umum Selye ( 1956 ) contoh dari teori ini. yang digunakan untuk mendeskripsikan. Untuk lebih jelas dapat dilihat pada table dibawah ini : Proses Aktivitas Produk Eksplorasi Mengidentifikasi nilai.

pencegahan.. . .proses Identifikasi Konsep.Kesehatan : pemeliharaan.Klien : individu. namun demikian keadekuatan hubungan secara logis dan empiris membutuhkan penjelasan lebih jauh. komunitas . tetapi hubungan tersebut tidak dengan jelas didefinisikan di antara semua konsep.Keperawatan : tindakan. pemulihan . keluarga.Lingkungan : rumah sakit. Model konseptual Menguji hubungan Teori eksplanatorik Menjelaskan interelasi diantara konsep utama. klinik Membangun hubungan Teori deskriptif : Menguraikan beberapa hubungan konsep diantara konsep. interaksi. komunitas.

Mengidentifikasi dan menjabarkan konsep khusus yang berhubngan dengan dengan hal-hal nyata dalam keperawatan sehingga teori keperawatan didasarkan pada kenyataan. Teori dapat digunakan sebagai dasar dalam penelitian keperawatan sehingga dapat digunakan dalam pedoman praktek keperawatan.Teori harus konsisten sebagai dasar dalam mengembangkan konsep keperawatan d. e. Teori 3. Tujuan utama dari model keperawatan adalah memandu praktek keperawatan berdasarkan teori dan mengarahkan penyusunan teori. b. kesehatan.Membantu para anggota profesi perawat untuk memahami berbagai pengetahuan dalam pemberian asuhan keperawatan. 1. Dalam menunjang aplikasi.Kerangka kerja teoritis Memvalidasi hubungan dalam praktek Teori prediktif dan preskriptif Memberikan serangkaian konsep yang saling berhubungan dan pernyataan relasi yang logis serta sesuai dengan pengujian empiris juga yang menjelaskan atau memprediksi fenomena. Model Keperawatan Model keperawatan dikembangkan berdasarkan pada asumsi. Tujuan lainnya adalah memeberikan persepktif unik untuk memandang situasi klien.Karateristik Dan Tujuan Dari Teori Keperawatan Karateristik Teori Keperawatan a. baik berbentuk tindakan atau model praktek keperawatan sehingga berbagai permasalah dapat diatasi b. c.Memberikan dasar dari asumsi dan filosofi keperawatan sehingga pengetahuan dan pemahaman tindakan keperawatan dapat terus bertambah dan berkembang. nilai dan kepercayaan para ahli teori tentang manusia.Adanya teori keperawatan diharapkan dapat memberikan alasan-alasan tentang kenyataankenyataan yang dihadapi dalam pelayanan keperawatan. C. Teori keperawatan berdasarkan alasan-alasan yang sesuai dengan kenyataan yang ada c. teori harus sederhana dan sifatnya umum sehingga dapat digunakan pada kondisi apapun dalam praktek keperawatan. Model Keperawatan Beserta Aplikasi Praktek Keperawatan Berdasarkan Teori. memberikan pedoman . Tujuan Teori Keperawatan Teori keperawatn sebagai salah satu bagian kunci perkembangan ilmu keperawatan dan pengembangan profesi keperawatan memiliki tujuan yang ingin dicapai diantaranya : a.kenyataan yang ada. lingkungan dan keperawatan.

Tingkat penyusunan model. penelitian. Beberapa karateristik ini adalah : a.Model perkembangan. menginterpretasikan data dan mengkomunikasikan temuan pada orang lain. pendidikan dan pada akhirnya ilmu keperawatan. e. berfokus pada perkembangan klien melalui suatu urutan yang teratur untuk mencapai kesehatan yang optimal dan tingkat tanggung jawab diri yang lebih tinggi. Semua model keperawatan mempunyai beberapa karateristik umum yang sama . memandu fokus praktek keperawatan dalam setiap komponen proses keperawatan. Model keperawatan dapat dikatagorikan menjadi tiga katagori : a. Copy of Konsep Dan Teori Model Keperawatan Reads: 2. menghubungkan praktek. Model keperawatan menunjukkan disiplin keperawatan secara total.Model keperawatan memberikan arahan untuk pembuatan penelitian. penelitian dan pendidikan keperawatan.derajat keabstrakannya dan tingkat kekhsusanya bervariasi d. suatu citra dari keseluruhan bidang keperawatan b.Secara keseluruhan. pembentukan hipotesis dan memandu pengumpulan data dan penyusunan teori. Pendekatan ini diuraikan dalam model Orem dan Roger bahwa peran perawat adalah meningkatkan pemulihan dan pertumbuhan klien. lingkungan dan keperawatan c.untuk mengorganikasikan pemikiran dan pengamatan. SENTANA Follow Share & Embed þÿ Link / URL: Embed Size & Settings: . model keperawatan memberikan langkah kritis dalam praktek keperawatan yang lebih jauh berlandaskan teori. Masing-masing model memberikan persektif yang unik dan berbeda tentang klien.643 Uploaded: 04/07/2010 Category: School Work > Homework Rated: Download this Document for FreePrintMobileCollectionsReport Document This is a private document. kesehatan. teori. memfokuskan.

Reads: 308 21 p. Metodologi Ekonomi Positivisme Reads: 1723 16 p.. Sebagaimana Telah Disinggung Dalam. 14 p. 10 p...tugas_model_konseptual Reads: 356 8 p.• • • • þÿ Width: Height: þÿ þÿ þÿ þÿ Auto Start on page: Preview View: Related 1. .. melati. Nursing Theory Reads: 458 2. melati. MAKALAH MODELING AND ROLE MODELING.

Teori an Dan Perancangan Kota Reads: 1597 4. 34 p. Memandang Fenomena Budaya Dengan K. Teori Dan Model Reads: 7597 . 7 p. An As Reads: 389 10 p...Reads: 756 16 p. Reads: 504 3. humanistik curruculum Reads: 1405 52 p. PMP Reads: 316 13 p.

. 17 p. null Reads: 0 58 p.. Materi UML Dan Use Case Reads: 2016 6.12 p. Materi UML Dan Use Case Reads: 53 58 p. Antropologi Klasik Reads: 3641 7 p. 23 p. Reads: 360 9 p..TUGAS MIDDLE RANGE THEORY P. Perilaku Organisasi Reads: 2014 5. mawar.

685 26 p.. 3 p. Become an Alpha Male Preview Reads: 0 More from this user 1. Rambles in Naples Reads: 0 8...Bergin Book. New Jersey CHILDREN AT RISK from D. Reads: 0 48 p... .. 25 p. 13 p. From: SENTANA Reads: 2. Copy of Konsep Dan Teori Model . Reads: 0 7. Cambodia Value Chain Garment Indus. Reads: 0 194 p.Chapter_8 .. The Hidea..

essyharlianty read this 3 days agoLearn more about Readcast. Suparjo. ulpha read this 06 / 21 / 2010Learn more about Readcast. Skep.Ns read this 07 / 06 / 2010Learn more about Readcast. kalingga08 read this 07 / 05 / 2010Learn more about Readcast.273 Login to Add a Comment Submit ayufelisya read this about 5 hours agoLearn more about Readcast. Metha Umeka read this 06 / 14 / 2010Learn more about Readcast. .ASkep Bunuh Diri From: SENTANA Reads: 10.

and occasional account related communications.. Business. fahmi boo read this 06 / 04 / 2010Learn more about Readcast. Scribd • • • • • • Legal • • • • Help & Tools • • About Press Jobs Contact Blog Scribd Store Terms .General Terms . poet-amelia-217 read this 06 / 11 / 2010Learn more about Readcast..Privacy Copyright Getting Started Community Guidelines . Email address: þÿ Submit Upload a Document þÿ Search Books. Send me the Scribd Newsletter. Discover and connect with people of similar interests.Nopal Aneuk Bungsu read this 06 / 13 / 2010Learn more about Readcast. Academics. Share your reading interests on Scribd and social sites. Echall Zhagen read this 06 / 08 / 2010Learn more about Readcast. Publish your documents quickly and easily.API Terms . Presentations.

Kathleen Koening Blais et al. konsisten dengan dengan pengharapan klien untuk asuhan keperawatan sehingga berdasarkan teori dapat membenarkan masing-masing komponen dalam proses keperawatan serta dapat memperlihatkan akuntabilitas kepada klien. Pengantar Konsep Dasar Keperawatan.• • Partners • • • Subscribe to Us • • • What's New • • • Support & FAQ Web Stuff Partners / Publishers Branded Reader Developers / API On Scribd On Twitter On Facebook We have updated our Terms of Service Branded Reader Desktop Uploader scribd. Jakarta. dan lembaga tempat bekerja. Jakarta.( 2006 ). scribd. DAFTAR PUSTAKA Azis Alimul H. Teori dan Praktek Keperawatan. scribd. EGC. tim kesehatan. sehingga konsep utama keperawatan ( paradigma keperawatan ) juga menjadi dasar teori keperawatan yang akan memandu praktek keperawatan dengan menggunakan model keperawatan sehingga para perawat profesional menggunakan keterampilan berpikir kririts dengan mempertanyakan apakah model keperawatan mengetengahkan semua masalah kesehatan klien yang ditunjukkan ? Apakah tujuan keperawatan yang diajukan oleh model sesuai dengan hasil kesehatan yang diinginkan klien?. Pendekatan Integral . Lynn Basford dan Oliver Slevin. Konsep dan Persefektif. ( 2004 ). KESIMPULAN Konsep merupakan fondasi dasar teori.( 2009 ). Salemba Medika. Apakah intervensi keperawatan yang berkaitan dengan model keperawatan. Praktek Keperawatan Profesional.

Aplikasi Dalam Praktek Keperawatan Profesional.Pada Asuhan Pasien. Proses Keperawatan. 2009. Jakarta. Makalah Seminar Nasional. Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 1992 Tentang Kesehatan. EGC. Jakarta. Eko Jaya. Jakarta. Nursalam. Christensen dan Janet W. Manajemen Keperawatan. Suhartono Taat P. Jakarta. Copy of Konsep Dan Teori Model Keperawatan Reads: 2. Salemba Medika. Jakarta. GRAMIK FK Unair Surabaya.. Ma’arifin Husin ( 1999 ).643 Uploaded: 04/07/2010 Category: School Work > Homework Rated: Download this Document for FreePrintMobileCollectionsReport Document This is a private document. Aplikasi Model Konseptual. 2002. EGC. Kenney. 2000. 14 p. SENTANA Follow Share & Embed þÿ Link / URL: Embed Size & Settings: • • • • þÿ Width: Height: þÿ þÿ Auto þÿ þÿ Start on page: Preview View: Related 1. Filsafat Ilmu Kedokteran.1992. . Perubahan Dan Keperawatan Indonesia. CV. Paula J.

tugas_model_konseptual Reads: 356 8 p. Reads: 756 16 p. Reads: 504 3.. 10 p.. Metodologi Ekonomi Positivisme Reads: 1723 16 p.. Nursing Theory Reads: 458 2. melati. 7 p. . Reads: 308 21 p. Memandang Fenomena Budaya Dengan K.melati. MAKALAH MODELING AND ROLE MODELING. Sebagaimana Telah Disinggung Dalam....

Teori an Dan Perancangan Kota Reads: 1597 4. null . 17 p. Teori Dan Model Reads: 7597 12 p. humanistik curruculum Reads: 1405 52 p. 34 p. PMP Reads: 316 13 p. Perilaku Organisasi Reads: 2014 5.An As Reads: 389 10 p.

Reads: 0 7... mawar. Chapter_8 .. Reads: 360 9 p.Reads: 0 58 p.Bergin Book.. Reads: 0 .. Materi UML Dan Use Case Reads: 2016 6. Materi UML Dan Use Case Reads: 53 58 p. 3 p. 23 p.. New Jersey CHILDREN AT RISK from D. The Hidea.TUGAS MIDDLE RANGE THEORY P. Antropologi Klasik Reads: 3641 7 p.

13 p.48 p... Cambodia Value Chain Garment Indus.. ASkep Bunuh Diri From: SENTANA Reads: 10. From: SENTANA Reads: 2. 25 p. Copy of Konsep Dan Teori Model . Rambles in Naples Reads: 0 8. Reads: 0 194 p. Become an Alpha Male Preview Reads: 0 More from this user 1..685 26 p.273 Login to Add a Comment .

Suparjo.Ns read this 07 / 06 / 2010Learn more about Readcast. .Submit ayufelisya read this about 5 hours agoLearn more about Readcast. Metha Umeka read this 06 / 14 / 2010Learn more about Readcast. ulpha read this 06 / 21 / 2010Learn more about Readcast. Nopal Aneuk Bungsu read this 06 / 13 / 2010Learn more about Readcast. essyharlianty read this 3 days agoLearn more about Readcast. poet-amelia-217 read this 06 / 11 / 2010Learn more about Readcast. kalingga08 read this 07 / 05 / 2010Learn more about Readcast. Skep.

Privacy Copyright Getting Started Community Guidelines Support & FAQ Web Stuff Partners / Publishers Branded Reader Developers / API ..API Terms . fahmi boo read this 06 / 04 / 2010Learn more about Readcast. Email address: þÿ Submit Upload a Document þÿ Search Books.General Terms . Send me the Scribd Newsletter. Share your reading interests on Scribd and social sites. Scribd • • • • • • Legal • • • • Help & Tools • • • • Partners • • • About Press Jobs Contact Blog Scribd Store Terms . Discover and connect with people of similar interests. and occasional account related communications. Presentations. Publish your documents quickly and easily.Echall Zhagen read this 06 / 08 / 2010Learn more about Readcast. Business.. Academics.

Subscribe to Us • • • What's New • • • On Scribd On Twitter On Facebook We have updated our Terms of Service Branded Reader Desktop Uploader .

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.