P. 1
Petunjuk Penulisan KTI Berbasis MS Office

Petunjuk Penulisan KTI Berbasis MS Office

|Views: 348|Likes:
Published by Iman Jaladri
Cara mudah menulis KTI (Karya Tulis Ilmiah) dan Skripsi
Cara mudah menulis KTI (Karya Tulis Ilmiah) dan Skripsi

More info:

Published by: Iman Jaladri on Nov 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/23/2013

pdf

text

original

TEKNIK PENULISAN KTI DENGAN FASILITAS MS-WORD

Oleh : Iman Jaladri, S.SiT, M.Kes Didik Hariyadi, S.Gz, M.Si

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN PONTIANAK JURUSAN GIZI 2010
Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 0

PENDAHULUAN
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia aturan adalah hasil perbuatan mengatur; (segala sesuatu) yang sudah diatur, atau cara (ketentuan, patokan, petunjuk, perintah) yang telah ditetapkan supaya diturut atau tindakan atau perbuatan yang harus dijalankan atau adat sopan santun; ketertiban. Dari ketiga definisi tersebut, aturan mempunyai tiga domain, yaitu ada petunjuk, perbuatan dan hasil. Dengan demikian, aturan didasarkan atas petunjuk yang harus dilakukan untuk sebuah hasil yang disepakati. Jika ada petunjuk untuk mengurangi kecepatan maka perbuatanya adalah mengerem atau mengurangi gas yang akan menghasilkan kecepatan yang sesuai. Dalam penulisan KTI (Karya Tulis Ilmiah), setiap perguruan tinggi mempunyai pedoman atau petunjuk penulisan yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa dan dosen pembimbingnya. Menjadi masalah jika mahasiswa dan dosen tidak membaca aturan yang sudah dibuat. Menjadi masalah juga jika aturan yang dibuat suadah ketinggalan jaman, sehingga menyulitkan dalam pelaksanaan. Perlu diketahui bahwa setiap dosen berasal bukan dari universitas yang berbeda. Dengan demikian aturan penulisan karya ilmiah yang pernah digunakan juga berbeda. Maka tidak heran jika mahasiswa sering dipusingkan dosen pembimbing yang menggunakan aturan saat penulisan karya ilmiah. Dalam berbagai jaman, aturan selalu menyesuaikan dengan kondisi. Ketika di Jakarta sudah tidak ada becak maka tidak pernah ada aturan “becak dilarang masuk”. Demikian juga dengan penulisan karya tulis ilmiah. Jaman dulu, ketika menggunakan mesin ketik, maka aturan berdasar mesin ketik. Maka, sebaiknya, saat ini ketika penulisan dengan menggunakan komputer, aturan penulisan juga perlu dilakukan perubahan. Namun sampai saat ini, oleh karena kemampuan menggunakan komputer masih belum optimal, atau dengan kata lain komputer hanya dipakai sebatas mengetik, maka aturan (tool) atau fasilitas pengaturan pada program pengolah kata belum digunakan sebagaimana mestinya.

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

1

Program pengolah kata yang umum digunakan dalam penulisan karya ilmiah adalah Microsott Office Word (MS-Word). Sejatinya, program ini sudah dilengkapi dengan aturan penulisan yang bisa digunakan sepenuhnya dalam penulisan karya tulis ilmiah. Untuk selanjutnya, jika program ini sudah bisa digunakan sebagai dasar aturan penulisan, maka bahasa dalam aturan adalah sudah menggunakan bahasa yang ada dalam program. Bukan hanya model huruf, spasi, aturan layout. Tetapi berhubungan dengan tata kelola untuk penulisan judul tabel, gambar, kutipan, kepustakaan dan daftar isi. Semua bisa dilakukan secara otomatis jika aturan (tool) yang digunakan sudah optimal. Dengan cara ini, aturan akan menjadi sederhana, mudah dikerjakan dan otomatis akan seragam. Pada akhirnya dalam ujian KTI tidak ada lagi debat soal tata penulisan. Kemudahan juga akan dirasakan oleh pembimbing KTI dengan memanfatkan fasilitas yang ada dalam MS-Word. Seorang pembimbing tidak perlu lagi banyak mengeluarkan tinta bolpointnya untuk mengoreksi dan memberikan masukan untuk kesempurnaan KTI mahasiswa bimbingannya, Beberapa komentar dan perbaikan juga dapat dilakukan secara otomatis.

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

2

STYLE
Style pengaturan umum untuk mendefinisikan setiap karakter dalam satu paragraf. Jika menggunakan MS Office 2007, maka ia berada dalam menu Home. Prinsip kerjanya adalan mendefinisikan setiap paragraf dalam bentuk yang sesuai dengan format yang diinginkan. Yang disebut paragraf adalah sekumpulan karakter yang dipisahkan dengan perintah Enter. Walau hanya satu baris atau satu kata, namun jika sudah terpisah dengan perintah Enter, maka ia disebut satu paragraf. Seperti kita ketahui, bahwa dalam penulisan karya ilmiah terdiri atas bagian besar berupa judul, subjudul, anak sub judul, anak anak subjudul dan sebagainya. Didalamnya memuat isi. Isi bisa berupa paragraf biasa, uraian, judul tabel, judul gambar, kutipan langsung dan lain-lain. Manfaat penggunaan style dalam penulisan adalah memudahkan format, penulisan daftar isi, daftar gambar, daftar tabel secara otomatis sehingga mengurangi kesalahan dalam keseragaman format. Format dalam stye bisa disesuaikan dengan keinginan mendapatkan hasil sebagaimana yang diharapkan. Sebagai contoh, jika judul dibuat style dengan format huruf Time New Roman, ukuran 12, berada di tengah, bergaris bawah atau tebal, maka dengan sekali klik, seluruh judul akan berubah. Demikian pula dengan judul tabel, judul gambar, atau penulisan penomoran penomoran. Berikut ini adalah aturan penulisan format dalam Karya Tulis Ilmiah di Jurusan Gizi Poltekes Pontianak: Contoh cara melakukan format dengan fasilitas Style. Misalnya untuk “Judul”, digunakan Heading 1. Formatnya adalah huruf kapital, tebal, satu spasi, arial 11, posisi di tengah. Untuk mewujudkan hal tersebut dalam penggunaan Style di MS Office 2007, maka harus dilakukan sebagai berikut. Klik menu Home, kemudian klik panah kecil disudut kanan bawah toolbar Style
Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 3

Maka akan muncul:

Klik tanda panah yang ada di samping Heading 1. Maka akan muncul pilihan menu. Pilih Modify … Lihat gambar berikut

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

4

Setelah di klik Modify akan muncul:

Nama

Aturan Font Aturan Paragraf Preview

Format Detail

Gambar di atas merupakan jendela pengaturan untuk Heading 1. Nama Heading 1 adalah pengaturan secara otomatis yang telah diformat untuk menjadi Judul. Untuk selanjutnya ada Heading 2, yang diformat otomatis menjadi sub judul. Heading 3 untuk sub anak judul dan seterusnya yang akan berhubungan dengan kerangka penulisan dan menjadi bahan untuk pembuatan daftar isi. Untuk memudahkan pengaturan, Heading 1, 2,3 dan seterusnya bisa diubah menjadi judul, sub judul, sub anak judul, anak sub anak judul dan seterusnya. Setelah diatur tekan OK Untuk selanjutnya, semua karakter yang ada dalam isi naskah digunakan format style dengan nama dan format yang berbeda. Tujuanya adalah memudahkan dalam pembuatan daftar isi, daftar gambar, daftar tabel dan
Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 5

daftar pustaka. Aturan penulisan daftar pustaka berbeda dengan style dan akan dibahas secara khusus. Berikut bagian naskah yang biasa digunakan dalam sebuah naskah karya tulis yang memerlukan format khusus sehingga memudahkan dalam penulisan sebuah naskah karya tulis : 1. 2. 3. 4. Judul (Bab) Sub Judul (Sub Bab) Sub Anak Judul (Uraian Sub Bab) Anak Sub anak judul (Uraian dari uraian sub bab) dan seterusnya sesuai dengan kerangka penulisan. Namun ada baiknya tidak terlalu banyak karena akan menyulitkan. Jika memang naskahnya memerlukan penjabaran lebih lanjut, sebaiknya dibuat judul baru. Judul tabel Judul gambar Kutipan langsung Isi naskah/penjelaskan berupa paragraf panjang. Isi tabel bisa juga digunakan format khusus, namun seringkali tabelnya kurang menarik, kecuali jika mau sedikit sedikit repot untuk memformat kepala baris, kepala kolom dan iai tabel. Aturan format untuk masing-masing bagian naskah tidak harus berbeda, tetapi masing-masing harus diberi nama sehingga memudahkan dalam penyortiran atau penggunaan untuk keperluan pengaturan naskah secara keseluruhan. Sesuai dengan buku Pedoman Penulisan Karya Tulis lmiah di Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Pontianak, maka bisa uraikan format dalam setiap bagian karya tulis sebagai berkiut: 1. Judul (Bab). Penulisan Bab menggunakan huruf kapital dengan format tebal, Arial 12, posisi di tengah (center), satu spasi dengan menggunakan spasi after 24, before 0. Contoh: BAB I PENDAHULUAN
Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 6

5. 6. 7. 8.

2. Sub Judul (Sub Bab) Penulisan Sub Bab menggunakan huruf kecil dengan format tebal, bergaris bawah, Arial 12, posisi di tengah (center), satu spasi dengan menggunakan spasi after 18. Penomoran menggunakan huruf latin capital. Contoh: A. Latar Belakang 3. Sub Anak Judul (Uraian Sub Bab). Penulisan Uraian Sub Bab menggunakan huruf kecil dengan format reguler, bergaris bawah, Arial 12, posisi di kiri (left), dua spasi dengan menggunakan spasi after 0. Penomoran menggunakan huruf arab. Contoh: 1. Tujuan Umum 4. Anak Sub anak judul (Uraian dari uraian sub bab). Uraian dari uraian sub bab seringkali merupakan uraian penjelasan yang berbentuk paragraf. Formatnya sama dengan isi naskah. Jika diawali dengan kalimat sebagai judul, maka kalimat tersebut digaris bawah. Jika bukan merupakan paragraf panjang (tidak ada penjelasan) maka tidak memerlukan garis bawah dan menggunakan penomoran huruf latin kecil format reguler. Contoh: a. Zat gizi sebagai sumber energi. Fungsi utama dari zat gizi adalah sumber energi untuk keperluan aktfitas fisik maupun metabolik. Sumber energi bisa didapatkan dari karbohidrat, lemak dan protein. Dan seterusnya ……. 5. Judul Tabel. Judul tabel menggunakan huruf kecil dengan format reguler, Arial 11, posisi di tengah (center), satu spasi dengan menggunakan spasi after 12. Judul tabel terletak di atas tabel tanpa ada pemisah dengan menggunakan Enter. Jika menginginkan tampilan menarik maka bisa digunakan fasilitas left dan rigth indent, setelah sebelumnya krusor diaktifkan di judul tabel. Contoh:
Tabel 1 Distribusi Frekwensi Satus Gizi Balita dan Pengetahuan Gizi Ibu di Desa Mayapada tahun 2004

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

7

6. Judul Gambar. Judul gambar menggunakan huruf kecil dengan format reguler, Arial 11, posisi di tengah (center), satu spasi dengan menggunakan spasi before 12. Judul gambar terletak di bawah gambar tanpa ada pemisah dengan menggunakan Enter. Jika menginginkan tampilan menarik maka bisa digunakan fasilitas left dan rigth indent, setelah sebelumnya krusor diaktifkan di judul gambar. Contoh:
Gambar 1 Status Gizi Balita berdasar TB/U Kota Hantu Tahun 2010

7. Kutipan Langsung. Kutipan langsung bisa berasal dari buku/pustaka atau dari pernyataan responden pada penelitian kualitatif. Format kutipan langsung adalah satu spasi dengan menggunakan tab 12, tanpa fasilitas first line. Huruf sama dengan isi naskah. 8. Isi naskah/penjelaskan berupa paragraf panjang. Isi naskah adalah rata kanan dan kiri dengan marjin 0 pada kanan dan kiri. Spasi rangkap (2 spasi) dan tidak menggunakan after atau before. Formatnya adalah huruf Arial 11. Kalimat pertama pada paragraf isi menggunakan first line 1,27 cm (merupakan angka default). Penggunaan Format Pada menu Modify Style, terdapat pengaturan format untuk Font, Paragraph, Tabs, Border, Language, Frame, Numbering dan Short key. Lebih jelasnya pada gambar berikut:

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

8

Keterangan: 1. Menggunakan Font …

Jendela Font akan mengatur jenis huruf (Font), model huruf (Font style), ukurn huruf (Size) dan Effects. 2. Menggunakan Paragraph …

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

9

Jendela Paragraph mengatur tampilan paragraf yang terdiri dari: Aligment yaitu menginginkan naskah sebagai rata kanan, kiri, atau berada di tengah) Indentition, akan menampilan naskah pada jarak yang diinginkan dari margin kanan atau kiri. Special, akan menapilkan naskah sebagai First line dan Hanging. First line adalah tampilan yang menghendaki agar paragraf yang dibuat agar baris bertama menjorok ke dalam. Sementara Hanging sebaliknya, yaitu baris ke dua dan seterusnya akan menjorok ke dalam. Spacing, adalah perintah untuk mengatur spasi yang kita inginkan. Ada dua pengaturan yaitu Before-After dan Line Spacing. Before digunakan untuk memberikan jarak khusus dari paragraf yang aktif dengan paragraf diatasnya. Sementara After digunakan untuk memberikan jarak khusus dengan paragraf di bawahnya. Sementara Line Spacing akan mangatur jarak spasi dalam paragraf yang aktif. Tampilan Preview, akan memberikan gambaran terhadap paragraf yang telah diatur 3. Menggunakan Tabs … Penggunaan Tabs adalah untuk membuat paragraf khusus yang menjorok ke dalam dengan jarak tertentu. Jika dituliskan angka 12, maka paragraf akan menjorok ke dalam sejauh 12 cm. 4. Menggunakan Numbering Penomoran secara otomatis akan dilakukan jika diaktifkan format numbering. Penomoran disesuaikan dengan nomor heading. Untuk Heading 1 (judul) tidak menggunakan numbering. Untuk Heading 2, digunakan penomoran huruf latin kapital. Dan seterusnya bisa dilihat dalam pedoman penulisan KTI. Masalah yang sering terjadi dalam menggunakan format numbering adalah angka (nomor) tidak mulai dari angka pertama. Hal ini disebabkan karena dibaca oleh MS Office sebagai kelanjutan dari penomoran sebelumnya. Untuk mensiasati ini digunakan fasilitas Start Numbering Value … Caranya
Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 10

adalah letakan krusor pada sebelah nomor yang akan diubah, kemudian klik tanda panah kebawah pada toolbar Numbering. Akan muncul tampilan sebagai berikut :

Klik Set Numbering Value …, akan muncul tampilan pengesetan nomor awal atau nomor yang dikehendaki:

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

11

Ganti angka 4 menjadi angka 1, maka nomor akan dimulai pada angka 1. Demikian juga untuk penggantian jika penomoran menggunakan huruf atau angka romawi.

Membuat daftar isi secara otomatis Pembuatan daftar isi dan daftar tabel maupun daftar gambar hanya bisa dilakukan setelah Heading 1, 2, 3 dan seterusnya sudah digunakan format Style. Gambaran daftar isi akan terlihat jika diaktifkan Document Map pada menu View.

Berikut cara membuat daftar isi secara otomatis: Letakan krusor pada halaman terakhir. Jika ada pada halaman pertama, maka daftar isi yang sudah dibuat akan menjadi halaman satu, sementara BAB I PENDAHULUAN akan terbaca berada di halaman 2 dan seterusnya.
Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 12

Pilih menu Reference, klik Table of Contents, maka akan muncul

Klik yang diberi tanda merah (Contents) Maka akan muncul daftar isi yang dimaksud, seperti pada gambar berikut:

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

13

Gambar di atas merupakan tampilan dari daftar isi yang dimaksud. Jika ada penambahan judul, atau sub judul atau penambahan hamanan, maka diperlukan Update untuk menyesuaikan. Caranya adalah geres krusor dan klik dalam area daftar isi yang sudah dibuat, maka akan muncul . Klik Update Table … sehingga akan muncul gambar dibawah ini:

Jika dipilih Update page number only, maka akan terjadi penyesuaian terhadap halaman yang telah ditambahkan Jika dipilih Update entri table, maka akan terjadi penyesuaiain terhadap penambahan dari isi daftar. Membuat Daftar Tabel atau Daftar Gambar Sebelum dibuat daftar tabel atau daftar gambar, terlebih dahulu setiap judul tabel dan judul gambar dibuat format dengan Styles.

Klik menu Home, kemudian klik panah kecil disudut kanan bawah toolbar Style

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

14

Maka akan muncul:

Klik ikon untuk memunculkan New Style maka akan muncul menu sebagai berikut:

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

15

Tulis Judul Tabel untuk Name, jika akan membuat format Judul Tabel atau Judul Gambar jika akan melakukan format untuk Judul Gambar Ubah format untuk judul tabel dan judul gambar untuk model huruf (Arial 11) Spasi 1 dan posisi marjin di tengah. Klik OK. Maka akan muncul Judul Tabel atau Judul Gambar di daftar Styles, sebagai berikut:

Untuk membuat format Judul Gambar menjadi format yang sesusai dengan yang diinginkan, letakan krusor pada judul gambar, kemudian klik Judul Gambar pada Styles. Hal yang sama harus dilakukan untuk Judul Tabel. Hal pertama yang harus dilakukan adalah meletakkan krusor pada halaman terakhir. Ini untuk mengantisipasi penambahan halaman akibat adanya halaman baru, yaitu daftar tabel atau daftar gambar Untuk membuat Daftar Tabel, klik Insert Table of Figure, akan muncul :

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

16

Klik Options …, akan muncul:

Pilih pada Style Judul Gambar atau Judul Tabel, kemudian klik OK, maka akan muncul Daftar Gambar atau Daftar Tabel yang dimaksud. Untuk melakukan Update, prosesnya sama dengan jika membuat daftar isi.
Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 17

PAGE LAYOUT
Page Layout digunakan untuk mengatur tataletak halaman. Dalam hal ini termasuk ukuran kertas. Ketika sudah ditentukan unkuran kertas yang sudah sesuai dengan ukuran yang ada di MS Office, maka secara otomatis apa yang tercetak akan sama dengan apa yang tertulis. Perlu diketahui, ukuran kertas yang beredar di Indonesia ada beberapa yang tidak termuat dalam aturan yang ada di MS Office. Ukuran kwarto dan folio yang umum digunakan tidak ada dalam layout MS Office. Yang ada adalah Legal, Letter dan A4. Ukuran A4 sudah diketahui sama dengan ukuran yang ada di MS Office. Dalam hal ini, Letter tidak sama dengan Kwarto dan Legal tidak sama dengan folio. Jika akan menggunakan kertas ini sebagai naskah, maka perlu dilakukan setup kertas secara tersendiri. Caranya adalah mengukur kertas yang ada kemudian merubah setting pada ukuran kertas di MS Office. Yang jelas, penggunaan setting layout yang berbeda dengan ukuran kertas yang akan digunaka untuk mencetak akan menjadikan hasilnya tidak akan maksimal.

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

18

REFERENCE
Reference sangat penting dalam penulisan karya tulis ilmiah. Alasan utama adalah menghindari penjiplakan atau plagiarisme. Penulisan karya tulis ilmiah seharusnya mencerminkan generalisasi sebuah ide atau gagasan. Setiap paragraf adalah ide orisinal atau interpretasi yang didukung oleh literatur. Penggunaan reference mengharuskan apa yang ditulis adalah bersumber dari referensi yang bisa dilacak dan valid. Mengutip bukan merupakan perbuatan tercela. Dan semakin banyak kutipan dalam karya ilmiah justru meningkatkan mutu. Asal tentu saja disertakan dari mana informasi itu diperoleh. Penggunaan tool reference dalam penulisan karya ilmiah dengan menggunakan MS Office menjadikan penulisan daftar pustaka bisa dilakukan secara otomatis dan tidak akan ada yang tertinggal. Semua yang dikutip akan dimunculkan sumber kepustakaanya. Formatnya tinggal pilih, Havard, Vancover atau Chicago. Dalam pedoman KTI di Jurusan Gizi Poltekes Pontianak, penulisan pustaka menggunakan model APA. Untuk menggunakanya, maka harus dimulai dari saat penulisan naskah.

Cara Menuliskan Kutipan Letakan krusos pada akhir kutipan. Klik menu Reference,

Kemudian klik Insert Citation, akan muncul tampilan berikut:

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

19

Pilih Add New Source …, maka akan muncul tampilan berikut:

Tampilan Type of Source merupakan pilihan terhadap sumber pustaka apa yang digunakan. Beberapa sumber penting adalah a. Buku. Jika sumber pustaka adalah buku, maka pilih book. Tampilan untuk mengisi sumber buku seperti gambar di atas. 1) Auhor : Nama penulis buku. Jika tidak ada nama penulis, tetapi diketahui instansi penerbitnya, maka digunakan Corporate Author. 2) Title : Judul buku 3) Year : Tahun terbit 4) City : Kota tempat penerbitan 5) Publisher : Nama Penerbit

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

20

6) Jika buku merupakan hasil terjemahan atau hasil editorial, maka perlu dilengkapi dengan informasi lain. Informasi lain dapat ditambahkan setelah di klik Sho All Bibliography Fields 7) Contoh: Salah satu tolak ukur kemajuan suatu bangsa bisa dilihat dari usia harapan hidup penduduknya (Darmojo, 2000). Surono (1998) juga mengatakan bahwa tingginya usia harapan hidup mencerminkan keberhasilan pembangunan, baik ekonomi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur lain. Jika dilihat dari data kependudukan, ternyata semakin tinggi usia harapan

hidup semakin besar jumlah penduduk lanjut usia. b. Tulisan dalam buku. Merupakan buku yang ditulis oleh banyak penulis kemudian ada satu orang yang menjadi editor.

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

21

Artikel dari Jurnal

Sumber dari internet

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

22

Sebuah situs web (sering pula disingkat menjadi situs saja; web site, site) adalah sebutan bagi sekelompok halaman web (web page), yang umumnya merupakan bagian dari suatu nama domain (domain name) atau subdomain di World Wide Web (www) diInternet. www terdiri dari seluruh situs web yang tersedia kepada publik. Halaman-halaman sebuah situs web diakses dari sebuah URL yang menjadi "akar" (root), yang disebut homepage (halaman induk; sering diterjemahkan menjadi "beranda", "halaman muka"), dan biasanya disimpan dalam server yang sama. Contoh website: www.gizi.net Contoh webpage: makalah-artikel

Memunculkan Daftar Pustaka. Pilih menu Reference, pilih APA untuk format Style Klik Bibliography, sehingga akan muncul

Klik Bibliography, maka akan muncul daftar pustaka yang diharapkan
Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word 23

REVIEW
Review merupakan salah satu fasilitas yang disediakan MS-Word untuk melakukan berbagai komentar dan masukan terhadap naskah karya ilmiah. Komentar, masukan dan perbaikan bisa dilakukan oleh pembimbing atau teman sejawat agar dihasilkan sebuah naskah karya tulis yang ilmiah. Seorang pembimbing harus mampu mengarahkan dan membimbing mahasiswanya yang sedang menyusun karya tulis ilmiah agar menghasilkan sebuah karya ilmiah yang baik dan benar. Fasilitas review akan mempermudah seorang pembimbing atau orang-orang yang berkompeten untuk memberikan saran dan masukan pada karya tulis ilmiah. Cara menuliskan komentar Blok kata atau paragrap yang akan diberi komentar, selanjutnya klik menu Review

Selanjutnya klik New Comment, maka akan muncul tampilan dibawah ini

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

24

Komentar

Komentar dapat ditulis di frame comment. Komentar dapat dilakukan lebih dari satu.

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

25

Komentar 1 Komentar 2

Untuk melihat komentar yang satu dengan yang lain, klik Next atau Previous pada menu Review Jika semua komentar sudah diketahui, maka tampilan komentar dapat di hapus dengan klik Delete Komentar dapat diterima atau di tolak dengan menggunakan fasilitas Accept atau Reject

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

26

Klik Accept All Changes in Document untuk menerima semua perubahan dalam naskah, dan klik Reject All Changes in Document untuk menolak semua komentar dalam naskah. Penutup Aturan penulisan KTI dengan fasilitas MS-Word ini diharapkan menjadi acuan dan panduan dalam menulis karya tulis ilmiah. Dengan memanfaatkan fasilitas MS-Word dengan maksimal diharapkan menghasilkan karya tulis ilmiah yang baik dan benar serta mampu memanfaatkan waktu yang singkat dengan se-efisien mungkin.

Aturan Penulisan KTI dengan Fasilitas MS-Word

27

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->